Laporan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Kegiatan Pengecekan Data Tabungan Anggota Bendahara DWP UPTD BBPP Distanhorti Prov Jabar Ibu Indah Yudi Cahyadi melaksanakan kegiatan kroscek data tabungan anggota rabu 15 Juli 2026 pukul 11.00 sd selesai tempat Sekretariat DWP UPTD BBPP Jl Terusan Moch Ali Bojongpicung Cianjur Kegiatan berupa pencocokan data antara pencatatan bendahara tabungan Ibu Tuti Asep Kariji dengan bendahara umum tujuan untuk memastikan tidak ada selisih dan data tabungan sesuai anggota Tujuan tertib administrasi keuangan tabungan dan menjamin transparansi dan akurasi data anggota.
Laporan Kabupaten Musi Rawas
Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas
Bidang : Pendidikan
Program Kerja : Akses Pendidikan Universal dan Inklusif
Keterangan Program : DWP Kemenag Musi Rawas Berikan Penguatan Karakter Siswa dalam Kegiatan MPLS SMAN Simpang Semambang
MUSI RAWAS — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas melalui pengurusnya, Ny. Catira Ismail, melaksanakan kegiatan Program DWP Mengajar di SMAN Simpang Semambang, Kecamatan Tuah Negeri, dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan karakter kepada peserta didik baru agar mampu tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan materi edukatif mengenai pencegahan perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya menjaga sikap saling menghormati, serta menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama.
Melalui penyampaian materi yang interaktif dan komunikatif, peserta diajak memahami berbagai tantangan yang kerap dihadapi remaja serta cara menyikapinya secara bijaksana. Selain itu, siswa juga diberikan motivasi untuk membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti meningkatkan kedisiplinan, semangat belajar, menjaga pergaulan yang sehat, dan memperkuat nilai-nilai moral dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat. Diharapkan kegiatan DWP Mengajar ini dapat menjadi bekal bagi peserta didik baru dalam menjalani proses pendidikan serta membentuk karakter yang tangguh, bertanggung jawab, dan berprestasi.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Prhubungan Kabupaten Musi Rawas Ny. Efrilisa Beno bersama para ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas melakukan pertemuan rutin bulanan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas pada tanggal 15 Juli 2026 pukul 12.30 wib. Adapun pada pertemuan yang sudah dijadwalkan ini membahas Penataan Struktur Organisasi Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas. Dimana manfaat sebuat struktur organisasi pada Dharma Wanita Persatuan di Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas yaitu untuk menciptakan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas antar pengurus, memperlancar alur koordinasi dan komunikasi baik internal maupun dengan instansi terkait, mengarahkan pelaksanaan program kerja sesuai bidangnya agar lebih efektif dan tepat sasaran, meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan administrasi dan keuangan, serta mendukung pemberdayaan anggota dan keberlanjutan organisasi. Setelah acara selesai penutupan dilanjutkan dengan doa bersama.
Laporan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Kegiatan Kunjungan Wisata Edukasi dan Budaya ke Taman Sari Keraton Yogyakarta Dalam rangka pelaksanaan program kerja bidang Sosial Buday anghota DWP BPSBTPH Prov Jabar melakukan kunjungan edukasi ke Taman Sari Keraton Yogyakarta , rabu 15 Juli 2026 Pukul 10.00 WIB s/d Selesai Tujuan kegiatan ini menambah wawasan sejarah , budaya dan arsitektur Keraton Yogyakarta serta mengenal Taman Sari sebagai salah satu warisan budaya dan destinasi wisata unggulan Lestarikan Budaya, Eratkan Silahturahmi. Semoga kunjungan ini menjadi pengalaman berharga dan membawa berkah
Batam. 15 Juli 2026. DWP MENGAJAR – Upgrade Diri, Bukan Sekedar Nilai Dalam upaya membangun generasi yang berkarakter kuat dan siap menghadapi era digital, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Batam mengadakan kegiatan DWP Mengajar yg koordinir oleh seksi pendidikan dengan tema: “Upgrade Diri, Bukan Sekedar Nilai” Membangun motivasi belajar dan karakter tangguh di era digital. Bertempat di MAN 2 Kota Batam. Rabu, 15 Juli 2026 Pukul 08.00 WIB – selesai Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif yang memberikan wawasan serta motivasi bagi para peserta untuk terus berkembang, tidak hanya dalam nilai akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang kuat. Semoga melalui kegiatan ini, kita semua dapat terus belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
DHARMA WANITA PERSATUAN
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TRENGGALEK
Bidang: Sosial Budaya
Program Kerja: Wawasan Keanekaragaman Budaya
Kegiatan : Nilai Budaya
1. Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek
2. Hari, tanggal : Rabu 15 Juli 2026
3. Pukul :08.30 WIB s/d Selesai
4. Dihadiri oleh ketua DWP MAN 1 Trenggalek dan Agen Bunda Modiis MAN 1
Trenggalek
5. Acara : Belajar Moderasi Beragama berbasis panca Cinta di MATAMUDA
6. Tempat : AULA MAN 1 Trenggalek Kontributor: DWP Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek
Semangat zero waste dan pemberdayaan perempuan kembali digelar oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purbalingga. Pada Rabu, 15 Juli 2026, DWP Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Keterampilan bulan Juli di Graha Srikandi, Kompleks Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ketrampilan ini merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh bidang pendidikan DWP Kabupaten. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Dari DWP UP Kecamatan Bojongsari hadir perwakilan anggota yaitu Ny. Septi Novitasari yang aktif mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir. Kehadirannya menjadi bukti komitmen DWP Bojongsari dalam mendukung program pemberdayaan berbasis keterampilan. Hal yang menarik dari kegiatan ketrampilan ini adalah mengubah imbah menjadi barang bernilai guna. Manfaat yang diperoleh dari pelatihan kali ini mengusung tema kreasi lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Pemilihan tema bukan tanpa alasan. Minyak jelantah atau minyak goreng bekas selama ini sering dibuang begitu saja dan berpotensi mencemari tanah serta saluran air. Akan tetapi, melalui pelatihan ini mengubah pola pikir tersebut, yaitu menciptakan limbah untuk digunakan sebagai barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Jika dicermati bersama, maka pelatihan ini dapat menjadi peluang usaha. Tahapan pembuatan lilin jelantah ini, para peserta dibimbing langsung oleh instruktur dengan metode praktik. Semua alat dan bahan menggunakan barang sederhana agar bisa ditiru di rumah. Bahan yang digunakan antara lain adalah minyak jelantah yang sudah direndam arang selama 1 malam untuk mengurangi bau dan mengendapkan kotoran, paraffin sebagai bahan pengeras lilin, minyak kayu putih untuk aroma terapi, dan sumbu lilin. Sedangkan peralatan yang digunakan yaitu gelas kecil atau cup aluminium sebagai cetakan, panci kecil untuk melelehkan, saringan, sutil untuk mengaduk, pisau/cutter, dan kompor portabel untuk proses pemasakan. Langkah-langkah pembatan antara lain, yang pertama adalah proses penyaringan yaitu minyak jelantah yang sudah direndam disaring agar bersih dari sisa makanan. Selanjutnya adalah proses pelelehan dengan cara mencampurkan minyak jelantah dengan paraffin dalam panci, lalu panaskan di atas kompor portabel sambil diaduk dengan sutil hingga semua larut. Langkah selanjutnya adalah dengan menambahkan pewangi. Setelah meleleh dan agak dingin, tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih. Aromanya langsung bisa kita rasakan, karena membuat di hidung akan terasa segar. Proses berikutnya yaitu pencetakan. Para peserta harus menuang adonan ke dalam gelas kecil yang sudah dipasangi sumbu. Langkah selanjutnya adalah mendiamkan 1-2 jam sampai mengeras, sampai dengan finishing, hingga lilin siap digunakan atau dikemas untuk dijual. Pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aroma therapi ini memiliki manfaat ganda. Selain hemat juga ramah Lingkungan serta bernilai jual. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa lilin dari minyak jelantah memiliki tiga keunggulan, antara lain yang pertama yaitu sebagai penerangan tentunya bisa menjadi solusi pada saat mati lampu. Nyala api stabil dan tidak berasap. Manfaat kedua, sebagai aromaterapi. Tambahan minyak kayu putih memberi efek rileks, mengusir nyamuk, dan membuat ruangan lebih segar. Manfaat yang ketiga adalah peluang usaha. Dengan modal kecil, lilin ini bisa dikemas menarik dan dijual Rp10.000 - Rp15.000 per pcs. Cocok untuk souvenir, hantaran, atau dijual di bazar DWP. Antusiasme Peserta DWP Bojongsari, Ny. Septi Novitasari menyampaikan kesan setelah mengikuti pelatihan. Ia mengatakan jika ilmunya sangat mudah dan hasilnya bagus dan ternyata minyak jelantah di dapur bisa menjadi barang yang bermanfaat. Nanti di Bojongsari kami ingin ajarkan juga ke ibu-ibu DWP Kecamatan Bojongsari dan kelompok UMKM. Bisa sekalian untuk menggerakan peduli lingkungan. Ia juga menambahkan, keterampilan ini sejalan dengan program kewirausahaan. Ke depan, DWP UP Kecamatan Bojongsari berencana mengadakan pelatihan lanjutan dan membuat pojok produk lilin jelantah berdaya. Penutup kegiatan keterampilan ini menjadi salah satu wujud nyata DWP dalam meningkatkan kapasitas anggota. Selain menambah keterampilan, juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan membuka peluang ekonomi keluarga. Acara ditutup pukul 12.00 WIB dengan penyerahan hasil karya dan dokumentasi. Seluruh peserta pulang membawa pulang lilin hasil karyanya masing-masing.
Laporan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Kegiatan Menjenguk Kembali Anggota yang Melahirkan Dalam rangka pelaksanaan program kerja Bidang Sosial Budaya DWP UPTD BBPP Distanhorti Prov Jabar melaksanakan kegiatan menjenguk kembali ke rumah anggota yang melahirkan Ibu Dinda Tania rabu 15Juli 2026, pukul 10.00 s/d selesai tempat Kp Babakansoka Ds Neglasari Bojongpicung Cianjur Pelaksana Ibu Indah Yudi Ibu Tuti Asep Kariji Ibu Neni Asep H dan Ibu Erna Ujang Kunjungan sebagai bentuk kepedulian dan kekeluargaan serta menyampaikan ucapan selamat serta doa untuk ibu dan bayi dan berbagi pengalaman dalam merawat bayi Tujuan mewujudkan kepedulian sosial dan memberikan dukungan moril bagi anggota yang sedang dalam masa pemulihan
DHARMA WANITA PERSATUAN
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TRENGGALEK
Bidang: Sosial Budaya
Program Kerja: Wawasan Keanekaragaman Budaya
Kegiatan : Nilai Budaya
1. Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek
2. Hari, tanggal : Rabu 15 Juli 2026
3. Pukul :07.30 WIB s/d Selesai
4. Dihadiri oleh Koordinator Bidang Sosial Budaya ( Bunda Atik Lum’atul Hauro
didampingi oleh ketua DWP MAN 1 Trenggalekdan Agen Bunda Modiis MAN 1 Trenggalek
Trenggalek
5. Acara : Belajar Moderasi Beragama berbasis panca Cinta di MATAMUDA
6. Tempat : GOR MAN 1 Trenggalek Kontributor: DWP Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek
Hari/Tanggal: 14 Juli 2026 Pukul: 09:00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Balai Desa Boluk Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Perangkat Kader Posyandu dan Puskesmas Bosar Maligas dan di ikuti oleh Anggota Dharma wanita persatuan Nyonya Sumarni Silitonga Nama Kegiatan: Posyandu Balita, Ibu Hamil dan Lansia di Desa Boluk Kabupaten Simalungun, Adapun tujuan dari Posyandu ini antara lain adalah untuk Hari/Tanggal: 14 Juli 2026 Pukul: 09:00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Balai Desa Boluk, Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Perangkat Kader Posyandu dan Puskesmas Bosar Maligas dan di ikuti oleh Anggota Dharma wanita persatuan Nyonya Supriani SH Nama Kegiatan: Posyandu Balita, Ibu Hamil dan Lansia di kelurahan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, Adapun tujuan dari Posyandu ini antara lain adalah untuk Manfaat Posyandu beserta penjelasannya: Memantau pertumbuhan dan perkembangan balita Posyandu membantu mengukur berat badan, tinggi badan, dan perkembangan anak secara rutin sehingga gangguan pertumbuhan dapat dideteksi lebih awal. Meningkatkan kesehatan ibu dan anak Ibu hamil, ibu menyusui, dan balita memperoleh pelayanan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan kehamilan, imunisasi, dan penyuluhan kesehatan. Mencegah dan mengatasi gizi buruk Posyandu memberikan pemantauan status gizi, vitamin, serta edukasi mengenai pola makan bergizi untuk mencegah kekurangan gizi. Meningkatkan cakupan imunisasi Balita mendapatkan imunisasi sesuai jadwal sehingga terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat Posyandu menjadi sarana edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, perawatan ibu dan anak, gizi, serta pencegahan penyakit. Mendeteksi masalah kesehatan sejak dini Pemeriksaan rutin di Posyandu membantu menemukan masalah kesehatan lebih cepat sehingga dapat segera ditangani oleh tenaga kesehatan. ----Penutup: Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.