Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi tempat pertama dan utama dalam pembentukan karakter, pengasuhan dan perlindungan anak. Namun dinamika sosial saat ini menimbulkan berbagai tantangan pengasuhan yang kerap memicu kerentanan di dalam keluarga. Sebagai bentuk hadirnya negara dalam meningkatkan kapasitas keluarga dibentuklah Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). Dalam Pertemuan Rutin Dharma Wanita Kota Jambi kali ini di isi dengan Sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pola asuh yang benar berbasis anak (positif parenting) dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan konseling PUSPAGA sebagai langkah pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak. Sosialisasi PUSPAGA dilaksanakan pada hari Senin 11 Mei 2026 di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Walikota Jambi, yang menghadirkan narasumber berkompeten dibidangnya yakni Ibu Septiriana Wulandari, S.Psi.,M.Psi ( Tenaga Ahli Psikologi) dengan Materi Membangun Keluarga Supportif dengan Komunikasi yang Efektif. Sosialisasi ini dikuti oleh Ketua DWP Kota jambi yakni Ibu Sri Hartati Ridwan, Ketua OPD Unsur Pelaksana Se Kota Jambi dan seluruh anggota pengurus DWP Se Kota Jambi. Dalam kegiatan ini turut hadir pula Ketua DWP DPRKP Kota Jambi yakni Ibu Sri Sukma Edawati Wildan dan beberapa perwakilan/pengurus Anggota DWP DPRKP Kota Jambi yakni Ibu Henny Ronal, Ibu Dina Mariana Yasser, Ibu Fissama Wati Ryan, Ibu Syahrawati Abdi dan Ibu Maria Didi. Pembawaan materi oleh narasumber berjalan dengan interaktif dan para anggota DWP sangat antusias dan aktif bertanya tentang bagaimana cara komunikasi yang baik pada anak agar tidak terjadi konflik, cara menghadapi anak yang kecanduan gawai, komunikasi remaja dan alur rujukan jika ada tetangga yang membutuhlkan konseling psikolog. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan kegiatan ini berhasil membuka kesadaran kader masyarakat akan pentingnya tempat konsultasi keluarga yang ramah anak.
Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kota Tidore Kepulauan mengikuti Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan yang dirangkaikan dengan "Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan perilaku hidup sehat dalam pencegahan penyakit menular. Kegiatan ini merupakan Bidang Sekretariat yaitu penataan organisasi/ manajemen dengan salah satu kegiataannya : sosialisasi/konsolidasi. Dilaksanakan pada hari : Selasa, tanggal 12 Mei 2026 pukul 14.00 WIT sampai selesai. Tempat : Sekretariat Dharma Wanita Kota Tidore. Anggota DWP Sekretariat Daerah yang hadir sebanyak 11 orang yaitu : 1. Ny. Nuraen Ismail Dukomalamo (ketua) 2. Ny. Rasna Syofyan (wakil ketua) 3. Ny. Saoda Taher (wakil ketua) 4. Ny. Irma Ridwan ( sekretaris) 5. Ny. Nasuhan Abukasim (sekretaris1) 6. Ny. Nursafaat M. Isa (bendahar) 7. Ny. Sri Untari Najmuddin ( ketua bidang ekonomi) 8. Ny. Rosdaniyah Fadli (ketua bidang sosbud) 9. Ny. Fadila (anggota) 10. Ny. Nurdia Yusuf ( anggota) 11. Ny. Anisa Yusri (anggota). Kegiatan tersebut dengan acara sebagai berikut : - pembukaan oleh MC Ucapan selamat datang kepada dr. Megawati Abubakar, Sp,JP,Fiha sebagai narasumber dakam sosilisasi ini. Beliau merupakan salah satu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Ketua Ikatan Dokter (IDI) Kota Tidore Kepulauan dan sebagai Wadir 1 pada RUmah Sakit Umum Kota Tidore. - Selanjutnya pembacaan doa oleh Ny. Enda Muksin dari DWP Perindagkop. - Menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan dipandu oleh Dirigen Ny. Sarini Jamaluddin dari DWO Setwan. -Acara selanjutnya sosialisasi oleh dr. Megawati Abubakar ,SP,JP,Fiha. Dalam materi yang disampaikan diantaranya adalah : penanganan awal pada kondisi gawat darurat, teknik dasar pertolongan pertama, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan , penerapan pola hidup sehat serta langkah langkah pencegahan penyakit menular. Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit karena kontak langsung seperti jabat tangan, dan berpelukan. Karena ha itu dapat menjadi media perpindahan kuman baik virus maupun bakteri , melalui kulit maupun droplet pernapasan. Resiko penyakit yang dapat ditularkan antara lain influenza, penyakit kulit seperti scabies serta infeksi akibat bakteri. Penularan penyakit dapat juga terjadi antara kontak tangan ke tangan, kintak kukit dan pernapasan Maupun melalui benda perantara seperti handphone, gagang pintu yang terkontaminasi. Upaya pencegahan penyakit menular dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain menjaga kebersihan diri seperti rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menggunakan handsanitizer berbahan dasar alkohol, serta menghindari menyentuh area wajah sebelum membersihkan telapak tangan. Selain itu juga disampikan tentang kematian jantung mendadak yaitu kondisi kematian alami yang terjadi secara tiba tiba akibat gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan penurunan kesadaran. Kematian akibat jantung secara mendadak merupakan salah satu penyebab utama kematian didunia. Sebagian besar kejadian henti jantung mendadak terjadi di rumah dan tempat kerja. Sehingga penting adanya pengetahuan mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangat penting bagi kita semua. Pada sesi praktek peserta diberikan pemahaman langkah langkah dasar penanganan henti jantung yaitu melakukan pengecekan respon korban, segera memanggil bantuan atau menghubungi 119 atau fasilitas kesehatan terdekat serta melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Teknik RJP dilakukan dengan memberikan penekanan pada bagian tengah dada menggunakan telapak tangan secara kuat dan cepat dengan kecepatan sekitar 100-120 kali permenit dan kedalaman 5 cm hingga bantuan medis datang. Akan tetapi yang penting untuk diingat juga sebwlum melakukan bantuan terhadap korban usahakan kita berada dalam posisi aman. Hasil kegiatan: - Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan yang dirangkaikan dengan sosilisasi terlaksana dengan baik. - Pengurus dan anggota DWP Kota Tidore Kepulauan mendapat pengetahuan tambahan mengenai penanganan awal kondisi gawat darurat kesehatan khususnya teknik bantuan hidup dasar (BHD) dan resusitasi jantung paru. - Anggota dan pengurus mengetahui pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegajan penyakit menular serta menjaga pola hidup sehat. - Memahami langkah langkah dasar penanganan henti jantung mendadak. - Adanya koordinasi, komunikasi dan kebersamaan antara pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore. Selanjutnya arahan Ketua Dharma Wanuta Persatuan Kota Tidore, dalam arahannya Ketua menyampaikan terima kasih kepada narasumber karena dengan adanya kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota akan pentingnya penanganan awal pada kondisi darurat kesehatan serta pentingnya penerapan hidup sehat dalam upaya pencegahan penyakit menular dilingkungan keluarga maupun masyarakat. Pembuat laporan Ny. Irma Ridwan
Sabtu, 16 Mei 2026, Sekretaris II Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Ny. Shanti Taziah Jufrie menghadiri kegiatan pengajian rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan di Masjid Darussalam Kebayan, Sumbawa. Kegiatan pengajian rutin tersebut merupakan salah satu program kerja Bidang Sosial Budaya DWP Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan secara berkala satu kali dalam setiap bulan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh pengurus serta anggota DWP perangkat daerah se-Kabupaten Sumbawa. Kegiatan pengajian rutin bulan Mei 2026 ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh kurang lebih 100 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Pelaksanaan kegiatan bulan ini dipercayakan kepada DWP Dinas Ketahanan Pangan, DWP Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), DWP Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta DWP Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai petugas pelaksana kegiatan. Pengajian rutin dimulai pada pukul 16.00 hingga 17.30 Wita, dengan susunan acara yang telah dipersiapkan secara baik oleh panitia pelaksana. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara atau master of ceremony (MC), yaitu Ny. Titian Syaihuddin dari DWP Dinas Ketahanan Pangan yang memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh semangat, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ny. Dewi Gusmiarti Nasib yang menambah suasana religius dan menenangkan hati seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tersebut. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua DWP Kabupaten Sumbawa yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ny. Baiq Desina A. Yani. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan merupakan salah satu bentuk komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan anggota kepada Allah SWT. Selain itu, pengajian rutin juga menjadi media pembinaan karakter, peningkatan wawasan keagamaan, serta sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari para anggota Dharma Wanita Persatuan, baik dalam menjalankan peran sebagai istri, ibu rumah tangga, maupun sebagai bagian dari masyarakat. Nilai-nilai keagamaan yang diperoleh melalui pengajian diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial sehingga mampu menciptakan keluarga yang harmonis, religius, dan berkualitas. Rangkaian kegiatan selanjutnya yaitu penyampaian tausyiah agama oleh Ustadz H. Faisal Salim, S.Ag., M.M Inov. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan berbagai pesan keagamaan yang berkaitan dengan persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha serta pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT melalui ibadah kurban. Ustadz H. Faisal Salim menjelaskan bahwa bagi umat muslim yang belum berkesempatan menunaikan ibadah haji, berkurban menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama manusia. Beliau juga menjelaskan bahwa ibadah kurban memiliki makna yang sangat mendalam dalam kehidupan umat Islam, karena tidak hanya berkaitan dengan penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi simbol keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Melalui ibadah kurban, umat Islam diajarkan untuk memiliki rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam tausyiahnya, Ustadz H. Faisal Salim juga membahas mengenai peran suami dan istri dalam membangun ketahanan keluarga yang dikaitkan dengan nilai-nilai Idul Adha melalui keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS. Beliau menyampaikan bahwa keharmonisan keluarga dapat terwujud apabila suami dan istri mampu saling mendukung, saling memahami, serta bersama-sama meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Menurut beliau, keluarga yang kuat dan harmonis menjadi pondasi utama dalam membentuk masyarakat yang berkualitas dan berakhlak mulia. Penjelasan yang disampaikan dalam ceramah tersebut menekankan pentingnya sikap pengorbanan, kesabaran, keikhlasan berbagi, serta semangat saling mendukung dalam menjalankan kehidupan rumah tangga. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga modern saat ini agar tercipta ketahanan keluarga yang kuat, harmonis, dan penuh keberkahan. Para peserta pengajian tampak mengikuti tausyiah dengan penuh perhatian dan antusias hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Kehadiran Sekretaris DWP Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Ny. Shanti Taziah Jufrie dalam kegiatan pengajian rutin ini menunjukkan dukungan dan komitmen DWP Sekretariat Daerah terhadap pelaksanaan program kerja DWP Kabupaten Sumbawa, khususnya pada bidang sosial budaya dan pembinaan mental spiritual anggota. Kegiatan seperti ini dinilai sangat penting karena selain meningkatkan pemahaman keagamaan, juga mampu memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan antaranggota DWP dari berbagai perangkat daerah. Melalui pelaksanaan pengajian rutin yang dilaksanakan secara berkesinambungan setiap bulan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa terus berupaya menciptakan wadah pembinaan yang positif bagi seluruh anggota. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat silaturahmi antarpengurus dan anggota DWP OPD se-Kabupaten Sumbawa. Dengan terselenggaranya kegiatan pengajian rutin ini diharapkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dapat terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada seluruh anggota untuk terus berkontribusi positif dalam mendukung program pemerintah daerah melalui peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi perempuan yang aktif, produktif, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat. Melaksanakan kegiatan pemilahan sampah anorganik di Bank Sampah Pejambon RW 01 Kel. Gambir Kec. Gambir. Pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2026, pukul 10.00 sampai dengan selesai yang di hadiri oleh Ibu-ibu warga RW.01 dan Ibu - Ibu Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat yaitu Lya Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan Peraturan Gubernur 77 tahun 2020 dan menyadarkan kepada warga untuk memilah sampah dari sumbernya.
{Mempawah} Pengurus Dharma Wanita Persatuan kementerian Agama kabupaten Mempawah menghadiri undangan dari salahsatu anggota DWP Kemenag dari seksi ekonomi Yuta Zuhri, yang membuka Kantin. Adapun kantin tersebut dinamakan kantin Mama Zulpan. Kantin menjual berbagai menu kekinian seperti :Sup Wonton, Mie Jebew, Es buah, Gorengan, dan Bakso. Pembukaan perdana dengan membaca doa selamat oleh Ustadz Zuhri suami Ibu Yuta. Tamu undangan selain Ibu Dharma Wanita Persatuan juga dihadiri oleh tetangga terdekat, Selasa, 16-05-2026. Semoga dengan adanya Kantin ini akan mempererat silaturahmi antar anggota juga wujud nyata pemberdayaan perempuan dalam membangun ekonomi keluarga.
Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat. Melaksanakan kegiatan pemilahan sampah anorganik di Bank Sampah Pejambon RW 01 Kel. Gambir Kec. Gambir. Pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2026, pukul 10.00 sampai dengan selesai yang di hadiri oleh Ibu-ibu warga RW.01 dan Ibu - Ibu Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat yaitu Lya Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan Peraturan Gubernur 77 tahun 2020 dan menyadarkan kepada warga untuk memilah sampah dari sumbernya.
Koordinator Bidang Pendidikan DWP Kemenag Singkawang Lakukan Validasi Lapangan Pengajuan IJOP MDT Singkawang- Koordinator Bidang Pendidikan DWP Kementerian Agama Kota Singkawang yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Islam, Hj. Rohmawati, melaksanakan kegiatan validasi lapangan terkait pengajuan Izin Operasional (IJOP) MDT Wustha Ma’had Daarut Tauhid Al-Islami pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 09.00–11.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan MDT Wustha Ma’had Daarut Tauhid Al-Islami yang beralamat di Jalan Sungai Pinang, Kelurahan Semelagi Kecil, Kecamatan Singkawang Utara. Validasi lapangan dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi administrasi dan kesiapan lembaga dalam memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan keagamaan Islam. Dalam pelaksanaannya, dilakukan peninjauan terhadap sarana prasarana, administrasi kelembagaan, tenaga pendidik, serta kelayakan proses pembelajaran yang menjadi indikator utama penerbitan izin operasional. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat dukungan penuh dari pihak pengelola lembaga. Melalui kegiatan ini diharapkan keberadaan MDT Wustha Ma’had Daarut Tauhid Al-Islami dapat semakin memperkuat kualitas pendidikan diniyah di Kota Singkawang serta menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan religius.
Sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasasn, Dharma Wantia Persatuan Kecamatan Larangan ikut serta menghadiri Pelaksanaan Rapat Pleno Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasan, Dalam Pelaksanaan rapat Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Larangan sebagai petugas piñata acara rapat. Yang bertugaS yaitu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Larangan Ibu Iin Maisyaroh Mohammad Hari. Pelaksnanaan Rapat bulanan Dharma Wanita Kabupaten Pamekasana dilaksanakan pada: Hari : Rabu Tanggal : 06 Mei 2026 Waktu Pelaksanaan : Pukul 08.00 waktu Indonesia Bagian Barat Tempat Pelaksanaan : Bertempat di Ruang Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasan ( Ruang Potre Koneng ) Jl. Pamong Praja No. 01 Pamekasan. Sebagai Petugas dalam Pertemuan Tersebut : MC ---( Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Larangan Ny. Iin Maisyaroh Mohammad Hari Lagu --( Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Ny. Anny Wahyudi Do’a -( Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Waru Ny. Aini Harun Adapun susunan acara pada rapat pleno bulanan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasan sebagai berikut ; Pembukaan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan Do’a Absensi , Surat Masuk dan Surat Keluar Nutula bulan Mei 2026 Laporan dari Bendahara dan masing – masing Bidang Pengarahan dari Wakil Ketua II Pengisian dari Dinas P3AP2KB Saran Dan Usul Lain - Lain Sesi Foto Bersama Penutup Yang bertugas Sebagai Pemandu Acara pada pertemuan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasan ,Rabu, 06 Mei 2026, Jam 08.00 Waktu Indonesia Bagian Barat dari Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Larangan Ny. Iin Mohammad Hari. Acara dibuka dengan pembacaan Basmalah bersama – sama kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai pemimpin Lagu Ny. Anny Wahyudi dari Dinas Perpustakaan dan Keaarsipan dengan durasi waktu 10 menit. Agar acara berjalan dengan lancar dilanjut dengan pembacaan do’a. Sebagai pemimpin do’a Ny. Ainii Harun dari Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Waru Laporan kehadiran undangan serta laporan Agenda Surat dan Nutula Rapat Bulan Lalu. yang dilaporkan oleh Ny. Soevie Herman Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasan bahwa Peserta Yang diundang sebanyak 54 orang dan yang hadir sebanyak 40 orang tampa keterangan sebanyak 12 orang Untuk agenda Surat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasan, surat masuk sebanyak 3 pucuk surat sedangakan surat keluar sebanyak 3 pucuk surat. Laporan – laporan ; dilaporkan oleh masing masing ketua bidang dari bendahara, bidang Pendidikan, Ekononi, dan Bidang Sosial Budaya Pe3ngarahan dari Wakil Ketua II, Ny. Mafruhah Akmalul Firdaus , Beliau menyampaikan Mandat dari Ketua Dharma Wanita Persatua Kabupaten Pamekasan Ny. dr. Meidian Taufikkurrahman S.P.Rad Bahwa Ibu Ketua mohon maaf karena tidak bisa membersamai karena Ibu Ketua ada acara dengan Ibu Wakil Bupati Pamekasan Ibu Maimonah Sukriyanto. mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Ibu - ibu semoga kehadiaran ibu – ibu sebagai tambahan amal. Juga karena limpahan Rahmat dan Nikmat sehat. Ibu Wakil Ketua II Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pamekasan juga menyampaikan bahwa Etalase Toko Bidang Ekonomi diakfifkan lagi dengan pengadaan Lambang Dharma Wanita Persatuan, Seragam, Kelengkapan Dharma Wanita Lainnya. Untuk Lencana dianjurkan gambar melati yang mekar, kerudung berbentuk kain dan kain batik bisa menghubungi secretariat DWP atau lewat group. Ibu Wakil Ketua II juga menyampaikan bahwa saan ini lagi marak dengan kekerasan sehingga kita perlu mengotrol atau mendampingi keluarga secara utuh yaitu kita sebagai pendamping suami menunjukkan peran pola asuh anak dan pola pikir serta karakter anak. Mencegah kekerasan anak dimulai dari orang tua yang membentuk , bekata yang lemah lembut, jadilah pendengar yang baik, Kekerasan seksual bisa melalui Hp sebagai media utuk bertidak. Dilanjut dengan pengisian dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Dengan tema Peran Orang Tua dalam Pembentukan dan Pendidikan Karakter Anak sebagai Narasumber Ibu Dra. Mamik Sundikarini, M.Si. Bahwa Orang tua adalah Guru Pertama dan utama yang berperan sebagai teladan, pendidik, fasilitator, dan motivator dalam membentuk karakter anak. Peran utama orang tua dalam pembentukan karakter yaitu orang tua menjadi teladan ( role model) dimana anak meniru perilaku sikap dan tutur kata orang tua, Penanam Agama dan Moral Orang tua mengajarkan dasar – dasar keimanan dan etika sejak dini agar anak bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk. Pendidikan Emosional dan Motivasi orang tua member dukungan emosional mendengarkan dan member aprisiasi atas usah anak bukan hanya hasil akhir. Pengawas Lingkungan sosial orang tua sebagai pemantau pergaulan anak dan memperkanalkan aktivitas positif yang konsisten orang tua memnbuat aturan if (seni, olahraga) untuk meminimalisir pengaruh buruk. Penerap batasan yang konsisten orang tua membuat aturan yang jelas tentang apa yang bolehdan yang tidak boleh dilakukan untuk mengajarkan tanggung jawab. Durasi waktu penyampaian materi 30 menit. Acara dilanjut dengan saran dan usul dengan durasi waktu 20 menit Acara lain –lain diisi dengan pembagian door preze serta pemberitahuan petugas bulan depan. Door preze didapat Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dharma Wanita Persatuan Penanaman Modal, Dharma Wanita Persatuan RSUD Dr. H. Slamet Mertodirdjo, dharma Wanita Kecamartan Pasea, dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat. Petugas Bulan Depan MC : Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial, Mars : DhARMA Wanita Persatuan Kecamatan Pakong, Do’a : Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Pegantenan. Sesi Foto bersama , Pengurus, ketua DWP UP dan Ketua DWP Kecamatan. Pentup acara ditutup dengan pembacaan Hamdalah bersama – sama dan acara berjalan dengan tertib dan lancar. Pelaksanaan rapat berjalan selama 120 menit
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bima bersama organisasi Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Bima,menjadi penanggung jawab/ pelaksana pada Pertemuan Rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bima,hari Rabu 13 Mei 2026, Jam 15.30 di aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima. Acara tersebut di hadiri oleh seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kota Bima: TP.PKK, Iswara, Bhayangkari, Persit, Adyaksa, Yutika Rini Iwapi, Ipemi, WI, dan organisasi wanita lainya. Hadir utusan dari DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima Ny. Siti Hijriani Imran .Dalam acara tersebut DWP Kota Bima di berikan kepercayaan untuk menjadi bagian kegiatan sebagai petugas pelaksana antara lain, penyampaian laporan kegiatan, pembawa acara, pembacaan Alqur'an, pembaca do'a dan penyampaian materi/sosialisasi. Dalam Laporanya Ketua DWP Kota Bima, Hj.siti Atika H. Muhammad Fakhruraji menyampaikan secara garis besar program kerja dari masing-masing bidang dalam kepengurusan DWP Kota Bima yang sudah dilaksanakan tahun 2025 hingga Mei 2026, di antaranya: 1). Bidang Pendidikan : DWP Kota Bima pada tahun 2025 telah melaksnakan pelatihan E-reporting DWP bagi anggota dalam upaya meningkatkan SDM bagi operator pada setiap DWP OPD. 2). Bidang Ekonomi: Memfasilitasi penyediaan baju batik DWP, kerudung, pin DWP, baju olahraga serta bagi anggota dan penyediaan baju tenun daerah bagi pengurus. 3). Bidang Sosbud: memberikan bingkisan berupa perlengkapan sekolah dan makanan bagi siswa-siswi SLB Dharma Wanita yang merupakan sekolah binaan DWP Kota Bima. Melaksanakan gotong royong, senam sehat bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah dengan bekerja sama dengan DLH, Dikes, PMI, Baznas dan organisasi wanita seperti TP. PKK, GOW, Iswara, Iwapi dan organisasi wanita lainya. Memberikan bantuan sembako bagi anggota DWP, isteri dari ASN golongan1 dan 2. Melaksanakan qur'ban pada hari raya Idul Adha dengan qurban 1 ekor sapi. Melaksanakan lomba paduan suara Hymne dan Mars DWP tingkat Kota Bima. Dalam pemaparan program kerja ketua DWP Kota Bima juga menyelipkan pesan untuk seluruh peserta pertemuan tentang bahaya penyalah gunaan narkoba , kekerasa seksual dan kekerasan terhadap anak dan perempuan yang semakin meningkat dan saat ini semakin meresahkan. Dampak dari penggunaan Narkoba memiliki dampak yang sangat luas ,mulai dari kerusakan organ tubuh hingga kehancuran kehidupan sosial dan ekonomi seseorang, lebih lanjut beliau menambahkan bahwa kekerasan terhadap anak dan perempuan pelaku umumnya adalah orang-orang terdekat korban oleh karena itu beliau berharap agar kita sebaga orang tua/ibu lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap anak-anak kita, imbuhnya. Sementara Sambutan ketua GOW Kota Bima di wakili oleh ketua 2 yaitu Hj. Siti Salmah H.Muhtar menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang berkesempatan hadir. Beliau berharap agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan mengingatkan bahwa GOW adalah wadah pengembangan diri, membangun wawasan dan membangun jaringan yang bermanfaat bagi masa depan. Mengakhiri sambutannya beliau mengingatkan kembali agar dalam pelaksanaan setiap program kerja, berusaha menyesuaikan dengan program pemerintah, sebagai bentuk dukungan kita terhadap pemerintah kota Bima. Acara di isi dengan sosialisasi Kota Bima BISA( Bersih, indah ,sehat dan Asri),dengan tema" Pengurangan dan Pengelolaan Sampah dari Sumbernya" dengan sebagai narasumber ibu Herlistiatuti ,ST kepala UPT laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima. Materi bisa dengan mudah di pahami disampaikan narasumber memulai dengan satu game yang membuat seluruh peserta tertawa. Masalah sampah di indonesia adalah masalah serius,begitu juga di kota bima ini di akibatkan oleh akumulasi dan prilaku individu dan lemahnya tata kelola.Sampah yang paling berbahaya adalah sampah plastik karena sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan, akar masalahnya bukan hanya sekedar tehnis melainkan perilaku kurangnya pemilahan di hulu (rumah tangga).Di kota bima menurut narasumber tempat pembuangan akhir sampah di kota Bima sudah over load, oleh karena itu Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Lingkungan Hidup mencoba melakukan terobosan baru walaupun skalanya masih belum sepenuhnya bisa diterapkan oleh masyarakat luas. Adapun programnya yaitu, tidak membuang sampah pada hari minggu, sosialisasi dan penerapan memilah sampah dari rumah sebelum di angkut ke TPA, dan pembuatan bio pori di.masing masing rumah untuk memanfaatkan sisa- sisa makanan yang dapat digunakan utk kesuburan tanah. Barasumber sebelum mengakhiri pemaparan materinya, beliau mengingatkan agar ibu-ibu menjadi pelopor atau berperan penting dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada anggota keluarga, khusuanya anak-anak guna membentuk budaya peduli kebersihan sejak dini.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PUPR KABUPATEN SUBANG KEGIATAN : PENGAJIAN RUTIN Hari : Rabu Tanggal : 13 Mei 2026 Waktu : 09.00-10.30 WIB Tempat : Aula DWP PUPR Penurus DWP yang hadir 3 orang : 1. Ibu Hj. Yani Mardiyah Amin (Ketua DWP) 2. Ibu Hj. Linna Yanto (Ketua bidang sosial budaya) 3. Ibu Aan Rudi (Wakil Ketua bidang sosial budaya) Anggota Majlis taklim Manbaul Ulum yang hadir 8 orang : 1. Ibu Hj. Iis Hartisah (pemateri) 2. Ibu Hj. Imam (pemateri) 3. Ibu Hj. Dedeh 4. Ibu Hj. Jumadin 5. Ibu Yayat 6. Ibu Hj Abu 7. Ibu Hermanto 8. Ibu Harsono Uraian : Pada hari rabu, tanggal 13 Mei 2026 pukul 09.00-10.30 WIB di aula DWP PUPR, pengurus dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR melaksanakan pengajian rutin bersama Majlis Taklim Manbaul ulum, kegiatan ini rutin di laksanakan setiap seminggu sekali yang di isi dengan kegiatan mengaji yaitu membaca alquran beserta tajwidnya dan juga pemberian materi yang berbeda setiap minggunya. Pada pekan ini menbaca quran surat Annisa serta mengkaji isi dan makna yang terkandung dalam surat tersebut. Di sampaikan oleh Ibu Hj. Imam bahwa dalam surat Annisa ayat 35 yaitu tentang polemik dalam rumah tangga. Dalam hubungan suami istri atau rumah tangga tidak selamanya mulus dan bahagia, tentu saja kadang ada konflik yang terjadi dalam rumah tangga baik itu persoalan sepele ataupun hal yang serius. Perbedaan pendapat antara suami dan istri kadang juga terjadi yang akhirnya menimbulkan konflik yang sangat hebat, namun dalam islam jiga terjadi konflik antara suami istri ada aturan dan solusinya yang baik berdasarkan ajarannya seperti yang terkandung dalam surat annisa ayat 35. Yaitu dengan mendatangkan penengah atau juru damai bagi kedunya jika konflik tersebut terjadi dan takutnya terjadi perceraian. Penengah harus adil yaitu dari pihak suami dan pihak istri, dengan mengadakan perdamaian atau perbaikan bagi hubungan keduanya. dengan demikian niscaya Alloh akan memberikan petunjuk dan taufik serta jalan keluar bagi suami dan istri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjaga tali silaturahmi antara pengurus DWP dan anggota majlis taklim Manbaul Ulum yang merupakan ibu-ibu pensiun dari anggota DWP Dinas PUPR. Selain itu juga untuk menambah ilmu keagamaan yang bisa menambahn keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT. Harapan dari kegiatan ini adalah supaya menjadi wadah dalam menggali dan menambah ilmu keagamaan supaya hati tetap terjaga dari perbuatan yang jelek dan selalu istiqomah dalam menjalani hidup yang di ridhoi oleh Alloh SWT. Semoga dengan ilmu yang di sampaikan oleh pemateri bisa menjadi pengingat serta pegangan bagi kita dalam menjalankan rumah tangga dengan penuh kesabaran saling menghargai, menghormati dan menyayangi supaya mendapatkan ridhoi dan berkah dari Alloh SWT. Pembuat laporan : Ira Yadi ( Sekretaris)