Untuk memperingati Hari Keluarga Nasional, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PPN / BAPPENAS mengadakan GELAR WICARA dengan Tema "Rumahku Ruang AMAN ku" sebagai Tinjauan dan Refleksi Kasus Kekerasan dalam Keluarga Pada Hari Rabu Tanggal 15 Juli 2026 Pukul 08.00 - 12.30 WIB, di Ruang Djunaedi Hadisumarto (DH), Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jl. Taman Suropati No.2 Jakarta Pusat, Dengan Narasumber : 1. Ibu DR Ida Ruwaida Noor, Dosen Sosiologi Fisip UI 2. Bapak Bendri Jaisyurrahman, Parktisi parenting dan Founder Fatherman 3. Ibu Nurfitriyanti Permata Putri, M.Psi,Psikolog UPTD PPA Provinsi DKI Jakarta Undangan ini dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Ibu Arundina Heri Jerman, Pengurus DWP PKP Ibu Hasnah Wahyudi serta Ibu Lussy Herawati An An Tema ini untuk menguatkan ketangguhan individu dan keluarga dalam menghadapi guncangan sosial sebagai bagian dari mewujudkan Visi Indonesia Emas.
[L12]Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Pengujian Konstruksi
Telah mengikuti kegiatan :
Bidang : Sekretariat
Sub Bidang : Penataan Organisasi / Manajemen
Program : Sosialisasi
Keterangan Program :
Kegiatan : Mengikuti webinar Seri 203 SAPA DP3AK dengan Tema “Sekolah Ramah Anak : Mencegah Kekerasan dan Mendorong Pembelajaran Bijak Penggunaan Gawai”.
Hari, Tanggal : Senin, 20 Juli 2026
Waktu : 10.00 WIB – Selesai
Lokasi : Zoom Meeting di Ruang Kerja UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi
Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur
Jumlah pengurus, anggota, dan tamu undangan yang hadir :
1. Pengurus DWP UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi (1 orang) :
>Bidang Pendidikan :
- Nona Desy Dwi Saputri (Ketua)
- Ibu Alif Puspita Ningrum (Wakil Ketua)
2. Narasumber (1 orang) : Ajeng Harlika S.Psi., M.Psi. (Psikolog Klinis UPT PPA Provinsi
Jawa Timur)
3. Seluruh DWP se-Provinsi Jawa Timur
Uraian Program :
Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan mengenai isu perlindungan anak serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif, telah dilaksanakan kegiatan mengikuti Webinar Seri 203 SAPA DP3AK dengan tema “Sekolah Ramah Anak: Mencegah Kekerasan dan Mendorong Pembelajaran Bijak Penggunaan Gawai.”
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya penerapan konsep Sekolah Ramah Anak sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. Selain itu, webinar ini juga memberikan edukasi mengenai penggunaan gawai secara bijak sebagai sarana pembelajaran yang positif, sekaligus membekali peserta dengan pengetahuan tentang cara meminimalkan dampak negatif penggunaan teknologi digital pada anak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memahami peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan perlindungan kepada anak, membangun karakter yang positif, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di era digital. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan terlindungi.
Susunan Acara :
1. Pukul 10.00 - 10.15 WIB : Pembukaan oleh MC
Acara dibuka dengan salam pembuka yang disambut dengan antusias oleh seluruh undangan. Suasana hangat dan penuh semangat dari salam tersebut turut membangun energi positif dalam pelaksanaan Zoom Meeting yang telah dinanti-nantikan oleh para peserta.
2. Pukul 10.15 - 10.20 WIB : Pembacaan Doa
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus memohon kelancaran serta keberkahan agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
3. Pukul 10.20 - 10.30 WIB : Sambutan disampaikan oleh Sofie Puspitasari selaku Kepala Bidang DP3AK Provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya peran remaja sebagai generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan secara matang untuk menghadapi berbagai tantangan kependudukan di era perubahan yang semakin dinamis. Beliau juga menekankan bahwa remaja perlu dibekali dengan pendidikan, keterampilan, karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial agar mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.
4. Pukul 10.30 - 10.35 WIB : Pengalihan MC kepada Moderator acara
Selanjutnya, MC menyerahkan jalannya acara kepada moderator untuk memandu sesi berikutnya.
5. Pukul 10.35 - 11.45 WIB : Pengisian acara oleh Ajeng Harlika S.Psi., M.Psi.
(Psikolog Klinis UPT PPA Provinsi Jawa Timur)
Adapun Materi yang dibahas, Yakni Gawai merupakan salah satu perangkat elektronik pintar yang telah mengubah cara komunikasi manusia dalam beberapa dekade terakhir. Gawa memberikan pengaruh positif maupun pengaruh negatif terhadap kehidupan sehari-hari terutama dalam mengakses informasi. Tantangan penggunaan gawai pada masa kini adalah bagaimana cara menggunakan gawai secara bertanggungjawab untuk meningkatkan kualitas belajar dan menjaga ruang digtal agar tetap aman bagi siswa.
1. Dampak positif penggunaan gadget dalam proses pembelajaran antara lain :
a. Pendidikan tidak lagi terbatas pada ruang kelas tradisional
b. Akses informasi luas dan tidak trebatas pada sumber pembelajaran
c. Tersedianya berbagai pembelajaran daring yang fleksibilitas
d. Referensi tak terbatas untuk tugas sekolah
e. Kemudahan akses dalam menyelesaikan persoalan yang sulit
2. Dampak negatif penggunaan gadget untuk anak dalam proses pembelajaran yaitu :
a. Potensi distraksi dari fitur-fitur gadget yang tidak terkait dengan pembelajaran
b. Menurunnya daya fokus dan rentang perhatian
c. Kecanduan digital dan prokrastinasi akademik
d. Menurunnya interaksi social dan emosional
e. Mengurangnya daya kritis berpikir
Kecerdasan AI hadir dalam pendidikan menjadikan AI sebagai peluang baru yang dapat mendukung pelaksanaan pendidikan agar lebih mudah dalam pelaksanaannya. AI bukan menjadikannya sebagai pengganti kecerdasan nalar manusia, namun sebagai asisten cerdas yang membantu manusia menjadi lebih mudah saat melaksanakan tugas.
Konsep sekolah ramah anak sangat disarankan untuk diterapkan pada sekolah-sekolah saat ini agar terjamin hak-hak anak dan dapat memberikan perlindungan terhadap anak dari perlakuan yang tidak seharusnya dalam sekolah.
1. Pada masa kini gawai menjadi alat kekerasan yang baru sehingga perlu mencegah hal tersebut agar tidak sering terjadi kedepannya. Bentuk kekerasan baru yang dapat terjadi antara lain :
a. Cybervullying (intimidasi, penghinaan, atau pengucilan di media social atau grup chat)
b. Doxing dan pelanggaran privasi (menyebarkan data pribadi orang lain tanpa izin untuk menjatuhkan reputasi mereka)
c. Cyber-stalking (penguntitan digital yang menimbulkan rasa tidak aman dan cemas pada korban)
d. Penyebaran konten intim non-konsensual (mengancam atau menyebarkan foto/video pribadi sebagai alat pemerasan atau ancaman
2. Dalam mencegah terjadinya kekerasan pada anak maka harus bijak dalam menggunakan gawai saat anak belajar. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mencegah hal tersebut yaitu :
a. Menerapkan aturan waktu penggunaan gadget pada anak
b. Menerapkan pola belajar berbasis digital yang terarah
c. Meningkatkan literasi digital dan kesadaran diri terhadap anak
Membangun lingkungan belajar yang menarik dan focus
1. Penting untuk meningkatkan literasi digital pada anak agar anak dalam belajar mampu untuk berpikir kritis, dapat menjaga etika saat menggunakan digital, mampu mengelola jejak digital dan privasi data pribadi anak serta mampu untuk menggunakan digital dengan Batasan waktu tertentu agar tetap mampu menjaga fokus anak
2. Hal-hal yang dapat dilakukan oleh sekolah dalam mendukung penerapan literasi digital kepada anak antara lain :
a. Mengatur penggunaan gawai : mencakup telepon seluler, jam tangan pintar (smartwatch) dan perangkat komunikasi digital lainnya
b. Menciptakan mekanisme penyimpanan gawai agar disimpan secara aman, mudah diawasi dan disesuiakn dengan kondisi sekolah
c. Menyusun SOP (Standar Operasional Prosedur) yang memuat mekanisme pengumpulan, penyimpanan yang aman, penggunaan terbatas untuk belajar, pemberian pengecualian hingga pengembalian gawai kepada murid
d. Memberikan pengecualian pembatasan bahwa gawai boleh digunakan dalam kondisi tertentu seperti arahan pendidik, keadaan darurat, kebutuhan aksesibilitas bagi murid disabilitas, kebutuhan medis atau transportasi
e. Menyosialisasikan kebijakan kepada murid, pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali, dan komite sekolah
f. Mendorong kegiatan literasi, numerasi, olahraga, seni dan permainan tradisional untuk memperkuat keseimbangan aktivitas digital dan non digital
g. Mengawasi, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan serta dampak pembatasan penggunaan gawai kepada dinas pendidikan
Untuk itu orang tua dan masyarakat harus berkomitmen menjadikan gawai sebagai alat yang aman, suportif serta bebas dari kekerasan dalam mendukung pembelajaran anak-anak.
6. Pukul 11.45 - 12.00 WIB : Penutup
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, moderator menyerahkan kembali jalannya acara kepada MC, sebagai tanda berakhirnya Zoom meeting ini. Harapannya, seluruh materi yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat bagi para peserta. Acara kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasi dan kehadirannya.
Pembuat Laporan : Atika Hardiyana Puspita selaku Operator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi
LAPORAN KEGIATAN EREPORTING KUNJUNGAN KERJA DWP KABUPATEN HALMAHERA BARAT KE DWP PROVINSI MALUKU UTARA BIDANG SEKERTARIAT I. IDENTITAS KEGIATAN Nama Kegiatan : Kunjungan Kerja DWP Kabupaten Halmahera Barat ke DWP Provinsi Maluku Utara Bidang : Organisasi Program Kerja : Pembinaan dan Penguatan Organisasi Dharma Wanita Persatuan Hari/Tanggal : Rabu,8 Juli 2026 Waktu : 10.00 WIT sampai selesai Tempat : Rumah Makan Ria Tanting,Kota Ternate Penyelenggara : DWP Provinsi Maluku Utara Jumlah Peserta : 18 orang Peserta : 1. Pengurus DWP Provinsi Maluku Utara sebanyak 9 orang yang terdiri atas Ketua,Wakil Ketua 3, Sekretaris,Ketua Bidang Ekonomi,Ketua Bidang Pendidikan,Ketua Bidang Sosial Budaya,dan pengurus inti lainnya. 2. Pengurus DWP Kabupaten Halmahera Barat sebanyak 9 orang. II. LATAR BELAKANG STRATEGIS Kunjungan kerja merupakan salah satu bentuk pembinaan organisasi yang dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi,meningkatkan kapasitas pengurus,serta menyamakan pemahaman mengenai pelaksanaan program kerja dan tertib administrasi Dharma Wanita Persatuan. Melalui kunjungan kerja ini,DWP Kabupaten Halmahera Barat melakukan koordinasi dengan DWP Provinsi Maluku Utara dalam rangka memperoleh pembinaan mengenai pelaksanaan program kerja serta persiapan menghadapi Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola organisasi,memperkuat sinergi antara DWP Provinsi dan DWP Kabupaten,serta mendorong terciptanya administrasi organisasi yang tertib,lengkap,dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. III. DASAR PELAKSANAAN 1. Program Kerja DWP Provinsi Maluku Utara Tahun 2026. 2. Program pembinaan organisasi kepada DWP Kabupaten/Kota. 3. Persiapan Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. IV. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN 1. Memperkuat koordinasi antara DWP Kabupaten Halmahera Barat dan DWP Provinsi Maluku Utara. 2. Memperoleh pembinaan mengenai pelaksanaan program kerja organisasi. 3. Meningkatkan pemahaman pengurus mengenai administrasi organisasi sebagai persiapan menghadapi Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. 4. Meningkatkan kapasitas pengurus dalam pengelolaan administrasi dan pelaksanaan program kerja. V. BENTUK DAN METODE KEGIATAN 1. Kunjungan kerja dan koordinasi organisasi. 2. Penyampaian materi pembinaan oleh pengurus DWP Provinsi Maluku Utara. 3. Diskusi dan tanya jawab. 4. Pembahasan persiapan Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. VI. MATERI KEGIATAN Materi yang dibahas meliputi pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan,penguatan administrasi organisasi,kelengkapan administrasi sebagai komponen penilaian lomba,serta berbagai strategi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi di tingkat kabupaten dan kecamatan. VII. URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan kunjungan kerja dilaksanakan pada Rabu,8 Juli 2026 bertempat di Rumah Makan Ria Tanting,Kota Ternate. Kegiatan dihadiri oleh 18 orang peserta yang terdiri atas sembilan orang pengurus DWP Provinsi Maluku Utara dan sembilan orang pengurus DWP Kabupaten Halmahera Barat. DWP Provinsi Maluku Utara menerima kunjungan pengurus DWP Kabupaten Halmahera Barat sebagai bagian dari pembinaan organisasi dan penguatan koordinasi antarjenjang kepengurusan. Dari DWP Provinsi Maluku Utara hadir Ketua DWP Provinsi beserta pengurus inti yang terdiri atas Wakil Ketua,serta pengurus lainnya sesuai bidang tugas masing-masing. Kegiatan diawali dengan penyampaian tujuan kunjungan kerja,kemudian dilanjutkan dengan pembahasan pelaksanaan program kerja dan kesiapan menghadapi Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. Pengurus DWP Provinsi memberikan penjelasan mengenai pengelolaan administrasi organisasi,pelaksanaan program kerja pada masing-masing bidang,serta berbagai hal yang menjadi perhatian dalam penilaian administrasi. Selanjutnya dilaksanakan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan oleh pengurus DWP Kabupaten Halmahera Barat untuk menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai administrasi organisasi,pelaksanaan program kerja,serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan di daerah. Diskusi berlangsung aktif sehingga menghasilkan berbagai masukan yang dapat dijadikan bahan penyempurnaan administrasi maupun pelaksanaan program kerja. Melalui kunjungan kerja ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara DWP Provinsi Maluku Utara dan DWP Kabupaten Halmahera Barat sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola organisasi,memperkuat sinergi antarpengurus,serta mendukung kesiapan menghadapi Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. VIII. OUTPUT KEGIATAN 1. Terlaksananya kunjungan kerja DWP Kabupaten Halmahera Barat ke DWP Provinsi Maluku Utara. 2. Terlaksananya pembinaan mengenai program kerja dan administrasi organisasi. 3. Meningkatnya pemahaman peserta mengenai persiapan Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. 4. Terdokumentasinya kegiatan sebagai bagian dari e-reporting. IX. OUTCOME ATAU DAMPAK KEGIATAN 1. Meningkatnya koordinasi antara DWP Provinsi Maluku Utara dan DWP Kabupaten Halmahera Barat. 2. Meningkatnya kapasitas pengurus dalam pengelolaan administrasi organisasi. 3. Meningkatnya kesiapan DWP Kabupaten Halmahera Barat dalam menghadapi Lomba Administrasi DWP Tingkat Kecamatan. 4. Terbangunnya kerja sama yang lebih baik dalam pelaksanaan program kerja organisasi. X. EVALUASI DAN PEMBELAJARAN Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Diskusi yang berlangsung secara interaktif memberikan kesempatan kepada pengurus DWP Kabupaten Halmahera Barat untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata kelola administrasi organisasi,serta persiapan menghadapi lomba administrasi. XI. RENCANA TINDAK LANJUT 1. Melaksanakan koordinasi dan pembinaan organisasi secara berkelanjutan. 2. Melakukan pendampingan terhadap penyempurnaan administrasi organisasi. 3. Memperkuat komunikasi antara DWP Provinsi dan DWP Kabupaten dalam pelaksanaan program kerja. 4. Melakukan evaluasi terhadap tindak lanjut hasil kunjungan kerja. XII. PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI 1. Dokumentasi foto kegiatan. 2. Arsip laporan ereporting. 3. Publikasi melalui media sosial DWP Provinsi Maluku Utara. XIII. PENUTUP Kunjungan kerja DWP Kabupaten Halmahera Barat ke DWP Provinsi Maluku Utara merupakan salah satu bentuk penguatan koordinasi dan pembinaan organisasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja dan tertib administrasi. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara DWP Provinsi dan DWP Kabupaten sehingga pelaksanaan program kerja organisasi dapat berjalan lebih efektif,profesional,dan berkelanjutan. Pembuat Laporan Ketua Bidang Organisasi DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara Ibu Zakia Muttaqin
Dalam rangka menindaklanjuti Program kerja bidang sosial budaya DWP Kabupaten Halmahera Tengah khususnya kegiatan budaya cinta lingkungan ketua dan pengurus DWP Kabupaten Halmahera Tengah melaksanakan kegiatan kurve/bersih-bersih lingkungan dengan tema “ DWP Peduli Lingkungan” kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan yang sudah di canangkan Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Untuk kegiatan Kurve Kali ini di laksanakan di : Halaman gedung DWP kabupaten Halmahera Tengah, pada hari/tgl : jumat 17 juli 2026 pukul : 07.00 WIT sampai selesai, Partisipan yang hadir Kurang lebih 20 Orang terdiri dari: 1. Ny Mutmainnah Bahri (Ketua), 2. Ny. Iswati Taher (Ketua bidang Sosbud) dan Anggota), 3. Ny. Junaeda Hakami (Ketua Bidang Ekonomi) dan Anggota). Sebelum kurvey dilaksanakan, terlebih dahulu mendengarkan arahan dari ketua DWP Kabupaten Halmahera Tengah yang dalam arahannya, beliau menyampaikan bagi Ketua-ketua DWP Unsur Pelaksana dilingkungan Kabupaten Halmahera Tengah agar lebih meningkatkan semangat dalam membina anggota di masing masing unsur pelaksana agar ikut melaksanakan program kerja di bidang sosial budaya yaitu kegiatan kepedulian dan kesetiakawanan yang spesifik lagi yaitu budaya cinta lingkungan sehingga lingkungan kita selalu bersih , lingkungan kita selalu hijau. Untuk Program kurve setiap hari Jum’at ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, yang kemudian diperkuat dengan Surat Edaran dari Kemendagri agar dialksanakan serentak secara nasional. Dan ini sudah menjadi rutinitas di pemerintah Daerah, DWP Kabupaten Halmahera Tengah juga ikut mengambil bagian dalam kegiatan ini, tentunya kegiatan ini juga masuk sebagai Program Kerja DWP Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026. Sebelum kegiatan kurve dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan pembagian tugas untuk penaggungjawab kebersihan sisi depan, sisi belakang, sisi samping kiri dan kanan. Semua peserta kurve melaksanakan tugas sesuai tanggungjawab yang telah dibagikan dengan penuh semangat. Kegiatan kurve ini berakhir pada pukul 10.00 WIT. Penulis Laporan, Ny. Fatun Ahmadiarsyah.
PALEMBANG, 22 Juli 2026 – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan, Ny. Hj. Dian Yossi Hervandi, menghadiri Pelatihan Memasak untuk Usaha Skala Kecil di Gedung Wanita Sriwijaya, Jl. Rajawali No. 31, Palembang, Rabu (22/7).
Kegiatan yang berfokus pada Demonstrasi Pembuatan Jajanan Pasar ini diselenggarakan langsung oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan. Dalam menghadiri acara tersebut, Ny. Hj. Dian Yossi Hervandi hadir dengan didampingi oleh Ny. Giszka Lanri dan Ny. Yani Angga.
Dalam pelatihan kali ini, para peserta diberikan edukasi dan praktik langsung pembuatan berbagai kuliner tradisional khas, seperti kue lumpang, kue gandus, martabak kentang, hingga aneka puding. Pemilihan menu ini dinilai sangat strategis karena bahan bakunya mudah didapat dan memiliki minat pasar yang tinggi.Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada para anggota DWP. Melalui penguasaan pembuatan jajanan pasar tersebut, para peserta diharapkan dapat menangkap peluang bisnis kuliner modal kecil guna mendorong pertumbuhan usaha mikro serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga di Sumatera Selatan.
Ibu Ketua DWP DPUPR (Ibu Ika Chandra) mendampingi Ibu Ketua DWP Kota Banjarmasin (Ibu Farida Tezar) menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional Di Paud IT Pelita Hati. Kegiatan diikuti oleh anggota DWP Kota Banjarmasin lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hak anak, mendorong perlindungan anak, dan memberikan ruang partisipasi bagi anak. Acara ini memperkuat komitmen bersama agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terpenuhi hak dasarnya.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SITUBONDO Dharma Wanita Persatuan Disnakkan Kabupaten Situbondo Mengikuti Kegiatan Bidang : SOSIAL BUDAYA Program : KETAHANAN KELUARGA Keterangan Program : IMAN DAN TAKWA Penyelenggara : ITTISHOLANA . Hari/Tanggal : MINGGU / 19 JULI 2026 Pukul : 06.00 – 09.15 WIB Peserta : ± 35 ORANG Jumlah Pengurus : 2 ORANG Lokasi Kegiatan : ALUN – ALUN SITUBONDO Acara : Haul Masyayikh Bersama Jamaah Sholawat Nariyah. URAIAN KEGIATAN : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo menghadiri kegiatan Haul Masyayikh Bersama Jamaah Sholawat Nariyah yang diselenggarakan oleh Ittisholana pada Minggu, 19 Juli 2026 bertempat di Alun-Alun Situbondo. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.15 WIB tersebut diikuti oleh masyarakat Kabupaten Situbondo dan jamaah ittisholana dari beberapa daerah lainnya diseluruh Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo diwakili oleh Ibu Ayu selaku Sekretaris,Ibu Suciati dan Ibu Aamin selaku mewakili Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo. Kehadiran pengurus Dharma Wanita Persatuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Bidang Sosial Budaya, Kelompok Program Ketahanan Keluarga, pada kegiatan Iman dan Takwa. Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo dalam kegiatan ini bertujuan untuk mengikuti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di masyarakat khususnya di wilayah Situbondo dan sekitarnya bahkan hampir seluruh Indonesia, mempererat hubungan silaturahmi dengan berbagai unsur yang hadir, serta menambah wawasan keagamaan melalui rangkaian pembacaan sholawat, doa bersama, dan tausiyah. Peserta mulai berdatangan ke lokasi kegiatan sebelum acara dimulai untuk mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan oleh panitia. Selain masyarakat Situbondo, kegiatan ini juga diikuti oleh jamaah Ittisholana dari beberapa daerah sekitar bahkan seluruh Indonesia. Hadir pula tokoh agama, unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Sholawat Nariyah bersama, kemudian dilanjutkan dengan doa dan tausiyah. Kegiatan berjalan sesuai susunan acara yang telah ditetapkan oleh panitia. Selama pelaksanaan kegiatan, jamaah mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib hingga kegiatan berakhir. Haul Masyayikh merupakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para masyayikh yang telah memberikan kontribusi dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat berkumpul untuk mengikuti pembacaan sholawat, doa bersama, serta mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh pemateri. Kehadiran jamaah dari berbagai wilayah menjadikan kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi antar masyarakat. Berbagai unsur yang hadir dapat mengikuti kegiatan bersama dalam suasana yang tertib dan kondusif. Pelaksanaan acara juga didukung oleh panitia dan pihak terkait sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, Ibu Ayu, Ibu Suciati dan Ibu Aamin mengikuti seluruh rangkaian acara bersama jamaah lainnya. Selain menghadiri kegiatan, keduanya juga berkesempatan menjalin komunikasi dengan peserta dan beberapa pihak yang hadir dalam acara tersebut. Dalam tausiyah yang disampaikan, jamaah mendapatkan pesan mengenai pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, mempererat kebersamaan, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi berlangsung dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta yang hadir. Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo dalam kegiatan ini sesuai dengan program kerja Bidang Sosial Budaya, khususnya kegiatan Iman dan Takwa dalam Kelompok Program Ketahanan Keluarga. Partisipasi pengurus dalam kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk keterlibatan organisasi dalam mengikuti agenda masyarakat yang dilaksanakan di Kabupaten Situbondo. Kegiatan Haul Masyayikh Bersama Jamaah Sholawat Nariyah selesai pada pukul 09.15 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Dokumentasi kegiatan ini selanjutnya menjadi bagian dari pelaporan program kerja DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo Tahun 2026.
[L12]Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Pengujian Konstruksi
Telah mengadakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Sub Bidang : Ketahanan Keluarga
Program : Olahraga
Keterangan Program :
Kegiatan : Senam Pagi Bersama karyawan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi
Hari, Tanggal : Rabu, 15 Juli 2026
Waktu : 07.00 WIB – Selesai
Lokasi : Halaman UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi
Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi
Jumlah pengurus, anggota, dan tamu undangan yang hadir :
1. Pengurus DWP UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi (14 orang) :
- Ibu Lukky Kusumawardani (Wakil Ketua 1)
- Nona Vrestanti Dara Trisna (Bendahara 1)
- Nona Beffinna Novianti Putri (Bendahara 2)
- Nona Atika Hardiyana Puspita (Sekretaris 1)
- Nona Ananda Tyas Sukma Dewi (Sekretaris 2)
> Bidang Pendidikan :
- Nona Desy Dwi Saputri (Ketua)
- Ibu Aisy Dhia Tamamah (Wakil Ketua)
- Ibu Alif Puspita Ningrum (Sekretaris)
> Bidang Ekonomi :
- Ibu Nabila Wakhidatur Roudhoh (Ketua)
- Ibu Frida Sandia (Wakil Ketua)
- Ibu Galuh Maghvira Pramiswari (Sekretaris)
>Bidang Sosial Budaya :
- Ibu Maya Hariyanti (ketua)
- Nona Prihasdiani (Wakil Ketua)
- Ibu Ridha Annisa (Sekretaris)
2. Anggota DWP UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi (6 orang)
- Nona Lailatul Maghfiro
- Nona Anindya
- Nona Alifia
- Nona Desi
- Nona Febriana
- Ibu Alvina
3. Instruktur (1 orang) : Ibu Ima
4. Karyawan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi
Uraian Program :
Kesehatan jasmani merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kualitas hidup, produktivitas, serta ketahanan keluarga. Di tengah aktivitas dan rutinitas sehari-hari, khususnya bagi pengurus, anggota Dharma Wanita Persatuan, serta karyawan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi, diperlukan kegiatan yang mampu menjaga kebugaran tubuh sekaligus memberikan suasana yang menyenangkan dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja Bidang Sosial Budaya Sub Bidang Ketahanan Keluarga, Dharma Wanita Persatuan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi memandang perlu untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga yang mudah diikuti oleh seluruh anggota, salah satunya melalui kegiatan Senam Jumat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang rutin dan teratur. Dharma Wanita Persatuan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi Mengadakan kegiatan ini untuk Meningkatkan kebugaran dan kesehatan jasmani pengurus, anggota Dharma Wanita Persatuan, serta karyawan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi melalui aktivitas olahraga yang rutin dan teratur. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan keluarga. Mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan antara pengurus, anggota Dharma Wanita Persatuan, instruktur, dan karyawan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi. Menciptakan suasana yang harmonis, ceria, dan produktif di lingkungan kerja melalui kegiatan positif di luar rutinitas pekerjaan. Mendukung pelaksanaan program kerja Bidang Sosial Budaya Sub Bidang Ketahanan Keluarga dalam rangka meningkatkan kualitas hidup anggota Dharma Wanita Persatuan beserta keluarganya.
Susunan Acara dan Penjelasan secara terperinci :
1. Pukul 07.00 – 07.05 WIB : Persiapan
Diawali dengan tahap persiapan, di mana seluruh peserta berkumpul di lokasi kegiatan dan menempati posisi yang telah ditentukan. Pada waktu ini, panitia melakukan pengecekan kesiapan peserta serta menyiapkan perlengkapan yang diperlukan agar kegiatan senam dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman.
2. Pukul 07.05 - 07.20 WIB : Pemanasan
Sesi pemanasan dipandu oleh instruktur senam dengan rangkaian gerakan ringan dan bertahap. Kegiatan ini bertujuan untuk meregangkan otot dan sendi, meningkatkan aliran darah, serta mempersiapkan kondisi tubuh sebelum memasuki gerakan inti, sehingga dapat mengurangi risiko cedera.
3. Pukul 07.20 - 07.50 WIB : Senam Inti
Pada sesi senam inti, peserta mengikuti gerakan senam yang lebih aktif dan dinamis dengan iringan musik. Gerakan difokuskan untuk melatih kelenturan, kekuatan otot, serta daya tahan tubuh, sehingga dapat membantu meningkatkan kebugaran jasmani dan stamina peserta secara keseluruhan.
4. Pukul 07.50 – 08.00 WIB : Pendinginan dan Penutupan
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pendinginan yang dilakukan secara perlahan untuk menurunkan intensitas aktivitas fisik serta menormalkan kembali pernapasan dan detak jantung. Setelah itu, kegiatan senam ditutup oleh Instruktur Senam dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi beserta karyawan UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi atas partisipasi dan kebersamaannya, serta harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran peserta.
Pembuat Laporan : Atika Hardiyana Puspita selaku Operator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah UPT Laboratorium Pengujian Konstruksi
Dharma Wanit Persatuan Unit Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Makassar Menghadiri Undangan Jalan Santai yang dilaksanakan pada : Hari / Tanggal : Jumat 23 Januari 2026 Pukul : 06.00 Sampai selesai Tempat : Star dari Karebosi Finis Di Anjungan Pantai Losari Makassar
LAPORAN KEGIATAN EREPORTING PENGUATAN LITERASI DAN PENDIDIKAN KELUARGA MELALUI TAMAN BACAAN BIDANG PENDIDIKAN DWP DPMPTSP PROVINSI MALUKU UTARA I. IDENTITAS KEGIATAN Nama Kegiatan : Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga Melalui Taman Bacaan Bidang : Pendidikan Program Kerja : Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga Hari/Tanggal : Senin,6 Juli 2026 Waktu : 17.00 WIT sampai selesai Tempat : Kawasan Pantai Sofifi,Provinsi Maluku Utara Penyelenggara : Bidang Pendidikan DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara Penanggung Jawab : Ibu Zakia Muttaqin dan Ibu Nisa Jumlah Peserta : 9 orang Peserta : 1. Nadif 2. Nadir 3. Fahrul 4. Alif 5. Farel 6. Jufri 7. Ian 8. Fardan 9. Aldi II. LATAR BELAKANG STRATEGIS Budaya membaca merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter,memperluas wawasan,serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui Program Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga,Bidang Pendidikan DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara berupaya menumbuhkan minat baca sejak usia dini dengan menghadirkan kegiatan taman bacaan yang menyenangkan,mudah diakses,dan mampu memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak-anak. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dalam membiasakan anak gemar membaca sehingga tercipta generasi yang cerdas,berkarakter,dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat. III. DASAR PELAKSANAAN 1. Program Kerja Bidang Pendidikan DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara Tahun 2026. 2. Program Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga. 3. Komitmen organisasi dalam meningkatkan budaya literasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. IV. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN 1. Menumbuhkan minat baca pada anak. 2. Meningkatkan budaya literasi di lingkungan masyarakat. 3. Menjadikan taman bacaan sebagai ruang belajar yang nyaman,edukatif,dan menyenangkan. 4. Mendukung peran keluarga dalam membangun kebiasaan membaca sejak usia dini. V. BENTUK DAN METODE KEGIATAN 1. Membaca buku secara mandiri sesuai usia dan minat peserta. 2. Pendampingan membaca oleh pengurus Bidang Pendidikan. 3. Diskusi ringan mengenai isi bacaan. 4. Berbagi pengalaman dan menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca. 5. Pemberian motivasi untuk membiasakan membaca di rumah. VI. MATERI KEGIATAN Materi kegiatan berupa pengenalan budaya membaca melalui berbagai koleksi buku bacaan anak yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca,melatih daya pikir,menumbuhkan rasa ingin tahu,serta membangun karakter gemar membaca sejak usia dini sebagai bagian dari pendidikan keluarga. VII. URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga melalui Taman Bacaan dilaksanakan pada Senin,6 Juli 2026 mulai pukul 17.00 WIT sampai selesai di kawasan Pantai Sofifi. Kegiatan diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara dengan penanggung jawab Ibu Zakia Muttaqin dan Ibu Nisa serta diikuti oleh sembilan orang peserta yang berasal dari wilayah Balbar,Durian,dan Sofifi. Kegiatan diawali dengan pengenalan koleksi buku bacaan yang telah disiapkan oleh pengurus. Peserta kemudian memilih buku sesuai usia dan minat masing-masing untuk dibaca secara mandiri dalam suasana belajar yang santai dan nyaman. Selama proses membaca,pengurus memberikan pendampingan kepada peserta dengan membantu memahami isi bacaan,memberikan motivasi,serta mendorong peserta untuk aktif bertanya mengenai materi yang belum dipahami. Setelah selesai membaca,peserta diberikan kesempatan untuk menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan memahami bacaan,meningkatkan keberanian dalam berkomunikasi,serta menumbuhkan rasa percaya diri. Pengurus juga memberikan penguatan mengenai pentingnya membiasakan membaca setiap hari sebagai bagian dari proses belajar yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga maupun sekolah. Selama kegiatan berlangsung,peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif memilih buku,berdiskusi dengan pengurus,serta berbagi cerita mengenai pengetahuan baru yang diperoleh dari buku yang dibaca. Suasana belajar berlangsung interaktif,menyenangkan,dan penuh semangat sehingga tujuan kegiatan untuk menumbuhkan minat baca dapat tercapai dengan baik. Melalui kegiatan taman bacaan ini,Bidang Pendidikan DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara berupaya membangun budaya literasi sejak usia dini sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dalam membentuk generasi yang gemar membaca,berpengetahuan,dan berkarakter. VIII. OUTPUT KEGIATAN 1. Terlaksananya kegiatan Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga melalui Taman Bacaan sesuai Program Kerja Bidang Pendidikan. 2. Meningkatnya minat baca peserta melalui kegiatan membaca yang didampingi oleh pengurus. 3. Terbangunnya suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung budaya literasi. 4. Terdokumentasinya kegiatan sebagai bagian dari administrasi dan ereporting DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara. IX. OUTCOME ATAU DAMPAK KEGIATAN 1. Meningkatnya kebiasaan membaca pada peserta sebagai bagian dari pembentukan karakter. 2. Bertambahnya pengetahuan dan wawasan anak melalui berbagai bahan bacaan yang tersedia. 3. Menguatnya peran Bidang Pendidikan DWP dalam mendukung pendidikan keluarga dan budaya literasi. 4. Tumbuhnya kesadaran orang tua dan masyarakat mengenai pentingnya membiasakan membaca sejak usia dini. X. EVALUASI DAN PEMBELAJARAN Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan memilih buku,mengikuti pendampingan,berdiskusi,serta menceritakan kembali isi bacaan. Ke depan diperlukan penambahan koleksi buku yang lebih beragam sesuai kelompok usia serta pelaksanaan kegiatan secara rutin agar budaya membaca dapat terus berkembang di lingkungan masyarakat. XI. RENCANA TINDAK LANJUT 1. Melaksanakan kegiatan taman bacaan secara rutin dan berkelanjutan. 2. Menambah koleksi buku sesuai usia dan kebutuhan peserta. 3. Melibatkan lebih banyak anak,orang tua,dan masyarakat dalam kegiatan literasi. 4. Mengembangkan program pendidikan keluarga berbasis budaya membaca di lingkungan masyarakat. XII. PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI 1. Dokumentasi foto kegiatan. 2. Arsip laporan ereporting DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara. 3. Publikasi melalui media sosial resmi DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara. XIII. PENUTUP Kegiatan Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga melalui Taman Bacaan merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Program Kerja Bidang Pendidikan DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara dalam membangun budaya membaca sejak usia dini. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara interaktif dan berkesinambungan,peserta memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kemampuan membaca,menambah wawasan,serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak peserta dan dukungan berbagai pihak sehingga mampu memperkuat budaya literasi,meningkatkan kualitas pendidikan keluarga,serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi anak,keluarga,dan masyarakat. Pembuat Laporan Ketua Bidang Pendidikan DWP DPMPTSP Provinsi Maluku Utara Ibu Zakia Muttaqin