MENGHADIRI RAPAT PERSIAPAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KOTA SAMARINDA "DWP MENGAJAR" TAHUN 2026 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Samarinda terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045 melalui berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pada hari Rabu, 3 Juni 2026, pukul 10.00 WITA hingga selesai, telah dilaksanakan Rapat Persiapan Kegiatan "DWP Mengajar" yang bertempat di Gedung Graha Ruhui Rahayu Lantai 3, Jalan Ir. H. Juanda No. 81, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen DWP Kota Samarinda dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing sebagai langkah menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris DWP Kota Samarinda, Ny. Hj. Sri Mulyana Suba Eddy Djunaidi; Wakil Sekretaris Bidang Organisasi, Ny. Yeni Diganti Aidi; Bendahara, Ny. Emi Rubiharwati Zulheryansah; Ketua DWP DPMPTSP Kota Samarinda, Ny. Juhairiah Riduansah selaku Pengurus Bidang Ekonomi; Sekretaris DWP DPMPTSP Kota Samarinda, Ny. Novita Ariani Jamal selaku Pengurus Bidang Pendidikan; serta pengurus DWP Kota Samarinda lainnya. Rapat dilaksanakan sebagai upaya memantapkan persiapan dan koordinasi pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan. Melalui pertemuan ini diharapkan seluruh rangkaian kegiatan DWP Kota Samarinda dapat berjalan dengan lancar, terarah, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan diawali dengan pengantar dari Sekretaris DWP Kota Samarinda, Ny. Hj. Sri Mulyana Suba Eddy Djunaidi. Selanjutnya, pembahasan kegiatan dipimpin oleh Ketua Bidang Pendidikan, Ny. Hj. Nurhasanah, yang memaparkan berbagai persiapan pelaksanaan kegiatan DWP Mengajar. Kegiatan tersebut direncanakan akan diisi dengan edukasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), pembiasaan hidup sehat, serta makan buah bersama anak-anak. Dalam rapat tersebut disepakati beberapa hal sebagai berikut: 1. Kegiatan DWP Mengajar akan dilaksanakan dengan sasaran peserta didik KB/TK Anyelir. 2. Akan disiapkan sebanyak 50 paket bingkisan untuk anak-anak dan para pengajar. 3. Seluruh pengurus DWP Kota Samarinda akan terlibat secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan, tidak terbatas pada Pengurus Bidang Pendidikan saja. 4. Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juni 2026. 5. Akan diserahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar di kelas. Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana yang akrab, penuh kebersamaan, dan semangat gotong royong. Melalui sinergi serta kerja sama seluruh pengurus, diharapkan kegiatan DWP Mengajar dapat terlaksana dengan baik, memberikan manfaat bagi anak-anak, serta mendukung para pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, menyenangkan, dan berkualitas di KB/TK Anyelir.
LAPORAN KEGIATAN MENYIMAK DIALOG SERASI Nama UPel: DWP UPel Dispermasdes Kabupaten Semarang Hari/Tanggal: Rabu, 3 Juni 2026 Waktu: 11.00–12.00 WIB Kegiatan: Menyimak Dialog Serasi Bersama Desa Wisata Muncar Penyelenggara: Radio Suara Serasi 107.3 FM Pelaksanaan: Daring (melalui siaran radio) Peserta yang Mengikuti: Ibu Annie Yuliati Jumlah Peserta: 1 orang dan ditonton oleh 95 orang lainnya Narasumber yang hadir Ilham Satria Aji selaku Sekretaris Desa Muncar Enggan Fabiyanto selaku ketua pokdarwis desa muncar Pemandu Acara: Ibu Resty (Penyiar Radio Suara Serasi 107.3 FM) Topik/Judul Dialog: "Potensi Desa Wisata Muncar Kecamatan Susukan" Dalam Dialog Serasi kali ini dibahas mengenai potensi yang dimiliki Desa Wisata (Deswita) Ngidam Muncar yang berada di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Desa Muncar memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Potensi tersebut meliputi wisata alam berupa Sungai Serang, kesenian dan budaya tradisional seperti tari Rodad dan karawitan, UMKM kerajinan tangan, serta agrowisata yang mencakup kebun bunga, budidaya teh telang, dan kopi robusta. Narasumber juga menjelaskan potensi masing-masing dusun, yaitu: Dusun Muncar sebagai sentra kerajinan tangan. Dusun Dukuhsari sebagai pusat UMKM. Dusun Jaten dengan agrowisata bunga dan teh telang. Dusun Ledok yang memiliki wisata religi. Dusun Nglarangan sebagai pusat kesenian tradisional. Dusun Pareyan yang menyediakan fasilitas homestay untuk wisatawan. Selain itu, Desa Wisata Muncar juga menawarkan kuliner khas seperti keripik debok, saut, dan berbagai jenis rempeyek yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Tujuan Mengikuti Kegiatan Menambah wawasan dan pengetahuan bagi anggota DWP mengenai pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal serta strategi pemberdayaan masyarakat melalui sektor pariwisata. Manfaat Kegiatan bagi Anggota DWP Mengetahui potensi unggulan Desa Wisata Muncar. Menambah pemahaman tentang pengembangan UMKM, budaya, dan agrowisata di desa. Menjadi inspirasi dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa. Dampak Kegiatan Anggota DWP memperoleh informasi yang bermanfaat mengenai pengelolaan desa wisata yang terintegrasi dengan potensi alam, budaya, dan ekonomi masyarakat sehingga dapat menjadi referensi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan desa. Harapan Setelah Mengikuti Kegiatan, Diharapkan potensi Desa Wisata Muncar semakin dikenal luas oleh masyarakat, jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan wisata, UMKM, seni budaya, dan produk lokal yang berkelanjutan. Selain itu, ilmu dan informasi yang diperoleh dari dialog ini dapat menjadi motivasi bagi anggota DWP Dispermasdes untuk mendukung pengembangan desa wisata lainnya di Kabupaten Semarang. Demikian laporan kegiatan pada hari ini, pembuat laporan : Annisa
Rabu 3 Juni 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Ny. Ida Suryati Jaya Kusuma mengikuti kegiatan Pertemuan/Rapat yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa, pada tanggal 3 bulan Juni 2026 pukul 08.00 Wita hingga selesai. Rapat tersebut diisi dengan pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi dan sinkronisasi Program Kerja DWP Pusat dan DWP Provinsi NTB serta Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB secara Virtual/online. Bertempat di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti dan dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdiri dari Ketua DWP masing-masing OPD se-Kabupaten Sumbawa dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa. Kegiatan sosialisasi dan sinkronisasi program kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) diselenggarakan secara berjenjang dari pusat hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program prioritas nasional agar memberikan dampak nyata dan selaras dengan visi pembangunan daerah masing-masing. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC Ny.Baiq Risa L.Wirzaug, dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharmawanita Persatuan. Setelah itu dilanjutkan dengan Sambutan dan Arahan oleh Ketua DWP Provinsi NTB Ny. Windi Marlini Abdul Chaer. Dalam sambutannya beliau menekankan tentang pentingnya keselarasan program kerja antara DWP Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota yang pelaksanaan program kerjanya harus efektif, terukur dan bermanfaat secara nyata serta pentingnya menjaga silaturrahmi sebagai pondasi kekuatan organisasi. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua Bidang Pendidikan DWP Provinsi NTB Ny. Baiq Rauhun Aidy Furqon dengan penyampaian Pemaparan Program Kerja dari bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya. Adapun program kerja dari Bidang Pendidikan yaitu : a. Sosialisasi peningkatan kualitas Perempuan dibidang Kesehatan, Pendidikan dan ekonomi. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 9 Juni 2026 secara Virtual yang akan diikuti oleh semua DWP Kabupaten/Kota se provinsi NTB . b. Sosialisasi tindak pidana kekerasan seksual dan pencegahan perkawinan anak dan gerakan DWP Mengajar. Rencananya Bidang Pendidikan akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga yang akan menyasar anak-anak sekolah SD danm SMP. Kegiatan akan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 untuk pulau Lombok, sedangkan untuk pulau Sumbawa akan dititipkan materi karena terkait keterbatasan anggaran. c. Sosialisasi parenting dan pengolahan telur/pendampingan stunting selama 3 bulan 10 hari. Rencananya akan ada Desa Berdaya yang akan mendampingi anak-anak stunting dan akan diajarkan bagaimana Tips mengolah telur untuk dijadikan makanan dengan tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk telur rebus atau telur goreng. Agar Program tersebut berhasil, disarankan untuk memanfaatkan satu orang kader Dasawisma yang akan mendata mendampingi anak stunting sampai 3 bulan 10 hari (masing-masing 1 kader mendampingi 5 anak stunting). Selanjutnya disampaikan program kerja dari Bidang Ekonomi, yaitu : a. Peningkatan kemampuan dalam pengelolaan usaha : (Pelatihan Budidaya Lele dalam ember di Kelurahan Pagutan Timur Kota Mataram) . b. Pembinaan Berkelanjutan Kelompok Ekonomi Kreatif binaan DWP : (Pelatihan Membuat Kue Premium/Sulam Pita/Tas, Sajadah dari Kain Perca). Selanjutnya pemaparan program kerja dari Bidang Sosial Budaya. Adapun kegiatannya antara lain : a. Gerakan bersama percepatan Penurunan Stunting (Pemberian Nutrisi Tambahan Telur, Abon Ikan/Ayam). Dilakukan Kerjasama dengan bidang Pendidikan, lebih ditekankan untuk desa-desas dengan angka stunting yang tinggi. b. Pemberian sembako bagi Masyarakat kurang mampu dalam rangka kemiskinan ekstrim. Akan diberikan untuk wilayah atau desa dengan Tingkat kemiskinan ekstrem. c. Pengajian dan Zikir Akbar. Setelah selesai pemaparan program kerja DWP Provinsi, acara dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab yang dilaksanakan untuk memastikan arah program yang telah dilaksanakan di dwp kabupaten/kota di lingkup provinsi NTB. Acara terakhir yaitu arahan dari Penasihat DWP Provinsi NTB yang disampaikan oleh Prof.Dr.Hj.Rodiah A.Muttalib, beliau menekankan akan pentingnya sinkronisasi program antara DWP Provinsi dengan DWP Kabupaten/Kota, Peningkatan edukasi dan sosialisasi di lingkungan DWP. Adapun manfaat dari kegiatan sosialisasi ini adalah terwujudnya pemahaman yang sama terhadap program kerja DWP, semakin meningkatnya koordinasi dan saling bersinergi antar jenjang organisasi serta terbentuknyalangkah strategis yang adaptif di daerah. Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat terwujud organisasi DWP yang semakin solid, inovatif dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, tentunya melalui pelaksanaan program kerja yang terintegrasi dari pusat, provinsi, hingga ke kabupaten/kota. Kegiatan sosialisasi dan sinkronisasasi program DWP Provinsi NTB tahun 2026 berakhir pada pukul 11.00 Wita, dan ditutup dengan sesi foto bersama.
RAPAT PERSIAPAN KEGIATAN “DWP MENGAJAR” DWP KOTA SAMARINDA Pada hari Rabu, 3 Juni 2026, pukul 10.00 WITA sampai dengan selesai, telah dilaksanakan Rapat Persiapan Kegiatan DWP Mengajar yang bertempat di Gedung Graha Ruhui Rahayu Lantai 3, Jl. Ir. H. Juanda No. 81, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Rapat dihadiri oleh jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Samarinda, di antaranya Sekretaris DWP Kota Samarinda Ny. Hj. Sri Mulyana Suba Eddy Djunaidi, Wakil Sekretaris Bidang Organisasi Ny. Yeni Diganti Aidi, Bendahara Ny. Emi Rubiharwati Zulheryansah, Ketua DWP DPMPTSP Kota Samarinda Ny. Juhairiah Riduansah selaku pengurus Bidang Ekonomi, Sekretaris Ny. Novita Ariani Jamal selaku pengurus Bidang Pendidikan, serta pengurus DWP Kota Samarinda lainnya. Kegiatan DWP Mengajar merupakan bentuk kolaborasi antara Bidang Pendidikan dan Bidang Sosial Budaya DWP Kota Samarinda. Dalam pelaksanaannya, Bidang Sosial Budaya turut berkontribusi dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang disesuaikan dengan kebutuhan KB/TK Anyelir guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Bantuan yang akan diserahkan berupa dua unit kipas angin untuk menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman bagi anak-anak. Kegiatan akan diisi dengan gerakan sehat cuci tangan dan makan buah.Selain itu, akan disiapkan pula bingkisan yang akan dibagikan kepada peserta didik sebagai bentuk perhatian dan dukungan untuk menambah keceriaan serta semangat belajar mereka. Melalui kegiatan ini, DWP Kota Samarinda terus menunjukkan peran aktif dan kepeduliannya dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan dan tumbuh kembang anak. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud komitmen DWP Kota Samarinda dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Rapat diawali dengan pengantar dari Sekretaris DWP Kota Samarinda, Ny. Hj. Sri Mulyana Suba Eddy Djunaidi. Selanjutnya, pembahasan kegiatan dilanjutkan oleh Ketua Bidang Pendidikan, Ny. Hj. Nurhasanah, yang memaparkan berbagai persiapan dan rencana pelaksanaan kegiatan. Dalam rapat tersebut disepakati beberapa hal sebagai berikut: Kegiatan DWP Mengajar akan dilaksanakan dengan sasaran peserta didik KB/TK Anyelir. Akan disiapkan sebanyak 50 paket bingkisan untuk anak-anak dan para pengajar. Seluruh pengurus DWP Kota Samarinda akan terlibat secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan, tidak terbatas pada Pengurus Bidang Pendidikan saja. Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juni 2026. Akan diserahkan bantuan sarana pendukung kegiatan belajar mengajar di kelas berupa dua unit kipas angin. Kegiatan rapat koordinasi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Melalui sinergi dan kerja sama seluruh pengurus, diharapkan kegiatan DWP Mengajar dapat terlaksana dengan lancar, memberikan manfaat yang nyata bagi peserta didik dan para pendidik di KB/TK Anyelir, serta menjadi bagian dari kontribusi DWP Kota Samarinda dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Samarinda.
Ketua dan Sekretaris Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana BKPSDM Kabupaten Sumbawa Barat Mengahdir 1. Kegiatan Menghadiri rapat rutin yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Virtual DWP Provinsi NTB dengan tema: “Sosialisasi dan Sinkronisasi Program Kerja DWP Pusat dan DWP Provinsi NTB serta Kabupaten/Kota se-NTB” 2. Waktu & Tempat - Hari/Tanggal: Rabu, 03 Juni 2026 - Tempat: Ruang Rapat Gili Kenawa, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat 3. Peserta - Pengurus DWP Kabupaten Sumbawa Barat - Perwakilan DWP Provinsi NTB - DWP Kabupaten/Kota se-NTB 4. Agenda Utama - Rapat rutin DWP Kabuapten Sumbawa Barat - Sosialisasi virtual oleh DWP Provinsi NTB - Sinkronisasi program kerja antara DWP Pusat, DWP Provinsi NTB, dan DWP Kabupaten/Kota se-NTB 5. Hasil & Kesimpulan - Terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antar pengurus DWP di berbagai tingkatan. - Program kerja DWP Pusat diselaraskan dengan kebutuhan daerah, khususnya NTB. - DWP Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen mendukung pelaksanaan program kerja yang telah disepakati bersama.
LAPORAN KEGIATAN UPEL DWP DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA Pada hari Rabu, 3 Juni 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPel Dispermasdes Kabupaten Semarang yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ibu Novia dan Ibu Endang, menghadiri kegiatan Pembukaan Job Fair Kabupaten Semarang Tahun 2026 yang diselenggarakan di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Ungaran. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha dan turut dihadiri oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Pujo Pramujito, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang M. Taufiqurrahman, perwakilan perusahaan peserta job fair, serta para pencari kerja dari berbagai daerah. Dalam sambutannya, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyampaikan bahwa angka pengangguran terbuka di Kabupaten Semarang pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 3,36 persen atau sekitar 25.070 jiwa. Pemerintah Kabupaten Semarang mengapresiasi partisipasi perusahaan yang membuka lowongan kerja dan terus berupaya meningkatkan daya tarik investasi daerah guna menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, Pujo Pramujito, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Job Fair dapat membantu para pencari kerja memperoleh pekerjaan di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan. Beliau juga berharap kegiatan ini mampu menyerap tenaga kerja lokal, termasuk lulusan SMK dan lulusan baru, sehingga dapat menekan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Semarang. Job Fair Kabupaten Semarang Tahun 2026 dilaksanakan pada tanggal 3–4 Juni 2026 dengan melibatkan 26 perusahaan yang menyediakan sekitar 6.969 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor, antara lain garmen, pariwisata, makanan dan minuman, serta bisnis eceran. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan penyedia lapangan kerja, meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat, mengurangi angka pengangguran, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi dan perluasan lapangan pekerjaan. Bagi anggota DWP, kegiatan ini memberikan manfaat berupa tambahan wawasan dan informasi terkait peluang kerja yang dapat disebarluaskan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ketenagakerjaan. Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya penyerapan tenaga kerja, berkurangnya angka pengangguran, terbukanya kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat, serta meningkatnya kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui keikutsertaan DWP UPel Dispermasdes Kabupaten Semarang, diharapkan informasi yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diteruskan kepada anggota DWP dan masyarakat luas sehingga semakin banyak pencari kerja yang mendapatkan akses terhadap informasi lowongan pekerjaan. Selain itu, diharapkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas serta mewujudkan Kabupaten Semarang yang maju, mandiri, dan sejahtera. Demikian Laporan kegiatan pada hari Pembuat Laporan : Annisa
Partisipasi dalam Pertemuan Rutin dan Seminar Pendidikan DWP Aceh
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh
Bidang: Pendidikan
Program Kerja: Penguatan Kualitas Sumber Daya Anggota DWP
Kegiatan: Peningkatan Kapasitas Anggota
Acara: Pertemuan Rutin dan Seminar Pendidikan DWP Aceh
Hari, Tanggal: Rabu, 3 Juni 2026
Waktu: 08.30 s.d. 12.15 WIB
Tempat: Aula Kantor DWP Aceh
Penyelenggara: DWP Aceh
Narasumber:
Unsur Peserta:
* DWP Aceh
* DWP SKPA
* DWP Sekretariat Daerah (Setda) Aceh
* DWP Instansi Vertikal
Peserta dari DWP BPS Provinsi Aceh:
* Ketua DWP BPS Provinsi Aceh
* 3 Pengurus DWP BPS Provinsi Aceh
* 1 Anggota DWP BPS Provinsi Aceh
Uraian Kegiatan:
Sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas anggota serta komitmen dalam mendukung program pembinaan perempuan dan keluarga, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pertemuan Rutin dan Seminar Pendidikan DWP Aceh yang diselenggarakan pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor DWP Aceh. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, refleksi, dan pembelajaran bersama bagi para anggota DWP lintas instansi di lingkungan Pemerintah Aceh dan instansi vertikal.
Kehadiran DWP BPS Provinsi Aceh dalam kegiatan ini diwakili oleh Ketua DWP BPS Provinsi Aceh, Ibu Reni Marlina, didampingi oleh tiga orang pengurus dan satu orang anggota DWP BPS Provinsi Aceh. Partisipasi tersebut merupakan wujud dukungan terhadap agenda DWP Aceh sekaligus cerminan komitmen organisasi dalam mendorong peningkatan kualitas diri anggota, baik sebagai individu, pendamping suami, maupun sebagai bagian dari masyarakat.
Kegiatan diawali dengan suasana khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Ibu Yasmin, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Revika Nurbayani. Rangkaian pembukaan ini menjadi pengantar spiritual yang menenangkan sekaligus menguatkan niat seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan keberkahan.
Selanjutnya, seluruh peserta berdiri untuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita, yang dipimpin oleh Nova Mulyana Junaidi. Momen ini memperkuat rasa kebangsaan dan semangat kebersamaan sebagai bagian dari organisasi perempuan yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan petugas pelaksana yang disampaikan oleh Ibu Evi Julia Zulkifli. Dalam laporannya, disampaikan bahwa pertemuan rutin DWP Aceh kali ini dirangkaikan dengan kegiatan seminar pendidikan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan anggota DWP dalam menghadapi dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks. Tema seminar dipilih secara khusus untuk memberikan ruang refleksi dan penguatan mental bagi para perempuan, khususnya anggota DWP yang menjalankan peran ganda di ranah keluarga, sosial, dan organisasi.
Seminar pendidikan mengangkat tema "Seni Menata Hati dan Mengenal Tanda Lelah Batin di Dunia yang Berisik", dengan menghadirkan narasumber Nasrinah Hanim, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Tema ini dipandang relevan dengan kondisi saat ini dengan perempuan sering kali dituntut untuk selalu tampak kuat, produktif, dan mampu mengelola berbagai tanggung jawab, meskipun di dalam diri terdapat kelelahan emosional yang tidak selalu terlihat.
Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh, Ibu Malahayati M. Nasir, menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran seluruh anggota dan undangan, termasuk perwakilan DWP dari berbagai instansi. Ketua DWP Aceh menekankan bahwa di era digital yang serba cepat dan penuh tuntutan, banyak perempuan menjalani aktivitas dengan ritme tinggi, baik sebagai pendamping suami, ibu dalam keluarga, maupun sebagai individu yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi.
Beliau juga menyampaikan bahwa tidak jarang kelelahan batin hadir tanpa disadari. Banyak perempuan terlihat baik-baik saja di permukaan, namun sesungguhnya sedang menanggung beban emosional yang berat. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengenali diri, menata hati, dan menjaga kesehatan mental menjadi hal yang sangat penting agar kehidupan tetap berjalan seimbang dan bermakna.
Sesi seminar dipandu oleh Ibu Ima, selaku Sekretaris DWP Aceh, yang berperan sebagai moderator. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan hangat, moderator berhasil menciptakan suasana diskusi yang kondusif dan terbuka, sehingga peserta merasa nyaman untuk menyimak materi dan terlibat secara emosional.
Dalam sesi inti seminar pendidikan, narasumber Ibu Nasrinah Hanim, S.Psi., M.Psi., menyampaikan materi secara bertahap dan reflektif dengan mengajak peserta memahami kondisi batin perempuan di tengah dinamika kehidupan modern yang semakin padat, cepat, dan penuh distraksi. Dunia yang "berisik", baik secara fisik maupun mental, sering kali membuat seseorang kehilangan ruang untuk mendengarkan diri sendiri.
Narasumber mengawali pemaparan dengan mengajak peserta memahami bahwa kelelahan batin kerap tidak tampak secara kasat mata. Seseorang bisa tetap menjalankan peran, tersenyum, dan berfungsi secara sosial, namun di dalam dirinya menyimpan keletihan emosional yang berkepanjangan. Kondisi ini berbeda dengan kelelahan fisik, karena lelah batin sering tidak langsung hilang meskipun tubuh beristirahat.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa terdapat beberapa sumber umum kelelahan batin, di antaranya beban peran ganda yang terus menerus, tuntutan untuk selalu kuat dan mampu, tekanan sosial yang tidak disadari, serta kebiasaan mengabaikan kebutuhan diri sendiri demi memenuhi ekspektasi lingkungan. Narasumber menekankan bahwa banyak perempuan terbiasa menomorsatukan keluarga, pekerjaan, dan organisasi, sementara kebutuhan emosional pribadi sering diletakkan paling akhir.
Dalam pemaparannya, narasumber juga menguraikan tanda-tanda lelah batin yang sering muncul secara halus, seperti mudah merasa kewalahan, kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya menyenangkan, cepat merasa bersalah saat beristirahat, kesulitan merasa cukup, serta munculnya perasaan hampa meskipun secara lahiriah semua tampak berjalan baik. Tanda-tanda tersebut, menurut narasumber, bukan untuk dihakimi, melainkan untuk dikenali sebagai sinyal tubuh dan jiwa yang membutuhkan perhatian.
Salah satu bagian penting dalam materi adalah pemahaman mengenai budaya “harus kuat” yang tanpa disadari melekat pada banyak perempuan. Narasumber menjelaskan bahwa tuntutan untuk selalu tangguh, sabar, dan mampu sering kali membuat perempuan menunda pengakuan atas rasa lelahnya sendiri. Dalam jangka panjang, pola ini dapat menguras energi emosional dan menurunkan kualitas relasi, baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.
Melalui pendekatan yang empatik, peserta diajak untuk melihat bahwa mengakui lelah bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kedewasaan emosional. Narasumber menekankan pentingnya membangun kesadaran diri (self-awareness), yaitu kemampuan untuk mengenali kondisi batin, memahami batas diri, dan menyadari kapan perlu berhenti sejenak untuk memulihkan energi.
Pada bagian berikutnya, narasumber memperkenalkan konsep menata hati sebagai proses berkelanjutan. Menata hati tidak dimaknai sebagai menekan emosi negatif, melainkan memberi ruang aman bagi diri sendiri untuk merasakan, memahami, dan merespons emosi secara sehat. Peserta diajak untuk lebih berbelas kasih kepada diri sendiri, tidak selalu menuntut kesempurnaan, serta belajar menerima bahwa tidak semua hal harus diselesaikan sekaligus.
Narasumber juga menekankan pentingnya menetapkan batas yang sehat, baik dalam hubungan keluarga, sosial, maupun organisasi. Mengatakan "cukup", "perlu jeda", atau "tidak apa-apa jika belum sempurna" dipandang sebagai keterampilan emosional yang perlu dilatih. Dalam konteks ini, peserta diajak untuk mengubah sudut pandang bahwa beristirahat dan merawat diri adalah bagian dari tanggung jawab, bukan bentuk pengabaian kewajiban.
Sebagai penutup materi, narasumber mengajak peserta untuk membawa pulang satu pesan utama, yaitu mendengarkan diri sendiri sebelum tubuh dan batin memaksa untuk berhenti. Dunia boleh tetap berisik, tuntutan boleh tetap ada, namun setiap individu berhak memiliki ruang hening untuk memulihkan diri. Dengan hati yang tertata dan batin yang lebih sadar, perempuan diharapkan dapat menjalani peran-perannya dengan lebih utuh, tenang, dan berdaya.
Materi seminar disampaikan dengan bahasa yang ringan, ilustratif, dan dekat dengan pengalaman keseharian peserta, sehingga mudah dipahami dan relevan untuk diterapkan. Pemaparan ini memberikan ruang refleksi mendalam bagi para anggota DWP, termasuk perwakilan DWP BPS Provinsi Aceh, untuk kembali menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara peran, tanggung jawab, dan kebutuhan diri
Keterlibatan aktif peserta, termasuk perwakilan DWP BPS Provinsi Aceh, terlihat dari antusiasme dalam menyimak materi dan mengikuti alur seminar hingga selesai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan, tetapi juga ruang berbagi energi positif dan penguatan emosional antaranggota.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, DWP BPS Provinsi Aceh berharap nilai-nilai kepedulian terhadap kesehatan mental, keseimbangan peran, dan penguatan karakter perempuan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran dalam forum DWP Aceh ini juga mempererat jejaring silaturahmi antarlembaga serta memperkuat sinergi dalam membangun perempuan yang tangguh, berdaya, dan berakhlak.
Kegiatan Pertemuan Rutin dan Seminar Pendidikan DWP Aceh ditutup dengan suasana penuh kehangatan dan rasa kebersamaan. DWP BPS Provinsi Aceh memandang kegiatan ini sebagai pengalaman yang bermakna dan relevan, serta menjadi bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan anggota dan keluarga. Dengan semangat kebersamaan, DWP BPS Provinsi Aceh berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas hidup dan peran strategis perempuan di berbagai lini kehidupan.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Prorgam : Pembinaan Hubungan Keluar/ Perayaan
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung
2. Hari/Tanggal : Rabu / 03 Juni 2026
3. Pukul : 10.00 WIB – 11.30 WIB
4. Peserta : 70 Peserta
5. Lokasi : Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulungagung
6. Acara : Tasyakuran dan Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H
Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan Ibu Plt. Penasehat DWP Kabupaten Tulungagung
3. Doa
4. Ramah Tamah
5. Penutup.
Detail Kegiatan
Dalam rangka menyambut dan memaknai Hari Raya Idul Adha 1447 H, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulungagung berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung menggelar acara tasyakuran yang dilaksanakan di Sekretariat DWP Kabupaten Tulungagung pada hari Rabu (03-06-2026), dengan diikuti sekitar 70 orang.
Tasyakuran tersebut dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh SWT. atas nikmat, kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga seluruh anggota DWP dan TP PKK dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan tasyakuran ini dipimpin langsung oleh Plt. Penasehat DWP Kabupaten Tulungagung Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, didampingi oleh PJ. Ketua DWP Kabupaten Tulungagung, Ny.Endang Tri Hariyadi, dan dihadiri para pengurus DWP Kabupaten Tulungagung serta seluruh tamu undangan dari DWP Unsur Pelaksana Dinas, Badan, Kantor, Instansi Vertikal, Kecamatan se-Kabupaten Tulungagung dan Pengurus serta anggota TP PKK Kabupaten Tulungagung. kegiatan dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung dihadiri oleh Ibu Purworini, selaku bendahara DWP. mewakili Ibu Tri Astiawati Suyanto, Ketua DWP Dinas Pertanian yang tidak bisa hadir dikarenakan ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.
Acara diawali dengan sambutan dan arahan dari Plt. Penasehat DWP Ny. Yuyum Ahmad Baharudin. Dalam sambutannya Ibu Yuyun menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasih kepada tamu undangan yang sudah menyempatkan waktu hadir dalam acara tasyakuran dan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H. lebih lanjut dikatakan bahwa perayaan Idul Adha ini tidak hanya rutinitas ibadah tahunan, melainkan sebuah momentum spiritual yang sarat akan makna pengorbanan dan keiklasan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahn AS dan Nabi Ismail AS. Bagi kita sebagai anggota DWP, semangat berkorban ini sangat relavan untuk diimplemetasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dilingkup keluarga maupun dilingkup organisasi, semangat keiklasan dan kepedulian sosial yang terkandung dalam ibadah kurban harus terus kita pupuk. Mari kita jadikan momen untuk mempererat tali silaturahmi, saling berbagi dan meningkatkan empati kita terhadap sesame, khususnya kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Beliau juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan nilai modernsasi beragama, dan kebersamaan, ujarnya menutup arahannya.
Rangkaian acara dilanjutkan pembacaan doa, agar acara tasyakuran ini berjalan dengan lancar, mendapatkan keberkahan dari Alloh SWT. dangan harapan akan keberkahan bagi seluruh anggota organisasi beserta keluarga. Kemudiaan acara ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Tujuan dilaksanakan kegiatan tasyakuran dan perayaan Hari Raya Idul Adha ini adalah untuk memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS dan kesediaannya mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, demi menjalankan perintah Alloh SWT. Perayaan ini juga bertujuan untuk merayakan ibadah haji, menumbuhkan kepedulian sosial, serta melatih dalam upaya membangun semangat kebangsaan, membentuk jiwa bersaing yang kompetetif dan sehat, untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulungagung.
Alhamdulillah Acara tasyakuran berjalan lancar dan sukses, berakhir pukul 11.30 WIB.
DWP Kabupaten Bima menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Sinkronisasi Program Kerja DWP Pusat, DWP Propinsi NTB dan DWP Kabupaten/Kota se-NTB yang diselenggarakan oleh DWP Propinsi NTB yng dilaksanakan secara Virtual/Online melalui Zoom Meeting sesuai Surat dari Ketua DWP Propinsi NTB Nomor : B.12/SET/DWP PROV.NTB/V/2026 tanggal, 20 Mei 2026 Perihal : Undangan. Pada Hari Rabu, 3 Juni 2026 Pukul 08.00 WITA Bertempat di Kediaman Ketua DWP Kabupaten Bima Jln. Permata Raya Kelurahan Santi, Mpunda Kota Bima. Peserta dari DWP Kabupaten Bima yang hadir 21 orang antara lain Ketua Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, Wakil Ketua I Ny. Nurhadiatullah Fatahullah, Sekretaris Ny. Astuti Ruslan, Sekretaris II Ny. Eri Fitria Syaifullah, Bendahara Ny. Nurlisda Kamaruddin, Bendahara II Ny. Suhartini Nurdin Ketua Bidang Pendidikan Ny. Tita Masithah Syamsul Bahrain. Secara Daring dihadiri 33 orang Partisipant dari DWP Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat dan DWP KCD Wilayah I, II, III, IV, V dan VI Sosialisasi dan Sinkronisasi program kerja ini bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan dan program kerja antara DWP Pusat, DWP Provinsi NTB, serta DWP Kabupaten/Kota se-NTB agar pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan memberikan manfaat yang optimal bagi anggota maupun masyarakat. Susunan Acara : 1. Acara dibuka Pukul 08.30 WITA oleh MC Ny. MC Ny. Baiq Risa L. Wirza 2. Pembacaan Do'a Bersama yang dipimpin oleh Ny. Hj. Nurjanah Arsyad 3. Menyanyikan Bersama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan 4. Sambutan Ketua DWP Propinsi NTB Ny. Windy Marlini Abul Chaer yang menyampaikan: - Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bagi Ibu-ibu yang melaksanakan Hari Raya, Mohon maaf lahir dan batin tetap sehat dan bahagia dalam lindungan Allah SWT. - Pertemuan lewat Zoom Meeting ini adalah bentuk Silaturahmi Bersama DWP Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat dan akan menyampaikan Program-program yang perlu kita laksanakan bersama. - Pertemuan hari ini merupakan moment penting untuk menyelaraskan langkah kita dalam menjalankan roda organisasi - Progam Kerja yang akan disampaikan adalah Sinkronisasi Program DWP Pusat, DWP Propinsi NTB dan DWP Kabupaten/Kota se-NTB -Membantu Program Pemerintah Daerah yaitu Program Desa Berdaya. Ini semua Program yang dirancang berdasarkan azas manfaat, kebersamaan dan dukungan terhadap program Pemerintah Tahun 2026 - Kami mengingatkan agar selalu mengkolaborasikan progam kegiatan dengan Dinas-dinas terkait. - DWP Kabupaten/Kota untuk saling mengisi dan memberikan contoh-contoh kegiatan demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. - Besar harapan kami agar seluruh anggota DWP Kabupaten/Kota ikut berpartisipasi aktif, sinergi dan komitmen dari kita semua sangat menentukan keberhasilan setiap kegiatan yang telah direncanakan agar dapat memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat sekitar. - Harapan kami kepada Ketua-ketua DWP Kabupaten/Kota agar program yang dilaksanakan masing-masing Daerah mohon dilaporkan kepada DWP Propinsi NTB setiap 3 bulan sekali melalui email atau Sekretariat DWP Propinsi NTB. 5. Pembacaan Program Kerja DWP Propinsi NTB oleh Ketua Bidang Sosbud Ny. Baiq Rauhun Aidy Furcon yang menyampaikan: Program Kerja Bidang Pendidikan - Sosialisasi Peningkatan Kualitas Perempuan di Bidang Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi - Sosialisasi tindak pidana kekerasan seksual, dan Pencegahan Perkawinan Anak - Sosialisasi Parenting dan Pengolahan Telur/Pendampingan Stunting selama 3 bulan 10 Hari - Pelatihan Public Speaking - DWP Mengajar melalui Sosialisasi Pengembangan Sikap dan Perilaku Santun di Era Digital. Program Kerja Bidang Ekonomi: - Peningkatan Kemampuan dalam Pengelolaan Usaha, dengan Pelatihan Budidaya Peledakan Ember di Kelurahan Pagutan Timur Kota Mataram - Pembinaan Berkelanjutan Kelompok Ekonomi Kreatif binaan DWP Pelatihan Membuat Kue Premium/ Sulam Pita/Tas, Sajadah dari Kain Perca. Program Kerja Bidang Sosial Budaya: - Gerakan bersama percepatan Penurunan Stunting dengan Pemberian nutrisi tambahan Telur, Abon/Ikan dan Ayam - Pemberian sembako bagi masyarakat kurang mampu dalam rangka kemiskinan ekstrim - Pengajian dan Zikir Akbar. 6. Dilanjutkan dengan Sesi diskusi, tanya jawab, sharing dan Pemaparan Program Kerja masing-masing DWP Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat. 7. Penasehat DWP Propinsi NTB Prof. Dr. Hj. Rodiah A. Mutalib turut memberikan sambutan dan arahannya yaitu :Pertemuan ini adalah menyatukan persepsi, bisa saling sharing saling menyatu, saling kolaborasi melalui program kerja berkelanjutan. Agar hal-hal yang bersifat sangat riskan bisa bersama-sama kita tuntaskan, anak-anak adalah calon generasi penerus bangsa yang harus kita tangani secara serius. 8. Admin E-reporting DWP Propinsi NTB Ny. Ani Nanang Sigit menyampaikan urutan Rangking Indeks Penulisan E-reporting se-Nusa Tenggara Barat untuk Bulan Juni 2026, untuk sementara urutan Pertama DWP Sumbawa, Yang kedua DWP Kota Mataram dan Yang Ketiga DWP Kabupaten Bima. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh informasi terkait program prioritas organisasi, penguatan peran DWP dalam mendukung pembangunan daerah, serta strategi pelaksanaan program kerja yang efektif dan selaras di seluruh tingkatan kepengurusan DWP di Provinsi NTB. Kehadiran Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Bima serta Ketua DWP OPD menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan sinergi, koordinasi, dan kualitas pelaksanaan program kerja organisasi demi mewujudkan DWP yang profesional, mandiri, dan bermanfaat. Pertemuan Zoom Meeting berakhir Pukul 11.00 WITA ditutup oleh MC Ny. Baiq Risa L. Wirza dengan foto bersama. Dilanjutkan dengan Rapat Pengurus membahas rencana kegiatan menyambut Hari Jadi Bima ke-386 antara lain Kegiatan Sesi Foto menggunakan rimpu yang akan dilaksanakan di Uma Lengge Kecamatan Wawo Kabupaten Bima pada tanggal 20 Juni 2026. Demikian laporan kami.
Darma wanita persatuan satuan polisi pamong praja (satpol PP) kota palu, telah mengikuti kegiatan pertemuan bulanan Darma wanita kota palu dengan agenda sosialisasi tentang penggunaan Qris dan PekA (Peduli, kenali, adukan) oleh Bank Indonesia serta Pendataan Darma wanita Persatuan Masing-masing OPD untuk Pertemuan rutin bulanan yang baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari rabu, 3 Juni 2026, jam 15.00 wita sampai selesai, bertempat Ruang Bantaya lantai 3 sekretariat daerah kota palu, Peserta yang hadir Ibu Pratiwi dan ibu Ola. Uraian kegiatan di buka oleh MC kemudian menyanyikan lagu Mars Dwp, selanjutnya mendengarkan materi dari narasumber ibu Nisa tentang apa itu Qris? Cemuah (cepat, mudah, murah, aman, handal), serta jenis jenis Qris dan PekA (peduli, kenali, dan adukan) dan jenis jenis modus penipuan. Selanjutnya sesi tanya jawab dan pemberian hadiah. Kemudian Sambutan dari ketua darma wanita kota palu Ny. Rahmawati Romy Sandi Agung mengenai pertemuan bulanan untuk masing-masing Dwp OPD agar mendaftarkan anggota yang ikut dalam pertemuan rutin bulanan yang baru, selanjutnya mengenai Seminar yang akan di adakan di bulan Oktober agar masing-masing Dwp OPD mendaftarkan nama nama yang ikut berpartisipasi membeli tiket seminar. Hasil yang di capai adalah peserta atau semua anggota Dwp memahami materi yang di berikan dan di harapkan untuk memahaminya.