e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/153622.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Banggai > DWP Pemukiman

  • Oleh: Sekretariat
  • 05-07-2026

PARTISIPASI DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BANGGAI DALAM KEGIATAN CAR FREE DAY (CFD) MENYAMBUT HARI ULANG TAHUN (HUT) KAB. BANGGAI KE-66 A. Pelaksanaan Kegiatan • Hari/Tanggal : Minggu, 5 Juli 2026 • Waktu : 06.00 WITA – Selesai • Tempat : Ruas Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya • Dihadiri Oleh: 1. Bapak Ir. Amirudin Tamoreka (Bupati Kabupaten Banggai) 2. Bapak Furqanudin Masulili (Wakil Bupati Kabupaten Banggai) 3. Ny. Diana Ramli Tongko (Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Banggai) 4. Ny. Herliana Mulsandi (Bendahara Bidang Ekonomi DWP Kab. Banggai dan Ketua DWP Disperkimtan) 5. Anggota DWP Kabupaten Banggai, komunitas olahraga, pelaku UMKM, serta masyarakat Kabupaten Banggai. B. Penjelasan Kegiatan Ibu Ketua DWP Disperkimtan (Ny. Heliana Mulsandi) bersama seluruh jajaran Anggota DWP Disperkimtan berpartisipasi aktif dalam mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) mingguan. Kegiatan CFD kali ini terasa sangat spesial karena dirangkaikan secara khusus untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Banggai ke-66 yang mengusung tema "Bergerak Maju, Tumbuh Bersama". Kehadiran jajaran DWP Disperkimtan merupakan bentuk komitmen dan sinergi nyata organisasi dalam mendukung program Pemerintah Daerah. Dalam kegiatan ini, Ibu Ketua dan Anggota DWP Disperkimtan bergabung bersama Bupati, Wakil Bupati, Ketua DWP Kabupaten Banggai, serta masyarakat luas untuk mengikuti jalan sehat, senam kebugaran bersama, dan berbaur dalam suasana untuk menyambut HUT Kabupaten Banggai yang penuh semangat kebersamaan. C. Manfaat Kegiatan Penyelenggaraan CFD yang rutin dilaksanakan setiap hari Minggu ini memiliki esensi penting dan membawa manfaat jangka panjang, di antaranya : 1. Aspek Lingkungan (Penurunan Polusi) : Menjadi ruang jeda bagi bumi dengan menghentikan operasional kendaraan bermotor selama beberapa jam. Hal ini terbukti menurunkan emisi gas buang secara signifikan, memperbaiki kualitas udara di pusat kota, serta mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih sehat dan bersih. 2. Aspek Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat : Menyediakan wadah terbuka yang aman bagi masyarakat dan aparatur sipil negara untuk konsisten berolahraga mingguan. Ini penting untuk menjaga kebugaran fisik, mengurangi stres, dan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat kab. Banggai. 3. Aspek Ekonomi (Pemberdayaan UMKM) : Menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan secara nyata. Setiap hari Minggu, CFD membuka ruang strategis bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk kuliner, kerajinan, dan industri kreatif mereka, yang selaras dengan semangat "Tumbuh Bersama". 4. Aspek Sosial dan Harmonisasi : Menghapus sekat birokrasi dan menjadi sarana silaturahmi yang efektif. Kegiatan ini mempertemukan pimpinan daerah (Bupati & Wakil Bupati), jajaran pengurus DWP Kabupaten/Dinas, dan masyarakat umum dalam ruang publik yang setara, harmonis, dan penuh kegembiraan. D. Penutup Partisipasi DWP Disperkimtan dalam suasana untuk menyambut HUT Kab. Banggai ke-66 di area CFD berjalan dengan lancar, aman, dan penuh antusiasme. Momentum ini diharapkan dapat terus memacu semangat seluruh anggota DWP Disperkimtan untuk terus "Bergerak Maju" memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

../images/kegiatan/153619.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Purbalingga > DWP KECAMATAN PENGADEGAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 06-07-2026

Senin, 6 Juli 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Pengadegan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pengadegan, **Ny. Dwi Heru**, bersama **Camat Pengadegan Bapak Heru Budi Hartono** beserta jajaran Pemerintah Kecamatan Pengadegan menghadiri **Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Ruwat Bumi Desa Tumanggal** yang diselenggarakan di Dusun 5 Pagersari RT 14 RW 05, Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan tersebut merupakan salah satu tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Tumanggal sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, kesehatan, keselamatan, hasil panen, serta keberkahan yang telah diberikan kepada seluruh masyarakat. Selain sebagai wujud pelestarian adat dan budaya Jawa, Ruwat Bumi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tumanggal beserta perangkat desa, anggota BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para sesepuh desa, serta masyarakat Desa Tumanggal yang memadati lokasi kegiatan. Kehadiran Camat Pengadegan beserta Ketua DWP sekaligus Ketua TP PKK Kecamatan Pengadegan menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kecamatan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran, keamanan, dan keberkahan. Selanjutnya dilaksanakan Pagelaran Wayang Ruwat pada siang hari yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB, dilanjutkan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Pertunjukan menghadirkan Dalang **Ki Sugimin Sastro Yuwono** sebagai dalang Wayang Ruwat dan **Ki Ahmad Solihin** sebagai dalang Wayang Kulit semalam suntuk, yang membawakan lakon penuh nilai-nilai kehidupan, moral, dan kearifan lokal. Dalam kesempatan tersebut, Camat Pengadegan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tumanggal beserta seluruh panitia dan masyarakat yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Menurut beliau, pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam menjaga identitas bangsa sekaligus memperkuat persatuan masyarakat. Tradisi Ruwat Bumi tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan. Ketua DWP sekaligus Ketua TP PKK Kecamatan Pengadegan, Ny. Dwi Heru, juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Desa Tumanggal yang tetap menjaga tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilestarikan sebagai media edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri. Menurut beliau, nilai-nilai yang terkandung dalam seni pewayangan, seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, kebersamaan, serta penghormatan kepada orang tua dan sesama, merupakan karakter positif yang perlu diwariskan kepada generasi penerus. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, pagelaran wayang kulit juga menjadi media penyampaian pesan-pesan pembangunan, pendidikan karakter, dan kehidupan bermasyarakat. Melalui cerita yang dibawakan oleh dalang, masyarakat diajak untuk selalu menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan desa. Nilai-nilai luhur tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan karakter dan budaya masyarakat. Selama berlangsungnya kegiatan, masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, hadir bersama-sama menikmati pertunjukan yang sarat makna. Semangat gotong royong juga terlihat dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mempersiapkan lokasi, menjaga keamanan, mengatur kebersihan, hingga menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran Ketua DWP sekaligus Ketua TP PKK Kecamatan Pengadegan bersama Camat Pengadegan dan jajaran menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara pemerintah dengan warga. Momentum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi serta memperkuat koordinasi dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Pengadegan. Melalui kegiatan Ruwat Bumi dan Pagelaran Wayang Kulit ini diharapkan budaya lokal tetap lestari, semangat kebersamaan masyarakat semakin kuat, serta nilai-nilai gotong royong terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi yang diwariskan oleh para leluhur diharapkan mampu menjadi perekat persatuan sekaligus menjadi warisan budaya yang terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi mendatang. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh khidmat. Sinergi antara Pemerintah Kecamatan Pengadegan, Pemerintah Desa Tumanggal, tokoh masyarakat, serta seluruh warga menjadi kunci sukses terselenggaranya acara. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.

../images/kegiatan/153618.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Purbalingga > DWP KECAMATAN PENGADEGAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 02-07-2026

Pada hari Kamis, 2 Juli 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Pengadegan sekaligus Ketua TP PKK Kecamatan Pengadegan, Ny. Dwi Heru, didampingi Wakil Ketua DWP/TP PKK Kecamatan Pengadegan menghadiri kegiatan Rapat Rembug Stunting Kecamatan Pengadegan yang diselenggarakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Pengadegan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Pengadegan, Bapak Heru Budi Hartono, dan dihadiri oleh Kepala PLKB Kecamatan Pengadegan, Bapak Wahyu, perwakilan Pokja IV TP PKK Kecamatan Pengadegan, Bu Hana, serta unsur terkait lainnya yang memiliki peran dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, diskusi, dan komitmen untuk mencari langkah terbaik dalam mendampingi anak-anak yang menjadi sasaran penanganan stunting. Rapat rembug stunting ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari upaya Pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, PLKB, maupun perangkat daerah. Melalui forum ini diharapkan tercipta kesepahaman mengenai pembagian peran serta langkah-langkah nyata yang akan dilakukan dalam memberikan pendampingan kepada sasaran secara berkelanjutan. Dalam arahannya, Camat Pengadegan, Bapak Heru Budi Hartono, menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur yang ada di wilayah Kecamatan Pengadegan. Kolaborasi antara pemerintah desa, kader kesehatan, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, PLKB, serta organisasi perangkat daerah menjadi kunci utama agar setiap anak sasaran memperoleh perhatian, pendampingan, dan intervensi yang sesuai dengan kebutuhannya. Pada kesempatan tersebut dibahas secara rinci mengenai pembagian sasaran pendampingan stunting. Disepakati bahwa setiap desa akan mendampingi **satu anak sasaran stunting**, TP PKK/Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Pengadegan juga akan melakukan pendampingan terhadap **satu anak sasaran**, demikian pula masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mendampingi **satu anak sasaran** sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan penurunan stunting. Hasil rembug menetapkan bahwa sasaran pendampingan berasal dari **Desa Larangan, Desa Bedagas, dan Desa Panunggalan**. Penetapan sasaran tersebut didasarkan pada hasil pendataan serta koordinasi dengan pihak terkait sehingga bantuan dan pendampingan dapat diberikan secara tepat sasaran. Selanjutnya masing-masing pihak akan menyusun rencana tindak lanjut sesuai tugas dan tanggung jawabnya agar proses pendampingan dapat berjalan secara optimal. Ketua DWP sekaligus Ketua TP PKK Kecamatan Pengadegan, Ny. Dwi Heru, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh program percepatan penurunan stunting melalui peran aktif TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan. Beliau menegaskan bahwa PKK memiliki jaringan kader hingga tingkat desa yang dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada keluarga, mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat, memperbaiki pola asuh, serta meningkatkan pemenuhan gizi anak dan ibu hamil. Selain itu, DWP Kecamatan Pengadegan juga siap bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan dukungan kepada keluarga sasaran melalui kegiatan pembinaan, edukasi, serta pendampingan sesuai kemampuan dan kewenangan organisasi. Diharapkan melalui kolaborasi tersebut, keluarga sasaran memperoleh motivasi dan pengetahuan yang cukup untuk bersama-sama memperbaiki kondisi kesehatan serta tumbuh kembang anak. Perwakilan Pokja IV TP PKK Kecamatan Pengadegan, Ibu Hana, turut menyampaikan pentingnya keterlibatan kader PKK dalam melakukan pemantauan perkembangan anak sasaran. Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting tidak hanya diukur dari pemberian bantuan, tetapi juga dari kesinambungan pendampingan, pemantauan pertumbuhan anak, edukasi gizi, serta peningkatan kesadaran keluarga mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga usia balita. Sementara itu, Kepala PLKB Kecamatan Pengadegan, Bapak Wahyu, menjelaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi salah satu strategi efektif dalam mempercepat penurunan angka stunting. Dengan adanya pembagian sasaran yang jelas, diharapkan setiap pihak dapat fokus melakukan pendampingan sesuai wilayah dan tanggung jawab masing-masing sehingga hasil yang dicapai dapat lebih maksimal. Melalui rapat rembug stunting ini, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk terus menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik selama proses pendampingan berlangsung. Setiap perkembangan sasaran akan dipantau secara berkala melalui evaluasi bersama sehingga apabila ditemukan kendala dapat segera dicarikan solusi secara cepat dan tepat. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, PLKB, OPD, kader kesehatan, dan masyarakat, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Pengadegan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang nyata. Melalui komitmen bersama yang telah dibangun dalam rapat ini, seluruh pihak optimis bahwa pendampingan terhadap anak-anak sasaran di Desa Larangan, Desa Bedagas, dan Desa Panunggalan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga mencakup edukasi kesehatan, pemantauan pertumbuhan, peningkatan pola asuh, serta pemberdayaan keluarga agar mampu menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak. Diharapkan hasil dari rapat rembug stunting ini menjadi langkah awal yang semakin memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kecamatan Pengadegan yang bebas stunting, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

../images/kegiatan/153617.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > UIN AR-RANIRY BANDA ACEH

  • Oleh: Sekretariat
  • 03-07-2026

(Kota Banda Aceh) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Rihlah Kebersamaan DWP UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang bertema Mengisi Energi, Menebar Inspirasi, Mempererat Tali Silaturrahmi pada tanggal 3–5 Juli 2026 di Kota Sabang Provinsi Aceh. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturrahmi, meningkatkan kebersamaan, memperkuat solidaritas antaranggota, serta menjadi sarana penyegaran (refreshing) setelah melaksanakan berbagai program organisasi sehingga memberikan energi baru dalam menjalankan kegiatan-kegiatan dwp selanjutnya. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis di antara pengurus dan anggota DWP UIN Ar-Raniry sehingga mampu mendukung pelaksanaan program organisasi secara lebih optimal. Bidang: Sekretariat Program: Penguatan Organisasi dan Silaturrahmi Anggota Kegiatan: Rihlah Kebersamaan Dharma Wanita Persatuan UIN Ar-Raniry Banda Aceh ke Sabang Keterangan Program: 1. Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. 2. Hari, Tanggal: Jumat–Minggu, 3–5 Juli 2026. 3. Lokasi/Tempat: Kota Sabang, Provinsi Aceh. 4. Peserta: Ketua, jajaran pengurus, dan anggota Dharma Wanita Persatuan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 5. Acara: Kegiatan rihlah, silaturrahmi, penguatan kebersamaan, kunjungan ke destinasi wisata, dan refleksi organisasi. Susunan Acara: 1. Pembukaan dan arahan dari Ketua DWP UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 2. Perjalanan menuju Kota Sabang. 3. Kegiatan silaturahmi dan penguatan kebersamaan antaranggota. 4. Kunjungan ke beberapa destinasi wisata dan edukasi di Kota Sabang. 5. Refleksi organisasi, ramah tamah, dokumentasi, dan penutupan kegiatan. Keterangan Kegiatan: 1. Kegiatan rihlah dilaksanakan sebagai bagian dari program penguatan organisasi yang bertujuan membangun kebersamaan, meningkatkan kekompakan, serta mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda yang dikemas dalam suasana santai namun tetap mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, saling mendukung, dan semangat kekeluargaan. 2. Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum silaturrahmi dan komunikasi antarpengurus serta anggota untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program kerja organisasi. Peserta mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Sabang sekaligus menikmati keindahan alam sebagai media penyegaran dan peningkatan motivasi dalam menjalankan aktivitas organisasi maupun keluarga. 3. Ketua DWP UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyampaikan bahwa kegiatan rihlah merupakan salah satu upaya mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi antaranggota sehingga tercipta organisasi yang semakin solid, harmonis, dan produktif. Diharapkan semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan dapat menjadi modal dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program Dharma Wanita Persatuan UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada masa yang akan datang.

../images/kegiatan/153616.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Klaten > DWP DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten unit kerja SMPN 1 Prambanan pada hari Senin 6 Juli 2026 pukul 13.00 wib, mangayubagyo atas kelahiran putri pertama dari Ny Risa Rusdiana, S.Pd anggota DWP SMPN 1 Prambanan beralamat Tlogowono Rt. 05 Rw. 05 Tegaltirto Komplek Perumahan Berbah Sleman. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ny Sri Widayati selaku wakil ketua DWP SMPN 1 Prambanan diikuti 25 orang terdiri dari pengurus dan anggota DWP dan sebagai Pembina DWP Bapak Mulyadi, S.Pd, M.Pd.

../images/kegiatan/153615.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP BPKAD

  • Oleh: Sekretariat
  • 06-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DWP UP BPKAD) Kabupaten Jepara mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia melalui Workshop Leadership bertema "Membangun Kepercayaan Diri, Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan" yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara pada hari Senin, 6 Juli 2026 pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB bertempat di Hotel Vinn Teluk Awur Jepara. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penguatan Organisasi Dharma Wanita Persatuan dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, kapasitas kepemimpinan, kualitas tata kelola organisasi, kemampuan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi pengurus serta Ketua DWP Unsur Pelaksana. Workshop diikuti oleh 45 peserta yang terdiri atas Pengurus DWP Kabupaten Jepara dan Ketua DWP Unsur Pelaksana se-Kabupaten Jepara. DWP UP BPKAD Kabupaten Jepara diwakili oleh Ketua DWP UP BPKAD Kabupaten Jepara, Ibu Sulistyorini Hasanuddin. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Dharma Wanita Persatuan, dan Mars Jepara yang dipimpin oleh Ibu Erlyn Ardhi Kurniawan, dilanjutkan pembukaan oleh Sekretaris DWP Kabupaten Jepara Ibu Ary Cahyati Eriza serta pembacaan doa oleh Ibu Afifah. Sebelum memasuki sesi workshop dilaksanakan pemberian tali asih kepada Ketua DWP Unsur Pelaksana Kecamatan Pakisaji Ibu Sunarti Mujoko yang telah memasuki masa purna tugas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian dalam mendukung penguatan organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara. Dalam sambutan dan arahannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, Ibu Erna Ary Bachtiar, menyampaikan bahwa kualitas organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi kepemimpinan, komunikasi organisasi, integritas, kolaborasi, dan kemampuan manajerial perlu terus dikembangkan agar pelaksanaan program kerja organisasi semakin efektif, adaptif, profesional, dan akuntabel. Beliau mengajak seluruh Ketua DWP Unsur Pelaksana untuk mengikuti workshop dengan sungguh-sungguh serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam memperkuat tata kelola organisasi di masing-masing Unsur Pelaksana. Workshop menghadirkan narasumber Prof. Dr. Sunny Ummul Firdaus, S.H., M.H., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, dengan moderator Ibu Lina Hendraswati Widodo. Narasumber menyampaikan materi mengenai pengembangan kepemimpinan organisasi melalui peningkatan kepercayaan diri, kompetensi, integritas, komunikasi, kemampuan mengambil keputusan, pengendalian emosi, adaptasi terhadap perubahan, serta penguatan karakter pemimpin. Disampaikan pula konsep 5K yaitu Kompetensi, Karakter, Komunikasi, Keberanian, dan Konsistensi sebagai landasan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan organisasi. Selanjutnya narasumber menjelaskan bahwa kepemimpinan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memimpin, tetapi juga kemampuan membangun koordinasi, kolaborasi, komunikasi, jejaring, inovasi, dan sinergi antaranggota organisasi. Peserta juga diajak menyusun rencana tindak lanjut (action plan) untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, mengoptimalkan pelaksanaan program kerja, memperkuat pelayanan organisasi, serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi secara berkelanjutan. Workshop berlangsung tertib, lancar, interaktif, dan partisipatif. Peserta aktif mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, bertukar pengalaman, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai strategi penguatan organisasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan kepemimpinan, komunikasi organisasi, dan pelaksanaan program kerja. Interaksi tersebut memperkaya wawasan peserta serta menghasilkan berbagai solusi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan organisasi di masing-masing DWP Unsur Pelaksana. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan kapasitas kepemimpinan, peningkatan kemampuan komunikasi organisasi, koordinasi, kolaborasi, integritas, serta tata kelola organisasi. Hasil workshop diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja, memperkuat sinergi antar pengurus, mengoptimalkan pelayanan kepada anggota, serta mewujudkan organisasi Dharma Wanita Persatuan yang profesional, adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebagai tindak lanjut, DWP UP BPKAD Kabupaten Jepara berkomitmen mengimplementasikan hasil workshop melalui penguatan koordinasi organisasi, peningkatan kompetensi pengurus, optimalisasi pelaksanaan program kerja, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah bersama yang dipandu oleh Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara, dilanjutkan foto bersama serta penyerahan plakat dan kenang-kenangan kepada narasumber.

../images/kegiatan/153614.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Klaten > DWP DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten unit kerja SMPN 1 Tulung pada hari Minggu 5 Juli 2026 pukul 09.30 wib mengadakan kegiatan pertemuan rutin DWP bertempat di Rivermon Cokro. Pertemuan rutin dilanjutkan dengan outbond bersama keluarga besar SMPN 1 Tulung dipimpin oleh Ny Purwanti, diikuti 33 orang pengurus dan anggota DWP serta bapak - bapak guru SMPN 1 Tulung dengan Ketua DWP Ny Siti Mahmudah dan Pembina DWP bapak Woro Indriyo, S.Pd.

../images/kegiatan/153613.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Majalengka > BAPPEDALITBANG ( Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Dan Pengembangan Daerah ) )

  • Oleh: Sekretariat
  • 06-07-2026

Dharma wanita persatuan Bappedalitbang menghadiri pertemuan Rutin Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Majalengka, pada tanggal 6 Juli 2026, pukul 08.00-12.00 WIB. Bertempat di Gedung Nyi Rambut Kasih, dihadiri oleh Ketua DWP dan Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka beserta perwakilan dari setiap anggota. Dengan kegiatan sambutan dan arahan dari Ketua TP-PKK Kabupaten Ibu hj Iim Maemunah, sambutan dan arahan dari Ketua DWP Kabupaten Majalengka Ibu Retna Budiarti Aeron dan materi dari DWP DKP3, materi dari DISPERDAGIN. Ada juga kegiatan gelar produk untuk mewujudkan Bela, Beli Produk Daerah. Sebelum acara dimulai ada pengarahan untuk menjadi protokol atau pembawa acara yang baik Pengarahan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tugas, etika, teknik berkomunikasi, serta alur acara agar pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan profesional. Adapun sambutan dan arahan dari Ibu ketua TP PKK Kabupaten Majalengka adalah TP PKK Kabupaten Majalengka sudah melaksanakan monitoring dan evaluasi 10 program PKK menghaturkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua yang telah terlibat. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK bukan hanya merupakan amanat dari Keputusan Presiden, Peraturan Menteri Dalam Negeri, dan Peraturan Bupati, tetapi juga menjadi wujud komitmen bersama dalam memastikan program PKK berjalan secara efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat. Administrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dan wajib dilaksanakan di setiap jenjang kepengurusan. Tertib administrasi menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan program sekaligus bentuk akuntabilitas organisasi. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi dan disempurnakan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama agar administrasi di tingkat desa, kecamatan dapat berjalan selaras dan tertib. Kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam kepengurusan PKK, mulai dari Ketua, Sekretaris, hingga Bendahara, memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan pelaksanaan program. Setiap pengurus diharapkan memahami tugas dan fungsinya, serta menguasai 10 Program Pokok PKK sebagai dasar penyusunan dan pelaksanaan program kerja. Pemahaman yang baik terhadap 10 Program Pokok PKK akan memudahkan pengurus dalam menjabarkan program, menyusun kegiatan, serta melaksanakannya sesuai dengan tujuan organisasi. Ibu Ketua TP PKK Kecamatan diharapkan dapat meneruskan dan menjelaskan setiap kebijakan serta arahan kepada jajaran TP PKK Desa/Kelurahan. Sekretaris juga harus memahami administrasi dan pedoman organisasi secara menyeluruh agar dapat mendukung tertibnya pelaksanaan program. Penguatan pemahaman di internal kepengurusan perlu dilakukan terlebih dahulu sebelum melaksanakan pembinaan dan kegiatan di lapangan. Apabila masih terdapat hal-hal yang belum dipahami, jangan ragu untuk berkoordinasi dan berkonsultasi dengan sekretariat agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik, seragam, dan sesuai ketentuan. Jadikan suami kita sebagai pemimpin di rumah dan ayah itu harus dihadirkan di keluarga, badan dan pikiran hati hadir di rumah. Momentum keluarga Nasional : ayoo kita sama-sama rasa syukur dan ikhlas salah satu tanggung jawab kita KPD diri sendiri dan anggota. Jadikan kita sebagai contoh yang baik untuk diri kita dan sekeliling kita. Bukan kita merasa yang terbaik tapi berusaha menjadi baik. Bukan juga pencitraan tetapi dari rasa keikhlasan. Untuk saling menghormati dan menghargai sesama. Kita berusaha memberikan kemanfaatan untuk diri sendiri baru untuk sekeliling kita, jika ikhlas menjalani nya maka orang sekeliling kita jg akan merasakan nya. Desa Palasah menjadi predikat pertama dengan perpustakaan yang terbaik. Hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) 10 Program Pokok PKK Kabupaten Majalengka Tahun 2026. Kategori Desa Terbaik (dari 26 desa): 1. Desa Ligung Kidul, Kecamatan Ligung 2. Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang 3. Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga 4. Desa Lame, Kecamatan Leuwimunding 5. Desa Ranji Wetan, Kecamatan Kasokandel 6. Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi . Kategori Kecamatan Terbaik: 1. Kecamatan Rajagaluh 2. Kecamatan Kertajati 3. Kecamatan Banjaran. 4.Kecamatan Ligung 5. Kecamatan Lemahsugih 6. Kecamatan Sindangwangi. Sambutan dan arahan dari Ibu ketua DWP Majalengka; Dharma Wanita Persatuan telah mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh DWP Provinsi Jawa Barat. Salah satu materi yang disampaikan adalah ajakan untuk mengumpulkan resep makanan lokal yang menggunakan bahan pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali berbagai makanan tradisional kepada masyarakat agar tetap lestari dan mampu bersaing dengan makanan kekinian. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, diharapkan dapat tercipta aneka olahan yang bernilai gizi, memiliki cita rasa yang baik, serta menarik untuk dikembangkan. Salah satu contoh olahan yang diperkenalkan adalah makanan adas berbahan dasar dari kelapa dan ketan, serta olahan dari ubi ungu yang memiliki cita rasa dan tekstur menyerupai wingko. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan pangan lokal yang sehat, lezat, dan bernilai ekonomi. Dalam program DWP Mengajar, seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dianjurkan untuk berpartisipasi aktif melalui kunjungan ke satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, hingga SD, sebagai guru tamu sesuai dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki. Pada tanggal 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional (Harganas). Adalah "Gerakan Ayah Hadir", ini merupakan kampanye yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan, pendidikan, dan tumbuh kembang anak, bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping yang hadir secara fisik, emosional, dan sosial. Disampaikan bahwa pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) telah memiliki jadwal dan sasaran yang telah ditetapkan. Pelaksanaannya diharapkan dapat dilakukan melalui kerja sama yang baik dengan Ibu Camat beserta jajaran, sehingga pendistribusian dan pendampingan kepada para penerima manfaat dapat berjalan dengan tertib, tepat sasaran, dan optimal. Gerakan Peduli Lingkungan, dalam rangka menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, setiap anggota diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah membuat stiker anjuran buang sampah pada tempatnya yang dibagikan kepada para pedagang sebagai pengingat untuk pedagang dan juga pembeli. Selain itu, mari membiasakan diri untuk memungut sampah yang ditemui saat beraktivitas dan membuangnya ke tempat sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Contoh kalimat pada stiker: "Terima kasih telah membantu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya." Menjelang peringatan Hari Koperasi pada 12 Juli, seluruh anggota diharapkan kembali membangkitkan semangat berkoperasi dengan meningkatkan partisipasi melalui iuran dan tabungan secara tertib. Koperasi merupakan wadah untuk memperkuat kebersamaan, kemandirian, dan kesejahteraan anggota. Materi 1 dari pendagri : sosialisasi legalitas & kemasan produk olahan pangan ikm. Oleh ibu Yuniar Dwi Astuti: Untuk memulai usaha harus punya izin nib ( ktp), manfaat untuk legalitas untuk memudahkan mengurus perizinan lainnya. Materi ke 2 DKP3 ; Kemandirian pangan Keluarga Melalui Program Pekarangan Pangan Lestari disampaikan oleh Bapak Rahmat Subagja, S.Sos Kepala Bidang Hortibun DKP3 Kabupaten Majalengka. Diharapkan setiap keluarga mampu memenuhi sebagian atau seluruh kebutuhan pangannya secara mandiri dengan memanfaatkan pekarangan rumah supaya tidak tergantung pada pasokan atau pembelian dari pasar.

../images/kegiatan/153612.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Purworejo > UP DWP RSUD dr. TJITROWARDOJO

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 06-07-2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pelayanan rumah sakit melalui peluncuran dan peresmian d'Tjitra Cafe 2 pada Kamis, 2 Juli 2026. Kehadiran cafe kedua ini merupakan pengembangan dari d'Tjitra Cafe 1 yang telah beroperasi selama kurang lebih satu tahun dan mendapat respons positif dari pasien, keluarga pasien, pengunjung, maupun pegawai rumah sakit.
Keberhasilan pengelolaan d'Tjitra Cafe 1 menjadi dasar dikembangkannya d'Tjitra Cafe 2 sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelayanan, memberikan kenyamanan yang lebih baik, serta memenuhi kebutuhan makanan dan minuman yang sehat, higienis, dan mudah dijangkau oleh seluruh pengguna layanan rumah sakit.
Acara peresmian dihadiri oleh Ketua Mandat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purworejo beserta jajaran pengurus, Dewan Pengawas RSUD dr. Tjitrowardojo yang diwakili Ibu Dra. Titik Mintarsih, Direktur RSUD selaku Pembina DWP Unit Pelaksana RSUD dr. Tjitrowardojo, pengurus dan anggota Dharma Wanita RSUD dr. Tjitrowardojo, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Unit Pelaksana DWP RSUD dr. Tjitrowardojo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan unit usaha Dharma Wanita. Beliau berharap keberadaan d'Tjitra Cafe 2 tidak hanya menjadi sarana penunjang pelayanan rumah sakit, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi pemberdayaan ekonomi organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Mandat DWP Kabupaten Purworejo dalam sambutannya memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan DWP RSUD dr. Tjitrowardojo. Menurut beliau, pengembangan d'Tjitra Cafe menjadi bukti bahwa Dharma Wanita mampu mengelola unit usaha secara profesional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo selaku Pembina DWP menyampaikan bahwa keberadaan d'Tjitra Cafe 2 merupakan bentuk pengembangan layanan penunjang rumah sakit. Diharapkan fasilitas ini dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi pasien, keluarga pasien, pengunjung, serta seluruh pegawai, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.
Kehadiran d'Tjitra Cafe 2 merupakan wujud nyata komitmen Dharma Wanita Persatuan RSUD dr. Tjitrowardojo dalam mengembangkan bidang ekonomi organisasi secara produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Pengembangan unit usaha ini tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan pendapatan organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi DWP dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit melalui penyediaan fasilitas yang nyaman, sehat, dan mudah diakses oleh pasien, keluarga pasien, pengunjung, maupun seluruh pegawai.
Melalui pengelolaan usaha yang profesional, transparan, dan akuntabel, d'Tjitra Cafe 2 diharapkan mampu menjadi sumber penguatan program-program Dharma Wanita Persatuan, meningkatkan kemandirian organisasi, serta menciptakan sinergi yang berkelanjutan antara pemberdayaan ekonomi dan pelayanan publik. Dengan demikian, keberadaan d'Tjitra Cafe 2 tidak hanya menjadi simbol berkembangnya unit usaha DWP, tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peresmian d'Tjitra Cafe 2 ditandai dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Pengawas RSUD dr. Tjitrowardojo, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol resmi dibukanya operasional cafe. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan.

../images/kegiatan/153611.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Klaten > DWP DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten unit kerja SMPN 4 Klaten pada hari Minggu 5 Juli 2026 pukul 07.30 wib bertempat di rumah Bapak Muh. Heri Zuanta selaku Pembina DWP beralamat Manjungan Rt. 09 Rw.03 Ngawen Klaten, mengadakan kegiatan anjangsana DWP dan silaturahmi keluarga besar SMPN 4 Klaten. Dilanjutkan perpisahan salah satu anggota DWP SMPN 4 Klaten yaitu Ny Plasidia karena suami ( Bapak Anggoro ) sudah purna tugas,. Pengurus dan anggota DWP yang hadir berjumlah 39 orang dengan Ketua DWP Ny Tuti Esti Rahayu.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID