Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buton yang dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu, anak Aparatur Sipil Negara (ASN) Golongan II, serta anak non ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Buton telah dilaksanakan pada hari Senin, 9 Maret 2025, pukul 10.00 WITA sampai dengan selesai, bertempat di Aula Kantor Bupati Buton. Kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi antar anggota, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial DWP terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Acara dimulai dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), yaitu Ny. Daniati Sutrisno dari DWP BKKBN, yang dengan penuh khidmat memandu jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan Mars dan Hymne Dharma Wanita Persatuan yang dipimpin oleh Ny. Rezha Ellya Parlindungan dari DWP Sekretariat Daerah. Suasana kebersamaan dan rasa bangga sebagai bagian dari organisasi DWP sangat terasa pada momen ini, di mana seluruh peserta mengikuti dengan penuh semangat dan kekompakan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana DWP Kabupaten Buton, Ny. Filniarni Muhiddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian dari program kerja DWP. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, meningkatkan rasa empati, serta terus memperkuat peran perempuan dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Ny. Rahmatia Syamsuddin. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Kabupaten Buton atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Beliau juga mengajak seluruh anggota untuk terus aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di lingkungan kerja. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ny. Waode Zainab dari DWP PUPR, yang memohon keberkahan dan kelancaran atas seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Doa yang dipanjatkan juga menjadi bentuk harapan agar bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima santunan. Puncak acara adalah pemberian santunan kepada anak yatim piatu, anak ASN Golongan II, dan anak non ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Buton. Pemberian santunan ini dilakukan secara simbolis oleh para pengurus DWP Kabupaten Buton. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh haru dan kebahagiaan, baik dari pihak pemberi maupun penerima. Kehadiran Ketua DWP Dinas Tenaga Kerja, Ny. Wa Ode Sunarti La Alidia, turut menambah semangat dan kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Secara keseluruhan, kegiatan pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan pemberian santunan ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Selain menjadi ajang silaturahmi antar anggota, kegiatan ini juga memperkuat rasa solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan tali silaturahmi antar anggota DWP Kabupaten Buton, memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas, serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung program kerja DWP dalam bidang sosial dan kemasyarakatan, serta meningkatkan peran aktif perempuan dalam pembangunan daerah melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini bagi ibu-ibu DWP antara lain adalah meningkatnya rasa empati dan kepedulian sosial, terjalinnya hubungan yang lebih harmonis antar anggota, serta bertambahnya motivasi untuk terus berkontribusi dalam kegiatan organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga dalam berbagi dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan. Bagi penerima santunan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, meringankan beban, serta menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang dari keluarga besar DWP Kabupaten Buton. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton dapat terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak. Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton yang dirangkaikan dengan pemberian santunan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi inspirasi untuk terus berbuat kebaikan di masa yang akan datang.
Ny. Fauziah Zaldi dan Ny. Nurni Edward anggota DWP DPMPTSP menghadir acara pertemuan rutin Bulanan TP.PKK kecamatan se-Kabupaten Muara Enim dan buka bersama denga ketua PKK kabupaten Muara Enim Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd. di balai agung serasan sekundang pada hari Rabu tanggal 03 Maret 2026 waktu 16.30 wib, acara diawali dengan kata sambutan dari Bupati kabupaten Muara Enim H.Edison,SH.M.Hum. dalam sambutan ini Bupati kabupaten Muara Enim H.Edison,SH.M.Hum berpesan muliakan istri dan pererat persaudaraan, . suasana hangat dan kekeluargaan terlihat di balai agung serasan sekundang (BASS) saat tim penggerak pkk kabupaten muara enim berkumpul untuk merajut silaturahmi bersama pengurus pkk dari seluruh kecamatan .dengan mengusung tema penguatan sinergi untuk mewujudkan visi muara enim, membara, acara ini menjadi ajang bagi kader perempuan untuk saling memberi semangat. hadir ditengah - tengah mereka, Bupati Muara Enim H. Edison, SH.,M.Hum. didampingi ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Heni Pertiwi Edison serta Kapolres Muara Enim ,dan jajaran tokoh organisasi wanita. Bupati memberikan kesan mendalam mengenai keharmonisan keluarga yakni memuliahkan istri, menurutnya, itu adalah salah satu tanda kebahagiaan rumah tangga, baik di dunia maupun daerah. Bupati Muara Enim H. Edison, SH.,M.Hum berpesan muliakan istri dan pererat persaudaraan karena menurutnya bulan suci yang penuh barakah ini adalah momentum terbaik untuk meningkatkan iman dan takwa serta menjadi ajang saling memaafkan dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Bupati juga menyampaikan bahwa sinergi antara TP PKK dan Pemerintah kabupaten diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendukung visi pembangunan daerah melalui peran aktif kaum perempuan dan ketahanan keluarga. Ke khusukan semakin terasa saat ustadz H. Firmansyah, S.Pd.I menyampaikan tauziah mengenai indahnya meneladani kesederhanaan Rasullulah SAW. Beliau mengingatkan bahwa dibalik kesuksesan seorang pemimpin dan kemajuan daerah terdapat peran perempuan yang ikhlas dan sabar. ustadz H. Firmansyah, S.Pd.I menyampaikan lagi bahwa meneladani kesederhanaan rasullulah yaitu dengan di zaman yang serba konsumtif dan penuh pamer ini, kisah rassullah Muhammad SAW menyajikan fase kesejukan, sebuah anitesa terhadap hedo nisme. meneladani kesedarhanaan beliau bukan berarti hidup dalam kemiskinan melainkan menempatkan dunia hanya ditangan, bukan dihati, sehingga kebahagiaan sejati ditemukan dalam Qana (merasa cukup) kesederhaan sang baginda Rasulullah ini adalah pemimpin tertinggi namun rumah beliau hanyalah kamar-kamar sederhana dari pelepah kurmah yang bahkan tidak cukup luas tidak cukup untuk sujud bersama istrinya dengan leluasa. tikar kasar yang digunakan untuk tidur seringkali meninggalkan bekas di punggung yang mulia, pakaian beliau sederhana, makanan sehari-hari hanya roti gandum, kurma, dan air putih. Untuk itu ada tips sederhana ala Rasullah antara lain : 1. Qanaah dan tentram yang artinya mengikuti jejak beliau membuat hati lebih tenang karena tidak mengejar ambisi duniawi yang tak ada habisnya. 2. lebih peduli sesama yang artinya dengan memangkas gaya hidup mewah, kita memiliki lebih banyak kelebihan rezeki untuk disedekahkan dan membantu sesama, persis seperti Rasullah yang hidup sederhana untuk berbagi. 3. Fokus pada akhirat yang artinya kesederhaan membebaskan diri dari belenggu barang-barang yang memberatkan sehingga fokus utama hidup adalah ketaat kepada Allah SWT. Meneladani Rasullah di modern ini bisa kita terapkan dengan : 1. Minimalis yang artinya membeli barang berdasarkan fungsi bukan gengsi 2. Tidak berlebihan yang artinya bersikap jujur dan rendah hati, tidak pamer di media sosial 3. Merasa cukup yang artinya bersyukur dengan nikmat hari ini, tidak rakus dengan apa yang dimilik orang lain. Meneladani kesederhanaan Rasullalah SAW adalah jalan menuju kedamain jiwa, ia mengajarkan kita bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dengan apa yang di kenakan dan dia kendarai, melainkan melalui kemuliaan akhlak dan ketakwaannya. Silaturahmi ini ditutup dengan indahnya moment buka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah, dan dilanjutkan foto bersama.
Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim yang diwakili oleh sekretaris Ny. Fauziah Zaldi, Ny. Despa Isdrin ketua bidang Ekonomi dan anggota bidang Ekonomi Ny. Nurni Edward bersama Ny. Linda Junaini menghadiri Kegiatan "Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah dalam rangka Menjelang HBKN Puasa, Idul Fitri, Tahun Baru Imlek dan Nyepi Tahun 2026" yang dilaksanakan pada Hari jumat tanggal 13 Maret 2026, pukul 08.00 Wib s.d selesai bertempat di Halaman gedung kesenian putri dayang rindu kelurahan tungkal Kabupaten Muara Enim. Turut pula hadir Ketua TP PKK kelurahan tungkal dan anggota. Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar murah serentak berkejasama dengan KODIM 0404 Muara Enim dalam rangka menyambut HBKN Puasa, Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, dan Nyepi Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Halaman gedung kesenian putri sayang rindu Kabupaten Muara Enim pada hari Jumat tanggal 13 maret 2026 ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan. Acara dibuka dengan doa dan sambutan dari Bupati Kabupaten Muara Enim bapak H. Edison S.H., M. Hum. Dalam sambutannya beliau mengatakan "Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua disertai dengan pantun. Yang saya hormati para pimpinan perangkat daerah, perwakilan Bulog, para distributor, serta Bapak/Ibu warga masyarakat yang saya cintai. Beliau juga menyampaikan beberapa point penting berkaitan dengan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah yaitu (1) Tujuan Kegiatan, menjelaskan bahwa Gerakab Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah bertujuan untuk memastikan akses pangan yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. (2) Pengendalian Inflasi, menekankan bahwa kegiatan ini adalah langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) guna menekan laju inflasi daerah. (3) Ketersediaan Bahan Pokok, menginformasikan ketersediaan komoditas utama seperti beras (SPHP), minyak goreng, gula pasir, telur, dan daging dengan harga di bawah pasar. (4) Sinergi Antar Lembaga, mengapresiasi kolaborasi antara Badan Pangan Nasional (NFA), Bulog, ID FOOD, serta para pelaku usaha lokal yang mendukung terselenggaranya acara ini. (5) Imbauan Masyarakat, menghimbau warga agar berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan dan tidak perlu melakukan panic buying karena stok pangan dipastikan aman. Terakhir sebagai penutup dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim”, acara Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah tingkat Kabupaten Muara Enim secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan kita semua. “Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh". Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah ini juga mengikuti zoom meeting dari pusat dimana Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Yang ingin memastikan pasokan pangan tersedia, harga tetap stabil, dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga terjangkau. Kemudian diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, distributor, serta aparat pengawasan sangat penting agar stabilitas harga dapat terjaga secara berkelanjutan. Pemerintah berharap kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan sehingga inflasi pangan di Muara Enim tetap terkendali. Sejak pagi hari, warga yang sedang berolahraga dan masyarakat sekitar sudah memadati lokasi penjualan. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasar tradisional maupun ritel modern. Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah serentak nasional ini dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia secara bersamaan melalui jaringan virtual, sebagai bagian dari strategi pemerintah menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi pangan sepanjang tahun 2026
DHARMA WANITA PERSATUAN SETDA KABUPATEN SITUBONDO
Dharma Wanita Persatuan SETDA Kabupaten Situbondo MENGIKUTI kegiatan ATELAS BERSAMA RAKYAT.
.
Bidang : SOSIAL BUDAYA
Program : WAWASAN KEANEKARAGAMAN BUDAYA/ KEGIATAN HARI BESAR.
Keterangan Program :
PENDAHULUAN:
Kegiatan Atelas Bersama Rakyat merupakan salah satu bentuk kegiatan silaturahmi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten dalam rangka mempererat hubungan antara kepala daerah dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, di mana nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan saling memaafkan sangat dijunjung tinggi. Dalam kegiatan ini, Bupati beserta istri berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta berbagai unsur organisasi yang ada di lingkungan pemerintah daerah. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah Kabupaten turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah serta memperkuat sinergi antar lembaga. Kehadiran perwakilan DWP Setdakab dalam kegiatan ini diwakili oleh Ketua DWP Setdakab dan Wakil Ketua IV DWP Setdakab. Partisipasi ini mencerminkan peran aktif DWP dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus sebagai wujud nyata keterlibatan organisasi dalam mendukung terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat.
TUJUAN :
Adapun tujuan dari keikutsertaan DWP Setdakab dalam kegiatan Atelas Bersama Rakyat ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus DWP dengan Bupati dan istri Bupati sebagai pembina organisasi, serta dengan masyarakat secara umum. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten, khususnya dalam suasana Hari Raya Idul Fitri. Kehadiran Ketua dan Wakil Ketua IV DWP Setdakab juga bertujuan untuk mewakili organisasi dalam memenuhi undangan resmi dari pemerintah daerah, sekaligus memperkuat koordinasi dan komunikasi yang baik antara DWP dengan jajaran pemerintah. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terjalin hubungan yang lebih erat dan harmonis, sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan program-program organisasi maupun kegiatan pemerintahan secara umum. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai antar sesama, yang merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya interaksi langsung dalam suasana yang penuh kehangatan, diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
PENUTUP :
Dengan terlaksananya kegiatan Atelas Bersama Rakyat, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten, DWP Setdakab, dan masyarakat. Kehadiran Ketua dan Wakil Ketua IV DWP Setdakab dalam kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi aktif organisasi dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat sinergi, komunikasi, dan kerja sama yang baik antar berbagai pihak. Ke depan, diharapkan DWP Setdakab dapat terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung terciptanya hubungan yang harmonis dan kondusif di lingkungan pemerintah daerah maupun masyarakat luas. Dengan demikian, nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang terjalin melalui kegiatan ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan.
Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim Ny. Trisia Andi bersama pengurus Ny. Leni Junantan, Ny Nikhen Abi dan Ny. Cicilian Pradita dari bidang Sekretariat, Ny. Dian Feri, Ny. Lola Harson, Ny. Mega Marsip dari bidang Pendidikan, Ny. Fauziah Zaldi dari bidang Sosial budaya, Ny. Nurni Edward dan Ny. Dian kandar dari bidang Ekonomi menghadiri pertemuan rutin TP PKK Kabupaten dan Kecamatan se Kabupaten Muara Enim dan berbuka puasa bersama pada hari Selasa, 3 Maret 2026 tempat Balai Agung Serasan Sekundang, di hadiri oleh Bupati Muara Enim, Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Organisasi Wanita yang ada di Kabupaten Muara Enim. Acara diawali dengan kata sambutan Bupati Bapak H. Edison,SH.,M.Hum, beliau menyampaikan agar Muliakan Istri dan Pererat Persaudaraan, Pesan Bupati Edison di Silaturahmi PKK Muara Enim . Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di Balai Agung Serasan Sekundang (Bass) saat Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim berkumpul untuk merajut silaturahmi bersama pengurus PKK dari seluruh kecamatan. Dengan mengusung tema penguatan sinergi untuk mewujudkan visi Muara Enim MEMBARA, acara ini menjadi ajang bagi para kader perempuan untuk saling memberi semangat. Hadir di tengah-tengah mereka, Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., serta Kapolres Muara Enim dan jajaran tokoh organisasi wanita. Bupati memberikan pesan mendalam mengenai keharmonisan keluarga, yakni memuliakan istri. Menurutnya, itu adalah salah satu tanda kebahagiaan rumah tangga, baik di dunia maupun di akhirat. Menurutnya, bulan suci yang penuh barokah ini adalah momentum terbaik untuk meningkatkan iman dan takwa, serta menjadi ajang saling memaafkan dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Bupati juga menyampaikan bahwa, sinergi antara TP PKK dan Pemerintah Kabupaten diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendukung visi pembangunan daerah melalui peran aktif kaum perempuan dan ketahanan keluarga. Kemudian dilanjutkan dengan ceramah oleh Ustadz Firman: Kekhusyukan semakin terasa saat Ustaz H. Firmansyah, S.Pd.I. menyampaikan tausiah mengenai indahnya meneladani kesederhanaan Rasulullah SAW. Beliau mengingatkan bahwa dibalik kesuksesan seorang pemimpin dan kemajuan daerah, terdapat peran perempuan yang ikhlas dan sabar. Meneladani kesederhanaan Rasulullah SAW dapat diwujudkan dengan tidak berlebihan dalam makan (secukupnya), mengenakan pakaian yang layak tanpa kesombongan, bijak mengelola harta dengan mengutamakan kebutuhan daripada keinginan, gemar bersedekah, serta mandiri dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Hidup sederhana Rasulullah adalah pilihan untuk fokus pada ibadah dan kepedulian sosial, bukan karena kekurangan. Berikut cara meneladani kesederhanaan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari: 1. Pola Makan Sederhana: Makan secukupnya dan tidak berlebihan, tidak memadukan terlalu banyak lauk kecuali menjamu tamu, serta berhenti sebelum kenyang. 2. Berpakaian dan Berpenampilan Sederhana: Memilih pakaian yang bersih, rapi, dan nyaman, serta tidak sombong atau ingin dipuji. 3. Bijak Mengelola Harta (Zuhud): Mengutamakan kebutuhan pokok di atas keinginan, tidak menumpuk harta, dan segera menyedekahkan kelebihan rezeki. 4. Mandiri dan Tidak Membebani Orang Lain: Mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri, seperti menambal pakaian atau memperbaiki sandal yang rusak. 5.Sederhana dalam Tempat Tinggal: Tidak bermegah-megahan dalam rumah dan perabotan, melainkan fungsional. 6. Rendah Hati (Tawadhu): Tidak menonjolkan diri atau jabatan, berbaur dengan semua kalangan, dan tidak membeda-bedakan orang. Dengan menerapkan perilaku ini, kita meneladani sifat zuhud Rasulullah yang membuat hidup lebih tenang, bersyukur, dan lebih peduli pada sesama. Silaturahmi ini ditutup dengan indahnya momen buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah.
Ketua Dharma Wanita Persatuan BKPSDM Ny. Lola Harson dan anggota Ny. Elly Erlandi menghadiri kegiatan sholat tasbih dan kajian Dhuha yang diadakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim. Kegiatan shikat Tasbih dan Kajian Dhuha merupakan Program Kerja dari Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim yang merupakan program kerja rutin yang dilaksakan setiap tahunnya di bulan Ramadan, yang termasuk dalam kegiatan ketahanan keluarga iman dan taqwa. Kegiatan sholat tasbih dan kajian Dhuha dilaksanakan di masjid Assa'i Kabupaten Muara Enim , dimana pelaksanaannya pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 dimulai dari pukul 08.00 WIB - selesai. Kajian ini di hadiri kurang lebih 100 peserta yang merupakan ketua dan anggota dari seluruh Dharma Wanita Persatuan di OPD kabupaten Muara Enim. Acara dibuka oleh MC Ny. Elly Erlandi yang merupakan anggota DWP. BKPSDM di lanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muara Enim Ny. Trisia Andi ,dalam kata sambutan ini beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini selain mempererat silaturahmi antara anggota DWP OPD Kabupaten Maura Enim juga bertujuan untuk meningkatkan amal ibadah bersama di bulan Ramadan. Kegiatan ibadah seperti ini tentunya lebih memotivasi kita untuk melaksanakan ibadah , bersama sama kita bisa saling mengingatkan , berbeda rasa nya kalau kita ibadah sendiri sendiri, lagi pula inilah salah satu kegunaan organisasai persatuan, saling mendukung sesama untuk berbuat yang lebih baik. ,lebih lanjut beliau mengatakan bahwa acara kajian ini juga dirangkai dengan penyerahan sembako ,dimana sembako ini merupakan hasil sumbangan dari seluruh DWP OPD kabupaten Muara Enim yang di kumpulkan setiap bulannya dan khususnya di bulan Ramadan ini, seperti kita ketahui bersama bahwa sedekah adalah pemsucian dan pemebersihan terhadap harta yang kita miliki,kita berharap pemberian sembako ini menjadi penambah nilai ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini , dan selanjutnya beliau berterimakasih kepada seluruh anggota dwp OPD yang hadir yang telah meringankan langkah untuk menghadiri kajian ini, terakhir beliau mengatakan kita akan melaksanakan sholat tasbih bersama - sama yang akan di bimbing oleh ustadzah Misliyani dan akan dilanjutkan dengan kajian ceramah agama, dalam kesempatan ini akan di bahas kajian tentang sholat tasbih, sholat dhuha dan sholat tahajut. Selanjutnya pelaksanaan sholat tasbih di bimbing oleh Ustadzah Hj.Misliyani,S.Ag.M.Pd.I, karena sholat Tasbih di kerjakan dengan niat sendiri - sendiri maka Ustadzah hanya memberikan komando untuk setiap gerakan sholat yang akan di lakukan, dan setelah sholat tasbih secara bersama sama dilanjutkan dengan ceramah agama mendalami dan memahami Sholat Tasbih,Sholat Dhuha dan sholat tahajud. Penceramah pada hari ini adalah Ustadzah Hj.Misliyani,S.Ag.M.Pd.I Kajian dimulai dengan pembahasan mengenai sholat tasbih, sholat tasbih adalah sholat sunnah khusus yang didalamnya dibaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali dalam empat rakaat. Sholat tasbih apabila dilakukan pada siang hari dikerjakan sebanyak 4 rakaat dan pada malam hari di lakukan secara 2 rakaat salam lanjut 2 rakaat salam. Sholat ini sangat dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta memohon ampun atas dosa dosa yang telah lalu. Keutamaan sholat ini sangatlah besar, bahkan dianjurkan untuk dikerjakan sesering mungkin, atau jika tidak mampu setiap hari, seminggu sekali, sebulan sekali, atau setahun sekali dan setidaknya sekali dalam seumur hidup. Waktu pelaksanaan sholat tasbih ini dapat dilaksankan kapan saja ,baik siang maupun malam namun , jika dilakukan siang hari, disarankan Empat dalam sekali salam dan jika malam hari, lebih utama dilakukan dengan dua rakaat dua salam. Ustadzah Misliyani juga menyampaikan hindari waktu yang diharamkan untuk sholat seperti saat matahari tepat diatas kepala atau setelah asar hingga matahari terbenam. Tata cara dan bacaan sholat tasbih yaitu sebagai berikut : total bacaan tasbih dalam satu sholat empat rakaat adalah 300 kali , dengan rincian 75 kali tasbih per rakaat. bacaan tasbih: subhannallah walhamdulillah walaa illallaah wallaahu akbar ( maha suci allah, segala puji bagi allah, tiada tuhan selain allah, dan allah maha besar). langkah-langkah 4 rakaat satu salam (atau 2 rakaat 2 salam): 1. Niat : ushallii sunnatat tasbih ra'ataini ( atau arba'a rak' aatin) lillaahi ta'aalaa" ( saya niat shalat sunnah tasbih dua/empat rakaat karena allah ta'ala) 2. rakaat pertama ; setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, bacalah tasbih 15 kali ,membaca surat alfateha dan surat pendek (disarankan at-takasur ), sebelum rukuk baca tasbih10 kali, rukuk; baca doa ruku dan tasbih 10 kali,iktidal: baca doa iktidal dan baca doa tasbih 10 kali, sujud pertama : baca doa sujud dan tasbih 10 kali, duduk diantara dua sujud :baca doa dan tasbih 10 kali, sujud kedua : baca doa sujud dan tasbih 10 kali, duduk istirahat sebelum berdiri rakaat kedua : tasbih 10 kali,total rakaat pertama 75 kali tasbih 3. rakaat kedua : ulangi urutan seperti rakaat pertama : 15 kali setelah alfateha , 10 kali rukuk, 10 kali iktidal, 10 kali sujud pertama, 10 kali duduk antara dua sujud, 10 kali sujud kedua, dan 10 kali sebelum berdiri ( atau sebelum tahyat akhir jika dua rakaat ). membaca surat al-ashr, total rakaat kedua 75 kali tasbih 4. tahyat akhir dan salam : ( jika melakukan dua rakaat salam ulangi lagi dari awal untuk rakaat berikutnya) 5. rakaat ketiga dan ke empat lakukan dengan urutan yang sama, membaca surat al-kafirun dirakaat ke 3 dan al-ikhlas dirakaat ke 4. total rakaat ke 3 dan ke 4: 75 kali tasbih per rakaat. setelah salam diianjurkan membaca doa khusus tasbih. doa ini berisi pengakuan atas keagungan allah,permohonan ampun, dan permohonan agar hajat dikabulkan. Sholat dhuha sholat dhuha adalah ibadah sunah makad (sangat dianjurkan) yang dikerjakan pada pagi hari, dimulai ketika matahari mulai naik setinggi tombak (sekitar 15 atau 20 menit setelah terbit matahari) hingga menjelang waktu zuhur. sholat ini bukan sekedar rutinitas ibadah, melaikan bentuk jedah sejenak dari hiruk pikuk urusan duniawi untuk bersujud,bersyukur dan memohon keberkahan rezeki kepada Allah Swt. keutamaan dari sholat Dhuha ini adalah : sedekah persendian dan penggugur dosa. Rasulullah saw bersabda bahwa setiap persendian manusia wajib disedekahi setiap harinya. 2 rakaat sholat dhuha seorang muslim sudah cukup untuk menggantikan seluruh sedekah persendian tersebut. lebih dari itu,keutamaan sholat dhuha sangat bermanfaat diantaranya dapat mengugurkan dosa-dosa, meskipun sebanyak buih dilautan. Sholat Dhuha dikenal juga sebagai waktu musatajab memohon rezeki yang berkah dan halal, serta perlindungan dari kepakiran. Adapun waktu usaha pelaksanaan sholat Dhuha terbentang cukup panjang, namun waktu yang paling utama adalah ketika matahari sudah panas, yaitu sekitar pukul 09 tepat hingga mendekat waktu zuhur, sholat ini dilakukan 2 rakaat namun dianjurkan dilakukan 4 rakaat, 8 rakaat atau 12 rakaat. adapun tata cara sholat Dhuha adalah sama seperti sholat sunah 2 rakaat pada umumnya : Niat yaitu :Usholli Sunatan Dhuha Rok'ataini lilillahita'allah, rakaat pertama setelah takbir latu iqram setelah iftitah membaca surat alfatihah,kemudian dianjurkan surat as- syams atau al kafirun, rakaat kedua membaca surat al Fatihah diikuti surat al Dhuha atau al ikhlas, rukuk, sujud, tahyad akhir dilakukan secara tumakminah, salam dilakukan dua rakat salam, jika lebih dilakukan dari dua rakat, selanjutnya dilakukan dengan Zikir dan do'a khusus setelah salam dianjurkan berzikir dan tasbih, doa yang dibaca sholat Dhuha berfokus pada rezeki dan kekuatan. sholat dhuha adalah penyegar jiwa ditengah aktivitas, sebuah jedah yang menyenangkan untuk memasatikan bahwa langkah kita seharian mendapatkan ridho Allah SWT. Selanjutnya mengenai Sholat Tahajud. Sholat tahajud adalah ibadah sunah yang dilakukan malam hari, khusus setelah bangun tidur, terutama pada sepertiga malam terakhir, saat manusia tengah terlelap. Sholat Tahajud artinya bangun dari tidur dimalam hari,oleh karena itu syarat utama sholat tahajud adalah setelah bangun tidur, keistimewaan sholat tahajut inia memiliki spritual tinggi, menjanjikan ketenangan jiwa, dan merupakan waktu mustajab. jaminan Allah dalam melaksanakan sholat tahajud ini adalah menjanjikan ketempat karir yang terbaik, bimbingan dalam aktivitas, dan jalan keluar terbaik atas persoalan hidup bagi mereka yang rutin mengerjakannya. waktu pelaksanaan tahajud sepertiga malam terakhir, sekitar pukul 01.00 tepat atau sebelum subuh (waktu utama), setelah sholat isya hinga sebelum waktu subuh, asalkan sudah tidur sebelumnya (waktu umum). adapun tata cara sholat tahajud yaitu : 1. Niat : Usholli Sunatan Tahajudti Lillahhita'allah, 2. Rakaat : dikerjakan minimal 2 rakaat (salam setiap 2 rakaat) dan maksimal tidak dibatasi namun rasullalah SAW sering mengerjakannya 8 atau 10 rakaat ditambah witir, bacaan : membaca surat-surat al qur'an setelah al fatihah selanjutnya ditutup dengan sholat witir, sholat witir dan do'a tahajud yang memohon kebaikan dunia dan akhirat,memohon ampunan, serta keteguhan iman. sholat tahajud ini mempunyai manfaat spritual, meningkatkan drajat disisi allah, membersihkan hati dan menenangkan jiwa. kesehatan :memberikan ketenangan mental, meningkatkan imunitas,dan mengurangi setres.selanjutnya kajian di tutup dengan doa bersama dan foto bersama.
Dwp Bppkad mengikuti kegiatan bazar Ramadhan yang diadakan dwp kabupaten Banjarnegara di alun-alun pada tanggal 11 & 12 Maret 2026.
Nama kegiatan : Buka puasa bersama keluarga besar BPS Kab. Gowa dan pisah sambut Kepala BPS Kab. Gowa. Peserta yang hadir adalah Kepala BPS Provinsi SulSel, Ibu Ketua DWP BPS Provinsi Sulsel, Para Purnabakti BPS, Seluruh Pegawai BPS Kab. Gowa dan DWP BPS kab. Gowa beserta keluarga. Waktu kegiatan: Selasa, 3 Maret 2026, pkl. 16.00 WITA yang bertempat di lantai 2 kantor BPS Kab. Gowa. Rangkaian kegiatan: Pembukaan & Tilawah: Membacakan ayat suci Al-Qur'an, Pemutaran video testimoni dari staf untuk pimpinan lama sekaligus sambutan dari Ibu Ir. Ari Prihandini, M. Si , Sambutan Kepala Kantor Baru yaitu bapak Joko Siswanto, S. ST dalam kegiatan ini, turut pula Kepala BPS Provinsi SulSel, Bapak Aryanto, S.Si memberikan sambutan. acara dilanjutkan dengan Kultum Singkat oleh Ustadz Amin Hamdat dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan Shalat Maghrib Berjamaah. Secara keseluruhan, kegiatan Buka Puasa Bersama terlaksana dengan baik dan lancar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Partisipasi aktif dari seluruh pegawai turut mendukung terciptanya suasana kekeluargaan yang khidmat.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuasin
Dharma Wanita Persatuan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Banyuasin telah mengikuti kegiatan;
Bidang : SekretariatUraian Kegiatan
Dharma Wanita Persatuan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Banyuasin yang dalam hal ini dihadiri Ketua DWP Distransnaker Banyuasin dalam rangka menghadiri Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin dan Ketua DWP Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah halal bihalal di kediaman dinas Bapak Bupati Banyuasin Dr.H.Askolani,SH.,MH dan dilanjutkan menuju kediaman dinas Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian,SP dan diteruskan menuju kediaman rumah dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim,ST.,MM.,MBA.,IPU, ASEAN Eng. Kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antar perangkat daerah di bulan syawal yang penuh kemenangan dan kebahagiaan serta masyarakat di wilayah Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini menjadi salah satu momen kebersamaan bagi Masyarakat dan pimpinan di Kabupaten Banyuasin sekaligus mendengar keluh kesah yang ada di masyarakat.
Acara ini berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan, keakraban, serta kekeluargaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar anggota pimpinan OPD, Kecamatan dan Unsur Forkopimda dan meningkatkan kebersamaan dalam menjalin hubungan yang baik antara pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuasin
Dharma Wanita Persatuan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Banyuasin telah mengikuti kegiatan;
Bidang : SekretariatUraian Kegiatan
Dharma Wanita Persatuan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Banyuasin yang dalam hal ini dihadiri Ketua DWP Distransnaker Banyuasin dalam rangka menghadiri Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Rumah Dinas Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian,SP.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah halal bihalal di kediaman dinas Bapak Bupati Banyuasin Dr.H.Askolani,SH.,MH dan dilanjutkan menuju kediaman dinas Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian,SP. Kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antar perangkay daerah di bulan syawal yang penuh kemenangan dan kebahagiaan. Kegiatan ini menjadi salah satu momen kebersamaan bagi Masyarakat dan pimpinan di Kabupaten Banyuasin.
Acara ini berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan, keakraban, serta kekeluargaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar anggota pimpinan OPD, Kecamatan dan Unsur Forkopimda dan meningkatkan kebersamaan dalam menjalin hubungan yang baik antara pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.