e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/213042.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Muna Barat > DWP DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 26-08-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muna Barat menghadiri kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba dalam rangka Penguatan Ketahanan Keluarga yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 26 Agustus 2026, bertempat di Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Kegiatan ini dihadiri pula Ketua Bidang I Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat, bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ibu Wa Ode Siti Amzia Ibrahim, juga selaku Ketua DWP Persatuan Kabupaten Muna Barat, Ketua Pokja I Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat bersama anggota, Perwakilan dari DPPKB bapak Yataba, dan Ibu Nurmawati selaku Sekretaris Dharma Wanita Kabupaten Muna Barat, Pemerintah Desa Sekecamatan Kusambi serta masyarakat Kecamatan Kusambi. Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya / NAPZA masih menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Generasi muda sebagai penerus bangsa sangat rentan terpapar. Berdasarkan data BNN, usia pertama kali coba narkoba semakin muda, yaitu 13-15 tahun. Kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba, dilatarbelakangi oleh keprihatinan mendalam terhadap maraknya peredaran gelap narkoba yang kini telah menyasar berbagai kalangan, termasuk lingkungan keluarga dan perkantoran. Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman, narkoba telah menjelma menjadi musuh besar bangsa yang dapat merampas masa depan anak-anak kita, juga menghancurkan sendi-sendi keluarga dan menghambat laju pembangunan sumber daya manusia. Kecamatan Kusambi merupakan salah satu wilayah dengan mobilitas masyarakat tinggi, hal ini berpotensi menjadi jalur masuk peredaran narkoba. Kecamatan Kusambi sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan di wilayah barat memiliki jumlah pelajar yang cukup besar. Pergaulan bebas, rasa ingin tahu yang tinggi, dan kurangnya pengawasan orang tua menjadi faktor pemicu utama penyalahgunaan narkoba. Keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama memegang peran kunci dalam pencegahan. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muna Barat sebagai mitra pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam Gerakan Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika / P4GN. Melalui Bidang III Sosial Budaya, Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR mengikuti kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba untuk meningkatkan pengetahuan keluarga ASN dan masyarakat umum. Kegiatan ini dilaksanakan Oleh Pokja I Tim Penggerak PKK Kabupten Muna Barat berkolaborasi dengan Pengurus Dharma Wanita Persatuan, BNN Kabupaten Muna Barat, Pemerintah Kecamatan Kusambi, Kepala Desa seKecamatan Kusambi, dan masyarakat sekecamatan Kusambi. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah Untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang jenis, dampak, dan ciri-ciri penyalahgunaan narkoba, meningkatkan kewaspadaan orang tua dalam mengawasi pergaulan anak dan remaja, membangun komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan keluarga, tempat kerja dan sekolah bersih dari Narkoba, serta memperkuat sinergi Dharma Wanita Persatuan, BNNK, Tim Penggerak PKK, dan Pemerintah Kecamatan Kusambi. Narkoba adalah musuh kita bersama. Sebagai ibu, kita harus jadi benteng pertama. Kenali anak kita, temannya, dan apa yang dia lakukan di HP, Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Mari kita pererat komunikasi dengan anak, tanamkan nilai agama sejak dini, dan jadilah sahabat bagi anak. Jangan biarkan mereka mencari pelarian pada hal-hal negatif termasuk narkoba. Peran seorang ibu sangat vital dalam mendidik, mengawasi, dan menjadi sahabat bagi anak-anakya. Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi istri ASN memiliki 3 fungsi utama yaitu : fungsi pengabdian, fungsi pemberdayaan, dan fungsi pembinaan. Itulah pentingnya membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, mengenali tanda-tanda anak mengalami stres atau tekanan sosial, serta bagaimana menciptakan lingkungan rumah yang hangat dan suportif agar anak tidak terjerumus pada pergaulan bebas. Keluarga yang kuat, masyarakat yang peduli, dan sinergi lintas sektor yang solid, kita pasti mampu menyelamatkan generasi emas Muna Barat. Karena anak-anak hari ini adalah pemimpin Muna Barat Liwu Mokesa di masa depan. Mereka harus sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia dan Bebas Narkoba. Say No to Drugs, Yes to Prestasi. Bersama Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Muna Barat Kita Selamatkan Generasi Emas Muna Barat dari bahaya narkoba. Di akhir kegiatan ini diadakan sesi foto bersama sebagai wujud komitmen bersama dan sinergitas lintas sektor antara Dharma Wanita Persatuan, BNNK, DPPKB, Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat dan Pemerintah Desa sekecamatan Kusambi.

../images/kegiatan/213041.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jember > OPD Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-08-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jember

Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Jember telah mengikuti kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Program kerja : Peningkatan Keanekaragaman Budaya
Kegiatan : Sosialisasi Prilaku Hidup Bersih dan Sehat ( # DWP Sehat )

Nama Kegiatan
Edukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah menuju hidup bersih dan sehat

Penyelenggara
Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jember

Dasar Kegiatan
Program kerja Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jember tahun 2026

Waktu Pelaksanaan
Hari/tanggal : Minggu/9 Agustus 2026
Pukul : 16.00 WIB-selesai

Tempat pelaksanaan
Pertemuan PKK Perumahan Griya Pahlawan Patrang

Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jember tergerak untuk memberikan edukasi kepada warga sekitar rumah tentang manfaat dan cara pengolahan dan pemilahan sampah. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya, yaitu memisahkan sampah organic, anorganik, dan sampah yang tidak bisa didaur ulang.

Tujuan Kegiatan
1. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan
2. Memberikan pemahaman mengenai cara memilah sampah organic dan anorganik yang benar
3. Mengajarkan cara sederhana mengolah dan memanfaatkan sampah agar memiliki nilai jual
4. Mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan
5. Mendorong penerapan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari
6. Mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat yang berkelanjutan

Uraian Kegiatan
Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan. Para ibu diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yaitu sampah organic, sampah anorganik, dan sampah yang tidak dapat didaur ulang. Selanjutnya dilakukan praktek pemilahan sampah secara langsung serta penyampaian cara sederhana mengolah dan memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai guna. Peserta juga diajak untuk menerapkan kebiasaan memilah sampah mulai dari sumbernya, yaitu sampah dapur dan sampah rumah tangga serta mengurangi penggunaa barang sekali pakai. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, praktek, dan disukusi bersama peserta. Ke depan direncanakan pembentukan bank sampah, namun tentunya pembentukan bank sampah ini tidaklah mudah, karena memerlukan kesiapan dari berbagai aspek meliputi kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem pengelolaan dan pencatatan, pemilahan sampah, serta kerja sama dengan pihak yang dapat menampung atau membeli sampah. Selain itu, diperlukan komitmen dan partisipasi anggota agar bank sampah dapat berjalan secara rutin dan berkelanjutan.

Hasil kegiatan
Para ibu memahami pentingnya memilah sampah dan mengetahui cara sederhana dalam mengelola serta memanfaatkan sampah sehingga dapat menurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan.

Kendala

Durasi waktu yang kurang, karena kegiatan dilaksanakan pada sore hari menjelang Maghrib.

Dokumentasi
Foto kegiatan terlampir

Penutup
Kegiatan # DWP Sehat “Pengolahan dan Pemilahan Sampah” diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian para ibu dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melaui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pemilahan dan pengolahan sampah secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari serta turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

../images/kegiatan/213039.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV KALIMANTAN TENGAH

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 26-08-2026

Buntok - Hadiri Maulid Nabi, DWP Kemenag Barsel Bagikan Piala dan Dorong Pendidikan Akhlak Anak. RA Perwanida Buntok melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Masjid Agung Baiturrahman. Kegiatan ini dikemas sebagai sarana edukasi keagamaan sekaligus mengenalkan keteladanan Rasulullah SAW kepada anak sejak dini. Kegiatan dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Pengawas Pendidikan, Hj. Noor Atikah. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan piala dan piagam kepada para pemenang lomba yang sebelumnya digelar RA Perwanida. Wakil Ketua I DWP Kemenag Barsel, Ny. Jamilah Ismiradi, mengatakan kegiatan Maulid dapat menjadi media belajar yang dekat dengan dunia anak. “Anak-anak jangan hanya mengenal nama dan kisah Rasulullah. Mereka perlu belajar meniru akhlaknya, seperti jujur, santun, disiplin dan menyayangi sesama,” ujar Ny. Jamilah. Ia mengatakan keterlibatan anak dalam berbagai lomba juga memberi pengalaman belajar yang penting. “Anak belajar berani tampil, percaya diri, mengikuti aturan, menghargai teman dan menerima hasil. Jadi, yang didapat bukan hanya piala, tetapi juga pengalaman,” katanya. Ketua DWP Kemenag Barsel, Ny. Asy Noorhasyanah Hairil Saleh, menyebut pendidikan keteladanan perlu dilanjutkan di lingkungan keluarga. “Apa yang anak pelajari di sekolah harus dibiasakan di rumah. Kalau ingin anak memiliki akhlak yang baik, orang dewasa juga harus memberikan contoh,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan keagamaan akan lebih bermakna jika anak mendapat kesempatan untuk memahami sekaligus mempraktikkan nilai yang dipelajari. “Kita ingin anak pulang membawa pelajaran, bukan hanya membawa penghargaan. Nilai Maulid itu yang penting terus mereka praktikkan dalam keseharian,” tuturnya. Penyerahan piala dan piagam menjadi bentuk apresiasi atas keberanian dan kreativitas anak dalam mengikuti lomba. Kegiatan tersebut sekaligus mendorong anak untuk terus belajar, berprestasi dan membangun kepercayaan diri. Melalui kegiatan ini, RA Perwanida Buntok dan DWP Kemenag Barsel mendorong pendidikan agama yang tidak hanya disampaikan melalui teori, tetapi dihidupkan melalui pengalaman, keteladanan dan kebiasaan baik anak setiap hari.

../images/kegiatan/213036.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tojo Una-Una > DWP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 26-08-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaksanakan kunjungan kepada anak dari Ny. Siti Rahmi Mahmud yang merupakan anggota DWP bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah Ampana. Pada hari Kamis, tanggal 26 Agustus 2026 pukul 16.30 WITA sampai dengan selesai yang dihadiri Ny. Ramdiana Kasim, Ny. Serly Mohamad Latowale, dan Ny. Santi Dian Irwan. Kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja bidang sosial budaya untuk mempererat tali silaturahmi serta memberikan sumbangan atau tali asih kepada anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang sedang sakit sebagai bentuk solidaritas, kepedulian sosial, dan penguatan rasa persatuan antaranggota. Harapannya semoga yang sakit segera diberikan kesehatan agar dapat beraktivitas kembali seperti sediakala.

../images/kegiatan/213035.jpg
Info Baru

DWP Kota Bandung > Kecamatan Bojongloa Kaler

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 27-08-2026

Bulan Agustus merupakan bulan yang sangat penting bagi peningkatan kesehatan dan tumbuh kembang anak melalui program pemberian Vitamin A dan obat cacing secara gratis di Posyandu. Vitamin A berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kebutaan, dan mendukung pertumbuhan balita, sementara pemberian obat cacing bertujuan membebaskan anak dari infeksi cacing yang dapat menghambat penyerapan nutrisi serta memicu stunting. Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesehatan generasi penerus, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bojongloa Kaler melaksanakan Kegiatan Monitoring Pelaksanaan Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing di wilayah kerja se-Kecamatan Bojongloa Kaler. Kegiatan monitoring ini berlangsung secara intensif mulai tanggal 10 hingga 26 Agustus 2026, dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Pelaksanaan peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kecamatan Bojongloa Kaler Ny. Dr. Yosi Oktri Hadi, S.St., M.M.Kes. beserta Wakil Ketua Dra. Ida Nuraidawati , M.M., Wakil Sekretaris Rita Nurhayati, M.MPd, Ketua Bidang Pendidikan Ny. Nining Saripah Adad, Ketua Bidang Ekonomi Ny. Yanti Rahmawati Budiana, Ketua Bidang Sosial dan Budaya Ny. Nur Siti Hayati Suhendar, serta jajaran pengurus lainnya. Adapun sasaran monitoring mencakup Posyandu Binaan yang tersebar di lima kelurahan, yaitu Kelurahan Suka Asih, Kopo, Jamika, Babakan Tarogong, dan Babakan Asih. Selama kegiatan berlangsung, Ketua DWP beserta tim memantau secara langsung proses pendistribusian kapsul Vitamin A dan obat cacing kepada para balita, memastikan ketepatan dosis, serta memberikan edukasi dan motivasi kepada para ibu yang hadir. Selain memastikan pelayanan berjalan tertib dan sesuai prosedur, kehadiran DWP Kecamatan Bojongloa Kaler ini juga bertujuan untuk memberikan apresiasi dan dukungan moral kepada para kader Posyandu atas dedikasi mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat di tingkat tapak. Melalui kegiatan ini, diharapkan cakupan pemberian Vitamin A dan obat cacing di wilayah Kecamatan Bojongloa Kaler dapat tercapai secara optimal demi terwujudnya anak-anak yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Kegiatan peninjauan berjalan dengan aman, lancar, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan para kader setempat.

../images/kegiatan/213033.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 27-08-2026

(E.XIII) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 3 Ciamis Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama Kegiatan: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Ketahanan Keluarga yang Harmonis.” Hari, Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026. Waktu: Pukul 10.00 s.d. selesai. Tempat: Zoom Meeting Penyelenggara: DWP KCD XIII Bidang: Sosial Budaya Jumlah Partisipan: 86 orang. Pengurus DWP Unit SMAN 3 Ciamis yang hadir 2 orang yaitu 1. Ny. Thia Dhani (pupuhu) 2. Ny. Gini (operator) Keterangan Kegiatan: Pada hari Rabu 26 Agustus 2026, Dharma wanita unit SMAN 3 Ciamis mengikuti kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh DWP KCD XIII secara daring menggunakan zoom meeting. Tema yang diusung adalah “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Ketahanan Keluarga yang Harmonis.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Adapun susunan acara sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC, Ny. Tuti Atang. 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an dan Doa oleh Ny. Iim Rusdi. 3. Sambutan Ketua DWP KCD XIII yang diwakili oleh Wakil Ketua, Ny. Eva Fajriadi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh anggota DWP. Beliau juga mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kebersamaan, kekompakan, serta peran aktif DWP dalam mendukung program kerja organisasi. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, meningkatkan kepedulian, serta menjadikan setiap kegiatan DWP sebagai sarana untuk menambah wawasan, mempererat persaudaraan, dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar. 4. Tausiyah oleh Ny. Hj. Aan Siti Hasanah. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan beberapa hal penting dalam membangun kehidupan keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan, yaitu: 1) Menjaga dan memperkuat hubungan dalam keluarga. 2). Membangun komunikasi yang baik. 3). Menumbuhkan sikap saling memahami dan menghargai, terutama dalam menghadapi perbedaan pendapat. 4). Memaafkan dan tidak pendendam. Beliau menyampaikan bahwa seorang muslim hendaknya mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. 5. Sesi tanya jawab. 6. Foto bersama 7. Penutupan Manfaat/Tujuan : Meningkatkan keimanan dan wawasan keagamaan serta menumbuhkan sikap sabar, bijaksana, menjaga komunikasi yang baik, saling menghargai, dan mampu memaafkan dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat. Pembuat Laporan: Rima

../images/kegiatan/213032.jpg
Info Baru

DWP Kota Bima > Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 27-08-2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima menggelar rapat koordinasi rutin di Ruang Rapat BPKAD Kota Bima, Senin (24/8/2026), pukul 15.30 WITA. Pertemuan ini berfokus pada penguatan soliditas internal, penataan struktur kepengurusan, serta pemantapan program kerja strategis menghadapi agenda organisasi mendatang. Rapat yang dihadiri seluruh pengurus dan anggota tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DWP BPKAD Kota Bima, Ny. Dessy Trisnawati Siswadi. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya komitmen bersama untuk membawa DWP BPKAD menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan makin dirasakan keberadaannya oleh masyarakat luas. "Seluruh pengurus dan anggota diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta melahirkan inovasi dalam berorganisasi. Dengan demikian, DWP BPKAD Kota Bima tidak hanya makin maju, tetapi juga memberi dampak nyata yang dikenal luas oleh khalayak," ujar Ny. Dessy Trisnawati. Guna mewujudkan hal tersebut, rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya mendorong kolaborasi lintas bidang dalam penyusunan program kerja yang menyelaraskan panduan dari DWP Pusat maupun Provinsi. Selain itu, penyesuaian susunan kepengurusan turut dilakukan sebagai langkah penyegaran organisasi menyusul adanya mutasi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Penataan administratif dan sarana organisasi juga menjadi perhatian, seperti pembaruan papan struktur organisasi, pembaruan dokumentasi kegiatan, hingga penetapan jadwal giliran anggota untuk arisan gabungan bulanan serta pelaksanaan pertemuan rutin internal berbasis bidang. Sebagai langkah konkrit, DWP BPKAD Kota Bima kini tengah mematangkan persiapan untuk memegang peran utama pada Pertemuan Rutin DWP Tingkat Kota Bima yang dijadwalkan pada 18 September 2026 mendatang. Dalam agenda tersebut, DWP BPKAD akan berkolaborasi dengan DWP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bima sebagai tim pelaksana. Aksi nyata organisasi ini akan diwujudkan melalui kegiatan sosial bernilai edukatif, yakni program "DWP Mengajar" yang bakal menyasar salah satu Sekolah Dasar di Kelurahan Oi Fo'o. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung dalam mendukung dunia pendidikan dasar di Kota Bima sekaligus mempererat kemitraan antarinstansi pemerintah di tingkat daerah.

../images/kegiatan/213031.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Purbalingga > DWP RSUD GOETENG

  • Oleh: Sekretariat
  • 22-08-2026

LAPORAN KEGIATAN : KEIKUTSERTAAN DHARMA WANITA PERSATUAN UP RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA DALAM PURBALINGGA CARNIVAL 2026 DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE- 81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA I. PENDAHULUAN Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta membangun kesadaran bahwa kemerdekaan perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana kebersamaan, kreativitas, gotong royong dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Purbalingga Carnival 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut menjadi salah satu ruang publik yang mempertemukan pemerintah, organisasi, komunitas dan masyarakat melalui parade seni, budaya dan kreativitas. Purbalingga Carnival 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah kepada masyarakat. Lebih dari 80 kontingen berpartisipasi dengan menampilkan berbagai kreasi, kostum dan atraksi yang menggambarkan keberagaman kreativitas masyarakat Purbalingga. Dalam konteks tersebut, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga turut menunjukkan kepedulian dan partisipasinya dengan menghadirkan Ny. Ira Lilik sebagai perwakilan organisasi. Keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari peran DWP dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dan silaturahmi dengan DWP Unit Pelaksana lainnya di Kabupaten Purbalingga. II. PELAKSANAAN KEGIATAN Purbalingga Carnival 2026 dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 mulai pukul 08.00 WIB di kawasan pusat Kabupaten Purbalingga. Rangkaian parade dimulai dari kawasan depan Kodim 0702/Purbalingga, kemudian bergerak menyusuri pusat kota hingga menuju kawasan Alun-Alun Purbalingga dan berakhir pada panggung kehormatan di kawasan Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga. Sejak dimulainya kegiatan, suasana kawasan pusat kota telah dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan berbagai penampilan. Para peserta karnaval menampilkan beragam kreativitas melalui busana, seni pertunjukan, atraksi dan representasi budaya. Keberagaman tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat memiliki potensi seni dan kreativitas yang dapat menjadi kekuatan dalam membangun identitas daerah. Ny. Ira Lilik hadir mewakili DWP UP RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata dan bergabung bersama perwakilan DWP UP se-Kabupaten Purbalingga. Kehadiran para perwakilan DWP tersebut menjadi bagian dari suasana kebersamaan dalam menyaksikan rangkaian kegiatan dari panggung kehormatan yang berada di Pendapa Dipokusumo. Dari lokasi tersebut, Ny. Ira Lilik bersama perwakilan DWP UP lainnya dapat menyaksikan secara langsung berbagai kontingen yang menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya daerah. Kehadiran tersebut juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi dan membangun komunikasi dengan sesama anggota DWP serta unsur pimpinan daerah yang hadir, termasuk Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif beserta jajaran pimpinan lainnya. III. PARTISIPASI ORGANISASI DALAM KEGIATAN KEMASYARAKATAN Kehadiran DWP UP RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata dalam kegiatan Purbalingga Carnival 2026 merupakan bentuk partisipasi organisasi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan di Kabupaten Purbalingga. Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa DWP tidak hanya berperan dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan hadir secara langsung, DWP turut memberikan apresiasi terhadap kreativitas masyarakat serta menunjukkan dukungan moral terhadap penyelenggaraan kegiatan yang membawa nilai positif bagi daerah. Keikutsertaan melalui perwakilan juga menjadi bentuk efisiensi dan pengorganisasian kegiatan, karena DWP UP RSUD tetap dapat menunjukkan kehadiran kelembagaan tanpa mengurangi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi lainnya. Ny. Ira Lilik membawa nama DWP UP RSUD untuk menjadi bagian dari kebersamaan DWP UP se-Kabupaten Purbalingga dalam momentum peringatan kemerdekaan. Hal tersebut memperlihatkan bahwa partisipasi organisasi dapat diwujudkan melalui kehadiran yang bermakna, apresiasi, komunikasi dan dukungan terhadap kegiatan yang memiliki nilai sosial dan kebangsaan. IV. PENGUATAN SILATURAHMI DAN SINERGI ANTARORGANISASI Salah satu nilai penting yang diperoleh dari keikutsertaan dalam kegiatan ini adalah semakin terbukanya ruang untuk memperkuat silaturahmi antaranggota DWP UP se-Kabupaten Purbalingga. Kehadiran bersama di panggung kehormatan memberikan kesempatan kepada para perwakilan DWP untuk saling berinteraksi dalam suasana yang lebih informal. Komunikasi yang terjalin menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis, rasa kekeluargaan dan solidaritas antarunit pelaksana. Hubungan yang baik antar-DWP UP menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan organisasi di masa mendatang. Melalui komunikasi dan kebersamaan yang terbangun, masing-masing unit dapat saling mengenal, berbagi pengalaman dan memperkuat dukungan dalam kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan maupun kemasyarakatan. Kehadiran bersama unsur pimpinan Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga memberikan ruang bagi DWP untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan menunjukkan bahwa organisasi senantiasa siap mendukung kegiatan positif yang diselenggarakan pemerintah daerah. V. APRESIASI TERHADAP SENI, BUDAYA DAN KREATIVITAS MASYARAKAT Purbalingga Carnival memberikan pengalaman langsung bagi peserta dan masyarakat untuk melihat beragam bentuk ekspresi seni dan budaya yang berkembang di Kabupaten Purbalingga. Melalui kostum, atraksi dan pertunjukan yang ditampilkan, terlihat bahwa budaya dapat dikemas secara kreatif sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat dan menarik perhatian generasi muda. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya yang dilakukan melalui pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif. Bagi DWP UP RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata, pengalaman tersebut memberikan tambahan wawasan dan apresiasi bahwa kekayaan budaya daerah merupakan bagian dari identitas masyarakat yang perlu dijaga dan dikembangkan. Kehadiran perwakilan DWP dalam kegiatan budaya juga merupakan bentuk penghargaan terhadap para peserta yang telah mempersiapkan kreativitasnya. Apresiasi masyarakat terhadap penampilan para kontingen menjadi salah satu bentuk dukungan agar kegiatan seni dan budaya dapat terus berkembang. VI. NILAI NASIONALISME, KEBERSAMAAN DAN GOTONG ROYONG Semangat kemerdekaan dalam kegiatan ini tidak hanya terlihat melalui simbol dan suasana perayaan, tetapi juga melalui keterlibatan berbagai unsur masyarakat yang bersama-sama menyukseskan kegiatan. Purbalingga Carnival menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama antara pemerintah, peserta, organisasi, komunitas dan masyarakat. Setiap unsur memiliki peran masing-masing sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan semarak dan tertib. Bagi DWP UP RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan dan menjaga nilai nasionalisme melalui kegiatan nyata. Kehadiran bersama organisasi lain memberikan pesan bahwa peringatan kemerdekaan merupakan milik seluruh masyarakat dan dapat dirayakan melalui kegiatan yang positif, kreatif dan membangun. Nilai persatuan juga terlihat dari keberagaman kontingen dan masyarakat yang hadir. Perbedaan kreativitas dan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam satu tujuan, yaitu memeriahkan kemerdekaan dan memperkenalkan potensi daerah. VII. DAMPAK DAN MANFAAT KEGIATAN Kegiatan Purbalingga Carnival 2026 memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh peserta dan penonton, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan ekonomi di sekitar lokasi kegiatan. Dari sisi organisasi, keikutsertaan DWP UP RSUD memperkuat eksistensi organisasi dalam kehidupan kemasyarakatan serta meningkatkan hubungan silaturahmi dengan DWP UP lainnya. Dari sisi individu, kehadiran Ny. Ira Lilik memberikan pengalaman dan wawasan mengenai potensi seni dan budaya daerah serta nilai-nilai kebersamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan organisasi.Dari sisi sosial, kegiatan ini menciptakan ruang interaksi yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang positif. Sementara dari sisi ekonomi, tingginya aktivitas masyarakat selama kegiatan turut membuka peluang bagi pelaku UMKM dan pedagang di sekitar lokasi untuk memperoleh manfaat ekonomi. Dengan demikian, kegiatan memiliki manfaat berlapis, mulai dari penguatan organisasi, peningkatan interaksi sosial, apresiasi budaya hingga dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. VIII. HASIL YANG DICAPAI Keikutsertaan DWP UP RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata melalui Ny. Ira Lilik dalam Purbalingga Carnival 2026 menghasilkan beberapa capaian yang dapat menjadi bagian dari penguatan organisasi, yaitu terwujudnya kehadiran DWP UP dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, terbangunnya komunikasi dan silaturahmi dengan perwakilan DWP UP lainnya, serta meningkatnya apresiasi terhadap seni, budaya dan kreativitas masyarakat Kabupaten Purbalingga. Selain itu, kegiatan memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya keterlibatan organisasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran perwakilan DWP bersama unsur pemerintah daerah juga memperkuat hubungan baik dan menunjukkan dukungan organisasi terhadap program serta kegiatan positif yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Secara lebih luas, keikutsertaan tersebut turut memperkuat citra DWP sebagai organisasi yang mampu hadir dalam berbagai ruang kegiatan masyarakat, mendukung pembangunan sosial dan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang harmonis, guyub dan penuh kebersamaan. IX. REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT Purbalingga Carnival 2026 memberikan pembelajaran bahwa kegiatan sosial dan budaya dapat menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masyarakat. Pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi DWP UP RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial, budaya, pendidikan dan kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat. Ke depan, nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan program DWP, terutama dalam membangun kebersamaan antaranggota, memperluas jejaring organisasi, meningkatkan kepedulian sosial dan mendorong partisipasi yang lebih aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Dengan demikian, keikutsertaan dalam kegiatan tidak berhenti sebagai dokumentasi kehadiran, tetapi dapat menjadi pengalaman organisasi yang memberikan manfaat dan menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas partisipasi DWP pada kegiatan berikutnya. X. PENUTUP Keikutsertaan Ny. Ira Lilik mewakili DWP UP RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga dalam Purbalingga Carnival 2026 merupakan wujud partisipasi organisasi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam mengembangkan seni, budaya, kreativitas dan kebersamaan masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 mulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung semarak dan mendapat antusiasme masyarakat. Kehadiran Ny. Ira Lilik bersama perwakilan DWP UP se-Kabupaten Purbalingga di panggung kehormatan Pendapa Dipokusumo, bersama Bupati Purbalingga dan jajaran pimpinan lainnya, menjadi bagian dari kebersamaan seluruh unsur masyarakat dalam memeriahkan momentum kemerdekaan. Lebih dari sekadar kehadiran dalam sebuah kegiatan, partisipasi tersebut memberikan ruang bagi DWP UP RSUD untuk memperkuat silaturahmi, membangun sinergi, memberikan apresiasi terhadap seni dan budaya daerah, serta menumbuhkan kembali nilai nasionalisme, persatuan dan gotong royong. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan yang terbangun dapat terus dipelihara dan dikembangkan dalam pelaksanaan program-program DWP berikutnya sehingga keberadaan organisasi semakin memberikan manfaat bagi anggota, keluarga, masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Purbalingga.

../images/kegiatan/213030.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Blitar > Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 18-08-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Keterangan Program:
Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar
Hari/Tanggal : Selasa, 18 Agustus 2026
Pukul : 07.30 WIB - selesai
Tempat : Kantor Sekretariat Daerah Jawa Timur Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya
Acara : Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Healthy Meal Prep dalam Mewujudkan Keluarga Mandiri Sehat & Sejahtera
Peserta : Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar
Susunan acara :
1. Santunan anak yatim piatu oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur, Ibu Isye Adi Karyono beserta pengurus
2. Pembukaan
3. Indonesia Raya
4. Mars Dharma Wanita
5. Do'a oleh Ibu Erna Mawati
6. Laporan Ketua Panitia
7. Sambutan
8. Pelatihan
9. Tanya Jawab
10. Penutup

Pada hari Selasa, 18 Agustus 2026, Wakil Ketua DWP Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Blitar, Ny. Eko Sumardiyanto mengikuti Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi di Surabaya pada acara yang diselenggarakan oleh DWP Provinsi Jawa Timur. Acara dimulai dengan santunan anak yatim kemudian dilanjutkan dengan Pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mars DWP dan do'a. Kemudian disampaikan laporan kegiatan oleh ketua panitia. Pada Laporan Ketua Panitia, yang disampaikan oleh Ibu Rahmawati Gatot, disampaikan bahwa kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga “Healthy Meal Prep” dalam Mewujudkan Keluarga Mandiri, Sehat, dan Sejahtera diikuti oleh sebanyak 270 peserta. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jl. Pahlawan No. 110, Surabaya, mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam mengelola pangan keluarga secara sehat sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi melalui usaha berbasis rumah tangga. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta mampu menyusun menu sehat dan menarik di rumah, mengolah serta mengemas produk dengan baik dan memiliki nilai jual, sehingga keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan menambah penghasilan keluarga, bahkan dimulai dari dapur rumah sendiri.

Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan pemberian apresiasi kepada para peserta Seleksi dan Kurasi Menu Lokal Daerah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan kurasi tersebut merupakan bentuk partisipasi DWP Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dalam menggali dan memperkenalkan berbagai menu khas daerah. Sebanyak 25 peserta terpilih sebagai nominasi terbaik dari rangkaian seleksi dan kurasi yang diikuti oleh DWP dari 33 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Seluruh peserta, baik yang masuk nominasi maupun yang belum terpilih, tetap mendapatkan apresiasi atas partisipasi dan kreativitas dalam mengangkat menu khas daerah masing-masing.

Selanjutnya diumumkan enam menu yang terpilih untuk mewakili Provinsi Jawa Timur dan dikirimkan kepada Dharma Wanita Persatuan Pusat, yaitu:
Ayam Ungkep Kemaron
Pecel Roll
Nasek Sodhu
Sarkoyo
De Onde
Es Batil

Sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan prestasi para peserta, acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah utama kepada enam pemenang kurasi menu. Hadiah diserahkan secara langsung oleh Ibu Isye Adi Karyono selaku Ketua DWP Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Ibu Isye Adi Karyono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus serta pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh Ketua DWP Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kurasi menu. Partisipasi tersebut menjadi bagian penting dalam menggali, memperkenalkan, dan mengembangkan potensi kuliner khas daerah hingga menghasilkan enam menu terbaik yang selanjutnya akan dikirimkan kepada Dharma Wanita Persatuan Pusat.

Pengumuman hasil kurasi tersebut menjadi bagian dari upaya DWP Provinsi Jawa Timur dalam menggali, mendokumentasikan, dan memperkenalkan kekayaan pangan serta kuliner khas daerah. Selain itu, resep-resep yang telah mengikuti proses seleksi dan kurasi direncanakan untuk dihimpun dalam Buku Kumpulan Resep Menu Lokal Daerah Provinsi Jawa Timur, sehingga dapat menjadi dokumentasi sekaligus referensi bagi keluarga dan masyarakat untuk mengenal menu lokal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga “Healthy Meal Prep” dalam Mewujudkan Keluarga Mandiri, Sehat, dan Sejahtera yang menghadirkan Healthy Catering Surabaya. Materi disampaikan oleh Bapak Evan Setiawan selaku Owner Healthy Catering Surabaya dan dimoderatori oleh Ibu Hana Putri. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai konsep Healthy Meal Prep, yaitu perencanaan dan penyiapan makanan secara teratur dengan memperhatikan keseimbangan gizi, kualitas bahan, kebersihan, porsi, efisiensi waktu, serta pengendalian biaya. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara menyusun menu sehat dan praktis yang dapat diterapkan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

Selain aspek kesehatan, pelatihan juga menekankan bahwa keterampilan mengolah dan menyiapkan makanan dapat menjadi peluang ekonomi produktif keluarga. Peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengemasan makanan yang menarik, penentuan nilai jual, penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta pengembangan produk agar memiliki nilai tambah dan daya saing.

Narasumber juga memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam mengembangkan usaha, mulai dari mencari ide produk dan menu, menghitung biaya produksi, menyusun strategi pemasaran, hingga membuat materi promosi.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pola pengelolaan makanan yang lebih sehat dan efisien dalam keluarga sekaligus memiliki keberanian untuk mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha produktif yang dapat dilakukan dari rumah, sehingga dapat mendukung peningkatan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat dalam mendukung peningkatan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan kemandirian anggota DWP, khususnya dalam pengelolaan pangan keluarga dan pengembangan potensi ekonomi berbasis rumah tangga.
Penulis : Admin e-reporting

../images/kegiatan/213029.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Banggai >

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 12-08-2026

PERTEMUAN RUTIN DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BANGGAI Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai Melaksanakan Pertemuan Rutin Bulanan DWP Kabupaten Banggai yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Insentif Pajak bagi Masyarakat Kabupaten Banggai, sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja DWP Kabupaten Banggai Tahun 2026, khususnya dalam peningkatan pengetahuan dan literasi anggota. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, mulai pukul 13.15 WITA sampai selesai, bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai. Kegiatan diikuti oleh pengurus dan anggota DWP Kabupaten Banggai, serta DWP OPD, instansi vertikal dan kecamatan se-Kabupaten Banggai. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta oleh panitia Bidang Kesekretariatan, dilanjutkan dengan pembukaan oleh Ny. Roswati Abdullah dari DWP Disperkimtan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan, serta pembacaan doa oleh Ny. Norma Jairuddin, Sekretaris DWP Kabupaten Banggai. Selanjutnya disampaikan pengantar program kerja Bidang Pendidikan Tahun 2026 oleh Ny. Eka Syaf­rullah Mambuhu, Ketua Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Banggai, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Ketua DWP Kabupaten Banggai, Ny. Diana Ramli Tongko. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Insentif Pajak bagi Masyarakat Kabupaten Banggai. Pada sesi pertama, materi mengenai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) disampaikan oleh Kartika Handayani, S.STP., M.Si., Kepala Bidang Pendapatan Daerah. Pada sesi kedua, materi mengenai Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Reklame disampaikan oleh Sunarti, S.E., Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan memperoleh penjelasan secara langsung dari narasumber. Sesi ini memberikan kesempatan kepada anggota DWP untuk memperdalam pemahaman mengenai kewajiban perpajakan dan kebijakan pajak daerah yang berlaku di Kabupaten Banggai. Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan pembagian door prize, istirahat, foto bersama, dan penutupan. Melalui kegiatan ini, DWP Dinas Perikanan Kabupaten Banggai memperoleh tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai perpajakan daerah, khususnya PKB, BBNKB, PBB-P2, dan Pajak Reklame. Anggota DWP menjadi lebih memahami pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan serta dapat menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam: 1. Meningkatkan wawasan dan literasi anggota DWP mengenai perpajakan daerah. Meningkatkan pemahaman anggota mengenai PKB, BBNKB, PBB-P2, dan Pajak Reklame. 2. Mendorong kesadaran dan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan. Meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan silaturahmi antaranggota DWP. 3. Mendukung pelaksanaan program kerja DWP Kabupaten Banggai Tahun 2026, khususnya dalam peningkatan pengetahuan dan literasi anggota. Pengetahuan yang diperoleh melalui sosialisasi diharapkan dapat diterapkan oleh anggota DWP dalam kehidupan sehari-hari serta disampaikan secara bijak kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga dapat mendukung peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai telah turut serta berpartisipasi dalam membayar pajak. Sosialisasi Insentif Pajak bagi Masyarakat Kabupaten Banggai sangat bermanfaat bagi seluruh peserta yang hadir. Kegiatan berlangsung dengan baik, tertib dan lancar serta memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan, wawasan, dan literasi perpajakan bagi anggota DWP. Keikutsertaan DWP Dinas Perikanan Kabupaten Banggai dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program kerja DWP Kabupaten Banggai Tahun 2026 serta upaya meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan peran anggota DWP dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. #DWP2026 #DWPBanggai #CerdasLiterasi #TaatPajak

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID