Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Kecamatan Bontoala Ny. Erni Said Patahulla AP. M.Si beserta anggota dan pengurus melaksanakan kerja bakti bersama Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar Kegitan berlangsung di Jalan Lobak Nomor 1 Kelurahan Wajo Baru Kecamatan Bontoala pada hari jumat tanggal 2 Oktober 2026. Kegiatan kerja bakti dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian Dharma Wanita Persatuan dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan. Kegiatan diikuti oleh sebanyak 40 orang peserta dan berlangsung secara bersama-sama dengan penuh kebersamaan serta semangat gotong royong. Terlaksananya kegiatan kerja bakti bersama dengan melibatkan 40 orang peserta serta meningkatnya kepedulian dan semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan Kantor Camat Bontoala. Sasaran Kegiatan : Lingkungan Kantor Camat Bontoala agar tetap bersih, rapi, dan nyaman. Anggota Dharma Wanita Persatuan yang terlibat dalam kegiatan gotong royong. Terjalinnya kebersamaan dan kerja sama antara Dharma Wanita P ersatuan Unit Kecamatan Bontoala dengan DWP Kota Makassar. Tujuan Kegiatan: Meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan. Menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di antara anggota Dharma Wanita Persatuan.Meningkatkan partisipasi aktif DWP dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman.Mempererat silaturahmi serta koordinasi antara DWP Unit Kecamatan Bontoala dan DWP Kota Makassar.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mukomuko Ny. Kasmarita Marjohan beserta Pengurus melaksanakan Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Mukomuko yang di isi dengan Kegiatan Rapat Persiapan Peringatan HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan bertempat di Soto Aura pada tanggal 2 Oktober 2026. Kegiatan ini dilanjutkan dengan berkunjung ke rumah Pengurus DWP Kabupaten Mukomuko Ny. Lian Erik menjenguk anaknya yang sakit dan Ny. Vina Andi menjenguk karna sedang sakit. Semoga dengan adanya kunjungan ini dapat menghibur dan memberikan doa agar diberikan kesehatan dan kesembuhan dan dapat beraktifitas kembali seperti biasanya.
Pengajian rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tolitoli bulan Oktober telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 1 Oktober 2026, pukul 16.00 WITA sampai dengan selesai, bertempat di Mushollah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tolitoli beralamat di Jalan Veteran No. 50 Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Tempat tersebut dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pengajian rutin bulan karena mudah dijangkau dan mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Tujuan dari pengajian adalah meningkatkan ilmu agama, memperkuat iman dan taqwa, mempererat silaturahmi, membentuk religius dan sarana introspeksi diri terutama bagi peserta yaitu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tolitoli. Pada Kegiatan pengajian rutin bulanan tersebut dihadiri kurang lebih berjumlah 38 Orang, terdiri dari Ketua, Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan se Kabupaten Tolitoli dan petugas pada pelaksanaan kegiatan tersebut adalah : 1. Dharma Wanita Persatuan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 2. Dharma Wanita Persatuan Perdaganga 3. Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah 4. Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dharma Wanita Persatuan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura ikut serta hadir dalam kegiatan pengajian tersebut yang diwakili oleh Ny.Warty Syamsuddin dan Ibu Maspa Jarnawi. Acara di awali dengan Pembukaan yang disampaikan oleh pembawa acara dari Dharma Wanita Persatuan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ny. Hj Nurdiana Moh Ali yang menyampaikan untuk lebih menyimak dengan penuh perhatian,tenang serta mengambil hikmah dari materi yang disampaikan oleh Ustad Fajar Mashyur, S.Ag dengan Tema Sudahkah Kita Bahagia? Ustad menyampaiakn bahwa tema tersebut diambil karena sangat berhubungan dengan kehidupan manusia sehari hari tentang pembersihan jiwa dan akhlak, pendekatan diri kepada Allah, SWT dan untuk intropeksi diri yaitu kebahagiaan sejati menurut sudut pandang islam karena kebahagiaan bukan diukur dari standar adanya jabatan, harta atau urusan duniawi semata namun kebahagiaan itu berada di dalam hati yang lebih tenang berlapang dan damai bukan pada fisik seperti banyaknya harta, kebahagiaan hanya bisa diraih melalui kedekatan diri pada Allah, SWT dengan adanya rasa syukur atas segala nikmat dan ridho dalam ujian yang diterima, kebahagian itu tetap berpegang pada Alquran dan Hadits agar hati tetap kuat dan bahagia tidak mudah terpengaruh dengan beratnya ujian yang diterima didunia karena kebahagiaan duniawi adalah kesenangan sementara karena bukan tujuan akhir melainkan sebagai tempat menanam kebaikan untuk meraih kebahagiaan sejati yang membawa ketenangan batin diakhirat nanti. Sebagai Anggota Dharma Wanita Persatuan sebagai istri Aparatur Sipil Negara bahwa ebahagiaan bisa diraih dengan mampu menjadikan benteng kebaikan dalam rezeki yang diperoleh suami sebagai ladang ibadah untuk meraih ridho Allah, SWT dan keselamatan di akhirat, mendukung suami mengabdi sebagai ibadah dan menggunakan fasilitas dunia untuk akhirat dengan memperluas silahrurahmi dan bisa meraih istri sholeha yang bisa menjadi penyejuk mata bagi suami. Setelah penyampaian tauziah oleh Ustad Fajar Masyhur, S.Ag dilanjutkan dengan tanya jawab dan penyampaian sepatah kata dari Ny.Suriati Abdul Gani perwakilan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tolitoli serta pembacaan doa oleh Ustad dan diakhiri dengan penutupan oleh pembaca acara dan fhoto bersama. Diharapkan kegiatan pengajian rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta keimanan dan ketakwaan kepada Allah, SWT dan silaturahmi terjalin semakin erat antar Anggota Dharma Wanita Persatuan se Kabupaten Tolitoli.
Kegiatan Senam dan Lomba DWP Kota Blitar Hari/Tanggal: Jumat, 28 Agustus 2026 Tempat: Gedung KUSUMOWICITRO Kota Blitar Pelaksana: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Blitar 1. Deskripsi Kegiatan Pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan senam dan lomba Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Blitar sebagai salah satu bentuk kegiatan kebersamaan dan silaturahmi antaranggota DWP. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mempererat tali persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan partisipasi aktif anggota dalam kegiatan organisasi. 2. Rangkaian Pelaksanaan Kegiatan Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpulnya para anggota DWP di lokasi kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan senam bersama yang diikuti oleh para peserta dengan penuh antusias. Senam bersama dilaksanakan sebagai upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sekaligus membangun suasana yang ceria dan penuh semangat. Setelah kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan anggota DWP. Adapun lomba yang diikuti adalah lomba Makan Kerupuk. Peserta mengikuti permainan dan lomba secara berkelompok. Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kerja sama, koordinasi, konsentrasi, serta sportivitas antarpeserta. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Para peserta tampak berpartisipasi aktif, saling memberikan dukungan, serta menikmati setiap rangkaian acara. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan hubungan kekeluargaan di lingkungan DWP Kota Blitar. 3. Hasil dan Manfaat Kegiatan Pelaksanaan kegiatan senam dan lomba DWP Kota Blitar diharapkan memberikan manfaat sebagai berikut: 1. Meningkatkan kesadaran anggota akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. 2. Mempererat silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antaranggota DWP Kota Blitar. 3. Meningkatkan kekompakan, kerja sama, dan semangat kebersamaan melalui kegiatan perlombaan. 4. Menciptakan suasana organisasi yang sehat, aktif, harmonis, dan menyenangkan. 5. Mendorong partisipasi anggota dalam mendukung pelaksanaan program dan kegiatan DWP Kota Blitar. 4. Penutup Secara keseluruhan, kegiatan senam dan lomba DWP Kota Blitar pada Jumat, 28 Agustus 2026, menjadi sarana positif untuk membangun pola hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan dan solidaritas antaranggota. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kekeluargaan, kekompakan, dan partisipasi aktif anggota DWP Kota Blitar dapat terus terjaga dan ditingkatkan dalam pelaksanaan kegiatan organisasi selanjutnya.
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kesehatan dan keselamatan kerja serta pemeliharaan sarana-prasarana medis merupakan aspek mendasar dalam menunjang kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (Faskes). Penggunaan peralatan kesehatan, bahan kimia berbahaya, serta akumulasi limbah medis dan non-medis yang berpotensi menimbulkan bahaya kesehatan lingkungan memerlukan penanganan, pemantauan, dan pemeliharaan yang terencana serta berkesinambungan. Dalam rangka memastikan bahwa seluruh fasilitas, peralatan teknis, dan sarana sanitasi berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan regulasi kesehatan yang berlaku, telah dilaksanakan kegiatan pemeriksaan, perawatan, serta pengawasan kebersihan dan kesiapan fasilitas pendukung. Kegiatan ini dilakukan guna menunjang kelancaran operasional harian dan menciptakan lingkungan kerja yang aman, bersih, dan kondusif bagi seluruh staf maupun masyarakat penerima layanan. 1.2 Tujuan Kegiatan Memastikan Keselamatan Fasilitas: Meneliti dan memantau kondisi fisik serta fungsi dari sarana teknis, instalasi air/sanitasi, serta tempat penampungan limbah. Standardisasi Higiene dan Sanitasi: Memastikan kebersihan lingkungan kerja dan area pelayanan memenuhi standar kualifikasi kesehatan lingkungan. Pencegahan Risiko Kerja (K3): Mengidentifikasi secara dini potensi bahaya (hazard) mekanis, biologis, maupun kimiawi di area operasional. Dokumentasi dan Pelaporan: Mengatur dan mendokumentasikan setiap tahapan kegiatan pemeliharaan sebagai bentuk pertanggungjawaban operasional. II. BENTUK DAN RINCIAN KEGIATAN 2.1 Waktu dan Lokasi Hari/Tanggal: Jumat, 2 Oktober 2026 Waktu: Berlangsung sesuai jadwal operasional pemeliharaan Lokasi: Area Operasional dan Fasilitas Sanitasi / Penampungan Fasilitas 2.2 Pelaksana Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim teknis dan petugas kebersihan/sanitasi yang bertugas melakukan inspeksi lapangan, perawatan sarana, dan pembersihan area secara langsung. 2.3 Uraian Pelaksanaan Kegiatan (Panjang Lebar) Pelaksanaan kegiatan mencakup beberapa tahapan utama sebagai berikut: Inspeksi dan Pengawasan Sarana Penampungan / Sanitasi: Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap tempat/wadah penampungan yang ada di area kerja. Dilakukan pengecekan terhadap kondisi fisik wadah penampung (seperti drum/wadah khusus) untuk memastikan tidak terjadi kebocoran, keretakan, atau kerusakan yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Pengawasan dilakukan terhadap pemisahan jenis limbah/material sesuai dengan kategorinya agar proses pengelolaan selanjutnya berjalan lancar. Proses Perawatan dan Pembersihan Area: Petugas secara langsung melakukan tindakan pembersihan, penyiraman, dan pemeliharaan pada area sekitar tempat penampungan dan instalasi teknis. Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan peralatan sanitasi standar diterapkan selama proses kerja untuk menjaga keselamatan kerja petugas di lapangan. Penghilangan sisa-sisa kotoran atau endapan dilakukan untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap serta meminimalisir potensi berkembang biaknya vektor penyakit (seperti lalat dan nyamuk). Pemeriksaan Fungsi Alat Pendukung: Pengecekan dilakukan pada saluran pembuangan dan suplai air guna memastikan aliran berjalan lancar tanpa ada hambatan atau penyumbatan. Memastikan kelengkapan sarana K3 pendukung di sekitar area pemeliharaan berada dalam kondisi siap pakai. III. HASIL KEGIATAN DAN EVALUASI 3.1 Hasil yang Dicapai Kondisi Sarana Terjaga: Seluruh tempat penampungan dan fasilitas pendukung yang diperiksa berada dalam kondisi baik, berfungsi secara optimal, dan bebas dari kebocoran fisik. Lingkungan Bersih dan Higienis: Area sekitar pemeliharaan menjadi lebih bersih, rapi, dan memenuhi syarat sanitasi lingkungan kerja. Identifikasi Risiko Minimum: Tidak ditemukan adanya potensi bahaya kritis yang dapat mengganggu operasional harian. 3.2 Evaluasi dan Catatan Pemeliharaan Rutin: Jadwal pemeliharaan dan inspeksi berkala perlu terus dipertahankan secara konsisten. Penyediaan Peralatan Kerja: Disarankan untuk selalu memperbarui pasokan sarana pembersihan dan kelengkapan APD petugas secara berkala agar keselamatan dan efisiensi kerja tetap terjaga optimal. IV. PENUTUP Demikian laporan kegiatan pemeliharaan, inspeksi, dan pengawasan fasilitas sanitasi/operasional ini disusun dengan rinci. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pihak.
Dharma Wanita Persatuan MTsN 2 Ngawi menyelenggarakan Famaly Gathering beserta keluarga besar MTsN 2 Ngawi Sabtu, 19 September 2026 di Pantai Mutiara, Pantai Karanggongso dan Pantai Pasir Putih Trenggalek. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 orang peserta, terdiri dari anggota DWP MTsN 2 Ngawi beserta keluarganya.Berangkat dari MTsN 2 Ngawi pukul 03.00 Wib dan kembali ke MTsN 2 Ngawi pukul 20.00 Wib
Ketua DWP Unit Kecamatan Kusan Hilir beserta anggota menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Kusan Hilir yang juga dihadiri oleh pejabat lintas sektor, Kepala Desa, Pengurus PKK Kecamatan Kusan Hilir,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta seluruh staf Kantor Kecamatan Kusan Hilir Ceramah agama diisi oleh Ustadz Muhammad Yusuf, S.Sos.I dari Sidrap Sulawesi Selatan
SIJUNJUNG_*Ketua DWP Kementerian Agama Kab.Sijunjung diwakili Sekretaris DWP Hadiri Pertemuan Bulanan GOW Kab.Sijunjung* Hadir pada pertemuan kali ini Ketua DWP diwakili Sekretaris DWP Ny.Pef Samsidir beserta Ketua DWP Unit MAN 2 Sijunjung dan Anggota pada agenda yang diisi dengan Sosialisasi Kesehatan kajian khususnya mencegah saraf terjepit sejak dini,Jumat (02/10) di Balairung Lansek Manih Muaro Sijunjung. Panitia pelaksana menghadirkan dr.Maldayeni Busra spesialis saraf sebagai narasumber kali ini, tentunya sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah terjadi saraf terjepit sejak dini dan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan serta perlakuan pola hidup sehat, cara duduk yang tepat dan memperhatikan asupan makanan yang akan dapat memicu munculnya saraf terjepit. Seluruh anggota yang hadir sangat antusias dalam mendegarkan paparan materi tersebut, karena saraf terjepit bukan penyakit yang tertuju pada usia yang tua saja tetapi usia mudapun akan terdampak jika tidak memperhatikan pencegahan sedari dini. Semoga sosialisasi ini dapat membangunkan kita akan pentinya pola kesehatan yang baik, karena setiap sakit yang terasa pada diri kita semua adalah efek dari cara kita dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Diakhir acara DWP Kemenag Kab.Sjj melakukan sesi foto bersama dengan Ketua GOW Ny.Dona Irradatillah dan Ketua DWP Kab.Sijunjung Ny.Jaheri Setda Kab.Sijunjung. Dy
Dharma Wanita Persatuan KPH Lasalimu yang merupakan unit Kawasan Pengelolaan Hutan Lasalimu melaksanakan Kegiatan Male(Hiasan Telur) yang merupakan tradisi budaya nusantara yang bernilai estetika dan filosofis tinggi, terutama dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad. Kegiatan ini di laksanakan pada hari Jumat, tanggal 2 Oktober 2026 pada pukul 09.00 WITA Pagi sampai selesai di Halaman Kantor KPH Lasalimu.
Sebagai organisasi istri Pegawai Negeri Sipil, Dharma Wanita Persatuan (DWP) berkomitmen untuk terus meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggotanya. Melalui kegiatan pembuatan Male telur ini, ibu ibu Dharma Wanita Persatuan dapat mengasah jiwa wirausaha, mempererat silahturahmi, sekaligus melestarikan warisan budaya lokal. Kegiatan ini di ikuti oleh Ny. Waode Rusliani Syahril,Ny. Wahyuning Tayup La Gamba,Ny. Hayati Harisusanto,Ny.Saleha La Anuari, Ny.Marlina Edy Sut, Ny.Marliayana Akhirudin, Ny.Anggraini Rahim Sengka, Ny.Lisnawati Nasarudin, Ny.Susanti Alwi Natsir.
Tujuan Kegiatan dengan meningkatkan ketrampilan motorik dan kreativitas seni ibu ibu Dharma Wanita Persatuan, kemudian menciptakan peluang usaha berbasis kerajinan tangan rumah tangga (ekonomi kreatif), mempererat hubungan kerja sama dan kekompakan antaranggota Dharma Wanita Persatuan.
Alat dan Bahan untuk membuat satu tangkai kerajinan Male telur model bunga, bahan bahan yang di gunakan meliputi :
A. Bahan Utama : telur yang sudah direbus matang.
B. Bahan Hiasan : Kertas krep warna warni, main tile, pita satin(lebar 2,5cm) pita glitter, dan mutiara belah untuk hiasan tengah.
C.Bahan Penunjang : Tusuk bambu/lidi panjang (kurang lebih 40-60 cm) kawat bulu, atau gelas plastik kecil sebagai dudukan telur.
Peralatan : Gunting, lem tembak (glue gun) dan selotip.
Langkah-langkah cara membuat male telur, dengan proses pembuatan Male diajarkan dengan metode praktik langsung melalui beberapa langkah berikut :
1. Membuat Kelopak Bunga (Hiasan Atas) : potong kertas krep warna-warni menjadi ukuran persegi (misal 11x11 cm). Lipat kertas menjadi bentuk segitiga beberapa kali, kemudian gunting bagian ujungnya agar saat dibuka membentuk lingkaran kelopak bunga yang indah.
2. Merakit Tangkai : Lapisi tusuk bambu/lidi menggunakan kertas krep hijau atau floral tape agar menyerupai tangkai bunga sungguhan. Tempelkan kelopak bunga kertas krep yang sudah dibuat ke ujung atas tangkai menggunakan lem tembak.
3. Membuat Wadah Telur : Potong Kain tile berukuran kurang lebih 20x20 cm. Balutkan kain tile mengelilingi telur rebus.
4. Pemasangan Telur ke Tangkai : Satukan sisa ikatan kain tile pembungkus telur ke batang tangkai bunga,lalu ikat kuat dengan pita satin. Pastikan posisi telur stabil dibawah kelopak bunga.
5. Sentuhan Akhir Finishing: Tambahkan simpul pita glitter atau mutiara belah pada ikatan untuk menutupi bekas lem. Regangkan kain tile bagian atas agar terlihat mekar dan rapi. Male telur siap dirangkai kedalam pohon male atau wadah miniatur.
Hasil Kegiatan dan evaluasi kegiatan ini, dalam hasil kegiatan seluruh peserta berhasil membuat minimal 2 tangkai male telur dengan kombinasi warna yang sangat kreatif. Produk akhir dikumpulkan dan dirangkai menjadi satu kesatuan ornamen hiasan Dharma Wanita Persatuan yang cantik. Dalam Evaluasi kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Beberapa peserta awalnya kesulitan saat membentuk kelopak kertas krep agar simetris, namun dengan bimbingan mentor, kendala tersebut berhasil diatasi.
Mentor kegiatan ini dilaksanakan oleh ibu Waode Rusliani Syahril yang langsung memberikan praktik membuat male untuk ibu ibu Dharma Wanita Persatuan KPH Lasalimu. Kegiatan pelatihan kerajinan tangan ini terbukti efektif dalam memberikan ruang kreasi efektif bagi ibu ibu Dharma Wanita Persatuan KPH Lasalimu. Diharapkan ketrampilan yang di peroleh tidak hanya berhenti pada pertemuan, melainkan dapat dipraktikkan dirumah masing masing untuk keperluan perayaan keluarga maupun di pasarkan secara komersial.
#DWPKreatif
Menghadiri pengajian rutin Aparatur Sipil Negara sekaligus doa bersama yang dipimpin oleh Bupati Sumedang beserta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional non guru., acara dilaksanakan di Gedung Negara Sumedang