Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT RSBKW Kediri Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan
Bidang : Sosial dan Budaya
Program : Ketahanan keluarga
Kegiatan : Olah Raga
KETERANGAN PROGRAM
RINCIAN KEGIATAN
Pada hari Jum'at tanggal 19 Juni 2026 telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Pada Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Empat Lawang Tahun 2026 di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi. kegiatan ini di hadiri oleh bapak Camat Tebing Tinggi Sapardinajoli, S.Sos dan Ibu Camat Efin. anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Tebing Tinggi ibu Hartini, Anggota PKK Kecamatan Tebing Tinggi Ibu Wiwin Irawati, SE, MM dan Staf Kecamatan, Seluruh Ibu Kades 20 Desa dan Ibu Lurah 6 Kelurahan. Serta Staf dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak. Kegiatan berlangsung lancar dan semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat untuk seluruh anggota. demikian laporan ini dibuat oleh admin.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian & Kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan
KETERANGAN PROGRAM
SUSUNAN ACARA
ISI ACARA
Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT RSBN Malang melaksanakan kegiatan perawatan Kebun TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang berada di lingkungan UPT RSBN Malang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pemanfaatan lahan hijau serta upaya menjaga keberlangsungan tanaman obat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Anggota DWP bersama-sama melakukan berbagai kegiatan perawatan, seperti membersihkan area kebun dari gulma, menyiram tanaman, menggemburkan tanah, memangkas daun yang kering, serta memastikan setiap tanaman tumbuh dengan baik dan sehat. Berbagai jenis tanaman obat yang ditanam di kebun TOGA, seperti jahe, kunyit, serai, lengkuas, dan tanaman herbal lainnya, mendapatkan perhatian dan perawatan secara berkala.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung pemanfaatan tanaman herbal sebagai sumber obat alami yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan perawatan kebun TOGA juga menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan, kepedulian lingkungan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di antara anggota DWP UPT RSBN Malang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kebun TOGA UPT RSBN Malang dapat terus berkembang, memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, serta menjadi media edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga untuk mendukung pola hidup sehat.
Giat monitoring kegiatan zoom meeting Kanwil DKI Jakarta Kementerian Hukum, pada: Hari : Selasa Tanggal : 23 Juni 2026 Pukul : 09.00 wib sd selesai Tempat : daring melalui aplikasi zoom meeting Meeting ID : 864 5590 6585 Passcode : 110733 Topik : Sosialisasi dan pendaftaran pelatihan juru damai (peacemaker training) Materi : -pelatihan juru damai diperuntukkan bagi kepala desa dan lurah, yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban, menyelesaikan konflik sosial, serta memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat; -persyaratan peserta pelatihan juru damai: 1.SK jabatan lurah 2.SK pembentukan posbankum 3.SK tugas dari camat 4.Fas Foto PDU Putih layar belakang merah ukuran file max.2 mega -waktu pendaftaran 22-24 juni 2026 melalui http://plp.bphn.go.id/
Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya
Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya mengikuti kegiatan:
Bidang: Sekretariat
Program Kerja: Pembinaan Hubungan Keluar
Kegiatan: Perayaan
Keterangan Program:
1. Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya
2. Hari / Tanggal: Rabu / 17 Juni 2026
3. Waktu: 08.30 WIB sampai dengan selesai
4. Inspektur Upacara: Wali Kota Palangka Raya
5. Anggota: Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya beserta Wakil Ketua III, dan Sekretaris
6. Lokasi: Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 5,5 Palangka Raya
7. Acara: Kegiatan Perayaan Setelah Pelaksanaan Kegiatan Upacara Bendera Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya Ke - 61 Di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya Tahun 2026
RANGKAIAN KEGIATAN
Pada hari Rabu tanggal 17 Juni 2026 pada pukul: 08.30 WIB sampai dengan selesai, Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya, Ny. Pelita Miluwati Arbert Tombak bersama dengan Wakil Ketua III, Ny. Eka Amelia Fitriyanto Leksono dan Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya, Ny. Pastina Martin Sihombing, telah melaksanakan Kegiatan Perayaan Setelah Pelaksanaan Kegiatan Upacara Bendera Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya Ke - 61 Di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya Tahun 2026. Pelaksanaan kegiatan perayaan Setelah Pelaksanaan Kegiatan Upacara Bendera tersebut disimboliskan dengan potong tumpeng yang diwakilkan oleh Bapak Wali Kota Palangka Raya (bapak Fairid Naparin) beserta Ibu Wali Kota Palangka Raya, Ny. Avina Fairid Naparin selaku penasehat Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya dan Bapak Wakil Wali Kota Palangka Raya (bapak Achmad Zaini) beserta Ibu Wakil Wali Kota Palangka Raya, Ny. Merty Ilona Achmad Zaini, serta Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya, Ny. Pelita Miluwati Arbert Tombak. Tema "Palangka Raya Kota Kolaborasi" mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun kota yang produktif, kreatif, dan berbudaya maju. Wali Kota Fairid Naparin menjadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk membangun budaya perubahan, mendorong ASN agar lebih adaptif dan profesional, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan kesejahteraan. Selain peringatan hari jadi pemerintah ini, masyarakat Palangka Raya juga akan kembali merayakan Hari Jadi Kota Palangka Raya yang ke-69 pada tanggal 17 Juli 2026.
Pembuat Laporan: Wakil Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya.
Dharma Wanita Persatuan UPT Peningkatan Tenaga Kesejahteraan Malang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Peningkatan Tenaga Kesejahteraan Malang telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Pembinaan Hubungan Keluar
Kegiatan : Rapat
KETERANGAN PROGRAM
SUSUNAN ACARA
ISI ACARA
Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT PTKS Malang bersama DWP UPT RSBN Malang melaksanakan pertemuan rutin sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi, serta menambah wawasan bagi seluruh anggota. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban, diikuti oleh anggota dari kedua unit pelaksana teknis. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DWP UPT PTKS Malang dan Ketua DWP UPT RSBN Malang. Dalam sambutannya, kedua ketua menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan, meningkatkan peran aktif anggota dalam setiap program organisasi, serta terus mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat.
Agenda utama pada pertemuan kali ini adalah penyuluhan dari Yayasan Kanker Indonesia yang memberikan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker, penerapan pola hidup sehat, serta langkah-langkah pencegahan sebagai upaya menjaga kesehatan. Melalui penyuluhan ini, peserta memperoleh informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga. Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan ditutup secara resmi dan dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Sebagai penutup, dilaksanakan kegiatan arisan rutin DWP sebagai salah satu agenda organisasi yang bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota.
Melalui pertemuan rutin ini, DWP UPT PTKS Malang bersama DWP UPT RSBN Malang berharap dapat terus memperkuat sinergi, meningkatkan pengetahuan dan kepedulian anggota terhadap kesehatan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ploso telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program Kerja : Seminar, Pembinaan Hubungan Keluar >
Keterangan Program :
1.Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang
2. Hari / Tanggal : Kamis, 25 Juni 2026
3. Waktu : 07.30 WIB s/d Selesai
4. Peserta : 57 orang
5. Lokasi : Ruang Rapat Setjo Adiningrat Kantor Pemkab Jombang
6. Acara : Peningkatan Kapasitas Organisasi melalui Personal Branding dan Kepercayaan Diri Pemimpin Perempuan narasumber Ibu Sri Surjati, S.S, M.Si
Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan
3. Pembacaan Doa
4. Pengarahan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang
5. Penyampaian materi dan tanya jawab
Personal Branding
Personal branding adalah cara kita secara sadar membentuk, mengelola, dan mengenalkan citra atau reputasi diri kepada orang lain. Ini bukan sekadar pencitraan palsu, melainkan bagaimana kita menonjolkan keahlian, nilai hidup (value), dan keunikan kita agar orang lain bisa percaya dan menaruh kredibilitas pada kita. Aspek pendukungnya meliputi: Identitas diri, kepercayaan, daya saing, peluang, reputasi, dan konsistensi.
Cara Membangun Personal Branding
- Kenali dirimu sendiri
- Tentukan citra seperti apa yang ingin ditampilkan
- Tunjukkan melalui tindakan nyata dan konsistensi
- Bangun relasi yang sehat dan saling menghargai
- Jaga integritas dan tanggung jawab
Contoh Brnding yang Kuat
- Seorang guru yang tegas tapi menginspirasi
- Seorang pemimpin tim yang ramah tapi disiplin
- Seorang pedagang kecil yang dipercaya
Personal Branding Penting bagi Pemimpin Perempuan
Bagi seorang pemimpin perempuan (seperti kepala unit kerja atau istri pejabat daerah), citra diri tidak hanya berdampak pada pribadi, tetapi juga pada organisasi :
1. Representasi Institusi : Cara anda membawa diri langsung mencerminkan profesionalisme dan martabat instansi yang anda wakili.
2. Kekuatan Pengaruh : Pemimpin yang punya branding kuat akan memimpin dengan pengaruh (influence), bukan cuma sekadar perintah atau kekuasaan (authority), sehingga anggota lebih mudah digerakkan.
3. Kejelasan Visi dan Komunikasi : Membantu anggota paham arah organisasi dan membangun jembatan komunikasi yang kokoh di berbagai sektor.
Mengenali Musuh di Dalam Diri
Seringkali perempuan menghadapi hambatan psikologis dari diri mereka sendiri, yaitu :
1. Imposter Syndrome : Perasaan cemas bahwa kesuksesan yang diraih hanyalah faktor keberuntungan, bukan karena kemampuan sendiri.
2. Takut Menjadi Sorotan (Tall Poppy Syndrome) : Ragu bersuara di forum karena takut dinilai terlalu dominan atau kurang feminin.
3. Perfeksionisme : Menuntut diri tampil tanpa cacat cela, yang ujung-ujungnya membuat takut mengambil keputusan penting.
Cara Menaklukkannya :
Ubah cerita dalam dirimu (catat setiap prestasi sebagai bukti kelayakanmu), fokus pada manfaat/kontribusi yang bisa kamu berikan untuk organisasi (bukan fokus pada kecemasan dinilai orang), serta manfaatkan kekuatan kolektif (sisterhood) saling mendukung sesama perempuan.
Seni "Own Your Stage" (Menguasai Panggung)
Untuk tampil memukau dan berwibawa namun tetap bersahaja, ada 4 formula penting :
- Visual Style yang berwibawa : Tampil prima, bersih, elegan, dan patuh pada aturan protokol pemerintah sebagai bentuk penghormatan pada forum.
- Vocal Power yang tenang : Atur kecepatan bicara, bicaralah dengan artikulasi yang jelas, dan gunakan jeda (pause) pada poin-poin penting.
- Verbal Berbobot dan Solutif : Buka dengan salam hangat, kuasai data materi, dan selalu berikan solusi nyata (bukan cuma teori).
- Value dan Kebersahajaan : Seimbangkan ketegasan memimpin dengan kehangatan pribadi, kesantunan, serta mau mendengar.
Dampak Kepercayaan Diri
Riset pengembangan organsiasi membuktikan bahwa unit kerja yang dipimpin oleh individu yang percaya diri memiliki produktivitas kerja 3,5 kali lipat lebih tinggi. Pemimpin yang percaya diri mampu mendelegasikan tugas dengan efektif, minim konflik komunikasi dan sangat terbuka dengan inovasi program.
Hubungan Individu dan Organisasi
1. Pemimpin kuat, organisasi hebat
2. Branding personal memperkuat institusi
3. Magnet bagi kolaborasi eksternal
Peta Jalan Pemimpin Perempuan
- Self Audit : Kenali keunikan, kelebihan, dan gaya kepemimpinan autentik Anda saat ini.
- Practice : Latih kemampuan bicara di depan umum (public speaking) dan ketegasan di forum-forum kecil.
- Own It : Tunjukkan rasa percaya diri penuh saat memimpin rapat maupun audiensi resmi.
- Empower: Jangan maju sendiri, lahirkan dan didik kader-kader pemimpin perempuan baru di lingkungan Anda.
Kesimpulan :
Kepemimpinan perempuan bukan tentang membuat diri kita terlihat paling besar di atas panggung. Melainkan tentang bagaimana panggung yang kita miliki mampu mengangkat dan menerangi kehidupan orang-orang di sekitar kita.
Rapat dihadiri oleh : Ny. Veryanto S. SH. Msi, Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ploso.
Sedangkan Laporan di tulis oleh : Lina Atika Putri.
Ny.Yelin Alfiana anggot adharmawanita kecamatan gunung megang menghadiri acara kegiatan Lomba Balita Indonesia ( LBI ) tahun 2026d didesa Sumaja Makmur acara di hadiri oleh Bapak Hamda,S.Km Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Gunung Megang , Sekretaris PKK Kecamatan Gunung Megang dan Bapak kepala Desa Sumaja Makmur bapak faisal putra , Puskesma sumaja makmur dan Seluruh peserta lomba dari Desa Sidomulyo, Pajar Indah , Desa Kayuara Sakti dan Bangun Sari acara dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Juni 2026 bertempat di ruang rapat Puskesmas Sumaja Makmur Acara di pandu oleh ibu Samsiah selaku MC kegiatan Lomba Pertama-tama marilah kita mengucapkan lapas hamdalah dan acara selanjutnya kata sambutan kepala Desa sumaja Makmur bapak paisal putra Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang saya hormati: • Camat Gunung Megang atau yang mewakili • Kepala Puskesmas Sumaja Makmur beserta jajaran; • Perwakilan dari Dinas Kesehatan; • Ketua PKK Kecamatan dan Desa Sumaja Makmur • Ketua Dharmawanita tau yang mewakili • Para tenaga kesehatan, bidan desa, kader Posyandu, dan Tim Penggerak PKK; • Para dewan juri; • Bapak, Ibu, serta seluruh orang tua peserta Lomba Balita Indonesia Tahun 2026 yang saya banggakan. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk mengikuti Kegiatan Lomba Balita Indonesia (LBI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Puskesmas Sumaja Makmur. Atas nama Pemerintah Desa Sumaja Makmur, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Puskesmas Sumaja Makmur beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting karena tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua tentang pentingnya tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi yang seimbang, pola asuh yang baik, serta pemantauan kesehatan balita secara berkala. Hadirin yang saya hormati, Balita adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan, gizi, dan tumbuh kembang anak harus dimulai sejak dini. Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat meningkatkan kesadaran seluruh keluarga untuk lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu dan Puskesmas sebagai mitra dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Saya juga ingin menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah meluangkan waktu dan memberikan perhatian terbaik bagi putra-putrinya. Keikutsertaan dalam lomba ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan perkembangan anak. Menang atau belum menjadi juara bukanlah tujuan utama, tetapi yang lebih penting adalah memastikan setiap anak tumbuh sehat, aktif, cerdas, dan bahagia. Kepada para kader Posyandu, bidan desa, dan tenaga kesehatan, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang selama ini telah diberikan dalam mendampingi masyarakat. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga demi terwujudnya masyarakat Desa Sumaja Makmur yang sehat dan berkualitas. Hadirin yang berbahagia, Melalui kegiatan ini, marilah kita perkuat sinergi antara pemerintah desa, Puskesmas, kader kesehatan, PKK, dan seluruh masyarakat dalam mendukung program peningkatan kesehatan ibu dan anak serta upaya pencegahan stunting. Dengan kerja sama yang baik, kita optimis dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, serta bangsa. Akhir kata, saya mengucapkan selamat mengikuti Lomba Balita Indonesia Tahun 2026. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, sukses, dan memberikan manfaat yang besar bagi kita semua. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Lomba Balita Indonesia (LBI) Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Terima kasih atas perhatian Bapak dan Ibu. Wabillahi Taufiq wal Hidayah. Selajutnya kata sambutan bapak hamdani,S.KM yang mewakili camat Gunung Megang Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang saya hormati: • Kepala Puskesmas Sumaja Makmur beserta seluruh jajaran; • Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten; • Kepala Desa Sumaja Makmur beserta perangkat desa; • Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa; • Para tenaga kesehatan, bidan desa, kader Posyandu, dan dewan juri; • Bapak dan Ibu orang tua peserta Lomba Balita Indonesia Tahun 2026; • Serta seluruh tamu undangan yang saya hormati. Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat pada kegiatan Lomba Balita Indonesia (LBI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Puskesmas Sumaja Makmur.Atas nama Pemerintah Kecamatan Gunung Megang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Puskesmas Sumaja Makmur beserta seluruh panitia, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, dan semua pihak yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Hadirin yang saya hormati, Pembangunan sumber daya manusia dimulai sejak usia dini. Oleh karena itu, kesehatan dan tumbuh kembang balita merupakan investasi yang sangat penting bagi masa depan keluarga, daerah, dan bangsa. Lomba Balita Indonesia bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan media edukasi untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya gizi seimbang, imunisasi lengkap, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, pola asuh yang baik, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Saat ini pemerintah terus mendorong percepatan penurunan angka stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Upaya tersebut tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, PKK, kader Posyandu, hingga keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak. Saya mengajak seluruh orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu, memperhatikan asupan gizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan anak memperoleh layanan kesehatan sesuai dengan usianya. Langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi kualitas generasi yang akan datang. Kepada para kader Posyandu, bidan desa, dan tenaga kesehatan, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran Bapak dan Ibu sangat penting dalam mendampingi keluarga untuk mewujudkan balita yang sehat, aktif, cerdas, dan bebas dari stunting. Hadirin yang berbahagia, Saya berharap melalui kegiatan ini akan lahir anak-anak yang sehat, cerdas, ceria, dan menjadi generasi emas yang mampu membawa kemajuan bagi Kecamatan Gunung Megang. Mari kita terus memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Kepada seluruh peserta, saya mengucapkan selamat mengikuti Lomba Balita Indonesia Tahun 2026. Tampilkan yang terbaik dengan penuh semangat. Bagi yang nantinya memperoleh prestasi, jadikan sebagai motivasi untuk terus menjaga kesehatan anak. Bagi yang belum menjadi juara, tetaplah bangga karena setiap anak adalah istimewa dan setiap upaya orang tua dalam menjaga kesehatan anak merupakan sebuah keberhasilan. Akhir kata, saya mengucapkan selamat melaksanakan kegiatan Lomba Balita Indonesia (LBI) Tahun 2026. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Terima kasih atas perhatian Bapak dan Ibu. Wabillahi Taufiq wal Hidayah. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kata sambuta juri dalam lomba balita Indonesia ( LBI ) Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua Yang saya hormati: • Bapak Camat Gunung Megang beserta jajaran; • Kepala Puskesmas Sumaja Makmur beserta seluruh tenaga kesehatan; • Kepala Desa Sumaja Makmur beserta perangkat desa; • Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa; • Ketua Dharmawanita atau yang mewakili • Para kader Posyandu, bidan desa, serta seluruh panitia; • Bapak dan Ibu peserta Lomba Balita Indonesia Tahun 2026 yang kami banggakan. Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat hadir dalam kegiatan Lomba Balita Indonesia (LBI) Tahun 2026 dalam keadaan sehat dan penuh semangat. Atas nama Dewan Juri, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi tim penilai pada kegiatan ini. Hadirin yang kami hormati, Perlu kami sampaikan bahwa Lomba Balita Indonesia bukan semata-mata mencari balita yang menjadi juara, melainkan merupakan sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, gizi, tumbuh kembang, pola asuh, dan perlindungan anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, kita berharap para orang tua semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, imunisasi yang lengkap, pemberian ASI dan makanan bergizi sesuai usia, serta stimulasi tumbuh kembang yang tepat agar anak-anak kita dapat tumbuh sehat, cerdas, aktif, dan bahagia. Bapak dan Ibu yang kami hormati, Dalam melakukan penilaian, kami akan berpedoman pada kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara. Penilaian akan dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan adil tanpa membeda-bedakan latar belakang peserta. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian antara lain: Status kesehatan dan pertumbuhan balita sesuai usianya. Status gizi dan pemantauan perkembangan. Kelengkapan imunisasi dan administrasi kesehatan. Perkembangan motorik, bahasa, sosial, dan perilaku anak. • Pengetahuan orang tua mengenai pola asuh, gizi, dan kesehatan balita. Kami mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang belajar dan berbagi pengalaman, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan. Kepada para orang tua, kami menyampaikan apresiasi atas kasih sayang, perhatian, dan pengorbanan yang telah diberikan dalam merawat putra-putrinya. Setiap anak memiliki keunikan dan potensi yang berbeda. Oleh karena itu, jangan pernah membandingkan anak dengan anak lainnya. Teruslah mendampingi mereka dengan penuh cinta, kesabaran, dan perhatian. Hadirin yang berbahagia, Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan layanan Posyandu dan Puskesmas dalam memantau kesehatan balita. Dengan kerja sama antara keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Akhir kata, kami mengucapkan selamat mengikuti Lomba Balita Indonesia Tahun 2026. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan membawa manfaat bagi seluruh peserta serta masyarakat. Terima kasih atas perhatian Bapak dan Ibu. Wabillahi Taufiq wal Hidayah. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Acara selanjutnya penilaian lomba
menghadiri kegiatan dirosa hari rabu tgl 24 - 06 - 2024 ballroom DPM-PTSP Lt 1 MGC berbusana muslim hitam jilbab DWP yang dihadiri oleh ketua bidang sosial budaya dwp kecamatan mamajang
LAPORAN KEGIATAN BIDANG PENDIDIKAN Penyuluhan Kesehatan: Panduan Diet Gagal Ginjal Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ginjal melalui penerapan pola makan yang tepat, Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema "Panduan Diet Gagal Ginjal". Materi disampaikan oleh Lathifah Ilmawati, S.Gz., dengan tujuan memberikan edukasi kepada peserta mengenai pengertian gagal ginjal, faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya penyakit tersebut, prinsip pengaturan diet, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Pada awal penyuluhan, narasumber menjelaskan bahwa ginjal merupakan organ vital yang memiliki berbagai fungsi penting bagi tubuh, antara lain menyaring zat sisa metabolisme, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, mengatur tekanan darah, serta membantu pembentukan sel darah merah. Apabila fungsi ginjal mengalami penurunan secara perlahan dalam jangka waktu yang lama, maka kondisi tersebut disebut sebagai gagal ginjal kronis. Penyakit ini sering berkembang tanpa gejala yang khas pada tahap awal sehingga banyak penderita baru menyadari setelah fungsi ginjal mengalami penurunan yang cukup berat. Gejala yang umum dijumpai meliputi penurunan nafsu makan, tubuh mudah lemas, mual, muntah, sulit berkonsentrasi, pembengkakan pada tangan maupun kaki, kulit kering dan gatal, hingga uremia akibat penumpukan zat sisa metabolisme di dalam tubuh. Dalam pemaparannya, narasumber juga menyampaikan bahwa penyakit gagal ginjal masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan data WHO tahun 2024, penyakit ginjal menempati urutan kesepuluh sebagai penyebab kematian utama di dunia, dengan sekitar 10% populasi dunia mengalami penyakit ginjal. Di Indonesia, berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi gagal ginjal mencapai 0,38% pada penduduk berusia di atas 15 tahun, sedangkan Provinsi Jawa Timur berada pada urutan kesembilan dengan prevalensi sebesar 0,29%. Selain itu, data BPJS Kesehatan tahun 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 134 ribu pasien menjalani terapi hemodialisis atau cuci darah. Data tersebut menggambarkan bahwa penyakit gagal ginjal memiliki dampak yang besar terhadap kualitas hidup masyarakat sekaligus pembiayaan kesehatan nasional, sehingga upaya promotif dan preventif menjadi sangat penting. Selanjutnya dijelaskan berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gagal ginjal. Penyebab yang paling sering adalah tekanan darah tinggi dan diabetes melitus yang tidak terkontrol. Selain itu, kebiasaan kurang mengonsumsi air putih, konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, pola makan tinggi garam atau natrium, obesitas, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tanpa pengawasan tenaga kesehatan, hingga penyakit autoimun dan kelainan ginjal bawaan juga dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan gaya hidup sehat, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, mengendalikan tekanan darah dan kadar gula darah, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan. Salah satu pokok bahasan utama dalam penyuluhan adalah mengenai prinsip diet bagi penderita gagal ginjal. Narasumber menjelaskan bahwa pengaturan pola makan bertujuan untuk mengurangi beban kerja ginjal, mempertahankan status gizi, serta memperlambat penurunan fungsi ginjal. Prinsip diet meliputi pemenuhan kebutuhan energi yang cukup, pembatasan asupan protein sesuai kondisi pasien dengan memilih sumber protein yang memiliki nilai biologis tinggi, pembatasan konsumsi natrium, kalium, dan fosfor, pengaturan asupan lemak dan karbohidrat secara seimbang, serta pembatasan cairan berdasarkan jumlah produksi urine harian. Pengaturan diet tersebut harus dilakukan secara individual sesuai kondisi medis masing-masing pasien dan berada di bawah pendampingan dokter maupun ahli gizi. Untuk memudahkan pemahaman peserta, narasumber juga memberikan contoh menu sehari yang sesuai bagi penderita gagal ginjal. Menu tersebut disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan energi dan pembatasan zat gizi tertentu, sehingga tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa memperberat kerja ginjal. Peserta memperoleh gambaran mengenai pilihan makanan pokok, lauk, sayuran, serta makanan selingan yang dapat dikonsumsi secara aman sesuai anjuran diet. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengaturan makan pada penderita gagal ginjal, pemilihan bahan makanan yang aman dikonsumsi, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya peran pola makan dalam menjaga kesehatan ginjal dan meningkatkan kualitas hidup penderita gagal ginjal. Sebagai penutup, narasumber mengingatkan bahwa keberhasilan penatalaksanaan gagal ginjal tidak hanya bergantung pada terapi medis, tetapi juga memerlukan kepatuhan pasien dalam menjalankan pola makan yang dianjurkan serta menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten. Bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut, layanan konsultasi gizi tersedia di Klinik Gizi Rawat Jalan maupun Klinik Gizi Paviliun Merpati RSUD dr. Soedono pada hari kerja. Kesimpulan kegiatan adalah bahwa penyakit gagal ginjal dapat dicegah maupun diperlambat perkembangannya melalui pengendalian faktor risiko, penerapan pola hidup sehat, serta pengaturan diet yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu. Edukasi mengenai diet gagal ginjal menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini. Melalui kegiatan penyuluhan ini diharapkan peserta mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menyebarluaskan informasi tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar sehingga upaya pencegahan penyakit ginjal dapat dilakukan secara lebih luas dan berkesinambungan.