DWP DINAS PERTANIAN KABUPATEN GRESIK Bidang : Sosial Budaya Acara : Sosialisasi Dan Deteksi Dini Penyakit Paru Tuberkulosis (Tb) Dalam Gerakan Dwp Peduli Kesehatan Hari/Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026 Tempat : Ruang Rapat Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik Lantai I PELAKSANAAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KABUPATEN GRESIK. Kegiatan Sosialisasi dan Deteksi Dini Penyakit Paru Tuberkulosis (TB) dalam Gerakan DWP Peduli Kesehatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan sebagai berikut. A. Pembukaan Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan perpisahan dari Ibu Siti Qomariyah Achmad Washil selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan seluruh pengurus serta anggota DWP selama menjalankan tugas dan kegiatan organisasi. Beliau juga berharap agar semangat kebersamaan, kekompakan, dan pengabdian DWP Kabupaten Gresik senantiasa terjaga, khususnya dalam mendukung program-program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan keluarga dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh dr. Amelia Tantri Anggraeni, Sp.P., dari RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Narasumber memberikan edukasi mengenai penyakit tuberkulosis (TB), meliputi pengertian, karakteristik, cara penularan, organ tubuh yang dapat terinfeksi, gejala yang perlu diwaspadai, pentingnya deteksi dini, serta langkah pemeriksaan dan pengobatan. Penyampaian materi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota DWP mengenai bahaya penyakit TB sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup sehat dan kepedulian terhadap anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. B. Sosialisasi Penyakit Tuberkulosis Pada sesi sosialisasi, narasumber menyampaikan materi mengenai pengertian TB, penyebab penyakit, gejala yang perlu diwaspadai, cara penularan, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahannya. Peserta diberikan pemahaman bahwa TB dapat disembuhkan apabila didiagnosis dan diobati sesuai anjuran tenaga kesehatan. Pengobatan harus dijalani secara teratur sampai selesai sesuai ketentuan medis. Selain itu, peserta diimbau untuk menjaga ventilasi dan sirkulasi udara di rumah, menerapkan etika batuk, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak memberikan stigma atau diskriminasi kepada orang yang sedang menjalani pengobatan TB. Tuberkulosis atau TB merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ tubuh lainnya. TB dapat menular melalui udara ketika seseorang yang menderita TB aktif, terutama TB paru, mengeluarkan kuman ke udara saat batuk, bersin, berbicara, atau bernyanyi. Meskipun termasuk penyakit yang serius, TB dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat, teratur, dan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Penyakit tuberkulosis memiliki karakteristik berupa proses infeksi yang dapat berlangsung secara perlahan dan menimbulkan gejala secara bertahap. Pada sebagian orang, kuman TB dapat berada dalam tubuh dalam kondisi infeksi laten, yaitu tidak menimbulkan gejala dan tidak menularkan penyakit. Namun, ketika kuman berkembang menjadi TB aktif, penderita dapat mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, demam, keringat pada malam hari, penurunan berat badan, berkurangnya nafsu makan, dan tubuh terasa lemas. TB terutama menyebar melalui udara, sehingga pengenalan gejala dan pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk mencegah penularan lebih lanjut. Kuman TB paling sering menginfeksi paru-paru, yang dikenal sebagai TB paru. Selain itu, kuman TB juga dapat menyerang organ lain, seperti kelenjar getah bening, tulang dan sendi, selaput otak, ginjal, serta organ tubuh lainnya. Kondisi ini disebut TB ekstra paru. Gejalanya dapat berbeda-beda bergantung pada organ yang terkena. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa TB tidak selalu ditandai dengan batuk berkepanjangan, sebab infeksi pada organ selain paru-paru dapat menimbulkan keluhan yang berbeda. C. Deteksi Dini Penyakit TB Kegiatan dilanjutkan dengan edukasi dan upaya deteksi dini melalui pengenalan gejala TB serta identifikasi peserta yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Deteksi dini penyakit TB sangat penting untuk mengetahui keberadaan infeksi dan memastikan penderita segera mendapatkan penanganan yang tepat. Pemeriksaan sejak awal dapat membantu mencegah kondisi penyakit semakin berat, mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga dan orang-orang di sekitar, serta meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Deteksi dini juga penting bagi orang yang memiliki riwayat kontak erat atau tinggal serumah dengan penderita TB, meskipun belum mengalami gejala. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TB atau memiliki faktor risiko penularan. Dalam pemaparan materi disampaikan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban penyakit tuberkulosis tertinggi di dunia. Berdasarkan Global Tuberculosis Report 2025, Indonesia menempati urutan kedua dunia setelah India, dengan estimasi sekitar 1,08 juta kasus baru. Kondisi ini menunjukkan bahwa TB masih menjadi tantangan serius dalam bidang kesehatan masyarakat dan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pencegahan, penemuan kasus, serta pengobatan hingga tuntas. Melalui Gerakan DWP Peduli Kesehatan, anggota Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat berperan aktif menyebarluaskan informasi yang benar mengenai TB, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga, serta mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita. Setelah kuman TB terhirup melalui udara, bakteri dapat masuk ke saluran pernapasan hingga mencapai paru-paru. Selanjutnya, sistem kekebalan tubuh berusaha mengendalikan bakteri tersebut. Pada sebagian orang, kuman dapat tetap berada di dalam tubuh dalam kondisi tidak aktif atau infeksi TB laten, sedangkan pada kondisi tertentu kuman dapat berkembang menjadi TB aktif dan menimbulkan penyakit. Gejala TB yang perlu diwaspadai antara lain batuk yang berlangsung selama dua minggu atau lebih, batuk berdahak yang terkadang disertai darah, demam, keringat pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, berkurangnya nafsu makan, nyeri dada, dan tubuh mudah lelah. Apabila mengalami gejala tersebut, masyarakat disarankan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, seseorang tidak harus menunggu batuk selama dua minggu apabila memiliki gejala lain atau riwayat kontak erat dengan penderita TB. Pemeriksaan TB dapat dilakukan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, antara lain Puskesmas, rumah sakit pemerintah maupun swasta, klinik yang menyediakan layanan pemeriksaan TB, serta fasilitas kesehatan lain yang terintegrasi dengan program penanggulangan TB. Masyarakat dapat memulai pemeriksaan dengan berkonsultasi kepada dokter atau petugas kesehatan untuk menilai gejala dan faktor risiko. Pemeriksaan lanjutan dapat berupa pemeriksaan dahak melalui Tes Cepat Molekuler (TCM), pemeriksaan rontgen dada, atau pemeriksaan lain sesuai indikasi medis. Pemeriksaan dan pengobatan TB tersedia secara gratis melalui program pemerintah di fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan layanan tersebut, sesuai ketentuan dan ketersediaan layanan. Khusus masyarakat Kabupaten Gresik, pemeriksaan dapat diawali dengan mendatangi Puskesmas terdekat untuk memperoleh informasi mengenai jadwal skrining, persyaratan, dan jenis pemeriksaan yang tersedia. Dengan memanfaatkan layanan kesehatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak ragu melakukan pemeriksaan sejak dini demi melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Demikian laporan Dharma Wanita Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dengan Tema Sosialisasi dan Deteksi Dini Penyakit Paru Tuberkulosis (TB) dalam Gerakan DWP Peduli Kesehatan. Diharapkan melalui kegiatan ini, anggota Dharma Wanita Persatuan semakin peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat serta berperan aktif dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tuberkulosis. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini, mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat, serta mewujudkan keluarga dan masyarakat yang sehat.
(E.IX) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Jatiwangi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nama Kegiatan: Estafet Karaoke Competition Kecamatan Jatiwangi Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026 Waktu: 08.00- 09.30 WIB Tempat: Gedung Koperasi Guru Djatiwangi (KGD) Bidang: Pendidikan Penyelenggara: PGRI Kecamatan Jatiwangi Jumlah Partisipan: 118 orang Jumlah Pengurus DWP yang hadir: 1 orang 1. Ny. Yuni Kuswara (Ketua DWP SMAN 1 Jatiwangi) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Jatiwangi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX mengikuti kegiatan Estafet Karaoke Competition yang diselenggarakan oleh PGRI Kecamatan Jatiwangi pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2026 jam 08.00 sampai jam 09.30 WIB bertempat di Gedung Koperasi Guru Djatiwangi (KGD) dihadiri oleh 118 orang partisipan, serta dihadir oleh 1 orang pengurus DWP KCD IX. Estafet Karaoke Competition ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT PGRI dan HGN yang ke 81 . Sebelum bertanding para anggota DWP telah melakukan latihan vokal yang di bimbing oleh guru seni budaya SMAN 1 Jatiwangi. Dan alhamdulillah latihan dan jerih payah para anggota DWP membuahkan hasil sehingga mengantarkan DWP Unit SMAN 1 Jatiwangi menjadi juara ke 3. Tujuan Kegiatan: 1. Meningkatkan silaturahmi antar pengurus dan anggota DWP 2. Melatih kemampuan vokal hingga menjadi lebih baik 3. Memupuk rasa kebersamaan Pembuat Laporan: Ny. Yuni Kuswara
RAPAT PARIPURNA KEDUA MASA SIDANG I TAHUN SIDANG 2026–2027 DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI JADI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR KE-81 Tema: “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua” I. IDENTITAS KEGIATAN • Nama kegiatan: Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81 Tahun 2026. • Hari/tanggal: Senin, 12 Oktober 2026. • Tempat: Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kayuagung, Sumatera Selatan. • Penyelenggara: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. • Jenis kegiatan: Kegiatan pemerintahan, kelembagaan, dan peringatan hari jadi daerah. • Tema peringatan: “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua”. • Sasaran publikasi: Anggota organisasi, masyarakat, pemangku kepentingan, serta pihak terkait yang memerlukan informasi mengenai kegiatan pemerintahan dan pembangunan daerah. II. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki perjalanan sejarah, potensi daerah, kekayaan budaya, serta karakteristik masyarakat yang beragam. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81 pada tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan pembentukan daerah, menghargai kontribusi para pendahulu, mengevaluasi pelaksanaan pembangunan, dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka memperingati hari jadi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir menyelenggarakan Rapat Paripurna Kedua Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027 pada Senin, 12 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir. Rapat paripurna ini merupakan agenda kelembagaan yang mempunyai arti penting dalam kehidupan pemerintahan daerah. Selain menjadi bagian dari peringatan hari jadi kabupaten, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah, memperkuat hubungan antarlembaga, dan mendorong pelaksanaan pembangunan yang lebih terarah serta berkelanjutan. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81 mengusung tema “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua”. Tema ini mengandung pesan bahwa kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu lembaga atau kelompok, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, DPRD, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta seluruh warga. Semangat bergerak bersama juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi berbagai persoalan daerah. Pembangunan yang baik tidak hanya diukur melalui terselenggaranya program dan kegiatan, tetapi juga melalui manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, pemerataan kesempatan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta keberlanjutan hasil pembangunan. Oleh karena itu, rapat paripurna peringatan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81 memiliki nilai strategis sebagai sarana memperkuat komunikasi kelembagaan, membangun kesadaran kolektif, dan meneguhkan komitmen untuk terus memajukan Kabupaten Ogan Komering Ilir. B. Maksud dan Tujuan Penyelenggaraan dan publikasi kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan rapat paripurna dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81. Adapun tujuan kegiatan dan publikasi meliputi: 1. Mendokumentasikan pelaksanaan rapat paripurna sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81. 2. Menyampaikan informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. 3. Menginformasikan kehadiran unsur pemerintah, lembaga legislatif, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat yang disebutkan dalam pemberitaan kegiatan. 4. Menyebarluaskan pesan persatuan, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama dalam pembangunan daerah. 5. Mendorong pemahaman masyarakat terhadap pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif. 6. Mengapresiasi kontribusi berbagai pihak dalam mendukung kemajuan Kabupaten Ogan Komering Ilir. 7. Menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. 8. Menyediakan bahan dokumentasi tertulis untuk arsip kegiatan, laporan kelembagaan, dan kebutuhan publikasi organisasi sesuai kewenangan masing-masing. 9. Mendukung penyampaian informasi kegiatan secara tertib melalui media publikasi yang relevan. 10. Menjadikan momentum hari jadi sebagai sarana refleksi terhadap capaian pembangunan dan tantangan yang masih harus diselesaikan. C. Dasar Penyusunan Laporan Laporan ini disusun berdasarkan informasi pemberitaan mengenai pelaksanaan Rapat Paripurna Kedua Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81, yang berlangsung pada 12 Oktober 2026. Informasi mengenai pimpinan rapat, pejabat yang disebutkan hadir, tema peringatan, dan pokok sambutan dirangkum dari pemberitaan JodaNews yang mencantumkan Diskominfo OKI sebagai sumber laporan serta pemberitaan iNews Nusantara mengenai kegiatan tersebut. Laporan ini merupakan draf publikasi berbasis sumber terbuka, bukan risalah resmi DPRD, daftar hadir asli, atau notula yang telah disahkan panitia. Informasi yang tidak tercantum secara jelas dalam sumber publik perlu dilengkapi melalui dokumen resmi penyelenggara sebelum laporan digunakan sebagai dokumen pertanggungjawaban. III. PELAKSANAAN KEGIATAN A. Waktu dan Tempat Rapat paripurna diselenggarakan pada: Hari: Senin. Tanggal: 12 Oktober 2026. Tempat: Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kayuagung, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut merupakan Rapat Paripurna Kedua Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81. B. Pimpinan Rapat Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Farid Hadi Sasongko, sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan JodaNews dan iNews Nusantara. Pimpinan rapat memiliki peran dalam memandu jalannya agenda kelembagaan, menyampaikan sambutan, serta menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah. C. Jalannya Kegiatan Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan dilaksanakan secara sederhana. Rapat paripurna menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi kabupaten sekaligus momentum penyampaian pesan pembangunan dan apresiasi kepada para undangan. Pokok-pokok kegiatan yang dapat dirangkum dari pemberitaan adalah sebagai berikut: 1. Pelaksanaan rapat paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam rangka Hari Jadi ke-81. 2. Penyampaian sambutan oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir. 3. Penyampaian sambutan dari Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir. 4. Kehadiran unsur pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, lembaga legislatif, aparat keamanan, dan unsur masyarakat. 5. Penyampaian pesan mengenai pentingnya sinergi, kolaborasi, evaluasi pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 6. Penegasan tema “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua” sebagai semangat peringatan hari jadi. Urutan acara secara terperinci, waktu dimulainya rapat, pembacaan agenda resmi, susunan protokol, serta waktu berakhirnya kegiatan harus disesuaikan dengan susunan acara dan notula resmi penyelenggara apabila diperlukan. IV. PEJABAT DAN UNSUR YANG DISEBUTKAN HADIR Berdasarkan pemberitaan yang tersedia, berikut nama pejabat dan kelompok undangan yang dapat dicantumkan dalam laporan. 1. Farid Hadi Sasongko — Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir sekaligus pimpinan rapat paripurna. 2. Herman Deru — Gubernur Sumatera Selatan. 3. Muchendi Mahzareki — Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir. 4. Ishak Mekki, M.M. — Anggota DPR RI. 5. H. Askweni — disebut sebagai anggota DPR RI dalam pemberitaan iNews Nusantara. 6. Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan — hadir mendampingi Gubernur Sumatera Selatan; nama pribadi perlu dicocokkan dengan dokumentasi atau daftar hadir resmi. 7. H. Ludi Oliansyah — Wali Kota Pagar Alam. 8. Hj. Hera Parianti Ludi — Ketua TP-PKK Kota Pagar Alam, yang diberitakan mendampingi Wali Kota Pagar Alam. 9. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan — disebut sebagai salah satu unsur undangan. 10. Para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan — disebut dalam pemberitaan sebagai unsur kepala daerah yang hadir. 11. Unsur TNI, termasuk perwakilan Danrem dan Dandim. 12. Unsur Kepolisian, termasuk Kapolres. 13. Organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah terkait. 14. Para camat dan kepala desa. 15. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, cendekiawan, dan undangan lainnya. Daftar tersebut merupakan rangkuman nama dan kategori undangan yang disebutkan dalam pemberitaan, bukan daftar hadir lengkap. Nama seluruh anggota DPRD, kepala daerah, pimpinan instansi, dan tamu undangan lainnya belum dapat dipastikan tanpa dokumen resmi. Catatan verifikasi: Untuk laporan yang memerlukan ketepatan administratif, ejaan nama, gelar, jabatan pada tanggal kegiatan, dan status kehadiran setiap individu perlu dicocokkan dengan daftar hadir resmi, dokumentasi foto, atau konfirmasi panitia. V. POKOK SAMBUTAN DAN PESAN PEMBANGUNAN A. Sambutan Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir Dalam pemberitaan mengenai rapat paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Farid Hadi Sasongko, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, serta seluruh pejabat dan undangan yang hadir. Kehadiran para pemangku kepentingan dipandang sebagai dukungan moral bagi DPRD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk mendorong kemajuan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Peringatan hari jadi tidak semata-mata ditempatkan sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk menghargai sejarah daerah, mengevaluasi capaian pembangunan, dan memperkuat komitmen kolektif. Dalam konteks kelembagaan, DPRD memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan fungsi tersebut perlu didukung komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat. Tema “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua” mengandung pesan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan perlu diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara luas. B. Sambutan Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki, menyampaikan sambutan kepada Gubernur Sumatera Selatan, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, para kepala daerah, dan seluruh tamu undangan. Pemberitaan juga mencatat apresiasi Bupati kepada Gubernur Sumatera Selatan atas perhatian dan pemantauan terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Pokok tersebut memperlihatkan bahwa peringatan hari jadi daerah berlangsung di tengah kebutuhan penanganan persoalan nyata yang memerlukan kerja sama antarlembaga. Penanganan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan koordinasi pemerintah daerah, pemerintah provinsi, aparat terkait, petugas pemadam, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat. Keselamatan warga, kesehatan masyarakat terdampak, dan perlindungan lingkungan perlu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah. C. Makna Tema Peringatan Tema “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua” dapat dipahami melalui tiga prinsip utama. Pertama, bergerak bersama, yaitu membangun kesepahaman, koordinasi, dan kerja sama lintas sektor untuk menyelesaikan persoalan daerah. Kedua, berdampak, yaitu memastikan kegiatan pemerintahan dan pembangunan menghasilkan manfaat yang dapat dinilai, dipantau, dan dirasakan oleh masyarakat. Ketiga, untuk semua, yaitu mendorong pembangunan yang memperhatikan pemerataan manfaat, kebutuhan kelompok masyarakat yang beragam, dan keberlanjutan pelayanan publik. Tema tersebut relevan sebagai pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup dinilai dari banyaknya kegiatan yang terlaksana. Keberhasilan juga perlu dilihat dari kualitas pelayanan, ketepatan sasaran, keterbukaan informasi, serta manfaat yang diperoleh masyarakat. VI. NILAI STRATEGIS KEGIATAN Rapat paripurna peringatan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81 memiliki sejumlah nilai strategis. Pertama, kegiatan ini memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya. Peringatan hari jadi menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah sekaligus menyampaikan harapan bagi masa depan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kedua, kegiatan ini menjadi ruang penguatan hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif. Sinergi kedua lembaga dibutuhkan agar perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Ketiga, kehadiran unsur pemerintah provinsi dan berbagai pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan dalam menghadapi persoalan daerah. Keempat, kegiatan ini mendorong penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai agenda kelembagaan dan prioritas pembangunan. Kelima, peringatan hari jadi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat rasa memiliki terhadap daerah, serta menumbuhkan kesadaran mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan dan mendukung pembangunan. VII. RELEVANSI BAGI PUBLIKASI ORGANISASI Publikasi kegiatan pemerintahan dapat memberikan nilai edukasi kepada masyarakat apabila disusun secara informatif, faktual, dan proporsional. Dalam konteks organisasi perempuan atau Dharma Wanita Persatuan, publikasi kegiatan seperti ini perlu menjelaskan hubungan kegiatan dengan tugas organisasi secara tepat. Apabila anggota atau pengurus DWP benar-benar menghadiri kegiatan tersebut, kehadiran mereka dapat dicatat sebagai partisipasi organisasi sesuai kapasitas dan undangan yang diterima. Apabila tidak terdapat bukti bahwa DWP menjadi penyelenggara atau peserta resmi, laporan ini sebaiknya diposisikan sebagai bahan informasi atau publikasi eksternal mengenai kegiatan pemerintahan, bukan sebagai kegiatan internal DWP. Penyesuaian tersebut penting agar pelaporan organisasi mencerminkan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan, memiliki bukti pendukung, dan sesuai dengan indikator penilaian e-Reporting yang berlaku. VIII. HASIL DAN MANFAAT PUBLIKASI Penyusunan publikasi kegiatan ini diharapkan menghasilkan manfaat sebagai berikut: 1. Tersedianya informasi tertulis mengenai rapat paripurna Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81. 2. Terdokumentasikannya tema peringatan dan pokok-pokok pesan pembangunan. 3. Tersampaikannya informasi mengenai pimpinan rapat dan unsur undangan yang diberitakan hadir. 4. Meningkatnya akses masyarakat terhadap informasi kegiatan kelembagaan. 5. Terbangunnya pemahaman tentang pentingnya sinergi antarlembaga dalam pembangunan. 6. Tersedianya bahan referensi untuk penyusunan laporan kegiatan dan dokumentasi organisasi. 7. Terjaganya kesinambungan arsip publikasi yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi komunikasi publik. Manfaat tersebut merupakan tujuan dan hasil yang diharapkan dari penyusunan laporan. Jumlah pembaca, jangkauan publikasi, interaksi masyarakat, dan capaian indeks e-Reporting harus diukur menggunakan data aktual dari platform atau dokumen evaluasi yang berwenang. IX. PENUTUP Rapat Paripurna Kedua Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-81 yang dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026, merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, mengevaluasi pembangunan, dan meneguhkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan daerah. Tema “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua” menegaskan pentingnya kerja sama dan orientasi pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, lembaga legislatif, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui publikasi yang informatif dan bertanggung jawab, masyarakat diharapkan memperoleh gambaran mengenai makna kegiatan, pesan yang disampaikan, dan pentingnya peran bersama dalam pembangunan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan dokumentasi dan informasi publik. Untuk penggunaan sebagai laporan resmi organisasi atau unggahan e-Reporting DWP, data kehadiran, dokumentasi, identitas unit organisasi, dan indikator pelaporan perlu disesuaikan dengan bukti serta ketentuan yang berlaku.
(E.IX) Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Leuwimunding Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama Kegiatan : Kajian Keislaman Memperingati Hari Santri Nasional Hari/Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026 Waktu : 07.00 - 08.00 WIB Tempat : Masjid Al-Barokah SMKN 1 Leuwimunding Bidang : Sosial Budaya Penyelenggara : DWP Unit SMKN 1 Leuwimunding Jumlah partisipan : 25 orang Jumlah Anggota DWP Unit yang hadir : 25 orang Jumlah Anggota DWP KCD IX yang hadir : 1 orang 1. Ny. Irma Deni Krisdianto (Anggota bidang sosial budaya DWP KCD IX sekaligus Ketua DWP Unit SMKN 1 Leuwimunding) Keterangan Program : Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Leuwimunding Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX melaksanakan Kegiatan Kajian Keislaman Memperingati Hari Santri Nasional yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026 pada jam 07.00 sampai jam 08.00 WIB bertempat di Masjid Al-Barokah SMKN 1 Leuwimunding Kegiatan Kajian Keislaman ini diselenggarakan oleh DWP Unit SMKN 1 Leuwimunding yang dihadiri oleh 25 orang partisipan, 25 orang anggota DWP unit, dan 1 orang anggota bidang Sosial Budaya DWP KCD IX sekaligus ketua DWP Unit SMKN 1 Leuwimunding (Ny. Irma Deni Krisdianto), Rincian Kegiatan ini meliputi : Pembukaan, dilanjutkan dengan penyampaian materi kajian oleh ustadzah Ratna Sari, S.Pd.I , diakhiri dengan doa bersama, dan penutup. Dalam kajian tersebut disampaikan pentingnya meneladani perjuangan para santri dan ulama, menjaga akhlak, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, anggota DWP diharapkan mampu menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan masyarakat melalui sikap santun, disiplin, toleransi, dan semangat kebersamaan. Dengan berbagai macam Fakultas, ini membuktikan bahwa telah banyak lahir santri yang berkualitas dengan menyesuaikan perkembangan zaman. Peringatan Hari Santri Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas akhlak, dan meneladani semangat perjuangan para santri. Melalui kegiatan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan setiap anggota mampu menjadi pribadi yang religius, berintegritas, dan berperan aktif dalam membangun keluarga serta masyarakat yang lebih baik. Tujuan Kegiatan: - Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT - Memperingati Hari Santri Nasional melalui kegiatan yang bernilai positif dan religius - Meneladani semangat perjuangan, kedisiplinan, dan akhlak mulia para santri - Mempererat silaturrahmi dan kebersamaan antar anggota DWP - Meningkatkan peran anggota DWP dalam membina keluarga yang religius, harmonis dan berakhlak mulia Pembuat Laporan : Ny. Irma Deni Krisdianto
DHARMA WANITA PERSATUAN KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL Nama Kegiatan: Rapat Persiapan Acara Pemberian Vaksin HPV Hari/Tanggal: Jumat, 16 Oktober 2026 Waktu: Pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai Tempat: Ruang Makalehi, Gedung Heritage ESDM Peserta : Penasihat DWP KESDM, perwakilan pengurus DWP KESDM, panitia pelaksana, EO A. Latar Belakang Kesehatan perempuan merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera. Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan perempuan adalah melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks, antara lain melalui vaksinasi HPV (Human Papillomavirus). Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (DWP KESDM) mempersiapkan kegiatan pemberian vaksin HPV bagi peserta yang menjadi sasaran program. Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, dilaksanakan rapat persiapan yang menjadi sarana koordinasi dan pembahasan mengenai rencana pelaksanaan vaksinasi. B. Pelaksanaan Kegiatan Rapat persiapan acara pemberian vaksin HPV dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Ruang Makalehi, Gedung Heritage ESDM. Rapat ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan kegiatan DWP KESDM dalam mendukung upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan perempuan. Dalam rapat tersebut dilakukan pembahasan mengenai berbagai aspek yang perlu dipersiapkan agar pelaksanaan pemberian vaksin HPV dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. C. Tujuan Kegiatan Rapat persiapan ini bertujuan untuk: Mengoordinasikan persiapan pelaksanaan kegiatan pemberian vaksin HPV. Membahas rencana dan mekanisme pelaksanaan vaksinasi. Mempersiapkan kebutuhan administrasi, pendataan peserta, serta sarana dan prasarana pendukung. Menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mendukung kelancaran kegiatan. Meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya kesehatan perempuan dan upaya pencegahan kanker serviks. D. Pokok Pembahasan Dalam rapat persiapan, beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi: Perencanaan pelaksanaan kegiatan, termasuk penyusunan rencana kegiatan dan pengaturan teknis acara pemberian vaksin HPV. Pendataan calon peserta, untuk memastikan tersedianya data peserta yang akan mengikuti kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Koordinasi dengan pihak terkait, khususnya mengenai kesiapan tenaga kesehatan, pelayanan vaksinasi, serta informasi yang perlu disampaikan kepada calon peserta. Persiapan sarana dan prasarana, guna menunjang kenyamanan, keamanan, dan kelancaran pelaksanaan kegiatan. Penyampaian informasi dan edukasi, mengenai manfaat vaksin HPV serta pentingnya upaya pencegahan kanker serviks. Evaluasi kesiapan kegiatan, sebagai langkah untuk mengidentifikasi kebutuhan dan hal-hal yang masih perlu ditindaklanjuti sebelum hari pelaksanaan. E. Hasil yang Diharapkan Melalui rapat persiapan ini, diharapkan seluruh aspek penyelenggaraan kegiatan pemberian vaksin HPV dapat dipersiapkan secara optimal. Koordinasi yang baik antara pengurus DWP KESDM dan pihak terkait diharapkan dapat mendukung pelaksanaan vaksinasi yang tertib, lancar, dan sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran anggota mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta melakukan upaya pencegahan kanker serviks melalui informasi yang tepat dan layanan vaksinasi yang sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan. F. Penutup Rapat persiapan acara pemberian vaksin HPV merupakan salah satu bentuk perhatian dan komitmen Dharma Wanita Persatuan Kementerian ESDM terhadap kesehatan perempuan. Melalui persiapan dan koordinasi yang matang, diharapkan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat bagi para peserta. DWP KESDM senantiasa mendukung berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan perempuan, penguatan keluarga, dan terwujudnya kesejahteraan keluarga.
(E.IX) Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Leuwimunding Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nama Kegiatan: Lomba Fashion Show Hari/Tanggal: Kamis/22 Oktober 2026 Waktu: 08.30- 10.00 WIB Tempat: Lapangan SMKN 1 LEUWIMUNDING Kabupaten Leuwimunding Bidang: Pendidikan Penyelenggara: DWP Unit SMKN 1 LEUWIMUNDING Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Jumlah Partisipan: 25 orang Jumlah Pengurus DWP unit: 25 orang Jumlah Pengurus DWP KCD IX yang hadir: 1 orang 1. Ny. Irma Deni Krisdianto (Anggota Bidang Sosial Budaya DWP KCD XI sekaligus Ketua DWP Unit SMKN 1 Leuwimunding) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Leuwimunding Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX mengadakan Lomba Fashion Show dalam rangka memperingati hari Santri yang diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026 pada jam 08.30 sampai jam 10.00 bertempat di Lapangan SMKN 1 Leuwimunding dan dihadiri oleh 25 orang partisipan, 25 orang anggota DWP unit, serta dihadiri oleh 1 orang pengurus DWP KCD IX anggota Bidang Sosial Budaya (Ny. Irma Deni Krisdianto), Kegiatan fashion show diawali dengan proses registrasi ulang peserta dan pembagian nomor urut tampil. Setelah itu, peserta bersiap sesuai urutan yang telah ditentukan. Acara dilanjutkan dengan penampilan fashion show, di mana setiap peserta memperagakan busana Muslim dengan penuh percaya diri di atas runway, diiringi musik pengiring. Saat peserta tampil, Selama penampilan berlangsung, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan kriteria yang telah ditentukan seperti kesesuaian tema, kepercayaan diri, teknik berjalan, dan kreativitas. kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang, penyerahan hadiah kepada para juara, juaranya yaitu: Juara 1 : Ny. Meli Dwi Juara 2 : Ny. Linda Juara 3 : Ny. Imas Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penutupan acara. Tujuan Kegiatan: - Meningkatkan rasa percaya diri anggota Dharma Wanita Persatuan dalam menampilkan potensi diri di depan umum. - Menjadi wadah kreativitas anggota dalam bidang fashion, khususnya dalam memadu padankan busana yang rapi, sopan, dan menarik. - Menumbuhkan rasa cinta terhadap Keislaman dan busana menutup aurat terutama dalam penggunaan gamis atau busana Muslim Pembuat Laporan: Ny. Irma Deni Krisdianto
LAPORAN MENGIKUTI BAKTI SOSIAL SEKOLAH RAKYAT
Bidang : sosial Budaya
Program kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan: Bakti sosial
Nn.Maulia Pratiwi selaku anggota Bidang sosial Budaya DWP DINSOS PMD mendampingi Ny Dra Harti MM,selaku Penasehat DWP DINSOS PMD dalam acara Kunjungan Bapak Kapolda Jawa Tengah Ir .pol Roy Hardi Siahaan S.H MIK MH ,Ke Sekolah Rakyat SR 35 Wonosobo
bertempat di desa candiyasan Reco Kertek Wonosobo .
Pada hari tanggal Rabu 21 Oktober 2026
Pada pukul.14. 00Wib _ 15.00 Wib
Peserta
1. Bp Kapolda jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan S.H ,S.I.K ,M.A
2. Bp Bupati Wonosobo Bp Afif Nurhidayat Sag
3. Kapolres Wonosobo AKBP Ricky purna Atmaja sik MH
4. Setda Wonosobo Bp.H Mohamad Kristijadi
5. Kepala Dinas Sosial PMD Ny. Dra Harti MM
6. Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 35 ny Anik Wulandari Permana
7. Jajaran Pemerintah Kabupaten Wonosobo
Anak- Anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik semangat inilah yang tercermin dalam kunjungan Kapolda Jawa Tengah Irjen polisi roy Hardi Siahaan ke sekolah rakyat terintegrasi satu Wonosobo pada hari Rabu 21 Oktober 2026 didampingi bupati Wonosobo Afif nur Hidayat Kapolres Wonosobo AKBP Ricky purna Atmaja sik MH serta jajaran Pemerintah Kabupaten Wonosobo khususnya Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan desa kunjungan ini menjadi momentum untuk memberikan semangat motivasi dan arahan kepada para siswa agar senantiasa tekun belajar percaya pada kemampuan diri ,serta berani menggapai cita-cita .Kepedulian tersebut juga diwujudkan melalui penyerahan tali asih dalam kegiatan bakti sosial Polda Jawa Tengah kepada sejumlah siswa dan pihak sekolah berupa bantuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan yang diperlukan bukan sekedar kunjungan tetapi juga tentang perhatian kebersamaan dan komitmen ,untuk mendukung anak-anak ,agar terus tumbuh berkembang dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik .Karena dibalik setiap anak yang berani bermimpi ada kepedulian dan dukungan yang menguatkan langkahnya.
Manfaat DWP mengunjungi sekolah Rakyat
• memberikan Dukungan moral dan motivasi belajar agar para siswa tetap semangat mengejar cita-cita dan percaya diri meski berada di tengah keterbatasan.
• Penanaman nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan karakter budi pekerti yang luhur.
Penyusun laporan ny Ardi setianto sekretaris DWP DINSOS PMD
Dharma wanita persatuan Diskominfotik provinsi Bengkulu hari ini selasa 20 Oktober 2026 menyelenggarakan pertemuan rutin, pertemuan ini dilaksanakan di aula dinas kominfotik Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota DWP Diskominfotik Provinsi Bengkulu. adapun susunan petugas dan pihak yang beperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut : Penanggungjawab acara Bidang e-Governenement, Master of Ceremoni (MC) Ibuk Intan, Derigen Ibu Novi, Pembaca doa Ibu Veni, Narasumber bapak Samadi, seluruh unsur yang terlibat menunjukan kerjasama dan koordinasi yang baik sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib, lancar dan penuh hidmad. acara dibuka secara resmi oleh ibu intan selaku MC yang memandu jalannya kegiatan. setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan menyanyikn lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars DWP yang dipimpin oleh Dirigen Ibu Novi dan diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat dan rasa bangga sebagai anggota organisasi DWP. selanjutnya acara memasuki sambutan, sambutan pertama disampaikan ketua DWP Diskominfotik Ibu Lydia Rakhmawaty, beliau menyampaikan bahwa pertemuan rutin ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga sarana menambah wawasan dan keterampilan anggota, melalui kegiatan sosialisasi produksi bibit jamur dan media tanam belia berharap anggota DWP dapat memperoleh pengetahuan dan Inspirasi untuk mengembangkan usaha budidaya jamur sebagai salah satu peluang meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Acara dilanjutkan dengan sambutan penanggungjawab acara yang disampiakna oleh nyonya Revi Ilham. setelah mendenganrkan sambutan acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipandu oleh Ibu Veny, setelah pembacan doa berjalan dengan hidmat acara dilanjutkan dengan mendengarkan pemaparan materi dari narasumber Bapak Samadi dengan Tema Sosialisasi Produksi Bibit Jamur dan Media Tanam Jamur (Bagloq), beliau menjeleskan bibit jamur adalah bahan tanaman yang mengandung miselium jamur yang digunakan untuk menumbuhkan jamur. baglog adalah media tanam jamur yang umumnya terbuat dari serbik geregaji, bekatul, kapur dan air dengan komposisi yang sesuai, media ini diperoses melalui sterilisasi sebelum di inokulasi dengan bibit jamur. setelah pemaparan materi acara dilanjutkan dengan pengocokan arisan dan doodrprize. #DWPCerdasLiterasi #DWPCerdasMengajar#DWPCerdasBerdaya#DWPCErdasKreatif#DWPHijau#DWPSehat#DWPPeduli
Suasana penuh khidmat dan kebersamaan memenuhi halaman Pendopo Ronggo Djuemeno, Caruban, Kabupaten Madiun, pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Madiun merayakan puncak Peringatan Hari Santri Tahun 2026 sebagai bentuk penghormatan mendalam atas kontribusi besar kaum santri dan ulama bagi bangsa. Ditengah perhelatan agung tersebut, tampak hadir Ibu Nurul Velly Murdianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun. Kehadiran beliau bersama jajaran tokoh masyarakat, organisasi wanita, serta jajaran Forkopimda menunjukkan dengan penuh penguatan nilai nilai keagamaan dan kebangsaan di wilayah Kabupaten Madiun. Acara utama diisi dengan upacara bendera yang diisi oleh Bupati Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto. Ratusan peserta yang terdiri dari para santri, ulama, aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan dari berbagai instansi mengikuti seluruh rangakaian upcara dengan penuh khusyuk dan tertib. Suasana makin berkesan ketika bendera merah putih berkibar gagah diiringi lagi kebangsaan. Dari amanatnya, Bupati Madiun membacakan pidato resmi Mentri Agama Republik Indonesia. Belaiu menekankan bahwa Peringatan Hari Santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober merupakan momentum bersejarah penting untuk mengenang kewajiban membela tanah air, sebagaimana tercetus dalam resolusi jihad yang dimaklumatkan oleh Kyai Hachid Hasyim Ashari pada tahun 1940 silam. Peringatan tahun ini mengusung tema nasional santri menguatkan negri menuju Indonesia emas. Melalui tema ini, seluruh elemen masyarakat diingatkan kembali akan peran strategis santri dalam mengisi kemerdekaan. Jika pda masa lalu perjuangan diwujudkan dalam perlawanan fisik untuk mempertahankan kedaulatan, maka hari ini santri dipanggil untuk menguatkan negri melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta pembentukan akhlakul karimah. Santri modern diharapkan mampu berkuprah luas diberbagai bidang mulai dari pengusaha hingga pemimpin masa depan dengan senantiasa berpegang teguh pada prinsip manjadda wajjada. Kehadiran Ibu Nurul Velly Murdianto dalam kegiatan ini mencerminkan kuatnya keterlibatan unsur Badan Usaha Milik Daerah dan organisasi perempuan dalam menyokong sinergi antar ulama dan umara. Keikutsertaan beliau beserta tokoh penting lainnya menegaskan komitmen bersama bahwa pembangunan daerah tidak hany berfokus pda kemajuan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, melainkan pda pembinaan karakter spiritual serta mentalitas moral masyarakat. Selain pelaksanaan upacara bendera, rangkaian peringatan di Caruban ini turut dimeriahkan oleh penampilan seni budaya islami yang memukau para hadirin. Sebagai penutup perhelatan, Pemerintah Kabupaten Madiun juga menyerahkan sejumlah penghargaan pada para santri dan lembaga pesantren yang berprestasi atas dedikasi nyata mereka dibidang pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat. Melalui momentum Hqri Santri 2026 ini, seluruh puhak berharap sinergi harmonis yang telah terjalin dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang semakin religius, mandiri, sejahtera dan siap menyongsong masa depan.
Kegiatan Pembelajaran Pemanfaatan Lahan pekarangan untuk Memenuhi Kebutuhan Rumah Tangga oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. DWP PUPR melaksanakan kegiatan pembelajaran pemanfaatn lahan pekarangan memlalui penanaman sayuran untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kegiatan pembelajaran dan praktik pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam berbagai jenis sayuran untuk memenuh kebutuhan pangan keluarga. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita DWP PUPR bersama jajaran pengurus pada hari Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 16.00 WITA di Desa Topoyo Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota DWP PUPR dalam mengoptimalkan lahan pekarangan agar lebih produktif, sekaligus mendorong kemandirian pangan keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga, serta membiasakan pola hidup sehat melalui konsumsi sayuran hasil tanam sendiri. Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman tentang bagaimana lahan di sekitar rumah dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran sesuai kondisi dan ketersediaan ruang. pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diubah menjadi area produktif yang memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, DWP PUPR mendorong para anggota untuk menerapkan kebiasaan menanam sayuran dilingkungan rumah masing-masing. Selain menghasilkan bahan pangan yang lebih segar, kegiatan berkebun di pekarangan juga dapat menjadi langkah sederhana untuk menghemat pengeluaran belanja keluarga dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. kegiatan berlangsung sebagai bentuk pembelajaran bersama yang menekannkan bahwa ketahan pangan keluarga dapat dimulai dari rumah sendiri. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara bijak, setiap keluarga diharapakan mampu berkontribusi dalam mewujudkan rumah tangga yang lebih mandiri, sehat, dan produktif. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui kegiatan edukatif yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga. Salah satunya melalui pembelajaran pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam sayuran dengan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kegiatan ini menjadi langkah yang nyata dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan keluarga. Melalui peran aktif Ketua DWP PUPR beserta jajaran pengurus, diharapkan semakin banyak keluarga yang terinsipirasi untuk menjadikan pekarangan rumah sebagai sumber pangan yang bermanfaat.