Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur - Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Unit Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur - Program : Sekretariat - Kegiatan : Informasi dan Humas Keterangan Kegiatan : Dokumentasi dan Publikasi - Program Kerja Dharma Wanita Kabupaten Tanjung Jabung Timur - Program Kerja Dharma Wanita Persatuan Unit Disparbudpora Berdasarkan hal tersebut maka di laksanakan kegiatan pada: - Hari / Tanggal : Senin 23 Februari 2026 - Jam : 10.00 WIB - Tempat : Rumah Duka Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR : Ny.Aria Kegiatan : Anjangsana dan Takzia h- Uraian Kegiatan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Disparbudpora Ny. Herlizanti Arman bersama Ibu Ketua Dwp Unit Sekretaris Daerah : Ny.Sri Juliati Hayat ,bersama Ibu Yayan Mariani Ibu Eka Berlian Dalam rangka meningkatkan rasa Peduli dan Sosial atas wafat nya Suami dari Ibu Arya yang merupakan Aparatur Sipil Negara Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang meninggal dunia karena sakit ,dalam arahan nya Ibu Sri Juliati Hayat selaku ketua rombongan menyampaikan salam sayang dari ibu Ketua Dwp Kabupaten Tanjung Jabung Timur Ny Nurmaya Sapril yang saat ini sedang berhalangan hadir ,sebelum memulai arahan ibu sri Juliati Hayat memimpin membaca Alfateha untuk almarhum ,dan arahannya beliau menyampaikan turut berduka cita yang mendalam ,seraya mendoakan semoga Almarhum Husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan kuat menjalani kehendak Allah ,Almarhum meninggalkan 1 orang putra dan 1 orang putri,yang saat ini masih berusia remaja dan anak- anak tentu merupakan pukulan yang sangat kuat karena kehilangan Ayah selaku pigur pelindung keluarga ,Ibu Sri juga menyampaikan agar Ibu Arya selalu berbaik sangka terhadap Allah ,istri Almarhum sangat tabah dan kuat ,kunjungan ini berlangsung kurang lebih 30 menit , Melalui kegiatan ini, ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Parbudpora sangat berharap dapat memberikan kekuatan kepada keluarga yang di tinggalkan ,dan dalam mendukung peran serta sebagai istri Aparatur Sipil Negara secara optimal, serta memperkuat silaturahmi antara Dharma Wanita Persatuan unit ,dan keluarga besar para istri Asn khususnya.
Ketua DWP Kec. Poleang Tengah Ny.Sinartang Tahir sedang melaksanakan Kegiatan pembagian Makanan Bergizi (MBG) di bulan puasa kepada siswa di SDN 81 Boeara, Kegiatan ini memiliki maksud sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pihak sekolah terhadap kebutuhan gizi peserta didik selama menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa tetap memperoleh asupan makanan yang sehat dan bergizi untuk berbuka puasa, sehingga kesehatan dan semangat belajar mereka tetap terjaga. Tema dari kegiatan ini adalah “Berbagi Kebaikan dan Menumbuhkan Kepedulian di Bulan Suci Ramadan.” Melalui kegiatan ini, sekolah menanamkan nilai kebersamaan, rasa syukur, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya di bulan yang penuh berkah. Kesimpulannya, pembagian MBG di bulan puasa merupakan kegiatan positif yang tidak hanya mendukung kesehatan siswa, tetapi juga mempererat hubungan antara sekolah dan peserta didik. Kegiatan ini mencerminkan kepedulian sosial serta membangun karakter siswa agar lebih peduli, bersyukur, dan saling berbagi. Selasa, 24 Februari 2026
Ketua DWP Kec. Poleang Tengah Ny. Sinartang Tahir selaku guru pembimbing sedang melaksanakan kegiatan mengajar di ruangan kelas SDN 81 Boeara .Kegiatan ini merupakan pesantren kilat yang dilaksanakan di salah satu ruangan kelas SDN 81 Boeara dan di ikuti oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6 dengan materi tentang tata cara berwudhu. Maksud dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya bersuci sebelum melaksanakan ibadah, khususnya salat, serta membiasakan mereka untuk melaksanakan wudhu dengan benar sesuai tuntunan agama.Tujuan kegiatan ini yaitu agar siswa mengetahui urutan dan rukun wudhu, memahami sunnah-sunnah wudhu, serta mampu mempraktikkan tata cara berwudhu dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kedisiplinan, kebersihan, dan kesadaran beribadah sejak dini. Tema kegiatan ini adalah “Membentuk Generasi Islami melalui Pemahaman Tata Cara Berwudhu yang Benar.” Kesimpulan, melalui kegiatan pesantren kilat dengan materi tata cara berwudhu, siswa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktik berwudhu yang sesuai syariat. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman keagamaan serta membentuk karakter siswa yang religius dan disiplin dalam menjalankan ibadah. Selasa, 24 Februari 2026
9 FEBRUARI 2026
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN JOMBANG
BIDANG : SEKRETARIS
Program Kerja Sekretariat : Pembinaan Hubungan Keluar
Kegiatan Pembinaan Hubungan Keluar : Rapat
KETERANGAN PROGRAM :
1. Dharma wanita persatuan bidang sekretaris
2. Hari/Tanggal : SENIN /9 FEBRUARI 2026
3. Waktu : 07.30 - selesai
4. Jumlah Peserta : 65 orang
5. Tempat : Gedung PKK kabupaten Jombang
6. Petugas Kegiatan 1 paket dari DWP Kecamatan Ngoro Kab. Jombang, Yaitu :
a. Pembawa Acara : Ibu Anita Maharani
b. Pembirama : Ibu Atik Badriyah
c. Pembaca Doa : Ibu Nuri
7. peserta yang hadir dari Dispendukcapil : Ny. Dyah Masduqi Zakaria (Ketua DWP Dispendukcapil Jombang)
8. Susunan Acara :
a. Pembukaan
b. Menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan
c. Pengisian Kegiatan : Penyampaian Materi tentang “MENYAMBUT ROMADLON DENGAN HATI BERSIH DAN IMAN KUAT” dengan nara sumber KH. MACHRUS, BA.
d. Pembacaan Risalah Rapat
e. Pengarahan Ibu Ketua DWP Kabupaten Jombang
f. Pengumuman dari masing - masing bidang
g. Penutup Doa
RESUME Materi tentang “MENYAMBUT ROMADLON DENGAN HATI BERSIH DAN IMAN KUAT” dengan nara sumber KH. MACHRUS, BA.
Selamat menyambut bulan suci penug berkah, menyiapkan hati dan iman adalah langkah terbaik agar ramadlan tahun ini terasa lebih bermakna
Berikut adalah beberapa langkah praktis untuk membersihkan hati dan menguatkan iman sebelum hilal tiba :
1. Memperbanyak istighfar dan taubat
Luangkan waktu setiap hari untuk memohon ampun kepada Allah dengan sungguh-sungguh, menyesali kesalahan, dan bertekad memperbaiki diri.
2. Muhasabah (introspeksi diri)
Evaluasi amalan selama setahun terakhir: apa yang perlu ditingkatkan, apa yang harus ditinggalkan, dan kebiasaan baik apa yang perlu dijaga.
3. Membersihkan hati dari penyakit batin
Usahakan menghilangkan iri, dengki, sombong, dendam, dan prasangka buruk dengan memperbanyak doa serta melatih keikhlasan.
4. Memperbaiki hubungan dengan sesama (hablum minannas)
Saling memaafkan, meminta maaf, dan memperbaiki silaturahmi agar ibadah di bulan Ramadlan lebih ringan dan khusyuk.
5. Meningkatkan kualitas ibadah wajib
Perbaiki shalat lima waktu dari segi waktu, kekhusyukan, dan pemahaman bacaan sebagai fondasi ibadah Ramadlan.
Membiasakan ibadah sunnah
Mulai rutin shalat sunnah, puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir agar saat Ramadlan tidak terasa berat.
Menjaga lisan dan perbuatan
Latih diri untuk berkata baik, menghindari ghibah, fitnah, dan perbuatan sia-sia sebagai persiapan puasa lahir dan batin.
Meluruskan niat menyambut Ramadlan
Tanamkan niat bahwa Ramadlan adalah momentum memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Panduan Amaliyah Harian Menjelang Ramadlan Setiap Hari (Amalan Pokok)
1. Istighfar minimal 100×
2. Shalawat Nabi 100×
3. Membaca Al-Quran minimal 1–2 halaman
4. Menjaga shalat tepat waktu
5. Menjaga lisan dari ghibah dan ucapan sia-sia
6. Niat memperbaiki diri karena Allah
Romadlon adalah bulan mulia yang penuh ampunan, rahmat, dan keberkahan. Agar kehadirannya benar-benar membawa perubahan dalam diri, Romadlon perlu disambut dengan hati yang bersih dan iman yang kuat, bukan hanya dengan persiapan lahiriah semata.
Hati yang bersih dimulai dengan taubat yang sungguh-sungguh kepada Allah, menyesali dosa-dosa yang telah lalu, serta bertekad untuk tidak mengulanginya. Membersihkan hati juga berarti menghilangkan penyakit batin seperti iri, dengki, sombong, dan dendam, karena penyakit-penyakit inilah yang sering menghalangi cahaya hidayah masuk ke dalam jiwa.
Iman yang kuat dibangun dengan membiasakan ibadah, menjaga shalat lima waktu, memperbanyak dzikir, membaca Al-Quran, dan melatih diri dengan amalan-amalan sunnah. Dengan iman yang kuat, ibadah di bulan Romadlon tidak terasa berat, justru menjadi kebutuhan dan kenikmatan.
Selain itu, menyambut Romadlon juga menuntut kita untuk memperbaiki hubungan dengan sesama. Saling memaafkan, menjaga lisan, dan mempererat silaturahmi akan menjadikan ibadah puasa lebih bernilai dan diterima oleh Allah.
Semoga dengan persiapan hati yang bersih dan iman yang kuat, kita dapat menjalani Romadlon dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan kesungguhan, sehingga keluar dari bulan suci ini sebagai pribadi yang lebih bertakwa.
Pembuat Laporan Ibu Hasan (Sekretaris DWP Dispendukcapil Kab Jombang)
Pada Tanggal 13 Februari 2026 telah dilaksanakan Pertemuan Rutin DWP UP Disos bertempat di Aula Kesejahteraan Dinas Sosial dengan Jumlah Pengurus dan Anggota yang hadir kurang lebih 11 Orang. Sebelum Agenda Pertemuan Rutin di mulai,terlebih dahulu pertemuan dibuka dengan Pembacaan Doa yang dalam hal ini di pimpin oleh Ketua Bidang Sosial Budaya Ny. Hariyati Rus'an, selanjutnya Pembahasan dan diskusi dimulai dengan Agenda Antara Lain : 1. Mendata jumlah pengurus dan anggota yang memesan bahan baju batik DWP yang baru untuk segera di sampaikan ke sekretariat DWP kabupaten. 2. Membahas Program Kerja Bidang Pendidikan Yaitu Kegiatan Public Speaking di tingkat PAUD atau TK dimana kegiatan tersebut berfokus pada Komunikasi Dasar seperti Bercerita,bernyanyi,baca puisi dan mendongeng TUJUAN kegiatan antara lain meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi serta memberikan apresiasi atas keberanian berekspresi anak anak PAUD /TK.
Ketua DWP Kec. Poleang Tengah Ny. Sinartang Tahir sedang mengikuti Kegiatan pembukaan pengarahan tentang pesantren yang di pimpin langsung oleh Bapak Muslimin. S,Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah di SDN 81 Boera. Kegiatan ini di laksanakan di salah satu ruangan kelas SDN 81 Boeara dan di ikuti oleh seluruh siswa SDN 81 Boeara dan para guru lainnya. Kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi dan pembinaan kepada peserta didik mengenai pentingnya pendidikan karakter dan keagamaan melalui program pesantren. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, akhlak mulia, serta manfaat mengikuti kegiatan pesantren. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali siswa dengan pengetahuan agama yang lebih mendalam, menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab, serta mempersiapkan mereka agar mampu mengikuti kegiatan pesantren dengan baik dan tertib. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kerja sama antara pihak sekolah, guru, dan siswa dalam mendukung pembinaan karakter religius. Tema kegiatan ini berfokus pada “Pembinaan Karakter Islami melalui Kegiatan Pesantren”, yang menekankan pentingnya pembentukan akhlak, peningkatan keimanan, dan kebersamaan dalam lingkungan sekolah. Kesimpulannya, kegiatan pembukaan pengarahan pesantren di SDN 81 Boera berjalan dengan baik dan memberikan pemahaman awal kepada siswa mengenai pentingnya mengikuti kegiatan pesantren. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat mengikuti program dengan penuh semangat, disiplin, serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Senin, 23 Februari 2026
Pada hari selasa tanggal 24 Februari 2026 DWP Disdukcapil menghadiri Tadarus Al Qur'an hari kedua yang diadakan oleh DWP Kota Bogor yang bertempat di Masjid At Taqwa Balaikota Bogor. Acara dimulai pukul 08.00 - 11.00 WIB. Tadarus ini kembali diisi oleh Ustad Zain Fuad sebagai narasumber. Anggota DWP Disdukcapil yang hadir pada hari kedua tadarus ini yaitu : Ny. Aas Ganjar, Ny. Yeni Rido, Ny. Siska Doni. Dihari kedua ini dibahas mengenai Q.S Al Baqarah : 185 yaitu : "Bulan ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa diantara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur". Dari ayat tersebut dapat diambil antinya bahwa bulan ramadhan ini adalah bulan dimana diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai pembeda antara yang hak dan yang bathil. Oleh karena itu barangsiapa yang berada di bulan ramadhan maka diwajibkan berpuasa agar semua mukmin bersyukur. Selain berpuasa di bulan ramadhan yang akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, ada pula amalan yang dapat dilakukan di bulan ramadhan ini yaitu berinfaq. Infaq pada hakikatnya bukan sekedar memasukkan uang atau harta ke dalam keropak tetapi harus difahami bahwa infaq adalah kunci menghilangkan penyakit khawatir dengan masa depan dan harus tertanam dalam hati bahwa dengan mengeluarkan infaq Allah akan menggantinya dengan sebaik-baiknya balasan. Untuk orang yang berpuasa akan mendapatkan kebahagiaan yaitu berbahagia ketika berbuka dan beerbahagia ketika bertemu dengan Rabbnya. Dalam pertemuan hari kedua tadarus ini di bahas pula mengenai 5 ciri hamba yang semakin bertakwa dan sukses menggapai visi shaum ramadhan, diantaranya: semakin tidak kikir/tamak, semakin tidak terbawa perasaan, dan semakin cepat memaafkan. Gunakan konsep TIM (Aku Terima dan Aku Izinkan kemudian Aku Memaafkan), cari muka, cari perhatian, dan cari ridho hanya kepada Allah, semakin serius bertaubat. Insya Allah akan Allah janjikan baginya solusi jalan keluar dan rejeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangka. Apabila kita dapat kelima ciri ini maka kita akan menjadi orang yang bertakwa. Dengan pembahasan mengenai Q.S Al Baqarah ayat 185 di pertemuan kedua ini diharapkan kita dapat lebih memahami lagi makna bulan ramadhan, apa saja amalan yang di dapat dilakukan di bulan ramadhan ini, sehingga kita dapat lebih mencapai derajat takwa.
Anggota DWP Kec. Poleang Tengah Ny. Nurlinda Haerul sedang melaksanakan kegiatan membaca Surah Yasin secara bersama-sama yang dilaksanakan di masjid Desa Leboea. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat ukhuwah Islamiyah antar peserta. Tujuannya agar peserta terbiasa membaca Al-Qur’an, mendapatkan pahala, memohon keberkahan, serta mendoakan kebaikan bersama. Kesimpulannya, kegiatan yasinan merupakan kegiatan keagamaan yang positif dan bermanfaat dalam membentuk pribadi yang religius serta mempererat kebersamaan dan kekompakan antar anggota.