e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/160244.jpg
Info Baru

DWP Kota Surakarta > DWP DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 10-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pendidikan Kota Surakarta Sub SMP Negeri 8 Surakarta, melaksanakan kegiatan Rapat Pengurus. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2026. Rapat Pengurus ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Kota Surakarta, Jl. HOS Cokroaminoto No. 51, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Acara: dokumentasi laporan keuangan yang dibacakan oleh bendahara Ibu Sri Supadmi. Acara ini dilaksanakan pada jam 12.40 WIB sampai dengan selesai. Ibu Munawaroh Sarjoko, yang merupakan ketua Sub SMP Negeri 8 Kota Surakarta, ikut hadir untuk memimpin kegiatan dalam Rapat Pengurus.

../images/kegiatan/160243.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV JAWA TIMUR

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 14-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan


Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana MTsN 6 Pasuruan Bersama Kader, dan Agen Moderasi Beragama Gelar Sosialisasi Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta pada Kegiatan MATAMUDA

Bidang : Pendidikan

Program : Sekolah yang dikelola/dibina


Keterangan Program :

1. Nama Kegiatan : KEGIATAN MATAMUDA

2. Hari/Tanggal : Selasa, 14 Juli 2026

3. Pukul : 10.00 WIB – Selesai

4. Tempat : Aula MTsN 6 PASURUAN

5. Peserta : Siswa Siswi Peserta Didik Baru MTsN 6 PASURUAN

Keterangan Kegiatan:

Pasuruan – Dalam rangka membentuk karakter peserta didik baru yang berakhlak mulia, moderat, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana MTsN 6 Pasuruan bersama Bunda Modis, kader, dan agen moderasi beragama melaksanakan kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan MATAMUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah) bagi peserta didik baru MTsN 6 Pasuruan Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB di Aula MTsN 6 Pasuruan ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh siswa-siswi peserta didik baru. Suasana aula tampak semarak dengan semangat para peserta yang mengikuti setiap rangkaian acara secara tertib, aktif, dan penuh perhatian. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan madrasah, tetapi juga dibekali nilai-nilai dasar yang akan menjadi pedoman dalam kehidupan belajar maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana MTsN 6 Pasuruan bersama Bunda Modis, kader, dan agen moderasi beragama menyampaikan pentingnya memahami serta mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama sejak usia dini. Moderasi beragama dipaparkan sebagai cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang mengedepankan keseimbangan, menghargai perbedaan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Materi sosialisasi dikemas secara komunikatif dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta didik baru. Para pemateri mengajak siswa untuk menjadi generasi yang mampu menghormati keberagaman, menghindari sikap ekstrem, serta membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan saling menghargai di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Sosialisasi ini juga mengangkat konsep Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta, yaitu lima nilai utama yang menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik madrasah. Nilai-nilai tersebut meliputi cinta kepada Allah Swt., cinta kepada Rasulullah saw., cinta kepada sesama manusia, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan negara. Kelima nilai tersebut diharapkan dapat tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari sehingga peserta didik mampu menjadi pribadi yang religius, berkarakter, peduli, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan bangsa.

Dalam penyampaiannya, para narasumber menegaskan bahwa moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan seseorang terhadap ajaran agamanya, melainkan mengajarkan cara menjalankan ajaran agama secara bijaksana, toleran, menghormati perbedaan, dan menjauhkan diri dari segala bentuk kekerasan maupun sikap yang dapat memecah belah persatuan. Oleh karena itu, nilai-nilai moderasi beragama menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti sesi penyampaian materi, diskusi, maupun tanya jawab. Berbagai pertanyaan yang diajukan menunjukkan tingginya rasa ingin tahu peserta mengenai pentingnya menjaga toleransi, menghormati teman yang berbeda latar belakang, serta menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi yang hangat antara pemateri dan peserta menjadikan suasana sosialisasi semakin hidup dan bermakna.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik baru MTsN 6 Pasuruan mampu memahami bahwa madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membangun karakter, akhlak, dan kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai keislaman yang moderat. Penanaman nilai moderasi beragama sejak awal masa pengenalan madrasah diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi peserta didik dalam menjalani proses pendidikan sekaligus membentuk generasi yang cerdas, santun, toleran, cinta damai, serta mampu menjadi agen penyebar nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat.

Kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta dalam rangkaian MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 ini menjadi salah satu bentuk komitmen MTsN 6 Pasuruan dalam mendukung penguatan karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai pendidikan madrasah. Sinergi antara Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana MTsN 6 Pasuruan, Bunda Modis, kader, agen moderasi beragama, serta seluruh warga madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan harmonis, sehingga lahir generasi muda yang unggul dalam prestasi, kuat dalam akhlak, serta siap menjadi penerus bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama dan semangat Panca Cinta.

../images/kegiatan/160242.jpg
Info Baru

DWP Kota Magelang > DINAS KESEHATAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 10-07-2026

Dari Sekertariat Dharma Wanita Unsur Pelaksana Dinas Kesehatan Kota Magelang mengikuti pertemuan rutin Dharma Wanita persatuan Kota Magelang yang di selenggarakan pada : Hari : Jumat 10 Juli 2026 Pukul : 08.30 WIB - selesai Tempat : Aula Gedung Wanita Lt 2 Pakaian : Seragam Nasional DWP Pimpinan Rapat : Ibu Jarwanti Larsita Susunan acara : 1. Pembukaan & doa 2. Menyanyikan Mars & Hymne DWP 3. Pembacaan Notulen 4. Laporan masing masing Bidang 5. Pegarahan Ketua DWP Kota Magelang Ucapan syukur & terimakasih sudah menghadiri acara Dharma Wanita di Gedung Wanita ,terimakasih kepada Ketua UPD & Pendamping DWP se- Kota Magelang, Terimakasih kepada DWP kerjasamanya dalam menjalakan program program DWP ,Terimakasih kepada UPD Inspektorat yang bertugas hari ini ,Harapan apa yang di sampaikan nanti berguna untuk ibu" DWP pendamping ASN Sebagai istri ASN itu harus menerima apapun dan berapapun penghasilan suami agar terhindar dari tindakan korupsi ,Ucapan selamat kepada suaminya yang di promosikan naik jabatan 6. Lain lain perkenalan kepada ibu" yang suaminya naik jabatan : Ibu regina ( bpk Syarifudin ) dari kepala DPUPR menjadi kepala DLH Ibu jati ( bpk Fahrudin setianto ) menjadi kepala DPUPR Materi di isi oleh ibu Titik dari Inspektorat ( perisai keluarga dari perilaku koruptif ) Implementasi 9 nilai Integritas dalam peran domestik wanita Trisula Pemberantasan Korupsi 1. Pendidikan / Edukasi ( menanamkan nilai integritas & anti korupsi untuk membentuk karakter individu serta budaya bersih dari korupsi 2. Pencegahan ( Memperbaiki sistem birokrasi & tata kelola agar celah korupsi tertutup melalui transparasi pengawasan & tatakelola 3. Penindakan ( Menegakkan hukum secara tegas terhadap pelaku korupsi guna memberi efek jera & memulihkan kepercayaan publik ) partisipasi masyarakat dalam memantau penyelenggaraan pemerintah serta tidak takut melaporkan bila terdapat indikasi dugaan tipikor Apa itu Korupsi ? korupsi memiliki arti beragam di antaranya ; tindakan merusak /menghancurkan ,kebusukan ,keburukan,kebejatan ,ketidakjujuran dapat di suap tidak bermoral,penyimpangan dari kesucian ,kata kata /ucapan yang menghina atau memfitnah Perbuatan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri /orang lain ( perseorangan /korporasi ) yang dapat merugikan keuangan /perekonomian negara jenis jenis korupsi : Kerugian keuangan Negara : ( penggelapan dalam jabatan,perbuatan curang,pemerasan,gratifikasi,suap menyuap,benturan kepentingan dalam pengadaan penyebab korupsi : Faktor internal ,sifat tamak,moral lemah,gaya hidup,kurangnya pengelolaan ,keuangan keluarga Apa peran DWP? Peran Strategis pendamping ASN / Pejabat publik di balik suami yang berintegritas & selamat karirnya di dunia kerja ,selalu ada istri hebat yang menjaga benteng pertahanan miral di rumah Mengenal 9 nilai integritas JUPE BERSEDIA KE TAMAN jujur peduli berani sederhana disiplin adil kerjakeras tanggung jwb mandiri Jujur & sederhana pondasi utama Transparansi keuangan antara suami istri ,tidak ada pengeluaran tersembunyi sederhana mampu membedakan kebutuhan vs keinginan ,menolak gaya hidup mewah ( pamer /flexing ) demi ketenangan batin tanggung jawab & disiplin ,Tanggung jawab bijak mengelola nafkah & menjaga amanah rumah tangga disiplin : patuh pada anggaran bulanan yang di sepakati ,tidak besar pasak daripada tiang berani & peduli Berani ( berani mengingatkan suami jika ada hal mencurigakan ,berani berkata tidak pada pemberian tidak jelas ( gratifikasi ) peduli ( peka pada kondisi psikologis suami saat lelah bekerja ,menjadi pendukung terbaik ) Adil ( Keseimbangan rumah tangga ) adil membagi peran domestik secara proposional menghormati hak istirahat suami tanpa melupakan kewajiban bersama dalam mengurusi anak .peran pertama wanita ( sebagai istri /auditor internal ) istri adalah benteng pertama suami ,rumah harus menjadi tempat pulang yang menenangkan bukan tempat menuntut materi secara berlebihan yang memicu suami melakukan penyimpangan di kantor. menolak gratifikasi dimulai dari meja makan, sikap tegas istri terhadap pemberian tidak resmi berani menolak bingkisan /uang dari pihak ke -3 yang berhubungan dengan jabatan suami ,ketegasan istri meneyelamatkan suami peran kedua wanita ( sebagai ibu /sekolah pertama anak ) ibu adalah teladan utama anak ( modeling ) anak terhadap pemebrian tidak resmi berani menolak bingkisan /uang dari pihak ke 3 yang berhubungan dengan jabatan suami,ketegasan istri menyelamatkan suami peran kedua wanita sebagai ibu/sekolah pertama anak ibu adalah tekadan utama anak ( modeling ) anak tidak mendengarkan apa yang kita katakan tapi anak meniru apa yang kita lakukan sehari hari dirumah -menanamkan kujujuran & disiplin pada anak -jangan ajarkan anak berbohong -hargai anak saat mereka mengaku salah -terapkan aturan waktu yang konsisten -melatih anak hidup sederhana di era global -managemen keuangan domestik yang transparan -musuh integritas modern ( tekanan sosial & gengsi )

../images/kegiatan/160241.jpg
Info Baru

DWP Kota Surakarta > DWP DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 10-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pendidikan Kota Surakarta Sub SMP Negeri 8 Surakarta, melaksanakan kegiatan Rapat Pengurus. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2026. Rapat Pengurus ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Kota Surakarta, Jl. HOS Cokroaminoto No. 51, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Acara: dokumentasi dalam sambutan yang disampaikan oleh Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 8 Kota Surakarta, Ibu Munawaroh Sarjoko. Acara ini dilaksanakan pada jam 12.45 WIB sampai dengan selesai. Ibu Munawaroh Sarjoko, yang merupakan ketua Sub SMP Negeri 8 Kota Surakarta, ikut hadir untuk memimpin kegiatan dalam Rapat Pengurus.

../images/kegiatan/160240.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Semarang > SKPD Dinas Perhubungan

  • Oleh: Sekretariat
  • 14-07-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UNSUR PELAKSANA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SEMARANG. Menyimak DIALOG SERASI, pada hari Selasa 14 Juli 2026. Pukul 11.00-12.00 WIB. melalui YouTube: https://www.youtube.com/watch?v=ajrVtrblUrQ. Tema: SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi & Waspada Bencana) Berbasis Pentahelix & Digitalisasi Menuju Desa Tangguh Bencana (Destana). Bersama narasumber: >>Mangsuri, S.E. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang >> Alexander Gunawan T., S.STP., M.M. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Didampingi oleh Ibu Risty LPPL Radio Suara Serasi Kabupaten Semarang. Kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Strategi membangun Desa Tangguh Bencana (Destana) melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi. Destana merupakan suatu pendekatan Komprehensif yang bertujuan untuk menciptakan Ketangguhan atau Resiliensi Masyarakat dalam menghadapi Ancaman Bencana dalam berbagai bentuk. SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi & Waspada Bencana) adalah program inovasi mitigasi bencana yang mengintegrasikan kerja sama lima unsur (Pentahelix) dan pemanfaatan teknologi digital untuk membangun Desa Tangguh Bencana (Destana). Program ini bertujuan untuk mengurangi risiko bencana berbasis masyarakat secara mandiri, cepat, dan tepat. Elemen Utama SADEWA Deteksi: Pemasangan alat sensor dini (EWS) untuk memantau potensi bencana alam di desa. Edukasi: Pelatihan simulasi evakuasi, sosialisasi berkala, dan penyusunan peta rawan bencana bagi warga. Waspada: Peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui sistem peringatan berbasis aplikasi atau penanda lokal. Penerapan Kolaborasi Pentahelix Pemerintah: Menyusun regulasi, mengalokasikan anggaran, dan melegitimasi status Destana. Masyarakat: Menjadi aktor utama dalam posko siaga dan penggerak evakuasi mandiri. Akademisi: Menyediakan riset geografis, pemetaan wilayah rawan, dan pendampingan teknologi. Dunia Usaha: Menyalurkan dana CSR untuk pengadaan alat deteksi dini dan logistik darurat. Media Massa: Menyebarluaskan informasi edukasi prabencana dan berita valid saat tanggap darurat. Peran Digitalisasi dalam Destana Aplikasi Seluler: Menyediakan peta jalur evakuasi digital dan pelaporan cepat berbasis warga. Sensor IoT: Mengirimkan data real-time pergerakan tanah atau debit air langsung ke ponsel warga. Literasi Digital: Memanfaatkan media sosial untuk penyebaran infografis edukasi bencana yang mudah dipahami. _____Demikian laporan ini disusun oleh ibu Aryani Ady D.S sebagai pertanggungjawaban dan sarana edukasi bagi masyarakat.

../images/kegiatan/160239.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Bojonegoro > DWP KECAMATAN KEDEWAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 03-07-2026

Pertemuan rutin DWP Bulan Juli dari Disnakkan 1. Pembukaan 2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars DWP dan hymne DWP 3. Doa 4. Laporan A. Pendidikan : - B. Ekonomi - menawarkan makanan untuk menambah kas C. Sosbud : - D. Sekretaris - SK kepengurusan DWP dinas utk - e-reporting DWP kec terbaik: kec. Temayang DWP dinas : Dinas PU SDA - senam tiap hari Selasa 5. Promosi dari Kominfo - menulis dimulai dr kisah duri sendiri, resep memasak, pengalaman ttg mendidik anak - buku adalah jendela dunia, dimana ketika nama kita tertera di buku, maka dunia akan mengenal kita - Kominfo menyediakan buku dg diskon 50% disediakan di stan depan 6. Materi dari Disnakkan (ibu Riski Aprilia "Penanganan telur yang tepat" Cara memilih telur yang berkualitas: - cangkang utuh - tidak retak - bersih - tidak berbau - hindari membeli telur yang pecah Telur yg bagus ketika ditaruh air, akan tenggelam Menilai kesegaran telur : - peneropongan; tampak cerah. Bisa memakai senter pd HP - uji rendam air - memecahkan telur dan melihat putih serta kuning telurnya Menyimpan telur: - jgn dicuci - letakkan bagian dinding dibawah - pisahkan dr bahan makanan berbau tajam - gunakan telur yg lebih dulu dibeli dulu - suhu ruang 14 hari - suhunya chiller 30 hari Mengolah telur yg aman : - cuci tangan sebelum mengolah - hindari konsumsi telur mentah - masak hingga matang Bahaya telur mentah : - beresiko terpapar bakteri salmonella - penyerapan protein menjadi kurang optimal - menghambat penyerapan biotin (vit b7) - balita, bumil, lansia dan org dg daya tahan tubuh yg rentan 7. Sambutan ketua DWP - e-reporting terhubung ke DWP pusat - akan menerima semua masukan dari semua ibu2 utk kemajuan DWP - akan mendampingi semua lini DWP mulai dr tingkat kelurahan, kec, dinas/badan - mengapresiasi atas gawe besar kita, akan mengusulkan menu selera Nusantara (DWP kab) dg menu utk dewasa, balita, kudapan - mengirimkan menu selera Nusantara di provinsi sebelum HUT DWP

../images/kegiatan/160238.jpg
Info Baru

DWP Kota Magelang > DINAS KESEHATAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 10-07-2026

Dari Sekertariat Dharma Wanita Unsur Pelaksana Dinas Kesehatan Kota Magelang mengikuti pertemuan rutin Dharma Wanita persatuan Kota Magelang yang di selenggarakan pada : Hari : Jumat 10 Juli 2026 Pukul : 08.30 WIB - selesai Tempat : Aula Gedung Wanita Lt 2 Pakaian : Seragam Nasional DWP Pimpinan Rapat : Ibu Jarwanti Larsita Susunan acara : 1. Pembukaan & doa 2. Menyanyikan Mars & Hymne DWP 3. Pembacaan Notulen 4. Laporan masing masing Bidang 5. Pegarahan Ketua DWP Kota Magelang Ucapan syukur & terimakasih sudah menghadiri acara Dharma Wanita di Gedung Wanita ,terimakasih kepada Ketua UPD & Pendamping DWP se- Kota Magelang, Terimakasih kepada DWP kerjasamanya dalam menjalakan program program DWP ,Terimakasih kepada UPD Inspektorat yang bertugas hari ini ,Harapan apa yang di sampaikan nanti berguna untuk ibu" DWP pendamping ASN Sebagai istri ASN itu harus menerima apapun dan berapapun penghasilan suami agar terhindar dari tindakan korupsi ,Ucapan selamat kepada suaminya yang di promosikan naik jabatan 6. Lain lain perkenalan kepada ibu" yang suaminya naik jabatan : Ibu regina ( bpk Syarifudin ) dari kepala DPUPR menjadi kepala DLH Ibu jati ( bpk Fahrudin setianto ) menjadi kepala DPUPR Materi di isi oleh ibu Titik dari Inspektorat ( perisai keluarga dari perilaku koruptif ) Implementasi 9 nilai Integritas dalam peran domestik wanita Trisula Pemberantasan Korupsi 1. Pendidikan / Edukasi ( menanamkan nilai integritas & anti korupsi untuk membentuk karakter individu serta budaya bersih dari korupsi 2. Pencegahan ( Memperbaiki sistem birokrasi & tata kelola agar celah korupsi tertutup melalui transparasi pengawasan & tatakelola 3. Penindakan ( Menegakkan hukum secara tegas terhadap pelaku korupsi guna memberi efek jera & memulihkan kepercayaan publik ) partisipasi masyarakat dalam memantau penyelenggaraan pemerintah serta tidak takut melaporkan bila terdapat indikasi dugaan tipikor Apa itu Korupsi ? korupsi memiliki arti beragam di antaranya ; tindakan merusak /menghancurkan ,kebusukan ,keburukan,kebejatan ,ketidakjujuran dapat di suap tidak bermoral,penyimpangan dari kesucian ,kata kata /ucapan yang menghina atau memfitnah Perbuatan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri /orang lain ( perseorangan /korporasi ) yang dapat merugikan keuangan /perekonomian negara jenis jenis korupsi : Kerugian keuangan Negara : ( penggelapan dalam jabatan,perbuatan curang,pemerasan,gratifikasi,suap menyuap,benturan kepentingan dalam pengadaan penyebab korupsi : Faktor internal ,sifat tamak,moral lemah,gaya hidup,kurangnya pengelolaan ,keuangan keluarga Apa peran DWP? Peran Strategis pendamping ASN / Pejabat publik di balik suami yang berintegritas & selamat karirnya di dunia kerja ,selalu ada istri hebat yang menjaga benteng pertahanan miral di rumah Mengenal 9 nilai integritas JUPE BERSEDIA KE TAMAN jujur peduli berani sederhana disiplin adil kerjakeras tanggung jwb mandiri Jujur & sederhana pondasi utama Transparansi keuangan antara suami istri ,tidak ada pengeluaran tersembunyi sederhana mampu membedakan kebutuhan vs keinginan ,menolak gaya hidup mewah ( pamer /flexing ) demi ketenangan batin tanggung jawab & disiplin ,Tanggung jawab bijak mengelola nafkah & menjaga amanah rumah tangga disiplin : patuh pada anggaran bulanan yang di sepakati ,tidak besar pasak daripada tiang berani & peduli Berani ( berani mengingatkan suami jika ada hal mencurigakan ,berani berkata tidak pada pemberian tidak jelas ( gratifikasi ) peduli ( peka pada kondisi psikologis suami saat lelah bekerja ,menjadi pendukung terbaik ) Adil ( Keseimbangan rumah tangga ) adil membagi peran domestik secara proposional menghormati hak istirahat suami tanpa melupakan kewajiban bersama dalam mengurusi anak .peran pertama wanita ( sebagai istri /auditor internal ) istri adalah benteng pertama suami ,rumah harus menjadi tempat pulang yang menenangkan bukan tempat menuntut materi secara berlebihan yang memicu suami melakukan penyimpangan di kantor. menolak gratifikasi dimulai dari meja makan, sikap tegas istri terhadap pemberian tidak resmi berani menolak bingkisan /uang dari pihak ke -3 yang berhubungan dengan jabatan suami ,ketegasan istri meneyelamatkan suami peran kedua wanita ( sebagai ibu /sekolah pertama anak ) ibu adalah teladan utama anak ( modeling ) anak terhadap pemebrian tidak resmi berani menolak bingkisan /uang dari pihak ke 3 yang berhubungan dengan jabatan suami,ketegasan istri menyelamatkan suami peran kedua wanita sebagai ibu/sekolah pertama anak ibu adalah tekadan utama anak ( modeling ) anak tidak mendengarkan apa yang kita katakan tapi anak meniru apa yang kita lakukan sehari hari dirumah -menanamkan kujujuran & disiplin pada anak -jangan ajarkan anak berbohong -hargai anak saat mereka mengaku salah -terapkan aturan waktu yang konsisten -melatih anak hidup sederhana di era global -managemen keuangan domestik yang transparan -musuh integritas modern ( tekanan sosial & gengsi )

../images/kegiatan/160237.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sukoharjo > DWP DPU DAN PENATAAN RUANG

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 11-07-2026

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DPUPR KABUPATEN SUKOHARJO
KEGIATAN: Mengikuti Sosialisasi Parenting "Anak Hebat Lahir dari 2 Guru: Orang Tua dan Sekolah"
KATEGORI: Bidang Pendidikan  Sub Bidang Ketahanan Keluarga & Peningkatan Mutu SDM
TANGGAL LAPORAN: 13 Juli 2026

I. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Keluarga merupakan unit sosial terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran paling krusial dalam membentuk peradaban bangsa. Di era globalisasi dan digitalisasi yang bergerak dinamis, tantangan dalam mengasuh dan mendidik anak semakin kompleks. DWP sebagai organisasi istri Pegawai Negeri Sipil memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung program pemerintah dalam penguatan Ketahanan Keluarga dan Peningkatan Kualitas SDM sejak usia dini melalui program Pendidikan Karakter yang terstruktur.
Pendidikan anak bukanlah tugas tunggal salah satu pihak, melainkan sebuah ekosistem yang saling berkaitan. Anak tumbuh dan belajar dari 5 (lima) sumber utama, yaitu: 1) Ibu, 2) Ayah, 3) Sekolah, 4) Lingkungan Masyarakat, dan 5) Media Sosial. Sebagai madrasah pertama bagi anak, diperlukan adanya Penguatan Peran Ibu yang cerdas dan adaptif. Oleh karena itu, DWP DPUPR Kabupaten Sukoharjo memandang pentingnya menyelaraskan pemahaman pola asuh melalui peningkatan Literasi Parenting guna mewujudkan Pemberdayaan Perempuan yang berdampak langsung pada kualitas generasi penerus di Kabupaten Sukoharjo.

II. MAKSUD DAN TUJUAN
2.1 Maksud
Maksud dari keikutsertaan dalam kegiatan ini adalah untuk membekali jajaran pengurus dan anggota DWP DPUPR Kabupaten Sukoharjo dengan wawasan keilmuan praktis mengenai pengasuhan anak yang berbasis sinergitas kemitraan.
2.2 Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan spesifik dari partisipasi aktif dalam kegiatan ini adalah:
1. Capacity Building DWP: Meningkatkan kapasitas intelektual dan keterampilan praktis anggota DWP dalam mendampingi tumbuh kembang anak di era modern.
2. Sinergitas Pendidikan: Mewujudkan keselarasan metode mendidik antara lingkungan rumah (keluarga) dengan lingkungan formal (sekolah) untuk meminimalisir adanya ketimpangan pola asuh.
3. Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah: Membangun kemitraan strategis yang solid guna memastikan Dukungan Tumbuh Kembang Anak berjalan optimal, aman, dan berkesinambungan.
4. Pembentukan Karakter Mulia: Menginternalisasi nilai-nilai spiritual dalam keluarga guna melahirkan generasi yang memiliki Akhlakul Karimah, kokoh secara akidah, dan berwawasan luas, sesuai dengan amanat QS. At-Tahrim ayat 6 untuk menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka.

III. PELAKSANAAN KEGIATAN
3.1 Waktu dan Tempat
Hari / Tanggal: Sabtu, 11 Juli 2026
Waktu: Pukul 08.00 s.d. 12.00 WIB
Tempat: Ruang Pertemuan R.M. Soto Harto, Kabupaten Sukoharjo

3.2 Sasaran dan Peserta
Para Ibu-ibu yang ingin memperkaya ilmu mengenai parenting dan perwakilan anggota Dharma Wanita Persatuan DPUPR Kabupaten Sukoharjo yaitu Ibu Kenida
Kehadiran Unsur DWP: Perwakilan Pengurus dan Anggota DWP DPUPR Kabupaten Sukoharjo (Daftar hadir terlampir pada dokumen fisik). Kegiatan ini mencatatkan Partisipasi Aktif Anggota secara penuh dari awal hingga akhir acara.

3.3 Metode Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan dengan metode interaktif yang menggabungkan:
1. Pemaparan materi pokok oleh Narasumber/Fasilitator Parenting.
2. Sesi tanya jawab dan studi kasus pengasuhan anak sehari-hari.
3. Diskusi kelompok terumpun (Focus Group Discussion) singkat antara wali murid dan guru.

IV. HASIL YANG DICAPAI (OUTPUT & OUTCOME)
4.1 Output Kegiatan (Hasil Langsung)
Melalui pemaparan materi sosialisasi, diperoleh pemahaman komprehensif mengenai konsep pengasuhan anak modern:
1. Konsep Sinergi Dua Otak & Multiple Intelligences:
2. Untuk mengoptimalkan potensi anak, pendidik (orang tua dan sekolah) harus memahami keseimbangan antara stimulasi otak kanan dan otak kiri.
3. Stimulasi Otak Kanan (Mengakomodasi 7 Kecerdasan): Kecerdasan musikal, naturalis, kinestetik-jasmani, visual-spasial, interpersonal, intrapersonal, dan kecerdasan moral.
4. Stimulasi Otak Kiri (Mengakomodasi 2 Kecerdasan): Kecerdasan logis-matematis dan verbal-linguistik.
5. Prinsip Pembelajaran Eksperiensial (Learning by Doing):
Materi menyepakati pentingnya mengkombinasikan metode belajar sambil bermain (play-based learning). Melalui pendekatan ini, anak diajak terlibat langsung dalam proses belajar sehingga aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik berkembang secara natural.
6. Optimalisasi Potensi Anak Secara Personal:
Peserta memahami bahwa setiap anak dilahirkan unik dengan bakat bawaan masing-masing. Tugas orang tua bukan memaksakan standar pribadi, melainkan mengenali dan memfasilitasi keunikan tersebut melalui dukungan moril dan materiil yang tepat.

4.2 Outcome Kegiatan (Dampak Jangka Panjang)
1. Meningkatnya kesadaran kolektif pengurus dan anggota DWP DPUPR Sukoharjo akan pentingnya perannya sebagai pendidik utama di rumah.
2. Terbentuknya kesepahaman komitmen bersama antara pihak wali murid (dalam hal ini anggota DWP yang juga wali murid) dengan RA Baitur Rohmah Sukoharjo untuk saling mendukung program pendidikan sekolah dari rumah.

V. EVALUASI KEGIATAN
5.1 Faktor Pendukung (Drivers)
1. Antusiasme Peserta: Tingginya minat peserta untuk belajar terlihat dari banyaknya pertanyaan interaktif pada sesi diskusi.
2. Materi yang Relevan: Materi dikemas secara aplikatif, praktis, dan menyentuh sisi spiritual keagamaan sehingga mudah diterima oleh peserta.
3. Fasilitas Tempat: Lokasi pelaksanaan kondusif, nyaman, dan mendukung kelancaran penyampaian materi.
5.2 Faktor Penghambat (Barriers) & Solusi
1. Hambatan: Waktu durasi 4 jam dirasa kurang untuk mengupas tuntas dinamika Multiple Intelligences pada anak secara privat.
2. Solusi: Panitia menyiasatinya dengan membagikan materi digital tambahan (e-book parenting) dan membuat grup komunikasi pasca-acara untuk konsultasi lanjutan secara berkala.

VI. RENCANA TINDAK LANJUT (RTL)
Sebagai wujud konkret keberlanjutan hasil sosialisasi, DWP DPUPR Kab. Sukoharjo merumuskan Rencana Tindak Lanjut sebagai berikut:
1. Diseminasi Internal: Perwakilan anggota DWP yang mengikuti sosialisasi wajib melakukan transfer pengetahuan (knowledge sharing) kepada seluruh anggota DWP DPUPR Sukoharjo pada Pertemuan Rutin Bulanan berikutnya.
2. Kampanye Literasi Keluarga: Membuat konten edukasi singkat/infografis mengenai "9 Kecerdasan Anak (Multiple Intelligences)" untuk dibagikan melalui grup WhatsApp internal organisasi guna memperluas sebaran edukasi.
3. Penerapan di Rumah: Melakukan pemantauan mandiri (self-assessment) oleh masing-masing ibu terhadap pola stimulasi belajar anak di rumah dengan menerapkan prinsip keseimbangan otak kanan-kiri dan kasih sayang keagamaan.

VII. PENUTUP
Kegiatan partisipasi aktif dalam Sosialisasi Parenting "Anak Hebat Lahir dari 2 Guru: Orang Tua dan Sekolah" ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mencapai target indikator yang diharapkan. Melalui penguatan sinergitas kemitraan ini, diharapkan DWP DPUPR Kabupaten Sukoharjo dapat terus berkontribusi aktif dalam mencetak generasi emas yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan mulia secara akhlak (Akhlakul Karimah).

Demikian laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan dan sebagai bahan evaluasi demi penyempurnaan program kerja di masa yang akan datang.

Sukoharjo, 13 Juli 2026
DHARMA WANITA PERSATUAN DPUPR KABUPATEN SUKOHARJO

Ketua DWP DPUPR Kab. Sukoharjo,
Ibu Padmiyarsi
Ttd.
(Tanda Tangan & Nama Terang)

Yang melaporkan kegiatan,
Ibu Kenida
Ttd.
(Tanda Tangan & Nama Terang)

../images/kegiatan/160236.jpg
Info Baru

DWP Badan SAR Nasional > DWP Kantor Pencarian Dan Pertolongan Gorontalo

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 01-07-2026

Rabu, 01 Juli 2026 Kegiatan DWP UP KPP (BASARNAS) Gorontalo: Pengisian warung DWP UP KPP Gorontalo oleh bidang Ekonomi yang di ikuti 4 orang Tempat di warung DWP UP KPP Gorontalo Tujuan pengisian warung DWP: 1. Menambah penghasilan anggota hasil keuntungan warung untuk kas DWP 2. Membuka lapangan usaha Anggota DWP yang jualan bisa dapat tambahan kerjaan dan ilmu wirausaha 3. Harga terjangkau Menyediakan makanan atau minuman murah buat pegawai ASN di lingkup Kantor

../images/kegiatan/160235.jpg
Info Baru

DWP Kota Palembang > Kecamatan Ilir Barat Satu

  • Oleh: Sekretariat
  • 15-07-2026

Hari/Tanggal : Rabu, 15 Juli 2026 Pukul : 13.00 WIB s/d Selesai Tempat : Ruang Musi Bappeda Litbang Kota Palembang, Jln. Merdeka No74, Kecamatan Bukit Kecil. Acara : Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang Ny Ida Royani Aprizal didampingi Wakil Ketua I Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang Ny Devi Ican dan anggota Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kota Palembang menghadiri kegiatan Seminar Awam dengan mengusung Tema Tips Nutrisi dan Hidrasi Saat Berpuasa bersama Pocari Sweet yang bekerjasama dengan PT. Amerta Indah Otsuka yang juga dihadiri Ketua TP. PKK Kota Palembang Ny Dewi Sastrani Ratu Dewa. Seminar "Tips Nutrisi dan Hidrasi Saat Berpuasa bersama Pocari Sweat" adalah kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan saran praktis mengenai cara menjaga asupan nutrisi dan cairan tubuh selama bulan puasa. Acara ini diselenggarakan untuk membantu peserta menjalankan ibadah puasa dengan sehat dan bugar, sekaligus mempromosikan produk Pocari Sweat sebagai solusi hidrasi yang efektif. Berikut adalah gambaran umum mengenai topik dan konten yang biasanya dibahas dalam seminar semacam ini: Topik Utama Seminar Pentingnya Hidrasi: Menjelaskan peran vital air dan elektrolit bagi tubuh, terutama saat berpuasa ketika tubuh tidak menerima asupan cairan selama berjam-jam. Keseimbangan Elektrolit: Membahas manfaat minuman isotonik seperti Pocari Sweat, yang dirancang khusus untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang melalui keringat, membantu mencegah dehidrasi dan kelesuan. Perencanaan Menu Sahur dan Berbuka: Memberikan tips praktis mengenai jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi (misalnya, makanan berserat, karbohidrat kompleks) dan yang harus dihindari (misalnya, makanan terlalu manis, asin, atau pedas). Waktu Minum yang Tepat: Saran mengenai kapan dan berapa banyak cairan yang harus diminum antara waktu berbuka dan sahur untuk mencapai target asupan harian yang direkomendasikan. Gaya Hidup Sehat: Tips tambahan mengenai tidur yang cukup dan aktivitas fisik ringan yang aman dilakukan selama berpuasa. Manfaat bagi Peserta Pengetahuan Praktis: Peserta memperoleh wawasan yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama Ramadan. Kesehatan Optimal: Membantu peserta menjaga stamina dan mencegah masalah kesehatan umum terkait puasa seperti sakit kepala, lemas, atau gangguan pencernaan. Interaksi dan Tanya Jawab: Kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan ahli gizi atau narasumber profesional untuk mendapatkan saran personal. Tentang Pocari Sweat Pocari Sweat adalah minuman isotonik yang diproduksi oleh Otsuka Pharmaceutical. Kandungan elektrolitnya (natrium, kalium, kalsium, magnesium) mirip dengan cairan tubuh alami, sehingga diklaim dapat diserap lebih cepat oleh tubuh dibandingkan air biasa, menjadikannya pilihan yang sering direkomendasikan untuk rehidrasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk atau kegiatan mereka, Anda dapat mengunjungi situs resmi Pocari Sweat Indonesia atau mengikuti akun media sosial mereka. Kegiatan ini didampingi Jajaran Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang Meliputi Kepala Dinas, Kepala Badan, Inspektur Kota, Asisten, Staf Ahli, Kabag, Dirut BUMD/BUMN, Camat, Polri dan TNI serta unsur forkopimda Kota Palembang. Juga turut hadir Ketua TP. PKK Kota Palembang Ny Dewi Sastrani Ratu Dewa beserta anggota TP. PKK Kota Palembang dan anggota Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang. Pada kegiatan ini pula turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ilir Barat Satu Kota Palembang Ny Ani Ananta Alex beserta anggota, Kader Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kota Palembang Ny Cikal Pertiwi, Ny Yuridha Sakinah. Bertempat di Ruang Musi Bappeda Litbang Kota Palembang, Jln. Merdeka No74, Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID