e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/151282.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Ogan Ilir > OPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 02-07-2026

Dalam rangka menyambut bulan Sya'ban Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Ilir mengadakan sholat tasbih berjamaah sekaligus pertemuan rutin bulanan bersama Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Ilir bersama Dharma Wanita Persatuan Kecataman. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Februari 2026 di Masjid Riyadussholihin komplek perkantoran pemda lama Kbupaten Ogan Ilir

../images/kegiatan/151281.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Toli-Toli > BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 01-07-2026

Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tolitoli mengikuti Pengajian rutin yang diselenggarakan setiap bulan hari Rabu tanggal 1 Juli 2026 pukul 16.30 WITA bertempat di aula Kantor PDAM Jl. H. Mallu Kecamatan Baolan. Dalam pertemuan hari ini dihadiri oleh kurang lebih 60 orang, dan perwakilan dari BPBD berjumlah 3 rang yaitu ibu Ketua Ny. Irta Erliny Abdullah, Ny. Zulchulaefa Anwar, dan Ny Syarifa Iqra. Kegiatan rutin ini menjadi salah satu agenda untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta memperkuat pembinaan mental spiritual bagi para anggota. Materi pengajian pada sore hari ini disampaikan oleh Ustaz Husni Mubarak, Lc. dengan tema "Aktivitas dalam Media Sosial". Seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi di era sekarang ini, kita dapat merasakan betapa derasnya arus informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Semua itu terjadi karena kemudahan dan fasilitas yang disuguhkan teknologi untuk membantu manusia. Kemudahan yang disuguhkan oleh teknologi ini ibarat dua sisi mata uang yang memiliki dampak positif dan juga dampak negatif. Untuk itu, kita harus dapat memilah dan memilih mana yang positif dan mana yang negatif. Hal yang baik harus kita maksimalkan dan hal yang negatif harus kita minimalkan, atau bahkan kita hilangkan. Penggunaan media sosial yang berlebihan saat ini, juga memiliki dampak negatif bagi kualitas ibadah kita. Hal ini jika kita terlena dengan pemanfaatan media digital yang tidak terkendali. Seperti ketika kita menghabiskan waktu hanya untuk berselancar di dunia maya dan bermalas-malasan dengan gadget kita. Kemudahan dalam mengakses dan kurang waspadanya kita dalam memilih berbagai konten media sosial, juga semakin memberi peluang kepada kita untuk melakukan hal-hal yang dilarang agama, seperti ghibah (menggunjing) dan tajassus (mencari-cari kesalahan orang lain). Jika dahulu keduanya dilakukan dengan lisan, maka saat ini dengan tulisan di media sosial yang berdampak luar biasa. Selain itu, ada Beberapa poin penting yang disampaikan terkait etika bermedia sosial antara lain: Setiap informasi atau berita yang diterima harus terlebih dahulu dipastikan kebenaran dan keabsahannya sebelum disebarluaskan. Tidak menyampaikan informasi yang belum diketahui kebenarannya karena dapat menimbulkan fitnah dan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Selain membahas etika bermedia sosial, penceramah juga menyampaikan pentingnya menuntut ilmu. Menggunakan tutur kata yang baik dan santun, terutama dalam pembahasan yang berkaitan dengan orang lain, agama, suku, ras, maupun golongan. Perkembangan teknologi, semakin pesat sehingga diperlukan kebijaksanaan dan kecermatan dalam memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif. Tidak mencampuri urusan pribadi orang lain, tidak mencari-cari kesalahan, serta tidak membicarakan atau menyebarkan aib seseorang. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anggota untuk menjadi teladan dalam penggunaan media sosial yang beretika, sekaligus mendukung terwujudnya anggota Dharma Wanita Persatuan yang berakhlak mulia, cerdas dalam memanfaatkan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat.

../images/kegiatan/151280.jpg
Info Baru

DWP BANTEN > Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 25-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten Ikuti Sosialisasi Pengurusan Izin Edar BPOM bagi Pelaku UMKM Pangan Olahan Serang, 25 Juni 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang pangan olahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan BAPERAN (Bedah Peraturan Online) bertajuk “Sosialisasi Pengurusan Izin Edar BPOM Tanpa Ribet untuk Pelaku UMKM Pangan Olahan” yang diselenggarakan secara daring oleh Dharma Wanita Persatuan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting mulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut atas surat undangan Ketua Dharma Wanita Persatuan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang Nomor 01/DWPBPOM-SRG/VI/2026 tanggal 18 Juni 2026. Melalui surat tersebut, DWP Provinsi Banten mengundang seluruh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Instansi Pemerintah Provinsi Banten untuk mengikuti kegiatan sosialisasi secara virtual. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para anggota Dharma Wanita Persatuan, khususnya yang membidangi sektor ekonomi dan UMKM, mengenai proses pengurusan izin edar produk pangan olahan yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi tersebut, diharapkan para pelaku UMKM binaan DWP dapat menghasilkan produk yang memenuhi standar keamanan pangan sekaligus memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar. Dalam era persaingan usaha yang semakin kompetitif, legalitas produk menjadi salah satu aspek penting yang menentukan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, BPOM melalui kegiatan BAPERAN memberikan edukasi mengenai tata cara memperoleh izin edar secara mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sosialisasi ini juga menjadi sarana konsultasi bagi peserta dalam memahami berbagai persyaratan administratif maupun teknis yang harus dipenuhi sebelum suatu produk pangan olahan dipasarkan secara luas. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh penjelasan mengenai pentingnya izin edar sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen sekaligus sebagai jaminan bahwa produk telah memenuhi aspek keamanan, mutu, dan gizi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai tahapan registrasi produk, dokumen yang diperlukan, mekanisme evaluasi oleh BPOM, hingga strategi mempersiapkan usaha agar memenuhi persyaratan perizinan. Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten memandang bahwa peningkatan kapasitas pelaku UMKM merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Banyak anggota DWP maupun masyarakat binaan yang memiliki usaha di bidang pangan olahan, sehingga informasi mengenai perizinan menjadi kebutuhan yang sangat penting. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pelaku UMKM tidak lagi menganggap proses pengurusan izin edar sebagai sesuatu yang rumit, melainkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas usaha. Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten, Ny. Mira Deden Apriandhi, melalui surat undangan yang diterbitkan pada 19 Juni 2026, mengharapkan agar seluruh pengurus yang membidangi sektor ekonomi serta UMKM di lingkungan DWP Kabupaten/Kota maupun Unsur Pelaksana Pemerintah Provinsi Banten dapat mengikuti kegiatan tersebut secara aktif. Kehadiran peserta diharapkan mampu menjadi media transfer pengetahuan sehingga hasil sosialisasi dapat diteruskan kepada anggota DWP lainnya maupun pelaku UMKM binaan di masing-masing wilayah. Selain sebagai ajang peningkatan wawasan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang dalam mendorong lahirnya produk-produk UMKM yang berkualitas, aman dikonsumsi, dan memiliki legalitas yang lengkap. Sinergi tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi produk UMKM Banten untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional. Materi yang disampaikan oleh narasumber dari BPOM dikemas secara interaktif sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kendala yang dihadapi dalam proses pengurusan izin edar. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap upaya peningkatan kualitas usaha melalui pemenuhan aspek legalitas produk. Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten kembali menegaskan perannya sebagai organisasi yang tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga aktif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan ekonomi keluarga. Berbagai program yang dilaksanakan senantiasa diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat luas. Ke depan, DWP Provinsi Banten berharap kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, termasuk Balai Besar POM di Serang, dapat terus ditingkatkan melalui program-program edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan demikian, semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memenuhi standar keamanan pangan, memperoleh izin edar BPOM, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperluas akses pemasaran produknya. Melalui kegiatan BAPERAN ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam mendampingi UMKM binaan di wilayah masing-masing. Legalitas produk bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun usaha yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, BPOM, dan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan UMKM pangan olahan di Provinsi Banten mampu berkembang lebih maju, mandiri, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

../images/kegiatan/151279.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV KALIMANTAN BARAT

  • Oleh: Sekretariat
  • 01-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu mengikuti kegiatan sebagai berikut: 1. Bidang : Sekretariat 2. Kegiatan : Kunjungan ke Dekranasda 3. Hari / tanggal : Rabu, 01 Juli 2026 4. Lokasi : Ruangan Dekranasda 5. Pukul : 10.00 - selesai 6. Peserta : Ibu Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Se-Kalbar 7. Kegiatan : Melihat kerajinan Kreativitas tanpa batas, inovasi tiada henti Dekranasda sebagai wadah pembinaan untuk mendorong industri kreatif dan pelaku usaha lokal agar mampu berdaya saing di kancah nasional..

../images/kegiatan/151278.jpg
Info Baru

DWP Kota Bandung >

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 01-07-2026

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung, Dr. Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E., M.M., menghadiri kegiatan Pembukaan dan Kunjungan Indonesia City Expo (ICE), Bazaar Kuliner UMKM, dan Pentas Seni dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada hari Selasa, 30 Juni 2026 pukul 13.00 WIB s.d. 15.00 WIB bertempat di Convention Hall Hotel Santika Premiere Dyandra Medan dan Lapangan Benteng, Kota Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala daerah beserta pendamping, jajaran pemerintah kota anggota APEKSI, organisasi perangkat daerah, pelaku UMKM, perajin, serta masyarakat umum. Indonesia City Expo (ICE) merupakan agenda utama dalam rangkaian Rakernas APEKSI yang menjadi wadah promosi berbagai potensi unggulan daerah, inovasi pelayanan publik, investasi, ekonomi kreatif, serta produk unggulan UMKM dari pemerintah kota se-Indonesia. Melalui kegiatan ini, setiap daerah diberikan kesempatan untuk memperkenalkan identitas, budaya, dan hasil karya masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional. Setelah mengikuti pembukaan kegiatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung melakukan kunjungan ke area pameran Indonesia City Expo yang menampilkan berbagai produk unggulan, inovasi daerah, serta hasil karya UMKM dari berbagai kota di Indonesia. Kunjungan dilanjutkan ke Bazaar Kuliner UMKM yang menghadirkan aneka makanan khas daerah serta Pentas Seni yang menampilkan pertunjukan budaya sebagai bentuk pelestarian warisan budaya Nusantara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan menjadi sarana bertukar informasi, pengalaman, serta inspirasi antardaerah dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat. Keikutsertaan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung pada kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM, promosi produk lokal, serta penguatan kolaborasi antardaerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan inovasi. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring kerja sama, menggali praktik-praktik terbaik dari berbagai pemerintah kota, serta memperkenalkan potensi unggulan Kota Bandung kepada masyarakat dan peserta Rakernas APEKSI. Melalui partisipasi dalam Pembukaan dan Kunjungan Indonesia City Expo, Bazaar Kuliner UMKM, dan Pentas Seni, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarpemerintah kota dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, promosi produk unggulan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah: 1. Mendukung promosi potensi unggulan daerah, produk UMKM, dan ekonomi kreatif Kota Bandung pada ajang nasional. 2. Memperluas jejaring kerja sama antarpemerintah kota dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat. 3. Menggali inovasi dan praktik terbaik dari berbagai daerah sebagai referensi pengembangan program di Kota Bandung. 4. Mendukung pelestarian seni, budaya, dan kuliner Nusantara sebagai identitas bangsa. 5. Meningkatkan peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung promosi potensi daerah serta pengembangan UMKM melalui forum nasional.

../images/kegiatan/151277.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Simalungun > Kecamatan Hatonduhan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 01-07-2026

Hari/Tanggal: 01 Juli 2026 Pukul 09 : 00 WIB s/d selesai, Tempat Kegiatan : Ruang Harungguan Kantor Camat Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan : Kantor Camat Hatonduhan. Bidang : Bidang Sosial Budaya. Kegiatan dihadiri oleh Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Hatonduhan, Nyonya Rismauli Ambarita, Nyonya Duma Naibaho, Nyonya Rosenta Sitepu, Nyonya Rosmayanti Damanik dan Nyonya Herlina Tampubolon. Nama Kegiatan: Rapat Pembentukan Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke – 81 Republik Indonesia dan Persiapan untuk kegiatan HUT RI ke-81 Kecamatan Hatonduhan Tahun 2026. Pada rapat ini turut hadir Pangulu, Kepala UPTD, Korwil, Koordinator, Kepala Puskesmas, Pengusaha, dan ASN kantor camat Hatonduhan. Rapat berjalan lancar dan Panitia HUT RI ke-81 Kecamatan Hatonduhan telah terpilih dan Camat Hatonduhan berpesan agar Panitia sudah mulai bergerak terutama dalam hal perekrutan calon Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) Kecamatan Hatonduhan.

../images/kegiatan/151276.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Ogan Ilir > OPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 02-07-2026

Dalam rangka memperingati Isra' dan Mi'raj 27 Rajab 1447 H, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Ilir mengadakan pertemuan bulanan dengan tema Membangun Karakter Mulia dengan Mencontoh Spirit Perjalanan Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026 di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Ilir Komplek Perkantoran Pemda lamo dengan pengisi ceramah Ibu Masyitoh.

../images/kegiatan/151275.jpg
Info Baru

DWP Kota Semarang > BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 25-06-2026

LAPORAN KEGIATAN

Nama Kegiatan: Rapat Kerja DWP Kota Semarang
Hari/Tanggal: Kamis, 25 Juni 2026
Waktu: 13.30 - 15.00 WIB
Tempat: Lantai 3 Gedung PKK Kota Semarang
Penyelenggara: DWP Kota Semarang

Peserta:
Pengurus dan Anggota DWP Kota Semarang.

Susunan Acara:
* Pembukaan oleh MC
* Menyanyikan jingle dan mars DWP
* Doa bersama
* Laporan per bidang
* Arahan dan tanggapan Ketua DWP Kota Semarang
* Pengisian Acara parenting tema pola asuh anak dalam pembentukan karakter
* Penutup

Laporan Acara:

1. Sekretaris menyampaikan:
* Jika terdapat pergantian pengurus atau ketua agar segera membuat sertijab.
* Setiap unsur pelaksana diminta untuk membuat laporan pada e-reporting setiap bulan.
* Pada akhir tahun akan dilaksanakan lomba unsur tergiat dengan penilaian berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan, kontribusi pengurus, dan aspek lainnya.
* Informasi Majalah Nadia saat ini sudah memasuki proses cetak.

2. Bendahara menyampaikan:
* Laporan keuangan DWP.

3. Bidang Ekonomi menyampaikan:
* Keikutsertaan DWP pada kegiatan bazar.
* Penilaian bidang ekonomi menjadi salah satu aspek dalam lomba akhir tahun.

4. Bidang Sosial Budaya menyampaikan:
* Kegiatan anjangsana akan terus dilaksanakan.
* Akan dilaksanakan lomba melukis galon yang akan diikuti oleh UP Badan/Dinas/Setda (Kecamatan tidak dikutsertakan dalam lomba)

5. Arahan dan Tanggapan Ketua DWP :
- Perkenalan Ibu Ketua DWP Kota Semarang
* Mengingatkan beberapa OPD yang belum membuat laporan E-Reporting.
* Meminta anggota DWP untuk aktif berkontribusi dalam setiap kegiatan DWP khususnya para istri camat.
* Anggota DWP diharapkan tetap memperhatikan keluarga meskipun tetap aktif bekerja dan berkegiatan organisasi.

6. Pengisian acara parenting pola asuh anak dari Pemerintah Kota Semarang

Narasumber menyampaikan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, kepribadian, serta perkembangan emosional anak. Pola asuh yang diterapkan orang tua akan memberikan dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Pola asuh yang tepat merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kemandirian, dan kesehatan emosional anak. Orang tua diharapkan mampu menerapkan pola asuh yang seimbang antara kasih sayang dan kedisiplinan, menjadi teladan yang baik, serta menjalin komunikasi yang positif agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, percaya diri, dan berakhlak baik. Kegiatan seminar berlangsung dengan baik dan diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Peserta diharapkan dapat menerapkan materi yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Penutup
Demikian laporan kegiatan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya diucapkan terima kasih.

../images/kegiatan/151274.jpg
Info Baru

DWP BANTEN > Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 18-06-2026

Santunan Anak Yatim Piatu dan Ceramah Keagamaan Warnai Peringatan Bulan Muharam Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten Serang, Kamis, 18 Juni 2026 Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial sekaligus mempererat nilai-nilai keagamaan di lingkungan keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu yang dirangkaikan dengan Ceramah Keagamaan pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung KORPRI Provinsi Banten tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan tingkat provinsi maupun perangkat daerah, termasuk Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten beserta anggota. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian sosial, penguatan silaturahmi, serta pembinaan mental dan spiritual bagi para anggota. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sejak awal acara hingga penutupan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi dua agenda utama, yaitu pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta ceramah keagamaan yang mengangkat tema mengenai pentingnya meningkatkan ketakwaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dalam kehidupan bermasyarakat. Santunan diberikan sebagai bentuk kepedulian nyata Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten terhadap anak-anak yatim piatu. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita. Selain kegiatan sosial, para peserta juga mendapatkan siraman rohani melalui ceramah keagamaan yang disampaikan oleh seorang penceramah. Materi ceramah menekankan pentingnya memperkuat iman dan takwa, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan kegiatan berbagi sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada masyarakat. Acara dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten beserta jajaran pengurus, para Ketua Dharma Wanita Persatuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DWP dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, serta anak-anak yatim piatu sebagai penerima santunan. Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten bersama para anggota sebagai bentuk dukungan terhadap program-program sosial dan keagamaan yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten. Kehadiran para pengurus dan anggota menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, dimulai pada pagi hari hingga selesai. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan. Momentum pelaksanaan kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus meningkatkan kualitas spiritual anggota Dharma Wanita Persatuan melalui pembinaan keagamaan. Kegiatan bertempat di Aula Gedung KORPRI Provinsi Banten, yang menjadi lokasi pelaksanaan berbagai kegiatan pembinaan organisasi dan kemasyarakatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Aula yang representatif memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan tertib. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten dalam mewujudkan organisasi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas anggotanya, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian. Santunan kepada anak yatim piatu merupakan salah satu bentuk implementasi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari program kerja organisasi. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya berbagi, mempererat rasa empati, serta meningkatkan solidaritas sosial di kalangan anggota Dharma Wanita Persatuan. Sementara itu, ceramah keagamaan diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat karakter, serta membangun keluarga yang harmonis berdasarkan nilai-nilai agama. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu secara simbolis. Prosesi penyerahan santunan berlangsung penuh haru. Para pengurus menyerahkan bantuan secara langsung kepada anak-anak yatim piatu yang hadir. Senyum bahagia terlihat dari wajah para penerima santunan sebagai bentuk rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Usai penyerahan santunan, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, menjaga silaturahmi, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. Penceramah menyampaikan bahwa berbagi kepada anak yatim merupakan salah satu amalan yang memiliki nilai ibadah tinggi. Kepedulian terhadap mereka bukan hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan perhatian, kasih sayang, motivasi, serta doa agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia. Sepanjang kegiatan, peserta mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh antusias. Suasana khidmat berpadu dengan rasa kekeluargaan mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas organisasi Dharma Wanita Persatuan. Bagi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten beserta anggota, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap program kerja Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten sekaligus memperkuat sinergi antarpengurus dalam melaksanakan kegiatan sosial dan keagamaan. Melalui kegiatan santunan anak yatim piatu dan ceramah keagamaan ini, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan terus tumbuh di lingkungan organisasi maupun masyarakat luas. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota untuk terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih peduli, harmonis, religius, dan sejahtera. Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan melalui peningkatan kualitas keluarga, pemberdayaan perempuan, kegiatan sosial kemasyarakatan, pendidikan, ekonomi, serta pembinaan mental spiritual. Oleh karena itu, kegiatan seperti santunan anak yatim piatu dan ceramah keagamaan menjadi bagian penting dalam memperkuat eksistensi organisasi sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing.

../images/kegiatan/151273.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Pekerjaan Umum > DWP Ditjen. Bina Marga

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 10-06-2026

Dharma Wanita Persatuan BPJN Sulawesi Tengah, Rabu, 10 Juni 2026, pukul 10.30 WITA, mengikuti Pengajian Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pekerjaan Umum bersama Ustadz Hasyim Adnan, LC dengan tema "Keluarga yang Dirindukan Syurga". Kegiatan dilaksanakan secara offline dihadiri oleh Ibu Naida R. Yudha Mediawan (Ketua DWP Kementerian PU) dan ibu-ibu DWP Kemnterian PU lainnya di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum. Di Sulawesi Tengah, dihadiri secara online oleh ibu Fitriyani Bambang (Ketua DWP BPJN Sulawesi Tengah), Yurisna Ari, ibu Murni Sultoni, ibu Liliyani Opik, Ibu Masniah Irsan, dan ibu-ibu lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan agama dan kesadaran tentang pentingnya selalu menjaga dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan sehari-hari, berusaha menambah amalan-amalan andalan yang diharapkan dapat menjadi bekal sehingga sewaktu-waktu dipanggil olehNya, kita mendapatkan ridha dari Allah SWT untuk masuk surga.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID