DWP Dinas Pendidikan Kota melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan pakaian layak pakai kepada Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dan dukungan terhadap rangkaian program kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-27 Dharma Wanita Persatuan Tingkat Kota Bandung Tahun 2026. Kegiatan penyerahan pakaian layak pakai dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 4 November 2026, pukul 11.30 Waktu Indonesia Bagian Barat sampai dengan pukul 12.00 Waktu Indonesia Bagian Barat, bertempat di Kantor Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung, Jalan Sukabumi Dalam nomor 30, Bandung. Kegiatan bakti sosial pengumpulan pakaian layak pakai temasuk dalam Bidang Sosial Budaya, Program Kerja Peningkatan Kepedulian Sosial, Kegiatan Bakti Sosial (#DWPPeduli). Kegiatan dimulai dengan melakukan pemilihan pakaian layak pakai hasil sumbangan dari pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kota Bandung, sesuai arahan dari Ibu Ketua DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung, Ibu Feby Rizkiani Gufron, S.Si yaitu 1 orang pengurus menyumbang 1 baju layak pakai untuk dikumpulkan di ruang sekretariat DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung, pukul 10.30 Waktu Indonesia Bagian Barat sampai dengan 11.00 Waktu Indonesia Bagian Barat, kemudian dipilah baju layak pakai, yaitu tidak sobek dan tidak kotor. Hasil pengumpulan ada 35 baju dari 24 orang pengurus DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung, setelah melalui tahap pemilahan baju terpilihlan 25 baju layak pakai yang bisa disumbangkan kepada kegiatan bakti sosial baju layak pakai Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung. Hasil pengumpulan baju layak pakai dari setiap DWP OPD dan DWP Kecamatan nantinya akan dijual di bazar penjualan pakaian layak pakai kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung sesuai jadwal yaitu tanggal 25 November 2026 di Gedung Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung, Jalan Sukabumi Dalam nomor 30 Bandung. Penyerahan baju layak pakai dipimpin langsung oleh Ibu Ketua DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung, Ibu Feby Rizkiani Gufron, S.Si dan 5 orang pengurus DWP yaitu Ibu Rina Ahmad, Sekretaris 1, Ibu Novi Fajar, bendahara 1 dan Ibu Gita Yan Rusyana, sekretaris 2, Ibu Fitri Epsa, Wakil Ketua 2, Ibu Elis Ruchjat, bendahara 2 DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung. Dalam penyerahan baju layak pakai, Ibu Ketua DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung mengenakan pakaian seragam lapangan sedangkan pengurus DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung mengenakan pakaian bebas rapih. Tujuan kegiatan yaitu : 1. Memupuk kepedulian dan solidaritas Sosial 2. Menumbuhkan rasa cinta kasih, empati, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat 3. Diharapkan hasil penjualan nantinya dapat memberikan nilai manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung menerima kunjungan kerja dari DWP Kabupaten Kotabaru pada hari Rabu, 4 November 2026 pukul 13.00 s.d. 15.00 WIB bertempat di Aula DWP Kota Bandung, Jl. Sukabumi Dalam No.30, Kacapiring, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat 40271. Ketua DWP Kota Bandung diwakili oleh Wakil Ketua I Ny. Erlyn Viviyanti Asep Cucu dalam menerima rombongan tamu. Rombongan kunjungan kerja berasal dari DWP Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, dengan masa bakti kepengurusan 2024 2029, yang diketuai oleh Ny. Risna S. Pane Eka Saprudin. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, melakukan studi banding, serta berbagi pengalaman dan informasi mengenai pengelolaan organisasi dan pelaksanaan program kerja DWP di masing-masing daerah. Acara dimulai dengan penyambutan rombongan tamu oleh pengurus DWP Kota Bandung, dilanjutkan dengan pembukaan dan pembacaan doa. Wakil Ketua I DWP Kota Bandung menyampaikan sambutan selamat datang, memperkenalkan jajaran pengurus DWP Kota Bandung, serta memaparkan profil dan struktur organisasi DWP Kota Bandung. Selanjutnya, Ketua DWP Kabupaten Kotabaru menyampaikan sambutan dan memperkenalkan rombongan yang hadir, serta menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan kerja tersebut. Dalam sesi diskusi dan sharing, kedua belah pihak berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan program kerja DWP, meliputi implementasi Sapta Program Prioritas DWP yang meliputi DWP Cerdas Literasi, DWP Mengajar, DWP Berdaya, DWP Kreatif, DWP Hijau, DWP Sehat, dan DWP Peduli. DWP Kota Bandung memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk DWP Mengajar di sekolah-sekolah, pelatihan kewirausahaan dan pastry bagi UMKM, kegiatan donor darah, senam bersama, serta berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Sementara itu, DWP Kabupaten Kotabaru berbagi pengalaman mengenai program kerja yang dilaksanakan di wilayahnya, termasuk tantangan dan strategi pengembangan organisasi di daerah. Diskusi berlangsung interaktif, dengan kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai pengelolaan administrasi organisasi, mekanisme koordinasi dengan DWP OPD dan kewilayahan, strategi peningkatan kapasitas anggota, serta upaya peningkatan kualitas laporan e-reporting agar mendapatkan nilai indeks yang tinggi. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar DWP daerah, saling menginspirasi, dan menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas organisasi dan pelayanan kepada anggota serta masyarakat. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata dari kedua belah pihak sebagai tanda kenang-kenangan dan simbol persahabatan antar DWP Kota Bandung dengan DWP Kabupaten Kotabaru. Seluruh rangkaian kunjungan kerja berlangsung dengan hangat, penuh kekeluargaan, dan penuh manfaat. Tujuan kegiatan ini adalah: - Menerima kunjungan kerja dari DWP Kabupaten Kotabaru masa bakti 2024 2029. - Menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antar DWP daerah. - Melakukan studi banding dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan organisasi DWP. - Bertukar informasi mengenai pelaksanaan Sapta Program Prioritas DWP di masing-masing daerah. - Mempelajari strategi peningkatan kapasitas anggota dan kualitas laporan e-reporting. - Memperluas jaringan kerjasama antar DWP daerah untuk saling mendukung dan menginspirasi. - Mendukung program prioritas DWP Cerdas Literasi dan DWP Berdaya melalui peningkatan kapasitas organisasi.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung Dr. Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E., M.M., CMA., menjadi narasumber pada Pelatihan Public Speaking yang diselenggarakan oleh TP-PKK Kelurahan Cimincrang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 4 November 2026 pukul 13.00 s.d. 16.00 WIB bertempat di Aula Kantor Kelurahan Cimincrang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Pelatihan ini diikuti oleh pengurus dan kader TP-PKK Kelurahan Cimincrang serta perwakilan kader dari tingkat RT dan RW. Sebagai narasumber, Ketua DWP Kota Bandung menyampaikan materi dengan judul Public Speaking: Berani Bicara, Menginspirasi Sesama. Dalam paparannya, disampaikan bahwa public speaking adalah seni menyampaikan pesan atau ide di depan umum dengan tujuan untuk mengedukasi, menginspirasi, meyakinkan, atau menggerakkan pendengar. Ditekankan bahwa public speaking bukan sekadar berbicara biasa, karena berfokus pada bagaimana pesan diterima dan dipahami oleh audiens, dan public speaking merupakan keterampilan yang dapat dilatih, bukan bakat keturunan, karena tidak ada orang yang lahir langsung menjadi pembicara hebat. Lebih lanjut, disampaikan alasan mengapa pengurus dan anggota PKK harus mampu berbicara di depan umum. Sebagai pemimpin di tingkat kelurahan hingga RT dan RW, public speaking menjadi modal utama kepemimpinan, karena pengurus PKK yang pandai menyampaikan gagasan akan menginspirasi masyarakat untuk turut aktif mengikuti program-program demi terciptanya keluarga sejahtera. Misalnya, dalam mengajak warga hadir di Posyandu, memilah sampah dari rumah, atau menyukseskan program PAUD, dibutuhkan kalimat persuasif yang menyentuh hati, bukan sekadar instruksi kaku. Ketika seorang ketua tim penggerak berbicara dengan jelas dan runtut, masyarakat merasa tenang dan percaya pada program kerja pemerintah. Dalam pelatihan ini, diidentifikasi pula tantangan utama dalam public speaking, yaitu demam panggung atau grogi, gagap atau nge-blank, audiens pasif atau mengantuk, serta waktu terbatas namun materi banyak. Untuk mengatasi grogi, disampaikan beberapa teknik, antara lain berpikir bahwa kita menguasai pesan yang disampaikan, bersikap optimis, tidak malu membawa catatan kaki terutama untuk data akurat, menarik napas dalam-dalam dan tetap tenang, fokus pada pesan bukan pada rasa takut, menguasai materi dan sering berlatih di depan cermin atau merekam diri dengan handphone untuk bahan evaluasi, mempersiapkan penampilan sesuai tema meliputi busana, tata rias, dan aksesori, serta menguasai panggung dengan hadir lebih awal dan merasakan suasana ruangan. Disampaikan pula teknik pernapasan diafragma menggunakan Teknik Napas 4-7-8, yaitu menghirup napas dalam melalui hidung selama empat detik, menahan selama tujuh detik, lalu menghembuskan perlahan melalui mulut selama delapan detik, yang dilakukan tiga hingga lima kali untuk menurunkan detak jantung dan merilekskan saraf bicara. Diajarkan pula untuk menurunkan tempo bicara 20 hingga 30 persen dari tempo bicara sehari-hari, serta melakukan pemanasan artikulasi huruf A-I-U-E-O. Teknik utama public speaking yang benar dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, olah vokal, yaitu artikulasi yang jelas agar kata-kata tidak bergumam, serta pengaturan intonasi dan tempo agar tidak terlalu cepat seperti membaca teks dan tidak terlalu lambat hingga membosankan. Kedua, olah visual atau bahasa tubuh, meliputi kontak mata dengan teknik pola huruf Z atau W ke seluruh penjuru ruangan, postur tubuh tegak dan terbuka, serta gestur tangan yang natural di area dada dan perut untuk mempertegas ucapan. Ketiga, olah verbal dan struktur pesan menggunakan formula PREP, yaitu Point menyampaikan poin utama di awal, Reason memberikan alasan mengapa hal itu penting, Example atau Story memberikan contoh nyata atau cerita pendek di lapangan, dan Point menegaskan kembali pesan utama di akhir. Dalam sesi cara membuka dan menutup pembicaraan, narasumber memberikan contoh kalimat pembuka yang memikat, salah satunya pantun yang disesuaikan dengan lokasi kegiatan: Ke Cimincrang membeli peuyeum, disapa ramah para kader. Kalau PKK-nya kompak dan adem, Kelurahan Cimincrang pasti makin jaya. Selain itu, diajarkan pula pembuka dengan pertanyaan interaktif, serta teknik penutupan yang menggerakkan melalui ringkasan singkat, kutipan penutup, dan ajakan bertindak bersama. Disampaikan pula teknik menggunakan mikrofon dengan benar, yaitu memastikan mikrofon dalam keadaan on, memegang pada bagian tengah batang bawah, tidak pernah menggenggam kepala mikrofon karena akan memicu feedback dan membuat suara menjadi mendem, serta menjaga jarak ideal sekitar lima hingga sepuluh sentimeter dari mulut atau maksimal satu jengkal. Dijelaskan pula hal-hal yang harus dihindari saat berbicara, seperti menyilangkan tangan di depan atau belakang, memasukkan tangan ke saku, menggaruk kepala, bola mata bergerak ke atas, tidak melakukan kontak mata, menggaruk bagian tubuh, mencengkram podium, serta memegang hidung atau daun telinga. Pelatihan ditutup dengan dua sesi simulasi, yaitu latihan pelafalan kata kepala dan kelapa yang diulang-ulang agar tidak terbata-bata ketika bicara, serta simulasi bicara sambil tersenyum, menggerakkan tangan, mengeluarkan ekspresi, dan mengatur komposisi gestur hingga lancar dan rileks. Narasumber menutup materi dengan pesan, Teruslah berlatih, berani tampil, dan jadilah penggerak perubahan melalui tutur kata yang santun, bernas, dan menginspirasi. Kehadiran Ketua DWP Kota Bandung sebagai narasumber menunjukkan sinergi nyata antara DWP dan TP-PKK dalam upaya peningkatan kapasitas dan keterampilan kader organisasi perempuan. Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas DWP Cerdas Literasi dan DWP Berdaya, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, kemampuan komunikasi, dan pemberdayaan anggota agar mampu berperan aktif di masyarakat. Pelatihan Public Speaking berlangsung dengan interaktif, antusias, dan penuh semangat. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap simulasi dan latihan, dan diharapkan setelah pelatihan ini kader TP-PKK Kelurahan Cimincrang semakin percaya diri, berani berbicara di depan umum, dan mampu menginspirasi masyarakat melalui tutur kata yang santun dan bernas. Tujuan kegiatan ini adalah: - Melaksanakan pelatihan public speaking bagi pengurus dan kader TP-PKK Kelurahan Cimincrang. - Meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum para kader. - Memberikan pemahaman teknik public speaking yang benar meliputi olah vokal, olah visual, dan olah verbal. - Mengajarkan formula PREP dalam menyusun struktur pesan yang jelas dan mudah dipahami. - Memberikan teknik mengatasi grogi, gagap, dan tantangan lain dalam berbicara di depan umum. - Meningkatkan kapasitas kader PKK dalam menyampaikan program dan menggerakkan masyarakat. - Memperkuat sinergi antara DWP Kota Bandung dengan TP-PKK dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia organisasi perempuan.
LAPORAN KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) KECAMATAN SAPE Pada hari Rabu, 4 November 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Sape melaksanakan kegiatan pertemuan rutin bulanan yang bertempat di Aula Kantor Camat Sape, mulai pukul 15.30 WITA sampai dengan selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh 52 orang anggota DWP dari berbagai unsur dan unit kerja se-Kecamatan Sape. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sebagai wadah mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan koordinasi dan sinergi antaranggota. Kegiatan pertemuan rutin bulan November ini dipercayakan kepada SMP Negeri 4 Sape dan SMP Negeri 5 Sape sebagai penanggung jawab dan pelaksana kegiatan. Acara dipandu oleh Ny. Marwan Efendi selaku pembawa acara, diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Musniati, S.Pd., M.Pd., dilanjutkan dengan saritilawah oleh Mukhlisah, S.Pd., serta pembacaan doa oleh Ny. Erni Mulyati Nasarudin. Seluruh rangkaian pembukaan berlangsung dengan khidmat dan tertib. Pengantar kegiatan disampaikan oleh Ny. Heny Elvina H. Ma'ruf yang mengawali penyampaiannya dengan ucapan terima kasih kepada Ketua DWP Kecamatan Sape atas kepercayaan yang diberikan kepada SMP Negeri 4 Sape dan SMP Negeri 5 Sape untuk menghendel pelaksanaan pertemuan rutin bulan November. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan laporan jumlah anggota DWP dari kedua sekolah, yaitu SMP Negeri 4 Sape sebanyak 9 orang dan SMP Negeri 5 Sape sebanyak 7 orang. Selanjutnya, sambutan Ketua DWP Kecamatan Sape, Ny. Hj. Nuryati H. Anwar, disampaikan dengan penuh semangat dan motivasi. Beliau menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada SMP Negeri 4 Sape dan SMP Negeri 5 Sape yang telah bertanggung jawab dan menyukseskan pelaksanaan kegiatan pertemuan rutin. Beliau berharap kepercayaan dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan serta menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan organisasi. Dalam arahannya, Ketua DWP Kecamatan Sape mengimbau seluruh anggota agar terus meningkatkan kehadiran dan keaktifan dalam mengikuti berbagai kegiatan DWP, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Beliau juga mengingatkan setiap bidang untuk segera merealisasikan program kerja yang belum terlaksana, terutama program kegiatan literasi, sehingga seluruh agenda organisasi dapat berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. Selain itu, Ketua DWP Kecamatan Sape menyampaikan informasi sekaligus mengimbau dan menunjuk beberapa anggota untuk berpartisipasi dalam kegiatan Launching HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 5 November 2026, bertempat di Halaman Apel Kantor Bupati Bima. Partisipasi anggota dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan organisasi serta memperkuat kebersamaan dan eksistensi DWP di tingkat kabupaten. Agenda berikutnya adalah pembahasan program kerja masing-masing bidang, meliputi bidang pendidikan, bidang ekonomi, serta bidang sosial budaya. Pembahasan ini menjadi kesempatan bagi setiap bidang untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, menyampaikan rencana kegiatan berikutnya, serta mengidentifikasi program yang masih perlu ditindaklanjuti. Melalui koordinasi tersebut diharapkan seluruh program kerja dapat terlaksana secara terarah, terukur, dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat. Kegiatan juga diisi dengan sosialisasi teknis pengisian E-Reporting DWP yang disampaikan oleh Sekretaris DWP Kecamatan Sape, Ny. Khairunisyah Syarif Julkifli. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh pengurus dan anggota mengenai tata cara pelaporan kegiatan melalui sistem E-Reporting DWP. Dalam penjelasannya, beliau menegaskan bahwa setiap bidang diharapkan dapat secara langsung menginput dan melaporkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan ke dalam E-Reporting tanpa harus melalui Sekretaris, sehingga proses pelaporan menjadi lebih efektif, tertib, dan tepat waktu. Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan seluruh pengurus bidang semakin memahami tanggung jawab masing-masing dalam mendokumentasikan dan melaporkan setiap aktivitas organisasi. Hal ini juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas administrasi, transparansi, serta akuntabilitas pelaksanaan program kerja DWP Kecamatan Sape. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik dan menunjukkan antusiasme terhadap materi yang disampaikan. Pertemuan rutin DWP Kecamatan Sape bulan November 2026 ditutup dengan harapan dan imbauan Ketua DWP Kecamatan Sape agar seluruh anggota senantiasa menjaga kekompakan, meningkatkan kedisiplinan, serta berperan aktif dalam menyukseskan setiap program kerja organisasi. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar. Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat, program kerja semakin optimal, serta DWP Kecamatan Sape semakin maju, aktif, dan berdaya dalam mewujudkan semangat kebersamaan sesuai dengan motto DWP: Sehat dan Berdaya.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung Dr. Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E., M.M., bersama seluruh pengurus DWP Kota Bandung mengadakan kegiatan Donor Darah dalam rangka Hari Ulang Tahun DWP ke-27 Tingkat Kota Bandung Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari Rabu, 4 November 2026 hingga Jumat, 6 November 2026, dengan hari pertama dilaksanakan pada pukul 08.00 s.d. 12.00 WIB bertempat di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, Jl. Aceh No.79, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia HUT DWP Tingkat Kota Bandung bekerja sama dengan PMI Kota Bandung. Kegiatan donor darah ini diikuti oleh seluruh pengurus DWP Kota Bandung, anggota DWP dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah dan Kecamatan se-Kota Bandung, serta terbuka bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi. Rangkaian kegiatan donor darah dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan awal meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar hemoglobin, dan konsultasi singkat dengan petugas medis untuk memastikan kondisi tubuh peserta layak untuk mendonorkan darah. Setelah dinyatakan layak, peserta melakukan proses pengambilan darah oleh petugas PMI, kemudian beristirahat sejenak sambil mengonsumsi makanan dan minuman yang telah disediakan panitia. Donor darah merupakan kegiatan sosial yang memiliki banyak manfaat, baik bagi penerima maupun bagi pendonor sendiri. Bagi penerima, darah yang didonorkan dapat menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah, seperti pasien kecelakaan, pasien operasi, ibu melahirkan, dan penderita penyakit tertentu. Bagi pendonor, donor darah secara rutin dapat meningkatkan kesehatan jantung, merangsang produksi sel darah baru, dan membantu menjaga kestabilan berat badan. Melalui kegiatan ini, DWP Kota Bandung berharap dapat membantu memenuhi ketersediaan stok darah di PMI Kota Bandung, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan berbagi di kalangan anggota dan masyarakat. Kehadiran Ketua DWP Kota Bandung beserta seluruh pengurus dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen organisasi dalam menjalankan program kepedulian sosial dan kesehatan. Kegiatan donor darah menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT DWP ke-27 yang bermakna, karena tidak hanya merayakan ulang tahun organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sesama. Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas DWP Peduli dan DWP Sehat, yang menekankan pentingnya kepedulian sosial serta pemeliharaan kesehatan anggota dan masyarakat. Panitia HUT DWP Tingkat Kota Bandung telah menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan, termasuk kerja sama dengan PMI Kota Bandung, ketersediaan peralatan medis, konsumsi bagi pendonor, serta dokumentasi kegiatan. Kegiatan donor darah yang berlangsung selama tiga hari diharapkan dapat mengumpulkan sejumlah kantong darah yang bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan, serta menginspirasi lebih banyak orang untuk secara rutin mendonorkan darahnya. Kegiatan Donor Darah rangkaian HUT DWP ke-27 berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kepedulian. Seluruh peserta yang mendonorkan darah tampak bangga dan senang dapat berbagi untuk sesama. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pengabdian DWP Kota Bandung kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah: - Menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun DWP ke-27 Tingkat Kota Bandung Tahun 2026. - Membantu memenuhi ketersediaan stok darah di PMI Kota Bandung bagi pasien yang membutuhkan. - Menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan berbagi di kalangan pengurus dan anggota DWP serta masyarakat. - Meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah secara rutin bagi kesehatan dan kemanusiaan. - Mempererat kebersamaan dan solidaritas antar pengurus dan anggota DWP dalam kegiatan sosial. - Menjadi sarana pengabdian DWP Kota Bandung kepada masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan. - Mendukung program prioritas DWP Peduli dan DWP Sehat dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung menghadiri kegiatan pembukaan bakti sosial donor darah, dengan tema,"Setetes Darah, Sejuta Harapan " yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung, wujud kepedulian dan kontribusi nyata bagi sesama. Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung terus berusaha menumbuhkan semangat solidaritas, kemanusiaan dan kepedulian sosial sebagai bagian dari kontribusi organisasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan bakti sosial donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Dharma Wanita Persatuan yang ke 27 yang dilaksanakan hari Rabu, 4 November 2026, pukul 8.30 WIB sampai dengan 10.00 WIB, bertempat di Gedung PMI, Jl. Aceh No.79, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114. Kegiatan donor darah merupakan kegiatan bidang Sosial Budaya, program kerja Sosial Budaya Peningkatan Kepedulian Sosial, Kegiatan Bakti Sosial (#DWPPeduli). Acara ini dihadiri oleh Ibu Dr. Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E., M.M selaku Ketua DWP Kota Bandung, Ibu Ketua DWP Dinas Pendidikan Kota Bandung, Ibu Feby Rizkiani Gufron, S.Si, jajaran pengurus DWP Kota Bandung dari DWP OPD dan DWP Kecamatan serta para peserta donor darah. Pada hari Rabu, tanggal 4 November 2026 untuk memudahkan pelaksanaan donor, sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung yang melaksanakan pembagian kelompok sehingga peserta hadir secara bertahap sesuai pembagian kelompok yaitu 12 DWP OPD yaitu dari DWP Sekda, DWP Bakesbangpol, DWP Inspektorat,DWP Diskarmat, DWP Dinas Komunikasi dan Informasi, DWP DPPKB, DWP BPMPTSP, DWP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, DWP Dinas Perhubungan, DWP bapererinda, DWP DPKP, DWP Dinas Sosial. DWP Dinas Pendidikan mendapatkan jadwal kegiatan donor darah pada hari Kamis, 5 November 2026. Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, sambutan dari Ibu Dr. Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E., M.M selaku Ketua DWP Kota Bandung, beliau mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya dapat berkumpul di PMI Kota Bandung dalam keadaan sehat walafiat untuk melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Donor Darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-27 Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung. Ucapan terimakasih juga disampaikan untuk seluruh jajaran pengurus DWP, PMI Kota Bandung, serta khususnya seluruh donatur yang telah berkenan meluangkan waktu serta mendonorkan darahnya. Semoga niat tulus dan keikhlasan Ibu-ibu serta Bapak-bapak sekalian menjadi amal ibadah yang berlipat ganda. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wujud komitmen kita dalam memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas di Kota Bandung. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahapan pemeriksaan medis / skrining donor bagi seluruh calon donatur, yang meliputi pengisian formulir riwayat kesehatan, pemeriksaan tekanan darah (tensi) dan kadar hemoglobin (Hb), serta konsultasi. Peserta yang lolos skrining dilanjutkan dengan pengambilan darah. Para peserta donor darah memakai pakaian bebas rapaih, pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung memakai Pakaian Seragam Lapangan Dharma Wanita Persatuan. Tujuan kegiatan bakti sosial donor darah yaitu : 1. Membantu PMI salam ketersedian stock darah 2. Wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini mungkin terasa sederhana bagi kita, namun sangat berarti dan merupakan harapan hidup bagi sesama yang membutuhkan. 3. Meningkatkan kesehatan anggota peserta donor darah, rutinitas donor darah bermanfaat bagi sirkulasi darah dan kesehatan tubuh secara berkala.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK SERTA PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN PAMEKASAN Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pamekasan, Ny. Windy Saudi Rahman, telah mengikuti kegiatan Rapat Anggota DWP Kabupaten Pamekasan dalam rangka pelaksanaan Program Kerja DWP Kabupaten Pamekasan Bidang Sekretariat Tahun 2026 sekaligus persiapan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan ke-27 Tahun 2026. Bidang: Sekretariat Program: Pelaksanaan Rapat Anggota DWP Kabupaten Pamekasan dan Persiapan Peringatan HUT DWP ke-27 Tahun 2026. Keterangan Program: Nama Kegiatan: Rapat Anggota DWP Kabupaten Pamekasan dalam rangka Persiapan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan ke-27 Tahun 2026. Hari/Tanggal: Rabu, 4 November 2026. Pukul: 08.00 WIB sampai dengan selesai. Peserta: Ketua DWP Kabupaten Pamekasan Ny. dr. Median Taufikurrachman, Sp. RAD., Pengurus DWP Kabupaten Pamekasan, serta Ketua DWP Perangkat Daerah dan Kecamatan se-Kabupaten Pamekasan. Jumlah undangan sebanyak 53 orang, hadir 47 orang, dan tanpa keterangan 6 orang. Lokasi: Aula DWP Kabupaten Pamekasan. Acara: Kegiatan Rapat Anggota DWP Kabupaten Pamekasan berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC dari DWP Kecamatan Pasean, Ny. Nur Fitriani Dwi Putri, dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne dan Mars DWP oleh petugas dari DWP Disperindag, Ny. Quratul Aini, serta pembacaan doa oleh petugas dari DWP Kecamatan Galis, Ny. Nurmala Syaifurrahman. Selanjutnya, Sekretaris 1 DWP, Ny. Sovie Herman, menyampaikan laporan absensi dan surat-menyurat dengan rincian 3 pucuk surat masuk dan 2 pucuk surat keluar. Acara dilanjutkan dengan pembacaan notula bulan Oktober 2026, laporan keuangan dari Bendahara, serta laporan kegiatan dari masing-masing bidang. Pada sesi pengarahan, Ketua DWP Kabupaten Pamekasan, Ny. dr. Median Taufikurrachman, Sp. RAD., menyampaikan arahan terkait persiapan Peringatan HUT DWP ke-27 Tahun 2026. Beliau menyampaikan tema HUT tahun ini, yaitu Penguatan Peran DWP sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Pemberdayaan Keluarga dan Pelestarian Budaya Lokal. Dalam rangka memeriahkan HUT DWP ke-27, akan diselenggarakan Lomba Mendongeng Berbahasa Madura dan Lomba Meracik Rujak Madura. Petunjuk teknis (juknis) perlombaan disampaikan oleh Ketua Panitia Lomba, Ny. Isya Sayunani Yusuf. Kedua lomba tersebut bertujuan untuk melestarikan bahasa dan kuliner tradisional Madura, sekaligus meningkatkan kreativitas dan kemandirian anggota DWP. Selain itu, Ketua DWP Kabupaten Pamekasan juga menekankan pentingnya kekompakan, kedisiplinan dalam kehadiran, serta ketertiban administrasi dan pelaporan kegiatan melalui e-Reporting DWP agar indeks penilaian Kabupaten Pamekasan dapat mencapai hasil yang maksimal. Susunan Acara: Pembukaan oleh MC dari DWP Kecamatan Pasean, Ny. Nur Fitriani Dwi Putri. Menyanyikan Hymne dan Mars DWP oleh petugas dari DWP Disperindag, Ny. Quratul Aini. Pembacaan doa oleh petugas dari DWP Kecamatan Galis, Ny. Nurmala Syaifurrahman. Pembacaan absensi dan laporan surat-menyurat oleh Sekretaris 1 DWP, Ny. Sovie Herman. Pembacaan notula bulan Oktober 2026. Penyampaian laporan keuangan oleh Bendahara. Penyampaian laporan kegiatan dari masing-masing bidang. Pengarahan Ketua DWP Kabupaten Pamekasan. Penyampaian petunjuk teknis lomba HUT DWP ke-27 Tahun 2026. Pada sesi pembahasan lainnya, disampaikan pula pembagian tugas petugas kegiatan DWP untuk bulan Januari 2027, yang meliputi petugas MC dari DWP DPRKP, petugas Mars DWP dari DWP Satpol PP, serta petugas doa dari DWP Kecamatan Palengaan. Selain itu, dilakukan pembagian tugas penyediaan doorprize yang melibatkan DWP Diskominfo, DWP DPMD, DWP Sekretariat Dewan (Sekwan), dan DWP Kecamatan Proppo. Dalam rangka pelaksanaan bazar bulan Januari 2027, ditetapkan petugas bazar dari DWP Disporapar dan DWP Kecamatan Waru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang melibatkan Pengurus DWP Kabupaten Pamekasan, Ketua DWP Unsur Pelaksana (UP), dan Ketua DWP Kecamatan, serta ditutup dengan doa dan penutupan acara. Penutup. Tujuan Kegiatan: Kegiatan Rapat Anggota DWP Kabupaten Pamekasan bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kapasitas anggota dalam berorganisasi, memperkuat koordinasi serta mengevaluasi pelaksanaan program kerja masing-masing bidang, sekaligus mempersiapkan rangkaian kegiatan Peringatan HUT DWP ke-27 Tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kekompakan, kedisiplinan, dan partisipasi aktif seluruh anggota DWP dalam menyukseskan kegiatan organisasi. Melalui penyampaian arahan dan petunjuk teknis perlombaan, diharapkan anggota dapat turut melestarikan bahasa dan budaya lokal Madura serta mengembangkan kreativitas dan kemandirian. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat diimplementasikan dan disosialisasikan kepada seluruh anggota DWP di masing-masing unit kerja, sehingga pelaksanaan program kerja dan tertib administrasi, khususnya pelaporan melalui e-Reporting DWP, dapat berjalan lebih optimal. Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
Pertemuan Rutin DWP Kecamatan Parigi Barat dengan Agenda Kegiatan "PELATIHAN KERAJINAN CEMPAL DARI KAIN PERCA" Dan di Rangkaikan Dengan Pembinaan 10 Program PKK Oleh Pengurus PKK Kecamatan Parigi Barat. Hari/ Tanggal Pelaksanaan : Rabu, 04 November 2026 Tempat Pelaksanaan : Aula Pertemuan Kantor Camat Parigi Barat. Waktu Pelaksanaan : Pkl. 08.30 s/d 12.00 Wita. Peserta : 1. Camat Parigi Barat. Ibu Normawati M. Said, S.Pi 2. Pengurus dan anggota DWP KEcamatan Parigi barat. 3. Penguru PKK Kecamatan Dan Pengurus PKK Desa Sekecamatan Parigi Barat. Kegiatan Di buka Pukul 08.45 di awali dengan menyanyikan Lagu Inonesia Raya di lanjutkan dengan Mars PKK dan Mars Dharma Wanita. Selanjutnya sambutan dan pembukaan secara resmi oleh Ibu Camat Parigi Barat Ibu. Normawati M. Said. Dalam penyampaiannya beliau menekankan bahwa pertemuan ini penting di laksanakan selain dari ajang silaturahmi antara Anggota DWP dan PKK juga menjadi acuan bahwa peran perempuan itu sangat di perlukan di tengah-tengah masyarakat apapun itu organisasi yang menaunginya, selain itu perempuan juga menjadi kunci bagi pembentukan generasi Emas yang brrlandaskan budi pekerti dan ilmu pengetahuan yang mumpuni,, untuk itu sebagai anggota DWP dan PKK harus lebih giat lagi dalam melaksanakan kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat terutama dunia pendidikan dan kesehatan. dan tidak terlepas juga perempuan itu harus punya ketrampilan agar bisa lebih mengembangkan sumber dayanya. Beliau menekankan kepada seluruh anggota PKK, agar memahami dan betul-betul serius menjalankan 10 Prograam PKK yang menjadi program Nasional, dan harus ada angka keberhasilan dari program program yang di jalankan di tahun ini. selanjutnya untuk anggota DWP beliau menekankan agar pelatihan pembuatan Cempal ini harus di ikuti sebaik-baiknya, agar hasilnya maksimal dan bisa di terpakan di keluarga maupun di lingkungan masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, keterampilan menjahit tidak hanya dapat menjadi sarana menyalurkan hobi dan kreativitas, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. selanjutnya kegiatan Pelatihan di laksnakan dengan narasumber yaitu Ny. Norma Moh. Rivai, beliau adalah Pemilik Tempat menjahit " Adira Gorde" yang ada di Desa Toboli Kec. Parigi Utara. Keseharian beliau adalah penjahit Gorden dan Taflak Meja, serta menjahit segala bnetuk ketrampilan dari sisa kain atau kain perca. dalam penyampaiannya beliau menjelaskan bahwa kain perca bukanlah kain buangan yang tidak ada manfaatmya, tapi masih bisa di manfaatkan dengan berbagai macam jenis kerajinan yang berniali ekonomi. salah satunya adalah Cempal, cempal sangat di butuhkan oleh ibu-ibu rumah tangga yang di gunakan di dapur untuk mengangat atau memegnag alat masak yang bersuhu Panas. Cempal bisa di Buat berbagai Model dan berbagai ukuran, sesuai dengan selera dan keinginan. Dalam Praktik di laksnakan masing-masing anggota di latih menggunting Pola kain dengan ukuran yang telah di tentukan dan menjahit di mesin yang telah di sediakan, sampai selesia kegiatan pelatihan ada sekitar 15 Cempal yang selesia di jahit. Harapan dan manfaat yang di peroleh dari kegiatan ini adalah bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kompetensi anggota Dharma Wanita Kec. Parigi barat di bidang keterampilan menjahit. Selain memperoleh pengetahuan baru, para peserta juga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan yang dimiliki menjadi aktivitas produktif yang bernilai ekonomi
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK SERTA PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN PAMEKASAN Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pamekasan, Ny. Windy Saudi Rahman, telah menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496 Tahun 2026. Bidang: Sosial Budaya dan Wawasan Kebangsaan Program: Partisipasi dalam Kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan Keterangan Program: Nama Kegiatan: Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496 Tahun 2026. Hari/Tanggal: Selasa, 3 November 2026. Pukul: 07.30 WIB sampai dengan selesai. Peserta: Bupati Pamekasan, Wakil Bupati Pamekasan, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Kepala OPD se-Kabupaten Pamekasan, Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Pamekasan, serta tamu undangan lainnya dengan jumlah peserta lebih dari 300 orang. Lokasi: Halaman Mandhapa Aghung Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan. Acara: Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496 Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat dan tertib. Kegiatan diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Hari Jadi Kabupaten Pamekasan, sambutan Bupati Pamekasan, serta doa bersama. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran OPD dan pengurus DWP Kabupaten Pamekasan di Pendopo Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Susunan Acara: Upacara bendera. Pembacaan sejarah singkat Hari Jadi Kabupaten Pamekasan. Sambutan Bupati Pamekasan. Doa bersama. Foto bersama. Tujuan Kegiatan: Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat nasionalisme, mengenang sejarah berdirinya Kabupaten Pamekasan, serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan dalam mendukung pembangunan daerah. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi dan dukungan Dharma Wanita Persatuan dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496 Tahun 2026, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara anggota DWP dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
DWP BPS Kota Medan telah menghadiri Kegiatan Rapat Koordinasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Seluruh Indonesia. Bidang : Sekretariat Program : Pembinaan Hubungan Keluar Kegiatan : Rapat Koordinasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Seluruh Indonesia Keterangan Program : 1. DWP BPS Kota Medan 2. Hari/Tanggal : Rabu/21 Oktober 2026 3. Waktu : Pukul 09.00 WIB sd Selesai 4. Peserta : Pengurus, Anggota DWP BPS Kota Medan, dan Seluruh Pegawai BPS Kota Medan 5. Lokasi : Via Zoom Meeting https://s.bps.go.id/dwpbpsri (ID: 97798263127, Password: dwpbps) 6. Acara : Rapat Koordinasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Seluruh Indonesia. 7. Uraian Kegiatan: Rapat Koordinasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Seluruh Indonesia dilaksanakan pada hari Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini membahas pelaksanaan program kerja prioritas DWP, penguatan koordinasi organisasi, pengembangan potensi produk daerah, serta peningkatan kualitas pelaksanaan program kerja DWP di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan oleh Ketua Panitia, Ibu Tri Ratnasari Habibullah, yang dilanjutkan dengan arahan Ketua DWP Pusat, Ibu Rahmi Aprilana Edi Mahmud, serta sambutan dan arahan Sekretaris Utama BPS, Bapak Zulkifli. Ketua DWP Pusat menyampaikan pentingnya pelaksanaan tujuh program kerja prioritas DWP periode 2024–2029 sebagai wujud nyata kontribusi organisasi bagi anggota, keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. DWP diharapkan mampu meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi dan pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan material, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan. Selain itu, penguatan silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antaranggota perlu terus ditingkatkan. Anggota DWP berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam, sehingga komunikasi, kebersamaan, dan hubungan yang harmonis menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi. Pelaksanaan program kerja juga perlu didasarkan pada kebutuhan anggota, keluarga, dan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan anggota secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan perlu ditingkatkan. Program DWP bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota. Dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas, DWP diharapkan dapat berkontribusi melalui penguatan kualitas pendidikan keluarga, peningkatan kreativitas dan ekonomi, pengembangan kehidupan sosial budaya, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan dan keharmonisan keluarga. Ketua DWP Pusat juga menekankan bahwa koordinasi dengan pengurus DWP di daerah harus terus diperkuat. Koordinasi hendaknya menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan program kerja terlaksana secara berkelanjutan, bukan sekadar menjadi forum penyampaian informasi. Sekretaris Utama BPS, Bapak Zulkifli, menyampaikan bahwa perencanaan kegiatan DWP perlu disusun secara sistematis untuk satu tahun penuh. Perencanaan tersebut diperlukan agar program dan kegiatan DWP dapat diselaraskan dengan agenda kegiatan BPS. Melalui perencanaan yang terintegrasi, kegiatan DWP dan BPS diharapkan dapat berjalan secara sinergis, baik dari segi pelaksanaan kegiatan maupun penganggaran. Dengan demikian, program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Materi selanjutnya disampaikan oleh Ibu Gusmiati mengenai pelaksanaan program kerja prioritas DWP periode 2024–2029 serta pengembangan potensi produk daerah melalui jaringan DWP BPS seluruh Indonesia. setiap daerah memiliki produk unggulan yang beragam dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi anggota DWP. Potensi tersebut perlu dimanfaatkan melalui pemasaran produk daerah secara lebih luas, dengan melibatkan DWP BPS di seluruh Indonesia. DWP tingkat provinsi diarahkan untuk memilih dan menyiapkan produk yang akan dipasarkan. Produk dapat berasal dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun usaha milik anggota DWP di wilayah BPS provinsi dan kabupaten/kota. Dalam pelaksanaannya, setiap bulan direncanakan terdapat tiga DWP provinsi yang memperoleh kesempatan untuk menawarkan produknya. Apabila kuota tiga provinsi dalam satu bulan telah terpenuhi, provinsi lainnya dapat memilih jadwal pada bulan berikutnya. Produk yang ditawarkan harus memperhatikan kualitas, mutu, daya tahan, kemasan, serta keamanan selama proses pengiriman. Khusus produk makanan, informasi yang disampaikan harus mencakup komposisi, berat produk, tanggal kedaluwarsa, petunjuk penyimpanan, dan keterangan halal. Ketersediaan stok, harga produk, serta mekanisme penanganan keluhan juga perlu dipersiapkan dengan baik. Untuk mendukung pemasaran, akan disusun flyer penawaran produk yang menarik dan informatif. Pemesanan direncanakan menggunakan sistem pre-order (PO) selama dua minggu. Calon pembeli mengisi formulir pemesanan dengan mencantumkan alamat pengiriman secara lengkap dan jelas. Pembayaran dilakukan melalui transfer, termasuk biaya produk dan ongkos kirim, paling lambat pada akhir periode PO. Data produk dan informasi yang perlu disampaikan kepada BPS Pusat akan dihimpun melalui Google Sheets. Program pemasaran ini direncanakan mulai dipromosikan pada Januari 2027. Selanjutnya, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait program akan disampaikan kepada seluruh DWP di Indonesia. Dalam pembahasan program kerja prioritas, setiap DWP diarahkan untuk menyusun sekurang-kurangnya tiga program kerja, yang terdiri atas dua program utama dan satu program pilihan. Program tersebut dipilih sesuai dengan kebutuhan, potensi, serta kondisi masing-masing wilayah. Beberapa contoh kegiatan yang dapat dilaksanakan antara lain anjangsana kepada pensiunan, bakti sosial, dan kegiatan sosial ke panti asuhan. Selain itu, kegiatan kreatif dapat diselenggarakan setiap tiga bulan dengan tema yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi anggota maupun masyarakat. Pemilihan program kerja diharapkan tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi juga memperhatikan keberagaman kegiatan, seperti bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan. Dengan demikian, program DWP dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan menjawab kebutuhan masyarakat secara berimbang. Dalam rangka meningkatkan publikasi kegiatan, disampaikan bahwa seluruh DWP telah memiliki akun Instagram DWP. Media sosial tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi dan mendokumentasikan pelaksanaan program kerja serta berbagai kegiatan organisasi. Setiap kegiatan perlu direncanakan dan didokumentasikan dengan baik. Informasi kegiatan sekurang-kurangnya memuat unsur what, where, whom, why dan when, yaitu apa kegiatan yang dilaksanakan, di mana kegiatan berlangsung, siapa pihak yang terlibat, dan kapan kegiatan diselenggarakan. Dokumentasi juga perlu disusun secara kronologis, termasuk informasi mengenai susunan acara, pembawa acara, pimpinan kegiatan, serta pelaksanaan setiap tahapan kegiatan. Pengamatan terhadap pelaksanaan program juga diperlukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kegiatan berikutnya. Evaluasi program kerja perlu memperhatikan keberagaman kegiatan dalam satu bulan, termasuk keterwakilan bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan dari berbagai kabupaten/kota. Pelaporan kegiatan hendaknya tidak hanya bersumber dari DWP tingkat provinsi, tetapi juga mencakup laporan dari DWP tingkat kabupaten/kota. Kelengkapan laporan dan dokumentasi dari seluruh tingkatan organisasi menjadi hal penting untuk menggambarkan pelaksanaan program secara menyeluruh. Informasi tersebut juga dapat digunakan untuk mendukung penilaian indeks serta meningkatkan capaian kinerja DWP. Dalam pemaparan turut disampaikan informasi mengenai kegiatan pada bulan Juli dan September, termasuk pelaksanaan acara yang dihadiri oleh Ibu Penasihat dan Ibu Wakil Ketua. Namun, rincian lebih lanjut mengenai kegiatan dan hasil penilaian tersebut tidak tercantum secara lengkap dalam materi rapat.