Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sosial budaya
Program : kepedulian dan kesetiakawanan
Kegiatan : bakti sosial
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT PSBR Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Rabu, 21 Oktober 2026
3 Pukul : 12.30-Selesai
4 Peserta : Anggota DWP UPT PSBR Bojonegoro, dan seluruh perwakilan DWP se Jawa Timur
5 Lokasi : Ruang makan PM UPT PSBR Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
6 Acara : baksos mendampingi kegiatan makan siang PM
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan mendampingi makan siang Penerima Manfaat (PM) pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Ketua DWP UPT PSBR Bojonegoro, Ibu Istiqomah, bersama anggota DWP yang hadir dan berpartisipasi langsung di ruang makan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua dan anggota DWP menyebar di ruang makan untuk mendampingi para PM selama kegiatan makan siang berlangsung. Pendampingan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap para PM, sekaligus upaya menciptakan suasana makan yang nyaman, tertib, dan penuh keakraban. Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menjalin kedekatan antara anggota DWP dengan para PM. Melalui interaksi secara langsung, diharapkan tumbuh rasa kekeluargaan, kebersamaan, serta perhatian terhadap kebutuhan para PM dalam menjalani aktivitas sehari-hari di lingkungan UPT PSBR Bojonegoro.
Ketua DWP UPT PSBR Bojonegoro, Ibu Istiqomah, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan sederhana seperti ini memiliki makna penting dalam membangun kepedulian dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan para PM. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perhatian dan kepedulian dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan semangat dan menciptakan suasana yang hangat bagi para PM, sehingga mereka merasa diperhatikan dan menjadi bagian dari keluarga besar UPT PSBR Bojonegoro,” ungkapnya.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, DWP UPT PSBR Bojonegoro berharap semangat berbagi, kepedulian, dan kebersamaan dapat terus tumbuh. Kehadiran Ketua dan anggota DWP di tengah-tengah para PM menjadi wujud nyata dukungan dalam menciptakan lingkungan pelayanan sosial yang ramah, nyaman, dan penuh perhatian.
Ketua DWP Unit Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat beserta jajaran pengurus DWP dan masyarakat umum menghadiri secara langsung kegiatan Pengajian dan Zikir Akbar dalam rangka meningkatkan ketakwaan serta mempererat tali silaturahmi. Kegiatan keagamaan ini dipimpin dan dihadiri oleh para pimpinan serta tokoh agama yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 18 Oktober 2026 bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Provinsi Sulawesi Barat. Acara spiritual ini diselenggarakan sebagai wadah mendoakan kedamaian, kesejahteraan, serta kemajuan daerah Sulawesi Barat.
(W.7)Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pamekasan
Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Proppo, telah melaksanakan kegiatan:
Bidang: Pendidikan
Program Kerja: Pendidikan Non Formal/informal
Kegiatan Program: Pelatihan/Kursus
Belanja online saat ini sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat Indonesia terlebih kaum Ibu-ibu, dari berbagai kebutuhan dapat di penuhi dengan melakukan pembelanjaan secara online, salah satunya adalah belanja pakaian. Namun saat pesanan tiba sering kali ukurannya kurang pas sehingga tidak sesuai dengan yang kita harapkan, hal tersebut disebabkan oleh faktor minimnya pengetahuan kita dalam hal ukuran pakaian. Mengetahui ukuran dengan benar akan mempermudah kita dalam melakukan belanja pakaian secara online.
Untuk meningkatkan pemahaman tersebut, Pengurus Dan Anggota Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Proppo melaksanakan kegiatan Pelatihan Ukur Tubuhmu, Rancang Busanamu dengan tema Mengenal Teknik Dasar Pengukuran Tubuh sebagai Langkah Awal Membuat Busana yang Tepat Ukuran. Kegiatan dimulai dari pukul 08.00 WIB - 10.00 WIB, dan diawali dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Ibu Sholihatin Norqori’ah S.Pd. Ibu Sholihatin menyampaikan materi dengan cara langsung praktik pada model. Setelah materi selesai, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 2 orang. Kemudian dilanjutkan dengan praktik pengukuran masing-masing anggota. Bagian-bagian yang diukur adalah Lingkar Dada, Lingkar Panggul, Lingkar Pinggang, Lebar dada/muka, Lebar Bahu, Panjang Lengan dan Panjang Baju. Setelah saling mengukur, Ibu Sholihatin mengecek hasilnya. Terdapat 1 kelompok yaitu ibu Mamah dan Ibu Rohma yang diperbaiki karena salah pengukuran dimana ukuran lebar muka lebih besar daripada lebar punggung yang seharusnya sebaliknya, lebar muka lebih kecil daripada lebar punggung.
Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan ini berlangsung dengan lancar, tertib dan penuh antusiasme dari peserta. Melalui pelatihan Ukur Tubuhmu, Rancang Busanamu, diharapkan seluruh pengurus anggota DWP SMKN 1 Proppo dapat mengaplikasikan teknik dasar pengukuran tubuh dengan tepat, sehingga tidak lagi mengalami kendala ketidaksesuaian ukuran saat berbelanja atau membuat pakaian.
Pembuat Laporan: Sekretaris DWP SMKN 1 Proppo
#DWPKreatif
#DWPDindikJatim
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan
Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT PSBR Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Rabu, 21 Oktober 2026
3 Pukul : 11.30-Selesai
4 Peserta : Anggota DWP UPT PSBR Bojonegoro
5 Lokasi : Lahan di lingkungan UPT PSBR Bojonegoro Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
6 Acara : Kegiatan Menyiram Kebun Tanaman Toga
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro melaksanakan kegiatan penyiraman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di kebun belakang kantor UPT PSBR Bojonegoro pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ketua DWP UPT PSBR Bojonegoro, Ibu Istiqomah, bersama anggota DWP sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta pemanfaatan tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga.
Kegiatan penyiraman tanaman TOGA merupakan salah satu upaya untuk menjaga pertumbuhan dan kesuburan tanaman agar tetap terawat dengan baik. Tanaman TOGA memiliki beragam manfaat, mulai dari membantu menjaga kesehatan hingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, perawatan secara rutin menjadi hal penting agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Selain menjaga kelestarian tanaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta mempererat kebersamaan antaranggota DWP UPT PSBR Bojonegoro. Melalui kegiatan sederhana seperti penyiraman tanaman, diharapkan tercipta lingkungan kantor yang lebih hijau, asri, dan nyaman.
Ketua DWP UPT PSBR Bojonegoro, Ibu Istiqomah, menyampaikan bahwa kegiatan merawat tanaman TOGA merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus langkah sederhana dalam mendukung pola hidup sehat. “Merawat tanaman TOGA bukan hanya tentang menjaga tanaman agar tetap tumbuh subur, tetapi juga merupakan upaya untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang hijau dan pemanfaatan tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan. Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara rutin sehingga tanaman TOGA yang ada di lingkungan UPT PSBR Bojonegoro dapat terpelihara dengan baik dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, DWP UPT PSBR Bojonegoro berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus terjaga. Dengan perawatan yang berkelanjutan, keberadaan tanaman TOGA di lingkungan kantor diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan kekayaan alam secara bijak.
(E.IX) Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Lelea Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nama Kegiatan: Bazaar Mini DWP KCD IX Hari/Tanggal: Jumat/23 Oktober 2026 Waktu: Jam 08.00 - 11.30 Tempat: SMKN 1 Gabuswetan Penyelenggara: Pengurus DWP KCD IX Jumlah Partisipan: 40 orang Jumlah Pengurus DWP yang hadir: 8 orang 1. Ny. Elah Nurlaelah Charli (Wakil Ketua 1 DWP KCD IX) 2. Ny. Selfya Permana (Sekretaris 1 DWP KCD IX) 3. Ny. Lia Basiruddin (Bendahara 1) 4. Ny. Indayati Arifuddin (Ketua Bidang Pendidikan) 5. Ny. Idah Roeli Sarwa (Ketua Bidang Ekonomi) 6. Ny. Dewi Taufik (Anggota bidang Sosial Budaya) 7. Ny. Nani Setiawati Saban (Anggota bidang Sosial Budaya) 8. Ny. Sa'adah Suharta (Anggota bidang Pendidikan) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1Lelea Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX menghadiri undangan Kegiatan Bazaar Mini DWP KCD IX pada Hari Jumat tanggal 23 Oktober 2026 pada jam 08.00 sampai jam 11.30 yang dilaksanakan dalam rangka menambah semangat kewirausahaan pengurus dan anggota DWP, kemandirian ekonomi serta mempererat silahturahmi pengurus dan anggota DWP, bertempat di SMKN 1 Gabuswetan Kabupaten Indramayu, kegiatan diselenggarakan oleh pengurus DWP KCD IX, dihadiri oleh 40 partisipan dan 8 orang pengurus DWP KCD IX dengan kegiatan sebagai berikut: Kegiatan Bazar yaitu memamerkan dan memasarkan aneka minuman yang sangat cocok disaat cuaca panas , homemade dari ibu anggota DWP, sangat cocok diminum bersama keluarga . Tujuan Kegiatan: 1. Memperat silaturahmi antar pengurus dan anggota DWP 2. Pemberdayaan ekonomi anggota dan pengurus DWP 3. Melatih jiwa kewirausahaan serta kemandirian ekonomi anggota dan penguris DWP dengan memasarkan produk lokal Pembuat laporan: Ny. Nani Setiawati Saban
(E.IX) Dharma Wanita Persatuan Unit SMKN 1 Lelea Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nama Kegiatan: Pertemuan Rutin DWP KCD IX Hari/Tanggal: Jumat/23 Oktober 2026 Waktu: Jam 09.30 -11.30 Tempat: SMKN 1 Gabuswetan Kabupaten Indramayu Bidang: Pendidikan Penyelenggara: Pengurus DWP KCD IX Jumlah Partisipan: 40 orang Jumlah Pengurus DWP yang hadir: 8 orang 1. Ny. Elah Nurlaelah Charli (Wakil Ketua 1 DWP KCD IX) 2. Ny. Selfya Permana (Sekretaris 1 DWP KCD IX) 3. Ny. Lia Basiruddin (Bendahara 1) 4. Ny. Indayati Arifuddin (Ketua Bidang Pendidikan) 5. Ny. Idah Roeli Sarwa (Ketua Bidang Ekonomi) 6. Ny. Dewi Taufik (Anggota bidang Sosial Budaya) 7. Ny. Nani Setiawati Saban (Anggota bidang Sosial Budaya) 8. Ny. Sa'adah Suharta (Anggota bidang Pendidikan) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Lelea Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX menghadiri undangan Kegiatan Pertemuan Rutin DWP KCD IX dengan tema " Cantik Menginspirasi Wujudkan Pesona Wanita Mandiri". Dengan kegiatan tutorial makeup oleh Wardah Cosmetics Cirebon. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota DWP dan meningkatkan pengetahuan anggota DWP tentang tata cara bermake-up yang benar untuk kegiatan sehari-hari, kegiatan ini diselenggarakan oleh pengurus DWP KCD IX pada Hari Jumat tanggal 23 Oktober 2026 pada jam 09.30 sampai jam 11.30 bertempat di SMKN 1 Gabuswetan yang dihadiri oleh 40 partisipan dan 8 orang pengurus DWP KCD IX dengan kegiatan sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC, Ny. Anggie Felinda 2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars DWP dipimpin oleh Ny. Deby Nurindah Sari 3. Sambutan oleh Pembina DWP Unit SMKN 1 Gabuswetan, Bpk. H. Abdul Basiruddin, M.Pd, menyampaikan ucapan selamat datang dan rasa terimakasih kepada seluruh anggota DWP yang telah hadir . 4. Sambutan Ketua DWP Unit SMKN 1 Gabuswetan, Ny. Lia Maliani Basiruddin, menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh anggota DWP yang telah hadir dan memberikan garis besar tentang tema pertemuan hari ini. 5. Sambutan Wakil Ketua I DWP KCD IX, Ny. Elah Nurlaelah Charli: menyampaikan agar seluruh anggota DWP harus tetap aktif dalam semua kegiatan DW dan juga menyampaikan bagaimana kita sebagai perempuan harus selalu menjaga kecantikan bukan hanya dari luar tapi yang lebih penting menjaga kecantikan dari dalam. 6. Pembacaan doa oleh Ny. Elis Nurlatifah 7. Kegiatan Inti: Tutorial Make Up oleh Instruktur Ibu Sela, Ibu Firna dan Ibu Dewi dari Wardah Cosmetics Cirebon dengan rangkuman materi sebagai berikut: Memberikan tutorial cara bermake up yang benar untuk kegiatan sehari-hari dengan berbagai tahap, tahapan pertama membersihkan area wajah, dilanjutkan dengan menambahkan serum dan cussion dan yang terakhir mengaplikasikan bedak tabur untuk membuat kesan make up yang natural dan tambahan memberikan lipstik sesuai dengan tone wajah masing-masing. 8. Tanya jawab 9. Penutup oleh MC 10. Foto bersama Tujuan Kegiatan: 1. Mempererat tali silahturahmi pengurus dan anggota DWP 2.Menambah pe ngetahuan tentang cara bemake up yang benar 3. Menambah wawasan tentang cara memilih make up yang sesuai dengan jenis dan warna kulit Pembuat laporan: Ny. Nani Setiawati Saban
Ketua DWP Unit Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat beserta pengurus DWP Unit OPD lingkup Pemprov Sulbar dan jajaran Pengurus DWP Provinsi Sulawesi Barat secara aktif mengikuti Pertemuan Khusus Persiapan Pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-27 Tahun 2026. Kegiatan rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Hj. Nurwaty Junda, yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2026 bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Sekda Sulawesi Barat. Pertemuan strategis ini diselenggarakan guna merumuskan pembentukan panitia pelaksana, menyusun rencana rangkaian acara, serta membahas dukungan dan kebutuhan teknis kegiatan demi menyukseskan peringatan HUT DWP mendatang.
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupate Nganjuk
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk telah melaksanakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Program Kerja : Peningkatan Status Kesehatan Perempuan
Kegiatan : Fasilitasi dan Cek Kesehatan Gratis(#DWPSehat)
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk
2. Hari : Jumat
3. Tanggal : 23 Oktober 2026
4. Waktu : Pukul 13.00 WIB - selesai
5. Peserta : 6 orang
6. Tempat : Laboratorium Klinik Cahaya Medika Jalan Dr Sutomo Bogo Nganjuk
7. Acara : Papsmear dan Pemeriksaan Kesehatan
LAPORAN KEGIATAN BIDANG SOSIAL BUDAYA
PROGRAM KERJA PRIORITAS PENINGKATAN STATUS KESEHATAN PEREMPUAN MELALUI FASILITASI DAN CEK KESEHATAN GRATIS (PAPSMEAR)
A. Pelaksanaan Kegiatan
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan ke-27 Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk melaksanakan kegiatan Bidang Sosial Budaya melalui Program Kerja Prioritas Peningkatan Status Kesehatan Perempuan, berupa fasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis melalui Pap Smear. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Laboratorium Klinik Cahaya Medika, Jalan Dr. Sutomo, Bogo, Nganjuk. Penyelenggara kegiatan Pap Smear Gratis adalah Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Nganjuk yang bekerja sama dengan Laboratorium Klinik Cahaya Medika sebagai mitra pelayanan kesehatan dan BPJS Kesehatan.
Sebanyak 6 orang Anggota DHarma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk yaitu Ibu Uriyatiningsih Suprawanda, Ibu Ina Susanti Hasan, Ibu Henny Joko Hartono, Ibu Fitari Joko Pitono dan Ibu Rusmini Hendarto mengikuti pemeriksaan Pap Smear sebagai bentuk partisipasi aktif dalam upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan perempuan. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program kesehatan preventif, meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker serviks, serta mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.
B. Tujuan dan Sasaran Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian anggota Dharma Wanita Persatuan terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi secara berkala. Pemeriksaan Pap Smear dilakukan untuk membantu mendeteksi perubahan sel pada leher rahim sejak dini sehingga tindak lanjut medis dapat dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan rekomendasi tenaga kesehatan.
Sasaran kegiatan adalah Anggota Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk, khususnya perempuan yang memenuhi kriteria pemeriksaan berdasarkan pertimbangan tenaga kesehatan. Melalui program ini, Dharma Wanita Persatuan berupaya membangun budaya hidup sehat, memperkuat tindakan pencegahan, serta mendorong perempuan agar lebih proaktif dalam mengambil keputusan terkait kesehatannya.
C. Manfaat, Hasil, dan Dampak Kegiatan
Kegiatan ini memberikan manfaat berupa kemudahan akses terhadap layanan pemeriksaan kesehatan, peningkatan pemahaman mengenai deteksi dini kanker serviks, serta penguatan kesadaran bahwa kesehatan perempuan merupakan investasi penting bagi kesejahteraan keluarga dan kualitas sumber daya manusia.
Hasil langsung kegiatan adalah terlaksananya fasilitasi pemeriksaan Pap Smear bagi 6 orang Anggota Dharma Wanita Persatuan. Adapun hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi peserta untuk memperoleh informasi kesehatan dan mengikuti anjuran tenaga medis apabila diperlukan. Dampak yang diharapkan ialah meningkatnya perilaku preventif, terbentuknya kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta tumbuhnya lingkungan organisasi yang mendukung perempuan untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
D. Inovasi dan Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan
Nilai inovatif kegiatan ini terletak pada pengintegrasian peringatan HUT DWP ke-27 Tahun 2026 dengan aksi nyata peningkatan kesehatan perempuan melalui kolaborasi bersama fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan tersebut menjadikan peringatan hari ulang tahun tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi anggota.
Dharma Wanita Persatuan berperan sebagai penggerak, fasilitator, dan edukator yang mendorong anggotanya menerapkan perilaku hidup sehat. Kolaborasi dengan Laboratorium Klinik Cahaya Medika dan BPJS Kesehatan juga memperkuat sinergi organisasi dengan mitra pelayanan kesehatan dalam mendukung akses pemeriksaan yang lebih mudah dan terarah.
E. Tindak Lanjut dan Dokumentasi
Sebagai tindak lanjut, Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk akan mendorong Anggota untuk berkonsultasi mengenai hasil pemeriksaan, mengikuti rekomendasi tenaga kesehatan, serta melakukan pemeriksaan lanjutan apabila diindikasikan. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan deteksi dini kanker serviks juga perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pertemuan rutin, penyebaran informasi kesehatan, dan kegiatan sosial budaya berikutnya.
Dokumentasi kegiatan berupa foto pelaksanaan pemeriksaan, daftar hadir 6 peserta, bukti koordinasi atau kerja sama dengan Laboratorium Klinik Cahaya Medika , serta laporan kegiatan dihimpun sebagai bukti pelaksanaan dan bahan evaluasi untuk pelaporan E-Reporting Dharma Wanita Persatuan Tahun 2026.
F. Penutup
Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan status kesehatan perempuan melalui program yang nyata, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan perempuan yang sehat, mandiri, produktif, dan berdaya, sekaligus memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa.
A. DATA KEGIATAN
Judul Kegiatan: Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Prov.DKI Jakarta
Hari : Kamis, 22 Oktober 2026
Waktu : 07.30-selesai
Lokasi : Gedung Candi Bentar Jl.Lodan Timur No.7 Jl.Pantai Indah No.10, Ancol Kec.Pademangan, Jakarta Utara
Jumlah Peserta: + 150 Orang
Pemandu Acara : DWP Satpol PP Sub Unit Kabupaten Kepulauan Seribu
B. LATAR BELAKANG
Dasar pelaksanaan:
1. Program Kerja Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Prov.DKI Jakarta
2. Undangan Ketua DWP Satpol PP Prov.DKI Jakarta Nomor 37/UDG/DWP.Satpol PP/X/2026 tanggal 15 Oktober 2026 hal Undangan
C. TUJUAN KEGIATAN
1. Melaksanakan Program Kerja DWP Satpol PP Prov.DKI Jakarta Tahun 2026;
2. Memperat tali silaturahmi dan meningkatkan kekompakan DWP Satpol PP Prov.DKI Jakarta;
3. Menerima arahan Program dan tujuan DWP Satpol PP Prov.DKI Jakarta yaitu :Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Dalam Pendidikan Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045.
D. URAIAN KEGIATAN
Ketua dan para pengurus DWP sub unit Satpol PP Kota Adm.Jakarta Utara menghadiri undangan Ketua DWP Satpol PP Prov.DKI Jakarta dalam kegiatan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Prov.DKI Jakarta dengan tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Dalam Pendidikan Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan dibuka dengan laporan kegiatan Ketua DWP Satpol PP Kab. Kepulauan Seribu. Kegiatan yang dihadiri oleh Kasatpol PP Prov.DKI Jakarta, Ketua beserta pengurus DWP Satpol PP Prov.DKI Jakarta dan para Ketua bersama pengurus DWP Satpol PP Kota /Kabupaten Prov.DKI Jakarta. Kegiatan diisi dengan penampilan tari Babang, Lomba Dance The Hijau yang diikuti oleh 5 wilayah kota dan 1 kabupaten.
E. HASIL KEGIATAN
1. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib sesuai dengan rundown acara;
2. Para anggota DWP Satpol PP Prov.DKI Jakarta semakin kompak ;
3. Para peserta pertemuan rutin mendapat pemahaman dan informasi program kerja Satpol PP merupakan bagian dari Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Dalam Pendidikan Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045 .
F.EVALUASI
Penyelenggaraan PERTIN DWP Satpol PP Provinsi DKI Jakarta selalu membuat cerita berbeda. Untuk kegiatan PERTIN selanjutnya diharapkan akan membuat cerita yang berbeda lagi.
G. PENUTUP
Kegiatan PERTIN yang diselenggarakan oleh DWP Satpol PP Sub Unit Kepulauan Seribu penuh dengan kemeriahan sehingga semakin menambah keakraban dan kekompakan.
#DWPCerdasLiterasi
Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah merupakan salah satu upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan peserta didik. Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengetahui status kesehatan anak, memantau pertumbuhan dan perkembangannya, serta menemukan kemungkinan adanya gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi aktivitas belajar dan kualitas hidup anak. Anak usia sekolah dasar berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang memerlukan perhatian khusus, baik dari segi kesehatan fisik, status gizi, kesehatan gigi dan mulut, penglihatan, pendengaran, maupun kesehatan secara umum. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat diperlukan agar permasalahan kesehatan dapat diketahui lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat. Sehubungan dengan hal tersebut, Dharma Wanita Persatuan Inspektorat mendukung pelaksanaan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah Dasar sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan derajat kesehatan anak usia sekolah serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Tujuan Umum Mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sekolah dasar melalui pemeriksaan kesehatan secara dini sebagai upaya pencegahan dan pengendalian masalah kesehatan sejak usia sekolah. Tujuan Khusus 1. Mengetahui kondisi kesehatan peserta didik kelas I sampai dengan kelas VI sekolah dasar. 2. Mendeteksi secara dini kemungkinan adanya gangguan kesehatan yang memerlukan perhatian atau penanganan lebih lanjut. 3. Memantau pertumbuhan anak melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan serta penilaian status gizi sesuai standar yang berlaku. 4. Mengetahui kondisi kesehatan gigi dan mulut, mata, telinga, serta aspek kesehatan lainnya sesuai jenis pemeriksaan yang dilaksanakan. 5. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri. 6. Mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah. 7. Memberikan rekomendasi tindak lanjut kepada orang tua atau wali murid apabila ditemukan masalah kesehatan pada anak. • Penyelenggara: Puskesmas Unit II Kecamatan Sumbawa dengan salah satu anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat. • Hari/Tanggal: Perlu dikonfirmasi kembali. • Waktu: Pukul 08.00 WITA sampai dengan selesai. • Durasi: Selama 3 hari. • Sasaran: Peserta didik kelas I sampai dengan kelas VI sekolah dasar. • Tempat: Sekolah dasar tempat pelaksanaan kegiatan, sesuai lokasi yang ditetapkan. • Bentuk kegiatan: Pemeriksaan kesehatan, pencatatan hasil pemeriksaan, edukasi kesehatan, dan rekomendasi tindak lanjut sesuai hasil skrining. RANGKAIAN KEGIATAN Pelaksanaan CKG Anak Sekolah dilakukan secara bertahap selama tiga hari dengan sasaran peserta didik kelas I sampai dengan kelas VI. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan berikut. 1. Persiapan dan Pendataan Peserta Petugas melakukan persiapan pelayanan, pengaturan alur pemeriksaan, serta pendataan peserta didik berdasarkan kelas dan identitas yang diperlukan. Persiapan ini bertujuan agar pemeriksaan berlangsung tertib, efektif, dan sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan. 2. Pemeriksaan Antropometri dan Status Gizi Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk mengetahui pertumbuhan anak. Hasil pengukuran dapat digunakan untuk menilai status gizi berdasarkan usia dan jenis kelamin sesuai standar yang berlaku. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi kemungkinan masalah gizi, seperti gizi kurang, gizi lebih, atau obesitas, sehingga dapat diberikan edukasi dan tindak lanjut yang sesuai. 3. Pemeriksaan Kesehatan Fisik Pemeriksaan kesehatan fisik dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan umum peserta didik sesuai cakupan pelayanan yang tersedia. Pemeriksaan dapat mencakup tekanan darah atau aspek kesehatan lainnya berdasarkan usia anak, indikasi, dan standar pelayanan yang berlaku. 4. Pemeriksaan Kesehatan Mata dan Telinga Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan gangguan penglihatan dan pendengaran yang dapat memengaruhi kemampuan anak dalam mengikuti pelajaran. Apabila ditemukan indikasi gangguan, anak dapat disarankan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan. 5. Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk mengetahui kondisi kebersihan gigi, kemungkinan gigi berlubang, serta masalah kesehatan mulut lainnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang cara menyikat gigi yang benar dan pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut. 6. Pemeriksaan Kesehatan Lainnya Jenis pemeriksaan lain dilaksanakan sesuai dengan paket CKG Anak Sekolah yang berlaku dan ketersediaan tenaga kesehatan. Pemeriksaan dapat mencakup aspek kesehatan yang relevan dengan usia peserta didik serta kebutuhan deteksi dini. 7. Pencatatan dan Evaluasi Hasil Pemeriksaan Setiap hasil pemeriksaan dicatat dalam formulir atau sistem pencatatan yang digunakan oleh petugas. Hasil tersebut menjadi dasar untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik serta menentukan apakah diperlukan edukasi, pemantauan, atau pemeriksaan lanjutan. 8. Edukasi Kesehatan Peserta didik diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik, menjaga kesehatan gigi dan mulut, mencuci tangan dengan sabun, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. 9. Rekomendasi dan Tindak Lanjut Apabila hasil skrining menunjukkan adanya dugaan gangguan kesehatan, orang tua atau wali murid dapat diberikan informasi dan anjuran untuk membawa anak ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan guna memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. FUNGSI DAN MANFAAT KEGIATAN CKG ANAK SEKOLAH Kegiatan Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah memiliki beberapa fungsi penting, yaitu: 1. Fungsi Deteksi Dini CKG berfungsi untuk menemukan kemungkinan masalah kesehatan sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Dengan demikian, anak yang membutuhkan perhatian medis dapat segera diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan. 2. Fungsi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Pemeriksaan membantu memantau pertumbuhan fisik dan status gizi anak. Informasi ini dapat menjadi dasar untuk memberikan saran terkait pemenuhan gizi dan kebiasaan hidup sehat. 3. Fungsi Pencegahan Penyakit Melalui pemeriksaan dan edukasi, kegiatan ini mendukung upaya pencegahan penyakit serta pengurangan risiko masalah kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas dan perkembangan anak. 4. Fungsi Promosi Kesehatan CKG menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola makan sehat, melakukan aktivitas fisik, menjaga kebersihan diri, dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. 5. Fungsi Pendukung Proses Belajar Kondisi kesehatan yang baik membantu anak mengikuti kegiatan pembelajaran secara lebih optimal. Deteksi gangguan penglihatan, pendengaran, gizi, atau masalah kesehatan lainnya dapat membantu mengurangi hambatan yang berpotensi memengaruhi konsentrasi dan prestasi belajar. 6. Fungsi Rujukan dan Tindak Lanjut Hasil pemeriksaan dapat digunakan untuk mengidentifikasi peserta didik yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian, pelayanan tidak berhenti pada skrining, tetapi dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan kesehatan anak. 7. Fungsi Penguatan Kerja Sama Kegiatan ini mendorong kerja sama antara penyelenggara, tenaga kesehatan, pihak sekolah, orang tua atau wali murid, dan Puskesmas dalam mendukung kesehatan anak usia sekolah. HASIL YANG DIHARAPKAN Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dasar selama tiga hari, diharapkan: 1. Kondisi kesehatan peserta didik kelas I sampai dengan kelas VI dapat diketahui melalui pemeriksaan sesuai paket pelayanan yang tersedia. 2. Masalah kesehatan yang ditemukan dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut sedini mungkin. 3. Peserta didik semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. 4. Orang tua atau wali murid memperoleh informasi yang diperlukan untuk mendukung pemeliharaan kesehatan anak. 5. Terjalin koordinasi yang baik antara pihak penyelenggara, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam mendukung peningkatan kesehatan anak usia sekolah. PENUTUP Demikian laporan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah Dasar yang didukung oleh Dharma Wanita Persatuan Inspektorat ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban kegiatan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik melalui deteksi dini masalah kesehatan, peningkatan pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta penguatan upaya pencegahan penyakit sejak usia sekolah. Dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak sangat diperlukan agar kegiatan pemeriksaan kesehatan anak dapat berjalan secara berkesinambungan dan berkontribusi terhadap terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.