e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/7070.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Karanganyar > OPD DPUPR

  • Oleh: Sekretariat
  • 13-01-2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Karanganyar menggelar pelepasan anggota DWP yang mengikuti suami alih tugas ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karanganyar pada Selasa (13/1/2026). Adapun anggota DWP DPUPR Kabupaten Karanganyar yang mengikuti alih tugas suami yakni Ny Setia Ayu Handoko. Ny Setia Ayu merupakan istri dari Handoko, PNS dari Bidang Cipta Karya Dinas PUPR. Kegiatan seremonial yang digelar di aula DPUPR Kabupaten Karanganyar itu bertujuan untuk memberikan penghargaan dan terima kasih atas pengabdian suami selama bertugas di dinas terkait. Dalam kesempatan itu, Ny Setia Ayu Handoko menyampaikan permohonan maaf jika selama berinteraksi dan berorganisasi melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Ia berharap DWP DPUPR terus maju dan memberikan manfaat untuk seluruh anggota. Ia juga mengharapkan silaturahmi dengan anggota maupun pengurus DWP DPUPR tetap terjalin meski sudah berbeda tempat. Ketua DWP DWP DPUPR Karanganyar Ny Eny Asihno Purwadi dalam sambutannya berharap agar silaturahmi tetap terjaga. Ia juga berharap Ny Setia Ayu Handoko tetap aktif berkiprah dengan memberi perhatian maupun sharing ilmu di tempat baru nanti. Dalam kesempatan itu, Ketua DWP DPUPR Karanganyar Ibu Eny Asihno menyerahkan cenderamata sebagai kenang kenangan serta doa dan harapan agar Ny Setia Ayu Handoko tetap aktif mempererat silaturahmi, dan menjaga eksistensi organisasi DWP. Acara seremonial ini menjadi momen penting untuk menjaga kebersamaan dan melanjutkan semangat pengabdian di lingkungan DWP maupun masyarakat.

../images/kegiatan/7069.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 19-01-2026

[D1]Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur

Telah mengadakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Sub Bidang : Ketahanan Keluarga
Program : Iman dan Takwa

Keterangan Program :
Kegiatan : Kajian Tarjim Tematik dengan Tema “Informasi yang Berbudi”
Hari, Tanggal : Senin, 19 Januari 2026
Waktu : 09.00 - 10.10 WIB
Lokasi : Melalui Zoom Meeting
Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur bersama MT As Sa’adah
Jumlah pengurus, anggota, dan tamu undangan yang hadir :
1. Pengurus DWP Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur (1 orang) :
> Bidang Sosial Budaya :
- Ibu Derry Hani Sagita (Anggota)
2. Anggota dan Pensiunan DWP di lingkungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur (35 orang)
3. Narasumber (1 orang) : Ustadz H. Anshori Arif, M.H.I.
4. MC dan Moderator (1 orang) : Ibu Rita Yolindartini

Uraian Program :

Dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, masyarakat dituntut untuk mampu menyaring dan menyikapi berbagai informasi secara bijak dan bertanggung jawab. Informasi yang tidak disertai dengan etika dan nilai moral dapat berdampak negatif terhadap keharmonisan keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai organisasi yang berperan dalam pembinaan anggota dan keluarga aparatur negara memiliki tanggung jawab untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kualitas keimanan, akhlak, dan pemahaman keagamaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan keagamaan yang memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lisan dan informasi agar tetap berlandaskan nilai-nilai berbudi luhur.

Sehubungan dengan hal tersebut, Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Majelis Taklim As Sa’adah menyelenggarakan kegiatan Kajian Tarjim Tematik dengan tema “Informasi yang Berbudi”. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan rohani bagi anggota dalam membangun keluarga yang harmonis, beriman, dan berakhlak mulia.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan Kajian Tarjim Tematik ini adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota DWP melalui kajian keagamaan.
2. Memberikan pemahaman kepada anggota mengenai pentingnya menyampaikan dan menerima informasi secara bijak, santun, dan bertanggung jawab.
3. Menumbuhkan kesadaran akan peran keluarga dalam membangun budaya komunikasi yang beretika dan berbudi luhur.
4. Mendukung program Ketahanan Keluarga melalui pembinaan spiritual dan moral anggota DWP.
5. Mempererat silaturahmi antar anggota dan pensiunan DWP di lingkungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

Susunan Acara :

1. Pukul 09.00 - 09.05 WIB : Pembukaan Acara
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC sekaligus moderator, Ibu Rita Yolindartini.
MC menyampaikan salam pembuka, ucapan selamat datang kepada narasumber, pengurus, anggota, serta pensiunan DWP yang mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting. Pada kesempatan ini, MC juga menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kajian, tema kegiatan, serta gambaran singkat rangkaian acara agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan fokus.

2. Pukul 09.05 - 09.10 WIB : Doa Bersama
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh MC.
Doa dipanjatkan untuk memohon kelancaran kegiatan, keberkahan ilmu yang disampaikan, serta agar seluruh peserta diberikan kesehatan dan kemudahan dalam mengikuti kajian hingga selesai. Doa ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar kegiatan bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan sosial.

3. Pukul 09.10 – 09.50 WIB : Kajian Tarjim Tematik dengan Tema “Informasi yang Berbudi”
Memasuki acara inti, Ustadz H. Anshori Arif, M.H.I. menyampaikan Kajian Tarjim Tematik dengan tema “Informasi yang Berbudi”.
Dalam kajiannya, narasumber menjelaskan pentingnya menyampaikan dan menerima informasi yang bersifat ajakan, dakwah, dan kebaikan dengan dilandasi etika serta nilai-nilai keislaman. Materi kajian dikaitkan dengan beberapa ayat Al-Qur’an, antara lain:
> QS. Ali Imran (3): 20, yang menjelaskan tentang keteguhan hati dalam beragama serta tugas Rasulullah SAW untuk menyampaikan kebenaran kepada umat manusia.
> Penjelasan sebagai bentuk informasi atau ucapan yang harus dijaga agar tidak menimbulkan mudarat.
> QS. Al-Mu’minun (23): 27, yang mengisahkan perintah Allah SWT kepada Nabi Nuh AS untuk membangun bahtera sebagai bentuk ketaatan terhadap wahyu dan persiapan menghadapi azab.
Melalui kisah Nabi Nuh AS, narasumber menguraikan beberapa hikmah penting, antara lain:
> Ketaatan Nabi Nuh AS dalam melaksanakan perintah Allah SWT meskipun menghadapi tantangan dan penolakan.
> Tanda-tanda kekuasaan Allah SWT melalui peristiwa banjir besar sebagai bentuk peringatan bagi umat manusia.
> Penyelamatan makhluk hidup yang beriman dan taat terhadap perintah Allah SWT.
> Keadilan Allah SWT dalam menetapkan ketentuan-Nya tanpa memandang hubungan keluarga.
Kajian disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menyikapi arus informasi di era digital agar tetap berlandaskan nilai berbudi luhur dan akhlak mulia.

4. Pukul 09.50 - 10.00 WIB : Tanya Jawab
Setelah penyampaian materi utama, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif.
Pada sesi ini, Ibu Derry Hani Sagita selaku Anggota Bidang Sosial Budaya menyampaikan pertanyaan kepada narasumber terkait penerapan nilai “informasi yang berbudi” dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustadz H. Anshori Arif, M.H.I. memberikan penjelasan yang menekankan pentingnya menjaga lisan, etika berkomunikasi, serta kehati-hatian dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

5. Pukul 10.00 - 10.05 WIB : Foto Bersama
Setelah rangkaian kajian dan tanya jawab selesai, MC mengajak seluruh peserta untuk menyalakan kamera Zoom guna melaksanakan foto bersama.
Kegiatan ini dilakukan sebagai dokumentasi resmi kegiatan sekaligus mempererat rasa kebersamaan dan silaturahmi antar anggota dan pensiunan DWP meskipun dilaksanakan secara daring.

6. Pukul 10.05 - 10.10 WIB : Penutup
Sebagai penutup, MC menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber atas ilmu dan hikmah yang telah disampaikan, kepada pengurus dan seluruh peserta atas partisipasi dan antusiasme dalam mengikuti kegiatan, serta kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Kajian Tarjim Tematik ini.
Acara kemudian ditutup dengan harapan agar materi kajian dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan membawa manfaat bagi ketahanan keluarga serta peningkatan keimanan anggota DWP.

Pembuat Laporan : Nindyaning Ayu Nareswari selaku Sekretaris 3 Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur

../images/kegiatan/7068.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Semarang > SKPD Dinas Perhubungan

  • Oleh: Sekretariat
  • 20-01-2026

[DIALOG SERASI BERSAMA KEMENHAJ KABUPATEN SEMARANG]. Ungaran, 20 Januari 2026. "OPTIMALISASI PENYELENGGARAAN HAJI TAHUN 2026M/1447H". Narasumber: >> Bapak H.Rozikin, S.H - Kepala Kantor Kementerian Haji & Umroh Kabupaten Semarang. Didampingi oleh ; Ibu Risti,Penyiar LPPL Radio Suara Serasi Kabupaten Semarang 107.3 FM. Pada pukul : 11.00-12.00 WIB. Penyelenggaraan Haji saat ini tidak lagi berada dibawah Kementerian Agama, melainkan telah beralih ke Kementerian Haji dan Umrah sebagai upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan haji dan umroh. Optimalisasi penyelenggaraan haji di Kabupaten Semarang tahun 2026 berfokus pada transisi kelembagaan ke kementerian baru dan peningkatan kualitas layanan berbasis digital serta perlindungan jemaah. Penyelenggaraan haji dilakukan melalui beberapa poin strategis. Kemenag Kabupaten Semarang (yang kini berkoordinasi erat dengan struktur baru Kemenhaj/Badan Penyelenggara Haji) berfokus pada peningkatan layanan seiring dengan kenaikan kuota dan perubahan tata kelola. Berikut adalah poin-poin optimalisasi penyelenggaraan haji tahun 2026: 1. Penyesuaian Struktur dan Tata Kelola (Transisi) Alih Kewenangan: Mulai tahun 2026, penyelenggaraan haji tidak lagi dilakukan oleh Kementerian Agama, melainkan sepenuhnya oleh Badan Penyelenggara Haji (BPH) atau Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sesuai amanat UU dan arahan Presiden untuk tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel. Koordinasi Daerah: Kantor Kemenag Kabupaten Semarang melakukan audiensi dan koordinasi teknis dengan Kemenhaj dan Pemerintah Kabupaten Semarang untuk menyamakan persepsi dan langkah konkret di lapangan. 2. Optimalisasi Kuota dan Pelunasan Kenaikan Kuota: Kuota jemaah haji Jawa Tengah pada 2026 mengalami peningkatan signifikan menjadi 34.122 orang (naik 3.745 orang dari tahun sebelumnya). Pelunasan Cepat: Hingga Januari 2026, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) di Jawa Tengah sudah mencapai 102% (34.518 orang), menunjukkan kesiapan kuota terserap penuh. 3. Peningkatan Kualitas Layanan (Service Excellence) Layanan Maksimal: Adanya kenaikan kuota diimbau untuk diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan, khususnya dalam aspek bimbingan manasik dan kenyamanan jemaah. Kesiapan Dokumen: Pemasporan dan biovisa jemaah 2026 sudah dimulai lebih awal (selesai Agustus 2025) untuk memastikan tidak ada kendala dokumen. Kesiapan Lansia: Kemenag fokus memastikan kesiapan jemaah lansia (cadangan lansia sudah diproses). 4. Penyesuaian Embarkasi (Embarkasi Mandiri DIY) Efisiensi Kloter: Mulai 2026, jemaah haji DIY tidak lagi transit di Asrama Haji Donohudan (Solo), melainkan menjadi embarkasi mandiri (terbang langsung dari Bandara YIA). Hal ini merubah pola pemberangkatan di Jawa Tengah. Pembaruan Asrama Donohudan: Sekitar 81% jemaah Jateng tetap berangkat melalui Embarkasi Solo (Donohudan), sisanya melalui YIA. 5. Penetapan Biaya dan Jadwal Biaya Lebih Terjangkau: Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 diproyeksikan menurun sekitar Rp2,89 juta dibandingkan 2025, menjadi sekitar Rp87,4 juta per jemaah reguler, dengan Bipih yang dibayarkan jemaah sekitar Rp54,1 juta. Jadwal Jelas: Rencana Perjalanan Haji 2026 (Keputusan Menteri Haji No. 7/2025) sudah disiapkan, dengan kloter pertama masuk asrama pada April 2026. Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah yang dibentuk di era Presiden Prabowo Subianto. Fokus Kerja: Menhaj menegaskan fokus pada ketepatan waktu, kualitas layanan, dan penguatan perlindungan jemaah. Kuota dan Biaya Total Kuota di Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 jemaah, yang terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus. Penurunan Biaya: Rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 turun menjadi Rp87.409.365. Dari jumlah tersebut, biaya yang dibayar langsung oleh jemaah (Bipih) adalah Rp54.193.806. Inovasi Layanan dan Kebijakan Baru Kartu Nusuk Digital: Jemaah wajib melakukan aktivasi Kartu Nusuk (kartu identitas resmi) yang rencananya akan diberikan dan diaktivasi sejak masih berada di tanah air/embarkasi. Istithaah Kesehatan: Penerapan pemeriksaan kesehatan berlapis sebelum pelunasan biaya untuk memastikan kesiapan fisik jemaah. Layanan Inklusif: Penguatan rasio petugas wanita untuk mewujudkan layanan haji yang lebih ramah perempuan. Asuransi: Setiap jemaah haji Indonesia 2026 akan mendapatkan premi asuransi sebesar 100 Riyal Saudi. Jadwal Keberangkatan Kloter Pertama: Jemaah gelombang pertama dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan mulai berangkat ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Cuaca: Musim haji 2026 diperkirakan akan lebih nyaman karena bergeser dari musim panas menuju musim yang lebih sejuk (semi/dingin). Dengan optimalisasi ini, Kemenhaj dan Kemenag Kabupaten Semarang berusaha memastikan pelayanan dari tahap pendaftaran, manasik, hingga kepulangan berjalan lebih efisien, transparan, dan berpihak pada jemaah. ______Demikian laporan ini dibuat oleh Aryani Ady D.S selaku anggota DWP Dishub Kab.Semarang sebagai bahan E-Reporting, agar dapat di ambil kemanfaatannya.

../images/kegiatan/7067.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Karanganyar > OPD DPUPR

  • Oleh: Sekretariat
  • 13-01-2026

Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) unit kerja DPUPR Kabupaten Karanganyar bulan Januari. Anggota dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Karanganyar mengikuti pertemuan rutin DWP bulan Januari yang digelar pada Selasa 13 Januari 2026. Pertemuan yang dipimpin Ketua DWP DPUPR Karanganyar Ny Eny Asihno Purwadi tersebut dihadiri 50 anggota. Kegiatan mengambil tempat di aula kantor DPUPR Kabupaten Karanganyar. Ketua DWP DPUPR Kabupaten Karanganyar Ny Eny Asihno Purwadi mengemukakan pertemuan rutin ini selain sebagai forum silaturahmi, juga menjadi sarana edukasi dalam meningkatkan kesadaran anggota DWP tentang hak-hak sosial mereka. Dengan demikian, ASN dan keluarganya dapat lebih terlindungi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Mengawali pertemuan di tahun 2026, Ketua DWP DPUPR Ny Eny Asihno Purwadi mengajak seluruh pengurus maupun anggota untuk semakin meningkatkan kebersamaan, kekompakan dan kepedulian antar anggota. Ia juga menyampaikan salah satu tugas organisasi DWP yaitu membina anggota dalam upaya mempertahankan persatuan kesatuan, menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, meningkatkan pengetahuan, kemampuan serta kepedulian sosial. DWP sebagai wadah pemberdayaan perempuan mempunyai peran besar dalam pembangunan bangsa. Karena selain menjadi pendamping suami menjalankan tugas, perempuan adalah ibu yang mampu mendidik anak menjadi generasi penerus yang tangguh. Menurutnya, istri merupakan pilar dalam keluarga, yaitu untuk mendampingi dan membantu suami sebagai abdi Masyarakat, sebagai ibu yang mampu mendidik anak yang akan menjadi generasi penerus yang tangguh. Ny Eny berpesan agar dalam setiap pertemuan rutin dihadirkan hal hal bermanfaat bagi para anggota maupun pengurus sehingga mereka yang hadir memperoleh tambahan ilmu dan kompetensi, yang sejalan dengan slogan DWP Sehat Berdaya. Adapun tujuan pertemuan rutin DWP DPUPR yakni : 1. Mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus membangun kekompakan. 2. Peningkatan Kualitas SDM melalui kegiatan edukatif dan pelatihan keterampilan. 3. Dukungan Keluarga ASN. Dengan melalui pertemuan DWP, maka terbangun wanita tangguh sebagai pendukung suami. 4. Wujud Kesejahteraan dengan meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga. Seusai penyampaian sambutan dari Ketua DWP DPUPR Kabupaten Karanganyar, dibacakan sejumlah laporan dari pengurus seperti sekretaris, bendahara, bidang pendidikan, bidang sosial dan bidang ekonomi usaha. Acara diakhiri dengan pembagian hadiah hadir, pengumpulan dana GNOTA serta hadiah hiburan. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai digitalisasi data kependudukan yang dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)Kabupaten Karanganyar.

../images/kegiatan/7066.jpg
Info Baru

DWP Kota Jambi > OPD DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

  • Oleh: Sekretariat
  • 20-01-2026

Senin, 19 Januari 2026 bertempat di Rumah Dinas Sekda Kota Jambi Ibu Ketua DWP Dinas PUPR Kota Jambi dan Para Pengurus DWP Kota Jambi menghadiri Rapat Penyusunan Program Kerja DWP Kota Jambi Tahun 2026. Rapat hari ini dipimpin langsung oelh Ibu Sri Hartati Ridwan selaku Ketua DWP Kota Jambi.

../images/kegiatan/7065.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Subang > Badan Rumah Sakit Daerah

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 19-01-2026

Kegiatan : Pengajian Hari/Tanggal : Senin tanggal 19 januari 2026 Waktu : Pukul 09.00 WIB s/d 11.30 WIB Tempat : Mesjid Medisina RSUD Bidang : Sosial Budaya Program: Keimanan dan Ketaqwaan Penyelanggara : Bidang Sosial Budaya RSUD Pengurus DWP RSUD yang hadir : ada 3 Orang terdiri dari : Ny. Yayah Aju (Bidang Pendidikan), Ny Titing (Bidang Sosbud), Ny Endeh Ato (Bidang Sosbud) . Uraian Kegiatan : Pengurus Dharma Wanita Persatuan RSUD Kabupaten Subang Kabupaten mengikuti Kajian memperingati Isra Miraj yang disampaikan oleh KH. Dadan E. Hamdani ,S.Ag,ST yang bertempat di Mesjid Medisina RSUD Pukul 09.00 s.d selesai Adapun jamaah yang hadir pada Kajian ini berjumlah 33 orang. Isra Mi'raj adalah sebuah perjalanan luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, di mana beliau melintasi dua tempat suci: dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sebelum melanjutkan perjalanan menembus langit tertinggi hingga Sidratul Muntaha. Setiap tahun, pada tanggal 27 Rajab, yang pada tahun ini bertepatan dengan hari Jumat, 16 Januari 2026, umat Islam di seluruh dunia memperingati peristiwa Isra Mikraj. Peristiwa ini memiliki makna yang sangat penting dan bersejarah. Pada malam itulah Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat langsung dari Allah SWT, yang kemudian diwajibkan sebanyak lima kali dalam sehari semalam. Peringatan Isra Mikraj lazim diselenggarakan di masjid-masjid, musala, pesantren, madrasah, serta berbagai ruang publik Muslim lainnya. Di luar praktik perayaan tersebut, terdapat perbedaan pandangan dan penafsiran di kalangan ulama dan cendekiawan Muslim mengenai hakikat pengalaman Isra Mi'raj. Perbedaan itu berkisar pada pertanyaan apakah peristiwa tersebut dialami Nabi Muhammad SAW secara ruhani, secara jasmani, atau melalui perpaduan antara ruh dan jasad. Beragam pendapat mengenai hal ini telah banyak dikemukakan, dan masing-masing memiliki dasar pijakan teologis maupun historis yang cukup kuat. Secara bahasa, isra berasal dari bahasa Arab yang berarti perjalanan di malam hari, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Sementara itu, mikraj berarti perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsa naik menembus lapisan-lapisan langit hingga mencapai Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu. Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an melalui Surah al-Isra’ (17) ayat 1 dan Surah an-Najm (53) ayat 13–18. Menurut riwayat sejarah, peristiwa Isra Mikraj terjadi sekitar tahun 621 M. Pada saat itu, Nabi Muhammad SAW sedang beristirahat di Hijr. Malaikat Jibril datang kepadanya dan mengusik kakinya. Setelah beberapa kali kedatangan, Malaikat Jibril akhirnya mengangkat Nabi dan mengajaknya menuju pintu Masjidil Haram. Di sana telah menanti seekor binatang putih bernama Buraq, yang digambarkan sebagai makhluk dengan bentuk di antara kuda dan keledai, serta memiliki sayap di sisi tempat ia menggerakkan kakinya. Bersama Malaikat Jibril, Nabi Muhammad SAW menunggangi Buraq dan melesat cepat seperti anak panah, membumbung di atas pegunungan Makkah dan hamparan pasir sahara menuju ke arah utara. Dalam perjalanan tersebut, Nabi singgah di Gunung Sinai, tempat Allah SWT berbicara dengan Nabi Musa, kemudian berhenti pula di Bethlehem, tempat Nabi Isa dilahirkan, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Aqsa. Dari Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW kembali menunggangi Buraq untuk melakukan mikraj, terbang ke atas bersama Malaikat Jibril, melampaui batas ruang, waktu, dan bentuk lahiriah bumi, menembus tujuh lapis langit. Dalam perjalanan ini, Nabi berjumpa kembali dengan para nabi yang sebelumnya shalat bersamanya di Yerusalem, namun kali ini mereka hadir dalam wujud ruhani, sebagaimana mereka pun melihat Nabi dalam keadaan yang sama. Di langit pertama, Nabi bertemu dengan Nabi Adam yang menyambut dan memberi penghormatan kepadanya. Pada enam lapisan langit berikutnya, Nabi bertemu dengan para nabi lain, seperti Nabi Nuh, Nabi Harun, Nabi Musa, Nabi Ibrahim, Nabi Daud, Nabi Sulaiman, Nabi Idris, Nabi Yahya, dan Nabi Isa. Langit ketujuh digambarkan sebagai tempat manusia-manusia yang bertindak adil. Puncak perjalanan mikraj Nabi Muhammad SAW adalah Sidratul Muntaha. Di tempat inilah beliau menerima perintah shalat sebanyak lima puluh kali dalam sehari semalam bagi umatnya. Dalam perjalanan turun, Nabi bertemu dengan Nabi Musa yang menyarankan agar beliau kembali memohon keringanan, karena umat Nabi Muhammad tidak akan sanggup melaksanakan kewajiban sebanyak itu. Nabi Muhammad SAW kemudian berulang kali kembali menghadap Allah SWT hingga jumlah shalat akhirnya ditetapkan menjadi lima waktu sehari semalam. Nabi bersabda bahwa ia merasa malu untuk kembali memohon setelah beberapa kali menghadap Tuhannya, dan menerima ketentuan tersebut sebagai keputusan terakhir. Setelah itu, Nabi dan Malaikat Jibril turun kembali ke Yerusalem, lalu kembali ke Makkah dengan melewati sejumlah kafilah yang bergerak ke arah selatan. Ketika Nabi tiba di Ka’bah, hari masih malam, dan beliau kemudian kembali ke rumah Umm Hani’, tempat beliau bermalam. Dikisahkan bahwa setelah shalat Subuh, Nabi menceritakan kepada orang-orang di Masjid tentang perjalanannya ke Yerusalem. Kaum Quraisy segera menjadikan kisah tersebut sebagai bahan ejekan, karena perjalanan Makkah–Syam pada masa itu memerlukan waktu berbulan-bulan, sementara Nabi mengaku telah melakukannya dalam satu malam. Sekelompok orang Quraisy kemudian mendatangi Abu Bakar dan menanyakan pendapatnya tentang pernyataan Nabi tersebut. Abu Bakar menjawab dengan tegas bahwa jika Nabi mengatakan demikian, maka itu adalah kebenaran. Ia bahkan mengulang pernyataannya di hadapan orang banyak. Atas sikap inilah Nabi Muhammad SAW memberinya gelar ash-Shiddiq, yakni orang yang membenarkan dan menyaksikan kebenaran. Demikianlah tausiah yang disampaikan semoga kita semua bisa memaknainya dan meyakini kebenaran dari Isra Mi'raj ini.

../images/kegiatan/7064.jpg
Info Baru

DWP Kota Tangerang Selatan > DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 13-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan melaksanakan Kegiatan Pertemuan Rutin Perdana di tahun 2026, Selasa, 13 Januari 2026 dengan melaksanakan 2 kegiatan sosialisasi sekaligus yang diikuti oleh seluruh Anggota DWP DCKTR dan seluruh pegawai perempuan pada DCKTR, Sosialisasi tersebut yaitu antara lain Sosialisasi Kantor Minim Sampah disesi pertama yang merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan guna mengurangi sampah dengan cara memilah sampah yang dimulai dari Hulu yaitu dari lingkungan kerja, Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Ibu Ismuniati selaku narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan dan Di Sesi Kedua adalah Sosialisasi Personal Color Analysis yang dinarasumberi oleh Ibu Luh Komang yang merupakan Seorang Public Speaking dan Grooming Expert. Kegiatan yang dilaksankan di Ruang Rapat Anggrek Lantai 4 tersebut bertujuan membantu mengenali warna pribadi yang sesuai dengan karakter dan warna kulit, memberikan edukasi pemilihan warna busana, hijab dan riasan, menambah wawasan, ketrampilan dan kepercayaan diri.

../images/kegiatan/7063.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 20-01-2026

Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAA Trenggalek Telah mengikuti kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kegiatan Hari Besar Nasional,p>

Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT PPSAA Trenggalek
2 Hari/Tanggal : Senin /19 Januari 2026
3 Pukul : 18.00-Selesal
4 Peserta : 25 Pegawai UPT PPSAA Trenggalek ,7 Angota DWP UPT PPSAA Trenggalek dan 84 Penerima Manfaat (Pm) dan 1 orang Ustad
5 Lokasi : Mushola Al Hidayah UPT PPSAA Tenggalek asrama Trenggalek
6 Acara : Peringatan Isra Mi’raj

Susunan Acara
1. 18.00-18.05 Doa Bersama sebelum kegiatan dimulai
2. 18.05-18.30 Pembacaan ayat suci Al Qu’ran oleh Pebri Gangsar
3. 18.30-18.45 Sambutan oleh Kepala Perlindungan Sosial Bpk Bagus Septiawan dan Sambutan dari Kepala UPT PPSAA Trenggalek dan ucapan terimakasih kepada semua panitia kegiatan ini
4. 18.45- 19.25 Tausiah oleh Ustad Anang Prasetyo dari Tulungagung < br> 5. 19.25-20.00 Penampilan Hadroh dan Paduan Suara Lagu Isami oleh PM UPT PPSAA Trenggalek
6. 20.00-20.10 Penyerahan Hadiah Anak berprestasi yang disekolah< br> 7. 20.10-20.30 Selesai Penutup dan ramah tamah

Dharma Wanita UPT PPSAA Trenggalek mengikuti kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, kegiatan ini diikuti oleh Penerima Manfaat (PM),Pegawai UPT UPT PPSAA Trenggalek dan Anggota DWP UPT PPSAA Trenggalek

Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, selepas sholat Maghrib, dan berlangsung dengan suasana tertib serta penuh kekhusyukan. Seluruh Penerima Manfaat dan pegawai UPT PPSAA Trenggalek turut hadir dan mengikuti rangkaian acara. Dalam penyampaiannya, penceramah menekankan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan momentum penting ditetapkannya kewajiban sholat, yang memiliki peran utama dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan ketenangan batin dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah penyampaian ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai wujud kebersamaan dan rasa kepedulian keluarga besar UPT PPSAA Trenggalek. Doa dipanjatkan dengan harapan agar Ibu Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur senantiasa diberikan kesembuhan, kesehatan, serta kekuatan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan keagamaan ini Ibu Ketua DWP UPT PPSAA Trenggalek Ny.Yudha Indra Kusuma berharap dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas spiritual, memperkuat nilai kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan UPT PPSAA Trenggalek .Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual yang dilaksanakan secara berkelanjutan bagi Penerima Manfaat maupun seluruh unsur pelaksana pelayanan sosial.

../images/kegiatan/7062.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kutai Timur > SKPD Bappeda

  • Oleh: Sekretariat
  • 05-11-2025

Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kutai Timur menghadiri Musyawarah Kabupaten V DWP Kutai Timur di laksanakan pada Hari Rabu tanggal 5 November 2025 Adapun kegiatan Sosialisa bertempat di Ruang Akasia, GSG Kawsan Perkantoran Bukit Pelangi Kab Kutim yang turut dihadiri oleh Ketua DWP Bappeda Ny. Lely Noviari, NY. agustina Ripto Ny Margaretha sugiyono, dan Ny Muslimin

../images/kegiatan/7061.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sukabumi > DWP RSUD Sekarwangi

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 20-01-2026

DWP RSUD SEKARWANGI : 1. Ibu Hesti Darojatun 2. Ibu Lelasari Rahmawati 3. Ibu Yusrini 4. Ibu Ani 5. Siti barkah Telah menghadiri Majelis Taklim Aparatur (MTA) RSUD Sekarwangi Kabupaten sukabumi Narasumber : KH. Ujang Najmudin, M.Ag Tema Taklim : Rukun Sholat membaca surat Al-Faatihah, Membaca surat al-fatihah itu wajib berlaku pada setiap rokaat pada solat wajib dan solat sunnah, baik saat solat sendiri, saat sebagai imam, makmum selama tidak sebagai makmum masbuq. Kaidah medapatkan rukuk berarti mendapatkan satu rakaat walau tidak membaca Al-Fatihah. Apabila tidak mampu membaca Al-Fatihah maka membaca tujuk ayat lain dari Alquran dan disunahkan ayat ayat yg berurutan dan disyaratkan huruf-huruf nya sebanyak huruf pada surat al-fatihah walau pun hanya perkiraan. Hari : Selasa Tanggal : 20 Januari 2026 Tempat : Masjid Al-Waalidain RSUD Sekarwangi Waktu : 08.00 - 09.00 WIB

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID