Mengikuti Kajian Islam-2 Program Kerja Pokja I TP. PKK Kota Makassar yang di laksanakan di Masjid Agung 45 Jln. Urip Sumoharjo, Makassar
Kegiatan Kebaktian Rutin Dharma Wanita Persatuan Kota Salatiga yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 24 Juni 2026 pada pukul 12.30 WIB s.d selesai bertempat di Aula Rumah Dinas Wali Kota Salatiga (Jalan Diponegoro No. 3 Salatiga). Kegiatan Kebaktian Rutin DWP Kota Salatiga diisi oleh Pendeta SHIRLEY ANGELINE KUSUMA, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Adapun peserta kebaktian rutin DWP Kota Salatiga dihadiri oleh 20 DWP UP se-Kota Salatiga.
Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang membahas mengenai program kerja 1 tahun ke depan dan evaluasi tahun sebelumnya pada masing masing tupoksi serta silaturahmi.
Kegiatan Pengajian Rutin Dharma Wanita Persatuan Kota Salatiga pada hari Selasa tanggal 23 Juni 2026 pada pukul 12.30 WIB bertempat di Masjid RSUD Dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo. Pada pengajian rutin DWP Kota Salatiga sekaligus diadakan acara santunan untuk anak yatim. Adapun materi pada pengajian rutin DWP Kota Salatiga diisi oleh Ust. HARMUZI, S.Ag., S.Psi., M.Pd.
Pada Hari Jumat Tanggal 10 Juli 2026 , Ibu Sekertaris Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka Ny. Ayu Agung melaksanakan kegiatan Geber Jumat bertempat di Alun-Alun Majalengka bersama Pengurus dan Karyawati Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka.
Dalam rangka pelaksanaan program kerja bidang sosial budaya peningkatan Iman dan takwa anggota DWP Dinas Pendidikan hari ini rabu tgl. 8 Juli 2026 menghadiri Pengajian rutinan yang diselenggarakan oleh MT. Mahabatul Aulia Sumedang yang bertempat di Makam Pangeran Santri, acara dipimpin langsung oleh KH. Ustadz Fuadz Ginan Burhanudin dan dihadiri oleh ratusan jamaah.
Laporan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNSUR PELAKSANA DPMPTSP KABUPATEN SEMARANG Tema "Menjelajah Potensi Deswita Pesona Garda" Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran dalam mendukung peningkatan wawasan dan pengetahuan anggotanya melalui berbagai media informasi, salah satunya dengan mengikuti siaran radio edukatif. Pada kesempatan ini, anggota DWP Unsur Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Semarang mengikuti siaran radio bertema "Menjelajah Potensi Deswita Pesona Garda" yang membahas potensi Desa Wisata (Deswita) Pesona Garda sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai potensi wisata berbasis masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga dan mempromosikan destinasi wisata agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menambah wawasan anggota DWP mengenai potensi Desa Wisata Pesona Garda. Meningkatkan pemahaman tentang pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Mendorong kepedulian terhadap pelestarian potensi wisata daerah. Mendukung promosi potensi wisata Kabupaten Semarang sebagai bagian dari pembangunan daerah. Pelaksanaan Kegiatan (5W+1H) Mengikuti siaran radio edukatif dengan tema "Menjelajah Potensi Deswita Pesona Garda". Penyiar : Risty Anjani Narasumber : Eko Martdian P., S.Sos. Muhammad Zamroni Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Semarang. Kegiatan Dilaksanakan pada hari kamis 09 juli 2026 siaran Radio Suara Serasi. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui siaran Radio Suara Serasi 107.3 FM dan diikuti oleh anggota DWP dari lingkungan kerja masing-masing. Kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan anggota DWP mengenai potensi desa wisata sebagai salah satu sektor yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, membuka lapangan kerja, melestarikan budaya lokal, serta memperkuat daya tarik wisata Kabupaten Semarang. Kegiatan dilakukan dengan mendengarkan paparan narasumber mengenai profil Desa Wisata Pesona Garda, potensi wisata alam dan budaya, strategi pengembangan desa wisata, pemberdayaan masyarakat, serta upaya promosi destinasi wisata agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Hasil Kegiatan Melalui kegiatan ini, anggota DWP memperoleh informasi mengenai potensi Desa Wisata Pesona Garda yang memiliki daya tarik alam, budaya, dan kearifan lokal. Narasumber menjelaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan desa wisata secara berkelanjutan. Anggota DWP juga memahami bahwa desa wisata tidak hanya menjadi tujuan rekreasi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, ekonomi kreatif, kuliner khas, kerajinan lokal, serta pelestarian budaya dan lingkungan. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain: Menambah wawasan anggota DWP mengenai pengembangan desa wisata. Meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian potensi wisata dan budaya daerah. Menumbuhkan semangat untuk mendukung promosi destinasi wisata Kabupaten Semarang. Memberikan inspirasi mengenai pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pariwisata. Kesimpulan Siaran radio bertema "Menjelajah Potensi Deswita Pesona Garda" memberikan informasi yang bermanfaat bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Semarang mengenai pentingnya pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan ini, anggota DWP memperoleh pemahaman bahwa pengembangan desa wisata memerlukan sinergi berbagai pihak agar mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Pengajian Rutin MT Raudlotul Jannah TP PKK Kabupaten Purbalingga Jumat, 10 Juli 2026 Dalam rangka meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan organisasi perempuan, TP PKK Kabupaten Purbalingga kembali menyelenggarakan Pengajian Rutin Majelis Taklim (MT) Raudlotul Jannah pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan tanggal 25 Muharram 1448 Hijriah ini dihadiri oleh unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) se-Kabupaten Purbalingga, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta perwakilan TP PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Pengajian rutin ini menjadi salah satu agenda pembinaan mental dan spiritual yang secara konsisten dilaksanakan sebagai sarana memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota organisasi wanita di Kabupaten Purbalingga. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh tambahan wawasan keislaman, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan keluarga, organisasi, maupun masyarakat. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Ibu Siti Mutmainah, S.Ag.Dengan penuh kekhusyukan seluruh peserta mengikuti lantunan 99 nama Allah SWT yang menggema di ruangan. Suasana menjadi semakin syahdu dan menenangkan hati, sekaligus menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT sebelum memasuki inti acara pengajian. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten Purbalingga, Ibu Esti Nurgiati. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hayat, khususnya dalam memperdalam ilmu agama. Beliau mengajak seluruh anggota TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, GOW, dan organisasi perempuan lainnya agar senantiasa menjadikan kegiatan pengajian sebagai sarana memperkuat iman, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas diri dalam mendukung peran sebagai istri, ibu, sekaligus bagian dari organisasi yang memiliki tanggung jawab dalam pembangunan masyarakat. Beliau juga berharap agar setiap materi yang disampaikan dalam pengajian tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, namun dapat diwujudkan dalam perilaku sehari-hari sehingga mampu memberikan teladan yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan demikian, keberadaan organisasi perempuan tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi contoh dalam membangun karakter yang religius dan berakhlakul karimah. Memasuki acara inti, tausiyah disampaikan oleh Bapak Syarifudin, S.Ag., M.H. dengan tema "Haji, Madrasah Al Firar Ilallah". Dalam penyampaiannya beliau menjelaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan juga perjalanan spiritual menuju Allah SWT. Makna Al Firar Ilallah berarti "berlari menuju Allah", yaitu meninggalkan segala bentuk kemaksiatan, kesombongan, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia untuk kembali mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Beliau mengawali kajian dengan mengutip firman Allah SWT dalam Surah Adz-Dzariyat ayat 50 yang mengandung perintah agar manusia bersegera kembali kepada Allah. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sehingga setiap manusia hendaknya menjadikan seluruh aktivitasnya sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Selain itu, beliau juga mengutip Surah Al-Mulk ayat 15 yang menjelaskan bahwa Allah telah menjadikan bumi mudah dijelajahi sehingga manusia diperintahkan untuk berusaha mencari rezeki yang halal, namun tetap mengingat bahwa pada akhirnya seluruh manusia akan kembali kepada Allah SWT. Dalam tausiyahnya, Bapak Syarifudin juga menyampaikan hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa apabila seorang hamba mendekat kepada Allah sejengkal, maka Allah akan mendekat kepadanya sehasta. Bahkan apabila seorang hamba datang kepada Allah dengan berjalan, maka Allah akan datang kepadanya dengan berlari. Hadis tersebut memberikan motivasi agar setiap muslim tidak pernah ragu untuk memulai langkah menuju kebaikan karena Allah akan memberikan pertolongan dan kasih sayang yang jauh lebih besar. Beliau kemudian menjelaskan bahwa ibadah haji merupakan sekolah kehidupan yang mengajarkan manusia untuk meninggalkan segala bentuk kebanggaan duniawi. Saat mengenakan pakaian ihram, seluruh jamaah tampil sederhana tanpa membedakan jabatan, pangkat, kekayaan maupun kedudukan sosial. Semua manusia sama di hadapan Allah SWT, yang membedakan hanyalah tingkat ketakwaannya. Makna berikutnya terdapat pada talbiyah yang senantiasa dilantunkan jamaah haji sebagai bentuk jawaban atas panggilan Allah SWT. Kalimat Labbaikallahumma Labbaik menjadi simbol kesiapan seorang hamba untuk memenuhi panggilan Rabb-nya dengan penuh keikhlasan dan kepasrahan. Beliau juga menjelaskan bahwa saat wukuf di Arafah, seorang jamaah diajak untuk merenungi seluruh perjalanan hidupnya, memperbanyak doa, memohon ampunan, serta berharap lahir kembali dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana bayi yang baru dilahirkan. Sementara itu, prosesi melempar jumrah dimaknai sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan dan hawa nafsu. Nilai tersebut sesungguhnya tidak berhenti ketika seseorang selesai menunaikan ibadah haji, tetapi harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan senantiasa menjaga diri dari perbuatan yang dilarang Allah SWT. Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa seseorang yang telah menunaikan ibadah haji hendaknya menunjukkan perubahan perilaku menjadi pribadi yang lebih baik. Kemabruran haji akan tampak melalui kebiasaan menjaga salat tepat waktu, semakin mencintai Al-Qur'an, gemar bersedekah, mudah memaafkan sesama, meninggalkan kemaksiatan, serta berlomba-lomba dalam amal saleh. Di akhir tausiyah, beliau mengingatkan bahwa haji bukanlah akhir perjalanan seorang muslim, melainkan awal kehidupan baru untuk terus berlari menuju Allah SWT hingga akhir hayat. Pesan tersebut menjadi renungan yang sangat mendalam bagi seluruh peserta agar senantiasa memperbaiki diri tanpa harus menunggu kesempatan menunaikan ibadah haji. Seluruh peserta mengikuti pengajian dengan penuh perhatian dan antusias. Suasana berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Materi yang disampaikan memberikan motivasi sekaligus penguatan spiritual bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Pengadegan diwakili oleh Ny. Ina Baron Karyono sebagai bentuk partisipasi aktif dalam setiap kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Purbalingga. Kehadiran perwakilan DWP Kecamatan Pengadegan menjadi wujud komitmen organisasi dalam mendukung program-program peningkatan kapasitas anggota, baik dalam aspek keagamaan maupun penguatan karakter. Sementara itu, TP PKK Kecamatan Pengadegan diwakili oleh empat orang kader dari TP PKK Desa Bedagas yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Kehadiran para kader diharapkan dapat membawa ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai yang diperoleh selama pengajian untuk disampaikan kembali kepada anggota PKK di tingkat desa sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan secara lebih luas. Melalui kegiatan Pengajian Rutin MT Raudlotul Jannah ini diharapkan seluruh peserta semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Purbalingga, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam menjalankan tugas sebagai anggota keluarga, pengurus organisasi, dan pelayan masyarakat. Semangat Al Firar Ilallah menjadi pengingat bahwa setiap langkah kehidupan hendaknya senantiasa diarahkan untuk mendekat kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, dan terus memperbaiki diri hingga akhir hayat. Semoga kegiatan pengajian rutin ini senantiasa memberikan keberkahan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi media pembinaan rohani yang mampu membentuk pribadi-pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan keluarga, organisasi, serta masyarakat Kabupaten Purbalingga. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.
Mengikuti kegiatan Amazing Muharram dengan Tema : Hijrah Diri, Menguatkan Keluarga dan Menginspirasi Masyarakat Melalui ESQ Personal Transformation Program, yang di laksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar, bertempat di Hotel The Rinra Makassar tgl. 26 s/d 27 Juni 2026
LAPORAN KEGIATAN DWP UNIT SATPOL PP KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nama Kegiatan: Partisipasi Senam Sehat Bersama Bapenda dan Samsat Selong Hari/Tanggal: Jumat, 10 Juli 2026 Tempat: Taman Tugu Selong, Kabupaten Lombok Timur Uraian Kegiatan: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Satpol PP Kabupaten Lombok Timur berpartisipasi dalam kegiatan Senam Sehat Bersama Bapenda dan Samsat Selong yang diselenggarakan di Taman Tugu Selong. Kegiatan ini dirangkaikan dengan sosialisasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Tahun 2026. Anggota DWP mengikuti senam bersama sebagai upaya menjaga kesehatan dan mempererat silaturahmi antarinstansi. Selain itu, anggota DWP turut mendukung sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat Program Pemutihan Pajak Kendaraan, yang meliputi penghapusan denda, keringanan tunggakan, dan potongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil Kegiatan: Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. DWP Unit Satpol PP turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan serta mendorong penerapan pola hidup sehat.