Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Dharma Wanita. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu hal penting yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Pengetahuan mengenai kanker payudara diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anggota DWP untuk melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini.Narasumber menyampaikan materi mengenai kanker payudara yang meliputi: Pengertian kanker payudara dan gambaran umum mengenai penyakit tersebut. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Tanda dan gejala yang perlu diperhatikan dan diwaspadai. Pentingnya melakukan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan. Penjelasan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pentingnya menerapkan pola hidup sehat, termasuk menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik, dan menghindari faktor risiko yang dapat dicegah. Anjuran untuk segera mendapatkan pemeriksaan tenaga kesehatan apabila ditemukan perubahan atau kelainan pada payudara. Demikian notulen kegiatan sosialisasi kanker payudara ini dibuat sebagai dokumentasi dan bahan laporan kegiatan Dharma Wanita
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyemarakkan Hari Lahir (Harla) ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan kegiatan Tausiyah Tabligh Akbar pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Graha Fitrah, Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan yang menggabungkan semangat kebangsaan, keagamaan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap daerah. Tabligh Akbar berlangsung dengan suasana yang meriah namun tetap penuh kekhidmatan. Sejak sebelum acara dimulai, masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat telah berdatangan untuk mengikuti kegiatan dan mendengarkan secara langsung tausiyah yang disampaikan oleh salah satu dai nasional, Ustadz Abdul Somad (UAS). Kehadiran ribuan jamaah menjadikan Lapangan Graha Fitrah dipenuhi suasana kebersamaan dan semangat untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. Kehadiran Ustadz Abdul Somad menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut. Masyarakat terlihat antusias mengikuti tausiyah yang disampaikan, terutama pesan-pesan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama. Dalam tausiyahnya, UAS juga secara khusus memberikan apresiasi terhadap sejumlah program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui berbagai gebrakan “KSB Maju”. Program-program tersebut dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat karena tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aspek sosial, pelayanan dasar, kesehatan, serta kehidupan keagamaan masyarakat. Beberapa program yang mendapat perhatian dalam tausiyah tersebut antara lain kepedulian pemerintah terhadap anak yatim, lanjut usia, dan penyandang disabilitas, pemberian insentif kepada guru ngaji dan marbot masjid, serta pelayanan kesehatan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulance Gratis. Berbagai program tersebut menjadi contoh bentuk pelayanan pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. UAS menyampaikan bahwa perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan, dukungan terhadap para guru ngaji dan marbot masjid, serta kemudahan dalam memperoleh layanan kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan penguatan kepedulian sosial dan kehidupan keagamaan. Kegiatan Tabligh Akbar juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mempererat tali silaturahmi. Masyarakat yang hadir berasal dari berbagai latar belakang dan wilayah, namun dapat berkumpul dalam satu kegiatan dengan tujuan yang sama, yaitu mengikuti tausiyah dan memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia serta Harla ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Ustadz Abdul Somad yang kembali menyapa masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Kehadiran UAS diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan keagamaan sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam membangun daerah. Bupati Amar juga menyampaikan bahwa peringatan Harla Kabupaten Sumbawa Barat tahun ini mengusung tagline “Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju.” Tema tersebut menjadi semangat dalam mendorong berbagai upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, penguatan pelayanan publik, serta pembangunan yang memberikan manfaat secara luas. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan harapan agar tausiyah yang diberikan Ustadz Abdul Somad dapat menjadi penguat bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan berbagai ikhtiar pembangunan. Nilai-nilai agama diharapkan dapat menjadi landasan moral dalam kehidupan bermasyarakat sehingga kemajuan daerah tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kualitas kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Peringatan Harla ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat melalui kegiatan keagamaan seperti Tabligh Akbar juga menjadi sarana untuk mengingat kembali perjalanan pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat selama lebih dari dua dekade. Momentum tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat rasa syukur atas berbagai capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan semangat untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Selain tausiyah, salah satu momen yang turut menarik perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan cenderamata berupa Kre Alang, kain tenun tradisional khas Suku Samawa, kepada Ustadz Abdul Somad oleh Bupati Sumbawa Barat. Penyerahan Kre Alang menjadi simbol penghormatan dan silaturahmi sekaligus bentuk pengenalan terhadap kekayaan budaya lokal yang dimiliki masyarakat Sumbawa Barat. Kre Alang sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Samawa memiliki nilai seni dan budaya yang penting untuk terus dilestarikan. Pemberian cenderamata tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya daerah dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika menerima tamu dan tokoh nasional yang berkunjung ke Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat turut mengambil bagian dengan menghadiri dan mengikuti rangkaian Tabligh Akbar. Keikutsertaan DWP UP Dinas Pertanian merupakan bentuk partisipasi dalam mendukung kegiatan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya kegiatan yang memiliki nilai keagamaan, sosial, kebersamaan, dan kemasyarakatan. Adapun unsur DWP UP Dinas Pertanian yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari: Ibu Ketua DWP UP Dinas Pertanian, Ny. Nurtaufik Idrus, S.H.;Ibu Wakil Ketua I, Ny. Murlina Jon Agus Suhadi, S.Pt., M.M.Inov.; Sekretaris I, Ny. Siti Zur’aini Fauzi Moh. Syamsul Rijal, S.P., M.M.Inov. Kehadiran jajaran DWP UP Dinas Pertanian tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap agenda pemerintah daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan silaturahmi antaranggota organisasi. Melalui kegiatan bersama seperti ini, hubungan kekeluargaan dan kebersamaan di antara anggota DWP dapat terus terjalin dengan baik. Bagi DWP UP Dinas Pertanian, keikutsertaan dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan juga menjadi bagian dari peran organisasi dalam mendukung kegiatan pembangunan daerah. Kehadiran para anggota DWP dalam berbagai kegiatan pemerintah diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, baik dalam aspek sosial, keagamaan maupun dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh jamaah bersama-sama mengikuti tausiyah yang disampaikan. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan tetap menjaga nilai-nilai persaudaraan, kepedulian, kejujuran, dan tanggung jawab. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang telah memasuki usia ke-81 tahun. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui upaya membangun masyarakat yang harmonis, saling peduli, dan memiliki semangat gotong royong. Demikian pula dengan peringatan Harla ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat yang menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat rasa memiliki terhadap daerah. Semangat “Ekonomi Tumbuh, Sumbawa Barat Maju” diharapkan dapat menjadi motivasi bersama bagi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh unsur daerah untuk terus berkontribusi sesuai dengan peran masing-masing. Melalui kegiatan Tabligh Akbar ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan dapat semakin memperkuat semangat pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat. Kemajuan daerah tidak hanya membutuhkan program dan kebijakan, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang memiliki kepedulian, kebersamaan, dan landasan moral yang kuat. Secara keseluruhan, kegiatan Tausiyah Tabligh Akbar dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia dan Harla ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan penuh antusiasme. Kehadiran ribuan jamaah menunjukkan besarnya perhatian dan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Bagi DWP UP Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus bagian dari kontribusi organisasi dalam mendukung berbagai agenda pemerintah daerah. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan semangat bersama dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa Barat yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis#DWPBerdaya
[M4]Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Madiun
Telah mengikuti kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Sub Bidang : Ketahanan Keluarga
Program : Iman dan Takwa
Keterangan Program :
Kegiatan : Kajian Tematik Tarjim “Informasi Yang Berbudi” bersama Ustad Anshori Arif, M.H.I.,
Hari, Tanggal : Senin, 14 September 2026
Waktu : 09.00 WIB – Selesai
Lokasi : Zoom Meeting
Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur
Jumlah pengurus, anggota, dan tamu undangan yang hadir :
1. Pengurus DWP UPT PJJ Madiun (3 orang) :
> Bidang Pendidikan :
- Ibu Kris (Sekretaris)
- Ibu Suhartiningsih (Bendahara)
>Bidang Sosial Budaya :
- Nona Rita (Bendahara)
2. Anggota DWP UPT PJJ Madiun (3 orang)
Uraian Program :
Iman dan takwa merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk pribadi yang berakhlak, bertanggung jawab, serta mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menjalankan peran sebagai anggota keluarga maupun sebagai bagian dari organisasi, diperlukan pemahaman keagamaan yang dapat menjadi landasan dalam bersikap, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Sebagai salah satu upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan, Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Kajian Tematik Tarjim dengan tema “Informasi Yang Berbudi”. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rohani sekaligus menambah wawasan anggota DWP mengenai pentingnya menyampaikan dan menerima informasi secara bijaksana, santun, serta berlandaskan nilai-nilai kebaikan.
Susunan Acara dan Penjelasan secara terperinci :
1. Pukul 09.00 - 09.10 WIB : Pembukaan
Kegiatan Kajian Tematik Tarjim “Informasi Yang Berbudi” diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Peserta mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting. Acara pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian susunan kegiatan dan pengantar sebelum memasuki sesi kajian.
2. Pukul 09.10 – 10.45 WIB : Kajian Tarjim yang disampaikan oleh Ustadz H. Anshori Arif, MHI
Kajian Tarjim membahas kandungan QS. Al-Ma’idah ayat 82–83 dan QS. Al-An’am ayat 114–115 yang berkaitan dengan sikap dalam menerima, memahami, dan menyampaikan informasi dengan berlandaskan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan. Dalam penyampaiannya, Ustadz H. Anshori Arif, M.H.I. menjelaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan, termasuk dalam menyikapi berbagai informasi yang diterima. Setiap informasi perlu disikapi dengan bijaksana, tidak tergesa-gesa dalam mempercayai maupun menyebarkannya, serta mempertimbangkan kebenaran dan manfaatnya. Melalui pembahasan ayat-ayat tersebut, peserta diajak untuk membangun sikap yang lebih hati-hati, santun, dan bertanggung jawab dalam berkomunikasi. Informasi yang disampaikan hendaknya tidak menimbulkan fitnah, kesalahpahaman, maupun kerugian bagi orang lain. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan organisasi, maupun masyarakat.
3. Pukul 10.45 – 11.00 WIB : Penutupan dan Doa Akhir Majelis
Setelah sesi kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan. Acara diakhiri dengan doa akhir majelis sebagai ungkapan syukur dan harapan agar ilmu serta pesan yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Kajian Tematik Tarjim kemudian ditutup dengan tertib.
Pembuat Laporan : Nadea Valenti Puspa selaku Operator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah UPT PJJ Madiun
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lumajang
Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Penataan Organisasi/ Manajemen, Sosialisasi/ konsolidasi
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang
2. Hari / Tanggal : Kamis, 10 September 2026
3. Waktu : Pukul 10.00 WIB selesai
4. Peserta : 3 orang
5. Lokasi : Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang
6. Acara : Sosialisasi dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang dengan Tema Meningkatkan Daya Tarik dan Daya Jual Produk melalui Media Digital ( Tips Pengemasan dan Trik Pemasarannya )
7. Urutan acara
Kegiatan Sosialisasi dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang dengan tema Meningkatkan Daya Tarik dan Daya Jual Produk melalui Media Digital ( Tips Pengemasan dan Trik Pemasarannya ) mulai pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Lantai II Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Lumajang dengan diawali dengan pengisian absensi. Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang hadir 3 orang yaitu sebagai berikut :
- Ibu Tjahyaningroem Subechan selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang
- Ibu Nurfaidah Apri selaku Ketua Bidang Sosial dan Budaya Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang
- Ibu Selly David selaku Bendahara Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang
a. Pembukaan :
Acara dibuka oleh Ibu Susi selaku Pembawa Acara
b. Sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang
Kegiatan sosialisasi hari ini dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang dengan tema Meningkatkan Daya Tarik dan Daya Jual Produk melalui Media Digital ( Tips Pengemasan dan Trik Pemasarannya ). Kolaborasi dan terus membangun sinergi dengan pemerintah, kelompok wanita, lembaga pendidikan dan usaha elemen masyarakat untuk kemajuan kita semua terutama anggota Dharma Wanita Persatuan yang mandiri dan tangguh.
c. Sosialisasi:
Judul : Meningkatkan Daya Tarik dan Daya Jual Produk melalui Media Digital ( Tips Pengemasan dan Trik Pemasarannya )
Pemateri : Bapak Darno SPG, MM
Dari : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang
Dalam melakukan usaha, modal utama kita bukan selalu uang, yaitu :
- kemauan dan waktu luang
- ketrampilan
- ide dan hobi
- keberanian mencoba
- relasi
Wirausaha tidak selalu harus punya took ataupun pabrik. Hal hal yang biasanya menjadikan usaha berawal dari hobi yang akhirnya bisa menjadi peluang bisnis.
Cara cerdas dalam pemasaran :
- kemasan sederhana namun rapi
- foto dengan kamera handphone
- jual ke orang terdekat dan kumpulkan feedback
- produksi sedikit, tawarkan, lihat respon dan produksi lagi, apabila ada kekurangan diperbaiki.
Semakin kita mengenali pembeli, semakin kita lebih mudah menentukan harga, pemasaran, dan kemasan.
Produk yang kita keluarkan, harus praktis, aman, rapi dan terpercaya.
Kemasan adalah merupakan salesman kita yang meskipun saat kita tidur, mereka bekerja. Bukan hanya pembungkus, melainkan bagian dari pengalaman membeli sehingga harus tapat pasar, tepat fungsi, tepat informasi dan tepat visual.
Bagian depan kemasan harus segera menjawab dalam 3 detik tentang apa produknya, mereknya apa, apa yang menarik atau beda. jangan membuat calon pembeli bekerja keras untuk sekedar memahami produk kita.
Orang scroll media sosial untuk mencari inspirasi, edukasi, hiburan, rekomendasi dan interaksi.
Formula konten pencetak penjuaalan :
- buat berhenti scroll
- buat tertarik
- buat percaya
- buat membeli
Barang memiliki harga, manfaat dan cerita membuatnya bernilai.
Tujuan kita bukan hanya membuat merek datang tetapi membuat mereka kembali.
Siklus penjualan yang berkelanjutan :
1. konten
2. dilihat menarik
3. interaksi
4. respon cepat
5. transaksi
6. kepuasan kualitas produk
7. beli kembali
6 Golden rules :
1. berani mulai
2. manfaatkan potensi
3. kenali pasar
4. kemas tepat
5. ceritakan digital
6. layani dengan baik
bisnis hebat tidak lahir dari kesempurnaan diawal, melangkahlah dengan berani untuk memulai dengan apa yang ada, mengemasnya dengan hati, dan tumbuh sedikit demi sedikit untuk menjadi pilihan utama pelanggan
Tujuan dari kegiatan ini adalah : - meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pengemasan ddan pemasaran produk secara online - meningkatkan nilai jual - fungsi identitas dan branding - pemberian edukasi untuk menjaga kualitas dan keamanan - efisiensi biaya promosi - jangkauan pasar tanpa batas
DWP Setda Kabupaten Paser menghadiri undangan Ketua Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Kabupaten Paser yang melaksanakan kegiatan pertemuan rutin bulanan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan pada Hari Sabtu Tanggal 12 September 2026 pada pukul 13.30 WITA bertempat di Aula Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot, DWP Unit Setda hadir dengan membawa pengurus dan anggota sebanyak 8 orang, selaku tuan rumah dan penanggungjawab kegiatan dari DWP Unit SATPOL PP, acara di buka dengan pembacaan do'a yang dipandu oleh Ny. Siti Romlah Handoyo, selanjutnya sambutan dari ketua DWP Unit SATPOL PP Ny. Umi Darsiah Guntur, beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran dan mohon ma'af selaku tuan rumah ika ada kekurangan dalam kegiatan ini, selanjutnya sambutan Ketua DWP Kabupaten Paser Ny. Farida Hamid Katsul Wijaya, beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi DWP Unit Se Kabupaten Paser yang mana telah turut serta mensukseskan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, beliau mengabsen kehadiran DWP Unit Se Kabupaten Paser, sekitar 90 % yang dapat hadir pada pertemuan DWP bulan ini, selanjutnya beliau berpesan untuk dapat mengikuti acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan hikmat yang mana akan disampaikan oleh Ustaz Viqqi Razaktana dengan Tema " Mengalirkan Cinta Rasul dari Hati ke Rumah : Ikhtiar DWP Mewujudkan Ketahanan Keluarga dan Keharmonisan Sosial. Selanjutnya memasuki acara inti Ustaz Viqqi Razaktana menyampaikan pada intinya kita harus meneladani Nabi Muhammad SAW, bulan Maulid adalah merupakan bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW, kelahirannya memberi cahaya pada seluruh umat. Berikut adalah beberapa hal utama yang bisa kita teladani dari Rasulullah SAW agar keluarga menjadi harmonis : 1. Komunikasi yang lembut dan penuh kasih sayang, 2. Membantu pekerjaan rumah tangga, ringan tangan dan kerjasama antara suami istri, 3. Memberikan waktu untuk berpikir dan suka bercanda bercanda bersama, 4. Menyelesaikan masalah dengan sabar dan bijaksana, 5. Bersikap adil dan menjadi teladan Ibadah. Acara Pertemuan dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berjalan dengan lancar.
Ketua DWP BPBD Kabupaten Sumbawa Ibu Siti Aminah M.Nurhidayat mengikuti kegiatan Sosialisasi yaitu Draf kegiatan bidang 4 GOW (Hukum, Penerangan dan Humas) dengan judul ''SOSIALISASI REMAJA CERDAS BERANI TOLAK BULLYING DAN KEKERASAN SEKSUAL' bertema 'Pemberdayaan remaja dalam membangun lingkungan aman berkarakter dan bebas bullyng serta kekerasan seksual'. Adapun Sasaran dan Jumlah Peserta yaitu : 1. SMAN 1 Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 2. SMAN 2 Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 3. SMAN 3 Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 4. SMAN 4 Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 5. SMA Gregorius Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/ Pendamping 1 orang) 6. SMKN 1 Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/ Pendamping 1 orang) 7. MAN 1 Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 8. MAN NW Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 9. SMPN 1 Sumbawa Besar (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 10. SMPN 2 Sumbawa Besar (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 11. SMPN 3 Sumbawa Besar (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 12. SMPN 4 Sumbawa Besar (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 13. SMPN 5 Sumbawa Besar (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 14. MTs Negeri Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 15. MTs NW Sumbawa (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 16. SMP Diponegoro Sumbawa Besar (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 17. SMPN 1 Labuhan Badas (siswa 3 orang + Guru BK/Pendamping 1 orang) 18. Forum Anak 10 orang 19. Nara Sumber 2 orang 20. Pengurus dan anggota GOW 60 orang 21. Tekhnisi Videotron 1 orang 22. MC/Moderator kegiatan 1 orang 23. Petugas kebersihan 1 orang Dengan total pesertal 140 orang, Waktu Pelaksanaan kegiatan pada Hari Rabu tanggal 9 September 2026, pukul 08.30 WITA - selesai, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Brangbara Kecamatan Sumbawa, Pengurus dan anggota GOW berseragam GOW Hijau serta peserta lainnya menyesuaikan. Narasumber: 1. Arifin Setiko, S.Sos. Kadit IV PPA-PPO SATRESKRIM, Polres Sumbawa 2. Rimas Intan Katari, SH.,MH.,M.Kn*, Ketua Bale Mediasi Kabupaten Sumbawa. Adapun Susunan Acara 1. Pembukaan 2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars GOW 3. Pembacaan Do'a 4. Laporan Ketua Bidang 4, Ibu Ir. Hj. Baiq Rahmi Iryana 5. Sambutan Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Ibu Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori 6. Pemaparan Materi 1 dan 2 7. Istirahat diisi permainan dan pembagian doorprize 8. Penutup dilanjutkan sesi dokumentasi foto bersama MC/Pemandu Kegiatan, *Subhan Azharullah, S.Pd.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Madiun Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Madiun Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Bidang Ekonomi
Program :Ekonomi Produktif
Kegiatan : Pelatihan/ Kursus
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Madiun Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026
3 Pukul : 13.00 - selesai
4 Peserta : 10 Ibu – Ibu Anggota DWP bersama PM UPT RSBK Madiun
5 Lokasi : Ruang Bimbingan Olahan Pangan UPT RSBK Madiun
6 Acara : Membuat Pentol Goreng
Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan UPT RSBK Madiun turut berperan aktif dalam kegiatan keterampilan pengolahan pangan bersama Penerima Manfaat (PM) di UPT RSBK Madiun. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memberikan pendampingan keterampilan yang bersifat produktif, sekaligus mendorong PM untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, serta kemampuan dalam mengolah bahan pangan menjadi makanan yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut, Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan bersama PM melaksanakan praktik pembuatan pentol goreng. Proses kegiatan diawali dengan mempersiapkan bahan dan peralatan yang diperlukan, kemudian dilanjutkan dengan memberikan arahan kepada PM mengenai tahapan pengolahan secara runtut. PM turut dilibatkan dalam berbagai proses, mulai dari menyiapkan bahan, mencampur adonan, membentuk pentol, hingga menggorengnya sampai matang. Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan memberikan pendampingan secara langsung dengan tetap memberikan kesempatan kepada PM untuk melakukan praktik secara mandiri sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Selama proses pengolahan berlangsung, PM mendapatkan pengalaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, kebersihan bahan makanan, serta kebersihan peralatan yang digunakan. PM juga diberikan pemahaman mengenai cara bekerja secara tertib, hati-hati, dan memperhatikan keamanan ketika menggunakan peralatan memasak. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan sehingga PM dapat mengikuti setiap tahapan dengan antusias dan bersemangat.
Kegiatan pembuatan pentol goreng tidak hanya berorientasi pada hasil makanan yang dihasilkan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan hidup bagi PM. Melalui kegiatan praktik secara langsung, PM dapat melatih ketelitian, kesabaran, koordinasi, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. Pendampingan yang dilakukan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan juga memberikan motivasi kepada PM agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki melalui kegiatan keterampilan pengolahan pangan.
Hasil olahan pentol goreng kemudian ditata dan disajikan dengan memperhatikan kebersihan serta kerapian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi PM dan menumbuhkan minat untuk terus mengembangkan keterampilan di bidang pengolahan pangan. Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, PM diharapkan mampu menghasilkan berbagai produk makanan sederhana yang tidak hanya dapat dinikmati bersama, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk keterampilan yang bernilai ekonomis.
Keterlibatan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan UPT RSBK Madiun dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap proses rehabilitasi sosial PM. Melalui kegiatan bersama, terjalin interaksi yang positif, suasana kebersamaan, serta semangat untuk terus berkarya. Kegiatan pengolahan pentol goreng menjadi salah satu bentuk aktivitas produktif yang memberikan pengalaman nyata kepada PM sekaligus mendukung terciptanya proses rehabilitasi yang aktif, mandiri, dan berkelanjutan.
[KABUPATEN ROKAN HULU]
DWP Kemenag Rohul Hadir Mengajar, Wujudkan Kemenag Berdampak di RA Nurul Iman.
Rokan Hulu (Kemenag/Humas) – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Ny. Latri Zulkifli, bersama pengurus DWP Kemenag Rohul melaksanakan kegiatan DWP Mengajar tahun 2026 di RA Nurul Iman, Kecamatan Rambah Hilir, Jumat (4/9/2026).
• Bidang : Bidang PendidikanKeterangan Program :
• Hari : JumatRangkaian Kegiatan:
1. Penyambutan rombongan DWP oleh Ketua RA Nurul ImanPelaksanaan Kegiatan:
Program “DWP Mengajar” merupakan bentuk kontribusi nyata Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan berbagi ilmu, pengalaman, penguatan karakter serta motivasi belajar kepada peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan .Kesimpulan :
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara pengurus DWP Kemenag Rohul, Kepala RA, para guru, dan peserta didik RA Nurul Iman.
Dharma Wanita Persatuan Upel Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang memgikuti kegiatan Monev Forkom Germas Kabupaten Semarang Tahun 2026 pada: Hari : Kamis, Tanggal : 10 September 2026, Tempat : Ruang Dharma Satya Setda Kabupaten Semarang, Kompleks Kantor Bupati Semarang Jl. Diponegoro Ungaran. Kegiatan dipimpin oleh Assisten Pemerintahan dan Kesra, Bapak Rudi Susanto dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Hadir pula jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang selaku penyelenggara kegiatan yaitu Plt. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Bapak Pramudya, didampingi Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan Masyarakat, Bapak Supriyanto. Kegiatan diikuti seluruh perwakilan perangkat daerah dan kecamatan se Kabupaten Semarang, instansi-instansi vertikal, perwakilan perusahaan serta organisasi kemasyarakatan terkait. GERMAS adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yaitu sebuah gerakan nasional di Indonesia yang bertujuan untuk membudayakan pola hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan buruk yang kurang sehat. Program ini diprakarsai oleh pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan demi kualitas hidup yang lebih baik. Penerapan GERMAS dalam kehidupan sehari-hari mencakup beberapa kegiatan utama, antara lain: * Melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin. * Mengonsumsi buah dan sayur setiap hari. * Tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol. * Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. * Menjaga kebersihan lingkungan. * Menggunakan jamban yang sehat.
Pada Rabu , 9 September 2026 , pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai , bertempat di Aula Gedung Wanita lantai 2 , Jalan Veteran no.4 , Magelang , Bidang Sosial Budaya DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang mengikuti kegiatan Donor Darah yang bertajuk Setetes Darah Anda Menyelamatkan Sejuta Nyawa , yang diselenggarakan oleh DWP Kota Magelang , dalam rangka menyambut hari Palang Merah Indonesia ( PMI ) dan menyongsong HUT DWP ke 27 tahun 2026 . Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang ( Ibu Evi Riyandini Junaedi Wibawa ) , dan diikuti oleh Perwakilan Pengurus , Anggota DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang , dan Karyawan , Karyawati RSUD Tidar Kota Magelang . Kegiatan donor darah bukan sekedar agenda sosial , melainkan wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama . Setetes darah dapat menjadi harapan , bahkan menyelamatkan nyawa bagi yang membutuhkan . Mendonorkan darah dapat membantu penerima memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik , dan bagi pendonor memberikan kesempatan memantau kondisi kesehatan melalui pemeriksaan dan skrining medis . Kegiatan donor darah juga merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu ketersediaan darah nasional . Setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi amal kebaikan , dan memberikan manfaat bagi sesama yang membutuhkan . Setetes darah menyelamatkan sejuta nyawa .