DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PROVINSI DKI JAKARTA Bidang : Sosial dan Budaya | Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan | Kegiatan: Budaya Cinta Lingkungan. A. DATA PERTEMUAN : Judul Kegiatan: Penataan dan Perawatan tanaman. Penyelenggara Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Wilayah Operasional Kecamatan Cilandak. Hari/ Tanggal : Sabtu, 13 Juni 2026, Waktu 09.00 WIB sampai dengan selesai. Tempat: Kantor Damkar Sektor Kecamatan Cilandak, Jalan. Bunga Melati RT. 11 RW.02 Jakarta Selatan, Jumlah Peserta: 6 orang. B. LATAR BELAKANG : Kegiatan penataan dan perawatan taman dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang hijau, asri, bersih, dan nyaman. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, para peserta bersama-sama melakukan penataan tanaman hias pada area taman vertikal. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperindah area sekitar agar menjadi lebih menarik dan memberikan suasana yang segar bagi seluruh Anggota. C. URAIAN ACARA : Kegiatan di dilaksanakan secara, bersama-sama oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dengan membersihkan tanam, penanaman dan perawatan pada tanaman. Memilah tanaman yg sudah rusak, dan menggantinya dengan tanaman yang baru serta penataan hiasan tanaman dilakukan untuk menambah suasana baru, kegiatan berlangsung tertib, aktif, dan penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan didokumentasikan sebagai bahan laporan. D.TUJUAN KEGIATAN : 1.Meningkatkan kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. 2. Menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman. 3. Memperindah area taman melalui penataan tanaman hias. 4.Menumbuhkan semangat kerja sama dan gotong royong antar peserta. 5. Menambah pengetahuan mengenai cara merawat dan menata tanaman dengan baik. E. HASIL KEGIATAN : 1.Tanaman hias berhasil ditata dan ditempatkan dengan lebih rapi pada taman vertikal. 2.Area taman terlihat lebih indah, hijau, dan terawat. 3.Terjalin kerja sama yang baik antar peserta selama kegiatan berlangsung. 4. Meningkatnya kesadaran peserta akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. 5.Terciptanya suasana lingkungan yang lebih nyaman dan menyenangkan. F. EVALUASI : Anggota menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi, kerja sama antar peserta berjalan dengan baik. Penataan tanaman dilakukan secara rapi dan terorganisir. Diperlukan penambahan jenis tanaman agar taman semakin variatif dan menarik, perlu dilakukan monitoring berkala terhadap kondisi tanaman yang telah ditanam. G. PENUTUP : Kegiatan penataan dan perawatan taman ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat positif bagi lingkungan serta peserta yang terlibat. Melalui kegiatan ini, lingkungan menjadi lebih hijau, asri, dan nyaman. Diharapkan semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat terus dipertahankan serta menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan perawatan yang berkelanjutan, taman yang telah ditata dapat terus memberikan manfaat dan keindahan bagi semua pihak. H.CATATAN TAMBAHAN : Diharapkan kegiatan ini dapat terus dikembangkan dengan ada nya tanaman baru, dan kegiatan ini juga di haruskan menjadi kegiatan rutin untuk memantau kesehatan pada tanaman.
(Kabupaten Rejang Lebong) 15 Juni 2026 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong melalui Ketua II Ny. Efzuarni Alfuadi dan Sekretaris IV Ny. Lensiana mengikuti Sosialisasi Pencegahan Kanker dan Tumor yang dilaksanakan di Pendopo Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Rejang Lebong pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) se-Kabupaten Rejang Lebong dengan narasumber Ny. Nuriza, S.Km dari Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa risiko kanker dan tumor dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain riwayat keturunan atau genetik dalam keluarga, pola makan yang kurang sehat seperti sering mengonsumsi makanan instan serta makanan yang mengandung bahan pengawet berlebihan, kurangnya aktivitas fisik atau olahraga, pola istirahat yang tidak teratur, serta paparan radiasi dari penggunaan teknologi secara berlebihan. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan kanker dan tumor. Narasumber juga mengimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi dini berbagai penyakit. Selain itu, disampaikan pula pemanfaatan tanaman herbal seperti sambiloto dan temu putih yang secara tradisional dikenal masyarakat sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh. Diharapkan melalui sosialisasi ini, seluruh anggota DWP dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga serta menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari guna menekan risiko terjadinya kanker dan tumor.
Pada hari selasa tanggal 2 juni tahun 2026 dilaksanakan kegiatan Rutin Dharma wanita persatuan kabupaten lebak dalam rangka " tablig akbar dan peluncuran resmi ( Launching) program " Lebak Berhaji" yang bertempat d mesjid Agung Al- a'araaf Rangkasbitung dengan kegiatan yang dihadiri oleh pengisi acara yaitu penceramah Ustadz Hilman Fauzi ( Aa Hilman) , pembaca doa KH.Pupu Mahpudin,.M.Pd.I ( ketua MUI Kabupaten Lebak) dan pembaca ayat suci Al-Quran Aang Anani ( juara terbaik 1 MTQ Tongkat Kabupaten Lebakntahun 2026).
LAPORAN HASIL KEGIATAN DHARMA WANITA DINAS KOMINFOSTIK KABUPATEN BIMA Bismillahirrahmanirahim.. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Dharma Wanita Kominfsotik Kabupaten Bima menggelar kegiatan pertemuan Rutin yang dirangkaikan dengan acara Silaturahim keluarga besar DWP Dinas Kominfostik Kabupaten Bima. Kegiatan dilakasanakan pada hari Jum’at tanggal 12 Juni 2026 yang bertempat di kediaman Ny. Endang Sri Sumiyanti Arif Rahman. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Kominfostik Kabupaten Bima Ny. Nurlisda Kamaruddin dan seluruh Anggota diantaranya Ny. Desy Arisandi M. Firdaus, Ny. Sri Astuti M. Irfan, Ny. Nurdiyanti M. Syarid, Ny. Nuraeni Habiburrahman, Ny. Sri . Haryati Lazwardi Ilmawan, Ny. Sakinatul akmala Sahyudin Nur, . Fanya Ayuniar Hisam Rahman Hakim, dan bebepa Anggota lainnya. Selain itu juga kegiatan dihadiri oleh penasehat DWP Dinas Kominfostik Kabupaten Bima Bapak Kamaruddin dan seluruh keluarga besar Pengurus DWP Dinas Kominfostik Kabupaten Bima. Agenda petemuan kali ini adalah silaturahim dan penguatan organsasi dalam hal ini pemutakhiran data anggota. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekeuargaan, meningkatkan tali silaturahim antara anggota Dharma Wanita khususnya DWP Dinas Kominfostik Kabupaten Bima bersama seluruh keluarga Anggota DWP Dinas Kominfostik. Juga bertujuan untuk membangun database keanggotaan yang akurat, terpadu. Ketua DWP Dinas Kominfsotik Kabupaten Bima dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada ibu-ibu yang telah hadir bersama para suami dan keluarga pada kesempatan kali ini, kebersamaan itu indah maka mari kita terus merawat silaturami dan menjaga komunikasi agar ikatan persaudaraan semakin kokoh serta saling menghargai dan melengkapi dalam setiap perbedaan yang ada. Untuk kelengkapan data Anggota DWP Ketua DWP Kominfostik beliau mengharapakn kepada seluruh anggota agar dapat melengkapi data keanggotaan sesuai form yang telah dibagi oleh DWP Kabupaten. Pembaruan ini penting untuk mendukung tata kelola organisasi secara menyeluruh. Kehadrian Anggota dalam setiap pertemuan dapat menentukan keberhasilan suatu organisasi, oleh karena itu Ketua DWP Dinas Kominfsotik mengharapkan kepada seluruh anggota agar dapat berperan aktif disetiap kegiatan. Ny. Nurlisda Kamaruddin selaku Ketua DWP Dinas Kominfsotik Kabupaten Bima menegaskan kembali bahwa bagi anggota DWP yang tidak hadir dalam setiap pertemuan tanpa alasan yang jelas akan tetap dikenakan denda sesuai hasil keputusan bersama dalam pertemuan sebelumnya. Pemberian sanksi atau denda merupakan keputusan bersama yang diambil mengingat selama ini banyak anggota tidak hadir atau terlibat dalam kegiatan organisasi tersebut. Pemberian denda bagi anggota yang tidak hadir dalam pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan kesepakatan internal yang bertujuan untuk meningkatkan kedispilinan, memupuk rasa tanggung jawab, dan membiayai operasional program kerja organisasi. Selain itu beliau beliau juga menyampaikan beberapa hal penting kaitan dengan kegiatan persiapan Hari Jadi Bima, diantaranya antara lain : 1. Kegiatan Senam Bersama yang isnya allah akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 25 Juni 2026 Pukul 07.00 di Halaman Kantor Bupati Bima. 2. kegiatan Pawai Rimpu yang insya allah direncanakan pada hari senin tanggal 29 Juni 2026 pukul 10.00 Wita, start di lapangan Talabiu Kecamatan Woha dan akan berkahir di Kantor Bupati Bima. Kegiatan disi dengan acara saling share pengalaman terutama dalam hal mendidik anak, berbagi cara memasak hidangan keluarga, acara berlangsung selama krang lebih 3 jam dengan penuh rasa kekeluargaan dan sangat akrab. Diakhir acara ditutup dengan acara santap bersama untuk membangun keakraban sesama Anggota dan keluarga dan foto bersama. Demikian Laporan dibuat sebagi pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan dan dokunen organisasi Bima, 12 Juni 2026 E-Repporting DWP Kominfsotik : Ny. Nurdiyanti M. Syarif. Mengetahui : Ketua DWP Dinas Kominfostik Kab. Bima Ny. Nurlisda Kamaruddin
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PROVINSI DKI JAKARTA. Bidang : Sosial dan Budaya | Program Kerja: Kepedulian dan Kesetiakawanan | Kegiatan: Bhakti Sosial. A. DATA PERTEMUAN : Judul Kegiatan: Kegiatan Jumat Berkah. Hari/Tanggal: Jumat, 12 Juni 2026, Waktu : 10.00 WIB sampai selesai. Penyelenggara Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Wilayah Operasional Kecamatan Cilandak. Tempat: Depan kantor Damkar Sektor Kecamatan Cilandak, Jalan Bunga Melati RT 07 RW 05, Kecamatan Cilandak. Peserta kurang lebih 8 orang. B. LATAR BELAKANG: Kegiatan Jumat berkah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan antar anggota Dharma wanita persatuan. melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati semangat berbagi serta meningkatkan kebersamaan dalam melaksanakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. C. URAIAN ACARA : Kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan membagikan makanan dan minuman secara tertib dan penuh keramahan kepada masyarakat di sekitar lokasi, selama kegiatan berlangsung anggota saling bekerja sama dalam proses pembagian memastikan kegiatan berjalan lancar aman dan kondusif, suasana penuh kehangatan dan antusiasme terlihat dalam interaksi antar anggota Dharma wanita persatuan dan masyarakat penerima Jumat berkah, seluruh rangkaian kegiatan di dokumentasikan secara bentuk penanggung jawaban dan laporan kegiatan. D. TUJUAN KEGIATAN: Meningkatkan rasa kepedulian sosial mempererat kebersamaan antara anggota serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat. E. HASIL KEGIATAN : Kegiatan Jumat berkah ini berjalan dengan baik dan lancar, makanan dan minuman yang telah disiapkan telah selesai dibagikan kepada masyarakat sekitar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh tanggung jawab sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. F. EVALUASI : Kegiatan Jumat Berkah berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat, adapun peserta kegiatan pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya rasa kepedulian sosial kebersamaan dan semangat sebagai antar sesama bantuan yang diberikan. diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima serta meningkatkan rasa empati dan solidaritas sosial. G. PENUTUP : Semoga kegiatan Jumat berkah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi kegiatan positif yang terus dilaksanakan secara rutin guna mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial antar Anggota Dharma Wanita Persatuan. H. CATATAN TAMBAHAN : Diharapkan pada kegiatan berikutnya perencanaan dapat lebih matang dan perlu adanya peningkatan koordinasi dan penggalangan dukungan dari berbagai pihak untuk memperluas jangkauan penerima pada kegiatan berikutnya.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah, Dharma Wanita Persatuan PT. BPR Marunting Sejahtera (Perseroda), telah mengikuti kegiatan, Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan PT. BPR Marunting Sejahtera (Perseroda) 2. Hari/Tanggal : Jumat, 12 Juni 2026 3. Waktu : 15.00 - 16.30 WIB 4. Peserta : 56 partisipan 5. Lokasi : Mushola Al Khairat Kantor Bupati Kobar 6. Penceramah : Ustadzah Susi Salamah, S. Psi.I 7. Pembuatan Laporan : Elsa Elvira Silalahi
[KAB. POLEWALI MANDAR]
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
Bidang : Sekretariat
Keterangan program :
1. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alu
2. Hari, Tanggal : Senin, 15 Juni 2026,
3. Lokasi / Tempat : Masjid Al Amin Dusun Paraiyong
4. Pukul : 14 : 17 WITA s/d selesai,
5. Jumlah Peserta : Anggota DWP Unsur KUA Kecamatan Alu, Kepala Kua, Penyuluh Agama , Staff Kua, anggota Majelis Taklim
Dokumentasi kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) bertujuan untuk mencatat, merekam, dan melaporkan seluruh rangkaian aktivitas organisasi sebagai bentuk akuntabilitas, transparansi, dan bahan evaluasi. Tujuan dokumentasi kegiatan DWP yaitu:
a. Bentuk Akuntabilitas dan Laporan Pertanggungjawaban: Dokumentasi (foto, video, notulen, laporan tertulis) digunakan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan program kerja, baik di tingkat pusat, instansi, maupun unit, kepada pengurus dan anggota.
b. Media Evaluasi Program Kerja: Rekaman kegiatan memudahkan pengurus melakukan evaluasi terhadap keberhasilan atau kendala yang dihadapi dalam program yang telah dilaksanakan.
c. Arsip Sejarah Organisasi: Sebagai jejak rekam, dokumentasi berfungsi sebagai arsip sejarah yang mencatat dinamika dan perkembangan organisasi dari waktu ke waktu.
d. Pendukung E-Reporting (Pelaporan Elektronik): Dalam era digital, dokumentasi foto dan video wajib diunggah dalam sistem e-reporting DWP untuk memastikan kegiatan terdata secara sistematis dan transparan.
e. Media Informasi dan Sosialisasi: Dokumentasi digunakan untuk menyebarluaskan kegiatan DWP kepada pihak eksternal, meningkatkan citra positif, serta menunjukkan keterlibatan DWP dalam mendukung pembangunan.
f. Bukti Keaktifan Organisasi: Foto-foto dokumentasi menjadi bukti sah bahwa kegiatan rutin seperti pertemuan, pelatihan, atau kegiatan sosial telah dilaksanakan.
Rangkaian Kegiatan
Momen pembukaan kegiatan Majelis Taklim Al Amin menjadi salah satu bagian yang penuh makna dalam rangkaian acara yang dilaksanakan di Dusun Paraiyong, Desa Pao-pao. Pada kesempatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur KUA Kecamatan Alu mendapat kehormatan untuk membuka agenda kegiatan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pembinaan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat melalui majelis taklim.
Dengan suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, anggota DWP tampil di hadapan para jamaah untuk menyampaikan salam, ungkapan syukur, serta harapan agar kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta. Kehadiran DWP dalam pembukaan acara mencerminkan komitmen organisasi dalam mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas kehidupan beragama, penguatan ketahanan keluarga, serta pengembangan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Momen tersebut menjadi semakin istimewa karena berlangsung di tengah antusiasme para anggota majelis taklim dan masyarakat yang hadir. Wajah-wajah penuh semangat dan kebersamaan tergambar jelas saat pembukaan acara berlangsung. Suasana yang khidmat namun tetap akrab mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan dan kebersamaan yang terjalin antara Dharma Wanita Persatuan, pengurus majelis taklim, dan masyarakat setempat.
Pengabadian momen pembukaan ini bukan sekadar dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi simbol sinergi dan kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan keagamaan. Kehadiran DWP sebagai bagian dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya keluarga yang harmonis, religius, dan sejahtera.
Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi kenangan berharga sekaligus motivasi untuk terus memperkuat peran organisasi perempuan dalam mendukung kegiatan pembinaan umat dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan dan sinergi yang terus terjaga, berbagai program keagamaan dan sosial kemasyarakatan diharapkan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun yang akan datang.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima menggelar Pertemuan Rutin dengan agenda penyuluhan bertema Sampah Tanggung Jawab Kita Semua : Dari Rumah untuk Bima yang Bersih. dilaksanakan pada hari Kamis 11 Juni 2026 pukul 09.45-11.00 bertempat di aula Rapat Utama Kantor Bupati, Godo Kabupaten Bima. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota DWP Kabupaten Bima, pengurus dan anggota DWP OPD lingkup pemerintah Kabupaten Bima, serta pengurus dan anggota DWP kecamatan se-kabupaten Bima. DWP Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Bima turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengirimkan delegasi yang diwakili oleh Ketua Ny. Hj. Nuraini H. Muhammad Natsir, Sekretaris Ny. Nurul Asih Kurniawati Fauzi dan Ketua Bidang Sosial Budaya Ny. Dahliani Syarifudin Selaku petugas pengisi kegiatan pada pertemuan kali ini yaitu dari DWP Bappeda, DWP Disdukcapil, DWP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, DWP Dinas Pariwisata, dan DWP Kecamatan Palibelo. Kegiatan dibuka oleh Ny. Sri Wahyuni dari DWP. Palibelo selaku MC (master of ceremony) kegiatan dengan susunan acara pembacaan kalam ayat suci Al Quran oleh Ny. Soniya Zulkarnain dari DWP Bappeda dan saritiliawah oleh Ny. Sri Astuti Miftah dari DWP Bappeda. Agar pertemuan lebih barokah peserta berdoa dipimpin oleh Ny. Rosmiati Arifudin dari DWP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars dan Hymne Dharmawanita dipimpin oleh Ny. Endang Surana dari DWP Dukcapil. Kata pengantar disampaikan oleh Ketua DWP Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Ny. Siti Rahmah Muhammad Akbar, mewakili DWP yang bertugas. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama DWP yang bertugas. Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Bima, Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Ketua DWP yang telah memfasilitasi kehadiran anggotanya pada pertemuan tersebut. Beliau menegaskan bahwa pertemuan rutin DWP bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan kekeluargaan antaranggota. Sebagai pemimpin, setiap Ketua DWP memiliki tanggung jawab yang besar, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Karena itu, seluruh anggota diharapkan terus mendukung dan mengikuti setiap kegiatan organisasi sesuai dengan AD/ART DWP. Ny. Fitriani juga menyampaikan bahwa kita hidup untuk mencari kebahagiaan yaitu bahagia dunia dan akhirat. Adanya majelis ilmu atau pertemuan rutin seperti ini semua dalam rangka menggalang kebaikan. Ketua DWP Kabupaten Bima juga mengajak seluruh anggota untuk bangga menjadi bagian dari DWP, sebuah organisasi besar yang mewadahi ribuan istri ASN di Kabupaten Bima. Menurutnya, DWP merupakan wadah pembelajaran yang membentuk perempuan menjadi pribadi yang mandiri, aktif, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar, meskipun organisasi dihadapkan pada berbagai keterbatasan, termasuk dari sisi anggaran. Selain itu, beliau menghimbau seluruh anggota DWP untuk berpartisipasi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bima ke-386, di antaranya Senam Bersama tanggal 25 Juni 2026, Pawai Rimpu, dan berbagai kegiatan dalam Festival Pesona Dana Mbojo. Beliau juga menghimbau agar DWP OPD dan kecamatan dapat membuat video ucapan Hari Jadi Bima. Pada sesi penyuluhan, menghadirkan narasumber yaitu Dr. Emma Walters seroang wanita berkebangsaan Inggirs yang menyampaikan materi dengan tema Sampah Tanggungjawab Kita Semua Untuk Rumah Yang Bersih. Mengawali materinya Dr. Emma menyampaikan pada tahun 2025 ia membentuk tim atau kelompok yang bekerja mendaur ulang sampah plastik yang ada di Bima dan Kota Bima. Tim ini ia beri nama Mbojo Raso yang artinya Bima Bersih. Tim Mbojo Raso telah berhasil mendaur ulang sebanyak 500 kg sampah plastik menjadi produk bernilai sebanyak 4000 produk yang dipasarkan di Bima dan juga sudah dipasarkan pada turis-turis asing di Labuan Bajo. Dr. Emma yang mulai fasih berbahasa Bima ini memiliki prinsip bahwa ketika kita bertekad untuk membersihkan lingkungan kita maka kita harus siap dengan risiko kotor baik tangan maupun anggota tubuh kita. Menurutnya, plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai secara alami. Dalam prosesnya, plastik akan pecah menjadi partikel-partikel kecil atau mikroplastik yang dapat mencemari tanah, sungai, dan laut serta berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Sebagai contoh mikroplastik sudah ditemukan dalam ikan tuna yang kita makan sehari-hari, dan ini bisa berakibat membahayakan kesehatan kita. Melalui penyuluhan tersebut, peserta diajak untuk mulai memilah sampah organik dan nonorganik dari rumah, tidak membakar sampah, serta tidak membuang sampah sembarangan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah. Untuk Bima bisa, kita bisa, dan kita harus mulai dari rumah sendiri, ungkap Dr. Emma. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan generasi mendatang. Menurutnya, langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dapat menjadi awal perubahan besar dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Mulai dari hal sederhana, yaitu memulung sampah, karena beliau meyakini memulung sampah berarti kita sedang memulung pahala. Kegiatan penyuluhan ini dirasa sangat bermanfaat bagi peserta yang hadir khususnya bagi anggota DWP DWP Dispertabun Kabupaten Bima. DWP Dispertabun Kabupaten Bima menaruh harapan besar agar pengelolaan sampah plastik dapat dilakukan secara lebih masif, bijak, dan terintegrasi dari lingkup keluarga hingga masyarakat luas. Sebagai bagian dari keluarga besar sektor pertanian dan perkebunan, DWP Dispertabun berkomitmen untuk mengedukasi anggota dan masyarakat mengenai bahaya mikroplastik yang dapat merusak kualitas tanah dan ekosistem pertanian. Diharapkan, melalui berbagai program inovatif seperti pemanfaatan limbah plastik menjadi wadah media tanam (ecobrick atau pot kreatif) serta pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah kita dapat menekan volume sampah plastik sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pertanian yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi ketahanan pangan yang lebih baik.
Mendampingi pak sekda dalam menghadiri serah Terima pimpinan HKI wilayah 3 balige pareses HKI... Dan sklian pelantikan pengurus majelis wilayah 3 Toba Samosir
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PROVINSI DKI JAKARTA Bidang : Sekretariat | Program Kerja : Penataan Organisasi | Kegiatan Penataan Organisasi : Konsolidasi / Sosialisasi. A. DATA PERTEMUAN. Judul Kegiatan: Sosialisasi dan Simulasi Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Generasi Muda. Hari/Tanggal: Selasa, 9 Juni 2026, Waktu : 09.00 WIB sampai Selesai. Tempat : SDN 12 Cilandak Barat, Jalan Taman Wijaya Kusuma III RT. 09 RW. 05 Kecamatan Cilandak. Penyelenggara: Petugas Damkar, Anggota Satuan Karya Pramuka Kecamatan Cilandak berkolaborasi bersama Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Wilayah Operasional Kecamatan Cilandak. B. LATAR BELAKANG: Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi penanggulangan kebakaran bagi anggota pramuka dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran. C.TUJUAN KEGIATAN: 1. Meningkatkan pengetahuan anggota pramuka tentang bahaya dan penyebab kebakaran, 2. Memberikan pemahaman mengenai cara pencegahan kebakaran di lingkungan sekolah maupun di rumah, 3. Melatih keterampilan peserta dalam menggunakan karung basah tradisional atau alat pemadam api ringan dengan benar, 4. Membentuk generasi muda yang peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar. D.URAIAN KEGIATAN: 1. Pembukaan oleh Panitia 2. Sambutan dari Ketua Satuan Karya Pramuka dan Sambutan dari Narasumber Petugas pemadam kebakaran 3. Penyampaian Materi 4. Demonstrasi 5. Praktik dan Simulasi 6. Penutup. E.HASIL KEGIATAN : Anggota Pramuka mendapatkan pengalaman langsung dalam menggunakan alat pemadam api ringan dan memahami prosedur evakuasi yang aman. Melalui kegiatan ini kemampuan keterampilan serta kesiapsiagaan anggota Pramuka dalam menghadapi resiko kebakaran meningkat, dan kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keselamatan diri lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. F. EVALUASI : Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran bagi Anggota Pramuka telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung, baik saat menerima materi maupun mengikuti simulasi penggunaan APAR dan penanganan kebakaran. Dari hasil pengamatan, sebagian besar peserta telah memahami materi yang disampaikan, termasuk penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan yang harus dilakukan dalam situasi darurat. G.PENUTUP : Kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran bagi anggota pramuka telah terlaksana dengan baik dan lancar melalui kegiatan ini peserta mendapatkan ilmu pengetahuan serta keterampilan dasar dalam mencegah dan menangani kebakaran secara tepat antusiasme beserta selama ini mengikuti materi dan simulasi menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat. H. CATATAN TAMBAHAN : Diperlukan kegiatan lanjutan atau pelatihan berkala untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan peserta terkait keselamatan kebakaran.