DWP Perumda Air Minum Tirta Sukapura melakukan kegiatan pengajian bersama Ustadz Dr. Rahmat Wahyudin,S.Pt, M.P, M.M yang bertempat di jl. dadaha - Tasikmalaya, pada hari selasa, tanggal 10 maret 2026 dihadiri oleh pengurus dan anggota, beserta pegawai Perumda Air Minum Tirta Sukapura, sebanyak 33 orang dengan bertemakan "Amalan Akhir Ramadhan, Penghapus Dosa". kegiatan ini bertujuan mempelajari ajaran, nilai-nilai Islam, agar umat Muslim dapat mengamalkannya dengan benar.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan Tauziah pada hari Rabu,tanggal 11 Maret 2026 pada pukul 08.30 WITA sampai 11.30 WITA dengan Tema "Golongan Orang Yang Merindukan Syurga" bertempat di Ruangan Sekretariat Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dihadiri oleh ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Ny.Endang Susilowaty Ardiansyah,Ny.Anita Yulardhi,Ny.Ita Putra Fiad,Ny.Andi Astrid Arif,Ny.Irawati Rustam,Ny.Risma Karya Indra Warsyadi,Ny.Mustianah Rafiudin,Ny.Elis Yusuf Baso,Ny.Siti Khodijah Muhamadin,Ny.Nini Oze Laode Gadi,Ny.Waode Santi Tamin,Ny.Irawati Muliadin,Ny.Dery,Ny.Rudi,Ny.Dewi Harun,Ny.Zainal,Ny.Nining Boby,dan Ny.Eka Isran Jaya dan Salni. Kegiatan ini juga di isi dengan tauziah dengan tema " Golongan Orang Yang Merindukan Syurga"di bawakan oleh Ibu Ustadzah Nursoleha.
Acara secara rundown dari Pembawa Acara Master Of Ceremony Ny.Zainal,dan membawakan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan Dirigen Ny.Eka Isran Jaya,dan dilanjutkan dengan tauziah yang langsung di bawakan oleh ibu ustadzah Nursoleha.
Sebelum Tauziah,di sampaikan,sambutan dari Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan mengajak ibu ibu Dharma Wanita Persatuan dapat mengikuti kajian ini dengan baik dan "bisa melaksanakan kegiatan kegiatan penuh berkah selama bulan puasa,karena kegiatan kegiatan di bulan ramadhan pahalanya berlipat lipat dengan amalan-amalan kebaikan".kata Ny.Endang Susilowaty Ardiansyah.
Selanjutnya materi Tauziah yang langsung dibawakan Ustazah Nursoleha menyampaikan beberapa pesan dalam kegiatan Tauziah ini bahwa : Berdasarkan hadits Nabi SAW, terdapat empat golongan yang dirindukan syurga : (1) orang yang gemar membaca dan mengamalkan Al-Qur'an,(2) orang yang senantiasa menjaga lisan dan perkataan buruk,(3) orang yang memberi makan kepada yang lapar dan (4) orang yang berpuasa di bulan suci Ramadhan.
Secara rinci dari Tauziah golongan yang dirindukan syurga : Pembaca Al-Qur'an (Taliil Qur'an) : mereka yang rutin membaca, mempelajari dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup harian. Penjaga lisan (Hifdzul Lisan): orang yang mampu menahan lidah dari gibah(gunjing),fitnah,dusta,dan ucapan menyakiti orang lain. Pemberi Makan(ith'amut Tha'am): orang yang dermawan,peduli dan suka memberi makan kepada orang yang kelaparan atau membutuhkan. Berpuasa di Bulan Ramadhan (Shiyamu Ramadhan): orang yang komitmen menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Merindukan syurga berarti meningkatkan Ketaatan, Istiqomah dalam ibadah,dan menebarkan kebaikan sebagai bekal menuju akhirat.
Nabi Muhammad SAW Bersabda yang artinya: "sesungguhnya surga itu merindukan kepada 4 golong : orang yang membaca Al-Qur'an,orang yang menjaga lisannya,orang yang memberikan makan kepada orang orang yang sedang kelaparan,dan orang yang berpuasa pada bulan Ramdhan". Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur'an Surat Ar-rad ayat 28 yang artinya sebagai berikut : "yaitu orang orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah,ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram."(QS.Ar-Rad:28). Golongan kedua yang selalu menjaga lisannya disebutkan dalam sebuah hadits Nabi SAW yang berasal dari Abu Hurairah, Rasullullah SAW Bersabda yang artinya: "Barang siapa beriman kepada Allah dari hari akhir hendaklah dia berkata yang baik atau diam "(HR.Bukhari Muslim).
Puasa di bulan Ramdhan merupakan rukun Islam yang berarti wajib dilaksanakan oleh seluruh muslim. Ibadah puasa juga dapat mengantarkan kita untuk masuk dalam golongan yang dirindukan surga. Maka bersyukurlah kita yang senantiasa melaksanakan puasa ramadhan,karena kehadiran kita dirindukan oleh surga. Allah SWT juga telah menyediakan pintu surga bagi orang yang melaksanakan ibadah puasa yaitu Surga Ar-Rayyan.
Demikianlah ceramah tentang golongan orang orang yang merindukan Syurga,dan manfaat utamanya meliputi meringankan beban emosional keluarga, mempererat tali silaturahmi, menjadi pengingat akan kematian,dan mendatangkan pahala besar bagi ibu ibu Dharma Wanita Persatuan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara.
DWP Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung
Bidang : Sekretariat Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
2. Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026
3. Pukul : 16.00 s/d 17.30 WIB
4. Peserta : 38 orang
5. Lokasi : UPT Puskeswan Sendang
6. Acara : Sosialisasi DWP
Acara Sosialisasi
Pembukaan : Ibu Zaenal Mustofa
Sambutan : Ibu Arfian Yahya
Dirigen : Ibu Dyah Fitria R
Doa : Ibu Arif
Pembahasan
Sosialisasi DWP Unit I Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk membahas kegiatan sosialisasi yang akan diberikan kepada masyarakat di sekitar Puskeswan Sendang. Kegiatan yang rutin dilakukan oleh DWP Unit I Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan berupa sosialisasi tentang produk peternakan. Sosialisasi diadakan di Puskeswan Sendang pada hari Senin, 9 Maret 2026 pukul 16.00 WIB. Acara dibuka oleh Ibu Zaenal Mustofa. Sosialisasi juga membahas pengetahuan tentang produk pangan yang berkualitas bagi seluruh anggota DWP Unit I untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap resiko peredaran produk pangan yang tidak layak konsumsi.
Sektor peternakan merupakan bagian dari sub sektor pertanian yang memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya untuk mendukung kebutuhan pangan salah satunya sebagai sumber protein hewani asal ternak. Kebutuhan protein hewani akan meningkat seiring dengan meningkatnya pendapatan masyarakat, pengetahuan tentang arti pentingnya gizi, serta perubahan selera masyarakat.
Protein hewani dapat diperoleh dari Daging, Susu dan Telur. Pemilihan bahan pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) bertujuan agar produk yang dikonsumsi dapat menjadi sumber kandungan gizi yang berguna bagi kesehatan.
DWP Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi produk pangan asal hewan agar memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan tentang bahan pangan asal hewan yang layak konsumsi.
Daging yang baik dan sehat untuk dikonsumsi yaitu daging yang aman dan halal dengan tanda-tanda bersih, terang, lapisan luar kering, berasal dari sistem pemotongan yang halal, sudah ditiriskan, aroma tidak amis dan tidak bau asam, daging masih elastik dan tidak kaku, tidak ada memar. Daging yang sehat secara fisik dapat dilakukan dengan melihat beberapa kriteria yaitu warna daging merah cerah, aroma daging agak amis sampai tidak berbau, lapisan lemak daging tipis kecuali bagian tertentu, serabut otot daging agak kasar, daging kenyal. Penanganan hewan dan daging yang kurang baik dan tidak higienis akan berpengaruh pada kehalalalan, mutu dan keamanan daging yang dihasilkan. Aspek yang perlu diperhatikan terdiri dari higienis, sanitasi, kehalalan dan kesejahteraan hewan ternak.
Ciri - ciri Daging Ayam yang baik : Warna putih kemerahan & cerah, tidak berbau amis, menyengat dan asam, permukaan daging lembab (tidak kering & tidak basah), permukaan daging bersih, tidak ada darah dan bekas luka memar, bila ditekan daging akan kembali ke bentuk semula, dan serabut daging halus
Cermat dan tepat dalam memilih telur yang baik menjadi poin penting sehingga konsumen dapat mengkonsumsi telur dengan aman dan sehat dengan cara melihat secara visual. Penampakan kerabang (kulit telur), warna kerabang telur seragam, cerah & sesuai dengan jenis unggas (jika ayam kampung maka warna kerabang telur putih mulus), bentuk telur normal, permukaan telur halus, mengkilap, tidak ada kotoran (kotoran ayam, noda hitam, pengapuran) dan permukaan telur tidak retak.
Dengan pemilihan daging dan telur yang baik maka diharapkan konsumen dapat terhindar dari bahaya akibat mengkonsumsi telur maupun daging yang tercemar oleh bakteri atau kuman serta dapat memperoleh manfaat gizi yang baik bagi kesehatan tubuh.
Acara ditutup dengan dokumentasi.
Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassarnmenyelenggarakan kegiatan Olahraga Sehat Padel sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan mempererat kebersamaan antaranggota. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Februari 2026 dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Melalui olahraga padel ini, diharapkan para anggota DWP dapat terus menjaga kesehatan jasmani, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan semangat hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat. Selain menjadi sarana berolahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP Kota Makassar. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen DWP Kota Makassar dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif.
Darma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bantargadung Hari : Rabu, 11 Maret 2026 menghadiri Penutupan Pesantren Kilat 1447 H, Lokasi : Pendopo Kabupaten Sukabumi Jam : 08.00 s.d Selesai dengan Tema : Dengan semangat Ramadhan Kita tingkatkan Kekushyuan dalam beribadah kepada Allah SWT. Pemateri ( H. SITI SAODAH ). Ramadhan mendidik manusia menjadi hamba yang bertakwa, sabar, dan disiplin, serta diharapkan nilai ibadah ini berlanjut setelah bulan Ramadhan berakhir. Khusyuk berarti fokus, hati tenang, dan tidak memikirkan hal duniawi saat beribadah. Tingkatkan kekhusyukan dengan memahami makna bacaan shalat, shalat berjamaah, dan memperpanjang sujud saat Tarawih serta Tahajud. Selain menahan diri dari makan dan minum, puasa Ramadhan melatih kesabaran, disiplin, dan kepedulian sosial. Kesadaran akan hikmah ini membantu umat Islam menjalani ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh makna. Yang menhadiri Penutupan Pesantren Kilat adalah Ketua DWP Kecamatan Bantargadung ( NY.NANI MULYANI STARIFUDDIN ).
Dharma Wanita Persatuan Unsur pelaksana Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang yang dihadiri oleh Ibu Siwi dan Ibu Ayu mengikuti kegiatan Kelas keterampilan memasak membuat “Brownies Mini” yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang Jl. Pemuda No. 7 Ungaran bertempat di Ruang baca lantai 2 perpustakaan pada) hari Rabu, 11 Maret 2026 pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, diikuti oleh 22 peserta dari Ibu-ibu anggota DWP, pemustaka, serta masyarakat umum. Kelas keterampilan memasak ini merupakan salah satu program kerja Bidang Ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota di bidang kuliner dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan membuat kue lebaran bernilai guna dan bernilai ekonomi serta dapat sebagai suguhan atau sebagai hantaran pada Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini menjadi sarana pengembangan potensi diri sekaligus mendorong semangat produktif dan inovatif khususnya pembuatan brownies mini yang praktis dan memiliki nilai jual. Kegiatan kelas keterampilan memasak ini di pandu oleh Ibu Ari Kusnendar. Peserta menyiapkan bahan berupa coklat dcc, margarin, telur, gula halus, terigu, coklat bubuk, minyak, almond, chochochip. peserta mendapatkan penjelasan mengenai jenis-jenis bahan yang digunakan, pemilihan bahan, serta pengenalan alat dan bahan yang digunakan, teknik pembuatan adonan, proses pengolahan, hingga cara memanggang dan menyajikan brownies mini agar terlihat menarik dan memiliki cita rasa yang lezat. Instruktur kemudian mendemonstrasikan tahapan mengolah . Pada sesi praktik, peserta juga diberikan tips dan trik dalam menghasilkan brownies dengan tekstur yang lembut serta cara pengemasan yang sederhana namun menarik.. Kegiatan diakhiri dengan sesi evaluasi dan diskusi, di mana peserta dapat menampilkan hasil karya, berbagi pengalaman baru dalam bidang memasak, serta memanfaatkan keterampilan sebagai peluang untuk mengembangkan usaha rumahan. Penutupan kelas diisi dengan refleksi singkat dan dorongan motivasi agar keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan lebih lanjut, baik untuk kebutuhan pribadi maupun sebagai peluang usaha kreatif berbasis rumah tangga. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata, baik secara individu maupun kelompok. Peserta memperoleh peningkatan keterampilan dan pengetahuan praktis dalam menjadi produk yang fungsional dan bernilai estetika, sehingga menumbuhkan rasa percaya diri untuk berkarya dan berinovasi.. Laporan ini digunakan untuk kebutuhan pelaporan e reporting. Penulis : Ibu Yuci.
Pada Selasa , 10 Maret 2026 , pukul 10.15 WIB sampai dengan selesai , bertempat di Auditorium Utama , lantai 5 , Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Tidar Kota Magelang , Bidang Sosial Budaya DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang menghadiri Pertemuan Rapat Pengurus Inti yang dilaksanakan setelah selesai acara Penyerahan Donasi Takjil dan Paket Sembako . Pertemuan Rapat Pengurus Inti dihadiri dan dipimpin oleh Ketua DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang ( Ibu Evi Riyandini Junaedi Wibawa ) , dan turut hadir Wakil Ketua DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang ( Ibu Hermani T Rejeki Danu Widi N ) , dan Ibu - Ibu Pengurus DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang . Sebelum memulai dalam pembahasan Rapat Pengurus Inti , Ibu Ketua DWP UP RSUD Tidar Mengucapkan terimakasih kepada Bidang Sosial Budaya , dan kepada Ibu - Ibu Pengurus DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang atas partisipasi dan kontribusinya sehingga dapat terlaksana serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H , diantaranya Penyerahan Donasi Takjil dan Paket Sembako , Pengumpulan Pakaian Pantas Pakai , dan Shodagoh , Infak ke DWP Kota Magelang , semoga segala sesuatunya menjadi amal ibadah kita semua , dan memberi keberkahan buat semua . Dalam Rapat Pengurus Inti pada kesempatan ini Membahas : 1 . Persiapan Pleno Anggota DWP UP RSUD Tidar Kota Magelang yang akan dilaksanakan pada Jumat , 17 April 2026 , di Auditorium Utama lantai 5 , Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Tidar Kota Magelang , untuk waktu menyusul . Pleno di bulan April 2026 nantinya digelar masih dalam suasana hari raya Idul Fitri sehingga terdapat acara Halal Bihalal , dan bersamaan memperingati Hari Kartini , yang diagendakan terdapat lomba keluwesan dengan Busana Kebaya Kutubaru yang diikuti seluruh tamu undangan . 2 . Pengganti Ibu Ermina Niken ( Bidang Ekonomi ) , yaitu Ibu Reza dari bagian Penunjang ( Manajemen RSUD Tidar Kota Magelang ) . 3 . Gerakan Cinta Lingkungan yang pada pertemuan Rapat Pengurus Inti sebelumnya akan dilaksanakan pada tanggal 1- 3 Mei 2026 terdapat perubahan pelaksanaanya , dikarenakan terdapat pertimbangan 2 Pengurus akan menjalankan Ibadah Haji , sehingga waktu pelaksanaan selanjutnya mencari waktu yang tepat agar keseluruhan Pengurus dapat mengikuti kegiatan Gerakan Cinta Lingkungan tersebut . Semoga apa yang sudah dibahas dalam Pertemuan Pengurus Inti ini dapat terlaksana dengan lancar . Amiin YRA .
Ibu Ketua dan Anggota mengikuti acara Partisifasi sebagai peserta kegiatan Pasar Murah Ramadhan 1447 H sebagai upaya ikut membantu meringankan masyarakat dibulan suci Ramadhan 1447 H dalam membeli kebutuhan pokok dan bahan pangan laiinya pada hari selasa tanggal 3 s/d 5 maret 2026 bertempat di Halaman Sekretariat Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi
Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Lebak telah melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) pada hari Senin, 10 Maret 2026 bertempat di Sunda Heritage Resto & Coffe, Jl. Multatuli No.60, Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung. Acara dimulai pada pukul 17.00 WIB s.d selesai. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi program kerja Bidang Sosial Budaya yang bertujuan untuk memperkuat hubungan kekeluargaan, kebersamaan, serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh anggota dapat saling berinteraksi, berbagi kebahagiaan, serta mempererat hubungan sosial dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu : (1) Mempererat tali silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan, (2) Meningkatkan kebersamaan dan kekompakan dalam organisasi, dan (3) Mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan positif dan bernilai kebersamaan. Kegiatan bukber ini diikuti oleh pengurus dan anggota, diantaranya Ny. Hilmawati selaku Wakil Ketua I, Ny. Isna Rizal selaku Wakil Ketua II, Ny. Yulia Rhama selaku Sekretaris I, Ny. Ny. Oni Tata selaku Wakil Ketua Bidang Sosial Budaya, Ny. Desti selaku Sekretaris Bidang Sosial Budaya, Ny. Nilam Yovanatama selaku Sekretaris Bidang Ekonomi, Ny. Yulian selaku Anggota Bidang Ekonomi, Ny. Siska dan Ny. Rinda selaku Anggota Bidang Sosial Budaya serta Ny. Ina selaku Angota Bidang Pendidikan. Tak lupa pula Ny. Winda Triana, S.Pi., M.Si selaku Penasihat Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Lebak juga turut hadir pada acara tersebut. Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpulnya para anggota Dharma Wanita Persatuan, dilanjutkan dengan berbincang-bincang dan saling bercengkrama satu sama lain, menambah momen kehangatan dan kekeluargaan pada acara tersebut, selanjutnya dilakukan foto bersama untuk mendokumentasikan momen kebersamaan dalam kegiatan bukber. Acara selanjutnya yaitu saling bertukar kado dengan cara melakukan permainan estafet kado untuk menambah keakraban dan kekeluargaan antar anggota dan membuka kado tersebut secara bersama-sama menambah keseruan dalam pertemuan tersebut. Setelah menjelang waktu berbuka puasa, dilakukan doa bersama agar kegiatan buka bersama ini mendapat berkah dan pahala dari Allah SWT. Setelah itu dilaksanakanlah acara inti, yaitu buka puasa bersama. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana hangat, penuh kebersamaan dan kekeluargaan, serta menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar anggota dan untuk meningkatkan rasa syukur karena masih diberikan kenikmatan dan kemudahan dalam mendapatkan makanan, karena masih banyak orang-orang diluar sana yang kekurangan dan masih banyak orang yang masih menahan haus dan lapar dengan segala keterbatasan. Tak lupa pula, untuk menambah kekompakan, seluruh anggota yang hadir menggunakan pakaian yang senada, dengan dresscode pakaian berwarna biru, sebagai simbol perikanan dan dipadupadankan dengan kerudung berwarna moca. Demikian laporan kegiatan buka puasa bersama Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perikanan Kabupaten Lebak yang dilaksanakan pada hari Senin, 10 Maret 2026 ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan program kerja Bidang Sosial Budaya. Diharapkan melalui kegiatan bukber, semakin mempererat tali silaturahmi antar anggota, meningkatkan kebersamaan dan meningkatkan rasa syukur kita, serta memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan.
DWP Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung
Bidang : Sosial Budaya Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
2. Hari/Tanggal : Jumat, 6 Maret 2026
3. Pukul : 20.00 s/d 21.00 WIB
4. Peserta : 46 orang
5. Lokasi : Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
6. Acara : Peringatan Nuzulul Quran
Kegiatan peringatan Nuzulul Quran bertujuan untuk meningkatkan penghayatan terhadap kitab susi Al-Quran, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat keimanan dan ketakwaan bagi seluruh anggota DWP Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Setelah mengikuti kegiatan ini anggota DWP diharapkan menjadi lebih peduli terhadap makna yang tercantum dalam Al-Quran, merasakan kebersamaan, serta memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga kehidupan yang selaras dengan Al-Quran di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kegiatan ini terlaksana atas inisiatif yang dilakukan oleh DWP Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan mengajak seluruh anggota DWP Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan Nuzulul Quran, sehingga dengan fasilitasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 6 Maret 2026 setelah shalat Tarawih.
Bulan Ramadhan memiliki julukan yang sangat mulia, yakni Syahrul Quran atau bulan Al-Quran. Setiap tahun, umat Islam di Indonesia memiliki tradisi yang sangat mengakar, yaitu memperingati malam Nuzulul Quran yang selalu jatuh pada malam tanggal 17 Ramadhan. Masjid - masjid dan instansi pemerintah biasanya menggelar pengajian akbar, tabligh, hingga perlombaan tilawah untuk menyemarakkan peringatan turunnya kitab suci yang menjadi petunjuk utama bagi miliaran umat manusia.
Berdasarkan tafsir Ibnu Abbas dalam surat Al-Qadr, menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan secara keseluruhan, dari Lauhul Mahfuzh ke langit dunia dan dari sana diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur selama 22 tahun lebih. Ayat Al-Quran yang pertama kali turun adalah perintah membaca (Iqra) yang diturunkan pada malam Lailatul Qadar. Selanjutnya, Al-Quran diturunkan bertahap sesuai dengan kebutuhan peristiwa yang terjadi di masyarakat, yang dikenal dengan istilah asbabun nuzul atau tidak dengan sebab.
Hikmah terpenting dalam peringatan Nuzulul Quran adalah sebagai umat muslim, sudah semestinya untuk mengetahui peristiwa yang bersejarah ini. Namun di balik itu semua yaitu ada momentum penting lainnya, yaitu malam Lailatul Qadar. Lailatul Qadar, malam yang sangat diagungkan oleh umat Islam, diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil dalam sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, mulai dari 17 hingga 29 Ramadan. Umat Islam diharapkan untuk memaknai malam tersebut dengan penuh keikhlasan dan ibadah, karena Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Kepedulian terhadap kitab suci Al-Quran merupakan suatu kebiasaan yang harus ditanamkan sejak dini. Hal ini perlu dilakukan dengan terus berusaha untuk menjaga niat yang diwujudkan dalam tindakan nyata pada kehidupan sehari - hari yang merupakan bentuk kepedulian kita terhadap diri sendiri dan orang lain. Untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan selaras dengan Al-Quran kita harus menerapkan nilai - nilai yang terdapat di dalam Al-Quran, seperti menjaga hati tetap bersih, bekerjasama dan tolong menolong dalam perbuatan yang bermanfaat dan dilandasi dengan ketakwaan.
Peringatan Nuzulul Quran seharusnya tidak berhenti pada acara seremonial, atau sekadar mendengarkan ceramah. Esensi dari Nuzulul Quran adalah Membumikan Al-Quran. Al-Quran diturunkan bukan sekadar untuk dibaca dengan tajwid yang merdu, tetapi untuk dijadikan manual dalam menjalani kehidupan. Bagaimana cara kita bermuamalah, bagaimana kita berbisnis, bagaimana kita mendidik anak, hingga bagaimana kepedulian sosial kita terhadap sesama, semuanya harus merujuk pada nilai - nilai Al-Quran.
Salah satu pesan terbesar yang diulang-ulang dalam Al-Quran adalah perintah untuk menginfakkan sebagian harta di jalan Allah dan menyantuni kaum dhuafa. Di momen Nuzulul Quran yang penuh berkah kita dapat menterjemahkan ayat - ayat kepedulian sosial tersebut ke dalam aksi nyata. Sebagaimana akhlak Rasulullah SAW yang digambarkan oleh Ibunda Aisyah dimana Akhlak beliau adalah Al-Quran.
Umat Islam tidak hanya memaknai Nuzulul Quran sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman terhadap isi Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dengan memperingati Nuzulul Quran, kita semakin dekat dengan Al-Quran sebagai petunjuk hidup yang sempurna. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang Nuzulul Quran, umat Islam diajak untuk tidak hanya memperingati secara simbolis, tetapi juga menggali makna dan hikmah yang terkandung dalam wahyu Allah SWT yang diturunkan untuk petunjuk hidup umat manusia.