e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/291338.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Asahan > DWP UP BKPSDM KAB. ASAHAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 25-09-2026

Ibu Ketua DWP UP BKPSDM Kabupaten Asahan Ny. Latifah Amro Suherman Siregar menghadiri Pembukaan Kegiatan Pelaksanaan Jambore Anak Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Hutan Kota Taufan Gama Simatupang

../images/kegiatan/291337.jpg
Info Baru

DWP Kota Bandung > SKPD Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus)

  • Oleh: Sekretariat
  • 08-10-2026

Pada tanggal 8 Oktober 2026, bertempat di Masjid Agung Alun-Alun Kota Bandung, seluruh DWP Disarpus Kota Bandung mengikuti Tabligh Akbar dirangkaikan dengan HUT DWP Disarpus Kota Bandung Tahun 2026. Acara ini diselenggarakan oleh DWP Kota Bandung berkolaborasi dengan Bagian Kesra Kota Bandung serta Masjid Agung Bandung. Acara diikuti dan dihadiri oleh seluruh DWP Di Kota Bandung, mulai dari Perangkat Daerah dan Kecamatan. Acara dimulai Pukul 08.00 WIB dengan rangkaian Kegiatan: 1. Pembukaan oleh MC 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh BApak Sirojul Munir 3. Sambutan Bapak Walikota Bandung 4. Foto bersama 5. Taushiyah dari Dr. KH. Buya Arrazy Hasyim, Lc. M.Fils. I, MA. Hum. (Pimpinan Ponpes Ribath Nouraniyah Ciputat TAngerang Selatan) 6. Sesi Tanya Jawab 7. Penutupan. isi dari Sambutan Bapak Wali Kota Bandung adalah sebagai berikut: -Ucapan Selamat kepada DWP Kota Bandung -Ucapan Turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Lia Dahlia, istri dari Bapak Yayan Ruhyandi selaku Camat Panyileukan Kota Bandung -Pemkot Bandung melalui BKPSDM Kota Bandung akan menindak tegas penyimpangan/penyelewengan kepada istri sah dalam rumah tangga PNS -Singkroniasi langkah antara suami dan istri -program Wali Kota Bandung yang sebelumnya dan selanjutnya harus berkelanjutan -ego agar disingkirkan, jangan sampai merusak tatanan yang telah kita bangun -sosial media adalah ruang publik, apapun yang kita tulis disosmed akan berdampak pada pandangan publik, maka agar berhati-hati -jadikan Siti Khadijah sebagai teladan isi dari Taushiyah dari Dr. KH. Buya Arrazy Hasyim, Lc. M.Fils. I, MA. Hum. adalah sebagai berikut: -pembagian hadis berdasarkan kualitas atau derajat keshahihannya secara umum memang dibagi menjadi tiga kategori utama: 1. Hadis Shahih Pengertian: Hadis yang memiliki sanad (rantai periwayatan) yang bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang adil dan dhabit (hafalannya sangat kuat), serta tidak mengandung syadz (kejanggalan) maupun illat (cacat tersembunyi). * Kedudukan: Menjadi landasan atau sumber hukum Islam yang kuat. 2. Hadis Hasan Pengertian: Hadis yang sanadnya bersambung dan diriwayatkan oleh perawi yang adil, tetapi kualitas hafalan (dhabit) perawinya sedikit di bawah hadis shahih, serta bebas dari syadz dan illat. * Kedudukan: Tetap dapat dijadikan sebagai sumber hukum dan hujjah dalam masalah halal-haram (seperti yang dijelaskan dalam NU Online dan Kompas.com). 3. Hadis Dhaif (Lemah) Pengertian: Hadis yang tidak memenuhi syarat-syarat hadis shahih maupun hasan (misalnya karena ada perawi yang hafalannya buruk, terputus sanadnya, atau memiliki cacat). * Kedudukan: Bukan merupakan sumber hukum. Sebagian ulama memperbolehkan penggunaannya sebatas untuk fadhail amal (amalan keutamaan) dengan syarat-syarat tertentu yang ketat, namun tidak untuk urusan akidah atau hukum syariat

../images/kegiatan/291336.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tangerang > DWP Kecamatan Pasar Kemis

  • Oleh: Sekretariat
  • 04-11-2026

Pada hari Rabu, 4 November 2026,Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang menghadiri pelaksanakan kegiatan pertemuan rutin yang bertempat di Aula Pendopo Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota DWP Kabupaten Tangerang. Pertemuan rutin kali ini mengangkat tema “Peran Ibu dalam Menanamkan Kesadaran dan Kedisiplinan Berlalu Lintas Sejak Dini.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para ibu akan pentingnya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini, baik melalui pendidikan, keteladanan, maupun pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota DWP dapat menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitar dalam membangun budaya keselamatan, kepatuhan, serta kedisiplinan berlalu lintas. Selain sebagai sarana menambah wawasan dan pengetahuan, pertemuan rutin ini juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat peran dan kontribusi DWP dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan DWP Kabupaten Tangerang semakin solid, aktif, dan berdaya dalam menjalankan program kerja serta memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

../images/kegiatan/291333.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pesisir Barat > Dinas Perhubungan

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 04-11-2026

Dharma Wanita Persatuan unit dinas perhubungan bidang ekonomi program kerja ekonomi produktif kegiatan pelatihan/kursus berupa pelatihan Pembuatan Dodol Berbahan Dasar Buah Sawo dengan tema "Gali Potensi Lokal, Ciptakan Cita Rasa Special melalui Olahan Dodol Sawo". pelatihan tersebut dihadiri oleh Ibu Bupati dan Ibu Ketua DWP Kabupaten Pesisir Barat Ny. Elizawati Tedi Zatmiko, S.Sos. pelatihan tersebut dibuka langsung oleh ketua DWP Kabupaten Pesisir Barat Ny. Elizawati Tedi Zatmiko, S.Sos. berikut data lokasi dan acara pelatihan Hari/ Tanggal ; Rabu, 4 november 2026 Waktu : 08.00 s.d selesai Tempat : Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Krui, Kecamatan Pesisir Tengah Penutup, Penulis : Amel

../images/kegiatan/291332.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Muara Enim > Badan Pengelola Keuangan & Aset Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 03-11-2026

PERWAKILAN PENGURUS DWP KABUPATEN MUARA ENIM HADIRI PERTEMUAN SERAP ASPIRASI BERSAMA ANGGOTA DPR RI DAN DPD RI Muara Enim, 3 November 2026 – Perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Muara Enim, Ny. Hj. Supiah Eko dan Ny. Sendy Permata Sari (merupakan juga Anggota DWP Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muara Enim), menghadiri kegiatan Pertemuan Serap Aspirasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, bertempat di Ruang Rapat Pangripta Bappeda Kabupaten Muara Enim. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Bapak H. Wahyu Sanjaya, S.E., M.M., serta Anggota DPD RI, Ibu Hj. Eva Susanti, S.E., M.M. Pertemuan serap aspirasi ini menjadi wadah komunikasi dan dialog antara para wakil rakyat dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta kebutuhan pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran perwakilan Pengurus DWP Kabupaten Muara Enim dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi dan dukungan organisasi terhadap berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan daerah. Sebagai organisasi yang turut berperan dalam mendukung pembangunan, DWP senantiasa berupaya meningkatkan wawasan, memperluas pengetahuan, serta menjalin hubungan baik dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan berbagai aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan perhatian dan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan serta program pembangunan yang lebih tepat sasaran demi kemajuan Kabupaten Muara Enim.

../images/kegiatan/291331.jpg
Info Baru

DWP Kota Jakarta Timur > Kecamatan Pasar Rebo

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 04-11-2026

Melaporkan kegiatan Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Kelurahan Pekayon Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur pada acara pertemuan dan silahturrahmi dengan para kader di RW 003 dengan tujuan untuk menambah semangat kader dalam memajukan lingkungan dan kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala seksi kesejahteraan masyarakat Kelurahan Pekayon Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur dan para kader di wilayah RW 003.

../images/kegiatan/291329.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV BENGKULU

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 04-11-2026

LAPORAN DWP. Dharma Wanita Persatuan Kemenag kepahiang Ny Yenni Thamrin imam,dalam hal ini diwakili oleh Ketua DWP KUA kec Merigi, Ny Ombi Romli,di dampingi Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama Merigi,melaksanakan Tabligh Akbar Rutin minggu ,pertama setiap bulan di masjid Ibadurrahman desa simpang kota bingin kecamatan merigi,sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat senin-2-11-2026. dalam kegiatan ini Kepala KUA ombi romli didampingi ibu Ketua Dwp dan Penyuluh agama islam KUA merigi, turut hair camat merigi, ketua badan kesejateraan masjid ( BKM ) perangkat agama dan pengurus BKMT kecamatan merigi,serta Majlis taklim desa dan kelurahan se Kecamatan Merigi. Tabliq Akbar ini menjadi sala satu agenda rutin kua merigi dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh ilmu Agama Sekaligus memperkuat hubungan antar kua dengan pemerita kecamatan perangkat agama dan majlis Taklim. Kepala Merigi ombi romli menyampaikan bahwa kegiatan tablig akbar rutin ini memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan kualitas kehudupan beragama ditengah masyarakat, melalui kegiatan tabliq akbar ini kita berharap msayarakat semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu agama dan mengamalkan dalam kehidupan sehar ihari. selain itu kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara kua, pemerinta kecamatan,perangkat agama dan seluruh majlis taklim dikecamatan merigi.ujarnya Kepala KUA juga berharap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin dapat terus berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh pihak,sehingga manfaatnya dapat dirsakan secara luas oleh masyarakat,

../images/kegiatan/291328.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Simalungun > Kecamatan Bandar

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 02-11-2026

Pada hari Senin, 02 November 2026 Pukul 10 : 30 wib Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Kecamatan Bandar Ny. Nora Purba bersama anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Kecamatan Bandar melaksanakan kegiatan memanen tanaman di lahan Kantor Camat Bandar. Kegiatan ini merupakan bentuk pemanfaatan lahan kantor secara produktif sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan dan dukungan terhadap ketahanan pangan keluarga. Kegiatan panen ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendorong semangat bercocok tanam dan pemanfaatan pekarangan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh positif bagi anggota DWP lainnya dalam mendukung gerakan penghijauan dan ketahanan pangan.

../images/kegiatan/291327.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sukabumi > DWP Dinas Kesehatan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 01-11-2026

DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi telah menghadiri rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Nasional ( HKN ) tingkat Kecamatan Kalibunder Puskesmas Kalibunder yang dilakasanakan pada Hari Minggu Tanggal 1 November 2026 Pukul 08.00 s/d selesai Tempat di Lapang Widuri Sunda Kecamatan Kalibunder. DWP yang hadir : 1.Hj.Eva ferawati Masykur 2.Hj.Esti Sumintardi 3.Dodoy 4.Nyimas Siti Nurhayati 5.Nia 6.Hj.Nurjanah

../images/kegiatan/291325.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Bojonegoro > DWP KORWIL BOJONEGORO

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 03-11-2026

PERTEMUAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KABUPATEN BOJONEGORO DENGAN TEMA DWP SEHAT SERTA TATA KELOLA KEARSIPAN KELUARGA DARI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN BOJONEGORO

SUSUNAN ACARA
1. Akustik DWP
2. Pembukaan
3. Menyanyikan lagu indonesia Raya dan Hymne Dharma Wanita Persatuan
4. Doa
5. Sambutan Ibu Penasehat Ibu Hj. Dr. Cantika Wahono
6. Pemberian cinderamata dan hadiah kepada pemenang E-Reporting
7. Foto Bersama

Acara berikutnya
1. Laporan bidang-bidang oleh Sekretaris DWP Kabupaten Bojonegoro, Ibu Lisa Chusaivi Ivan
2. Penyampaian materi oleh Ibu Ermiamusriani, Ibu Yosik Ernawati, dan Ibu Yenni Marta Andini dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro
3. Menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan dengan dirigen Ibu Siti Haniah
4. Arisan dan pembagian doorprize
5. Penutup

A. Pendahuluan
Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan wadah bagi anggota untuk
mempererat silaturahmi, meningkatkan pengetahuan, serta mengembangkan wawasan dan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan keluarga maupun masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan secara rutin adalah pertemuan anggota DWP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro. Pertemuan ini mengangkat tema Tata Kelola Kearsipan Keluarga, yaitu pentingnya mengelola dokumen keluarga secara tertib, aman, dan mudah ditemukan ketika diperlukan.

Kegiatan tercatat dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, pukul 08.30 WIB
sampai selesai, bertempat di Ruang Pertemuan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bojonegoro, dengan jumlah peserta yang tercantum sebanyak 200 orang. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi sarana berbagi informasi dan pembelajaran praktis. Kami mewakili DWP Korwil Bojonegoro sangat bangga bisa hadir dalam kegiatan ini, kegiatan diwakili oleh Ibu Lilis Hariyani sebagai wakil dari Ibu Ketua DWP Korwil Bojonegoro karena berhalangan hadir.

B. Pelaksanaan Kegiatan
Acara diawali dengan penampilan akustik DWP, pembukaan, menyanyikan lagu
Indonesia Raya dan Hymne Dharma Wanita Persatuan, serta doa. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ibu Penasehat DWP Kabupaten Bojonegoro, Ibu Hj. Dr. Cantika Wahono. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga yang tertib, mandiri, sehat, dan berkualitas. Pertemuan rutin hendaknya tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas diri.

Pada bagian awal dokumen juga disampaikan pesan mengenai pentingnya
kesehatan perempuan, khususnya pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Vaksin HPV dijelaskan sebagai salah satu upaya perlindungan terhadap jenis virus HPV tertentu yang berkaitan dengan kanker serviks. Selain vaksinasi, perempuan diimbau memperhatikan pemeriksaan skrining sesuai anjuran tenaga kesehatan, seperti HPV DNA, IVA, atau Pap smear. Pesan ini menegaskan bahwa menjaga kesehatan perlu dilakukan secara sadar dan berkelanjutan, bukan hanya ketika tubuh mengalami keluhan.

Sambutan lain yang tercantum dalam bahan kegiatan memuat perhatian Pemerintah
Kabupaten Bojonegoro terhadap pendidikan, pertanian, dan kesehatan. Dalam bidang pendidikan disebutkan adanya data anak tidak sekolah serta program beasiswa bagi masyarakat. Dalam bidang pertanian disampaikan dorongan untuk meningkatkan produktivitas panen padi. Pada bidang kesehatan ditekankan bahwa peningkatan kesehatan dimulai dari keluarga, serta disinggung upaya peningkatan layanan hemodialisis di rumah sakit daerah. Pokok-pokok tersebut menjadi pengingat bahwa keluarga dan perempuan memiliki peran penting dalam mendukung kualitas kehidupan masyarakat.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dan hadiah
kepada pemenang e-reporting serta foto bersama. Pada sesi kedua, Sekretaris DWP Kabupaten Bojonegoro, Ibu Lisa Chusaivi Ivan, menyampaikan laporan bidang-bidang. Selanjutnya disampaikan materi Tata Kelola Kearsipan Keluarga oleh Ibu Ermiamusriani, Ibu Yosik Ernawati, dan Ibu Yenni Marta Andini dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro. Sesi ditutup dengan menyanyikan Mars DWP, arisan, pembagian doorprize, dan penutupan.

C. Materi Tata Kelola Kearsipan Keluarga
Arsip keluarga adalah dokumen atau rekaman informasi yang dimiliki keluarga
dan
berkaitan dengan identitas, pendidikan, kesehatan, keuangan, kepemilikan, serta perjalanan kehidupan keluarga. Arsip memiliki nilai administratif, hukum, keuangan, pendidikan, kesehatan, dan sejarah. Karena itu, dokumen keluarga bukan sekadar kumpulan kertas, melainkan bukti penting yang dapat digunakan untuk memenuhi hak dan berbagai keperluan anggota keluarga.

Jenis arsip keluarga antara lain: (1) arsip kependudukan dan identitas, seperti KTP,
Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan buku nikah; (2) arsip pendidikan, seperti ijazah, rapor, sertifikat, dan piagam; (3) arsip kesehatan, seperti kartu jaminan kesehatan, hasil pemeriksaan, rekam medis, serta catatan imunisasi; (4) arsip keuangan dan perbankan, seperti buku tabungan, bukti transaksi, dokumen pinjaman, dan bukti pembayaran; (5) arsip kepemilikan aset, seperti sertifikat tanah, dokumen rumah, dan surat kendaraan; serta (6) arsip dokumentasi keluarga, seperti foto, video, surat pribadi, dan catatan peristiwa penting.

Dokumen yang disimpan tanpa pengelompokan dapat sulit ditemukan saat
dibutuhkan, misalnya untuk pendaftaran sekolah, pelayanan kesehatan, urusan perbankan, atau pengurusan kepemilikan aset. Kehilangan atau kerusakan dokumen juga dapat menimbulkan kesulitan administrasi dan kerugian. Oleh karena itu, pengelolaan arsip perlu menerapkan prinsip tertib, teratur, aman, mudah ditemukan, dan terpelihara.

D. Langkah Praktis Pengelolaan Arsip
1. Mengidentifikasi dokumen. Kumpulkan dan periksa dokumen yang tersimpan di berbagai tempat agar keluarga mengetahui dokumen yang dimiliki dan yang masih perlu dilengkapi.
2. Mengelompokkan berdasarkan jenis. Pisahkan dokumen kependudukan, pendidikan, kesehatan, keuangan, kepemilikan aset, dan dokumentasi keluarga.
3. Memberi label. Gunakan map, ordner, atau kotak dengan label yang jelas agar dokumen dapat ditemukan dengan cepat.
4. Membuat daftar arsip. Catat nama dokumen, pemilik, lokasi penyimpanan, dan keterangan yang diperlukan. Daftar dapat dibuat di buku, komputer, atau telepon genggam.
5. Menyimpan dengan aman. Simpan dokumen di tempat yang kering, bersih, terlindung dari air, api, debu, serangga, dan kelembapan. Pisahkan dokumen asli dari salinan.
6. Merawat secara berkala. Periksa kondisi arsip secara rutin, misalnya setiap tiga atau enam bulan, dan tangani dokumen yang mulai rusak atau lembap dengan tepat.
7. Melakukan digitalisasi. Pindai atau foto dokumen dengan jelas, simpan dalam format PDF atau gambar, susun dalam folder, dan buat salinan cadangan di media penyimpanan yang aman.

Arsip digital perlu diberi nama file yang sistematis, dilindungi kata sandi, dibatasi
aksesnya, dan dicadangkan secara berkala. Dokumen yang memuat data pribadi, keuangan, atau kesehatan tidak boleh dibagikan sembarangan melalui media sosial maupun aplikasi komunikasi. Digitalisasi merupakan salinan pengaman dan tidak menggantikan kewajiban menjaga dokumen asli, terutama dokumen yang memiliki kekuatan pembuktian hukum.

E. Peran Keluarga dan Anggota DWP
Kesadaran tertib arsip perlu dibangun mulai dari rumah. Orang tua dapat memberi contoh dengan menyimpan dokumen pada tempat yang telah ditentukan dan mengajak anak menjaga dokumen pribadinya, seperti rapor, ijazah, kartu pelajar, serta sertifikat. Anak juga dapat dilibatkan dalam kegiatan sederhana, misalnya mengelompokkan foto keluarga atau merapikan dokumen pendidikan. Kebiasaan ini menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap administrasi.

Anggota DWP memiliki peran strategis sebagai pelopor budaya sadar arsip di
lingkungan keluarga dan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di rumah dan dibagikan melalui kegiatan kemasyarakatan, pertemuan PKK, maupun komunikasi sehari-hari. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga dapat meluas kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

F. Manfaat dan Tindak Lanjut
Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan wawasan mengenai nilai
penting arsip, keterampilan mengidentifikasi dan mengelompokkan dokumen, kebiasaan tertib administrasi, serta kesadaran menjaga kerahasiaan informasi pribadi. Pertemuan juga mempererat silaturahmi dan membuka kesempatan bagi anggota untuk saling bertukar pengalaman. Diskusi dan tanya jawab menjadi ruang untuk membahas kendala penyimpanan, perlindungan dokumen, dan keamanan arsip digital.

Sebagai tindak lanjut, setiap anggota diharapkan mulai memeriksa dokumen
keluarga, mengelompokkannya berdasarkan jenis, memberi label pada tempat penyimpanan, dan membuat daftar arsip sederhana. Dokumen perlu disimpan di lokasi yang aman dan diperiksa secara berkala. Salinan digital dapat dibuat sebagai langkah antisipasi, dengan tetap memperhatikan kata sandi, pencadangan, dan
pembatasan akses. Kebiasaan ini hendaknya dilakukan secara konsisten agar tertib arsip menjadi budaya keluarga, bukan sekadar kegiatan sesaat setelah mengikuti pertemuan.

G. Penutup
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kabupaten Bojonegoro menjadi sarana silaturahmi sekaligus pembelajaran yang bermanfaat. Materi Tata Kelola Kearsipan Keluarga mengingatkan bahwa setiap dokumen memiliki nilai dan fungsi sehingga perlu ditata, dijaga, dan dipelihara dengan baik. Peserta diharapkan menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan masing-masing serta mengajak anggota keluarga membangun kebiasaan tertib arsip.

Melalui perempuan yang sehat, berpengetahuan, dan berdaya serta keluarga yang
tertib administrasi, Dharma Wanita Persatuan diharapkan terus berkontribusi dalam membangun keluarga dan masyarakat yang berkualitas. Tertib arsip dimulai dari keluarga; keluarga yang tertib arsip akan lebih siap, aman, dan teratur dalam menghadapi berbagai kebutuhan kehidupan.

Demikian laporan kegiatan yang kami buat, semoga menjadi pijakan dan acuan yang bermanfaat bagi kita semua.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID