Fenomena anak putus sekolah menjadi suatu keprihatinan pada saat ini. Ketika kita mencari akar permasalahannya, kebanyakan adalah karena kemiskinan, ketidakmampuan dalam hal ekonomi dan rendahnya pemahaman akan pentingnya pendidikan untuk masa depan. Dengan kemiskinan pula banyak masyarakat akhirnya memutuskan untuk tidak lagi mencari ilmu di sekolah dan memilih bekerja seadaanya saja. Banyak sekolah atau lembaga pendidikan, justru menjadikannya sebagai bidang usaha yang dapat dikomersilkan. Hal ini semakin mempersulit masyarakat miskin untuk menempuh pendidikan dibangku sekolah. Gambaran ini tercermin dari banyak anak-anak usia sekolah belum mendapatkan pendidikan yang layak, atau bahkan tidak sama sekali merasakan bangku pendidikan. Jangankan didaerah pedalaman, di ibu kota sekalipun kita masih dapat menemukan anak-anak yang tidak bersekolah karena tuntutan ekonomi dan kesadaran akan pentingnya pendidikan untuk diikuti sangat rendah. Sumber daya manusia yang berkualitas, tercipta dari pendidikan yang bermutu dan terstruktur dengan baik pula. Karena dengan begitu, akan membangun pengetahuan, sikap tertib dan rasa disiplin anak dalam menjadi individu-individu yang bermutu, beretika serta beragama. Dengan demikian, akan terlahir pula anak bangsa yang dapat melanjutkan pembangunan dan perkembangan Indonesia. Mengingat banyaknya penduduk dan sangat luasnya Negara Indonesia, hal ini memang bukan masalah yang mudah untuk dimusnahkan. Dengan peran pemerintah untuk lebih fokus dalam mementingkan kebutuhan pendidikan bagi anak-anak, serta kecermatan pemerintah dalam mengembangkan potensi anak, karena tidak sedikit anak-anak yang berpotensi tidak mendapatkan perhatian dari negara ini. Bukan hal mustahil bagi Indonesia untuk menjadikan negara ini menjadi negara yang sudah siap bersaing dan menjadi negara yang lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya. Dilihat dari usaha pemerintah, pemerintah juga tidak tinggal diam dalam meningkatkan mutu pendidikan di Negara ini, terlihat dari berbagai kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, yakni salah satunya dengan program Pencanangan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Kebijakan umum lain dari pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia adalah dengan memberikan peluang untuk mengikuti program penyamaan kepada penduduk usia dewasa yang tidak bisa mengikuti pendidikan formal dan memberikan lebih banyak kesempatan kepada sekolah swasta dan lembaga pendidikan yang diselenggarakan masyarakat untuk lebih banyak berperan serta menyelenggarakan pendidikan dasar. Mendorong pendidikan yang lebih baik, tidak hanya melalui jalur Formal (persekolahan) tetapi juga melalui jalur pendidikan nonformal. Salah satunya adalah dengan memberdayakan potensi pendidikan yang ada di lingkungan masyarakat, baik melalui pusat-pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) atau melalui satuan pendidikan Nonformal sejenis (Satuan PNF). Salah satu satuan PNF sejenis ini adalah "Rumah Pintar. Rumah Pintar merupakan "Rumah Pendidikan" untuk masyarakat yang memiliki banyak fungsi. Bagi anak-anak, Rumah Pintar dapat berfungsi untuk meningkatkan minat baca, mengembangkan potensi kecerdasan dan mengenalkan teknologi melalui pembelajaran di lima sentra: (1) Sentra Buku,(2) Sentra Kriya, (3) Sentra Permainan, (4) sentra audio visual, dan (5) Sentra Komputer. Adapun maksud dan tujuan Rumah Pintar didirikan dengan tujuan sebagai berikut: 1) Mengembangkan potensi kecerdasan anak yang di dasarkan pada tumbuh kembang anak; 2) Meningkatkan minat baca anak; 3) Mengenalkan teknologi dan informasi; 4) Mengembangkan kemampuan berwirausaha masyarakat berbasis potensi lokal dan; 5) Melestarikan budaya masyarakat. Di Kecamatan Tegalombo sendiri memiliki Rumah Pintar dalam sentra buku. Kenapa sentra buku yang didepankan. Karena untuk membangkitkan dan meningkatkan minat baca masyarakat sehingga tercipta masyarakat yang cerdas dan selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadi sebuah wadah kegiatan belajar masyarakat serta mendukung peningkatan kemampuan aksarawan baru dalam pembrantasan buta aksara sehingga tidak menjadi buta aksara kembali. Oleh karena itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Tegalombo berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Tegalombo untuk mengadakan pertemuan dengan para Kepala Sekolah. Keseluruhan peserta yang hadir dalam kegiatan ini sejumlah 25 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari, Senin (04/05/2026) bertempat di Pendopo Kecamatan Tegalombo Jl. Raya Ponorogo No.2, Semen, Tegalombo, Kec. Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 63582. Kehadiran DWP menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan kolaborasi lintas pendidikan. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh, Camat Tegalombo, Bapak Edy Wasana, didampingi oleh Ketua DWP Kecamatan Tegalombo, Samsu Priastutik, serta Narasumber dari Pengurus Rumah Pintar. Dengan antusias, seluruh peserta yang mencapai 25 orang menyimak beragam tips dari narasumber, seputar bagaimana menumbuhkan minat, kecintaan, kegemaran membaca, dan memberikan pengalaman belajar bagi masyarakat di lingkungan masing-masing. Rumah Pintar atau Taman Baca Masyarakat menjadi salah satu wadah yang bergerak di bidang pendidikan yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kembali minat baca masyarakat yang bisa dimanfaatkan secara mudah dan gratis. Diharapkan, dengan adanya pertemuan ini serta pembinaan akan memacu hadirnya Rumah Pintar atau Taman Baca Masyarakat lain seiring terus tumbuhnya kegemaran membaca di kalangan masyarakat. Demikian Laporan yang disampaikan oleh Operator E-Reporting, Ny. Inayatika Sayiddah Tauhid.
(E.XII) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 2 Singaparna Kab. Tasikmalaya Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama Kegiatan: Sensasi (Senin Bersih dan Asri) . Hari/Tanggal: Senin, 04 April 2026 Waktu: 06.30 WIB – 08.00 WIB. Tempat: SMAN 2 Negeri Singaparna Bidang: Sosial Budaya, Penyelenggara: SMAN 2 Singaparna Kab. Tasikmalaya. Partisipan: 75 Orang. Jumlah Pengurus/ anggota DWP yang hadir : 25 orang yaitu: 1. Hj. Early Nurhidayati (Ketua) 2. Ai Dais Alawiah (Sekretaris) 3 Asti Nurhidayah (Bendahara), 4. Siti Hikmayati (Sekretaris 2) 5. Nurfitri (Anggota) 6. Anisa Fitriani (Anggota), Serta 15 anggota DWP SMAN 2 Singaparna Kab. Tasikmalaya lainnya yang hadir. Keterangan program: Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 2 Singaparna Kab. Tasikmalaya Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII rutin mengikuti kegiatan Sensasi (Senin smandas Bersih) anggota DWP SMAN 2 Singaparna ikut berpartisipasi aktif dalam membentuk karakter menjaga kebersihan tempat kerja, kelestarian lingkungan serta fasilitas umum disekolah yang diharapkan membawa semangat dalam menjalani rutinitas sehari-hari. Kegiatan bersih-bersih anggota DWP (Dharma Wanita Persatuan) di lingkungan sekolah merupakan bentuk pengabdian kepedulian terhadap lingkungan, serta edukasi pola hidup bersih. Aksi Tujuan Kegiatan ini menciptakan suasana belajar yang nyaman, mempererat silaturahmi, dan menjadi teladan dalam menjaga kebersihan. Pembuat Laporan : Ai Dais Alawiah
(E.XII) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 10 Tasikmalaya Cabang Dinas Wilayah XII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama kegiatan : Pelepasan Purna Tugas Ibu Dra. Eka Ratna S, M.Pd (Anggota DWP Unit SMAN 10 Tasikmalaya). Hari/tanggal : Senin, 4 Mei 2026. Waktu : Pukul 09.30-11.00 WIB. Tempat : Ruang guru SMAN 10 Tasikmalaya. Penyelenggara : Team Manajerial SMAN 10 Tasikmalaya (Seputas) & DWP Unit SMAN 10 Tasikmalaya. Bidang: Sekretariat. Partisipan: 47 orang. Jumlah Pengurus DWP unit SMAN 10 Tasikmalaya yang hadir 47 orang yaitu: Ibu Ati (Ketua DWP Unit SMAN 10 Tasikmalaya), Ibu Neneng Muthmainnah (Ketua harian), Ibu Weni Handayani (Wakil Ketua harian), Ibu Nunuy ( Bendahara), Ibu Nurhayati (Bidang Pendidikan), dan 42 orang anggota DWP unit SMAN 10 Tasikmalaya. Keterangan Program : Dharma Wanita Unit SMAN 10 Tasikmalaya Melaksanakan Pelepasan purna tugas Ibu Eka. Rangkaian acara : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit SMAN 10 Tasikmalaya dilaksanakan dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan, dipandu oleh MC Ibu Mina. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMAN 10 Tasikmalaya yang menyampaikan rasa bangga sekaligus haru karena harus kehilangan sosok rekan yang selalu memberikan saran yang membangun. Selanjutnya, perwakilan DWP Unit Seputas yang disampaikan oleh Ibu Sukma Mutharini, dengan berlinang air mata beliau menyampaikan pesan dan kesan selama berkarier bersama dengan bu Eka yang juga merupakan sahabatnya. Prakata perpisahan disampaikan oleh Ibu Eka yang mengungkapkan permohonan maaf atas segala kesalahan selama menjadi warga Seputas dan anggota DWP Seputas serta rasa terima kasih atas kebersamaan dan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini. Kegiatan kemudian ditutup dengan memberikan cinderamata sebagai tanda kasih dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Yadi. Tujuan kegiatan : Untuk memberikan penghormatan, apresiasi dan mempererat tali silaturahmi antara pengurus, anggota aktif dan anggota yang telah memasuki masa purna bakti. Pembuat laporan : Weni Handayani.
Hari/Tanggal: Minggu, 03 Mei 2026 Pukul: 14.00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: HKBP Imanuel Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: HKBP se-Resort Sipanganbolon. Nama Kegiatan: Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bosar Maligas Ny. Rulia Simorangkir mengikuti kegiatan Lomba Vocal Group Khusus Kaum Perempuan (Parompuan/Ina/Ibu) yang diselenggarakan oleh HKBP se-Resort Sipanganbolon. Kegiatan lomba vocal group ini dilaksanakan sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan kreativitas dalam bidang seni paduan suara gerejawi, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar jemaat, khususnya kaum ibu di lingkungan HKBP se-Resort Sipanganbolon. Dalam kegiatan tersebut, para peserta menampilkan kemampuan vokal dalam bentuk paduan suara dengan membawakan lagu-lagu rohani, yang dinilai berdasarkan kekompakan, harmonisasi suara, teknik vokal, serta penghayatan dalam menyampaikan pesan lagu. Kehadiran Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Bosar Maligas Ny. Rulia Simorangkir dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial, serta sebagai upaya mempererat hubungan antar jemaat gereja. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kaum ibu (parompuan/ina) HKBP se-Resort Sipanganbolon, jemaat, serta para pelayan gereja yang hadir untuk mendukung dan menyaksikan jalannya perlombaan dengan penuh antusias. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan meriah, tertib, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
Hari/Tanggal: Senin, 04 Mei 2026 Pukul: 14.00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Masjid Amaliyah Lingkungan VI Kulon, Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Ibu-ibu perwiridan Lingkungan VI Kulon. Nama Kegiatan: Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bosar Maligas Ny. Salmi Damanik mengikuti kegiatan Wirid Akbar se-Kelurahan Bosar Maligas yang dilaksanakan di Masjid Amaliyah Lingkungan VI Kulon. Kegiatan wirid akbar ini merupakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar ibu-ibu perwiridan di Kelurahan Bosar Maligas. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir, doa bersama, serta tausiyah keagamaan. Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Type Sukma Pernanda yang memberikan pencerahan dan motivasi kepada para jamaah agar senantiasa meningkatkan kualitas ibadah serta menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Bosar Maligas Ny. Salmi Damanik dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan serta memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh kepala lingkungan, seluruh ibu-ibu perwiridan se-Kelurahan Bosar Maligas, serta para jamaah lainnya yang hadir dengan penuh antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
DWP Kecamatan Cilamaya Kulon hadir pada kegiatan SOSIALISASI BAHAYA ZAT NARKOBA DAN ZAT ADIKTIF LAINNYA BAGI GENERASI MUDA yang diselenggarakan pada hari Senin 4 Mei 2026 pukul 08.30 sd selesai di Galeri Nyi Pager Asih Pemda Karawang. Acara dihadiri oleh perwakilan DWP Dinas OPD dan Kecamatan di Kabupaten Karawang dengan menghadirkan 2 pemateri yaitu dr. Hj. Nurmala Hasanah, MM selaku Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dengan tema materi "PERAN IBU DALAM MELINDUNGI GENERASI MUDA." Pemateri kedua adalah ibu Liah Sobariah Fithri, S.Pd.I. dengan Tema STRONG FAMILY KETAHANAN KELUARGA.
Hari/Tanggal: Senin, 04 Mei 2026 Pukul: 13.30 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Madrasah Aliyah Nurul Hikmah Tinjowan, Nagori Adil Makmur, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Pihak Madrasah Aliyah Nurul Hikmah Tinjowan. Nama Kegiatan: Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bosar Maligas Ny. Mesmawaty menghadiri kegiatan Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Nurul Hikmah Tinjowan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penyampaian hasil kelulusan siswa kelas XII setelah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pendidikan pada tingkat Madrasah Aliyah. Momen ini menjadi salah satu tahap penting bagi para siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja. Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan hasil kelulusan secara resmi kepada para siswa dan orang tua, disertai dengan arahan serta motivasi kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan dan menjaga nama baik almamater. Kehadiran Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Bosar Maligas Ny. Mesmawaty dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan partisipasi dalam dunia pendidikan serta mempererat hubungan antara masyarakat dan lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Bosar Maligas. Kegiatan ini diikuti oleh wali kelas, bapak/ibu wali siswa, serta seluruh siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nurul Hikmah Tinjowan yang hadir untuk menerima hasil kelulusan dengan penuh harapan dan kebahagiaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana haru serta kebahagiaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
Hari/Tanggal: Senin, 04 Mei 2026 Pukul: 14.00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Masjid Amaliyah Lingkungan VI Kulon, Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Ibu-ibu perwiridan Lingkungan VI Kulon. Nama Kegiatan: Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bosar Maligas Ny. Sugina mengikuti kegiatan Wirid Akbar se-Kelurahan Bosar Maligas yang dilaksanakan di Masjid Amaliyah Lingkungan VI Kulon. Kegiatan wirid akbar ini merupakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar ibu-ibu perwiridan di Kelurahan Bosar Maligas. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir, doa bersama, serta tausiyah keagamaan. Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Type Sukma Pernanda yang memberikan pencerahan dan motivasi kepada para jamaah agar senantiasa meningkatkan kualitas ibadah serta menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Bosar Maligas Ny. Sugina dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan serta memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh kepala lingkungan, seluruh ibu-ibu perwiridan se-Kelurahan Bosar Maligas, serta para jamaah lainnya yang hadir dengan penuh antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
Hari/Tanggal: Senin, 04 Mei 2026 Pukul: 10.00 WIB s/d selesai Tempat Kegiatan: Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Pemerintah Kabupaten Simalungun. Nama Kegiatan: Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bosar Maligas Ny. Vandelina Pasaribu, S.E., M.Si. selaku Sekretaris Camat (Sekcam) Bosar Maligas menghadiri Undangan Perayaan Paskah Oikumene Kabupaten Simalungun yang dilaksanakan di Kecamatan Raya. Kegiatan perayaan Paskah Oikumene ini merupakan salah satu bentuk kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat sebagai wujud perayaan Hari Paskah, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Simalungun. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan rangkaian ibadah dan perayaan yang diisi dengan doa bersama, pujian rohani, serta penyampaian pesan-pesan keagamaan yang menekankan pentingnya kebersamaan, kasih, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran Ketua DWP Kecamatan Bosar Maligas Ny. Vandelina Pasaribu, S.E., M.Si. dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memperkuat hubungan antara pemerintah kecamatan dengan pemerintah kabupaten. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para Camat se-Kabupaten Simalungun yang turut hadir dalam rangka memeriahkan dan menyukseskan perayaan tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
Hari/Tanggal: Minggu, 03 Mei 2026 Pukul: 14.00 wib s/d selesai Tempat Kegiatan: Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana Kegiatan: Ketua Tahsin Manajemen Qolbu, Bapak Arim Sinaga. Nama Kegiatan: Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bosar Maligas Ny.Supriani,SH., mengikuti kegiatan Manajemen Qolbu Rihlah Tahsin Pasar Baru Kecamatan Bosar Maligas yang dilaksanakan di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an (tahsin) serta memperkuat keimanan dan ketakwaan melalui pendekatan manajemen qolbu. Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan antar anggota pengajian. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembinaan terkait perbaikan bacaan Al-Qur’an, penguatan nilai-nilai keislaman, serta motivasi spiritual untuk meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan rihlah ini juga memberikan suasana yang lebih segar dan kebersamaan di luar lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu pengajian Tahsin Pasar Baru Kecamatan Bosar Maligas, termasuk Anggota DWP Kecamatan Bosar Maligas yang turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, serta mempererat ukhuwah islamiyah di antara sesama anggota pengajian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.