• Nama Kegiatan : Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Semarang • Pelaksana : DWP Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang • Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Semarang • Hari/Tanggal : Kamis, 25 Juni 2026 • Waktu : Pukul 13.30 WIB s.d. selesai • Tempat : Gedung DWP Kota Semarang, Jalan Dr. Sutomo No. 19A, Semarang • Perwakilan : Ibu Yudi Hardianto Wibowo dan Ibu Catri R. Hasil Rapat 1. Bidang Sekretariat a. Pembinaan organisasi terus dilakukan melalui pembaruan data anggota. Seluruh DWP Unit Pelaksana (UP) yang belum mengisi data anggota melalui Google Form diminta segera melengkapinya. Hingga saat ini tercatat sebanyak 3.893 anggota telah melakukan pengisian. b. Bagi Unit Pelaksana yang mengalami pergantian pejabat Eselon II maupun Eselon III agar segera mengajukan permohonan pengesahan Ketua Antar Waktu. Sampai saat ini masih terdapat beberapa Unit Pelaksana yang belum mengajukan, yaitu Kecamatan Semarang Tengah, Tembalang, Pedurungan, Tugu, dan Gajahmungkur. c. Setelah diterbitkannya pengesahan Ketua Antar Waktu, masing-masing Unit Pelaksana diminta segera melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) dari ketua lama kepada ketua yang baru. d. Dalam bidang administrasi umum, seluruh DWP Unit Pelaksana diharapkan melaksanakan pelaporan kegiatan melalui aplikasi e-Reporting secara tepat waktu setiap bulan dengan narasi kegiatan yang lengkap. e. DWP Kota Semarang akan menyelenggarakan Lomba Unsur Tergiat, sehingga seluruh Unit Pelaksana diminta mulai mempersiapkan administrasi dan dokumentasi kegiatan sejak dini. f. Majalah Nadia Edisi ke-17 telah diterbitkan dan dapat diambil di Sekretariat DWP Kota Semarang. 2. Bidang Bendahara Disampaikan laporan keuangan dengan saldo kas per bulan Mei 2026 sebesar Rp11.244.810,00. 3. Bidang Pendidikan a. Kegiatan pengisian materi pada Kamis, 25 Juni 2026 dilaksanakan oleh Kesbangpol Kota Semarang dengan tema "Peran Ibu dalam Membangun Generasi Masa Depan", yang disampaikan oleh Bapak Bayu Aji Prasetyo selaku Founder Human Develop. b. Kegiatan Bidang Pendidikan untuk bulan Juli 2026 akan diselenggarakan oleh DWP Kecamatan Semarang Barat. 4. Bidang Ekonomi a. Kegiatan bazar akan dilaksanakan dengan melibatkan beberapa Unit Pelaksana, antara lain: • DWP Dinas Sosial: produk peyek dari Ibu Yuni, peyek Herbriz dari Ibu Anika, dan produk frozen food dari Ibu Ela. • Bulan Juli oleh DWP Setda: lauk siap saji dari Ibu Tun, peyek dari Ibu Yuli, serta ayam goreng dari Ibu Elis. b. Dalam rangka pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif akan diselenggarakan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah pada tanggal 15 Juli 2026 bertempat di Lantai 3 Gedung PKK Kota Semarang. c. Kegiatan pemasyarakatan koperasi dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 di Lantai 2 Kantor Koperasi Mekar Melati. 5. Bidang Sosial Budaya a. Pada tanggal 14 Juli 2026 akan dilaksanakan kegiatan pengenalan budaya Kota Semarang yang diikuti satu orang per Unit Pelaksana. Kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja keliling menggunakan Bus Denok Kenang dengan rute Kota Lama, Museum Bubakan, dan Taman Lele sebagai lokasi pelaksanaan rapat kerja. b. Majelis Taklim akan dilaksanakan pada 16 Juli 2026 pukul 09.00 WIB di Gedung PKK dengan menghadirkan Ustazah Wiwik sebagai penceramah. c. Pada 21 Juli 2026 akan diselenggarakan Lomba Lukis Galon di Lantai 3 Gedung PKK yang diperuntukkan bagi DWP Badan dan Dinas. Nomor undian peserta akan dibagikan pada saat rapat kerja. d. Jadwal piket YSHI: • 16 Juli 2026: Dinas Perdagangan Kota Semarang dan Sekretariat DPRD Kota Semarang. • 30 Juli 2026: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang serta Kecamatan Tembalang. D. Kesimpulan Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Semarang membahas tindak lanjut pembinaan organisasi, penguatan administrasi dan pelaporan, penyampaian laporan keuangan, serta rencana kegiatan pada masing-masing bidang untuk bulan Juli 2026. Seluruh DWP Unit Pelaksana diharapkan dapat menindaklanjuti hasil rapat, khususnya dalam penyempurnaan administrasi organisasi, ketepatan pelaporan kegiatan melalui e-Reporting, serta partisipasi aktif pada seluruh kegiatan yang telah dijadwalkan. E. Tindak Lanjut 1. Melakukan pembaruan data anggota DWP dan memastikan seluruh anggota yang belum mengisi Google Form segera melengkapinya. 2. Menindaklanjuti proses pengesahan Ketua Antar Waktu dan pelaksanaan serah terima jabatan apabila terjadi pergantian kepengurusan. 3. Menyampaikan laporan kegiatan melalui aplikasi e-Reporting secara rutin dan tepat waktu setiap bulan. 4. Mempersiapkan administrasi serta dokumentasi dalam rangka Lomba Unsur Tergiat DWP Kota Semarang. 5. Menginformasikan kepada pengurus dan anggota DWP mengenai jadwal kegiatan pada bulan Juli 2026 agar dapat berpartisipasi sesuai ketentuan.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bondowoso
Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bondowoso telah mengikuti kegiatan
Bidang Sekretariat
Keterangan Program:
Rapat Pleno DWP Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bondowoso serta Pisah Kenang anggota DWP
Susunan Acara
1. Pembukaan
2. Menyanyikan lagu Indonesia raya
3. Menyanyikan Mars DWP
4. Sambutan - Sambutan
5. Doa
7. Hiburan
Lepas kenang adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut acara perpisahan atau pelepasan. Kegiatan ini diadakan sebagai momen penghormatan dan pengingat memori indah bersama bagi siswa yang lulus, guru yang pensiun, maupun rekan kerja yang berpindah tugas.
Istilah ini menggabungkan dua makna yang sangat erat dengan perpisahan:
1. Lepas: Proses melepaskan atau kepergian seseorang menuju lingkungan yang baru
2. Kenang: Mengenang kembali memori, kebersamaan, dan jasa yang telah diukir bersama.
Instansi dan Perusahaan: Digunakan untuk acara pelepasan rekan kerja yang promosi, pindah divisi, atau purna tugas (pensiun)
Tujuan utama acara pisah kenang adalah untuk memberikan penghormatan atas dedikasi karyawan yang memasuki masa purna bakti serta menjaga tali silaturahmi. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung dalam mempererat hubungan antar rekan kerja dan memastikan transisi yang positif bagi pegawai yang pensiun maupun tim yang ditinggalkan.
Tujuan Pisah Kenang
1. Apresiasi dan Penghargaan: Menjadi wadah resmi untuk merayakan kontribusi, pencapaian, dan pengabdian panjang yang telah diberikan karyawan selama masa baktinya di Perusahaan
2. Momen Refleksi: Mengenang kembali memori dan pencapaian berkesan yang telah dilalui bersama tim selama bertahun-tahun
3. Transisi Positif: Mempersiapkan mental pensiunan untuk meninggalkan rutinitas kerja dan melangkah ke fase kehidupan baru yang lebih tenang dan bermakna
4. Menjaga Silaturahmi: Memastikan bahwa ikatan persaudaraan dan profesionalitas yang telah terjalin tidak terputus begitu saja meskipun status kepegawaian telah berakhir
Manfaat Pisah Kenang
1. Mempererat Hubungan Tim: Memberikan kesempatan kepada seluruh staf untuk berkumpul dalam suasana non-formal, mencairkan suasana, dan memperkuat kekompakan
2. Meningkatkan Semangat Kerja Karyawan: Menunjukkan kepada seluruh tim bahwa loyalitas dan kerja keras akan selalu dihargai oleh perusahaan hingga akhir masa jabatan
3. Kelancaran Alur Kerja: Mempermudah serah terima tugas dan memfasilitasi transisi tanggung jawab kepada pengganti atau anggota tim yang ditinggalkan
4. Mendorong Budaya Perusahaan Positif: Membangun lingkungan kerja yang suportif dan penuh empati, di mana setiap individu dihormati sejak awal bergabung hingga masa purnabakti
Pensiun bukan tentang berhenti berkarya, tetapi tentang berpindah peran dalam cara yang berbeda.
Terima kasih atas pengabdian yang luar biasa. Semoga hari-hari ke depan dipenuhi ketenangan, kesehatan, dan kebahagiaan yang penuh makna.
Nama Kegiatan : MUSRENBANG STUNTING Waktu Pelaksanaan : 25 Mei 2026 Tempat Pelaksanaan : Aula Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Timur Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengikuti Kegiatan Msrenbang yang dilaksankan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Kanor menghadiri kegiatan Wastra Batik Festival Tahun 2026 Kabupaten Bojonegoro yang diselenggarakan di Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini dihadiri oleh DWP Kecamatan Kanor, Ketua TP PKK Kecamatan Kanor beserta pengurus, serta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Kanor sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam melestarikan warisan budaya bangsa melalui pengembangan dan promosi batik khas daerah. Wastra Batik Festival merupakan ajang untuk memperkenalkan kekayaan motif batik Bojonegoro sekaligus mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian acara yang meliputi pembukaan, penampilan seni budaya, peragaan busana batik, pameran produk batik, serta promosi hasil karya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang wastra dan kerajinan. Berbagai motif batik khas Bojonegoro ditampilkan sebagai bentuk identitas budaya daerah yang memiliki nilai filosofi, sejarah, serta potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan inovasi desain batik kepada masyarakat sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap hasil karya para perajin lokal. Melalui festival ini, para peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga kelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia, sekaligus memahami bahwa penggunaan batik dalam berbagai kegiatan dapat menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, TP PKK, DWP, pelaku UMKM, serta masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Kehadiran DWP Kecamatan Kanor bersama TP PKK Kecamatan Kanor dan Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Kanor diharapkan dapat menjadi contoh dalam meningkatkan kecintaan terhadap produk dalam negeri, khususnya batik khas Bojonegoro, serta mendorong pemanfaatan produk lokal pada berbagai kegiatan organisasi maupun kehidupan sehari-hari. Festival berlangsung dengan tertib, meriah, dan mendapat antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. Selain menjadi ajang promosi budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, serta menggali inspirasi dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui pengembangan UMKM dan industri kreatif. Output kegiatan ini adalah meningkatnya apresiasi dan komitmen peserta terhadap pelestarian batik sebagai warisan budaya bangsa, serta terbangunnya dukungan bersama untuk mempromosikan dan menggunakan batik khas Bojonegoro sebagai identitas daerah. Diharapkan melalui kegiatan ini semangat mencintai produk lokal semakin tumbuh sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian budaya sekaligus peningkatan kesejahteraan para perajin dan pelaku UMKM di Kabupaten Bojonegoro.
LAPORAN KEGIATAN BHAKTI SOSIAL JUMAT BERKAH DWP SETDA 1. PENDAHULUAN • Ibu Siti Lestari dari Bagian Organisasi • Ibu Suryaning dari Bagian Umum Selaku pengurus Dharma Wanita Persatuan Sekkretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo melaksanakan penyerahan bantuan paket sembako dalam kegiatan Jumat Berkah Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah. Kegiatan Jumat berkah ini rutin dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan Setda dan menjadi Program Kerja di tahun 2026 ini. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan semua anggota Dharma Wanita Persatuan Setda II. Waktu dan Tempat kegiatan jumat berkah • Hari/Tanggal: Jumat , 19 Juni 2026 • Waktu:13.00 WIB-selesai • Tempat: Gedung Menara Wijaya Lantai 9Panti Asuhan Yatim Salimah Gabahan Jombor III. Manfaat kegiatan bhakti sosial jumat berkah Dengan kita berinteraksi dengan tenaga kebersihan dan juru parkir di Gedung Menara Wijaya maka kita bisa saling kenal dan lebih akrab dengan mereka.Sehingga bisa menumbuhkan rasa kekeluargaan dengan masyarakat.Kita secara tidak langsung sebanrnya membutuhkan rasa kekeluargaan dengan masyarakat karena kita hidup berdampingan dengan masyarakat luas dan kita pasti membutuhkan pertolongan mereka sewaktu – waktu. Bentuk Kegiatan Baksos Bagi kita semua, pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata “baksos” atau yang merupakan kependekan dari “bakti sosial”. Bakti sosial merupakan suatu bentuk kepedulian kepada pihak sosial atau dalam hal ini adalah masyarakat terutama golongan yang berhak untuk menerimanya. Paket yang diberikan kepada : • Tenaga kebersihan • Juru parkir • Resepsionis Paket yang diberikan berisikan : - Beras - Minyak goreng - Mie goreng - Roti - Tepung terigu Manfaat Bakti Sosial 1. Untuk Masyarakat /penerima a. Sebagai subyek, tenaga kebersihan dan juru parkir diharapkan memiliki kemampuan mengupayakan peningkatan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya 2. Untuk Dharma Wanita Persatuan Setda Semua anggota Dharma Wanita Persatuan Setda akan tumbuh rasa empati terhadap sesama dan kepedulian terhadap warga masyarakat yang membutuhkan uluran bantuan . IV. Kesimpulan dan Saran Partisipasi anggota Dharma Wanita Persatuan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo dalam kegiatan penyaluran bantuan bhakti social kepada tenaga kebersihan dan juru parkir telah berjalan dengan lancar.Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin guna menjaga tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama
Kegiatan Urban Farming
Hari/Tanggal : Kamis, 11 Juni 2026
Pukul : 08.00 wib - selesai
Tempat : Kantor DWP DPU Kota Semarang
Penyelenggara : DWP DPU Kota Semarang
Peserta yang hadir : Ibu Hisyam, Ibu Faridian, Ibu ….
Urban farming (pertanian perkotaan) adalah praktik menanam, memproses, dan mendistribusikan bahan makanan di atau sekitar wilayah perkotaan. Ini merupakan solusi pemanfaatan ruang atau lahan terbatas—seperti pekarangan rumah, atap gedung, atau lahan kosong—untuk menghasilkan pangan segar dan mendukung kemandirian masyarakat.
Berikut adalah beberapa contoh metode dan bentuk penerapan urban farming yang paling populer:
1. Hidroponik
Metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, melainkan menggunakan air yang bernutrisi. Sangat cocok diterapkan di area terbatas seperti balkon.
Tanaman: Selada, kangkung, pakcoy, dan tomat.
2. Vertikultur (Kebun Vertikal)
Sistem tanam yang disusun secara vertikal atau bertingkat untuk menyiasati lahan yang sempit. Biasanya menggunakan rak, pipa paralon (PVC), atau kantung gantung di dinding.
Tanaman: Bayam, cabai, dan berbagai tanaman herbal.
3. Tabulampot (Tanaman Buah dalam Pot)
Teknik menanam tanaman berkayu atau buah-buahan di dalam wadah pot atau polibag. Ini memungkinkan Anda memanen buah langsung dari halaman rumah yang padat.
Tanaman: Jeruk, jambu air, dan cabai.
4. Aquaponik
Sistem berkelanjutan yang menggabungkan pertanian tanaman dengan budidaya ikan dalam satu wadah. Kotoran ikan menjadi pupuk alami untuk tanaman, dan air tanaman akan tersaring bersih untuk ikan.
Komoditas: Ikan lele atau nila yang dikombinasikan dengan sayuran daun.
5. Rooftop Farming (Kebun Atap)
Memanfaatkan bagian atap gedung atau rumah yang kosong untuk dijadikan area perkebunan, baik menggunakan pot besar maupun bedeng tanam khusus.
Mengapa Urban Farming Penting?
Praktik ini membantu menciptakan ketahanan pangan lokal, mengurangi jejak karbon dari distribusi makanan, serta membuat lingkungan perkotaan menjadi lebih hijau dan asri. Urban farming bukan cuma soal menanam—ini tentang belajar menjaga bumi dari hal-hal sederhana di lingkungan sekolah. Dengan lahan terbatas pun, kita bisa menciptakan ruang hijau yang bermanfaat untuk banyak hal: edukasi, kesehatan, hingga ketahanan pangan kecil-kecilan
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS SOSIAL KABUPATEN JOMBANG
Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Jombang menghadiri kegiatan:
Bidang: Sekretariat
Program: Penataan Organisasi
Kegiatan: Sosialisasi
Keterangan program:
1. Pelaksana kegiatan: Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang
2. Hari/Tanggal: Kamis, 25 Juni 2026
3. Pukul: 07.30 WIB s/d Selesai
4. Tempat: Ruang Setjo Adiningrat Pemkab Jombang
5. Tema Kegiatan: Peningkatan Kapasitas Organisasi melalui Personal Branding dan Kepercayaan Diri Pemimpin Perempuan
6. Narasumber : Ibu Sri Surjati, S.S., M.Si
7. Peserta : 57 Orang
8. MC : Ny. Elvira Danang P
9. Pembirama : Ny. Hari Purnomo
10. Do'a : Ny. Yuli Bayu P
11. Dihadiri: Ibu Eli Agung Hariadi
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Kabupaten Jombang mengikuti kegiatan pembinaan Bidang Umum bertema "Own Your Stage: Seni Menguasai Panggung Kepemimpinan dengan Percaya Diri dan Bersahaja". Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota, khususnya dalam membangun kepercayaan diri, komunikasi yang efektif, serta kepemimpinan perempuan melalui penguatan personal branding. Kegiatan diikuti oleh Ketua DWP Dinas Sosial Kabupaten Jombang Ibu Eli Agung Hariadi. Materi disampaikan oleh Sri Surjati, S.S., M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan dalam agenda pembinaan Bidang Umum Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota DWP dalam membangun karakter kepemimpinan perempuan yang percaya diri, profesional, komunikatif, serta mampu menjadi representasi organisasi yang positif. Materi juga memberikan pemahaman bahwa kepemimpinan perempuan tidak hanya berorientasi pada kemampuan individu, tetapi juga pada kemampuan memberdayakan orang lain, memperkuat organisasi, dan menciptakan kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, peserta memperoleh motivasi untuk mengatasi keraguan diri (imposter syndrome), meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik, serta membangun komunikasi yang efektif dan solutif.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi mengenai konsep personal branding, alasan pentingnya personal branding bagi pemimpin perempuan, strategi membangun citra diri yang positif, cara mengatasi keraguan diri, serta teknik "Own Your Stage" yang meliputi penampilan profesional, komunikasi yang berbobot, penguasaan materi, serta kepemimpinan yang bersahaja. Narasumber juga menyampaikan studi kasus mengenai transformasi program Posyandu melalui branding digital yang menunjukkan bahwa kepercayaan diri dan reputasi seorang pemimpin mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, menarik dukungan mitra, serta memperkuat citra organisasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif sehingga peserta memperoleh wawasan dan motivasi untuk mengimplementasikan materi dalam pelaksanaan tugas maupun kegiatan organisasi.
Dari pertemuan ini diharapkan peserta memahami pentingnya personal branding sebagai modal kepemimpinan perempuan. Meningkatnya motivasi anggota DWP untuk tampil percaya diri dalam menjalankan peran organisasi. Peserta memperoleh strategi komunikasi yang efektif, santun, dan solutif dalam mendukung keberhasilan program kerja. Anggota DWP terdorong untuk menjadi agen perubahan yang mampu membangun citra positif organisasi melalui integritas, profesionalisme, dan kolaborasi, serta materi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam mendukung pelaksanaan program-program DWP maupun pelayanan di lingkungan Dinas Sosial Kabupaten Jombang.
Kegiatan pembinaan ini memberikan wawasan yang sangat bermanfaat mengenai pentingnya kepercayaan diri, personal branding, dan kepemimpinan perempuan dalam mendukung keberhasilan organisasi. Melalui materi yang disampaikan, anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Jombang diharapkan mampu mengembangkan kompetensi diri, memperkuat komunikasi, meningkatkan kualitas pelayanan organisasi, serta menjadi perempuan yang inspiratif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi maupun masyarakat. Pembuat laporan Mika Afrila.
DHARMA WANITA PERSATUAN SATPOL PP SUB UNIT KOTA ADMINISTRASI JAKARA PUSAT
Anggota DWP Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Pusat, Ibu Nurasyiah Jubrihadi dan Ibu Niar Rifqi dari Bidang pendidikan Mengikuti kegiatan Gebyar Muharam 1448 H perwakilan dari DWP Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Pusat.
A. DATA PERTEMUAN
Judul Kegiatan : Gebyar Muharam 1448 H “ Meneladani Hijrah: Efesiensi dalam Bekerja, Optimal dalam Melayani.
Hari : Selasa, 30 Juni 2026
Waktu : 09.00 s.d Selesai
Lokasi : Masjid Al-Fauz Kantor Walikota Jakarta Pusat
Jumlah Peserta : 2 Orang.
B. LATAR BELAKANG
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satpol PP Sub Unit Kota Administrasi Jakarta Pusat Menghadiri Kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram Dengan mengusung tema "Meneladani Hijrah: Efisiensi dalam Bekerja, Optimal dan Melayani", kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh anggota DWP untuk menyelaraskan peran domestik, sosial, dan dukungannya terhadap kinerja kedinasan suami sebagai penegak perda yang humanis.
C. TUJUAN KEGIATAN
1. Anggota DWP Satpol PP Jakarta Pusat dapat Memahami esensi historis dan maknawi dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Mendorong anggota DWP Satpol PP agar mampu mengadopsi prinsip efisiensi dan optimalisasi dalam mendukung tugas-tugas organisasi maupun kedinasan.
3. Menunjukkan komitmen nyata DWP Satpol PP dalam mendukung penuh tugas pokok dan fungsi suami sebagai penegak disiplin masyarakat.
4. Mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP se-Jakarta Pusat serta instansi terkait demi membangun sinergi yang solid.
D. URAIAN KEGIATAN
Ceramah agama yang membedah tema hijrah dari sudut pandang profesionalisme. Menjelaskan bagaimana "hijrah" di masa kini berarti berpindah dari pola kerja yang boros/lambat menuju pelayanan yang efisien, cepat, dan optimal. Pemberian santunan kepada yang membutuhkan sebagai bentuk nyata dari semangat melayani. Penutup & Ramah Tamah.
E. HASIL KEGIATAN
1.Perwakilan DWP Satpol PP Jakarta Pusat berhasil menyerap nilai-nilai hijrah yang dikontekstualisasikan ke dalam manajemen waktu dan efisiensi kerja..
2.Terbentuknya kesadaran kolektif untuk memangkas birokrasi internal organisasi yang tidak efektif, sehingga program kerja ke depan dapat berjalan lebih optimal..
3.Terjalinnya komunikasi yang lebih erat dan harmonis di antara sesama anggota DWP, yang memperkuat fondasi organisasi dalam mendukung kinerja Satpol PP Jakarta Pusat.
F. EVALUASI
Kehadiran perwakilan DWP Satpol PP Jakarta Pusat tepat waktu, antusiasme peserta yang tinggi selama pemaparan materi, serta relevansi tema yang sangat erat dengan tantangan kerja saat ini.
G. PENUTUP
Keikutsertaan DWP Satpol PP Jakarta Pusat dalam Gebyar Muharram 1446 H ini bukan sekadar menghadiri seremonial tahunan, melainkan sebuah langkah strategis untuk merefresh semangat pengabdian. Dengan meneladani spirit hijrah, DWP Satpol PP Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus bergerak maju, bekerja lebih efisien, memberikan output yang optimal, dan tulus dalam melayani, baik di dalam organisasi maupun di tengah masyarakat.
Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Telah mengikuti kegiatan Bidang : Sosial Budaya Program : Kepedulian & Kesetiakawanan, Bhakti Sosial. Keterangan Program: 1. Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) 2. Hari / Tanggal : Senin, 15 Juni 2026 3. Waktu : 15.50 wita 4. Peserta : 5 partisipan (Ny. Widyawati Amar, Ny. Halima Alimuddin, Ny. Jumarni Nawarudin, Ny. Suarni Gunawan dan Ny. Karlen) 5. Lokasi : Kantor BKPSDMD, Kelurahan Kolonodale 6. Acara : Anggota DWP BKPSDMD Kabupaten Morowali Utara melaksanakan kunjungan yang dipimpin oleh Bendahara DWP BKPSDMD Kabupaten Morowali Utara, Ny. Widyawati Amar, dan diikuti oleh 4 anggota lainnya. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan sumbangan kepada anggota DWP Ny. Meri Julman yang diwakili Bapak Julman dikarenakan anak mereka yang sedang dirawat di rumah sakit. Selain itu kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan untuk menjalin silaturrahim diantara anggota DWP.
Transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam tata kelola organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP). Perkembangan teknologi informasi mendorong setiap organisasi untuk mampu menyelenggarakan administrasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Salah satu bentuk implementasi transformasi tersebut adalah penggunaan aplikasi E-Reporting sebagai media pelaporan kegiatan organisasi secara daring. E-Reporting DWP merupakan sistem yang dikembangkan untuk mendokumentasikan, mengarsipkan, dan melaporkan seluruh aktivitas organisasi secara terintegrasi. Melalui sistem ini, setiap unsur pelaksana dapat menyampaikan laporan kegiatan secara tepat waktu dengan format yang seragam sehingga memudahkan proses monitoring, evaluasi, dan penyusunan laporan organisasi pada berbagai tingkatan. Seiring berkembangnya aplikasi serta adanya pembaruan fitur, diperlukan penyegaran (refreshment) bagi para pengurus dan operator agar memiliki pemahaman yang sama mengenai tata cara penginputan data. Kegiatan refreshment menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi pengurus dalam mengoperasikan aplikasi, memahami mekanisme pelaporan, serta mengurangi kesalahan pengisian data yang dapat memengaruhi kualitas laporan organisasi. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran bahwa pelaporan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban organisasi kepada seluruh anggota dan pemangku kepentingan. Laporan yang tersusun dengan baik akan menjadi sumber informasi penting dalam penyusunan program kerja, evaluasi kinerja, serta pengambilan keputusan organisasi. Kegiatan Refreshment Tata Cara Penginputan E-Reporting Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola administrasi berbasis digital. Tujuan kegiatan meliputi: • meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan pelaporan kegiatan DWP; • menyamakan persepsi terkait tata cara penginputan E-Reporting; • meningkatkan keterampilan penggunaan aplikasi; • meminimalkan kesalahan pengisian data; • meningkatkan ketepatan waktu penyampaian laporan; • mewujudkan tertib administrasi organisasi; • meningkatkan kualitas dokumentasi kegiatan; • mendukung tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan profesional. Sasaran kegiatan adalah seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan, operator E-Reporting, pengurus unsur pelaksana, sekretaris, bendahara, ketua bidang, serta anggota yang memiliki tugas dalam penyusunan dan pelaporan kegiatan organisasi. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta mampu memahami proses pelaporan mulai dari persiapan data, pengumpulan dokumentasi, penyusunan narasi kegiatan, hingga penginputan laporan ke dalam aplikasi E-Reporting secara mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh panitia dan sambutan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pelaporan kegiatan merupakan salah satu indikator keberhasilan organisasi dalam melaksanakan program kerja tahunan. Materi pertama membahas kebijakan pelaporan organisasi, meliputi pentingnya administrasi yang tertib, keterkaitan antara laporan kegiatan dengan evaluasi program, serta pemanfaatan data E-Reporting sebagai dasar penyusunan laporan tahunan DWP. Materi berikutnya membahas secara teknis penggunaan aplikasi E-Reporting. Narasumber menjelaskan langkah demi langkah proses login, pengisian identitas kegiatan, pemilihan bidang program kerja, penginputan uraian kegiatan, pengunggahan dokumentasi, hingga proses penyimpanan dan pengiriman laporan. Peserta kemudian mengikuti simulasi penginputan menggunakan contoh kegiatan. Setiap peserta diminta mempraktikkan pengisian data sesuai format yang telah ditentukan sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam menggunakan aplikasi. Narasumber memberikan pendampingan serta menjelaskan solusi atas kendala yang sering ditemui saat proses penginputan. Selama sesi berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diskusi berkembang mengenai teknik penyusunan narasi yang baik, penentuan kategori kegiatan, pengelolaan dokumentasi foto, serta cara memastikan data yang diinput telah sesuai dengan ketentuan administrasi organisasi. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi bersama. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap mekanisme pelaporan digital. Peserta juga menyampaikan komitmen untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelaporan kegiatan DWP dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan berkualitas. Pelaksanaan Refreshment Tata Cara Penginputan E-Reporting memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan kapasitas pengurus. Peserta menjadi lebih memahami alur kerja aplikasi, mampu menyusun laporan sesuai standar, serta lebih percaya diri dalam mengoperasikan sistem pelaporan digital. Selain itu, kegiatan ini memperkuat koordinasi antarbidang, meningkatkan keseragaman format pelaporan, memperbaiki kualitas data organisasi, serta mendukung terciptanya tata kelola Dharma Wanita Persatuan yang modern, transparan, akuntabel, dan profesional. Refreshment Tata Cara Penginputan E-Reporting merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas administrasi dan pelaporan kegiatan Dharma Wanita Persatuan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pengurus memiliki kompetensi yang memadai dalam mengelola laporan organisasi secara digital sehingga pelaksanaan program kerja dapat terdokumentasi dengan baik, mudah dipantau, dan menjadi dasar pengambilan kebijakan organisasi pada masa yang akan datang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 29 Juni 2026 pada pukul 10,00 – selesai, dengan jumlah peserta 30 orang , bertempat di Aula lantai 3 Gedung 1 Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.