DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KECAMATAN BATUPUTIH KABUPATEN SUMENEP. Bidang : Sosial Budaya. Program Kerja : Budaya dan Pendidikan. Kegiatan : pengenalan pakaian adat. Pelaksana kegiatan semua Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep. Waktu dan Tempat : Kegiatan ini dilaksanakan dan diikuti oleh DWP Kec. Batuputih Kabupaten Sumenep pada hari Senin, tanggal 17 Agustus 2026, pukul 07.30 - 09.00 WIB, bertempat di Lapangan Renteng, Desa, Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih Sumenep, Jl. Arya Wiraraja. Latar belakang dari kegiatan upacara 17 Agustus berkaitan erat dengan sejarah kemerdekaan Indonesia. Upacara ini merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945. Berikut adalah latar belakang dari kegiatan upacara 17 Agustus: 1.Proklamasi Kemerdekaan Pada tanggal 17 Agustus 1945, di Jakarta, dua pemimpin Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta, memproklamirkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda yang telah berlangsung selama hampir tiga setengah abad. Proklamasi kemerdekaan ini dilakukan setelah berakhirnya Perang Dunia II, ketika Belanda yang diduduki oleh Jerman Nazi menyerah kepada Sekutu. Keputusan untuk memproklamirkan kemerdekaan ini merupakan tonggak bersejarah yang sangat penting. 2.Perjuangan Panjang Latar belakang upacara 17 Agustus juga mencerminkan perjuangan panjang rakyat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Perjuangan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh nasional seperti Soekarno, Hatta, dan banyak lainnya, serta rakyat Indonesia yang berjuang melawan penjajahan. 3. Pengakuan Kemerdekaan: Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Indonesia masih harus berjuang untuk mendapatkan pengakuan kemerdekaan dari negara-negara lain, terutama Belanda. Negosiasi dan perang fisik terjadi sebelum akhirnya Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949 melalui perjanjian Renville. 4. Upacara Peringatan: Upacara 17 Agustus menjadi salah satu cara yang digunakan untuk merayakan kemerdekaan Indonesia dan mengenang perjuangan rakyat dalam mencapainya. Upacara ini menjadi momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia dan berkembang menjadi tradisi tahunan yang diadakan di seluruh negeri. 5. Nilai Patriotisme dan Persatuan: Latar belakang upacara 17 Agustus juga mencerminkan nilai-nilai patriotisme dan persatuan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Upacara ini menunjukkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air serta mengingatkan rakyat Indonesia akan pentingnya bersatu demi masa depan yang lebih baik. Kegiatan upacara 17 Agustus biasanya melibatkan pengibaran bendera Merah Putih, lomba-lomba tradisional, parade, dan berbagai acara peringatan lainnya yang memadukan elemen sejarah, budaya, dan patriotisme. Upacara ini merupakan salah satu momen paling bersejarah dan penting dalam sejarah Indonesia, yang selalu dihormati dan dirayakan oleh seluruh rakyat Indonesia setiap tahunnya. Tujuan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep mengikuti kegiatan tersebut adalah: • Menghormati Pahlawan: Mengenang dan menghargai pengorbanan para pejuang yang merebut kemerdekaan Indonesia. • Menanamkan Nasionalisme: Memupuk jiwa patriotisme dan cinta tanah air bagi seluruh warga negara, terutama generasi muda. • Memperkuat Persatuan: Menyatukan tekad dan semangat kebersamaan sebagai satu bangsa. • Membentuk Karakter: Melatih kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan jiwa • kepemimpinan peserta upacara. • • Menghormati Simbol Negara: Menumbuhkan rasa bangga dan penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih serta lagu kebangsaan 1. Pelestarian nilai budaya, cinta bangsa dan tanah air 2. Pengenalan pakaian adat seluruh Indonesia Kegiatan ini mendapat respon positif dari semua anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep, sehingga anggota termotivasi untuk terus menguatkan rasa cinta tanah air dan bela negara.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau, Ny. Hj. Masniah Kusnan Fatkhudin, beserta pengurus inti DWP menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., sebagai penceramah. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Ahad (9/8/2026) Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan Menteri Agama RI di Kalimantan Selatan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kerukunan umat beragama. Kehadiran Ketua DWP Kemenag Pulang Pisau bersama pengurus inti yang mewakili menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus momentum untuk menambah wawasan dan mempererat kebersamaan antaranggota DWP serta keluarga besar Kementerian Agama.
Menghadiri Giat pagi Bakti Sosial Persatuan Dokter Gigi Indonesia yang dihadiri oleh Ibu Ketua dan Wakil Ketua DWP Distamhut, acara ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 6 September 2026 di Taman Bendera Pusaka Jakarta Selatan.
Kegiatan Senam Rutin DWP Dinas Perpustakaan dan Arsip dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 08 Mei 2026 bertempat di Halaman Kantor. Kegiatan diikuti oleh 66 orang anggota DWP dan ASN. Senam dipandu oleh instruktur. Tujuan kegiatan untuk menjaga kesehatan, kebugaran jasmani, serta mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat.
LAPORAN KEGIATAN E-REPORTING DWP Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M 1. Nama Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M 2. Bidang Kegiatan Bidang Sosial Budaya / Keagamaan 3. Tema Kegiatan “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW” 4. Waktu dan Tempat Hari/Tanggal: Senin, 7 September 2026 Pukul: 09.00 WIB s.d. selesai Tempat: Pendopoan Bupati Griya Bumi Serasan Sekate, Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. 5. Penyelenggara Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin 6. Peserta/Kehadiran Kegiatan dihadiri oleh: * Bupati Musi Banyuasin, H. Muhammad Toha; * Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdurrahman Husain; * Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin, Hj. Fatimah Toha; * Ketua DWP Kabupaten Musi Banyuasin, Liliani Abdurrahman; * Jajaran pejabat dan Forkopimda di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin; * Seluruh Ketua dan Anggota Majelis Taklim di lingkungan Sekayu; * ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin; * Tokoh masyarakat. 7. Penceramah Ustaz Abdurrahman Djailani 8. Uraian Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menumbuhkan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Kegiatan diikuti oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Dharma Wanita Persatuan, TP PKK, Majelis Taklim, ASN, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. Acara diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Abdurrahman Djailani dengan tema “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW.” Peserta mengikuti kegiatan dengan khidmat dan antusias. 9. Tujuan Kegiatan Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Meneladani akhlak dan sifat mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Mempererat silaturahmi antara pemerintah, organisasi wanita, Majelis Taklim, ASN dan masyarakat. 10. Hasil/Manfaat Kegiatan Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib dan khidmat. Peserta memperoleh pemahaman dan motivasi keagamaan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antaranggota masyarakat serta jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. 11. Penutup Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat silaturahmi serta mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kegiatan terlaksana dengan baik dan mendapat partisipasi serta antusiasme yang tinggi dari para peserta. 12. Dokumentasi Dokumentasi kegiatan meliputi: Foto bersama Ketua DWP Kabupaten Musi Banyuasin dan jajaran. Foto suasana pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto kegiatan dan peserta Majelis Taklim yang hadir. Surat undangan kegiatan sebagai bukti pendukung pelaksanaan.
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat Ketua dan Pengurus DWP Kecamatan Purwadadi telah hadir dan mengikuti kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2026 : Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Takwa Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat 2. Hari, tanggal : Rabu, 3 September 2026 3. Lokasi/Tempat : Mesjid Agung Al Musabaqoh Subang 4. Waktu : pkl. 08.00 WIB s/d selesai 5. Peserta pada kegiatan ini dihadiri oleh 900 orang terdiri dari unsur ASN perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Subang, organisasi Islam, organisasi masyarakat, instansi vertikal dan swasta juga unsur DWP Kabupaten, perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Subang. 6. Hadir pada kegiatan ini : - Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, S.Si, M.M. - Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, S.Sos., M.Si. - Forkopimda Kabupaten Subang - Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Subang - Camat se-Kabupaten Subang - Kepala Instansi Vertikal dan BUMD Kabupaten Subang - Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, S.Ag., M.Ag. - Penasehat DWP Kabupaten Subang, Ega Agustine Rosyadi, S.Kep., Ners., M.Kep. - Pengurus DWP Kabupaten Subang - Ketua DWP dan Pengurus DWP perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Subang 7. Pengurus DWP Kecamatan Purwadadi yang hadir sebanyak 4 orang yaitu : - Ny. Erna Yulianti Andri (Ketua DWP Kecamatan Purwadadi) - Ny. Yayat Sumiati (Sekretaris DWP Kecamatan Purwadadi) - Ny. Nunun (Ketua Bidang Ekonomi DWP Kecamatan Purwadadi) - Ny. Kurniawati (Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Kecamatan Purwadadi) 8. Acara : Pada hari Rabu, 3 September 2026 Ketua beserta pengurus DWP Kecamatan Purwadadi hadir dan mengikuti kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2026 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang mengusung tema Dengan Semangat Kemerdekaan RI dan Maulid Nabi Kita Teladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Ngawangun Bareng Rakyat Mewujudkan Kabupaten Subang yang Unggul, Maju, Kompetitif, Adil Sejahtera dan Kompetitif. 9. Susunan Acara : 1. Pembukaan oleh protokol/MC yaitu Bpk. Adam 2. Pembacaan ayat suci Al Quran dan shalawat nabi oleh Ustadz Ridwan Fauzi, S.Ag. 3. Pembacaan sambutan Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., beliau menyampaikan : - harapan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Subang. - ajakan menjadikan momen ini untuk meneladani kehidupan Rasulullah SAW - harapan agar masyarakat senantiasa istiqamah dalam menjalankan segala perintah dan sunahnya. - permohonan do’a untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah gempa bumi di NTT, kebakaran hutan di beberapa daerah, serta bencana di luar negeri seperti banjir bandang di Nepal dan negara yang sedang mengalami konflik perang di Palestina. 4. Penyerahan santunan untuk 10 anak yatim piatu serta bantuan sosial untuk beberapa penerima manfaat (biaya berobat dan kursi roda dari BAZNAS dan RSUD Kabupaten Subang). 5. Pembacaan doa dan zikir bersama dimpimpin oleh Ustadz R. Abdul Rochman 6. Tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Asep Zarkasih, S.Pd. Beliau menyampaikan hikmah dari momentum Maulid Nabi Muhammad SAW : - meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah - memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam - meneladani akhlak beliau - sarana dakwah dan pendidikan 7. Ramah-tamah dan sesi foto bersama Semoga dengan berpartisipasinya pengurus DWP dalam kegiatan ini menjadikan setiap pengurus dapat meneladani akhlak Rasulullah yaitu menjalankan amanah dengan ikhlas dan penuh dedikasi sehingga mampu memperkuat solidaritas, menjaga marwah organisasi dan terus berinovasi agar DWP semakin maju dan berkontribusi nyata bagi masyarakat luas. Penulis laporan : Ny. Erna Yulianti Andri (Ketua DWP Kecamatan Purwadadi).
DWP Upel Kecamatan Jambu menyimak dialog serasi pada hari Senin 7 September 2026 dengan Topik : Keamanan Pangan Dengan Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik bersama Penyiar ibu Lovi Laluna Hadir sebagai Narasumber ibu Selvi Dewi Anomsari dan ibu Gama Noor Oktaningrum dari BBRMP JATENG. Siaran dapat juga disaksikan melalui kanal Link youtube https://www.youtube.com/watch?v=tesFjtNf1Sg. Pembahasan : Latar belakangnya adalah setiap manusia butuh makan, apabila makanan diolah tidak baik akan menurunkan kualitas hidup, kualitas kesehatan. Pentingnya keamanan pangan disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. Cemaran pangan dikategorikan menjadi 3 : cemaran biologis berasal dari mikroorganisme yaitu virus bakteri cacing, cemaran kimia berasal dari zat / bahan kimia yang seharusnya tidak ada dalam makanan misalnya bahan makanan tambahan, senyawa berbahaya missal gosong, wadah yang berbahaya yaitu sterofoam, zat radioaktif seperti racun jamur. Cemaran fisik yaitu benda benda asing yang tidak sengaja tercampur dalam makanan yang menyebabkan terluka saat dikonsumsi, missal isi stapples, serangga, kerikil. Bahan tambahan makan (BTP) yaitu bahan yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman untuk mempengaruhi sifat atau bentuknya. Boleh ditambahkan dalam makanan tapi jangan melebihi dosis. Misal pewarna makanan, pengawet,pemanis, asam sitrat, pengembang, pengenyal boleh dipakai tapi dengan takaran yang sesuai aturan. Gas yang terdapat dalam kemasan plastic berfungsi sebagai pelindung makanan yang didalamnya. BTP yang dilarang penggunaannya misalnya borax. Biasanya dipakai dalam olahan makanan krupuk gendar, bakso, formalin, rodamin B, pewarna sintesis yang berbahaya yang harusnya untuk tekstil, bukan untuk makanan. Trending yang sekarang muncul adalah Foodborne Diseases yaitu penyakit bawaan makanan adalah kondisi sakit yang timbul akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh mikroorganisme berbahaya atau zat kimia. Misalnya keracunan makanan. Hal itu bisa diakibatkan dari cara pengolahan makan, penyimpanan, dan media penyajian yang kurang higienis. Penggunaan sterofoam apabila makanan manas, akan menyebabkan transfer BPA, tidak hanya itu, missal air mineral yang terlalu panas akan menjadikan transfer BPA ke dalam minumannya yang berakibat penyakit. Yang bertanggung jawab pada keamanan pangan adalah kita semua. Pemerintah memastikan keamanan pangan dan mutu pangan, pelaku usaha harus menjamin keamanan pangan dan mutu pangan yang didistribusi. Konsumen harus cerdas memilih makanan yang aman. Pelaku usaha juga juga harus mengontrol kemanan pangan itu sendiri supaya aman sampai ke konsumen. alergen adalah bahan panagan yang dapat menyebabkan alergi apabila kita konsumsi. Di BPOM ada aturannya pada aturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 adalah peraturan resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan yang mengatur tentang Label Pangan Olahan. Produsen harus informative dengan mencantumkan allergen yang terdapat pada produk yang diproduksi. Konsumen harus jeli juga dengan komposisi yang terdapat pada produk supaya aman dikonsumsi tubuh. Syarat mendapatkan PIRT , sertifikat halal, dan NIB yaitu memperbaiki kualitas produk. Komposisi harus ditulis secara rinci, dibuat kemasannya kemudian mengisi form. Tempat pengolahannya harus higienis. Nanti akan diproses ke DPMPTSP. Setelah itu diajukan ke sertifikasi halal bahan bahannya harus berbahan halal komposisinya. Apabila ingin membuat PIRT silakan ke Mall Pelayanan Publik Tuntang untuk mendapatkan pendampingan. Program pemerintah supaya lebih baik lagi dalam hal pengolahan pangan yang baik, pemerintah harus lebih tegas lagi dalam menegakkan aturan missal untuk produsen makanan dari proses awal sampai akhir, dari produsen memastikan bahwa bahan baku itu terkendali, critical control point. Missal kalau mau memproduksi sesuatu titik kontrolnya dimana. Apabila kita memproduksi sirup, jangan sampai karamelisasi, es krim supaya tetap lembut. Intinya memastikan produk tidak menyimpang. Missal MBG penerimaan bahan baku harus segar, penyimpanan sebelum pengolahan harus higienis, ompreng higien, pemasakannya jangan sampai terlalu lama dengan jarak distribusi. Sebagai konsusmen kita harus jeli dengan prosuk yang ada. Tips untuk rumah tangga dalam menyimpan makan yaitu buah dan sayur dcuci dulu baru dikemas. Pisahkan makanan yang matang dan mentah. tips brokoli supaya awet dcuci bersih, direndam air hangat, ditunggu kering kemudian dikemas dan dimasukkan freezer. Pakailah wadah steinless untuk pengolahan makanan. Untuk penyimpanan daging sapi sebaiknya dikemas per porsi supaya tidak terjadi perubahan suhu udara luar. Ikan harus dihilangkan kotorannya dulu kemudian dicuci dan dimasukkan kulkas. Bahan makanan yang sudah kadaluarsa lebih baik dibuang demi kesehatan. Laporan ini dibuat dan dilaporkan oleh sekretaris. @
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
PENGGALANGAN DANA UNTUK KORBAN GEMPA NUSA TENGGARA TIMUR
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukoharjo telah turut berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bentuk kepedulian sosial Dharma Wanita Persatuan melalui Program #DWPPeduli, yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari DWP Pusat, DWP Kabupaten Sukoharjo, hingga Unsur Pelaksana DWP pada perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Sukoharjo.
Kegiatan penggalangan dana ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas himbauan Dharma Wanita Persatuan Pusat yang disampaikan melalui WhatsApp pada tanggal 24 Agustus 2026 mengenai kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, DWP Pusat membuka penggalangan dana melalui Program #DWPPeduli yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukoharjo dengan mengajak seluruh jajaran Unsur Pelaksana DWP Badan/Dinas/Instansi/Kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo beserta seluruh anggotanya untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
DWP Bapperida Kabupaten Sukoharjo memberikan dukungan terhadap kegiatan penggalangan dana tersebut sebagai wujud nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Partisipasi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial di antara anggota Dharma Wanita Persatuan.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukoharjo Nomor B. 96/SET/DWP KAB SKH/VIII/2026 tanggal 24 Agustus 2026, perihal Pengumuman Open Donasi untuk Korban Gempa Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan pengumuman tersebut, seluruh jajaran DWP di lingkungan Kabupaten Sukoharjo dihimbau untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana secara sukarela. Periode pelaksanaan donasi berlangsung sampai dengan tanggal 1 September 2026, sedangkan dana yang telah terkumpul selanjutnya akan dikirimkan kepada DWP Pusat untuk diteruskan sebagai bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Pelaksanaan kegiatan penggalangan dana di lingkungan DWP Bapperida dilakukan melalui penyampaian informasi dan himbauan kepada anggota mengenai adanya kegiatan Open Donasi tersebut. Informasi disampaikan agar seluruh anggota memperoleh pemahaman yang sama mengenai tujuan kegiatan, sasaran bantuan, waktu pelaksanaan, serta mekanisme pengumpulan donasi. Selanjutnya anggota diberikan kesempatan untuk berpartisipasi secara sukarela sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Kegiatan penggalangan dana ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pengumpulan bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas organisasi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana. Melalui kegiatan tersebut, anggota DWP Bapperida diajak untuk meningkatkan kepekaan sosial serta menunjukkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana alam.
Program #DWPPeduli menjadi salah satu sarana bagi Dharma Wanita Persatuan untuk melaksanakan peran sosial organisasi secara nyata. Dengan adanya kegiatan ini, anggota DWP diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Kepedulian yang diwujudkan melalui penggalangan dana merupakan bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membantu sesama yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga mencerminkan adanya sinergi dan koordinasi antara DWP Pusat, DWP Kabupaten Sukoharjo, dan Unsur Pelaksana DWP di lingkungan Kabupaten Sukoharjo. Koordinasi yang dilakukan secara berjenjang memungkinkan informasi mengenai kegiatan sosial dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan baik oleh masing-masing Unsur Pelaksana. DWP Bapperida sebagai salah satu Unsur Pelaksana turut mendukung kegiatan tersebut dengan mengajak anggotanya untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana sesuai dengan himbauan yang telah disampaikan.
Adapun sasaran dari kegiatan penggalangan dana ini adalah masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bantuan yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Meskipun bantuan yang diberikan bersifat sukarela, partisipasi dari seluruh anggota apabila dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih berarti bagi penerima manfaat.
Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat terdampak, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi organisasi, khususnya dalam membangun dan memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di antara anggota. Kegiatan bersama seperti ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan, mempererat hubungan antaranggota, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keberadaan Dharma Wanita Persatuan tidak hanya berorientasi pada kegiatan internal, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Melalui kegiatan penggalangan dana ini, DWP Bapperida Kabupaten Sukoharjo berupaya mendukung pelaksanaan program sosial DWP serta mendorong anggota untuk berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Partisipasi anggota merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah. Semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan diharapkan dapat terus dipelihara dan dikembangkan dalam pelaksanaan kegiatan DWP lainnya.
Pelaksanaan kegiatan Open Donasi untuk Korban Gempa Nusa Tenggara Timur secara keseluruhan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari anggota DWP Bapperida Kabupaten Sukoharjo. Informasi mengenai kegiatan telah disampaikan kepada anggota dan partisipasi donasi dilakukan secara sukarela. Dana yang terkumpul dalam penggalan dana tersebut sebesar Rp 1.000.000,-.Selanjutnya, dana yang terkumpul dihimpun melalui Bendahara DWP Kabupaten Sukoharjo untuk kemudian disalurkan kepada DWP Pusat sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Dharma Wanita Persatuan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya dalam situasi bencana. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian, empati, solidaritas, dan gotong royong di lingkungan anggota DWP Bapperida Kabupaten Sukoharjo.
Dengan terlaksananya kegiatan penggalangan dana untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak. Kegiatan ini juga menjadi pembelajaran bersama bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi, baik secara materiil maupun melalui dukungan moral dan partisipasi dalam kegiatan sosial.
Demikian laporan pelaksanaan kegiatan Open Donasi untuk Korban Gempa Nusa Tenggara Timur ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas partisipasi DWP Unsur Pelaksana Bapperida Kabupaten Sukoharjo dalam kegiatan sosial Dharma Wanita Persatuan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana dan dapat semakin memperkuat semangat kepedulian serta solidaritas seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukoharjo.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Makassar Ny. A. Ari Sutera Dewi Janti Haidil Adha menghadiri kegiatan Kajian Rutin Pembahasan Kitab Ar. Riqaq Minggu 6 Agustus 2026 pukul 16.00 wita sampai selesai bertempat di Baruga Anging Mamiri Jl. H.I.A Saleh Dg. Tompo No.33. Kegiatan ini dihadiri Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja se Kota Makassar serta Staf Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan menambah ilmu agama juga menjalin dan mempererat silaturahmi antar organisasi khususnya di Kota Makassar.
LAPORAN E-REPORTING DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KOTA MATARAM I. JUDUL DAN WAKTU KEGIATAN KEIKUTSERTAAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KOTA MATARAM DALAM KEGIATAN JALAN SEHAT DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE-33 KOTA MATARAM Hari/tanggal : Jumat, 4 September 2026 Pukul : 07.00 WITA s/d selesai Tempat : Lapangan Sangkareang Kota Mataram Peserta : 1. Wali Kota Mataram. 2. Wakil Wali Kota Mataram. 3. Sekretaris Daerah Kota Mataram. 4. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mataram. 5. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mataram. 6. Ketua DWP Unit Dinas se-Kota Mataram. 7. Seluruh karyawan dan karyawati Pemerintah Kota Mataram. II. RINGKASAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mataram turut serta dalam kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-33 Kota Mataram. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota Mataram bersama DWP dan TP PKK Kota Mataram. Kegiatan diikuti oleh Bapak Wali Kota Mataram, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ketua DWP Kota Mataram, Ketua TP PKK Kota Mataram, Ketua DWP Unit Dinas se-Kota Mataram, serta seluruh karyawan dan karyawati Pemerintah Kota Mataram. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026 pukul 07.00 WITA. Kegiatan dimulai dari Kantor Wali Kota Mataram, kemudian peserta berjalan sehat melalui rute menuju Simpang 4 Pom Bensin Karang Jangkong, dan selanjutnya kembali menuju Lapangan Sangkareang sebagai lokasi akhir kegiatan. Kegiatan dilaksanakan dengan diawali jalan sehat secara bersama-sama dari Kantor Wali Kota Mataram. Para peserta mengikuti rute yang telah ditentukan menuju Simpang 4 Pom Bensin Karang Jangkong, kemudian kembali dan menyelesaikan rangkaian kegiatan di Lapangan Sangkareang. Keikutsertaan DWP bersama jajaran Pemerintah Kota Mataram menunjukkan dukungan dan partisipasi dalam memeriahkan peringatan HUT ke-33 Kota Mataram sekaligus mendorong semangat kebersamaan dan pola hidup sehat. III. PENDAHULUAN Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Mataram, Pemerintah Kota Mataram menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan, kesehatan, serta mempererat silaturahmi di lingkungan Pemerintah Kota Mataram dan masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Jalan Sehat yang diikuti oleh Bapak Wali Kota Mataram, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mataram, Ketua TP PKK Kota Mataram, Ketua DWP Unit Dinas se-Kota Mataram, serta seluruh karyawan dan karyawati Pemerintah Kota Mataram. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mataram turut berpartisipasi sebagai bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT ke-33 Kota Mataram. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan solidaritas di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. Kegiatan Jalan Sehat dilaksanakan pada Jumat 4 September 2026 pukul 07.00 WITA dengan titik awal di Kantor Wali Kota Mataram dan berakhir di Lapangan Sangkareang. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kebersamaan yang semakin kuat serta tumbuh kesadaran akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. IV. TUJUAN Kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-33 Kota Mataram bertujuan untuk: 1. Memeriahkan dan menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-33 Kota Mataram. 2. Meningkatkan kebugaran dan kesehatan bagi seluruh peserta melalui kegiatan olahraga bersama. 3. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara jajaran Pemerintah Kota Mataram, DWP, TP PKK, serta seluruh karyawan dan karyawati Pemerintah Kota Mataram. 4. Meningkatkan semangat kekeluargaan, kekompakan, dan solidaritas di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. 5. Mendorong penerapan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin. 6. Meningkatkan partisipasi DWP Kota Mataram dalam mendukung dan menyukseskan berbagai kegiatan Pemerintah Kota Mataram, khususnya dalam rangka memperingati HUT ke-33 Kota Mataram. V. HASIL Hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut antara lain: 1. DWP Kota Mataram turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-33 Kota Mataram. 2. Terjalin kebersamaan dan silaturahmi antara DWP, TP PKK, pimpinan daerah, serta seluruh karyawan dan karyawati Pemerintah Kota Mataram. 3. Meningkatnya semangat hidup sehat dan kebugaran melalui kegiatan olahraga bersama. 4. Terciptanya suasana kekeluargaan, kekompakan, dan solidaritas di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. 5. Kegiatan berjalan sesuai dengan rute yang telah ditentukan, yaitu dari Kantor Wali Kota Mataram menuju Simpang 4 Pom Bensin Karang Jangkong dan kembali ke Lapangan Sangkareang sebagai lokasi akhir. 6. Keikutsertaan DWP menjadi bentuk dukungan terhadap program dan kegiatan Pemerintah Kota Mataram, khususnya dalam memeriahkan HUT ke-33 Kota Mataram. VI. PENUTUP Kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-33 Kota Mataram yang dilaksanakan pada Jumat 4 September 2026 berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mataram turut berpartisipasi aktif bersama jajaran Pemerintah Kota Mataram sebagai bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT ke-33 Kota Mataram. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terus terjalin hubungan silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan antara DWP dengan seluruh jajaran Pemerintah Kota Mataram. Selain itu, kegiatan jalan sehat juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Demikian laporan singkat kegiatan ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas keikutsertaan DWP Kota Mataram dalam kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-33 Kota Mataram. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan penuh kebersamaan.