e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/262765.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-10-2026

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar Telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga

Kegiatan : Olah raga

Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar
2 Hari/Tanggal : Jumat, 09 Oktober 2026
3 Pukul : 07.00-Selesai
4 Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung bersama PM dan karyawan karyawati
5 Lokasi : UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 32 Kenayan, Tulungagung
6 Acara : Senam lien ting kung

Dalam rangka menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran jasmani Penerima Manfaat (PM) lansia, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Blitar melaksanakan kegiatan Senam Lien Ting Kung pada hari Jumat, 9 Oktober 2026, bertempat di halaman Asrama Tulungagung. Kegiatan ini diikuti oleh Penerima Manfaat lansia, anggota DWP, serta karyawan dan karyawati UPT PSTW Blitar dengan penuh semangat dan antusias. Kegiatan senam dilaksanakan pada pagi hari dengan suasana yang ceria dan penuh kebersamaan. Para peserta mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh instruktur. Gerakan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan dan kondisi fisik para lansia. Beberapa peserta mengikuti gerakan sambil berdiri, sedangkan peserta yang membutuhkan dukungan dapat melakukan gerakan sambil duduk sesuai dengan kemampuan masing-masing. Senam Lien Ting Kung merupakan salah satu bentuk latihan fisik yang menekankan gerakan sederhana, koordinasi tubuh, serta latihan otot dan persendian. Aktivitas ini dapat membantu melatih keseimbangan, kelenturan, dan koordinasi gerak tubuh. Bagi lansia, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan sesuai kemampuan sangat penting untuk membantu mempertahankan kemandirian serta mendukung kualitas hidup yang lebih baik. Selain bermanfaat bagi kebugaran fisik, kegiatan senam bersama juga menjadi sarana rekreasi dan interaksi sosial bagi para lansia. Melalui kegiatan ini, para Penerima Manfaat memiliki kesempatan untuk beraktivitas bersama, berkomunikasi, serta membangun suasana kekeluargaan dengan anggota DWP dan seluruh pegawai. Lingkungan yang mendukung dan kegiatan yang menyenangkan diharapkan dapat membantu mengurangi kejenuhan serta meningkatkan semangat para lansia dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT PSTW Blitar, Ibu Farida Hikmawati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Senam Lien Ting Kung yang diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan lansia. Menurut beliau, menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik yang teratur dan sesuai kemampuan dapat membantu para lansia tetap aktif serta mempertahankan kualitas hidup mereka. Kegiatan Senam Lien Ting Kung pada Jumat, 9 Oktober 2026, berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para Penerima Manfaat lansia semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan dan tetap aktif sesuai kemampuan masing-masing, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih sehat, mandiri, dan bahagia.

../images/kegiatan/262762.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Empat Lawang > BPKAD

  • Oleh: Sekretariat
  • 05-10-2026

Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPKAD Empat Lawang diantaranya Purnadewi, Elvita, Wuriyudi, Evi, Eenriki dan Hermi menghadiri pertemuan rutin DWP Kabupaten Empat Lawang yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Empat Lawang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua DWP Kabupaten Empat Lawang dan jajarannya serta anggota DWP dari masing-masing unsur. Dalam pertemuan rutin tersebut, jajaran DWP Kabupaten Empat Lawang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas partisipasi seluruh anggota dalam mendukung rangkaian kegiatan DWP yang telah terlaksana dengan baik dan lancar baik dari kegiatan DWP Provinsi dan Kabupaten. Selain evaluasi kegiatan, pertemuan juga membahas persiapan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan yang akan dilaksanakan pada Desember mendatang. Beberapa agenda yang direncanakan meliputi kegiatan bakti sosial berupa bedah rumah, berbagai lomba gembira, serta puncak peringatan HUT DWP yang akan dimeriahkan dengan penampilan koor DWP. Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan bingkisan kepada Ketua Unsur DWP yang memasuki masa purna tugas. Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan peran dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demo memasak serabi yang dipandu oleh DWP Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang ibu Eva sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pertemuan rutin. Melalui pertemuan rutin ini, DWP Kabupaten Empat Lawang terus memperkuat koordinasi, mempererat hubungan silaturahmi antaranggota, serta meningkatkan peran organisasi dalam mendukung program pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Empat Lawang. Pembuat Laporan : Admin.

../images/kegiatan/262760.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah > DWP Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat;

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 26-05-2026

Bersamaan dengan penyelenggaraan semiinar kolaborasi DWP BBGTK Jabar dan BBGTK Jabar dalam rangka Bulan Pendidikan, DWP BBGTK Jabar memfasilitasi bazaar bagi anggota DWP dan UMKM yang berminat.

../images/kegiatan/262759.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-10-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja (UPT PSBR) Jombang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja (UPT PSBR) Jombang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah Melaksanakan Kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja (UPT PSBR) Jombang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2. Hari/Tanggal : Rabu, 07 Oktober 2026
3. Pukul : 08.00 WIB – Selesai
4. Peserta : 6 Anggota DWP Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja (UPT PSBR Jombang)
5. Lokasi : Ladang Belakang Kantor Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja (UPT PSBR) Jombang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
6. Acara : Panen Cabai

Para anggota (DWP) UPT PSBR Jombang telah melaksanakan kegiatan memanen hasil tanaman cabai. Kegiatan ini adalah salah satu aktifitas yang telah ditunggu-tunggu oleh ibu-ibu setelah melakukan perawatan tanaman cabai selama kurang lebih dua bulan dengan pemberian pupuk kompos cair, menyiangi hama dan menyemprot tanaman dengan cairan tanpa hama, dan menyirami dengan air secara rutin. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan dan kekompakan pegawai khususnya adalah ibu-ibu.

Tanaman cabai merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ditanam di iklim yang tropis seperti di indonesia. Membutuhkan tanaman yang subur seperti tanah humus dan memerlukan perawatan dengan pemberian pupuk organik cair. Ada beberapa jenis tanaman cabai yang dapat tumbuh di iklim tropis diantaranya adalah cabai rawit dengan nama latin (Capsicum Frutescens / Capsicum Annum), cabai merah keriting dengan nama latin (Capsicum Annuum), Cabai merah besar dengan nama latin (Capsicum Annuum L.), Cabai hijau besar/hijau keriting, dan Paprika dengan nama latin (Capsicum Annuum). Sedangkan yang ditanam di ladang belakang kantor UPT PSBR Jombang adalah jenis cabai rawit dengan ciri ukuran cabainya kecil, tegak menghadap ke atas atau merunduk, bewarna hijau saat muda dan berubah menjadi merah terang saat matang, dan mempunyai tingkat kepedasan tang relatif tinggi.

Ibu Kiswati sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT PSBR Jombang menyatakan bahwa kita harus selelu memanfaatkan lahan yang kosong untuk ladang tanaman yang bisa menghasilkan tanaman/sayuran yang ekonomis atau bernilai tinggi seperti cabai rawit. ”Dengan kegiatan memanen cabai rawit yang telah dilaksanakan oleh ibu-ibu, diharapkan nantinya kegiatan ini bisa menghasilkan ketahanan pangan, dan bisa membantu ibu-ibu memanfaatkan cabai rawit tersebut di dapur dengan berbagai masakan atau hanya sekedar digunakan untuk pelengkap makanan seperti gorengan.” ungkap Bu Kiswati selaku ketua DWP UPT PSBR Jombang.

../images/kegiatan/262758.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Banyuasin > Kecamatan Rantau Bayur

  • Oleh: Sekretariat
  • 08-10-2026

Kecamatan Rantau Bayur

DWP Kecamatan Rantau Bayur telah melaksanakan kegiatan,
Bidang : Sektariat
Program Kerja : Pembinaan Hubungan Keluar
Kegiatan : Rapat

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuasin
2. Hari / Tanggal Kamis 08 Agustus 2026
3. Waktu Pelaksanaan Kegiatan : 09.00 – 13.00 WIB
4. Tempat Desa Rantau Harapan Kecamatan Rantau Bayur
5. Jumlah Peserta : 40orang peserta
6. Acara : Monitoring dan Evaluasi pemuktahiran data penerima Manfaat Bansos.

Susunan Acara :
1. Pembukaan Acara oleh MC dengan menyapa seluruh peserta yang hadir. Petugas yang ditunjuk menjadi MC hari Adalah Ny. Iwan dari Kasubag Umum dan Kepegawaian,pendamping desa dan pendamping lokal desa
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP di pimpin oleh Ny. Sasmawati desa Rantau Harapan
3. Melantunkan Sholawat Busyroh bersama
4. Sambutan Kepala desa Rantau Harapan
5. Monitoring dan Evaluasi pemuktahiran data penerima manfaat Bansos didesa Rantau Harapan kecamatan Rantau Bayur

Tujuan utama penggunaan e-reporting Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah mewujudkan tata kelola organisasi yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel melalui penyusunan Laporan Pelaksanaan Program Kerja (LPPK) secara digital. Selain itu pelaporan melalui Ereportting .Tujuan Monitoring dan Evaluasi dan Pemuktahiran data penerima Manfaat Bansos dikecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera -Selatan Tujuan Monitoring dan Evaluasi serta Pemutakhiran Data Penerima Manfaat Bansos Kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat bantuan sosial (Bansos) di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan sosial disalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Adapun tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1. Memastikan Ketepatan Sasaran Memastikan bahwa bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan persyaratan sebagai penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2. Pemutakhiran Data Penerima Bansos Memperbarui data penerima manfaat berdasarkan kondisi terkini masyarakat, termasuk perubahan status ekonomi, jumlah anggota keluarga, alamat, serta kondisi sosial lainnya. 3. Meningkatkan Keakuratan Data Mengidentifikasi dan memperbaiki data yang tidak sesuai, penerima ganda, penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria, serta masyarakat yang layak menerima bantuan tetapi belum terdata. 4. Meningkatkan Efektivitas Penyaluran Bantuan Memastikan proses penyaluran bantuan sosial berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel sehingga dapat mengurangi kesalahan dalam pelaksanaan program bantuan sosial. 5. Melakukan Evaluasi Pelaksanaan Program Menilai pelaksanaan program bantuan sosial di wilayah Kecamatan Rantau Bayur untuk mengetahui kendala, hambatan, serta langkah perbaikan yang diperlukan. 6. Meningkatkan Koordinasi Antarinstansi Memperkuat koordinasi antara pihak kecamatan, pemerintah desa, petugas terkait, dan instansi penyelenggara bantuan sosial dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi penerima manfaat. 7. Mendukung Pengentasan Kemiskinan Membantu pemerintah dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan. Kesimpulan: Kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat Bansos di Kecamatan Rantau Bayur diharapkan dapat mewujudkan data penerima bantuan sosial yang akurat, mutakhir, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan membutuhkan.

Manfaat dan Fungsi Utama : Manfaat dan Fungsi Utama Monitoring dan Evaluasi serta Pemutakhiran Data Penerima Manfaat Bansos Kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat bantuan sosial (Bansos) di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, memiliki manfaat dan fungsi utama untuk memastikan data penerima bantuan selalu sesuai dengan kondisi masyarakat terkini serta mendukung penyaluran bantuan yang tepat sasaran. 1. Manfaat Utama 1. Meningkatkan Ketepatan Sasaran Bantuan Memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2. Memperbarui Data Penerima Manfaat Memastikan data penerima bantuan selalu diperbarui berdasarkan perubahan kondisi ekonomi, status kependudukan, alamat, dan keadaan sosial masyarakat. 3. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga. 4. Mencegah Kesalahan Pendataan Mengurangi risiko data ganda, data tidak valid, serta penerima bantuan yang sudah tidak memenuhi persyaratan. 5. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Mendukung pelaksanaan program bantuan sosial yang terbuka, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah maupun masyarakat. 2. Fungsi Utama 1. Fungsi Pengawasan Memantau pelaksanaan program bantuan sosial agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan. 2. Fungsi Evaluasi Menilai efektivitas pelaksanaan bantuan sosial, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. 3. Fungsi Verifikasi dan Validasi Data Memeriksa kesesuaian data penerima manfaat dengan kondisi nyata masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan petugas terkait. 4. Fungsi Perencanaan dan Pengambilan Keputusan Menyediakan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar perencanaan program perlindungan sosial serta penentuan kebijakan pemerintah. 5. Fungsi Koordinasi Memperkuat kerja sama antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan instansi terkait dalam proses pendataan, pemutakhiran, serta pelaporan penerima bantuan sosial. Kesimpulan: Manfaat dan fungsi utama kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat Bansos di Kecamatan Rantau Bayur adalah meningkatkan kualitas pendataan, memastikan ketepatan sasaran bantuan, serta mendukung penyaluran bantuan sosial yang efektif, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.br>

Kemudahan Pelaporan: Kemudahan pelaporan Monitoring dan Evaluasi serta pemuktahiran data penerima manfaat Bansos dikecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin propinsi sumatera - Selatan Kemudahan Pelaporan Monitoring dan Evaluasi serta Pemutakhiran Data Penerima Manfaat Bansos di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Kemudahan pelaporan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat bantuan sosial (Bansos) di Kecamatan Rantau Bayur bertujuan untuk mempermudah proses pengumpulan, pengolahan, dan penyampaian informasi terkait penerima bantuan sosial secara efektif, cepat, dan sistematis. Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dapat melakukan pendataan dan pemeriksaan kondisi penerima manfaat secara berkala, memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan, serta memperbarui informasi apabila terdapat perubahan data kependudukan, kondisi ekonomi, maupun kelayakan penerima bantuan. Pemanfaatan teknologi digital dalam pelaporan dapat mempermudah penyampaian data dari pemerintah desa kepada pihak kecamatan dan instansi terkait, mengurangi kesalahan pencatatan, mempercepat proses rekapitulasi, serta memudahkan penyimpanan dan pencarian dokumen laporan. Dengan adanya kemudahan pelaporan tersebut, diharapkan proses monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat Bansos di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria sesuai ketentuan yang berlaku.br>

Keakuratan Data: Meningkatkan keakuratan data Monitoring dan Evaluasi serta pemuktahiran data penerima manfaat Bansos dikecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera selatan Keakuratan Data Monitoring dan Evaluasi serta Pemutakhiran Data Penerima Manfaat Bansos di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Keakuratan data dalam kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat bantuan sosial (Bansos) sangat penting untuk memastikan bahwa bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan bantuan. Melalui kegiatan ini, Kecamatan Rantau Bayur dapat melakukan pengecekan dan pencocokan data penerima manfaat berdasarkan kondisi terkini di lapangan, termasuk perubahan kondisi ekonomi keluarga, data kependudukan, jumlah anggota keluarga, serta kelayakan penerima bantuan. Pemutakhiran data dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait, sehingga data yang digunakan lebih valid, lengkap, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dengan data yang akurat, kesalahan sasaran penerima bantuan, data ganda, serta penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria dapat diminimalkan. Keakuratan data ini juga mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaksanaan program bantuan sosial di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat penerima.br>

Transformasi Digital: .Transformasi digital Monitoring dan Evaluasi pemuktahiran data penerima manfaat Bansos dikecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Propinsi sumatera selatan Transformasi Digital Monitoring dan Evaluasi Pemutakhiran Data Penerima Manfaat Bansos di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Transformasi digital dalam kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat bantuan sosial (Bansos) bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data melalui pemanfaatan teknologi informasi. Penggunaan sistem digital membantu proses pengumpulan, pemeriksaan, pembaruan, penyimpanan, dan pelaporan data penerima manfaat agar lebih efektif, transparan, dan mudah diakses oleh petugas yang berwenang. Penerapan transformasi digital di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, dapat dilakukan melalui beberapa langkah berikut: 1. Digitalisasi Data Penerima Bansos: Menggunakan aplikasi atau basis data digital untuk menyimpan dan memperbarui informasi penerima bantuan sosial sesuai kondisi terkini. 2. Monitoring dan Evaluasi Berbasis Digital: Memanfaatkan perangkat digital untuk memantau pelaksanaan program bantuan sosial serta mengevaluasi ketepatan sasaran penerima manfaat. 3. Pemutakhiran Data Secara Berkala: Melakukan pembaruan data berdasarkan hasil verifikasi dan validasi di lapangan, termasuk perubahan kondisi ekonomi, alamat, dan status kelayakan penerima. 4. Kemudahan Pelaporan: Menyusun laporan monitoring dan evaluasi secara digital agar proses penyampaian informasi dari desa kepada kecamatan dan instansi terkait menjadi lebih cepat, tertib, dan efisien. 5. Peningkatan Akurasi dan Transparansi: Mengurangi risiko kesalahan pencatatan, data ganda, dan data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya melalui pemeriksaan serta pencocokan data secara berkala. 6. Keamanan Data Penerima Manfaat: Menjaga kerahasiaan informasi pribadi penerima bantuan sosial melalui pembatasan akses dan penggunaan sistem yang sesuai dengan ketentuan perlindungan data. Kesimpulan: Transformasi digital dalam monitoring dan evaluasi serta pemutakhiran data penerima manfaat Bansos di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan data yang lebih akurat, mutakhir, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan teknologi digital dan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait, penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.br>

Pembuat Laporan : Admin Ereporting DWP Kecamatan Rantau Bayur: Suharni.S.Ag.

../images/kegiatan/262757.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV JAWA TIMUR

  • Oleh: Sekretariat
  • 01-10-2026

Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Prov. Jatim

Ketua DWP Kanwil Kemenag Jatim Dampingi Bunda Santri Indonesia Bunda Santri Indonesia Buka Pameran dan Bazar PPSN VI di An-Nur 2 Malang
Bidang : Sekretariat
Program : Membina Hubungan Keluar

Keterangan Program :

  • Pelaksanaan Kegiatan : Ditjen Pesantren Kemenag RI
  • Hari, tanggal : Kamis , 01 Oktober 2026
  • waktu: 10.00 WIB s.d Selesai
  • Tempat: Aula Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al Murtadlo,
  • Acara: pembukaan Pameran dan Bazar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI
    • Susunan Acara :
    • Menyanyikan Lagu Indnesia Raya & Lagu Hymne Pramuka
    • Pembukaan Oleh MC
    • Pembacaan Ayat Suci Al Quran
    • Laporan Kegiatan Oleh Dirjen Pesantren
    • Sambutan sekaligus Pembukaan Pameran & Bazar PPSN VI Oleh Bunda Santri Indonesia Ny. Helmi Nasaruddin Umar
    • Penutup
    • Foto bersama

        Bunda Santri Indonesia Buka Pameran dan Bazar PPSN VI di An-Nur 2 Malang

        Kabupaten Malang (Dwp Kemenag Jatim) — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ny. Kholilati Bahtiar, mendampingi Penasihat DWP Kementerian Agama RI sekaligus Bunda Santri Indonesia, Helmi Nasaruddin Umar, dalam pembukaan Pameran dan Bazar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Kamis (1/10/2026).

        Kegiatan yang berlangsung pada 1–6 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian PPSN VI yang digelar pada 30 September hingga 6 Oktober 2026. Pameran dan bazar menjadi wadah bagi para santri dari berbagai daerah di Indonesia untuk menampilkan kreativitas, memperkenalkan produk unggulan pesantren, mengembangkan kewirausahaan, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi.

        Dalam sambutannya, Helmi Nasaruddin Umar mengajak para santri menjadikan PPSN sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperluas wawasan, bertukar pengalaman, dan membangun kolaborasi lintas daerah. Ia menegaskan bahwa santri merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan Indonesia Emas.

        “Indonesia ke depan ada di tangan kalian semua. Karena itu, tanggung jawab harus dimulai dari sekarang melalui kesungguhan belajar, menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, serta membiasakan hidup disiplin dan mandiri,” pesannya.

        Ia juga mengajak peserta mengenal keberagaman budaya Nusantara melalui pakaian adat yang dikenakan para santri. Menurutnya, perbedaan daerah, budaya, dan tradisi merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat dalam semangat persatuan.

        Selain sebagai sarana pengenalan produk, Bunda Santri Indonesia menekankan bahwa bazar merupakan media pembelajaran kewirausahaan. Para santri dapat belajar menerapkan disiplin, kreativitas, inovasi, kolaborasi, pelayanan, dan kejujuran dalam menjalankan usaha.

        “Dalam berdagang pun kita harus jujur. Tidak boleh menipu, tidak boleh mengurangi timbangan, dan harus memberikan pelayanan dengan baik,” tegasnya.

        Sementara itu, Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, Basnang Said, menyampaikan bahwa PPSN VI menjadi momentum istimewa karena kembali diselenggarakan setelah delapan tahun, sejak pelaksanaan sebelumnya pada 2018. Atas arahan Menteri Agama, kegiatan tahun 2026 dilaksanakan di Jawa Timur, dengan Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo sebagai tuan rumah.

        Pemilihan lokasi tersebut juga sejalan dengan semangat Eco Theology, mengingat lingkungan pesantren yang hijau, bersih, sejuk, dan asri. Ia berharap PPSN menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan kapasitas generasi muda, serta pembekalan santri sebagai duta pesantren yang turut menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

        Ketua Panitia Pameran dan Bazar PPSN VI, Firdha Thawil, melaporkan bahwa sebanyak 30 stan telah terisi penuh, terdiri atas 15 stan putra dan 15 stan putri. Stan tersebut menampilkan produk Direktorat Jenderal Pesantren, usaha mandiri pesantren, produk unggulan pesantren tuan rumah, pelaku UMKM lokal Malang, kuliner Nusantara, serta mitra pendukung lainnya.

        Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bunda Santri Indonesia, dilanjutkan kunjungan ke stan-stan pameran bersama rombongan.

        Melalui kegiatan ini, DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur mendukung penguatan peran perempuan dan pemberdayaan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kehadiran Ny. Kholilati Bahtiar dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan generasi muda pesantren agar tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia, kreatif, mandiri, berjiwa wirausaha, dan memiliki semangat kebangsaan.

        Pameran dan Bazar PPSN VI 2026 diharapkan mampu memperluas jejaring antarpesantren, mendorong pertumbuhan usaha santri, serta memperkuat kontribusi pesantren dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.

        Yang membuat laporan: Alfi Dwi Nurlaili

../images/kegiatan/262756.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Situbondo > Sekretariat Daerah Kabupaten Situbondo

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-10-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SETDA KABUPATEN SITUBONDO

Dharma Wanita Persatuan SETDA Kabupaten Situbondo telah Mengikuti Kegiatan
Bidang : SOSIAL BUDAYA.
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan.
Kategori Kegiatan : Bhakti Sosial.

Keterangan Program :

  1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Situbondo.
  2. Hari/Tanggal : Selasa / 6 Oktober 2026
  3. Pukul : 13.00 Wib - selesai.
  4. Jumlah Peserta : 10 Orang
  5. Lokasi Kegiatan : Kediaman Ibu Syaifullah , kecamatan situbondo.
  6. Acara : Penguatan Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial DWP Setda Kabupaten Situbondo melalui Kehadiran dalam Takziah yang Diselenggarakan DWP Kabupaten Situbondo.

URAIAN KEGIATAN :

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Kabupaten Situbondo mengikuti kegiatan takziah yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Situbondo pada Selasa, 6 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Ibu Syaifullah, Kecamatan Situbondo. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang peserta, termasuk Wakil Ketua DWP Setda Kabupaten Situbondo, Ibu Hailim Puguh, yang juga merupakan pengurus DWP Kabupaten Situbondo.

Kehadiran tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga yang sedang berduka sekaligus upaya mempererat hubungan kekeluargaan, menumbuhkan rasa empati, serta memperkuat nilai kesetiakawanan sosial di lingkungan organisasi Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan takziah merupakan salah satu wujud nyata kepedulian sosial yang memiliki makna penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi. Melalui kunjungan ini, pengurus DWP Setda Kabupaten Situbondo menunjukkan perhatian dan rasa kebersamaan kepada keluarga yang sedang mengalami kehilangan. Kehadiran para pengurus tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum atau almarhumah, tetapi juga merupakan ungkapan belasungkawa serta dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.

Keikutsertaan Wakil Ketua DWP Setda Kabupaten Situbondo, Ibu Hailim Puguh, dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis antarpengurus DWP. Sebagai pengurus DWP Kabupaten Situbondo sekaligus Wakil Ketua DWP Setda Kabupaten Situbondo, kehadiran beliau turut memperkuat jalinan komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antara kedua unsur organisasi. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program kerja, khususnya yang berkaitan dengan kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Dalam suasana penuh keprihatinan, para peserta menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka. Sikap santun, perhatian, dan empati menjadi bagian utama dalam pelaksanaan takziah.

Melalui interaksi yang sederhana tetapi bermakna, terbangun suasana kekeluargaan yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan saling menghormati. Kehadiran secara langsung diharapkan dapat memberikan penguatan batin kepada keluarga agar tetap tabah dan ikhlas dalam menghadapi cobaan. Bagi DWP Setda Kabupaten Situbondo, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai kepedulian dan kesetiakawanan dalam kehidupan sehari-hari. Organisasi perempuan tidak hanya berperan dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga, pendidikan, dan kesejahteraan anggota, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menumbuhkan budaya saling peduli terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, baik dalam suasana suka maupun duka, sehingga hubungan antaranggota dan masyarakat dapat terpelihara dengan baik. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya kepekaan sosial, ketulusan dalam membantu sesama, serta kesediaan untuk hadir ketika orang lain membutuhkan dukungan. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan takziah diharapkan dapat terus dipelihara dan menjadi landasan dalam menjalankan berbagai program sosial organisasi.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan yang diselenggarakan DWP Kabupaten Situbondo ini, DWP Setda Kabupaten Situbondo menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya organisasi yang harmonis, peduli, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. Diharapkan, semangat kepedulian dan kesetiakawanan sosial tersebut semakin tumbuh dalam diri setiap pengurus dan anggota, sehingga DWP mampu memberikan manfaat nyata melalui hubungan kekeluargaan yang kuat, solidaritas yang terjaga, serta kepedulian yang berkelanjutan terhadap sesama.

../images/kegiatan/262755.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 08-10-2026

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar Telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan kesetiakawanan

Kegiatan : Budaya cinta lingkungan

Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar
2 Hari/Tanggal : Kamis, 08 Oktober 2026
3 Pukul : 09.00-Selesai
4 Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung dan PM
5 Lokasi : UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 32 Kenayan, Tulungagung
6 Acara : Perawatan tanaman Toga

Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Blitar melaksanakan kegiatan perawatan tanaman TOGA pada hari Kamis tanggal 08 Oktober pukul 09.00 WIB di area kebun Asrama Tulungagung. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya melestarikan tanaman yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Kegiatan perawatan tanaman TOGA dilaksanakan secara bersama-sama oleh anggota DWP dan karyawan UPT PSTW Blitar. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi membersihkan area kebun dari rumput liar, merapikan tanaman, menggemburkan tanah di sekitar tanaman, serta melakukan penyiraman agar tanaman tetap tumbuh subur. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dengan penuh semangat dan kebersamaan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan berbagai jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional untuk membantu memelihara kesehatan. Tanaman seperti jahe, kunyit, kencur, serai, dan berbagai tanaman herbal lainnya memiliki manfaat yang telah dikenal secara turun-temurun. Oleh karena itu, perawatan tanaman TOGA perlu dilakukan secara rutin agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Selain menjaga kelestarian tanaman, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Keberadaan kebun TOGA di lingkungan asrama diharapkan dapat menjadi sarana edukasi mengenai tanaman herbal sekaligus memperindah lingkungan sehingga tercipta suasana yang lebih hijau, asri, dan nyaman bagi Penerima Manfaat (PM) lansia maupun seluruh pegawai. Kegiatan perawatan tanaman TOGA juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong antaranggota DWP dan karyawan. Melalui kerja sama dalam merawat kebun, diharapkan tumbuh rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan, keindahan, serta kelestarian lingkungan di UPT PSTW Blitar. Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT PSTW Blitar, Ibu Farida Hikmawati, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh anggota dalam kegiatan perawatan tanaman TOGA. Beliau menyampaikan bahwa keberadaan tanaman TOGA memiliki nilai positif karena selain membantu menghijaukan lingkungan, juga dapat menjadi sumber pengetahuan mengenai berbagai tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan.

../images/kegiatan/262754.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV SULAWESI BARAT

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 05-10-2026

[KAB. POLEWALI MANDAR]

Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu/b>

Bidang: Sekertariat
Program: Informasi dan Humas
Kegiatan: Foto Bersama

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
2. Hari/Tanggal: Senin, 05 Oktober 2026
3. Tempat: SMPN 3 Alu
4. Waktu: 10:44 WITA s/d selesai
5. Peserta: Anggota Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur KUA kecamatan Alu, Penyuluh Agama, Guru dan Siswa. /p>

Tujuan Kegiatan:

a. Pengarsipan dan Penyimpanan: :

Dokumentasi kegiatan DWP berfungsi sebagai arsip yang menyimpan berbagai informasi mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti notulen rapat, foto, video, daftar hadir, dan laporan kegiatan. b. Pelaporan dan Evaluasi: :

Dokumentasi kegiatan DWP dapat digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kegiatan yang komprehensif, serta sebagai dasar untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja DWP.

c. Peningkatan Kualitas: :

Dengan adanya dokumentasi, anggota DWP dapat mempelajari kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kegiatan DWP di masa mendatang.

d. Transparansi dan Akuntabilitas: :

Dokumentasi kegiatan DWP dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi, karena seluruh kegiatan terdokumentasi dengan baik dan dapat diakses oleh anggota. e. Referensi dan Pembelajaran: :

Dokumentasi kegiatan DWP dapat dijadikan referensi bagi pengurus baru atau anggota DWP yang ingin mengetahui kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, serta sebagai bahan pembelajaran untuk kegiatan serupa di masa depan.

f. Sosialisasi dan Publikasi: :

Dokumentasi kegiatan DWP dapat digunakan untuk mensosialisasikan kegiatan DWP kepada masyarakat luas, serta untuk mempublikasikan keberhasilan dan manfaat kegiatan DWP. g. E-Reporting: :

Dalam konteks pelaporan elektronik (e-reporting), dokumentasi kegiatan DWP menjadi dasar untuk pengisian data pelaporan kegiatan DWP secara online.

Rangkaian Kegiatan:

Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Unsur Kua Kecamatan Alu mengabadikan momen bersama Keluarga Besar SMPN 3 Alu setelah kegiatan Sosialisasi Undang-undang Perkawinan dan Kegiatan Literasi Al Qaur’an. Momen ini diabadikan sebagai gambaran visual yang akan menjadi bukti kongkret partisipasi Anggota DWP unsur Kua Kecamatan Alu.

Kegiatan dikemas dengan apik setelahmembahas hal-hal yang perlu dibenahi dalam kegiatan pembinaan literasi / GBBAQ di sekolah. Dokumentasi yang diambil merupakan wujud apresiasi terhadap pengembangan kemampuan anggota DWP. Visual yang diabadikan akan menjadi bahan pelaporan DWP sebagai bukti bahwa program tersebut terlaksana sesuai dengan schedule yang telah direncanakan.Kolaborasi yang dijalin diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat pada umumnya, untuk kembali menanamkan nilai-nilai Agama dalam keluarga.

../images/kegiatan/262753.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kep. Meranti >

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 08-10-2026

Pada hari Kamis, 08 Oktober 2026, DWP Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan peningkatan pengetahuan berbudaya melayu yaitu Tata Cara Berbusana Melayu beserta Atributnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan penggunaan produk dalam negeri yaitu berbusana melayu di tanah melayu. Kegiatan penyampaian materi berbusana melayu disampaikan pakar budaya melayu yaitu Bapak Abdullah dan dihadiri oleh seluruh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Meranti di Gedung Kuning, Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Selain dari meningkatkan pengetahuan berbudaya melayu, kegiatan ini juga menjadi sarana kesadaran mencintai budaya dan kearifan lokal serta mempererat keakraban antaranggota. Melalui kegiatan ini, tercipta suasana yang harmonis dan dapar meningkatkan kebersamaan dalam mengikuti berbagai kegiatan DWP. Tata cara berbusana melayu beserta atributnya disampaikan dengan khidmat dan interaktif. Dalam berbusana melayu terdapat makna tersendiri yang ada di dalamnya yaitu ketentuan syarak dan dikungkung oleh ketentuan adat. Lima Kancing/Butang yang melambangkan Rukun Islam, Tiga Kantong Baju melambangkan Akidah, Ihsan dan Islam, serta makna dari penggunaan kain sampin pada pria dan kepala kain pada wanita. Ketua DWP Kabupaten Kepulauan Meranti, Ny. Dwi Nofmiyani Sudandri, berharap dengan adanya kegiatan Penyampaian Tata cara berbusana melayu beserta atributnya dapat meningkatkan wawasan seluruh anggota dalam berbusana melayu yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan syarak dan adat.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID