Ny. Linda Yaswin dari DWP Dispopar Muba mengikuti kegiatan Olahraga Badminton pada tanggal 10 Agustus 2026 di GOR Ranggonang Sekayu bersama Ibu Camat Sekayu dan ibu - ibu DWP lainnya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan tali silaturahmi antar sesama.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU- PR) Kabupaten Wonosobo Melaksanakan "Penyaluran Bantuan GNOTA DWP Kabupaten Wonosobo". Yang telah dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Senin, 10 Agustus 2026
Jam : 11. 20- 11. 30 Wib
Tempat :Pendopo Sesarengan DPU-PR
Penyelenggara : DWP DPU-PR
Petugas : Bidang Pendidikan
Jumlah Peserta : 2 orang penerima manfaat & 3 perwakilan Pengurus DWP DPUPR
Maksud dan Tujuan : Kegiatan sinergis antara bidang pendidikan DWP Kabupaten Wonosobo dengan DWP tingkat unsur sebagai bentuk dukungan bidang pendidikan bagi keluarga anggota.
Keterangan program/Hasil:
1. Kegiatan dipimpin secara langsung oleh ketua bidang pendidikan Nyonya Wiryawan dari bidang pendidikan. Mengawali kegiatan dengan pengarahan terkait program bantuan GNOTA dari yang bersumber dari bidang Pendidikan DWP Kabupaten Wonosobo. Bantuan berupa voucher senilai Rp. 300.000,- dari salah satu Toko Sepatu di Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini merupakan bentuk corporate sosial responsibility (CSR) kerjasama dari DWP dan pihak penyandang dana. Setiap unsur mendapat 2 voucher yang diserahterimakan oleh Ketua DWP Kabupaten kepada perwakilan pada saat rapat kerja bulan Agustus.
DWP DPU-PR menyerahkan kepada 2 orang penerima atas nama Ibu Munji Slamet dan Ibu Sutikno selaku janda yang ada dilingkungan DWP DPUPR. Dimana keduanya masih memiliki anak-anak yang masih aktif bersekolah di tingkat dasar dan sekolah menengah pertama.
2. Serah terima dilakukan secara langsung oleh Nyonya Wiryawan kepada kedua penerima manfaat.Diharapkan bisa tersalurkan dan termanfaatkan dengan baik. Sebagai konsekuensi setelah realisasi penggunaan voucher agar mendokumentasikan kegiatan tersebut. Penukaran voucher tersebut dalam bentuk barang yang tersedia dengan pihak toko tersebut. Selanjutnya sebagai bentuk pertanggung jawaban akan dilaporkan kepada DWP ditingkat Kabupaten.
3. Rangkaian kegiatan penyaluran bantuan GNOTA dari DWP Kabupaten Wonosobo telah selesai dilaksanakan. Dilanjutkan dengan pengambilan dokumentasi bersama.
* Pembuat Laporan : Admin E-reporting DWP DPU-PR Kabupaten Wonosobo
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU- PR) Kabupaten Wonosobo Melaksanakan "Penyerahan Dana Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Tahun 2026 ". Yang telah dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Senin, 10 Agustus 2026
Jam : 10. 40 - 11. 20 Wib
Tempat :Pendopo Sesarengan DPU-PR
Penyelenggara : DWP DPU-PR
Petugas : Bidang Pendidikan
Jumlah Peserta : 7 orang penerima manfaat & 6 perwakilan Pengurus DWP DPUPR
Maksud dan Tujuan : Kegiatan Penyerahan dana GNOTA merupakan agenda rutin setiap tahun dari bidang pendidikan. Sebagai bentuk dukungan dalam pendidikan anak-anak anggota DWP DPUPR yang masih aktif bersekolah ditingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.
Keterangan program/Hasil:
1. Kegiatan dipimpin secara langsung oleh ketua bidang pendidikan Nyonya Wiryawan dari bidang pendidikan. Diawal beliau memberikan laporan terkait pengelolaan dana yang bersumber dari dana sukarela anggota yang dikumpulkan setiap pertemuan. Dana tersebut dikelola bidang pendidikan. Penyerahan untuk tahun 2026 ditujukan kepada janda pegawai di lingkungan DPU-PR yang masih memiliki putra/putri yang bersekolah.
2. Penyerahan Dana Gerakan Nasional Orang tua Asuh DWP DPU-PR tahun 2026. Adapun beberapa nama penerima manfaat dari program ini diantaranya:
1. Ibu Sutikno
2. Ibu Teguh Afifidin
3. Ibu Munji Slamet
4. Ibu Danang
5. Ibu Saefudin Zuhri
6. Ibu Eko Sunu
7. Bapak Ahmad Ngadimin
Serah terima dilakukan dari ketua DWP DPU-PR, Wakil Ketua dan ketua bidang pendidikan secara bergantian kepada penerima bantuan pendidikan. Total pengelolaan dana GNOTA pada tahun 2026 sebesar Rp. 3.500.000,-. Penyaluran ditujukan kepada 7 sasaran penerima dengan besaran masing-masing penerima mendapatkan Rp. 500.000,-. Diharapkan melalui dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk dukungan pendidikan anak- anak yang masih aktif bersekolah.
3. Kegiatan ditutup dengan penyampaian harapan semoga salah satu agenda rutin bidang pendidikan ini akan terus dilakukan secara konsisten. Penerima manfaatnya juga bisa menyentuh keseluruhan pegawai dan keluarganya di lingkungan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama.
* Pembuat Laporan : Admin E-reporting DWP DPU-PR Kabupaten Wonosobo*
Dharma Wanita Persatuan UPT PSTW Banyuwangi-Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT PSTW Banyuwangi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur telah mengikuti kegiatan Bakti Sosial yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di UPT RSBG Tuban
1. Nama Kegiatan: Bakti Sosial Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di UPT RSBG Tuban
2. Kategori Kegiatan: Bidang Sosial Budaya, Kepedulian & Kesetiakawanan, Bhakti Sosial
3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Senin, 03 Agustus 2026
Pukul : 09.00 - Selesai
Tempat : UPT RSBG Tuban
Peserta : 35 Orang (Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur beserta pengurus, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Kepala UPT RSBG Tuban selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan UPT RSBG Tuban, Anggota serta tamu undangan lainnya.
4. Rangkaian Kegiatan meliputi :
09.00 – 09.10 WIB Pembukaan oleh MC, Ibu Deva Advenia A.Md.
09.10 – 09.20 WIB Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Mars Dharma Wanita Persatuan dipandu Ibu Anita Widyawati
09.20 – 09.30 WIB Pembacaan doa oleh Ibu Hartatik
09.30 – 10.00 WIB Sambutan dari Kepala Kepala UPT RSBG Tuban dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
10.00 – 10.15 WIB Penyerahan bantuan sosial kepada penerima manfaat
10.15 – 10.30 WIB Foto bersama dan ramah tamah
Dalam rangka mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi organisasi, serta memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung pelaksanaan tugas kedinasan, Dharma Wanita Persatuan UPT PSTW Banyuwangi yang diwakili oleh Ketua DWP yaitu Ny. Kiswati Budiharjo mengikuti kegiatan Bhakti Sosial yang diikuti oleh 35 orang anggota. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian bantuan kepada penerima manfaat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Deva Advenia, A.Md., dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipimpin oleh Anita Widyawati selaku dirigen. Selanjutnya, doa dipimpin oleh Hartatik sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon kelancaran dan keberkahan selama pelaksanaan kegiatan.
Memasuki acara inti, Kepala UPT RSBG Tuban selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan UPT RSBG Tuban menyampaikan sambutan sekaligus mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Selanjutnya Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Ibu Rachel Yusmanu, memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh anggota agar terus meningkatkan peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung pelaksanaan tugas, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan kerja. Terakhir, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ibu Suprapti, menyampaikan sambutan yang mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat. Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat rasa empati dan solidaritas antaranggota maupun kepada masyarakat yang membutuhkan.
Setelah pelaksanaan bakti sosial, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama yang dilanjutkan dengan ramah tamah. Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan, kekeluargaan, dan kebersamaan sehingga semakin mempererat hubungan antaranggota Dharma Wanita Persatuan sekaligus memperkuat sinergi dalam melaksanakan kegiatan sosial.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan bakti sosial ini diharapkan semakin tumbuh rasa kepedulian terhadap sesama, terjalin hubungan yang semakin erat antaranggota Dharma Wanita Persatuan, serta semakin kuatnya peran organisasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Pemerintah Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan yang bertujuan untuk mendorong partisipasi berbagai unsur masyarakat dan aparatur pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Aula Balaikota Semarang, mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib, penuh semangat kebersamaan, dan kepedulian sosial. Para peserta yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia dan petugas donor darah. Pelaksanaan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan seremonial peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengamalan nilai-nilai kemanusiaan. Donor darah merupakan salah satu kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi sesama, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah dalam rangka penanganan kesehatan maupun kondisi darurat. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang turut berpartisipasi dengan menghadiri undangan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang. Kehadiran DWP Disperkim menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program dan kegiatan sosial Pemerintah Kota Semarang, khususnya dalam bidang kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat. DWP Disperkim diwakili oleh Ibu Nunggil, Mbak Dian, Mas Surya, Mas Otniel, Mas Annas, dan Mas Anwar. Para perwakilan hadir untuk mengikuti dan mendukung pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah sebagai bagian dari upaya bersama dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Kegiatan donor darah diawali dengan proses registrasi dan pemeriksaan awal bagi peserta yang akan mengikuti donor darah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi peserta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan kemudian mengikuti proses donor darah sesuai dengan arahan dan pendampingan dari petugas yang bertugas. Partisipasi dalam kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi sederhana namun memiliki nilai kemanusiaan yang besar. Setiap kantong darah yang berhasil didonorkan diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat yang sedang menjalani perawatan atau membutuhkan transfusi darah. Oleh karena itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengajak lebih banyak pihak agar memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kebutuhan darah di masyarakat. Selain memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Kegiatan sosial yang melibatkan berbagai unsur tersebut dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpersonal sekaligus membangun budaya saling membantu dan peduli terhadap sesama. Keikutsertaan DWP Disperkim dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang. DWP sebagai organisasi yang turut berperan dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan diharapkan dapat terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan donor darah memiliki makna tersendiri. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan yang bersifat seremonial, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat gotong royong, kepedulian, kebersamaan, dan saling membantu merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan semangat perjuangan dan kehidupan bermasyarakat. Pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah secara keseluruhan berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, sementara petugas melaksanakan proses donor darah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya kegiatan sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik sampai dengan selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kepedulian terhadap sesama dapat terus ditingkatkan, khususnya melalui kegiatan-kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan donor darah juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh unsur di lingkungan Pemerintah Kota Semarang untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan secara berkelanjutan.
LAPORAN KEGIATAN SENAM RUTIN DWP KABUPATEN SUKOHARJO TANGGAL 7 Agustus 2026
Berdasarkan Pesan Grub Whatsapp Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukoharjo perihal Kegiatan Senam. Dalam kegiatan tersebut turut hadir yaitu Ibu Ana Muslikhah selaku Anggota Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab Sukoharjo.
A. PENDAHULUAN
Setiap hari Jumat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukoharjo menggelar senam bersama dengan Unsur Pelaksana DWP se Kab Sukoharjo.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Mendukung Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukoharjo
2. Silaturahmi dengan Unsur Pelaksana DWP Kabupaten Sukoharjo
3. Menyehatkan jiwa dan raga DWP Kabupaten Sukoharjo
C. PELAKSANAAN KEGIATAN
a. Hari/tanggal :Jumat,7 Agustus
b. Pukul : 06.30 WIB -selesai
c. Acara : Senam Rutin DWP Kabupaten
d. Tempat: Halaman Gedung Dharma Bhakti Wijaya
e. Pakaian: Nuansa Biru, Hijab Menyesuaikan
f. Instruktur : Ibu Wita
g. Anggota : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diwakilkan oleh Ibu Ana Muslikhah
D. PEMBAHASAN
Senam yang diselenggarakan oleh Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Kab Sukoharjo yaitu berjenis senam SKJ. Senam SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) adalah senam aerobik massal yang sistematis, diiringi musik, dan terdiri dari gerakan pemanasan, inti, serta pendinginan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan mental, sering dilakukan di sekolah, kantor, atau lingkungan masyarakat. Senam ini diciptakan untuk semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia, dan telah mengalami beberapa pembaruan gerakan sejak pertama kali diperkenalkan.
senam SKJ dapat dikelompokkan menjadi 3 tahapan, yaitu tahap pemanasan, tahap latihan inti, dan tahap pendinginan atau relaksasi. Senam SKJ biasanya dilakukan bersama-sama dan gerakannya meliputi semua anggota tubuh, mulai dari gerakan tangan, kepala, badan, hingga kaki.
Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani (Umumnya Diakui):
a. Kekuatan (Strength): Kemampuan otot untuk menghasilkan gaya maksimal.
b. Daya Tahan (Endurance): Kemampuan jantung, paru-paru, dan otot bekerja dalam jangka waktu lama.
c. Kecepatan (Speed): Kemampuan berpindah tempat atau melakukan gerakan dalam waktu singkat.
d. Kelincahan (Agility): Kemampuan mengubah arah dengan cepat dan tepat.
e. Kelenturan (Flexibility): Rentang gerak sendi yang maksimal.
f. Keseimbangan (Balance): Kemampuan menjaga tubuh tetap stabil.
g. Koordinasi (Coordination): Kemampuan menggabungkan gerakan berbeda secara mulus.
Manfaat senam SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) sangat beragam, meliputi peningkatan kebugaran fisik seperti kekuatan otot, daya tahan jantung, koordinasi, serta kesehatan mental dengan mengurangi stres, memperbaiki mood, dan meningkatkan konsentrasi; juga mempererat hubungan sosial dan membantu menjaga berat badan ideal melalui gerakan aerobik yang terstruktur dan menyenangkan.
1. Manfaat Fisik
a. Meningkatkan Kebugaran Kardiovaskular: Memperbaiki sirkulasi darah, memperkuat jantung, dan menurunkan risiko penyakit jantung.
b. Memperkuat Otot dan Tulang: Gerakan dinamis melatih kekuatan otot dan tulang, mencegah osteoporosis.
c. Mengontrol Berat Badan: Membakar kalori efektif dan membantu menjaga berat badan seimbang.
d. Meningkatkan Fleksibilitas & Koordinasi: Melatih kelenturan otot dan koordinasi antara otak, tangan, dan kaki.
e. Meningkatkan Kualitas Tidur: Tubuh lebih rileks sehingga tidur lebih nyenyak.
2. Manfaat Mental & Sosial
a. Mengurangi Stres dan Kecemasan: Aktivitas fisik melepaskan hormon endorfin yang
menciptakan rasa senang.
b. Meningkatkan Mood dan Percaya Diri: Suasana yang ceria dan kebersamaan meningkatkan mood dan rasa percaya diri.
c. Meningkatkan Konsentrasi: Melatih otak untuk fokus, bermanfaat untuk belajar dan bekerja.
d. Mempererat Kebersamaan: Senam massal bersama teman, keluarga, atau komunitas meningkatkan interaksi sosial.
3. Manfaat Lainnya
Aksesibilitas: Tidak memerlukan alat khusus dan bisa dilakukan di mana saja.
Menyenangkan: Diiringi musik, SKJ menjadi olahraga yang seru dan tidak membosankan.
Selain itu juga mempunyai manfaat Mental dan Psikologis seperti:
1. Mengurangi Stres & Meningkatkan Mood: Musik dan gerakan dapat melepaskan hormon endorfin, membuat lebih bahagia dan tenang.
2. Meningkatkan Kemampuan Otak: Meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan kognitif.
3. Membangun Kepercayaan Diri: Mengekspresikan diri melalui gerakan meningkatkan rasa percaya diri.
4. Mengembangkan Karakter: Melatih disiplin, kemandirian, dan ketangguhan mental.
E. FOTO BERSAMA
F. PENUTUP
Sijunjung, 10 Agustus 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) MTsN 1 Sijunjung menggelar rapat penyusunan program kerja Semester II Tahun 2026 pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Guru MTsN 1 Sijunjung. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DWP MTsN 1 Sijunjung sekaligus Pembina DWP, Hj. Tri Helmi, S.Pd., M.MPd., bersama pengurus inti DWP serta para anggota. Rapat dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan dan penyusunan program kegiatan DWP untuk Semester II Tahun 2026. Dalam pertemuan tersebut, pengurus dan anggota bersama-sama membahas berbagai rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, sekaligus melakukan koordinasi agar program kerja dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi anggota maupun madrasah. Kehadiran Ketua DWP, pengurus inti, dan seluruh anggota menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kebersamaan serta meningkatkan peran DWP dalam mendukung berbagai kegiatan di lingkungan MTsN 1 Sijunjung. Melalui rapat ini diharapkan program kerja DWP Semester II Tahun 2026 dapat tersusun dengan baik, realistis, dan dapat dilaksanakan secara optimal melalui kerja sama seluruh pengurus dan anggota.Lina
Hadir dalam Acara Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purworejo pada hari Kamis tanggal 6 Agustus 2026 di Aula Gedung PKK Kabupaten Purworejo dalam kegiatan bulanan ini diwakili langsung oleh Ketua Bidang Pendidikan Ny. Nuraeni Faizah Gigih Bekso Pramono. PURWOREJO - Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (UP DWP) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DINPERKIMTAN) Kabupaten Purworejo menghadiri Rapat Kerja (Raker) DWP Kabupaten Purworejo, yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan PKK Kabupaten Purworejo, Kamis (6/8/2026). Penyelenggara dari Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (UP DWP) Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Purworejo dalam Acara diikuti oleh unsur pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan/Dinas, Instansi dan Kecamatan se-Kabupaten Purworejo Mohon maaf dari Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (UP DWP) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DINPERKIMTAN) Kabupaten Purworejo dalam kesempatan ini tidak bisa hadir secara pribadi karena ada Tugas Dinas yang tidak bisa ditinggalkan namun kami tetap mengirim perwakilan dari Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (UP DWP) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DINPERKIMTAN) Kabupaten Purworejo dalam kegiatan bulan ini bulan Agustus tepatnya Undangan yang dikirim oleh Ketua Dharma Wanita Kabupaten Purworejo dengan Nomor 68/Set.DWP.Kab./VIII/2026 tanggal 3 Agustus 2026 perihal Undangan yang diwakili langsung oleh Ketua Bidang Pendidikan Ny. Nuraeni Faizah Gigih Bekso Pramono. Dalam Kesempatan ini Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purworejo, Ny. Indah Herawati Suranto, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota, sehingga Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purworejo berhasil meraih peringkat ke-3 E-Reporting tingkat Provinsi Jawa Tengah. Disampaikan oleh Beliau bahwa beliau merasa bangga atas capaian ini, terima kasih atas keaktifannya ibu-ibu dan Mari kita jaga konsistensi dalam pelaporan kegiatan melalui sistem E-Reporting, mengingat laporan kegiatan Dharma Wanita Persatuan di Tingkat Kabupaten dipantau secara langsung oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah," ucapnya. Lebih lanjut, Ny. Indah Herawati Suranto juga mengimbau seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan untuk terus aktif dan rutin menghadiri pertemuan berkala dan diselenggaran oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purworejo di setiap bulannya karena "Kehadiran dan keaktifan ibu-ibu sekalian adalah ruh sekaligus penyemangat dan yang ikut membesarkan organisasi kita sendiri," kita juga sadar ditengah kesibukan bapak ada sosok ibu yang turut serta mendampinginya, karena seorang ibu adalah segalanya baik dalam rumah tangga mengurus anak dan suami adalah yang paling ada dibaris terdepan, ibarat kata dari matahari terbit sampai matahari terbenam seorang ibulah yang tidak pernah lelah dalam mengurus segala hal, semangat untuk ibu-ibu hebat, semoga lelahmu akan menjadi berkah dan manfaat, tegasnya. Dari hasil pemeringkatan Tingkat Kabupaten, Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DINPERKIMTAN) Kabupaten Purworejo kali ini tidak yang termasuk dalam 10 (sepuluh) besar namun beberapa bulan yang lalu sudah pernah menjadi yang ke 3 (tiga) besar. Adapun urutan 10 (sepuluh) besar bulan Juli 2026 teratas diraih oleh Kecamatan Gebang, disusul Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo, RSUD dr Tjitrowardojo, Kecamatan Bagelen, Kecamatan Bener, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Purworejo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo, dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo. Demikian yang dapat kami sampaikan Semoga bulan berikutnya Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DINPERKIMTAN) Kabupaten Purworejo bisa mendapatkan yang terbaik dan semoga Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DINPERKIMTAN) Kabupaten Purworejo yang terbaru bisa memberikan angin segar dan mempersembahkan Kinerja yang lebih baik lagi, Amiin.
Pada hari Rabu tanggal 5 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Pragolo Setda Kabupaten Pati mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, Ketua DWP Unsur Pelaksana Kecamatan Batangan sebagai anggota Koperasi MEKARSARI DWP Kabupaten Pati mengikuti Rapat Anggota. Keputusan Rapat Anggota menyepakati pembubaran Koperasi MEKARSARI karena beberapa pertimbangan diantaranya kesulitan Reorganisasi Pengurus dan keaktifan anggota semakin menurun. Rapat Anggota ditutup dengan pembagian SHU dan pengembalian Iuran Pokok dan Iuran Wajib anggota.
DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli secara berkala menyelenggarakan pertemuan rutin bulanan. Pertemuan ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi antaranggota dan pengurus, melainkan juga sebagai sarana evaluasi kerja, penyampaian informasi strategis dari tingkat pusat maupun daerah, serta penajaman program-program kerja operasional. Memasuki bulan Agustus tahun 2026, agenda organisasi difokuskan pada dua isu utama, yaitu penguatan pemahaman terhadap 7 Program Prioritas Dharma Wanita Persatuan dan peningkatan kualitas pelaporan kinerja organisasi melalui aplikasi e-Reporting DWP. Pemahaman yang mendalam terhadap kedua hal ini dinilai sangat krusial agar seluruh jajaran DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli memiliki persepsi yang sama, arah gerak yang terukur, serta kapabilitas dalam menyusun pertanggungjawaban kegiatan secara transparan, akuntabel, dan sistematis. Pertemuan rutin DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli periode Agustus 2026 tersebut dilaksanakan secara tatap muka (luring) dengan rincian jadwal dan lokasi pelaksanaan sebagai berikut: * Hari / Tanggal: Jumat, 7 Agustus 2026 * Waktu Pelaksanaan: Pukul 15.30 WITA s.d. 17.00 WITA * Tempat / Lokasi: Ruang Rapat Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DKIPS) Kabupaten Tolitoli * Bentuk Kegiatan: Pertemuan Rutin Bulanan, Sosialisasi Program Prioritas, dan Reviu Pengisian e-Reporting Suasana pertemuan berlangsung hangat, khidmat, dan penuh dengan semangat kebersamaan. Kendati dilaksanakan pada jam istirahat kerja menjelang akhir pekan, seluruh peserta yang hadir menunjukkan dedikasi dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap alur pembahasan yang disampaikan oleh ketua DWP DKIPS. Pertemuan rutin kali ini dihadiri secara terbatas oleh jajaran pengurus inti dan anggota DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli. Kehadiran yang terbatas ini tidak mengurangi bobot serta kualitas diskusi, melainkan justru menciptakan ruang dialog yang lebih intensif, fokus, dan interaktif. Adapun daftar jajaran pengurus dan anggota yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Ny. Surianti Abdul Gani (Ketua DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli) 2. Ny. Hasmiyah Sufri (Bendahara DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli) 3. Ny. Ayu Suherman (Ketua Bidang Sosial Budaya DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli) 4. Ny. Nurjannah Imam (Sekretaris DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli) Acara dibuka secara resmi pada pukul 15.30 WITA oleh pembawa acara, yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan. Usai pembukaan formal, agenda dilanjutkan dengan pengarahan langsung oleh Ketua DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli, Ny. Surianti Abdul Gani. Ny. Surianti Abdul Gani dalam arahannya memaparkan secara rinci mengenai 7 Program Prioritas DWP yang digariskan oleh Pengurus Pusat DWP. Program-program prioritas ini dirancang untuk merespons berbagai tantangan zaman serta mempertegas kontribusi nyata DWP di tengah masyarakat. Ketua DWP DKIPS menegaskan bahwa seluruh pengurus dan anggota wajib memahami, menjiwai, dan merealisasikan ketujuh tagar program prioritas tersebut ke dalam agenda kegiatan nyata di lapangan. Rincian serta penjabaran dari 7 Program Prioritas DWP tersebut meliputi: a. #DWPCerdasLiterasi Program ini berfokus pada penguatan budaya baca, pemahaman literasi digital, serta peningkatan kecakapan mengolah informasi bagi para istri PNS dan masyarakat sekitarnya. Di era derasnya arus informasi, DWP DKIPS yang bernaung di bawah dinas komunikasi dan informatika memiliki peran moral untuk menjadi agen pemilah informasi yang bijak, membasmi berita bohong (hoax), serta mendorong pemanfaatan media sosial secara sehat dan produktif. b. #DWPMengajar Program ini menitikberatkan pada kepedulian di bidang pendidikan nonformal dan pendampingan belajar. Anggota DWP didorong untuk membagikan ilmu pengetahuan, keterampilan khusus, maupun edukasi karakter, baik kepada anak-anak internal keluarga aparatur sipil negara maupun masyarakat luas yang membutuhkan akses pendampingan pendidikan. c. #DWPBerdaya Program ini menggarisbawahi pentingnya kemandirian ekonomi perempuan. Melalui program ini, DWP DKIPS mendorong penguatan kapasitas anggotanya dalam menguasai keterampilan kewirausahaan, manajemen keuangan keluarga, serta pemanfaatan peluang usaha mikro demi menopang ketahanan ekonomi keluarga PNS. d. #DWPKreatif Program ini menjadi wadah penyaluran bakat, minat, dan inovasi anggota di bidang seni, kerajinan tangan, kuliner, maupun produk-produk berbasis ekonomi kreatif. Kreativitas yang diasah diharapkan tidak hanya menjadi sarana rekreasi yang positif, tetapi juga memiliki nilai jual yang mampu meningkatkan kesejahteraan. e. #DWPHijau Program ini mencakup gerakan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan pelestarian alam. Implementasinya dimulai dari tindakan sederhana di tingkat rumah tangga, seperti pengelolaan sampah mandiri, pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman obat dan sayuran (pangan mandiri), penanaman pohon, serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dalam setiap kegiatan organisasi. f. #DWPPeduli Program ini menekankan pada aksi sosial, jiwa kemanusiaan, dan empati antar sesama. Kegiatan dalam program ini berwujud pemberian bantuan sosial, bakti sosial, donor darah, serta penjangkauan kepada masyarakat yang tertimpa musibah atau kelompok rentan di wilayah Kabupaten Tolitoli. g. #DWPSehat Program ini memprioritaskan peningkatan kualitas kesehatan fisik dan mental anggota beserta keluarganya. Gerakan ini diwujudkan melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS), edukasi gizi dan pencegahan stunting, olahraga rutin, serta pemeriksaan kesehatan berkala untuk mewujudkan keluarga aparatur yang tangguh dan sehat. 2. Reviu Hasil Pertemuan Zoom Meeting dengan DWP Pusat dan Aturan e-Reporting Setelah memaparkan poin-poin program prioritas, Ny. Surianti Abdul Gani melanjutkan agenda dengan membagikan hasil (diseminasi) dari pertemuan zoom meeting yang baru-baru ini diselenggarakan oleh Pengurus DWP Pusat terkait tata cara dan aturan baku pengisian sistem pelaporan elektronik (e-Reporting). Dalam penjelasannya, Ny. Surianti menekankan bahwa e-Reporting bukan sekadar instrumen administratif formalitas belaka, melainkan sebuah cermin integritas, keaktifan, dan profesionalisme kinerja suatu unit DWP di daerah. Oleh karena itu, penginputan laporan kegiatan ke dalam aplikasi harus memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Beberapa poin penting hasil reviu e-Reporting yang disampaikan antara lain: 1. Ketepatan Waktu Pengiriman: Laporan kegiatan hendaknya diunggah segera setelah kegiatan selesai dilaksanakan (tidak menumpuk di akhir periode) agar data yang terekam di DWP Pusat bersifat real-time. 2. Kesesuaian Format Tata Bahasa: Penyusunan narasi laporan wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Standar EYD, menghindari penulisan yang terlalu singkat atau ambigu, serta menggambarkan kronologis acara secara utuh (5W + 1H). 3. Kelengkapan Dokumentasi Pendukung: Foto kegiatan yang diunggah harus memiliki kualitas visual yang jelas (tidak buram), menampilkan dinamika kegiatan secara proporsional, serta dilengkapi dengan data jumlah peserta yang hadir secara presisi. 4. Korelasional Program: Setiap kegiatan yang dilaporkan wajib dikategorikan secara tepat sesuai dengan bidang kerja yang bersangkutan (Bidang Sekretariat, Bidang Pendidikan, Bidang Ekonomi, atau Bidang Sosial Budaya) serta diselaraskan dengan 7 Program Prioritas DWP. "Kita ingin agar DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli tidak hanya sekadar aktif melaksanakan kegiatan di lapangan, tetapi juga unggul dan tertib dalam hal dokumentasi administrasi. Laporan yang berkualitas, sistematis, dan dikirimkan secara tepat waktu pada aplikasi e-Reporting adalah bukti nyata komitmen dan kerja keras kita bersama dalam mendukung citra positif organisasi," tegas Ny. Surianti Abdul Gani di hadapan para anggota. Rangkaian acara pertemuan rutin DWP DKIPS Kabupaten Tolitoli berakhir pada pukul 17.00 WITA. Seluruh rangkaian diskusi dan pembekalan materi berjalan dengan lancar, tertib, dan memuat banyak hasil konkret yang siap ditindaklanjuti dalam pelaksanaan program kerja mendatang. Sebagai penutup kegiatan, para pengurus dan anggota meluangkan waktu untuk beristirahat sejenak, menikmati hidangan ramah tamah yang telah disediakan, sembari mempererat keakraban secara kekeluargaan. Kegiatan kemudian secara resmi diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bagian dari kelengkapan dokumentasi keorganisasian dan bukti fisik pelaporan.