Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat nilai-nilai moral dan etika, perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Sekretariat Daerah Kota Cimahi turut berpartisipasi dalam kegiatan Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh DWP Badan Kepegawaian Negara dengan tema “Akhlak dan Adab Kunci Sukses untuk Bahagia”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya akhlak dan adab di tengah masyarakat, yang berpotensi merusak keharmonisan keluarga dan lingkungan sosial serta menghambat terwujudnya kehidupan yang bahagia dan sejahtera. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk memperkuat pribadi yang berakhlak dan beradab sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga dan masyarakat yang harmonis. Webinar ini dilaksanakan pada hari Selasa, 6 Mei 2026, bertempat di Aula BKN Lantai 5 Gedung I BKN Pusat dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh peserta dari berbagai instansi di seluruh Indonesia. Perwakilan DWP Unit Setda Kota Cimahi mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian dan antusiasme. Kegiatan ini menghadirkan keynote speaker, yaitu Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., yang memberikan penguatan terkait pentingnya integritas, karakter, serta peran keluarga dalam membentuk pribadi yang unggul. Selain itu, turut hadir narasumber inspiratif, yaitu Dr. Ninuk Triyanti, S.H., M.Hum., CH., CHt., dan Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd., yang menyampaikan materi secara komprehensif dan aplikatif. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa akhlak merupakan cerminan nilai moral yang tertanam dalam diri seseorang dan tercermin dalam perilaku sehari-hari, sedangkan adab merupakan tata krama atau etika dalam berinteraksi dengan orang lain. Keduanya menjadi kunci utama dalam menciptakan hubungan yang harmonis, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Disampaikan pula bahwa keberhasilan dan kebahagiaan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kualitas akhlak dan adab yang dimiliki. Lebih lanjut, strategi dalam memperkuat pribadi yang berakhlak dan beradab antara lain dimulai dari pembinaan dalam keluarga, keteladanan dalam bersikap, pembiasaan perilaku positif, serta penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan terbentuk individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berintegritas. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 BKN serta dirangkaikan dengan launching Gerakan Keluarga Bahagia, yang semakin menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Adapun tujuan keikutsertaan perwakilan DWP Unit Setda Kota Cimahi dalam kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan serta memperkuat pemahaman terkait penerapan nilai-nilai akhlak dan adab dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan peran anggota DWP dalam membangun keluarga yang harmonis serta lingkungan kerja yang kondusif. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain meningkatnya kesadaran akan pentingnya etika dan moral, terbentuknya sikap dan perilaku yang lebih positif, serta bertambahnya wawasan yang dapat dibagikan kembali kepada anggota DWP lainnya. Keikutsertaan ini juga menjadi sarana dalam mempererat silaturahmi serta memperluas jaringan antaranggota DWP di berbagai daerah.
Ketua DWP Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung beserta anggota/staf DWP Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mengikuti Webinar Nasional melalui Zoom Meeting Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini dengan Tema Akhlak dan Adab Kunci Sukses untuk Bahagia yang dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 6 Mei 2026
LAPORAN DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN TULANG BAWANG DALAM RANGKA MENGHADIRI UPACARA SAKRAL LAMPUNG PEPADUN / BEGAWI ADAT TULANG BAWANG UNTUK PEMBERIAN GELAR ADAT (CAKAK PEPADUN)
Bidang Sosial Budaya
Program Wawasan Keanekaragaman Budaya – Kegiatan Seni Budaya/Nilai Budaya
I. Waktu dan Tempat
Hari / Tanggal : Senin - Rabu, 4 - 6 Mei 2026 Pukul : 08.00 WIB. s.d. Selesai.
Tempat : Gedung Labuhan Stan Jl. Aspol Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang
Penyelenggara : Bapak Dr. L. FANDHI AHMAD ZIA, S.S.STP, M.Si dan Ny. Dr. SUSILAWATI, S.STP, M.Si (Pengurus DWP Kabupaten Tulang Bawang).
Kegiatan : Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang untuk Pemberian Gelar Adat (Cakak Pepadun).
II. Pendahuluan
Latar Belakang : Begawi merupakan puncak upacara adat Lampung Pepadun yang dilaksanakan untuk memberikan gelar adat (adok) kepada seseorang atau pasangan yang baru menikah, sekaligus menaikkan status sosial pemimpin adat (Punyimbang). Untuk melestarikan kebudayaan dan memperkuat solidaritas masyarakat adat Lampung, khususnya di wilayah Tulang Bawang.
Tujuan Kegiatan : Memberikan gelar adat (Cakak Pepadun) kepada Bapak Dr.L.FANDHI AHMAD ZIA, S.S.STP, M.Si dan Ny. Dr. SUSILAWATI, S.STP, M.Si (Pengurus DWP Kabupaten Tulang Bawang), Peresmian Status Sosial ( Penobatan Punyimbang / Raja / Sultan ), Menjaga silaturahmi melalui tradisi Sakai Sambayan (Gotong royong).
III. Peserta
Acara tersebut dihadiri Penasehat DWP Kabupaten Tulang Bawang Ny. HERLINAWATI QUDROTUL, S.H, Ketua DWP Kabupaten Tulang Bawang Ny. IDA SEPRIDA HARYANTO, Ny. EVI DARYANTI ANDI (Ketua DWP Sekretariat DPRD), Unsur Pelaksana DWP Kabupaten Tulang Bawang Ny. SEPDIYANA NANAN, Ny. DALINA HENDRA (Wakil Ketua DWP BPKAD), Ny. ELSE SUSANTI FERDI (Ketua DWP Dinas PUPR), Ny. SUSILAWATI FANDI, Camat Menggala, Para Tokoh Adat di Kabupaten Tulang Bawang. Organisasi Masyarakat dan Masyarakat setempat serta para tamu undangan.
IV. Pelaksana Kegiatan
Rangkaian Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang untuk Pemberian Gelar Adat (Cakak Pepadun) dilaksanakan secara bertahap dan sakral dimulai dari :
1. Persiapan (Sakai Sambayan) : Dimana telah dilaksanakan secara bergotong royong seluruh warga di Jalan Aspol tersebut bahkan ada dari luar warga Jalan Aspol yang ikut serta dalam menyiapkan perlengkapan begawi dan Pepung Tiyuh serta Pepung Margou.
2. Selanjutnya dilakukan Neremou Kanjauan : Dimana orang tua atau Ketua Purwatin Adat melakukan persiapan formal. Acara dimulai dengan penyambutan tamu terhormat dan melakukan musyawarah antar marga (penyimbang) untuk menentukan persiapan adat.
3. Penyembelihan Hewan Kerbau sebagai tanda dimulainya acara besar.
4. Selanjutnya dilakukan Malam Cangget Agung (Selasa, 5 Mei 2026) Pukul 20.00 WIB s.d. Selesai : Tarian adat yang wajib diikuti oleh bujang gadis (setiap rumah mewakili sepasang) pada malam hari sebagai bentuk penghormatan.
5. Selanjutnya dilakukan Upacara Adat / Cakak Pepadun Rabu, 6 Mei 2026 : Prosesi naik tahta / pemberian gelar adat kepada pasangan suami istri, yang menandai perubahan status sosial. Dimana rangkaiannya adalah : Prosesi diawali dengan pemukulan canang (alat musik perkusi tradisional) oleh penglakuw gawi (protokol adat) untuk mengumumkan bahwa upacara dimulai. Dilanjutkan Turun di Way : Iringan Mempelai berjalan beriringan / arak-arakan menggunakan 2 buah Kereta Kencana yang di tarik oleh Kuda, diiringi para peserta diiringi oleh orang tua (tuwalaw anau), paman (lebaw kelamo), kakak (benulung), dan para penyimbang adat menuju Tangga Raja Menggala Sungai Tulang Bawang. Keluarga membawa berbagai benda simbolis, antara lain : Pedang yang digantungi kibuk uluw uwo (kendi khas lampung), Bibit Kelapa, Alat Tenun atau Alat Matok, Gulungan Benang, Padi dan Buah-buahan.
Setelah sampai lokasi Tangga Raja Menggala Sungai Tulang Bawang Kedua Mempelai duduk berdampingan, Upacara pertemuan kaki jempol kedua mempelai. Dilanjutkan dengan acara musek (ritual membersihkan diri/penyucian diri lahir dan batin sebelum pemberian gelar adat (adok), Pengendalian hawa nafsu dan penghormatan terhadap leluhur. Setelah upacara turun di way selesai, canang kembali ditabuh untuk menandakan dimulainya tahapan selanjutnya (inai adek), yang diisi dengan penyampaian nasehat dalam bentuk pantun oleh penyimbang adat.
Acara dilanjutkan Kuruk Pecah Ajei (Nyanangken Adek Tuan, sekaligus Nyanangken Juluk Sarak Asah), Cakak Pepadun / Nakou Pepadun (Nyanangken Adek Stan, Siku Kanan, Siku Kiri dan Tenggau) Pangan Kebau, Ngeruruh Kayu Aghou sebagai simbol rasa syukur, dan kegembiraan.
Rangkaian prosesi adat dilanjutkan pacah haji, kemudian posok, yakni prosesi pemberian gelar adat kepada pihak yang dinaikkan dalam struktur adat. Dalam adat Pepadun Tulang Bawang, pepadun merupakan tingkatan tertinggi yang menandai kematangan dan kehormatan seseorang dalam masyarakat adat. Inilah puncaknya. Pepadun adalah adat tertinggi dalam Tulang Bawang, ditandai dengan pakaian putih. Setelah naik pepadun, maka secara adat telah sempurna.
Partisipasi aktif DWP dalam mengikuti Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang untuk Pemberian Gelar Adat (Cakak Pepadun) ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antar masyarakat sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan kesejahteraan sosial di Kabupaten Tulang Bawang.
Hasil Kegiatan : Telah terlaksananya penobatan gelar adat kepada Ny. Dr. SUSILAWATI, S.STP,. M.H. yang telah di anugerahi gelar Kehormatan sebagai STAN RAJOU RATEU dan Bapak Dr. L. FANDHI AHMAD ZIA, S.S.STP, M.Si dianugerahi gelar kehormatan sebagai STAN RAJOU KUWASOW, Semoga amanah membawa keberkahan serta semakin memperkuat pelestarian adat dan budaya di kabupaten Tulang Bawang. Terselenggaranya acara sesuai dengan tata cara adat Mego Pak Tulang Bawang. Terjalinnya silaturahmi antarwarga masyarakat adat.
V. Penutup
Demikian Acara Begawi Adat di Tulang Bawang / Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang berlangsung dengan lancar, menekankan pada nilai-nilai tradisi, penghormatan terhadap pemimpin adat, serta memperkuat solidaritas sosial melalui mekanisme sakai sambayan. Demikian laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan partisipasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulang Bawang. atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
[Kab. Grobogan] - Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, Ibu Masfiati Hadi Purwanto menghadiri undangan Rapat Kerja bulanan yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Grobogan. Bidang : Sekretariat Program Kerja : Pembinaan Hubungan Keluar Kegiatan : Rapat Kerja 1. Hari, tanggal : Rabu, 6 Mei 2026 2. Tempat : Kantor DWP Kabupaten Grobogan 3. Waktu : Pukul 09.00 WIB - selesai 4. Peserta : Pengurus DWP Kabupaten Grobogan, Ketua DWP Badan/Dinas/Kecamatan dan Instansi Vertikal se Kab. Grobogan. Rapat kerja yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini merupakan agenda rutin untuk koordinasi program kerja bulan Mei 2026. Dalam pertemuan tersebut, para peserta yang hadir mengenakan Pakaian Seragam Kerja (PSK) DWP sesuai dengan ketentuan undangan yang ditandatangani oleh Ketua DWP Kabupaten Grobogan, Ny. Nina Anang Armunanto. Selain koordinasi internal, rapat kali ini juga diisi dengan materi khusus dari kelompok yang bertugas, yaitu:DWP SETDA DWP SETWAN DWP BPS DWP DISPERMASDES. DWP Setda menghadirkan pengisian tentang kesehatan oleh narasumber drg. Rahayu Pusponingsih. Kehadiran perwakilan DWP Kankemenag Grobogan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung sinergitas program kerja DWP di tingkat kabupaten. Melalui rapat kerja ini, diharapkan program-program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan anggota.
LAPORAN DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN TULANG BAWANG DALAM RANGKA MENGHADIRI UPACARA SAKRAL LAMPUNG PEPADUN / BEGAWI ADAT TULANG BAWANG UNTUK PEMBERIAN GELAR ADAT (CAKAK PEPADUN)
Bidang Sosial Budaya
Program Wawasan Keanekaragaman Budaya – Kegiatan Seni Budaya/Nilai Budaya
I. Waktu dan Tempat
Hari / Tanggal : Senin - Rabu, 4 - 6 Mei 2026 Pukul : 08.00 WIB. s.d. Selesai.
Tempat : Gedung Labuhan Stan Jl. Aspol Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang
Penyelenggara : Bapak Dr. L. FANDHI AHMAD ZIA, S.S.STP, M.Si dan Ny. Dr. SUSILAWATI, S.STP, M.Si (Pengurus DWP Kabupaten Tulang Bawang).
Kegiatan : Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang untuk Pemberian Gelar Adat (Cakak Pepadun).
II. Pendahuluan
Latar Belakang : Begawi merupakan puncak upacara adat Lampung Pepadun yang dilaksanakan untuk memberikan gelar adat (adok) kepada seseorang atau pasangan yang baru menikah, sekaligus menaikkan status sosial pemimpin adat (Punyimbang). Untuk melestarikan kebudayaan dan memperkuat solidaritas masyarakat adat Lampung, khususnya di wilayah Tulang Bawang.
Tujuan Kegiatan : Memberikan gelar adat (Cakak Pepadun) kepada Bapak Dr.L.FANDHI AHMAD ZIA, S.S.STP, M.Si dan Ny. Dr. SUSILAWATI, S.STP, M.Si (Pengurus DWP Kabupaten Tulang Bawang), Peresmian Status Sosial ( Penobatan Punyimbang / Raja / Sultan ), Menjaga silaturahmi melalui tradisi Sakai Sambayan (Gotong royong).
III. Peserta
Acara tersebut dihadiri Penasehat DWP Kabupaten Tulang Bawang Ny. HERLINAWATI QUDROTUL, S.H, Ketua DWP Kabupaten Tulang Bawang Ny. IDA SEPRIDA HARYANTO, Ny. EVI DARYANTI ANDI (Ketua DWP Sekretariat DPRD), Unsur Pelaksana DWP Kabupaten Tulang Bawang Ny. SEPDIYANA NANAN, Ny. DALINA HENDRA (Wakil Ketua DWP BPKAD), Ny. ELSE SUSANTI FERDI (Ketua DWP Dinas PUPR), Ny. SUSILAWATI FANDI, Camat Menggala, Para Tokoh Adat di Kabupaten Tulang Bawang. Organisasi Masyarakat dan Masyarakat setempat serta para tamu undangan.
IV. Pelaksana Kegiatan
Ketua DWP Dinas PUPR Ny. ELSE SUSANTI FERDI menghadiri Rangkaian Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang untuk Pemberian Gelar Adat (Cakak Pepadun) dilaksanakan secara bertahap dan sakral dimulai dari :
1. Persiapan (Sakai Sambayan) : Dimana telah dilaksanakan secara bergotong royong seluruh warga di Jalan Aspol tersebut bahkan ada dari luar warga Jalan Aspol yang ikut serta dalam menyiapkan perlengkapan begawi dan Pepung Tiyuh serta Pepung Margou.
2. Selanjutnya dilakukan Neremou Kanjauan : Dimana orang tua atau Ketua Purwatin Adat melakukan persiapan formal. Acara dimulai dengan penyambutan tamu terhormat dan melakukan musyawarah antar marga (penyimbang) untuk menentukan persiapan adat.
3. Penyembelihan Hewan Kerbau sebagai tanda dimulainya acara besar.
4. Selanjutnya dilakukan Malam Cangget Agung (Selasa, 5 Mei 2026) Pukul 20.00 WIB s.d. Selesai : Tarian adat yang wajib diikuti oleh bujang gadis (setiap rumah mewakili sepasang) pada malam hari sebagai bentuk penghormatan.
5. Selanjutnya dilakukan Upacara Adat / Cakak Pepadun Rabu, 6 Mei 2026 : Prosesi naik tahta / pemberian gelar adat kepada pasangan suami istri, yang menandai perubahan status sosial. Dimana rangkaiannya adalah : Prosesi diawali dengan pemukulan canang (alat musik perkusi tradisional) oleh penglakuw gawi (protokol adat) untuk mengumumkan bahwa upacara dimulai. Dilanjutkan Turun di Way : Iringan Mempelai berjalan beriringan / arak-arakan menggunakan 2 buah Kereta Kencana yang di tarik oleh Kuda, diiringi para peserta diiringi oleh orang tua (tuwalaw anau), paman (lebaw kelamo), kakak (benulung), dan para penyimbang adat menuju Tangga Raja Menggala Sungai Tulang Bawang. Keluarga membawa berbagai benda simbolis, antara lain : Pedang yang digantungi kibuk uluw uwo (kendi khas lampung), Bibit Kelapa, Alat Tenun atau Alat Matok, Gulungan Benang, Padi dan Buah-buahan.
Setelah sampai lokasi Tangga Raja Menggala Sungai Tulang Bawang Kedua Mempelai duduk berdampingan, Upacara pertemuan kaki jempol kedua mempelai. Dilanjutkan dengan acara musek (ritual membersihkan diri/penyucian diri lahir dan batin sebelum pemberian gelar adat (adok), Pengendalian hawa nafsu dan penghormatan terhadap leluhur. Setelah upacara turun di way selesai, canang kembali ditabuh untuk menandakan dimulainya tahapan selanjutnya (inai adek), yang diisi dengan penyampaian nasehat dalam bentuk pantun oleh penyimbang adat.
Acara dilanjutkan Kuruk Pecah Ajei (Nyanangken Adek Tuan, sekaligus Nyanangken Juluk Sarak Asah), Cakak Pepadun / Nakou Pepadun (Nyanangken Adek Stan, Siku Kanan, Siku Kiri dan Tenggau) Pangan Kebau, Ngeruruh Kayu Aghou sebagai simbol rasa syukur, dan kegembiraan.
Rangkaian prosesi adat dilanjutkan pacah haji, kemudian posok, yakni prosesi pemberian gelar adat kepada pihak yang dinaikkan dalam struktur adat. Dalam adat Pepadun Tulang Bawang, pepadun merupakan tingkatan tertinggi yang menandai kematangan dan kehormatan seseorang dalam masyarakat adat. Inilah puncaknya. Pepadun adalah adat tertinggi dalam Tulang Bawang, ditandai dengan pakaian putih. Setelah naik pepadun, maka secara adat telah sempurna.
Partisipasi aktif DWP Dinas PUPR dalam mengikuti Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang untuk Pemberian Gelar Adat (Cakak Pepadun) ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antar masyarakat sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan kesejahteraan sosial di Kabupaten Tulang Bawang.
Hasil Kegiatan : Telah terlaksananya penobatan gelar adat kepada Ny. Dr. SUSILAWATI, S.STP,. M.H. yang telah di anugerahi gelar Kehormatan sebagai STAN RAJOU RATEU dan Bapak Dr. L. FANDHI AHMAD ZIA, S.S.STP, M.Si dianugerahi gelar kehormatan sebagai STAN RAJOU KUWASOW, Semoga amanah membawa keberkahan serta semakin memperkuat pelestarian adat dan budaya di kabupaten Tulang Bawang. Terselenggaranya acara sesuai dengan tata cara adat Mego Pak Tulang Bawang. Terjalinnya silaturahmi antarwarga masyarakat adat.
V. Penutup
Demikian Acara Begawi Adat di Tulang Bawang / Upacara Sakral Lampung Pepadun / Begawi Adat Tulang Bawang berlangsung dengan lancar, menekankan pada nilai-nilai tradisi, penghormatan terhadap pemimpin adat, serta memperkuat solidaritas sosial melalui mekanisme sakai sambayan. Demikian laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan partisipasi Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Tulang Bawang. atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Pembuat Laporan : RESITA
Pada hari Rabu, tanggal 6 Mei 2026, pukul 09.00 WIB, anggota DWP Badan kepegawaian Daerah provinsi Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah yang bertempat di Aula Lantai 2 Sekretariat DWP Provinsi Kalimantan Tengah. Dharma Wanita Persatuan yang bertugas dalam pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari: DWP Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah; DWP Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Kalimantan Tengah; DWP Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah; DWP Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kalimantan Tengah; DWP Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah. Adapun susunan acara pada pertemuan kali ini meliputi : 1. Pembukaan; 2. Menyanyikan Lagu Mars dan Hymne Dharma Wanita Persatuan; 3. Pembacaan doa lintas agama; 4. Informasi organisasi; 5. Sosialisasi; 6. Arisan/doorprize; 7. Penutup. Dalam agenda sosilisasi pada kegiatan ini mengangkat materi mengenai “Pencegahan Penyebaran Paham Radikal dan Kekerasan pada Anak melalui Game Online”, yang disampaikan oleh narasumber dari Tim Pencegahan Satgaswil Kalimantan Tengah Densus 88 AT Polri. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan tentang potensi penyebaran paham radikal. Seseorang yang memiliki paham radikalisme tidak mengenal agama manapun, tetapi paham radikalisme adalah salah pola pemikiran, misalnya pemikiran intoleransi, memiliki kepribadian narsistik, dan punya perilaku kekerasan sadistik. Seseorang yang menjadi korban bullyan juga bisa berpotensi besar menjadi pelaku kekerasan sadistic, dan orang yang kecanduan game online seperti game Roblox, PUBG, Free Fire, GTA terlebih jika game tersebut sangat mudah di akses oleh anak-anak. Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan oleh orang tua dan lingkungan sekitar dalam mengawasi serta membimbing anak agar terhindar dari pengaruh negative karena dampak dari digitalisasi, termasuk penguatan literasi digital dan komunikasi yang efektif dalam keluarga. Manfaat sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan anggota DWP terhadap ancaman radikalisme serta kekerasan yang dapat menyasar anak melalui platform digital, sehingga diharapkan anggota DWP dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan ini, anggota DWP semakin memiliki wawasan serta kemampuan dalam melindungi anak dari pengaruh negatif di era digital.Setelah acara sosialisasi, kegiatan di lanjutkan dengan foto bersama, kamudian Arisan dan pengundian doorprize bagi yang beruntung. Acara selesai dan berlangsung dengan tertib dan lancar
*DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS SOSIAL PROVINSI DKI JAKARTA* *Sudinsos Jakarta Pusat* *Bidang: Sekertariat | Program Kerja: Pembinaan Hubungan Keluar | Kegiatan: Menghadiri Upacara Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026"* *A. DATA PERTEMUAN* Judul Kegiatan: Kehadiran Pengurus DWP Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta pada Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Hari/Tanggal: Senin, 27 April 2026 Waktu: Pukul 07.30 WIB s.d. selesai Tempat: Plaza Kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat Penyelenggara: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat Peserta: Para undangan Pemandu Acara: Panitia Upacara *B. LATAR BELAKANG* Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Walikota Kota Administrasi Jakarta Pusat Nomor e-0020 Tahun 2026 tentang Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026. Partisipasi Pengurus DWP Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan kedinasan. *C. URAIAN ACARA* Upacara dilaksanakan dengan tertib meliputi pengibaran bendera, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, amanat pembina, serta doa. Pengurus DWP Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta mengikuti kegiatan sesuai ketentuan. *D. TUJUAN KEGIATAN* - Memperingati Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 - Meningkatkan jiwa Nasionalisme - Mendukung peran DWP di lingkungan Pemerintahaan Kota Administrasi Jakarta Pusat *E. HASIL KEGIATAN* Kegiatan terlaksana dengan tertib sesuai dengan instruksi Walikota Meningkatkan kebersamaan para undangan Meningkatkan jiwa disiplin dan loyalitas *F. PENUTUP* Demikian laporan ini disusun sebagai laporan pelaksanaan kegiatan. *G. CATATAN TAMBAHAN* Dalam kegiatan ini dihadiri oleh pengurus DWP Sudinsos Jakarta Pusat : Ibu Estu Pratiwi Agus dan Ibu Indah Namira Sari.
DWP Kabupaten Semarang mengikuti Dialog Serasi berjudul Inovasi Layanan Digital BPJS Kesehatan. Tempat Kegiatan: Daring (Melalui siaran Radio Suara Serasi 107.3 FM & YouTube) Hari, Tanggal & Waktu: Selasa, 5 Mei 2026 | Pukul 11.00 – 12.00 WIB Peserta: Ibu Nova (Perwakilan DWP Kabupaten Semarang) beserta 87 orang peserta lainnya. Kegiatan Dialog Serasi edisi 5 Mei 2026 ini diikuti oleh total 88 orang peserta secara daring, yang terdiri dari perwakilan organisasi wanita, instansi terkait, dan masyarakat umum. Perwakilan DWP Kabupaten Semarang, Ibu Nova, mengikuti kegiatan Dialog Serasi interaktif yang disiarkan secara langsung oleh Radio Suara Serasi 107.3 FM dari Ungaran. Dialog yang dipandu oleh Risti ini menghadirkan dua narasumber dari BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, yaitu Ibu Haryatni (Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan) dan Mbak Risma (Staf Edukasi, Penanganan & Pengaduan). Rangkuman : Dialog ini mengupas tuntas transformasi digital BPJS Kesehatan melalui berbagai kanal layanan non-tatap muka yang praktis dan efisien. Fokus utama diskusi adalah pengenalan fitur Mobile JKN, Care Center 165, layanan WhatsApp PANDAWA (akses 24 jam), serta inovasi terbaru VIOLA (Virtual Office Layanan Peserta). Melalui VIOLA, peserta dapat berinteraksi langsung dengan petugas melalui media Zoom, memberikan pengalaman tatap muka secara virtual tanpa harus datang ke kantor cabang. Selain memperkenalkan jenis layanan, narasumber juga memberikan edukasi mendalam mengenai alur penggunaan masing-masing kanal digital tersebut. Penekanan diberikan pada kemudahan verifikasi data dan pengajuan klaim yang kini dapat dilakukan secara mandiri oleh peserta melalui ponsel. Hal ini menjadi solusi praktis bagi para anggota DWP dan masyarakat luas yang memiliki mobilitas tinggi, karena proses administrasi seperti perubahan faskes, pembaruan data keluarga, hingga pengecekan iuran kini dapat terselesaikan hanya dalam genggaman tanpa perlu antre di kantor cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi interaktif di mana pendengar berpartisipasi aktif melalui telepon dan WhatsApp untuk berkonsultasi mengenai kendala layanan di lapangan. Melalui penjelasan komprehensif dari tim BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, ditegaskan bahwa penguatan layanan non-tatap muka ini bukan sekadar digitalisasi, melainkan upaya meningkatkan kualitas layanan pelanggan agar lebih transparan dan responsif. Tujuan : Partisipasi DWP Kabupaten Semarang dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital anggota mengenai administrasi kesehatan, sehingga diharapkan para anggota dapat menyebarluaskan kemudahan akses layanan JKN ini kepada lingkungan sekitar demi efisiensi waktu dan tenaga di era digital. Anggota DWP yang mengikuti kegiatan ini memperoleh manfaat berupa informasi yang jelas mengenai layanan BPJS Kesehatan, mempermudah anggota DWP dalam mengakses layanan administrasi tanpa harus datang langsung. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pengetahuan anggota DWP mengenai berbagai kanal layanan BPJS Kesehatan. Selain itu, peserta menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan layanan digital serta lebih waspada terhadap potensi penipuan. Diharapkan melalui kegiatan ini, anggota DWP Kabupaten Semarang dapat memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan secara optimal.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung Melaksanakan Kunjungan ke Rumah sakit menjenguk Suami dari Ibu Novi ( Bendahara DWP Damkarmatan ) yaitu Bapak asep Mulyono Kepala UPT Selatan yang telah melakukan Operasi dalam rangka kegiatan sosial pada : Hari : Selasa tanggal : 05 Mei 2026 Pukul : !7.00 Wib s.d 17.30 Wib Tempat : Rumah Sakit Oetomo, Jalan Bojongsoang Kota bandung Di hadiri oleh 6 (enam) orang DWP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung yaitu 1.Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Ibu Hj. Cory Carolina, S.Sos.M.Si. 2.Ibu Yurike Ketua Bidang Ekonomi 3.Ibu Ika Ketua Bidang Pendidikan 4. Ibu Iis Sekretaris 1 5. Ibu Suci Sekretaris 2 6. Ibu Rini dari bidang ekonomi. Para anggota datang dengan membawa bingkisan makanan sehat , dan sejumlah bantuan dana sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap anggota yang sedang mengalami musibah. Selain sebagai bentuk solidaritas sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan. Dalam momen seperti inilah, nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di uji dan di perkuat, rasa saling peduli, empati dan perhatian kepada sesama menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan organisasi. kegiatan kunjungan ini tidak hanya berdampak bagi anggota yang sakit, tetapi juga memberikan pelajaran dan inspirasi bagi seluruh anggota Dharma Wanita untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat jaringan sosial, serta meningkatkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita juga menyampaikan harapan nya agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus di laksanakan secara berkelanjutan, dan menyentuh lebih banyak anggota yang membutuhkan dukungan. Beliau juga menghimbau agar masing-masing unsur pelaksana dapat lebih aktif menginformasikan jika terdapat anggota yang sedang sakit atau membutuhkan bantuan, sehingga organisasi dapat segera memberikan perhatian dan pendampingan. kegiatan menjenguk keluarga anggota yang sakit ini, merupakan salah satu bentuk nyata dari implementasi nilai-nilai yang di junjung tinggi oleh Dharma wanita Persatuan, yaitu kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan. Dengan adanya kegiatan ini, di harapkan hubungan antar anggota semakin erat dan organisasi Dharma wanita Persatuan semakin solid dalam menjalankan peran sosialnya di masyarakat. kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang sosial budaya yang secara rutin di lakukan oleh organisas, sebagai wujud nyata dan rasa empati dan dukungan moril kepada sesama anggota. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk 1.memeberikan dukungan moral 2. Mempererat silaturahmi 3. Mendoakan kesembuhan.