e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/127085.jpg
Info Baru

DWP ACEH > SKPA PERKIM

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 05-06-2026

Dalam rangka memperingati Hari Lansia Nasional Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh melaksanakan kegiatan Bakti Sosial pada tanggal 4–6 Juni 2026 di Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris DWP Dinas Perkim Aceh Ny. Fitriani Taufik, S.Sos., M.Si dan Ny. Santi Irfan. Selain penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat korban kebakaran, kegiatan juga dirangkaikan dengan program DWP Mengajar.

../images/kegiatan/127083.jpg
Info Baru

DWP Kota Ternate > Perumda AKe Ga Ale

  • Oleh: Sekretariat
  • 05-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Perumdam Akegaale mengikuti Rapat Anggota pada hari Jumat, 05 Juni 2026 Pukul 14.00 WIT - Selesai bertempat di Aula Gedung Wanita dan dirangkaikan dengan Edukasi Internalisasi dan Sosialisasi Penggunaan Platfrom Digital di Lingkungan Keluarga dengan narasumber Bapak Rony AriesS.ST. MSi. DWP sebagai organisasi yang dibentuk dengan tujuan dan sasaran yang baik, dapat mewujudkan peran, tugas dan pengabdiannya, sehingga dapat membawa manfaat yang nyata bagi anggotanya maupun bagi masyarakat bahkan bagi bangsa dan negara. Untuk itu keaktifan dari pengurus maupun anggota sangat diperlukan demi terwujudnya tujuan tersebut. Kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam setiap pertemuan antara lain pembacaan notulen hasil pertemuan terdahulu, arisan, laporan keuangan, laporan bidang sosial, laporan bidang pendidikan dan pengarahan Ketua DWP. Sebagai puncak dari Rapat Anggota hari ini Ketua DWP Kota Ternate mengundang sekertaris Bapelitbangda Kota Ternate Bapak Rony Aries S. ST. MSi untuk untuk menjelaskan tentang Edukasi Internalisasi dan Sosialisasi Penggunaan Platfrom Digital di Lingkungan Keluarga. Edukasi, internalisasi, dan sosialisasi penggunaan platform digital di lingkungan keluarga adalah proses menanamkan literasi digital secara bertahap. Tujuannya adalah membangun kebiasaan yang sehat, aman, dan produktif bagi seluruh anggota keluarga saat menggunakan teknologi.Berikut adalah langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan di rumah:1. Sosialisasi: Komunikasi TerbukaMusyawarah Keluarga: Adakan diskusi santai mengenai aplikasi apa saja yang sering digunakan anak-anak dan orang tua.Aturan Bersama: Buat kesepakatan tertulis atau lisan terkait batasan waktu (screen time) dan area bebas gawai (seperti saat makan bersama atau waktu tidur).2. Internalisasi: Penanaman Nilai dan KarakterKeteladanan Orang Tua: Anak meniru apa yang dilihatnya. Orang tua harus memberi contoh penggunaan gawai yang bijak, misalnya tidak menatap layar saat sedang berinteraksi dengan anggota keluarga.Pemahaman Etika Digital: Ajarkan nilai sopan santun, empati, dan anti-perundungan siber (cyberbullying) saat berinteraksi di media sosial.3. Edukasi: Pelatihan Kecakapan DigitalKeamanan Daring: Ajarkan cara menjaga kerahasiaan data pribadi, mengenali hoaks/penipuan, dan pentingnya menggunakan kata sandi yang kuat.Aplikasi Edukatif: Dorong penggunaan platform digital untuk hal positif, seperti belajar bahasa, membaca buku digital, atau mengasah kreativitas.Fitur Kontrol Orang Tua (Parental Control): Manfaatkan fitur keamanan seperti Google Family Link atau fitur pembawaan perangkat lainnya untuk membatasi konten dan durasi penggunaan anak. Dengan berkembangnya teknologi dan internet di hampir seluruh aspek kehidupan, literasi digital menjadi kemampuan dasar yang wajib dimiliki masyarakat modern. Pemerintah terus memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan ruang digital seiring meningkatnya aktivitas berbasis teknologi. Literasi digital dinilai menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki warga di tengah pesatnya perkembangan informasi dan internet. Literasi ini tidak hanya mencakup keterampilan teknis mengoperasikan perangkat, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, menjaga keamanan data, serta berperilaku etis di ruang digital. Dengan kata lain, literasi digital berarti melek teknologi dan mampu menggunakannya untuk kebutuhan informasi, komunikasi, pembelajaran, pekerjaan, hingga aktivitas sehari-hari. Berikut ini adalah pembahasan mengenai pengertian literasi digital, pengertian literasi digital menurut ahli/instansi resmi, contoh literasi digital dalam kehidupan sehari-hari, tujuan literasi digital, 4 pilar literasi digital menurut kominfo, manfaat literasi digital di Era teknologi, dan tantangan literasi digital di Indonesia. Literasi digital adalah kemampuan seseorang dalam memahami, menggunakan, mengolah, dan memanfaatkan teknologi digital—seperti smartphone, komputer, internet, dan media sosial—secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Dalam literasi digital, seseorang tidak hanya bisa mengoperasikan perangkat, tetapi juga mampu: mencari dan memilih informasi yang benar, berpikir kritis terhadap konten digital, menjaga keamanan data dan privasi, berperilaku sopan dan etis di ruang digital. Singkatnya, literasi digital adalah kemampuan cerdas menggunakan teknologi sehingga mendatangkan manfaat dan menghindarkan diri dari risiko seperti hoaks, penipuan online, atau penyalahgunaan data. Contoh Literasi Digital dalam Kehidupan Sehari-hari 1. Memverifikasi Kebenaran Informasi Sebelum Membagikan Menelusuri sumber berita Membandingkan informasi dari beberapa media Tidak langsung membagikan pesan berantai di WhatsApp 2. Menggunakan Kata Sandi yang Kuat Menggabungkan huruf, angka, dan simbol Mengaktifkan verifikasi dua langkah (2FA) 3. Mengelola Privasi di Media Sosial Mengatur siapa yang bisa melihat postingan Tidak mengunggah data pribadi seperti alamat atau nomor identitas 4. Menjaga Etika Saat Berkomentar Tidak menyebarkan ujaran kebencian Menghargai pendapat orang lain Menghindari cyberbullying 5. Menghindari Penipuan Online Tidak mengklik link mencurigakan Mengecek keaslian akun toko online Memastikan situs memakai HTTPS 6. Menggunakan Aplikasi Pembelajaran atau Kerja Memakai Google Classroom, Zoom, atau aplikasi meeting lainnya Mengirim tugas dan dokumen secara digital dengan rapi 7. Mengatur Jejak Digital Menghapus postingan sensitif Mengelola riwayat pencarian Mengetahui konsekuensi konten yang diunggah 8. Belanja Online Secara Aman Membaca ulasan produk Mengecek rating toko Membayar melalui metode yang aman 9. Menggunakan Fitur Keamanan di Smartphone Mengunci layar dengan PIN/Password Menggunakan sidik jari atau face ID Rutin memperbarui aplikasi 10. Menggunakan Teknologi untuk Produktivitas Membuat presentasi, dokumen, atau desain Menggunakan aplikasi kalender, catatan, dan manajemen tugas 11. Menciptakan Konten Positif Membuat video edukasi Membagikan informasi bermanfaat Menggunakan media sosial untuk hal produktif 12. Menyimpan Data di Cloud Menggunakan Google Drive atau OneDrive Menyimpan dokumen agar tidak hilang Mengatur folder dengan rapi Tujuan Literasi Digital 1. Membantu Masyarakat Berpikir Kritis Agar mampu memilah informasi yang benar, mengenali hoaks, dan tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu. 2. Menggunakan Teknologi Secara Aman Membantu orang memahami cara melindungi data pribadi, menghindari penipuan online, serta menjaga keamanan akun digital. 3. Menumbuhkan Etika dan Tanggung Jawab di Dunia Digital Agar pengguna internet berperilaku sopan, tidak melakukan ujaran kebencian, tidak melakukan plagiarisme, dan menghargai hak orang lain. 4. Mendorong Pemanfaatan Teknologi untuk Hal Positif Seperti belajar online, bekerja dari jarak jauh, berbisnis digital, serta memanfaatkan aplikasi untuk produktivitas. 5. Mengurangi Risiko Dampak Negatif Internet Termasuk cyberbullying, penyebaran data pribadi, kecanduan gadget, dan penyalahgunaan media sosial. 6. Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat mampu menciptakan konten bermanfaat, memproduksi karya digital, dan menggunakan teknologi untuk solusi sehari-hari. 7. Meningkatkan Kesiapan di Dunia Kerja Modern Karena hampir semua pekerjaan sekarang membutuhkan kemampuan digital, mulai dari komunikasi, pengolahan data, hingga kolaborasi online. 8. Membangun Masyarakat Digital yang Cerdas dan Bertanggung Jawab Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif bagi semua kalangan. Manfaat Literasi Digital di Era Teknologi 1. Terhindar dari Hoaks dan Informasi Palsu Dengan kemampuan memilah informasi, masyarakat tidak mudah percaya berita bohong, provokasi, atau pesan berantai yang menyesatkan. 2. Aman dalam Menggunakan Internet Literasi digital membantu pengguna menjaga privasi, melindungi data pribadi, serta menghindari penipuan online, phishing, dan ancaman siber lainnya. 3. Meningkatkan Produktivitas Belajar dan Bekerja Pengguna mampu memanfaatkan aplikasi digital untuk belajar, bekerja, mengelola dokumen, berkomunikasi, dan melakukan kolaborasi secara lebih efektif. 4. Memudahkan Akses Informasi dan Pengetahuan Internet dapat digunakan untuk mencari sumber belajar, tutorial, berita, hingga penelitian sehingga proses belajar menjadi lebih cepat dan luas. 5. Membentuk Etika dan Perilaku Positif di Dunia Digital Literasi digital membantu seseorang berperilaku sopan, menghargai orang lain, dan menghindari ujaran kebencian saat berkomentar atau berinteraksi di media sosial. 6. Mendukung Kreativitas dan Inovasi Teknologi dapat dimanfaatkan untuk membuat konten, desain, video, karya digital, hingga memulai usaha kreatif berbasis daring. 7. Memperluas Peluang Kerja dan Karier Banyak pekerjaan saat ini membutuhkan kemampuan digital. Literasi digital membuat seseorang lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja modern. 8. Mencegah Dampak Negatif Teknologi Termasuk kecanduan gadget, penyebaran data pribadi, cyberbullying, dan penyalahgunaan media sosial. 9. Mendorong Partisipasi Aktif dalam Ruang Digital Masyarakat dapat terlibat dalam diskusi, kampanye sosial, transaksi digital, hingga pelayanan publik berbasis online secara cerdas dan aman. 10. Membangun Masyarakat Digital yang Sehat dan Cerdas Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan lingkungan digital yang aman, produktif, dan beretika bagi semua pengguna. Dapat disimpulkan bahwa literasi digital telah menjadi kecakapan hidup (life skill) yang tidak terelakkan di era modern. Lebih dari sekadar kemampuan teknis, literasi digital mencakup kesadaran penuh akan keamanan, etika, dan budaya dalam berinteraksi di ruang digital. Melalui penguasaan terhadap empat pilar—kecakapan, keamanan, etika, dan budaya—masyarakat tidak hanya dapat melindungi diri dari berbagai tantangan dan risiko seperti hoaks dan penipuan, tetapi juga dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang, dan berkontribusi positif. Dalam konteks pemilu, literasi digital mendukung terwujudnya pemilih yang cerdas, yang mampu memverifikasi informasi calon, menjaga etika dalam kampanye daring, dan berpartisipasi menggunakan platform digital yang disediakan. Oleh karena itu, upaya kolektif dari pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital merupakan investasi penting dalam membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, produktif, dan bertanggung jawab di dunia digital.

../images/kegiatan/127082.jpg
Info Baru

DWP Kota Semarang > KECAMATAN SEMARANG BARAT

  • Oleh: Sekretariat
  • 03-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Semarang Barat melaksanakan Program Bidang Sekretariat Program kerja Pembinaan Hubungan Keluar kegiatan menghadiri Acara Pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an) Tingkat Kecamatan Semarang Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Hari Selasa, 3 Juni 2026 bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Semarang Barat Jl. Ronggolawe No 1 Kelurahan Gisikdrono pukul 08.00 WIB sampai selesai. Penyelenggara : Kecamatan Semarang Barat dengan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an) Kecamatan Semarang Barat. Jumlah partisipan 125 orang Acara dihadiri oleh: Ketua LPTQ Kota Semarang beserta Pengurus, Camat Semarang Barat beserta Jajaran, Danramil dan Kapolsek Semarang Barat, Korsatpen Semarang Barat, Lurah se Kecamatan Semarang Barat, Ketua MCWU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Kecamatan Semarang Barat, Perwakilan lembaga keagamaan seperti Badko LPQ, NU, Muhammadiyah, LDII, MUI, Ketua dan Pengurus LPTQ Kecamatan Semarang Barat, Pengurus dan anggota Dharma Wanita Kecamatan Semarang Barat, Kepala Seksi Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Semarang Barat, Qori dan Qoriah peserta lomba dan Warga masyarakat B. Susunan Acara Pembukaan Menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan Mars MTQ Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an Sambutan Camat Semarang Barat bapak Ronny T Nugroho, S.Sos. MM Sambutan Ketua Harian LPTQ Kota Semarang yang diwakili oleh Drs. Muh Labib Abdullah, M.M. ( Ketua Pelaksana Harian) Pelaksanaan MTQ Pengumuman Pemenang dan penyerahan Hadiah Penutup C. Jalannya Kegiatan 1. Acara dibuka oleh Ibu Qonita dengan ucapan selamat datang, syukur kepada Alloh SWT dan terimakasih kepada yang telah hadir, kemudian dilanjutkan dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ 2. Acara Selanjutnya Sambutan Camat Semarang Barat Bapak Ronny T Nugroho yang mengapresiasi LPTQ Kecamatan Semarang Barat dan panitia atas penyelenggaraan MTQ tahun ini. Ini bukti bahwa semangat mencintai Al-Qur’an di Kecamatan Semarang Barat kita masih sangat tinggi. Semoga menghasilkan juara-juara terbaik dari Kecamatan Semarang Barat yang akan mewakili Kecamatan Semarang Barat di ajang MTQ Tingkat Kota Semarang pada Tahun 2027. Pada Tahun 2026 MTQ tingkat Kota Semarang tidak diadakan karena bersamaa dengan penyelenggaran MTQ Nasional yang akan diselenggarakan bulan September 2026. Selanjutnya Camat Semarang Barat berharap agar pelaksanaan MTQ ditahun-tahun mendatang akan semakin banyak peserta dan cabang yang dilombakan. Kepada para kafilah, beliau ucapkan selamat bermusabaqah. Tampilkan kemampuan terbaik, namun tetap junjung tinggi sportivitas. Menang kalah adalah hal biasa, yang utama adalah kita semua semakin dekat dengan Al-Qur’an. Kepada Dewan Hakim, Pak Camat titipkan amanah untuk memberikan penilaian yang objektif, jujur, dan adil. Karena dari tangan Bapak/Ibu lah akan lahir qari-qari’ah, hafidz-hafidzah terbaik yang insyaAllah membawa berkah bagi Kecamatan Semarang Barat . 3. Sambutan Ketua Harian LPTQ Kota Semarang yang diwakili oleh Drs. Muh Labib Abdullah, M.M. ( Ketua Pelaksana Harian) Beliau menyampaikan Ucapan Terima kasih atas penyelenggaran MTQ di Kecamatan Semarang Barat. Terutama kepada Camat Semarang Barat dan jajarannya yang telah memfasilitasi pelaksanaan MTQ ini sehingga dapat terlaksana dengan sukses. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat membumikan Al-Qur’an di Kecamatan Semarang Barat hidup sampai ke tingkat akar rumput. MTQ tingkat kecamatan memiliki peran yang sangat strategis yaitu Menjadi seleksi awal untuk menjaring qari-qari’ah, hafidz-hafidzah, mufassir-mufassirah terbaik yang akan mewakili kecamatan di MTQ Tingkat Kota Semarang. Menjadi syiar Islam untuk mengajak masyarakat, terutama generasi muda, agar mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana ukhuwah untuk mempererat persaudaraan antar kelurahan se-Kecamatan Semarang Barat. Beliau juga mengapresiasi DWP Kecamatan Semarang Barat yang telah berpartisipasi memeriahkan dengan bazar UMKM sehingga anak-anak yang berlomba tidak perlu jauh-jauh kalau mau jajan. Selanjutnya MTQ dibuka secara resmi dengan bacaan Basmalah bersama-sama. 4. Pelaksanaan MTQ Peserta sebanyak 107 orang adari 8 cabang yang dilombakan yaitu: Kategori Seni Baca Al Qur’an terdiri dari Tartil anak-anak putra dan putri . Tilawah Al Qur’an anak-anak putra dan putri, Tilawah Al Qur’an remaja putra dan putri, Tilawah Al Qur’an dewasa putra dan putri. Kategori Hifdzil Qur’an Golongan 1 jus dan Tilawah putra dan putri, golongan 5 juz dan Tilawah putra dan putri. Kategori seni Kaligrafi Al Qur’an golongan hiasan Mushaf putra dan Golongan Dekorasi Putra dan Putri. 5. Acara Lomba dilaksanakan di halaman di ruang-ruang yang ada di kecamatan dengan dipandu panitia dan staf Kecamatan Semarang Barat berlansung sampai sore. 6. Acara diakhiri dengan Penyerahan hadiah dan foto bersama ditutup oleh pembawa acara dengan ucapan terimakash sampai bertemu di MTQ Tahun depan.

../images/kegiatan/127081.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pinrang > DWP Kecamatan Patampanua

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 08-06-2026

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Patampanua, Ny. Andi Fatmawati Ashar, menghadiri acara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) VII Kementerian Agama Kabupaten Pinrang yang dilaksanakan pada Senin, 8 Juni 2026, bertempat di Lapangan Sepak Bola Teppo, Kecamatan Patampanua. Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pinrang, unsur Forkopimda, pejabat Kementerian Agama, para peserta, serta tamu undangan dari berbagai kecamatan. Acara ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan sportivitas, serta mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang olahraga dan seni di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pinrang. Kehadiran Ny. Andi Fatmawati Ashar sebagai Ketua DWP Kecamatan Patampanua merupakan bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan yang bertujuan membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat antar peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis serta semangat kerja yang lebih baik dalam mendukung pembangunan daerah dan kemajuan dunia pendidikan serta keagamaan di Kabupaten Pinrang. Acara pembukaan berlangsung dengan lancar, penuh semangat, dan antusiasme dari seluruh peserta yang siap mengikuti berbagai cabang olahraga dan seni yang diperlombakan dalam rangkaian Porseni VII Kementerian Agama Kabupaten Pinrang Tahun 2026.

../images/kegiatan/127080.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP INSPEKTORAT

  • Oleh: Sekretariat
  • 08-06-2026

Pada hari Senin, 8 Juni 2026, Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Jepara mengikuti kegiatan Webinar dengan tema Sahabat atau Musuh, Bijak Konsumsi Gula, Garam, Lemak yang diadakan oleh Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Webinar dilaksanakan mulai pukul 12.30 hingga pukul 15.00 WIB. Kegiatan webinar diikuti peserta dari berbagai instansi dan organisasi Dharma Wanita Persatuan di Jawa Tengah. Dari Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Jepara, Ibu Chita Widyanti Indrawam Permana Saputra mengikuti Webinar tersebut yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan Webinar diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars Dharma Wanita Persatuan. Rangkaian prosesi pembukaan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh anggota DWP dalam menjalankan program organisasi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Selanjutnya, sambutan Ketua DWP Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Ibu Asih Liza Restanti Zulfahmi Wahab menekankan pentingnya peran anggota DWP sebagai agen perubahan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga dan komunitas masing-masing. Beliau mendorong seluruh peserta untuk menyerap ilmu dari webinar ini dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menyosialisasikannya kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Bapak Zulfahmi Wahab, Sp.PD. menggarisbawahi bahwa persoalan konsumsi GGL berlebih bukan sekadar isu individu, melainkan tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan edukasi berkelanjutan. Sinergi antara instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti DWP dianggap strategis dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan. Dalam sambutan yang dibacakan tersebut, juga secara resmi membuka acara Webinar. Pemaparan materi oleh narasumber, Ibu Setya Wulan Widaningsih, S.Farm, Apt berlangsung secara interaktif dan informatif. Narasumber menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013, batas aman konsumsi harian adalah gula maksimal 50 gram, natrium atau garam maksimal 2.000 miligram, dan lemak total maksimal 67 gram per orang per hari. Konsumsi melebihi batas tersebut meningkatkan risiko terjadinya hipertensi, stroke, diabetes mellitus, dan serangan jantung. Narasumber juga menjelaskan konsep gizi seimbang melalui panduan Isi Piringku, yaitu panduan porsi makan dalam satu kali konsumsi yang menganjurkan: setengah piring diisi sayuran dan buah-buahan, seperempat piring untuk makanan pokok, dan seperempat piring untuk lauk pauk. Panduan ini disesuaikan pula untuk berbagai kelompok usia mulai dari bayi, balita, hingga dewasa. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah cara membaca Informasi Nilai Gizi pada kemasan pangan olahan. Peserta diajarkan untuk memperhatikan tiga hal utama, yaitu takaran saji, karena satu kemasan dapat mengandung lebih dari satu takaran saji, kandungan energi yang tercantum berdasarkan satu takaran saji, bukan keseluruhan kemasan, serta kandungan zat gizi yang perlu dibatasi seperti gula, garam, dan lemak. Narasumber juga memperkenalkan logo Pilihan Lebih Sehat sebagai panduan konsumen dalam memilih produk pangan olahan yang memenuhi kriteria profil gizi lebih baik dibandingkan produk sejenis. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar kandungan GGL pada produk pangan sehari-hari, cara menyesuaikan konsumsi GGL bagi anggota keluarga dengan kondisi kesehatan tertentu, serta interpretasi label gizi pada berbagai produk kemasan. Narasumber memberikan jawaban yang lugas, praktis, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

../images/kegiatan/127079.jpg
Info Baru

DWP Kota Bandung >

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 08-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung menghadiri kegiatan Pembukaan Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 sekaligus Pameran Pasar Kreatif Bandung (PKB) 2026 yang dilaksanakan pada hari Senin, 8 Juni 2026 pukul 15.00 WIB s.d. 18.00 WIB, bertempat di Paris Van Java Mall, Jalan Sukajadi Nomor 131-139, Kota Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Ketua TP PKK Kota Bandung Ny. Aryatri Farhan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung Dr. Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E., M.M., Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, perwakilan APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia), pelaku usaha, pelaku ekonomi kreatif, pelaku UMKM, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Bulan Belanja Bandung merupakan agenda tahunan yang bertujuan mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, meningkatkan transaksi ekonomi, memperluas promosi produk lokal, serta memperkuat daya saing pelaku usaha di Kota Bandung. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pengelola pusat perbelanjaan, dan pelaku ekonomi kreatif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pada kesempatan yang sama diselenggarakan Pameran Pasar Kreatif Bandung (PKB) 2026 yang menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif Kota Bandung. Produk yang dipamerkan meliputi sektor fesyen, kriya, kuliner, aksesoris, serta berbagai produk kreatif yang mencerminkan inovasi dan potensi unggulan daerah. Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bulan Belanja Bandung dan Pasar Kreatif Bandung merupakan salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian daerah melalui peningkatan promosi dan pemasaran produk lokal. Melalui kegiatan ini diharapkan pelaku usaha dapat memperoleh peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing produknya di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Setelah acara pembukaan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung Dr. Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E., M.M. bersama Ketua TP PKK Kota Bandung Ny. Aryatri Farhan melakukan peninjauan ke berbagai booth peserta yang berpartisipasi dalam Pasar Kreatif Bandung 2026. Pada kesempatan tersebut, keduanya melihat secara langsung beragam produk unggulan yang dipamerkan serta berdialog dengan para pelaku usaha mengenai proses produksi, pengembangan produk, strategi pemasaran, dan peluang pengembangan usaha ke depan. Kunjungan ke booth pameran menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang selama ini berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Selain memperkenalkan produk kepada pengunjung, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama dan perluasan jaringan pemasaran bagi para pelaku usaha. Partisipasi Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat serta penguatan usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. DWP Kota Bandung memandang bahwa kemajuan UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Melalui penyelenggaraan Bulan Belanja Bandung dan Pasar Kreatif Bandung 2026 diharapkan semakin banyak produk lokal yang dikenal luas, meningkatnya minat masyarakat terhadap produk dalam negeri, serta tumbuhnya semangat kolaborasi dalam mendukung kemajuan ekonomi Kota Bandung. Tujuan kegiatan ini adalah: 1. Mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan sektor perdagangan dan ekonomi kreatif. 2. Memperluas promosi serta pemasaran produk unggulan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif Kota Bandung. 3. Meningkatkan daya saing produk lokal melalui pameran dan promosi kepada masyarakat luas. 4. Mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha produktif dan kreatif. 5. Memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan pelaku ekonomi kreatif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

../images/kegiatan/127078.jpg
Info Baru

DWP Kota Bontang > Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian

  • Oleh: Sekretariat
  • 03-06-2026

Ketuan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana OPD DKP3 Ny.Nana Fitriana Aznem mengikuti rapat persiapan pengukuhan Para Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekota Bontang disekertariat Dharma Wanita Persatuan Kota pada tanggal 03 juni 2026

../images/kegiatan/127077.jpg
Info Baru

DWP Kota Bandung >

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 08-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung berpartisipasi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Uji Kompetensi Bagi Pengurus/Pengelola Koperasi Kota Bandung Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bandung. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan Jumat, 8 Juni s.d. 12 Juni 2026 mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, bertempat di Shakti Hotel Bandung, Jalan Soekarno Hatta Nomor 735, Kota Bandung. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung diwakili oleh Ny. Titik Hermin S. Anhar selaku Wakil Bendahara II, yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan sebagai peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia koperasi agar memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar pengelolaan koperasi yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. Pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi ini dirancang untuk memberikan pemahaman serta penguatan kemampuan teknis kepada pengurus dan pengelola koperasi dalam menjalankan fungsi organisasi, tata kelola kelembagaan, administrasi, manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pelayanan anggota, serta pengembangan usaha koperasi. Selain menerima materi pembelajaran, peserta juga mengikuti proses uji kompetensi sebagai bentuk pengukuran terhadap pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang dimiliki sesuai bidang tugas masing-masing. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai materi terkait prinsip-prinsip perkoperasian, penguatan kelembagaan, tata kelola organisasi yang baik, peningkatan kualitas pelayanan anggota, pengembangan usaha, serta strategi menghadapi tantangan dan peluang koperasi di era digital. Materi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih optimal bagi anggota. Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan koperasi. Kompetensi pengurus yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, profesional, serta mampu berkembang sesuai kebutuhan anggota dan perkembangan zaman. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta diikuti oleh peserta dari berbagai koperasi di Kota Bandung. Melalui pelatihan dan uji kompetensi ini diharapkan lahir pengurus dan pengelola koperasi yang memiliki kemampuan, integritas, serta profesionalisme yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Tujuan kegiatan ini adalah: 1. Meningkatkan kompetensi pengurus dan pengelola koperasi dalam bidang kelembagaan, manajemen, dan tata kelola koperasi. 2. Memperkuat kapasitas sumber daya manusia koperasi agar mampu menjalankan tugas secara profesional, efektif, dan akuntabel. 3. Memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip perkoperasian serta pengembangan usaha yang berkelanjutan. 4. Mengukur kemampuan peserta melalui uji kompetensi sesuai standar yang ditetapkan. 5. Mendukung terwujudnya koperasi yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh anggota.

../images/kegiatan/127076.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Situbondo > Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 29-05-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN SITUBONDO

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo telah mengikuti Kegiatan
Bidang: Sosial Budaya
Program: Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa

Keterangan Program:

  1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo
  2. Hari/tanggal: Jum’at, 29 Mei 2026
  3. Pukul: 08.00 - Selesai
  4. Lokasi: Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo
  5. Acara: Pengajian Rutin dan Pembacaan Sholawat Nariyah
  6. Peserta: Perwakilan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo dan semua pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo

Rangkaian Acara:

  1. Pembukaan
  2. Sambutan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo
  3. Pembacaan Sholawat Nariyah
  4. Tausiyah
  5. Penutup

Pada hari Jumat, 29 Mei 2026, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo turut berpartisipasi dalam kegiatan Pengajian Rutin dan Pembacaan Sholawat Nariyah yang diselenggarakan di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo. Kegiatan yang berlangsung di kantor dinas tersebut menjadi salah satu agenda pembinaan mental dan spiritual yang secara rutin dilaksanakan sebagai upaya memperkuat keimanan, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak pagi hari, para anggota Dharma Wanita Persatuan hadir dengan penuh antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan. Suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya acara. Para peserta berkumpul di ruang yang telah disiapkan dengan tetap menjaga ketertiban dan kekhusyukan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Nariyah yang diikuti oleh seluruh peserta secara bersama-sama. Lantunan sholawat yang menggema di ruangan menciptakan suasana yang menyejukkan hati dan menghadirkan ketenangan bagi setiap peserta yang hadir.

Pembacaan Sholawat Nariyah merupakan salah satu bentuk kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui pembacaan sholawat, diharapkan seluruh peserta memperoleh keberkahan, kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, serta perlindungan dari berbagai kesulitan yang dihadapi dalam kehidupan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarpegawai dan anggota Dharma Wanita Persatuan sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam berbagai aktivitas organisasi.

Pada kesempatan tersebut, para peserta juga mendapatkan siraman rohani melalui tausiyah yang disampaikan oleh penceramah. Dalam ceramahnya, disampaikan pentingnya menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di tengah berbagai tantangan kehidupan modern. Penceramah mengajak seluruh peserta untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, menjaga keharmonisan keluarga, serta membangun sikap sabar, ikhlas, dan penuh rasa syukur dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Bagi anggota Dharma Wanita Persatuan, kegiatan pengajian rutin memiliki nilai yang sangat penting karena tidak hanya memberikan tambahan ilmu keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat karakter dan meningkatkan kualitas diri. Melalui kegiatan seperti ini, para anggota diharapkan mampu menjadi teladan dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas suami sebagai aparatur sipil negara yang mengemban amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan pengajian rutin dan pembacaan Sholawat Nariyah juga mencerminkan komitmen organisasi dalam mendukung program pembinaan mental spiritual di lingkungan kerja. Pembinaan spiritual menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Dengan hati yang tenang dan jiwa yang kuat, diharapkan setiap individu mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan lebih baik serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi dan pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas sehari-hari. Doa juga dipanjatkan agar seluruh keluarga besar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo senantiasa diberikan kemudahan dalam mengemban amanah serta mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Situbondo.

Melalui pelaksanaan Pengajian Rutin dan Pembacaan Sholawat Nariyah ini, diharapkan semangat kebersamaan, nilai-nilai keagamaan, dan rasa persaudaraan di lingkungan kerja dapat terus terjaga dan semakin kuat. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas spiritual, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam mewujudkan organisasi yang harmonis, produktif, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan demikian, setiap langkah dan aktivitas yang dilakukan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meraih keberkahan dan kemaslahatan bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat luas.

../images/kegiatan/127075.jpg
Info Baru

DWP Badan SAR Nasional > DWP Kantor Pencarian Dan Pertolongan Tanjung Pinang

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-06-2026

Minggu, 7 Juni 2026, Ketua Dharma Wanita Unsur Pelaksana Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Ny.Pipit Fazzli bersama Anggota Melaksanakan Pertemuan Rutin Bulanan yang diisi dengan Kegiatan “Senam Sehat” Oleh Bidang Sosial Budaya di Halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID