e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/92369.jpg
Info Baru

DWP Kota Tasikmalaya >

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 28-04-2026

DWP Kota Tasikmalaya. Nama Kegiatan : Senam Bersama dalam rangka memperingati Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja tingkat Kota Tasikmalaya. Hari / Tanggal : Selasa, 28 April 2026. Waktu : 07.00 WIB s.d selesai. Tempat : Halaman Bale Kota Tasikmalaya. Penyelenggara : Pemerintah Kota Tasikmalaya. Bidang : Sosial Budaya. Jumlah peserta yang hadir : 350 orang. Pengurus yang hadir : 6 orang, diantaranya : 1. Ibu Hj.Sri Ade Hendar, selaku Bendahara DWP Kota Tasikmalaya. 2. Ibu Yani Kamila M.Khoirul, selaku Wakil Bendahara DWP Kota Tasikmalaya. 3. Ibu Hj.Ratu Ana Hanafi, selaku Ketua Bidang Pendidikan DWP Kota Tasikmalaya. 4. Ibu Hj.Nur Komalasari Dian, selaku Anggota Bidang Pendidikan DWP Kota Tasikmalaya. 5. Ibu Hj.Iis Lisnawati Asep Maman, selaku Anggota Bidang Ekonomi DWP Kota Tasikmalaya. 6. Ibu Wiwin Andriana, selaku Anggota Bidang Sosial Budaya DWP Kota Tasikmalaya. Keterangan Program : Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia, unsur TNI-Polri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan senam bersama yang berlangsung meriah di Halaman Bale Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun No. 1, pada Selasa pagi, 28 April 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Bapak Diky Candra, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat serta instansi pemerintah, mulai dari personel TNI-Polri, anggota DPRD, aparatur sipil negara (ASN), organisasi perangkat daerah (OPD), hingga peserta dari berbagai lembaga di Kota Tasikmalaya. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bapak Diky Candra mengajak seluruh peserta menjadikan momentum peringatan Hari K3 Sedunia sebagai sarana menjaga kesehatan jasmani sekaligus mempererat kebersamaan lintas instansi. Beliau berharap melalui olahraga bersama tersebut seluruh peserta diberikan kesehatan, keberkahan, serta semakin memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan Forkopimda Kota Tasikmalaya. Beliau juga menyampaikan salam dari Wali Kota Tasikmalaya, Bapak Viman Alfarizi Ramadhan, yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar kota. Meski demikian, Bapak Wali Kota berharap kegiatan tetap berlangsung lancar, penuh semangat, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota, Bapak Andi Purwanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata sinergitas antarinstansi. Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini merupakan wujud silaturahmi yang perlu terus dijaga dan diperkuat demi terciptanya koordinasi yang solid dalam melayani masyarakat. Selain menjadi ajang olahraga dan kebugaran, senam bersama ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Suasana penuh antusiasme dan kebersamaan yang terlihat sepanjang kegiatan menjadi cerminan komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang sehat, aman, produktif, serta pelayanan publik yang semakin optimal di Kota Tasikmalaya. Dalam rangkaian peringatan Hari K3 Sedunia tersebut, RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya turut mendukung melalui pelaksanaan In House Training h: 1. Pelatihan Dasar K3 pada tanggal 2223 April 2026. 2. Kegiatan vaksinasi tenaga kesehatan pada tanggal 2728 April 2026, sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman di fasilitas pelayanan kesehatan. Susunan Acara : 1. Pembukaan Acara, olehY5 MC. 2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. 3. Do'a bersama.5 4. Laporan Panitia (Penyampaian maksud dan tujuan kegiatan Hari K3 Sedunia). 5. Sambutan-Sambutan : a. Sambutan Ketua Penyelenggara. b. Sambutan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Bapak Diky Candra sekaligus membuka acara secara resmi. 6. Senam Bersama. a. Pemanasan. b. Pelaksanaan senam bersama seluruh peserta. c. Pendinginan. 7. Ramah Tamah dan Kebersamaan. 8. Interaksi antar peserta. 9. Foto bersama unsur TNI-Polri, Forkopimda, ASN, dan tamu undangan. 10. Penutup. 11. Doa penutup. Pembuat laporan : Sri Yuda Permana

../images/kegiatan/92366.jpg
Info Baru

DWP DKI JAKARTA > SKPD Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 27-04-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Donor Darah dalam rangka Rangkaian Kegiatan Memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2026 di Aula PPKPI Pasar Rebo

../images/kegiatan/92365.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Subang > Dinas Komunikasi Dan Informatika

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 28-04-2026

LAPORAN KEGIATAN E-REPORTING Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang DATA KEGIATAN : Bidang : Bidang Pendidikan Program Kerja : Pendidikan Non Formal/ Informal Kegiatan : Webinar "Clean Handling For Better Living : Higienitas Bahan Pangan Asal Hewan" Penyelenggara : DKPP Jawa Barat, BPPKP Cikole Jawa Barat Moderator : Mimi Rohaeni, S.Pt, MM Narasumber : drh. Afrida dan drh. Kustini Tanggal Kegiatan : 28 April 2026 Waktu Kegiatan : 08.00 WIB sampai dengan selesai Peserta : DWP Perangkat Daerah Tingkat Provinsi Jawa Barat, DWP Kabupaten dan Kota di Jawa Barat dan DWP Instansi Vertikal diwilayah Jawa Barat, serta Masyarakat Umum secara online melalui Zoom Meeting dan juga siaran langsung di YouTube Perwakilan dari DWP Diskominfo Kabupaten Subang : Ny. Nirwana Arief (Sekretaris DWP) URAIAN KEGIATAN : Selasa, 28 April 2026 perwakilan dari DWP Diskominfo Kabupaten Subang yaitu Ny. Nirwana Arief mengikuti Webinar "Clean Handling For Better Living : Higienitas Bahan Pangan Asal Hewan" yang diselenggarakan oleh DKPP Jawa Barat, BPPKP Cikole Jawa Barat secara online melalui Zoom Meeting dan Live Streaming YouTube. Acara dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Acara dipandu oleh Moderator yaitu Ibu Mimi Rohaeni, S.Pt, MM, dan Narasumber yaitu drh. Afrida dan drh. Kustini. Acara diawali dengan Do'a, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Setelah itu, dilanjutkan oleh moderator untuk memulai bincang dan pemaparan materi. Materi pertama yang disampaikan oleh drh. Afrida A.I menekankan pentingnya penerapan higiene dan sanitasi dalam pengolahan produk hewan sebagai upaya menjamin keamanan dan kualitas pangan. Higiene dan sanitasi berperan besar dalam mencegah kontaminasi serta penyebaran penyakit yang berasal dari pangan asal hewan. Selain itu, penerapan prinsip ini juga bertujuan untuk meningkatkan mutu, daya simpan, serta melindungi kesehatan manusia dari risiko penyakit zoonosis dan penyakit bawaan pangan. Pangan asal hewan sendiri memiliki nilai gizi tinggi dengan kandungan asam amino esensial yang lengkap, namun bersifat mudah rusak (perishable) dan rentan terhadap pertumbuhan mikroorganisme berbahaya. Produk seperti daging, susu, dan telur dapat menjadi media berkembangnya bakteri seperti Salmonella dan E. coli yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus dalam penanganannya agar tetap aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Untuk mewujudkan pangan asal hewan yang memenuhi prinsip ASUH, diperlukan penerapan higiene dan sanitasi sejak tahap pemilihan bahan hingga penyajian. Higiene mencakup kebersihan pribadi seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan pakaian, sedangkan sanitasi meliputi kebersihan lingkungan, peralatan, serta pengelolaan limbah. Selain itu, penerapan rantai dingin dan pengendalian suhu sangat penting untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme, terutama pada zona bahaya suhu 4°C hingga 60°C. Pengendalian suhu dan waktu penyimpanan menjadi kunci dalam mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat berkembang sangat cepat dalam kondisi ideal. Oleh karena itu, makanan harus disimpan pada suhu aman, yaitu di bawah 4°C atau di atas 60°C, serta tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Dengan demikian, penerapan higiene dan sanitasi secara konsisten akan menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan nilai jual dan keamanan konsumsi. Selanjutnya, materi kedua yang disampaikan oleh drh. Kustini melengkapi pembahasan sebelumnya dengan memberikan panduan praktis dalam menerapkan higienitas pangan asal hewan dalam kehidupan sehari-hari. Jika pada materi pertama lebih menekankan konsep dan prinsip dasar, maka materi kedua berfokus pada penerapan langsung dalam memilih, menangani, menyimpan, dan mengolah berbagai jenis pangan seperti daging, ikan, telur, dan susu. Dalam praktiknya, pemilihan bahan pangan harus dilakukan dengan cermat, seperti memilih daging segar yang berwarna cerah dan tidak berbau, serta memastikan penyimpanan dilakukan pada suhu yang sesuai menggunakan refrigerator atau freezer. Penanganan daging, baik sapi maupun ayam, harus dilakukan secara higienis, termasuk proses pencucian, pengemasan, pencairan, hingga memasak dengan suhu yang tepat agar aman dikonsumsi. Hal yang sama juga berlaku pada telur, susu, dan ikan yang memerlukan penanganan khusus untuk menjaga kesegaran dan mencegah kontaminasi. Akhirnya, kedua materi tersebut saling berkaitan dan menegaskan bahwa penerapan higiene dan sanitasi tidak hanya penting secara teori, tetapi juga harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjaga kebersihan pribadi, menghindari kesalahan umum dalam penanganan pangan, serta menerapkan prinsip penyimpanan dan pengolahan yang benar, masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan pangan yang aman dan sehat. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dari rumah akan memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. KESIMPULAN, HARAPAN DAN PERAN DWP DISKOMINFO : Kesimpulan dari webinar ini adalah bahwa penerapan higiene dan sanitasi dalam penanganan pangan asal hewan merupakan hal yang sangat penting dan tidak dapat diabaikan. Kedua materi yang disampaikan menegaskan bahwa pangan asal hewan memiliki nilai gizi tinggi, namun juga berisiko tinggi terhadap kontaminasi mikroorganisme berbahaya apabila tidak ditangani dengan benar. Oleh karena itu, pemahaman mengenai prinsip ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal), pengendalian suhu, kebersihan personal, serta cara memilih, menyimpan, dan mengolah bahan pangan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan kualitas pangan untuk keluarga. Harapan dari kegiatan ini adalah agar seluruh anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya higiene dan sanitasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengolahan pangan di rumah tangga. Selain itu, diharapkan materi yang telah diperoleh tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan secara konsisten, sehingga dapat membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, anggota Dharma Wanita dapat menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, aman, dan terbebas dari risiko penyakit bawaan pangan. Peran Dharma Wanita dalam kegiatan ini sangat strategis, yaitu sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Anggota Dharma Wanita diharapkan mampu menyebarluaskan informasi dan edukasi yang telah diperoleh kepada lingkungan sekitar, baik melalui kegiatan organisasi maupun interaksi sehari-hari. Selain itu, Dharma Wanita juga dapat berperan aktif dalam mengedukasi pentingnya pola hidup bersih dan sehat, mendorong penerapan higiene sanitasi, serta mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan peran tersebut, Dharma Wanita tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga penggerak dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. Laporan kegiatan ini dilaporkan oleh Sekretaris DWP Diskominfo Kabupaten Subang, Ny. Nirwana Arief.

../images/kegiatan/92363.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jombang > BKPSDM

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-04-2026


Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia telah mengadakan kegiatan

Bidang: Sosial Budaya
Program: Kegiatan Hari Nasional, Wawasan Keanekaragaman Budaya

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jombang
2. Hari/Tanggal: Rabu, 22 April 2026
3. Pukul: 08.00 WIB sampai dengan selesai
4. Peserta: 11 orang anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yaitu
Ibu Rini Anwar, Ibu Moh. Taufiq Hidayat, Ibu Dedik, Ibu Agus, Ibu Adib, Ibu Andik, Ibu Wahana, Ibu Rudy Setiawan, Ibu Budi Setiawan, Ibu Ikhwan, Ibu Bashori.
5. Lokasi: Ruang Pertemuan Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
6. Acara: Peringatan Hari Kartini Anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jombang bulan April 2026

Susunan Acara
1. Pembukaan oleh Ibu Adib
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan dengan Pembirama Ibu Wahana
3. Sambutan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jombang, Ibu Rini Anwar
4. Do’a oleh Ibu Budi
5. Penyampaian Review Pelaksanaan Program, Melaksanakan Kegiatan Simpan Pinjam, dilanjutkan Halal Bihalal

Isi Acara

PERINGATAN HARI KARTINI APRIL 2026

Anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jombang melaksanakan Peringatan Hari Kartini April 2026 dengan mengadakan pertemuan dengan memakai kebaya yang identik dengan Hari Kartini. Kebaya dianggap sebagai simbol kelembutan dan kekuatan perempuan.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai Peringatan Hari Kartini:
Tujuan dan Makna: Menghormati jasa R.A. Kartini dalam perjuangan hak perempuan dan mempromosikan kesetaraan gender di berbagai bidang kehidupan.
Sejarah Singkat: R.A. Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara dan memperjuangkan hak perempuan untuk bersekolah serta bermimpi.
Cara Memperingati: Umumnya dirayakan dengan mengenakan kebaya atau pakaian adat, lomba-lomba kreatif di sekolah, seminar tentang pemberdayaan perempuan, serta kegiatan sosial.
Semangat Masa Kini: Momentum ini digunakan untuk menegaskan bahwa perempuan Indonesia kini penggerak di berbagai sektor, termasuk media dan industri.

Memakai kebaya saat peringatan Hari Kartini memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dan semangat emansipasi perempuan Indonesia. Kebaya juga melambangkan keanggunan, kelembutan, dan kesopanan perempuan Indonesia, sekaligus menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal.

Berikut adalah beberapa makna mendalam yang terkandung dalam penggunaan kebaya pada Hari Kartini:
Simbol Perjuangan dan Emansipasi: Kebaya menjadi representasi perjuangan R.A. Kartini dalam memajukan pendidikan dan kesetaraan gender bagi perempuan Indonesia.
Simbol Keanggunan dan Jati Diri Perempuan: Kebaya melambangkan keanggunan, kelembutan, dan kesopanan yang menjadi ciri khas perempuan Indonesia, sekaligus mempertahankan jati diri mereka.
Simbol Tradisi dan Budaya: Dalam Hari Kartini, kebaya juga merupakan wujud penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal, karena Kartini sendiri dikenal sebagai tokoh yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Jawa.
Simbol Kebanggaan Nasional: Kebaya telah menjadi ikon budaya Indonesia yang diusulkan ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, sehingga penggunaannya dalam Hari Kartini juga merupakan bentuk kebanggaan nasional.
Simbol Perubahan dan Modernisasi: Meskipun Kartini dikenal sebagai tokoh tradisional, ia juga memperjuangkan modernisasi tanpa meninggalkan akar budaya. Kebaya yang dikenakan pada Hari Kartini menjadi simbol bahwa perempuan bisa tampil berdaya, pintar, dan aktif di masyarakat tanpa kehilangan identitas budaya.

Mengenakan kebaya dengan bawahan jarik ataupun kain panjang ialah perlambang watak serta tampilan wanita yang lemah gemulai. Lilitan kain yang ketat hendak membuat wanita susah bergerak, sehingga perihal itu memforsir mereka buat bergerak dalam kehalusan serta gerak- gerik nan lembut. Filosofinya yakni seseorang wanita haruslah lembut dalam tutur kata, halus dalam berperan.
Tidak hanya itu, terdapatnya stagen yang berperan selaku ikat pinggang menyimbolkan usus yang panjang. Dalam filosofi Jawa, perihal itu bermakna memiliki kesabaran.
Potongan kebaya yang menjajaki wujud badan yang menempel bermakna kalau wanita wajib dapat senantiasa membiasakan diri dengan kondisi, sekalian melindungi diri sendiri.

Secara totalitas, kebaya jadi lambang nilai- nilai yang diharapkan dari seseorang wanita, ialah dapat menyesuaikan diri, luwes, lemah lembut, tabah, serta mandiri melindungi diri sendiri.
Wanita Indonesia harus bangga memiliki pakaian adat seperti kebaya, begitu banyak filosofi positif yang ada dalam pakaian kebaya.
Hari Kartini menjadi peringatan perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, banyak wanita yang memakai kebaya untuk memperingati hari ini.

Pembuat Laporan Ibu Eka Rudy Setiawan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jombang

../images/kegiatan/92362.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pandeglang >

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 07-04-2026

harma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pandeglang melaksanakan kegiatan kunjungan ke sekolah binaan DWP Kabupaten Pandeglang yang bertempat di PAUD Melati pada hari Selasa, 07 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DWP Kabupaten Pandeglang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah binaan. Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk melihat secara langsung proses pembelajaran serta perkembangan anak-anak di PAUD Melati. Dalam kegiatan tersebut, rombongan DWP Kabupaten Pandeglang melakukan dialog dengan para pendidik serta memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar. Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Pandeglang berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini serta memperkuat peran sekolah binaan sebagai wadah pembentukan karakter anak sejak usia dini.

../images/kegiatan/92361.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Ogan Komering Ilir > Dinas Perikanan

  • Oleh: Sekretariat
  • 23-04-2026

Nama Kegiatan: Launching Bank Sampah Sebatik, Senam Bersama serta Bazzar UMKM Hari, Tanggal: Kamis, 23 April 2026 Waktu : 07.30 - 11.00 WIB Tempat : Halaman Kantor Bupati Ogan Komering Ilir Bidang: Sekretariat Jumlah Pengurus dan Anggota yang hadir : 21 orang 1. Ibu Yuniarti Ubaidillah selaku Ketua DWP Dinas Perikanan Kab OKI 2. Ibu As Adiah selaku Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 3. Ibu Ade Resti Amelia selaku Bendahara I DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 4. Ibu Nely selaku Sekretaris Bidang Pendidikan DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 5. Ibu Etty Herawati, S.Sos selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 6. Ibu Dewi Isawpatita, SP selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 7. Ibu Dessy Rianti, SE selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 8. Ibu Diana Septa Masari, SH selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 9. Ibu Hartati selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 10. Ibu Teti Rosmala, SP selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 11. Ibu Yunita Trisantika, S.St.Pi selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 12. Ibu Irma Enita, SE selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 13. Ibu Diah Mareta NS, S.Pi selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 14. Ibu Lelly Meilina, A.Md selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 15. Ibu Santa Dewi, S.Pi selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 16. Ibu Reni Yuliana, S.Pi selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 17. Ibu Elismawati, S.Pi selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 18. Ibu Nurma selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 19. Ibu Melva Selli, S.Pi selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 20. Ibu Ityaulfi, S.Pi selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI 21. Ibu Dina Purnama Sari, ST selaku anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI Uraian Kegiatan: Dalam rangka mendukung program pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ilir turut berpartisipasi menghadiri kegiatan Launching Bank Sampah SEBATIK, Senam Bersama serta Bazzar UMKM yang diselenggarakan oleh DWP Sekretariat Daerah Kabupaten OKI bekerja sama dengan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI dan bertempat di Halaman Kantor Bupati Ogan Komering Ilir. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen DWP Dinas Perikanan Kab. OKI dalam mendukung gerakan peduli lingkungan, mendorong perekonomian anggota melalui bazzar UMKM, serta menjaga kesehatan dan kebugaran melalui senam bersama. Tujuan kegiatan ini antara lain : mendukung program Launching Bank Sampah SEBATIK sebagai upaya pengelolaan sampah yang terorganisir dan berkelanjutan, meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani seluruh pengurus dan anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI melalui senam bersama, mendorong pertumbuhan ekonomi anggota dan pelaku UMKM melalui partisipasi dalam Bazzar UMKM serta ,mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara pengurus dan anggota DWP Dinas Perikanan Kabupaten OKI. Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DWP Dinas Perikanan Kab. OKI, Ibu Yuniarti Ubaidillah, beserta 20 orang anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI yaitu Ibu As Adiah, Ibu Ade, Ibu Nely, Ibu Etty, Ibu Dewi, Ibu Dessy, Ibu Diana, Ibu Hartati, Ibu Tety, Ibu Yunita, Ibu Irma, Ibu Diah, Ibu Lelly, Ibu Santa, Ibu Reni, Ibu Elis, Ibu Melva, Ibu Iit dan Ibu Dina. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Penasehat DWP Kabupaten OKI, Ny. Ike Meiliana Muchendi, serta Ketua Umum DWP Kabupaten OKI, Ny. Sukmawati Asmar serta Kepala OPD se- Kabupaten OKI serta seluruh anggota DWP dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI. Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dimana DWP Dinas Perikanan Kab. OKI terlihat aktif mengikuti senam pagi. Senam bersama berhasil meningkatkan semangat dan kebugaran peserta serta menciptakan suasana yang menyenangkan dan penuh keakraban. Kegiatan dilanjutkan dengan acara Launching Bank Sampah Sebatik. Dalam sesi ini, seluruh peserta, menyimak dengan seksama pemaparan terkait pentingnya pengelolaan sampah melalui bank sampah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan nilai ekonomis dari sampah. Kegiatan Launching Bank Sampah SEBATIK mendapat antusias yang tinggi dari seluruh peserta yang hadir. Rangkaian kegiatan berikutnya adalah Bazzar UMKM yang diikuti oleh berbagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari masyarakat Kabupaten OKI, perwakilan OPD, serta masyarakat umum yang berkunjung. Bazzar UMKM memberikan kesempatan bagi anggota dan pelaku usaha lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan. Kehadiran pengurus dan anggota DWP Dinas Perikanan Kab. OKI mencerminkan solidaritas, kepedulian dan partisipasi aktif organisasi dalam kegiatan program lingkungan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Demikian laporan e-reporting kegiatan ini dibuat dengan sebenarnya. Semoga kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi organisasi, anggota, dan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir.

../images/kegiatan/92359.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Asahan > DWP UP KECAMATAN BANDAR PULAU

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 20-04-2026

Ketua Dharma Wanita UP. Kecamatan Bandar Pulau Ny. Eka Sah fitri Kamarul Zaman menghadiri Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Asahan ke 57 dengan kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Asahan mari kita tingkatkan nilai-nilai Al-Qur'an bagi Generasi Milenial menuju Asahan yang sejahtera, religius, maju dan berkelanjutan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. (Senin, 20 April 2026)

../images/kegiatan/92358.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 28-04-2026

Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur

Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Ekonomi
Program : Kegiatan Usaha
Kegiatan : Bazar

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur
2. Hari, Tanggal : Selasa, 07 April 2026
3. Waktu : 08.30 s/d Selesai
4. Peserta : 5 orang pewakilan dari pengurus Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya
5. Lokasi : Aula Barat, UPT Balai Latihan Kerja Surabaya
6. Acara : Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya Berpartisipasi dalam Kegiatan Bazar Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Anggota, Peningkatan Kewirausahaan dan Penguatan Kebersamaan Organisasi.

Uraian Kegiatan

Dalam rangka mendukung program kerja Bidang Ekonomi serta meningkatkan kemandirian dan produktivitas anggota, Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan bazar yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Kegiatan bazar yang menjadi bagian dari agenda rutin pertemuan anggota ini merupakan sarana strategis untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan, memperkenalkan produk anggota, serta meningkatkan peran aktif Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung ekonomi keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dan sinergi antarunit kerja di lingkungan Disnakertrans Provinsi Jawa Timur.

Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya berpartisipasi dalam kegiatan bazar yang diselenggarakan dalam rangka pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan sekali. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan UPT Balai Latihan Kerja Surabaya membuka stand bazar dengan menampilkan berbagai produk hasil karya anggota, yang terdiri dari makanan siap saji, aneka camilan, minuman, serta produk makanan beku (frozen food). Produk-produk yang dijual merupakan hasil kreativitas dan usaha anggota yang bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi keluarga. Pelaksanaan bazar berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta maupun pengunjung. Interaksi yang terjadi tidak hanya dalam bentuk transaksi jual beli, tetapi juga sebagai sarana berbagi pengalaman dan informasi terkait usaha yang dijalankan oleh masing-masing anggota.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan jiwa kewirausahaan anggota Dharma Wanita Persatuan, memperluas jaringan pemasaran produk, serta memperkuat peran organisasi dalam mendukung perekonomian keluarga. Sasaran kegiatan ini adalah anggota Dharma Wanita Persatuan serta seluruh peserta kegiatan pertemuan rutin yang hadir. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya penjualan produk anggota, bertambahnya pengalaman dalam mengelola usaha, serta diperolehnya keuntungan yang sebagian dialokasikan ke dalam kas Bidang Ekonomi untuk mendukung keberlanjutan program kerja organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil mempererat kebersamaan dan meningkatkan solidaritas antaranggota dalam lingkungan Dharma Wanita Persatuan.

../images/kegiatan/92357.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pesisir Barat > SKPD KESATUAN BANGSA DAN POLITIK

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 20-04-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Kesatuan Bangsa dan Politik mengadakan kegiatan Pojok Baca sebagai Implementasi Bidang Pendidikan. Bidang : Pendidikan Proker : Perpustakaan Kegiatan : Pojok Baca Waktu : 10.00 s.d. selesai Hari/Tanggal : Senin/20 April 2026 Tempat : Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Peserta : Seluruh Pengurus/Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Kesatuan Bangsa Dan Politik Anggota yang hadir : 16 anggota Pojok baca (sudut baca) adalah area khusus yang nyaman di dalam kelas atau ruang publik, difungsikan sebagai perpanjangan perpustakaan untuk meningkatkan minat baca dan literasi. Dilengkapi dengan rak buku, koleksi bacaan dan alas duduk, tempat ini dirancang menarik agar anak/seseorang betah membaca, berdiskusi, dan mengembangkan kreativitas. Latar Belakang Dan Tujuan Pojok Baca Latar belakang pojok baca adalah upaya meningkatkan minat baca yang rendah dan mendukung budaya literasi, sesuai Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang wajib baca 15 menit. Pojok baca dibuat sebagai perpustakaan mini di sudut ruang publik untuk mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat, mengatasi keterbatasan akses ke perpustakaan utama, serta menciptakan lingkungan untuk belajar yang nyaman dan menarik. Tujuan dan Manfaat: 1. Meningkatkan Minat Baca: Mendekatkan buku kepada masyarakat agar lebih sering membaca. 2. Mendukung Literasi: Menjadi sarana pembiasaan membaca dan gerakan literasi di ruang publik. 3. Mengembangkan Kreativitas: Tempat masyarakat berdiskusi, merangkum buku, dan melahirkan ide positif. 4. Kenyamanan: Menyediakan ruang baca yang santai di luar perpustakaan konvensional. Komponen Pojok Baca: 1. Rak Buku: Tempat menata buku bacaan. 2. Alas Duduk: Karpet, bantal, atau kursi nyaman. 3. Koleksi Buku: Buku fiksi, nonfiksi, atau buku pendamping pelajaran. 4. Dekorasi: Hiasan dinding, quotes, atau hasil karya siswa. 5. Catatan Kreatif: Jaring ram besi untuk menggantung hasil karya atau notes reward. Fungsi Pojok Baca 1. Perpanjangan fungsi perpustakaan utama. 2. Tempat edukasi dan rekreasi saat jam senggang. 3. Ruang mandiri untuk berpikir kritis. Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Kesatuan Bangsa Dan, Ny. Apri Haskar Riniy Syahrial menyampaikan sangat mengapresiasi antusiasme serta berterimakasih kepada seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Kesatuan Bangsa Dan Politik atas terwujudnya Pojok Baca di lingkungan Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik ini. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat Baca dan literasi seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Kesatuan Bangsa Dan Politik serta dapat menjadi wadah untuk memperoleh ide-ide baru untuk meningkatkan kinerja dan mutu Dharma Wanita Persatuan Unit Kesatuan Bangsa Dan Politik. Penulis Laporan : Linda Noverlina

../images/kegiatan/92355.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Asahan > DWP UP KECAMATAN BANDAR PULAU

  • Oleh: Sekretariat
  • 17-04-2026

Ketua Dharma Wanita Persatuan UP. Kecamatan Bandar Pulau Ny. Eka Sahfitri Kamarul Zaman menghadiri Kegiatan Rapat Koordinasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan sekaligus acara Halal bihalal yang dilaksanakan oleh DWP Kabupaten Asahan di Rumah Dinas Bupati Asahan. (Jum'at, 17 April 2026)

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID