(Kota Pontianak) Sekretaris DWP Kemenag Kota Pontianak, Ny. Sumiati, mewakili Ketua DWP menghadiri undangan kegiatan Khataman Al-Qur'an dan Buka Puasa Bersama keluarga besar MAN 1 Pontianak pada Jumat, 13 Maret 2026. Acara ini dihadiri oleh Kasi Penmad, Aris Sujarwono, yang hadir mewakili Kepala Kemenag Kota Pontianak. Acara juga dihadiri Ketua Komite, Kepala madrasah serta seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan MAN 1 Pontianak. Bertempat di lingkungan madrasah, kegiatan diawali dengan prosesi Khataman Al-Qur'an sebagai puncak program tadarus Ramadan. Acara dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan Kepala MAN 1, Sholihin HZ dan dilanjutkan buka puasa bersama. Kehadiran unsur pelaksana DWP dalam agenda ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta sinergi antara organisasi dan tenaga kependidikan. Melalui suasana yang khidmat, diharapkan kebersamaan ini dapat terus memotivasi profesionalisme dan semangat spiritual di lingkungan madrasah.
Tanggal 27 Maret 2026, DWP Kementerian Luar Negeri menyampaikan bingkisan buah dan ucapan "Semoga lekas pulih dan bisa kembali beraktifitas seperti sediakala" kepada Ibu Nefertiti Admiral, Anggota Wakil Sekretaris Bagian Informasi DWP Kemlu, yang sedang dirawat di Rumah Sakit.
Tanggal 13 Maret 2026, DWP Kementerian Luar Negeri turut berpartisipasi dengan membuka booth yang menjual aneka snack, pada acara Bazar Ramadhan 1447 H yang diadakan oleh Asosiasi Diplomat Indonesia (ADI) bekerjasama dengan Masjid Nurul Iman Kemlu, di halaman lapangan tenis kantor Kementerian Luar Negeri, Jl. Taman Pejambon No. 9, Jakarta Pusat.
Tanggal 22 Maret 2026, Ketua dan beberapa perwakilan Pengurus DWP Kementerian Luar Negeri menghadiri undangan dari Penasihat DWP Kemlu, Ibu Marlyn Sugiono, pada acara silahturahmi dalam rangka Idul Fitri 1447 H di kediaman Menteri Luar Negeri, Jl. Widya Chandra, Jakarta Selatan.
Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan daerah Provinsi Jawa Timur
Dharma wanita Persatuan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Mojokerto telah melakukan kegiatan Percepatan Penurunan Stunting
Bidang : Sekretariat
Program : Unggulan, Stunting
Kegiatan Percepatan Penurunan Stunting
Latar Belakang
Kegiatan Program Percepatan Penurunan Stunting merupakan salah satu program kerja DWP UPT PPD Mojokerto yang bertujuan untuk membantu menurunkan angka stunting di Mojokerto pada umumnya dan di lingkungan sekitar pada khususnya. Stunting sendiri masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius dan penanganan berkelanjutan. Kondisi stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan upaya nyata dan sinergis dari berbagai pihak untuk mempercepat penurunan angka stunting, khususnya pada kelompok balita sebagai sasaran utama intervensi gizi.
Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DWP UPT PPD Mojokerto dengan Ponkesdes Sooko, dilakukan kegiatan percepatan penurunan stunting dalam bentuk pemberian bantuan gizi kepada balita sasaran. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan
Uraian Kegiatan
Berdasarkan Program kerja Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan UPT PPD Mojokerto tahun 2026, kegiatan pemberian bantuan stunting dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Maret 2026 pukul 09.30 WIB - Selesai, bertempat di Ponkesdes Sooko, Mojokerto. Kegiatan pemberian bantuan stunting ini bekerja sama dengan Puskesmas dan Posyandu setempat. Sasaran kegiatan ini adalah balita atas nama Afsha Almahyra dan Mohammad Kenzio Alfarizki yang teridentifikasi sebagai balita dengan risiko stunting dan membutuhkan dukungan tambahan dalam pemenuhan kebutuhan gizi harian.
Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting pada anak-anak, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT PPD Mojokerto turut berperan aktif melalui kegiatan sosial berupa pemberian bantuan gizi tambahan kepada anak-anak yang mengalami atau berisiko mengalami stunting. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sehingga mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Pemberian bantuan dilakukan secara berkala setiap bulan dengan jenis bantuan yang berfokus pada:
Hasil yang Diharapkan
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat respons positif dari keluarga penerima bantuan. Melalui kegiatan pemberian bantuan stunting ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan status gizi balita sasaran serta menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Sinergi antara DWP UPT PPD Mojokerto dan Ponkesdes Sooko diharapkan terus terjalin dengan baik demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Penulis laporan : Sekretaris Dharma Wanita Persatuan UPT PPD Mojokerto
(Kota Pontianak) Ketua DWP Kemenag Kota Pontianak, Ny. Citra Dewi Ruslan beserta pengurus, didampingi Kepala Kantor Kemenag, H. Ruslan, menyalurkan bantuan sosial dalam program "Gebyar Ramadan" di Panti Asuhan Ar-Ridho, yang beralamat di Jalan Budi Utomo Teluk Sahang 2, Siantan Hilir, pada Jumat (13/03/2026). Kunjungan ini merupakan manifestasi kepedulian spiritual untuk merangkul anak yatim di bulan suci Ramadan. Kehadiran rombongan DWP Kemenag Kota Pontianak ini disambut hangat oleh pimpinan panti, Ustaz Ridwan. Ny. Citra Dewi menyerahkan secara simbolis paket sembako dan tali asih sebagai bentuk dukungan moril serta materiil. Aksi nyata ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan upaya mendalam DWP untuk menguatkan ikatan batin dan memastikan kebahagiaan Ramadan dirasakan inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat. Sinergi ini diharapkan terus memupuk nilai moderasi dan harmoni sosial di Kota Pontianak.
(W.21)Laporan :
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang
DWP SMKN 1 PUJON Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian & Kesetiakawanan
Kegiatan : Bantuan Sosial
Program:
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 PUJON
2. Hari / Tanggal : Selasa, 5 Maret 2026.
3. Waktu : 11.00 WIB - Selesai.
4. Peserta : 3 orang pengurus bidang sosial
5. Tempat : Panti Asuhan Dusun Sebaluh
6. Acara : Pembagian parsel Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang.
Dengan susunan acara sebagai berikut :
1.Pembukaan
2.Pembacaan Doa
3.Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pujon
4.Pembacaan Al-qur’an.
5.Penutup
Latar Belakang Kegiatan
Kegiatan Bhakti Sosial merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang dilakukan oleh anggota Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 PUJON terhadap masyarakat sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa empati dan solidaritas antar sesama.
Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan dapat berperan aktif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Uraian Kegiatan
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa agar kegiatan berjalan dengan lancar. Selanjutnya Ketua Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 PUJON memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Bhakti Sosial berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako serta kebutuhan pokok lainnya.
Selanjutnya kegiatan Tadarus Al-qur’an dimulai
Kegiatan Bhakti Sosial ini dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 PUJON dengan penuh semangat kebersamaan dan kepedulian.
Anggota DWP SMKN 1 PUJON berharap agar kegiatan Bhakti Sosial ini dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat:
Hasil kegiatan
Melalui kegiatan Bhakti Sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan serta mempererat hubungan antara anggota Dharma Wanita Persatuan dengan masyarakat sekitar.
Kegiatan pembagian Parsel Lebaran selesai pada pukul 12.00 WIB dan ditutup dengan doa bersama.
Pembuat laporan : Nungky Nurprasetyaningsih, Petugas E-Reporting, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kab. Malang.
(Kota Pontianak) Pada Jumat (13/03/2026), Ketua DWP Kemenag Kota Pontianak, Ny. Citra Dewi Ruslan, didampingi langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, H. Ruslan, beserta jajaran pengurus DWP melaksanakan bakti sosial ke Pondok Pesantren/Panti Asuhan Fastabiqul Khairat. Lokasi kunjungan berada di Jalan Darma Putra Dalam, Gang Dwi Darma, Siantan, Pontianak Utara. Rangkaian kegiatan program "Gebyar Ramadan 1447 H" DWP Kemenag Kota Pontianak ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meringankan kebutuhan pangan santri. Kedatangan rombongan DWP Kemenag Kota Pontianak disambut hangat oleh pimpinan pondok, Ustaz Muhdi bersama santri. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Citra Dewi dan H. Ruslan menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan secara simbolis. Sinergi antara pimpinan institusi dan DWP ini merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam merangkul lembaga keagamaan, sekaligus memberikan dukungan moral bagi para santri agar tetap semangat beribadah di bulan suci Ramadan.
(Kota Pontianak) Ketua DWP Kemenag Kota Pontianak, Ny. Citra Dewi Ruslan, didampingi pengurus dan Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak H. Ruslan, melaksanakan aksi sosial "Gebyar Ramadan" pada Jumat (13/03/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan menebar kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 H. Salah satu agenda utama adalah kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Adabiy, Jalan Danau Sentarum. Dalam kunjungan tersebut, Ny. Citra Dewi menyerahkan bantuan secara langsung berupa paket sembako dan tali asih kepada pengurus dan para santri. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata kasih sayang dan dukungan moral DWP untuk membantu kebutuhan operasional pesantren serta kesejahteraan santri. Melalui program ini, DWP Kemenag Kota Pontianak berharap dapat meringankan beban sesama sekaligus mengasah kepekaan sosial anggota dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan religius.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Sumenep Bidang : pendidikan Program: pendidikan non formal Sub program: pelatihan Keterangan Program: 1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Sumenep melakukan kegiatan studi banding tanaman hidroponik 2. Hari/Tanggal : Sabtu, 14 Maret 2026 3. Pukul : 09. 00 WIB - Selesai 4. Tempat : Pusat Hidroponik Mely Pajagalan 5. Pakaian : Batik Dharma Wanita Persatuan 6. Dihadiri oleh : - Delapan orang pengurus yang terdiri dari Ny. Lilik (ketua), Ny. Indah (wakil), Ny. Hilma (bendahara), Ny. Sefrin (bendahara), Ny. Olivia (sekretaris),Ny. Nova (sosial budaya), Ny. Watik (sosial budaya) dan ny. Nelly (ekonomi). - Tujuh orang anggota yang terdiri dari Ny. Ratna, Ny. Iin, Ny. Mita, Ny. Kiki, Ny. Nurul, Ny. Yeni dan Ny. Mydi. - Narasumber dari Mely Hidroponik. 7. Narasi Kegiatan: Dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, khususnya terkait ketahanan pangan dan perubahan lingkungan, diperlukan langkah nyata yang mampu memberikan solusi berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan budidaya tanaman secara hidroponik. Metode ini dinilai efektif karena tidak memerlukan lahan luas, hemat air, serta mampu menghasilkan tanaman berkualitas tinggi. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep sebagai organisasi yang berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan anggotanya, terus berinovasi dalam menyelenggarakan kegiatan yang edukatif dan aplikatif. Salah satu kegiatan tersebut adalah studi banding budidaya tanaman hidroponik, khususnya tanaman selada dan pakcoy. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktis anggota DWP mengenai teknik budidaya tanaman hidroponik, khususnya selada dan pakcoy. tetapi juga sebagai bentuk nyata dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui metode pertanian ramah lingkungan, mendorong kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan terbatas di tengah kondisi dunia yang tidak menentu, seperti krisis pangan global dan perubahan iklim. Kegiatan studi banding ini dilaksanakan berdasarkan beberapa landasan hukum dan kebijakan yang relevan, antara lain Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang menekankan pentingnya ketahanan pangan berbasis kemandirian dan keberlanjutan, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengatur pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia terkait pengembangan pertanian modern dan urban farming serta program kerja DWP Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep Tahun 2026, khususnya pada bidang pendidikan dan sosial budaya. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Hidroponik Mely Pajagalan sebagai lokasi yang representatif dalam pengembangan budidaya tanaman hidroponik. Setibanya di lokasi kegiatan, rombongan peserta disambut dengan baik oleh pihak pengelola. Suasana lingkungan yang asri, bersih, serta tertata rapi dengan berbagai instalasi hidroponik memberikan kesan awal yang positif sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang nyata bagi para peserta. Rangkaian kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dipandu oleh panitia. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan studi banding ini sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pemanfaatan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan. Selain itu, beliau juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi anggota, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber yang merupakan praktisi berpengalaman di bidang hidroponik. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar budidaya tanaman hidroponik, jenis-jenis sistem hidroponik, serta keunggulan metode hidroponik dibandingkan dengan metode pertanian konvensional. Penyampaian materi dilakukan secara sistematis dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta. Selanjutnya, narasumber memberikan penjelasan secara lebih spesifik mengenai teknik budidaya tanaman selada dan pakcoy. Penjelasan mencakup tahapan proses mulai dari pemilihan dan penyemaian benih, pemindahan bibit ke dalam instalasi hidroponik, pengelolaan nutrisi, hingga teknik perawatan tanaman yang optimal sampai masa panen. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya keseimbangan nutrisi, pengaturan cahaya, serta kebersihan sistem dalam menunjang keberhasilan budidaya hidroponik. Untuk memperkuat pemahaman yang telah diberikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung. Dalam sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk mencoba secara mandiri tahapan-tahapan dalam budidaya hidroponik, mulai dari penyiapan media tanam hingga proses penanaman bibit. Pendampingan dilakukan secara langsung oleh narasumber dan tim pengelola, sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan dengan baik dan benar. Selama sesi praktik berlangsung, peserta menunjukkan partisipasi aktif melalui diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait kendala teknis yang mungkin dihadapi dalam penerapan hidroponik di lingkungan rumah, seperti pengelolaan nutrisi, perawatan tanaman, serta pemanfaatan ruang yang terbatas. Narasumber memberikan penjelasan secara rinci dan solutif, sehingga mampu menambah wawasan dan kepercayaan diri peserta untuk mencoba secara mandiri. Selain sesi praktik, peserta juga diajak untuk melakukan peninjauan langsung terhadap instalasi hidroponik yang telah dikembangkan di lokasi kegiatan. Peninjauan ini memberikan gambaran nyata mengenai hasil budidaya tanaman selada dan pakcoy yang tumbuh dengan baik dan berkualitas. Hal ini menjadi inspirasi tersendiri bagi peserta untuk mengembangkan budidaya serupa di lingkungan masing-masing. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan sesi diskusi dan evaluasi. Pada kesempatan ini, peserta diberikan ruang untuk menyampaikan kesan, pesan, serta refleksi terhadap kegiatan yang telah diikuti. Secara umum, peserta menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, serta mengungkapkan motivasi untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan seluruh peserta. Secara keseluruhan, kegiatan studi banding ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan berbasis keluarga. Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi kegiatan. Sumenep, 14 Maret 2026 Ny. Olivia (Tim e reporting) DWP Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep