(E.VII) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SEKOLAH SMAN 15 BANDUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VII DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : Kesehatan Jasmani Hari, Tanggal : Minggu, 8 Pebruari 2026 Waktu : 07.30 - 09.00 WIB Tempat : Kolam Renang Therapi Samporna Penyelenggara : DWP SMAN 15 Bandung Bidang : Sosial Budaya Judul : Berenang dan Relaksasi Tubuh Jumlah Partisipan : 5 orang Pengurus yg hadir : 3 orang. 1. Ibu Eulis Rina (Ket. Bid. Ekonomi) 2. Ibu Alin (Kesekretariatan) 3. Bellanida (Bid.Ekonomi) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana SMAN 15 Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII mengadakan kegiatan Kesehatan Jasmani (Berenang) pada hari Minggu, 8 Pebruari 2026 pukul 07.30 - 09.00 WIB Bertempat di Kolam Renang Therapi Sampoerna. Jumlah partisipan yang hadir dalam kegiatan tersebut 5 orang dan dari pengurus DWP SMAN 15 yang menghadiri 3 orang. Olah raga renang merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan karena berenang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Renang merupakan salah satu jenis olahraga kardio yang dapat melatih otot tubuh dan kekuatan jantung. Berenang merupakan olahraga yang menyenangkan. Berenang juga dapat digunakan sebagai terapi, karena air membantu menopang tubuh. Uraian Program Kegiatan sangat penting karena Olah raga renang baik untuk memelihara kekuatan otot dan tulang, menjaga kesehatan jantung, meredakan stres, dan memperbaiki kualitas tidur. Disamping itu berenang menyehatkan dan menyenangkan sehingga kesehatan kita bisa terjaga dengan baik. Olahraga berenang itu menyenangkan dan murah. Berenang mengurangi beban sendi, dan memberi efek relaksasi. Ada bebera kondisi yang bisa diterapi dengan berenang, seperti nyeri sendi, nyeri punggung, cedera lutut atau bahu, terapi saraf, terapi pernapasan, terapi jantung, terapi anak berkebutuhan khusus, terapi kesehatan mental, dan tetapi lansia. Adapun uraian kegiatan sebagai berikut: 1. Diawali dengan membaca Basmalah dan doa bersama agar kegiatan Berenang berjalan dengan baik dan aman. 2. Tiba di kolam Renang selanjutnya mempersiapkan diri untuk melakukan tahapan berenang. 3. Tahapan berenang, yaitu : latihan pernafasan yang benar, mengapung dipermukaan air, meluncur juga penting untuk dikuasai oleh orang yang baru belajar, dan berlatih aksi renang dasar. Gerakan kaki dan tangan untuk menguatan otot. Latihan mengapung untuk relaksasi tubuh. Berenang jarak pendek dapat menggunakan alat bantu. Latihan koordinasi gerak dan pernapasan. 4. Tahap pendinginan (Cooling down) 5. Kegiatan berenang selesai pada pukul 09.00 WIB dengan membaca Hamdallah Tujuan : 1. Olahraga berenang bertujuan supaya semua anggota DWP memiliki tubuh yang sehat dan kuat serta dapat mempererat tali silaturahmi antar angota DWP SMAN 15 Bandung. 2. Berenang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan mental melalui aktivitas fisik dan gerakan. 3. Dapat membantu memperlancar peredaran darah sehingga menambah kecerdasan otak. Menumbuhkan kebiasaan hidup sehat malalui aktivitas olahraga yang menyenangkan. Harapan : * Dengan diadakannya kegiatan berenang bersama agar setiap anggota DWP SMAN 15 Bandung memiliki jiwa raga yang sehat dan terhindar dari penyakit serta memperat hubungan sosial yang harmonis dan priduktif. * Harapan kami juga agar dapat menjaga kesehatan tubuh dan mental serta meningkatkan kekuatan otot, menurunkan berat badan, dan menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Tumbuhnya kesadaran dan kebiasaan hidup sehat melalui olah raga rutin. Pembuat laporan : Ny. Eka Toto Suharya
(E.VII) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SEKOLAH SMAN 6 BANDUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VII DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan: Olahraga Gembira Hari, Tanggal : Sabtu, 7 Februari 2026 Waktu : 08.00 - 10.00 WIB Tempat : PASAGA UNPAR Penyelenggara : Alumni UNPAR Bidang : Sosial dan Budaya Judul : Jalan Santai Ceria Jumlah Partisipan : 6 orang Pengurus yg hadir : 3 orng 1. Ibu Aulya Damayanti (reporting) 2. Ibu wanty Apriliyanti (Bidang Ekonomi) 3. ibu Lies (Bidang Sosial dan Budaya) Keterangan program : Dharma Wanita Persatuan unit sekolah SMAN 6 Bandung cabang Dinas Wilayah VII turut serta pada kegiatan Olahraga Gembira yang dilaksanakan pada hari Sabtu,7 Februari 2026 pada pukul 08.00-10.00 yang bertempat di PASAGA UNPAR jumlah peserta yg mengikuti berjumlah 6 orang termasuk pengurus Dharma wanita persatuan unit sekolah SMAN 6 Bandung 3 orang. Uraian Kegiatan : Kegiatan jalan santai DWP (Dharma Wanita Persatuan) adalah acara kebersamaan untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kesehatan fisik, dan mendukung program pemberdayaan perempuan Tujuan : Mempererat Silaturahmi: Memperkuat ikatan persaudaraan dan kebersamaan antar anggota DWP. Kesehatan & Kebugaran: Mendorong gaya hidup sehat, menjaga kebugaran jasmani anggota. Pemberdayaan & Sosial: Mendukung program DWP dalam pemberdayaan perempuan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Semangat & Motivasi: Menciptakan suasana positif, harmonis, dan support system yang kuat dalam organisasi. Harapan : • Mempererat Tali Silaturahmi: Jalan santai dalam suasana santai dan informal menjadi wadah yang efektif untuk mempererat hubungan, kebersamaan, dan solidaritas antaranggota DWP dari berbagai unit kerja. • Memperkuat Organisasi: Kegiatan semacam ini juga bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan rasa persatuan di antara anggota, yang pada akhirnya akan memperkuat organisasi DWP secara keseluruhan. • Mendukung Pembangunan Daerah: Anggota DWP diharapkan dapat menjadi duta-duta kesehatan dan turut berkontribusi dalam mendukung program pemerintah daerah, termasuk dalam hal kepedulian sosial dan pemberdayaan perempuan, sesuai dengan tujuan organisasi. • Menyemarakkan Peringatan Khusus: Seringkali, jalan santai diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) DWP atau acara nasional lainnya, sehingga diharapkan dapat menambah semarak dan makna dari peringatan tersebut. Pembuat laporan : Ny.Eka Toto Suharya
Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor menghadiri hari kanker sedunia sebagai berikut, bidang : pendidikan program : nonformal/informal Jenis kegiatan : seminar Hari : Selasa Tanggal : 3 Februari 2026 Waktu pukul 09.00-sampai selesai Tempat zoom meeting (webinar) Peserta : kurang lebih 200 orang yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor-dr. Erna Nuraena, Konsulen Hematologi Onkologi Medik-dr. Marthino Robinson, Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD Kota Bogor- dr. Dian Sita Hapsari, Sp. Kj, Wakil ketua YKI Cabang Kota Bogor-dr. Meira Sophia, serta para peserta dari Kota Bogor dan beberapa kota di Indonesia. Pembahasan materi yang disampaikan adalah mengenai situasi kanker yang ada di Indonesia dan situasi kanker di Kota Bogor, keganasan darah, serta mengelola beban pada cargiver penderita kanker. Kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan pertumbuhan sek atau jaringan abnormal yang tidak terkendali, sifatnya ganas dabn mampu menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kasus kanker yang terjadi di Indonesia, ada 408.661 kasus dan yang meninggal 242.988. Kasus kanker yang terjadi di kota Bogor, jumlahnya terus meningkat yang tercatat di tahun 2025 1951 kasus dengan 103 orang meninggal, yang tertinggi tercatat adalah kanker darah. Adapun jenis kanker darah yang terbagi menjadi tiga, yaitu : leukemia (43 kasus), limforma (37 kasus), multiple myeloma (6 kasus). Adapun upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota Bogor dalam penanganan kanker: memberikan edukasi kanker dan factor resiko, skrining kanker di 25 puskesmas, program vaksinasi HPV, koordinasi lintas sektor, layanan konseling pasien dan keluarga, penanganan kasus sesuai tatalaksana, Kerjasama dalam kegiatan penanggulangan kanker. Berikut penjelasan mengenai keganasan kanker darah dalam mengenali dan mengobati keganasan darah secara personal yang dijelaskan oleh dr. Marthino. Penyakit kanker darah ini berawal dari sumsum tulang belakang yang kemudian mengganggu produksi normal sel2 darah dan fungsi imun. Klasifikasi kanker darah terdiri dari, mylemo (keganasan pada sel plasma, yang memproduksi antibody), non Hodgkin lymphoma (keganasan pada sel limfoid), Hodgkin lymphoma, leukemia (keganasan pada sel precursor darah), myeloproliferative neoplasm (produksi berlebihan dari satu atau lebih jenis sel darah merah, sel darah putih, atau trombosit), dan myelodysplastic syndrome (perubahan sel induk di sumsum tulang). Kesemuanya dapat terdeteksi jika personal dapat melakukan pemeriksaan sejak dini, sehingga jika kondisi sudah dikenali dan terdeteksi kemudian melakukan diagnosa, dan personal dapat melakukan tahap selanjutnya tata laksana. Tak hanya orang yang sakit, tapi personal yang menjaga yang sakit pun harus diperhatikan, dalam hal ini yang disebut caregiver. Mengelola beban pada cargiver penderita kanker harus diperhatikan dengan menjaga keseimbangan kasih sayang dan kesehatan diri. dr. Dian Sita mengatakan pentingnya menghindari burnout untuk cargiver. Ada beberapa dampak ketidakseimbangan pada caregiver dan pasien yaitu kelemahan emosional dan fisik, menurunkan empati-kesabaran dan kualitas interaksi pasien, meningkatkan resiko depresi dan kecemasan, serta pada perawatan pasien berdampak negatif. Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang terjadi akibat stress berkepanjangan. Burnout muncul ketika seseorang menghadapi tuntutan tinggi dalam waktu yang lama tanpa istirahat dan dukungan yang cukup. Fisik dan mental akan terserang dengan kondisi menjadi melemah. Burnout dapat ditandai dengan fisik mudah Lelah, nyeri badan, dan gangguan tidur sedangkan untuk mental ditandai dengan sulit fokus, mudah emosional, dan lebih sensitif. Oleh karenanya, perlu keseimbangan dalam menjaga kondisi fisik dan mental, hal itu perlu diakukan adalah bentuk perawatan diri yang efektif sehingga perawatan pasien dapat berlangsung dengan baik. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh personal untuk mengantisipasi dalam menghadapi kanker darah yaitu mengenali gejala keganasan darah seperti mudah Lelah, demam yang berulang, memar di kuit, pembengkakan kelejar getah bening, beran badan yang terus turun. Apabila terjadi gejala lakukan deteksi dini, terapkan pola hidup sehat dan aktivitas fisik yang rutin, pilih terapi yang beragam, sesuaikan dengan karakteristik penyakit dan kondisi pasien, kemajuan dalam pengobatan terhadap harapan hidup meningkat. Ada beberapa hal yang diperhatikan pula dalam mengelola burnout adalah istirahat yang cukup, makan teratur, dan melakukan me time. Gejala yang dirasakan hanya diri yang mengetahui, jika terjadi pada kita tanda-tandanya, segeralah datang ke tempat Kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. (Rety Puspitasari)
Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi dan pelaporan kegiatan organisasi, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tidore Kepulauan memandang perlu dilaksanakannya kegiatan peningkatan pengetahuan dan pemahaman terkait pelaksanaan e-reporting. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung tertib administrasi, ketepatan waktu pelaporan, serta keseragaman data dalam sistem e-reporting DWP. Kegiatan ini bertujuan untun Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengurus serta anggota DWP mengenai penggunaan aplikasi e-reporting, Mewujudkan tertib administrasi pelaporan kegiatan DWP, meningkatkan kualitas dan ketepatan waktu penyampaian laporan, mendukung transparansi serta akuntabilitas organisasi. Kamis 29 Januari 2026 pukul 15.00 sampai selesai bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan. Peserta yang hadir berjumlah 38 orang Peserta kegiatan terdiri dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan Ny. Nurain Ismail Dukomalamo, Sekretaris 1. Ny.Hj Sahnawi Abubakar 3. Ny.Suraida Muis, 4 Ny.Sakinah Yakub,serta anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan dan unsur terkait lainnya yang berperan dalam pengelolaan e reporting. Perwakilan dari DWP Kota Tikep Adalah Ny Sakinah Yakub.Kegiatan di buka langsung oleh ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan Ny Nurain Ismail Dukomalamo, Narasumber Ny. Faradila Mohdar yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan administrasi dan penggunaan sistem e-reporting Dharma Wanita Persatuan. Materi Kegiatan 1.Kebijakan dan ketentuan pelaksanaan e-reporting DWP. 2. Tata cara penginputan data dan penyusunan laporan. 3. Pengelolaan administrasi kegiatan secara tertib dan sistematis. 4. Diskusi dan tanya jawab terkait kendala pelaksanaan e-reporting. Hasil Kegiatan 1. Peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan sistem e-reporting. 2. Meningkatnya kesadaran akan pentingnya tertib administrasi dalam organisasi. 3. Terciptanya komitmen bersama untuk menyampaikan laporan secara tepat waktu dan akurat. 4. Teridentifikasinya kendala teknis serta solusi dalam pelaksanaan e-reporting. Penutup Kegiatan peningkatan pengetahuan, pemahaman, serta tertib administrasi pelaksanaan e-reporting Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan berjalan dengan baik dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini, kualitas pelaporan dan pengelolaan administrasi organisasi semakin meningkat sehingga mendukung kinerja Dharma Wanita Persatuan secara optimal. Pembuat Laporan : Ny Sakinah Yakub
Dalam rangka sinergitas bersama OPD terkait, DWP Prov. Sulsel melakukan audience bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Sulsel. Audience ini dihadiri oleh 5 orang pengurus DWP Prov. Sulsel bidang sosial budaya dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Sulsel Bpk. A. Arafah beserta Sekdis dan UPT Museum Lagaligo. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis, tgl 5 Jan 2026, pukul 14.00-15.00 wita. Adapun hasil dari audience ini adalah membahas mengenai kunjungan anak2 SD ke museum Lagaligo, benteng Somba Opu dan Monumen Mandala yang nantinya akan dilaksanakan pada bulan Juni 2026
DWP Prov. Sulsel melaksanakan kegiatan budaya cinta lingkungan sebagai bentuk perhatian terhadap lingkungan sekitar dengan memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitar kita. Tema yang diangkat kalo ini adalah budi daya ikan air tawar dengan memanfaatkan lahan sekitar rumah. sehingga nantinya diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga. Kegiatan ini filaksanakan pada hari sabtu, tgl 7 Jan 2024, pukul 11.00-13.00 wita bertempat di kec. Lajoa Kab. Soppeng. diikuti oleh 15 orang anggota dan pengurus DWP Prov. Sulsel.
Berdasarkan surat no B.001/SET/DWP KAB PBG/I/2026 mengenai undangan rapat kerja DWP Kabupaten Purbalingga. Ketua DWP Kecamatan Kalimanah bersama dua orang anggotanya mengikuti rapat kerja DWP Kabupaten Purbalingga. Pada Hari Kamis tanggal 5 Pebruari 2026 pukul 08.00 sampai dengan selesai. Raker dilaksanakan di gedung Srikandi Kabupaten Purbalingga. Pertama, ibu revon selaku pengurus bidang Pendidikan dan ketrampilan menyampaikan setiap ibu wajib meminjam buku pada perpustakaan keliling dan dibaca. Kegiatan membaca 30 menit sebelum rapat dan story telling. Tiga orang peserta rapat maju ke depan untuk story telling, mereka mengulas sedikit tentang bacaan yg dibacanya, yaitu mengenai organik minimalis, sehat tanpa obat dg ubi jalar, cara jitu mengatasi asam urat. Acara rapat kerja dipandu oleh MC yaitu ibu Titin Sapto. Piket pada raker bulan pebruari adalah DWP Kecamatan Kalimanah. Pra acara menyayikan lagu Indonesia raya dan Mars DWP yg dipimpin oleh ibu andina didi priya tama dari DWP Kec Kalimanah. Kultum disampaikan oleh Ibu Azizah dg tema: memahami perbedaan laki-laki dan perempuan agar jatuh cinta berulangkali kepada pasangan. Selanjutnya acara inti, rapat kerja dipimpin oleh ibu Dini Suroto. Acara dibuka dengan membaca basmallah bersamaagar acara lancar sampai akhir. Sebelum informasi disampaiakan, pimpinan rapat mengabsen terlebih dahulu kehadiran peserta rapat dan ada tiga dinas yg belum hadir. Penyampaian informasi oleh ibu Titin Sapto BuSuhardio. BIDANG SEKRETARIS Bahwa jadwal siaran untuk bulan Pebruari tahun 2026, yaitu DWP Inspektorat pada tanggal 6 pebruari, DWP Kecamatan Purbalingga pada tanggal 13 Pebruari, DWP Bapperinda Tanggal 20 Pebruari dan DWP Kecamatan Bukateja pada tanggal 27 Pebruari. Siaran dilakukan saat jam kerja pkl 07.00 sd 12.00 Materi siaran dicetak dengan format MS word font time new roman size12 dengan spasi 1,5. Petugas raker DWP pada bulan Maret yaitu DWP Bapperinda. Posisi e reporting se provinsi Jawa Tengah pada tanggal 31 Januari 2026 Kabupaten Purbalingga di peringkat ke empat dengan indeks 0, 9917 dengan inputan sebanyak 180 inputan dari 41 DWP unsur pelaksana. BENDAHARA Laporan Bendahara Bulan Desember 2025: Saldo bulan Desember 2025 : Rp. 5.489.500 Pemasukan Januari 2026 Rp. 2.403.600 Pengeluaran Januari 2026 Rp. 4.520.500 Saldo bulan Januari 2026 Rp. 3.372.600 BIpDANG PENDIDIKAN Bulan Februari 2026 Pendidikan formal : Saldo bulan Januari 2026 = Rp.273.000,00 Pendidikan Non Formal: a. Petugas keterampilan bulan Januari: DWP RSUD Gutheng b. Judul keterampilan: Membuat lilin aroma terapi c. Petugas bulan Februari 2026:DWP Kec. Kalimanah d. Judul keterampilan: Membuat Gantungan Kunci dari Kain Perca Kegiatan rencana akan dilaksanakan secara daring. e. DWP Kec. Kalimanah mengirimkan video keterampilan ke DWP Kabupaten sebelum tanggal 8 Februari 2026 dan akan diunggah di media sosial DWP pada tanggal 10 Februari 2026. f. Diusahakan video menarik, jelas dan mudah diikuti langkah-langkahnya. Sudut baca : Bekerjasama dengan Dinarspusda untuk menyiapkan mobil Pustaka keliling yang standby di halaman pertemuan sebelum pertemuan berlangsung Memberikan pelayanan pinjam buku ditempat, dikembalikan sesaat sebelum pertemuan dimulai. Peserta juga dihimbau menuliskan sinopsis buku yang dibaca, tidak harus satu buku akan tetapi yang sempat dibaca dan menceritakan kembali di depan peserta raoat kerja. BIDANG EKONOMI Program Bidang Usaha Mengadakan Bazar penjulan dari UMKM, dan anggota DWP Kab. Berupa : makanan ringan, seragam DWP, pin DWP, daster dll, Bidang ekonomi mengajak kepada anggota DWP UP yang mempunyai usaha rumahan untuk meramaikan bazar pada kegiatan Raker DWP Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif 1. Arisan pada bulan Februari 2026 putaran sembilan 2. Tips : Tips parktis untuk sehat secara financial (financially healthy) Program Koperasi Menyelenggarakan kehidupan berkoperasi, menghimbau kepada anggota DWP untuk menjadi anggota koperasi bahagia. Tips praktis untuk sehat secara finansial (financially healthy): 1.Kelola Arus Kas (Cash Flow) 2.Biasakan Menabung Otomatis 3.Miliki Dana Darurat 4.Kendalikan Utang 5.Proteksi dengan Asuransi 6.Tingkatkan Penghasilan 7.Catat Keuangan Secara Rutin 8.Terapkan Gaya Hidup Sederhana 9.Edukasi Keuangan Keluarga BIDANG SOSIAL BUDAYA Program Ketahanan Keluarga: a. Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa. Terimakasih jepada Petugas dari DWP Kecamatan Kalimanah yang sudah menyampaikan qultum. b. Kegiatan Pengajian Raudlatul Jannah setiap hari Jumat ke dua dan Pengajian Ramadhan menunggu informasi lebih lanjut melalui undangan. Program Kepedulian Kesetiakawanan Sosial dan Lingkungan Hidup Pada hari Rabu tanggal 28 Januari 2026 telah menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam di Desa Serang dan Desa Sangkanayu. Pada saat rapat kerja akan disampaikan materi sosialisasi tentang “Sayangi Punggungmu Mencegah Penyakit Degeneratif Tulang Belakang. Yang disampaikan oleh dr Teguh. Apa itu penyakit degeneratif tulang belakang? Ini adalah proses "aus" atau penuaan alami pada struktur tulang belakang. Apa yang terjadi?: Bantalan (Diskus): Kehilangan air, menjadi getas, dan menipis. Sendi (Faset): Mengalami peradangan dan penebalan (pengapuran). Tulang (Vertebra): Tumbuh taji tulang (osteoit) Acara ditutup dengan bacaan hamdallah bersama-sama. Kesimpulan acara rapat kerja berjalan dengan lancar dan dapat diikuti oleh seluruh peserta dengan khidmat.
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Sub SMP Negeri 6 Kota Surakarta menjenguk Bapak Wasono, Ayah dari Ibu Putri yang sakit, dilaksanakan pada Hari, Tanggal: Jumat, 06 Februari 2026, Pukul: 14.00 WIB - selesai, Tempat: Rumah Ibu Putri, Gonilan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan DWP Sub SMPN 6 SKA.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jepara mengadakan anjangsana ke salah satu pengurusnya yang beralamat di desa Kauman. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 pebruari 2026. Pukul 09.00, ibu-ibu berkumpul di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan di Jalan Kartini No. 1 Jepara. Dan bersama-sama menuju rumah Ibu Ulfa Anjar. Kebetulan Ibu Ulfa juga menjabat ketua UP DWP Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara. Sekitar 12 orang pengurus Kabupaten ikut serta melakukan anjangsana. Tujuan utama anjangsana adalah untuk menjalin silaturahmi dan mempererat kebersamaan. Selain itu kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan moral kepada Ibu Ulfa Anjar dan keluarga. Ibu Ulfa Anjar dan keluarga berencana menunaikan ibadah umroh dalam waktu dekat. Keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara turut berbahagia atas kesempatan yang beliau peroleh untuk mengunjungi dan beribadah di tanah suci. Rombongan tiba di rumah Ibu Ulfa Anjar pukul 09.30 WIB. Kedatangan kami disambut dengan hangat oleh tuan rumah dan keluarga. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Selanjutnya perwakilan yang dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan kabupaten Jepara menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan. Ucapan selamat dari Ibu ketua mewakili pengurus yang turut serta, selamat atas rencana keberangkatan umroh beliau. Pengurus mendoakan agar perjalanan ibadah umroh berjalan dengan lancar. Bu Ulfa Anjar mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh ibu-ibu semua yang hadir. Beliau bercerita tentang persiapan yang telah dilakukan menjelang keberangkatannya. Persiapan tersebut meliputi kesehatan, administrasi dan perlengkapan ibadah. Kami memberikan pesan dan dukungan agar beliau tetap semangat. Ibu Ketua, Ibu Erna Ary Bachtiar berpesan agar ibu ulfa menjalankan semua rangkaian ibadah, dan titip agar ibu-ibu yang hadir didoakan agar bisa juga berkunjung ke tanah suci untuk menjalankan ibadah juga di lain waktu nanti. Dalam kesempatan tersebut rombongan juga memberikan cindera mata sederhana. Pemberian tersebut sebagai tanda kasih dan kenang-kenangan. Bu Ulfa menerima pemberian tersebut dengan rasa suka cita dan haru. Suasana menjadi semakin hangat dengan obrolan santai antar anggota. Ibu-ibu saling bertukar cerita dan pengalaman, apalagi yang sudah pernah melaksanakan kegiatan ibadah haji dan umroh. Kegiatan anjangsana ini semakin memperkuat rasa persaudaraan diantara pengurus. Anjangsana berjalan dengan tertib dan lancar. Tidak ada kendala berarti selama kunjungan atau pelaksanaan anjangsana. Beberapa anggota membantu menyiapkan konsumsi bersama. Kami menikmati hidangan yang telah disediakan tuan rumah. Kebersamaan tersebut menambah keakraban di antara semua yang hadir. Setelah itu dilakukan doa bersama untuk keselamatan perjalanan umroh. Doa dipimpin oleh salah satu pengurus yang turut hadir. Kami berharap Bu Ulfa dan keluarga diberikan Kesehatan dan kemudahan selama beribadah. Semoga nanti menjadi umroh yang mabrur. Kegiatan anjangsana memberikan Kesan yang positif bagi semua pihak. Melalui kegiatan ini, nilai kekeluargaan semakin terasa. Anjangsana ditutup pada pukul 11.30 WIB. Karena tamu dari rombongan yang lain juga sudah berdatangan, maka rombongan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara berpamitan pulang dan kembali menyampaikan doa terbaik. Bu Ulfa dan keluarga mengantar kami hingga depan rumah. Sekali lagi bu Ulfa mengucapkan terima kasih atas kehadiran ibu-ibu yang turut mendoakan keberangkatannya. Beliau berjanji akan mendoakan teman-teman agar juga diberi kesempatan melaksanakan ibadah di tanah suci. Demikian laporan kegiatan anjangsana kami, dibua sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Dan pengurus merasa lega karena kunjungan ini berjalan sesuai yang diharapakan. Sekretaris akan membuat pelaporan e reporting setelah pulang dari kunjungan. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara.
DWP BPJN BANTEN menghadiri pengajian rutin DWP Kementerian Pekerjaan Umum secara daring di wakili oleh ibu Ketua DWP Ibu Sasa Avicenna di dampingi oleh Ibu Julie Rizky pada hari kamis 5 Februari. Ustadzah Bunda Ningrum Maurice sebagai pengisi acara memberikan kajian selaras dengan tema "Doa dan Dzikir Bersama Awal Tahun dan Persiapan Diri Menyambut Bulan Ramadan", kegiatan ini mengandung makna ajakan untuk memulai tahun dengan membersihkan hati dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dengan persiapan yang matang sejak dini, diharapkar Ramadan dapat dijalani dengan penuh kesungguhan, keberkahan, serta membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.