Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan kabupaten kotabaru Menghadiri peringatan hari pendidikan nasional tahun 2026 di halaman kantor bupati kabupaten kotabaru di desa sebelimbingan kec pulau laut utara
Rutin berolahraga sebagai salah satu upaya untuk menjaga kesehatan tubuh dan memperoleh hidup yang lebih berkualitas. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buton rutin melakukan senam sehat setiap Minggu pagi. Ketua DWP Dinas Sosial Kabupaten Buton, Ny. Cici Manafu Bappeda mengikuti kegiatan senam ini yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2026 pukul 07.00 WITA sampai selesai di Halaman Bank Sultra cabang Pasarwajo, Kabupaten Buton. Kegiatan senam ini diikuti sekitar 70 peserta terdiri dari para Ketua Dharma Wanita Persatuan OPD dan Kecamatan, anggota Dharma Wanita Persatuan, serta Masyarakat sekitar yang merupakan mitra strategis DWP. Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton, Ny. Sunarlin Ilham. Sebelum memulai olahraga dilakukan pemanasan terlebih dahulu agar mengurangi risiko cedera, meningkatkan fleksibilitas dan kelenturan, mencegah kram dan nyeri otot dan menyiapkan jantung dan pernapasan, kemudian dilanjutkan pada gerakan inti olahraga yaitu melakukan gerakan kekuatan, gerakan kelenturan, gerakan keseimbangan, gerakan kelincahan dan koordinasi dan dilanjutkan dengan senam irama dengan mengikuti alunan musik yang dipandu oleh instruktur senam, Ny. Mas Indawaty Nuhril selama 30 menit. Setelah melakukan olahraga inti diakhiri dengan gerakan pendinginan (cooling down) selama 5 sampai 10 menit agar tubuh kembali ke kondisi normal yang bermanfaat menurunkan detak jantung secara bertahap dan mempercepat proses pemulihan tubuh setelahnya atur kembali pernapasan hingga stabil. Olahraga rutin dan teratur merupakan aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan dengan intensitas yang sesuai. Kebiasaan ini memberikan manfaat menyeluruh bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Olahraga yang teratur dapat meningkatkan kesehatan jantung dan Pembuluh Darah. Olahraga membantu memperkuat otot jantung, melancarkan peredaran darah, serta menjaga tekanan darah tetap stabil. Dengan olahraga teratur otot menjadi lebih kuat dan tubuh tidak mudah lelah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Rutin Olahraga dapat menjaga berat badan ideal. Olahraga membantu membakar kalori dan lemak tubuh. Jika dilakukan secara rutin dan diimbangi pola makan sehat, olahraga dapat mencegah obesitas serta menjaga komposisi tubuh tetap seimbang. Aktivitas fisik memperkuat otot, sendi, dan tulang. Olahraga juga membantu mencegah pengeroposan tulang, terutama pada wanita dan lansia. Yang tidak kalah penting berolahraga dapat mengurangi stres, kecemasan, dan risiko depresi. Olahraga juga membantu memperbaiki kualitas tidur dan meningkatkan suasana hati dan dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Olahraga membantu melancarkan aliran darah ke otak, sehingga meningkatkan fokus, daya ingat, dan kemampuan berpikir. Hal ini berdampak positif pada kinerja dalam pekerjaan maupun aktivitas organisasi. Selain Itu juga aktivitas fisik teratur membantu memperkuat sistem imun sehingga tubuh lebih tahan terhadap penyakit. Olahraga rutin melatih kedisiplinan serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup. Dengan tubuh yang sehat, bugar, dan mental yang baik, seseorang dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan olahraga yang telah dilakukan DWP Kabupaten Buton, dapat disimpulkan bahwa olahraga rutin dan teratur memiliki peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan jasmani serta mental. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kebugaran tubuh, daya tahan fisik, dan keseimbangan mental peserta. Selain itu, pelaksanaan olahraga secara teratur juga mendukung terbentuknya pola hidup sehat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
DHARMA WANITA PERSATUAN INSPEKTORAT PROVINSI JAWA TIMUR
Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Program Kerja : Wawasan Keanekaragaman Budaya
Kegiatan : Kegiatan Hari Besar Nasional
Acara : Memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan tema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua
Pendahuluan
Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan secara virtual melalui platform Zoom Meeting dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026. Mengambil tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, acara ini bertujuan untuk menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan inklusif, aksesibel, dan berkualitas bagi seluruh laposan masyarakat, khususnya anak-anak yang rentan putus sekolah.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
1. Hari, Tanggal : Senin, 4 Mei 2026
2. Waktu : 10.00 WIB - 11.00 WIB
3. Tempat : Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting
Peserta Kegiatan
- Ibu Iis Hendro Gunawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur
- Ibu Dina Drajat, Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur
- Ibu Tutik Syamsul Huda, Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur
- Ibu Liesty, Ibu Ani, Ibu Anggun, Ibu Rika, Ibu Kiki, Ibu Silvi, Ibu Nining, Ibu Olive, Ibu Atika, Ibu Carol, Ibu Dian, dan Ibu Indah, selaku pengurus Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur
Susunan Acara :
a. Pembukaan
b. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan
c. Pembacaan Doa
d. Sambutan dan arahan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Ibu Iis Hendro Gunawan
e. Sesi Foto Bersama
Kegiatan hari ini berfokus pada berbagi kisah inspiratif tentang kontribusi nyata Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur dalam membantu anak-anak yang beresiko putus sekolah. Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai jembatan antaran keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk memastikan hak pendidikan anak terpenuhi. Sebagai contoh nyata, kami memperkenalkan Adik Didin, salah satu anak didik binaan Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur. Didin adalah anak berkebutuhan khusus dengan keistimewaan down syndrome yang berasal dari keluarga kurang mampu di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur.
Dengan pendampingan intensif dari Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur, termasuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, dan pihak sekolah, Didin kini berhasil bersekolah di SLB Purna Yuda Bhakti, sebuah Sekolah Luar Biasa yang menyediakan pendidikan inklusif dan terapi khusus. Cerita ini menjadi bukti nyata bagaimana Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur berkontribusi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai istri Aparatur Sipil Negara, namun juga sebagai agen perubahan sosial yang peduli pendidikan.
Makna dan Harapan
Kegiatan ini bukan hanya peringatan simbolis, melainkan panggilan aksi untuk memperkuat partisipasi semesta dalam pendidikan. Melalui kisah Adik Didin dan program Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur lainnya, kami membuktikan bahwa peran perempuan dalam Istri Aparatur Sipil Negara mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi Dharma Wanita Persatuan lainnya untuk mngimplementasikan program serupa, sehingga semakin banyak anak yang putus sekolah dapat kembali ke bangku sekolah. Kedepannya, Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk memperluas jangkauan program kerja ini, bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholders guna mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, tanpa terkecuali. Bersama ini, kita wujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi terdidik yang inklusif dan berdaya.
DWP Dintanpan Kabupaten Rembang mengikuti pertemuan rutin di DWP Kabupaten Rembang dan ceramah bersama Kyai Haji Darmaji pada tanggal 7 April 2026 di Sanggar Budaya Kabupaten Rembang.
Pendidikan berbasis kearifan lokal merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan identitas suatu daerah di tengah arus globalisasi yang kian kencang. Kabupaten Wakatobi, yang telah diakui sebagai bagian dari Jaringan Cagar Biosfer Dunia, memiliki kekayaan ekosistem laut, sejarah maritim, dan tradisi luhur yang tidak ternilai harganya. Namun, tantangan terbesar dalam dunia pendidikan saat ini adalah minimnya literatur formal yang mampu mentransformasikan nilai-nilai lokal tersebut ke dalam kurikulum sekolah secara terstruktur. Menyadari urgensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Wakatobi menjalin kolaborasi strategis dengan UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Puncak dari kolaborasi ini terealisasi pada momentum bersejarah upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu, 2 Mei 2026. Di halaman Sekretariat Daerah, dilakukan serah terima bantuan buku muatan lokal yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan literasi siswa di wilayah kepulauan ini. Bantuan ini diserahkan langsung oleh perwakilan UNESCO, yakni Hiromichi Katayama, Aldi Surya, dan Aisyah Camila Agusty, serta didampingi oleh Michelle Marietta Secoa sebagai representasi mitra pendukung program. Penerimaan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Wakatobi, H. Haliana, yang menandakan bahwa inisiatif ini merupakan prioritas utama dalam agenda pembangunan SDM daerah.pada kegiatan ini turut hadir juga ketua DWP Sekretariat daerah Ny.Nurwati Bakri bersama anggota. Latar belakang pengadaan buku ini didasari oleh perlunya bahan ajar yang kontekstual. Selama ini, banyak materi pendidikan yang bersifat sentralistik, sehingga seringkali kurang relevan dengan karakteristik geografis dan budaya masyarakat pesisir di Wakatobi. Dengan adanya dukungan internasional dari UNESCO, materi muatan lokal ini tidak hanya disusun berdasarkan tradisi lisan, tetapi juga melalui metodologi riset yang kuat agar dapat standar global tanpa kehilangan esensi lokalnya. Hal ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam melakukan transformasi kurikulum yang adaptif, inovatif, namun tetap berpijak pada akar budaya daerah. Pendistribusian buku muatan lokal dari UNESCO ini membawa manfaat yang luas dan multidimensi bagi ekosistem pendidikan di Kabupaten Wakatobi: 1. Penguatan Identitas Budaya dan Nasionalisme Lokal Buku ini bermanfaat sebagai sarana bagi generasi muda untuk mengenal lebih dalam mengenai sejarah leluhur, bahasa daerah, dan adat istiadat Wakatobi. Dengan memahami asal-usulnya, akan tumbuh rasa bangga dan kepemilikan (sense of belonging) yang kuat. Generasi muda yang bangga akan identitasnya cenderung memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam pergaulan global. 2. Optimalisasi Implementasi Kurikulum Merdeka Pemerintah Pusat melalui kebijakan Kurikulum Merdeka memberikan ruang luas bagi muatan lokal. Bantuan buku ini menjadi solusi atas kendala keterbatasan referensi yang selama ini dialami oleh para guru di Wakatobi. Buku ini menyediakan materi siap ajar yang membantu tenaga pendidik dalam mengontekstualisasikan pelajaran sains, sosial, maupun lingkungan dengan realitas di sekitar siswa. 3. Edukasi Konservasi Lingkungan Sejak Dini Sebagai wilayah yang berada di jantung Segitiga Terumbu Karang Dunia, literasi mengenai ekologi sangatlah krusial. Manfaat buku ini mencakup edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut. Melalui pembelajaran yang terstruktur dalam buku muatan lokal, siswa diajarkan untuk menjadi agen konservasi yang akan melindungi kekayaan alam Wakatobi di masa depan. 4. Peningkatan Indeks Literasi Daerah Kehadiran buku dengan desain dan narasi yang menarik akan memicu minat baca siswa. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan angka literasi di Kabupaten Wakatobi. Tersedianya bahan bacaan yang berkualitas di perpustakaan sekolah akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih literat dan dinamis. 5. Penguatan Jejaring Internasional Dukungan langsung dari UNESCO memberikan manfaat prestisius bagi Wakatobi. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Wakatobi berada dalam pantauan dan dukungan komunitas internasional. Kerja sama ini membuka peluang kolaborasi lebih lanjut di masa depan, baik dalam bidang pendidikan, kebudayaan, maupun pengembangan kapasitas guru di level global. Penyerahan bantuan buku muatan lokal pada Hardiknas 2026 ini merupakan tonggak baru bagi kemajuan pendidikan di Bumi Kepulauan Tukang Besi. Pemerintah Kabupaten Wakatobi berkomitmen untuk segera mendistribusikan buku-buku tersebut secara merata ke seluruh satuan pendidikan, mulai dari pulau Wangi-Wangi hingga Binongko. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga internasional, diharapkan kualitas pendidikan di Wakatobi tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga luhur secara pekerti dan kaya akan pemahaman budaya.#DWPSeharBerdaya
DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN MLANDINGAN KABUPATEN SITUBONDO
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Mlandingan Kabupaten Situbondo Mengikuti ECOBRICK
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian & Kesetiakawanan
Keterangan Program :
Susunan Acara:
Pada hari Kamis, tanggal 30 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan “Aksi 1000 Ecobrick: Selamatkan Bumi dari Polusi Plastik” yang bertempat di Wana Wisata Tampora, Kecamatan Banyuglugur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya limbah plastik serta mendorong pengelolaan sampah secara kreatif dan ramah lingkungan. Peserta kegiatan terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas peduli lingkungan, hingga perangkat desa. Dalam kegiatan ini, peserta secara bersama-sama membuat ecobrick dari sampah plastik yang telah dikumpulkan sebelumnya. Selain praktik pembuatan ecobrick, kegiatan juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi pencemaran plastik secara berkelanjutan.
DWP Dintanpan Kabupaten Rembang melaksanakan pelatihan Pembuatan Sagu Keju Berbahan Dasar Tapioka untuk anggota DWP Dintanpan Kabupaten Rembang pada tanggal 28 April 2026 di aula Dintanpan Kabupaten Rembang.
DWP Dintanpan Kabupaten Rembang mengadakan pertemuan rutin di aula Dintanpan pada tanggal 28 April 2026 dengan petugas bidang Ketahanan Pangan.
senin, 04-05-2026, Pukul 09.00 Wib s.d selesai, Penasehat, Ketua bidang bidang dan anggota mengadakan rapat bulanan di Ruang Rapat Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Ilir (H. Wahyudi, Rozanah Fauwaty, Mira Rasaulia, Andhini Mareta, Shinta Ariani, Maria Ulfa, Parinah, Destika, Lady Ravelia, Karlina, Putri, Sherly Andesta, Vety Fitria, Emma, Yulistini, Intan Pandini, Ully Septriani, Ulfa Dwidayanti, Endang Sari, Rahmi Anggraini, Khusnul Khotimah, Novalena, Octari,) yang diadakan diruang rapat Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Ilir.
Dharma Wanita Persatuan RSUD Caruban Kabupaten Madiun
kegiatan:
Bidang : Sekertaris
Program : Penataan Organisasi / Manajemen
Kegiatan Penataan Organisasi / Manajemen : Sosialisasi/Konsolidasi
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan RSUD Caruban Kabupaten Madiun
2. Hari / Tanggal : Kamis , 30 April 2026
3. Waktu : Pukul 09.00 WIB – selesai
4. Tempat : Gedung PKK Kabupaten Madiun
5. Acara: Rapat Pleno, pengarahan dan sosialisasi strategis mengenai persiapan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
yang bertugas mengisi bazar UMKM adalah : 1. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perdagangan 2. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perpustakaan 3. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Kecamatan Saradan
Rincian Kegiatan:
Acara dimulai pukul 09.00 dan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita. Acara dipimpin oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun. Pada kesempatan ini Ibu Ketua DWP mengapresiasi semnagat ibu-ibu yang tampil cantik dan anggun mengenakan pakaian kebaya.
Pengisian Kegiatan :
Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pelaku usaha di Indonesia. Persiapan yang dilakukan mencakup pematangan metodologi, uji coba lapangan, penguatan koordinasi lintas sektoral/pemerintah daerah, serta kampanye komunikasi publik agar masyarakat siap memberikan data yang akurat.
Berikut adalah hal-hal penting yang perlu Anda ketahui dan persiapkan terkait SE2026:
1. Tujuan dan Manfaat SE2026
• Memotret Struktur Ekonomi: Mendapatkan gambaran utuh mengenai aktivitas dan struktur ekonomi nasional, termasuk sektor-sektor baru seperti ekonomi kreatif dan ekonomi digital.
• Dasar Kebijakan: Data yang dikumpulkan akan menjadi rujukan utama bagi pemerintah (pusat dan daerah) dalam menyusun program pembangunan dan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.
2. Jadwal Pelaksanaan
Pelaksanaan SE2026 berlangsung secara bertahap:
• Mei - Agustus 2026: Periode pendataan lapangan (pencacahan) door-to-door yang melibatkan seluruh rumah tangga dan perusahaan/pelaku usaha dari skala mikro, menengah, hingga besar.
3. Informasi yang Akan Didata
Saat petugas sensus mendatangi tempat usaha atau rumah Anda, mereka biasanya akan menanyakan beberapa informasi dasar, seperti:
• Nama dan alamat usaha.
• Identitas pelaku usaha/pemilik.
• Jenis komoditas atau aktivitas utama usaha.
• Skala usaha (jumlah tenaga kerja, omzet, dll).
4. Persiapan bagi Pelaku Usaha
Untuk menyukseskan SE2026 dan memperlancar proses pendataan, Anda sebagai pelaku usaha dapat melakukan persiapan berikut:
• Menyiapkan Pencatatan Usaha: Pastikan Anda memiliki catatan dasar mengenai kegiatan operasional dan keuangan usaha Anda sehingga memudahkan saat menjawab pertanyaan petugas.
• Menerima Petugas dengan Baik: Pastikan petugas yang datang dilengkapi dengan tanda pengenal resmi dan surat tugas dari BPS.
• Memberikan Jawaban Jujur: Berikan data yang sebenarnya. Data yang Anda berikan dijamin kerahasiaannya oleh Undang-Undang Statistik.
• Pengisian Mandiri: Selain didatangi petugas, BPS juga sering menyediakan opsi pengisian kuesioner secara mandiri melalui platform online (tergantung kebijakan BPS pada saat periode pendataan)