Kota Pagar Alam) Dharma Wanita Kementerian Agama Kota Pagar Alam telah mengikuti kegiatan, Bidang : ekonomi Program koperasi Keterangan Program : kelihatan koperasi Ketua DWP Kemenag Kota Pagar Alam Ny.Dwi Yunidarr Albarr.. Hari ini, Kamis, 15 Januari 2026, menjadi hari yang sangat penting bagi MTs Negeri 1 Pagar Alam dan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Pagar Alam. Kepala MTs Negeri 1 Pagar Alam, Ibu Elvi Anita, SM, dan Ibu Nilza, S.Pd, anggota Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Pagar Alam, mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026 dan Persiapan Kedatangan Auditor Eksternal. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk membahas strategi dan langkah-langkah yang perlu diambil dalam melaksanakan anggaran tahun 2026, serta mempersiapkan kedatangan auditor eksternal yang akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap kinerja lembaga. Dengan adanya rapat ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan meningkatkan akuntabilitas lembaga. Ibu Elvi Anita dan Ibu Nilza, S.Pd, sangat aktif dalam mengikuti rapat koordinasi ini, dengan memberikan kontribusi dan saran-saran yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran dan persiapan auditor eksternal. Kegiatan ini menunjukkan komitment Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Pagar Alam dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kota Pagar Alam) Dharma Wanita Kementerian Agama Kota Pagar Alam telah mengikuti kegiatan, Bidang : pendidikan Program sekolah yang dibina Keterangan Program : kegiatan memperingati isra mi'raj nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam Ketua DWP Kemenag Kota Pagar Alam Ny.Dwi Yunidarr Albarr melalui ny Karnila ny Karnila JUM'AT 23 JANUARI 2026 menghadiri kegiatan peringatan Isro Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di lapangan MTs Negeri 1 Kota Pagar Alam bersama ustadz isromadani menjadi momen penuh hikmah untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Acara ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha Berjamaah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, disusul dengan lantunan selawat nabi. Suasana religius semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Dalam sambutannya, Wakil Kurikulum Bapak Subhansyah, S.Pd. M.Pd menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Isromadani Para siswa tampak antusias mendengarkan materi yang disampaikan. Untuk menghidupkan suasana, Ustadz juga memberikan kuis interaktif dan mendapatkan Door prize yang disambut gelak tawa dan kecerian.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Melaksanakan Anjangsana dan pemberian bantuan sosial (tali asih) kepada anggota DWP DKPP yang telah purna tugas. Bidang : Sosial Budaya. Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan. Kegiatan : Bantuan Sosial. Keterangan Program : Pelaksana: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep. Hari/Tanggal : Kamis/ 22 Januari 2026. Pukul : 11.00 WIB sampai 13.30 WIB . Peserta : diikuti oleh 4 orang pengurus DWP DKPP, di antaranya: 1. Ibu Nur Putria Qadarsih selaku Ketua DWP DKPP, 2. Ibu Rina Suryandari selaku Wakil Ketua II, 3. Ibu Nur Hafidah selaku Bendahara, 4. Ibu Syamsiati Wardani selaku Anggota Bidang Pendidikan. Lokasi: Rumah Ibu Nia Edyanto, Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Acara : Anjangsana dan pemberian bantuan sosial (tali asih) kepada anggota DWP DKPP yang telah purna tugas. Rangkaian Kegiatan : Pada hari Kamis, 22 Januari 2026, pukul 11.00 WIB, rombongan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman Ibu Nia Edyanto yang telah memasuki masa purna tugas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP DKPP. Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan penuh kehangatan dan keramahan oleh Ibu Nia Edyanto. Suasana kekeluargaan terasa sangat kental, disertai rasa haru dan bahagia dalam pertemuan tersebut. Kegiatan anjangsana ini menjadi wujud nyata perhatian serta penghargaan DWP DKPP atas dedikasi dan pengabdian Ibu Nia Edyanto selama aktif menjadi bagian dari organisasi. Dalam kesempatan tersebut, DWP DKPP menyerahkan tali asih sebagai bentuk bantuan sosial dan kenang-kenangan. Penyerahan dilakukan dengan penuh kehangatan serta diiringi doa bersama agar Ibu Nia Edyanto senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa purna tugas.Selama kegiatan berlangsung, terjadi perbincangan hangat yang diisi dengan cerita, kenangan, dan pengalaman selama mengikuti berbagai kegiatan Dharma Wanita Persatuan. Momen ini semakin mempererat rasa kebersamaan dan menegaskan bahwa ikatan kekeluargaan dalam organisasi tetap terjaga meskipun anggota telah purna tugas. Sebelum kegiatan berakhir, rombongan dan Ibu Nia Edyanto melaksanakan foto bersama sebagai dokumentasi. Kegiatan ditutup dengan doa serta harapan agar silaturahmi antara DWP DKPP dan seluruh anggotanya senantiasa terjaga. Penulis Laporan : Sri Suwarni
Kota Pagar Alam Dharma Wanita Kementerian Agama Kota Pagar Alam telah mengikuti kegiatan, Bidang : pendidikan Program pendidikan non formal Keterangan Progrformal lomba reporting tingkat provinsi DWP kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Ketua DWP Kemenag Kota Pagar Alam Ny.Dwi Yunidarr Albarr melalui Suzie Hery Sandy Darudin hari Senin tanggal 19 Januari tahun 2026 Ibu Suzie Hery Sandy pengawas sekolah hari ini merasa senang dan bahagia karena dapat penghargaan dari Kepala kantor kementerian Agama Kota Pagaralam karena mendapat juara III tingkat Provinsi Sumatera Selatan dalam meliput kegiatan Dharma wanita persatuan kementerian Agama Kota Pagar Alam "Allah cinta kepada seseorang yang bekerja dengan baik dan profesional (itqan) dalam pekerjaannya." (HR. Tabrani) .selain dari pada itu kepala kantor kementerian Agama Kota Pagar Alam Selamat kepada Ibu Suzie Hery Sandy, Admin E-Reporting DWP Kementerian Agama Kota Pagar Alam, atas prestasinya sebagai Juara E-Reporting Tingkat Provinsi! Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras Ibu Suzie dalam meningkatkan kualitas pelaporan dan transparansi data di tingkat provinsi. Dengan kemampuan dan semangat yang tinggi, Ibu Suzie telah membuktikan bahwa dengan teknologi dan inovasi, kita dapat mencapai hasil yang luar biasa. Prestasi ini juga merupakan kebanggaan bagi DWP Kementerian Agama Kota Pagar Alam dan seluruh tim yang telah mendukung dan bekerja sama dengan Ibu Suzie. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi yang lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Terima kasih, Ibu Suzie, atas kontribusi dan dedikasi Anda!
Pada hari Minggu, tanggal 25 Januari 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Anak, Ny. Ariana Rajman, turut melaksanakan kegiatan menabung sampah di Bank Sampah Andalan yang berlokasi di Taman Nukila, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Kota Ternate Tengah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DWP Kota Ternate, Ny. Hasmiaty H. Rizal, yang ikut berpartisipasi dalam menabung sampah sekaligus memantau proses penimbangan sampah yang dilakukan pada kesempatan tersebut. Bank sampah memiliki berbagai manfaat yang sangat penting bagi lingkungan dan masyarakat secara keseluruhan. Manfaat utama dari keberadaan bank sampah adalah membantu mengurangi penumpukan sampah. Beberapa jenis sampah memang dapat terurai secara alami dalam waktu tertentu, namun ada pula jenis sampah yang sangat sulit terurai, seperti plastik. Melalui upaya aktif masyarakat dalam mengumpulkan dan menyetorkan sampah plastik ke bank sampah, volume penumpukan sampah dapat ditekan secara signifikan, sehingga lebih mudah untuk dikelola. Selain itu, gerakan memilah dan menyetorkan sampah ke bank sampah juga berkontribusi besar dalam mencegah pencemaran lingkungan. Sampah yang tidak terurai, seperti plastik, jika dibiarkan berakhir di lautan, akan mencemari ekosistem laut serta membahayakan kelangsungan hidup makhluk laut. Dengan adanya bank sampah, masalah ini dapat diminimalkan secara efektif. Manfaat lainnya adalah bank sampah dapat memberikan dampak positif dari segi sosial dan ekonomi bagi anggota DWP maupun masyarakat luas. Aktivitas di bank sampah mendorong kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dengan cara memilah dan mengolahnya secara benar. Hal ini tidak hanya meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan tetapi juga memberikan peluang ekonomi, seperti menghasilkan pendapatan tambahan atau menambah kas organisasi dengan hasil dari pengelolaan sampah tersebut. Inisiatif ini bahkan mampu membuka peluang kerja baru sehingga manfaatnya menjadi lebih luas. Bank Sampah Andalan sendiri merupakan salah satu program kerja unggulan DWP Kota Ternate yang juga didukung oleh berbagai unsur pelaksana. Salah satu aktivitas utama dari bank sampah ini adalah memilah jenis sampah yang telah terkumpul, kemudian menimbangnya. Sampah-sampah tersebut umumnya berasal dari rumah tangga para anggota dan terdiri atas berbagai jenis seperti botol minuman kemasan, kaleng bekas, plastik campuran, karton bekas, hingga buku-buku yang memerlukan waktu lama untuk terurai. Setelah timbangan dilakukan, berat masing-masing jenis sampah dicatat ke dalam buku tabungan dan dikonversi menjadi sejumlah nilai rupiah sesuai dengan beratnya. Pada kegiatan yang dilaksanakan tanggal 25 Januari 2026 tersebut, DWP DPPKB berhasil menabung botol plastik minuman seberat 4,5 kilogram dan kardus seberat 6,7 kilogram. Proses menabung seperti ini bukan hanya memberi manfaat ekonomi langsung bagi anggotanya tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan. Bank Sampah Andalan telah berhasil menggandeng ratusan nasabah dari berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anggota PKK, DWP unsur pelaksana di seluruh wilayah Kota Ternate, hingga masyarakat umum yang semakin antusias bergabung. Gerakan ini juga mulai merambah ke sektor pendidikan dan instansi pemerintahan sehingga diharapkan penyelesaian masalah pengelolaan sampah dapat lebih optimal di masa mendatang. Sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Ternate, DWP DPPKB Kota Ternate berkomitmen mendukung penuh program pemerintah terkait penanganan sampah melalui gerakan memilah dan menabung sampah di bank sampah. Langkah kecil seperti ini memiliki dampak yang besar bagi kelangsungan hidup bumi yang lebih bersih dan lestari. Pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh lapisan masyarakat, termasuk organisasi Dharma Wanita Persatuan yang telah mengintegrasikan kegiatan ini ke dalam program kerja bidang sosial budaya dengan menitikberatkan pada budaya cinta lingkungan. Pembuat Laporan : Ny. Ariana Rajman
Rapat anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ternate yang sekaligus menggelar rangkaian perayaan Isra Mi'raj berlangsung pada hari Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di aula kantor Wali Kota Ternate, Jalan Pahlawan Revolusi, Kecamatan Kota Ternate Tengah. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Ny. Ariana Rajman, bersama empat anggota lainnya yang terdiri dari Ny. Irmawati Ridwan, Ny. Nurlaila Hairil, Ny. Rasdiyani, Ny. Susilawati. Penasehat DWP Kota Ternate, Ny. Hj Marliza M.Tauhid Soleman turut hadir bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ibu Rukmini A. Rahman, Staf Ahli Ibu Ardini Rajilun, Ketua DWP Kota Ternate, Ny. Hj. Hasmiaty H. Rizal Marsaoly serta diikuti para Ketua Unsur Pelaksana dan anggota lainnya. Kegiatan dimulai pada pukul 14.00 dengan pembacaan surah Al-Fatihah dan istighfar Rajab yang dipimpin oleh Ustadzah Marnun Lajau, sebagai bentuk pembuka yang menenangkan suasana acara. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh ananda Muhammad Fadlan Tahakotu serta tausiah penuh makna tentang hikmah Isra Mi'raj yang dipersembahkan oleh Ustadz H.M. Saleh Sakolah, S.Ag. Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni "Refleksi Spiritual Perempuan di Tengah Dinamika Perubahan Zaman", memberikan pesan mendalam kepada seluruh anggota DWP. Pesan ini menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendidik generasi penerus dengan menyisipkan nilai-nilai moral, sosial, serta spiritual di kehidupan sehari-hari. Dalam paparannya, sang ustadz menegaskan bahwa Isra Mi'raj bukanlah semata kisah sejarah yang dikenang, tetapi lebih kepada sebuah simbol perjalanan rohani dari kehidupan duniawi menuju kesadaran tertinggi. Peristiwa ini menggarisbawahi esensi perintah shalat lima waktu sebagai landasan utama ibadah bagi umat Muslim yang menjadi penanda ketaatan dalam menjalani kehidupan beragama. Usai peringatan Isra Mi'raj, agenda dilanjutkan dengan rapat anggota yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kota Ternate, Ny. Hj. Hasmiaty Rizal Marsaoly. Dalam kesempatan tersebut, Ketua menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua anggota atas lancarnya pelaksanaan acara ini meski kehadiran belum optimal akibat cuaca yang kurang mendukung namun dengan antusias para anggota tetap hadir. Selain itu, beliau juga menekankan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih DWP Kota Ternate sepanjang tahun 2025. DWP Ternate mendapat pengakuan dari DWP Pusat sebagai Unit Pelaksana paling aktif berdasarkan tata kelola petunjuk pelaksanaan sekaligus masuk ke dalam jajaran enam besar video terbaik inspiratif tahun tersebut. Memasuki tahun 2026, Ketua mengingatkan anggota bahwa efisiensi anggaran akan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama. Kolaborasi serta upaya kerja sama dari seluruh pihak anggota diharapkan mampu mendukung tercapainya program-program kerja DWP secara maksimal dalam tahun mendatang. Melalui rapat perdana ini, Ketua juga memberikan motivasi positif kepada para anggota untuk terus mendukung keberlangsungan perkembangan organisasi demi hasil yang lebih baik ke depan. Di akhir acara, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen mereka terhadap organisasi, Ketua DWP memberikan bingkisan kepada empat Ketua Unsur Pelaksana yaitu DWP Dinas Pemadam Kebakaran, DWP BPPRD, DWP Dinas Sosial dan DWP Dinas Perhubungan. Penghargaan ini diberikan atas kehadiran anggota terbanyak pada rapat perdana tahun ini sebagai wujud apresiasi organisasi terhadap partisipasi aktif para Unsur Pelaksana. Rangkaian acara resmi ditutup pada pukul 17.00 dengan sesi dokumentasi bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan seluruh anggota yang hadir. Laporan resmi kegiatan disusun oleh Ny. Hardini Taufan sebagai bentuk pelaporan yang terstruktur dan detail mengenai pelaksanaan acara peringatan Isra Mi’raj dan rapat perdana DWP Kota Ternate di tahun 2026 ini. Kemudian acara ditutup dengan dokumentasi bersama. Pembuat Laporan : Ny. Ariana Rajman
Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekretariat dcaerah Kabupaten Sumbawa barat Nyonya Huswatun Hasanah Hairul, S.Pd. menmghadiri acara Pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pejabat Tinggi Pratama. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat serta Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Bintang Bano Kabupaten Sumbawa Barat Periode 2026-2030 pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Paserang, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, dan dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST, M.Si didampingi Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., MMInov. Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf Rendra Agit Trisnawa, S.Sos., Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, SIK, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat drh. Hairul, MM, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa Barat Indah Poernomosari, SE, M.Ak., Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah KSB Badaruddin Duri, S.Psi., serta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 009/800.1.3.3/BKPSDM/2026 tanggal 23 Januari 2026, yaitu Syahril, ST, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah; Agusman, S.Pt., dari jabatan Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Daerah, dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia; serta Nurul Syaspri Akhdiyanti, SP, MP, yang sebelumnya menjabat Camat Sekongkang, dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Selain itu, Dewan Pengawas (Dewas) Perumdam Bintang Bano yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 100.3.3.2.163 Tahun 2026 adalah Denny Saputra, S.Pd., dengan masa jabatan selama empat tahun, terhitung sejak 2026 hingga 2030. Dalam Serangkaiannya, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST, M.Si. Menegaskan bahwa pelantikan pejabat merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kinerja pelayanan publik. Haji Amar, sapaan akrab Bupati Sumbawa Barat juga menekankan sejumlah strategi arahan khususnya kepada pejabat yang dilantik. Perhatian utama diarahkan kepada Dewas Perumdam Bintang Bano agar segera menuntaskan konektivitas infrastruktur pengolahan udara yang masih belum optimal. Menurut Bupati, permasalahan teknis yang berkaitan dengan sistem pengolahan dan distribusi udara harus segera diselesaikan dan diselesaikan secara terukur agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Bupati meminta jajaran terkait melakukan pemetaan kendala secara menyeluruh guna menetapkan langkah perbaikan yang tepat sasaran, sehingga Perumdam Bintang Bano dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan pada tahun 2026. Pada kesempatan yang sama, Bupati menekankan pentingnya percepatan implementasi Program KSB Maju Luar Biasa sebagai program strategis daerah yang harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Diungkapkan Bupati, Peraturan Bupati Sumbawa Barat tentang Program KSB Maju Luar Biasa saat ini sedang proses harmonisasi dengan Biro Hukum Provinsi Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, sinergi lintas perangkat daerah menjadi kekuatan terlaksananya program dengan baik, khususnya pada sektor pertanian dan ketahanan pangan. Koordinasi yang kuat, termasuk dengan Bulog, dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga hasil pertanian serta melindungi kepentingan petani di daerah. “Jangan tunggu petani memastikan masalah harga, baru kita turun. Dinas Dalam arahannya, Bupati juga meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan pengaturan tenaga non-ASN secara lebih terencana dan bertanggung jawab sebelum Januari 2026 berakhir. Pembagian tugas yang jelas dan berdasarkan kebutuhan organisasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kinerja aparatur pemerintahan dengan memastikan tidak adanya tenaga non-ASN di Kabupaten Sumbawa Barat yang dirumahkan. Menutup Arahnya, Bupati Sumbawa Barat menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk memastikan pelaksanaan program unggulan daerah agar berjalan secara optimal dan berkualitas. Bupati mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi dan kinerja, sehingga pada tahun ini tidak lagi muncul keluhan terkait Program KSB Maju, seiring dengan dilaksanakannya Program KSB Maju Luar Biasa yang diarahkan untuk mendorong terbentuknya klaster-klaster ekonomi baru di Kabupaten Sumbawa Barat.Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian harus harga ke lapangan. Bagaimana bisnis pertanian di setiap kawasan se-Kabupaten Sumbawa Barat seperti padi, jagung, palawija, dan lain-lain, harus sudah kita memahami dan berkuasai dari proses persiapan tanamnya sampai pemasaran hasilnya. Kita harus bisa menguasai siklus ini di semua tahap. Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Tiga pejabat menempati posisi strategis di Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat, yaitu Syahril, S.T., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kini sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan; Agusman, S.Pt., yang beralih dari Kepala Bagian Pemerintahan menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM); Nurul Syaspri Akhdiyanti, S.P., M.P., yang sebelumnya Camat Sekongkang kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP); serta Denny Saputra, S.Pd., menempati posisi Dewan Pengawas PERUMDAM Bintang Bano. Bupati Amar Nurmansyah memberikan arahannya pada seluruh ASN yang hadir, terutama pejabat yang dilantik. Pertama, atensi khusus kepada jajaran PERUMDAM Bintang Bano, Bupati menekankan pentingnya penyelesaian masalah konektivitas infrastruktur pengolahan air yang belum optimal. Ia meminta identifikasi kendala agar solusi terkait kendala tersebut dapat dioptimalkan dan PERUMDAM Bintang Bano dapat beroperasi secara sehat pada tahun 2026 ini. Lebih lanjut, Bupati menegaskan fokus pada program KSB Maju Luar Biasa, terutama terkait sektor pertanian dan peternakan. Koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Dinas Pertanian menjadi krusial dalam membentuk plasma-plasma penggerak. Target ambisius pun ditetapkan, seperti penyaluran bantuan sapi ke plasma pada bulan Juni. Tidak hanya itu, Bupati juga mengingatkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) untuk tidak menunggu petani mengeluhkan harga gabah, melainkan proaktif berkoordinasi dengan Bulog jauh-jauh hari. Ini penting guna memastikan harga gabah tetap stabil di atas standar pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram, sehingga petani tidak merugi. Sementara itu, untuk Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Bupati secara spesifik meminta koordinasi penggunaan tenaga kerja PTT yang tersisa, memastikan tidak ada yang dirumahkan dan segera menyusun rincian tugas PTT di setiap OPD sebelum akhir Januari. “Untuk kita semua, perlu kita fokus dengan program unggulan daerah, pastikan itu berjalan dengan sebaik baik baiknya. Mohon bantuan supaya setelah di tahun pertama program KSB Maju kita mulai, tahun ini harus sudah tidak ada keluhan lagi sambil kita jalan untuk klaster klaster ekonomi lainnya.” pungkas Bupati, menegaskan komitmen pemerintah terhadap implementasi program unggulan daerah.
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua UP Nyonya Hj. Rohana wahid beserta 5 orang anggota yaitu Nyonya Nurhalimah Hermansyah, S.Pd., Nyonya Yuyun Darmi Wiranji, SE, Nyonya Erda Afrianingsih Aufa Rahman, S.Pd., dan Nyonya Fitri wahyuni Sudirman telah mengikuti kegiatan Car Free Day yang dirangkaikan dengan Hari Keluarga Nasional ke 32 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sumbawa Barat bersama Bupati, Wakil Bupati Sumbawa Barat dengan Tema "Dari Keluarga Untuk Indonesia Maju" dilaksanakan MInggu, 25 Januari 2026 dari Jam 06.00 Wita sampai selesai di Jalan Bung Karno-Bung Hatta Komplek KTC Taliwang.Car Free Day dengan berbagai kegiatan berupa Jalan Santai, Senam Sehat, Pelayanan Cek Kesehatan oleh Dinas Kesehatan, Pembagian Doorprize, Bazar UMKM.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Organsasi Wanita, Beberapa Kepala OPD, PT. AMNT, serta warga masyarakat Sumbawa Barat pada umumnya.Hari Keluarga Nasional (Harganas) untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa, mengingatkan fungsi-fungsi keluarga, serta mempromosikan keluarga berkualitas dan sejahtera melalui program-program KB, dengan tema tahunan yang relevan "Dari Keluarga untuk Indonesia Maju". Tujuan & Makna Harganas: - Fondasi Bangsa Menegaskan bahwa keluarga adalah unit terkecil dan terpenting dalam membangun SDM berkualitas menuju Indonesia Maju. - Kebangkitan Gerakan KB: Mengingatkan akan pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, dan penekanan angka stunting. - Memperkuat Fungsi Keluarga: Mendorong revitalisasi peran agama, sosial budaya, kasih sayang, perlindungan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan dalam keluarga. - Kebersamaan & Karakter: Menumbuhkan rasa kebersamaan, kehangatan, dan komunikasi antar anggota keluarga. Harganas adalah momen tahunan yang penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan peran vital keluarga dalam mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik. Car Free Day yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tingkat Kabupaten Sumbawa Barat telah sukses diselenggarakan di Komplek KTC, Taliwang. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju” dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat serta organisasi wanita, termasuk Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP). Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai dan senam sehat bersama, dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, serta pembagian doorprize yang menambah antusiasme peserta. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan peran keluarga. Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan HARGANAS merupakan momentum penting untuk memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama dalam mendukung kemajuan bangsa. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan kesempatan kepada tiga perwakilan keluarga yang hadir untuk naik ke atas panggung sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi. Kehadiran dan partisipasi Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya, serta memperkuat peran perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Kegiatan : Melaksanakan Acara Ceramah Kesehatan Tentang "Penyakit Malaria". Hari, tanggal : Selasa, 13 Januari 2026. Waktu : 16.00 wib s/d selesai. Tempat : Ruang DWP UP RSUD HAMS Kabupaten Asahan, Jl Sisingamangaraja no. 310 Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Kota Kisatan Barat. Penyelenggara : DWP UP RSUD HAMS Kabupaten Asahan. Program Kegiatan : Bidang Pendidikan. Dibawakan oleh Ny. Dewi Kesuma Ahmad Yusri, Jumlah anggota yang hadir 17 orang yaitu : 1. Ny Melinda Soesilorini Kurniady Sebayang (Ketua DWP UP RSUD HAMS Kabupaten Asahan) 2. Ny Anita Jaya Philipus Manalu (Wakil Ketua), 3. Ny Rita Zahara Sofyan Nasution (Sekretaris), 4. Ny Nurmaidah (Wakil Sekretaris) 5. Ny Erni Yusnita Saprin Sanja (Bendahara), 6. Ny Irawati Yashanara (Ketua Bidang Ekonomi Sosial Budaya), 7. Ny Henny Afrida Wahyuadi (Ketua Bidang Pendidikan), 8. Ny Mardiah Sayuti (Wakil Bilang Pendidikan) 9. Ny Roslina Rudi Siagian (Sekretaris Bidang Pendidikan), 10. Ny Eko Budi Roby Pranata (Wakil Bilang Ekonomi), 11. Ny Dewi Kesuma Ahmad Yusri (Anggota Bidang Pendidikan), 12. Ny Sahmainim Rizal Efendi (Anggota Bidang Sosial Budaya), 13. Ny Ery Purwati Budi Armansyah Anggota (Bidang Sosial Budaya), 14. Ny Winda Andy Budiansyah ( Anggota Bidang Ekonomi), 15. Ny Sri Sugiarti Gunarto Saputra (Anggota Bidang Ekonomi) 16. Ny Erni Sundari Rudi Wijaya (Anggota Bidang Sosial Budaya), 17. Ny Adelina M Jufri Nasution (Anggota Bidang Ekonomi) Kegiatan Program : Bidang pendidikan : Ceramah Kesehatan Tentang "Penyakit Malaria". Tujuan kegiatan : Ceramah Kesehatan Penyakit Malaria adalah meningkatkan kesadaran akan penyakit tersebut dan mendorong tindakan preventif untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat malaria. Tujuannya meliputi : Edukasi tentang penularan : Memberikan pemahaman bagaimana malaria ditularkan (melalui gigitan nyamuk Anopheles betina) sehingga mengerti cara menghindari penularan. Promosi pencegahan : Mendorong penggunaan kelambu berinsektisida, membersihkan sarang nyamuk, menghindari gigitan nyamuk dan menggunakan obat anti-malaria profilaksis bila diperlukan Pengenalan gejala dini, Mengajarkan untuk mengenali gejala awal seperti demam, menggigil, sakit kepala, dan mual agar dapat mencari pertolongan medis segera. Pentingnya pengobatan yang tepat : Menekankan agar segera ke fasilitas kesehatan (Puskesmas, klinik, atau rumah sakit) untuk diagnosis dan pengobatan yang benar, serta tidak mengobati sendiri penyakit tersebut. Mengurangi stigma : Menghilangkan persepsi yang salah atau stigma terkait malaria di lingkungan. Meningkatkan partisipasi aktif : Mendorong partisipasi dalam program pengendalian malaria yang dicanangkan pemerintah setempat, seperti kegiatan pemberantasan sarang nyamuk secara massal. Harapan dari kegiatan : Ceramah kesehatan tentang penyakit malaria adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat malaria di daerah tersebut, serta mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, tangguh dan sadar akan pentingnya kesehatan lingkungan dan pencegahan penyakit menular. Pembuat laporan ; Ny Henny Afrida Wahyuadi,(Ketua Bidang Pendidikan), Operator Ny Nurmaidah (Wakil Sekretaris)
Ketua Dharma wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Nyonya Huswatun Hasanah hairul, S.Pd. menghadiri Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi pada hari Jum'at Tanggal 23 Januari 2026 pukul 08.30 wita sampai selesai bertempat di Mesjid Nurul Falah Lingkun gan Sebok Kelurahan Dalam Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan tersebut mengusung tema “Membersihkan Hati dan Jiwa Melalui Isra’ Mi’raj.” Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., MM.Inov, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K, Dandim 1628/SB Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan, S.Sos., M.Han, serta unsur Forkopimda lainnya. Turut hadir pula para Kepala OPD Pemda Kabupaten Sumbawa Barat, Asisten I, II, dan III Setda KSB, Staf Ahli Bupati, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Besar Nurul Falah dengan jumlah sekitar 250 orang. Suasana khidmat enkripsi Masjid Nurul Falah, Kecamatan Taliwang, saat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama masyarakat memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Jumat (23/1/2026).Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST, M.Si., Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., MMInov, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekedar agenda seremonial, melainkan momentum kebersamaan untuk memperkuat ikatan iman dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Peringatan ini menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan kesadaran spiritual, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu sarana penting untuk memancarkan dan mengintrospeksi tentang sejauh mana kadar keimanan dan ketakwaan dalam menjaga diri dan lingkungan sekitar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H.Amar Nurmansyah, ST,M.Si dalam Perayaannya saat memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Bupati melanjutkan bahwa melalui peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini diharapkan mampu menjadi tauladan sehingga mengubah perilaku kita kearah yang lebih baik. Bupati berharap hal ini bisa terus menjadi pengingat bagi seluruh warga Kabupaten Sumbawa Barat. “Meningkatkan ilmu pengetahuan menjadi bagian dari meningkatkan bentuk keimanan kita,” ungkap Bupati seraya mengajak untuk mengaktualisasikan peringatan ini dengan memperdalam ilmu agama dan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya menyampaikan harapan agar hikmah yang disampaikan penceramah dapat menjadi pegangan dalam meningkatkan keimanan dan keislaman. Momentum Isra Mi’raj diharapkan menjadi penyegaran spiritual, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah, menjaga akhlak mulia, memperkuat ukhuwah, serta meneladani kesabaran Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai ujian. Sementara itu, Dr. TGH. Badrun, M.Pd.I, Ketua MUI Prov NTB dalam ceramahnya menekankan bahwa setiap ujian dalam hidup tidak akan pernah melampaui kesanggupan hamba-Nya. Ia menjelaskan bahwa dibalik setiap kesulitan, Allah SWT selalu menyertai dengan hikmah dan kemudahan. Selanjutnya Ia juga menjelaskan berbagai kiasan peristiwa yang disaksikan oleh Nabi Muhammad SAW dalam Isra Miraj yang merupakan bentuk ancaman kekuasaan Allah agar manusia dapat menjadi golongan Ulil Albab (orang yang berakal), Ulil Abshar (orang yang memiliki penglihatan batin), dan Ulin Nuha (orang yang memiliki kecerdasan). Menutup ceramahnya, Beliau mengajak jamaah untuk terus memperbarui diri dalam menjalankan kewajiban maupun sunah, serta tekanan pentingnya menjalankan shalat lima waktu sebagai fondasi iman dan takwa. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sajaratul Yaqin, S.Pd. Acara inti diisi dengan ceramah agama oleh Dr. TGH. Badrun, M.Pd.I selaku Ketua Umum MUI Provinsi NTB. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa nikmat terbesar bagi seorang hamba adalah kemampuan untuk selalu bersyukur atas segala karunia Allah SWT. Ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mengingat dan mensyukuri nikmat Allah dengan memperbanyak ucapan Alhamdulillah wasyukurillah. Lebih lanjut disampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa bersejarah, tetapi merupakan perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha, yang sarat dengan hikmah penguatan iman, akhlak, dan refleksi diri, serta menjadi momen diterimanya perintah shalat lima waktu secara langsung dari Allah SWT. Isra dimaknai sebagai perjalanan horizontal yang melambangkan proses pendewasaan intelektual, sedangkan Mi’raj merupakan perjalanan vertikal sebagai simbol peningkatan spiritual menuju kedekatan tertinggi kepada Allah SWT. Shalat disebut sebagai Mi’rajnya orang beriman, sarana utama mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Isra Miraj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam ke langit untuk menerima perintah salat lima waktu. Kejadian ini terjadi dalam satu malam dan terbagi menjadi dua bagian: Isra, perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, dan Miraj, perjalanan spiritual ke langit hingga Sidratul Muntaha. Isra Miraj terjadi sekitar tahun ke-10 kenabian. Kala itu, Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam menghadapi tekanan berat setelah wafatnya Khadijah, istri beliau, dan Abu Thalib, pamannya. Peristiwa ini dikenal sebagai 'Aam al-Huzn' (Tahun Kesedihan). Isra dimulai ketika Nabi dibawa oleh Malaikat Jibril menggunakan Buraq, hewan berwarna putih yang sangat cepat. Setelah tiba di Masjidil Aqsa, beliau memimpin salat bersama para nabi terdahulu. Pada tahap Miraj, Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam naik ke lapisan langit ke-tujuh, bertemu para nabi seperti Nabi Adam, Nabi Musa, dan Nabi Isa, hingga mencapai Sidratul Muntaha. Dari perjalanan ini, umat Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk melaksanakan salat lima waktu. Isra Miraj memiliki tujuan mendalam dan mengandung hikmah yang relevan hingga kini untuk kehidupan umat Islam. Di antaranya yaitu: Meningkatkan Keimanan. Isra Miraj adalah peristiwa yang menguji keimanan umat Islam, terutama pada saat Nabi Muhammad SAW menyampaikan kisah ini kepada para sahabat. Beberapa orang meragukan keaslian cerita tersebut, tetapi mereka yang memiliki iman kuat, seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, langsung mempercayainya tanpa ragu. Peristiwa ini juga menekankan pentingnya iman kepada hal-hal gaib, seperti keberadaan malaikat, Sidratul Muntaha, dan kebesaran Allah SWT yang melampaui logika manusia. Dengan merenungi peristiwa Isra Miraj, kita diajak untuk memperkuat kepercayaan kepada kebesaran Allah SWT dan mempercayai bahwa segala sesuatu yang datang dari-Nya memiliki tujuan baik. Makna Salat dalam Kehidupan, Salat adalah salah satu pilar utama Islam yang diterima Nabi Muhammad SAW langsung dari Allah SWT pada peristiwa Isra Miraj. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya salat dalam hubungan antara manusia dan Allah SWT. Makna salat tidak hanya sebatas ibadah ritual, tetapi juga mencakup: Disiplin Waktu: Kewajiban salat lima waktu mengajarkan umat Islam untuk hidup teratur dan emprioritaskan waktu. Keseimbangan Spiritual dan Fisik: Gerakan salat seperti rukuk, sujud, dan berdiri mencerminkan harmoni antara tubuh dan jiwa. Komunikasi Langsung dengan Allah SWT: Salat adalah sarana umat Islam untuk menyampaikan doa, keluh kesah, dan rasa syukur langsung kepada Allah tanpa perantara. Melalui salat, umat Islam diajak untuk menjadikan ibadah sebagai prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi juga kebutuhan spiritual. Menguatkan Spiritualitas, Bagi Nabi Muhammad SAW, Isra Miraj terjadi pada masa-masa sulit dalam hidupnya, setelah kehilangan istri tercinta, Khadijah, dan pamannya, Abu Thalib, yang selalu melindunginya. Peristiwa ini menjadi bentuk penghiburan dari Allah SWT untuk menguatkan mental dan spiritual Nabi dalam menjalankan tugas kenabian yang penuh tantangan. Isra Miraj juga mengajarkan bahwa spiritualitas dapat menjadi sumber kekuatan utama dalam menghadapi tekanan hidup. Umat Islam diajak untuk tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik atau materi, tetapi juga memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Hikmah yang dapat diambil adalah: Dalam setiap kesulitan, ada pertolongan Allah SWT yang tidak terduga. Meningkatkan spiritualitas dapat memberikan ketenangan hati dan kekuatan untuk menghadapi segala cobaan. Pentingnya menjadikan ibadah sebagai sumber motivasi dalam kehidupan sehari-hari. Isra Miraj bukan hanya kisah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebuah pelajaran berharga tentang pentingnya iman, spiritualitas, dan hubungan dengan Allah SWT. Salat lima waktu, yang menjadi inti dari peristiwa ini, mengajarkan umat Islam untuk senantiasa menjaga komunikasi dengan Sang Pencipta. Lebih dari itu, Isra Miraj mengajarkan bahwa di balik setiap tantangan, selalu ada kekuatan dan pertolongan dari Allah. Pelajaran ini relevan bagi siapa saja yang ingin menjalani hidup dengan lebih bermakna, dengan memadukan nilai-nilai spiritual dan kesadaran akan pentingnya kedisiplinan, kebersihan, serta keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari. Penceramah juga mengajak agar peringatan Isra Mi’raj tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas shalat, dari sekadar kewajiban menjadi kebutuhan jiwa, serta menumbuhkan sikap optimis dalam menghadapi ujian kehidupan demi bersama-sama membangun Kabupaten Sumbawa Barat yang lebih baik.Kegiatan peringatan Isra Mi'raj ini diikuti juga oleh Wakil Bupati, Hj. Hanipah, S.Pt.,MMInov, Kepala BNN, Indah Poernomosari, SE, M.Ak., Dandim 1628 KSB, Letkol Inf Rendra Agit Trisnawa, S.Sos dan istri, Kapolres KSB, AKBP Zulkarnain, SIK, Kepala Dinas Arpusda, Hj. Erna Idawaty, SE, Staf Ahli Bupati Bidang Aparatur dan Kemasyarakatan, Sri Ayu Idayani, SE, MM, serta Ketua DWP KSB Ny. Huswatun Hasanah Hairul, S.Pd. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa dan berakhir pada pukul 10.35 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan oleh personel Polsek Taliwang. Dalam suasana yang khusyuk dan penuh ketenangan, peringatan Isra Mikraj ini menjadi pengingat bersama akan pentingnya keseimbangan antara peningkatan kualitas spiritual, intelektual, dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.