e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/287094.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tanjung Jabung Timur > SEKRETARIAT DAERAH

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 31-10-2026

LAPORAN KEGIATAN DWP SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Bidang: Sosial Budaya Program Kerja: Peningkatan Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Nama Kegiatan: Partisipasi dalam Pengisian Acara Sholawat pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur. I. PENDAHULUAN Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tanggal 21 Oktober 2026, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial budaya di tengah masyarakat. Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah kegiatan keagamaan berupa lantunan sholawat Busro kepada Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat, keberkahan, serta perkembangan dan kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur selama perjalanan usianya. Dalam kegiatan tersebut, istri-istri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur turut mengambil bagian dengan berpartisipasi sebagai pengisi acara sholawat. Keterlibatan para istri Kepala OPD ini merupakan wujud dukungan dan kontribusi kaum perempuan dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta meningkatkan rasa persaudaraan di antara para istri Kepala OPD. Selain itu, melalui kegiatan sholawat diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, organisasi maupun masyarakat. II. PELAKSANAAN KEGIATAN Sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, para istri Kepala OPD dan istri-istri sekretaris dinas yang berjumlah lebih kurang 27 orang turut berpartisipasi dalam mengisi acara sholawat.Kegiatan ini menjadi acara utama setelah semua tamu dan hadirin berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya turut berperan aktif dalam mengisi salah satu rangkaian acara keagamaan, yaitu pembacaan dan lantunan sholawat bersama. Sebelum pelaksanaan kegiatan, para peserta melakukan persiapan dan koordinasi guna memastikan kegiatan dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara. Persiapan tersebut mencerminkan adanya kerja sama, tanggung jawab, serta komitmen bersama dalam memberikan penampilan terbaik pada acara peringatan hari jadi Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pada saat pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, khidmat, dan antusias. Lantunan sholawat yang dibawakan menjadi bagian dari suasana religius dalam peringatan hari jadi Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penampilan tersebut sekaligus memperlihatkan kekompakan dan kebersamaan para istri Kepala OPD dalam mendukung kegiatan pemerintah daerah. Keikutsertaan para peserta tidak hanya sebatas memenuhi undangan atau berpartisipasi dalam acara seremonial, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, para peserta turut memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana peringatan hari jadi daerah yang lebih bermakna, tidak hanya melalui kegiatan hiburan dan perayaan, tetapi juga melalui kegiatan yang mengandung nilai ibadah dan pembinaan rohani. III. HASIL DAN MANFAAT KEGIATAN Pelaksanaan kegiatan pengisian acara sholawat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur memberikan berbagai manfaat positif, baik bagi peserta maupun organisasi Dharma Wanita Persatuan. Adapun hasil dan manfaat yang diperoleh dari kegiatan tersebut antara lain: 1,Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan. Melalui kegiatan pembacaan dan lantunan sholawat, peserta diajak untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. 2.Mempererat Tali Silaturahmi. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan kekeluargaan antaristri Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 3.Meningkatkan Kekompakan dan Kebersamaan. Persiapan hingga pelaksanaan kegiatan membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang baik sehingga dapat menumbuhkan rasa saling mendukung, kekompakan, dan kebersamaan antaranggota. 4.Meningkatkan Partisipasi Perempuan. Keterlibatan istri-istri Kepala OPD menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang keagamaan, sosial, dan budaya. 5.Menumbuhkan Nilai Religius dalam Kehidupan Organisasi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan nilai-nilai keagamaan dalam aktivitas organisasi, sehingga diharapkan dapat membentuk pribadi yang lebih santun, harmonis, dan memiliki kepedulian sosial. 6.Mendukung Program Pemerintah Daerah. Partisipasi dalam kegiatan sholawat merupakan bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur sekaligus turut menyukseskan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. 7.Memperkuat Peran Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi perempuan dalam mendukung program organisasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas kehidupan spiritual, mempererat persaudaraan, dan membangun kebersamaan. 8.Membangun Kepedulian terhadap Kegiatan Keagamaan. Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sholawat, diharapkan tumbuh kesadaran untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. IV. ANALISIS KEGIATAN Kegiatan pengisian acara sholawat pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan salah satu bentuk kegiatan positif yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Keterlibatan istri-istri Kepala OPD menunjukkan adanya semangat kebersamaan dan kepedulian dalam mendukung kegiatan pemerintah daerah. Selain menjadi sarana untuk mengekspresikan rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi kaum perempuan untuk berkontribusi secara langsung dalam kegiatan yang bersifat religius dan sosial budaya. Dari sisi organisasi, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan silaturahmi, meningkatkan komunikasi, serta membangun koordinasi yang harmonis antaristri Kepala OPD. Kebersamaan yang terjalin selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat terus dipelihara dan dikembangkan dalam berbagai aktivitas organisasi selanjutnya. Kegiatan ini juga mencerminkan bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas pada lingkungan keluarga, tetapi juga dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Dengan demikian, keikutsertaan dalam kegiatan sholawat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh rasa persaudaraan. V. PENUTUP Secara keseluruhan, kegiatan pengisian acara sholawat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas spiritual, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat rasa kebersamaan dan kekompakan antaristri Kepala OPD. Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai keagamaan dapat terus ditanamkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, organisasi Dharma Wanita Persatuan maupun masyarakat luas. Partisipasi aktif para istri Kepala OPD dalam kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus berperan serta dalam berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah maupun organisasi. Dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan keikhlasan, Dharma Wanita Persatuan diharapkan senantiasa mampu memberikan kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berbudaya. Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas partisipasi dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi motivasi untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

../images/kegiatan/287093.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pamekasan > DWP. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

  • Oleh: Sekretariat
  • 30-10-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PAMEKASAN. 

Laporan Rapat Kerja Anggota Dharma Wanita Persatuan SMPN 1 Pademawu

I. Pendahuluan

Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu merupakan wadah pembinaan, pemberdayaan, serta sarana perwujudan tali silaturahmi bagi seluruh istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ASN wanita di lingkungan SMP Negeri 1 Pademawu. Sebagai organisasi yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya keluarga ASN, Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu senantiasa berkomitmen untuk menjalankan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berkesinambungan.

Rapat Kerja Anggota Rutin bulan Oktober 2026 yang dilaksanakan pada hari Jumat, 30 Oktober 2026 ini memegang peranan yang sangat penting. Pertemuan ini tidak hanya berfungsi sebagai wahana penyampaian pertanggungjawaban program kerja dan keuangan bulanan dari masing-masing bidang, tetapi juga menjadi sarana pembekalan dan penyampaian informasi strategis kedharmawanitaan dari pengurus tingkat kabupaten. Melalui konsolidasi ini, diharapkan kesadaran organisasi dan partisipasi aktif seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu dapat terus ditingkatkan.

II. Pelaksanaan Kegiatan

Rapat Kerja Anggota Rutin Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu telah dilaksanakan sesuai dengan rincian teknis sebagai berikut:
Hari / Tanggal: Jumat, 30 Oktober 2026
Waktu: Pukul 15.45 s.d. 16.50 WIB
Tempat: Ruang Guru SMP Negeri 1 Pademawu
Jumlah Kehadiran: 21 orang anggota (dari total 38 anggota keseluruhan)

Ditinjau dari aspek presensi, tingkat kehadiran anggota pada pertemuan ini mencapai 55,2%. Meskipun belum seluruh anggota dapat hadir secara lengkap dikarenakan adanya tugas dan kepentingan lain yang berbarengan, jalannya rapat pleno organisasi ini tetap berlangsung khidmat, tertib, serta dipenuhi suasana kekeluargaan yang erat.

III. Rangkaian Jalannya Acara

Susunan acara pada pertemuan rutin ini telah dirancang secara sistematis demi menjamin efektifitas penyampaian laporan organisasi serta pengarahan kedharmawanitaan. Berikut adalah perincian jalannya kegiatan:

1. Pra-Acara (Bazar dan Registrasi)

Sebelum pembukaan resmi pada pukul 15.45 WIB, para anggota yang hadir memanfaatkan waktu pra-acara untuk melakukan pengisian daftar hadir peserta. Sesi ini juga dimeriahkan dengan penjualan bazar produk mandiri anggota yang menyediakan berbagai kebutuhan harian dan barang konsumsi. Kegiatan bazar ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga anggota.

2. Pembukaan Acara

Tepat pukul 15.45 WIB, acara dibuka secara resmi oleh Ny. Abdis Solihin selaku pembawa acara (MC). Pembukaan diawali dengan ajakan membaca basmalah bersama-sama agar seluruh rangkaian agenda rapat kerja berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi kelangsungan organisasi.

3. Menyanyikan Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan

Seluruh hadirin berdiri dengan khidmat untuk menyanyikan lagu kebangsaan organisasi, yaitu Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan. Sesi menyanyikan lagu wajib ini dipimpin oleh Ibu Sriwahyuningsih selaku dirigen. Seluruh anggota menyanyikan lagu dengan penuh semangat guna memupuk rasa bangga dan loyalitas terhadap Dharma Wanita Persatuan

4. Pembacaan Absensi dan Notula

Sekretaris I, Ny. Haris Firdaus, membacakan absensi kehadiran anggota. Selanjutnya, pembacaan notula hasil rapat kerja bulan sebelumnya dibacakan secara cermat oleh Sekretaris II, Ibu Indria Arifatul Islamiyah, guna memastikan kesinambungan evaluasi program dan ketercapaian tindak lanjut dari rapat terdahulu.

5. Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Bidang-Bidang

Sebagai wujud transparansi tata kelola organisasi, masing-masing pengurus memaparkan laporan bulanan internal:
Laporan Sekretariat: Dibacakan oleh Sekretaris II, Ibu Indria Arifatul Islamiyah, menguraikan keadaan kearsipan serta rekapitulasi tata kelola surat masuk dan surat keluar.
Laporan Keuangan Organisasi: Dibacakan oleh Bendahara I, Ibu Yulia Susan Safitri, yang memaparkan neraca kas umum dan sirkulasi keuangan organisasi secara rinci dan transparan.
Laporan Bidang Pendidikan: Dibacakan oleh Ibu Sriyuni Widjajati, memuat pelaksanaan program pembinaan edukasi anggota beserta laporan keuangannya.
Laporan Bidang Ekonomi: Dilaporkan oleh Ibu Rih Wuri, yang memaparkan rekapitulasi hasil unit usaha mandiri, kegiatan bazar, dan laporan kas bidang ekonomi.
Laporan Bidang Sosial Budaya: Dibacakan oleh Ibu Beng Handayani, memuat realisasi kegiatan kepedulian sosial kemanusiaan dan kebudayaan.

6. Informasi Kedharmawanitaan

Pengarahan inti disampaikan langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu, Ny. Tri Syaiful Rizal. Beliau memaparkan beberapa poin penting dan strategis yang diperoleh dari rapat kerja anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan yang dihadiri beliau , antara lain:
1.Pentingnya Kehadiran Anggota dalam Rapat Kerja: Ibu Ketua menegaskan bahwa kehadiran seluruh anggota sangat krusial karena menentukan legitimasi pengambilan keputusan organisasi. Kehadiran anggota yang tidak mencapai kuorum dapat menghambat organisasi dalam mengambil kebijakan-kebijakan penting dan strategis.
2.Informasi Kepengurusan Kabupaten: Menyampaikan adanya informasi mengenai pergantian dan pergeseran kepengurusan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan.
3.Pembinaan Teknis Dirigen/Pemimpin Lagu: Ibu Ketua menginstruksikan agar siapapun anggota yang bertugas sebagai pemandu lagu (dirigen) harus betul-betul memahami teknik birama lagu serta gerakan tangan yang tepat, sehingga penjiwaan lagu Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan menjadi harmoni, tepat ketukan, serta enak didengar dan dinyanyikan bersama.

7. Acara Lain-Lain

Sesi lain-lain diisi dengan kegiatan interaktif kebersamaan anggota yang meliputi:
Pengundian arisan rutin bulanan.
Pembagian doorprize menarik sebagai penambah keceriaan.
Pengundian jimpitan anggota.
Penarikan infaq sukarela untuk alokasi kegiatan sosial dan kemanusiaan.

8. Pembacaan Doa

Setelah seluruh agenda rapat kerja terlaksana dengan baik, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ibu Evi Kurnia untuk memohon kesehatan, keselamatan, dan keharmonisan bagi seluruh keluarga besar Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu.

9. Penutup

Tepat pada pukul 16.50 WIB, Rapat Kerja Anggota Rutin Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu secara resmi ditutup oleh pembawa acara, Ny. Abdis Solihin, dengan pembacaan hamdalah bersama-sama.

Demikian laporan kegiatan ini dibuat dengan sebenarnya sebagai wujud pertanggungjawaban administrasi dan dokumentasi resmi Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 1 Pademawu.

../images/kegiatan/287092.jpg
Info Baru

DWP Badan SAR Nasional > DWP Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 28-10-2026

Pada tanggal 28 Oktober 2026, Ketua Bidang Pendidikan DWP UP KPP Natuna, Ny. Fitri Octo Albert Tambunan, bersama satu anggota menghadiri Seminar Literasi Keuangan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna.
Seminar menghadirkan narasumber Bapak Andrian Citra Hadjah, Marketing Eksekutif, dan Bapak Jufriadi, Pimpinan Cabang Pegadaian Natuna. Kegiatan tersebutt menjadi sarana untuk menambah wawasan ,pengetahuan dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijak dan terencana, termasuk dalam menentukan prioritas kebutuhan serta membangun kebiasaan keuangan yang lebih baik.
Bertempat di Aula Syamsul Hilal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna.

../images/kegiatan/287091.jpg
Info Baru

DWP Kota Bogor > DINSOS

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 31-10-2026

Pada Hari Sabtu Tanggal 31 Oktober 2026. Pukul 06.30 S/d Selesai Ny Febriana Indah Sari Atep Budiman bersama dengan Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor ikut serta dalam Pink Run 5K 2026 yang diadakan oleh YKI Kota Bogor Dalam rangka Bulan Peduli Kanker Payudara. Acara Tersebut dibuka oleh Ketua YKI Kota Bogor Ibu Yanti Rachim dan selanjutkan dilaksanakan Start Sampai Finis peserta sebanyak 1000 Peserta . Selanjutnya di Berikan Penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan yang melaksanakan paling banyak Pengecekan HVP dan Sadanis di Wilayah . Langkah kecilmu bisa menjadi harapan besar bagi banyak perempuan. Bukan sekadar olahraga, tetapi juga bentuk kepedulian dan dukungan nyata untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Setiap langkah yang kita tempuh bersama adalah pengingat bahwa kanker payudara dapat dilawan melalui edukasi, pemeriksaan rutin, dan dukungan dari lingkungan sekitar.

../images/kegiatan/287090.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Halmahera Tengah > Skpd Transnaker

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 31-10-2026

DWP Unsur Pelaksana Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Tengah mengikuti Program Bidang Sosial Budaya yakni program kerja Wawasan Keanekaragaman Budaya dengan nama Kegiatan Kegiatan Hari Besar Nasional sebagai berikut: 1. Kegiatan : HUT Kabupaten Halmahera Tengah yang ke-36 Tahun. 2. Hari/tanggal kegiatan : Sabtu, 31 Oktober 2026. 3. Waktu pelaksanaan : Pukul 09.00 Wit sampai selesai. 4. Tempat : Pandopo Falcino Weda. 5. Peserta Kegiatan Kurang Lebih 1.500 Orang dan dihadiri oleh Ibu Ketua PKK Ny. Rallia Asari Ikram dan Ibu Ketua DWP Ny. Mutmainah Bahri dan Pengurus anggota PKK dan DWP Kabupaten Halmahera Tengah,unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, para imam, serta masyarakat dan tamu undangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Halmahera Tengah Ir. Ikram M. Sangadji, M.Si., Wakil Bupati Ahlan Djumadil, S.IP., Ketua DPRD Halmahera Tengah Zulkifli Hi. Bayan, Dandim 1512/Weda Letkol Inf. Fahrozie Fanani, S.E., Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, S.H., M.Hum., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah H. Hasyim Hi. Hamzah, S.H., M.Si., perwakilan Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah. Para pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, pimpinan OPD, ASN, TNI, Polri, dan seluruh peserta upacara. Peringatan hari ulang tahun ini bukan sekadar kegiatan seremonial dan perayaan tahunan, tetapi merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah perjuangan pembentukan daerah, menghargai jasa para pendahulu, serta mengevaluasi perjalanan pembangunan yang telah kita laksanakan selama 36 tahun. Tiga puluh enam tahun perjalanan Kabupaten Halmahera Tengah merupakan perjalanan panjang yang penuh dengan perjuangan, pengorbanan, tantangan, dan berbagai capaian pembangunan. Kita patut memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para tokoh pemekaran, para pemimpin terdahulu, para pejuang pembangunan, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah yang kita cintai ini.Berbagai keberhasilan yang telah kita raih hingga saat ini merupakan hasil kerja keras, kebersamaan, dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Namun demikian, kita juga harus menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, pelayanan publik, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.Memasuki usia ke-36 ini, saya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Daerah, khususnya Aparatur Sipil Negara, untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.Jadikan momentum hari ulang tahun ini sebagai pengingat bahwa tugas utama kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, melaksanakan pembangunan secara merata, serta mengelola seluruh potensi daerah dengan penuh tanggung jawab.Kita harus terus membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil.Kepada seluruh pimpinan OPD dan jajaran aparatur pemerintah, saya berharap agar setiap program dan kegiatan pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan hanya berorientasi pada terlaksananya kegiatan, tetapi harus mampu menghasilkan perubahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Kita juga harus terus memperkuat potensi unggulan daerah, mengembangkan perekonomian masyarakat, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.Khusus kepada seluruh masyarakat Halmahera Tengah, saya mengajak kita semua untuk senantiasa menjaga persatuan, kerukunan, keamanan, dan keharmonisan di tengah keberagaman. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Halmahera Tengah yang lebih maju.

../images/kegiatan/287089.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Magetan > Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan

  • Oleh: Sekretariat
  • 29-10-2026

Menghadiri rapat pleno kabupaten magetan, yang dilaksnakan pada hari kamis tanggal 29 Oktober 2026 bertempat di aula Dikpora kabupaten magetan. Kegiatan ini dihdiri oleh Dharama Wanita Persatuan Dinas/Badan/kecamatan/bagian. kegiatan ini bertujuan menjalin tali silaturahim dan dalam rangka pelaksanaan kegiatan dharma wanita persatuan

../images/kegiatan/287088.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Gunung Mas > Dinas Pertanian

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-10-2026

KUALA KURUN – Kepedulian terhadap kesehatan pegawai dan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas. Sebagai bentuk kepedulian tersebut, DWP Dinas Pertanian menyalurkan bantuan masker kepada pegawai dan masyarakat di sekitar lingkungan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas pada 6–7 Oktober 2026. Kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Gunung Mas berkaitan dengan meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan, yang risikonya turut diperburuk oleh kondisi cuaca kering akibat fenomena El Niño. Berkurangnya curah hujan dan kondisi vegetasi yang lebih kering dapat meningkatkan kerawanan terjadinya kebakaran serta memperluas dampak asap terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu hal yang perlu diwaspadai dari kabut asap adalah keberadaan partikel halus PM2.5 (Particulate Matter 2.5), yaitu partikel polutan berukuran sangat kecil dengan diameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil. Partikel ini berbahaya karena dapat terhirup hingga masuk jauh ke dalam saluran pernapasan, bahkan mencapai bagian paru-paru. Paparan PM2.5 dalam konsentrasi tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, seperti batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, serta memperburuk kondisi penderita asma dan penyakit paru-paru. Paparan berkepanjangan juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kondisi tersebut menjadi semakin penting untuk diperhatikan ketika indeks kualitas udara menunjukkan konsentrasi PM2.5 pada tingkat berbahaya di Kabupaten Gunung Mas. Situasi ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar tidak menganggap kabut asap sebagai gangguan lingkungan biasa, melainkan kondisi yang membutuhkan kewaspadaan dan langkah perlindungan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Bantuan masker yang disalurkan DWP Dinas Pertanian merupakan bantuan dari DWP Pusat yang didistribusikan melalui DWP Kabupaten Gunung Mas. Setelah diterima dan diserahterimakan kepada pengurus DWP Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas, bantuan tersebut kemudian dibagikan secara langsung kepada pegawai dan masyarakat di sekitar lingkungan kantor sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan bersama. Dalam pelaksanaannya, pengurus DWP Dinas Pertanian membagikan dua jenis masker, yaitu tipe earloop dengan tali pengait pada telinga dan tipe headloop dengan tali yang melingkar di bagian belakang kepala. Kedua jenis masker tersebut dibagikan agar dapat dimanfaatkan oleh para penerima sebagai salah satu upaya perlindungan diri ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik. Penyaluran masker turut menyasar sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas, di antaranya Kepala Dinas Pertanian, Aryantoni, Kepala Bidang Perkebunan, Kepala Bidang Penyuluhan, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pembagian ini menjadi bentuk perhatian DWP kepada keluarga besar Dinas Pertanian agar tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan diri selama menjalankan aktivitas serta tugas sehari-hari. Tidak hanya menyasar pegawai, pengurus DWP juga membagikan masker kepada beberapa masyarakat yang sedang beraktivitas dan bermain bola voli di lapangan Dinas Pertanian. Pembagian secara langsung ini menunjukkan bahwa kepedulian DWP tidak hanya ditujukan kepada lingkungan internal kantor, tetapi juga menjangkau masyarakat yang berada di sekitar lingkungan Dinas Pertanian, khususnya mereka yang melakukan aktivitas di luar ruangan. Melalui kegiatan ini, DWP Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas turut mengajak pegawai dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap. Penggunaan masker yang sesuai, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menutup pintu dan jendela saat asap pekat, serta memperhatikan kondisi kesehatan merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan polutan. Masyarakat juga diimbau segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau gangguan pernapasan yang semakin berat. Kegiatan penyaluran bantuan masker ini menjadi wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi DWP Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas. Meskipun sederhana, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama, terlebih ketika lingkungan sedang menghadapi kondisi udara yang tidak sehat. Melalui semangat “Sehat Bersama, Keluarga Bahagia”, DWP Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas berharap kepedulian terhadap kesehatan dapat terus ditumbuhkan, baik di lingkungan keluarga besar Dinas Pertanian maupun masyarakat sekitar. Dengan demikian, keberadaan DWP tidak hanya menjadi wadah pemberdayaan dan kebersamaan perempuan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat. #DWPPeduli #DWPBerbagi #SehatBersamaKeluargaBahagia

../images/kegiatan/287087.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jombang > DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 16-10-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN JOMBANG

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang telah melaksanakan kegiatan :
Bidang : Pendidikan
Program kerja : Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak
Program Prioritas : DWP Mengajar (#DWPMengajar) Kegiatan : Dukungan Pendidikan Karakter / DWP Mengajar

KETERANGAN PROGRAM

Kegiatan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang melalui Bidang Pendidikan program Prioritas DWP Mengajar telah dilaksanakan pada:
Hari : Jumat
Tanggal : 16 Oktober 2026
Pukul : 08.00 s.d selesai
Tempat : SDN Kromong
Pimpinan Kegiatan : Ibu Binti Yoni Trijoko
Anggota yang hadir : 8 orang
Jumlah siswa : 47 orang
Jumlah guru : 7 orang

URAIAN KEGIATAN

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang telah melaksanakan program prioritas #DWP Mengajar yang telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 16 Oktober 2026 bertempat di SD Negeri Kromong.
Program DWP Mengajar ini memilih tempat di SD Negeri Kromong karena SD Negeri Kromong merupakan salah satu SD Negeri terpencil di Kabupaten Jombang yang memiliki jumlah murid sebanyak 47 siswa dari kelas 1 sampai 6. Perjalanan yang ditempuh dari Sekretariat DWP menuju SDN Kromong selama hampir 1 jam perjalanan dengan medan jalan yang kurang bagus dengan melewati hutan dan sungai-sungai.
Anggota DWP yang hadir dalam kegiatan DWP Mengajar yaitu :
1. Ibu Binti Yoni Trijoko
2. Ibu Yety Heri Mujiono
3. Ibu Nurrohimah Rhendra Kusuma
4. Ibu Dyah Retno
5. Ibu Khalimatus Safak
6. Ibu Ery Wahib
7. Ibu Imroatus Solikhah
' 8. Ibu Nurul Khotimah

Tujuan dari Program DWP Mengajar oleh DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Jombang

A. Membentuk Karakter dan Akhlak Anak: Menanamkan nilai-nilai kebaikan, moral, agama, serta karakter positif sejak usia dini.
B. Meningkatkan Literasi dan Minat Baca: Menumbuhkan semangat dan kebiasaan membaca serta belajar pada anak-anak melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.
C. Edukasi Anti-Perundungan (Stop Bullying): Memberikan pemahaman dan pencegahan terhadap tindakan perundungan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut.
D. Mendukung Pendidikan Inklusif dan Kompetensi Pendidik: Meningkatkan kemampuan tenaga pendidik agar mampu menghadirkan pendidikan yang ramah anak dan menyesuaikan dengan keragaman kebutuhan belajar.
E. Menanamkan Nilai Kedisiplinan dan Kepedulian: Mengenalkan nilai-nilai ketertiban, disiplin, kepedulian lingkungan, serta rasa saling menghormati (seperti melalui kolaborasi khusus dengan instansi terkait).
F. Mendukung Visi Indonesia Emas 2045: Berperan aktif bersama masyarakat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyiapkan generasi penerus yang cerdas, kreatif, serta berintegritas.

DWP MENGAJAR PENDIDIKAN ANTI BULLYING

Mengajarkan pendidikan anti-perundungan (anti-bullying) di sekolah dapat dilakukan melalui pendekatan yang menyenangkan, partisipatif, dan melibatkan seluruh warga sekolah.
Metode Pengajaran yang Interaktif
A. Cerita dan Diskusi: Gunakan kisah inspiratif, buku cerita anak, atau studi kasus nyata untuk mendiskusikan apa itu perundungan serta dampaknya terhadap mental korban.
B. Permainan Edukatif: Manfaatkan permainan peran (roleplay), simulasi menghadapi perundungan, atau media interaktif seperti kartu refleksi (Truth or Dare versi positif) untuk melatih empati dan keberanian meminta maaf.
C. Pembuatan Media Visual: Libatkan siswa membuat poster anti-perundungan atau slogan kelas yang dipajang di dinding sebagai pengingat harian.

Membangun Budaya dan Aturan Sekolah
A. Kesepakatan Kelas: Buat aturan kelas yang tegas mengenai larangan mengejek, mengucilkan, atau melakukan kekerasan fisik maupun verbal, beserta sanksi yang bersifat mendidik.
B. Pengawasan di Area Rawan: Tingkatkan pengawasan oleh guru dan staf di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian, seperti koridor, kantin, kamar mandi, atau area belakang sekolah.
C. Pendekatan Whole-School (Menyeluruh): Tanamkan nilai perdamaian dan toleransi di setiap mata pelajaran, bukan sekadar lewat ceramah satu arah

Dampak bullying (perundungan) di sekolah sangat serius dan bisa memengaruhi berbagai pihak, baik korban, pelaku, maupun saksi.
Dampak bagi Korban Bullying
A. Kesehatan Mental: Mengalami rasa cemas, takut, stres, kehilangan kepercayaan diri, rendah diri, hingga gangguan mental berat seperti depresi, PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), hingga munculnya pikiran atau percobaan bunuh diri.
B. Gangguan Fisik dan Tidur: Sering sakit kepala, sakit perut, mengalami memar, serta menderita gangguan tidur (sulit tidur, mimpi buruk, atau sering terbangun).
C. Akademik dan Sosial: Nilai dan prestasi belajar menurun drastis, tidak semangat atau takut pergi ke sekolah, mengisolasi diri, serta kesulitan membangun hubungan pertemanan.
D. Pelarian Negatif: Sebagian korban terjerumus pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau alkohol sebagai bentuk pelarian

Siswa dapat terhindar dari perundungan (bullying) melalui kombinasi sikap percaya diri, pertemanan yang sehat, serta peran aktif dalam melaporkan tindakan tersebut kepada pihak yang berwenang.
Berikut adalah langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan oleh siswa untuk menghindari Bullying
1. Kenali dan Pahami Jenis Bullying
• Pahami bahwa perundungan bukan hanya kekerasan fisik (memukul atau mendorong), tetapi juga verbal (mengejek, menghina, mengancam), sosial (mengucilkan, menyebarkan gosip), hingga siber (cyberbullying lewat media sosial).
• Pahami batasan antara bercanda yang sehat dengan candaan yang menyakiti perasaan orang lain
2. Bangun Kepercayaan Diri dan Sikap Tegas
• Tunjukkan rasa percaya diri melalui postur tubuh yang tegap, tidak menunjukkan rasa takut yang berlebihan, dan kembangkan potensi diri melalui olahraga, seni, atau kegiatan ekstrakurikuler.
• Jika mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, bersikaplah tenang tetapi tegas. Gunakan kalimat singkat yang jelas, seperti "Berhenti, saya tidak suka diperlakukan seperti ini," lalu segera menjauh ke tempat yang lebih aman atau ramai.
• Jangan membalas perundungan dengan kekerasan fisik agar situasi tidak semakin memburuk atau berisiko mendatangkan masalah baru.
3. Jalin Pertemanan yang Positif
• Bangun pertemanan yang sehat dan luas dengan banyak orang.
• Tunjukkan empati dan dukung teman yang terlihat dikucilkan dengan cara mendampinginya atau mengajaknya bergabung.
4. Jangan Diam: Segera Lapor
• Jika Anda mengalami atau melihat aksi perundungan, jangan diam. Segera laporkan kejadian tersebut kepada guru, wali kelas, guru BK, orang tua, atau orang dewasa lain yang dapat dipercaya.
• Untuk kasus perundungan siber (cyberbullying), simpan bukti berupa tangkapan layar (screenshot), blokir akun pelaku, dan laporkan konten tersebut ke platform terkai

Contoh perundungan (bullying) di lingkungan sekolah yang sering terjadi, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui dunia maya

a. Memberi julukan atau nama panggilan yang merendahkan (Name-calling) – Mengolok-olok siswa dengan nama buruk terkait fisik, keluarga, atau kekurangan tertentu.
b. Mengejek penampilan atau body shaming – Mengomentari bentuk tubuh, tinggi badan, warna kulit, atau cara bicara seseorang secara terus-menerus.
c. Memukul, menendang, atau mendorong – Tindakan kekerasan fisik langsung yang dilakukan secara sengaja oleh individu atau kelompok.
d. Merusak atau menyembunyikan barang milik orang lain – Mengambil paksa, menyembunyikan, atau merusak buku, tas, alat tulis, atau seragam teman sekelas.
e. Mengucilkan dari kelompok (Social exclusion) – Secara sengaja mendiamkan, menjauhkan, atau melarang siswa tertentu ikut bermain atau berdiskusi.
f. Menyebarkan gosip atau fitnah – Membuat-buat cerita palsu atau menyebarkan aib seseorang agar dipandang buruk oleh teman-teman lain.
g. Mengancam atau melakukan pemerasan – Memaksa siswa lain untuk memberikan uang saku, makanan, atau mengerjakan tugas sekolah dengan cara menakut-nakuti.
h. Mempermalukan di depan umum – Menunjukkan kesalahan, menarik celana/rok, atau mentertawakan korban saat berada di tengah kelas atau lapangan.
i. Melakukan pelecehan atau candaan berbau seksual – Memberikan komentar, sentuhan, atau lelucon bernuansa seksual yang membuat korban merasa tidak nyaman.
j. Mengirim pesan ancaman, membuat akun parodi bernuansa ejekan, atau menyebarkan video intimidasi siswa melalui media sosial.

Ketika anak menghadapi atau menjadi korban bullying (perundungan), sikap orang tua sangat menentukan pemulihan mental dan rasa aman anak.
Tenang dan Dengarkan Anak Tanpa Menghakimi
• Tetap tenang: Kelola emosi Anda terlebih dahulu agar anak tidak merasa semakin takut atau tertekan.
• Dengarkan penuh empati: Biarkan anak menceritakan kejadiannya secara utuh. Ucapkan terima kasih karena ia sudah berani bercerita.
• Validasi perasaan: Akui bahwa perasaan sedih, marah, atau takut yang ia rasakan adalah hal yang wajar, dan yakinkan bahwa ini bukan salah mereka.
• Jangan menyuruh membalas: Hindari langsung menyuruh anak membalas perbuatan pelaku, karena hal itu justru dapat memperparah situasi atau memicu kekerasan baru.

Membekali anak kemampuan percaya diri agar terhindar dari bullying :
• Ajarkan cara merespons secara tegas namun tenang secara verbal (misalnya dengan berkata "berhenti", "tidak", atau "diam") lalu segera menjauh dari situasi berbahaya.
• Libatkan anak dalam kegiatan positif seperti olahraga atau bela diri untuk membangun kembali postur tubuh yang tegap, disiplin, dan rasa percaya diri

Kesimpulan

Bullying (perundungan) di sekolah merupakan tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh individu atau kelompok yang memiliki ketimpangan kuasa, dengan tujuan menyakiti atau merendahkan siswa lain. Pencegahan bullying tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi menyeluruh (pendekatan whole-school dan whole-community).

Yang membuat laporan : Ibu Denny Eka, Sekretaris 2 DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Jombang

../images/kegiatan/287086.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kepahiang > DWP Dinas Perdagangan Koprasi UKM Kabupaten Kepahiang

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 18-10-2026

Bidang :Sosial Budaya Program Kerja : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olah Raga Pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM mengikuti kegiatan senam bersama Yayasan Jantung Sehat yang diselenggarakan oleh YJI Kabupaten Kepahiang. Kegiatan senam bersama dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Minggu/ 18 Oktober 2026 Waktu : Pukul 07.30 s.d selesai Tempat : Halaman Rumah Dinas Bupati Kepahiang Acara : Senam Bersama YJI. Tujuan kegiatan : untuk.menjaga kesehatan tubuh dan menjadi wadah silaturahmi Adapun pengurus DWP Dinas Perdagangan Koperasi UKM yang mengikuti kegiatan tersebut adalah : 1. Ny. Desi Rusnita Herman selaku ketua DWP DPKUKM Kepahiang 2. Ny. Ifnita, selaku anggota bidang sosial budaya DWP DPKUKM. Kegiatan senam bersama YJI diikuti oleh setiap perwakilan OPD di Kabupaten Kepahiang. Sebelum kegiatan dimulai Bupati Kepahiang menyampaikan sambutan. Beliau menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kesehatan salah satunya dengan berolahraga selain itu mengonsumsi makanan yang menyehatkan tubuh. Setelahnya sambutan dilanjutkan dengan senam bersama. Senam bersama juga diikuti oleh para guru dan instrukturnya guru olah raga secara bergantian. Setelah kegiatan senam dilanjutkan dengan sarapan bersama di Rumdin bersama para panitia senam dan seluruh peserta senam.ketua DWP DPKUKM, Ny. Desi Rusnita Herman menghimbau agar kegiatan senam bersama setiap Minggu rutin dilakukan oleh pengurus dan terus konsisten, supaya mencapai tujuan untuk menyehatkan tubuh .

../images/kegiatan/287085.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Way Kanan >

  • Oleh: Sekretariat
  • 13-10-2026

Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Way Kanan, Sekretarian DWP kabupaten Way Kanan, Sebanyak 2 Anggota DWP kabupaten way kanan yang terdiri dari : 1. Ny. Medias Arie (Wakil Ketua) 2. Ny. Heni Ishak (Anggota Bidang Pendidikan) Mendapatkan SPT Untuk mengikuti kegiatan Pembukaan TMMD Ke-130 TA 2026 mendampingi Ibu Ketua DWP Kab Way Kanan, yang dilaksanakan pada Hari/tanggal : Selasa/13 Oktober 2026 Pukul : 09.00 WIB s/d selesai Tempat : Lapangan Sepakbola Kampung Gunung Sangkaran Kec. Blambangan Umpu Kegiatan pembukaan tersebut dihadiri oleh Bupati Way kanan (Ayu Asalasiyah,S.Ked), Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam, Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Komandan Kodim (Dandim) 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, perwakilan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0427/Way Kanan, Selasa (13/10/2026), di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan. Program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah perdesaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, TMMD juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kebersamaan, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan di wilayah sasaran. Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik pelaksanaan TMMD sebagai salah satu upaya mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan. Dengan dimulainya TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan. Melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, TMMD menjadi wujud nyata kolaborasi dalam membangun desa, memperkuat kebersamaan, dan mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. #DwpSehatBerdaya #DwpCerdasLiterasi

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID