(W.20) Laporan
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang (Kota Malang - Kota Batu)
Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Kota Malang, mengadakan kegiatan :
Bidang : Pendidikan
Sub Bidang : Pendidikan non formal/Informal
Program : Pelatihan
Keterangan Program:
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Kota Malang
2. Hari/Tanggal : Jumat, 8 Mei 2026
3. Waktu : pukul 08.00 s.d 11.00 WIB
4. Lokasi : Aula SC Pertamina SMKN 2 Kota Malang
5. Peserta : 30 orang, terdiri dari 12 orang pengurus dan 18 anggota DWP
6. Acara : Pertemuan rutin dengan tema ”Beauty Class : Pesona alami inspirasi Wanita sejati”
Susunan acara :
08-00-08.30 Registrasi
08.30-08.45 Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan
08.45-09.00 Sambutan dan Pengarahan
- Pembina DWP SMKN 1 Kota Malang
- Ketua DWP SMKN 1 Kota Malang
09.00-09.10 Pembacaan Doa
09.10-09.20 Foto bersama
09.20.-10.50 Pemaparan materi dan praktek ”Beauty Class : Pesona alami inspirasi Wanita sejati”oleh nara sumber Ibu Yeshinta Oktavianti, S.Pd
10.50-11.00 Sesi tanya jawab
11.00- Penutup dan ramah tamah
Uraian Kegiatan
Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 1 Kota Malang mengadakan kegiatan Beauty Class dengan tema “Pesona Alami Inspirasi Wanita Sejati”. Pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Gedung Serba Guna SMKN 1 Kota Malang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam merawat diri sekaligus membangun rasa percaya diri sebagai perempuan yang aktif, sehat, dan inspiratif.
Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua DWP SMKN 1 Kota Malang Ibu Ibu Enny Kusmining, M.Pd. Pada kesempatan tersebut Ibu Enny Kusmining, M.Pd menyampaikan bahwa semua anggota DWP harus bisa menjadi pribadi yang cantik, baik cantik secara lahir dan cantik hatinya. Acara dilanjutkan dengan acara inti yakni “Beauty Class : Pesona alami inspirasi Wanita sejati” yang disampaikan oleh Ibu Yeshinta Oktavianti, S.Pd.
Acara pelatihan diawali dengan penyampaian materi terkait jenis-jenis make up dan bagaimana penggunaannya. Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan praktik make up. Praktik ini terdiri dari 2 sesi. Sesi pertama praktik make up oleh Ibu Yeshinta Oktavianti, S.Pd dengan salah satu peserta di depan kelas, dan sesi kedua praktik mandiri dengan peralatan make up yang telah dibawa oleh masing-masing peserta. Ibu Yeshinta Oktavianti, S.Pd selaku pemateri juga menyampaikan urutan yang benar dalam penggunaan make up. Urutan tersebut dimulai dengan mempersiapkan kulit menggunakan pembersih, pelembap, dan sunscreen. Selanjutnya, aplikasikan primer, foundation/cushion, concealer, bedak, lalu riasan mata (alis, eyeshadow, eyeliner, maskara), blush on, dan terakhir lipstik. Untuk hasil natural, disarankan menggunakan produk complexion secara tipis-tipis dan ratakan dengan beauty sponge.
Hasil Kegiatan
Adapun hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya wawasan dan keterampilan anggota DWP dalam melakukan perawatan diri secara mandiri, memahami pentingnya menjaga kesehatan kulit, serta tumbuhnya rasa percaya diri untuk tampil rapi, sehat, dan elegan. Kegiatan ini juga memberikan motivasi bagi anggota untuk terus mengembangkan potensi diri serta mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan DWP.
Melalui kegiatan Beauty Class bertema “Pesona Alami Inspirasi Wanita Sejati”, diharapkan seluruh anggota DWP dapat menjadi perempuan yang tidak hanya cantik secara penampilan, tetapi juga memiliki kepribadian yang inspiratif, percaya diri, dan mampu memberikan energi positif bagi lingkungan sekitar.
Pembuat Laporan: Ibu Umi Nur Arifah Sekretaris DWP SMKN 1 Kota Malang
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN MOJOKERTO I. PENDAHULUAN Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas, sehat, dan berdaya saing tinggi. Di dalam struktur domestik, peran seorang ibu—yang sekaligus melekat sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP)—sangatlah sentral, khususnya dalam menentukan arah kebijakan pemenuhan nutrisi dan konsumsi harian keluarga. Menghadapi dinamika modernisasi industri pangan saat ini, masyarakat sering kali dihadapkan pada melimpahnya produk makanan olahan di pasar, yang jika tidak dibarengi dengan kecerdasan memilah, dapat berdampak negatif pada status kesehatan jangka panjang. Menyikapi urgensi tersebut, Unsur Pelaksana DWP Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto memandang perlu adanya sebuah terobosan edukasi yang tidak sekadar berbasis teori di dalam ruangan, melainkan melalui metode observasi empiris langsung di lapangan. Dipilihnya PT AICE Ice Cream Jatim Industry yang berlokasi di Kawasan Ngoro Industri Persada (NIP), Kabupaten Mojokerto, didasarkan pada pertimbangan strategis bahwa perusahaan manufaktur berskala internasional ini menerapkan Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta standar sanitasi yang ketat dalam menghasilkan produk konsumsi. Melalui kegiatan bertajuk "Kunjungan Edukasi Industri dan Akselerasi Literasi Gizi Keluarga", DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto berupaya membekali para anggotanya dengan pengetahuan komprehensif mengenai rantai pasok pangan aman, pembacaan label nutrisi yang objektif, serta implementasi diversifikasi produk berbasis susu yang higienis. Kegiatan ini juga menjadi manifestasi nyata dari pelaksanaan program kerja Bidang Pendidikan dan Bidang Ekonomi DWP dalam mendukung program pemerintah daerah menurunkan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi seimbang. II. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN Secara terperinci, penyelenggaraan kegiatan ini memiliki beberapa tujuan fundamental, antara lain: Aspek Kognitif (Pengetahuan): Membuka cakrawala berpikir anggota DWP mengenai standardisasi pemrosesan pangan berskala industri modern serta mengurai secara ilmiah kandungan gizi, kalori, dan higienitas produk olahan. Aspek Edukatif (Literasi): Memberikan pemahaman praktis cara mengidentifikasi keabsahan produk melalui interpretasi nomor izin edar BPOM, sertifikasi halal, dan analisis tabel kecukupan gizi pada kemasan komersial. Aspek Integratif (Konsolidasi): Memperkuat soliditas, menyelaraskan persepsi, dan memelihara harmonisasi hubungan kerja vertikal maupun horizontal antar-pengurus dan seluruh anggota aktif di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto. Aspek Evaluatif: Menjadi tolok ukur implementasi program kerja tahunan agar senantiasa relevan dengan isu-isu kontemporer yang berkembang di masyarakat, seperti ketahanan pangan dan kesehatan keluarga. III. PEMBEDAHAN SECARA SISTEMATIS (5W + 1H) Untuk memenuhi standar transparansi dan akuntabilitas SOP e-Reporting, laporan ini dijabarkan secara detail melalui pendekatan 6 indikator utama: 1. Eksistensi Kegiatan Kegiatan kolektif ini merupakan "Studi Edukasi Lapangan Bersifat Interaktif dan Sosialisasi Literasi Gizi Berbasis Manufaktur Modern". Fokus utama kegiatan difokuskan pada pengayaan wawasan mengenai penjaminan mutu pangan (quality assurance) dan relevansinya terhadap pemenuhan gizi mikro maupun makro bagi tubuh. 2. Peserta Kegiatan Mobilisasi massa dalam kegiatan ini dikomandoi langsung oleh Ketua Unsur Pelaksana DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto. Penyelenggaraan ini ditujukan bagi jajaran pengurus inti (Sekretaris, Bendahara, Bidang Pendidikan, Bidang Ekonomi, dan Bidang Sosial Budaya) beserta seluruh anggota aktif DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto dengan total keterlibatan sebanyak [Isi Angka, Misal: 38] orang personel. Di lokasi tujuan, rombongan kedinasan ini disambut secara resmi oleh Corporate Communications Manager, tim Quality Control, serta jajaran pemandu teknis dari PT AICE Ice Cream Jatim Industry. 3. JADWAL PELAKSANAAN Aktivitas kunjungan kerja dan edukasi ini dilaksanakan secara intensif pada: Hari / Tanggal: Jumat, 22 Me 2026 Alokasi Waktu: Pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB (Durasi efektif: 4 Jam) Status Siklus: Terlaksana sesuai jadwal yang telah diagendakan dalam kalender program kerja semesteran. 4. TEMPAT KEGIATAN Lokasi pelaksanaan bertempat di area manufaktur PT AICE Ice Cream Jatim Industry, yang beralamat di Kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) Blok D3-A, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Pemilihan lokasi di wilayah domestik Kabupaten Mojokerto ini juga bertujuan untuk mengenali potensi sektor industri strategis yang ada di daerah sendiri. 5. TUJUAN KEGIATAN Rasionalisasi di balik pelaksanaan agenda ini didorong oleh realitas bahwa kaum perempuan/ibu sering kali terpapar disinformasi terkait keamanan pangan olahan yang beredar di media sosial. Diperlukan sebuah pembuktian ilmiah langsung ke pabrik produksi guna merasionalkan fakta bahwa produk yang diolah dengan teknologi automasi modern memiliki tingkat higienitas yang tinggi. Selain itu, pemahaman mendalam tentang kandungan gizi es krim sebagai produk turunan susu dinilai penting agar para ibu dapat mengontrol porsi jajan anak secara bijak, mengubah paradigma dari sekadar mengonsumsi camilan menjadi konsumsi camilan bernutrisi yang terukur. 6. MEKANISME KEGIATAN Tata urutan pelaksanaan kegiatan diatur secara ketat berlandaskan susunan acara (rundown) yang presisi: Fase Persiapan & Keberangkatan (11..30 - 12.00 WIB): Seluruh peserta melakukan registrasi fisik dan presensi digital di area parkir utama Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto. Ketua DWP memberikan pengarahan singkat terkait kode etik kunjungan industri, disusul dengan pembacaan doa keselamatan. Rombongan berangkat kolektif menggunakan armada transportasi bus pariwisata yang terkondisi dengan baik. Fase Penyambutan & Protokol Perusahaan (13.00- 13.30 WIB): Setibanya di pintu gerbang utama PT AICE Ngoro, rombongan diarahkan mematuhi prosedur K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) korporat. Meliputi sterilisasi alas kaki, pemeriksaan suhu tubuh otomatis, dan penempatan barang bawaan di loker khusus demi menjaga higienitas area dalam. Selanjutnya, peserta dipandu menuju auditorium utama. Fase Deseminasi Materi Literasi Gizi (13.30 - 14.00 WIB): Sesi ini diisi oleh narasumber ahli gizi internal perusahaan. Materi yang dipaparkan mengupas tuntas mengenai formulasi bahan baku (susu segar premium, ekstrak buah asli), regulasi pemanfaatan pemanis alami yang aman, serta bagaimana membaca Nutrition Facts (Informasi Nilai Gizi). Dipaparkan pula bagaimana kalsium dan vitamin dalam es krim dapat diintegrasikan dalam menu diet harian anak tanpa memicu obesitas, asalkan porsi energinya disesuaikan dengan aktivitas fisik harian. Fase Factory Tour / Peninjauan Lapangan (14.30 - 15.00 WIB): Peserta diarahkan berjalan menyusuri koridor kaca khusus (visitor gallery) yang didesain interaktif. Dari atas koridor tersebut, seluruh anggota DWP menyaksikan secara komprehensif ekosistem produksi yang serba otomatis (menggunakan teknologi robotik terkini), proses pasteurisasi, pembekuan instan bersuhu ekstrem untuk mengunci nutrisi, hingga proses pengemasan sekunder. Tidak ada intervensi sentuhan tangan manual, yang menjamin nihilnya kontaminasi silang. Fase Diskusi Interaktif & Evaluasi (15.30 - 16.00 WIB): Dibuka sesi dialog dua arah di mana anggota DWP secara aktif melontarkan pertanyaan kritis seputar jaminan kehalalan rantai pasok, pengolahan limbah industri yang ramah lingkungan, serta tips menyimpan produk susu di kulkas rumah tangga agar gizinya tidak rusak. Kegiatan dilanjutkan dengan uji organoleptik (product tasting) varian es krim edukatif dan bertukar plakat kenang-kenangan sebagai simbol sinergitas kelembagaan. Fase Penutupan & Terminasi (16.00 - 16.15 WIB): Rangkaian kunjungan ditutup resmi oleh perwakilan manajemen PT AICE. Rombongan DWP melakukan sesi foto bersama secara teratur, kemudian bersiap memasuki bus untuk perjalanan kembali menuju pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto. IV. SUBSTANSI MATERI LITERASI GIZI (BEDAH ILMIAH) Untuk memastikan laporan ini memiliki bobot konten yang kaya informasi, berikut adalah poin-poin esensial literasi pangan yang berhasil dihimpun selama kegiatan: Aturan Emas Memilih Pangan Kemasan: Ditekankan rumus KLIK (Kemasan dalam kondisi baik, Perhatikan Labelnya, Pastikan Izin edarnya, dan Cek Kedaluwarsanya). Korelasi Suhu dan Kualitas Gizi: Produk berbahan dasar susu wajib disimpan pada suhu konstan di bawah -18 derajat Celcius. Fluktuasi suhu yang ekstrem saat penyimpanan di toko retail dapat merusak struktur protein dan vitamin di dalamnya. Porsi Edukatif untuk Anak: Mengonsumsi produk olahan susu dingin dapat memicu hormon kebahagiaan (endorfin) pada anak, namun kontrol terhadap asupan gula harian total tetap harus merujuk pada standar Kementerian Kesehatan (maksimal 4 sendok makan gula per orang per hari). V. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN FORMULASI SOLUSI Hambatan Lapangan: Terjadinya kepadatan arus lalu lintas di kawasan arteri Poros Nasional menuju jalur industri Ngoro yang berpotensi memotong alokasi waktu kegiatan utama. Strategi Solusi: Tim manajemen perjalanan DWP secara responsif memajukan jam keberangkatan 15 menit lebih awal dari jadwal semula serta memanfaatkan jalur alternatif pedesaan yang minim hambatan. Langkah taktis ini terbukti efektif sehingga rombongan tiba tepat waktu sesuai dengan nota kesepahaman pihak perusahaan. VI. INDIKATOR KEBERHASILAN (OUTPUT & OUTCOME) Capaian Langsung (Output): Terlaksananya seluruh paket acara kunjungan industri tanpa ada pembatalan sesi. Tingkat partisipasi kehadiran anggota mencapai persentase [Isi misal: 95%] dari total target undangan. Tersusunnya dokumen laporan e-Reporting yang valid, komparatif, dan akuntabel. Dampak Jangka Panjang (Outcome): Terwujudnya kader-kader perempuan DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto yang melek gizi (nutrition-literate), mampu bertindak sebagai agen edukasi di lingkungan keluarga dan tetangga sekitar untuk memfilter berita bohong (hoax) mengenai keamanan pangan kemasan. VII. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI STRATEGIS Kesimpulan: Pelaksanaan kunjungan industri ke PT AICE Ice Cream Jatim Industry di Ngoro, Mojokerto telah berjalan dengan sukses dan mencapai sasaran mutu yang ditetapkan. Sinergi antara pemaparan materi teoretis mengenai literasi gizi dengan pembuktian visual proses manufaktur terautomasi berhasil memberikan pemahaman yang mendalam dan objektif bagi seluruh jajaran DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto. Rekomendasi: Mengingat tingginya output positif dari model edukasi kontekstual ini, direkomendasikan kepada Pengurus DWP Kabupaten Mojokerto agar kegiatan sejenis diadopsi dan dijadikan percontohan bagi Unsur Pelaksana DWP di Instansi/SKPD lainnya. Pada periode berikutnya, disarankan untuk menyasar industri manufaktur lokal yang memproduksi komoditas pangan pokok terfortifikasi gizi. VIII. LAMPIRAN MATRIKS VISUAL (DOKUMENTASI DWP) (Catatan Teknis untuk Operator Aplikasi e-Reporting: Unggah foto orisinal dengan pencahayaan bersih tanpa editan filter berlebih) Dokumentasi 01 - Konsolidasi Awal: Foto barisan anggota DWP mengenakan seragam resmi organisasi saat mendengarkan pengarahan Ketua DWP di titik kumpul Kantor DPRD. Dokumentasi 02 - Transfer Pengetahuan: Foto sudut lebar (wide angle) suasana ruang auditorium saat pemateri dari PT AICE memaparkan visualisasi literasi gizi pada proyektor. Dokumentasi 03 - Peninjauan Otomatisasi Pabrik: Foto dokumentasi menangkap aktivitas para anggota DWP yang sedang mengamati mesin pengepakan steril dari balik kaca pembatas koridor pengunjung. Dokumentasi 04 - Serah Terima Kenang-Kenangan: Foto formal serah terima plakat dari Ketua DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto kepada pimpinan manajemen PT AICE Ngoro disaksikan seluruh pengurus. Mojokerto, 22 Maret 2026 Penyusun Laporan, Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto
Pada hari Sabtu 23 mei 2026 pukul 07.30 - selesai. Ibu dwp disperkim Mengikuti kegiatan touring ke selogriyo. Yang di pimpin langsung oleh ibu ketua ibu Erni Bowo A. Kegiatan ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dan refresing bersama Dwp disperkim. Candi Selogriyo adalah sebuah peninggalan purbakala bercorak Hindu yang diperkirakan dibangun pada abad ke-9 Masehi, pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Terletak di lereng Gunung Sumbing (tepatnya di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang). Di sepanjang jalan menuju candi selogriyo kita akan melihat keindahan Sawah Terasering Eksotis Jalur trekking yang menyuguhkan hamparan ladang dan sawah berundak (terasering) yang hijau dan menyejukkan mata. Destinasi ini menjadi sumber belajar sejarah Hindu, menanamkan kesadaran pelestarian cagar budaya, serta mengajarkan pendidikan karakter melalui ketenangan spiritual dan perjuangan fisik saat menyusuri jalur setapak.
(W.16) Laporan :
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar (Kab/Kota Blitar)
Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Kesamben
telah melaksanakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Program Kerja : Kepedulian / Kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan
KETERANGAN PROGRAM :
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Kesamben
2. Hari / Tanggal : Senin, 11 Mei 2026
3. Waktu : 08.00 WIB s.d. 10.15 WIB
4. Peserta : 40 orang
5. Tempat : Ruang Multimedia SMA Negeri 1 Kesamben
6. Acara : Sosialisasi dan demonstrasi pembuatan eco brick sederhana dari sampah
rumah tangga
SUSUNAN ACARA :
08.00 - 08.10 : Pembukaan oleh MC Ibu Erni Ebhi Rohmatin
08.10 - 08.20 : Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan
08.20 - 08.25 : Pembacaan notulen pertemuan lalu oleh Sekretaris I Ibu Devita Chandra
08.25 - 08.35 : Sambutan dan arahan oleh Ketua DWP Ny. Ana Niswatul Fitria Budi Suryanto
08.35 - 10.00 : Sosialisasi dan demonstrasi pembuatan eco brick sederhana dari sampah rumah tangga bersama narasumber Ibu Mei Liana Benimahmudah, S.Pd.
10.00 - 10.10 : Doa
10.10 - 10.15 : Penutup dan foto bersama
URAIAN KEGIATAN :
Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Kesamben melalui bidang sosial budaya program kerja kepedulian / kesetiakawanan mengadakan kegiatan budaya cinta lingkungan dengan Sosialisasi "Bijak Berplastik: Tolak, Kurangi, dan Kelola Sampah di Rumah" bersama 40 anggota DWP SMA Negeri 1 Kesamben yang diselenggarakan pada hari Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud unjuk kerja bidang sosial budaya yang didasarkan kepada kepedulian dan kesadaran dalam mewujudkan budaya cinta lingkungan, dimulai dari lingkungan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, DWP SMAN 1 Kesamben berupaya memberikan pengetahuan dan inspirasi dalam mengelola sampah rumah tangga yang tidak bisa terurai secara alami melalui pembuatan eco brick sederhana yang dapat dipraktekkan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan inspirasi dalam mengelola sampah anorganik yang selama ini seringnya diatasi dengan membakar secara langsung sehingga menimbulkan pencemaran udara bagi lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah motivasi dan minat anggota dalam membuat eco brick karena menampilkan contoh-contoh pemanfaatan eco brick seperti untuk membuat struktur bangunan, taman, pot bunga, furnitur, dll. Terutama bagi anggota DWP yang tinggal di lingkungan padat penduduk dan jauh dari TPA, diharapkan kegiatan ini dapat menghadirkan solusi untuk dapat mengelola sampah anorganik dengan bijak tanpa harus mencemari lingkungan sekitar. Dengan pengetahuan dalam mengurangi dan mengelola sampah plastik (anorganik), anggota DWP SMAN 1 Kesamben diharapkan mampu menjalankan peran mereka dengan lebih optimal dan dapat meneruskan inspirasinya untuk keluarga maupun dalam bertetangga.
Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita dengan dipandu oleh Ibu Tyara Fatima Indarti. Dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Ibu Mei Liana Benimahmudah, S.Pd. dari Anggota DWP SMAN 1 Kesamben tentang pengelolaan sampah dengan pembuatan eco brick mulai dari alat dan bahan yang digunakan, penyiapan media isian, teknik pencacahan, durasi pembuatan, hingga cara pemanfaatannya. Eco brick merupakan suatu cara yang ramah lingkungan dalam mengolah sampah anorganik kering menjadi barang estetik dan dapat dimanfaatkan untuk hiasan atau hal-hal yang berguna. Eco brick ini dapat dimanfaatkan sebagai material bangunan missal digunakan untuk pagar taman, dinding modular atau pun furniture. Eco brick ini juga sangat membantu lingkungan untuk tetap bersih dan sehat, terutama kesehatan atau kesuburan tanah. Bahan yang digunakan meliputi botol plastik bekas dan sampah anorganik atau sampah plastik yang kering. Sampah tersebut dimasukkan ke dalam botol plastik bening sehingga terlihat warna warni yang estetik. Seluruh anggota DWP tampak antusias dan aktif bertanya kepada narasumber selama kegiatan berlangsung. Kegiatan diakhiri dengan doa dan foto bersama dengan wajah penuh ceria.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Anggota DWP SMAN 1 Kesamben merasa lebih termotivasi dan tampak bahagia karena mendapat pengetahuan baru tentang pengelolaan sampah plastik sebagai eco brick. Selain menambah pengetahuan dalam pengelolaan sampah, kegiatan ini juga menambah rasa kebersamaan dan kekompakan antar anggota, sehingga hubungan sosial menjadi lebih harmonis.
Akhirnya, kegiatan Sosialisasi "Bijak Berplastik: Tolak, Kurangi, dan Kelola Sampah di Rumah" ini menjadi bukti nyata wujud komitmen Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Kesamben dalam melaksanakan program kerja bidang Sosial Budaya yang menekankan pada kepedulian / kesetiakawanan melalui budaya cinta lingkungan hidup dengan menolak dan mengurangi penggunaan sampah plastik, serta mengolah sampah plastik menjadi eco brick. Semoga kedepannya kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana silaturahmi, pendidikan, dan upaya menjaga kesehatan jasmani rohani bagi seluruh anggota.
Pembuat Laporan : Elvi Nurcholisna, Sekretaris II DWP SMA Negeri 1 Kesamben
Seluma : Ketua DWP Kemenag Seluma Ikuti Upacara Peringatan HUT ke-23 Kabupaten Seluma Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Seluma, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma, Ny. Zaina Manap Irawadi, mengikuti upacara peringatan HUT Kabupaten Seluma yang berlangsung dengan khidmat. Kegiatan upacara tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Seluma, Forkopimda, kepala OPD, ASN, TNI-Polri, organisasi wanita, serta tamu undangan lainnya. Turut hadir pula Ibu Bupati Seluma selaku Ketua TP PKK Kabupaten Seluma bersama jajaran pengurus PKK dan pengurus DWP Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma. Suasana upacara semakin semarak karena seluruh peserta mengenakan pakaian adat daerah yang tampak indah dan menawan. Ragam busana adat yang dikenakan menambah nuansa budaya dan menunjukkan kekayaan tradisi serta kearifan lokal Kabupaten Seluma. Upacara peringatan HUT Kabupaten Seluma menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan dan perkembangan Kabupaten Seluma selama 23 tahun, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah. Ketua DWP Kemenag Seluma menyampaikan harapannya agar Kabupaten Seluma semakin maju, sejahtera, dan terus berkembang di berbagai bidang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat kebangsaan serta kebersamaan seluruh peserta upacara dalam memeriahkan HUT Kabupaten Seluma ke-23.
Seluma : Ketua DWP Kemenag Seluma Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-23 Kabupaten Seluma Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma, Ny. Zaina Manap Irawadi, menghadiri rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Seluma yang dilaksanakan di Gedung Daerah Serasan Seijoan, Kabupaten Seluma. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Turut hadir dalam acara tersebut Ibu Bupati Seluma selaku Ketua TP PKK Kabupaten Seluma beserta jajaran pengurus PKK Seluma dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma. Momentum peringatan HUT Kabupaten Seluma ke-23 ini menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi wanita dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadiran Ketua DWP Kemenag Seluma bersama organisasi wanita lainnya menunjukkan dukungan penuh terhadap kemajuan Kabupaten Seluma agar semakin berkembang, maju, dan sejahtera. Acara rapat paripurna berlangsung lancar, penuh kebersamaan, dan semangat persatuan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Seluma ke-23.
DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA BAUBAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau Kegiatan dilaksanakan pada Hari / Tanggal : Selasa / 12 Mei 2026 Waktu : 14.00 WITA sampai selesai Tempat : Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau I. Pendahuluan Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, memperkokoh rasa kebersamaan, serta meningkatkan kualitas kinerja organisasi, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Baubau telah melaksanakan kegiatan Pertemuan Rutin bulanan. Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi antaranggota untuk mendukung peran strategis perempuan, baik dalam keluarga maupun dalam mendukung kinerja suami sebagai aparatur sipil negara. II. Kehadiran / Peserta Kegiatan ini dihadiri oleh: 1. Bapak Muhammad Massad, SE., M.Si (Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau). 2. Bapak Drs. Musrifi., M.Si (Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau). 3. Ny. Wa Ode Fatmawati Massad (Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau). 4. Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau. 5. Karyawati Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau. III. Jalannya Acara ( Susunan Acara ) Acara dipandu oleh Master of Ceremonies Ny. Nur Cece Arifuddin dengan rincian urutan kegiatan sebagai berikut: 1. Pembukaan. Acara dibuka secara resmi oleh Master of Ceremonies dengan bersama-sama membaca basmalah, menandai dimulainya pertemuan rutin. 2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan dan Mars Organisasi. Seluruh hadirin berdiri khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne Dharma Wanita dan Mars Dharma Wanita. Sesi ini dipandu dengan khidmat oleh Ny. Muliyani Imadong. 3. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau Ny. Wa Ode Fatmawati Massad. Dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh anggota dan karyawati. Beliau menekankan pentingnya konsistensi kehadiran dalam pertemuan rutin sebagai wujud komitmen dan kekompakan organisasi. 4. Sambutan Pembina Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau, Bapak Muhammad Massad, SE., M.Si, memberikan pengarahan selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan. Beliau menyampaikan apresiasi atas keaktifan para pengurus dan anggota, serta mengingatkan pentingnya peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung profesionalisme kerja para suami di lingkungan Badan Pendapatan Daerah kota Baubau . Beliau kemudian membuka kegiatan secara resmi. 5. Pembacaan Doa Demi kelancaran dan keberkahan acara, pembacaan doa dipimpin secara khusyuk oleh Ny. Ria Syarif. 6. Penutup Sesi formal pertemuan ditutup secara resmi oleh Master of Ceremonies. 7. Sesi Foto Bersama Acara dilanjutkan dengan agenda tambahan yang dinantikan, yaitu pencabutan lot arisan bulanan bagi para anggota. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau. IV. Penutup Secara keseluruhan, kegiatan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Badan Pendapatan Daerah Kota Baubau berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Diharapkan momentum ini dapat terus menjaga soliditas organisasi ke depan. Pembuat laporan : Ny. Nur Cece Arifuddin
Pada hari Jumat 22 Mei 2026 pukul 10.00- selesai. Ibu DWP Disperkim yang di hadiri ibu Dewi rheza bid.pendidikan. mengikuti webinar kesehatan Jupiter dinas kesehatan provinsi Jawa tengah secara virtual via zoom meeting dengan tema " hantavirus, kenali gejala, resiko & pencegahan nya".Hantavirus adalah kelompok virus berbahaya yang ditularkan ke manusia melalui paparan urine, tinja, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi (terutama tikus).Virus ini menyebabkan dua kondisi utama: Sindrom Paru Hantavirus (HPS) dan Demam Berdarah dengan Sindrom Ginjal (HFRS).Gejala awal biasanya muncul 1 hingga 8 minggu setelah paparan dan sering kali menyerupai flu biasa.Risiko penularan meningkat jika menghirup debu atau udara yang telah terkontaminasi oleh kotoran tikus yang kering. Karena infeksi virus ini berpotensi fatal, pencegahan berfokus pada sanitasi dan pengendalian hewan pengerat.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, Salam Sejahtera, Om Swastiastu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Kasimbar melaksanakan pertemuan rutin bulanan pada hari Senin, 18 Mei 2026 jam 14.00 wita di rumah salah satu anggota DWP yaitu Ny. Hartati Ramli di Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Camat Kasimbar Bapak Minhar, SE, Sekcam Kasimbar Bapak Abdul Razak, Ketua DWP Kecamatan kasimbar Ny. Rosawaty Minhar, Wakil Ketua DWP Ny. Haslinda Razak, Sekretaris, Bendahara, Ketua Bidang Pendidikan, Ketua Bidang Ekonomi dan anggota DWP Kecamatan Kasimbar. Agenda pertemuan bulam mei adalah pelaksanaan program kerja bidang pendidikan yaitu pelatihan pembuatan tempat tatakan toples dan tempat tatakan minuman gelas dari bahan-bahan bekas. Susunan Acara pertemuan sebagai berikut : 1. Menyanyikan lagu Mars DWP; 2. Pembacaan Do'a; 3. Sambutan Camat Kasimbar; 4. Sambutan Ketua DWP Kecamatan Kasimbar; 5. Pelaksanaan pelatihan; 6. Penutup. Tujuan pelatihan ini untuk mengembangkan kreatifitas DWP Kecamatan Kasimbar dalam rumah tangga dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas yang sangat gampang didapatkan di lingkungan sekitar tempat tinggal. Akhirnya semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kesempatan oleh Allah SWT agar dapat melaksanakan semua program kerja DWP. Aamiin
Pada hari Selasa 19 mei 2026 pukul 09.00 - selesai. DWP disperkim yang di hadiri oleh ibu Dewi rheza bid. Pendidikan mengikuti zoom meeting. Dalam mendorong upaya peningkatan kualitas keluarga di Jawa Tengah, Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah bersama Puspaga Jawa Tengah menyelenggarakan dialog interaktif sosialisasi dan Edukasi berupa Program Ngobrol Topik Inspiratif Perempuan dan Anak (Ngopi Penak) episode 162. Berjudul " keadilan pasca cerai responsif gender tanggung jawab laki - laki tak berhenti di meja hijau". Dengan narasumber 1. Dr. Hj St. Zubaidah, S. Ag., S.H., M.H ( ketua / hakim pengadilan agama ). Peran sinerga pengadilan agama sebagai pilar hukum dalam perlindungan perempuan & anak pasca putusan cerai. Pengadilan Agama berperan sebagai pilar utama keadilan substantif yang memastikan hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian tidak terabaikan. Narasumber 2. Thussy Apriliyandari, SE., MPSDM.(Kepala bid. PPA DP3APPKB kota Surabaya ) . strategi perlindungan perempuan & anak terpenuhi pasca perceraian. Mencakup penetapan putusan nafkah dan hak asuh yang mengikat, pemberian sanksi tegas atas penelantaran, serta optimalisasi eksekusi putusan.