Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Sejahtera untuk kita semua.
Yang kami hormati Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah Ny.Aisyah Tysia Agustiar Sabran
Yang terhormat Wakil Ketua II DWP Provinsi Kalimantan Tengah Ny.Sari Melina Agustan
Yang Terhormat Ketua DWP OPD Badan Instansi Vertikal dilingkungan Permprov Kalimantan Tengah.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Ny.Ida Suyuti Syamsul menugaskan Ketua Bidang Pendidikan Ny. Nataliasi Eddy Kelana, Ketua bidang sosial budaya,Ny Rindu Fery Iriawan, Sekretaris, Ny.Roosdiana, Bendahara Ny. Ngadiah, Ny. Velli Rusdi dan Ny.Wenny Romy untuk menghadiri dan mengikuti Kegiatan Pengajian Muslimah dalam Rangka Hari Jadi Ke 69 Provinsi Kalimantan Tengah dan Memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Acara Pengajian diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, pada hari Jumat, 19 Juni 2026 Pukul 13.00 WIB sampai selesai. Acara dilaksanakan di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan Kapten Mulyono Palangka Raya.
Acara dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK dan juga Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah Ny. Aisyah Tysia Agustiar Sabran, Ibunda Gubernur Kalimantan Tengah Ibu Hj.Hanayah, Organisasi perempuan Muslimah, Forkopimda Kalimantan Tengah, instansi vertikal, organisasi keagamaan, dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah.
izin melaporkan Kegiatan
Kegiatan diawali dengan pembukaan dengan lantunan sholawat Nabi dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peran muslimah dalam memperkuat ketahanan Keluarga ditengah berbagai tantangan perkembangan zaman, menurut Ny. Aisyah keluarga yang kuat menjadi fondasi yang utama dalam membentuk generasi yang berkualitas dan berkarakter. Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum yang tepat bagi kita untuk melakukan muhasabah dan meningkatkan kualitas iman, ibadah, serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai kaum muslimah, kita memiliki peran yang sangat strategis karena perempuan merupakan pilar utama dalam keluarga. Dari tangan para ibu lahir generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh. Oleh karena itu, mari kita jadikan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini untuk memperkuat ketahanan keluarga serta membentengi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman melalui penanaman nilai-nilai agama yang kuat. sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya Ny.Aisyah mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Ustadz H. Muhammad Alghifari, S.Sos.I atas kesediaannya memberikan tausiyah kepada para jamaah dan diharapkan untuk mendengar, menyimak dan memperhatikan Tausiyah yang akan disampaikan oleh Penceramah.
Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa Tahun Baru Islam 1448 Hijriah merupakan momentum penting bagi setiap muslimah untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan kualitas iman, ibadah, serta akhlak dalam menjalankan peran sebagai pribadi, istri, ibu, dan anggota masyarakat. Kaum muslimah diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam membangun keluarga yang kuat melalui pembentukan etika, karakter, dan pola pikir yang baik pada generasi penerus. Selain itu, peserta diingatkan agar bijaksana dalam menyikapi perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Seluruh jamaah diajak untuk selalu menyaring informasi yang diterima, menghindari penyebaran berita yang belum jelas kebenarannya, serta memanfaatkan media digital secara positif dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan pengajian ini diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat, meningkatnya kepedulian sosial, serta terwujudnya kehidupan yang harmonis dan damai di tengah masyarakat.
Acara dilanjutkan dengan mendengarkan ceramah oleh Ustadz H. Muhammad Alghifari, S.Sos I Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan: ada tiga golongan manusia yang tidak diterima amal ibadahnya 1. Mendustakan Qodar: ketentuan yang Allah SWT berikan kepada manusia bahwa keyakinan terhadap Takdir Allah SWT. Setiap muslim hendaknya meyakini bahwa seluruh perjalanan hidup berada dalam ketentuan Allah SWT. Apa pun yang diberikan Allah, baik berupa kemudahan maupun ujian, merupakan yang terbaik bagi hamba-Nya. Allah Subhanahu Wata Alla telah menakdirkannya dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi
2. Harta sebagai Sarana Memelihara Keimanan. Melalui kisah sahabat Rasulullah SWT. Abdurrahman bin Auf.
Abdurrahman bin Auf adalah salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga. Beliau dikenal sebagai saudagar Muslim yang sangat sukses, jujur, dan dermawan, namun ia memiliki ketakutan yang besar bahwa kekayaannya akan memperlambat hisab amalnya di akhirat kelak. disampaikan bahwa kekayaan dapat menjadi sarana untuk memperkuat keimanan apabila dimanfaatkan untuk kebaikan dan kemaslahatan umat. Harta hendaknya digunakan sebagai jalan untuk berbagi dan membantu sesama. 3. Pentingnya Birrul Walidain (Berbakti kepada Orang Tua). Jamaah diingatkan bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan amalan yang sangat mulia. Seorang anak harus menjaga sikap, perkataan, dan perilaku agar tidak menyakiti hati orang tua. Bagi orang tua yang telah wafat, bakti kita dapat diwujudkan melalui doa, amal saleh yang dihadiahkan kepada mereka, serta menjaga silaturahmi dengan keluarga dan sahabat orang tua.
Kata Rasulullah SAW wanita yang dilindungi dan dirindukan surga adalah mereka yang memenuhi kriteria:
1. Menjaga salat lima waktu dan berpuasa Ramadan.2. Taat kepada suami dalam kebaikan (bukan dalam kemaksiatan). 3.Menjaga kehormatan, kesucian, dan harta suaminya saat di rumah maupun bepergian.
Ustadz M.Algifari menutup tausiah dengan ajakan untuk senantiasa bersyukur, bersabar, memperkuat keimanan, dan mendoakan kedua orang tua sebagai bekal menjalani kehidupan serta menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh makna. Setelah penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa dan foto bersama dengan Ketua Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah Ny. Aisyah Tysia Agustiar Sabran.Tak lupa Ny. Ida Suyuti Syamsul mengucapkan terimakasih kepada ibu DWP Dinkes yang hadir pada kegiatan pengajian Muslimah bulan ini.
Demikian laporan kegiatan, sekian Wabilahi Taufik Walhidayah Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh, Salam DWP Sehat berdaya.