Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Serang Ibu Cona Engrin Nanang,bersama para Ketua DWP OPD se-Kota Serang menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81 yang dilaksanakan pada Hari Senin,17 Agustus 2026. Upacara Penurunan Bendera dipimpin Langsung oleh Wakil Walikota Serang, bapak Nur Agis Aulia Dalam kesempatan tersebut Pak Agis mengajak untuk sama-sama mendoakan korban gempa di NTT Kegiatan dihadiri oleh para kepala Dinas se-Kota Serang beserta jajaran.Acara berlangsung tertib, khidmat dan lancar. Kehadiran ibu Ketua DWP Kota Serang ibu Cona Engrin Nanang dan Ketua DWP OPD se-Kota Serang,merupakan wujud partisipasi dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, sekaligus untuk menumbuhkan nasionalisme, ibu Ketua berharap, dengan mengikuti upacara Penurunan Bendera ini dapat mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa nasionalisme kita, baik di jajaran pemerintahan kota Serang,pelajar serta masyarakat luas.
Dalam Rangka pelaksanaan program kerja Bidang Sosial Budaya Hari Kamis Tanggal 20 Agustus 2026 pukul 08.00 Wib Ketua DWP Dishub Provinsi Bengkulu Ibu Enda Lesovti Hendri bersama perwakilan dari DWP OPD yaitu Ibu Fera Damayanti Khirdes dari DWP DPMPTSP Provinsi Bengkulu, Ibu Fauziana A. Gunawan dari DWP Biro Umum , Ibu Yetri Aprita Hendra Gunawan dan Ibu Dewi Jayanti Dodi Yoli dari DWP Biro Perekonomian serta Ibu Elva Susita Irsan Setiawan dari DWP Dinas Perkim Provinsi Bengkulu mendampingi Ketua DWP Provinsi Bengkulu Ibu Hj. Mardliyataini HS Herwan Antoni melaksanakan kunjungan dan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di 5 titik lokasi yaitu Jl. Veteran, Jl. Penggantungan, Jl. Padang Dedok, Jl. Air Sebakul dan Jl. Jenggalu. Bantuan sembako di salurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok serta meringankan beban warga dalam proses pemulihan pasca kebakaran. Semoga masyarakat yang terdampak musibah kebakaran senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan dan kemudahan dalam menghadapi masa pemulihan, semoga kepedulian dan bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat untuk kembali bangkit dan menata kehidupan
(E.XIII) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Ciamis Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama Kegiatan: Semarak Kemerdekaan: Bersatu dalam Kebersamaan, Menguatkan Persaudaraan HUT Kemerdekaan RI ke-81 DWP SMAN 1 Ciamis Hari/Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2026 Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. selesai Tempat: Lapang SMAN 1 Ciamis Penyelenggara: DWP SMAN 1 Ciamis Bidang: Sosial Budaya Jumlah Partisipan: 43 orang Pengurus DWP Unit SMAN 1 Ciamis yang hadir yaitu: 1. Ny. Noor Rahmawati (Ketua) 2. Ny. Agnes Azkiah (Operator) 3. Ny. Herawati (Sekretaris) 4. Ny. Desra Putri (Bendahara) 5. Ny. Yeni Rostini (Koord. Bidang Sosial Budaya) 6. Ny. Endah Yulia (Anggota Bidang Sosial Budaya) 7. Ny. Kokom Komala (Anggota Bidang Sosial Budaya) 8. Ny. Ira Irawati (Koord. Bidang Pendidikan) 9. Ny. Nilam Cipta (Koord. Bidang Ekonomi) Dan anggota lainnya. Keterangan Kegiatan: Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Ciamis melalui Bidang Sosial Budaya menyelenggarakan kegiatan Semarak Kemerdekaan: Bersatu dalam Kebersamaan, Menguatkan Persaudaraan. Pada hari Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 08.00 sampai selesai bertempat di Lapangan SMAN 1 Ciamis. Susunan Acara: 1. Pembukaan oleh MC, Ny. Endah Yulianingsih. 2. Pembacaan Ayah Suci Al Quran dan Doa, oleh Ny. Sariah. 3. Prakata Ketua Panitia, oleh Ny. Yeni Rostini. Dalam prakatanya beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan DWP SMAN 1 Ciamis. 4. Sambutan Ketua DWP SMAN 1 Ciamis oleh Ny. Noor Rahmawati, dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan. Beliau berharap kegiatan Semarak Kemerdekaan dapat berlangsung dengan penuh kegembiraan, sportivitas, dan kebersamaan. Momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 juga diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, menghargai jasa para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. 5. Pelaksanaan Lomba Kebersamaan. Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti oleh seluruh peserta. Adapun jenis perlombaan yang dilaksanakan meliputi: a. Lomba Estafet Balon Peserta bekerja sama memindahkan balon secara estafet menggunakan kertas dan terus dilaukan sampai di anggota terakhir. b. Lomba Terlilit Tali Peserta ditantang untuk menyelesaikan permainan secara berkelompok yaitu memindahkan cup dengan tali yang masing-masing terlilit di setiap peserta. Cup tersebut harus terjepit oleh karet sehingga dapat dipindahkan sampai finish. c. Lomba Sambung Kata Bahasa Inggris Peserta secara bergantian menyambungkan kata dalam bahasa Inggris sesuai ketentuan permainan. d. Lomba Sambung Lirik Lagu Peserta secara bergantian melanjutkan lirik lagu yang telah ditentukan. Seluruh perlombaan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan, kreativitas, dan semangat persaudaraan. 6. Pembagian Hadiah 7. Foto Bersama Manfaat/Tujuan Kegiatan: 1. Memeriahkan dan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 2. Meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air. 3. Mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP SMAN 1 Ciamis. 4. Meningkatkan kekompakan, kerja sama, dan rasa kebersamaan. 5. Menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis di lingkungan DWP SMAN 1 Ciamis. Pembuat Laporan: Rima
(E.XIII) Dharma Wanita Persatuan Unit SMA Negeri 1 Cimaragas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama Kegiatan: Memperingati HUT RI ke-81 Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Cimaragas. Hari/Tanggal: Kamis , 20 Agustus 2026. Waktu: Pukul 08.30 s.d. Selesai. Tempat: Lapang SMA Negeri 1 Cimaragas. Penyelenggara: DWP SMA Negeri 1 Cimaragas. Bidang: Sosial Budaya Jumlah Partisipan: 10 orang. Pengurus DWP Unit SMA Negeri 1 Cimaragas yang hadir 10 orang, yaitu: 1. Ny. Yeni Nurbaeni (Operator) 2. Ny. Iim Nurmini (Bendahara 1) 3. Ny. Qurotul Ngaeni (Bendahara 2) 4. Ny. Suci Khopifah (Sekretaris 1) 5. Ny. Susi Susilawati (Bidang Sosial Budaya) 6. Ny. Piki Silviani (Bidang Pendidikan) 7. Ny. Elis Hendayati (Anggota) 8. Ny. Endah Purwanti (Anggota) 9. Ny. Deasy Hadiyanti (Anggota) 10. Ny. Melinda Nurmaya (Anggota) Keterangan Kegiatan: Kamis, 20 Agustus 2026 Realisasi program Kerja Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit SMA Negeri 1 Cimaragas yakni mengadakan kegiatan lomba-lomba dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 yang bertempat di lapangan SMA Negeri 1 Cimaragas. Adapun susunan acara sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC Ny. Yeni Nurbaeni. Sekaligus membuka kegiatan dengan mengucapkan Bismillah bersama-sama. 2. Sambutan Ibu Ketua yang diwakili oleh Ny. Iim Nurmini. Beliau menyampaikan amanah ibu ketua , yaitu ucapan terimakasih atas kehadiran dan partisipasi kepada semua yang berpartisipasi pada kegiatan ini. Beliau juga mengharapkan semua program DWP yang sudah disusun dapat direalisasikan. Dan partisipasi dari semua anggota terus meningkat. Harapan beliau semakin terjalinnya kekeluargaan semua anggota. 3. Kegiatan Lomba-Lomba. Kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan HUT RI ke-81 ini terdiri dari 4 jenis lomba, yaitu yang dilakukan secara berkelompok, yaitu : mengeluarkan bola dari dus yang disimpan di punggung, lomba himpit balon sambil berjalan ke garis finish, lomba rebutan tempat duduk, dan lomba berkelompok membentuk monas (1 orang), motor (2 orang), beca (3 orang), kursi (4 orang) , Bunga (5 orang). Di acak formasinya. Sehingga satu persatu gugur. Sampai diakhir siapa yang bertahan itu pemenangnya 4. Pembagian Hadiah 5. Foto bersama 6. Penutup Manfaat/Tujuan : Kegiatan lomba-lomba DWP dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI bertujuan, diantaranya: 1. Bentuk kecintaan dan rasa nasionalisme terhadap negara Indonesia. 2. Melatih Kebugaran semua anggota dengan mengikuti lomba-lomba. 3. Memperkuat dan mempererat silaturahmi semua anghota DWP unit SMA Negeri 1 Cimaragas. Pembuat Laporan: Rima
DWP BPJN Lampung mengikuti Upacara detik - detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 pada hari senin (17/8/2026) di Lapangan Tirtawiguna BBWS Mesuji Sekampung, Lampung. Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat. Momentum ini menjadi pengingat bagi semua insan kementerian PU untuk terus bekerja dan mengabdi demi kemajuan bangsa. Selain itu untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, kemerdekaan harus diisi dengan hal - hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Upacara ini dihadiri oleh berbagai UPT Lintas Balai Kementerian PU di Provinsi Lampung beserta Ibu - Ibu DWP. Ibu- Ibu dari DWP BPJN Lampung yang turut hadir diantaranya Ibu Plt. Ketua DWP Ny.Vera Giri, Ny. Grace Frans, Ny. Damayanti Toto, Ny. Nelisa Paksi, Ny. Gaby Ave, Ny. Nia Joko, dan Ny. Tiara Fidin.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKPSDM Kabupaten Musi Rawas, Ny. Nurlela Dicky Zulkarnain, menghadiri acara Pengajian Akbar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Daarul Huffadz An-Nahdliyah, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas, pada Kamis (20/08/2026). Acara keagamaan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Musi Rawas (Hj. Nani Oktaviano), para pengurus DWP Unit Kerja, tokoh agama, serta para santri dan masyarakat setempat. Kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan oleh penceramah Nyai Hj. Vivi Khafidoh, SQ., S.Ag., M.H., Al-Hafidzoih (Pengasuh Pondok Pesantren Wafiyyul Qur'an Kudus). Kehadiran Ny. Nurlela Dicky Zulkarnain bersama jajaran pengurus DWP merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan syiar Islam dan pembinaan keagamaan di Kabupaten Musi Rawas. Selain mendengarkan tausiyah, jajaran pengurus DWP juga memanfaatkan momentum ini untuk mempererat tali silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pengurus DWP di panggung utama.
DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN JOMBANG
Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang telah mengikuti kegiatan :
Bidang : Sekretariat
Program Kerja : Pembinaan Hubungan Keluar
Kegiatan : Rapat
Pelaksana Kegiatan :
1. Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang
2. Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026
3. Pukul: 07.30 WIB s/d selesai
4. Tempat: Ruang Setjo Adiningrat Pemkab Jombang
5. Peserta : 70 orang
6. Acara: Rapat Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang dengan tema " Pembinaan Keharmonisan Rumah Tangga Pegawai ASN" narasumber Drs Anwar Mkp.
7. Petugas 1 paket : Dharma Wanita Persatuan BKPSDM Kabupaten Jombang.
Susunan Acara :
1.Pembukaan oleh MC Bu Atik Andy Kusuma
2.Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang dengan pembirama Bu Mitha
3.Penyampaian materi oleh Drs. Anwar Mkp. dengan tema " Pembinaan Keharmonisan Rumah Tangga Pegawai ASN "
4.Sambutan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang Ibu Lilik Agus Purnomo.
5.Laporan Bidang - Bidang.
6.Do'a oleh Bu Yanuar.
7.Penutup.
A. Pendahuluan
Rumah tangga merupakan tempat pertama bagi seseorang untuk mendapatkan kasih sayang, ketenangan, pendidikan, serta dukungan dalam menjalani kehidupan. Bagi keluarga pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), keharmonisan rumah tangga memiliki peranan penting karena keluarga menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan tugas kedinasan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tuntutan pekerjaan, tanggung jawab, disiplin, serta kewajiban memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kesibukan pekerjaan terkadang dapat mengurangi waktu bersama keluarga dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak diimbangi dengan komunikasi yang baik.
Oleh karena itu, pembinaan keharmonisan rumah tangga perlu dilakukan secara berkelanjutan. Keluarga yang harmonis bukan berarti keluarga yang tidak pernah mengalami masalah, melainkan keluarga yang mampu menghadapi permasalahan dengan komunikasi, kesabaran, saling menghargai, dan mencari solusi bersama.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang memiliki peran strategis dalam memberikan pembinaan kepada anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang agar mampu membangun keluarga yang harmonis, sehat secara emosional, saling mendukung, serta mampu menciptakan lingkungan rumah yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga.
B. Pengertian Keharmonisan Rumah Tangga
Keharmonisan rumah tangga adalah keadaan ketika anggota keluarga dapat hidup bersama dengan dilandasi kasih sayang, rasa hormat, kepercayaan, komunikasi yang sehat, tanggung jawab, dan kepedulian satu sama lain.
Keharmonisan tidak selalu berarti semua anggota keluarga memiliki pendapat yang sama. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana perbedaan tersebut diselesaikan tanpa saling merendahkan, menyakiti, atau melakukan tindakan kekerasan.
Keluarga yang harmonis ditandai dengan adanya :
- Komunikasi yang terbuka dan santun.
- Saling menghargai antara suami dan istri.
- Kepercayaan dan kejujuran.
- Pembagian tanggung jawab keluarga.
- Kemampuan menyelesaikan konflik dengan baik.
- Waktu berkualitas bersama keluarga.
- Dukungan terhadap pekerjaan dan cita-cita pasangan.
- Perhatian terhadap tumbuh kembang anak.
- Pengelolaan keuangan keluarga secara bijaksana.
- Nilai moral, agama, dan etika yang menjadi pedoman bersama.
C. Tantangan Keharmonisan Rumah Tangga Pegawai ASN
Keluarga pegawai ASN dapat menghadapi berbagai tantangan, antara lain :
1. Kesibukan pekerjaan.
Tugas kedinasan, rapat, perjalanan dinas, kegiatan organisasi, maupun pekerjaan yang harus diselesaikan di luar jam kerja dapat mengurangi waktu bersama keluarga.
2. Beban pekerjaan yang terbawa ke rumah.
Tekanan pekerjaan dapat memengaruhi suasana hati seseorang. Apabila tidak dikelola dengan baik, stres pekerjaan dapat terbawa ke dalam hubungan keluarga.
3. Perbedaan pola pikir
Suami dan istri memiliki latar belakang, kebiasaan, dan cara berpikir yang berbeda. Perbedaan tersebut perlu dikelola dengan komunikasi yang sehat.
4. Masalah ekonomi keluarga
Pengeluaran rumah tangga, kebutuhan pendidikan anak, cicilan, gaya hidup, dan kebutuhan lainnya dapat menjadi sumber konflik apabila tidak dibicarakan secara terbuka.
5. Kurangnya komunikasi
Kesibukan dapat membuat pasangan jarang berbicara dari hati ke hati. Padahal komunikasi merupakan salah satu fondasi utama keharmonisan keluarga.
6. Penggunaan teknologi dan media sosial
Penggunaan telepon genggam dan media sosial yang berlebihan dapat mengurangi interaksi langsung antara anggota keluarga. Karena itu, keluarga perlu membuat batasan penggunaan gawai agar tidak mengganggu waktu bersama.
D. Dasar kegiatan
Materi kegiatan berpedoman pada :
1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi PNS.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas PP Nomor 10 Tahun 1983.
4. Peratunan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.
5. Peraturan Bupati Jombang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penegakan dan Pembinaan Displin PPPK Kabupaten Jombang.
E. Prinsip Utama Membangun Rumah Tangga Harmonis
1. Saling menghargai
Suami dan istri perlu menghargai pendapat, pekerjaan, usaha, dan peran masing-masing. Jangan meremehkan pekerjaan pasangan, baik pekerjaan di kantor maupun pekerjaan mengurus rumah tangga.
2. Komunikasi terbuka
Biasakan membicarakan masalah dengan tenang. Jangan menunggu masalah menjadi besar baru dibicarakan. Komunikasi yang baik dapat menggunakan prinsip : bicara dengan jujur, dengarkan dengan sabar, dan selesaikan dengan bijaksana.
3. Saling percaya
Kepercayaan harus dibangun melalui kejujuran dan konsistensi. Hindari kebiasaan menyembunyikan masalah yang berkaitan dengan keluarga, keuangan, maupun hubungan dengan orang lain.
4. Menjaga komitmen
Pernikahan membutuhkan komitmen untuk tetap saling mendukung dalam keadaan senang maupun sulit.
5. Saling memberikan dukungan
Suami dan istri hendaknya menjadi tempat pertama untuk mendapatkan dukungan. Ketika pasangan menghadapi tekanan pekerjaan, berikan kesempatan untuk bercerita dan jangan langsung menghakimi.
F. Peran Keluarga dalam Mendukung Tugas Pegawai ASN
Keluarga mempunyai hubungan yang erat dengan keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas. Pegawai yang mendapatkan dukungan keluarga cenderung memiliki suasana batin yang lebih tenang sehingga dapat berkonsentrasi dalam menjalankan pekerjaan. Namun demikian, dukungan keluarga bukan berarti keluarga harus selalu mengalah terhadap pekerjaan. Yang dibutuhkan adalah keseimbangan antara kepentingan kedinasan dan kepentingan keluarga.
Beberapa bentuk dukungan yang dapat dilakukan antara lain :
- Mengatur jadwal keluarga dengan baik.
- Membicarakan kegiatan kedinasan yang berpotensi mengurangi waktu bersama.
- Menyediakan waktu untuk berbicara dengan pasangan.
- Saling memberikan apresiasi.
- Menghindari membawa konflik pekerjaan ke rumah.
- Menjaga nama baik keluarga dan institusi.
- Saling mengingatkan untuk menjaga integritas dan etika.
G. Uraian Kegiatan
Kegiatan pembinaan memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi, kasih sayang, perhatian dan keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga. Selain aspek hubungan keluarga, peserta juga diberikan pemahaman mengenai aturan yang harus dipatuhi Aparatur Sipil Negara (ASN ) berkaitan dengan perkawinan dan perceraian.
Beberapa ketentuan yang disampaikan antara lain :
- Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melangsungkan perkawinan wajib memberitahukan secara tertulis kepada Pejabat melalui saluran hierakis paling lambat 1 tahun setelah perkawinan.
- Aparatur Sipil Negara (ASN) pria yang akan beristri lebih dari seorang wajib memperoleh izin terlebih dahulu dari pejabat.
- Aparatur Sipil Negara (ASN ) dilarang hidup bersama dengan pasangan tanpa ikatan perkawinan yang sah.
- Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita juga dilarang menjadi istri kedua, ketiga maupun istri keempat.
Dalam hal perceraian, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan melakukan perceraian sebagai penggugat maupun tergugat wajib memperoleh izin atau surat keterangan terlebih dahulu dari Pejabat. Perceraian hanya dapat dilakukan berdasarkan alasan yang sah dan melalui proses pengadilan. Setelah perceraian terjadi, Aparatur Sipil Negara ( ASN ) wajib melaporkan perceraian tersebut kepada atasannya untuk diteruskan kepada pejabat terkait, paling lambat 1 bulan sejak perceraian.
Kegiatan ini juga menjelaskan ketentuan pembagian gaji setelah perceraian. Dalam kondisi tertentu, Aparatur Sipil Negara (ASN) pria wajib menyerahkan sebagian gajinya untuk penghidupan bekas istri dan anak-anaknya. Apabila perceraian terjadi atas kehendak Aparatur Sipil Negara (ASN) pria, pembagian gaji dapat berupa 1/3 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pria, 1/3 untuk bekas istri dan 1/3 untuk anak-anak, apabila tidak memiliki anak, pembagian gaji menjadi 1/2 untuk Aparatur Sipil Negara ( ASN ) pria dan 1/2 untuk bekas istri.
Selain aspek hukum dan administrasi, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak perceraian terhadap anak maupun pasangan. Dampak terhadap anak dapat berupa gangguan mental, kehilangan kepercayaan diri, perubahan perilaku, penurunan prestasi akademik, konflik pengasuhan dan krisis figur ayah atau ibu.
Data dan Fakta Perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN)
Permasalahan perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi salah satu hal perlu mendapatkan perhatian dalam upaya menjaga ketahanan keluarga. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Jombang, tercatat 31 kasus perceraian ASN pada tahun 2023. Selanjutnya, pada periode Januari sampai Juli 2024 tercatat kembali 31 kasus, sehingga dalam tujuh bulan jumlah tersebut telah mencapai 100% dari jumlah kasus sepanjang tahun 2023.
Pada tahun 2025 tercatat 26 pengajuan perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jombang. Data tersebut menunjukan bahwa persoalan keharmonisan keluarga di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) masih memerlukan perhatian dan pembinaan secara berkelanjutan. Selain itu, hasil evaluasi disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jombang tahun 2023 menunjukan bahwa 32% pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) berkaitan dengan ketentuan perkawinan dan perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN). Data ini memperlihatkan bahwa pemahaman mengenai kehidupan keluarga dan kepatuhan terhadap regulasi perkawinan serta perceraian memiliki kaitan erat dengan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dengan adanya data tersebut, pembinaan keharmonisan rumah tangga diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk meningktakan ketahanan keluarga, mencegah konflik berkepanjangan disiplin yang berkaitan dengan persoalan rumah tangga.
H.Tujuan
Kegiatan bertujuan untuk :
1. Meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya keharmonisan rumah tangga.
2. Meningkatkan ketahanan dan kualitas kehidupan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN).
3. Memberikan pemahaman mengenai ketentuan perkawinan dan perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN).
4. Meningkatkan kepatuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap peraturan perundang-undangan.
5. Mencegah terjadinya pelanggaran disiplin akibat ketidaktahuan terhadap ketentuan perkawinan dan perceraian.
6. Mendorong penyelesaian permasalahan keluarga secara bijaksana dan bertanggung jawab.
I. Peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang dapat menjadi wadah pembinaan dan penguatan keluarga melalui berbagai kegiatan positif. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui :
- Edukasi tentang keluarga harmonis.
- Kegiatan pembinaan mental dan spiritual.
- Penguatan keterampilan komunikasi keluarga.
- Edukasi pengelolaan keuangan keluarga.
- Kegiatan kesehatan keluarga.
- Kegiatan sosial dan kepedulian antaranggota.
- Saling memberikan dukungan ketika anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang menghadapi persoalan keluarga.
- Membangun budaya saling menghargai dan tidak menghakimi.
- Mendorong anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
- Menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang hendaknya menjadi ruang yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga, bukan sekadar tempat berkegiatan organisasi.
J. Kebiasaan Sederhana untuk Keluarga Harmonis
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan setiap hari:
5K keluarga harmonis :
1. Komunikasi : berbicara dan mendengarkan dengan baik.
2. Kasih sayang : menunjukkan perhatian melalui tindakan nyata.
3. Kepercayaan : menjaga kejujuran dan komitmen.
4. Kerja sama : berbagi tanggung jawab keluarga.
5. Kompromi : bersedia mencari jalan tengah ketika terjadi perbedaan.
Selain itu, biasakan tiga hal setiap hari :
1. Apresiasi
2.Komunikasi
3.Evaluasi
Apresiasi pasangan atas hal kecil yang telah dilakukan. Luangkan waktu untuk berkomunikasi. Kemudian evaluasi bersama apabila terdapat hal yang perlu diperbaiki.
K. Pesan Penting bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang
Sebagai anggota keluarga pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), kita memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana rumah yang nyaman dan mendukung. Namun, membangun keluarga harmonis bukan berarti seorang istri harus selalu mengalah atau memikul seluruh tanggung jawab keluarga. Keharmonisan merupakan hasil kerja sama seluruh anggota keluarga. Istri dapat menjadi sumber ketenangan bagi keluarga, sementara suami juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan rasa aman, perhatian, penghargaan, dan dukungan kepada istri. Keluarga yang kuat dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil : berbicara dengan sopan, mendengarkan dengan tulus, saling membantu, meminta maaf ketika salah, memberikan apresiasi, dan meluangkan waktu bersama.
L. Kesimpulan
Pembinaan keharmonisan rumah tangga pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan upaya untuk membangun keluarga yang sehat, kuat, saling mendukung, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Keharmonisan tidak tercipta secara instan. Keharmonisan harus dirawat setiap hari melalui komunikasi, kepercayaan, kasih sayang, tanggung jawab, kerja sama, pengelolaan konflik yang sehat, serta penghargaan terhadap peran masing-masing anggota keluarga. Keluarga yang harmonis akan menjadi sumber kekuatan bagi setiap pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, mari kita bersama-sama membangun keluarga yang tidak hanya rukun di dalam rumah, tetapi juga mampu menjadi sumber keteladanan, kekuatan, dan kebaikan bagi lingkungan sekitar.
Kalimat Penutup
“Keluarga harmonis bukan keluarga yang tanpa masalah, tetapi keluarga yang mampu menghadapi masalah dengan kasih sayang, komunikasi, kesabaran, dan kerja sama. Dari keluarga yang kuat lahir pribadi yang kuat, dan dari pribadi yang kuat lahir pengabdian yang berkualitas.”
Kegiatan ini dihadiri oleh Ny. Dewi Rachman Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang.
Laporan ini dibuat oleh Ny. Dewi Rachman selaku sekretaris sekaligus operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang.
(E.XIII) Dharma Wanita Persatuan Unit SLBN Sindangsari Cikoneng Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nama Kegiatan: Smash and Smile Sinsar Cup. Hari/Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2026. Waktu: Pukul 09.00 WIB s.d. selesai. Tempat: GOR Serbaguna Bukti II Penyelenggara: DWP Unit SLBN Sindangsari. Bidang: Sosial Budaya. Jumlah Partisipan: 31 orang. Pengurus DWP Unit SLBN Sindangsari yang hadir 10 orang, yaitu: 1. Ny. Meida Ardiani (Ketua) 2. Ny. Anisa Sadiyah (Operator) 3. Ny. Anggia Sarazkia (Sekretaris) 4. Ny. Rima Rismayanti M (Bendahara) 5. Ny. Epa Sophiawati (Bidang Sosial Budaya) 6. Ny. Iyam Muflihah (Bidang Pendidikan) 7. Ny. Viny Noviani (Bidang Ekonomi) 8. Lena Diani (Anggota) 9. Astri Srikandita (Anggota) 10. Agis Tresna D (Anggota) Keterangan Kegiatan: DWP Unit SLBN Sindangsari melaksanakan kegiatan Smash Smile Sinsar Cup dalam rangka memperingati semarak HUT RI ke-81. Kegiatan dikemas dalam bentuk fun badminton menggunakan daster sehingga berlangsung dengan suasana santai, meriah, dan penuh keceriaan. Adapun susunan acara sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh Ny. Agis Tresna D. 2. Sambutan Ketua Panitia oleh Ny. Epa Sophiawati. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta menjaga kesehatan dan kebugaran anggota DWP melalui kegiatan olahraga yang menyenangkan. 3. Sambutan Ketua DWP Unit SLBN Sindangsari oleh Ny. Meida Ardiani. Beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 81 serta mengajak seluruh anggota untuk mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, dan menikmati kebersamaan. 4. Doa oleh Ny. Lena Diani. 5. Pelaksanaan perlombaan, yaitu fun badminton menggunakan daster, yang berlangsung secara meriah, santai, dan penuh antusiasme. 6. Pembagian hadiah kepada para pemenang. 7. Foto bersama. 8. Penutupan. Manfaat/tujuan: 1. Meningkatkan kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP Unit SLBN Sindangsari. 2. Menjaga kesehatan dan kebugaran melalui kegiatan olahraga yang menyenangkan dan rekreatif dalam rangka memperingati HUT RI ke 81. 3. Menumbuhkan semangat sportivitas, kekompakan, dan kerja sama dalam suasana yang santai dan penuh keceriaan. Pembuat Laporan: Rima
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Serang Ibu Cona Engrin Nanang, beserta Ketua DWP OPD se-Kota Serang turut menghadiri serta mengikuti Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kota Serang,pada Hari Senin,17 Agustus 2026. Yang di selenggarakan di lapangan Stadion Maulana Yusuf kota serang.Upacara dipimpin langsung oleh Bapak Wali Kota Serang, Bapak Budi Rustandi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan untuk meningkatkan rasa nasionalisme pada diri kita serta turut menjaga dan melestarikan budaya indonesia. Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Turut hadir Bapak Wakil Wali Kota Serang, Bapak Nur Agis Aulia, para kepala dinas se-Kota Serang beserta jajarannya, serta para pelajar tingkat SD serta SMP Dalam pelaksanaan upacara, para kepala dinas turut mengenakan pakaian adat sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia dan semangat melestarikan budaya daerah. Keikutsertaan Ibu Ketua DWP Kota Serang beserta Ketua DWP OPD dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi dan dukungan DWP dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan kebersamaan. Kegiatan ini juga menjadi menjadi harapan bagi Ibu ketua DWP Kota Serang Ibu Cona Engrin Nanang untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan antara DWP Kota Serang, DWP OPD, serta seluruh unsur Pemerintah Kota Serang.
Kegiatan DWP mengajar dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan peran aktif DWP dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi bagi generasi muda. Yang melaksanakan DWP mengajar oleh ketua bid pendidikan DISTANKETPANG bertempat di SMK Negeri 1 desa bobanehena kec Jailolo turut hadir kepsek dan, Wakasek