Ibu Ketua Dharma Wanita menghadiri rpat anggota dan Pelatihan Dasar Garnis yang dilakasnakan pada hari Rabu, 23 Juni 2026 bertempat di Gedung PKK Kab. Tegal di hadiri semua Ketua DWP se Kabupaten Tegal, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan anggota DWP dalam menghias makanan agar tampil lebih menarik, menggugah selera, serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi. “Harapannya, ibu-ibu dapat mempraktikkan keterampilan ini secara mandiri di rumah, baik untuk keluarga maupun dalam kegiatan lomba masak atau menghias makanan. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan membuat garnis dari sayuran ini sangat bermanfaat untuk mengasah kreativitas dan kemampuan anggota dalam mempercantik penyajian makanan. Agar ibu2 ketua mengikuti CP yg sdh diagendakan oleh bidang Sosbud, selanjutnya utk E-Reporting agar lbh diperhatikan utk upload foto dan narasinya sehingga bisa memperoleh nilai tinggi bukan pada banyaknya jumlah tapi kualitas dari pelaporannya
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sampang
Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sampang telah mengikuti Kegiatan Festival Kuliner Ki Komunal 2026 Kabupaten Sampang yang diadakan oleh Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sampang yang diikuti oleh 1 orang Pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sampang (Ny. Saras Asroni).
Bidang : Sekretariat
Program : Perayaan, Program Pembinaan Hubungan Keluar
Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sampang
2. Hari / Tanggal : Minggu, 14 Juni 2026
3. Pukul : 08.00 - Selesai
4. Peserta : Jumlah peserta yang hadir dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sampang 1 orang (Ny. Saras Asroni).
5. Lokasi : Taman Wijaya Kusuma (Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang)
6. Acara : Festival Kuliner Ki Komunal 2026 Kabupaten Sampang yang diadakan oleh Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sampang
Festival Kuliner KI Komunal Kabupaten Sampang merupakan perayaan kekayaan cita rasa lokal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang untuk mempromosikan sektor ekonomi kreatif dan kuliner khas daerah. Acara ini sekaligus menjadi ajang penyerahan sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) Komunal untuk makanan tradisional.
Detail Utama Festival :
- Lokasi : Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
- Tujuan Acara : Melestarikan warisan kuliner lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
- Sorotan Utama : Dalam gelaran ini, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur menyerahkan sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) Komunal secara resmi kepada tiga kuliner legendaris khas Sampang.
Kuliner Khas yang Mendapat Hak KI Komunal Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal diberikan untuk melindungi dan melestarikan warisan budaya khas Sampang. Tiga kuliner legendaris yang menerima sertifikat tersebut meliputi :
- Bebek Songkem : Kuliner olahan bebek khas Madura yang dikukus dengan bumbu rempah melimpah, dibungkus daun pisang, dan terkenal dengan keempukan serta cita rasanya yang khas.
- Nasi Kobel : Nasi hangat yang disajikan dengan lauk pauk tradisional khas pesisir Madura. Nasi dengan perpaduan sambal pedas khas Madura dan lauk sederhana seperti tongkol, tahu dan tambahan lauk lainnya yang menggugah selera, mempresentasikan kehangatan dan kesederhanaan masyarakat pesisir.
- Dhun Adhun : Hidangan tradisional dengan kuah khas yang kaya akan rempah dan bumbu lokal. kuliner gurih tradisional bersantan yang menjadi sarapan pagi yang dijual di setiap sudut kota , menggambarkan kelembutan rasa dan kekayaan tradisi leluhur.
Melalui ferstival ini, Kabupaten Sampang meneguhkan komitmen untuk melestarikan, mempromosokan dan mengangkat potensi kuliner lokal agar semakin dikenal luas, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dari generasi kke generasi.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Proram : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan : Bantuan Sosial
Pelaksanaan Program
1. Kegiatan : Bantuan Jum’at Berkah
2. Hari/Tanggal : Jum’at, 12 Juni 2026
3. Waktu : 09.30 Wita - Selesai
4. Tempat : Sekretariat DWP Kabupaten
5. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala
6. Sasaran : Anggota DWP Unsur Pelaksana Kabupaten Barito Kuala
7. Peserta : DWP Unsur Pelaksana Kabupaten Barito Kuala
Latar Belakang
Sumbangan jum’at berkah dilatarbelakangi oleh kombinasi antara ajaran agama islam mengenai keutamaan sedekah dan semangat sosial untuk berbagi kepada sesama serta sebagai bentuk syukur penghapus dosa yang merupakan perintah Allah SWT untuk menyucikan harta, menumbuhkan kasih sayang dan menciptakan keharmonisan di Masyarakat melalui berbagi kebaikan baik berupa materi maupun non materi dengan tujuan keutamaan bersedekah di hari Jum’at dalam islam dipercaya membawa pahala berlipat ganda di hari yang Istimewa, memperkuat ikatan sosial, meningkatkan rasa empati, meningkatkan keimanan, menciptakan rasa tenang dalam hati, menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar, dan menumbuhkan rasa syukur kepada tuhan atas rezeki yang didapat dengan berbagi kepada lingkungan sekitar terutama kepada mereka yang kurang mampu serta menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi.
Kesimpulan Kegiatan
Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancardan disambut hangat oleh pengurus DWP Kabupaten Barito Kuala.
Antusiasme anggota menunjukkan bahwa meski tidak menghilangkan kemiskinan secara total, kegiatan ini berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan antara yang berkecukupan dengan yang berkekurangan.
Melalui kegiatan ini, DWP tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga turut berperan aktif dalam berpartisipasi menanamkan jiwa sosial, rasa syukur serta motivasi untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial di masa mendatang.
Besar harapan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian di tengah masyarakat, membangun kesadaran sosial, meningkatkan citra positif, dan dapat berkelanjutan.
Semoga melalui kerja sama dan kekompakan seluruh anggota, Kegiatan Sumbangan Jum’at berkah dapat memberikan nilai tambah untuk menyebarkan kebaikan dan memberikan mamfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga dan Masyarakat sekitar.
Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat. Melaksanakan kegiatan sosialisasi gerakan pilah sampah di RT 02 RW 04 Kel. Cempaka Putih Barat Kec. Cempaka Putih pada hari minggu pukul 10.00 sampai dengan selesai, yang dihadiri oleh ibu-ibu warga RT 002 RW 04 dan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat yaitu Rully Ferdianti Kegiatan ini bertujuan untuk pengurangan sampah dari sumbernya sesuai Ingub No.5 Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pembatasan pembuangan sampah ke Bantar Gebang pada tanggal 1 Agustus 2026
Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026 Waktu Pelaksanaan: Pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai Tempat Kegiatan: Bertempat di Kantor Kepala Desa Mayang Pelaksana Kegiatan: Nyonya Rosmardiah SE selaku Camat Bosar Maligas, Nama Kegiatan: Rapat Koordinasi Pemerintahan Peserta Kegiatan: di ikuti oleh seluruh Pegawai dan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Bosar Maligas Tujuan Kegiatan ini antara lain: menyelaraskan program kerja, menyamakan persepsi, dan membangun sinergi antar instansi atau unit kerja agar kebijakan serta pelayanan publik dapat terlaksana secara efektif, efisien, Tujuan utama rapat koordinasi (rakor) pemerintahan adalah menyelaraskan program kerja, menyamakan persepsi, dan membangun sinergi antarinstansi atau unit kerja agar kebijakan serta pelayanan publik dapat terlaksana secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.Tujuan Strategis Rapat Koordinasi Pemerintahan Berdasarkan tata kelola administrasi publik di instansi negara seperti Kementerian Dalam Negeri maupun pemerintah daerah, rakor memiliki beberapa fungsi kunci: Sinkronisasi Kebijakan: Menjamin program kerja di tingkat pusat, daerah, hingga pedesaan sejalan dengan prioritas pembangunan nasional. Evaluasi Kinerja: Menilai capaian hasil kerja yang sudah berjalan sekaligus mengidentifikasi kendala atau masalah di lapangan. Penyelesaian Hambatan: Memecahkan isu lintas sektoral yang membutuhkan keputusan bersama secara cepat, seperti masalah ketertiban umum atau anggaran. Optimalisasi Anggaran: Memastikan penyerapan anggaran berfokus pada target kinerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Meningkatkan Pelayanan Publik: Merumuskan langkah taktis demi mewujudkan pelayanan masyarakat yang transparan, akuntabel, dan partisipatif --- Penutup: Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan memberikan dampak positif untuk kecamatan bosar maligas dan semakin berkembang kedepannya dan mensejahterakan masyarakat.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala melaksanakan kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Olah Raga
Pelaksanaan Kegiatan
1. Kegiatan : Senam Bersama
2. Hari / Tanggal : Jum’at, 12 Juni 2026
3. Waktu : 07.30 Wita - Selesai
4. Tempat : Halaman Kantor Bupati Barito Kuala
5. Penyelenggara : Dinas Kepemudaan Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Barito Kuala
6. Sasaran : Anggota DWP Unsur Pelaksana dan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala
7. Partisipan : 40 orang
8. Instruktur : 3 orang (Ibu Wati, Ibu Eva, dan Ibu Endang)
Latar Belakang
Senam bersama dilaksanakan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental anggota, mempererat tali silaturahmi, dan membangun budaya hidup sehat serta keinginan untuk mewujudkan gerakan masyarakat sehat, dan berenergi melalui cara yang menyenangkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah relaksasi untuk meningkatkan imun tubuh dan mengurangi stres dari rutinitas harian, serta ajang konsolidasi organisasi, meningkatkan kekompakan, dan perwujudan komitmen DWP untuk mendukung pembangunan kesehatan, baik bagi anggota maupun masyarakat luas dalam mendukung kinerja suami.
Dengan tujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, kesehatan mental anggota, mempererat tali silaturahmi, serta memupuk kekompakan menjadi salah satu cara dilaksanakan senam bersama sehingga efektif untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran ditengah kesibukan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, peserta dapat merasakan mamfaat fisik seperti meningkatkan fungsi jantung, membakar lemak, menguatkan otot serta daya tahan tubuh menjadi lebih kuat.
Mamfaat secara mental dan sosial, kegiatan ini mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, membangun kebersamaan, dan memotivasi untuk rutin berolahraga serta mempromosikan gaya hidup sehat.
Tujuan Kegiatan
Manfaat Fisik
1. Kebugaran : Membakar kalori, menjaga berat badan tetap ideal, dan meningkatkan kelenturan tubuh.
2. Kesehatan Jantung : Melancarkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, yang berdampak positif pada kesehatan organ jantung dan paru-paru.
3. Kekuatan Otot : Melatih kekuatan tulang serta daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
Manfaat Psikologis dan Sosial
1. Meredakan Stres : Gerakan yang diiringi musik memicu pelepasan hormon endorfin yang dapat memperbaiki suasana hati dan mengurangi penat.
2. Membangun Kekompakan : Mempererat tali silaturahmi, memupuk kerja sama, dan mencairkan suasana di antara peserta (keluarga, teman, atau rekan kerja).
3. Meningkatkan Semanga t: Menjadi sarana penyegaran (refreshing) sehingga peserta lebih siap dan berenergi dalam menjalani aktivitas selanjutnya.
Uraian Kegiatan
Kegiatan ini dilakukan rutin satu minggu sekali dipandu instruktur dan diiringi musik ceria serta gerakan senam yang menyenangkan dan penuh semangat sehingga dapat meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan kekompakan peserta.
Senam bersama yang paling umum dilakukan adalah senam aerobik, senam irama atau senam kesegaran jasmani (skj) yang diiringi musik berirama cepat.
Berikut rangkaian kegiatan yang dilakukan selama kurang lebih 60 menit dengan 3 gerakan senam, mengenai :
1. Pemanasan (warm up) :
Gerakan ringan dan lebih sederhana yang dilakukan sekitar 15 menit dengan tujuan untuk mempersiapkan otot dan sendi dengan tujuan agar otot-otot tubuh yang semula kaku jadi lebih lentur sehingga senam terasa lebih bersemangat biasanya diiringi musik santai
2. Gerakan inti (Aerobik/Zumba) :
Gerakan energik dengan durasi sekitar 30 menit untuk membakar kalori dan meningkatkan detak jantung diiringi dengan musik yang agak energik tapi tetap disesuaikan dengan umur peserta sehingga senam lebih terasa enjoy dan peserta semangat untuk aktif bergerak
3. Pendinginan (cooling Down) :
Peregangan untuk relaksasi otot setelah berolahraga dilakukan sekitar 15 menit diiringi dengan musik yang lambat dengan tujuan untuk menurunkan kerja otot yang semula bergerak dengan aktif menjadi rileks
Kegiatan berlangsung secara interaktif, peserta dapat diajak untuk berinisiatif membuat beberapa gerakan yang menyenangkan sehingga tidak hanya menjadi rutinitas olahraga tetapi bermamfaat bagi semua yang terlibat.
Dengan mamfaat-mamfaat ini, senam adalah aktivitas yang penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental dan sebaiknya menjadi bagian dari gaya hidup yang aktif bagi banyak induvidu.
Kesimpulan Kegiatan
Kegiatan ini menyimpulkan pentingnya kolaborasi antar kesehatan fisik dan mental, melepaskan endorfin untuk mengurangi stres, meningkatkan imunitas dan menumbuhkan semangat positif dalam beraktivitas serta menjadi saran efektiv dalam budaya hidup sehat sekaligus membangun lingkungan yang harmonis dan produktif.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi menjadi rutinitas gaya hidup sehat yang produktif.
Dokumentasi Kegiatan Ketua DWP Kecamatan Medan Timur NY.IDA DAMAYANTI FERNANDA melalui Ketua DWP Kelurahan Sidodadi dalam rangka kegiatan Posyandu ILP Merpati 2 yang meliputi pemeriksaan kesehatan balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan balita dan mendeteksi secara dini masalah kesehatan maupun gizi, sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat dan berkelanjutan.
Dharama Wanita Persatuan Dinas Sosial Nyonya Hica Lestari Menghadiri acara pangan lokal bergizi di sekundang mewakili DWP Kabupaten
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala telah melaksanakan Kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Taqwa
Keterangan Program
1. Kegiatan : Latihan Habsyi “Jannatun Naim”
2. Hari/Tanggal : Kamis, 04 Juni 2026
3. Waktu : 16.00 Wita - Selesai
4. Tempat : Sekretariat DWP Kabupaten
5. Peserta : 15 orang
6. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala
7. Acara : Latihan Habsyi “Jannatun Naim” bagi anggota DWP
Kegiatan latihan maulid habsyi “Jannatun Naim” dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam bidang keagamaan
8. Instruktur : 2 orang yaitu Noor Said dan Muhammad Ilham
9. Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten yang berhadir 2 orang yaitu : Ny. Hamidah Aberar (Ketua Bidang Sosial Budaya) dan Ny. Jumainah Supardi (anggota Bidang Sosial Budaya)
Latar Belakang
Maulid habsyi sebagai bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat yang sangat agung. Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi yang berkembang di masyarakat sebagai bentuk syair Islam yang dikemas dalam lantunan shalawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Latihan maulid habsyi sebagai wadah untuk berbagai tujuan keagamaan, sosial dan pengembangan diri serta pembinaan kepribadian dan nilai keagamaan.
Oleh karena itu dilaksanakan kegiatan latihan maulid habsyi guna memberikan saran untuk melantunkan pujian (salawat) dan syair-syair yang mengisahkan kehidupan serta perjuangan Nabi Muhammad SAW sehingga dapat meningkatkan rasa cinta dan penghormatan umat islam kepada beliau.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman nilai-nilai keagamaan yang terkandung dalam syiar maulid, mengembangkan keterampilan seni musik islami, melestarikan kebudayaan islam, dan menjadi kegiatan positi yang bermamfaat bagi anggota DWP dalam pembentukan karakter, pengembangan bakat, dan penguatan hubungan sosial.
Uraian Kegiatan
Kegiatan latihan habsyi dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam bidang keagamaan.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut :
1. Doa Bersama
2. Pelatihan habsyi dibimbing oleh 2 orang Instruktur
- Bapak Noor Said membimbing cara memainkan alat musik terbang (gendang dan rebana) agar tercipta koreografi dan harmonisasi suara yang khas dalam seni habsyi sehingga menghasilkan irama yang bagus dan merdu
- Bapak Muhammad Ilham mengajarkan cara melantunkan syair secara terampil dan merdu sehingga terdengar dengan indah dan penuh makna.
3. Foto Bresama
Kegiatan berlangsung secara interaktif, peserta sangat khusyuk dan khidmad dalam berlatih.
Hasil Kegiatan
Dari kegiatan ini diperoleh hasil sebagai berikut :
1. Anggota menjadi lebih terampil dalam membaca rawi (kisah hidup Nabi Muhammad SAW)
2. Terjadi peningkatan kecintaan, penghormatan dan pengagungan kepada Nabi Muhammad SAW melalui pujian dan sholawat yang dilantunkan
3. Meningkatkan pemahaman untuk merenungkan dan meneladani sifat-sifat mulia serta perilaku Rasullah dalam kehidupan sehari-hari
Kesimpulan
Kegiatan latiahn habsyi ini berjalan dengan baik dan lancar, antusiasme peserta menunjukkan bahwa anggota memiliki minat dan semangat untuk berperan aktif dalam pengembangan diri serta pembinaan kepribadian dan nilai keagamaan.
Penutup
Demikian laporan kegiatan latihan habsyi ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan.
Besar harapan bahwa kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat, baik dari segi kesehatan, pengembangan diri, maupun spiritualitas, menumbuhkan kecintaan terhadap baginda Rasulullah SAW, meningkatkan keimanan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan ketakwaan untuk meneladani nya dalam kehidupan sehari-hari.