Dharma Wanita Persatuan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi mengikuti Kegiatan Halal Bihalal 1 Syawal 1447 H dalam rangka Mempererat Silaturrahmi dan Sinergitas Organisasi mendukung terwujudnya Sukabumi mubarokah dengan Narasumber Ustadzah Neng Zakiyah Zain, Materi : Hikmah Halal Bihalal, Halal bihalal hadir sebagai momentum berjuta hukmah dan kebaikan diantaranya 1. Sebagai tradisi sosial keislaman Indonesia 2. Sebagai sarana Mempererat Silaturrahmi 3. Meningkatkan Sinergitas Organisasi 4. Rekonsiliasi moral, dengan membersihkan komunitas dari perasaan negatif/buruk 5. Wujud evaluasi dan refleksi dari kemuliaan romadhon. yang diselenggarakan oleh DWP Kab.Sukabumi, dilaksanakan pada : Hari : Kamis Tanggal : 23 April 2026 Waktu : Pukul 08.30 Wib s/d Selesai Tempat : Aula Pendopo Sukabumi DWP yang hadir Ibu Titing Dani Tarsoni (Ketua DWP)
DWP Unsur Pelaksana Disdukcapil Kota Bontang menghadiri acara Launching Aplikasi Pondok Pasilan (Pelayanan Online Dokumen Kependudukan dan Pencatatan Sipil) yang dihadiri oleh Ny. Arnita Sisila Budiman dan Ny. Ismayanti Thamrin pada tanggal 22 April 2026 bertempat di Auditorium 3 Dimensi Kota Bontang. Kegiatan diawali dengan ceremony pembukaan acara dengan rangkaian acara Sambutan dan arahan dari Kepala Disdukcapil Kota Bontang oleh Bapak H. Budiman, S.Sos, M.A.P. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Disdukcapil memiliki peran penting dalam memastikan layanan kependudukan dapat berjalan dengan baik. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Aplikasi Pondok Pasilan, sebuah sistem layanan online yang dirancang Disdukcapil Kota Bontang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor Disdukcapil Kota Bontang maupun MPP Kota Bontang. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu memperkenalkan secara resmi Aplikasi Pondok Pasilan kepada masyarakat Kota Bontang sebagai inovasi layanan digital administrasi kependudukan yang ramah, cepat, dan akurat. Peserta pada kegiatan ini berasal dari Forkopimda, Kepala Instansi Vertikal, Kepala Perangkat Daerah, Kelurahan, Kecamatan, Organisasi Keagamaan, Organisasi Masyarakat, Organisasi Wanita, Media dan mitra kerja UMKM yang selama ini telah bekerjasama dengan Disdukcapil. Selanjutnya, penyampaian sambutan dari Kepala Disdukcapil Provinsi Kaltim yaitu Ibu Kasmawati, S.STP, M.Si. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Bontang atas pelaksanaan Launching Aplikasi Layanan Online Dokumen Pencatatan Sipil dan Kependudukan atau Pondok Pasilan. Aplikasi Pondok Pasilan ini merupakan wujud bukti nyata dan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk terus menghadirkan pelayanan publik di bidang Administrasi Kependudukan yang prima dan inklusif. Pondok Pasilan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan administrasi kependudukan tanpa batas waktu dan batas ruang. Di tengah era pemerintahan digital saat ini, pelayanan publik dituntut untuk mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi serta meningkatnya ekspektasi dan tuntutan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran layanan online seperti Pondok Pasilan merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan tersebut, menghadirkan layanan yang lebih responsif, efisien, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Acara dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Wali Kota Bontang yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bontang yaitu Bapak Agus Haris, SH. Wakil Wali Kota Bontang dalam sambutannya disampaikan bahwa peluncuran aplikasi Pondok Pasilan (adalah wujud nyata komitmen kita terhadap digitalisasi pemerintahan yang inovatif sebagaimana tercermin dalam Sasaran 14 pembangunan Kota Bontang yaitu Meningkatnya penyelenggaraan pelayanan publik dan digitalisasi pemerintah yang inovatif. Aplikasi ini akan memperkuat sistem arsip dan dokumentasi, mendukung transparansi, serta meningkatkan akuntabilitas tata kelola. Dengan adanya platform ini, masyarakat dapat merasakan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan mudah diakses, sejalan dengan semangat modernisasi birokrasi. Lebih dari sekadar teknologi, Pondok Pasilan adalah sarana untuk memperkuat identitas penduduk, meningkatkan perlindungan sosial, dan mendukung produktivitas masyarakat. Dengan sistem informasi yang tertata, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk menjadikan Bontang sebagai kota yang sejahtera dan berdaya saing. Pemerintah Kota Bontang terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, dengan menghadirkan sistem yang lebih cepat, transparan, dan efisien. Setelah itu dilakukan kegiatan launching dan pemutaran video launching secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bontang. Setelah kegiatan ceremony Launching Aplikasi Pondok Pasilan, Disdukcapil membuka layanan pendaftaran akun dan penjelasan untuk penggunaan aplikasi Pondok Pasilan bagi undangan dan peserta kegiatan. Kehadiran DWP Unsur Pelaksana Disdukcapil Kota Bontang memiliki makna penting sebagai bentuk dukungan nyata dari organisasi perempuan ASN terhadap program transformasi digital pelayanan publik. DWP hadir sebagai mitra strategis yang berperan dalam menyosialisasikan manfaat aplikasi kepada masyarakat luas, khususnya keluarga ASN dan komunitas perempuan di Kota Bontang. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong literasi digital dan pemanfaatan teknologi untuk kemudahan layanan administrasi kependudukan.
Pada hari Rabu, 22 April 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Halmahera Barat melaksanakan Rapat Anggota dan Pertemuan Rutin Bulanan yang bertempat di Sekretariat DWP (Kantor Bupati), Desa Soakonora-jati. Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 WIT ini dihadiri oleh para anggota dengan mengenakan Seragam Batik Nasional DWP sebagai bentuk kedisiplinan organisasi. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu Mars DWP. Agenda utama dilanjutkan dengan Sambutan Ketua DWP Kabupaten Halmahera Barat, yang memberikan arahan mengenai pentingnya penguatan peran anggota dalam mendukung program kerja organisasi ke depan. Setelah sambutan, masing-masing bidang—mulai dari Bidang Pendidikan, Ekonomi, Sosial Budaya, hingga Sekretariat—menyampaikan laporan progres kegiatannya secara terperinci. Hadir dalam pertemuan rutin ini perwakilan dari UP SATPOL PP Kabupaten Halmahera Barat, yaitu Ny. Nurjani Selpia dan Ny. Nurmala Jainudin. Kegiatan ditutup dengan sesi istirahat setelah seluruh agenda koordinasi dan silaturahmi antar pengurus di lingkungan Kabupaten Halmahera Barat selesai dilaksanakan dengan lancar.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sukabumi telah mengikuti kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447H Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukabumi. Kagiatan ini dilaksanakan pada; Hari dan Tanggal: Kamis, 6 Dzulqadah 1447H/23 April 2026 Pukul: 08.30 Tempat kegiatan: Aula Pendopo Kabupaten Sukabumi Rangkaian Acara: Pertama kegiatan ini dibuka dengan pembukaan, lalu dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Selanjutnya, Laporan Kegiatan oleh Ketua Panitia yaitu Ibu Hj. Hasanah Wawan. Selanjutnya, diisi sengan sambutan dari Ibu Ketua DWP Kabupaten Sukabumi yaitu Ibu Hj. Erni Ade S. Lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Penasehat DWP Kabupaten Sukabumi, Hj. Rina Asep Japar. Lalu acara selanjutnya adalah Tausiah yang disampaikan oleh Ustadzah Neng Zakiyah, dengan tema Mempererat Silaturahmi dan Sinegritas Organisasi dengan ringkasan materi sebagai berikut: Mempererat Sillaturrahmi dan Sinergitas Organisasi untuk mendukung terwujudnya Sukabumi Mubarokah. Hikmah Halal Bihalal Halal bihalal dipandang sebagai momentum yang memiliki lima hikmah utama: Tradisi Sosial: Menjadi bagian dari tradisi keislaman khas Indonesia. Mempererat Sillaturrahmi: Berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat tali persaudaraan. Sinergitas Organisasi: Meningkatkan kerjasama dan keselarasan dalam organisasi. Rekonsiliasi Moral: Membersihkan komunitas dari perasaan negatif atau buruk. Evaluasi & Refleksi: Wujud penilaian diri atas kemuliaan ibadah di bulan Ramadhan. Tinjauan Halal Bihalal Berdasarkan pandangan Prof. Quraish Shihab, Halal Bihalal ditinjau dari tiga sudut pandang: Fiqih: "Halal" sebagai lawan kata "Haram", yang berarti terbebas dari dosa. Linguistik: Berasal dari kata halla/halala yang bermakna sebagai wujud penyelesaian masalah (problem). Qurani: Merujuk pada Halalan Thayyiba, yaitu menjadi pribadi yang baik dan menyenangkan. Klasifikasi Puasa dan Dampaknya Materi ini juga mengutip pemikiran Imam Al-Ghazali mengenai tingkatan puasa dan klasifikasi manusia pasca Ramadhan: Tingkatan Puasa (Kitab Ihya Ulumiddin): Shaumul Umum: Puasa orang awam. Shaumul Khusus: Puasa orang yang sudah menjaga panca indera. Shaumul Khususil Khusus: Puasa tingkat paling tinggi (hati dan pikiran). Kategori Manusia Pasca Ramadhan: Sukses: Menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadhan berakhir. Biasa: Kualitas ibadah meningkat hanya saat bulan Ramadhan saja. Terlanat: Tidak menunjukkan peningkatan apapun sebelum, saat, maupun setelah Ramadhan. Pesan Penutup Materi diakhiri dengan pesan untuk menjadi hamba "Rabbani" (yang taat setiap saat) dan bukan sekadar "Ramadhani" (taat hanya di bulan Ramadhan). Indikasi diterimanya amal seorang hamba adalah ketika Allah memberikan taufiq kepadanya untuk melanjutkan amal shaleh setelah bulan tersebut berakhir. Lalu acara terakhir adalah Penutupan dengan Mushaafahah (bersalam-salaman) Kegiatan Halal Bihalal Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukabumi ini memiliki berbagai manfaat strategis, baik untuk individu maupun organisasi, sebagai berikut: Penguatan Hubungan Antaranggota: Menjadi sarana untuk mempererat tali sillaturrahmi dan melakukan rekonsiliasi moral dengan membersihkan komunitas dari perasaan negatif atau buruk. Peningkatan Kinerja Organisasi: Berfungsi untuk meningkatkan sinergitas internal guna mendukung tercapainya visi "Sukabumi Mubarokah". Pelestarian Budaya: Menjaga dan merawat tradisi sosial keislaman khas Indonesia. DWP DPMPTSP Kabupaten Sukabumi yang mengikuti kegiatan ini: 1. Ibu Eka Dede (Ketua DWP DPMPTSP)
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu menghadiri kegiatan
Bidang : Pendidikan
Program : Pendidikan Non Formal - Seminar
Keterangan Program :
1. Undangan dari DWP Kota Batu
2. Hari / Tanggal : Rabu, 22 April 2026
3. Tempat : Ruang Bina Bhakti Praja
4. Pukul : 10.30 WIB - selesai
5. Yang Bertugas Hadir : Ketua DWP DPKP Kota Batu (Ny. Febrina Hendry Suseno) dan Bendahara (Ny. Arie)
6. Peserta : Ketua DWP dan pengurus atau anggota dari masing-masing DWP UP se-Kota Batu
7. Acara : Menghadiri Seminar Hari Kartini
Acara yang diselenggarakan oleh DWP Kota Batu dalam rangka memperingati Hari Kartini menghadirkan narasumber Dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang juga berperan sebagai Ibu Ketua TP PKK Desa Gunungsari, yaitu Ibu Deffi Armita, SP, MS, MP sejak Tahun 2014 hingga sekarang. Beliau mencontohkan peran emansipasi wanita dalam dunia pendidikan dan dunia kepemimpinan secara langsung, yang selaras dengan apa yang dicita-citakan oleh Ibu Kita Kartini.
Tema yang diangkat oleh Ibu Deffi adalah: "Perempuan Cerdas, Kunci Lahirnya Generasi Berkualitas" dengan membedah Buku Habis Gelap Terbitlah Terang karya Raden Ajeng Kartini, kumpulan surat-surat Kartini yang dihimpun dan diterbitkan oleh Jacques Henrij Abendanon dalam sebuah buku Door Duisternis tot Licht pada Tahun 1911.
RA Kartini lahir di Jepara pada tanggal 21 April 1879 dari Raden Mas Adipati Aryo Sosroningrat dan Ibu Mas Ajeng Ngasirah. Ibu Ngasirah merupakan putri dari Nyai Hj. Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru ngaji di Telukawur, Jepara. RA Kartini bersekolah di sekolah Belanda (ELS) hingga usia 12 tahun kemudian dipingit sesuai adat jaman itu. Selama dipingit, beliau rajin membaca surat kabar, majalah, maupun buku. Karena beliau mahir berbahasa Belanda, RA Kartini rajin berkorespondensi, salah satunya dengan Rosa Abendanon. dan beberapa kali tulisannya dimuat di surat kabar De Hollandsche Lelie.
Pada tahun 1903 (usia 24 tahun) beliau dinikahkan dengan Bupati Rembang, KRM Adipati Aryo Singgih Djojoadiningraat yang sudah memiliki 3 istri. RA Kartini diberikan kebebasan oleh suaminya untuk membuka sekolah bagi perempuan di lingkungan rumahnya. Pada tanggal 17 September 1904 (usia 25 tahun) beliau wafat setelah melahirkan putra pertamanya, RM Soesalit Djojohadiningrat.
Ide pokok Buku Habis Gelap Terbitlah Terang antara lain:
1. Kritik terhadap adat dan keterbatasan perempuan. Kartini menyoroti praktik pingitan, pernikahan paksa, dan rendahnya akses pendidikan bagi perempuan.
2. Pentingnya pendidikan. Kartini meyakini bahwa pendidikan merupakan kunci utama dan penting untuk memajukan perempuan dan bangsa.
3. Kesetaraan dan Kemanusiaan. Beliau menekankan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, serta menekankan nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebebasan berpikir.
4. Pergulatan batin dan sipritual. Kartini sering menuliskan konflik batinnya antara mempertahankan tradisi atau memperjuangkan perubahan.
5. Harapan akan kemajuan bangsa. Kartini memiliki visi bahwa kemajuan Bangsa Indonesia harus dimulai dari peningkatan kualitas perempuan sebagai pendidik pertama di keluarga.
Kenapa perempuan harus cerdas? Kecerdasan sebagai fondasi ketahanan keluarga, kemajuan bangsa, dan aktualisasi diri. Kecerdasan bukan hanya soal IPK atau gelar, melainkan kemampuan multidimensional yang membentuk kehidupan. Kecerdasan Intelektual (IQ) merupakan kemampuan logika dan penyelesaian masalah secara kritis dan sistematis. Kecerdasan Finansial adalah kemandirian dan pengelolaan sumber daya dengan bijak untuk masa depan yang stabil. Kecerdasan Emosional (EQ) adalah resiliensi dan empati dalam mengelola konflik serta memahami perassan orang lain. Kecerdasan Spiritual adalah keteguhan prinsip dan etika yang menjadi panduan dalam setiap keputusan hidup.
Alasan 1 - Madrasah pertama, ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, tempat pembelajaran pertama dimulai. Pola asuh kritis, ibu yang cerdas akan menerapkan pola asuh yang merangsang kognitif dan kreativitas anak, sehingga dapat membentuk karakter generasi penerus yang tangguh.
Alasan 2 - Kemandirian dan Ketahanan Ekonomi. Hidup penuh risiko seperti kehilangan pasangan, krisis ekonomi, atau perubahan tak terduga. Kecerdasan memberi "jaring pengaman" untuk menghadapi ketidakpastian. Mandiri finansial adalah kemampuan untuk menghasilkan dan mengelola pendapatan sendiri. Kontribusi ekonomi dengan membantu ekonomi keluarga atau berkontribusi pada profesionalisme di tempat kerja. Terhindar eksploitasi, mencegah ketergantungan yang tidak sehat dan eksploitasi.
Alasan 3 - Pengambil Keputusan yang Bijak. Perempuan cerdas tidak mudah termakan hoaks atau manipulasi, melainkan menggunakan critical thinking dalam setiap aspek kehidupan. Mampu menganalisi risiko sebelum bertindak dengan bijak. Menjadi partner diskusi yang sepadan dalam rumah tangga maupun organisasi masyarakat. Efektif dalam manajemen waktu dan prioritas hidup.
Alasan 4 - Kesehatan dan Kesejahteraan. Perempuan cerdas paham pentingnya literasi kesehatan, termasuk gizi, sanitasi, dan kesehatan mental untuk seluruh anggota keluarganya. Menurunkan angka stunting dan angka kematian ibu/anak melalui pengetahuan tentang gizi. Mampu mendeteksi dini masalah psikologis pada anggota keluarganya. Menciptakan lingkungan rumah yang suportif dan sehat secara fisik maupun mental.
Kecerdasan bagi perempuan adalah hak, bukan suatu pilihan atau kemewahan. Menjadi cerdas bukan untuk menyaingi laki-laki, melainkan untuk berjalan beriringan untuk membangun peradaban. Jadilah perempuan berjiwa Kartini: berilmu dan berpikir maju, berhati luas penuh empati, bertangan kuat mampu merangkul , menguatkan dan membawa perubahan.
Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekertariat Dewan (Setwan) Kabupaten Bima Ny. Tini Mengadakan pertemuan rutin DWP SETWAN Kabupaten Bima.Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 24 April 2026 Pukul 15.00 Wita bertempat di Ruang Rapat Khusus Anggota DPRD Kabupaten Bima Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kabupaten Bima. Kegiatan ini diikutin oleh Pengurus DWP Setwan yakni Ibu Ketua Ny. Tini Nurdin, Ibu ibu pengurus DWP SETWAN yang hadir pada pertemuan rutin ini adalah Ny. Rosdiana Abdurrahman, Ny. Wahyuningsih Makruf, Ny. Yeti Sunardi Ny. Elly Rosdalena Sarifuddin. serta ibu ibu anggota DWP SETWAN yang hadir yakni Ny. Nur Hikma Kamaludin, Ny. Sri Wahyuni Heri, Ny. YusMarlina Arif Rahmansyah, Ny. Atik Kemas Hendra, Ny. Erna Muliyati Musmulimi. Ny. Ika Ilham dan Ny. Usman. Peserta yang hadir pada Pertemuan rutin DWP SETWAN tanggal 24 April 2026 sebanyak 11 orang dari 24 orang anggota DWP SETWAN Kabupaten Bima. Terdapat 13 anggota tidak hadir pada pertemuan ini karena alasan sakit, acara keluarga dan berada diluar kota. Acara di buka oleh MC (master of Ceremony) pada pukul15.00 WITA oleh Ny.Elly Rosdalena Sarifuddin. dan pembacaan do'a oleh Ny. Nur Hikma Kamaludin. Sambutan dari Ibu Ketua DWP SETWAN Kabupaten Bima adalah mengajak untuk tetap hadir pada pertemuan rutin bulanan. Program kerja tahun 2026 yang telah direncanakan oleh tiap tiap bidang untuk dilaksanakan. Setiap pertemuan diupayakan adanya kegiatan kegiatan dari tiap tiap bidang. Diharapkan kepada pengurus untuk tetap hadir dipertemuan DWP Kabupaten Bima setiap bulannya. Hasil dari kegiatan meningkatnya disiplin dari pengurus dan anggota, terjalin silaturrahmi antara ibu ibu. Sharing informasi terbaru. Acara Ditutup Oleh MC pada pukul 13.00. Wita.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala
Dharma Wanita Persatuan RSUD H. Abdul Aziz Marabahan telah mengikuti kegiatan:
Bidang: Sosial Budaya
Program: Ketahanan Keluarga
Kegiatan: Iman dan Takwa
I. Keterangan Kegiatan
1. Organisasi Peserta : Dharma Wanita Persatuan RSUD H. Abdul Aziz Marabahan
2. Hari / Tanggal : Kamis, 23 April 2026
3. Pukul : Jam 16.00 Wita s.d selesai
4. Tempat : Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala
5. Bentuk Kegiatan : Latihan Maulid Habsy
6. Sasaran : Anggota Dharma Wanita Persatuan
7. Jumlah Peserta : -+ 12 orang
8. Penanggung Jawab : Koordinator Kegiatan Maulid Habsy
9. Pihak yang terlibat : Anggota Dharma Wanita Persatuan
10. Perwakilan DWP RSUD H. Abdul Aziz Marabahan yang hadir : 1 Orang, yaitu:
1). Ny. Tutik Syaifullah (Anggota bidang sosial budaya)
11. Susunan Acara :
a. Pembukaan
b. Pembacaan Maulid
c. Latihan syair (Ahlan Wasahlan, Alfasolallah, Ahmad Ya Habibi)
d. Evaluasi latihan
e. Penutup, foto Bersama
II. Latar Belakang
Kegiatan latihan Maulid Habsy dilaksanakan sebagai upaya melestarikan seni budaya Islam serta meningkatkan kemampuan anggota dalam membawakan syair-syair Maulid dengan baik dan benar.
Pada latihan kali ini difokuskan pada penguasaan beberapa syair yaitu Ahlan Wasahlan, Alfasolallah, dan Ahmad Ya Habibi, di mana Ibu Hj. Sainah sebagai penyair membawakan syair, sementara peserta lainnya mengiringi sehingga tercipta kekompakan dalam penampilan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental spiritual serta mempererat kebersamaan antar anggota DWP dalam suasana religius dan harmonis.
III. Landasan Kegiatan
1. Program pembinaan mental dan spiritual anggota organisasi DWP.
2. Pelestarian seni budaya Islami.
3. Agenda rutin kegiatan program bidang Sosial Budaya dalam keagamaan Tahun 2026.
IV. Tujuan Strategis
1. Meningkatkan kemampuan anggota dalam pembacaan Maulid Habsy.
2. Menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya Islami.
3. Mempererat hubungan silaturahmi antar anggota.
4. Meningkatkan kekompakan dalam membawakan dan mengiringi syair secara berkelompok.
5. Menciptakan suasana religius yang positif dan harmonis.
V. Mekanisme Pelaksanaan
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid secara bersama-sama.
Selanjutnya peserta mengikuti latihan inti dengan pembagian peran, yaitu Ibu Hj. Sainah sebagai penyair yang membawakan syair Ahlan Wasahlan, Alfasolallah, dan Ahmad Ya Habibi, sementara peserta lainnya mengiringi dengan irama dan kekompakan kelompok.
Di akhir kegiatan dilakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan serta meningkatkan kualitas penampilan, kemudian ditutup dengan berfoto bersama.
VI. Hasil Kegiatan
1. Peserta mengikuti latihan dengan antusias dan penuh semangat.
2. Meningkatnya kemampuan peserta dalam membawakan dan mengiringi syair Maulid Habsy.
3. Terbentuk kekompakan antara penyair dan pengiring.
4. Terjalinnya kebersamaan antar anggota.
5. Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
VII. Evaluasi Singkat
Pelaksanaan latihan Maulid Habsy berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari peserta. Pembagian peran antara penyair dan pengiring berjalan cukup baik, meskipun masih perlu peningkatan dalam kekompakan irama.
Ke depan, latihan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin agar kemampuan peserta semakin meningkat dan lebih siap dalam penampilan.
VIII. Penutup
Kegiatan latihan Maulid Habsy memberikan manfaat yang positif dalam meningkatkan kemampuan seni Islami serta mempererat kebersamaan antar anggota.
Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan mental spiritual dan pelestarian budaya Islami.
IX. Pembuat Laporan
Ny. Herlina Mukhlis (Sekretaris II)
Tanggal Penulisan: 23 April 2026
A. Data * Organisasi : Dharma Wanita Persatuan Kab. OKI, Dharmawanita OPD, PKK Kab. OKI, Bank Sumsel Babel, OPD di lingkungan Kab. OKI, Unsur Forkopindo Kab. OKI, serta GOW Kab. OKI. * Kegiatan : Menghadiri undangan kegiatan Launching Bank Sampah Sebatik, Senam Bersama, dan Bazar UMKM * Peserta : Dharma Wanita Persatuan Kab. OKI, Dharmawanita OPD, PKK Kab. OKI, Bank Sumsel Babel, OPD di lingkungan Kab. OKI, Unsur Forkopindo Kab. OKI, serta GOW Kab. OKI. * Hari dan Tanggal Kegiatan : Pada hari Kamis tanggal 23 April 2026 pada pukul 07. 30 WIb s/d Selesai • Tempat : Halaman Kantor Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir. B. WHAT/WHEN/WHERE/ WHO. * What (Apa) : Menghadiri undangan kegiatan Launching Bank Sampah Sebatik, Senam Bersama, dan Bazar UMKM * When (Kapan ) : Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 23 April 2026 pada pukul 07. 30 WIb s/d Selesai. * Where (dimana) : Halaman Kantor Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir. * Who (Siapa ) : Dharma Wanita Persatuan Kab. OKI, Dharmawanita OPD, PKK Kab. OKI, Bank Sumsel Babel, OPD di lingkungan Kab. OKI, Unsur Forkopindo Kab. OKI, serta GOW Kab. OKI C. PUBLIC. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan launching Bank Sampah Sebatik sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Selanjutnya dilaksanakan senam bersama untuk meningkatkan kebugaran, serta bazar UMKM sebagai sarana promosi dan pemberdayaan pelaku usaha lokal. * Hasil/Output * Terlaksananya kegiatan launching Bank Sampah Sebatik * Meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah * Terfasilitasinya promosi produk UMKM lokal * Terjalinnya kebersamaan antar peserta kegiatan Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta memberikan manfaat dalam aspek lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat OPD Pelaksana : DWP Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu menghadiri kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Penataan Organisasi/Manajemen - Konsolidasi
Keterangan Program :
1. Undangan dari DWP Kota Batu
2. Hari / Tanggal : Rabu, 22 April 2026
3. Tempat : Ruang Bina Bhakti Praja
4. Pukul : 08.00 WIB - selesai
5. Yang Bertugas Hadir : Ketua DWP DPKP Kota Batu (Ny. Febrina Hendry Suseno), Bendahara (Ny. Arie) dan anggota (Ny. Sri)
6. Peserta : Ketua DWP dan pengurus/anggota dari masing-masing DWP UP se-Kota Batu
7. Acara : Menghadiri Pertemuan Rutin DWP Kota Batu
DWP Kota Baatu menyelenggarakan pertemuan rutin Bulan April dengan susunan sebagaimana berikut:
1. Pembukaan
2. Pembacaan doa
3. Pengarahan oleh Ibu Ketua DWP Kota Batu, Ny. Ninik Eko Suhartono
4. Lain-lain
5. Penutup
Tujuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu dalam mengikuti kegiatan pertemuan rutin yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Batu antara lain:
* Mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP se-Kota Batu.
* Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar unit kerja dalam lingkup organisasi.
* Menyampaikan informasi, program kerja, dan kebijakan organisasi dari tingkat kota kepada anggota.
* Meningkatkan pengetahuan dan wawasan anggota melalui pembinaan dan materi yang disampaikan dalam pertemuan.
* Mendorong partisipasi aktif anggota dalam setiap kegiatan organisasi.
* Menyatukan visi dan misi organisasi agar pelaksanaan program berjalan selaras.
* Memperkuat peran DWP sebagai mitra strategis dalam mendukung kegiatan instansi pemerintah.
Pertemuan rutin ini menjadi sarana penting untuk menjaga kekompakan, kelancaran komunikasi, serta keberlangsungan program organisasi secara berkesinambungan.
Sedangkan manfaat Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu dalam mengikuti kegiatan pertemuan rutin yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Batu antara lain:
* Memperkuat hubungan silaturahmi dan rasa kebersamaan antaranggota DWP di Kota Batu.
* Meningkatkan koordinasi dan komunikasi sehingga informasi organisasi dapat tersampaikan dengan baik dan seragam.
* Menambah wawasan dan pengetahuan anggota melalui materi pembinaan yang disampaikan dalam pertemuan rutin.
* Meningkatkan rasa memiliki terhadap organisasi sehingga anggota lebih aktif dalam setiap kegiatan.
* Memperkuat kekompakan dan solidaritas antaranggota lintas instansi.
* Menjadi sarana evaluasi dan penyampaian program kerja organisasi agar lebih efektif.
* Meningkatkan peran serta anggota dalam mendukung kegiatan sosial dan program pemerintah.
* Membentuk lingkungan organisasi yang lebih harmonis, terarah, dan berkelanjutan.
Kegiatan pertemuan rutin ini memberikan manfaat penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas peran anggota DWP.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu menghadiri kegiatan
Bidang : Pendidikan
Program : Pendidikan Non Formal - Seminar
Keterangan Program :
1. Undangan dari DWP UIN Maulana Malik Ibrahim
2. Hari / Tanggal : Selasa, 21 April 2026
3. Tempat : Aula Lt. 5, Gedung Dr. (HC) Ir. H. Soekarno, Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim, Jl. Gajayana No. 50 Kota Malang
4. Pukul : 07.45 WIB - selesai
5. Yang Bertugas Hadir : Ketua DWP DPKP Kota Batu (Ny. Febrina Hendry Suseno)
6. Peserta : Ketua DWP dari masing-masing DWP UP se-Malang Raya
7. Acara : Menghadiri Seminar Nasional dalam rangka Peringatan Hari Kartini
Acara seminar nasional yang diselenggarakan oleh DWP UIN Maulana Malik Ibrahim Kota Malang, menampilkan 3 tokoh penting di Kota Malang, yaitu Rekton UIN Maulana Malik Ibrahim, Wakil Bupati Kabupaten Malang, dan Ketua DPRD Kota Malang. Hal ini menunjukkan peran emansipasi perempuan pada dunia masa kini semakin terbuka lebar, baik di dunia pendidikan maupun di dunia politik. Acara ini ditutup dengan pembacaan ikrar perempuan malang raya.
Tujuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu dalam mengikuti kegiatan seminar nasional dalam rangka peringatan Hari Kartini antara lain:
- Meningkatkan wawasan dan pengetahuan anggota terkait peran perempuan dalam pembangunan, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
- Mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.
- Mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas diri anggota melalui forum ilmiah dan edukatif.
- Memperluas jaringan dan relasi dengan berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah maupun organisasi lainnya.
- Menumbuhkan semangat partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan nasional dan daerah.
- Menjadi sarana bertukar informasi, pengalaman, dan ide-ide inovatif.
- Memperkuat peran organisasi sebagai wadah pembinaan perempuan yang berpengetahuan dan berdaya saing.
Kegiatan seminar ini menjadi media strategis untuk meningkatkan kualitas anggota sekaligus memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan.