e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/275018.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > KECAMATAN LENTENG KAB. SUMENEP

  • Oleh: Sekretariat
  • 19-10-2026

# LAPORAN KEGIATAN ## DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KECAMATAN LENTENG ### MENGHADIRI PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR DWP KABUPATEN SUMENEP **I. PENDAHULUAN** Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), DWP Kabupaten Sumenep menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dengan tema *“Meningkatkan Kesiapsiagaan dalam Keterampilan Anggota Dharma Wanita Persatuan dalam Memberikan Pertolongan pada Kondisi Kegawatdaruratan.”* Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan anggota DWP dalam menghadapi kondisi darurat serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya pertolongan awal untuk membantu menyelamatkan jiwa. **II. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN** - **Hari/Tanggal:** Senin, 19 Oktober 2026 - **Waktu:** Pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai - **Tempat:** Kantor Dinas Bupati Sumenep - **Penyelenggara:** DWP Kabupaten Sumenep - **Peserta dari DWP Kecamatan Lenteng:** 1 (satu) orang pengurus **III. SUSUNAN ACARA** 1. Pembukaan oleh Ibu Nunung Heru. 2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Dharma Wanita Persatuan, dipimpin oleh Ibu Lina Joko. 3. Sambutan Ketua Bidang Pendidikan. 4. Sambutan Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Ibu Diah Agus. 5. Acara inti, yaitu Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dengan materi yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. 6. Penutup dan doa. **IV. MAKSUD DAN TUJUAN** Kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar ini diselenggarakan dengan tujuan: 1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota DWP dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan. 2. Meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat yang dapat mengancam keselamatan jiwa. 3. Memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah awal pertolongan yang tepat sebelum korban memperoleh penanganan medis lebih lanjut. 4. Menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan anggota keluarga serta masyarakat. 5. Mendukung peningkatan kualitas sumber daya anggota Dharma Wanita Persatuan melalui kegiatan edukatif dan bermanfaat. **V. URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN** Kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Sumenep pada hari Senin, 19 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Kantor Dinas Bupati Sumenep. Acara diawali dengan pembukaan oleh Ibu Nunung Heru. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Dharma Wanita Persatuan, dipimpin oleh Ibu Lina Joko. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Bidang Pendidikan dan sambutan Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Ibu Diah Agus. Dalam rangkaian kegiatan ini, pelatihan menjadi bagian penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan anggota DWP dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Acara inti disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep dengan materi mengenai Bantuan Hidup Dasar. Pelatihan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya mengenali kondisi darurat dan memahami tindakan pertolongan awal yang tepat untuk membantu korban sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. DWP Kecamatan Lenteng turut berpartisipasi dengan mengirimkan 1 (satu) orang pengurus sebagai perwakilan. Keikutsertaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program DWP Kabupaten Sumenep, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian anggota terhadap kesehatan dan keselamatan sesama. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penutup dan doa. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta serta menjadi bekal pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. **VI. HASIL DAN MANFAAT KEGIATAN** Hasil dan manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain: 1. Bertambahnya wawasan anggota DWP mengenai Bantuan Hidup Dasar. 2. Meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat. 3. Tumbuhnya kepedulian untuk membantu sesama dalam kondisi kegawatdaruratan sesuai dengan pengetahuan dan prosedur yang benar. 4. Terjalinnya silaturahmi dan meningkatnya partisipasi DWP Kecamatan Lenteng dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Sumenep. **VII. PENUTUP** Demikian laporan kegiatan menghadiri Pelatihan Bantuan Hidup Dasar yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Sumenep pada hari Senin, 19 Oktober 2026, bertempat di Kantor Dinas Bupati Sumenep. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan anggota Dharma Wanita Persatuan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan serta menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Atas perhatian dan dukungan semua pihak, disampaikan terima kasih. Lenteng, 19 Oktober 2026

../images/kegiatan/275017.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV SUMATERA SELATAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 23-10-2026

Laporan Kabupaten Musi Rawas

Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas

Bidang : Sekretariat
Program Kerja : Penataan Organisasi / Manajemen

Keterangan Program : Pertemuan Rutin Bulanan, Senam Kriya Sriwijaya dan Outbound

  1. Hari/Tanggal : Jumat, 23 Oktober 2026
  2. Pukul : 07.00 WIB s.d Selesai
  3. Peserta : 200 orang 
  4. Lokasi : Graha Kenten Hijau Venue Palembang
  5. Acara : Pertemuan Rutin Bulanan, Senam Kriya Sriwijaya dan Outbound
  6. Petugas : DWP Kemenag Muara Enim, Pagar Alam dan Lahat

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas melaksanakan kegiatan pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan senam Kriya Sriwijaya dan outbound bersama DWP Kementerian Agama se-Sumatera Selatan. Dalam kegiatan tersebut, DWP Kemenag Musi Rawas diwakili oleh Ny. Septi Emil, Ny. Sumini Syaukani, Ny. Nurlevi Hidayat, Ny. Sumraini, dan Ny. Supadmi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antaranggota DWP di lingkungan Kementerian Agama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DWP Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Ny. Emilia Syafitri Irwan, bersama pengurus dan anggota DWP Kemenag dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban melalui berbagai aktivitas yang mendorong kekompakan, kebugaran, serta semangat kebersamaan. Partisipasi DWP Kemenag Musi Rawas diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antaranggota dan mendukung pelaksanaan program DWP secara aktif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, DWP Kemenag Musi Rawas tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga menumbuhkan semangat hidup sehat, kerja sama, dan solidaritas antaranggota. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus berkontribusi positif dalam menjalankan program organisasi serta mendukung peran perempuan dalam keluarga dan lingkungan masyarakat.

../images/kegiatan/275016.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > KECAMATAN LENTENG KAB. SUMENEP

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 14-10-2026

# LAPORAN KEGIATAN **DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KECAMATAN LENTENG** **Mengikuti Kegiatan Pelatihan Batik Shibori Tahun 2026** ### I. Pendahuluan Dalam rangka melaksanakan Program Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026 yang melekat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep, DWP Kabupaten Sumenep menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Batik Shibori Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan dalam bidang kerajinan batik, sekaligus mengembangkan kreativitas dan potensi ekonomi melalui pembuatan batik dengan teknik Shibori. ### II. Waktu dan Tempat Pelaksanaan - **Hari/Tanggal:** Rabu, 14 Oktober 2026 - **Waktu:** Pukul 08.00 WIB sampai selesai - **Tempat:** Ruang Rapat Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep - **Penyelenggara:** Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumenep - **Peserta:** 1 orang Perwakilan pengurus DWP Kecamatan Lenteng - **Pakaian:** Seragam DWP ### III. Susunan Acara Susunan acara kegiatan Pelatihan Batik Shibori Tahun 2026 meliputi: 1. Registrasi dan persiapan peserta. 2. Pembukaan kegiatan. 3. Sambutan dari pihak penyelenggara. 4. Penyampaian materi tentang batik Shibori. 5. Pengenalan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan batik Shibori. 6. Praktik pembuatan batik Shibori. 7. Penyampaian hasil praktik dan evaluasi kegiatan. 8. Penutup. ### IV. Rangkaian Kegiatan Pada hari Rabu, tanggal 14 Oktober 2026, DWP Kecamatan Lenteng mengikuti kegiatan Pelatihan Batik Shibori Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Sumenep. Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program kerja DWP Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026. Pelatihan Batik Shibori diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota DWP mengenai teknik pembuatan batik dengan metode Shibori. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal teknik pembuatan motif batik, penggunaan alat dan bahan, serta proses pewarnaan kain sehingga menghasilkan motif yang unik dan menarik. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong anggota DWP untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang berpotensi menjadi peluang usaha produktif. Keikutsertaan perwakilan DWP Kecamatan Lenteng merupakan bentuk dukungan terhadap program kerja DWP Kabupaten Sumenep, sekaligus upaya meningkatkan kemampuan anggota dalam bidang keterampilan dan pemberdayaan ekonomi keluarga. ### V. Hasil dan Manfaat Kegiatan Adapun hasil dan manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: 1. Menambah wawasan dan pengetahuan anggota DWP tentang batik Shibori. 2. Meningkatkan keterampilan dan kreativitas dalam menghasilkan kerajinan batik. 3. Mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan dan peluang usaha bagi anggota DWP. 4. Mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga melalui keterampilan produktif. 5. Mempererat silaturahmi dan meningkatkan kerja sama antaranggota DWP Kabupaten Sumenep dan DWP kecamatan. ### VI. Penutup Demikian laporan kegiatan mengikuti Pelatihan Batik Shibori Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Sumenep ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban kegiatan DWP Kecamatan Lenteng. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, menambah keterampilan anggota, serta menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kreativitas dan mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga.

../images/kegiatan/275015.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > KECAMATAN LENTENG KAB. SUMENEP

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 11-10-2026

# LAPORAN KEGIATAN **DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KECAMATAN LENTENG** **Menghadiri Kegiatan Senam Perwosi dan Jalan-Jalan Sehat (JJS) dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Sumenep** ### I. Waktu dan Tempat Pelaksanaan - **Hari/Tanggal:** Minggu, 11 Oktober 2026 - **Tempat:** Lapangan GOR Kabupaten Sumenep - **Penyelenggara:** Perwosi Kabupaten Sumenep - **Peserta:** 3 orang pengurus DWP Kecamatan Lenteng ### II. Pendahuluan Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Perwosi Kabupaten Sumenep menyelenggarakan kegiatan senam Perwosi dan Jalan-Jalan Sehat (JJS). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, serta mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarorganisasi dan masyarakat. ### III. Susunan Acara Susunan acara kegiatan senam Perwosi dan Jalan-Jalan Sehat (JJS) meliputi: 1. Persiapan dan registrasi peserta. 2. Pembukaan kegiatan. 3. Sambutan dari panitia atau pihak penyelenggara. 4. Pelaksanaan senam Perwosi bersama. 5. Pelaksanaan Jalan-Jalan Sehat (JJS). 6. Istirahat dan ramah tamah. 7. Penutup. *Catatan: Susunan acara di atas merupakan susunan umum dan dapat disesuaikan dengan pelaksanaan acara yang sebenarnya.* ### IV. Rangkaian Kegiatan Pada hari Minggu, tanggal 11 Oktober 2026, sebanyak 3 orang pengurus DWP Kecamatan Lenteng menghadiri kegiatan senam Perwosi dan Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang diselenggarakan oleh Perwosi Kabupaten Sumenep di Lapangan GOR Kabupaten Sumenep. Kegiatan diawali dengan persiapan dan kehadiran peserta di lokasi acara, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari pihak penyelenggara. Selanjutnya, para peserta mengikuti senam Perwosi bersama sebagai upaya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. Setelah kegiatan senam selesai, acara dilanjutkan dengan Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang diikuti oleh para peserta dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istirahat dan ramah tamah sebelum acara berakhir. Keikutsertaan pengurus DWP Kecamatan Lenteng dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi dan dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat serta rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep. Selain meningkatkan kebugaran tubuh, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan hubungan baik antarorganisasi. ### V. Hasil Kegiatan Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: 1. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. 2. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarorganisasi. 3. Meningkatkan partisipasi pengurus DWP dalam kegiatan kemasyarakatan. 4. Mendukung kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep melalui kegiatan olahraga bersama. ### VI. Penutup Demikian laporan kegiatan menghadiri senam Perwosi dan Jalan-Jalan Sehat (JJS) dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sumenep ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban kegiatan DWP Kecamatan Lenteng. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kesehatan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pola hidup sehat.

../images/kegiatan/275014.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Polewali Mandar > BALITBANGREN

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 16-10-2026

Dharma wanita persatuan Balitbangren Ibu Arvah Mujibul anggota bidang Ekonomi di undang khusus menjadi Pemateri Pelatihan Produk Makanan yang diselenggaran oleh MAN 2 Polewali Mandar pada tanggal 16 Oktober 2026 Pukul 13.30. sampai 17.30 di Aula Sipamandaq Balitbangren adapun peserta dari kalangan guru dan siswa siswi Man 2 Polewali Mandar. Ibu Arvah Mujibul menjelaskan Usaha di bidang kuliner, khususnya produk bakeri seperti roti dan bolu, merupakan salah satu sektor yang tidak pernah surut peminatnya. Kebutuhan masyarakat terhadap makanan ringan, hidangan keluarga, hingga produk hantaran terus meningkat setiap harinya. Melihat peluang emas ini, kegiatan Pelatihan Pembuatan Produk Makanan: Roti dan Bolu hadir sebagai wadah nyata untuk membekali kita semua—baik pemula maupun pelaku usaha kecil dengan pengetahuan teknis dan mental wirausaha yang tangguh. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya belajar bagaimana cara mencampur bahan atau menghasilkan rasa yang lezat, tetapi juga memahami prinsip higienitas, sanitasi makanan, teknik fermentasi yang tepat, hingga strategi pengemasan dan perhitungan harga jual agar produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomis tinggi di pasaran. materi yang akan kita pelajari bersama dalam sesi pelatihan ini meliputi: Pengenalan Bahan dan Alat: Mengenal fungsi masing-masing tepung, jenis ragi, pelembut, serta peralatan pembuatan roti dan bolu. Teknik Dasar Pembuatan Adonan: Mulai dari penimbangan, pencampuran (mixing), proses fermentasi/pengembangang adonan roti, hingga teknik pengocokan telur (whisking) yang pas untuk bolu. Praktik Pembuatan & Pembentukan: Peserta akan turun tangan langsung membuat berbagai varian roti manis, roti tawar, hingga aneka kue bolu yang lembut. Standar Higienitas & K3: Menjaga kebersihan area kerja, keamanan pangan, serta keselamatan kerja di dapur produksi. Tips Bisnis dan Pengemasan: Cara mengemas produk agar terlihat menarik, higienis, serta dasar-dasar menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) untuk modal usaha. Dalam Kegiatan tersebut terlihat peserta sangat antusias mempraktikkan langsung pembuatan roti dan bolu tersebut. Dengan selesainya pelatihan ini Kami berharap, siswa siswi dan ibu tidak hanya membawa pulang resep di atas kertas, melainkan membawa pulang keterampilan yang siap dipraktikkan di rumah, dikembangkan, dan dijadikan sumber pendapatan baru bagi keluarga. Mari ikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan penuh semangat, aktif bertanya kepada instruktur, dan jadikan dapur pelatihan ini sebagai langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Selamat mengikuti pelatihan.(#DWPKreatif)

../images/kegiatan/275012.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Polewali Mandar > BALITBANGREN

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 16-10-2026

Dharma wanita persatuan Balitbangren Ibu Rusmiaty Samsuddin dan Ibu Liliana Rusdy ikut serta Pelatihan yang diselenggaran oleh MAN 2 Polewali Mandar pada tanggal 16 Oktober 2026 Pukul 08.00 sampai 12.00 di Aula Sipamandaq Balitbangren adapun JUDUL PELATIHAN: Meningkatkan Kreativitas dan Kemandirian Ekonomi Melalui Kerajinan Bunga Kawat adapun ALAT & BAHAN: Kawat Bulu (Pipe Cleaner), Lem Tembak, Gunting, Kawat Tangkai, Floral Tape, Manik-manik Tujuan dari pelatihan kita pada hari ini adalah: Pertama, Memberikan keterampilan baru kepada peserta dalam bidang kerajinan tangan. Kedua, Memanfaatkan bahan sederhana yaitu kawat bulu menjadi produk yang bernilai seni dan bernilai ekonomi tinggi. Ketiga, Mendorong peserta untuk mampu berwirausaha mandiri dari rumah dengan modal yang kecil. Kerajinan bunga dari kawat ini memiliki banyak keunggulan. Bahan mudah didapat, harga terjangkau, tidak mudah rusak, tidak layu, warnanya tidak luntur, dan pasarnya sangat luas. Bisa digunakan untuk hiasan Tiri Maulid, buket wisuda, hiasan meja, souvenir pernikahan, dan dekorasi rumah. Untuk itu, kami dwp Balitbangren ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dari awal sampai akhir. BAGIAN II: PENGENALAN ALAT DAN BAHAN 1. Bahan Utama: Kawat Bulu / Kawat Beludru (Pipe Cleaner) Ini adalah bahan utama kita. Namanya kawat bulu atau pipe cleaner. Bentuknya kawat yang dililit bulu-bulu halus seperti beludru. Ukuran panjangnya sekitar 30 cm. Warnanya sangat banyak. Ada merah, kuning, putih, ungu, pink, hijau. Harganya terjangkau, satu pak isi 100 batang harganya sekitar Rp 20.000 sampai Rp 25.000. Pilihlah kawat bulu yang bulunya tebal dan kawat tengahnya lentur, tidak mudah patah. 2. Bahan Penunjang Kawat tangkai / kawat batang: Untuk batang bunga, agar bunga bisa berdiri tegak. Ukurannya lebih besar dan kaku. Floral tape / Isolasi Bunga: Pita berwarna hijau untuk membungkus batang agar terlihat seperti batang asli dan rapi. Manik-manik / Mutiara: Untuk putik bunga di tengah. Lem Tembak Untuk merekatkan. 3. Alat Gunting yang tajam, untuk memotong kawat bulu. Lem tembak beserta isi ulangnya. Tang kecil, jika diperlukan untuk menekuk kawat batang. BAGIAN III: TEKNIK DASAR MERANGKAI BUNGA KAWAT dalam kerajinan bunga kawat, ada 3 teknik dasar yang harus kita kuasai. Jika 3 teknik ini sudah bisa, semua jenis bunga bisa kita buat. Teknik 1: Teknik Loop / Lengkung Kelopak Teknik ini untuk membuat kelopak bunga. Caranya: Ambil satu batang kawat bulu. Tekuk menjadi bentuk tetesan air atau huruf U terbalik. Putar ujungnya 2 kali agar terkunci. Ini akan menjadi satu kelopak. Untuk satu bunga kita butuh 5 sampai 6 kelopak. Ini adalah teknik paling dasar. Teknik 2: Teknik Spiral / Putik Tengah Teknik ini untuk membuat putik atau bagian tengah bunga. Caranya: Ambil kawat bulu warna kuning atau warna kontras. Gulung melingkar seperti obat nyamuk bakar. Atau potong kecil-kecil lalu tekuk. Bisa juga ditambahkan manik-manik di tengahnya agar lebih cantik. Teknik 3: Teknik Merangkai dan Membungkus Teknik ini untuk menggabungkan kelopak menjadi bunga dan membungkus batang. Caranya: Satukan 5 kelopak yang sudah dibuat, atur melingkar. Ikat bagian bawahnya dengan kawat bulu yang sama. Kemudian masukkan kawat batang di tengahnya. Lilit dengan floral tape hijau dari atas ke bawah sampai rapi. Teknik membungkus harus kencang dan rapi agar tidak terlihat kawatnya. Tiga teknik ini adalah kuncinya. Loop, Spiral, dan Merangkai. BAGIAN IV: PRAKTEK LANGKAH DEMI LANGKAH - MEMBUAT BUNGA TULIP SEDERHANA Langkah 1: Membuat Kelopak Bunga (6 Buah) Ambil 6 batang kawat bulu warna merah muda atau ungu. Ini untuk kelopaknya. Ambil 1 batang. Tekuk menjadi bentuk kelopak lonjong seperti daun. Caranya: Tekuk ujung kiri dan kanan ke tengah, lalu putar bagian bawahnya. Lakukan sampai menjadi 6 kelopak yang ukurannya sama. Usahakan ukurannya sama agar bunganya simetris. Langkah 2: Membuat Putik Bunga (1 Buah) Ambil 2 batang kawat bulu warna kuning. Potong menjadi 4 bagian kecil, masing-masing panjang 5 cm. Tekuk ujungnya sedikit membentuk bulatan kecil seperti pentol korek. Satukan 4 potongan kecil ini, putar bagian bawahnya. Ini akan menjadi putik di tengah bunga Tulip. Langkah 3: Merangkai Bunga Sekarang kita rangkai. Ambil putik kuning yang sudah jadi. Letakkan di tengah. Ambil 3 kelopak pertama, susun mengelilingi putik. Ikat bagian bawahnya dengan sisa kawat. Kemudian ambil 3 kelopak sisanya, susun di luar, selang-seling agar terlihat mekar. Ikat lagi yang kuat. Rapikan posisi kelopak agar mekar sempurna. Langkah 4: Memasang Batang dan Daun Ambil kawat batang yang sudah disiapkan. Tusukkan ke bagian bawah bunga yang sudah diikat. Pastikan kuat dan tidak goyang. Ambil floral tape hijau. Mulai lilit dari bawah bunga, tarik sedikit agar merekat, lilit sampai ke bawah batang sepanjang 20 cm. Untuk daun: Ambil 1 batang kawat bulu warna hijau. Tekuk menjadi bentuk daun lonjong panjang, mirip kelopak tadi tapi lebih runcing. Pasang daun di tengah batang dengan floral tape. Langkah 5: Finishing Rapikan semua kelopak. Mekarkan sedikit agar terlihat seperti bunga asli. Jika ada bulu yang keluar, gunting yang rapi. Bunga Tulip sederhana sudah jadi. PENGEMBANGAN PRODUK DAN VARIASI 1. Variasi Jenis Bunga Dengan teknik Loop yang sama, Ibu bisa buat: Bunga Lavender: Kelopak kecil-kecil disusun memanjang ke atas. Bunga Mawar: Kelopak dibuat lebih banyak, 10-12 kelopak, disusun bertumpuk. Bunga Matahari: Kelopak kuning panjang disusun melingkar, tengahnya coklat. Bunga Tiri: Kelopak dibuat runcing dan diberi manik-manik. 2. Variasi Produk Jadi: Satuan: Satu tangkai bunga bisa dijual satuan. Buket Wisuda Rangkai 5-7 tangkai bunga menjadi satu buket, bungkus dengan kertas buket. Vas Bunga Meja Rangkai 10-12 tangkai dengan warna-warni, masukkan ke dalam vas. Hiasan Tiri Tancapkan ke gabus yang sudah dihias. Souvenir: Buat ukuran mini, masukkan ke dalam mika kecil. Alhamdulillah, pelatihan kita pada hari ini membuat Bunga Tulip dari kawat bulu telah selesai. keterampilan ini jangan berhenti sampai di sini saja. Di rumah, silakan terus berlatih. Ajak anak, ajak tetangga. Satu pak kawat bulu bisa jadi 100 bunga. Jika satu bunga dijual Rp 10.000, maka satu pak bisa menjadi Rp 1.000.000. Ini adalah peluang usaha yang sangat menjanjikan dengan modal yang sangat kecil. Kunci dari kerajinan ini adalah kesabaran dan kerapian. Semakin rapi lilitannya, semakin cantik bunganya, semakin tinggi harganya. Semoga ilmu yang kita dapat hari ini bermanfaat dan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.(DWPKreatif)

../images/kegiatan/275011.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pamekasan > DWP. RS. Moh. Noer

  • Oleh: Sekretariat
  • 22-10-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MOHAMMAD NOER PAMEKASAN Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Daerah Mohammad Noer Pamekasan telah melaksanakan Kegiatan Pertemuan Rutin. Bidang: Sekretariat Program : Penataan Organisasi/Manajemen Kegiatan : Sosialisasi/Konsolidasi KETERANGAN PROGRAM : 1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Daerah Mohammad Noer Pamekasan 2. Acuan Pelaksanaan Program : surat Undangan Sekertariat Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan Nomor 41/Sekr/DWP/RSUDMohammadNoerPMK/X/2026. Program : Penataan Organisasi/manajemen. 3. Hari/Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026. 4. Waktu: jam 08.00 WIB - 10.30 WIB. 5. Peserta: 438 undangan Hadir: 258 orang, tidak hadir : 161 orang Ijin: 18 orang sakit : 1 orang 6. Lokasi: Ruang Pertemuan Cakraningrat Lantai 2 RSUD Mohammad Noer Pamekasan 7. Acara: Pertemuan Rutin 8. Susunan Acara : 1). Pembukaan acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dibuka Oleh MC Ny. Sitti Aisyah dengan pembacaan Basmalah secara bersama-sama 2). menyanyikan lagu hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan oleh Ny Ainul Yaqin 3). Pembacaan Absensi oleh Sekretaris I oleh Ny. Maisaroh Sudarli, 4) Pembacaan Laporan oleh masing-masing bidang 5).Penyampaian informasi oleh ibu wakil ketua Dharma Wanita Persatuan RSUD Mohammad Noer Pamekasan Ny. Novi dr. Andy Eka Bachtiar, menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran ibu-ibu anggota dan pengurus Dharma Wanita Persatuan RSUD Mohammad Noer Pamekasan yang telah menyiapkan Pertemuan pada hari ini, ucapan syukur karena masih diberi nikmat sehat dan nikmat sempat sehingga bisa hadir dan bersama-sama mengikuti pertemuan Dharma Wanita Persatuan, untuk anggota yang sedang sakit semoga diberikan kesembuhan dan yang belum hadir semoga bisa segera bergabung di pertemuan Dharma Wanita Persatuan berikutnya. Pada Tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional dikarenakan sebagai pengingat momentum untuk mengenang peran santri dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia yang sangat berjasa. Peran kita sebagai Ibu dalam memperingati Hari Santri Nasional ini salah satunya adalah memilihkan sekolah dan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita sebagai bekal untuk menanamkan nilai iman untuk melanjutkan perjuangan yang telah diperjuangkan oleh ulama-ulama terdahulu. Untuk pengisian pada pertemuan Kali ini adalah Perawatan Jenazah yang diisi Oleh Hj .Ruhayati Semoga tema pengisian ini dapat menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat nantinya. Tahapan-tahapan pada Perawatan Jenazah yaitu : Memandikan Jenazah, Mengkafani Jenazah, Menguburkan Jenazah, semuanya merupakan kewajiban fardhu kifayah bagi umat Muslim. Tahapan ini harus dilakukan sesuai tuntunan syariat, termasuk adab, urutan, dan pengecualian tertentu seperti jenazah syahid. Perawatan jenazah adalah kewajiban kolektif umat Islam yang mencakup empat tahap utama dan harus dilakukan sesuai tuntunan dan syariat islam untuk menjaga kehormatan jenazah. 7) pembagian doorprize sebanyak 14 doorprize. 8) Pembacaan Do'a Oleh Ny Yuli Setiana Rahayu. 9). penutup oleh MC dengan membaca Hamdalah.

../images/kegiatan/275010.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Majalengka > DISARPUSDA ( Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah )

  • Oleh: Sekretariat
  • 21-10-2026

Menghadiri acara pertemuan rutin DWP Kabupaten Majalengka tanggal 21 Oktober2026 yang bertempat di Gedung Nyi Rambut Kasih dengan Kegiatan Seminar dalam rangka HUT DWP ke-27 Tingkat Kab. Majalengka dengan tema “Optimalisasi Potensi Perempuan untuk Mewujudkan Kebahagiaan Diri, serta Memperkuat Ketahanan Keluarga dan Organisasi di era digital” dengan narasumber Ibu Dr. Yucky Putri Erdiyanti, S.Pd., M.Pd. yang dihadiri oleh Ketua DWP Disarpusda Kabupaten Majalengka Ibu Fitri Haryono dan anggota.

../images/kegiatan/275009.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lebong > DWP Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman (Perkim)

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 22-10-2026

KOLABORASI DWP DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN LEBONG DENGAN DWP DINAS PERTANIAN DALAM MENDUKUNG PROGRAM SWASEMBADA PANGAN MELALUI BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI Dalam rangka mendukung program swasembada pangan serta mendorong pemanfaatan potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan perkantoran, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebong berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pertanian Kabupaten Lebong dalam kegiatan yang berkaitan dengan pembudidayaan tanaman kedelai. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Aula DWP Dinas Pertanian Kabupaten Lebong. Kolaborasi ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dan dukungan nyata organisasi Dharma Wanita Persatuan dalam mendorong kegiatan produktif yang memiliki manfaat bagi ketahanan pangan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan lahan untuk kegiatan budidaya tanaman pangan. Dalam kegiatan tersebut, DWP Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebong menyampaikan sampel hasil budidaya tanaman kedelai yang telah ditanam dan dibudidayakan di wilayah lingkungan kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebong. Sampel tersebut menjadi bentuk berbagi hasil kegiatan budidaya yang telah dilakukan di lingkungan kantor sekaligus sebagai bahan untuk memperlihatkan bahwa lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif sesuai dengan potensi dan kondisi lingkungan. Melalui penyampaian sampel hasil budidaya ini, DWP Disperkim turut menunjukkan dukungan terhadap upaya pengembangan tanaman pangan serta pentingnya keterlibatan berbagai unsur, termasuk organisasi perempuan, dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan. Kolaborasi antara DWP Disperkim dan DWP Dispertan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kerja sama, membangun komunikasi, serta memperkuat semangat kebersamaan antarorganisasi Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong. Melalui kegiatan bersama seperti ini, masing-masing organisasi dapat saling berbagi pengalaman, informasi, dan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, sehingga dapat menumbuhkan inspirasi untuk mengembangkan kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Dukungan terhadap program swasembada pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian, tetapi juga memerlukan kepedulian dan partisipasi berbagai pihak melalui langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki. Kegiatan budidaya tanaman kedelai di lingkungan kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebong merupakan salah satu upaya pemanfaatan lahan yang tersedia agar dapat memberikan nilai guna dan manfaat. Melalui kegiatan tersebut, lingkungan perkantoran tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang mendukung kepedulian terhadap pangan. Penyampaian sampel hasil budidaya kedelai kepada DWP Dispertan menjadi bagian dari upaya berbagi hasil dan memperkenalkan kegiatan produktif yang telah dilakukan di lingkungan Disperkim. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk terus memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara bijak, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya ketersediaan pangan. Partisipasi DWP Disperkim dalam kegiatan ini mencerminkan peran organisasi perempuan dalam mendukung program pemerintah melalui kegiatan yang sederhana, nyata, dan dapat dikembangkan sesuai dengan potensi lingkungan masing-masing. Perempuan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan, pemanfaatan lahan, serta pengembangan kebiasaan produktif. Oleh karena itu, keterlibatan DWP dalam kegiatan budidaya tanaman pangan diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap pemanfaatan lahan, meningkatkan pengetahuan mengenai tanaman pangan, serta mengembangkan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Selain mendukung program swasembada pangan, kegiatan ini juga mengandung nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling mendukung antarsesama anggota organisasi. Melalui kolaborasi DWP Disperkim dengan DWP Dispertan, diharapkan terjalin hubungan yang semakin baik dalam pelaksanaan kegiatan organisasi, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan potensi dan pemberdayaan anggota. Sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan produktif lainnya pada masa mendatang, dengan tetap menyesuaikan potensi, kebutuhan, serta sumber daya yang tersedia di masing-masing perangkat daerah. DWP Disperkim berharap kegiatan budidaya tanaman kedelai yang telah dilakukan di lingkungan kantor dapat memberikan manfaat, menambah pengalaman, serta menjadi salah satu contoh pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif. Sampel hasil budidaya yang disampaikan dalam kegiatan bersama DWP Dispertan diharapkan dapat menjadi bahan berbagi pengalaman dan mendorong semangat untuk terus mengembangkan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan. Meskipun dilaksanakan melalui langkah sederhana, kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran bahwa upaya mendukung swasembada pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk lingkungan kantor dan keluarga. Melalui kegiatan kolaborasi ini, DWP Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebong berharap agar semangat menanam, memanfaatkan lahan, dan mengembangkan tanaman pangan dapat terus tumbuh di lingkungan organisasi maupun masyarakat. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anggota DWP untuk lebih peduli terhadap potensi lingkungan sekitar serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Dengan adanya kerja sama, kepedulian, dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan dukungan terhadap program swasembada pangan dapat terus diperkuat melalui tindakan nyata yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Semoga kolaborasi antara DWP Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebong dengan DWP Dinas Pertanian Kabupaten Lebong ini dapat terus terjalin dengan baik, memberikan manfaat bagi kedua organisasi, serta menjadi awal bagi pengembangan berbagai kegiatan produktif lainnya. Diharapkan pula kegiatan budidaya tanaman kedelai dan pemanfaatan lahan yang telah dilakukan dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kepedulian terhadap ketahanan pangan, dan mendukung terwujudnya keluarga yang mandiri, produktif, serta sejahtera. Melalui semangat kebersamaan dan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing, DWP diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah, khususnya upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Lebong.

../images/kegiatan/275008.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pamekasan > DWP. RS. Moh. Noer

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 23-10-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN telah mengadakan kegiatan Jumat Berkah Bidang: Sosial Budaya. Program : Jumat Berkah, Program Kerja Kepedulian dan Kesetiakawanan KETERANGAN PROGRAM : 1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan RSUD Mohammad Noer Pamekasan 2. Hari/Tanggal :Jumat, 23 Oktober 2026. 3. Waktu: jam 08.00 - selesai. 4. Sasaran : 5 Orang Pekerja Harian dan buruh ( Tukang becak, Pengemudi ojek dan penyapu jalan) sebanyak 5 orang . 5. Lokasi: Area sekitaran Jalan Pintu Gerbang Pamekasan 6) Acara: Jumat Berkah, berupa pembagian Nasi Bungkus kepada Tukang becak, Pengemudi Ojek dan penyapu jalan. 7) Sistem Pemberian: diberikan secara langsung oleh ibu pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan RSUD Mohammad Noer Pamekasan di sekitar jalan Pintu Gerbang Pamekasan. acara berjalan dengan lancar. 8) Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meringankan beban pangan harian bagi masyarakat kurang mampu sekaligus menjadi sarana ibadah dan kepedulian sosial dengan Memanfaatkan keutamaan di hari Jumat untuk bersedekah, yang dalam keyakinan Islam membawa keberkahan dan melipatgandakan pahala. Pelaksanaan kegiatan jumat berkah ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan juga ibu-ibu anggota dan Pengurus Dharmawanita Persatuan RSUD Mohammad Noer Pamekasan, antara lain lebih menumbuhkan kesadaran dan kepedulian sosial sehingga membentuk jiwa kepedulian dan kesetiakawanan kepada sesama, demi mewujudkan Tujuan bersama Organisasi Dharmawanita Persatuan. Dengan terselenggaranya Kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Jumat Berkah dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan sehingga semakin meningkatkan partisipasi anggota.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID