Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Muna Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat menyelenggarakan kegiatan *FUN RUN 2026* dengan tema _"Maju Bersama Membangun Muna Barat Wujudkan Liwu Mokesa"_. Sebagai organisasi istri ASN, Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat dibawah pimpinan Ibu Ketua Ny. Waode Siti Amzia Ibrahim bersama seluruh pengurus dan anggota turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Keikutsertaan DWP Setda merupakan bentuk dukungan dan komitmen untuk mensukseskan program pemerintah serta mengajak masyarakat hidup sehat. PELAKSANAAN KEGIATAN Hari/Tanggal: Minggu, 26 Juli 2026 Waktu: Pukul 06.00 WITA - Selesai Titik Start: Lapangan Lapolea Titik Finish: Lapangan Kel. Wamelai Jarak Tempuh: 5 KM Kegiatan dimulai tepat pukul 06.00 WITA dengan pelepasan peserta secara resmi oleh Bapak Bupati Muna Barat La Ode Darwin, S.P dan Bapak Wakil Bupati Drs. Ali Basa, M.Si. Turut hadir juga Ibu Ketua TP-PKK Ny. Rhika Purwaningsih Darwin, SH dan Ibu Wakil Ketua TP-PKK Ny. Kadiani Ali Basa, S.Pd. Suasana sangat meriah sejak pagi. Ribuan peserta dari berbagai kalangan: ASN, TNI/Polri, pelajar, pelaku UMKM, dan masyarakat umum memadati titik start dengan semangat. Pengurus dan anggota DWP Sekretariat Daerah juga tampak kompak mengenakan jersey Fun Run 2026 dan ikut berlari bersama. Rute 5 KM dari Lapangan Lapolea menuju Lapangan Wamelai dilewati dengan penuh semangat dan kebersamaan. Sepanjang rute, peserta disemangati oleh warga yang menonton. RANGKAIAN ACARA Setelah seluruh peserta finish, kegiatan dilanjutkan dengan: Senam bersama di Lapangan Wamelai Pengundian Doorprize dengan hadiah utama *1 Unit Motor*. Selain itu juga ada hadiah Kulkas, TV, Sepeda Listrik dan puluhan hadiah menarik lainnya. Sorak gembira peserta menambah semarak acara. TUJUAN DAN MANFAAT Kegiatan Fun Run 2026 ini memiliki beberapa tujuan: Menjaga kesehatan: Mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup sehat melalui olahraga. Mempererat Silaturahmi: Menjadi ajang berkumpulnya seluruh elemen masyarakat bersama Pemerintah Daerah. Mensukseskan HUT ke-12 Mubar: Sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Muna Barat. Mempromosikan "Liwu Mokesa"*: Visi Kabupaten Muna Barat yang Mandiri, Sejahtera, dan Berkeadilan. PERAN DWP Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja ( Nakertrans) dan anggata. Keikutsertaan DWP Dinas Nakertrans bukan hanya sebagai peserta. Kami juga ikut mensosialisasikan pentingnya pola hidup sehat kepada keluarga ASN dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat menjadi contoh dan penggerak dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan bahagia. Alhamdulillah, kegiatan *FUN RUN 2026* berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat. Semoga semangat "Maju Bersama Membangun Muna Barat" terus terjaga. Dan semoga DWP Sekretariat Daerah dapat terus bersinergi dan berkontribusi positif untuk kemajuan Kabupaten Muna Barat. *"Dengan Tubuh Sehat, Kita Wujudkan Muna Barat yang Liwu Mokesa"*
Melaksanakan kegiatan pelaksanaan Pelatihan Public Speaking Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kota Makassar, dilaksanakan pada hari Minggu, 26 Juli 2026, di Ruang Rapat DWP BPKAD Kota Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh bidang pendidikan DWP BPKAD Kota Makassar dan dihadiri oleh ketua DWP BPKAD Kota Makassar, beserta anggota DWP BPKAD Kota Makassar
Pada hari Kamis, tanggal 23 Juli 2026, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sumedang turut berpartisipasi dalam kegiatan menabung di Bank Sampah DLHK Kabupaten Sumedang dengan menyetorkan sampah yang telah dipilah untuk dijual. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendukung pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis melalui program Bank Sampah.
Assalamualaikum Wr. Wb. Tabik Pun. Pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus, Ny. Eka Samba, menghadiri kegiatan Rapat Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanggamus yang diselenggarakan di Rumah Makan Mbok Wito, Pramuka, Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat sinergi antaranggota Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program kerja organisasi. Wassalamualaikum Wr. Wb.
DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA PROVINSI PROVINSI JAWA TIMUR
Dharma Wanita Persatuan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Malang telah mengikuti kegiatan sebagai berikut:
Bidang : Pendidikan
Program : Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga
Jenis Kegiatan : Penguatan literasi informasi keluarga
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Malang
2. Hari/Tanggal : Jumat, 24 Juli 2026
3. Waktu : 09.00 WIB s.d. Selesai
4. Peserta : 38 Orang (Pengurus dan Anggota DWP BMKG Provinsi Jawa Timur
5. Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan (DWP) BMKG Provinsi Jawa Timur
6. Tempat /Media : Aula Stasiun Klimatologi Karangploso Malang, Jawa Timur dan Daring (Zoom Meeting - ID: 847 7104 5743)
7. Narasumber : Tasmilah, S.S.T., M.E.
8. Nama / Judul Kegiatan: Pertemuan Rutin DWP Provinsi Jawa Timur dan Pelatihan Menulis “Menulis Kenangan, Mewariskan Cerita”
Susunan Acara
1. Pembukaan
2. Sambutan Ketua DWP BMKG Provinsi Jawa Timur Ny. Anis Taufik
3. Menyanyikan lagu Mars DWP BMKG dan Indonesia Raya
4. Penyampaian materi dari narasumber
5. Menulis Cerita atau kenangan
6. Penutup
7. Foto bersama
Notulen Kegiatan
Pada hari Jumat, 24 Juli 2026 DWP BMKG Stasiun Geofisika Malang yang diwakilkan Ny. Agastya Kardoso ketua DWP BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ny. Febri Baru dan Chaterine mengikuti pertemuan rutin DWP BMKG Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Stasiun Klimatologi Karangploso, Malang Jawa Timur. II. TUJUAN KEGIATAN
Peningkatan Kapasitas Literasi: Meningkatkan minat, wawasan, dan keterampilan menulis anggota DWP dalam merangkai kata, kenangan, dan ide menjadi karya tulis yang terstruktur. Penguatan Dokumentasi Organisasi & Keluarga: Membantu anggota mencatat perjalanan hidup, kearifan lokal, serta rekam jejak pengabdian organisasi secara sistematis dan bermakna.
Penguatan Silaturahmi: Menjadi sarana konsolidasi dan komunikasi rutin antaranggota DWP BMKG di lingkungan Provinsi Jawa Timur
III. PELAKSANAAN DAN JALANNYA ACARA
Kegiatan dilaksanakan secara daring dan luring melalui media Zoom Meeting dan hadir langsung di Stasiun Klimatologi Karangploso Malang, Jawa Timur pada hari Jumat, 24 Juli 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dihadiri secara penuh oleh 38 orang peserta yang terdiri dari unsur pengurus dan anggota DWP BMKG Provinsi Jawa Timur.
Penyampaian Materi Pelatihan oleh Narasumber (Ibu Tasmilah, S.S.T., M.E.):
Sesi 1: Membangun Kesadaran Literasi (Mindset Menulis) – Mengapa cerita dan kenangan kita layak dituliskan dan diwariskan.
Sesi 2: Menggali Ide dan Memori – Teknik mengingat detail peristiwa masa lalu, mengolah emosi positif, dan menentukan sudut pandang (point of view) tulisan.
Sesi 3: Teknik Merangkai Narasi Inspiratif – Menyusun alur cerita (pendahuluan, konflik/tantangan, serta hikmah/pembelajaran) agar tulisan menjadi hidup dan menyentuh pembaca.
Sesi 4: Penyuntingan dan Komitmen Menulis – Tips sederhana menyunting tata bahasa dan membangun kebiasaan menulis secara konsisten (journaling).
Sesi Praktik Singkat (Drafting):
Peserta diajak menuliskan 1-2 paragraf singkat kenangan paling berkesan dalam perjalanan hidup.
Penutup dan Foto Bersama:
Sesi dokumentasi tangkapan layar (screenshot) bersama narasumber dan pengurus.
IV. HASIL DAN CAPAIAN KEGIATAN
Partisipasi Aktif: Terhitung sebanyak 38 peserta mengikuti jalannya pertemuan dari awal hingga akhir dengan tingkat keaktifan diskusi yang tinggi. Peningkatan Pemahaman: Peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai cara mengubah kenangan pribadi maupun pengalaman organisasi menjadi karya tulis yang runtut dan menginspirasi.
Terbentuknya Draf Tulisan: Masing-masing peserta berhasil membuat draf awal tulisan naratif kenangan pribadi yang siap dikembangkan menjadi sebuah antologi/kumpulan tulisan DWP.
Terpeliharanya Sinergi: Terjadinya penguatan koordinasi dan solidaritas antaranggota DWP BMKG se-Jawa Timur.
V. KESIMPULAN DAN RENCANA TINDAK LANJUT (RTL)
Kesimpulan: Kegiatan Pertemuan Rutin dan Pelatihan Menulis DWP BMKG Provinsi Jawa Timur berlangsung dengan sukses, lancar, serta memberikan dampak nyata dalam membangun budaya literasi di lingkungan anggota DWP.
Rencana Tindak Lanjut (RTL):
Mengumpulkan karya tulis kenangan dari 38 peserta untuk disunting dan dihimpun menjadi Buku Antologi Kisah Inspiratif DWP BMKG Provinsi Jawa Timur.
Pelatihan ini memberikan manfaat yang sangat signifikan bagi para peserta dalam mengasah keterampilan literasi naratif. Melalui bimbingan narasumber, peserta tidak hanya diajarkan teknis penulisan yang runtut dan menarik, tetapi juga diajak untuk melakukan rekapitulasi jejak langkah hidup secara bijak. Menulis kenangan menjadi sarana katarsis, terapi emosional yang positif, serta wadah untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan, ketangguhan, dan kearifan yang dapat diwariskan kepada anak-cucu serta generasi penerus bangsa.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Pertemuan Rutin dan Pelatihan Menulis DWP BMKG Provinsi Jawa Timur ini berjalan dengan aman, lancar, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka, melainkan menjadi pemantik lahirnya karya-karya tulis inspiratif yang memberikan dampak positif jangka panjang—baik bagi keluarga, organisasi, maupun masyarakat luas. DWP BMKG Provinsi Jawa Timur siap terus bergerak maju, berinovasi, dan berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas literasi perempuan Indonesia.
Perkuat Sinergi Organisasi, DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ikuti Pertemuan Rutin Gabungan DWP Kabupaten Kotawaringin Barat Bidang : Sekretariat Program : Pembinaan Hubungan Keluar – Rapat Komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci utama dalam membangun organisasi yang solid sekaligus mewujudkan keluarga yang harmonis. Atas dasar semangat tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Barat kembali menyelenggarakan Pertemuan Rutin Gabungan Pengurus dan Anggota sebagai wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kapasitas anggota melalui kegiatan pembinaan yang bermanfaat. Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 41/DWP.KAB.KOBAR/VII/2026 tanggal 10 Juli 2026 tersebut berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kotawaringin Barat. Pertemuan diikuti oleh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai bagian dari pelaksanaan Program Bidang Sekretariat, khususnya Pembinaan Hubungan Keluar – Rapat. Pada kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat diwakili oleh Ny. Yanti Ifansyah yang hadir mewakili Ketua DWP, Ny. Nani Alamsyah, karena berhalangan hadir. Ny. Yanti Ifansyah didampingi oleh Ny. Etty Sahroni dan Ny. Rahman sebagai perwakilan anggota DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Keikutsertaan tersebut merupakan wujud komitmen organisasi dalam mendukung setiap agenda pembinaan yang dilaksanakan DWP Kabupaten Kotawaringin Barat serta memperkuat hubungan kelembagaan antaranggota DWP di tingkat kabupaten. Selain menjadi forum koordinasi organisasi, pertemuan rutin kali ini menghadirkan materi Parenting Keluarga bertema "Membangun Komunikasi Positif Antara Orang Tua dan Anak" yang disampaikan oleh Ny. Susi Salamah Hazriansyah. Materi tersebut memberikan penguatan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya membangun pola komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter anak sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan bahwa komunikasi bukan sekadar menyampaikan pesan, tetapi juga membangun kedekatan emosional melalui sikap saling mendengarkan, menghargai pendapat, memberikan perhatian, serta menghadirkan rasa aman bagi anak untuk menyampaikan pikiran maupun perasaannya. Orang tua diharapkan mampu menjadi teladan melalui perkataan dan perilaku sehingga setiap proses komunikasi di dalam keluarga dapat berlangsung secara positif, penuh kasih sayang, dan saling menghormati. Lebih lanjut disampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola interaksi sosial menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga saat ini. Oleh sebab itu, orang tua dituntut untuk lebih bijaksana dalam membangun komunikasi dengan anak, membatasi penggunaan gawai secara proporsional, menyediakan waktu berkualitas bersama keluarga, serta membiasakan dialog yang terbuka sebagai sarana menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan karakter sejak usia dini. Menurut narasumber, keluarga yang memiliki komunikasi positif akan lebih mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan sekaligus melahirkan generasi yang tangguh, percaya diri, dan bertanggung jawab. Materi yang disampaikan mendapat perhatian besar dari seluruh peserta. Suasana pertemuan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi mengenai pengalaman masing-masing anggota dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah perubahan zaman. Berbagai pandangan dan pengalaman tersebut memperkaya wawasan peserta sekaligus memperkuat semangat untuk terus belajar membangun keluarga yang harmonis melalui komunikasi yang efektif. Selain memperoleh ilmu dan pengalaman baru, pertemuan rutin gabungan juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan dari seluruh perangkat daerah. Hubungan yang semakin erat diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan kolaborasi dalam pelaksanaan program kerja, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan organisasi yang aktif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya. Kegiatan ini didukung oleh DWP Dinas Sosial, DWP Dinas Perhubungan, dan DWP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebagai petugas pelaksana sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib dan lancar sesuai agenda yang telah ditetapkan. Bagi DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, keikutsertaan dalam pertemuan rutin gabungan tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan undangan organisasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya anggota melalui pembinaan yang berkesinambungan. Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan keluarga maupun dalam pelaksanaan tugas organisasi sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota, memperkuat hubungan kelembagaan, serta mendukung terwujudnya Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kotawaringin Barat yang semakin maju, solid, dan berdaya guna.
LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN CIAMIS KEGIATAN BUDAYA “RINGKANG MANGSA” TEMA: PELESTARIAN BUDAYA “SITUS SEBAGAI RUH DAN TUBUH PERTUNJUKAN” I. DASAR KEGIATAN Kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” dengan tema “Pelestarian Budaya” dan konsep “Situs sebagai Ruh dan Tubuh Pertunjukan” dilaksanakan sebagai salah satu bentuk upaya pelestarian, pengembangan, dan pengenalan seni serta budaya daerah kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga keberlangsungan kebudayaan Sunda, khususnya seni sastra dan puisi, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keberadaan situs bersejarah sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya daerah Kabupaten Ciamis. Pelaksanaan kegiatan di Situs Astana Gede Kawali memiliki nilai strategis dan filosofis tersendiri, karena situs tersebut tidak hanya digunakan sebagai tempat penyelenggaraan acara, tetapi juga ditempatkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pertunjukan. Hal ini sesuai dengan konsep “Situs sebagai Ruh dan Tubuh Pertunjukan”, yang memaknai situs sebagai ruang budaya yang memiliki nilai sejarah dan menjadi sumber inspirasi bagi para seniman dan budayawan dalam menghasilkan karya. II. MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” dimaksudkan sebagai wadah bagi para budayawan, seniman, sastrawan, dan masyarakat untuk bersama-sama mengapresiasi, mengembangkan, dan melestarikan seni serta budaya Sunda. Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain: 1. Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda sebagai bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Ciamis. 2. Memberikan ruang ekspresi dan apresiasi kepada para seniman, sastrawan, dan budayawan untuk terus berkarya. 3. Mengenalkan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan situs bersejarah dan warisan budaya daerah. 4. Membangun kesadaran masyarakat bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. 5. Mendorong generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan seni serta budaya daerah. 6. Mengembangkan pemanfaatan ruang situs bersejarah sebagai ruang kreativitas dan ekspresi kebudayaan. 7. Memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, budayawan, sejarawan, seniman, sastrawan, dan masyarakat dalam upaya pelestarian kebudayaan daerah. III. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Sabtu, 25 Juli 2026 Waktu : Pukul 19.30 WIB s.d. 00.00 WIB Tempat : Situs Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis Tema : Pelestarian Budaya Konsep : “Situs sebagai Ruh dan Tubuh Pertunjukan” Jumlah Peserta dan Undangan : Kurang lebih 100 orang IV. PESERTA DAN UNDANGAN Kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” dihadiri oleh kurang lebih 100 orang peserta dan undangan. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kabupaten Ciamis, antara lain Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ciamis. Termasuk hadir hugs Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ciamis NY. Syarifah Ega Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh para budayawan dan sejarawan Kabupaten Ciamis, seniman, sastrawan, pemerhati budaya, komunitas seni, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan dan pelestarian kebudayaan daerah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya perhatian dan dukungan bersama terhadap keberlangsungan kegiatan seni dan budaya di Kabupaten Ciamis. Kolaborasi antara pemerintah, budayawan, seniman, sastrawan, sejarawan, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menjaga serta mengembangkan kebudayaan daerah secara berkelanjutan. V. RANGKAIAN KEGIATAN Rangkaian kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” diawali dengan acara pembukaan. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh dengan nuansa seni serta kebudayaan. Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Ketua Panitia dan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis. 1. Sambutan Ketua Panitia Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Saudara Toni Lesmana. Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan “Ringkang Mangsa” dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perkembangan kebudayaan di Kabupaten Ciamis. Disampaikan pula bahwa Kawali merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekayaan seni dan budaya yang cukup kuat. Kawali dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki banyak seniman, termasuk para seniman yang bergerak dalam bidang puisi dan sastra Sunda. Potensi tersebut merupakan kekayaan budaya yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diberikan ruang untuk berekspresi. Melalui kegiatan pementasan “Ringkang Mangsa”, diharapkan para seniman dan budayawan dapat terus berkarya serta memberikan kontribusi terhadap upaya pelestarian budaya Sunda di Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan karya seni dan sastra kepada masyarakat secara lebih luas. Lebih lanjut disampaikan bahwa tujuan utama dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk melestarikan budaya dan menunjukkan identitas kebudayaan masyarakat. Budaya merupakan bagian penting dari jati diri suatu daerah yang harus dijaga keberadaannya agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat semakin mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri. Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para budayawan, seniman, sastrawan, generasi muda, dan masyarakat secara umum. 2. Sambutan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para budayawan, seniman, sastrawan, panitia, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam menyelenggarakan kegiatan “Ringkang Mangsa” dengan baik. Beliau menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan budaya tersebut merupakan sesuatu yang patut diapresiasi, terlebih kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik meskipun terdapat keterbatasan dalam hal anggaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk terus berkarya dan berbuat bagi kemajuan kebudayaan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa masyarakat Sunda memiliki karakter “motekar”, yaitu memiliki semangat, kreativitas, daya juang, dan kemampuan untuk terus berusaha mencari jalan dalam menghadapi berbagai tantangan. Semangat “motekar” tersebut diharapkan dapat terus menjadi kekuatan bagi para budayawan dan seniman dalam mengembangkan kebudayaan daerah. Beliau juga menyampaikan bahwa orang Sunda harus memiliki niat untuk terus maju dan berkembang. Semangat tersebut harus diwujudkan melalui karya nyata dan kreativitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan budaya seperti “Ringkang Mangsa” diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi ruang bagi para budayawan dan sastrawan untuk menampilkan karya terbaiknya. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan harapan agar pertunjukan yang disajikan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga dapat menjadi tuntunan bagi masyarakat. Seni dan budaya diharapkan mampu memberikan hiburan sekaligus menyampaikan pesan moral, nilai kehidupan, pendidikan karakter, dan inspirasi bagi masyarakat. VI. PELAKSANAAN PERTUNJUKAN SENI DAN SASTRA Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan seni dan sastra yang menjadi inti acara “Ringkang Mangsa”. Pertunjukan pertama berupa koreografi puisi “Jabal Kalbu” yang dibawakan oleh Kang Bambang. Penampilan ini merupakan bentuk kreativitas seni yang memadukan unsur puisi dan koreografi dalam sebuah pertunjukan. Keberadaan Situs Astana Gede Kawali sebagai ruang pertunjukan memberikan suasana dan pengalaman tersendiri bagi para penonton. Konsep “Situs sebagai Ruh dan Tubuh Pertunjukan” terlihat melalui keterkaitan antara karya seni yang ditampilkan dengan ruang sejarah tempat kegiatan berlangsung. Situs tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang pertunjukan, tetapi menjadi bagian yang menyatu dengan keseluruhan proses kreatif dan memberikan makna tersendiri terhadap karya yang disajikan. Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan penampilan puisi karya Toni Lesmana. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap seni sastra, khususnya puisi, sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Sunda. Puisi menjadi media untuk menyampaikan gagasan, perasaan, pengalaman, dan pesan kehidupan melalui kekuatan bahasa. Melalui kegiatan ini, seni sastra diharapkan dapat terus berkembang dan mendapatkan tempat di tengah kehidupan masyarakat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan puisi oleh Kang Godi Suwarna. Penampilan tersebut semakin memperkaya rangkaian kegiatan seni dan sastra yang diselenggarakan. Para peserta dan undangan yang hadir diberikan kesempatan untuk menikmati karya sastra dalam suasana yang khas, yaitu di kawasan Situs Astana Gede Kawali yang memiliki nilai sejarah dan budaya. Kegiatan berikutnya diisi dengan penampilan puisi berjudul “Di Negeri Kenangan” yang dibawakan oleh Ega Anggara. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan yang mengangkat seni sastra sebagai media ekspresi dan refleksi. Melalui pertunjukan puisi tersebut, para peserta diajak untuk menikmati karya seni sekaligus menghayati hubungan antara seni, sejarah, ruang, dan kebudayaan. Keberadaan Situs Astana Gede Kawali sebagai tempat pelaksanaan memberikan suasana yang mendukung terciptanya pengalaman budaya yang lebih mendalam bagi para peserta dan penonton. VII. HASIL DAN MANFAAT KEGIATAN Secara umum, pelaksanaan kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari peserta dan undangan yang hadir serta menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian budaya di Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam memperkuat eksistensi seni dan sastra Sunda, khususnya puisi, sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Selain itu, kegiatan juga memberikan ruang bagi para seniman, sastrawan, dan budayawan untuk menampilkan karya serta berinteraksi dengan masyarakat. Pemilihan Situs Astana Gede Kawali sebagai lokasi kegiatan memberikan pesan penting bahwa situs bersejarah dapat menjadi ruang hidup bagi kebudayaan. Situs tidak hanya perlu dipelihara secara fisik, tetapi juga perlu dihidupkan melalui kegiatan budaya yang positif, edukatif, dan tetap memperhatikan nilai-nilai sejarah serta kelestariannya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kebudayaan merupakan bagian penting dari identitas daerah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Pelestarian budaya harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. VIII. KESIMPULAN Kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” dengan tema “Pelestarian Budaya” dan konsep “Situs sebagai Ruh dan Tubuh Pertunjukan” merupakan salah satu bentuk kegiatan yang memiliki nilai positif dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Kabupaten Ciamis. Pelaksanaan kegiatan di Situs Astana Gede Kawali memberikan makna bahwa seni, sastra, sejarah, dan ruang budaya memiliki keterkaitan yang erat. Melalui kegiatan ini, situs bersejarah dapat menjadi ruang ekspresi sekaligus media untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat. Kegiatan juga menjadi bukti bahwa semangat para budayawan dan seniman untuk terus berkarya tetap tumbuh meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Semangat “motekar” sebagaimana disampaikan dalam sambutan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis menjadi nilai penting yang perlu terus dikembangkan dalam upaya memajukan kebudayaan daerah. Diharapkan kegiatan budaya serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian, budaya Sunda di Kabupaten Ciamis dapat terus hidup, berkembang, dan menjadi identitas yang membanggakan bagi masyarakat. IX. PENUTUP Demikian laporan kegiatan kedinasan ini dibuat sebagai bahan dokumentasi dan pelaporan atas pelaksanaan kegiatan budaya “Ringkang Mangsa” dengan tema “Pelestarian Budaya” dan konsep “Situs sebagai Ruh dan Tubuh Pertunjukan”, yang telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Situs Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Semoga pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kebudayaan daerah, meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan sastra, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan sejarah dan budaya Kabupaten Ciamis. pelapor : NY. Mia Maryana Dadan
Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAB Sidoarjo -Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAB Sidoarjo - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur telah mengikuti kegiatan Bhakti Sosial yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di UPT PPSAA Situbondo
1. Nama Kegiatan: Bhakti Sosial Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di UPT PPSAA Situbondo
2. Kategori Kegiatan: Bidang Sosial Budaya, Kepedulian & Kesetiakawanan, Bhakti Sosial
3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Jumat, 24 Juli 2026
Pukul : 14.30 - Selesai
Tempat : Aula UPT PPSAA Situbondo
Peserta : 35 Orang (Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur beserta pengurus, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Ketua DWP UPT PPSAA Situbondo selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAA Situbondo, serta tamu undangan.)
4. Rangkaian Kegiatan meliputi :
14.30 – 14.35 WIB Pembukaan oleh MC, Rona Sekar
14.35 – 14.45 WIB Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipandu oleh Ibu Erwina
14.45 – 14.55 WIB Pembacaan doa oleh Ibu Fahri
14.55 – 15.10 WIB Sambutan dari Ketua UPT PPSAA Situbondo dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
15.10 – 15.20 WIB Penyerahan bantuan sosial kepada penerima manfaat
15.20 – 15.30 WIB Foto bersama dan ramah tamah
Pada hari Jumat, 24 Juli 2026, UPT PPSA Balita Sidoarjo mengikuti Kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSAA) Situbondo. Kegiatan Bhakti Sosial ini dilaksanakan mulai pukul 14.30 WIB hingga selesai dengan dihadiri oleh 35 peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur beserta pengurus, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Ketua DWP UPT PPSAA Situbondo selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAA Situbondo, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipandu oleh IbuErwina. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti pembacaan doa yang dipimpin oleh Ibu Fahri, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta harapan agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan senantiasa diberikan kemudahan tanpa hambatan apapun.
Memasuki acara inti, Ketua DWP UPT PPSAA Situbondo menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan serta mengungkapan perasaan senang dan menjadi suatu kehormatan atas kunjungan dan terselenggaranya kegiatan bhakti sosial di lingkungan UPT PPSAA Situbondo. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial merupakan kegiatan wujud rasa kemanusiaan. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian, mempererat persaudaraan serta menumbuhkan rasa cinta kasih dan kepedulian antarsesama .
Sebagai bentuk kepedulian kepada para anak asuh, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada penerima manfaat lanjut usia di UPT PPSAA SItubondo. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada para penerima manfaat anak asuh yang berada di lingkungan panti. Momen penyerahan bantuan disambut dengan rasa gembira dan syukur oleh para penerima manfaat.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara para tamu undangan, pengurus Dharma Wanita Persatuan, serta jajaran UPT PPSAA Situbondo. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui pelaksanaan bhakti sosial ini diharapkan dapat dinilai sebagai wujud nyata kepedulian organisasi dalam bidang sosial kemasyarakatan serta mampu meningkatkan rasa empati serta solidaritas.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara Pasuruan -Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara Pasuruan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur telah mengikuti kegiatan Bhakti Sosial yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di UPT PPSAA Situbondo
1. Nama Kegiatan: Bhakti Sosial Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di UPT PPSAA Situbondo
2. Kategori Kegiatan: Bidang Sosial Budaya, Kepedulian & Kesetiakawanan, Bhakti Sosial
3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Jumat, 24 Juli 2026
Pukul : 14.30 - Selesai
Tempat : Aula UPT PPSAA Situbondo
Peserta : 35 Orang (Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur beserta pengurus, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Ketua DWP UPT PPSAA Situbondo selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAA Situbondo, serta tamu undangan.)
4. Rangkaian Kegiatan meliputi :
14.30 – 14.35 WIB Pembukaan oleh MC, Rona Sekar
14.35 – 14.45 WIB Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipandu oleh Ibu Erwina
14.45 – 14.55 WIB Pembacaan doa oleh Ibu Fahri
14.55 – 15.10 WIB Sambutan dari Ketua UPT PPSAA Situbondo dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
15.10 – 15.20 WIB Penyerahan bantuan sosial kepada penerima manfaat
15.20 – 15.30 WIB Foto bersama dan ramah tamah
Pada hari Jumat, 24 Juli 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara Pasuruan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSAA) Situbondo. Kegiatan Bhakti Sosial ini dilaksanakan mulai pukul 14.30 WIB hingga selesai dengan dihadiri oleh 35 peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur beserta pengurus, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Ketua DWP UPT PPSAA Situbondo selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAA Situbondo, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipandu oleh IbuErwina. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti pembacaan doa yang dipimpin oleh Ibu Fahri, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta harapan agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan senantiasa diberikan kemudahan tanpa hambatan apapun.
Memasuki acara inti, Ketua DWP UPT PPSAA Situbondo menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan serta mengungkapan perasaan senang dan menjadi suatu kehormatan atas kunjungan dan terselenggaranya kegiatan bhakti sosial di lingkungan UPT PPSAA Situbondo. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial merupakan kegiatan wujud rasa kemanusiaan . Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian, mempererat persaudaraan serta menumbuhkan rasa cinta kasih dan kepedulian antarsesama .
Sebagai bentuk kepedulian kepada para anak asuh, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada penerima manfaat lanjut usia di UPT PPSAA SItubondo. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada para penerima manfaat anak asuh yang berada di lingkungan panti. Momen penyerahan bantuan disambut dengan rasa gembira dan syukur oleh para penerima manfaat.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara para tamu undangan, pengurus Dharma Wanita Persatuan, serta jajaran UPT PPSAA Situbondo. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui pelaksanaan bhakti sosial ini diharapkan dapat dinilai sebagai wujud nyata kepedulian organisasi dalam bidang sosial kemasyarakatan serta mampu meningkatkan rasa empati serta solidaritas.
Pengurus DWP Kabupaten Sukamara Bulan Juli 2026 melaksanakan kegiatan :
Bidang : Serketariat