e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/75472.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Situbondo > Kecamatan Besuki

  • Oleh: Sekretariat
  • 01-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN BESUKI KABUPATEN SITUBONDO

Menghadiri acara SATAON Bupati dan Wakil Bupati
Bidang : Sekretariat
Program : Informasi & Humas

Keterangan Program :

  1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo
  2. Hari/Tanggal : Minggu, 01 Maret 2026
  3. Pukul : 15.00 WIB sd Selesai
  4. Peserta : Anggota DWP Kecamatan Besuki
  5. Lokasi Kegiatan : Bertempat di Alun – Alun Kabupaten Situbondo
  6. Acara : Menghadiri acara SATAON Bupati dan Wakil Bupati

Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Besuki turut hadir dalam kegiatan SATAON Bupati dan Wakil Bupati yang diselenggarakan di Alun-Alun Situbondo. Kehadiran DWP Kecamatan Besuki merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus mempererat sinergi antara organisasi perempuan dan jajaran pemerintahan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, di mana seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan antusias. Momentum SATAON ini juga menjadi ajang silaturahmi serta wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Situbondo.

../images/kegiatan/75471.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Wonosobo > PDAM

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-04-2026

1. Ny. Fatimah Indah Sjahid
2. Ny. Woro Indarto
3. Ny. Inung Rin Suwondo
4. Ny. Inggit Supriyatno
5. Ny. Is Setiawan Wahyu
6. Ny. Winda Susilo
7. Ny. Fatmawati Fais Triawan
8. Ny. Safika Gana Widya Andika
9. Ny. Andita Ahmad Sauqi
10. Ny. Nikmah Muksin
11. Ny. Ami Eri Supriyadi
12. Ny. Rino Ariyanto S
13. Ny. Yayuk Eling Wirawan
14. Ny. Winarti Zuhriyanto
15. Ny. Shendy Ganiya Adhinata
16. Ny.Wiwin Widiastuti

Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo mengikuti Kegiatan “HALALBIHALAL 1447 H ” DWP Kabupaten Wonosobo dengan tema Membersihkan Hati, Mempererat Silaturahmi, Bersama Dalam Harmoni.
Hari, tanggal   : Kamis, 9 April 2026
Waktu      : 10.00 – 13.00 WIB
Tempat      : Pendopo Bupati
Pembicara : Diah Sukron Zaidi, S.Pd, Mlandi Garung
Bidang : Sosial Budaya
Jumlah peserta/hadirin :
1. Ustadz Diah Sukron Zaidi, S.Pd, Mlandi Garung
2. Tilawah Nurul Wafa , siswa MAN 2 Wonosobo
3. Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Wonosobo
4. Anggota DWP Badan, Dinas/Instansi Se-Kab Wonosobo
5. Jamaah Majlis Taklim DWP Kabupaten Wonosobo
Keterangan Program / Hasil :

1. Pembukaan
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan bacaan basmallah bersama

2. Pembacaat Ayat – ayat suci Al – Qur’an
Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Nurul Wafa
Qur’an surat Al-alaq (Segumpal Darah)
1. Iqra bismi rab bikal lazii khalaq
2. Khalaqal insaana min 'alaq
3. Iqra wa rab bukal akram
4. Al lazii 'allama bil qalam
5. 'Al lamal insaana ma lam y'alam
6. Kallaa innal insaana layatghaa
7. Ar-ra aahus taghnaa
8. Innna ilaa rabbikar ruj'aa
9. Ara-aital lazii yanhaa
10. 'Abdan iza sallaa
11. Ara-aita in kana 'alal hudaa
12. Au amara bit taqwaa
13. Ara-aita in kaz zaba wa ta walla
14. Alam y'alam bi-an nal lahaa yaraa
15. Kalla la illam yantahi la nasfa'am bin nasiyah
16. Nasiyatin kazi batin khaatiyah
17. Fal yad'u naadiyah
18. Sanad 'uz zabaaniyah
19. Kalla; la tuti'hu wasjud waqtarib

Yang artinya :
1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,
4. Yang mengajar (manusia) dengan pena.
5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya
6. Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,
7. apabila melihat dirinya serba cukup
8. Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).
9. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang?
10. seorang hamba ketika dia melaksanakan shalat
11. bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang shalat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
12. atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
13. Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
14. Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
15. Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun- ubunnya, (ke dalam neraka),
16. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
17. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
18. Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah, (penyiksa orang-orang yang berdosa),
19. sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).

3. Sambutan Penasihat DWP Kabupaten Wonosobo Ny Dyah Afif Nur Hidayat
- Taqoballahu Minna Waminkum, Minal Aidin Walfaizin. Mohon maaf lahir dan bathin.
- Bagaimana rejeki itu datang yaitu dari bagaimana suatu keluarga saling membahagiakan.
- Sesuai bulan Syawal yang berarti peningkatan maka prestasi DWP Kab. Wonosobo juga akan semakin meningkat.
- Situasi dan kondisi negara maupun dunia sedang tidak baik-baik saja. Adanya efisiensi, dimohon untuk bijak dalam mengatur ekonomi. Bijak menggunakan listrik, energi, air untuk mengantisipasi krisis energi. Dengan memberikan keteladanan sederhana kita tidak akan kehilangan kewibawaan.
- Terimakasih atas dedikasinya dalam penurunan angka kemiskinan dan angka anak usia sekolah yang tidak sekolah.
4. Tausiah dan doa oleh ustadz Diah Sukron Zaidi, S.Pd
- Adat Halalbihalal adanya hanya di Indonesia, wabil khusus Wonosobo.
- Kegiatan ini tidak dilarang selama tidak menyimpang dari akidah.
- Yang hadir dalam halalbihalal tidak hanya fisik akan tetapi yang hadir adalah hati.
- Bila suami pulang disambut dengan senyum bahagia dan jarang marah maka merupakan ciri-ciri calon penghuni surga.
- Salah satu sumber bahagia adalah terbebasnya hati kita dari rasa sombong, Iri dan dengki dan kesalahan orang lain.
- Ali Imron 153 - 154
Bila seorang istri sholat 5 waktu, puasa di bulan romadhon, patuh pada suami, lalu menjaga harta suami maka dia berhak masuk surga lewat pintu manapun.
- Pernikahan adalah ibadah terpanjang, tidak ada batasnya sampai Allah memanggil/wafat.
- Gelar Mujahid : Suami yang pergi dengan niat mencari nafkah untuk keluarga, para istri yang menyiapkan sarapan untuk suami yang akan berangkat bekerja.
- Ciri-ciri niat karena Allah itu tidak mudah kecewa walaupun tidak mendapatkan apresiasi.

Do'a Malaikat Jibril setelah sholat Ied, yang diaminkan oleh Rosulullah.
- Ya Rabb jangan engkau terima ibadah di bulan Ramadhan nya seorang anak yang durhaka pada orang tuanya.. Ridhonya Allah itu tergantung Ridhonya Allah, Marahnya Allah tergantung pada marahnya Orang tua.
Bhakti seorang anak yang paling berpahala adalah Bhakti seorang anak pada saat orang tua sudah lanjut usia. QS Ali Imron
- Jangan Engkau terima ibadah bulan Ramadhannya seorang istri yang durhaka pada suaminya. Andaikan aku perbolehkan umatku bersujud pada sesama manusia maka bersujudlah istri istri pada suaminya. Amalan yang paling disukai oleh Allah adalah sayang sama pasangan. Sebaik baiknya kalian, yang paling baik kepada keluarganya terutama istri.
- Jangan Engkau terima ibadah bulan Ramadhan nya seorang yang tidak mau memaafkan kesalahan saudaranya.

Kata Nabi : Beramal sholehlah
- Dengan jabatan/kedudukan
- Dengan Hartamu
- Dengan Ilmu
- Dengan Tenaga

Ancaman Allah :
- Mustahil masuk suurga apabila tidak memaafkan saudaranya/memutuskan silaturahmi
- Orang yang ada permasalahan dengan saudaranya dan diselesaikan maka tunda semua pahala amal sholehnya ya sampai permasalahan nya selesai.

Doa

5. Penutup
Acara ditutup dengan membaca hamdallah bersama

6. Bersalam - salaman
7. Foto bersama
Pembuat laporan : Wiwin Widiastuti, Sekretaris DWP Perumda Tirta Aji Kabupaten Wonosobo

../images/kegiatan/75470.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

  • Oleh: Sekretariat
  • 09-04-2026

[D1]Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur

Telah mengikuti kegiatan :
Bidang : Sekretariat
Sub Bidang : Pembinaan Hubungan Keluar
Program : Perayaan

Keterangan Program :
Kegiatan : Halal Bi Halal dengan Tema “Menggali Hikmah Agama Untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis dan Religius”
Hari, Tanggal : Kamis, 9 April 2026
Waktu : 08.00 – 12.00 WIB
Lokasi : Ruang Rapat Hayam Wuruk Lantai VIII - Kantor Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya
Penyelenggara : DWP Provinsi Jawa Timur
Jumlah pengurus, anggota, dan tamu undangan yang hadir :
1. Pengurus DWP Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur yang hadir 2 orang :
> Bidang Sosial Budaya :
- Ibu Anis M. Iskak (Wakil Ketua)
- Ibu Derry Hani Sagita (Anggota)
2. Narasumber (1 orang) : Ustazah Siti Fauziah, M.Si.
3. DWP Se-Jawa Timur

Uraian Program :

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan antar pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, DWP Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Halal Bi Halal. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai momentum pasca Hari Raya Idul Fitri untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, serta mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota organisasi.

Kegiatan Halal Bi Halal ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengangkat tema “Menggali Hikmah Agama Untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis dan Religius”, yang bertujuan memberikan pemahaman dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

DWP Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh DWP Provinsi Jawa Timur sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi dengan DWP dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Adapun tujuan DWP Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur mengikuti kegiatan ini adalah sebagai berikut:
Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar pengurus dan anggota DWP se-Jawa Timur.
Meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh narasumber.
Mengambil hikmah dan nilai-nilai agama yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan masyarakat.
Meningkatkan soliditas dan keharmonisan organisasi DWP di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

SUSUNAN ACARA :

1. Pukul 08.00 – 09.00 WIB : Registrasi
Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang dilakukan oleh panitia. Pada tahap ini para undangan, pengurus, anggota, serta tamu yang hadir melakukan pencatatan kehadiran sebagai bagian dari administrasi kegiatan. Registrasi ini bertujuan untuk mendata jumlah peserta yang hadir serta memastikan seluruh undangan telah tercatat dengan baik sebelum kegiatan dimulai.

2. Pukul 09.00 – 09.15 WIB : Pemberian Santunan Anak Yatim (10 Anak Yatim)
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada sepuluh anak yatim. Santunan ini diberikan sebagai wujud rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Kegiatan santunan ini dikoordinatori oleh Ny. Paramita Adi Sarono dengan pembina Ny. Devi Puspitasari. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati serta memperkuat nilai-nilai sosial dan kemanusiaan di lingkungan DWP.

3. Pukul 09.15 – 09.25 WIB : Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP
Seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta kepada tanah air. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars DWP sebagai simbol semangat kebersamaan, kekompakan, serta komitmen para anggota dalam menjalankan peran dan tugas organisasi.

4. Pukul 09.25 – 09.30 WIB : Pembukaan
Acara secara resmi dibuka oleh pembawa acara (MC), yaitu Ny. Venus Vebriana. Dalam pembukaan ini, MC menyampaikan salam pembuka serta memperkenalkan rangkaian acara yang akan dilaksanakan pada kegiatan tersebut sehingga peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan tertib dan khidmat.

5. Pukul 09.30 – 09.35 WIB : Pembacaan Doa
Pembacaan doa dipimpin oleh Ny. Ermawati Muzaki. Doa dipanjatkan sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, memberikan manfaat bagi semua yang hadir, serta membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan penyelenggara kegiatan.

6. Pukul 09.35 – 09.45 WIB : Laporan Ketua Panitia
Ketua panitia, Ny. Purwanti Budi Raharjo, menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan kegiatan. Dalam laporan tersebut dijelaskan latar belakang, tujuan kegiatan, serta harapan yang ingin dicapai melalui kegiatan Halal Bihalal ini. Ketua panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

7. Pukul 09.45 – 10.00 WIB : Sambutan Ketua DWP Provinsi Jawa Timur dan DWP Setda Provinsi Jawa Timur
Sambutan disampaikan oleh Ketua DWP Provinsi Jawa Timur dan DWP Setda Provinsi Jawa Timur, yaitu Ny. Isye Adhy Karyono. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal serta pentingnya menjaga silaturahmi, kebersamaan, dan kekompakan antar anggota DWP. Sambutan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus berkontribusi aktif dalam kegiatan organisasi.

8. Pukul 10.00 – 10.10 WIB : Penyampaian Tali Asih / Kenang-Kenangan kepada Purna Pengurus DWP Provinsi Jawa Timur dan DWP Setda Provinsi Jawa Timur
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tali asih atau kenang-kenangan kepada para purna pengurus sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjadi bagian dari pengurus DWP. Tali asih diserahkan oleh Ketua DWP Provinsi Jawa Timur kepada tiga purna pengurus, yaitu Ibu Beny Sampirwanto, Ibu Lis Joko Irianto, dan Ibu Een Sigit Panoentoe.

9. Pukul 10.10 – 10.25 WIB : Penyerahan Plakat Barcode Perpustakaan Digital
Pada sesi ini dilakukan penyerahan plakat barcode Perpustakaan Digital dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur kepada Ketua DWP Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyampaian arahan singkat mengenai pemanfaatan perpustakaan digital sebagai sarana peningkatan literasi dan pengetahuan bagi para anggota Dharma Wanita Persatuan.

10. Pukul 10.25 – 11.15 WIB : Ceramah / Siraman Rohani Halal Bihalal 1447 H
Acara dilanjutkan dengan ceramah atau siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadzah Siti Fauziah dengan tema “Menggali Hikmah Agama untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis dan Religius.” Ceramah ini dimoderatori oleh Ny. Inggit Zainal Fanani. Dalam ceramahnya, penceramah menyampaikan berbagai hikmah dan nilai-nilai keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

11. Pukul 11.15 – 11.30 WIB : Tanya Jawab
Setelah penyampaian ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan penceramah. Pada sesi ini peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, tanggapan, maupun berbagi pengalaman terkait materi yang telah disampaikan sehingga tercipta diskusi yang interaktif dan menambah pemahaman peserta terhadap materi ceramah.

12. Pukul 11.30 – 11.35 WIB : Penyampaian Tali Asih untuk Narasumber
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas ilmu yang telah dibagikan, Ketua DWP Provinsi Jawa Timur, Ny. Isye Adhy Karyono, menyerahkan tali asih kepada narasumber. Pemberian ini merupakan ungkapan terima kasih atas kontribusi narasumber dalam memberikan siraman rohani kepada seluruh peserta.

13. Pukul 11.35 – 11.50 WIB : Halal Bihalal dan Foto Bersama
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi halal bihalal sebagai bentuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi antar anggota. Pada kesempatan ini juga dilakukan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan sekaligus simbol kebersamaan seluruh peserta yang hadir.

14. Pukul 11.50 – 12.00 WIB : Penutup dan Ramah Tamah
Sebagai penutup, MC menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Setelah acara resmi ditutup, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antar peserta sebagai sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan.

Pembuat Laporan : Nindyaning Ayu Nareswari selaku Sekretaris 3 Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur

../images/kegiatan/75468.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Muko-muko > DWP Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga

  • Oleh: Sekretariat
  • 07-04-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mukomuko yang diwakili oleh Sekretaris Ny. Amzu Novi dan anggota lainnya menghadiri pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mukomuko yang diisi dengan kegiatan Halal Bihalal dan Tausiah dalam rangka Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H Oleh Ustad Zaenal Harobin, S.Sos.I dan Sosialisai Kanker dari Yayasan Kanker Indonesia pada Hari Selasa tanggal 07 April 2026 di Aula atas Bapperida Kabupaten Mukomuko, pertemuan ini diikuti juga oleh DWP Perangkat Daerah Kabupaten Mukomuko dan DWP Instansi Vertikal di Wilayah Kabupaten Mukomuko . Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi antar anggota dan mengetahui sejak dini tentang kanker.

../images/kegiatan/75466.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-04-2026

[D1]Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur

Telah mengadakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Sub Bidang : Ketahanan Keluarga
Program : Iman dan Takwa

Keterangan Program :
Kegiatan : Kajian Tarjim Tematik dengan Tema “Halal Bihalal”
Hari, Tanggal : Senin, 6 April 2026
Waktu : 09.00 - 10.10 WIB
Lokasi : Zoom Meeting di tempat masing-masing
Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur
Jumlah pengurus, anggota, dan tamu undangan yang hadir : 23 orang
1. Pengurus DWP Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur (3 orang) :
> Bidang Sosial Budaya :
- Ibu Anis M. Iskak (Wakil Ketua)
- Ibu Maya Hariyanti (Sekretaris)
- Ibu RR Arry Kurnia Suryaningrum (Anggota)
2. Anggota dan Pensiunan DWP di lingkungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur (19 orang)
3. Narasumber (1 orang) : Ustadz H. Anshori Arif, M.H.I.

Uraian Program

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Kajian Tarjim Tematik dengan tema “Halal Bihalal”. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Sosial Budaya Sub Bidang Ketahanan Keluarga dalam Program Iman dan Takwa.

Momentum setelah Hari Raya Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, serta memperkuat ukhuwah atau persaudaraan di lingkungan organisasi. Tradisi halal bihalal sendiri telah menjadi budaya khas masyarakat Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, serta mempererat silaturahmi.

Melalui kegiatan kajian ini, diharapkan para pengurus, anggota, serta pensiunan DWP di lingkungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai makna halal bihalal dalam perspektif keislaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan rohani serta memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan organisasi.

Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan pengurus serta anggota Dharma Wanita Persatuan kepada Allah SWT.
2. Memberikan pemahaman mengenai makna halal bihalal dalam perspektif Islam kepada pengurus dan anggota.
3. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar pengurus, anggota, dan pensiunan di lingkungan DWP Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.
4. Mendukung pelaksanaan program kerja Bidang Sosial Budaya Sub Bidang Ketahanan Keluarga dalam Program Iman dan Takwa.

Susunan Acara :

1. Pukul 09.00 - 09.50 WIB : Kajian Tarjim Tematik dengan Tema “Halal Bihalal”
Pada kesempatan ini disampaikan ucapan selamat datang kepada narasumber serta kepada seluruh pengurus, anggota, dan pensiunan yang mengikuti kegiatan Kajian Tarjim Tematik melalui Zoom Meeting.
Pada sesi ini, narasumber yaitu Ustadz H. Anshori Arif, M.H.I. menyampaikan materi kajian tarjim tematik dengan tema “Halal Bihalal”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa halal bihalal merupakan tradisi yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia setelah Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini memiliki makna penting sebagai sarana untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Narasumber juga menjelaskan bahwa secara makna, halal bihalal dapat dipahami sebagai upaya membersihkan diri dari kesalahan dan kekhilafan sehingga hubungan antar manusia kembali menjadi baik dan harmonis. Oleh karena itu, momentum setelah Idul Fitri hendaknya dimanfaatkan untuk saling membuka hati, menghilangkan rasa dendam, serta memperkuat ukhuwah atau persaudaraan.
Dalam kajian tersebut, narasumber juga menyampaikan beberapa hadis yang berkaitan dengan pengampunan dosa serta pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama manusia. Melalui penjelasan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami bahwa saling memaafkan dan menjaga silaturahmi merupakan bagian penting dalam ajaran Islam yang harus terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, narasumber juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum halal bihalal sebagai sarana memperkuat kebersamaan, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam organisasi. Dengan menjaga hubungan yang baik serta saling menghargai satu sama lain, diharapkan tercipta suasana yang harmonis, penuh kebersamaan, dan saling mendukung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

2. Pukul 09.50 - 10.00 WIB : Tanya Jawab
Setelah penyampaian materi utama, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Anis M. Iskak selaku Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya menyampaikan pertanyaan kepada narasumber sebagai berikut:
“Dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan keluarga dan organisasi, terkadang terdapat kesalahpahaman atau perbedaan pendapat yang dapat menimbulkan jarak antar individu. Bagaimana cara menerapkan nilai-nilai halal bihalal agar kita dapat benar-benar saling memaafkan dengan tulus serta menjaga hubungan silaturahmi tetap harmonis?”
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustadz H. Anshori Arif, M.H.I. menjelaskan bahwa hakikat halal bihalal tidak hanya sebatas tradisi saling berjabat tangan dan mengucapkan maaf, tetapi juga merupakan upaya membersihkan hati dari rasa dendam, iri, dan prasangka buruk.
Beliau menekankan bahwa sikap saling memaafkan harus disertai dengan keikhlasan serta niat untuk memperbaiki hubungan. Dengan menjaga hati yang bersih, memperbanyak silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai keimanan, maka hubungan dalam keluarga maupun organisasi akan menjadi lebih harmonis dan penuh keberkahan.

3. Pukul 10.00 - 10.05 WIB : Foto Bersama
Setelah rangkaian kajian dan tanya jawab selesai, seluruh peserta diminta menyalakan kamera Zoom untuk melakukan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.

4. Pukul 10.05 - 10.10 WIB : Penutup
Sebagai penutup, narasumber menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, dan peserta yang telah mengikuti kegiatan kajian dengan penuh perhatian. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada DWP Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur yang telah menyelenggarakan kegiatan kajian keagamaan sebagai sarana pembinaan rohani bagi para anggota.
Narasumber berharap agar ilmu dan hikmah yang telah disampaikan dalam kajian tersebut dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam lingkungan organisasi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan salam.

Pembuat Laporan : Nindyaning Ayu Nareswari selaku Sekretaris 3 Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur

../images/kegiatan/75465.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Situbondo > Kecamatan Besuki

  • Oleh: Sekretariat
  • 01-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN BESUKI KABUPATEN SITUBONDO

Menghadiri acara SATAON Bupati dan Wakil Bupati
Bidang : Sekretariat
Program : Informasi & Humas

Keterangan Program :

  1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo
  2. Hari/Tanggal : Minggu, 01 Maret 2026
  3. Pukul : 15.00 WIB sd Selesai
  4. Peserta : Anggota DWP Kecamatan Besuki
  5. Lokasi Kegiatan : Bertempat di Alun – Alun Kabupaten Situbondo
  6. Acara : Menghadiri acara SATAON Bupati dan Wakil Bupati

Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Besuki turut hadir dalam kegiatan SATAON Bupati dan Wakil Bupati yang diselenggarakan di Alun-Alun Situbondo. Kehadiran DWP Kecamatan Besuki merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus mempererat sinergi antara organisasi perempuan dan jajaran pemerintahan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, di mana seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan antusias. Momentum SATAON ini juga menjadi ajang silaturahmi serta wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Situbondo.

../images/kegiatan/75464.jpg
Info Baru

DWP Badan Pusat Statistik > BPS SUMATERA UTARA

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-04-2026

Mempererat Sinergi di Era Digital: Laporan Halal Bihalal DWP BPS Se-Indonesia dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 Keluarga besar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) dari seluruh penjuru Indonesia melaksanakan kegiatan Halal Bihalal tahun 1447 Hijriah secara daring melalui aplikasi Zoom pada Kamis, 9 April 2026. Pertemuan virtual ini menjadi sebuah momentum penting pasca-perayaan Idul Fitri bagi para pengurus dan anggota DWP BPS yang tersebar di 38 provinsi serta ratusan kabupaten dan kota di seluruh nusantara. Dengan mengusung tema besar mengenai peningkatan kualitas diri melalui harmoni dan silaturahmi, acara ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk saling memaafkan secara seremonial, tetapi juga sebagai forum konsolidasi organisasi dalam mendukung salah satu agenda nasional paling krusial, yaitu persiapan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kegiatan dibuka dengan penuh khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sambutan yang menekankan pentingnya peran istri Aparatur Sipil Negara (ASN) BPS dalam mendukung kinerja suami dan institusi. Mengingat luasnya wilayah kerja BPS, penggunaan teknologi video konferensi menjadi jembatan yang efektif untuk menyatukan ribuan peserta dari Sabang sampai Merauke dalam satu frekuensi yang sama. Meskipun terpisah secara fisik oleh jarak ribuan kilometer, semangat kebersamaan tetap terasa kental melalui interaksi yang terbangun di ruang digital tersebut. Halal Bihalal ini dipandang sebagai kesempatan emas untuk melakukan penyegaran batin sekaligus memperbarui semangat kerja organisasi setelah menjalani rutinitas Ramadhan yang padat. Sesi pertama menghadirkan Hj. Siti Romlah S.Ag M.A sebagai narasumber utama yang memberikan pencerahan rohani. Dalam paparan narasinya, beliau menjelaskan bahwa Halal Bihalal adalah tradisi unik khas Indonesia yang memiliki kedalaman makna filosofis dalam kehidupan sosial umat beragama. Beliau menguraikan bahwa ibadah puasa selama bulan Ramadhan merupakan proses pembakaran dosa dan penyucian jiwa, sementara Idul Fitri adalah simbol kemenangan bagi mereka yang berhasil mencapai derajat takwa. Namun, dalam interaksi sosial sehari-hari, manusia tidak luput dari khilaf, kata yang menyakitkan, atau prasangka yang mungkin mengganggu hubungan antaranggota organisasi. Oleh karena itu, momen Halal Bihalal ini adalah saat yang tepat untuk meluruhkan segala ego dan membuka pintu maaf selebar-lebarnya demi tercapainya ketenangan batin yang sejati. Lebih lanjut, Hj. Siti Romlah menekankan bahwa kualitas diri seseorang sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam menjaga harmoni dengan sesama. Beliau menjelaskan bahwa kondisi hati yang "plong" atau lega setelah saling memaafkan akan berdampak langsung pada kejernihan pikiran. Pikiran yang bersih dari beban dendam atau sakit hati akan memudahkan seseorang untuk berpikir positif dan bertindak bijaksana dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Dampak positif ini juga merambah pada aspek kesehatan fisik, di mana jiwa yang tenang akan meningkatkan imunitas dan kebugaran tubuh. Dengan jiwa yang sehat dan pikiran yang terang, para anggota DWP diharapkan mampu bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar dalam mendampingi suami, serta lebih produktif dalam berkontribusi bagi kemajuan Dharma Wanita Persatuan di unit kerja masing-masing. Transisi acara kemudian berlanjut pada penguatan wawasan mengenai peran statistik dalam pembangunan nasional yang disampaikan oleh Direktur Statistik Distribusi, Anisa Nuraini. Beliau membawakan materi berjudul "Mari Mengenal Sensus Ekonomi 2026" dengan gaya narasi yang reflektif. Ibu Anisa mengajak seluruh peserta untuk menengok kembali potret ekonomi Indonesia pada lima belas tahun yang lalu, di mana aktivitas ekonomi masih sangat konvensional dan bergantung pada lokasi fisik. Pada masa itu, belanja kebutuhan harian hanya bisa dilakukan di pasar tradisional atau toko fisik, pembayaran didominasi oleh uang tunai, dan layanan jasa seperti ojek atau taksi harus dicari secara manual di pangkalan. Narasi masa lalu ini dihadirkan untuk menunjukkan betapa jauhnya kita telah melangkah ke depan. Memasuki tahun 2026, wajah ekonomi Indonesia telah berubah total secara fundamental akibat digitalisasi. Saat ini, perilaku konsumsi masyarakat, termasuk para ibu rumah tangga, telah bergeser ke platform daring. Aktivitas belanja tidak lagi terbatas oleh waktu dan tempat, pembayaran beralih ke sistem nirkabel atau cashless, dan layanan transportasi maupun pesan antar makanan dikelola melalui algoritma canggih yang bekerja secara real-time. Perubahan besar dalam pola bisnis dan gaya hidup ini menuntut BPS untuk melakukan pendataan ulang yang sangat komprehensif melalui Sensus Ekonomi 2026. Hal ini dikarenakan data ekonomi sepuluh tahun lalu sudah tidak lagi mampu menggambarkan realitas usaha saat ini, terutama dengan munculnya ribuan usaha rumahan dan perdagangan berbasis media sosial yang bergerak sangat dinamis. Sensus Ekonomi 2026 direncanakan untuk mencakup seluruh unit usaha non-pertanian di Indonesia, tanpa terkecuali. Ibu Anisa menjelaskan bahwa sensus ini akan memotret beragam lapangan usaha, mulai dari sektor pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, hingga jasa-jasa pendidikan dan kesehatan. Salah satu tantangan terbesarnya adalah mendata pelaku usaha mikro dan kecil yang beroperasi dari rumah atau secara mobile tanpa toko fisik. Di sinilah peran anggota DWP menjadi sangat strategis, mengingat banyaknya perempuan yang kini menjadi pelaku usaha mandiri. Berdasarkan data BPS tahun 2025, kontribusi perempuan dalam dunia usaha sangat besar, di mana sekitar 36,32 persen perempuan yang bekerja berstatus sebagai pengusaha. Banyak di antaranya adalah para ibu yang menjalankan bisnis kuliner, fashion, atau jasa kecantikan dari rumah masing-masing. Dampak nyata dari suksesnya Sensus Ekonomi 2026 ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat dan keluarga besar BPS. Melalui data yang akurat, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk menjaga stabilitas harga barang di pasar, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan harga belanja dapur para ibu menjadi lebih terjangkau. Selain itu, data sensus juga akan membantu perbankan dan lembaga keuangan dalam memetakan potensi usaha kecil yang selama ini "tidak terlihat" agar lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan dan modal usaha. Bagi pemerintah daerah, data ini akan menjadi dasar pembangunan infrastruktur penunjang, seperti sentra-sentra kuliner atau perbaikan akses jalan menuju pusat-pusat perdagangan rakyat. Menyadari besarnya manfaat tersebut, setiap anggota DWP BPS dihimbau untuk bertindak sebagai agen perubahan atau duta sensus di lingkungan sosialnya. Dukungan ini dimulai dengan menyebarluaskan informasi mengenai SE 2026 kepada tetangga, kerabat, dan komunitas di sekitar tempat tinggal. Para anggota diharapkan dapat memberikan edukasi bahwa jika ada petugas sensus yang datang berkunjung pada periode Juni hingga Agustus 2026, masyarakat tidak perlu merasa takut atau ragu untuk berpartisipasi. Kejujuran dalam memberikan jawaban adalah kunci utama karena data tersebut akan digunakan untuk kepentingan bersama, bukan untuk tujuan perpajakan individu. BPS menjamin penuh kerahasiaan data setiap responden sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung selama beberapa jam tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan doa bersama. Melalui dialog interaktif di ruang virtual, para peserta menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh kesuksesan SE 2026, salah satunya melalui gerakan "Ngisi Bareng" untuk memberikan teladan bagi masyarakat luas. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan hubungan silaturahmi yang telah diperkuat melalui maaf-memaafkan dapat menjadi energi positif bagi setiap anggota DWP untuk berkarya lebih baik lagi. Sinergi antara spiritualitas yang bersih dan pemahaman statistik yang kuat diharapkan mampu menjadikan keluarga besar BPS sebagai pionir dalam menyediakan data berkualitas untuk mewujudkan Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera di masa depan. Mari kita sambut Sensus Ekonomi 2026 dengan semangat kebersamaan dan integritas tinggi, demi masa depan ekonomi bangsa yang lebih terukur dan terarah.

../images/kegiatan/75463.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV JAWA TIMUR

  • Oleh: Sekretariat
  • 02-04-2026

Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri

Pertemuan Rutin dan Halal Bihalal DWP Satker KUA Kecamatan Ngasem
Bidang : Sekretaris
Program : Penataan Organisasi, Sosialisasi, dan Konsolidasi

Keterangan Program

  1. Pelaksanaan Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan Satker KUA Kecamatan Ngasem
  2. Hari/Tanggal : Kamis, 02 April 2026
  3. Waktu : -
  4. Jumlah peserta yang hadir : -
  5. Tempat Kegiatan : Masjid Assholihin Ngasem
  6. Acara : Pertemuan Rutin DWP dan Halal Bihalal Satker KUA Kecamatan Ngasem
  7. Susunan Acara :
    1. Pembukaan
    2. Sambutan Ketua DWP Kecamatan Ngasem
    3. Tausiyah
    4. Doa
    5. Penutup

Detail Kegiatan

Kegiatan Pertemuan Rutin DWP dan Halal Bihalal Dharma Wanita Persatuan Satker KUA Kecamatan Ngasem dilaksanakan pada Kamis, 02 April 2026 bertempat di Masjid Assholihin Ngasem. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan antar anggota pasca bulan suci Ramadhan.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi anggota DWP Satker KUA Kecamatan Ngasem, guru RA IGRA, serta Penyuluh Agama Islam (PPAI) Kecamatan Ngasem. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi yang baik dalam mendukung kegiatan keagamaan dan organisasi di lingkungan KUA Kecamatan Ngasem.

Acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung dengan khidmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua DWP Kecamatan Ngasem yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta meningkatkan peran aktif anggota dalam setiap kegiatan organisasi.

Memasuki acara inti, tausiyah disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Drs. H. Ma’shum. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa Halal Bihalal merupakan momentum yang sangat penting untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Tausiyah ini memberikan motivasi spiritual bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam berorganisasi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa hingga akhir acara, mencerminkan kuatnya ikatan silaturahmi antar anggota.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antar anggota, meningkatkan soliditas organisasi, serta mendukung terwujudnya program kerja Dharma Wanita Persatuan yang lebih baik ke depannya.

Eny Masdiana

../images/kegiatan/75462.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa Barat > RSUD AS-SYIFA

  • Oleh: Sekretariat
  • 08-04-2026

LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA UNSUR PELAKSANA RSUD ASY SYIFA I. INFORMASI KEGIATAN a. Judul Kegiatan : Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah ( MUSRENBANG ) dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) Tahun 2027 b. Hari/Tanggal : Rabu 8 Aril 2027 c. Waktu : 08.00 WITA - 12.00 WITA d. Tempat : Ruang Rapat Gili Paserang Gedung Graha Praja Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat e. Penyelenggara : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA ) Kabupaten Sumbawa Barat f. Peserta : Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat , Forkopimda Kabupaten Sumbawa Barat, Perwakilan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi NTB, Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Kabupaten Sumbawa Barat, Organisasi Wanita Organisasi Kemasyarakatan, Kepala dan Jajaran Instansi Vertikal,Camat dan Kepala Desa/ Lurah se- Kabupaten Sumbawa Barat serta mitra pembangunan termasuk PT Amman Mineral Nusa Tenggara II. PENDAHULUAN Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah ( Musrenbang ) Kabupaten Sumbawa Barat merupakan forum tahunan untuk menyusun rencana pembangunan daerah. Secara filosofis Musrenbang merupakan perwujudan demokrasi dalam perencanaan anggaran. Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi istri Aparatur Sipil Negara memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Dalam rangka menyelaraskan program kerja pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat diperlukan keterloibatan aktif dalam forum Musrenbang. Hal ini penting agar aspirasi kaum perempuan dan isu kesejahteraan keluarga dapat terakomodasi dalam kebijakan daerah III. TUJUAN KEGIATAN : Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan dalam forum ini bertujuan untuk Menyelaraskan program kerja Dharma Wanita Persatuan dengan visi - misi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Menyampaikan pokok- pokok pikiran terkait pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pendidikan dan kesehatan di Bumi Pariri Lema Bariri dan Memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat IV. RANGKAIAN KEGIATAN : Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang ) tingkat Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Daerah ( RKPD) tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gili Paserang Gedung Graha Praja lantai 3 Sekretariat Daerah pada Rabu 8 April 2026 ini mengangkat tema Akselerasi Pelayanan Dasar, Produktivitas Daerah dan Pertumbuhan Klaster ekonomi Baru. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta jam 08.00 WITA. Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa Ny. Ermawati Andy Suhaeri S.KM.,M.M.Inov turut hadir dalam kegiatan ini bersama dengan pengurus DWP Kabupaten Sumbawa Barat dan pengurus DWP Unsur Pelaksana lainnya. Dalam forum ini delegasi Dharma Wanita Persatuan mengikuti rangkaian pemaparan mengenai capaian pembangunan saat ini dan target sasaran tahun mendatang. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Tarian pembuka, pembacaan doa oleh ketua MUI Kabupaten Sumbawa Barat. Setelah itu dilanjutkan dengan mendengarkan laporan dari ketua panitia penyelenggara Musrenbang oleh Kepala BAPPEDA Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh tahapan Musrenbang tingkat kecamatan telah rampung pada 2 April 2026. Beliau menegaskan bahwa perencanaan RKPD 2027 harus berorientasi pada pencapaian visi pembangunan daerah melalui langkah yang terukur dan realistis. Menurutnya fokus pembangunan diarahkan pada percepatan pemenuhan pelayanan dasar melalui peningkatan standar pelayanan minimal, penguatan produktivitas daerah melalui transformasi digital dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia serta pengembangan klaster ekonomi baru guna mengurangi ketergantungan pada sektor tradisional. Produktivitas daerah harus mampu menghasilkan output yang lebih besar melalui pemanfaatan sumber daya yang ada termasuk digitalisasi layanan, peningkatan kompetensi tenaga kerja dan kemudahan investasi. Selanjutnya mendengarkan arahan dan sambutan dari Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah ST.,M.Si. Dalam arahannya beliau menegaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian penting dari proses perencanaan yang harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa tahun 2027 menjadi momentum awal perencanaan murni dalam periode RPJMD 2025 - 2030 sehingga seluruh program harus selaras dengan visi pembangunan daerah. Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan program Kartu Sumbawa Barat Maju yang menyasar keluarga pada desil satu sebagai kelompok prioritas. Selain itu arah pembangunan daerah juga diperkuat melalui program KSB Maju Luar Biasa yang terbagi dalam beberapa klaster meliputi sektor pertanian, peternakan, perikanan, industri, pendidikan dan kesehatan. Setelah mendengarkan arahan dari Bupati Sumbawa Barat acara selanjutnya mendengarkan pemaparan hasil Musrenbang oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Sumbawa Barat dan kegiatan Musrenbang Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026 ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh para camat serta penandatanganan dokumen pokok- pokok pikiran DPRD V. HASIL/ DAMPAK : Kegiatan berjalan tertib dan lancar. Melalui partisipasi ini Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa berhasil menyelaraskan rencana aksi organisasi dengan visi KSB Baik. Dampak jangka panjangnya adalah meningkatkan peran serta Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah daerah secara lebih terukur, efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Pariri Lema Bariri VI. PENUTUP : Partisipasi Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa dalam kegiatan Musrenbang Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026 merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra sejajar pemerintah daerah. Secara keseluruhan kegiatan ini menyimpulkan bahwa program kerja Dharma Wanita Persatuan kini selaras dengan arah kebijakan RKPD Kabupaten Sumbawa Barat khususnya sektor pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga, Membuktikan peran aktif Dharma Wanita Persatuan dapat juga berkontribusi dalam memberikan pemikiran untuk pembangunan daerah. Melalui forum ini pengurus Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa memiliki pemahaman yang lebih tajam mengenai isu - isu prioritas daerah sehingga pelaksanaan program kerja ke depan akan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. Demikian laporan yang dapat kami sampaikan, sekian dan terimakasih.

../images/kegiatan/75461.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kolaka > SKPD Sekretariat Daerah

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 02-03-2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka, mengahdiri Kegiatan Pengajian yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian. Kegiatan ini mengusung tema Cerdas Memilih Amalan di Bulan Suci Ramadhan yang disampaikan oleh narasumber Ustadz Ahmad Tanaka. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka, beserta pengurus DWP Kabupaten Kolaka. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pertemuan ini membawa keberkahan serta menjadi momentum untuk saling memaafkan lahir dan batin setelah bulan Ramadan. Selain itu, diharapkan silaturahmi antaranggota tetap terjalin dengan baik. Lebih lanjut disampaikan agar program-program kerja DWP Kabupaten Kolaka terus dilanjutkan serta mampu membangun semangat baru yang lebih tangguh. Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Ahmad Tanaka Dalam ceramahnya disampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan Bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Bulan ini istimewa karena di dalamnya Al-Qur'an diturunkan, pahala ibadah dilipatgandakan, serta terdapat malam mulia Lailatul Qadar. Ramadhan juga menjadi momen penyucian jiwa, pengendalian hawa nafsu, dan kepedulian sosial melalui zakat serta sedekah. Umat Muslim diajak untuk mensucikan hati melalui ukuhwah, menjaga lisan serta meningkatkan ibadah seperti puasa dan sedekah agar lebih dekat kepada Allah SWT. Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak hanya sebagai hamba Allah SWT, tetapi juga sebagai makhluk sosial yang harus menjaga hubungan baik dengan sesama. Mukmin yang baik adalah yang mampu menjaga lisan dan hatinya dari berbagai penyakit hati. Ramadan disebut sebagai madrasah ruhiyah yang melatih konsistensi keimanan. Keimanan seseorang tidak diukur dari beratnya ujian, tetapi dari kekuatan dalam menghadapinya. Oleh karena itu, dengan iman yang kuat, seseorang mampu memperbaiki hatinya. Mensucikan hati juga dapat dilakukan melalui kegiatan Halal Bihalal, sebagai sarana mempererat silaturahmi. Rasulullah SAW menekankan pentingnya silaturahmi, karena dengan silaturahmi seseorang akan didoakan, diberi ketentraman, ketenangan hidup, serta diampuni dosa-dosanya. Dalam surah Al-Hujarat ayat 10 disebutkan bahwa sesunguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Oleh karena itu apabila terjadi perselisihan, maka kewajiban sesama Muslim adalah mendamaikan, bukan memperkeruh keadaan. Acara selanjutnya doa yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Tanaka. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dari bendahara serta laporan dari unsur sekretaris . Disampaikan bahwa pelaksana pertemuan. Diharapkan pertemuan ini dapat memberi keberkahan serta semakin mempererat tali silaturahmi dant ukhuwah dalam kebersamaan. Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.00 WITA dan ditutup dengan sesi foto bersama.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID