Keikutsertaan Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan ikut Pula ketua Dharma Wanita Persatuan memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan gerak jalan. Dengan langkah yang penuh semangat dan kebeersamaan anggota DWP menunjukkan antusiasme dalam menyukseskan kegiatan yang sarat dengan nilai persatuan dan kekompakan. Bukan sekadar latihan dan berjalan bersama, kegiatan ini menjadi simbol semangat untuk terus menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif. Semangat bergerak, semangat bersatu, Indonesia maju!Dirgahayu NKRI yang ke 81,MERDEKA !
[KAB. POLEWALI MANDAR]
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
Bidang : Sekretariat
Keterangan program :
1. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
2. Hari, Tanggal : Senin, 03 Agustus 2026,
3. Lokasi / Tempat : Masjid Ulfatunnisa Dusun Paropo Desa Mombi
4. Pukul : 13:45 WITA s/d selesai,
5. Jumlah Peserta : 2 orang Anggota DWP Unsur KUA Kecamatan Alu, dan Anggota Majelis taklim ± 8 orang anggota majelis taklim
Dokumentasi kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) bertujuan untuk mencatat, merekam, dan melaporkan seluruh rangkaian aktivitas organisasi sebagai bentuk akuntabilitas, transparansi, dan bahan evaluasi. Tujuan dokumentasi kegiatan DWP yaitu:
a. Bentuk Akuntabilitas dan Laporan Pertanggungjawaban: Dokumentasi (foto, video, notulen, laporan tertulis) digunakan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan program kerja, baik di tingkat pusat, instansi, maupun unit, kepada pengurus dan anggota.
b. Media Evaluasi Program Kerja: Rekaman kegiatan memudahkan pengurus melakukan evaluasi terhadap keberhasilan atau kendala yang dihadapi dalam program yang telah dilaksanakan.
c. Arsip Sejarah Organisasi: Sebagai jejak rekam, dokumentasi berfungsi sebagai arsip sejarah yang mencatat dinamika dan perkembangan organisasi dari waktu ke waktu.
d. Pendukung E-Reporting (Pelaporan Elektronik): Dalam era digital, dokumentasi foto dan video wajib diunggah dalam sistem e-reporting DWP untuk memastikan kegiatan terdata secara sistematis dan transparan.
e. Media Informasi dan Sosialisasi: Dokumentasi digunakan untuk menyebarluaskan kegiatan DWP kepada pihak eksternal, meningkatkan citra positif, serta menunjukkan keterlibatan DWP dalam mendukung pembangunan.
f. Bukti Keaktifan Organisasi: Foto-foto dokumentasi menjadi bukti sah bahwa kegiatan rutin seperti pertemuan, pelatihan, atau kegiatan sosial telah dilaksanakan.
Rangkaian Kegiatan
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu melaksanakan kegiatan pengabadian momen di tengah kegiatan pembinaan majelis taklim. Agenda ini telah melalui proses koordinasi yang secara langsung dilakukan oleh Ibu Ketua majelis Taklim dan Ibu Ketua DWP Kua Kecamatan Alu.
Pengabadian visual kegiatan DWP dilakukan untuk memastikan setiap agenda terekam dengan baik demi kepentingan administrasi, evaluasi, dan transparansi organisasi. Partisipasi aktif DWP diharapkan menjaga silaturahmi bersama masyarakat khususnya dalam kegiatan pengembangan kegiatan keagamaan
[KAB. POLEWALI MANDAR]
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
Bidang : Sekertariat
Keterangan program :
1. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
2. Hari, Tanggal : Senin, 10 Agustus 2026,
3. Lokasi / Tempat : Masjid Ruhamaa Dusun Paropo Desa Mombi
4. Pukul : 13 : 00 WITA s/d selesai,
5. Jumlah Peserta : Anggota DWP Unsur KUA Kecamatan Alu, Kepala KUA, Penyuluh Agama , Anggota Majelis taklim
Tujuan utama kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam membina majelis taklim adalah untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat karakter religius anggota maupun masyarakat luas. Kegiatan ini berfungsi sebagai agen pembentuk karakter dan peningkatan kapasitas istri ASN.
Rangkaian Kegiatan
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Polewali Mandar unsur KUA Kecamatan Alu, Mengawali bulan Februari dengan kegiatan pembinaan Majelis Taklim Ulfatunnisa di masjid ruhama Desa Mombi. Agenda ini dilaksanakan setiap hari Senin dan rabu dengan menghadirkan Kepala Kua, Penyuluh Agama sebagai pembawa materi dan Anggota DWP sebagai bentuk aktualisasi kerja sama dalam pembinaan kegiatan GBBAQ.
Pembinaan diharapkan dapat Meningkatkan pemahaman tentang cara mengaji dengan tepat dan sesuai dengan kaidah, menambah pengamalan, dan penghayatan ajaran Islam agar terbentuk manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Menjadi wadah silaturahmi, menjalin kebersamaan, dan meningkatkan kekompakan antar anggota DWP maupun dengan masyarakat. Memberikan edukasi terkait peran perempuan dalam keluarga, moderasi beragama, dan nasionalisme. Meningkatkan kompetensi anggota dalam mengelola majelis taklim yang mandiri, inovatif, dan produktif. Semoga hal ini dapat membangun hubungan koordinatif dengan berbagai pihak dan memperkuat sinergi antara DWP dan instansi terkait (seperti Kementerian Agama).
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kesatuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kota Bima menggelar pertemuan rutin dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang berlangsung di Kantor SatPol PP Kota Bima, pada hari Senin, tanggal 10 Agustus 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ibu Ketua DWP SatPol PP Kota Bima, Ny. Indriyani Ramdhani Erwin Rahardi. Dalam sambutannya, Ibu Ketua DWP SatPol PP Kota Bima menyampaikan bahwa pertemuan rutin kali ini sangat istimewa karena berlangsung dalam nuansa perayaan HUT ke-81 RI. Pertemuan yang merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja organisasi tahun 2026 tersebut diikuti oleh seluruh anggota DWP sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kekompakan antaranggota. Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DWP Satpol PP juga menggelar senam sehat yang diikuti oleh para anggota, pada hari kamis, tanggal 14 Agustus 2026. Ny. Indriyani Ramdhani Erwin Rahardi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan keluarga besar SatPol PP Kota Bima.
[KAB. POLEWALI MANDAR]
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
Bidang : Sekretariat Keterangan program :
1. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
2. Hari, Tanggal : Jum’at, 14 Agustus 2026,
3. Lokasi / Tempat : Kantor Kua Kecamatan Alu
4. Pukul : 09:14 s/d selesai,
5. Peserta : Anggota DWP Unsur KUA Kecamatan Alu
Tujuan Kegiatan:
1. Meningkatkan kesiapan dan kemampuan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) KUA Kecamatan Alu dalam melaksanakan tugas pada Pertemuan Rutin DWP Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar.2. Memberikan pemahaman kepada anggota mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditetapkan.
3. Meningkatkan keterampilan anggota dalam tata kelola administrasi organisasi, termasuk penyusunan surat-menyurat, pengelolaan kearsipan, dan penyusunan laporan melalui sistem E-Reporting sesuai pedoman DWP Pusat.
4. Membangun koordinasi, kerja sama, dan kekompakan antar anggota dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi.
5. Mewujudkan pelaksanaan kegiatan DWP yang tertib, profesional, efektif, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan organisasi.
Rangkaian Kegiatan
Rangkaian Kegiatan Latihan Pemantapan Petugas pada Pertemuan Rutin DWP Kabupaten
Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten, Unsur DWP Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu melaksanakan kegiatan latihan pemantapan petugas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan anggota dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab yang telah ditetapkan sesuai dengan pembagian peran masing-masing.
Latihan pemantapan ini dinilai penting sebagai sarana pembinaan kemampuan anggota agar dapat menjalankan tugas secara percaya diri, terkoordinasi, dan profesional. Melalui kegiatan ini, setiap petugas memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tugas pokok, tata cara pelaksanaan kegiatan, serta pentingnya kerja sama dalam menyukseskan pelaksanaan Pertemuan Rutin DWP Kabupaten. Diharapkan, melalui latihan ini seluruh petugas mampu melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib, lancar, dan mencapai tujuan yang diharapkan.
KEGIATAN GERAK JALAN DWP KABUPATEN ENREKANG Dalam Rangka memeriahkan HUT RI Ke -81 DWP Kabupaten Enrekang Turut serta mengikuti Gerak Jalan Peserta: Ketua dan Pengurus serta anggota DWP Kabupaten Enrekang yang dilaksanakan pada Hari/Tanggal: Minggu, 16 Agustus 2026, Tempat Star : Depan Kantor Perpustakaan dan Pinis depan Rujab bupati Enrekang Hasil Kegiatan: Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekompakan. Keikutsertaan DWP dalam gerak jalan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, menjaga kebugaran, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Besuki mengikuti kegiatan Literasi Keuangan Dharma Wanita Persatuan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Pelaporan Keuangan DWP yang Baik dan Benar serta Smart Investment with Live Investment, dengan materi yang memberikan wawasan mengenai pengelolaan keuangan yang baik, bijak, dan bertanggung jawab serta pentingnya meningkatkan literasi dalam berinvestasi. Melalui kegiatan ini, anggota DWP Kecamatan Besuki memperoleh pengetahuan dan wawasan baru yang diharapkan dapat diterapkan dalam mengelola keuangan secara lebih cerdas, terencana, dan bijaksana.
LAPORAN KEGIATAN JAM MENGAJI A. Identitas Kegiatan Nama Organisasi Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang Jenis Laporan Laporan Kegiatan Rutin / Jam Mengaji Periode Laporan, Rabu, 12 Agustus 2026 Tanggal Pelaksanaan Setiap Hari Rabu, pukul 08.00 WIB Tempat (Masjid At-Taqwa Pemerintah Kabupaten Empat Lawang) Jumlah Peserta 110 orang B. Pendahuluan Jam mengaji merupakan salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Kepala OPD dan anggotanya Masing-masing Instansi sebagai wadah untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat tali persaudaraan antar OPD. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala dengan harapan dapat membentuk pribadi yang berakhlak mulia, berilmu, dan bermanfaat bagi keluarga serta lingkungan. Tujuan Kegiatan: Meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an dengan baik dan benar. Menambah wawasan agama Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mempererat silaturahmi dan kekompakan antar anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Menumbuhkan semangat ibadah dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. C. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan jam mengaji dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu, Pukul 08.00 wib hingga selesai. Susunan Acara: Pembukaan oleh pembawa acara Pembacaan ayat suci Al-Qur'an secara bersama-sama Penyampaian materi dan penjelasan agama oleh pengajar Tanya jawab dan diskusi Doa penutup dan penyerahan konsumsi D. Kehadiran Peserta Secara umum kehadiran anggota sangat baik dan antusias mengikuti kegiatan. Rata-rata jumlah peserta yang hadir setiap pertemuan adalah 15 orang dari total 45 anggota. Kehadiran terus ditingkatkan melalui pemberitahuan dan pengingat sebelum kegiatan dimulai. E. Kendala dan Solusi Kendala yang Dihadapi: Beberapa anggota berhalangan hadir karena kesibukan rumah tangga maupun pekerjaan. Ruangan dan fasilitas yang terbatas pada saat jam mengaji berlangsung. Upaya dan Solusi: Memberikan pengumuman lebih awal agar anggota dapat mengatur waktu. Mengatur tempat duduk dan jadwal secara bergantian agar tetap nyaman dan tertib. F. Penutup Kegiatan jam mengaji pada periode ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sesuai rencana yang telah disusun. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dan semakin bermanfaat bagi peningkatan kualitas keimanan serta persatuan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Kebudayaan. Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan rutin.
Nama Kegiatan Lomba Berbusana Kebaya Penyelenggara Dharma Wanitta Persatuan Kabupaten Empat Lawang Pelaksana Panitia Perayaan HUT RI ke-81 Waktu Pelaksanaan 11 Agustus 2026 Tempat Lapangan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang Tema Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur — Melestarikan Budaya Bangsa Peserta Ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Ibu dr. PUSPITA KURNIA SARI SEFZA DORIS) II. PENDAHULUAN Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, berbagai kegiatan positif digelar untuk memeriahkan suasana sekaligus melestarikan kekayaan budaya bangsa. Salah satu kegiatan yang paling ditunggu dan memukau adalah Lomba Memakai Kebaya. Kebaya bukan sekadar pakaian tradisional Indonesia, melainkan simbol keanggunan, kesopanan, jati diri wanita Indonesia, serta warisan budaya luhur yang patut dijaga dan dilestarikan. Melalui lomba ini, diharapkan semakin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri sekaligus memeriahkan suasana kemerdekaan dengan penampilan yang cantik, sopan, dan berkarakter. III. MAKSUD DAN TUJUAN Memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dengan kegiatan yang penuh keindahan dan keanggunan budaya bangsa. Melestarikan warisan budaya bangsa, khususnya busana kebaya, agar tetap dikenal, dicintai, dan dipakai di masa kini maupun mendatang. Menumbuhkan rasa percaya diri, keanggunan, serta kesadaran akan sopan santun dan tata krama. Mempererat kebersamaan dan kerukunan antar warga/anggota dalam suasana kemerdekaan yang penuh sukacita. IV. PELAKSANAAN KEGIATAN A. Waktu dan Tempat Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang sebagai salah satu rangkaian acara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. B. Persiapan Panitia menyusun ketentuan lomba meliputi syarat peserta, kriteria penilaian, serta tata tertib pelaksanaan. Peserta mendaftarkan diri sebelumnya dan mempersiapkan busana kebaya serta perlengkapan penunjang yang rapi, sopan, dan sesuai etika. Tempat acara disiapkan dengan baik agar tertib, nyaman, dan tertata rapi demi kelancaran jalannya lomba. C. Pelaksanaan Lomba berlangsung dengan penuh keanggunan dan suasana yang sangat memukau. Satu per satu peserta tampil dengan berjalan tertib, menampilkan busana kebaya dengan rapi, anggun, dan penuh rasa percaya diri. Setiap peserta tampil menonjolkan keindahan kebaya beserta kain pendamping dan aksesori yang serasi, mencerminkan kesopanan serta keanggunan wanita Indonesia. Penilaian dilakukan oleh tim juri dengan memperhatikan aspek: kerapian dan keserasian busana, keanggunan sikap dan jalan, kesesuaian kebaya dengan penampilan, kelengkapan dan kerapian penampilan, serta sikap dan pembawaan yang sopan. Suasana tampak meriah dan penuh kekaguman. Hadirin memberikan tepuk tangan yang hangat kepada setiap peserta sebagai tanda apresiasi dan penghargaan atas penampilan yang menawan. Semua tampil dengan penuh semangat dan rasa gembira menyambut hari kemerdekaan. V. HASIL DAN PENCAPAIAN Lomba berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan penuh suasana yang indah serta menyenangkan. Seluruh peserta tampil anggun, sopan, dan menunjukkan rasa percaya diri yang baik saat tampil. Terjalin kebersamaan dan kerukunan yang hangat antar sesama peserta maupun warga yang hadir. Warisan budaya kebaya tampil makin lestari, dan peserta semakin bangga memakai busana tradisional Indonesia. Telah terpilih pemenang Juara I, II, dan III berdasarkan penilaian juri secara objektif dan transparan. VI. KENDALA DAN SARAN Kendala Sebagian peserta masih terlihat sedikit malu sehingga pembawaan belum sepenuhnya luwes dan tenang. Perbedaan ketersediaan dan jenis kebaya membuat keserasian penampilan memiliki variasi yang cukup beragam. Saran Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak yang mengenal, mencintai, dan terbiasa tampil anggun dengan busana kebaya. Pada kegiatan mendatang, dapat diberikan arahan atau contoh sederhana mengenai cara berpakaian dan berjalan yang anggun agar penampilan semakin serasi dan memukau. VII. PENUTUP Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai catatan pelaksanaan kegiatan. Lomba Memakai Kebaya dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 telah terlaksana dengan baik dan penuh keindahan. Semoga semangat melestarikan budaya bangsa senantiasa tertanam di hati kita, seiring dengan semangat kemerdekaan yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Kebanggaan menjadi anak Indonesia tercermin pula dalam menjaga warisan budaya, salah satunya dengan tampil anggun dan berbudaya memakai kebaya di setiap kesempatan yang tepat. Semoga ke depan kegiatan-kegiatan bernilai luhur seperti ini dapat terus berjalan dan semakin mempesona.
LOMBA BACA PUISI TINGKAT ANAK DALAM RANGKA HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 I. INFORMASI UMUM KEGIATAN Uraian Keterangan Nama Kegiatan Lomba Baca Puisi Tingkat Anak Penyelenggara Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Empat Lawang Pelaksana Panitia Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Empat Lawang Perayaan HUT RI ke-81 Waktu Pelaksanaan 171 Agustus 2026 Tempat Ruang Madani Kabupaten Empat Lawang Tema Nusantara Baru: Indonesia Maju Peserta (Anak-anak usia 6–13 tahun] (Anak dari Desi M. Zuhdi Kepala Bidang Pembinaan SD) II. PENDAHULUAN Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, diselenggarakan berbagai perlombaan untuk anak-anak guna menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini. Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme sangat besar adalah Lomba Baca Puisi Tingkat Anak. Kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan semata, melainkan sarana yang tepat untuk melatih keberanian, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melatih kemampuan berbicara dan mengungkapkan perasaan dengan baik dan benar. Melalui puisi yang dibacakan, anak-anak menyampaikan ungkapan syukur, bangga, dan cinta kepada tanah air Indonesia yang merdeka. III. MAKSUD DAN TUJUAN Memeriahkan suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan kegiatan yang positif dan mendidik. Menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai jasa pahlawan, dan menanamkan semangat kebangsaan kepada anak-anak sejak usia dini. Melatih kemampuan berbicara di depan umum, kepercayaan diri, serta kepekaan perasaan dan penghayatan kata-kata. Menggali dan mengembangkan bakat serta minat anak-anak di bidang seni bahasa dan sastra. IV. PELAKSANAAN KEGIATAN A. Waktu dan Tempat Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa 11 Agustus 2026, bertempat di Ruang Madani bertepatan dengan rangkaian perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. B. Persiapan Panitia telah menyusun ketentuan lomba, antara lain syarat peserta, kriteria penilaian, serta puisi bertema kemerdekaan yang dapat dipilih atau disiapkan peserta. Para peserta mendaftarkan diri sebelumnya dan melakukan latihan sederhana agar siap tampil dengan sebaik-baiknya. Tempat pelaksanaan telah disiapkan agar tertib, nyaman, dan tertata rapi. C. Pelaksanaan Lomba berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Satu per satu peserta maju ke depan untuk membacakan puisi yang telah dipersiapkan. Dengan suara yang lantang, penjiwaan yang menyentuh hati, dan gerakan yang sopan, anak-anak membacakan syair-syair tentang kemerdekaan, keindahan negeri, dan rasa bangga menjadi anak Indonesia. Penonton yang hadir tampak terkesan dan sesekali memberikan tepuk tangan sebagai tanda apresiasi kepada keberanian dan kemampuan para peserta. Meskipun masih ada anak-anak yang sedikit malu atau gugup, mereka tetap berusaha menyelesaikan pembacaan puisi hingga selesai dengan penuh semangat. Penilaian dilakukan oleh tim juri dengan memperhatikan aspek: kesesuaian lafal dan intonasi, kejelasan suara, penghayatan dan penjiwaan, sikap dan gerakan, serta kesesuaian tema puisi dengan semangat kemerdekaan. V. HASIL DAN PENCAPAIAN Lomba berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh suasana yang menyentuh serta menyenangkan. Anak-anak menunjukkan keberanian yang luar biasa serta kemampuan menyampaikan isi puisi dengan baik dan penuh rasa cinta tanah air. Terpilih pemenang juara I, berdasarkan penilaian juri, sekaligus memberikan dorongan semangat kepada seluruh peserta agar terus berkarya dan berlatih. Kegiatan ini berhasil menanamkan semangat kemerdekaan dan rasa bangga terhadap bangsa Indonesia di hati anak-anak. VI. KENDALA DAN SARAN Kendala Sebagian peserta masih terlihat gugup sehingga ada bagian lirik yang kurang lancar. Suara beberapa peserta belum terdengar cukup lantang atau penjiwaan puisi belum maksimal. Saran Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering agar anak-anak semakin terlatih dan percaya diri. Pada kegiatan selanjutnya, dapat diberikan panduan atau pembinaan singkat sebelum lomba agar kemampuan peserta semakin berkembang. VII. PENUTUP Demikian laporan kegiatan ini dibuat. Lomba Baca Puisi Tingkat Anak dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 telah terlaksana dengan baik dan penuh sukacita. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi perkembangan anak-anak, menumbuhkan semangat cinta tanah air, serta melahirkan generasi muda yang cerdas, berani, dan berbakti kepada bangsa dan negara. Semangat kemerdekaan yang terucap dari bait-bait puisi anak-anak menjadi harapan indah bagi masa depan Indonesia berdaulat, adil dan makmur.