Bidang Pendidikan – Pelatihan Pembuatan Keranjang Belanja Anyam Dharma Wanita Persatuan Sub Unsur Korwil Kecamatan Kota melaksanakan kegiatan Bidang Pendidikan berupa pelatihan pembuatan keranjang belanja anyam pada hari Jumat, 26 Juni 2026 pukul 08.00 WIB bertempat di BKP Kecamatan Kota yang diikuti oleh 30 anggota. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC Ny. Anifatul Hidayah dari SD Rejomulyo yang mengucapkan basmalah dan memimpin yel-yel DWP, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan, pembacaan doa, sambutan Ketua Pembina DWP Sub Unsur Korwil Ny. Poniatun yang menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara organisasi dan keluarga, meningkatkan keterampilan anggota, serta memberikan apresiasi kepada anggota yang aktif. Setelah pembacaan notulen oleh Ny. Suwarni, kegiatan inti diisi dengan pelatihan membuat keranjang belanja anyam yang dipandu oleh Ibu Ratna, owner Pengrajin Tas Anyaman Ratna. Melalui pelatihan ini, anggota memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam kerajinan anyaman yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, produktivitas, serta memberikan nilai tambah bagi anggota Dharma Wanita Persatuan.
Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto Bengkulu mengadakan acara Pertemuan Rutin DWP RSKJ Soeprapto, pada hari Rabu, tanggal 24 Juni 2026, Jam 09.00.sd 12.00 Wib. Pelaksanaan acara bertempat di Aula Ratu Samban RSKJ. Petugas Pelaksana acara pertemuan rutin adalah MC Ibu Astri Apneri, Doa Ibu Meli Irfan, Dirigen lagu Ibu Ayu Hengki, dan Operator Ibu Anggana Jajang. Dihadiri ketua Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto, Ibu Selvi Herry Permana dan anggota DWP RSKJ serta kami juga mengundang karyawati RSKJ. Dalam sambutan Ketua DWP RSKJ, Ibu Selvi menjelaskan dan memberikan arahan bahwa pertemuan rutin ini selain tempat bersilatirahmi sesama anggota DWP RSKJ juga tempat menambah wawasan, Ilmu dan ketrampilan yang diberikan pemateri disetiap pertemuan. Dan diharapkan anggota DWP RSKJ dapat menerapkannya didalam kehidupan sehari hari. Pemateri dalam pertemuan rutin ini adalah Kak Ranggi Dwinanda, dengan tema Public Speaking. Berikut tentang Materi Public Speaking : Pengertian Public Speaking Public speaking adalah kemampuan menyampaikan informasi, gagasan, atau pendapat kepada sekelompok orang secara lisan dengan tujuan memberikan informasi, memengaruhi, menghibur, atau menginspirasi audiens. Tujuan Public Speaking: Menyampaikan informasi kepada audiens. Meyakinkan atau memengaruhi pendengar. Memberikan motivasi atau inspirasi. Menghibur audiens. Membangun citra diri dan profesionalisme. Manfaat Public Speaking Meningkatkan rasa percaya diri. Melatih kemampuan komunikasi. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Memperluas peluang karier dan kepemimpinan. Memudahkan penyampaian ide secara efektif. Unsur-Unsur Public Speaking: Pembicara (Speaker) : Orang yang menyampaikan materi. Audiens (Audience) :Orang yang mendengarkan. Pesan (Message) : Informasi atau materi yang disampaikan. Media Alat bantu seperti slide presentasi, mikrofon, atau video. Umpan Balik Respons yang diberikan audiens. Teknik Public Speaking yang Baik : Menguasai materi. Berlatih sebelum tampil. Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Menjaga kontak mata dengan audiens. Mengatur intonasi, volume, dan kecepatan berbicara. Menggunakan bahasa tubuh yang positif. Melibatkan audiens melalui pertanyaan atau diskusi. Mengelola rasa gugup dengan persiapan yang matang. Struktur Penyampaian: Pembukaan meliputi Salam, Perkenalan diri, Menarik perhatian audiens, Menyampaikan tujuan presentasi. Isi meliputi Menjelaskan materi secara runtut. Memberikan contoh atau ilustrasi. Menyampaikan data atau fakta yang mendukung. Penutup meliputi Merangkum isi materi, Menyampaikan pesan utama, Mengucapkan terima kasih, Membuka sesi tanya jawab. Hambatan dalam Public Speaking, Kurang percaya diri.Gugup atau demam panggung. Persiapan yang kurang. Penguasaan materi yang belum baik. Gangguan teknis atau lingkungan. Tips Menjadi Public Speaker yang Baik, Persiapkan materi dengan matang. Kenali karakteristik audiens.Datang lebih awal untuk mengecek tempat dan peralatan. Gunakan contoh yang relevan.Tersenyum dan tampil percaya diri. Berlatih secara rutin untuk meningkatkan kemampuan. Contoh Pembukaan Public Speaking : Selamat pagi, Bapak/Ibu dan teman-teman sekalian. Perkenalkan, nama saya Rina, Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan materi tentang pentingnya public speaking dalam kehidupan sehari-hari. Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Kesimpulan Public speaking adalah keterampilan penting dalam dunia pendidikan, organisasi, dan pekerjaan. Dengan persiapan yang baik, penguasaan materi, serta latihan yang konsisten, seseorang dapat berbicara di depan umum secara percaya diri, efektif, dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas kepada audiens. Demikian acara pertemuan rutin DWP RSKJ Soeprapto, smg bisa menambah wawasan dan ketrampilan anggotanya. Diakhir acara pembagian doorprise dan berpoto bersama sebagai dokumentasi.
Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto Bengkulu mengikuti kegiatan Pengajian Rutin RSKJ yang dilaksanakan pada Hari Jumat, tanggal 5 Juni 2026, bertempat di Mushola Al Ikhlas dilingkungan RSKJ Soeprapto. Waktu pelaksanaan pukul 08.15 sd 09.30 Wib. Kegiatan pengajian rutin ini dihadiri Direktur RSKJ sekaligus Penasehat Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto dan Ketua Dharma Wanita Persatuan RSKJ, Ibu Selvi Herry beserta anggota DWP RSKJ yaitu Ibu Anggana Jajang, Ibu Yanti Ewin, Ibu Yunita Handayani, Ibu Widya Heli, Ibu Wulan Rian, Ibu Astri Apneri, Ibu Heri Faisal, Ibu Yosi Saleh, Ibu Titi Erwanto dan Ibu Ayu Hengki. Acara dibuka oleh MC, Fajri Kurniawan, S.Kep. Selanjutnya pembaca Tilawah adalah Ns. Amirul Fajri, S.Kep. Penceramah adalah Ustad Prof. DR. H. Rohimin Alwi.M.Ag Tema Pengajian Rutin adalah Keutamaan Bulan Muharram. Alhamdulillahi rabbil 'alamin, segala puji hanya milik Allah Swt., Tuhan semesta alam. Dialah yang telah memberikan nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kesehatan, dan kesempatan sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis yang penuh berkah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw., beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umat beliau yang istiqamah mengikuti sunnahnya hingga hari kiamat.Hadirin yang dirahmati Allah Swt.,Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat. Pada kesempatan yang mulia ini, marilah kita membahas tentang keutamaan bulan Muharam, salah satu bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Muharam adalah Bulan yang Dimuliakan Allah Allah Swt. telah menetapkan bahwa dalam satu tahun terdapat dua belas bulan. Di antara dua belas bulan tersebut, ada empat bulan yang dimuliakan atau disebut bulan haram, yaitu Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab. Allah Swt. berfirman Sesungguhnya bilangan bulan menurut Allah ialah dua belas bulan di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan-bulan itu. QS. At-Taubah: 36. Para ulama menjelaskan bahwa pada bulan-bulan yang dimuliakan ini, pahala amal kebaikan dilipatgandakan dan dosa akibat kemaksiatan juga menjadi lebih berat. Oleh karena itu, kita dianjurkan memperbanyak amal saleh dan lebih berhati-hati agar tidak terjerumus dalam perbuatan dosa. Muharam Disebut Syahrullah. Keistimewaan Muharam semakin tampak karena Rasulullah saw. menyebutnya sebagai Syahrullah atau bulan Allah. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah saw. bersabda: Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharam.HR. Muslim. Penyebutan bulan Allah merupakan bentuk pemuliaan yang menunjukkan kemuliaan Muharam dibandingkan bulan-bulan lainnya. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, terutama puasa sunnah. Keutamaan Puasa Asyura Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharam adalah puasa Asyura, yaitu pada tanggal 10 Muharam. Rasulullah saw. bersabda: Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu. Ini adalah karunia Allah yang sangat besar. Dengan melaksanakan puasa sunnah satu hari, seorang Muslim berharap memperoleh pengampunan atas dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya. Namun, Rasulullah saw. juga menganjurkan agar kaum Muslimin berpuasa pada tanggal 9 Muharam bersama tanggal 10 Muhara sebagai pembeda dari kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada hari Asyura. Peristiwa Bersejarah pada Hari Asyura Hari Asyura juga memiliki nilai sejarah dalam Islam. Diriwayatkan bahwa pada hari itu Allah menyelamatkan Nabi Musa a.s. dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun. Ketika Nabi Muhammad saw. tiba di Madinah dan melihat kaum Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai ungkapan syukur, beliau bersabda bahwa kaum Muslimin lebih berhak mengikuti Nabi Musa a.s., lalu beliau berpuasa dan menganjurkan umatnya untuk berpuasa. Peristiwa ini mengajarkan bahwa seorang mukmin hendaknya selalu bersyukur atas pertolongan Allah dan meneladani para nabi dalam ketaatan kepada-Nya. Muharam sebagai Momentum Muhasabah Muharam juga menjadi awal tahun Hijriah. Meskipun pergantian tahun Hijriah tidak memiliki ibadah khusus yang diwajibkan, momen ini dapat dijadikan kesempatan untuk muhasabah, yaitu mengevaluasi diri. Kita hendaknya bertanya kepada diri sendiri Sudahkah salat kita semakin khusyuk. Sudahkah kita berbakti kepada kedua orang tua, Sudahkah kita menjaga lisan dari ghibah, fitnah, dan dusta. Sudahkah kita memperbanyak sedekah dan membantu sesama. Muhasabah bukan sekadar mengingat kesalahan, tetapi juga menyusun tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. Amalan yang Dianjurkan di Bulan Muharam Selain puasa, bulan Muharam hendaknya diisi dengan berbagai amal kebaikan, di antaranya: Memperbanyak membaca Al-Qur'an. Memperbanyak zikir dan istigfar. Memperbanyak doa kepada Allah Swt. Bersedekah kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan. Menjalin silaturahmi dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Menjaga akhlak, kejujuran, dan amanah dalam kehidupan sehari-hari. Memperbanyak salat sunnah dan ibadah lainnya. Semua amal tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas ketakwaan. Hikmah Bulan Muharam Ada beberapa hikmah yang dapat kita ambil dari datangnya bulan Muharam. Pertama, kita diingatkan bahwa waktu terus berjalan dan usia semakin berkurang. Setiap pergantian tahun adalah pengingat bahwa kesempatan beramal tidak akan berlangsung selamanya. Kedua, Allah selalu membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang ingin bertobat. Oleh karena itu, jangan menunda taubat karena tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajal akan tiba. Ketiga, Islam mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari kekayaan, jabatan, atau keturunannya, tetapi dari ketakwaannya kepada Allah Swt. Hadirin yang dirahmati Allah, Marilah kita manfaatkan bulan Muharam ini sebagai awal untuk memperbaiki diri. Jangan sampai pergantian tahun hanya menjadi perubahan angka, sementara akhlak, ibadah, dan kepedulian kita kepada sesama tidak mengalami perubahan. Semoga Allah Swt. memberikan kekuatan kepada kita untuk memperbanyak amal saleh, menjauhkan kita dari segala bentuk maksiat, menerima taubat kita, dan menjadikan tahun ini lebih baik daripada tahun sebelumnya. Marilah kita akhiri dengan doa Ya Allah, berkahilah usia kami, mudahkan kami untuk memperbanyak amal saleh, ampunilah dosa-dosa kami, kedua orang tua kami, keluarga kami, dan seluruh kaum Muslimin. Jadikan kami hamba-hamba-Mu yang bertakwa dan istiqamah hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin. Demikian ceramah yang disampaikan oleh ustad semoga bisa menambah wawasan dab bisa diamalkan dalam kehidupan sehari hari. Akhir pengajian ditutup dengam Doa, pembagian doorprise dan poto bersama.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Badan Pendapatan Daerah ( BAPENDA ) abupaten Banggai Kepulauan oleh : sosial budaya Laporan : DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BAGGAI KEPULAUAN PROVINSI SULAWESIH TENGAH .dharma wanita persatuan (DWP) Unit Badan pendapatan daerah (BAPENDA ) kabupaten banggai kepulauan talah melaksanakan Kegiatan ,Bidang : sosial budaya Program : Ketahanan keluarga Kegiatan : olah raga nama kegiatan : senam bersama pengurus dwp Unit bapenda dan semua pegawai badan pendapatan daerah kabupaten banggai kepulauan Hari, Tanggal : Jumat,26 juni 2026 Waktu : 07:00 s/d selesai Tempat : halaman kantor badan pendapatan daerah kabupaten banggai kepulauan Pengurus yang hadir : 12 orang 1.Ny. OKTAVIANA HENGKY DILENGAN (Ketua Dwp Bapenda) 2. KRISYANI (Sekretaris Dwp Bapenda ) 3. Ny. LUSIANA RAFIQ (Ketua bidang sosial budaya ) 4. SUKAESY (Anggota bidang sosial budaya ) 5. IDAWATI (Anggota bidang sosial budaya ) 6.Ny. KARIYATI HARLI (Anggota bidang pendididkan ) 7. VERAWATY (Anggota bidang pendidikan ) 8. Ny. ANIZAR ALGAN (Anggota bidang ekonomi) 9. SANTI YABIE (Anggota bidang ekonomi ) 10.ASTITIN HAMIS (Anggota bidang ekonomi ) 11. TUTI HANDAYANI ( pegawai Bapenda ) 12. IMMAWATI DIMUKUK ( Pegawai Bapenda ) Keterangan Program : senam rutin yang di laksanakan oleh pengurus dan anggota Dwp Bapenda bersama pegawai Bapenda Kabupaten banggai kepulauan Uraian : 1. Program Dharma wanita persatuan (DWP) Unit Badan pendapatan daerah (BAPENDA) Kabupaten banggai kepulauan.melaksanakan kegiatan senam yang di laksanakan pada minggu ke 3 (tiga) setiap bulan 2. dengan dilakukan senam bersama agar kekeluargaan tetap terjaga antara ibu - ibu dwp dan pegawai Bapenda kab.banggai kepulauan 3.selain itu juga senam sehat memiliki banyak manfaat antaranya : meningkatkan kebugaran jasmani,dan dapat mencegah stres,mejaga kesehatan mental serta menjalin silaturahmi dan mempererat solidaritas antar Anggota dwp . 4.setelah acara senam selesai di lanjutkan dengan istrahat dan di lanjukan dengan pertemuan rutin bulanan Penutup oleh Ny. OKtaviana Hengky Dilengan selaku ketua dharma wanita persatuan (DWP) Unit Badan pendapatan daerah (BAPENDA) kAB.BANGGAI KEPULAUAN semoga kegiatan senam yang kita laksanakan pada hari ini mendapatkan berkah dari Allah SWT dan Alhamdulillah saya ucapkan terimah kasih pada pelaksana bidang sosial budaya Harapan : 1.setelah di adakan senam rutin Anggota DWP Unit Badan pendapatan daerah ( BAPENDA) kab.banggai kepulauan di harapkan tetap terjalin silaturahmi dan kekompakan 2.dengan adanya senam rutin ini di harapkan pengurus anggota selalu di berikan kesehatan dan berlimpah kebahagiaan karena dapat bertatap muka dengan penuh kegembiraan . 3.keaktifan semua anggota dan juga solidaritas yang tinggi sebagai suatu yang wajib dalam rangka kedisiplinan organisasi dan juga komunikasi antar anggota.
Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto Bengkulu mengikuti kegiatan Senam Jantung Sehat bersama Yayasan Jantung Indonesia, pada hari Minggu, tanggal 14 Juni 2026, Jam 06.30 sd 09.00 Wib bertempat di stadion Sawah Lebar Bengkulu. Acara senam ini dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu, Ibu Mardliyataini Herwan Antoni dan Ketua Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto, Ibu Selvi Herry Permana. Anggota DWP RSKJ yang hadir ada 7 orang yaitu Ibu Anggana Jajang, Ibu Keni Boy, Ibu Astri Apneri, Ibu Titi Erwanto, Ibu Linda Faisal, dan Ibu Ria Dores. Senam Jantung Sehat Indonesia adalah rangkaian senam aerobik dengan gerakan berirama yang dirancang untuk meningkatkan kebugaran jantung dan pembuluh darah. Program ini dipopulerkan oleh Yayasan Jantung Indonesia dan banyak dilakukan oleh klub-klub jantung sehat di berbagai daerah. Manfaat senam jantung sehat meliputi Meningkatkan kekuatan otot jantung dan daya tahan tubuh. Membantu melancarkan sirkulasi darah. Membantu mengendalikan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Membantu menjaga berat badan ideal serta mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke jika dilakukan secara rutin. Satu sesi biasanya terdiri dari:Pemanasan selama 5 sampai 10 menit.Gerakan inti selama 20 sampai 30 menit dengan intensitas sedang. Pendinginan selama 5 sampai 10 menit. Bagi orang dewasa yang sehat, latihan dapat dilakukan sekitar 30 menit, 5 kali seminggu. Jika memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, diabetes, atau sudah lama tidak berolahraga, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program latihan. Senam Jantung Sehat Indonesia merupakan program olahraga aerobik yang dikembangkan oleh untuk meningkatkan kebugaran jantung, paru-paru, dan pembuluh darah serta mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat. Gerakannya disusun secara bertahap dalam seri 1 hingga seri 6, sehingga dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta. Tujuan Meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru. Meningkatkan kebugaran jasmani. Membantu mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah . Membantu mengendalikan tekanan darah, kadar kolesterol, dan berat badan. Membentuk kebiasaan hidup aktif dan sehat. Manfaat mengikuti senam jantung, Memperkuat otot jantung. Melancarkan peredaran darah, Meningkatkan daya tahan tubuh. Mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan fleksibilitas tubuh. Mengurangi stres serta meningkatkan kualitas hidup. Pinsip pelaksanaan Senam Jantung Sehat dilakukan dengan prinsip Gerakan bertahap dan terukur Intensitas sedang, disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan. Dilakukan secara rutin, sekitar 3 sampai 5 kali dalam seminggu. Mengutamakan keamanan dan kenyamanan peserta. Tahapan senam meliputi Pemanasan Peregangan otot. Menggerakkan persendian. Menyiapkan tubuh untuk aktivitas.Gerakan Inti Gerakan aerobik berirama..Melibatkan otot lengan, kaki, dan tubuh secara berkesinambungan.Bertujuan meningkatkan denyut jantung ke zona latihan yang aman. Pendinginan, Menurunkan intensitas gerakan secara bertahap.Peregangan untuk mengembalikan tubuh ke kondisi normal. Peserta.Senam Jantung Sehat dapat diikuti oleh remaja, dewasa, Lansia, penyintas penyakit jantung yang telah mendapatkan izin dari tenaga kesehatan dan mengikuti program latihan yang sesuai.Hal yang perlu diperhatikan dalam mengikuti kegiatan senam, Gunakan pakaian dan sepatu olahraga yang nyaman.Minum air yang cukup. Jangan berolahraga saat demam atau kondisi tubuh tidak fit. Hentikan latihan jika muncul nyeri dada, sesak napas berat, atau pusing, lalu cari pertolongan medis bila diperlukan. Lakukan latihan secara konsisten untuk memperoleh manfaat optimal. Melalui pelaksanaan senam jantung yang teratur dan berkesinambung, senam ini dapat membantu meningkatkan kesegaran jasmani, mencegah berbagai penyakit, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Interaksi sosial yang terjalin selama kegiatan berlangsung juga memberikan manfaat psikologis berupa meningkatkan rasa kebersamaan dan dukungan sosial antar peserta.Bagi lanjut usia senam jantung sehat menjadi pilihan olah raga yang cukup aman karena gerakannya dapat disesuaikan dengan ko disi fisik lansia. Selain itu senam juga diimbangi dengan pola makan yang sehat, istirahat yang cukup, dan menghindari merokok maupun konsumsi alkohol. Oleh karena itu senam jantung sehat perlu terus didorong dan dibudayakan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Demikian acara senam jantung sehat semoga bisa meningkatkan kesehatan kita semua. Kegiatan senam jantung ini ditutup dengan pembagian doorprise dan poto bersama.
Program Kerja Sekretariat-Penataan Organisasi/Manajemen, Kegiatan Penataan Organisasi-Rapat Koordinasi/Konsolidasi, Keterangan Program : Pada Hari Selasa, 23 Juni 2026 pukul 14.30 wita-selesai, bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Jln. Bumi Merdeka Komp. Perkantoran Kel. Uemalingku, Kec. Ratolindo, DWP DPUPR melaksanakan pertemuan rutin bulanan. Pengurus dan Anggota yang hadir pada kegiatan tersebut berjumlah 18 orang. Susunan acara pada kegiatan pertemuan bulanan DWP DPUPR sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC Ny. Frida Yusuf, 2. Pembacaan doa oleh Ny. Narwis S. Hadi, 3. Menyanyikan lagu mars DWP di pimpin oleh Ny. Silvana Widodo, 4. Pembacaan Notulen oleh Ny. Raehan Mei Fahmi, 5. Laporan bidang Sosial Budaya oleh Ny. Frida Yusuf, 6. Laporan bidang pendidikan oleh Ny. Mirna Armin, 7. Laporan bidang Ekonomi Ny. Atma Muliadi, 8. Laporan keuangan oleh Bendahara Ny. Elvira Niswan, 9. Sambutan / arahan ketua DWP DPUPR Ny. Anita Asfan Supu, 10. Diskusi/Tanya jawab,11. Istrahat, 12. Penutup. Dalam sambutannya Ketua DWP DPUPR Ny. Anita Asfan Supu menyampaikan terima kasih kepada seluruh Pengurus dan Anggota DWP DPUPR yang hadir pada pertemuan dan menekankan pentingnya keaktifan Pengurus dan anggota DWP DPUPR dalam setiap kegiatan Dharma Wanita Persatuan, berperan aktif pada kegiatan senam, posyandu dan PAUD binaan, dalam diskusi dibahas tentang waktu pelaksanaan pertemuan rutin bulanan DWP DPUPR adalah setiap 2 bulan sekali, pemberian teguran dan sanksi bagi anggota DWP DPUPR yang tidak hadir pada pertemuan rutin bulanan tanpa pemberitahuan. Pada pertemuan dilaksanakan penjualan bazaar untuk menambah pemasukan kas DWP DPUPR.. Di akhir kegiatan pertemuan Ketua beserta seluruh pengurus dan anggota DWP DPUPR berfoto bersama untuk dokumentasi.
Dalam rangka memperkuat koordinasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas pengurus di semua tingkatan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari kembali menggelar pertemuan rutin bulanan. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program kerja dan menjaga ritme roda organisasi agar tetap berjalan dinamis dan kontributif.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada hari Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Aula Samaturu Kantor Walikota Kendari. Pemilihan lokasi ini dinilai sangat representatif guna mendukung kelancaran jalannya pertemuan yang sarat akan agenda-agenda penting organisasi kedepannya.
Pertemuan rutin yang dimulai tepat pukul 14.00 WITA hingga selesai ini dihadiri oleh sebanyak 41 orang peserta. Antusiasme yang tinggi terlihat dari kehadiran para pengurus DWP Kota Kendari, Ketua DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Ketua DWP tingkat Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Kendari.
Di antara barisan undangan yang hadir, tampak pula Ketua DWP Kecamatan Kadia, Ny. Wa Ode Sufiati Hasman, yang aktif berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara. Kehadiran para pimpinan unit ini mencerminkan komitmen yang kuat dari setiap wilayah untuk menyukseskan program kerja berskala kota.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh pembawa acara, yang pada kesempatan kali ini dipandu secara apik oleh Ketua DWP Kelurahan Anggilowi, Ny. Siti Arfa Suhadi. Dengan penuh takzim, ia menyapa seluruh hadirin dan membacakan urutan agenda yang akan dilalui bersama
Suasana khidmat kian terasa saat seluruh peserta berdiri tegap menyanyikan bersama lagu Mars Dharma Wanita. Dipimpin oleh Ny. Theressia sebagai dirigen, petikan lirik penuh semangat membahana di dalam aula, membakar kembali komitmen pengabdian para anggota terhadap organisasi. Arahan Wakil Ketua dan Pembahasan Rencana Family Gathering
Guna mengetuk pintu berkah dan memohon kelancaran dari Tuhan Yang Maha Esa, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa. Prosesi doa yang berlangsung dengan sangat khusyuk ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kecamatan Poasia, Ny. Surianty Aswan.
Jalannya pertemuan rutin bulan Juni ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua 1 DWP Kota Kendari, Ny. Hilma Yuniar Machlil. Dalam pidato sambutannya, ia menggarisbawahi makna penting pertemuan berkala ini sebagai wadah silaturahmi yang efektif sekaligus fondasi utama dalam mendukung eksistensi organisasi DWP Kota Kendari
Lebih lanjut, Ny. Hilma Yuniar Machlil memaparkan agenda besar berikutnya, yakni persiapan pelaksanaan Family Gathering Dharma Wanita Persatuan Kota Kendari. Berdasarkan perencanaan awal, kegiatan penyegaran tersebut direncanakan akan diselenggarakan di destinasi wisata Pantai Nambo.
Kegiatan Family Gathering tersebut sengaja dirancang sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kekeluargaan, serta membangun kekompakan seluruh anggota. Guna menambah semarak suasana, panitia juga tengah mempersiapkan berbagai jenis perlombaan menarik yang melibatkan keluarga besar DWP Kota Kendari.
Tidak hanya fokus pada agenda rekreasi, pertemuan ini juga diisi dengan aspek peningkatan kapasitas melalui sesi Penyegaran E-Reporting oleh Ny. Khairunnisa Jamil. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara pelaporan berbasis digital agar DWP Kota Kendari mampu menghasilkan nilai indeks kinerja yang baik dan akurat.Ny. Chairunnisa Jamil juga membagikan berbagai tips dan strategi penyusunan narasi laporan kegiatan yang efektif, mulai dari teknik penyampaian informasi yang jelas, kelengkapan data pendukung, penyusunan kronologi kegiatan, hingga pentingnya dokumentasi yang representatif sebagai bukti pelaksanaan program kerja
Sebelum kegiatan ini resmi ditutup, seluruh peserta melakukan koordinasi intensif mengenai berbagai aspek teknis pelaksanaan Family Gathering. Pembahasan mengalir hangat meliputi kesiapan lokasi, mekanisme kehadiran peserta, penyusunan susunan acara, pembagian tugas kepanitiaan, serta langkah-langkah pendukung lainnya agar kegiatan dapat berjalan secara tertib, aman, dan sukses. Penutupan dan Sesi Dokumentasi
Setelah seluruh urutan agenda dan koordinasi teknis selesai dimusyawarahkan, pembawa acara kemudian memandu prosesi penutupan. Seluruh rangkaian kegiatan pun diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi resmi atas kebersamaan dan soliditas yang terjalin erat dalam tubuh DWP Kota Kendari.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan Mengikuti Program Kerja pada Bidang Pendidikan yakin Program Pendidikan Non Formal/Informal melalui Kegiatan Pertemuan Rutin DWP Kota Tidore Kepulauan Sekaligus Pelatihan/Praktek Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Tempat Tisu yang dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00 WIT sampai selesai bertempat di Gedung Sekretariat DWP Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus DPW BPBD Kota Tidore Kepulauan sebanyak 4 orang yaitu Ny. Sachanawi Muhammad selaku Ketua DWP BPBD, Ny. Faradilla Mohdar selaku Wakil Ketua, Ny. Fitria Mansur selaku Ketua Bidang Ekonomi dan Ny. Tita Husni Selaku Anggota Bidang Sosial Budaya, serta dihadiri oleh Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan Ny. Nurain Ismail Dukomalamo, Sekretariat 2 DWP Kota Tidore Kepulauan Ny. Marini Muslihin, Ketua-ketua DWP Unsur Pelaksana OPD, Ketua-ketua DWP Kecamatan Se-Kota Tidore Kepulauan beserta pengurus dan anggota. Kegiatan ini juga menghadirkan Ny. Alfisyah Harsani Fauzi sebagai narasumber sekaligus instruktur pelatihan. KETERANGAN PROGRAM : pertemuan rutin dan pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan Surat DWP Kota Tidore Kepulauan Nomor B.09/SET/DWP.KYL/VI/2027 tanggal 8 Juni 2026 Perihal Undangan, sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja DWP dalam meningkatkan kapasitas, kreativitas dan ketrampilan melalui kegiatan pendidikan non formal yang bermanfaat bagi anggota dan keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus serta anggota DWP dalam memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual, mengurangi limbah rumah tangga melalui kegiatan daur ulang, menumbuhkan kreatifitas dalam menciptakan produk kerajinan, serta membuka peluang usaha baru yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. URAIAN KEGIATAN : Pertemuan Rutin dan Pelatihan diawali dengan pembukaan oleh MC Ny. Warni Burhan, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ny. Hadijah Nursalim, menyanyikan lagu Mars DWP dengan dirigen Ny. Irawati Guntur, serta pembacaan Notulen kegiatan bulan Mei oleh Ny. Suraida Abdul Muis. Acara dilanjutkan dengan pelatihan/praktek pembuatan tempat tisu dari barang bekas kain perca yang disampaikan oleh Narasumber Ny. Alfisyah Harsani Fauzi dengan moderator Ny. Sachanawi Muhammad. Dalam penyampaian materi narasumber menjelaskan bahwa barang bekas seperti kain perca, karung goni dan bahan sisa lainnya dapat diolah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi apabila dikerjakan dengan baik dan memiliki sentuhan seni, serta menyampaikan pengalaman dalam mengembangkan usaha handmade yang telah mengikuti berbagai pameran tingkat lokal maupun nasional. Narasumber juga menyampaikan bahwa produk yang dihasilkan dibuat secara terbatas sesuai pesanan sehingga memiliki kualitas, keunikan dan nilai eksklusif serta usaha tersebut telah memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Selanjutnya dilakukan praktek pembuatan tempat tisu dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti kain perca, jilbab, kain daster yang sudah tidak digunakan, renda atau kancing bekas, jarum, benang dan lem tembak, melalui tahapan pemotongan kain sesuai ukuran, proses menjahit, pemasangan aksesoris, hingga menghasilkan tempat tisu siap digunakan. Setelah kegiatan pelatihan selesai dilanjutkan dengan arahan Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan Ny. Nurain Ismail Dukomalamo yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada narasumber atas ilmu serta ketrampilan yang diberikan, serta mengharapkan agar pengurus serta anggota DWP dapat mempraktekkan kembali ketrampilan tersebut dirumah masing-masing sehingga menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat. Dalam arahannya Ketua juga menyampaikan kegiatan sosial DWP peduli berupa pemberian bantuan sembako kepada 4 KK di Kelurahan Mareku dan 2 KK di Kelurahan Dokiri berupa beras, minyak goreng, teh, gula serta bantuan DWP peduli sebesar Rp 2.000.000, serta menyampaikan informasi terkait penyaluran hewan kurban Idul Adha sebanyak 2 ekor yang di berikan kepada masyarakat di Kelurahan Doyado dan Kelurahan Toloa. Selain itu disampaikan laporan Kotak DWP peduli oleh Ny. Hasbi dengan saldo sampai bulan Mei sebesar Rp. 385.000. Output Kegiatan ini adalah terlaksananya pertemuan rutin dan pelatihan ketrampilan anggota DWP, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pengurus serta anggota dalam membuat tempat tisu dari barang bekas, serta dihasilkannya produk kerajinan yang dapat digunakan sendiri maupun dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Outcome yang diharapkan adalah meningkatnya kreativitas dan kemandirian anggota DWP dalam memanfaatkan barang bekas, tumbuhnya peluang usaha baru berbasis kerajinan rumah tangga, meningkatkan potensi tambahan penghasilan keluarga, serta berkurangnya limbah rumah tangga melalui kegiatan daur ulang. Demikian laporan pelaksanaan Kegiatan Pertemuan Rutin dan Pelatihan. Pembuat laporan Ny. Faradilla Mohdar
Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto Bengkulu, pada hari Sabtu tanggal 13 Juni 2026, Jam 08.30 ss 12.00 Wib. Bertempat di Hotel Two Khazanah, Lantai 3, mengikuti kegiatan TOT Edukasi CBP Rupiah. Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto Bengkulu yaitu Ibu Selvi Herry Permana Sekaligus wakil dari Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu. Kegaiata ini diselengarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu bersama Badan Kerjasama Organisasi Wanita Provinsi Bengkulu menggelar _Training of Trainer Edukasi CBP Rupiah dan Perlindungan Konsumen_ di Khazanah Two. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Bapak Rudi Sitorus, mengaku nyaman berkolaborasi dengan BKOW. _“Izin melaporkan, Bank Indonesia Provinsi Bengkulu ini kayaknya sangat nyaman berkolaborasi dengan BKOW Provinsi Bengkulu karena minggu yang lalu ibu-ibu yang hadir di sini juga hadir di hotel. Mohon maaf kalau melihat wajah saya betul-betul karena memang kami menyadari dalam konteks pelaksanaan tugas dan kebijakan yang menjadi amanah Bank Indonesia, kami tidak bisa bekerja atau berjalan sendiri khususnya terkait desiminasi kebijakan Bank Indonesia tentang Rupiah,”_ Ucap Rudi Sitorus. Rudi Sitorus menegaskan mandat BI. _“Bank Indonesia memang diberikan mandat untuk menjaga stabilitas nilai Rupiah dan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan terpercaya di tengah-tengah masyarakat. Tugas-tugas yang dimandatkan kepada kami membutuhkan dukungan masyarakat, khususnya ibu-ibu hebat sekalian karena kami menyadari aktivitas perekonomian itu dimulai dari rumah tangga. Ia pun menganalogikan peran ibu. “Motor penggerak rumah tangga adalah ibu. Kemarin saya lihat semacam edukasi animasi, bapak itu pikulnya satu beban dipikulnya satu, bekerja. Kalau ibu-ibu yang dipikulnya banyak: bekerja, urus anak, urus rumah, urus keuangan, urus keluarga, ada banyak banget. Rudi Sitorus kembali menekankan, Rupiah merupakan salah satu lambang kedaulatan Negara Republik Indonesia. Sebagai warga negara yang baik, tentunya kita harus cinta, bangga, dan paham terhadap rupiah. Rupiah bukan sekedar uang yang digunakan dalam transaksi sehari-hari. Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa yang harus kita hormati dan kita jaga bersama. Kita perlu menumbuhkan kecintaan terhadap rupiah dengan cara merawat, menggunakannya secara bijak, menggunakan rupiah dalam setiap transaksi, dan memahami fungsi rupiah dalam mendukung aktivitas ekonomi,Tegas Rudi Sitorus. Ketua BKOW Provinsi Bengkulu, Hj. Eko Kurnianingsih, menyebut TOT ini awal kolaborasi luas. BKOW merupakan wadah berhimpunnya berbagai organisasi wanita di Provinsi Bengkulu yang memiliki komitmen bersama untuk berkontribusi dalam membangun daerah melalui pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, pendidikan masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,ucap ibu eko. Kerja sama ini merupakan bentuk nyata sinergi antara lembaga dan organisasi dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas, berdaya, dan memiliki literasi yang baik terkait dengan Rupiah dan wawasan tentang perlindungan konsumen. Saya meyakini bahwa perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter dan perilaku ekonomi keluarga. Dalam kehidupan sehari-hari perempuan seringkali menjadi pengelola keuangan rumah tangga, itu sudah pasti. Anak-anak sekaligus penggerak kegiatan sosial di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu ketika perempuan memiliki pemahaman baik tentang rupiah dan perlindungan konsumen maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri tetapi juga oleh keluarga, lingkungan sekitar bahkan masyarakat secara luas. Kegiatan ini menjadi awal dari penguatan kolaborasi dan kemitraan yang lebih luas antara BKOW Provinsi Bengkulu dan Bank kolaborasi dan kemitraan yang lebih luas antara BKOW Provinsi Bengkulu dan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. Dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, meningkatkan literasi, perlindungan konsumen, serta penguatan kapasitas perempuan sebagai agen pembangunan,tegas Hj. Eko
Pada Hari Rabu tanggal 3 Juni 2026, Dharma Wanita Persatuan RSKJ Soeprapto Bengkulu mengikuti Acara Sosialisasi Cinta Bangga Pahami (CBP) Rupiah dan Perempuan Peka Keluarga Bahagia, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu. Acara berlangsung dari jam 08.00 sd 12.00 Wib. Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan RSKJ yang hadir Ketua DWP RSKJ, Ibu Selvi Herry Permana yang sekaligus pengurus Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu. Hadir juga Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu, Ny.Hj. Mardliyataini Hs Herwan Antoni,mengikuti acara tersebut. Acara dibuka langsung oleh Bapak Rudi Sitorus perwakilan dari Bank Indonesia ( BI ) dengan Narasumber pada hari ini adalah Bapak Hendri Wahyudi yang berasal dari Bank Indonesia juga Acara diikuti juga oleh para pengurus DWP Provinsi dan anggota DWP Provinsi Bengkulu Acara juga diikuti oleh berbagai macam Organisasi Perempuan lainnya dari DWP Provinsi dan DWP Kota,Persit,Bhayangkari dan masih banyak organisasi lainnya. Materi yang disampaikan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah Program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) merupakan kampanye edukasi dari Bank Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap mata uang Rupiah. 1. Cinta Rupiah Cinta Rupiah berarti menghargai dan merawat uang Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Contoh sikap: Tidak mencoret atau merusak uang. Menyimpan uang dengan baik, misalnya tidak dilipat berlebihan atau diremas. Mengenali ciri-ciri keaslian uang dengan metode 3D: Dilihat Diraba Diterawang 2. Bangga Rupiah Bangga Rupiah berarti menjadikan Rupiah sebagai simbol identitas bangsa dan menggunakannya dalam setiap transaksi di wilayah Indonesia. Contoh sikap: Menggunakan Rupiah dalam transaksi sehari-hari di Indonesia. Bangga terhadap desain uang Rupiah yang menampilkan pahlawan, budaya, dan keindahan alam Indonesia. Mendukung penggunaan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah. 3. Paham Rupiah Paham Rupiah berarti memahami fungsi Rupiah serta mengelolanya secara bijaksana. Hal yang perlu dipahami: Fungsi Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah. Pentingnya mengatur keuangan dengan baik (menabung, membuat anggaran, dan berbelanja sesuai kebutuhan). Menjaga stabilitas nilai Rupiah melalui perilaku ekonomi yang bijak. Tujuan Gerakan CBP Rupiah Meningkatkan rasa cinta terhadap mata uang Indonesia. Menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mendorong masyarakat agar cerdas dalam menggunakan dan mengelola Rupiah. Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari Merawat uang agar tidak rusak. Menggunakan Rupiah dalam transaksi di Indonesia. Memeriksa keaslian uang sebelum menerima. Menabung dan menggunakan uang sesuai kebutuhan. Tidak menyebarkan atau menggunakan uang palsu. Materi ini sering digunakan dalam pembelajaran di sekolah, sosialisasi, maupun kegiatan literasi keuangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Acara ini banyak memberi manfaat untuk kita semua terutama tentang keuangan,dimana kita banyak diberi pengetahuan tentang penipuan uang,belanja online dan sebagai Demikian acara Sosialisasi CBP Rupiah dan TOT perlindungan konsumen, semoga bisa menambah wawasan untuk anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu.