DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PROVINSI DKI JAKARTA Bidang : Ekonomi Program Kerja : Kegiatan Usaha Kegiatan : Bazar A. DATA PERTEMUAN Judul Kegiatan : Bazar Pemberdayaan Ekonomi Anggota Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Hari / Tanggal : Kamis, 21 Mei 2026 Waktu : 08.30 WIB s.d Selesai Penyelenggara : Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Tempat : Kantor Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Jalan Pemadam Kebakaran No 113, Semper Barat, Cilincing Fasilitas Usaha : 5 stand Bazar UMKM Jumlah Peserta dan Sasaran Pasar : kurang lebih 180 Orang, terdiri dari : 1. 100 Anggota Pertin Dharma Wanita Persatuan (Perwakilan 8 Sektor Kecamatan Jakarta Utara) 2. 40 Siswa-siswi TK yang sedang melaksanakan kunjungan edukasi 3. 40 Orang tua / Wali Murid dan guru pendamping TK B. LATAR BELAKANG Salah satu pilar penting dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan adalah penguatan kemandirian ekonomi keluarga melalui jeli melihat peluang pasar. Sejalan dengan program kerja Bidang Ekonomi, Pertemuan Rutin ( Pertin ) kali ini dioptimalkan sebagai sarana strategis ekonomi produktif dengan memanfaatkan momentum kunjungan edukasi anak - anak TK di kantor Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, kolaborasi momen ini di wujudkan melalui penyediaan stand Bazar kreatif yang tidak hanya menyasar anggota Dharma Wanita Persatuan, tetapi juga menangkap peluang pasar dari sektor eksternal ( Siswa, Guru, dan Wali Murid ). Guna menggerakkan roda ekonomi kreatif di lingkungan Dharma Wanita Persatuan. C. TUJUAN KEGIATAN 1. Mengimplementasikan program kerja Bidang Ekonomi dalam hal pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ) bagi anggota. 2. Memanfaatkan peluang pasar eksternal secara kreatif ( moment marketing ) untuk meningkatkan omzet penjualan anggota 3. Melatih kemampuan pemasaran langsung dan kejelian membaca kebutuhan konsumen( anak-anak dan orang tua ). 4. Meningkatkan pendapatan keluarga anggota melalui penjualan produk kuliner, sandang umum, serta atribut tematik pemadam kebakaran. D. URAIAN ACARA Kegiatan ekonomi yang di inisiasi oleh Bidang Ekonomi ini resmi dibuka pada pukul 08.30 WIB. Kegiatan kali ini berlangsung sangat unik dan strategis karna mempertemukan dua momentum besar di Kantor Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, yaitu pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan ( diikuti 100 peserta dari 8 sektor ) dan kegiatan Kunjungan Edukasi dari 40 siswa-siswi TK yang turut didampingi oleh 40 guru dan wali murid. Untuk menunjang kelancaran pemasaran, Bidang Ekonomi memfasilitasi 5 stand bazar khusus di area kegiatan. Di dalam 5 stand tersebut, produk di kelompokkan secara menarik untuk memecah konsentrasi massa dan memaksimalkan penjualan: 1. Stand 1 s.d 4 ( Sektor Kuliner dan Kebutuhan Umum ) : Menawarkan produk konsumsi seperti Bakso, Dimsum, Cilok, Donat, Pie Buah, Puding Tiramisu, kue tradisional Kembang Goyang, serta minuman segar es Teh Manis Solo. Selain itu, dipasarkan pula kebutuhan rumah tangga seperti Bawang Goreng renyah, Baju Daster yang nyaman, serta aneka Tas modis. Produk kuliner ini ramai di serbu oleh anggota dan juga para orang tua murid serta guru yang mendampingi anak - anak selama kegiatan berlangsung. 2. Stand 5 ( Stand Tematik Anak dan Atribut Pemadam ): Stand khusus yang di dirikan oleh Bidang Ekonomi untuk menangkap peluang pasar dari kunjungan sekolah. Stand ini menjual produk sandang anak berupa baju- baju anak bergambar Pemadam Kebakaran serta mainan mobil-mobilan Pemadam Kebakaran. Suasana bazar berubah menjadi sangat meriah dan produktif. Anak - anak TK didampingi orangtua dan guru tampak sangat antusias menyerbu stand tematik setelah Meraka selesai melakukan sesi edukasi lapangan. Interaksi jual-beli berjalan sangat aktif, cepat dan tertib. E. HASIL KEGIATAN 1. Lonjakan omzet dari pasar Eksternal : Strategi moment marketing berjalan sukses besar. Stand 5 yang menjual baju anak-anak dan mainan bertema pemadam mencatat angka penjualan yang sangat tinggi karna produknya sangat relevan dengan psikologi anak - anak yang baru selesai melihat mobil pemadam riil. 2. Perputaran Modal yang cepat: Sebagian besar produk kuliner dan camilan tradisional pada stand lainnya habis terjual ( sold out ) berkat kehadiran total 180 orang di lokasi, memberikan keuntungan finansial langsung bagi anggota selaku pelaku usaha 3. Penguatan Jiwa Bisnis Anggota : Anggota mendapatkan pengalaman berharga dalam mengelola pasar gabungan ( internal dan eksternal) serta belajar melayani konsumen anak-anak maupun umum dengan komunikatif. F. EVALUASI 1. Faktor Pendukung : Penggabungan momen pertin dan Kunjungan TK menciptakan volume pembeli yang sangat melimpah ( mencapai kurang lebih 180 orang ). Ragam produk yang di jual sangat pas dan tepat sasaran. 2. Faktor Hambatan : Stok untuk baju anak dan mainan mobil pemadam di stand 5 sempat kekurangan karna tingginya permintaan dari 40 anak TK yang hadir, sehingga kedepan volume stock produk bertema khusus perlu ditingkatkan jika ada agenda kunjungan sekolah lagi. G. HARAPAN KEGIATAN Bidang Ekonomi berharap kejelian membaca peluang pasar seperti ini dapat terus dipertahankan. Kolaborasi antar kegiatan internal organisasi ( Pertin) dan kegiatan kedinasan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara ( Kunjungan TK ) terbukti menjadi formula yang sangat sukses untuk mendongkrak ekonomi kreatif anggota Dharma Wanita Persatuan Jakarta Utara. H. CATATAN TAMBAHAN Sebagai rencana tindak lanjut, Bidang Ekonomi akan terus berkordinasi dengan seksi kedinasan terkait jadwal kunjungan sekolah ke kantor Pemadam, sehingga Bidang Ekonomi bisa secara rutin menggelar Stand Tematik di setiap ada kunjungan edukasi anak sekolah untuk memaksimalkan pendapatan anggota. I.PENUTUP Suksesnya acara ini menjadi bukti bahwa sinergi, ketepatan data, dan kreativitas adalah kunci utama dalam pemberdayaan Ekonomi berbasis anggota.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PERHUBUNGAN KABUPATEN TUBAN
Dharma Wanita Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban
Bidang: Sosial Budaya
Program: Ketahanan keluargal,gerakan sehat
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban
2. Hari, tanggal: jum'at, 8 Mei 2026
3. Waktu: 13.00-selesai
4. Peserta: 20 Orang (Ketua DWP DLHP dan anggota DWP DLHP)
5. Lokasi: Ruang Rapat DLHP Kab. Tuban
6. Acara: Pertemuan Rutin DWP DLHP Kabupaten Tuban " Edukasi kesehatan mental"
7. Penyelenggara Acara: Bidang Sosial Budaya DWP DLHP kabupaten Tuban
Susunan acara:
a. Pembukaan
b. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita,
c. Pembacaan Doa
d. Pembacaan Notulen bulan Agustus 2025
e.Pengarahan Ibu Ketua DWP DLHP
f. Penyampaian materi
g. Lain lain yang meliputi Laporan bidang bidang, arisan dan pembagian doorprize.
h. pembahasan persiapan kegiatan kunjungan dan santunan ke SLB Rengel pada bulan juni
i. Penutup
a. Pembukaan
Pembukaan dengan bacaan Basmalah oleh Ibu Hamam Mufti selaku pembawa acara
b.Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita,
Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Dharma Wanita yang dipimpin oleh Ibu Joni selaku dirijen
c. Pembacaan Doa
Pembacaan Doa yang dipimpin oleh Ibu Faisol.
d.Pembacaan Notulen Bulan Mei 2026
Pembacaan Notulen Bulan Mei 2026 yang dibacakan oleh Ibu Yuyun
e. Pengarahan Ibu Ketua DWP DLHP, Ibu Elin Anthon
Ibu ketua mengucap syukur kepada Allah SWT dan mengucap terimakasih kepada ibu ibu anggota DWP DLHP yang hadir.
Ibu ketua juga menyampaikan tentang koin sedekah dari DWP Kabupaten yang akan digunakan untuk membantu SLB jatiwiyatadharma.
hal lain yang disampaikan oleh ibu ketua yaitu tentang rencana kunjungan DWP kabupaten guna memberikan pembinaan administrasi yang akan dilaksanakan pada bulan juli. buku buku administrasi diharapkan telah dilengkapi dengan baik.
Ibu Ketua juga menyampaikan bahwa beliau menolak adanya pinjaman tanpa bunga berdasarkan musyawarah bersama anggota DWP DLHP dengan berbagai pertimbangan
f. Penyampaian Materi "edukasi kesehatan mental"
edukasi kesehatan mental disampaikan oleh ibu Kirana, S.K.M selaku narasumber
Memahami Kesehatan Mental
Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial yang memungkinkan seseorang mengelola stres, bekerja secara produktif, serta berkontribusi positif dalam keluarga dan lingkungan. Menjaga kesehatan mental sangat penting agar kehidupan tetap seimbang dan harmonis.
Tanda-Tanda Gangguan Mental
Beberapa tanda gangguan mental yang sering muncul antara lain:
- Cemas berlebihan
- Sulit tidur
- Mudah marah
- Menarik diri dari lingkungan sosial
Tantangan Kesehatan Mental yang Sering Dihadapi
Tantangan kesehatan mental dapat berasal dari berbagai faktor, seperti:
- Tekanan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga
- Kecemasan dan depresi
- Kelelahan emosional dan fisik
- Trauma masa lalu
- Kurangnya dukungan sosial
Dampak Jika Kesehatan Mental Diabaikan
Jika kesehatan mental tidak dijaga dengan baik, dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti:
- Penurunan produktivitas
- Penurunan fungsi kognitif
- Gangguan fisik, seperti gangguan jantung dan sulit tidur
- Risiko tindakan menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
Strategi Praktis Menjaga Kesehatan Mental
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental antara lain:
- Berbagi cerita dengan orang terpercaya
- Mencari dukungan sosial dari keluarga, teman, dan komunitas
- Menjaga pola tidur teratur
- Menyediakan waktu untuk diri sendiri
- Berolahraga secara rutin
- Melakukan meditasi atau relaksasi pernapasan
- Membatasi penggunaan media sosial
- Menjaga pola makan dan istirahat yang cukup
- Mengelola stres dan emosi dengan baik
Penutup
"Kesehatan mental yang baik adalah pondasi keluarga bahagia."Jangan ragu untuk menjaga diri dan mencari bantuan bila diperlukan. Dengan kesehatan mental yang baik, seseorang dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, bahagia, dan produktif.
Dari materi yang disampaikan terdapat beberapa pertanyaan oleh audiens yaitu ibu Yuyun dan Ibu hamam serta ibu slamet.
tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan terkait kesehatan mental terutama pada ibu ibu yang senantiasa dituntut multitasking dengan berbagai tanggung jawab, sehingga dapat waspada dan mengantisipasi untuk terhindar dari gangguan kesehatan mental
g. Lain lain yang meliputi laporan bidang bidang, arisan dan doorprize.
laporan bidang bidang dimulai dari pelaporan kas bendahara, disusul laporan dari bidang pendidikan, ekomonii dan juga sosial budaya.
yang memperoleh arisan adalqh ibu prasetyo dan ibu martono
yang memperoleh doorprize adalah ibu lukman, ibu hamam dan ibu parjan
h. pembahasan persiapan kegiatan kunjungan SLB Rengel
i. Penutup
Acara ditutup oleh MC dengan bacaan Hamdalah
Pada hari Selasa 19 Mei 2026 mulai pukul 09.00 WIB, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Webinar Ngobrol Topik Inspiratif Perempuan dan Anak (Ngopi Penak) Episode 162 dengan tema Keadilan Pasca Cerai Responsif Gender : Tanggung Jawab Ekonomi Laki-laki Tak Berhenti di Meja Hijau, yang dapat diikuti melalui zoom meeting atau live streaming youtube. Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, diwakili Ibu Putri Sulistya Windo, mengikuti melalui live streaming youtube. Webinar diikuti oleh perangkat daerah dan organisasi perempuan, serta masyarakat umum. Webinar Ngopi Penak Episode 162 ini menghadirkan menghadirkan 3 (tiga) narasumber, yaitu Dra. Ema Rachmawati, M.Hum., Dr. Hj. Siti Zubaidah, S.Ag., S.H., M.H., dan Thussy Apriliyandari, S.E., MPSDM. Acara yang dilaksanakan pada webinar ini yaitu 1. Pembukaan, 2. Sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah, 3. Pemaparan Narasumber, 4. Diskusi dan Tanya Jawab, 5. Penutup. Dra. Ema Rahmawati,M.Hum selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa data mikro dari BPS maupun laporan tahunan Pengadilan Agama, memperlihatkan tren perceraian di Indonesia termasuk tinggi dan masih menghadapi tantangan. Fakta persidangan menunjukkan bahwa mayoritas perkara didominasi oleh cerai gugat istri dan ini berdampak kepada masalah penelantaran serta ketidakadilan relasi finansial di dalam rumah tangga. Dr. Hj. Siti Zubaidah, S.Ag., S.H., M.H. (Wakil Ketua PA Surabaya/Hakim Pengadilan Agama) menyampaikan materi Peran Sinergi Pengadilan Agama sebagai Pilar Hukum dalam Perlindungan Perempuan dan Anak Pasca Putusan Cerai. Penegakan kewajiban yang konkret perlu menjadi prioritas untuk dilindungi sebagai titik tolak. Perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak tidak optimal, sehingga diperlukan cara yang tepat agar perempuan dan anak mendapatkan hak-haknya. Peran utama dalam sistem perlindungan pasca perceraian adalah pendampingan psikososial, pemberdayaan ekonomi, shelter dan rumah aman, sinkronisasi data, intervensi dan monitoring, serta koordinasi lintas OPD. Tantangan yang selama ini timbul adalah koordinasi antar instansi yang belum berjalan dengan baik. Keterbatasan kewenangan dan jangkauan layanan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Kesepakatan dan kesepahaman antar instansi serta perluasan jangkauan pelayanan publik sangat diperlukan agar upaya keadilan berjalan dengan baik. Thussy Apriliyandari, S.E., MPSDM (Kepala Bidang PPA DP3APPKB Kota Surabaya) menyampaikan materi dengan tema Strategi Perlindungan Perempuan dan Anak Terpenuhi Pasca Perceraian (Membahas Terobosan Sanksi Administratif NIK bagi Pelanggar Nafkah di Surabaya). Perlindungan perempuan dan anak pasca perceraian memang tidak bisa berjalan sendiri. Hal ini harus menjadi kolaborasi multisektor yang solid antara Pengadilan Agama dan beberapa OPD terkait. Ada 4 (empat) pilar strategi perlindungan perempuan dan anak, yaitu tindakan pencegahan, intervensi, pemenuhan hak pasca putusan dan pemulihan. Secara aktif perlu dipantau korban perceraian dan dilakukan mediasi program pemenuhan hak sesuai amar putusan Pengadilan Agama.
Dalam rangka melaksanakan salah satu program kerja Bidang Sosial Budaya DWP Kabupaten Bulan Mei Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan mengikuti "Senam Bersama". Hari : Jum'at Tanggal : 22 Mei 2026 Waktu : Pukul 06.30 WIB s/d selesai Tempat : Halaman Kantor Setda Baru KIC Yang menghadiri : Ibu Drg.Intan Edi, Ibu Yani soni
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muna Barat Ny. Israwati Marsuki Aswin bersama anggota mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pj. Ketua Dharma Wanita persatuan Kabupaten Muna Barat Ny. Wa Ode Siti Amzia Ibrahim, dan dihadiri oleh para Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Muna Barat. Unit OPD dan Kecamatan yang bertugas pada bulan Mei adalah Dinas Pertanian, BPBD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kecamatan Tiworo Selatan. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan lintas OPD dan Kecamatan seKabupaten Muna Barat, meningkatkan kapasitas keorganisasian, serta memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah dan Informasi yang diperoleh akan diteruskan ke masing-masing unit OPD maupun Kecamatan. Pada pertemuan bulan ini yang bertugas sebagai MC adalah Ny. Henny Salim. Adapun Susunan Acara pada kegiatan ini antara lain : 1. Pembukaan oleh MC; 2. Menyanyikan Lagu Mars Dharma Wanita Persatuan dan Hymne Dharma Wanita Persatuan yang dipandu oleh Ny. Susilawati Amrul; 3. Pembacaan Doa yang dipimpin oleh Ny. Ramlah Asri Sulji ; 4. Sambutan Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat, Ny. Wa Ode Sitti Amzia Ibrahim; 5. Sosialisasi dan edukasi kesehatan bersama Narasumber Bapak Juli Ahmad selaku Distributor Independen PT. Enagic Indonesia dan Komunitas Amazing Truehealth. 6. Istirahat dan sesi foto bersama; 7. Penutup. Kegiatan pertemuan rutin bulanan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai wujud semangat persatuan dan loyalitas terhadap organisasi. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang bertujuan memohon keberkahan dan kelancaran seluruh aktivitas organisasi. Pada sambutan Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat, Ny. Waode Sitti Amzia Ibrahim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita atas kehadirannya dalam meluangkan waktunya untuk mengikuti pertemuan bulanan tersebut. Dalam sambutannya, Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat juga menyampaikan beberapa hal strategis, diantaranya Peningkatan Partisipasi Anggota Kehadiran anggota dalam rapat rutin bulanan merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi, serta menjadi sarana penting dalam memperkuat silaturahmi dan koordinasi program kerja. Selain itu juga beliau menyampaikan terkait dalam rangka Hari Raya Idul adha mengajak anggota Dharma Wanita Persatuan yang ingin berkurban bisa bergabung bersama pengurus Dharma Wanita Persatuan Muna Barat, Sistem kurban dibagi menjadi 7 orang per kelompok untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat vang berhak menerima, ataupun mandiri bersama keluarga yang bertujuan sebagai bentuk ketaatan, wujud syukur atas nikmat Allah SWT, dan upaya untuk mendekatkan diri kepada-Nya, Solidaritas dan Kepedulian Sosial dengan berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama masyarakat yang kurang mampu. Pada pertemuan rutin tersebut, Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Muna Barat juga meminta kepada petugas yang ditunjuk agar senantiasa siap dan bekerja sama dalam persiapan acara sehingga tidak terjadi kesalahan. Semua anggota harus bersinergi dan berkolaborasi untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya, demi kepentingan organisasi. Beliau juga mengingatkan pertemuan bulan depan akan dikembalikan ke jadwal semula, yaitu pada tanggal 12 Juni 2026. Setelah memberikan sambutan dan arahannya, dilanjutkan dengan acara Bincang Bisnis dan Sehat Muna Barat, oleh Bapak Juli Ahmad dari Enagic Company of Japan. selaku Distributor Independen PT. Enagic Indonesia dan Komunitas Amazing Truehealth. Materi yang dibawakan membahas pola hidup sehat masyarakat Jepang melalui terapi air putih serta pentingnya menjaga keseimbangan pola makan, ativitas fisik, dan kualitas istirahat dalam kehidupan sehari-hari. Pada Sesi ini dibuka dengan pemaparan mendalam mengenai pentingnya investasi masa depan melalui pembangunan aset sejak dini. Konsep ini menekankan bahwa dengan memiliki aset yang kuat, kita tetap dapat membiayai kelangsungan hidup secara mandiri meskipun sudah tidak lagi aktif bekerja. Sebagai bentuk nyata dari peluang investasi sekaligus solusi kesehatan tersebut, diperkenalkanlah Enagic Company of Japan, sebuah perusahaan perangkat meds asal Jepang yang didirikan sejak tahun 1974 dan resmi mengepakkan sayapnya di Indonesia pada tahun 2013, serta kini telah didukung oleh 44 kantor cabang di seluruh dunia. Dalam materi edukasi kesehatan, dijelaskan bahwa tubuh manusia sangat rentan terhadap penyakit akibat tiga faktor utama, yaitu genetika, gaya hidup, dan lingkungan. Mengingat mayoritas komponen organ tubuh manusia terdiri dari air, Enagic berinovasi dengan menciptakan teknologi Electrolvzed Reduced Water vang menghasilkan Kangen Water. Air ini dirancang khusus untuk meningkatkan kadar alkali atau basa di dalam tubuh guna menangkal berbagai penyakit. Kualitas kesehatan dari Kangen Water ini didukung oleh dua kandungan utama yang sangat baik bagi tubuh. Pertama, air ini memiliki antioksidan tinggi (simple antioxidant) yang berfungsi efektif menangkal radikal bebas sekaligus menghambat proses penuaan dini. Kedua, keunggulan air in terletak pada sifatnya yang micro-clustered, yaitu memiliki ukuran molekul yang sangat kecil berkisar antara 5 hingga 6 mikron, sehingga air dapat diserap dengan jauh lebih cepat dan optimal oleh sel-sel tubuh manusia. Selain menjelaskan manfaatnya, narasumber melakukan demonstrasi sederhana dengan membandingkan beberapa jenis air minum kemasan untuk melihat tingkat alkalinitasnya. Demonstrasi tersebut menarik perhatian, karena dilakukan secara langsung dan mudah dipahami. Selain untuk penyakit kangen water Juga mempunvai manfaat dalam dunia kecantikan, yaitu bisa memproduksi facemist. Di sesi akhir Pemaparannya, suasana semakin semarak dengan adanya pembagian door prize berupa salah satu produk kesehatan atau kecantikan bagi anggota Dharma Wanita persatuan yang beruntung dalam bentuk facemist dan spray. Rangkaian acara diakhiri dengan istirahat dan sesi foto bersama sebagai dokumentasi untuk laporan kegiatan dan e-reporting dari masing-masing DWP Unit OPD dan Kecamatan. Pada kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muna Barat berkomitmen untuk terus mendukung program kerja organisasi, memperkuat koordinasi kelembagaan, serta meningkatkan kualitas e-reporting sebagai bentuk akuntabilitas dan profesionalisme organisasi. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi penguatan peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung pembangunan daerah dan semangat kebersamaan terus terjaga. Pertemuan ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam membangun kebersamaan. Adapun Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 18 Mei 2026 yang bertempat di Aula Kantor Daerah Kabupten Muna Barat.
Ny. Rini Mawi selaku anggota Dharma Wanita Persatuan unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan menghadiri undangan dari Majelis Taklim Arraudah Niagara Hill dalam rangka pengajian rutin mingguan yang di selenggarakan pada hari sabtu tanggal 09 mei 2026 pukul 13.30 wib sampai dengan pukul 16.00 wib di Masjid Alr Raudah Niagara Hill Baturaja Timur. Pengajian rutin mingguan ini dihadiri oleh perwakilan dari pengajian pengajian kelurahan lainnya. Ny. Rini Mawi selaku anggota Dharma Wanita Persatuan unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan merupakan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan unit Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Di undang nya ibu-ibu pengajian dari kelurahan lainnya merupakan dalam rangka silaturahmi. Karena silaturahmi adalah hal yang sangat bermanfaat sekali untuk kita semua, karena akan menumbuhkan rasa kekeluargaan kekompakan dan kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antar sesama pengurus pengajian se-Kecamatann Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Pada pengajian rutin mingguan kali ini Ny. Rini Mawi merasa bersyukur dapat menghadiri acara pengajian rutin mingguan anak ranting Muslimat Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Adapun acara ataupun kegiatan yang dilaksanakan di pengajian ini adalah tadarus Al-Qur'an bersama, dimulai dari halaman pertama pada Al-Qur'an. Semua peserta mendapatkan giliran untuk membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Kegiatan tadarus Al-Qur'an yang dilaksanakan membuat semua yang hadir harus fokus dan mengikuti dengan baik dan benar para pembaca tadarus Al-Qur'an sebelumnya agar ketika sampai pada giliran pembacaan Al-Qur'an selanjutnya tidak ketinggalan. Surat demi surat, ayat demi ayat di baca secara bergiliran sesuai dengan urutan duduk peserta tadarus. Pembacaan tadarus Al-Qur'an merujuk pada ceramah yang disampaikan oleh ustadzah Metrawati bahwa membaca Alqur'an akan memperoleh pahala 10 kali lipat kebaikannya. Setiap kata, setiap huruf yang kita baca akan memperoleh imbalan 10 kali lipat kebaikan. Acara Selanjutnya setelah semua peserta pengajian memperoleh kesempatan membaca Al-Qur'an secara tadarus ibu ibu pengajian di suguhi dengan siraman rohani yang di sampaikan oleh ustadzah Metrawati dengan tema pentingnya membaca Al-Qur'an. Pada tema yang di sampaikan bahwa membaca Al-Qur'an adalah perintah dari Allah SWT yang harus di lakukan oleh seluruh umat islam di seluruh dunia. Kita akan dapat membaca Al-Qur'an apabila kita mendidik anak-anak kita semua sedari dini untuk dapat membaca Al- Qur'an. Menurut ustadzah Metrawati bahwa pengenalan membaca Al-Qur'an sedari dini adalah hal yang sangat bermanfaat bagi kita semua karena kalau dari kecilnya anak-anak kita semua sudah di ajarkan cara mengenal huruf Hijaiyah kemudian dilanjutkan dengan cara mengeja kemudian dilanjutkan dengan cara membaca Alqur'an dengan baik dan benar maka kedepannya kita semua akan paham cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Al-Qur'an adalah pedoman hidup bagi kita semua. Jadi sangat penting bagi kita semua untuk memahami dan mengerti cara membaca Al-Qur'an itu sendiri. Tujuan dari pengajian rutin mingguan yang di laksanakan adalah untuk menambah iman kepada Allah SWT, juga dapat memupuk tali silaturahmi antar sesama peserta pengajian rutin mingguan hingga bisa menambah rasa kekeluargaan kekompakan dan kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antar sesama pengurus pengajian se-Kecamatann Baturaja Timur kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan.
Pada hari Jumat, 22 Mei 2029, Dharma Wanita Persatuan Dindikbud Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Keterampilan Non Formal yang berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, dan antusiasme dari seluruh peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 73 orang peserta yang terdiri dari anggota Dharma Wanita Persatuan dan unsur pendukung lainnya di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga. Kegiatan dilaksanakan sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta produktivitas anggota dalam bidang kerajinan tangan, khususnya seni sulam. Kegiatan keterampilan non formal ini mengambil tema kerajinan sulaman tangan yang memiliki nilai seni tinggi sekaligus dapat dikembangkan menjadi keterampilan produktif. Selain sebagai media belajar, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antaranggota, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melestarikan keterampilan tradisional yang memiliki nilai budaya dan ekonomi. Dalam pelaksanaannya, para peserta dibimbing untuk membuat karya sulaman motif bunga dengan berbagai teknik dasar menyulam. Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi kain blacu sebagai media utama sulaman, benang sulam berwarna-warni, jarum sulam, gunting, pensil, kertas karbon, kertas untuk membuat pola, serta midangan atau pemidang kain agar kain tetap tegang dan memudahkan proses penyulaman. Kegiatan dimulai dengan penjelasan mengenai pengenalan alat dan bahan serta teknik dasar menyulam oleh instruktur. Peserta diberikan arahan mengenai cara menggunakan alat dengan benar serta tips menghasilkan sulaman yang rapi dan indah. Setelah sesi penjelasan selesai, peserta mulai mempraktikkan tahapan pembuatan sulaman secara bertahap. Langkah pertama yang dilakukan adalah menggambar pola sulaman yang akan dibuat pada kertas pola. Peserta bebas mengikuti contoh motif yang telah disediakan, yaitu motif bunga mawar lengkap dengan daun, batang, dan bunga-bunga kecil sebagai pelengkap hiasan. Pada tahap ini peserta dilatih untuk memahami komposisi gambar dan penempatan motif agar hasil sulaman tampak harmonis. Langkah berikutnya yaitu menjiplak gambar pola ke atas kain blacu menggunakan kertas karbon. Pola yang telah dibuat ditempelkan pada kain, kemudian dijiplak menggunakan pensil agar gambar berpindah dengan jelas ke media kain. Tahapan ini memerlukan ketelitian agar pola tidak bergeser dan hasil gambar tetap rapi sehingga memudahkan proses penyulaman selanjutnya. Setelah pola selesai dipindahkan ke kain, peserta mulai membuat sulaman sesuai gambar yang telah dibuat. Pada bagian bunga mawar berwarna merah muda digunakan teknik tusuk tulang ikan. Teknik ini dipilih karena mampu menghasilkan tekstur kelopak bunga yang tampak hidup, rapi, dan artistik. Peserta terlihat sangat antusias mempelajari arah tusukan agar bentuk bunga terlihat lebih natural dan menarik. Untuk bagian putik bunga digunakan teknik simpul tusuk Prancis. Teknik ini menghasilkan bentuk bulatan-bulatan kecil yang memberi kesan timbul pada putik bunga sehingga tampak lebih indah dan detail. Meskipun membutuhkan ketelatenan, para peserta tetap bersemangat mencoba hingga berhasil membuat simpul dengan baik. Pada bagian daun hijau, peserta kembali menggunakan teknik tusuk tulang ikan. Teknik tersebut sangat sesuai untuk membentuk serat-serat daun sehingga memberikan efek alami pada hasil sulaman. Sedangkan bagian batang dan tangkai bunga dibuat menggunakan teknik tusuk batang yang menghasilkan garis sulaman kuat, rapi, dan menyerupai batang asli tanaman. Sebagai pelengkap motif, peserta juga menyulam bunga-bunga kecil berwarna kuning menggunakan teknik tusuk simpul. Teknik ini memberikan variasi tekstur pada karya sulaman sehingga hasil akhir tampak lebih cantik, hidup, dan bernilai seni tinggi. Selama proses berlangsung, suasana kegiatan terasa hangat dan penuh kebersamaan. Peserta saling membantu, berdiskusi, serta berbagi pengalaman dalam menyelesaikan sulaman masing-masing. Melalui kegiatan keterampilan non formal ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Selain dapat menjadi kegiatan positif untuk mengisi waktu luang, keterampilan menyulam juga berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata peran Dharma Wanita Persatuan dalam meningkatkan kualitas sumber daya anggota melalui pembinaan keterampilan dan kreativitas. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Dindikbud Kabupaten Purbalingga berharap seluruh peserta semakin termotivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Semangat kebersamaan, kreativitas, dan pelestarian keterampilan tradisional diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.
LAPORAN KEGIATAN DWP UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN SUMBAWA BARAT BIDANG SOSIAL BUDAYA KEGIATAN BANTUAN SOSIAL PENYALURAN KASUR BEKAS LAYAK PAKAI A. PENDAHULUAN Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat serta dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan, Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat melalui Bidang Sosial Budaya melaksanakan kegiatan bantuan sosial berupa penyaluran kasur bekas layak pakai kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan sampah, khususnya pada aspek Reuse (penggunaan kembali) barang-barang yang masih layak digunakan agar memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, DWP UP DLH memfasilitasi pengajuan permohonan bantuan kasur bekas layak pakai dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara sebagai bentuk sinergi kepedulian sosial dan lingkungan. Kasur yang masih dalam kondisi baik tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat atau pihak yang membutuhkan agar dapat dimanfaatkan kembali secara optimal. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan kebutuhan penerima bantuan, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya pemanfaatan kembali barang layak pakai guna mengurangi timbulan sampah. B. DASAR KEGIATAN Program kerja Bidang Sosial Budaya DWP UP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat. Program kepedulian sosial dan lingkungan hidup. Upaya penerapan konsep 3R dalam pengelolaan sampah. Hasil koordinasi dan fasilitasi dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara. C. TUJUAN KEGIATAN Adapun tujuan kegiatan ini adalah: Menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama. Membantu masyarakat atau pihak yang membutuhkan melalui bantuan kasur layak pakai. Mendukung penerapan konsep 3R, khususnya Reuse, dalam pengelolaan sampah. Mengurangi potensi limbah barang bekas yang masih memiliki nilai guna. Membangun sinergi antara DWP UP DLH dengan mitra dalam kegiatan sosial dan lingkungan. D. BENTUK KEGIATAN Kegiatan yang dilaksanakan meliputi: Koordinasi dan pengajuan permohonan bantuan kasur bekas layak pakai kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Pendataan kebutuhan penerima bantuan. Penyaluran bantuan kasur kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Edukasi mengenai pentingnya penerapan konsep Reuse dalam kehidupan sehari-hari. Dokumentasi kegiatan. E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN Hari/Tanggal : Jum'at,22 Mei 2026 Waktu : pukul 09.30 sd 11.00 F. PESERTA/PIHAK TERLIBAT Kegiatan ini melibatkan: Pengurus DWP UP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat. PT Amman Mineral Nusa Tenggara sebagai mitra pendukung kegiatan. Penerima bantuan sosial. Pihak terkait lainnya. G. HASIL KEGIATAN Kegiatan bantuan sosial ini berjalan dengan baik dan lancar. Kasur bekas layak pakai yang diperoleh melalui fasilitasi DWP UP DLH dapat disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan kembali barang-barang yang masih layak guna sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah dan pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, DWP UP DLH tidak hanya menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan, tetapi juga turut mendukung program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. H. PENUTUP Demikian laporan kegiatan bantuan sosial Bidang Sosial Budaya DWP UP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan serta menjadi inspirasi dalam meningkatkan kepedulian sosial dan kesadaran lingkungan melalui penerapan konsep 3R dalam kehidupan sehari-hari. Atas dukungan dan kerja sama semua pihak, disampaikan terima kasih.
Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Ogan Komering Ilir telah melaksanakan kegiatan Memilah dan Menimbang Sampah pada Bank Sampah "SIGAP" sekaligus Pertemuan Rutin Bulanan pada hari Kamis, tanggal 21 Mei 2026, pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, yang bertempat di Halaman Tengah Kantor BKPSDM Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Ogan Komering Ilir, Bapak Antonius Leonardo dan Ketua Dharma Wanita Persatuan BKPSDM Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ny. Yulianti Antonius, bersama seluruh Pegawai dan perwakilan anggota Dharma Wanita Persatuan BKPSDM Kabupaten Ogan Komering Ilir, anggota DWP yang ikut hadir diantaranya : (1). Ny. Telly Tahurusia Boy Darmawan, (2). Ny. Desti Dahlan, (3). Ny. Risna Ayu Husni, (4). Ny. Desuarini Marwan, (5). Ny. Suryani Karniawan, (6). Ny. Uli Kustiana Ibrahim || Tujuan dari kegiatan ini untuk melaksanakan program Gerakan OKI Lestari dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup melalui pengurangan sampah yang tidak terkelola dan menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian anggota Dharma Wanita Persatuan serta pegawai terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. || Sampah yang didapat berasal dari sampah anorganik yang berasal dari Kantor BKPSDM dan Rumah masing-masing pegawai dan anggota DWP BKPSDM Kab. OKI yang kemudian dipisahkan berdasarkan jenis bahan seperti plastik, kertas, kardus, dan lain sebagainya. Setelah proses pemilahan dan pengelompokkan sampah, selanjutnya dilakukan penimbangan dan penjualan ke pengepul. Hasil keseluruhan penjulan yang didapat pada hari itu sebesar Rp. 80.000,-. Kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin dan berkelanjutan oleh pegawai BKPSDM dan anggota DWP BKPSDM Kab. OKI.
Dharma Wanita Persatuan yang diwakili oleh Ibu Erna dan Ibu Wiwin mengikuti kegiatan pendampingan keterampilan hasta karya bagi Warga Binaan Sosial (WBS) di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Mei 2026, pukul 13.00 WIB. Pendampingan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kemandirian WBS melalui kegiatan hasta karya yang bernilai guna dan produktif. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, interaktif, dan mendapat antusiasme dari para peserta.