Sebagai bentuk upaya meningkatkan literasi digital dan kesadaran mengenai keamanan informasi, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan Seminar Cerdas Bermedsos dengan tema “Lindungi Data Pribadi, Hindari Jebakan Phishing dan Modus Penipuan Siber.” Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 13 Oktober 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula RSGM Gusti Hasan Aman, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh pengurus dan anggota serta Ketua DWP Instansi/SKPD se-Provinsi Kalimantan Selatan. Anggota DWP DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk partisipasi aktif dalam program organisasi yang berorientasi pada peningkatan wawasan, pengetahuan, dan kapasitas anggota. Seminar ini menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Sucilianita Akbar, SKM., MM dan Abdul Hafiz, S.Kom. Melalui pemaparan materi yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi, kewaspadaan terhadap phishing, serta pencegahan penipuan siber, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan media sosial yang semakin luas telah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan berinteraksi dengan berbagai pihak. Beragam platform digital kini dimanfaatkan untuk kebutuhan komunikasi pribadi, kegiatan keluarga, pekerjaan, hingga pelaksanaan program organisasi. Dalam lingkungan DWP, media sosial dapat menjadi sarana untuk mendukung publikasi kegiatan, membagikan informasi yang bermanfaat, serta mempererat hubungan antaranggota. Akan tetapi, pemanfaatan teknologi tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai keamanan dan etika digital agar setiap aktivitas yang dilakukan tidak menimbulkan risiko bagi pengguna maupun organisasi. Salah satu permasalahan yang perlu mendapat perhatian adalah kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan. Informasi seperti nomor telepon, alamat rumah, foto dokumen penting, informasi keuangan, dan data identitas dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab apabila tersebar tanpa pengendalian yang memadai. Selain itu, pengguna media sosial sering menerima pesan yang mengatasnamakan lembaga resmi, perusahaan, petugas layanan, atau orang yang dikenal. Pesan tersebut terkadang berisi permintaan untuk mengeklik tautan, memperbarui informasi akun, mengirimkan kode verifikasi, atau melakukan transfer uang dengan alasan tertentu. Tanpa pemeriksaan yang cermat, pengguna dapat terjebak dalam berbagai bentuk penipuan digital. Oleh sebab itu, peningkatan literasi digital menjadi kebutuhan yang penting bagi setiap pengguna teknologi, termasuk anggota Dharma Wanita Persatuan. Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan perangkat dan aplikasi, tetapi juga mencakup kemampuan menilai keandalan informasi, memahami risiko keamanan, melindungi data pribadi, dan bertindak secara bertanggung jawab di ruang digital. Penyelenggaraan Seminar Cerdas Bermedsos menjadi salah satu upaya untuk memberikan edukasi mengenai persoalan tersebut. Melalui pemaparan materi oleh narasumber dari Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, peserta diharapkan dapat memahami berbagai ancaman digital serta mengetahui langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi anggota DWP DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kewaspadaan dalam menggunakan media sosial, baik untuk kepentingan pribadi, keluarga, maupun kegiatan organisasi. Kegiatan Seminar Cerdas Bermedsos dimaksudkan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan anggota Dharma Wanita Persatuan dalam memanfaatkan media sosial secara aman, bijaksana, dan bertanggung jawab. Adapun tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut: Meningkatkan pemahaman anggota DWP mengenai pentingnya literasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Memberikan pengetahuan mengenai perlindungan data pribadi dan risiko penyalahgunaan informasi. Meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk phishing dan penipuan siber. Membantu peserta mengenali pesan, tautan, dan akun mencurigakan yang berpotensi digunakan untuk melakukan penipuan. Mendorong penggunaan media sosial secara bijaksana, santun, dan bertanggung jawab. Meningkatkan kesadaran untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Mendorong penerapan langkah-langkah keamanan akun digital, termasuk penggunaan kata sandi yang kuat dan autentikasi multifaktor. Menambah wawasan anggota DWP DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan mengenai perkembangan teknologi informasi dan tantangan keamanan digital. Mendorong anggota untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam lingkungan keluarga dan organisasi. Mendukung program DWP Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kapasitas anggota melalui kegiatan yang edukatif dan bermanfaat. Seminar Cerdas Bermedsos merupakan kegiatan edukatif yang mengangkat isu penting dalam kehidupan masyarakat modern. Seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital, masyarakat dituntut untuk tidak hanya mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi, tetapi juga memahami berbagai risiko yang mungkin muncul ketika beraktivitas di ruang digital. Pembukaan kegiatan oleh Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan menjadi awal rangkaian seminar yang berfokus pada peningkatan kesadaran mengenai perlindungan data pribadi dan pencegahan kejahatan siber. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, terutama dalam menjaga keamanan akun, mengenali informasi yang mencurigakan, serta menghindari berbagai bentuk penipuan digital. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi seminar oleh narasumber dari Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Sucilianita Akbar, SKM., MM dan Abdul Hafiz, S.Kom. Kedua narasumber hadir untuk memberikan wawasan mengenai pentingnya penggunaan media sosial secara cerdas serta langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam melindungi informasi pribadi dari penyalahgunaan. Materi seminar menitikberatkan pada pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat sering menggunakan berbagai aplikasi dan layanan digital yang memerlukan informasi tertentu. Oleh karena itu, pengguna perlu memahami informasi apa saja yang dapat dibagikan kepada publik dan informasi apa saja yang harus tetap dijaga kerahasiaannya. Data seperti kata sandi, PIN, kode OTP, informasi rekening, dan dokumen identitas merupakan informasi sensitif yang tidak boleh diberikan secara sembarangan kepada pihak lain. Kebiasaan membagikan informasi tanpa melakukan pemeriksaan dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan data. Oleh karena itu, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga privasi dan membatasi penyebaran informasi pribadi melalui media sosial. Selain perlindungan data pribadi, seminar juga mengangkat persoalan phishing yang merupakan salah satu bentuk penipuan digital. Dalam praktiknya, pelaku phishing dapat menyamar sebagai pihak tepercaya untuk meyakinkan calon korban agar membuka tautan tertentu atau memberikan informasi rahasia. Pesan yang dikirimkan sering kali dibuat seolah-olah berasal dari lembaga resmi, penyedia layanan, atau pihak yang memiliki hubungan dengan penerima pesan. Untuk menghindari jebakan tersebut, pengguna perlu memeriksa identitas pengirim, alamat situs, dan isi pesan sebelum mengikuti instruksi yang diberikan. Pesan yang mengandung ancaman pemblokiran akun, permintaan informasi rahasia, atau penawaran hadiah yang tidak masuk akal perlu diperiksa secara cermat. Pengguna sebaiknya tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya karena pesan tersebut disampaikan dengan nada mendesak. Pembahasan mengenai modus penipuan siber juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Berbagai penipuan dapat dilakukan melalui aplikasi percakapan, media sosial, panggilan telepon, maupun situs web palsu. Pelaku sering memanfaatkan rasa percaya, kepanikan, atau keinginan memperoleh keuntungan untuk mendorong korban memberikan informasi atau mengirimkan uang. Melalui pemahaman mengenai berbagai modus tersebut, peserta diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan ketika menerima pesan yang meminta transfer uang, meminta kode verifikasi, atau mengarahkan pengguna ke situs yang tidak dikenal. Apabila menerima pesan yang mengatasnamakan keluarga, teman, atau lembaga resmi, pengguna perlu melakukan konfirmasi melalui saluran komunikasi lain yang telah dipastikan kebenarannya. Bagi anggota DWP DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan, kegiatan ini memberikan kesempatan untuk memperluas pengetahuan mengenai keamanan digital yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan tersebut tidak hanya berguna dalam penggunaan media sosial secara pribadi, tetapi juga dapat diterapkan ketika berkomunikasi dengan keluarga, mengakses layanan daring, dan mengikuti perkembangan informasi melalui berbagai platform digital. Seminar Cerdas Bermedsos juga menjadi pengingat bahwa penggunaan media sosial secara bijaksana membutuhkan tanggung jawab dari setiap penggunanya. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa kebenarannya, setiap tautan perlu dipastikan keamanannya, dan setiap informasi pribadi perlu dijaga kerahasiaannya. Dengan membangun kebiasaan tersebut, risiko penyalahgunaan informasi dan penipuan digital dapat diminimalkan. Melalui kegiatan ini, anggota DWP DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi, berhati-hati terhadap pesan dan tautan mencurigakan, serta melakukan verifikasi sebelum memberikan informasi atau melakukan transaksi digital. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong penggunaan media sosial yang lebih bijaksana, santun, dan bertanggung jawab. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan keluarga, dan pelaksanaan kegiatan organisasi sehingga manfaat seminar dapat dirasakan secara lebih luas. Partisipasi anggota DWP DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan edukatif. Diharapkan, semangat untuk terus belajar dan meningkatkan wawasan dapat menjadi bagian dari budaya organisasi, sehingga anggota mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menjaga keamanan dan privasi dalam aktivitas digital.
Pertemuan Rutin dan Workshop Kreatif Dharma Wanita Persatuan Kota Serang Pada hari Rabu, tanggal 28 Oktober 2026, Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Serang, Ibu Cona Engrin Nanang, hadir dalam kegiatan Pertemuan Rutin DWP Kota Serang yang bertempat di Hotel Purikayana, Kota Serang, mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua DWP OPD se-Kota Serang beserta anggota, dengan jumlah peserta yang hadir kurang lebih 96 orang. Pertemuan rutin kali ini mengusung kegiatan Creative Bouquet Class dengan tema Jemari Berkreasi, Kebersamaan Terjalin, Karya Menginspirasi. Dalam sambutannya, Ibu Ketua DWP Kota Serang, Ibu Cona Engrin Nanang, menyampaikan arahan terkait penyesuaian kepengurusan DWP sebagai dampak mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Serang.Pergantian kepengurusan dilakukan melalui pembacaan Surat Keputusan secara internal di masing-masing OPD. Ketua DWP yang baru diharapkan dapat melanjutkan program kerja kepengurusan sebelumnya serta menuntaskan kegiatan yang belum terlaksana dan mempersiapkan program kerja tahun 2027. Beliau juga menekankan pentingnya peran Ketua DWP sebagai penggerak organisasi yang aktif, kreatif, inovatif, serta mampu memberikan teladan bagi pengurus dan anggota. Menjadi Ketua DWP merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai istri ASN maupun pejabat yang hendaknya dijalankan dengan penuh rasa syukur dan keikhlasan.Selain itu, pertemuan rutin diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi, serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan anggota melalui berbagai kegiatan pemberdayaan. Dalam pertemuan tersebut dilaksanakan kegiatan Creative Bouquet Class yaitu pelatihan kreativitas membuat buket snack atau rangkaian hadiah berisi aneka makanan ringan. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan dalam merangkai buket yang memiliki nilai estetika dan nilai ekonomi.Selain menambah wawasan serta keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, menumbuhkan inspirasi, serta membuka peluang usaha kreatif bagi anggota DWP. Di akhir sambutannya, Ibu Ketua mengingatkan seluruh Ketua DWP OPD, camat, lurah, dan anggota agar segera menyelesaikan serta memperbarui laporan kegiatan bulan Oktober melalui sistem e-Reporting sebelum tanggal 31 Oktober 2026. Seluruh kegiatan organisasi diharapkan dapat terdokumentasi dan dilaporkan secara tertib sesuai arahan DWP Pusat sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi organisasi. Melalui kegiatan pertemuan rutin dan Creative Bouquet Class ini, diharapkan seluruh pengurus dan anggota DWP Kota Serang semakin meningkatkan kekompakan, memperkuat koordinasi, serta mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang bermanfaat.Dengan demikian, DWP Kota Serang dapat terus berkembang menjadi organisasi perempuan yang aktif, mandiri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, serta pembangunan Kota Serang.
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Nganjuk
Bidang : SekretariatKeterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Nganjuk
2. Hari : Jumat
3. Tanggal : 16 Oktober 2026
4. Waktu : 06.00 WIB - selesai
5. Tempat : Lembah Tumpang Malang
6. Acara : Outbound dalam Rangka HUT DWP ke 27 Tahun 2026
7. Peserta : Seluruh Ketua DWP unsur pelaksana Dinas/Badan/Kecamatan
Uraian Kegiatan:
Pada hari Jumat, tanggal 16 Oktober 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk telah mengikuti kegiatan Outbound dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nganjuk ke-27 Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai salah satu rangkaian acara peringatan HUT DWP Kabupaten Nganjuk yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, memperkuat kekompakan, serta membangun semangat persatuan di antara seluruh anggota DWP Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan Outbound dilaksanakan pada pukul 06.00 WIB dengan titik kumpul di Alun-Alun Nganjuk, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju Lembah Tumpang, Malang, sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Anggota DWP DPMPTSP Kabupaten Nganjuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program dan kegiatan organisasi DWP Kabupaten Nganjuk, sekaligus sebagai wujud komitmen dalam mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota.
Sebelum keberangkatan, para peserta berkumpul di Alun-Alun Nganjuk sesuai dengan waktu dan ketentuan yang telah disampaikan oleh panitia. Seluruh peserta diharapkan mematuhi ketentuan pakaian atau dress code yang telah ditetapkan, yaitu mengenakan atasan kaos, bawahan celana jeans, serta hijab berwarna blewah selama perjalanan. Selain itu, peserta juga membawa pakaian ganti berupa kemeja polos dengan warna bebas, hijab dengan kombinasi warna yang berbeda, serta bawahan celana jeans untuk digunakan pada kegiatan selanjutnya sesuai dengan arahan panitia.
Perjalanan menuju lokasi kegiatan berlangsung sebagai bagian dari upaya membangun suasana kebersamaan sejak awal kegiatan. Kebersamaan yang terjalin selama perjalanan diharapkan dapat meningkatkan keakraban antaranggota, memperkuat rasa kekeluargaan, serta menciptakan suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Partisipasi anggota DWP DPMPTSP Kabupaten Nganjuk dalam kegiatan ini juga menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program organisasi yang tidak hanya berfokus pada kegiatan administratif dan sosial, tetapi juga pada pengembangan hubungan interpersonal serta penguatan solidaritas antaranggota.
Sesampainya di Lembah Tumpang, Malang, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan Outbound yang telah disiapkan dalam rangkaian peringatan HUT DWP Kabupaten Nganjuk ke-27 Tahun 2026. Kegiatan Outbound merupakan salah satu bentuk aktivitas bersama yang dapat memberikan pengalaman positif bagi peserta melalui interaksi, komunikasi, dan kerja sama. Melalui kegiatan tersebut, anggota DWP diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai, meningkatkan rasa percaya satu sama lain, serta memperkuat koordinasi dalam mencapai tujuan bersama.
Selain menjadi sarana rekreasi dan penyegaran, kegiatan ini juga memiliki nilai penting dalam mendukung pelaksanaan peran organisasi Dharma Wanita Persatuan. Organisasi DWP merupakan wadah bagi para anggotanya untuk menjalin silaturahmi, mengembangkan potensi diri, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan Outbound ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh anggota dalam menjaga keharmonisan, meningkatkan partisipasi, dan mendukung keberlangsungan program kerja DWP di lingkungan Kabupaten Nganjuk.
Keikutsertaan DWP DPMPTSP Kabupaten Nganjuk dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung kegiatan bersama yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Nganjuk. Melalui partisipasi ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara anggota DWP DPMPTSP dengan anggota DWP dari perangkat daerah lainnya. Hubungan yang baik dan harmonis menjadi salah satu modal penting dalam membangun organisasi yang solid, aktif, dan mampu melaksanakan berbagai kegiatan secara berkesinambungan.
Peringatan HUT DWP ke-27 Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya kebersamaan, pengabdian, dan kontribusi anggota dalam mendukung tujuan organisasi. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan Outbound diharapkan tidak hanya dirasakan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam aktivitas organisasi. Dengan demikian, setiap anggota dapat terus berperan aktif dalam menciptakan suasana organisasi yang harmonis, saling mendukung, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan.
Secara umum, keikutsertaan DWP DPMPTSP Kabupaten Nganjuk dalam kegiatan Outbound HUT DWP Kabupaten Nganjuk ke-27 Tahun 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan silaturahmi dan kebersamaan antaranggota. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat positif dalam meningkatkan kekompakan, mempererat hubungan kekeluargaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan kegiatan organisasi pada masa mendatang. Kemudian Kegiatan di tutup dengan foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan soliditas seluruh unsur yang hadir
Penimbangan Bank Sampah Lestari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi dalam kegiatan penimbangan sampah di Bank Sampah Lestari yang dilaksanakan pada Jumat, 9 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta upaya mendukung pengelolaan sampah melalui pemilahan dan pemanfaatan kembali sampah yang memiliki nilai guna dan ekonomis. Pada kegiatan penimbangan kali ini, sampah yang berhasil dikumpulkan dan ditimbang terdiri dari kardus sebanyak 10 kg dan botol plastik sebanyak 5 kg, dengan total keseluruhan sampah yang ditimbang sebanyak 15 kg. Kegiatan rutin ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian anggota DWP Dinas Kesehatan terhadap pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya, mengurangi timbulan sampah, serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
RAPAT KOORDINASI PENGURUS INTI DAN PEMBENTUKAN PANITIA PERSIAPAN SEMINAR KEPRIBADIAN SERTA KEWIRAUSAHAAN DWP SETDA POLEWALI MANDAR Bidang: Pendidikan dan Ekonomi Program: Peningkatan Kapasitas SDM dan Pemberdayaan Ekonomi Anggota Keterkaitan Sapta Program: DWP Berdaya dan DWP Kreatif KETERANGAN PROGRAM Hari Tanggal: Jumat 30 Oktober 2026 Waktu: Pukul 11.00 WITA sampai selesai Tempat: Ruang Asisten 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Polewali Mandar Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Setda Kabupaten Polewali Mandar Peserta: Pengurus inti DWP Setda Kabupaten Polewali Mandar PELAKSANAAN KEGIATAN Pada Kamis 29 Oktober 2026 pukul 11.00 WITA, jajaran pengurus inti Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Polewali Mandar menyelenggarakan rapat koordinasi internal bertempat di Ruang Asisten 3. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP Setda Ny Marendeng Nengah ini diselenggarakan guna mematangkan agenda strategis organisasi. Agenda utama rapat difokuskan pada penjelasan rincian acara, penentuan kuota peserta, serta pembentukan panitia pelaksana untuk menyukseskan dua seminar besar DWP Setda yang akan digelar pada awal bulan November. PEMBAHASAN ACARA DAN TARGET PESERTA Dalam forum rapat tersebut, disepakati bahwa target peserta yang akan dilibatkan berjumlah 60 orang yang seluruhnya difokuskan bagi anggota DWP lingkup Sekretariat Daerah. Rangkaian kegiatan akan dibagi menjadi dua hari pelaksanaan. Hari pertama jatuh pada Kamis 5 November 2026 berupa Seminar Kepribadian yang akan menghadirkan narasumber ahli langsung dari Makassar dengan ketentuan peserta mengenakan seragam batik. Sementara itu, hari kedua akan dilaksanakan pada Jumat 6 November 2026 berfokus pada Seminar Kewirausahaan. Agenda hari kedua ini akan diawali dengan kegiatan senam pagi bersama menggunakan pakaian olahraga, dilanjutkan dengan pelatihan membuat hantaran pengantin dan merangkai bunga yang akan dipandu oleh narasumber Ny Andi Ucha. PEMBENTUKAN KEPANITIAAN OPERASIONAL Guna menjamin efektivitas dan kelancaran kedua agenda besar tersebut, rapat koordinasi membuahkan hasil nyata dengan terbentuknya struktur kepanitiaan kecil. Berdasarkan asas musyawarah, posisi Ketua Panitia dipercayakan kepada Ny Adam, Sekretaris kepada Ny Malik dan Wakilnya Ny Rahma, dan Bendahara dipegang oleh Ny Sukri. Selain pengurus inti, rapat juga menetapkan pembagian tugas teknis secara merata dan proporsional. Ny Marendeng Nengah bertindak sebagai penanggung jawab urusan narasumber, Ny Sukri & Ny Baso mengoordinasikan seksi konsumsi, sedangkan urusan perlengkapan dan kesiapan ruangan diamanahkan kepada Ny Kahar dan Ny Rusdi. Untuk kelancaran seremonial acara, forum juga menetapkan Ny Nadia sebagai pembawa acara, Ny Rahma sebagai dirigen, dan Ny Jihan sebagai petugas pembaca doa. KETERKAITAN PROGRAM DAN KESIMPULAN Pelaksanaan rapat pemantapan ini merupakan wujud nyata implementasi Sapta Program DWP, utamanya pilar DWP Berdaya untuk peningkatan wawasan kepribadian anggota, serta DWP Kreatif untuk pembinaan kemandirian usaha. Melalui pembagian tugas pokok dan fungsi yang jelas dalam rapat ini, diharapkan terbangun sinergi kepanitiaan yang solid. Rapat ditutup dengan komitmen seluruh pengurus untuk segera menindaklanjuti persiapan operasional di lapangan, sehingga target pelaksanaan seminar bagi 60 orang peserta kelak dapat terselenggara secara tertib, lancar, dan memberikan manfaat maksimal.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Barat Menyelenggarakan Pertemua Rutin Pengurus dan Anggota sekaligus Kegiatan Peningkatan Keterampilan Ekonomi Produktif pada hari kamis, 22 Oktober 2026,mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai bertempat di Aula Bhineka Tunggal Ika Badan Kesbangpol Kabupaten Kotawaringin Barat dengan ketentuan pakaian Batik Dharma Wanita. Kegiatan Resmi ini dipimpin dan dihadiri oleh Wakil ketua DWP Badan Kesbangpol Ny. Sukardi, serta diikuti oleh 5 orang anggota yaitu Ny. Gianti Joni Iskandar Ny. Isma Eko.P, dan Ny. Lilis Sumariyadi, Ny. Tutiani, Ny. Maryati. Rangkaian susunan acara formal dalam pertemuan rutin ini berlangsung secara sistematis yaitu Pembukaan yang dibuka secara resmi oleh Pembawa Acara (MC). 2. Menyayikan Lagu Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai peneguh identitas organisasi.3. Pembacaan Doa untuk kelancaran jalannya seleuruh rangkaian kegiatan. 4. Sambutan dan Arahan dari Ibu Wakil ketua Ny. Sukardi. 5. Acara Inti (Keterampilan) yaitu demo pembuatan kuliner tradisional berupa praktik membuat Bolu Pisang Kukus yang dipandu langsung oleh Wakil Ketua Ny. Sukardi. 6. Pentup, Penutupan resmi acara oleh MC dan dilanjtkan sesi foto bersama. Memasuki acara inti, pertemuan diisi dengan pelatihan keterampilan tata boga berupa demo pembuatan kue Bolu Pisang Kukus yang dipandu secara langsung oleh narasumber Ny. Sukardi. Dalam semo memasak tersebut, narasumber memaparkan secara detail komposisi bahan ekonomis yang digunakan meliputi 3 buah pisang matang, 120 gram tepung terigu, 80 gram gula pasir, 2 buti telur vanili, 1 sdt soda kue, ½ sdt garam, dan 60 ml minyak goreng, dengan tahapan mulai menghaluskan pisang, mengocok adonan telur dan gula menggunakan whisk, menyaring bahan kering agar tidak bergerindil, hingga teknik mengaduk balik minyak goreng menggunakan spatula sampai rata tanpa endapan sebelum dikukus selama 20 menit didalam kukusan yang telah mendidih. Setelah pemeparan materi keterampilan tata boga selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan agenda pembagian doorprize hiburan, lalu ditutup secara resmi oleh MC dan diakhiri dengan sesi ramah tamah mencicipi hindangan bersama serta foto dokumentasi organisasi. Keikutsertaan aktif para anggota dan karyawan dalam forum berkala ini merupakan wujud nyata implementai dari Sapta Program Proiritas DWP, Khususnya program DWP Cerdas Literasi untuk membekali keahlian praktis yang bernilai ekonomi produktif bagi rumah tangga sekaligus menjadi sarana mempererat tali silahturahmi, kebersamaan, dan sinergi antrapengurus sevara tertib dan berkelanjutan yang seluruh datanya telah dilaporkan melalui system e-Reporting organisasi. Pembuat laporan : Pipi Yanti #DWPKesbang #DWPseharberdaya #DWPberdaya #DWPKabupatenKotaWaringinBArat #DWPcerdasliterasi #DWPkreatif #DWPsehat #DWPpeduli #DWPBerAKSI
Kaur – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Kaur melalui DWP KUA Kecamatan Tetap turut berpartisipasi dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan di MIN 4 Kaur pada 28 Oktober 2026. Kegiatan upacara tersebut diikuti oleh para guru MIN 4 Kaur, staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tetap, serta anggota DWP KUA Kecamatan Tetap. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pemuda Indonesia dalam memperjuangkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Ny. Murni mendapat kepercayaan untuk bertugas sebagai pembawa acara (MC), yang memandu jalannya rangkaian kegiatan dari awal hingga selesai. Keikutsertaan DWP KUA Kecamatan Tetap dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ini merupakan wujud dukungan terhadap kegiatan kebangsaan sekaligus bentuk partisipasi aktif dalam menanamkan semangat nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air. Melalui momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, diharapkan semangat persatuan dan gotong royong terus tumbuh, khususnya di lingkungan keluarga besar Kementerian Agama, serta menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Penyerahan hadiah doorprize dari ketua DWP Dinas Sosial Kaltim Ny. Karina Akbari Jaya kepada peserta Senam dan jalan sehat dalam rangkaian acara peringatan Hari Kesehatan Jiwa sedunia di UPTD PRSPDOB Dinas Sosial Kaltim.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Halmahera Tengah mengikuti Program Kerja Bidang Sosial Budaya yakni Program Kesetaraan gender melalui Program Pemberdayaan dengan Kegiatan Edukasi dan Penguatan Kesadaran Pemberdayaan Perempuan dengan menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Halmahera Tengah Pada hari Kamis, 29 Oktober 2026, Pukul 09.00 WIT sampai selesai, bertempat di Gedung Mardelia, Desa Nurweda Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah, dengan jumlah Partisipan Kurang lebih 70 Orang yang terdiri dari: 1. Pengurus DWP Kabupaten Halmahera Tengah, 2. Pengurus TP.PKK Kab.Halmahera tengah, 3. Narasumber dari polres Halmahera Tengah, 4. Narasumber dari RSUD weda(dr. Fransisren), 5. Kadis Sosial (Bpk. Yunus Ahmad), 6. Kadis P2KBP3A (Bpk. Munir Kamarullah). Pengurus DWP Kabupaten Halmahera Tengah yang hadir Mengikuti Kegiatan ini: 1. Ny. Hasda Yusuf (Bidang Pendidikan), 2. Ny. Mirna juman (Bidang Ekonomi), Ny. Murniaty Yunus (Bidang Sosbud). Adapun Susunan Acara adalah sebagai berikut: a. Pembukaan Oleh MC Ny.Ines, b. Laporan ketua Panitia (Ibu Mardia Jalaluddin), c. Sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Halmahera Tengah, d. Pembacaan Do’a oleh ibu Usria Abubakar , e. Penyampaian Materi oleh Narasumber, f. Penutup. Manfaat dilaksanakan Sosialisasi Kekerasan terhadap Perempuan ini: Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat: Memberikan pemahaman tentang berbagai bentuk kekerasan (fisik, psikis, seksual, penelantaran, dan perundungan) serta dampaknya. Mendorong Upaya Pencegahan: Mengajak keluarga dan komunitas untuk membangun pola pengasuhan yang ramah anak serta menerapkan prinsip kesetaraan gender. Meningkatkan Kepedulian Lingkungan: Menumbuhkan kepekaan sosial sehingga warga sekitar lebih tanggap terhadap potensi kekerasan di sekitarnya. Keberanian Melaporkan Kasus: Mengedukasi peserta mengenai langkah-langkah dan alur pengaduan yang benar kepada pihak berwenang atau lembaga layanan seperti Akses Bantuan dan Pemulihan: Memperkenalkan layanan terpadu yang mencakup pendampingan psikologis, medis, maupun bantuan hukum bagi korban. Kegiatan Sosialisasi berlajan dengan baik, ditutup dengan Foto bersama unuk Dokumentasi
Dharma Wanita Unit Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banyuasin
Dharma Wanita Unit Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banyuasin telah mengikuti Kegiatan
Pertemuan Rutin Bulanan dan Kegiatan Pelatihan Pembuatan Puding Jelly Art Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuasin Tahun 2026
Bidang : Sekretariat
Program Sekretariat : Penataan Organisasi/Manajemen, Kegiatan Penataan Organisasi/Manajemen : Pelatihan
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuasin
2. Hari/ Tanggal Kegiatan : Kamis, 29 Oktober 2026
3. Pukul : 09.00 wib s.d selesai
4. Peserta Kegiatan : 150 orang Partisipan
5. Lokasi Kegiatan: Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin
6. Acara : Pertemuan Rutin Bulanan dan Kegiatan Pelatihan Pembuatan Puding Jelly Art Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuasin Tahun 2026
Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP
3. Menyanyikan lagu Shalawat Busyro
4. Sambutan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuasin Ny. Marisa Utami Erwin Ibrahim
5. Kegiatan Pelatihan Pembuatan Puding Jelly Art
6. Do’a
Alhamdulillah puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT pada hari ini kita masih bias diberi nikmat kesehatan dan kesempatan untuk bias melaksanakan pertemuan rutin bulanan dan akan dilakukan juga pelatihan pembuatan pudding jelly art yang akan dilakukan oleh ibu-ibu umkm yang berkesempatan hadir diantara kita saat ini di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Pada hari ini saya lihat anggota Dharma Wanita banyak yang hadir, kira-kira alasan apa sehingga tidak datang pada pertemuaan hari ini. Padahal pelatihan pembuatan pudding jelly ini sangat bermanfaat dan juga merupakan ilmu untuk berwirausaha, bagi ibu-ibu yang perkerjaannnya sebagai ibu rumah tangga kan bisa mengembangkan pelatihan pembuatan puding jelly art ini.
Pelatihan ini bisa dimanfaatkan untuk keluarga, jadi harus semangat terus. Kegiatan bukan hanya dilakukan dikantor bisa juga dilakukan dilingkungan sekitar. Jadi tolong diperhatikan dan dicoba dirumah tentang pembuatan puding jelly ini.
Hari ini kita membuat pudding art, disini ada tehnik dan caranya karena dalam pembuatannya sedikit rumit, bentuk nya harus disesuaikan, karena bisa menjadi nilai jual dan nilai ekonomi. Pelatihan ini gratis buat ibu-ibu jadi sayang untuk dilewatkan. Pada pertemuan bulan depan inshaallah kita akan melakukan kegiatan menghias kue ulang tahun
1. Puding memiliki tekstur yang lebih kental dan lembut dibandingkan dengan jelly atau agar agar. Berkat bahan utamanya yang meliputi susu dan telur, puding kaya akan protein dan nutrisi lainnya. Puding juga memiliki variasi rasa yang beragam, mulai dari cokelat, vanila, buah-buahan, hingga karamel.
2. Jelly, Jelly memiliki tekstur yang lebih kenyal dan transparan dibandingkan dengan puding. Biasanya, jelly dibuat dari campuran air, gula, dan bubuk agar agar, serta diberi rasa dan pewarna untuk menambah daya tarik visualnya. Salah satu perbedaan mencolok antara jelly dan puding adalah bahan pengental yang digunakan. Jelly menggunakan bubuk agar agar, sementara puding lebih sering menggunakan tepung maizena atau telur.
3. Agar-agar
Agar-agar adalah bahan pengental yang sering digunakan dalam pembuatan jelly. Agar-agar diekstrak dari alga laut dan sering diolah menjadi bubuk. Dalam makanan, agar-agar memberikan tekstur kenyal yang unik. Agar-agar juga digunakan dalam pembuatan puding, memberikan tekstur yang khas.
Karena berasal dari alga laut, agar-agar juga diklaim memiliki manfaat kesehatan tertentu.
Manfaat Kesehatan Jelly, Puding, dan Agar-agar: Manfaat Jelly, Jelly yang terbuat dari bubuk agar agar memiliki beberapa manfaat kesehatan. Agar agar kaya akan serat larut yang dapat membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus. Konsumsi serat juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol. Namun, perlu diingat bahwa manfaat ini akan lebih baik diperoleh jika jelly tidak ditambahkan terlalu banyak gula.
Untuk kegiatan ereportig tetap dilakukan, jadi saya himbau untuk ibu kepala opd untuk staf atau admin melakukan penginputan ereporting. Karena jangan sampai server dan tanggal ditutup.
Akhir kata, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam penyelenggaraan acara ini terdapat banyak kekurangan. Sekali lagi saya selaku Ketua Dharma Wanita mengucapkan tetap semangat bekerja, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh