e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/57441.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumedang > DWP Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang

  • Oleh: Sekretariat
  • 12-03-2026

Dharma Wanita Persatuan DPMD Kabupaten Sumedang menghadiri Rapat Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumedang yang dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi GAGAH BENCANA dalam rangka pencegahan penyakit AIDS, TBC, dan Malaria pada hari Rabu, 11 Maret 2026 pukul 08.00 WIB bertempat di Gedung Negara Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dari unsur pelaksana dinas, badan, dan kecamatan se-Kabupaten Sumedang dengan tujuan meningkatkan koordinasi, mempererat silaturahmi antar anggota, serta menambah wawasan dan pemahaman mengenai pentingnya upaya pencegahan penyakit melalui penyampaian materi sosialisasi kepada seluruh peserta yang hadir. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan dapat berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat di lingkungan keluarga dan masyarakat.

../images/kegiatan/57439.jpg
Info Baru

DWP Badan Pusat Statistik > BPS JAWA TIMUR

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-03-2026

DWP BPS KABUPATEN LUMAJANG

Dharma Wanita Persatuan BPS Kabupaten Lumajang Mengikuti kegiatan KAJIAN MUSLIMAH (KAMUS) SPESIAL RAMADHAN 1447 H DENGAN TEMA THE REAL GLOW UP, Tak Bersinar Terang tapi Tak Pernah Padam yang diselenggarakan oleh MasjidAlArqam BPS RI

Keterangan Program:

Bidang : Sosial Budaya

Hari, tanggal : Jumat, 6 MAret 2026

Waktu : 11.00 WIB s.d. selesai

Peserta : Pengurus DWP BPS Kabupaten Lumajang

Tempat. : online

Agenda : KAJIAN MUSLIMAH (KAMUS) SPESIAL RAMADHAN 1447 H DENGAN TEMA THE REAL GLOW UP, Tak Bersinar Terang tapi Tak Pernah Padam

Kegiatan kajian Muslimah (KAMUS) spesial Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Masjid AL Arqam BPS RI, menampilkan narasumber Ustadzah Nusaibah Azzahra dan keynote speaker Ibu Al Robitoh, Ketua Bidang Sosial Budaya DWP BPS RI. Kajian ini adalah bagian dari pembinaan rohani bagi seluruh karyawan dan keluarga besar BPS di seluruh Indonesia.

Dalam paparan yang penuh ketulusan ini oleh Nusaibah Azzahra, pembicara mengajak kita menilai ulang makna 'glow up' yang selama ini sering disalahpahami. Di tengah gemerlap dunia yang mengagungkan perubahan drastis dan pencapaian yang mudah terlihat, ada jenis perubahan lain yang jauh lebih bermakna: perubahan yang diam-diam, konsisten, dan bertahan. Inilah yang dipahami sebagai "Glow Up Qur'ani" — bukan kilau yang mencari perhatian, melainkan cahaya kecil yang terus menyala walau tak ada yang melihat.

Pembicara menempatkan istiqamah di pusat pembahasan. Beliau adalah pendiri Quran Dive Indonesia. Istiqamah bukanlah semangat sesaat atau lonjakan motivasi yang pudar setelah beberapa hari; ia adalah ketekunan panjang yang menuntut stabilitas batin. Ketika Nabi dan para sahabat diuji, yang membedakan adalah kemampuan mereka untuk tetap lurus dan sesuai perintah, bukan sekadar mengikuti nafsu atau tren. Ayat-ayat dari Surat Hud menjadi pengingat bahwa Allah Maha Melihat apa yang kita kerjakan — sehingga tujuan utama istiqamah adalah merawat hubungan dengan Sang Pencipta dengan cara yang konsisten dan penuh kesadaran.

Praktik-praktik sederhana menjadi fondasi dari glow up yang sejati. Tilawah yang dilakukan secara konsisten walau hanya satu halaman sehari mengajarkan bahwa kontinuitas lebih bernilai dibanding kuantitas yang sporadis. Shalat sunnah, meski hanya dua rakaat setiap malam, memberi ruang untuk menumbuhkan kualitas ibadah yang mendalam. Puasa sunnah, seperti Senin-Kamis atau puasa ayyamul bidh, melatih kesabaran dan pengendalian diri. Ketiga amalan ini, jika dilakukan terus-menerus, membentuk pola hidup yang membumi dan bermakna, bukan sekadar rutinitas yang kosong.

Selain ritual ibadah, menjaga hati dan lingkungan menjadi aspek penting yang dibahas. Pembicara menekankan pentingnya menolak konten yang merusak hati: berani unfollow akun yang membangkitkan emosi negatif atau menggoda untuk melakukan hal yang bertentangan dengan prinsip. Menjaga integritas juga berarti menolak kolaborasi yang mengandung ketidakjujuran; berani berkata tidak pada hal yang meragukan adalah tanda kematangan spiritual. Pergaulan yang sehat dipilih secara sadar—menjauhi lingkungan yang mengajak ke arah yang keliru dan memilih teman yang menguatkan istiqamah.

Ada pula peringatan agar tidak terjebak dalam dua ekstrem. Pertama, jangan sampai kita berlebihan hingga melampaui batas dalam segala hal, bahkan kebaikan. Kedua, jangan pula larut dalam pengejaran popularitas yang membuat amalan menjadi tontonan. Keseimbangan batin diperlukan supaya tindakan kita tetap di jalur yang benar: sesuai perintah, bukan sekadar untuk terlihat benar atau mendapatkan pujian manusia.

Pembicara memetakan perbedaan antara "Glow Up Duniawi" dan "Glow Up Qur'ani". Glow up duniawi berorientasi pada perubahan luar—drastis, viral, dan memikat banyak perhatian. Sedangkan Glow Up Qur'ani adalah transformasi yang tidak mencolok, namun tahan lama; mungkin tidak viral, tapi menghadirkan kehangatan bagi orang di sekitar. Cahaya jenis ini jarang dipromosikan di media sosial karena ia tumbuh dalam kesendirian yang berharga—istiqamah saat tak ada yang melihat.

Buah manis istiqamah digambarkan secara sederhana namun kuat. Pertama, ketenangan hati—perasaan damai yang tak tergantikan yang muncul ketika kita tahu telah konsisten menjalankan amanah hidup. Kedua, keberkahan waktu—rasa bahwa waktu dipakai dengan lebih produktif dan bermakna, bukan sekadar dihabiskan untuk hal yang fana. Ketiga, kekuatan iman—iman yang tumbuh kokoh sehingga tak mudah goyah oleh ujian. Inilah hasil jangka panjang yang sering terlewat karena orang lebih fokus pada hasil yang cepat dan terlihat.

Untuk membantu membangun kebiasaan baik, pembicara menawarkan prinsip SIMPEL, TERLIHAT, MENYENANGKAN. Mulailah dari sesuatu yang sederhana dan mudah dilakukan; buatlah pemicu atau trigger yang terlihat—misal alarm atau catatan kecil—sehingga kebiasaan tidak terlupakan; dan buat prosesnya menyenangkan agar kita ingin melanjutkannya. Ketiga langkah ini bukan retorika; mereka merupakan strategi praktis bagi siapa saja yang ingin menerapkan istiqamah dalam rutinitas harian.

Ada panggilan kuat untuk refleksi diri. Pertanyaan sederhana seperti “apakah sinarku tetap menyala ketika tak ada yang memperhatikan?” mengajak kita menguji motif tindakan. Refleksi ini juga mendorong kita mengevaluasi pengaruh lingkungan digital—apakah konsumsi konten kita memperkuat iman atau justru melemahkannya. Menjaga hati berarti selektif terhadap informasi dan berani mengambil jarak dari hal-hal yang merusak.

Dalam praktik sehari-hari, ada beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan agar perubahan menjadi nyata namun tetap tertata. Pertama, susun niat yang jernih: tuliskan tujuan kecil dan realistis — misalnya menyelesaikan satu halaman tilawah setiap hari atau menambah satu rakaat shalat sunnah seminggu. Kedua, catat perkembangan: dengan jurnal sederhana, kita bisa melihat kemajuan kecil yang sering terlewat. Ketiga, siapkan rencana cadangan saat gagal: manusia tidak luput dari khilaf, maka penting memiliki strategi untuk bangkit lagi setelah terjatuh.

Ketika menghadapi godaan untuk kembali ke kebiasaan lama, ingatlah alasan mendasar mengapa kita memulai. Bukan demi pujian manusia, melainkan untuk merawat relasi dengan Sang Pencipta dan menjadi manfaat bagi orang lain. Pembicara mengingatkan juga tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara ambisi dan kesederhanaan — beramal maksimal menurut kemampuan tanpa menuntut hasil instan. Dalam konteks ini, sabar dan syukur menjadi dua pilar penting yang melindungi istiqamah dari goyahnya motivasi.

Paparan ini juga menunjukkan sisi humanis dari proses beragama: istikamah bukan jalan sunyi tanpa tujuan sosial. Justru, ketika seseorang istiqamah, ia memberi kehangatan dan teladan bagi orang di sekelilingnya. Perubahan kecil yang dilakukan terus-menerus akan menular dalam bentuk kebaikan yang tulus, bukan sekadar popularitas semu. Menjadi cahaya yang stabil sering kali menginspirasi lebih dalam daripada kilau yang cepat padam.

Akhirnya, mari jadikan glow up ini sebagai perjalanan seumur hidup, bukan proyek sementara. Bayangkan jika setiap individu memilih menumbuhkan cahaya kecilnya sendiri; maka secara kolektif, komunitas akan menjadi lebih hangat, lebih damai, dan lebih produktif. Dengan langkah-langkah praktis, dukungan komunitas, dan niat yang ikhlas, perubahan yang tak mencolok namun bertahan lama bukan lagi angan-angan melainkan kenyataan. Semoga paparan ini memberi inspirasi untuk memulai — atau melanjutkan — perjalanan. Aamiin tetap semangat.

../images/kegiatan/57438.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Buton > DWP SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-03-2026

Dalam memulai suatu pertemuan terutama pertemuan rutin DWP Kabupaten Buton melaksanakan pembacaan ayat suci Alquran terutama Surat Yasin karena keutamaannya dianggap sebagai jantung Al-Qur'an, dibaca untuk meringankan sakratulmaut, diampuni dosa-dosa yang lalu, dan membantu mempermudah hajat. Membacanya juga memberikan ketenangan batin, perlindungan dari petaka, serta pahala setara membaca Al-Qur'an 10 kali. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Buton Ny. Rahmatia Syamsuddin, Penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Maimunah Moko Syarifudin Saafa dan Wakil Ketua 1 DWP Kabupaten Buton Ny.Filniarni Muhidin, yang dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 9 Maret 2026 Jam 09.00 wita sampai selesai di Aula Kantor Bupati Buton di Takawa Pasarwajo. Turut hadir dalam pertemuan rutin Ketua DWP Polisi Pamong Praja Kabupaten Buton Ny. Devy Muharam dan anggota Ny. Zabaruddin, Ny.Deddy, Ny. Farianto dan Ny. Madi. serta DWP Kecamatan Se-Kabupaten Buton.

../images/kegiatan/57437.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Buton > DWP SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

  • Oleh: Sekretariat
  • 09-03-2026

DWP Kabupaten Buton menggelar pertemuan rutin yang di awali dengan menyanyikan Hymne dan Mars DWP dilakukan oleh seluruh anggota DWP Kabupaten Buton, Sambutan yang dibawakan oleh Ketua DWP Kabupaten Buton Ny. Rahmatia Syamsuddin tentang Safari Ramadhan yang di lakukan oleh DWP Kabupaten Buton dan dilanjutkan dengan Pembacaan Doa yang dikuti oleh seluruh anggota DWP Kabupaten Buton dengan harapan kegiatan hari ini mendapatkan berkah dari Allah SWT, pertemuan rutin sebagai bagian dari program kerja organisasi untuk memperkuat silaturahmi, pembinaan mental, koordinasi antar anggota, berbagi informasi terkini, evaluasi kegiatan, dan menyusun rencana program kerja mendatang. Kegiatan ini berfokus pada koordinasi antaranggota, pembacaan laporan keuangan/notulen, serta pengambilan keputusan bersama. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah Tahun 2026, pertemuan rutin DWP ini dirangkaikan dengan Pemberian Santunan Anak Yatim Piatu, Anak ASN Gol. II dan Anak Non ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton sebagai tanggung jawab moril DWP Kabupaten Buton terhadap Anak Yatim Piatu, Anak ASN Gol. II dan Anak Non ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton yang hidup dengan keterbatasan ekonomi dengan harapan dapat membantu meringankan beban hidup mereka di bulan suci Ramadhan dan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam pertemuan rutin ini dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Buton Ny. Rahmatia Syamsuddin, Penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Maimunah Moko Syarifudin Saafa dan Wakil Ketua 1 DWP Kabupaten Buton Ny.Filniarni Muhidin, yang dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 9 Maret 2026 Jam 09.00 wita sampai selesai di Aula Kantor Bupati Buton di Takawa Pasarwajo. Turut hadir dalam pertemuan rutin Ketua DWP Polisi Pamong Praja Kabupaten Buton Ny. Devy Muharam dan anggota Ny. Zabaruddin, Ny.Deddy, Ny. Suriadin dan Ny. Madi. Dalam Islam menyantuni anak yatim, anak ASN Gol. II dan anak Non ASN dalam Islam memiliki pahala yang sangat besar, di antaranya dijamin masuk surga, mendapatkan syafaat dan kedudukannya sangat dekat dengan Rasulullah SAW di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah. Amalan ini juga menghapus dosa, meluaskan rezeki, dan menghindarkan dari siksa neraka. Menyantuni anak yatim, anak ASN Gol. II dan anak Non ASN tidak hanya materi, tetapi juga mengasihi, mendidik dan memenuhi kebutuhan mereka. Wujud kepedulian sosial dan ibadah mulia untuk membantu pemenuhan kebutuhan hidup, pendidikan, dan kasih sayang bagi anak-anak yang kehilangan orang tua dan keterbatasan ekonomi. Bantuan dapat berupa uang tunai, sembako, atau pendidikan, baik secara mandiri maupun melalui lembaga sosial/panti asuhan, dengan keutamaan pahala yang besar. Menyantuni anak yatim piatu merupakan bentuk ibadah sosial, ketaatan kepada Allah SWT dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ini adalah perwujudan kasih sayang, empati, dan kepedulian sosial untuk meringankan beban hidup mereka. Menyantuni anak yatim merupakan investasi amal jariyah, bentuk syukur atas rezeki, dan jalan meraih kedekatan dengan Rasulullah di surga. Menyantuni anak yatim piatu dianjurkan untuk meneladani Rasulullah SAW, mendapatkan syafaat dan kedekatan dengan beliau di surga (seperti jari telunjuk dan jari tengah), menghapus dosa, serta membuka pintu rezeki. Tindakan ini merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT, penolak bala, dan investasi pahala jariyah. Anak yatim memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Membantu dan memuliakan mereka adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah dan meraih pahala. Berbagi kepada anak yatim menunjukkan kepedulian, syukur atas nikmat Allah, serta meningkatkan ketaqwaan dan keberkahan dalam hidup.

../images/kegiatan/57436.jpg
Info Baru

DWP Kota Bandung >

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung mengikuti kegiatan Safari Ramadhan tahun 1447 Hijriyah / 2026 Masehi , yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan pada : Hari Senin, Tanggal 9 Maret 2026 Pukul. 17.00 Wib sd 18.30. Wib Bertempat di Mesjid Agung Alun Alun Bandung, Jalan Dalem Kaum No 14 Bandung. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kegiatan bidang sosial budaya yang diikuti oleh perwakilan dari Bidang Sosial Budaya Ibu Mutiafani Gin Gin anggota Bidang Sosial Budaya juga selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ibu Wina Sigit selaku anggota bidang sosial budaya dan Ketua Dharma wanita Persatuan Dispora Kota Bandung, Ketua Dharma wanita Persatuan Disnaker Kota Bandung. Perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung adalah Perwakilan dari Bidang Ekonomi yaitu Ibu Rosita Rachmat dan Ibu Tetty Yani serta Perwakilan dari Bidang Sosial Budaya Ibu Lilih Nasrullah. Sebagai penyelenggara adalah Kecamatan Sukasari dan Kecamatan Bojong Loa Kaler. Hadir dalam acara Walikota Bandung , Bapak Muhammad Farhan beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung Ibu Aryatri Farhan didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Sukasari dan Ketua Dharma wanita Persatuan Bojongloa Kaler beserta pengurus. Hadir pula Bapak Sekretaris Daerah Kota Bandung Bapak H. Iskandar Zulkarnain, ST.,MM. didampingi oleh Kepala Dinas pemuda dan Olah Raga , Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian,Kepala Bagian Kerjasama dan perwakilan dari Rumah Sakit Umum Daerah, perwakilan dari Forkopinda kota Bandung dan perwakilan dari Baznas warga dan tokoh agama , tokoh kemasyarakatan kecamatan Sukasari dan kecamatan Bojongloa kaler. Narasumber atau Penceramah adalah KH. Sofyan Yahya. Susunan Acara Safari Ramadhan tahun 2026 ini adalah sebagai berikut dimulai dengan Sholat Ashar Berjamaah, Penampilan Kreatifitas dari Kecamatan , dilanjutkan dengan Tadarus Al Quran. Acara Inti dibuka oleh Pembawa Acara. Sambutan Camat yang menyampaikan ucapan terima kasih, serta mendukung sepenuhnya untuk memakmurkan kembali mesjid agung alun alun Bandung. Penyerahan Bantuan atau santunan diserahkan kepada perwakilan Petugas Gober, perwakilan Petugas Linmas, perwakilan Guru Ngaji, perwakilan Dai, perwakilan Marbot Mesjid, perwakilan Ketua Majelis Ulama Indonesia , perwakilan Lansia, perwakilan Mesjid di Kecamatan dan perwakilan mesjid Kelurahan serta perwakilan Disabilitas. Bantuan tersebut diserahkan oleh Bapak Walikota Bandung Bakah Muhammad Farhan. Sambutan Walikota Bandung , Bapak Muhammad Farhan yang menyampaikan - upaya memeriahkan bulan ramadhan hadir Ketua 3 Ormas Islam yaitu NU, Muhammadiah dan Persis sebagai tanda untuk mempersatukan umat. Mesjid Agung ingin dijadikan masjid Persatuan seluruh umat islam di Kota Bandung Pengelolaan keuangan masjid Agung alun alun bisa dioptimalkan Ingin memakmurkan masjid Agung Alun alun indikatornya adalah penuh di setiap shalat berjamaah. Masjid menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan peradaban Ulama dan pemimpin selalu berdampingan berkolaborasi untuk menjaga harmonisasi dan kesinambungan umat/masyarakat. Ceramah oleh KH. Sofyan Yahya. yang menyampaikan bahwa . Dalam ajaran Islam terdapat beberapa doa yang memiliki keistimewaan besar dan sangat dekat untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Salah satunya disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad bahwa ada tiga doa yang tidak akan ditolak oleh Allah. 1. Doa Orang yang Berpuasa Rasulullah bersabda bahwa doa orang yang sedang berpuasa memiliki kedudukan yang sangat istimewa, terutama ketika menjelang berbuka. Pada saat itu hati dalam keadaan tunduk, sabar, dan penuh harap kepada Allah. Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka. HR. Tirmidzi Ini menjadi pengingat bagi kita untuk memperbanyak doa saat berpuasa, khususnya di waktu akhir menjelang berbuka. 2. Doa Pemimpin yang Adil Pemimpin yang adil adalah orang yang memegang amanah dengan penuh tanggung jawab dan tidak menyalahgunakan kekuasaan. Karena keadilannya membawa kemaslahatan bagi banyak orang, maka doanya sangat dimuliakan oleh Allah. Pemimpin yang dimaksud tidak hanya kepala negara, tetapi juga setiap orang yang memimpin, seperti kepala keluarga, pemimpin lembaga, atau siapa saja yang memegang amanah. 3. Doa Orang yang Terzalimi Doa orang yang dizalimi memiliki kekuatan yang sangat besar. Rasulullah memperingatkan agar kita berhati-hati terhadap doa orang yang dizalimi. Takutlah kalian terhadap doa orang yang dizalimi, karena tidak ada penghalang antara doa tersebut dengan Allah. HR. Bukhari dan Muslim. Artinya, meskipun orang yang dizalimi itu lemah, tidak punya kekuatan, bahkan mungkin bukan orang yang terkenal, doanya tetap langsung sampai kepada Allah. Hikmah yang Bisa Diambil Dari hadis ini kita belajar bahwa: Perbanyak doa saat berpuasa. Berusaha menjadi pemimpin yang adil dalam setiap amanah. Jangan menzalimi orang lain, karena doa orang yang terzalimi sangat kuat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Memakmurkan mesjid, menjalin silahturahmi antara pemerintah organisasi tokoh dan warga masyarakat. Untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui tausiyah , sholat berjamaah, dan buka puasa bersama. Menumbuhkan kepedulian sosial dengan adanya pemberian bantuan, santunan dan dukungan bagi masjid. menambah wawasan serta memperkuat kebersamaan dan ukhuwah islamiyah

../images/kegiatan/57435.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tulungagung > SKPD Satuan Polisi Pamong Praja

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 12-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Kabupaten Tulungagung

Bidang : Sosial Budaya

Program Kerja Sekretariat : Kepedulian dan Kesetiakawanan – Bantuan Sosial

KEGIATAN SANTUNAN YATIM PIATU K3S KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2026

Keterangan Program:
Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Kabupaten Tulungagung
Hari / Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026
Pukul :14.30 WIB – Selesai
Lokasi : Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso
Acara : SANTUNAN YATIM PIATU K3S KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2026
Detail acara :

Kegiatan Santunan Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh K3S Kabupaten Tulungagung bersama Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Tulungagung dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Maret 2026 pukul 14.30 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim piatu di Kabupaten Tulungagung.

Acara diawali dengan hiburan dari anak-anak disabilitas perwakilan siswa-siswi SLB se-Kabupaten Tulungagung yang menampilkan berbagai pertunjukan seperti menyanyi, pertunjukan sulap, serta hiburan lainnya. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan yang hadir.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu disampaikan laporan oleh Ibu Endang Gatut Sunu Wibowo selaku Koordinator K3S Kabupaten Tulungagung. Dalam laporannya beliau menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Baznas Provinsi Jawa Timur, dan Baznas Kabupaten Tulungagung atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan sehingga kegiatan santunan ini dapat terlaksana dengan baik.

Acara berikutnya diisi dengan penampilan paduan suara dari siswa-siswi SLB yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan rangkaian bunga kepada Bapak Bupati Tulungagung dan para tamu VIP yang hadir.

Sambutan kemudian disampaikan oleh perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan berbagi kepada anak-anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat penting bagi umat, terutama bagi mereka yang memiliki kemampuan lebih. Berbagi kepada sesama merupakan upaya untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari K3S kepada 20 anak yatim piatu penerima santunan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo. Dalam sambutannya beliau mengajak seluruh jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah, serta seluruh lapisan masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan terutama di bulan suci Ramadhan. Beliau juga mengajak masyarakat mulai dari para pejabat hingga masyarakat umum untuk bersama-sama memberikan perhatian dan uluran tangan kepada anak-anak yatim piatu serta kaum dhuafa.

Bupati Tulungagung juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan santunan ini, di antaranya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Baznas Provinsi Jawa Timur, Baznas Kabupaten Tulungagung, pengurus K3S Kabupaten Tulungagung, Dharma Wanita Persatuan, serta para pengurus PKK mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan Santunan Yatim Piatu Tahun 2026 ini turut dihadiri oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, pimpinan DPRD Kabupaten Tulungagung, jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Kepala Baznas Provinsi Jawa Timur, Kepala Baznas Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Rahma Hartono selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tulungagung turut menghadiri undangan kegiatan santunan tersebut. Beliau juga merupakan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulungagung Bidang Sosial Budaya. Dalam kegiatan Santunan Yatim Piatu K3S Tahun 2026 ini, Ibu Rahma Hartono bertugas mendatangkan 10 anak yatim piatu penerima santunan.

Kegiatan santunan anak yatim piatu merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Ad-Dhuha ayat 9 yang artinya: “Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.”

Melalui kegiatan santunan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta semangat bagi anak-anak yatim piatu, sekaligus mempererat kepedulian sosial masyarakat di Kabupaten Tulungagung, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

../images/kegiatan/57434.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lebak > DWP PDAM

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 11-03-2026

-Kalanganyar, Rabu, 11 Maret 2026- DWP Perumdam Tirta Kalimaya menyelenggarakan acara "Buka Puasa Bersama" sebagai wujud kebersamaan dan kehangatan di moment bulan suci Ramadhan. Bertempat di Kantor Pusat Perumdam Tirta Kalimaya. Bukan sekadar tentang hidangan yang tersaji, tapi tentang hangatnya ukhuwah dan jalinan kasih dalam keluarga besar Dharma Wanita Persatuan. Syukur dan Keberkahan; di setiap suapan berbuka, ada doa dan syukur yang dipanjatkan. Semoga kebersamaan DWP hari ini membawa keberkahan bagi kita semua.

../images/kegiatan/57433.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Berau >

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 12-03-2026

Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan serta mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau menghadiri kegiatan Tabligh Akbar Edukasi Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Agung Baitul Hikmah, Tanjung Redeb, pada hari Selasa, 10 Maret 2026. Kehadiran DWP Kabupaten Berau pada kegiatan tersebut diwakili oleh tiga orang pengurus dari tiga bidang, yaitu Ibu Nana Desmus dari Bidang Pendidikan, Ibu Ida Apif dari Bidang Ekonomi, dan Ibu Hartati Salim dari Bidang Sosial Budaya. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 2.100 orang peserta yang sebagian besar merupakan para guru dari empat kecamatan yang berada di sekitar ibu kota Kabupaten Berau, yaitu Tanjung Redeb. Antusiasme peserta sangat terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan besarnya semangat para pendidik dalam mengikuti kegiatan keagamaan yang sarat dengan nilai-nilai edukatif. Sebelum acara resmi dimulai, para hadirin terlebih dahulu disuguhi penampilan gendang robbana yang dibawakan oleh anak-anak dari Yayasan Darul Ulum. Penampilan tersebut dibawakan dengan penuh semangat sehingga menambah semarak suasana dan memberikan nuansa religius yang khidmat menjelang dimulainya acara. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh MC, Bapak Dayat yang merupakan karyawan di Dinas Pendidikan Kabupaten Berau. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al quranyang dilantunkan oleh adik Samsul Sanjaya, seorang siswa berprestasi dari SMAN 1 Tanjung Redeb yang kerap mewakili Kabupaten Berau dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi. Lantunan ayat suci Al-Quran yang merdu menambah kekhusyukan suasana dan menjadi pembuka yang penuh makna bagi rangkaian kegiatan tersebut. Memasuki acara berikutnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Bapak Chairul Ihsan, M.Pd. Dalam laporannya beliau menjelaskan bahwa kegiatan Tabligh Akbar Edukasi Ramadhan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, PGRI Kabupaten Berau, MKSS, K3SD, serta Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Tanjung Redeb. Beliau juga menyampaikan bahwa seluruh pendanaan kegiatan ini berasal dari sumbangan sukarela para tenaga pendidik di Kabupaten Berau yang berhasil menghimpun dana sekitar Rp105.000.000. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu yang telah didata melalui sekolah-sekolah. Anak-anak tersebut turut diundang dalam kegiatan ini untuk menerima santunan secara langsung yang diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Ibu Hj. Mardiatul Idalisah, M.Pd. Selain itu, Ketua Panitia juga menjelaskan bahwa sebelum acara puncak dilaksanakan, rangkaian kegiatan Edukasi Ramadhan telah diisi dengan berbagai perlombaan bernuansa islami, di antaranya lomba adzan, lomba mewarnai, lomba ceramah, serta lomba tahfidz Juz 30. Peserta lomba berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kegiatan lomba ini bertujuan untuk mengasah keberanian, kreativitas, serta bakat para peserta didik sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai ajaran agama Islam sejak dini. Acara selanjutnya adalah sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Ibu Hj. Mardiatul Idalisah, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Beliau juga berharap agar momentum Ramadhan ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam dunia pendidikan serta menanamkan karakter yang baik kepada para peserta didik. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Bapak M. Said, SH., MH. Dalam sambutannya beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan yang melibatkan para tenaga pendidik, karena guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Beliau juga berharap agar para pendidik tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual kepada para siswa. Sebagai acara puncak, para peserta kemudian mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ihsan Maulana yang berasal dari Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu finalis AKSI Indosiar tahun 2025. Dalam tausiyahnya beliau menekankan pentingnya peran seorang guru dalam mendidik anak-anak, tidak hanya menjadikan mereka cerdas secara akademis, tetapi juga membimbing mereka agar memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak yang baik. Beliau juga mengingatkan bahwa profesi guru merupakan pekerjaan yang sangat mulia karena ilmu yang diajarkan kepada murid akan terus mengalir pahalanya sebagai amal jariyah, bahkan ketika seorang guru telah tiada. Menjelang penutupan acara, Ustadz Ihsan Maulana memimpin doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di kalangan tenaga pendidik dan masyarakat. Semoga kegiatan Edukasi Ramadhan ini dapat menjadi inspirasi dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta keimanan yang kuat.

../images/kegiatan/57432.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lebak > DWP PDAM

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 11-03-2026

-Kalanganyar, 11 Maret 2026- DWP Perumdam Tirta Kalimaya melaksanakan program "Ramadhan Berbagi Takjil", menebar keberkahan di bulan suci Ramadhan. Bertempat di jalan sekitaran kantor Perumdam Pusat, Aweh Kalanganyar. Takjil untuk semua, tanpa terkecuali, merajut ukhuwah melalui indahnya berbagi. "Sederhana Namun Berarti", takjil mungkin sederhana, namun maknanya luar biasa bagi mereka yang masih berjuang di perjalanan saat adzan berkumandang. Menebar Kebaikan berbagi takjil sama dengan berbagi kebahagiaan, menciptalan seyum merekah di waktu berbuka.

../images/kegiatan/57431.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Wonosobo > Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 12-03-2026

Ketua DWP DINSOS PMD ny Eko prasetyo mendampingi penasehat DWP DINSOS PMD Dra.Harti MM meninjau pembangunan Fisik lokasi Pembangunan SR (Sekolah Rakyat )
Pada Hari : Rabu, 11 maret 2026
Waktu : 13.00 – 14.00 WIB
Tempat : Candiyasan ,Kertek Wonosobo
Penyelenggara : Kementrian Pekerjaan Umum
Peserta : SETDA WONOSOBO Bp Drs One Andang Wardoyo MM , Kepala DIPERKIMHUB, ATBANG SETDA Wonosobo,(ibu Ismi Ibu Erna ) Kementrian Pekerjaan Umum Provinsi Jateng , kepala DINSOS PMD (ny Harti MM , kepala DPUPR Bp Nurrudin , kepala Perusahaan teh TAMBI .Asisten Deputi,WIKA ( bp Fendik dan time )
Bidang pendidikan
Program Kerja Sekolah yang dikelola /dibina
Kegiatan sekolah yang dikelola : SMA /sederajat
TUJUAN
Tujuan pembangunan sekolah rakyat adalah:
- Meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia mencerdaskan kehidupan bangsa
- Mengurangi kesenjangan pendidikan
- Menciptakan masyarakat yang lebih terdidik dan sejahtera
Sekolah rakyat jadi sarana penting buat meningkatkan kualitas hidup masyarakat
JALANNYA PROGRAM
1 Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo dalam rangka pembangunan sekolah rakyat, yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. program ini menyasar anak-anak dari kalangan keluarga miskin, dan miskin ekstrem agar dapat mengakses layanan pendidikan yang berkualitas dan lengkap. Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II telah resmi dimulai sebagai langkah lanjutan dalam menyediakan ruang tumbuh yang layak bagi anak bangsa. Sebanyak 104 sekolah akan dibangun di berbagai provinsi di Indonesia untuk mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas. Salah satunya Sekolah Rakyat Menengah Atas ( SRMA 35) Untuk mendukung tujuan tersebut, Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di wilayah candiyasan, kertek, wonosobo .sebelumnya SRMA 35 (Sekolah Rakyat Menengah Atas 35) menempati lokasi di Balai Latihan Kerja Wonosobo Jl raya kertek ,Capar Ngadikusuman,Kec Kertek Wonosobo, Pembangunan Tahap 2 dirancang dengan fasilitas yang lengkap dan ramah lingkungan. Fasilitas tersebut mencakup ruang kelas, asrama, dapur, area bermain, instalasi pengolahan limbah, botanical garden, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang menunjang proses belajar dan perkembangan peserta didik.Pembangunan Tahap 2 ini dirancang untuk kelas SD ,SMP SMA,memiliki konsep boarding School .Pemerintah hadir untuk rakyat Indonesia. “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
Dalam hal ini Kepmensos terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan sekolah rakyat berjalan optimal memberikan akses pendidikan yang layak serta membekali anak-anak dengan keterampilan dan karakter unggul bersama kita wujudkan masa depan yang lebih cerah untuk wong cilik dan menuju Indonesia emas 2045.
2.Dalam kesempatan ini Dari WIKA yang diwakili bp Fendik H menerangkan kepada Bp.Drs One Andang Wardoyo MM. selaku Setda Wonosobo tentang Pelaksanaan pekerjaan melalui gambar Denah lokasi dan bangunan serta fasilitas apa saja nantinya yang akan dibangun .pak Fendik juga menerang kan tentang Hal hal yang mendukung pembangunan seperti model bangunan yang tidak sejajar satu sama lain dikarenakan kondisi Tanah yang turun. <> 3.Kepala Dinas Sosial PMD Wonosobo Nyonya Drs Harti .MM , mengatakan pembangunan fisik sekolah rakyat dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026 Ny. Dra.harti MM optimis, pekerjaan fisik pembangunan sekolah rakyat selesai tepat waktu. Beliau selalu melakukan monitoring capaian pekerjaan fisik, secara berkala pekerjaan pembangunan sekolah rakyat mendapat potensi khusus dari Kementerian Sosial Kemensos.
3.Setda Wonosobo drs one Andang wardoyo MM beserta Rombongan meninjau lokasi SR dengan terlebih dahulu memakai topi proyek berwarna putih.topi putih proyek /safety helmet melambangkan keahlian otoritas dan tanggung jawab, atas keamanan dan operasional .
Bp one andang Wardoyo MM beserta Rombongan meninjau lokasi dengan berjalan kaki serta mengikuti arahan dari Bpk fendik meminjau lokasi Pembangunan SR .
4.acara telah selesai dan Foto bersama
KESIMPULAN
Dari kegiatan tersebut diharapkan DWP DONSOS PMD
Ikut serta mencerdaskan kehidupan Bangsa
- Memastikan proyek pembangunan berjalan sesuai rencana
- Mengidentifikasi kebutuhan dan kekurangan sekolah
- Berkontribusi dalam meningkatkan fasilitas pendidikan
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya infrastruktur pendidikan yang layak.
Pembuat laporan ,ny ardi setianto .sekretaris DWP dinsos .

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID