Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor menengok keluarga anggota Damkar yang sakit sebagai berikut bidang : sekertariat program : informasi dan humas jenis kegiatan : dokumentasi/publikasi Hari : Selasa Tanggal : 13 Oktober 2026 pukul : 17.00-selesai Tempat RS Islam Cimanggu Peserta terdiri lima orang yaitu Ny. Anie Agung, Ny. Tya Theo, Ibu Arti, Bapak Sekdis, dan Bapak Fauzi Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan dukungan dan empati kepada Bapak Agus Kurniawan beserta keluarga agar selalu kuat menghadapi kondisi apapun yang terjadi di keluarga. Ny. Agus sebagai anggota DWP tentunya diberikan dukungan oleh ketua dan wakil ketua sebagai perwakilan dari DWP Unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Semoga dengan dikunjunginya oleh DWP Unit, semakin menyemangati yang sakit dan keluarganya untuk sehat selalu. Manfaat yang didapat adalah menenangkan keluarga dan memotivasi untuk segera sembuh. Di sela obrolan dengan keluarga, anggota memfotokan kegiatan, semoga kegiatan yang seperti ini akan memberikan manfaat dan dukungan untuk anggota DWP dan keluarganya.
DHARMA WANITA PERSATUAN KOTA BAUBAU
UNIT DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA BAUBAU
A. Identitas Kegiatan
Nama Kegiatan : Malam Ramah Tamah Dalam Rangka Ulang Tahun Kota Baubau
ke 485 tahun dan 25 tahun Sebagai Daerah Otonom
Bidang : Sosial Budaya
Hari/Tanggal : Sabtu, 17 Oktober 2026
Tempat : Lapangan Kotamara
Peserta : Sebanyak lebih kurang 1.800 orang
Untuk peserta DWP PUPR dihadiri oleh Ibu Ketua DWP Unit PUPR
Ny. Farrah Sasmawati Yudi Masril
B. Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan
Kota Baubau merupakan salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki sejarah panjang, kekayaan adat istiadat, serta nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakatnya. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau merupakan momentum penting untuk mengenang perjalanan sejarah kota, mengevaluasi pencapaian pembangunan, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Baubau yang maju, sejahtera, dan berbudaya.
Dalam rangkaian peringatan HUT Kota Baubau, pelaksanaan malam ramah tamah menjadi salah satu kegiatan yang memiliki arti penting. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat hubungan kekeluargaan antara pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat yang turut berperan dalam pembangunan daerah.
C. Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026, mulai pukul 19.30 WITA, bertempat di Lapangan Kotamara,
Kegiatan diawali dengan persembahan lagu-lagu oleh artis lokal daerah Kota Baubau, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, dan sambutan oleh Bapak Walikota Baubau Bapak H. Yusran Fahim, SE sekaligus menutup rangkaian kegiatan dalam rangka Hut Kota Baubau.
Kegiatan berlangsung sangat meriah dan diakhiri dengan penampilan Artis Mitha Talahatu, Amank Syamsu dan Vendeta Rap. Masyarakat Kota Baubau sangat antusias dibuktikan dengan lapangan Kotamara yang dipenuhi lautan manusia. Kegiatan ini berlangsung tertib dan aman.
D. Hasil dan Dampak Kegiatan
Melalui kegiatan ramah tamah daalam rangka Hut Kota Baubau ini, mengasilkan dampak positif bagi pemerintah dan masyarakat. Tentu dengan kegiatan ini masyarakat bisa terhibur dengan yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Baubau
E. Penutup
Demikian laporan kegiatan Malam Ramah Tamah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, serta meningkatkan kebersamaan antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Kota Baubau.
Melalui pelaksanaan malam ramah tamah ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis, tercipta sinergi yang kuat antarpemangku kepentingan, serta tumbuh semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Baubau. Momentum peringatan HUT Kota Baubau hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, aman, dan berbudaya.
Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan maupun penyusunan laporan ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan pada masa mendatang.
Akhir kata, semoga kegiatan Malam Ramah Tamah dalam rangka peringatan HUT Kota Baubau dapat memberikan manfaat, memperkokoh persatuan, dan meningkatkan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Semoga Kota Baubau senantiasa berkembang menjadi daerah yang lebih baik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal.
Demikian laporan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Penulis
Ny. Ayu Kris Wulandari Yudiarto
Penanggung Jawab
Ny. Farrah Sasmawati Yudi Masril
Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor melakukan pelatihan menanam di area Dinas sebagai berikut bidang : pendidikakn program : penguatan kualiatas sumber daya manusia jenis kegiatan : edukasi anggota Hari : Selasa Tanggal : 13 Oktober 2026 pukul : 13.00-selesai Tempat Mako Sukasari Peserta terdiri delapan orang, yaitu Ny. Anie Agung, Ny. Tya Theo, Ibu Arti, Ibu Novica, Ny. Rety Ade, Ny. Novi Eri, Ny. Lia Rudi, Ny. Rani toni, Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelaatihan kepada anggota DWP dalam menanam tanaman. Narasumbernya adah Ibu Arti yang memiliki pengalaman di budidaya tanaman. Atas arahan ketua, Ny. Anie Agung, Ibu Arti untuk memberikan pelatihan singkat kepada para ibu, sehingga lebih siap dalam melakukan kegiatan. Bu Arti menyampaikan pentingnya memilih tanah yang baik untuk menanam, sehingga saat siang, tanah dapat menyimpan air, yang dibutuhkan tanaman. Pemilihan tanah yang baik untuk menanam memerlukan perhatian yang khusus mulai dari tekstur dan kemampuan drainasenya. Adapun ciri tanah yang baik dan subur di antaranya adalah gembur (mudah ditembus akar, tidak keras saat kering, airnya tidak menggenang, kaya akan unsur hara yaitu mengandung bahan organik dan mikroba untuk menyuburkan. Tak hanya itu, warnanya pun gelap yang menandakan bahwa lapisannya itu kaya akan nutrisi. PH harus netral yaitu tingkat keasaman yang seimbang agar akarnya dapat menyerap nutrisi dengan baik. Narasumber pun menanyakan tanaman apa yang akan ditanam kepada para anggota, karena ada beberapa jenis tanah yang dibutuhan untuk tanaman yaitu: tanah berpasir/lempung merupakan campuran yang seimbang dan subur, gembur sangat cocok untuk sayuran, bunga dan buah keci. tanah berhumus merupakan tanah yang kaya akan nutrisi dan lembut sehingga cocok untuk tanaman hias. tanah berpasir memiliki keunggulan yaitu mampu mempercepat drainase sehingga memiliki cadangan air yang cukup untuk tanman yang membutuhkannya seperti kaktus, lidah buaya, atau tanaman herbal lainnya. Tanah aluvial merupakan tanah yang berasal dari endapan sungai yang gembur dan kaya akan mineral sangat cocok untuk menanam padi, jagung, atau cabai. Kesemuanya dijelaskan oleh bu Arti dengan jelas dan dipahami, sehingga anggota tahu tanah apa yang dibutuhkan untuk menanam. Ny. Tya Theo menyampaikan tanaman yang akan ditanam di area lahan yaitu, tomat, terong, sayur bayam brazil, jambu, dan lainnya. Narasumber menyampaikan kebutuhan tanah yang dibutuhkan untuk menanam seperti yang diuraikan dalam penjelasan sebelumnya. Pelatihan singkat ini memiliki manfaat yang liuar biasa untuk para anggota yaitu memahami jenenis tanah yang disiapkan untuk menanam, dan tentunya dapat dilakukan di pekarangan rumah menggunakan goodybag atau pekarangan. Kegiatan edukasi selesai, dan ditutup oleh ketua serta berfoto bersama. Jadwal yang direncanakan untuk tahap selanjutnya adalah menanam tanaman, pada hari Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 10.00-sampai selesai yang berlokasi di Mako Sukasari.
Tolitoli, Senin, 19 Oktober 2026.Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, melalui unsur pelaksana DWP Inspektorat Kabupaten Tolitoli, melaksanakan kegiatan pertemuan rutin pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 16.00 WITA. Kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Tolitoli, Jalan MT Haryono Nomor 22, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Pertemuan rutin tersebut dihadiri oleh **13 orang anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Tolitoli**. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kekeluargaan, serta meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antaranggota dalam menjalankan peran dan tanggung jawab organisasi. Suasana pertemuan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan dan kebersamaan. Para anggota yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin komunikasi, saling bertukar informasi, serta memperkuat hubungan baik di lingkungan organisasi Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Tolitoli. Pertemuan rutin merupakan salah satu bentuk kegiatan organisasi yang memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan program kerja dan meningkatkan partisipasi anggota. Melalui kegiatan ini, anggota dapat membangun komunikasi yang lebih baik, menyampaikan masukan, serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi organisasi dan keluarga. Selain sebagai sarana silaturahmi, pertemuan rutin juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, meningkatkan kepedulian, dan memperkuat solidaritas antaranggota. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun organisasi yang aktif, harmonis, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan keluarga maupun masyarakat. Partisipasi 13 orang anggota dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya menjaga hubungan dan komunikasi secara berkelanjutan. Dengan adanya pertemuan rutin, diharapkan setiap anggota semakin termotivasi untuk berperan aktif dalam mendukung program Dharma Wanita Persatuan, baik di tingkat unsur pelaksana maupun di tingkat Kabupaten Tolitoli. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis di antara anggota serta menciptakan suasana organisasi yang nyaman dan penuh kekeluargaan. Melalui pertemuan rutin ini, Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Tolitoli diharapkan dapat terus meningkatkan kekompakan, menjaga komunikasi yang baik, dan mendukung pelaksanaan program kerja organisasi secara berkesinambungan. Sinergi dan partisipasi aktif seluruh anggota menjadi modal penting dalam mewujudkan organisasi yang solid, produktif, dan bermanfaat. Dengan terlaksananya pertemuan rutin pada Senin, 19 Oktober 2026, di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Tolitoli, diharapkan semangat kebersamaan dan silaturahmi antaranggota semakin kuat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun Dharma Wanita Persatuan yang harmonis, aktif, dan berdaya guna.
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Parengan, telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Pembinaan hubungan keluar, rapat.
Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban
2. Hari / Tanggal : Jumat, 02 Oktober 2026
3. Waktu : 10.00 sd Selesai
4. Peserta : 22 peserta
5. Lokasi : Ruang Rapat Kantor Kecamatan Parengan.
6. Acara : Pertemuan Pengurus bulan Oktober DWP Kecamatan Parengan
Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan
3. Doa
Uraian Kegiatan :
1. Pembukaan acara dibuka oleh Ibu Ketua DWP Kecamatan Parengan.
2. Sambutan oleh Ibu Ketua DWP Kecamatan Parengan dan dilanjutkan oleh rapat pengurus.
3. Doa.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban telah melaksanakan rapat pengurus pada Bidang Sekretariat dalam program pembinaan hubungan keluar dan rapat. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan tertib administrasi, serta mempersiapkan program kerja organisasi. Melalui pertemuan tersebut, seluruh pengurus diharapkan dapat menyamakan pemahaman dan membangun kerja sama dalam menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing.
Rapat dilaksanakan pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Parengan. Kegiatan diikuti oleh 22 peserta yang merupakan pengurus DWP Kecamatan Parengan. Pertemuan berlangsung dengan tertib dalam suasana kekeluargaan, disertai partisipasi aktif peserta dalam menyimak arahan dan membahas agenda organisasi.
Kegiatan dibuka oleh Ketua DWP Kecamatan Parengan, Ibu Eka Karyawati Dharmadin. Dalam arahannya, beliau mengingatkan bahwa keberhasilan program organisasi membutuhkan keterlibatan seluruh pengurus. Oleh karena itu, setiap pengurus diharapkan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga komunikasi antarbidang, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan anggota.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DWP menyampaikan informasi mengenai rencana pelaksanaan Pleno DWP Kabupaten Tuban pada tanggal 19 Oktober 2026, yang akan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris DWP Kecamatan Parengan. Materi yang akan dibahas adalah sertifikasi halal bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pembahasan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan pengurus mengenai pentingnya sertifikasi halal dalam mendukung pengembangan usaha. Hasil kegiatan pleno diharapkan dapat disampaikan kembali kepada anggota, terutama yang memiliki usaha atau berminat mengembangkan kegiatan ekonomi keluarga.
Sebagai langkah persiapan kegiatan tahun berikutnya, setiap bidang diminta mulai menyusun rancangan program kerja tahun 2027. Penyusunannya perlu mempertimbangkan tugas masing-masing bidang, kebutuhan anggota, hasil evaluasi kegiatan sebelumnya, serta kemampuan organisasi. Program yang direncanakan diharapkan memiliki tujuan yang jelas, realistis untuk dilaksanakan, dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat. Rancangan program kerja diminta dikumpulkan paling lambat pada bulan November 2026 agar dapat dibahas dan diselaraskan dalam pertemuan berikutnya.
Untuk periode September sampai dengan Desember 2026, pelaporan e-reporting diharapkan dapat ditingkatkan dari segi ketepatan waktu, kelengkapan data, dan kualitas narasi. Penulisan laporan perlu disusun secara runtut, jelas, serta menggambarkan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan. Dengan demikian, laporan dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban sekaligus bahan evaluasi dan sumber informasi bagi penyusunan program organisasi selanjutnya.
Dalam mendukung tertib administrasi, dibahas pula rencana pemanfaatan Google Drive sebagai tempat penyimpanan dokumen DWP Kecamatan Parengan. Media ini akan digunakan untuk menghimpun surat-menyurat, program kerja, daftar hadir, notulen, laporan kegiatan, dan foto dokumentasi. Penataan dokumen diharapkan dilakukan secara teratur berdasarkan bidang, jenis kegiatan, dan waktu pelaksanaan agar mudah ditemukan kembali. Pemanfaatan sarana digital tersebut juga diharapkan memudahkan pengurus dalam menyiapkan bahan e-reporting dan menjaga kesinambungan administrasi organisasi.
Selain membahas administrasi dan perencanaan, Ketua DWP menyampaikan informasi mengenai pemeriksaan kesehatan pada tanggal 2 Oktober 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengurus dan anggota untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta memanfaatkan layanan pemeriksaan yang tersedia. Pengurus diminta membantu menyampaikan informasi dan mengoordinasikan keikutsertaan anggota sesuai ketentuan pelaksanaan kegiatan.
Ketua DWP juga menekankan pentingnya kemampuan pengurus dalam menyampaikan informasi dan materi secara tegas, jelas, serta santun. Pengurus diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, memberikan ruang bagi anggota untuk menyampaikan pendapat, dan menumbuhkan suasana organisasi yang saling menghargai. Keteladanan dalam kedisiplinan, kehadiran, sikap, dan tanggung jawab perlu terus dijaga agar dapat mendorong partisipasi anggota dalam setiap kegiatan.
Dalam rapat juga disampaikan rencana pelaksanaan Pleno DWP Kecamatan Parengan pada tanggal 28 Oktober 2026. Seluruh pengurus diminta mempersiapkan kegiatan dengan baik, mulai dari penyusunan susunan acara, penyampaian undangan, penyiapan tempat, hingga kelengkapan administrasi dan dokumentasi. Koordinasi antarbidang perlu dilakukan agar setiap pengurus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Pengurus dan anggota diharapkan hadir tepat waktu serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Melalui pertemuan pleno tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik, tumbuh semangat kebersamaan, serta meningkat keterlibatan anggota dalam mendukung program kerja DWP Kecamatan Parengan.
DWP UP Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2026 melaksanakan kegiatan berbelanja di KEMPLING SEMAR (Ketahanan Pangan Keliling Semarang) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang dihadiri oleh Ibu Wurnia, Ibu Ida, Ibu Asilah, dan Ibu Fenie. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau. Melalui kegiatan ini, anggota DWP turut berpartisipasi dalam memanfaatkan layanan pangan keliling sekaligus mendukung produk dan program ketahanan pangan di Kota Semarang. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan keluarga, mendorong pola konsumsi yang bijak, serta mempererat kebersamaan antaranggota DWP UP Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang.
DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KECAMATAN MANDING KABUPATEN SUMENEP Bidang: Sosial Budaya Program Kerja: Kepedulian dan Kesetiakawanan Kegiatan: Budaya Cinta Lingkungan Judul Kegiatan: Penanaman TOGA oleh DWP Kecamatan Manding A. PENDAHULUAN Lingkungan yang bersih, hijau, dan asri merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap kelestarian alam. Berawal dari kesadaran tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Manding berinisiatif melakukan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai wujud nyata kecintaan terhadap lingkungan. Bagi DWP Kecamatan Manding, kegiatan ini bukan sekadar menanam tanaman di halaman kantor, melainkan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan membangun kebiasaan hidup yang peduli terhadap lingkungan. Melalui langkah sederhana ini, para pengurus dan anggota diajak untuk memahami bahwa lingkungan yang sehat dapat dimulai dari kepedulian kecil yang dilakukan secara bersama-sama. B. WAKTU DAN TEMPAT Hari, Tanggal: Jumat, 9 Oktober 2026 Waktu: Pukul 06.30 WIB sampai dengan selesai Tempat: Halaman dan lingkungan Kantor Kecamatan Manding C. PESERTA Kegiatan ini diikuti oleh Ketua beserta seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Manding dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerja bakti, mulai dari persiapan lahan hingga penanaman dan penataan tanaman TOGA. D. MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan penanaman TOGA ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian DWP Kecamatan Manding terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menciptakan lingkungan kantor yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman. Adapun tujuannya adalah: 1. Menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan mencintai lingkungan melalui kegiatan nyata. 2. Memperindah halaman dan lingkungan Kantor Kecamatan Manding dengan tanaman hijau yang bermanfaat. 3. Mengenalkan serta mendorong pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan keluarga. 4. Mempererat kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong di antara pengurus dan anggota DWP Kecamatan Manding. 5. Membangun kepedulian bersama dalam merawat dan menjaga kelestarian tanaman agar memberikan manfaat secara berkelanjutan. E. RANGKAIAN DAN ALUR KEGIATAN Menanam Kepedulian, Menumbuhkan Kehijauan Jumat tanggal 9 Oktober 2026, suasana halaman Kantor Kecamatan Manding terasa berbeda. Sejak pukul 06.30 WIB, para pengurus dan anggota DWP Kecamatan Manding mulai berkumpul dengan semangat kebersamaan. Pagi itu, mereka datang bukan hanya untuk melaksanakan kegiatan rutin organisasi, tetapi juga membawa niat yang sama, yaitu menjadikan lingkungan kantor lebih hijau, indah, dan bermanfaat. Kegiatan diawali dengan apel pembukaan singkat dan arahan dari Ketua DWP Kecamatan Manding. Dalam suasana penuh keakraban, peserta diajak untuk menjadikan kegiatan penanaman TOGA sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan. Ketua juga mengingatkan bahwa menjaga alam tidak harus selalu dimulai dengan sesuatu yang besar. Merawat tanaman, membersihkan halaman, dan membiasakan diri menjaga kebersihan merupakan langkah sederhana yang memiliki arti penting apabila dilakukan secara konsisten. Memasuki pukul 06.45 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian area kerja kepada para peserta. Bibit tanaman TOGA, pot, tanah, dan pupuk disiapkan untuk mendukung proses penanaman. Masing-masing peserta mulai menjalankan tugasnya dengan penuh semangat. Ada yang menyiapkan media tanam, membersihkan area yang akan digunakan, dan menata perlengkapan agar proses penanaman berjalan tertib. Tepat pukul 07.00 WIB, kerja bakti pun dimulai. Halaman dan lingkungan kantor menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh peserta untuk bergotong royong. Area yang sebelumnya perlu dirapikan mulai dibersihkan, tanah disiapkan, dan bibit-bibit TOGA ditanam dengan penuh perhatian. Pot-pot tanaman kemudian ditata di bagian depan kantor agar terlihat lebih rapi dan menarik. Di sela-sela kegiatan, kebersamaan terasa semakin erat. Pekerjaan yang dilakukan bersama-sama menjadi lebih ringan, sementara canda dan percakapan hangat menambah semangat para peserta. Setiap bibit yang ditanam seolah menjadi simbol harapan agar kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh, sebagaimana tanaman yang kelak akan berkembang dan memberikan manfaat. Lebih dari sekadar mempercantik halaman kantor, penanaman TOGA juga menjadi pengingat akan pentingnya menghadirkan tanaman bermanfaat di sekitar kita. Tanaman obat keluarga dapat menjadi salah satu sumber pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman untuk kesehatan, sekaligus mendorong keluarga agar lebih mengenal kekayaan hayati yang ada di lingkungan sekitar. Menjelang pukul 08.30 WIB, kegiatan memasuki tahap akhir. Para peserta bersama-sama menyiram tanaman yang baru ditanam, membersihkan sisa-sisa sampah, serta memastikan area kerja kembali bersih dan tertata. Setelah seluruh pekerjaan selesai, kegiatan ditutup dengan ramah tamah dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Pagi itu, DWP Kecamatan Manding tidak hanya meninggalkan jejak berupa tanaman-tanaman baru di halaman kantor, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap alam. Harapannya, tanaman yang telah ditanam tidak berhenti sebagai hasil kegiatan sesaat, melainkan terus dirawat hingga tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Melalui kegiatan ini, DWP Kecamatan Manding ingin menunjukkan bahwa budaya cinta lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, dari halaman kantor, dan dari tangan-tangan yang bersedia bekerja bersama. Sebab, lingkungan yang hijau dan sehat bukan hanya untuk dinikmati hari ini, tetapi juga merupakan warisan kebaikan bagi masa depan. F. HASIL YANG DIHARAPKAN Melalui kegiatan penanaman TOGA ini, diharapkan: 1. Terwujudnya halaman dan lingkungan Kantor Kecamatan Manding yang lebih hijau, bersih, indah, dan nyaman. 2. Tumbuhnya kesadaran pengurus dan anggota DWP untuk membudayakan perilaku cinta lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Tersedianya tanaman TOGA yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai tanaman obat keluarga dan pemanfaatannya secara tepat. 4. Terjalinnya hubungan yang semakin erat, kompak, dan harmonis di antara pengurus dan anggota DWP Kecamatan Manding melalui semangat gotong royong. 5. Terbangunnya komitmen bersama untuk merawat tanaman secara berkelanjutan agar tetap tumbuh subur dan memberikan manfaat. 6. Terwujudnya kontribusi nyata DWP Kecamatan Manding dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, asri, dan berwawasan lingkungan. G. PENUTUP Kegiatan penanaman TOGA oleh DWP Kecamatan Manding merupakan wujud sederhana dari kepedulian terhadap lingkungan yang membawa makna besar bagi kebersamaan dan kesehatan. Melalui kegiatan ini, para pengurus dan anggota belajar bahwa menjaga kelestarian alam membutuhkan kemauan, kerja sama, dan tanggung jawab yang dilakukan secara terus-menerus. Diharapkan kegiatan budaya cinta lingkungan ini dapat menjadi kebiasaan positif yang terus tumbuh di lingkungan DWP Kecamatan Manding, tidak hanya melalui penanaman tanaman, tetapi juga melalui upaya merawat, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan lingkungan secara bijaksana. DWP Kecamatan Manding: Bersama Menanam, Bersama Merawat, untuk Lingkungan yang Lebih Sehat dan Bermanfaat.
DHARMA WANITA PERSATUAN KOTA BAUBAU
UNIT DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA BAUBAU
A. IDENTITAS KEGIATAN
Nama Kegiatan : Upacara Hari Ulang Tahun Kota Baubau dirangkaikan dengan Pekande-kandea Anaana Maelu
Bidang : Sosial Budaya
Hari/Tanggal : Sabtu, 17 Oktober 2026
Tempat : Halaman Kantor Walikota
Peserta : 1000 orang terdiri dari Walikota Baubau dan Jajarannya, Forkopimda, Organisasi. DWP PUPR dihadiri oleh 6 orang yaitu :
1. Ny. Farrah Sasmawati Yudi Masril
2. Ny. Nur Satriani Suleman
3. Ny. Ayu Kris Wulandari Yudiarto
4. Ny. Wiwied Firman Jaka
5. Ny. Pipin Andhika
B. LATAR BELAKANG DAN TUJUAN KEGIATAN
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau merupakan momentum penting untuk mengenang perjalanan sejarah, perkembangan pembangunan, serta perjuangan masyarakat dalam membangun kota. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa persatuan, meningkatkan kecintaan terhadap daerah, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai budaya serta melanjutkan pembangunan Kota Baubau. Upacara peringatan HUT Kota Baubau tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah dan identitas daerah.
Selain peringatan HUT Kota Baubau, tradisi Pekande-Kandea Anaana Maelu menjadi salah satu kegiatan budaya yang memiliki nilai sosial dan kearifan lokal. Pekande-Kandea merupakan tradisi makan bersama yang erat kaitannya dengan nilai kebersamaan, rasa syukur, penghormatan, dan pelestarian adat masyarakat Buton. Dalam pelaksanaannya, tradisi ini mencerminkan semangat berbagi, kepedulian terhadap sesama, serta upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Penyelenggaraan Pekande-Kandea Anaana Maelu dalam rangkaian kegiatan budaya daerah memiliki arti penting dalam memperkenalkan tradisi lokal kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat istiadat dapat terus diwariskan sehingga tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Tradisi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat identitas budaya masyarakat Baubau sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
C. URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan diawali dengan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Baubau ke 485 tahun dan 25 tahun Sebagai Daerah Otonom yang dipimpin langsung oleh Walikota Baubau Bapak H. Yusran Fahim, S. E. Dengan mengusung tema Kota Baubau Bangkit, Harmonis , maju dan sejahtera, upacara berlangsung penuh khidmat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Kande-kandea (Pekandeana Anaana Maelu), dimana tradisi ini adalah tradisi yang sudah dilakukan turun temurun oleh masyarakat Baubau, Pekandeana Anaana Maelu mengandung arti memberi makan anak yatim piatu. Pada acara inti, anak-anak yang menjadi peserta kegiatan diberikan hidangan yang telah disiapkan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tradisi ini. Kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Buton, seperti saling berbagi, kepedulian terhadap sesama, rasa syukur, dan penghormatan terhadap adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.
Pelaksanaan Pakandeana Anaana Maelu juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar lebih mengenal sejarah dan tradisi daerahnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal serta memperkuat hubungan sosial antarsesama warga.
Dengan terlaksananya kegiatan Pakandeana Anaana Maelu dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Baubau, diharapkan tradisi ini dapat terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Selain menjaga warisan leluhur, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa bangga terhadap budaya masyarakat Buton.
D. HASIL DAN DAMPAK KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan Pakandeana Anaana Maelu dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Baubau memberikan hasil yang positif dalam upaya pelestarian adat dan budaya masyarakat Buton. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun serta memperkuat identitas budaya daerah.
E. PENUTUP
Demikian laporan kegiatan Pakandeana Anaana Maelu dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Baubau ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan adat dan budaya masyarakat Buton serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, kasih sayang, dan penghormatan terhadap warisan leluhur.
Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan maupun penyusunan laporan ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan pada masa yang akan datang.
Akhir kata, semoga kegiatan Pakandeana Anaana Maelu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat kecintaan terhadap adat dan budaya daerah. Semoga semangat kebersamaan dan pelestarian budaya senantiasa menjadi bagian dari pembangunan Kota Baubau yang maju, harmonis, dan berbudaya.
Penulis,
Ny. Ayu Kris Wulandari Yudiarto
Penanggung Jawab,
Ny. Farrah Sasmawati Yudi Masril
LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR Nama Kegiatan : Lepas Sambut dan Purna Tugas Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Hari/ Tanggal : Rabu, 07 Oktober 2026 Waktu : 08.00 WIB - Selesai Program Kerja : Pembinaan Hubungan Keluar Kegiatan Kerja : Perayaan Bidang : Sekretariat Tempat : Ruang Rapat Lantai 2, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor A. Keterangan Kegiatan Yang Dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor menghadiri acara Lepas Sambut dan Purna Tugas Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor pada hari Rabu tanggal 07 Oktober 2026 di Ruang Rapat Lantai 2, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor turut hadir dalam acara ini untuk turut melepas tiga pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang purna tugas dan alih tugas. Pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang purna tugas sebagai ASN yaitu Ibu Dra. Surya Sumini, Ketua Bidang Sosial Budaya dan Ibu Suharti Acep, Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya, mengikuti suami purna tugas. Dan juga Ibu Riska Roby Ruhyadi, Ketua Bidang Ekonomi, yang mengikuti perpindahan tugas suami. B. Penyelenggara Acara Lepas Sambut dan Purna Tugas Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor diadakan oleh Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang diikuti oleh pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor beserta pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. C. Jumlah Perwakilan Peserta Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang mengikuti acara Lepas Sambut dan Purna Tugas Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, diantaranya yaitu: 1. Ny. Fita T. Mulya 2. Ny. Intan Dede 3. Ny. Elly Sabar 4. Ny. Sri Agus 5. Ny. Nur Haryanti 6. Ny. Siti Sundari 7. Ny. Sri Nadih 8. Ny. Barkah Siswandi 9. Ny. Maryanih Muhamad Ali 10.Ny. Nani Sumarno 11.Ny. Rita Sahara Rudi D. Rangkaian Kegiatan Rangkaian acara Lepas Sambut dan Purna Tugas Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, sebagai berikut : 1. 09.00 – 09.05 Pembukaan. 2. 09.10 – 09.15 Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman. 3. 09.15 – 09.20 Pembacaan Do’a. 4. 09.20 – 09.25 Penayangan Foto-Foto Kilas Balik para pegawai yang Alih Tugas dan Purna Tugas. 5. 09.25 - 09.30 Kesan dan Pesan dari para pegawai yang Alih Tugas dan Purna Tugas. 6. 09.30 – 09.35 Sambutan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. 7. 09.35 – 09.40 Kesan dan Pesan dari Perwakilan Pegawai. 8. 09.40 – 09.45 Penyerahan Cenderamata dan Kenang-Kenangan. 9. 09.45 – 09.50 Sesi Foto Bersama. 10.09.50 – 09.55 Ramah Tamah dan Penutup. E. Hasil Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor menghadiri acara Lepas Sambut dan Purna Tugas Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor pada hari Rabu tanggal 07 Oktober 2026 di Ruang Rapat Lantai 2, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang purna tugas sebagai ASN yaitu Ibu Dra. Surya Sumini, Ketua Bidang Sosial Budaya dan Ibu Suharti Acep, Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya, mengikuti suami purna tugas. Dan juga Ibu Riska Roby Ruhyadi, Ketua Bidang Ekonomi, yang mengikuti perpindahan tugas suami. Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor turut memberikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian kepada pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. F. Kesimpulan Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor turut hadir dalam acara Lepas Sambut dan Purna Tugas Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor untuk turut melepas tiga pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang purna tugas dan alih tugas. Dengan diadakannya acara ini semoga dapat memberikan kenangan yang berkesan dan terus mempererat tali silaturahmi dengan para pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.
Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor melakukan persiapan kedua dalam kegiatan menanam sebagai berikut bidang : sekertariat program : informasi humas jenis kegiatan : dokumentasi/publikasi Hari : Selasa Tanggal : 13 Oktober 2026 Tempat Lapak tanaman R3 Peserta terdiri empat orang, yaitu Ny. Anie Agung, Ny. Tya Theo, Ibu Arti, Ibu Novica. Tujuan dari kegiatan ini adalah mempersiapkan kegiatan menanam dengan menyiapkan bibit, tanah, kompos, dan alat-alat yang diperlukan untuuk menanam. Langkah penting dalam mempersiapkan media tanam adalah untuk menghasilkan tanaman yang subur, yang perlengkapannya berupa, 1. Tanah dan campurannya, yaitu memilih tanah yang gembur, warnanya gelap dan mengandung kompos. 2. Kompos atau pupuk kandang menggunakan kotoran hewan baik kotoran kambing, sapi atau ayam, yang kesemuanya sudah difermentasikan dari limbah organik seperti daun. 3. Tambahan pilihan yaitu untuk menetralkan ph pada tanah dan menahan kelembaban tanah. Rencana tanaman yang akan ditanam ada yang di polybag dan di tanah langsung bergantung kepada luas halaman dan menampungnya lahan pada tanaman. Atas arahan Ny. Anie Agung, tim yang membeli tanaman diberikan petunjuk untuk membeli di lapak penjual tanaman di daerah R3 Kota Bogor, di sana banyak pilihan dan harga yang terjangkau, tak hanya itu tim yang membeli harus dapat bertanya kepada penjual untuk media tanam yang dibutuhkan sesuai perencanaan di awal. Rencananya menanam tanaman yang dapat dikonsumsi sehingga jika panen dapat dimasak atau dimakan bersama-sama. Dan yang terpenting mudah menanamnya tidak memakan waktu lama dalam perawatannya. Ny. Tya Theo dengan penuh semangat merencanakan dan menlist media tanam yang akan dibeli sesuai kebutuhan. Di sela tim belanja kebutuhan menanam, salah satu tim memfoto tim bersama pembeli di lapak. Setelah kegiatan, tim kembali ke kantor untuk menyimpan bahan yang dibeli dan pada hari yang sama Selasa, pukul 13.00 siang, 13 Oktober 2026, dijadwalkan materi menanam kepada anggota di Mako Sukasari, dan Bu Arti sebagai narasumber/yang memberikan arahan.