LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DPPKB KABUPATEN SUKABUMI LAPORAN KEGIATAN Mengikuti Pengajian Majlis Taklim Mubarakah Pendopo Sukabumi A. Nama Kegiatan Mengikuti Pengajian Rutin Majlis Taklim Mubarakah Pendopo Sukabumi. B. Tema Belajar Memaafkan: Mengobati Hati, Mendekatkan Diri kepada Allah. C. Waktu dan Tempat Hari/Tanggal : Rabu, 01 Juli 2026 Pukul : 08.30 WIB s.d. selesai Tempat : Aula Pendopo Sukabumi D. Penyelenggara TP PKK Kabupaten Sukabumi bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sukabumi. E. Narasumber Ustadzah Ika Sofia Rizqiani, S.Pd.I., M.S.I. F. Peserta Kegiatan dihadiri oleh: * Ketua DWP DPPKB Kabupaten Sukabumi; * Wakil Ketua DWP DPPKB Kabupaten Sukabumi; * Sekretaris DWP DPPKB Kabupaten Sukabumi; * Ketua Bidang Sosial Budaya DWP DPPKB Kabupaten Sukabumi; * Anggota Dharma Wanita Persatuan DPPKB Kabupaten Sukabumi. G. Maksud dan Tujuan 1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. 2. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sikap saling memaafkan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Mempererat tali silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan. 4. Membangun pribadi yang lebih sabar, ikhlas, serta memiliki akhlak mulia dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan lingkungan kerja. H. Jalannya Kegiatan Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan sambutan dari panitia penyelenggara. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ustadzah Ika Sofia Rizqiani, S.Pd.I., M.S.I. yang mengangkat tema **"Belajar Memaafkan: Mengobati Hati, Mendekatkan Diri kepada Allah." Materi disampaikan secara komunikatif dan inspiratif dengan mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa memaafkan bukanlah bentuk kelemahan, melainkan cerminan kekuatan iman dan kemuliaan akhlak seorang muslim. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, diakhiri dengan sesi tanya jawab, doa bersama, dan ramah tamah. I. Rangkuman Materi Pada kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan bahwa memaafkan merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, sehingga sikap saling memaafkan menjadi jalan untuk menjaga persaudaraan serta memperoleh ketenangan hati. Pokok-pokok materi yang disampaikan antara lain: 1. Memaafkan merupakan perintah Allah SWT. Allah mencintai hamba-Nya yang mampu menahan amarah dan memberikan maaf kepada orang lain sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran ayat 134 yang menjelaskan bahwa orang bertakwa adalah mereka yang mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. 2. Memaafkan mengobati luka batin. Menyimpan dendam hanya akan membebani hati dan pikiran. Dengan memaafkan, seseorang akan memperoleh ketenangan jiwa, kesehatan mental, serta kehidupan yang lebih damai. 3. Memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan. Sikap memaafkan merupakan bentuk keikhlasan untuk melepaskan kebencian, sementara penyelesaian masalah tetap dapat dilakukan secara bijaksana dan adil. 4. Meneladani akhlak Rasulullah SAW. Rasulullah SAW senantiasa memberikan maaf kepada orang-orang yang pernah menyakiti beliau. Keteladanan tersebut menjadi contoh nyata bagi umat Islam dalam membangun hubungan yang harmonis. 5. Memaafkan sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Orang yang mudah memaafkan akan memperoleh pahala, dicintai Allah SWT, dan memiliki hati yang bersih sehingga lebih mudah meningkatkan kualitas ibadah. 6. Implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Sikap memaafkan perlu diterapkan dalam keluarga, lingkungan kerja, organisasi, dan kehidupan bermasyarakat agar tercipta suasana yang harmonis, penuh kasih sayang, dan saling menghargai. J. Hasil yang Diperoleh Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membiasakan sikap memaafkan sebagai bagian dari akhlakul karimah. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota DWP untuk membangun hubungan yang harmonis, meningkatkan kualitas ibadah, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan masyarakat. K. Penutup Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan DPPKB Kabupaten Sukabumi dalam Pengajian Majlis Taklim Mubarakah Pendopo Sukabumi. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi amal jariyah serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kualitas kehidupan bermasyarakat. Sukabumi, Juli 2026 Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPPKB Kabupaten Sukabumi
Dharma Wanita Persattuan Kecamatan Karangan dalam rangka program kerja bidang sosial budaya telah melakukan MOU ( Kerjasama ) Program kegiatan dengan Kantor Urusan Agama di Kantor KUA. Kecamatan Karangan di Jl. Poros Provinsi RT.8 Desa Karangan Sebrang, Pada hari Selasa, Tanggal 1 Juli 2026 Jam 16.00 yang dihadiri Oleh Ny. Israwati Zulkarnain Ketua bidang sosial Budaya. Harapanya agar kegiatan Bidang Sosial Budaya dapat bersinergi dengan kegiatan yang ada di KUA, selalu memberikan dukungan dan Apresiasi sehingga terciptanya program kegiatan yang baik. Apapun yang dilakukan saling kerjasama agar terlaksananya dan terciptanya kegiatan yang baik dan maksimal di masyarakat
Pada hari rabu tanggal 1 juli 2026 jam 14.00 - selesai di halaman gedus disparbud jalan ciledug kec garut kota ketua dharma wanita persatuan dinas pariwisata dan kebudayaan kab garut bersama anggota dwp disparbud mengadakan kegiatan latihan yel" dan persiapan untuk mengikuti lomba festival kreasi baso aci yang akan di laksanakan oada tgl 2 juli 2026 bertempat di area parkir citimall kab garut dengan acara arak arakan baso aci,yel yel dan drescode terkompak dengan juri artis terkenal santi deni yang meruoakan brand ambasador baso aci di ikuti oleh 21 leserta dari organisasi wanita seperti DWP KAB,GOW DAN TP PKK KAB tujuan dilaksanakan festival kreasi baso aci adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi umkm kabbgarut,menemukan calon pengusaha baru bidangnkuliner baso aci dan melestarikan makanan ttadisional yang sudah lama dan lertama di kab garutbyaiti baso aci ,grup dwp disparbud menampilkan yelyel dengan aransement dari kabid kebudayaan memakai alat musik angklung.acara tersebuy mulai stra dari jam 8 dengan arak rakan baso avi sambil menampilkan yel" kreasi dari tiap regu
Mengikuti Kegiatan Rapat Rutin Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumedang dan Pertemuan Rutin Tim penggerak PKK Kabupaten Sumedang pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2026 yang bertempat di Gedung Negara Kabupaten Sumedang.Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB.Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua TP.PKK Kabupaten Sumedang Ny.Hj.Susi Gantini.S.Si.,Ketua DWP Kabupaten Sumedang Ny Hj.Nining Asep Uus,Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumedang Ny.Astria Dita Fajar,S.kom dan seluruh unsur pelaksana Dinas,Badan, Kantor, kecamatan se-kabupaten Sumedang.Pada kesempatan kali ini dari Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Bapenda di hadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Ny.Hj.Erni Rohana beserta 2 orang anggota yaitu Ny.Tiktik Hilman dan Ny.Ila Engko. Kegiatan ini di isi dengan Sosialisasi AD/ART Dharma Wanita Persatuan Bagaimana membangun pencitraan pegawai PLN Icon Plus Profesional yang di sampaikan oleh Ny.Hj.Renny Oktavianny M.M. sebagai Dharma Wanita mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul serta memperkuat peran strategis Dharma Wanita Persatuan dalam dunia pendidikan.Yang diharapkan dari kegiatan ini selain untuk membentuk citra diri yang positif dan apa adanya sebagai penyelenggara negara atau istri / pendampingan dan anggota masyarakat juga adanya penguatan kelembagaan serta sinergi program pemberdayaan keluarga untuk mendukung kapasitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah menuju Indonesia emas 2045 .
Hari rabu tanggal 1 juli 2026 ketia dharma wanita persatuan dinas pariwisata dan kebudayaan kab garut Nu.Iis beni yoga beserta anggota bidang sosial Ny.Yeni wawan dan bidang pendidikan Ny.Viska endang mengikuti Acara nonton bareng pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Ekuador sukses digelar. Seluruh wargi Garut, termasuk jajaran DWP Disparbud, diajak untuk meramaikan euforia ini sekaligus memberdayakan serta berbelanja produk dari pelaku UMKM lokal guna menggerakkan ekonomi daerah.Pertandingan antara Meksiko dan Ekuador pada fase gugur 32 besar berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026 pukul 08.00 WIB. Acara nobarbtersebut dilaksanakan di halaman gedung dinas pariwisata dan kebudayaan kabbgarut dengan menggelar karpet dan memasang layar besar sehingga daoat dinikmati oleh seluruh karyawan dan karyawati dengan sajian makanan dari UMKM (Pedagang yang ada di sekitar kantor Gelaran nonton bareng ini turut diramaikan dengan:Fasilitas Bazar UMKM: Pengunjung dapat membeli kuliner khas, camilan, dan produk kerajinan karya pelaku usaha lokal Garut untuk.membantu dan menaikan nilai ekonomi kab garut serta membatu perkonomian keluarga khusus nya pedagang umkm selama acara berlangsung. Untuk.meramaikan acara nobar tersebut karyawan mamakai kostum yangbberbeda antara lawan mexico memakai seragam hitam dengan asesoris bendera mexico dan balon warna hijau menandakan bahwantim mexico warna hijau sedangkan tim ekiador memakai bajunwarna putihbdengan bendera ekuador membawa balon kuning di lengkapi juga denga tubuhan gendang kaleng dan sebagainya sehingga acara meriah hadir dalam acara tersebut kepala dinas pariwisata dannkebudayaan bapak Beni Yoga ,sekdis ibu mia kabid destinasi inu imas kabid kebudayaan bapak wawan kabid pemasaran napak aam dan seluruh karyawan Atmosfer Komunitas: Ruang kebersamaan yang positif dan meriah untuk mendukung tim nasional favorit.Cara Menonton PertandinganJika Anda terlewat euforia nobar di lokasi, siaran ulang maupun sorotan (highlights) pertandingan besar ini dapat diakses secara daring atau digital dengan mudah:Siaran TV: Saksikan siaran Piala Dunia 2026 secara gratis melalui kanal TVRI.
DHARMA WANITA PERSATUAN UNSUR PELAKSANA KECAMATAN SUKOMORO TELAH MELAKSANAKAN KEGIATAN :
Bidang : Sekretariat
Program Kerja : Penataan Organisasi
Kategori Kegiatan : Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Semester I Tahun 2026
Keterangan Program :,/p>
1. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk
2. Hari/Tanggal : Rabu, 1 Juli 2026
3. Waktu : 09.00 WIB – 12.00 WIB
4. Tempat : Cafe Anara, Werungotok, Kabupaten Nganjuk
5. Peserta : 20 Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas, Badan, dan Kecamatan
6. Perwakilan : Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Kecamatan Sukomoro
Susunan Acara :
1. Pembukaan
Purworejo – Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD dr. Tjitrowardjo Purworejo menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Capacity Building di ruang Sekretariat DWP bertempat di lingkungan RSUD dr. Tjitrowardjo Purworejo pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan perwakilan anggota DWP RSUD dr. Tjitrowardjo Purworejo. Kegiatan ini membahas terkait Pelaksanaan Capacity Building di Rahayu River Tubing Kebumen.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit RSUD dr. Tjitrowardojo memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja instansi sekaligus membina kesejahteraan keluarga pegawainya. Anggota DWP di lingkungan rumah sakit menghadapi tantangan dinamika kerja pelayanan kesehatan yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas diri (capacity building) secara berkelanjutan.
Melalui Bidang Pendidikan, kegiatan ini dirancang untuk membekali pengurus dan anggota dengan keterampilan komunikasi interpersonal, ketahanan keluarga (family resilience), serta manajemen stres. Program ini diharapkan dapat mencetak kader DWP yang mandiri, cerdas, mampu bersinergi membangun citra positif , serta optimal dalam mendidik generasi muda di era digital.
Kegiatan Peningkatan Kapasitas (Capacity Building) Anggota DWP RSUD dr. Tjitrowardojo mengambil tema "Sehat dan Berdaya" Adapun tujuan kegiatan tersebut adalah :
1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan serta manajemen organisasi bagi pengurus DWP Unit RSUD dr. Tjitrowardojo.
2. Membekali para ibu dengan ilmu parenting edukatif untuk mendukung kesehatan mental dan ketahanan keluarga.
3. Membangun kekompakan (teamwork) serta penyegaran (refreshing) pikiran di sela kesibukan aktivitas setiap hari.
Sasaran peserta kegiatan tersebut adalah seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan :
• Hari/Tanggal: Minggu, 26 Juli 2026
• Waktu: 07.30 WIB s.d. Selesai
• Tempat: Rahayu River Tubing Kebumen
Susunan Kepanitian :
• Pelindung: Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo
• Penasihat: Ketua DWP RSUD dr. Tjitrowardojo
• Ketua Pelaksana: Ny. Elvi Suhartono
• Sekretaris:Ny Eni Sunarno
• Bendahara:Ny. Dewi Tuparno
• Seksi-Seksi: (Seksi Acara, Seksi Konsumsi, Seksi Perlengkapan, Seksi Dokumentasi) dibahas internal
Rapat final checking akan ditentukan Juli Kamis minggu ke 2. Rapat diakhiri dengan antusiasme peserta rapat.
DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SITUBONDO
Dharma Wanita Persatuan Polisi Pamong Praja mengikuti Kegiatan SWASTI (Sarah Sehan Wanita Seluruh Situbondo) yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Situbondo
Bidang : Sekretariat
Program : Penataan Organisasi / Manajemen / Sosialisasi/Konsolidasi
Keterangan Program :
Susunan Acara:
Acara dibuka tepat pukul 13.30 dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan pembukaan dengan membaca basmalah dan pembacaan Doa, selanjutnya sambutan dari Mbak Una sebagai ketua PKK kabupaten Situbondo.
Acara selanjutnya penyampaian materi tentang wanita yang bertema Menulis Kehidupan Menguatkan Perempuan.
p align="justify">
Ringkasan Materi :
Sebagai seorang wanita kita harus selalu senang bahagia dalam hidupnya. Kita harus menjadi wanita Utama.
Seorang wanita harus ngandel,kandel,kendel dan bandel.yang artinya
Ngandel artinya percaya pada Gusti Allah karena pasti baik
Bandel artinys tidsk peduli dengan omongan orang
Kandel artinya kuat mental , dan ilmunya
Kendel artinya berani
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sesi Tanya Jawab. Ada dua sesi dalam Tanya jawab dan langsung dijawab oleh nara sumber.
Acara tepat ditutup pukul 17.00 dengan pembacaan Hamdalah Alhamdulillahirobbil alamin, dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Hari/Tanggal: 01 Juli 2026 Pukul:09:00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Ruang Harungguan Kantor Camat Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Badan Kepegawaian dan sumberdaya manusia Kabupaten Simalungun serta di ikuti Ketua Dharma Wanita Persatuan Bosar maligas Nyonya Suriani Nama Kegiatan: Zoom Meeting yang berjudul "Sapa ASN SIMALUNGUN ,Topik " Dari Regulasi ke Aksi: Memulai Babak Baru Manajemen Talenta di Simalungun,Manfaat dari Pembahasan ini adalah.Maksud dari tema *"Dari Regulasi ke Aksi: Memulai Babak Baru Manajemen Talenta di Simalungun"* itu ada 3 lapisan: *1. "Dari Regulasi"* Ini merujuk ke kondisi selama ini. Pemerintah pusat sudah bikin aturan main soal ASN. Contohnya: PP No. 17 Tahun 2020 tentang Manajemen ASN, tentang Sistem Merit, dan aturan Talent Pool. Intinya: dasar hukumnya sudah lengkap. Simalungun tinggal pakai. Tapi kalau berhenti di "sudah ada aturannya", gak akan ada perubahan di lapangan. *2. "Ke Aksi"* Ini pergeserannya. Dari sekadar punya dokumen, SOP, dan aplikasi, sekarang harus dijalankan. "Aksi" di sini artinya: 1. *Pemetaan beneran*: Bukan cuma isi form, tapi tes potensi, assessment, dan lihat kinerja nyata ASN Simalungun. 2. *Penempatan berbasis kompetensi*: Masukkan orang yang kompeten ke jabatan yang sesuai, bukan karena senior atau kedekatan. 3. *Pengembangan terarah*: Diklat, mentoring, rotasi, itu semua harus nyambung sama kebutuhan Simalungun 5-10 tahun ke depan. Jadi regulasi jadi arsip aja. *3. "Memulai Babak Baru Manajemen Talenta di Simalungun"* Ini deklarasinya. "Babak baru" artinya cara lama ditinggalkan. Dulu manajemen ASN fokusnya: absen, kenaikan pangkat otomatis, mutasi rutin. "Babak baru"-nya: fokus ke talenta. Siapa ASN yang punya potensi jadi pimpinan, siapa yang ahli di bidang teknis, siapa yang bisa diakselerasi. Tujuannya biar Pemkab Simalungun punya stok pemimpin dan tenaga ahli sendiri, bukan nunggu dari luar atau asal isi kekosongan. *Singkatnya*: Temanya bilang, "Aturannya sudah ada. Sekarang stop bahas aturan. Mulai kerja. Simalungun harus punya cara baru mengelola orang-orang terbaiknya biar pelayanan dan pembangunan lebih cepat." Kamu mau aku bedah lebih dalam bagian "Aksi"-nya? Misal contoh program konkret yang bisa langsung jalan di OPD. bulanan Nyonya Dharma Wanita Persatuan . Keterangan Program: Bidang Sekretariat// Program Kerja:Penataan Hubungan Luar// Nama Kegiatan:Rapat
Hari/Tanggal: 01 Juli 2026 Pukul:09:00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Ruang Harungguan Kantor Camat Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Badan Kepegawaian dan sumberdaya manusia Kabupaten Simalungun serta di ikuti Pembina Dharma Wanita Persatuan Bosar maligas Nyonya Rosmardiah SE Nama Kegiatan: Zoom Meeting yang berjudul "Sapa ASN SIMALUNGUN ,Topik " Dari Regulasi ke Aksi: Memulai Babak Baru Manajemen Talenta di Simalungun,Manfaat dari Pembahasan ini adalah.Maksud dari tema *"Dari Regulasi ke Aksi: Memulai Babak Baru Manajemen Talenta di Simalungun"* itu ada 3 lapisan: *1. "Dari Regulasi"* Ini merujuk ke kondisi selama ini. Pemerintah pusat sudah bikin aturan main soal ASN. Contohnya: PP No. 17 Tahun 2020 tentang Manajemen ASN, PermenPANRB tentang Sistem Merit, dan aturan Talent Pool. Intinya: dasar hukumnya sudah lengkap. Simalungun tinggal pakai. Tapi kalau berhenti di "sudah ada aturannya", gak akan ada perubahan di lapangan. *2. "Ke Aksi"* Ini pergeserannya. Dari sekadar punya dokumen, SOP, dan aplikasi, sekarang harus dijalankan. "Aksi" di sini artinya: 1. *Pemetaan beneran*: Bukan cuma isi form, tapi tes potensi, assessment, dan lihat kinerja nyata ASN Simalungun. 2. *Penempatan berbasis kompetensi*: Masukkan orang yang kompeten ke jabatan yang sesuai, bukan karena senior atau kedekatan. 3. *Pengembangan terarah*: Diklat, mentoring, rotasi, itu semua harus nyambung sama kebutuhan Simalungun 5-10 tahun ke depan. Jadi regulasi jadi arsip aja. *3. "Memulai Babak Baru Manajemen Talenta di Simalungun"* Ini deklarasinya. "Babak baru" artinya cara lama ditinggalkan. Dulu manajemen ASN fokusnya: absen, kenaikan pangkat otomatis, mutasi rutin. "Babak baru"-nya: fokus ke talenta. Siapa ASN yang punya potensi jadi pimpinan, siapa yang ahli di bidang teknis, siapa yang bisa diakselerasi. Tujuannya biar Pemkab Simalungun punya stok pemimpin dan tenaga ahli sendiri, bukan nunggu dari luar atau asal isi kekosongan. *Singkatnya*: Temanya bilang, "Aturannya sudah ada. Sekarang stop bahas aturan. Mulai kerja. Simalungun harus punya cara baru mengelola orang-orang terbaiknya biar pelayanan dan pembangunan lebih cepat." Kamu mau aku bedah lebih dalam bagian "Aksi"-nya? Misal contoh program konkret yang bisa langsung jalan di OPD. Keterangan Program: Bidang Sekretariat// Program Kerja:Penataan Hubungan Luar// Nama Kegiatan:Rapat