DWP BPS Provinsi Aceh Ngabuburit Bareng DWP Seri ke-2
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh
Bidang: Pendidikan
Program Kerja: Pendidikan Nonformal/Informal
Kegiatan: Ceramah/Seminar
Hari, tanggal: Rabu, 4 Maret 2026
Waktu: 15.45 s.d. 17.30 WIB
Tempat: Ruang Virtual Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube
Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat
Peserta: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Seluruh Indonesia
Acara: Ngabuburit Bareng DWP dalam Kajian Ramadan Bersama Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Sesi ke-2
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh kembali mengikuti kegiatan nasional Ngabuburit Bareng DWP dalam Kajian Ramadan Bersama Menteri Agama Republik Indonesia (RI) yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Pusat pada Rabu, 4 Maret 2026, secara daring melalui Zoom Meeting dan Live Streaming YouTube Dharma Wanita Persatuan ID. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Ngabuburit Bareng DWP Sesi 1 yang telah dilaksanakan Rabu, 25 Februari 2026, dan menjadi bagian dari program penguatan iman dan takwa dalam rangka pengisian spiritual bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan Ngabuburit Bareng DWP Sesi 2 diikuti oleh ribuan anggota DWP dari seluruh Indonesia, dengan partisipasi sekitar 1.000 peserta melalui Zoom Meeting dan lebih dari 200 peserta melalui kanal YouTube. DWP BPS Provinsi Aceh turut berpartisipasi aktif sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program DWP Pusat sekaligus memperkuat kebersamaan dan ketahanan spiritual anggota.
Acara dibuka oleh pembawa acara, Ibu Lilih Rahmawati, yang mengawali kegiatan dengan salam serta penyampaian tagline "DWP Sehat Berdaya". Suasana kegiatan semakin khidmat dengan selawat kepada Nabi Muhammad saw. disertai pengingat bahwa setiap detik kehidupan adalah amanah dan setiap kebersamaan merupakan peluang untuk menanam kebaikan. Disampaikan pula bahwa kegiatan Ngabuburit Bareng DWP tidak hanya menjadi ajang menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga ruang refleksi dan perenungan tentang makna diri, keikhlasan, serta kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Sebagai bagian dari pembukaan, ditayangkan dokumentasi kegiatan DWP Peduli, yang menggambarkan kepedulian sosial Dharma Wanita Persatuan terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di berbagai daerah. Melalui gerakan ini, DWP menunjukkan peran aktifnya dalam memberikan dukungan moral, doa, dan bantuan sebagai wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang diajarkan Ramadan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, Ibu Ida Rachmawati Budi Gunadi Sadikin. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Ngabuburit Bareng DWP bukan sekadar aktivitas menanti waktu berbuka, melainkan momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepekaan sosial. Ramadan mengajarkan setiap insan untuk lebih peka terhadap kondisi saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan, baik akibat bencana maupun konflik di berbagai belahan dunia. Ketua Umum DWP mengajak seluruh anggota DWP untuk senantiasa menyisipkan doa terbaik dalam setiap sujud agar mereka yang tertimpa musibah senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kekuatan, dan kedamaian. Melalui gerakan DWP Peduli, DWP terus berupaya hadir dengan semangat gotong royong, kasih sayang, dan keikhlasan sebagai cerminan nilai-nilai Ramadan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DWP juga menyampaikan pesan khusus terkait peran perempuan dalam keluarga. Disampaikan bahwa perempuan memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter dan kehidupan anak-anak. Oleh karena itu, peningkatan kualitas ibadah dan keimanan seorang ibu diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan penuh haru, beliau mengapresiasi kehadiran para anggota DWP yang memenuhi ruang virtual Zoom dan YouTube di tengah kesibukan serta persiapan berbuka puasa, sebagai bukti semangat untuk terus memberi manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat luas.
Sebagai acara inti, kegiatan Ngabuburit Bareng DWP Sesi 2 diisi dengan tausiyah oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa Ramadan secara maknawi berarti "membakar hangus", yakni momentum untuk membakar dosa-dosa melalui peningkatan kualitas ibadah dan keikhlasan. Beliau mengisahkan dialog penciptaan manusia dan bumi sebagai refleksi kebesaran Allah Swt., yang mengajarkan bahwa kekuatan terbesar bukanlah gunung, besi, api, air, maupun udara, melainkan keikhlasan seorang manusia yang bersedekah dengan tangan kanannya tanpa diketahui oleh tangan kirinya.
Lebih lanjut, Menteri Agama menjelaskan dua tingkatan keikhlasan dalam Al-Qur’an, yaitu mukhlis dan mukhlas. Mukhlis adalah orang yang beramal dengan niat tulus namun masih merasakan keinginan untuk dipuji, sedangkan mukhlas adalah hamba yang sepenuhnya beribadah hanya untuk Allah Swt. tanpa mengharapkan pengakuan manusia. Apabila seseorang telah mencapai derajat mukhlas maka seluruh ibadah, termasuk salat dan puasa, tidak lagi dirasakan sebagai beban, melainkan sebagai kenikmatan dan bentuk kecintaan kepada Allah Swt.
Disampaikan pula bahwa tempat terbaik untuk mencurahkan segala beban kehidupan adalah di atas sajadah, khususnya pada sepertiga malam. Dengan berserah diri sepenuhnya kepada Allah Swt., beban seberat apa pun akan terasa ringan. Menjelang pertengahan Ramadan, seluruh peserta diajak untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan menjaga nilai-nilai Ramadan agar tetap terinternalisasi, tidak hanya selama bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir.
Kegiatan Ngabuburit Bareng DWP Sesi 2 ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia, dilanjutkan dengan ucapan selamat berbuka puasa dari Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan tetap terasa meskipun kegiatan dilaksanakan secara daring.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, DWP BPS Provinsi Aceh diharapkan semakin memperkuat pemahaman keagamaan, menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah, serta mengoptimalkan peran perempuan sebagai pilar keluarga dan agen kebaikan di lingkungan organisasi maupun masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi penguat komitmen DWP BPS Provinsi Aceh untuk terus mendukung program DWP Pusat dan mewujudkan Dharma Wanita Persatuan yang sehat, berdaya, dan peduli.
Nyonya Eko Prasetyo ketua DWP dinsos PMD menghadiri undangan buka bersama yang diselenggarakan oleh bidang sekretariat Kantor Dinas Sosial pemberdayaan masyarakat dan desa pada
hari tanggal Rabu 4 Maret 202 6.
Waktu : 17.00 WIB _ 21.00 WIB
Tempat Aula Dinsos PMD
Penyelsnggara Bidang Sekretariat
Peserta Penasehat DWP ny Dra Harti MM kabid sosial Ny fetty ,kabid Pemdes Ny Robingah Kabid Pemberdayaan Masyarakat Ny sri siti heni beserta karyawan masing masing bidang .sekdin bp eko prasetyo ,TAGANA .TKSK.±50 0rang
Bidang : sosial budaya
Sub bidang: Ketahanan Keluarga
Tujuan buka bersama untuk:
- Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan diantara karyawan DINSOS PMD
- Meningkatkan semangat berpuasa dan ibadah
- Menikmati hidangan berbuka dengan gembira dan syukur
- Membangun kebiasaan baik dan tradisi positif
Buka bersama menjadi momen untuk berbagi, berdoa, dan saling mendoakan.
Jalannya kegiatan
1 acara dibuka oleh Penasehat DWP ny Dra Harti MM dengan ucapan basmalah beliau.menyampaikan bahwa buka bersama diadakan untuk mempe mempererat persaudaraan diantara karyawan dinsos PMB karena bidang sosial sudah menjadi kantor cabang sehingga perlu adanya buka bersama untuk menambah keakraban diantara karyawan densos BMD juga untuk menambah keimanan pendekatan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha di bulan puasa yang baik ini semoga mendapat pahala yang melimpah dari Allah subhanahu wa ta'ala
2 Isian Kultum oleh Bp kyai H imdhadim dengan tema TAQWA
Bulan Ramadhan adalah waktu yang mulia, saatnya kita memperbanyak ibadah, berpuasa, dan bermuhasabah T, mari kita manfaatkan Ramadhan untuk:
- Memperkuat iman dan taqwa
- Meningkatkan amal shaleh dan sedekah
- Memohon ampunan dan rahmat Allah
- Menjaga lidah dan hati dari hal yang tidak baik
Ramadhan adalah kesempatan emas, mari kita isi dengan kebaikan dan ketaatan .
Takwa itu ada beberapa macam, antara lain:
1. *Takwa kepada Allah*: Menjaga diri dari larangan Allah dan melaksanakan perintah-Nya.
2. *Takwa dalam hati*: Memiliki kesadaran dan keimanan yang kuat kepada Allah.
3. *Takwa dalam perbuatan*: Mengamalkan kebaikan dan menjauhi kemaksiatan.
Takwa yang paling utama adalah takwa kepada Allah, karena itu akan membawa kita pada kebaikan dan keselamatan.
Cara meningkatkan taqwa:
- Perbanyak ibadah dan dzikir kepada Allah
- Jaga shalat lima waktu dan tilawatil Quran
- Menjauhi maksiat dan dosa
- Bermuhasabah dan introspeksi diri
- Berdoa dan memohon ampunan Allah
Taqwa itu proses, bukan tujuan. Yang penting kita terus berusaha dan berproses .
3.sholat berjamaah bersamaa yang memjadi imam Bp kyai H imdhadim dan petugas Adzan Bp Ardi setianto
4 buka bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh anggota DWP ny tari,ny Dayya, ny Listyowati,Ny arum ny bela ny nawang
5.taraweh bersama dipimpin oleh Ky H imdhadim
KESIMPULAN
DWP DINSOS Mengikuti acara buka bsrsama mendapatkan manfaat
- Mempererat silaturahmi dan kebersamaan
- Meningkatkan semangat berpuasa dan ibadah
- Berbagi pengalaman dan inspirasi positif
- Membangun komunitas yang solid dan suportif
Penyusun laporan Ny Ardi setianto sekretaris DWP DINSOS PMD
Dharma Wanita Kecamatan Dawarblandong
Ketua Persatuan Dharma Wanita Kecamatan Dawarblandong, telah mengikuti
Bidang : Sosial dan Budaya
Program : Ketahanan Keluarga (Iman dan Takwa)
Keterangan Program : Kegiatan Tadarus dan Tausiyah di Masjid Baiturrohman Pemkab Mojokerto
1. Hari / Tanggal : Rabu, 4 Maret 2026
2. Waktu : 08.00 WIB s.d Selesai
3. Peserta : ± 60 Orang
4. Lokasi : Masjid Baiturrohman Pemkab Mojokerto
5. Acara : Kegiatan Tadarus dan Tausiyah di Masjid Baiturrohman Pemkab Mojokerto
Hadir dalam kegiatan :
1. Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto
2. Ibu Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto
3. DPMD Kabupaten Mojokerto
4. Ibu Pemceramah atau Pemberi Tausiyah
5. Ibu Ketua TP PKK sekaligus Ketua DWP Unsur Pelaksana Kecamatan Dawarblandong
6. Peserta Tadarus dari berbagai OPD
Hasil :
Acara ini diinisiasi oleh TP PKK Kabupaten Mojokerto untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan, Mempererat Silaturahmi Antar pegawai, Membentuk Karakter dan Etika Kerja Islami, Menciptakan Lingkungan Kerja yang Positif, Mendukung Visi Pemerintah Daerah, Menambah Wawasan Keagamaan.
Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Baiturohman saat ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Kecamatan Dawarblandong menghadiri kegiatan tadarus dan tausiyah bertema “Memaknai Ramadhan sebagai Momentum Relaksasi dan untuk Menyeimbangkan Kesehatan Jasmani dan Rohani.” Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini menjadi momen istimewa untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan.
Sejak pagi, para peserta telah hadir dengan wajah penuh semangat. Balutan busana muslimah yang anggun menambah nuansa religius di dalam masjid. Acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang dilakukan secara bergiliran. Lantunan ayat suci menggema lembut, menghadirkan ketenangan dan kedamaian di hati setiap yang mendengarkan. Bagi para ibu, momen ini menjadi kesempatan untuk sejenak melepaskan diri dari rutinitas harian, menenangkan pikiran, serta memperdalam interaksi dengan Kalam Ilahi.
Memasuki sesi tausiyah, hadirin menyimak dengan penuh perhatian penyampaian materi oleh Hj. Dra. Choirun Nisa’. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan sarat makna, beliau mengajak para peserta untuk memahami Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah ritual, melainkan juga bulan refleksi dan pemulihan diri.
Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga, penggerak PKK, dan anggota Dharma Wanita, sering kali perempuan lupa memberikan ruang bagi dirinya sendiri untuk beristirahat secara batin. Ramadhan, menurut beliau, adalah momentum relaksasi spiritual—saat hati dilatih untuk lebih sabar, pikiran dituntun agar lebih jernih, dan emosi dikelola dengan lebih bijak. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan amarah, prasangka, dan segala hal yang dapat mengganggu keseimbangan jiwa.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan jasmani selama berpuasa. Pola makan yang sehat saat sahur dan berbuka, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengatur waktu istirahat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga tubuh tetap bugar. Ketika tubuh sehat, ibadah pun dapat dijalankan dengan optimal. Sementara itu, kesehatan rohani diperkuat melalui shalat tepat waktu, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, dan mempererat silaturahmi.
Beliau juga mengingatkan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam keluarga. Ketika seorang ibu mampu menjaga keseimbangan jasmani dan rohani, maka suasana rumah tangga akan terasa lebih harmonis. Energi positif yang terpancar dari hati yang tenang akan menular kepada anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Dengan demikian, Ramadhan tidak hanya berdampak secara personal, tetapi juga membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.
Antusiasme peserta terlihat dari interaksi hangat selama tausiyah berlangsung. Beberapa ibu mengajukan pertanyaan, sementara yang lain mencatat poin-poin penting sebagai pengingat dalam menjalani Ramadhan. Suasana kekeluargaan terasa begitu kuat, mencerminkan soliditas dan kebersamaan ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Kecamatan Dawarblandong.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh amalan di bulan suci diterima dan diberikan kekuatan untuk istiqamah dalam menjaga keseimbangan hidup. Harapannya, melalui tadarus dan tausiyah ini, para ibu semakin termotivasi menjadikan Ramadhan sebagai sarana relaksasi batin, penguatan spiritual, serta upaya menjaga kesehatan jasmani dan rohani secara seimbang.
Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Ramadhan adalah bulan pembelajaran—bulan untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, serta menebarkan kebaikan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Demikian Laporan yang dapat kami sampaikan dan untuk menjadikan maklum.
Ketua DWP DINSOS PMD Ny Eko Prasetyo Telah mengikuti Pelatihan Menjadi MC yang mumpuni memenuhi Undangan dari DWP Kabupaten Wonosobo dengan NOMOR : B.014/SET/DWP KAB.WSB/II/2026 dalam Acara Rapat Kerja Badan ,Dinas/ Instansi Se – Kabupaten Wonosobo
Yang dilaksanakan
Hari, Tanggal : Rabu, 4 Maret 2026<>
Waktu : Jam 10.55 WIB s/d 11.49 WIB
Tempat : RR. Mangoenkoesoemo Setda
Pakaian : PSK DWP (DWP Polos)
NARASUMBER : FORKOPIMDA ny Atik Tri Rejeki
Petugas penyelenggara :dari DWP Inspektorat
Peserta Ketua DWP kabupaten Ny. Drs. One Andang Wardoyo MM ,beserta pengurus DWP Kabupaten , penasehat DWP Bp supriadi narasumber ustadz Farid . Tim PAKSI SOBO ,MC FORKOPINDA, Ketua Badan Dinas instansi Sekabupaten Wonosobo .±50 0rang
Bidang Sekretariat
Program kerja Penataan Organisasi / Manajemen
Kegiatan : Pelatihan
TUJUAN
Tujuan latihan MC (Master of Ceremony) bagi Dharma Wanita meliputi:
- Meningkatkan kemampuan public speaking dan komunikasi
- Membangun kepercayaan diri di depan publik
- Mengasah kemampuan memimpin acara dan mengatur jalannya event
- Meningkatkan kemampuan improvisasi dan berpikir cepat
Dengan latihan MC, Dharma Wanita bisa jadi lebih percaya diri dan efektif dalam memimpin acara atau kegiatan komunitas
Keterangan kegiatan
1.ny ATIK TRI REJEKI menyampaikan materi antara lain
PROTOKOLER ADALAH serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan ,dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi Tata tempat Tata Upacara dan tata penghormatan, sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan atau kedudukannya dalam negara pemerintahan atau masyarakat
TUJUAN KEPROTOKOLAN
1.memberikan penghormatan kepada Pejabat Negara, Pejabat Pemerintahan Perwakilan negara asing dan atau organisasi internasional serta Tokoh Masyarakat Tertentu dan atau Tamu Negara sesuai dengan kedudukan dalam negara pemerintahan dan masyarakat.
2 Memberikan pedoman
penyelenggaraan suatu acara agar berjalan tertib ,rapi lancar dan teratur sesuai dengan ketentuan dan kebiasaan yang berlaku , baik secara nasional maupun internasional dan
3.menciptakan hubungan baik dalam tata pergaulan antar bangsa
SYARAT PROTOKOLER
1 percaya diri
2 memahami secara teknis keprotokolan
3 mampu berkomunikasi dengan baik dapat bekerja sama kompak dan tertib
4 menguasai permasalahan terkait dengan substansi acara
RUANG LINGKUP KEPROTOKOLAN
1 Tata tempat
2 Tata Upacara
3 Tata kehormatan
TATA TEMPAT
• 1 ketentuan yang berlaku dalam pengaturan tempat duduk
• 2 Tata tempat dipersiapkan sesuai dengan jumlah Pejabat dan Tamu Undangan
• 3 Tata tempat mengandung unsur tentang siapa yang berhak didahulukan dan siapa yang berhak mendapat prioritas
• 4 sikap Pejabat Dalam posisi duduk berjajar yang paling tinggi berada di tengah sebelah kanan kedua di sebelah kiri ketika sebelah kanan kembali dst
• 5 istri atau suami menempati urutan sesuai Tata tempat suami atau istri<>
TATA UPACARA
Upacara Bendera hanya dapat dilaksanakan untuk acara Kenegaraan atau resmi
1. Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI
2. Hari Besar Nasional
3. Hari ulang tahun lahirnya Lembaga Negara
4. di Hari Ulang Tahun lahirnya Instansi Pemerintah hari ulang tahun lahirnya Provinsi dan Kabupaten atau Kota
TATA PENGHORMATAN
penghormatan penghormatan sebagaimana dimaksud meliputi
a .Penghormatan dengan bendera negara
b.Penghormatan dengan lagu kebangsaan dan atau
C..Bentuk penghormatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
• MC /PEMBAWA ACARA yang artinya menguasai acara pemandu acara, pengendali acara ,pembawa acara dan pengatur acara
• MC, harus memastikan acara berjalan lancar tepat waktu
• MC harus memahami keseluruhan acara yang berlangsung
• Menyusun acara dan berkoordinasi dengan panitia
• Memastikan pengeras suara sound system berfungsi dengan baik
• Mengecek kesiapan acara dan kehadiran orang-orang penting yang akan tampil hadir
• Berkonsentrasi menyimak detil caranya
• Mengendalikan waktu agar acara berjalan sesuai dengan alokasi yang ditetapkan
MC TUNGGAL BERPASANGAN
• Seorang MC dapat melaksanakan tugas sendirian dari awal sampai akhir acara selesai apabila peran MC yang utama hanya sebagai pengatur jalannya acara dan
• Acara bersifat formal serta tidak menuntut banyak improvisasi
• Contoh upacara bendera acara pelantikan pejabat
• MC dapat tampil berpasangan apabila membawakan acara tidak pernah yang menuntut improvisasi menyegarkan suasana
• Contoh acara panggung kesenian ulang tahun perusahaan tips struktur berbicara ssakt salam sapa apresiasi Kenalkan diri kita topik
TIPS STRUKTUR BERBICARA SSAKT
• SALAM
• SAPA
• APRESIASI (PUJI HARGAI)
• KENALKAN DIRI KITA
KESIMPULAN
DWP DINSOS PENGIKUTI PELATIHAN MC Tujuan latihan MC (Master of Ceremony) meliputi:
- Meningkatkan kemampuan public speaking dan komunikasi
- Membangun kepercayaan diri di depan publik
- Mengasah kemampuan memimpin acara dan mengatur jalannya event
- Meningkatkan kemampuan improvisasi dan berpikir cepat lebih percaya diri efektif dalam memimpin acara
Pembuat laporan ny ardi setianto sekertaris DWP DINSOS PMD
DWP Kab.Barito Utara gelar pengajian " DWP Deep Talk With Ramadhan 1447 H ". Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT , Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Kabupaten Barito Utara gelar pengajian yang dihadiri oleh Pengurus dan anggota DWP Kabupaten bertempat di Rumah Makan Tala Muara Teweh pada hari Senin, tanggal 02 Maret 2026. Pengajian diawali dengan sambutan ketua DWP Kabupaten , dilanjutkan dengan sharing pengetahuan Agama Islam dengan tema "Infak Level Tertinggi ; Ngasih yang bikin berat melepas". al Quran surah Ali Imran (3) ayat 92 yang artinya " Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan yang sempurna ) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai ...."Ayat ini menggambarkan hukum utama untuk meraih kebaikan sejati,yaitu dengan menginfakkan harta yang paling kita cintai,bukan sekedar harta-harta yang tersisa.Kamu sekali-sekali tidak akan memperoleh kebajikan yang sempurna ) ,artinya kalian tidak akan sampai pada derajat keimanan paling tinggi ,kecuali dengan pengorbanan dan keikhlasan memberi. Ramadhan adalah bulan kemurahan hati dan kedermawanan.Maka marilah kita mengeluarkan zakat ,infaq dan sedeqah . Infaq dapat menghancurkan cinta dunia dan menumbuhkan cinta akhirat,menyucikan harta dan mendatangkan keberkahan serta menjadikan hatii penuh kasih terhadap orang-orang yang membutuhkan . Pengajian ditutup dengan dzikir dan do'a bersama menjelang buka puasa,makan bersama . Usai pengajian,dengan tibanya waktu sholat magrib, anggota DWP melakukan sholat magrib di mushalla dirangkaikan dengan silaturrahmi saling maaf memaafkan. Selamat menunaikan ibadah puasa.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran menghadiri Undangan Kegiatan Rutin Pertemuan DWP Kabupaten Pangandaran berdasarkan surat dari Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pangandaran. Dasar Surat : Nomor B.7/SET/DWP/Kab.PND/III/2026 Tanggal Surat : 02 Maret 2026 Perihal : Undangan Kegiatan Rutin Pertemuan DWP Kabupaten Pangandaran Dalam rangka mengisi kegiatan Bulan suci Ramadhan 1447 H DWP Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan kegiatan Rutin Pertemuan Rutin DWP yang diisi dengan Pengajian di Bulan suci Ramadhan. Kegiatan Rutin Pertemuan DWP Kabupaten Pangandaran diselenggarakan pada : Hari : Rabu Tanggal : 4 Maret 2026 Waktu : Pukul 14.00 WIB s.d selesai. Tempat : Aula Desa Pananjung ( Belakang Kantor Kecamatan Pangandaran ) Pakaian : Gamis Putih Kerudung DWP Salem Penceramah : Ustadzah Nunung Badriyah Nama Kegiatan : Kegiatan Rutin Pertemuan DWP Kabupaten Pangandaran Susunan Acara : 1. ( Pukul 14.00 - 14.10 WIB) Persiapan dan Daftar Hadir oleh Panitia 2. ( Pukul 14.10 - 14.15 WIB ) Pembukaan dipimpin oleh MC : Ny. Siti 3. ( Pukul 14.15 - 14.20 WIB ) Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars DWP dipimpin Dirigen Ny. Entin 4. ( Pukul 14.20 - 14.25 WIB ) Pembacaan Doa dipimpin oleh Ny. Dede Ela Anwar 5. ( Pukul 14.25 - 14.30 WIB ) Laporan Ketua Penyelenggara oleh Ny. Ana Rostiana Acep Deni 6. ( Pukul 14.30 - 14.35 WIB ) Sambutan Ibu Ketua DWP Kabupaten Pangandaran oleh Ny. Hj. Wati Rahayu 7. ( Pukul 14.35 - 15.45 WIB ) Tausiah Oleh Ny. Ustadzah Nunung Badriyah 8. ( Pukul 15.45 WIB ) Musapahah / Tutup oleh MC Ny. Siti Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Sekretariat DPRD yang hadir berjumlah 2 Orang yaitu : 1. Ny. Hj. Elis Dodi Djubardi ( Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran ) 2. Ny. Chita Dicky Prayogi ( Ketua Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran ) Tujuan utama pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah mempererat silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan antaranggota, serta sarana koordinasi dan evaluasi program kerja. Pertemuan ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran aktif perempuan dalam mendukung tugas suami serta kesejahteraan keluarga. Tujuan Khusus Pertemuan Rutin DWP: Peningkatan Kapasitas: Wadah menambah wawasan, keterampilan, dan pengetahuan anggota melalui sosialisasi atau pelatihan (misalnya, kesehatan, etika, wirausaha). Koordinasi Organisasi: Membahas rencana dan mengevaluasi program kerja yang telah maupun akan dilaksanakan. Solidaritas dan Sosial: Menumbuhkan semangat kekeluargaan dan persatuan, termasuk menyelenggarakan arisan dan bakti sosial. Dukungan Karir Suami: Memperkuat peran perempuan dalam mendukung pelaksanaan tugas ASN (Aparatur Sipil Negara). Kegiatan ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi anggota, keluarga, dan masyarakat. Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) bermanfaat untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan menjadi wadah koordinasi program kerja antaranggota. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memberikan edukasi (etika, keterampilan), serta menunjang kinerja dan kesejahteraan keluarga ASN. Tujuan utama kegiatan pengajian Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah untuk meningkatkan iman, takwa, dan kualitas spiritual anggota, sekaligus menjadi sarana silaturahmi untuk mempererat kekeluargaan. Pengajian ini bertujuan membentuk karakter anggota yang berakhlak mulia, mandiri, dan berilmu, serta membawa ketenangan dalam kehidupan keluarga. Tujuan Spesifik Kegiatan Pengajian DWP: Meningkatkan Kualitas Keimanan: Menjadi sarana untuk belajar, mendalami ajaran Islam (akidah, akhlak, muamalah), dan mempertebal keimanan para anggota. Mempererat Silaturahmi: Menjalin hubungan yang harmonis, memperkuat kekeluargaan, dan persaudaraan antaranggota DWP. Pengembangan Diri: Membentuk karakter perempuan yang mandiri, berakhlak mulia, cerdas, dan religius. Membawa Keharmonisan Keluarga: Memberikan inspirasi dan solusi untuk menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Media Edukasi & Kesehatan: Seringkali disisipkan materi terkait kesehatan, pola asuh, atau isu sosial yang relevan dengan kehidupan anggota. Momentum Keagamaan: Menjadi sarana untuk mempersiapkan diri menyambut hari besar Islam, seperti bulan Ramadhan. Pengajian ini juga seringkali menjadi wadah untuk melakukan kegiatan sosial dan memperkuat kepedulian antaranggota. Pengajian Dharma Wanita Persatuan (DWP) bermanfaat meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan wawasan keagamaan anggota, sekaligus mempererat silaturahmi (ukhuwah) dan solidaritas. Kegiatan ini membentuk anggota menjadi perempuan berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh, serta menjadi wadah untuk introspeksi diri dalam mendukung peran suami. Berikut adalah detail manfaat kegiatan pengajian DWP: Peningkatan Spiritual & Keagamaan: Pengajian menjadi sarana untuk mempertebal iman dan takwa, menambah wawasan keagamaan, serta pendalaman Al-Qur'an dan pemahaman ajaran Islam. Penguatan Silaturahmi & Solidaritas: Menjadi wadah mempererat tali persaudaraan (ukhuwah) antar anggota DWP, pengurus, dan unit pelaksana. Peningkatan Kualitas Diri (Self-Improvement): Membentuk karakter anggota menjadi wanita yang cerdas, tangguh, dan berakhlakul karimah. Selain itu, ini menjadi sarana introspeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Wadah Pembinaan & Inspirasi: Anggota mendapatkan tausiah yang menginspirasi, seperti meneladani wanita-wanita sempurna dalam Islam. Pengajian juga membantu anggota menghadapi tantangan kehidupan rumah tangga dari perspektif Islam. Dukungan Sosial & Organisasi: Meningkatkan kekompakan dan kepedulian sosial, serta sering dirangkaikan dengan kegiatan berbagi, seperti santunan, yang meningkatkan keberkahan organisasi. Secara keseluruhan, pengajian DWP mendukung tujuan utama organisasi, yaitu meningkatkan kesejahteraan dan peran anggota sebagai istri aparatur negara dalam keluarga dan masyarakat. Semoga pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) ini dapat mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta memperkuat peran perempuan yang aktif, inovatif, dan produktif. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang bermanfaat bagi anggota, keluarga, dan masyarakat. Harapan dari pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah meningkatkan silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan wawasan dan keterampilan anggota. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran perempuan, membangun kreativitas, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan instansi. Melalui pertemuan rutin ini, diharapkan anggota DWP lebih aktif, kompak, dan mampu menerapkan ilmu yang didapat untuk diri sendiri maupun masyarakat luas.Harapan dari pengajian Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah meningkatkan kualitas diri, iman, dan takwa anggota, serta mempererat silaturahmi, membentuk anggota menjadi perempuan berakhlak mulia dan mandiri. Pengajian ini diharapkan membawa ketenangan, keharmonisan keluarga, serta menjadi wadah berbagi ilmu keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengajian rutin ini diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi yang kokoh dalam menciptakan masyarakat, khususnya lingkungan pegawai, yang lebih religius dan bermoral. Operator yang melaporkan : Ny. Nika Yuliantika ( Sekretaris III Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran )
Dalam rangka pelaksanaan salah satu program kerja Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Melakukan Kegiatan Bazaar Ramadhan yang bertujuan untuk memberdayakan ekonomi anggota, mempromosikan produk lokal, dan menjalin silaturahmi antar anggota. kegiatan bazaar ini di laksanakan pada : Hari/Tanggal: Senin, 02 Maret 2026, Waktu : 12.00 – 14.00 WIT Tempat : Aula Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Kepulauan, dan sasaran dari penjualan Bazaar ini untuk seluruh karyawan/karyawati Dinas Lingkungan Hidup. Jenis produk yang di jual adalah Takjil atau Ayam Kecap, jumlah anggota yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 6 orang, yakni Ny. Hajar Adam, Ny. Qomariah Soleman, Ny. Irma Sahruddin, Ny. Maharani Fadli, Ny. Magfirah, dan Ny. Irma Dedi. mekanisme penjualan ini lakukan secara langsung oleh anggota DWP Dinas Lingkungan Hidup, Hasil keuntukan dari Bazaar ini akan masuk ke Kas Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup. Pembuat Laporan : Ny. Sunarmi Hamid
Selama memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Utara akan melakukan serangkaian kegiatan. Berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan pada hari Kamis 25 Februari 2026, di Kediaman Ketua DWP Kab Kolaka Utara memutuskan untuk diadakan kegiatan Berbagi bantuan dan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pondok Pesantren As’Adiyah Amirul Mukminin yang berlokasi di Desa Woitombo, Kecamatan Lambai. Kegiatan Berbagi bantuan dan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diadakan pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap para santriwan dan santriwati secara mendalam mengenai pentingnya mengubah perilaku hidup bersih dan sehat ditengah kesibukan dalam menjalankan aktivitas pendidikan di pondok pesantren. Sekitar 50 santri ikut serta dalam kegiatan ini. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Ny. Rahmayanti Firman, dilanjutkan sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten kolaka Utara, Ny. Hj. Misdah Idrus dan kemudian sepatah kata dari pimpinan pondok, Ustadz Amiruddin. Setelah itu, acara memasuki kegiatan inti berupa sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ny. Ruhmawati Najib, selaku pemateri, memberikan edukasi mengenai empat pilar indikator utama PHBS yang menjadi fondasi kesehatan santri. Diantaranya, 1. Sanitasi lingkungan; 2. Kebersihan pribadi; 3. Gizi seimbang; dan 4. Aktivitas fisik. Ny. Ruhmawati Najib juga menambahkan dalam materinya pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir; membersihkan diri yang meliputi rambut, kulit, dan kuku; menjaga kebersihan kamar asrama; serta, penggunaan jamban sehat. Untuk memberikan pemahaman visual Ny. Hasrawati wilmal, anggota DWP RSUD H.M Djafar Harun, memberikan praktek enam langkah cuci tangan oleh dan di ikuti oleh 50 peserta santri yang hadir. Suasana menjadi sangat dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Para santriwan dan santriwati tampak bergairah mengajukan berbagai pertanyaan terkait pola hidup sehat di lingkungan asrama, menjadikan diskusi berlangsung interaktif. Penyelenggaraan kegiatan ini menunjukkan kepedulian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka Utara terhadap kesehatan generasi muda. DWP berperan sebagai agen perubahan (agent of change) dalam keluarga dan masyarakat untuk mewujudkan tujuan tersebut, selaras dengan program kerja di bidang pendidikan, sosial, dan budaya. Antusiasme 28 orang anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka Utara yang terdiri dari berbagai berbagai organisasi perangkat daerah lain turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beberapa nama yang tercatat dalam daftar hadir antara lain dari DWP Perikanan, Ny. Ermawati Muhsin, DWP Dinas PMD, Ny.Indah Tasbih dan Ny. Wahyuni Dahring, DWP BPBD, Ny. Azizah Murramin, DWP PUPR, Ny. Tusnaya, DWP Dukcapil, Ny. Miska Faisal, Ny. Supyani Makbul dan Ny. Rijal Sainal, DWP Disnaker, Ny. Rahmayati Firman, DWP Keminfo, Ny. Supyani, serta beberapa anggota dari instansi lainnya. Partisipasi ini menunjukkan komitmen dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka Utara dalam mewujudkan tujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga pegawai serta mendukung pembangunan nasional di bidang kesehatan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren As’Adiyah Amirul Mukminin tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pondok. Melalui edukasi empat pilar PHBS dan praktik cuci tangan yang benar, DWP Kabupaten Kolaka Utara berharap dapat meminimalisir risiko penyakit dan menciptakan generasi muda yang lebih tangguh serta produktif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan silaturahmi serta wujud nyata kontribusi Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.
Dharma Wanita Persatuan Kota Batu
Dharma Wanita Persatuan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Bantuan Sosial, Program Kepedulian & Kesetiakawanan
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Kota Batu
2. Hari / Tanggal : Rabu, 04 Maret 2026
3. Pukul : 13.30 - Selesai
4. Peserta : 37 Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana (Tiap Unsur Persatuan mengirimkan 4 anggota Dharma Wanita Persatuan) serta 15 Anak Yatim Piatu
5. Lokasi : Masjid Brigjen Soegiyono Balai Kota Among Tani Kota Batu
6. Acara : Santunan Anak Yatim Piatu oleh Dharma Wanita Perempuan Kota Batu
Yang dipimpin langsung oleh Ny. Ninik Eko Suhartono selaku Ketua DWP Kota Batu dan didampingi oleh Penasehat DWP Kota Batu Ny. Siti Fauziah Nurrochman
Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Batu, Ny. Ninik Eko Suhartono
3. Sambutan oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kota Batu, Ny. Siti Fauziah
4. Doa
5. Penyampaian Laporan dan Hasil Santunan Anak Yatim Piatu oleh Bidang Sosial dan Agama.
Penerima Santunan Anak Yatim Piatu pada rangkaian acara kali ini merupakan usulan dan pengajuan dari beberapa DWP Unit Pelaksana yang ada di DWP Kota Batu. Dari 37 DWP Unit Pelaksana di Kota Batu, terdapat 13 usulan penerima santunan tersebut, diantaranya :
1. DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu
Nama : Al Haq Zaidan Hidayat Setiawan
Sekolah : TK Al Izzah 01 Sumberejo
2. DWP UP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu
Nama : Ghina Ulya Syarifah Ayu Dewi Condro Asmoro
Sekolah: RA Ar Rahman (TK A)
3. DWP UP Kecamatan Bumiaji Kota Batu
Nama :Shaza Sema Asheeqa
4. DWP UP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu
Nama : Caseon Kanza Gilang Ardinansyah
Tempat Tanggal Lahir : Batu 30-12-2012
5. DWP UP Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batu
Nama : Abi arsyah fachruddin
Kelas: 8 SMP N 2 Batu
6. DWP UP Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu
Nama: Azzeva Kyara Putri Nurdianto
7. DWP UP Bappelitbangda
Nama : Talita Humayra Saputra
Sekolah : SD Kelas 5
8. DWP UP Bakesbangpol Kota Batu
Nama : Sofia Diajeng Nimas
Sekolah: TK A
9. DWP UP Dinas Pendidikan Kota Batu
Nama : Azzam Ibrahim Rifqi Hardiansyah
Sekolah : SDN Temas 02
10. DWP UP DP3AP2KB Kota Batu
Nama : Shikhofa
Sekolah : SLB Negeri
11. DWP UP Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu
Nama: Dyana Putri Al Fizah
Sekolah: SDN Gunung Sari 02
12. DWP UP BPBD Kota Batu
Nama Anak: Elang adhyasta putra ranu
Sekolah: SD plus Al Irsyad Al islamiyah (kls 5 )
13. DWP UP DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL Kota Batu
Nama Anak : Asyifa Zahwa Salsabila
Sekolah : SDN Ngaglik 02 Batu
Kegiatan santunan anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Batu pada bulan suci Ramadan memiliki tujuan yang bersifat spiritual, sosial, dan kemanusiaan. Momentum Ramadan sebagai bulan penuh berkah dan kepedulian menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai empati dan solidaritas terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
1. Mengamalkan Nilai Kepedulian dan Berbagi
Salah satu tujuan utama kegiatan santunan adalah mengimplementasikan ajaran Islam tentang pentingnya berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Ajaran ini bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis yang menganjurkan umat Islam untuk menyantuni anak yatim serta memperhatikan kesejahteraan sosial. Melalui kegiatan ini, DWP Kota Batu berupaya menghadirkan kepedulian nyata, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang.
2. Meningkatkan Kepekaan Sosial Anggota
Kegiatan santunan menjadi sarana pembinaan karakter bagi anggota DWP agar semakin peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar. Ramadan bukan hanya tentang peningkatan ibadah pribadi, tetapi juga penguatan dimensi sosial. Dengan berinteraksi langsung dan berbagi kebahagiaan bersama anak yatim piatu, anggota diharapkan memiliki empati yang lebih mendalam.
3. Memberikan Dukungan Moral dan Motivasi
Santunan tidak hanya bermakna bantuan finansial, tetapi juga bentuk dukungan moral bagi anak-anak yatim piatu agar tetap semangat menjalani kehidupan dan meraih cita-cita. Kehadiran organisasi dan perhatian yang diberikan dapat menumbuhkan rasa dihargai, diperhatikan, serta meningkatkan rasa percaya diri mereka.
4. Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan
Kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara organisasi dengan masyarakat. Melalui santunan, DWP Kota Batu menunjukkan peran aktifnya sebagai organisasi sosial yang peduli terhadap kesejahteraan lingkungan sekitar. Hal ini memperkuat citra positif organisasi sekaligus memperluas jaringan silaturahmi.
5. Menghidupkan Makna Ramadan Secara Komprehensif
Ramadan mengajarkan pengendalian diri sekaligus kepedulian terhadap kaum dhuafa. Dengan menyelenggarakan santunan anak yatim piatu, DWP Kota Batu berupaya menghidupkan nilai Ramadan secara menyeluruh—tidak hanya dalam bentuk ibadah ritual, tetapi juga melalui aksi sosial yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
Ny. Fatimah Indah Sjahid Ketua & Ny. Wiwin Widiastuti Sekretaris Dharma Wanita Persatuan PERUMDA Tirta Aji Kabupaten Wonosobo mengikuti kegiatan Pelatihan Menjadi MC Yang Mumpuni , yang dilaksanakan pada :
Hari ,tanggal : Rabu, 04 Maret 2026.
Waktu &emsp : Jam 11.00 – 12.00 WIB
Tempat : ruang RR. Mangoenkoesoemo Setda
Penyelenggara : DWP Inspektorat
Bidang : Sekretaris
Jumlah peserta/hadirin :
- Ketua DWP Kabupaten Wonosobo Ny. One Andang Wardoyo
- Penasihat DWP Inspektorat Drs Supriyadi, M.M.
- Ketua DWP Inspektorat Ny. Supriyadi
- Ketua DWP Badan, Dinas/Instansi Se-Kab Wonosobo
Nara Sumber : Atik Sri Rejeki, Forkompim Setda
Keterangan Program / Hasil :
PELATIHAN MENJADI MC
Protokol adalah serangkaian aturan, standar, atau tata cara yang mengatur perilaku dalam situasi resmi (kenegaraan/diplomatik), komunikasi data antar komputer, atau prosedur standar dalam bidang tertentu (kesehatan/keamanan). Tujuannya adalah menciptakan ketertiban, penghormatan, dan kelancaran proses.
MC (Master of Ceremony) adalah pembawa acara yang bertugas memimpin, memandu, dan mengatur alur jalannya sebuah acara—baik formal maupun informal—dari awal hingga akhir agar berjalan lancar dan menarik. MC bertanggung jawab menyapa audiens, mengenalkan pembicara, dan menghidupkan suasana.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai MC:
Peran Utama:
Menjadi pemandu utama (host) yang memastikan acara sesuai dengan susunan acara (rundown) dan waktu yang ditentukan Jobstreet, Telkom University.
Skill Utama:
Memiliki kemampuan komunikasi yang baik (public speaking), kepercayaan diri, ramah, dan mampu berimprovisasi untuk menghidupkan suasana Glints.
Jenis Acara:
MC diperlukan dalam berbagai jenis acara, mulai dari seminar, pernikahan, konser, hingga pertemuan resmi/kenegaraan Wikipedia.
Tanggung Jawab:
Membangun energi, mengelola audiens, serta bekerja sama dengan tim teknis Glints.
Dengan demikian, MC adalah kunci kesuksesan sebuah acara melalui kemampuannya mengendalikan situasi dan berinteraksi dengan audiens Telkom University.
Menjadi MC (Master of Ceremony) profesional memerlukan kombinasi public speaking yang kuat, kepercayaan diri tinggi, dan persiapan matang. Kuasai teknik vokal, pahami alur acara (rundown), kelola waktu, dan bangun interaksi positif dengan audiens. Latihan terus-menerus dan improvisasi adalah kunci untuk mengatasi gugup.
Berikut adalah panduan lengkap cara menjadi MC:
1. Persiapan Dasar (Sebelum Acara)
Pahami Rundown & Konsep: Pelajari detail acara, susunan acara, dan tamu penting.
Riset Audiens:
Sesuaikan gaya bahasa dan humor dengan karakteristik audiens.
Siapkan Cue Card:
Buat catatan kecil yang berisi garis besar acara, nama-nama penting (pastikan pelafalan benar), dan detail teknis.
Latihan Vokal & Artikulasi:
Pastikan suara jelas, tidak terlalu cepat, dan atur napas agar tidak gugup.
2. Keterampilan Saat Tampil (On Stage)
Buka dengan Berkesan:
Berikan salam pembuka yang hangat dan ceria untuk menarik perhatian.
Percaya Diri & Ramah:
Tebarkan aura positif, tersenyum, dan pertahankan kontak mata dengan audiens.
Manajemen Waktu:
Pastikan acara berjalan sesuai durasi yang ditentukan.
Improvisasi:
Kemampuan untuk menangani situasi tak terduga dengan tenang.
Interaksi:
Ajak audiens berinteraksi agar suasana tidak kaku.
3. Tips Tambahan untuk Pemula
Pakaian Sesuai:
Gunakan pakaian yang rapi, menarik, dan sesuai dengan tema acara.
Hindari Gerakan Monoton: Gunakan gestur tubuh yang natural.
Evaluasi Diri:
Setelah acara, evaluasi penampilan Anda untuk perbaikan ke depannya.
Bangun Relasi:
Bergabung dengan komunitas MC untuk menambah jam terbang dan wawasan.
4. Hal yang Harus Dihindari
Terlalu sering membaca teks (cue card).
Mengeluarkan humor berlebihan atau menyinggung SARA.
Mendominasi acara terlalu lama.
Dengan persiapan yang matang dan sering berlatih, Anda akan semakin percaya diri dan profesional sebagai seorang MC.
Contoh
Asalamualaikum wr wb
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semuanya
Yth Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo
Ykh
: Sekretaris Daerah Kab Wsb
: Ketua Dharma Wanita Persatuan beserta Ketua Organisasi Wanita se-Kab. Wonosobo
: Direktur PT. BPR Bank Wonosobo
: Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Kab. Wsb
: Pengurus Dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Wonosobo
Serta Bapak Ibu Tamu Undangan Yg Berbahagia
Atas Ridha dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, acara:
RAPAT ANGGOTA DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN WONOSOBO
Hari Rabu, 04 Maret 2026 // dimulai
1. Mengawali acara // hadirin dimohon berdiri // Menyanyikan bersama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
2. Dilanjutkan Hymne Dharma Wanita Persatuan // Hadirin disilakan duduk Kembali
3. Selanjutnya marilah kita berdoa bersama yang akan dipimpin oleh
4. Selanjutnya pembacaan Notulen Rapat DWP Kab Wonosobo Bulan Februari Yang akar disampaikan oleh ..// dipersilakan
5. Bapak Ibu Ykh, selanjutnya marilah kita Simak sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab Wonosobo // Ibu Wien Andang Wardoyo // dipersilakan
6. B/I ykh, selanjutnya marilah kita ikuti dengan seksama sambutan pengarahan Sambutar Bupati Wonosobo sekaligus berkenan untuk membuka acara pada hari ini//kepada Bp. H Afi Nurhidayat, S. Ag // dipersilakan
7. B/I Ykh, demikian tadi telah kita ikuti bersama pembukaan rapat pada hari ini, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh.......
8. B/I ykh, dengan demikian seluruh rangkaian acara pada hari ini, kami mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kehadiran Bapak dan ibu, billahi taufik wal hidayal wassalamu'alaikum wr wb
Pembuat laporan : Wiwin Widiastuti, Sekretaris DWP Perumda Tirta Aji Kabupaten Wonosobo