e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/23262.jpg
Info Baru

DWP Kota Bontang > Dinas Kesehatan

  • Oleh: Sekretariat
  • 04-02-2026

Rapat Koordinasi Tim Penggerak PKK , Program Pokja IV turut dihadi oleh perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Kesehatan yaitu Ny. Asma Ny Dian Arie Susanti sekaligus perwakilan Dinas Kesehatan . Pokja IV sebagai bagian upaya memperkuat Pelaksana Gerakan Keluarga SehatSehat, tanggap dna tangguh bencana dilaksanakan dengan tujuan menyatukan persepsipersepsi, strategi serta langkah nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan kesiapsiagaan masyarakat. acara ini di laksanakan di gedung PKK Kota Bontang pada tanggal 4 Februari 2026 pukul 13.00 wita hingga selesai.

../images/kegiatan/23261.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP DISPERINDAG

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 04-02-2026

Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Disperindag Jepara melakukan anjangsana setelah mengikuti pertemuan rutin rapat kerja DWP kabupaten dan sosialisasi dari bidang Ekonomi. Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya anggota DWP kabupaten Jepara. Dilaksanakan pada hari ini Rabu 4 Februari 2026. Bertempat di gedung shima setda Jepara. Acara dimulai pada jam 08.00 WIB sampai selesai. Dihadiri sekitar seratus orang anggota DWP se- kabupaten Jepara.Yaitu satu orang ketua UP dan mengikutsertakan satu orang lagi dari anggota bidang ekonomi. Dharma Wanita Persatuan Disperindag Jepara diwakili oleh ibu Anita Zaky dan ibu Tutik Heri Prayitno. Semua yang hadir memakai seragam Dharma Wanita lengkap dengan atributnya. Yang bertugas menjadi LS adalah DWP Diskominfo. Rapat kerja dipimpin langsung oleh ibu ketua DWP kabupaten Jepara ibu Erna Ari Bahtiar. Sebagai pembawa acaranya ibu Eriza. Acara diawali dengan menyanyikan mars DWP dan mars Jepara yang dipimpin oleh ibu Ana Ardi. Untuk acara pertama adalah pembukaan, yang dibuka oleh ibu Wuri Basri. Pembacaan notulen oleh sekretaris. Kemudian laporan dari bidang-bidang. Bidang pendidikan oleh ibu Aris. Dana asuh sebesar Rp.150.000 untuk setiap UP, dimulai pada bulan Februari. Bidang ekonomi oleh ibu Ratib. Bidang sosbud oleh ibu Edi Marwoto. Bidang sekretaris oleh ibu Ana Ardi. Beliau menyampaikan bahwa, sampai saat ini E-reporting DWP kabupaten Jepara menempati peringkat pertama se- Jawa Tengah. Terimakasih untuk semua UP yang telah melaporkan E-reportingnya lebih awal dan bagus, sehingga nilai E-reporting DWP kita nilainya tinggi. Selanjutnya sambutan dan pengarahan dari ibu ketua DWP kabupaten ibu Erna Ari Bahtiar. Beliau memberikan salam hormat dan ucapan syukur kepada Allah SWT. Yel-yel DWP kabupaten dipimpin oleh ibu ketua DWP kabupaten Jepara. "Dharma Wanita Persatuan kabupaten Jepara..... bergerak maju, mandiri, berdaya guna". Kemudian diikuti secara serempak oleh seluruh anggota DWP yang hadir di gedung shima. Salam hormat beliau berikan kepada seluruh pengurus, ketua UP DWP, dan satu orang anggota bidang ekonomi yang turut hadir. Beliau menyampaikan tentang pembaharuan anggota DWP kecamatan. Mulai sekarang anggota DWP kecamatan bertambah dari tiga unsur, yaitu dari sekolah, puskesmas dan kelurahan yang ada di kecamatan tersebut. Dari istri ASN dan istri PPPK wajib menjadi anggota DWP. Untuk karyawati ASN dan PPPK tidak diwajibkan. Boleh ikut ataupun tidak. Akan tetapi tetap harus mendukung kegiatan DWP. Karena, pembaharuan ini berdampak pada pembaharuan anggota DWP Disdikpora. Anggota DWP Disdikpora sekarang dari istri ASN dan istri PPPK serta karyawati dilingkungannya saja. Kerena sekolah sekarang ikut DWP kecamatan setempat. Ada hak dan kewajiban anggota DWP. Haknya antara lain mengikuti pertemuan, HUT, dan lomba-lomba. Sedangkan kewajibannya adalah membayar iuran bulanan. Begitu juga bagi ketua UP yang vertikal juga sama. Yang membedakan adalah pada laporan E-reportingnya. Beliau menyampaikan bahwa dana APBD hanya untuk membeli snack saja. Kunjungan dan pembinaan bulan Januari sudah mulai dilaksanakan. Kunjungan yang pertama ke DWP Disperindag. Untuk bulan Februari ini akan ke Dinas Perikanan. Beliau juga menawarkan untuk kunjungan dan pembinaan bulan Maret. DWP mana yang bersedia?. Tetapi belum ada satu pun anggota yang hadir memberikan jawabannya. Maka dari itu, nantinya akan ditunjuk saja. Beliau berpesan saat kunjungan tidak perlu menyediakan yang berlebihan. Biasa saja seperti anggota yang lain. Dikasih jajan snack saja sudah cukup. Tidak perlu dikasih bingkisan. Karena memang, tujuannya hanya ingin mengetahui bagaimana kondisi pertemuan DWP di setiap UP. Kalau sudah bagus alhamdulillah. Tetapi jika ada yang kurang maka, akan dilakukan perbaikan dan pembinaan. Saat akan ada kunjungan juga, UP tersebut diperbolehkan mengajukan permintaan. Kira-kira nanti ingin dihadirkan pengurus DWP kabupaten bidang apa untuk pembinaan. Sesuai yang diperlukan. Dilanjutkan sosialisasi bidang Ekonomi dengan tema " Bimbingan Lanjutan Ekonomi Produktif Berbasis Kreativitas dan Digitalisasi". Selaku moderator Nasya Ahmad dari Diskominfo. Sebagai narasumbernya ibu Farikhatun Nusroh SE, MM. Selain seorang pebisnis handal, beliau juga merupakan seorang penulis buku. Salah satu buku karyanya adalah "DUITNYA IBU RUMAH TANGGGA dan CELOTEH ANAK". Ekonomi adalah sistem yang mengatur tentang produksi,distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Sedangkan pelaku ekonomi adalah orang yang melakukan kegiatan produksi distribusi, dan konsumsi. Produsen tidak bisa menjadi marketing. Marketing tidak bisa menjadi produsen. Masing-masing memiliki passion sendiri-sendiri. Produsen membutuhkan tim marketing untuk memasarkan produknya. Jika menggunakan tim marketing hasilnya akan lebih banyak dibandingkan dengan dijual sendiri. Mindset seorang Ekonomi adalah ditentukan jumlah kuantitasnya. Harus memilih yang besar, maka akan mendapatkan hasil yang maksimal. Ekonomi kreatif artinya ekonomi yang berfokus pada penciptaan nilai melalui kreativitas, inovasi dan ide-ide baru. Makanan yang murah kita kemas secantik mungkin untuk mengangkat nilai jualnya. Contoh ekonomi berbasis digitalisasi yaitu bisa melalui media HP seperti lewat aplikasi FB, Instagram, TikTok, Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Dampak positif ekonomi digital antara lain: • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas. • Membuka peluang kerja baru dan meningkatkan pendapatan. • Meningkatkan akses ke pasar global. • Meningkatkan kompetensi dan Inovasi. • Mempermudah transaksi dan pembayaran. • Meningkatkan akses ke informasi dan pengetahuan. Dampak Negatif ekonomi digital antara lain: - Pergantian pekerjaan manual menjadi otomatisasi. Menambah banyaknya pengangguran. - Kesenjangan bagi yang memiliki akses digital dan yang tidak. - Keamanan data dan privasi. Rawan penipuan dan pencurian. Jadi jangan memakai pasword yang berhubungan dengan data diri seperti tanggal lahir dan KTP. - penyebaran informasi palsu dan hoax. - Ketergantungan teknologi yang berlebihan. Jangan sampai melalaikan tugas utama kita. Harus tetap mengutamakan suami dan anak. Seimbangkan peran kita sebagai perempuan, istri dan ibu. Jadilah perempuan yang bermanfaat. Jadilah istri yang baik untuk suami. Dan jadilah ibu yang bisa mendidik dan menjadi panutan anak-anak. Peta Ekonomi Baru melalui: Media Tik Tok. • Perubahan zaman : Dulu, untuk sukses dagang wajib punya modal besar buat sewa ruko strategis pinggir jalan. • Mata uang baru: sekarang aset paling mahal bukan lokasi tetapi perhatian orang. • Peluang adil: Di aplikasi ini, usaha rumahan bisa punya jangkauan yang sama luasnya dengan perusahaan besar. • Kesimpulan: Siapa yang paling kreatif bikin konten dia yang akan menang di pasar digital. Strategi Pemasaran. Di medsos harus lebay, kalau tidak lebay tidak laku, tidak dapat uang. Strategi pemasaran Paling Hemat Biaya: • Pengeras suara gratis: Anggap algoritma sebagai sales gratis yang menyebarkan brosur usahamu ke ribuan orang. Jangan menggunakan suara orang lain, harus menggunakan suara sendiri. • Jangan kaku: Hindari jualan seperti iklan baris koran. Fokuslah menceritakan masalah pembeli dan tawarkan produkmu sebagai solusinya. • Kunci utama: Cukup buat orang penasaran di 3 detik pertama agar mereka tidak melewati videomu. Jangan terlalu panjang durasi videonya, karena akan membuat orang yang melihatnya bosan. Setelah selesai dilanjutkan kegiatan anjangsana. Kami bersilaturahmi ke rumah ibu ketua DWP Disperindag, ibu Ulfa Anjar. Beliau akan melaksanakan ibadah umroh. Rencananya akan berangkat besok pada hari Jumat. Kali ini, beliau berangkat umroh sendiri saja. Bukan sekalian bersama bapak Anjar, melainkan berangkat dengan para sahabatnya. Kegiatan anjangsana diwakili oleh kami, ibu Anita Zaky dan ibu Tutik Heri Prayitno. Sesampainya di rumah beliau, kami bertemu dengan ibu-ibu anggota DWP lainnya. Kebetulan sekali kami juga bersamaan dengan ibu-ibu pengurus DWP kabupaten Jepara. Karena kami sudah saling kenal, suasana pun menjadi penuh kehangatan. Sehingga, yang tadinya kami ingin sebentar saja, akhirnya kami disana lumayan lama. Kami semuanya mengobrol sangat santai. Kami turut merasakan kebahagiaan yang tiada terkira. Rasa bahagia bisa bertamu ke Baitullah. Dalam sela-sela obrolan kami, kami saling meminta maaf dan meminta do'a restu. Kami semua mendo'akan ibu Ulfa Anjar, semoga dalam ibadahnya beliau diberikan kelancaran, kemudahan serta keikhlasan. Tidak lupa kami juga meminta agar dido'akan oleh ibu Ulfa Anjar ketika nanti beliau berada di depan Ka'bah. Semoga kami semua suatu saat bisa mendapatkan kesempatan untuk beribadah serta berziarah ke kota Mekah dan Madinah. Dengan senang hati, ibu Ulfa mengatakan akan mendo'akan ibu-ibu semuanya yang bertamu di rumah beliau, semoga dimudahkan untuk bisa segera berangkat ke tanah suci. Khususnya do'a untuk semua teman-teman anggota DWP Disperindag. Kami semua turut mengamininya. Amin. Semoga beliau pun diberikan kesehatan dan keselamatan dari perjalanan keberangkatan, hingga pulang kembali kepada keluarga tercinta. Juga semoga segala do'a dikabulkan dan ibadahnya diterima oleh Allah Yang Maha Kuasa. Amin. Selesai anjangsana, kemudian kami saling bersalaman disertai dengan pelukan hangat. Kami pun segera ijin untuk berpamitan. Demikianlah rangkaian kegiatan hari ini. Jepara, 4 Februari 2026. DHARMA WANITA PERSATUAN DISPERINDAG Kabupaten Jepara.

../images/kegiatan/23260.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 04-02-2026

(E.III) Dharma Wanita Persatuan unit SMA Negeri 1 Babelan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Prov. Jawa Barat Nama Kegiatan : Rabu Sehat Hari/Tanggal. : Rabu, 4 Februari 2026 Waktu : 06.30 wib - selesai Tempat : Lapangan SMAN 1 Babelan Bidang : Sosial Budaya Penyelenggara : SMAN 1 Babelan Jumlah Partisipan : 370 orang Jumlah pengurus DWP yang hadir : 3 Orang 1. Ibu Siti Maesaroh (ketua harian) 2. Ibu Kostaria Panjaitan (sekertaris) 3. Ibu Tini Gartini (Koordinator E-reporting) Keterangan Program : Dharma Wanita Persatuan Unit SMA Negeri 1 Babelan Cabang Dinas Pendidikan Wlayah III menghadiri undangan kegiatan senam sehat di SMAN 1 Babelan. Rangkaian kunjungan kegiatan kerja : Senam Sehat bersama siswa kelas XI di lapangan SMA Negeri 1 Babelan dalam program kokurikuler. Rangkaian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Senam sehat bersama 3. Makan pagi bergizi Ringkasan Materi : 1. Sambutan pembukaan oleh ketua kokurikuler. 2. Senam sehat bersama yang dipimpin oleh instruktur senam. Tujuan Kegiatan : 1. Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. 2. Membangun kebiasaan hidup aktif dan sehat di SMA Negeri 1 Babelan. 3. Membantu mengurangi stress, menjaga kesehatan jantung serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan. Pembuat laporan : Ibu Tini Gartini

../images/kegiatan/23259.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP DISPERINDAG

  • Oleh: Bid.Ekonomi
  • 04-02-2026

Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Disperindag Jepara mengikuti pertemuan rutin rapat kerja DWP kabupaten dan sosialisasi dari bidang Ekonomi. Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya anggota DWP kabupaten Jepara. Dilaksanakan pada hari ini Rabu 4 Februari 2026. Bertempat di gedung shima setda Jepara. Acara dimulai pada jam 08.00 WIB sampai selesai. Dihadiri sekitar seratus orang anggota DWP se- kabupaten Jepara.Yaitu satu orang ketua UP dan mengikutsertakan satu orang lagi dari anggota bidang ekonomi. Dharma Wanita Persatuan Disperindag Jepara diwakili oleh ibu Anita Zaky dan ibu Tutik Heri Prayitno. Semua yang hadir memakai seragam Dharma Wanita lengkap dengan atributnya. Yang bertugas menjadi LS adalah DWP Diskominfo. Rapat kerja dipimpin langsung oleh ibu ketua DWP kabupaten Jepara ibu Erna Ari Bahtiar. Sebagai pembawa acaranya ibu Eriza. Acara diawali dengan menyanyikan mars DWP dan mars Jepara yang dipimpin oleh ibu Ana Ardi. Untuk acara pertama adalah pembukaan, yang dibuka oleh ibu Wuri Basri. Pembacaan notulen oleh sekretaris. Kemudian laporan dari bidang-bidang. Bidang pendidikan oleh ibu Aris. Dana asuh sebesar Rp.150.000 untuk setiap UP, dimulai pada bulan Februari. Bidang ekonomi oleh ibu Ratib. Bidang sosbud oleh ibu Edi Marwoto. Bidang sekretaris oleh ibu Ana Ardi. Beliau menyampaikan bahwa, sampai saat ini E-reporting DWP kabupaten Jepara menempati peringkat pertama se- Jawa Tengah. Terimakasih untuk semua UP yang telah melaporkan E-reportingnya lebih awal dan bagus, sehingga nilai E-reporting DWP kita nilainya tinggi. Selanjutnya sambutan dan pengarahan dari ibu ketua DWP kabupaten ibu Erna Ari Bahtiar. Beliau memberikan salam hormat dan ucapan syukur kepada Allah SWT. Yel-yel DWP kabupaten dipimpin oleh ibu ketua DWP kabupaten Jepara. "Dharma Wanita Persatuan kabupaten Jepara..... bergerak maju, mandiri, berdaya guna". Kemudian diikuti secara serempak oleh seluruh anggota DWP yang hadir di gedung shima. Salam hormat beliau berikan kepada seluruh pengurus, ketua UP DWP, dan satu orang anggota bidang ekonomi yang turut hadir. Beliau menyampaikan tentang pembaharuan anggota DWP kecamatan. Mulai sekarang anggota DWP kecamatan bertambah dari tiga unsur, yaitu dari sekolah, puskesmas dan kelurahan yang ada di kecamatan tersebut. Dari istri ASN dan istri PPPK wajib menjadi anggota DWP. Untuk karyawati ASN dan PPPK tidak diwajibkan. Boleh ikut ataupun tidak. Akan tetapi tetap harus mendukung kegiatan DWP. Karena, pembaharuan ini berdampak pada pembaharuan anggota DWP Disdikpora. Anggota DWP Disdikpora sekarang dari istri ASN dan istri PPPK serta karyawati dilingkungannya saja. Kerena sekolah sekarang ikut DWP kecamatan setempat. Ada hak dan kewajiban anggota DWP. Haknya antara lain mengikuti pertemuan, HUT, dan lomba-lomba. Sedangkan kewajibannya adalah membayar iuran bulanan. Begitu juga bagi ketua UP yang vertikal juga sama. Yang membedakan adalah pada laporan E-reportingnya. Beliau menyampaikan bahwa dana APBD hanya untuk membeli snack saja. Kunjungan dan pembinaan bulan Januari sudah mulai dilaksanakan. Kunjungan yang pertama ke DWP Disperindag. Untuk bulan Februari ini akan ke Dinas Perikanan. Beliau juga menawarkan untuk kunjungan dan pembinaan bulan Maret. DWP mana yang bersedia?. Tetapi belum ada satu pun anggota yang hadir memberikan jawabannya. Maka dari itu, nantinya akan ditunjuk saja. Beliau berpesan saat kunjungan tidak perlu menyediakan yang berlebihan. Biasa saja seperti anggota yang lain. Dikasih jajan snack saja sudah cukup. Tidak perlu dikasih bingkisan. Karena memang, tujuannya hanya ingin mengetahui bagaimana kondisi pertemuan DWP di setiap UP. Kalau sudah bagus alhamdulillah. Tetapi jika ada yang kurang maka, akan dilakukan perbaikan dan pembinaan. Saat akan ada kunjungan juga, UP tersebut diperbolehkan mengajukan permintaan. Kira-kira nanti ingin dihadirkan pengurus DWP kabupaten bidang apa untuk pembinaan. Sesuai yang diperlukan. Dilanjutkan sosialisasi bidang Ekonomi dengan tema " Bimbingan Lanjutan Ekonomi Produktif Berbasis Kreativitas dan Digitalisasi". Selaku moderator Nasya Ahmad dari Diskominfo. Sebagai narasumbernya ibu Farikhatun Nusroh SE, MM. Selain seorang pebisnis handal, beliau juga merupakan seorang penulis buku. Salah satu buku karyanya adalah "DUITNYA IBU RUMAH TANGGGA dan CELOTEH ANAK". Ekonomi adalah sistem yang mengatur tentang produksi,distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Sedangkan pelaku ekonomi adalah orang yang melakukan kegiatan produksi distribusi, dan konsumsi. Produsen tidak bisa menjadi marketing. Marketing tidak bisa menjadi produsen. Masing-masing memiliki passion sendiri-sendiri. Produsen membutuhkan tim marketing untuk memasarkan produknya. Jika menggunakan tim marketing hasilnya akan lebih banyak dibandingkan dengan dijual sendiri. Mindset seorang Ekonomi adalah ditentukan jumlah kuantitasnya. Harus memilih yang besar, maka akan mendapatkan hasil yang maksimal. Ekonomi kreatif artinya ekonomi yang berfokus pada penciptaan nilai melalui kreativitas, inovasi dan ide-ide baru. Makanan yang murah kita kemas secantik mungkin untuk mengangkat nilai jualnya. Contoh ekonomi berbasis digitalisasi yaitu bisa melalui media HP seperti lewat aplikasi FB, Instagram, TikTok, Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Dampak positif ekonomi digital antara lain: • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas. • Membuka peluang kerja baru dan meningkatkan pendapatan. • Meningkatkan akses ke pasar global. • Meningkatkan kompetensi dan Inovasi. • Mempermudah transaksi dan pembayaran. • Meningkatkan akses ke informasi dan pengetahuan. Dampak Negatif ekonomi digital antara lain: - Pergantian pekerjaan manual menjadi otomatisasi. Menambah banyaknya pengangguran. - Kesenjangan bagi yang memiliki akses digital dan yang tidak. - Keamanan data dan privasi. Rawan penipuan dan pencurian. Jadi jangan memakai pasword yang berhubungan dengan data diri seperti tanggal lahir dan KTP. - penyebaran informasi palsu dan hoax. - Ketergantungan teknologi yang berlebihan. Jangan sampai melalaikan tugas utama kita. Harus tetap mengutamakan suami dan anak. Seimbangkan peran kita sebagai perempuan, istri dan ibu. Jadilah perempuan yang bermanfaat. Jadilah istri yang baik untuk suami. Dan jadilah ibu yang bisa mendidik dan menjadi panutan anak-anak. Peta Ekonomi Baru melalui: Media Tik Tok. • Perubahan zaman : Dulu, untuk sukses dagang wajib punya modal besar buat sewa ruko strategis pinggir jalan. • Mata uang baru: sekarang aset paling mahal bukan lokasi tetapi perhatian orang. • Peluang adil: Di aplikasi ini, usaha rumahan bisa punya jangkauan yang sama luasnya dengan perusahaan besar. • Kesimpulan: Siapa yang paling kreatif bikin konten dia yang akan menang di pasar digital. Strategi Pemasaran. Di medsos harus lebay, kalau tidak lebay tidak laku, tidak dapat uang. Strategi pemasaran Paling Hemat Biaya: • Pengeras suara gratis: Anggap algoritma sebagai sales gratis yang menyebarkan brosur usahamu ke ribuan orang. Jangan menggunakan suara orang lain, harus menggunakan suara sendiri. • Jangan kaku: Hindari jualan seperti iklan baris koran. Fokuslah menceritakan masalah pembeli dan tawarkan produkmu sebagai solusinya. • Kunci utama: Cukup buat orang penasaran di 3 detik pertama agar mereka tidak melewati videomu. Jangan terlalu panjang durasi videonya, karena akan membuat orang yang melihatnya bosan. Setelah selesai dilanjutkan kegiatan anjangsana. Kami bersilaturahmi ke rumah ibu ketua DWP Disperindag, ibu Ulfa Anjar. Beliau akan melaksanakan ibadah umroh. Rencananya akan berangkat besok pada hari Jumat. Kali ini, beliau berangkat umroh sendiri saja. Bukan sekalian bersama bapak Anjar, melainkan berangkat dengan para sahabatnya. Kegiatan anjangsana diwakili oleh kami, ibu Anita Zaky dan ibu Tutik Heri Prayitno. Sesampainya di rumah beliau, kami bertemu dengan ibu-ibu anggota DWP lainnya. Kebetulan sekali kami juga bersamaan dengan ibu-ibu pengurus DWP kabupaten Jepara. Karena kami sudah saling kenal, suasana pun menjadi penuh kehangatan. Sehingga, yang tadinya kami ingin sebentar saja, akhirnya kami disana lumayan lama. Kami semuanya mengobrol sangat santai. Kami turut merasakan kebahagiaan yang tiada terkira. Rasa bahagia bisa bertamu ke Baitullah. Dalam sela-sela obrolan kami, kami saling meminta maaf dan meminta do'a restu. Kami semua mendo'akan ibu Ulfa Anjar, semoga dalam ibadahnya beliau diberikan kelancaran, kemudahan serta keikhlasan. Tidak lupa kami juga meminta agar dido'akan oleh ibu Ulfa Anjar ketika nanti beliau berada di depan Ka'bah. Semoga kami semua suatu saat bisa mendapatkan kesempatan untuk beribadah serta berziarah ke kota Mekah dan Madinah. Dengan senang hati, ibu Ulfa mengatakan akan mendo'akan ibu-ibu semuanya yang bertamu di rumah beliau, semoga dimudahkan untuk bisa segera berangkat ke tanah suci. Khususnya do'a untuk semua teman-teman anggota DWP Disperindag. Kami semua turut mengamininya. Amin. Semoga beliau pun diberikan kesehatan dan keselamatan dari perjalanan keberangkatan, hingga pulang kembali kepada keluarga tercinta. Juga semoga segala do'a dikabulkan dan ibadahnya diterima oleh Allah Yang Maha Kuasa. Amin. Selesai anjangsana, kemudian kami saling bersalaman disertai dengan pelukan hangat. Kami pun segera ijin untuk berpamitan. Demikianlah rangkaian kegiatan hari ini. Jepara, 4 Februari 2026. DHARMA WANITA PERSATUAN DISPERINDAG Kabupaten Jepara.

../images/kegiatan/23258.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP DISPERINDAG

  • Oleh: Sekretariat
  • 04-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Disperindag Jepara mengikuti pertemuan rutin rapat kerja DWP kabupaten dan sosialisasi dari bidang Ekonomi. Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya anggota DWP kabupaten Jepara. Dilaksanakan pada hari ini Rabu 4 Februari 2026. Bertempat di gedung shima setda Jepara. Acara dimulai pada jam 08.00 WIB sampai selesai. Dihadiri sekitar seratus orang anggota DWP se- kabupaten Jepara.Yaitu satu orang ketua UP dan mengikutsertakan satu orang lagi dari anggota bidang ekonomi. Dharma Wanita Persatuan Disperindag Jepara diwakili oleh ibu Anita Zaky dan ibu Tutik Heri Prayitno. Semua yang hadir memakai seragam Dharma Wanita lengkap dengan atributnya. Yang bertugas menjadi LS adalah DWP Diskominfo. Rapat kerja dipimpin langsung oleh ibu ketua DWP kabupaten Jepara ibu Erna Ari Bahtiar. Sebagai pembawa acaranya ibu Eriza. Acara diawali dengan menyanyikan mars DWP dan mars Jepara yang dipimpin oleh ibu Ana Ardi. Untuk acara pertama adalah pembukaan, yang dibuka oleh ibu Wuri Basri. Pembacaan notulen oleh sekretaris. Kemudian laporan dari bidang-bidang. Bidang pendidikan oleh ibu Aris. Dana asuh sebesar Rp.150.000 untuk setiap UP, dimulai pada bulan Februari. Bidang ekonomi oleh ibu Ratib. Bidang sosbud oleh ibu Edi Marwoto. Bidang sekretaris oleh ibu Ana Ardi. Beliau menyampaikan bahwa, sampai saat ini E-reporting DWP kabupaten Jepara menempati peringkat pertama se- Jawa Tengah. Terimakasih untuk semua UP yang telah melaporkan E-reportingnya lebih awal dan bagus, sehingga nilai E-reporting DWP kita nilainya tinggi. Selanjutnya sambutan dan pengarahan dari ibu ketua DWP kabupaten ibu Erna Ari Bahtiar. Beliau memberikan salam hormat dan ucapan syukur kepada Allah SWT. Yel-yel DWP kabupaten dipimpin oleh ibu ketua DWP kabupaten Jepara. "Dharma Wanita Persatuan kabupaten Jepara..... bergerak maju, mandiri, berdaya guna". Kemudian diikuti secara serempak oleh seluruh anggota DWP yang hadir di gedung shima. Salam hormat beliau berikan kepada seluruh pengurus, ketua UP DWP, dan satu orang anggota bidang ekonomi yang turut hadir. Beliau menyampaikan tentang pembaharuan anggota DWP kecamatan. Mulai sekarang anggota DWP kecamatan bertambah dari tiga unsur, yaitu dari sekolah, puskesmas dan kelurahan yang ada di kecamatan tersebut. Dari istri ASN dan istri PPPK wajib menjadi anggota DWP. Untuk karyawati ASN dan PPPK tidak diwajibkan. Boleh ikut ataupun tidak. Akan tetapi tetap harus mendukung kegiatan DWP. Karena, pembaharuan ini berdampak pada pembaharuan anggota DWP Disdikpora. Anggota DWP Disdikpora sekarang dari istri ASN dan istri PPPK serta karyawati dilingkungannya saja. Kerena sekolah sekarang ikut DWP kecamatan setempat. Ada hak dan kewajiban anggota DWP. Haknya antara lain mengikuti pertemuan, HUT, dan lomba-lomba. Sedangkan kewajibannya adalah membayar iuran bulanan. Begitu juga bagi ketua UP yang vertikal juga sama. Yang membedakan adalah pada laporan E-reportingnya. Beliau menyampaikan bahwa dana APBD hanya untuk membeli snack saja. Kunjungan dan pembinaan bulan Januari sudah mulai dilaksanakan. Kunjungan yang pertama ke DWP Disperindag. Untuk bulan Februari ini akan ke Dinas Perikanan. Beliau juga menawarkan untuk kunjungan dan pembinaan bulan Maret. DWP mana yang bersedia?. Tetapi belum ada satu pun anggota yang hadir memberikan jawabannya. Maka dari itu, nantinya akan ditunjuk saja. Beliau berpesan saat kunjungan tidak perlu menyediakan yang berlebihan. Biasa saja seperti anggota yang lain. Dikasih jajan snack saja sudah cukup. Tidak perlu dikasih bingkisan. Karena memang, tujuannya hanya ingin mengetahui bagaimana kondisi pertemuan DWP di setiap UP. Kalau sudah bagus alhamdulillah. Tetapi jika ada yang kurang maka, akan dilakukan perbaikan dan pembinaan. Saat akan ada kunjungan juga, UP tersebut diperbolehkan mengajukan permintaan. Kira-kira nanti ingin dihadirkan pengurus DWP kabupaten bidang apa untuk pembinaan. Sesuai yang diperlukan. Dilanjutkan sosialisasi bidang Ekonomi dengan tema " Bimbingan Lanjutan Ekonomi Produktif Berbasis Kreativitas dan Digitalisasi". Selaku moderator Nasya Ahmad dari Diskominfo. Sebagai narasumbernya ibu Farikhatun Nusroh SE, MM. Selain seorang pebisnis handal, beliau juga merupakan seorang penulis buku. Salah satu buku karyanya adalah "DUITNYA IBU RUMAH TANGGGA dan CELOTEH ANAK". Ekonomi adalah sistem yang mengatur tentang produksi,distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Sedangkan pelaku ekonomi adalah orang yang melakukan kegiatan produksi distribusi, dan konsumsi. Produsen tidak bisa menjadi marketing. Marketing tidak bisa menjadi produsen. Masing-masing memiliki passion sendiri-sendiri. Produsen membutuhkan tim marketing untuk memasarkan produknya. Jika menggunakan tim marketing hasilnya akan lebih banyak dibandingkan dengan dijual sendiri. Mindset seorang Ekonomi adalah ditentukan jumlah kuantitasnya. Harus memilih yang besar, maka akan mendapatkan hasil yang maksimal. Ekonomi kreatif artinya ekonomi yang berfokus pada penciptaan nilai melalui kreativitas, inovasi dan ide-ide baru. Makanan yang murah kita kemas secantik mungkin untuk mengangkat nilai jualnya. Contoh ekonomi berbasis digitalisasi yaitu bisa melalui media HP seperti lewat aplikasi FB, Instagram, TikTok, Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Dampak positif ekonomi digital antara lain: • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas. • Membuka peluang kerja baru dan meningkatkan pendapatan. • Meningkatkan akses ke pasar global. • Meningkatkan kompetensi dan Inovasi. • Mempermudah transaksi dan pembayaran. • Meningkatkan akses ke informasi dan pengetahuan. Dampak Negatif ekonomi digital antara lain: - Pergantian pekerjaan manual menjadi otomatisasi. Menambah banyaknya pengangguran. - Kesenjangan bagi yang memiliki akses digital dan yang tidak. - Keamanan data dan privasi. Rawan penipuan dan pencurian. Jadi jangan memakai pasword yang berhubungan dengan data diri seperti tanggal lahir dan KTP. - penyebaran informasi palsu dan hoax. - Ketergantungan teknologi yang berlebihan. Jangan sampai melalaikan tugas utama kita. Harus tetap mengutamakan suami dan anak. Seimbangkan peran kita sebagai perempuan, istri dan ibu. Jadilah perempuan yang bermanfaat. Jadilah istri yang baik untuk suami. Dan jadilah ibu yang bisa mendidik dan menjadi panutan anak-anak. Peta Ekonomi Baru melalui: Media Tik Tok. • Perubahan zaman : Dulu, untuk sukses dagang wajib punya modal besar buat sewa ruko strategis pinggir jalan. • Mata uang baru: sekarang aset paling mahal bukan lokasi tetapi perhatian orang. • Peluang adil: Di aplikasi ini, usaha rumahan bisa punya jangkauan yang sama luasnya dengan perusahaan besar. • Kesimpulan: Siapa yang paling kreatif bikin konten dia yang akan menang di pasar digital. Strategi Pemasaran. Di medsos harus lebay, kalau tidak lebay tidak laku, tidak dapat uang. Strategi pemasaran Paling Hemat Biaya: • Pengeras suara gratis: Anggap algoritma sebagai sales gratis yang menyebarkan brosur usahamu ke ribuan orang. Jangan menggunakan suara orang lain, harus menggunakan suara sendiri. • Jangan kaku: Hindari jualan seperti iklan baris koran. Fokuslah menceritakan masalah pembeli dan tawarkan produkmu sebagai solusinya. • Kunci utama: Cukup buat orang penasaran di 3 detik pertama agar mereka tidak melewati videomu. Jangan terlalu panjang durasi videonya, karena akan membuat orang yang melihatnya bosan. Setelah selesai dilanjutkan kegiatan anjangsana. Kami bersilaturahmi ke rumah ibu ketua DWP Disperindag, ibu Ulfa Anjar. Beliau akan melaksanakan ibadah umroh. Rencananya akan berangkat besok pada hari Jumat. Kali ini, beliau berangkat umroh sendiri saja. Bukan sekalian bersama bapak Anjar, melainkan berangkat dengan para sahabatnya. Kegiatan anjangsana diwakili oleh kami, ibu Anita Zaky dan ibu Tutik Heri Prayitno. Sesampainya di rumah beliau, kami bertemu dengan ibu-ibu anggota DWP lainnya. Kebetulan sekali kami juga bersamaan dengan ibu-ibu pengurus DWP kabupaten Jepara. Karena kami sudah saling kenal, suasana pun menjadi penuh kehangatan. Sehingga, yang tadinya kami ingin sebentar saja, akhirnya kami disana lumayan lama. Kami semuanya mengobrol sangat santai. Kami turut merasakan kebahagiaan yang tiada terkira. Rasa bahagia bisa bertamu ke Baitullah. Dalam sela-sela obrolan kami, kami saling meminta maaf dan meminta do'a restu. Kami semua mendo'akan ibu Ulfa Anjar, semoga dalam ibadahnya beliau diberikan kelancaran, kemudahan serta keikhlasan. Tidak lupa kami juga meminta agar dido'akan oleh ibu Ulfa Anjar ketika nanti beliau berada di depan Ka'bah. Semoga kami semua suatu saat bisa mendapatkan kesempatan untuk beribadah serta berziarah ke kota Mekah dan Madinah. Dengan senang hati, ibu Ulfa mengatakan akan mendo'akan ibu-ibu semuanya yang bertamu di rumah beliau, semoga dimudahkan untuk bisa segera berangkat ke tanah suci. Khususnya do'a untuk semua teman-teman anggota DWP Disperindag. Kami semua turut mengamininya. Amin. Semoga beliau pun diberikan kesehatan dan keselamatan dari perjalanan keberangkatan, hingga pulang kembali kepada keluarga tercinta. Juga semoga segala do'a dikabulkan dan ibadahnya diterima oleh Allah Yang Maha Kuasa. Amin. Selesai anjangsana, kemudian kami saling bersalaman disertai dengan pelukan hangat. Kami pun segera ijin untuk berpamitan. Demikianlah rangkaian kegiatan hari ini. Jepara, 4 Februari 2026. DHARMA WANITA PERSATUAN DISPERINDAG Kabupaten Jepara.

../images/kegiatan/23256.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa > Sekretariat Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 04-02-2026

Rabu, 4 Februari 2026, Dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program kerja Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa Tahun 2026, Ny. Ida Suryati Jaya Kusuma (Ketua DWP Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa) dan Ny. Shanti Taziah Jufrie ( Sekretaris II DWP Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa) Menghadiri Rapat Pengurus Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa. Rapat /pertemuan pengurus DWP Kabupaten bidang pendidikan melaksanakan pertemuan internal sebagai forum koordinasi, konsolidasi, dan perumusan arah kebijakan program kerja. Rapat ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan program pendidikan yang terencana, terarah, dan berkelanjutan, khususnya bagi TK Binaan DWP serta anggota dan keluarga besar DWP Kabupaten Sumbawa. Rapat Bidang Pendidikan ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan program kerja yang realistis, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, sekaligus memperkuat sinergi antar pengurus DWP Kabupaten, DWP Kecamatan, serta satuan pendidikan TK binaan DWP. Waktu dan Tempat : Rapat Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Rabu, 4 Februari 2026 Waktu : Pukul 16.00 WITA hingga selesai Tempat : Ruang Rapat Sekretariat DWP Kabupaten Sumbawa Pelaksanaan rapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif, serta tetap mengedepankan suasana musyawarah dan kebersamaan. Peserta Rapat : Rapat Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa dihadiri oleh unsur pengurus Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa, antara lain: 1. Ny. Ida Suryati Jaya Kusuma selaku Wakil Ketua I DWP Kabupaten Sumbawa sekaligus Penanggung Jawab Bidang Pendidikan, yang juga merupakan Ketua DWP Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa. 2. Ny. Shanti Taziah Jufrie, selaku Pengurus Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa yang juga menjabat sebagai Sekretaris II DWP Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa. 3. Ny. Lily Sahabuddin, selaku Ketua Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa yang juga merupakan Ketua DWP Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Sumbawa. 4. Ny. Sri Hartati Sarif Hidayat (Ketua DWP Dikes) 5. Ny. Titian Sumarni Syaihuddin (Ketua DWP Dinas Ketahanan Pangan. Kehadiran para pengurus inti tersebut menjadi elemen penting dalam pengambilan keputusan dan penyusunan rencana kerja Bidang Pendidikan Tahun 2026. Agenda dan Tujuan Rapat : Agenda utama rapat adalah *pembahasan dan penyusunan rencana program kerja Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa Tahun 2026*. Tujuan dilaksanakannya rapat ini adalah: 1. Menyusun program kerja Bidang Pendidikan yang terstruktur dan sistematis. 2. Menentukan prioritas kegiatan pendidikan yang berdampak langsung bagi TK Binaan DWP dan keluarga anggota DWP. 3. Menyamakan persepsi dan komitmen pengurus dalam pelaksanaan program kerja. 4. Menjadi dasar pengajuan rencana kerja kepada Ketua Umum DWP Kabupaten Sumbawa. Dengan adanya rapat ini, diharapkan program kerja Bidang Pendidikan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran. Jalannya Rapat : Rapat diawali dengan pembukaan oleh Ketua Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa, Ny. Lily Sahabuddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya perencanaan program kerja yang matang dan kolaboratif, serta mengajak seluruh pengurus untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada TK Binaan DWP Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya, disampaikan sambutan dan arahan dari Wakil Ketua I DWP Kabupaten Sumbawa, Ny. Ida Suryati Jaya Kusuma, selaku Penanggung Jawab Bidang Pendidikan. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa Bidang Pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter, serta mendorong agar seluruh program kerja disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan dan kemampuan organisasi. Setelah sambutan, rapat dilanjutkan dengan sesi pembahasan materi utama, yaitu penyusunan program kerja kegiatan Bidang Pendidikan Tahun 2026, yang dipandu secara musyawarah dan partisipatif. Materi dan Hasil Pembahasan Rapat: Adapun materi rapat yang dibahas dan disepakati meliputi beberapa program kerja strategis Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa Tahun 2026, yaitu: 1. Kunjungan ke TK Binaan DWP Kabupaten Sumbawa Bidang Pendidikan merencanakan penyusunan jadwal kunjungan ke sekitar 11 TK binaan DWP Kabupaten Sumbawa. Kunjungan akan dilakukan berdasarkan pembagian titik lokasi wilayah, yaitu wilayah Barat, Timur, Selatan, dan Utara. TK binaan tersebut tersebar di Kecamatan Lunyuk, Lenangguar, Moyo Hulu, Moyo Utara, Tarano, Lopok, Batu Lanteh, dan Kecamatan Sumbawa. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi terhadap kegiatan belajar mengajar serta kondisi sarana prasarana TK binaan. 2. Pengajuan Rencana Kerja kepada Ketua Umum DWP Kabupaten Sumbawa Seluruh program kerja yang telah disusun akan diajukan secara resmi kepada Ketua Umum DWP Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan persetujuan dan dukungan pelaksanaan. 3. Kegiatan Sosialisasi Bidang Pendidikan akan mengundang Kepala Sekolah TK binaan DWP serta Ketua DWP Kecamatan dalam kegiatan sosialisasi program kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi program secara menyeluruh dan membangun sinergi antar pemangku kepentingan. 4. Pemberian Bantuan untuk TK Binaan DWP Direncanakan pemberian bantuan berupa alat bermain edukatif (APE), buku, karpet, snack, susu, dan kebutuhan pendukung lainnya guna menunjang proses pembelajaran anak usia dini. 5. Pemberian Santunan Pendidikan Pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan Bidang Pendidikan akan melaksanakan pemberian santunan pendidikan kepada PNS Golongan II yang memiliki anak usia sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pendidikan anak. 6. Lomba Mewarnai Antar Sekolah TK Binaan DWP Kegiatan lomba mewarnai direncanakan sebagai ajang pengembangan kreativitas dan motorik anak usia dini, sekaligus mempererat hubungan antar TK binaan DWP. 7. Pembaruan Akta Notaris Pendirian TK Binaan DWP Bidang Pendidikan akan melakukan pembaruan akta notaris terkait pendirian TK Binaan DWP Kabupaten Sumbawa guna memastikan legalitas dan tertib administrasi kelembagaan. Penutup : Rapat Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026 ini berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan awal terkait program kerja Bidang Pendidikan Tahun 2026. Seluruh peserta rapat berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program yang telah direncanakan demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa.

../images/kegiatan/23255.jpg
Info Baru

DWP Kota Bontang > Dinas Kesehatan

  • Oleh: Sekretariat
  • 04-02-2026

Dinas Kesehatan dari bidang (Promosi Kesehatan, Kesehatan lingkungan dan Gizi) bersama Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Perikanan dan Kelautan dati bidang (Ketahan Pangan) melaksanakan kegiatan Monitoring dan evaluasi ke sarana dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang utara 003 dan 001 yang sudah Sertifikat Laik Higiene Sanitasi ( SLHS) . Monitor dan Evaluasi ini bertujuan untuk terus meningkat kwalitas layanan Makan Bergizi Gratis untuk anak sekolah, ibu hamil, balita. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Kesehatan yang di wakilkan oleh Ny. Widiabsari turut hadir dalam acara ini yang di laksanakan di SPPG Bontang Utara 003 dan 001 pada pukul 09.00 wita hingga selesai.

../images/kegiatan/23254.jpg
Info Baru

DWP JAWA TENGAH > DWP DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

  • Oleh: Sekretariat
  • 01-02-2026

DWP DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah pada hari Minggu tanggal 1 Februari 2026 di Ikan Bakar Mas Muji Munjaer, Sumurup Semarang, melakukan silaturahmi pelepasan Wakil Ketua II, Ny. Witta Wulandari Fajar yang mengikuti suami promosi jabatan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.

../images/kegiatan/23252.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sukabumi > DWP Dinas Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 04-02-2026

Mengikuti, Pengajian Rutin Mubarakah yang di selenggarakan pada : Hari : Rabu, Tanggal : 04 Februari 2026 Pukul : 08.30 wib - 11.00 WIB Tempat : Mushola Pendopo Sukabumi Pemateri : Ustadzah Hj. Yuyung Nurlaela. Yang menghadiri : 1 ibu ranee dede nurharsiansyah (ketua bidang pendidikan)

../images/kegiatan/23251.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sukabumi > DWP Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 04-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan takwa Deskripsi Kegiatan : Dharma Wanita Persatuan Dinas PMD Kabupaten Sukabumi telah mengikuti kegiatan : Pengajian Rutin Mingguan Majelis Taklim Mubarakah diselenggarakan oleh TP. PKK Kabupaten Sukabumi yang bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Rabu, 4 Februari 2026 Waktu : 08.30 s/d 11.00 Wib Tempat : MusholaPendopo Kabupaten Sukabumi Jalan A. Yani No.36 Kota Sukabumi *Pemateri :* Ustadzah Hj.Yuyung Nurlaela *Judul Materi :* Pahala Shodaqoh Sedekah apabila keluar dari tangan pemiliknya, ia akan berucap dengan 5 kalimat : 1. Kuntu shoqiiratta fakabartanii Yaitu dulu aku kecil, lalu engkau membesarkanku (memperbanyak pahalaku) 2. Wakuntu faniyathan fa abqhootani Yaitu dulu aku fana (akan sirna), lalu engkau mengekalkanku Fana artinya cepat hilang maka dari itu kalau tidak mau hilang maka di shodaqokan 3. Fakuntu Aduwa faababtuna Yaitu dulu aku adalah musuhmu (karena berat dikeluarkan) lalu sekarang engkau mencintaiku. 4. Wakuntu mahfuu dhutufashirtu hafidhatuka Yaitu dulu di jaga olehmu, sekarang akulah menjagamu (dari mara bahaya / api neraka) 5. Wakuntu kholiyalatu fakasartuni Yaitu dulu aku sedikit lalu engkau memperbanyakku Surat Al Baqarah : 261 "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang dia kehendaki. Dharma Wanita Persatuan Dinas PMD yang mengikuti 2 orang : 1. Ny. Panti Syarif (Ketua Bidang Ekonomi) 2. Ny. Dhina Andri (Wakil Ketua Bidang Pendidikan)

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID