Salakan, 8 Februari 2026, Menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H yang agung dan penuh ampunan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sat. Pol PP & DAMKAR Kabupaten Banggai Kepulauan, memandang perlu adanya pembekalan spiritual bagi para anggota. Melalui partisipasi aktif dalam forum ilmiah keagamaan, diharapkan para anggota dapat memasuki bulan puasa dengan kesiapan hati dan pemahaman ilmu yang mumpuni, dengan mengikuti kegiatan "Daurah Ramadhan Muslimah 1447 H" yg mengangkat tema: “Ramadhan Momentum Merajut Harmoni Menuju Indonesia Taqwa”. I. MAKSUD DAN TUJUAN 1.Peningkatan Iman & Taqwa: Mempersiapkan diri agar ibadah puasa dapat dilaksanakan lebih khusyuk. 2. Keseimbangan Hubungan: Menyeimbangkan aspek spiritual (Hablum Minallah) dan penguatan hubungan sosial (Hablum Minannas). 3.Karakter Muslimah: Menciptakan ketenangan jiwa, menumbuhkan toleransi, serta memperkuat empati antar sesama. II. WAKTU DAN TEMPAT Hari/Tanggal: Ahad (Minggu), 8 Februari 2026 Waktu: 08.00 – 12.00 WITA Tempat: Aula Kantor BAPPEDA & LITBANG, Kompleks Perkantoran Bukit Trikora, Kel. Salakan, Kec. Tinangkung, Kab. Banggai Kepulauan. III. PELAKSANA DAN PESERTA 1.Pelenggara; Unit Dakwah Muslimah Wahdah Islamiyah Banggai Kepulauan. 2.peserta ; dihadiri kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari, anggota DWP Sat. Pol PP & DAMKAR dan anggota DWP instansi lain di lingkungan Pemkab Banggai Kepulauan. 3.perwakilan Majelis Taklim dan masyarakat Muslimah sekitar VI.JALANNYA ACARA 1.Kehadiran tokoh ; telah hadir sebagai tamu undangan ibu Ramlah Hasan selaku Ketua DWP Banggai Kepulauan. 2.Keynote Speaker: Hj. Halimah Umar Hamid, S.Sos. (Ketua TP PKK Banggai Kepulauan). 3.Materi Utama: Pemateri I: Ustadzah Fahra, S.H., C.AQ., CLQ. Pemateri II: Ustadzah Syahrianti M. Nawir, S.S., M.Hum. 4.Rangkaian Prosesi: - Pembukaan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Al Ukhti Sri Wahyuni, S.E. dan Al Ukhti Fadlia Sahman. - Pemaparan materi dakwah. - Sesi tanya jawab interaktif untuk memperdalam pemahaman materi. - Sosialisasi program kerja Unit Dakwah Muslimah Wahdah Islamiyah. - Penutupan dan pembagian doorprize bagi peserta yang aktif menjawab pertanyaan seputar materi. Kegiatan berlangsung dengan tenang dan penuh antusiasme. Partisipasi DWP Sat. Pol PP & DAMKAR dalam Daurah ini merupakan langkah nyata dalam membangun harmoni sosial sekaligus memperkokoh pondasi ketakwaan menyambut Ramadhan 1447 H.
Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pendidikan Kota Surakarta Sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta memaparkan laporan keuangan dan kas DWP Sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta dalam Pertemuan Rutin pada hari Jumat, 06 Februari 2026 pukul 13.00 WIB di Aula SMP Negeri 10 Kota Surakarta yang beralamtkan di Jl. Kartini No. 12 Banjarsari Surakarta. Laporan keuangan dan kas disampaikan oleh bendahara DWP Sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta Ibu Sandita Nityas Arfiana, S.Pd
Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pendidikan Kota Surakarta Sub SMP Negeri 3 Kota Surakarta menyerahkan santunan untuk anak yatim dan dhuafa kepada siswi SMP Negeri 3 Kota Surakarta. Santunan yang diberikan pada hari Rabu tanggal 4 Februari 2026 di SMP Negeri 3 Kota Surakarta ini diterima oleh ananda Kheer Khadijah Nugroho kelas 8 Santunan diserahkan oleh Ibu Retno dan Ibu Surani.
Bidang : Sekretariat Program Kerja : Penataan Organisasi / Manajemen Kegiatan : Konsolidasi Keterangan Pelalsanaan Kegiatan : Hari / tanggal : Kamis / 05 Februari 2026 Pukul : 13.30 WIB sd Selesai Tempat : Aula Disperkimtan Kabupaten Pulang Pisau Agenda kegiatan : Pertemuan Rutin DWP Disperkimtan Peserta yang hadir : Ketua DWP dan ketua bidang - bidang dan seluruh anggota DWP Disperkimtan Pelaksana : Bidang Pendidikan Susunan Acara Pertemuan Rutin Bulanan : 1. Pembukaan oleh MC Ny. Sumiaty Soeparno 2. Menyanyikan Mars DWP 3. Arahan dari Ketua DWP Disperkimtan Ny. Anggreni Ferdinand Yacobvella 4. Sesi Tanya Jawab 5. Pengundian Doorprize 6. Doa oleh Ny. Amelia Rahmi 7. Penutup oleh MC Pelaksanaan Pertemuan Rutin Bulan Februari ini sesuai jadual, sebagai pelaksana yaitu bidang pendidikan yang dilaksanakan pada hari Kamis 05 Februari 2026 di Aula Disperkimtan Kabupaten Pulang Pisau.
Dharma wanita persatuan Disdamkar Kabupaten Bandung # Nama kegiatan : Safari Psikologi Parenting islami Pola mendidik anak di era digital # Hari /tanggal: Jum'at, 06 Februari 2026 # Waktu : 8.00 sd selesai # Tempat: Gedung Oryza Sativa Dinas Pertanian kabupaten Bandung # Bidang : Pendidikan # Penyelenggara: DWP Diskominfo kabupaten Bandung # Uraian Program : Pada hari Jumat tanggal 06 Februari 2026 Dharma Wanita Diskominfo mengadakan acara Safari Psikologi, Parenting islami pola mendidik anak di era digital. Acara ini di hadiri oleh Ibu Hj Tintin Cakra Amiyana(Ketua DWP Kab. Bandung), Seluruh pengurus DWP kabupaten Bandung, seluruh ketua DWP setiap opd beserta satu orang anggota, seluruh ketua DWP kecamatan beserta pendamping. Acara diadakan di Gedung Oryza Sativa Dinas Pertanian. Dari Disdamkar dihadiri oleh: 1. Ibu Sri Mulyani Hanipah (Ketua Dwp Disdamkar) 2. Ibu Umi Ilma R ( ketua bid pendidikan DWP Disdamkar) Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan lagu Mars Dharma wanita persatuan. Sambutan ketua pelaksana Ibu Putri Candrasuci S.PT. yang menjelaskan tentang tujuan acara ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang pola asuh dan komunikasi yg baik dalam keluarga agar tercipta keluarga yang harmonis. Acara dilanjutkan dengan sambutan ketua DWP Hj. Tintin Cakra Amiyana. Beliau menekankan tentang catatan penting pendidikan di era digital yaitu : 1. Ibu madrasatul ula (Madrasah utama), maka ajarkan ketauhidan kepada anak. Dimanapun berada harus ingat pada yang maha kuasa, Allah SWT. 2. Komunikasi yg lembut tapi Baik dan efektif. Jadilah ibu contoh yang baik. 3. Perlunya upgrade ilmu ttg pengetahuan digitalisasi Acara dilanjutkan dengan paparan materi dari bapak Adhimas wisnuyudo ( bidang persandian Diskominfo kab. Bandung) tentang Ancaman kejahatan digital terhadap perempuan dan anak di era digital. Beliau memaparkan bahwa Gadget saat ini memang telah menjadi kebutuhan. Namun dibalik manfaatnya ada juga ancamannya. Diantaranya : 1. Online grooming. Terapkan zero trust di dunia maya 2. Cyber bullying 3. Sektorsi online 4. Love scamming Selanjutnya pemateri yang kedua , Kak Yogi Kusprayogi ( psikolog klinis) memaparkan bahwa mendidik itu sulit sehingga harus diusahakan dengan ilmu dan kesabaran. Serta selalu Tawakal dan minta pertolongan Allah. Orang tua harus tahu tumbuh kembang anak sehingga tahu kebutuhan anak, tahu masalah anak dan akhirnya mengetahui treatment apa yang cocok. Generasi alpa memiliki beberapa masalah 1. Malas bergerak (fisik) kekuatan otot yg lemah. 2. Masalah sosial 3. Kurang konsumsi air putih 4. Susah mengendalikan emosi Hasil jurnal penelitian menunjukkan bahwa Orang-orang sukses 90% bukan anak yang memiliki rangking. Tapi mereka yg sukses belajar multi dimensi. Dan selalu meningkatkan daya juang. Didik anak dengan cinta. Jangan lupa tunjukan ekspresi cinta. Ada beberapa Love language , diantaranya: 1. Word afirmasi 2. Sentuhan fisik 3. Quality time 4. Hadiah 5. Act of service Selain itu didik anak dengan menegakkan disiplin dan berikan hal baru. Agar anak memiliki Value dalam hidupnya. Pembuat laporan : Ibu Umi Ilma Rainy
Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat. Melakukan kegiatan Kerja Bakti Serentak Jaga Jakarta Bersih di RW 09 Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran, Pada Hari Minggu Tanggal 8 Februari 2025, Pukul 07.00 sampai dengan selesai yang Di hadiri oleh warga RW.09 Kelurahan Kebon Kosong dan Ibu - Ibu Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat Ibu Putri, dan Ibu Astri. Kegiatan ini bertujuan untuk lingkungan yang bersih, sehat, dan asri melalui gotong royong, sekaligus mempererat hubungan sosial dan solidaritas antarwarga dan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, mencegah penyakit (seperti demam berdarah), memelihara fasilitas umum, dan menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat. Melakukan kegiatan Kerja Bakti Serentak Jaga Jakarta Bersih di RW 09 Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran, Pada Hari Minggu Tanggal 8 Februari 2025, Pukul 07.00 sampai dengan selesai yang Di hadiri oleh warga RW.09 Kelurahan Kebon Kosong dan Ibu - Ibu Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat Ibu Putri, dan Ibu Astri. Kegiatan ini bertujuan untuk lingkungan yang bersih, sehat, dan asri melalui gotong royong, sekaligus mempererat hubungan sosial dan solidaritas antarwarga dan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, mencegah penyakit (seperti demam berdarah), memelihara fasilitas umum, dan menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Bersama penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pemalang, menerima kunjungan dari Dharma Wanita Persatuan Dinpermasdes dan Unit Pengumpul Zakat Provinsi Jawa Tengah dalam rangka penyerahan bantuan di Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pemalang Ny. dr. Noor Faizah Maenofie Anom Widiyantoro, M.Kes dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pemalang Ny. Vivien Fera Djoko, Ny. Ari Andriadi beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinpermasdes Kabupaten Pemalang pada hari Jum'at, tanggal 6 Februari 2026.
Pada hari Minggu, 8 Februari 2026, pukul 10.00 WIB, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini bertempat di Alun-alun Kota Serang dan dilaksanakan bertepatan dengan agenda Car Free Day (CFD) yang rutin diselenggarakan setiap hari Minggu pagi. Pemilihan lokasi dan waktu kegiatan ini bertujuan agar sosialisasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya para pelaku usaha yang memanfaatkan momentum CFD untuk berjualan maupun beraktivitas. Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 ini merupakan bagian dari upaya BPS Provinsi Banten dalam menyampaikan informasi awal kepada masyarakat mengenai pelaksanaan sensus ekonomi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang bertujuan untuk memperoleh data menyeluruh mengenai seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia, baik usaha berskala besar, menengah, kecil, hingga mikro, termasuk usaha informal dan ekonomi digital. Dalam kegiatan tersebut, DWP BPS Provinsi Banten diwakili oleh Ny. Wahyu, Ny. Sigit, Ny. Yoga, dan Ny. Agung. Para anggota DWP hadir secara langsung untuk berinteraksi dengan masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan pengunjung CFD. Kegiatan dilakukan dengan suasana yang santai namun tetap informatif, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Pada kesempatan ini, anggota DWP BPS Provinsi Banten tidak hanya memberikan penjelasan secara lisan, tetapi juga membagikan cinderamata kepada para pelaku usaha dan pengunjung CFD sebagai bentuk apresiasi sekaligus media untuk menarik perhatian masyarakat terhadap pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Melalui pendekatan yang komunikatif dan persuasif, anggota DWP menjelaskan apa itu Sensus Ekonomi, kapan akan dilaksanakan, serta mengapa partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satu poin utama yang disampaikan dalam sosialisasi ini adalah tujuan Sensus Ekonomi 2026 dalam memotret struktur ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Melalui sensus ini, BPS akan memperoleh gambaran lengkap mengenai struktur usaha dan aktivitas ekonomi yang ada di masyarakat, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ekonomi digital, serta usaha nonformal seperti pedagang kaki lima, warung, dan usaha rumahan. Data tersebut sangat penting untuk memahami kondisi riil perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah. Selain itu, anggota DWP BPS Provinsi Banten juga menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk melakukan pemetaan usaha dari skala mikro hingga makro. Pemetaan ini mencakup identifikasi karakteristik usaha, tingkat produktivitas, serta tantangan dan kebutuhan pemberdayaan yang dihadapi pelaku usaha, khususnya UMKM. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merumuskan program pemberdayaan, pembinaan, dan bantuan usaha yang lebih tepat sasaran, sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Tujuan lain yang tidak kalah penting dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 adalah pembaruan data usaha dan penyempurnaan kerangka data (frame data) ekonomi. Melalui sensus ini, BPS akan memperbarui basis data usaha yang digunakan sebagai acuan dalam berbagai survei ekonomi. Selain itu, Sensus Ekonomi juga menjadi dasar dalam proses rebasing atau penghitungan ulang Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga angka PDB yang dihasilkan dapat lebih mencerminkan kondisi ekonomi terkini, termasuk perkembangan sektor-sektor baru dalam perekonomian. Dalam sosialisasi tersebut, anggota DWP BPS Provinsi Banten juga menekankan pentingnya peran aktif para pelaku usaha dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Pelaku usaha diimbau agar bersedia menerima petugas sensus yang nantinya akan mendatangi lokasi usaha serta memberikan data yang benar, lengkap, dan akurat sesuai dengan kondisi usaha yang dijalankan. Partisipasi aktif dan kejujuran dalam memberikan data menjadi kunci utama keberhasilan sensus. Anggota DWP menjelaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan oleh BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan statistik. Data tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum, maupun tujuan lain di luar statistik. Penjelasan ini disampaikan untuk menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan pelaku usaha, sehingga mereka tidak ragu untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026. Melalui kegiatan sosialisasi ini, DWP BPS Provinsi Banten berharap masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi dan usaha di Kota Serang, dapat memahami pentingnya Sensus Ekonomi 2026 dan bersedia mendukung pelaksanaannya. Data yang dikumpulkan dari sensus ini akan menjadi dasar bagi BPS Provinsi Banten dalam menyediakan data statistik ekonomi yang akurat dan terpercaya. Dengan tersedianya data ekonomi yang berkualitas, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan ekonomi nasional dan regional yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. Pada akhirnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh DWP BPS Provinsi Banten ini menjadi wujud nyata dukungan organisasi dalam menyukseskan program strategis nasional. Melalui keterlibatan aktif DWP, diharapkan pesan mengenai pentingnya sensus ekonomi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya data sebagai dasar pembangunan.
Bidang : Sekretariat Program Kerja : Penataan Organisasi / Manajemen Kegiatan : Sosialisasi Pelaksanaan pertemuan rutin DWP Kabupaten Pulang Pisau bulan Februari ini sesuai jadual, yang dilaksanakan pada hari Kamis 5 Februari 2026 di Gedung Wanita Sumbu Kurung. Peserta yang hadir yaitu ibu ketua DWP Kabupaten Pulang Pisau, Ny. Sari Parwati Toni Harisinta dan seluruh Ketua DWP OPD beserta anggotanya. Yang hadir dari DWP Disperkimtan yaitu Ibu Ketua DWP Disperkimtan Ny. Anggreni Ferdinand Yacobvella, Ny. Dwi Roro Denny dan Ny. Veronica Trisanto.