DWP BPJN Kepulauan Riau mengikuti kegiatan Pelatihan Public Speaking DWP Kementerian PU pada hari Senin, 21 September 2026. Dengan Narasumber Ibu Dwi Anggia, dengan Tema “Membangun Kepercayaan Diri dan Komunikasi yang Efektif”. Kegiatan ini di hadiri langsung secara offline oleh Ibu Marisa zulfikar, Ibu Ira Faber, Ibu Fahmi Sugeng dan turut di hadiri oleh perwakilan DWP BWS Kepulauan Riau dan DWP BP2JK. kegiatan ini dilaksanakan secara daring di Kantor BPJN Kepulauan Riau.
DWP Kementerian Pekerjaan Umum melalui PUPeduli, pada hari Kamis 10 September 2026 pukul 15.00 WIB bertempat di Sekretariat DWP Kementerian PU, Jl. Pattimura No.20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menyerahkan bantuan Donasi Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 300.000.000,- yang merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari seluruh keluarga besar DWP Kementerian PU di seluruh Indonesia. DWP UP BPSDM Kementerian Pekerjaan Umum ikut berpartisipasi dalam penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Himbauan Penggalangan Donasi Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur ini diselenggarakan oleh DWP Kementerian PU. Kepedulian, empati dan solidaritas ini sangat berarti sekali buat mereka. Setiap bantuan sangat berarti untuk meringankan beban dan membawa harapan bagi yang membutuhkan. Kepedulian kita, merupakan harapan mereka. Ibu Sylvi Sjofva dari DWP UP BPSDM yang tergabung di Bidang Sosial Budaya DWP Kementerian PU, turut hadir pada acara Penyerahan Donasi ini. #DWPPeduli
Pada hari Kamis, 17 September 2026, pukul 19.00 WIB sampai selesai, telah dilaksanakan secara online via zoom meeting Rapat Persiapan Acara Pengajian Rutin DWP Kementerian PU yang akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan Oktober. DWP BPSDM bersama DWP DJPS bertugas sebagai penyelenggara pada kegiatan pengajian Rutin DWP Kementerian Pekerjaan Umum. Rapat ini diadakan sebagai persiapan melaksanakan Pengajian DWP Kementerian PU yang akan diselenggarakan di Ruang Pendopo Kementerian PU, Jl. Pattimura No. 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pukul 09.00 - selesai. Materi Rapat meliputi : menetapkan Susunan Panitia, Pembagian Tugas serta membuat RAB Kegiatan. Tema pengajian akan diambil dari usulan panitia untuk disampaikan kepada narasumber Ustadz Hasyim Adnan, Lc. Peserta rapat dari DWP BPSDM adalah Ibu Yanti Bisma, Ibu Rini Rudy, Ibu Lia Doedoeng, Ibu Sylvi Sjofva, Ibu Revi Yunaldi, Ibu Evi Brawijaya, Ibu Asep Arofah, Bu Leni Indra, Bu Diana Amir, Bu Ika Andi, dan Ibu Andini (host).
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten unit kerja SMPN 4 Delanggu pada hari Minggu 20 September 2026 pukul 08.30 wib mengadakan kegiatan anjangsana dan pertemuan DWP bulan September bertempat di rumah Bapak Adetya Nur Rohman, S.Pd dengan alamat Sabrang, Delanggu Klaten. Kegiatan tersebut diisi tausyah oleh bapak H. Kusnadi, S.Ag dengan mengambil tema "Menjaga Hubungan Baik dengan sesama". Menjaga hubungan baik dengan sesama atau habluminannas adalah kunci untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, bahagia dan penuh keberkahan. Manfaatnya antara lain adalah melapangkan rejeki dan memperpanjang umur. Disamping itu juga bisa menciptakan lingkungan sosial yang positif sehingga bisa mengurangi tingkat stres dan menumbuhkan rasa bahagia. Jumlah yang hadir sebanyak 30 orang dengan Ketua DWP Ny Siti Alfiah dan Pembina DWP bapak Asngari, S.Pd, M.Pd.
Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Bahteramas, ibu Andi Yulia Sukirman, ibu Suherny Kasmar dan Ibu Asriany mengikuti kegiatan pengajian rutin bulanan lingkup DWP provinsi Sulawesi Tenggara, yang dilaksanakan pada tanggal 18 September 2026, bertempat aula kantor Sekretariat DWP provinsi Sulawesi Tenggara
Acara ini dihadiri oleh Ketua DWP provinsi Sulawesi Tenggara, ibu-ibu Ketua DWP OPD Provinsi Sulawesi Tenggara dan anggota. Kegiatan ini diisi dengan Tauziah agama yang disampaikan oleh Ustadz Drs. KH. Muslim, Msi, dengan tema Sholat, Merawat Keimanan dengan Sholat Tepat Waktu dan Membaca Al Quran.
Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Mengikuti Kegiatan Senam bersama Dharma Wanita Persatuan OPD Bertempat di Halaman Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati ,diikuti antusias dan penuh semangat oleh peserta para Ibu Dharma Wanita Persatuan, Kegiatan ini di isi dengan Bazar oleh bidang Ekonomi, kegiatan ini bertujuan menjaga kebugaran dan menambah keakraban antar sesama ibu Dharma Wanita Persatuan se kabupaten Banggai Kepulauan.
Mengikuti Pengajian Husnul Khotimah Kementerian PU. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu 16 September 2026, pada pukul 10.00 - 12.00 WIB, bertempat di Ruang Pendopo Kementerian PU, Jl. Pattimura No. 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hadir dari DWP UP BPSDM antara lain Ibu Sylvi Sjofva, Ibu Akih Belanto dan Ibu Ika Andi, dan Ibu Umi Haris. Pengajian bulan ini bertema Meraih Husnul Khotimah, bersama Ustadzah Dra. Hj. Yati Priyati, M.Ag. Pengajian Husnul Khotimah ini dilaksanakan secara rutin dua bulan sekali. Dilaksanakannya Pengajian Husnul Khotimah ini, bertujuan memberikan siraman rohani, meningkatkan keimanan, dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat, selain itu juga dapat mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiah antara ibu-ibu DWP yang masih aktif dengan ibu-ibu yang sudah purna tugas.
Ketua DWP Kecamatan Cikakak ,Ibu Happy Purnama Giri, S.Keb menghadiri acara HUT Himpaudi ke 21 di Pantai Mutiara Indah Cikakak pada : Hari Senin, 21 September 2026
(E.VII) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SEKOLAH SMAN 16 BANDUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VII DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT LAPORAN KEGIATAN Nama Kegiatan : Pembiasaan Nilai Moral dan Etika kepada Anak Hari, Tanggal : Selasa, 22 September 2026 Waktu : 10.00–11.00 WIB Tempat : Lab. Kimia SMAN 16 Bandung Penyelenggara : DWP SMAN 16 Bandung Bidang : Pendidikan Jumlah Partisipan : 120 orang Pengurus yang Hadir : 4 orang Ibu Dian Indriani (Wakil Ketua DWP) Ibu Nisa Nurul Huda(Sekretaris) Ibu Nenden Sri Mulyati (Bendahara) Ibu Siti Nurhayati (e reporting) Judul : Pembiasaan Nilai Moral dan Etika kepada Anak Keterangan Program Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit SMAN 16 Bandung melaksanakan kegiatan Pembiasaan Nilai Moral dan Etika sebagai bagian dari program Bidang Sosial Budaya. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa,22 September 2026, pukul 10.00–11.00 WIB. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya DWP dalam meningkatkan peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter. Keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam menanamkan nilai moral, etika, sopan santun, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, kedisiplinan, serta sikap saling menghargai kepada setiap anggota keluarga. Pembiasaan nilai moral dan etika tidak cukup hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi perlu diwujudkan melalui contoh dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap sederhana seperti berbicara dengan sopan, menghormati orang tua, menyayangi anggota keluarga, menjaga kejujuran, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, mengucapkan terima kasih, melaksanakan tanggung jawab, serta menjaga tutur kata merupakan bagian penting dalam membangun karakter keluarga. Melalui kegiatan ini, anggota DWP diharapkan dapat memahami bahwa pendidikan moral dan etika dimulai dari lingkungan keluarga. Keteladanan orang tua dan anggota keluarga akan memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan sikap dan perilaku anak. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan tercipta keluarga yang harmonis, saling menghargai, memiliki kepedulian, serta mampu menjadi lingkungan yang positif bagi perkembangan karakter seluruh anggota keluarga. Uraian Program Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama yang dipandu oleh Ibu Dian Indriani. Materi kegiatan kemudian disampaikan oleh Bapak Iman Budiman sebagai narasumber. Materi membahas pentingnya pembiasaan nilai moral dan etika dalam kehidupan keluarga. Dijelaskan bahwa nilai moral berkaitan dengan kemampuan membedakan perbuatan yang baik dan kurang baik serta memilih tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku. Sementara itu, etika berkaitan dengan tata cara bersikap, berbicara, dan berperilaku secara baik, sopan, dan menghargai orang lain. Peserta diberikan pemahaman bahwa pembentukan moral dan etika dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi positif dalam keluarga. Kesibukan masing-masing anggota keluarga sering kali menyebabkan berkurangnya waktu untuk berkomunikasi. Oleh sebab itu, keluarga perlu menyediakan waktu untuk berbicara, mendengarkan cerita, menyampaikan perasaan, serta membahas berbagai permasalahan secara terbuka. Komunikasi yang baik dapat menciptakan rasa nyaman, memperkuat hubungan emosional, dan mencegah terjadinya kesalahpahaman. Selain itu, pembiasaan kepedulian dan gotong royong juga menjadi bagian dari materi. Keluarga dapat membangun kepedulian melalui kegiatan sederhana, seperti membantu anggota keluarga yang sedang mengalami kesulitan, berbagi tugas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta peduli terhadap tetangga dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, nilai kepedulian tidak hanya diterapkan di dalam keluarga, tetapi juga berkembang menjadi kepedulian sosial. Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan bahwa keteladanan merupakan kunci utama dalam pendidikan moral. Anak lebih mudah belajar dari apa yang mereka lihat dan alami daripada hanya mendengarkan nasihat. Oleh karena itu, orang tua dan anggota keluarga dewasa perlu memberikan contoh nyata dalam hal kesopanan, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan sikap menghargai orang lain. Melalui kegiatan ini, peserta semakin memahami bahwa pembentukan karakter tidak dapat dilakukan secara instan. Nilai moral dan etika perlu ditanamkan melalui proses pembiasaan yang dilakukan terus-menerus, konsisten, dan disertai keteladanan. Kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari dapat membentuk karakter positif dalam jangka panjang. Kegiatan Pembiasaan Nilai Moral dan Etika berlangsung dengan tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi peserta. Kegiatan diakhiri dengan penyampaian kesimpulan dan ajakan kepada seluruh peserta untuk menerapkan nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan bagi anggota keluarga. Tujuan 1. Meningkatkan pemahaman anggota DWP mengenai pentingnya nilai moral dan etika dalam kehidupan keluarga. 2. Mendorong terbentuknya kebiasaan positif yang mencerminkan sikap sopan, santun, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. 3. Meningkatkan peran keluarga sebagai lingkungan pertama … 4. Meningkatkan pemahaman anggota DWP mengenai pentingnya nilai moral dan etika dalam kehidupan keluarga. 5. Mendukung peran DWP dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga melalui pembinaan moral, etika, dan karakter. Harapan Diharapkan melalui kegiatan ini, keluarga dapat menjadi lingkungan yang penuh kasih sayang, saling menghormati, terbuka dalam berkomunikasi, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, keluarga diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak baik, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sosial. Pembuat Laporan Ny. Eka Toto Suharya
Tanggal 22 September 2026 sekretaris DWP Dinas Ketahanan Pangan Ny. Latifah Rudy Chandra dalam kegiatan Perpisahan dengan Ketua DWP Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Ny. Elya Nasrul Effendi menjadi Ketua DWP Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersama Anggota DWP dan Staf Dinas Ketahanan Pangan di Aula Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.