Pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2026, DWP DPUPR menghadiri acara Rapat Pleno Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Temanggung. Pertemuan ini diisi oleh Ibu Pristi Sukmasetya, S.Kom., M.Kom ( Dosen Teknik Informatika UMM ) dengan tema Perempuan Berdaya di Era Digital.
Rakor DWP Kabupaten TW 2 di gedung BJW dihadiri oleh ketua DWP Ny. Dwi Evayanti Welly ADIWANTRA dan ibu Penasehat DWP Ni Ketut Dwi Nadi Komang Koheri dan Ketua DWP Unsur PelaksanaPerangkat Daerh, Ketua DWP Unsur Agama yang disampaikan oleh Hj. Muniroh, S.ag pada tanggal 12 Mei 2026. Ketua OPD Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan sebagai Koordinator Bidang Pendidikan menyampaikan Program Kerja yang telah dilaksanakan untuk periode tahun 2026.
Kegiatan Pengajian Rutin yang dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ny. Yenni Jhoni, beserta anggota DWP Dinas Pertanian Kabupaten PALI, bertempat di Masjid Al Abbasy, Handayani Mulya, Kabupaten PALI.Jum’at, 22 Mei 2026 Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan antaranggota Dharma Wanita Persatuan.
Hari/Tanggal : Rabu 13 Mei 2026 Waktu : Pukul 08.00 s.d. selesai Tempat : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang. Acara : Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar se-Kota Palembang Tahun 2026. Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang Ny. Desi Agus, Sekretaris 1 Maha Wanita dan Wakil Sekretaris Administrasi. Acara ini dihadiri oleh ketua TP PKK kota Palembang, Staf Ahli TP PKK kota Palembang, Ketua DWP kota Palembang, Kepala OPD, Camat, Ketua TP PKK Kecamatan. Lomba Bertutur SD adalah kompetisi bercerita (mendongeng) yang diperuntukkan bagi siswa Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Lomba ini bertujuan untuk melatih kemampuan komunikasi dan rasa percaya diri anak, sekaligus menanamkan nilai moral, budi pekerti, dan budaya gemar membaca sejak dini. Format dan Penilaian Lomba : Materi Cerita: Umumnya membawakan cerita rakyat nusantara, legenda lokal, atau kisah-kisah yang mengandung nilai kepahlawanan dan budaya. Teknik Penilaian: Dewan juri menilai peserta berdasarkan tiga aspek utama: kemampuan vokal/berbicara, penguasaan materi (menghafal dan penghayatan), serta teknik penyampaian dan ekspresi (mimik wajah, gerak tubuh, dan penggunaan properti). Aturan Umum: Peserta biasanya diberikan batasan waktu (misalnya maksimal 10 hingga 15 menit) saat tampil di atas panggung. Jenjang dan Manfaat : Kompetisi ini sering kali diselenggarakan secara berjenjang oleh dinas pendidikan dan perpustakaan daerah setempat, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk membangun pendidikan karakter dan melestarikan budaya bangsa. ujuan KegiatanMembangun Literasi: Menjadi tahap awal literasi untuk memotivasi anak agar terbiasa membaca buku dan cerita.Pendidikan Karakter: Media penanaman nilai moral, budaya, dan budi pekerti secara menyenangkan.Pengembangan Diri: Melatih keberanian, kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), dan keterampilan komunikasi anak. Lomba Bertutur Tingkat SD adalah sebuah kompetisi yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berbicara dan bercerita di kalangan siswa sekolah dasar. Dengan diadakannya pertemuan pada hari ini, diharapkan Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang dapat mencapai tujuan-tujuan dan pengembangan aspek kemampuan diri pada lingkungan kerja. Pada sesi akhir acara diadakan foto bersama.
Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental
Anak Usia Dini dan Remaja
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Wonosobo pada bulan Mei 2026 mengadakan kegiatan edukasi terhadap para ketua DWP Instansi dan Badan se-kabupaten Wonosobo dengan tema : Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak Usia Dini dan Remaja. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di aula kecamatan Kalikajar pada hari Jumat, 8 Mei 2026 pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Kegiatan terlaksana dengan lancar, menghadirkan narasumber Ny. Sri Fatonah Werdiati Ismangil, S.Sos.M.M. Bidang Pendidikan Pengurus DWP kabupaten Wonosobo.
Perwakilan DWP unsur pelaksana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Ny. Sri Puji Astuti Musofa turut hadir pada sosialisasi tersebut bersama dengan 65 orang lainnya dari unsur pelaksana dan badan se-kabupaten Wonosobo. Hampir semua peserta antusisas mendengarkan paparan nara sumber. Tema yang disajikan sangat menarik dan hampir semua ibu-ibu menggunakan media social dan peduliu pada anak usia dini dan remaja.
Tidak dapat dipungkiri oleh para orang tua bahwa media sosial menjadi bagian hidup anak saat ini. Penggunaan media social di usia yang sangat dini tidak dapat dihinari. Bahkan gangguan perilaku dan kesehatan mental anak sudah disadari benar adanya, namun mau bagaimana lagi jika memang pengawasan orang tua sangat minimal karena harus bekerja. Pada abad ke 21 ini anak hidup di era digital sehingga menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya di dunia maya.
Media sosial yang familiar digunakan umumnya facebook, Instagram, Tik tok, You tube. Dalam menggunakan media sosial perlu dipahami cara mengelola media yang kita pilih untuk meminimalkan dampak negatif yang terjadi. Istilah-istilah yang sering muncul Ketika bermedia sosial diantaranya :
Dampak yang ditimbulkan media sosial terhadap anak terutama pada kesehatan mental anak yang meliputi pengelolaan emosi, berfikir positif, bersosialisasi dengan baik, berkembang secara optimal. Mental yang sehat pada anak ditandai dengan kondisi anak dengan percaya diri kuat, mampu beradaptasi, memiliki hubungan sosial yang sangat baik. Dampak negatif yang ditimbulkan media sosial diantaranya kecanduan gadget, tidak focus belajar, gangguan tidur, stress, rendah diri, depresi, gangguan emosi. Tidak hanya berdampak negatif, media sosial memiliki dampak positif, diantaranya menambah wawasan, media belajar interaktif, sarana komunikasi yang efektif, mengembangkan bakat dan kreatifitas. Oleh karena itu gunakan media sosial dengan bijaksana, pilih dan pilah informasi, serta batasi penggunaannya. Dan yang paling utama perlu pndampingan bagi anak dan remaja dalam menggunakan media sosial. Mari damping buah hati kita dari dampak negatif penggunaan media sosial.
Laporan dibuat oleh : Festi Dwijayanti
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kendal – Kabupaten Ngawi Nama Kegiatan : Pleno Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ngawi Hari/ Tanggal : Jum’at, 8 Mei 2026 Waktu : 08.00 WIB sampai selesai Tempat : Gedung Kesenian Kabupaten Ngawi Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ngawi Jumlah Peserta : 110 orang Acara : Pleno Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ngawi Yang dipimpin oleh ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ngawi, dengan materi inti Kesehatan reproduksi remaja adalah kondisi sehat fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi pada usia 10–19 tahun. Ini mencakup pemahaman tentang pubertas serta kemampuan menjalani kehidupan seksual yang aman dan bertanggung jawab. • Pada masa pubertas, remaja mengalami perubahan fisik yang signifikan seperti menstruasi pada perempuan dan mimpi basah pada laki-laki. Memahami perubahan ini membantu remaja mengenali fungsi organ reproduksi mereka. • Menjaga kebersihan organ intim sangat penting untuk mencegah infeksi bakteri atau jamur. Dengan Mengenakan pakaian dalam berbahan katun diganti minimal 2 kali sehari,dan membersihkan organ intim dengan air bersih Pembuat Laporan : Ny. Ferry Retno Murtriyanto
FAMILY GATHERING DWP UNIT DHARMA WANITA UNIT DIARPUS MATARAM I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam rangka memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Pengurus Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram yang telah memasuki masa purna tugas, serta untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota dan keluarga besar Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram, maka diselenggarakan kegiatan Pelepasan Pengurus Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram yang akan Purna Tugas sekaligus mengadakan Family Gathering. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi Pengurus DWP tersebut selama menjalankan tugas dan mendukung program organisasi. Selain itu, kegiatan family gathering bertujuan memperkuat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta membangun suasana harmonis di lingkungan organisasi. B. Dasar Kegiatan 1. Program kerja Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram Tahun 2026 2. Hasil rapat pengurus Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram tanggal 18 Mei 2026 3. Kesepakatan bersama pengurus dan anggota Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram. C. Tujuan Kegiatan 1. Memberikan penghargaan kepada anggota Dharma Wanita yang memasuki masa purna tugas. 2. Menjalin dan mempererat tali silaturahmi antaranggota dan keluarga. 3. Meningkatkan rasa kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas organisasi. 4. Menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis dan menyenangkan. II. NAMA DAN TEMA KEGIATAN A. Nama Kegiatan “Pelepasan Pengurus Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram Yang Purna Tugas dan Family Gathering Tahun 2026” B. Tema Kegiatan “Mempererat Silaturahmi, Menghargai Pengabdian, dan Membangun Kebersamaan dalam Nuansa Kekeluargaan” III. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN • Hari/Tanggal : Minggu, 24 Mei 2026 • Waktu : 07.30 wita sampai selesai • Tempat : Villa Pemotoh Hill, desa Aik Berik, Batukliang Utara-Lombok Tengah IV. PESERTA KEGIATAN Peserta kegiatan terdiri dari: 1. Pengurus Dharma Wanita. 2. Anggota Dharma Wanita. 3. Anggota yang purna tugas beserta keluarga. 4. Tamu undangan. 5. Keluarga besar instansi/organisasi. Jumlah peserta keseluruhan: ± 100 orang. V. PELAKSANAAN KEGIATAN Adapun pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut : Pukul 07.00 wita rombongan Ibu-ibu DWP Diarpus Mataram kumpul di Gedung Layanan Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram jalan dr. Soedjono Lingkar Selatan Mataram, pada pukul 07.45 wita diadakan briefing dan doa bersama sebelum berangkat ke lokasi acara di Villa Pemotoh Hill desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara- Lombok Tengah. Sekitar pukul 09.55 wita rombongan Ibu-ibu DWP Diarpus Mataram sampai di lokasi acara Family Gathering dan Tasyakuran Purna Tugas Pengurus DWP Diarpus. Setelah sampai di sana langsung diadakan permainan serta beragam hiburan sebelum menginjak ke acara inti. Kegiatan family gathering diisi dengan berbagai hiburan, permainan, dan kegiatan interaktif yang melibatkan seluruh peserta dan keluarga. Suasana akrab dan harmonis tercipta selama kegiatan berlangsung. Tepat sekitar pukul 10.30 para rombongan dipersilahkan masuk ke ruang tengah villa untuk memulai acara inti yakni pelepasan Ibu Wakil Ketua DWP sekaligus Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram yang akan purna tugas. Acara dibuka oleh Pembawa Acara dengan bacaan Basmallah, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita. Kemudian doa bersama dan sambutan Kepala Dinas sebagai Penanggung Jawab DWP Unit Diarpus Mataram. Disusul sambutan Ibu Hj.Umeiry Safrianti Rayes, selaku tuan rumah, Beliau merupakan Ibu Sekdis sekaligus Pengurus Inti DWP yang akan purna tugas. Setelah menyampaikan sambutannya beliau mendapat surprise ulang tahun, dengan menyanyikan lagu Jamrud “Ulang Tahun” bersama sembari meniup lilin yang ada di kue tart. Dalam prosesi pelepasan, dilakukan penyampaian kesan dan pesan dari anggota yang purna tugas, serta penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama menjadi bagian dari Dharma Wanita. Kegiatan Pelepasan Anggota Dharma Wanita Purna Tugas dan Family Gathering dilaksanakan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh kebersamaan. Kemudian acara dilanjutkan dengan ramah tamah, foto dan makan bersama. VI. HASIL KEGIATAN Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain: 1. Terjalinnya hubungan silaturahmi yang semakin erat antaranggota dan keluarga. 2. Terciptanya suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang harmonis. 3. Meningkatnya rasa penghargaan terhadap anggota yang telah purna tugas. 4. Terlaksananya program kerja organisasi dengan baik dan lancar. VII. HAMBATAN DAN SOLUSI A. Hambatan 1. Beberapa peserta datang tidak tepat waktu. 2. Kondisi cuaca (karena outdoor) kurang mendukung (matahari terik). 3. Keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan. B. Solusi 1. Panitia melakukan koordinasi dan pengaturan ulang jadwal kegiatan. 2. Menyediakan alternatif tempat cadangan. 3. Mengoptimalkan waktu pelaksanaan agar seluruh rangkaian acara tetap berjalan dengan baik. VIII. PENUTUP Demikian laporan kegiatan Pelepasan Pengurus Dharma Wanita Purna Tugas dan Family Gathering ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Besar harapan kami kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam mempererat kebersamaan serta meningkatkan rasa kekeluargaan di lingkungan Dharma Wanita Unit Diarpus Mataram. Atas dukungan dan partisipasi semua pihak, kami mengucapkan terima kasih. Mataram 24 Mei 2026 Dilaporkan oleh Mengetahui, Sekretaris Ketua DWP (Ani Pratamawati) (Yuni Widiastuti Carnoto)
LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN KATINGAN Pada hari Rabu, 13 Mei 2026 pukul 08.30 WIB, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Katingan melaksanakan kegiatan pertemuan rutin yang bertempat di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Katingan, Jalan M.T. Haryono Komplek Perkantoran Kereng Humbang. Kegiatan ini terlaksana dengan baik berkat kerja sama dari OPD yang bertugas, yaitu Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Katingan dan Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Katingan. Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan dan Hymne Dharma Wanita Persatuan dengan penuh semangat dan khidmat. Selanjutnya dilaksanakan sambutan dari pihak yang bertugas. Dalam sambutannya disampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan yang telah hadir mengikuti kegiatan hingga selesai. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin untuk memohon kelancaran acara serta kesehatan dan keselamatan bagi seluruh peserta yang hadir. Acara berikutnya yaitu arahan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Katingan, Ny. Kamala Christian. Dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa peran perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita Persatuan, sangat penting dalam mendukung keluarga, organisasi, dan lingkungan sekitar. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah aktivitas sehari-hari agar dapat terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan kutipan: “Menjaga kesehatan bukan hanya bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, tetapi juga bentuk tanggung jawab kepada keluarga dan lingkungan. Dengan tubuh yang sehat dan semangat kebersamaan, kita dapat terus berkarya dan memberikan manfaat bagi sesama.” Setelah arahan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kesehatan yang disampaikan oleh tim medis dari Primaya Hospital Betang Pambelum Palangka Raya. Dalam penyampaian materi dijelaskan mengenai pentingnya pola hidup sehat, menjaga kesehatan jantung, mengatur pola makan, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah pencegahan penyakit. Selain penyampaian materi edukasi kesehatan, tim medis juga melaksanakan pengecekan skrining jantung secara on site bagi peserta yang hadir. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta karena memberikan manfaat dan pengetahuan baru mengenai kondisi kesehatan masing-masing. Untuk menambah semangat dan kebersamaan, panitia juga melaksanakan pembagian door prize kepada peserta yang beruntung. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban, kekeluargaan, dan antusiasme dari seluruh anggota yang hadir. Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin mempererat tali silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Katingan. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Katingan dapat semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, mempererat rasa kebersamaan, serta terus aktif mendukung program-program organisasi yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.
seluruh anggota DWP UP Dinkop UM Kota Semarang melaksanakan kegiatan “Jelajah Semarang Bersama Bus Si Kuncung” di Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang sejarah dan destinasi wisata Kota Semarang sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota. Kegiatan diawali dengan foto bersama di depan Gedung Pandanaran, kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi di depan Lawang Sewu dan Tugu Muda sebagai ikon bersejarah Kota Semarang. Setelah itu, peserta melakukan persiapan untuk menaiki Bus Si Kuncung menuju kawasan Kota Lama Semarang. Sesampainya di kawasan Kota Lama, peserta kembali melakukan kegiatan foto bersama di beberapa bangunan bersejarah, seperti di Titik 0 Km Kota Lama, depan pompa air Kota Lama, serta beberapa gedung bersejarah lainnya. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Museum Kota Lama untuk menambah pengetahuan mengenai sejarah dan perkembangan kawasan tersebut. Setelah mengunjungi museum, peserta kembali berkeliling menikmati suasana Kota Semarang menggunakan Bus Si Kuncung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh anggota DWP UP Dinkop UM Kota Semarang.
Pada Selasa, 12 Mei 2026 Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Barat melaksanakan pertemuan rutin bulanan dengan seluruh anggota DWP dengan mengusung 2 (dua) bentuk kegiatan yaitu Bimbingan Teknis dan Capacity Building. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan dalam 2 (dua) sesi yaitu untuk sesi pagi dimulai dengan kegiatan Bimbingan Teknis SDM DWP Provinsi Sumatera Barat dengan tema "Great Leaders Great Organization" dimana tujuan dari kegiatan Bimtek ini adalah "Membangun Sinergi dan Profesionalisme Anggota DWP dalam Mewujudkan Organisasi yang Modern dan Berintegritas". Kegiatan Bimtek dilaksanakn di Sumatera Barat Convention Hall di Bungus Barat Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang, yang dilaksanakan dari pukul 08.00 sampai 11.00. Kegiatan Bimtek dimulai dengan penyampaian kata sambutan oleh Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB), dimana dalam sambutannya kepada dinas meyampaikan beberapa poin penting yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Provinsi Sumatera Barat adalah terkait kesehatan perempuan, peran perempuan sebagai pemangku kebijakan, peremuan bekerja sebagai penopang ekonomi keluarga dan perlindungan terhadap anak. Pekerjaan rumah ini tentunya menjadi tugas bersama kita di Provinsi Sumatera Barat terutama dalam menyukseskan Provinsi Sumatera Barat sebagai Provinsi Peduli Anak. Kegiatan dilanjutkan dengan menyimak sambutan dari Ketua DWP Provinsi Sumatera Barat Ny. Arimby Ari Yuswandi, dimana beliau menyampaikan pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis dan kegiatan capacity building bagi anggota DWP Provinsi Sumatera Barat bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya anggota, memperkuat kekompakan dan membentuk perempuan yang mandiri, tangguh, serta berdaya. Kegiatan-kegiatan seperti ini nantinya akan rutin dilaksanakan oleh DWP Provinsi Sumatera Barat dan akan terus dikembangkan. Rangkaian kegiatan bimtek berikutnya adalah penyampaian materi dan motivasi oleh narasumber yaitu Ibu Bunga Dwi Septiabi, ELP, C.MTBNSP, CPS, beliau merupakan CEO Lumint Outbound dan motivation training bersertikat BNSP RI. Dalam penyampaiannya, Ibu Bunga lebih banyak memberikan motivasi bagi ibu-ibu anggota DWP terkait penggalian potensi diri, cara sikap dalam menghadapi berbagai situasi dan bagaimana cara memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk pengembangan kapasitas diri. Semua yang disampaikan oleh Ibu Bunga nantinya akan dipraktekan dalam kegiatan capacity building pada sesi siang. Kegiatan pertemuan ini dilanjutkan pada sesi siang yaitu kegiatan Capacity Building di Pantai Caroline Bungus dari pukul 13.30 sampai 16.00. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ibu Bunga dan beberapa orang anggota timnya. Kegiatan capacity building dilaksanakan dalam bentuk berbagai permainan yang menciptakan saling kepedulian dan meningkatkan kekompakan antar anggota DWP. Kegiatan capacity building ditutup dengan penyampaian kesimpulan, aneka kuis dan pemberian door prize dan nyanyi bersama. Dengan diadakannya kegiatan Bimbingan Teknis dan kegiatan Capacity Building bagi anggota DWP Provinsi Sumatera Barat ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi untuk membangun kerja sama tim yang solid antar anggota, memotivasi anggota untuk berpikir positif dan memberikan penyegaran (refreshing) yang berdampak baik pada kesehatan mental serta fisik, membekali anggota dengan pengetahuan untuk mendukung suami dalam bertugas dan meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarga, mengembangkan keterampilan, wawasan, dan potensi diri, termasuk kemampuan komunikasi, manajemen, dan kepemimpinan, serta meningkatkan peran aktif dan citra positif DWP dalam mendukung berbagai program pemerintah.