Pada hari Rabu, tanggal 29 Juli 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) DLHK melaksanakan kegiatan rutin Rabu Bugar dengan berolahraga joging di jogging track Lapangan Pusat Pemerintah Kab. Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh serta mempererat kebersamaan dan kekompakan antar anggota DWP. Melalui kegiatan olahraga rutin ini diharapkan DWP dapat tetap sehat, aktif, dan produktif sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas serta kegiatan organisasi dengan lebih baik.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pinrang melaksanakan kegiatan Penguatan Literasi Informasi Keluarga pada tanggal 01-08-2026 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini diikuti oleh anggota DWP dan masyarakat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta kemampuan keluarga dalam memperoleh, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijak di era digital.
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Operator E-Reporting DWP, pada Senin tanggal 03 Agustus 2026 di aula Bapperida Sipamandaq Kab. Polewali Mandar yang diikuti oleh DWP Inspektorat Daerah Kab. Polewali Mandar yang di pimpin langsung oleh ketua pengurus kabupaten yang dalam sambutannya menghimbau untuk mengaktifkan kegiatan di DWP
DALAM RANGKA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN MEMPERKUAT PERAN KELUARGA DALAM MENDAMPINGI ANAK DI ERA DIGITAL, DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN LOMBOK TENGAH MENYELENGGARAKAN KEGIATAN PENGUATAN LITERASI DAN PENDIDIKAN KELUARGA Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kapasitas anggota Dharma Wanita Persatuan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi serta membangun ketahanan keluarga di era digital, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Tengah menyelenggarakan kegiatan Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga dengan tema “Edukasi Bijak Bermedia, Aman Berinternet & Parenting Digital” pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 08.30 WITA, bertempat di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lombok Tengah, Ketua DWP Unit Perangkat Daerah, pengurus, serta anggota DWP se-Kabupaten Lombok Tengah berjumlah 75 orang. Seminar diselenggarakan sebagai bagian dari program kerja DWP dalam bidang pendidikan dan pembinaan keluarga yang bertujuan meningkatkan literasi digital anggota agar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat peran orang tua dalam mendampingi anak menghadapi berbagai tantangan di dunia digital. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lombok Tengah, Ny. Ir. Baiq Rahmayati Firman Wijaya, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat bagi kehidupan, namun juga menghadirkan berbagai tantangan yang memerlukan kesiapan keluarga dalam melakukan pendampingan terhadap anak. Oleh karena itu, perempuan sebagai ibu sekaligus pendidik pertama di lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun budaya literasi digital yang sehat, menciptakan komunikasi yang terbuka dengan anak, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam penggunaan media digital. Beliau juga menekankan bahwa kemampuan bermedia secara bijak tidak hanya menjadi kebutuhan individu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan keluarga yang tangguh, cerdas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh anggota DWP dapat menjadi pelopor literasi digital di lingkungan keluarga dan masyarakat. Sebagai narasumber, hadir Dr. Menawar Haris, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya literasi digital dalam kehidupan keluarga, strategi membangun kebiasaan bermedia yang sehat, perlindungan anak dari berbagai risiko di ruang digital, serta penerapan parenting digital yang efektif. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa orang tua perlu memiliki pemahaman mengenai penggunaan media sosial, keamanan data pribadi, etika berkomunikasi di dunia maya, serta pentingnya membangun hubungan yang terbuka dengan anak agar penggunaan internet dapat memberikan manfaat optimal bagi tumbuh kembang mereka. Narasumber juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital, pengawasan yang proporsional, serta pembentukan karakter yang kuat agar anak mampu menggunakan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan produktif. Orang tua diharapkan tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga menjadi pendamping, pembimbing, dan teladan dalam penggunaan media digital di lingkungan keluarga. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan mengenai pola pendampingan anak dalam menggunakan gawai, pencegahan perundungan siber (cyberbullying), pengendalian penggunaan media sosial, serta upaya membangun komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak di era digital. Manfaat kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan dalam menerapkan literasi digital di lingkungan keluarga, membangun pola asuh yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan berinternet, serta memperkuat kemampuan orang tua dalam mendampingi anak menggunakan media digital secara sehat dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran DWP sebagai organisasi perempuan yang aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keluarga. Dari sisi publik, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas secara digital, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keamanan berinternet, serta memperkuat perlindungan anak dari berbagai risiko di ruang digital. Melalui peningkatan literasi digital keluarga, diharapkan terwujud generasi yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang baik, etika dalam bermedia, serta mampu menggunakan internet sebagai sarana belajar, berkarya, dan berinovasi secara positif. Melalui penyelenggaraan kegiatan Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga ini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lombok Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan, serta memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten melaksanakan kegiatan Pertemuan Rutin Bulanan sebagai sarana koordinasi, pembinaan, dan penyampaian informasi kepada pengurus serta anggota DWP. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Bupati memberikan arahan agar DWP berperan aktif dalam mendukung program pembangunan daerah melalui pelaksanaan kegiatan sosial berupa anjangsana kepada masyarakat yang membutuhkan, penyelenggaraan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, serta edukasi mengenai dampak penggunaan rokok elektrik (vape) yang saat ini semakin banyak digunakan oleh kalangan perempuan. Kegiatan juga diisi dengan penyampaian informasi program kerja dan rencana tindak lanjut organisasi. Dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 3 Agustus 2026 bertempat di gedung Wanita kabupaten Wakatobi. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Bupati Hj Eliati Haliana, SKM selaku Pembina DWP Kab. Wakatobi, Ketua DWP Nurcita Maya Nadar, SE.Msi Kabupaten Wakatobi dan dihadiri oleh istri Staf Ahli Bupati wakatobi, Istri Asisten Sekda Kab. Wakatobi, Ketua DWP OPD Vertikal / BUMN/BUMD Bersama Anggota Ketua DWP Lingkup pemda Kab. Wakatobi Bersama Anggota, Istri Kepala Bagian Lingkup Sekretariat daerah Kab. wakatobi, Istri Sekretaris Dinas Lingkup pemda Kab. Wakatobi Beserta ketua DWP Kecamatan Wangi - Wangi dan wangi - wangi selatan. Melalui kegiatan pertemuan rutin ini, pengurus dan anggota DWP memperoleh arahan serta penguatan mengenai peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah. Diharapkan seluruh unsur DWP dapat menindaklanjuti arahan Pembina dengan melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bentuk kepedulian sosial, meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, serta memberikan sosialisasi tentang risiko penggunaan rokok elektrik ( Vape ) bagi kesehatan, khususnya di kalangan perempuan. Kegiatan ini juga memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan program kerja DWP secara berkelanjutan
DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEIMANAN, KETAKWAAN, DAN MEMPERKUAT KARAKTER SPIRITUAL ANGGOTA, DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN LOMBOK TENGAH MENYELENGGARAKAN TAUSIAH/CERAMAH KEAGAMAAN Dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta membangun karakter spiritual yang kuat sebagai landasan dalam menjalankan peran di lingkungan keluarga, organisasi, dan masyarakat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Tengah menyelenggarakan kegiatan Tausiah/Ceramah Keagamaan pada Minggu, 2 Agustus 2026, pukul 08.30 WITA, bertempat di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan mental dan spiritual yang secara rutin dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lombok Tengah sebagai upaya membentuk anggota yang tidak hanya memiliki kompetensi dan kepedulian sosial, tetapi juga memiliki akhlak mulia, integritas, serta nilai-nilai religius yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lombok Tengah, Ny. Ir. Baiq Rahmayati Firman Wijaya, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan kualitas anggota Dharma Wanita Persatuan. Keimanan dan ketakwaan menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang harmonis, memperkuat etika dalam berorganisasi, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Beliau juga mengajak seluruh anggota DWP untuk menjadikan kegiatan keagamaan sebagai sarana mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan semangat dalam mendukung program-program organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagai narasumber, hadir TGH. Lalu Sofyan Aziz, S.Pd.I., yang menyampaikan tausiah bertema penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah, memperbaiki akhlak, mempererat hubungan antarsesama, serta menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai agama dan karakter yang baik kepada generasi penerus. Selain itu, narasumber juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga semangat belajar, meningkatkan rasa syukur, memperkuat kesabaran dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, serta menjadikan setiap aktivitas sebagai bentuk ibadah yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. data menunjukkan bahwa 99% keberhasilan dari rumah tangga merupakan peran dari wanita Peserta kegiatan terdiri dari Ketua Unit dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit se-Kabupaten Lombok Tengah yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias, khidmat, dan semangat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan mencerminkan komitmen anggota DWP untuk terus meningkatkan kualitas spiritual serta mempererat kebersamaan dalam menjalankan visi dan misi organisasi. Manfaat kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman keagamaan anggota, memperkuat keimanan dan ketakwaan, menumbuhkan akhlak mulia, serta membangun semangat pengabdian yang dilandasi oleh nilai-nilai religius. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antaranggota DWP sehingga tercipta organisasi yang harmonis, solid, dan saling mendukung dalam melaksanakan berbagai program kerja. Dari sisi publik, kegiatan tausiah dan ceramah keagamaan ini memberikan dampak positif dalam mendukung terbentuknya keluarga yang religius, harmonis, dan berkarakter. Anggota DWP yang memiliki pemahaman agama yang baik diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat, menanamkan nilai-nilai moral kepada anak-anak, memperkuat kepedulian sosial, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Dengan demikian, kegiatan ini turut mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Melalui penyelenggaraan kegiatan Tausiah/Ceramah Keagamaan ini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program pembinaan mental, spiritual, dan moral bagi seluruh anggotanya. Diharapkan ilmu, hikmah, dan nasihat yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kualitas diri, memperkuat peran perempuan dalam keluarga, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya masyarakat Kabupaten Lombok Tengah yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Penyerahan cenderamata kepada pengurus atau anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang memasuki masa purna tugas merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama mendampingi organisasi. Ibu Naimah Saharuddin Sapuloro, anggota DWP Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, seiring dengan masuknya masa purna bakti suami tercinta. Terima kasih banyak atas dedikasi, kebersamaan, dan pengabdian yang luar biasa selama menjadi bagian dari keluarga besar DWP Kemenag Touna. Setiap kontribusi dan senyuman Ibu akan selalu menjadi inspirasi bagi kami yang melanjutkan perjuangan ini. Selamat memasuki masa purna bakti, Ibu Naimah. Semoga masa-masa pensiun ini dipenuhi dengan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan berkumpul bersama keluarga tercinta. Amin Yra. Tempat : Kediaman Ny.Naima Saharudin Supu Loro Peserta : Ketua dan Pengurus DWP Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-una
wakil ketua dwp beserta anggota mengujungi sudut baca yang ada di ruangan dwp dinas lingkungan hidup kab. tanjung jabung Timur
Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku melaksanakan senam sehat dan Lomba MC/Dirigen dalam rangka menjalin kekeluargaan antara Anggota DWP dengan ASN Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Senam sehat dan Lomba MC/Dirigen dibuka oleh Ibu Ketua DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluk Hj. Wulida Yamin dalam suasana hangat. Agenda Kegiatan 1.Pembukaan 2.Doa 3.Sambutan SingKat Ketua DWP 4.Perlombaan 5.Pengumuman Pemenang 6.Foto Bersama 7.Penutup Lomba MC dan Dirigen dimaksudkan untuk menemukan potensi yang ada pada Ibu-ibu anggota DWP sekaligus membangun kepercayaan diri untuk tampil di depan orang banyak, dan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Pendidikan yaitu Publik Speaking. Lomba MC diiikuti sebanyak 12 peserta, 2 peserta dari BIdang Sekretariat, 3 peserta dari bidang Ekonomi, 4 peserta dari Pendidikan, 3 peserta dari Bidang Sosial Budaya. Lomba Dirigen diikuti oleh 8 peserta yang terdiri dari 1 peserta dari Bidang Sekretariat, 2 peserta dari Bidang Ekonomi, 2 peserta dari Bidang Pendidikan, 2 peserta dari bidang Sosial Budaya. Adapun Juri pada perlombaan tersebut terdiri dari 3 orang, yaitu { •Ketua DWP : Ibu Wulida Yamin •Ibu Marlina Wally •Ibu Dolli Pattikawa sebelum acara dimulai, diawali dengan pembacaan tata tertib perlombaan. Perlombaan MC dan Dirigen dilaksanakan sesuai urutan peserta dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kreativitas. Selesai lomba dilaksanakan makan siang bersama, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang. Hasil Kejuaraan A. Pemenang Lomba Dirigen Juara I : Ibu Arianci R. Lekatompessy (Bidang Pendidikan) Juara II : Ibu Rahmatilah (Bidang Sekretariat) Juara III : Ibu Aulia (Bidang Pendidikan) B. Pemenang Lomba Master of Ceremony (MC) Juara I : Ibu Rahmatilah (Bidang Sekretariat) Juara II : Ibu Arianci (Bidang Pendidikan) Juara III : Ibu Lilin (Bidang Sosial Budaya) Pelaksanaan lomba Master of Ceremony (MC) dan Dirigen memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta rasa percaya diri anggota Dharma Wanita Persatuan dalam berbicara di depan umum dan memimpin jalannya suatu acara. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kemampuan komunikasi anggota sehingga mampu mendukung berbagai kegiatan organisasi secara profesional. Selain itu, lomba ini mempererat kebersamaan, kekompakan, dan semangat kerja sama antaranggota DWP melalui suasana kompetisi yang sehat dan edukatif. Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir kader-kader MC dan dirigen yang berkualitas, mampu menjadi penggerak dalam setiap kegiatan organisasi, serta mendukung terwujudnya Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku yang profesional, aktif, dan berdaya saing.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bima Ny. Hj. Siti Atika H. Muhammad Fakhrunraji di dampingi oleh sekertaris 1 Ny. Maharaeini Ichwanul Muslimin menghadiri acara pengukuhan dan Pelantikan Bunda Paud dan Tim Pembina Posyandu Kelurahan dan Kecamatan Se Kota Bima, pada hari Senin tanggal 3 Agustus 2026, bertempat di Aula Maja Labo Dahu kantor Wali Kota Bima. Acara turut di hadiri oleh Walikota Bima bapak H. A. Rahman H. Abidin, SE di dampingi oleh Sekertaris Daerah Kota Bima, Dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan , Pemuda dan Olahraga, Dinas Pengendalian Pemduduk dan KB ,Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Camat dan Lurah Se Kotq Bima, beserta organisasi wanita yaitu DWP ,GOW dan PKK. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu indonesia raya dan mars bunda paud, pembacaan ayat suci alqur'an,do'a. Dilanjutkan dengam laporan ketua panitia oleh Ketua Pokja bunda Paud, Hj. Nurma Mpd. menyampaikan dasar pelaksanaan kegiatan, jumlah peserta yang di lantik sebanyak 46 orang dan sumber dana yang di gunakan.selanjutnya pembacaan sk bunda paud dan sk tim pembina posyandu. Prosesi pengukuhan dan sekaligus sambutan Bunda Paud Kota Bima Hj. Badrah Ekawati Skep,Str. Dalam sambutannya beliau mejelaskan bahwa bunda paud dan pembina posyandu merupakan jabatan yg melekat karena jabatan suami sebagai kepala daerah, camat maupun lurah sebagai tokoh sentral gerakan PAUD. Beliau berharap, semoga Bunda Paud dan dan TP posyandu berjalan beriringan sehingga dalam wilayah tersebut dapat menciptakan generasi emas yang sehat secara fisik (melalui posyandu)dan cerdas secara mental /karakter (melalui Paud). Mengakhiri sambutannya bunda PAUD kota Bima mengajak seluruh bunda paud dan pembina posyandu untuk menunjukkan kerja nyata bukan hanya seremoni saja. Sementara iti dalam sambutan dan arahan arahanya Walikota Bima mengawalinya dengan memberikan ucapan selamat kepada seluruh bunda paud dan tim pembina posyandu yg sdh di lantik.pengukuhan dan pelantikan ini bukan hanya sekedar seremoni saja melainkan amanah yang harus di pertanggung jawabkan dunia dan akhirat. Beliau menambahkan bahwa bunda paud memiliki peran startegis sebagai mitra penggerak layanan pendidikan holistik dan integratif,beliaupun mengaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam mendukung program kerja Bunda Paud dan tim pembina posyandu.Setiap pekerjaan akan sangat mudah di laksanakan apa bila dalam diri kita memiliki kemauan, keinginan dan keihlasan dalam menjankan apa yang sudah di amanahkan kepada kita. Walikota Bima berharap dengan adanya Bunda paud ini bisa dijadikan energi baru dalam pengentasan stunting dan memastikan pelayanan pendidikan anak usia dini terjangkau hingga ke level paling bawah. Menutup sambutanya beliau menitipkan satu pesan khusus kepada seluruh lurah dan camat agar menerima setiap kritikan dari warga masyarakat dengan hati yang lapang dan memaknainya sebaga era keterbukaan dalam menyampaikan pendapat.