Anak-anak terlihat sangat senang menerima hadiah tersebut. Bingkisan yang diberikan berupa alat tulis dan perlengkapan belajar lainnya. Pembagian bingkisan dilakukan secara tertib dan penuh kebahagiaan. Selain siswa TK, sebanyak 35 siswa SD Karimun Jawa juga menerima bingkisan yang sama. Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah semangat belajar anak-anak. Para siswa tampak antusias dan bahagia saat menerima bingkisan. Guru-guru yang hadir juga mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh DWP Kabupaten Jepara. Kegiatan berbagi tersebut menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi anak-anak. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jepara juga memberikan pelayanan administrasi kependudukan. Disdukcapil membantu pembuatan dan pembagian Kartu Identitas Anak bagi siswa yang belum memiliki KIA. Program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak di Karimun Jawa. Orang tua siswa merasa terbantu dengan adanya pelayanan tersebut. Pelayanan administrasi dilakukan dengan tertib dan lancar. Kartu Identitas Anak merupakan dokumen penting bagi anak-anak. Oleh sebab itu, Disdukcapil Kabupaten Jepara terus mendorong kepemilikan KIA bagi seluruh anak. Melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya administrasi kependudukan sejak usia dini. Anak-anak yang menerima KIA tampak senang dan bangga. Kegiatan tersebut memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Selain kegiatan pendidikan dan administrasi kependudukan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi siswa SD Karimun Jawa. Pemeriksaan kesehatan dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Karimun Jawa. Tim kesehatan melakukan pemeriksaan kepada siswa secara bergantian. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau kesehatan anak-anak sejak dini. Para siswa mengikuti pemeriksaan kesehatan dengan tertib. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan kondisi umum dan kesehatan anak-anak. Petugas kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Anak-anak diingatkan untuk rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan, dan mengonsumsi makanan sehat. Kegiatan kesehatan tersebut mendapat dukungan dari pihak sekolah dan orang tua siswa. Pelaksanaan pemeriksaan berjalan lancar dan tertib. Seluruh rangkaian kegiatan DWP Mengajar berlangsung dengan baik dan penuh manfaat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara terhadap pendidikan, literasi, kesehatan, dan administrasi kependudukan anak-anak. Para peserta merasa senang dapat mengikuti kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Kebersamaan antara DWP, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat terlihat sangat harmonis selama kegiatan berlangsung. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan kegiatan DWP Mengajar di Karimun Jawa.
Pada hari sabtu tanggal 9 Mei 2026, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan sosialisasi administrasi kependudukan bagi anggota Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Karimun Jawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Kaeimun Jawa. Acara dimulai pada pukul 10.15 WIB. Kegiatan diikuti sebanyak 40 peserta. Peserta terdiri dari anggota DWP Kecamatan Karimun Jawa dan beberapa pengurus organisasi lainnya, yaitu dari istri bhayangkari. Seluruh peserta hadir dengan antusias mengikuti kegiatan sosialisasi. Suasana aula terlihat tertib dan kondusif sejak awal kegiatan dimulai.Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan. DWP Kabupaten Jepara memandang bahwa dokumen kependudukan merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki setiap warga negara. Oleh karena itu, sosialisasi ini dianggap sangat penting dan bermanfaat. Kegiatan juga menjadi salah satu bentuk sinergi antara organisasi perempuan dan pemerintah daerah. Kerja sama yang baik antara DWP Kabupaten Jepara dan Disdukcapil Kabupaten Jepara diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jepara, Bapak Ferry. Dalam kesempatan itu, beliau memberikan penjelasan secara langsung mengenai administrasi kependudukan. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan bagi masyarakat. Beliau juga menjelaskan berbagai layanan yang tersedia di Disdukcapil Kabupaten Jepara. Peserta terlihat sangat memperhatikan setiap materi yang disampaikan. Dalam pemaparannya, Bapak Ferry menjelaskan bahwa administrasi kependudukan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Dokumen kependudukan seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian menjadi dokumen dasar yang sangat dibutuhkan. Dokumen tersebut digunakan dalam berbagai keperluan administrasi maupun pelayanan publik. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk selalu memperbarui data kependudukan apabila terjadi perubahan data. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga dokumen kependudukan agar tidak hilang atau rusak. Selain menjelaskan mengenai pentingnya dokumen kependudukan, Bapak Ferry juga memberikan informasi mengenai pelayanan administrasi kependudukan secara digital. Saat ini masyarakat semakin dimudahkan dengan berbagai layanan online yang tersedia. Dengan adanya pelayanan digital, masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan dengan lebih cepat dan praktis. Hal tersebut disambut baik oleh para peserta sosialisasi. Banyak peserta merasa terbantu dengan adanya informasi tersebut. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan komunikatif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai berbagai permasalahan administrasi kependudukan yang sering ditemui di masyarakat. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan mengenai perubahan data kartu keluarga dan pembuatan identitas kependudukan anak. Seluruh pertanyaan dijawab dengan jelas oleh narasumber. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti sesi tanya jawab. DWP Kabupaten Jepara berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman anggota mengenai pentingnya administrasi kependudukan. Selain itu, anggota DWP diharapkan dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih tertib administrasi. Dengan administrasi kependudukan yang tertib, pelayanan publik akan berjalan lebih baik dan maksimal. Hal tersebut menjadi salah satu tujuan utama kegiatan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir acara. Para peserta terlihat senang dapat memperoleh pengetahuan baru secara langsung dari Kepala Dinas Disdukcapil Kabupaten Jepara. Kehadiran narasumber memberikan nilai positif bagi kegiatan tersebut. Pengurus DWP Kabupaten Jepara juga merasa bersyukur kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Kerja sama yang terjalin antara DWP Kabupaten Jepara dan Disdukcapil Kabupaten Jepara diharapkan dapat terus berlanjut pada kegiatan lainnya. Melalui kegiatan ini, anggota DWP Kecamatan Karimun Jawa diharapkan semakin memahami pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan valid. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya administrasi kependudukan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pelayanan administrasi yang tertib dan berkualitas. Semangat peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pentingnya administrasi kependudukan. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi oleh Bank Indonesia. Tanggal 9 Mei 2026. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara.
Pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kab. Parigi Moutong dilaksanakan pada hari Senin tanggal 11 Mei 2026 bertempat di Ruang Aula Kantor Dinas PUPRP. Adapun jenis kegiatan yang dilakukan antara lain rapat, sambutan Ketua DWP lama dan Ketua DWP baru, serah terima jabatan dari Ketua DWP lama kepada Ketua DWP baru, pemberian cenderamata, doorprise dan foto bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh 71 orang peserta yang terdiri dari Ketua DWP lama Ny. Hapsa Adrudin Nur, Ketua DWP baru Ny. Balgis Moh. Aflianto, Wakil Ketua Ny. Theresia Marselinus, Sekretaris Ny. Tina Septiana Hance dan Ny. Nita Nurdin Tasludin, bendahara Ny. Risky Ade Putra dan Ny. Sariani Nanang Irawan, Ketua Bidang Pendidikan Ny. Ni Wayan Suwandri Mudana, Ketua Bidang Ekonomi Ny. Sifa Zubaid, Ketua Bidang Sosial Budaya Ny. Umi Catur Saeful dan pengurus DWP lainnya serta anggota. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara Ny. Febriyanti Melsa Allen, selanjutnya menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipimpin oleh Ny. Dewiyanti Oldius sebagai wujud semangat kebersamaan dalam organisasi. Setelah itu pembacaan doa yang dibacakan oleh Ny. Putri Aisyah Harsin, dengan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar serta membawa manfaat bagi organisasi dan seluruh anggotanya. Pemberian doorprise dilakukan dengan cara penarikan undian bagi seluruh anggota DWP DPUPRP yang hadir dan pertemuan kali ini terdapat 4 orang anggota yang beruntung dan berhak menerima hadiah doorprise. Pemberian doorprise ini dilakukan untuk menarik minat para anggota DWP agar selalu mengikuti pertemuan dan kegiatan yang diselenggarakan. Kegiatan ini menjadi momen yang paling dinantikan sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi seluruh anggota DWP. Berbagai hadiah menarik yang diterima mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga bingkisan yang spesial. Ketua DWP berharap momen ini dapat meningkatkan rasa kekeluargaan dan semangat semua anggota DWP. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama Ketua DWP, Wakil Ketua DWP dan pemenang undian doorprise. Demikian laporan kegiatan ini sebagai bahan dokumentasi dan pelaporan kegiatan pada sistem e-reporting.
Pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan pembinaan Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Karimun Jawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Karimun Jawa mulai pukul 09.30 WIB sampai dengan 11.00. Pembinaan dilaksanakan sebagai bentuk perhatian dan pendampingan organisasi kepada seluruh anggota DWP di tingkat kecamatan agar semakin aktif, mandiri, dan mampu menjalankan program kerja organisasi dengan baik. Suasana kegiatan berlangsung hangat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta yeng berjumlah 35 orang tampak antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga selesai. Kegiatan pembinaan ini dihadiri langsung oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, Ibu Laila Saidah Witiarso. Kehadiran beliau memberikan semangat tersendiri bagi seluruh anggota DWP Kecamatan Karimun Jawa. Selain itu, hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, ibu Erna Ary Bachtiar, didampingi Wakil Ketua I Ibu Wuri Basri serta Sekretaris DWP Kabupaten Jepara, Ibu Lina Widodo. Kehadiran jajaran pengurus kabupaten menjadi bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kualitas organisasi di tingkat unsur pelaksana kecamatan. Acara dibuka oleh MC dilanjutkan menyanyikan bersama lagu Mars DWP dan Mars Jepara. Setelah itu dibuka dengan bacaan basmalah dan doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh anggota. selanjutnyadilaksnakan pemaparan program kerja dari masing-masing bidang. Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta bersama-sama meneriakkan yel-yel Dharma Wanita Persatuan. Dengan penuh semangat, seluruh peserta mengucapkan yel-yel Bergerak Maju, Mandiri, Berdaya Guna. Yel-yel tersebut dipimpin langsung oleh Penasehat DWP Kabupaten Jepara, Ibu Laila Saidah Witiarso. Semangat yang ditunjukkan peserta mencerminkan rasa kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan organisasi. Dalam sambutannya, Ibu Laila Saidah Witiarso menyampaikan motivasi kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Karimun Jawa. Beliau mengajak seluruh anggota untuk terus aktif dan bersemangat dalam menjalankan program kerja organisasi. Menurut beliau, organisasi akan menjadi kuat apabila seluruh anggotanya memiliki rasa peduli, rasa memiliki, dan kemauan untuk terus berkembang bersama. Beliau juga menyampaikan bahwa anggota Dharma Wanita harus mampu menjadi perempuan yang mandiri dan berdaya guna di lingkungan masing-masing. Selain itu, beliau berharap agar seluruh anggota dapat melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam organisasi. Menurutnya, kegiatan sekecil apa pun akan memberikan dampak besar apabila dilakukan dengan kerja sama dan rasa kebersamaan. Dharma Wanita Persatuan diharapkan mampu menjadi organisasi perempuan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif di bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi. Peserta terlihat menyimak dengan baik setiap motivasi yang disampaikan. Banyak anggota merasa semakin termotivasi untuk aktif dalam organisasi setelah mendengarkan arahan tersebut. Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, Ny. Erna Ary Bachtiar, memberikan arahan kepada seluruh anggota DWP Kecamatan Karimun Jawa. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pelaksanaan pertemuan rutin organisasi. Pertemuan rutin dinilai sangat penting sebagai sarana komunikasi, koordinasi, dan evaluasi program kerja. Dengan adanya pertemuan yang dilaksanakan secara rutin, hubungan antaranggota akan semakin erat dan program kerja dapat berjalan lebih terarah. Ketua DWP Kabupaten Jepara berharap agar DWP Kecamatan Karimun Jawa dapat terus meningkatkan semangat kebersamaan dan konsistensi dalam menjalankan kegiatan organisasi. Pada kesempatan tersebut, Ny. Erna Ary Bachtiar juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada anggota baru Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Karimun Jawa. Anggota baru tersebut berasal dari unsur Satkordik dan Puskesmas. Kehadiran anggota baru diharapkan dapat menambah semangat serta memperkuat organisasi di tingkat kecamatan. Ketua DWP Kabupaten Jepara mengajak seluruh anggota baru agar segera menyesuaikan diri dan aktif mengikuti kegiatan organisasi. Beliau juga berharap agar seluruh anggota dapat saling mendukung dan bekerja sama dalam melaksanakan program kerja. Segala kewajiban juga harus dipenuhi. Selain memberikan arahan mengenai organisasi, Ketua DWP Kabupaten Jepara juga menyampaikan pentingnya kewajiban anggota dalam membayar iuran organisasi. Beliau menjelaskan bahwa iuran anggota merupakan salah satu sumber pendukung kegiatan organisasi yang nantinya digunakan untuk pelaksanaan berbagai program kerja. Oleh karena itu, seluruh anggota diharapkan memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk memenuhi kewajiban tersebut. Dengan adanya dukungan dari seluruh anggota, kegiatan organisasi dapat berjalan lebih lancar dan maksimal. Penjelasan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta. Selanjutnya, Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, Ibu Lina Widodo, memberikan materi mengenai pelaporan e-reporting organisasi. Dalam kesempatan tersebut, beliau berbagi berbagai tips dan cara membuat laporan kegiatan yang baik dan benar. Materi tersebut disampaikan secara jelas dan praktis agar mudah dipahami oleh seluruh anggota. Beliau menjelaskan pentingnya dokumentasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi. Selain itu, pelaporan yang baik juga dapat menjadi bahan evaluasi serta arsip kegiatan organisasi. Ibu Lina Widodo juga menjelaskan beberapa hal teknis terkait penyusunan laporan e-reporting. Selain membahas e-reporting, Sekretaris DWP Kabupaten Jepara juga menyampaikan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satunya adalah lomba video kegiatan Dharma Wanita Persatuan di masing-masing Unsur Pelaksana. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anggota dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan organisasi. Melalui lomba video, diharapkan setiap unsur pelaksana dapat menunjukkan berbagai kegiatan positif yang telah dilaksanakan. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat anggota dalam berkarya melalui media digital. Selain lomba video kegiatan, juga disampaikan mengenai program read aloud atau membaca nyaring. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat baca serta kemampuan komunikasi anggota maupun keluarga. Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat penuh semangat dan kekeluargaan. Para peserta tampak menikmati setiap sesi pembinaan yang diberikan. Kehadiran pengurus DWP Kabupaten Jepara memberikan motivasi tersendiri bagi anggota DWP Kecamatan Karimun Jawa untuk terus berkembang. Kegiatan pembinaan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian program kerja, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas antaranggota Dengan adanya pembinaan rutin, anggota DWP di tingkat kecamatan akan semakin memahami tugas dan peran organisasi. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kualitas sumber daya anggota dalam menjalankan program kerja organisasi. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh manfaat. Dan dilanjutkan beberapa sosialisai dari Disdukcapil serta Bank Indonesia. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara.
Pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kab. Parigi Moutong dilaksanakan pada hari Senin tanggal 11 Mei 2026 bertempat di Ruang Aula Kantor Dinas PUPRP. Adapun jenis kegiatan yang dilakukan antara lain rapat, sambutan Ketua DWP lama dan Ketua DWP baru, serah terima jabatan dari Ketua DWP lama kepada Ketua DWP baru, pemberian cenderamata, doorprise dan foto bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh 71 orang peserta yang terdiri dari Ketua DWP lama Ny. Hapsa Adrudin Nur, Ketua DWP baru Ny. Balgis Moh. Aflianto, Wakil Ketua Ny. Theresia Marselinus, Sekretaris Ny. Tina Septiana Hance dan Ny. Nita Nurdin Tasludin, bendahara Ny. Risky Ade Putra dan Ny. Sariani Nanang Irawan, Ketua Bidang Pendidikan Ny. Ni Wayan Suwandri Mudana, Ketua Bidang Ekonomi Ny. Sifa Zubaid, Ketua Bidang Sosial Budaya Ny. Umi Catur Saeful dan pengurus DWP lainnya serta anggota. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara Ny. Febriyanti Melsa Allen, selanjutnya menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipimpin oleh Ny. Dewiyanti Oldius. Setelah itu pembacaan doa yang dibacakan oleh Ny. Putri Aisyah Harsin. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan perpisahan dari Ketua DWP lama Ny. Hapsa Adrudin Nur, dalam sambutannya Ketua DWP menyampaikan bahwa telah bertugas selama 20 bulan sebagai Ketua DWP DPUPRP, beliau juga mengingatkan harus selalu aktif dalam melaksanakan kegiatan Dharma Wanita Persatuan. DWP harus menjadi tim kerja yang kompak dalam organisasi tidak ada perbedaan, semua memiliki tanggung jawab dan tugas yang sama. Keberhasilan organisasi tidak mutlak berada pada ketua tetapi dianggotanya juga karena kita adalah tim work yang harus selalu solid. Tak lupa Ketua DWP lama menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama anggota serta mengucapkan permohonan maaf atas kekurangan selama masa jabatan semoga silaturahmi tetap terjaga. Dan menyambut Ketua DWP baru dengan mendoakan agar organisasi semakin maju dan kompak. Selanjutnya sambutan sekaligus perkenalan dari Ketua DWP baru Ny. Balgis Moh. Aflianto, dalam sambutannya Ketua DWP baru mengucapkan rasa syukur dan terima kasih serta memperkenalkan diri dan menyampaikan harapan siap bekerja sama dan mendukung progran DWP. Selanjutnya Serah Terima Jabatan dari Ketua DWP lama kepada Ketua DWP baru, sekaligus pemberian cenderamata kepada Ketua DWP yang lama Ny. Hapsa Adrudin Nur dan pemberian cenderamata dari Ketua DWP lama kepada seluruh peserta DWP yang hadir. Acara ditutup dengan pemberian doorprise dan foto bersama seluruh anggota DWP DPUPRP. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan baik. Demikian laporan kegiatan serah terima jabatan ini sebagai bahan dokumentasi dan pelaporan kegiatan pada sistem e-reporting.
Pada hari Jumat, 8 Mei 2026, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan Jumat Peduli yang merupakan agenda rutin tiap bulan. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Karimun Jawa. Kegiatan sosial tersebut terlaksana bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jepara. Jumat Peduli menjadi salah satu bentuk kepedulian organisasi (DWP Kabupaten Jepara) terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan rasa kemanusiaan. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, Ny. Erna Ary Bachtiar. Beliau hadir didampingi oleh pengurus DWP Kabupaten Jepara, yaitu Ibu Wuri Basri dan Ibu Lina Widodo. Seluruh rombongan berjumlah 15 orang. Kegiatan kali ini terasa istimewa karena turut dihadiri Penasehat DWP Kabupaten Jepara, Ibu Laila Saidah Witiarso. Kehadiran beliau memberikan semangat dan dukungan kepada seluruh peserta kegiatan sosial tersebut. Rombongan juga didampingi Sekretaris Camat Karimun Jawa beserta ibu-ibu pengurus DWP Kecamatan Karimun Jawa. Seluruh peserta terlihat kompak selama kegiatan berlangsung. Kegiatan dimulai pada pukul 14.00 WIB. Sebelum memulai kunjungan, rombongan terlebih dahulu melakukan koordinasi singkat terkait lokasi yang akan didatangi. Jumat Peduli kali ini menyasar tujuh titik kunjungan di wilayah Karimun Jawa. Setiap lokasi dikunjungi untuk memberikan bantuan dan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Rombongan membawa bingkisan sembako untuk diserahkan kepada penerima bantuan. Bingkisan tersebut berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh haru dan kekeluargaan. Banyak warga merasa terharu atas perhatian yang diberikan oleh DWP Kabupaten Jepara. Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Ibu Sukanah. Beliau merupakan seorang lansia yang hidup bersama cucunya. Kondisi rumah yang sederhana menggambarkan perjuangan hidup yang dijalani sehari-hari. Meski telah lanjut usia, Ibu Sukanah tetap berusaha menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran. Rombongan memberikan dukungan moril dan bantuan sembako kepada beliau. Ketua DWP Kabupaten Jepara juga menyempatkan berbincang hangat dengan Ibu Sukanah. Kunjungan kedua dilakukan ke rumah Muhammad Yulianto. Ia diketahui hidup tanpa keluarga kandung yang mendampinginya. Kehidupannya sehari-hari dijalani dengan penuh keterbatasan. Rombongan memberikan perhatian dan motivasi agar tetap semangat menjalani kehidupan. Bantuan sembako diterima dengan rasa syukur dan haru. Kunjungan berikutnya menuju rumah Dadik. Dadik merupakan seorang pemuda yang mengalami depresi dan harus rutin mengonsumsi obat. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas. Terkadang dia membantu kakaknya mengangkut batu. Pengurus DWP memberikan semangat agar tetap kuat menjalani pengobatan. Kehadiran rombongan diharapkan mampu memberikan dukungan psikologis bagi Dadik dan keluarganya. Selanjutnya rombongan mengunjungi Sidik. Sidik mengalami kebutaan secara tiba-tiba sehingga tidak dapat melihat lagi. Kondisi tersebut tentu menjadi ujian berat bagi dirinya. Meski demikian, Sidik tetap berusaha menjalani hidup dengan tabah. Rombongan memberikan bantuan serta doa agar beliau selalu diberi kekuatan dan kesehatan. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke rumah Ahmad Sholikul Santosa. Beliau mengalami kelumpuhan akibat stroke yang dideritanya. Aktivitas sehari-hari sangat bergantung pada bantuan keluarga. Pengurus DWP Kabupaten Jepara memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga yang merawat beliau. Bantuan sembako diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari. Perjalanan dilanjutkan menuju rumah Dimen. Dimen diketahui mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Ia hidup bersama adik perempuannya yang setia merawat dan mendampinginya. Kondisi tersebut mengundang rasa empati dari seluruh rombongan. Ketua DWP Kabupaten Jepara memberikan motivasi kepada keluarga agar tetap sabar dan tabah. Kunjungan terakhir dilakukan ke rumah Nenek Mambo. Beliau hidup sebatang kara di tengah hutan wilayah Karimun Jawa. Perjalanan menuju lokasi cukup menantang karena harus melewati jalan yang jauh dan sepi. Meski demikian, rombongan tetap bersemangat untuk memberikan bantuan secara langsung. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Nenek Mambo. Suasana haru sangat terasa ketika bantuan sembako diserahkan. Sebagian besar penerima bantuan diketahui merupakan keturunan Bugis yang merantau dan menetap di Karimun Jawa. Kehidupan mereka penuh perjuangan dengan berbagai keterbatasan ekonomi dan kondisi kesehatan. Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, DWP Kabupaten Jepara berharap dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara organisasi dan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh hikmah. Para pengurus DWP merasa bersyukur dapat berbagi langsung dengan masyarakat yang membutuhkan. Jumat Peduli di Karimun Jawa menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi seluruh peserta. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terlihat nyata selama kegiatan berlangsung. DWP Kabupaten Jepara berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Dengan adanya kegiatan Jumat Peduli, masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan perhatian dan kasih sayang dari sesame. Tanggal 8 Mei 2026. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara.
DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN (DKPP) KABUPATEN SUMENEP MENGIKUTI KEGIATAN PELATIHAN KETERAMPILAN PEREMPUAN MEMBUAT BUNGA DARI BULU KAWAT. PENYELENGGARA KEGIATAN: DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP)KABUPATEN SUMENEP. I. PENDAHULUAN: Latar Belakang: Peran perempuan dalam struktur keluarga dan masyarakat kini semakin berkembang. Sebagai bagian dari organisasi istri Aparatur Sipil Negara, Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk terus meningkatkan kapasitas diri para anggotanya. Salah satu aspek yang menjadi fokus utama adalah kemandirian ekonomi dan pengembangan kreativitas. Di tengah dinamika ekonomi saat ini, diperlukan keterampilan praktis yang dapat dilakukan dari rumah namun memiliki nilai jual yang kompetitif. Berdasarkan pemikiran tersebut, DWP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memandang perlu untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pelatihan kerajinan tangan sebagai langkah nyata pemberdayaan perempuan. Dasar Kegiatan: 1. Program Kerja Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumenep Tahun 2026. 2. Hasil Rapat Koordinasi Pengurus DWP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terkait penguatan peran perempuan dalam ekonomi kreatif. II. MAKSUD DAN TUJUAN: Maksud: Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan keterampilan teknis bagi anggota DWP dalam memanfaatkan bahan-bahan yang sederhana dan ekonomis menjadi karya seni yang bernilai estetis serta ekonomis. Tujuan: 1. Mengubah bahan dasar kawat bulu menjadi replika bunga yang artistik. 2. Mendorong anggota untuk berani mencoba model dan teknik baru dalam kerajinan tangan. 3. Mempersiapkan anggota agar mampu menciptakan peluang usaha mandiri berbasis rumah tangga (home industry). 4. Membangun kerja sama tim yang harmonis antar Unsur Pelaksana DWP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. III. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN: Kegiatan pelatihan ini telah dilaksanakan: Hari / Tanggal: Selasa, 5 Mei 2026. Waktu: Pukul 08.00 WIB s/d 12.00 WIB. Tempat: Ruang Sekretariat TP PKK Kabupaten Sumenep, Jalan HOS Cokroaminoto, Desa Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. IV. PESERTA DAN NARASUMBER: Peserta: Pelatihan ini diikuti oleh total 151 (Seratus lima puluh satu) orang yang merupakan perwakilan dari Unsur Pelaksana DWP OPD, Kecamatan, serta Instansi Vertikal se-Kabupaten Sumenep. Dari unit kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Sekretaris I, Ibu Sri Suwarni. Narasumber: Materi pelatihan disampaikan secara aplikatif oleh Layin Bariroh Said, seorang praktisi kerajinan tangan yang ahli dalam teknik manipulasi kawat bulu. V. URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN: Sesi Seremonial dan Pembukaan Acara dibuka oleh pembawa acara, Rahmatilla Yudi, dengan pembacaan Basmalah. Seluruh hadirin kemudian mengikuti prosesi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Dharma Wanita Persatuan sebagai simbol kesetiaan terhadap organisasi dan negara. Pembacaan doa dipimpin oleh Suraida Sahwan guna memohon kelancaran acara. Agenda dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia Bidang Pendidikan, Ibu Sri Sumarni Zulkarnain, yang memaparkan teknis pelaksanaan pelatihan. Sambutan dan Arahan Strategis Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Ibu Diah Agus, dalam sambutannya memberikan motivasi yang sangat mendalam. Beliau menegaskan bahwa pelatihan "Membuat Bunga dari Bulu Kawat" bukan sekadar kegiatan pengisi waktu luang. "Perempuan harus mampu menjadi pilar ekonomi keluarga tanpa harus kehilangan jati diri sebagai ibu rumah tangga. Pemanfaatan media digital harus berjalan beriringan dengan kreativitas tangan kita. Bahan bulu kawat yang murah ini, jika disentuh dengan ketelatenan dan kesabaran, akan menjadi produk yang dicari pasar." Pelaksanaan Teknis Pelatihan Para peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kerja. Tim DWP DKPP tergabung dalam Kelompok 8, yang dikenal sebagai "Tim Bunga Lily". Kelompok ini merupakan gabungan dari beberapa instansi, antara lain: DWP Dinas Perikanan, DWP Disdukcapil, DWP Kecamatan Saronggi, Lenteng, dan Giligenting, DWP Bagian Hukum dan Instansi Vertikal BPS. Di setiap meja kerja, telah disiapkan peralatan lengkap berupa kawat bulu warna-warni (merah, kuning, hijau, pink, dan krem), gunting, penggaris, serta lem tembak. Narasumber Layin Bariroh Said memberikan arahan pembuatan bunga dari kawat bulu secara bertahap : Tahap 1: Gunakan pot kecil yang telah tersedia sebagai rangka. kemudian Lilitkan kawat bulu warna krem mulai dari dasar pot hingga ke bagian bibir pot. Pastikan lilitan sangat rapat sehingga material asli pot tertutup sepenuhnya. Kerapian di tahap ini menentukan kesan mewah (premium) pada hasil akhir. Kemudian didalam pot diberikan lilitan kerdus dan ditutup dengan kawat hijau sebagai dasar pot. Tahap 2: Kelopak (Merah): Siapkan 6 helai kawat bulu merah. Bentuk menjadi oval memanjang dengan ujung yang lancip. Berikan lengkungan artistik ke arah luar pada ujungnya untuk menciptakan efek bunga yang sedang mekar sempurna (blooming). Putik (Kuning): Potong 3–5 helai kecil kawat bulu kuning. Ini akan menjadi pusat perhatian di tengah bunga yang menjuntai keluar. Daun (Hijau): Sesuai karakteristik asli Lily, buatlah daun yang ramping dan panjang (linier) agar terlihat selaras dengan kelopaknya. Tahap 3: Menyatukan semua elemen menjadi satu kesatuan yang kokoh. Satukan ke-6 kelopak merah mengelilingi putik kuning. Gunakan kawat bunga yang kaku sebagai penopang utama (batang). ilitkan kawat hijau di bagian pangkal bawah bunga untuk mengunci kelopak agar tidak bergeser. Tancapkan atau rekatkan batang bunga ke dalam pot krem. Atur posisi daun hijau di area batang secara dinamis agar rangkaian terlihat lebih hidup dan seimbang. VI. HASIL: Melalui sinergi dan pembagian tugas yang efektif, Tim Bunga Lily (Kelompok 8) berhasil meraih predikat Juara I. Hasil karya tim dinilai memiliki komposisi warna yang seimbang, kerapian lilitan yang presisi, serta estetika rangkaian yang tinggi. VII. KESIMPULAN DAN SARAN: Kesimpulan: Pelaksanaan pelatihan keterampilan ini berjalan dengan sangat sukses. Antusiasme peserta membuktikan adanya keinginan yang kuat untuk maju. Kerja sama lintas sektoral dalam Kelompok 8 menjadi bukti bahwa DWP mampu membangun komunikasi yang solid demi mencapai target organisasi. Saran: Disarankan agar hasil karya ini tidak berhenti pada tahap pelatihan saja. Perlu adanya dorongan bagi anggota untuk memproduksi kerajinan ini sebagai hiasan kantor atau suvenir resmi instansi, serta memberikan pelatihan tambahan mengenai teknik pengemasan (packaging) dan pemasaran melalui media sosial. VIII. PENUTUP: Setelah seluruh proses penilaian selesai dan pengumuman pemenang disampaikan, acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta bersama Ketua DWP Kabupaten Sumenep dan narasumber. Foto bersama ini menjadi bukti nyata sinergi dan solidaritas antar unit pelaksana DWP se-Kabupaten Sumenep dalam upaya meningkatkan kualitas diri dan organisasi. Penulis Laporan: Sri Suwarni.
Lahat 11 Mei 2026 Selamat ulang tahun kepada Ketua TP PKK Kabupaten, Ibu Sri Meliyana Bursah. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur yang penuh berkah, serta kesuksesan dalam setiap langkah pengabdian. Semoga kehadiran dan dedikasi beliau terus membawa inspirasi, manfaat, dan semangat bagi masyarakat serta keluarga besar TP PKK Kabupaten dan Dwp kabupaten Lahat
Pada Hari Sabtu, tanggal 09 Mei 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, telah Menghadiri Kegiatan Bidang : Sosial Budaya, Program Kerja : Ketahanan Keluarga/Gerakan Sehat. Acara : Pembagian Obat Cacing Gratis Keterangan Program : Dharma Wanita Persatuan Dinas kesehatan Kabupaten Subang. Hari / Tanggal: sabtu / 09 mei 2026. Waktu : Pukil 08.00 WIB - 10.00 WIB. Partisipan : 60 balita Sasaran Posyandu Melati 1 Sukamelang. Lokasi : Posyandu melati 1, RW 02 Sukamelang, Acara : Pembagian Obat Cacing Gratis. DWP Dinas kesehatan Kabupaten Subang Yang Hadir : 1 orang, - Ny. Venny (Pengurus DWP Dinas Kesehatan Kab. Subang) Petugas Yang Hadir : - bidan Eem Puskemas sukarahayu - bidan klinik amalia laksono - kader RW 02 kelurahan sukamelang - dokter muda/koas UNPAD Penyelenggara : Posyandu Melati 1 kelurahan sukamelang bekerjasama dengan Puskesmas Sukarahayu. Susunan Acara a. Pendaftaran b. Pengukuran Berat Badan dan Tinggi Badan c. Pencatatan d. Pelayanan Kesehatan e. Penyuluhan dan Edukasi tentang Pembagian Obat Cacing Oleh Ny. Venny (Pengurus DWP Dinas Kesehatan Kab. Subang) f. Pembagian Obat Cacing Gratis Cacingan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat Kelompok umur yang paling rentan terinfeksi cacingan adalah anak anak. Cacingan dapat merusak gizi anak sehingga menyebabkan anemia bahkan kematian. Penurunan gizi pada anak bisa menyebabkan pertumbuhan fisik terganggu bahkan stunting, merusak perkembangan kognitif sehingga kemajuan pendidikan anak menjadi menurun. Selain pemberian obat cacing, kegiatan posyandu juga tetap memberikan layanan penunjang seperti penimbangan, pengukuran balita, serta pemantauan kesehatan. Namun, fokus utamanya ialah memastikan seluruh balita mendapatkan obat cacing sesuai anjuran. Program Pemberian Obat Cacing (POP) Kecacingan adalah inisiatif pemerintah untuk menurunkan angka kecacingan pada anak usia 1-12 tahun, dilakukan setiap 6 bulan sekali di Posyandu/sekolah. Obat utama yang digunakan adalah Albendazol (200mg-400mg) secara gratis untuk mencegah infeksi cacing. Program pembagian obat cacing gratis ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengurangi prevalensi infeksi cacing pada anak-anak di wilayah Subang. Infeksi cacing masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan, terutama di daerah dengan sanitasi yang kurang memadai. Melalui program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif masyarakat terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing. Dalam kegiatan ini, pengurus DWP Dinas Kesehatan Kab. Subang hadir untuk memberikan edukasi tentang pentingnya pencegahan infeksi cacing, cara menjaga kebersihan diri, serta pentingnya mengonsumsi obat cacing secara rutin. Juga membantu dalam proses pembagian obat dan pemeriksaan kesehatan dasar bagi anak-anak yang hadir. "Kami sangat mendukung upaya Puskesmas Sukarahayu dalam melaksanakan program pembagian obat cacing gratis ini. Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan anak-anak di wilayah ini dapat tumbuh sehat dan terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing. Harapannya kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Partisipasi kami dalam program ini adalah wujud nyata dari komitmen DWP Dinas Kesehatan Kab. Subang untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Kami percaya bahwa edukasi dan pencegahan adalah kunci untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat. Acara yang diadakan di Posyandu Melati 1 ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Banyak orang tua antusias membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan obat cacing gratis dan mengikuti sesi edukasi kesehatan yang disediakan. Darma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kab.Subang berharap dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Subang, serta mendukung program-program kesehatan lain yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. pemberian obat cacing secara rutin diharapkan dapat mendukung pertumbuhan anak agar lebih sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh balita di wilayah Posyandu Melati 1 Kelurahan sukamelang dapat terhindar dari penyakit cacingan serta tumbuh sehat dan kuat. Kehadiran DWP Dinkes bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan ini agar menjangkau lebih banyak balita di posyandu. Pembuat Laporan : Ny. Purwanti Nurmazen (Pengurus DWP Dinas Kesehatan Kab. Subang)
Lahat, 11 Mei 2026, Turut menghadiri momen penuh kebersamaan dalam perayaan hari ulang tahun Ketua DWP Kabupaten Lahat, Ny. Vidyawati Izromaita, yang berlangsung hangat di ruang pertemuan Setda Lahat. Suasana sederhana namun penuh makna ini menjadi ajang silaturahmi dan ungkapan doa terbaik, semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan dalam menjalankan pengabdian dan aktivitas sehari-hari.