Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Kecamatan Putra Rumbia Menghadiri Launching Sekolah Lansia LASEGAR (Lansia Sehat Bugar) Kampung Bina Karya Utama Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Kecamatan Putra Rumbia menghadiri kegiatan Launching Sekolah Lansia LASEGAR (Lansia Sehat Bugar) yang diselenggarakan di Kampung Bina Karya Utama, Kecamatan Putra Rumbia. Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Bupati Lampung Tengah, unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, instansi terkait, kader, tokoh masyarakat, serta para peserta Sekolah Lansia. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Kecamatan Putra Rumbia merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan lansia dalam meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, serta kesejahteraan lanjut usia. Sekolah Lansia LASEGAR diharapkan menjadi wadah pembelajaran bagi para lansia agar tetap sehat, bugar, mandiri, aktif, dan produktif dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat. Melalui sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan program Sekolah Lansia LASEGAR dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata bagi para lansia di Kecamatan Putra Rumbia.
Dharma Wanita Persatuan Kota Bontang
Dharma Wanita Persatuan Kota Bontang mengikuti kegiatan sebagai berikut :
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja Bidang Sosial Budaya : Kesetaraan Gender Melalui Pemberdayaan Perempuan
Kegiatan Kesetaraan Gender Melalui Pemberdayaan Perempuan : Edukasi dan penguatan kesadaran pemberdayaan perempuan
Keterangan Rangkaian Program Kegiatan :
Hari : Minggu
tanggal : 5 Juli 2027
Pukul : 08.00 Wita sd Selesai
Tempat :Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang
Agenda Kegiatan : Menghadiri Undangan Acara Peringatan HUT IBI dan Seminar Kanker Serviks
Peserta Yang Hadir : Kurang Lebih 200 Orang
Peserta Yang Hadir : Sekretaris DWP Kota Bontang yaitu Ny.Yuni Syahruddin dan Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya Ny.Vebi Deddy,Ketua Ibi dan Peserta Seminar
Acara Kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota Bontang, Sekretaris DWP Kota Bontang yaitu Ny.Yuni Syahruddin dan Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya Ny.Vebi Deddy, Ketua IBI Bontang dan Peserta Seminar
Pada Perayaan HUT IBI Tahun 2026 ini mengusung tema: One Million More Midwives (Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan).Bidan Berdaya,Perempuan Sehat,Generasi Indonesia Kuat.
Kehadiran Pengurus DWP ini merupakan bentuk dukungan organisasi perempuan terhadap profesi bidan, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak.Pada kesempatan itu, Ketua DWP Kota Bontang yang diwakili oleh Sekretaris DWP Kota Bontang dan Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh bidan yang telah mengabdikan hidupnya untuk kesehatan masyarakat terutama pada ibu dan anak.
Bidan adalah suatu profesi yang mulia,memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa memandang status,jabatan,kaya ataupun miskin
Tak hanya itu, menurutnya peran para Bidan juga penting dalam penurunan angka stunting yang ada di Kota Bontang.Peran bidan dalam penurunan stunting sangat strategis dan meliputi deteksi dini,edukasi,pemantauan tumbuh kembang, dan pendampingan.
Saya dan seluruh Pengurus DWP Kota Bontang mengucapkan selamat ulang tahun kepada IBI ke 75 tahun, semoga terus jaya. Mudah-mudahan para Bidan yang mulia ini tidak akan pernah lelah, letih dalam pengabdiannya bagi masyarakat
LAPORAN KEIKUTSERTAAN UPACARA PERINGATAN HARI JADI BIMA (HJB) KE-386 DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN (PERKIM) KABUPATEN BIMA I. PENDAHULUAN Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bima (HJB) ke-386 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bima menyelenggarakan upacara peringatan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang perjalanan Bima, mulai dari masa kerajaan hingga kesultanan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur budaya, memperkuat persatuan, serta meningkatkan komitmen dalam membangun Kabupaten Bima yang lebih maju dan bermartabat. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bima turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah serta upaya pelestarian budaya lokal. II. DASAR KEGIATAN 1. Undangan dari Pemerintah Kabupaten Bima terkait pelaksanaan Upacara Hari Jadi Bima ke-386. 2. Program kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam mendukung kegiatan pemerintah daerah. III. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Hari/Tanggal : Minggu, 5 Juli 2026 Waktu : Pukul 08.00 WITA s.d. selesai Tempat : Halaman Kantor Bupati Bima Alamat : Jl. Soekarno Hatta, Desa Godo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima IV. PESERTA DAN TAMU UNDANGAN Upacara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain: - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Damayanti Putri, S.E., M.IP.; - Unsur pimpinan daerah dari Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB; - Bupati dan Wakil Bupati Bima; - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima; - Wakil Bupati Dompu; - Sekretaris Daerah Kabupaten Bima beserta seluruh Kepala OPD; - Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Bima; - Unsur Forkopimda, antara lain Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim, Kapolres Kabupaten Bima, dan Kapolres Kota Bima; - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima; - Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Suci Murniati Ady Mahyudi - Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Anita H. Irfan - Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi - Tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat. Dari DWP Dinas Perkim Kabupaten Bima, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I, Ny. Indri Khairurrahman, dengan mengenakan busana adat khas Bima sebagai bentuk pelestarian budaya daerah. V. RANGKAIAN KEGIATAN Upacara diawali pada pukul 08.00 WITA dengan pra-acara berupa penampilan lagu-lagu daerah oleh paduan suara gabungan guru Kecamatan Woha serta pembacaan Kapatu Mbojo (pantun Bima). Selanjutnya, Bupati Bima beserta rombongan tiba di lokasi upacara dan kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Bima oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima. Acara inti berlangsung dengan khidmat, meliputi: - Pengibaran Bendera Merah Putih; - Mengheningkan cipta; - Pembacaan Pancasila; - Pembacaan Pembukaan UUD 1945; - Amanat Inspektur Upacara; - Pembacaan doa. Setelah itu, dilaksanakan prosesi penghormatan kepada Pataka Lambang Kabupaten Bima yang memasuki dan meninggalkan lapangan upacara secara resmi. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan sektoral serta ramah tamah bersama unsur pimpinan daerah. VI. AMANAT INSPEKTUR UPACARA Dalam amanatnya, Bupati Bima selaku Inspektur Upacara menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Bima ke-386 bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, melainkan momentum refleksi terhadap perjalanan panjang sejarah Bima. Beliau menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan nilai-nilai Islam serta budaya sebagai fondasi pembangunan daerah. Selain itu, ditekankan pula bahwa kemajuan Kabupaten Bima hanya dapat dicapai melalui kebersamaan dan persatuan, meskipun terdapat perbedaan pandangan, termasuk dalam hal politik. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menanamkan nilai kejujuran, integritas, serta menjauhi praktik korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Amanat ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga budaya dan meningkatkan karya demi mewujudkan Bima yang bermartabat. VII. CAPAIAN KEGIATAN Terlaksananya keikutsertaan DWP Dinas Perkim Kabupaten Bima secara aktif dan representatif dalam kegiatan tingkat daerah; Terwujudnya partisipasi nyata organisasi dalam mendukung kegiatan pemerintah; Meningkatnya eksistensi dan citra positif DWP sebagai mitra strategis pemerintah daerah. VIII. DAMPAK DAN MANFAAT Meningkatkan rasa cinta terhadap budaya dan sejarah Bima; Mempererat hubungan silaturahmi antarinstansi dan organisasi; Menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan dalam pembangunan daerah; Menguatkan peran perempuan dalam mendukung program pemerintah dan pelestarian budaya. IX. INOVASI DAN NILAI TAMBAH Partisipasi anggota DWP dengan mengenakan busana adat Bima sebagai bentuk nyata pelestarian budaya lokal; Keterlibatan aktif dalam kegiatan seremonial yang bernilai edukatif dan historis; Penguatan citra organisasi melalui kehadiran yang tertib, kompak, dan representatif; Dokumentasi kegiatan yang terstruktur sebagai bahan publikasi dan pelaporan digital (e-reporting). X. KETERKAITAN DENGAN PROGRAM DWP Kegiatan ini sejalan dengan program kerja Dharma Wanita Persatuan dalam bidang sosial budaya, khususnya dalam: Pelestarian nilai budaya lokal; Penguatan karakter dan peran perempuan; Dukungan terhadap program pemerintah daerah. XI. PENUTUP Upacara Peringatan Hari Jadi Bima ke-386 berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan penuh khidmat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa bangga serta kesadaran seluruh peserta dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Demikian laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas keikutsertaan pada kegiatan selanjutnya.
Senin, 21 April 2026. Anggota DWP Kecamatan Poleang Tengah melaksanakan tugas sebagai guru piket dengan memimpin kegiatan apel pagi di SD Negeri 81 Boeara. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa dan guru. Kegiatan ini bertujuan melatih kedisiplinan, menumbuhkan rasa tanggung jawab dan memberikan keteladanan kepada peserta didik.
Sabtu, 30 juni 2026 Ketua DWP Kecamatan Poleang Tengah Ny. Sinartang Tahir memimpin kegiatan apel pagi sebagai guru piket di sekolah binaannya. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa dan guru. Apel pagi bertujuan menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab dan semangat kebangsaan kepada peserta didik.
Sabtu, 30 Juni 2026 Ketua DWP Kecamatan Poleang Tengah Ny. Sinartang Tahir menghadiri kegiatan literasi bersama Global Sosial Indonesia dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia di sekolah binaannya, SD Negeri 81 Boeara. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa, guru dan relawan. Acara ini bertujuan meningkatkan minat baca anak serta memberikan ruang berekspresi dan belajar yang menyenangkan.
Sosialisasi DWP Dinas Pendidikan Kota Makassar menghadiri kegiatan Sosialisasi pemilihan sampah program kerja Bidang Pendidikan DWP Dinas Pendidikan Kota Makassar yang di laksanakan pada : Hari/Tanggal : Rabu / 24-06-2026 Waktu : 09.00 – selesai Tempat : UPT SPF SMP Negeri 37 Makassar Narasumber : Dr. Hardie Idriawien Gusti, S.Si,M.T Peserta : Guru dan Siswa-siswi UPT SPF SMP Negeri 37 Makassar Melalui sosialisasi ini memilah sampah dari rumah merupakan Langkah sederhana yang memiliki dampak besar bagi berkelanjutan lingkungan, perubahan dimulai dari diri sendiri,keluarga kemudian ke Masyarakat. Keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen Masyarakat pemilihan sampah dari rumah dinilai Langkah awal yang efektif mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Dharma wanita persatuan dinas dukcapil melaksanakan program bidang sekretariat dalam informasi dan humas, penyampaian informasi, yaitu dalam rangka rangkaian hari ulang tahun Kabupaten Bengkulu Utara yang ke 67 tahun 2026 bertempat di halaman kantor bupati Bengkulu Utara dari jam 10 ss/d selesai dharma wanita dinas dukcapil yang diwakili oleh ketua Dharma wanita persatuan dinas dukcapil ny.Marlia Saparudin, anggota dharma wanita pasif yaitu ny.siti marwiyah, ny.lina, nya,Ratih , ny.dea yaitu turut serta mewujudkan Bengkulu Utara mahabbah disdukcapil melakukan perekaman wajib ktp pemula usia 16 tahun dan dicetak pada usia 17 tahun sebagai bentuk layanan yang membahagiakan bertepatan dengan hari ulang tahun kabupaten Bengkulu Utara yang ke 67 kali ini terdapat 17 orang wajib ktp pemula yang tersebar di 19 kecamatan yang ada di banekuku utara , 3 orang diantaranya berdomisili di Arga makmur yaitu : 1.decha juliani lahir tanggal 4 juli tahun 2009 2.rival pratama saputra lahir tanggal 4 juli 2009 3. Safira Arma yuliasari lahir di Arga makmur tanggal 04 juli Tahun 2009 . Yaitu diberikan kado 1.ktp elaktronik 2.akun identitas kependudukan digital 3. Kartu keluarga tanda tangan elektronik terbaru 4.akte kelahiran tanda tangan elektronik terbaru..tentu ini akan sangat bermanfaat untuk mendapatkan layanan lanjutan di lembaga lain untuk study selanjutnya Bupati beserta wakil bupati Bengkulu Utara sangat mengapresiadi program dinas dukcapil ini bukan cuma untuk tahun ini saja TPI merupakan program yang berkelanjutan Penutup Laporan dibuat oleny ny.erni anyon
DHARMA WANITA PERSATUAN KOTA BAUBAU UNIT DINAS PEKERJAAN UMUM dan PENATAAN RUANG KOTA BAUBAU A. Identitas Kegiatan Nama Kegiatan : PERTEMUAN RUTIN BULANAN DIRANGKAIKAN DENGAN PENGUATAN ANTAR LEMBAGA PENYEDIA LAYANAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PENINGKATAN KAPASITAS DWP KOTA BAUBAU T.A 2026 ”PILAH SAMPAH, SUBURKAN TANAMAN” Bidang : Sosial Budaya Program : Penataan Organisasi dan Manajemen Hari/Tanggal : Sabtu, 4 Juli 2026 Tempat : Kantor PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Peserta : Peserta berjumlah 100 orang terdiri dari Ketua Dewan Ketua DWP Unit/OPD dan anggota, Ketua DWP Vertikal/ BUMD/ BLUD dan anggota, Ketua DWP Kecamatan dan anggota, dan admin masing-masing DWP unit. Peserta yang mewakili Dinas PU/PR 1. Ny. Farrah Yudi Masril (Ketua DWP Unit Dinas PUPR) 2. Ny. Ayu Kris Wulandari Yudiarto 3. Ny. Nur Satriani Suleman 4. Ny. Sitti Jumiati Yusriadi 5. Ny. Pipin Andhika 6. Ny. Marianti Agus Syukur 7. Ny. Neny Aco B. Latar Belakang / Tujuan Kegiatan Tujuan diadakannya kegiatan tersebut, yaitu : • Wadah untuk mempererat silaturahmi antar sesama anggota DWP Kota Baubau: • Bagian dari Implementasi program kerja Dharma Wanita Persatuan Kota Baubau • Meningkatkan sumber daya manusia bagi anggota DWP dalam upaya mendukung program kerja DWP. C. Uraian Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan dimulai pada pukul 15.30 WITA, yang diawali dengan pembukaan oleh MC , kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu INDONESIA RAYA, HYMNE DWP dan MARS DWP dan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh NY. Anggraeni Aliman (DWP Unit Dinas Kesbangpol). Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Baubau Ny. Nurbani Darussalam, Dalam sambutannya Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Baubau Ny. Nurbani Darussalam menyampaikan beberapa poin penting yaitu: (a) ucapan terima kasih kepada seluruh anggota yang sudah menyempatkan waktu dan hadir di pertemuan rutin bulanan DWP yang dirangkaikan dengan peningkatan kapasitas sosialisasi pengolahan sampah. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai pemicu gerakan perubahan yang dimulai dari hal yang paling mendasar yaitu pengelolaan sampah dapur dan pemanfaatannya dalam program KEDAI (Kebun Dapur Ibu), diharapkan peran penting anggota DWP agar kegiatan seperti ini bisa konsisten dan berkelanjutan. Pemanfaatan pupuk kompos buatan sendiri dari li,bah sampah yang berasal dari rumah diharapkan bisa membantu menekan inflasi daerah dan menjaga keletarian lingkungan. Dharma Wanita sebagai motor penggerak perubahan yang peduli pada lingkungan dan masa depan Kota Baubau. Sambutan kedua dibawakan oleh Kepala DP3A Kota Baubau, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kerja sama yang baik oleh DWP Kota Baubau. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah ini sangat penting karena sebagai isteri ASN sangatlah tepat jika Dharma Wanita Persatuan menjadi ujung tombak yang meneruskan pemahaman ke masyarakat melalui keluarga masing-masing. Sampah rumah tangga yang dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman Kebun Dapur Ibu. Dalam menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan melambungnya harga beberapa komoditi pangan dapat ditekan dengan adanya Kebun Dapur Ibu. Kegiatan kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dipandu oleh Ny. Sri Yunita A. Basri (DWP Unit Sekretariat Daerah). Materi pertama dibawakan oleh Ibu Annisa, SH, M. Si (Kepala UPTD Pengelolaan Persampahan). Dalam pemaparannya disebutkan Kompos adalah pupuk alami yang dibuat dari sisa bahan organik, seperti sisa sayur, kulit buah, daun kering dan rumput yang dibiarkan membusuk hingga menjadi tanah yang subur. Mengapa kita harus mengompos? Di atur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah dan dalam Perwali No. 33 Tahun 2018 Tentang Kebijakan dan Strategi Kota Baubau (JAKSTRADA) Dalam Pengelolaan Sampah, yaitu: (1) Mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPS atau TPA; (2) Mengurangi pencemaran lingkungan; dan (3) menghasilkan pupuk yang ramah lingkungan. Ibu-ibu Dharma Wanita memiliki peran yang sangat strategis pelopor perubahan perilaku di lingkungan keluarga. Melalui kebiasaan memilah sampah dan membuat kompos di rumah, kita dapat mengajarkan kepada anak-anak pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Apabila setiap rumah tangga mampu mengolah sampah organiknya sendiri, maka beban pengangkutan sampah oleh pemerintah akan berkurang secara signifikan sehingga lingkungan Kota Baubau menjadi lebih bersih, sehat dan nyaman. Beliau juga menjelaskan terkait bahan dan cara membuat kompos itu sendiri. Materi kedua dibawakan oleh Ibu Munsira, S. Sos., M. Si (Kabid Pertanian dan Ketahanan Pangan) dengan tema Pemanfaatan Pekarangan sebagai KEDAI (Kebun Dapur Ibu). Latar belakang dari KEDAI ini adalah Setiap rumah tangga di Kota Baubau umumnya memiliki lahan pekarangan, meski terbatas yang selama ini hanya dibiarkan kosong atau ditanami tanaman hias. Belanja kebutuhan dapur (sayur, bumbu, cabai) menjadi beban rutin harian ibu rumah tangga, padahal sebagian bisa dipenuhi sendiri. Fluktuasi harga bahan pangan di pasar, terutama cabai dan sayuran, kerap membebani ekonomi keluarga. Dharma Wanita Persatuan memiliki jejaring ibu-ibu di seluruh OPD Kota Baubau yang strategis untuk digerakkan sebagai agen perubahan di tingkat rumah tangga. Landasan Hukum • Undang-undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan. • Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. • Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2017 tentang Kebijakan Strategis Pangan dan Gizi. • Peraturan Presiden No. 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber daya Lokal. KEDAI adalah singkatan dari Kebun Dapur Ibu — gerakan optimalisasi pekarangan rumah menjadi kebun mini produktif yang menghasilkan sayur, bumbu dapur, dan tanaman obat keluarga untuk kebutuhan konsumsi maupun nilai ekonomi tambahan. Tujuan program kedai yaitu: • Meningkatkan ketahanan pangan keluarga secara mandiri dari pekarangan sendiri. • Menumbuhkan sumber pendapatan tambahan bagi ibu rumah tangga melalui penjualan hasil panen • Memperbaiki kualitas gizi keluarga dengan konsumsi sayur dan bumbu segar tanpa pestisida berlebih. • Menguatkan peran dan kapasitasibu-ibu Dharma Wanita sebagai penggerak ekonomi di lingkup rumah tangga. • Mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah organik menjadi kompos. • Membangun solidaritas dan gotong royong antarwarga melalui kelompok kebun dapur di tingkat RT/kelurahan Manfaat KEDAI bagi keluarga dan masyarakat adalah menghemat belanja dapur & membuka peluang penjualan hasil panen segar maupun olahan, Ketersediaan sayur dan bumbu segar setiap hari mendukung pola makan sehat keluarga, Pekarangan lebih hijau,sejuk, dan sampah organik dapur terkelola menjadi kompos dan Mempererat kebersamaan antarwarga melalui kegiatan berbagi bibit, panen, dan ilmu bertani. Sebagai kota kepulauan dengan iklim tropis dan curah hujan cukup sepanjang tahun, Kota Baubau memiliki kondisi yang mendukung budidaya sayuran dan tanaman dapur di lahan terbatas. Karakter pekarangan perkotaan yang umumnya sempit dapat dioptimalkan dengan teknik menanam vertikal maupun media dalam wadah. Langkah Implementasi KEDAI • Sosialisasi & Edukasi — Pengenalan program KEDAI kepada anggota Dharma Wanita di tiap OPD/kelurahan melalui pertemuan rutin. • Pelatihan Teknis — Pelatihan bertanam di lahan sempit, pembuatan kompos, dan pengendalian hama alami bersama penyuluh pertanian. • Penyediaan Bibit & Sarana — Distribusi bibit awal, polybag, dan media tanam melalui iuran kelompok atau kerja sama dinas terkait. • Penanaman & Pendampingan — Praktik menanam di pekarangan masing-masing dengan pendampingan berkala dari kelompok KEDAI. • Panen & Pengolahan — Hasil panen dikonsumsi keluarga, sebagian diolah menjadi produk (keripik, bumbu kering, jamu) atau dijual segar. • Monitoring & Pengembangan — Evaluasi berkala, dokumentasi hasil, dan replikasi ke kelompok baru di wilayah lain. Peran Dharma Wanita Persatuan dalam pembuatan KEDAI yaitu • Penggerak & Motivator dengan Mengajak seluruh anggota di setiap OPD untuk memulai KEDAI di rumah masing-masing. • Penguat Solidaritas dengan Membentuk kelompok kebun dapur di tingkat kelurahan untuk saling berbagi bibit, ilmu, dan hasil panen. • Fasilitator Pelatihan dengan Menghubungkan anggota dengan penyuluh pertanian, dinas pertanian, dan pihak terkait untuk pelatihan teknis. • Penghubung Pemasaran dengan Membuka akses pasar bersama, termasuk melalui bazar, koperasi, atau media sosial Dharma Wanita. Kegiatan kemudian ditutup dengan praktek membuat kompos dan foto bersama D. Hasil dan Dampak Kegiatan Dampak positif utama bagi organisasi dan anggota Dharma Wanita meliputi: • Penghematan Ekonomi Keluarga: Sayuran yang ditanam di kebun dapur seperti cabai, tomat, dan sayur mayur dapat dipanen langsung. Ini secara langsung menekan pengeluaran belanja harian ibu-ibu. • Ketahanan & Kualitas Pangan: Hasil panen dari kebun sendiri lebih segar dan minim residu bahan kimia, sehingga menjamin asupan gizi yang lebih sehat dan aman bagi anggota keluarga. • Pengurangan Sampah Organik (Zero Waste): Sisa makanan dan sampah dapur diolah menjadi kompos, sehingga mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan membantu menjaga kelestarian lingkungan. • Kemandirian Pupuk: Anggota Dharma Wanita tidak perlu bergantung pada pupuk kimia komersial. Kompos yang dihasilkan secara mandiri dapat langsung menyuburkan media tanam di pekarangan. • Pemberdayaan dan Rekat Sosial: Kegiatan ini menjadi wadah edukasi dan ajang silaturahmi yang produktif. Berbagi ilmu antar anggota dalam komunitas Dharma Wanita mendukung pemberdayaan perempuan yang berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan. E. Penutup/Harapan. Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Baubau berharap melalui kegiatan ini anggota DWP dapat segera mengaplikasikannya ke keluarga masing-masing ataupun di lingkup DWP Unit PUPR Penulis, Ny. Ayu Kris Wulandari Yudiarto Penanggung jawab, Ny. Farrah Yudi Masril.
Sabtu, 30 mei 2026 Ketua DWP Kecamatan Poleang Tengah Ny. Sinartang Tahir mengikuti kegiatan kerja bakti di lingkungan SD Negeri 81 Boeara. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru dan siswa. Kerja bakti ini bertujuan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah serta menanamkan nilai gotong royong kepada siswa.