e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/283508.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pamekasan > DWP. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 23-10-2026

LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK SERTA PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KEGIATAN TADARUS BERSAMA Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat tali silaturahmi antaranggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) melaksanakan kegiatan Tadarus Bersama pada: Hari/Tanggal: Jumat, 23 Oktober 2026 Jam: 07.30-09.00 WIB Kegiatan: Tadarus Al-Qur'an Bersama Tempat: Mushola DP3AP2KB Uraian Kegiatan: Kegiatan Tadarus Bersama dilaksanakan oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an secara bersama-sama dan bergantian. Hadir sekitar 10 orang Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan anggota terhadap Al-Qur'an, memperdalam pemahaman keagamaan, serta membiasakan diri untuk senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah islamiyah, menjaga kebersamaan, dan memperkuat tali silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan. Penutup: Melalui kegiatan Tadarus Bersama ini, diharapkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dapat semakin istiqamah dalam membaca Al-Qur'an serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai dokumentasi kegiatan Dharma Wanita Persatuan.

../images/kegiatan/283506.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV KALIMANTAN TIMUR

  • Oleh: Sekretariat
  • 30-10-2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda melaksanakan kegiatan persiapan konsumsi dalam rangka mendukung pelaksanaan peringatan Hari Santri Tahun 2026 pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif DWP dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Santri, khususnya acara Senam Santri dan Penanaman Pohon yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, DWP Kemenag Kota Samarinda mendapat tugas dan tanggung jawab sebagai tim konsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam acara. Persiapan diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota DWP Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda serta dipimpin langsung oleh Ketua DWP, Ny. Hj. Malikhatun Nasrun, yang turut memberikan arahan dan terlibat secara langsung dalam proses persiapan bersama para anggota. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan mengedepankan koordinasi, pembagian tugas, dan kerja sama antarpengurus serta anggota DWP. Ketua DWP Ny. Hj. Malikhatun Nasrun memberikan arahan terkait kebutuhan dan persiapan konsumsi yang harus diselesaikan sebelum kegiatan berlangsung. Seluruh anggota kemudian bersama-sama membantu menyiapkan berbagai kebutuhan konsumsi agar dapat tersedia dengan baik sesuai kebutuhan acara. Keterlibatan langsung Ketua DWP bersama seluruh anggota menciptakan suasana kerja yang penuh kekeluargaan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Melalui pembagian tugas dan koordinasi yang dilakukan, proses persiapan diharapkan dapat berjalan lebih teratur sehingga seluruh kebutuhan konsumsi dapat dipersiapkan secara optimal untuk mendukung kelancaran kegiatan Senam Santri dan Penanaman Pohon. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian antaranggota DWP dalam mendukung kegiatan organisasi maupun program Kementerian Agama Kota Samarinda. Partisipasi sebagai tim konsumsi juga menjadi bentuk kontribusi nyata DWP dalam menyukseskan kegiatan Hari Santri, karena keberhasilan suatu acara tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan utama, tetapi juga didukung oleh kesiapan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan ini, DWP Kemenag Kota Samarinda berharap dapat terus berperan aktif, memberikan dukungan positif, serta memperkuat sinergi dengan keluarga besar Kementerian Agama Kota Samarinda dalam menyukseskan berbagai kegiatan dan program kerja ke depannya.

../images/kegiatan/283505.jpg
Info Baru

DWP Kota Surakarta > DWP DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 30-10-2026

Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pendidikan Kota Surakarta SUB SMP Negeri 1 Kota Surakarta melaksanakan kegiatan sosial budaya terkait budaya cinta lingkungan. Hari, Tanggal: Jumat, 30 Oktober 2026. Pukul : 13.00 WIB-selesai. Tempat: Ruang Toko Spensamart. Alamat: Jl. MT Haryono No.4 Kel. Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. Anggota DWP SUB SMP Negeri 1 Kota Surakarta yaitu Ibu Yuanisak Khoiru Lukisari dan Ibu Tantri Andani secara bersama-sama memilah dan menata kardus bekas yang sudah tidak terpakai. Kardus tersebut kemudian dijual dan dimanfaatkan untuk Spensamart. Hal ini dilaksankan dalam rangka mencintai lingkungan agar sampah tidak menumpuk dan lingkungan menjadi nyaman. #DWPHijau

../images/kegiatan/283504.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa >

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-10-2026

22 oktober 2026, bertempat di smkn 3 sumbawa, ketua dwp kabupaten sumbawa dan anggota mengikuti senam sehat bersama dan sosialisasi kekerasan fisik dan seksual serta pendewasaan usia perkawinan.dilaksanakan oleh bkow propinsi nusa tenggara barat dan sosialisasi disampaikan oleh ibu wakil gubernur ntb sebagai ketua umum bkow propinsi nusa tenggara barat.. tujuan ketua dwp kabupaten sumbawa dan anggota mengikuti senam sehat bersama dan sosialisasi kekerasan fisik dan seksual serta pendewasaan usia perkawinan.dilaksanakan oleh bkow propinsi nusa tenggara barat dan sosialisasi disampaikan oleh ibu wakil gubernur ntb sebagai ketua umum bkow propinsi nusa tenggara barat adalah upaya meningkatkan kesehatan jasmani sekaligus memperluas wawasan mengenai perlindungan perempuan dan anak, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa, Ny. Isna Budi Prasetyo, bersama anggota mengikuti kegiatan Senam Sehat Bersama dan Sosialisasi Kekerasan Fisik dan Seksual serta Pendewasaan Usia Perkawinan yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi perempuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan, memahami bentuk-bentuk kekerasan, serta membangun kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak. Sosialisasi disampaikan langsung oleh Ibu Wakil Gubernur NTB selaku Ketua Umum BKOW Provinsi Nusa Tenggara Barat. Keikutsertaan Ketua DWP Kabupaten Sumbawa bersama anggota merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan perempuan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai persoalan sosial yang masih menjadi perhatian bersama. Kegiatan ini menggabungkan aktivitas olahraga dan edukasi dalam satu rangkaian acara. Melalui senam sehat, peserta diajak membangun kebiasaan hidup aktif dan menjaga kebugaran tubuh. Sementara melalui sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah kekerasan fisik dan seksual serta meningkatkan kesadaran tentang pendewasaan usia perkawinan. Menjaga Kesehatan Perempuan Melalui Senam Sehat Bersama Salah satu tujuan keikutsertaan Ketua DWP Kabupaten Sumbawa dan anggota dalam kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. Kesehatan merupakan modal utama bagi perempuan dalam menjalankan berbagai peran dan tanggung jawab, baik dalam keluarga, organisasi, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat. Melalui senam sehat bersama, para peserta diajak untuk membiasakan diri melakukan aktivitas fisik secara teratur. Olahraga yang dilakukan secara bersama-sama juga memberikan suasana menyenangkan, meningkatkan semangat, serta mempererat hubungan silaturahmi antarpeserta. Bagi anggota DWP, menjaga kesehatan bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keluarga. Perempuan yang sehat dan bugar diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal serta memberikan perhatian yang baik kepada keluarga. Kegiatan senam bersama ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pola hidup sehat perlu diterapkan secara konsisten melalui olahraga, pola makan seimbang, istirahat cukup, dan menjaga kesehatan mental. Meningkatkan Kesadaran terhadap Kekerasan Fisik dan Seksual Selain kegiatan olahraga, sosialisasi mengenai kekerasan fisik dan seksual menjadi salah satu agenda penting yang memiliki nilai edukasi dan kepedulian sosial yang tinggi. Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Bentuk kekerasan tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat berupa kekerasan seksual, psikologis, maupun tindakan lain yang merendahkan martabat dan melanggar hak seseorang. Melalui sosialisasi yang disampaikan oleh Ibu Wakil Gubernur NTB selaku Ketua Umum BKOW Provinsi NTB, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai bentuk kekerasan, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini. Edukasi ini juga menjadi sarana untuk mengajak perempuan agar lebih mengenali hak-haknya, berani menyuarakan perlindungan diri, serta tidak menganggap kekerasan sebagai persoalan yang harus disembunyikan. Selain itu, keluarga dan lingkungan masyarakat diharapkan mampu menjadi tempat yang aman bagi perempuan dan anak. Sikap saling menghormati, komunikasi yang baik, serta kepedulian terhadap sesama merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan. Mendorong Perlindungan Perempuan dan Anak Sosialisasi ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Perempuan dan anak memiliki hak untuk hidup aman, memperoleh perlindungan, mendapatkan pendidikan, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Dalam hal ini, organisasi perempuan memiliki peran strategis sebagai wadah edukasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Melalui DWP, pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas. Anggota DWP diharapkan mampu menjadi bagian dari lingkungan yang peduli terhadap perlindungan perempuan dan anak, mengenali tanda-tanda terjadinya kekerasan, serta mengetahui pentingnya mencari bantuan melalui pihak dan lembaga yang berwenang apabila menemukan kasus kekerasan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan keluarga dan sosial yang lebih aman, nyaman, serta menjunjung tinggi hak dan martabat setiap individu. Pentingnya Pendewasaan Usia Perkawinan Materi penting lainnya yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah sosialisasi mengenai pendewasaan usia perkawinan. Pendewasaan usia perkawinan merupakan upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga, mengenai pentingnya kesiapan dalam membangun rumah tangga. Perkawinan bukan hanya menyatukan dua orang, tetapi juga merupakan komitmen jangka panjang yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, emosional, sosial, dan ekonomi. Karena itu, keputusan untuk menikah perlu dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan kesiapan individu serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui sosialisasi ini, peserta diajak memahami bahwa pendewasaan usia perkawinan merupakan bagian dari upaya melindungi generasi muda dari berbagai risiko yang dapat timbul akibat perkawinan pada usia anak. Perkawinan usia anak dapat berdampak terhadap keberlanjutan pendidikan, kesehatan reproduksi, kesiapan psikologis, serta kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Oleh sebab itu, edukasi mengenai pendewasaan usia perkawinan sangat penting untuk terus disampaikan, baik kepada orang tua, remaja, maupun masyarakat secara luas. Peran Keluarga dalam Mencegah Perkawinan Usia Anak Keluarga memiliki peran besar dalam memberikan pendidikan dan pemahaman kepada anak mengenai masa depan, pendidikan, kesehatan, serta tanggung jawab dalam kehidupan berumah tangga. Orang tua diharapkan mampu menjadi pendamping dan sumber informasi yang baik bagi anak-anaknya. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak sangat diperlukan agar generasi muda dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menjalani kehidupan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, anggota DWP diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam lingkungan keluarga masing-masing. Sebagai istri dan ibu, anggota DWP memiliki kesempatan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya pendidikan, menjaga diri, menghargai hak orang lain, serta mempersiapkan masa depan dengan baik. Dengan demikian, edukasi mengenai pendewasaan usia perkawinan tidak hanya menjadi pengetahuan bagi peserta kegiatan, tetapi juga dapat diteruskan kepada generasi muda melalui pendidikan keluarga. Memperkuat Sinergi Organisasi Perempuan dalam Pemberdayaan Masyarakat Keikutsertaan Ketua DWP Kabupaten Sumbawa bersama anggota dalam kegiatan yang diselenggarakan BKOW Provinsi NTB juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarlembaga dan organisasi perempuan. BKOW sebagai wadah kerja sama berbagai organisasi wanita memiliki peran penting dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan. Melalui kegiatan bersama seperti ini, organisasi perempuan dapat saling berbagi informasi, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dan anak. DWP Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukatif dan sosial yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat. Ilmu dan informasi yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan program organisasi, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. DWP sebagai Penggerak Keluarga Sehat dan Sadar Perlindungan Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Sumbawa semakin memperkuat komitmennya untuk mendorong anggota menjadi perempuan yang sehat, berwawasan, peduli, dan memiliki kesadaran terhadap berbagai persoalan sosial. Perempuan memiliki posisi penting dalam membangun keluarga yang berkualitas. Tidak hanya sebagai pendidik pertama bagi anak-anak, tetapi juga sebagai pihak yang dapat menanamkan nilai-nilai penghormatan, kesetaraan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan pengetahuan yang memadai, anggota DWP diharapkan mampu menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan senam sehat dan sosialisasi ini membuktikan bahwa peningkatan kualitas perempuan perlu dilakukan secara menyeluruh, baik dari aspek kesehatan fisik, mental, pengetahuan, maupun kesadaran terhadap hak-hak perempuan dan anak. Membangun Perempuan Berdaya, Keluarga Berkualitas, dan Lingkungan Bebas Kekerasan Pada akhirnya, kegiatan yang diselenggarakan oleh BKOW Provinsi NTB ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan pertemuan organisasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang memberikan manfaat jangka panjang. Melalui senam sehat, perempuan diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri. Melalui sosialisasi kekerasan fisik dan seksual, masyarakat diajak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak. Sementara melalui edukasi pendewasaan usia perkawinan, keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya mempersiapkan generasi muda menuju kehidupan berumah tangga yang matang dan bertanggung jawab. Keikutsertaan Ketua DWP Kabupaten Sumbawa, Ny. Isna Budi Prasetyo, bersama anggota menjadi bagian dari semangat untuk terus mendukung program pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas keluarga. Diharapkan, ilmu dan pesan yang diperoleh dalam kegiatan ini tidak berhenti pada saat sosialisasi berlangsung, tetapi dapat diterapkan dan disebarluaskan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, DWP Kabupaten Sumbawa terus berupaya mengambil peran dalam mewujudkan perempuan yang sehat, cerdas, mandiri, serta keluarga yang harmonis dan berkualitas.

../images/kegiatan/283502.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 28-10-2026

(W.21)Laporan :

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang
DWP SMK Negeri 1 Gedangan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, telah melaksanakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Program : Penguatan Nasionalisme dan semangat kebangsaan
Kegiatan : Harmoni Nusantara: Partisipasi Paduan Suara dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Program:
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan SMK Negeri 1 Gedangan
2. Hari / Tanggal : Rabu, 28 Oktober 2026.
3. Waktu : 07.00 WIB – 11.00. WIB
4. Peserta : 48 orang.
5. Tempat : Lapangan Basket SMKN 1 Gedangan
6. Acara : Partisipasi Paduan Suara DWP SMKN 1 Gedangan dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Dengan susunan acara sebagai berikut :
1.Pembukaan
2.Sambutan Kepala Sekolah SMKN 1 Gedangan
3.Penampilan paduan suara lagu daerah DWP SMKN 1 Gedangan
4. Penampilan seni dan kreativitas pemuda 5.Doa penutup dan foto bersama

Latar Belakang Kegiatan

Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan momentum bersejarah untuk mengenang semangat persatuan dan perjuangan para pemuda Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan dan keluarga, untuk turut berperan dalam membangun bangsa melalui semangat nasionalisme, ketangguhan, kepedulian, dan persatuan. Sebagai bentuk dukungan dan partisipasi, Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Gedangan turut ambil bagian dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 melalui penampilan paduan suara. Melalui kegiatan “Harmoni Nusantara”, diharapkan lantunan lagu-lagu daerah dapat menjadi ungkapan rasa cinta tanah air, mempererat kebersamaan antaranggota, serta menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme. Kegiatan ini bukan sekadar penampilan seni dan musik, tetapi juga merupakan wujud nyata kontribusi perempuan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa. Dengan semangat kebersamaan dan harmoni, DWP SMKN 1 Gedangan berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya generasi yang patriotik, gigih, berempati, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia

Tujuan Kegiatan
Kegiatan pelatihan memiliki tujuan sebagai berikut:
1.Menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme anggota Dharma Wanita Persatuan melalui partisipasi dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.
2.Menghayati nilai-nilai Sumpah Pemuda, khususnya semangat persatuan, kesatuan, dan cinta tanah air.
3.Meningkatkan partisipasi aktif anggota DWP dalam mendukung kegiatan sekolah dan kegiatan kebangsaan melalui bidang seni dan budaya.
4.Mengembangkan kreativitas dan potensi anggota dalam bidang seni musik, khususnya olah vokal dan paduan suara.

Uraian Kegiatan

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 1 Gedangan turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan melalui penampilan paduan suara dengan membawakan dua lagu daerah Jawa Timur, yaitu “Tanjung Perak” dan “Rek Ayo Rek”. Penampilan diawali dengan persiapan dan koordinasi anggota paduan suara, dilanjutkan dengan pengaturan posisi serta formasi sebelum tampil di hadapan para peserta undangan. Lagu Tanjung Perak dibawakan sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan seni dan budaya daerah, khususnya budaya Jawa Timur. Selanjutnya, lagu Rek Ayo Rek dipersembahkan dengan penuh semangat dan keceriaan untuk menghidupkan suasana serta mengajak seluruh peserta merasakan kebersamaan melalui musik dan budaya daerah.


Melalui penampilan tersebut, DWP SMKN 1 Gedangan ingin menunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui pelestarian budaya lokal, penguatan identitas bangsa, dan kebersamaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kekompakan, kreativitas, serta rasa percaya diri anggota DWP dalam berpartisipasi pada kegiatan sekolah dan masyarakat.

Hasil Kegiatan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 1 Gedangan telah berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 melalui penampilan paduan suara dengan membawakan dua lagu daerah Jawa Timur, yaitu Tanjung Perak dan Rek Ayo Rek. Penampilan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan seni dan budaya daerah sekaligus wujud kecintaan terhadap tanah air. Secara keseluruhan, partisipasi DWP SMKN 1 Gedangan melalui kegiatan Harmoni Nusantara menjadi wujud nyata dukungan terhadap semangat persatuan, nasionalisme, dan pelestarian budaya Indonesia. Diharapkan semangat patriotik, gigih, dan berempati dapat terus diwujudkan oleh seluruh anggota DWP dalam kehidupan keluarga, organisasi, maupun masyarakat.

Pembuat laporan : Cholianik Indrawati, Sekretaris DWP SMK Negeri 1 Gedangan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang.

#DWPBerbudaya

../images/kegiatan/283500.jpg
Info Baru

DWP Kota Surabaya > DWP Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

  • Oleh: Sekretariat
  • 30-10-2026

Menjadikan akhlak sebagai identitas pegawai, nilai-nilai dari akhlak yang harus dimiliki oleh semua pegawai seperti Amanah yaitu memegang teguh kepercayaan yang diberikan, Kompeten yaitu terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, Harmonis yaitu saling peduli dan menghargai perbedaan, Loyal yaitu berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, Adaptif yaitu terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan, Kolaboratif yaitu membangun kerja sama yang strategis.
Dharmawanita Persatuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengadakan kegiatan pengajian bersama dengan staf setiap hari jumat. Pentingnya akhlak untuk menjaga integritas dan integritas merupakan akhlak terpuji bagi seorang pegawai.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya :
Bidang : Sekretariat
Program Kerja : Penataan Organisasi/ Manajemen
Kegiatan : Ceramah
Keterangan Program :
1. Hari/ Tanggal : Jumat, 30 Oktober 2026
2. Pukul : 08.00 WIB – Selesai
3. Lokasi : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
4. Kegiatan: Kajian Bersama
5. Dihadiri oleh : Semua staf dinas kependudukan dan pencatatan sipil
a. Ketua Dharma Wanita Ibu Dyah
b. Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
c. Staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya.
Tujuan Kegiatan:
•Menjadikan pegawai lebih dekat kepada Tuhan, sehingga memiliki landasan spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas.
•Pengajian menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak, penting untuk membentuk karakter aparatur yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
•Membangun kebersamaan dan kekompakan antarpegawai melalui kegiatan spiritual yang dilandasi nilai persaudaraan.
•Memberikan ruang untuk merenung dan mengevaluasi diri dalam melaksanakan amanah sebagai pelayan publik.
•Menumbuhkan semangat pengabdian dengan niat ibadah, sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih tulus dan profesional.
Manfaat Kegiatan :
•Melatih mental pegawai untuk lebih bersyukur dan bersabar dalam menghadapi tantangan kerja dan dinamika pelayanan.
•Doa dan pengajian rutin membantu meredakan stres, meningkatkan ketenangan batin, serta mendukung kesehatan jiwa pegawai.
•Nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dalam pengajian memotivasi pegawai untuk bekerja dengan semangat, ikhlas, dan penuh tanggung jawab.
•Dengan penguatan nilai religius, diharapkan pegawai terhindar dari praktik KKN, penyalahgunaan wewenang, dan tindakan tidak etis
•Pegawai yang religius dan berintegritas akan menjadi contoh baik bagi masyarakat, menciptakan citra positif institusi pelayanan publik tolong buatkan kesimpulan dari laporan ini.
Kesimpulan :
Pengajian bersama yang diselenggarakan secara rutin setiap hari Jumat oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya merupakan bagian dari program kerja di bidang Sekretariat, khususnya dalam penataan organisasi dan manajemen spiritual pegawai. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia seperti amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif sebagai identitas utama pegawai dalam melaksanakan tugas pelayanan publik. Nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat integritas aparatur, namun juga menjadi pondasi dalam membangun pelayanan publik yang profesional, tulus, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui kajian keagamaan ini, para pegawai diberikan ruang untuk memperkuat keimanan, mengevaluasi diri, serta membangun kebersamaan dan kekompakan di lingkungan kerja. Manfaat nyata dari kegiatan ini antara lain meningkatnya ketenangan batin, semangat kerja yang lebih ikhlas, serta penguatan moral dalam menghindari penyimpangan etika.
Dengan demikian, pengajian rutin ini berperan penting dalam membentuk pribadi ASN yang religius, berintegritas, dan menjadi teladan baik bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan berorientasi pada pelayanan prima.

../images/kegiatan/283499.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lahat > DWP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

  • Oleh: Sekretariat
  • 22-10-2026

Pada Kamis, 22 Oktober 2026, telah dilaksanakan kegiatan Road Show dan Sosialisasi Lomba bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Ny. Sri Utami Jonliadi dalam rangka memberikan sosialisasi dan informasi terkait pelaksanaan lomba, sekaligus mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Melalui kegiatan road show dan sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, mempererat sinergi, serta mendorong partisipasi dan semangat kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan lomba. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mewujudkan kegiatan yang sukses, bermanfaat, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Lahat.

../images/kegiatan/283498.jpg
Info Baru

DWP Kota Batu > Dinas Lingkungan Hidup

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 30-10-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu mengikuti kegiatan
Bidang : Pendidikan
Program Prioritas : Penguatan Literasi dan Pendidikan Keluarga-Pojok Baca(#DWPMengajar)

Keterangan Program
1. Menghadiri Webinar yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Batu
2. Hari / Tanggal : Kamis, 30 Oktober 2026
3. Media : Zoom Meeting
4. Pukul : 18.30 WIB s.d 20.00 WIB
5. Yang Bertugas Hadir : Ketua DWP Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu (Ny. Sari Dian Fachroni K.) dan Sekretaris DWP Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu (Ny. Eviyanti Hudono), Kasubag Keuangan, Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu (Ibu Yonanta Ilmianita)
6. Peserta : Ketua DWP Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu (Ny. Sari Dian Fachroni K.) dan Sekretaris DWP Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu (Ny. Eviyanti Hudono), Kasubag Keuangan, Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu (Ibu Yonanta Ilmianita), perwakilan dari OPD Kota Batu dan perwakilan dari seluruh DWP UP Kota Batu
7. Acara : Sosialisasi Perpustakaan khusus OPD(#DWPMengajar)

DWP Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu mengikuti kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Perpustakaan khusus OPD yang dilaksanakan oleh oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Batu dengan pemateri Ibu Erna Kabid Perpustakaan dan acara dibuka oleh Bapak Ir. Rais

A. Nama Kegiatan
Sosialisasi Perpustakaan khusus OPD yang dilaksanakan secara daring pada bulan Oktober tahun 2026

B. Materi
Penguatan Perpustakaan Khusus OPD dengan tema Sinergi DWP dan Pengelola Perpustakaan Khusus OPD Kota Batu
Peran Utama Perpustakaan Khusus OPD mendukung pengembangan pengetahuan, peningkatan kapasitas SDM, dan penyediaan informasi sesuai tugas perangkat daerah antara lain:
1. Dukungan Kepala OPD
Komitmen dan dukungan Kepala OPD.
2. Pengelolaan Berkelanjutan
Pengelolaan yang terarah dan berkelanjutan.
3. Pemanfaatan Koleksi
Mendukung kebutuhan informasi.
4. Sinergi dengan DWP
Bersinergi dengan berbagai mitra, termasuk DWP.

C. Manfaat Yang Diharapkan
1. Referensi tepat guna
Menyediakan referensi sesuai bidang tugas OPD
2. Kompetensi pegawai
Mendukung peningkatan kompetensi dan pengetahuan pegawai.
3. Dokumentasi kelembagaan
Membantu dokumentasi serta pemanfaatan informasi kelembagaan.
4. Budaya belajar
Mendorong budaya baca dan pembelajaran berkelanjutan.
5. Ekosistem literasi
Mendukung penguatan ekosistem literasi daerah dan indikator pembangunan yang relevan, termasuk IPLM.

D. Empat Pihak Dalam Satu Ekosistem Kerja
1. KEPALA OPD
• Bertanggung jawab atas pembentukan dan dukungan penyelenggaraan Perpustakaan Khusus di lingkungan OPD.
• Menetapkan atau menugaskan pengelola sesuai mekanisme kedinasan yang berlaku.
2. PENGELOLA PERPUSTAKAAN KHUSUS
• Melaksanakan pengelolaan koleksi, layanan, administrasi, dan pemanfaatan perpustakaan sesuai penugasan.
• Berkoordinasi melalui mekanisme kedinasan yang berlaku
3. DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) OPD
• Menjadi mitra penggerak dan pendukung budaya literasi.
• Mendorong kepedulian terhadap perpustakaan dan pemanfaatan pengetahuan.
• Berkolaborasi sesuai kebutuhan, relevansi, dan kesepakatan bersama.
4. DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
• Memberikan pembinaan, konsultasi, dan pendampingan teknis sesuai kebutuhan.

E. DWP dapat memberikan kontribusi melalui tiga bentuk dukungan.
1. MENDORONG KEPEDULIAN
• Mengajak anggota memahami manfaat Perpustakaan Khusus.
• Mendukung perhatian pimpinan terhadap pentingnya penyediaan sumber pengetahuan di OPD.
2. MENGUATKAN BUDAYA LITERASI
• Mendorong pemanfaatan bahan bacaan dan informasi yang tersedia. • Membagikan informasi yang bermanfaat bagi anggota dan keluarga. • Mengembangkan kebiasaan belajar sesuai kebutuhan.
3. MENDUKUNG KOLABORASI
• Memberikan gagasan kegiatan literasi yang relevan.
• Berpartisipasi dalam kegiatan bersama apabila sesuai dengan bidang tugas OPD.
• Mendukung pemanfaatan perpustakaan melalui kegiatan DWP yang sudah berjalan, jika memungkinkan.

Kemitraan yang saling mendukung tanpa tumpang tindih kewenangan.
Empat Pihak, Satu Tujuan:
1. Kepala OPD
Memberikan dukungan dan menjalankan tanggung jawab kedinasan.
2. Pengelola perpustakaan
Menjalankan tugas teknis berdasarkan penugasan dan koordinasi kedinasan.
3. DWP OPD
Menyampaikan gagasan, mendorong budaya literasi, dan mendukung kolaborasi yang relevan.
4. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Membina dan mendampingi pengelolaan perpustakaan.

F. Bentuk kolaborasi dapat disesuaikan dengan bidang tugas OPD dan kebutuhan anggota DWP.
1. DWP KESEHATAN
Literasi kesehatan keluarga, gizi, kesehatan ibu dan anak, serta informasi pencegahan stunting.
2. DWP PERTANIAN
Literasi pemanfaatan pekarangan, budidaya tanaman keluarga, pengolahan hasil pertanian, dan ketahanan pangan rumah tangga.
3. DWP BAGIAN HUKUM
Pemanfaatan informasi hukum yang mudah dipahami, seperti hak dan kewajiban warga serta kesadaran hukum keluarga.
4. DWP INSPEKTORAT
Penguatan literasi integritas, etika, keteladanan, dan budaya antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
5. DWP DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Praktik baik dalam membangun budaya baca, memanfaatkan koleksi, serta mendukung promosi dan pemanfaatan perpustakaan.

G. Pemetaan Aksi Konkret
1. Identifikasi
OPD mengenali koleksi, ruangan, sarana prasarana, dan kebutuhan informasi yang sudah tersedia.
2. Penataan
Kepala OPD menugaskan pengelola; koleksi dan sarana yang tersedia ditata sesuai kebutuhan.
3. Pengelolaan
Pengelola menjalankan pengelolaan koleksi, layanan, dan administrasi sesuai penugasan.
4. Pemanfaatan
Perpustakaan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan informasi dan pengetahuan di lingkungan OPD.
5. Pendampingan
Dinas Perpustakaan memberikan pembinaan dan konsultasi sesuai kebutuhan.
6. Kolaborasi
DWP mendukung budaya literasi atau pemanfaatan pengetahuan apabila terdapat peluang yang relevan.

H. Penegasan Dan Komitmen Bersama
Hal Yang Perlu disepakati:
1. Pembentukan dan penyelenggaraan Perpustakaan Khusus merupakan tanggung jawab kedinasan Kepala OPD sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Pengelolaan teknis dilaksanakan oleh pengelola yang ditugaskan.
3. DWP menjadi mitra penggerak dan pendukung literasi, bukan atasan struktural pengelola perpustakaan.
4. Kolaborasi dilakukan secara proporsional, sesuai kebutuhan, dan tidak harus berbentuk kegiatan baru.
5. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mendukung melalui pembinaan dan pendampingan teknis.
6. Keberhasilan diukur dari kemajuan pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan, bukan semata-mata banyaknya kegiatan seremonial.

I. Penutup
Melalui sinergi yang proporsional, kita berharap Perpustakaan Khusus OPD tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga dikelola dan dimanfaatkan secara nyata.
Kepala OPD menjalankan tanggung jawab kedinasan, pengelola melaksanakan tugas teknis, DWP memperkuat dukungan dan budaya literasi, serta Dinas Perpustakaan memberikan pembinaan.
Dengan kejelasan peran dan semangat kolaborasi, kita dapat memperkuat budaya literasi di Kota Batu tanpa tumpang tindih kewenangan maupun menambah beban yang tidak diperlukan.

../images/kegiatan/283496.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Purbalingga > DWP DLHPKP

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 30-10-2026

DWP DLHPKP KABUPATEN PURBALINGGA - JUMAT 30 OKTOBER 2026 Melaksanakan Gerakan Menanam Cabai, Menumbuhkan Kepedulian dan Kemandirian Pangan Keluarga. Kegiatan penanaman bibit cabai merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. Kegiatan ini menjadi langkah sederhana namun bermanfaat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan agar lebih produktif, hijau, dan bernilai ekonomis. Cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari yang banyak digunakan sebagai bahan pelengkap berbagai jenis masakan. Kebutuhan cabai di tingkat rumah tangga cukup tinggi, sementara harganya di pasaran sering mengalami perubahan. Oleh karena itu, menanam cabai sendiri di lingkungan rumah dapat menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga, menghemat pengeluaran, serta mengurangi ketergantungan terhadap pembelian cabai di pasaran. Gerakan menanam cabai serentak anggota DWP DLHPKP ini dilakukan dipekarangan atau halaman rumah masing-masing. Pemrakarsa gerakan ini adalah Ibu Tia Amran Rifani yang merupakan Wakil Ketua lll DWP DLHPKP Kavupaten Purbalingga. Uji coba pertama dilakukan oleh Ny. Yuyun Suwanto pada pukul 10.30 WIB di dalam pot yang diletakkan di teras rumahnya. Anggota DWP DLHPKP mendapatkan donasi bibit cabai dari Wakil Ketua lll Ny Tia Amran Rifani, masing-masing mendapatkan 3 bibit cabai yang wajib ditanam dipekarangan rumah masing-masing. Menanam bibit di musim hujan tetap dapat dilakukan dalam polybag atau pot, dengan memperhatikan drainase dan perlindungan dari hujan berlebihan. Jadi, jika ingin menanam bibit dimusim hujan, masih bisa dilakukan, tetapi sebaiknya: " Tanam di tempat yang terkena sinar matahari minimal 6 jam sehari. " Gunakan media tanam yang gembur dan tidak mudah tergenang air. " Buat saluran drainase agar air hujan tidak menggenang. " Hindari penyiraman berlebihan. " Berikan ajir atau penyangga ketika tanaman mulai tumbuh tinggi. Anggota DWP DLHPKP sangat bersemangat dalam gerakan penanaman bibit cabai ini mengingat harga cabai yang sedang melambung tinggi. Melalui kegiatan penanaman bibit cabai ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat anggota DWP DLHPKP untuk memanfaatkan pekarangan rumah, baik dengan menanam langsung di lahan maupun menggunakan media tanam dalam polybag atau pot. Selain mudah dilakukan, tanaman cabai juga relatif praktis dalam perawatannya, asalkan mendapatkan sinar matahari yang cukup, penyiraman secara teratur, serta pemeliharaan yang baik. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat, khususnya keluarga besar DWP DLHPKP Kabupaten Purbalingga, agar semakin peduli terhadap pentingnya ketahanan pangan yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, setiap keluarga diharapkan mampu menghasilkan bahan pangan secara mandiri sekaligus menciptakan lingkungan rumah yang lebih asri dan produktif. Semoga melalui kegiatan ini, bibit cabai yang ditanam dapat tumbuh subur, berkembang dengan baik, dan menghasilkan buah yang melimpah sehingga memberikan manfaat nyata bagi keluarga. Karena dari satu bibit kecil yang ditanam dengan penuh kepedulian, dapat tumbuh harapan besar untuk mewujudkan keluarga yang mandiri, produktif, dan sejahtera.

../images/kegiatan/283495.jpg
Info Baru

DWP Kota Samarinda > Kementerian Agama

  • Oleh: Sekretariat
  • 30-10-2026

Dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda turut menyampaikan Selamat Hari Santri 2026 kepada seluruh santri di Indonesia. Semoga semangat perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para santri senantiasa menjadi inspirasi dalam membangun bangsa. Sebagai bentuk partisipasi dan dukungan terhadap peringatan tersebut, DWP Kemenag Kota Samarinda turut berperan aktif dalam menyukseskan puncak peringatan Hari Santri yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Santri yang bertempat di MTs Negeri Samarinda, dengan Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 2.500 peserta yang terdiri atas para santri serta seluruh pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda. Setelah pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Kenduri Santri yang diselenggarakan di halaman MAN 2 Samarinda melalui kegiatan makan bersama sebagai wujud kebersamaan, rasa syukur, dan semangat persaudaraan dalam memperingati Hari Santri. Dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut, DWP Kemenag Kota Samarinda bersama tim konsumsi turut mengambil peran penting dalam mendukung kelancaran acara, khususnya pada pelaksanaan Kenduri Santri. Ketua DWP Kemenag Kota Samarinda, Ny. Hj. Malikhatun Nasrun, secara langsung memberikan arahan, mendampingi, serta ikut terlibat bersama seluruh pengurus dan anggota DWP serta tim konsumsi dalam mempersiapkan dan mengatur kebutuhan konsumsi untuk kegiatan makan bersama. Seluruh anggota bekerja sama dan berkoordinasi dalam menjalankan tugas masing-masing agar penyediaan konsumsi dapat berjalan dengan tertib dan memenuhi kebutuhan para peserta. Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, pengurus dan anggota DWP, tim konsumsi, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian peringatan Hari Santri 2026. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang telah hadir serta ikut memeriahkan kegiatan tersebut. Melalui keterlibatan dalam puncak peringatan Hari Santri ini, DWP Kemenag Kota Samarinda menunjukkan komitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung program serta kegiatan Kementerian Agama, baik melalui kehadiran maupun kontribusi nyata dalam pelaksanaannya. Partisipasi tersebut merupakan wujud pengabdian, kepedulian, dan semangat gotong royong dalam mendukung keberhasilan kegiatan bersama. Pelaksanaan upacara dan Kenduri Santri menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kebersamaan antara santri, pegawai, dan seluruh pihak yang terlibat. Bagi pengurus dan anggota DWP, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga dalam membangun kekompakan, meningkatkan koordinasi, dan menjalankan tanggung jawab organisasi. Diharapkan semangat kebersamaan yang telah terbangun selama rangkaian Hari Santri 2026 dapat terus terjaga dan menjadi motivasi bagi DWP Kemenag Kota Samarinda untuk senantiasa aktif berkontribusi dalam mendukung kegiatan kelembagaan, sosial, dan kemasyarakatan di masa mendatang.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID