(W.1)
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo (Kab. Sidoarjo)
DWP SMA Negeri 1 Porong ber MASADARI
Bidang : Sosial dan Budaya
Program : Peningkatan Kualitas Hidup Berbasis Lingkungan
Kegiatan : Gerakan Tanam Pohon
Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Porong Sidoarjo
2. Hari/Tanggal : Jumat, 26 Juni 2026
3. Waktu : 06.30 – 08.00 WIB
4. Anggota : 16 pengurus dan 25 anggota DWP SMA Negeri 1 Porong
5. Lokasi : Lahan SMA Negeri 1 Porong
6. Acara : "Menanam Sayur Dharma Wanita SMAN 1 Porong (MASADARI)"
Uraian Kegiatan :
Ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan kosong menjadi salah satu isu yang penting di lingkungan sekolah. Sebagai bagian dari komunitas pendidikan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Porong memiliki peran strategis dalam memberikan contoh nyata mengenai pengelolaan lingkungan yang produktif. Melihat adanya potensi area lahan di sekitar SMAN 1 Porong yang belum termanfaatkan secara optimal, DWP SMAN 1 Porong menginisiasi program menanam sayur bersama. Kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai pemanfaatan lahan semata, melainkan juga sebagai sarana edukasi bagi anggota mengenai pentingnya kemandirian pangan keluarga melalui budidaya sayuran sehat.
Kegiatan dimulai dengan pembersihan lahan dan penggemburan tanah, lahan yang digunakan di area sebelum gerbang menuju lapangan belakang sekolah, dilanjutkan dengan pembuatan media tanam. Para anggota memanfaatkan kayu untuk melubanngi tanah sebagai media tanam, namun ada juga yang menggunakan tangan kosong. Setelah media siap, dilakukan pemindahan bibit yang telah disemai ke dalam polibag atau bedengan tanah. Bibit yang disiapkan merupakan budidaya dari salah satu pengurus DWP SMAN 1 Porong yaitu Bu Rully. Bibit yang akan ditanam antara lain tomat, cabai, terong, pokcoy, dan kembang kol. Proses penanam diawali oleh ibu Ulin Yudhawati sebagai penasihat dan Ibu Sri Retni sebagai ketua DWP SMAN 1 Porong. Proses ini juga diselingi canda tawa oleh para pengurus dan anggota DWP SMAN 1 Porong, serta obrolan singkat mengenai pengalaman dan pengetahuan oleh beberapa pengurus yang memiliki hobi berkebun atau pernah mengikuti pelatihan menanam sayur.
Saling berbagi informasi mengenai perawatan tanaman sayur yang sedang ditanam antara lain, sayur tomat perlu memasang ajir (bilah bambu) sebagai penopang saat tanaman mulai tumbuh besar agar tidak roboh. Perlu dilakukan perempelan (pemangkasan) tunas air agar nutrisi fokus pada pembuahan. Tanaman cabai membutuhkan sinar matahari penuh (minimal 6-8 jam sehari). Pemangkasan pucuk pada usia 1 bulan untuk merangsang tumbuhnya banyak cabang baru (artinya, bakal buah akan lebih banyak). Tanaman terong perlu kelembapan tanah, tidak boleh terlalu becek. Pemupukan susulan dengan pupuk organik cair setiap 1-2 minggu sekali. Sedangkan tanaman kembang kol ketika bunga kol mulai terbentuk, tutup bunga tersebut menggunakan daun-daun di sekitarnya (diikat longgar). Tujuannya adalah melindungi bunga kol dari sinar matahari langsung agar warnanya tetap putih bersih dan tidak menguning/rusak. Pertukaran informasi perawatan ini dilakukan dengan penuh suka cita sembari tetap fokus menanam tanaman sayur.
Tujuan dari kegiatan MADASARI ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan SMAN 1 Porong agar lebih hijau dan produktif. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Dharma Wanita dalam teknik bercocok tanam yang baik dan benar. Menyediakan sumber pangan sayuran yang sehat, segar, dan organik bagi lingkungan sekolah dan keluarga anggota. Mempererat tali silaturahmi, kekompakan, dan kerja sama antaranggota Dharma Wanita SMAN 1 Porong. Selain itu manfaat yang diharapkan adalah sebagai berikut, Manfaat Lingkungan: Area SMAN 1 Porong menjadi lebih asri, hijau, dan mengurangi dampak pemanasan global dalam skala mikro. Manfaat Ekonomi & Pangan: Menghasilkan sayuran berkualitas yang dapat dikonsumsi sendiri, sehingga menghemat pengeluaran dapur keluarga. Manfaat Kesehatan: Sayuran yang ditanam secara mandiri terjamin kebersihan dan keorganikannya (bebas dari pestisida berbahaya). Manfaat Edukasi: Menjadi sarana belajar langsung (pembelajaran kontekstual) baik bagi anggota DWP dan bisa bagi siswa-siswi SMAN 1 Porong.
Kegiatan MADASARI ini merupakan langkah nyata Dharma Wanita SMAN 1 Porong dalam mendukung kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan. Dengan perawatan yang konsisten, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan hasil panen yang memuaskan dan berkelanjutan.
Dibuat dan dilaporkan oleh Lorena Nur Kharismawati, S.Pd. selaku operator DWP SMA Negeri 1 Porong Cabdin Wil. Sidoarjo (Kab. Sidoarjo)
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bondowoso
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Botolinggo telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Rapat, Program Pembinaan Hubungan Keluar
Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bondowoso
2. Hari/Tanggal : Senin, 29 Juni 2026
3. Pukul : 08.00 - Selesai
4. Peserta : 3 Ibu (Ketua, sekretaris dan anggota)
5. Lokasi : Pendopo Raden Bagus Asra Kabupaten Bondowoso
6. Acara : Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bondowoso dan Pelatihan Optimalisasi Strategi Whatsapp dan Ig Untuk Mendorong Visibilitas Usaha Di Media Digital
Yang dipimpin oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bondowoso, Ny. Lilik Faizah Fathor Rozi dan dihadiri oleh Pembina Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bondowoso, Ny. Dr. Hj. Khadijatul Qadriah, A.P, S.Ag, M.Mpub, M.Si, narasumber Bapak Rizky Aditya Nugroho (Dosen Politeknik Negeri Jember) serta 82 ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bondowoso.
Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars DWP
3. Pembacaan Sholawat Nariyah dan doa
4. Sambutan Ketua DWP Kabupaten Bondowoso
5. Sambutan Pembina DWP Kabupaten Bondowoso
6.Penyampaian Materi Pelatihan dan tanya jawab
Dalam rangka meningkatkan koordinasi, sinkronisasi program kerja, serta memperkuat peran organisasi, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Botolinggo mengikuti kegiatan Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperoleh informasi, arahan, dan kebijakan organisasi yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program kerja DWP di tingkat kecamatan. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi secara efektif dan profesional. Tujuan Kegiatan ini adalah mengikuti arahan dan kebijakan organisasi yang disampaikan oleh DWP Kabupaten, meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara DWP Kabupaten dan DWP Kecamatan, menyusun dan menyelaraskan program kerja organisasi agar sejalan dengan visi dan misi DWP, meningkatkan kapasitas serta kompetensi pengurus dalam menjalankan kegiatan organisasi serta memperkuat komitmen dan sinergi dalam pelaksanaan program kerja DWP di semua tingkatan. Adapun manfaat Kegiatan ini adalah menambah wawasan dan pemahaman pengurus mengenai program dan kebijakan organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja DWP Kecamatan Botolinggo, memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama antar anggota serta antar jenjang organisasi, menjadi sarana berbagi informasi, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan organisasi, mendukung terwujudnya program kerja yang lebih terarah, terukur, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat.
Kegiatan inti diisi oleh pemateri dari Dosen program studi bisnis digital Politeknik Negeri Jember, dengan materi optimalisasi strategi whatsapp dan Ig untuk mendorong visibilitas usaha di media digital. Inti dari materi yang disampaikan diantaranya adalah bisnis yang besar tidak lahir dari modal yang berlimpah, melainkan dari tekad belajar yang tidak pernah padam. Terus mencari jalan atas berbagai kesulitan, hingga keberhasilan berubah menjadi singgasana kehidupan. Silaturahmi dan smartphone adalah jalan menuju singgasana itu.
DWP Satpol-PP beserta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi mengadakan acara Pemberian Santunan kepada 35 anak Yatim dan/atau Piatu yang berada di sekitar kantor Satpol-PP Kabupaten Sukabumi, pada hari Jumat, tanggal 26 Juni 2026, pukul 09.00 wib s/d selesai, bertempat di Aula Mako Satpol PP Kabupaten Sukabumi, yang menghadiri acara : 1. Ny. Nia Marlina Yudono (Ketua DWP Satpol-PP Kab. Sukabumi) 2. Ny. Irma Cecep 3. Ny. Yeni Deni Rustandi 4. Ny. Neng Joko Nugroho
Perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK Pertiwi Muara Enim Tahun Ajaran 2025/2026 Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini yang menjadi fondasi dalam membentuk karakter, kepribadian, serta kualitas generasi penerus bangsa, Perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Muara Enim, Ny. Hj. Sofiah Eko bersama Ny. Yenni Sobirin dan Ny. Dian Feri, menghadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK Pertiwi Muara Enim Tahun Ajaran 2025/2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan rasa haru, serta dihadiri oleh Kepala TK Pertiwi Muara Enim beserta seluruh dewan guru, para orang tua dan wali murid, tamu undangan, serta seluruh siswa-siswi TK Pertiwi Muara Enim yang menjadi pusat perhatian dalam acara tersebut. Pentas seni dan pelepasan siswa merupakan salah satu agenda tahunan yang memiliki makna mendalam bagi keluarga besar TK Pertiwi Muara Enim. Kegiatan ini tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran bagi peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang taman kanak-kanak, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas seluruh proses pembelajaran yang telah dilalui anak-anak selama berada di lingkungan sekolah. Berbagai kemampuan yang ditampilkan menjadi bukti nyata hasil pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh para guru dengan dukungan penuh dari orang tua. Sejak pagi hari, suasana di lokasi kegiatan telah dipenuhi semangat dan antusiasme. Aula tempat pelaksanaan kegiatan dihiasi dengan dekorasi yang menarik, ceria, dan penuh warna, menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan. Berbagai ornamen bertemakan dunia anak, rangkaian bunga, balon warna-warni, serta latar panggung yang didesain secara kreatif semakin memperindah jalannya acara. Para siswa hadir mengenakan kostum terbaik sesuai dengan penampilan yang akan mereka bawakan, mulai dari pakaian adat Nusantara, busana profesi, kostum tari, hingga pakaian bertema budaya yang mencerminkan keberagaman Indonesia. Kehadiran Ny. Hj. Sofiah Eko, Ny. Yenni Sobirin, dan Ny. Dian Feri disambut hangat oleh Kepala TK Pertiwi Muara Enim, para guru, serta seluruh peserta didik. Kehadiran perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim menjadi bentuk nyata dukungan organisasi terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini, sekaligus sebagai wujud kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi penerus yang kelak akan menjadi aset penting dalam pembangunan daerah maupun bangsa. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan, kemudian menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta. Suasana khidmat semakin terasa ketika seluruh hadirin bersama-sama mengikuti rangkaian pembukaan, mencerminkan semangat nasionalisme yang mulai ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini. Dalam sambutannya, Kepala TK Pertiwi Muara Enim menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keberhasilan seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang taman kanak-kanak. Beliau menuturkan bahwa setiap anak memiliki potensi, bakat, dan karakter yang berbeda-beda. Selama proses pembelajaran berlangsung, para guru berupaya mengembangkan seluruh potensi tersebut melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Beliau juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan kasih sayang dalam membimbing anak-anak. Menurutnya, keberhasilan peserta didik tidak terlepas dari dedikasi para guru yang senantiasa memberikan perhatian dalam setiap proses pembelajaran, mulai dari membangun karakter, menanamkan kedisiplinan, melatih kemandirian, hingga mengembangkan kemampuan akademik dan kreativitas anak. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh orang tua dan wali murid yang selama ini telah menjadi mitra terbaik sekolah. Dukungan keluarga dalam mendampingi proses belajar di rumah menjadi bagian yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Memasuki inti acara, para siswa secara bergantian menampilkan berbagai pertunjukan seni yang telah dipersiapkan dengan penuh semangat. Pentas seni diawali dengan tarian pembuka yang dibawakan secara kompak oleh para siswa, dilanjutkan dengan berbagai penampilan seperti tari tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, tari kreasi modern, gerak dan lagu, pembacaan puisi, paduan suara, drama musikal, peragaan busana profesi, hingga penampilan seni lainnya yang menggambarkan keberanian, kreativitas, serta imajinasi anak-anak. Setiap penampilan mendapatkan sambutan yang meriah dari seluruh hadirin. Tepuk tangan dan sorak bangga dari para orang tua, guru, serta tamu undangan menjadi bentuk apresiasi atas usaha dan keberanian anak-anak yang tampil di atas panggung. Tidak sedikit orang tua yang mengabadikan momen tersebut melalui kamera dan telepon genggam sebagai kenangan indah dalam perjalanan pendidikan putra-putri mereka. Meskipun masih berada pada usia dini, para siswa mampu menunjukkan rasa percaya diri yang luar biasa. Mereka tampil dengan ekspresi yang ceria, penuh semangat, dan mampu mengikuti setiap gerakan maupun arahan dengan baik. Hal tersebut menjadi bukti bahwa proses pembelajaran yang diterapkan di TK Pertiwi Muara Enim tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan sosial, emosional, motorik, bahasa, seni, serta karakter anak secara menyeluruh. Pentas seni ini juga menjadi media bagi anak-anak untuk belajar tampil di hadapan banyak orang, mengendalikan rasa gugup, bekerja sama dengan teman, menghargai proses latihan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Pengalaman seperti ini sangat penting sebagai bekal dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi yang akan bermanfaat pada jenjang pendidikan berikutnya. Keberhasilan seluruh rangkaian penampilan tentu tidak terlepas dari kerja keras para guru yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam mempersiapkan setiap pertunjukan. Dengan penuh kesabaran, para guru melatih gerakan tari, mengajarkan lagu, mengarahkan dialog, membimbing ekspresi, hingga membangun keberanian anak-anak untuk tampil di atas panggung. Seluruh proses tersebut dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain sesuai dengan prinsip pendidikan anak usia dini. Di balik keberhasilan para siswa juga terdapat peran besar orang tua yang selalu memberikan dukungan, motivasi, dan perhatian. Kolaborasi yang harmonis antara sekolah dan keluarga menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan proses pendidikan. Orang tua tidak hanya mendukung dari sisi materi, tetapi juga memberikan waktu, perhatian, dan pendampingan sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan berkarakter. Memasuki prosesi pelepasan siswa, suasana berubah menjadi lebih haru. Satu per satu siswa mengikuti prosesi sebagai simbol telah menyelesaikan pendidikan di jenjang taman kanak-kanak dan siap melanjutkan perjalanan pendidikan ke tingkat sekolah dasar. Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para guru yang telah menyaksikan setiap perkembangan anak sejak pertama kali memasuki sekolah, sekaligus menjadi kebahagiaan bagi para orang tua yang melihat putra-putrinya berhasil melewati tahap awal pendidikan formal. Perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala TK Pertiwi Muara Enim beserta seluruh tenaga pendidik atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, kreatif, dan menyenangkan bagi anak-anak. Mereka juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Bagi Dharma Wanita Persatuan, pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Masa usia dini dikenal sebagai golden age atau masa emas perkembangan anak, di mana pembentukan karakter, kebiasaan baik, nilai-nilai moral, dan kemampuan dasar berlangsung sangat pesat. Oleh karena itu, pendidikan pada masa ini harus diberikan secara optimal melalui sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan pentas seni dan pelepasan siswa ini, anak-anak memperoleh kesempatan untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki, mulai dari kemampuan seni, keberanian tampil di depan umum, keterampilan berkomunikasi, hingga kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, mandiri, disiplin, dan mampu menghargai proses. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil belajar peserta didik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara guru, orang tua, siswa, dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan mencerminkan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Di penghujung acara, Perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi TK Pertiwi Muara Enim yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang taman kanak-kanak. Mereka berharap agar seluruh anak-anak terus mempertahankan semangat belajar, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, menghormati guru dan orang tua, serta terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki. "Selamat kepada seluruh siswa-siswi TK Pertiwi Muara Enim atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di jenjang taman kanak-kanak. Semoga langkah kecil yang telah kalian tempuh hari ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang gemilang. Teruslah belajar dengan penuh semangat, berani bermimpi setinggi langit, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, mandiri, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, Kabupaten Muara Enim, bangsa, dan negara." Melalui kehadiran Perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi antara organisasi, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Dengan kolaborasi yang baik, akan lahir generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, kreativitas, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Generasi inilah yang diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dalam mewujudkan Kabupaten Muara Enim yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing, sekaligus menjadi bagian dari generasi emas Indonesia tahun 2045.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Katingan turut serta berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Katingan pada hari Rabu, tanggal 17 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai. Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Katingan di wakili oleh 4 anggotanya yaitu Ny. Anitha Arifta (Wakil Ketua), Ny. Erna Bayuping Susanto (Sekretaris DWP), Ny. Erni Noga Yetra (Ketua Bidang Ekonomi DWP) dan Ny. Chica Pera (anggota DWP). Keikutsertaan ini merupakan wujud dukungan oerganisasi terhadap program Pemerintah Daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengkampanyekan pola hidup bersih dan sehat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Katingan Saiful, Sekretaris Daerah hristian Rain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan Yobie Sandra serta unsur Forkopimda setempat. Tujuan dari Dharma Wanita Persatuan hadir dalam kegiatan ini adalah memberikan dukungan moral terhadap program pelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran para anggota DWP akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar di Kabupaten Katingan. Kegiatan dengan tema “ Saatnya Beraksi Untuk Iklim” ini di awali dengan senam bersama dilanjutkan jalan santai bersama dengan rute menuju Jl. Soekarno Hatta – Jl. Strowbery – Jl. A. Yani – Jl. M.T. Haryono – Kantor Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Katingan. Peringatan tidak hanya bersifat seremonial tetapi di wujudkan melalui aksi bersih-bersih dan pemungutan sampah bersama. Pada saat jalan sehat bersama, setiap peserta dan tamu undangan yang hadir di bekali dengan sarung tangan dan kantong sampah untuk memungut sampah di sepanjang rute. Untuk sampah plastic bisa ditukarkan dengan sembako (telor, minyak goring, mie instan, gula pasir dan beras). Sedangkan sampah selain plastik dikumpulkan di gerobak sampah yang disediakan di kantor Dinas Lingkungan Hidup untuk ditukarkan dengan 1 nomor kupon undian. Hadiah yang telah disiapkan untuk kupon undian antara lain kompor gas, sepeda listrik, mesin cuci, Mesin pendingin ruangan, kipas angina dll. Selanjutnya pembacaan doa oleh M. Shobir secara agama Islam. Laporan Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas lingkungan hidup Kabupaten Katingan, Yobie Sandra. Dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 dilaksanakan sebagai momentum ini digunakan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan serta membudayakan pola hidup sehat dalam keseharian. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata berupa jalan sehat dan pemungutan sampah bersama sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Yobie Sandra menegaskan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah, Dunia Usaha, Lembaga Pendidikan dan Masyarakat dalam mendukung berbagai program pelestarian lingkungan serta mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan di Kabupaten Katingan. Ia juga berharap peringatan ini dapat semakin menumbuhkan budaya peduli lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, bersih dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Selanjutnmya sambutan Bupati Katingan, Saiful. Dalam sambutannya Bupati Katingan mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan jalan sehat dan aksi pemungutan sampah sebagau wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan. Ia mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Katingan untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan sampah plastik serta mendukung berbagai program penghijauan dan pelestarian alam. Peringatan hari Lingkungan Hidup sedunia,merupakam pengingat bagi seluruh pihak keseimbangan alam dan melestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Di akhir sambutannya Bupati Katingan mengajak masyarakat di Kabupaten katingan untuk menjadikan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga dan melestarikan lingkungan demi mewujudkan Kabupaten Katingan yang bersih, hijau, sehat dan berkelanjutan. Acara selanjutnya penyerahan penghargaan kepada pegiat lingkungan hidup dan diakhiri dengan pengundian kupon berhadiah. Acara selesai. Kegiatan peringatan Hari lingkungan Hidup berjalan dengan lancer dan sukses. Kehadiran DWP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan membuktikan komitmen kaum perempuan dalam mendukung program-program pro lingkungan. DWP Dinas Lingkungan Hidup berharap agar selalu dilibatkan secara langsung dalam setiap kegiatan aksi sosial misalnya kampanye pengurangan sampah plastik di lingkungan keluarga.
DWP Kementerian Agama Kab.Jember
"Sambut Muharram 1448 H, DWP Kementerian Agama Kabupaten Jember Santuni 104 Anak Yatim melalui Kolaborasi Bersama UPZ, LAZ, dan BAZNAS."
Bidang : Sosial budaya
Program : Kepedulian dan kesetiakawanan , kegiatan : bantuan sosial
Keterangan Program
1. Pelaksana kegiatan : DWP Kementerian Agama Kabupaten Jember
2. Hari, tanggal : Rabu, 24 Juni 2026
3. Waktu : Pukul 08.30 s.d. 12.00 WIB
4. Jumlah peserta yang hadir : 120 anggota
5. Tempat Kegiatan : Aula Utama Kemenag Jember
6. Acara : Santunan Anak yatim
7. Susunan Acara : a.. pembukaan,,
c. Sambutan Pembina DWP,
d. Santunan Anak Yatim,
e. Sosialisasi LAZ
f. Lain-lain,
g. penutup.
"Sambut Muharram 1448 H, DWP Kementerian Agama Kabupaten Jember Santuni 104 Anak Yatim melalui Kolaborasi Bersama UPZ, LAZ, dan BAZNAS."
Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Muharram 1448 Hijriah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Jember menyelenggarakan kegiatan Santunan Anak Yatim pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Islam dalam memuliakan anak yatim sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Jember.
Kegiatan santunan terlaksana melalui kolaborasi antara Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Jember, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Dana santunan tidak hanya berasal dari lembaga-lembaga mitra tersebut, tetapi juga merupakan hasil kepedulian dan partisipasi seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Jember yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
Sebanyak 104 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan ini. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan mereka serta menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut Bulan Muharram, sekaligus menjadi motivasi agar tetap semangat dalam belajar, beribadah, dan meraih cita-cita.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember sekaligus Pembina Dharma Wanita Persatuan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan santunan dapat terselenggara dengan baik. Beliau mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Jember untuk menjadikan momentum menyambut Bulan Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbanyak amal saleh melalui budaya berbagi dan menyantuni anak yatim. Menurut beliau, sinergi antara Dharma Wanita Persatuan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim, yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa syukur.
Sebagai penguatan spiritual, kegiatan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Moh. Al Faiz, Lc., M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT sehingga menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak amal kebajikan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan semangat berbagi sebagai bagian dari karakter seorang muslim yang beriman dan bertakwa.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Melalui kolaborasi antara Dharma Wanita Persatuan, UPZ, LAZ, dan BAZNAS, kegiatan ini berhasil memberikan manfaat kepada 104 anak yatim sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun kepedulian sosial di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Jember.
Diharapkan kegiatan Santunan Anak Yatim ini dapat menjadi agenda yang terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari syiar Islam, penguatan nilai-nilai kemanusiaan, serta wujud nyata kepedulian keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Jember kepada masyarakat. Semoga seluruh amal kebaikan para donatur dan pihak yang terlibat menjadi ladang pahala serta membawa keberkahan bagi semua.
Fauziah_Kabjember
DHARMA WANITA PERSATUAN PERUMDA GIRI TIRTA PDAM KABUPATEN GRESIK TELAH MENGADAKAN KEGIATAN.
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa
KETERANGAN PROGRAM :
1. Dharma Wanita Persatuan Perumda Giri Tirta PDAM Kabupaten Gresik
2. Hari / Tanggal : Sabtu, 13 Juni 2026
3. Waktu : 08.30 WIB
4. Tempat : Sekretariat DWP Perumda Giri Tirta Gresik, Jl. Jaksa Agung Suprapto No.41 Gresik
5. Acara : Pertemuan Rutin dan Pelatihan Perawatan Jenazah
SUSUNAN ACARA :
1. Pembukaan ( MC Ibu Didik Hariatno )
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan ( Ibu Yenni Wachid )
3. Pembacaan Notulen bulan Mei 2026 ( Ibu Lasmanto)
4. Sambutan / pengarahan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Perumda Giri Tirta PDAM Kabupaten Gresik ( Ibu Kurnia Suryandi )
5. Pelatihan Perawatan Jenazah
6. Foto Bersama
7. Penutup & Doa
URAIAN KEGIATAN :
Tujuan, harapan dan manfaat diadakan Kegiatan Pelatihan Perawatan Jenazah oleh bidang sosial budaya untuk anggota DWP Perumda Giri Tirta Gresik adalah sbb :
Tujuan Kegiatan adalah :
1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota DWP Perumda Giri Tirta PDAM Gresik mengenai tata cara perawatan jenazah sesuai syariat Islam.
2. Membekali peserta dengan kemampuan praktik penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman.
3. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelaksanaan fardhu kifayah sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.
4. Mempersiapkan anggota DWP Perumda Giri Tirta PDAM Gresik agar mampu berperan aktif membantu keluarga maupun masyarakat saat diperlukan.
Harapan Kegiatan adalah:
1. Peserta dapat memahami dan menerapkan tata cara perawatan jenazah dengan baik, benar, dan sesuai tuntunan syariat.
2. Anggota DWP Perumda Giri Tirta Gresik menjadi lebih siap, percaya diri, dan sigap dalam membantu penyelenggaraan jenazah di lingkungan sekitar.
3. Terbentuknya kader-kader DWP Perumda Giri Tirta PDAM Gresik yang mampu menjadi penggerak kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat.
4. Ilmu yang diperoleh dapat disebarluaskan kepada keluarga dan lingkungan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Manfaat Kegiatan adalah :
1. Meningkatkan wawasan, keterampilan, dan kesiapan anggota dalam penyelenggaraan jenazah.
2. Menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.
3. Memperkuat nilai-nilai keagamaan serta pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan fardhu kifayah.
4. Meningkatkan peran aktif Dharma Wanita Persatuan Perumda Giri Tirta Gresik dalam mendukung kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat bagi seluruh anggota DWP Perumda Giri Tirta PDAM Gresik dalam menjalankan peran sebagai perempuan yang berilmu, peduli, dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai tuntunan agama.
Demikian laporan rangkaian kegiatan Dharma Wanita Persatuan Perumda Giri Tirta PDAM Gresik pada bulan Mei 2026.
Terima Kasih.
DWP UP RSU Soebarkat Tjitroadmojo mengikuti kegiatan rapat pleno yang diselenggarakan oleh DWP Kota Salatiga pada hari Kamis tanggal 18Juni 2026 pukul 12.30 WIB di Gedung PDAM Kota Salatiga. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Dilanjutkan Mars DWP, laporan dari sekretaris dan laporan bidang ekonomi, bidang pendidikan dan Sosial Budaya.. Dari DWP UP RSU Soebarkat Tjitroadmojo yang mewakili hadir ibu Widada.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur
Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro
Telah Melaksanakan Kegiatan
Bidang : Pendidikan
Program : Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak
Kegiatan: Edukasi Parenting & Pencegahan Bullying
Hari/Tanggal: =Selasa/9 Juni 2026
Waktu: =13.00 – 14.00 WIB
Lokasi: Rumah Ibu Nur Aisyah (Anggota Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro ) Jl. Ikan Lele Utara No. 5 A Perumnas Sukomulyo Lamongan
Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro
Peserta yang Hadir
Uraian Program
Dalam rangka menjalankan program Peningkatan Kapasitas SDM DWP CDK WIlayah Bojonegoro melaksanakan Penguatan peran keluarga dalam pendidikan karakter anak adalah faktor utama dalam membentuk kepribadian, sikap, serta nilai-nilai moral yang menjadi dasar perkembangan anak. Keterlibatan keluarga secara aktif dalam proses pengasuhan dan pendidikan dapat membantu menanamkan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, dan rasa hormat. Melalui komunikasi yang baik, keteladanan orang tua, serta lingkungan keluarga yang harmonis, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan Program Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak sebagai upaya meningkatkan kapasitas anggota dalam mendampingi tumbuh kembang anak, menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini, serta memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama. Kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan antaranggota, meningkatkan wawasan tentang pola asuh yang efektif, serta mendukung terwujudnya generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.
Susunan Acara
13.00 - 13.40 WIB : Penyampaian materi oleh Narasumber
Narasumber menyampaikan Materi Parenting Anak Usia Dini menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang positif, penuh kasih sayang, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Orang tua perlu memahami bahwa setiap anak memiliki karakter dan perkembangan yang berbeda, sehingga diperlukan kesabaran dalam menghadapi berbagai tantangan seperti anak susah makan, tantrum, keterlambatan bicara, maupun kesulitan bersosialisasi. Pengasuhan yang baik dapat dilakukan dengan membangun komunikasi yang hangat, memberikan stimulasi yang tepat, menerapkan disiplin tanpa kekerasan, serta membatasi penggunaan gawai sesuai usia anak. Selain itu, hubungan emosional atau bonding yang kuat antara orang tua dan anak perlu dibangun melalui aktivitas sederhana seperti bermain bersama, mendengarkan cerita anak, membaca buku, makan bersama, dan memberikan perhatian yang berkualitas. Dengan pengasuhan yang konsisten dan lingkungan keluarga yang mendukung, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, percaya diri, serta memiliki perkembangan sosial dan emosional yang optimal.
13.40 – 14.00 WIB : Diskusi dan Tanya Jawab
Peserta menanyakan beberapa hal terkait parenting anak usia dini seperti bagaimana mengatasi anak yang suka tantrum, sulit makan dan sulit untuk tidur siang. Narasumber membagikan trik dalam menjalankan parenting anak.
Pembuat Laporan
Ny. Mustika Sauqi Albana
Sekretaris 2
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro