e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/117908.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kolaka > SKPD Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-05-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka melaksanakan kegiatan Kamis Sehat yang secara rutin dilaksanakan pada hari kamis dengan melakukan Senam Bersama yang dilanjutkan dengan Kerja Bakti. Acara berlangsung di Pelataran Kantor Bupati Kolaka pada tanggal 7 Mei 2026 pada pukul 07.00 Wita. Acara turut dihadiri oleh Ketua DWP Kab. Kolaka , Penasehat DWP Ibu Hj. Andi Rizka Kusumawardani Amri, Ibu Hj. Marwanah Husmaluddin, Para Ketua DWP Unsur Pelaksana Bersama Anggota. Senam dipimpin oleh 3 orang instruktur Bapak Irwan B Saputra bersama anggota, Senam yang dilaksanakan antara lain Senam Jantung Sehat, Senam Kreasi Beramal, Senam Aerobik. Tahapan kegiatan senam sehat diawali dengan gerakan pemanasan, gerakan inti,dan gerakan pendinginan diiringi oleh musik yang menambah semangat para peserta senam. Adapun Tujuan dilaksanakan kegiatan Senam antara lain 1. Meningkatkan Kesehatan Fisik dan Mental serta meningkatkan kebugaran, sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, aktifitas fisik yang rutin dan teratur dapat membakar kalori sehingga dapat menjaga berat badan ideal, senam juga dapat membantu mengurang stress serta meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik. 2. Mempererat Silaturahmi, kegiatan yang dilaksanakan sangat baik sebagai ajang anggota DWP untuk saling meningkatkan kekompakan dan rasa kebersamaan, saling mengenal serta bersilaturahmi dengan Ketua DWP serta Pengurus dan anggota DWP lainnya. 3. Membiasakan Gaya Hidup Sehat, dengan rutin melaksanakan aktifitas fisik diharapkan menjadi kebiasaan baik yang dapat diterapkan dilingkungan Rumah tangga maupun di lingkungan kerja. 4. Sebagai langkah preventif dalam mencegah Penyakit, Olahraga secara teratur dapat meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru sehingga dapat mencegah berbagai penyakit tidak menular antara lain penyakit Jantung, Diabetes Mellitus serta penyakit Hipertensi, mencegah osteoporosis. Berikut adalah beberapa manfaat senam yang harus kita ketahui. 1. Meningkatkan fungsi jantung. Gerakan senam yang dilakukan secara kontinyu dan berulang-ulang membuat jantung bekerja dengan lebih cepat. Bila dilakukan selama 20 menit, berarti Anda telah memulai langkah sehat untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda. 2. Menurunkan berat badan. Selain menjalankan program diet sehat seperti membatasi jumlah kalori yang masuk kedalam tubuh, kita juga bisa menurunkan berat badan dengan cara berolahraga. Supaya lebih cepat dalam membakar lemak, sebaiknya pilihlah jenis olahraga yang banyak menggerakan anggota badan seperti halnya jogging dan juga senam. 3. Meningkatkan fungsi kognitif. Percaya atau tidak, senam termasuk kedalam salah satu jenis olahraga yang mampu meningkatkan penyebaran oksigen ke seluruh tubuh termasuk kebagian otak kita. Bilamana oksigen yang masuk ke otak terpenuhi dengan baik, maka fungsi otak kita akan meningkat dan secara tidak langsung fungsi kognitif pun akan ikut mengalami peningkatkan. Telah banyak para ahli yang menyatakan bahwa olahraga juga dapat meningkatkan daya ingat dan juga kapasitas otak. 4. Mengurangi stres dan meningkatkan mood Banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan terkadang mampu membuat seseorang menjadi stres. Bila stres sudah melanda, maka mood dan tingkat kreativitas seseorang akan berkurang. Hal ini dikarenakan hormon endorfin yang bekerja untuk membuat seseorang merasa lebih senang mulai berkurang. Untuk itu, diperlukanlah suatu aktivitas yang mampu meningkatkan hormon tersebut. Salah satu aktivitas yang mampu meningkatkan jumlah hormon endorfin adalah senam. Bila dilakukan secara teratur, maka kondisi stres yang dialami akan berkurang yang pada akhirnya mood Anda pun akan kembali meningkat. 5. Tidak mudah terserang penyakit. Manfaat senam selanjutnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh kita tidak mudah untuk terserang penyakit. Hal ini dapat terjadi karena toksin-toksin yang ada didalam tubuh akan keluar melalui keringat. Disamping itu, semua organ yang ada didalam tubuh pun akan bekerja secara maksimal. 6. Meningkatkan stamina. Bila selama ini Anda seringkali merasakan kelehan meskipun Anda baru sebentar saja melakukan suatu aktivitas, kemungkinan besar sistem pernapasan Anda mengalami gangguan yang disebabkan adanya lemak serta gangguan aliran oksigen dalam darah. Melakukan senam secara teratur akan memperbaiki sistem pernapasan supaya dapat berjalan lebih optimal dan pada akhirnya Anda pun tidak akan mudah merasa lelah. 7. Meningkatkan stamina. Bila selama ini Anda seringkali merasakan kelehan meskipun Anda baru sebentar saja melakukan suatu aktivitas, kemungkinan besar sistem pernapasan Anda mengalami gangguan yang disebabkan adanya lemak serta gangguan aliran oksigen dalam darah. Melakukan senam secara teratur akan memperbaiki sistem pernapasan supaya dapat berjalan lebih optimal dan pada akhirnya Anda pun tidak akan mudah merasa lelah. Pada hari ini ada produk yang berpartisipasi di kamis giat senam Bersama yaitu Herbalife Nutrition yang merupakan produk suplemen dan pengganti makanan yang dipasarkan untuk membantu manajemen berat badan (turun, naik, atau mempertahankan), melengkapi nutrisi harian, mendukung metabolisme, pencernaan, energi, hingga kesehatan jantung melalui berbagai produk seperti shake, teh, dan suplemen vitamin/mineral, dengan fokus pada gaya hidup sehat melalui pola makan seimbang dan olahraga. Namun, penting untuk diingat bahwa klaim efektivitasnya lebih didasarkan pada testimoni.Acara berlangsung dengan penuh semangat, tertib dan lancar, yang dihadiri sebanyak 22 orang,Adapun jumlah anggota DWP Dikbud yang hadir pada giat Kamis sehat ini adalah 1.Ny.Andryani Jusrin Ketua DWP.dikbud 2.Ny.Hasriani Syam ,Bendahara DWP 3. ny.Hafiaty Jufri Bid.Ekonomi 4.Ny.NirwanaAnjas Bid.Pendidikan 5. Ny.Aisyah .Bud. Sosbud. Kegiatan ini berakhir pada pukul 08.30 Wita.

../images/kegiatan/117907.jpg
Info Baru

DWP JAWA TENGAH > DWP DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN PROVINSI JAWA TENGAH

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 08-05-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah menghadiri kegiatan
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa
A. Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah
2. Hari/tanggal : Jum'at, 8 Mei 2026
3. Pukul : 09.00 WIB – selesai
4. Tempat : Gedung DWP Provinsi Jateng lt. 5
5. Peserta : 3 orang, hadir Ibu Luciana Defransisco, Ibu Evi Vivid dan Ibu Yuni Dwi
6. Acara : Pengajian Jum'at Kliwon
B. Tujuan Kegiatan :
Pengajian Jum'at Kliwon untuk meningkatkan dan menguatkan iman ibu-ibu anggota DWP Provinsi Jawa Tengah yang beragama Islam
C. Hasil kegiatan :
Pengajian Jum'at Kliwon Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah dengan tema "Ibadah Qurban dan Kepedulian Sosial". Adapun pembicara Ustadzah Muntafingah
Ringkasan:
1. Membaca Surat Ar-Rahman
2. Ibadah
Asal kata "Abid": menghamba kepada Sang Pencipta/Khalik dalam bentuk yang bermacam-macam.
Pengabdian seseorang bisa berupa materi.
Macam-macam ibadah:
a. Istimaiyah: bagaimana seseorang bermanfaat bagi sesama.
b. Saksiyah: ibadah khusus (Sholat, Sedekah, Haji, Qurban)
c. Syiah syiah: berpolitik = sebagai orang Islam, kita harus bermakna di lingkungannya.
3. Qurban
Asal kata "Qoroba" = dekat
Mendekatkan diri kepada Sang Pencipta
Awal mula qurban terjadi pada zaman Nabi Adam, dimana putranya yang bernama Qabil dan Habil diminta memberikan persembahan kepada Sang Pencipta. Qurban dari Habil yg diambil karena lebih baik dibanding Qabil. Untuk itu saat berqurban hendaknya berikan yg terbaik
4. Kepedulian Sosial
Daging qurban bisa diberikan kepada siapa saja
* Qurban kambing lebih utama karena dicontohkan di dalam Al Quran, lewat pendekatan fiqih - qurban sapi diperbolehkan dan bisa di tanggung 7 orang
* Qurban tidak boleh atas nama orang meninggal, tapi atas nama yg masih hidup (kemudian dihadiahkan kepada “si Fulan” yg sudah meninggal)
5. Acara ditutup dengan membaca QS Al'Asr dan hamdalah bersama.

../images/kegiatan/117906.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Barito Kuala > DWP Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan

  • Oleh: Sekretariat
  • 21-05-2026

Ketua DWP Diskopperindag Ny. Senja Ayu L. Hery Sasmita dan Anggota DWP Diskopperindag menghadiri Pertemuan Rutin Bulan Mei yang diselenggarakan di Aula Diskopperindag dengan membahas Agenda Rapat Kerja yang di Sampaikan oleh Ketua bidang Pendikan pada tanggal 21 Mei 2026

../images/kegiatan/117904.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Barito Kuala >

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 12-05-2026

DWP Kabupaten Barito Kuala telah melaksanakan program kerja
Bidang : Sosial Budaya
Program : Peningkatan Kepedulian Sosial
Kegiatan : Bakti Sosial

Latar Belakang
Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Kegiatan berfokus pada pembekalan keterampilan praktis agar peserta mampu menciptakan peluang usaha mandiri demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Tujuan Kegiatan
1. Meningkatkan keterampilan teknis dan wirausaha bagi PPKS.
2. Mendorong kemandirian ekonomi keluarga rentan.
3. Mengurangi tingkat ketergantungan sosial di wilayah sasaran.

Pelaksanaan Kegiatan
1. Nama Kegiatan : Pelatihan Keterampilan untuk Pemberdayaan Keluarga bagi PPKS
2. Hari / Tanggal : Selasa, 12 Mei 2026
3. Tempat : Desa Sekata Baru, Kecamatan Tamban
4. Narasumber : Ahmad Maulana dan Hj. Zahrah
5. Materi : Teori dan praktek pembuatan aneka roti dan aneka kue
6. Penyelenggara : DWP Kabupaten Barito Kuala
7. Peserta : 40 orang

Jalannya Acara
1. Pembukaan : Sambutan oleh kepala desa dan perwakilan dinas sosial.
2. Sesi Teori : Penyampaian materi dasar dan motivasi kewirausahaan oleh Ahmad Maulana.
3. Sesi Praktik : Bimbingan langsung pembuatan produk bernilai jual oleh narasumber.
4. Diskusi : Tanya jawab mengenai kendala modal dan strategi pemasaran digital.
5. Penutup : Evaluasi hasil praktik, doa bersama, dan foto dokumentasi.

Hasil Kegiatan
1. Peserta menguasai teknik dasar keterampilan yang diajarkan.
2. Terbentuknya rencana usaha kelompok kecil bagi warga PPKS.
3. Meningkatnya motivasi peserta untuk membuka usaha dari rumah.

Kesimpulan dan Rekomendasi
Kegiatan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.
Diperlukan pendampingan lanjutan dan bantuan modal stimulan agar keterampilan yang telah didapat bisa segera dipraktikkan menjadi unit usaha nyata.

../images/kegiatan/117901.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Blitar > Kecamatan Nglegok

  • Oleh: Sekretariat
  • 21-05-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR UP DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN NGLEGOK

Anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar turut hadir pada kegiatan Pelatihan Pembuatan Bunga dari Kawat Bulu untuk Anggota DWP Kabupaten Blitar
Bidang : Bidang Sekretariat
Program : Penataan Organisasi/Manajemen.
Kegiatan : Pelatihan Kegiatan : Pelatihan Pembuatan Bunga dari Kawat Bulu.
Keterangan Program:
1. UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 21 Mei 2026
3. Pukul : 08.00 Selesai
4. Tempat : Ruang Perdana Kantor Bupati Blitar Jl. Sudanco Supriyadi No. 17 Blitar
5. Pakaian : Seragam Batik DWP
Dihadiri oleh :
1. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ny. Ita Eko Susanto 2. Ibu Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ny. Wulandari Achmad Cholik 3. Ibu Damairia Dian Pramesthi dari Rumah Handmade sebagai narasumber pembuatan Bunda dari Kawat Bulu 4. 25 Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar 5. 48 Ketua UP DWP. Badan/Dinas/Bagian Kantor 6. 48 Anggota UP DWP. Badan/Dinas/Bagian Kantor
Susunan Acara:
1. Pembukaan oleh Pembawa Acara (Ny. Omar Brahmantya Dan Ny. Agus Zaenal A)
2. Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dirijen (Ny. Yanti Prasetyo)
3. Pembacaan Doa (Ny. Asik Fauzi)
4. Laporan kegiatan oleh Ketua Pendidikan (Ny. Wulandari Ahmad Cholik)

Dalam laporannya disampaikan bahwa kegiatan Pelatihan Pembuatan Bunga dari Kawat Bulu ini diselenggarakan sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja Bidang Pendidikan Tahun 2026. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan, pengetahuan, serta keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dalam bidang kerajinan tangan kreatif yang dapat dikembangkan secara mandiri.


Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota dalam membuat kerajinan bunga dari kawat bulu yang memiliki nilai seni, estetika, dan daya tarik tersendiri. Tidak hanya sebagai sarana pengembangan hobi dan kreativitas, keterampilan tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang usaha rumahan yang produktif dan bernilai ekonomis, sehingga mampu mendukung peningkatan kemandirian serta kesejahteraan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. Selain sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memperkuat hubungan kekeluargaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.


Peserta kegiatan Pelatihan Pembuatan Bunga dari Kawat Bulu ini berjumlah 80 orang, yang terdiri dari 24 orang pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, 34 orang perwakilan Dharma Wanita Persatuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta 22 orang perwakilan Dharma Wanita Persatuan dari kecamatan se-Kabupaten Blitar. Adapun sumber pendanaan kegiatan berasal dari dana hibah Pemerintah Kabupaten Blitar yang digunakan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, meliputi penyediaan konsumsi peserta, pengadaan bahan pelatihan, bantuan transportasi peserta, honorarium narasumber, serta perlengkapan penunjang kegiatan lainnya.


Kegiatan pelatihan ini diikuti dengan antusiasme dan partisipasi yang baik dari seluruh peserta. Anggota Dharma Wanita Persatuan dari berbagai unsur pelaksana di lingkungan Kabupaten Blitar tampak aktif mengikuti setiap sesi kegiatan, baik penyampaian materi maupun praktik pembuatan kerajinan bunga dari kawat bulu. Selain menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memperkuat hubungan kekeluargaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.


Beliau menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini para peserta diberikan pengetahuan sekaligus praktik secara langsung mengenai teknik pembuatan bunga dari kawat bulu, mulai dari tahap pembentukan, perakitan, hingga menghasilkan kerajinan yang menarik, rapi, dan memiliki nilai estetika. Dengan pendampingan selama pelatihan, peserta diharapkan mampu memahami setiap tahapan pembuatan secara baik sehingga dapat mengembangkan keterampilan tersebut secara mandiri.


Selain untuk menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan potensi diri anggota Dharma Wanita Persatuan dalam bidang kerajinan tangan kreatif. Tidak hanya sebagai aktivitas yang produktif dan menyenangkan, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini diharapkan mampu membuka peluang dalam menghasilkan karya kreatif yang bernilai guna, bernilai seni, serta memiliki nilai ekonomis yang dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan maupun peluang tambahan penghasilan Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, Ibu Ita Eko Susanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pelatihan Pembuatan Bunga dari Kawat Bulu bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. Beliau menyampaikan bahwa pelatihan kerajinan dari kawat bulu dipilih karena saat ini semakin diminati masyarakat dan memiliki peluang yang cukup baik untuk dikembangkan menjadi berbagai produk kerajinan kreatif, seperti bunga hias, souvenir, maupun berbagai bentuk dekorasi lainnya yang memiliki nilai estetika dan nilai jual.


Beliau juga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk mengisi waktu luang, tetapi juga mampu menambah wawasan, melatih keterampilan, serta membuka peluang usaha bagi para peserta. Menurut beliau, meskipun pelatihan ini terlihat sederhana, namun di dalamnya terdapat nilai ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi usaha kreatif dan produktif. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. Melalui pelatihan ini, para anggota diajak untuk lebih peka dalam melihat peluang dari hal-hal kecil yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha yang bernilai guna dan bernilai ekonomis.


Beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat rasa solidaritas, meningkatkan kekompakan organisasi, serta menjadikan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar semakin maju, aktif, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya.


Selain itu, beliau juga berharap para peserta tidak berhenti hanya pada materi yang diperoleh dalam pelatihan ini, tetapi terus mengembangkan kreativitas dengan mencoba berbagai model dan inovasi baru. Beliau mendorong para anggota untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran hasil karya, mengingat saat ini media sosial memiliki jangkauan yang sangat luas dan membuka peluang besar bagi pengembangan usaha kreatif. Menurut beliau, bukan tidak mungkin hasil kerajinan yang dibuat oleh para anggota dapat berkembang menjadi usaha yang menjanjikan dan bernilai ekonomis. Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber dan seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, serta berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk kegiatan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.


Pada sesi penyampaian materi, narasumber dari Rumah Handmade, Ibu Damairia Dian Pramesthi, memberikan penjelasan secara rinci mengenai teknik pembuatan bunga dari kawat bulu, mulai dari pengenalan bahan dan peralatan, proses pembentukan, hingga tahap perakitan menjadi rangkaian bunga yang menarik dan bernilai estetika. Dalam penyampaiannya, beliau juga memberikan contoh praktik secara langsung agar peserta lebih mudah memahami setiap tahapan pembuatan kerajinan tersebut. Adapun bahan yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain kawat berbulu minimal tiga warna, yaitu merah, hijau, dan putih, putik bunga, kertas tangkai, vas bunga, serta kawat penyangga. Sementara itu, peralatan yang digunakan meliputi lem tembak, lem perekat, dan gunting. Dengan metode penyampaian yang komunikatif dan praktik langsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan hingga berhasil menghasilkan kreasi bunga dari kawat bulu yang rapi dan menarik.


Dalam penyampaian materinya, narasumber menjelaskan bahwa bahan dan peralatan yang digunakan dalam pembuatan bunga dari kawat bulu meliputi kawat bulu warna-warni sebagai bahan utama pembentuk bunga, kawat batang untuk tangkai, gunting, lem tembak, floral tape atau isolasi hijau, penggaris, serta tambahan hiasan seperti pita dan daun artificial agar hasil kerajinan tampak lebih menarik, rapi, dan memiliki nilai estetika yang lebih baik. Narasumber juga menjelaskan fungsi masing-masing bahan dan peralatan agar peserta dapat memahami penggunaannya dengan tepat dalam proses pembuatan kerajinan


.

Dalam praktik pembuatannya, langkah pertama dimulai dengan menentukan jenis dan bentuk bunga yang akan dibuat. Selanjutnya, kawat bulu dibentuk menjadi kelopak bunga dengan teknik dililit, diputar, dan dibengkokkan sesuai pola yang diinginkan hingga membentuk beberapa kelopak yang kemudian disatukan menjadi bunga yang utuh. Setelah itu, bunga dipasang pada kawat batang yang berfungsi sebagai tangkai dan direkatkan menggunakan lem tembak agar lebih kuat dan tidak mudah lepas. Tahap berikutnya adalah merapikan tangkai menggunakan floral tape atau isolasi hijau dengan cara dililitkan secara perlahan dari bagian atas hingga bawah tangkai sehingga menyerupai tangkai bunga asli. Untuk mempercantik hasil kerajinan, ditambahkan daun maupun aksesoris pelengkap lainnya. Narasumber juga memberikan berbagai tips mengenai pemilihan perpaduan warna, teknik membentuk kelopak agar tampak lebih natural, serta cara menyusun bunga di dalam pot agar menghasilkan rangkaian bunga yang indah, menarik, dan memiliki nilai seni serta nilai jual yang lebih baik.


Kerajinan bunga dari kawat bulu memiliki potensi usaha yang cukup menjanjikan apabila dikembangkan dan dipasarkan dengan baik. Selain bahan-bahan yang digunakan relatif mudah diperoleh dan memiliki biaya produksi yang terjangkau, hasil kerajinan bunga dari kawat bulu juga memiliki daya tarik tersendiri karena bentuknya yang unik, berwarna-warni, dan dapat dibuat dalam berbagai model sesuai tren dan kebutuhan pasar. Produk ini dapat dijadikan sebagai hiasan ruangan, dekorasi meja, souvenir acara, hampers, hadiah, maupun pelengkap dekorasi pada berbagai kegiatan. Di era digital saat ini, peluang pemasaran kerajinan bunga dari kawat bulu juga semakin terbuka luas melalui media sosial dan platform penjualan online. Dengan kreativitas dalam membuat desain serta kemampuan mempromosikan produk secara menarik, hasil kerajinan ini berpotensi menjadi usaha rumahan yang produktif dan bernilai ekonomis. Bahkan, apabila dikembangkan secara konsisten, kerajinan bunga dari kawat bulu dapat menjadi sumber tambahan penghasilan bagi anggota Dharma Wanita Persatuan serta mendukung tumbuhnya jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi keluarga.


Selain dibuat menjadi rangkaian bunga, kawat bulu juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai jenis kerajinan kreatif lainnya yang memiliki nilai seni dan nilai jual. Dengan sifat bahan yang lentur, mudah dibentuk, serta tersedia dalam berbagai warna menarik, kawat bulu dapat diolah menjadi aneka produk seperti gantungan kunci, boneka mini, hiasan dinding, dekorasi meja, aksesori rambut, buket wisuda, souvenir acara, hingga berbagai bentuk karakter dan miniatur yang unik. Kreativitas dalam memadukan bentuk, warna, dan desain dapat menghasilkan produk kerajinan yang lebih variatif dan mengikuti minat pasar. Pengembangan kerajinan dari kawat bulu ini juga membuka peluang usaha yang cukup luas, terutama karena produk handmade saat ini semakin diminati masyarakat. Dengan inovasi dan pemasaran yang baik, hasil kerajinan dari kawat bulu tidak hanya bernilai sebagai hiasan, tetapi juga dapat menjadi produk kreatif yang memiliki daya saing dan nilai ekonomis. Melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital, berbagai hasil karya tersebut dapat dipromosikan kepada masyarakat yang lebih luas sehingga berpotensi berkembang menjadi usaha rumahan yang produktif, meningkatkan keterampilan anggota, sekaligus menambah penghasilan keluarga.


Kegiatan Pelatihan Pembuatan Bunga dari Kawat Bulu bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, para anggota tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam bidang kerajinan tangan kreatif, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung yang dapat dikembangkan secara mandiri di lingkungan masing-masing. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya positif dalam meningkatkan kreativitas, produktivitas, serta semangat belajar anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.


Selain memberikan manfaat dalam pengembangan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta meningkatkan solidaritas antar anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. Kerajinan dari kawat bulu memiliki potensi yang cukup besar untuk terus dikembangkan, baik sebagai hobi yang produktif maupun sebagai peluang usaha rumahan yang bernilai ekonomis melalui berbagai inovasi produk kreatif. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai kegiatan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.


Penulis: Sartika Anggraeni

../images/kegiatan/117900.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tulungagung > SKPD Kecamatan Ngunut

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 21-05-2026

Laporan : LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ngunut Bidang : Sekretariat Program : Pembinaan Hubungan Luar, Rapat. Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ngunut 2. Hari/Tanggal : Kamis, 21 Mei 2026 3. Waktu: 09.00 WIB -15.00 WIB. 4. Tempat : Kantor Desa Pandansari 5. Kegiatan : Berpartisipasi dalam Kegiatan Gerakan Pasar Murah ( GPM ) Gerakan Pasar Murah ( GPM ) adalah program strategis pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok di bawah harga pasar. Program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, dan memastikan aksesibilitas pangan terjangkau, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)Berikut adalah detail mengenai Gerakan Pangan Murah: • Tujuan Utama: Menstabilkan pasokan pangan, menjaga daya beli, dan mengendalikan inflasi pangan. • Komoditas: Beras (terutama SPHP), minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, dan sayuran. • Penyelenggara: Kecamatan Ngunut bersama dinas ketahanan pangan, BULOG, dan pelaku usaha. • Target Masyarakat: Menengah ke bawah untuk meringankan beban ekonomi. Gerakan ini dilakukan dengan menyediakan bahan pokok secara langsung di lokasi yang mudah dijangkau, sering kali dilaksanakan serentak di berbagai titik di Indonesia Inisiatif Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak adalah sebuah program yang diorganisir oleh pemerintah, dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) sebagai inisiator utama. Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai institusi pemerintah yang berfokus pada masalah pangan. Dilaksanakan sebanyak enam kali, tujuan utamanya adalah untuk memperingati Hari Pangan Sedunia dan juga bertujuan untuk menstabilkan pasokan serta harga pangan. Kegiatan ini diadakan di berbagai lokasi di Kabupaten Tulungagung, dimana terdapat stan-stan yang menawarkan berbagai jenis bahan makanan pokok dengan harga yang lebih ekonomis. Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan harga kebutuhan pokok, khususnya beras dan gula. Selain bazar pangan murah, ada juga cek kesehatan gratis dari UPT Puskesmas. Cek meliputi ukur tekanan darah, dan cek kadar gula. Acara Gerakan Pangan Murah (GPM) seringkali diterima dengan antusias oleh masyarakat, yang merasa terbantu dalam mengurangi beban keuangan mereka. Kehadiran acara ini terbukti melalui beragam jenis komoditas pangan yang ditawarkan, termasuk beras, gula, minyak, telur, hingga ikan segar, yang semuanya dijual dalam kuantitas besar dengan harga yang terjangkau dan berkualitas tinggi. Sebagai contoh, harga beras pada acara ini ditetapkan hanya Rp 11.400 per kilogram yaitu ditetapkan harga Rp. 57.000 per 5 kg, menunjukkan komitmen acara ini dalam menyediakan barang kebutuhan dengan harga yang ekonomis. Isi Gas Elpiji Rp. 18.500,00 Telur asin Rp. 10.000,00 isi 5 butir, Minyak Goreng Bimoli per pack 2 Literan Rp. 42.000,00 dan masih banyah bahan pokok lainnya. “Jadi ada sembilan bahan pokok diperjualbelikan. Ini dalam rangka untuk menstabilkan harga. Jadi harga beras di luar cukup mahal. Jadi di kegiatan ini haga lebih murah dari harga jual toko - toko. Penurunan harga ini memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kecamatan Ngunut, yang kini dapat menghemat pengeluaran untuk pembelian bahan pangan pokok. Dengan adanya penghematan ini, mereka memiliki kesempatan untuk menggunakan uang yang tersisa untuk keperluan lain. Dengan menyelenggarakan program-program subsidi dan distribusi pangan murah, Gerakan Pangan Murah (GPM ) berperan dalam memitigasi dampak kenaikan harga pangan terutama di kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. GPM bukan hanya sekadar solusi jangka pendek, tetapi juga berfokus pada pembangunan sistem pangan yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan demikian, gerakan ini tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga menciptakan dasar yang kuat untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan di masa depan. Program ini dilaksanakan sesuai dengan Perencanaan Program Pemerintah yang akan di laksanakan setiap bulan untuk tahun depan.

../images/kegiatan/117899.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tojo Una-Una > DWP Dinas Pemuda dan Olah Raga

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 26-05-2026

Laporan Kegiatan Kunjungan Tk Binaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tojo Una Una Dharma Wanita Persatuan (DWP) BAPPERIDA telah melaksanakan kegiatan : Bidang : Pendidikan Program : Sekolah yang dikelola/dibina Kegiatan : PAUD Hari/Tanggal : Selasa, 26 Mei 2026 Waktu : 09.00 sampai dengan selesai Tempat : TK Binaan TK Pertiwi Kelurahan Uentanaga Bawah Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tojo Una Una melakukan kunjungan ke TK Pertiwi Kelurahan Uentanaga Bawah sebagai TK Binaan DWP DISPORA. Kunjungan ini dihadiri oleh Ny. Evi (Ketua Bidang Pendidikan). Tujuan kunjungan TK Binaan, yaitu 1. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM): Proses belajar berjalan dengan baik dan interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti metode pembelajaran yang diberikan oleh guru. 2. Sarana & Prasarana: Kondisi gedung dan ruang kelas secara umum baik, namun terdapat beberapa fasilitas bermain luar ruangan (outdoor) yang memerlukan pengecatan ulang. 3. Administrasi: Kelengkapan administrasi guru dan sekolah sudah tertib dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Demikian laporan kunjungan ini kami buat sebagai bahan evaluasi dan acuan untuk perbaikan mutu pendidikan di TK Binaan DWP ke depannya. Atas perhatian dan kerja sama semua pihak, kami ucapkan terima kasih.

../images/kegiatan/117898.jpg
Info Baru

DWP Badan Pusat Statistik > BPS SUMATERA SELATAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 25-05-2026

Penyerahan Dana Sosial Dharma Wanita Persatuan BPS Provinsi Sumatera Selatan

Bidang : Sosial Budaya
Program Kerja : Kepedulian (Dana Sosial)
Hari/Tanggal : Senin/ 25 Mei 2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan dana sosial kepada salah satu pegawai BPS Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Fadhli, SST, M.Si. sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar BPS Provinsi Sumatera Selatan atas kondisi anak beliau yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Kegiatan penyerahan bantuan ini dilakukan secara sederhana namun penuh rasa kekeluargaan dan empati. Bantuan sosial tersebut diwakili oleh Ibu Hayu Fadlun selaku anggota DWP BPS Provinsi Sumatera Selatan kepada Bapak Fadhli. Bantuan yang diberikan merupakan hasil partisipasi dan kepedulian dari keluarga besar BPS Provinsi Sumatera Selatan. Bapak Fadhli menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar BPS Provinsi Sumatera Selatan, khususnya kepada DWP BPS Provinsi Sumatera Selatan, atas perhatian, doa, dan bantuan yang telah diberikan.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat solidaritas, kepedulian sosial, dan rasa kekeluargaan di lingkungan BPS Provinsi Sumatera Selatan dapat terus terjaga dan semakin kuat. DWP BPS Provinsi Sumatera Selatan juga berkomitmen untuk terus hadir memberikan dukungan moral maupun sosial kepada pegawai dan keluarga yang membutuhkan.

../images/kegiatan/117897.jpg
Info Baru

DWP Kota Surabaya > DWP Kecamatan Dukuh Pakis

  • Oleh: Sekretariat
  • 04-05-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN DUKUH PAKIS KOTA SURABAYA

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Dukuh pakis telah mengikuti kegiatan :
Bidang Sekretariat
Kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pemeriksaan Gratis dan Senam Ibu Hamil

Keterangan Program

1.Dharma Wanita Kecamatan Dukuh Pakis dan TP PKK Kecamatan Dukuh Pakis
2.Hari / Tanggal : Senin / 4 Mei 2026
3.Pukul : 08.00 WIB - Selesai
4.Tempat : Ruang Camat Dukuh Pakis
5.Alamat : Jl. HR Muhammad 167 Surabaya

PENDAHULUAN

Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan janin serta mencegah stunting sejak masa kehamilan, Camat Dukuh Pakis, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Dukuh Pakis bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Surabaya Medical Service (RS SMS) mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan senam hamil

Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu pilar utama dalam menentukan kualitas generasi penerus bangsa, sekaligus menjadi indikator penting dalam keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat. Upaya menjaga keselamatan ibu dan mencegah terjadinya stunting harus dimulai sejak masa konsepsi (1.000 Hari Pertama Kehidupan).

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta percepatan penurunan stunting di Kota Surabaya, Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Dukuh Pakis bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Surabaya Medical Service (RS SMS) menyelenggarakan kegiatan terpadu berupa Pemeriksaan Kesehatan Berkala dan Kelas Senam Hamil bagi warga Kecamatan Dukuh Pakis.

MAKSUD DAN TUJUAN

Memantau dan Mengoptimalkan Kesehatan Ibu dan Janin: Mendeteksi secara dini adanya faktor risiko atau komplikasi kehamilan melalui pada ibu hamil.

Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) untuk memetakan status gizi (mencegah Kurang Energi Kronis/KEK).

PEMBAHASAN

Para ibu hamil akan diberikan ruang konsultasi interaktif bersama bidan Rumah Sakit Umum Surabaya Medical Service (RS SMS). Materi ditekankan pada pemenuhan gizi seimbang, pentingnya menjaga hidrasi, serta tanda-tanda bahaya pada kehamilan yang memerlukan penanganan medis segera.

Sesi Kelas Senam Hamil akan Dipandu oleh instruktur profesional bersertifikasi, sesi olah fisik berjalan dengan kondusif dan penuh antusiasme. Tahapan senam yang dilaksanakan meliputi:

Pemanasan (Warm-up): Peregangan ringan untuk mengurangi kekakuan otot.
Inti Senam: Fokus pada gerakan penguatan otot dasar panggul, otot perut, dan paha yang berfungsi mempermudah proses turunnya kepala janin ke jalan lahir.
Latihan Pernapasan (Breathing Exercises): Simulasi pengaturan napas saat menghadapi kontraksi persalinan.
Pendinginan dan Relaksasi: Sesi komunikasi batin (bonding) antara ibu dan janin diiringi musik instrumental yang menenangkan.

PENUTUP

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan ibu hamil ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama dari seluruh lintas sektor yang terlibat. Harapannya, pemantauan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin dapat terus berjalan optimal..

../images/kegiatan/117896.jpg
Info Baru

DWP Kota Madiun > DWP UNIT SEKRETARIAT DAERAH

  • Oleh: Sekretariat
  • 26-05-2026

Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kota Madiun.


Bidang : Sekretariat

Nama Kegiatan : Pertemuan Pleno Dharma Wanita Persatuan Kota Madiun bulan Mei 2026
Hari, tanggal : Selasa, 26 Mei 2026
Waktu : 08.30 WIB
Tempat : Panti PKK Kota Madiun Jalan Pahlawan Kota Madiun
Dihadiri oleh Ibu Chrisdiana Sari Budi Wibowo selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kota Madiun

Susunan acara Dharma Wanita Persatuan Kota Madiun yaitu:

1. Pembukaan

2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars DWP, dan Hymne DWP

3. Pembacaan Doa

4. Arahan dari Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Madiun

5. Arahan dari Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Madiun Ibu Erna Purwitasari Soeko Dwi Handiarto :
• Himbauan kepada seluruh anggota DWP untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Madiun (HJM) dengan tema “Madiun Berkilau”.
• Anggota diminta turut menyebarluaskan informasi kegiatan HJM kepada masyarakat, tetangga, dan keluarga.

Contoh kegiatan HJM yang akan dilaksanakan :
• Khitan massal
• Nikah massal
• Dan kegiatan lainnya.

Ketua juga menyampaikan materi singkat mengenai ketahanan keluarga hasil kegiatan sebelumnya bersama Dinas Sosial PPPA, meliputi:
1. Pemenuhan kebutuhan dasar keluarga berupa sandang, pangan, dan papan
2. Pentingnya kesehatan mental, dimana seorang ibu diharapkan mampu menguatkan mental, akhlak, dan pendidikan anak serta keluarga
3. Menjaga kehidupan sosial dan komunikasi yang baik antar keluarga dari pihak bapak maupun ibu
4. Pentingnya kecakapan finansial dengan membiasakan menabung dan investasi

Evaluasi E-Reporting

Tiga Terbaik:
1. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
2. PDAM Tirta Taman Sari
3. Bapenda

Tiga Terbawah:
1. Kecamatan Manguharjo
2. Dinas Kominfo
3. Dinas Budparpora

Pertemuan Pleno DWP Kota Madiun hari ini juga disampaikan sosialisasi terkait kegiatan ‘’DWP Mengajar’’. Kegiatan ini merupakan program unggulan dari DWP Pusat untuk berpartisipasi dalam meningkatkan pendidikan. Setiap kegiatan DWP Mengajar wajib didokumentasikan dan dipublikasikan melalui berbagai platform digital. Seperti, e-reporting, Instagram, Tiktok, dan sebagainya.

Sebelum ditutup, acara diisi dengan penyampaian sosialisasi dari narasumber Ibu Mirna Fitri NCD, S.Psi dari Bapas Kelas II Madiun tentang “Peran Keluarga dalam Pencegahan Perilaku Pelanggaran Hukum pada Anak”.

Laporan ditulis oleh : Ny. Antin Irsanti

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID