Pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan Pertemuan dan Perlombaan Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus meningkatkan tali silaturahmi, kebersamaan, dan kekeluargaan antara anggota Dharma Wanita Persatuan bersama aparatur di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Kegiatan diikuti oleh Ibu Anya Himan (ketua DWP Dishub), dan Ibu Dede Agus (Wakil ketua DWP Dishub), ibu kabid Erik, Ibu Diana Izal, Ibu Sinta Wisnu, Ibu Lani, Ibu Mul, dan ibu Idih. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengenakan pakaian bernuansa merah putih dengan kerudung merah sebagai bentuk semangat dan kebersamaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan seperti lomba tarik derek, lomba pindahkan air, lomba mukbang, lomba tebak kata dan lainya. Perlombaan tersebut menjadi sarana bagi para peserta untuk berinteraksi, membangun kekompakan, serta menciptakan suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Selain sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antaranggota DWP dan aparatur. Melalui kegiatan bersama seperti ini, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis, rasa kekeluargaan yang lebih kuat, serta kerja sama yang baik di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap kegiatan organisasi sekaligus partisipasi dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan juga diharapkan dapat memberikan suasana positif dan memperkuat rasa kekeluargaan antaranggota DWP Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Atas terselenggaranya kegiatan ini, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, sehingga rangkaian pertemuan dan perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung dengan baik, meriah, dan penuh kebersamaan. Pembuat Narasi: Diana Fahrizal
Pada hari Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 16.00 WITA, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas PUPR Kota Bima, Ny. Mardiana Didi Fahdiansyah, mengikuti kegiatan Pertemuan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bima yang bertempat di Aula Maja Labo Dahu Pemerintah Kota Bima. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi wanita di Kota Bima sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi dan koordinasi, serta memperkuat sinergi antarlembaga organisasi wanita dalam mendukung program pembangunan daerah. Kehadiran Ketua DWP Dinas PUPR Kota Bima merupakan bentuk partisipasi aktif dalam membangun kebersamaan dan kolaborasi dengan organisasi wanita lainnya. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Hj. Atika H. Fahruranji yang dalam arahannya menyampaikan pentingnya meningkatkan peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan Kota Bima. Perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam membangun ketahanan keluarga, tetapi juga dalam kehidupan sosial, pemberdayaan masyarakat, kegiatan kemasyarakatan, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah. Untuk itu, organisasi wanita diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas dan mengambil peran secara aktif sesuai dengan potensi dan bidang masing-masing. Selain itu, disampaikan pula pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarorganisasi wanita di Kota Bima. Setiap organisasi diharapkan tidak berjalan secara sendiri-sendiri, melainkan dapat saling mendukung, berbagi informasi, menyatukan potensi, dan mengembangkan kegiatan bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, keberadaan organisasi wanita diharapkan semakin memberikan kontribusi positif terhadap berbagai aspek pembangunan daerah. Kegiatan pertemuan GOW Kota Bima memberikan beberapa hasil dan manfaat, antara lain: 1. Terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang lebih baik antarorganisasi wanita di Kota Bima. 2. Meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah. 3. Terbangunnya komitmen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarorganisasi wanita. 4. Mendorong organisasi wanita agar lebih aktif mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat. 5. Memperkuat posisi organisasi wanita sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan Kota Bima. Pertemuan GOW ini juga menjadi momentum untuk mempererat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas di antara pengurus dan anggota organisasi wanita di Kota Bima. Melalui forum tersebut diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat dan berkelanjutan, sehingga organisasi wanita dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mewujudkan pembangunan Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan. Keikutsertaan Ketua DWP Dinas PUPR Kota Bima dalam kegiatan Pertemuan GOW merupakan wujud nyata dukungan dan partisipasi aktif DWP dalam membangun komunikasi serta sinergi dengan organisasi wanita lainnya. Melalui forum ini diharapkan terwujud kerja sama yang semakin solid, sehingga seluruh organisasi wanita dapat berperan secara optimal dalam pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, kegiatan sosial, dan pembangunan Kota Bima secara berkelanjutan.
Pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan “Sinergi Istri ASN dalam Mewujudkan Keluarga Sejahtera dan Aparatur Sipil Negara yang Berkinerja Unggul” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan peran strategis istri ASN dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera dan Aparatur Sipil Negara yang berkinerja unggul. Kegiatan tersebut menghadirkan Ny. Yanti Krisyana Herman selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Barat, Ny. Septarina, S.S. sebagai narasumber, serta Ny. Tia Herawati, A.KS sebagai moderator. Kegiatan diikuti oleh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan dan perwakilan DWP Dishub yang menghadiri acara yaitu ibu Widi Kabid. Kegiatan dengan tema “Sinergi Istri ASN dalam Mewujudkan Keluarga Sejahtera dan Aparatur Sipil Negara yang Berkinerja Unggul” membahas pentingnya peran istri ASN dalam menciptakan keluarga yang berkualitas. Dalam materi yang disampaikan, ditegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan dan kinerja ASN. Keluarga yang harmonis, sehat, dan saling mendukung dapat menciptakan lingkungan yang positif sehingga setiap anggota keluarga dapat berkembang dan menjalankan perannya dengan baik. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan tiga peran utama istri ASN, yaitu membangun keluarga berkualitas, mendidik dan mendampingi anak, serta memperkuat ekonomi keluarga. Membangun keluarga berkualitas diwujudkan dengan menciptakan keluarga yang harmonis, sehat, dan saling mendukung. Sementara itu, dalam mendidik dan mendampingi anak, istri memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memberikan teladan, serta mendampingi anak dalam menghadapi perkembangan dan tantangan di era digital. Adapun dalam memperkuat ekonomi keluarga, istri diharapkan mampu mengelola keuangan keluarga dengan bijak serta mengembangkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki keluarga. Selain itu, disampaikan pula bahwa istri bukan hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi memiliki peran strategis dalam keluarga, antara lain sebagai penguat keluarga, pendidik anak, pengelola rumah tangga, pengelola keuangan, serta pengembang potensi diri. Setiap peran tersebut saling berkaitan dalam menciptakan keluarga yang kuat, mandiri, dan sejahtera. Dengan menjalankan peran secara seimbang, istri dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan dan kualitas kehidupan keluarga. Materi kegiatan juga menekankan bahwa pendidikan anak merupakan salah satu tanggung jawab penting dalam keluarga. Istri ASN memiliki peran dalam membentuk karakter anak melalui keteladanan, pendampingan, komunikasi, dan pengawasan yang baik, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan penggunaan media digital. Pendampingan yang tepat diharapkan dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter, tanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dalam aspek ekonomi keluarga, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak. Pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan mengatur pengeluaran, tetapi juga bagaimana keluarga dapat mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki untuk mendukung kesejahteraan bersama. Dengan pengelolaan yang baik, keluarga diharapkan dapat menjadi lebih mandiri dan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih kuat. Atas terselenggaranya kegiatan ini, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Barat, narasumber, moderator, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan sehingga dapat berjalan dengan baik dan memberikan wawasan serta manfaat bagi seluruh peserta. Pembuat Narasi Diana Fahrizal
Assalamualaikum......Tabik Pun..... Pada hari Jumat, tanggal 14 Agustus 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus Ny Meli menghadiri kegiatan Lomba Perahu Hias dan Launching Sentra Kuliner Muara Indah Kotaagung yang bertempat di Pantai Muara Indah, Kotaagung, Kabupaten Tanggamus. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk memeriahkan rangkaian kegiatan daerah sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan kuliner yang ada di kawasan Muara Indah Kotaagung. Lomba perahu hias menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat, sedangkan launching Sentra Kuliner Muara Indah diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha kuliner untuk mengembangkan dan memperkenalkan produk unggulan daerah. Kehadiran Ketua DWP Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi dan dukungan terhadap kegiatan Pemerintah Kabupaten Tanggamus serta upaya mempererat silaturahmi dan sinergi dengan berbagai unsur masyarakat. Acara berlangsung dengan meriah, tertib, dan lancar , serta mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir. Melalui kegiatan ini diharapkan potensi wisata, ekonomi kreatif, dan kuliner lokal di Kabupaten Tanggamus semakin dikenal dan berkembang, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan daerah.
Organisasi : Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Kegiatan: Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Peserta : Ibu bupat Ibu Ike Meiliana dan Ibu wakil bupati I Bu D.Wahyuni Ibu penasihat DWP Setda Oki Ibu Sukma Asmarwijaya Ibu ketua DWP Setda Oki Ibu Dince Alamsyah dan Ibu bendahara DWP Setda Oki Ibu Diyah Aris Hari dan Tanggal Kegiatan Pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026 pada pukul 19.30 WIb s/d selesai Tempat : Pendopo Kabupaten Ogan Komering Ilir WHAT/WHEN/WHERE/ WHO. What (Apa) : Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka When (Kapan ) : Kegiatan dilaksanakan Pada hari Jumat 14 Agustus 2026 pada pukul 19,30 WIb s/d selesai Where (dimana) : Pendopo Kabupaten Ogan Komering Ilir Who (Siapa ) : Ibu bupat Ibu Ike Meiliana dan Ibu wakil bupati I Bu D.Wahyuni Ibu penasihat DWP Setda Oki Ibu Sukma Asmarwijaya Ibu ketua DWP Setda Oki Ibu Dince Alamsyah dan Ibu bendahara DWP Setda Oki Ibu Diyah aris Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melaksanakan kegiatan pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam menyambut peringatan hari kemerdekaan yang setiap tahun diperingati dengan penuh rasa syukur, semangat nasionalisme, dan penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bukan sekadar sebuah kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum yang memiliki makna mendalam bagi generasi muda. Para anggota Paskibraka yang telah terpilih merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya untuk mengemban tugas mulia mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Tugas tersebut membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, keteguhan hati, kekompakan, serta rasa cinta yang tinggi terhadap tanah air. Kegiatan pengukuhan tersebut diikuti dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, keluarga, serta undangan lainnya. Turut hadir Ibu Ike Meiliana selaku Ibu Bupati Ogan Komering Ilir, Ibu D. Wahyuni selaku Ibu Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, serta jajaran Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, yaitu Ibu Sukma Asmarwijaya selaku Penasehat DWP Setda OKI, Ibu Dince Alamasyah selaku Ketua DWP Setda OKI, dan Ibu Diyah Aris selaku Bendahara DWP Setda OKI. Kehadiran para tokoh perempuan dan jajaran pengurus DWP Setda OKI dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan serta perhatian terhadap generasi muda yang dipercaya menjalankan tugas negara pada momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kehadiran mereka sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap perjuangan, kerja keras, dan proses panjang yang telah dilalui oleh para anggota Paskibraka sebelum akhirnya dikukuhkan sebagai pasukan yang akan bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana pengukuhan berlangsung penuh kekhidmatan. Para anggota Paskibraka tampil dengan penuh percaya diri dan menunjukkan sikap disiplin. Mereka telah menjalani berbagai tahapan pembinaan dan latihan untuk mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. Setiap gerakan, sikap, dan tanggung jawab yang diberikan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang memiliki semangat kebangsaan dan jiwa kepemimpinan. Menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Tidak semua anak muda memperoleh kesempatan untuk mengemban tugas tersebut. Mereka yang terpilih harus mampu menunjukkan keteladanan, baik dalam kedisiplinan maupun dalam sikap sehari-hari. Karena itu, pengukuhan menjadi simbol bahwa mereka telah siap menerima kepercayaan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan. Momentum pengukuhan juga mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh dengan mudah. Para pahlawan bangsa telah mengorbankan tenaga, pikiran, harta, bahkan jiwa dan raga demi terbebasnya Indonesia dari penjajahan. Generasi muda pada masa sekarang memiliki bentuk perjuangan yang berbeda. Mereka tidak lagi harus mengangkat senjata di medan perang, tetapi harus berjuang melalui pendidikan, prestasi, kedisiplinan, kreativitas, kerja keras, serta kemampuan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Dalam konteks tersebut, Paskibraka merupakan salah satu wadah pembentukan karakter generasi muda. Melalui latihan yang disiplin dan terarah, para peserta belajar mengenai arti tanggung jawab, kerja sama, ketepatan waktu, kepemimpinan, keteguhan, serta rasa hormat terhadap simbol-simbol negara. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk generasi penerus yang mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Kehadiran Ibu Ike Meiliana sebagai Ibu Bupati OKI memberikan nuansa tersendiri dalam kegiatan tersebut. Sebagai bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, kehadiran beliau merupakan bentuk dukungan moral kepada para anggota Paskibraka. Para generasi muda yang dikukuhkan tentu membutuhkan dukungan dan motivasi agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Demikian pula dengan kehadiran Ibu D. Wahyuni sebagai Ibu Wakil Bupati OKI. Kehadiran beliau menunjukkan perhatian terhadap pembinaan generasi muda serta pentingnya menanamkan semangat kebangsaan sejak dini. Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus terus didukung agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, berprestasi, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat. Ibu Sukma Asmarwijaya selaku Penasehat DWP Setda OKI juga turut hadir bersama jajaran pengurus DWP. Kehadiran beliau menjadi bagian dari dukungan organisasi perempuan terhadap kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pembentukan karakter generasi penerus bangsa. DWP memiliki peran yang cukup penting dalam mendukung pembangunan melalui penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan. Peran tersebut tidak terlepas dari pentingnya keluarga dalam membentuk karakter anak-anak dan generasi muda. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, cinta tanah air, menghormati orang lain, serta semangat untuk meraih cita-cita dapat ditanamkan pertama kali melalui lingkungan keluarga. Kehadiran Ibu Dince Alamasyah selaku Ketua DWP Setda OKI dan Ibu Diyah Aris selaku Bendahara DWP Setda OKI semakin memperlihatkan kekompakan jajaran pengurus DWP Setda OKI. Kebersamaan dalam menghadiri kegiatan tersebut menjadi wujud partisipasi aktif organisasi dalam berbagai agenda yang memiliki nilai kebangsaan dan sosial. Kegiatan pengukuhan Paskibraka juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para pelatih dan pembina yang telah mendampingi para anggota selama proses persiapan. Di balik keberhasilan seorang anggota Paskibraka, terdapat kerja keras banyak pihak yang memberikan pelatihan, arahan, motivasi, dan pendampingan. Dukungan keluarga juga memiliki peranan yang tidak kalah penting. Para orang tua tentunya merasa bangga melihat putra-putri mereka dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka. Kebanggaan tersebut bukan hanya karena anak mereka mendapatkan kesempatan tampil dalam upacara kemerdekaan, tetapi juga karena mereka telah menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang menjadi dasar terpilihnya mereka sebagai anggota Paskibraka. Pengukuhan yang berlangsung menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi simbol kesiapan para anggota untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Setelah melewati berbagai latihan, mereka diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan penuh konsentrasi, menjaga kekompakan, dan menjunjung tinggi kehormatan Sang Merah Putih. Bendera Merah Putih memiliki makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Merah dan putih bukan sekadar warna, tetapi merupakan simbol perjuangan, persatuan, keberanian, dan kesucian. Ketika Sang Merah Putih dikibarkan, seluruh masyarakat diingatkan kembali kepada perjuangan para pendahulu bangsa serta cita-cita untuk membangun Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Karena itu, tugas Paskibraka memiliki nilai yang sangat tinggi. Setiap langkah yang mereka lakukan dalam menjalankan tugas menjadi bagian dari penghormatan terhadap simbol negara. Kesalahan kecil sekalipun harus diminimalkan melalui latihan yang disiplin dan kerja sama yang kuat. Hal inilah yang membuat proses persiapan Paskibraka menjadi sebuah pembelajaran karakter yang sangat berharga. Kegiatan pengukuhan juga memberikan pesan bahwa keberhasilan tidak dapat diraih secara instan. Diperlukan proses, latihan, kesabaran, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Para anggota Paskibraka diharapkan tidak hanya menjadi contoh ketika menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi teman-teman dan lingkungan sekitarnya. Semangat nasionalisme yang tumbuh melalui kegiatan Paskibraka diharapkan dapat terus melekat dalam kehidupan para generasi muda. Nasionalisme bukan hanya ditunjukkan dengan mengikuti upacara atau mengenakan atribut merah putih, tetapi juga melalui tindakan nyata seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, menaati aturan, menjaga lingkungan, serta berprestasi di bidang masing-masing. Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki generasi muda yang menjadi bagian penting dari masa depan daerah. Mereka akan menjadi penerus pembangunan dan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan berbagai capaian yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya. Oleh karena itu, pembinaan karakter generasi muda harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan seperti pengukuhan Paskibraka menjadi salah satu sarana yang dapat memberikan pengalaman berharga bagi generasi muda. Mereka belajar bahwa sebuah kepercayaan harus dijaga dengan tanggung jawab. Mereka juga belajar bahwa keberhasilan kelompok sangat bergantung pada kekompakan setiap individu. Satu orang tidak dapat bekerja sendiri dalam sebuah pasukan. Semua anggota harus bergerak dalam satu irama dan satu tujuan. Nilai kebersamaan tersebut juga sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Indonesia adalah bangsa yang besar dengan keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan tradisi. Perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan menjadi alasan untuk saling menjauh. Semangat persatuan yang ditunjukkan oleh Paskibraka menjadi gambaran bahwa keberagaman dapat dipersatukan oleh tujuan yang sama, yaitu kecintaan kepada Indonesia. Dalam suasana pengukuhan, para tamu undangan juga dapat merasakan semangat kebangsaan yang kuat. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, keluarga, organisasi perempuan, generasi muda, dan berbagai elemen lainnya memiliki peran masing-masing dalam mengisi kemerdekaan. Bagi DWP Setda OKI, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat organisasi dalam mendukung program pemerintah daerah. Sebagai organisasi yang beranggotakan istri aparatur sipil negara dan memiliki perhatian terhadap kehidupan keluarga, DWP dapat terus berkontribusi dalam membangun keluarga yang berkualitas serta mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul. Keluarga merupakan tempat pertama seorang anak mengenal nilai-nilai kehidupan. Karena itu, perempuan memiliki peranan penting dalam mendampingi dan memberikan motivasi kepada generasi muda. Ketika seorang anak mendapatkan dukungan keluarga yang baik, ia akan memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan potensi dan menghadapi berbagai tantangan. Semangat para anggota Paskibraka juga dapat menjadi inspirasi bagi keluarga besar DWP Setda OKI. Kedisiplinan, kerja keras, dan kekompakan yang mereka tunjukkan merupakan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap anggota keluarga dapat mengambil peran sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk menciptakan keluarga yang harmonis dan produktif. Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dinikmati selama puluhan tahun. Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dihargai dan diisi dengan kegiatan yang positif. Setiap generasi memiliki tugas untuk melanjutkan perjuangan tersebut dengan cara yang sesuai dengan zamannya. Jika para pahlawan dahulu berjuang untuk merebut kemerdekaan, maka generasi sekarang harus berjuang untuk mempertahankan dan mengembangkan kemajuan bangsa. Pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, lingkungan, dan berbagai bidang lainnya merupakan ruang perjuangan bagi generasi masa kini. Para anggota Paskibraka yang dikukuhkan pada momentum HUT ke-81 Republik Indonesia merupakan bagian dari generasi yang akan menghadapi masa depan tersebut. Mereka diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sebagai anggota Paskibraka, tetapi menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk meraih prestasi dan memberikan manfaat yang lebih luas. Kehadiran Ibu Ike Meiliana, Ibu D. Wahyuni, Ibu Sukma Asmarwijaya, Ibu Dince Alamasyah, dan Ibu Diyah Aris dalam kegiatan tersebut menjadi sebuah bentuk kebersamaan yang penuh makna. Para perempuan yang hadir tidak hanya menjadi saksi dari proses pengukuhan, tetapi juga turut memberikan semangat dan dukungan kepada generasi muda. Kebersamaan tersebut semakin memperlihatkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan pemerintahan dan masyarakat. Perempuan dapat menjadi pendamping, motivator, penggerak organisasi, sekaligus bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Selain mengikuti rangkaian kegiatan, momen kebersamaan juga diabadikan melalui foto bersama. Foto tersebut menjadi dokumentasi yang menggambarkan kebersamaan para perempuan yang hadir dalam acara pengukuhan Paskibraka. Dengan mengenakan busana yang rapi dan bernuansa nasional maupun daerah, para peserta terlihat kompak dan penuh kebahagiaan. Dokumentasi tersebut bukan hanya menjadi kenangan pribadi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari dokumentasi kegiatan DWP Setda OKI. Setiap kegiatan yang diikuti oleh pengurus merupakan bagian dari perjalanan organisasi dan dapat menjadi bahan untuk mengingat berbagai aktivitas yang telah dilakukan dalam mendukung kegiatan pemerintah daerah. Momentum pengukuhan Paskibraka juga menjadi pengingat agar semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan ketika bulan Agustus tiba. Semangat tersebut harus terus dipelihara sepanjang tahun melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat. Rasa cinta tanah air harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Semoga para anggota Paskibraka Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan penampilan terbaik pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga pengalaman yang mereka dapatkan selama menjalani proses pembinaan menjadi bekal berharga dalam perjalanan kehidupan mereka. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, berprestasi, disiplin, berintegritas, dan mampu membawa nama baik Kabupaten Ogan Komering Ilir. Mereka adalah bagian dari generasi penerus yang kelak akan mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan. Kegiatan pengukuhan tersebut juga diharapkan semakin memperkuat hubungan antara pemerintah, masyarakat, keluarga, dan generasi muda. Dengan sinergi yang baik, pembinaan generasi muda dapat dilakukan secara lebih optimal. Dukungan dari seluruh pihak sangat dibutuhkan agar generasi penerus dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Pada akhirnya, pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ilir bukan hanya menjadi sebuah acara resmi, tetapi juga merupakan momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Kehadiran Ibu Ike Meiliana selaku Ibu Bupati OKI, Ibu D. Wahyuni selaku Ibu Wakil Bupati OKI, Ibu Sukma Asmarwijaya selaku Penasehat DWP Setda OKI, Ibu Dince Alamasyah selaku Ketua DWP Setda OKI, serta Ibu Diyah Aris selaku Bendahara DWP Setda OKI menjadi bagian dari dukungan dan apresiasi terhadap para putra-putri terbaik yang telah dipercaya mengemban tugas negara. Semangat yang terpancar dari kegiatan tersebut hendaknya terus dijaga. Pengukuhan menjadi awal dari sebuah amanah, bukan akhir dari sebuah perjuangan. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga kehormatan diri dan pasukan, serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berprestasi. Bagi keluarga besar DWP Setda OKI, momentum ini menjadi pengingat untuk terus memberikan dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Melalui keluarga yang kuat, pendidikan yang baik, serta lingkungan yang positif, akan lahir generasi yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus hidup dalam hati seluruh masyarakat Indonesia. Semoga Sang Merah Putih senantiasa berkibar sebagai lambang persatuan dan kebanggaan bangsa. Semoga Kabupaten Ogan Komering Ilir semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan generasi mudanya semakin berprestasi. Mari bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan karya, prestasi, kepedulian, persatuan, dan gotong royong. Dari generasi ke generasi, semangat Indonesia harus terus menyala. Karena kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dijaga, diisi, dan diteruskan dengan penuh tanggung jawab demi masa depan bangsa dan negara.
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan keluarga/iman dan taqwa.
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT PSBR Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Sabtu, 15 Agustus 2026
3 Pukul : 12.00-Selesai
4 Peserta : Pengurus DWP UPT PSBR Bojonegoro dan pegawai
5 Lokasi : Musholah UPT PSBR Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
6 Acara : Tadarus Al-Quran
Setelah melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan, Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan salat Zuhur berjamaah dan tadarus Al-Qur’an bersama di musholah UPT PSBR Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kerohanian sekaligus sarana untuk mempererat silaturahmi antaranggota DWP.
Tadarus Al-Qur’an merupakan kegiatan membaca, menyimak, dan mempelajari Al-Qur’an secara bersama-sama. Melalui kegiatan tersebut, para anggota DWP tidak hanya meluangkan waktu untuk membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga berupaya meningkatkan kecintaan dan kedekatan kepada Allah SWT.
Kegiatan tadarus memiliki berbagai manfaat, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memberikan ketenangan batin, serta membiasakan diri untuk senantiasa membaca dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. Selain itu, tadarus yang dilaksanakan secara bersama-sama juga dapat mempererat ukhuwah dan menciptakan suasana kebersamaan yang positif di antara anggota DWP.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tadarus secara rutin, diharapkan anggota DWP UPT PSBR Bojonegoro dapat terus menjaga kebiasaan membaca Al-Qur’an di tengah kesibukan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang positif sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan salat Zuhur berjamaah dan tadarus Al-Qur’an, DWP UPT PSBR Bojonegoro berupaya menjaga keseimbangan antara kegiatan organisasi, kebersamaan, dan pembinaan kerohanian bagi para anggotanya.
Nama Kegiatan: Verifikasi Secara Daring Nominasi Terbaik Genre Award Tahun 2026 Hari/Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2026 Waktu: Pukul 12.00 WIB s.d. selesai Media: Zoom Meeting Peserta dari DWP Kabupaten Bandung Barat: Ny. Eni Ade Zakir selaku Ketua DWP Kabupaten Bandung Barat yang hadir sekaligus mewakili Bunda Genre Kabupaten Bandung Barat. Uraian Kegiatan: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung Barat melalui Ketua DWP Kabupaten Bandung Barat, Ny. Eni Ade Zakir, menghadiri kegiatan Verifikasi Secara Daring Lima Nominasi Terbaik Genre Award Tahun 2026 melalui Zoom Meeting pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Duta GenRe dan Ajang Jambore Kreativitas Nasional (ADUJAKNAS) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Ketahanan Remaja bersama Forum GenRe Indonesia. Kegiatan verifikasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas proses penilaian administrasi terhadap berkas peserta Genre Award Tahun 2026 yang telah berlangsung sebelumnya. Kelompok PIK-R dan BKR dari Provinsi Jawa Barat berhasil masuk dalam lima nominasi terbaik dan selanjutnya mengikuti proses verifikasi secara daring. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan gambaran secara lebih lengkap mengenai pelaksanaan program, inovasi, kegiatan, serta keberlanjutan program GenRe di wilayah masing-masing. Pada kesempatan tersebut, Genre Kabupaten Bandung Barat menyampaikan program kerja dan inovasi PIK-R, salah satunya melalui konsep “Trilogi PIK-R” yang mengusung tiga nilai utama, yaitu Berani, Beraksi, dan Berkolaborasi. Konsep tersebut menjadi salah satu upaya dalam memperkuat peran PIK-R sebagai wadah bagi remaja untuk memperoleh edukasi, meningkatkan kapasitas diri, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pelaksanaan Trilogi PIK-R diarahkan agar tidak hanya menjadi konsep, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata melalui kegiatan di desa dan sekolah. Program tersebut didukung dengan pengembangan materi atau kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan remaja, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah desa, serta pemantauan pelaksanaan kegiatan secara berkala. Melalui pendekatan berani, beraksi, dan berkolaborasi, remaja didorong untuk memiliki keberanian mengambil peran, mampu melakukan aksi nyata, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung program pembangunan keluarga dan ketahanan remaja. Kehadiran Ny. Eni Ade Zakir selaku Ketua DWP Kabupaten Bandung Barat sekaligus mewakili Bunda Genre Kabupaten Bandung Barat merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program GenRe serta apresiasi kepada para pengelola dan remaja PIK-R Kabupaten Bandung Barat yang telah berupaya mengembangkan berbagai inovasi dan kegiatan positif. Dukungan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara DWP Kabupaten Bandung Barat, Bunda Genre, perangkat daerah, pengelola PIK-R/BKR, serta para pemangku kepentingan dalam mendorong keberlanjutan program ketahanan remaja di Kabupaten Bandung Barat. Dalam kegiatan tersebut, Ny. Eni Ade Zakir turut memberikan dukungan terhadap proses verifikasi dengan menyampaikan bahwa keberhasilan program GenRe sangat membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama. PIK-R diharapkan dapat terus menjadi ruang yang positif bagi remaja untuk belajar, berkembang, berkreasi, serta berkontribusi dalam menghadapi berbagai tantangan remaja. Keberadaan program yang dilaksanakan secara berkelanjutan juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan remaja dalam merencanakan masa depan. Kegiatan verifikasi berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, Kabupaten Bandung Barat dapat mempresentasikan berbagai upaya dan program yang telah dilaksanakan dalam penguatan PIK-R serta menunjukkan komitmen dalam mendukung program GenRe. Kehadiran Ketua DWP Kabupaten Bandung Barat sebagai perwakilan Bunda Genre sekaligus memberikan dukungan moril kepada tim Genre Kabupaten Bandung Barat diharapkan dapat semakin memperkuat semangat seluruh pihak untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas program GenRe. Hasil Kegiatan: Kegiatan verifikasi memberikan kesempatan kepada Genre Kabupaten Bandung Barat untuk menyampaikan pelaksanaan program dan inovasi PIK-R, khususnya Trilogi PIK-R: Berani, Beraksi, dan Berkolaborasi Program tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi dalam mengembangkan peran remaja melalui kegiatan di sekolah dan desa, penguatan materi/kurikulum, kolaborasi lintas sektor, serta pemantauan pelaksanaan program secara berkala. DWP Kabupaten Bandung Barat melalui Ny. Eni Ade Zakir memberikan dukungan terhadap proses verifikasi dan keberlanjutan program GenRe di Kabupaten Bandung Barat. Keikutsertaan dalam kegiatan Verifikasi Genre Award Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bandung Barat untuk memperkenalkan dan menunjukkan inovasi program PIK-R kepada tim verifikator. Dukungan dari DWP Kabupaten Bandung Barat selaku bagian dari sinergi Bunda Genre diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta mendorong PIK-R Kabupaten Bandung Barat untuk terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, kreatif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi remaja.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka melaksanakan Kegiatan kerja bakti. Kegiatan berlangsung di Jalur Pedestarian Pasar Raya Mekongga Kelurahan Lamokato Kecamatan Kolaka pada hari Kamis tanggal 6 Agustus 2026 pada pukul 07.30 Wita. Kegiatan kerja bakti serentak hari ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka melibatkan seluruh SKPD dan Organisasi masyarakat. Acara turut dihadiri oleh Ketua DWP Kab. Kolaka Ny. St. Nurhaeni Akbar, Para Ketua DWP Unsur Pelaksana bersama Anggota, dengan total peserta sebanyak 30 orang. Hadir dari DWP Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kolaka, ibu Hasnawati Rais. Kegiatan kerja bakti pemilahan sampah merupakan aksi gotong royong membersihkan lingkungan yang difokuskan untuk memisahkan sampah sejak dari sumbernya. Hal ini sangat penting untuk mengurangi penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir dan mempermudah proses daur ulang atau pengolahan lebih lanjut. Tujuan Utama Kerja Bakti adalah menjaga Kebersihan Lingkungan, Mencegah penumpukan kotoran, sampah, dan sumbatan saluran air. Mencegah Penularan Penyakit, Menghilangkan sarang nyamuk, tikus, dan bakteri penyebab wabah, Merawat Fasilitas Umum, Meningkatkan Kesadaran Warga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan Manfaat nyata kerja bakti adalah Lingkungan menjadi sehat, Udara lebih segar, saluran air lancar, dan bebas banjir. Mempererat Silaturahmi, Menjadi sarana interaksi dan komunikasi, Menghemat Anggaran Dana, Mengurangi biaya perawatan lingkungan karena dikerjakan bersama secara sukarela. Pekerjaan Cepat Selesai, Beban kerja terasa ringan karena dibagi rata ke banyak orang. Saat kerja bakti, di sediakan kantong atau wadah berbeda untuk tiga kategori utama yaitu Sampah Organik berupa sisa makanan, dedaunan, dan sisa sayuran. Sampah ini mudah membusuk dan bisa diolah menjadi pupuk kompos. Sampah Anorganik berupa Plastik, botol kaca, kaleng, dan kertas. Bersihkan dan pilah agar dapat disetorkan ke Bank Sampah atau didaur ulang. Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun Penanganannya harus khusus agar tidak mencemari lingkungan Melalui kegiatan aksi bersih-bersih diharapkan masyarakat Kabupaten Kolaka makin sadar akan pentingnya memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan memilah sampah dengan tepat antara sampah plastik dan sampah kemasan akan memudahkan pihak pengelola bank sampah maupun pendaur ulang dalam memanfaatkannya Kegiatan berlangsung dengan tertib dan disambut dengan antusias oleh anggota DWP Kabupaten Kolaka sebagai sarana untuk meningkatkan silaturahmi, kekompakan dan Kerjasama yang baik, serta memberikan kontribusi yang positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Kolaka. #DWPPeduli
Ibu Maryulis Darmadi selaku Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Kota Prabumulih beserta para anggotanya Ibu Elin Tentileni Daswa, Ibu Sri Hastuti,,dan Ibu Tika Firmansyah menghadiri Upacara Tantingan calon Paskibraka tingkat Kota Prabumulih Tahun 2026, pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2026 bertempat di Hotel grand Nikita Kota Prabumulih. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih Bapak Franky Nasril, S. Kom, M. M, Dalam sambutan nya Wakil Walikota Prabumulih menyampaikan " Kalian adalah putra putri terbaik pilihan dari sekolah-sekolah se-Kota Prabumulih . Dari ratusan pendaftar hari ini kalian berdiri disini karena disiplin, semangat dan komitmen kalian. Wakil Walikota Prabumulih juga menyampaikan pesan kepada Calon Paskibraka untuk selalu Menjaga kedisiplinan dan kesehatan dan menjaga semangat nasionalisme serta dapat menjadi teladan. Upacara Tantingan bukan sekedar tes fisik, namun merupakan gerbang awal untuk menguji mental, kekompakan dan cinta kepada Merah Putih. Selain itu Paskibraka bukan hanya jago baris berbaris, tapi juga harus berprestasi di sekolah, berakhlak baik dan menjadi contoh bagi teman-teman. Dan tak lupa beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para pelatih dan pembina yang telah mendidik mereka dengan tegas tapi humanis dan jadikan mereka generasi yang tangguh, cerdas dan berkarakter. Anak-anak ini adalah investasi kita untuk Indonesia Emas 2045 jadi kepada orang tua mohon dukungan dan do'anya.. Pelaksana Kegiatan ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik,,di dampingi Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi,Informatika.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka melaksanakan Kegiatan kerja bakti. Acara berlangsung di Alun-alun 19 November Kelurahan Lamokato Kecamatan Kolaka pada hari Rabu tanggal 5 Agustus 2026 pada pukul 07.30 Wita. Kegiatan kerja bakti serentak hari ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka melibatkan seluruh SKPD dan Organisasi masyarakat. Acara turut dihadiri oleh Ketua DWP Kab. Kolaka Ny. St. Nurhaeni Akbar, Penasehat DWP Ny. Hj. Andi Rizka Kusumawardani Amri, Ny. Hj. Marwana Husmaluddin, Para Ketua DWP Unsur Pelaksana bersama Anggota, dengan total peserta sebanyak 65 orang. Hadir dari DWP Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kolaka, ibu Haery G. Efendy dan ibu Hasnawati Rais. Kegiatan kerja bakti pemilahan sampah merupakan aksi gotong royong membersihkan lingkungan yang difokuskan untuk memisahkan sampah sejak dari sumbernya. Hal ini sangat penting untuk mengurangi penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir dan mempermudah proses daur ulang atau pengolahan lebih lanjut. Tujuan Utama Kerja Bakti adalah menjaga Kebersihan Lingkungan, Mencegah penumpukan kotoran, sampah, dan sumbatan saluran air. Mencegah Penularan Penyakit, Menghilangkan sarang nyamuk, tikus, dan bakteri penyebab wabah, Merawat Fasilitas Umum, Meningkatkan Kesadaran Warga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan Manfaat nyata kerja bakti adalah Lingkungan menjadi sehat, Udara lebih segar, saluran air lancar, dan bebas banjir. Mempererat Silaturahmi, Menjadi sarana interaksi dan komunikasi, Menghemat Anggaran Dana, Mengurangi biaya perawatan lingkungan karena dikerjakan bersama secara sukarela. Pekerjaan Cepat Selesai, Beban kerja terasa ringan karena dibagi rata ke banyak orang. Saat kerja bakti, di sediakan kantong atau wadah berbeda untuk tiga kategori utama yaitu Sampah Organik berupa sisa makanan, dedaunan, dan sisa sayuran. Sampah ini mudah membusuk dan bisa diolah menjadi pupuk kompos. Sampah Anorganik berupa Plastik, botol kaca, kaleng, dan kertas. Bersihkan dan pilah agar dapat disetorkan ke Bank Sampah atau didaur ulang. Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun Penanganannya harus khusus agar tidak mencemari lingkungan Melalui kegiatan aksi bersih-bersih diharapkan masyarakat Kabupaten Kolaka makin sadar akan pentingnya memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan memilah sampah dengan tepat antara sampah plastik dan sampah kemasan akan memudahkan pihak pengelola bank sampah maupun pendaur ulang dalam memanfaatkannya Kegiatan berlangsung dengan tertib dan disambut dengan antusias oleh anggota DWP Kabupaten Kolaka sebagai sarana untuk meningkatkan silaturahmi, kekompakan dan Kerjasama yang baik, serta memberikan kontribusi yang positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Kolaka. #DWPPeduli