Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Menggala Ny.Santi Sopiyan,SE.,MM Menghadiri Pertemuan Rutin yang di adakan di gedung Deklanasda Tulang Bawang
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Subang melaksanakan kunjungan ke posyandu binaan. DATA KEGIATAN. Bidang: Sosial Budaya, Program Kerja : Ketahanan Keluarga , Kegiatan : Gerakan Sehat . Nama Kegiatan: Kunjungan ke Posyandu Saliyah Binaan Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Subang. Pelaksanaan : Hari Kamis , tanggal 5 November 2026. Waktu: Pukul 08.30 WIB s.d. selesai. Tempat: Pos pelayanan terpadu Saliyah beralamat diblok Ciereng RW13 Kelurahan Dangdeur Subang. Pengurus yang Hadir 4 orang yaitu 1.Ny. Novi Achmad (Ketua DWP) 2.Ny.Erna Endang (anggota bidang sosial budaya)., 3. Ny. Yayah Aju (ketua bidang pendidikan).4. Ny. Sri Nana (Bendahara) .Adapun petugas posyandu yang melayani penimbangan balita ada 5 orang yaitu 1. Ibu Nengsih 2. Ibu Sukaenah 3.Ibu Rosmawati 4. Ibu Eti dan 5. Ibu Neni dan satu orang bidan desa yaitu Bidan Enung. Posyandu Saliyah mengadakan pelayanan kesehatan balita , ibu hamil dan lansia diminggu pertama setiap bulannya . Untuk balita yang datang di awal bulan Oktober ini ditimbang dan diperiksa perkembangannya dari usia 0- 11 bulan bayi laki-laki ada 2 orang dan bayi perempuan 0 , dari usia 12 - 23 bulan laki -laki ada 7 orang dan perempuan ada 3 orang dan untuk bayi 24 - 59 bulan laki-laki ada 11 orang dan perempuan ada 7 orang dengan jumlah total sebanyak 30 orang. URAIAN KEGIATAN : Pada hari Kamis tanggal 5 November 2026 pengurus Dharma Wanita Persatuan RSUD Subang mengadakan kunjungan ke posyandu saliyah sebagai posyandu binaan DWP RSUD Subang. Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari pendataan perkembangan tumbuh kembang anak yang dicatat dIbuku KIA ( Kesehatan Ibu dan Anak) yang mencakup menimbang berat badan balita, mengukur tinggi badan balita dan pemberian makanan tambahan bergizi gratis, juga pemberian imunisasi DPT.. Posyandu Saliyah juga memberikan informasi dan edukasi serta pelayanan kesehatan kepada ibu-hamil dan ibu lansia juga kepada ibu-ibu yang memiliki balita tentang cara merawat anak dan menjaga kesehatan anak..Selain itu pada ,minggu ini anak balita diberikan imunisasi campak booster MAKSUD DAN TUJUAN : diadakannya kegiatan ini yaitu : 1. Melaksanakan konsolidasi eksternal terhadap posyandu binaan 2. Mengevaluasi perkembangan balita diposyandu binaan 3. Menyeleraskan program bidang sosial budaya 4. Mempererat silaturahmi dengan ibu-ibu kader posyandu 5. Meningkatkan solidaritas dan kekompakan dengan posyandu binaan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas. MANFAAT: DAN HARAPAN dari kegiatan mengunjungi posyandu binaan yaitu 1. Terwujudnya koordinasi dan komunikasi mengenai perkembangan balita diposyandu binaan.2.Meningkatnya perkembangan kesehatan balita diposyandu binaan 3. Terciptanya suasana yang harmonis bagi anak balita, ibu hamil dan lansia. 4.Terbangunnya kesinambungan pelaksanaan program kerja yang lebih terarah dan terukur. PUBLIKASI: Melalui pelaksanaan kunjungan Posyandu binaan ini, diharapkan Dharma Wanita Persatuan RSUD Kabupaten Subang semakin meningkatkan kualitas pelayanan yang berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program kerja bidang sosial budaya serta mempererat kebersamaan antar pengurus, dengan kader lingkungan setempat sehingga keberadaan Dharma Wanita Persatuan RSUD dapat terus memberikan kontribusi positif dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Subang. Penulis Laporan : Ny. Susan Yaya
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Menggala Ny.Santi Sopiyan,SE.,MM Menghadiri Rapat Pembahasan HUT DWP yang di adakan di gedung dklanasda Tulang Bawang,Pada Hari Kamis 05 November 2026,Pukul 09.00 Wib s/d Selesai
Dharma Wanita Persatuan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan menghadiri undangan Rapat Persiapan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan, pada : Bidang : Sosial Budaya Program : Wawasan Keanekaragaman Budaya Kegiatan : Rapat Persiapan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan Hari/Tanggal: Kamis, 05 November 2026 Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. selesai Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan Tempat: Gedung 3, Ruang Seminar Lt. 3A Pusat Pemerintah Kota Tangerang Selatan Pakaian: Bebas Rapi Jumlah Peserta : ± 20 Peserta Susunan acara : 1. Registrasi Peserta 2. Pembukaan Acara oleh Ibu Monalisa Indrawati Bambang Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan 3. Pembukaan Acara oleh Ibu Ocha Ketua Panitia Penyelenggara Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan 4. Penutup Uraian Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan mengikuti rapat persiapan Hari Ulang Tahun ke-27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan yang diselenggarakan pada hari Kamis, 5 November 2026, bertempat di Gedung 3, Ruang Rapat Seminar Lantai 3A, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan dibuka oleh Ibu Monalisa Indrawati Bambang Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan. Acara dilanjutkan dengan Pembukaan Acara oleh Ibu Ocha Ketua Panitia Penyelenggara Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan. Rapat persiapan ini dilaksanakan sebagai bagian dari koordinasi dan pemantapan rencana penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, membahas rencana pelaksanaan kegiatan, serta mempersiapkan berbagai kebutuhan dan teknis penyelenggaraan agar acara dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan rencana. Dalam rapat tersebut, para peserta melakukan koordinasi dan pembahasan terkait persiapan kegiatan, pembagian tugas, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan. Rapat Persiapan Hari Ulang tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan bertujuan untuk : 1. Mempersiapkan pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan agar berjalan lancar, tertib, dan sukses. 2. Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar pengurus serta perwakilan Dharma Wanita Persatuan perangkat daerah. 3. Menyamakan persepsi mengenai rencana, konsep, dan teknis pelaksanaan kegiatan. 4. Membahas pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung penyelenggaraan acara. 5. Memperkuat sinergi dan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan rapat persiapan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan, diperoleh informasi mengenai susunan acara dan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan. Rangkaian kegiatan yang direncanakan meliputi registrasi peserta, pembukaan, laporan panitia, penyampaian sambutan, penghargaan bagi bank sampah terbaik dan peserta workshop digital marketing terbaik, penghargaan kategori Dharma Wanita Persatuan Organisasi Perangkat Daerah terbaik, penghargaan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan, workshop digital marketing, seminar, serta penutupan dan ramah tamah. Rapat ini menjadi sarana koordinasi dalam mempersiapkan rangkaian acara, menyamakan persepsi, serta memastikan kesiapan panitia dan pihak terkait dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan. Dharma Wanita Persatuan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi dalam rapat sebagai bentuk dukungan terhadap program dan kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan serta komitmen untuk berkontribusi dalam mensukseskan peringatan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang baik antar pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan sehingga seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke 27 Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan dapat terlaksana secara optimal, tertib, dan sukses. Kegiatan ini dihadiri oleh : 1. Ibu Suci Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan, 2. Ibu Nina Maylina Robbi dan Ibu Altira Gustiara Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan, 3. Ibu Diana Aries Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan, 4. Ibu Bani Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, 5. Ibu Ocha Perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan, dan 6. Ibu – Ibu Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Tangerang Selatan.
Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat. Melaksanakan kegiatan pemilahan sampah dan penimbangan bank sampah RW 04 Duripulo Kel.Duri Pulo Kec. Gambir. Pada hari Kamis tanggal 05 November 2026, pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai. yang di hadiri oleh Ibu-ibu warga RW 04 Duripulo Kel.Duripulo dan Ibu - Ibu Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat yaitu ibu Novi Herawati. Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan Peraturan Gubernur 77 tahun 2020 dan menyadarkan kepada warga untuk memilah sampah dari sumbernya.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Toba melaksanakan pertemuan rutin di lingkungan Kantor Disdukcapil Kabupaten Toba, Kamis (5/11/2026). Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua DWP Disdukcapil Kabupaten Toba beserta jajaran pengurus dan seluruh anggota DWP Disdukcapil Kabupaten Toba. Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan, dan pembacaan notulen pertemuan sebelumnya. Dalam arahannya, Ketua DWP Disdukcapil Kabupaten Toba menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kekompakan seluruh anggota. Ia menekankan pentingnya peran DWP sebagai pendamping suami sekaligus sebagai mitra dalam mendukung program-program Disdukcapil Kabupaten Toba, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
LAPORAN KEGIATAN
KEHADIRAN KETUA DWP UP DISKOMINFO KOTA SOLOK PADA PERTEMUAN GABUNGAN LEMBAGA ADAT KOTA SOLOK DAN KEGIATAN PULANG BASAMO, MARAKEK RASO BERSAMA MANDEH MINANG MANCANEGARA
I. PENDAHULUAN
Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta meningkatkan sinergi antara unsur adat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi perempuan, telah dilaksanakan kegiatan Pertemuan Gabungan Lembaga Adat Kota Solok yang melibatkan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan Bundo Kanduang.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Pulang Basamo, Marakek Raso bersama Mandeh Minang Mancanegara sebagai bentuk upaya mempererat hubungan persaudaraan masyarakat Minangkabau, baik yang berada di kampung halaman maupun yang berdomisili di luar negeri.
Pertemuan ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi, memperkuat kebersamaan, bertukar informasi, serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap pelestarian adat dan budaya Minangkabau.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP UP Diskominfo Kota Solok, Ny. Henny Nurzal Gustim, turut menghadiri kegiatan sebagai bentuk partisipasi aktif dan dukungan Dharma Wanita Persatuan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, penguatan silaturahmi, serta pelestarian nilai-nilai adat dan budaya daerah.
II. DASAR KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan:
1. Surat Undangan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Solok Nomor: 135/LKAAM/SLK/X-2026 tanggal 28 Oktober 2026, perihal Undangan.
2. Undangan kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan beserta dua orang pengurus untuk menghadiri Pertemuan Gabungan Lembaga Adat Kota Solok.
3. Agenda kegiatan Pertemuan Gabungan Lembaga Adat yang terdiri dari LKAAM, KAN, dan Bundo Kanduang.
4. Agenda kegiatan Pulang Basamo, Marakek Raso bersama Mandeh Minang Mancanegara.
5. Upaya mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat sinergi antara unsur adat, pemerintah daerah, serta organisasi perempuan dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya Minangkabau.
6. Program kerja DWP UP Dinas Komunikasi dan Informatika bidang sosial budaya dalam rangka partisipasi pada kegiatan kebudayaan serta kemasyarakatan di Kota Solok.
III. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN
Maksud kegiatan ini adalah bentuk partisipasi aktif DWP UP Dinas Komunikasi dan Informatika dalam mendukung pelestariaan adat dan budaya daerah Kota Solok serta untuk menjalin hubungan silaturahmi yang erat dengan lembaga adat.
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah:
1. Mempererat tali silaturahmi antara unsur adat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi perempuan.
2. Memperkuat hubungan persaudaraan masyarakat Minangkabau, termasuk masyarakat Minang yang berada di luar negeri.
3. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi antarlembaga dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
4. Memperkuat peran perempuan dalam menjaga, mempertahankan, dan melestarikan adat serta budaya Minangkabau.
5. Meningkatkan kepedulian terhadap keberlangsungan nilai-nilai adat, tradisi, dan kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Minangkabau.
6. Membangun sinergi antara organisasi perempuan dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
7. Menambah wawasan mengenai kegiatan Mandeh Minang Mancanegara serta kontribusinya dalam memperkenalkan budaya Minangkabau di tingkat nasional maupun internasional.
8. Memenuhi undangan resmi dari Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau
IV. PELAKSANAAN KEGIATAN
Hari/Tanggal: Kamis, 5 November 2026
Waktu: Pukul 08.45 WIB s.d. selesai
Tempat: Masjid Raya Lubuk Sikarah, Kota Solok
Penyelenggara : Lembaga Kerapatan Adar Alam Minang Kabau.
V. PESERTA KEGIATAN
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi dan tokoh masyarakat, yaitu:
1. Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bapak Nofrizal beserta pengurus.
2. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bapak H. Rusli beserta pengurus.
3. Ketua Bundo Kanduang Ibu Sitta Novembra beserta pengurus.
4. Wakil Wali Kota Solok Bapak Suryadi Nurdal.
5. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Dinas Komunikasi dan Informatika Ny. Henny Nurzal Gustim.
6. Ketua Tim Penggerak PKK yang diwakili oleh Ibu Susmita
7. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang diwakili oleh Ibu Sarmaini
8. Anggota organisasi Mandeh Minang Mancanegara yang berjumlah 15 orang.
9. Ketua Bundo kanduang Kecamatan dan kelurahan beserta anggota.
Jumlah peserta yang hadir : 200 orang
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya komitmen dan kepedulian bersama untuk memperkuat hubungan kelembagaan, menjaga nilai-nilai adat, serta meningkatkan peran organisasi perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
VI. RANGKAIAN KEGIATAN DAN URAIAN SAMBUTAN
1. Sambutan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Nagari
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Nagari (LKAAM) Bapak H. Rusli. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya antara unsur adat, pemerintah daerah, serta organisasi-organisasi yang memiliki peran dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Ketua LKAAM juga menekankan bahwa adat dan budaya Minangkabau merupakan warisan luhur yang memiliki nilai-nilai kehidupan, norma, serta pedoman dalam berinteraksi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga, membina, dan meneruskan nilai-nilai tersebut kepada generasi berikutnya.
Selain itu, diperlukan kerja sama dan dukungan dari seluruh unsur masyarakat agar adat istiadat dan tradisi Minangkabau tetap terpelihara serta tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Silaturahmi seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarlembaga sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kekeluargaan.
2. Sambutan Ketua Bundo Kanduang
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Bundo Kanduang. Dalam penyampaiannya, ditekankan bahwa perempuan Minangkabau mempunyai kedudukan dan peranan yang sangat penting dalam kehidupan adat dan budaya Minangkabau.
Perempuan tidak hanya memiliki peran dalam lingkungan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai adat, membentuk karakter generasi muda, serta meneruskan tradisi dan kebudayaan kepada anak cucu.
Bundo Kanduang diharapkan senantiasa menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menanamkan nilai kesopanan, budi pekerti, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, perempuan dituntut untuk mampu mengikuti perubahan tanpa meninggalkan jati diri dan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara organisasi perempuan, sehingga dapat saling mendukung dalam menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing, khususnya dalam pelestarian adat dan budaya daerah.
3. Sambutan Ketua Mandeh Minang dan Penyampaian Kegiatan Mandeh Minang Mancanegara oleh Ibu Yuliana
Pada kesempatan berikutnya, Ketua Mandeh Minang menyampaikan sambutan mengenai pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan dan memperkuat ikatan emosional masyarakat Minangkabau, baik yang berada di kampung halaman maupun yang tinggal di luar daerah dan luar negeri.
Mandeh Minang merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan sesama perempuan Minangkabau serta menjaga identitas budaya di tengah masyarakat yang semakin berkembang dan memiliki latar belakang kehidupan yang beragam.
Selanjutnya, Ibu Yuliana menyampaikan informasi mengenai kegiatan Mandeh Minang Mancanegara. Dalam penyampaiannya, dijelaskan pentingnya peran masyarakat Minangkabau yang berada di mancanegara dalam menjaga hubungan dengan tanah kelahiran, memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Minangkabau, serta membangun rasa kebersamaan dengan masyarakat di kampung halaman.
Berbagai kegiatan Mandeh Minang Mancanegara menjadi salah satu bentuk kepedulian dalam mempertahankan identitas budaya Minangkabau agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi penerus, termasuk generasi muda yang tumbuh dan berkembang di luar negeri.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat yang berada di daerah asal, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Minangkabau di mana pun berada.
Melalui penyampaian tersebut, peserta memperoleh tambahan informasi dan wawasan mengenai pentingnya membangun jaringan silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta mengembangkan kegiatan positif yang dapat membawa nama baik budaya Minangkabau hingga ke tingkat internasional.
4. Sambutan Wakil Wali Kota Solok
Kegiatan selanjutnya diisi dengan sambutan Wakil Wali Kota Solok. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan silaturahmi yang melibatkan unsur adat, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi perempuan.
Kegiatan seperti ini dinilai memiliki arti penting dalam membangun kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah daerah juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari lembaga adat serta organisasi perempuan dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.
Perempuan memiliki potensi dan kontribusi yang besar dalam mendukung pembangunan daerah, baik melalui peran dalam keluarga, organisasi, maupun lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, organisasi perempuan diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya, mengembangkan kegiatan yang bermanfaat, serta menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Diharapkan seluruh organisasi dapat terus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik agar tercipta masyarakat yang harmonis, berbudaya, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
5. Makan Bersama dan Ramah Tamah
Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan ramah tamah yang diikuti oleh seluruh peserta.
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat dalam kegiatan tersebut. Momen ini dimanfaatkan oleh para peserta untuk saling berinteraksi, bertukar informasi, serta mempererat hubungan silaturahmi antara unsur adat, pemerintah daerah, dan organisasi perempuan.
Kegiatan makan bersama dan ramah tamah menjadi penutup yang bermakna, karena selain sebagai bentuk kebersamaan, juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih baik dan memperkuat hubungan antarpeserta.
VII. HASIL DAN MANFAAT KEGIATAN
Dari kegiatan yang telah dilaksanakan, terdapat beberapa manfaat dan hal positif yang dapat diperoleh, antara lain:
1. Memperkuat Silaturahmi dan Persaudaraan
Terjalinnya hubungan silaturahmi yang lebih erat antara unsur KAN, LKAAM, Bundo Kanduang, pemerintah daerah, DWP, TP PKK, GOW, serta Mandeh Minang Mancanegara.
2. Meningkatkan Wawasan tentang Adat dan Budaya Minangkabau
Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau sebagai identitas masyarakat.
3. Memperkuat Peran Perempuan dalam Pelestarian Budaya
Kegiatan ini memberikan gambaran bahwa perempuan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga tradisi, membina keluarga, serta menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.
4. Menambah Informasi Mengenai Mandeh Minang Mancanegara
Melalui penyampaian Ibu Yuliana, peserta memperoleh informasi mengenai kegiatan Mandeh Minang Mancanegara dan upaya memperkenalkan budaya Minangkabau di lingkungan masyarakat internasional.
5. Meningkatkan Sinergi Antarorganisasi
Terbangunnya komunikasi dan hubungan kerja sama yang baik antara organisasi perempuan, unsur adat, dan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
6. Mendorong Partisipasi Aktif Organisasi Perempuan
Kehadiran DWP dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program organisasi serta upaya meningkatkan kontribusi anggota dalam kehidupan bermasyarakat.
7. Memperkuat Identitas dan Jati Diri Masyarakat Minangkabau
Kegiatan ini menjadi engingat akan pentingnya menjaga adat, tradisi, dan nilai-nilai budaya sebagai warisan yang harus dipertahankan serta diwariskan kepada generasi selanjutnya.
VIII. PENUTUP
Kegiatan Pertemuan Gabungan Lembaga Adat Kota Solok yang dirangkaikan dengan Pulang Basamo, Marakek Raso bersama Mandeh Minang Mancanegara merupakan kegiatan yang memiliki nilai positif dalam memperkuat hubungan kekeluargaan, meningkatkan komunikasi antarlembaga, serta menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pelestarian adat dan budaya Minangkabau.
Kehadiran Ketua DWP UP Diskominfo Kota Solok, Ny. Henny Nurzal Gustim, merupakan wujud partisipasi dan dukungan Dharma Wanita Persatuan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan serta upaya memperkuat peran perempuan dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap adat serta budaya Minangkabau hendaknya menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Diharapkan pula DWP dapat terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif, memperluas wawasan dan jaringan silaturahmi, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berbudaya, harmonis, dan sejahtera.
Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan bahan pelaporan kegiatan DWP UP Diskominfo Kota Solok.
Sekretaris DWP UP Dinas Komunikasi dan Informatika
Ny. Mia Carvin Logika
#DWPBerbudaya #DWPBerdaya
Dalam rangka meningkatkan kesiapan menghadapi penilaian Adipura Kota Pagar Alam, UPTD Puskesmas Sidorejo menggelar rapat persiapan yang bertempat di Aula UPTD Puskesmas Sidorejo, Kamis (5/11/2026) Pk.10.00 WIB sampai dengan selesai. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Sidorejo, Kepala Tata Usaha (Ka. TU), seluruh kepala ruangan, serta Ny. Inggrit Ansyori. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi dan komitmen bersama dalam mempersiapkan lingkungan kantor agar tetap bersih, tertata, rapi, dan nyaman. Dalam rapat tersebut, sejumlah hal penting menjadi pembahasan utama, di antaranya pembagian tugas kebersihan di seluruh area lingkungan Puskesmas Sidorejo. Setiap ruangan dan bagian diberikan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan serta memastikan lingkungan kerja selalu dalam kondisi baik. Hal ini dilakukan agar seluruh staf dapat berperan aktif dan saling bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan asri. Selain kebersihan lingkungan, rapat juga membahas persiapan administrasi yang berkaitan dengan penilaian Adipura. Kelengkapan dokumen dan administrasi pendukung menjadi salah satu perhatian agar seluruh kebutuhan penilaian dapat dipersiapkan secara maksimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak hanya itu, kerapian dan keseragaman pakaian seluruh pegawai juga menjadi perhatian dalam rapat. Seluruh staf diharapkan senantiasa menjaga penampilan, menggunakan pakaian kerja sesuai ketentuan, serta menunjukkan sikap disiplin dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran UPTD Puskesmas Sidorejo dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga persiapan menghadapi penilaian Adipura dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian seluruh pegawai terhadap kebersihan lingkungan kerja. Sebab, menjaga kebersihan bukan hanya dilakukan ketika menghadapi penilaian, tetapi harus menjadi budaya dan kebiasaan sehari-hari. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas serta kerja sama seluruh pihak, UPTD Puskesmas Sidorejo optimistis dapat memberikan hasil terbaik dalam mendukung penilaian Adipura Kota Pagar Alam sekaligus mewujudkan lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan yang bersih, sehat, indah, dan nyaman bagi masyarakat.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PUPR KABUPATEN SUBANG Kegiatan : Bhakti Sosial Donor Darah Dalam Rangkaian Kegiatan HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2026 Hari : Rabu Tanggal : 04 November 2026 Waktu : Pukul 08 00 - 10.30 WIB Tempat : PMI Kabupaten Subang Pengurus DWP yang hadir 5 orang : 1. Ibu Hj. Yani Amin (Ketua) 2. Ibu Hj. Diani Juli (Bendahara) 3. Ibu Ira Yadi (Sekretaris) 4. Ibu Lia Dwi (Wakil Sekretaris) 5. Ibu Aan Rudi (Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya) Pendonor 5 orang : 1. Ibu Hj. Yani Amin (Ketua)- DWP Dinas PUPR 2. Ibu Ira Yadi (Sekretaris)-DWP Dinas PUPR 3. Ibu Siti Saaroh- Keluarga 4. Rita Komariah- Keluarga 5. Bapak Dadang- Karyawan Dinas PUPR Tujuan dari kegiatan : 1. Mendukung Program Kegiatan bhakti soaial yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang dalam rangkaian kegiatan HUT DWP ke-27 2. Mewujudkan kepedulian dan solidaritas sosial sebagai bentuk tanggung jawab sosial anggota DWP 3. Memperkuat kekompakan serta kerjasama antar pengurus DWP 4. Membantu pemenuhan kebutuhan dan pasokan darah di PMI Kabupaten Subang. Harapan dari kegiatan ini : 1. Memperkuat sinergi serta kerjasama antar pengurus DWP 2. Dapat memberikan dampak positif dan nyata bagi ketahanan serta kesehatan masyarakat. 3. Dapat memberikan manfaat dan harapan baru bagi pasien yang menbutuhkannya Uraian : Pada hari rabu tanggal 04 November 2026 pukul 08.00-10.30 WIB di PMI Kabupaten Subang, Ketua serta pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR melaksanakan kegiatan bhakti sosial donor darah yang di selenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2026. Sesuai dengan Jadwal yang telah di tentukan dari Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang, terdiri dari empat DWP OPD dan tiga DWP Kecamatan antara lain 1. DWP DPUPR 2. DWP BPS 3. DWP DISARPUS 4. DWP DISDIKBUD 5. DWP KEC. SUKASARI 6. DWP KEC. SERANGPANJANG 7. DWP KEC. TANJUNGSIANG Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR mengajak 9 orang pendonor, yang terdiri dari anggota DWP, karyawan PUPR dan keluarga, namun yang memenuhi persyaratan sebagai pendonor hanya 5 orang. yang menjadi alasan tidak memenuhi persyaratan untuk pendonor karena Hbya di bawah batas normal sebagai pendonor yaitu 11,5 g/dL. Yang harusnya Hb untuk pendonor minimal adalah 12,5 g/dL dan mksimal 17,0 g/dL. Dari sini kita di edukasi dari petugas PMI Kabupaten Subang, kenapa harus memenuhi batas maksimal Hb bagi pendonor, karena : 1. Agar darah yang di ambil dari pendonor memiliki kualitas yang bagus dan aman bagi penerima tranfusi. 2. Untuk menjaga keselamatan pendonor dan menghindari resiko dari anemia yang dapat menyebabkan pusing dan lemas bahkan pingsan. 3. Agar pendonor memiliki cadangan zat besi yang cukup dalam tubuhnya untuk memulihkan sel darah merah setelah proses donor. Dengan adanya kegiatan bhakti sosial donor darah ini, semoga apa yang kami berikan bisa mendatangkan hal positif serta manfaat bagi orang yang membutujhkannya. Pembuat Laporan : Ira Yadi (Sekretaris)
NOTULEN KEGIATAN GIAT KETUA DWP KECAMATAN CIDADAP MENGHADIRI RAPAT KOORDINASI PENDATAAN ANAK USIA 5–6 TAHUN DAN AKSELERASI ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH (APS) PAUD I. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN Hari/Tanggal: Kamis, 5 November 2026 Waktu:Sesuai pelaksanaan kegiatan Tempat: Aula Tengah Dinas Pendidikan Kota Bandung Peserta: Bunda PAUD Kecamatan Cidadap dan Ketua Pokja Bunda PAUD Kecamatan Cidadap. II. PESERTA YANG HADIR Kegiatan ini dihadiri oleh: 1. Bunda PAUD Kota Bandung (Ibu Wali Kota Bandung). 2. Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Bandung. 3. Ketua Pokja Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Bandung. 4. Ketua IGTKI se-Kota Bandung. 5. Ketua HIMPAUDI se-Kota Bandung. 6. Ketua IGRA se-Kota Bandung. Dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP Kecamatan Cidadap turut hadir dalam kapasitas sebagai Bunda PAUD Kecamatan Cidadap bersama Ketua Pokja Bunda PAUD Kecamatan Cidadap. III. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN Kegiatan koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD, khususnya bagi anak usia 5–6 tahun, serta mendukung pelaksanaan program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD). Adapun tujuan kegiatan adalah: 1. Meningkatkan koordinasi antara Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan. 2. Melakukan pendataan anak usia 5–6 tahun yang belum mendapatkan layanan pendidikan PAUD. 3. Mendorong peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD. 4. Memastikan seluruh satuan PAUD telah memiliki izin operasional. 5. Memperkuat sinergi antara PAUD, Posyandu, PKK, dan unsur masyarakat dalam pendataan anak usia dini. IV. POKOK PEMBAHASAN DAN PEMAPARAN MATERI Dalam kegiatan tersebut disampaikan beberapa hal penting sebagai berikut: 1. Koordinasi Angka Partisipasi Sekolah (APS) Tahun 2026 Dilaksanakan koordinasi terkait upaya peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD tahun 2026, khususnya untuk kelompok usia 5–6 tahun. Disampaikan bahwa berdasarkan data yang dipaparkan: - APS Jawa Barat sebesar 77%. - APS Nasional sebesar 88,3%. Angka tersebut menjadi perhatian bersama untuk mendorong peningkatan partisipasi anak dalam layanan pendidikan PAUD. 2. Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Ditekankan pentingnya program wajib belajar 1 tahun prasekolah sebagai persiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan Sekolah Dasar. Usia 5–6 tahun merupakan fase penting dalam perkembangan dan kesiapan belajar anak. 3. Legalitas Satuan PAUD Seluruh satuan pendidikan PAUD diharapkan telah memiliki izin operasional sesuai ketentuan yang berlaku agar layanan pendidikan dapat berjalan dengan baik dan terdata secara resmi. 4. Pendataan Anak yang Belum Sekolah Diperlukan pendataan secara menyeluruh terhadap anak usia 5–6 tahun yang belum mengikuti pendidikan PAUD di setiap wilayah kelurahan. Pendataan dilakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sehingga anak-anak yang belum mendapatkan layanan pendidikan dapat segera diidentifikasi. 5. Peran Strategis Bunda PAUD dan Pokja Kecamatan Bunda PAUD dan Pokja PAUD tingkat kecamatan memiliki empat peran utama, yaitu: Advokasi dan Sosialisasi: Mengampanyekan pentingnya pendidikan PAUD 1 tahun prasekolah kepada masyarakat. Pembinaan dan Koordinasi:Membimbing serta mengoordinasikan Pokja Bunda PAUD kelurahan agar aktif melaksanakan tugas di wilayahnya. Penggerak Pendataan:Mendorong pemanfaatan data riil lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Kemitraan:Menghubungkan layanan PAUD dengan Posyandu dan PKK untuk sinkronisasi data anak. 6. Mekanisme Pelaksanaan Pendataan Pendataan anak usia 5–6 tahun dilaksanakan melalui empat tahapan: 1. Koordinasi: Bunda PAUD dan Pokja Kecamatan menginstruksikan Pokja Kelurahan serta kader Posyandu dan PKK untuk melakukan pendataan di wilayah RT/RW. 2. Instrumen Pendataan: Menggunakan formulir profil anak yang memuat NIK, nama, tanggal lahir/usia, alamat, nama orang tua, dan status sekolah. 3. Identifikasi Lapangan: Mengidentifikasi anak usia 5–6 tahun yang belum masuk PAUD. 4. Verifikasi dan Sinkronisasi: Mencocokkan hasil pendataan lapangan dengan data resmi, yaitu Dapodik dan data kependudukan. Prinsip utama pendataan adalah data harus akurat, lengkap, dan tervalidasi. V. TINDAK LANJUT Sebagai tindak lanjut dari kegiatan koordinasi tersebut, Bunda PAUD Kecamatan Cidadap bersama Ketua Pokja Bunda PAUD Kecamatan Cidadap diharapkan dapat: 1. Mengoordinasikan pelaksanaan pendataan anak usia 5–6 tahun di seluruh kelurahan wilayah Kecamatan Cidadap. 2. Mengidentifikasi anak-anak yang belum mengikuti pendidikan PAUD. 3. Berkoordinasi dengan Pokja Bunda PAUD Kelurahan, kader Posyandu, PKK, dan unsur kewilayahan. 4. Melakukan verifikasi serta pemutakhiran data anak agar sesuai dengan data kependudukan dan Dapodik. 5. Mendorong masyarakat agar menyekolahkan anak melalui program wajib belajar 1 tahun prasekolah. 6. Melaporkan hasil pendataan dan perkembangan Angka Partisipasi Sekolah PAUD sebagai bahan evaluasi. VI. KESIMPULAN Dari hasil kegiatan koordinasi dapat disimpulkan bahwa pendataan anak usia 5–6 tahun merupakan langkah penting dalam meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD. Peran Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD di tingkat kecamatan sangat strategis dalam menggerakkan pendataan, melakukan sosialisasi, pembinaan, koordinasi, serta membangun kemitraan dengan Posyandu dan PKK. Seluruh pihak diharapkan dapat bekerja sama dan bersinergi agar tidak ada anak usia dini yang terlewat dari layanan pendidikan. Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam kegiatan: Data yang akurat, langkah awal untuk masa depan anak. Akurasi dan validasi data menjadi dasar dalam menentukan solusi serta pengambilan kebijakan yang tepat. Satu anak yang terdata dan mendapatkan layanan pendidikan sejak usia dini merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa. VII. PENUTUP Demikian notulen kegiatan Koordinasi Pendataan Anak Usia 5–6 Tahun dan Akselerasi Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD ini dibuat sebagai dokumentasi dan bahan laporan kegiatan Ketua DWP Kecamatan Cidadap selaku Bunda PAUD Kecamatan Cidadap. Semoga hasil koordinasi ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama dan sinergi seluruh pihak demi meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah Kecamatan Cidadap. Bandung, 5 November 2026