Jajaran Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kabupaten Gunung Mas Menghadiri rakorwil DWP Kanwil Kemenag Kalteng Aula Hotel Nasa Banjar Masin, Delegasi di Pimpin langsung Oleh Ketua DWP, Ny Siti Paridawati Majid Rahimi didampingi Ny. Nor Saadah Ahmad Fauzi dan Ibu Masniah, Forum ini menselaraskan Program Kerja daerah dengan visi wilayah yang nantinya diharapkan ikut mewujudkan Indonesia Emas
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 Dharma Wanita Persatuan DWP Kabupaten Kolaka melaksanakan Kegiatan kerja bakti. Acara berlangsung di Pedestarian Pasar Raya Mekongga Kelurahan Lamokato Kecamatan Kolaka pada hari Kamis tanggal 6 Agustus 2026 pada pukul 07.30 Wita. Kegiatan kerja bakti serentak hari ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka melibatkan seluruh SKPD dan Organisasi masyarakat. Acara turut dihadiri oleh Ketua DWP Kab. Kolaka Ny. St. Nurhaeni Akbar, Para Ketua DWP Unsur Pelaksana bersama Anggota, dengan total peserta sebanyak 30 orang. Kegiatan kerja bakti pemilahan sampah merupakan aksi gotong royong membersihkan lingkungan yang difokuskan untuk memisahkan sampah sejak dari sumbernya. Hal ini sangat penting untuk mengurangi penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir dan mempermudah proses daur ulang atau pengolahan lebih lanjut. Tujuan Utama Kerja Bakti adalah menjaga Kebersihan Lingkungan, Mencegah penumpukan kotoran, sampah, dan sumbatan saluran air. Mencegah Penularan Penyakit, Menghilangkan sarang nyamuk, tikus, dan bakteri penyebab wabah, Merawat Fasilitas Umum, Meningkatkan Kesadaran Warga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Manfaat nyata kerja bakti adalah Lingkungan menjadi sehat, Udara lebih segar, saluran air lancar, dan bebas banjir. Mempererat Silaturahmi, Menjadi sarana interaksi dan komunikasi, Menghemat Anggaran Dana, Mengurangi biaya perawatan lingkungan karena dikerjakan bersama secara sukarela. Pekerjaan Cepat Selesai, Beban kerja terasa ringan karena dibagi rata ke banyak orang. Saat kerja bakti, di sediakan kantong atau wadah berbeda untuk tiga kategori utama yaitu Sampah Organik berupa sisa makanan, dedaunan, dan sisa sayuran. Sampah ini mudah membusuk dan bisa diolah menjadi pupuk kompos. Sampah Anorganik berupa Plastik, botol kaca, kaleng, dan kertas. Bersihkan dan pilah agar dapat disetorkan ke Bank Sampah atau didaur ulang. Sampah B3 Bahan Berbahaya dan Beracun Penanganannya harus khusus agar tidak mencemari lingkungan. Melalui kegiatan aksi bersih bersih diharapkan masyarakat Kabupaten Kolaka makin sadar akan pentingnya memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan memilah sampah dengan tepat antara sampah plastik dan sampah kemasan akan memudahkan pihak pengelola bank sampah maupun pendaur ulang dalam memanfaatkannya. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan disambut dengan antusias oleh anggota DWP Kabupaten Kolaka sebagai sarana untuk meningkatkan silaturahmi, kekompakan dan Kerjasama yang baik, serta memberikan kontribusi yang positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Kolaka.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara Bidang : Sekretariat, Program Kerja Sekretariat: Informasi dan Humas, Kegiatan Informasi dan Humas: Penyampaian Informasi. Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis 06 Agustus 2026 pukul 11.30 WIB hingga 13.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 8 orang yaitu Ny. Marlina Firdaus, Ny. Yeni Julyanto, Ny. Epi Yogi, Ny. Ely Rodi, Ny. Annisa Mukhlis, Ny. Tiqwi Ricky, Ny. Nani Novian dan Ny. Irmina Yozie. Susunan Acara : 1. Pembukaan (MC : Ny. Tiqwi Ricky) 2. Menyanyikan Lagu Mars Dharma Wanita (Drigen: Ny. Epi Yogi) 3. Pembacaan Do'a (Ny. Annisa Mukhlis) 4. Sambutan dan Pengarahan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara (Ny. Marlina Firdaus) 5. Menyanyikan Lagu Padamu Negeri 6. Penutup 7. Arisan 8. Pembahasan lainnya yang dianggap perlu, dilanjutkan Fhoto bersama untuk dokumentasi. Acara dibuka diawali dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita, selanjutnya pembacaan doa demi keberkahannya acara, dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara Ny. Marlina Firdaus , dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari ibu-ibu semuanya, beliau juga mengulas kembali hasil pertemuan di Kabupaten tentang himbauan untuk menggunakan seragam batik DWP yang baru. Dalam sambutannya beliau tidak bosan-bosannya mengingatkan kita semuanya akan keaktifannya sebagai bentuk dedikasi dan loyalitas dalam mendampingi suami dimanapun ditugaskan dan tentunya dalam mendukung organisasi yang kita cintai ini, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara. Pada pertemuan ini beliau juga mengimbau agar kedepannya untuk lebih aktif lagi karena dibanding dengan pertemuan yang sudah-sudah, pertemuan kali ini banyak anggota yang izin. Pada kesempatan ini juga buk ketua memepersilahkan anggota yang baru bergabung untuk memperkenalkan diri yaitu Ny. Irmina Yozie, kedepannya untuk senantiasa aktif dikegiatan DWP Dinas Pendidikan. Dalam kesempatan ini juga mengulas kembali akan himbauan untuk penggunaan batik DWP terbaru, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Bengkulu Utara Ny. Eyi Fitriansyah, beliau tidak memaksakan untuk wajib bagi seluruh anggota untuk membeli, mengingat harganya lumayan mahal, belum lagi untuk upah jahit, pembelian batik ini fleksibel aja, siapa yang mau kita cuma menghimbau dan mengajak tetapi tidak berani memaksa, biarlah bertahap aja sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sungguhpun begitu Ny. Marlina Firdaus berharap untuk kekompakan dari seluruh anggota DWP Dinas Pendidikan untuk yang belum memesan agar dilapangkan rezeki agar bisa memesan bahan terebut di kloter selanjutnya, karena jika nanti ada waktu-waktu yang mewajibkan kita memakai batik motif terbaru kita sudah seragam semua. Buk ketua juga mendoakan akan kesembuhan anak dari anggota yang pada hari ini menjalankan operasi di Bengkulu, semoga dilancarkan operasinya dan kembali pulih seperti sediakala, Aamiin ya rabbal alamin. Pembuat Laporan: Sekretaris DWP Dinas Pendidikan Kab. Bengkulu Utara (Ny. Yeni Julyanto)
PEMBUKAAN GEBYAR LOMBA REPLIKA BINATANG DARI PLASTISIN ANAK USIA DINI (PAUD) SE-KECAMATAN TEGALDLIMO DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-81 Hari/Tanggal: Sabtu, 8 Agustus 2026 Waktu: Pukul 07.00 WIB s.d. selesai Tempat: Lapangan PHPA, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo PESERTA Kegiatan diikuti oleh anak-anak usia dini (PAUD) se-Kecamatan Tegaldlimo beserta guru pendamping dan/atau orang tua/wali peserta. SUSUNAN KEGIATAN Registrasi peserta dan persiapan lomba. Pembukaan oleh pembawa acara. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Doa bersama. Sambutan dari panitia penyelenggara. Sambutan dari pihak terkait sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi. Penjelasan teknis pelaksanaan lomba replika binatang dari plastisin. Pelaksanaan lomba. Penutup. HASIL DAN PEMBAHASAN KEGIATAN Pelaksanaan kegiatan Gebyar Lomba Replika Binatang dari Plastisin Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Tegaldlimo dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Lapangan PHPA Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, berlangsung dengan baik, tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta maupun pendamping. Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan kedatangan dan registrasi peserta dari berbagai lembaga PAUD se-Kecamatan Tegaldlimo. Peserta didampingi oleh guru dan/atau orang tua/wali masing-masing. Setelah seluruh peserta melakukan registrasi dan menempati tempat yang telah disediakan, kegiatan dilanjutkan dengan acara pembukaan. Pelaksanaan Lomba Setelah kegiatan dibuka, peserta diberikan penjelasan mengenai tata tertib dan ketentuan lomba. Anak-anak kemudian mulai membuat replika binatang menggunakan plastisin. Dalam proses pembuatan karya, peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas masing-masing tanpa menghilangkan unsur keceriaan dan karakteristik anak usia dini. Pengembangan Kreativitas Anak Kegiatan lomba memberikan ruang yang luas bagi anak untuk menuangkan ide dan imajinasi. Anak-anak dapat memilih jenis binatang yang akan dibuat serta menentukan bentuk, warna, ukuran, dan berbagai detail sesuai dengan kreativitas masing-masing. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan seni dan keterampilan dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas anak. Pengembangan Motorik Halus Pembuatan replika binatang dari plastisin juga memberikan manfaat terhadap perkembangan motorik halus anak. Aktivitas seperti meremas, menggulung, menekan, memilin, menyusun, dan membentuk plastisin membantu melatih koordinasi antara tangan dan mata serta keterampilan menggunakan jari-jari tangan. Kegiatan tersebut dilakukan dalam suasana bermain sehingga anak dapat belajar dan berkembang dengan cara yang menyenangkan. Kemandirian dan Kepercayaan Diri Dalam pelaksanaan lomba, anak-anak didorong untuk menyelesaikan karya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hal ini menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar mandiri, mengambil keputusan sederhana, serta memiliki kepercayaan diri terhadap hasil karyanya. Guru dan orang tua/wali berperan memberikan motivasi dan dukungan tanpa mengambil alih seluruh proses pembuatan karya anak. Nilai Pendidikan dan Pembelajaran Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga memiliki nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan anak usia dini. Anak belajar mengenal berbagai macam bentuk binatang, warna, ukuran, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Selain itu, anak belajar memahami aturan sederhana, menunggu giliran, menjaga ketertiban, serta menerima hasil kegiatan dengan sikap sportif. Penanaman Nilai Kebersamaan dan Nasionalisme Pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebangsaan dan nasionalisme sejak usia dini. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kegiatan yang positif, kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Anak-anak diperkenalkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan upacara, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan yang membangun kreativitas, persaudaraan, dan kebersamaan. Meningkatkan Silaturahmi Antar-Lembaga PAUD Kegiatan yang melibatkan PAUD se-Kecamatan Tegaldlimo ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan silaturahmi antara peserta didik, guru, kepala satuan PAUD, orang tua/wali, serta panitia penyelenggara. Pertemuan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para pendidik untuk saling berinteraksi, bertukar pengalaman, dan memperkuat kerja sama dalam mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini. Peran Guru Pendamping dan Orang Tua/Wali Guru pendamping dan orang tua/wali memiliki peran penting dalam memberikan motivasi kepada peserta selama kegiatan berlangsung. Pendamping diharapkan memberikan dukungan berupa semangat, arahan sederhana, dan bantuan seperlunya dengan tetap memberikan kesempatan kepada anak untuk berkreasi secara mandiri. Dengan demikian, hasil karya yang dihasilkan dapat mencerminkan kreativitas dan kemampuan anak. Penilaian Hasil Karya Hasil karya peserta selanjutnya menjadi bahan penilaian oleh tim juri yang telah ditunjuk oleh panitia. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek yang sesuai dengan karakteristik lomba anak usia dini, seperti kreativitas, keunikan ide, kerapian, kesesuaian bentuk replika binatang, penggunaan warna, serta proses dan kemandirian anak dalam berkarya. Suasana dan Kondisi Pelaksanaan Secara umum, kegiatan berlangsung dalam suasana yang meriah dan penuh kegembiraan. Peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan mendapatkan dukungan dari guru pendamping serta orang tua/wali. Panitia berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan rencana serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Nilai Sportivitas Melalui kegiatan perlombaan, anak-anak juga diperkenalkan dengan nilai sportivitas sejak usia dini. Anak diarahkan untuk mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan, menghargai karya teman, tidak saling mengejek, serta menerima hasil penilaian dengan sikap positif. Yang menjadi tujuan utama bukan semata-mata memperoleh juara, tetapi memberikan pengalaman berharga kepada anak untuk berani tampil, berkarya, dan berpartisipasi dalam kegiatan bersama. Hasil yang Dicapai Secara keseluruhan, kegiatan berhasil memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini. Peserta dapat menghasilkan berbagai karya replika binatang dari plastisin dengan bentuk dan karakter yang beragam. Keanekaragaman hasil karya menunjukkan adanya kreativitas dan imajinasi yang berbeda-beda pada setiap anak. Dampak Positif Kegiatan Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, khususnya dalam aspek seni, kreativitas, motorik halus, kemandirian, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, serta sikap sportif. Selain itu, kegiatan juga memberikan pengalaman kepada anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersama yang melibatkan banyak teman dari berbagai lembaga PAUD. Evaluasi Pelaksanaan Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, secara umum rangkaian acara dapat berjalan dengan baik. Namun demikian, sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya, panitia perlu terus meningkatkan koordinasi, pengaturan tempat peserta, ketepatan waktu, penyampaian informasi teknis lomba, serta pengaturan pendamping agar kegiatan dapat berlangsung semakin efektif, nyaman, dan tertib. Tindak Lanjut Sebagai tindak lanjut, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya dengan tema dan bentuk kegiatan yang lebih beragam. Kegiatan kreatif seperti ini perlu terus dikembangkan sebagai salah satu sarana untuk menggali potensi, bakat, kreativitas, dan keberanian anak usia dini. Kesimpulan Berdasarkan seluruh rangkaian kegiatan, Gebyar Lomba Replika Binatang dari Plastisin Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Tegaldlimo dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 telah terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat positif bagi peserta. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wahana bermain, belajar, berkarya, bersosialisasi, serta menanamkan nilai kebersamaan dan semangat nasionalisme sejak usia dini.
Jajaran Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kabupaten Gunung Mas Menghadiri rakorwil DWP Kanwil Kemenag Kalteng Aula Hotel Nasa Banjar Masin, Delegasi di Pimpin langsung Oleh Ketua DWP, Ny Siti Paridawati Majid Rahimi didampingi Ny. Nor Saadah Ahmad Fauzi dan Ibu Masniah, Forum ini menselaraskan Programm Kerja daerah dengan visi wilayah yang nantinya diharapkan ikut mewujudkan iIndonesia Emas
LAPORAN KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DINAS PERHUBUNGAN Rangkaian Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Pelaksanaan Kegiatan - Hari / Tanggal: Sabtu, 8 Agustus 2026 - Waktu: Pukul 10.00 WITA selesai - Tempat: Kediaman Ny. Silvia Andri *Susunan Acara & Rangkaian Kegiatan* 1. Pembukaan & Sambutan Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DWP Dinas Perhubungan yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ny. Ester Welly. 2. Pembahasan Agenda Kerja & Lomba Agustusan DWP Kota Bontang Membahas persiapan keikutsertaan DWP Dinas Perhubungan dalam rangkaian kegiatan lomba Agustusan DWP Kota Bontang. Pembentukan tim bertanding serta penyiapkan tim suporter dari DWP Dinas Perhubungan. 3. Kegiatan Kreativitas (Kreasi Hiasan Kepala Merah Putih) Praktik pembuatan kreasi hiasan kepala bernuansa Merah Putih. Kegiatan dipandu langsung oleh anggota DWP Dinas Perhubungan, yaitu Ny. Tri Eko. *Daftar Kehadiran* Pertemuan rutin ini dihadiri pengurus dan anggota DWP Dinas Perhubungan: 1. Ny. Nurlaelah Taupan (Ketua DWP UP Dishub) 2. Ny. Novita Viki 3. Ny. Ester Welly 4. Ny. Farida Sjahruddin 5. Ny. Silvia Andri 6. Ny. Indra Fauzi 7. Ny. Tri Eko 8. Ny. Ulfa Barata 9. Ny. Rinda Didiet 10. Ny. Anisha Fitri Laporan ini disusun sebagai dokumentasi resmi atas terlaksananya kegiatan pertemuan rutin dan kreativitas DWP Dinas Perhubungan dalam menyambut HUT RI ke-81.
Majelis Taklim Ittihadunnisa Dharma Wanita Persatuan DWP Kabupaten Kolaka melaksanakan Pengajian Rutin Bulanan, yang dilaksanakan pada hari Senin, 03 Agustus 2026 pukul 16.00 Wita bertempat di Masjid Miftahul Jannah Kantor Bupati Kolaka. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan bersama anggota Dharma Wanita Persatuan se Kabupaten Kolaka sejumlah 56 orang. Susunan acara sebagai berikut. Acara diawali pembukaan oleh MC Ny. Ramlah Agussalim dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka, dilanjutkan dengan lantunan Asmaul Husna oleh Anggota Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Kolaka. Acara kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al Quran oleh Ny. Dede Karyati Syukri perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka. Selanjutnya Arahan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Ibu Sitti Nurhaeni Akbar Beliau menyampaikan beberapa hal antara lain Ucapan terima kasih kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur bersama anggota yang sudah hadir pada hari ini, semoga semakin meningkat setiap bulannya, beliau juga menyampaikan arahan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka dalam rangka HUT RI ke 81 mengharapkan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur bersama anggota untuk hadir pada kegiatan Kerja Bakti serta lomba lomba HUT RI yang termasuk kegiatan pengajian rutin bulanan karena kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat dan pentingnya siraman rohani bagi kita semua sehingga kita lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wataala, dengan menghadiri kegiatan majelis ilmu, kita mendapatkan pencerahan dan menambah ilmu agama kita, Anggota DWP juga lebih banyak bersabar dan banyak bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. Istri ASN sebagai pendamping suami diharapkan mampu menjadi penyeimbang emosional, mitra strategis bagi suami dalam menjalankan tugas, membantu menciptakan keluarga harmonis dan berperan aktif dalam pembangunan masyarakat melalui organisasi Dharma Wanita Persatuan. Acara selanjutnya tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz Nur Amin, S.Pdi dengan judul ceramah Makna Bersyukur. Beliau mengutip dari Al Quran Surah Ibrahim ayat 7 yang artinya Sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat ku maka sesungguhnya azab ku sangat pedih. Syukur adalah cara utama agar nikmat yang diberikan Allah menjadi berkah dan terus bertambah. Ada 4 golongan wanita yang dirindukan syurga yaitu Wanita yang selalu menjaga shalatnya, Menjaga puasanya, menjaga kehormatannya dan wanita yang taat pada suaminya. Marilah kita tingkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT dalam segala kondisi. Ketika kita menyadari bahwa semua yang kita miliki adalah pemberian Allah SWT maka hati kita akan semakin tunduk dan merasa dekat pada Allah SWT acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ibu Anita Darul dari Dharma Wanita Satpol PP dan Damkar. Acara ditutup oleh MC dengan ucapan alhamdulillah yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, berakhir pada pukul 17.30 WITA. Kegiatan Pengajian Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka menjadi agenda penting yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan rohani, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antar anggota, serta memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan dalam pembangunan moral dan spiritual keluarga ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkulu Utara, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara Bidang : Sekretariat, Program Kerja Sekretariat: Penataan Organisasi /Manjemen, Kegiatan Organisasi /Manjemen: Sosialisasi/Konsolidasi. Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkulu Utara bertempat di Aula Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis, 06 Agustus 2026 pukul 08.30 WIB s.d selesai dengan Petugas dari DWP Bapenda Kab. Bengkulu Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan OPD / Vertikal dan Kecamatan se-Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 110 peserta. Dalam kesempatan ini perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara dihadiri oleh Ketua Ny. Marlina Firdaus, Sekretaris Ny. Yeni Julyanto, anggota Ny. Tiqwi Ricky dan Ny. Epi Yogi. Pertemuan Rutin ini berjalan dengan penuh semangat yang diikuti oleh ibu-ibu anggota DWP dari masing- masing OPD dengan Susunan Acara : 1. Pembukaan 2. Doa 3. Menyanyikan Lagu Mars Dharma Wanita 4. Sambutan dan Pengarahan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkulu Utara 5. Menyanyikan lagu “Padamu Negeri” 6. Penyampaian Materi “Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBBP2)” oleh Narasumber Bapak Apriando, S.St.Pi Kabid Pendatan dan Pendaftaran Bapenda Kab. Bengkulu Utara. 7. Penutup. Demi keberkahannya dan suksesnya suatu acara terlebih dahulu diawali dengan doa dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita. Selanjutnya kata sambutan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkulu Utara Ny. Eyi Fitriansyah, dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi dari ibu-ibu semuanya yang telah menyempatkan waktu menghadiri pertemuan ini, apresiasi yang luar biasa buat kita semua dalam mendukung karier suami. Dalam kesempatan ini tidak bosan-bosannya Ibu ketua mengingatkan untuk terus melaporkan setiap kegiatan DWP OPD masing-masing kedalam e-reporting karena pelaporan e-reporting sebagai bentuk pertanggungjawaban publik yang dapat diekspos dan dilaporkan langsung ke DWP Pusat. Juga Buk Ketua selaku pimpinan yang bijak dalam menyikapi himbauan dari DWP pusat untuk pemakaian batik baru, beliau tidak memaksakan untuk wajib bagi seluruh anggota untuk membeli, mengingat harganya lumayan mahal, belum lagi untuk upah jahit, beliau dengan bijak menyatakan kalau untuk pembelian batik ini fleksibel aja, “saya tidak berani untuk mewajibkan karena kemampuan finansial masing-masing orang berbeda, banyak dari kita semua yang lebih mengutamakan yang benar-benar urgent ditengah gempuran lonjakan harga, semua serba mahal, belum lagi untuk biaya anak sekolah, ujarnya. Beliau juga menyampaikan progress Program kerja DWP Kabupaten Bengkulu Utara, dimana telah melakukan 2 kali sosialisasi dalam tahun ini yaitu tentang Parenting dan Kesehatan. Sekiranya kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat bagi kita semua Insya Allah tahun depan kita adakan lagi dengan tema yang berbeda. Pada kesempatan ini beliau juga menyampaikan transparansi pengelolaan dana dari sumbangan kita semua buat kebutuhan pokok mobilitas anak-anak Panti Asuhan Melati yang dibawah naungan DWP Kabupaten Bengkulu Utara, dan semoga sedikit rezeki yang kita bagikan ini membawa keberkahan baik yang memberi maupun yang menerimanya. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” untuk menambah semangat nasionalisme di kalangan peserta. Dilanjutkan kegiatan pemaparan materi sosialisasi dengan Tema“Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBBP2)” oleh Narasumber Bapak Apriando, S.St.Pi Kabid Pendataan dan Pendaftaran Bapenda Kab. Bengkulu Utara. Dalam Pemaparannya beliau menyampaikan bahwasannya peran dari ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang notabene organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN), terkait Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) adalah menjadi pelopor dan teladan kepatuhan pajak di dalam keluarga, membantu mensosialisasikan pentingnya sadar pajak kepada masyarakat, serta mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Pelopor dan Teladan Kepatuhan Keluarga dengan Memastikan pembayaran PBB-P2 tepat waktu dari rumah sendiri sebelum menuntut kepatuhan masyarakat dan menyadarkan kepada anggota keluarga dan lingkungan bahwa fasilitas hidup bersumber dari keuangan negara dan pajak rakyat, Menjadi penggerak atau pelopor dalam menyampaikan pentingnya ketaatan pajak kepada masyarakat luas. Sebelum mengkaji lebih dalam lagi tentang materi ini Narasumber menyampaikan bahwasannya yang dimaksud dengan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang selanjutnya disingkat PBB-P2 adalah pajak atas bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau Badan. Tarif PBB-P2 disetiap daerah berbeda, sesuai dengan kebijakan daerah masing-masing, untuk provinsi Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara adalah tarif terendah yaitu sebesar 0,065 % (perda no 4 Tahun 2023 tentang PDRD), jauh lebih rendah dibandingkan dengan Bengkulu dan Kabupaten Mukomuko sebesar 0.3%. Dalam pemaparannya Narasumber menjelaskan bahwasannya tidak semuanya di kenakan pajak PBB-P2, ada beberapa kategori yang tidak dikenakan pajak PBB-P2 ini yaitu : 1. Bumi dan/atau Bangunan kantor Pemerintah, kantor Pemerintahan Daerah, dan kantor penyelenggara negara lainnya yang dicatat sebagai barang milik negara atau barang milik Daerah; 2. Bumi dan/atau Bangunan yang digunakan semata mata untuk melayani kepentingan umum dibidang keagamaan, panti sosial, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan nasional, yang tidak dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan; 3. Bumi dan/atau Bangunan yang semata –mata digunakan untuk tempat makam (kuburan), peninggalan purbakala, atau yang sejenis; 4. Bumi yang merupakan hutan lindung, hutan suaka alam, hutan wisata, taman nasional, tanah penggembalaan yang dikuasai oleh desa, dan tanah negara yang belum dibebani suatu hak; 5. Bumi dan/ atau Bangunan yang digunakan oleh perwakilan diplomatik dan konsulat berdasarkan asas perlakuan timbal balik; 6. Bumi dan/atau Bangunan yang digunakan oleh Badan atau perwakilan lembaga internasional yang ditetapkan dengan Peraturan Perundang-Undangan; 7. Bumi dan/ atau Bangunan tempat tinggal lainnya berdasarkan NJOP tertentu yang ditetapkan oleh Bupati; dan 8. Bumi dan/ atau Bangunan yang dipungut pajak bumi dan bangunan oleh Pemerintah Pusat. Untuk mempermudahkan Masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak PBB-P2 ini, pemerintah telah bekerjasama dengan beberapa lembaga keuangan sebagai tempat pembayaran yaitu Bank Bengkulu, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI dan Kantor Pos, dan pemerintah juga telah meluncurkan inovasi baru untuk mempermudah mayarakat dengan mengaksses langsung Aplikasi layanan perpajakan yang bernama “MAHABBAH” yang merupakan manajemen pajak daerah berkualitas, akuntabel dan handal. Pembuat Laporan: Sekretaris DWP Dinas Pendidikan Kab. Bengkulu Utara (Ny. Yeni Julyanto).
Wonogiri – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri melaksanakan rapat koordinasi (rakor) di Ruang Rapat Kankemenag Kabupaten Wonogiri, Jumat (7/8/2026). Kegiatan diikuti oleh pengurus DWP Kemenag Wonogiri. Rakor tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program dan kegiatan DWP yang telah dilaksanakan maupun yang masih dalam proses pelaksanaan. Rakor pengurus kali ini membahas sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya kegiatan Dwp mengajar, lomba-lomba memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan rencana rapat kerja rutin Bulan Agustus 2026., juga mengevaluasi beberapa kegiatan yang lalu agar ke depan dapat dilaksanakan dengan lebih baik, efektif, dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat. Ketua Dwp Kemenag Wonogiri, Ibu Patmiyarti Hariyadi menyampaikan beberapa hal penting dalam rakor kali ini yakni tentang beberapa anggota kita yang sedang sakit dan juga purna tugas, seperti Ibu Nur Cholis Sigit, Ibu fauzi, Ibu Lela Mazidah dan Ibu Sutigjo, beliau menyampaikan bahwa kita perlu memberikan support, dukungan kepada Ibu Nur Cholis Sigit yang sedang sakit sekarang ini, mari bersama kita tengok dan kita doakan, agar beliau cepat sembuh. Ibu ketua juga mengajak pengurus harian untuk mengundang dan memberikan tali asih bagi Ibu-ibu yang purna tugas pada rapat kerja rutin yang akan datang.. Beliau juga membahas tentang seragam batik terbaru Dwp yang diharapkan agar semua pengurus sudah punya dan bisa digunakan dalam kegiatan Dwp mengajar yang akan kita mulai tanggal 27 Agustus mendatang.. Beliau menambahkan bahwa penggunaan seragam batik Dwp terbaru ini secara resmi sudah digunakan oleh Ibu ketua Dwp Kemenag RI. Dalam rakor ini juga telah dipilih beberapa anggota untuk mewakili Dwp Kemenag Wonogiri dalam kegiatan lomba-lomba peringatan HUT RI ke 81 yang akan dilaksanakan di halaman Kantor Kemenag Wonogiri besuk tanggal 13 Agustus 2026. Dibahas juga tentang alokasi dana upz untuk RA Perwanida, Rakor ditutup oleh Ibu ketua dengan doa bersama agar apa yang telah direncanakan dapat direalisasikan sesuai dengan agenda dan target yang telah ditetapkan. Melalui rakor ini, DWP Kemenag Wonogiri berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kebersamaan antar pengurus dan anggota. Evaluasi secara berkala juga diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan sekaligus memastikan setiap program kerja dapat berjalan secara optimal dan berdampak. Rakor berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program serta meningkatkan peran DWP Kemenag Wonogiri dalam mendukung berbagai kegiatan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri.
ANJANGSANA DHARMA WANITA PERSATUAN BAGIAN UMUM SETDA KABUPATEN SUMENEP KE KELUARGA ANGGOTA YANG SAKIT A. IDENTITAS KEGIATAN - Nama Kegiatan : Anjangsana Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep ke - Keluarga Anggota yang Sakit. - Bidang Kegiatan : Bidang Sosial Budaya (Sosbud). - Hari/Tanggal : Selasa, 04 Agustus 2026. - Waktu : Pukul 12.00 WIB sampai selesai. - Tempat : RSI Garam Kalianget, Kabupaten Sumenep. - Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep. - Jumlah Peserta/Hadir : sebanyak 15 orang, yang terdiri dari anggota dan pengurus DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep, dengan 8 orang di antaranya merupakan pengurus DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. - Sasaran Kegiatan : Keluarga anggota Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep yang sedang mengalami musibah sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit. B. LATAR BELAKANG Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi yang tidak hanya berperan dalam mendukung peningkatan kualitas anggota dan keluarga, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial dan kemanusiaan di lingkungan organisasi. Semangat kebersamaan, kekeluargaan, kepedulian, dan saling mendukung merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antaranggota. Sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan rasa kekeluargaan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan anjangsana kepada keluarga anggota yang sedang sakit dan menjalani perawatan di RSI Garam Kalianget Sumenep. Kegiatan ini menjadi sarana untuk hadir secara langsung memberikan dukungan moril, doa, perhatian, serta semangat kepada keluarga yang sedang menghadapi masa perawatan. Kehadiran pengurus dan anggota diharapkan dapat memberikan kekuatan dan motivasi sehingga keluarga pasien tidak merasa sendiri dalam menghadapi kondisi tersebut. Selain itu, kegiatan anjangsana merupakan salah satu bentuk implementasi kepedulian sosial DWP yang dapat memperkuat solidaritas, meningkatkan rasa empati, serta mempererat tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antaranggota Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. C. DASAR KEGIATAN Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep, khususnya dalam bidang Sosial Budaya, serta sebagai bentuk pelaksanaan nilai-nilai kepedulian sosial, kekeluargaan, empati, solidaritas, dan kebersamaan antaranggota. D. MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan anjangsana ini dilaksanakan dengan maksud untuk memberikan perhatian dan kepedulian kepada keluarga anggota DWP yang sedang mengalami sakit. Adapun tujuan kegiatan meliputi: 1. Memberikan dukungan moril dan semangat kepada keluarga anggota yang sedang menjalani masa perawatan. 2. Mendoakan agar pasien diberikan kesembuhan, kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani proses pengobatan. 3. Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di antara anggota Dharma Wanita Persatuan. 4. Mempererat tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antaranggota DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. 5. Meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam lingkungan organisasi. 6. Mewujudkan keberadaan DWP yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga hadir dalam kondisi suka maupun duka. 7. Membentuk budaya organisasi yang peduli, humanis, saling mendukung, dan memiliki rasa kekeluargaan yang kuat. E. DATA KELUARGA YANG DIKUNJUNGI Kunjungan ditujukan kepada: - Nama : Rifqoh Thufailah - Usia : 18 tahun - Status : Pelajar - Anak ke : 2 (dua) - Orang Tua : Bapak Kamil Wahyudi dan Ibu Vena Yulia - Tempat Perawatan : RSI Garam Kalianget Sumenep Data pasien dicantumkan secukupnya sebagai bagian dari dokumentasi kegiatan dan tetap memperhatikan privasi keluarga yang dikunjungi. F. PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan anjangsana dilaksanakan pada hari Selasa, 04 Agustus 2026, pukul 12.00 WIB di RSI Garam Kalianget Sumenep. Rombongan DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep yang terdiri atas pengurus dan anggota datang secara bersama-sama untuk menjenguk dan memberikan dukungan kepada keluarga anggota yang sedang menjalani perawatan. Setibanya di rumah sakit, rombongan menyampaikan salam, memperkenalkan maksud kedatangan, serta memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga pasien. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, anggota DWP memberikan motivasi dan semangat kepada keluarga agar tetap sabar, kuat, dan optimis dalam menghadapi proses perawatan. Rombongan juga menyampaikan doa dan harapan agar pasien segera memperoleh kesembuhan, diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalani proses pengobatan. Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian dari keluarga besar DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep, rombongan menyerahkan bingkisan/santunan kepada keluarga yang dikunjungi. Selama kegiatan berlangsung, rombongan tetap memperhatikan kondisi pasien, waktu kunjungan, serta tata tertib dan ketentuan yang berlaku di lingkungan rumah sakit. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, sederhana, penuh kehangatan, dan kekeluargaan. Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga, pasien masih menjalani perawatan dan pemantauan oleh tenaga medis. Kondisi kesehatan pasien menjadi perhatian keluarga dan tenaga medis, sehingga proses pengobatan dan pemeriksaan lanjutan dilakukan sesuai dengan kebutuhan serta arahan dokter yang menangani. G. BENTUK KEPEDULIAN YANG DIBERIKAN Dalam kegiatan ini, bentuk kepedulian DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep diwujudkan melalui: 1. Kunjungan langsung kepada keluarga anggota yang sedang mengalami musibah sakit. 2. Pemberian dukungan moril dan motivasi kepada keluarga. 3. Penyampaian doa dan harapan untuk kesembuhan pasien. 4. Pemberian bingkisan/santunan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. 5. Memberikan kesempatan kepada keluarga untuk berbagi cerita dan menyampaikan kondisi selama masa perawatan. 6. Menguatkan rasa kekeluargaan dan solidaritas antara pengurus, anggota, dan keluarga besar DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. H. HASIL DAN OUTPUT KEGIATAN Kegiatan anjangsana terlaksana dengan baik, lancar, tertib, dan mendapat sambutan positif dari keluarga yang dikunjungi. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain: 1. Terjalinnya komunikasi dan silaturahmi yang lebih erat antara pengurus, anggota, dan keluarga anggota DWP. 2. Keluarga pasien memperoleh dukungan moril dan perhatian dari keluarga besar DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. 3. Tumbuh dan semakin kuatnya rasa empati, kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan antaranggota. 4. Terwujudnya kepedulian sosial DWP melalui kehadiran langsung dalam kondisi suka maupun duka. 5. Meningkatnya semangat kekeluargaan di lingkungan DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. 6. Tersedianya dokumentasi kegiatan sebagai bukti pelaksanaan program kerja bidang Sosial Budaya. I. MANFAAT DAN DAMPAK KEGIATAN Kegiatan anjangsana memberikan manfaat tidak hanya bagi keluarga yang dikunjungi, tetapi juga bagi anggota dan organisasi DWP secara keseluruhan. Bagi keluarga pasien, kehadiran pengurus dan anggota DWP memberikan dukungan psikologis berupa perhatian, semangat, dan rasa tidak sendiri dalam menghadapi masa perawatan. Sementara bagi anggota DWP, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kepekaan sosial, rasa empati, dan kepedulian terhadap sesama. Bagi organisasi, kegiatan ini turut memperkuat solidaritas dan kekeluargaan sehingga tercipta lingkungan organisasi yang lebih harmonis, peduli, dan saling mendukung. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi karakter dalam pelaksanaan setiap kegiatan Dharma Wanita Persatuan. J. KETERKAITAN DENGAN PROGRAM DWP Kegiatan anjangsana ini merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja Bidang Sosial Budaya DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep, khususnya dalam aspek kepedulian sosial, pembinaan hubungan kekeluargaan, peningkatan solidaritas, dan penguatan silaturahmi antaranggota. Kegiatan ini juga mencerminkan peran DWP dalam membangun lingkungan organisasi yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial anggota dan keluarganya. Dengan hadir secara langsung dalam kondisi duka atau ketika anggota keluarga mengalami sakit, DWP menunjukkan bahwa organisasi memiliki nilai kebersamaan dan semangat saling menguatkan. K. EVALUASI KEGIATAN Secara umum kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Partisipasi pengurus dan anggota menunjukkan adanya kepedulian serta rasa tanggung jawab bersama terhadap keluarga anggota yang sedang mengalami musibah. Ke depan, kegiatan anjangsana diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan dan kondisi anggota, dengan tetap memperhatikan etika kunjungan, kondisi pasien, serta ketentuan yang berlaku di tempat pelayanan kesehatan. L. TINDAK LANJUT Sebagai bentuk keberlanjutan kepedulian organisasi, DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep akan tetap menjalin komunikasi dengan keluarga yang dikunjungi dan memantau perkembangan kondisi pasien melalui komunikasi yang wajar dan tidak mengganggu proses perawatan. Apabila diperlukan dan sesuai dengan kondisi, pengurus dan anggota DWP dapat memberikan dukungan moril lanjutan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. M. DOKUMENTASI DAN ADMINISTRASI Sebagai kelengkapan administrasi e-reporting, kegiatan didukung dengan dokumentasi berupa foto suasana kegiatan anjangsana. Dokumentasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaporan sebagai bukti bahwa kegiatan telah dilaksanakan secara nyata dan melibatkan anggota/pengurus DWP. N. KESIMPULAN Kegiatan Anjangsana Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep kepada keluarga anggota yang sedang sakit merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial dan penguatan rasa kekeluargaan di lingkungan organisasi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 04 Agustus 2026 di RSI Garam Kalianget Sumenep ini diikuti oleh 15 orang, termasuk 8 orang pengurus DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. Melalui kunjungan tersebut, DWP hadir memberikan perhatian, dukungan moril, doa, serta bingkisan/santunan kepada keluarga pasien. Kehadiran tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan kekuatan bagi keluarga selama menjalani proses perawatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan empati dan solidaritas, serta membangun budaya organisasi yang peduli dan saling mendukung. Dengan demikian, kegiatan anjangsana tidak hanya menjadi kegiatan kunjungan semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. O. PENUTUP Demikian laporan kegiatan Anjangsana Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep ke keluarga anggota yang sakit ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi, evaluasi, dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan Bidang Sosial Budaya. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk kepedulian sosial, penguatan solidaritas, dan pembinaan hubungan kekeluargaan antaranggota Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. Semoga kehadiran dan perhatian yang diberikan dapat memberikan manfaat, menguatkan keluarga yang sedang menghadapi ujian, serta menjadi bagian dari amal kebaikan dan pengabdian Dharma Wanita Persatuan kepada anggota dan keluarga besar organisasi. Sumenep, 04 Agustus 2026 Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep