Prabumulih, 18 Oktober 2026 - Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perikanan Kota Prabumulih Ny. Dodi Wijaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Senam Pagi Bersama Masyarakat Kota Prabumulih yang dilaksanakan di Stadion Talang Jimar Kota Prabumulih. Kegiatan ini rutin diadakan setiap hari Minggu dan menjadi momentum untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, meningkatkan semangat beraktivitas, serta mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara DWP Kota Prabumulih, ASN Kota Prabumulih serta Masyarakat.
Nama SKPD : Sekretariat Daerah DPRD Hari : Selasa Tanggal : 27 Oktober 2026 Peserta : Semua pengurus Sekretariat Daerah DPRD dan anggota dwp Sekretariat Daerah DPRD Kegiatan : Pleno dharma Wanita persatuan Sekretariat Daerah DPRD yang dilaksanakan pada hari ini selasa 27 oktober 2026 yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah yang di ikuti oleh semua pengurus dharma Wanita persatuan dan anggota, yang di isi dengan sosialisasi tentang Public Speaking. Pelatihan atau kegiatan public speaking diadakan dengan berbagai tujuan penting, baik untuk pengembangan diri, profesional, maupun organisasi. Berikut adalah beberapa tujuan utama diadakannya kegiatan public speaking: 1. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi & Kepercayaan Diri Membangun rasa percaya diri: Membantu seseorang mengatasi rasa cemas, gugup, atau takut berbicara di depan umum (stage fright). Melatih penyampaian pesan yang jelas: Mengajar cara menyusun materi secara terstruktur agar ide atau pesan dapat dipahami pendengar dengan baik. Mengasah kemampuan non-verbal: Memperbaiki intonasi suara, bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata saat berbicara. 2. Menyampaikan Informasi dan Edukasi secara Efektif Edukasi dan sosialisasi: Memastikan informasi penting (seperti program kerja, aturan baru, atau materi edukasi) tersampaikan dengan akurat kepada audiens. Menyelaraskan pemahaman: Membantu audiens dari latar belakang yang berbeda memahami topik yang sama secara jelas dan minim salah paham. 3. Mempersuasi dan Mempengaruhi Audiens Mengajak bertindak (Call to Action): Membujuk audiens agar menyetujui gagasan, membeli produk, atau berpartisipasi dalam sebuah kegiatan/gerakan. Membangun dukungan: Sangat penting bagi pemimpin atau wakil organisasi untuk meyakinkan pihak luar, mitra, atau anggota agar mendukung visi yang dibawakan. 4. Membangun Kepemimpinan (Leadership) dan Citra Diri Menunjukkan kapasitas diri: Kemampuan berbicara yang baik mencerminkan wawasan, profesionalisme, dan kredibilitas pembicaranya. Melatih jiwa kepemimpinan: Membantu seorang pemimpin dalam mengarahkan, memotivasi, dan menginspirasi tim atau anggotanya. 5. Mempererat Silaturahmi dan Hubungan Antaranggota Menciptakan interaksi yang hangat: Public speaking yang baik dapat mencairkan suasana dalam sebuah acara informal maupun formal. Membangun keterikatan (engagement): Membuat audiens merasa dilibatkan dan dihargai melalui komunikasi dua arah. Meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri merupakan proses yang saling berkaitan. Semakin sering Anda melatih cara berkomunikasi yang terstruktur, semakin tinggi pula rasa percaya diri Anda saat berbicara di depan orang banyak. Berikut adalah langkah-langkah praktis dan efektif yang dapat Anda terapkan: 1. Persiapan dan Penguasaan Materi (Fondasi Rasa Pede) Kuasai Poin Utama, Bukan Menghafal Kata per Kata: Pahami konsep inti atau pesan utama yang ingin disampaikan. Menghafal kalimat demi kalimat justru membuat Anda panik jika ada satu kata yang terlupa. Gunakan Metode STEE (Statement, Reason, Example, Explanation): Statement: Sampaikan poin utama di awal. Reason: Berikan alasan mengapa poin tersebut penting. Example: Beri contoh riil atau analogi sederhana. Explanation: Tutup dengan kesimpulan atau penegasan kembali. Kenali Audiens Anda: Sesuaikan pilihan kata, gaya bahasa, dan nada bicara dengan siapa Anda berbicara (misalnya anggota organisasi, rekan kerja, atau masyarakat umum). 2. Latihan Teknis Berbicara Latihan di Depan Cermin atau Rekam Video: Perhatikan ekspresi wajah, bahasa tubuh, serta gerakan tangan (gestures). Rekaman suara/video sangat membantu untuk mengevaluasi intonasi dan artikulasi. Kendalikan Tempo dan Kecepatan Bicara: Saat gugup, kecenderungannya adalah berbicara terlalu cepat. Ambil napas dalam-dalam, perlambat tempo bicara, dan manfaatkan jeda (pausing). Jeda memberi Anda waktu untuk berpikir sekaligus memberi penekanan pada poin penting. Kurangi Kata Pengisi (Filler Words): Latih diri untuk mengganti kata seperti "eee...", "eee apa namanya...", atau "hmm..." dengan jeda hening sejenak. 3. Mengasah Bahasa Tubuh (Non-Verbal Communication) Postur Tubuh Tegak: Berdiri atau duduk tegak dengan bahu terbuka secara alami memberi sinyal percaya diri ke otak Anda sendiri (power posing). Kontak Mata yang Tepat: Jika berbicara dengan grup/kelompok, tatap area antara mata dan dahi (triangle zone) audiens secara bergantian selama 2–3 detik agar mereka merasa disapa tanpa membuat Anda canggung. Gunakan Senyum dan Ekspresi Ramah: Senyuman di awal bicara tidak hanya mencairkan suasana bagi pendengar, tetapi juga meredakan ketegangan saraf Anda. 4. Mengelola Rasa Cemas (Stage Fright) Teknik Pernapasan 4-7-8: Sebelum mulai berbicara, tarik napas melalui hidung selama 4 detik, tahan 7 detik, lalu hembuskan perlahan melalui mulut selama 8 detik. Ini membantu menurunkan detak jantung yang berdebar. Ubah Mindset dari "Menilai Diri" menjadi "Melayani Audiens": Alihkan fokus dari rasa takut dinilai ("Bagaimana kalau saya salah?") menjadi niat untuk membagikan manfaat ("Informasi ini akan berguna bagi pendengar"). 5. Membangun Jam Terbang Mulai dari Skala Kecil: Sering-seringlah mengambil kesempatan untuk berbicara, seperti menyampaikan pendapat saat diskusi kecil, membuka acara internal, atau mengajukan pertanyaan dalam pertemuan. Evaluasi Diri secara Positif: Setelah selesai berbicara, catat 2 hal yang sudah Anda lakukan dengan baik, dan 1 hal yang ingin Anda tingkatkan di kesempatan berikutnya. Latihan teknis berbicara adalah proses membiasakan otot-otot mulut, pita suara, dan ritme pernapasan Anda agar selaras dengan apa yang ingin Anda sampaikan. Latihan ini tidak harus langsung di depan banyak orang, melainkan bisa dilakukan sendiri secara rutin. Berikut adalah langkah-langkah praktis dan terstruktur untuk melatih teknis berbicara agar terdengar jelas, lugas, dan profesional: 1. Latihan Artikulasi dan Kejelasan Suara (Vocal Warm-up) Sebelum berbicara, organ vokal Anda perlu "dilemaskan" agar tidak mudah belibet atau cadel. Senam Mulut dan Lidah: Buka mulut lebar-lebar, lalu gerakkan rahang ke kanan dan ke kiri. Lanjutkan dengan melingkarkan lidah di dalam rongga mulut searah jarum jam dan sebaliknya. Ini membantu memperjelas pengucapan huruf konsonan (B, P, T, D, K, G). Latihan Diksi dan Vokal: Ucapkan rangkaian bunyi vokal dengan tegas (A - I - U - E - O) menggunakan rongga mulut yang terbuka sempurna. Tongue Twisters (Plesetan Lidah): Latih kelenturan lidah dengan kalimat cepat yang sulit, misalnya: "Kuku kuraku kaku, kaku kuku kuraku." "Ular keling melingkar di atas pagar bundar." 2. Mengatur Pernapasan Diafragma Suara yang bertenaga dan tidak mudah habis berasal dari perut (diafragma), bukan dari tenggorokan. Cara Melatihnya: Tarik napas melalui hidung secara perlahan. Rasakan bagian perut dan pinggang Anda mengembang (bukan dada yang naik). Saat menghembuskan napas atau berbicara, jaga agar perut perlahan mengempis kembali. Manfaat: Ini membuat suara Anda terdengar lebih bulat, mantap, dan Anda tidak akan kehabisan napas di tengah kalimat panjang. 3. Mengatur Tempo dan Menguasai Jeda (Pausing) Pembicara yang baik tahu kapan harus cepat dan kapan harus melambat. Latihan Membaca Paragraf dengan Variasi Kecepatan: Baca sebuah teks dengan kecepatan normal, lalu perlambat tempo saat sampai di bagian poin penting. Teknik Jeda (The Power of Pause): Latihlah diri Anda untuk berhenti sejenak (1 hingga 2 detik) alih-alih mengisi keheningan dengan kata "eee...". Jeda berfungsi untuk: 1. Memberi waktu bagi audiens mencerna informasi baru. 2. Memberi Anda waktu untuk menarik napas dan merangkai kalimat berikutnya. 4. Mengatur Intonasi dan Tekanan Suara (Vocal Variety) Monoton adalah musuh utama pendengar. Suara yang datar akan membuat audiens cepat bosan. Latihan Modulasi Suara: Cobalah membaca sebuah kalimat narasi dengan tiga emosi atau penekanan berbeda: Semangat/Antusias: Nada suara lebih tinggi dan bertenaga. Serius/Penting: Tempo diperlambat, suara lebih berat dan tegas. Ramah/Hangat: Nada suara lebih santai dan bersahabat. Berikan Tekanan Kata: Berikan penekanan pada kata kunci dalam kalimat. Contoh: "Kita harus menyelesaikan program ini tepat waktu," (tekan kata harus dan tepat waktu). 5. Simulasi dengan Perekam (Video/Audio) Ini adalah cara paling jujur untuk mengevaluasi diri sendiri. Rekam 1 Menit Berbicara: Pilih topik apa saja (misalnya menceritakan kegiatan hari ini), lalu rekam menggunakan kamera ponsel Anda. Evaluasi Berdasarkan 3 Poin Ini: 1. Artikulasi: Apakah setiap kata terdengar jelas atau ada yang bergumam? 2. Filler Words: Seberapa sering Anda mengucapkan "eee", "anu", atau "jadi"? 3. Bahasa Tubuh & Tatapan: Apakah mata Anda fokus ke lensa kamera (seperti menatap audiens) dan apakah postur tubuh Anda tegak?
Pada hari kamis tanggal 30 Juli tahun 2026 pukul 14.00 wib Ibu Ketua DWP UP Kecamatan Silau Laut mengikuti kegiatan rapat koordinasi kecamatan di Aula Kantor Camat Silau Laut.
Kegiatan pengukuhan pengurus DWP Kabupaten Rejang Lebong dan Kota Se- Provinsi Bengkulu via zoom pada hari Selasa tanggal dua puluh tujuh Oktober dua ribu dua puluh enam pukul 08.00 Wib sampai dengan selesai di ruang rapat sekda Kabupaten Rejang Lebong.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH DAN TENAGA KERJA KABUPATEN PAMEKASAN, Mengecek Pelatihan Merias Kemanten yang saat ini Pra OJK ,Yang di dampingi oleh Ibu IIn Hari Ibu Bayhaki dan Ibu Ika Yang di selnggarakan Oleh Dinas Koperasi Ukm dan naker di bagian Pelatihan Yang di Ikuti 16 Orang peserta dari Seluruh Kabupaten Pamekasan Pada Hari Kamis Tanggal 22 Oktober 2026. pukul 11.00 Wib Untuk Instrukturnya Dari Perias Terkenal Bapak Munifi Berikut adalah poin-poin penting mengenai Pelatihan Make Up. Tujuan utama : Untuk Mengembangkan Ilmu Mike Up bagi Pencari Kerja terutama bagi usia Produktif Bisa Menghasilkan uang Untuk Make Up tanpa harus Mempunyai salon (Tempat), sekarang musimnya Door To Door. Pak munifi Menambahkan Pelatihan Saat itu pada tahap cara Melukis Alis yang benar. Karena kesuksesan Mike Up Berpengaruh dengan Model Alis Contohnya Model Alis Daun MImba (Bahasa Madura), Model Tebal Shincan. Tergantung Kostum dan Bentuk wajah. Pelatihan yang di Laksanakan selama 16 hari dan setelah Ujian OJK akan mendapatkan Sertifikat dari Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah dan Tenaga Kerja dan Sertifikat dari Propinsi. Saat ini Pelatihan Merias banyak di minatin para pencari kerja dari para Ibu rumah tangga, para lulusan pencari kerja. Karena maraknya kegiatan rutin tahunan seperti ada karnaval, pawai, imtihanan selain acaran mantenan. Diharapkan setelah mendapat pelatihan ini para peserta bisa mengembnagkan Ilmunya ke masyarakat dan membangun Komunitas untk berbagi informasi.
DWP DISNAKERTRANS KABUPATEN BANJAR IKUT BERPARTISIPASI DALAM KEGIATAN SENAM PAGI Martapura, Jumat, 23 Oktober 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar turut berpartisipasi dalam kegiatan senam pagi yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan senam pagi ini menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif anggota DWP Disnakertrans Kabupaten Banjar dalam mendukung kegiatan positif di lingkungan kerja, sekaligus sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan kesehatan jasmani. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kebersamaan, kekompakan, serta semangat hidup sehat di antara para peserta. Selain bermanfaat bagi kesehatan, senam pagi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun suasana kerja yang lebih positif. DWP Disnakertrans Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi kesehatan, kebersamaan, dan peningkatan partisipasi anggota dalam kegiatan di lingkungan instansi. Sehat bersama, semangat berkarya, dan terus mempererat kebersamaan!
Dharma Wanita Persatuan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah melakukan kegiatan Anjangsana
A. Kegiatan
1. Bidang : Sosial Budaya
2. Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan
3. Kegiatan : Bantuan Sosial
4. Hari / Tanggal : Jumat, 23 Oktober 2026
5. Lokasi : RS Colombia, Semarang
6. Jam : 11.00 WIB
B. Tujuan Kegiatan
Pengurus DWP Dispora Jateng, dalam hal ini dihadiri oleh Ketua DWP , Ibu Triasih Aria Candra didampingi Pengurus mengunjungi salah satu Pengurus yaitu Ibu Theresia Lita yang akan melaksanakan tindakan operasi di RS Colombia. Ketua dan Pengurus hadir untuk memberikan dukungan dan doa agar proses operasi dilancarkan dan dapat segera pulih.
C. Hasil Kegiatan
Melalui kegiatan anjagsana ini, dapat menunjukkan bahwa DWP Dispora tidak hanya dalam kegiatan berorganisasi, tetapi juga menunjukkan rasa saling bersimpati di saat anggotanya mengalami sakit. Sehingga dapat mempererat hubungan diantara anggota DWP Dispora Jateng.
Ketua DWP Kecamatan Air Batu beserta Pengurus, Pada hari Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 08.00 wib s/d selesai, telah dilaksanakan kegiatan Senam Sehat Bersama yang bertempat di Halaman Pemerintah Desa Perkebunan Air Batu I/II. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Pengurus DWP UP Kecamatan Air Batu, Pengurus DWP Kecamatan Air Batu, serta masyarakat Desa Perkebunan Air Batu I/II. Kegiatan senam sehat ini menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara pengurus DWP dan masyarakat. Dengan tubuh yang sehat dan semangat yang positif, diharapkan dapat mendukung terciptanya masyarakat yang aktif, sehat, dan harmonis. Sehat bersama, bahagia bersama dan terus semangat menjaga kebugaran
LAPORAN E-REPORTING BIDANG SOSIAL BUDAYA I. IDENTITAS. 1. Nama Organisasi: DWP Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara 2. Bidang Pelaksana:*Bidang Sosial Budaya 3. Program Kerja: Program Kepedulian Sosial, Melayat 4. Judul Kegiatan: Melayat ke Rumah Duka Keluarga Anggota DWP 5. Hari/Tanggal: Rabu, 14 Oktober 2026 6. Waktu: 16.30 WIT s.d Selesai 7. Tempat / Alamat Duka: kelurahan Koloncucu, Ternate. 8. Yang Berduka: Orang Tua / Mertua dari Ibu ju riski 9. Jumlah yang Melayat: 3 Orang Pengurus DWP. 1. Ny. Subaya Rinto - wakil Ketua III 2. Ny. Lenny Rahmat - ketua biang Sosial Budaya 3. Ny. Delia Hijrah - Sekretaris. II. LATAR BELAKANG: Sesuai dengan program kerja Bidang Sosial Budaya DWP Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 pada bidang sosial kemasyarakatan yaitu memberikan perhatian, empati dan kepedulian sosial kepada anggota yang mengalami musibah / duka cita, maka Bidang Sosial Budaya melaksanakan kegiatan takziah / melayat ke rumah duka. Kegiatan ini merupakan wujud rasa kekeluargaan, solidaritas, empati dan kepedulian sosial DWP terhadap anggota yang sedang berduka atas meninggalnya Mertua dari Ibu ju riski anggota DWP Dinas ESDM. III. TUJUAN KEGIATAN: 1. Melaksanakan program kerja Bidang Sosial Budaya di bidang sosial kemasyarakatan / takziah 2. Sebagai bentuk rasa empati, kepedulian, belasungkawa dan solidaritas kepada anggota yang sedang mengalami musibah duka cita 3. Memberikan dukungan moral dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan sabar 4. Mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan antar anggota DWP Dinas ESDM 5. Mendoakan almarhum / almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT IV. URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN: 1. Bidang Sosial Budaya berkoordinasi dengan Ketua DWP dan seluruh pengurus setelah menerima informasi duka cita dari anggota. 2. Menyiapkan santunan duka cita dari kas Bidang Sosial Budaya sebagai bentuk belasungkawa. 3. Pelaksanaan Takziah: - Pengurus dan anggota DWP berangkat bersama menuju rumah duka yang beralamat di Kelurahan Koloncucu, Ternate. - Disambut oleh keluarga duka dan Ibu ju Riski - Ketua Bidang Sosial Budaya Ibu Lenni Rahmat menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas nama seluruh anggota DWP Dinas ESDM - Penyerahan santunan kepada keluarga duka sebagai bentuk kepedulian - Duduk bersama keluarga duka memberikan penguatan dan semangat - Kegiatan melayat berlangsung khidmat dan penuh haru V. HASIL KEGIATAN: 1. Terlaksananya program kerja Bidang Sosial Budaya yaitu takziah / melayat ke rumah duka keluarga anggota. 2. Tersampaikannya rasa belasungkawa dan kepedulian DWP Dinas ESDM secara langsung kepada Ibu Ju Riski dan keluarga yang sedang berduka. 3. Tersalurkannya santunan duka cita sebesar Rp. 300.000 dari kas Bidang Sosial Budaya sebagai bentuk tali asih dan kepedulian sosial. 4. Terjalinnya rasa empati, solidaritas dan kekeluargaan yang semakin erat antar anggota DWP. 5. Keluarga duka merasa terhibur, terharu dan berterima kasih atas perhatian dan kehadiran pengurus DWP Dinas ESDM. 6. Kegiatan berjalan lancar, tertib dan khidmat. VI. DOKUMENTASI: Terlampir foto takziah di rumah duka. VII. PENUTUP. Sekian Laporan melayat dari kami, semoga santunan yang diberikan dapat sedikit membantu oleh keluarga duka. Ketua. Hayatunnisa Abdul Karim. Pembuat Laporan. Delia Hijrah.
LAPORAN KEGIATAN PEKAN KEBUDAYAAN DAERAH DHARMA WANITA PERSATUANAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN (Ibu Keua Persatuan Dharma Wanita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Ibu dr. PUSPITA KURNIA SARI SEFZA DORIS) BAB I — PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebudayaan merupakan jati diri bangsa yang harus dijaga, dilestarikan, dan ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus. Sebagai wujud dukungan terhadap pelestarian kekayaan budaya daerah serta pembinaan minat dan bakat peserta didik, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wadah bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam mengenal, mencintai, serta menampilkan kekayaan budaya luhur daerah. 1.2 Maksud dan Tujuan Memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya daerah kepada generasi muda. Mengembangkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa jenjang SD dan SMP. Mempererat silaturahmi antar sekolah, guru, orang tua, serta seluruh warga lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Meningkatkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya daerah dan bangsa. Menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam pembinaan pendidikan dan kebudayaan. 1.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Hari / Tanggal Sabtu, 17 Oktober 2026 Waktu Pukul 08.00 s.d. 16.00 WIB Tempat Palembang Square (PS) Mall Palembang 2.4 Materi dan Kekhasan Kegiatan Pentas seni menampilkan tarian khas daerah, alat musik tradisional, dan cerita rakyat. Pameran karya siswa berupa hasil kreasi budaya yang dibuat sendiri di sekolah. Lomba dirancang merata untuk jenjang SD maupun SMP agar semua dapat berpartisipasi. Didampingi langsung oleh anggota Dharma Wanita DIKBUD dalam pembinaan dan pendampingan peserta. BAB III — EVALUASI DAN KESIMPULAN 3.1 Hasil yang Dicapai Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Antusiasme siswa SD dan SMP sangat tinggi; peserta tampil percaya diri dan bangga menampilkan budaya daerah. Terjalin kerja sama yang baik antara Dharma Wanita, guru, sekolah, dan pihak dinas. Peserta didik semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerah. Rasa persaudaraan antar sekolah semakin erat melalui partisipasi bersama. 3.2 Kendala yang Dihadapi Ruang pameran masih terbatas sehingga penataan karya perlu diatur lebih rapi. Beberapa sekolah agak terlambat tiba di lokasi karena jarak tempuh. Keterbatasan dana untuk menyediakan seragam atau perlengkapan penampilan secara serentak. 3.3 Usulan dan Harapan Menetapkan jadwal lebih awal agar sekolah dapat mengatur waktu keberangkatan. Menambah ruang atau area pameran agar semua karya dapat ditampilkan secara lengkap. Mengalokasikan dana pendampingan untuk pembinaan kelompok seni budaya sekolah. Kegiatan ini dijadikan agenda rutin tahunan dengan skala yang lebih luas. 3.4 Kesimpulan Pekan Kebudayaan Daerah berjalan sukses dan bermanfaat besar bagi pembinaan karakter serta pelestarian budaya di kalangan siswa SD dan SMP. Partisipasi yang tinggi menunjukkan kesadaran generasi muda untuk menjaga warisan budaya tetap kuat. Diharapkan semangat ini terus dijaga dan ditingkatkan pada kegiatan mendatang. BAB IV — PENUTUP Demikian laporan kegiatan ini kami buat sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Atas dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala sekolah, guru, yang telah menyukseskan kegiatan ini, kami ucapkan terima kasih.