e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/171071.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lebong > DWP Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR)

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 26-07-2026

Pada hari Minggu, 26 Juli 2026 Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Lebong melakukan Kunjungan/ Takziah atas Meninggalnya ibunda dari Anggota Dharma Wanita Persatuan Karyawati Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Lebong Ibu HJ. Hasniwati/ Nining Binti H. Halil ibunda dari Elvi Andriani, SE yang beralamat di Desa Sukau Rajo Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. Ibu HJ. Hasniwati/ Nining Binti H. Halil meninggal dunia pada hari Minggu Pagi tanggal 26 Juli 2026. Ketua Dharma Wanita mewakili seluruh anggota menyampaikan turut Berduka Cita dan mendoakan semoga almarhumah ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya.

../images/kegiatan/171070.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa Barat > DINAS PERIKANAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 17-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat sebagai organisasi yang secara struktural maupun fungsional menempati posisi strategis dalam mendukung keberhasilan tugas pokok dan fungsi instansi suami serta berperan aktif dalam pembangunan daerah, senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi melalui mekanisme koordinasi yang terstruktur, komunikatif, dan akuntabel. Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut serta mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan Rapat Rutin Bulanan pada hari Jumat, tanggal 17 Juli 2026, yang bertempat di Aula Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini dimulai tepat pada pukul 14.00 Wita dan berlangsung hingga selesai dengan suasana yang penuh kekeluargaan, keakraban, dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas organisasi Dharma Wanita Persatuan. Rapat Rutin bulan Juli 2026 ini menjadi momentum yang sangat strategis bagi organisasi untuk mengevaluasi capaian kegiatan pada periode sebelumnya, menyinkronkan rencana program kerja antar bidang, serta menindaklanjuti berbagai arahan dan keputusan yang telah dihasilkan dalam forum Rapat Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa Barat yang diselenggarakan sebelumnya di kawasan Wisata Ai Buak, Kecamatan Seteluk, pada tanggal 7 Juli 2026. Kehadiran seluruh unsur pengurus dan anggota dalam rapat ini mencerminkan tingkat dedikasi, tanggung jawab, dan komitmen yang tinggi terhadap pengembangan organisasi, sekaligus menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan internal, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, dan pelestarian nilai-nilai sosial budaya di tengah masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Rapat Rutin bulan Juli 2026 dihadiri oleh dua belas orang pengurus dan anggota yang mewakili seluruh elemen kepemimpinan dan keanggotaan organisasi, yaitu Ny. Susmaini Agus, S.Pd. selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, Ny. Yudha Riatri Setiarini Mugis, S.Pi. selaku Sekretaris I, Ny. Siti Hawa Jayadi selaku Bendahara I, Ny. Nurhayani Adam selaku Ketua Bidang Pendidikan, Ny. Hilwati Joko selaku Ketua Bidang Ekonomi, Ny. Baiq Hulnawati Afwan selaku Ketua Bidang Sosial Budaya, serta para anggota yang terdiri dari Ny. Ary Dertimayani Ainul, Ny. Ayu Rovitasari Dani, Ny. Rokpatul Aini Anas, S.E., Ny. Aisyah Amir, S.Pd., Ny. Mukmin Sunaryo, dan Ny. Juniarti Arif. Kehadiran yang lengkap dan representatif ini menunjukkan bahwa organisasi telah berhasil membangun sistem komunikasi dan koordinasi yang efektif, di mana setiap unsur pengurus dan anggota merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam memajukan organisasi. Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan, Ny. Susmaini Agus, S.Pd., membuka rapat dengan menyampaikan apresiasi yang tulus dan penuh kebanggaan kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir di tengah kesibukan masing-masing. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Rapat Rutin bukan sekadar formalitas administratif, melainkan forum strategis yang sangat penting untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas anggota, dan memastikan bahwa setiap program kerja yang dilaksanakan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota dan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Beliau juga mengingatkan bahwa kehadiran dalam rapat ini merupakan wujud nyata dari komitmen organisasi untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi dinamika zaman, sekaligus memperkuat jaringan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kabupaten maupun pusat. Agenda utama dalam Rapat Rutin bulan Juli 2026 ini adalah penyampaian laporan hasil Rapat Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa Barat yang telah diselenggarakan pada tanggal 7 Juli 2026 di kawasan Wisata Ai Buak, Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ny. Mukmin Sunaryo selaku Wakil Ketua Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, yang bertugas sebagai perwakilan resmi organisasi untuk menyerap arahan, menyelaraskan program, dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang ditetapkan dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat unit pelaksana. Dalam laporannya, Ny. Mukmin Sunaryo menyampaikan secara komprehensif seluruh pokok-pokok pembahasan, keputusan, dan arahan yang telah disampaikan dalam forum tersebut, yang mencakup evaluasi kinerja organisasi, sinkronisasi program kerja antar bidang, penguatan kelembagaan, serta rencana strategis untuk tahun anggaran 2027. Forum di Ai Buak yang diselenggarakan dengan konsep employee gathering di luar ruangan berhasil menciptakan suasana yang lebih santai, cair, dan penuh kekeluargaan, sehingga diskusi dapat berlangsung lebih terbuka, kreatif, dan produktif. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa Barat, Ny. Huswatun Hasanah Hairul, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Ketua Unit Pelaksana beserta Sekretaris yang telah hadir, sekaligus menegaskan bahwa pelaksanaan rapat di luar ruangan merupakan bagian dari upaya organisasi untuk menciptakan bonding yang lebih kuat antar pengurus, sehingga koordinasi dalam pelaksanaan program kerja dapat berjalan lebih harmonis dan efektif. Beliau juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bidang Ekonomi yang telah sukses menyelenggarakan Program Kerja berupa Sosialisasi Pengembangan Usaha UMKM DWP KSB pada tanggal 25 Juni 2026, yang dinilai sangat signifikan karena tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga membuka cakrawala baru bagi anggota DWP dalam mengembangkan kemandirian ekonomi keluarga melalui usaha mikro yang kreatif dan inovatif. Selain evaluasi program, rapat di Ai Buak juga menghasilkan sejumlah arahan strategis yang menjadi landasan bagi pelaksanaan program kerja di tingkat unit pelaksana pada periode berikutnya. Salah satu arahan penting adalah rencana pelaksanaan program kerja Bidang Sosial dan Budaya yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2026, berupa Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah yang akan dipusatkan di SMPN Tua Nanga, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan sosialisasi ini direncanakan akan mengundang Pengurus dan Anggota DWP Kabupaten, Ketua DWP UP Kecamatan Poto Tano dan Seteluk, serta melibatkan secara langsung 5 siswa SD dan SMP di Kecamatan Poto Tano beserta 1 orang guru pendamping, yang menunjukkan pendekatan yang pragmatis dan tepat sasaran dalam transfer edukasi kesehatan kepada generasi muda. Selain itu, diinformasikan pula bahwa akan diselenggarakan Lomba Fashion Show pada bulan Oktober 2026 yang diadakan oleh Dekranasda Kabupaten Sumbawa Barat, di mana Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa Barat diminta untuk berpartisipasi sebagai peserta dengan mengirimkan minimal 8 sampai 10 orang perwakilan yang merupakan istri-istri pejabat Eselon III, dengan tema Pakaian Casual. Partisipasi ini merupakan bentuk sinergi yang strategis antara organisasi perempuan di lingkungan aparatur sipil negara dengan lembaga yang bergerak di bidang kerajinan dan desain, yang pada gilirannya dapat mempromosikan produk lokal serta mempererat jaringan kerja sama antar instansi. Dalam rapat tersebut juga ditegaskan perihal distribusi atribut organisasi, di mana anggota yang belum mengambil bahan baju untuk seragam upacara tanggal 17 Agustus diminta untuk segera melakukan pengambilan di Toko Taliwang Textile karena ketersediaan barang sudah sangat menipis, sementara bagi anggota yang telah memesan Tas DWP, barang tersebut akan siap diambil pada pertengahan bulan Juli. Selain itu, diumumkan juga rencana pengadaan baju seragam olahraga khusus untuk DWP Kabupaten Sumbawa Barat, yang memerlukan pengisian list ukuran badan secara akurat untuk memastikan kesesuaian dan kenyamanan pemakaian. Dalam konteks penguatan tata kelola organisasi, disampaikan pula hasil penilaian E-Reporting yang merupakan indikator transparansi dan akuntabilitas pelaporan kegiatan organisasi. Diumumkan bahwa 4 besar juara E-Reporting DWP UP diraih oleh DWP UP Dinas Perkim, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, dan Sekretariat DPRD, yang menjadi motivasi bagi unit pelaksana lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan administrasi. Sistem E-Reporting yang diterapkan oleh DWP Kabupaten Sumbawa Barat ini merupakan upaya modernisasi tata kelola organisasi yang bertujuan untuk memudahkan pemantauan realisasi program kerja, meminimalisir kesalahan data, dan menyediakan basis data yang terintegrasi untuk evaluasi kinerja organisasi secara keseluruhan. Rapat di Ai Buak juga diisi dengan sesi pemaparan Program Kerja oleh Unit Pelaksana, di mana sebanyak 15 Unit Pelaksana DWP UP diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan progres kegiatan yang sudah dilaksanakan, serta rencana kegiatan yang belum dan akan segera dilaksanakan. Unit Pelaksana yang tampil pada bulan tersebut antara lain adalah DWP UP Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkim, Dinas Pertanian, Setwan, RSUD Asy Syifa, Setda, Bakesbangpol, BRIDA, Damkarmat, Dikes, Diskoperindag, PUPR, Disnakertrans, Bapenda, dan DPMPTSP. Sesi pemaparan ini berlangsung sangat interaktif dan dinamis, di mana setiap perwakilan UP berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi yang ditemukan di lapangan, sehingga menciptakan forum sharing yang berfungsi untuk mencegah tumpang tindih program dan mengidentifikasi peluang kolaborasi antar unit pelaksana yang memiliki visi dan misi yang sejalan. Memasuki tahapan perencanaan jangka panjang, rapat di Ai Buak juga membahas persiapan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) untuk tahun 2027. Diinstruksikan kepada masing-masing Bidang untuk segera menyusun RKA kegiatan tahun 2027 dengan alokasi anggaran masing-masing bidang sejumlah 50 juta rupiah, yang direncanakan untuk membiayai 2 hingga 3 kegiatan dalam skala besar yang memiliki dampak signifikan bagi anggota dan masyarakat. Penyusunan RKA 2027 ini akan segera diajukan ke BAPPEDA Kabupaten Sumbawa Barat untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut dalam forum Musrenbang, sehingga perencanaan anggaran yang matang dan proposal yang berbasis data serta kebutuhan riil menjadi kunci keberhasilan dalam mendapatkan persetujuan anggaran. Terkait dengan program strategis DWP Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2027, diinformasikan bahwa akan ada beberapa kegiatan unggulan yang direncanakan, antara lain Pelatihan Kepemimpinan khusus untuk istri-istri pejabat Eselon III, yang sangat relevan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, manajerial, dan wawasan para istri pejabat. Selain itu, akan diselenggarakan juga Lomba Tartil Al-Qur'an yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan anggota melalui pendalaman bacaan kitab suci, serta program penanganan Stunting yang akan terus menjadi fokus utama organisasi, mengingat masalah gizi buruk dan pendek pada anak masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan intervensi terpadu dan berkelanjutan dari berbagai pihak. Dalam rangka mendukung program kesehatan dan pelestarian budaya kuliner nusantara, Bidang Ekonomi masing-masing DWP UP diminta untuk membuat Resep Menu Sehat Makanan Khas Daerah, yang kemudian akan dikirimkan ke DWP Kabupaten untuk direkap dan dibukukan menjadi Buku Resep Menu Sehat Nusantara yang nantinya akan dikirimkan ke DWP Pusat, sebuah proyek strategis yang tidak hanya mendokumentasikan kekayaan kuliner lokal, tetapi juga mengintegrasikan aspek kesehatan ke dalam sajian makanan tradisional. Menindaklanjuti arahan tersebut, Rapat Rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat pada tanggal 17 Juli 2026 secara khusus membahas dan menetapkan rencana tindak lanjut segera berupa penyusunan dan pembuatan menu makanan khas daerah yang akan menjadi kontribusi nyata organisasi dalam proyek Buku Resep Menu Sehat Nusantara. Diskusi berlangsung dengan sangat antusias dan penuh semangat pelestarian budaya, di mana para peserta sepakat bahwa Kabupaten Sumbawa Barat memiliki kekayaan kuliner tradisional yang sangat beragam dan bernilai gizi tinggi, namun belum banyak didokumentasikan secara sistematis dalam format yang memenuhi standar kesehatan modern. Setelah melalui musyawarah dan pertimbangan yang matang, disepakati bahwa Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan akan mengembangkan empat hidangan khas daerah yang telah teruji secara turun-temurun dan memiliki potensi untuk diadaptasi menjadi menu sehat, yaitu Pecal Aru, Sambung Buluh Ikan Betok, Batu Kumung, dan Gali Anok. Pemilihan keempat menu ini didasarkan pada pertimbangan ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah, nilai gizi yang seimbang, keunikan rasa yang mencerminkan identitas kuliner Sumbawa Barat, serta kemudahan dalam proses pengolahan yang dapat diaplikasikan oleh keluarga sehari-hari. Pecal Aru, sebagai hidangan pertama, akan dikembangkan dengan memanfaatkan sayuran lokal dan bumbu rempah khas yang kaya antioksidan, diolah dengan teknik pengurangan minyak dan penambahan protein nabati untuk meningkatkan nilai gizinya. Sambung Buluh Ikan Betok akan memanfaatkan ikan air tawar yang kaya omega-3, dimasak dalam buluh bambu untuk mempertahankan kelembapan dan rasa alami, serta dikombinasikan dengan sayuran dan rempah yang bersifat anti-inflamasi. Batu Kumung, yang secara tradisional merupakan hidangan berbasis tepung beras, akan dimodifikasi dengan pengurangan kadar gula dan garam, serta penambahan serat dan vitamin untuk menjadikannya hidangan yang ramah bagi penderita diabetes dan hipertensi. Sementara itu, Gali Anok akan dikembangkan sebagai hidangan penutup atau camilan sehat yang memanfaatkan madu asli, dengan teknik pengolahan yang meminimalkan penggunaan bahan pengawet dan pemanis buatan. Implementasi pembuatan menu makanan khas daerah ini akan dilakukan secara bertahap dan terstruktur, dimulai dengan pembentukan tim kecil yang terdiri dari Ketua Bidang Ekonomi, anggota yang memiliki keahlian dalam bidang kuliner. Tim ini akan bertugas untuk melakukan riset resep tradisional, menguji coba variasi bahan dan teknik memasak, serta mendokumentasikan setiap tahapan proses dalam format yang sesuai dengan panduan penyusunan buku resep dari DWP Pusat. Setiap percobaan akan disertai dengan analisis gizi sederhana, pengukuran kalori, serta evaluasi rasa dan tekstur untuk memastikan bahwa hidangan yang dihasilkan tidak hanya sehat secara medis, tetapi juga tetap mempertahankan cita rasa autentik yang dicintai masyarakat. Selain itu, akan dilakukan juga uji coba penerimaan oleh anggota keluarga dan rekan kerja untuk mendapatkan umpan balik yang konstruktif sebelum resep final ditetapkan. Pendekatan partisipatif ini penting untuk memastikan bahwa resep yang dihasilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan dan selera masyarakat Sumbawa Barat, sekaligus mudah diadaptasi oleh keluarga dengan berbagai tingkat kemampuan memasak. Dokumentasi proses akan mencakup foto tahapan memasak, penjelasan teknis, tips substitusi bahan untuk alasan kesehatan atau ketersediaan, serta saran penyajian yang menarik, sehingga buku resep yang dihasilkan tidak hanya menjadi arsip budaya, tetapi juga panduan praktis yang dapat digunakan secara luas. Setelah membahas tindak lanjut dari rapat kabupaten, agenda rapat dilanjutkan dengan koordinasi dan evaluasi kinerja masing-masing bidang, yaitu Bidang Pendidikan, Bidang Sosial Budaya, dan Bidang Ekonomi. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan program pada bulan sebelumnya, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk periode berikutnya. Bidang Pendidikan yang dipimpin oleh Ny. Nurhayani Adam melaporkan bahwa kegiatan DWP Mengajar yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Jereweh pada bulan Juni 2026 telah berjalan dengan sangat baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan yang mengangkat tema Ancaman Rokok Pada Remaja berhasil meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan siswa-siswi terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan rokok, serta memberikan keterampilan praktis untuk menolak ajakan merokok. Evaluasi menunjukkan bahwa antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama kegiatan sangat tinggi, yang tercermin dari jumlah pertanyaan yang diajukan, keaktifan dalam sesi diskusi, serta komitmen yang dinyatakan dalam deklarasi anti-rokok di akhir acara. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan kegiatan antara lain persiapan yang matang oleh tim, dukungan penuh dari pihak sekolah, metode penyampaian yang sesuai dengan karakteristik siswa, serta materi yang relevan dan menarik. Namun, terdapat juga beberapa kendala yang diidentifikasi, seperti keterbatasan waktu yang menyebabkan beberapa topik tidak dapat dibahas secara mendalam, serta keterbatasan fasilitas audio-visual yang mempengaruhi kualitas presentasi. Kendala-kendala ini menjadi bahan pertimbangan penting untuk perbaikan kegiatan di masa mendatang, dan direncanakan akan dilakukan tindak lanjut berupa monitoring berkala, kegiatan penyegaran, pembentukan duta anti-rokok, serta pembangunan komunikasi berkelanjutan dengan pihak sekolah. Bidang Ekonomi yang dipimpin oleh Ny. Hilwati Joko menyampaikan laporan mengenai capaian kegiatan pada bulan lalu, serta rencana kegiatan untuk bulan ini yang akan menjadi fokus utama evaluasi. Ditekankan bahwa program Sosialisasi Pengembangan Usaha UMKM DWP KSB yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2026 telah memberikan dampak positif yang signifikan, di mana banyak anggota yang termotivasi untuk memulai atau mengembangkan usaha mikro dengan pendekatan yang lebih profesional dan berkelanjutan. Namun, untuk menjaga momentum tersebut, Bidang Ekonomi merencanakan kegiatan lanjutan berupa pembukaan bazar di Car Free Day (CFD) yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2026. Kegiatan bazar ini dirancang sebagai medium untuk mempromosikan produk UMKM yang dikelola oleh anggota, memperkenalkan inovasi produk, serta membuka peluang jaringan pemasaran yang lebih luas. Persiapan untuk kegiatan bazar telah dimulai dengan pendataan produk yang akan ditampilkan, penentuan standar kualitas dan kemasan, serta koordinasi dengan panitia CFD untuk mendapatkan lokasi stan yang strategis. Selain itu, akan dilakukan juga pelatihan singkat mengenai teknik penjualan, pelayanan pelanggan, dan manajemen keuangan sederhana bagi peserta bazar, sehingga mereka tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi juga membangun pengalaman berwirausaha yang komprehensif. Diharapkan melalui kegiatan bazar ini, anggota tidak hanya memperoleh pendapatan tambahan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, dan kapasitas dalam mengelola usaha secara mandiri. Bidang Sosial Budaya yang dipimpin oleh Ny. Baiq Hulnawati Afwan mempresentasikan rencana kegiatan untuk bulan Agustus 2026, yang akan berfokus pada perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangka menyambut momen bersejarah tersebut, Bidang Sosial Budaya merencanakan penyelenggaraan berbagai lomba antar bidang di lingkungan Dinas Perikanan, yang melibatkan seluruh karyawan dan istri ASN. Lomba-lomba yang direncanakan antara lain adalah Lomba Yel-Yel, Lomba Membuat Me Siong, Lomba Voli Memakai Daster dan Sarung, Lomba Balap Karung, Lomba Menghias Ruangan dan Taman dengan Tema HUT RI, serta Lomba Sambung Lagu. Rangkaian lomba ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas, dan menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan penuh keceriaan di lingkungan Dinas Perikanan. Setiap lomba dirancang dengan konsep yang kreatif, inklusif, dan mudah diikuti oleh berbagai kalangan usia dan gender, sehingga setiap orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan menunjukkan bakat atau kreativitasnya. Lomba Yel-Yel akan menguji kekompakan, kreativitas, dan semangat tim, di mana setiap bidang diwajibkan untuk menyusun yel-yel yang mencerminkan identitas dan semangat bidang mereka. Lomba Membuat Me Siong akan mengasah keterampilan teknis, ketelitian, dan nilai seni, di mana peserta akan berkompetisi dalam merakit dan menghias miniatur rumah tradisional Sumbawa yang terbuat dari bahan daur ulang atau alami. Lomba Voli Memakai Daster dan Sarung akan menjadi ajang rekreasi yang menyenangkan, di mana peserta bermain voli dengan pakaian santai yang menuntut koordinasi, kelucuan, dan kerja sama tim. Lomba Balap Karung akan menguji kecepatan, kelincahan, dan semangat sportivitas, sementara Lomba Menghias Ruangan dan Taman dengan Tema HUT RI akan menguji kreativitas, estetika, dan kemampuan mengubah lingkungan kerja menjadi ruang yang inspiratif dan penuh semangat nasionalisme. Terakhir, Lomba Sambung Lagu akan menguji ingatan, kecepatan berpikir, dan pengetahuan tentang lagu-lagu nasional dan daerah, di mana peserta harus melanjutkan lirik lagu yang dinyanyikan oleh tim sebelumnya tanpa jeda. Untuk mendukung keberhasilan rangkaian lomba tersebut, rencana hadiah akan dikoordinasikan secara intensif dengan pihak Dinas Perikanan agar dapat tercipta kolaborasi yang sinergis antara Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan dengan instansi suami. Koordinasi ini meliputi penyusunan proposal anggaran, penentuan jenis dan nilai hadiah yang sesuai, serta mekanisme pengadaan dan distribusi hadiah yang transparan dan akuntabel. Pihak Dinas Perikanan diharapkan dapat memberikan dukungan dana atau fasilitas yang diperlukan, sementara DWP UP Dinas Perikanan akan bertanggung jawab atas pelaksanaan teknis, penjurian, dan dokumentasi kegiatan. Kolaborasi ini tidak hanya akan meringankan beban finansial organisasi, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis antara organisasi perempuan dengan instansi pemerintah, sehingga setiap kegiatan yang diselenggarakan dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Selain itu, akan dibentuk juga panitia kecil yang terdiri dari perwakilan DWP UP dan staf Dinas Perikanan untuk memastikan bahwa seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal, standar kualitas terjaga, dan komunikasi antar pihak terjalin dengan baik. Mekanisme penjurian akan melibatkan juri independen yang kompeten di bidangnya, serta menerapkan sistem penilaian yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga setiap pemenang dipilih berdasarkan merit dan prestasi yang ditampilkan. Tujuan utama dari penyelenggaraan rangkaian lomba menyambut HUT RI ini adalah untuk mempererat dan mempersolid hubungan antar karyawan dan istri ASN di lingkungan Dinas Perikanan, sehingga tercipta iklim kerja yang positif, kolaboratif, dan saling mendukung. Dalam konteks organisasi yang terdiri dari berbagai latar belakang, usia, dan jabatan, kegiatan semacam ini berfungsi sebagai katalisator untuk mengurangi jarak hierarkis, membangun kepercayaan, dan menciptakan rasa memiliki yang sama terhadap organisasi. Melalui proses persiapan dan pelaksanaan lomba, para peserta akan belajar untuk bekerja sama, menghargai perbedaan, mengelola konflik secara konstruktif, serta merayakan keberhasilan bersama dengan penuh syukur. Nilai-nilai ini tidak hanya relevan dalam konteks perayaan kemerdekaan, tetapi juga sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan kesejahteraan psikologis karyawan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi medium untuk melestarikan nilai-nilai kebangsaan, semangat gotong royong, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda di lingkungan Dinas Perikanan, sehingga warisan perjuangan para pahlawan kemerdekaan tetap hidup dan relevan di era modern. Menutup sesi evaluasi dan perencanaan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan, Ny. Susmaini Agus, S.Pd., menyampaikan arahan dan permintaan komitmen yang tegas kepada seluruh anggota. Beliau menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja yang disusun dengan baik, tetapi juga oleh tingkat partisipasi aktif, dedikasi, dan tanggung jawab setiap anggota dalam melaksanakan setiap kegiatan yang diselenggarakan, baik oleh DWP UP Dinas Perikanan maupun DWP Kabupaten. Beliau mengajak seluruh anggota untuk tidak hanya menjadi penonton atau peserta pasif, tetapi menjadi agen perubahan yang proaktif, kreatif, dan siap berkontribusi sesuai dengan kapasitas dan keahlian masing-masing. Komitmen ini bukan sekadar janji lisan, melainkan harus diwujudkan melalui kehadiran yang konsisten, partisipasi yang bermakna, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah dipercayakan. Beliau juga mengingatkan bahwa organisasi ini adalah rumah kedua bagi setiap anggota, di mana setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki nilai dan dampak yang signifikan bagi kemajuan bersama. Oleh karena itu, beliau meminta setiap anggota untuk saling mendukung, saling mengingatkan, dan saling memotivasi dalam menjalankan amanah organisasi, sehingga DWP UP Dinas Perikanan dapat terus berkembang menjadi organisasi yang lebih maju, profesional, dan berdampak nyata bagi anggota dan masyarakat. Dalam perspektif yang lebih luas, seluruh kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh DWP UP Dinas Perikanan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat yang ingin mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Program-program yang diselaraskan, mulai dari edukasi pencegahan narkoba, pemberdayaan ekonomi kreatif, percepatan penanganan stunting, hingga penguatan spiritual dan etika, semuanya berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga. Keluarga yang sehat, berpendidikan, mandiri secara ekonomi, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan akan menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan. DWP UP Dinas Perikanan, dengan fokus pada potensi sektor kelautan dan Perikanan, dapat mengintegrasikan program stunting dengan pemberian abon ikan atau olahan hasil tangkapan, program ekonomi kreatif dengan pengembangan usaha pengolahan produk Perikanan, serta program pendidikan dengan sosialisasi gizi berbasis sumber daya laut. Integrasi ini tidak hanya memperkaya substansi program, tetapi juga memperkuat identitas organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah yang berbasis pada kearifan lokal dan potensi unggulan. Dengan demikian, setiap langkah yang diambil oleh organisasi tidak hanya bermanfaat bagi anggota, tetapi juga berkontribusi secara sistemik terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional dan nasional. Untuk memastikan keberlanjutan dan akuntabilitas setiap kegiatan, rapat ini juga menegaskan pentingnya pengelolaan administrasi dan keuangan yang transparan, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Setiap bidang diwajibkan untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang rinci dan realistis sebelum pelaksanaan kegiatan, serta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang lengkap dan dapat diverifikasi setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Dokumen-dokumen yang wajib dilampirkan dalam LPJ meliputi undangan kegiatan, daftar hadir peserta, notulensi kegiatan, dokumentasi foto, kuitansi pembayaran, serta bukti-bukti transaksi lainnya. Kelengkapan dokumen ini menjadi syarat mutlak dalam penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) keuangan yang akan disampaikan kepada instansi terkait sebagai bentuk akuntabilitas penggunaan dana. Selain itu, sistem pelaporan E-Reporting yang telah diadopsi oleh DWP Kabupaten Sumbawa Barat juga ditekankan sebagai instrumen penting untuk monitoring kinerja organisasi, di mana setiap kegiatan wajib dilaporkan secara tepat waktu dan akurat melalui platform digital yang telah disediakan. Pemahaman yang benar terhadap mekanisme pengkategorian laporan juga ditekankan, di mana kegiatan yang hanya dihadiri dikategorikan ke dalam bidang Sekretariat, sedangkan kegiatan yang dilaksanakan sebagai penyelenggara dimasukkan ke dalam bidang masing-masing sesuai jenis kegiatannya. Disiplin administratif ini penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan organisasi, serta meningkatkan kredibilitas DWP UP Dinas Perikanan di mata pemangku kepentingan. Dokumentasi kegiatan menjadi aspek yang tidak kalah pentingnya dalam tata kelola organisasi modern. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi, harus didokumentasikan secara sistematis dalam format digital dan cetak yang terorganisir. Dokumentasi ini tidak hanya berfungsi sebagai arsip administratif, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran, referensi untuk perencanaan kegiatan di masa mendatang, serta medium untuk menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Foto, video, notulensi rapat, materi pelatihan, serta hasil evaluasi peserta akan disimpan dalam database digital yang terstruktur, lengkap dengan metadata yang memudahkan pencarian dan analisis. Selain itu, akan dikembangkan juga portal informasi internal atau buletin berkala yang memuat highlight kegiatan, best practice, profil anggota berprestasi, serta tips dan panduan terkait program-program organisasi. Pendekatan ini akan meningkatkan visibilitas organisasi, memperkuat branding positif, serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan antar anggota dan unit pelaksana lainnya. Dengan sistem dokumentasi dan pengetahuan yang baik, organisasi dapat menghindari pengulangan kesalahan, mengoptimalkan sumber daya, serta membangun narasi positif yang memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap peran DWP dalam pembangunan daerah. Selain program kerja eksternal, pengembangan kapasitas anggota juga menjadi fokus strategis organisasi. DWP UP Dinas Perikanan berkomitmen untuk mengikuti setiap pelatihan, workshop, dan forum diskusi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan, manajemen organisasi, literasi digital, kewirausahaan, serta pengasuhan anak di era digital. Program-program ini pastinya dirancang berdasarkan hasil needs assessment yang dilakukan secara berkala, sehingga materi yang disampaikan benar-benar relevan dengan kebutuhan dan aspirasi anggota. Selain itu, akan dikembangkan juga program mentoring dan coaching di mana anggota yang memiliki pengalaman atau keahlian khusus dapat membimbing anggota lainnya dalam mengembangkan potensi mereka. Pendekatan ini akan menciptakan budaya pembelajaran organisasi yang berkelanjutan, di mana setiap anggota merasa didukung untuk tumbuh, berinovasi, dan berkontribusi secara maksimal. Selain itu, akan dijalin juga kemitraan dengan lembaga pelatihan, universitas, atau praktisi profesional yang dapat memberikan pendampingan teknis dan sertifikasi kompetensi, sehingga anggota tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengakuan formal atas keterampilan yang mereka miliki. Sebagai organisasi yang beranggotakan istri-istri Pegawai Negeri Sipil, DWP UP Dinas Perikanan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di sekitar lingkungan kerja dan tempat tinggal. Program-program pemberdayaan seperti pelatihan pembuatan bakso ikan di Desa Labuhan Lalar dan Labuhan Kertasari telah membuktikan bahwa organisasi dapat berperan aktif dalam meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga nelayan, sekaligus berkontribusi dalam penanganan stunting melalui peningkatan konsumsi ikan. Ke depan, program-program serupa akan terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya, dengan melibatkan lebih banyak desa binaan, mitra strategis, dan sumber pendanaan alternatif. Selain itu, akan diselenggarakan juga kegiatan bakti sosial, santunan untuk anak yatim dan dhuafa, serta kampanye kesehatan dan kebersihan lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif anggota dan masyarakat. Pendekatan berbasis komunitas ini akan memperkuat posisi organisasi sebagai agen perubahan yang tidak hanya peduli terhadap kesejahteraan internal, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas. Dengan demikian, DWP UP Dinas Perikanan tidak hanya menjadi organisasi yang eksis, tetapi juga organisasi yang bertransformasi, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa Barat. Sistem monitoring dan evaluasi yang terstruktur akan menjadi tulang punggung dalam memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas program kerja organisasi. Setiap kegiatan akan dipantau secara berkala melalui indikator kinerja yang terukur, seperti jumlah peserta, tingkat kepuasan, capaian target, serta dampak jangka pendek dan panjang yang dihasilkan. Data yang terkumpul akan dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta digunakan sebagai bahan untuk penyusunan rencana perbaikan dan inovasi di periode berikutnya. Selain itu, akan diterapkan juga mekanisme umpan balik 360 derajat di mana anggota, peserta, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memberikan masukan secara anonim atau terbuka, sehingga organisasi dapat terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan konteks. Pendekatan berbasis data dan bukti ini akan memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan tidak hanya bersifat intuitif, tetapi juga terukur, dapat dievaluasi, dan dapat direplikasi di wilayah lain. Dengan budaya evaluasi yang terbuka dan berkelanjutan, organisasi dapat terus beradaptasi dengan perubahan, mengantisipasi tantangan baru, serta memperkuat kapasitas internal secara sistematis. Rapat Rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat pada tanggal 17 Juli 2026 telah berjalan dengan sangat baik dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menjadi landasan pelaksanaan program kerja ke depan. Kehadiran seluruh pengurus dan anggota menunjukkan tingginya komitmen dan dedikasi dalam menjalankan roda organisasi. Berbagai informasi, kebijakan, dan keputusan yang disampaikan dalam rapat ini diharapkan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh seluruh pihak yang terkait. Khususnya bagi masing-masing Ketua Bidang, percepatan penyusunan Rencana Anggaran Biaya dan pelaksanaan Rapat Persiapan Kegiatan menjadi prioritas utama agar setiap program kerja dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah direncanakan. Ketepatan waktu pelaksanaan program kerja tidak hanya berkaitan dengan kinerja organisasi, tetapi juga berdampak langsung pada penyerapan anggaran dan capaian indeks e-reporting DWP Kabupaten. Dengan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan dedikasi yang tinggi, seluruh jajaran DWP UP Dinas Perikanan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan organisasi dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Semoga setiap program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan sukses, membawa manfaat nyata yang dirasakan oleh seluruh anggota DWP dan masyarakat luas. Sebagai penutup, laporan ini disusun sebagai dokumentasi resmi pelaksanaan Rapat Rutin bulan Juli 2026 dan menjadi arsip penting bagi perjalanan organisasi Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat. Diharapkan dokumen ini dapat menjadi bahan referensi dan pembelajaran bagi pengurus dan anggota dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di masa mendatang, serta dapat menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan organisasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan semangat terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi, DWP UP Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas organisasi, memperluas dampak positif bagi anggota dan masyarakat, serta mewujudkan visi menjadi organisasi perempuan yang tangguh, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi terwujudnya Kabupaten Sumbawa Barat yang Maju Luar Biasa. Semoga segala upaya yang telah dan akan dilakukan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi anggota, keluarga besar Dinas Perikanan, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat pada umumnya, serta menjadi amal ibadah yang diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, demi terwujudnya generasi penerus yang tangguh, berdaya, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Akhir kata, semoga rapat-rapat berikutnya dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi, dengan partisipasi yang lebih aktif, diskusi yang lebih produktif, dan hasil yang lebih optimal untuk kemajuan organisasi dan kesejahteraan anggota.

../images/kegiatan/171068.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tojo Una-Una > DWP SEKRETARIS DEWAN KAB TOJO UNA-UNA

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-07-2026

Kegiatan rutin pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tojo Una Una tgl 16 Juli tahun 2026, yang diikuti oleh Ketua DWP Sekertariat DPRD Kabupaten Tojo Una Una, bertempat diRujab Sekda Kab. Tojo Una Una

../images/kegiatan/171066.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kolaka > SKPD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 03-07-2026

Majelis Taklim Ittihadunnisa Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka melaksanakan Pengajian Rutin Bulanan, yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 03 Juli 2026 pukul 16.00 WITA bertempat di Masjid Miftahul Jannah Kantor Bupati Kolaka. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Unsur Dharma Wanita Persatuan bersama anggota Dharma Wanita Persatuan se-Kabupaten Kolaka sejumlah 62 orang. Susunan acara sebagai berikut: Acara diawali pembukaan oleh MC Ibu Musdalipah Rusli dari Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kabupaten Kolaka, dilanjutkan dengan lantunan Asma'ul Husna oleh Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Kolaka; Acara kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Ibu Aisyah Ainil Fitriah Syam perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Pengendalian Penduduk Dan KB Kabupaten Kolaka. Selanjutnya Arahan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Ibu Sitti Nurhaeni Akbar Beliau menyampaikan beberapa hal antara lain: Ucapan terima kasih kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur bersama anggota yang sudah hadir pada hari ini, alhamdulillah semakin meningkat setiap bulannya, beliau juga menyampaikan arahan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka mengharapkan kehadiran Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur bersama anggota pada setiap kegiatan Dharma Wanita Persatuan termasuk kegiatan pengajian rutin bulanan karena kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat dan pentingnya siraman rohani bagi kita semua sehingga kita lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wata'ala, dengan menghadiri kegiatan majelis ilmu, kita mendapatkan pencerahan dan menambah ilmu agama kita, Anggota DWP juga lebih banyak bersabar dan banyak bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. Istri ASN sebagai pendamping suami diharapkan mampu menjadi penyeimbang emosional, mitra strategis bagi suami dalam menjalankan tugas, membantu menciptakan keluarga harmonis dan berperan aktif dalam pembangunan masyarakat melalui organisasi Dharma Wanita Persatuan. Acara selanjutnya tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz Saleh Sutrisna, S.Ag, M.Ag dengan judul ceramah ”Makna Bersyukur” Semua dimensi kehidupan dipenuhi oleh nikmat dari Allah SWT, hakikat kesyukuran yang tertinggi Adalah beribadah kepada Allah SWT yaitu Shalat. Syukur adalah akhlak mulia yang dapat menjaga nikmat yang sudah ada dan mengundang nikmat yang belum datang. Ketika kita tidak pandai bersyukur, nikmat itu bisa hilang, karena manusia seringkali lupa bahwa semua yang ia miliki adalah titipan dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: Lihatlah kepada orang yang berada di bawah kalian dalam hal dunia dan jangan melihat kepada orang yang berada di atas kalian, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah Hadist Riwayat Muslim. Hadits ini menjadi pedoman hidup agar kita tidak terus membandingkan diri dengan orang lain dalam urusan dunia. Karena membandingkan diri ke atas akan membuat kita kufur nikmat. Tapi jika kita melihat ke bawah, kita akan lebih mudah merasa cukup dan bersyukur. Orang beriman selalu merasa cukup dengan apa yang Allah berikan. Ia tidak mudah iri, tidak gelisah, dan tidak tamak. Sebaliknya, ia fokus menggunakan nikmat itu untuk ibadah dan kebaikan. Beliau juga menyampaikan bahwa Zikir adalah salah satu cara untuk menjaga hati tetap terhubung dengan Allah SWT. Dengan mengingat Allah, hati kita akan senantiasa merasa dekat dengan-Nya dan mendapatkan ketenangan. Zikir juga membantu kita untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah, baik yang besar maupun yang kecil. Menjaga hati dan bersyukur adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan dalam menjalani kehidupan yang bahagia dan bermakna. Dengan menjaga hati, kita menciptakan ruang untuk kedamaian dan ketenangan batin, sementara dengan bersyukur, kita membuka pintu-pintu rezeki dan keberkahan dalam hidup. Keduanya adalah kunci utama untuk mencapai kebahagiaan sejati, yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi abadi hingga akhirat nanti. Mari kita jaga hati kita dari segala macam penyakit hati dan biasakan diri untuk selalu bersyukur atas setiap nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, agar kita dapat meraih kebahagiaan yang hakiki dalam hidup ini. Sebagai bentuk wujud syukur atas terlaksananya kegiatan pada hari ini, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ibu Fatimah Mukhlisin dari Dharma Wanita Persatuan BKAD Acara ditutup oleh MC dengan ucapan alhamdulillah yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, berakhir pada pukul 17.30 WITA. Kegiatan Pengajian Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka menjadi agenda penting yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan rohani, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antar anggota, serta memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan dalam pembangunan moral dan spiritual keluarga ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh plt ketua unsur DWP Dinas PUPR Ny. Samsuriaty Ihwan bersama anggota Ny. Junny Herman.

../images/kegiatan/171065.jpg
Info Baru

DWP DKI JAKARTA > SKPD Dinas Perhubungan

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 17-07-2026

Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta mendorong budaya Investasi yang inklusif, PT. Pegadaian (Persero) menyelenggarakan kegiatan "Bazaar Emas dan Literasi Keuangan" dengan tema "Perempuan Berdaya, Finansial Terjaga, Generasi Emas Tercipta". Acara diselenggarakan dalam menyambut peringatan Hari Anak Nasilnal Tahun 2026. Kegiatan ini dapat menjadi ruang edukasi dan pemberdayaan bagi perempuan, keluarga dan anak demi masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini juga mendukung berbagai upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya dan perduli lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah bernilai ekonomi (Bank Sampah ; Memilah Sampah menjadi Emas), perberdayaan UMKM, serta penguatan literasi keuangan. Ketua Bidang Ekonomi DWP Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Ny. Iput Rudi beserta Ny. Yuli Afandi, hadir dalam acara ini.

../images/kegiatan/171064.jpg
Info Baru

DWP Badan SAR Nasional > DWP Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banten

  • Oleh: Sekretariat
  • 12-07-2026

Minggu,12 Juli 2026 Ketua Dwp Up Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banten Ny.Darna Al Amrad Mengikuti Talkshow And Sharing Session Dengan Tema"Empowering Resilient Women,Building Prepared Communities"Di Hall Convention Exhibition Pada Event IISar Yang Dilaksanakan Di Nice Pik 2 Tangerang Banten.

../images/kegiatan/171063.jpg
Info Baru

DWP Badan SAR Nasional > DWP Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banten

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 20-07-2026

Senin, 20 Juli 2026 Dharma Wanita Persatuan UP KPP Banten Ny Darna Al Amrad beserta pengurus dan anggota Melaksanakan Kegiatan Pertemuan Rutin Bulanan sekaligus praktek bikin lumpia di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten

../images/kegiatan/171062.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Barito Kuala > DWP Dinas Kesehatan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 26-07-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BARITO KUALA

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN BARITO KUALA

SENAM PAGI CERIA

Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala telah mengikuti kegiatan :
Nama Kegiatan : Senam Pagi Cerita
Bidang : Sosial Budaya
Program Kerja Bidang Sosial Budaya : Ketahanan Keluarga
Jenis Kegiatan Ketahanan Keluarga : Olahraga

LAPORAN KEGIATAN

Senam Pagi Cerita DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala

I. PENDAHULUAN

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala terus berupaya menjaga kesehatan jasmani dan mempererat kebersamaan antaranggota. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan senam pagi ceria yang dilaksanakan di halaman panjat tebing Marabahan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat tali silaturahmi.

II. TUJUAN KEGIATAN

Tujuan DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala mengikuti kegiatan senam pagi cerita adalah :
1. Meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani anggota DWP.
2. Memupuk kekompakan, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
3. Menjalin silaturahmi antar anggota DWP maupun dengan masyarakat sekitar.
4. Memberikan semangat positif agar anggota lebih produktif dalam beraktivitas.

III. PELAKSANAAN

Pelaksanaan senam pagi ceria :
Hari/Tanggal : Minggu, 26 Juli 2026
Tempat : Halaman Panjat Tebing Marabahan
Waktu : 07.20 wita sampai selesai
Penyelenggara : Disporbudpar Kabupaten Barito Kuala
Pakaian : Olahraga
Jumlah partisipan : 49 orang
Terdiri dari Anggota DWP Kabupaten Barito Kuala dan masyarakat umum
Perwakilan DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala :
1. Ny. Afri Rinodi (Ketua Bidang Sosial Budaya)
2. Ny. Samsiah (Anggota Bidang Ekonomi)

IV. URAIAN KEGIATAN

Sejak pagi, para peserta sudah hadir dengan penuh antusias. kemudian dilanjutkan senam pagi yang dipandu oleh instruktur senam yaitu Ny. Endang Yosse, Ny. Faton dan Ny.Wati. Gerakan-gerakan ringan dan energik diikuti dengan semangat, disertai tawa dan keceriaan anggota yang membuat suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan.

Urutan Senam Pagi Ceria

1. Persiapan
Peserta berkumpul di lokasi.
Pemanasan suasana dengan musik riang.
Instruktur memperkenalkan diri dan memberi arahan singkat.

2. Pemanasan (5–10 menit)
Gerakan peregangan ringan:
leher, bahu, tangan, pinggang, dan kaki.
Mengatur pernapasan agar tubuh siap bergerak.

3. Gerakan Inti (20–30 menit)
Senam dengan musik ceria dan penuh semangat.
Gerakan berirama melibatkan seluruh anggota tubuh :
Mengayun tangan.
Langkah kaki bervariasi.
Putaran pinggang dan badan.
Gerakan kombinasi tangan kaki sederhana.
Intensitas dibuat bertahap: mulai ringan sedang lebih energik.

4. Pendinginan (5–10 menit)
Gerakan melambat, menenangkan tubuh.
Peregangan otot agar tidak kaku.
Latihan pernapasan untuk relaksasi.

5. Penutup
Musik diperlambat dan dihentikan.
Instruktur memberi ucapan terima kasih.

V. HASIL DAN MANFAAT

Anggota mendapatkan manfaat langsung berupa tubuh yang lebih segar dan bugar.
Terjalin kekompakan serta kebersamaan antaranggota DWP.
Tercipta suasana harmonis dan penuh semangat dalam lingkungan organisasi.
Menjadi sarana rekreasi sehat yang sederhana namun bermanfaat.

VI. KESIMPULAN

Kegiatan senam pagi yang diikuti DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala di halaman panjat tebing Marabahan berjalan lancar, meriah, dan penuh manfaat. Kegiatan ini terbukti mampu menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya hidup sehat.

VII. PENUTUP

Demikian laporan kegiatan ini dibuat untuk dokumentasi sekaligus bahan evaluasi. Besar harapan agar kegiatan senam sehat dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga manfaat yang diperoleh dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh anggota.

../images/kegiatan/171061.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tojo Una-Una > DWP SEKRETARIS DEWAN KAB TOJO UNA-UNA

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 22-07-2026

Kegiatan Pemanfaatan Pojok Baca Oleh Anggota DWP Sekretariat DPRD dan Anaknya Di Ruangan Sekretariat DPRD Fungsi dan Kegiatan 1. Meningkatkan minat baca : Menyediakan akses buku yang dekat dan mudah dijangkau oleh anggota DWP, pegawai, serta masyarakat. 2. Koleksi beragam : Berisi buku pengetahuan, novel, majalah, hingga buku anak. 3. Fasilitas pendukung: Dilengkapi tempat duduk santai, karpet

../images/kegiatan/171060.jpg
Info Baru

DWP NUSA TENGGARA BARAT > Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-07-2026

Rabu, 22 Juli 2026 Anggota DWP Dinsos P3A mengadakan kegiatan senam bersama di Aula PPSBL Muthmainnah Selebung Loteng untuk menjaga kebugaran dan semangat kebersamaan

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID