Ny. Rini Mawi selaku anggota Dharma Wanita Persatuan unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan menghadiri undangan dari Majelis Taklim Arraudah Niagara Hill dalam rangka pengajian rutin mingguan yang di selenggarakan pada hari sabtu tanggal 20 Juni 2026 pukul 13.30 wib sampai dengan pukul 16.00 wib di Masjid Alr Raudah Niagara Hill Baturaja Timur. Pengajian rutin mingguan ini dihadiri oleh perwakilan dari pengajian pengajian kelurahan lainnya. Ny. Rini Mawi selaku anggota Dharma Wanita Persatuan unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan merupakan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Di undang nya ibu-ibu pengajian dari kelurahan lainnya merupakan dalam rangka silaturahmi. Karena silaturahmi adalah hal yang sangat bermanfaat sekali untuk kita semua, karena akan menumbuhkan rasa kekeluargaan kekompakan dan kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antar sesama pengurus pengajian se-Kecamatann Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Pada pengajian rutin mingguan kali ini Ny. Rini Mawi merasa bersyukur dapat menghadiri acara pengajian rutin mingguan anak ranting Muslimat Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Adapun acara ataupun kegiatan yang dilaksanakan di pengajian ini adalah tadarus Al-Qur'an bersama, dimulai dari halaman pertama pada Al-Qur'an. Semua peserta mendapatkan giliran untuk membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Kegiatan tadarus Al-Qur'an yang dilaksanakan membuat semua yang hadir harus fokus dan mengikuti dengan baik dan benar para pembaca tadarus Al-Qur'an sebelumnya agar ketika sampai pada giliran pembacaan Al-Qur'an selanjutnya tidak ketinggalan. Surat demi surat, ayat demi ayat di baca secara bergiliran sesuai dengan urutan duduk peserta tadarus. Pembacaan tadarus Al-Qur'an merujuk pada ceramah yang disampaikan oleh ustadzah Nurhayati bahwa membaca Alqur'an akan memperoleh pahala 10 kali lipat kebaikannya. Setiap kata, setiap huruf yang kita baca akan memperoleh imbalan 10 kali lipat kebaikan. Acara Selanjutnya setelah semua peserta pengajian memperoleh kesempatan membaca Al-Qur'an secara tadarus ibu ibu pengajian di suguhi dengan siraman rohani yang di sampaikan oleh ustadzah Nurhayati dengan tema pentingnya membaca Al-Qur'an. Pada tema yang di sampaikan bahwa membaca Al-Qur'an adalah perintah dari Allah SWT yang harus di lakukan oleh seluruh umat islam di seluruh dunia. Kita akan dapat membaca Al-Qur'an apabila kita mendidik anak-anak kita semua sedari dini untuk dapat membaca Al- Qur'an. Menurut ustadzah Nurhayati bahwa pengenalan membaca Al-Qur'an sedari dini adalah hal yang sangat bermanfaat bagi kita semua karena kalau dari kecilnya anak-anak kita semua sudah di ajarkan cara mengenal huruf Hijaiyah kemudian dilanjutkan dengan cara mengeja kemudian dilanjutkan dengan cara membaca Alqur'an dengan baik dan benar maka kedepannya kita semua akan paham cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Al-Qur'an adalah pedoman hidup bagi kita semua. Jadi sangat penting bagi kita semua untuk memahami dan mengerti cara membaca Al-Qur'an itu sendiri. Tujuan dari pengajian rutin mingguan yang di laksanakan adalah untuk menambah iman kepada Allah SWT, juga dapat memupuk tali silaturahmi antar sesama peserta pengajian rutin mingguan hingga bisa menambah rasa kekeluargaan kekompakan dan kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antar sesama pengurus pengajian se-Kecamatann Baturaja Timur kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan
DWP Kec. Keling, mengikuti Sosialisasi secara daring (Zoom Meeting) yang diselenggarakan oleh Puspaga Jawa Tengah bersama dengan PKBI Jawa Tengah pada hari Jumat, 19 Juni 2026 Pukul 09.00 WIB – selesai dengan Keynote Speaker Ibu Faisa Mukti Septyani, S.Sos., M.Si.(Plt. Kepala Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah) dan Narasumber Ibu Hapsari Oktavia Hariaji (PKBI Jawa Tengah) dan Ibu Syifa Ayyada Jannati (PKBI Jawa Tengah). Tema yang di sajikan “Kenali diri, bangun relasi sehat “. Dipandu oleh Fajar Wahyu Nugroho, S.Sos dari PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Jawa Tengah. Pemateri pertama, Ibu Hapsari Oktavia Hariaji menyampaikan tema “Kespro Ora Saru Tapi Perlu” yaitu tentang PUBERTAS yang merupakan Proses pematangan seksual dan reproduksi, biasanya terjadi antara usia 10 – 24 tahun meliputi antara lain Perubahan Fisik, jika pada perempuan biasanya mulai menstruasi, Payudara dan Panggul membesar, Tumbuh Jerawat, Tumbuh rambut di beberapa bagian, dan Organ reproduksi luar membesar (Labia Mayora), sedangkan pada laki – laki ditandai dengan mimpi basah, yang merupakan cara alami tubuh mengeluarkan sperma saat tidur, Tumbuh Jakun, Tumbuh rambut di beberapa bagian, Berotot, Testis dan Penis membesar, serta Tumbuh kumis, jenggot dan jambang. Dijelaskan juga bahwa perubahan itu berbeda – beda dan wajar. Timeline setiap orang adalah sidik jari yang unik. ada yang cepat ada juga yang lambat dan semua itu normal. Merupakan cara untuk menjaga organ reproduksi antara lain :1.Pakai handuk yang lembut, kering, bersih, dan tidak berbau atau lembab. 2.Memakai celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat 3.Pakaian dalam diganti minimal 2 kali dalam sehari 4.Bagi perempuan, sesudah buang air kecil, membersihkan alat kelamin sebaiknya dilakukan dari arah depan menuju belakang agar kuman yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam organ reproduksi. 5.Bagi laki-laki, dianjurkan untuk dikhitan atau disunat agar mencegah terjadinya penularan penyakit menular seksual serta menurunkan risiko kanker penis. Kemudian terjadinya Perubahan Psikis (Emosi) antara lain : 1.Hormon seksual mulai aktif (mulai tertarik dengan orang lain) 2.Rasa ingin tahu yang tinggi (suka coba-coba) 3.Mempelajari emosi baru 4.Mencari makna dan jati diri. Dan yang ke 3 Perubahan Sosial biasanya anak mengalami antara lain : 1.Lebih suka berkumpul dengan teman sebaya 2.Lebih sukacurhat denganteman daripada orang tua 3.Senang mengikuti trend yang berkembang/viral 4.Mengikuti kelompokdengan hobi yang sama 5.Senang berorganisasiatau berkegiatan 6.Ada peran teman sebayadalam pengambilan keputusan 7.Tekanan temansebaya dan tekanan orang tua (Aturan dan larangan) 8. Ingin mendapatkan pengakuan sosial. Hal – hal tersebut menjadi penting agar anak remaja memiliki informasi akurat menyangkut tubuh serta aspek reproduksi dan seksual, memiliki nilai positif dalam memandang tubuh serta aspek reproduksi dan seksual, memiliki keterampilan untuk melindungi diri dari resiko-resiko reproduksi dan seksual, memiliki kemampuan memperjuangkan hak-hak remaja untuk sehat, mengetahui apa yang harus dilakukan ketika mengalami hal berisiko salah satunya mengakses layanan. Karena Ketika remaja memahami tubuhnya, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk melindungi dirinya. Pemateri kedua, Ibu Syifa Ayyada Jannati menyampaikan tentang DARE TO SET BOUNDARIES, yaitu Berani menetapkan batasan (boundaries) bukanlah tanda egois, melainkan tindakan cinta diri. Ini adalah seni menentukan apa yang boleh dan tidak boleh diterima demi melindungi waktu, tenaga, dan kesehatan mental. Mengenali diri adalah langkah pertama memulai tegas pada batasan diri dan menghargai batasan orang lain. Batasan dapat membantu kita merasa aman dan berdaya. Bentuk batasan antara lain : Fisik (terkait bagian mana saja yang boleh dilihat atau disentuh oleh orang lain), Psikis (kesiapan diri secara emosional menghadapi suatu hal), Verbal (kalimat apa yang kita rasa nyaman/ tidak nyaman), Digital (hal-hal yang berkaitan dengan tubuh digital seperti foto, video, akun medsos, nomor telfon). Dan Ketika batasan diri dilanggar maka seringnya terjadi kekerasan. Dan jenis – jenis bentuk kekerasan antara lain Kekerasan Fisik, Kekerasan emosional, Kekerasan ekonomi, Kekerasan seksual (termasuk didalamnya pelecehan seksual, pemaksaan perkawinan), Kekerasan Berbasis Gender Online, Child Grooming, Perkawinan Anak. Penting diingat bahwa Anak dibawah 18 tahun belum bisa memberikan consent, sehingga harus dengan persetujuan walinya. Oleh karena itu, penting untuk menjadi orang dewasa yang sadar akan pentingnya persetujuan dan melindungi anak-anak di sekitar kita. Dan Sebagai orang dewasa yang ada di sekitar remaja maka kita perlu Peka pada tanda perubahan perilaku anak, .Jangan biarkan anak sendirian dengan orang yang dicurigai, hindari menerima bantuan atau pemberian dari orang tersebut, .tanya ke orang lain soal hubungan mereka dengan orang tersebut dan mencari tahu perasaan anak terhadap orang itu tapi jangan langsung menuduh anak serta ajak ngobrol anak secara santai dan terbuka, missal mulai dengan “Apakah kamu baik-baik aja?” Relasi sehat memiliki 4 prinsip: SEPAKAT, SETARA , RELA DAN AMAN yaitu Saling menghormati, memiliki komunikasi yang terbuka, Setara dan tidak mendominasi, memberikan rasa aman dan nyaman, mendukung tumbuh kembang satu sama lain. Karena Awal dari relasi yang sehat adalah komunikasi yang sehat juga. Mari belajar mengenalkan dan memahami kesehatan reproduksi pada remaja, serta membangun relasi yang sehat dan setara sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik dengan dukungan keluarga, sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan mental seperti kecemasan sosial dan stress bagi remaja kita. DWP Kec. Keling
Kegiatan rapat bulanan DWP Kabupaten Rejang Lebong hari ini mengadakan ceramah Agama yang diisi Oleh Ustadz Bakhtiar Iman dengan Tema “Kehidupan 5 Alam Manusia”. Dalam ajaran Islam, manusia melewati 5 tahapan alam perjalanan hidup. Mulai dari fase persiapan hingga kehidupan kekal tanpa batas waktu. Berikut adalah urutan 5 alam yang dilalui manusia: 1. Alam Ruh Fase awal tempat semua ruh manusia diciptakan dan dikumpulkan sebelum ditempatkan di dalam jasad. Di alam ini, manusia telah bersaksi tentang keesaan Allah SWT. 2. Alam Rahim / Kandungan Fase persiapan di mana ruh ditiupkan ke dalam janin. Di alam ini, catatan takdir manusia telah ditentukan, meliputi rezeki, ajal, amal perbuatan, dan nasibnya. 3. Alam Dunia Fase manusia dilahirkan, hidup, dan berinteraksi di muka bumi. Alam ini merupakan ladang amal dan tempat manusia diuji dalam menentukan kebahagiaan di alam selanjutnya. 4. Alam Barzakh (Alam Kubur) Fase pintu gerbang menuju akhirat yang dimulai sejak manusia meninggal dunia. Di alam ini, manusia akan mendapatkan nikmat kubur atau siksa sesuai dengan amalnya selama di dunia. 5. Alam Akhirat Fase kehidupan yang kekal abadi. Setelah melewati hari kebangkitan, perhitungan amal, dan penimbangan, manusia akan ditempatkan di Surga atau Neraka.
DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN ASEMBAGUS
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Asembagus Telah Mengikuti Sosialisasi Program SALING (Salon Keliling Situbondo)
Bidang : Sosial
Program : Penataan Organisasi/Manajemen, Sosialisasi/Konsolida
Mengikuti Acara Sosialisasi Program SALING (Salon Keliling Situbondo)
Susunan Acara:
DWP Kecamatan Asembagus Ikuti Sosialisasi Program SALING (Salon Keliling Situbondo) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Asembagus mengikuti kegiatan Sosialisasi Program SALING (Salon Keliling Situbondo) yang diselenggarakan sebagai upaya memperkenalkan salah satu inovasi pelayanan sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep, manfaat, serta mekanisme pelaksanaan program SALING yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyaraka Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai latar belakang terbentuknya Program SALING sebagai bentuk pelayanan yang mendekatkan akses perawatan diri kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat yang membutuhkan. Program ini hadir sebagai inovasi yang tidak hanya berfokus pada aspek penampilan, tetapi juga mendukung kebersihan, kesehatan, serta peningkatan rasa percaya diri masyaraka DWP Kecamatan Asembagus mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Melalui sosialisasi ini, para anggota memperoleh wawasan mengenai pentingnya pelayanan yang inklusif dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara organisasi perempuan, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam mendukung program-program sosial yang bermanfaa Selama kegiatan berlangsung, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai strategi pelaksanaan program di lapangan. Berbagai masukan dan pengalaman dari peserta diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan agar Program SALING semakin efektif dan mampu menjangkau masyarakat yang lebih lua Kehadiran DWP Kecamatan Asembagus dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap inovasi pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan memahami tujuan dan manfaat Program SALING, diharapkan anggota DWP dapat turut menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sehingga program ini semakin dikenal dan dimanfaatkan secara optima Melalui sosialisasi Program SALING (Salon Keliling Situbondo), DWP Kecamatan Asembagus berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semangat kolaborasi dan kepedulian sosial yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat Situbondo yang lebih sehat, rapi, percaya diri, dan sejahtera.
Bidang Ekonomi mengikuti Rapat Pleno DWP Tingkat Magelang. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara rutin sebulan sekali di aula Gedung Wanita. untuk bulan Mei, kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 06 Mei 2026
DWP Kecamatan Keling, mengikuti jalan sehat dalam rangka Karnaval SCTV, Minggu 14 Juni 2026 di alun- alun 1 Jepara. Ribuan masyarakat tampak memadati kawasan Alun-Alun 1 Jepara sejak pagi hari demi menyaksikan rangkaian hiburan spektakuler secara gratis. Kegiatan dimulai dengan jalan sehat keliling Kota Jepara yang dibuka Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Ali Hidayat, di depan Pendopo Kabupaten Jepara. Ribuan masyarakat antusias mengikuti jalan sehat berhadiah ini. Jalan sehat dimulai dari Pendopo Kabupaten Jalan Kartini, menuju Jalan Pemuda, kemudian Jalan MH Thamrin, belok kiri di perempatan KFC melewati RS Graha Husada. Kemudian Jalan Brigjen Katamso dsn kembali ke Alun-Alun Jepara. Setelah mengikuti jalan sehat, peserta kembali memadati Alun-Alun Jepara. Suasana semakin semarak ketika para pengisi acara menyapa penonton dari atas panggung. Kabupaten Jepara sendiri menjadi destinasi ketiga dalam rangkaian Karnaval SCTV 2026, setelah sebelumnya sukses digelar di Bandung dan Jember. Karnaval SCTV sebagai program roadshow andalan SCTV kembali melanjutkan perjalanannya ke berbagai daerah di Indonesia dengan menghadirkan beragam hiburan menarik, mulai dari konser musik hingga aktivitas off-air yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Acara ini akan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu, 13 Juni 2026 dan Minggu, 14 Juni 2026 disiarkan langsung dari Alun-Alun 1 Kabupaten Jepara. Deretan host favorit seperti Ben Kasyafani, Fanny Ghassani, dan Anwar BAB akan memandu acara, bersama Kayla, jebolan The Icon Indonesia.Group Band Geisha, Toton Caribo, dan Tasya Rosmala akan hadir menyemarakkan panggung Karnaval SCTV pada hari pertama digelar Sabtu, 13 Juni 2026 LIVE pukul 14.15 WIB bersama cast sinetron Jejak Duka Diandra, yakni Rio Dewanto, Anastasya Pangabean, Andi Annisa dan Yoelitta Palar. Sementara di hari kedua yakni Minggu pagi, 14 Juni 2026 LIVE pukul 07.00 WIB, giliran Drive, Robokop, Restu dan Ghea Youbi yang akan hadir menyapa warga Jepara bersama dengan cast sinetron Istiqomah Cinta, diantaranya Teuku Ryan, Djihan Ranti, Adjie Pangestu dan Martha Alicya. Kemeriahan panggung Karnaval SCTV di Jepara akan ditutup dengan penampilan Goliath, Trisuaka & Nabila Maharani, Happy Asmara ft. Jessica serta cast sinetron Beri Cinta Waktu, yakni Angela Gilsha, Celia Thomas, Julian Jacob dan Alifa Lubis yang akan hadir LIVE pukul 14.15 WIB. Tidak hanya konser musik, "Karnaval SCTV" di Kabupaten Jepara juga menghadirkan berbagai aktivitas off-air seru dan GRATIS untuk semua kalangan. Mulai dari Senam Massal, Jalan Sehat, hingga Lomba Mewarnai untuk anak-anak TK dan SD, serta parade artis semuanya siap menjadi pilihan hiburan keluarga sejak pagi hari. Kemeriahan terus berlanjut dengan penampilan Marching Band yang atraktif, keseruan Fun Mini Soccer, kehadiran Public Service Point yang memberikan layanan bagi masyarakat, serta Bazar UMKM yang menjual beragam produk menarik. Pengunjung juga dapat menjelajahi wahana Jelajah SCTV untuk merasakan pengalaman menjadi bagian dari program-program unggulan SCTV. Malam minggu warga Jepara juga terasa semakin semarak dengan penampilan spesial dari Anna Zanet, Jamila dan Kayla The Icon. Sejumlah hadiah menarik serta merchandise eksklusif persembahan SCTV juga dibagikan dalam rangkaian aktivitas ini. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara menyampaikan keinginan untuk menjadikan Karnaval SCTV sebagai momen istimewa yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat, baik melalui kemeriahan tayangan on-air maupun beragam aktivitas off-air yang kami hadirkan. Tahun ini, Karnaval SCTV hadir dengan sejumlah aktivitas off-air yang lebih beragam serta penampilan para pengisi acara yang semakin spesial untuk memberikan pengalaman yang lebih dekat dan berkesan bagi pemirsa. Beliau berharap kehadiran Karnaval SCTV di Jepara diterima dengan antusias oleh masyarakat serta semakin mempererat kedekatan SCTV dengan para pemirsanya. DWP Kecamatan Keling
Bidang Sekretariat mengikuti Rapat Pleno DWP Tingkat Magelang. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara rutin sebulan sekali di aula Gedung Wanita. untuk bulan Mei, kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 06 Mei 2026
DWP Kec. Keling. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) kecamatan keling mengikuti pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove, aksi bersih pantai, dan bakti sosial di Pulau Panjang Jepara, Jumat 5 Juni 2026. Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinsospermasdes Kabupaten Jepara, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Relawan Peduli Baik Jepara, kegiatan ini diwujudkan melalui penanaman 150 bibit mangrove, aksi bersih pantai, dan penyaluran bantuan sosial kepada para pedagang kios di sekitar Pulau Panjang. Berangkat dari kekhawatiran terjadinya abrasi, ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) Se- Kabupaten Jepara melakukan penanaman mangrove di Pulau Panjang. Dengan menaiki perahu wisata, sekitar 55 orang anggota DWP Se-Kabupaten Jepara bertolak menuju Pulau Panjang. Perjalanan dari Pantai Kartini sekitar 10 menit. Kali ini mereka juga menggandeng Organization for Industrial and Cultural Advancement (OISCA), dan sejumlah pecinta lingkungan. Perjalanan dari Pantai Kartini sekitar 10 menit. Kali ini mereka juga menggandeng Organization for Industrial and Cultural Advancement (OISCA), dan sejumlah pecinta lingkungan. Ketua DWP Kabupaten Jepara Erna Widinuraini Ari Bachtiar mengungkapkan, bahwa saat ini masyarakat menghadapi ancaman lingkungan yang serius akibat hilangnya hutan bakau. Salah satunya yaitu terjadinya abrasi di wilayah pesisir dan Jika tidak diselamatkan dengan tanaman mangrove. Pulau Panjang ini lama kelamaan terancam akan hilang. Serta Penanaman mangrove ini mempunyai tantangan tersendiri. Jika tidak tepat penanamannya, maka akan mati karena terkena gelombang. Pulau Panjang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Jepara. Lokasinya yang berada tidak jauh dari daratan, memudahkan pengunjung untuk datang. Apalagi ditambah suasana alam yang bagus dan berpasir putih, menjadi daya tarik tersendiri. Diharapkan, dengan menanam pohon bakau/mangrove, lingkungan ekosistem Pulau Panjang semakin baik dan luasan daratannya bertambah. Serta wisatawan betah berlama-lama di sini. Sebelumnya dijelaskan oleh Dinas Lingkungan Hidup tentang Langkah-Langkah Penanaman Mangrove, antara lain : Pemilihan Lokasi: Pilih area pesisir yang terlindung dari ombak besar dan memiliki substrat berlumpur dengan kondisi pasang surut yang stabil. Pemilihan Bibit: Gunakan bibit berkualitas (seperti jenis Rhizophora atau Avicennia). Rendam bibit atau propagul di air payau selama 2 hingga 3 hari jika melakukan proses penyemaian. Teknik Penanaman: Tanam bibit dengan jarak 1 × 1 meter. Tancapkan bibit sedalam 20–30 cm ke dalam lumpur dan gunakan ajir (bambu penyangga) agar bibit tidak mudah hanyut oleh arus. Perawatan & Monitoring: Lakukan pembersihan gulma dan penyulaman (mengganti bibit yang mati) secara berkala minimal selama 6 bulan pertama. serta diinfokan mengenai Manfaat Utama Mangrove yang dengan hadirnya ekosistem mangrove tersebut di garis pantai memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat: Penahan Abrasi & Erosi: Sistem perakaran yang kokoh mengikat sedimen dan memecah energi gelombang laut. Mitigasi Perubahan Iklim: Hutan mangrove menyimpan karbon (blue carbon) lima kali lebih banyak dibandingkan hutan daratan. Habitat Keanekaragaman Hayati: Menjadi tempat memijah, berlindung, dan mencari makan bagi berbagai biota laut seperti ikan, kepiting, dan udang. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian DWP Kabupaten Jepara terhadap kelestarian lingkungan sekaligus bentuk dukungan kepada masyarakat sekitar. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus menginspirasi upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian sosial demi masa depan yang lebih baik. Bersama menjaga alam, bersama berbagi kebaikan.DWP Kec. Keling
DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN ASEMBAGUS
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Asembagus Telah Mengikuti Sosialisasi Layanan Terapi Oksigen Hiperbarik
Bidang : Sosial
Program : Penataan Organisasi/Manajemen, Sosialisasi/Konsolida
Mengikuti Acara Sosialisasi Layanan Terapi Oksigen Hiperbarik
Susunan Acara:
DWP Kecamatan Asembagus Ikuti Sosialisasi Layanan Terapi Oksigen Hiperbarik Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Asembagus mengikuti kegiatan sosialisasi mengenai layanan terapi oksigen hiperbarik yang diselenggarakan di Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai manfaat, prosedur, serta peran terapi oksigen hiperbarik dalam mendukung kesehatan masyaraka Terapi oksigen hiperbarik merupakan metode terapi yang dilakukan dengan menghirup oksigen murni di dalam ruang bertekanan tinggi. Terapi ini diketahui memiliki berbagai manfaat, di antaranya membantu mempercepat proses penyembuhan luka, meningkatkan suplai oksigen ke jaringan tubuh, mendukung pemulihan beberapa kondisi medis tertentu, serta membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubu Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan langsung dari tenaga medis dan narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan terapi oksigen hiperbarik, indikasi penggunaan, manfaat kesehatan, hingga prosedur pelayanan yang tersedia. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait terapi tersebut sehingga pemahaman yang diperoleh menjadi lebih komprehensi DWP Kecamatan Asembagus menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan baru mengenai inovasi layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Melalui sosialisasi ini, anggota DWP diharapkan dapat menjadi perpanjangan informasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengenal berbagai layanan kesehatan yang tersedi Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota DWP dari berbagai wilayah di Kabupaten Situbondo. Suasana yang hangat dan penuh antusiasme terlihat sepanjang kegiatan berlangsun Dengan mengikuti sosialisasi layanan terapi oksigen hiperbarik, DWP Kecamatan Asembagus berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penyebarluasan informasi yang bermanfaat. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat memberikan nilai positif serta mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga demi mewujudkan kehidupan yang sehat, produktif, dan berkualitas.