Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Perawatan Tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Kebun TOGA yang berada di lingkungan asrama UPT RSBL Kediri. Kegiatan dilaksanakan setelah Senam Bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung penerapan Gerakan Sehat melalui pemeliharaan tanaman obat keluarga.
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga - Gerakan Sehat
Kegiatan : Perawatan Tanaman TOGA
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2. Hari/Tanggal : Jumat, 4 September 2026
3. Pukul : 08.00 WIB - selesai
4. Peserta : Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri
5. Lokasi : Kebun TOGA di Lingkungan Asrama UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri
6. Acara : Perawatan Tanaman TOGA
Susunan Acara
1. Pembukaan
2. Pemeriksaan kondisi tanaman
3. Pembersihan area Kebun TOGA
4. Penyiangan dan perapian tanaman
5. Penyiraman dan perawatan tanaman
6. Penutup
Pada hari Jumat, 4 September 2026, setelah mengikuti kegiatan Senam Bersama, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri melanjutkan kegiatan dengan melakukan Perawatan Tanaman TOGA di Kebun TOGA yang berada di lingkungan asrama UPT RSBL Kediri. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Kegiatan diawali dengan melihat kondisi tanaman dan area sekitar Kebun TOGA. Anggota Dharma Wanita Persatuan kemudian melakukan pembersihan lingkungan kebun dari rumput liar, daun kering, dan bagian tanaman yang sudah tidak diperlukan. Selanjutnya dilakukan penyiangan, perapian, penggemburan media tanam, serta penyiraman tanaman. Setiap anggota melaksanakan tugas secara bersama-sama sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan efektif.
Perawatan Kebun TOGA merupakan salah satu bentuk sederhana penerapan Gerakan Sehat. Tanaman obat keluarga yang tumbuh di lingkungan UPT tidak hanya memberikan nilai penghijauan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang telah dikenal dalam kehidupan masyarakat. Dengan menjaga tanaman tetap tumbuh dan lingkungan kebun tetap bersih, keberadaan Kebun TOGA diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kepedulian anggota Dharma Wanita Persatuan terhadap lingkungan. Kebiasaan menjaga kebersihan dan merawat tanaman merupakan bagian dari pola hidup sehat yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Selain itu, kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama mampu memperkuat semangat gotong royong serta mempererat hubungan antaranggota Dharma Wanita Persatuan.
Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri, Ny. Sulastri, S.Pd., M.Si., menyampaikan, "Gerakan sehat bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita. Merawat tanaman, menjaga kebersihan, dan menciptakan lingkungan yang hijau merupakan bagian dari kebiasaan sehat yang perlu kita jaga. Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara rutin dan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan UPT."
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar. Setelah dilakukan perawatan, area Kebun TOGA terlihat lebih bersih, rapi, dan tertata. Tanaman yang ada mendapatkan perhatian sehingga diharapkan dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan tersebut juga memberikan suasana kebersamaan yang positif bagi anggota Dharma Wanita Persatuan.
Melalui kegiatan Perawatan Tanaman TOGA, Dharma Wanita Persatuan UPT RSBL Kediri turut mendukung Program Ketahanan Keluarga - Gerakan Sehat. Diharapkan keberadaan Kebun TOGA dapat terus dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal serta menjadi bagian dari lingkungan UPT yang sehat, hijau, dan nyaman. Semangat gotong royong yang tumbuh melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus diterapkan dalam berbagai kegiatan Dharma Wanita Persatuan lainnya.
Pelaksanaan salah satu Sapta DWP #DWPSehat senam bersama sekaligus pertandingan tradisional dalam rangka memeriahkan HUT RI 81. Bertempat di halaman Bappeda Kabupaten Kampar Kamis 13 Oktober 2026 pukul 08.00 wib sampai dengan selesai. Dihadiri ketua beserta 5 anggota dari setiap OPD se-Kqbupaten Kampar. Dalam perlombaan tradisional, DWP RSUD meraih harapan dua. Kegiatan ini bertujuan membentuk kerja sama, kecepatan dan strategi setiap kelompok.
Dalam rangka memperkuat kebersamaan anggota, meningkatkan kebugaran serta menambah wawasan mengenai penggunaan transportasi umum, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palu melaksanakan Pertemuan Rutin yang dirangkaikan dengan Senam Osteoporosis dan Osteodance oleh DPC Perwatusi serta Sosialisasi Pengguna Bus dan Pengaturan Parkir di Kota Palu, pada Jumat, 4 September 2026, pukul 06.30 WITA sampai selesai, bertempat di Dinas Perhubungan Kota Palu, Jalan Ladjera, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara. Kegiatan diikuti oleh 49 orang anggota DWP Kota Palu dan dihadiri oleh Ketua DWP Kota Palu Ny. Rahmawati Romi Sandi Agung, Wakil Ketua I Ibu Lia Abidin, Wakil Ketua II Ibu Enny Rahmawaty, Wakil Ketua III Ibu Zahra Usman, Sekretaris Ibu Fadhilah, serta pengurus dan anggota DWP Kota Palu. Kegiatan juga menghadirkan Bapak Trisno Yunianto DP, S.H., M.H., Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, sebagai narasumber sosialisasi. Pelaksanaan Kegiatan Rangkaian kegiatan diawali dengan pengalaman langsung menggunakan bus menuju lokasi kegiatan. Sebanyak 49 anggota DWP Kota Palu bersama-sama menggunakan bus sebagai bagian dari kegiatan untuk mengenal dan merasakan secara langsung layanan angkutan massal. Pengalaman tersebut menjadi pembuka yang memberikan gambaran nyata kepada peserta sebelum memperoleh penjelasan mengenai layanan transportasi umum di Kota Palu. Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Osteoporosis dan Osteodance bersama DPC PERWATUSI. Anggota DWP Kota Palu mengikuti senam dengan antusias dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kebugaran dan kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan serta kekompakan anggota. Setelah senam, dilaksanakan Pertemuan Rutin DWP Kota Palu. Acara dipandu oleh Ibu Andi Eda Ichsan Singi selaku MC, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars DWP Kota Palu yang dipimpin oleh dirigen Ibu Nuraifan Ilman, kemudian pembacaan doa oleh Ibu Nuranti Fadly. Sambutan dan Arahan Ketua DWP Kota Palu Selanjutnya, Ketua DWP Kota Palu Ny. Rahmawati Romi Sandi Agung menyampaikan sambutan dan arahan kepada pengurus dan anggota. Dalam arahannya disampaikan beberapa hal, yaitu: 1. Pelunasan tiket seminar yang sesuai komitmen bersama dilaksanakan pada bulan September. Para Ketua DWP OPD, OPD, dan kecamatan diharapkan dapat meneruskan informasi tersebut kepada anggota DWP masing-masing serta menjaga komitmen bersama. 2. Peningkatan tertib e-Reporting DWP, khususnya dalam penulisan dan pelaporan setiap kegiatan. Setiap kegiatan yang dilaksanakan perlu dilaporkan secara lengkap agar aktivitas dan pelaksanaan program kerja DWP pada masing-masing OPD dapat terdokumentasi dengan baik serta mendukung tertib administrasi organisasi. 3. Undangan kegiatan dari Komunitas Mama Menari dalam rangka senam tari kreasi untuk memeriahkan HUT Kota Palu. OPD yang berminat diberikan kesempatan untuk mengirimkan perwakilan anggota yang ingin mendaftarkan diri dan mengikuti kegiatan tersebut. Sosialisasi Pengguna Bus dan Pengaturan Parkir Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Pengguna Bus dan Pengaturan Parkir di Kota Palu yang disampaikan oleh Bapak Trisno Yunianto DP, S.H., M.H. Materi sosialisasi memberikan pemahaman kepada anggota DWP mengenai penyelenggaraan angkutan massal, profil dan pengoperasian BTS Trans Palu, waktu operasional, sistem informasi, fasilitas armada, jaringan layanan, tarif, metode pembayaran, serta indikator capaian kinerja. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengaturan parkir di Kota Palu, khususnya pentingnya menggunakan fasilitas parkir secara tertib sehingga dapat mendukung kelancaran lalu lintas dan keteraturan ruang publik. Penyampaian materi menjadi lebih kontekstual karena peserta telah merasakan langsung penggunaan bus sebelum sosialisasi. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dapat dikaitkan dengan pengalaman peserta selama menggunakan layanan angkutan massal. Tujuan, Hasil dan Manfaat Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan anggota, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai penggunaan transportasi umum dan fasilitas parkir secara tertib. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anggota memperoleh pengalaman langsung menggunakan bus dan pemahaman yang lebih baik mengenai layanan BTS Trans Palu, termasuk jaringan layanan, waktu operasional, fasilitas, tarif dan metode pembayaran. Melalui sosialisasi, anggota juga memahami pentingnya menggunakan transportasi umum dan fasilitas parkir secara tertib sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung kelancaran lalu lintas dan keteraturan ruang publik. Kegiatan senam memberikan manfaat dalam menjaga kebugaran serta menciptakan suasana kebersamaan dan kekompakan antaranggota DWP Kota Palu. Sesi Tanya Jawab Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Ibu Yanti Shara dan Ibu Rahmi Rifai menyampaikan pertanyaan terkait penggunaan layanan bus, transportasi umum dan pengaturan parkir di Kota Palu. Narasumber memberikan penjelasan dan tanggapan atas pertanyaan peserta. Sesi berlangsung interaktif sehingga anggota memperoleh kesempatan untuk memperjelas informasi dan meningkatkan pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Pencabutan Lot Arisan Selanjutnya dilaksanakan pencabutan lot arisan yang dipandu oleh Ibu Sri Ayu Anugerah. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh suasana kekeluargaan. Selain menjadi bagian dari pertemuan rutin, kegiatan arisan turut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP Kota Palu. Kesimpulan Seluruh rangkaian kegiatan Pertemuan Rutin DWP Kota Palu, Senam Osteoporosis dan Osteodance serta Sosialisasi Pengguna Bus dan Pengaturan Parkir berjalan dengan baik, tertib dan lancar. Kegiatan memberikan manfaat yang terintegrasi bagi anggota, yaitu meningkatkan kebugaran, mempererat kebersamaan, menambah pengalaman menggunakan transportasi umum serta meningkatkan pemahaman mengenai tertib penggunaan fasilitas transportasi dan parkir. Melalui kegiatan ini, anggota DWP Kota Palu diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta turut mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, tertib dan nyaman. Kegiatan ditutup setelah seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan. #DWPSehat #DWPPeduli #DWPCerdasLiterasi
Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Utara mengikuti kegiatan Seminar Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh DWP Provinsi Sulawesi Tenggara pada hari kamis tanggal 3 September 2026 pukul 08.00 Wita bertempat di hotel Azizah Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara Sekaligus Ketua Dewan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tenggara Ibu Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tenggara Ibu Norma Azazi Fadlansyah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Utara Ibu Hj. Misda Idrus, dan beberapa pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Utara Yaitu Ibu Ratna Irham, Ibu Andi Isnaeni Syamsuddin, Ibu Hersi Mukhlis, Ibu Isna Rahmawati Alamsyah, Ibu Yenni Faisal, Ibu Herlin Andi Agus Zakaria, Ibu Hj. Hafida Kamal dan Ibu Mariana Supriadi. Narasumber kegiatan ini adalah pakar ahli dibidang parenting anak, Ibu Nurhaeni Haeba, S.Psi., M.Si. Adapun pelaksanaan kegiatan sebagai berikut; Kegiatan di awali dengan registrasi oleh panitia. Pukul 08.30 – 08.50 WITA pembukaan oleh MC yaitu Ibu Muliani Al Baasir, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Mars DWP di pimpin oleh dirigen Ny. Peni Legina Umiati Aslikin, kemudian pembacaan doa oleh Ayuningtyas Ali Fita. Laporan Ketua panitia oleh Ibu Prof. Dr. Sri Wahyuni. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tenggara Ibu Norma Azazi Fadlansyah, bahwa pentingnya keluarga bahagia yang memahami pentingnya komunikasi dan quality time dalam membangun hubungan yang harmonis bersama pasangan maupun keluarga, beliau juga menyampaikan bahwa diadakannya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kapasitas dan peran anggota DWP dalam mendukung keluarga serta pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang kita cintai ini. Sambutan Ketua Dewan Penasehat DWP Provinsi Sulawesi Tenggara Ibu Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya moral, spiritual, dan pola asuh anak sebagai fondasi stabilitas keluarga, beliau juga mengingatkan para istri ASN untuk menjadi penyemangat kerja suami dan menjaga integritas dalam mencari penghasilan yang halal, kita harus mendorong transformasi organisasi agar pengurus lebih percaya diri, adaptif, serta cakap dalam berkomunikasi, kemudian yang terakhir beliau mengajak Dharma Wanita Persatuan menjadi kontrol sosial dan ikut andil membantu pemerintah menangani isu daerah. Acara selanjutnya pemaparan materi waras mengasuh di era digital oleh narasumber Ibu Nurhaeni Haeba, S.Psi., M.Si. yakni, 1. Tantangan Pengasuhan Digital (Digital Parenting) Pengaruh Layar (Screen Time): Risiko ketergantungan gadget, penurunan interaksi tatap muka, dan dampak radiasi serta kesehatan mata. Keamanan Siber (Cyber Security): Memahami bahaya cyberbullying, paparan konten tidak layak (pornografi, kekerasan), hingga kejahatan predator anak secara daring (online grooming). Fenomena Fear of Missing Out (FOMO): Pola konsumsi media sosial yang memicu gangguan fokus, tuntutan gaya hidup, dan penurunan daya tahan emosional anak. 2. Menjaga Kesadaran & Mental Orang Tua (Mindful Parenting). 3. Strategi Pembentukan Batasan (Digital Limits & Rules). 4. Komunikasi Empatis & Pendidikan Karakter. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya Jawab, para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung ke Narasumber. Pukul 12.00 WITA istirahat. Sesi kedua dimulai Pukul 14.00 Wita seminar harmoni jiwa perempuan modern : strategi istri mengelola stres di tengah tekanan rumah tangga dan tantangan zaman yang dibawakan oleh narasumber Ibu dr. Aisah Dahlan. Materi yang disampaikan diantaranya; 1. Memahami kondisi diri dan sumber stres. 2. Mengenali tanda-tanda stres dan kelelahan emosional. 3. Pentingnya mengenal dan menerima diri sendiri. 4. Strategi mengelola stres secara sehat. 5. Membangun komunikasi yang sehat dengan pasangan. 6. Menjaga keseimbangan peran perempuan. 7. Membangun ketahanan dan pola pikir positif. 8. Bijak menghadapi tantangan zaman dan media sosial. 9. Membangun dukungan sosial dan keluarga. 10. Mewujudkan harmoni jiwa dan keluarga. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya Jawab, para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung ke Narasumber. Pukul 17.00 WITA kegiatan berakhir dan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan Narasumber. Adapun tujuan dan manfaat dari kegiatan ini adalah 1. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan anggota DWP mengenai pentingnya literasi dalam kehidupan keluarga. 2. Meningkatkan kemampuan anggota DWP dalam mendidik dan mendampingi anggota keluarga, khususnya anak, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. 3. Membekali anggota DWP dengan kemampuan menyaring dan memanfaatkan informasi secara bijak, termasuk dalam penggunaan media digital dan teknologi. 4. Memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama dalam membentuk karakter, nilai, dan kecerdasan anak.
Menghadiri Seminar Inspiratif Perempuan di Le Polonia Hotel & Convention Medan dengan Topik "Dharma Wanita Tangguh Ibu Sehat dan Istri Bahagia.
DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BONDOWOSO
Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bondowoso, melakukan kegiatan :
Bidang : Ekonomi
Program : Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman Sayur serta panen tomat (Tabulapot/Polibag)
Hari, Tanggal : Selasa, 1 September 2026
Pukul : 08.30 – 10.00
eserta : 3 anggota pengurus yaitu : Anggota bidang Ekonomi yaitu Ibu Musrifah, Ibu Erika Indah dan Ibu Lilik
#DWPberdaya
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur turut mengikuti kegiatan Senam Bersama yang dilaksanakan di lingkungan UPT RSBL Kediri. Kegiatan diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan, pegawai, serta Penerima Manfaat sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran jasmani sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan UPT.
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga - Olahraga
Kegiatan : Senam Bersama
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2. Hari/Tanggal : Jumat, 4 September 2026
3. Pukul : 07.00 WIB - selesai
4. Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan, Pegawai, serta Penerima Manfaat UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri
5. Lokasi : Halaman UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri
6. Acara : Senam Bersama
Susunan Acara
1. Pembukaan
2. Pemanasan
3. Senam bersama
4. Pendinginan
5. Penutup
Pada hari Jumat, 4 September 2026, Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri mengikuti kegiatan Senam Bersama yang dilaksanakan di halaman UPT RSBL Kediri. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan, pegawai, serta Penerima Manfaat. Kegiatan merupakan bagian dari Program Ketahanan Keluarga - Olahraga yang bertujuan mendorong penerapan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.
Kegiatan diawali dengan pemanasan untuk mempersiapkan kondisi tubuh sebelum memasuki gerakan senam inti. Seluruh peserta mengikuti gerakan yang dipandu secara bersama-sama dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta saling memberikan dukungan sehingga aktivitas olahraga terasa lebih menyenangkan dan tidak monoton.
Keikutsertaan Penerima Manfaat dalam kegiatan Senam Bersama juga memberikan manfaat sebagai salah satu aktivitas positif dalam proses rehabilitasi sosial. Gerakan fisik yang dilakukan secara teratur dapat membantu menjaga kebugaran, melatih koordinasi tubuh, serta memberikan kegiatan rekreatif yang menyenangkan. Pegawai dan anggota Dharma Wanita Persatuan juga mendapatkan manfaat berupa kesempatan untuk menjaga stamina dan menyegarkan pikiran sebelum menjalankan aktivitas masing-masing.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan jasmani, senam bersama menjadi sarana untuk membangun interaksi sosial dan kebersamaan. Anggota Dharma Wanita Persatuan, pegawai, dan Penerima Manfaat dapat beraktivitas bersama dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan. Kehadiran seluruh unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa budaya hidup sehat dapat dibangun secara bersama-sama di lingkungan UPT RSBL Kediri.
Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri, Ny. Sulastri, S.Pd., M.Si., menyampaikan, "Menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Senam seperti ini terlihat sederhana, tetapi kalau dilakukan secara rutin akan memberikan manfaat bagi tubuh dan pikiran. Saya berharap seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dapat membiasakan diri hidup sehat dan tetap aktif, sehingga kita dapat menjalankan peran dalam keluarga maupun organisasi dengan lebih baik."
Setelah pelaksanaan senam inti, peserta melakukan gerakan pendinginan untuk mengembalikan kondisi tubuh secara bertahap. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Interaksi antara anggota Dharma Wanita Persatuan, pegawai, dan Penerima Manfaat menciptakan suasana yang akrab serta mendukung terciptanya lingkungan UPT yang sehat dan harmonis.
Melalui kegiatan Senam Bersama, Dharma Wanita Persatuan UPT RSBL Kediri turut mendukung Program Ketahanan Keluarga - Olahraga dengan mendorong kebiasaan hidup aktif dan sehat. Diharapkan kegiatan olahraga bersama dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga menjadi bagian dari gaya hidup seluruh keluarga besar UPT RSBL Kediri serta memberikan dampak positif terhadap kesehatan, kebugaran, dan kebersamaan.
Laporan kegiatan ini disusun dengan berpedoman pada Program Kerja DWP secara Nasional, sekaligus sebagai wujud nyata implementasi program kerja DWP Kabupaten Tanjung Jabung Timur. DWP Bakeuda selaku unsur pelaksana menginisiasi kegiatan ini yang melekat pada Bidang Sosial Budaya, khususnya sub-program Ketahanan Keluarga melalui Kegiatan Olahraga dengan menggaungkan tagar #DWPSehat. Waktu Pelaksanaan: Jumat, 4 September 2026 | Pukul 08.00 WIB s.d. Selesai Tempat: Lapangan Voli Halaman Kantor Bakeuda Kabupaten Tanjung Jabung Timur Penyelenggara / Unsur Pelaksana: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tanjung Jabung Timur Peserta Kegiatan: 1. Tim DWP Bakeuda: Ny. Bitha Awaluddin, Ny. Sofia, Ny. Desi, Ny. Kasma, Nn. Nufri, Nn. Alma, dan Ny. Widi. 2. Tim DWP PUPR: Ny. Deni Dedy, Ny. Anik, Ny. Mona, Ny. Nefra, Ny. Susi, dan Ny. Ratna. Dasar Kegiatan : 1. Anggaran Dasar DWP Bab IV Pasal 9 mengenai Tugas Pokok Dharma Wanita Persatuan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota. 2. Rencana Strategis (Renstra) DWP Nasional 2025-2029, khususnya pada Garis-Garis Besar Program Kerja Bidang Sosial Budaya. 3. Program Kerja Tahunan DWP Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026 mengenai optimalisasi kesehatan pengurus dan anggota di lingkungan Pemerintah Daerah. Jalannya Kegiatan: 1. Pembukaan dan Doa Bersama: Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB yang dibuka dengan pembacaan doa bersama. Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar, aman, serta seluruh peserta diberikan keselamatan dan kesehatan selama bertanding. 2. Pengarahan dari Ketua DWP: Setelah pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan sesi pengarahan yang disampaikan langsung oleh Ketua DWP Bakeuda, Ny. Bitha Awaluddin, serta Ketua DWP PUPR, Ny. Deni Dedy. Dalam arahannya, kedua Ketua Unsur Pelaksana menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, memupuk kebersamaan, serta menjadikan ajang ini sebagai wadah silaturahmi yang menyenangkan, bukan sekadar mencari kemenangan. 3. Pemanasan Bersama: Sebelum memasuki inti pertandingan, seluruh pemain dari kedua tim wajib mengikuti sesi pemanasan bersama. Kegiatan pemanasan ini bertujuan untuk mempersiapkan otot dan sendi agar lebih fleksibel, meningkatkan detak jantung secara bertahap, serta yang paling utama adalah untuk mencegah terjadinya cedera fisik atau kram otot selama jalannya pertandingan voli yang intens. 4. Pertandingan Persahabatan: Memasuki acara inti, kedua tim langsung turun ke lapangan untuk memulai pertandingan. Laga berlangsung dengan sangat seru, penuh semangat, ceria, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Kedua tim saling menunjukkan performa terbaiknya hingga babak akhir, dengan perolehan skor imbang yang adil yaitu 1-1. 5. Penutup dan Foto Bersama: Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus dan anggota DWP Bakeuda serta DWP PUPR sebagai simbol kebersamaan, keharmonisan, dan soliditas yang kuat. Tujuan Kegiatan: 1. Mengakselerasi implementasi program kerja Bidang Sosial Budaya DWP Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 2. Mentransformasi gaya hidup sedentary menjadi gaya hidup aktif bagi seluruh anggota demi mewujudkan gerakan #DWPSehat. 3. Membangun kemitraan strategis (cross-functional partnership) antar-unsur pelaksana DWP di tingkat kabupaten. Manfaat Kegiatan: Kegiatan olahraga bola voli bersama ini memberikan dampak multi-dimensi yang sangat signifikan, baik secara fisiologis (fisik) maupun psikologis (mental) bagi para anggota DWP: 1. Peningkatan Kebugaran Kardiorespirasi: Olahraga voli melibatkan gerakan aerobik dan anaerobik yang kontinu, yang secara efektif melatih efisiensi kerja jantung dan paru-paru dalam mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. 2. Kekuatan dan Kepadatan Muskuloskeletal: Gerakan seperti melompat, melakukan smash, dan passing melatih kekuatan otot kaki, lengan, dan inti tubuh, serta merangsang kepadatan tulang untuk mencegah risiko osteoporosis dini pada wanita. 3. Peningkatan Metabolisme dan Imunitas: Aktivitas fisik yang teratur membantu membakar kalori secara optimal, menjaga berat badan ideal, serta meningkatkan sirkulasi sel darah putih yang krusial untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dari berbagai penyakit. 4. Reduksi Stres dan Pelepasan Endorfin: Olahraga yang dilakukan secara gembira memicu pelepasan hormon endorfin dan serotonin (hormon kebahagiaan), yang efektif menurunkan kadar kortisol (hormon stres). Hal ini membantu meredakan kejenuhan serta kecemasan akibat rutinitas harian. 5. Peningkatan Fungsi Kognitif dan Fokus: Olahraga tim seperti voli menuntut koordinasi motorik, respons cepat, dan konsentrasi tinggi. Ini sangat baik untuk menjaga plastisitas otak dan fungsi kognitif jangka panjang. Seorang istri yang sehat secara fisik dan stabil secara emosional merupakan faktor determinan dalam Ketahanan Keluarga. Kondisi rumah tangga yang harmonis, sehat, dan kondusif secara langsung akan mendukung produktivitas, ketenangan kerja, dan kinerja para suami selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Timur dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, DWP Bakeuda berkomitmen untuk: 1. Standardisasi Kegiatan: Melembagakan olahraga voli bersama ini menjadi agenda kebugaran rutin dwimingguan (2 minggu sekali) bagi DWP Bakeuda. 2. Ekspansi Kolaborasi: Menginisiasi pembentukan Forum Olahraga Persahabatan DWP antar-OPD Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk memperluas jejaring silaturahmi. 3. Evaluasi Dampak: Melakukan pemantauan tingkat partisipasi dan kesehatan anggota secara berkala sebagai bagian dari pelaporan Bidang Sosial Budaya.
DWP Peduli melalui Geber Jum’at Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 September 2026 pukul 07.00-09.00 WIB, di Alun-alun Kota Majalengka. Dihadiri Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang Majalengka Ny. Nur Aisah Arif dan 4 anggota Ibu Iceu Roni, Ibu Asri Lia dan Ibu Yanto, serta perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan SETDA, SETWAN, INSPEKTORAT, BKAD, BKPSDM,dan SATPOL PP DAMKAR. Total keseluruhan sekitar 50 peserta. DWP Bappedalitbang Majalengka terus ikut serta membangun budaya bersih yang dimulai dari kepedulian. Mari tanamkan rasa tidak nyaman terhadap sampah dan biasakan membuangnya pada tempatnya. Bersama, kita wujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. #dwppeduli
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Tadarus sebagai salah satu bentuk pembinaan iman dan taqwa bagi anggota Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan dilaksanakan secara rutin sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas kehidupan spiritual, serta mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota Dharma Wanita Persatuan.
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga - Iman dan Taqwa
Kegiatan : Tadarus
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2. Hari/Tanggal : Kamis, 3 September 2026
3. Pukul : 08.00 WIB - selesai
4. Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri
5. Lokasi : Mushola Al-Ikhlas UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri
6. Acara : Tadarus
Susunan Acara
1. Pembukaan
2. Sholat Dhuha berjamaah
3. Tadarus bersama
4. Penutup
Pada hari Kamis, 3 September 2026, Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri melaksanakan kegiatan Tadarus yang bertempat di Mushola Al-Ikhlas UPT RSBL Kediri. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Ketahanan Keluarga - Iman dan Taqwa yang dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan pembinaan spiritual anggota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Dhuha secara berjamaah. Seluruh peserta mengikuti ibadah dengan tertib dan khusyuk. Sholat Dhuha bersama menjadi momentum bagi anggota Dharma Wanita Persatuan untuk mengawali kegiatan dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memanjatkan doa dan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan.
Setelah Sholat Dhuha berjamaah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Tadarus bersama. Para anggota membaca Al-Qur'an secara bergiliran dengan anggota lainnya menyimak bacaan. Suasana Mushola Al-Ikhlas menjadi lebih khidmat dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anggota untuk membiasakan diri membaca Al-Qur'an secara rutin serta saling mengingatkan dalam kebaikan.
Kegiatan Tadarus menjadi salah satu bentuk upaya Dharma Wanita Persatuan dalam membangun ketahanan keluarga melalui penguatan nilai-nilai keimanan. Keluarga yang memiliki landasan spiritual yang baik diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan lebih bijaksana. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dapat menjadi pedoman bagi anggota dalam menjalankan peran di dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri, Ny. Sulastri, S.Pd., M.Si., menyampaikan, "Melalui Tadarus bersama ini, kita tidak hanya menjaga rutinitas membaca Al-Qur'an, tetapi juga berusaha menjaga hati dan diri agar tetap dekat dengan Allah SWT. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan ketenangan, memperkuat iman dan taqwa, serta membawa nilai-nilai kebaikan tersebut ke dalam keluarga dan kehidupan sehari-hari."
Kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian selesai dilaksanakan. Dharma Wanita Persatuan UPT RSBL Kediri berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pembinaan iman dan taqwa sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga. Diharapkan kegiatan Tadarus dapat memberikan manfaat secara spiritual, mempererat ukhuwah, serta mendorong anggota untuk senantiasa menerapkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan lingkungan masyarakat.