Kegiatan Pertemuan Rutin Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Bapperida Kabupaten Kotabaru yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 15 September 2026 bertempat di Ruang Rapat Bapperida yang dihadiri oleh ketua Dharma Wanita Persatuan Bapperida Kabupaten Kotabaru ibu Ny Ida Erwin Simanjuntak beserta anggota. Sehubungan dengan telah dilantiknya ketua Dharma Wanita Persatuan Bapperida Kabupaten Kotabaru yang baru maka pada kesempatan ini ibu Ny Ida Erwin Simanjuntak memberikan sambutan dengan memperkenalkan diri kepada pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Bapperida Kabupaten Kotabaru serta memberikan arahan mengenai program kerja Dharma Wanita Persatuan Bapperida Kabupaten Kotabaru selama kepemimpinan beliau.
DHARMA WANITA PERSATUAN SATPOL PP KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN.
Bidang : Pendidikan
Wakil Ketua 1 DWP Satpol PP Sub Unit Kota Administrasi Jakarta Selatan Ibu Ruth Immanuel, Menghadiri Kegiatan DWP Satpol PP Mengajar di Kecamatan Pancoran Kota Administrasi Jakarta Selatan.
A. DATA KEGIATAN
Nama Kegiatan: DWP Satpol PP Mengajar
Tanggal & Waktu : Senin,21 September 2026
Pukul : 07.30 Wib s/d selesai
Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Kecamatan Pancoran
Tempat: TKN.01 Pancoran Wilayah Kecamatan Pancoran , Kota Administrasi Jakarta Selatan
Bentuk Kegiatan: Kegiatan edukasi dan pembelajaran bersama anak-anak TKN 01 Pancoran
Jumlah peserta : -+ 75 orang
Peserta : Koordinator wilayah DWP Satpol PP Jakarta Selatan Ibu Melinda Purba, Kepala Sub. Bagian TU satpolpp Jakarta selatan Ibu Endah. Ka. Sie Linmas, Bapak Immanuel, Plt Kepsek TKN Pancoran 01 ,Ibu Faridatun Ni'mah bersama guru Pendidik. TKN 01 Pancoran, Jakarta Selatan
B. LATAR BELAKANG
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Selatan merupakan organisasi yang memiliki peran dalam mendukung kegiatan sosial, pendidikan, dan pembinaan keluarga di lingkungan aparatur pemerintahan. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan DWP Satpol PP Mengajar yang dilaksanakan di TKN.01 Pancoran Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan kepada anak usia dini sekaligus menumbuhkan kepedulian dan kontribusi sosial DWP Satpol PP terhadap dunia pendidikan. Melalui interaksi secara langsung dengan anak-anak, diharapkan tercipta suasana belajar yang edukatif, kreatif, komunikatif, dan menyenangkan.
C. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan DWP Satpol PP Mengajar bertujuan untuk:
D. URAIAN KEGIATAN
Kegiatan DWP Satpol PP Mengajar di TKN.01 Pancoran Kecamatan Pancoran , Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi dan persiapan antara pengurus DWP Satpol PP dengan pihak TKN.01 Pancoran, yang dihadiri Ibu Melinda Purba, Pengurus DWP Satpol PP Provinsi DKI Jakarta selaku Koordinasi Wilayah Jakarta Selatan yang menyampaikan materi dan motivasi pembelajaran mengenai pengenalan profesi serta tugas pokok dan fungsi Satpol PP kepada anak-anak TKN 01 Pancoran,Jakarta Selatan .
Dalam kegiatan pembelajaran, anggota DWP Satpol PP berinteraksi secara langsung dengan peserta didik melalui kegiatan edukatif yang disesuaikan dengan usia anak. Pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan yang menyenangkan melalui komunikasi, pengenalan profesi Satpol PP dan fungsinya, edukasi tentang pilah sampah, Pengenalan Gerak dan Lagu Satpol PP Kebanggaanku, serta kegiatan kreatif lainnya. Selain memberikan materi pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak, seperti menjaga kebersihan, kedisiplinan, saling menghargai, bekerja sama, berani tampil, serta membangun rasa percaya diri. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan keceriaan dan anak-anak terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diberikan oleh DWP Satpol PP Jakarta Selatan
E. HASIL KEGIATAN
Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan DWP Satpol PP Mengajar antara lain:
F. EVALUASI
Secara umum, kegiatan DWP Satpol PP Mengajar berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti kegiatan. Interaksi antara pengurus DWP Satpol PP dengan anak-anak berlangsung secara positif dan komunikatif. Dalam pelaksanaan kegiatan, diperlukan penyesuaian metode penyampaian materi dengan karakteristik dan usia peserta didik agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif. Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan menambah variasi materi, permainan edukatif, kegiatan kreativitas anak, serta metode pembelajaran yang lebih interaktif. Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan DWP Satpol PP Mengajar pada kesempatan berikutnya sehingga manfaat yang diberikan kepada peserta didik maupun pihak sekolah dapat semakin optimal.
G. PENUTUP
Demikian laporan kegiatan DWP Satpol PP Mengajar di TKN.01 Pancoran Kecamatan Pancoran Kota Administrasi Jakarta Selatan, disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Melalui kegiatan ini diharapkan peran serta Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan dapat terus ditingkatkan.Kegiatan DWP Satpol PP Mengajar diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara DWP Satpol PP dengan lingkungan pendidikan serta memberikan kontribusi positif bagi pembentukan karakter anak sejak usia dini. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kerja sama dan kepedulian terhadap dunia pendidikan dapat terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan positif lainnya di masa yang akan datang.
#dwpmengajar
#dwpcerdasliterasi
DWP Unsur Pelaksana BPKAD telah mengikuti Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dharma wanita Kabupaten Halmahera Tengah Program Kerja Bidang Sosial Budaya SubProgram Ketahanan Keluarga dengan Kegiatan Iman dan Taqwa . Berikut Keterangan Program: 1. DWP Unsur Pelaksana BPKAD. 2. Hari / Tanggal : Jumat, 18 Seoetember 2026. 3. Waktu Pelaksanaan : Pukul 14.00 Wit s.d Selesai. 4. Tempat Pelaksanaan : Sekertariat DWP Kabupaten Halmahera Tengah Desa Fidi Jaya Kec. Weda Kabupaten Halmahera tengah .5. Nama Kegiatan : Pengajian Rutin Dharama Wanita Persatuan dan TP PKK Kabupaten Halmahera Tengah dalam rangka memningkatkan pengetahuan anggoya terkait bacaan Alquran sesuai deenagn Hukium – hukum bacaan serta pembinaan nilai-nilai keagamaan dan akhlak bagi anggota. 6. Dengan Jumlah Peserta sebanyak 32 Orang yang terdiri dari : a. Ketua DWP Kabupaten Ny. Mutmaiana Bahri. b. Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Kabupaten Ny. Iswati Taher. c. Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana beserta anggota dan . d. Ibu-ibu Anggota TP PKK Kabupaten Halmahera Tengah. Dari DWP Unsur Pelaksana BPKAD yang ikut serta dalam kegiatan tersebut sebanyak 2 orang yaitu : 1. Wakil Ketua Ny. Nurlela Fachruddin. 2. Sekretaris Ny. Lily Firman. Berikut Rangkaian Kegiatan : 1. Kegiatan dibuka dengan sama – sama membaca doa dan Membuka dengan membaca syurah Alfatiha. Seluruh anggota dibagi menjadi 2 Kelompok diman kelompok 1 untuk Mwembaca Alquran dan kelompok 2 untuk kelompok Iqra .Kelompok 1 dipimpin oleh Ketua DWP Kabuoaten Ny. Mutmaiana Bahri dan Kelompok 2 dipimpin oleh Ny. Iswati Taher Ketua Bidanh Sosial Budaya . DWP UP BPKAD sendiri masuk dalam anggota kelompok 1 dimana pada kelopok 1 mebaca 2 Juz yaitu Juz 19 dan Juz 20 terdiri dari Surah Surat Al-Furqan Surat Asy-Syu ara: Utuh dari ayat 1 sampai akhir surat ayat 227 ayat 21 sampai akhir surat ayat 77. Dan Surat An-Naml: Mulai dari ayat 1 sampai ayat 55. Selanjutnya Juz 20 Surat An-Naml ayat 56–93. Sedangkan kelompok Iqra Daiajarkan langsung 2 diajrakan langsung oleh anggota yang teah ditugaskan untuk mengajara menagji bago anggota yang masih di kelas IQRA dan Juz amma. Kegiatan dimulai dengan terlebih dahulu sama – sama membaca Doa Kafaratul majelis untuk pembuka pengajian dan surah Alfatiha yang dipimpin lengausng oleh Ny. Iswati Taher Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Kabupaten. 3. Masing – masing kelompok memabaca ayat suci alquran yang dilakukan secara bergilir dan jika terdapat ketidak tepatan dalam membaca ayat suci alquran maka langsung dikoreksi dan diperbaiki agar masing-masing anggota dapat membaca lebih lancar lagi, tepat dengan hukum – hukium bacaan dan tajwidnya.Sealnjutnya untuk kelas diajrakan perorang atau masing – masing dengan sehingga bisa dikoreksi langsung dalam pengucapan huruf dan hukum – hukum bacaan. Keg iatan ini mejadi wadaha belajar bagi anggota yang belum lancar atau belum bisa mengaji dimana dengan pengejian rutin ini semua anggota yang belum lancar dalam bacaan akan diajarkan sampai bisa, dan anggota DWP yang belum lancara dalam baacaan tidak perlu malu karena akan dibimbing sampai lancar mengaji tepat dengan hukum-hukumnya dan Tajwidnya .Semua anggota pada masing – masing kelompok diberikan kesempatan untuk membaca Alquran. 4. Penutup. 5.Selanjutnya sesi Dokumentasi. Kegiatan pengajian di Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang dilaksanakan rutin setiap jumat ini merupakan agenda rutin yang memiliki peranan penting, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Harapan kami dalam mengikuti kegiatn pengajian ini yaitu agar dapat meningkatkan keimanan kita dan Pengajian ini dirancang untuk meningkatkan Pengetahuan anggota terkaiat bacaan alquran, ketakwaan anggota sekaligus memperkuat tali silaturahmi antaranggota DWP kabupaten maupun DWP Unsur Pelaksana. Secara keseluruhan, pengajian DWP Kabupaten berfungsi sebagai fondasi dalam menciptakan masyarakat yang religius dan bermoral, sekaligus mendukung peran perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam mendukung tugas suami sebagai aparatur sipil negara. Yang membuat Laporan : Ny. Fitria Charis
SERANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Provinsi Banten berkolaborasi dengan Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) DPRD Provinsi Banten menggelar kegiatan senam sehat, aksi korve, serta pengajian rutin bersama di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DWP Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Ny. Susan Subhan, Wakil Ketua DWP Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Ny. Ade Sunandar, serta Ketua IKAD DPRD Provinsi Banten, Ny. Munawaroh Zarkasyi Fahmi, bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota DWP Sekretariat DPRD Banten dan IKAD DPRD Banten. Turut hadir Sekretaris DPRD Provinsi Banten, Subhan Setiabudi. Rangkaian acara diawali pada pagi hari dengan pelaksanaan senam sehat bersama di Lapangan Sekretariat DPRD Provinsi Banten. Pelaksanaan senam dipandu langsung oleh instruktur profesional dari Klub Jantung Sehat. Seluruh peserta tampak antusias dan dinamis dalam mengikuti setiap urutan gerakan, mulai dari tahap pemanasan, latihan inti yang energik, hingga gerakan pendinginan. Agenda senam sehat ini secara khusus bertujuan untuk memelihara kebugaran fisik, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendorong penerapan gaya hidup sehat. Di samping manfaat kesehatan, kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP Sekretariat DPRD Banten dan IKAD DPRD Provinsi Banten. Acara dilanjutkan dengan aksi korve atau kerja bakti di sekitar area kantor. Para anggota DWP dan IKAD saling bahu-membahu dan bergotong royong dalam membersihkan serta merapikan berbagai titik di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Banten. Aksi korve ini bertujuan untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan keasrian lingkungan kerja guna menciptakan suasana kantor yang aman, nyaman, dan kondusif. Melalui aksi ini, DWP dan IKAD berkomitmen memupuk rasa tanggung jawab bersama dalam memelopori gerakan hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan instansi maupun keluarga. Menutup acara, seluruh peserta berkumpul secara khidmat untuk mengikuti pengajian rutin bersama. Agenda ini diisi dengan pembacaan doa yang memperkuat keimanan serta memberikan ketenangan jiwa bagi seluruh anggota. Dalam sambutannya pada sesi pengajian, Ketua IKAD DPRD Provinsi Banten, Ny. Munawaroh Zarkasyi Fahmi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terlaksananya kolaborasi ini sebagai wadah untuk saling mendukung di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Banten. Suasana penuh kekeluargaan makin terasa saat seluruh peserta memanjatkan doa bersama untuk kebaikan, keberkahan umur, kesehatan, serta kelancaran tugas. Di sela-sela pengajian rutin tersebut, Sekretaris DPRD Provinsi Banten, Subhan Setiabudi, turut menyampaikan pemaparan mengenai informasi agenda kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang akan datang. Pemaparan ini sebagai bentuk koordinasi dan kesiapan menghadapi program-program organisasi mendatang. Melalui sinergi berkelanjutan ini, IKAD dan DWP Sekretariat DPRD Provinsi Banten berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program bermanfaat. Kegiatan terpadu ini diharapkan dapat mempererat rasa kekeluargaan, membangun keseimbangan antara kesehatan jasmani, kebersihan lingkungan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan, serta mendukung suasana kerja yang harmonis di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Banten.
Senin, 21 September 2026 DWP UP KPP Semarang mengadakan giat Entry Briefing Ketua DWP UP KPP Semarang, Ibu Ita Kamal Riswandi, bertempat di ruang media center kantor SAR Semarang, diikuti oleh 20 anggota DWP
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Provinsi Banten Tinjau Kampung Batik Lebak Chanting Pradana LEBAK — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Provinsi Banten melalui Bidang Ekonomi dan Bidang Sosial Budaya melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Produksi Batik Lebak Chanting Pradana di Kabupaten Lebak, Kamis (21/9/2026). Kunjungan ini sebagai langkah persiapan pembuatan busana batik kebaya khas Banten yang akan dikenakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten. Kunjungan kerja dipimpin langsung oleh Ketua DWP Sekretariat DPRD Banten, Ny. Susan Subhan, didampingi Ketua Bidang Ekonomi, Ny. Risya Dudi, beserta jajaran pengurus dan anggota DWP Sekretariat DPRD Provinsi Banten. Rombongan diterima secara langsung oleh pemilik (owner) Rumah Produksi Batik Lebak Chanting Pradana, Ny. Umsaro. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kualitas bahan, ragam motif khas daerah, serta seluruh tahapan teknis pembuatan kain batik tulis maupun cap. Didampingi oleh salah satu pengelola Chanting Pradana, Ny. Apriani, pengurus DWP diajak menelusuri alur produksi secara mendalam mulai dari penyiapan kain mori sebagai bahan dasar, pencetakan motif menggunakan malam (lilin), teknik penyulfitan, pewarnaan (colet dan blok), hingga tahap pelorotan (penghilangan lilin) dan penjemuran. Ny. Apriani menjelaskan bahwa proses pembuatan satu lembar kain batik rata-rata membutuhkan waktu sekitar 6 hari. Rumah produksi ini menyediakan berbagai jenis kain berkualitas tinggi seperti katun, satin, hingga sutra. Untuk menjaga mutu daya serap warna, seluruh bahan baku kain mori didatangkan langsung dari Pekalongan. Selain memproduksi kain, Rumah Produksi Batik Lebak Chanting Pradana juga menjual busana batik siap pakai hasil produksi sendiri, menyediakan pusat oleh-oleh khas Lebak, memfasilitasi galeri busana dan gedung workshop, serta mengoperasikan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)/Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) membatik. Selain itu, rumah produksi ini turut memberdayakan masyarakat lokal dengan melibatkan sekitar 30 warga sekitar untuk proses nyolet dan ngeblok, serta didukung oleh 5 karyawan tetap untuk bagian pewarnaan dan pencetakan motif. Ketua Bidang Ekonomi DWP Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Ny. Risya Dudi, menyampaikan apresiasi atas kerumitan, kerapian, dan ketelitian yang dibutuhkan dalam proses pembuatan Batik Lebak. Pemanfaatan batik lokal dalam busana resmi organisasi ini merupakan bentuk dukungan nyata DWP Sekretariat DPRD Provinsi Banten terhadap UMKM dan perajin lokal Banten, sekaligus upaya melestarikan warisan budaya daerah. Melalui kunjungan ini, DWP Sekretariat DPRD Provinsi Banten ingin memastikan pemilihan bahan dan motif khas Lebak Banten berjalan optimal sehingga mampu menghasilkan busana kebaya yang anggun, elegan, serta merepresentasikan identitas budaya Banten. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat branding industri kreatif daerah serta mendukung kesejahteraan para perajin lokal.
dalam rangka #DWPberdaya DWP Kab. Bantul mengadakan kunjungan ke Sentra Tanaman Hias di Tawangmangu Karanganyar, pada Sabtu 19 September 2026, kunjungan ini sebagai tindak lanjut dari pelatihan/sosialisasi B2SA untuk mewujudkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga Anggota DWP disamping itu untuk memperkuat jiwa keorganisasian di DWP sehingga menumbuhkan rasa solidaritas dan kekompakan untuk mencapai tujuan, visi dan misi DWP, dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Ny. Endang Pamungkasiwi Raharjo, dan diikuti oleh pengurus DWP serta beberapa UP. DWP yang tergabung dalam kepengurusan.
Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) serta meningkatkan peran aktif anggota dalam mengikuti berbagai kegiatan pemerintahan dan pembangunan daerah, Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang turut berpartisipasi dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Empat Lawang dalam rangka mendengarkan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 oleh pihak Eksekutif. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026 pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Ruang Sidang Utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian proses penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berkaitan dengan pembahasan dan penyampaian kebijakan pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan undangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Empat Lawang Nomor 005/148/DPRD/2026, rapat paripurna dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 oleh pihak Eksekutif. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny. Nurhayati, sebagai bentuk partisipasi dan dukungan terhadap kegiatan pemerintahan daerah. Kehadiran Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata peran organisasi dalam membangun kepedulian, wawasan dan pemahaman terhadap berbagai agenda pemerintahan yang berkaitan dengan kepentingan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan tidak hanya berperan dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga diharapkan mampu mengikuti perkembangan penyelenggaraan pemerintahan serta turut mendukung terciptanya keluarga Aparatur Sipil Negara yang memiliki wawasan, kepedulian sosial dan pemahaman terhadap pembangunan daerah. Rapat paripurna tersebut juga menjadi sarana bagi para undangan untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Perubahan APBD merupakan bagian dari proses pengelolaan keuangan daerah yang diarahkan untuk menyesuaikan kebutuhan, prioritas serta perkembangan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Melalui forum resmi DPRD ini, penyampaian kebijakan oleh pihak Eksekutif dapat diketahui oleh unsur-unsur yang hadir sehingga tercipta komunikasi dan pemahaman bersama mengenai arah penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Empat Lawang. Bagi Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga memiliki nilai positif dalam memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis dalam mendukung keluarga Aparatur Sipil Negara serta pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan wawasan, kepedulian dan partisipasi anggota. Kehadiran Ny. Nurhayati diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan organisasi mengenai berbagai agenda pemerintahan yang berdampak terhadap masyarakat. Informasi dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan untuk meningkatkan komunikasi dan pemahaman anggota Dharma Wanita Persatuan dalam menjalankan peran sosialnya di lingkungan keluarga, organisasi maupun masyarakat. Dari sisi publik, kegiatan ini memiliki arti penting karena pengelolaan APBD pada akhirnya berkaitan dengan pelaksanaan berbagai program pemerintah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Penyampaian Raperda Perubahan APBD melalui rapat paripurna merupakan bagian dari proses pemerintahan yang terbuka dan terstruktur dalam menentukan penyesuaian anggaran daerah. Dengan adanya partisipasi unsur organisasi seperti Dharma Wanita Persatuan, diharapkan semakin tumbuh kepedulian terhadap proses pembangunan daerah dan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang tepat sasaran, transparan, bertanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah serta pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara unsur pemerintahan, organisasi masyarakat dan keluarga Aparatur Sipil Negara dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan program pembangunan daerah. Partisipasi Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang menjadi bentuk keterlibatan organisasi dalam mengikuti agenda pemerintahan sekaligus memperkuat eksistensi DWP dalam mendukung tugas dan program pemerintah daerah. Tujuan kegiatan adalah untuk mengikuti dan memahami agenda resmi penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 oleh pihak Eksekutif, meningkatkan wawasan serta kepedulian anggota Dharma Wanita Persatuan terhadap perkembangan pembangunan daerah, memperkuat partisipasi organisasi dalam kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan, serta mendukung terciptanya sinergi antara Dharma Wanita Persatuan, pemerintah daerah dan masyarakat. Harapan dari kegiatan ini adalah agar proses pembahasan dan penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan dengan baik, tertib, transparan dan akuntabel serta mampu mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Empat Lawang. Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang juga berharap dapat terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan pembangunan daerah, meningkatkan wawasan anggotanya, serta memberikan kontribusi positif melalui kegiatan organisasi yang bermanfaat bagi keluarga Aparatur Sipil Negara dan masyarakat. Dengan demikian, keikutsertaan Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang Ny. Nurhayati, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Empat Lawang pada 21 September 2026 merupakan bentuk partisipasi organisasi dalam mendukung agenda pemerintahan daerah sekaligus memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang peduli terhadap perkembangan pembangunan dan kepentingan publik. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi pengalaman serta tambahan wawasan bagi Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang untuk terus meningkatkan partisipasi, koordinasi, kepedulian sosial dan dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Empat Lawang. Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang sebagai bagian dari organisasi DWP Kabupaten Empat Lawang secara aktif melaksanakan kegiatan yang mendukung program organisasi, pembinaan anggota, peningkatan kepedulian sosial, penguatan keluarga ASN, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Setiap kegiatan tidak hanya diarahkan untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan peran, pengetahuan, kepedulian, dan partisipasi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam mendukung pembangunan daerah. Dalam pelaksanaannya, Dbarma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang berupaya menjalankan peran organisasi secara aktif melalui keterlibatan Ketua Dharma Wanita Persatuan, pengurus, anggota, serta pihak-pihak terkait. Kegiatan dilaksanakan dengan semangat kebersamaan, gotong royong, koordinasi, dan tanggung jawab, sehingga kegiatan yang dilakukan dapat memberikan output yang nyata, baik bagi anggota Dharma Wanita Persatuan maupun bagi masyarakat sebagai penerima manfaat. Keterlibatan Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan yang bersentuhan dengan publik juga menjadi bentuk kontribusi organisasi dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat hubungan antara organisasi, keluarga Aparatur Sipil Negara, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang semakin aktif dalam menjalankan program kerja sesuai bidang masing-masing, mampu meningkatkan kapasitas dan kepedulian sosial, serta dapat menerapkan hasil kegiatan dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Selain itu, kegiatan diharapkan dapat memperkuat eksistensi Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang tidak hanya berperan dalam internal keluarga Aparatur Sipil Negara, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat. Hasil pelaksanaan kegiatan selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi pengurus Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang untuk meningkatkan kualitas program kerja berikutnya. Dokumentasi dan publikasi kegiatan juga menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi mengenai aktivitas organisasi, sehingga masyarakat dapat mengetahui keberadaan, peran, serta kontribusi Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian dan Pengbangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang dalam mendukung kegiatan sosial, pendidikan, ekonomi, budaya, kesehatan, pembinaan keluarga, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatauan Badan Kepegawaian dan Pengembangam Sumber Daya Manusia Kabupaten Empat Lawang berharap seluruh anggota dapat semakin solid, aktif, dan konsisten dalam mendukung program organisasi. Ke depan, kegiatan diharapkan tidak hanya terlaksana secara rutin, tetapi juga memiliki manfaat yang semakin luas, melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, menghasilkan kegiatan yang berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi keluarga Aparatur Sipil Negara dan masyarakat Kabupaten Empat Lawang.
Dharma Wanita Unsur Pelaksana BPKAD Kabupaten Halmahera Tengah telah melaksanakan Program Bidang Sosial Budaya subprogram Ketahanan Keluarga , dengan Kegiatan Gerakan Sehat. Berikut Keterangan Program: DWP Unsur Pelaksana BPKAD Kabupaten Halmahera Tengah pada Hari Selasa Tanggal 01 September Tahun 2026 Pukul 16.00 Wit s.d Selesai. Bertempat di Ruang rapat sekretariat DWP Unsur Pelaksana BPKAD Kab. Halmahera Tengah Jln.Trikora No 3 Desa Loeiteglas Kec. Weda Kab. Halmahera Tengah dalam rangka melaksanakan kegatan Sosialisasi Penyakit Kusta bagi anggota DWP Unsur Pelaksana BPKAD oleh Pemateri Ny. Yunita Irfan Yang merupakan Petugas Kesehatan yang menangani Penyakit Kusta di PKM Weda. Program ini terlaksana atas kerjasama DWP Unsur Pelaksana BPKAD dan PKM Weda dalam rangka menjalankan program pemerintah daerah terkaitDeteksi dini, pencegahan, penulran dan Pengobatan penyakit kusta bagi masyrakat di Kabupaten Halmahera Tengah . Jumlah peserta yang hadir sebanyak 13 orang anggota yang terdiri dari : 1. Ketua Ny. Jumarni M Fitra. 2. Wakil Ketua Ny. Nurlela Fachruddin. 3. Sekretaris Ny. Lily Firman. 4. Bendahara Nn. Ayu Muchtar. 5. Wakil bendahara Ny. Nurniyati Hakim. 6. Ketua bidang Pendidikan Ny. Julaiah Iksan. 7. Ketua bidang Sosial Budaya Ny. Setiyorini Ahmad. 8. Ketua Bidang Ekonomi Ny. Yunita Irfan. 9. Ny. Fajriatain Bamabang ( anggota). 10. Ny. Puri Iksan (anggota). 11. Ny. Saona Lanuru ( anggota). 12. Ny. Faradila (anggota). 13. Ny. Tito Wati (anggota). 14. Ny. Irma Milani (anggota). Berikut rangakaian kegiayan : a. Kegiatan dibuka langsung oleh pemateri Ny. Yunita Irfan. b. Pemtaeri menyampaikan materi singkat tekait apa itu prnyakit Kusta, Bagmana Cara mendekteksi dini penyakit Kusta, bagmana cara penularan penyakit kusta , bagamana cara pengobatan penyakit kusta serta bagmana cara pencegahan penyakit kusta jika terjadi kontak dengan penderita. c. Petugas akan melakukan pemeriksaan penyakit kusta pada Keluarag atau instansi kerja jika terdapat penderita dan pasien kontak . d. Pengetahuan dini kepada anggota keluarga terutama orang tua sangat penting untuk menjaga keluarga dari penuran penyakit tersebut. e. Jika ditemuakan pasien dengan gejala kusta di longkungan kelauraga ataupun ingkungan tempat kerja maupun lingkungan masyarakat maka segera laporkan ke petugas terkait sehingga dilakukan pemeriksaan. F. Bagi Pesiaen Kontak akan dinerikan obat pencegahan untuk meningkatkan imun tubuh. g. Edukasi kembali ke masyrakat bahwa Kusta bukan penyakit kutukan serta Kusta bisa diobati . Pesan Utama dari Sosialisasi hari ini : 1.Jika Bercak kulit hilang rasa, sama dengan penyakit kusta maka segeralah lakukan pemeriksaan. 2. Obat selalu tersedia gratis,aman, dan bisa sembuh 100 % asal tidak terlambat. 3. Jangan menunggu cacat dulu baru berobat , semakin cepat berobat semakin baik. 4, Dukung penderita , jangan dijauhi dan dekati serta berikan edukasi kepada penderita agar mau berobat samapai tuntas. 5. Untuk pencegahan maka harus selalu melaksanakan pola hidup sehat, makan makanan sehat dan Olahraga untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Harapan dari terlaksananya kegiatan ini semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anggota khususnya terkait Deteksi dini, pencegahan, Gejala dan penularan penyakit kusta yang sudah meningkat tanpa kita sadari dilingkungan sekitar kita. pengetahuan ini juga diharapakan bisa diinformasikan oleh anggota kembali ke lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Yang membuat laporan Ny. Fitria Charis
Kegiatan : Pasar Tani Hortikultura.
Tema Kegiatan : Partisipasi Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Kegiatan Pasar Tani Hortikultura dan Bazaar Tahun 2026.
Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pasar Tani Hortikultura. Dimana DWP Dinas Perkebunan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara selain menyediakan aneka tanaman dan buah hortikultura juga menyediakan aneka macam kue-kue tradisional dan minuman segar. Kegiatan rutin ini diselenggarakan bersama Bidang Hortikultura Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara bertempat di Tugu Pilar, Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu, Kota Kendari, pada hari Jum'at tanggal 24 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WITA sampai selesai
Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Ny.Asiah Ilfi, Ny. Bertha Saiful, Ny. Masni Salbin, Ny. Nur Azizah Alamsah.
Pasar Tani Hortikultura dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara sekaligus Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. L.M. Rusdin Jaya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses pemasaran hasil pertanian, memotong rantai distribusi, serta menjaga stabilitas harga pangan guna mengendalikan inflasi daerah, khususnya pada komoditas strategi seperti cabai dan bawang yang harganya sering mengalami fluktuasi.Beliau juga mengajak seluruh kelompok tani binaan untuk memanfaatkan Pasar Tani Hortikultura sebagai sarana pemasaran hasil panen.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Kota Kendari dapat memperoleh produk hortikultura segar hasil binaan petani lokal dengan harga terjangkau. Adapun rincian harga komoditas yang dipasarkan meliputi :
- Sayuran segar : Tomat Rp.10.000,-/kg, Terong Ungu Rp.8.000,-/kg, Terong Bulat Rp.10.000,-/kg, Timun Rp.5.000,-/2 buah, Kembang Kol Rp.28.000,-/kg, Kacang Panjang Rp.3.000,-/ikat, Sawi Rp.2.500,-/ikat, Daun Bawang Rp.5.000,-/ikat dan Seledri Rp.10.000,-/polibag.
- Bumbu dan Cabai : Bawang Merah Rp.38.000,-/kg, Cabai Merah Rp.52.000,-/kg, Cabai Keriting Rp.30.000,-/kg, Cabai Rawit Rp.40.000,-/kg.
- Buah-buahan : Semangka dan Pepaya Rp.8.000,-/kg, Melon Rp.10.000,-/kg, Jeruk Manis Rp.15.000,-/kg.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wadah bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mempromosikan dan memasarkan produk olahan berbahan dasar komoditi hortikultura, menggali dan melatih kemampuan berwirausaha, membantu kesejahteraan anggota dan ketahanan keluarga, membantu mengumpulkan dana kas internal organisasi serta menjalin kekompakan, kebersamaan serta kerjasama antar anggota..(#DWPKreatif)