e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/63065.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Wakatobi > DWP SEKRETARIAT KECAMATAN KALEDUPA KAB.WAKATOBI

  • Oleh: Sekretariat
  • 08-03-2026

Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kaledupa pada Hari Minggu Tanggal 08 Maret 2026 bertempat di Aula Kecamatan Kaledupa. Agenda pada acara hari ini yaitu Yasinan bersama yang di pandu oleh Ny.Harmina,S.Pd.SD. Tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sebagai edukasi agama serta menenangkan jiwa.

../images/kegiatan/63064.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sampang > Inspektorat Daerah

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 03-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sampang

Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang, telah mengikuti kegiatan,
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa

Keterangan Program:

  1. Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang
  2. Hari / Tanggal : Selasa, 03 Maret 2026
  3. Waktu : 12.00 – 13.00 WIB
  4. Peserta: Jumlah peserta yang hadir sebanyak 32 orang, terdiri dari Ketua, Pengurus, Anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang, Pegawai di lingkungan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang
  5. Lokasi : Kegiatan dilaksanakan di Musholla Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang, Jl. Rajawali No. 36, Sampang
  6. Acara : Melaksanakan Sholat Dzuhur Berjamaah dan Tadarus Bersama Dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten

Dasar Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang dalam melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah dan tadarus bersama dalam rangka Bulan Suci Ramadhan didasarkan pada:
  • Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Dharma Wanita Persatuan (DWP), yang mengamanatkan pelaksanaan kegiatan di bidang sosial budaya dan keagamaan bagi anggota.
  • Program Kerja Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang Tahun Berjalan, khususnya pada bidang sosial budaya yang mencakup pembinaan mental dan spiritual anggota.
  • Nilai-nilai keagamaan dalam Bulan Suci Ramadhan, yang mendorong umat Islam untuk meningkatkan ibadah, seperti sholat berjamaah dan membaca Al-Qur’an (tadarus).
  • Upaya peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, melalui kegiatan ibadah secara bersama-sama di lingkungan kerja.
  • Komitmen Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang dalam membangun karakter anggota yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
  • Lingkungan kerja yang mendukung kegiatan keagamaan, sebagai sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan antar anggota.
  • Latar Belakang Kegiatan

    Bulan Suci Ramadhan merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada bulan ini, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, sehingga menjadi kesempatan yang baik untuk memperbanyak kegiatan keagamaan, seperti sholat berjamaah dan tadarus Al-Qur’an. Dalam rangka memanfaatkan momentum tersebut, Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang berinisiatif melaksanakan kegiatan sholat Dzuhur berjamaah dan tadarus bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi para anggota, sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.

    Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan, serta menciptakan suasana kerja yang religius dan harmonis. Dengan adanya kegiatan bersama ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Melalui pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah dan tadarus bersama di Bulan Suci Ramadhan, diharapkan para anggota dapat meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam pelaksanaan tugas.

    Tujuan Kegiatan

    Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan sholat Dzuhur berjamaah dan tadarus bersama oleh Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang dalam rangka Bulan Suci Ramadhan adalah sebagai berikut:
    1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui pelaksanaan ibadah secara berjamaah.
    2. Membiasakan pelaksanaan sholat berjamaah di lingkungan kerja sebagai bagian dari peningkatan kualitas ibadah.
    3. Meningkatkan kecintaan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan tadarus bersama.
    4. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang.
    5. Menciptakan suasana kerja yang religius, harmonis, dan penuh nilai-nilai keagamaan.
    6. Mendorong anggota untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam pelaksanaan tugas.
    7. Manfaat Kegiatan

      Adapun manfaat dari pelaksanaan kegiatan sholat Dzuhur berjamaah dan tadarus bersama oleh Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang dalam rangka Bulan Suci Ramadhan adalah sebagai berikut:
      1. Manfaat Spiritual, Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui pembiasaan ibadah secara berjamaah dan membaca Al-Qur’an.
      2. Manfaat Edukatif, Menambah pengetahuan serta memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an bagi anggota melalui kegiatan tadarus bersama.
      3. Manfaat Sosial, Mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang.
      4. Manfaat Lingkungan Kerja, Menciptakan suasana kerja yang religius, harmonis, dan kondusif sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dalam bekerja.
      5. Manfaat Pribadi, Menumbuhkan kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
      6. Manfaat Berkelanjutan, Menjadi motivasi untuk terus melaksanakan kegiatan keagamaan secara rutin, tidak hanya pada Bulan Suci Ramadhan tetapi juga di waktu-waktu lainnya.

      Pelaksanaan Kegiatan

      Kegiatan sholat Dzuhur berjamaah dan tadarus bersama yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang dalam rangka Bulan Suci Ramadhan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Sampang dan diikuti oleh para anggota Dharma Wanita Persatuan.

      Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah yang dipimpin oleh imam. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat untuk meningkatkan kualitas ibadah di Bulan Suci Ramadhan. Setelah pelaksanaan sholat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama. Dalam kegiatan tadarus, para anggota membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran dengan penuh penghayatan. Selain membaca, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperbaiki bacaan serta meningkatkan pemahaman terhadap isi kandungan Al-Qur’an. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung.

      Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Sampang. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang religius, harmonis, dan saling mendukung dalam kebaikan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar penuh kekhidmatan dan memberikan manfaat positif bagi seluruh peserta, baik dalam aspek spiritual maupun sosial. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten khususnya di momen-momen keagamaan seperti Bulan Suci Ramadhan. Demikian laporan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

    ../images/kegiatan/63063.jpg
    Info Baru

    DWP Kabupaten Sampang > Kecamatan Torjun

    • Oleh: Bid.Sosial Budaya
    • 16-03-2026

    LAPORAN E-REPORTING

    BIDANG SOSIAL BUDAYA DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN TORJUN KABUPATEN SAMPANG

    Kegiatan santunan anak yatim merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Torjun dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 16 Maret 2026, bertempat di Balai Desa Krampon, Kecamatan Torjun.

    Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan tokoh masyarakat, di antaranya Bapak Camat Torjun beserta Ibu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) beserta Ibu, Penjabat (PJ) Kepala Desa Krampon beserta Ibu, Kapolsek Torjun, perangkat desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran para undangan tersebut menunjukkan dukungan dan perhatian yang besar terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Torjun.

    Kegiatan santunan ini ditujukan kepada anak-anak yatim di wilayah Desa Krampon dan sekitarnya. Menjelang datangnya bulan Ramadhan, kebutuhan anak-anak yatim dalam mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri tentunya menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diberikan bantuan berupa bingkisan, sembako, serta uang santunan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban serta memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dalam menyambut hari raya.

    Dalam pelaksanaannya, terlihat raut wajah bahagia dan penuh syukur dari anak-anak yatim yang menerima santunan. Sebagian dari mereka hadir didampingi oleh orang tua atau wali, terutama bagi anak-anak yang masih berusia kecil. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, kebersamaan, serta rasa kekeluargaan yang tinggi antara panitia, undangan, dan para penerima santunan.

    Dalam sambutannya, Bapak Camat Torjun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Torjun atas terselenggaranya kegiatan santunan ini. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena memiliki dampak yang sangat positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Hal senada juga disampaikan oleh PJ Kepala Desa Krampon yang mengungkapkan harapannya agar kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa yang akan datang.

    Kegiatan santunan anak yatim ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa empati, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program sosial kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Torjun.

    Penutup

    Demikian laporan kegiatan santunan anak yatim ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi kegiatan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Semoga ke depan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan.

    ../images/kegiatan/63062.jpg
    Info Baru

    DWP Kabupaten Sampang > Inspektorat Daerah

    • Oleh: Bid.Sosial Budaya
    • 02-03-2026

    Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sampang

    Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang, telah melaksanakan kegiatan,
    Bidang : Sosial Budaya
    Program : Kepedulian & Kesetiakawanan, Budaya Cinta Lingkungan

    Keterangan Program:
    Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang

    1. Hari / Tanggal : Selasa, 02 Maret 2026
    2. Waktu : 08.00-09.00 WIB
    3. Peserta : Kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Lingkungan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang sebanyak 15 (lima belas) orang, yang dipimpin oleh Ketua DWP Itda Ibu Isma Ari Wibowo
    4. Lokasi : Kegiatan dilaksanakan di Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang, Jl. Rajawali No. 36 Sampang
    5. Acara : Melaksanakan Kegiatan Lanjutan panen tanaman hidroponik sawi pakcoy halaman depan kantor Inspektorat Daerah

    Dasar Pelaksanaan Kegiatan

    Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah dalam melaksanakan kegiatan lanjutan panen tanaman hidroponik sawi pakcoy di halaman depan Kantor Inspektorat Daerah didasarkan pada:
    1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Dharma Wanita Persatuan (DWP), yang mengamanatkan pelaksanaan kegiatan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya bagi anggota dan masyarakat.
    2. Program Kerja Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Tahun Berjalan, khususnya pada bidang ekonomi yang mendorong kemandirian dan keterampilan anggota melalui kegiatan produktif.
    3. Program Ketahanan Pangan Nasional, sebagai upaya mendukung pemanfaatan lahan terbatas untuk budidaya tanaman pangan sehat dan bergizi melalui sistem hidroponik.
    4. Gerakan Pemanfaatan Pekarangan dan Lingkungan Kantor, dalam rangka menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan produktif.
    5. Hasil kegiatan penanaman hidroponik sebelumnya, yang telah memasuki masa panen sehingga perlu dilakukan kegiatan lanjutan berupa panen dan pemanfaatan hasil.
    6. Komitmen dan Hasil kesepakatan rapat anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah dalam mendukung gaya hidup sehat, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian lingkungan.

    Latar Belakang Kegiatan

    Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan produktif, Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah telah melaksanakan kegiatan penanaman sayuran secara hidroponik di halaman depan kantor. Metode hidroponik dipilih karena efisien dalam penggunaan lahan, mudah perawatannya, serta mampu menghasilkan tanaman yang sehat dan berkualitas. Seiring dengan keberhasilan tahap penanaman yang telah dilakukan sebelumnya, tanaman sawi pakcoy yang dibudidayakan kini telah memasuki masa panen. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan lanjutan berupa panen sebagai bentuk pemanfaatan hasil dari proses budidaya yang telah dilaksanakan. Dengan dilaksanakannya kegiatan lanjutan panen tanaman hidroponik sawi pakcoy ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata baik bagi anggota maupun lingkungan sekitar, serta menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kegiatan serupa di masa mendatang.

    Tujuan Kegiatan

    Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan lanjutan panen tanaman hidroponik sawi pakcoy oleh Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah adalah sebagai berikut:
    1. Memanfaatkan hasil budidaya tanaman hidroponik sawi pakcoy yang telah mencapai masa panen secara optimal.
    2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan dalam teknik budidaya tanaman secara hidroponik.
    3. Mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan kantor/pekarangan secara produktif.
    4. Mendorong penerapan pola hidup sehat dengan mengonsumsi sayuran segar dan bebas pestisida.
    5. Mempererat kebersamaan, kekompakan dan kerja sama antar anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah.
    6. Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan penghijauan dan pemanfaatan lahan secara produktif.

    Pelaksanaan Kegiatan

    Kegiatan lanjutan panen tanaman hidroponik sawi pakcoy yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah berlangsung di halaman depan Kantor Inspektorat Daerah dengan suasana yang tertib, lancar, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program penanaman hidroponik yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2026 sebagai bagian dari upaya pemanfaatan lahan kantor secara produktif. Sampai dengan kurang lebih 30-35 hari telah siap dipanen saat ini.

    Kegiatan diawali dengan persiapan alat dan bahan yang diperlukan untuk proses panen, dilanjutkan dengan pengarahan singkat mengenai tata cara pemanenan yang baik dan benar agar hasil panen tetap terjaga kualitasnya. Para anggota Dharma Wanita Persatuan secara bersama-sama melakukan proses panen dengan penuh antusiasme dan semangat gotong royong.

    Tanaman sawi pakcoy yang dipanen terlihat tumbuh dengan baik, segar, dan layak konsumsi, yang menunjukkan bahwa metode hidroponik yang diterapkan berjalan dengan optimal. Setelah proses panen selesai, hasil panen kemudian dikumpulkan dan dibersihkan sebelum didistribusikan atau dimanfaatkan oleh anggota.

    Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemanenan hasil budidaya, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antar anggota serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bercocok tanam secara hidroponik. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan serta dukungan terhadap pola hidup sehat melalui konsumsi sayuran segar. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang memuaskan, serta diharapkan dapat terus berlanjut dan dikembangkan pada kegiatan-kegiatan berikutnya.

    Tentang Sawi Pakcoi

    Pakcoy, yang juga dikenal sebagai pokcoy atau bok choy atau sawi sendok, memiliki nama latin Brassica rapa subspesies chinensis. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Brassicaceae, yang juga mencakup sayuran populer lainnya seperti kubis, brokoli, dan kembang kol. Pakcoy berasal dari Tiongkok dan telah dibudidayakan selama lebih dari 1.500 tahun. Namanya sendiri berasal dari bahasa Kantonis “bak choi,” yang berarti “sayuran putih,” merujuk pada batangnya yang berwarna putih. Pakcoy menjadi salah satu sayuran yang paling banyak digunakan dalam masakan Asia Timur, dan seiring waktu, penyebarannya meluas ke seluruh dunia. Saat ini, pakcoy banyak dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena daya adaptasinya yang baik terhadap berbagai kondisi iklim.

    1. Karakteristik Fisik

    • Bentuk: Daunnya berwarna hijau tua, berbentuk oval, dan tersusun menyerupai sendok (sehingga sering disebut sawi sendok).
    • Batang: Memiliki tangkai daun yang lebar, tebal, berwarna putih atau hijau muda, dengan tekstur yang renyah.
    • Rasa: Segar dengan sedikit rasa manis.

    2. Kandungan Nutrisi & Manfaat
    Pakcoy sering dianggap sebagai superfood karena kandungan gizinya yang padat:

    • Kesehatan Tulang: Kaya kalsium dan vitamin K yang menjaga kepadatan tulang. Pakcoy kaya akan kalsium dan vitamin K, yang keduanya penting untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.
    • Kesehatan Jantung & Tekanan Darah: Kandungan kalium, serat, dan antioksidannya membantu menjaga kestabilan tekanan darah dan kadar kolesterol dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah pembentukan plak pada arteri.
    • Sistem Imun & Mata: Tinggi vitamin C untuk daya tahan tubuh dan vitamin A untuk kesehatan mata. Vitamin C yang tinggi dalam pakcoy berperan penting dalam meningkatkan sistem imun dan membantu tubuh melawan infeksi.
    • Anti-Inflamasi: Mengandung komponen antioksidan dan antikanker.
    • Membantu Pencernaan: Serat dalam pakcoy membantu memperlancar sistem pencernaan dan mencegah sembelit.

    3. Cara Mengonsumsi yang Disarankan
    Untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi, perhatikan cara masaknya:

    • Dikukus: Metode terbaik untuk mempertahankan vitamin yang larut dalam air.
    • Ditumis: Gunakan minyak sehat (seperti minyak zaitun) dengan tambahan bawang putih dan protein (ayam/bakso/udang).
    • Sup: Direbus bersama bahan lain; jangan membuang air rebusannya jika ingin mendapatkan mineral yang larut.
    • Lalapan/Salad: Dapat dikonsumsi mentah jika dibersihkan dengan benar.

    Pakcoy memiliki beberapa varietas yang dibedakan berdasarkan ukuran, warna, dan bentuk daunnya. Beberapa jenis pakcoy yang populer adalah:
    1. Pakcoy Hijau (Green Bok Choy), Jenis yang paling umum dengan daun hijau tua dan batang berwarna hijau keputihan.
    2. Pakcoy Putih (White Bok Choy), Memiliki batang dan daun yang lebih pucat dibandingkan dengan jenis hijau. Tapi jenis yang satu ini punya tekstur yang lebih crunchy.
    3. Shanghai Pak Choy, Perbedaan utama pada Shanghai Pakcoy adalah ukurannya yang mini alias kecil. Karena itulah Shanghai Pakcoy sering disebut juga sebagai Baby Pakcoy. Teksturnya lebih lembut.
    4. Nai Bai, Varian yang termasuk baru dari keluarga pakcoy. Ukurannya lebih kecil dari pakcoy biasa, biasanya ditumis, panggang, ataupun kukus. Teksturnya crunchy seperti pakcoy putih dan jadi favorit banyak orang saat ini.

    Demikian laporan kegiatan panen sawi pakcoy Dharma Wanita Persatuan Lingkungan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan anggota.

    ../images/kegiatan/63061.jpg
    Info Baru

    DWP Kabupaten Sampang > Kecamatan Torjun

    • Oleh: Bid.Ekonomi
    • 16-03-2026

    LAPORAN E-REPORTING

    BIDANG EKONOMI DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN TORJUN KABUPATEN SAMPANG

    Pada hari Senin, tanggal 16 Maret 2026, Waktu : 11.00 Wib - selesai . Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang melaksanakan kegiatan Bidang Ekonomi dengan tema “Pendampingan Pengadaan Kebutuhan Hari Raya Idul Fitri bagi Staf.” Kegiatan ini dilaksanakan di Perum Syavira, Desa Pangongseyan, Kecamatan Torjun.

    Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian serta dukungan dari Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Torjun dalam membantu mempersiapkan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri bagi para staf di lingkungan Kecamatan Torjun. Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, biasanya berbagai kebutuhan mulai dipersiapkan, termasuk perlengkapan ibadah maupun pakaian yang layak digunakan saat hari raya. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu menyediakan kebutuhan yang bermanfaat bagi para staf.

    Dalam kegiatan tersebut dilakukan pendampingan dalam proses pengadaan dan pembelian sarung yang nantinya akan diberikan kepada staf. Sarung dipilih sebagai salah satu kebutuhan yang sangat bermanfaat, terutama dalam menunjang kegiatan ibadah seperti sholat, khususnya pada saat Hari Raya Idul Fitri maupun dalam kegiatan ibadah sehari-hari.

    Sarung yang dibeli terdiri dari berbagai merek yang tersedia di pasaran, mulai dari merek dengan harga yang lebih terjangkau hingga merek dengan harga yang lebih tinggi. Pemilihan sarung dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya kualitas bahan, kenyamanan saat digunakan, serta daya tahan produk. Hal ini dilakukan agar sarung yang dibeli tidak hanya layak pakai, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.

    Dalam proses pembelian, harga sarung yang dipilih juga disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan yang tersedia. Meskipun terdapat perbedaan harga antar merek, namun tetap diupayakan agar semua sarung yang dibeli memiliki bahan yang bagus, nyaman digunakan, serta kualitasnya terjamin. Dengan demikian, meskipun harga yang dipilih bervariasi dari yang lebih ekonomis hingga yang lebih tinggi, seluruh sarung tetap memenuhi standar kelayakan untuk digunakan.

    Selain sebagai bentuk pengadaan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa kepedulian di lingkungan kerja. Kehadiran anggota Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dukungan serta semangat kebersamaan bagi seluruh staf di lingkungan Kecamatan Torjun.

    Melalui kegiatan pendampingan pengadaan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri ini, Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Torjun berharap dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para staf, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan kekeluargaan di lingkungan Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata partisipasi Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung kegiatan yang berkaitan dengan kesejahteraan dan kebutuhan bersama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

    Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban. Dokumentasi kegiatan disertakan sebagai pelengkap laporan.

    ../images/kegiatan/63060.jpg
    Info Baru

    DWP KALIMANTAN TIMUR > SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan

    • Oleh: Bid.Sosial Budaya
    • 12-03-2026

    Dharma Wanita Persatuan DKP Prov.Kaltim, khususnya Bidang Sosial budaya dalam rangka memeriahkan bulan suci ramadhan 1447 H 2026 M Mengadakan lomba fashion show busana Raya Waktu dan tempat Hari dan Tanggal Kamis 12 Maret 2026 Waktu jam 14.00 wita - selesai Tempat Ruang Kerapu Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur jl.Kesuma Bangsa No 1 Samarinda Peserta Kegiatan peserta lomba Fashion Show busana Raya terdiri dari 15 orang Yang berasal dari Perwakilan Pengurus, anggota DWP DKP, Perwakilan UPTD, karyawati dan Karyawati P3K lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur Tujuan kegiatan 1.Menumbuhkan kreativitas dalam memadukan madankan busana raya 2.Memeriahkan suasana Bulan Suci Ramadhan 3. Menanamkan nilai kepercayaan diri pada peserta 4.Mempererat kebersamaan antar peserta Susunan acara 1.Pembukaan MC ny.Heliana Syaiful 2.Pelaksanaan Lomba Fashion Show Busana Raya 3.Penilaian oleh Dewan Juri 4.Pengumuman Pemenang 5.Penyerahan hadiah 6.Penutup Dewan Juri 1.Ny.Contessa Indah Hati Irhan 2.Ny.Seny Agustin Rio 3.Ny.Juriah Saharuddin Hasil Kegiatan Kegiatan Lomba Fashion Show Busana Raya berjalan dengan lancar dan mendapat antusias yang sangat meriah sekali dari para peserta lomba maupun penonton.Seluruh Peserta menampilkan busana raya yang begitu cantik dan anggun dengan warna warni yang indah dipandang sesuai dengan bulan suci ramadhan Adapun pemenang lomba sebagai berikut Juara 1: Ny.Lisma Juara 2: Ny.Sri Hermawati Dicky Juara 3: Ny.Hj.Yuli Misbahuddin Harapan 1: Ny.Marlina Harapan 2: Ny.Hasni Hazami Harapan 3: Ny.Mariyani Asep Juara Favorit: Sdri Aulia Hutami Juara Favorit Pilihan Ibu Ketua: Ny.Chintya Samjohan Semoga dengan adanya kegiatan Lomba Fashion Show busana raya dibulan ramadhan ini akan selalu memberikan gambaran kepada kita dalam berpenampilan yang sopan namun tetap indah dan modis,sesuai dengan nilai-nilai islami

    ../images/kegiatan/63059.jpg
    Info Baru

    DWP Kabupaten Subang > Badan Rumah Sakit Daerah

    • Oleh: Bid.Sosial Budaya
    • 14-03-2026

    LAPORAN KEGIATAN E-REPORTING Dharma Wanita Persatuan RSUD Kabupaten Subang. DATA KEGIATAN : Bidang : Sosial Budaya Program Kerja : Ketahanan Keluarga. Kegiatan : Iman dan Takwa. Nama Kegiatan : Tajiah ayahanda Bu Yayah Aju (Ketua Bidang Pendidikan) di Desa Mulyasari Kampung Jungklang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Pelaksanaan : Hari Sabtu, tanggal 14 Maret 2026. Waktu : Pukul 10.00 WIB – selesai. Tempat : Desa Mulyasari Kampung Jungklang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Jumlah yang hadir tajiah : 2 orang yaitu : 1. Ny. Novi Achmad (Ketua DWP RSUD) dan 2.Ny.Ida Cecep ( Wakil Ketua DWP RSUD). . URAIAN KEGIATAN : Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta simpati turut berduka cita dan bela sungkawa kepada keluarga yang sedang berduka dan ditinggalkan ayahanda tercinta dari ibu Yayah Aju yang meninggal pada usia 98 tahun di hari ke 24 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tanggal 14 Maret 2026 pukul 05.15 WIB,. Almarhum H.Tahir bin H. Hanfi ayahanda dari Ibu Yayah Aju meninggal karena faktor usia karena sudah tua. Dharma Wanita Persatuan RSUD Kabupaten Subang melalui Bidang Sosial Budaya melaksanakan kegiatan tajiah kepada keluarga almarhum dan mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dan menghibur serta memberikan dukungan moral dan spiritual kepada keluarga yang berduka. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN : Kegiatan melaksanakan Takziah ini adalah sunnah yang dianjurkan karena pada dasarnya adalah saling menolong antar sesama muslim dalam kebaikan dan ketakwaan sebagaimana firman berikut:Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran, (QS. Al-Maidah [al-Maidah [5]: 2). Tolong-menolong, termasuk takziah, juga didasari oleh hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya, (HR. Abu Dawud). Kedua, takziah bukan sekadar menengok atau melayat orang yang meninggal, melainkan juga mendorong keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar, berteguh hati, dan menerima musibah kematian orang terdekatnya. Ketiga, takziah bertujuan untuk menghibur dan membesarkan hati keluarga si mayit. Keempat, takziah diharapkan mampu mengurangi kesedihan dan meringankan musibah keluarga yang ditinggalkan. Adapun cara mengurangi kesedihan dan meringankan musibah tentu bermacam-macam, mulai membantu mengurus jenazah, menyiapkan keperluannya, hingga memberikan bantuan materi. Sebab kebutuhan materi dalam pengurusan jenazah, terutama di zaman sekarang ini, tak lagi dapat dikesampingkan. Kelima, takziah juga mencakup amar makruf dan nahi. Sementara amar makruf-nahi didasari oleh ayat, Dan hendaklah di antara kalian ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung, (QS. Ali ‘Imran [3]: 104). Atas dasar itu, takziah hendaknya tidak mengabaikan dua hal tersebut. Sehingga, perbuatan yang dianggap tidak pantas, bahkan mungkar tak semestinya ada pada saat bertakziah. Keenam, takziah juga bertujuan untuk mendoakan dan memohon ampunan bagi si mayit. Sebagaimana diketahui, terdapat sejumlah riwayat yang memuat tentang doa-doa khusus bagi mayit, baik yang dibaca dalam shalat jenazah maupun di luar shalat jenazah. Adapun keutamaan bertakziah dapat kita lihat dalam beberapa hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, antara lain hadis yang diriwayatkan Abdullah ibn Mas‘ud berikut: Artinya: “Siapa saja yang bertakziah kepada orang yang terkena musibah, maka dia akan mendapat pahala seperti orang yang mendapat musibah tersebut,” (HR. at-Tirmidzi dan al-Baihaqi). takziah hukumnya sunnah, termasuk bagi kaum perempuan selama bisa menjaga batasan dan tidak mengundang fitnah. Tujuan takziah adalah mengibur, mengajak sabar, membesarkan hati, dan meringankan besan kesedihan orang yang ditimpa musibah, baik ditimpa musibah kematian maupun musibah yang lain. PUBLIKASI : Melalui kegiatan takjiah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di lingkungan Dharma Wanita Persatuan RSUD Kabupaten Subang, Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Dharma Wanita Persatuan RSUD Kabupaten Subang dalam menumbuhkan budaya berbagi, kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan RSUD Kabupaten Subang. Dengan demikian diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta simpati dan empati terhadap keluarga besar DWP RSUD dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi anggota maupun masyarakat sekitar, Penyusun Laporan: Ny. Susan Yaya

    ../images/kegiatan/63058.jpg
    Info Baru

    DWP KALIMANTAN TIMUR > SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan

    • Oleh: Bid.Sosial Budaya
    • 12-03-2026

    Dharma Wanita Persatuan DKP Prov.Kaltim, khususnya Bidang Sosial Budaya Dalam rangka memeriahkan bulan ramadhan 1447 H 2026 M, mengadakan lomba menghias takjil Dasar pelaksanaan 1.Program kerja Dharma wanita persatuan khususnya Bidang Sosial budaya 2.Rapat koordinasi Pengurus DWP DKP Prov.Kaltim Tujuan kegiatan 1. Memeriahkan bulan suci ramadhan 2.Meningkatkan kreativitas anggota dalam menyajikan takjil 3.Mempererat silaturahmi antar anggota DWP DKP Prov.Kaltim 4.Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci ramadhan 1447 H Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kamis 12 Maret 2026 Waktu jam 10.00 wita - selesai Tempat ruang kerapu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur jl.Kesuma Bangsal No 1 Samarinda Peserta berjumlah 15 Team yang merupakan Pengurus, anggota DWP, Perwakilan UPTD, karyawati dan Karyawati P3K lingkup DKP Provinsi Kalimantan Timur Susunan Acara 1.Pembukaan Mc ny.Heliana Syaiful 2.Sambutan ketua DWP DKP Prov.Kaltim ny.Contessa Indah Hati Irhan 3.Pelaksanaan lomba menghias takjil 4.Penilaian oleh dewan juri 5.Pengumuman pemenang 6.Penutup Dewan juri 1.Ny.Contessa Indah Hati Irhan 2.Ny.Siti Kumala Raihan Fida 3.Ny.Juriah Saharuddin Hasil kegiatan Kegiatan lomba merias takjil berjalan dengan lancar dan penuh antusias.Setiap peserta menampilkan kreativitas dalam menghias takjil dengan tampilan menarik dan inovatif. Adapun pemenang lomba adalah: Juara 1: Ny.Miliati Sidi Chandra dan ny.Wa Ali Rilfi Ramli Juara 2: Ny.Arie Susilawati dan ny.Sisca Pramita Juara 3: Ny.Meliana (tanpa pendamping) Harapan 1: Ny.Rusnaeli Taufik dan sdri Noor Bujaritin Harapan 2: Ny.Chairia Nurhastiwi dan ny.Mahdalena Harapan 3: Ny.Maya Sari Iramanto dan ny.Seny Agustin Rio Juara Favorit : Ny.Tirtamina dan ny.Heliana Syaiful Juara Favorit Pilihan Ibu Ketua DWP DKP Prov.Kaltim Ny.Imah Wulandari Syarifuddin dan ny.Nadya Harapan kami semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk tahun depan dalam program kerja Dharma wanita persatuan DKP Prov.Kaltim

    ../images/kegiatan/63057.jpg
    Info Baru

    DWP Kota Kendari > DWP Dinas Kelautan dan Perikanan

    • Oleh: Bid.Sosial Budaya
    • 10-03-2026

    Kegiatan buka puasa bersama Pengurus dan Anggota DWP serta seluruh staf Dinas Perikanan Kota Kendari dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret, mulai pukul 16.30 WITA hingga selesai. Acara ini berlangsung di kantor Dinas Perikanan Kota Kendari sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi. Kegiatan diawali dengan sambutan, dilanjutkan tausiah, dan diakhiri dengan buka puasa bersama. Tujuan kegiatan ini adalah mempererat hubungan antarpegawai. Seluruh peserta hadir dengan antusias dan mengikuti rangkaian acara dengan tertib hingga selesai.

    ../images/kegiatan/63056.jpg
    Info Baru

    DWP Kabupaten Wonosobo > Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

    • Oleh: Bid.Sosial Budaya
    • 23-03-2026

    Ny Eko Prasetyo Ketua DWP DINSOS PMD telah menghadiri acara Festival balon udara Wonosobo pada hari tanggal senin 23 maret 2026
    ,pukul 06.00- 11.30WIB
    Tempat: Stadion RanduMas Desa Semayu Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo.
    Penyelenggara: Disparbud , Pemdes Desa Semayu
    Peserta :
    1 kepala Diperkimhub Bp Sakti
    2 kepala DPPKBPPPA
    3.Camat selomerto ( bp Soemadi S.pd Mpd)
    Formopimca kec selomerto
    4. Dimas Disparbud
    5. Pemdes desa semayu
    6.Aparat keamanan setempat
    Penonton ±5000 orang
    Bidang Sosial Budaya
    Program kerja Wawasan keanekaragaman Budaya
    Kegiatan: kegiatan Seni budaya /Nilai Budaya
    _ Susunan Acara Festival Mudik Mumbul bareng Randumas Tahun 2026
    1.05.30-06.30 Wib persiapan peserta
    2.06.30-09.00 sambutan panitia ,sambutan kepala desa semayu Bp Lukito, prosesi penerbangan balon
    3.09.00-11.30 wib Hiburan dan pembagian door prise
    Dalam rangka Festival Mudik Wonosobo 2026 penerbangan balon udara digelar di 23 titik lokasi sekabupaten Wonosobo mulai 22-29 maret 2026 diantaranya Garung kertek, Kalikajar,Mojotengah, Selomerto, Watumalang .
    Dan pada hari ini tanggal 23 maret 2026 disejuknya pegunungan Wonosobo, telah digelar salah satu Festival Mudik Wonosobo adalah Festival Balon di desa Semayu kec Selomerto kab wonosobo dengan tema “ Mumbul Bareng RanduMas” pak irfan selaku MC menerangkan, Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari 23-24 maret 2026 .dengan jadwal penerbangan balon pukul 06.00 hingga 08.00 WIB
    Sebanyak 50 kelompok balon udara turut ambil bagian dalam festival tersebut ,diantaranya dari kecamatan Kalikajar dengan nama Tim CUSKA ,PM SQUAD ,KUPROY OMBRA- OMBRO , GOMBLOH PENKERBOY dll juga peserta dari kec selomerto dengan nama Tim BASSTARGAS ,ASDF PUTRA JALER juga dari kecamatan kertek MAMEG GANK ,SS CREW Juga kec Wonosobo serta candimulyo.Puluhan balon dengan berbagai warna dan bentuk , menghiasi langit pagi Randumas, sekaligus menarik perhatian masyarakat ±5000 penonton pada hari pertama tidak hanya dari wonosobo dan sekitarnya tetapi juga dari berbagai daerah seperti magelang Temanggung Purworejo Semarang . yang memadati area lapangan sejak pagi hari . Dan ada 33 sponsor dari pelaku Ekonomi dan bisnis .UMKM yang telah ikut serta mensukseskan acara tersebut sehingga berjalan dengan lancar . Kemeriahan Festival tersebut juga didukung oleh 50 lebih pelaku UMKM lokal yang menyajikan aneka kuliner makanan tradisional khas wonosobo .seperti megono dan tempe kemul.
    Acara tersebut selain menjadi tontonan menarik ,tradisi ini juga syarat nilai budaya dan menjadi daya tarik wisata unggulan daerah .sebuah perayaan yang menyatukan langkah, Tawa, kenangan
    Polres Wonosobo mengatur jalannya lalulintas, serta terus melakukan patroli untuk memastikan seluruh balon tidak diterbangkan secara liar dan wajib ditambatkan tinggi maksimal 150 meter menggunakan 3 tali tambahan .guna mencegah risiko kecelakaan maupun kebakaran. Tradisi tetap didukung namun harus tetap sesuai prosedur demi keselamatan secara bersama .
    Festival mudik balon udara 2026 diharapkan ,mampu menggerakkan ekonomi lokal Pemerintah Kabupaten Wonosobo melibatkan pelaku UMKM di 23 titik kegiatan yang tersebar di berbagai desa puncak acara dijadwalkan berlangsung 29 Maret mendatang di Alun-alun Wonosobo.
    Diharapkan DWP Dinsos PMD memperkenalkan Budaya dan tradisi Daerah setempat serta mendukung program pemerintah dalam bidang sosial dan budaya
    Pembuat laporan Ny Ardi Setianto Sekretaris DWP Dinsos PMD

    2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID