- Menerima kunjungan untuk pembinaan dari pengurus Dharma Wanita Persatuan ke Dharma Wanita Persatuan Brida. - Rapat Pengurus Dharma Wanita Brida
Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pendidikan Kota Surakarta sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta menghadiri kegiatan pengajian yang diselenggarakan pada Jumat, 30 Januari 2026 Pukul 14.00 WIB sampai selesai bertempat di Aula Manarul Ilmi Kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta yang beralamat di Jl. DI Panjaitan No.7 Setabelan, Banjarsafi Kota Surakarta. Pengajian di selenggrakan oleh Sub SMP Negeri 25 Kota Surakarta ya g di ketuai oleh Ibu Nurhayati Yoga Ningsih Sutrisno. Acara dibuka dengan pembacaan surat Al A'raf ayat 73-84 dan dilanjutkan sambutan dari Ketua Penyelenggara serta Ketua Pengajian DWP Kota Surakarta yang diwakili Ibu Rini Supono. Tausah disampaikan ustadz Sujarno dengan tema "Bersihkan hati untuk meraih jiwa yang Fitri". Peserta pengajian merupakan perwakilan dari seluruh Sub Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pendidikan. Dari Sub SMP Negeti 10 Kota Surakarta diwakili oleh Ibu Sumarni, S.Pd ; Ibu Heni Kismardini, S.Pd; Ibu Endah Suciati, M.Pd; Ibu Sandita Nityas, S.Pd dan Ibu Ita Dwi Pratiwi, S.Pd
LAPORAN KEGIATAN
TAKZIAH ALM BP SAMSUDIN
TAHUN 2026
I. PENDAHULUAN
Takziah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial dan keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan takziah tidak hanya dimaknai sebagai ungkapan belasungkawa atas wafatnya seseorang, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan empati, serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk saling menguatkan, mengingatkan akan hakikat kehidupan dan kematian, serta mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Sehubungan dengan wafatnya almarhum Bapak Samsudin, keluarga besar bersama masyarakat sekitar melaksanakan kegiatan takziah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus wujud solidaritas sosial kepada keluarga yang ditinggalkan. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana duka yang mendalam.
II. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Hari/Tanggal : Minggu, 1 Februari 2026
Jam : 11.00 - selesai
Tempat : Rumah Duka, Kebonan RT 01 RW 06, Wirogunan, Kartasura
III. PESERTA KEGIATAN
Kegiatan takziah dihadiri sekitar 300 an orang oleh keluarga besar almarhum, kerabat dekat, tetangga, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar Kebonan dan Wirogunan. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai ratusan orang, yang datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa, mengikuti doa bersama, serta mengantar almarhum ke tempat pemakaman. Kehadiran masyarakat yang cukup banyak menunjukkan besarnya rasa empati, kepedulian, dan penghormatan kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
IV. RANGKAIAN KEGIATAN
1. Berkumpulnya keluarga, kerabat, dan masyarakat di rumah duka.
2. Sambutan singkat dari tokoh masyarakat sebagai ungkapan belasungkawa dan penguatan kepada keluarga.
3. Sambutan dari perwakilan keluarga almarhum.
4. Pembacaan doa bersama untuk almarhum yang dipimpin oleh tokoh agama.
5. Persiapan pemberangkatan jenazah dari rumah duka.
6. Pemberangkatan jenazah menuju tempat pemakaman dengan diiringi doa dan dzikir.
7. Pelaksanaan prosesi pemakaman sesuai dengan tuntunan agama Islam.
8. Pembacaan doa bersama di makam setelah prosesi pemakaman selesai.
9. Penutupan kegiatan dan penyampaian ucapan belasungkawa serta silaturahmi dengan keluarga almarhum.
V. TUJUAN KEGIATAN
1. Menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa kepada keluarga almarhum Bapak Samsudin.
2. Memberikan dukungan moral dan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kesabaran.
3. Mendoakan almarhum agar mendapatkan ampunan, rahmat, serta husnul khatimah dari Allah SWT.
4. Menjalin dan mempererat tali silaturahmi antarwarga dan kerabat.
5. Menumbuhkan kesadaran akan hakikat kehidupan dan kematian sebagai pengingat bagi seluruh yang hadir.
VI. HASIL DAN MANFAAT KEGIATAN
A. Hasil Kegiatan :
1. Kegiatan takziah dan pemakaman almarhum Bapak Samsudin terlaksana dengan tertib, lancar, dan khidmat.
2. Doa bersama dapat dilaksanakan dengan baik sebagai bentuk permohonan ampunan dan rahmat bagi almarhum.
3. Terjalinnya kebersamaan dan solidaritas yang kuat antara keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar.
4. Keluarga almarhum mendapatkan dukungan moral dan spiritual dari para pelayat.
5. Prosesi pemakaman berlangsung sesuai dengan tata cara dan tuntunan agama.
B. Manfaat Kegiatan :
1. Memberikan ketenangan dan kekuatan batin bagi keluarga yang ditinggalkan.
2. Mempererat hubungan sosial dan silaturahmi antarwarga.
3. Menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
4. Menjadi sarana pengingat bagi seluruh peserta tentang kematian dan pentingnya meningkatkan keimanan serta amal kebaikan.
5. Memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
VII. PENUTUP
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan takziah dan pemakaman yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan lancar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kelancaran kegiatan ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara pihak keluarga almarhum, para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat yang turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penguatan moril bagi keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberi keteguhan hati, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan. Di samping itu, kegiatan ini menjadi sarana refleksi bagi seluruh pihak yang hadir mengenai nilai-nilai pengabdian, kedisiplinan, dan keteladanan yang telah ditunjukkan almarhum semasa hidupnya.
Sebagai penutup, semoga seluruh amal kebaikan almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta memperoleh tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi kekuatan dan kesabaran. Laporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Atas perhatian dan kerja sama seluruh pihak, kami ucapkan terima kasih.
[KAB. POLEWALI MANDAR]
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
Bidang : Sekretariat
Keterangan program :
1. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
2. Hari, Tanggal : Ahad, 1 Februari 2026,
3. Lokasi / Tempat : Masjid Ulfatunnisa Dusun Paropo Desa Mombi
4. Pukul : 17 :10 WITA s/d selesai,
5. Jumlah Peserta : 2 orang Anggota DWP Unsur KUA Kecamatan Alu, dan Anggota Majelis taklim ± 8 orang anggota majelis taklim
Dokumentasi kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) bertujuan untuk mencatat, merekam, dan melaporkan seluruh rangkaian aktivitas organisasi sebagai bentuk akuntabilitas, transparansi, dan bahan evaluasi. Tujuan dokumentasi kegiatan DWP yaitu:
a. Bentuk Akuntabilitas dan Laporan Pertanggungjawaban: Dokumentasi (foto, video, notulen, laporan tertulis) digunakan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan program kerja, baik di tingkat pusat, instansi, maupun unit, kepada pengurus dan anggota.
b. Media Evaluasi Program Kerja: Rekaman kegiatan memudahkan pengurus melakukan evaluasi terhadap keberhasilan atau kendala yang dihadapi dalam program yang telah dilaksanakan.
c. Arsip Sejarah Organisasi: Sebagai jejak rekam, dokumentasi berfungsi sebagai arsip sejarah yang mencatat dinamika dan perkembangan organisasi dari waktu ke waktu.
d. Pendukung E-Reporting (Pelaporan Elektronik): Dalam era digital, dokumentasi foto dan video wajib diunggah dalam sistem e-reporting DWP untuk memastikan kegiatan terdata secara sistematis dan transparan.
e. Media Informasi dan Sosialisasi: Dokumentasi digunakan untuk menyebarluaskan kegiatan DWP kepada pihak eksternal, meningkatkan citra positif, serta menunjukkan keterlibatan DWP dalam mendukung pembangunan.
f. Bukti Keaktifan Organisasi: Foto-foto dokumentasi menjadi bukti sah bahwa kegiatan rutin seperti pertemuan, pelatihan, atau kegiatan sosial telah dilaksanakan.
Rangkaian Kegiatan
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu melaksanakan kegiatan pengabadian momen di tengah kegiatan pembinaan majelis taklim. Agenda ini telah melalui proses koordinasi yang secara langsung dilakukan oleh Ibu Ketua majelis Taklim dan Ibu Ketua DWP Kua Kecamatan Alu.
Pengabadian visual kegiatan DWP dilakukan untuk memastikan setiap agenda terekam dengan baik demi kepentingan administrasi, evaluasi, dan transparansi organisasi. Partisipasi aktif DWP diharapkan menjaga silaturahmi bersama masyarakat khususnya dalam kegiatan pengembangan kegiatan keagamaan
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan melaksanakan kegiatan olahraga bersama berupa permainan bola voli sebagai upaya meningkatkan kebugaran jasmani, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antar-anggota. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 30 Januari sekitar pukul 09.00-11.30 WITA bertempat di lapangan olahraga Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP). Kegiatan diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertahanan Ny. Munaida Unding beserta seluruh anggota DWP unit OPD, kegiatan juga turut dimeriahkan oleh : 1)Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Muna Barat Bapak Unding, S.Hut., M.Si ; 2)Sekretaris DPKPP Bapak La Ode Mustakim, S.Pd ; 3)Kepala Bidang Permukiman DPKPP Bapak Kadir, S.KM., M.Kes ; 4)Kepala Bidang Pertanahan DPKPP Bapak La Ode Anwarono, S.Pi ; 5)Calon Pegawai Negeri Sipil DPKPP ; 7)Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) DKPP ; dan 8)Pegawai Paruh Waktu DPKPP Melalui kegiatan olahraga bola voli ini, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental anggota, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat rasa kekompakan dan solidaritas dalam mendukung pelaksanaan tugas dan peran Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusias, serta menjadi salah satu bentuk komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mewujudkan anggota yang sehat, aktif, dan produktif.
Anggota DWP Kec. Poleang Tengah mengikuti Apel Pagi yang dipimpin langsung oleh Camat Poleang Tengah H. Muh. Tahir N. S.Pd.I., MM. Dalam persi upacara dengan adanya pembaca susunan acara, pembacaan pancasila, undang-undang dasar RI 1945, Panca prasetia korps dan pembacaan doa. Kegiatan Apel pagi di laksanakan rutin setiap hari senin di halaman kantor camat dengan tujuan meningkatkan komunikasi dan koordinasi tim, menerima arahan dan motivasi dari pimpinan, meningkatkan disiplin dan semangat kerja, serta evaluasi kinerja dan rencana kerja harian. Senin, 2 Pebruari 2026
Kegiatan Senam bersama Dharma Wanita Persatuan Brida dan Pegawai Brida Provinsi Kalimantan Timur Di halaman Kantor Brida Provinsi Kalimantan Samarinda Jum' at tanggal 23 Januari 2026.
LAPORAN KEGIATAN TAKZIAH
ALM BP. PELTU (PURN) SUTRISNO
TAHUN 2026
I. PENDAHULUAN
Kematian merupakan sebuah ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap makhluk hidup. Setiap insan yang dilahirkan ke dunia pada akhirnya akan kembali menghadap Sang Pencipta. Peristiwa wafatnya (Alm) Bapak Peltu (Purn) Sutrisno Bin Harjo Wijoyo Bidal Saking menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar yang ditinggalkan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar serta rekan-rekan sejawat yang mengenal almarhum sebagai sosok yang berdedikasi, disiplin, dan penuh tanggung jawab selama masa pengabdiannya.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, keluarga bersama unsur masyarakat serta perwakilan Tentara Nasional Indonesia menyelenggarakan kegiatan takziah dan prosesi pemakaman dengan tata upacara militer. Pelaksanaan pemakaman secara militer ini merupakan wujud penghargaan dan penghormatan atas pengabdian almarhum semasa aktif berdinas sebagai anggota TNI, sekaligus bentuk rasa hormat dari negara dan masyarakat kepada putra terbaik bangsa.
Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa empati, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan takziah dan doa bersama, diharapkan seluruh hadirin dapat mengambil hikmah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan setiap amal perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban kelak.
II. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Hari/Tanggal : Sabtu, 31 Januari 2026
Jam : 13.00 - selesai
Tempat : Rumah duka Perum Kopassus RT 04 RW 03, Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo
III. PESERTA KEGIATAN
Peserta Takziah sekitar 500an yang terdiri atas keluarga besar almarhum, kerabat dekat, tetangga, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat sekitar Wirogunan dan Kartasura. Selain itu, turut hadir perwakilan TNI dan rekan sejawat almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir melalui tata upacara pemakaman militer. Kehadiran para peserta mencerminkan rasa belasungkawa, penghargaan, serta kepedulian terhadap almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
IV. RANGKAIAN KEGIATAN
1. Berkumpulnya keluarga, kerabat, masyarakat, dan unsur TNI di griya duka.
2. Penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada perwakilan TNI untuk dimakamkan secara militer.
3. Sambutan singkat dari perwakilan keluarga almarhum.
4. Pembacaan doa sebelum pemberangkatan jenazah.
5. Persiapan dan penghormatan militer sebelum jenazah diberangkatkan.
6. Pemberangkatan jenazah dari griya duka menuju Makam Wirogunan dengan pengawalan militer.
7. Pelaksanaan upacara pemakaman militer di makam, meliputi penghormatan terakhir dan prosesi pemakaman sesuai ketentuan.
8. Pembacaan doa bersama di makam setelah prosesi pemakaman selesai.
9. Penyampaian ucapan belasungkawa dan silaturahmi kepada keluarga almarhum.
10. Penutupan kegiatan pemakaman.
V. TUJUAN KEGIATAN
1. Memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sesuai tata upacara militer.
2. Mendoakan almarhum agar diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya.
3. Menghargai jasa dan pengabdian almarhum semasa aktif sebagai anggota TNI.
4. Memberikan dukungan moril dan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
5. Menjalin dan mempererat silaturahmi antara keluarga, masyarakat, dan unsur militer.
VI. HASIL DAN MANFAAT KEGIATAN
A. Hasil Kegiatan :
1. Seluruh rangkaian takziah dan pemakaman berjalan dengan tertib, khidmat, dan lancar.
2. Terlaksananya pemakaman almarhum dengan tata upacara militer sebagai bentuk penghormatan negara.
3. Keluarga almarhum memperoleh dukungan moril dari masyarakat dan rekan sejawat.
4. Terjalinnya kebersamaan dan solidaritas antara keluarga, masyarakat, dan unsur TNI.
B. Manfaat Kegiatan :
1. Memberikan ketenangan batin bagi keluarga yang ditinggalkan.
2. Menumbuhkan rasa hormat dan penghargaan terhadap jasa para purnawirawan TNI.
3. Memperkuat nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
4. Menjadi pengingat bagi seluruh hadirin akan pentingnya pengabdian, disiplin, dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.
VII. PENUTUP
Dengan terlaksananya kegiatan takziah dan pemakaman (Alm) Bapak Peltu (Purn) Sutrisno Bin Harjo Wijoyo Bidal Saking, dapat disimpulkan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, khidmat, dan lancar sesuai dengan tata upacara militer yang telah ditetapkan. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara keluarga almarhum, unsur TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta partisipasi masyarakat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga yang ditinggalkan memperoleh ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan, serta merasakan dukungan moril dari lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh hadirin akan pentingnya nilai pengabdian, kedisiplinan, serta keteladanan yang telah dicontohkan almarhum semasa hidupnya.
Akhir kata, semoga segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan. Demikian laporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi kegiatan dan pertanggungjawaban pelaksanaan acara. Atas perhatian dan kerja sama seluruh pihak, kami ucapkan terima kasih.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Kabupaten Sekadau terus menunjukkan kepedulian dan rasa kekeluargaan dalam berbagai kesempatan. Ketua DWP BPS Kabupaten Sekadau jajaran pengurus dan anggota melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah salah satu anggotanya, Ibu Nelly Daniel yang baru saja melahirkan, Minggu (11/01/2026). Kunjungan tersebut berlangsung penuh kekeluargaan. Wakil Ketua DWP menyampaikan doa dan harapan agar Ibu Nelly serta buah hatinya selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan. “Kelahiran anak adalah anugerah dan titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga menjadi anak yang soleh, sehat, dan kelak membanggakan kedua orang tuanya,” ungkap Wakil Ketua DWP. Selain memberikan ucapan selamat, rombongan DWP juga menyerahkan bingkisan sederhana sebagai tanda kasih dan bentuk perhatian. Kehadiran mereka disambut hangat oleh keluarga Ibu Nelly yang merasa terharu atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. Rangkaian kunjungan ini menegaskan bahwa DWP BPS Kabupaten Sekadau tidak hanya berfokus pada kegiatan organisasi semata, melainkan juga hadir memberikan dukungan moril kepada sesama, baik dalam situasi suka maupun duka. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dan semangat bagi keluarga besar BPS Kabupaten Sekadau.
LAPORAN KEGIATAN MENGHADIRI PENGAJIAN BAITUL HIKMAH RUMAH DINAS BUPATI SUKOHARJO
I. PENDAHULUAN
Berdasarkan undangan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor : 400.8/59/2026 perihal :Pengajian Rutin Baitul Hikmah, merupakan agenda rutin bulanan setiap tanggal 1, yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
II. WAKTU PELAKSANAAN
1. Hari/Tanggal : Minggu 1 Februari 2026
2. Waktu : 19.30 WIB - selesai
3. Tempat : Di Rumah Dinas Bupati Sukoharjo
4. Peserta : Forkopimda, Staf Ahli, Sekda, Asisten, Kepala OPD,Camat/Kades, karyawan/karyawati, Baznas, MUI,Tokoh masyarakat,warga Masyarakat Sukoharjo, ikut hadir pula Ibu Wakil Ketua DWP DISKOPUMDAG Kabupaten Sukoharjo Ibu Paulina Yuli Kusumawardahni, S.Sos
III. SUSUNAN ACARA
1. Pembukaan : MC
2. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an
3. Laporan Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo (Drs H. Sardiyono, MM.) :
a). Laporan Pengumpulan Zakat & Infaq
b). Penerima manfaat = 456 mustahik, dengan rincian : Skh Cerdas 26 org, Skh Sehat 83 org, Skh Peduli 147 org, Skh Makmur 83 org, Skh Taqwa 104 org.
4. Sambutan Sekda Kab Sukoharjo :
a). Bupati & Wakil Bupati berhalangan hadir krn ada kegt rakor Forkopimda di Jakarta.
b). Terima kasih kepada Ustadz, Forkopimda, tamu undangan & jemaah pengajian yang sudah hadir, semoga pengajian Baitul Hikmah memberikan manfaat & yang hadir mendapatkan pahala
c). Pengajian sebagai wadah memperkuat silaturahmi dengan niat tolabul ilmi. Semoga bisa Istiqomah, meningkatkan iman ketaqwaan & mempererat silaturahmi.
d). Terimakasih untuk BAZNAS yang sudah menggalang dana, peduli bagi yang membutuhkan & membantu pembangunan Kabupaten Sukoharjo melalui program²nya.
e). Peran aktif kita adalah mendukung iman masyarakat Keimanan & kehidupan beragama yang sinergi merupakan kunci keberhasilan mewujudkan visi & misi daerah.
f). Pengajian sebagai momentum meningkatkan kualitas keimanan, ibadah, perbanyak dzikir & kebaikan.
g). Isi bulan ramadhan dengan beribadah sebaik-baiknya & beramal yang sebanyak²nya.
5. Tauziah : H. Mukhtar Hartanto, SHI.
a). Lakukan ibadah dengan khusyuk. Carilah pahala sebanyak²nya.
b). Surga ada 100 tingkatan. Carilah surga yang Firdaus.
c). Beristighfar & dzikir.
~Faedah istighfar : kesusahan menjadi kebahagiaan, kesulitan menjadi kemudahan, mendapat rejeki yang tidak diperkirakan & dosa diampuni.
~Sering mengucapkan Subhanallah wa bihamdi, Subhanallah haladzim
d). Zakat : 2,5%.
~Zakat tidak akan menyebabkan miskin tapi barokah.
~Manfaat zakat : mensucikan diri, menghapus dosa & tameng dari neraka.
~Selain zakat Perbanyak sodakoh, Karena sodakoh menyempurnakan zakat.
Sodakoh yang baik adalah jariah.
e). Jauhi dosa2 kecil.
~Dosa zinah tidak bisa dihapus. Hindari dengan meningkatkan keharmonisan keluarga.
~Ciri munafik : bercerita dusta, mengingkari janji, tidak amanah.
f). Menjaga sholat : tertib waktu, berjamaah di masjid (terutama sholat isya & subuh) & tumakninah.
IV. TUJUAN KEGIATAN
Pengajian ini adalah sarana tholabul ilmi, mempererat tali ukhuwah islamiyah, dan ajang komunikasi untuk membangun Sukoharjo yang lebih makmur,adil,dan bermartabat,baik secara material maupun mental spiritual.
1. Penguatan Mental Spiritual: Bagian dari program "Sukoharjo Mengaji" untuk menyeimbangkan pembangunan fisik dengan spiritual.
2. Merawat Kerukunan & Silaturahmi: Menjaga kekompakan dan persatuan masyarakat, serta memupuk rasa saling menghormati.
3. Sinergi Pemda dan Masyarakat: Sebagai wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mendukung visi misi pembangunan.
4. Media Berbagi Ilmu: Menambah wawasan keagamaan dan amal ibadah.
5. Kepedulian Sosial: Seringkali dibarengi dengan penyaluran bantuan sosial, seperti dari BAZNAS, untuk mendukung program kemaslahatan umat.
V. Penutup