Ketua DWP Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati menghadiri kegiatan Panen Cabai yang berkolaborasi antara Poktan Mustika, RPTRA Mustika dan PKK Kelurahan pada hari Selasa 21 Juli 2026. Kegiatan Panen ini juga di hadiri oleh Lurah Kelurahan Kramat Jati
Ketua DWP Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati memberikan arahan kepada PKK Kelurahan mulai dari Pokja I sampai dengan Pokja IV perihal persiapan SME PKK dan Lomba PKK pada hari Selasa 21 Juli 2026
Ketua DWP Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati melaksanakan rapat koordinasi dengan PKK Kelurahan mulai dari Pokja I sampai dengan Pokja IV perihal persiapan SME PKK dan Lomba PKK pada hari Selasa 21 Juli 2026
Pada hari Senin, 20 Juli 2026, pukul 09.00 WITA hingga selesai . Ketua unit Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny.Ratih Pertiwi beserta anggota, melaksanakan kegiatan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK DWP Raflesia yang ber alamat di tiwugalih praya.yang diterima baik oleh kepala sekolah ibu Purwati Astutik SPd. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan Dharma Wanita Persatuan terhadap dunia pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memastikan proses pengenalan lingkungan sekolah berjalan dengan baik, aman, dan menyenangkan bagi para peserta didik baru. Selama kegiatan berlangsung, para Ketua DWP Unit melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan kepala sekolah beserta dewan guru untuk membahas pelaksanaan MPLS serta mempersiapkan agenda kunjungan DWP yang akan dilaksanakan pada kesempatan berikutnya. Selain itu, dilakukan pula diskusi mengenai kondisi sekolah, kebutuhan yang diperlukan, serta berbagai program pembinaan yang dapat disinergikan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kenyamanan lingkungan belajar bagi anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan kemitraan antara Dharma Wanita Persatuan dengan pihak sekolah, sekaligus menjadi sarana untuk menyerap informasi dan masukan dalam rangka meningkatkan efektivitas program pembinaan terhadap TK binaan. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan seluruh program yang direncanakan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh warga sekolah.
Keterangan Program 1. Penyelenggara : DWP Kecamatan Curahdami 2. Hari / Tanggal : Jumat, 10 Juli 2026 3. Waktu : 06.00 WIB - selesai 4. Peserta : • Seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Curahdami • Seluruh pengurus dan anggota TP PKK Kecamatan Curahdami • Perwakilan Pengurus dan Anggota TP PKK Desa dan Kelurahan se- Kecamatan Curahdami • Perwakilan dari instansi/ lintas sektor se-Kecamatan Curahdami • Mahasiswa KKN di wilayah kecamatan Curahdami 5. Tempat : lingkungan di sekitar Tugu selamat datang Bondowoso Desa Poncogati Kecamatan Curahdami 6. Acara : Jumat ASRI bersama lintas sektor Kegiatan Jumat ASRI yang diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Kecamatan Curahdami merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mempererat sinergi antarlembaga di wilayah Kecamatan Curahdami. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota DWP UP Kecamatan Curahdami bersama berbagai unsur lintas sektor, yaitu staf Kecamatan Curahdami, perangkat Desa Poncogati, serta adik-adik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang melaksanakan pengabdian di wilayah Kecamatan Curahdami. Dengan mengusung semangat gotong royong dan kebersamaan, seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam membersihkan lingkungan sebagai wujud implementasi nilai-nilai kebersihan, kesehatan, dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan diawali dengan apel singkat dan pengarahan oleh Bapak Camat Curahdami mengenai pembagian area kerja serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Setelah itu, seluruh peserta dibagi ke beberapa kelompok untuk melakukan pembersihan di titik-titik yang telah ditentukan, meliputi Tugu Selamat Datang di desa Poncogati, bahu jalan, saluran drainase, fasilitas umum, serta lingkungan sekitar Desa Poncogati. Berbagai aktivitas dilakukan secara bersama-sama, mulai dari menyapu jalan, mengumpulkan sampah organik maupun anorganik, memangkas rumput liar, membersihkan selokan agar aliran air tetap lancar, hingga menata kembali area yang kurang rapi. Suasana penuh semangat dan kekompakan tampak sepanjang kegiatan, mencerminkan tingginya rasa kepedulian seluruh peserta terhadap terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Keterlibatan lintas sektor dalam kegiatan ini menjadi salah satu kekuatan utama yang menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat. Kehadiran staf Kecamatan Curahdami, perangkat Desa Poncogati, serta mahasiswa KKN memberikan energi positif dalam pelaksanaan kegiatan. Mahasiswa KKN juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan turut serta berbaur bersama masyarakat dan aparatur pemerintah dalam melaksanakan kerja bakti. Momentum ini menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat komunikasi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat melalui aksi nyata yang sederhana namun memiliki dampak besar bagi lingkungan sekitar. Bagi Dharma Wanita Persatuan UP Kecamatan Curahdami, kegiatan Jumat Bersih tidak hanya dimaknai sebagai agenda rutin membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai media untuk menanamkan budaya hidup bersih, disiplin, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan kepada seluruh anggota. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran bahwa lingkungan yang bersih merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarpengurus dan anggota DWP dengan seluruh mitra kerja lintas sektor sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis, solid, dan saling mendukung dalam setiap program pembangunan di wilayah Kecamatan Curahdami. Pelaksanaan Jumat Bersih memberikan dampak yang positif, tidak hanya dari sisi kebersihan fisik lingkungan yang menjadi lebih tertata dan nyaman, tetapi juga dari meningkatnya rasa kebersamaan serta kepedulian sosial di antara seluruh peserta. Semangat gotong royong yang ditunjukkan selama kegiatan menjadi cerminan budaya luhur bangsa Indonesia yang perlu terus dilestarikan di tengah perkembangan zaman. Melalui kolaborasi yang terjalin dengan baik, setiap peserta dapat saling berbagi peran, membantu satu sama lain, serta menunjukkan bahwa pekerjaan yang dilakukan bersama akan menghasilkan manfaat yang lebih besar dibandingkan jika dilakukan secara individu. Nilai-nilai kebersamaan inilah yang diharapkan terus tumbuh dan menjadi budaya kerja dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Dharma Wanita Persatuan UP Kecamatan Curahdami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui pelaksanaan Jumat Bersih secara berkelanjutan, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang semakin bersih, sehat, hijau, dan nyaman, sekaligus meningkatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah masing-masing. Sinergi yang telah terbangun antara DWP, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, mahasiswa KKN, serta berbagai unsur lintas sektor diharapkan terus terpelihara sebagai modal utama dalam mewujudkan Kecamatan Curahdami yang bersih, sehat, harmonis, dan berdaya saing. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan akan terus menjadi inspirasi dalam setiap langkah pengabdian Dharma Wanita Persatuan kepada masyarakat. Penulis Naskah Laporan : Ny. Nurul Hidayati Dody Petugas e_Reporting DWP Kecamatan Curahdami Bondowoso
Ketua DWP Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati pada hari Jumat 10 Juli 2026 melaksanakan kegiatan rapat koordinasi dengan Ketua PKK RW 01 sampai dengan Ketua PKK RW 11 di Lantai 2 Kelurahan Kramat Jati. Pembahasan perihal kerajinan tangan dari barang bekas
LAPORAN KEGIATAN PELATIHAN PENGOLAHAN KUDAPAN PANGANN LOKAL B2SA DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) UNIT DINAS KETAHANAN PANGAN KOTA MATARAM A.Latar Belakang Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, pemenuhan gizi yang seimbang melalui konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) menjadi salah satu aspek yang sangat penting. Pola konsumsi pangan yang baik tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan individu, tetapi juga berperan dalam menciptakan keluarga yang sehat, produktif, dan berkualitas. Oleh karena itu, pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan bergizi perlu terus didorong agar semakin dikenal, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh masyarakat. Indonesia memiliki beragam potensi pangan lokal yang melimpah dan bernilai gizi tinggi, namun pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari masih belum optimal. Sebagian masyarakat masih lebih memilih produk pangan instan atau olahan dibandingkan mengolah bahan pangan lokal yang sebenarnya lebih sehat, mudah diperoleh, dan memiliki nilai ekonomi. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal menjadi kudapan yang menarik, bergizi, aman, dan memiliki daya saing. Sebagai organisasi yang berperan dalam meningkatkan kapasitas perempuan serta kesejahteraan keluarga, Dharma Wanita memiliki tanggung jawab untuk mendukung berbagai program pemerintah di bidang pangan dan gizi. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Pengolahan Kudapan Pangan Lokal B2SA bagi anggota Dharma Wanita. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan konsep B2SA dalam penyediaan makanan sehari-hari, sekaligus menjadi agen perubahan yang dapat mengedukasi keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan yang sehat dan aman. Selain itu, keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha berbasis pangan lokal sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Pelaksanaan pelatihan ini juga merupakan bentuk dukungan Dharma Wanita terhadap program pemerintah dalam penganekaragaman konsumsi pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, serta percepatan penurunan stunting. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan anggota Dharma Wanita dapat berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan memiliki kesadaran akan pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari pola hidup sehat. B.Dasar Kegiatan 1.Program kerja Dharma Wanita Persatuan Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Tahun 2026. 2. Hasil rapat pengurus Dharma Wanita 3.Jadwal kegiatan rutin Dharma Wanita C.Tujuan Kegiatan Kegiatan ini bertujuan untuk: 1.Meningkatkan pengetahuan anggota DWP mengenai konsep B2SA. 2. Meningkatkan keterampilan mengolah pangan lokal menjadi kudapan sehat. 3.Mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. 4.Menumbuhkan kreativitas dan peluang usaha berbasis pangan lokal. D. Waktu dan Tempat Kegiatan Waktu : 08.30 WITA s/d SelesaI Hari/Tanggal : Selasa, 21 Juli 2026 Tempat : Aula Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram E.Peserta Kegiatan Peserta pelatihan merupakan Kader PKK dari berbagai kelurahan di Kecamatan Ampenan dan Kecamatan Sekarbela serta pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Ketahanan Pangan yang berjumlah 30 orang. . F.Rangkaian Kegiatan Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Bapak Sudirman, S.Sos., S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan kader PKK dapat menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang sehat, bergizi, dan memiliki nilai tambah. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan peserta dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi kudapan yang menarik, bernilai gizi tinggi, dan dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Materi pelatihan disampaikan oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Mataram, Bapak Nanang Edward, S.H., yang menjelaskan pentingnya diversifikasi konsumsi pangan melalui pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah. Selanjutnya, Ibu Retno Wahyuningsih, S.Gz., M.Gizi, dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Mataram, memberikan materi mengenai kandungan gizi serta prinsip penyusunan kudapan yang memenuhi konsep B2SA sehingga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengolahan pangan yang dipandu oleh Ibu Indung Sejati dari IKA Boga Kota Mataram. Para peserta secara langsung mempraktikkan pembuatan berbagai kudapan berbahan dasar pangan lokal, yaitu: Sukun diolah menjadi Kroket Sukun. Singkong diolah menjadi Bika Singkong. Labu Kuning diolah menjadi Puding Labu Kuning Mangga Segar. Ikan Kakap diolah menjadi Bola-bola Cornflake. Melalui praktik ini, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan yang tidak hanya lezat dan menarik, tetapi juga bergizi serta memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha pangan skala rumah tangga. G.Hasil Kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram berharap pelatihan ini dapat mendorong meningkatnya konsumsi pangan lokal di tengah masyarakat serta memperkuat peran kader PKK sebagai mitra pemerintah dalam mengedukasi keluarga mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Dengan semakin optimalnya pemanfaatan pangan lokal, diharapkan dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat Kota Mataram. I.Penutup Kegiatan Pelatihan Pengolahan Kudapan Pangan Lokal B2SA terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disebarluaskan kepada masyarakat sehingga semakin banyak keluarga yang membiasakan konsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Sabtu,18 Juli 2026. Ketua Dharma Wanita Persatuan Polisi Pamong Praja Ny. Suryati Abdul Haris menghadiri acara pengajian rutin Dharma Wanita Persatuan AQ Kabupaten yang dilaksanakan di Masjid Darussalam samping Pom Bensin Kebayan kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, kabupaten Sumbawa. Acara diawali dengan pembacaan Kalam ilahi oleh ananda Salsabila Ramadhani yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa yang dalam hal ini diwakili oleh Ny. Ida Suryati Jaya Kusuma. Selanjutnya tausiah yang diisikan oleh ustadz Imam Rahmatullah.,LC.,M.Pd yang mengangkat tema "meningkatkan ibu-ibu mengaji Al-Quran,Dalam tausiahnya beliau Mengajak ibu-ibu untuk menjadikan membaca Al-Qur'an sebagai kebiasaan yang terus dijaga,bukan hanya dilakukan di waktu tertentu saja.Pesan ini sangat relevan dengan anggota Dharma Wanita Persatuan , khususnya para ibu,karena ibu memiliki peran penting dalam membangun suasana religius dalam keluarga.Ketika seorang ibu memiliki kebiasaan membaca Al-Qur'an ,memahami nilai-nilainya dan berusaha mengamalkannya,maka nilai kebaikan tersebut dapat bernilai positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar.Tema "Meningkatkan gemar ibu-ibu mengaji Al-Qur'an" memiliki makna yang sangat penting.Tema ini mengajak semua anggota untuk semakin mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.Mengajibukan hanya membaca ayat -ayat suci tetapi juga menjadi sarana untuk menenangkan hati, memperbaiki diri, menambah ilmu dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Tema ini menjadi pengingat bahwa pembinaan spritual sangat penting untuk mendukung peran anggota dalam keluarga , organisasi dan Dengan semakin gencar mengaji Anggo diharapkan dapat membangun sikap yang lebih sabar, bijaksananya,peduli dan bertanggung jawab.Selain memberi manfaat spritual kegiatan pengajian juga dapat mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP se-Kabupaten Sumbawa.Pertemuan dalam satu majlis ilmu menjadi ruang yang baik untuk saling menyapa, memperkuat hubungan, membangun komunikasi yang lebih harmonis.Kehadiran DWP Satpol PP dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa organisasi terus mendukung kegiatan yang dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan.Hubungan yang baik antar anggota Sangat penting karena dapat menciptakan suasana organisasi yang lebih kompak saling mendukung dan aktif dalam kegiatan positif.Kegiatan ini juga bermanfaat menambah wawasan keagamaan, meningkatkan motivasi untuk membaca Al-Qur'an serta semakin kuatnya kesadaran untuk menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam Kegiatan ini juga memberikan ketenangan batin bagi anggota karena dilaksanakan dalam suasana yang penuh kekhususan.Selain itu pengajian rutin menjadi sarana pembinaan yang baik agar anggota dapat terus memperbaiki diri dan memperkuat keimanan dan menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama. Adapun DWP OPD yang bertugas pada bulan ini yaitu: DWP BKAD ,DWP Damkartan,DWP KB,DWP Dikbud, DWP Arpusda. Dengan keterlibatan DWP OPD yang bertugas kegiatan bisa terlaksana dengan lebih tertib,terarah dan nyaman diikuti jemaah pengajian.Hal ini mencerminkan koordinasi yang baik dan semangat gotong royong dalam organisasi dimana setiap anggota yang bertugas memiliki peran masing-masing untuk menyukseskan kegiatan. Kegiatan pengajian dimulai dari pukul 16.00 WITA hingga selesai. Anggota yang menghadiri kegiatan pada bulan ini berjumlah kurang lebih 100 orang. Diharapkan kegiatan pengajian rutin seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar anggota semakin dekat dengan Allah,dekat dengan Al-Qur'an,semakin kuat dalam nilai spritual dan semakin mampu menghadirkan kebaikan dalam keluarga organisasi dan masyarakat.
Mendokumentasikan Kegiatan Ketua DWP Kelurahan Kramat Jati Kecamatan Kramat Jati pada hari Jumat 10 Juli 2026 rapat koordinasi dengan Ketua PKK RW 01 sampai dengan Ketua PKK RW 11 di Lantai 2 Kelurahan Kramat Jati
Pertemuan bulanan DWP Kabupaten Langkat yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Pada kesempatan ini yang menjadi penanggungjawab kegiatan dan lokasi pelaksanaan di dinas kesehatan Kab. Langkat. Tema yang diambil "Penanganan kedaruratan medis dasar". Selasa 21 Juli 2026.