e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/228835.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV KALIMANTAN BARAT

  • Oleh: Sekretariat
  • 07-09-2026

Landak - Pererat Silaturahmi, Majelis Taklim Khairun Nisa’ DWP Kemenag Landak Gelar Pengajian Rutin Bulanan NGABANG — Majelis Taklim Khairun Nisa’ Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Landak kembali menggelar pengajian rutin bulanan pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Surau Al-Ikhlas Kemenag Landak ini dimulai Ba'da Ashar, tepat pukul 15.30 WIB. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin secara khusyuk oleh Ny. Febriani Zulkifli, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ny. Helly Ummi Mustholihah Taufiqurrohman, S.Ag., M.E. Ketua Majelis Taklim Khairun Nisa’, Ny. Susi Indrawati Ya' Iswadi, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengajian rutin ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan dan memperdalam pemahaman keagamaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP Kemenag Landak. "Semoga kegiatan ini senantiasa membawa keberkahan bagi kita semua dan memperkuat kebersamaan dalam mendukung tugas-tugas organisasi maupun keluarga," ujarnya. Pengajian rutin ini merupakan program kerja berkala DWP Kemenag Landak yang diharapkan terus menjadi wadah pembinaan kerohanian bagi seluruh anggotanya.

../images/kegiatan/228834.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Musi Banyu Asin > DWP DINSOS

  • Oleh: Sekretariat
  • 07-09-2026

KETUA DWP KABUPATEN MUSI BANYUASIN DAN JAJARAN HADIRI SEMINAR NASIONAL OPTIMALISASI DAN HILIRISASI SAWIT BERBASIS KOPERASI Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa 11 Agustus 2026 – Langkah nyata mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi ditunjukkan oleh jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin. Hal ini terwujud melalui kehadiran mereka dalam kegiatan Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, yang diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2026, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat (Oproom) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, yang beralamat di Jalan Kolonel Wahid Udin, Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan berskala nasional ini mengusung tema sentral mengenai pengembangan industri kelapa sawit sebagai tulang punggung perekonomian daerah, yang diarahkan menuju nilai tambah maksimal melalui proses hilirisasi, dengan menempatkan koperasi sebagai pilar utama dan wadah pemberdayaan masyarakat yang inklusif. Kehadiran perwakilan organisasi Dharma Wanita Persatuan memberikan warna penting sekaligus menegaskan dukungan penuh dari unsur istri pegawai pemerintah daerah terhadap kebijakan dan program strategis pemerintah kabupaten di bidang ekonomi dan kemandirian masyarakat. KEHADIRAN PEJABAT DAN PENGURUS DWP Kehadiran jajaran pimpinan dan pengurus DWP Kabupaten Musi Banyuasin menjadi bukti nyata perhatian organisasi terhadap isu-isu strategis daerah. Rombongan dipimpin langsung oleh Ibu Siti Fatimah Syafaruddin, selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin. Beliau hadir didampingi oleh Ibu Rika Deny, yang menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin, yang juga memegang amanah ganda sebagai Pengurus sekaligus Bendahara Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin. Selain itu, turut hadir mendampingi dan berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan adalah: 1. Ibu Khairunnisa – Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin; 2. Ibu Fitriani – Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin. Kehadiran para ibu pengurus ini tidak hanya sebatas keikutsertaan seremonial, melainkan juga sebagai bentuk keterlibatan intelektual dan moral untuk memahami dinamika ekonomi daerah, potensi serta tantangan sektor kelapa sawit, serta peran strategis koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat luas. Kehadiran mereka juga mencerminkan kepedulian organisasi terhadap isu-isu pembangunan yang menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya terbatas pada aspek sosial dan kemanusiaan, namun juga mencakup aspek ekonomi produktif yang menopang kemakmuran daerah. LATAR BELAKANG DAN MAKSUD KEGIATAN Penyelenggaraan Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi dilatarbelakangi oleh kedudukan Kabupaten Musi Banyuasin sebagai salah satu sentra penghasil kelapa sawit terbesar di Provinsi Sumatera Selatan. Sektor perkebunan sawit telah memberikan kontribusi sangat besar terhadap pendapatan daerah, penyerapan tenaga kerja, dan perputaran ekonomi di tingkat pedesaan maupun perkotaan. Namun demikian, potensi besar ini belum sepenuhnya diimbangi dengan pengolahan lanjutan atau hilirisasi yang maksimal, sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh daerah dan petani masih terbatas pada penjualan bahan baku atau tandan buah segar. Di samping itu, peran koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat dan pilar demokrasi ekonomi memerlukan penguatan kapasitas, inovasi manajemen, serta perluasan akses ke dalam rantai pasok industri sawit yang modern dan efisien. Oleh karena itu, seminar nasional ini disusun dengan tujuan utama untuk: • Memberikan wawasan mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai strategi optimalisasi produksi, produktivitas, dan keberlanjutan budidaya kelapa sawit; • Menggali potensi serta peluang diversifikasi produk olahan sawit yang memiliki nilai jual tinggi dan pasar yang luas; • Merumuskan model-model kemitraan dan pengembangan koperasi yang kuat, mandiri, dan mampu menjadi pelaku utama dalam rantai nilai industri sawit; • Membangun persepsi yang seragam dan komitmen kolektif antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta elemen masyarakat untuk mendorong transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam menuju industri pengolahan yang berdaya saing; • Membuka wawasan baru bagi unsur organisasi sosial kemasyarakatan seperti Dharma Wanita Persatuan mengenai peluang ekonomi, pengembangan kewirausahaan berbasis keluarga, serta peran perempuan dalam mendukung kemajuan sektor strategis daerah. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang sangat strategis dan komprehensif, menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai latar belakang, baik dari kalangan pemerintah pusat, ahli perkebunan, praktisi industri, akademisi, hingga penggerak koperasi nasional. Seluruh rangkaian acara dirancang secara sistematis, mendalam, dan relevan dengan kondisi spesifik yang dihadapi oleh Kabupaten Musi Banyuasin. Potensi dan Tantangan Sektor Sawit di Musi Banyuasin Sebagai salah satu daerah penyangga utama perekonomian di Sumatera Selatan, luas lahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin terus berkembang dari tahun ke tahun, melibatkan ribuan petani plasma maupun swadaya yang tersebar di berbagai kecamatan. Sektor ini menjadi sumber penghidupan utama bagi sebagian besar penduduk, baik yang bekerja di tingkat budidaya, panen, maupun jasa pendukung lainnya. Namun, di balik kemegahan angka produksi tersebut, terdapat sejumlah tantangan mendasar yang menghambat perolehan manfaat ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan. Salah satu tantangan terbesar adalah dominasi penjualan bahan baku yang belum diolah. Selama ini, sebagian besar hasil panen petani berupa Tandan Buah Segar (TBS) langsung disalurkan ke luar daerah atau dijual ke industri pengolahan skala besar yang berpusat di wilayah lain. Akibatnya, nilai ekonomi yang tertinggal di Kabupaten Musi Banyuasin relatif kecil, dan peluang penciptaan lapangan kerja baru di sektor industri pengolahan lokal belum berkembang secara optimal. Hilirisasi sawit bukan hanya berarti membangun pabrik pengolahan, namun mencakup keseluruhan proses pemajuan ekonomi berbasis sumber daya lokal melalui pendalaman struktur industri, mulai dari pembibitan, budidaya, pengolahan primer, pengolahan lanjutan, hingga pemasaran produk jadi dan jasa pendukungnya. Selain itu, aspek keberlanjutan menjadi perhatian dunia saat ini. Pengelolaan perkebunan yang tidak memperhatikan prinsip lingkungan, tata kelola yang baik, dan kesejahteraan pekerja dapat menimbulkan risiko pasar dan hambatan perdagangan di tingkat global. Oleh karena itu, diperlukan transformasi menuju sistem pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta taat pada regulasi yang berlaku. Hal ini menuntut peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan di tingkat lokal, termasuk di dalamnya peran serta masyarakat luas. Peran Koperasi dalam Transformasi Ekonomi Daerah Koperasi memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam konstitusi dan sistem perekonomian nasional. Koperasi bergerak atas dasar asas kekeluargaan dan gotong royong, yang sangat sejalan dengan budaya masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin. Dalam konteks industri sawit, koperasi dipandang sebagai wadah yang paling tepat untuk memayungi kepentingan petani kecil, agar posisi tawar mereka meningkat di hadapan perusahaan besar maupun pasar yang kompetitif. Melalui koperasi, petani dapat bersatu untuk mengakses teknologi, permodalan, informasi pasar, sarana produksi yang murah, hingga fasilitas pengolahan dan pemasaran bersama. Koperasi yang kuat dan sehat dapat berperan sebagai agen pembawa perubahan yang mampu mengentaskan kemiskinan di pedesaan sawit. Namun, realitasnya, banyak koperasi yang masih menghadapi kendala lemahnya manajemen, keterbatasan modal, kurangnya SDM yang terampil, serta sistem kelembagaan yang belum tertib. Hal inilah yang menjadi fokus utama dalam seminar ini, yaitu bagaimana membenahi dan memberdayakan koperasi agar mampu menjadi pilar utama dalam bangunan hilirisasi sawit yang kokoh dan berpihak pada rakyat banyak. SUASANA PELAKSANAAN DAN PARTISIPASI Seminar berlangsung di Ruang Rapat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang terletak di Jalan Kolonel Wahid Udin, Sekayu, berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat diskusi. Ruangan yang representatif tersebut dipenuhi oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari unsur pimpinan perangkat daerah, asosiasi petani, pengurus koperasi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari unsur perempuan yang diwadahi dalam Dharma Wanita Persatuan. Suasana ruangan terasa sejuk dan tertata rapi dengan penataan tempat duduk yang mengutamakan jarak dan kenyamanan, dilengkapi perangkat visual dan audio yang memadai guna mendukung kelancaran penyampaian materi. Kehadiran Ibu Siti Fatimah Syafaruddin selaku pimpinan tertinggi DWP Kabupaten Musi Banyuasin disambut baik dan memberikan dorongan semangat tersendiri bagi seluruh peserta. Dalam kesempatan yang ada, Ibu Siti Fatimah menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya memandang sektor ekonomi, khususnya sawit dan koperasi, sebagai hal yang sangat vital. Menurutnya, kemajuan ekonomi daerah akan berdampak langsung pada kesejahteraan rumah tangga, keberlangsungan pendidikan anak, dan stabilitas kehidupan sosial masyarakat Musi Banyuasin. Beliau menekankan pentingnya peran perempuan dalam mengelola keuangan keluarga dengan bijak, serta kemampuan memahami potensi ekonomi daerah agar dapat turut serta menggerakkan roda perekonomian dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Sementara itu, Ibu Rika Deny selaku perwakilan DWP Dinas Sosial yang juga menjabat sebagai Bendahara DWP Kabupaten menyampaikan bahwa pemahaman mengenai manajemen, nilai ekonomi, dan tata kelola yang baik sangat diperlukan di setiap aspek kehidupan, baik dalam organisasi maupun dalam pengelolaan potensi daerah. Beliau menekankan pentingnya prinsip kebersamaan, transparansi, dan kemandirian sebagaimana yang diajarkan dalam gerakan koperasi, selaras dengan nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi tugas pokok Dinas Sosial dan semangat organisasi DWP secara umum. Sepanjang acara berlangsung, para pengurus DWP yang hadir turut serta mengikuti pemaparan materi dengan seksama, mencatat hal-hal penting, serta menyimak berbagai tantangan dan peluang yang muncul. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan nasional perkebunan, teknologi budidaya ramah lingkungan, manajemen mutu, pengolahan produk turunan sawit, pemasaran, hingga strategi penguatan kelembagaan dan pendanaan bagi koperasi. Para narasumber menyajikan materi dengan bahasa yang lugas, terstruktur, dan disertai data-data statistik yang relevan serta studi kasus yang nyata. Suasana diskusi berjalan dinamis dan saling melengkapi. Banyak pertanyaan, pendapat, dan gagasan segar yang muncul dari para peserta, yang kemudian ditanggapi secara lugas dan mendalam oleh para narasumber ahli. Hal ini menunjukkan besarnya perhatian dan harapan masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin agar sektor kelapa sawit dapat dikelola secara lebih profesional, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat banyak. Para pengurus DWP terlihat antusias mengajukan pertanyaan terkait pelibatan perempuan dalam usaha mikro berbasis hasil samping sawit, serta peluang pendampingan bagi keluarga petani melalui program-program kemasyarakatan. PEMAPARAN MATERI POKOK DAN PEMBAHASAN MENDALAM Secara garis besar, seminar nasional ini memuat uraian materi yang sangat luas dan mendalam, mencakup berbagai aspek strategis yang disampaikan oleh para ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Berikut adalah ringkasan uraian materi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung: Kebijakan Nasional dan Pengembangan Sawit Berkelanjutan Materi pertama menguraikan tentang peta jalan kebijakan pengembangan kelapa sawit nasional yang mengutamakan aspek keberlanjutan, tata kelola yang baik, dan daya saing global. Dijelaskan bahwa Indonesia sebagai produsen terbesar dunia terus berupaya meningkatkan standar industri melalui penerapan sistem sertifikasi, peningkatan perlindungan lingkungan hidup, serta jaminan kesejahteraan tenaga kerja dan petani. Kebijakan ini menuntut adaptasi dari seluruh pemangku kepentingan di daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, agar tetap relevan dan dapat mengoptimalkan peluang pasar yang semakin selektif ini. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai regulasi terbaru, tantangan perdagangan internasional, serta peluang yang terbuka jika daerah mampu membuktikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan keberlanjutan yang ditetapkan secara nasional maupun internasional. Hal ini menjadi penting bagi kesadaran para peserta, termasuk DWP, bahwa kemajuan sebuah daerah tidak lepas dari kemampuan menyesuaikan diri dengan standar global yang terus berkembang. Teknologi Optimalisasi Produksi dan Hilirisasi Materi kedua memaparkan ragam teknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi penggunaan input produksi, serta penurunan biaya budidaya. Mulai dari penggunaan bibit unggul bersertifikat, pemupukan berbasis analisis tanah, hingga teknologi panen yang efisien dan aman. Pembahasan kemudian berlanjut secara mendalam mengenai konsep hilirisasi sawit, mulai dari pengolahan buah menjadi minyak mentah, pengolahan menjadi produk turunan seperti minyak goreng, margarin, sabun, kosmetik, bahan baku pangan, hingga energi terbarukan berupa biodiesel dan pakan ternak. Dijelaskan pula bagaimana nilai ekonomi dapat berlipat ganda jika daerah mampu mengolahnya menjadi produk jadi atau barang yang memiliki nilai tambah tinggi sebelum dipasarkan. Hal ini menciptakan rantai nilai yang panjang di dalam daerah, yang berarti lebih banyak lapangan kerja dan perputaran uang yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Penguatan Kelembagaan Koperasi dan Manajemen Modern Bagian ketiga ini menjadi fokus utama yang dibahas secara rinci, yaitu posisi dan peran koperasi dalam ekosistem industri sawit. Diuraikan syarat-syarat agar sebuah koperasi dapat tumbuh menjadi besar, mandiri, dan profesional. Meliputi aspek pembenaran struktur organisasi, penerapan prinsip manajemen bisnis yang sehat, tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, serta pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan manajerial. Dijelaskan pula model-model kemitraan yang saling menguntungkan antara koperasi dengan perusahaan perkebunan, perbankan, pemerintah, maupun lembaga pendukung lainnya. Koperasi didorong untuk tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam atau perdagangan eceran semata, namun masuk ke dalam sektor riil seperti jasa pengolahan, angkutan, penyediaan sarana produksi, hingga pemasaran hasil bumi secara kolektif. Hal ini membutuhkan dukungan kebijakan yang kuat dan pendampingan yang berkelanjutan dari pemerintah daerah. Peran Perempuan dan Masyarakat dalam Rantai Nilai Ekonomi Materi yang tak kalah penting adalah mengenai peluang dan ruang bagi partisipasi masyarakat serta perempuan dalam memajukan ekonomi berbasis sawit dan koperasi. Seringkali peran perempuan di sektor perkebunan terabaikan atau tidak tercatat dengan baik, padahal kontribusinya sangat besar mulai dari pemeliharaan tanaman, panen, hingga pengolahan hasil di tingkat rumah tangga. Dalam seminar ini digali berbagai ide usaha produktif yang dapat dikembangkan oleh perempuan, seperti pengolahan limbah sawit menjadi barang kerajinan, pupuk organik, pakan ternak, hingga industri rumah tangga pendukung kebutuhan masyarakat perkebunan. Hal ini sangat relevan dengan tugas dan fungsi Dharma Wanita Persatuan yang memiliki komitmen tinggi dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan perempuan. Diskusi menunjukkan adanya antusiasme besar dari para pengurus DWP untuk dapat terlibat lebih jauh dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui wadah koperasi maupun kegiatan kemandirian keluarga. MAKNA DAN TINJAUAN LANJUT Kehadiran jajaran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin dalam seminar nasional ini mengandung makna yang sangat dalam dan luas. Hal ini menegaskan bahwa peran perempuan dan istri pegawai tidak hanya terbatas pada lingkungan domestik atau kegiatan sosial semata, melainkan juga memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan ekonomi makro daerah, kebijakan publik, serta isu-isu strategis yang menentukan masa depan daerah. Pemahaman yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para pengurus DWP dalam mengembangkan program-program pendukung, menggali potensi kewirausahaan keluarga, serta berperan aktif dalam penyebarluasan informasi yang benar kepada masyarakat luas terkait manajemen perkebunan, peran koperasi, dan pentingnya hilirisasi. Organisasi DWP juga berpotensi menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengelola sumber daya secara bijaksana, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui berbagai kegiatan produktif dan terpadu. Seminar ini juga menjadi sarana penyatuan visi dan persepsi antar berbagai elemen masyarakat yang hadir. Diharapkan tidak ada lagi kesenjangan pemahaman mengenai arah pembangunan sektor sawit dan penguatan koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin. Seluruh pihak kini memiliki kerangka berpikir yang sama untuk bekerja membangun fondasi ekonomi yang kuat, berdaulat, dan berkeadilan. Secara khusus, bagi Dharma Wanita Persatuan, kegiatan ini membuka wawasan baru mengenai luasnya peluang pengabdian yang dapat dilakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk mendukung kemajuan daerah. Pemahaman tentang prinsip-prinsip koperasi yang dilandasi kekeluargaan dan gotong royong sangat sejalan dengan semangat persatuan yang dijalin di dalam organisasi DWP. Hal ini memungkinkan terjadinya sinergi yang harmonis di masa mendatang. KESIMPULAN DAN HARAPAN Secara keseluruhan, pelaksanaan Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi pada hari Selasa, 11 Agustus 2026 berjalan dengan sangat sukses, lancar, aman, dan penuh manfaat. Kegiatan ini telah membuka wawasan baru, menyatukan persepsi, serta memperkuat tekad seluruh pihak yang terlibat untuk bekerja sama membangun Kabupaten Musi Banyuasin yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Kehadiran Ibu Siti Fatimah Syafaruddin (Ketua DWP Kabupaten Musi Banyuasin), Ibu Rika Deny (Ketua DWP Dinas Sosial sekaligus Pengurus/Bendahara DWP Kabupaten), Ibu Khairunnisa, serta Ibu Fitriani beserta seluruh peserta lainnya menjadi bukti nyata bahwa upaya memajukan sektor kelapa sawit dan koperasi merupakan tugas bersama yang memerlukan dukungan dari segala lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Semoga hasil-hasil positif, masukan, dan komitmen yang tumbuh dari seminar ini dapat segera diwujudkan ke dalam langkah-langkah nyata di lapangan, membawa keberkahan, kemajuan ekonomi, serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin di masa mendatang. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terjalin di ruang seminar ini diharapkan terus terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang gemilang.

../images/kegiatan/228833.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kebumen > DWP DPU DAN PR

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 21-08-2026

Pertemuan rutin DWP DPU PR Kab. Kebumen dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke- 81 pada hari Jum'at , 21 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB - selesai di Ruang Rapat Embung Bidadari DPU PR Kab. Kebumen dengan petugas UPT PBPJJ Wilayah Gombong..Untuk jalannya acara dimulai dengan senam bersama dan dilanjutkan pertemuan seperti biasa dan pengisian diisi dengan praktek membuat bunga dan buket dari kawat bulu.

../images/kegiatan/228832.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa Barat > DINAS PERKIM

  • Oleh: Sekretariat
  • 07-09-2026

Pada hari Senin, 7 September 2026, DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman turut hadir dan berpartisipasi dalam Rapat Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa Barat Bulan September 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gili Kenawa SETDA Kabupaten Sumbawa Barat, mulai pukul 08.00 WITA sampai dengan selesai. Rapat rutin ini merupakan salah satu forum penting dalam pelaksanaan kegiatan organisasi, karena menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan program, melakukan koordinasi, membangun kesamaan pemahaman, serta mempersiapkan keterlibatan anggota dalam berbagai kegiatan DWP yang telah maupun akan dilaksanakan. Bagi DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman, keikutsertaan dalam forum ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengikuti perkembangan organisasi dan memastikan setiap informasi yang diperoleh dapat ditindaklanjuti dengan baik di lingkungan Unsur Pelaksana. Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa Barat, Ny. Uswatun Hasanah. Dalam sambutannya, Ibu Ketua menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota DWP atas dukungan, partisipasi, dan kebersamaan yang telah diberikan dalam berbagai kegiatan organisasi. Apresiasi secara khusus disampaikan atas terlaksananya kegiatan Pengajian Umum yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh Bidang Sosial Budaya serta keikutsertaan ibu-ibu DWP dalam memeriahkan kegiatan yang dilaksanakan oleh GOW Kabupaten Sumbawa Barat. Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi seluruh anggota untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap kegiatan organisasi. Bagi DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberadaan anggota dalam setiap kegiatan bukan hanya sebatas memenuhi kehadiran, tetapi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program dan tujuan bersama. Rangkaian rapat kemudian dilanjutkan dengan laporan dari masing-masing Ketua Bidang mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan serta agenda yang akan dilaksanakan pada waktu mendatang. Penyampaian laporan bidang memberikan gambaran kepada seluruh Unsur Pelaksana mengenai perkembangan program kerja sekaligus hal-hal yang perlu dipersiapkan bersama. Melalui penyampaian tersebut, DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman memperoleh informasi yang menjadi dasar dalam melakukan koordinasi internal, sehingga anggota dapat mengetahui agenda yang akan diikuti dan mempersiapkan diri sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Dalam rapat disampaikan informasi mengenai seragam olahraga DWP KSB yang telah tersedia dan dapat diambil di Sekretariat DWP KSB. Untuk anggota yang mengikuti kegiatan gerak jalan, jilbab diberikan secara gratis, sedangkan bagi anggota yang tidak mengikuti gerak jalan, jilbab dapat diperoleh dengan biaya sesuai ketentuan. Informasi ini menjadi bagian dari persiapan teknis yang perlu ditindaklanjuti oleh masing-masing Unsur Pelaksana agar keterlibatan anggota dalam kegiatan dapat berjalan tertib dan tidak menimbulkan kendala dalam pelaksanaannya. Selanjutnya dibahas persiapan kegiatan Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad yang akan dilaksanakan pada 12 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, pengurus DWP KSB diarahkan untuk menggunakan gamis berwarna hitam dan jilbab batik DWP. Ketentuan ini menjadi perhatian bagi DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman untuk dikoordinasikan kepada anggota yang akan hadir. Selain menjadi bentuk keseragaman dalam kegiatan, keikutsertaan dalam Tabligh Akbar juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan anggota melalui kegiatan yang bernilai keagamaan. Pembahasan berikutnya berkaitan dengan kegiatan Fashion Show, dimana DWP peserta eksibisi akan mengirimkan delapan orang perwakilan, yaitu Ny. Ika Herani Agus, Ny. Nurfitriah Suhadi, Ny. Dwi Hardianty Mars, Ny. Nurjannah Armayadi, Ny. Nafila Novrizal, Ny. Rizawati Syaiful, Ny. dr. Merta Syaifuddin, dan Ny. Hafsah Agusman. Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi DWP dalam memberikan ruang bagi anggota untuk menampilkan kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun interaksi dan kebersamaan dalam suasana yang positif. Rapat selanjutnya membahas persiapan kegiatan HARLAH Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya terkait pakaian yang akan digunakan. Setelah dilakukan musyawarah dan pemungutan suara, diperoleh hasil lebih dari 50 persen suara yang menyepakati penggunaan kebaya, sarangan, dan kre alang berwarna ungu. Kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa setiap keputusan organisasi dibangun melalui proses musyawarah dan menjadi pedoman bersama bagi seluruh Unsur Pelaksana. Bagi DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman, hasil kesepakatan tersebut selanjutnya menjadi bahan koordinasi agar anggota dapat mempersiapkan kebutuhan masing-masing secara lebih awal dan mengikuti kegiatan sesuai dengan ketentuan bersama. Dalam rapat juga dibahas persiapan lomba PARFI, dengan koordinator yang ditunjuk yaitu Ny. Nurjannah Armayadi, Ny. Dwi Hardianty Mars, dan Ny. Ika Herani Agus. Penetapan koordinator diharapkan dapat memperjelas alur koordinasi dan memudahkan komunikasi dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan. Informasi tersebut menjadi bagian dari bahan koordinasi bagi Unsur Pelaksana dalam memberikan dukungan dan menyesuaikan keterlibatan anggota sesuai kebutuhan kegiatan. Sementara itu, Bidang Ekonomi menyampaikan rencana pelaksanaan Lomba Kreasi Menata Jajanan Pasar yang akan dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Aula Lantai III SETDA Kabupaten Sumbawa Barat. Juklak dan Juknis kegiatan telah dibagikan melalui WhatsApp Group DWP sebagai pedoman bagi peserta. Kegiatan ini memiliki nilai positif karena tidak hanya mendorong kreativitas anggota dalam menata dan menyajikan jajanan pasar, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengenalkan kembali kekayaan kuliner lokal serta menumbuhkan minat dan keterampilan anggota dalam mengembangkan potensi yang ada di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dari keseluruhan pembahasan yang dilakukan, DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai agenda DWP KSB pada bulan September 2026, termasuk ketentuan keikutsertaan, persiapan kegiatan, serta hasil kesepakatan yang perlu ditindaklanjuti. Hal yang menjadi perhatian tidak berhenti pada penerimaan informasi di dalam forum, tetapi dilanjutkan dengan koordinasi internal antara pengurus dan anggota DWP Unsur Pelaksana. Langkah tersebut diperlukan agar informasi yang diterima dapat tersampaikan secara merata dan setiap anggota yang terlibat memiliki kesiapan yang sama dalam mengikuti kegiatan. Bagi DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman, rapat rutin ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran anggota dalam organisasi. Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial, budaya, olahraga, maupun ekonomi, anggota tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi turut memberikan dukungan terhadap keberlangsungan program kerja DWP KSB. Keterlibatan yang konsisten diharapkan dapat membangun rasa memiliki terhadap organisasi, mempererat hubungan antaranggota, serta mendorong terciptanya kerja sama yang lebih baik dalam setiap kegiatan. Sebagai tindak lanjut, DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman akan menyampaikan hasil rapat kepada anggota, melakukan koordinasi terkait agenda yang akan dilaksanakan, serta mempersiapkan kebutuhan dan keterlibatan anggota sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah disepakati. Dengan adanya tindak lanjut tersebut, diharapkan setiap program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan lebih terarah, tertib, dan memberikan manfaat bagi anggota maupun organisasi. Hal ini sekaligus menjadi bentuk komitmen DWP Unsur Pelaksana untuk mendukung program kerja DWP Kabupaten Sumbawa Barat secara aktif dan berkesinambungan. Kegiatan rapat rutin kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian agenda, laporan bidang, informasi, dan pembahasan selesai dilaksanakan. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan tertib, komunikatif, dan dalam suasana penuh kekeluargaan. Rapat ini memberikan manfaat dalam memperkuat koordinasi, memperluas pemahaman anggota terhadap program organisasi, serta membangun kesiapan bersama dalam menghadapi agenda kegiatan berikutnya. DWP Unsur Pelaksana Dinas Perumahan dan Permukiman akan terus berupaya menjaga partisipasi dan keterlibatan anggota sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung pelaksanaan program DWP Kabupaten Sumbawa Barat.

../images/kegiatan/228831.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-09-2026

E.X) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SMAN 1 SUMBER CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH X DINAS PENDIDIKAN  PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Hari, Tanggal : Senin, 7 September 2026 Waktu : 09.00 s.d 11.00 WIB Tempat : Indoor SMAN 1 Sumber Penyelenggara : Dharma Wanita Unit SMAN 1 Sumber Bidang : Sosial Budaya Jumlah Partisipan : 30 Orang                 Pengurus yang Hadir :  7 Orang 1. Ny. Hatijah Nugro (Ketua DWP Unit SMAN 1 Sumber dan Wakil Ketua 3 DWP CADISDIK WIL X DINAS PENDIDIKAN) 2. Ny. Sri Handayani (Sekretaris DWP Unit SMAN 1 Sumber) 3. Ny. Diah Mahdiana (Wakil Ketua 2 DWP Unit SMAN 1 Sumber) 4. Ny. Widya Bhaktiani (Bendahara DWP Unit SMAN 1 Sumber) 5. Ny.Nurhikmah (Wk.Bendahara DWP Unit SMAN 1 Sumber) 6. Ny.Teti Irawati(Wk.Ketua 1 DPW Unit SMAN 1 Sumber) 7. Ny.Indah Dahlia( Ketua Bidang Pendidikan DPW Unit SMAN 1 Sumber) Uraian Program: Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Unit SMAN 1 Sumber pada hari Senin, 7 September 2026 dari pukul 09.00 s.d 11.00 WIB. mengadakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Indoor SMAN 1 Sumber. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu ketua DWP Unit SMAN 1 Sumber, pengurus dan semua anggota. Rundown acara kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: 1.Pembacaan sholawat berjama'ah 2.Pembukaan 3.Pembacaan Ayat Suci Al - quran dan Saritilawah 3.Sambutan Pembina DWP Unit SMAN 1 Sumber 3.Tausiyah dari ustad Cucu Setiadi,S.E.I 4.Diskusi interaktif 5.Doa 6.Penutup. Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diawali dengan membaca sholawat berjamaah,sebagai bukti kecintaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW. Acara ini dipimpin oleh Ibu Diah, wakil ketua 2 DWP Unit SMAN 1 Sumber. Selanjutnya acara dimulai dengan seremonial pembukaan dengan mengucapkan Basmallah bersama-sama dipandu oleh Master of Ceremony ibu Eva Maria. Acara disambung dengan pembacaan ayat suci Al- Quran oleh ibu Riskawati dengan Saritilawah Ibu Nurhikmah. Dengan harapan yang membaca dan menyimak lantunan ayat suci akan mendapat limpahan pahala dan karunia yang besar disisi Allah SWT.Juga dengan tujuan agar kegiatan diberikan kelancaran,dan barokah dari awal hingga akhir. Acara dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Pembina DWP Unit SMAN 1 Sumber,Bapak H.Nugro Wicokro. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sebagai pembina DWP Unit SMAN 1 Sumber akan mensupport semua kegiatan positif yang dilaksanakan oleh DWP.Beliau juga menyampaikan rasa trimakasih kepada pengurus DWP Unit SMAN 1 Sumber karena telah bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ini dengan harapan dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Rosulullah dan meningkatkan keimanan sebagai seorang muslimah khususnya semua anggota DWP Unit SMAN1 Sumber. Selanjutnya acara yang dinanti tiba, yaitu tausiah dari Ustad Cucu,S.E.I beliau juga seorang motivator yang biasa memberi semangat dan motivasi juga seorang conten creator yang aktif di media sosial. Dalam ceramahnya beliau memaparkan tentang akhlak Rosulullah Muhammad SAW dan bagaimana meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang muslimah,seorang ibu,istri maupun dalam kehidupan sosial.Beliau juga menyampaikan keteladanan Rosullullah Muhammad SAW bisa dilihat dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 21.Dalam ayat tersebut disampaikan bahwa dalam diri Rosulullah terdapat suri tauladan yang baik,bagi orang yang mengharapkan Rahmat Allah, serta kedatangan hari kiamat dengan banyak mengingat Allah. disampaikan pula bagaimana sebaiknya kita peduli kepada sesama manusia dengan cara berpakaian,infaq dan sodakoh. Ada diskusi interaktif yang diikuti oleh semua anggota dengan antusias. Pertanyaan-pertanyaan yang berbobot berkaitan dengan permasalahan sosial,bagaimana mengimlementasikan rasa cinta yang tepat kepada Rosulullah dalam kehidupan sehari-hari.Dalam diskusi ini diberikan Reward bagi anggota yang bertanya,memberikan tanggapan serta doorprize menarik bagi yang hadir Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh beliau dan ditutup dengan bacaan Hamdalah bersama-sama.Semua anggota DWP Unit SMAN 1 Sumber merasa bahagia, bersyukur bisa bersilaturahmi,menambah ilmu dan wawasan serta tetap solid pada kondisi apapun. Pembuat laporan: Sri Handayani

../images/kegiatan/228829.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Sekretariat
  • 07-09-2026

(E.X) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SMKN 1 MUNDU PENDIDIKAN WILAYAH X DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin dan Pelepasan Purna Bakti Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Mundu Hari, Tanggal : Senin, 07 September 2026 Waktu : 08.00 s.d 12.00 WIB Tempat : Ruang Konstruksi SMKN 1 Mundu Penyelenggara : Dharma Wanita Unit SMKN 1 Mundu Bidang : Sekretariat Jumlah Partisipan : 82 Orang Pengurus yang Hadir : 6 Orang 1) Ny. Sri Handayani (Ketua DWP Unit SMKN 1 Mundu) 2) Ny. Lia Tresna Pegiliana ( Wakil Ketua III DWP Unit SMKN 1 Mundu) 3) Ny. Ani Rohani (Bendahara II DWP unit SMKN 1 Mundu) 3) Ny. Sa'adah (Sekretaris II DWP Unit SMKN 1 Mundu) 4) Ny. Susi Sri Fatriati (Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Unit SMKN 1 Mundu) 5) Ny. Ria Andriyan (Ketua Bidang Pendidikan DWP Unit SMKN 1 Mundu) 6) Ny. Dewi Rostikasari (Ketua Bidang Ekonomi DWP Unit SMKN 1 Mundu) Uraian Program Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Mundu menyelenggarakan kegiatan pelepasan purna tugas ketua unit dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Mundu Cirebon. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 07 September 2026 pukul 08.0012.00 WIB bertempat di ruang konstruksi SMKN 1 Mundu dan diikuti oleh 6 orang pengurus serta 82 orang anggota Dharma Wanita Persatuan. Selain Pelepasan Ketua Unit kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka penataan dan penyesuaian struktur Organisasi dengan diserah terimakan jabatan ketua Unit dari ketua Unit Lama kepada Ketua Unit yang baru. hadir dalam acara ini Ny. Sri Handayani selaku ketua Unit sekaligu Penasihat Unit yang lama, Bapak Ijat Danajat selaku Penasihat Unit yang Baru serta Ny. Nina Mariana Ijat Danajat selaku Ketua Uni yang baru. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh pembawa acara (MC). Selanjutnya seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara, dilanjutkan dengan Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai wujud semangat kebersamaan dan komitmen dalam menjalankan organisasi. Acara berikutnya adalah pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang memberikan suasana khidmat dan penuh keberkahan. Selanjutnya dilaksanakan prosesi serah terima jabatan dari Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan sebelumnya bunda Sri Handayani, S.Pd.,MM kepada Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan yang baru Ny. Nina Mariana Ijat Danajat. Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan sebagai bentuk pengesahan dan dokumentasi resmi pergantian kepengurusan. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan yang lama. Dalam sambutannya disampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan seluruh anggota selama masa kepengurusan serta permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan yang baru. Dalam sambutannya disampaikan harapan dan ajakan kepada seluruh anggota untuk bersama-sama menjaga kekompakan, meningkatkan kebersamaan, serta melanjutkan program kerja Dharma Wanita Persatuan dengan penuh tanggung jawab. Setelah rangkaian acara serah terima jabatan dan sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan arisan anggota Dharma Wanita Persatuan. Untuk menambah suasana keakraban dan kebersamaan, dilaksanakan pembagian doorprize kepada anggota yang telah mengikuti kegiatan. Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi, menciptakan suasana kekeluargaan, dan memberikan kesempatan kepada seluruh anggota untuk berinteraksi secara lebih dekat. Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti acara penutupan yang diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan dan simbol kebersamaan keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Mundu. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, penuh semangat, serta mencerminkan rasa kekeluargaan yang erat di antara seluruh anggota. Tujuan Kegiatan 1. Memberikan penghargaan dan apresiasi atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan yang telah menyelesaikan masa tugasnya. 2. Melaksanakan serah terima jabatan secara resmi dari Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan yang lama kepada Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan yang baru. 3. Menjaga kesinambungan kepengurusan dan program kerja Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Mundu Cirebon. 4. Mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kekeluargaan antaranggota Dharma Wanita Persatuan. 5. Meningkatkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kepedulian antaranggota. Harapan 1. Terjalinnya hubungan silaturahmi yang semakin erat antara pengurus dan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Mundu Cirebon. 2. Terwujudnya kesinambungan kepengurusan, sehingga program-program yang telah berjalan dapat diteruskan dan dikembangkan dengan lebih baik. 3. Meningkatnya kekompakan dan rasa kekeluargaan di antara seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan. Pembuat laporan : Fikri Fauziyyah

../images/kegiatan/228827.jpg
Info Baru

DWP Kota Prabumulih > BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 07-09-2026

KEHADIRAN KETUA DWP BKPSDM KOTA PRABUMULIH DALAM KOMPETISI MARCHING BAND SMANDA EVENT KE-11

Pada Senin, 7 September 2026, pukul 07.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKPSDM Kota Prabumulih, Irma Sartika, mendampingi Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Arlan, dalam menghadiri kompetisi Marching Band yang merupakan bagian dari rangkaian Smanda Event ke-11 di lingkungan SMAN 2 Prabumulih.

Kompetisi Marching Band tersebut menjadi salah satu kegiatan pembuka dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang diselenggarakan di lingkungan SMAN 2 Prabumulih. Rangkaian kegiatan berlangsung selama 7–10 September 2026, meliputi kompetisi Marching Band, LFPB dan Semaphore Dance, Vocal Solo dan Tari Kreasi Nusantara, serta acara puncak berupa Grand Closing dan penampilan bintang tamu. Rangkaian kegiatan tersebut memberikan ruang bagi peserta didik untuk menampilkan bakat, kreativitas, kemampuan, dan potensi melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan pendidikan.

Selain Ketua DWP BKPSDM Kota Prabumulih dan Ketua TP PKK Kota Prabumulih, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Ketua DWP PU, Ketua DWP PDAM, Camat Prabumulih Selatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Koperasi, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja. Kehadiran unsur pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan perangkat daerah tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensi melalui kompetisi.

Kompetisi Marching Band memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menampilkan kemampuan dalam bidang seni dan keterampilan secara terarah. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman dalam menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, serta berpartisipasi dalam kegiatan positif di lingkungan sekolah.

Hasil kegiatan berupa terlaksananya kompetisi Marching Band sebagai bagian dari pembukaan rangkaian Smanda Event ke-11 dan tersedianya wadah bagi peserta didik untuk menampilkan kemampuan, bakat, serta kreativitas. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada peserta didik dalam berpartisipasi pada kegiatan kompetitif dan mengembangkan kemampuan melalui penampilan yang dipersiapkan. Melalui kegiatan pendidikan tersebut, Smanda Event ke-11 turut mendukung pengembangan potensi peserta didik serta memperkuat semangat kreativitas, kepercayaan diri, partisipasi, dan kebersamaan di lingkungan pendidikan.

Kehadiran Ketua DWP BKPSDM Kota Prabumulih dalam mendampingi Ketua TP PKK Kota Prabumulih menjadi bentuk partisipasi dan dukungan terhadap kegiatan positif yang memberikan ruang pengembangan bagi peserta didik. Dukungan dari berbagai unsur yang hadir turut menunjukkan perhatian terhadap pentingnya kegiatan di lingkungan sekolah sebagai sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan memperoleh pengalaman.

Kegiatan kompetisi Marching Band berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari rangkaian Smanda Event ke-11 di lingkungan SMAN 2 Prabumulih. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memperoleh ruang untuk menampilkan potensi dan berpartisipasi dalam kegiatan positif yang mendukung pengembangan kemampuan, kreativitas, dan pengalaman di lingkungan pendidikan.

Tagar:#DWPBKPSDM #BidangPendidikan #SmandaEvent11 #PengembanganPotensi #Prabumulih

../images/kegiatan/228826.jpg
Info Baru

DWP ACEH > SKPA INSPEKTORAT

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 23-07-2026

Ny.dr.Desikaliana dan ibu ibu Dharma Wanita Inspektorat Aceh menghadiri kajian Rutin DWP dengan tema fiqih wanita dalam pendidikan dan pengembangan diri oleh ustazah Dr.Khamisah,M.Ag.Fiqih wanuta berperan penting dalam pendidikandan pengembangan diri sebagai nlandasan hukum serta panduan amaliyah dalam menjalankan syariat islam

../images/kegiatan/228825.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Gunung Mas > Sekretariat Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 25-08-2026

Kuala Kurun — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Kabupaten Gunung Mas melaksanakan kegiatan Perayaan HUT Ke-81 RI, Perlombaan ini dilaksanakan pada hari Jumat Tanggal 21 Agustus 2026 Pukul 08.WIB-Selesai bertempat di halaman kantor Bupati Gunung Mas pada Jalan Pangeran Diponegoro No. 02 Kabupaten Gunung Mas, dan dihadiri oleh pengurus dan anggota DWP Setda Kabupaten Gunung Mas. Seluruh ASN di Lingkup Sekretariat Daerah Kabuapaten Gunung Mas, Beserta anak-anak. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, BapaK Richard, S.T., M.Si. Kegiatan Perlombaan ini diisi dengan beberapa kategori yaitu: 1. Berkelompok (Putra/Putri) 2. Khusus Anak-anak Jenis Lomba: 1. Estafet Tepung 2. Estafet Balon 3. Lari Kaki Terikat 4. Air Berputar Khusus Kategori Anak : 1. Memindahkan pipet dengan hidung 2. Memindahkan karet Gelang menggunakan sedotan. selain kegiatan lomba ibu-ibu DWP Sekretariat Derah Kabupaten Gunung Mas Untuk menambah kemeriahan acara, panitia juga mengadakan penjualan kupon yang disertai Doorprize yang menarik dan melibatkan seluruh peserta, baik anggota DWP, ASN maupun anak-anak. Perlombaan ini bersifat rekreatif dan membangun kerja sama tim, seperti lomba kekompakan, permainan keluarga, serta tantangan ringan yang mengundang gelak tawa. Keceriaan tampak jelas dari wajah para peserta yang mengikuti setiap permainan dengan penuh semangat. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, kegiatan perlombaan ini juga menjadi media untuk mempererat hubungan antar anggota DWP, ASN dan anak-anak dalam suasana yang santai dan penuh keakraban. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan makan bersama yang semakin menambah kehangatan suasana. Hidangan yang disajikan dinikmati bersama sambil berbincang santai, memperkuat rasa kekeluargaan di antara seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas dapat terus menjaga soliditas organisasi serta meningkatkan peran aktif anggota dalam berbagai kegiatan, baik formal maupun nonformal.

../images/kegiatan/228823.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Luwu Timur > DINAS PARIWISATA

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-09-2026

Mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID