e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/91364.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP SETDA

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 23-04-2026

LOMBA MEMASAK BEREGU DHARMA WANITA PERSATUAN SETDA KABUPATEN JEPARA Dalam rangka memperingati Hari Jadi Jepara ke-477 dan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara menyelenggarakan kegiatan Lomba Memasak Beregu yang berlangsung dengan penuh semangat, kegembiraan, serta suasana kebersamaan yang terasa begitu hangat dan membahagiakan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi menjelma menjadi sebuah peristiwa kebersamaan yang mampu menyatukan semangat, kreativitas, dan kekompakan seluruh anggota dalam satu irama yang harmonis. Sejak awal kegiatan dimulai, semangat para peserta telah terasa begitu kuat, seakan menghadirkan energi kebersamaan yang memenuhi seluruh ruangan. Tawa dan canda terdengar bersahutan, menciptakan suasana yang hidup dan penuh keceriaan. Setiap anggota menunjukkan antusiasme yang luar biasa, tidak hanya untuk memenangkan lomba, tetapi juga untuk merayakan kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin di dalam organisasi. Kegiatan lomba memasak ini dilaksanakan sebagai sarana untuk melatih kekompakan tim, meningkatkan kerja sama antar anggota, serta menumbuhkan ide dan kreativitas dalam mengolah menu sehat keluarga yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa saling mendukung dan memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi, sehingga setiap anggota merasa menjadi bagian penting dari keluarga besar Dharma Wanita Persatuan. Lomba memasak dilaksanakan dengan tema "Masak Beregu Menu Sehat Keluarga", di mana setiap kelompok peserta beranggotakan 4 (empat) orang dari satu bagian yang sama. Apabila jumlah anggota dalam satu bagian kurang, peserta dapat ditambahkan dari bagian lain sesuai dengan keputusan panitia. Seluruh peserta mengenakan Baju Adat Jepara dan/atau Kebaya Nasional, yang tidak hanya memperindah suasana kegiatan, tetapi juga menghadirkan nuansa kebanggaan terhadap budaya daerah serta memperkuat identitas kebersamaan sebagai bagian dari masyarakat Jepara. Sebelum pelaksanaan lomba dimulai, disampaikan petunjuk teknis lomba memasak oleh Ny. Amelia Dodhi Hermawan selaku panitia kegiatan. Dalam penyampaian tersebut dijelaskan bahwa waktu memasak yang diberikan kepada peserta adalah 30 (tiga puluh) menit, dimulai dari proses persiapan bahan hingga penyajian atau plating untuk satu porsi masakan. Penjelasan tersebut disampaikan dengan jelas dan terstruktur, sehingga seluruh peserta dapat memahami aturan lomba dengan baik dan siap mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Pengambilan bahan pokok berupa sayur, protein, buah, susu, dan nasi dilakukan secara serentak oleh perwakilan tim dalam waktu 5 (lima) menit. Setiap bahan yang telah diambil wajib digunakan secara maksimal, karena bahan yang tidak dimasak atau terbuang akan memengaruhi penilaian. Selain itu, pengambilan bumbu dasar diberikan waktu yang fleksibel menyesuaikan kebutuhan peserta, sehingga setiap kelompok memiliki kesempatan yang sama untuk menampilkan kreativitas dan kemampuan terbaiknya. Adapun kriteria penilaian dalam lomba ini meliputi beberapa aspek penting, yaitu: Rasa masakan (30%) Plating atau penampilan masakan (20%) Kelengkapan bahan masakan sesuai tema (20%) Kerja sama tim (15%) Pemaksimalan penggunaan bahan yang diambil (15%) Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional oleh dewan juri yang terdiri dari Ibu Ketua Mandat, Ny. Dono, dan Ny. Yeni Yahya, yang dengan penuh ketelitian menilai setiap hidangan yang disajikan oleh peserta. Dalam pelaksanaan lomba, kegiatan diikuti oleh 5 (lima) kelompok peserta, yaitu: Kelompok 1 dengan nama "Macan" Kelompok 2 dengan nama "Matahari" Kelompok 3 dengan nama "Dapur Umum" Kelompok 4 dengan nama "Masterchif" Kelompok 5 dengan nama "Kartini" Selama pelaksanaan lomba memasak, suasana kegiatan terasa begitu dinamis dan penuh semangat. Setiap kelompok bekerja dengan penuh kesungguhan, seolah ingin memberikan persembahan terbaik bagi timnya. Mulai dari menyiapkan bahan makanan, mengatur peralatan memasak, hingga membagi tugas antar anggota dilakukan dengan koordinasi yang rapi dan penuh kekompakan. Semangat kebersamaan tampak jelas dalam setiap gerakan, setiap komunikasi, dan setiap usaha yang dilakukan oleh peserta. Beberapa kelompok bahkan menunjukkan kreativitas yang luar biasa dengan membawa peralatan tambahan maupun bahan pendamping yang tidak disediakan oleh panitia. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa para peserta tidak hanya mengikuti lomba, tetapi benar-benar menaruh perhatian dan kesungguhan dalam menghasilkan masakan yang terbaik. Setiap kelompok berusaha menghadirkan menu yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat, menarik, dan bernilai gizi tinggi bagi keluarga. Seluruh peserta mampu menyelesaikan proses memasak dengan tepat waktu, menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab yang tinggi dalam mengikuti kegiatan. Hasil masakan yang disajikan pun terlihat menarik dan menggugah selera, mencerminkan kemampuan serta kreativitas anggota dalam mengolah bahan makanan menjadi hidangan yang berkualitas. Adapun hasil masakan dari masing-masing kelompok adalah sebagai berikut: Kelompok 1 yang terdiri dari anggota DWP Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan menampilkan menu masakan sehat keluarga dengan penyajian yang menarik dan penuh kreativitas. Kelompok 2 yang terdiri dari anggota DWP Bagian Kesra dan Administrasi Umum menyajikan menu sop ayam, bergedel tahu tempe, sambal, serta es buah yang segar dan menggugah selera. Kelompok 3 yang terdiri dari anggota DWP Bagian Umum menyajikan menu tumis brokoli, garang asem, dan es buah Kartini yang kaya rasa dan penuh cita rasa khas rumahan. Kelompok 4 yang terdiri dari anggota DWP Bagian Pengadaan Barang dan Jasa menyajikan menu sapo tahu ayam dengan sayuran brokoli, kembang kol, dan pakcay, serta minuman jus buah dari buah naga, melon, dan semangka yang menyehatkan. Kelompok 5 yang terdiri dari anggota DWP Bagian Pemerintahan menyajikan menu capcay anti stunting yang menonjolkan nilai gizi dan kesehatan keluarga sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi. Setelah dilakukan proses penilaian oleh dewan juri dengan penuh ketelitian dan objektivitas, diperoleh hasil pemenang lomba sebagai berikut: Juara 1 : Kelompok "Macan" Juara 2 : Kelompok "Masterchif" Juara 3 : Kelompok "Kartini" Juara Harapan 1 : Kelompok "Matahari" Juara Harapan 2 : Kelompok "Dapur Umum" Kegiatan lomba memasak ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi seluruh anggota. Melalui kegiatan ini, anggota dapat saling berbagi pengalaman, meningkatkan keterampilan memasak, serta memperkuat kerja sama dalam tim. Kebersamaan yang tercipta terasa begitu hangat dan membekas di hati setiap peserta, seolah menjadi kenangan indah yang akan terus dikenang dalam perjalanan organisasi. Pada akhir kegiatan, acara ditutup oleh Ibu Ketua Mandat, yang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan atas partisipasi dan antusiasme yang luar biasa selama pelaksanaan lomba. Beliau menyampaikan harapan agar kegiatan-kegiatan Dharma Wanita Persatuan ke depan dapat terus dilaksanakan dengan semangat yang sama, penuh kreativitas, serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh anggota. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berharga dan sarat makna, karena di dalamnya terjalin kebersamaan yang kuat, semangat kerja sama yang tulus, serta rasa persaudaraan yang semakin erat. Diharapkan semangat tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi kekuatan yang menggerakkan organisasi untuk melangkah maju, menghadapi tantangan, dan melaksanakan setiap program kerja dengan penuh dedikasi. Demikian laporan kegiatan lomba memasak ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan organisasi. Semoga kegiatan yang telah dilaksanakan tidak hanya memberikan manfaat pada saat ini, tetapi juga menjadi inspirasi yang menumbuhkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kepedulian dalam setiap langkah Dharma Wanita Persatuan di masa yang akan datang.

../images/kegiatan/91363.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > INSPEKTORAT KAB. SUMENEP

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 27-04-2026

LAPORAN KEGIATAN BIDANG EKONOMI

DHARMA WANITA PERSATUAN INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN SUMENEP

Bidang EKONOMI

Pelaksanaan Kegiatan

D A T A KEGIATAN

Nama Kegiatan : KEGIATAN USAHA KANTIN

Penyelenggara : BIDANG EKONOMI DHARMA WANITA PERSATUAN INSPEKTORAT DAERAH KAB. SUMENEP
Dasar Kegiatan : 1. Surat DWP Inspektorat Daerah Kab. Sumenep, Tanggal 30 Maret 2026, Nomor: 06/SET/DWP/INSPEKTORAT/III/2026; PERIHAL UNDANGAN (RAPAT PENGURUS).
2. HASIL RAPAT PENGURUS (NOTULENSI)
Hari/Tanggal : PELAKSANAAAN SETIAP HARI SELASA DISETIAP MINGGUNYA; PENANGGUNGJAWAB MASING MASING IRBANWIL
Tempat : KANTIN BAROKAH DWP INSPEKTORAT DAERAH KAB. SUMENEP
Hadir : SESUAI DENGAN JADWAL JAGA YANG DISEPAKATI (2 ORANG SETIAP MINGGUNYA)

URAIAN KEGIATAN

( 5 W 1 H ) Kegiatan Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep diwujudkan melalui pengelolaan usaha kantin yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu, tepatnya pada hari Selasa. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi anggota sekaligus mempererat kebersamaan antar pengurus dan anggota DWP. Pelaksanaan usaha kantin ini melibatkan seluruh Irbanwil (Inspektur Pembantu Wilayah) sebagai penanggung jawab secara bergilir, sehingga setiap wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi organisasi.
Setiap pelaksanaan kegiatan, Irbanwil yang bertugas bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan penjualan produk kantin. Hal ini meliputi penentuan menu, pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan dan minuman. Konsep utama yang diusung dalam kegiatan ini adalah penyediaan menu yang unik, sehat, dan menarik, sehingga tidak hanya memberikan nilai ekonomi tetapi juga mendukung pola konsumsi yang lebih baik bagi anggota dan pegawai di lingkungan Inspektorat Daerah.
Menu yang disajikan bervariasi setiap minggunya, mulai dari makanan tradisional khas daerah, olahan pangan lokal, hingga kreasi makanan modern yang dikembangkan dengan sentuhan inovasi. Selain itu, aspek kesehatan menjadi perhatian utama, di mana setiap menu diupayakan menggunakan bahan yang segar, higienis, serta mengurangi penggunaan bahan tambahan yang berisiko bagi kesehatan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memberikan edukasi kepada anggota mengenai pentingnya konsumsi pangan yang sehat dan bergizi.
Kegiatan usaha kantin ini juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi anggota yang terlibat. Melalui kegiatan ini, anggota DWP dapat mengasah keterampilan kewirausahaan, mulai dari perencanaan usaha, manajemen keuangan sederhana, hingga strategi pemasaran produk. Pengalaman ini menjadi bekal yang berharga dalam mengembangkan usaha mandiri di masa mendatang.
Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antar anggota. Proses persiapan yang dilakukan secara gotong royong menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung juga menjadi sarana komunikasi yang efektif antar anggota dari berbagai wilayah.
Secara keseluruhan, kegiatan usaha kantin yang dilaksanakan setiap hari Selasa ini menjadi wujud nyata peran Bidang Ekonomi DWP Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep dalam mendukung pemberdayaan anggota. Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga meningkatkan kreativitas, kemandirian, serta kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan sehat. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi kesejahteraan anggota dan lingkungan sekitarnya.

T U J U A N

Tujuan pelaksanaan kegiatan Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep melalui usaha kantin adalah untuk mendorong kemandirian ekonomi anggota serta meningkatkan kemampuan kewirausahaan secara berkelanjutan. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran praktis bagi anggota dalam mengelola usaha sederhana, mulai dari tahap perencanaan, pengolahan produk, hingga pemasaran. Dengan keterlibatan langsung dalam kegiatan kantin, anggota diharapkan mampu mengembangkan keterampilan ekonomi produktif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai peluang usaha mandiri.
Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan kreativitas anggota dalam menciptakan dan mengembangkan menu makanan yang unik, sehat, dan bernilai jual tinggi. Melalui sistem penanggung jawab bergilir oleh masing-masing Irbanwil, setiap kelompok diberikan ruang untuk berinovasi dalam menyajikan produk yang menarik sekaligus memperhatikan aspek gizi dan keamanan pangan. Hal ini sejalan dengan upaya organisasi dalam mendukung pola konsumsi yang lebih sehat di lingkungan kerja.
Kegiatan usaha kantin juga bertujuan untuk memperkuat kebersamaan dan kerja sama antar anggota DWP. Proses pelaksanaan yang melibatkan banyak pihak mendorong terciptanya komunikasi yang efektif, koordinasi yang baik, serta semangat gotong royong. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan sosial dalam organisasi.
Di samping itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan anggota, baik secara langsung melalui hasil penjualan maupun secara tidak langsung melalui peningkatan kapasitas dan pengalaman berwirausaha. Secara keseluruhan, usaha kantin ini menjadi wadah strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi anggota sekaligus mendukung peran DWP sebagai organisasi yang produktif, kreatif, dan mandiri.

M A N F A A T

Manfaat pelaksanaan kegiatan usaha kantin Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep dapat dirasakan secara luas, baik oleh anggota maupun lingkungan organisasi. Secara ekonomi, kegiatan ini memberikan peluang bagi anggota untuk memperoleh tambahan pendapatan melalui hasil penjualan produk kantin. Selain itu, anggota juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola usaha, sehingga dapat meningkatkan keterampilan kewirausahaan seperti manajemen keuangan, pengelolaan produksi, serta strategi pemasaran sederhana.
Dari sisi pengembangan kapasitas, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan kreativitas dan inovasi anggota. Melalui penyusunan menu yang unik dan sehat, anggota terdorong untuk mengeksplorasi berbagai ide olahan pangan yang menarik, bergizi, dan memiliki nilai jual. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota terhadap pentingnya penyediaan makanan yang higienis dan berkualitas.
Manfaat lainnya adalah terbangunnya rasa kebersamaan dan solidaritas antar anggota. Proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara bergilir oleh masing-masing Irbanwil menciptakan suasana kerja sama yang harmonis, saling mendukung, dan penuh semangat gotong royong. Interaksi yang intens selama kegiatan berlangsung juga mempererat hubungan sosial dalam organisasi.
Selain itu, kegiatan ini memberikan manfaat edukatif bagi lingkungan kerja, khususnya dalam membudayakan konsumsi makanan sehat. Dengan adanya kantin yang menyediakan menu sehat, anggota dan pegawai di lingkungan Inspektorat Daerah dapat lebih mudah mengakses pilihan makanan yang lebih baik bagi kesehatan.
Secara keseluruhan, kegiatan usaha kantin ini memberikan manfaat yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga sosial, edukatif, dan pengembangan diri, sehingga mendukung terwujudnya anggota DWP yang mandiri, kreatif, dan produktif.

PUBLIKASI

Sebagai bentuk transparansi dan dokumentasi kegiatan, pertemuan rutin pengurus ini: • Didokumentasikan dalam bentuk foto kegiatan. • Dilaporkan melalui sistem e-Reporting DWP. • Dipublikasikan melalui media internal/WhatsApp Group DWP.

Demikian laporan kegiatan Bidang EKONOMI DWP Inspektorat ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja serta dokumentasi kegiatan organisasi.

../images/kegiatan/91362.jpg
Info Baru

DWP Kota Surabaya > DWP Kecamatan Lakarsantri

  • Oleh: Sekretariat
  • 23-04-2026

Dalam rangka menindaklanjuti undangan wawancara peserta Lomba Srikandi Berprestasi yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kartini Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya telah menyelenggarakan tahapan seleksi lanjutan berupa wawancara terhadap peserta terpilih dari masing-masing kecamatan dan perangkat daerah. Kegiatan wawancara ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses penilaian untuk menggali secara lebih mendalam peran, kontribusi, prestasi, serta dampak nyata yang telah diberikan oleh peserta dalam lingkungan kerja maupun masyarakat.

Menindaklanjuti undangan tersebut, Kecamatan Lakarsantri turut berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti tahapan wawancara. Kecamatan Lakarsantri diwakili oleh Ibu Naning, selaku Pengurus UMKM se-Kecamatan Lakarsantri, yang hadir sebagai peserta wawancara Lomba Srikandi Berprestasi. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Ibu Naning didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Lakarsantri, sebagai bentuk dukungan organisasi serta pendampingan kelembagaan terhadap perwakilan kecamatan yang mengikuti kegiatan dimaksud.

Kehadiran perwakilan Kecamatan Lakarsantri dalam kegiatan wawancara ini merupakan wujud komitmen kecamatan dalam mendukung program-program pemberdayaan perempuan yang digagas oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya. Partisipasi ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara unsur kecamatan dan Dharma Wanita Persatuan dalam mendorong peran aktif perempuan, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Program Lomba Srikandi Berprestasi dirancang sebagai salah satu agenda utama dalam rangkaian Peringatan Hari Kartini Tahun 2026. Program ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan yang dinilai memiliki dedikasi, prestasi, serta kontribusi nyata dalam berbagai bidang, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat. Lomba ini tidak hanya menilai capaian individu, tetapi juga menitikberatkan pada dampak keberlanjutan dari peran yang dijalankan oleh peserta, khususnya dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, peran Ibu Naning sebagai Pengurus UMKM se-Kecamatan Lakarsantri dinilai relevan dengan tujuan dan sasaran program Lomba Srikandi Berprestasi. Selama ini, Ibu Naning aktif dalam kegiatan pembinaan dan pendampingan UMKM di wilayah Kecamatan Lakarsantri, khususnya dalam mendorong pelaku usaha perempuan untuk meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, serta kemampuan pemasaran. Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Kartini sebagai perempuan yang berdaya, tangguh, dan mandiri, sebagaimana tema Peringatan Hari Kartini Tahun 2026.

Pelaksanaan wawancara peserta Lomba Srikandi Berprestasi bertujuan untuk menggali lebih dalam informasi mengenai peran, inovasi, serta kontribusi yang telah dilakukan oleh peserta. Dalam sesi wawancara, peserta diberikan kesempatan untuk memaparkan latar belakang kegiatan yang dijalankan, bentuk-bentuk pendampingan yang telah dilakukan, capaian yang berhasil diraih, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan. Selain itu, wawancara juga menjadi sarana untuk menilai kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta komitmen peserta dalam menjalankan peran sebagai penggerak pemberdayaan perempuan di lingkungannya.

Pendampingan yang dilakukan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Lakarsantri dalam kegiatan wawancara ini memiliki makna strategis. Pendampingan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga mencerminkan dukungan organisasi terhadap kader-kader perempuan yang dinilai memiliki potensi dan prestasi. Hal ini menunjukkan bahwa Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Lakarsantri secara aktif berperan dalam mendorong anggotanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat kompetitif dan inspiratif di tingkat kota.

Manfaat dari program Lomba Srikandi Berprestasi ini sangat signifikan dan dirasakan dalam berbagai aspek. Bagi peserta, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri, mengasah kemampuan komunikasi, serta memperluas wawasan dan jejaring. Peserta juga memperoleh kesempatan untuk merefleksikan peran dan kontribusi yang telah dilakukan, sekaligus mendapatkan pengakuan atas upaya dan dedikasi yang selama ini dijalankan.

Bagi Kecamatan Lakarsantri, partisipasi dalam program ini memberikan manfaat berupa peningkatan citra positif kecamatan sebagai wilayah yang aktif mendukung pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM. Melalui keikutsertaan perwakilan kecamatan dalam Lomba Srikandi Berprestasi, praktik-praktik baik yang telah dilakukan di tingkat kecamatan dapat diangkat dan diperkenalkan secara lebih luas. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain serta mendorong pertukaran pengalaman dan inovasi dalam pengelolaan UMKM.

Manfaat program ini juga dirasakan oleh organisasi Dharma Wanita Persatuan, baik di tingkat kota maupun kecamatan. Lomba Srikandi Berprestasi berfungsi sebagai sarana untuk menjaring figur-figur perempuan inspiratif yang dapat menjadi teladan bagi anggota lainnya. Selain itu, kegiatan ini memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi mitra pemerintah yang aktif dalam mendukung pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, serta pembangunan sosial masyarakat.

Dari sisi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, program ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya motivasi dan semangat untuk terus mengembangkan usaha. Dengan adanya apresiasi terhadap peran pengurus UMKM dan pelaku usaha perempuan, diharapkan semakin banyak perempuan yang terdorong untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi produktif. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Kecamatan Lakarsantri.

Partisipasi Kecamatan Lakarsantri dalam tahapan wawancara Lomba Srikandi Berprestasi juga menjadi momentum evaluasi dan penguatan program pemberdayaan UMKM yang telah berjalan. Melalui proses seleksi dan wawancara, diperoleh berbagai masukan dan pembelajaran yang dapat dijadikan dasar untuk pengembangan program ke depan, baik dari sisi metode pendampingan, penguatan kapasitas pelaku usaha, maupun pengembangan jejaring pemasaran.

Kegiatan wawancara ini sekaligus mempertegas bahwa Peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan. Program Lomba Srikandi Berprestasi menjadi salah satu wujud nyata dari upaya tersebut, dengan menampilkan figur-figur perempuan yang mampu berkontribusi secara nyata dan berkelanjutan.

Diharapkan keikutsertaan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik bagi peserta, organisasi, maupun masyarakat, serta menjadi motivasi bagi perempuan lainnya untuk terus berperan aktif, berprestasi, dan berkontribusi positif bagi keluarga, organisasi, dan lingkungan sekitarnya.

../images/kegiatan/91361.jpg
Info Baru

DWP Kota Semarang > DINAS PEKERJAAN UMUM

  • Oleh: Sekretariat
  • 23-04-2026

Hari/Tanggal : Kamis, 23 April 2026
Waktu : 09.00 – 11.30
Tempat : Ruang Excavator DPU Kota Semarang
Peserta : Pengurus dan Anggota DWP DPU Kota Semarang
Acara diawali dengan Menyanyikan Mars DW dan Jingle DWP Kota Smg
sambutan oleh ibu Ketua DWP DPU Kota Semarang: Ibu Endah Suwarto,
Informasi dari DWP Kota Semarang, Akan ada lomba darma wanita tergiat th.2026 tingkat Kota, dan peringatan Paskah tgl 29 april yg diwakili Bu Vincent dan setoran iuran ke DWP Kota
laporan DWP DPU bulan April dari masing-masing bidang, yaitu Sekretaris, Bendahara, Sosial Budaya, Ekonomi, dan Pendidikan.
Agenda DWP DPU Bulan April :
1. Akan diadakan Lomba Merangkai Empon Empon dalam rangka memperingati Hari Kartini
2. Akan diadakan Penyuluhan kesehatan gigi dari RSJD
3. Informasi terkait Seragam Baru DWP. Seragam baru didesain oleh Desainer Didiet Maulana, seragam ini memiliki makna memberikan semangat dan bercerita saat dikenakan oleh ibu-ibu Anggota Dharma Wanita. Motif seragam dibedakan antara Motif Pakaian Seragam dan Motif Hijab Dharma Wanita Persatuan Pusat. Model yang dipilih juga sedikit unik dan spesial berbeda dari seragam kemeja biasa

../images/kegiatan/91360.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP BKD

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 27-04-2026

Pertemuan Rutin Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 27 April 2026. Kegiatan ini bertempat di Ruang Rapat BKPSDMD Kabupaten Jepara. Acara ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan UP BKPSDMD Kabupaten Jepara yang diwakili oleh Sekretaris DWP UP BKPSDMD Kabupaten Jepara Ny. Afifah Azwar Achsan. Turut hadir Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan UP BKPSDMD Kabupaten Jepara Ny. Rissa Andi Surya. Selain itu hadir pula para pengurus Dharma Wanita Persatuan BKPSDMD Kabupaten Jepara. Kehadiran peserta didominasi oleh anggota Bidang Pendidikan DWP UP se-Kabupaten Jepara. Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara. Suasana pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Selanjutnya dilakukan menyanyikan Lagu Mars Dharma Wanita. Lagu Mars Jepara juga dinyanyikan bersama-sama. Kedua lagu tersebut dipimpin oleh Ibu Eri Eko Udiyono. Peserta mengikuti kegiatan menyanyi dengan penuh semangat. Setelah itu dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan secara resmi. Pembukaan dilakukan oleh Ibu Fiandy Hadi Sarwoko. Dalam pembukaan disampaikan pentingnya sinergi antar anggota. Kegiatan rapat kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Kegiatan berjalan sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan. Suasana rapat berlangsung kondusif dan penuh kebersamaan. Seluruh peserta menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan. Rapat kerja ini menjadi momentum evaluasi dan perencanaan program. Komunikasi antar anggota berjalan dengan baik. Panitia telah mempersiapkan acara dengan maksimal. Kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar anggota. Semua peserta mengikuti acara dengan penuh perhatian. Agenda selanjutnya adalah laporan dari masing-masing bidang kerja DWP Kabupaten Jepara. Setiap bidang menyampaikan capaian program kerja yang telah dilaksanakan. Laporan disampaikan secara bergantian oleh perwakilan bidang. Bidang Pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam laporan. Disampaikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama periode berjalan. Evaluasi program kerja juga menjadi bagian penting dalam laporan. Beberapa kendala yang dihadapi turut disampaikan secara terbuka. Peserta memberikan tanggapan terhadap laporan yang disampaikan. Diskusi berlangsung secara interaktif dan konstruktif. Setelah laporan bidang, dilanjutkan dengan agenda penandatanganan MOU. Penandatanganan dilakukan antara Disdukcapil dan DWP Kabupaten Jepara. MOU tersebut terkait tertib administrasi kependudukan bagi anggota DWP. Penandatanganan berlangsung dengan lancar dan tertib. Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat bagi anggota. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan. Setelah penandatanganan, dilanjutkan dengan penyampaian materi. Materi disampaikan oleh narasumber Bapak Ferry Yudha Adhi Dharma Rahardjo, SSTP, M.Si. Beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jepara. Materi membahas kolaborasi antara Disdukcapil dan DWP. Disampaikan pentingnya tertib administrasi kependudukan. Inovasi layanan digital seperti Pindang Cemplung diperkenalkan. Selain itu juga dikenalkan Kios Adminduk sebagai layanan publik. Program jemput bola bagi kelompok rentan turut dijelaskan. Peran anggota DWP sebagai relawan adminduk sangat ditekankan. Materi ini memberikan wawasan baru bagi peserta. Narasumber menjelaskan bahwa dokumen kependudukan merupakan hak dasar masyarakat. Dokumen seperti KTP-el menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kartu Keluarga juga menjadi dokumen utama dalam administrasi. Akta Kelahiran diperlukan untuk berbagai kebutuhan layanan publik. Tanpa dokumen tersebut, akses terhadap fasilitas menjadi terbatas. Digitalisasi data kependudukan menjadi fokus pemerintah daerah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi layanan. Efektivitas pelayanan publik juga menjadi tujuan utama. Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya pembaruan data. Anggota DWP diharapkan aktif dalam sosialisasi kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau hingga tingkat desa. Setelah materi pertama, dilanjutkan dengan materi kedua. Materi kedua disampaikan oleh narasumber Anis Azrafie, SE, CIC, CPS, CPIC. Materi membahas tentang Personal Color Analysis. Topik ini berkaitan dengan personal color branding bagi anggota DWP. Dijelaskan bahwa banyak orang salah memahami pemilihan warna. Warna favorit belum tentu cocok untuk digunakan. Pakaian mahal juga belum tentu memberikan kesan terbaik. Pemilihan warna harus disesuaikan dengan karakter individu. Analisis warna melibatkan undertone kulit seseorang. Undertone terbagi menjadi kategori warm dan cool. Selain itu terdapat konsep season color. Kategori season meliputi Spring, Summer, Autumn, dan Winter. Setiap kategori memiliki karakteristik warna tersendiri. Materi ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta. Selain undertone, dijelaskan pula tentang intensity color. Intensity color mencakup tingkat kejernihan warna. Warna dapat berupa murni, tint, tone, atau shade. Teknik mix and match warna juga dijelaskan secara rinci. Kombinasi monochrome menggunakan satu warna dengan gradasi. Kombinasi analog menggunakan warna yang berdekatan dalam roda warna. Kombinasi complementary menggunakan warna yang berseberangan. Warna navy dan charcoal grey memberikan kesan elegan. Warna dusty mauve dan rose pink memberikan kesan feminim. Warna powder blue dan sage green memberikan kesan hangat. Untuk acara formal disarankan menggunakan warna navy. Soft grey juga menjadi pilihan aman untuk kegiatan resmi. Dijelaskan bahwa warna hitam tidak selalu cocok untuk semua orang. Pemilik undertone hangat disarankan memilih variasi hitam tertentu. Penampilan ideal harus disesuaikan dengan tipe musim masing-masing. Konsep tata rias dan aksesori juga perlu diperhatikan. Anggota diharapkan tampil elegan namun sederhana. Personal Color Analysis membantu meningkatkan kepercayaan diri. Pemilihan warna yang tepat mendukung citra diri. Layanan konsultasi dapat diakses melalui Studio Warna ID. Setelah seluruh materi selesai, acara dilanjutkan dengan penutup. Penutup dilakukan oleh pembawa acara. Kegiatan berakhir dengan tertib dan lancar. Seluruh peserta meninggalkan ruangan dengan kesan positif.

../images/kegiatan/91359.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Pulang Pisau > DWP INSPEKTORAT Kabupaten Pulang Pisau

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 14-04-2026

Giat DWP Inspektorat Daerah Kabupaten Pulang Pisau Bulan April 2026 Bidang : Sosial Budaya Program Kerja : Kepedulian & Kesetiakawanan Kegiatan : Bantuan Sosial Hari/Tanggal: Selasa, 14 April 2026 Pukul : 08.00 WIB s/d Selesai Tempat : Desa Hanjak Maju, Kec. Kahayan Hilir, Kab. Pulang Pisau Rangkaian Pelaksanaan Kegiatan : Berdasarkan kesepakatan (Notulen Rapat DWP Kabupaten Pulang Pisau) bagi DWP SOPD diwajibkan berpartisipasi dalam aksi bantuan sosial berupa sembako, 1 (satu) DWP SOPD memberikan satu paket sembako kepada Ibu-Ibu Lansia (KK Tunggal). Bantuan sosial ini diserahkan oleh Ketua DWP Inspektorat Ny. Laura Riani Hayes Hendra didampingi oleh Inspektur Daerah Kab. Pulang Pisau Bpk Hayes Hendra, S.E., M.AB, didampingi juga oleh Ny. Nita Yusnadi (Ketua Bidang Pendidikan) serta didampingi para perangkat Desa Hanjak Maju. Teknis penyerahan dilakukan oleh masing-masing DWP SOPD ke alamat yang telah ditentukan, serta penyerahan simbolis dilakukan saat acara Pertemuan Rutin DWP Kabupaten sekaligus Halal Bihalal dan Peringatan Hari Kartini di Aula Banama Tingang. Bantuan sosial berupa sembako bermanfaat untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga dan meningkatkan gizi. Paket sembako ini berisi Beras (5 Kg), Gula (1 Kg), Minyak Goreng (1 Liter), Teh (1 Pack), Kopi (250 Gram) Kecap Manis Ukuran Besar, serta 15 Butir Telur.

../images/kegiatan/91357.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kuningan > Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 26-04-2026

Pada Hari Minggu, 26 April 2026, pukul 13:00 WIB sampai dengan selesai, Ketua Dharma Wanita Persatuan DPMD Kabupaten Kuningan, Ibu Cucu Deniawan menghadiri kegiatan pelepasan jemaah calon haji Kabupaten Kuningan Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At Taufiq Kuningan Islamic Center. Kegiatan pelepasan jemaah calon haji ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kuningan sebagai bentuk dukungan dan doa bagi para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji. Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh agama serta keluarga para jemaah calon haji. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran, serta sambutan Bupati Kuningan yang menyampaikan pesan dan harapan agar seluruh jemaah calon haji diberikan kesehatan, kelancaran serta keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu disampaikan pula pentingnya menjaga kekompakan, ketertiban dan nama baik daerah selama berada di luar negeri. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP DPMD Kabupaten Kuningan turut memberikan dukungan moril dengan menghadiri langsung kegiatan pelepasan, sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi aktif organisasi dalam kegiatan sosial keagaaman di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan lancar hingga selesai. Diharapkan seluruh jemaah calon haji Kabupaten Kuningan Tahun 1447 H/2026 M dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

../images/kegiatan/91356.jpg
Info Baru

DWP Kota Surabaya > DWP Dinas Pehubungan

  • Oleh: Sekretariat
  • 17-04-2026

Rapat Lanjutan Persiapan Hari Kartini 2026 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan Kota Surabaya

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Dalam Rangka Melaksanakan Program Kerja Untuk Meningkatkan komunikasi Para Pengurus dan para anggota, dilaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi membahas persiapan Acara Hari Kartini 2026 Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

KETERANGAN PROGRAM :

Bidang Kegiatan: Sekretariat
Sub Bidang: Penataan Organisasi/Manajemen
Kegiatan: Rapat Koordinasi Persiapan Hari Kartini 2026
Hari/Tanggal: Jumat, 17 April 2026
Waktu: 09.00 WIB - selesai WIB
Lokasi: Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kota Surabaya
Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Surabaya
Jumlah Peserta: Kegiatan rapat koordinasi internal DWP Dinas Perhubungan Kota Surabaya dihadiri oleh 15 orang peserta, yang terdiri dari:

1. Ibu Trio Wahyu Bowo
2. Ibu Henny
3. Ibu Agung
4. Ibu Suprapti
5. Ibu Meita
6. Ibu Sekar
7. Ibu Erny
8. Ibu Lisdianty
9. Ibu Wida.
10. Ibu Sevy
11. Ibu Hanang
12. Ibu Beta
13. Ibu Rosa
14. Ibu Anita
15. Ibu Devie

SUSUNAN ACARA:

1. Pembukaan dan Penyampaian arahan oleh pimpinan rapat
2. Penyampaian laporan persiapan masing-masing bidang
3. Evaluasi kendala kegiatan dan pematangan persiapan lalu penutup

URAIAN KEGIATAN

Pada hari Jumat, 17 April 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai, telah dilaksanakan rapat di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kota Surabaya dengan agenda utama membahas persiapan pertemuan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam rangka peringatan Hari Kartini Tahun 2026. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DWP, Ibu Trio Wahyu Bowo, dan dihadiri oleh para pengurus dari berbagai bidang. Adapan detail peserta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang menghadiri kegiatan rapat yaitu :

1. Ibu Trio Wahyu Bowo sebagai Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Surabaya
2. Ibu Henny sebagai Ketua Bidang Ekonomi
3. Ibu Agung sebagai Ketua Bidang Sosial Budaya
4. Ibu Erny sebagai Ketua Bidang Sekretariat
5. Ibu Hanang sebagai Ketua Bidang Pendidikan
6. Ibu Suprapti sebagai anggota Bidang Eknomi
7. Ibu Meita sebagai anggota Bidang Ekonomi
8. Ibu Sekar sebagai anggota Bidang Ekonomi
9. Ibu Lisdianty sebagai anggota Bidang Sosial Budaya
10. Ibu Wida sebagai anggota Bidang Sosial Budaya
11. Ibu Sevy sebagai anggota Bidang Sosial Budaya
12. Ibu Beta sebagai anggota Bidang Sekretariat
13. Ibu Rosa sebagai anggota Bidang Sekretariat
14. Ibu Anita sebagai anggota Bidang Pendidikan
15. Ibu Devie sebagai anggota Bidang Pendidikan

Dalam rapat tersebut, dibahas secara menyeluruh konsep kegiatan, susunan acara, hingga kebutuhan teknis pelaksanaan. Berdasarkan hasil diskusi, disepakati bahwa kegiatan peringatan Hari Kartini akan dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2026, dengan mengusung tema kebersamaan dan pelestarian budaya melalui penggunaan kebaya sebagai dresscode utama bagi seluruh peserta.

Rapat lanjutan ini difokuskan pada finalisasi teknis pelaksanaan, termasuk pembagian tugas yang lebih rinci kepada masing-masing bidang, kesiapan logistik, serta koordinasi antar panitia. Setiap bidang menyampaikan progres persiapan yang telah dilakukan. Bidang Ekonomi melaporkan kesiapan pengadaan paket sembako yang akan dibagikan kepada peserta. Bidang Sosial Budaya menyampaikan konsep lomba kostum serta mekanisme penilaian untuk menentukan 10 peserta terbaik. Sementara itu, Bidang Sekretariat memastikan bahwa pendistribusian undangan telah berjalan sesuai jadwal dan melakukan monitoring terhadap konfirmasi kehadiran anggota melalui sistem pendataan berbasis Google Sheet.

Selain itu, Bidang Pendidikan turut berperan dalam menyiapkan susunan acara, termasuk teknis pelaksanaan lomba, pengundian doorprize, serta alur kegiatan agar berjalan tertib dan tepat waktu. Koordinasi juga dilakukan terkait penataan tempat, peminjaman kursi, serta kesiapan perlengkapan pendukung lainnya.

Suasana dalam rapat lanjutan berlangsung aktif dan konstruktif. Setiap anggota memberikan masukan untuk menyempurnakan pelaksanaan kegiatan. Diskusi difokuskan pada upaya mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi di hari pelaksanaan, seperti keterlambatan peserta, teknis pembagian doorprize, hingga pengaturan waktu kegiatan agar tetap kondusif.

Dalam arahannya, Ketua DWP Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Ibu Trio Wahyu Bowo, menekankan pentingnya kerja sama dan tanggung jawab seluruh pengurus dalam menyukseskan kegiatan ini. Beliau juga menyampaikan harapan agar kegiatan peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga mampu memberikan makna kebersamaan dan semangat bagi seluruh anggota.

Ibu Trio Wahyu Bowo selaku ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam rapat lanjutan tersebut menyampaikan sambutan,

“Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan saling berkoordinasi dengan baik. Kegiatan ini bukan hanya sekadar peringatan Hari Kartini, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat berkarya bagi seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Surabaya.”

Beliau juga menambahkan, “Mari kita sukseskan kegiatan ini dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang solid, sehingga acara yang kita selenggarakan dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kesan yang positif bagi seluruh peserta.”

Dengan dilaksanakannya rapat awal dan rapat lanjutan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana. Pengurus dan anggota DWP Dinas Perhubungan Kota Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta solidaritas demi keberhasilan setiap program yang dilaksanakan.

Rapat ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk:
1. Memperkuat koordinasi internal secara rutin pengurus DWP Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
2. Mematangkan dan koordinasi persiapan Acara Peringatan Hari Kartini 2026 Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

PENUTUP

Rapat lanjutan koordinasi internal DWP Dinas Perhubungan Kota Surabaya berjalan lancar dan tertib. Rapat ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi, meningkatkan sinergi antaranggota, serta mendukung persiapan pelaksanaan Acara Hari Kartini 2026 Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang nantinya akan berjalan dengan lancar dan sukses.

../images/kegiatan/91354.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Wonosobo > Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-04-2026

Ny Reni Andriyana Dwiyama (Ketua DWP UP Dispaperkan), Ny Sumanto(Wakil Ketua II DWP Dispaperkan), Ny. Ayomi Agoes BS ( Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya) dan Ibu Yuni Fauzi (Anggota DWP Dispaperkan) menghadiri Halal bihalal DWP KAB. Wonosobo, yang diselenggarakan pada
Hari Kamis, 9 April 2026
Waktu 10.00 Wib s.d 13.00 WIB.
TEMPAT : Pendopo bupati (depan)
Narasumber: Ustadz Diah Sukron Zaidi, S.Pd
Tema: “Membersihkan hati, mempererat silaturahmi, Bersama dalam harmoni Keluarga Besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Wonosobo”
Membersihkan hati dan mempererat silaturahmi adalah inti dari kembali ke fitrah (kesucian), terutama saat Idul Fitri. Tindakan ini membersihkan diri dari dendam dan kesalahan, sekaligus memperpanjang umur, meluaskan rezeki, dan menjaga hubungan harmonis antar sesama. Ini adalah wujud terapi hati untuk ketenangan batin dan ukhuwah
Pentingnya Membersihkan Hati & Silaturahmi:
Terapi Hati: Silaturahmi bukan sekadar tradisi berkunjung, melainkan terapi yang membantu meringankan pikiran dan membersihkan hati dari dendam atau penyakit hati lainnya.
Keutamaan Agama: Menjaga silaturahmi adalah perintah Allah SWT yang mendatangkan berkah, melapangkan rezeki, dan memanjangkan umur.
Momen Maaf-memaafkan: Momentum Halalbihalal sangat tepat untuk membuang rasa benci dan memperbarui tali persaudaraan.
Rezeki dan Umur: Menyambung tali silaturahmi diyakini menjadi perantara umur yang panjang dan rezeki yang melimpah
Cara Meningkatkan Kualitas Silaturahmi:
Saling Memberi Hadiah: Menunjukkan kasih sayang melalui pemberian.
Bertemu dengan Wajah Berseri: Menyapa dengan keramahan dan senyuman.
Kunjungan Rutin: Meluangkan waktu untuk berziarah (berkunjung) ke rumah keluarga dan sahabat.
Halal Bihalal: Memanfaatkan momen kebersamaan untuk saling memaafkan

../images/kegiatan/91353.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Subang > KECAMATAN TAMBAK DAHAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 27-04-2026

Kegiatan Halal Bihalal Dharma Wanita Persatuan yang diselenggarakan pada Rabu, 15 April 2026 berlangsung dengan penuh khidmat, hangat, dan sarat makna. Acara yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Dharma Wanita Persatuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H sekaligus memperingati Hari Kartini. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Tambakdahan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan penuh antusias. Sejak awal acara, para anggota telah bergabung tepat waktu, menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Kehadiran DWP Kecamatan Tambakdahan menjadi bagian dari sinergi nasional dalam memperkuat peran perempuan dalam organisasi dan masyarakat. Acara diawali dengan registrasi peserta yang disertai penayangan video kegiatan Dharma Wanita Persatuan sebagai bentuk refleksi perjalanan organisasi. Selanjutnya, suasana semakin khidmat saat Ketua Umum dan para penasihat memasuki ruang virtual dengan iringan hadroh, yang menambah nuansa religius dan sakral pada pembukaan acara. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan hadroh yang memukau, diikuti dengan pembukaan resmi oleh pembawa acara yang memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh kehangatan. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta terjemahannya menjadi penguat spiritual, mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini serta harapan agar momentum Halal Bihalal dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan kualitas diri anggota Dharma Wanita Persatuan. Sambutan juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendukung keluarga, organisasi, dan pembangunan bangsa. Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ust. Maulana yang disampaikan dengan gaya khasnya yang komunikatif, ringan, namun penuh makna. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki diri, memperkuat keikhlasan, serta meningkatkan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Ust. Maulana juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kunci keberkahan hidup, serta meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini dalam membangun perempuan yang tangguh, berdaya, dan berakhlak mulia. Para peserta, termasuk anggota DWP Kecamatan Tambakdahan, mengikuti tausiyah dengan penuh perhatian dan antusias. Interaksi yang hangat antara penceramah dan peserta membuat suasana semakin hidup, meskipun dilaksanakan secara virtual. Pesan-pesan yang disampaikan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mudah dipahami dan diimplementasikan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ust. Maulana, memohon keberkahan, kesehatan, serta kekuatan dalam menjalankan peran masing-masing. Doa tersebut menjadi penutup yang menyentuh hati, menguatkan harapan agar seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Secara keseluruhan, kegiatan Halal Bihalal dan Peringatan Hari Kartini ini berjalan dengan lancar dan sukses. Partisipasi aktif dari DWP Kecamatan Tambakdahan menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan komitmen dalam mendukung program organisasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana refleksi dan penguatan nilai-nilai kebersamaan, keimanan, serta peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan, khususnya di Kecamatan Tambakdahan, dapat terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi positif dalam lingkungan keluarga, organisasi, dan masyarakat luas. Semangat Halal Bihalal dan nilai-nilai perjuangan Kartini diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi dalam setiap langkah ke depan

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID