e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/5979.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Muara Enim > DPM-PTSP

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 09-01-2026

DWP DPMPTSP di wakili oleh Ny. Fauziah Zaldi, Ny. Indah Dini Fitria dan Ny. Zahra Amini menghadiri kegiatan Pertemuan Rutin yang diadakan oleh Dharmawanita Persatuan Kabupaten. Kegiatan pertemuan rutin bulanan DWP Kabupaten di laksanakan di Ruang rapat Pangripta Nusantara kantor Bappeda Muara Enim pada hari Jumat tanggal 9 Januari 2026. Pada kegiatan pertemuan rutin bulan Januari 2026 diisi dengan materi "Perkembangan Lansia Menuju Successful Aging di Era Gen Z" dengan narasumber Ellen Arlina Dentjik S.Psi., M.Si., dan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis. Pertemuan Rutin di awal tahun 2026 ini sebagai pelaksana DWP Kesbangpol, DWP Inspektorat, DWP Kecamatan Panang Enim, DWP Kecamatan Rambang Niru, DWP kecamatan Lembak dan DWP kecamatan Gelumbang. Acara di awali dengan menyanyikan lagu hymne dan mars Dharmawanita. Dilanjutkan kata sambutan dari pelaksana yang di wakili oleh ketua DWP Inspektorat. Selanjutnya kata sambutan dari ketua DWP Kabupaten di sampaikan langsung oleh Plt. Ketua Ny. Trisia Andi dalam sambutan beliau menyampaikan pertemuan bulanan ini adalah pertemuan yang pertama di tahun 2026,dengan datangnya tahun baru maka tumbuh juga semangat baru, akan melaksanakan program kerja baru dari awal Januari 2026 ini oleh DWP Kabupaten, DWP OPD, dan DWP Kecamatan. Dalam arahannya beliau mengharapkan setiap DWP OPD dan DWP Kecamatan mulai menyusun program kerja baru, apa yang akan menjadi sasaran program kerja per bidang hingga terorganisir dan terbentuk kerjasamanya di setiap bidang kepengurusannya. Karena program dan sasaran program dapat terwujud dan terlaksana dengan baik dan lancar bukan karena satu atau dua orang saja tetapi harus adanya kerja sama kepengurusan di setiap bidang nya. DWP Kabupaten Muara Enim telah menyusun program kerja per bidangnya dan nanti akan di share pada grup grup DWP OPD dan DWP Kecamatan, nanti ibu ketua dan pengurus DWP OPD dan DWP Kecamatan di persilahkan menyesuaikan, namun tidak harus sama dengan program kerja DWP Kabupaten, silakan berinovasi sesuai dengan kondisi pada DWP OPD dan DWP Kecamatan masing-masing. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang telah hadir pada kegiatan hari ini, juga ucapan terima kasih untuk penyelenggara pertemuan rutin bulan Januari ini, tak lupa beliau mengucapkan terima kasih dan ucapan selamat datang kepada narasumber Ibu Ellen Arlina Dentjik yang akan menyampaikan materinya tentang LANSIA. Maka dari itu beliau berharap agar semua ibu-ibu yang hadir pada hari ini dapat menyimak materi yang akan di sampaikan oleh narasumber kita. Materi ini sangat penting untuk kita mempersiapkan diri untuk memasuki masa pensiun. Jika kita tidak mempersiapkan diri kita akan mengalami problematika hidup di masa Lansia. Mudah-mudahan jika kita telah mempersiapkan diri dan telah mendapatkan ilmu dari narasumber maka kehidupan di masa Lansia akan di jalani dengan sehat dan bahagia. Selanjutnya penyampaian materi oleh narasumber. Beliau menyampaikan Penuaan adalah sesuatu yang pasti dan tak terelakkan. Menua bukan berarti menjadi sakit, bukan berarti tidak bisa berfungsi lagi. Usia tua selalu di anggap masa untuk menjadi sakit sakitan, mengalami penurunan status mental tidak berguna bahkan mengalami depresi, oleh karena itu, walaupun manusia pada umumnya menginkan panjang umur, namun hampir tidak ada satu pun yang ingin menjadi tua. Pada hal proses menua adalah sesuatu yang alamiah yang pasti terjadi pada setiap mahluk hidup. Lansia atau Lanjut Usia adalah sebutan untuk seseorang yang telah memasuki usia tua, umumnya didefinisikan sebagai berusia 60 tahun ke atas, ditandai dengan penurunan fungsi tubuh dan sering kali membutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari, namun tetap bisa berdaya dengan perhatian khusus pada kesehatan dan kualitas hidupnya. UU No. 13 Tahun 1998 di Indonesia Umum Usia 60 tahun ke atas. WHO dan Kemenkes, usia pertengahan atau Middle Age 45-59 tahun. Lanjut Usia Muda yaitu umur 60-69 tahun. Lanjut Usia Dewasa yaitu umur 70-79 tahun. Lansia Paripurna yaitu lebih dari 80 tahun. Tantangan Lansia yaitu penurunan kesehatan fisik penyakit kronis, mobilitas terbatas, nutrisi, masalah kesehatan mental kesepian, depresi, kecemasan akibat isolasi sosial, kehilangan pasangan, keamanan finansial, keterbatasan akses layanan kesehatan kurangnya tenaga ahli geriatri, serta tantangan sosial dan kognitif seperti demensia, yang semua ini berdampak pada kualitas hidup dan kemandirian mereka. Tantangan Lansia yaitu tantangan Fisik, penyakit kronis yaitu risiko hipertensi, diabetes, penyakit jantung meningkat. Mobilitas yaitu kesulitan berjalan, naik tangga, dan aktivitas fisik karena penurunan otot dan fleksibilitas. Nutrisi yaitu kesulitan mengunyah dan menyerap nutrisi optimal karena kondisi gigi. Tantangan Psikologis dan Mental. Kesepian yaitu rasa terisolasi, kehilangan teman atau pasangan, sangat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Depresi dan Kecemasan yaitu sering muncul akibat rasa kesepian dan ketidakmampuan berpartisipasi sosial. Gangguan Kognitif yaitu penurunan fungsi otak, seperti demensia dan Alzheimer, yang memerlukan dukungan khusus. Tantangan Sosial dan Finansial, keamanan finansia yaitu peluang kerja terbatas pasca-pensiun, biaya hidup tinggi, dan kerentanan terhadap penipuan. Isolasi sosial: Kesulitan terhubung dengan orang lain, terutama yang tinggal sendiri, dan sulit mengakses kegiatan sosial. Akses Layanan yaitu kurangnya tenaga medis terlatih geriatri dan transportasi yang terbatas, terutama di pedesaan, menghambat perawatan. Tantangan Sistem dan Lingkungan kurangnya Kebijakan Komprehensif yaitu kebutuhan akan perlindungan sosial dan kebijakan yang mendukung kualitas hidup lansia.Keterbatasan SDM yaitu kurangnya profesional kesehatan yang memahami kondisi spesifik lansia.  Succesful Aging ( Penuaan yang berhasil) adalah konsep multidimensional tentang proses menjadi tua secara positif, mencakup kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial, dengan tujuan tak hanya menghindari penyakit, tetapi juga mempertahankan fungsi kognitif dan fisik, serta tetap aktif dan terlibat dalam kehidupan, mencapai kepuasan hidup dan memiliki tujuan. Tantangan Lansia berupa 1.Tantangan Sosial dan Finansial : keamanan finansial berupa peluang kerja terbatas pasca pensiun, biaya hidup tinggi, dan kerentanan terhadap penipuan. Isolasi sosial : Kesulitan terhubung dengan orang lain dan sulit mengakses kegiatan sosial. Akses Layanan : kurangnya tenaga medis terlatih dan trasportasi yang terbatas. 2.Tantangan Sistem dan Lingkungan: Kurangnya kebijakan komprehensif. Keterbatasan SDM. Problem Lansia : 1.Fisik : tubuh lemah, mudah lelah, radang sendi, penglihatan kabur, pendengaran berkurang, daya tahan menurun. 2.Emosioanal : keinginan kuat untuk berkumpul, sering marah bila situasi tidak sesuai dengan kehendaknya. 3.Kougnitif (segala sesuatu yang berhubungan dengan proses berpikir) : daya ingat menurun ( pikun), sulit mengingat informasi, sulit mengenal. 4.Spiritual : sulit menghafal, kurang tenang jika ada yang kurang tertib beribadah. Aspek Successful Aging kesehatan Fisik dan Fungsional yaitu rendahnya risiko penyakit kronis atau faktor risikonya yaitu pemeliharaan kapasitas fisik dan kognitif yang tinggi untuk aktivitas sehari-hari mandiri, aktivitas fisik dan kebugaran yang teratur, kesejahteraan Psikologis meliputi Optimisme yaitu keyakinan akan kehidupan yang lebih baik sebagai bekal menghadapi kemunduran. kepuasan Hidup dan Kebahagiaan merasa bahagia, berguna, dan puas menjalani hidup, harga diri dan Kemandirian yaitu merasa dihargai dan memiliki kontrol atas hidupnya, keterlibatan Sosial dan Produktivitas keterlibatan Aktif ikut berpartisipasi dalam aktivitas komunitas, hobi, atau kegiatan yang disukai, dukungan Sosial yaitu hubungan yang baik dengan keluarga dan lingkungan untuk dukungan emosional dan praktis.  Perkembangan Lansia Menuju Successful Aging di Era Gen Z". Zaman terus berkembang dengan cepat di mana dulu kita mengenal dunia secara konvensional, kini generasi muda (Gen Z) membawa dinamika baru yang mengubah cara kita hidup, berinteraksi, dan merencanakan masa depan. Lansia adalah pilar utama bangsa yang memiliki pengalaman berharga. Namun, untuk meraih successful aging (penuaan yang sukses), kita tidak bisa terlepas dari perkembangan zaman. Successful aging bukan hanya tentang kesehatan fisik semata, melainkan juga kesejahteraan mental, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, serta hubungan yang harmonis dengan generasi muda. Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia tua, umumnya didefenisikan berusia 60 tahun ke atas. Penurunan Kesehatan (Penyakit kronis, mobilitas terbatas), Masalah kesehatan mental (Kesepian, Defresi, kecemasan akibat isolasi sosial) Aspek Successful aging : Kesehatan fisik dan fungsional ( aktifitas yang teratur, Pemeliharaan yang baik ). Kesejahteraan sikologis (optimalisme, keyakinan akan kehidupan) Lansia di era Gen Z : Kesenjangan digital Ketergantungan ekonomi, banyak gen Z yang belum mapan secara finansial dan masih mengantungkan hidup pada lansia, Isolasi sosial, lansia rentan sekesepian sedangkan gen Z sibuk dengan dunia digitalnya. Untuk mencapai Successfull aging 1: Successful Aging di Era Baru Successful aging dalam konteks sekarang berarti lansia yang tetap aktif, mandiri, dan memiliki kontribusi positif bagi masyarakat, meskipun berada di era yang didominasi oleh Gen Z yang cerdas teknologi dan berpikir kreatif. - Lansia tetap sehat secara fisik melalui pola hidup sehat dan aktivitas yang sesuai- Lansia mampu mengakses informasi dan berkomunikasi menggunakan teknologi dasar, seperti ponsel pintar dan aplikasi yang bermanfaat- Lansia tetap terhubung dengan keluarga, terutama cucu-cucu dari kalangan Gen Z, membangun sinergi antara pengalaman dan inovasi 2: Sinergi Lansia dan Gen Z Era Gen Z tidak harus menjadi pemisah, melainkan sebagai jembatan untuk memperkuat peran lansia dalam masyarakat, Pengalaman bertemu Inovasi: Lansia dapat berbagi nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan pengalaman hidup. Sementara Gen Z dapat mengajarkan penggunaan teknologi untuk mempermudah aktivitas sehari-hari dan akses layanan kesehatan. Kolaborasi dalam Kegiatan baik lansia maupun Gen Z dapat bekerja sama dalam kegiatan sosial, ekonomi kreatif, dan pengembangan masyarakat misalnya dalam pembuatan produk kerajinan lokal yang dipromosikan melalui media sosial oleh Gen Z. Kedua generasi dapat saling belajar untuk menciptakan lingkungan yang ramah lansia namun tetap adaptif dengan perkembangan zaman. Pada akhir penyampaian materi oleh narasumber di lanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diberikan kesempatan sebanyak tujuh pertanyaan dan di jawab langsung oleh narasumber. Sebagai apresiasi terhadap ibu-ibu yang mengikuti sesi tanya jawab tersebut di berikan bingkisan yang diserahkan langsung oleh ibu ketua DWP Kabupaten dan ibu- ibu ketua OPD lainnya. Pada kegiatan hari ini ada juga pemeriksaan kesehatan gratis yang sangat bermanfaat bagi seluruh anggota DWP yang hadir , pemeriksaan tersebut meliputi antara lain tensi darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah serta juga di ramaikan oleh UMKM yang menjual aneka makanan dan minuman kekinian serta aneka sayur masak.

../images/kegiatan/5978.jpg
Info Baru

DWP BENGKULU > DWP BADAN KESATUAN BANGSA & POLITIK PROVINSI BENGKULU

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 15-01-2026

Bismillahirahmannirahim ..pada hari kamis tanggal 15 januari 2026 bertempat di gedung serba guna provinsi bengkulu , ketua dharmawanita beserta anggota dharmawanita badan Kesbangpol hadir dalam pertemuan rutin bulanan Dharmawanita persatuan provinsi Bengkulu sekaligus acara isra mijrat dengan penangung jawab acara Dinas Kesehatan . Acara di buka oleh ketua Dharmawanita Persatuan provini Ny. Mardalaitaini Herwan Antoni dan dilanjutkan dengan ceramah Agama yang di sampaikan oleh Ust Junaidi Hamsyah tentang Isra Mi'rat . Kegiatan ini di hadiri oleh Dharmawanita persatuan OPD/ Badan dan instansi vertikal . di lingkungan pemda Provinsi Bengkulu . Acar di tutup dengan pemberian pertanyaan dan Door price . Demikain lah semoga Dharmawanita Persatuan semakin Maju , sehat dan berjaya.

../images/kegiatan/5977.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa > Dinas Perhubungan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 04-01-2026

Mengikuti Safari Menanam Pohon di area pembudidaya ikan ( POKDAKAN ) Berang Lamar ,Desa Emang Lestari,Kecamatan Lunyuk ,Kabupaten Sumbawa pada hari Minggu, 4 Januari 2026.Dihadiri o oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa,Hizbullah, S.Sos beserta Ibu Sekdis Ajie Pertiwi Hizbullah mewakili anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa.Kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari “Program Sumbawa Hijau Lestari” yang dipimpin oleh Bupati Sumbawa Ir. H.Syafaruddin jarot,M.P tahun 2026.Pohon yang ditanam berupa bibit buah-buahan dan produktif.Penanaman pohon yang dilaksanakan di lunyuk bertujuan untuk memulihkan lahan kritis,menjaga ketersediaan sumber mata air,meningkatkan perekonomian Masyarakat dan melesterikan lingkungan dengan menertibkan penebangan liar.Penanaman ini juga menekankan komitmen agar tetap merawat pohon yang sudah ditanam,sehingga dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi alam dan masyarakat khususnya Masyarakat yang ada di Lunyuk.

../images/kegiatan/5976.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Donggala > OPD DINAS KESEHATAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 16-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala telah Melaksanakan Kegiatan Bidang Sosial Budaya Program Kepedulian dan Kesetiakawanan Kegiatan Bantuan Sosial KETERANGAN PROGRAM Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala telah mengikuti Kegiatan Pemberian Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang di dua desa di Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala yakni Desa Wombo dan Desa Wombo Kalonggo, pada Waktu Hari Jumat Tanggal 16 Januari 2025 Pukul 09.00 wita sampai selesai bertempat di Kantor Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala yang mengikuti kegiatan ini Adalah Ny. Enda Erwin Selaku Ketua dan Ny. Susan Ny. Citra Ny. Desi dan Ny. Rosmiati Sebagai Anggota TUJUAN KEGIATAN Membantu korban bencana alam membawa banyak manfaat, baik bagi korban maupun bagi pemberi bantuan antara lain : 1. Meredakan penderitaan korban 2. Memberikan harapan dan kekuatan 3. Memupuk empati dan kepedulian 4. Memperkuat rasa kebersamaan 5. Menciptakan perubahan positif 6. Membangun kembali komunitas 7. Meningkatkan kesehatan mental 8. Memberikan makna hidup URAIAN KEGIATAN Kegiatan Pemberian Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang pada Hari Jumat Tanggal 16 Januari 2026 Pukul 09.00 wita sampai selesai bertempat di Desa Wombo Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Pimpin langsung oleh Ketua DWP Kabupaten Donggala ( Ny. Yuliani Rustam Efendi) Bantuan ini merupakan rasa peduli kami dan salah satu bentuk turut merasakan penderitaan masyarakat di Kecamatan Tanantovea yang tertimpa bencana banjir bandang . Bantuan yang diberikan pada umumnya berupa makanan dan minuman siap saji, serta beberapa kebutuhan masyarakat dalam bentuk barang berupa sembako dan ada juga kebutuhan untuk anak dan perempuan HASIL KEGIATAN Dengan adanya bantuan itu, dapat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan makan minum sehari-hari. Serta untuk menjaga kesehatan masyarakat, terutama perempuan, anak-anak, dan lanjut usia. Rombongan DWP Kabupaten Donggala selama berada di Desa Wombo Kalonggo tidak hanya datang memberikan bantuan, tapi juga meninjau sejumlah rumah penduduk yang hancur diterjang banjir. Selain itu, menyapa dan memberikan motivasi kepada warga, agar semangat dalam menghadapi bencana yang tidak terduga datangnya itu. Semoga masyarakat yang tertimpa musibah tetap bersabar dan tabah, serta selalu berada dalam lindungan Allah. Penulis Laporan : Operator E-Reporting Dharma Wanita Persatuan OPD Dinas Kesehatan Kab. Donggala

../images/kegiatan/5975.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa > Dinas Perhubungan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-01-2026

Dalam rangka kegiatan Festival Kanstin,beberapa anggota Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa yaitu Ibu Lia Zubhan,Ibu Yasriah Deden dan Ibu Haryono melaksanakan Kegiatan Gotong Royong pengecetan Kanstin jalan yang dirangkaikan dengan penanaman pohon / bunga pada hari : Jum’at, 9 Januari 2026 dari pukul 07.00 Wita sampai dengan selesai.Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa yang Ke-67 tahun 2026. Tujuannya adalah untuk mempercantik kota, menciptakan estetika, serta menumbuhkan semangat gotong royong menyambut hari jadi daerah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dipusatkan di Kantor Bupati Sumbawa dan diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selesai senam bersama, langsung menuju lokasi gotong royong sesuai dengan pembagian zona yang telah ditetapkan oleh panitia. Partisipasi beberapa Anggota DWP Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan hijau, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan serta gotong royong.

../images/kegiatan/5974.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Subang > Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

  • Oleh: Sekretariat
  • 15-01-2026

DWP DPMPTSP Kabupaten Subang. Kegiatan: mengadakan pertemuan pengurus inti DWP DPMPTSP kabupaten Subang. Pelaksanaan: Hari Kamis, tanggal 15 Januari 2026. Waktu : Pukul 10.00 WIB s/d 12.00 WIB Tempat: Kantor DPMPTSP Subang Jl. Jendral Ahmad Yani No.11 kelurahan pasirkareumbi subang. DWP DPMPTSP yang hadir sebanyak 5 orang, diantaranya: 1. Ny. Hj. Nani Kartini Dikdik, S.Sos., M.Si selaku Ketua 2. Ny. Chandra Susanti, M.M selaku Bendahara 3. Ny. Rusty Wulandari, M.M selaku Ketua Bidang Sosial Budaya 4. Ny. Ida Nuraida, S.An selaku anggota Bidang Sosial Budaya 5. Ny. Ana Agustina, M.M selaku anggota Bidang Ekonomi Kegiatan: Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kelancaran pelaksanaan kegiatan DWP DPMPTSP Kabupaten Subang, telah dilaksanakan Pertemuan Pengurus Inti Pada hari kamis tanggal 15 januari 2026 bertempat di kantor DPMPTSP Jl. Jendral Ahmad Yani No.11 kelurahan pasirkareumbi subang. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas susunan pengurus DWP DPMPTSP Masa Bakti 2024–2025 serta pembenahan administrasi organisasi agar pelaksanaan kegiatan DWP dapat berjalan secara tertib, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk di laporan ke DWP Kabupaten Subang. Pada kesempatan ini, Ny. Hj. Nani Kartini Dikdik, S.Sos., M.Si selaku Ketua DWP DPMPTSP Subang menyampaikan agenda dan pembahasan pada pertemuan hari ini yaitu diantarnya: 1. mengenai susunan Pengurus DWP DPMPTSP Masa Bakti 2024–2025, Pada pembahasan ini dilakukan peninjauan dan pembahasan mengenai susunan Pengurus DWP DPMPTSP Masa Bakti 2024–2025. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan struktur kepengurusan, kejelasan tugas dan fungsi masing-masing pengurus, serta kesiapan pengurus dalam melaksanakan program dan kegiatan DWP ke depan, Selain itu penyususnan ini akan di serahkan ke DWP Kabupaten subang untuk pengukuhan kepengurusan. 2. Administrasi DWP, Pembahasan administrasi DWP meliputi beberapa hal sebagai berikut: a. Buku-Buku Administrasi. Ny. Hj. Nani Kartini Dikdik, S.Sos., M.Si menyampaikan mengenai kelengkapan dan penataan buku-buku administrasi DWP, antara lain buku anggota, buku notulen rapat, daftar hadir dan buku kegiatan. Disepakati bahwa seluruh buku administrasi harus dilengkapi dan diisi secara tertib sebagai bentuk akuntabilitas dan pertanggungjawaban organisasi. b. Pakaian Resmi DWP. Selain itu juga dibahas pula mengenai penggunaan pakaian resmi DWP. Ibu ketua menyampaikan, Pengurus diharapkan menggunakan pakaian resmi DWP sesuai ketentuan pada setiap kegiatan yang bersifat formal maupun kedinasan, guna menciptakan keseragaman, kerapihan, dan identitas organisasi. c. Pakaian Olahraga Resmi DWP Kabupaten Subang Selain pakaian resmi, ada juga mengenai pakaian olahraga resmi DWP Kabupaten Subang. Pakaian olahraga ini digunakan pada kegiatan olahraga bersama atau kegiatan nonformal lainnya sebagai wujud kebersamaan, kekompakan, dan partisipasi aktif anggota DWP. Dengan terlaksananya Pertemuan Pengurus Inti DWP DPMPTSP Kabupaten Subang ini, diharapkan susunan pengurus Masa Bakti 2024–2025 dapat berjalan optimal serta administrasi DWP menjadi lebih tertib dan terkelola dengan baik. Hasil pertemuan ini diharapkan juga dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan DWP selanjutnya. Penulis laporan: Ny. Hj. Nani Kartini Dikdik, S.Sos., M.Si selaku Ketua

../images/kegiatan/5973.jpg
Info Baru

DWP Kota Baubau > SKPD Inspektorat Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT INSPEKTORAT KOTA BAUBAU BIDANG SEKRETARIAT. Plt. Ketua DWP Unit Inspektorat Kota Baubau Ny. Rosdiati Sanu bersama anggota mengikuti kegiatan PERINGATAN ISRA MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW TAHUN 1447 H/2026 M yang mengusung Tema : "Mempererat Tali Silaturahmi dan Harmoni dalam Keberagaman Budaya Masyarakat Kota Baubau". Kegiatan dilaksanakan pada Hari/Tanggal : Jumat, 16 Januari 2026 Tempat : Masjid Jami'atus Sholihin (Masjid Raya) Kota Baubau Waktu : 15.00 WITA (Shalat Ashar Berjamaah) Penyelenggara : Pemerintah Kota Baubau bekerjasama dengan Panitia Hari-hari Besar Islam. Kegiatan turur dihadiri Sekda Kota Baubau Bpk. La Ode Darussalam, S. Sos., M.Si. beserta Ibu Ketua DWP Persatuan Kota Baubau. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan (MC : Bpk Fauzi, S.Pd., M.Pd.), 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an Oleh Bpk. Saddam Husain, SH 3. Sambutan Walikota Baubau yang dalam hal ini diwakilkan olek Sekretaris Daerah Kota Baubau Bpk. La Ode Darussalam, S.Sos. 4. Hikmah Isra Mi'raj yang dibawakan oleh Ust. Dr. H. Rahmat Haniru, LC., MHI. Isi Hikmah antara lain adalah menjelaskan tentang bukti terjadinya peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang diabadikan di dalam Al-Quran. Peristiwa ini juga merupakan tanda kebesaran dari Allah SWT dan menjadi salah satu bukti kenabian Rasulullah SAW. Isra Mi'raj adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang merupakan dua perjalanan spiritual luar biasa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam: 'Isra' (perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa) dan 'Miraj' (perjalanan naik ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha), di mana beliau menerima perintah shalat lima waktu langsung dari Allah SWT, menjadi mukjizat besar yang meneguhkan keimanan dan menunjukkan kebesaran Allah. Beberapa Hikmah yang terjadi pada peristiwa tersebut antara lain menerima perintah shalat lima waktu sebagai ibadah utama umat Islam, menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT yang tak terbatas, menjadi penghibur dan penguat iman, menunjukkan bahwa di balik kesulitan ada pertolongan dan kemuliaan, momen untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani perjuangan Rasulullah. Pembawaan Hikmah Isra Mi'raj ditutup dengan doa bersama. 5. Acara Istirahat 6. Silaturahmi dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, anggota DWP mendapatkan pencerahan kembali dalam rangka meningkatkan Iman Takwa terhadap Allah SWT dan semakin mempererat tali silaturahmi kepada sesama. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini akan semakin meningkatkan kualitas diri pengurus maupun anggota.

../images/kegiatan/5971.jpg
Info Baru

DWP Kota Bontang >

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 07-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kota Bontang menghadiri agenda Family Gathering TK Cendrawasih yang dilaksanakan pada Rabu 7 Januari 2026 di Taman Adipura Kelurahan Bontang Kuala. Pada kesempatan ini DWP Kota Bontang diwakili oleh wakil ketua 1 Ny. Sukatri Dasuki, Sekretaris umum Ny.Yuni Syahruddin, Anggota Bidang pendidikan Ny.Erni susanti serta Bunda PAUD Bontang Utara Ny,Rahayu M.Nur. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menjalin silaturahmi antar orangtua murid dan pendidik di TK Cendrawasih, melalui kegiatan ini diharapkan ikatan emosional baik guru, murid dan orangtua bisa terjalin secara positif melalui permainan yang seru serta penuh kekompakan. Kepala TK Cendrawasih Ibu Nur Aini dan Ketua Yayasan Cendrawasih merasa bahagia dan bangga atas partisipasi dan antusiasme dari orangtua melalui komite sekolah.

../images/kegiatan/5969.jpg
Info Baru

DWP Badan Pusat Statistik > BPS SULAWESI SELATAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 18-01-2026

[KABUPATEN ROKAN HULU]

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu

Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, turut hadir pada Upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang digelar di halaman Kantor Kemenag Rokan Hulu, Selasa (6/1/2026).

Bidang : Sosial dan Budaya
Program : Wawasan Keanekaragaman Budaya
Jenis Kegiatan : Kegiatan Hari Besar Nasional

Keterangan Program:

• Hari : Selasa
• Tanggal : 06 Januari 2026.
• Pukul : 08.00 wib s.d selesai.
• Tempat : Halaman Kantor Kemenag Rokan Hulu.
• Undangan : Kepala serta Pejabat Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu, Kepala dan Majelis Guru Madrasah Negeri & Swasta, Kepala beserta Staf KUA Kecamatan, Ketua Ormas Islam, Tokoh Agama, Pimpinan Bank di lingkungan Pasir Pengaraian, Siswa/i Madrasah Kota Pasir Pengaraian dan Ketua & Pengurus serta Anggota DWP Kemenag Rokan Hulu, Ketua & Anggota DWP Satker Madrasah dan KUA Kecamatan Se- Kabupaten Rokan Hulu, serta PNS dan ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu.

Rangkaian Kegiatan:

1. Persiapan Protokol oleh Reni Hartati
2. Pengibaran Bendera dan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indoneisa Raya
3. Pembacaan Sambutan Menteri Agama oleh Pembina Upacara H. Zulkifli, S. Ag, M. Pd.I
4. Pembacaan UUD 1945, Panca Prasetia Kopri dan Kode Etik Kementerian Agama
5. Menyanyikan Lagu Mars Kementerian Agama
6. Doa oleh Kepala KUA Kecamatan Rambah H. Gustaman, S.Ag
7. Penyerahan Penghargaan Satya Lencana 30, 20 dan 10 Tahun.
8. Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba.
9. Foto Bersama
10. Penutup.

Pelaksanaan Kegiatan:

Ketua Darma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu bersama anggota turut hadir pada Upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang digelar di halaman Kantor Kemenag Rohul ,Upacara tersebut diikuti oleh seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu. Pelaksana upacara berasal dari unsur KUA, MTsN, MAN Rokan Hulu, serta pegawai Kantor Kemenag Rohul, yang berlangsung dengan khidmat dan tertib., Selasa (6/1/2026).
Kakankemenag Rokan Hulu selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, H. Nasaruddin Umar, yang menegaskan pentingnya penguatan peran Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Amanat Menteri Agama juga menekankan implementasi Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama, sebagai arah kebijakan strategis Kemenag ke depan, meliputi.
penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan layanan keagamaan yang berdampak, pengembangan ekoteologi, digitalisai tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kerukunan umat beragama, serta reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik.
Ketua DWP Kemenag Rokan Hulu, Ny . Latri Zulkifli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota DWP Kemenag yang selama ini telah bersinergi dan berkontribusi aktif dalam menyukseskan berbagai program Kementerian Agama di Kabupaten Rokan Hulu..
“Kami berharap melalui Upacara HAB ini, para ibu anggota DWP kedepan nya selalu bersinergi, kebersamaan, dan dukungan yang solid dalam mengembangkan dan mendukung program Kementerian Agama, ujarnya.
Rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag RI tersebut juga dirangkaikan dengan penganugerahan Satya Lencana Karya Satya kepada ASN Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kesimpulan:

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh jajaran Kemenag Rohul untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara, sejalan dengan nilai-nilai Asta Protas Kementerian Agama..

../images/kegiatan/5968.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa > Dinas Perhubungan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 10-01-2026

Pada Hari Sabtu, 10 Januari 2026, salah satu anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Ibu Ana Deden bersama staf DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan “Metode Operasi Wanita ( MOW )” yang berlokasi di Rumah Sakit H.L.Manambai Abdul Kadir,dimulai pukul 09.00 Wita hingga selesai.Salah satu dokter yang bertugas saat itu menjelaskan bahwa Metode operasi wanita (MOW) atau tubektomi adalah prosedur sterilisasi permanen untuk mencegah kehamilan dengan memotong, mengikat, atau menutup tuba falopi agar sel telur tidak bertemu sperma.Adapun tujuan dari MOW adalah untuk mencegah kehamilan secara permanen dengan menghalangi pertemuan sel telur dan sperma.Kegiatan tersebut ditutup dengan foto bersama dokter,dan beberapa perawat beserta staf Rumah Sakit H.L Manambai Kabupaten Sumbawa.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID