p>Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang
Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang telah melaksanakan kegiatan:
Bidang: Sosial Budaya
Program Kerja: Ketahanan Keluarga
Kegiatan: Iman dan Takwa
Keterangan Program:
1. Pelaksana kegiatan: Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang
2. Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026
3. Pukul: 17.00 - 20.00 WIB
4. Tempat: Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang
5. Acara: Pengajian dan Buka Bersama Keluarga Besar RSUD Kabupaten Jombang
6. Peserta: 950 orang
A. LATAR BELAKANG
Bulan Suci Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi. Salah satu kegiatan yang sering dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci tersebut adalah kegiatan buka puasa bersama, yang tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menjadi media untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar pegawai dan anggota organisasi.
Keluarga Besar RSUD Kabupaten Jombang secara rutin menyelenggarakan kegiatan buka bersama sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur atas kesempatan menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, solidaritas, dan kekompakan antarunsur pegawai serta organisasi yang berada di lingkungan RSUD Kabupaten Jombang, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD Jombang.
Sebagai bagian dari keluarga besar RSUD Kabupaten Jombang, Dharma Wanita Persatuan RSUD Jombang berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan anggota DWP dalam kegiatan buka bersama ini merupakan wujud dukungan terhadap kegiatan kebersamaan yang diselenggarakan oleh instansi serta sebagai upaya memperkuat hubungan sosial dan kekeluargaan antaranggota.
B. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan buka bersama ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut:
1. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarpegawai dan keluarga besar RSUD Kabupaten Jombang.
2. Meningkatkan rasa kekeluargaan dan solidaritas di lingkungan kerja.
3. Menumbuhkan nilai-nilai spiritual serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama Bulan Suci Ramadhan.
4. Menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis antara pegawai dan organisasi pendukung di lingkungan RSUD Kabupaten Jombang.
C. PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan buka bersama Keluarga Besar RSUD Kabupaten Jombang dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, bertempat di lingkungan RSUD Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, pegawai, serta organisasi yang berada di lingkungan RSUD Kabupaten Jombang, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD Jombang.
Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan RSUD Jombang dihadiri oleh Ketua DWP RSUD Jombang, Ibu Tri Agustin Pudji Umbaran, beserta seluruh pengurus DWP RSUD Jombang yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kebersamaan yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar RSUD Kabupaten Jombang.
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur RSUD Kabupaten Jombang, dr. Pudji Umbaran, MKP, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Beliau juga mengajak seluruh pegawai dan anggota keluarga besar RSUD Kabupaten Jombang untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperkuat semangat kerja, meningkatkan kedisiplinan, serta mempererat rasa persaudaraan di lingkungan kerja.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh KH. Nur Hadi (Mbah Bolong). Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan tentang keutamaan ibadah puasa sebagai salah satu ibadah yang memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa.
Beliau menjelaskan bahwa ibadah puasa merupakan sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan berpuasa, seseorang dilatih untuk menahan hawa nafsu, menjaga lisan, serta mengendalikan emosi dalam kehidupan sehari-hari. Puasa juga mengajarkan umat Islam untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya kepada orang-orang yang kurang mampu, sehingga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Selanjutnya, KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) juga menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan, sehingga setiap umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Quran, bersedekah, serta memperbanyak doa dan dzikir. Beliau menekankan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan pada bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang dalam menjalankan ibadah puasa tidak hanya dilihat dari kemampuan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku menjadi lebih baik setelah bulan Ramadhan. Oleh karena itu, umat Islam diharapkan dapat menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan sesama manusia.
Pada akhir tausiyah, KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) mengajak seluruh peserta untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur, serta menjaga kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Tausiyah tersebut memberikan motivasi spiritual bagi seluruh peserta yang hadir untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik dan penuh kesadaran akan nilai-nilai keimanan.
Setelah penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana yang penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan kekhidmatan. Momentum berbuka puasa ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antarpegawai, pengurus organisasi, serta seluruh keluarga besar RSUD Kabupaten Jombang.
Selanjutnya, setelah selesai melaksanakan buka puasa bersama, seluruh peserta kegiatan melaksanakan Sholat Maghrib berjamaah sebagai bentuk pelaksanaan ibadah wajib yang dilakukan secara bersama-sama. Pelaksanaan sholat berjamaah berlangsung dengan tertib dan khusyuk, mencerminkan suasana religius yang menjadi ciri khas kegiatan pada Bulan Suci Ramadhan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Tarawih berjamaah yang diikuti oleh peserta yang hadir. Sholat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar di bulan Ramadhan, sehingga pelaksanaannya menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan buka bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh rasa kebersamaan hingga kegiatan berakhir.
D. MANFAAT KEGIATAN
Kegiatan buka bersama ini memberikan berbagai manfaat, antara lain:
1. Mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antarpegawai dan anggota organisasi di lingkungan RSUD Kabupaten Jombang.
2. Meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakan dalam lingkungan kerja.
3. Memberikan pembinaan rohani melalui tausiyah yang disampaikan oleh narasumber.
4. Menumbuhkan rasa syukur dan kebersamaan dalam menjalankan ibadah puasa selama Bulan Suci Ramadhan.
E. EVALUASI
Secara umum kegiatan buka bersama Keluarga Besar RSUD Kabupaten Jombang berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Antusiasme peserta cukup tinggi, terlihat dari kehadiran pegawai dan anggota organisasi yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
Kegiatan ini telah memenuhi tujuan yang diharapkan, yaitu mempererat kebersamaan dan meningkatkan nilai spiritual selama bulan Ramadhan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan perencanaan yang lebih matang sehingga manfaat yang diperoleh dapat semakin optimal.
F. RENCANA TINDAK LANJUT
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan RSUD Jombang akan terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan kebersamaan yang diselenggarakan oleh RSUD Kabupaten Jombang.
Selain itu, kegiatan yang bersifat pembinaan rohani dan kebersamaan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat nilai kekeluargaan, meningkatkan semangat kerja, serta membangun lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif.
Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pelaporan kegiatan Dharma Wanita Persatuan RSUD Jombang dalam mengikuti kegiatan buka bersama Keluarga Besar RSUD Kabupaten Jombang Tahun 2026.
Dharma Wanita Persatuan RSUD Kabupaten Jombang
Pembuat Laporan: Sekretaris DWP RSUD Kabupaten Jombang, Ny. Andoyo.
Dharma Wanita Persatuan Badan Pusat Statistik Kota Batu menghadiri kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa.
Keterangan Program :
1. Undangan dari DWP Pemkot Batu
2. Hari / Tanggal : Rabu, 04 Maret 2026
3. Tempat : Masjid Brigjen Soegiyono Balai Kota Among Tani Kota Batu
4. Pukul : 12.00 WIB - selesai
5. Yang Bertugas Hadir : Ketua DWP BPS Kota Batu (Ibu. Anik Gatot) dan Atik Arief
6. Peserta : Seluruh Ketua DWP dan 3 Orang anggota DWP UP Kota Batu
7. Acara : Menghadiri Pengajian Rutin DWP Kota Batu dengan Narasumber : Ibu HJ. MIKYAL ADIYAH, SHI dari Kemenag Kota Batu
Pada Pengajian kali ini yang jadi bahasan utama adalah tentang Fiqih Wanita yang sangat bermanfaat bagi Ibu-ibu Dharma Wanita. Disini dijelaskan tentang darah pada wanita. Adapun penjelasannya sebagai berikut :
> Haid, Nifas, dan Istihadhah: Perspektif Madzhab Syafi'i
Panduan lengkap memahami darah wanita dalam hukum Islam menurut pemahaman Imam Syafi'I(Kitab. Attaqrirotus Sadidat fii Al Masailil mufidat) Karya. Syekh Hasan ibnu Ahmad ibnu Muhammad ibnu Salim Al-Kaf
JENIS – JENIS DARAH YANG KELUAR DARI RAHIM WANITA
1. Haid
Darah yang keluar dari rahim wanita dengan usia baligh karena proses alami bulanan, bukan karena melahirkan atau penyakit. Dengan durasi min 24 jam-15 hari.
2. Nifas
Darah yang keluar setelah melahirkan, baik segera setelah kelahiran bayi atau beberapa saat kemudian. Durasi maksimal 40 hari paling lama 60 Hari.
3. Wiladah
Darah yang keluar bersamaan dengan bayi atau setelah bayi lahir.
4. Istihadhah
Darah yang keluar bukan karena haid atau nifas, biasanya disebabkan faktor medis atau penyakit. Memiliki ciri dan hukum yang berbeda dari keduanya.
5. Tolqu
Darah yang keluar bersamaan dengan rasa mulas atau kontraksi, yang muncul sesaat sebelum keluarnya bayi (proses persalinan dimulai).,
6. Fasad
Usia Minimal Haid
Hijriyah : 9 Tahun Kurang 16 Hari
Masehi : 8 Tahun 5 Bulan 22 Hari
Konsep Dasar Haid
Minimal Haid : 24 Jam
Maksimal Haid : 15 Hari
Minimal Suci : 15 Hari
Maksimal Suci : Tidak Terbatas
5 Warna Darah Haid : Hitam, merah ,coklat, kuning, keruh
Larangan Terkait Wanita Haid
1. Shalat dan Puasa
Dilarang melakukan shalat dan puasa saat haid. Kewajiban puasa diganti dengan qadha, namun shalat tidak perlu diganti.
2. Thawaf di Ka'bah
Dilarang melakukan thawaf saat haid. Wanita harus menunggu suci untuk menyelesaikan ibadah haji atau umrah.
3. Jima' (Hubungan Suami-Istri)
Dilarang melakukan hubungan suami-istri saat haid. Diperbolehkan setelah mandi junub setelah suci.
4. Membaca Al-Qur'an
Tidak diperbolehkan membaca Al-Qur'an secara langsung, namun boleh mempelajari tafsir atau menghafal tanpa menyentuh mushaf.
Nifas
Nifas adalah darah yang keluar setelah proses melahirkan. Madzhab Syafi'i memberikan batasan waktu dan ciri khusus:
1. 0-40 Hari
Semua darah yang keluar dianggap nifas, tanpa melihat warna atau jumlahnya.
2. Lebih 40 Hari
Jika masih keluar darah setelah 40 hari, dianggap istihadhah dan harus shalat kembali
3. Warna Darah
Bisa berwarna merah, hitam, atau kuning. Yang penting keluar setelah melahirkan.
Hukum-hukum Terkait Wanita Nifas
Hukum nifas mirip dengan haid, namun dengan beberapa ketentuan khusus terkait melahirkan:
1. Shalat dan Puasa
Dilarang shalat dan puasa selama masa nifas. Puasa diganti dengan qadha, shalat tidak perlu diganti.
2. Membaca Al-Qur'an
Tidak boleh membaca Al-Qur'an langsung, sama seperti haid. Boleh belajar dan menghafal tanpa menyentuh mushaf.
3. Jima' (Hubungan)
Dilarang hingga suci. Jika suci sebelum 40 hari, boleh berhubungan setelah mandi junub.
4. Masuk Masjid
Disunnahkan untuk tidak masuk masjid hingga suci dan mandi junub, meskipun tidak haram mutlak.
Perbedaan Utama Haid, Nifas, dan Istihadhah
1. Asal Usul
Haid: Proses alami bulanan dari rahim
Nifas: Setelah melahirkan
Istihadhah: Faktor medis atau penyakit
2. Durasi
Haid: 3-7 hari
Nifas: Maksimal 60 hari
Istihadhah: Tidak terbatas, bisa lebih lama
3. Warna Darah
Haid: Hitam atau merah tua, bau tidak sedap
Nifas: Merah, hitam, atau kuning
Istihadhah: Merah cerah, kuning, atau kecoklatan
4. Hukum Ibadah
Haid: Tidak shalat/puasa, qadha puasa
Nifas: Sama seperti haid
Istihadhah: Tetap shalat dan puasa
Cara Bersuci Dari hadast Besar Adalah :
Dengan Mandi Besar Atau Mandi Wajib, Mandi Besar Ii di Lakkukan Untuk Menghilangkan Hadast Besar, Seperti Setelah Berhubungan Suami Istri, Keluarnya Mani, Haid, Nifas Dan Melahirkan.
A.SYARAT - SYARAT MANDI BESAR
1. Niat mandi janabah bersamaan dengan membasuh anggota badan pertama kali
2. Meratakan air keseluruh anggota badan
3. Menghilangkan najis
B. SUNNAH-SUNNAH MANDI BESAR
1) Membaca basmalah
2) Membasuh kedua telapak tangan
3) Berwudhu
4) Menghadap kiblat
5) Memulai membasuh bagian kanan
6) Membasuh anggota tubuh 3x
7) Menggosok dan menyela nyela anggota tubuh
8) Memakai kain
Etika Remaja Putri
1. Menjaga sikap dan pakaian
2. Iffah (Menjaga kehirmatan)
3. Hindari khalwat
Materi fiqih wanita Itu tidak hanya Tentang hukum, tetapi juga tentang memahami diri, menghargai fitrah, dan mendekatkan diri kepada ALLAH SWT. Setiap Muslimah harus bangga dengan identitasnya dan berusaha menjadi pribadi yang taat dan bersih lahir batin.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan ibu ketua Ny. Nurbani Marsaid bersama ibu ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan melaksanakan kegiatan bidang sosial budaya yaitu pembagian takjil pada bulan Ramadhan tanggal 4 maret 2026 bertempat di Rutan Kelas IIB Soasio, pada pukul 15.00 sampai selesai.Dharma Wanita Persatuan DInas Perhubungan jumlah yang hadir 1 orang yaitu ibu Ketua Ny. Nurbani marsaid. pada kegiatan ini ibu ketua dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan bersama dengan ibu ketua Tim Penggerak PKK dan Wakil Ketua berharap semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah semangat. jumlah anggota yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 orang. pembuat laporan sekretaris Ny. Nurlinda Muchlis
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan, ikut melaksanakan kegiatan pembagian takjil pada bulan Ramadhan bersama dengan Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan, kegiatan ini merupakan kegiatan Bidang sosial budaya, program kepedulian dan kesetiakawanan, kegiatan dilaksanakan padad tanggal maret 2026 bertempat di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan dimulai pukul 15.00 sampai selesai. turut hadir pada Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan yaitu ibu Ketua Ny. Nurbaini Marsaid dan sekretaris II Ny. Rima Harianto bersama Ketua bidang sosial budaya Ny. Nurjani syahril. ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan berharap semoga yang sakit cepat sembuh dan bisa pulang kembali berkumpul dengan keluarga di rumah. pembuat laporan sekretaris Ny. Nurlinda Muchlis
LAPORAN KEGIATAN ZOOM MEETING PERSATUAN KABUPATEN GARUT TAHUN 2026 Pada hari Kamis, 5 Maret 2026 pukul 08.00 WIB bertempat di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Garut Ibu Ketua DWP Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Ny. Nengni Budi Dermawan mengikuti kegiatan rapat via zoom dengan judul topik “Peran Istri ASN dalam Menciptakan Keluarga Sakinah di Bulan Ramadhan”. Kegiatan ini diikuti oleh DWP Seluruh SKPD dan DWP Kecamatan Se Provinsi Jawa Barat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh DWP Provinsi Jawa Barat ini menghadirkan narasumber Bapak Jusmin Nuryadin, S.Ag, C.QA., C.QP. melalui platform Zoom Meeting dengan zoom meeting ID: 918 5977 4870, passcode: dwpjabar. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Pada bulan ini umat Islam diberikan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Selain sebagai bulan ibadah, Ramadhan juga menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat keharmonisan keluarga. dalam kehidupan rumah tangga, seorang istri memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana keluarga yang damai, penuh kasih sayang dan harmonis. Karena itu, peran istri ASN dalam menciptakan keluarga sakinah sangat penting, khususnya di bulan Rmadhan yang sarat dengan nilai spritual. Konsep keluarga sakinah dijelaskan dalam Al-Qur'an pada QS Ar Rum ayat 21 yang menjelaskan bahwa Allah SWT mencptakan pasangan hidup agar manusia memperoleh ketenangan (sakinah) disertai kasih sayang (mawaddah) dan rahmat. ciri utama keluarga sakinah yaitu: 1. adanya ketenangan dan kedamaian dalam rumah tangga; 2. terjalinnya komunikasi yang baik antara suami, istri dan anak; 3. dilandasi dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan; 4. saling menghormati, memahami dan mendukung satu sama lain. Sebagai pendamping suami yang berprofesi sebagai ASN, peran yang harus dimiliki seorang istri antara lain: 1. menjadi pendidik utama dalam keluarga; 2. menciptakan suasana rumah yang nyaman dan penuh ibadah; 3. menjadi pendukung utama suami; 4. menjadi teladan dalam akhlak dan ibadah; 5. mengelola keuangan keluarga dengan bijak. Peran istri dalam keluarga sangatlah penting, istri bukan hanya sebagai pendamping tetapi juga sebagai pendidik, pengelola rumah tangga serta sumber ketenangan bagi keluarga. semoga melalui peran istri yang penuh kesabaran, kasih sayang dan keteladanan, keluarga ASN dapat menjadi keluarga yang harmonis, penuh berkah dan diridhoi oleh Allah SWT.
LAPORAN KEGIATAN TAUSYIAH RAMADHAN 1447 H DAN KREASI BERHIJAB CANTIK DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN GARUT TAHUN 2026 Pada hari Rabu, 11 Maret 2026 pukul 07.30 WIB bertempat di Sekretariat DWP Kabupaten Garut, Ibu Ketua DWP Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Ny. Nengni Budi Dermawan mengikuti kegiatan Tausiyah Ramadhan 1447 H dengan tema "Ramadhan sebagai Momentum Istri ASN untuk Menjadi Teladan dalam Keluarga dan Masyarakat" dan kegiatan Kreasi Berhijab Cantik. Kegiatan ini secara luring dihadiri oleh Penasehat DWP Kabupaten Garut Ny. Tinneke Abdusy Syakur Amin, Ketua DWP Kabupaten Garut Ny. Lina Nurdin Yana, Pengurus DWP Kabupaten Garut, Ketua DWP SKPD se-Kabupaten Garut, dan secara daring dihadiri oleh Ketua DWP Kecamatan dan anggota DWP Kabupaten Garut melalui link zoom meeting id: 853 5608 3499 dan passcode: 253633. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni Ustadzah Ai Nurjanah untuk sesi tausiyah serta Ibu Tuti Kuniati sebagai instruktur Kreasi Berhijab Cantik. Penasihat DWP Kabupaten Garut, Ny. Tinneke Hermina Abdusy Syakur Amin dalam arahannya menekankan bahwa Ramadhan adalah momentum emas untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat kepedulian sosial. Menurut Ny. Tinneke, istri ASN memiliki tanggung jawab moral sebagai wajah dari nilai-nilai kebaikan di masyarakat, serta meneguhkan perannya sebagai tauladan dalam keluarga dan masyarakat. Selain itu, Ny. Tinneke juga berharap dengan adanya kegiatan kreasi berhijab dapat meningkatkan kepercayaan diri anggota, karena hijab merupakan identitas muslimah. Ketua DWP Kabupaten Garut, Ny. Lina Marlina Nurdin Yana menyampaikan bahwa tema kegiatan ini sangat relevan dengan peran istri ASN dalam membangun ketahanan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. ramadhan mendidik kita untuk sabar, disiplin, jujur dan nilai-nilai yang harus dituangkan kepada anak-anak di rumah dan di lingkungan sekitar. Istri ASN harus menjadi pilar teladan yang memberikan aura positif baik dalam mendidik adan maupun kontribusi kepada masyarakat. kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. DWP Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata dalam memperkuat peran perempuan guna mendukung terwujudnya keluarga ASN yang harmonis dan religius di Kabupaten Garut.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BARITO KUALA
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala telah mengikuti kegiatan:
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa
I. KETERANGAN PROGRAM
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala telah mengikuti kegiatan pada:1. Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026
2. Waktu: 17.00 Wita - Selesai
3. Tempat : RTH Jembatan Barito
4. Peserta : -+ Peserta
5. Acara : Safari Ramadan 1447 H dan Buka Puasa Bersama
6. Penyelenggara : Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala
7. Pengurus DWP Disbunnak yang berhadir : Ny. Hairisah Lasiman; Ketua DWP Disbunnak
II. LATAR BELAKANG
Bulan suci Ramadan 1447 H merupakan momentum yang penuh berkah bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala menjadi sarana strategis untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat serta seluruh unsur pemerintahan di wilayah tersebut.
Partisipasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disbunnak dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus upaya mempererat hubungan antar anggota organisasi dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tercipta kebersamaan yang harmonis serta meningkatkan kepedulian sosial dan spiritual selama bulan Ramadan.
III. TUJUAN KEGIATAN
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui kegiatan keagamaan di bulan Ramadan.
2. Mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, DWP, dan masyarakat.
3. Mendukung kegiatan sosial keagamaan melalui penyaluran bantuan pembangunan masjid.
IV. URAIAN KEGIATAN
Pada hari Senin, 9 Maret 2026, Ketua DWP Disbunnak Ny. Hairisah Lasiman menghadiri acara Kegiatan Safari Ramadan 1447 H dan Buka Puasa di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala pukul 17.00 Wita s.d selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Wahyu Adibawono (mewakili Bupati), Perwakilan Kepala Dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala beserta istri/suami, Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala beserta istri/suami, Camat Jejangkit dan Camat Belawang beserta perwakilan Masyarakat.
Kegiatan diawali dengan lantunan syair religi dari grup Maulid Habsy Kecamatan Jejangkit yang menambah suasana khidmat dan religius. Selanjutnya dilaksanakan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Plh Sekretaris Daerah, Wahyu Adibawono yang mewakili Bupati Barito Kuala. Dalam kesempatan tersebut, Plh Sekda juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid untuk wilayah Kecamatan Jejangkit dan Kecamatan Belawang sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap sarana ibadah masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang membahas pentingnya menjaga silaturahmi serta memaknai ibadah puasa sebagai sarana pembentukan pribadi yang lebih baik. Kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, serta pelaksanaan shalat Magrib berjamaah.
V. MANFAAT KEGIATAN
Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain:
1. Meningkatkan kualitas keimanan dan pemahaman keagamaan peserta melalui tausiyah.
2. Mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah, DWP, dan masyarakat.
3. Memberikan dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah melalui bantuan pemerintah.
VI. PENUTUP
Kegiatan Safari Ramadan 1447 H dan Buka Puasa Bersama yang dihadiri oleh Ketua DWP Disbunnak, Ny. Hairisah Lasiman, berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah, organisasi Dharma Wanita Persatuan, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, tidak hanya terjalin silaturahmi yang baik, tetapi juga memberikan manfaat spiritual dan sosial melalui tausiyah serta penyaluran bantuan pembangunan masjid. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan guna memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Barito Kuala.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BARITO KUALA
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala telah mengikuti kegiatan:
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa
I. KETERANGAN PROGRAM
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala telah mengikuti kegiatan pada:1. Hari/Tanggal : Sabtu, 7 Maret 2026
2. Waktu: 17.00 Wita - Selesai
3. Tempat : di RTH Jembatan Barito, Kawasan Kuliner Ramadan 1447 H
4. Peserta : -+ 50 Peserta
5. Acara : Buka Puasa Bersama Karyawan/Karyawati Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala dan DWP Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala
6. Penyelenggara : Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala
7. Pengurus DWP Disbunnak yang berhadir :
1) Ny. Hairisah Lasiman; Ketua DWP Disbunnak
2) Ny. Kamilah Akhmad Husaini
3) Ny. Suprihatin Hartono
4) Ny. Maskanah Eko Hariyanto
5) Ny. Zakiah Fauzan
6) Ny. Dian Aprinda S. Aulia Rahman
7) Ny. Herlina Mustofa
8) Ny. Puteri Aisyah M. Fahmi
9) Ny. Misbakhul Bahruddin Soffa
II. LATAR BELAKANG
Bulan suci Ramadan 1447 H merupakan momen yang penuh berkah bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain menjalankan ibadah puasa, Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kerja maupun masyarakat. Kegiatan buka puasa bersama menjadi salah satu sarana efektif dalam membangun keharmonisan dan solidaritas antar sesama.
Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) turut berpartisipasi dalam memeriahkan bulan Ramadan melalui kegiatan buka puasa bersama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil yang tergabung dalam Kawasan Kuliner Ramadan, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
III. TUJUAN KEGIATAN
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Mempererat tali silaturahmi antara karyawan/karyawati Dinas Perkebunan dan Peternakan dengan anggota DWP.
2. Meningkatkan kebersamaan dan kekompakan dalam lingkungan kerja.
3. Mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui partisipasi dalam kegiatan Kawasan Kuliner Ramadan.
IV. URAIAN KEGIATAN
Kegiatan Buka Puasa Bersama Karyawan/Karyawati Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala dan Dharma Wanita Persatuan dilaksanaan di RTH Jembatan Barito, Kawasan Kuliner Ramadan 1447 H, Kabupaten Barito Kuala pada hari Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala, Bapak Lasiman, S.ST., M, Ketua DWP Disbunnak Kab. Barito Kuala, Ny. Hairisah Lasiman, Karyawan dan karyawati Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala, dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Disbunnak Kab. Barito Kuala.
Kegiatan dimulai pada pukul 17.00 WITA dengan berkumpulnya seluruh peserta di kawasan RTH Jembatan Barito yang menjadi pusat kegiatan Kuliner Ramadan. Suasana penuh kebersamaan terlihat sejak awal kegiatan, di mana para peserta saling berinteraksi dalam suasana santai namun tetap penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP bersama anggota turut berpartisipasi dengan membeli berbagai hidangan yang dijual oleh para pelaku usaha di Kawasan Kuliner Ramadan. Hal ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM lokal yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan pendapatan.
Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta berkumpul untuk menikmati hidangan berbuka puasa bersama. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan solidaritas yang kuat antar pegawai dan anggota DWP. Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah sesuai kebutuhan masing-masing dan diakhiri dengan suasana silaturahmi yang tetap terjaga.
V. MANFAAT KEGIATAN
Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain:
1. Meningkatkan keharmonisan dan kekompakan antar pegawai serta anggota DWP.
2. Memberikan dukungan langsung kepada pelaku UMKM di Kawasan Kuliner Ramadan.
3. Menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
VI. PENUTUP
Kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala bersama Dharma Wanita Persatuan berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan. Kehadiran Ketua DWP Disbunnak, Ny. Hairisah Lasiman, bersama Kepala Dinas memberikan semangat positif dalam mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kerja.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha di Kawasan Kuliner Ramadan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala.
DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN PANGANDARAN berdasarkan Nomor: B.7/SET/DWP Kab. PND/III/2026 tanggal 2 Maret 2026 Hal: Undangan Kegiatan Rutin Pertemuan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pangandaran. Peserta kegiatan terdiri dari Ketua dan Anggota Bidang Sosial Dharma Wanita Persatuan SKPD se-Kabupaten Pangandaran. Bertempat di Aula Desa Pananjung, Pakaian Gamis Putih dan Kerudung Salem DWP. dilaksanakan pada hari Rabu 04 Maret 2026,Kegiatan ini di isi dengan Pengajian. Adapun susunan acara dipandu oleh MC: Ny. Siti, Dirigen: Ny. Entin, Pembaca ayat suci Al-Quran, sholawat, dan doa: Ny. Dede Ela Anwar, Ketua Penyelenggara: Ny. Ana Rostiana Acep Deni Dadang, Sambutan mewakili Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pangandaran disampaikan oleh Ny. Hj. Wati Rahayu selaku Ketua Pelaksana Harian Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pangandaran, dan Penceramah: Ustadzah Nunung Badriyah, Acara dimulai pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC dan membaca Basmallah Bersama sama, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan. Selanjutnya laporan Ketua Penyelenggara dalam laporannya menyampaikan latar belakang kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan program kerja Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pangandaran, peserta yang hadir kurang lebih 120 orang, kegiatan ini bertujuan selain menjalin silaturahmi sesama anggota DWP dan juga sebagai sarana pembinaan mental spiritual anggota yaitu Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya di bulan suci Ramadhan, Menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Ny. Ana Rostiana Acep Deni Dadang selaku ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini, baik secara moril maupun materil, sehingga acara dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Besar harapan kami, semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua serta semakin memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan dalam membentuk pribadi yang religius, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat. Acara selanjutnya yaitu sambutan Ketua DWP Kabupaten Pangandaran yang dalam hal ini diwakili oleh Ny. Hj. Wati Rahayu (ketua pelaksana harian DWP Kabupaten) atas nama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pangandaran. Beliau dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia serta peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengajian ini. Selain itu beliau juga mengajak seluruh anggota untuk menjadikan pengajian sebagai media refleksi diri sekaligus wahana memperdalam pemahaman ke-Islaman, sehingga seluruh anggota yang turut berpartisipasi dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam pelaksanaan kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat. Memasuki acara inti, tausiyah disampaikan oleh Ustadzah Nunung Badriyah dengan tema istri bijak denganAl-Quran, karena istri merupakan pondasi dalam rumah tangga, bahagianya seorang istri itu juga akan berpengaruh pada rumah tangga, selain itu beliau menyampaikan ciri ici orang beriman menurut Al-Qur'an dan Hadis meliputi ketundukan hati (gemetar saat mendengar nama Allah), bertambah iman saat mendengar ayat-Nya, bertawakal, mendirikan shalat, dan rajin berinfaq. Mereka juga bercirikan rasa malu berbuat maksiat, syukur, sabar, serta menjaga amanah dan janji Al-Quran memiliki keutamaan luar biasa, di antaranya menjadi sumber hidayah, penenang jiwa, serta pemberi syafaat di hari kiamat. Membaca, mempelajari, dan mengamalkannya mendatangkan pahala berlipat (satu huruf sepuluh kebaikan), mengangkat derajat di surga, serta membersihkan hati yang Pemberi Syafaat di Akhirat: Al-Quran akan datang pada hari kiamat sebagai pembela bagi pembacanya.Menaikkan Derajat di Surga: Pembaca Al-Quran akan diminta membaca dan naik tingkat demi tingkat di surga, sesuai ayat terakhir yang dibaca. Pahala Berlipat Ganda, Setiap satu huruf Al-Quran bernilai satu kebaikan, dan dilipatkan menjadi sepuluh kebaikan Sebaik-baik Manusia, Orang yang belajar dan mengajarkan Al-Quran adalah manusia yang paling baik. Penyejuk Hati dan Rumah: Membaca Al-Quran mendatangkan ketenangan (sakinah), rahmat, dan mengusir setan dari rumah Mahkota untuk Orang Tua: Penghafal Al-Quran akan memberikan mahkota cahaya bagi kedua orang tuanya di akhirat. Pembersih Hati: Bacaan Al-Quran dapat menghilangkan karat di hati, sebagaimana besi yang berkarat. Pedoman Hidup: Merupakan petunjuk sempurna (hidayah) untuk menjalani kehidupan agar tidak tersesat, Membaca Al-Quran meskipun terbata-bata tetap mendapatkan dua pahala: pahala membaca dan pahala usahanya Dilanjutkan sesi foto Bersama dan yang terakhir penutup dengn acara pembagian takjil yang dilaksanakan di ujung tol pangndaran Harapan : mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjalin silaturahmi antar sesama Muslim.Motivasi Kehidupan Dunia dan Akhirat: Tausiah diharapkan membimbing kehidupan lebih terarah, memberikan motivasi, serta memberikan solusi spiritual atas masalah yang dihadapi.Secara ringkas, harapan mengikuti tausiah adalah menjadi pribadi yang lebih baik (lebih berilmu dan bertakwa) serta mendapatkan ketenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan: Pengajian rutin diharapkan dapat memperkukuh persatuan, kesatuan, dan ukhuwah (persaudaraan) antaranggota DWP. Meningkatkan Ilmu Pengetahuan Agama: Mengupgrade pengetahuan agama ibu-ibu DWP agar semakin baik, yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendidik anak dan mengelola keluarga. Meningkatkan Kualitas Anggota Keluarga ASN: Sejalan dengan tujuan pendirian DWP, pengajian diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM keluarga ASN guna mencapai kesejahteraan nasional.Menciptakan Generasi Unggul: Melalui pemahaman agama yang lebih baik, diharapkan ibu-ibu DWP dapat berkontribusi dalam mendidik anak-anak yang berakhlak dan unggul. Menjalin Kerja Sama dan Sosial: Menjadi sarana komunikasi untuk meningkatkan kepedulian sosial, Ustadzah mengajak peserta pengajian membaca Al-Quran sebagai amalan rutin, bukan hanya di bulan Ramadhan, tetapi sepanjang hayat. Walaupun hanya satu halaman setiap hari, yang penting istiqamah. Bacalah dengan hati, pahami maknanya, dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga, organisasi, dan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa, foto bersama, dan mushafahah antar peserta dalam suasana penuh kebersamaan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil gratis kepada masyarakat sekitar dlokasi ujung Tol Pangandaran sebagai wujud kepedulian sosial, Pembuat Laporan : Ny. Nia Sariningsih (Wakil Sekretaris)
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BARITO KUALA
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala telah mengikuti kegiatan:
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa
I. KETERANGAN PROGRAM
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala telah mengikuti kegiatan pada:1. Hari/Tanggal : Selasa, 3 Maret 2026
2. Waktu: 17.00 Wita - Selesai
3. Tempat : Aula Selidah
4. Peserta : -+ 200 Peserta
5. Acara : Kegiatan Safari Ramadan 1447 H dan Buka Puasa Bersama Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala
6. Penyelenggara : Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala
7. Pengurus DWP Disbunnak yang berhadir : Ny. Hairisah Lasiman; Ketua DWP Disbunnak
II. LATAR BELAKANG
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, bulan suci Ramadan menjadi momentum penting bagi seluruh umat Muslim untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan Safari Ramadan merupakan salah satu agenda rutin Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan pembangunan secara langsung kepada masyarakat dan jajaran pemerintahan.
Sejalan dengan hal tersebut, kehadiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disbunnak Kabupaten Barito Kuala dalam kegiatan Safari Ramadan menjadi wujud dukungan terhadap program pemerintah daerah serta partisipasi aktif dalam kegiatan sosial keagamaan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan antar anggota DWP dan seluruh unsur pemerintahan di Kabupaten Barito Kuala.
III. TUJUAN KEGIATAN
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan.
2. Mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, DWP, dan seluruh unsur masyarakat.
3. Mendukung program pemerintah daerah dalam kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk penyaluran bantuan untuk tempat ibadah.
IV. URAIAN KEGIATAN
Pada hari Selasa, 3 Maret 2026, Ketua DWP Disbunnak Ny. Hairisah Lasiman menghadiri acara Kegiatan Safari Ramadan 1447 H dan Buka Puasa Bersama Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala di Aula Selidah Marabahan. Adapun Tema Kegiatan ini Adalah “Marhaban Ya Ramadan, Semoga Allah Melimpahkan Rahmat-Nya kepada kita semua, memberikan kesehatan untuk beribadah dengan maksimal, dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Selamat menjalankan Ibadah Puasa.”
Kegiatan dimulai pada pukul 17.00 WITA di awali dengan pembacaan Syair Burdah dan Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Camat Bakumpai, dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Barito Kuala, Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan untuk masjid sebesar Rp25.000.000 kepada wilayah Kecamatan Cerbon dan Kecamatan Bakumpai sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap sarana ibadah.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan tausiyah singkat oleh Ustadz Khairani, S.Pd.I dari KUA Kecamatan Bakumpai yang menyampaikan materi tentang hikmah puasa, mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri selama bulan Ramadan. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, kemudian ditutup dengan pelaksanaan sholat Magrib berjamaah yang diimami oleh Syamsudin, S.Pd.I, staf KUA Kecamatan Cerbon.
V. MANFAAT KEGIATAN
Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain:
1. Meningkatkan kebersamaan dan solidaritas antar instansi dan organisasi wanita.
2. Memberikan dukungan nyata kepada tempat ibadah melalui bantuan dana.
3. Menambah wawasan keagamaan peserta melalui tausiyah yang disampaikan.
VI. PENUTUP
Kegiatan Safari Ramadan 1447 H dan Buka Puasa Bersama yang dihadiri oleh Ketua DWP Disbunnak, Ny. Hairisah Lasiman, berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana meningkatkan nilai spiritual dan kepedulian sosial melalui tausiyah dan penyerahan bantuan kepada masjid.
Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan antara pemerintah daerah, organisasi Dharma Wanita Persatuan, dan masyarakat dapat semakin harmonis serta mampu meningkatkan semangat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.