DWP DPUPRPKP Kabupaten Lobar,melaksakan kegiatan pertemuan rutin perdana di tahun 2026 pada hari Kamis, 05/02/2026 yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Lobar di Pantai Kupu-Kupu, Kecamatan Lembar.Dari DWP DPUPRPKP Kabupaten Lobar di hadiri oleh Ketua DWP DPUPRPKP(Ny.Fitri Sofiawati). Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kebersamaan&menyamakan persepsi dalam menjalankan program-program DWP di tahun 2026.Kegiatan ini di pimpin langsung oleh PJ Ketua DWP Kabupaten Lobar (Ny.Hj.Baiq Yuliani Saikhu) yg turut dihadiri oleh pengurus,seluruh Ketua DWP unsur pelaksana(UP)OPD & Kecamatan se-Kabupaten Lobar.Harapan nya, dengan adanya kegiatan ini bisa di manfaatkan sebagai ruang diskusi & evaluasi kegiatan,menyusun langkah ke depan dalam program DWP, yang dapat berperan nyata bagi masyarakat.
(E.XI) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 15 Garut Cabang Dinas Wilayah XI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nama Kegiatan : Pertandingan Persahabatan Bathminton Hari/ Tanggal : Sabtu, 07 Februari 2026 Waktu : 08.00 sd selesai Tempat : GOR SMKN 9 Garut Bidang : Sosial Budaya Penyelenggara : DWP SMKN 9 Garut Jumlah Pertisipan : 35 Orang Jumlah Pengurus yang menghadiri sebanyak 6 Orang yaitu : 1. Ibu hj Erne Nuril H 2. Ibu Sri Murniati 3. Ibu Dede Delisda 4. Ibu Elin Marlina 5. Ibu Fadhilah 6. Ibu Harsi Nurikma Keterangan Program : Pengurus DWP Unit SMAN 15 Garut mengikuti kegiatan pertandingan persahabatan badminton yang diselenggarakan oleh DWP unit SMKN 9 Garut. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang sosial budaya dalam rangka akrabisasi antara pengurus DWP unit SMAN 15 dengan DWP unit SMKN 9 Garut. Kegiatan Pertandingan Persahabatan Badminton diselenggarakan pada hari Sabtu, 7 Februari 2026 bertempat di GOR SMKN 9 Garut. Tujuan diadakannya kegiatan pertandingan persahabata badminton, yaitu: 1. Mempererat tali silaturahmi antar pengurus DWP unit SMAN 15 dan SMK 9 Garut, 2. Membudayakan hidup sehat melalui olahraga badminton, 3. Menumbuhkan sikap sportifitas melalui kegiatan pertandingan persahabatan, 4. Menjaga stamina dan kebugaran tubuh. Pembuat laporan : Yeni Supriatin Sonjaya
Giat Ketua DWP Unit Sekretatiat DPRD Kabupaten Pasangkayu Hj. Risda Mansur bersama anggota melakukan pendampingan pemberian makanan Tambahan (PMT) pada posyandu Krisant yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 7 Februari pukul 08.00 wita sampai selesai bertempat di kelurahan pasangkayu Kabupaten Pasangkayu. Kagiatan tersebut merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan berjalan. Tujuan dan manfaat dari kegiatan tersebut salah satunya adalah percepatan pertumbuhan pada balita.
Bidang Sosial Budaya DWP RSUD Gambiran Kota Kediri merealisasikan program kerjanya yaitu mengikuti olah raga senam pagi bersama karyawan-karyawati RSUD Gambiran Kota Kediri yang dilaksanakan di lantai 5 RSUD Gambiran Jl. Piere Kapten Tendean no.16 Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri. pada hari Sabtu, tanggal 7 Februari 2026 jam 07.15 – 08.15 WIB. Olah raga senam diikuti sekitar 17 orang. Tujuan mengikuti olah raga adalah agar para anggota DWP RSUD Gambiran dapat hidup sehat , meningkatkan kesehatan jantung, mengontrol berat badan, membantu fokus dalam bekerja dan menciptakan suasana kerja yang lebih positif.Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat serta diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga kesehatan anggota DWP RSUD Gambiran Kota Kediri.
Salah satu Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) antara lain adalah melakukan aktifitas fisik atau berolah raga. Bidang Sosial Budaya DWP RSUD Gambiran Kota Kediri menggerakkan / mengajak para anggota DWP untuk mengikuti olah raga senam untuk meningkatkan kualitas kesehatan fisik, mengurangi stress,menjalin silaturahmi kekompakan, bertukar informasi serta mendukung pola hidup sehat dan berkualitas. Olah raga senam dilaksanakan di lantai 5 RSUD Gambiran Jl. Piere Kapten Tendean no.16 Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri pada hari Sabtu, tanggal 7 Februari 2026 jam 07.00 – 08.00 WIB. Anggota DWP yang mengikuti Gerakan sehat sekitar 17 orang.
Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pendidikan Kota Surakarta Sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta mengadakan kegiatan belajar Bahasa Isyarat pada pertemuan rutin “Rapat Kerja dengan tema Dharma Wanita Merajut Inklusi melalui Bahasa Isyarat” pada hari Jumat, 6 Februari 2026 pukul 12.30 WIB - selesai bertempat di Aula SMP Negeri 10 Kota Surakarta Jl. Kartini No. 12 Kota Surakarta. Acara dibuka dengan sambutan dari ketua Panitia yaitu ibu Sri Rahayu Supriono, S.Pd dilanjutkan materi diberikan oleh Aprilian Bima Purnanta dari Gerakan Kesejahteraan untuk Tuli Indonesia (Gerkatin) Solo dan Juru Bahasa Ibu Is Choliza, S.Pd dari Sub SMP Negeri 10 Kotta Surakarta. Kegiatan dihadiri oleh seluruh ibu pengurus dan ibu-ibu anggota DWP Sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta
Pada hari Sabtu, tanggal 7 Februari 2026, pukul 07.45 - 08.15 dilakukan supervisi pada kantin Sekar DWP lantai 1 dan lantai 2 RSUD Gambiran yang beralamat di Jln.Kapten Piere Tendean No.16 Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Dengan adanya supervisi ini diharapkan dapat mengevaluasi keadaan dan perkembangan Kantin Sekar DWP lantai 1 dan lantai 2 RSUD Gambiran. Supervisi dilakukan oleh Ny.Jumailah. Supervisi yang dilakukan yaitu : 1. Mengevaluasi jumlah pengunjung kantin Sekar DWP lantai 1 dan lantai 2 RSUD Gambiran (ramai pengunjung atau tidak). 2. Memeriksa tanggal kedaluarsa barang-barang dagangan kantin Sekar DWP lantai 1 dan lantai 2 RSUD Gambiran 3. Memeriksa kebersihan Kantin Sekar DWP lantai 1 dan lantai 2 RSUD Gambiran. 4. Sampling menghitung barang2 dagangan titipan mitra kantin Sekar DWP lantai 1 dan lantai 2 RSUD Gambiran (dicocokkan dengan catatannya).
Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pendidikan Kota Surakarta Sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta mengadakan bazar makanan ringan pada pertemuan rutin “Rapat Kerja dengan tema Dharma Wanita Merajut Inklusi melalui Bahasa Isyarat” pada hari Jumat, 6 Februari 2026 pukul 12.30 WIB - selesai di SMP Negeri 10 Kota Surakarta. Kegiatan bazaar dilaksanakan oleh Sie Ekonomi yaitu Ibu Aveliani Hendra Safitri, S.Pd dan pembeli merupakan seluruh anggota DWP Sub SMP Negeri 10 Kota Surakarta yang hadir dalam pertemuan tersebut
LAPORAN E-REPORTING PROGRAM KERJA BIDANG PENDIDIKAN
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk
Bidang :Pendidikan
Suasana Pelataran Kambang Iwak Palembang tampak berbeda dari biasanya. Sejak matahari belum sepenuhnya naik, area yang selama ini menjadi ruang publik favorit warga itu mulai dipenuhi pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Dengan mengenakan pakaian olahraga, ratusan pegawai tampak bersiap mengikuti kegiatan senam pagi bersama yang rutin digelar sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan mempererat kebersamaan antarpersonel pemerintahan. Kegiatan senam pagi ini dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Alunan musik yang enerjik terdengar mengiringi gerakan instruktur senam yang berdiri di bagian depan pelataran. Para peserta mengikuti setiap gerakan dengan antusias, mulai dari pemanasan ringan, gerakan inti, hingga pendinginan. Senyum dan canda terlihat menghiasi wajah para pegawai, menciptakan suasana santai namun tetap tertib. Pemilihan Kambang Iwak sebagai lokasi kegiatan dinilai tepat. Selain memiliki area yang luas, ruang terbuka hijau ini juga menawarkan udara pagi yang segar dan suasana yang nyaman. Pepohonan rindang di sekitar kolam menambah kesan sejuk, membuat peserta lebih bersemangat mengikuti seluruh rangkaian senam. Tidak sedikit pegawai yang mengaku merasa lebih rileks dan berenergi setelah mengikuti kegiatan tersebut. Senam pagi bersama ini diikuti oleh pegawai dari berbagai OPD, mulai dari staf hingga pejabat struktural. Kehadiran para pimpinan OPD di tengah-tengah peserta memberikan kesan kebersamaan tanpa sekat. Mereka berbaur, mengikuti gerakan senam yang sama, dan saling menyapa satu sama lain. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terus dibangun di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Selain sebagai sarana menjaga kesehatan fisik, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi informal antarpersonal. Di sela-sela kegiatan, terlihat pegawai saling berbincang ringan, bertukar cerita, hingga berdiskusi santai tentang pekerjaan. Interaksi semacam ini dinilai penting untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dan kondusif. Senam pagi bersama juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam mendorong pola hidup sehat di kalangan aparatur sipil negara. Aktivitas fisik ringan namun rutin diyakini mampu meningkatkan kebugaran, mengurangi stres, serta berdampak positif terhadap produktivitas kerja. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang segar, pegawai diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam ini berjalan dengan tertib dan lancar. Panitia pelaksana memastikan seluruh rangkaian acara sesuai dengan jadwal, termasuk pengaturan posisi peserta agar tetap nyaman dan aman. Meskipun diikuti oleh banyak peserta, suasana tetap terkendali tanpa mengurangi esensi kebersamaan. Usai senam, beberapa pegawai tampak melanjutkan aktivitas dengan berjalan santai mengelilingi area Kambang Iwak. Ada pula yang memanfaatkan waktu untuk berfoto bersama rekan kerja sebagai dokumentasi kegiatan. Momen-momen sederhana tersebut semakin memperkuat kesan bahwa kegiatan senam pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang untuk membangun kedekatan antarsesama. Pelaksanaan senam pagi bersama ini diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan jasmani, kegiatan semacam ini juga berperan dalam membangun semangat kolektif dan disiplin. Pemerintah Kota Palembang menilai bahwa aparatur yang sehat secara fisik dan mental merupakan modal penting dalam mendukung kelancaran roda pemerintahan. Dengan terselenggaranya senam pagi bersama pegawai OPD pada Jumat, 6 Februari 2026, di Pelataran Kambang Iwak, Pemerintah Kota Palembang kembali menegaskan komitmennya terhadap keseimbangan antara kinerja dan kesehatan aparatur. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa upaya membangun budaya hidup sehat dapat dilakukan secara sederhana, namun memberikan dampak positif yang luas bagi lingkungan kerja pemerintahan.