e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/240660.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Halmahera Selatan > Dinas Kesehatan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 19-09-2026

KEGIATAN MAJELIS TA’LIM RAUDHATUNNISA DWP Kabupaten Halmahera Selatan,Dinas kesehatan Kabupaten Hqlmahera Selatan. Rapat Perdana dan Silaturahmi Majelis Ta’lim Raudhatunnisa DWP Kabupaten Halmahera Selatan Hari/Tanggal: Sabtu, 19 September 2026 Waktu: 16.30–18.00 WIT Tempat: UMKM Desa Tembal kecamatan Bacan Selatan Jumlah Peserta: 18 orang Peserta yang hadir: Ketua DWP Kabupaten Halmahera Selatan, Ny. Lulu Abdillah, Ketua Bidang I, Ny. Hj. Erna Bustami, Ketua Bidang Sosial Budaya Kabupaten Halmahera Selatan, Ny. Nikmah Zaki, Ketua Majelis Ta’lim Raudhatunnisa Ny Mahani Amari , Sekretaris Majelis Ta’lim Raudhatunnisa Ny Ramla Irwan, Ibu2 ketua unsur pelaksanan Pengurus Majelis Ta’lim Raudhatunnisa, Ibu-ibu pengurus/anggota DWP Kabupaten Halmahera Selatan,Perwakilan DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, yang sekaligus mendapat amanah sebagai Ketua Bidang Dakwah Majelis Ta’lim Raudhatunnisa. Uraian Kegiatan Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan rapat perdana Majelis Ta’lim Raudhatunnisa DWP Kabupaten Halmahera Selatan. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara Ketua DWP Kabupaten, pengurus Majelis Ta’lim Raudhatunnisa, serta para pengurus dan anggota DWP. Rapat kemudian dibuka oleh Sekretaris Majelis Ta’lim Raudhatunnisa, dilanjutkan dengan arahan dari Ketua Majelis Ta’lim Raudhatunnisa mengenai keberadaan, tujuan, serta pentingnya kebersamaan pengurus dalam menjalankan kegiatan majelis ta’lim. Selanjutnya, Ketua DWP Kabupaten Halmahera Selatan, Ny. Lulu Abdillah, memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh pengurus agar Majelis Ta’lim Raudhatunnisa dapat menjadi wadah pembinaan keagamaan, silaturahmi, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi anggota DWP dan lingkungan sekitar. Pada agenda berikutnya dilakukan pembahasan program kerja Majelis Ta’lim Raudhatunnisa. Masing-masing bidang menyampaikan gagasan dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, khususnya dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang tersisa pada tahun 2026. Pembahasan diarahkan pada penentuan kegiatan yang bersifat prioritas, realistis, dan dapat dilaksanakan secara bersama-sama. Bidang-bidang yang terlibat dalam pembahasan meliputi Bidang Dakwah, Bidang Humas, Bidang Usaha Dana, dan Bidang Perlengkapan. Setiap bidang diberikan kesempatan untuk menyampaikan rencana kegiatan dan pembagian tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, kekeluargaan, dan penuh kebersamaan, disertai diskusi dan tukar pendapat antar pengurus. Kehadiran DWP Dinas Kesehatan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi, khususnya dalam pelaksanaan program Bidang Dakwah Majelis Ta’lim Raudhatunnisa. Kegiatan diakhiri dengan kesimpulan hasil pembahasan, ucapan terima kasih, dan foto/dokumentasi bersama, serta harapan agar program kerja yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan berkesinambungan. Hasil Kegiatan 1.Terjalinnya silaturahmi antara Ketua DWP Kabupaten dengan pengurus Majelis Ta’lim Raudhatunnisa. Terbangunnya koordinasi dan komunikasi antarbidang dalam kepengurusan MTR. Dibahasnya program kerja masing-masing bidang untuk kegiatan tahun 2026. Teridentifikasinya kegiatan prioritas yang dapat dilaksanakan pada bulan Oktober–Desember 2026. Adanya pembagian tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing. Terbangunnya komitmen bersama untuk mengaktifkan kegiatan keagamaan dan sosial Majelis Ta’lim Raudhatunnisa. Kegiatan ini bermanfaat untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pengurus dan anggota DWP Kabupaten Halmahera Selatan, meningkatkan koordinasi serta komunikasi antarbidang, menyatukan komitmen dalam pelaksanaan program kerja, dan menyusun kegiatan prioritas Majelis Ta’lim Raudhatunnisa sampai akhir tahun 2026. Keberadaan Majelis Ta’lim Raudhatunnisa diharapkan menjadi wadah pembinaan keagamaan, peningkatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam, penguatan ukhuwah dan kepedulian sosial, serta mendukung peran perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat yang harmonis, berakhlak, dan peduli terhadap sesama. Dokumentasi kegiatan: pembukaan rapat, arahan Ketua MTR, arahan Ketua DWP Kabupaten, pembahasan program kerja masing-masing bidang, diskusi pengurus, dokumentasi serta di tutup dengan doa, semoga Majelis Ta'lim Raudhatunnisa DWP semakin Berjmanfaat buat Anggota dan masyarakat. penutup.

../images/kegiatan/240659.jpg
Info Baru

DWP JAWA TENGAH > DWP BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 18-09-2026

DWP Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan pendalaman alkitab dengan tema : "Rumah Bukan Tempat Sampah" pada Jumat, 18 September 2026 dengan menghadirkan pembicara Romo Alexander Erwin Santoso, MSF.

Refleksi pendalaman alkitab sesi ini adalah:
1. Gereja merumuskan tujuan perkawinan adalah kesejahteraan suami istri, kelahiran & pendidikan anak.
2. Dalam kehidupan perkawinan, suami istri sering dihadapkan pada konflik sebuah hubungan. Konflik/pertengkaran argumentasi ini bukan merupakan impian perkawinan melainkan konsekuensi.
3. Dalam konflik berelasi ini, seringkali muncul sampah2 yg dilampiaskan kepada orang terdekat yakni pasangan, dalam hal ini adalah sampah psikologis : negativity bias, toxic negativity, toxic positivity.
4. Dibutuhkan kesadaran untuk saling memahami yang mana usaha ini membutuhkan energi lebih dan akan sangat melelahkan bila tdk disertai kasih & ketulusan.
5. Yang terpenting adalah fokus pada relasi, kembali kepada tujuan yaitu kesejahteraan & kegembiraan bersama dengan bertindak & berpikir positif agar tercipta suasana nyaman.
6. Kutipan ayat dari Efesus 42 : 3 = Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut & sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera...dapat menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan perkawinan sehingga selalu tercipta suasana rumah yang nyaman dan bukan sebaliknya menjadikan rumah sebagai tempat sampah.
7. Begitu pula dalam 2 Timotius 1 : 7 = Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yg membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban...dapat semakin meneguhkan bahwa Allah menyertai kehidupan kita dengan anugerah kekuatan/keberanian rohani, kasih serta kemampuan untuk mengendalikan pikiran, emosi dan tindakan agar tetap bijaksana dalam menjalani kehendak-Nya.

../images/kegiatan/240658.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Muara Enim > KEC. Semendo Darat Laut (SDL)

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 18-09-2026

Ketua Dharma Wanita Persatuan Semendo Darat Laut sekaligus ketua tppkk Ny Desi Hasbullah beserta wakil ketua Ny Supaya Ridwan Sekertaris Ny Clara, bendahara Ny Dian, bidang kesehatan Ny siska Armadi dan Ny Ayu. Mengunjungi dan memberikan bantuan sumbangan berupa sembako ,beras,minyak,mie goreng,gula putih. Serta sejumlah uang untuk korban bencana yaitu bpk martoni Dinata sekeluarga desa tanah abang kecamatan semendo darat laut.Ikut serta dalam kunjungan bapak camat semendo darat laut, kepala desa dan ibu kepala desa,serta damkar .Dalam kesempatan ini bapak camat menyampaikan.Tujuan kita mengunjungi korban musibah kebakaran bukan sekadar datang lihat-lihat. Ada tujuan yang lebih dalam: 1. Menguatkan hati, bukan menambah sedih Mereka baru kehilangan rumah dan barang. Kehadiran kita bilang: kamu tidak sendirian Ini obat paling pertama sebelum bantuan barang. 2. Memberi dukungan moral dan doa Kadang korban tidak butuh banyak nasihat, cukup ditemani, didengarkan, dan didoakan agar tabah dan bangkit lagi. 3. Menilai langsung apa yang paling dibutuhkan Kalau cuma dengar cerita, bisa salah. Dengan datang, kita tahu: oh ternyata yang mendesak selimut bayi, bukan mie instan. Bantuan jadi tepat sasaran. 4. Menumbuhkan empati dan persaudaraan Kunjungan itu melatih hati kita agar peka. Dan memperkuat hubungan warga. Hari ini kita bantu dia, besok kalau kita kena musibah, orang lain bantu kita. 5. Mendorong gotong royong Kalau satu orang datang, yang lain ikut datang. Akhirnya jadi gerakan bersama, bukan bantuan satu orang saja. Adab saat mengunjungi: - Datang dengan niat ikhlas, jangan untuk konten berlebihan - Jangan tanya berulang kronologi apinya gimana.itu bisa bikin trauma lagi - Bawa sesuatu walau sedikit - Ucapkan kalimat yang menguatkan: Yang sabar ya, semoga Allah ganti dengan yang lebih baik - Jaga waktu, jangan terlalu lama sampai merepotkan yang jadi korban.Kenapa kita bantu korban kebakaran? Karena 3 alasan ini: 1. Karena kita manusia Hati manusia normal pasti sakit lihat orang lain kehilangan rumah dalam sekejap. Baju habis, surat-surat habis, tempat tidur habis. Kalau kita di posisi mereka, kita juga ingin dibantu. 2. Karena itu perintah agama Dalam Islam, menolong orang yang kena musibah itu pahalanya besar. Rasulullah bilang, Siapa yang memudahkan kesulitan orang lain, Allah akan mudahkan kesulitannya di dunia dan akhirat. Semua agama juga mengajarkan hal yang sama. 3. Karena hidup itu gotong royong Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri. Hari ini rumah dia yang terbakar, besok bisa saja rumah kita. Kalau kita saling bantu sekarang, kampung kita di Muara Enim jadi kuat. Musibah jadi ringan kalau dipikul bersama. 4. Karena bantuan kecil sangat berarti bagi mereka Bagi kita 1 selimut mungkin biasa, bagi korban yang tidur di posko itu sangat berharga. Bagi kita Rp 20 ribu kecil, bagi mereka bisa untuk beli beras 2 hari. Simpelnya: kita membantu bukan karena kita kaya, tapi karena kita paham rasanya kehilangan dan kita tidak ingin mereka berjuang sendiriandan juga dalam sambutannya ketua DWP Ny Desi Hasbullah mengatakan .Kepedulian sosial adalah.sikap peka dan mau bertindak untuk membantu orang lain yang sedang mengalami kesulitan, tanpa mengharapkan imbalan. Kalau dibahasakan simpel: > Melihat - Merasa - Bergerak. Melihat ada orang kena musibah kebakaran. Merasa ikut sedih dan tidak tega. Bergerak datang, membantu, menyumbang. Ciri orang yang punya kepedulian sosial: 1. Empati - tidak cuek, mudah tersentuh 2. Tolong-menolong - ringan tangan, suka gotong royong 3. Tanggung jawab - merasa ikut menjaga lingkungan, bukan bukan urusan saya 4. Ikhlas - membantu karena kemanusiaan, bukan karena ingin dipuji Contoh kepedulian sosial untuk korban kebakaran: - Menyumbang pakaian layak, makanan, uang - Menjadi relawan di posko - Menjaga perkataan agar tidak menyebar gosip penyebab api - Ikut mendoakan dan menguatkan keluarga korban Manfaatnya: Buat korban, bebannya jadi ringan. Buat kita, hati jadi lebih tenang dan kampung jadi lebih rukun dan kuat. Intinya, kepedulian sosial itu yang bikin kita tetap jadi manusia, bukan cuma hidup sendiri-sendiri.Karena tanpa kepedulian, kita hidup berdampingan tapi tidak saling menjaga. Kepedulian itu penting karena: 1. Tidak ada orang yang kuat sendirian Sekuat apapun kita, pasti pernah jatuh. Sakit, kena musibah kebakaran, kehilangan kerja. Saat itu, yang menyelamatkan kita bukan uang saja, tapi orang lain yang peduli. 2. Musibah jadi lebih ringan kalau dipikul bersama Rumah terbakar itu berat. Tapi kalau 1 kampung bantu 1 karung beras, 1 selimut, 1 tenaga, yang berat jadi ringan. Kepedulian mengubah beban besar jadi kecil. 3. Mencegah masalah yang lebih besar Orang yang diperhatikan tidak mudah putus asa, marah, atau berbuat nekat. Anak korban kebakaran yang kita kunjungi dan beri semangat, dia jadi tidak merasa ditinggalkan. 4. Membuat lingkungan aman dan rukun Kampung yang warganya peduli itu jarang ribut. Karena semua merasa memiliki. Di Muara Enim, kalau budaya tegur sapa dan gotong royong masih ada, keamanan juga ikut terjaga. 5. Balik ke diri kita sendiri Apa yang kita tanam, itu yang kita tuai. Hari ini kita peduli sama korban kebakaran, besok Allah gerakkan hati orang lain untuk peduli sama kita. Singkatnya: kepedulian itu yang bikin kita tetap jadi masyarakat, bukan sekumpulan orang asing yang tinggal berdekatan.Semoga bantuan kita bermanfaat untuk keluarga korban dan tetal di beri ketabahan dan semangat .serta ikhlas dalam ujian-Nya

../images/kegiatan/240657.jpg
Info Baru

DWP KALIMANTAN TENGAH > Badan Keuangan dan Aset Daerah

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 20-09-2026

Shalom, salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Yang Terhormat Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Aisyah Tysia Agustiar Sabran. Yang Terhormat Wakil Ketua II Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Sari Marlina Agustan, beserta jajaran pengurus. Yang Terhormat Ketua Dharma Wanita Persatuan OPD/Badan/Instansi Vertikal di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kasih, anugerah, dan penyertaan-Nya sehingga pada Jumat, 18 September 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Lantai II Sekretariat Dharma Wanita Persatuan DWP Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Pangeran Diponegoro, Palangka Raya, telah dilaksanakan Kebaktian Rutin Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah. Kebaktian rutin ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kerohanian bagi anggota DWP, sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempererat tali persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan antaranggota Dharma Wanita Persatuan. Pada kebaktian rutin kali ini, DWP yang bertugas berasal dari DWP Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, DWP Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah, DWP RSJ Kalawa Atei Provinsi Kalimantan Tengah, serta DWP Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Tengah turut berpartisipasi dan diwakili oleh: 1. Ny. Puspita Obelgin. 2. Ny. Norsari Jonedi Aryandi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Pengurus DWP Provinsi Kalimantan Tengah. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah yang meliputi pengantar, votum dan salam, pujian, doa syukur, pemberitaan Firman Tuhan, doa syafaat, serta berkat Tuhan. Pemberitaan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Tehilla Toda, S.Th., dengan dasar Firman Tuhan dari 2 Korintus 13:510 dan mengangkat tema Periksa Hati di Tengah Pergumulan. Dalam khotbahnya, disampaikan pentingnya setiap pribadi untuk senantiasa menjaga hati dan iman di tengah berbagai pergumulan kehidupan. Ketika menghadapi keadaan yang berat, seseorang dapat mengalami kebingungan dan merasa seolah-olah pandangannya kepada Tuhan menjadi kabur. Oleh karena itu, setiap umat diajak untuk berhenti sejenak, melakukan introspeksi, mengoreksi dan menguji diri sendiri, serta tetap percaya dan berharap kepada Tuhan. Firman Tuhan juga mengingatkan agar dalam keadaan apa pun setiap orang tetap berusaha mengasihi sesama, melakukan hal-hal yang benar, serta berpegang teguh pada iman. Pesan tersebut sejalan dengan ajaran dalam 2 Korintus 13:5, yang mengajak setiap orang untuk menguji dan memeriksa dirinya sendiri dalam iman. Dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial, perempuan memiliki peran penting sebagai pendamping, penguat keluarga, serta teladan dalam menerapkan nilai-nilai kebenaran dan kasih. Perempuan diharapkan mampu memberikan dukungan dan penguatan kepada keluarga, termasuk ketika suami maupun anggota keluarga menghadapi beban dan persoalan kehidupan, dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran, kasih, dan kebenaran. Melalui kegiatan kerohanian ini, anggota DWP diharapkan semakin mampu membangun keteguhan iman, menjaga keharmonisan keluarga, serta menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan sikap yang bijaksana dan penuh pengharapan. Selain itu, anggota DWP juga didorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui tindakan nyata, saling mendukung dalam menghadapi kesulitan, serta turut berperan dalam menciptakan lingkungan keluarga dan sosial yang harmonis, aman, dan penuh kasih. Kebaktian rutin berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat iman dan spiritualitas anggota DWP, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan persaudaraan di antara anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah. Demikian laporan kegiatan Kebaktian Rutin Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah ini disampaikan. Kiranya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas kerohanian, ketahanan keluarga, dan kebersamaan anggota Dharma Wanita Persatuan. Shalom, Tuhan Yesus memberkati. #DWPBerdaya

../images/kegiatan/240655.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-09-2026

(W.21)Laporan :

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang
Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Turen Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : “Silaturahmi dan Ungkapan Syukur atas Kepulangan Anggota DWP dari Ibadah Umrah”

Keterangan Program :
1. Penyelenggara : DWP SMA Negeri 1 Turen
2. Hari / Tanggal : Senin, 7 September 2026
3. Waktu : 13.00 WIB sd 13.45 WIB
4. Peserta : 12 Pengurus DWP SMA Negeri 1 Turen
6. Tempat : Rumah Ibu Hana Rifkia Zahara, S.Pd. di Desa Bokor Pagedangan Kecamatan Turen Kabupaten Malang
7. Acara : “Silaturahmi dan Ungkapan Syukur atas Kepulangan Anggota DWP dari Ibadah Umrah Ibu Hana Rifkia Zahara, S.Pd

Susunan Acara :
1.Pukul 13.00 – 13.05 WIB: Kedatangan dan penyambutan Pengurus serta Anggota DWP SMA Negeri 1 Turen
2.Pukul 13.05 – 13.10 WIB: Pembukaan
3.Pukul 13.10 – 13.15 WIB: Sambutan Ketua DWP SMA Negeri 1 Turen
4.Pukul 13.15 – 13.25 WIB: Sambutan dan ungkapan rasa syukur dari Ibu Hana Rifkia Zahara, S.Pd. yang telah melaksanakan ibadah Umroh
5.Pukul 13.25 – 13.30 WIB: Doa bersama
6.Pukul 13.30 – 13.40 WIB: Ramah tamah dan silaturahmi
7.Pukul 13.40 – 13.45 WIB: Penutup

Uraian Kegiatan

Kegiatan Anjangsana dan Silaturahmi Anggota DWP Setelah Melaksanakan Ibadah Umroh dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMA Negeri 1 Turen sebagai bentuk kepedulian sosial, kebersamaan, serta upaya mempererat tali silaturahmi antaranggota. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, pukul 13.00–13.45 WIB dan diikuti oleh 12 orang yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Sie Ekonomi dan Anggota DWP SMA Negeri 1 Turen. Kegiatan dilaksanakan dengan mengunjungi kediaman Ibu Hana Rifkia Zahara,S.PD. yang telah selesai melaksanakan ibadah Umroh. Kegiatan diawali dengan kedatangan dan penyambutan Pengurus serta Anggota DWP SMA Negeri 1 Turen. Pada awal kedatangan, dilakukan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan. Selanjutnya acara dibuka dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DWP SMA Negeri 1 Turen. Ibu Hana Rifkia Zahara, S.Pd. yang telah melaksanakan ibadah Umroh kemudian menyampaikan ungkapan rasa syukur atas kelancaran perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan membawa keberkahan bagi keluarga. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan silaturahmi dalam suasana kekeluargaan dan penuh keakraban. Kegiatan ditutup pada pukul 13.45 WIB. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial, mempererat rasa kekeluargaan, serta memperkuat hubungan harmonis antaranggota DWP SMA Negeri 1 Turen.

Pembuat laporan : Nungky Nurprasetyaningsih, Petugas E-Reporting, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kab. Malang.

../images/kegiatan/240654.jpg
Info Baru

DWP Kota Surabaya > DWP PDAM Surya Sembada Kota Surabaya

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 15-09-2026

Kajian Rutin Majelis Taklim DWP: Memperkuat Ketahanan Keluarga, Iman, dan Taqwa Dalam rangka melaksanakan salah satu program kerja Bidang Sosial Budaya, khususnya program Ketahanan Keluarga, Iman dan Taqwa, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Majelis Taklim. Kegiatan yang tergabung dalam Majelis Taklim Tirta Jannah ini dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Al Amin Lantai 2 Kantor Pusat Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Jalan Prof. Dr. Moestopo No. 2, Surabaya. Kajian rutin tersebut menjadi salah satu sarana bagi pengurus dan anggota DWP serta karyawati Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan nasihat keagamaan yang dapat diterapkan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan kerja. Kajian kali ini mengangkat tema “Nasehat Rasulullah SAW di Akhir Hayatnya” dengan menghadirkan Ustadz Khoirul Faizin, Lc., M.Ag. sebagai pemateri. Tema tersebut mengajak para peserta untuk kembali mengingat dan memahami pesan-pesan Rasulullah SAW yang memiliki nilai penting dan relevan untuk menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan. Kegiatan dihadiri oleh 11 orang pengurus DWP, anggota DWP, serta karyawati Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh DWP melalui Majelis Taklim Tirta Jannah. Kajian dibuka pada pukul 09.00 WIB oleh Ibu Fitri M. Rifchi selaku Sekretaris Majelis Taklim Tirta Jannah. Dalam pembukaan tersebut, peserta diajak untuk mengikuti rangkaian kajian dengan penuh perhatian dan mengambil manfaat dari materi yang disampaikan. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiah oleh Ustadz Khoirul Faizin, Lc., M.Ag. Dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz Khoirul Faizin menguraikan sejumlah nasihat Rasulullah SAW yang dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa memperbaiki kualitas diri dan meningkatkan amal kebaikan. Salah satu nasihat yang disampaikan adalah pentingnya memperbanyak sholawat kepada Rasulullah SAW. Sholawat menjadi salah satu bentuk kecintaan dan penghormatan umat Islam kepada Rasulullah SAW sekaligus menjadi amalan yang dapat dilakukan dalam berbagai kesempatan. Selain memperbanyak sholawat, peserta juga mendapatkan nasihat untuk senantiasa berbuat baik kepada sesama. Kebaikan kepada orang lain tidak hanya diwujudkan melalui hal-hal besar, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, membantu, menjaga hubungan baik, serta memberikan manfaat kepada orang lain merupakan bagian dari nilai-nilai yang perlu terus dipelihara. Pesan-pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia kepada Allah SWT, tetapi juga dengan hubungan antarsesama manusia. Oleh karena itu, nilai keimanan dan ketakwaan perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam kehidupan keluarga dan lingkungan pekerjaan. Materi yang disampaikan juga memberikan ruang bagi peserta untuk melakukan refleksi terhadap kehidupan masing-masing. Nasihat Rasulullah SAW di akhir hayatnya dapat menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, memperbanyak amal kebaikan, menjaga hubungan dengan sesama, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi secara langsung dengan narasumber. Sesi tersebut berlangsung sebagai bagian interaktif dari kajian sehingga peserta dapat memperdalam pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Rangkaian Kajian Rutin Majelis Taklim Tirta Jannah kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui doa tersebut, seluruh peserta berharap agar ilmu dan nasihat yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat serta menjadi pengingat untuk senantiasa meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian terhadap sesama. Pelaksanaan Kajian Rutin Majelis Taklim ini merupakan salah satu wujud komitmen Bidang Sosial Budaya DWP Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya dalam menjalankan program kerja Ketahanan Keluarga, Iman dan Taqwa. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wadah pembinaan rohani, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan di antara pengurus dan anggota DWP maupun karyawati Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Dengan adanya kegiatan keagamaan yang rutin dan berkelanjutan, DWP berharap nilai-nilai positif yang diperoleh dari setiap kajian dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat untuk memperbanyak sholawat, berbuat baik kepada sesama, menjaga silaturahmi, serta meningkatkan kualitas ibadah diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, beriman, bertakwa, dan senantiasa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

../images/kegiatan/240653.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Mojokerto > DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-09-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto

Jl. R. A. Basuni Nomor 19 Mojokerto, Kode Pos 61361 Jawa Timur
Keterangan Program

Notulen Kegiatan Sosialisasi Sekolah Sebagai Pusat Informasi Dalam Pencegahan Perkawinan Anak

Hari/Tanggal : Rabu, 16 September 2026

Waktu : 08.00 WIB – selesai

Tempat : SMP Negeri 2 Bangsal

Peserta : 70 siswa-siswi SMP Negeri 2 Bangsal

Narasumber:

Ibu Nalurita Priswiandini, S.STP., M.Med.Kom., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto.

Bapak Rizqy Harier Muiz, M.Psi., Psikolog, Psikolog Klinis dari Biro Psikologi Lovalogy Consulting Mojokerto.

PELAKSANAAN KEGIATAN

Kegiatan Sosialisasi Sekolah sebagai Pusat Informasi dalam Pencegahan Perkawinan Anak dilaksanakan pada hari Rabu, 16 September 2026 bertempat di SMP Negeri 2 Bangsal.

Kegiatan diikuti oleh 70 siswa-siswi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai pencegahan perkawinan anak, perlindungan diri, literasi digital, serta pengembangan potensi diri.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Bapak Dr. Bambang Wahyuadi, M.H.

Selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa pencegahan perkawinan anak membutuhkan sinergi dan komitmen bersama secara berkelanjutan.

Sekolah memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, edukasi, dan bimbingan bagi anak. Siswa diharapkan dapat fokus pada pendidikan, mampu melindungi diri, memilih pergaulan yang positif, serta bijak dalam menggunakan media digital.

Guru dan tenaga kependidikan juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, terbuka, dan ramah anak.

Narasumber pertama,

Ibu Nalurita Priswiandini, S.STP., M.Med.Kom.,

Menyampaikan materi dengan tema Baca Sebelum Terjerat Cerdas Membaca Situasi, Bijak Bermedia, dan Berani Melindungi Diri dari Kekerasan.

Materi membahas pentingnya literasi digital, kemampuan membaca informasi dan situasi, serta mengenali tanda-tanda bahaya di dunia nyata maupun digital.

Selain itu, disampaikan mengenai online grooming, perlindungan data pribadi dan privasi, pencegahan kekerasan dan cyberbullying, etika bermedia sosial, serta langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi tidak aman, antara lain menghentikan komunikasi, menyimpan bukti, memblokir akun, dan melapor kepada orang dewasa yang dipercaya.

Narasumber kedua,

Bapak Rizqy Harier Muiz, M.Psi., Psikolog,

Menyampaikan materi tentang Gen-Z Sehat & Berprestasi, Tolak Nikah Dini.

Materi menekankan pentingnya memiliki cita-cita dan visi masa depan, pengembangan potensi diri, pola hidup sehat, serta pemahaman mengenai batasan dalam pergaulan.

Disampaikan pula berbagai risiko dan dampak perkawinan anak terhadap pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan mental, pola asuh, dan kehidupan berkeluarga.

Para siswa didorong untuk fokus mengembangkan diri, memilih lingkungan pertemanan yang positif, serta memperoleh informasi yang benar mengenai risiko perkawinan anak.

Dalam kegiatan juga dilakukan pembagian tiga jenis leaflet, yaitu leaflet Pencegahan Perkawinan Anak, Stop Bullying, dan UPTD PPA Kabupaten Mojokerto.

Pembagian leaflet bertujuan memberikan informasi tambahan kepada siswa mengenai pencegahan perkawinan anak dan bullying serta memperkenalkan layanan UPTD PPA sebagai sarana perlindungan, konsultasi, dan pendampingan bagi anak.

Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi SMP Negeri 2 Bangsal menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti materi, mengajukan pertanyaan, serta memberikan tanggapan pada sesi diskusi.

HASIL DAN HARAPAN

Melalui kegiatan ini diharapkan siswa-siswi semakin memahami risiko dan dampak perkawinan anak, mampu melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan pengaruh negatif, bijak dalam menggunakan media digital, serta memiliki motivasi untuk fokus pada pendidikan dan pengembangan potensi diri.

Sekolah diharapkan dapat terus berperan sebagai pusat informasi dan edukasi serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

PENUTUP

Kegiatan Sosialisasi Sekolah sebagai Pusat Informasi dalam Pencegahan Perkawinan Anak di SMP Negeri 2 Bangsal berjalan dengan lancar, tertib, dan mendapat antusiasme positif dari peserta.

Dokumentasi

../images/kegiatan/240652.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Katingan > Dinas Lingkungan Hidup

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 09-09-2026

LAPORAN e-REPORTING DWP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN KATINGAN

I. NAMA KEGIATAN
Kick Off DWP Sehat: Vaksinasi HPV dan Deteksi Dini Kanker Payudara.
Bidang: Sosial Budaya.
Program Kerja: Peningkatan Status Kesehatan Perempuan.
Jenis Kegiatan: Fasilitasi dan Pelaksanaan Vaksinasi Kanker Serviks/HPV serta Deteksi Dini Kanker Payudara.
Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat bekerja sama dengan berbagai mitra strategis dalam bidang kesehatan, antara lain Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, PT Bio Farma (Persero) Tbk, PT Siloam International Hospitals Tbk, serta mitra terkait lainnya.

II. HARI, TANGGAL DAN WAKTU
Hari/Tanggal : Rabu, 9 September 2026
Waktu : Pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai

III. TEMPAT DAN METODE PELAKSANAAN
Kegiatan dilaksanakan secara luring di Aula Prof. Dr. G.A. Siwabessy, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, serta secara hibrida melalui platform Zoom Meeting dan siaran YouTube yang diikuti secara serentak oleh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan di berbagai tingkatan di seluruh Indonesia.

IV. PESERTA
1. Peserta kegiatan adalah seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan pada berbagai tingkatan di seluruh Indonesia termasuk Perwakilan Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan, baik yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun secara daring melalui platform digital yang telah disediakan.
2. Kabinet Merah Putih, Ibu Seruni
3. Perwakilan dari PT. Siloam Internasional Hospital, Ibu Christina Reni Hidayanti
4. Perwakilan PT. Bio Farma Tbk, Ibu Fitri Puspadewi
5. Yayasan Kanker Payudara Indonesia
6. Narasumber

V. LATAR BELAKANG
Kesehatan perempuan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga. Perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga maupun masyarakat, sehingga upaya menjaga dan meningkatkan status kesehatan perempuan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan promotif, preventif, edukatif, serta fasilitasi akses terhadap pelayanan kesehatan.
Salah satu tantangan kesehatan yang masih membutuhkan perhatian serius adalah kanker serviks atau kanker leher rahim dan kanker payudara. Kedua penyakit tersebut dapat memberikan dampak yang besar terhadap kualitas hidup perempuan, keluarga, maupun lingkungan sosial apabila tidak dilakukan upaya pencegahan dan deteksi secara dini. Rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta adanya rasa takut dan kekhawatiran terhadap pemeriksaan medis menjadi salah satu hal yang perlu terus diedukasi dan ditangani bersama.
Dalam rangka memperkuat kepedulian terhadap kesehatan perempuan, Dharma Wanita Persatuan Pusat menyelenggarakan kegiatan Kick Off DWP Sehat: Vaksinasi HPV dan Deteksi Dini Kanker Payudara sebagai salah satu program unggulan DWP CCH dalam menyambut HUT Dharma Wanita Persatuan ke-27.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata DWP dalam membangun kesadaran kesehatan perempuan melalui penguatan tindakan preventif, khususnya vaksinasi HPV sebagai salah satu upaya pencegahan kanker serviks serta pemeriksaan dan deteksi dini kanker payudara.
Program nasional ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Dharma Wanita Persatuan dengan berbagai mitra strategis, termasuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, PT Bio Farma (Persero) Tbk, PT Siloam International Hospitals Tbk, serta mitra kesehatan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada pengurus dan anggota DWP beserta keluarganya di seluruh Indonesia.
Melalui kegiatan ini, DWP berupaya membangun budaya hidup sehat yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan ketika penyakit telah muncul, tetapi juga mengedepankan pencegahan, pemeriksaan berkala, peningkatan literasi kesehatan, serta keberanian perempuan untuk mengenali kondisi kesehatan dirinya secara lebih dini.

VI. MAKSUD DAN TUJUAN
Kegiatan Kick Off DWP Sehat dilaksanakan dengan maksud memperkuat komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam meningkatkan status kesehatan perempuan melalui edukasi, pencegahan, vaksinasi, serta deteksi dini terhadap penyakit kanker serviks dan kanker payudara.
Adapun tujuan kegiatan ini meliputi:
1. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengurus serta anggota DWP mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi perempuan.
2. Meningkatkan pemahaman mengenai kanker serviks dan kanker payudara, termasuk faktor risiko, langkah pencegahan, tanda-tanda yang perlu diperhatikan, serta pentingnya pemeriksaan secara berkala.
3. Mendorong perempuan untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan dan lebih proaktif dalam menjaga kesehatan diri.
4. Memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi HPV sebagai salah satu langkah pencegahan kanker serviks.
5. Mendorong pelaksanaan deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan mandiri maupun pemeriksaan klinis oleh tenaga kesehatan.
6. Meningkatkan akses terhadap informasi dan pelayanan kesehatan bagi pengurus dan anggota DWP beserta keluarganya.
7. Memperkuat sinergi antara DWP dengan pemerintah, lembaga kesehatan, dunia usaha, dan berbagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan kesehatan perempuan.
8. Membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan dan deteksi dini merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas hidup perempuan.
9. Mewujudkan profil perempuan yang sehat, tangguh, berdaya, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan diri, keluarga, serta lingkungan sosialnya.

VII. PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan Kick Off DWP Sehat: Vaksinasi HPV dan Deteksi Dini Kanker Payudara dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan berlangsung secara hybrid yang dipusatkan di Aula Prof. Dr. G.A. Siwabessy, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting serta siaran YouTube oleh pengurus dan anggota DWP di berbagai wilayah Indonesia.
Pelaksanaan secara hybrid menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam memperluas jangkauan program organisasi. Dengan metode tersebut, pesan mengenai pentingnya kesehatan perempuan dapat disampaikan secara lebih luas dan dapat diikuti oleh anggota DWP tanpa terbatas oleh jarak dan lokasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ibu Yuli Ade Triajikusuma. Selanjutnya disampaikan laporan Ketua Panitia, Ny. Tanti Azhar.
Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa penyelenggaraan DWP Sehat merupakan langkah nyata Dharma Wanita Persatuan dalam memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan perempuan dan keluarga. Program ini sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh pengurus dan anggota DWP di berbagai tingkatan agar semakin peduli terhadap kesehatan reproduksi serta memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap ancaman kanker serviks dan kanker payudara.
Program DWP Sehat diarahkan sebagai gerakan bersama untuk mendorong pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kanker sejak dini. Seluruh pengurus dan anggota DWP didorong untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan, antara lain melalui vaksinasi HPV serta pelaksanaan deteksi dini secara berkala.
Kegiatan ini memiliki visi untuk membangun dan menciptakan profil perempuan yang sehat, tangguh, dan berdaya, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan bahagia serta mendukung terwujudnya masyarakat dan bangsa yang lebih sehat.

VII. SAMBUTAN DAN DUKUNGAN MITRA
Perwakilan PT Bio Farma (Persero) Tbk, Ibu Fitri Puspa Dewi selaku Direktur Komersial, menyampaikan pentingnya upaya pencegahan sejak dini dalam menghadapi ancaman kanker serviks. Pencegahan dipandang sebagai langkah penting dalam menjaga kualitas hidup dan kesehatan perempuan, antara lain melalui penerapan pola hidup sehat dan pemberian vaksinasi HPV.
Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi melalui program DWP Sehat menjadi momentum untuk menghadirkan akses vaksinasi HPV yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau bagi anggota DWP beserta keluarganya di seluruh Indonesia.
Dukungan PT Bio Farma terhadap program tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan reproduksi perempuan serta mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan berkualitas.
Selanjutnya, perwakilan PT Siloam International Hospitals Tbk, Ibu Christina Henny Hidayanti selaku Head of Sustainability and Special Project, menyampaikan komitmen RS Siloam untuk bersinergi dengan Dharma Wanita Persatuan melalui program Selangkah dengan semangat melawan kanker.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyediaan akses screening kanker payudara, termasuk fasilitas pemeriksaan bagi anggota DWP. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga menempatkan upaya preventif dan deteksi dini sebagai bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.
RS Siloam turut mendukung pemeriksaan medis klinis, seperti USG payudara dan mammografi, yang dapat digunakan sebagai bagian dari upaya mendeteksi potensi kanker payudara secara lebih dini. Disampaikan pula apresiasi terhadap inisiatif DWP Pusat dalam mencanangkan DWP Sehat Perempuan Berdaya. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu mengurangi rasa takut dan keraguan perempuan dalam melakukan pemeriksaan kesehatan serta mendorong keberanian untuk mengambil langkah preventif.

IX. ARAHAN KETUA UMUM DWP PUSAT
Ketua Umum DWP Pusat, Ibu Ida Budi Gunadi Sadikin, dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan DWP Sehat bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan.
Seluruh pengurus dan anggota DWP didorong untuk menghilangkan rasa takut dan tidak menunda pemeriksaan kesehatan. Deteksi dini menjadi langkah penting karena semakin cepat suatu penyakit diketahui, semakin cepat pula langkah penanganan medis dapat dilakukan sesuai kondisi masing-masing.
Arahan tersebut menjadi penguatan bagi seluruh anggota DWP agar menjadikan kesehatan sebagai bagian dari prioritas kehidupan sehari-hari, termasuk dengan membangun kebiasaan melakukan pemeriksaan secara berkala dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

X. EDUKASI KESEHATAN
Salah satu bagian utama kegiatan adalah penyampaian edukasi kesehatan oleh para narasumber spesialis yang memiliki kompetensi di bidang kanker serviks dan kanker payudara.
1. Materi Kanker Serviks dan Vaksin HPV
Materi mengenai kanker serviks dan vaksin HPV disampaikan oleh Dr. Ryandra Prakas Tryastama, Sp.OG.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa kanker serviks berkaitan dengan infeksi Human Papilloma Virus (HPV) dan merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Infeksi HPV pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, sehingga seseorang dapat tidak menyadari adanya infeksi atau perubahan sel yang terjadi.
Oleh karena itu, upaya perlindungan perlu dilakukan secara komprehensif melalui dua pendekatan penting, yaitu vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan primer dan screening secara rutin sebagai bagian dari deteksi dini. Pemeriksaan seperti Pap smear atau IVA dapat digunakan sesuai dengan rekomendasi tenaga kesehatan untuk membantu menemukan adanya perubahan sel sejak dini.
Dalam edukasi tersebut juga disampaikan bahwa vaksinasi HPV sangat efektif apabila diberikan sejak usia remaja atau sebelum seseorang aktif secara seksual. Namun, vaksinasi tetap dapat memberikan manfaat perlindungan bagi perempuan dewasa sesuai dengan indikasi dan rekomendasi medis.
Materi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta bahwa pencegahan kanker serviks membutuhkan kesadaran, pengetahuan, dan tindakan nyata, bukan hanya dilakukan ketika gejala telah muncul.
2. Materi Kanker Payudara dan Deteksi Dini
Materi mengenai kanker payudara disampaikan oleh Dr. dr. Denni Joko Purwanto, Sp.B, Subsp.Onk(K), MM.
Dalam pemaparannya disampaikan mengenai pentingnya mengenali risiko kanker payudara dan melakukan deteksi dini. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih adanya keterlambatan masyarakat dalam melakukan pemeriksaan, sehingga sebagian pasien baru memperoleh penanganan ketika penyakit telah berada pada stadium lanjut.
Narasumber mendorong kaum perempuan untuk lebih proaktif memperhatikan kondisi kesehatan payudaranya melalui pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI secara mandiri di rumah. Pemeriksaan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan yang tidak biasa pada payudara.
Selain SADARI, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya SADANIS, yaitu pemeriksaan payudara secara klinis oleh tenaga kesehatan, serta pemeriksaan penunjang seperti USG payudara atau mammografi sesuai usia, kondisi, faktor risiko, dan rekomendasi tenaga medis.
Edukasi ini menekankan bahwa deteksi dini memberikan kesempatan untuk memperoleh penanganan lebih cepat apabila ditemukan adanya kelainan. Dengan demikian, perempuan diharapkan tidak merasa takut untuk memeriksakan diri dan justru menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari kebiasaan menjaga kesehatan.

XI. PELAKSANAAN VAKSINASI DAN DETEKSI DINI
Setelah rangkaian edukasi dan penyampaian materi kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan vaksinasi HPV dan deteksi dini kanker payudara secara langsung bagi peserta yang hadir di lokasi kegiatan.
Pelaksanaan vaksinasi HPV menjadi bentuk konkret dari upaya pencegahan kanker serviks sekaligus memberikan contoh nyata bahwa edukasi kesehatan perlu dilanjutkan dengan tindakan preventif.
Selain vaksinasi, peserta juga memperoleh fasilitas pemeriksaan dan deteksi dini kanker payudara. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya memanfaatkan fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan secara langsung diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengurus dan anggota DWP yang mengikuti kegiatan secara daring untuk turut melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia di daerah masing-masing.

XII. MANFAAT DAN TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan Kick Off DWP Sehat memberikan manfaat dalam meningkatkan wawasan dan kesadaran pengurus serta anggota DWP mengenai pentingnya kesehatan perempuan, khususnya dalam upaya pencegahan kanker serviks dan kanker payudara.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh informasi dari tenaga kesehatan mengenai faktor risiko, langkah pencegahan, pentingnya vaksinasi HPV, pemeriksaan kesehatan reproduksi, serta berbagai metode deteksi dini kanker payudara.
Kegiatan juga memberikan manfaat dalam memperkuat keberanian perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan adanya edukasi yang komprehensif dan dukungan fasilitas pelayanan kesehatan, diharapkan rasa takut dan keraguan terhadap pemeriksaan dapat berkurang.
Selain manfaat bagi individu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi keluarga. Perempuan yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap kesehatan diharapkan mampu menjadi penggerak budaya hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.

XIII. HASIL YANG DICAPAI
Hasil yang diharapkan dan diperoleh dari pelaksanaan kegiatan antara lain:
1. Terlaksananya kegiatan Kick Off DWP Sehat secara hybrid dan dapat diikuti oleh pengurus serta anggota DWP di berbagai tingkatan di seluruh Indonesia.
2. Meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks dan kanker payudara.
3. Meningkatnya kesadaran mengenai pentingnya vaksinasi HPV sebagai salah satu langkah pencegahan kanker serviks.
4. Meningkatnya kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan tidak menunda pemeriksaan apabila terdapat kondisi yang memerlukan perhatian medis.
5. Terlaksananya vaksinasi HPV bagi peserta yang hadir sesuai dengan ketentuan pelayanan kesehatan.
6. Terlaksananya pemeriksaan atau deteksi dini kanker payudara bagi peserta yang hadir.
7. Terbangunnya sinergi antara DWP dengan Kementerian Kesehatan, PT Bio Farma, rumah sakit, organisasi kesehatan, serta mitra strategis lainnya.
8. Terbangunnya kesadaran bersama bahwa peningkatan kesehatan perempuan merupakan tanggung jawab yang membutuhkan dukungan berbagai pihak.
9. Terbentuknya dorongan bagi anggota DWP untuk meneruskan informasi dan edukasi kesehatan yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan masing-masing.

XIV. NILAI DAN DAMPAK KEGIATAN
Kegiatan DWP Sehat memiliki nilai strategis dalam memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang turut mendukung peningkatan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.
Melalui program kesehatan perempuan, DWP tidak hanya berperan dalam meningkatkan pengetahuan anggotanya, tetapi juga mendorong terbentuknya perilaku hidup sehat yang berorientasi pada pencegahan. Edukasi mengenai kanker serviks dan kanker payudara diharapkan dapat mendorong perempuan untuk lebih mengenal kondisi kesehatannya, berani melakukan pemeriksaan, serta mengambil langkah preventif secara tepat.
Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan. Kerja sama antara DWP, pemerintah, tenaga kesehatan, rumah sakit, BUMN, serta mitra lainnya menjadi kekuatan dalam memperluas akses informasi dan pelayanan kesehatan.
Dengan adanya program yang dapat menjangkau anggota DWP di berbagai daerah melalui pelaksanaan hybrid, pesan mengenai pentingnya kesehatan perempuan dapat diteruskan secara lebih luas. Selanjutnya, anggota DWP diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dengan mengajak anggota keluarga untuk menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

XV. TINDAK LANJUT
Sebagai tindak lanjut kegiatan, pengurus dan anggota DWP diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sesuai kebutuhan dan rekomendasi tenaga kesehatan.
Informasi mengenai pencegahan kanker serviks, vaksinasi HPV, SADARI, SADANIS, USG payudara, mammografi, serta pentingnya konsultasi medis diharapkan dapat disosialisasikan kembali di lingkungan DWP dan keluarga.
DWP pada berbagai tingkatan juga diharapkan dapat terus mendorong terselenggaranya kegiatan edukasi kesehatan perempuan serta membangun jejaring dengan fasilitas pelayanan kesehatan setempat sehingga akses terhadap informasi, vaksinasi, screening, dan pemeriksaan kesehatan dapat semakin mudah dijangkau oleh anggota dan keluarganya.

XVI. PENUTUP
Kegiatan Kick Off DWP Sehat: Vaksinasi HPV dan Deteksi Dini Kanker Payudara merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung peningkatan status kesehatan perempuan melalui pendekatan promotif dan preventif.
Kegiatan ini memberikan pesan penting bahwa kesehatan perempuan perlu dijaga melalui pengetahuan, kesadaran, keberanian untuk melakukan pemeriksaan, serta tindakan pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan. Vaksinasi HPV, pemeriksaan kesehatan reproduksi, serta deteksi dini kanker payudara merupakan bagian dari langkah preventif yang perlu mendapatkan perhatian bersama.
Melalui kolaborasi antara DWP dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, PT Bio Farma (Persero) Tbk, PT Siloam International Hospitals Tbk, tenaga kesehatan, serta berbagai mitra strategis lainnya, diharapkan upaya peningkatan kesehatan perempuan dapat terus diperluas dan memberikan manfaat yang nyata bagi anggota DWP beserta keluarganya di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam menciptakan perempuan yang sehat, tangguh, berdaya, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan diri dan keluarganya. Dengan perempuan yang sehat, diharapkan akan terbentuk keluarga yang sehat dan berkualitas, yang pada akhirnya turut mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera.
Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan Bidang Sosial Budaya, Program Kerja Peningkatan Status Kesehatan Perempuan, serta sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut pelaksanaan program Dharma Wanita Persatuan.

#DWPSehat
Pembuat laporan: Ny. Erna Bayuping Susanto
DWP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN KATINGAN

../images/kegiatan/240651.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Lebong > DWP Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 18-09-2026

Pada hari ini Jum'at 18 September 2026 pada pukul 07.00 WIB s/d selesai Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) ikut menghadiri acara Lomba senam Kreasi dalam Rangka HUT HKG PKK yang Ke 54 Tahun 2026 yang diadakan di Sport Center Lapangan Hatta Kecamatan Lebong Utara yang dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Lebong Ny.Hj.Henny Syarifudin S.Sos.M.Si l,Ibu-ibu Ketua DWP OPD Se-kabupaten lebong, ibu camat se-Kecamatan dan seluruh Anggota DWP Kabupaten. Makna dari kegiatan senam tersebut serangkaian gerakan fisik terencana dan terstruktur yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, kekuatan otot, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.

../images/kegiatan/240650.jpg
Info Baru

DWP SULAWESI TENGGARA > DWP DINAS PERKEBUNAN DAN HORTIKULTURA

  • Oleh: Sekretariat
  • 19-09-2026

PERTEMUAN RUTIN BULANAN

Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan pertemuan rutin bulanan pada hari Sabtu, tanggal 19 September 2026 bertempat di Aula Rapat Kantor Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara pada pukul 09.00 WITA sampai selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Irma Sulistia Rusdin, Pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Hesty Akbar Effendi, Ny. Yohana Jonathan, Ny.Asiah Ilfi, dan anggota yang berjumlah 14 (empat belas).

Pertemuan rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi agenda rutin yang dilaksanakan, sebagai wadah untuki saling mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota, sebagai tempat menambah wawasan dan pengetahuan dalam kapasitasnya sebagai perempuan yang mempunyai peran dalam keluarga untuk mendampingi tugas suami sebagai Aparatur Sipil Negara.

Dasar pelaksanaan kegiatan adalah Undangan Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor : SU.34/DWP Disbun-Horti/IX/2026 tanggal 16 September 2026 dan anggaran pelaksanaan bersumber dari dana kas Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara. Pembukaan pertemuan dipandu oleh Ny. Adini Herman Hakim selaku Master Of Ceremony. Diawali dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipimpin oleh Dirigen Ny. Nur Azizah Alamsyah dan pembacaan do'a dipimpin oleh Ny. Oktavia. Acara dilanjutkan dengan sambutan dan arahan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Irma Sulistia Rusdin. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pertemuan rutin bulanan yang terselenggara dengan baik, dimana jumlah pengurus dan anggota yang hadir lebih banyak dibandingkan dengan pertemuan bulan lalu. Beberapa hal juga yang disampaikan antara lain :

1. Mengenai persiapan dalam rangka Pelaksanaan Pengajian Rutin Bulanan Provinsi yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2026 dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura bertugas sebagai pelaksana kegiatan tersebut. Mulai dari waktu dan tempat, tema dan pengisi acara (tema kajian/materi yang akan disamapaikan, nama penceramah/Ustadz/Ustadzah yang akan diundang, konfirmasi kesediaan dan honorarium), susunan acara, susunan panitia, anggaran dan konsumsi, perlengkapan teknis.

2. Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Irma Sulistia Rusdin mengharapkan agar pengurus dan anggota agar berpartisipasi dalam setiap kegiatan pertemuan rutin bulanan atau kegiatan-kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Harapan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Irma Sulistia Rusdin, apa yang telah disampaikan saat pertemuan dapat dipahami dan dilaksanakan, kehadiran dan keaktifan pengurus dan anggota dapat ditingkatkan, serta disiplin saat menggunakan seragam resmi Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan di tutup dengan sesi foto bersama.

#DWPCerdasLiterasi

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID