e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/137389.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Buton > DWP DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 22-06-2026

Tekan Angka Kekerasan dan TPPO, DWP dan DP3A Kabupaten Buton Edukasi Siswa SMPN 8 Buton. Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), hingga fenomena Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) masih menjadi tantangan besar yang memerlukan penanganan lintas sektor. Merespons hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Buton menggelar kegiatan strategis bertajuk "Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, TPPO, dan Anak yang Berhadapan Dengan Hukum". Kegiatan edukatif yang berlangsung selama satu hari tersebut dilaksanakan di Aula SMP Negeri 8 Buton, Kecamatan Pasarwajo, pada Senin (22/6/2026) dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WITA. Acara ini secara khusus menyasar ratusan siswa-siswi kelas 8 dan 9 selaku generasi muda yang rentan terhadap pengaruh lingkungan negatif. Hadir langsung mengawal jalannya kegiatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) OPD DP3A Kabupaten Buton, Ny. Sunarlin Ilham. Kehadirannya didampingi oleh jajaran pejabat struktural internal, di antaranya Sekretaris Dinas DP3A (yang hadir mewakili Kepala Dinas), Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan, serta Kepala UPTD PPA beserta staf DP3A Kabupaten Buton. Pihak sekolah, mulai dari Kepala Sekolah SMPN 8 Buton hingga segenap Dewan Guru, juga tampak hadir mendampingi para siswa. Mendorong Keberanian Melapor Sejak Dini Acara resmi dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas DP3A Kabupaten Buton yang diwakili oleh Sekretaris Dinas. Dalam arahannya, ia menggarisbawahi pentingnya kepekaan lingkungan, baik di rumah maupun di sekolah, untuk mendeteksi dini berbagai bentuk kekerasan. "Kita semua harus peka dan mampu mengenali berbagai bentuk kekerasan yang ada di sekitar kita, mulai dari lingkungan terkecil hingga ke lingkungan sekolah. Kekerasan bukan hanya fisik, tetapi bisa berupa verbal dan psikologis seperti perundungan (bullying)," ujarnya di hadapan peserta. Lebih lanjut, ia menegaskan agar para siswa tidak perlu takut atau ragu untuk bersuara jika menjadi korban atau melihat tindakan kekerasan. "Bila kejadiannya di lingkungan sekolah, segera laporkan ke dewan guru. Namun, jika terjadi di luar lingkungan sekolah, jangan ragu untuk berkoordinasi dan melaporkannya ke UPTD PPA Kabupaten Buton. Kami siap melindungi," tegasnya. Sanksi Hukum Tegas dan Rehabilitasi bagi Pelaku Kenakalan Remaja Untuk memberikan pemahaman komprehensif dari aspek hukum, panitia menghadirkan Narasumber dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kota Baubau, Bapak Yanuar Aditya Putra. Dalam pemaparannya, Yanuar menyoroti maraknya fenomena kenakalan remaja, seperti aksi tawuran yang kerap melibatkan anak di bawah umur. Ia menegaskan bahwa status sebagai anak tidak membuat mereka kebal hukum apabila terbukti melakukan tindak pidana berat. Pelaku tawuran yang terbukti melakukan penganiayaan atau kedapatan membawa senjata tajam (sajam) akan diproses secara hukum formal guna memberikan efek jera (deterrent effect). Meski demikian, hukum terhadap anak tetap mengedepankan asas keadilan restoratif. "Selain tindakan tegas berupa proses hukum untuk efek jera, negara juga memfasilitasi rehabilitasi psikologis. Melalui bimbingan konseling yang intensif, kita berupaya memperbaiki pola pikir dan mereduksi perilaku agresif mereka agar kelak bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik," jelas Yanuar. Dampak Psikologis dan Pendekatan Mental Remaja Materi kemudian diperkuat dari sudut pandang psikologis oleh Psikolog Klinis, Ibu WD. Nusranaah, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Ia memaparkan materi mengenai dampak trauma mendalam yang dialami oleh korban kekerasan serta bagaimana pentingnya menjaga kesehatan mental di usia remaja. Menurutnya, pemahaman emosi yang baik dapat mencegah remaja terjerumus ke dalam perilaku menyimpang maupun tindakan agresif di sekolah. Memasuki pertengahan acara, suasana aula menjadi sangat dinamis saat memasuki sesi diskusi interaktif. Para siswa kelas 8 dan 9 secara bergantian berbagi pengalaman serta menyampaikan pemahaman mereka mengenai batasan antara gurauan antarteman dengan tindakan yang sudah masuk dalam kategori perundungan (bullying). Sesi ini berhasil membuka ruang komunikasi yang sehat antara siswa, guru, dan para pakar yang hadir. Komitmen DWP dan DP3A Buton Menuju Sekolah Ramah Anak Ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua DWP OPD DP3A Kabupaten Buton, Ny. Sunarlin Ilham, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan kolaboratif ini. Menurutnya, peran ibu dan organisasi perempuan seperti DWP sangat krusial dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman bagi anak. "Dharma Wanita Persatuan DP3A Buton berkomitmen penuh mendukung program dinas. Kami memandang bahwa sekolah harus menjadi zona aman (safe zone) bagi anak-anak untuk menuntut ilmu. Melalui edukasi seperti ini, kita berharap mata rantai kekerasan, TPPO, maupun keterlibatan anak dalam hukum dapat kita putus bersama," pungkas Ny. Sunarlin Ilham. Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga resmi ditutup pada siang hari. Langkah preventif yang diinisiasi oleh DP3A Kabupaten Buton ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Buton untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan bebas dari kekerasan.

../images/kegiatan/137388.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Ogan Komering Ulu > DWP Unit Dinas Tenaga Kerja

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 22-06-2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui keikutsertaan dan dukungan aktif pada kegiatan Wisuda Sekolah Lansia Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 22 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB s/d selesai, bertempat di Gedung Kesenian Baturaja, Jl. Dr. M. Hatta Kemala Raja, Kec Baturaja Timur dan menjadi momentum penting dalam memberikan apresiasi kepada para lansia yang telah menyelesaikan proses pembelajaran secara berkelanjutan. Kegiatan wisuda dihadiri oleh Ketua PKK Kabupaten Ogan Komering Ulu Ny. Zwesty Karenia Tedy, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu Ny. Rosari Indah Alva, didampingi oleh Ny. Elva Firdaus, Ketua Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ny. Sri Husmin, Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu, dan Ny. Yudia Novi anggota Bidang Pendidikam Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu. Selain itu turut hadir unsur pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, organisasi perempuan, kader pembangunan keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, pendamping lansia, serta para wisudawan dan wisudawati Sekolah Lansia yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kesejahteraan penduduk lanjut usia. Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu yang hadir dalam kegiatan tersebut mengenakan seragam Dharma Wanita Persatuan (DWP) dinas lengkap sesuai ketentuan organisasi. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) menjadi bagian dari dukungan terhadap berbagai program pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Sekolah Lansia merupakan program pendidikan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui proses belajar sepanjang hayat. Program ini memberikan kesempatan kepada lansia untuk memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan, kebugaran, psikologi, spiritualitas, hubungan sosial, perlindungan hukum, serta berbagai keterampilan yang mendukung kehidupan yang sehat dan produktif. Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan pelaksanaan kegiatan, sambutan para pejabat, serta prosesi wisuda yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu semakin menambah semarak dan makna kegiatan yang sarat nilai sosial dan kemanusiaan tersebut. Pelaksanaan wisuda ini merupakan bentuk penghargaan atas keberhasilan para peserta dalam menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran yang telah dilaksanakan selama program Sekolah Lansia berlangsung. Para peserta telah mengikuti berbagai materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan lansia sehingga dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu selama ini juga aktif mendukung berbagai program pembangunan keluarga, kesehatan masyarakat, pendidikan, dan kegiatan sosial yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan DWP Kabupaten Ogan Komering Ulu dalam kegiatan Wisuda Sekolah Lansia menjadi bentuk sinergi nyata antara organisasi perempuan dan pemerintah daerah. Secara demografis, peningkatan jumlah penduduk lanjut usia merupakan fenomena yang terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Ogan Komering Ulu. Meningkatnya angka harapan hidup menjadi indikator keberhasilan pembangunan kesehatan, namun di sisi lain memerlukan berbagai program yang mampu menjamin kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Melalui Sekolah Lansia, pemerintah daerah berupaya membangun kesadaran bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia. Lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga merupakan subjek pembangunan yang memiliki pengalaman, pengetahuan, serta nilai-nilai kehidupan yang dapat diwariskan kepada generasi muda. Program ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Ogan Komering Ulu yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama. Peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia, menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Selain mendukung visi daerah, kegiatan ini juga sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial, kesehatan masyarakat, pemberdayaan keluarga, serta penguatan ketahanan sosial. Kehadiran Sekolah Lansia menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat lanjut usia. Pada tingkat nasional, program Sekolah Lansia memiliki relevansi yang kuat dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perlindungan sosial, peningkatan layanan kesehatan, dan pembangunan yang inklusif sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing. Ny. Elva Firdaus, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ogan Komering Ulu memandang bahwa pendidikan sepanjang hayat merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Semangat belajar yang ditunjukkan para lansia menjadi inspirasi bahwa usia bukanlah hambatan untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi keluarga para lansia. Pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan keluarga yang lebih sehat, harmonis, dan mendukung kesejahteraan lansia. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh peserta tetapi juga oleh keluarga dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini diharapkan akan semakin banyak lansia yang termotivasi untuk mengikuti program pemberdayaan dan pendidikan sepanjang hayat. Wisuda Sekolah Lansia Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang inklusif tidak meninggalkan kelompok usia lanjut, melainkan memberikan ruang yang setara untuk terus berkembang, berkontribusi, dan menikmati masa tua yang sehat, mandiri, aktif, produktif, serta bermartabat demi terwujudnya masyarakat Ogan Komering Ulu yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Pembuat Laporan: Rahma Dinda Valentine

../images/kegiatan/137387.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumbawa > Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 20-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumbawa telah mengikuti kegiatan. Bidang : Sosial dan Budaya. Program : Ketahanan Keluarga, Olah Raga Keterangan Program : 1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa, bidang sosial dan budaya. Untuk bulan ini DWP OPD yang bertugas sebagai panitia penyelenggara adalah DWP Dinas BAPPERIDA, DWP Dinas PRKP, DWP Dinas PMPTSP dan DWP Dinas Lingkungan Hidup. 2. Hari Sabtu, tanggal 20 Juni 2026. 3. Pukul : 16.00 WITA sampai selesai. 4. Peserta : kurang lebih 95 orang anggota DWP OPD Kabupaten Sumbawa. Ketua DWP DPMD, Ibu Ida Ulumuddin bersama 3 orang anggota yaitu Ibu Rabiatil Muhlis, Ibu Sri Ahyuni Ansyaruddin dan Ibu Sri Wahida Sanapiah ikut serta dalam kegiatan Senam Sehat ini. 5. Lokasi : Halaman Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa. 6. Acara/kegiatan : Senam Sehat. Senam Sehat merupakan kegiatan rutin setiap bulan yang diadakan Bidang Sosial Budaya DWP Kabupaten Sumbawa untuk membina kesehatan, mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan kekompakan antar anggota DWP OPD Kabupaten Sumbawa. Ibu Evi Supiati, S.STp, sebagai instruktur senam, memulai sesi dengan pemanasan ringan yang bertujuan untuk mengendurkan otot-otot dan mempersiapkan tubuh untuk gerakan yang lebih intens. Beliau memberikan instruksi dengan jelas dan membimbing peserta untuk melakukan gerakan dengan tepat, memastikan bahwa setiap gerakan dilakukan dengan benar agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal. Setelah pemanasan, senam dilanjutkan dengan serangkaian gerakan yang dinamis dan enerjik. Ibu Evi, dengan pengalamannya yang luas dalam bidang olahraga, mampu menciptakan suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Gerakan-gerakan yang diberikan dirancang khusus untuk membantu meningkatkan kebugaran fisik, memperkuat otot, serta melatih kelenturan tubuh. Selain itu, senam ini juga difokuskan pada latihan pernapasan yang bisa membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental. Selama sesi senam, Ibu Evi tidak hanya memandu gerakan tetapi juga memberikan edukasi tentang manfaat dari setiap gerakan tersebut. Misalnya, gerakan stretching yang berguna untuk meningkatkan fleksibilitas, gerakan kardio yang membantu meningkatkan kesehatan jantung, serta gerakan yang fokus pada penguatan otot inti yang sangat penting untuk postur tubuh yang baik. Beliau juga mengingatkan peserta untuk selalu memperhatikan teknik pernapasan yang benar, karena pernapasan yang baik dapat meningkatkan aliran oksigen ke otak dan membantu mengurangi kecemasan. Partisipasi aktif dari anggota DWP terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka dengan antusias mengikuti setiap gerakan, sambil menikmati iringan musik yang menambah semangat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar senam biasa, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan di antara anggota DWP. Suasana kekeluargaan tercipta dengan hangat, di mana setiap peserta saling menyemangati satu sama lain. Setelah sesi senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pendinginan untuk membantu tubuh kembali ke kondisi normal dan mencegah cedera. Ibu Evi mengajak peserta untuk melakukan gerakan-gerakan peregangan yang menenangkan, sambil mengingatkan pentingnya mengambil waktu sejenak untuk relaksasi dan refleksi diri setelah berolahraga. Kegiatan senam yang diadakan oleh DWP Kabupaten Sumbawa ini berjalan dengan sukses dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan fisik, tetapi juga merasakan peningkatan dalam kesejahteraan mental mereka. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota DWP bahwa menjaga kesehatan harus menjadi prioritas, dan senam merupakan salah satu cara yang efektif dan menyenangkan untuk mencapai hal tersebut. Aktifitas ini bukan hanya dapat membuat raga menjadi sehat, juga dapat mempererat tali silaturahmi dan menjaga keakraban bagi sesama anggota DWP sebab dengan kegiatan senam ini terdapat kedekatan emosional dengan tertawa bersama dan saling bersenda gurau. Harapannya semoga kegiatan-kegiatan seperti ini tetap ada sehingga memberikan dampak positif, terutama bagi kesehatan semua anggota DWP OPD Kabupaten Sumbawa, menjaga kebersamaan, dan juga menghindari kejenuhan yang di rasakan. Hasil kegiatan ini menunjukan partisipasi tinggi para anggota DWP, dengan peningkatan tentang pentingnya aktivitas fisik dan pemeliharaan kesehatan. Diharapkan program ini dapat mencontoh penguatan literasi fisik di komunitas, memanfaatkan fasilitas yang ada dan mendorong partisipasi aktif. Melalui program ini diharapkan anggota dapat mengintegrasikan aktivitas fisik ke dalam rutinitas sehari-hari, memperbaiki kualitas hidup dan menjaga Kesehatan serta sistem kekebalan tubuh mereka dengan efektif. 7. Penutup : Setelah selesai senam, tidak lupa mengabadikan moment dengan berfoto bersama seluruh peserta yang hadir dan instruktur, kemudian istirahat untuk minum.

../images/kegiatan/137386.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Ogan Komering Ilir > Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 03-06-2026

A. DATA • Organisasi : Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. • Kegiatan : Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, sekaligus menerima kunjungan kerja Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan ke Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. • Peserta : Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. • Hari dan Tanggal Kegiatan : Rabu, 03 Juni 2026. • Tempat Pelaksanaan : Ruang Rapat Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. B. WHAT / WHEN / WHERE / WHO What (Apa) Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, sekaligus menerima kunjungan kerja Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan ke Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. When (Kapan) Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 03 Juni 2026. Where (Di mana) Ruang Rapat Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Who (Siapa) Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir yaitu Ny. Anna Farlidena, SST dan Seluruh Anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir yang hadir yaitu Ny. Misdarini Andri, S.Pd.SD., M.Pd, Ny. Nur Azizah Hendri, SE, Ny. Maya Rully, SH., Ny. Ninin Asrul, SE, Ny. Oktarina Deddy, S.Sos, Ny. Nazima Malik, Ny. Hj. Yenni Kamal, Ny. Uci Ropi, Ny. Nabilla Agung, S.P, dan Ny. Hj. Novi A. Yani, STr.Keb. C. PUBLIC Momentum Emas Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Menyelaraskan Pertemuan Rutin Bulanan dan Penerimaan Kunjungan Kerja Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan di Bumi Bende Seguguk. Komitmen kolektif dalam memperkuat struktur kelembagaan, meningkatkan kapabilitas manajerial pengurus, serta mempertajam arah program kerja terus ditunjukkan oleh jajaran Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Langkah strategis ini tercermin secara nyata melalui penyelenggaraan agenda akbar yang memadukan kepentingan internal dan koordinasi lintas tingkat pada pertengahan tahun anggaran 2026. Pada hari Rabu, 3 Juni 2026, Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi episentrum kegiatan organisasi perempuan dengan sukses digelarnya dua agenda krusial sekaligus. Agenda tersebut adalah Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir yang dirangkaikan secara langsung dengan Penerimaan Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan beserta jajaran Pengurus Pleno Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumsel. Acara yang berlangsung dengan standardisasi keprotokolan yang ketat, khidmat, namun sarat akan nuansa kekeluargaan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus inti dan anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Turut hadir pula sebagai undangan kehormatan, perwakilan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana (UP) dari berbagai Badan, Dinas, dan Kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, serta tokoh-tokoh penggerak perempuan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kehadiran tampuk pimpinan tertinggi Dharma Wanita Persatuan tingkat provinsi di sekretariat ini menjadi sebuah tonggak sejarah sekaligus suntikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh kader daerah untuk terus mengabdi dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Sejak pagi hari, geliat aktivitas di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir telah memancarkan atmosfer yang dinamis dan penuh antusiasme. Ruangan pertemuan utama ditata sedemikian rupa dengan memadukan identitas visual organisasi Dharma Wanita Persatuan yang elegan serta sentuhan ornamen budaya lokal khas Bumi Bende Seguguk. Keserasian ini mencerminkan profesionalisme pengurus daerah dalam mengelola sebuah acara berskala penting. Tepat pukul 13.00 WIB, rangkaian acara resmi dimulai. Seluruh hadirin berdiri tegak dengan penuh khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian disambung dengan mengumandangkan Mars Dharma Wanita Persatuan. Alunan suara yang serempak dan bersemangat ini menegaskan kembali hakikat keberadaan Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial dalam mendukung ketahanan nasional serta kelancaran roda pemerintahan. Pertemuan rutin bulanan ini sejatinya merupakan agenda wajib organisasi yang berfungsi sebagai wadah konsolidasi internal, evaluasi program kerja yang tengah berjalan, serta ruang silaturahmi untuk mempererat rasa persaudaraan. Namun, kehadiran Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan beserta rombongan memberikan dimensi yang jauh lebih besar pada pertemuan edisi Juni 2026 ini. Pertemuan ini bertransformasi menjadi forum pembinaan strategis yang menghubungkan garis kebijakan makro di tingkat provinsi dengan implementasi mikro di tingkat kabupaten. Dalam sambutan pembukaannya yang penuh kehangatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir menyampaikan rasa syukur, amanah, dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan untuk meluangkan waktu, meninjau langsung, dan berdialog secara interaktif dengan para pengurus di tingkat dasar. "Kunjungan kerja dari Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan beserta rombongan pengurus provinsi ke Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir ini merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa, sekaligus momen emas yang telah kami nantikan. Ini adalah bukti nyata dari perhatian dan bimbingan yang berkelanjutan dari pengurus provinsi kepada kami di daerah. Kami berharap, forum ini dapat menjadi sarana evaluasi yang konstruktif, sehingga seluruh program kerja yang kami susun di Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat bergerak selaras, berkesinambungan, dan tegak lurus dengan visi besar Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan," ujar Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam pidato sambutannya. Beliau juga menambahkan bahwa Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir senantiasa berkomitmen untuk menjadi unit pelaksana yang responsif terhadap isu-isu daerah. Sebagai organisasi yang bernaung di bawah instansi pengelola keuangan dan aset, Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir memikul tanggung jawab moral untuk menampilkan tata kelola organisasi yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata bagi kesejahteraan keluarga besar ASN dan masyarakat sekitar. Sebagai bentuk akuntabilitas publik dan organisasi, agenda dilanjutkan dengan pemaparan Laporan Kinerja Bulanan dan Capaian Kerja Semesteran oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir didampingi oleh unsur Sekretaris dan para Ketua Bidang. Pemaparan ini menyajikan secara detail potret implementasi program kerja yang berbasis pada tiga pilar utama Dharma Wanita Persatuan yaitu Bidang Pendidikan Peningkatan Literasi Digital Keluarga dan Sosialisasi Kurikulum Merdeka di Rumah, Bidang Ekonomi Pemberdayaan UMKM Kreatif Anggota dan Koperasi & Edukasi Manajemen Keuangan, Bidang Sosial Budaya Aksi Sosial Sembako Desa Lokus Stunting dan Gerakan Edukasi Bank Sampah Mandiri. Bidang Pendidikan membangun kompetensi dan kesiapan keluarga di era digital, dalam laporannya, Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir menekankan fokus pada program peningkatan kapasitas (capacity building) bagi internal pengurus dan anggota, serta penguatan pola asuh anak. Beberapa capaian yang berhasil dipaparkan antara lain yaitu Workshop Literasi Digital bagi Ibu Rumah Tangga, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para ibu agar mampu menyaring informasi, mengantisipasi dampak negatif media sosial, serta mendampingi anak-anak dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk belajar. Kedua Edukasi Dukungan Kurikulum Merdeka, mengingat pentingnya peran orang tua dalam sistem pendidikan modern, Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir secara aktif menyelenggarakan diskusi interaktif mengenai cara menyelaraskan pendampingan belajar di rumah dengan metode Kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah dasar (khususnya kelas 4 dan 5). Ketiga Pelatihan Keterampilan Praktis (Public Speaking dan Keprotokolan), guna menunjang performa kader saat tampil di ruang publik maupun forum kedinasan. Bidang Ekonomi, stimulasi kemandirian finansial berbasis keluarga, Mengingat DWP ini berada di bawah lingkup Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Bidang Ekonomi memiliki program kerja yang sangat terukur dan aplikatif, di antaranya : Pemberdayaan UMKM Anggota: Memfasilitasi pemasaran produk kerajinan tangan khas Ogan Komering Ilir (seperti kain kriya lokal) dan kuliner rumahan buatan anggota melalui pemanfaatan platform digital dan pameran lokal. Kedua Penguatan Koperasi Internal: Mengelola unit simpan pinjam yang dikelola secara transparan untuk membantu pemenuhan kebutuhan mendesak anggota, sekaligus melatih kedisiplinan finansial. Ketiga Edukasi Manajemen Keuangan Rumah Tangga Tangguh, Mengadakan seminar kecil tentang bagaimana mengelola gaji pokok dan pendapatan keluarga ASN agar tetap seimbang antara konsumsi, tabungan, dan investasi masa depan, guna mencegah perilaku konsumtif. Bidang Sosial Budaya, Ujung Tombak Kepedulian dan Kedekatan dengan Masyarakat. Aksi nyata Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir di sektor sosial budaya menjadi program yang paling dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas. Beberapa poin utama laporan yang disampaikan Adalah : Aksi Sosial Berkelanjutan (DWP Berbagi), Pelaksanaan penyaluran paket bahan pokok (sembako) dan santunan tunai secara berkala untuk masyarakat prasejahtera, lansia, dan anak yatim di berbagai wilayah, termasuk aksi sosial yang baru-baru ini menyasar kawasan Desa Muara Baru sebagai bentuk kepedulian sosial langsung. Kedua Dukungan Program Penurunan Stunting, Berkolaborasi dengan kader posyandu untuk memberikan makanan tambahan bernutrisi bagi balita dari keluarga kurang mampu. Ketiga Gerakan Edukasi Bank Sampah Skala Rumah Tangga, Program sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik dari dapur rumah tangga. Program ini bermaksud mengubah pola pikir anggota agar mampu mengubah sampah menjadi berkah ekonomis, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan hidup yang bersih, hijau, dan sehat di Kabupaten OKI. Arahan Strategis Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan, Memasuki agenda inti yang dinantikan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan memberikan pengarahan, bimbingan, sekaligus motivasi di hadapan seluruh peserta yang memadati ruangan. Dalam awal arahannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa kagum yang mendalam atas kerapian, keteraturan administrasi, serta tingginya inovasi program yang ditunjukkan oleh Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Menurut penilaian pengurus provinsi, Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir berhasil menampilkan citra sebagai salah satu Unit Pelaksana yang paling progresif, tertib, dan aktif di wilayah Sumatera Selatan. Namun, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan juga mengingatkan bahwa keberhasilan yang telah dicapai tidak boleh membuat pengurus terlena dalam zona nyaman (complacency). Beliau memaparkan beberapa poin instruksi strategis yang harus dipedomani dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran pengurus ke depan yaitu Pilar Pendukung Integritas dan Kinerja Suami, Beliau menekankan kembali peran fundamental anggota DWP sebagai istri dari Aparatur Sipil Negara. Suasana rumah tangga yang harmonis, stabil, dan penuh kedamaian merupakan faktor kunci yang mendukung suami untuk bekerja dengan integritas tinggi, profesional, dan terhindar dari tindakan yang melanggar hukum di instansi masing-masing. Akselerasi Penggunaan Aplikasi e-Reporting, di era transformasi digital pemerintah, pelaporan kegiatan secara berjenjang tidak boleh lagi ditunda-tunda. Setiap unit pelaksana wajib mengoptimalkan pengunggahan data kegiatan ke dalam aplikasi e-Reporting Dharma Wanita Persatuan secara berkala, akurat, dan tepat waktu agar performa daerah dapat terpantau langsung oleh pengurus pusat di Jakarta. Penguatan Program yang Berdampak Langsung pada Isu Nasional, Dharma Wanita Persatuan di daerah diinstruksikan untuk menyusun program kerja yang sinergis dengan program prioritas pemerintah pusat dan daerah, seperti percepatan penurunan angka stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, edukasi pencegahan pernikahan dini, serta kampanye pelestarian lingkungan hidup. "Dharma Wanita Persatuan bukanlah sekadar organisasi tempat berkumpul atau arisan seremonial semata. Dharma Wanita Persatuan adalah kekuatan sosial kemasyarakatan yang luar biasa besar. Kita adalah mitra strategis pemerintah. Melalui wadah Dharma Wanita Persatuan ini, mari kita buktikan bahwa istri ASN di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir, memiliki kecerdasan, kemandirian, dan kepedulian yang tinggi untuk menggerakkan perubahan positif dari tingkat keluarga hingga tingkat bangsa," tegas Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Rangkaian acara kunjungan kerja ini berjalan semakin produktif ketika memasuki sesi diskusi panel interaktif dan pembinaan teknis. Sesi ini dimanfaatkan secara optimal oleh para pengurus Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk berkonsultasi langsung mengenai berbagai dinamika organisasi, kendala teknis di lapangan, hingga strategi menghadapi tantangan zaman. Beberapa topik diskusi yang mengemuka antara lain tata cara penyusunan pelaporan keuangan organisasi yang berbasis standar akuntansi sederhana, teknik penulisan narasi berita kegiatan yang menarik untuk konsumsi media massa, serta kiat-kiat meningkatkan partisipasi aktif anggota yang memiliki kesibukan ganda sebagai wanita karir atau PNS aktif. Sembari diskusi berlangsung, tim verifikasi dari Pengurus Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan melakukan pemeriksaan fisik dan penataan dokumen kelengkapan administrasi kesekretariatan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Pemeriksaan meliputi Buku Induk Anggota, Buku Agenda Surat, Dokumen Rencana Kerja Bulanan, hingga bukti-bukti fisik pelaporan keuangan. Proses evaluasi ini berjalan sangat konstruktif, di mana tim provinsi memberikan banyak masukan berharga mengenai standarisasi tata kearsipan modern yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dharma Wanita Persatuan hasil musyawarah nasional terbaru. Sebagai bagian akhir dari rangkaian kunjungan kerja, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir melakukan peninjauan langsung (site visit) terhadap fasilitas fisik dan ruang kerja yang ada di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana daya dukung sarana dan prasarana yang dimiliki daerah dalam memfasilitasi aktivitas organisasi sehari-hari. Dalam peninjauannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan memberikan pujian atas kebersihan, kerapian, tata letak, serta kelengkapan sarana pendukung digital yang ada di sekretariat tersebut. Beliau menilai bahwa Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir telah memenuhi standar kelayakan yang sangat baik dan representatif sebagai pusat perumusan ide, perencanaan program, dan eksekusi gerakan pemberdayaan perempuan. Keberadaan sekretariat yang memadai ini diharapkan dapat dipertahankan dan ditiru oleh unit-pelaksana lainnya. Penyelenggaraan Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir yang dirangkaikan dengan Penerimaan Kunjungan Kerja Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Selatan pada hari Rabu, 3 Juni 2026 ini berjalan dengan sukses besar, lancar, aman, dan menghasilkan berbagai keputusan yang berorientasi ke depan. Pertemuan historis ini berhasil menelurkan beberapa poin rekomendasi utama demi kemajuan organisasi, antara lain : Peningkatan Frekuensi Koordinasi: Menyepakati pola komunikasi yang lebih intensif antara pengurus kabupaten dan provinsi melalui pemanfaatan forum digital guna mempercepat penyampaian instruksi organisasi, kedua Standardisasi Mutu Administrasi, Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan seluruh masukan dan catatan perbaikan dari tim verifikasi provinsi terkait tata kelola arsip dan akselerasi input data pada aplikasi e-Reporting sebelum akhir triwulan berjalan. Ketiga Perluasan Jangkauan Program Sosial, Mengintensifkan kolaborasi lintas sektor dengan instansi pemerintah terkait (seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup) agar program sosial ekonomi seperti pengentasan stunting dan bank sampah dapat memiliki daya jangkau yang lebih luas dan masif. Rangkaian acara yang sarat makna ini ditutup dengan khidmat melalui pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan bangsa, dilanjutkan dengan prosesi penyerahan cideramata berupa produk kerajinan tangan khas Kabupaten Ogan Komering Ilir dari Ketua DWP BPKAD OKI kepada Ketua DWP Provinsi Sumatera Selatan sebagai simbol penghormatan, jalinan tali silaturahmi yang erat, dan kenang-kenangan. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang memperkokoh rasa kekeluargaan di antara sesama kader. Melalui momentum penting pada tanggal 3 Juni 2026 ini, Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir kembali mengukuhkan eksistensinya. Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir siap melangkah maju dengan semangat baru, tata kelola administrasi yang semakin modern dan akuntabel, serta komitmen yang tak tergoyahkan untuk terus menjadi pilar pendukung utama bagi suksesnya roda pemerintahan, pembangunan daerah, dan peningkatan kesejahteraan keluarga di seluruh pelosok Bumi Bende Seguguk, selaras dengan visi mulia pembangunan Provinsi Sumatera Selatan.

../images/kegiatan/137385.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Ogan Komering Ilir > Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 03-06-2026

A. DATA • Organisasi : Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir. • Kegiatan : Menghadiri undangan Penilaian Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kab. OKI sekaligus Pertemuan Bulanan. • Peserta : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten OKI. • Hari dan Tanggal Kegiatan : Rabu, 03 Juni 2026. • Tempat Pelaksanaan : Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir. B. WHAT / WHEN / WHERE / WHO What (Apa) Menghadiri undangan Penilaian Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir sekaligus Pertemuan Bulanan. When (Kapan) Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 03 Juni 2026. Where (Di mana) Di Kediaman Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Who (Siapa) Ketua dan Anggota DWP BPKAD Kabupaten Ogan Komering Ilir yang hadir yaitu Ny. Bdn. Anna Farlidena, SST, Ny. Misdarini Andri, S.Pd.SD., M.Pd, Ny. Ninin Asrul, SE, Ny. Oktarina Deddy, S.Sos, dan Ny. Uci Ropi. C. PUBLIC Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan kelembagaan dan penataan administrasi organisasi yang tertib, transparan dan akuntabel, jajaran pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menghadiri agenda krusial yang diselenggarakan oleh Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Pada hari Rabu pada tanggal 3 Juni 2026, bertempat di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir, telah dilaksanakan kegiatan Penilaian Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang dirangkaikan secara langsung dengan Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan se-Kabupaten Ogan Komering Ilir. Agenda ganda ini menjadi momentum sangat penting bagi seluruh unsur pelaksana Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, bukan sekadar pertemuan tatap muka biasa. kehadiran para pengurus dalam forum ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa administrasi, implementasi program kerja, serta penyelarasan visi gerakan perempuan dalam mengawal pembangunan daerah di Bumi Bende Seguguk. Sejak pukul 08.00 WIB, suasana di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir telah dipadati oleh kader perempuan yang tampil anggun dan seragam mengenakan pakaian kerja resmi Dharma Wanita Persatuan. Antusiasme yang tinggi terpancar dari wajah para pengurus yang hadir membawa berkas, dokumen, serta laporan kerja masing-masing unit pelaksana. Acara resmi dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan khidmat oleh lantunan Mars Dharma Wanita Persatuan. Kehadiran seluruh elemen Dharma Wanita Persatuan dari berbagai badan, dinas, kantor, hingga instansi vertikal dan kecamatan di wilayah Ogan Komering Ilir ini menegaskan bahwa solidaritas organisasi ini terjalin dengan sangat kokoh. Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir menyampaikan bahwa sinkronisasi antara pengurus kabupaten dan unsur pelaksana di bawahnya adalah kunci utama keberhasilan organisasi. "Pertemuan bulanan kali ini sengaja kita padukan dengan penilaian sekretariat. Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana standarisasi administrasi, kerapian dokumentasi, dan keaktifan program kerja di setiap lini telah berjalan. Kita ingin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir tidak hanya besar secara kuantitas, tetapi juga unggul, tertib, dan profesional secara kualitas kelembagaan," tegas Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam pidato arahannya. Setelah sesi pembukaan, agenda langsung memasuki tahapan inti yang paling krusial, yaitu Prosesi Penilaian Sekretariat. Prosesi penilaian sekretariat mengukur kepatuhan administrasi dan e-Reporting, Tim penilai yang dibentuk secara khusus oleh Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir melakukan pemeriksaan secara detail, objektif, dan menyeluruh terhadap kinerja administratif yang dibawa oleh masing-masing unsur pelaksana. Penilaian ini didasarkan pada pedoman Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dharma Wanita Persatuan yang berlaku, dengan fokus pada beberapa instrumen penilaian utama : Tertib Administrasi Kesekretariatan, Tim penilai memeriksa kelengkapan administrasi wajib, meliputi Buku Induk Anggota, Buku Agenda Surat Masuk dan Surat Keluar, Buku Ekspedisi, Buku Tamu, serta Buku Catatan Kegiatan. Kerapian penataan arsip fisik menjadi poin penilaian yang cukup krusial untuk memastikan bahwa rekam jejak organisasi tersimpan dengan aman dan sistematis. Kedua Pelaporan Elektronik (e-Reporting), Sejalan dengan era digitalisasi birokrasi, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir memberikan bobot penilaian yang tinggi pada keaktifan unsur pelaksana dalam mengunggah laporan kegiatan bulanan melalui aplikasi e-Reporting Dharma Wanita Persatuan. Penilaian mencakup ketepatan waktu pengiriman laporan, kualitas narasi beritanya, hingga kelayakan dokumentasi foto kegiatan yang diunggah. Ketiga Administrasi Keuangan, Transparansi keuangan menjadi indikator penting dalam penilaian ini. Buku Kas Umum, Buku Bantu, susunan bukti pengeluaran (kwitansi), hingga laporan neraca keuangan internal dari masing-masing unit diperiksa secara teliti guna memastikan pengelolaan dana organisasi berjalan secara bersih dan dapat dipertanggungjawabkan. Dari jalannya penilaian ini, terlihat bahwa mayoritas unsur pelaksana—termasuk Dharma Wanita Persatuan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir serta unit-unit strategis lainnya—telah menunjukkan grafik peningkatan yang sangat signifikan dalam hal kerapian dan pemanfaatan teknologi informasi untuk pelaporan organisasi. Sembari proses penilaian dan verifikasi berkas berlangsung bergiliran, Pertemuan Rutin Bulanan tetap berjalan interaktif sebagai wadah konsolidasi dan evaluasi program kerja makro. Setiap perwakilan bidang di tingkat kabupaten memaparkan evaluasi kinerja triwulan dan memberikan arahan strategis untuk program kerja ke depan. Bidang Pendidikan ditekankan pentingnya peran serta aktif anggota Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung transformasi pendidikan anak di tingkat usia dini (PAUD) dan dasar. Dharma Wanita Persatuan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pola asuh anak yang cerdas di era digital, sosialisasi Kurikulum Merdeka di lingkungan keluarga, serta peningkatan budaya literasi membaca di rumah tangga. Bidang Ekonomi Fokus pembahasan diarahkan pada upaya pemulihan dan penguatan ekonomi keluarga pasca-pandemi serta stabilitas pangan. Anggota Dharma Wanita Persatuan didorong untuk memaksimalkan potensi pekarangan rumah melalui gerakan ketahanan pangan keluarga, serta menggalakkan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mandiri berbasis kerajinan tangan dan kuliner khas Ogan Komering Ilir. Bidang Sosial Budaya Bidang sosial budaya melaporkan efektivitas aksi-aksi kemanusiaan yang telah diturunkan ke masyarakat. Beberapa agenda yang dibahas meliputi evaluasi program pembagian paket bantuan sembako di desa-desa lokus stunting, pendampingan kesehatan lansia, hingga dukungan terhadap Gerakan Bank Sampah berbasis komunitas demi menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Salah satu sesi yang paling dinamis dalam pertemuan hari Rabu tersebut adalah sesi diskusi panel dan pembinaan langsung. Di sini, para ketua dan sekretaris dari berbagai unsur pelaksana diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan aspirasi, kendala di lapangan, maupun inovasi program kerja yang sedang dirintis. Beberapa kendala klasik yang mengemuka dalam diskusi antara lain Optimalisasi tingkat kehadiran anggota yang berstatus sebagai pekerja/PNS aktif, tantangan teknis dalam mengoperasikan sistem e-Reporting pada wilayah-wilayah kecamatan yang mengalami fluktuasi sinyal internet dan Strategi penggalian dana mandiri organisasi melalui unit usaha ekonomi kreatif tanpa melanggar regulasi yang berlaku. Merespons kendala-kendala tersebut, Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir memberikan solusi konkret. Untuk masalah kehadiran, disarankan pemanfaatan kombinasi pertemuan hybrid (fisik dan virtual melalui Zoom). Sementara untuk kendala e-Reporting, pengurus kabupaten bersedia mengadakan coaching clinic atau pelatihan intensif khusus bagi operator/sekretaris unsur pelaksana yang membutuhkan pendampingan ekstra. Menghadiri undangan penilaian sekretariat sekaligus pertemuan bulanan pada tanggal 3 Juni 2026 ini memberikan banyak catatan positif dan refleksi mendalam. Kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan mencari siapa sekretariat yang terbaik, melainkan sebuah instrumen pembinaan yang sangat efektif untuk melakukan standardisasi mutu organisasi secara merata dari tingkat kabupaten hingga unit pelaksana terkecil. Melalui evaluasi yang ketat dan transparan, seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana kini memiliki peta jalan (roadmap) yang lebih jelas mengenai aspek apa saja yang perlu dibenahi, dipertahankan, dan ditingkatkan. Tata kelola administrasi yang rapi terbukti berbanding lurus dengan keberhasilan eksekusi program kerja di lapangan. Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini ditutup dengan pengumuman catatan evaluasi sementara dari tim penilai, doa bersama untuk kemajuan organisasi, serta sesi ramah tamah untuk semakin mempererat tali silaturahmi antar-sesama istri Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dengan selesainya agenda besar ini, Dharma Wanita Persatuan se-Kabupaten Ogan Komering Ilir kembali menegaskan komitmen kolektifnya yaitu siap bergerak serentak, tertib dalam administrasi, berdampak dalam aksi nyata, serta terus menjadi pilar pendukung utama bagi kinerja suami dalam pengabdiannya kepada bangsa, negara, dan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir.

../images/kegiatan/137384.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Subang > Satuan Polisi Pamong Praja

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 04-06-2026

PENERIMAAN KUNJUNGAN EDUKATIF TK KOBER AL-IKHLAS KE BIDANG PEMADAM KEBAKARAN (DAMKAR) DALAM RANGKA DUKUNGAN BIDANG PENDIDIKAN DWP SATPOLDAM KABUPATEN SUBANG. Bidang : Pendidikan. Program Kerja : Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Edukasi di Luar Lingkungan Sekolah. Hari/Tanggal : Kamis, 4 Juni 2026. Waktu : 08.00 WIB s.d. selesai. Tempat : Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Subang. Peserta Kegiatan: 1. Murid TK Kober Al-Ikhlas sebanyak 25 siswa. 2. Orang tua siswa yang turut mendampingi kegiatan. 3. Guru pendamping sebanyak 4 orang. 4. Perwakilan DWP Satpoldam Kabupaten Subang, Ny. Rika selaku Anggota Bidang Pendidikan. 5. Petugas Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang. Uraian Kegiatan: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Subang melalui Bidang Pendidikan terus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui kegiatan edukatif yang memberikan pengalaman belajar secara langsung. Salah satu bentuk implementasi program tersebut diwujudkan melalui kegiatan penerimaan kunjungan edukatif TK Kober Al-Ikhlas ke Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan berbagai profesi pelayanan masyarakat kepada anak sejak usia dini, khususnya profesi pemadam kebakaran yang memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan, pertolongan, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung tugas dan tanggung jawab petugas pemadam kebakaran sebagai profesi yang mengedepankan keberanian, kedisiplinan, kepedulian, dan semangat pengabdian. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi. Petugas Damkar memperkenalkan kendaraan operasional, perlengkapan keselamatan, serta berbagai peralatan yang digunakan dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif sehingga mampu menarik perhatian peserta didik dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Selain memberikan pengetahuan baru, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa hormat terhadap profesi yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Anak-anak diajak memahami pentingnya keberanian, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama sebagai nilai karakter yang perlu ditanamkan sejak dini. Keterlibatan guru dan orang tua dalam kegiatan ini memberikan dukungan positif terhadap proses pembelajaran anak. Melalui pengalaman belajar secara langsung, peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, keberanian bertanya, serta rasa percaya diri dalam mengenal lingkungan di luar sekolah. Kegiatan kunjungan edukatif ini menjadi wujud sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, DWP Satpoldam Kabupaten Subang, dan Bidang Pemadam Kebakaran dalam mendukung pembentukan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki wawasan yang luas mengenai berbagai profesi yang berperan dalam kehidupan masyarakat. Output Kegiatan: 1. Terlaksananya kegiatan kunjungan edukatif TK Kober Al-Ikhlas ke Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang. 2. Sebanyak 25 peserta didik memperoleh pengetahuan mengenai profesi dan tugas pemadam kebakaran. 3. Meningkatnya wawasan anak tentang pentingnya peran petugas pemadam kebakaran dalam kehidupan masyarakat. 4. Terbangunnya pengalaman belajar langsung yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan bagi peserta didik. 5. Terjalinnya kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, DWP Satpoldam Kabupaten Subang, dan Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang. Melali Kegiatan ini bisa memberikan hal positif berupa meningkatnya rasa percaya diri, keberanian, dan rasa ingin tahu peserta didik terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini membantu menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat sejak usia dini. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan anak mengenai berbagai profesi serta mendukung pembentukan generasi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki cita-cita yang positif. Penulis Laporan: Ny. Erni Imam Sekretaris DWP Satpol PP dan Damkar Kabupaten Subang

../images/kegiatan/137383.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Mojokerto > DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 22-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto

Jl. R. A. Basuni Nomor 19 Mojokerto, Kode Pos 61361 Jawa Timur
Keterangan Program

NOTULEN PENYERAHAN PIAGAM PENGHARGAAN

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto

Hari/Tanggal : Senin, 22 Juni 2026

Waktu : 07.30 WIB

Tempat : Halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Kabupaten Mojokerto, Jl. RA Basuni No. 19, Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Agenda

Penyerahan Piagam Penghargaan Terbaik III E-Reporting DWP UP Kabupaten Mojokerto kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan pada saat Apel Dinas.

Dasar

Piagam Penghargaan Nomor: 26/SET/DWP Kab Mr/VI/2026 tentang Penghargaan Terbaik III E-Reporting DWP UP Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 22 Juni 2026 pukul 07.30 WIB bersamaan dengan pelaksanaan Apel Dinas di halaman Kantor DPPKBPP Kabupaten Mojokerto.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kepala Dinas sebagai bentuk apresiasi atas capaian Terbaik III E-Reporting DWP UP Kabupaten Mojokerto.

Piagam Penghargaan dengan Nomor Surat 26/SET/DWP Kab Mr/VI/2026 diserahkan kepada Bapak Dr. Bambang Wahyuadi, M.H., selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto.

Penyerahan piagam berlangsung dengan khidmat dan disaksikan oleh seluruh peserta apel, yang terdiri atas pejabat struktural, ASN, serta pegawai di lingkungan DPPKBPP Kabupaten Mojokerto.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja DWP Unit Pelaksana DPPKBPP Kabupaten Mojokerto dalam pelaksanaan E-Reporting, sehingga berhasil meraih predikat Terbaik III di tingkat Kabupaten Mojokerto.

Hasil Kegiatan

Piagam Penghargaan Nomor 26/SET/DWP Kab Mr/VI/2026 telah diserahkan kepada Kepala Dinas DPPKBPP Kabupaten Mojokerto.

Penghargaan diterima oleh Bapak Dr. Bambang Wahyuadi, M.H. sebagai bentuk apresiasi atas prestasi Terbaik III E-Reporting DWP UP Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran DPPKBPP Kabupaten Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan administrasi dan pelaporan organisasi, khususnya dalam mendukung kinerja Dharma Wanita Persatuan.

Penutup Demikian notulen kegiatan ini dibuat sebagai dokumentasi pelaksanaan penyerahan Piagam Penghargaan pada Apel Dinas hari Senin, 22 Juni 2026, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Foto Bersama

../images/kegiatan/137381.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Jepara > DWP KECAMATAN PAKIS AJI

  • Oleh: Sekretariat
  • 22-06-2026

DWP Kecamatan Pakisaji mengadakan rapat koordinasi kepengurusan internal Dharma wanita persatuan kecamatan Pakisaji dengan ketua Dharma wanita persatuan yang baru yang dipimpin oleh ketua Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq acara yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 22 Juni 2026 bertempat di ruang camat Pakisaji pada pukul 15.00 wib yang diikuti oleh 6 enam orang pengurus mulai dari sekretaris, bidang - bidang oleh Ny. Zuni Purwati,Ny. Kristiyani, Ny. Ainun Nadhiroh Muhammad Rusdy Fikri,Ny. Sumiati Shodiq acara dengan perubahan kepengurusan, pembahasan program rencana kerja tahunan, buku kegiatan,ereporing, pembahasan kegiatan bersama Disdikpora, SMP di kecamatan Pakisaji kegiatan bersama persiapan kegiatan lomba ready load Dharma wanita persatuan kecamatan Pakisaji juga menyiapkan rencana permohonan perubahan kepengurusan antar waktu dan kegiatan Bhakti sosial dan literasi ke desa desa dan ke sekolahan paud setelah kegiatan pertemuan dengan kepengurusan paud dan guru kelas, kedepannya kegiatan pendataan ulang anggota dharma wanita persatuan kecamatan Pakisaji, pengadaan atribut organisasi dharma wanita persatuan kegiatan silaturahmi dengan Disdikpora dan kepala sekolah SMPN di kecamatan Pakisaji persiapan anggota dharma wanita persatuan kecamatan Pakisaji untuk mengikuti kegiatan hari kamis bidang ekonomi di gedung shima kabupaten Jepara pada tanggal 26 Juni 2026 bersama dengan Dharma wanita persatuan Kabupaten Jepara diharapkan setiap kegiatan rapat anggota dapat dilaksanakan setiap bulan sekali dan dengan anggota lainnya bersama dengan SMPN dan puskesmas serta iuran anggota dharma wanita persatuan kecamatan Pakisaji. Acara dibuka dengan bacaan basmalah dilanjutkan sambutan ketua dharma wanita persatuan kecamatan Pakisaji pertemuan dharma wanita persatuan kecamatan Pakisaji dengan dinas instansi terkait dilaksanakan setiap Minggu ke 3 setiap hari Rabu rencana kerja dimulai dari kegiatan Disdikpora, SMPN, kecamatan, dan puskesmas.iuran anggota sementara hanya berlaku untuk kecamatan banyak harapan 2 untuk melakukan kegiatan lainnya seperti arisan iuran dansos Snack dan lingkungan sekitar dalam mendukung kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Juni ini belum berlangsung selama ini, kegiatan ini merupakan langkah awal dalam rangka Persiapan Lomba dan penyampaian informasi Materi pertama Pubertas Pada Remaja usia 10 - 24 tahun Proses Pematangan Seksual dan Reproduksi dengan narasumber Rei Hapsari dari PKBI Jawa Tengah.narasumber menjelaskan bahwa masa remaja merupakan periode penting yang ditandai dengan pubertas, yaitu proses pematangan organ seksual dan reproduksi yang menyebabkan perubahan dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan. Pubertas tidak hanya ditandai oleh perubahan fisik, tetapi juga mencakup aspek psikis, sosial, dan emosional. Pada remaja perempuan terjadi perkembangan payudara, mulai menstruasi, serta pertumbuhan fisik lainnya. Sementara pada remaja laki-laki terjadi perubahan suara, mimpi basah, pertumbuhan jakun, dan perkembangan organ reproduksi. Selain perubahan fisik, remaja juga mengalami perubahan psikologis seperti meningkatnya rasa ingin tahu, pencarian jati diri, perubahan suasana hati, serta kebutuhan untuk diterima dalam lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, remaja perlu mengenali dirinya dengan baik agar mampu membangun hubungan yang sehat dengan keluarga, teman sebaya, maupun lingkungan sekitar. Narasumber menekankan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi yang tepat sejak dini. Ketika memberikan informasi kepada anak tentang tubuh dan organ reproduksi, orang tua maupun pendidik dianjurkan menggunakan istilah yang benar dan sesuai nama organ reproduksi, seperti penis, vagina, rahim, testis, dan payudara, sehingga anak memahami fungsi tubuhnya secara tepat serta mampu melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan atau pelecehan. Dengan pemahaman yang baik tentang pubertas dan kesehatan reproduksi, remaja diharapkan dapat menghargai dirinya, mengambil keputusan yang bertanggung jawab, serta membangun relasi yang sehat dan saling menghormati.Materi kedua "Hubungan Komunikasi yang Setara" oleh narasumber S. A. Jannati Pada sesi kedua, narasumber mengajak peserta memahami pentingnya membangun komunikasi yang setara dalam keluarga, pertemanan, maupun hubungan sosial lainnya. Komunikasi yang setara adalah komunikasi yang memberikan ruang bagi setiap individu untuk menyampaikan pendapat, perasaan, dan kebutuhan tanpa merasa direndahkan atau didominasi. Dalam hubungan yang sehat, setiap pihak saling mendengarkan, menghargai perbedaan pendapat, serta menghindari sikap memaksa dan menghakimi. Narasumber menjelaskan bahwa komunikasi yang setara dapat dimulai dengan membiasakan diri untuk mendengarkan secara aktif, menggunakan bahasa yang santun, menghormati batasan orang lain, dan menyampaikan pendapat dengan cara yang baik. Sikap saling menghargai akan menciptakan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan dalam hubungan. Melalui komunikasi yang sehat dan setara, anak maupun remaja dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mampu menyampaikan aspirasi, serta menjalin hubungan yang positif dengan orang lain. Komunikasi yang baik juga menjadi salah satu kunci pencegahan konflik, kekerasan, dan berbagai permasalahan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Mengenali diri selama masa pubertas dan membangun komunikasi yang setara merupakan bekal penting bagi anak dan remaja dalam menjalani proses tumbuh kembangnya. Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan yang positif, mereka dapat berkembang menjadi generasi yang sehat, berdaya, dan mampu membangun relasi yang saling menghormati.trimakasih atas kerjasamanya.kemarin pertemuan dwp kabupaten Jepara bermou dengan disdukcapil diharapkan ibu menjadi kader IKD karena banyak pendidikan di KK tidak sesuai dengan keadaan.surat akte kematian,dan surat perpindahan bisa melalui IKD atau aplikasi pindang cemplung.untuk kita anak-anak usia 1-5 tahun bisa dilakukan di puskesmas karena sudah MOU DWP juga mengajak literasi perpustakaan membaca program membaca setiap hari dapat mendampingi. Untuk kegiatan juga bisa saat pertemuan bisa jualan apa untuk menambah income keluarga bisa digrup. Untuk kepengurusan kita fixkan lagi. Untuk surat jangan mendadak minimal 3 hari sebelum nya disertai dispensasi untuk kepengurusan harus istri PNS murni setelahnya baru anggota dari karyawati ASN yang bersedia menjadi anggota mengisi link dan surat pernyataan. untuk kesepakatan lainnya seperti arisan iuran dansos Snack kita bahas bersama UP DWP Kecamatan Pakisaji

../images/kegiatan/137380.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Mojokerto > DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 20-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto

Jl. R. A. Basuni Nomor 19 Mojokerto, Kode Pos 61361 Jawa Timur
Keterangan Program

NOTULEN PENERIMAAN PIAGAM PENGHARGAAN

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto

Hari/Tanggal : 20 Juni 2026

Kegiatan : Penerimaan Piagam Penghargaan E-Reporting Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Kabupaten Mojokerto

Nomor Piagam : 26/SET/DWP Kab Mr/VI/2026

Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto

KEGIATAN

Pada kegiatan pemberian penghargaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mojokerto, telah diserahkan Piagam Penghargaan Nomor 26/SET/DWP Kab Mr/VI/2026 kepada Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana (DWP UP) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto sebagai Terbaik III E-Reporting DWP UP Kabupaten Mojokerto.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh dr. Linda Teguh Gunarko, Sp.PD, M.Biome. selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto, didampingi oleh dr. Ameilia Fitri Hudani, Sp.A.

Penghargaan diterima atas nama DWP Unsur Pelaksana Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto oleh Ayuk Wahyuningsih sebagai perwakilan penerima piagam.

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja DWP UP Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto dalam melaksanakan pelaporan kegiatan melalui sistem E-Reporting secara tertib, tepat waktu, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus meningkatkan kualitas administrasi, pelaporan program kerja, serta mendukung transformasi organisasi Dharma Wanita Persatuan yang profesional, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi.

PENUTUP

Dengan diterimanya penghargaan Terbaik III E-Reporting DWP UP Kabupaten Mojokerto, diharapkan DWP Unsur Pelaksana Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja dan pelaporan elektronik pada periode berikutnya.

Foto Bersama

../images/kegiatan/137379.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Mojokerto > DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 20-06-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto

Jl. R. A. Basuni Nomor 19 Mojokerto, Kode Pos 61361 Jawa Timur
Keterangan Program

Notulen Pelatihan Table Manner

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto

Kegiatan : Mengikuti Pelatihan Table Manner

Hari/Tanggal : Sabtu, 20 Juni 2026

Waktu : Pukul 07.30 WIB s.d. selesai

Tempat : Aston Mojokerto Hotel & Conference Center

Jl. Totok Kerot No. 51, Sumber Gayam, Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur

Peserta : Seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana (UP) Kabupaten Mojokerto

Seragam : Batik DWP Baru (Warna Peach)

KEGIATAN

Pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Table Manner yang diikuti oleh seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB bertempat di Aston Mojokerto Hotel & Conference Center.

Seluruh peserta hadir mengenakan seragam Batik DWP Baru berwarna peach sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari panitia penyelenggara.

Setelah pembukaan, peserta memperoleh materi mengenai etika makan (table manner) yang meliputi tata cara penggunaan peralatan makan, etika saat menghadiri jamuan resmi, sikap dan perilaku yang baik selama acara makan formal, serta tata krama dalam berinteraksi di lingkungan resmi maupun profesional.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung (simulasi) penerapan table manner yang dipandu oleh instruktur.

Dalam sesi ini peserta mempraktikkan penggunaan peralatan makan sesuai urutan penyajian hidangan, etika komunikasi selama jamuan, serta tata cara bersikap yang mencerminkan kesopanan dan profesionalisme.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pelatihan dengan antusias, aktif bertanya, serta berpartisipasi dalam setiap sesi praktik.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan memberikan wawasan baru mengenai etika dalam menghadiri jamuan resmi.

HASIL KEGIATAN

Peserta memperoleh pemahaman mengenai standar etika makan pada acara resmi (table manner).

Meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan peralatan makan sesuai standar internasional.

Meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan etika, sopan santun, dan komunikasi yang baik pada jamuan resmi.

Menambah wawasan dan kepercayaan diri anggota DWP dalam menghadiri kegiatan formal yang melibatkan jamuan makan.

Mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar anggota DWP Unit Pelaksana Kabupaten Mojokerto.

PENUTUP

Pelatihan Table Manner ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, etika, serta profesionalisme anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kabupaten Mojokerto dalam menghadiri berbagai kegiatan resmi,

sehingga mampu mencerminkan sikap yang santun, berwibawa, dan sesuai dengan tata krama yang berlaku. Kegiatan berakhir dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID