b>Mengadakan Pertemuan Bulanan DWP PERUMDAM Trunojoyo padatanggal 11 Februari 2026 & Mengadakan Bazar Sembako Murah
Acara : Pertemuan Rutin Bulanan PERUMDAM Trunojoyo
Waktu : 09.00 WIB
Tanggal : 11 Februari 2026
Tempat : Aula Kantor PERUMDAM
Pakaian : Seragam DWP Lengkap
Diikuti Oleh : Ketua, Pengurus dan anggota
Rapat Berlangsung Khikmat dipimpin oleh : Ny. Fauziyatun Amin (Ibu Ketua)
MC : Ny. Ita
Sekretaris : Ny. Marro Rohadi
Do’a : Ny. Fatima Junaidi
Diikuti oleh semua anggota DWP PERUMDAM Trunojoyo
Berikut Tentang Dharmawanita
Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipil (PNS)/ASN di Indonesia, yang ditetapkan pada 7 Desember 1999. Organisasi ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya anggota, kesejahteraan keluarga, serta mendukung peran aktif perempuan dalam pembangunan nasional.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai Dharma Wanita:
•
Anggota: Istri PNS/ASN, istri prajurit TNI/Polri di instansi sipil, serta istri pensiunan/janda ASN.
•
Tujuan: Mendukung kesejahteraan keluarga pegawai dan meningkatkan peran perempuan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.
•
Sejarah:
Didirikan pada 5 Agustus 1974 (sebagai Dharma Wanita) dan bertransformasi menjadi DWP yang independen dan netral secara politik pada era Reformasi.
•
Panca Dharma Wanita: Prinsip yang mencakup peran sebagai istri, ibu, pendidik, pencari nafkah tambahan, dan anggota masyarakat.
DWP seringkali menjadi wadah untuk menunjang karir suami sebagai ASN melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas istri
Adapun Manfaat dari Dharmawanita meliputi:
Manfaat utama Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah meningkatkan kesejahteraan anggota (istri ASN) dan keluarganya, memperkuat ketahanan keluarga, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional. Organisasi ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya perempuan, membina persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat.
Berikut adalah manfaat detail dari organisasi Dharma Wanita:
•
Pemberdayaan Perempuan: Meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan anggota, sehingga menciptakan perempuan yang cerdas dan tangguh.
•
Ketahanan Keluarga: Membina anggota dalam peran sebagai istri pendamping suami, pengelola rumah tangga, dan pendidik anak (sesuai Panca Dharma Wanita).
•
Persatuan dan Sosial: Memperkukuh rasa persatuan antar istri pegawai negeri dan meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
•
Pengembangan Potensi: Menggerakkan kegiatan pendidikan, ekonomi produktif, dan sosial yang bermanfaat bagi lingkungan kerja dan masyarakat luas.
•
Pembinaan Mental: Melakukan pembinaan mental dan spiritual agar anggota bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berkepribadian luhur.
Dharma Wanita Persatuan beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan berperan aktif dalam mendukung kinerja suami serta pembangunan negara.
Bazar sembako murah adalah kegiatan penjualan bahan pokok (beras, minyak, gula, dll) dengan harga di bawah pasar atau harga subsidi, yang umumnya diselenggarakan pemerintah atau swasta untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Berikut adalah poin penting terkait bazar sembako murah:
•
Tujuan Utama: Membantu masyarakat berpenghasilan rendah atau kurang mampu dalam mendapatkan bahan pangan pokok yang terjangkau.
•
Isi Paket Sembako: Biasanya terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan terkadang telur atau kebutuhan lainnya.
•
Waktu Pelaksanaan: Sering diadakan menjelang Ramadan, Idul Fitri, Natal, atau Tahun Baru untuk meredam kenaikan harga.
•
Mekanisme: Umumnya menggunakan sistem kupon agar penyaluran tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Contohnya, bazar sembako murah yang diadakan di Tangerang menawarkan paket seharga Rp50.000 yang berisi beras, tepung terigu, dan minyak goreng, yang harganya lebih rendah dari harga pasaran
Pada hari Jum’at tanggal 8 Mei 2026 bertempat di Ruang Aula Disperkim Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ( Disperkim ) Kabupaten Jepara melaksanakan pertemuan rutin rapat kerja bagi anggota Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Disperkim Kab. Jepara, Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB – selesai, antusiasme ibu – ibu menghadiri pertemuan rutin ini dengan penuh dan semangat,. Rapat dipandu oleh Ibu Nisa Ahmad Fardan, selaku pembawa acara yang membawakan susunan acara dengan lancar dan penuh percaya diri. Acara dmulai dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu mars Dharma Wanita , dan mars Jepara serta Lagu Ibu Kita Kartini., seluruh anggota menyanyikan secara bersama – sama. Acara kedua dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Ibu Ketua Ibu Eri Rahmawati Moch Eko Udyyono. Beliau menyampaikan rasa terimakasihnya kepada ibu-ibu yang sudah bersedia hadir pada pagi ini, pada kesempatan ini Ibu Ketua DWP Disperkim menyampaikan pada Dharma Wanita kita semakin maju mandiri dan berdaya guna. Kemudian mengajak ibu-ibu mengucapkan yel2 yaitu DWP bersama. DHARMA WANITA PERSATUAN DISPERKIM " Bahagia, Kerja, Sukses bersama". Pada kesempatan ini disampaikan oleh Ibu Efi Parno yang mewakili bidang Pendidikan pada pemaparan hasil pertemuan DWP Kabupaten Jepara di pada Senin, 27 April 2026, berlokasi di Aula Wiso Gelis DPUPR Kabupaten Jepara, tentang Kolaborasi Disdukcapil dan Dharma Wanita Persatuan untuk melakukan penyuluhan pelayanan adminduk ke anggota Dharma Wanita Persatuan menuju masyarakat Jepara yang terib Adminduk .Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan Bahwa Penduduk Wajib Melaporkan Perubahan Elemen Data (Seperti Pindah Alamat, Status Perkawinan, Pekerjaan, Atau Pendidikan) Kepada Instansi Pelaksana (Dukcapil) Dan Berdasarkan DKB Dukcapil Kemendagri Tahun 2025 Semester 2 Bahwa Dari 1.296.076 Jumlah Penduduk Kabupaten Jepara, Sebanyak 759.673 Jiwa Atau 58,61% Masih Berstatus Belum Sekolah, Belum Tamat SD Dan Tamat SD Sedangkan Untuk Lulusan S1 Keatas Sebanyak 43.637 Jiwa Atau Hanya 3,36%.Meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya dalam lingkup keluarga, tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap agar mudah mengakses layanan publik, jaminan sosial, pendidikan, dan kesehatan, serta mendukung perencanaan pembangunan yang lebih baik. Ibu-ibu, Mari Kita Bedah Satu Per Satu Dokumen Kependudukan Yang Wajib kita miliki. Ini bukan sekadar kertas atau plastik biasa, melainkan alat pengakuan negara atas keberadaan kita sebagai warga Negara. Dokumen Wajib dan Fungsinya: 1. Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el),Fungsi: Identitas utama warga negara usia 17 tahun ke atas, Ciri Khusus: Ada chip elektronik di dalamnya yang menyimpan data biometrik (sidik jari, foto, tanda tangan digital), Konsekuensi jika tidak punya: Tidak bisa mengakses layanan kesehatan, kesulitan mendapat pekerjaan formal, tidak bisa memiliki SIM, tidak bisa membuka rekening bank, tidak bisa mengakses kredit, tidak bisa mengakses bantuan pemerintah dan tidak bisa memilih dalam pemilu. • PERMASALAHAN APABILA TIDAK UPDATE DATA KEPENDUDUKAN ATAU MEMBERIKAN DATA YANG SEBENARNYAAPABILA Kartu Keluarga Belum Diupdate Datanya, Akan Menimbulkan Permasalahan Pada Saat Melamar Pekerjaan/ Sekolah • Proses Adopsi Anak Yang Tidak Sesuai Prosedur Akan Menimbulkan Masalah Hukum Dikemudian Hari ( Sengketa Waris ) Tata Cara Update Data Pendidikan Dapat Diurus Di : Kantor Disdukcapil, Kantor Kecamatan, Kios Adminduk Di Desa/ Kelurahan, Update Mandiri Melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) Syarat : Kartu Keluarga Asli, , Ijazah Terakhir, Memiliki Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Selanjutnya bidang ekonomi juga melaksanakan bazar UMKM Dharma Wanita, dengan menampilkan produknya yaitu ikan bakar laut, nasi bakar , lumpia rebung, lumpia ayam dan kunyit asam . demikian acara demi acara telah terselenggara, semoga membawa manfaat bagi kita semua, khususnya bagi ibu – ibu Dharma Wanita Persatuan . Acara diakhiri dengan pembacaan hamdalah. semoga pada pertemuan Dharma Wanita ini membawa manfaat dan dapat ilmu bagi ibu – ibu anggota Dharma Wanita. DWP Disperkim Kabupaten Jepara.
Ibu Wiwin, selaku Pengurus Bidang Sosial Budaya PSTW Budi Mulia 2, mengikuti acara “Islam Itu Indah” bersama Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta yang ditayangkan di Trans TV. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan budaya, serta mempererat sinergi antarorganisasi dalam mendukung peran perempuan di bidang sosial kemasyarakatan.
Kegiatan Peringatan Hari Kartini ke 147 Tingkat Kota Medan yang disi dengan kegiatan Lomba merangkai bunga yang dilaksanakan di Gedung werenhuis, senin 27 April 2026
Ny. Ayomi Agoes BS Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya Mengikuti pelatihan : Barista Rumahan " Meracik Kopi Nikmat Untuk Keluarga", pada
Hari : Jum'at, 8 Mei 2026
Waktu : Pukul 10.00 WIB - 11.00 WIB.
Tempat : Aula Kec. Kalikajar
Narasumber : Bang Izzun ( Cafe Kopi Bowongso)
Teknik manual brew mampu memunculkan potensi terbaik, terutama pada kopi arabica. Manual brew adalah seduh secara manual, tanpa mesin otomatis. Manual brew menjadikan ekonomis, menarik, penyajian kopi arabica secara optimal.
1 Perkolasi
Teknik menyeduh kopi dengan cara melarutkan Sebagian zat gterlarut (bubuk kopi) menggunakan air sebagai media pelarut melalui saringan. Teknik ini akan cenderung menghasilkan seduhan kopi dengan cita rasa yang kompleks.
2. Imersi
Dalam Bahasa Indonesia, Immersi juga disebut perendaman. Teknik pembuatan kopi dengan Teknik imersi berarti merendam zat terlarut (bubuk kopi) dengan air sebagai media pelarut. Berbeda dengan perkolasi, pada Teknik imersi tidak ada proses penyaringan, jadi air dan bubuk kopi berada pada satu vessel.
3. Dekoksi
Dekoksi adalah Teknik membuat larutan dengan cara memasukkan zat pelarut (bubuk kopi) ke dalam air sebagai zat pelarut yang disertai dengan kenaikan suhu pelarut. Pemanasan air membantu kopi untuk larut di dalam air. Perbedaan Teknik infuse dan dekoksi adalah adanya kenaikan suhu atau tidak.
Faktor yang perlu diperhatikan
Manual brew merupakan pekerjaan yang menarik. Karena tidak adanya mesin otomatis, maka konsistensi rasa sangat menuntut kemampuan penyeduh. Selain repetisi (pengulangan), untuk mempertahankan kualitas hasil seduhan, bisa berpatokan pada 3 faktor utama, yaitu: suhu, agitasi (mekanisme Gerakan yang timbul hingga menciptakan turbulensi), waktu. Selain itu ada factor penentu yang lain, yaitu: grind size, roast profile,rasio. Dll.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Bidang: Pendidikan, Program Kerja: Pendidikan Non Formal / Informal. Kegiatan: Menghadiri acara Seminar Parenting di Era Digital. A. DATA PERTEMUAN. Judul Kegiatan: Seminar Parenting di Era Digital dengan tema Lindungi Anak Di Internet, Hari / Tanggal: Kamis, 07 Mei 2026 Waktu: 09.00 - 10.00 WIB, Tempat : Balai Agung Jalan M.H Thamrin Balai Kota DKI Jakarta. Penyelenggara : Information Communication Technology ( ICT ), dipimpin oleh Ibu Devira. Jumlah peserta kurang lebih dari 100 peserta terdiri dari anggota Aparatur Sipil Negara DKI Jakarta, anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Pelaku UMKM dan Masyarakat umum, B.LATAR BELAKANG,1.Anggota Dharma Wanita Persatuan menghadiri acara Seminar Parenting di Era Digital dengan tema Lindungi Anak Di Internet dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Kartini Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. C.URAIAN ACARA 1.Tujuan dan Fokus Utama Seminar 2. Meningkatkan pemahaman Digital Parenting. 3. Strategi menggunakan Gadget yang sehat. D.TUJUAN KEGIATAN, Dalam Seminar ini agar Ibu-ibu dan para wanita mendapatkan manfaat dari kegunaan smartphone baik ilmu ataupun untuk usaha online shop serta membekali orang tua dengan pengetahuan dan strategi untuk mendampingi anak secara aman, bijak dan bertanggung jawab di tengah pesatnya teknologi. E.HASIL KEGIATAN ini memberikan berbagai ilmu cara penggunaan smartphone serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik anak F.PENUTUP materi yang telah disampaikan dapat menambah wawasan dan membantu kita sebagai orang tua dalam mendampingi anak menghadapi perkembangan teknologi dengan bijak. Mari kita terus membangun komunikasi yang baik, memberikan pengawasan yang positif, serta menjadi teladan dalam penggunaan media digital .G.CATATAN TAMBAHAN orang tua terus mendampingi anak dalam menggunakan teknologi secara bijak, membangun komunikasi yang positif, serta menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat di rumah. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ny. Ayomi Agoes BS Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya menghadiri Rapat kerja DWP Badan, Dinas, Instansi se- Kab.Wonosobo, Pada
Hari : Jum'at
Tanggal : 8 Mei 2026
waktu : 08.30 WIB - 10.00 WIB
Tempat : Aula Kec. Kalikajar
Susunan Acara
1. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Menyanyikan lagu mars DWP
2. Kultum yang disampaikan oleh Bp. Burhanudin, S.Pd.I, M.Pd, dengan tema “ Memantaskan diri menjadi penghuni surga”.
Dengan bacaan muqpdimah “ Robbabq atina fidunya hasanah Wafil ahiroti Hasanah waqina ada banar” yang artinya Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka
Pembagian Surga
1. Surga Dunia (Fid Dunya Hasanah), Kriteria:
a. Hati yang selalu bersyukur.
b. Pasangan yang sholeh/sholehah
c. Anak-anak yang berbakti kepada orang tua
d. Lingkungan, sahabat dan tetangga yang baik.
e. rezeki halal, thayyib dan mencukupi
f. Mencintai ilmu Agama/ gemar mengaji
g. Umur barokah dalam ketaatan
Empat kebahagiaan manusia, yaitu istri yang sholehah, anak yang baik yang berbakti, teman-temannya adalah orang-orang yang sholeh, dan rizkynya berada dalam negerinya sendiri (dekat).”
2. Surga Akherat (Fil Akhirati Hasanah wa qinaa ‘adzaabannaar), kriteria:
a. Kebahagiaan yang hakiki di akherat
b. Dibebaskan dari neraka
Untuk siapa surga akhirat itu : Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Aku menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.
Hamba Allah yang shalih itu seperti apa (Edisi Wanita) : Seorang mu’min tidak mendapat faedah yang lebih baik bagi dia setelah taqwa kepada Alloh daripada istri yang sholihah yang apabila dia perintah maka isterinya taat, jika dia memandang maka isterinya menyenangkan, jika dia bersumpah maka isterinya memperbaikinya dan jika dia pergi maka isterinya berbuat baik padanya baik didalam dirinya maupun hartanya. Jika seorang wanita melaksanakan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka dia masuk surga".
3. Sambutan Penasehat DWP Kecamatan Kalikajar ( Bp. Hermawan Animoro, S.STP., M.M.)
Ucapan selamat datang kepada Ibu – ibu pengurus DWP Kabupaten Wonosobo di Kecamatan Kalikajar. Beliau juga menyampaikan bahwa DWPbertujuan memperkuat soliditas, meningkatkan kualitas anggota, dan menyelaraskan program kerja dengan visi instansi serta menekankan peran istri ASN dalam mendukung kinerja suami, menjaga etika, serta aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan.
4. Pengumuman Bulan Mei (Sekretaris DWP Kab. Wonosobo)
Pengumuman rapat kerja bulan mei 2026
SEKRETARIS 1. Petugas penyelenggara rapat kerja : 1) Bulan Juni 2026 dari DWP BPN
2) Bulan Juli 2026 dari DWP BPPKAD
3) Bulan Agustus 2026 dari DWP DISKOMINFO
4) Bulan September 2026 dari DWP DKK
5) Bulan Oktober 2026 dari DWP BAPPEDA
6) Bulan November 2026 dari DWP DISPERKIMHUP
2. Besar iuran anggota tahunan untuk disesuaikan dengan golongan dan jumlah anggota yang ada di wilayah masing masing untuk disetorkan ke DWP Kabupaten sebesar 10% setiap tahunnya dengan perincian sebagai berikut :
1) Golongan IV Rp 15.000
2) Golongan III Rp 9.000
3) Golongan II Rp 5.000
4) Golongan I Rp 3.000
5) PPPK setara Golongan III Rp 9.000
6) PPPK setara Golongan II Rp 5.000
7) PPPK setara Golongan I Rp 3.000
3. Iuran-iuran dari DWP yang belum melunasi di Tahun 2025 mohon segera dan menghubungi sekretaris DWP Kabupaten Wonosobo
4. Unsur Pelaksana Yang Belum Membeli Buku Saku AD-ART masa bakti 2024-2029 untuk DWP UP wajib membeli minimal 5 buku (Ketua/Wakil Ketua, Sekretaris, Bidang-Bidang) Rp 25.000 bagi yang belum membeli mohon segera
5. Untuk Iuran-Iuran DWP bisa transfer ke nomor rekening yang tertera sesuai dengan pos-posnya
1) Iuran Bulanan RP 20.000 (Ke Ibu Agus Kristiono-BRI 699901002920534) (Bu Indri Setianingsih)
2) Iuran Anjangsana RP 100.000 (Ke Ibu Agus Kristiono-BRI 699901002920534) (Bu Indri Setianingsih)
3) Iuran GN-OTA (Ke Ibu Jaelan 2-023-04237-5 BANK JATENG) (Bu Solikhah Wulandari)
4) iuran anggota tahunan (Ke Mba Diana Steffy Anggraeni BPD 3-023-27882-0) dan setelah transfer mohon konfirmasi ke GRUP WA DWP UP
6. Indeks Pelaporan E-Reporting DWP Kabupaten Wonosobo Bulan April ada diperingkat 5 Se-Jawa Tengah.
BIDANG PENDIDIKAN
1. Dimohon kepada DWP UP petugas pelaksana rapat kerja memberikan bantuan / hibah buku pendidikan / islami / kesehatan, DLL guna melengkapi ruang sudut baca dan diserahkan kepada Bidang Pendidikan atau Sekretariat DWP Kab. Wonosobo
2. Bagi anggota dwp dapat meminjam buku yang ada di sudut baca DWP Kab. Wonosobo
BIDANG EKONOMI
menerima pesanan atribut DWP
1) Bahan Batik DWP Nasional
2) Bahan Pakaian Seragam Kerja (DWP polos)
3) Jilbab DWP polos (Elzatta)
4) pakaian kaos olahraga DWP nasional
5) lencana DWP
6) buku saku AD ART Rp 25.000/buku
BIDANG SOSIAL BUDAYA
Pengajian jumat akhir
Hari: Jumat
Tanggal : 22 Mei 2026
Pukul : 09.00 WIb sd Selesai
Tempat : Sekretariat DWP Kabupaten
Pengisi : Kemenag.
5 . Sambutan Ketua DWP Kabupaten (Ny. One Andang Wardoyo)
Ucapan terima kasih kepada ibu-ibu yang telah menghadiri rapat, apabila ada yang berhalangan semoga pada pertemuan selanjutnya dapat hadir. DWP adalah wadah untuk berkarya dan berdaya. sehingga seluruh anggota untuk menjaga solidaritas, aktif dalam setiap kegiatan, bersama-sama menjadikan DWP sebagai organisasi yang relevan serta berkontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung karier para suami selaku ASN dan penguatan keluarga.
6. Penutup
Nyonya Lukman Nur Hakim mewakili Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU- PR) Kabupaten Wonosobo mengikuti Sosialisasi "Edukasi Dampak Media Sosial Bagi Kesehatan Mental Anak Usia Dini dan Remaja". pada:
Hari, Tanggal : Jumat, 8 Mei 2026
Jam : 11.00 - 12.00
Tempat : Aula Kecamatan Kalikajar
Penyelenggara : DWP Kabupaten Wonosobo
Bidang : Pendidikan
Narasumber : Nyonya Fatonah Ismangil
Jumlah Peserta : 70 orang terdiri dari:
- Pengurus DWP Kabupaten Wonosobo
- Perwakilan dari setiap unsur DWP Badan, dinas / instansi se- kabupaten Wonosobo.
- narasumber/ Pemateri
Keterangan program/Hasil:
1. Kegiatan dipandu oleh pembawa acara Nyonya Idha Maryamah. Era kecanggihan teknologi memberikan akses informasi yang semakin mudah dijangkau dan cepat khususnya untuk anak- anak. anak yang hidup di era digital sangat mudah dalam mengakses media sosial dimana kegiatan tersebut menjadi bagian kehidupan mereka sehari-hari. Bahayanya ketika penggunaan/ akses media sosial terlalu dini bagi anak. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap perilaku dan kondisi psikologis anak. Realita hari ini anak dapat menghabiskan waktunya berjam-jam di media sosial setiap hari dan pengawasan orang tua masih minim. Maka perlu kiranya kita paham bagaimana dampak media sosial bagi kesehatan mental anak kita.
2. Penyampaian Sosialisasi ""Edukasi Dampak Media Sosial Bagi Kesehatan Mental Anak Usia Dini dan Remaja" disampaikan oleh Nyonya Fatonah Werdiyati Ismangil, S.sos.MM Adapun garis besar materinya sebagai berikut:
* Pengantar
Media sosial adalah platform digital yang memungkinkan pengguna untuk membuat, berbagi dan bertukar informasi serta berinteraksi secara online. berbagai platform tersebut diantaranya instagram, tik-tok, youtobe dll. penggunaan berbagai jenis media sosial tersebut erat kaitanya dengan berbagai istilah meliputi metrik performa (analisis),strategi dan menajeman konten, Teknis, iklan dan fitur platform dan budaya/ tren. Berbagai istilah yang lebih akrab di telinga kita adalah viral, fomo, influencer juga thread dimana budaya tersebut erat dengan penggunaan media sosial. Salah satu fenomenanya ketika terjadi sebuah peristiwa diunggah ke media sosial dan menjadi viral atau fomo dimana kecenderungan perasaan takut tertinggal tren atau informasi terbaru yang sedang ramai dibahas. Fomo jika tidak disikapi dengan baik dan bijak akan menyebabkan bahaya berkelanjutan khususnya pada kesehatan mental dan tumbuh kembang anak. Kesehatan mental adalah fondasi penting tumbuh kembang anak yang bahagia dan sukses dimana anak mampu mengelola emosi, berpikir positif, bersosialisasi dengan baik dan berkembang optimal. Ketika anak memiliki mental sehat terlihat dalam kepercayaan dirinya, adaptasi & hubungan sosial yang baik.
* Dampak positif dan negatif penggunaan Media Sosial bagi Kesehatan Mental Anak
a. Dampak Positif media sosial
jika digunakan dengan baik media sosial bisa menambah wawasan & pengetahuan, media belajar kreatif, memperluas pertemanan, mengembangkan bakat juga kreativitas dan sarana komunikasi juga edukasi.
b. Dampak negatif media sosial
Jika berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental; sulit fokus, gangguan tidur,menurunnya interaksi sosial nyata,mudah cemas dan stress. jika hal tersebut berlangsung dalam jangka panjang bisa menyebabkan depresi, rendah diri dan gangguan emosi. Beberapa dampak negatif lainnya diantaranya:
- Cyberbullying (perundungan yang terjadi di dunia maya)
Tindakan menyakiti, mempemalukan dan mengintimidasi seseorang melalui media digital dan internet. perundungan ini bisa berupa hinaan, komentar kasar, penyebaran aib juga ancaman digital.
- Fomo dan perbandingan sosial
perasaan merasa takut tertinggal dan membandingkan diri dengan orang lain. Lewat unggahan status yang terlihat sempurna kita mulai memperbandingkan.
- Pembusukan otak pada anak (Brain rot)
Penurunan fungsi kognitif akibat konsumsi konten digital yang tidak berkualitas dan berulang-ulang. Fenomena konten yang pendek, instan dan tidak berorientasi pada substansi hanya hiburan semata membuat otak terbiasa terstimulus cepat tanpa tantangan mendalam. Kehidupan sehari- hari akan terpengaruh jika dilakukan terus menerus meliputi gangguan kognitif, emosi dan sosial. Brain Out bisa ditanggulangi dengan langkah; batasi waktu penggunaan media sosial tidak lebih 1- 1,5 jam sehari, pilih konten berkualitas, latih keterampilan berpikir kritis dan meningkatkan interaksi sosial didunia nyata.
- Adiksi Screentime (Kecanduan Layar)
Kondisi ketika seseorang menggunakan perangkat digital secara berlebihan hinggga sulit untuk berhenti dan mengontrol durasi pemakaiannya. ketika adiksi ini terjadi bisa memicu kecemasan akut, depresi, kondisi tidak sadar sepenuhnya juga gangguan yang lain.
- Eskapisme (Pelarian dari Kenyataan)
Kecenderungan seseorang untuk mencari hiburan atau pengalihan mental guna menghindari kenyataan membosankan, menekan atau tidak menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari.Penggunaan media sosial atau konten internet secara berlebihan sebagai cara melarikan diri dari stress pekerjaan atau masalah memberi kondisi kecemasan akut dan depresi berat.
* Peran orang tua dalam pendampingan penggunaan media sosial
- Peran pendampingan dalam penggunaan media sosial.
- Membatasi waktu penggunaan gadget.
- Membangun komunikasi terbuka.
- Memberikan edukasi literasi digital.
- Memberikan perhatian emosional.
- Perdalam akses literasi digital.
3. Simpulan dan Penutup.
Media sosial memiliki dampak positif dan negatif bagi kesehatan mental anak. Perlunya pengawasan dan pendampingan dari orang tua dan lingkungan terdekat dari anak. Tugas kita bersama adalah menciptakan generasi digital yang sehat secara mental dan bijak dalam bermedia sosial. "Teknologi harus dikendalikan bukan mengendalikan".
Rangkaian kegiatan ditutup.
*Pembuat Laporan: Admin E- Reporting DWP DPU-PR *
Nyonya Lukman Nur Hakim mewakili Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU- PR) Kabupaten Wonosobo mengikuti Pelatihan "Barista Rumahan: Meracik Kopi Nikmat Untuk Keluarga". pada:
Hari, Tanggal : Jumat, 8 Mei 2026
Jam : 10.00 - 11.00
Tempat : Aula Kecamatan Kalikajar
Penyelenggara : DWP Kecamatan Kalikajar
Bidang : Pendidikan
Narasumber : Bang Izzun (Barista Cafe Bowongso)
Jumlah Peserta : 70 orang terdiri dari:
- Pengurus DWP Kabupaten Wonosobo
- Perwakilan dari setiap unsur DWP Badan, dinas / instansi se- kabupaten Wonosobo.
- narasumber/ Pemateri
Keterangan program/Hasil:
1. Kegiatan dipandu oleh pembawa acara Nyonya Idha Maryamah dalam pembukaannya beliau menyinggung tentang kebiasaan minum kopi menjadi kegiatan yang rutin dilakukan dirumah. Untuk mendapatkan citarasa kopi yang nikmat tidak harus dilakukan di cafe oleh barista. Akan tetapi kegiatan menyeduh kopi bisa dilakukan dirumah dengan dengan hasil yang tidak kalah nikmatnya. Maka perlu sebagai istri untuk paham teknik penyeduhan yang sederhana namun bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
2. Penyampaian Materi Pelatihan "Barista Rumahan: Meracik Kopi Nikmat Untuk Keluarga" disampaikan oleh Bang Izzun dari Cafe Kopi Bowongso.
* Pengantar
Jenis kopi di Indonesia ada 3 yang utama yaitu Arabika, Robusta, dan Liberika. Dari ketiga jenis tersebut Arabika dan Robusta lebih mendominasi produksi di Indonesia. Adapun karakteristik dari masing-masing sebagai berikut:
• Arabika: Rasa lebih halus, asam, dan aroma kompleks. Hidup dan dibudidayakan di dataran tinggi.
• Robusta: Rasa pahit, kuat, dan kafein lebih tinggi. Hidup dan dibudidayakan di dataran rendah.
• Liberika: Aroma buah/nangka, rasa unik, dan daya adaptasi tanah yang lebih tinggi, hidup di luar Jawa.
* Teknik "MANUAL BREW" dalam penyeduhan kopi dari rumah
* Apa yang dimaksud manual brew?
Dalam bagan roda rasa pencicip kopi Teknik Manual brew lebih mampu memunculkan potensi terbaik kopi utamanya jenis Arabika. Manual Brew adalah cara menyeduh kopi secara manual tanpa mesin otomatis. Teknik ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan teknik seduh lainnya diantaranya lebih ekonomis, menarik, bisa dilakukan tanpa bantuan listrik, bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja.
Beberapa peralatan yang digunakan dalam penyeduhan kopi diantaranya:
- Ketel Leher angsa (gooseneck kettle) : untuk mengatur debit air keluar dari seduhan.
- Penggiling biji kopi (coffe grinder) :alat untuk menghasilkan kopi seduh manual yang berkualitas.
Adapun beberapa teknik penyeduhan kopi lain diantaranya:
1. Teknik perkolasi
Teknik menyeduh kopi dengan cara melarutkan sebagian zat terlarut (bubuk kopi) dengan menggunakan air sebagai media pelarut melalui saringan. Zat terlarut (bubuk kopi) menggunakan air sebagai media pelarut melalui saringan. Teknik ini akan cenderung menghasilkan seduhan kopi dengan cita rasa yang lebih kompleks. alat yang digunakan diantaanya : chemex, V60, Aeropress dan rokpresoo.
2.Teknik Imersi
Imersi juga disebut dengan perendaman. Proses pembuatan kopi dengan meredam zat terlarut/ bubuk kopi dengan sebagian media pelarut. Tidak ada proses penyaringan, dimana air dan bubuk kopi berada pada satu tempat. Alat yang digunakan adalah frenchpress.
3. Teknik Dekoksi
Teknik membuat larutan dengan cara memasukan zat terlarut/ bubuk kopi ke dalam air sebagai zat pelarut yang disertai dengan kenaikan suhu pelarut. Proses pemanasan air membantu kopi untuk larut. Alat yang digunakan: syphoon dan makapot.
* Faktor Yang Perlu diperhatikan dalam Penyeduhan Kopi
Berbagai teknik penyeduhan kopi, teknik Manual brew merupakan pekerjaan yang paling menarik. Karena tidak adanya mesin otomatis, maka konsistensi rasa sangat menuntut kemampuan penyeduh. Selain repetisi (pengulangan), untuk mempertahankan kualitas hasil seduhan bisa berpatokan pada 3 faktor utama, yaitu :
• Suhu
• agitasi, mekanisme gerakan yang timbul hingga Menciptakan turbulensi dan Waktu.
Sedangkan faktor penentu yang lain diantaranya grind size, roast profile dan rasio.
3. Tanya - jawab, simpulan dan Penutup.
Beberapa pertanyaan terkait dengan bagaimana cara menyeduh paling sederhana tanpa menggunakan alat yang bisa dilakukan dari rumah? penyeduhan bisa dilakukan dengan mencampurkan secara langsung bubuk kopi,air dan gula. Dengan memperhatikan konsentrasi dan proses penurunan bubuk kopi mengendap di permukaan gelas. untuk membantu bosa dilakukan gerakan menggoyang- goyangkan atau dihentakkan.
Untuk menghasilkan citarasa yang nikmat dibutuhkan timbangan yang pas, suhu air dari sumber yang baik dan bubuk kopi yang bagus. Disamping itu perlu diperhatikan "Tak ada konsistensi tanpa repetisi" dalam hal ini jam terbang dan pengalaman membuat sangat menentukan. Rangkaian kegiatan berakhir dan dilanjutkan dengan foto bersama.
*Pembuat Laporan: Admin E- Reporting DWP DPU-PR *
Nyonya Lukman Nur Hakim selaku Sekretaris Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU- PR) Kabupaten Wonosobo menghadiri Rapat Kerja DWP Badan, Dinas, Instansi Se - Kabupaten Wonosobo, pada:
Hari, Tanggal : Jumat, 8 Mei 2026
Jam : 08.30 s/d 10.00 Wib
Tempat : Aula Kecamatan Kalikajar
Penyelenggara : DWP Kecamatan Kalikajar
Bidang : Sekretaris
Jumlah Peserta : 70 Orang (Penasehat DWP & seluruh anggota DWP Badan/Dinas Se- Kabupaten Wonosobo).
Keterangan program/Hasil:
1. Kegiatan rapat kerja dipandu oleh pembawa acara Nyonya Idha Maryamah dengan bacaan Basmallah.
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars DWP dipimpin oleh dirijen Nyonya Rizka Winda Yuliati dari DWP Kecamatan Kalikajar.
3. Penyampaian Kultum dengan tema "Memantaskan diri Menjadi Penduduk Surga" disampaikan oleh Bapak Burhanudin S.Pd.I, M.Pd Adapun intisarinya sebagai berikut:
Berangkat dari landasan pada Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 201, yang artinya “Ya Allah Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”. Bahwa kita sebagai manusia berharap keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan di dunia dan akhirat. Kebaikan itu adalah Surga Dunia maupun Surga Akhirat. Dalam hal ini surga dibagi menjadi dua yaitu:
1. Surga Dunia dalam islam ( Fiddunya Hasanah)
• Ridha dan Ketenangan Hati
Hati yang tenang karena yakin pada pertolongan Allah SWT dan tidak gelisah akan urusan duniawi.
• Ketaatan dan Amal Saleh
Melakukan perbuatan yang diridhai Allah merupakan surga di hati yang menenangkan.
• Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Berbakti kepada Ibu contohnya sering dianggap sebagai “pintu surga dunia” yang membawa berkah dan kedamaian.
• Mencintai Ilmu Agama atau Gemar Mengaji.
2. Surga Akhirat (Fil Akhirati Hasanah Waqina ‘Adzabannar)
• Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda bahwa Allah SWT berfirman “Aku menyiapkan untuk hamba- hambaKu yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia”. Kebenaran hal itu dalam firman Allah SWT : Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan, (As-Sajdah: 17).
Seperti yang tertera dalam Hadist Riwayat Ahmad : Jika Seorang Wanita melaksanakan shalat 5 waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka dia masuk surga lewat pintu mana saja yang dia inginkan.”
Diawali dengan muqoddimah singkat dibacakan dari Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 201, yang artinya “Ya Allah Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.
Selanjutnya Bapak Burhanudin memaparkan Perbedaan Surga Dunia dan Surga Akhirat, berikut penjelasannya :
Surga yang dijanjikan oleh Allah SWT (bagi umat islam) adalah tempat yang aman, nyaman, kekal seperti yang tertera pada Surat Ad-Dukhan, Ayat 51-57.
Menurut pandangan saya, selain keindahan surga yang Allah SWT janjikan di atas (dan itu nanti setelah yaum hisab), maka kita akan selalu menemukan dan merasakan surga yang berada di dunia dengan melakukan beberapa hal yang dilakukan oleh penduduk surga. Karena kebaikan, keindahan, kebahagiaan, dan kenikmatan tidak pernah dilarang oleh Allah SWT di dunia sebagaimana doa yang selalu kita harapkan, “Rabbana atina fiddunya hasanah, Wa fil akhirati hasanah waqina adzabannar”,
Yang memiliki makna “Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di Akhirat dan lindungilah kami dari siksa api neraka.” (QS. Al-Baqarah : 201).
1. poin-poin penting mengenai Surga Dunia dalam islam ( Fiddunya Hasanah) :
• Ridha dan Ketenangan Hati
Hati yang tenang karena yakin pada pertolongan Allah SWT dan tidak gelisah akan urusan duniawi.
• Ketaatan dan Amal Saleh
Melakukan perbuatan yang diridhai Allah merupakan surga di hati yang menenangkan.
• Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Berbakti kepada Ibu contohnya sering dianggap sebagai “pintu surga dunia” yang membawa berkah dan kedamaian
• Mencintai Ilmu Agama atau Gemar Mengaji.
2. poin poin penting mengenai Surga Akhirat (Fil Akhirati Hasanah Waqina ‘Adzabannar)
:
• Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda bahwa Allah SWT berfirman “Aku menyiapkan untuk hamba- hambaKu yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia”.
Kebenaran hal itu dalam firman Allah SWT : Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan, (As-Sajdah: 17).
Seperti yang tertera dalam Hadist Riwayat Ahmad : Jika Seorang Wanita melaksanakan shalat 5 waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka dia masuk surga lewat pintu mana saja yang dia inginkan".
4. Sambutan Penasehat DWP Kecamatan Kalikajar, Bapak Hermawan Animoro S.STP.,M.M . Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa peran DWP sangat berperan penting dalam mendukung kerja para suami di kantor. Ketentraman yang tercipta sejak dari rumah sangat berpengaruh dalam mendukung kinerja. harapannya DWP kedepan akan selalu bersinergis dalam berbagai program yang khususnya mensejahterakan anggota dan keluarganya.
5. Selayang Pandang DWP Kecamatan Kalikajar disampaikan oleh Ketua DWP Kecamatan Kalikajar, Nyonya Fina Listiana Harini S.Pd diantaranya:
Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo mempunyai luas 83.296km persegi yang mencakup 19 desa.
- Batas Wilayah Kecamatan Kalikajar :
Sebelah Utara yaitu Kecamatan Kertek
Sebelah Selatan yaitu Kecamatan Sapuran
Sebelah Timur yaitu Kecamatan Sapuran dan Kabupaten Temanggung
Sebelah Barat yaitu Kecamatan Selomerto dan Kecamatan Kertek
- Potensi Kecamatan Kalikajar :
Wilayah ini terkenal dengan potensi pertanian (sayur dan kopi bowongso), peternakan domba texel, dan kerajinan lokal (batik).
Kopi Bowongso menjadi komoditas unggulan dan batik khas Kalikajar yang dijalankan oleh 30 perempuan pembatik tergabung dalam Kalikajar membatik.
- Potensi Alam Kecamatan Kalikajar :
Pembukaan ruas Jalan Lingkar Sumbing (jalisu) membuka sektor ekonomi, potensi alam Curug Mangku (Desa Klowoh).
- Kegiatan DWP Kecamatan Kalikajar lama fakum dari baru diaktifkan per Desember 2025. Untuk kegiatan beberapa diantaranya seminar perempuan berdaya, pelatihan pembuatan batik dan aktif di berbagai kegiatan di tingkat DWP Kabupaten.
6. Penyerahan Hibah Buku dari DWP Kecamatan Kalikajar diwakili oleh Nyonya Fina Listiana Harini S,Pd kepada Nyonya One Andang Wardoyo untuk koleksi sudut baca sekretariat DWP Kabupaten Wonosobo.
7. Laporan sekretaris Kabupaten Wonosobo disampaikan oleh Nyonya SoegiyatiMarjudi sebagai berikut:
Pengumuman yang disampaikan oleh Sekretaris DWP Kabupaten Wonosobo diantaranya:
* SEKRETARIS
1. Petugas penyelenggara rapat kerja Bulan Juni - November 2026 :
- Bulan Juni : DWP BPN
- Bulan Juli : DWP BPKAD
- Bulan Agustus : DWP BPPKAD
- Bulan September : DWP DKK
- Bulan Oktober : DWP BAPPEDA
- Bulan November : DWP DISPERKIMHUB
2. Besaran iuran anggota tahunan untuk disesuaikan dengan golongan dan jumlah anggota yang ada di wilayah masing-masing untuk disetorkan ke dwp kabupaten sebesar 10% setiap tahunnya dengan perincian sebagai berikut:
1) Golongan IV Rp 15.000
2) Golongan III Rp 9.000
3) Golongan II Rp 5.000
4) Golongan I Rp 3.000
5) PPPK Setara Golongan III Rp 9.000
6) PPPK Setara Golongan II Rp 5.000
7) PPPK Setara Golongan I Rp 3.000
3. Iuran-iuran dari DWP yang belum melunasi di tahun 2025 mohon segera dan menghubungi sekretaris DWP Kabupaten Wonosobo.
4. Unsur pelaksana yang belum membeli buku saku AD-ART masa bakti 2024-2029 untuk DWP up wajib membeli minimal 5 buku (Ketua/Wakil Ketua, Sekretaris, Bidang-Bidang) Rp 25.000 bagi yang belum membeli mohon segera.
5. Untuk iuran-iuran dwp bisa transfer ke nomor rekening yang tertera sesuai dengan pos-posnya/ koordinator pengelola :
1) Iuran bulanan RP 20.000 (ke ibu Agus Kristiono-BRI 699901002920534) (Bu Indri Setianingsih)
2) Iuran Anjangsana RP 100.000 (Ke Ibu Agus Kristiono-BRI 699901002920534) (Bu Indri Setianingsih)
3) Iuran GN-OTA (Ke Ibu Jaelan 2-023-04237-5 Bank Jateng) (Bu Solikhah Wulandari)
4) Iuran Anggota Tahunan (Ke mba Diana Steffy Anggraeni-BPD 3-023-27882-0)
Dan setelah transfer mohon konfirmasi ke grup wa DWP unsur pelaksana.
6. Indeks pelaporan E-Reporting DWP Kabupaten Wonosobo bulan Maret ada diperingkat 5 Se-Jawa Tengah.
* BIDANG PENDIDIKAN
1) Dimohon kepada DWP up petugas pelaksana rapat kerja memberikan bantuan / hibah buku pendidikan / islami / kesehatan, dll guna melengkapi ruang sudut baca dan diserahkan kepada bidang pendidikan atau sekretariat DWP Kabupaten Wonosobo.
2)Bagi anggota DWP dapat meminjam buku yang ada di sudut baca DWP Kabupaten Wonosobo.
*BIDANG EKONOMI
Menerima pesanan atribut DWP:
1) Bahan Batik DWP Nasional
2) Bahan pakaian seragam kerja (DWP polos)
3) Jilbab DWP polos (elzatta)
4) Pakaian kaos olahraga DWP Nasional
5) Lencana DWP
6) Buku saku AD ART Rp 25.000/buku
* Bidang Sosial Budaya
- Pengajian akhir bulan Mei dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 22 Mei 2026.
8. Sambutan Ketua DWP Kabupaten Wonosobo, Nyonya One Andang Wardoyo. Dalam sambutannya beliau menyampaikan Terima kasih kepada DWP pelaksana kegiatan Kecamatan Kalikajar dan seluruh perwakilan DWP UP yang telah hadir dalam rapat kerja. lewat rapat kerja kita mendapatkan ilmu,pengalaman, pelatihan untuk bisa diterapkan di rumah masing-masing. Bagi pengurus dan anggota DWP yang akan melaksanakan ibadah Haji tahun 2026 semoga diberikan kelancaran dan kesehatan. DWP Kabupaten Wonosobo mendapatkan tambahan anggota dari satu unsur yaitu samsat Kabupaten Wonosobo. Tak lupa apresiasi diberikan kepada DWP RSU Setjanagara yang telah mewakili DWP Kabupaten Wonosobo dalam lomba penyusunan menu sehat dalam seminggu di tingkat Provinsi Jawa Tengah walau belum beruntung tapi kita sudah berpartisipasi. Terakhir beliau mengingatkan untuk pelaporan E-reporting untuk bisa lebih digiatkan kembali, jika ada kendala bisa dibantu oleh sekretaris DWP Kabupaten di kantor sekretariat pada jam kerja.
9. Rangkaian kegiatan rapat kerja diakhiri dengan bacaan Hamdalah dan dilanjutkan dengan pengambilan dokumentasi bersama.
* Pembuat Laporan: Admin DWP DPU-PR*