e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/169577.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tojo Una-Una > DWP Kecamatan Batudaka

  • Oleh: Sekretariat
  • 20-07-2026

"Pengurus Dharma Wanita Persatuan melaksanakan sesi dokumentasi foto bersama antara seluruh ibu-ibu anggota DWP se-Kecamatan Kepulauan Togean dengan jajaran pengurus kabupaten Tojo Una-Una pada hari Senin tanggal 20 Juli 2026 bertempat di Aula Kantor Kecamatan yang disaksikan oleh publik sebagai simbol sinergi,kebersamaan,dan soliditas organisasi yang baru dikukuhkan."

../images/kegiatan/169576.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kutai Kartanegara > DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 24-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kutai Kartanegara mengadakan pertemuan rutin bulanan yang diisi dengan pelatihan keterampilan kreatif berupa pembuatan kerajinan tangan berupa tempat tisu dari sedotan plastik. Kegiatan dibuka oleh Ibu Eka Yuyun Noorliany Slamet Hadiraharjo, SP selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kutai Kartanegara, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar anggota sekaligus untuk meningkatkan kreativitas para anggota dengan memanfaatkan barang-barang sederhana menjadi produk yang bernilai guna. Kegiatan ini merupakan program kerja bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kutai Kartanegara. kegiatan dilanjutkan praktek membuat tempat tisu dari sedotan plastik dipandu secara mandiri oleh anggota Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sendiri (Ibu Rafik dan Ibu Rohim) tujuannya untuk memberdayakan, melatih percaya diri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anggota demi kemajuan bersama. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2026, pukul 14.00 wita-selesai, bertempat di Jl. Tambakrel Perum Tambakrel Harmoni No.5 Rt. 14. Kelurahan Baru Kecamatan Tenggarong.

../images/kegiatan/169574.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kutai Timur >

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 02-07-2026

Nama Kegiatan : Bazzar Hari/ Tanggal : Kamis, 2 Juli 2026. Waktu : 12.00 wita s.d Selesai. Bidang : Ekonomi Tempat : Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Sangkulirang Kecamatan Sangkulirang. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kab.Kutai Timur. Pengurus yang hadir : 2 Orang. 1. Ny. Atika Kasmir 2. Ny. Ny. Triana Nur Adianto H Uraian Program : Dalam rangka menyemarakkan kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kab.Kutai Timur yaitu kegiatan sosialiasi AD-ART dan Sosialiasi dan evaluasi Pelaporan E Reporting. Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutai Timur menyelenggarakan kegiatan Bazar. Kegiatan Bazar Yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2026, bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Sangkulirang Kecamatan Sangkulirang. Adapun Pengurus DWP Kabupaten Kutai Timur yang berpartisipasi dalam kegiatan bazar ini sebanyak 2 Orang: Ny. Atika Kasmir dan Ny. Martina Simon. Stand Bazar DWP Kab.Kutai Timur menyediakan berbagai atribut DWP seperti Kain Baju DWP, Pin dan Jilbab. Melalui kegiatan ini, Ketua DWP Kabupaten Kutai Timur berharapkan dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan pengurus DWP serta memberikan kontribusi positif bagi pendapatan kas organisasi di Bidang Ekonomi.

../images/kegiatan/169573.jpg
Info Baru

DWP Kota Solok > DWP Dinas perdagangan koperasi dan ukm

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 23-07-2026

Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Solok

DHARMA WANITA PERSATUAN UP DPKUKM BERSAMA DWP KOTA SOLOK MENGUNJUNGI BALITA STUNTING DALAM RANGKA PROGRAM GERAKAN ORANG TUA ASUH CEGAH STUNTING (GENTING) KOTA SOLOK

I. PENDAHULUAN
Stunting merupakan salah satu isu prioritas nasional yang menjadi perhatian pemerintah karena berdampak terhadap kualitas kesehatan, pertumbuhan fisik, perkembangan intelektual, serta produktivitas anak di masa mendatang. Pencegahan stunting memerlukan kerja sama lintas sektor, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan penurunan stunting, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Solok melaksanakan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian sosial melalui pendampingan keluarga serta pemberian bantuan kepada balita yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi.


II. DASAR PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar :
1. Program Nasional Percepatan Penurunan Stunting.
2. Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
3. Program kerja Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Kota Solok.
4. Komitmen Pemerintah Kota Solok dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


III. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan ini bertujuan untuk :
1. Mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
2. Meningkatkan kepedulian sosial anggota Dharma Wanita Persatuan terhadap keluarga balita yang berisiko stunting.
3. Memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi balita.
4. Memberikan motivasi kepada keluarga agar terus memperhatikan kesehatan, pola asuh, dan pemenuhan gizi anak.
5. Memperkuat sinergi antara DWP Kota Solok, DWP Unsur Pelaksana, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting.


IV. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Hari/Tanggal : Kamis / 23 Juli 2026
Pukul : 08.30 s/d selesai
Kunjungan kali ini menuju 3 lokasi tujuan, yaitu :
1. Rumah Bayi Nail di Kelurahan Tanah Garam
2. Rumah Hanifa Putri di Kelurahan Nan Balimo
3. Rumah Daffa Di Kelurahan KTK.


V. KEGIATAN DIHADIRI OLEH :
1. Ny. Donna Ramadhani Kirana Putra selaku Bunda PAUD Kota Solok.
2. Ny. Septin Desmon selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Solok.
3. Ny. Uci Dody Amril selaku Sekretaris DWP UP DPKUKM Kota Solok.
4. Ny. Elsa Delfianto selaku Ketua DWP UP DPMPPKB Kota Solok.
5. Ny. Dewi Ikhlas selaku Ketua DWP UP Dinas Perhubungan Kota Solok.
6. Ny. Teti Hanif selaku Ketua DWP UP Dinas Perkim LHK Kota Solok.
7. Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Solok.
8. Kader Posyandu dan unsur pendukung lainnya.


VI. SASARAN PENERIMA MANFAAT
1. Bayi Nail di Kelurahan Tanah Garam, usia 9 bulan menderita hidrosefalus mendapatkan bantuan susu formula sebanyak 4 kotak.
2. Hanifa Putri di Kelurahan Nan Balimo, usia 3 tahun mengalami kebocoran jantung menerima bantuan susu formula sebanyak 4 kotak dan vitamin tambahan.
3. Daffa di Kelurahan KTK, usia 16 bulan, mengalami gizi buruk menerima bantuan susu formula 4 kotak, telur, dan biscuit. .


VII. URAIAN KEGIATAN
Kegiatan diawali menuju lokasi pertama, yaitu rumah Bayi Nail (9 bulan) berlokasi di Tanah Garam penderita hidrosefalus. Rombongan DWP Kota Solok Bersama Bunda PAUD Kota Solok melakukan silaturahmi serta berdialog langsung dengan keluarga mengenai kondisi kesehatan dan perkembangan anak. Pada kesempatan ini Ny. Donna Ramadhani Kirana Putra selaku Bunda PAUD Kota Solok memberikan motivasi agar tetap semangat dalam merawat anak serta terus memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi setiap hari. Selain itu juga diinformasikan tentang pentingnya untuk terus memeriksakan Kesehatan dan memantau pertumbuhan Nail melalui Posyandu.
Kunjungan berikutnya menuju rumah Hanifa Putri (3tahun) berlokasi di Keluruhan Nan Balimo yang mengalami kebocoran jantung sejak berusia 3 bulan. Pada kunjungan ini, rombongan kembali melakukan dialog bersama keluarga mengenai kondisi kesehatan anak serta berbagai upaya yang telah dilakukan dan yang akan dilakukan untuk mendukung tumbuh kembangnya.
Bunda PAUD Kota Solok, Ny. Donna Ramadhani Kirana Putra, menegaskan bahwa peran keluarga sangat menentukan keberhasilan upaya pencegahan stunting. Orang tua diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap pola makan anak, serta memastikan anak memperoleh asupan nutrisi yang cukup sesuai kebutuhan usianya.
Ketua DWP Kota Solok, Ny. Septin Desmon, juga memberikan motivasi kepada keluarga agar tetap optimis dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemui kendala dalam pemenuhan gizi maupun kesehatan anak.
Lokasi terakhir yang dikunjungi pada kegitan hari ini adalah rumah Daffa yang berusia 16 bulan yang mengalami gizi buruk bertempat di Kelurahan KTK. Tim rombongan bersama unsur pendamping terus melakukan pemantauan terhadap kondisi anak dan berdiskusi dengan keluarga mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
Kunjungan DWP UP DPKUKM bersama DWP Kota Solok dalam rangka Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Kota Solok pada Kamis 23 Juli 2026 ini merupakan salah satu program kerja Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Kota Solok sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan penurunan stunting oleh pemerintah Kota Solok.
DWP UP DPKUKM yang diwakili oleh Ny.Uci Dody Amril turut mendampingi rombongan DWP Kota Solok dalam menyerahkan bantuan berupa susu, vitamin, telur dan biscuit sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga penerima manfaat. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita sehingga mendukung proses tumbuh kembang yang optimal.


VIII. HASIL KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan menghasilkan beberapa capaian sebagai berikut :
1. Terlaksananya kunjungan kepada balita sasaran Program GENTING bersama DWP Kota Solok.
2. Tersalurkannya bantuan kepada keluarga penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial.
3. Terjalinnya komunikasi yang baik antara DWP dengan keluarga balita sehingga berbagai informasi terkait kebutuhan dan kondisi anak dapat diketahui secara langsung.
4. Meningkatnya pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
5. Meningkatnya kepedulian anggota DWP terhadap program-program sosial dan kesehatan masyarakat.
6. Terbangunnya sinergi yang semakin kuat antara DWP Kota Solok, DWP Unsur Pelaksana, dan Pemerintah Kota Solok dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.


IX. PENUTUP
Kegiatan kunjungan kepada balita stunting dalam rangka Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan salah satu bentuk kepedulian nyata Dharma Wanita Persatuan terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Partisipasi DWP UP DPKUKM Kota Solok dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap program Pemerintah Kota Solok dalam percepatan penurunan angka stunting melalui pendekatan sosial, edukatif, dan kemanusiaan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak keluarga yang mendapatkan manfaat, serta tercipta generasi Kota Solok yang sehat, cerdas, dan berkualitas.


Notulis:
Ny. Uci Dody Amril
Sekretaris DWP UP DPKUKM Kota Solok


../images/kegiatan/169572.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kutai Timur >

  • Oleh: Sekretariat
  • 03-07-2026

Nama Kegiatan : Pengukuhan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Masa Bakti 2024-2029. Hari, Tanggal : Jum’at, 3 Juli 2026. Waktu : 08.00 wita s.d Selesai. Bidang : Sekretariat. Tempat : Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Sangkulirang Kecamatan Sangkulirang. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kab.Kutai Timur. Peserta yang hadir : Camat kecamatan yang di kukuhkan, DWP Kecamatan Sangkulirang, DWP Kecamatan Kaliorang, DWP Kecamatan Kaubun, DWP Kecamatan Karangan dan DWP Kecamatan Sandaran dan perwakilan ibu Bhayangkari , ibu PERSIT, ibu TP PKK Kecamatan Sangkulirang, Babinsa serta tokoh agama. Pengurus yang hadir : 14 Orang. 1. Ny. Lisnawarty Rizali Hadi ( Ketua DWP Kab.Kutai Timur), 2. Ny. Tri Wahyuni Misliansyah ( Sekretaris), 3. Ny. Khairunnisa Sulisma (Wases Bag. Organisasi), 4. Ny. Fitria Nurlinda Andi Zulkifli ( Wases Bag. Adm.Umum) 5. Ny. Lisa Komentin Ahyar Asdin (Wases Bag. Informasi & Humas), 6. Ny. Umi Rusinawati Azmul Chumaidi R (Bendahara), 7. Ny. Samia Sudirman Latif (Waka Bid. Pendidikan), 8. Ny. Maskanah Basuni (Anggota Bid. Pendidikan), 9. Ny. Sri Rejeki Suswandari Suyatno (Anggota Bid.Pendiidikan), 10. Ny. Atika Kasmir ( Bendahara Bid. Ekonomi), 11. Ny. Irma M. Afandi (Anggota Bid. Ekonomi), 12. Ny. Triana Nur Adianto H (Ketua Bid. Sosbud), 13. Ny. Murni Irawati Agus Salim (Waka Bid. Sosbud). 14. Ny. Martina B.P. Simon S (Anggota Bid. Sosbud). Uraian Program : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Timur melaksanakan kegiatan pengukuhan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaliorang, Kecamatan Kaubun, Kecamatan Karangan dan Kecamatan Sandaran. Rangkaian acara kegiatan dibuka dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kutim dan Hymne DWP. Pembacaan Do,a, Pembacaan Keputusan Pengurus DWP Kecamatan, Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaliorang, Kecamatan Kaubun, Kecamatan Karangan dan Kecamatan Sandaran oleh Sekretaris DWP Kab.Kutai Timur Ny. Tri Wahyuni Misliansyah, selanjutnya Pengukuhan Pengurus DWP Kecamatan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Kutai Timur Ny.Lisnawarty Rizali Hadi, setelah pengukuhan dilanjutkan dengan penyematan pin DWP oleh Ketua DWP Kab.Kutai Timur kepada ketua DWP Kecamatan. Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, sambutan pertama oleh Ketua DWP Kecamatan Sangkulirang selaku perwakilan, sambutan kedua oleh camat Kecamatan Sangkulirang dan sambutan selanjutnya Ketua DWP Kab.Kutai Timur, dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaliorang, Kecamatan Kaubun, Kecamatan Karangan dan Kecamatan Sandaran yang baru saja dikukuhkan. Ny. Lisnawarty Rizali hadi menyampaikan bahwa Momentum pengukuhan hari ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah legalitas dan awal dari langkah perjuangan kita bersama dalam mengemban amanah organisasi ke depannya. Ny. Lisnawarty Rizali hadi dalam penyampaiannya bahwa pentingnya keaktifan organisasi ditingkat kecamatan. Tantangan terbesar bukan terletak pada penyusunan program, melainkan menjaga partisipasi anggota agar tetap terlibat dalam setiap kegiatan yang dirancang. Beliau berpesan setelah pengukuhan ini kumpulkan lagi seluruh ASN yang ada diwilayahnya masing-masing yang mana keberhasilan organisasi tidak dapat ditopang oleh sgelintir pengurus semata. Namun diperlukan keterlibatan seluruh anggota agar program yang telah dirancang dapat berjalan efektif. Ny.Lisnawarty Rizali Hadi juga mengingatkan bahwa komunikasi yang terbuka dan program terarah merupakan kunci utama dalam menjaga agar tetap hidupnya sebuah organisasi, dengan penyampaian program yang jelas, terarah dan bermanfaat bagi anggota, insyaAllah semua kan berjalan lancar. Ketua DWP Kab.Kutai Timur menekankan kembali kepada para Pengurus yang sudah di kukuhkan, bahwa: - Sebuah organisasi tidak akan bisa berjalan jika hanya mengandalkan ketua saja, tetapi bangun kerja tim (teamwork) yang solid, hargai setiap perbedaan pendapat, dan menyelesaikan setiap permasalahan organisasi dengan musyawarah mufakat. - Hindari program kerja yang terlalu muluk-muluk. Sebaliknya, susunlah program yang sederhana namun aplikatif, yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh anggota dan masyarakat di wilayah kecamatan masing-masing - Teruslah berkonsultasi dengan Camat selaku penasehat, serta membangun kemitraan yang harmonis dengan Tim Penggerak PKK Kecamatan, dan organisasi wanita lainnya guna menyelaraskan program kerja. - Dharma Wanita Persatuan adalah pilar pendukung kinerja aparatur sipil negara. Sebagai istri dari ASN, kita memiliki peran ganda yang sangat strategis. Di satu sisi kita adalah ibu rumah tangga yang menjaga keharmonisan keluarga, namun di sisi lain, kita adalah motor penggerak organisasi yang harus mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat di wilayah kecamatan masing-masing. - Kabupaten Kutai Timur wilayahnya sangat luas, dan tantangan di setiap kecamatan tentu berbeda. Oleh karena itu, kehadiran DWP di Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaliorang, Kecamatan Kaubun, Kecamatan Karangan dan Kecamatan Sandaran harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, khususnya dalam mendukung program pemerintah daerah terkait isu-isu perempuan, anak, kesehatan (seperti penurunan angka stunting), pendidikan, dan penguatan ekonomi keluarga. Diakhir sambutan Ny. Lisnawarty Rizali hadi berpesan agar kita semua selalu mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada suami dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. sehingga dapat bekerja dengan jujur, disiplin, dan berintegritas. Tidak lupa beliau mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh Pengurus DWP Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaliorang, Kecamatan Kaubun, Kecamatan Karangan dan Kecamatan Sandaran Masa Bakti 2024 – 2029. Diakhir acara ditutup dengan menyanyikan MARS DWP dan foto bersama.

../images/kegiatan/169571.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jombang > BUMD

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 20-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang

Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang telah mengikuti kegiatan :
Bidang : Pendidikan
Program Kerja : Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia Anggota DWP
Kegitan : Edukasi Anggota

Pelaksana Kegiatan :
1. Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang
2. Hari/Tanggal : Senin, 20 Juli 2026
3. Pukul : 08.00-selesai
4. Peserta : 49 orang
5. Lokasi: Gedung PKK Kabupaten Jombang.
6. Acara : Keterampilan rutin yaitu "Membuat Tempat Sendok dan Tisu dari Gelas Plastik" dengan narasumber : Ibu Masruroh
7. Petugas 1 paket : Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Perak Kabupaten Jombang.

Susunan Acara :
1. Pembukaan oleh Moderator Ibu Aris dari Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang.
2. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang, Ny. Lilik Agus Purnomo.
3. Penyampaian Materi :
a. Demonstrasi dan Praktek.
b. Diskusi dan Tanya Jawab.
4. Penutup.

Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang telah mengikuti kegiatan Ketrampilan Rutin Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang dengan Tema “ Membuat Tempat Sendok dan Tisu dari Gelas Plastik” dengan narasumber Ibu Masruroh yang diselenggarakan pada hari Senin,tanggal 20 Juli 2026, pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai yang telah diikuti oleh Ny. Eva Andriwidianto Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang di Gedung PKK Kabupaten Jombang.

Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar memanfaatkan gelas plastik bekas menjadi tempat sendok dan tisu yang cantik, fungsional, serta memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kreativitas dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memanfaatkan barang bekas, kita tidak hanya mengurangi limbah plastik, tetapi juga dapat menghasilkan produk yang bermanfaat untuk rumah tangga bahkan berpotensi menjadi peluang usaha.

Mengapa Memanfaatkan Gelas Plastik Bekas ?

Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sulit terurai secara alami. Jika tidak dikelola dengan baik, plastik dapat mencemari tanah, sungai, dan laut. Melalui kegiatan daur ulang, kita dapat :
- Mengurangi jumlah sampah plastik.
- Menumbuhkan kreativitas keluarga.
- Menghemat pengeluaran rumah tangga.
- Menambah nilai guna barang bekas.
- Membuka peluang usaha kerajinan tangan.

Prinsip ini sejalan dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

Manfaat Tempat Sendok dan Tisu

Produk ini memiliki banyak manfaat, antara lain :
- Menata sendok, garpu, sedotan, dan tisu agar lebih rapi.
- Mempercantik meja makan atau dapur.
- Dapat dijadikan souvenir atau hadiah.
- Cocok dijual sebagai produk kerajinan.
- Menjadi media edukasi bagi anak untuk mencintai lingkungan.

Alat yang dibutuhkan : Gunting dan korek api

Bahan yang dibutuhkan :
- Gelas plastik
- Tali kur
- Kawat warna

Cara membuat tempat sendok :
1.Bersihkan atau cuci gelas plastik lalu keringkan.
2.Gunting bagian atas gelas plastik yg menyerupai gelang sebanyak 30 gelang.
3.Siapkan tali kur sepanjang 4 meter.
4.Siapkan kawat warna potong sekitar 5cm sebanyak 10 potong.
5.Siapkan 18 gelang lalu Rangkai 9 gelang berjajar dan di ikat dengan tali kur buat sebanyak 2 deret.
6.Bentuk melingkar dan satukan dengan tali kur, di ikat lalu potong dan bagian ujung tali di rapikan dengan korek api agar tidak menjuntai (dredet/brodol)
7.Buat bagian bawah/ tatakanya dengan 12 gelang, kaitkan 2 gelang jadi satu dengan cara di lengkungkan ke dalam, ikat dengan kawat warna satukan dengan bagian sebelumnya.
8.Tempat sendok siap dipakai.

Cara membuat tempat tisu :
1.Bersihkan atau cuci gelas plastik lalu keringkan.
2.Gunting bagian atas gelas plastik yg menyerupai gelang sebanyak 30 gelang.
3.Siapkan tali kur sepanjang 5 meter.
4.Siapkan kawat warna potong secukupnya.
5.Ambil 18 gelang lalu rangkai 9 gelang berjajar dan diikat dengan tali kur,buat sebanyak 2 deret.
6.Ambil 4 gelang bentuk menyerupai alas persegi lalu satukan dengan 18 gelang.
Yang sudah dirangkai satukan hingga berbentuk kotak menggunakan tali kur.
7.Kaitkan 2 gelang jadi satu dengan cara di lengkungkan ke dalam, buat sebanyak 4 lengkung lalu ikat dengan kawat warna satukan dengan bagian sebelumnya.
8.Tempat tisu siap digunakan.

Tips Agar Hasil Lebih Menarik

-Gunakan gelas dengan ukuran yang sama.
- Pilih warna hiasan yang serasi.
- Pastikan lem benar-benar kering sebelum digunakan.
- Tambahkan kaki kecil dari karet agar tidak mudah bergeser.
- Lapisi bagian luar dengan kain atau anyaman agar terlihat lebih elegan.

Peluang Usaha

Kerajinan ini memiliki nilai jual karena :
- Modal relatif kecil.
- Bahan mudah diperoleh.
- Proses pembuatan sederhana.
- Banyak diminati sebagai dekorasi rumah, souvenir, atau perlengkapan UMKM.

Agar memiliki daya saing :
- Buat desain yang unik.
- Jaga kualitas dan kerapian.
- Gunakan kemasan yang menarik.
- Promosikan melalui media sosial atau bazar.

Melalui kegiatan ini, kita belajar :
- Peduli terhadap lingkungan.
- Memanfaatkan barang bekas secara kreatif.
- Melatih ketelitian dan kesabaran.
- Menumbuhkan jiwa wirausaha.
- Mengembangkan kerja sama dalam kelompok.

Penerapan Nyata di Lingkungan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang

Agar keterampilan ini tidak berhenti sebagai teori, beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:
- Mengadakan praktik bersama pada setiap pertemuan Dharma Wanita Persatuan Kabupaeten Jombang.
- Mengadakan lomba kerajinan berbahan daur ulang.
- Memanfaatkan hasil karya sebagai perlengkapan di ruang rapat atau sekretariat.
- Menjual hasil karya pada bazar atau pameran untuk menambah kas organisasi maupun pendapatan keluarga.
- Mengajarkan keterampilan ini kepada anak-anak dan masyarakat sekitar sebagai bentuk edukasi peduli lingkungan.

Kesimpulan

Mengolah gelas plastik bekas menjadi tempat sendok dan tisu merupakan langkah sederhana yang memberikan manfaat besar. Selain membantu mengurangi sampah plastik, kegiatan ini juga menghasilkan produk yang berguna, mempercantik rumah, dan berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan.

Sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang, kita diharapkan menjadi pelopor dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, kreatif, dan produktif. Mari kita mulai dari hal-hal kecil di rumah, karena perubahan besar berawal dari tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ny. Eva Andri Widianto Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang.

Laporan ini dibuat oleh Ny. Dewi Rachman selaku sekretaris sekaligus operator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang.

../images/kegiatan/169570.jpg
Info Baru

DWP Badan Pusat Statistik > BPS KALIMANTAN BARAT

  • Oleh: Sekretariat
  • 10-07-2026

# LAPORAN KEGIATAN ## Silaturahmi Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Kabupaten Melawi dan Pembahasan Penyesuaian Susunan Kepengurusan DWP BPS Kabupaten Melawi ### A. Pendahuluan Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan organisasi yang beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas kedinasan melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kebersamaan, serta pemberdayaan keluarga. Keberadaan DWP tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi media untuk membangun sinergi, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat peran keluarga ASN dalam mendukung pembangunan. Seiring dengan adanya dinamika organisasi serta kebutuhan penyesuaian kepengurusan, DWP BPS Kabupaten Melawi memandang perlu untuk melakukan pembahasan mengenai susunan kepengurusan yang baru agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota sehingga tercipta komunikasi yang harmonis dan suasana organisasi yang semakin solid. Berdasarkan hal tersebut, pada hari Jumat, 10 Juli 2026, DWP BPS Kabupaten Melawi menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi DWP BPS Kabupaten Melawi dan Pembahasan Penyesuaian Susunan Kepengurusan DWP BPS Kabupaten Melawi. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota DWP BPS Kabupaten Melawi. ### B. Tujuan Kegiatan Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP BPS Kabupaten Melawi. 2. Melakukan pembahasan serta penyesuaian susunan kepengurusan DWP agar sesuai dengan kondisi organisasi saat ini. 3. Menyusun langkah awal dalam pelaksanaan program kerja DWP BPS Kabupaten Melawi Tahun 2026. 4. Menyepakati mekanisme iuran kas organisasi sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan DWP. 5. Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antarbidang dalam merancang kegiatan yang bermanfaat bagi anggota. ### C. Waktu dan Tempat * **Hari/Tanggal:** Jumat, 10 Juli 2026 * **Agenda:** Silaturahmi DWP BPS Kabupaten Melawi dan Pembahasan Penyesuaian Susunan Kepengurusan DWP BPS Kabupaten Melawi * **Peserta:** Seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan BPS Kabupaten Melawi. ### D. Jalannya Kegiatan Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pada sesi pembukaan disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh anggota yang hadir sekaligus harapan agar pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam memperkuat organisasi DWP BPS Kabupaten Melawi. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan. Mengingat terdapat beberapa perubahan dan penyesuaian keanggotaan, setiap peserta diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri. Sesi ini bertujuan agar seluruh anggota dapat saling mengenal lebih dekat sehingga komunikasi dan kerja sama dalam organisasi dapat terjalin dengan lebih baik. Suasana perkenalan berlangsung akrab dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kekeluargaan yang menjadi salah satu nilai utama dalam Dharma Wanita Persatuan. Agenda berikutnya adalah diskusi mengenai penyesuaian susunan kepengurusan DWP BPS Kabupaten Melawi. Dalam sesi ini dilakukan pembahasan mengenai kebutuhan organisasi, pembagian tugas, serta penempatan pengurus sesuai dengan bidang masing-masing. Seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, pendapat, dan saran sehingga keputusan yang diambil merupakan hasil musyawarah bersama. Penyesuaian kepengurusan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas koordinasi serta memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pengurus dalam melaksanakan program kerja organisasi. Selanjutnya, peserta membahas mengenai penyusunan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Dalam diskusi tersebut disepakati bahwa setiap bidang diminta untuk menyiapkan minimal satu kegiatan atau program kerja yang akan direalisasikan pada tahun 2026. Program kerja tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat serta selaras dengan tujuan organisasi Dharma Wanita Persatuan. Sebagai bentuk efisiensi pelaksanaan kegiatan, disepakati bahwa momentum Hari Santri Nasional (HSN) maupun peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja masing-masing bidang. Dengan demikian, kegiatan DWP dapat disinergikan dengan agenda yang telah ada sehingga pelaksanaannya menjadi lebih optimal dan memberikan dampak yang lebih luas. Pembahasan selanjutnya berkaitan dengan pengelolaan keuangan organisasi, khususnya mengenai iuran kas anggota. Setelah melalui musyawarah, seluruh peserta menyepakati bahwa iuran kas DWP BPS Kabupaten Melawi ditetapkan sebesar **Rp20.000,00** per anggota setiap bulan dan mulai diberlakukan sejak bulan Juli 2026. Seluruh iuran akan dikelola oleh Bendahara DWP, yaitu **Qonita Nabilah**, untuk mendukung pembiayaan berbagai kegiatan organisasi. Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan yang berkelanjutan sehingga pelaksanaan program kerja dapat berjalan dengan baik. Selain itu, peserta juga membahas frekuensi pelaksanaan pertemuan rutin DWP. Berdasarkan hasil musyawarah, disepakati bahwa pertemuan Dharma Wanita Persatuan BPS Kabupaten Melawi akan dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan sekali. Pertemuan rutin ini diharapkan menjadi sarana evaluasi pelaksanaan program kerja, penyampaian informasi organisasi, serta mempererat hubungan silaturahmi antaranggota. Selama berlangsungnya kegiatan, seluruh anggota berpartisipasi secara aktif dalam diskusi. Berbagai masukan yang disampaikan menunjukkan tingginya komitmen anggota untuk bersama-sama membangun organisasi DWP yang semakin aktif, solid, dan mampu memberikan kontribusi positif baik bagi keluarga besar BPS Kabupaten Melawi maupun masyarakat. ### E. Hasil Pertemuan Berdasarkan hasil pembahasan dalam kegiatan, diperoleh beberapa kesepakatan sebagai berikut: 1. Dilakukan penyesuaian susunan kepengurusan Dharma Wanita Persatuan BPS Kabupaten Melawi sebagai upaya meningkatkan efektivitas organisasi. 2. Setiap bidang diwajibkan menyusun minimal satu kegiatan atau program kerja yang akan direalisasikan pada tahun 2026. 3. Momentum Hari Santri Nasional (HSN) maupun peringatan HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus dapat dimanfaatkan sebagai media pelaksanaan program kerja masing-masing bidang. 4. Iuran kas anggota ditetapkan sebesar **Rp20.000,00** per bulan untuk setiap anggota dan mulai berlaku sejak Juli 2026. 5. Bendahara yang bertugas mengelola kas organisasi adalah **Qonita Nabilah**. 6. Pertemuan rutin DWP BPS Kabupaten Melawi disepakati dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai media koordinasi, evaluasi, dan silaturahmi. ### F. Evaluasi Kegiatan Secara umum kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. Seluruh anggota dan pengurus hadir serta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan. Diskusi berjalan secara demokratis dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat sehingga seluruh keputusan yang dihasilkan dapat diterima oleh seluruh peserta. Ke depan, DWP BPS Kabupaten Melawi diharapkan dapat terus meningkatkan koordinasi antarbidang agar setiap program kerja yang telah direncanakan dapat direalisasikan tepat waktu. Selain itu, pelaksanaan pertemuan rutin setiap tiga bulan diharapkan mampu menjaga komunikasi yang baik, memperkuat kebersamaan, serta menjadi forum evaluasi terhadap capaian kegiatan yang telah dilaksanakan. ### G. Penutup Kegiatan Silaturahmi Dharma Wanita Persatuan BPS Kabupaten Melawi dan Pembahasan Penyesuaian Susunan Kepengurusan DWP BPS Kabupaten Melawi yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2026 telah berlangsung dengan baik dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting sebagai dasar pelaksanaan kegiatan organisasi ke depan. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kepengurusan yang lebih efektif, komunikasi yang semakin harmonis, serta semangat kebersamaan yang semakin kuat di antara seluruh anggota. Kesepakatan mengenai penyesuaian kepengurusan, penyusunan program kerja setiap bidang, penetapan iuran kas, serta pelaksanaan pertemuan rutin menjadi langkah awal dalam memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan BPS Kabupaten Melawi. Dengan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan, seluruh anggota diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan sehingga DWP BPS Kabupaten Melawi mampu menjadi organisasi yang semakin maju, aktif, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya maupun bagi BPS Kabupaten Melawi secara keseluruhan.

../images/kegiatan/169569.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kutai Timur >

  • Oleh: Sekretariat
  • 02-07-2026

Nama Kegiatan : Kegiatan Sosialisasi AD-ART, Pelaporan E- Reporting dan Program kerja bidang-bidang. Hari, Tanggal : Kamis, 2 Juli 2026. Waktu : 14.00 wita s.d Selesai. Bidang : Sekretariat. Tempat : Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Sangkulirang Kecamatan Sangkulirang. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kab.Kutai Timur. Peserta yang hadir : DWP Kecamatan Sangkulirang, DWP Kecamatan Kaliorang, DWP Kecamatan Kaubun, DWP Kecamatan Karangan dan DWP Kecamatan Sandaran Pengurus yang hadir : 14 Orang. 1. Ny. Lisnawarty Rizali Hadi ( Ketua DWP Kab.Kutai Timur), 2. Ny. Tri Wahyuni Misliansyah ( Sekretaris), 3. Ny. Khairunnisa Sulisma (Wases Bag. Organisasi), 4. Ny. Fitria Nurlinda Andi Zulkifli ( Wases Bag. Adm.Umum) 5. Ny. Lisa Komentin Ahyar Asdin (Wases Bag. Informasi & Humas), 6. Ny. Umi Rusinawati Azmul Chumaidi R (Bendahara), 7. Ny. Samia Sudirman Latif (Waka Bid. Pendidikan), 8. Ny. Maskanah Basuni (Anggota Bid. Pendidikan), 9. Ny. Sri Rejeki Suswandari Suyatno (Anggota Bid.Pendiidikan), 10. Ny. Atika Kasmir ( Bendahara Bid. Ekonomi), 11. Ny. Irma M. Afandi (Anggota Bid. Ekonomi), 12. Ny. Triana Nur Adianto H (Ketua Bid. Sosbud), 13. Ny. Murni Irawati Agus Salim (Waka Bid. Sosbud). 14. Ny. Martina B.P. Simon S (Anggota Bid. Sosbud). Uraian Program : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi AD/ART, Sosialisasi dan Evaluasi E-Reporting dan penyampaian program kerja bidang-bidang bagi pengurus DWP Kecamatan se-Kabupaten Kutai Timur yang dilaksanakan dengan sistem per zona wilayah kecamatan. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kutai Timur, Mars DWP, dilanjutkan dengan pembacaan doa, dan rangkaian selanjutnya sambutan oleh Ibu ketua DWP Kab.Kutai Timur. Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Kutai Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus DWP Kecamatan Sangkulirang, DWP Kecamatan Kaliorang, DWP Kecamatan Kaubun, DWP Kecamatan Karangan dan DWP Kecamatan Sandaran atas partisipasi mereka. Beliau juga memberikan arahan dan motivasi agar seluruh anggota selalu kompak dalam menjalankan kegiatan organisasi. Melalui sosialisasi ini, beliau berharap DWP Kecamatan dapat memahami dan menyamakan persepsi mengenai aturan dasar organisasi, serta mampu mengintegrasikan hasil perubahan Munas terbaru, program kerja DWP dan sistem pelaporan e-Reporting demi mewujudkan tata kelola yang tertib, transparan, dan akuntabel dalam mendukung kesejahteraan keluarga ASN, sekaligus mengimbau peserta untuk aktif bertanya selama kegiatan. Memasuki acara inti, penyampaian sosialiasi Sosialisasi AD/ART di sampaikan oleh Ny. Khairunissa Sulisman dan Sosialisasi dan Evaluasi Pelaporan E-Reporting oleh Ny. Fitria Nurlinda Andi Zulkifli, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, dan diakhir rangkaian acara ditutup dengan foto bersama.

../images/kegiatan/169568.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Ciamis > DWP DINAS PERHUBUNGAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-07-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN CIAMIS mengikuti kegiatan Seminar Kesehatan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis pada hari Rabu tangal 22 Juli 2026 pukul 08.30 - 12.00 WIB bertempat di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang berkaitan dengan Bidang Sosial Budaya pada Program Prioritas Peningkatan Status Kesehatan Perempuan ini berdasarkan surat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis Nomor : 22/Pokja IV/PKK Kab/VII/2026 tanggal 14 Juli 2026 hal Undangan; dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang yang terdiri dari pengurus TP PKK Kabupaten Ciamis, Ketua DWP OPD dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Ciamis beserta 2 orang anggota. Pengurus DWP Dinas Perhubungan yang mengikuti kegiatan ini adalah Ny. Tety Uga Yugaswara (Ketua) dan Ny. Kania Rissa Sugara (Wakil Ketua). Ketua Penyelenggara, Ny. Hj. Rita Apollonia Yoyo dalam laporannya menyampaikan bahwa tema seminar kesehatan ini adalah "Menolak Rentan, Tetap Menawan : Sehat dan Aktif Tanpa Penyakit" dengan tujuan agar seminar ini dapat menjadi media informasi dan edukasi antisipasi terhadap berbagai penyakit, terutama PTM (Penyakit Tidak Menular) sehingga menimbulkan kesadaran untuk melaksanakan deteksi dini atau skrining awal. Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Ny. Hj. Kania Ernawati Herdiat dalam sambutannya menyampaikan bahwa angka prevalensi PTM seperti diabetes, hipertensi, gangguan jantung, kanker, gangguan tiroid dan lain-lain di Indonesia menunjukkan tren yang makin meningkat sehingga harus diwaspadai sejak awal. Hal paling sederhana adalah dengan menerapkan CERDIK yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat yang Cukup dan Kelola stres dengan baik. Beliau juga mengharapkan agar kader PKK dan anggota DWP dapat bertindak sebagaimana tema kali ini yaitu Menolak Rentan artinya bergerak pro aktif agar selalu sehat dan terhindar dari penyakit, dan Tetap Menawan yang berarti selalu sehat dan aktif sehingga memiliki kemampuan untuk mengikuti berbagai kegiatan positif, melayani keluarganya dengan baik serta berkontribusi positif bagi lingkungannya. Seminar kali ini diisi dengan narasumber pertama yaitu dr. Eni Rochaeni yang memaparkan materi tentang Cek Kesehatan Gratis yang merupakan program pemerintah untuk deteksi dini masalah penyakit yang jenis pemeriksaannya disesuaikan dengan kelompok usia yaitu bayi baru lahir hingga Balita, kelompok anak usia sekolah (7 - 17 tahun) serta dewasa dan Lansia (usia 18 tahun ke atas) yang pemeriksaannya mencakup skrining gizi, tekanan darah, kesehatan gigi dan mata, fungsi indra, kesehatan jiwa hingga deteksi penyakit menular dan risiko gangguan kardiovaskular. Pelayanan CKG ini dilaksanakan di berbagai fasilitas kesehatan seperti Puskesmas. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. Hj. Primahati Riana Rosy, Sp.PD. yang menyampaikan hal-hal berikut ini : 1. Hormon tiroid berperan penting dalam pertumbuhan lingkar kepala, pertumbuhan janin dan saraf, pertumbuhan langkah dan kata pertama serta kesehatan jantung dan pencernaan. Kekurangan hormon tiroid kongenital yang tidak terdeteksi dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang yang permanen. Sementara fungsi hormon tiroid itu sendiri adalah pada metabolisme glukosa, protein, lemak dan karbohidrat; menjaga ritme jantung dan fungsi otot serta untuk kerja otak, sistem saraf dan psikis serta berperan dalam kesuburan dan kehamilan serta siklus haid. 2. Gangguan fungsi tiroid sendiri terdiri dari Hipotiroid dan Hipertiroid. Hipotiroid terjadi dengan rendahnya kadar hormon tiroid dalam darah yang menimbulkan gejala-gejala seperti merasa lelah, perubahan pada kulit, tidak tahan pada udara dingin, hipotensi dan denyut nadi berkurang, emosi yang labil serta terhambatnya tumbuh kembang fisik dan mental anak. Adapun Hipertiroid disebabkan oleh tingginya kadar hormon tiroid dalam darah dengan gejala Eksoptalmus, keringat berlebih dan kulit lembab, gelisah, kurang konsentrasi serta tremor dengan gejala. Di samping itu sering terjadi keguguran, haid tidak teratur dan amenorrhea. Gejala lainnya adalah tidak tahan panas, hipertensi, denyut jantung meningkat dan kelemahan/atrofi otot. Khusus untuk perempuan, kelompok yang rentan mengalami gangguan tiroid adalah mereka yang berusia di atas 30 tahun, riwayat keluarga adanya gangguantiroid autoimun atau hipotiroidisme, mengalami pembesaran kelenjar tiroid, memiliki diabetes tipe 1 atau penyakit autoimun lainnya. 3. Saran dalam mengantisipasi gangguan tiroid adalah mereka yang memiliki gejala atau termasuk kelompok yang berisiko tinggi sebaiknya mengikut tes TSH (Thyroid Stimulating Hormone) karena gangguan tiroid sering tidak khas dan gangguan tiroid yang tidak terdeteksi dapat berdampak serus, terutama pada kehamilan dan perkembangan bayi. Skrining dan pengobatan dini dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah komplikasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab antara narasumber dengan para peserta seminar yang berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan seminar kesehatan ini ditutup dengan pembagian doorprize dan foto bersama. Pembuat laporan : Siti Jaenah

../images/kegiatan/169567.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tojo Una-Una > DWP Kecamatan Batudaka

  • Oleh: Sekretariat
  • 20-07-2026

"Pengurus Dharma Wanita Persatuan menerima SK pengukuhan resmi pengurus DWP unsur pelaksana se-Kecamatan Kepulauan Togean pada hari Senin tanggal 20 Juli 2026 di Aula Kantor Kecamatan yang di serahkan langsung oleh pengurus kabupaten kepada ketua terpilih serta disaksikan oleh publik dan seluruh anggota guna memberikan legalitas hukum kepengurusan."

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID