Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan Persiapan Pembagian Mangga kepada Penerima Manfaat di UPT RSBLK Tuban
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan : Bhakti Sosial
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pukul : 13.00 s.d selesai
4 Peserta : 10 Orang (Pegawai dan Dharma Wanita UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban)
5 Lokasi : Gudang UPT RSBLK Tuban
6 Acara : Melaksanakan Persiapan Kegiatan Pembagian Mangga
Susunan Acara
1. 13.00 – 13.30 Persiapan membungkus mangga
2. 13.30 – 14.00 Pembagian Mangga
Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kronis (RSBLK) Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bersama pegawai UPT RSBLK Tuban telah melaksanakan kegiatan persiapan dan pembagian mangga kepada Penerima Manfaat (PM) pada Jumat, 02 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bidang Sosial Budaya dalam Program Kepedulian dan Kesetiakawanan melalui kegiatan Bhakti Sosial. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai dan bertempat di Gudang UPT RSBLK Tuban. Kegiatan diikuti oleh 10 orang yang terdiri dari pegawai dan Anggota DWP UPT RSBLK Tuban. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada Penerima Manfaat, sekaligus sebagai upaya berbagi dan memberikan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pangan serta meningkatkan kebersamaan di lingkungan UPT RSBLK Tuban. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pembagian mangga. Para peserta bersama-sama menyiapkan dan mengemas buah mangga dengan rapi agar mudah dibagikan kepada Penerima Manfaat. Proses pengemasan dilakukan secara gotong royong dengan memperhatikan kebersihan dan kerapian sehingga setiap Penerima Manfaat dapat memperoleh bagian secara tertib dan merata. Setelah proses persiapan dan pengemasan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian mangga kepada Penerima Manfaat. Pembagian dilakukan secara tertib dan penuh kebersamaan sebagai wujud perhatian serta kepedulian DWP dan pegawai UPT RSBLK Tuban terhadap PM. Melalui kegiatan Bhakti Sosial ini, diharapkan dapat memberikan manfaat dan menumbuhkan rasa kebersamaan antara DWP, pegawai, dan Penerima Manfaat. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat berbagi, serta membangun suasana kekeluargaan di lingkungan UPT RSBLK Tuban.
Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir Mengikuti Pelatihan Urban Farming yaitu Membuat Media Tanam Micro Green, Tanaman Organik dan Pemanfaatan Pekarangan yang diadakan di Jakarta pada hari Selasa Tanggal 29 September 2026 yang dihadiri oleh seluruh Ketua DWP OPD di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Narasumber pada Pelatihan ini adalah Bapak Fajar Wiryono HS, HSC Urbanfarm, Wakil Ketua Umum, Maporina Pusat dan Masyarakat Petani dan Pertanian Organik Indonesia. Keunggulan Microgreen untuk Urban Farming • Cepat panen: Bisa dipanen dalam waktu sekitar 7 hingga 14 hari saja. • Lahan sempit: Sangat cocok ditanam di dalam ruangan atau pekarangan rumah yang terbatas menggunakan wadah kecil. • Kandungan nutrisi tinggi: Sayuran yang dipanen muda ini kaya akan vitamin dan antioksidan. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata peran DWP dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pertanian dan pekarangan. Ia menekankan bahwa urban farming dapat menjadi solusi inovatif dalam menghadapi keterbatasan lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan secara mandiri di tingkat rumah tangga. Sementara itu, terselenggaranya kegiatan ini, yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi peserta Pelatihan Uran Farming. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan sempit secara produktif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengaplikasikan teknik urban farming yang sederhana, hemat biaya, dan mudah diterapkan di lingkungan rumah. Upaya edukasi dan praktik urban farming ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan kemandirian pangan masyarakat, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah masing-masing.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan Kerja Bakti Bersama di Depan Aula Penerima Manfaat UPT RSBLK Tuban
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Jum’at, 02 Oktober 2026
3 Pukul : 10.30 s.d selesai
4 Peserta : 15 Orang (Pegawai UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban, Dharma Wanita UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban)
5 Lokasi : Depan Aula PM UPT RSBLK Tuban
6 Acara : Kerjabakti bersama di Depan Aula PM UPT RSBLK Tuban
Susunan Acara
1. 10.30 – 10.35 Pembagian area kerja bakti dan alat kebersihan
2. 10.35 – 10.55 Pelaksanaan Bersih-bersih
3. 10.55 – 11.00 Dokumentasi dan Foto bersama
Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kronis (RSBLK) Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bersama pegawai UPT RSBLK Tuban telah melaksanakan kegiatan Kerja Bakti Bersama pada Jumat, 02 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bidang Sosial Budaya dalam Program Kepedulian dan Kesetiakawanan melalui kegiatan Budaya Cinta Lingkungan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 10.30 WIB sampai dengan selesai dan bertempat di area depan Aula Penerima Manfaat (PM) UPT RSBLK Tuban. Kegiatan diikuti oleh 15 orang peserta yang terdiri dari pegawai UPT RSBLK Tuban dan Anggota DWP UPT RSBLK Tuban. Kerja bakti dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan, sekaligus sebagai upaya menciptakan lingkungan UPT yang bersih, rapi, sehat, dan nyaman bagi Penerima Manfaat maupun pegawai. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian area kerja bakti dan alat-alat kebersihan kepada seluruh peserta. Setelah pembagian tugas selesai, peserta melaksanakan kegiatan bersih-bersih secara bersama-sama di area depan Aula PM. Kegiatan meliputi membersihkan sampah, menyapu dan merapikan area sekitar, serta menata lingkungan agar tampak lebih bersih dan terawat. Seluruh peserta berpartisipasi secara aktif dengan mengedepankan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Setelah kegiatan bersih-bersih selesai, seluruh peserta melakukan dokumentasi dan foto bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan Kerja Bakti Bersama ini, DWP UPT RSBLK Tuban turut mendukung penerapan budaya cinta lingkungan di lingkungan UPT RSBLK Tuban. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mempererat hubungan kerja sama dan kekeluargaan antara pegawai dan Anggota DWP UPT RSBLK Tuban. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan tercipta suasana yang lebih nyaman dan mendukung pelaksanaan pelayanan serta aktivitas Penerima Manfaat di UPT RSBLK Tuban.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan Kerja Bakti Bersama di Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Jum’at, 02 Oktober 2026
3 Pukul : 10.00 s.d selesai
4 Peserta : 10 Orang (Dharma Wanita UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban dan Petugas Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings
5 Lokasi : Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings
6 Acara : Kerja Bakti Bersama di Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings
Susunan Acara
4. 10.00 – 10.05 Pembagian area kerja bakti dan alat kebersihan
5. 10.05 – 10.25 Pelaksanaan Bersih-bersih
6. 10.25 – 10.30 Dokumentasi dan Foto bersama
Kegiatan kerja bakti dilaksanakan oleh Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kronis (RSBLK) Tuban petugas Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings. Kegiatan tersebut berlangsung di area Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings sebagai bentuk upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan wisata agar tetap memberikan suasana yang sehat dan menyenangkan bagi para pengunjung. Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta turut berpartisipasi secara aktif dengan melakukan pembersihan area sekitar, merapikan lingkungan, serta merawat berbagai fasilitas umum yang tersedia di kawasan wisata. Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kepedulian bersama terhadap lingkungan serta komitmen dalam menjaga dan merawat aset wisata yang memiliki manfaat terapi bagi masyarakat. Melalui kegiatan kerja bakti ini, diharapkan hubungan silaturahmi dan kerja sama antara Anggota DWP, pegawai UPT RSBLK Tuban, dan petugas wisata dapat semakin erat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan rasa tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan wisata yang bersih, tertata, nyaman, dan berkelanjutan. Kegiatan kerja bakti di area Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan wisata terapi air panas tersebut. Obyek wisata ini memiliki daya tarik tersendiri karena memanfaatkan sumber mata air panas alami yang berada di tengah aliran sungai, sehingga menjadi salah satu keunikan yang menarik perhatian pengunjung. Oleh karena itu, pengelolaan, perawatan, dan kebersihan kawasan wisata perlu terus dijaga agar keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap terpelihara dengan baik. Kerja bakti rutin yang dilaksanakan oleh DWP UPT RSBLK Tuban sebanyak dua kali dalam satu bulan ini juga bertujuan untuk mempererat rasa kekeluargaan, membangun sikap saling bekerja sama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap keberadaan Obyek Wisata Terapi Kalipanas Hotsprings sebagai salah satu sarana wisata dan terapi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan Kerja Bakti Bersama di Taman Toga
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pukul : 08.45 s.d selesai
4 Peserta : 6 Orang (Dharma Wanita UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban)
5 Lokasi : Taman Toga DWP UPT RSBLK Tuban
6 Acara : Bersih-bersih bersama di Taman Toga DWP UPT RSBLK Tuban
Susunan Acara
1. 08.45 – 08.50 Pembagian area kerja bakti dan alat kebersihan
2. 08.50 – 09.50 Pelaksanaan Bersih-bersih
3. 09.50 – 10.00 Dokumentasi dan Foto bersama
Kegiatan Budaya Cinta Lingkungan yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kronis (RSBLK) Tuban, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program Bidang Sosial Budaya dengan tema Kepedulian dan Kesetiakawanan. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 02 Oktober 2026 di Taman Toga DWP UPT RSBLK Tuban dengan melibatkan sebanyak 6 orang anggota DWP. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan tertata.Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 08.45 WIB dengan pembagian area kerja serta alat-alat kebersihan kepada peserta. Pembagian tugas dilakukan agar proses kerja bakti dapat berjalan secara terarah dan setiap peserta dapat berkontribusi sesuai dengan bagian yang telah ditentukan. Peserta kemudian bersama-sama melakukan kegiatan pembersihan di area Taman Toga DWP UPT RSBLK Tuban, mulai dari membersihkan area sekitar tanaman, mengumpulkan sampah dan daun kering, merapikan lingkungan taman, serta menjaga kebersihan dan kerapian area secara menyeluruh.Pelaksanaan kerja bakti berlangsung selama kurang lebih satu jam dengan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Seluruh peserta turut berpartisipasi dalam menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian dan rasa memiliki terhadap fasilitas yang digunakan bersama. Melalui keterlibatan langsung dalam menjaga lingkungan, peserta diharapkan semakin memiliki kesadaran bahwa kebersihan dan kerapian merupakan tanggung jawab bersama.Taman Toga DWP UPT RSBLK Tuban sebagai area yang dimanfaatkan untuk penanaman dan pemeliharaan berbagai tanaman juga memerlukan perawatan secara berkala. Kegiatan bersih-bersih menjadi salah satu upaya untuk menjaga kondisi taman agar tetap terawat dan nyaman dipandang. Lingkungan taman yang bersih dan tertata juga dapat memberikan suasana yang lebih asri serta mendukung keberadaan ruang hijau di lingkungan UPT RSBLK Tuban.Selain memberikan manfaat terhadap kondisi lingkungan, kegiatan kerja bakti menjadi kesempatan bagi anggota DWP untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kekompakan. Aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama menciptakan suasana interaksi yang lebih akrab serta menumbuhkan semangat gotong royong. Setiap peserta memiliki peran dalam mendukung keberhasilan kegiatan sehingga tercipta rasa kebersamaan, saling membantu, dan kesetiakawanan antaranggota.Kegiatan Budaya Cinta Lingkungan juga menjadi bentuk penerapan nilai kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kerja bakti, tetapi diharapkan dapat berkembang menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan. Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan area sekitar, merawat tanaman, dan menggunakan fasilitas bersama secara bertanggung jawab merupakan bentuk sederhana dari kepedulian terhadap lingkungan.Setelah seluruh rangkaian kegiatan bersih-bersih selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan dokumentasi dan foto bersama pada pukul 09.50 sampai dengan 10.00 WIB. Dokumentasi dilakukan sebagai bagian dari pencatatan kegiatan sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh anggota DWP yang telah terlibat. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, DWP UPT RSBLK Tuban diharapkan dapat terus menumbuhkan budaya gotong royong, kepedulian, dan kesetiakawanan dalam menjaga lingkungan. Kegiatan sederhana seperti kerja bakti di Taman Toga memiliki nilai positif dalam membangun kebiasaan hidup bersih sekaligus memperkuat hubungan antaranggota. Dengan dilaksanakan secara berkesinambungan, kegiatan kepedulian lingkungan diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan UPT RSBLK Tuban yang bersih, sehat, hijau, nyaman, dan terawat.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan senam
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Olahraga
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pukul : 07.30 s.d selesai
4 Peserta : 122 Orang (Pegawai UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban, Dharma Wanita UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban, Penerima Manfaat UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban)
5 Lokasi : Halaman UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban
6 Acara : Pelaksanaan senam bersama UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban
Susunan Acara
1. 07.45 – 07.50 Persiapan peserta oleh Bapak Musa
2. 07.50 – 08.00 Pembukaan oleh Kepala Seksi Pelayanan Sosial UPT RSBLK Tuban Bapak Rizal
3. 08.00 – 08.10 Pembacaan asrama terbersih dan terkotor dalam 1 minggu
4. 08.10 – 08.45 Pelaksanaan Senam
Kegiatan senam bersama di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kronis (RSBLK) Tuban merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung pemeliharaan kesehatan dan kebugaran tubuh pegawai serta penerima manfaat. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk melakukan aktivitas fisik secara bersama dalam suasana yang nyaman, santai, dan penuh semangat. Melalui kegiatan tersebut, lingkungan UPT diharapkan dapat terus tercipta sebagai tempat rehabilitasi yang sehat, aktif, dan menjunjung tinggi kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan pemanasan berupa gerakan peregangan ringan yang bertujuan mempersiapkan kondisi tubuh sebelum memasuki gerakan utama. Seluruh peserta mengikuti tahapan pemanasan dengan menyesuaikan gerakan berdasarkan kemampuan dan kondisi fisik masing-masing. Pelaksanaan kegiatan memperhatikan batas kemampuan peserta sehingga aktivitas tetap dapat dilakukan dengan aman, nyaman, dan tidak menimbulkan kelelahan yang berlebihan.
Setelah pemanasan selesai, peserta mengikuti rangkaian gerakan senam inti yang dipandu oleh instruktur dengan iringan musik. Gerakan dilakukan secara bertahap dan berurutan sehingga peserta dapat mengikuti dengan mudah. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Pegawai dan penerima manfaat berpartisipasi sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga kegiatan dapat berlangsung secara bersama-sama tanpa membedakan kondisi fisik setiap peserta.
Bagi penerima manfaat, kegiatan senam dapat menjadi salah satu bentuk aktivitas fisik yang mendukung pelaksanaan rehabilitasi sosial. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada penerima manfaat untuk bergerak secara aktif, menjaga kebugaran tubuh, serta mengisi waktu dengan aktivitas yang positif. Selain itu, senam bersama dapat menjadi alternatif kegiatan untuk mengurangi rasa jenuh akibat rutinitas sehari-hari dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi penerima manfaat.
Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama juga memberikan ruang bagi pegawai dan penerima manfaat untuk membangun interaksi sosial. Dalam suasana yang lebih santai, peserta dapat berkomunikasi dan beraktivitas tanpa suasana formal seperti dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Interaksi tersebut dapat mendukung terciptanya hubungan yang lebih harmonis serta menumbuhkan sikap saling menghargai, peduli, dan menghormati antara pegawai dengan penerima manfaat.
Selain memberikan manfaat terhadap kondisi fisik, senam bersama juga memberikan penyegaran bagi kondisi psikologis peserta. Iringan musik, gerakan yang dilakukan secara bersama, serta suasana kegiatan yang ceria dapat membantu menciptakan perasaan lebih rileks dan bersemangat. Kegiatan ini menjadi salah satu kesempatan bagi peserta untuk sejenak keluar dari rutinitas dan menikmati aktivitas yang bersifat rekreatif dalam lingkungan UPT.
Pelaksanaan senam secara berkala merupakan salah satu bentuk upaya UPT RSBLK Tuban dalam mendorong penerapan pola hidup aktif di lingkungan kerja dan rehabilitasi. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kebugaran, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan partisipasi penerima manfaat dalam kegiatan bersama. Keterlibatan pegawai dan penerima manfaat secara bersamaan turut mendukung terbentuknya suasana lingkungan UPT yang lebih hidup, inklusif, dan penuh kebersamaan.
Secara keseluruhan, kegiatan senam bersama memberikan manfaat dalam berbagai aspek, meliputi pemeliharaan kebugaran jasmani, penyegaran psikologis, peningkatan partisipasi, serta penguatan interaksi sosial. Pelaksanaan kegiatan olahraga dalam suasana yang menyenangkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan rehabilitasi yang sehat dan kondusif. Dengan dilaksanakan secara berkelanjutan, kegiatan senam diharapkan dapat mendukung kesehatan, kenyamanan, semangat beraktivitas, serta kualitas hidup pegawai dan penerima manfaat di UPT RSBLK Tuban.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah melaksanakan kegiatan Tadarus Al-Qur’an
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Kamis, 01 Oktober 2026
3 Pukul : 07.45 s.d selesai
4 Peserta : 4 orang (Anggota Dharma Wanita UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban )
5 Lokasi : Musholla Raudhotul Jannah UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban
6 Acara : Tadarus Al-Qur’an Juz 1
Susunan Acara
1. 07.45 – 07.47 Pembacaan Surat Al Fatihah sebagai Ummul Qur’an oleh Ibu Pipik
2. 07.47 – 08.30 Tadarus Al-Qur’an Juz 1 oleh Ibu Iim, Ibu Hanum, Ibu Pipik, Ibu Suci
3. 08.30 – 09.00 Pembacaan arti oleh Ibu Iim, Ibu Hanum, Ibu Pipik, Ibu Suci
4. 09.00 – 10.10 Doa bersama dipimpin oleh Ibu Pipik
Kegiatan pembinaan mental dan spiritual yang diikuti oleh pegawai serta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kronis (RSBLK) Tuban merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan memberikan penguatan terhadap aspek keagamaan, kepribadian, dan ketahanan diri. Kegiatan dilaksanakan di Mushola Raudhotul Jannah UPT RSBLK Tuban dalam suasana yang tertib, tenang, dan khidmat. Lingkungan mushola yang nyaman dan terjaga kebersihannya memberikan dukungan bagi peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih tenang dan penuh penghayatan.
Pembinaan mental dan spiritual menjadi kesempatan bagi peserta untuk meluangkan waktu dari berbagai aktivitas dan rutinitas yang dijalankan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk melakukan refleksi terhadap diri sendiri sekaligus meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT. Penguatan spiritual diharapkan dapat membantu peserta dalam menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan, kehidupan keluarga, hubungan sosial, serta kebutuhan batin. Nilai-nilai seperti keikhlasan, kesabaran, rasa syukur, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian menjadi bagian penting yang diharapkan dapat terus dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat, kesehatan, kesempatan, dan kemudahan yang telah diberikan. Doa juga menjadi sarana untuk memohon perlindungan, kekuatan, ketenangan hati, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, doa dipanjatkan agar seluruh proses pelayanan rehabilitasi sosial di UPT RSBLK Tuban dapat berjalan dengan lancar, serta setiap upaya pendampingan yang diberikan kepada penerima manfaat mampu memberikan hasil dan manfaat yang baik.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti rangkaian pembinaan dengan sikap tertib dan penuh perhatian. Kebersamaan dalam mengikuti kegiatan keagamaan turut menciptakan kesempatan untuk memperkuat hubungan antarpegawai dan anggota DWP. Suasana yang lebih dekat dan kekeluargaan dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai, membantu, dan mendukung satu sama lain. Hubungan yang terjalin dengan baik diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap terciptanya suasana kerja yang harmonis serta mendukung pelaksanaan tugas secara lebih nyaman dan kondusif.
Nilai-nilai yang disampaikan dalam pembinaan diharapkan dapat diwujudkan dalam perilaku nyata, tidak hanya selama kegiatan berlangsung. Sikap jujur, sabar, ikhlas, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama merupakan bagian dari karakter yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan nilai tersebut dapat tercermin dalam berbagai aktivitas, mulai dari cara berkomunikasi, membangun hubungan dengan rekan kerja, melaksanakan tugas, menyikapi permasalahan, hingga memberikan pelayanan kepada masyarakat dan penerima manfaat secara tulus, santun, serta penuh empati.
Bagi pegawai yang terlibat langsung dalam pelayanan rehabilitasi sosial, penguatan mental dan spiritual memiliki peran dalam menunjang kesiapan menghadapi berbagai situasi selama menjalankan tugas. Karakter dan kondisi penerima manfaat yang beragam membutuhkan sikap sabar, empati, pengendalian diri, serta kemampuan untuk merespons setiap permasalahan dengan bijaksana. Melalui pembinaan ini, peserta diharapkan memperoleh penguatan batin sehingga dapat menjalankan tugas pelayanan dengan sikap yang lebih tenang, humanis, dan penuh kesadaran terhadap tanggung jawab yang diemban.
Pelaksanaan pembinaan mental dan spiritual secara berkesinambungan juga menjadi bagian dari upaya DWP UPT RSBLK Tuban dalam mendukung peningkatan kualitas pribadi anggotanya. Kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter dan memperkuat nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, lingkungan kerja, organisasi, maupun masyarakat. Pengembangan kualitas diri yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, mental, dan spiritual diharapkan dapat membantu setiap individu menjalankan peran masing-masing secara lebih baik dan bertanggung jawab.
Secara keseluruhan, kegiatan pembinaan mental dan spiritual memberikan ruang bagi pegawai dan anggota DWP untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus meningkatkan kualitas hubungan dengan sesama. Nilai keagamaan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan amanah, menghadapi berbagai tantangan, serta memberikan pelayanan dengan penuh ketulusan. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan juga turut memperkuat rasa persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian di lingkungan UPT RSBLK Tuban. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan terbentuk lingkungan kerja yang harmonis, berintegritas, profesional, humanis, serta memiliki landasan spiritual yang kuat.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis Tuban Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mengikuti kegiatan Donor darah dalam rangka peringatan hari jadi provinsi jawa timur ke 80
Bidang : Sosial budaya
Program : Peningkatan Status Kesehatan Perempuan
Kegiatan : Kegiatan Donor Darah
Data Pelaksanaan
1. Nama Kegiatan: kegiatan Donor darah dalam rangka peringatan hari jadi provinsi jawa timur ke 80
2. Hari, Tanggal: Rabu, 1 oktober 2026
3. Waktu: 09.00 WIB – Selesai
4. Tempat: Royal Plaza Surabaya
5. Peserta : Ketua DWP Dinas Sosial Provinis Jawa Timur beserta Pengurus dan 150 tamu undangan lainnya
Alur mengikuti kegiatan donor darah terbagi menjadi 6 tahapan utama:
1. Pendaftaran dan Pengisian Formulir Peserta mendatangi meja pendaftaran untuk mengisi formulir identitas diri serta riwayat kesehatan singkat (seperti riwayat penyakit, konsumsi obat, dan aktivitas tidur).
2. Pemeriksaan Kesehatan Awal (Screening) Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi fisik dasar, meliputi penimbangan berat badan (minimal 45 kg), pengukuran tekanan darah/tensi, dan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) melalui tes tetes darah.
3. Konsultasi & Verifikasi Dokter Dokter pemeriksa memvalidasi hasil tes awal dan mewawancarai peserta untuk memastikan kelaikan menjadi pendonor sesuai standar medis.
4. Proses Pengambilan Darah (Pengambilan Kantong Darah) Peserta yang dinyatakan lolos screening diarahkan ke area tempat tidur donor (bed). Petugas medis melakukan pengambilan darah sebanyak ±350 ml–450 ml dalam durasi sekitar 10–15 menit.
5. Observasi dan Pemulihan (Rest Area) Setelah proses donor selesai, peserta beristirahat sejenak selama 10–15 menit di area pemulihan untuk memastikan tidak ada pusing atau efek samping, serta menikmati refreshment (vitamin/suplemen, susu, dan makanan penambah energi) yang disediakan panitia.
6. Pemberian Kartu Donor / Sovenir Peserta menerima bukti pencatatan donor (atau penanda pada kartu anggota donor PMI) serta bingkisan apresiasi dari panitia sebelum meninggalkan lokasi.
SENAM BERSAMA DWP BKPSDM KOTA PRABUMULIH BERSAMA MASYARAKAT DAN ASN Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKPSDM Kota Prabumulih turut mendorong penerapan pola hidup aktif dan sehat melalui kegiatan senam bersama masyarakat dan ASN Pemerintah Kota Prabumulih. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026, mulai pukul 06.30 WIB sampai dengan selesai tersebut dilaksanakan di Stadion Talang Jimar Kota Prabumulih dan diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Prabumulih melalui DKOP. Kegiatan diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari 50 ASN dan 25 masyarakat serta turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Prabumulih. Ketua DWP BKPSDM Kota Prabumulih, Irma Sartika Efran, bersama Wakil Ketua DWP BKPSDM Kota Prabumulih, Listri Welamsyah, dan Sekretaris DWP BKPSDM Kota Prabumulih, Eva Marlina Reza, turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan jajaran DWP BKPSDM menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan olahraga bersama yang mempertemukan DWP, ASN Pemerintah Kota Prabumulih, dan masyarakat dalam aktivitas fisik secara bersama-sama. Kegiatan senam dipandu oleh instruktur dan diikuti peserta dari awal hingga selesai melalui rangkaian pemanasan, senam utama, dan pendinginan. Rangkaian tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan aktivitas fisik secara bersama-sama dalam satu kegiatan olahraga. Setelah rangkaian senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama. Senam bersama menjadi salah satu aktivitas fisik yang dapat dilakukan secara sederhana dan diikuti oleh masyarakat maupun ASN. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk berolahraga bersama sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari dalam menjaga kebugaran tubuh. Selain mendukung kebugaran, kegiatan senam bersama juga menjadi ruang interaksi antara DWP, ASN, dan masyarakat. Aktivitas olahraga yang dilakukan secara bersama-sama menciptakan kesempatan untuk berinteraksi dan bersilaturahmi dalam suasana kebersamaan. Dengan demikian, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Kehadiran Ketua DWP BKPSDM Kota Prabumulih bersama jajaran DWP dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya membangun kebiasaan hidup aktif di lingkungan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan olahraga bersama, DWP BKPSDM turut mendorong masyarakat dan ASN untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kebiasaan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan senam bersama juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun kebersamaan. Kebugaran yang terjaga dapat mendukung masyarakat dan ASN dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sedangkan interaksi yang terbentuk melalui kegiatan bersama dapat memperkuat silaturahmi antara DWP, ASN, dan masyarakat Kota Prabumulih. Setelah sarapan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama Ketua TP PKK Kota Prabumulih dan diakhiri dengan foto bersama. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari kebersamaan peserta setelah mengikuti aktivitas olahraga bersama. DWP BKPSDM Kota Prabumulih mendukung agar semangat berolahraga bersama tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan senam, tetapi dapat diterapkan melalui kebiasaan bergerak dan berolahraga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin, masyarakat dan ASN dapat terus menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan kebersamaan yang telah terbentuk melalui kegiatan olahraga bersama. Melalui senam bersama, DWP BKPSDM Kota Prabumulih turut mendukung terwujudnya masyarakat dan ASN yang sehat, aktif, dan produktif, sekaligus memperkuat kebersamaan antara DWP, ASN, dan masyarakat Kota Prabumulih. #DWPBKPSDM #SosialBudaya #SenamBersama #PrabumulihSehat
Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir mengikuti Pameran Kriyanusa Tahun 2026 pada Hari Senin Tanggal 26- 30 September 2026 di Jakarta International Convention Centre yang Mengusung tema Cipta Karya Berkelanjutan Perajin Mendunia yang dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Ogan Komering Ilir Ibu Hj. Ike Meilina Muchendi dan Ibu-Ibu Ketua DWP seluruh OPD di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kriyanusa 2026 ini menjadi ruang untuk memperkenalkan karya kriya daerah, melestarikan budaya serta mendorong penguatan ekonomi kreatif Indonesia. Tema Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia atau Cipta Karya Berkelanjutan, Perajin Mendunia dengan Penyelenggara: Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Pembukaan: Resmi dibuka oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming serta Penutupan: Secara resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Rabu, 30 September 2026 • Skala Acara: Menghadirkan 410 stan (booth) dari 257 peserta yang terdiri atas pengurus Dekranas, Dekranasda dari berbagai daerah, kementerian/lembaga, serta pelaku UMKM. • Rangkaian Kegiatan nya antara lain Pameran Produk Kriya & Wastra: Menampilkan ribuan produk kerajinan unggulan dan kain tradisional nusantara • Inovasi Digital: Pengenalan pengalaman membatik digital serta wastra holo yang interaktif • Acara Pendukung: Parade pakaian daerah/wastra, peragaan busana (fashion show), talkshow, lokakarya (workshop), serta penilaian Lomba Kriya Potensial dan Stand Terbaik. Acara tersebut merupakan ajang pameran kerajinan nusantara berskala nasional yang dihelat oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk mempromosikan produk-produk kriya dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia. Kriyanusa 2026 telah berlangsung secara meriah sejak 26 hingga 30 September 2026. “Potensi Indonesia sangat luar biasa untuk kerajinan. Pada tahun 2026 itu lebih kurang uang yang beredar dari sektor kerajinan dunia itu sekitar 3 ribu miliar dolar,” ujar Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya. Mendagri menjelaskan, potensi pendapatan dari sektor kerajinan saat ini masih didominasi oleh sejumlah negara seperti Cina, India, Vietnam, hingga Filipina yang memproduksi hasil kerajinan tangan secara masif. Kendati demikian, ia optimistis Indonesia mampu bersaing ketat lantaran memiliki potensi besar dengan keanekaragaman hasil kerajinan dan budaya dari penjuru Tanah Air. “Kita melihat sendiri bagaimana ragam kerajinan kita. Dari yang tenun, kain, motif songket, dari kayu, kerajinan perhiasan, kerajinan tadi banyak sekali yang sangat kreatif,” sambungnya. Oleh karena itu, Mendagri berpesan kepada para perajin kriya serta jajaran pengurus Dekranas dan Dekranasda untuk terus mengoptimalkan potensi tersebut. Menurutnya, hasil kerajinan lokal tak hanya memberikan sumbangsih positif secara ekonomi, melainkan juga memegang peran vital sebagai identitas budaya bangsa. Nasib bangsa ini untuk kerajinan bisa dipercaya di tingkat dunia di tangan kita semua, di tangan Ibu-Ibu [pengurus Dekranas dan Dekranasda] sekalian,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Mendagri turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah para perajin dan pengurus Dekranas. Semangat gigih para ibu pengurus dalam mengenalkan kerajinan kriya dinilai memberikan dampak signifikan bagi perkembangan industri kreatif nasional. Dalam gelaran penutupan tersebut, Mendagri turut menyaksikan aksi fashion show yang dibawakan oleh para Ketua Dekranasda dari 32 provinsi. Keseruan acara makin terasa ketika Mendagri beserta para tamu undangan memainkan instrumen musik tradisional angklung secara serentak untuk mengiringi alunan lagu-lagu daerah.