Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Purwadadi telah mengikuti Upacara Peringatan ke-67 Hari Pendidikan Nasional Kabupaten Subang Tahun 2026 : Bidang : Sosial Budaya Program Kerja : Wawasan Keanekaragaman Budaya Kegiatan : Kegiatan Hari Besar Nasional Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang 2. Hari/Tanggal : Senin/ 4 Mei 2026 3. Tempat : Alun-alun Kabupaten Subang 4. Waktu : pkl 07.00 s.d. selesai 5. Peserta yang hadir kurang lebih sebanyak 800 orang, terdiri dari : - Peserta Undangan ; Forkopimda, pejabat struktural eselon II dan III, peserta undangan sipil dan undangan organisasi - 15 orang pegawai dari setiap perangkat daerah se-Kabupaten Subang - Perwakilan pelajar dan tenaga pengajar dari setiap kecamatan se-Kabupaten Subang 6. Pengurus DWP Kecamatan Purwadadi yang hadir sebanyak 1 orang yaitu Ny. Erna Yulianti Andri (Ketua DWP Kecamatan Purwadadi) didampingi oleh Penasehat DWP Kecamatan Purwadadi Andri Darmawan, S.STP., MM. 7. Hadir pada kegiatan ini : - Wakil Bupati Subang : H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M. - Ketua DPRD Kabupaten Subang : Victor Wirabuana A., SH - Sekretaris Daerah Kabupaten Subang : H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si - Forkopimda Kabupaten Subang - Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Subang - Camat se-Kabupaten Subang - Kepala Instansi Vertikal dan BUMD se-Kabupaten Subang - Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang : Ny. Hj. Siti Nuraeni Nuroni, S.IP - Ketua DWP Perangkat Daerah dan Kecamatan se-Kabupaten Subang 8. Acara : Kegiatan Upacara Upacara Peringatan ke-67 Hari Pendidikan Nasional Kabupaten Subang Tahun 2026 mengusung tema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Setiap peserta undangan yang hadir menggunakan pakaian adat Sunda yaitu beskap, kain dodot, celana gelap dan bendo (pria) dan kebaya sunda (wanita) serta peserta undangan dan upacara lainnya menggunakan GAM masing-masing instansi/organisasi. 9. Susunan Acara : - acara dimulai pukul 07.30 WIB ditandai dengan masuknya pemimpin upacara yaitu Camat Ciasem, Eza Zaithon, A.P., M.Si ke dalam lapangan upacara dan Wakil Bupati Subang selaku pembina upacara tiba di mimbar upacara. - Penghormatan kepada pembina upacara dan laporan pemimpin upacara - Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta oleh Paduan Suara PGRI Kabupaten Subang - Pembacaan Naskah Pancasila oleh Bpk. Irfan Imamul H, S.STP. dan Pembacaan UUD 1945 oleh Bpk. Rizal Prihandoko, S.S.TP., M.AP dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang. - Amanat dari pembina upacara, Beliau menyampaikan : 1. Pendidikan bukan sekedar sekolah, lebih dari itu pendidikan itu membentuk karakter. 2. Tiga prinsip mendidik anak ; asah yaitu mengasah kemampuan dan kecerdasan anak agar siap menghadapi zaman dengan bekal ilmu yang kuat, asih yaitu mendidik dengan kasih sayang dan asuh yaitu mengasuh anak dengan menyeluruh agar berkembang sesuai potensi terbaik mereka. 3. Seleksi penerimaan murid baru/SPMB harus adil, terbuka dan terpercaya. 4. Pendidikan berkualitas untuk semua warga Subang - Persembahan lagu Mars PGRI oleh Paduan Suara PGRI kabupaten Subang - Pembacaan doa oleh Staf Kantor Kementrian Agama Kabupaten Subang. - Persembahan sosio drama dari gabungan pelajar se-Kabupaten Subang - Laporan pemimpin upacara dan penghormatan kepada pembina upacara. - Rangkaian upacara ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas Penyelenggaraan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kabupaten Subang Tahun 2026. Dengan semangat kebersamaan dan optimisme yang terbangun diharapkan pengurus Dharma Wanita Persatuan yang hadir pada kegiatan ini mampu menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus mengakselerasi kemajuan Kabupaten Subang dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Penulis Laporan : Erna Yulianti Andri (Ketua DWP Kecamatan Purwadadi)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD Cideres telah mengadakan pertemuan rutin pada hari Selasa, 5 Mei 2026. Bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 4 Gedung Usman Bin Affan, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ibu Nenden Harizal selaku Ketua DWP RSUD Cideres. Pada pertemuan ini Ketua DWP RSUD Cideres, Ibu Nenden Harizal, didampingi oleh beberapa anggota yaitu Ibu Mila Ade, Ibu Kartini Jajang, Ibu Zahra Harie, Ibu Nina Lubis, Ibu Aah Dadang, Ibu Dewi Wawan, Ibu Dian Nunu, dan Ibu Dedeh Bambang. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan dari Ketua DWP RSUD Cideres terkait koordinasi program kerja. Dalam pertemuan ini, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota yang representatif, dilakukan pembahasan mengenai evaluasi kegiatan bulan sebelumnya, menekankan pentingnya peran istri ASN dalam mendukung kinerja suami di lingkungan kerja serta informasi terkait program kerja jangka pendek organisasi. Hasil pada kegiatan ini yaitu terlaksananya konsolidasi organisasi yang dipimpin langsung oleh Ibu Ketua, tersampaikannya informasi terkini mengenai program kerja kepada anggota yang hadir, terpeliharanya komunikasi dan kekompakan seluruh anggota DWP RSUD Cideres. Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.
Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Prov. Jatim
Finalisasi dan Pleno SOP Unit Pendidikan Yayasan Perwanida Kanwil Kemenag.
Bidang : Pendidikan Keterangan Program : Surabaya (Humas) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur kembali melanjutkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola unit pendidikan melalui rapat lanjutan finalisasi penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Jawa Timur ini merupakan tindak lanjut dari rapat tahap sebelumnya yang telah menghasilkan sejumlah dokumen SOP untuk unit pendidikan Daycare dan Raudhatul Athfal (RA). Rapat lanjutan ini dihadiri oleh sembilan orang tim pengembang yang terdiri dari unsur pengurus dan pengawas Yayasan Perwanida. Fokus utama pertemuan adalah melakukan pemaparan, pembahasan, serta pleno terhadap draf SOP yang diperuntukkan bagi Yayasan, sebagai pelengkap dari dokumen SOP yang telah disusun sebelumnya. Ketua DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur, Ny. Kholilati Bahtiar, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Perwanida, menegaskan bahwa penyusunan SOP secara menyeluruh merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pengelolaan pendidikan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. “Penyusunan SOP ini kita lakukan secara bertahap dan komprehensif, agar seluruh aspek pengelolaan, baik di tingkat unit pendidikan maupun Yayasan, memiliki pedoman yang jelas dan terstandar. Ini penting untuk memastikan kualitas layanan yang kita berikan semakin meningkat,” ujar Kholilati. Dalam rapat tersebut, tim pengembang memaparkan draf SOP Yayasan yang mencakup dua aspek utama, yakni pengelolaan keuangan dan kepegawaian. Kedua aspek ini dinilai krusial karena menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas operasional serta akuntabilitas organisasi secara keseluruhan. Proses pembahasan berlangsung secara dinamis melalui forum pleno, di mana setiap poin dalam draf SOP dikaji secara mendalam, disempurnakan, serta disepakati bersama. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa dokumen SOP yang dihasilkan benar-benar aplikatif, sesuai kebutuhan lapangan, serta selaras dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance). Hingga akhir kegiatan, pembahasan berjalan dengan lancar dan menghasilkan satu dokumen SOP Yayasan yang telah difinalisasi. Dokumen ini menjadi pelengkap dari total keseluruhan SOP yang sebelumnya telah disusun untuk unit Daycare dan RA, sehingga membentuk satu kesatuan sistem pengelolaan yang utuh di bawah Yayasan Perwanida. Kholilati menyampaikan bahwa seluruh dokumen SOP yang telah difinalisasi, baik pada tahap sebelumnya maupun dalam rapat lanjutan ini, selanjutnya akan diserahkan secara resmi kepada dirinya selaku Ketua DWP dan Ketua Yayasan Perwanida. Tahap berikutnya, dokumen tersebut akan diajukan kepada Penasehat DWP selaku Pembina Yayasan untuk memperoleh pengesahan resmi. “Setelah proses finalisasi ini, seluruh dokumen SOP akan kami ajukan untuk mendapatkan pengesahan dari Pembina Yayasan. Ini menjadi tahapan penting sebelum SOP tersebut diimplementasikan dan disosialisasikan kepada seluruh unit terkait,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa SOP yang telah disusun akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru 2026/2027. Oleh karena itu, proses sosialisasi dan pendampingan implementasi akan menjadi perhatian utama agar seluruh unit pendidikan dapat memahami dan menjalankan SOP dengan baik. Dengan rampungnya proses finalisasi dan pleno SOP ini, DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur melalui Yayasan Perwanida semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, terstandar, dan berdaya saing. SOP yang telah disusun diharapkan tidak hanya menjadi pedoman administratif, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan serta memperkuat kepercayaan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antar pengurus dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik. Ke depan, Yayasan Perwanida diharapkan mampu terus berkembang sebagai lembaga yang profesional dan adaptif dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Yang membuat laporan:
Alfi Dwi Nurlaili
Program : Sekolah Yang di bina/PAUD
Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Prov. Jatim
Rapat Finalisasi Penyusunan SOP Layanan, Administrasi, Kepegawaian, dan Pengelolaan Keuangan Unit Pendidikan yang di kelola DWP Kanwil Kemenag Jatim..
Keterangan Program : Surabaya (Humas) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur melalui Yayasan Perwanida terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola unit pendidikan yang profesional dan akuntabel. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Finalisasi Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan, Administrasi, Kepegawaian, dan Pengelolaan Keuangan yang digelar di Hotel Primebiz. Rapat tahap pertama ini dihadiri oleh tujuh orang perwakilan Pengurus dan Pengawas Yayasan Perwanida yang tergabung dalam Tim Pengembang Manajemen Pengelolaan Unit Pendidikan. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam menyempurnakan sistem pengelolaan unit pendidikan yang berada di bawah naungan DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur, khususnya Daycare dan Raudhatul Athfal (RA). Ketua DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur, Ny. Kholilati Bahtiar, menegaskan bahwa penyusunan SOP ini merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Penyusunan SOP ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif, tetapi menjadi pondasi dalam mewujudkan tata kelola unit pendidikan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan terbaik,” ujar Kholilati Dalam rapat tersebut, agenda utama yang dibahas adalah review terhadap draft SOP yang telah disusun oleh dua tim pengembang. Tim I bertanggung jawab atas penyusunan SOP untuk unit Daycare, sementara Tim II menyusun SOP untuk unit RA. Seluruh draft yang telah disiapkan kemudian dibahas secara komprehensif melalui forum pleno untuk mendapatkan masukan, penyempurnaan, serta kesepakatan bersama sebelum ditetapkan sebagai dokumen final. Adapun ruang lingkup SOP yang direview meliputi berbagai aspek penting, di antaranya standar layanan pendidikan, sistem administrasi persuratan, pengelolaan kepegawaian, hingga mekanisme pengelolaan keuangan. Pembahasan dilakukan secara detail dan sistematis guna memastikan setiap prosedur dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. Kholilati menambahkan bahwa keberadaan SOP yang terstruktur akan memberikan arah yang jelas bagi seluruh pengelola unit pendidikan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu, SOP juga menjadi instrumen penting dalam menjaga konsistensi mutu layanan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang dikelola DWP. “Dengan adanya SOP yang baku dan terstandar, diharapkan setiap unit pendidikan mampu menjalankan operasionalnya secara optimal, efisien, dan sesuai dengan prinsip good governance,” imbuhnya. Hasil dari rapat finalisasi tahap pertama ini menunjukkan capaian yang signifikan. Sebanyak 15 dokumen SOP berhasil disusun dan disepakati sebagai dokumen final. Rinciannya terdiri dari 5 SOP untuk unit Daycare dan 9 SOP untuk unit RA yang mencakup berbagai aspek pengelolaan. Dokumen-dokumen tersebut akan menjadi pedoman resmi dalam pelaksanaan kegiatan operasional di masing-masing unit pendidikan. Keberhasilan ini menjadi langkah awal yang penting dalam proses pembenahan sistem manajemen pendidikan di lingkungan DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur. Ke depan, hasil finalisasi SOP ini akan segera disosialisasikan kepada seluruh pengelola unit pendidikan agar dapat diimplementasikan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur menegaskan perannya tidak hanya sebagai organisasi pendamping, tetapi juga sebagai penggerak peningkatan kualitas pendidikan yang terintegrasi, profesional, dan berdaya saing. Dengan tata kelola yang semakin baik, diharapkan unit pendidikan yang dikelola. Yang membuat laporan:
Alfi Dwi Nurlaili
Bidang : Pendidikan
Program : Sekolah Yang di bina/PAUD
.
LAPORAN KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN DWP DISDIKBUD DAN JALAN SANTAI HARDIKNAS 2026 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong 1. Latar Belakang Pertemuan rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong merupakan agenda yang dilaksanakan secara berkala untuk mempererat silaturahmi antar anggota. Pada bulan Mei 2026, kegiatan ini dirangkaikan dengan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memeriahkan momentum nasional. 2. Tujuan Kegiatan Mempererat hubungan dan kebersamaan antar anggota DWP Meningkatkan partisipasi dalam peringatan Hardiknas Mendorong pola hidup sehat melalui kegiatan jalan santai 3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Hari/Tanggal: Jumat, 1 Mei 2026 Waktu: Pukul 06.00 WITA sampai selesai Tempat: Start dan finish di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong 4. Peserta Kegiatan Peserta kegiatan adalah: Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Peserta kegiatan Hardiknas lainnya 5. Ketentuan Kegiatan Peserta menggunakan: Baju olahraga DWP Nasional Bagi yang tidak memiliki, menggunakan baju putih dan jilbab DWP warna peach 6. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan diawali dengan pertemuan rutin DWP yang kemudian dilanjutkan dengan jalan santai bersama dalam rangka Hardiknas. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, dimulai dari berkumpul di lokasi, pelaksanaan jalan santai, hingga kegiatan selesai. 7. Hasil Kegiatan Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Partisipasi anggota cukup baik, serta kegiatan ini mampu meningkatkan kebersamaan, kesehatan, dan semangat dalam mendukung kegiatan pendidikan. 8. Kesimpulan Pertemuan rutin DWP yang dirangkaikan dengan jalan santai Hardiknas Tahun 2026 terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat positif dalam mempererat hubungan antar anggota serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan pendidikan. 9. Saran Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan inovasi yang lebih menarik agar partisipasi anggota semakin meningkat.
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA BAUBAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Baubau Bulan Mei 2026 dirangkaikan dengan Pisah Sambut Ketua DWP DPM dan PTSP Kota Baubau Bidang : Sekretariat Kegiatan dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Selasa, 5 Mei 2026 Waktu : Pukul 15.00 – 16.30 WITA Tempat : Ruang Pertemuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jl. Raya Palagimata, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari Penyelenggara : DWP DPM dan PTSP Kota Baubau Jumlah Peserta : 20 orang Pengurus Dharma Wanita DPM & PTSP Kota Baubau yang berkesempatan hadir yaitu : 1. Ibu Sawalia Nasrun (Ketua Dharma Wanita Persatuan DPM dan PTSP Kota Baubau) 2. Ibu Harwiyanti Ahmad Yani 3. Ibu Titin Adnan 4. Ibu Nur Sahara Syafruddin 5. Ibu Wahyuni Rahman 6. Ibu Wa Ode Muslimah Maksuddin Turut hadir dalam kegiatan ini: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Baubau, Ibu Fanti Frida Yanti, S.S., M.M. Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Bapak La Ode Nasrun, S.T., M.T. Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Baubau, Bapak Mawari, S.Pd, M.Si. Ibu Harlina Mawari selaku Ketua DWP Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Baubau masa bakti 2020 - 2025. ASN Lingkup Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Baubau. Keterangan Program : Pelaksanaan kegiatan pisah sambut ini merupakan implementasi Program Kerja Bidang Sekretariat DWP DPM dan PTSP Kota Baubau dalam rangka serah terima estafet kepemimpinan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan atas pengabdian Ketua periode sebelumnya dan menyambut kepemimpinan Ketua DWP yang baru. Tujuan Kegiatan : Tujuan kegiatan ini adalah untuk melaksanakan serah terima estafet kepemimpinan secara formal, memberikan apresiasi atas dedikasi Ketua masa bakti sebelumnya, serta menyambut Ketua baru guna menjaga kesinambungan program kerja. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan solidaritas antar anggota di lingkup pengurus DWP DPM dan PTSP Kota Baubau. Uraian Kegiatan : Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Baubau. Dalam arahannya, Ibu Fanti Frida Yanti, S.S., M.M menyampaikan bahwa Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun istri Aparatur Sipil Negara (ASN), memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah. Oleh karena itu, organisasi DWP dituntut untuk bertransformasi agar lebih responsif dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Baubau. Agenda dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan oleh Ibu Harlina Mawari, selaku Ketua DWP DPM dan PTSP Kota Baubau masa bakti sebelumnya. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus atas semangat kebersamaan serta dedikasi dalam menyukseskan setiap program kerja. Beliau juga berpesan agar seluruh pengurus senantiasa menjaga kekompakan, rasa kekeluargaan, dan sinergisitas untuk memberikan dukungan penuh kepada Ketua DWP yang baru. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Sawalia Nasrun, yang menekankan harapan agar estafet kepemimpinan ini mampu membawa pembaharuan dan inovasi berkelanjutan bagi organisasi. Beliau berharap agar DWP DPM dan PTSP Kota Baubau terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kinerja suami sebagai ASN. Selain itu, beliau menegaskan pentingnya memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis dalam menyukseskan tugas-tugas Pemerintah Kota Baubau. Dampak Kegiatan Pelaksanaan kegiatan pisah sambut ini memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas organisasi DWP DPM dan PTSP Kota Baubau. Secara internal, kegiatan ini mempererat solidaritas antar anggota dan menjamin keberlanjutan program kerja melalui transisi kepemimpinan yang harmonis. Harapan Melalui kegiatan ini diharapkan agar estafet kepemimpinan yang baru dapat membawa semangat pembaharuan bagi DWP DPM dan PTSP Kota Baubau. Semoga sinergisitas yang telah terbangun selama ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga organisasi ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan keluarga ASN di Kota Baubau. Kesimpulan Pertemuan Rutin DWP DPM dan PTSP Kota Baubau Bulan Mei 2026 yang dirangkaikan dengan Pisah Sambut Ketua DWP telah terlaksana dengan lancar dan khidmat. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial pergantian pimpinan, melainkan sebuah momentum awal untuk memastikan keberlanjutan estafet kepemimpinan organisasi. Penutup Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan Program Kerja Dharma Wanita Persatuan DPM dan PTSP Kota Baubau periode Mei 2026. Semoga laporan ini dapat memberikan gambaran yang komprehensif serta menjadi bahan evaluasi guna pengembangan dan peningkatan kinerja organisasi di masa yang akan datang. Pembuat Laporan : Wa Ode Muslimah Maksuddin
Laporan Dharma Wanita Persatuan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Kegiatan: Pengajian Rutin Dalam rangka program kerja Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan Distanhorti Prov Jabar, anggota DWP BPSBTPH Prov Jabar Ibu Riena Aip Maysarip mengikuti kegiatan tadarus bersama warga di Jln Tanjung Sari Asri timur 1 Antapani Bandung Selasa 05 Mei 2026 WIB sd Selesai Pukul 15.30 Rangkaian acara diawali dengan membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca AlQuran surat Yusuf Bersama sama samapi dengan selesai Tujuan Tadarus ini untuk Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta mempererat ukhuwah islamiyah antar warga. DWP BPSBTPH Prov Jabar selalu ikut aktif dalam kegiatan positif yang ada di lingkungan masyarakat.
Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Prov. Jatim
Ketua DWP Kemenag Jatim Mengikuti Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Nasional DWP Kemenag Se- Indonesia Keterangan Program : Jakarta – ( Humas DWP ) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam kegiatan Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kementerian Agama se-Indonesia yang digelar di Jakarta pada Selasa (15/4/2026), DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur berhasil meraih penghargaan sebagai Pelapor E-Reporting dengan Kategori Lengkap. Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama yang Berdampak dan Memberdaya” ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, serta diikuti oleh jajaran pengurus DWP dari seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri se-Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur dalam menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan program kerja Tahun 2025 melalui sistem e-reporting secara lengkap, tertib, dan tepat waktu. Capaian ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang akuntabel dan transparan. Ketua DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur, Ny. Kholilati Bahtiar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran DWP di Jawa Timur, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dan unit pelaksana.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja bersama. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua DWP Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur beserta seluruh DWP Unit Pelaksana atas kerja keras dan komitmennya dalam menyusun serta menyampaikan laporan kegiatan melalui e-reporting secara lengkap dan tertib,” ujar Kholilati. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi organisasi, kedisiplinan administrasi, serta komitmen dalam pelaporan kegiatan telah berjalan dengan baik dan konsisten. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi ke depan. “Penghargaan ini bukan hanya milik DWP Kanwil, tetapi menjadi kebanggaan bersama seluruh jajaran DWP Kemenag se-Jawa Timur. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan pelaksanaan program kerja yang memberi manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” tambahnya. Selain sebagai ajang koordinasi nasional, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP Kementerian Agama dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Penasihat DWP Kemenag RI, Helmi Nasaruddin Umar, menekankan bahwa halalbihalal tidak hanya sebatas tradisi tahunan, tetapi memiliki makna yang lebih dalam sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan soliditas organisasi. “Halalbihalal adalah momentum untuk merajut kembali silaturahmi, memperkuat energi kebersamaan, serta membangun sinergi yang produktif. DWP harus terus hadir sebagai organisasi yang tidak hanya solid, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dan memberdayakan anggotanya,” ungkap Helmi. Sementara itu, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam arahannya menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Ia menyebut bahwa Dharma Wanita memiliki posisi strategis dalam memperkuat nilai-nilai keluarga yang harmonis dan berkualitas “Keluarga adalah madrasah pertama bagi setiap insan. Dari keluarga yang harmonis akan lahir generasi yang berakhlak, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, peran Dharma Wanita sangat strategis dalam memperkuat nilai-nilai keluarga yang menjadi pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.. Melalui partisipasi aktif dalam Rakornas ini serta capaian penghargaan e-reporting, DWP Kanwil Kemenag Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat eksistensinya sebagai organisasi perempuan yang profesional, tertib administrasi, dan berorientasi pada dampak. Ke depan, DWP Kemenag Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program kerja serta memperluas kontribusi nyata bagi anggota, keluarga, dan masyarakat luas. Yang membuat laporan:
Alfi Dwi Nurlaili
Bidang : Sekretariat
Program : Pembinaan Hubungan Keluar/Rapat
.
Laporan Dharma Wanita Persatuan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Kegiatan Koordinasi Bersama Bidang PSP Dalam Rangka Pelaksanaan Program Kerja Bidang Sosial Budaya Ketua DWP BPSBTPH Prov Jabar mengadakan pertemuan dengan Anggota Bidang PSP Ibu Enden Sukma Di Saung Kiara Arta Park Kota Bandung Selasa 05 Mei 2026 Pukul 10.00 WIB sd Selesai Kegiatan ini dilakukan untuk membahas dan menyelaraskan program kerja Bidang PSP dengan program kerja DWP BPSBTPH Prov Jabar agar dapat berjalan dengan baik dan bersinergi Semoga apa yang sedang disusun dapat berjalan dengan lancar dan sukses Aamiin YRA DWP BPSBTPH Prov Jabar Sehat , Berdaya , Istimewa
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DWP DPKP) melaksanakan kegiatan Sky Garden DWP DPKP: Menanam Cinta, Memanen Sehat, pada hari Selasa, 5 Mei 2026, pukul 10.00 - 11.00 WIB, bertempat di rooftop DPKP Lantai 5, Gedung C Pemerintahan Kota Cimahi. Kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan). Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 8 orang terdiri dari pengurus dan anggota DWP DPKP diantaranya Ketua DWP DPKP Ibu Ruri Amy, Ibu Dewi Kadarisman, Ibu Anna Afif, Ibu Peni Yanto, Ibu Rida Syarif, Ibu Neli Asep, Ibu Cucu Hilman, Ibu Rani Farhan. 1. Latar Belakang. Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, pemanfaatan ruang terbuka hijau menjadi solusi kreatif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. DWP DPKP memandang pentingnya pembekalan keterampilan praktis bagi para anggota dalam mengelola lahan sempit menjadi produktif. Melalui inisiatif Sky Garden DWP DPKP memanfaatkan area rooftop yang belum terkelola secara maksimal sebagai sarana edukasi pertanian perkotaan (urban farming). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan kerja, tetapi juga membangun kemandirian pangan para anggota dengan memproduksi sayuran bebas pestisida. 2. Tujuan Kegiatan. - Mengalihkan fungsi lahan pasif di rooftop Gedung C menjadi area produktif yang memiliki nilai ekonomis dan estetika. - Membekali anggota DWP DPKP dengan keterampilan urban farming melalui metode geoponik dan hidroponik, serta budidaya ikan lele. - Mendorong terciptanya sumber pangan sehat, segar, dan mandiri untuk skala rumah tangga. - Membangun kebersamaan antar anggota melalui kegiatan luar ruang yang bermanfaat dan edukatif. - Menurunkan suhu mikro gedung dan menciptakan area kerja yang lebih asri. 3. Uraian Kegiatan. Kegiatan dimulai dengan pemaparan teori dan praktik langsung oleh Bapak Bachdim dari Dispangtan. Beliau membimbing anggota DWP DPKP dalam mempelajari teknik bercocok tanam modern yang efisien. Anggota DWP DPKP mempelajari dua metode utama, yaitu: - Metode Geoponik: melakukan penanaman dengan media tanah yang telah diperkaya nutrisi organik. Selain menggunakan pot dan keranjang sebagai wadah tanah, anggota memanfaatkan botol plastik bekas sebagai pengganti pot. Hal ini merupakan salah satu upaya DWP DPKP mengurangi sampah plastik. - Metode Hidroponik: mempraktikkan sistem tanam tanpa tanah menggunakan media air bernutrisi dengan kandungan AB mix untuk hasil yang lebih bersih dan cepat. Menggunakan pipa paralon sebanyak 100 lubang dan di aliri air yang didorong dengan pompa sebagai alas netpot. Menggunakan rockwool atau cocopeat sebagi media tanam. Jenis sayuran yang ditanam meliputi komoditas harian seperti kangkung, bayam, selada, pakcoy, cabe, dan tomat. Bapak Bachdim menjelaskan secara detail mulai dari teknik penyemaian benih, pemberian nutrisi, hingga cara pengendalian hama secara alami. Selain fokus pada tanaman, DWP DPKP juga memperluas wawasan dengan belajar berternak lele Sangkuriang. Narasumber memberikan panduan mengenai manajemen air, pemberian pakan yang efisien, serta keunggulan jenis lele Sangkuriang yang memiliki pertumbuhan lebih cepat dan daya tahan tubuh yang kuat. Integrasi antara budidaya ikan dan sayuran ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pangan mandiri yang berkelanjutan. 4. Penutup. Kegiatan Sky Garden DWP DPKP berlangsung dengan antusias tinggi bagi seluruh peserta. Melalui bimbingan teknis yang komprehensif, para anggota kita memiliki kepercayaan diri untuk mengimplementasikan ilmu menanam dan berternak di rumah masing-masing. Semoga semangat "menanam cinta" ini terus tumbuh hingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan.