Kabupaten Bojonegoro
Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro
Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro mengikuti kegiatan penguatan Tata Kelola Kelembagaan Yayasan Perwanida DWP Kanwil Kemenag Prov Jawa Timur,
Bidang: Kesekretariatan
Program: pembinaan hubungan keluar
Kegiatan: Rapat
Keterangan program
1. Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro,
2. Hari tanggal: Kamis- Jumah, 9 – 10 April 2026
3. Lokasi Tempat : Hotel Aston Kabupaten Banyuwangi
4. Pukul: 12:30 - selesai
5. Peserta: Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota se Jawa Timur/ Ketua Yayasan Perwanida Kab./Ko Se Jawa Timur
6.Acara: Kegiatan Rapat dan penguatan Tata Kelola kelembagaan Yayasan Perwanida dibawah naungan DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jatim
7. Pembawa acara: Ny Inun Fitriyani
8. Petugas Dirijen Ny Amalia Nur Firdaus
Uraian Acara
Kegiatan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Yayasan Perwanida diselenggarakan oleh DWP Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, acara berlangsung dipandu oleh Ny. Inun Fitriyani (MC) dan diawali dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh Ny. Amalia Nur Firdaus (Dirigen).Kegiatan yang berlangsung pada Kamis 9 April 2026 di Hotel Aston Banyuwangi
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Ny Kholilati Bahtiar, dalam sambutannya, beliau menyampaikan agar seluruh Yayasan Perwanida di Kabupaten/kota se-Jawa Timur terus melakukan pembenahan tata kelola demi kemajuan lembaga-lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Perwanida masing-masing, terangnya
“Kegiatan ini menjadi momen penting dalam upaya menyelaraskan administrasi lembaga di bawah naungan DWP Kemenag sehingga terwujud tata kelola pendidikan yang tertib, akurat, dan sesuai dengan regulasi yang ada”.
“Pembenahan tata kelola menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lembaga. Yayasan Perwanida harus terus berbenah agar semakin profesional dan akuntabel,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Samsul Huda Hadir sebagai narasumber memberikan arahan, pentingnya penguatan kelembagaan yang harus menjadi perhatian bersama. Ia menegaskan bahwa terdapat beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh lembaga di bawah Yayasan Perwanida.
Pertama, memperkuat data dan administrasi lembaga. Menurutnya, kelengkapan dan ketertiban administrasi menjadi indikator utama dalam penilaian maupun pengembangan lembaga.
Kedua, penertiban legalitas Lembaga setiap lembaga harus memiliki sertifikat tanah sebagai bentuk legalitas aset yang jelas dan sah secara hukum. Perubahan nama lembaga tanpa dasar yang jelas harus segera dibenahi agar selaras dengan izin operasional, terutama dalam menyongsong era aplikasi e-Ijazah dan sistem EMIS. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi perbedaan data pada dokumen lulusan di masa depan, kelengkapan data bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam penilaian dan akreditasi lembaga. Jangan sampai lembaga dirugikan hanya karena dokumen yang tidak tertib, dan lengkap” tegasnya.
Ketiga, pengangkatan Kepala RA dan guru RA Perwanida harus disertai dengan Surat Keputusan (SK) resmi dari Yayasan Perwanida sebagai bentuk legitimasi dan penguatan tata kelola organisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus Yayasan Perwanida se-Jawa Timur dapat semakin memahami pentingnya tata kelola kelembagaan yang baik, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu lembaga.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Ny Ilul Mahfudlotin Amanulloh hadir pada kegiatan tersebut, ini sebagai wujud komitmen bersama berperan aktif dalam mendukung perbaikan tata kelola pendidikan dibawah naungan DWP.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Izin Menyampaikan Kegiatan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Tengah Ny. Ida Suyuti Syamsul mendelegasikan Ketua Bidang Pendidikan Ny.Nataliasi Eddy Klana, Ketua Bidang Sosial Budaya Ny.Rindu Fery, e-reporting Ny. Wenny Romy dan Anggota Ny. Putri Angriawan untuk menghadiri Kegiatan Pengajian yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah, pada hari Kamis 9 April 2026 bertempat di Aula Gedung Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jl. Pangeran Diponegoro Palangka Raya. Acara dimulai tepat pada Pukul 09.00 Wib diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan Wagiah. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat pada Nabi Muhammad SAW yang diiringi oleh grup Habsy Dharma Wanita Persatuan Provinsi, sehingga menambah khidmat suasana acara. Acara Pengajian dipandu oleh MC dari Dharma Wanita Persatuan RSUD dr.Doris Sylvanus Ny.Siti Zainab Taufik . Sambutan dari penyelenggara Kegiatan Pengajian Dharma Wanita Persatuan Provinsi disampaikan oleh Wakil Ketua II, Ny.Sari Marlina Agustan selaku Pelaksana Tugas Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam sambutan nya, beliau mengawali dengan mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, hidayah, serta kesehatan yang diberikan, sehingga seluruh peserta dapat hadir dan mengikuti kegiatan pengajian dengan penuh keberkahan. Beliau juga menegaskan bahwa pengajian rutin ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan merupakan wadah yang sangat penting dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan memperkuat rasa persaudaraan di antara sesama anggota Darma Wanita Persatuan. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan pengajian ini dapat menambah wawasan keagamaan, memperdalam pemahaman nilai-nilai rohani, serta mendorong setiap peserta untuk menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan peran sebagai anggota organisasi. Sehubungan dengan itu, beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menyimak dengan sungguh-sungguh ceramah agama yang akan disampaikan oleh Ustadz H.M.Al Ghifari, S.Agi, sehingga pesan-pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata. Mengakhiri sambutan nya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Beliau berharap agar kegiatan pengajian ini dapat menjadi ladang pahala bagi semua pihak yang terlibat, serta membawa keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian ceramah agama oleh Ustadz H.Muhammad Al Ghifari, S.AgI, yang mengangkat tema tentang ciri-ciri akhlak yang dirindukan surga Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa akhlak mulia merupakan dasar utama dalam kehidupan seorang muslim, karena tidak hanya mencerminkan kualitas keimanan seseorang, tetapi juga menjadi kunci dalam meraih kebahagiaan hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Beliau menjelaskan bahwa terdapat beberapa ciri akhlak yang dirindukan oleh surga, yang hendaknya senantiasa diupayakan dalam kehidupan sehari-hari : 1. Berusaha menyambung tali silaturahmi dengan orang yang telah memutuskan hubungan silaturrahmi. Sikap ini mencerminkan kelapangan hati, kedewasaan, serta komitmen untuk menjaga persaudaraan di atas ego pribadi,bagi orang yang memutuskan tali silaturahmi dianggap berdosa besar dan diancam tidak akan masuk surga. 2. Memberi dengan ikhlas kepada orang yang bersikap kikir. Hal ini menunjukkan kemuliaan jiwa dan ketulusan hati dalam berbagi, tanpa mengharapkan balasan dari sesama, melainkan semata-mata mengharap ridha Allah SWT. Allah SWT akan menjanjikan surga kepada yang menolong tanpa pamrih, orang yang kikir akan mendapatkan azab dan sebaliknya pelaku kebaikan akan mendapatkan keberkahan atau Allah SWT ganti dengan yang lebih baik. 3. Memiliki kemampuan untuk memaafkan orang yang telah menzolimi kita. Sikap memaafkan merupakan wujud kekuatan batin yang tinggi, karena tidak semua orang mampu menahan amarah dan menggantinya dengan keikhlasan. Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa kebahagiaan hidup dapat diwujudkan melalui sikap dan pola pikir yang sederhana namun bermakna. Tiga hal yang dapat menjadi kunci hidup bahagia, yaitu : 1. Tidak memelihara permusuhan dalam hidup. Dengan menjaga hati dari rasa benci dan dendam, seseorang akan merasakan ketenangan batin dan kedamaian dalam menjalani kehidupan. 2. Tidak banyak memiliki utang, karena utang yang berlebihan dapat menjadi beban pikiran dan mengurangi ketenangan hidup. Oleh karena itu, penting untuk hidup secara bijak dan sesuai kemampuan. 3. Membiasakan diri untuk memandang hal-hal yang indah dan positif dalam kehidupan. Sikap ini akan menumbuhkan rasa syukur, optimisme, serta menjauhkan diri dari keluh kesah yang berlebihan. Melalui penyampaian ceramah tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat mengambil hikmah dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu membentuk pribadi yang berakhlak mulia, penuh keikhlasan, serta senantiasa merasakan ketenangan dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan. sebelum mengakhiri ceramahnya, Ustadz Al Ghifari mempersilahkan bagi para anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi untuk mengajukan pertanyaan, selesai dijawab dilanjutkan dengan pembacaan doa. Acara ditutup dengan pembagian doorprize serta foto bersama.
-Dharma Wanita Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro telah mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bojonegoro- Hari / Tanggal : Kamis / 02 April 2026 Pukul : 08.30 WIB - selesai Tempat : Ruang Rapat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bojonegoro Acara : Rapat Pertemuan Rutin Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bojonegoro dirangkai dengan Halal Bihalal Rangkaian Acara : Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan secara bersama-sama yang dipandu oleh petugas. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Suasana semakin meriah dengan adanya penampilan dari anak-anak Taman Kanak-Kanak yang membacakan puisi, sehingga memberikan hiburan sekaligus menambah semarak rangkaian kegiatan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Bapak Edi Susanto. Dalam arahannya beliau menyampaikan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis, ASN juga diimbau untuk menyesuaikan pola belanja, termasuk penyesuaian pada beberapa pos anggaran di masing-masing OPD meskipun telah direncanakan sebelumnya sehingga beliau menegaskan bahwa pentingnya sinergi seluruh elemen, termasuk peran aktif Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung pembangunan daerah. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2026, di antaranya target Zero Stunting dan Zero TBC. Ia menegaskan bahwa peran ibu-ibu sangat strategis dalam mendukung kedua program tersebut, terutama dalam upaya pencegahan, deteksi dini, hingga pelaporan di lingkungan sekitar. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran di tengah kondisi saat ini, salah satunya melalui penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Sebagai bentuk implementasi, ASN dianjurkan menggunakan sepeda ontel setiap hari Senin. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Nining Sri dengan tema “Cegah Penyakit Setelah Lebaran”. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya menjaga kesehatan pasca Lebaran, terutama dalam mengontrol kadar gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah. Peserta diberikan edukasi terkait pola hidup sehat guna mencegah timbulnya penyakit akibat pola konsumsi yang kurang terkontrol. Selanjutnya, dilakukan sesi laporan dari masing-masing bidang. Bidang Sekretariat menyampaikan perkembangan terkait e-reporting serta informasi bahwa seragam batik baru DWP sudah dapat diambil dan digunakan pada kegiatan mendatang. Bidang Pendidikan mengimbau anggota untuk segera memenuhi kewajiban pembayaran iuran SLB. Bidang Ekonomi memfasilitasi berbagai produk anggota seperti makanan, sandang, dan pangan, serta membuka kesempatan bagi anggota lain untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan usaha. Bidang Sosial Budaya menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan olahraga rutin yang akan dimulai minggu depan, serta mengingatkan iuran tahunan sebesar Rp120.000 bagi anggota yang belum membayar. Selain itu, diinformasikan pula agenda pengajian yang akan dilaksanakan di pendopo pada Kamis, 9 April, serta adanya program tabungan untuk kegiatan gathering agar tidak memberatkan anggota secara mendadak. Pada akhir kegiatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa rapat pleno kali ini dirangkaikan dengan halal bihalal sebagai momentum untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan silaturahmi antaranggota. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta mendorong peran aktif anggota dalam mendukung berbagai program organisasi maupun pemerintah daerah sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat luas. Selanjutnya acara pemberian hadiah pemenang ereporting dan acara di akhiri ditutup dengan doa.
DWP UP Kecamatan Karangmoncol menghadiri Halal bi Halal dan Lepas Sambut Sekretaris Kecamatan Karangmoncol di Pendopo Kecamatan Karangmoncol pada hari Selasa, 7 April 2026. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Bapak Mustolah dari KUA Karangmoncol. Acara dilanjutkan dengan Sambutan dari Pejabat lama Sekretaris Kecamatan Karangmoncol Bapak Saryo, SIP. Sambutan dari Pejabat baru Sekretaris Kecamatan Karangmoncol Bapak Akromudin, SP. Dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari perwakilan instansi Kecamatan oleh Kades Pekiringan Bapak Adi Kusmantoro. Sambutan Camat Karangmoncol. Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan kepada Bapak dan Ibu Saryo dilanjutkan dengan jabat tangan dan foto bersama. Acara diakhiri dengan membaca Hamdalah bersama
Ny eko Prasetyo selaku Ketua DWP Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa dan Nn. Aprilia Anggota DWP Dinsos telah menghadiri undangan HALAL BIHALAL 1447 H Jamaah majelis Taklim DWP kabupaten Wonosobo dengan tema “Membersihkan Hati Mempererat Silaturahmi Bersatu Dalam Harmoni” pada
Hari /tanggal : Kamis 9 April 2026
Waktu : Pukul 10.30WIB _12.00 WIB
Tempat : Pendopo Bupati
Pembicara Ustadz Dyah Sukron Zaidi Spd.
Penyelenggara : DWP DISDAGKOP UKM dan DWP BANK WONOSOBO.
Peserta ± 200 orang diantaranya
1.Ibu Penasehat DWP kabupaten : Ny Diah Afif Nurhidayat S.STP.
2.Ibu Wakil Penasehat DWP Kabupaten
Ny.Indah Amir Husein
3.Ketua DWP kabupaten Wonosobo : ny Drs One Andang Wardoyo. Msi
4.Direktur Utama PT .BPR Bank Wonosobo Ny.Galih Pambajeng S.ak
5.Kepala DISDAGKOP UKM bp Fathoni
6.Pengurus DWP Kabupaten
7.Ketua DWP Badan Dinas Instansi Se Kabupaten Wonosobo
8. Ibu Jamaah Majelis Taklim DWP Kab Wonosobo
9.ProKompim
10.Nuril Wafa Siswa Man 2 Wonosobo
Busana : Muslim bebas
Bidang : Sosial.Budaya
TUJUAN
1.Menjalin silaturahmi diantara ibu ibu DWP badan Dinas Instansi Sekabupaten Wonosobo
2.memperingati hari raya idul fitri.1447 H dengan halal bihalal bersama anggota majelis taklim DWP kan .Wonosobo
Jalannya program.
1.Acara dimulai pukul.09.15 Wib dibuka dengan bacaan basmallah oleh mc ny Atik Tri Rejeki.
2pembacaan ayat suci AlQuran oleh Nurul Wafa dari MAN 2 WONOSOBO dari surat Al – alaq makna yang terkandung antara lain
Perintah Literasi/Ilmu: Mengajak umat Islam untuk membaca, menulis, dan belajar, sebagaimana disebutkan dalam Tafsir Surat Al-Alaq 1-5.
Rendah Hati: Mengingatkan manusia berasal dari segumpal darah (alaq) dan ilmu berasal dari Allah, agar tidak sombong, seperti dijelaskan dalam Tadabbur Surat Al-Alaq 1-5.
Syukur & Tawakkal: Memulai aktivitas (belajar/bekerja) dengan menyebut nama Allah (bismillah)
3.sambutan Penasehat DWP ny Dyah Afif Nurhidayat Spd selama 20 menitnbeliau menyampaikan
_ terima kasih kepada Tuhan atas kesempatan dan kesehatan yang diberikan
- Terima kasih kepada DISDAGKOP UKM dan Bank Wonsobo sebagai penyelenggara
- Mengucapkan selamat hari raya 1447 H dan beserta ny Indah Amir Husein mohon maaf atas segala kesalahan sesuai dengan tema harus memaafkan dari hati yang tulus iklan untuk menhadirkan harmoni dalam keluarga
- Ajakan untuk efisiensi baik sumber daya alam listrik dan BBM .ajakan untuk ASN hidup lebih sederhana
- Ucapan terima kasih kepada DWP dalam mengentaskan kemiskinan dan anak tidak sekolah ,mencegah Stunting.
4.Tausiah dan doa oleh beliau bp.Ustadz Dyah Sukron Zaidi Spd
- Adat halal bihalal diwonsobo berlansung kurang lebih satu bulan
-Halal bihalal harus dengan hati yang tulus .mau memaafkan kesalahan orang lain dan tidak menyimpan kesalahan orang lain
Istri harus menyambut suami dengan ramah ketika pulang kerja adalah calon.penghuni surga
Seorang istri yang durhaka kepada suaminya, nabi Muhammad bersabda: “Andaikan aku perkenanku umatku bersujud kepada manusia, maka akan kuperintah istri-istri bersujud kepada suami.”
Suami yang paling baik adalah Rasulullah Abdurahman bin Auf menyumbangkan sumurnya. Kedudukan yang tinggi kemanfaatannya akan semakin tinggi.
Umar bin Khattab kedudukan
Bilal bin Rabah untuk meraih banyak pahala lewat tenaga
Do’a yang tidak diterima
1. Anak yang durhaka
2. Istri kepada suami
3. Janganlah Engkau diterima ibadahnya seseorang yang tidak memaafkan kesalahan orang lain.
Nabi Muhammad bersabda: “Tidak masuk surga bagi orang yang memutus silaturahmi”
: Yang membuat hati bahagia Q.S Ali-Imron: 133-134
Sholat 5 waktu, puasa Ramadhan, taat perintah suami kecuali perintah yang dilarang oleh syariat. Menjaga kehormatan sebagai perempuan. Bakti istri kepada suami setara dengan jihad.
Ridho Allah ada pada ridho orang tua, yang paling baik adalah bakti orang tua yang sudah lanjut usia. Ketika hendak lebaran, niatkan pulang untuk bekti kepada orang tua di rumah.
Ayat-ayat Al-Qur’an yang mengatakan perintah untuk birrul walidaini itu menyebutkan orang tua saat sudah lanjut usia pada surat Al-isra 23 kalau tadi Ali Imron 133, surat Al- isra 23
“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia ,dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”
Andaikan orang tua satu atau keduanya lanjut usia, maka jangan sekali-kali engkau mengatakan tidak, salam Al-Qur’an teruntuk orang tua yang sudah lanjut yang secara logika sudah lebih menjengkelkan hilang kesabaran, seperti satu cerita diulangi 12 kali, kadang satu perintah diulang sampai 20 kali nanti diceritakan lagi. Saat lebaran anak yang jauh membawa banyak oleh-oleh dan yang setiap hari merawat tidak dianggap. Di masyarakat manapun kalau anak 7 atau anak 5 yang setiap hari bersama mendengar kegiatan ,dan yang jauh yang dianggap wangi ,dan yang paling dekat tinggalnya dengan orang tua. Anak yang jauh berkata kepada anak yang setiap hari merawat orang tuanya “kamulah yang paling berbakti, kita merasa menjadi baik yang paling lebih berbakti hanya, karena ungkapan orang tua tadi, tapi juga sampaikan dik atau mbak yang paling dekat dengan orang tua ya kamu, tapi kamu yang paling repot kamu yang paling capek itu tadi kan Cuma ungkapan orang tua yang paling hebat kamu.
Jadilah orang di bidangnya masing-masing, di bidang ilmu jadilah seperti sayyidina Ali bin Abi Thalib
Allah membuka pintu surga di hari Senin dan Kamis, dan Allah mengampuni semua dosa, kecuali dosa syirik. Jika ada permasalahan yang ada pada saudara tunda semua ibadahnya dll. Hingga mereka memaafkan satu sama lain.
Kata Nabi beramal solehah lah kamu dengan
Jabatan ,dengan kedudukan ,dengan Ilmu dengan Tenaga
Dalam pandangan Islam, memaafkan adalah jalan utama menuju surga dan mendapatkan ampunan Allah SWT. Seseorang yang menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain dijanjikan surga. Sebaliknya, memelihara dendam dan bertengkar lebih dari tiga hari dapat menghalangi seseorang dari ampunan dan masuk surga.
Mustahil masuk surga jika tidak memaafkan
Dalam pandangan Islam, memaafkan adalah jalan utama menuju surga dan mendapatkan ampunan Allah SWT. Seseorang yang menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain dijanjikan surga. Sebaliknya, memelihara dendam dan bertengkar lebih dari tiga hari dapat menghalangi seseorang dari ampunan dan masuk surga.
hal penting mengenai memaafkan dalam Islam:
Perintah Allah & Jalan Surga: Memaafkan adalah ciri orang bertakwa dan jalan masuk surga.
Balasan di Akhirat: Orang yang memaafkan akan dipanggil khusus pada hari kiamat untuk menerima pahala langsung dari Allah.
Kewajiban Antar manusia: Dosa kepada Allah mudah diampuni, namun dosa kepada sesama manusia (seperti tidak memaafkan) harus diselesaikan langsung dengan orang yang bersangkutan.
Pentingnya Berdamai: Muslim dianjurkan memaafkan dan mendamaikan yang bersengketa agar tidak terhalang dari surga.
Memaafkan adalah cerminan sikap Mulia dan kemurahan hati, yang menunjukkan seseorang meneladani sifat Allah yang Maha pengampun .
Harapan
Harapan mengikuti halal bihalal bagi Dharma Wanita persatuan Dinsos PMD adalah :
- Mempererat silaturahmi dan ukuwah antar anggota agar tercipta harmoni yang indah diantara keluarga
- Minta maaf dan memaafkan, untuk membersihkan hati
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya persaudaraan dan kebersamaan
- Mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT
Halal bihalal menjadi kesempatan bagi anggota Dharma Wanita untuk saling berbagi dan mendoakan
Penyusun laporan Nn .Aprilia anggota DWP Dinsos Pmd
Dalam rangka meningkatkan silaturahmi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran mengikuti kegiatan Halal Bihalal Dharma Wanita Provinsi Jawa Barat secara Daring melalui Zoom Meeting yang diadakan oleh Dharma Wanita Persatua Privinsi Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan pada: Hari : Kamis Tanggal : 9 April 2026 Waktu : Pukul 08.30 WIB s.d Selesai Tempat : Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran Pakaian/ Dresscode : Batik Nama Kegiatan : Halal Bihalal Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat. Pengurus dan Anggota DWP yang mengikuti sebanyak 7 Orang yaitu : 1. Ny. Hj. Elis Dodi Djubardi ( Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran 2. Ny. Aan Saryono ( Sekretaris I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran ) 3. Ny. Dwi Purwaningsih ( Sekretaris II Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran ) 4. Ny. Nika Yuliantika ( Sekretaris III Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran ) 5. Ny. Dian Asti Primayanti ( Bendahara II Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran ) 6. Maeti Syamsiah ( Bendahara II Dharma Wanita Persatuan Halal Bihalal bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah sebagai sarana silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar anggota serta pengurus pasca-Ramadan. Berikut adalah beberapa tujuan spesifiknya: Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan: Menjadi ruang untuk saling menyapa, memaafkan, dan memperkuat hubungan emosional antar istri ASN agar tercipta lingkungan organisasi yang harmonis. Membangun Sinergi Organisasi: Menguatkan kolaborasi dalam mendukung program kerja DWP ke depan melalui semangat kekeluargaan yang baru. Meningkatkan Ketaqwaan dan Spiritualitas: Seringkali diisi dengan tausiah untuk meningkatkan keimanan serta ketaqwaan anggota kepada Allah SWT. Sarana Koordinasi dan Sosialisasi: Memanfaatkan momen kumpul bersama untuk menyampaikan arahan pembina atau sosialisasi program strategis organisasi. Mendukung Peran Istri ASN: Memberikan motivasi bagi anggota untuk terus berperan aktif mendukung tugas suami sebagai aparatur negara demi pembangunan daerah maupun nasional. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan dalam suasana penuh keakraban di lingkungan kantor, instansi, atau unit pelaksana masing-masing. Harapan dari pelaksanaan Halal Bihalal bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Berikut adalah poin-poin harapannya: Pembersihan Hati dan Sinkronisasi Hubungan: Diharapkan seluruh pengurus dan anggota dapat saling memaafkan secara tulus, sehingga hambatan komunikasi atau konflik kecil yang mungkin terjadi selama menjalankan program kerja sebelumnya dapat terselesaikan. Peningkatan Solidaritas (Teamwork): Terciptanya rasa kekeluargaan yang lebih erat, sehingga anggota merasa nyaman dan lebih bersemangat untuk terlibat aktif dalam setiap kegiatan DWP ke depannya. Penyegaran Semangat Kerja (Re-energizing): Menjadi momentum "titik nol" untuk memulai kembali pelaksanaan program kerja sisa tahun berjalan dengan energi yang lebih positif setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan. Sinergi Pendampingan Suami: Menguatkan komitmen anggota dalam mendukung karier suami sebagai ASN, karena suasana rumah tangga dan organisasi yang harmonis akan berdampak positif pada kinerja suami di instansi. Keberlanjutan Silaturahmi: Harapan agar hubungan baik tidak hanya terjalin saat acara formal saja, tetapi terus terjaga dalam komunikasi sehari-hari antar anggota. Pembuat Laporan : Ny. Nika Yuliantika ( Sekretaris III Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran / Operator )
DWP BPS Provinsi Aceh Laksanakan Internalisasi e-Reporting DWP
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh
Bidang: Sekretariat
Program Kerja: Penataan Organisasi/Manajemen
Kegiatan: Pelatihan
Hari, tanggal: Kamis, 9 April 2026
Waktu: 08.30 s.d. 09.00 WIB
Tempat: Hibrida
* Ruang Daud Beureueh Lantai 2 BPS Provinsi Aceh
* Zoom Meeting
Penyelenggara: DWP BPS Provinsi Aceh
Peserta:
* Pengurus DWP BPS Provinsi Aceh
* Pengurus dan anggota DWP BPS Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh
Acara: Internalisasi e-Reporting DWP
Uraian Kegiatan:
Pada Kamis, 9 April 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh melaksanakan kegiatan Internalisasi E-Reporting DWP bertema "Dari Proses Menuju Penguasaan" sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola organisasi, khususnya dalam sistem pelaporan kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida dan diikuti oleh pengurus DWP BPS Provinsi Aceh serta anggota DWP BPS kabupaten/kota di Aceh yang berpartisipasi secara daring.
Kegiatan dibuka oleh moderator, Ibu Anggi, Ketua DWP BPS Kabupaten Bireuen, yang berprofesi sebagai penyiar RRI Banda Aceh, memandu jalannya acara secara sistematis dan memastikan seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan baik. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan tujuan kegiatan serta memberikan gambaran umum mengenai pentingnya internalisasi E-Reporting dalam mendukung kinerja organisasi yang lebih efektif dan efisien.
Materi internalisasi disampaikan oleh Ibu Nur Hasanah, yang memaparkan secara rinci mengenai konsep, tujuan, serta mekanisme penggunaan sistem E-Reporting. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa E-Reporting merupakan sistem pelaporan berbasis elektronik yang dirancang untuk mempermudah proses pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan kegiatan organisasi secara terintegrasi.
Salah satu poin penting dalam materi adalah bahwa E-Reporting bertujuan untuk meningkatkan ketepatan waktu pelaporan. Dengan sistem ini, setiap kegiatan yang telah dilaksanakan dapat segera dilaporkan tanpa harus menunggu proses manual yang memakan waktu. Hal ini memungkinkan data yang dihasilkan menjadi lebih aktual dan relevan untuk digunakan dalam proses evaluasi dan pengambilan keputusan.
Selain itu, sistem E-Reporting juga mendukung peningkatan kualitas data. Dengan format pelaporan yang telah terstandardisasi, setiap laporan yang disusun akan memiliki struktur yang seragam, sehingga memudahkan dalam proses pengolahan dan analisis. Keseragaman ini menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan laporan yang akurat dan dapat dipercaya.
Materi juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi. Melalui E-Reporting, seluruh data kegiatan akan tersimpan dalam sistem yang terpusat, sehingga dapat diakses dan ditelusuri dengan mudah. Hal ini memudahkan dalam proses monitoring dan evaluasi, serta memastikan bahwa setiap kegiatan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa E-Reporting memiliki peran strategis dalam mendukung proses monitoring secara real-time. Pengurus dapat memantau perkembangan kegiatan di berbagai wilayah secara langsung, sehingga dapat segera mengambil langkah yang diperlukan jika terdapat kendala atau keterlambatan dalam pelaporan. Hal ini akan meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi secara keseluruhan.
Dalam aspek sumber daya manusia, penerapan E-Reporting menuntut adanya peningkatan kapasitas anggota dalam penggunaan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk terus belajar dan beradaptasi dengan sistem yang ada. Ibu Nurhasanah juga menekankan pentingnya pendampingan dan pelatihan sebagai bagian dari proses implementasi E-Reporting, agar seluruh anggota dapat menggunakan sistem ini secara optimal.
Secara keseluruhan, kegiatan internalisasi E-Reporting berjalan dengan lancar dan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penerapan sistem pelaporan berbasis elektronik secara menyeluruh di lingkungan DWP BPS Provinsi Aceh. Dengan implementasi yang baik, E-Reporting diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaporan, memperkuat akuntabilitas, serta mendukung pengelolaan organisasi yang lebih modern dan profesional.
Ke depan, penjelasan teknis penyusunan narasi dari format hingga pengenalan fitur website e-reporting LPPK DWP (lppk.dwp.or.id) akan menjadi agenda lanjutan yang menargetkan para operator e-reporting DWP BPS kabupaten/kota di Aceh, diharapkan seluruh anggota DWP dapat mengimplementasikan sistem E-Reporting secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi bagian dari budaya kerja organisasi yang berbasis data dan teknologi.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua Yang kami Hormati Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah Ny. Aisyah Tysia Agustiar Sabran Yang Kami Hormati : Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah Ny. Sari Marlina Agustan. Yang Kami Hormati Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas/Badan/Instansi Vertikal dilingkungan Permprov Kalimantan Tengah. Izin melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Ny.Ida Suyuti Syamsul telah mendelegasikan Ketua bidang Pendidikan Ny. Nataliasi Eddy Klana, Ketua Bidang Sosial Budaya Ny. Rindu Ferry, Ketua Bidang Ekonomi Ny.Sandra Damar, e-reporting Ny Wenny Romy , Anggota Ny. Putri Angriawan dan Anggota Ny. Lulik Eno untuk menghadiri Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah, dengan agenda Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 8 April 2026, pukul 09.00 WIB sampai selesai, bertempat di Aula Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah, Lantai II, Jalan Pangeran Diponegoro Palangka Raya. Acara dipandu oleh MC Ny. Nurul Husna dari Dharma Wanita Persatuan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita Persatuan dan demi kelancaran kegiatan hari ini dilakukanlah pembacaan doa lintas agama, yaitu doa secara agama Islam, Kristen, dan Hindu Kaharingan. Pada kata sambutan dari Wakil Ketua II, Ny. Sari Marlina Agustan, yang pada kesempatan tersebut bertindak selaku Pelaksana Tugas Ketua Darma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam sambutan, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Ketua Darma Wanita Persatuan Dinas/Badan/Instansi Vertikal beserta seluruh anggota yang telah berkenan hadir pada kegiatan ini. Ucapan apresiasi juga disampaikan kepada Dharma Wanita Persatuan yang bertugas pada bulan ini, sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik dan lancar. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa pada pertemuan kali ini akan dilaksanakan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dengan narasumber Ibu Dwi Indri Ariska dari Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah. Beliau menjelaskan bahwa sosialisasi ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya sensus ekonomi, khususnya bagi para anggota Dharma Wanita Persatuan serta pelaku usaha mikro di Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh informasi terkait jadwal pelaksanaan sensus, tetapi juga terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan sensus ekonomi yang akan dilaksanakan. Tujuan dari meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota Darma Wanita Persatuan mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pada kesempatan tersebut Ny. Sari Marlina Agustan kembali mengingatkan mengenai kewajiban pembayaran iuran kas Dharma Wanita Persatuan Tahun 2026, terhitung sejak bulan Januari 2026 hingga bulan April 2026 ,sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan kepada seluruh Dharma Wanita Persatuan Dinas/Badan/Instansi Vertikal Provinsi Kalimantan Tengah untuk dapat segera menindak lanjut dan segera melakukan pembayaran iuran dimaksud demi kelancaran penyelenggaraan kegiatan sesuai Program kerja Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sari Marlina Agustan menyampaikan bahwa untuk sementara waktu pelaksanaan tugas Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah dipercayakan kepada beliau selaku Wakil Ketua II Dharma Wanita Persatuan. Penugasan ini berlaku hingga ditetapkannya Ketua definitif, guna menjamin kelanjutan pelaksanaan program dan kegiatan organisasi. Kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 oleh Narasumber Ibu Dwi Indri Ariska dari Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah. Beliau menjelaskan bahwa dasar Hukum Sensus Ekonomi 2026 adalah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Sensus diselenggarakan sekurang-kurangnya sekali dalam 10 tahun oleh Badan Pusat Statistik, meliputi Sensus Penduduk, Sensus Pertanian dan Sensus Ekonomi. Sensus ekonomi yang dilaksanakan pada tahun 2026 merupakan Sensus Ekonomi ke-5(lima) Sensus ekonomi dimulai pada tahun 1986, kemudian tahun 1996, tahun 2006, dan tahun 2016. Tujuan dilaksanakannya Sensus Ekonomi antara lain : - Untuk menyediakan data dasar dan informasi statistik yang lengkap dan akurat hingga wilayah administrasi terkecil, sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional. - Untuk mengetahui potensi dan perkembangan kegiatan usaha di berbagai sektor ekonomi. - Penerapan ekonomi lingkungan, yaitu untuk mengidentifikasi dan mengetahui kegiatan usaha yang telah memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, khususnya dalam pengelolaan dan pembuangan limbah yang dilakukan secara aman serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendataan Sensus Ekonomi 2026 dimulai pada bulan April dan Mei 2026 yang diawali dengan sosialisasi, kemudian Juni sampai dengan Agustus 2026 pendataan oleh petugas kepada pelaku usaha makro atau mikro dan pendataan ke rumah-rumah penduduk. Informasi yang dikumpulkan pada pendataan sensus ekonomi 2026 ini meliputi: Detail Usaha, antara lain nama perusahaan, alamat lengkap (kecamatan, kelurahan/desa), Nomor Induk Berusaha, Status Badan Usaha, kegiatan dan produk utama. Ciri khas usaha, antara lain jumlah tenaga kerja, penggunaan internet, aktivitas lingkungan, kegiatan ekonomi kreatif, kepemilikan sertifikat halal, izin Badan Pengawas Obat dan Makanan, keterlibatan dengan koperasi desa/ kelurahan merah putih. Data Ekonomi, yaitu nilai pengeluaran, pendapatan dam nilai aset perusahaan tahun 2025 dalam rupiah. Data Sosial Keluarga, yaitu keterangan perumahan, kepemilikan aset dan keterangan anggota keluarga. Dijelaskan mengapa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus mendukung Sensus Ekonomi 2026, yaitu : 1. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah adalah mayoritas pelaku usaha sehingga partisipasi mereka menentukan kualitas data. 2. Jika Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah aktif memberikan data maka hasil sensus akan lebih dapat mewakili dan manfaat kebijakan bisa lebih terasa. 3. Data yang kurang atau tidak akurat bisa membuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah tidak terlihat dalam perencanaan pembangunan. 4. Data dillindungi hukum, tidak bocor kepada pihak lain, hanya untuk statistik dan kebijakan publik. Pada kesempatan itu pula narasumber menghimbau supaya ibu ibu bersedia membukakan pintu rumahnya untuk menyambut petugas sensus ekonomi yang akan mendata datang ke rumah rumah dengan dilengkapi adribut resmi dari Badan Pusat Statistik tujuan akhir Sosialisasi yaitu meminta partisipasi aktif anggota Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di lingkungan masing-masing.Untuk mengurangi tingkat kejenuhan Narasumber mengisi acara diselingi dengan tanya jawab bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan yang dapat menjawab dan yang bertanya akan diberikan hadiah cantik sebagai apresiasi dari Badan Pusat Statistik. Kegiatan diakhiri dengan pemberian doorprize dan foto bersama. Petugas pertemuan rutin pada bulan April 2026 adalah: 1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. 2. Dharma Wanita Persatuan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah. 3. Dharma Wanita Persatuan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. 4. Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah. 5. Dharma Wanita Persatuan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah. Pada kesempatan ini selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Ny. Ida Suyuti Syamsul mengucapkan terimakasih kepada Pengurus dan anggotanya yang sudah bersedia datang menghadiri acara Kegiatan Pertemuan Rutin yang telah diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah, semoga ilmu yang didapat dari pertemuan rutin hari ini akan membawa manfaat bagi anggotanya. Salam Dharma Wanita Persatuan Sehat Berdaya Kalimantan Tengah Maju dan Sejahtera.
Ketua DWP bersama anggota mengikuti kegiatan Halal Bi Halal yang diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 7 April tahun 2026 di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM. Kegiatan ini mengeratkan silaturahmi diantara keluarga besar DISPERINDAGKOPUKM.
DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BOGOR LAPORAN KEGIATAN HALAL BIHALAL DAN RAPAT PROGRAM KERJA TAHUN 2026 DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BOGOR Nama Kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Program Kerja Tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor Hari, Tanggal Kamis, 9 April 2026 Waktu Pelaksanaan Pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 Program Kerja Penataan Organisasi dan Manajemen Kegiatan Kerja Sosialisasi dan Konsolidasi Bidang Sekretariat Tempat Pelaksanaan Ruang Rapat Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor a. Pendahuluan Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus sebagai sarana konsolidasi organisasi dalam menyusun dan menyepakati program kerja tahun 2026. Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan koordinasi antarbidang dalam organisasi. Tujuan dari kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi antaranggota setelah pelaksanaan Hari Raya Idulfitri, serta untuk membahas, menyusun, dan menyepakati program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Selain itu, kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor juga bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan organisasi melalui koordinasi yang baik antarbidang. Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor serta seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor. Kehadiran Ketua dan seluruh anggota menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor. Rangkaian kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor meliputi pembukaan kegiatan, pemaparan program kerja oleh masing-masing ketua bidang, sesi diskusi dan tanya jawab, serta penutupan yang diakhiri dengan kegiatan halal bihalal, foto bersama, dan makan siang. Seluruh rangkaian kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dilaksanakan dengan tertib, lancar, dan penuh kebersamaan. b. Penyelenggara Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja Penataan Organisasi dan Manajemen pada bidang Sekretariat. c. Perwakilan Peserta Perwakilan peserta dalam kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor terdiri dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor serta seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor. d. Rangkaian Kegiatan 09.00–09.10: Pembukaan Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dimulai pada pukul 09.00 dengan pembukaan oleh pembawa acara. Pada sesi pembukaan kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor disampaikan susunan acara serta tujuan pelaksanaan kegiatan sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib. 09.10–10.00: Pemaparan Program Kerja oleh Ketua Bidang Pada pukul 09.10 kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh masing-masing ketua bidang. Setiap ketua bidang menyampaikan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 secara rinci, meliputi tujuan kegiatan, sasaran kegiatan, serta rencana pelaksanaan. Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor pada sesi ini menjadi sarana utama dalam penyampaian rencana kerja organisasi. 10.00–11.15: Sesi Diskusi dan Tanya Jawab Pada pukul 10.00 kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Pada sesi ini seluruh anggota diberikan kesempatan untuk memberikan masukan, saran, serta tanggapan terhadap program kerja yang telah dipaparkan. Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif sehingga menghasilkan kesepakatan bersama dalam kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor. 11.15–11.30: Penetapan Program Kerja Pada pukul 11.15 kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dilanjutkan dengan penetapan program kerja yang telah dibahas. Program kerja yang telah disepakati menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan organisasi selama tahun 2026. 11.30–12.00: Halal Bihalal, Foto Bersama, dan Makan Siang Pada pukul 11.30 kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal sebagai bentuk saling memaafkan antaranggota. Selanjutnya dilakukan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan. Setelah itu kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor diakhiri dengan makan siang bersama dalam suasana kebersamaan hingga pukul 12.00. e. Hasil Kegiatan Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana. Seluruh program kerja yang direncanakan dapat dipaparkan dan dibahas secara menyeluruh serta menghasilkan kesepakatan bersama. Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor juga berhasil mempererat hubungan silaturahmi antaranggota serta meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan program kerja. f. Kesimpulan Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor merupakan kegiatan yang memiliki peran penting dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kebersamaan antaranggota. Kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor tidak hanya menghasilkan program kerja yang terarah, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam organisasi. Diharapkan kegiatan halal bihalal dan rapat program kerja tahun 2026 Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dapat menjadi dasar yang kuat dalam pelaksanaan kegiatan organisasi selama tahun 2026.