Dharma wanita(DWP) Kota Bima bersama organisasi wanita hindu Dharma indonesia (WHDI) Kota Bima,menjadi pelaksana pada pertemuan rutin gabungan organisasi Wanita (GOW) Kota Bima,hari rabu 13 mei 2026,jam 15.30 di aula Maja labo dahu kantor pemerintah Kota Bima. Acara tersebut di hadiri oleh seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kota Bima. Ketua dharma wanita DPPKB Kota Bima,Ny.Maharaeni ichwanul Muslimin,di beri kepercayaan sebagai MC/pembawa acara pada pertemuan rutin GOW kota Bima. Dalam acara tersebut DWP Kota Bima lebih banyak di berikan kepercayaan untuk menjadi bagian sebagai petugas pelaksana antara lain,penyampaian sambutan,pembawa acara,pembacaan alqur'an, mempimpin do'a dan penyampaian materi/sosialisasi. Dalam sambutannya ketua Dharma Wanita Hj.siti Atika H.Muhammad Fakhruraji menyampaikan secara garis besar program kerja dari masing-masing bidang dharma wanita Kota Bima.selain pemaparan program kerja ketua DWp Kota Bima juga menyelipkan pesan untuk seluruh peserta pertemuan tentang bahaya penyalah gunaan narkoba , kekerasa seksual dan kekerasan terhadap anak dan perempuan yang semakin meningkat dan saat ini semakin meresahkan.Dampak dari penggunaan Narkoba memiliki dampak yang sangat luas ,mulai dari kerusakan organ tubuh hingga kehancuran kehidupan sosial dan ekonomi seseorang, lebih lanjut beliau menambahkan bahwa kekerasan terhadap anak dan perempuan pelaku umumnya adalah orang-orang terdekat korban oleh karena itu beliau berharap agar kita sebaga orang tua/ibu lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap anak-anak kita, imbuhnya. Sambutan ketua GOW Kota Bima,dalam hal ini di wakili oleh ketua 2 yaitu Hj.Siti Salmah H.muhtar,menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang berkesempatan hadir.Beliau berharap agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan mengingatkan bahwa GOW adalah wadah pengembangan diri,membangun wawasan dan membangun jaringan yang bermanfaat bagi masa depan.mengakhiri sambutannya beliau mengingatkan kembali agar dalam pelaksanaan setiap program kerja,berusaha menyesuaikan dengan program pemerintah,sebagai bentuk dukungan kita terhadap pemerintah kota bima. Acara di isi dengan sosialisasi Kota Bima BISA( Bersih, indah ,sehat dan Asri),dengan tema"pengurangan dan pengelolaan sampah dari sumbernya",sebagai nara sumbernya yaitu ibu Herlistiatuti ,ST kepala UPT laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima.Agar suasana lebih santai dan materi bisa dengan mudah di pahan Beliau memulai dengan satu game yang membuat seluruh peserta tertawa. Masalah sampah di indonesia adalah masalah serius,begitu juga di kota bima ini di akibatkan oleh akumulasi dan prilaku individu dan lemahnya tata kelola.Sampah yang paling berbahaya adalah sampah plastik karena sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan,akar.masalahnya bukan hanya sekedar tehnis melainkan perilaku kurangnya pemilahan di hulu (rumah tangga).Di kota bima menurut narasumber tempat pembuangan akhir sampah di kota Bima sudah over load,oleh karena itu pemerintah kota bima melalui dinas lingkungan hidup mencoba melakukan terobosan baru walaupun skalanya masih belum sepenuhnya bisa diterapkan oleh masyarakat luas.adapun programnya yaitu,tidak membuang sampah pada hari minggu,sosialisasi dan penerapan memilah sampah dari rumah sebelum di angkut ke TPA,dan pembuatan bio pori di.masing masing rumah untuk memanfaatkan sisa- sisa makanan yang dapat digunakan utk kesuburan tanah.ibu narasumber sebelum mengakhiri pemaparan materinya,beliau mengingatkan agar ibu-ibu menjadi pelopor atau berperan penting dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada anggota keluarga,khusuanya anak-anak guna membentuk budaya peduli kebersihan sejak dini.
Kegiatan tanggal 17 Mei 2026, Pada tanggal 17 Mei 2026, wakil ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kemangkon Nyonya Rengganis Okta melaksanakan kegiatan pendampingan akseptor KB dalam rangka kegiatan safari kb, dalam rangka memperingati hari ulang tahun IBI dan Aisyiyah kecamatan Kemangkon. Kegiatan di laksanakan di puskesmas kecamatan Kemangkon 1. Diwilayah Kemangkon ada dua puskesmas, yaitu puskesmas 1 dan puskesmas 2. Peserta yg mendaftar safari KB di puskesmas Kemangkon 1 ada 100 orang namun ada beberapa yg tidak lolos dikarenakan beberapa faktor salah satunya faktor tekanan darah yg tinggi yg tidak memungkinkan untuk dipasang kb implant. Wakil ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kemangkon nyonya Rengganis Okta mendampingi dan memberi semangat kepada para peserta akseptor kb implant. Pelayanan pemasangan safari KB di puskesmas Kemangkon 1 sudah dilaksanakan perdana pada tanggal 8 Mei 2026, kemudian tanggal 17 Mei 2026 dan rencana masih akan dilaksanakan lagi tanggal 22 mei 2026. Selama 2 hari pelayanan safari KB, sudah ada 40.orang yg mendapat pelayanan safari KB implant. Harapan dari wakil ketua dharma wanita Kecamatan Kemangkon Nyonya Rengganis Okta, dharma wanita hadir membersamai ,menyemangati dan mendampingi peserta kb safari, mudah mudahan dharma wanita kecamatan Kemangkon bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat dan bisa lebih bermanfaat lagi buat masyarakat.
DWP Up Bapperida Prov NTT mengikuti acara Serah Terima Jabatan Plt Kepala Bapperida serta pelepasan Pelepasan Purnabakti yang diselenggarakan pada hari Rabu 6 Mei 2026, pukul 13.30 WITA sampai selesai bertempat di Aula G Boeky Bapperida Prov NTT, sehubungan Kepala Bapperida Bp Alfons Theodorus berpindah tugas ditempat yg baru, ibu Ketua DWP Up Bapperida juga mengikuti mendampingi bapak Kaban ditempat tugas yg baru untuk itu DWP Up Bapperida out serta melaksanakan Sertijab bersama plt Kepala Bapperida yang baru sekaligus perpisahan dengan Ketua DWP Up Bapperida Ibu Christina Theodorus yang dihadiri oleh seluruh staff/pegawai ASN lingkup Bapperida dan beberapa ibu anggota DWP
Laporan kegiatan Dharma Wanita Unit BPBD Lombok Timur. Nama Kegiatan : Webinar Series Kader Posyandu Batch 5 Tahun 2026. Waktu Kegiatan : Rabu, 13 Mei 2026 pukul 07.30 WIB melalui zoom meeting. Tema Kegiatan : Mengangkat tema "Satu Asap Banyak Dampak, Lindungi Keluarga dari Bahaya Rokok", program peningkatan kapasitas kader ini diadakan untuk membekali kader posyandu dalam mengedukasi keluarga mengenai bahaya asap rokok. Rangkuman Kegiatan: Anggota Dharma Wanita Unit BPBD Nyonya Rina Hastuti mengikuti kegiatan webinar series kader Posyandu dalam rangka Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) diperingati setiap tanggal 31 Mei. Kegiatan ini diselenggarakan untuk para kader posyandu dan tenaga kesehatan se-Indonesia. Acara ini berfokus pada edukasi bahaya nikotin, taktik industri tembakau, serta peran kader dalam mensosialisasikan bahaya merokok untuk mencegah stunting dan penyakit tidak menular. Materi kegiatan webinar series disampaikan oleh dr. Lily S Sulistyowati, MM. Seorang aktivis yang pernah menjabat sebagai Kepala Promkes Kementerian Kesehatan RI. Beliau menyampaikan material tentang "TRIK MENGEDUKASI MASYARAKAT TENTANG BAHAYA MEROKOK". Hal ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman berbagai macam dampak bahaya dari rokok kepada seluruh masyarakat terutama seluruh sasaran siklus hidup yang hadir di Posyandu. Asap rokok berbentuk Asap yang dapat menyebar dan berdampak menyeluruh pada anggota keluarga, termasuk yang paling rentan yakni anak-anak, ibu hamil, bayi, dan lansia. Fakta asap rokok: 1. Asap rokok adalah masalah Kesehatan keluarga yang membutuhkan perhatian dan Tindakan bersama 2. Indonesia terdapat 34,5 % atau sekita 70,2 juta jiwa penduduk Indonesia yang terpapar rokok 3. Rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia dan 60 zat diantaranya bersifat karsinogenik (penyebab kanker) tak heran jika rokok membunuh lebih dari 8 juta orang setiap tahun. Sebanyak 7 juta orang meninggal merupakan perokok aktif, sedangkan 1.2 juta sisanya merupakan perokok pasif. Besarnya bahaya kandungan rokok bisa dilihat dari banyaknya senyawa yang ada di dalam asap rokok. Di dalam asapnya saja, setidaknya ada sekitar 4.000 lebih senyawa berbeda dan sebagian bersifat racun bagi tubuh. Kandungan rokok yang bersifat racun tersebut berpotensi merusak sel-sel tubuh. Selain itu, senyawa dalam asap rokok juga bersifat karsinogenik alias memicu kanker. Di dalam rokok, terdapat 250 jenis zat beracun dan 60 jenis zat yang diketahui bersifat karsinogenik. Kandungan tersebut berasal dari bahan baku utama rokok, yaitu tembakau. Sebagaimana disebutkan di atas, kandungan rokok yang bersifat merusak tubuh amat banyak. Beberapa senyawa berbahaya yang terkandung dalam rokok meliputi : 1. Karbon monoksida Salah satu kandungan rokok adalah gas beracun karbon monoksida yang tidak memiliki rasa dan bau. Jika menghirup gas karbon monoksida terlalu banyak, sel-sel darah merah akan lebih banyak berikatan dengan karbon monoksida dibandingkan oksigen. Akibatnya, fungsi otot dan jantung akan menurun. Hal ini akan menyebabkan kelelahan, lemas, dan pusing. Dalam skala besar, orang yang menghirup gas ini bisa mengalami koma atau bahkan meninggal. 2. Nikotin Kandungan rokok yang paling sering disinggung adalah nikotin yang memiliki efek candu. Nikotin berfungsi sebagai perantara dalam sistem saraf otak yang menyebabkan berbagai reaksi, termasuk efek menyenangkan dan menenangkan. Nikotin yang dihisap perokok akan terserap masuk ke aliran darah, kemudian merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak hormon adrenalin, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan pernapasan. 3. Tar Kandungan rokok lainnya yang bersifat karsinogenik adalah tar. Tar yang terhirup oleh perokok akan mengendap di paru-paru. Timbunan tar ini berisiko tinggi menyebabkan penyakit pada paru-paru, seperti kanker paru-paru dan emfisema. Tidak hanya itu, tar akan masuk ke peredaran darah dan meningkatkan risiko terjadinya diabetes, penyakit jantung, hingga gangguan kesuburan. Tar dapat terlihat melalui noda kuning atau cokelat yang tertinggal di gigi dan jari. Karena tar masuk secara langsung ke mulut, zat berbahaya ini juga dapat mengakibatkan masalah gusi dan kanker mulut. 4. Hidrogen sianida Senyawa racun lainnya yang menjadi bahan penyusun rokok adalah hidrogen sianida. Hidrogen sianida juga digunakan dalam industri tekstil, plastik, kertas, dan sering dipakai sebagai bahan pembuat asap pembasmi hama. Senyawa ini bisa mencegah tubuh menggunakan oksigen dengan baik dan dapat membahayakan otak, jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Efek dari senyawa ini dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan mual, hingga kehilangan kesadaran. 5. Benzena Benzena merupakan residu dari pembakaran rokok. Paparan benzena dalam jangka panjang dapat menurunkan jumlah sel darah merah dan merusak sumsum tulang, sehingga meningkatkan risiko terjadinya anemia dan perdarahan. Selain itu, benzena juga merusak sel darah putih sehingga menurunkan daya tahan tubuh serta meningkatkan risiko terkena leukimia. 6. Formaldehida Formaldehida merupakan residu dari pembakaran rokok. Dalam jangka pendek, formaldehida mengakibatkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Dalam jangka panjang, formaldehida dapat meningkatkan risiko kanker nasofaring. 7. Arsenik Arsenik merupakan golongan pertama karsinogen. Paparan terhadap arsenik tingkat tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit, kanker paru-paru, kanker saluran kemih, kanker ginjal, dan kanker hati. Arsenik terdapat dalam rokok melalui pestisida yang digunakan dalam pertanian tembakau. 8. Kadmium Kadmium yang terdapat dalam asap rokok akan terserap masuk ke paru-paru. Kadar kadmium yang tinggi dalam tubuh dapat menimbulkan muntah, diare, penyakit ginjal, tulang rapuh, dan meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. 9. Amonia Amonia merupakan gas beracun, tidak berwarna, namun berbau tajam. Pada industri rokok, amonia digunakan untuk meningkatkan dampak candu nikotin. Menghirup dan terpapar amonia dalam jangka pendek dapat mengakibatkan napas pendek, sesak napas, iritasi mata, dan sakit tenggorokan. Sedangkan dampak jangka panjangnya bisa menyebabkan pneumonia dan kanker tenggorokan 4. Banyak anak merokok sejak usia sekolah 5. Para Remaja menjadi sasaran utama pemasaran rokok. Tujuannya adalah : - Harapan sebagai generasi pecandu rokok merek tertentu. - Selalu mengikuti trend mode termasuk merokok - Akan loyal terhadap merek rokok yang pertama kali di hisap. - Segmen pasar yang luas dan terbuka. - Memiliki rentang waktu konsumsi rokok yang panjang. Sehingga pabrik rokok memperoleh keuntungan yang lebih besar. - Mudah terpengaruh oleh sesuatu yang baru, unik dan menarik. Saat ini, menjadi pertanyaan penting bagi setiap orang kenapa orang sulit berhenti merorok ? Jawabannya adalah karena rokok itu mengandung zat nikotin yang membuat orang kecanduan. Jika putus merokok muncul gejala (withdraw syndrome) perubahan emosi. Nikotin menghasilkan dopamin yg memberikan rasa nyaman sehingga selalu ada keinginan merokok Kembali bila rasa nyaman hilang. Dampak Asap Rokok: a. Gangguan Pernapasan b. Gangguan tumbuh kembang anak c. Perokok pasif menghirup udara di lingkungan yang tidak sehat. Efek Buruk Jika Orang Tua Sering Merokok di Dekat Anak: 1. Pneumonia dan bronchitis 2. Sindrom kematian mendadak pada bayi 3. Masalah pernapasan Ketika dewasa 4. Menghambat pertumbuhan paru-paru 5. Infeksi telinga 6. Saat beranjak remaja anak juga akan jadi perokok Efek ibu hamil yang merokok: 1. Kematian janin 2. Lahir mati 3. Lahir prematur 4. Komplikasi pada pernapasan 5. Penyakit jantung bawaan 6. Efek pada susunan syaraf pusat 7. Berat Badan lahir rendah (BBLR) Dampak pada perokok aktif dan pasif: A. Resiko Kesehatan : Jantung, stroke, kanker paru-paru, obstruktif kronis (PPOK). Menyebabkan kanker leher rahim dan keguguran, kanker kulit, rambut rontok, gangguan penglihatan seperti katarak, gangguan pendengaran, tulang lebih mudah patah, menyebabkan kemandulan dan impotensi, merusak gigi dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. B. Harapan Pemulihan ( berhenti merokok di uisa berapapun tetap memberi manfaat untuk hidup yang lebih baik). Peran Kader Posyandu Kader adalah ujung tombak edukasi Kesehatan masyarakat, berperan penting dalam mewujudkan rumah sehat dan bebas asap rokok. a. Memberi edukasi Kesehatan Memberikan edukasi secara aktif kepada masyarakat tentang bahaya rokok dan asap rokok. b. Penggerak rumah sehat Mengajak keluarga menciptakan lingkungan rumah yang bebas dari asap rokok. c. Pendamping keluarga Mendampingi dan mendukung anggota keluarga yang ingin berhenti merokok. d. Penyampai informasi Menjadi penghubung informasi Kesehatan yang dekat dan dipercaya masyarakat. Selanjutnya, TRIK EDUKASI MASYARAKAT 1. JANGAN MENGHAKIMI (gunakan pendekatan empati, dan hindari menyalahkan) 2. GUNAKAN BAHASA SEDERHANA (gunakan Bahasa yang mudah dipahami) 3. FOKUS PADA KELUARGA ( sampaikan dampak asap rokok) 4. PERUBAHAN BERTAHAP ( lakukan perubahan kecil seperti tidak merokok di dalam rumah, kurangi jumlah batang, hindari teman pemicu) TRIK KOMUNIKASI EFEKTIF 1. Sentuh hati, jangan menyerang 2. Mulai dengan pertanyaan 3. Kalimat yang mudah diterima 4. Buat suasana santai TIP CEGAH KECANDUAN NIKOTIN 1. Melakukan sesuatu yang menyehatkan jiwa raga (berkebun) 2. Menunda keinginan 3. Minum air secara perlahan 4. Menarik nafas dalam TIPS BERHENTI MEROKOK 1. Bulatkan Niat dan Tetapkan Tanggal: Buat daftar alasan utama Anda ingin berhenti merokok (misalnya untuk kesehatan atau finansial). 2. Tentukan tanggal pasti kapan akan berhenti total atau mulai menguranginya. 3. Kenali dan Hindari Pemicu: Perhatikan kapan dan situasi seperti apa yang paling membuat ingin merokok (misalnya setelah makan, saat minum kopi, atau ketika stres). Jauhi situasi tersebut dan hindari berkumpul dengan perokok untuk sementara waktu. 4. Gunakan Trik "Tunda 5 Menit": Saat keinginan merokok muncul, jangan langsung menyerah. Tunda keinginan tersebut selama 5-10 menit dengan menarik napas dalam-dalam atau minum segelas air. Seringkali, dorongan tersebut akan hilang dengan sendirinya. 5. Alihkan Perut dan Mulut: Ganti kebiasaan memegang rokok dengan mengunyah permen karet, mengonsumsi camilan sehat (seperti buah potong atau kacang), atau minum air putih menggunakan sedotan. 6. Olahraga Teratur: Rutin berolahraga seperti berlari, bersepeda, atau jalan santai dapat membantu memperbaiki mood, mengurangi stres, dan menekan rasa candu. 7. Bersihkan Lingkungan: Singkirkan semua rokok, korek api, asbak, dan pemantik dari rumah atau mobil. Bersihkan ruangan dan cuci pakaian atau gorden yang masih beraroma asap rokok. Manfaat berhenti merokok: Tidak merokok memberikan manfaat instan dan jangka panjang bagi tubuh, mulai dari detak jantung yang kembali normal dalam 20 menit, penurunan risiko penyakit jantung hingga 50% dalam setahun, hingga peningkatan energi, pernapasan lebih lega, dan penghematan finansial yang signifikan. a. Kardiovaskular: Tekanan darah menurun dalam 2 jam dan risiko serangan jantung mulai berkurang secara drastis dalam 24 jam pertama. Pernapasan: Fungsi paru-paru membaik dalam beberapa minggu, mengurangi sesak napas dan batuk-batuk. b. Stres Berkurang: Nikotin sebenarnya memicu kecanduan yang meningkatkan stres. Tidak merokok akan menstabilkan suasana hati. c. Kesuburan: Membantu meningkatkan tingkat kesuburan baik pada pria maupun wanita. d. Manfaat Penampilan & Kualitas Hidup Penampilan Lebih Muda: Aliran darah yang lebih lancar membuat kulit tampak lebih sehat, bersinar, dan mencegah penuaan dini. e. Mulut & Gigi Lebih Segar: Menghilangkan bau mulut, membuat gigi lebih putih, serta mencegah penyakit radang gusi yang parah. f. Panca Indera Tajam: Kemampuan indra pengecap dan penciuman akan meningkat, sehingga makanan terasa lebih nikmat. Berikutnya, Kader Posyandu dapat memberikan Sosialisasi kepada sasaran sik luas hidup di Posyandu cara mewujudkan rumah bebas dari rokok. Pada dasarnya tidak ada batas kadar pajanan asap rokok dan residu rokok yang aman untuk anak. Bahkan sedikit saja dapat merusak paru yang sedang berkembang. Oleh sebab itu, demi kesehatan bersama sebaiknya rumah dan mobil dijaga bebas dari asap dan residu rokok Tidak hanya anak, orang dewasa perokok pasif juga berisiko mendapatkan serangan jantung atau stroke secara mendadak karena darah yang terpapar kandungan asap rokok cenderung menjadi lebih kental dan memicu penyumbatan pada pembuluh darah. Perokok pasif adalah orang yang bukan perokok tapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. Rumah adalah tempat berlindung, termasuk dari asap rokok. Oleh karena itu perokok pasif harus berani menyuarakan haknya untuk tidak menghirup asap rokok. Berikut tips cara mewujudkan rumah tanpa rokok : 1. Beritahu teman dan anggota keluarga di rumah bahwa Anda menetapkan smoke free home, mintalah mereka mendukung usaha Anda. 2. Singkirkan korek api dan asbak. 3. Mintalah tamu tidak merokok di rumah Anda. 4. Berikan contoh untuk tidak merokok, karena anak adalah peniru ulung. 5. Cegah orang yang selesai merokok untuk kontak langsung dengan keluarga terutama bayi dan anak sebelum berganti pakaian. 6. Ganti pakaian atau mandi setelah merokok. Berhenti merokok sama dangan menyelamatkan keluarga. Mari menjadi manusia yang menebar kebaikan, bukan penyebar asap rokok sebagai penyakit yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Sesi akhir di lanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab di tutup dengan quiz menjawab 5 pertanyaan dari materi yang telah di paparkan.
Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nyonya Sirri Hayati Muliadi bersama pengurus DWP Kabupaten Lotim hadir mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Bupati Lombok Timur pada hari Jum'at , 02 Mei 2026, pukul 07.00 WITA - Selesai. Tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 adalah : "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Bertindak sebagai pembina upacara, Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Perayaan Hari Pendidikan Nasional kali ini tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga selebrasi atas keberhasilan Kabupaten Lombok Timur yang berhasil memborong berbagai penghargaan bergengsi di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Berikut beberapa prestasi yang berhasil di raih, Dinas Pendidikan Terbaik II se-NTB dalam Kategori Pengelolaan BOSP. Kedua, Terbaik I dalam Inovasi Dukungan terhadap Program Prioritas se-NTB. Ketiga, penghargaan untuk Pemerintah Daerah Lotim: Lotim juga diganjar dapat Kinerja Terbaik I Kategori Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan se-NTB. Selanjutnya meraih predikat Kinerja Terbaik III dalam Kategori Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) se-NTB. Lotim menjadi Mitra Pembangunan Terbaik melalui Kategori Komunitas Pendidikan Guru Gaptek se-NTB. Sementara itu, sejumlah Satuan Pendidikan juga menoreh sejumlah prestasi. Diantaranya, TKN 02 Pringgabaya: Satuan Pendidikan Kategori Inovatif dalam Pemanfaatan Rapor Pendidikan. Kedua, SDN 4 Lenek: Penghargaan Peningkatan Kualitas Dapodik Kategori Responsif. Ketiga, implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat diraih tiga sekolah: TKN Pembina Sambelia, SDN 3 Toya, dan SMPN 2 Sakra Barat Selanjutnya, Penerima Kategori Utama (Plakat, Piagam, dan Piala): SDN 1 Sembalun Bumbung, SDN 1 Lenek Ramban Biak, SMPN 1 Sukamulia, SMPN 1 Suela. Penerima Penghargaan (Plakat dan Piagam): SDN 3 Batu Putik, SMPN 1 Sambelia, MTsN 1 Lombok Timur Bapak Sekda Juaini Taofik menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun watak dan peradaban bermartabat. Mengusung filosofi Among Ki Hajar Dewantara (Asah, Asih, Asuh), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen membangun SDM unggul sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Di antaranya, Revitalisasi 16.167 satuan pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pada 2025. Distribusi Papan Interaktif Digital (PID) ke lebih dari 288.000 sekolah. Beasiswa RPL Rp3 juta per semester bagi guru belum S1, target 150.000 guru pada 2026. Penguatan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Makan Bergizi Gratis (MBG), Pagi Ceria, serta penguatan literasi, numerasi, STEM. Menteri juga mengingatkan bahwa transformasi pendidikan membutuhkan prinsip 3M: Mindset (pola pikir) maju, Mental kuat, dan Misi lurus. Tanpa ketiganya, kebijakan hanya akan menjadi formalitas kuantitatif semata. Melalui momentum Hardiknas ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini demi mewujudkan sumber daya manusia unggul dan masa depan bangsa yang lebih baik.
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pendidikan Kota Surakarta Sub SMP Negeri 12 Surakarta mengunjungi Museum keris kota Surakarta. Kegiatan dilakukan pada hari : Rabu, 13 Mei 2026 ,Pukul : 13.00 WIB Kunjungan tersebut dilakukan oleh Ibu Emy
DWP RSWN mengikuti pengajian majelis taklim DWP Kota Semarang. Pengajian dengan tema Ikhlas berkurban menjelang hari raya Idul Adha. Pengajian ini kita di jelaskan tentang hikmah berkurban,wujud rasa syukur dan dimensi spiritual kita dengan Allah SWT oleh ustad Rohadi.
DWP RSWN mengikuti pelatihan pembuatan puding art jelly yang di adakan oleh kecamatan Senarang Selatan dan bekerja sama dengan puding Seven.
LAPORAN KEGIATAN DARMA WANITA PERSATUAN DISDIK OKU SELATAN Nama Kegiatan: kunjungan sosial membesuk angota sakit Hari & Tgl: Selasa 12 Mei 2026 Waktu: 09.00 wib s.d selesai Tempat: Jalan Ahmatyani Bumi Agung kecamatan muaradua Pelaksanaan: Bidang Sosial Budaya Mewakili Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan Pendahulu: Bidang sosial budaya DWP Dinas Pendidikan OKUS melaksanakan kegiatan kunjungan sosial sebagai bentuk kepedulian antara anggota. Tujuan: Mewakili ketia DWP Disdik OKUS untuk memberi dukungan moral dan mempererat tali silaturahmi kepada keluarga anggota yang sedang di uji dengan sakitnya putra dan putri mereka. Rangkaian acara: penyerahan bantuan, talih kasih secara simbolis kepada angota DWP sebagai bentuk simpati organisasi. Penyampaian pesan serta doa dari ibu ketua DWP Disdik OKUS untuk kesembuhan ananda yang sedang sakit. Sesi foto bersama sebagai dokumentasi laporan kegiatan. Hasil kegiatan: kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat. Pihak angota keluarga menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas perhatian yang di berikan oleh pengurus DWP Disdik OKUS. Penutup: Demikian laporan kegiatan ini di buat untuk dapat di pergunakan sebagaimana mestinya.