e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/200176.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lahat > DWP Dinas Perpustakaan

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-07-2026

Pada Hari jumat, 16 juli 2026 pukul 11.00 wib s/d selesai. Ibu ketua DWP Dinas Perpustakaan ( Ny.Devi Firdaus )Mengadakan Pertemuan Rutin Bulanan untuk mengevaluasi dan memberikan wejangan kepada Ibu DWP Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kab. Lahat guna meningkatkan kinerja dan Wacana yang akan di garap oleh Ibu-Ibu DWP DISPUSIP agar berjalan dengan yang di inginkan, tak hanya pertemuam rutin bulanan biasa, Kegiatan Ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi dan kekompakan serta kerjasama dalam berhubungan sesama ibu DWP DISPUSIP, hal ini juga merupakan momen yang samgat di tunggu oleh ibu DWP lainnya karna mereka dapat saling betegur sapa, mengobrol dam selalu menjalin silaturahmi dengan baik. Kegiatan ini bertempatan di Ruang Kerja Ibu DWP Dinas Perpustakaan dan kearsipan. Yang mana ibu DWP yang hadir yakni Ny. Ayu Endro, Ny. Ayikk Goga, Ny. Mira Zena

../images/kegiatan/200175.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KB KAB. SUMENEP

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 01-08-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas kesehatan Pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Sumenep telah melakukan kegiatan Bidang sosial budaya program ketahanan keluarga sub program iman takwa yaitu melakukan kegiatan Sholat Tahajjud, Sholat Subuh Berjamaah dan Pengajian Surah Al-Waqiah Catatan cerita dari sekretaris tentang kegiatan iman takwa : Pada Sabtu dini hari, 01 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 WIB, suasana di Masjid Madinah, Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan masih terasa sejuk dan tenang. Di tengah suasana pagi yang masih sunyi, sebanyak 12 orang pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep mulai berkumpul bersama 10 orang jamaah untuk mengisi waktu sebelum Subuh dengan kegiatan ibadah. Sebagai sekretaris DWP, saya melihat kegiatan ini bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami memulai kegiatan dengan melaksanakan sholat Tahajjud secara bersama-sama. Setelah itu, sambil menunggu masuknya waktu Subuh, kami mengisi waktu dengan berdzikir, beristighfar, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan memperbanyak shalawat. Suasana menjadi semakin khusyuk karena kegiatan dilakukan dalam keadaan masjid yang tenang dan masih sepi. Waktu menunggu Subuh juga dimanfaatkan untuk melakukan refleksi diri. Kami berdoa agar keluarga selalu diberikan kesehatan, ketenangan, dan keberkahan, serta memohon kelancaran dalam menjalankan tugas dan kegiatan DWP. Momen seperti ini terasa sederhana, tetapi justru memberikan ruang bagi kami untuk saling menguatkan dan membangun kebersamaan melalui ibadah. Ketika waktu Subuh tiba, kami bersama jamaah melaksanakan sholat Subuh berjamaah. Setelah selesai sholat, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian Surah Al-Waqiah yang dipimpin oleh Ibu Watik dari Bidang Sosial Budaya DWP Dinas Kesehatan P2KB. Pembacaan dilakukan bersama-sama dengan suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan. Surah Al-Waqiah memiliki keistimewaan karena banyak mengingatkan manusia tentang kehidupan akhirat, khususnya mengenai kepastian datangnya hari kiamat dan keadaan manusia setelah kehidupan dunia. Surah ini juga menggambarkan tiga golongan manusia di akhirat, yaitu golongan yang paling dahulu beriman dan berbuat baik, golongan kanan, serta golongan kiri. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperbaiki diri, memperbanyak amal baik, dan tidak hanya mengejar kehidupan dunia. Dalam pengajian tersebut, kami juga diingatkan bahwa membaca Al-Qur'an sebaiknya tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga diikuti dengan memahami makna dan mengamalkan pesan yang terkandung di dalamnya. Surah Al-Waqiah mengajarkan pentingnya meningkatkan keimanan, bersyukur atas nikmat Allah, serta mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat. Bagi kami, rangkaian kegiatan sejak Tahajjud, Subuh berjamaah hingga pengajian Al-Waqiah menjadi awal yang baik untuk memulai hari. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara pengurus DWP dengan jamaah Masjid Madinah. Kebersamaan yang terbangun dalam suasana ibadah membuat kegiatan terasa lebih dekat, hangat, dan penuh makna. Sebagai sekretaris DWP, saya merasakan bahwa kegiatan sederhana seperti ini justru memberikan pengalaman yang berkesan. Kami datang bersama-sama, beribadah bersama, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan pulang dengan hati yang lebih tenang. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus menjadi bagian dari upaya DWP Dinas Kesehatan P2KB untuk membangun keluarga yang sehat secara jasmani sekaligus kuat secara rohani.

../images/kegiatan/200174.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lahat > DWP BPKAD

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-08-2026

Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 08.00 wib s.d selesai bertempat dihalaman kantor BPKAD Lahat. Seluruh pegawai dan staf, Ibu-ibu Dharmawanita Persatuan beserta anak-anak kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten Lahat mengikuti lomba-lomba dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 81. Lomba ini untuk mempererat tali silaturrahmi dan keakraban antara pegawai dan ibu-ibu Dharmawanita persatuan kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten Lahat. Berbagai lomba khas 17 an diantaranya lomba kelereng, lomba joget balon berpasangan, lomba memasukan paku kedalam botol, lomba makan kerupuk. Dresscode kode perlombaan ini memakai nuansa merah putih untuk menunjukkan rasa kebanggaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dan nasionalisme terhadap bangsa Indonesia. Kegiatan ini ditutup dengan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba serta foto bersama.

../images/kegiatan/200173.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KB KAB. SUMENEP

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 07-08-2026

LOMBA MENYANYI LAGU DAERAH NUSANTARA DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN SUMENEP TELAH MELAKUKAN KEGIATAN BIDANG PENDIDIKAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL SUB PROGRAM PERLOMBAAN A. KETERANGAN KEGIATAN 1. Nama Kegiatan: Lomba Menyanyi Lagu Daerah Nusantara 2. Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumenep 3. Peserta: DWP Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep 4. Dalam rangka: Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 5. Bentuk kegiatan: Lomba menyanyi lagu Nusantara secara berkelompok 7.Jumlah anggota tim: 7 orang, terdiri dari 1 Ketua UP DWP dan 6 anggota DWP. 8. Hari, tanggal : Jum'at, 07 Agustus 2026 9. Pukul : 08.00 - 09.00 WIB B. LATAR BELAKANG Lomba menyanyi lagu daerah Nusantara tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anggota DWP untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Melalui kegiatan ini, anggota DWP Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep dapat berlatih bersama, membangun kekompakan, mengembangkan kreativitas dan menampilkan seni budaya daerah dalam bentuk yang menarik. Selain kemampuan vokal, anggota DWP Dinas kesehatan P2KB juga dapat mengembangkan kreativitas melalui aransemen, koreografi, kostum, ekspresi, serta properti. C. MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan: 1. Memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. 2. Menumbuhkan rasa cinta dan apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara. 3. Mengembangkan bakat dan kemampuan seni anggota DWP. 4. Meningkatkan kreativitas anggota melalui seni musik dan penampilan. D. MATERI LOMBA Terdapat ketentuan lomba yang telah ditentukan oleh panitia yang harus diperhatikan oleh tim DWP dinas kesehatan P2KB yaitu: 1. Ada 10 lagu yang dapat dipilih diantaranya : Karaben Sape – Jawa Timur, Tanduk Majeng – Jawa Timur, Jaranan – Jawa Tengah, Manuk Dadali – Jawa Barat, Angin Mamiri – Sulawesi Selatan, Bungong Jeumpa – Aceh, Pakarena – Sulawesi Selatan, Ampar-Ampar Pisang – Kalimantan Selatan, Sajojo – Papua, Yamko Rambe Yamko – Papua. 2. Lagu dibawakan menggunakan bahasa asli daerah dan Lirik lagu tidak diperbolehkan untuk diubah. 3. Aransemen lagu diperbolehkan selama tidak menghilangkan karakter lagu daerah. 4. Durasi penampilan maksimal 5 menit, termasuk intro dan ending. E. PELAKSANAAN KEGIATAN 1. Pengambilan Video Pengambilan video diikuti oleh 7 orang peserta. Seluruh peserta menggunakan busana kebaya sebagai bagian dari penampilan sekaligus untuk memberikan kesan anggun dan memperkuat nuansa budaya pada lagu yang dibawakan. Sebelum pengambilan video, para peserta melakukan persiapan vokal dan menyelaraskan kembali pembagian suara serta penampilan. Bapak Slamet selaku pelatih vokal turut hadir untuk memberikan arahan dan memastikan peserta dapat membawakan lagu dengan nada, tempo, artikulasi, harmonisasi, dan penghayatan yang baik. Untuk mengiringi penampilan, lagu “Tanduk Majeng” diputar menggunakan musik yang tersedia melalui YouTube. Para peserta kemudian bernyanyi mengikuti musik tersebut secara bersama-sama. Selain latihan vokal, koreografi juga dipersiapkan dan disesuaikan dengan alur serta karakter lagu, sehingga gerakan, ekspresi, dan perpindahan posisi dapat terlihat selaras dengan musik dan penampilan vokal. Proses pengambilan video dilakukan oleh tim dokumentasi, yaitu Ibu Arum dan Ibu Retty. Pengambilan dilakukan dengan memperhatikan posisi seluruh peserta agar dapat terlihat dengan jelas dan penampilan kelompok dapat terekam secara utuh. 2. Pengiriman Video Video yang terbaik dikirim melalui Instagram DWP Dinas kesehatan P2KB dengan menambahkan Instagram kolaborator DWP Kabupaten Sumenep. Pengiriman Video telah berdasarkan ketentuan yaitu Resolusi Full HD 1080p, Kamera landscape, Durasi sebanyak 4 menit 20 detik, direkam langsung secara live dalam satu kesatuan, tidak ada editing vokal ataupun video, tidak menggunakan filter suara, seluruh anggota tim terlihat dalam video terkhusus ibu Ketua DWP Dinas kesehatan P2KB berada dalam tengah frame. F. KEJUARAAN LOMBA Hasil lomba didapatkan juara yaitu : Platinum A 1. Inspektorat 2. Sekda 3. DPMD Platinum B 1. Kecamatan Kalianget, 2. BPS, 3. Kecamatan Kota Gold A 1. Setwan, 2. Disdukcapil, 3. Perkimhub. Gold B 1. Kecamatan Lenteng, 2. RSUD, 3. Kecamatan Saronggi G. PENUTUP Secara keseluruhan, Lomba Menyanyi Lagu Daerah Nusantara menjadi kegiatan yang memberikan ruang bagi anggota DWP Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep untuk berkarya, berkreasi dan membangun kekompakan. Hal yang utama dari kegiatan Lomba adalah persaingan secara sehat. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi kebersamaan, kekompakan, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti lomba. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya, meningkatkan kemampuan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

../images/kegiatan/200172.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Bolaang Mongondow Timur > DWP INSPEKTORAT DAERAH

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 16-08-2026

Dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke-81thn,Keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Boltim mengikuti kegiatan jana sehat yang diadakan oleh pemerintah Boltim.Kegiatan ini d laksanakan pada hari sabtu,15 agustus 2026 yang berlokasi di jalur 2 tutuyan boltim.Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh pegawai OPD dan Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Boltim.kegiatan ini guna untuk menjaga kesehatan jasmani serta memper erat tali silaturahmi antar anggota.Acara di pimpin langsung oleh Bapak Bupati Boltim.acara berjalan lancar dan penuh hikmah.

../images/kegiatan/200171.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV SULAWESI SELATAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 16-08-2026

Bulukumba — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba marsufa rafiq, mendampingi ketua PKK Kabupaten Bulukumba Herfida Muhtar bersama para ibu Forkopimda memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan menyumbangkan lagu dalam Lomba Sambung Lagu yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026 ba' da isya , di pelataran Gedung Phinisi Kabupaten Bulukumba ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-81. Partisipasi Ketua DWP Kemenag Bulukumba bersama ibu-ibu Forkopimda menambah semarak suasana perlombaan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba menghadirkan ruang silaturahmi sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Tambahkan juga kalimat bahwa masyarakat sangat terhibur, disamping iti Bapak Bupati Bulukumba , Kakankemenag bulukumba beserta forkopimda juga menyumbang 3 buah lagu Ketua DWP Kemenag Bulukumba Meriahkan Lomba Sambung Lagu HUT ke-81 RI Bulukumba — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba bersama para ibu Forkopimda turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan menyumbangkan lagu dalam Lomba Sambung Lagu yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di pelataran Gedung Phinisi Kabupaten Bulukumba ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-81. Suasana perlombaan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Penampilan Ketua DWP Kemenag Bulukumba bersama ibu-ibu Forkopimda sukses menghibur masyarakat yang hadir. Antusiasme penonton terlihat dari sorak sorai dan tepuk tangan yang mengiringi setiap penampilan, sehingga menjadikan acara semakin semarak. Tak hanya itu, Bupati Bulukumba, Andi Muhtar Ali Yusuf , Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, Abdul Rafik bersama jajaran Forkopimda juga turut menyumbangkan tiga buah lagu, yang semakin menyemarakkan suasana dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

../images/kegiatan/200170.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KB KAB. SUMENEP

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 06-08-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN SUMENEP TELAH MELAKUKAN KEGIATAN BIDANG PENDIDIKAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL, SUB PROGRAM PELATIHAN YAITU PELATIHAN MENYANYI LAGU NUSANTARA A. Keterangan Kegiatan 1. Nama Kegiatan: Pelatihan Menyanyi Lagu Nusantara 2. Tanggal: 3-6 Agustus 2026 3. Tempat: Ruang Pertemuan Sekretaris Dinas Kesehatan P2KB dan Ruang Pertemuan Labkesda Lantai 2, Jalan Adi Poday, Sumenep 4. Mentor: Bapak Selamet, salah satu guru vokal di Sumenep Ketua Tim: Ny. Susmarlina Nur Insan 5. Jumlah Tim: 7 orang pengurus DWP Dinas Kesehatan P2KB B. Latar Belakang Dalam rangka mengikuti lomba menyanyi lagu Nusantara, Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep membentuk tim untuk mempersiapkan penampilan sebaik mungkin. Lagu yang dipilih adalah “Tanduk Majeng”, salah satu lagu daerah Madura yang sangat dikenal. Lagu ini dipilih karena selain memiliki karakter yang kuat dan cocok untuk dibawakan secara berkelompok, tim juga ingin menunjukkan rasa bangga dan cinta terhadap lagu serta budaya daerah Madura. C. Peserta dan Pembagian Suara Tim terdiri dari tujuh orang pengurus DWP Dinas Kesehatan P2KB, yaitu: Ny. Susmarlina Nur Insan – Ketua Tim sekaligus Ketua DWP Dinas Kesehatan P2KB; Ny. Olivia; Ny. Eva; Ny. Ervina; Ny. Adis; Ny. Nelly; dan Ny. Watik. D. Uraian Kegiatan Hari pertama pelatihan diawali dengan pengenalan lagu Tanduk Majeng secara lebih mendalam. Bapak Selamet yang merupakan salah satu guru vokal di Sumenep, terlebih dahulu memberikan arahan mengenai karakter lagu, ketepatan nada, tempo, pengucapan lirik, serta teknik dasar yang perlu diperhatikan oleh masing-masing peserta. Pada tahap awal, peserta menyanyikan lagu secara bersama-sama. Dari proses tersebut, mentor kemudian melakukan pengamatan terhadap karakter dan kemampuan vokal masing-masing anggota. Setiap peserta memiliki warna suara dan kemampuan yang berbeda. Perbedaan tersebut kemudian tidak dipandang sebagai hambatan, tetapi justru menjadi potensi yang dapat disatukan untuk menghasilkan harmonisasi suara. Setelah melakukan pengamatan, Bapak Selamet membagi tim menjadi dua kelompok suara, yaitu suara 1 dan suara 2. Suara 1 terdiri atas: Ny. Susmarlina Nur Insan; Ny. Olivia; Ny. Eva; dan Ny. Nelly. Suara 2 terdiri atas: Ny. Ervina; Ny. Adis; dan Ny. Watik. Pembagian suara tersebut menjadi awal dari proses latihan yang lebih serius. Para anggota mulai belajar bahwa bernyanyi dalam kelompok tidak cukup hanya dengan mengandalkan suara masing-masing. Setiap orang harus mampu menyesuaikan diri, mendengarkan suara anggota lain, menjaga tempo, serta mengikuti arahan agar dua kelompok suara dapat menyatu menjadi sebuah harmonisasi yang indah. Pada hari-hari berikutnya, latihan dilakukan secara bertahap. Masing-masing kelompok suara berlatih bagian vokalnya terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan latihan bersama. Beberapa bagian lagu diulang berkali-kali untuk mendapatkan ketepatan nada dan keseragaman pengucapan. Mentor juga memberikan koreksi ketika terdapat nada yang kurang tepat, tempo yang belum seragam, maupun bagian lagu yang belum terdengar menyatu. Suasana latihan berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan. Sesekali muncul rasa lelah ketika bagian tertentu harus diulang, namun hal tersebut justru menjadi bagian dari proses pembelajaran. Para anggota saling menyemangati dan membantu satu sama lain agar setiap bagian dapat dikuasai dengan baik. Latihan juga menjadi ruang bagi para pengurus untuk belajar lebih sabar dan disiplin. Setiap anggota dituntut untuk hadir, berlatih, dan memperhatikan arahan mentor. Dari proses tersebut tumbuh kesadaran bahwa hasil yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan seluruh tim. Memasuki hari terakhir, latihan difokuskan pada penyatuan seluruh bagian lagu. Suara 1 dan suara 2 mulai menyanyikan bagian masing-masing secara utuh dengan memperhatikan harmoni, dinamika, tempo, ekspresi, dan penghayatan terhadap lagu. Pada tahap ini, Tanduk Majeng tidak lagi hanya terdengar sebagai sebuah lagu yang dinyanyikan bersama, tetapi mulai menjadi sebuah penampilan yang memiliki karakter. Nuansa khas Madura semakin terasa ketika para anggota mulai memahami makna dan semangat yang terkandung dalam lagu tersebut. Bagi seluruh anggota tim, proses selama empat hari tersebut menjadi pengalaman yang berharga. Latihan tidak hanya meningkatkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga mempererat hubungan antar pengurus DWP. Dari sebuah lagu daerah, tumbuh semangat untuk bersama-sama menjaga budaya, meningkatkan kemampuan diri, dan membawa nama baik DWP Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep. E. Hasil yang Dicapai Pelatihan selama empat hari menghasilkan beberapa perkembangan, yaitu: 1. Tim memiliki pembagian suara yang jelas antara suara 1 dan suara 2. 2. Anggota semakin memahami teknik dasar bernyanyi dan cara menjaga nada serta tempo. 3. Kekompakan dan harmonisasi suara semakin baik. 4. Anggota lebih percaya diri dalam membawakan Tanduk Majeng. 4. Tim menjadi lebih siap untuk mengikuti lomba menyanyi lagu Nusantara dengan membawa lagu daerah Madura sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya daerah.

../images/kegiatan/200169.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lahat > DWP Dalduk & KB

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 16-08-2026

Lahat. Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 10.00 s/d 11.00 wib di Desa Selawi Kecamatan Lahat Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lahat bertakziah ke rumah almarhum H. Mulus Akbar bin H. Albias. Almarhum H. Mulus Akbar terakhir bekerja di Bagian Kesra Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Lahat. Beliau selama bekerja dikenal baik dan memiliki kinerja yang bagus,”ujar Bupati Lahat Bursah Zarnubi di sela sambutan beliau. Kita doakan semoga almarhum husnul khotimah, diterima segala amal ibadahnya selama hidupnya, “lanjut Pak Bursah. Turut hadir juga Sekretaris Daerah Bapak Izromaita, Kapolres Lahat, Dandim, Ketua DWP Kabupaten Ibu Vidyawati Izromaita beserta pengurus. Pada kesempatan ini Ketua DWP Kabupaten Ibu Vidyawati Izromaita didampingi pengurus DWP Kabupaten Ny Farida Yahya dan Ny Rinda Hadi Sudihadi memberikan sumbangan duka untuk ahli musibah yang diterima oleh Ibu Erma Mulus Akbar.

../images/kegiatan/200168.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lumajang > SKPD Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman

  • Oleh: Sekretariat
  • 12-08-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lumajang

Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lumajang telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretaris
Program : Pembinaan Hubungan Keluar - Seminar

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lumajang
2. Hari / Tanggal : Rabu, 12 Agustus 2026
3. Waktu : Pukul 08.30 s/d 12.30 WIB
4. Peserta : 2 anggota (DWP DPKP)
5. Lokasi : Zoom Meeting
6. Acara : Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan DWP yang baik dan benar serta Literasi Keuangan
7. Narasumber : Ny. Hatipah Haroen Al Rasjid, SH., L.L.M. dan Ny. Heru Rizky Jiwayani (Ririez) Vice President Government Businesss Head PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk

Susunan Acara :
1. Registrasi
2. Pembukaan Acara
3. Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia raya dan Mars DWP
4. Do’a
5. Sambutan Ketua Umum DWP sekaligus membuka acara
6. Penyerahan simbolis kepada donatur #DWP Peduli
7. Penyerahan Piagam Peserta Charity Bazar
8. Sesi I – Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan DWP yang baik dan benar
9. Diskusi Tanya Jawab
10. Sesi II – Smart Invesment With Livin Investasi
11. Diskusi
12. Tanya Jawab

Sambutan Ibu Ketua Umum DWP, Ida Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pemahaman keuangan penting bagi pengurus dalam menjalankan organisasi secara profesional. Materi yang diberikan juga mencakup pemahaman mengenai investasi yang tepat dan bijak. “Melalui literasi keuangan, para pengurus mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar serta pemahaman investasi yang cerdas.

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan DWP (Dharma Wanita Persatuan) pada dasarnya bertujuan membekali pengurus/bendahara agar mampu mencatat, mengelompokkan, mengolah, dan menyajikan seluruh transaksi keuangan organisasi secara tertib, transparan, akuntabel, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
1. PENGERTIAN DAN TUJUAN LAPORAN KEUANGAN DWP
Laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses pencatatan transaksi keuangan organisasi selama periode tertentu. Laporan ini memberikan informasi mengenai :
• dari mana uang organisasi diperoleh;
• untuk apa uang digunakan;
• berapa saldo kas yang tersedia;
• aset yang dimiliki organisasi;
• kewajiban yang masih harus dibayar;
• kondisi keuangan organisasi pada akhir periode.
Bagi DWP, laporan keuangan bukan sekadar formalitas administrasi. Laporan tersebut menjadi alat pertanggungjawaban pengurus kepada anggota dan organisasi.
Tujuan utamanya adalah :
1. Akuntabilitas - setiap penerimaan dan pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan.
2. Transparansi - anggota dapat mengetahui kondisi dan penggunaan dana organisasi.
3. Pengendalian keuangan - mencegah kesalahan, pemborosan, dan penggunaan dana yang tidak semestinya.
4. Perencanaan kegiatan - membantu pengurus menentukan apakah suatu kegiatan dapat dilaksanakan sesuai kemampuan keuangan.
5. Evaluasi organisasi - dapat diketahui apakah pengelolaan keuangan berjalan efektif.
6. Dokumentasi - seluruh transaksi memiliki jejak administrasi yang jelas.
2. PRINSIP DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN DWP
Dalam pelatihan, peserta perlu memahami prinsip-prinsip dasar berikut.
a. Tertib
Setiap transaksi harus dicatat secara teratur dan tidak ditunda terlalu lama.
Misalnya, setelah menerima iuran anggota, penerimaan tersebut segera dicatat dalam buku kas.
b. Transparan
Informasi keuangan harus dapat dijelaskan kepada pihak yang berwenang dan anggota sesuai mekanisme organisasi.
c. Akuntabel
Setiap penggunaan uang harus mempunyai alasan yang jelas dan didukung bukti transaksi.
d. Efektif dan efisien
Dana organisasi digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan, bukan untuk pengeluaran yang tidak diperlukan.
e. Konsisten
Cara pencatatan yang digunakan sebaiknya diterapkan secara konsisten dari periode ke periode sehingga laporan mudah dibandingkan.
f. Berbasis bukti
Setiap transaksi sebaiknya mempunyai dokumen pendukung, seperti :
• kuitansi;
• nota;
• invoice;
• bukti transfer;
• tanda terima;
• daftar penerimaan;
• surat keputusan atau dokumen kegiatan jika diperlukan.
3. SIKLUS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
Peserta pelatihan perlu memahami bahwa laporan keuangan tidak langsung dibuat begitu saja. Ada siklus pengelolaan keuangan :
Transaksi - Bukti transaksi - Pencatatan - Pengelompokan - Rekapitulasi - Penyesuaian - Penyusunan laporan - Pemeriksaan - Pertanggungjawaban
4. MENGENAL JENIS TRANSAKSI KEUANGAN DWP
Peserta harus mampu membedakan berbagai jenis transaksi.
• Penerimaan, Contohnya:
- iuran anggota;
- sumbangan;
- bantuan;
- penerimaan kegiatan;
- hasil usaha organisasi apabila ada;
- penerimaan lainnya yang sah.
• Pengeluaran, Contohnya:
- konsumsi rapat;
- ATK;
- transportasi;
- biaya kegiatan;
- biaya administrasi;
- pembelian perlengkapan;
- bantuan sosial;
- dokumentasi;
- biaya lainnya sesuai ketentuan organisasi.
• Transfer antar rekening/kas, Misalnya uang dipindahkan dari rekening bank DWP ke kas untuk kebutuhan kegiatan. Ini harus dibedakan dari pendapatan agar tidak terjadi pencatatan penerimaan ganda.

Smart Investment with Livin’ Investasi adalah konsep edukasi dan layanan investasi yang mengajak masyarakat untuk berinvestasi secara cerdas, mudah, terencana, dan sesuai dengan kemampuan serta profil risikonya melalui fitur investasi pada aplikasi Livin’ by Mandiri. Melalui Livin’ Investasi, nasabah dapat mengakses beberapa produk investasi, antara lain reksa dana dan Surat Berharga Negara (SBN), sementara investasi saham dapat diakses melalui Growin’ by Mandiri Sekuritas yang terhubung dengan ekosistem Livin’. Makna “Smart Investment” Kata Smart dalam Smart Investment bukan berarti investasi yang selalu menghasilkan keuntungan besar. Maksudnya adalah investor mampu mengambil keputusan berdasarkan:
1. Tujuan keuangan - mengetahui untuk apa uang tersebut diinvestasikan.
2. Jangka waktu - menentukan kapan dana akan digunakan.
3. Profil risiko - mmengetahui seberapa besar risiko yang mampu ditanggung.
4. Pemilihan produk - memilih investasi yang sesuai dengan kondisi keuangan.
5. Diversifikasi - tidak bergantung pada satu jenis investasi saja.
6. Kedisiplinan - melakukan investasi secara teratur.
7. Pemahaman risiko - menyadari bahwa investasi dapat mengalami kenaikan maupun penurunan nilai.
Jadi, Smart Investment with Livin’ Investasi adalah upaya untuk menggabungkan pengetahuan investasi dengan kemudahan teknologi digital agar masyarakat dapat mengelola dan mengembangkan keuangannya secara lebih terencana.

../images/kegiatan/200167.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Halmahera Tengah > BAPENDA

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-08-2026

DWP Unsur Pelaksana Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Halmahera Tengah mengikuti Program Bidang Sosial Budaya yakni program kerja Ketahanan Keluarga dengan nama Kegiatan Iman dan Takwa sebagai berikut: 1. Kegiatan : Pengajian Rutin yang dilaksanakan setiap bulan oleh DWP Kabupaten Halmahera Tengah, 2. Hari/tanggal kegiatan : Jumat, 7 Agustus 2026, 3. Waktu pelaksanaan : Pukul 14.00 Wit sampai selesai, 4. Tempat : di Aula Sekretariat PKK DWP

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID