e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/87019.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-04-2026

(E.II) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 14 Depok Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama Kegiatan : Memperingati Hari Kartini DWP Unit SMAN 14 Depok. Hari/Tanggal : Selasa/ 21 April 2026 Waktu : 08.00 s.d. 11.30 WIB Tempat : SMA Negeri 14 Depok Bidang : Sosial Budaya Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan SMAN 14 Depok Jumlah Partisipan : 23 orang Jumlah Pengurus DWP yang Hadir : 2 orang 1. Siti Mariam Mumpuni, S.Pd., M.Pd. (Ketua DWP Unit SMAN 14 Depok) 2. Inggit Wastiantias Sari, M.Pd. (Sekretaris) Keterangan Program Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 14 Depok Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya dalam bidang pendidikan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Kartini yang berlangsung dengan khidmat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan busana tradisional daerah terbaik yang diikuti oleh para peserta dengan penuh antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa sekaligus memperkuat identitas nasional. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembinaan oleh Bapak Dahlan Hidayat, M.Pd., selaku Pengawas Pembina SMA Negeri 14 Depok. Dalam pembinaannya, beliau menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam dunia pendidikan serta mendorong anggota Dharma Wanita Persatuan untuk terus berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Dharma Wanita Persatuan SMAN 14 Depok dapat terus meneladani dan meneruskan semangat juang R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan, kesetaraan gender, serta peningkatan peran perempuan dalam pembangunan. Semoga kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat serta menjadi motivasi bagi seluruh anggota DWP Unit SMAN 14 Depok untuk terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan dan memperjuangkan kesetaraan bagi perempuan dilingkungan sekitarnya. Pembuat Laporan : Aisyah Usep

../images/kegiatan/87018.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pemalang >

  • Oleh: Sekretariat
  • 12-04-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pemalang melakukan kunjungan Edukasi dan Ziarah dalam rangka Peringatan Hari Kartini ke -147 tahun 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Antar Waktu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pemalang Ny. Tri Endro Johan yang didampingi oleh seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan pada tanggal 11-12 April 2026 di Museum Kartini Jepara.

../images/kegiatan/87017.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-04-2026

(E.V) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SMAN 1 KALIBUNDER CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH V DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT NAMA KEGIATAN : MEMPERINGATI HARI BUMI SEDUNIA "OUR POWER, OUR PLANET" Hari/Tanggal : Rabu, 22 April 2026 Waktu : 08.00 WIB s.d 13.00 WIB Tempat : Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) Hanjuang Selatan BKPH Lengkong Penyelenggara : Pemdes Kalibunder Bidang : Sosial Budaya Jumlah Partisipan : 200 orang Jumlah Pengurus yang hadir : 3 orang 1. Ibu Endah Nurani (Ketua DWP Unit SMAN 1 Kalibunder) 2. Ny. Nurul Hadi (Anggota DWP KCD V) 3. Ibu Resti Fauzi (Anggota DWP KCD V) KETERANGAN PROGRAM : Pada hari Rabu, 22 April 2026, DWP Unit SMAN 1 Kalibunder memperingati Hari Bumi Sedunia. Kegiatan dilaksanakan di Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) Hanjuang Selatan BKPH Lengkong Jl. Raya Tonjong Desa Kalibunder Kecamatan Kalibunder, pada pukul 08.00 WIB s.d 13.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh 3 orang pengurus dan 200 orang partisipan. Kegiatan ini mengusung tema “Our Power, Our Planet". Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Kalibunder turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman 10.000 pohon yang diselenggarakan oleh Pemdes Kalibunder. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak penyelenggara, dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis, kemudian penanaman pohon oleh seluruh peserta secara bersama-sama di lokasi yang telah ditentukan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusias dari seluruh peserta yang hadir. Partisipasi Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Kalibunder merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta dukungan terhadap program penghijauan. Tujuan kegiatan ini bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Kalibunder adalah : - Mendukung kegiatan penanaman 10.000 pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia - Meningkatkan kepedulian anggota terhadap pelestarian lingkungan hidup - Berperan aktif dalam program penghijauan - Menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong antar anggota - Memberikan kontribusi nyata dalam upaya menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang Adapun harapannya adalah semakin meningkatkan peran aktif Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Kalibunder dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan, Menumbuhkan kepedulian serta rasa tanggung jawab anggota terhadap kelestarian alam, Mempererat kebersamaan dan kekompakan antar anggota melalui kegiatan positif, dan Menjadikan kegiatan penghijauan sebagai program berkelanjutan di lingkungan organisasi. Pembuat Laporan :Ny. Ine Rachmat

../images/kegiatan/87016.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 21-04-2026

(E.IX) Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nama Kegiatan: Peringatan Hari Kartini 2026 Hari/Tanggal: Selasa , 21 April 2026 Waktu: Jam 08.00 – 12.00 Tempat: Taman Hutan Raya Ir. Djuanda (Jl. Pakar Barat, Jl. Ir. Djuanda No. 99 Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung) Bidang: Sosial Budaya Penyelenggara: Pengurus DWP Disdik Provinsi Jawa barat Jumlah Partisipan: 300 Orang Jumlah Pengurus DWP yang hadir: 17 orang Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX menghadiri undangan kegiatan Peringatan Hari kartini Tahun 2026 dalam rangka mengenang, meneladani semangat dan cita-cita luhur RA. Kartini dengan tema " Estetika Tradisi, Harmoni Religi: Memancarkan Cahaya Kartini dalam Jati Diri Perempuan Masa Kini " dengan kegiatan utama adalah Perlombaan Ngalambn Sinjang antar DWP Cabang Dinas Pendidikan WilayahI-XIII serta Penampilan Musikalisasi Puisi karya Panji Sakti yang diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 21 April 2026 pada jam 08.00 sampai 12.00 bertempat di Tahura IR. Djuanda Bandung dan dihadiri oleh 300 orang partisipan dan 17 orang pengurus DWP KCD IX, dengan kegiatan sebagai berikut: 1. Registrasi Peserta 2.Pembukaan oleh MC, Kang Reva 3. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars DWP dipimpin oleh Ny. Rian Irman 4. Pembacaan doa oleh Ny. Munawaroh Iim 5. Laporan Ketua Pelaksana Kegiatan disampaikan oleh ketua DWP Disdik Jabar, Ny. Nur Aisah Jamil Purwanto, beliau menyampaikan bahwa acara peringatan Hari kartini ini bertujuan untuk melestarikan budaya berpakaian tradisional khas Sunda yaitu ngalamban Sinjang, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi tentang perempuan 6. Sambutan dan pembukaan acara oleh Ketua DWP Provinsi Jawa Barat, Ny. Yanti Krisyana Herman, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dalam menyelenggarakan kegiatan ini, selain meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya juga meningkatkan peran pendidikan, asupan gizi yang cukup, mewariskan pemahaman, komunikasi. Peran Ayah dan Ibu sangat dibutuhkan untuk dekat dengan anak-anaknya agar tidak mencari nya dari orang lain dan dilanjutkan dengan beliau mengucapkan kata-kata pembukaan acara. 7. Lomba Ngalamban Sinjang yang diikuti oleh peserta dari DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I sampai XIII dengan 3 orang peserta, setiap tim yang terdiri dari 2 orang pelamban dan 1 orang model, dalam lomba ini dihadiri oleh 3 orang juri yaitu Bpk. Depi Supriatna dari jurusan Isti seni tari UPI Bandung, Ny. Hj.Ida Widati dari LPK Puspita dan Ny. Susanti Santani Wakil Ketua HARPI melati Jabar dengan kriteria penilaian lomba : teknik mewiru , kerapihan dan estetik , Teknik modifikasi , kenyamanan uji jalan dan ketepatan waktu 30 menit. 8. Peragaan Busana hasil lomba Ngalamban Sinjang oleh 13 orang model dilaksanakan di panggung 9. Pengumuman Pemenang Lomba: Juara Harapan 3 adalah DWP KCD 9, Juara harapan 2 adalah DWP KCD 8, Juara Harapan 1 adalah DWP KCD 2, Juara 3 adalah DWP KCD 13, Juara 2 adalah DWP KCD 12 dan Juara 1 adalah DWP KCD 5 10. Musikalisasi Puisi oleh Panji Sakti dengan menampilkan 6 buah puisi berjudul: 1. Gelap yang Terang karya Panji Sakti: bermakna bahwa dalam kegelapan hidup ada cahaya Tuhan sebagai jalan kembali kepada sang pencipta, 2. Sang guru karya Nurlaelan Puji jagat yang berisi tentang penghormatan kepada guru 3. Alif dan Ba Cinta dan kerinduan serta penghormatan seorang terhadap Cinta Ilahi. 4. Bacalah aku dalam genggamanmu yang mengisahkan tentang Hubungan antara manusia dan Tuhan. 5. Kepada Noor karya M. Syarif Hidayat yang bertema tentang rindu dan keindahan. 6. Aku sekuntum bunga kamboja menceritakan tentang Perenungan spiritual dan kepasrahan total kepada Tuhan. 11. Penutup oleh MC Tujuan Kegiatan: 1. Meningkatkan silaturahmi antar pengurus dan anggota DWP Disdik Jabar 2. Menambah wawasan anggota DWP tentang tradisi Ngalamban Sinjang 3. Meningkatkan keterampilan anggota dalam rangka melestarikan budaya daerah Pembuat laporan: Ny. Ratna Amelia Mamat

../images/kegiatan/87015.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-04-2026

Dharma Wanita Persatuan UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Sumenep

Dharma Wanita Persatuan UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Sumenep telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Takwa

Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Sumenep
2 Hari/Tanggal : Kamis, 22 April 2026
3 Pukul : 15.00 WIB - Selesai
4 Peserta : Anggota Dharma Wanita persatuan dan pegawai UPT PPSAA Sumenep
5 Lokasi : Halaman UPT PPSAA Sumenep
6 Acara : Khotmil Qur’an dan buka bersama penerima manfaat

Dharma Wanita Persatuan UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSAA) Sumenep melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an sebagai bagian dari pembinaan rohani dan peningkatan keimanan serta ketakwaan anggota. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam pelaksanaan tugas.

Kegiatan tadarus dilaksanakan secara bersama-sama dengan suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran oleh para anggota. Setiap peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan kesungguhan, menciptakan suasana yang tenang dan religius.

Selain pembacaan Al-Qur’an, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah singkat yang memberikan motivasi serta pemahaman tentang pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter anggota yang berakhlak mulia.

Dengan terselenggaranya kegiatan tadarus Al-Qur’an ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kebiasaan positif dalam membaca Al-Qur’an secara rutin di lingkungan keluarga dan masyarakat.

../images/kegiatan/87014.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-04-2026

(E.V) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Nyalindung Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama Kegiatan: PERINGATAN HARI KARTINI: "Perempuan dan Peran Strategis di Era Digital" Hari/tanggal: Rabu, 22 April 2026 Pukul : 08.00 – 10.00 WIB Tempat : SMAN 1 Nyalindung Jl. Rancabali Kertaangsana Kec. Nyalindung Kab. Sukabumi 43196 Penyelenggara : DWP Unit SMAN 1 Nyalindung Bidang : Pendidikan Jumlah Partisipan : 16 orang Jumlah Pengurus yang Hadir : 11 orang Keterangan kegiatan: Dharma Wanita Persatuan Cadisdik Wilayah V Unit SMAN 1 Nyalindung mengadakan kegiatan PERINGATAN HARI KARTINI: "Perempuan dan Peran Strategis di Era Digital" pada hari Rabu, 22 April 2026 bertempat di SMAN 1 Nyalindung Jl. Rancabali Kertaangsana Kec. Nyalindung Kab. Sukabumi 43196. Kegiatan ini diselenggarakan oleh DWP Unit SMAN 1 Nyalindung. Kegiatan ini diikuti oleh 16 partisipan dan dihadiri oleh 11 pengurus DWP Unit SMAN 1 Nyalindung. Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan semangat perjuangan R.A. Kartini dalam konteks modern. Di era transformasi teknologi saat ini, DWP memandang perlu adanya pembekalan bagi anggota agar mampu mengambil peran strategis sebagai penggerak dalam keluarga maupun masyarakat digital. Adapun susunan acara pada kegiatan ini adalah: 1. Pembukaan 2. Pembacaan doa 3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya & Mars DWP 4. Dialog Interaktif "Perempuan dan Peran Strategis di Era Digital" dipimpin oleh Ibu Liniawati 5. Sesi Tanya Jawab 6. Diskusi terbuka dan berbagi pengalama 7. Penutup & Foto Bersama Dalam dialog interaktif yang dipimpin oleh Ibu Liniawati, ditekankan bahwa perempuan di era digital memiliki peran sebagai: 1. Filter Informasi: Menjadi garda terdepan dalam menyaring informasi (hoax) di lingkungan keluarga. 2. Ekonomi Kreatif: Memanfaatkan platform digital untuk mendukung UMKM dan ekonomi keluarga. 3. Pendidik Digital: Mendampingi anak-anak dalam penggunaan gawai secara bijak dan sehat. Tujuan dari mengikuti kegiatan ini untuk: 1. Meneladani nilai perjuangan Kartini dalam memajukan harkat dan martabat perempuan. 2. Meningkatkan pemahaman anggota mengenai peluang dan tantangan perempuan di era digital. 3. Memotivasi anggota DWP agar lebih adaptif dan kompetitif dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan positif. Adapun manfaat dari diselenggarakan acara ini untuk: 1. Tersedianya wadah edukasi dan silaturahmi antar anggota DWP. 2. Meningkatnya kompetensi digital anggota dalam mendukung ketahanan keluarga di era internet. 3. Terwujudnya rasa percaya diri anggota untuk berkontribusi secara nyata di ruang publik digital. Kegiatan Peringatan Hari Kartini ini berjalan dengan khidmat dan lancar. Besar harapan agar materi yang disampaikan oleh Ibu Liniawati dapat diimplementasikan oleh seluruh anggota DWP dalam kehidupan sehari-hari guna menyongsong masa depan perempuan yang lebih berdaya. Pembuat Laporan: Ny. Ine Rachmat

../images/kegiatan/87012.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sukabumi > DWP Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-04-2026

LAPORAN KEGIATAN ISTIGHOSAH MAJELIS TAKLIM MUBARAKAH PENDOPO SUKABUMI I. DATA KEGIATAN Nama Kegiatan: Istighosah Majelis Taklim Mubarakah Bentuk Kegiatan: Pengajian Rutin dan Istighosah Bersama Tema : *Memperkuat Keimanan dan Ketakwaan melalui Istighosah dalam Kebersamaan Majelis Taklim Mubarakah Penyelenggara : Majelis Taklim Mubarakah Pendopo Sukabumi bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi II. WHAT – WHEN – WHERE – WHO 1. What (Apa) Kegiatan istighosah bersama dalam rangka pengajian rutin Majelis Taklim Mubarakah sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antar anggota. 2. When (Waktu) Hari/Tanggal : Rabu, 22 April 2026 Pukul : 08.30 WIB – 11.00 WIB 3. Where (Tempat) Mushola Pendopo Sukabumi 4. Who (Peserta dan Narasumber) . Ketua DWP DPPKB Kabupaten Sukabumi . Ketua Bidang Pendidikan beserta anggota . Ketua Bidang Sosial Budaya beserta anggota . Anggota DWP DPPKB Kabupaten Sukabumi . DWP Sekabupaten Sukabumi . Ketua PKK Kabupaten Sukabumi dan Anggota .Pemimpin Istighosah : Ustadz Suhendi III. RANGKAIAN KEGIATAN 1. Pembukaan 2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an 3. Pelaksanaan istighosah bersama yang dipimpin oleh Ustadz Suhendi 4. Dzikir dan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan daerah 5. Penutup Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan, mengenakan pakaian gamis putih/nuansa putih yang mencerminkan kesucian dan kekompakan. IV. PUBLIC / PROGRAM DWP Kegiatan ini merupakan implementasi program kerja pada bidang: Bidang Pendidikan dalam pembinaan mental spiritual anggota Bidang Sosial Budaya, dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan Adapun tujuan kegiatan: * Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT * Mempererat silaturahmi antar anggota DWP dan Majelis Taklim * Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan * Membentuk pribadi yang religius dan berakhlak mulia V. HASIL KEGIATAN * Kegiatan istighosah berjalan dengan lancar dan tertib * Terjalinnya kebersamaan yang semakin erat antar peserta * Meningkatnya kesadaran spiritual dan semangat ibadah anggota * Terciptanya suasana religius yang mendukung pembinaan organisasi VI. PENUTUP Demikian laporan kegiatan Istighosah Majelis Taklim Mubarakah Pendopo Sukabumi ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana pembinaan spiritual dan penguatan kebersamaan anggota.

../images/kegiatan/87011.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-04-2026

(E.V) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SMAN 1 CIKAKAK CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH V DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : PERINGATAN HARI KARTINI 2026, DENGAN TEMA “SEMANGAT KARTINI DALAM RAGAM PROFESI DAN KREASI SENI” Hari/Tanggal: Rabu / 22 April 2026 Waktu: Pukul 08.00 – 12.00 WIB Tempat: Lapangan SMAN 1 Cikakak Penyelenggara : DWP Unit SMAN 1 Cikakak Bidang: Sosial Budaya Jumlah Partisipan: 200 orang Jumlah Pengurus yang Hadir : 21 orang 1. Ny. H. T. Rahmani ( Anggota DWP KCD V) 2. Ny. Rita Nuryani ( Anggota DWP KCD V ) 3. Ny. Sunarti ( Anggota DWP KCD V) 4. Ny. Entin Kartini ( Anggota DWP KCD V) 5. Ny. Nelly Triana P ( Anggota DWP KCD V) 6. Ny. Widya Rizqi Finuarti ( Anggota DWP KCD V) 7. Ny. Nopia Wanti ( Anggota DWP KCD V) 8. Ny. Rissa Nur Amanah ( Anggota DWP KCD V) 9. Ny. Wida Widyawati ( Anggota DWP KCD V) 10. Ny. Lia Astuti ( Anggota DWP KCD V ) Dan 11 orang lainnya. Keterangan Program : Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Cikakak Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, memperingati Hari Kartini 2026 dengan tema “Semangat Kartini dalam Ragam Profesi dan Kreasi Seni” yang diselenggarakan pada hari Rabu /22 April 2026 pukul 08.00 – 12.00 WIB bertempat di Lapangan SMAN 1 Cikakak. Peringatan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat agar mampu berperan aktif, percaya diri, dan berkarya dalam berbagai bidang profesi serta melestarikan seni budaya. Berikut ini susunan acaranya : 1. Pembukaan oleh MC 2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3. Sambutan perwakilan DWP Ny. H.T.Rahamani 4. Perlombaan fashion show kostum berbagai profesi perempuan masa kini dan kreasi seni 5. Penutup Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Fashion show profesi perempuan menjadi daya tarik utama yang mampu memberikan inspirasi mengenai berbagai peran perempuan di masa kini. Penampilan seni juga menunjukkan potensi dan kreativitas dalam bidang budaya dan seni. Kegiatan Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di SMAN 1 Cikakak berjalan dengan baik dan sukses. Tema yang diangkat mampu memberikan makna mendalam serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Tujuan Kegiatan : 1. Menumbuhkan semangat emansipasi perempuan 2. Mengembangkan kreativitas dan bakat 3. Mengenalkan berbagai profesi perempuan masa kini. 4. Meningkatkan rasa percaya diri serta apresiasi terhadap seni budaya. 5. Meningkatkan peran aktif anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit SMAN 1 Cikakak dalam mendukung kegiatan sosial budaya di lingkungan sekolah. 6. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar anggota DWP melalui partisipasi dalam kegiatan peringatan Hari Kartini. 7. Mendorong anggota DWP untuk menjadi teladan dalam penguatan karakter perempuan yang mandiri, kreatif, dan berbudaya sesuai nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini. Pembuat Laporan : Ny. Ine Rachmat

../images/kegiatan/87010.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lahat > DWP BPKAD

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-04-2026

Jumat, 16 April 2026 pukul 13.00 wib s.d selesai bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati acara pengajian BKMT Kabupaten Lahat. Tuan rumah Dinas Kominfo dan Protokol Kabupaten Lahat. Ibu ketua DWP BPKAD Kabupaten Lahat Ny. Chrisna Ghufran yang diwakilkan Ny. Yenni Adi (Wakil Ketua DWP BPKAD) dan Ny. Diana Yoandha (Ketua Bidang Sosial dan Budaya DWP BPKAD). Acara ini dihadiri Ibu Ria Chandra Ketua Dharmawanita Persatuan Kabupaten Lahat, Bapak Amir Hamzah ( Penceramah ) dan dihadiri seluruh OPD, Bagian, Kecamatan, Kelurahan Dharmawanita Persatuan Kabupaten Lahat. Yang bertema “ Sikap Umat pilihan setelah Al Qur’an diturunkan”.Setelah Al-Qur'an diturunkan, umat Muslim (yang sering disebut sebagai Khairu Ummah atau umat terbaik) memiliki tanggung jawab moral dan spiritual yang besar. Al-Qur'an sendiri mengklasifikasikan respons manusia terhadap kitab ini ke dalam beberapa golongan. Berdasarkan QS. Fatir (35): 32, Ayat ini merupakan "cermin" bagi setiap Muslim untuk melihat di mana posisi mereka dalam berinteraksi dengan wahyu Allah. "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. Terdapat tiga sikap atau tingkatan umat pilihan dalam menyikapi Al-Qur'an: A.Zhalimun li Nafsih (Zalim terhadap Diri Sendiri) : secara harfiah berarti "orang yang menganiaya dirinya sendiri". Dalam konteks QS. Fatir: 32, ini adalah tingkatan pertama dari para pewaris Al-Qur'an.Meskipun terdengar "negatif", ada sisi kemanusiaan dan harapan yang sangat dalam di balik penyebutan golongan ini.Dikatakan zalim karena seseorang memiliki "harta karun" (Al-Qur'an), namun ia tidak menggunakannya untuk menyelamatkan dirinya dari bahaya dosa. Ia seperti orang yang memegang peta menuju keselamatan, tapi justru sengaja melangkah ke jalan yang penuh duri. Karakteristik Utamanya: 1.Iman yang Ada, Tapi Lemah: Mereka percaya Al-Qur'an itu benar, namun syahwat atau kemalasan seringkali lebih dominan. 2.Pencampuradukan Amal: Melakukan salat, namun juga melakukan maksiat; bersedekah, namun mungkin masih sering menyakiti hati sesama. 3.Lalai terhadap Kewajiban: Sering menunda-nunda tobat atau mengabaikan perkara yang dianggap "kecil" padahal berdampak besar bagi spiritualitas. Hal yang paling menyentuh dari ayat ini adalah Allah tetap memasukkan kelompok Zhalimun li Nafsih ke dalam kategori "Orang-orang yang Kami Pilih". Ibnu Katsir menjelaskan bahwa meskipun mereka banyak kekurangan, mereka tetap tidak dikeluarkan dari lingkaran umat Islam. Bahkan, sebagian ulama salaf menyebutkan bahwa pada akhirnya, berkat rahmat Allah dan syafaat Al-Qur'an, golongan ini pun dijanjikan surga, meski mungkin harus melalui proses pembersihan dosa terlebih dahulu. Di era sekarang, menjadi Zhalimun li Nafsih sering kali disebabkan oleh beberapa faktor internal yang sangat relevan: 1.Distraksi Duniawi: Mengetahui isi Al-Qur'an, tapi terlalu sibuk dengan urusan dunia sehingga Al-Qur'an hanya menjadi pajangan atau bacaan seremonial. 2.Menyepelekan Dosa Kecil: Merasa "yang penting saya masih Muslim," sehingga terus menumpuk noda di hati yang membuatnya sulit tergerak melakukan kebaikan lebih lanjut. 3.Tasywif (Menunda Tobat): Memiliki keinginan untuk berubah, namun selalu berkata "nanti kalau sudah tua" atau "nanti kalau sudah sukses." Seseorang tidak harus selamanya terjebak dalam kategori ini. Langkah untuk bergeser menjadi Muqtasid (Pertengahan) adalah dengan: 1.Istighfar secara Konsisten: Mengakui kezaliman diri di hadapan Allah. 2.Mencari Lingkungan Baru: Karena golongan zalim biasanya dipengaruhi oleh pergaulan yang juga melalaikan. 3.Fokus pada Satu Perubahan Kecil: Misalnya, berkomitmen tidak akan meninggalkan salat tepat waktu, meskipun amalan sunnah lainnya belum maksimal. B. Muqtasid (Pertengahan) adalah mereka yang berada di posisi aman. Secara bahasa, Muqtasid berasal dari kata qasada yang berarti "menuju" atau "lurus", namun dalam konteks ini diterjemahkan sebagai "orang yang hemat" atau "pertengahan" dalam beramal. Jika Zhalimun li Nafsih adalah orang yang "tekor" karena dosanya lebih banyak dari pahalanya, maka Muqtasid adalah orang yang "impas" atau "pas-pasan" dalam arti yang positif. Karakteristik Utama Golongan Muqtasid: Kelompok ini memiliki kedisiplinan beragama yang stabil. Mereka tidak terjatuh dalam kemaksiatan besar, namun juga tidak terlalu "ngoyo" dalam mengejar kesempurnaan ibadah. 1.Taat Hukum Dasar: Mereka menjalankan seluruh kewajiban (seperti salat lima waktu, puasa Ramadan, zakat) dan benar-benar menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh Allah. 2.Minimalis dalam Sunnah: Mereka cenderung mencukupkan diri dengan yang wajib. Jarang melakukan salat tahajud, puasa sunnah, atau sedekah ekstra secara rutin, namun mereka juga tidak meninggalkan yang fardu. 3.Menghindari Kerusakan: Mereka tidak menganiaya orang lain dan menjaga diri agar tidak terjerumus ke dalam dosa-dosa besar. Dalam tafsir Ibnu Katsir, golongan ini digambarkan sebagai orang yang "melaksanakan kewajiban dan meninggalkan keharaman, namun terkadang meninggalkan sebagian perkara yang disunnahkan dan melakukan sebagian perkara yang makruh”. Mereka adalah potret mayoritas Muslim yang taat namun masih memiliki keterikatan yang cukup kuat dengan urusan duniawi, sehingga waktu dan energinya habis untuk hal-hal yang bersifat mubah (boleh), bukan untuk mengejar kemuliaan spiritual yang tinggi. Dalam tafsir Ibnu Katsir, golongan ini digambarkan sebagai orang yang "melaksanakan kewajiban dan meninggalkan keharaman, namun terkadang meninggalkan sebagian perkara yang disunnahkan dan melakukan sebagian perkara yang makruh”. Mereka adalah potret mayoritas Muslim yang taat namun masih memiliki keterikatan yang cukup kuat dengan urusan duniawi, sehingga waktu dan energinya habis untuk hal-hal yang bersifat mubah (boleh), bukan untuk mengejar kemuliaan spiritual yang tinggi. Meskipun bukan yang tertinggi, posisi ini adalah posisi yang sangat layak disyukuri karena: 1.Terjamin dari Siksa: Selama mereka konsisten menjaga yang wajib dan menjauhi yang haram, mereka berada dalam jaminan keselamatan Allah. 2.Stabilitas Iman: Mereka memiliki "pagar" yang kuat sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh kemaksiatan yang merusak iman. Perbandingan Sederhana: 1.Zhalimun li Nafsih: Memiliki modal, tapi modalnya sering dikorupsi untuk dosa. 2.Muqtasid: Memiliki modal, menjalankan bisnis dengan jujur, tapi tidak mencari keuntungan tambahan (laba bersih). 3.Sabiqun: Pengusaha yang sangat progresif, mencari setiap peluang keuntungan untuk kemaslahatan akhirat. C. Sabiqun bi al-Khairat (Terdepan dalam Kebaikan) adalah kasta tertinggi dalam hierarki pewaris Al-Qur'an. Secara bahasa, Sabiq berarti "orang yang memenangkan balapan" atau "pendahulu". Mereka bukan sekadar berjalan di jalan Allah, melainkan berlari dan berkompetisi untuk menjadi yang pertama dalam setiap peluang kebaikan. Jika Muqtasid adalah orang yang "aman", maka Sabiqun adalah orang yang "istimewa". Karakteristik Utama Sabiqun bi al-Khairat : Mereka adalah sosok yang menjadikan Al-Qur'an sebagai panduan operasional di setiap detik kehidupannya. Berikut ciri khasnya: 1.Bersegera Tanpa Menunda: Begitu mendengar perintah atau peluang amal, mereka tidak bertanya "apakah ini wajib?", melainkan langsung mengerjakannya. Mereka takut kehilangan kesempatan untuk menyenangkan Allah. 2.Melampaui Standar Minimal: Mereka tidak hanya menjalankan yang fardu (wajib), tetapi menghiasi hidupnya dengan amalan sunnah (Nawafil). Shalat tahajud, dhuha, puasa sunnah, dan sedekah tersembunyi menjadi "kebutuhan", bukan beban. 3.Wara' (Sangat Berhati-hati): Mereka menjauhi hal-hal yang syubhat (samar-samar) dan meninggalkan hal-hal makruh, bahkan terkadang meninggalkan hal mubah yang dianggap bisa melalaikan mereka dari mengingat Allah. 4.Ikhlas yang Mendalam: Dalam QS. Fatir: 32 disebutkan mereka melakukan itu "bi idznillah" (dengan izin Allah). Mereka sadar bahwa ketaatan mereka bukan karena hebatnya mereka, tapi karena pertolongan Allah, sehingga tidak ada sifat sombong dalam diri mereka. Dalam Al-Qur'an, golongan ini sering disebut dengan istilah lain seperti Al-Muqarrabun (orang-orang yang didekatkan kepada Allah). Ibnu Katsir menjelaskan bahwa mereka adalah orang yang beribadah kepada Allah seakan-akan mereka melihat-Nya (Ihsan). Jika Muqtasid beribadah untuk selamat dari neraka, Sabiqun beribadah karena cinta dan rindu kepada Sang Pencipta. Menjadi Sabiqun di zaman sekarang tidak selalu berarti harus berada di dalam masjid 24 jam. Manifestasinya bisa berupa: 1.Profesional yang Jujur: Di saat orang lain melakukan pungli atau korupsi (Zalim), ia tetap jujur dan memberikan pelayanan terbaik melebihi standar kerjanya (Sabiq). 2.Peka Sosial: Ketika melihat kesulitan orang lain, ia tidak menunggu diminta bantuan; ia adalah orang pertama yang turun tangan atau menggalang donasi. 3.Penjaga Lisan di Media Sosial: Di saat orang lain hobi berdebat atau menyebar hoaks, ia menggunakan jempolnya hanya untuk menyebarkan ilmu dan kedamaian. Kewajiban Utama Umat Terhadap Al-Qur'an: Selain klasifikasi di atas, secara umum sikap yang harus diambil oleh umat pilihan adalah: 1.At-Tilawah (Membaca): Menjadikan interaksi dengan Al-Qur'an sebagai agenda harian. 2.Al-Fahm (Memahami): Tidak sekadar membaca, tapi merenungkan makna (tadabbur) di balik ayat-ayatnya. 3.Al-Amal (Mengamalkan): Menjadikan Al-Qur'an sebagai standar etika, hukum, dan panduan hidup sehari-hari. 4.Ad-Da'wah (Menyebarkan): Menyampaikan nilai-nilai kebenaran Al-Qur'an kepada orang lain dengan cara yang bijak. Ayat ini mengingatkan bahwa kita semua adalah bagian dari umat yang diberi amanah besar oleh Allah melalui Al-Qur’an. Tinggal kita memilih, berada di golongan mana. Apakah masih lalai, sekadar cukup, atau benar-benar bersegera dalam kebaikan. Semoga kita tidak hanya menjadi umat yang menerima, tetapi juga menghidupkan Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan. Dan semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan sabiqun bil khairat, yang berlomba dalam kebaikan dan meraih ridha-Nya. Aamiin.

../images/kegiatan/87009.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa Barat > RSUD AS-SYIFA

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 22-04-2026

LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN UNSUR PELAKSANA RSUD ASY SYIFA. I. INFORMASI KEGIATAN. A. Judul Kegiatan : DWP Mengajar : Sosialisasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Sumbawa Barat. B. Hari/Tanggal : Rabu, 22 April 2026. C. Waktu : 08.00 WITA - Selesai. D. Tempat : Aula Pertemuan Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumbawa Barat kompleks KTC Taliwang. E. Peserta : Seluruh Camat di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat serta Subbagian Perencanaan kantor kecamatan, kelurahan dan desa. II. LATAR BELAKANG : Pembangunan yang inklusif di Kabupaten Sumbawa Barat menuntut adanya kesetaraan akses, partisipasi, kontrol dan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat baik laki - laki maupun perempuan. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyukseskan pembangunan daerah. Salah satu pilar utamanya adalah bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Spirit DWP Mengajar hadir sebagai bentuk tanggung jawab intelektual Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa untuk menjadi agen perubahan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam konteks Pengarusutamaan Gender masih terdapat tantangan mengenai pemahaman yang komprehensif di tingkat kabupaten. Oleh karena itu, kehadiran Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa sebagai narasumber diharapkan mampu memberikan perspektif yang praktis dan menyentuh akar rumput agar pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat lebih inklusif dan responsif gender. III. TUJUAN KEGIATAN : Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu: A. Menghapus stereotip gender melalui edukasi yang tepat sasaran. B. Mendorong terciptanya perencanaan pembangunan daerah yang lebih responsif gender dimulai dari pemahaman di tingkat keluarga dan organisasi. C. Memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menyukseskan program - program strategis nasional. IV. URAIAN KEGIATAN : Dalam rangka mengimplementasikan spirit DWP Mengajar Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa Ny. Ermawati Andy Suhaeri,S.KM.,M.M.Kes., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender tingkat Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 April 2026 jam 08.00 WITA bertempat di Aula Pertemuan Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kompleks KTC Taliwang. Sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh Camat di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, Subbagian Perencanaan kantor kecamatan, kelurahan dan desa di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat yang berjumlah 35 orang. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumbawa Barat dengan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa. Keterlibatan ini merupakan wujud nyata kontribusi Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa dalam mentransfer pengetahuan dan memperluas wawasan lintas sektor mengenai kesetaraan gender. Sebagai narasumber Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa Ny. Ermawati Andy Suhaeri,S.KM.,M.M.Kes memfokuskan pada penguatan kapasitas peserta dalam memahami instrumen Pengarusutamaan Gender agar dapat diimplementasikan secara praktis baik dalam penyusunan program kerja organisasi maupun dalam kehidupan berkeluarga. Uraian materi mencakup menyamakan persepsi mengenai konsep gender sebagai strategi pembangunan yang inklusif dan mendorong penyusunan rencana kerja yang responsif gender di tingkat unit kerja. Metode yang digunakan adalah pemaparan materi dan data Pengarusutamaan Gender yang relevan dengan kondisi lokal Kabupaten Sumbawa Barat yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai peran perempuan dalam pembangunan daerah serta ruang dialog untuk memecahkan hambatan implementasi gender di lapangan. V. HASIL : Melalui semangat DWP Mengajar kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas intelektual para peserta agar lebih peka terhadap berbagai kesenjangan gender yang masih terjadi di masyarakat. Dharma Wanita Persatuan tidak hanya hadir sebagai peserta tetapi sebagai pendidik masyarakat yang mampu mengurai isu - isu gender yang kompleks menjadi langkah praktis yang dapat diterapkan di Kabupaten Sumbawa Barat demi tercapainya pembangunan yang inklusif dan responsif gender. VI.PENUTUP : Kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif ditandai dengan tingginya antusiasme peserta dalam sesi diskusi terkait kendala implementasi gender di lapangan. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana RSUD Asy Syifa berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan responsif gender demi kemajuan daerah. Melalui semangat DWP Mengajar diharapkan para peserta mampu menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan semangat Pengarusutamaan Gender demi terwujudnya Sumbawa Barat yang lebih baik dan berkeadilan. Demikian laporan ini kami sampaikan, sekian dan terima kasih.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID