Dharma Wanita Persatuan DPUPR Kabupaten Banjarnegara melaksanakan pertemuan rutin bulan Juli 2026 pada tanggal 17Juli 2026 bertempat di aula DPUPR. Selain pertemuan rutin juga diadakan pelatihan membuat buket, pemberian beasiswa untuk anak pegawai golongan 1 dan 2 yang berprestasi serta bertepatan dengan acara pamitan anggota yang suaminya menjalani masa pensiun per 1 Agustus 2026.
PERTEMUAN RUTIN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PERKUAT SILATURAHMI DAN KEKOMPAKAN ANGGOTA [Halmahera Tengah], [Senin, 31 Agustus 2026] — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah, melaksanakan Pertemuan Rutin sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat kekompakan dan peran aktif seluruh anggota. Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP), dibuka oleh Ibu Ketua, (Ny.Fadia Faujion) pada pukul 14.30 Wit, kegiatan diawali dengan salam, doa, dan ucapan syukur, atas kehadiran, serta partisipasi seluruh anggota. Ibu Ketua, juga menyampaikan bahwa Pertemuan Rutin ini dilaksanakan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota, meningkatkan kebersamaan, melakukan evaluasi dan koordinasi terhadap pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Badan Pengelolaan perbatasan Daerah. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah, Selaku Penasehat Bapak Faujion Halek S.Pd dan Ibu Kepala Badan Pengelola Perbatasan Ny. Fadia Imran S.Pd, selaku Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP), bersama jajaran pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta koordinasi antaranggota. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Pembina (Ny.Fadia Faujion), memberikan arahan dan motivasi, kepada seluruh anggota agar senantiasa meningkatkan kebersamaan, menjaga kekompakan, serta berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan berbagai program dan kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP). Selain sebagai wadah silaturahmi, pertemuan rutin juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai agenda organisasi, mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, serta menyusun rencana kegiatan selanjutnya. Melalui kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP), diharapkan dapat terus meningkatkan peran dan kontribusinya dalam mendukung keluarga, organisasi, serta pembangunan daerah. Dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan, Ibu Ketua dan Seluruh Anggota (DWP) terus bergerak, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi daerah. Selanjutnya, Ibu Ketua (Ny.Fadia Faujion), mengevaluasi kembali kegiatan sebelumnya, pertemuan membahas evaluasi terhadap kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang telah dilaksanakan sebelumnya, secara umum, kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari semua anggota Dharma Wanita Persatuan. Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi antara lain, kehadiran anggota, pembagian tugas, koordinasi sebelum kegiatan, serta kesiapan perlengkapan dan kebutuhan kegiatan. Diharapkan pada kegiatan selanjutnya koordinasi dapat dilakukan lebih awal sehingga setiap anggota yang mendapatkan tugas dapat mempersiapkan diri dengan baik. Selanjutnya pembahasan program kerja Dharma Wanita Persatuan, yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang, program kerja diarahkan pada kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi anggota, keluarga, masyarakat, serta mendukung peneingkatan kebersamaan antaranggota. Beberapa rencana kegiatan yang dibahas meliputi, bidang Pendidikan, bidang ekonomi, bidang sosial budaya dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Setiap kegiatan diharapkan dapat dilaksanakan secara Bersama-sama dengan memperhatikan kemampuan, kondisi, dan kesepakatan seluruh anggota. Selanjutnya, rencana kegiatan mendatang, dalam pertemuan tersebut disepakati perlunya persiapan lebih awal untuk kegiatan DWP berikutnya, pembagian tugas akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan akan dikoordinasi oleh pengurus. Anggota diharapkan dapat memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif agar kegiatanyang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar. Selanjutnya, pembahasan keuangan oleh Ny. Sukmawati Indra, bendahara menyampaikan laporan mengenai kondisi keuangan DWP, meliputi pemasukan, pengeluaran, dan saldo kas organisasi. Seluruh anggota diingatkan untuk memenuhi kewajiban administrasi atau iuran sesuai dengan kesepakatan bersama. Pengelolaan keuangan dapat diharapkan tetap dilakukan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan. Pengguna dana untuk kegiatan DWP, akan disesuaikan dengan kebutuhan dan hasil kesepakatan dalam rapat. Selanjutnya, dalam sesi diskusi, anggota diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, masukan, maupun usulan terkait kegiatan DWP. Beberapa masukan yang disampaikan antara lain, perlunya meningkatkan keagtifan anggota, mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi, serta membuat kegiatan yang lebih bermanfaat, dan dapat melibatkan seluruh anggota. Seluruh saran dan masukan akan menjadi, bahan pertimbangan pengurus dalam menyusun dan melaksanakan kegiatan DWP berikutnya. Selanjutnya, hasil kesepakatan rapat, berdasarkan hasil pembahasan pertemuan rutin dapat disepakati Bersama, antara lain : 1. Seluruh anggota diharapkan meningkatkan kehadiran dan partisipasi dalam setiap kegiatan DWP. 2. Program kerja yang telah direncanakan akan dilaksanakan sesuai jadwal dan kesiapan organisasi. 3. Koordinasi antaranggota akan ditingkatkan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih evektif. 4. Setiap anggota yang mendapat tugas diharapkan melaksanakan tanggung jawab dengan sebaik -baiknya. 5. Pengelolaan keuangan organisasi dilakukan secara tertib dan transparan. 6. Saran dan masukan dari anggota akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan DWP. 7. Peretmuan rutin berikutnya akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disepakati Bersama. Sebelum pertemuan ini ditutup, Pimpinan rapat Kembali menyampaikan terima kasih, kepada seluruh anggota atas kehadiran, perhatian, dan partisipasi dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP). Diharapkan pertemuan ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) selanjutnya, kebersamaan, kekompakan, dan komunikasi yang baik, diharapkan terus dipertahankan demi kemajuan organisasi. Peretmuan Rutin ditutup pada pukul 17.30 Wit, dengan doa dan ucapan terima kasih. Demikian Pertemuan Rutin pada hari ini sampai disini saja, semoga Kita Semua sehat dan Umur Panjang, dan bisa dapat bertemu Kembali pada Pertemuan berikutnya, Amiin….terima kasih. Wassalamualakum Warahmatullahi Wabarakatu. Penulis Ny. Rabianti Sahbudin.
Senin, 31 Agustus 2026 – Ketua DWP Kecamatan Poleang Tengah, Ny. Sinartang Tahir, melaksanakan kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa-siswi SD Negeri 81 Boeara di teras ruang kelas saat jam Istirahat. Tujuan: Memberikan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memenuhi kebutuhan gizi siswa, meningkatkan kesehatan, serta menunjang semangat dan konsentrasi belajar. Hasil: Kegiatan pembagian MBG berjalan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Seluruh siswa menerima makanan bergizi dengan baik, menunjukkan antusiasme selama kegiatan, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan kondusif
Senin, 24 Agustus 2026 – Ketua DWP Kecamatan Poleang Tengah, Ny. Sinartang Tahir, melaksanakan kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa-siswi SD Negeri 81 Boeara di teras ruang kelas saat jam Istirahat. Tujuan: Memberikan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memenuhi kebutuhan gizi siswa, meningkatkan kesehatan, serta menunjang semangat dan konsentrasi belajar. Hasil: Kegiatan pembagian MBG berjalan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Seluruh siswa menerima makanan bergizi dengan baik, menunjukkan antusiasme selama kegiatan, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan kondusif
Pemerintah Kota Cimahi Gelar Upacara HUT RI Ke-81 DWP Satpol PP dan Damkar menghadiri Peringatan HUT RI Ke 81 Kota Cimahi dengan tema *Indonesia Berdaulat Adil Dan Makmur* Pada hari Senin 17 Agustus 2026 bertempat di Lapangan Rajawali, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah,Pukul 07.30 sampai dengan selesai. Suasana khidmat dan penuh rasa nasionalisme menyelimuti Lapangan Rajawali.Wali Kota Cimahi Letkol (Purn.) Ngatiyana, S.A.P. bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih. Upacara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, S.H, Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si. Dandim 0609 wilayah Cimahi Letkol Inf. Ratno, S.H., M.I.P. serta jajaran ASN kota Cimahi,DWP kota Cimahi terdiri dari ketua Unit Pelaksana OPD dan perwakilan pengurus DWP kota Cimahi,tokoh masyarakat, dan veteran Panduan Kota & Daerah. DWP Satpol PP dan Damkar di hadiri oleh ibu Ketua Ny. Popi Fauziah Syamsul. Jalannya Upacara Kemerdekaan Pengibaran Sang Saka dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Cimahi sukses menjalankan tugas mengibarkan bendera Merah Putih dengan presisi tinggi diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.Detik-Detik Proklamasi, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan, mengenang kembali momentum sejarah berdirinya Bangsa Indonesia.Referensi Geografis Apresiasi Veteran, Jajaran Forkopimda memberikan tali asih secara simbolis kepada para veteran perjuangan sebagai bentuk penghormatan atas jasa memerdekakan bangsa. Dalam amanatnya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menekankan “pentingnya menjaga persatuan, memperkuat sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah, serta mengajak seluruh warga Cimahi untuk terus berinovasi demi kemajuan kota di era modern ini.” kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perekonomian, serta pemenuhan hak dasar masyarakat. Menurut beliau Peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, pelayanan publik yang berkualitas, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan, pembangunan Kota Cimahi diarahkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat melalui penguatan sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Berbagai program dan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses, merata, dan berkualitas. “Dalam membangun kota, yang dipikirkan bukan semata-mata berapa besar anggarannya, atau berapa banyak proyeknya. Tetapi satu hal, seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat,” tutur Ngatiyana. Ngatiyana memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Cimahi sepanjang setahun terakhir. Di sektor kesehatan, Pemerintah Kota Cimahi merampungkan pembangunan Puskesmas Cibeureum yang lebih representatif untuk melayani lebih dari 62 ribu jiwa penduduk, serta melanjutkan revitalisasi Puskesmas Melong Tengah. Seluruh kecamatan di Kota Cimahi kini juga telah memiliki layanan rawat jalan sore, sehingga warga yang bekerja pada pagi hari tetap bisa mengakses layanan kesehatan tanpa harus mengorbankan penghasilan. Di bidang infrastruktur, kehadiran Bundaran Jati disebut memperbaiki konektivitas dan mengurai kepadatan lalu lintas, sementara pembangunan underpass Gatot Subroto–Baros terus dikawal melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dari sisi ekonomi, Ngatiyana mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kota Cimahi pada 2025 mencapai 5,33 persen, meski ia menegaskan angka tersebut bukan tujuan akhir, melainkan harus bermuara pada lapangan kerja dan kesejahteraan keluarga. Isu lingkungan turut menjadi sorotan. Pemerintah Kota Cimahi mendorong gerakan zero to landfill melalui optimalisasi TPST Santiong yang diproyeksikan mampu mengolah hingga 85 ton sampah per hari, diperkuat gerakan Sapu Jagat untuk pengelolaan sampah dari sumbernya. Ngatiyana juga menyinggung capaian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 sebagai bentuk amanah pengelolaan keuangan daerah, bukan sekadar penghargaan seremonial. Ngatiyana menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan yang telah diraih tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat. Pemerintah daerah, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap program pembangunan dilaksanakan secara efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kota ini tidak bisa dibangun sendiri. Ada hal yang harus kita kerjakan sendiri, ada hal yang harus kita kerjakan Bersama, dan ada hal yang harus kita perjuangkan bersama-sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Inilah gotong royong dalam wajah pembangunan modern,” ujar Ngatiyana. Ngatiyana juga menyoroti situasi fiskal daerah yang masih terbatas. Menurutnya, keterbatasan anggaran mengajarkan satu pelajaran penting yakni bahwa efisiensi tidak boleh diartikan sebagai pengurangan keberpihakan kepada masyarakat. Efisiensi, tegasnya, bukan berarti mengerjakan lebih sedikit, melainkan memilih program secara lebih cerdas, menentukan mana yang harus didahulukan, mana yang memberi dampak terbesar, dan mana yang benar-benar dibutuhkan warga. “Kita harus semakin cerdas memilih prioritas, harus semakin disiplin mengelola setiap rupiah uang rakyat dan kita harus berani memilih program yang paling besar dampaknya bagi masyarakat,” Ia juga mengingatkan seluruh aparatur agar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penguat semangat pengabdian, integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Setiap kebijakan dan pelayanan harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan masyarakat. Sambutan dari Komandan Kodim 0609.wilayah Cimahi Letkol Inf. Ratno, S.H.,M.I.P.menyampaikan, Pagi hari ini, di bawah naungan sang saka Merah Putih, kita berkumpul untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. ” Pengorbanan para pahlawan bangsa yang telah merebut kemerdekaan dengan tetesan darah dan air mata tidak boleh sekadar menjadi catatan sejarah, melainkan harus menjadi bahan bakar semangat bagi kita untuk melanjutkan perjuangan.” Dandim 0609 wilayah Kota Cimahi, menyampaikan beberapa pesan utama dalam momen bersejarah ini, agar “Menjaga Persatuan dan Kesatuan. Cimahi adalah kota yang heterogen dan dinamis. Keberagaman adalah kekuatan kita. TNI akan selalu berada di garda terdepan bersama Polri dan pemerintah daerah untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kondusifitas diwilayah,” tegasnya. Sinergi dan Manunggal dengan Rakyat, TNI lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Kemerdekaan ke-81 ini harus dimaknai dengan semakin eratnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menyelesaikan berbagai tantangan sosial, ekonomi, hingga pembangunan di Kota Cimahi. Penguatan Generasi Muda, Saya mengajak pemuda-pemudi Kota Cimahi untuk menjauhi bahaya narkoba, paham radikalisme, dan tindakan destruktif lainnya. Jadilah generasi yang berdisiplin, berani berinovasi, dan siap mengawal Indonesia Maju.Mari kita jadikan peringatan HUT ke-81 RI ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, bekerja lebih keras, dan saling bahu-membahu demi kemajuan Kota Cimahi dan kejayaan NKRI.Panduan Kota & Daerah Dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Cimahi, mengucapkan selamat merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai ini di Lapangan Rajawali yang bersejarah ini. “Mari kita jadikan momentum 81 tahun kemerdekaan ini sebagai penyemangat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di Kota Cimahi yang kita banggakan,” pesannya. Semoga semangat proklamasi senantiasa menggelora dalam diri kita semua untuk terus berkarya, bersinergi, dan membangun bangsa yang lebih maju. Dirgahayu Republik Indonesia! Jayalah negeriku, amanlah kotaku. Rangkaian acara ditutup dengan pertunjukan seni budaya lokal dari berbagai budaya Indonesia dan parade devile dari perbagai elemen masyarakat serta organisasi kepemudaan yang memadati area di Lapangan Rajawali untuk memeriahkan Hari Proklamasi 17 Agustus ke – 81 Indonesia Berdaulat Adil Dan Makmur. Diharapkan“Di hari kemerdekaan ini, mari kita jadikan merah putih bukan hanya sebagai bendera yang kita kibarkan, melainkan janji untuk bekerja lebih keras, janji untuk melayani lebih tulus, janji untuk membangun lebih mantap agar masyarakat menjadi hepi,”
Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Rumah Sakit Umum Bahteramas, ibu Andi Yulia menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, lingkup TP PKK Sulawesi Tenggara dan BKMT provinsi Sulawesi Tenggara, yang dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2026,bertempat di Mesjid Akbar Benu - benua,,Kecamatan Kendari Barat.
Acara ini dihadiri oleh TP PKK Sulawesi Tenggara, BKMT Sulawesi Tenggara dan Ibu ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini diisi dengan pengajian dan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Natsir Mappatundru SAg. Mpd.
Senin, 31 Agustus 2026 - Anggota DWP Kec. Poleang Tengah, Ny. Kasniati Ruslan, mengikuti kegiatan apel pagi fersi Upacara bersama seluruh staf Kec. Poleang Tengah yang dilaksanakan di halaman Kantor Kec. Poleang Tengah,Kegiatan apel pagi dipimpin langsung oleh Camat Poleang Tengah, Bapak H. Muh. Tahir N., S.Pd.I., M.M. Apel pagi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebelum memulai aktivitas kerja sebagai sarana penyampaian arahan, evaluasi singkat, serta penguatan disiplin dan tanggung jawab seluruh aparatur. Dalam arahannya, Camat Poleang Tengah mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kedisiplinan, menjaga kekompakan, serta memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan berkualitas kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh aparatur, termasuk anggota DWP, semakin termotivasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga tercipta lingkungan kerja yang disiplin, harmonis, dan produktif demi terwujudnya pelayanan publik yang optimal di Kecamatan Poleang Tengah.
Salah satu rangkaian Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke - 81 Kementerian Pekerjaan Umum NTT yang diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lintas Balai Provinsi NTT dalam rangka memeriahkan kegiatan Jalan sehat, Senam, dan Bazar yang dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2026 bertempat di kantor Satker P2AT BBWS NT II. Acara diawali dengan Jalan santai dengan rute perjalanan sejauh 1,5 Km yang dimulai dari halaman Kantor Satker P2AT BBWS NT II. Selanjutnya acara senam bersama yang diikuti seluruh peserta yang diiringi dengan lagu-lagu daerah bernuasa timur. Sesi ini bertujuan membangun kebersamaan di lingkungan Kementerian PU Provinsi NTT dengan olahraga yang merupakan gerakan hidup sehat (DWP Sehat). Kegiatan diakhiri dengan bazar yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Lintas Balai NTT yang menjual berbagai macam makanan khas NTT, kerajinan tangan, serta sembako. Sesi ini bertujuan menjalin rasa kekeluargaan, kebersamaan, kerjasama yang baik, memperkenalkan dan menggunakan produk khas NTT sehingga semakin dikenal masyarakat.
DWP BBPJN Jawa Timur - Bali mengikuti Pelatihan Kuliner yang diselenggarakan oleh DWP Kementerian PU dengan Rumah Pintar Dhrma Vidya. Pelatihan membuat kue klapetaart dengan kelezatan khas Manado dengan aroma yang menggoda dan kue lumpur surga yang lembut, manis, gurih perpaduan yang sempurna di setiap gigitan. Ibu Lina Satiya mewakili DWP BBPJN Jawa Timur - Bali mengikuti secara daring dan mempraktekkannya.
DWP Itjen Kementerian PU I. PENDAHULUAN: Dalam rangka persiapan Charity Bazar oleh Dharma Wanita persatuan Pusat, Dharma Wanita UP Inpektorat Jenderal telah mengkoordinir pengumpulan barang bekas layak pakai di lingkungan Inpektorat Jenderal. II. NAMA KEGIATAN : Pengumpulan Barang Layak Pakai Dharma Wanita Persatuan ITJEN. III. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN : Hari/Tanggal : Senin 3 Agustus 2026 Waktu : 09.00-16.00 WIB Tempat. : Ruang Pojok Kreasi DWP. PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN : Bidang Sekretariat Dharma Wanita Itjen Kementerian PU. PESERTA KEGIATAN: 1. Kegiatan dikoordinir oleh masing-masing Ibu-Ibu Istri Eselon II di Lingkungan Itjen . VI. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN : Hari/Tanggal: Senin, 3 Agustus 2026 Waktu: 09.00-16.00 WIB Ruang Pojok Kreasi DWP VII. KETERANGAN KEGIATAN: Dharma Wanita Persatuan Itjen Kementerian PU dalam mengikuti kegiatan Pengumpulan Barang Layak Pakai program kerja DWP pada hari Senin tanggal 3 Agustus tahun 2026 terlaksana dengan baik, kegiatan di selenggarakan pada masing-masing Inspektorat Jenderal di mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai VIII. TUJUAN KEGIATAN : 1. Memberikan bantuan pada yang membutuhakan melalui kegiatan ini. 2. Menciptakan Kekeluargaan di Lingkungan DWP Itjen. 3. DWP Itjen memberikan Prestasi dengan Pengumpulan barang layak pakai terbanyak di lingkungan Kementerian PU pada kegiatan ini, hal ini merupakan bentuk kepedulian keluarga Itjen dalam memberikan bantuan pada sesame bagi yang membutuhkan. VIII. PENUTUP : Demikian laporan pelaksanaan kegiatan Pengumpulan Barang Layak Pakai di Lingkungan Itjen, semoga laporan ini dapat menjadi dokumentasi resmi dan bermanfaat bagi organisasi dilingkungan Kementerian PU. Aamiin. #dwpcerdasliterasi