Menghadiri Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purworejo, pada hari Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 08.00 Wib s/d selesai di Aula Gedung PKK Kabupaten Purworejo, petugas dari UP DWP Dinporapar dengan isi kegiatan "Tour De'art Center". Dihadiri Oleh: 1. Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Purworejo, 2. Ketua dan Anggota UP DWP Badan/ Dinas/ Instansi dan Kecamatan se Kabupaten Purworejo. Acara: 1. Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars DWP, Hymne DWP dan Mars Purworejo, 2.Laporan Penyelenggara oleh Ketua UP DWP Dinporapar, Beliau menyampaikan ucapan terima kasih sudah diberi kesempatan untuk bertugas, beliau juga mengharapkan para undangan untuk mengikuti sampai selesai karena akan banyak doorprize dan untuk destinasi pariwisata kita ada di Art Center. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada banyak kekurangan dalam bertugas.3. Pembacaan Do'a oleh petugas, 4. Pembacaan Notulen oleh Sekretaris DWP Kabupaten Purworejo, 5. Sambutan dari Ketua DWP Kabupaten Purworejo, Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tamu undangan, beliau juga menyampaikan untuk selalu semangat walaupun sudah berumur, umur hanya angka semangat harus semangat muda. Untuk kegiatan DWP Kabupaten waktu sekarang sedang dilaksanakan kegiatan Administrasi DWP, maka untuk itu dimohon administrasinya disiapkan untuk pelaksanaan pembinaan administrasi. 6. Laporan dari Bidang Sosial Budaya. 7. Penutup diisi dengan wisata ke Art Center Kabupaten Purworejo dan foto bersama.
Dharma Wanita Persatuan (Dwp) Unit Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Serta Pertanahan Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. LAPORAN KEGIATAN Pada hari Jumat, tanggal 16 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, yang dilaksanakan oleh tim pelaksana kegiatan monitoring bersama pihak terkait. A. KETERANGAN PROGRAM Bidang Kegiatan: Sosial Budaya Kategori Program: Partisipasi dan Dukungan terhadap Program Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nama Kegiatan: Monitoring Kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Dolok Panribuan Waktu Pelaksanaan Hari/Tanggal : Jumat, 16 Oktober 2026 Waktu : 08.00 WIB sampai dengan selesai Tempat : Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara Penyelenggara : Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kabupaten Simalungun Data Partisipan dan Kehadiran Jumlah Pengurus DWP/Anggota yang Hadir : 3 orang Nama Pengurus/Anggota yang Hadir: 1. Ny. Norma Susan 2. Ny. Sara Purba 3. Bpk. Gabenni Saragih B. URAIAN/NARASI KEGIATAN Pada hari Jumat, tanggal 16 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, telah dilaksanakan kegiatan monitoring Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kabupaten Simalungun sebagai bagian dari upaya pemantauan terhadap pelaksanaan program bantuan perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan monitoring tersebut diikuti oleh Ny. Norma Susan, Ny. Sara Purba, dan Bpk. Gabenni Saragih. Pelaksanaan monitoring bertujuan untuk memantau perkembangan pelaksanaan program BSPS di lapangan, memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta mendukung tercapainya sasaran program dalam meningkatkan kualitas rumah layak huni bagi masyarakat penerima bantuan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan program bantuan perumahan dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Simalungun. C. HASIL KEGIATAN Hasil dari pelaksanaan kegiatan monitoring Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Dolok Panribuan adalah terlaksananya pemantauan terhadap kegiatan bantuan perumahan di wilayah tersebut. Monitoring ini diharapkan dapat mendukung pengawasan pelaksanaan program, meningkatkan koordinasi antara pihak terkait, serta membantu mengidentifikasi perkembangan dan kendala yang mungkin ditemukan selama pelaksanaan kegiatan di lapangan. Dengan adanya monitoring secara berkala, pelaksanaan program BSPS diharapkan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas rumah layak huni dan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan. D. PENUTUP Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Simalungun. Semoga laporan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan dalam pelaksanaan kegiatan selanjutnya serta mendukung peningkatan kualitas program kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pamatang Raya, 16 Oktober 2026 Pembuat Laporan, Ketua DWP Unit Pelaksana Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kabupaten Simalungun Ny. Julita Djamahaean Purba
KORWIL DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN SUMBEREJO, KABUPATEN BOJONEGORO Pada hari Kamis, tanggal 17 September 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan edukatif dan pelatihan praktis pembuatan minuman tradisional wedang uwuh. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Pertemuan Korwil Pendidikan Kecamatan Sumberejo di bawah naungan Bidang Pendidikan, dengan diprakarsai dan dilaksanakan sepenuhnya oleh ibu-ibu anggota Kelompok 1 sebagai petugas pelaksana. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus, pimpinan, serta seluruh anggota DWP Korwil Sumberejo dengan penuh antusiasme. Penyelenggaraan kegiatan ini dilandasi oleh komitmen DWP Korwil Sumberejo dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para istri ASN dan pegawai di lingkungan pendidikan. Bidang Pendidikan DWP memandang bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada aktivitas akademik sekolah, tetapi juga mencakup wawasan keilmuan praktis, kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian warisan budaya kearifan lokal. Melalui pelatihan ini, para anggota diharapkan tidak hanya memahami manfaat bahan-bahan herbal alami, melainkan juga menguasai keterampilan mengolahnya secara mandiri dan higienis. Rangkaian acara diawali pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan formal yang dipimpin oleh pembawa acara dari Kelompok 1. Pada sesi awal, Pembina DWP Korwil Sumberejo, Bapak Suwardi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan arahan dan sambutan resminya. Dalam pengarahannya, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kelompok 1 yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat baik. Bapak Suwardi menekankan betapa pentingnya peran ibu-ibu DWP dalam membentengi kesehatan keluarga melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga dan rempah-rempah tradisional yang kaya akan manfaat. Beliau berharap agar pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan ini tidak berhenti di ruang pertemuan saja, melainkan dapat dipraktikkan di rumah masing-masing serta dikembangkan menjadi potensi wirausaha kreatif di lingkungan masyarakat Sumberejo. Senada dengan arahan Pembina, Ketua DWP Korwil Sumberejo, Ibu Reny Heruwati, dalam sambutannya turut memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada seluruh peserta. Ibu Reny Heruwati menyampaikan bahwa program Bidang Pendidikan periode ini memang sengaja dirancang secara aplikatif agar berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari anggota. Beliau mengimbau agar seluruh peserta menyimak setiap tahapan praktik dengan cermat, sehingga keterampilan yang dipelajari dapat menular menjadi kebiasaan hidup sehat di keluarga masing-masing. Memasuki sesi inti, petugas pelaksana dari Kelompok 1 mengambil alih jalannya acara dengan menyajikan pemaparan materi deskriptif mengenai asal-usul, keunggulan, serta racikan khas wedang uwuh. Secara harfiah, istilah uwuh dalam bahasa Jawa berarti sampah, namun dalam konteks minuman kesehatan ini, nama tersebut merujuk pada perpaduan aneka dedaunan dan rempah alami yang diseduh hingga menghasilkan warna merah alami dan aroma rempah yang khas mendalam. Petugas dari Kelompok 1 memperagakan secara rinci berbagai bahan baku utama yang digunakan, antara lain jahe sebagai peniup rasa hangat dan penambah daya tahan tubuh, kayu secang yang memberikan warna merah alami sekaligus kaya antioksidan, serta kombinasi daun cengkeh, gagang cengkeh, bunga cengkeh, daun pala, daun kayu manis, kapulaga, dan gula batu sebagai pemanis alami. Peserta diajak menyaksikan dan mempraktikkan secara langsung tahapan pengolahannya, mulai dari proses pencucian rempah agar higienis, pengeringan, penakaran porsi racikan yang seimbang, hingga teknik penyeduhan dengan air mendidih agar seluruh aroma dan khasiat herbal terkeluar dengan sempurna. Selain itu, Kelompok 1 juga memberikan peragaan cara pengemasan racikan wedang uwuh kering menggunakan kantong pouch yang rapi dan menarik. Seluruh peserta mengikuti alur praktik ini dengan sangat interaktif. Terjadi diskusi dan tanya jawab yang hangat mengenai cara penyimpanan bahan agar tahan lama serta potensi pengemasannya jika ingin dijual sebagai produk UMKM khas DWP Sumberejo. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan pembuatan wedang uwuh pada tanggal 17 September 2026 ini berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses mencapai tujuannya. Dukungan penuh dari Pembina DWP, Bapak Suwardi, S.Pd., M.Pd., serta arahan berkelanjutan dari Ketua DWP, Ibu Reny Heruwati, menjadi kunci utama keberhasilan acara. Laporan deskriptif ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja Bidang Pendidikan DWP Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, dengan harapan semangat kebersamaan dan kemandirian ini terus terjaga pada kegiatan-kegiatan mendatang.
Penyerahan Hadiah Kepada para pemenang Lomba Kegiatan HUT-RI ke-81 Yang diserahkan oleh Ny.Meilya Rahmat Syah Munthe dan Ny.Eva Rinaldo Panggabean Selaku Ketua dan Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit BKAD Kabupaten Dairi.
DWP KABUPATEN TULUNGAGUNG
DWP Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengikuti kegiatan Sosialisasi yang diadakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kab. Tulungagung
Bidang : Sekretariat
Program kerja : Pembinaan Hubungan keluar, perayaan
Dharma Wanita Persatuan Kab. Tulungagung mengadakan kegiatan keterampilan dan sosialisasi. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua DWP unsur pelaksana Dinas, Badan, Kantor, Instalasi Vertikal, dan Kecamatan se-Kabupaten Tulungagung, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sendiri diwakili oleh Ny. Final Abidin. Kegiatan keterampilan ini diisi oleh Anggota DWP OPD dan sosialisasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung dengan tema ”Digitalisasi Bansos”.
Kegiatan dibuka oleh MC, kemudian menyanyikan Indonesia Raya dan mars DWP, dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk memperoleh Ridho dari Sang Kuasa, selanjutnya sesi pemaparan keterampilan pembuatan ongol-ongol singkong. Bahan yang digunakan yaitu 1 kg singkong, 500 ml santan, 75 gram tepung tapioka, 300-350 gram gula pasir, 1 bungkus agar-agar plain, vanili dan pewarna makanan. Pada sesi pemaparan dijelaskan tahapan pembuatan ongol-ongol singkong mulai dari memarut kelapa, mencampurkan semua bahan dengan menggunakan blender, membagi bahan menjadi beberap bagian untuk diwarnai, mengukus semua adonan selama 10 menit dan untuk lapisan terakhir dikukus selama 20-30 menit sampai matang. Setelah matang ongol-ongol di dinginkan dan dipotong-potong lalu ditaburi dengan parutan kelapa yang sebelumnya sudah dikukus. Dari kegiatan sosialisasi ini para peserta DWP diperkenalkan cara mengolah bahan singkong menjadi camilan tradisional yang menarik namun dengan bahan dan cara pengolahan yang mudah dan sederhana.
Kegiatan ketrampilan selanjutnya yaitu pembuatan Bothok krecek pelem podang yang merupakan salah satu olahan tradisional yang memadukan krecek pelem podang dengan kelapa parut muda dan bumbu rempah. Bahan yang digunakan meliputi 500 gr krecek pelem podang, 350 gr kelapa parut muda, gula, garam, penyedap rasa, daun pisang untuk pembungkus, bumbu halus berupa bawang putih, cabai rawit, dan kencur. Selanjutnya krecek dicampurkan dengan kelapa parut dan bumbu-bumbu. Adonan kemudian dibungkus dangan daun pisang yang telah dilayukan lalu dikukus selama 30-45 menit hingga matang. Melalui kegiatan ini peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan bahan lokal yang ada menjadi hidangan yang kaya rasa sekaligus memperkenalkan kembali rasa kekayaan kuliner khas daerah.
Selanjutnya, sesi demonstrasi keterampilan ketiga dipaparkan oleh DWP Kecamatan Pakel Kab. Tulungagung yang membawakan materi pembuatan minuman sehat olahan kedelai dengan nama produk “Sari Kedelai NONI’Z”. Bahan-bahan yang digunakan meliputi biji kedelai, gula, garam, dan daun pandan. DWP Kecamatan Pakel menjelaskan tahapan pembuatan yang sangat teliti namun mudah praktiknya, diawali dengan mencuci bersih biji kedelai lalu direndam selama 5 jam. Setelah direndam, kedelai dicuci kembali hingga bersih, kemudian diblender sampai halus. Adonan kedelai halus tersebut lalu disaring menggunakan saringan yang halus. Langkah berikutnya, sari kedelai yang sudah disaring dimasak sampai mendidih, kemudian ditambahkan gula secukupnya sesuai selera, sedikit garam, dan daun pandan. Olahan dimasak kembali sampai benar-benar mendidih matang lalu disaring sekali lagi untuk memastikan teksturnya halus. Setelah disaring, sari kedelai didinginkan dan siap untuk dikemas maupun disajikan. Pemaparan praktis ini disambut hangat dan menambah ragam inspirasi wirausaha olahan rumahan bagi seluruh peserta ibu-ibu DWP yang hadir.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh DWP Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung yang membawakan materi mengenai Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) dan Pemanfaatan Portal Perlinsos serta Peran Agen Perlinsos. Pada kesempatan kali ini, pemateri menyampaikan pentingnya pemanfaatan Data Tunggal Sasaran Ekonomi Nasional (DTSEN) berbasis desil dalam penyaluran bantuan sosial seperti PKH, Sembako/BPNT, PBI-JKN, dan program ATENSI agar lebih tepat sasaran. Beliau juga menjelaskan inovasi dari Kementerian Sosial berupa Portal Perlinsos (https://perlinsos.kemensos.go.id) yang memungkinkan masyarakat mendaftar dan memantau program bantuan sosial secara mandiri, mudah, dan transparan. Untuk mendaftar secara mandiri, pendaftar diwajibkan melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dilengkapi dengan verifikasi biometrik (face recognition) sebagai autentikasi identitas yang aman.
Selain pendaftaran mandiri, pemateri juga memaparkan program Gerakan Nasional Peduli Tetangga melalui Agen Perlinsos (https://agent-perlinsos.kemensos.go.id). Agen Perlinsos bertugas memberikan edukasi, mendampingi proses pendaftaran, membantu verifikasi biometrik, hingga mendampingi pengajuan sanggah bagi kelompok masyarakat rentan seperti lansia tunggal, penyandang disabilitas, warga miskin di wilayah 3T, serta masyarakat dengan literasi digital rendah. Pemateri menegaskan bahwa siapapun dapat menjadi Agen Perlinsos mulai dari ASN, perangkat desa/kelurahan, pendamping sosial, Puskesos, hingga relawan masyarakat dengan syarat utama memiliki IKD. Ditegaskan pula bahwa peran Agen Perlinsos adalah sebagai pelayan/loket pendampingan secara gratis (relawan) dan tidak memiliki kewenangan untuk menentukan kelayakan penerima bantuan sosial.
Sesi sosialisasi ini mendapat antusiasme tinggi dari para audiens. Suasana semarak tercipta dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari tata cara aktivasi IKD, langkah-langkah mendaftar menjadi Agen Perlinsos, hingga alur pendampingan pendaftaran bansos bagi warga lansia dan disabilitas di lingkungan sekitar. Kemudian sesi sosialisasi ditutup dengan closing statement dan ajakan dari pemateri untuk bersama-sama bergerak menjadi “Pahlawan untuk Tetangga” agar tidak ada masyarakat miskin yang terlewat dari perlindungan sosial.
Penutup : Kegiatan keterampilan dan sosialisasi ini berjalan dengan baik, responsif dan komunikatif, melalui kegiatan ini diharapkan Dharma Wanita Persatuan tidak hanya menjadi wadah kebersamaan, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran, dan menambah pengetahuan.
PERTEMUAN RUTIN DWP KOTA PASURUAN
Ketua dan anggota DWP Kota Pasuruan mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin
WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Hari /Tanggal : Jum’at 2 Oktober 2026
Pukul : 12.30 WIB
Tempat : Gedung Groedho (ex kantin) lingkungan Pemkot Pasuruan, Jl. Pahlawan no. 28 Kota Pasuruan
PESERTA KEGIATAN
Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Sekda dan Ibu Ketua DWP UP se Kota Pasuruan beserta anggota diikuti oleh 70 peserta
TUJUAN KEGIATAN
1. Tujuan utama kegiatan Pertemuan Rutin dan Mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memperkuat persatuan antaranggota.
2. Menjaga kebersamaan dan komunikasi yang baik antar istri pegawai atau sesame anggota.
3. Melapokan setiap bidang dan diharapkan setiap bidang dapat melaporkan secara jelas rinci dan detail, Petugas (MC, pembaca doa, dirigen, operator dll) adalah dari Tim 2, Untuk pertemuan kali ini Bazaar tidak diadakan, Untuk giat door prize dan erek2 tetap ada.
4. Menyampaian dan arahan Ibu Ketua DWP terkait permintaan data peserta Giat Pembinaan Karakter Kerohanian DWP Sehat yang akan diadakan pada tanggal 22 Oktpber 2026.
SUSUNAN ACARA
1. Pembacaan Basmalah
2. Pembukaan oleh MC
a. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP
b. Laporan-laporan
c. Sambutan Ketua DWP Kota Pasuruan
d. Permintaan data untuk tanggal 22 Oktober 2026
e. Doa
f. Foto bersama
demikian hasil laporan kegiatan Rutin DWP Kota Pasuruan
Dharma Wanita Persatuan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Boyolali. Bidang Sosial Budaya, Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial, kegiatan bantuan sosial. Kegiatan diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Boyolali dipimpin oleh Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Boyolali yaitu Ibu Fara Soraya dan seluruh pegawai di lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Boyolali yang dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 15 Oktober 2026 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai bertempat di Halaman Pasar Ikan Sunggingan Kabupaten Boyolali. Program SAHABAT (Saling Berbagi Barang Bermanfaat) dengan tema “Goes To Market” dengan konsep “Ambil yang dibutuhkan, Berikan yang Bermanfaat” merupakan kegiatan SAHABAT yang kedua hasil kolaborasi Dharma Wanita Unit Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Boyolali dengan Dharma Wanita Unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boyolali. Program SAHABAT merupakan inovasi dari Dharma Wanita Unit Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Boyolali sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi melalui pemanfaatan barang-barang yang masih layak pakai dan memiliki nilai manfaat bagi pihak lain. Dharma Wanita Unit Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Boyolali dengan Dharma Wanita Unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boyolali mengumpulkan pakaian layak pakai dan sembako untuk dibagikan secara gratis kepada yang membutuhkan. Sekitar 200an kupon dibagikan kepada buruh gendong, tukang parkir, pengamen, petugas kebersihan dan lain-lain di area pasar Sunggingan. Melalui kegiatan ini di harapkan bisa mengajak masyarakat untuk memperpanjang masa guna barang yang masih bermanfaat. Program SAHABAT merupakan bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi melalui pemanfaatan barang-barang yang masih layak pakai dan memiliki nilai manfaat bagi pihak lain. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, solidaritas, serta budaya saling membantu di lingkungan keluarga besar Pemerintah Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini berjalan lancar, tertib dan sukses berkat kerjasama semua pihak. ________________________________________ Demikian dilaporkan dan terimakasih.
Kegiatan pelayanan pemeriksaan HPV DNA dengan metode self-sampling di UPTD Puskesmas Aluh Aluh merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran perempuan mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks. Melalui penyampaian informasi mengenai jadwal pelayanan, persyaratan pemeriksaan, dan penggunaan metode pengambilan sampel mandiri, Puskesmas berupaya meningkatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan reproduksi bagi perempuan usia 30–69 tahun. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan HPV DNA, mendukung deteksi dini risiko kanker serviks, serta mendorong peserta untuk memperoleh tindak lanjut medis sesuai hasil pemeriksaan. Untuk menilai capaian kegiatan secara menyeluruh, diperlukan data tambahan mengenai jumlah peserta, jumlah sampel yang terkumpul, hasil pemeriksaan, dan tindak lanjut yang diberikan.
Penyerahan Hadiah Kepada para pemenang Lomba Kegiatan HUT-RI ke-81 Yang diserahkan oleh Ny.Meilya Rahmat Syah Munthe dan Ny.Eva Rinaldo Panggabean Selaku Ketua dan Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit BKAD Kabupaten Dairi.
Pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pusat Statistik Ny. Rahmi Aprilana didampingi Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pusat Statistik Bidang Ekonomi selaku penanggung jawab penyusunan Buku Resep Menu Sehat Nusantara DWP BPS bersama Wakil Sekretaris DWP BPS Ny. Yuniarti melaksanakan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi dengan Bagian Diseminasi BPS dan Bagian Humas BPS yang dilaksanakan secara offline di Ruang Rapat Gedung 2 Lantai 3 BPS pada pukul 14.00 WIB sampai selesai. Hadir dalam rapat tersebut Pak Oki dan Pak Iki dari Diseminasi BPS dan dari Bagian Humas BPS Mba Dira, Mba Ivana dan Pak Umam. Rapat dibuka oleh Ibu Ketua DWP BPS Ibu Rahmi Aprilana dan agenda selanjutnya adalah pemaparan tentang latar belakang dan tujuan pertemuan oleh Ibu Gusmiati. 1. Latar Belakang: DWP BPS se-Indonesia (34 provinsi) telah mengirimkan menu khas daerah masing-masing ke DWP BPS RI untuk memenuhi permintaan DWP Pusat dalam pembuatan buku resep nusantara. Dari seluruh kiriman tersebut, telah dipilih 1 menu makanan dan 1 menu camilan untuk mewakili DWP BPS RI ke DWP Pusat. 2. Rencana Internal: Menindaklanjuti arahan dari ibu Penasihat DWP BPS RI untuk membuat Buku Resep Menu Sehat Nusantara khusus untuk internal DWP BPS. 3. Kolaborasi: Untuk merealisasikan penyusunan buku tersebut, DWP BPS resmi bekerja sama dan berkoordinasi dengan Tim Humas serta Tim Diseminasi. Hasil Keputusan Rapat & Pembagian Tugas: Sebagai langkah awal, rapat menyepakati pembagian tugas dan ketentuan teknis kerja sebagai berikut: 1. Tim Humas: Mengumpulkan naskah dalam format dokumen (Word) dan foto dalam format gambar (JPEG/JPG) dari masing-masing daerah. Pengumpulan file oleh daerah dilakukan dengan mengisi link yang terpisah antara naskah dan foto. Masing-masing daerah dibatasi hanya mengirimkan 1 menu utama dan 1 menu camilan. Batas Waktu (Deadline): Paling lambat tanggal 16 Oktober 2026. 2. Tim Diseminasi: Menentukan aspek visual buku meliputi: desain, layout, cover depan, batas provinsi, dan template. Ketentuan Buku: Warna dominan buku: Salem. Ukuran buku: B5. Jumlah halaman: Maksimal 200 halaman. Batas Waktu (Deadline): Buku harus sudah siap pada 15 November 2026 untuk langsung diserahkan kepada Ibu Penasihat DWP BPS guna dikoreksi. 3. Tim DWP BPS: Bertanggung jawab penuh untuk menyusun dan membuat bagian Kata Pengantar serta Latar Belakang E. Penutup Rapat koordinasi berjalan dengan lancar dan resmi ditutup oleh Ketua Rapat pada pukul 15.15 WIB. Rapat evaluasi dan koordinasi selanjutnya direncanakan akan diadakan di atas tanggal 21 Oktober 2026.