e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/157966.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Halmahera Barat >

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 11-07-2026

Penyampaian Hasil Kegiatan Kunjungan Kerja Ketua Bidang Pendidikan DWP Kab. Halbar ke DWP Provinsi Maluku Utara oleh Ketua Bidang Pendidikan Ny. Natalia, dan dihadiri oleh Anggota Bidang Pendidikan antara lain Ny. Nurain Ahad dan Ny. Meike Hena, pada Hari Sabtu, Tanggal 11 Juli 2026, bertempat di SD Inpres 4 Halmahera Barat di Jailolo.

Selain menyampaikan Hasil Kunjungan Kerja, Ibu Ketua Bidang Pendidikan Ny. Natalia bersama Anggota juga membahas rencana program kerja Bidang Pendidikan serta menyiapkan Administrasi sesuai AD/ART Bidang Pendidikan.

Bidang Pendidikan juga mempersiapkan diri untuk melakukan Pembinaan dan Sosialisasi Program Kerja serta Persiapan administrasi terhadap Bidang Pendidikan Unsur Pelaksana Kecamatan yang dipersiapkan untuk mengikuti Lomba Administrasi DWP Tingkat Provinsi Maluku Utara.

../images/kegiatan/157965.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 12-07-2026

(E.VII) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SEKOLAH SMAN 15 BANDUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VII DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : Peningkatan Ketahanan Keluarga Hari, Tanggal : Sabtu, 11 Juli 2026 Waktu : 07.00 - 09.00 WIB Tempat : Kolam Renang Sampoerna Penyelenggara : DWP SMAN 15 Bandung Bidang : Sosial Budaya Judul : Olah Raga Berenang Jumlah Partisipan : 4 orang Pengurus yg hadir : 3 orang. 1. Ibu Lusyana W (WK.SMAN 15) 2. Ibu Yanti Sri B ( Ket Bid. Sos Bud) 3. Ibu Lestari (Ket. Bid. Pendidikan) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana SMAN 15 Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII mengadakan kegiatan Peningkatan Ketahanan Keluarga melalui Olah Raga Berenang pada hari Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 07.00 - 09.00 WIB Bertempat di Kolam Renang Sampoerna . Jumlah partisipan yang hadir dalam kegiatan tersebut 4 orang dan dari pengurus DWP SMAN 15 yang menghadiri 3 orang. Olah raga renang merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan karena berenang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Renang merupakan salah satu jenis olahraga kardio yang dapat melatih otot tubuh dan kekuatan jantung. Berenang merupakan olahraga yang menyenangkan. Berenang juga dapat digunakan sebagai terapi, karena air membantu menopang tubuh. DWP SMAN 15 memberikan edukasi pola hidup sehat, pentingnya olahraga rutin dan gaya hidup seimbang, adanya kesadaran menjaga kebugaran sejak dini. Ketahanan keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan produktif. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas kebersamaan keluarga adalah melalui aktivitas olahraga bersama. Berenang merupakan olahraga yang dapat dilakukan oleh berbagai usia, memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, mental, sekaligus mempererat hubungan antaranggota keluarga. Uraian Program Kegiatan sangat penting karena Olah raga renang baik untuk memelihara kekuatan otot dan tulang, menjaga kesehatan jantung, meredakan stres, dan memperbaiki kualitas tidur. Disamping itu berenang menyehatkan dan menyenangkan sehingga kesehatan kita bisa terjaga dengan baik. Olahraga berenang itu menyenangkan dan murah. Berenang mengurangi beban sendi, dan memberi efek relaksasi. Ada bebera kondisi yang bisa diterapi dengan berenang, seperti nyeri sendi, nyeri punggung, cedera lutut atau bahu, terapi saraf, terapi pernapasan, terapi jantung, terapi anak berkebutuhan khusus, terapi kesehatan mental, dan terapi lansia. Berenang bukan sekedar olahraga santai, berenang ini termasuk salah satu aktifitas fisik paling lengkap untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Saat berenang hampir semua otot bekerja, tangan, kaki, punggung, hingga perut. Berenang juga dapat melatih keberanian dan kepercayaan diri. Peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam kegiatan olahraga berenang bukan sekedar aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun kesehatan, kebersamaan, dan kualitas hidup sehat. Adapun uraian kegiatan sebagai berikut: 1. Diawali dengan membaca Basmalah dan doa bersama agar kegiatan Berenang berjalan dengan baik dan aman. 2. Tiba di kolam Renang selanjutnya mempersiapkan diri untuk melakukan tahapan berenang. 3. Tahapan berenang, yaitu : latihan pernafasan yang benar, mengapung dipermukaan air, meluncur juga penting untuk dikuasai oleh orang yang baru belajar, dan berlatih aksi renang dasar. Gerakan kaki dan tangan untuk menguatan otot. Latihan mengapung untuk relaksasi tubuh. Berenang jarak pendek dapat menggunakan alat bantu. Latihan koordinasi gerak dan pernapasan. 4. Tahap pendinginan (Cooling down), yaitu untuk mengembalikan kondisi tubuh secara bertahap setelah melakukan aktifitas renang. Pendinginan penting dilakukan agar tubuh tidak langsung berhenti setelah bekerja keras. Disamping hal tersebut dapat merileksasikan otot yang telah bekerja saat berenang. 5. Kegiatan berenang selesai pada pukul 09.00 WIB dengan membaca Hamdallah Tujuan : 1. Olahraga berenang bertujuan supaya semua anggota DWP memiliki tubuh yang sehat dan kuat serta dapat mempererat tali silaturahmi antar angota DWP SMAN 15 Bandung. 2. Berenang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan mental melalui aktivitas fisik dan gerakan. 3. Dapat membantu memperlancar peredaran darah sehingga menambah kecerdasan otak. Menumbuhkan kebiasaan hidup sehat malalui aktivitas olahraga yang menyenangkan. Harapan : * Dengan diadakannya kegiatan berenang bersama agar setiap anggota DWP SMAN 15 Bandung memiliki jiwa raga yang sehat dan terhindar dari penyakit serta memperat hubungan sosial yang harmonis dan priduktif. * Harapan kami juga agar dapat menjaga kesehatan tubuh dan mental serta meningkatkan kekuatan otot, menurunkan berat badan, dan menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Tumbuhnya kesadaran dan kebiasaan hidup sehat melalui olah raga rutin. Pembuat laporan : Ny. Eka Toto Suharya

../images/kegiatan/157964.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 12-07-2026

(E.VII) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SEKOLAH SMAN 15 BANDUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VII DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : Peningkatan Ketahanan Keluarga Judul : Membangun Ketahanan Keluarga melalui Pola Hidup Sehat dan Gaya Hidup Seimbang Hari, Tanggal : Sabtu, 11 Juli 2026 Waktu : 12.30.–14.00 WIB Tempat : Aula SMAN 15 Bandung Penyelenggara : DWP SMAN 15 Bandung Bidang : pendidikan Bentuk Kegiatan : Seminar Jumlah Partisipan : 14 orang Pengurus yang Hadir : 7 orang Pengurus yang Hadir 1. Ibu Lusyana W. (WK. DWP SMAM 15) 2. Ibu Yanti Sri B. (Ketua Bidang Sosial Budaya) 3. Ibu Beladina (Bid. pendidikan ) 4. Ibu Dwi ( Bendahara) 5. Ibu Tuti Artiyanti (Kesekretariatan ) 6. Ibu Wida Komala ( Kesekretariatan ) Keterangan Program : Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 15 Bandung Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Ketahanan Keluarga melalui seminar dengan tema "Membangun Ketahanan Keluarga melalui Pola Hidup Sehat dan Gaya Hidup Seimbang" pada hari Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 12.30.14.00 WIB di Aula SMAN 15 Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 14 orang peserta dengan 7 orang pengurus DWP yang hadir. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Bidang Sosial Budaya yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota Dharma Wanita Persatuan mengenai pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi dalam membentuk keluarga yang sehat, harmonis, sejahtera, dan berkualitas. Ketahanan keluarga memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, maupun perkembangan teknologi yang semakin pesat. Melalui kegiatan seminar ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, membangun komunikasi yang baik dalam keluarga, menerapkan pola hidup sehat, serta menciptakan keseimbangan antara kehidupan keluarga, pekerjaan, dan lingkungan sosial. Selain itu, peserta diberikan motivasi agar mampu menjadi teladan dalam membiasakan pola hidup sehat, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan saling menghargai antaranggota keluarga. Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh keakraban, dan interaktif. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias serta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai upaya membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan harmonis. Diharapkan materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kualitas kehidupan keluarga sekaligus mendukung pelaksanaan tugas sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan. Uraian Program : Kegiatan diawali dengan pembukaan di sampaikan oleh ibu Tuti dengan pembacaan Basmalah dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT agar kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Selanjutnya dilaksanakan sambutan oleh ibu Lusyana Wakil ketua Dharma Wanita yang menyampaikan pentingnya menjaga ketahanan keluarga melalui penerapan pola hidup sehat, komunikasi yang harmonis, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga. Materi seminar disampaikan oleh ibu Yanti Materi seminar diawali dengan pemahaman mengenai ketahanan keluarga, yaitu kemampuan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik dari aspek ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, maupun perkembangan teknologi. Keluarga yang memiliki ketahanan yang baik akan mampu menjaga keharmonisan, saling mendukung, menyelesaikan permasalahan dengan musyawarah, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi seluruh anggota keluarga. Selanjutnya disampaikan pentingnya pola hidup sehat sebagai salah satu pilar utama dalam membangun keluarga yang berkualitas. Pola hidup sehat meliputi mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayur dan buah, memenuhi kebutuhan air putih, mengurangi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Selain itu, peserta diingatkan pentingnya istirahat yang cukup, menghindari kebiasaan merokok, membatasi konsumsi makanan cepat saji, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai upaya pencegahan penyakit. Materi berikutnya membahas pentingnya aktivitas fisik dan olahraga rutin. Peserta diberikan pemahaman bahwa olahraga tidak harus mahal atau dilakukan di tempat khusus. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, senam, bersepeda, berkebun, maupun olahraga bersama keluarga dapat meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga kesehatan jantung, mengurangi risiko penyakit tidak menular, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu menjaga kesehatan mental. Olahraga bersama juga menjadi sarana mempererat hubungan antar anggota keluarga. Dalam seminar juga dibahas mengenai kesehatan mental keluarga. Narasumber menjelaskan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Setiap anggota keluarga perlu belajar mengelola stres, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga, saling menghargai, saling mendengarkan, serta membangun komunikasi yang terbuka. Keluarga yang saling mendukung akan mampu menghadapi berbagai permasalahan dengan lebih baik dan menciptakan suasana rumah yang nyaman dan harmonis. Materi selanjutnya membahas komunikasi efektif dalam keluarga. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membiasakan berdialog, menghargai pendapat setiap anggota keluarga, menyelesaikan konflik dengan musyawarah, serta membangun hubungan yang dilandasi rasa saling percaya, kasih sayang, dan tanggung jawab. Komunikasi yang baik akan memperkuat ikatan keluarga dan mencegah terjadinya kesalahpahaman. Narasumber juga menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan dalam keluarga. Orang tua diharapkan mampu memberikan contoh perilaku positif, seperti disiplin, jujur, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta membiasakan ibadah dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga akan menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi perkembangan zaman. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana. Keluarga diharapkan mampu mengawasi penggunaan gawai, membatasi waktu penggunaan media sosial, memilih informasi yang benar, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, bekerja, dan mempererat komunikasi keluarga, bukan sebagai penyebab berkurangnya interaksi antaranggota keluarga. Pada akhir seminar disampaikan bahwa ketahanan keluarga merupakan tanggung jawab seluruh anggota keluarga. Dengan menjaga kesehatan fisik dan mental, membangun komunikasi yang baik, menerapkan pola hidup sehat, memperkuat nilai-nilai agama, serta saling mendukung dalam setiap keadaan, diharapkan akan terwujud keluarga yang sehat, harmonis, bahagia, tangguh, dan produktif sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. kesimpulan, pembacaan Hamdalah, dan doa penutup pada pukul 14.00 WIB. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan dan wawasan anggota DWP mengenai pentingnya ketahanan keluarga. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan gaya hidup seimbang. Meningkatkan kualitas komunikasi dan keharmonisan dalam keluarga. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP SMAN 15 Bandung. Mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, harmonis, tangguh, produktif, dan sejahtera. Harapan : Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan SMAN 15 Bandung dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta meningkatkan kualitas hubungan dalam keluarga. Selain itu diharapkan tumbuh kesadaran untuk membiasakan pola hidup sehat, membangun komunikasi yang positif, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, dan menciptakan keluarga yang harmonis, bahagia, tangguh, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan baik. Pembuat Laporan Ny. Eka Toto Suharya

../images/kegiatan/157963.jpg
Info Baru

DWP Kota Magelang > BADAN PELAYANAN KESEHATAN RSU TIDAR

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 10-07-2026

RSUD Tidar Kota Magelang pada hari Jumat, 10 Juli 2026 mengadakan kegiatan berupa santunan pendidikan bagi putra putri karyawan RSUD Tidar kota Magelang. Kegiatan santunan Pendidikan ini bertempat di Auditorium Utama IRJ lantai 5 dihadiri oleh ibu Ketua DWP UP RSUD Tidar ibu Evi Riyandini Junaidi Wibawa, bapak Danu Widi Nugroho mewakili bapak Direktur dan segenap pengurus DWP UP RSUD Tidar Magelang. Penyerahan santunan pendidikan diberikan kepada 2 anak siswa tingkat SMP dengan nominal sebesar Rp 350.000 per anak. Penyerahan santunan pendidikan ini langsung diserahkan kepada putra putri karyawan dengan harapan dapat sedikit membantu biaya pendidikan di awal tahun ajaran sekolah baru.

../images/kegiatan/157962.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Toba Samosir > Kecamatan Balige

  • Oleh: Sekretariat
  • 11-07-2026

Turut Berduka Cita atas meninggalnya bapak Ridwan Siaahan (pegawai kelurahan Balige 3 kecamatan Balige), Pemerintahan kabupaten Toba (mewakili) juga turut hadir dalam acara pemakaman tersebut termasuk dihadiri oleh ASN unit Kecamatan Balige beserta ibu-ibu Dhamar Wanita Persatuan (mewakili), untuk memberikan penghiburan kepada seluruh keluarga besar yang sedang berduka. Terimakasih

../images/kegiatan/157961.jpg
Info Baru

DWP Kota Magelang > BADAN PELAYANAN KESEHATAN RSU TIDAR

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 10-07-2026

Bidang Pendidikan DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang pada hari Jumat, 10 Juli 2026 mengqdakan kegiatan berupa santunan pendidikan bagi putra putri karyawan RSUD Tidar kota Magelang. Kegiatan santunan Pendidikan ini bertempat di Auditorium Utama IRJ lantai 5 dihadiri oleh ibu Ketua DWP UP RSUD Tidar ibu Evi Riyandini Junaidi Wibawa, bapak Danu Widi Nugroho mewakili bapak Direktur dan segenap pengurus DWP UP RSUD Tidar Magelang. Penyerahan santunan pendidikan diberikan kepada 7 anak siswa tingkat SMP dengan nominal sebesar Rp 300.000 per anak. Penyerahan santunan pendidikan ini langsung diserahkan kepada putra putri karyawan dengan harapan dapat sedikit membantu biaya pendidikan di awal tahun ajaran sekolah baru.

../images/kegiatan/157960.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 12-07-2026

(E.VII) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SEKOLAH SMAN 15 BANDUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VII DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : Jumat Mubarok Hari, Tanggal : Jumat, 10 Juli 2026 Waktu : 10.30 - 11.30 WIB Tempat : Aula SMAN 15 Bandung Penyelenggara : DWP SMAN 15 Bandung Bidang : Sosial Budaya Judul : Indahnya Berbagi Jumlah Partisipan : 12 orang Pengurus yg hadir 5 orang. 1. Ibu Lusyana Widjaja (WK.DWP SMAN 15) 2. Ibu Yanti Sri B ( Ketua Bid. Sos Bud) 3. Ibu Widia (Kesekretariatan) 4. Ibu Bellanida (Bid.Ekonomi) 5. Ibu Tuti (Kesekretariatan) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana SMAN 15 Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII mengadakan kegiatan Jumat Mubarok pada hari Jumat, 10 Juli 2026 pukul 10.30 - 11.30 WIB. Bertempat di Ruang Guru SMAN 15. Jumlah partisipan yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 12 orang dan dari pengurus DWP SMAN 15 yang menghadiri kegiatan tersebut 5 orang. Jumat Mubarok merupakan unggulan program kerja DWP SMAN 15 Bandung di Bidang Sosial Budaya. Dalam bahasa Arab kata Mubarok berarti berkah. Istilah berkah berarti ziyadatul kair atau bertambahnya kebaikan. Indahnya berbagi adalah berdampak positif bagi kehidupan, baik bagi yang memberi maupun yang menerima. Jumat Mobarok dianggap sebagai hari yang penuh berkah dan kebaikan serta hari yang penuh ampunan. Pemberian hadiah dapat menambah semangat kebersamaan. Hal tersebut bagi pemberi maupun penerima merasakan kebahagiaan yang mendalam Uraian Program : Jumat Mubarok merupakan unggulan program kerja DWP Bidang Sosial Budaya. Dalam Al-Quran dan hadist, dijelaskan bahwa Allah SWT akan memberikan pahala berlipat ganda bagi orang-orang yang melakukan kebajikan di hari Jumat. Kegiatan Jumat Mubarok dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Disamping itu menumbuhkan kesadaran adanya kepekaan terhadap lingkungan dan kebutuhan orang lain. DWP SMAN 15 dalam kegiatan Jumat Mubarok, berperan aktif sebagai penggerak kegiatan sosial, menginisiasi dan melaksanakan pembagian makanan. Melalui kegiatan Jumat Mubarok, DWP mengajak anggota lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut dapat menguatkan kebersamaan anggota. Memperkokoh gotong royong mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, sehingga memperkuat solidaritas dan kekompakan. Kekompakan sangat diperlukan bagi organisasi seperti DWP untuk mencapai tujuan bersama. Indahnya berbagi ini menjadi landasan membangun rasa kekeluargaan yang mendalam. Yang pada akhirnya terciptanya lingkungan yang harmonis. Rangkaian kegiatan Jumat Mubarok adalah sebagai berikut: 1. Diawali dengan membaca Basmallah agar mendapatkan ridho dari Alloh SWT. 2. Kegiatan Jumat Mubarok, dengan berbagi akan memperkuat kebersamaan dan salah satu bentuk amalan yang dicintai Alloh SWT 3. Sedekah di hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri, di antaranya: Pahala berlipat ganda, Didoakan malaikat, Meringankan dan menghapus dosa, Menjauhkan dari api neraka, Meningkatkan derajat di sisi Allah. Hari Jum'at membawa keberkahan hati, dan kebaikan untuk kita semua. Berikut adalah beberapa keutamaan sedekah di hari Jumat: 1. Sedekah di hari Jumat seperti melakukan amal kebaikan di hadapan Allah Ta'ala secara langsung. Malaikat akan mendoakan siapa saja yang bersedekah di hari Jumat, terutama di pagi hari. 2. Sedekah di hari Jumat mampu menghapuskan dosa-dosa sehingga dapat membuat terhindar dari api neraka. Disunnahkan memperbanyak sedekah dan berbuat kebaikan di siang dan malam hari Jum'at. Memberikan makanan ke orang lain, melalui kegiatan ini akan menciptakan lingkungan yang religius dan positif. 3. Kegiatan Jumat Mubarok diakhiri dengan membaca Hamdallah Tujuan: Untuk menunjukkan kasih sayang kepada sesama dan bentuk rasa syukur kepada Alloh SWT. Mengajarkan kita untuk bersosialisasi, serta dengan berbagi dapat meningkatkan solidaritas antar sesama. Mengedukasi dan melatih diri kita supaya berjiwa sosial. Berbagi dapat meringankan beban seseorang, serta menciptakan lingkungan yang religius, aman, dan harmonis Harapan : Harapan kami dengan adanya kegiatan Jumat Mubarok adalah membangun hubungan yang baik dengan sesama. Menumbuhkan rasa empati, berbagi dapat membantu seseorang memahami dan merasakan apa yang dialami oleh orang lain. Jumat Mubarok dapat memperkuat rasa keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh SWT. Pembuat Laporan : Ny. Eka Toto Suharya

../images/kegiatan/157959.jpg
Info Baru

DWP Kota Magelang > BADAN PELAYANAN KESEHATAN RSU TIDAR

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 10-07-2026

Bidang Pendidikan DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang pada hari Jumat, 10 Juli 2026 melaksanakan kegiatan santunan pendidikan bagi putra putri karyawan RSUD Tidar Magelang. Kegiatan santunan pendidikan bertempat di auditoriun utama lantai 5 IRJ RSUD Tidar. Sebanyak 19 anak tingkat SD ( Sekolah Dasar) memdapatkan bantuan santunan pendidikan berupa uang pendidikan sebesar Rp 250.000 per anak. Penyerahan santunan pendidikan dari DWP UP RSUD Tidar kota Magelang secara langsung diberikan oleh ketua DWP UP RSID Tidar Kota Magelang ibu Evi Riyandini Junaedi Wibawa.

../images/kegiatan/157958.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Halmahera Barat >

  • Oleh: Sekretariat
  • 08-07-2026

Pelaksanaan Kegiatan Kunjungan Kerja DWP Kab. Halmahera Barat ke DWP Provinsi Maluku Utara oleh Pengurus Inti DWP antara lain Ibu Ketua DWP Ny. Fransiska R. Marau, Ibu Wakil Ketua 1 Ny. Noni Saleky, Wakil Ketua 3 Ny. Muna Faris, Sekretaris Umum Ny. dr. Maryam Syafrullah, Sekretaris 1 Ny. Zubaedah Iksan, Sekretaris 2 Ny. Agustina Tentua, Sekretaris 3 Ny. Rahmiati Umagapi, Ketua Bidang Pendidikan Ny. Natalya, Ketua Bidang Ekonomi Ny. Nurmiswar A. Fabanyo, dan Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya Ny. Nurhoda Ramli. Dilaksanakan Pada Hari Rabu, Tanggal 8 Juli 2026, bertempat di RM. Ria yang beralamat di Kelurahan Tanah Tinggi Kec. Kota Ternate Tengah, Kota Ternate.

Agenda Kunjungan Kerja ini terkait Koordinasi Persiapan Lomba Administrasi DWP KecamatanTingkat Provinsi Maluku Utara yang rencana pelaksanaannya di akhir bulan Juli 2026.

Adapun susunan acara dalam kegiatan ini diawali Pembukaan oleh MC, Sambutan dari Ibu Ketua DWP Kab. Halmahera Barat Ny. Fransiska R. Marau, Sambutan dari Ibu Ketua DWP Provinsi Maluku Utara Ny. Darmawati Samsudin, Pemaparan Materi dari Ketua-Ketua Bidang DWP Provinsi Maluku Utara (Ketua Bidang Pendidikan, Ketua Bidang Ekonomi, dan Ketua Bidang Sosial Budaya).dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.

Kunjungan Kerja terkait Koordinasi Administrasi ini penting untuk menambah wawasan Pengurus DWP Kab. Halmahera Barat agar setiap pengurus paham dan mengerti tentang Program Kerja masing-masing serta administrasi apa yang perlu disiapkan oleh masing-masing Bidang. Diharapkan setelah kembali ke Halmahera Barat, Pengurus dapat menerapkan dan merealisasikan rencana program kerja dan adminisrasi setiap Bidang.

../images/kegiatan/157957.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Situbondo > Kecamatan Panji

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 26-06-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN SITUBONDO

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo Telah Mengikuti Kegiatan
Bidang : Pendidikan
Program : Sarasehan Wanita Seluruh Situbondo (Swasti) Kabupaten Situbondo

Keterangan Program :

  1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Situbondo
  2. Hari/Tanggal : Jum’at 26-06-2026
  3. Pukul : 12.30 WIB s/d Selesai
  4. Peserta : ± 50 Orang
  5. Lokasi Kegiatan : Pendopo Rakyat Situbondo
  6. Acara : Sarasehan Wanita Seluruh Situbondo (Swasti) Kabupaten Situbondo dengan Tema Menulis Kehidupan, Menguatkan Perempuan

Susunan Acara:

  1. Pembukaan
  2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP
  3. Sambutan Oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Situbondo
  4. Penyampaian Narasumber
  5. Penutupan dan Doa

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo hadir dalam acara Pertemuan Sarasehan Wanita Seluruh Situbondo (Swasti) di Pendopo Rakyat Situbondo pada hari Jum’at tanggal 26-06-2026 menghadirkan ruang berbagi inspirasi bersama Ning Hilma Anis dalam tema “Menulis Kehidupan, Menguatkan Perempuan” di Pendopo Rakyat Situbondo. Acara ini diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo, bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP). Juga seluruh organisasi perempuan di seluruh situbondo. Mbak Una, selaku Ketua TP PKK Situbondo, sekaligus Istri bupati Situbondo beliau menyediakan ruang belajar bersama yang mempertemukan para perempuan dari berbagai latar belakang untuk saling belajar dan saling menguatkan.

Ning Hilma Anis menerangkan tentang Wanita artinya wani-tapa, yaitu wanita harus tetap tenang menghadapi apapun, namun tetap terus terhubung dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Perempuan/wanita adalah soko guru, yaitu diibaratkan seperti tiang penyangga utama (tiang yang paling besar). Jika tiang utama roboh, maka seluruh bangunan juga roboh. Menurut Ki Hajar Dewantoro untuk menjadi penyangga utama, seorang wanita/perempuan harus menyiapkan 3 hal yaitu: 1. Tutur: Artinya perempuan/seorang ibu harus bisa berkata yang baik pada anaknya, karena perkataan seorang ibu bisa menjadi tuah dan tulah (doa jelek). 2. Uwur artinya memberi & mencukupi, seorang ibu harus bisa memberi secara materi & kasih sayang pada anaknya. 3. Sembur artinya Doa. (Mendoakan yg baik2 untuk keluarganya.

Nasehat Ki Hajar Dewantoro bahwa bekal menjadi orang yang bahagia lahir & batin ada 4 hal: 1. Kendel artinya Berani. keberuntungan hanya menjadi milik orang2 yang berani. 2. Ngandel artinya Percaya pada Tuhan Yang Maha Kuasa dan yakin atas apapun yang menjadi Kuasa Allah pasti adalah yg terbaik. 3. Kandel artinya: Tebal mentalnya, ilmunya, pengalaman maupun pengetahuannya. 4. Bandel artinya: Kuat, tangguh & tidak gampang Baperan.

Perempuan adalah soko guru, tidak harus cantik, tapi harus tatag, kuat, kukuh, tangguh. Perempuan adalah suluh, tidak harus molek, tapi harus menyala ilmunya. Sebab ia bukan sekedar pendorong, ia adalah cahaya penentu dalam sebuah rumah tangga. Perempuan mungkin di belakang layar, tapi ia adalah sutradara, harus banyak pengalamannya. Perempuan tidak harus sempurna, tapi harus bahagia, sebab kebahagiaan perempuan adalah ruh dalam sebuah keluarga.

Peran Perempuan sebagai "Soko Guru": Perempuan atau wanita diibaratkan sebagai tiang penyangga utama (tiang yang paling besar) dalam suatu bangunan. Jika tiang utama ini roboh, maka seluruh bangunan pun akan turut roboh. Hal ini menekankan pentingnya seorang ibu untuk senantiasa berkata-kata baik kepada anaknya karena perkataan tersebut membawa dampak yang mendalam. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi semua Perempuan di kabupaten situbondo dan membuka wawasan lebih jauh bahwa peran perempuan sangatlah penting dalam keluarga untuk menjaga keutuhan rumah tangga melalui kematangan sikap, spiritualitas, dan kualitas komunikasi (tutur kata) yang baik dengan benteng diri yang kuat dan kokoh.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID