e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/193092.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Muna Barat > DWP SEKRETARIAT DAERAH

  • Oleh: Sekretariat
  • 07-08-2026

Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat Laporan kegiatan pertemuan bulanan Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat sebagai organisasi yang mewadahi istri ASN memiliki tugas untuk membina anggota agar menjadi perempuan yang berkualitas berkarakter dan berperan aktif dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut maka perlu dilaksanakan kegiatan pertemuan bulan sebagai sarana silaturahmi penyampaian informasi organisasi dan penguatan program kerja. Maksud kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi program kerja, mengidentifikasi permasalahan dan mencari solusi bersama, serta meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dalam organisasi. Waktu dan tempat pelaksanaan Hari tanggal Jumat, 7 Agustus 2026. Waktu pukul 13.00 Wita sampai dengan selesai. Tempat Aula Kantor Daerah Kabupaten Muna Barat. Peserta kegiatan ini terdiri dari pengurus harian Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat, Ketua Dwp unit OPD, Ketua Dwp unit kecamatan, serta perwakilan anggota dari masing unit sebanyak empat orang. Susunan acara 1. Pembukaan. 2. Menyanyikan lagu mars Dharma Wanita Persatuan. 3. Pembacaan doa. 4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat Ny Waode Sitti Amzia Ibrahim. 5. Istirahat dirangkaikan dengan pencabutan lot arisan. 6. Penutupan. Keterangan petugas Pembawa acara Ny Wd Muliana Shabir dari Dinas Sosial. Pembacaan doa Ny Eni Harwati Syahrir dari Kecamatan Tiworo Tengah. Kegiatan dimulai tepat waktu dengan pembukaan oleh Mc. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mars Dharma Wanita Persatuan secara bersama sama dengan penuh semangat. Selanjutnya pembacaan doa oleh Ibu Ny Eni Harwati Syahrir agar kegiatan berjalan lancar dan diberkahi. Sambutan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat Ny Waode Sitti Amzia Ibrahim berisi arahan tentang pentingnya peran Dwp dalam mendukung program pemerintah daerah dan penguatan ketahanan keluarga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istirahat yang dirangkaikan dengan pencabutan lot arisan sebagai wujud kebersamaan dan hiburan bagi anggota. Acara diakhiri dengan penutupan oleh Mc. Kegiatan berlangsung dengan lancar tertib dan hidmat. Terjalinnya komunikasi yang baik antar pengurus dan anggota. Semua informasi program kerja dapat disampaikan dengan baik. Anggota menjadi lebih semangat dalam mendukung kegiatan organisasi. Tindak lanjutnya adalah menindaklanjuti arahan Ketua Dwp dan melaksanakan program kerja di masing unit. Demikian laporan kegiatan pertemuan bulan Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat ini kami susun. Atas perhatian dan kerja sama dari seluruh pihak kami ucapkan terima kasih. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan organisasi kita bersama. Laworo, 7 Agustus 2026. Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat.

../images/kegiatan/193090.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Pekerjaan Umum > DWP Ditjen. Bina Marga

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 08-08-2026

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, DWP BPJN Sulawesi Tenggara turut berpartisipasi dalam Lomba Konsentrasi DWP Kementerian PU se-Sulawesi Tenggara pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Lapangan Gateball BPBPK Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini diikuti oleh DWP BPJN Sultra, DWP BPBPK, DWP BWS Sulawesi IV Kendari, DWP BP2JK, dan DWP Satker Prasarana Strategis. Dengan mengandalkan konsentrasi, ketelitian, kekompakan, dan semangat kebersamaan, DWP BPJN Sultra berhasil meraih Juara 1. Prestasi ini menjadi wujud semangat dan kekompakan DWP BPJN Sultra dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar-DWP Kementerian PU se-Sulawesi Tenggara

../images/kegiatan/193089.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Polewali Mandar > Dinas Dikbud

  • Oleh: Sekretariat
  • 09-08-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan melaksanakan rapat pemantapan kegiatan via Zoom pada hari Minggu tanggal 9 Agustus 2026 pada jam 20.00 WITA. Sebagaimana upaya memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi serta mematangkan kesiapan dalam menghadapi perlombaan.

../images/kegiatan/193088.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Wonosobo > Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 05-08-2026

LAPORAN KEGIATAN MENGIKUTI SOSIALISASI 

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS TENAGA KERJA, PERINDUSTRIAN DAN TRANSMIGRASI

 

I. PENDAHULUAN

 

Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi diwakili oleh NY. Farikhah Wahid dari Bidang Sosial, mengikuti Sosialisasi “Peran Keluarga Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya NAPZA yang diselenggarakan pada rangkaian Rapat Kerja Dinas/Badan/Instansi se- Kabupaten Wonosobo pada:

Hari, tanggal           : Rabu, 05 Agustus 2026

Waktu                     : 10.30 WIB s/d 11.15 WIB

Tempat                   : Aula Diskominfo Lantai 2

Narasumber            : Bp. Tatag Taufani Anwar, SIP (Bidang Kesatuan Bangsa Kesbangpol)

Peserta                   : Peserta Raker DWP Kab. Wonosobo berjumlah 50 orang

 

 

II. RINGKASAN MATERI SOSIALISASI

 

Keluarga adalah benteng utama dan garda terdepan dalam mencegah serta menanggulangi bahaya narkotika. Peran aktif orang tua melalui penanaman nilai agama, komunikasi terbuka, pengawasan bijak, serta dukungan penuh saat proses pemulihan rehabilitasi sangat menentukan masa depan anggota keluarga.

Peran dalam Pencegahan (Preventif) Adalah :

  • Pendidikan Nilai dan Agama: Menanamkan dasar moral, etika, dan keimanan yang kuat sejak dini agar anak mampu membedakan hal positif dan negatif.
  • Membangun Komunikasi Hangat: Menjadi pendengar yang baik dan menciptakan suasana rumah yang aman sehingga anak tidak mencari pelarian di luar.
  • Pengawasan Aktif: Mengawasi pergaulan, aktivitas harian, serta penggunaan internet dan media sosial anak secara bijaksana.
  • Edukasi Bahaya Narkoba: Memberikan pemahaman jujur mengenai dampak buruk narkotika terhadap kesehatan dan masa depan.

 

Peran dalam Penanggulangan (Kuratif & Rehabilitatif) Adalah :

  • Deteksi Dini: Mengenali tanda fisik atau perubahan perilaku yang mencurigakan pada anggota keluarga secepat mungkin.
  • Pendekatan Tanpa Menghakimi: Mengajak bicara secara baik-baik, mencari tahu akar masalah, dan mendengar alasan di balik tekanan yang dialami anggota keluarga.
  • Membawa ke Rehabilitasi: Mengarahkan anggota keluarga yang terjerat kecanduan untuk segera mendapatkan pengobatan medis dan psikologis profesional.
  • Dukungan Mental Pemulihan: Memberikan kasih sayang dan tidak mengucilkan mantan pecandu agar mereka memiliki motivasi kuat untuk sembuh dan diterima kembali di Masyarakat.

 

Penggolongan narkotika terbaru di Indonesia dibagi menjadi tiga golongan berdasarkan potensi ketergantungan dan pemanfaatannya dalam pengobatan, sebagaimana diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan:

  • Golongan I: Potensi ketergantungan sangat tinggi, dilarang untuk terapi, dan hanya digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Contoh: ganja, koka, sabu (metamfetamina), dan heroin.
  • Golongan II: Berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan, namun dapat digunakan sebagai pilihan terakhir dalam pengobatan atau penelitian. Contoh: morfin dan ekgonina.
  • Golongan III: Berkhasiat pengobatan dan luas digunakan dalam terapi, dengan potensi ketergantungan ringan. Contoh: kodein dan etilmorfina.

 

Narkotika dapat dikelompokkan berdasarkan asal-usul dan cara pembuatannya menjadi tiga kategori utama: alami, semi-sintetis, dan sintetis. Penting untuk dipahami bahwa penyalahgunaan zat-zat ini memiliki risiko kesehatan yang sangat berat dan konsekuensi hukum yang serius.

  1. Narkotika Alami

          Narkotika alami berasal langsung dari tanaman tertentu tanpa melalui proses modifikasi kimia yang kompleks.

  • Sumber: Tanaman seperti Ganja (Cannabis sativa), Koka (Erythroxylum coca), dan Opium (Papaver somniferum).
  • Risiko: Penggunaan zat alami ini secara ilegal dapat menyebabkan ketergantungan yang kuat, gangguan mental, dan kerusakan organ tubuh secara permanen

 

  1. Narkotika Semi-Sintetis

          Narkotika semi-sintetis dibuat dengan mengekstraksi zat aktif dari bahan alami, yang kemudian dimodifikasi lebih lanjut untuk meningkatkan kekuatannya.

  • Contoh: Heroin, morfin, dan kodein.
  • Risiko: Karena strukturnya telah diubah secara kimia, potensi adiksi dan risiko overdosis dari zat ini seringkali jauh lebih tinggi daripada bahan dasarnya. Heroin, misalnya, dapat menyebabkan depresi pernapasan yang fatal.
  1. Narkotika Sintetis

           Narkotika sintetis diproduksi sepenuhnya melalui rekayasa laboratorium menggunakan berbagai bahan kimia, tanpa melibatkan bagian tanaman narkotika.

  • Contoh: Metamfetamin (sabu), MDMA (ekstasi), dan fentanil.
  • Risiko: Produksi ilegal di laboratorium gelap seringkali menghasilkan zat dengan tingkat kemurnian yang tidak terduga dan kontaminasi bahan beracun. Hal ini meningkatkan risiko kematian mendadak, kejang, dan kerusakan otak yang ireversibel

 

Berdasarkan Undang-Undang Narkotika di Indonesia, produksi, distribusi, dan penguasaan narkotika Golongan I secara tanpa izin merupakan pelanggaran hukum berat dengan ancaman pidana penjara yang sangat lama hingga hukuman mati. Selain hukuman pidana, penyalahgunaan narkotika juga merusak masa depan dan kehidupan sosial individu

 

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOTIKA

Penggunaan narkotika berdampak buruk pada kesehatan fisik, kesehatan mental, kehidupan sosial, hingga aspek hukum penggunanya. Efek negatif ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga merusak masa depan dan lingkungan sekitar.

Berikut adalah rincian dampak negatif penggunaan narkotika berdasarkan berbagai aspek kehidupan ;

Dampak Terhadap Kesehatan Fisik

Zat kimia beracun dalam narkotika bekerja merusak organ dalam dan sistem saraf pusat secara bertahap.

  • Kerusakan jantung dan stroke: Stimulan seperti sabu memicu lonjakan tekanan darah ekstrem.
  • Gagal napas: Jenis opiat dapat memperlambat kerja paru-paru hingga berhenti total.
  • Kerusakan hati dan ginjal: Organ dipaksa menyaring racun berat hingga memicu sirosis atau gagal ginjal.
  • Dehidrasi berat: Ketidakseimbangan elektrolit dapat merusak sel-sel tubuh dan menurunkan kesadaran.
  • Overdosis berujung kematian: Dosis yang tidak terkontrol bisa menghentikan fungsi organ vital seketika.

 

Dampak Terhadap Kesehatan Mental & Otak

Narkotika merusak keseimbangan kimia di otak secara permanen, memicu gangguan jiwa berat.

  • Depresi berat: Muncul rasa hampa dan putus asa yang ekstrem, terutama saat efek zat hilang.
  • Psikosis dan paranoia: Mengalami delusi, halusinasi, serta ketakutan berlebih yang tidak nyata.
  • Penurunan fungsi kognitif: Pengguna kesulitan berpikir jernih, mengingat, berkonsentrasi, dan belajar.
  • Adiksi tinggi: Zat adiktif memicu sakau (gejala putus obat) berupa nyeri hebat dan kejang saat mencoba berhenti.

 

Dampak Sosial dan Masa Depan

Penyalahgunaan zat terlarang ini merusak kualitas hidup dan hubungan interpersonal.

  • Pendidikan hancur: Menurunnya motivasi belajar memicu penurunan prestasi hingga putus sekolah.
  • Isolasi sosial: Pengguna cenderung menarik diri dari keluarga dan dikucilkan oleh lingkungan masyarakat.
  • Kehancuran finansial: Ketergantungan memaksa penggunanya terus membeli zat hingga jatuh miskin.

 

Dampak Hukum dan Kriminalitas

Kecanduan narkotika sering kali menyeret pelaku ke dalam masalah hukum yang serius.

  • Tindakan kriminal: Pengguna kerap mencuri atau merampok demi mendapatkan uang untuk membeli narkoba.
  • Sanksi penjara hingga hukuman mati: Hukum di Indonesia menerapkan sanksi pidana berat bagi pengguna, kepemilikan, maupun pengedar narkotika

 

CIRI CIRI PENGGUNA NAPZA

Ciri-ciri pengguna narkoba dapat dikenali melalui perubahan fisik, perilaku, serta kebiasaan sehari-hari. Tanda umumnya meliputi mata merah atau sayu, berat badan turun drastis, perubahan emosi yang ekstrem, menarik diri dari keluarga, dan sering berbohong atau membutuhkan uang secara mencurigakan

 

Perubahan Fisik

  • Mata merah, berair, atau pupil mata mengecil/membesar tidak normal.
  • Berat badan turun drastis dan tubuh terlihat lemah.
  • Kurang menjaga kebersihan diri, seperti jarang mandi dan berantakan.
  • Muncul bekas luka atau suntikan di bagian tubuh tertentu.
  • Perubahan warna kulit dan bau napas atau badan yang tidak biasa. [1, 2]

Perubahan Perilaku

  • Menjadi mudah marah, cepat tersinggung, atau murung.
  • Sering mengurung diri dan menghindari interaksi dengan keluarga.
  • Perubahan pola tidur yang drastis, misalnya aktif di malam hari dan tidur pada siang hari.
  • Penurunan prestasi di sekolah atau kinerja buruk di tempat kerja.
  • Sering berbohong dan bersikap tertutup

 

Kebiasaan dan Lingkungan Sosial

  • Keuangan sering habis tanpa alasan jelas dan kerap meminjam uang.
  • Menghabiskan waktu dengan kelompok pergaulan yang baru.
  • Sering keluar rumah tanpa keterangan pada jam ganjil.
  • Menyimpan benda mencurigakan seperti pipet, korek, plastik klip kecil, atau jarum suntik. [1, 2]

 

Faktor pemicu penyalahgunaan narkoba sangat kompleks dan umumnya terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu faktor individu (internal), faktor lingkungan (eksternal), dan faktor fisik/biologis.

Faktor Individu (Internal)

  • Rasa ingin tahu yang tinggi: Keinginan mencoba-coba tanpa memikirkan dampak jangka panjang.
  • Masalah psikologis: Mengalami stres, kecemasan berlebih, frustrasi, atau depresi berat.
  • Koping maladaptif: Menjadikan narkoba sebagai pelarian atau obat mandiri (self-medication) untuk mengatasi rasa sakit.
  • Rendahnya rasa percaya diri: Merasa tidak aman (insecure) atau memiliki harga diri yang rendah.
  • Kurangnya edukasi: Minimnya pemahaman akurat mengenai bahaya nyata dan risiko kecanduan zat terlarang.

 

Faktor Lingkungan (Eksternal)

  • Tekanan teman sebaya: Dorongan atau paksaan dari kelompok pergaulan agar diakui dan diterima.
  • Kondisi keluarga: Kurangnya pengawasan orang tua, konflik internal, atau riwayat broken home.
  • Kemudahan akses: Lingkungan tempat tinggal yang dekat dengan pasar peredaran narkoba ilegal.
  • Paparan media: Normalisasi penggunaan zat tertentu melalui tontonan atau budaya populer.

 

Faktor Fisik dan Biologis

  • Faktor genetik: Memiliki anggota keluarga kandung dengan riwayat kecanduan atau ketergantungan zat.
  • Gangguan mental klinis: Diagnosis penyakit psikologis bawaan yang meningkatkan kerentanan terhadap adiksi

Ketahanan keluarga adalah benteng utama pencegahan narkoba. Rumah yang hangat, komunikasi terbuka, nilai agama yang kuat, serta pengawasan orang tua yang bijaksana melindungi anggota keluarga dari bahaya penyalahgunaan zat terlarang.

Peran Utama Keluarga

  • Komunikasi terbuka: Buat suasana rumah nyaman agar anak berani bercerita tanpa takut.
  • Nilai agama: Tanamkan fondasi moral dan akhlak sejak dini agar anak bisa memilih hal yang benar.
  • Kasih sayang: Berikan perhatian penuh agar anak tidak mencari pelarian di luar.
  • Pengawasan aktif: Awasi pergaulan anak secara arif tanpa menghilangkan rasa percaya.

 

Langkah Penanganan Dini

  • Kenali perubahan perilaku atau emosi anak secara mendadak.
  • Jalin dialog jujur jika ada tanda-tanda mencurigakan.
  • Laporkan atau konsultasikan ke lembaga resmi seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) bila ditemukan kasus penyalahgunaan untuk rehabilitasi.

 

Komunikasi efektif orang tua adalah kunci utama pencegahan narkoba dari dalam rumah. Orang tua harus membangun dialog dua arah yang terbuka, mendengarkan tanpa menghakimi, serta mengedukasi anak tentang bahaya zat adiktif dengan bahasa yang hangat dan penuh empati.

Prinsip Utama Komunikasi

  • Dengar aktif: Biarkan anak bicara dulu sampai selesai.
  • Dua arah: Ajak berdiskusi, bukan sekadar menceramahi.
  • Tanpa hakim: Hindari langsung menyalahkan atau memarahi.
  • Bahasa santai: Pakai kata-kata yang mudah anak pahami.

Strategi Pencegahan

  • Edukasi dini: Kenalkan dampak buruk narkoba pada fisik dan mental secara logis.
  • Bangun kepercayaan: Buat anak merasa aman cerita apa saja tanpa takut.
  • Kenali pergaulan: Cari tahu teman dan kegiatan anak di luar rumah.
  • Latih menolak: Ajarkan anak cara berani bilang "tidak" pada ajakan teman

 

Deteksi dini bahaya narkoba bagi generasi muda adalah langkah awal mengenali tanda perubahan fisik, psikis, dan perilaku akibat penyalahgunaan zat adiktif. Langkah ini penting agar keluarga dan lingkungan cepat bertindak mencegah kerusakan mental, gangguan fisik, serta ancaman masa depan remaja

Pencegahan penggunaan narkoba adalah langkah awal untuk melindungi diri dan keluarga lewat edukasi bahaya obat terlarang, penguatan iman, dan pergaulan yang sehat. Jika terjadi kecanduan, korban dapat dipulihkan melalui proses rehabilitasi medis (detoksifikasi) dan sosial secara gratis di fasilitas resmi.

Upaya Pencegahan Narkoba

  • Edukasi dini: Berikan pemahaman tentang dampak buruk narkoba kepada anak dan remaja.
  • Peran keluarga: Jaga komunikasi yang terbuka dan hangat antara orang tua dan anak.
  • Kegiatan positif: Lakukan hobi, olahraga, dan ibadah secara rutin.
  • Pilih teman: Jauhi lingkungan pergaulan yang berisiko tinggi memakai obat terlarang. [1, 2, 3]

Tahapan Rehabilitasi Narkoba

  • Pemeriksaan awal: Dokter memeriksa kondisi fisik dan mental pasien.
  • Detoksifikasi: Tubuh dibersihkan dari sisa zat racun narkoba secara medis.
  • Rehabilitasi sosial: Pasien dibina agar bisa kembali beradaptasi dengan lingkungan.
  • Bina lanjut: Pendampingan mental agar tidak kembali menggunakan narkoba.

 

III. KESIMPULAN

Orang tua adalah benteng utama di rumah. Peran orang tua sangat penting untuk menjaga anak dari bahaya narkoba. Hal ini bisa dilakukan lewat komunikasi yang hangat, aturan yang jelas, pengawasan pergaulan, serta pemberian contoh perilaku yang baik setiap hari.

Bentuk Peran Orang Tua

  • Jalin komunikasi terbuka: Ajak anak sering bicara. Jadilah pendengar yang baik agar anak tidak takut bercerita.
  • Beri contoh teladan: Anak sering meniru sikap orang tua. Pastikan orang tua hidup sehat dan jauhi hal terlarang.
  • Kenali teman anak: Cari tahu siapa teman main anak. Pastikan anak berada di lingkungan pertemanan yang positif.
  • Edukasi bahaya narkoba: Beritahu dampak buruk narkoba secara jujur sesuai usia anak.
  • Awasi kegiatan dan gawai: Pantau penggunaan internet dan arahkan anak ke kegiatan positif seperti olahraga atau seni.
  • Perkuat nilai agama: Tanamkan nilai agama dan akhlak sejak dini sebagai pedoman hidup anak

 

 

../images/kegiatan/193087.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Pekerjaan Umum > DWP Ditjen. Bina Marga

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 28-07-2026

Dalam rangka menjaga kesehatan dan meningkatkan silaturahmi dengan para pemain gateball karyawati di lingkungan BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat dan Bintek, diselenggarakan latihan gateball bersama yang diadakan pada: Hari / Tanggal : Selasa, 28 Juli 2026 Waktu : 16.00 WIB s.d selesai Lokasi : Lapangan Gateball Bintek Secara offline dihadiri oleh: 1. Ibu Resti Ibnu 2. Ibu Wirayanti Howard 3. Ibu Ummi Agung

../images/kegiatan/193086.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Bima > SKPD Disperindag

  • Oleh: Sekretariat
  • 09-08-2026

DHARMA WANITA PERAATUAN DINAS PERINDAG KABUPATEN BIMA LAPORAN KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN PERIODE AGUSTUS 2026 _________________________________________________ Assalamualaikum wr.wb Sehubungan dengan kegiatan diatas dengan hormat kami menyampaikan hasil Pertemuan Rutin DWP Dinas Perindag Kabupaten Bima pada bulan Agustus 2026 yang di Rangkaikan dengan Kegiatan Family Gathering dan Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026. Yang dilaksanakan pada hari Kamis , 06 Agustus 2026. Pukul 09:00 Wita sampai selesai, bertempat di Halaman Kantor Dinas Perindag Kabupaten Bima di Godo. Dengan DC Merah Putih. Anggota yang hadir swbanyak 16 orang adalah: Ketua DWP Dinas Perindag Kabupaten Bima Ny Asmiyati Dahlan, Wakil Ketua Ny Rostianti Kasmir, Ny Hijriani Juraidin Ketua Bidang Ekonomi, Ny Marlina Ekawati Didi Setiawan Ketua Bidang Sosial Budaya, Ny Eti Novia Astuti Yusar Armando Bendara I , Ny Nurwahidah Budi Gunawan, Ny Tangaya Agus Darmawan Sekretaris, Ny Kartini Alimuddin, Ny Umran Adhar, Ny Rohani Zainal Abidin, Ny Rofika Sadam, Ny Evi Suherman, Ny Rukmini Marjukin, Ny Nurnajmi Sarifudin, Ny Nurwahidah Isnail, Ny Dewi Indra Bulqis Fandi Dwi Mulyanto. Ijin 2 orang tanpa keterangan 7 orang. Adapaun susunan acaranya Master of Ceremony ( MC ) Pembacaan Doa, Menyanyikan Mars Dharma Wanita.Pembacaan notulen rapat bulan lalu, laporan-laporan bidang Pendidikan, bidang ekonomi, bidang sosial budaya, dan bendahara. Dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Ibu Ketua Dinas Perindag Kabupaten Bima. Dilanjutkan dengan lot dan pembagian souvenir. Penutup. Uraian jalannya pertemuan fiawalindengan Senam Bersama dengan Anggota DWP Dinas Perindag dan swluruh staf pengawai Dinas Perindag Kabupaten Bima. Dengan Dress Code Merah Putih, ibu-ibu terlihat kompak lengkap dengan artibut seperti Bando dan Balon- balon Merah Putih menambah suasana semakin meriah. Dilanjutkan dengan menanam tanaman hias didepan halaman kantor Dinas Perindag Kabupaten Bima. Untuk menambah keindahan. Ibu DWP Dinas Peeindag neswrta pegawaiDinas Perindag melakukan gotong royong membersihkan halaman dan menhatur pot-pot tanaman hias yang dibawa dari rumah. Acara dilanjutkan dengan Pertemuan Rutin bulan Agustus. Dibuka oleh MC ( Master of Ceremony ) Ny Nurwahidah Budi Gunawan . Pembacaan doa oleh Ny. Nurwahidah Isnail. Assalamualaikum wr wb Mari kita mengawali doa dengan membaca Al fatihah Alhamdulillahi rabbil alamin. Ya Allah ya Tuhan Kami, dengan segala kebesaranmu dengan tak henti-henti puji dan syukur kehadirat-Mu swrta denga menadahkan tangan pada saat ini kami hadir dalam melaksanakan acara kita pada hari ini. Ya Allah ya Tuhanku Jadikanlah moment pertemuan ini sebagai langkah bersilaturahmi. Kami memohon kepada mu ya Allah, jadikan lah acara yang kami laksanakan ini membawa hikmah dan manfaat sebagai upaya kami untuk memperkuat tali persaudaraan di antara kami. Rabbana Takobbal du'anna watub alanna innakal annta syamiul aalim. Rabbana atina fiddunniya hasana wafil ahirati hasanna wakina azzabannar. Walhamdulillahi rabbil alamin. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars dan Hymne Dharma Wanita Persatuan. Di pimpin oleh Ny Umran Adhar. Laporan kegiatan Bidang Pendidikan , Bidan Ekonomi, Bidan Sosial Budaya dan Benhara . Dilanjutkan dengan sambutan Bapak penaaehat Drs Dahlan H . Muhammad. Diawali sambutannya bapak penasihat mengucapkan suukur alhamdulillah kepada Tuhan yang Mah Esa. Bahwa pada hari kita sama-sama berkumpul dengan kegiatan ibu- ibu yaitu acara pertemuan yang di rangkaikan Family Gathering dalam rangka menyambut HUT RI Kemerdekaan, tudak lupa Bapak mengucapkantetima kasih kepada ibu- ibu DWP Dinas Perindag telah hadir dan meluangkan waktunya dalam kegiatan kita ini. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan setiap tahun dan menjadi agenda. Bapak Penasehat menambahkan acara ini menjadi ajang silaturahmi dan menambah keakraban du antara keluarga besar Dinas Perindag Kabupaten Bima.karena bwrtemu berdam dan duduk bersama itu sulit dilakukan mengingat kesibukan bapak- bapak smua dengan pekerjaan Penasehat menambahkan pentingnya peran iatri Aparatur Negara ( ASN ) dalam mendukung suami. Dilanjutakan dwngan sambutan Ketua DWP Dinas Perindag Ny Asmiyati Dahlan. Pertama- tama ibu ketua mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang menyempatkan hadir diacara Pertemuan Rutin yang dilaksanakan sekali dalam sebulan. Pertemuan kali ini di rangkaikan dengan Acara Family Gathering yang di mana akan menjadi Agenda DWP Dinas Perindag setiap tahun. Dalam menyambut HUT KEMEEDEKAAN RI, ini juga merupakan ajang silaturahmi. Dan untuk bulan ini acara di lakukan bersama dengan seluruh pegaqai Dinas Perindag Kabupaten Bima tujuannya untuk menjalin silahturahmi. Pada pertemuan kita kali ini diadakan senam bersama, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesegaran jasmani, mengembangkan keterampilan gerak dan membentuk kekuatan, kelenturan, serta keseimbangan tubuh. Selain itu kita juga membersihkan atau gotong royong di lingkungan kantor Dinas Perindag tujuannya untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi dan sehat.serta mempererat kebersamaan, kerja sama, dan rasa kekeluargaan antar pegawai agar suasana lebih nyaman. Menanam tanaman dikebum mini Dinas Perindag diantara nya Mangga Pisang, Belimbing selain itu untuk menambah keindahan kantor. Ibu-ibu dan pegawai Dinas Perindag menghias dengan menggunakan bunga-bungan tujuannya memanfaatkan lahan sempit diswkitar rumah untuk memproduksi bahan pangan segar secara mandiri. Selain itu ibu Ketua memperkenalkan anghota baru dari DWP Dinas Perindag yaitu Ny Dewi Indra Bulqis yang merupakan istri dari bapak Fandy Dei Mulyono, yang baru saja memulai kehidupan berumah tangga dan memberikan informasi tentang kegiatan DWP kota setiap bulannya . Tidak lupa ibu ketua mengingatkan kembali bahwa pada jari minggu 09 Agustus 2026 ibu ketua mengharapkan kehadiran ibu-ibu di acara Family Gathrung yang diadakan oleh DWP Kabupaten Bima. Pada kesempatan ini ibu ketua menyampaikan bahwa acara Family Gathering akan banyak di adakan oleh DWP Kabupaten Bima duantaranya Senam Sehat Bersama , Layanan Kesehatan gratis , Donor Darah, Bazar UMKM DWP , Aneka Games seru dan hadiah menarik, hiburan musik. Adapun games yang akan diadakan yaitu Lomba tebut kursi yang diikuti oleh Ketua OPD dan DWP Kecamatan, Lomba Memindahkan gelas yang diikuti oleh Ny Rohai Zainal Arifin dan lomba Su'u Doku yang diikuti olwh NY Rofika Sadam. Sekali lagi ibu ketua mengucapkan terima kasih atas kehadirannya sehingga acara kita hari ini bisa terlaksana dr gan sukses. Acara dilanjutkan denga agenda makan-makan dengan seluruh ibu DWP dan Pegawai Dinas Perindag menambah suasana keakraban dan kekeluargaan. Demikian laporan kegiatan kami hari ini Kamis 06 Agustus 2026 di tutup oleh MC Ny Nurwahidah Budi Gunawan. Dokumentasi # dwpdinasperindag # dwp sehat berday Terima kasih

../images/kegiatan/193084.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sukabumi > DWP Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 03-08-2026

DWP Bapperida Kabupaten Sukabumi, 1. Ibu Dede (Sekretaris) 2. Ibu Asep (Bendahara) 3. Ibu Dinar (Anggota) Telah mengikuti kegiatan Pemberdayaan UMKM yang bertujuan untuk mendorong UMKM lokal berkembang, berinovasi,dan berdaya saing. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bapperida Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan beberapa pihak terkait. Acara ini sangat sejalan dengan 1 dari 3 program kerja utama Dharma Wanita Persatuan, yaitu Bidang Ekonomi untuk mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera. Selama acara berlangsung, 3 anggota DWP Bapperida kab Sukabumi bersama 27 peserta yang hadir lainnya mendapatkan pembekalan motivasi dari bapak Adi Gumbara Putra, S.Pi, M.Si selaku kabid Riset dan Innovasi Daerah Baperida kabupaten Sukabumi, dilanjutkan informasi penting yang disampaikan oleh ibu Sri Hastuty Harahap, SP, MSE, MA selaku Kepala Dinas DKUKM Kabupaten Sukabumi tentang dukungan Pemda Kabupaten Sukabumi melalui program kerja Bupati untuk semua UMKM yang telah memenuhi syarat beroperasi minimal 6 bulan dan telah memiliki izin usaha, berupa pinjaman modal usaha sebesar Rp. 5.000.000 dengan angsuran tanpa bunga. Berikutnya para peserta pun mendapatkan sajian _success story_ dari pelaku UMKM yang memulai usahanya dari nol hingga saat ini setiap bulannya membutuhkan bahan baku pisang mentah sebanyak 6 Ton. Sungguh sangat menginspirasi. Selanjutnya seluruh peserta mendapatkan pelatihan pembuatan gyoza dari bahan dasar ikan kakap yang dikerjakan secara berkelompok. Gyoza merupakan kudapan pangsit khas Jepang tinggi protein berbahan dasar ikan yang sangat diterima dengan baik di lidah masyarakat Indonesia dari seluruh kalangan. Sangat cocok dijadikan usaha kuliner untuk para UMKM. Cara pembuatannya cukup sederhana, peluang lakunya sangat tinggi. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada : Hari : Senin Tanggal : 3 Agustus 2026 Waktu : 08.00-16.00 wib Tempat : Aula Pertemuan Bale Pangripta Kantor Bapperida Kabupaten Sukabumi di jalan Jajaway Pelabuhan Ratu.

../images/kegiatan/193083.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Pekerjaan Umum > DWP Ditjen. Bina Marga

  • Oleh: Sekretariat
  • 28-07-2026

Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-81 sekaligus pembahasan mengenai struktur organisasi dan program kerja, maka diselenggarakan rapat internal oleh pengurus dan seluruh anggota DWP BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat pada: Hari / Tanggal : Selasa, 28 Juli 2026 Waktu : 14.00 WIB s.d selesai Lokasi : Ruang Rapat Geulis BBPJN DKI-JABAR (luring), Online melalui Google Meet Secara offline dihadiri oleh: 1. Ibu Resti Ibnu 2. Ibu Wirayanti Howard 3. Ibu Ummi Agung Secara Online dihadiri oleh: seluruh pengurus dan anggota DWP BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat Dalam rapat ini dibahas berbagai kegiatan yang melibatkan Ibu-Ibu DWP BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat, diantaranya adalah: 1. Pengecatan Kerb Jembatan (7 Agustus 2026) 2. Technical Meeting Pertandingan Gateball (11 Agustus 2026) 3. Pertandingan Gateball Lintas Unor Provinsi Jawa Barat Kategori DWP (12 Agustus 2026) 4. Senam Zumba, Donor Darah, dan Jumat Berkah (14 Agustus 2026) 5. Upacara HUT Ke-81 RI (17 Agustus 2026)

../images/kegiatan/193082.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Majalengka > DLH ( Dinas Lingkungan Hidup )

  • Oleh: Sekretariat
  • 09-08-2026

Pada Hari Minggu Tanggal 9 Agustus 2026 Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan Sertijab atau lebih tepatnya perpisahan dengan Sekretaris DWP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka yaitu Ny. Ayu Agung, yang dalam kesempatan ini beralih tugas mengikuti tugas suami ke Diskominfo. Dalam kegiatan yang diselenggarakan di BUPER Argalingga Kecamatan Argalura ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka yaitu Bapak Wawan Sarwanto selaku pembina DWP DLH Kabupaten Majalengka, Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka yaitu Ny. Yani Wawan, pengurus DWP, anggota, karyawan dan karyawati DLH kabupaten Majalengka. Sebagai tanda cinta Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten, kami memberikan cendramata kepada Ny. Ayu Agung.

../images/kegiatan/193081.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Flores Timur > OPD RSUD

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 08-08-2026

Dalam pertemuan Rutin DWP UP RSUD HFL yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 08-08-2026, pada pukul 16.00 WITA bertempat di ruang Catlab RSUD HFL, Bidang Sosbud melakanakan kegiatan CKG/ Cek Kesehatan Gratis bagi anggota DWP dengan maksud untuk mendekteksi dini masalah kesehatan pada setiap anggota DWP. Pada CKG ini lebih diprioritaskan pada Pemeriksaan Tekanan Darah Anggota DWP. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten yang juga merupakan anggota DWP. Dari 38 Anggota yang hadir dalam pertemuan rutin DWP UP HFL bulan Agustus ini, terdapat 28 Ibu yang bersedia melakukan Pemriksaan Tekanan Darah. Dari 28 Ibu ini, diketahui sebanyak 20 Anggota DWP memiliki tekanan darah normal (110/80 mmHg s/d 120/80 mmHg), 5 Ibu yang memiliki tekanan darah di bawah normal (kurang dari 110/80 mmHg) dan 3 Ibu memiliki Tekanan darah di atas 120/80 mmHg. Dengan melakukan pemeriksaan Tekanan darah Anggota DWP ini, diharapkan dapat mencegah sakit pada Wanita dan dengan mengetahui masalah pada tekanan darah kita, tentunya kita juga diharapkan dapat melakukan hal-hal pencegahan dan perbaikan dalam pola hidup sehat kita sehari-hari.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID