Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung melakukan Takziah ke rumah duka Alm Ibu Hj. Wina Puspa Inda Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kota Bandung yang juga anggota bidang sosial budaya Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung. Almarhumah adalah Istri dari Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Bandung Bapak H Sigit Iskandar S.Ip., MM yang dilaksanakan pada hari Rabu, 1 April 2026 Pukul 07.30 Wib sd 10.00 WIB ke kediaman Jalan Parakan Asri No.44 Batununggal Bandung. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kegiatan bidang sosial budaya yang diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung Ibu Hj.R. Dewi Pertiwi Zulkarnain,S.E.,M.M. beserta pengurus Dharma wanita Persatuan Kota Bandung. Pengurus dan pelayat lainnya tiba di rumah duka untuk melakukan penghormatan terakhir dan kemudian mengikuti prosesi sholat jenazah dan sambutan dari keluarga oleh Bapak H. Sigit Iskandar sebagai suami yang menyampaikan ucapan terima kasih atas doa dukungan dan perhatian kepada almarhumah istrinya keluarga merasakan kehilangan namun meridhokannya di mesjid Baiturrahman Jalan Batununggal Indah VIII Bandung, yang kemudian dilanjutkan dengan pemakaman di TPU Mekar Wangi Legok Ciseureuh Bojong Loa Kidul Bandung. Almarhumah sebelum meninggal sempat di rawat di RS Muhammadyah jalan sancang Bandung karena mengalami sakit, setelah itu kemudian dipindahkan ke RS. Santosa Jalan Kebon Jati No. 38 Bandung. Setelah dilakukan pemeriksaan darah lengkap ternyata hasil gula darah sangat tinggi yaitu 400 dan hasil leukosit nya pun tinggi sebanyak 30.000 yang artinya menandakan adanya infeksi yang akut. sehingga diagnosa sementara Alm Ibu Wina menderita Diabetes sehingga segera diberikan penanganan sesuai hasil pemeriksaan darah. Karena kondisi kesehatannya terus menurun akhirnya mengharuskan almarhum dirawat di ruang Intensive Care Unit di RS Santosa untuk mendapatkan penanganan lebih intensif dari sejak itu kondisi nya semakin menurun dan sempat terjadi henti jantung. Perawatan yang telah dilakukan adalah menggunakan alat bantu nafas atau ventilator, penanganan RJP atau Resisitasi Jantung Paru sebanyak 2 kali. Pada hari Senin tanggal 30 Maret 2026 pada pukul sekitar jam 16.00 Wib di Ruang ICU RS Sentosa Jalan Kebon jati No. 38 Bandung Almarhum menghembuskan nafas terakhir yang ditemani oleh keluarga. Kabar kepergian Almarhumah cepat menyebar dan akhirnya banyak para pelayat datang ke Rumah sakit maupun ke rumah duka. Hadir memberikan doa dan dukungan moril untuk almarhum dan keluarga yaitu Walikota Bandung Bapak Muhammad Farhan dan Ibu Aryatri Bernanto Farhan, Sekretariat Daerah Kota Bandung Bapak H Iskandar Zulkarnain ST., MM, beserta Ibu Hj. R. Dewi Pertiwi Zulkarnain, S.E.MM. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bandung, Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung, Pengurus Dharma wanita Persatuan Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Bandung, Para Kepala dinas dan Ketua Dharma Wanita Persatuan OPD Kota Bandung. Tujuan dari kegiatan ini adalah Memberikan penghormatan terakhir yang ditujukan untuk Almarhumah karena sebagai anggota bidang Sosial Budaya almarhumah adalah seorang pengurus yang aktif dan berkontribusi dalam mendukung terhadap semua kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kota Bandungdan doa yang dipinjatkan untuk almarhumah agar semua amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan mengampuni semua kekhilafannya serta ditempatkan ditempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Menyampaikan ucapan turut berduka cita dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan oleh almarhumah agar diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam melepas almarhumah. Menambah ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT bahwa semua yang bernyawa di dunia ini akan meninggal pada waktunya yang kita sendiri tidak tahu, sehingga peristiwa ini menjadi pelajaran untuk terus beribadah membekali diri sebagai bekal kelak dikemudian hari.
Ibu Ketua Dharma Wanita BRIDA Kota Bima Ny. Sry Ulfa bersama perwakiln anggota menghadiri Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan yang diselenggarakan pada Senin, 06 April 2026 pukul 16.00 Wita bertempat di Aula Maja Labo Dahu Kantor Walikota Bima. OPD yang bertugas yaitu Dinas Kesehatan Kota Bima, Dikpora dan Dinas Pertanian Kota Bima. Pertemuan ini dihadiri oleh ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bima Ny. Hj. ST. Atikah H. Fahrurrozi dampingi oleh ibu Wakil Ketua 1 Ny.Hj.Fatimah H.Supratman, Ibu Wakil Ketua 2 Ny.Ulfa Abdul Haris dan ibu Wakil Ketua 3 Ny.Hj. Anita Setiawati H.M.Saleh perwakilan ibu ketua DWP Lingkup OPD se-Kota Bima. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Pembina DWP Kota Bima sekaligus Sekda H. Drs. Fakhruranji, M.E dan Ustadz H. Islamuddin, S.Pd.i sebagai pemberi tauziah. Kegiatan dibuka oleh Ibu Ketua DWP Kota Bima yang memberikan arahan terkait keutamaan kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Bima sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi antaranggota setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini sejalan dengan kegiatan yang mengusung tema “Merajut silaturrahmi, mewujudkan kerukunan dan kebersamaan menuju keluarga Bahagia”. Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, kegiatan halal bihalal menjadi momentum penting untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan sinergi antaranggota dalam menjalankan program organisasi ke depan. Pada sambutan Pembina DWP sekaligus SEKDA Kota Bima menekankan agar kegiatan DWP Kota Bima menyesuaikan dengan kondisi fiscal melalui optimalisasi program berdasarkan ketersediaan sumber daya yang ada. “Cukup nikmati keadaan yang sekarang karena kondisi finansial lagi tidak memungkinkan, penekanan beliau lebih lanjut”. Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadz H. Islamuddin dengan tema “Amalan-Amalan yang Mengantarkan ke Surga”. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui amalan-amalan sederhana namun bernilai besar, seperti menjaga shalat lima waktu, memperbanyak sedekah, menjaga silaturahmi, serta memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam beribadah serta menjaga hubungan baik antar sesama sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Ramadhan yang harus terus dipertahankan dalam kehidupan setelah bulan suci. Kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan dapat mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota Dharma Wanita Persatuan Kota Bima, serta menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas diri, baik dalam kehidupan berorganisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat. #Jaya selalu DWP Kota Bima
Salam #SahabatReligi DWP UIN Salatiga Jumat, 12 Desember 2025 Dalam rangka memperingati HUT DWP ke 26 dan Hari Ibu ke 97, DWP UIN Salatiga mengadakan seminar bertajuk “Ibu Sehat Mental di Era Digital”, yang disampaikan oleh Diah Purwita Rini, S.PS.,M.Psi. dengan moderator Yusvita Nena Arinta, M,Si. Selain seminar, DWP UIN Salatiga juga memberikan santunan kepada 15 mahasiswa penyintas bencana banjir Aceh dan Sumatera serta 15 keluarga UIN yang kurang mampu. #dwpuinsalatiga #dwpkemenagri
Kamis, 5 Maret 2026 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menggelar bakti sosial Ramadhan di Ruang Rapat Gedung KH. Hasyim Asyari Kampus III. Dalam acara ini sebanyak 110 paket sembako dibagikan untuk pegawai non-ASN dan pengurus kantin di lingkungan UIN Salatiga. Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan yang rutin diselenggarakan oleh bidang sosial dan budaya DWP UIN Salatiga. #dwpuinsalatiga #dwpkemenagri
DWP BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi 1. Ibu Ana Toha (Ketua) 2. Ibu Miranti Yuki (Wk. Ketua) 3. Ibu Dede (Sekretaris) 4. Ibu Amy Asep (Bendahara) 5. Ibu Yuyun Tatang (Ketua Bid. Pendidikan) 6. Ibu sherly Dinar (Anggota) 7. Ibu Rosros Deden (Anggota) 8. Ibu Garan (Anggota) 9. Ibu Arkan (Anggota) 10. Ibu Adi (Anggota) Telah mengadakan kegiatan Halal Bil Halal anggota Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Kantor Bapperida bersama Ustad Ahmadi dengan tema ; Idul Fitri Halalbihalal adalah tradisi khas Indonesia umat Muslim untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi setelah bulan Ramadan, biasanya dilakukan pada Idul Fitri. Acara ini bertujuan menghalalkan kembali hubungan antarmanusia agar kembali suci, sering diadakan di rumah, kantor, atau lapangan. Tradisi ini juga disebut sebagai ajang silaturahmi atau pertemuan maaf-memaafkan. Silaturahmi dalam Islam membawa keberkahan besar, di antaranya: dilapangkan rezekinya, dipanjangkan umurnya (keberkahan waktu), dan menjadi penyebab masuk surga. Amal ini juga mempererat persaudaraan, menghapus dosa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain tiga hal di atas, silaturahmi juga dapat menghapus dosa-dosa kecil, meningkatkan persaudaraan (ukhuwah Islamiyah), serta memberikan ketenangan mental. Kegiatan ini dilaksanakan pada; Hari : Kamis Tanggal : 03 April 2026 Waktu : 08.00 wib s/d selesai Tempat : Ruang Aula "Balepangripta" Bapperida Jl. Jajaway Kabupaten Sukabumi
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung Ibu Indrie Budhi Darmawan Berserta Anggota DWP Provinsi Menghadiri Acara Pengajian di Bulan Ramadhan Pada Hari Rabu Tanggal 4 Maret 2026 d Masjid Al Bakrie.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung Mengikuti Acara Berbuka Puasa Bersama Dengan Anggota DWP Provinsi Pada Hari Senin Tanggal 9 Maret 2026.
1. Ny Yayuk Eling Wirawan
2. Ny Woro Indarto
3. Ny Inggit Supriyatno
4. Ny Ariyati
Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo mengikuti kegiatan “Jelajah Mata Air “ dalam rangka Peringatan Hari Air Sedunia.
Hari ,tanggal : Senin, 06 April 2026
Waktu : Jam 11.00 – 12.00
Tempat : Sumber Mata Air Sukorini Kreo Kejajar.
Bidang : Sosial Budaya
Jumlah peserta/hadirin :
1. Lurah Mudal
2. Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum Tirta Aji (3 orang)
3. Himpunan Wanita Disabilitas Kab. Wonosobo (Bu Mariam)
4. Dena Upakara (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
5. Pelanggan Cabang Wonosobo (3 orang)
6. OSIS SMA Negeri 1 Wonosobo (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
7. OSIS SMA Negeri 1 Mojotengah (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
8. Siswa Pecinta Alam SMA Negeri 2 Wonosobo (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
9. Pimpinan Redaksi Kabar Wonosobo (1 orang)
10. Pesona FM Wonosobo (1 orang)
11. Jajaran Direksi & Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo
12. Karyawan Karyawati Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo
Keterangan Program / Hasil :
1) Perjalanan dan Jelajah Sumber Mata Air Tim Tirta Aji
Akses air bersih tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya mewujudkan kesetaraan gender. Dalam banyak kondisi, perempuan dan anak perempuan menjadi kelompok yang paling terdampak ketika akses air terbatas.
Salah satu tujuan diadakannya kegiatan jelajah sumber mata air ini adalah untuk lebih mengenal dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sumber mata air, terutama untuk mewujudkan kesetaraan gender.
Perjalanan menuju mata air Sukorini Kreo Kejajar memakan waktu sekitar 30 menit dengan jarak tempuh kurang lebih 2 km. Untuk menuju mata air melalui jalan setapak tanah diantara ladang penduduk dengan pemandangan indah yang menyenangkan mata menenangkan jiwa. Mata Air Sukorini berada di tepian sungai, untuk menuju tempat tersebut perlu turun dan menyeberang sungai Serayu yang berbatu batu dengan air jenih yang sejuk menyegarkan.
2) Diskusi di Sumber Mata Air Sukorini Tim Tirta Aji
Mata Air SUKORINI Kreo, Kejajar Kapasitas : 50 L./dt
Supply dari mata air Sukorini akan bergabung dengan supply dari mata air Sidabyah dan mata air Melikan yang masuk di reservoir Jengkol Garung.
Dengan menggunakan distribusi pipa sebesar 100mm dan 75mmm dari reservoir Jengkol melayani 2 wilayan DMA ( Distrik Meter Area ) yaitu :
1) DMA Garung
2) DMA Sitiharjo
DMA Garung :
Melayani 421 pelanggan air minum yang meliputi wilayah :
- Garung
- Sendangsari
- Mayasari
- Kalikuning
DMA Siti Harjo :
Melayani 901 pelanggan air minum yang meliputi wilayah :
- Penampelan
- Sitiharjo
- Tegalari
- Gintung
- Wonokromo
- Kebrengan
- Jawar
Jelajah mata air memberikan manfaat komprehensif, mulai dari kesehatan fisik dan mental melalui rekreasi alam, edukasi konservasi lingkungan, hingga kesadaran sosial akan pentingnya menjaga sumber air bersih. Kegiatan ini juga menjadi sarana relaksasi, mempererat kekompakan tim, dan pengenalan ekosistem air alami.
Berikut adalah rincian manfaat kegiatan jelajah mata air:
1. Kesehatan Fisik dan Mental (Rekreasi Alam)
Kesehatan Fisik:
Menjadi sarana latihan fisik yang meningkatkan kekuatan otot, daya tahan tubuh, dan kebugaran, karena aktivitas ini sering kali melibatkan trekking atau hiking.
Kesejahteraan Mental:
Suasana tenang, pemandangan hijau, dan suara air alami efektif mengurangi stres, kecemasan, serta menumbuhkan kebahagiaan (terapi alami jiwa).
Penyegaran:
Memberikan kesegaran jasmani dan rohani dari kepenatan rutinitas.
2. Edukasi dan Lingkungan (Konservasi)
Kesadaran Lingkungan:
Meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sumber mata air, menjaga keseimbangan ekosistem, serta pentingnya sanitasi yang lebih baik.
Pengetahuan Alam: Mempelajari secara langsung tentang ekosistem air, sumber air bersih, dan keanekaragaman hayati sekitar mata air.
Survival Skills: Melatih keterampilan dasar bertahan hidup di alam, terutama dalam menemukan sumber air bersih untuk diminum.
3. Manfaat Sosial dan Edukasi
Kekompakan Tim:
Kegiatan ini sering dilakukan berkelompok, sehingga mampu membentuk karakter tangguh, kepemimpinan, dan rasa solidaritas antarpeserta.
Interaksi Sosial: Memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan alam dan masyarakat sekitar, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Rekreasi Edukatif: Menjadi wahana belajar yang menyenangkan, khususnya bagi anak-anak untuk mengenal alam dan mengembangkan kreativitas.
4. Dampak Ekonomi Lokal
Potensi Wisata: Mata air yang dikelola dengan baik dapat dikembangkan menjadi objek wisata, yang meningkatkan perekonomian warga lokal.
Jelajah mata air adalah perpaduan kegiatan petualangan, pendidikan, dan konservasi yang mendukung keberlanjutan air untuk kehidupan.
Pembuat laporan : Wiwin Widiastuti, Sekretaris DWP PERUMDA Tirta Aji Kabupaten Wonosobo.
(E.V)DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SMAN 5 SUKABUMI CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH V DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT I. IDENTITAS KEGIATAN 1. Nama Kegiatan : UNTAIAN KASIH, JALINAN KENANGAN 2. Hari/Tanggal : Senin, 6 April 2026 3. Waktu : 09.00 – 12.00 WIB 4. Tempat : Aula Kantor Cabang Dinas Wilayah V, Jl. Raya Selabintana Km 6 No. 398 5. Penyelenggara : DWP KCD Wilayah V 6. Bidang Penanggung Jawab : Sekretariat 7. Jumlah Partisipan : 87 orang 8. Daftar Kehadiran Pengurus :- Ny. Ine Rachmat (Ketua DWP KCD V Unit SMAN 5 Sukabumi merangkap Sekretaris 1) II. LATAR BELAKANG Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai organisasi istri pegawai negeri sipil memiliki peran penting dalam mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memberikan apresiasi kepada anggotanya. Salah satu momen penting dalam perjalanan keanggotaan adalah saat seorang anggota memasuki masa purna bhakti, yang menandakan berakhirnya masa pengabdiannya dalam tugas kedinasan maupun organisasi. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan selama bertahun-tahun, DWP KCD Wilayah V menyelenggarakan kegiatan perpisahan yang bertema “Untaian Kasih, Jalinan Kenangan”. Kegiatan ini tidak hanya sebagai wujud terima kasih, tetapi juga sebagai sarana untuk memelihara hubungan kekeluargaan yang hangat dan erat antara anggota yang masih aktif dan yang telah purna tugas. III. TUJUAN KEGIATAN 1. Memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anggota DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. 2. Mempererat jalinan silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan, solidaritas, serta kekeluargaan di antara seluruh anggota organisasi. 3. Menciptakan suasana organisasi yang harmonis, saling mendukung, dan saling menghargai antaranggota dalam menjalankan peran masing-masing. 4. Memperkokoh ikatan emosional antaranggota, sehingga nilai-nilai kebersamaan terus terjaga meskipun ada anggota yang memasuki masa purna bhakti. IV. HARAPAN KEGIATAN 1. Hubungan silaturahmi antaranggota DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V semakin erat dan berkesinambungan dalam setiap aktivitas organisasi. 2. Kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan ditingkatkan menjadi nilai yang melekat dalam organisasi. 3. Hubungan baik dengan anggota yang telah purna bhakti tetap terjaga, sehingga tali kekeluargaan tidak terputus meskipun mereka sudah tidak aktif dalam kepengurusan. 4. Tumbuh semangat kebersamaan, rasa saling memiliki, dan terciptanya suasana organisasi yang harmonis, solid, dan penuh kepedulian antar sesama anggota, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas. V. PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan bertema “Untaian Kasih, Jalinan Kenangan” dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 6 April 2026, bertempat di Aula Kantor Cabang Dinas Wilayah V, Jl. Raya Selabintana Km 6 No. 398. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB, yang dihadiri oleh 87 orang partisipan terdiri dari pengurus dan anggota DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, serta tamu undangan lainnya. Adapun susunan acara yang berlangsung adalah sebagai berikut: 1. Pembukaan : Dipimpin oleh MC Ny. Dini Yudi 2. Pembacaan Do’a : Dipimpin oleh Ny. Nia Untora 3. Penyanyian Mars Dharma Wanita Persatuan : Dipimpin oleh dirigen Ny. Hasni Hery 4. Sambutan Ketua DWP Kacab Wil V : Disampaikan oleh Ny. Yussy Lima Faudiamar 5. Sepatah Kata dari Perwakilan Pengurus : Disampaikan oleh Ny. Sufenty Agus 6. Sepatah Kata dari Pengurus yang Purna Bhakti : Disampaikan oleh Ny. Rika Iman 7. Penyerahan Cenderamata & Sesi Foto Bersama : Dilakukan sebagai tanda kenang-kenangan dan momen kebersamaan 8. Penutup : Acara ditutup dengan doa bersama dan ucapan terima kasih VI. HASIL KEGIATAN 1. Terlaksananya pemberian penghargaan dan apresiasi kepada anggota yang purna bhakti dengan lancar dan khidmat, sehingga menimbulkan kesan yang mendalam bagi yang bersangkutan. 2. Terjalinnya silaturahmi yang lebih erat antaranggota, terlihat dari antusiasme dan keaktifan partisipan dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. 3. Terciptanya suasana kekeluargaan yang hangat, harmonis, dan penuh keakraban selama kegiatan berlangsung. 4. Terselenggaranya kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan berjalan dengan tertib serta lancar tanpa kendala yang berarti. VII. KESIMPULAN Kegiatan “Untaian Kasih, Jalinan Kenangan” yang diselenggarakan oleh DWP KCD Wilayah V telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat ikatan emosional dan nilai-nilai kebersamaan dalam organisasi. Apresiasi yang diberikan kepada anggota yang purna bhakti menjadi bukti nyata bahwa DWP menghargai setiap kontribusi dan pengabdian anggotanya. VIII. PENUTUP Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan DWP KCD Wilayah V. Semoga laporan ini dapat menjadi referensi dan masukan yang bermanfaat bagi pengembangan kegiatan organisasi di masa mendatang. Dibuat di : Sukabumi Pada Tanggal : 6 April 2026 Ny. Ine Rachmat
1. Ny Yayuk Eling Wirawan
2. Ny Woro Indarto
3. Ny Inggit Supriyatno
4. Ny Ariyati
Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo mengikuti kegiatan “Edukasi Pengelonaan Air “ dalam rangka Peringatan Hari Air Sedunia.
Hari ,tanggal : Senin, 06 April 2026
Waktu : Jam 08.00 – 10.000
Tempat : Sumber Mata Air Mudal, Mudal Mojotengah.
Bidang : Sekretaris
Jumlah peserta/hadirin :
1. Lurah Mudal
2. Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum Tirta Aji (3 orang)
3. Himpunan Wanita Disabilitas Kab. Wonosobo (Bu Mariam)
4. Dena Upakara (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
5. Pelanggan Cabang Wonosobo (3 orang)
6. OSIS SMA Negeri 1 Wonosobo (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
7. OSIS SMA Negeri 1 Mojotengah (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
8. Siswa Pecinta Alam SMA Negeri 2 Wonosobo (1 Guru Pendamping, 2 Siswa)
9. Pimpinan Redaksi Kabar Wonosobo (1 orang)
10. Pesona FM Wonosobo (1 orang)
11. Jajaran Direksi & Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo
12. Karyawan Karyawati Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo
Keterangan Program / Hasil :
1). Pembukaan
Acara dibuka oleh pembawa acara Ahmad Falah
2) Sambutan Direktur utama Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo bapak Muchammad Sjahid, S.IP., M.Si
- Pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.
- Akses air bersih tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya mewujudkan kesetaraan gender. Dalam banyak kondisi, perempuan dan anak perempuan menjadi kelompok yang paling terdampak ketika akses air terbatas.
- Hari Air Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran bahwa air bersih adalah hak asasi manusia. Ketika akses air tersedia secara adil, maka kesempatan untuk hidup sehat.
- Krisis air tidak hanya berdampak pada ketersediaan air minum, tetapi juga berpengaruh terhadap sektor pangan. Produksi pangan dapat menurun, harga pangan meningkat, hingga memicu kerawanan pangan dan kemiskinan, terutama bagi masyarakat rentan.
- Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui UNESCO terus mendorong upaya global dalam pengelolaan air secara berkelanjutan dengan memperkuat pengelolaan sumber daya air berbasis sains dan solusi praktis.
- Upaya ini penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya air, termasuk dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, pengelolaan air tanah, serta kerja sama lintas wilayah.
- Pentingnya menempatkan perempuan dan anak perempuan sebagai bagian dari solusi dalam pengelolaan air. Melalui pendekatan berbasis hak harus mampu memperkuat peran, suara, dan kepemimpinan perempuan dalam pengambilan keputusan.
- Ketika perempuan memiliki akses dan dilibatkan secara setara, maka layanan air akan menjadi lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan. Di sinilah air menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih sehat, sejahtera, dan setara.
- Komitmen meningkatkan akses air bersih dan sanitasi layak melalui pembangunan infrastruktur, penguatan konservasi sumber daya air, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.
- Mari untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya air sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
- Mari kita jaga air sebagai sumber kehidupan. Dengan pengelolaan yang bijak dan berkeadilan, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masa depan yang lebih setara bagi generasi mendatang.
3) Presentasi dan Edukasi Eki Rizqiyani
HARI AIR SEDUNIA
Air Mengalir Kesetaraan Tumbuh
Edukasi Sumber Air Baku Pengolahan Dan Pelayanan Air Minum
Latar belakang
Air sangat penting bagi semua kehidupan di bumi. Kelangkaan dan polusi dapat membahayakan kesehatan dan ekonomi global.
Permasalahan air
1. Ketika air datang terlalu banyak dapat menyebabkan bencana.
2. Ketika air datang terlalu sedikit dapat menyebabkan kekeringan.
3. Ketika air terlalu kotor dapat membawa penyakit.
Siklus air
Air selalu bergerak dalam satu siklus yang menghubungkan laut, udara, tanah, serta kehidupan kita di dalamnya.
Cara kita menggunakan, menyalurkan, dan mengelola air dapat memperkuat keseimbangan siklus tersebut.
Menjaga Air
1) Terlalu banyak atau sedikit
Infrastruktur Penampungan Air (Reservoir)
2) Terlalu jauh dengan yang membutuhkan .
Distribusi dengan pipa.
3) Kualitas menurun
Diolah agar aman digunakan.
Peran kita
1) Selalu menjaga daerah resapan air.
2) Mematikan kran air saat tidak dipakai.
Menjaga air dan lingkungan kita sama dengan melindungi saudara kita di hilir.
Darimana kita memulainya ?
- Kontribusi apapun dapat membantu menjaga dan memperbaiki siklus air.
- Kita dapat memulainya di tempat paling dekat dengan kita, di keseharian kita, rumah kita.
4) Nonton Bareng Tim Tirta Aji
Jauh sebelum kemerdekaan system penyediaan air minum telah dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda. Paska kemerdekaan seluruh asset dan pengelolaan air bersih tersebut diambil alih oleh pemerintahan kabupaten Wonosobo.
Perjalanan Tirta Aji dimulai pada 3 Februari 1976
Dipimpin oleh Umar Said, Dilakukan pengembangan reservoir Jlamprang dengan kapasitas 1000 m³ pada tahun 1978
PDAM juga melakukan pengembangan disejumlah wilayah dilakukan pada masa kepemimpinan H. Tantowi 1980 – 1984
Dukungan pengembangan air bersih dari Departemen Pekerjaan Umum turut memperluas pelayanan kususnya di wilayan pelayanan Kertek.
Pada masa kepemimpinan Soenart, BC.HK 1988 -1997 PDAM memasuki fase dasar penguatan organisasi dan infra struktur, penataan sumber daya manusia mulai dilakukan dengan diiringi pembangunan 20 bronkapturing dan 15 reservoir pada masa ini pula sejumlah kantor cabang baru mulai dibentuk.
Masa kepemimpinan
Drs. H. Muntohar,MM 1999 – 2001
Drs.H.Supandi 2001 – 2005
Hj.Sri Wahyuni, SE.MM 2006 – 2010
Setelahnya pelayanan air minum mulai pada masa stabil didukung dengan pembangunan sumber air dan reservoir untuk memperkuat system yang telah ada.
Retnoningsih,S.Sos.,M.SI. 2011 – 2018
Perbaikan kinerja keuangan menjadi titik penting, renovasi gedung kantor pusat dilakukan sebagai penguatan kelembagaan dan peningkatan pelayanan
Muchamad Sjahit,S.IP.,M.SI 2019 – sekarang
Tirta Aji menjalani pembenahan secara menyeluruh penguatan kinerja, system bisnis dan tata kelola asset, digitalisasi pelayanan mulai dibangun termasuk system invormasi jaringan dan billing system yang dikembangkan secara menyeluruh. Banyak capaian yang telah diraih dan dengan mendapatkannya bebagai penghargaan.
Tranformasi PDAM Tirta aji menjadi Perumda Tirta Aji pada tahun 2021
Pembuat laporan : Wiwin Widiastuti, Sekretaris DWP PERUMDA Tirta Aji Kabupaten Wonosobo.