Dharma Wanita Persatuan BPS Kabupaten Kebumen
Laporan : DWP BPS Kabupaten Kebumen Mengikuti Pertemuan Rutin dan DWP Sharing BPS Provinsi Jawa Tengah
Bidang : Sekretariat
Program : Pembinaan Hubungan Keluar
Keterangan Program : Pertemuan Rutin dan DWP Sharing BPS se-Jawa Tengah
Hari/tanggal : Rabu, 2 September 2026
Waktu : 09.30 s.d. selesai
Lokasi : : Aula Lantai 5, Kantor BPS Provinsi Jawa Tengah
Agenda Utama:
Ringkasan Materi Kegiatan
Kegiatan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah telah dilaksanakan dengan khidmat, lancar, dan penuh produktivitas. Acara penting ini dihadiri oleh 21 Orang Ketua DharmaWanita Persatuan BPS Kabupaten Kota se Jawa Tengah dengan tujuan utama mempererat tali silaturahmi, melakukan penyegaran organisasi, serta menyelaraskan persepsi mengenai program kerja strategis yang akan dihadapi ke depan. Momentum ini menjadi tonggak baru bagi kepengurusan DWP untuk bergerak lebih dinamis, solutif, dan berdampak nyata bagi seluruh keluarga besar BPS maupun masyarakat luas.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi formal serah terima kepengurusan Iesdati BPS Provinsi Jawa Tengah dari kepengurusan lama kepada kepengurusan yang baru. Prosesi serah terima jabatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah simbol keberlanjutan organisasi dan estafet tanggung jawab dalam menjalankan roda kelembagaan DWP. Melalui kepengurusan yang baru ini, diharapkan komitmen, dedikasi, serta semangat inovasi dapat terus dipelihara dan ditingkatkan demi memajukan organisasi. Penyegaran dalam struktur organisasi ini juga diharapkan mampu membawa energi positif, ide-ide segar, serta perspektif baru yang dapat mengoptimalkan efektivitas kerja organisasi dalam mendukung program-program internal maupun eksternal.
Setelah prosesi serah terima jabatan selesai dilaksanakan, agenda utama langsung dilanjutkan dengan sesi sosialisasi dan penjelasan mendalam mengenai materi DTSEN. Materi DTSEN ini merupakan hal krusial yang sangat perlu dipahami secara komprehensif oleh seluruh anggota Dharma Wanita BPS selaku bagian yang tidak terpisahkan dari institusi BPS itu sendiri. Pemahaman yang kuat mengenai DTSEN ini menjadi fondasi penting agar setiap anggota memiliki kesadaran kolektif terhadap nilai-nilai, tugas, dan visi yang dibawa oleh BPS. Anggota DWP tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai duta institusi yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga reputasi dan mendukung penyebarluasan informasi statistik yang benar.
Lebih lanjut, sosialisasi DTSEN ini memiliki dimensi strategis yang lebih luas ketika para anggota DWP berada di tengah-tengah lingkungan masyarakat umum. Seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan BPS diharapkan dapat memberikan peran aktif dan kontribusi nyata dalam menjelaskan tentang DTSEN kepada masyarakat di lingkungan sekitar mereka. Penjelasan tersebut tentunya harus disampaikan sesuai dengan porsinya masing-masing, serta dikomunikasikan dengan bahasa yang sederhana, luwes, dan adaptif sesuai dengan kondisi sosial budaya yang ada di lapangan. Dengan cara ini, anggota DWP dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara BPS dan masyarakat luas, membantu meminimalkan kesalahpahaman informasi, serta meningkatkan literasi statistik di tingkat keluarga dan komunitas.
Memasuki agenda berikutnya, acara diisi dengan kegiatan interaktif bertajuk “DHARMA WANITA PERSATUAN sharing”. Pada sesi yang penuh dengan kehangatan dan keterbukaan ini, Ibu Jamilah Ali Said selaku narasumber utama menyampaikan pemaparan materi yang sangat mendalam mengenai peran hakiki dari Dharma Wanita Persatuan. Beliau menegaskan bahwa DWP pada dasarnya merupakan sebuah wadah silaturahmi yang sangat strategis bagi antar-anggota. Melalui wadah ini, diharapkan ikatan kekeluargaan yang kokoh dapat terbangun, sehingga mampu memberikan dukungan moral dan psikologis yang maksimal dalam menopang pelaksanaan tugas suami yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pusat Statistik. Dukungan yang harmonis dari dalam keluarga diyakini akan berkorelasi positif terhadap peningkatan kinerja, integritas, dan profesionalitas para suami dalam mengabdi kepada negara.
Di samping menekankan pentingnya peran domestik dan dukungan keluarga, Ibu Jamilah Ali Said juga menyoroti dinamika internal dalam kehidupan berorganisasi. Beliau memaparkan bahwa di dalam sebuah organisasi, munculnya berbagai macam hambatan, kendala, dan tantangan merupakan hal yang wajar dan tidak dapat dihindari. Namun, yang terpenting adalah bagaimana organisasi tersebut merespons tantangan yang ada. Hambatan dan solusi harus dipandang sebagai dua hal yang dapat berjalan beriringan melalui penguatan sinergi, komunikasi yang intensif, serta kolaborasi yang solid di antara seluruh jajaran pengurus. Pengurus tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus bergerak sebagai satu kesatuan tim yang saling melengkapi demi mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan bersama.
Sejalan dengan semangat penguatan internal tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan BPS Provinsi Jawa Tengah juga memberikan arahan khusus terkait tingkat keaktifan anggota. Pengurus diinstruksikan untuk secara cermat mengoptimalkan segala potensi yang ada di dalam organisasi dan tidak ragu untuk mencari solusi atas kendala kurang aktifnya sebagian anggota. Pendekatan yang dilakukan haruslah bersifat persuasif, humanis, dan personal melalui metode pendekatan dari hati ke hati kepada anggota yang kurang aktif. Selain itu, pengurus harus proaktif dalam mendengarkan dan menangkap setiap aspirasi, masukan, kritik, maupun saran yang disampaikan oleh anggota, sehingga setiap kebijakan dan kegiatan yang dirumuskan benar-benar representatif serta menjawab kebutuhan nyata dari seluruh anggota DWP.
Mengenai perencanaan program kerja ke depan, arah kebijakan program kegiatan Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat lebih disesuaikan dengan kebutuhan riil anggota secara seimbang. Program-program tersebut secara garis besar dikelompokkan ke dalam tiga pilar utama yang meliputi bidang ekonomi, bidang sosial budaya, dan bidang pendidikan. Di bidang pendidikan, prioritas diberikan pada peningkatan wawasan dan kapasitas organisasi. Khusus bagi kepengurusan Dharma Wanita Persatuan di tingkat daerah atau kabupaten yang sekiranya belum mampu atau memiliki keterbatasan dalam menyusun program kerja sendiri secara mandiri, disarankan untuk bersinergi dengan mengikuti kegiatan DWP di kabupaten setempat atau dengan aktif memanfaatkan teknologi digital untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh DWP BPS Pusat secara daring (online).
Selanjutnya pada pilar bidang ekonomi, DWP mendorong kuat pelaksanaan kegiatan berbasis entrepreneurship atau kewirausahaan mandiri. Beberapa contoh konkret kegiatan ekonomi kreatif yang dapat diimplementasikan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan antara lain adalah membuka dan mengelola kantin secara profesional, menjadi penyedia layanan catering untuk berbagai acara dinas, maupun kegiatan pemenuhan kebutuhan logistik anggota lainnya yang dikelola secara terpusat oleh koperasi atau pengurus DWP. Program kewirausahaan ini dinilai sangat strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai sarana belajar bisnis bagi para anggota, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan mandiri (income generating) bagi organisasi yang hasilnya dapat digunakan kembali untuk membiayai kesejahteraan anggota dan kegiatan sosial lainnya.
Sementara itu pada pilar bidang sosial budaya, implementasi kegiatan sosial Dharma Wanita Persatuan diarahkan agar tidak hanya berorientasi dan terfokus pada kegiatan internal organisasi atau lingkungan kantor saja. Aksi sosial harus diperluas jangkauannya secara eksternal agar keberadaan DWP dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas yang membutuhkan. Bentuk kegiatan eksternal ini dapat diwujudkan melalui kunjungan bakti sosial ke Panti Asuhan atau Panti Sosial, serta berpartisipasi aktif dalam aksi kemanusiaan dan penggalangan donasi sosial yang bersifat nasional, seperti menyalurkan bantuan logistik dan moril bagi korban bencana alam yang sedang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini mencerminkan rasa empati yang tinggi dan komitmen kepedulian sosial yang nyata dari segenap keluarga besar DWP.
Sebagai agenda penutup dalam pertemuan rutin tersebut, disampaikan sebuah pengumuman penting mengenai rencana pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN). Rangkaian kegiatan peringatan HSN tersebut direncanakan akan dipusatkan dan dilaksanakan di lingkungan kantor BPS Provinsi Jawa Tengah. Peringatan HSN ini akan menjadi momentum besar bagi seluruh komponen BPS, termasuk DWP, untuk menyemarakkan syiar statistik kepada publik. Adapun mengenai ketentuan teknis, susunan acara, pakaian, serta pembagian tugas detail terkait pelaksanaan kegiatan HSN tersebut akan disusun oleh tim panitia khusus dan akan disampaikan secara resmi kepada seluruh pengurus dan anggota melalui surat pemberitahuan terpisah dalam waktu dekat. Seluruh anggota diimbau untuk mempersiapkan diri dan berpartisipasi aktif demi menyukseskan agenda tahunan tersebut.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKPSDM melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman karyawan BKPSDM. Kegiatan anjangsana ini dilaksanakan pada hari Rabu, 16 september 2026. Anjangsana tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian dan solidaritas antaranggota DWP BKPSDM. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKPSDM melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman karyawan BKPSDM, yaitu Bapak Neman. Kegiatan anjangsana ini dilaksanakan pada hari Rabu, 16 September 2026. Anjangsana tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian dan solidaritas antaranggota DWP BKPSDM. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban.
LAPORAN KEIKUTSERTAAN DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT KECAMATAN MATARAM PADA ACARA TASYAKURAN DAN MALAM HIBURAN RAKYAT DALAM RANGKA ULANG TAHUN KOTA MATARAM KE- 33 TAHUN 2026 A. Latar Belakang : Pemerintah Kota Mataram menyelenggarakan Tasyakuran dan Hiburan Rakyat sebagai puncak rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT Kota Mataram ke- 33. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan Pemerintah dengan Masyarakat, kegiatan ini menampilkan potensi-potensi yang ada di daerah, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap Kota Mataram. Acara ini menjadi wadah apresiasi atas berbagai Pembangunan yang berhasil diraih oleh Pemerintah Kota Mataram. Diantaranya adalah pertumbuhan ekonomi yang positif, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tata Kelola kota yang inofatif, serta kenyamanan infrastruktur publik. Tasyakuran dan Hiburan Rakyat ini merupakan bentuk syukur agar kemajuan yang dicapai membawa berkah langsung bagi warganya. Mataram dihuni oleh penduduk dari berbagai latar belakang suku (Sasak, Bali, Jawa, Tionghoa, Arab) dan agama yang hidup berdampingan secara damai, serta menjunjung tinggi tolenransi beragama. Malam Hiburan Rakyat dilaksanakan di Lapangan Sangkareang untuk menyediakan ruang inklusif di mana seluruh elemen Masyarakat dapat membaur tanpa sekat, hal ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Mataram untuk memperkuat kohesi sosial dan meminimalisir polarisasi. Peringatan HUT Kota Mataram bukan sekedar acara seremonial tahunan, melainkan momentum evaluasi dan penyelarasan visi ke depan. Seperti pada tema HUT ke- 33 ( Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan ), tasyakuran dan malam hiburan rakyat ini melatarbelakangi lahirnya semangat gotong royong lebih erat antara birokrasi, pemuda, pelaku UMKM, dan masyarakat sipil untuk membangun Mataram yang tangguh dan berkelanjutan. B. Tujuan Kegiatan : 1. Memeriahkan peringatan HUT Kota Mataram ke- 33 2. Memajatkan Syukur atas capaian Pembangunan Kota Mataram 3. Mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan Masyarakat 4. Memberikan hiburan dan wadah kreativitas bagi Masyarakat 5. Menampilkan produk UMKM dan potensi seni budaya Kota Mataram. C. Pelaksanaan Kegiatan : a. Hari/Tanggal : Jumat, 4 September 2026 b. Waktu : 20.00 Wita - selesai c. Tempat : Lapangan Sangkareang Kota Mataram D. Peserta : 1. Wali Kota Mataram 2. Ketua TP PKK/Dekranasda Kota Mataram 3. Forkopinda besrta Ibu 4. Kepala OPD se Kota Mataram 5. Ketua DWP Kota Mataram beserta Anggota 6. Camat se Kota Mataram 7. Lurah se Kota Mataram 8. ASN dan P3K se Kota Mataram 9. Seluruh Masayarakat yang ada di Kota Mataram E. Rangkaian Acara : 1. Pertunjukan permainan Cahaya (lighting show) 2. Doa bersama 2. Pemutaran video kompilasi kegiatan HUT ke- 33 dan kilas balik kepemimpinan para Wali Kota Mataram 3. Penampilan grup musik Pelita Groove Kota Mataram 4. Penampilan ratusan ASN Kota Mataram yang membentuk angka 33 dan line dance Tabola Bale 5. Penampilan kolaborasi Namore Sarre Orchestra bersama Sanggar Adeva Devayoni 6. Penampilan band reggae legendaris lokal Amtenar 7. Pesta kembang api. F. Hasil Kegiatan : Acara ini di hadiri oleh berbagai lapisan Masyarakat dari beragam latar belakang suku dan budaya yang berbaur menjadi satu di taman sangkareang Kota Mataram. Pemberian voucher kepada masyarakat untuk di gunakan belanja di setan-setan UMKM yang telah disiapkan di lapangan sangkareang Kota Mataram, menyediakan berbagai macam makanan dari yang kering, basah, ringan dan berat. Sambil menikmati makanan, semua yang hadir berserta Masyarakat di suguskan pertunjukan permaianan Cahaya, dilanjutkan dengan doa bersama, kemudian pemutaran video berbagai kegiatan dalam memeriahkan HUT Kota Mataram, kilas balik kepemimpinan para Wali Kota Mataram dan hasil-hasil Pembangunan di Kota Mataram. Pertunjukan hiburan di awali oleh penampilan grup musik Pelita Groove Kota Mataram membawakan lagu Jingga Kota, Flamboyan, Sendikale, Dalam Ramaiku Merasa Sepi, Kesedihan Ini, dan Sadar Diri, merupakan lagu-lagu hits dari album grup mereka. Di lanjutkan penampilan Line dance Tabola Bale dari ratusan ASN Kota Mataram yang membentuk angka 33, selanjutnya penampilan Namore Sarre Orchestra membawakan lagu lagu perjuangan, pop, dan daerah, serta berkalaborasi dengan sanggar Adeva Devayani yang menampilkan tarian Nusantara dari Aceh hingga Bali. Acara hiburan di tutup dengan penampilan band legendaris Kota Mataram Amtenar, membawakan lagu Rumah Kita. Rangkaian kegiatan Tasyakuran dan Hiburan Rakyat, diakhiri dengan pesta kembang api yang menghiasai langit Kota Mataram. G. Penutup : Kegiatan Tasyakuran dan Hiburan Rakyat berjalan sukses dan antusias masyarakat Kota Mataram sangat tinggi. Semoga di usia ke- 33 ini, Kota Mataram semakin maju, Sejahtera, nyaman, dan berdaya saing. Sesuai dengan visi Kota Mataram HARUM (Harmoni, Aman, Ramah, Unggul, dan Mandiri). Demikian loporan ini disampaikan sekian dan terima kasih.
JUDUL : KKICK OFF VAKSINASI HPV DAN PENANGAN PROGRAM DWP SEHAT, PEREMPUAN BERDAYA IDENTITAS KEGIATAN : Nama Kegiatan : Kikc off Vaksin HPV dan pencanangan Program DWP sehat, perempuan berdaya. Hari, tanggal : Rabu, 9 September 2026 Tempat : Kementrian Kesehatan Penyelenggara : Dharma wanita persatuan pusat bekerja sama dengan PT Bio Farma Tbk Unsur yang hadir : seluruh DWP yang berada di bawah DWP Persatuan Pusat. dari DWP KESDM di wakili oleh Ibu penasihat dan perwakilan dari bidang pendidikan. MAKSUD DAN TUJUAN : - meningkatkan kesadaran dan perlindungan kesehatan reproduksi perempuan melalui pencegahan kanker servick sejak dini via vaksin HPV - Mencanangkan secara resmi program unggulan DWP SHAT,PEREMPUAN BERDAYA sebagai fondasi hidup sehat dan produktif, - Mempererat silaturahmi dan sinergi antar anggota DWP. NARASI KEGIATAN Rangkaian acara di awali dengan pembukaan MC, laporan ketua panitia serta sambutan dan pencanangan DWP Sehat,perempuan berdaya acara di lanjutkan dengan acara sosialisasi dan edukasi kesehatan mengenai pentingnya vaksin HPV dalam mencegah kanker servick, setelah sesi edukasi, dilaksanakan pelayanan penyuntikan vaksin HPV dosis pertama secara tertib kepada peserta yang telah terdaftar OUTPUT DAN OUTCOME OUTPUT : Terlaksananya pemberian vaksin HPV dosis pertama kepada anggota DWP syang sudah terdaftar OUTCOME : Meningkatnya pemahaman dankesadaran anggota DWP akan penting nya tindakan preventif kesehatan menuju perempuan yang sehat, mandiri, dan berdaya TINDAK LANJUT : Memastikan koordinasi jadwal pemberian vaksin dosis selanjutnyaserta menyusun angenda berkala untuk kelanjutan program DWP swhat
Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang
Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Bidang : Sekretariat
Program : Pembinaan Hubungan Keluar/Rapat
Keterangan Program
Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hari / Tanggal : Selasa, 12 Mei 2026
Waktu : Pukul 09.00 WIB – selesai
Peserta : Seluruh Pengurus dan Perwakilan Anggota DWP OPD dan DWP Kecamatan Kabupaten Lumajang
Lokasi : Ruang Rapat BKPSDM Kabupaten Lumajang
Acara : Rapat Pleno dan Sosialisasi dari Dinas Sosial dengan tema "Menumbuhkan Kepekaan Sosial Melalui Pengetahuan Tentang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial".
Notulen : Ibu Mas'udi
MC : Ibu Susi
Susunan Acara:
1. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Dirigen : Ibu Erry DWP Satpol PP
2. Do'a : DWP BPKD
3. Sambutan ibu ketua
Permohonan maaf karena tidak ada kegiatan Halal Bihalal DWP Kabupaten, dikarenakan jadwal kegiatan ibu ketua padat, namun ibu ketua mengapresiasi pada OPD dan Kecamatan karena sudah melaksanakan kegiatan halal bihalal di dinas masing-masing.
Arahan ibu ketua DWP Provinsi Jatim, sebagai wanita dan istri harus sehat dan berdaya. Diusia 40 thn keatas, ibu2 dwp harus menjaga kesehatan untuk mempercantik diri diusia lanjut.
Ibu harus percaya diri, dengan kepercayaan bisa meningkatkan finansial keluarga seperti jualan online, sambil mendidik anak dengan berkarya dan menghasilkan uang.
Ibu ketua menyampaikan Semua anggaran dari pusat dipangkas untuk efisiensi. Terimakasih dari ibu ketua untuk dedikasi dan perjuangan ibu-ibu OPD yg mengikuti kegiatan selama bulan puasa ramadhan, untuk ibu ketua kecamatan mengikuti kegiatan di PKK.
Pencapaian omset tahun ini di pasar ramadhan 161.024.500
Penilaian : dekorasi, barang yg dijual, kebersihan, dan omset
Reward pada opd yg juara :
1. Pariwisata
2. BPKD
3. Sekda
4. Satpol PP
Terwujudnya rumah singgah Graha di sby bagi warga kabupaten Lumajang dan ber KTP Lumajang. Di khususkan bagi warga lumajang yg sakit dgn rujukan di sby, Maksimal hanya 2 pendamping. Tidak disediakan kompor untuk menjaga kebersihan, disediakan transportasi disekitar rumah singgah, dekat dari RSU dr. soetomo.
Perencanaan rumah singgah di Kabupaten Malang.
Ucapan terimakasih untuk kehadiran ibu-ibu DWP kabupaten Lumajang dalam keadaan sehat dan baik. Ibu ketua juga menginformasikan Bukan hanya Lumajang saja yg tidak baik-baik saja, tetapi kondisi dikabupaten lain juga sama, jika tidak ada kegiatan yg urgent diusahakan tidk keluar pada malam hari.
Tetap tertib dalam berseragam, tas dan sepatu hitam, perhiasan yg sewajarnya, dan jilbab yg seragam. Bazar BKPSDM dan DPMPTSP.
Tujuan Rapat Pleno hari ini diharapkan Silaturahim tetap terjaga dengan baik, dari DWP OPD maupun DWP Kecamatan.
•Sosialisasi Dinas Sosial•
Narasumber : Danone, S.Pd., MM.
Tema : Menumbuhkan Kepekaan Sosial Melalui Pengetahuan Tentang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial
Jumlah Lansia yang terdaf di Kabupaten Lumajang sebanyak 87.000
Tidak terdaftar 13.000
Bapak Danone menyampai, Jika ada tetangga yg tidak mampu atau terlantar bisa disampaikan ke dinas sosial.
Meningkatkan Kepekaan Sosial pada lingkungan, dan melakukan tindakan dengan melapor ke dinas sosial.
Contoh kondisi di Lumajang:
1. Anak kecil kelas 5 sd tidak mau sekolah, miras obat
2. Pemasungan terhadap orang tua satu-satunya di sentul selokambang
Pasal 34, ayat (1) UD'45
"Fakir miskin dan anak2 yg terlantar dipelihara oleh negara"
Wajib belajar 13 tahun
Usia paud jika tidak disekolah kan dianggap putus sekolah
Putus sekolah 15.000 kebanyakan dri SD ke SMP
Penyandang disabilitas 5000+
2.400 ODGJ
NAPZA lebih banyak pemakai daripada sabu/narkoba
Penyaluran Bantuan Sosial dari Pemerintah:
PKH 36.636 total 29.8593.225.000
Bansos 80.387 total 48.232.200.000
PPKS : yang membutuhkan
PSKS : potensi yg menyediakan sumber kesejahteraan sosial
Pembahasan:
1. Pelayanan rekomendasi rehabilitasi sosial perkawinan anak (>19 tahun)
Pengajuan perkawinan anak 3000+
2. Rumah singgah untuk berobat warga lumajang yang di surabaya
Paling lama 1 bulan
13 tempat tidur untuk pasien (belum pendamping)
Bapak Danone menginformasikan jika ada ODGJ marah dan tidak terkendali bisa lapor ke Satpol PP
Kapasitas griya Lansia di Kabupaten Lumajang sebanyak 30 orang
Tujuan sosialisasi hari ini adalah untuk menginformasikan kepada Ibu-Ibu DWP Kabupaten Lumajang agar lebih peka terhadap sekitar, setiap ada masalah sosial di lingkungan dinas, kecamatan maupun tempat tinggal bisa disampaikan atau diinformasikan pada Dinas Sosial.
Dharma wanita persatuan kementrian ESDM pada tanggal 2 september turut serta mendampingi ibu penasihat pada kunjungan kerja penyerahan bantuan gratis penyambungan listrik baru (BPBL) kepada penerima manfaat di desa kanuna kecamatan kinovaro, kabupaten sigi sulawesi tengah. kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemerataan akses energi listrik bagi masyarakat kurang mampu serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial di wilayah sasaran, acara ini di hadiri oleh ibu sri suparni bahlil, Ibu Khairina yulliot penasihat dan wakli penasihat DWP KESDM dan ibu-ibu seruni KMP serta ibu ketua DWP KESDM dan ketua-ketua bidang DWP KESDM
LAPORAN KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN DWP UNIT BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH MENGHADIRI PENGUKUHAN GABUNGAN ORGANISASI WANITA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU. I. IDENTITAS KEGIATAN Nama kegiatan : Pertemuan rutin menghadiri Pengukuhan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ogan Komering Ulu periode 2025-2030.Hari/Tanggal : Selasa, 15 September 2026. Waktu : pukul 10.00 sampai dengan selesai, Tempat : Pendopo Rumah Dinas Bupati Ogan Komering Ulu. Unsur yang hadir : Ny. Elya Sumarni Yoyin, Ny. Erni Efriani Teddy, Ny. Iis Wahyu Ningsih Jarwanto beserta anggota lainnya. Pejabat dan Tamu Undangan yang hadir : Kegiatan yang khidmat dan kebersamaan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting perempuan tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten OKU diantaranya Ny. Hj. Lidyawati Cik Ujang selaku Ketua GOW provinsi Sumatera Selatan sekaligus sebagai Ibu wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ny. Zwesty Karenia Teddy selaku pembina GOW Kabupaten OKU, Ny. Fitriyanah Marjito Bachri selaku Ketua GOW Kabupaten OKU, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pengurus organisasi wanita Kabupaten OKU. II. LATAR BELAKANG Organisasi wanita adalah merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan peran serta perempuan diberbagai bidang kehidupan, baik dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan dan ekonomi.Gabungan Organisasi Wanita (GOW)Kabupaten OKU merupakan wadah yang menghimpun berbagai organisasi wanita untuk mempererat hubungan silaturahmi, meningkatkan komunikasi serta menyatukan langkah dalam melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat melalui GOW, diharapkan dapat berkonstribusi secara aktif sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing, sehingga tercipta kegiatan yang terarah dan terpadu. Sehubungan dengan hal tersebut perlu adanya kegiatan Pengukuhan Gabungan GOW Kabupaten OKU sebagai momentum untuk memperkuat ekistensi organisasi, mempererat kebersamaan, sebagai langkah awal dalam menjalankan peran secara optimal sesuai dengan tupoksi masing-masing serta sebagai bentuk penguatan kelembagaan dan komitmen bersama. III. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud dari kegiatan pengukuhan GOW kabupaten OKU ini sebagai upaya untuk mengesahkan dan memperkuat keberadaan kepengurusan, sekaligus membangun komitmen bersama antarorganisasi wanita dalam melaksankan tugas pokok, fungsi dan program kerja secara terarah, terpadu serta berkesinambungan. Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1. Mengukuhkan kepengurusan GOW Kabupaten OKU periode 2025-2030 2. Mempererat hubungan silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan anatarorganisasi wanita. 3. Meningkatkan koordinasi, komunikasi dan sinergi antar GOW. 4. Menyatukan Visi dan Misi dalam mendukung pembangunan daerah. 5. Memperkuat peran GOW sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pemberdayaan perempua, ketahanan keluargadan kesejahteraan masyarakat kabupaten OKU. IV. NARASI KEGIATAN : Pada hari Selasa,15 September 2026, pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Bappelitbangda Kabupaten OKU turut hadir dan berpartisipasi dalam acara Pengukuhan Pengurus Gabungan Organisasi wanita (GOW) Kabupaten OKU yang bertempat di Pendoo Rumah Dinas Bupati OKU. Anggota DWP Unit Bappelitbangda yang hadir dalam kesempatan tersebut dipimpin oleh Ny. Elya Sumarni Yoyin selaku ketua DWP Unit Bappelitbangda didampingi oleh Ketua Bidang Pendidikan Ny. Iis Wahyu Ningsih Jarwanto,Ketua Bidang Ekonomi Ny. Erni Efriyani Teddy dan anggota pengurus DWP lainnya. Acara tersebut sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Ketua GOW provinsi Sumatera Selatan yaitu Ny. Hj. Lidyawati Cik Ujang sekaligus sebagai Ibu Wakil Gubernur Sumatera Selatan. kehadiran pimpinan perempuan tingkat provinsi ini memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi seluruh organisasi wanita di Kabupaten OKU untuk terus bersinergi dalam membangun daerah. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung dan disaksikan oleh Ibu Bupati Kabupaten OKU selaku pembina GOW kabupaten OKU yang baru. Dalam arahannya para pimpinan menekankan pentingnya peran aktif organisasi wanita dalam mendukung program-program pembangunan pemerintahan, pemberdayaan perempuan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga di Bumi Sebimbing Sekundang. Kehadiran ketua DWP Unit Bappelitbangda dalam acara ini sekaligus wujudn nyata dukungan lintas organisasi terhadap program kerja GOW Kabupaten OKU sekaligus sebagai ajang mempererat silaturahmi dan koordinasi antarorganisasi wanita dilingkungan pemerintahan Kabupaten OKU. Raingkaian acara berjalan lancar, tertib penuh kebersamaan sampai sesi akhir yaitu photo bersama seluruh tamu undangan dan pengurus yang dikukuhkan.
Kegiatan Lomba dalam Rangka Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kecamatan Gondang menyelenggarakan berbagai perlombaan yang bertujuan untuk memeriahkan suasana peringatan kemerdekaan sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar anggota DWP. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh semangat, meriah, dan kekeluargaan sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa.
Kegiatan lomba dilaksanakan pada:
Hari : Selasa
Tanggal : 1 September 2026
Tempat : SD Negeri Pajeng I Kecamatan Gondang
Waktu : 08.00 WIB sampai dengan selesai
Sejak pagi, para peserta dan panitia telah hadir di lokasi dengan penuh antusias. Suasana kegiatan semakin semarak dengan semangat para peserta yang mengikuti setiap perlombaan serta dukungan dari anggota DWP yang hadir untuk memberikan motivasi.
Berbagai perlombaan yang diselenggarakan dirancang dengan konsep permainan yang sederhana, menarik, dan mengutamakan kerja sama tim. Adapun jenis lomba yang dilaksanakan meliputi:
1. Estafet Balon
2. Estafet Bola Besar
3. Estafet Bola Kecil
Perlombaan pertama adalah Estafet Balon. Dalam lomba ini, peserta bekerja sama dalam satu tim. setiap tim terdiri dari 5 orang peserta. Peserta pertama mengambil balon lalu kembali menjemput peserta kedua. Peserta 1 dan 2 menjepit balon diantara badan mereka tanpa boleh menggunakan tangan sambil menjemput peserta ketiga, demikian seterusnya sampai peserta kelima. Meskipun terlihat sederhana, permainan ini membutuhkan kekompakan, konsentrasi, dan koordinasi antar anggota tim. Berbagai tingkah lucu dan kejadian spontan selama perlombaan membuat suasana semakin meriah dan mengundang tawa para peserta maupun penonton.
Selanjutnya, peserta mengikuti Lomba Estafet Bola Besar. Perlombaan ini juga mengandalkan kerja sama dan kekompakan tim. Bola besar digelindingkan melalui atas kepala peserta pertama, peserta kedua menangkap bola tersebut lalu menggelindingkannya ke peserta ketiga dan seterusnya sampai peserta kelima. Dari tangan peserta kelima bola besar digelindingkan melalui bawah kaki semua peserta sampai kembali ditangkap oleh peserta pertama. Bola besar yang tercepat kembali ke peserta pertama keluar sebagai tim juara. Kecepatan dan ketepatan menjadi bagian penting dalam permainan, namun tetap dengan mengutamakan sportivitas dan kekompakan bersama. Sorak-sorai dukungan dari peserta lain menambah semangat dalam mengikuti perlombaan.
Jenis perlombaan berikutnya adalah Estafet Bola Kecil menggunakan gelas bekas air mineral yang diikatkan di kepala. Perlombaan ini menjadi salah satu permainan yang cukup menarik dan menghibur. Peserta harus berusaha memindahkan bola kecil dengan memanfaatkan gelas yang telah diikatkan di kepala tanpa menggunakan tangan secara langsung. Permainan tersebut membutuhkan keseimbangan, konsentrasi, ketelitian, serta kemampuan peserta untuk menjaga koordinasi dengan anggota tim lainnya. Berbagai ekspresi peserta saat berusaha menyelesaikan tantangan membuat suasana perlombaan semakin menyenangkan.
Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung dalam suasana ceria, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan. Para peserta tidak hanya berusaha memenangkan perlombaan, tetapi juga menikmati momen kebersamaan yang tercipta. Kegiatan ini menjadi sarana untuk sejenak melepas kesibukan dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara anggota DWP Dinas Pendidikan Kecamatan Gondang.
Melalui kegiatan lomba dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini, diharapkan semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti gotong royong, kekompakan, kebersamaan, sportivitas, dan pantang menyerah tercermin dalam setiap permainan yang dilaksanakan.
Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Pajeng I Kecamatan Gondang tersebut dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama antara panitia yang merupakan jajaran pengurus DWP Dinas Pendidikan Kecamatan Gondang dan seluruh anggota. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tali silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kecamatan Gondang semakin erat serta semangat kebersamaan dan kekeluargaan dapat terus terjaga. Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 pun menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, sehat, dan membangun rasa persatuan.
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang membutuhkan ketersediaan air, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang turut berpartisipasi dalam kegiatan Sholat Istisqo bersama yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026 pukul 08.00 WIB, bertempat di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan Sholat Istisqo tersebut dibuka oleh Bapak Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT atas kondisi kekeringan serta berkurangnya curah hujan yang berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat dan lingkungan. Sholat Istisqo merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan ketika umat Islam mengalami kekeringan atau membutuhkan turunnya hujan. Pelaksanaannya menjadi salah satu bentuk ikhtiar secara spiritual dengan berkumpul, melaksanakan sholat secara berjamaah, memanjatkan doa dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang cukup, bermanfaat, serta membawa keberkahan bagi seluruh makhluk. Selain sebagai bentuk ibadah dan doa, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran manusia agar senantiasa bersyukur, melakukan introspeksi diri, menjaga lingkungan, serta menggunakan sumber daya air secara bijaksana. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang hadir dan berpartisipasi aktif sebagai bentuk dukungan organisasi terhadap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Adapun anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang yang hadir yaitu Ibu Nur, Ibu Eka, Ibu Hesti, Ibu Siska, Ibu Anin, Ibu Indah, Ibu Novi, dan Ibu Anis. Kehadiran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang dalam kegiatan ini merupakan bagian dari peran organisasi dalam membangun karakter anggota yang memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial, lingkungan dan masyarakat. Partisipasi tersebut juga menjadi wujud kebersamaan anggota Dharma wanita persatuan dalam mendukung kegiatan yang memiliki nilai keagamaan sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh beberapa unsur, yaitu partisipasi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang, koordinasi dan komunikasi antaranggota, kesiapan tempat pelaksanaan, serta dukungan terhadap kegiatan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang mengikuti kegiatan dengan penuh kesadaran dan tertib sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan. Keterlibatan anggota Dharma wanita persatuan juga menjadi bentuk dukungan organisasi dalam menciptakan kebersamaan, mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang terdampak kekeringan. Kegiatan dimulai dengan berkumpulnya peserta di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Selanjutnya kegiatan dibuka oleh Bapak Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Istisqo secara berjamaah. Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk dan tertib, dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang cukup dan bermanfaat. Doa tersebut diharapkan menjadi ikhtiar bersama bagi seluruh masyarakat Kabupaten Empat Lawang, khususnya Bumi Saling Keruani Saling Kerawati, agar diberikan kecukupan air, keselamatan, kesehatan dan keberkahan. Melalui proses kegiatan tersebut, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang tidak hanya berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah bersama, tetapi juga mendapatkan penguatan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, rasa syukur dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Output yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah terlaksananya partisipasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang dalam kegiatan Sholat Istisqo bersama, meningkatnya keterlibatan anggota dalam kegiatan keagamaan dan sosial, serta tersedianya dokumentasi kegiatan sebagai bukti pelaksanaan program dan partisipasi organisasi. Kegiatan ini juga menghasilkan penguatan hubungan silaturahmi antara anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang dengan unsur Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dan peserta kegiatan lainnya. Outcome yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran spiritual anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa dan melakukan introspeksi diri dalam menghadapi kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama. Selain itu, kegiatan diharapkan dapat memperkuat rasa solidaritas, kepedulian sosial dan kebersamaan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang. Nilai yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui kepedulian terhadap lingkungan, penghematan air dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memohon agar segera diberikan curahan hujan yang cukup dan bermanfaat, serta meningkatkan kesadaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan sumber daya air. Selain itu, kegiatan bertujuan mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota Dharma wanita persatuan meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang sebagai organisasi yang turut mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan Sholat Istisqo memberikan manfaat secara spiritual, sosial dan lingkungan. Secara spiritual, kegiatan menjadi sarana bagi anggota untuk meningkatkan ketakwaan dan memanjatkan doa bersama. Secara sosial, kegiatan memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian dan solidaritas. Sementara dari sisi lingkungan, kegiatan menjadi pengingat pentingnya menjaga ketersediaan air, menghemat penggunaan air serta menjaga kelestarian lingkungan. Bagi organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter anggota yang peduli terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan positif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang berharap agar seluruh doa dan ikhtiar yang telah dilaksanakan melalui Sholat Istisqo mendapatkan ridho dan dikabulkan oleh Allah SWT. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup, merata, bermanfaat dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Empat Lawang. Semoga turunnya hujan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat, mendukung pertanian dan perkebunan, menjaga sumber air serta mengurangi dampak kekeringan yang terjadi. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang juga berharap agar kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur dan kepedulian seluruh anggota terhadap lingkungan dengan menggunakan air secara bijaksana dan menjaga kelestarian alam. Kegiatan didokumentasikan melalui foto dan administrasi kegiatan sebagai bukti partisipasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Dokumentasi tersebut menjadi bahan pendukung e-reporting Dharma wanita persatuan, arsip organisasi serta bahan publikasi untuk memberikan informasi kepada anggota dan masyarakat mengenai keterlibatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang dalam kegiatan yang memiliki nilai spiritual, sosial dan lingkungan. Sebagai tindak lanjut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang diharapkan terus menumbuhkan kepedulian anggota terhadap lingkungan melalui kebiasaan menghemat air, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan serta meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat. Partisipasi dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan juga diharapkan dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari pelaksanaan program organisasi, sehingga keberadaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang tidak hanya memperkuat silaturahmi internal, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kerja dan masyarakat. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sholat Istisqo ini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang turut mengambil bagian dalam ikhtiar bersama untuk memohon rahmat Allah SWT. Semoga Allah SWT menerima doa dan ikhtiar kita, segera menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi Bumi Saling Keruani Saling Kerawati serta seluruh masyarakat Kabupaten Empat Lawang. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.