Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri
Rapat Koordinasi dan Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Kabupaten Kediri Tahun 2026
Bidang :Sekretariat
Program : Pembinaan Organisasi dan Penyusunan Program Kerja
Keterangan Program
Pelaksanaan Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri
Hari/Tanggal : Sabtu, 30 Mei 2026
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Jumlah Peserta yang Hadir : 30 Orang
Tempat Kegiatan : Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri
Acara : Rapat Koordinasi dan Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Kabupaten Kediri
Susunan Acara :
• Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
• Menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan
• Pembacaan Doa
• Sambutan Ketua DWP Kankemenag Kabupaten Kediri
• Pembacaan Surat Keputusan Kepengurusan Baru
• Perkenalan Pengurus Tiap Bidang
• Penyusunan dan Pemaparan Program Kerja Bidang
• Diskusi dan Koordinasi Program Kerja
• Penutup
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri melaksanakan Rapat Koordinasi yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Baru pada Sabtu, 30 Mei 2026 bertempat di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut dihadiri oleh 30 orang pengurus DWP. Rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi sekaligus menindaklanjuti adanya perubahan susunan kepengurusan karena beberapa pengurus telah memasuki masa purna tugas. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan menyusun langkah strategis organisasi ke depan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan penuh khidmat sebagai wujud rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan. Selanjutnya seluruh peserta menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan dengan penuh semangat sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam menjalankan tugas organisasi. Suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan sejak awal acara dimulai.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Ketua Bidang Ekonomi. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran, keberkahan, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi. Seluruh peserta mengikuti doa dengan khusyuk sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
Sambutan disampaikan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ny. Nur Yayuk Farida. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang selama ini telah berkontribusi dalam mendukung berbagai program organisasi. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus yang telah memasuki masa purna tugas atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Kepada pengurus yang baru dikukuhkan, beliau berharap agar dapat membawa semangat baru sehingga DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri semakin maju, aktif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggota maupun masyarakat.
Agenda berikutnya adalah pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Dharma Wanita Persatuan yang dibacakan oleh unsur kesekretariatan dan diwakili oleh Ibu Risa Andriani. Pembacaan SK tersebut menjadi dasar resmi pengukuhan pengurus baru yang akan melanjutkan pelaksanaan program dan kegiatan organisasi. Setelah pembacaan SK selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan pengurus dari masing-masing bidang. Sesi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antaranggota sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan tugas organisasi.
Sebagai agenda utama rapat koordinasi, seluruh bidang diberikan kesempatan untuk menyusun serta memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama periode kepengurusan mendatang. Pemaparan program kerja dilakukan oleh Ketua Bidang Pendidikan, Ketua Bidang Sosial Budaya, dan Ketua Bidang Ekonomi. Masing-masing bidang menyampaikan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan sesuai tugas dan fungsi bidang masing-masing. Berbagai ide, masukan, dan saran dari peserta turut memperkaya pembahasan sehingga program yang disusun menjadi lebih terarah dan dapat memberikan manfaat yang optimal.
Kegiatan ditutup dengan diskusi bersama mengenai strategi pelaksanaan program kerja dan penguatan koordinasi antarbidang. Melalui rapat koordinasi dan pengukuhan pengurus baru ini diharapkan tercipta kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu bekerja sama secara harmonis dalam mewujudkan visi dan misi organisasi. Dengan semangat kebersamaan serta komitmen yang kuat, Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri diharapkan semakin berkembang dan mampu menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi anggota, keluarga besar Kementerian Agama, serta masyarakat luas.
Susi Hariyati
Anggota Dharmawanita Luar Biasa Kecamatan kabaena selatan Ny.Salama S.si melangikuti Penyuluhan kepada Lansia di Posyandu Ee saba Desa Puununu tentang cara menjadi Lansia yang hebat dan mandiri pada tanggal 11 Mei 2026 . Lansia (lanjut usia) adalah seseorang yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupan. Kelompok yang dapat dikategorikan lansia akan mengalami suatu proses yang disebut proses penuaaan. Kesehatan para lansia belakangan ini telah ditingkatkan oleh pemerintah melalui program-program dari Puskesmas seperti posyandu lansia, namun hal ini masih kurang luas menjamah para lansia, Penduduk lansia merupakan salah satu kelompok penduduk yang potensial menjadi masyarakat rentan, sehingga perlu diciptakan suatu kondisi fisik maunpun nonfisik yang kondusif untuk pembinaan kesejahteraannya. Semakin bertambahnya usia, kekuatan untuk tubuh melakuan aktivitas fisik semakin berkurang.Setelah adanya kegiatan penyuluhan ini dapat memperlihatkan perubahan pemikiran para lansia untuk senantiasa menjaga Kesehatan dan kebersihan pada kehidupan sehari-harinya guna menjaga kualitas hidup mereka namun dari evalusi ini ditemukan bahwa diperlukan dukungan keluarga untuk lansia mau bersosialisasi dan meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan dan kesejahteraan mereka untuk motivasi para lansia mau untuk menghadiri kegiatan pengecekkan Kesehatan lansia. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk membangun keluarga lansia yang sehat, aktif, mandiri dan produktif melalui tujuh dimensi yaitu fisik, psikologis, sosial, ekonomi, lingkungan, spiritual dan hukum.
DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN JOMBANG
Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Jombang telah mengadakan kegiatan
Bidang : Pendidikan
Program Kerja : Pendidikam Non Formal/Informal
Program : kursus
KETERANGAN PROGRAM:
1.Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Jombang
2.Hari / tanggal : Senin, 25 Mei 2026
3.Pukul : 08.30 sampai selesai
4.Tempat : Kantor Inspektorat Kabupaten Jombang, Jl. Gatot Soebroto 69 Jombang
5.Acara / kegiatan : Keterampilan Rutin DWP Inspektorat Kabupaten Jombang dengan tema “Mewujudkan produk ramahlingkungan melalui anyaman pandan”
6.Nara Sumber : Ibu Ratih Bertus
7.Jumlah Peserta : 10 Peserta
SUSUNAN ACARA:
1.MC : Ibu Ratih Bertus
2.Pemateri : Ibu Ratih Bertus
3.Praktek dan Tanya Jawab
URAIAN KEGIATAN:
Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Jombang telah mengadakan kegiatan Ketrampilan Rutin yang diadakan pada Hari Senin, Tanggal 25 Mei 2026, Pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai yang telah diikuiti oleh Ibu Ketua DWP Inspektorat Kabupaten Bersama ibu ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Jombang jumlah peserta yang hadir 10 anggota
Dalam Kegiatan Ketrampilan Rutin Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Jombang Kali ini menyampaikan Materi Ketrampilan yang di dapat dari Kegiatan Ketrampilan Rutin dharma wWanita Persatuan Kabupaten Jombang tema “Mewujudkan produk ramah lingkungan melalui anyaman pandan
Pada kesempatan tersebut, pengisian materi disampaikan oleh Ibu Ratih Bertus menyampaikan Tujuan dari kegiatan untuk mewujudkan produk ramah lingkungan serta membantu mengurangi sampah plastik dan juga menambah kreativitas ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang. Selain itu untuk Mewujudkan Produk Ramah Lingkungan Melalui Anyaman PandanLingkungan yang bersih dan sehat menjadi kebutuhan penting bagi kehidupan manusia Lingkungan yang bersih dan sehat menjadi kebutuhan penting bagi kehidupan manusia.
Saat ini penggunaan barang berbahan plastik semakin meningkat dan menimbulkan banyak limbah yang sulit terurai. Oleh karena itu, masyarakat perlu mulai menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan bahan alami menjadi produk kerajinan, seperti anyaman pandan.
Anyaman pandan merupakan kerajinan tradisional yang memiliki nilai seni tinggi dan dapat dijadikan produk yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Selain ramah lingkungan, anyaman pandan juga memiliki nilai ekonomi yang dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pengertian Anyaman Pandan
Anyaman pandan adalah kerajinan tangan yang dibuat dari daun pandan yang telah dikeringkan, dibersihkan, kemudian dianyam menjadi berbagai bentuk produk. Daun pandan dipilih karena memiliki serat yang kuat, lentur, dan mudah dibentuk sehingga cocok dijadikan bahan kerajinan.
Produk anyaman pandan dapat berupa:
1. Tikar
2. Tas
3. Dompet
4. Tempat tisu
5. Sandal
6. Topi
7. Hiasan dinding
8. Tempat penyimpanan barang
Kerajinan ini termasuk produk ramah lingkungan karena menggunakan bahan alamiyang mudah terurai dan tidak mencemari lingkungan seperti plastik.
Proses Pembuatan Anyaman Pandan
Pembuatan anyaman pandan membutuhkan keterampilan dan ketelitian.
Adapun proses pembuatannya meliputi:
1. Pengambilan Daun Pandan
Daun pandan dipilih yang sudah cukup tua agar kuat dan tahan lama.
2. Pengeringan
Daun pandan dijemur di bawah sinar matahari hingga kering agar tidak mudah rusak.
3. Pewarnaan
Daun pandan dapat diberi warna alami maupun pewarna khusus agar terlihat lebih menarik.
4. Penganyaman
Daun pandan dianyam sesuai bentuk produk yang diinginkan.
5. Finishing
Produk dirapikan dan dibentuk agar siap digunakan atau dijual.
Manfaat Anyaman Pandan
1. Manfaat bagi Lingkungan
Anyaman pandan membantu mengurangi penggunaan plastik dan bahan sintetis yang
sulit terurai.
Dengan menggunakan bahan alami, lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.
Contoh manfaatnya:
1. Mengurangi limbah plastik.
2. Mengurangi pencemaran lingkungan
3. Mendukung penggunaan bahan alami yang dapat diperbarui.
Produk anyaman pandan memiliki keunikan tersendiri dibanding produk pabrik.
Keunggulannya:
1. Memiliki nilai seni tinggi.
2. Aman digunakan karena berbahan alami.
3. Nyaman dipakai dan tahan lama jika dirawat dengan baik.
Dampak Positif Anyaman Pandan
1. Dampak Positif dalam Bidang Ekonomi
Kerajinan anyaman pandan memiliki nilai jual yang cukup tinggi karena termasuk
produk handmade atau buatan tangan.
Dampak ekonominya:
1. Menambah penghasilan keluarga.
2. Membantu perkembangan UMKM.
3. Menjadi peluang usaha kreatif.
4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
2. Dampak Positif dalam Bidang Sosial.
Kegiatan menganyam dapat mempererat hubungan antar masyarakat karena sering
dilakukan secara bersama-sama.
Dampak sosial:
1. Menumbuhkan rasa kerja sama.
2. Memberikan kegiatan positif bagi masyarakat
3. Mengurangi pengangguran.
4. Menambah keterampilan masyarakat.
3. Dampak Positif bagi Lingkungan
Penggunaan anyaman pandan membantu menjaga kelestarian alam.
Dampak lingkungan:
1. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
2. Mengurangi pencemaran lingkungan.
3. Mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
Dampak Negatif Anyaman Pandan
Walaupun memiliki banyak manfaat, anyaman pandan juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain:
1. Mudah Rusak Jika Terkena Air
Produk anyaman pandan dapat cepat rusak apabila terlalu lama terkena air atau disimpan di tempat lembap.
2. Membutuhkan Waktu Lama
Proses pembuatan dilakukan secara manual sehingga membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup lama.
3. Persaingan dengan Produk Modern
Produk plastik dan barang pabrik biasanya dijual dengan harga lebih murah sehingga menjadi pesaing bagi produk anyaman pandan.
4. Ketersediaan Bahan
Tidak semua daerah memiliki tanaman pandan dalam jumlah banyak sehingga bahan baku terkadang sulit diperoleh.
Keuntungan Bila Dijual
Anyaman pandan memiliki peluang usaha yang cukup besar karena banyak masyarakat mulai menyukai produk ramah lingkungan.
Keuntungan Ekonomi
1. Modal pembuatan relatif murah.
2. Bahan mudah diperoleh.
3. Harga jual cukup tinggi karena bernilai seni.
4. Produk dapat dibuat dalam berbagai model dan ukuran.
Kesimpulan
Anyaman pandan merupakan salah satu produk ramah lingkungan yang memiliki banyak manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian. Kerajinan ini menggunakan bahan alami yang mudah terurai sehingga membantu mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik. Selain memiliki nilai seni dan budaya, anyaman pandan juga dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Dengan kreativitas, kualitas yang baik, dan pemasaran yang tepat, produk anyaman pandan dapat berkembang menjadi usaha yangmenguntungkan sekaligus membantu melestarikan budaya tradisional Indonesia.
(W.3) Laporan :
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian & Kesetiakawanan
Kegiatan : Bantuan Sosial
Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kab. Lamongan. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
2. Hari, Tanggal : Jumat, 29 Mei 2026
3. Waktu : 07.00 s.d. 12.00 WIB
4. Jumlah Peserta : 42 orang
5. Lokasi : Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan
6. Penyelenggara : Pengurus dan anggota DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan
7. Acara : Penyembelihan Hewan dan Penyaluran Daging Qurban bagi masyarakat yang membutuhkan
Dalam Rangka Perayaan Hari Raya Idul Adha, DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan rutin tahunan yaitu Penyembelihan Hewan dan penyaluran Daging Qurban bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumát, 29 Mei 2026 di Lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wil. Kab. Lamongan. Hari Raya Idul Adha merupakan momentum keagamaan yang mengandung nilai ketaatan, keikhlasan dan kepedulian sosial, sehingga kegiatan yang diselenggarakan oleh bidang Sosial Budaya ini, bukan hanya melaksanakan syariat Qurban, tetapi juga mengamalkan fungsi organisasi DWP sebagai mitra Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat dhuafa, yatim, dan lansia yang berada di lingkungan instansi maupun wilayah sekitar.
Selain memiliki tujuan Ibadah / Syariat, tujuan utama dari kegiatan ini adalah sebagai wujud kepedulian sosial dari Dharma Wanita Persatuan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Melalui pembagian daging yang higeinis, aman dan cukup porsi, kegiatan ini juga merupakan upaya mendukung program Pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan protein hewani bagi warga. Yang terakhir, kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis, mempererat ukhuwah dan silaturahmi antara organisasi DWP dengan masyarakat sekitar.
Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan pembukaan dan sambutan oleh Ny. Erlina Puspitowati Budi Sulistyo, selaku Ketua DWP Cabdindik Wilayah Kabupaten Lamongan. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa Kegiatan ini merupakan perwujudan dari Kesalehan sosial yaitu wujud ketaatan kepada Allah SWT yang diekspresikan melalui kepedulian, tanggung jawab dan kebaikan kepada sesama manusia dan lingkungan. Melalui qurban, seorang hamba membuktikan bahwa ketakwaannya tidak berhenti di sajadah, tapi berlanjut ke dapur fakir miskin, anak yatim dan mungkin juga tetangganya yang jarang bisa mengkonsumsi daging.
Kegiatan berikutnya adalah Penyembelihan satu ekor kambing qurban yang dilakukan oleh juru sembelih bersertifikasi dari MUI, dilanjutkan dengan pencacahan dan pengemasan daging yang dilakukan oleh Ibu-ibu anggota DWP. Seusai kegiatan pengemasan, penyaluran sebanyak 25 paket daging Qurban diberikan kepada masyarakat dari daerah sekitar kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan didiiringi dengan ucapan terimakasih baik dari pihak pemberi maupun pihak penerima daging qurban.. Kegiatan Penyembelihan hewan dan penyaluran daging qurban ini semoga bukan hanya dipahami sebagai agenda rutin tahunan bagi DWP Cabdindik Wilayah Kabupaten Lamongan tetapi juga sebagai perwujudan dari komitmen program kerja Sosial Budaya yang berfokus pada peningkatan ketakwaan, kepedulian sosial, kesehatan dan pelestarian budaya.
DWP BPS Kota Prabumulih Mengikuti Best Practice e-Reporting DWP BPS se-Sumatera Selatan Pada hari Selasa, 19 Mei 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik Kota Prabumulih, Ana kurniati bersama operator e-Reporting DWP BPS Kota Prabumulih, Sri Maryaty, mengikuti kegiatan Best Practice e-Reporting DWP BPS se-Sumatera Selatan yang diselenggarakan secara hybrid di BPS Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan berlangsung di Ruang Vicon Lantai 1 BPS Provinsi Sumatera Selatan dan melalui Zoom Meeting pada pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kualitas penyusunan laporan kegiatan melalui sistem e-Reporting agar pelaporan dapat dilakukan secara lebih tertib, sistematis, tepat waktu, dan berkualitas. Acara dibuka oleh Ketua DWP BPS Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Yulia Maulidya, yang menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pengurus dan anggota dalam penyusunan laporan kegiatan. Materi disampaikan oleh A. Mufti selaku administrator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Pusat. Peserta memperoleh penjelasan mengenai tata cara penulisan laporan yang baik, penggunaan e-Reporting berbantuan AI, serta faktor-faktor yang memengaruhi indeks penulisan laporan. Dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan prinsip penulisan laporan dengan formulasi “DWP”, yaitu Data, What/Where/When/Who, dan Publik. Laporan kegiatan diharapkan memuat informasi yang lengkap, jelas, dan mudah dipahami publik. Narasumber juga menegaskan bahwa kualitas laporan lebih diutamakan dibandingkan jumlah laporan yang dikirimkan. Pada sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai kendala dalam penyusunan laporan kegiatan. Selain itu, disampaikan beberapa rambu-rambu penulisan laporan, seperti penggunaan bahasa yang informatif, tidak terlalu singkat, serta dilengkapi dokumentasi dan identitas kegiatan yang jelas.
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya (RSBK) Pasuruan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya (RSBK) Pasuruan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan pendampingan makan malam bersama Penerima Manfaat UPT RSBK Pasuruan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan :
Keterangan Program
1 Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT RSBK Pasuruan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melakukan kegiatan pendampingan makan malam bersama Penerima Manfaat UPT RSBK Pasuruan
2 Hari/Tanggal : Kamis, 28 Mei 2026
3 Pukul : 18.00-Selesai
4 Peserta : 100 orang yang terdiri dari pengurus dan anggota DWP serta Penerima Manfaat UPT RSBK Pasuruan
5 Lokasi : Ruang Makan UPT RSBK Pasuruan
6 Acara : Pendampingan makan malam bersama PM
Pada Kamis, 28 Mei 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT RSBK Pasuruan melaksanakan kegiatan pendampingan makan malam bagi seluruh Penerima Manfaat (PM) UPT RSBK Pasuruan. Sebagaimana arahan Ibu Ketua DWP UPT RSBK Pasuruan, Ibu Woeri Arif untuk mendukung setiap program dan kegiatan di UPT RSBK Pasuruan
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib. Tidak hanya pendampingan makan malam saja, tetapi juga memberikan obat rutin yang dikonsumsi para PM. Tak lupa, sebelum makan, para PM juga dibiasakan membaca doa sebelum makan sebagai bentuk syukur atas karunia Allah SWT
Sebagaimana tagline #dwpsehatberdaya #dwpmengajar maka kegiatan pendampingan makan malam tidak hanya sebagai tugas pokok saja tetapi bentuk kontribusi DWP UPT RSBK Pasuruan dalam menciptakan lingkungan rehabilitasi yang sehat dan nyaman dimulai dari menu makan yang sehat bergizi, lingkungan yang bersih, serta suasana kekeluargaan yang erat
Lebih lanjut, dalam pendampingan makan malam juga diselipkan motivasi dan dukungan moral bagi PM yang menjalani proses pelayanan dan rehabilitasi sosial di UPT RSBK Pasuruan.
Pertemuan Rutin setiap bulan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana se Kabupaten Madiun beserta sekretaris yang diadakan pada hari Jum’at 22 Mei 2026 di Ruang PKK Kabupaten Madiun Pukul 09.00 sampai dengan selesai. Untuk yang bertugas pada hari ini DWP UP Dinas Pertanian dan Peternakan, Petugas Bazar dari DWP UP Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), DWP UP DPMPTSP dan DWP UP Kecamatan Sawahan. Adapun Sambutan dari Ibu ketua yaitu Ibu Sekda Ny Ipung Sigit Budiarto disetiap pertemuan diharapkan memberikan ide-ide yang bermanfaat dan selalu semangat dalam kebersamaan. JIka ada undangan dalam kegiatan yang melibatkan Darma Wanita, jika tidak bisa hadir untuk memberikan konfirmasi.Ada 2 Penyampaian materi hari ini yaitu Budidaya Tanaman Sayuran dalam Polybag dan hidup sehat dari Milagross Miracle Inside, Acara ditutup tepat Pukul 11,30
Nama Kegiatan: Rapat Pleno/Rapat Anggota dan Sosialisasi Prioritas Utama dalam Menjaga Kesehatan Mental Perempuan Tanggal Pelaksanaan : 4 Mei 2026 Tempat : Ruang Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar Lantai III, Jl. Kusuma Bangsa No. 60 Kanigoro, Kabupaten Blitar Peserta : Ibu Artanti Luminingtyas dan Ibu Murniasih (Perumdam Tirta Penataran Kabupaten Blitar) Sasaran Publik: Anggota Dharma Wanita Persatuan dan masyarakat yang memperoleh manfaat dari peningkatan pemahaman mengenai kesehatan mental perempuan Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Rapat Pleno/Rapat Anggota yang dirangkai dengan Sosialisasi Prioritas Utama dalam Menjaga Kesehatan Mental Perempuan pada 4 Mei 2026 bertempat di Ruang Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar Lantai III, Jalan Kusuma Bangsa Nomor 60, Kanigoro, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan pembinaan anggota dalam rangka meningkatkan kapasitas perempuan untuk mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat. Selain agenda rapat pleno dan rapat anggota, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental perempuan sebagai salah satu prioritas utama dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan lingkungan kerja. Dari Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Perumdam Tirta Penataran Kabupaten Blitar, kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Artanti Luminingtyas dan Ibu Murniasih sebagai perwakilan anggota. Kehadiran peserta dari berbagai unsur pelaksana menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program-program Dharma Wanita Persatuan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup perempuan. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya kesehatan mental perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan meliputi upaya menjaga keseimbangan emosional, pengelolaan stres, pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan sosial, serta strategi membangun pola pikir positif untuk meningkatkan kualitas hidup. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait permasalahan yang sering dihadapi perempuan dalam menjalankan peran sebagai anggota keluarga, anggota organisasi, maupun sebagai bagian dari masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam mengikuti rangkaian acara, menyimak materi yang disampaikan, serta berinteraksi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dapat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi dalam menciptakan keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pentingnya kesehatan mental perempuan serta pentingnya peran anggota Dharma Wanita Persatuan dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada keluarga maupun masyarakat sekitar. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta yang hadir, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat melalui penerapan materi yang telah diperoleh. Sebagai tindak lanjut, anggota Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta mendukung berbagai program organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya perempuan, keluarga, dan masyarakat di Kabupaten Blitar.
Pada hari Jumat tanggal 08 Mei 2026 pukul 06.30 WIB sampai dengan selesai, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kota Palembang (Ny. Tina Ongkana Raimon) beserta Anggota (Ny. Misnyeni Apriansyah, Ny. Sri Suhartini, Ny. Reni Oktaria, Ny. Ully Yulia dan Ny. Ida) mengikuti kegiatan Senam Pagi Bersama Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang bertempat di Plataran Kambang Iwak (Depan Rumah Dinas Wali Kota Palembang).
Dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Kaur Ke-23 Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kaur melaksanakan senam sehat bersama. Senam sehat bersama ini dilaksanakan juga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran badan. Kegiatan senam sehat ini dilaksanakan secara outdoor di Pantai Wisata Kabupaten Kaur. Kegiatan ini diikuti oleh Penasehat DWP Kabupaten Kaur, Ketua DWP KAbupaten Kaur dan seluru Anggota DWP Kabupaten Kaur