Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Ny. Hj. Rainy Setiawaty Rudi Irawan bersama Pengurus DWP Disbudpar mengikuti Pengajian dan Sholat Tasbih berjamaah yang di selenggarakan oleh TP PKK Provinsi Sumatera Selatan bersama DWP Sumsel, khususnya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan memperdalam pemahaman keagamaan pengurus PKK dan Dharma Wanita Persatuan Prov Sumsel.
ada hari Rabu, 20 Mei 2026, lima perwakilan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun menghadiri Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang dilaksanakan di Lapangan Pujasera Kecamatan Jiwan mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bapak Bupati Kabupaten Madiun beserta Ibu Bupati Kabupaten Madiun, serta Bapak Wakil Bupati dan Ibu Wakil Bupati Kabupaten Madiun bersama jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, organisasi wanita, dan berbagai unsur masyarakat. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sebagai bentuk penguatan semangat persatuan dan nasionalisme bangsa. Rangkaian kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan amanat peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Dalam amanat tersebut disampaikan pentingnya menjaga semangat kebangkitan nasional melalui persatuan, penguatan karakter generasi muda, dan peningkatan rasa cinta tanah air di tengah perkembangan zaman. Kegiatan juga diisi dengan menyanyikan lagu perjuangan nasional dan doa bersama sebagai penutup upacara.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Mengadakan Kajian Rutin yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP Disbudpar Sumsel, Hj. Rainy Setiawaty Rudi Irawan kegiatan ini berisi Tausiyah oleh Ustz. Ayu Munawaroh, S.Ag., M.Hum dan Yasinan Bersama. di Ruang Rapat Sapta Pesona, 12 Februari 2026. Turut Hadir Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Hj. Mega Nugraha, SH., M.Si., dan Kepala Bidang Dokumentasi dan Publikasi Budaya Vinita Citra Karini, S.E., M.Si, serta Seluruh Anggota DWP Disbudpar Sumsel.
Pertemuan rutin Dharma wanita persatuan kab. Kutai kartanegara, selasa 5 mei 2026 jam 08.30-selesai , tempat ruang serbaguna kantor Bupati (aji batara agung ). Acara dimulai dengan lagu Indonesia raya dan hyme dwp, dan doa. Sambutan disampaikan oleh ketua dwp kukar Ny.yulaikah Sunggono dengan memakai atribut batik dwp terbaru. Acara dirangkai sosialisasi E-reporting oleh sekretaris 2 Ny.Darmi solihin, sosialisasi laporan akhir tahun oleh sekretaris Ny.Rusyani Ismed, sosialisasi atribut baru batik dwp oleh Ny. Yulaikah sunggono, serta pengadaan atau pembelian kain batik dwp melalui bidang ekonomi, acara diakhiri dengan workshop praktis mendaur ulang barang bekas narasumber henny amiroeddin founder odah bepolah kerajinan tangan etam bekreasi kutai kartanegara. Acara dihadiri oleh ketua, wakil ketua pengurus dwp kab kukar, ketua opd beserta anggota. Tujuan sosialisasi dwp opd tertib dalam pelaporan dan dokumentasi.
E-REPORTING
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN MUNA BARAT
PARTISIPASI DALAM RAPAT RUTIN BULANAN DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN MUNA BARAT DIRANGKAIKAN DENGAN SOSIALISASI DAN EDUKASI KESEHATAN
Sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas organisasi perempuan serta meningkatkan kualitas sumber daya anggota, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat melaksanakan kegiatan rapat rutin bulanan yang dirangkaikan dengan sosialisasi dan edukasi kesehatan. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, koordinasi, dan pembinaan organisasi yang dikemas secara edukatif dan partisipatif guna memperluas wawasan anggota dalam mendukung terciptanya keluarga yang sehat, harmonis, dan produktif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026 bertempat di Aula Kantor Daerah Kabupaten Muna Barat mulai pukul 14.00 Wita sampai selesai dan diikuti oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan yang terdiri dari 46 Unit Organisasi Perangkat Daerah dan 11 Unit Kecamatan dengan jumlah peserta sebanyak 228 partisipan yang terdiri atas ketua, anggota, dan admin unit organisasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Muna Barat Ny. Nur Illiyin Liber bersama Sekretaris Ny. Munarni Hura La Ode Mustafa sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan organisasi perempuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Kehadiran pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Muna Barat sekaligus menjadi bagian dari penguatan koordinasi, kebersamaan, dan sinergitas antarunit organisasi dalam mendukung pelaksanaan program kerja yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan Mars dan Hymne Dharma Wanita Persatuan, pembacaan doa, sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat, penyampaian materi sosialisasi dan edukasi kesehatan, sesi diskusi dan tanya jawab, serta penutupan yang dirangkaikan dengan lot arisan organisasi. Acara dipandu oleh MC Ny. Heny Salim, dirigen Ny. Susilawati Amrul, serta pembacaan doa oleh Ny. Ramlah Asri Sulji.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat Ny. Wa Ode Siti Amzia Ibrahim dengan menghadirkan narasumber Bapak Juli Ahmad selaku Distributor Independen PT. Enagic Indonesia dan Komunitas Amazing Truehealth. Dalam sambutannya, Ny. Wa Ode Siti Amzia Ibrahim menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi, meningkatkan partisipasi aktif anggota, serta memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat.
Pada kesempatan tersebut, beliau kembali mengingatkan bahwa pelaksanaan pertemuan rutin pada bulan berikutnya akan dikembalikan ke jadwal semula, yaitu setiap tanggal 12 pada bulan berjalan. Penyampaian tersebut bertujuan agar seluruh pengurus dan anggota dapat menyesuaikan agenda kegiatan masing-masing sehingga program organisasi dapat terlaksana secara tertib, teratur, dan berkesinambungan.
Selain itu, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban, Ny. Wa Ode Siti Amzia Ibrahim mengajak seluruh pengurus untuk turut berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah qurban, baik secara mandiri di lingkungan keluarga masing-masing maupun secara bersama-sama melalui Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat. Beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan qurban dapat dilakukan dengan membentuk kelompok yang terdiri atas tujuh orang atau lebih untuk kemudian hewan qurban yang terkumpul dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pada sesi sosialisasi dan edukasi kesehatan, narasumber menyampaikan materi terkait pola hidup sehat masyarakat Jepang melalui penerapan terapi air putih serta pentingnya menjaga keseimbangan pola konsumsi, aktivitas fisik, kualitas istirahat, dan kesehatan tubuh dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi utama dalam mendukung aktivitas keluarga, organisasi, dan sosial kemasyarakatan.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas hidup yang produktif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pola hidup sehat perlu dibangun sejak dini melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menjaga pola makan, memperhatikan kualitas air minum, menjaga kebugaran tubuh, hingga menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan bersih.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa kondisi kesehatan manusia dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu genetika, gaya hidup, dan lingkungan. Faktor genetika merupakan faktor keturunan yang diwariskan dari orang tua dan dapat memengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Faktor gaya hidup meliputi pola konsumsi makanan, aktivitas fisik, kualitas istirahat, serta kebiasaan sehari-hari yang sangat menentukan tingkat kesehatan tubuh. Sementara faktor lingkungan mencakup kondisi tempat tinggal, kebersihan lingkungan, kualitas udara, kualitas air, dan berbagai faktor eksternal lainnya yang dapat memengaruhi kesehatan manusia secara langsung maupun tidak langsung.
Dalam sesi materi tersebut juga dijelaskan pentingnya menjaga kualitas air yang dikonsumsi karena sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Narasumber memperkenalkan PT. Enagic Co., Ltd. sebagai perusahaan asal Jepang yang berdiri sejak tahun 1974 dan hadir di Indonesia sejak tahun 2013 dengan teknologi Electrolyzed Reduced Water yang menghasilkan air alkalin atau Kangen Water.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, narasumber melakukan demonstrasi sederhana dengan membandingkan beberapa jenis air minum guna menguji tingkat alkalinitasnya. Demonstrasi tersebut memberikan gambaran langsung kepada peserta mengenai perbedaan karakteristik air berdasarkan tingkat keasaman dan kebasaannya sehingga peserta memperoleh pemahaman tambahan tentang pentingnya memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.
Sesi tanya jawab berlangsung aktif dan interaktif karena peserta menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap materi yang disampaikan. Salah satu peserta yang aktif dalam sesi diskusi adalah Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Muna Barat Ny. Nur Illiyin Liber yang menanyakan alternatif memperoleh air minum dengan kandungan alkaline yang baik bagi tubuh apabila tidak memiliki alat Electrolyzed Reduced Water. Menanggapi pertanyaan tersebut, narasumber menjelaskan bahwa salah satu alternatif sederhana yang dapat diterapkan ialah mengonsumsi infused water, yaitu air minum yang direndam bersama beberapa jenis buah yang dipercaya memiliki kandungan alkaline alami.
Melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan sesi diskusi tersebut, peserta memperoleh tambahan wawasan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi, serta membangun kesadaran untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan dalam lingkungan keluarga maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan lot arisan yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pengurus dan peserta kegiatan sebagai bentuk dokumentasi, kebersamaan, dan penguatan silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muna Barat.
Pada hari Selasa, 19 Mei 2026, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun Ibu Nurul Velly Murdianto menghadiri kegiatan sosialisasi Senam Kampung Pesilat yang diselenggarakan oleh PERWOSI bertempat di Pendopo Muda Graha mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung pelestarian budaya pencak silat sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Acara diikuti oleh perwakilan organisasi wanita, komunitas olahraga, serta peserta dari berbagai instansi di wilayah Kabupaten Madiun. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengarahan mengenai pentingnya senam Kampung Pesilat sebagai olahraga yang memadukan unsur kebugaran jasmani dengan gerakan dasar pencak silat khas Madiun. Selain itu, peserta juga mengikuti praktik gerakan senam bersama instruktur yang telah ditunjuk panitia. Sosialisasi berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, serta diharapkan mampu meningkatkan semangat hidup sehat sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal yang menjadi ciri khas Kabupaten Madiun.
Ketua DWP Disbudpar Ny. Hj. Rainy Setiawaty Rudi Irawan bersama pengurus menghadiri Acara Pembukaan Jajan Bukoan , Jajanan Bukuoan adalah event tahunan yang diadakan oleh ICSB Provinsi Sumatera Selatan dan tahun ini adalah tahun ke-6 , Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan masyarakat potensi kuliner unggulan Sumsel dengan demikian masyarakat dapat mengenal dan mengapresiasi kekayaan kuliner di Sumatera Selatan.
Dharma Wanita Persatuan RSUD dr Iskak Tulungagung
Dharma Wanita Persatuan RSUD dr Iskak Tulungagung telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Pembinaan Hubungan Keluar
Kegiatan : Rapat
Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD dr Iskak Tulungagung menghadiri kegiatan Rapat Pleno Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulungagung yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Mei 2026, pukul 08.30 - 12.00, bertempat di Sekretariat DWP Kabupaten Tulungagung, Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi yang bertujuan untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta sinergi antaranggota DWP di lingkungan Kabupaten Tulungagung.
Pada kesempatan tersebut, DWP RSUD dr Iskak Tulungagung diwakili oleh Ny. Agus selaku perwakilan pengurus. Kehadiran perwakilan dari berbagai instansi di Kabupaten Tulungagung menambah semangat kebersamaan dalam mendukung jalannya program-program organisasi yang berorientasi pada peningkatan kapasitas anggota dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Rapat pleno ini membahas sejumlah agenda penting, mulai dari evaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya, penyampaian rencana kegiatan organisasi ke depan, hingga penguatan peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah daerah. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana berbagi informasi dan pengalaman antaranggota guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program di masing-masing instansi.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan RSUD dr Iskak Tulungagung menunjukkan komitmennya untuk terus aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi, mempererat tali silaturahmi, serta mendukung terciptanya organisasi perempuan yang solid, produktif, dan inspiratif. Diharapkan hasil dari rapat pleno ini dapat menjadi motivasi bersama dalam meningkatkan peran Dharma Wanita Persatuan, baik di lingkungan kerja maupun dalam pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Disbudpar Prov.Sumsel Ny. Hj. Rainy Setiawaty Rudi Irawan bersama pengurus DWP Disbudpar melakukan Audiensi bersama Komunitas Kampung Dongeng Sumatera Selatan . Dalam pertemuan Ketua Kampung Dongeng Sumsel menyampaikan informasi terkait kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas Kampung Dongeng Sumsel yaitu latihan mendongeng bagi anak-anak seperti cerita rakyat Sumatera Selatan. Kiranya DWP Dinas Budpar Prov Sumatera Selatan dapat mendukung Kampung Dongeng Sumsel dan bersinergi dalam upaya pelestarian budaya tutur Sumatera Selatan. Kampung Dongeng Sumatera Selatan adalah sebuah komunitas yang berfokus pada pelestarian budaya tutur dan literasi anak. Kegiatan yang dilakukan antara lain : - Pelatihan dongeng bagi anak-anak. - Memperkenalkan legenda dan cerita rakyat Sumatera
(W.7)
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pamekasan
Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pakong, telah melaksanakan kegiatan :
Bidang : Sosial Budaya
Program : Wawasan Keanekaragaman Budaya
Kegiatan : Kegiatan Seni Budaya / Nilai Budaya
Keterangan Program :
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pakong, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pamekasan
2. Hari / Tanggal : Rabu/ 20 Mei 2026
3. Pukul : 08.00 – selesai
4. Peserta : 30 Peserta
5. Lokasi : Ruang Aula SMKN 1 pakong. Jl.Raya Pakong Bendungan Pamekasan
6. Acara : Seminar ”Edukasi tentang Seni Tari dan Musik Tradisional Madura”
Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pakong mengadakan kegiatan Seminar Seni Tari dan Musik Tradisional Madura sebagai bentuk upaya melestarikan budaya daerah serta menumbuhkan kecintaan terhadap kesenian tradisional Madura di kalangan anggota dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai seni tari dan musik tradisional Madura serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga warisan budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa bangga terhadap budaya lokal dan mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pakong. Acara dimulai pukul 08.00 WIB oleh Ibu Milda Laila Taufik selaku pembawa acara yang menyambut seluruh peserta dengan hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Selanjutnya, Ibu Siti Kamariyah sebagai drigen memandu peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan Mars Dharma Wanita Persatuan dan Hymne Dharma Wanita Persatuan dengan penuh khidmat.
Sesi berikutnya yaitu sambutan Ketua DWP SMKN 1 Pakong, Ny. Desi Sayadi. Beliau menyampaikan bahwa seni tari dan musik tradisional Madura merupakan kekayaan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Di tengah perkembangan zaman dan budaya modern, generasi muda perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya mencintai budaya daerah sendiri. Oleh karena itu, melalui seminar ini diharapkan peserta dapat lebih mengenal nilai-nilai budaya Madura dan ikut berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional daerah. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan yang bermanfaat bagi seluruh anggota. Acara selanjutnya yaitu acara inti Seminar Seni Tari dan Musik Tradisional Madura bersama narasumber ibu Helda Yuliansari, S.Pd. guru seni budaya SMKN 1 Pakong sekaligus praktisi seni. Kita harus kenal tari dan musik tradisioanal karena ini merupakan warisan budaya. Tari Madura berkembang sejak era kerajaan sumenep dan pamekasan dan dipengaruhi oleh budaya bali, jawa, dan nilai-nilai islam. Gerakan tari tradisional Pakem, tidak bisa diubah. Selain penyampaian materi seminar, peserta juga diajarkan beberapa gerakan dasar tari tradisional Madura secara langsung. Ibu Helda memperagakan gerakan tangan, langkah kaki, dan ekspresi wajah yang menjadi ciri khas tari Madura dengan gerakan yang tegas namun tetap anggun. Peserta tampak antusias mengikuti praktik gerakan tari. Kegiatan praktik tari ini berlangsung meriah dan penuh semangat karena peserta dapat belajar langsung mengenai teknik dasar seni tari tradisional Madura.
Rangkuman materi yang disampaikan antara lain, Filosofi Gerakan yaitu gerakan tegas dan dinamis mencerminkan karakter orang madura yang pemberani, dan gerakan halus mencerminkan ketulusan hati. Macam-macam Tari Tradisional Madura ada Tari topeng ghettak, Memakai topeng, menggambarkan karakter gagah dan ksatria, dinamakan gettak karena diiringi tabuhan gendang yang berbunyi ghettak-ghettak. Tari Rondhing. Menampilkan gerakan baris berbaris seperti prajurit atau militer, melambangkan kesiapsiagaan, penjagaan dan penyambutan tamu, tari muang sangkal (dari sumenep) Tarian tradisional sakral khas Sumenep. Tarian ini bertujuan untuk tolak bala (muang sangkal) dan penyambutan tamu terhormat dengan gerakan gemulai. Lalu ada Musik tradisional Maduraseperti saronen, kendang, gong, kenong, bonang.
Setelah acara seminar, dilanjutkan acara lain-lain yaitu laporan kegiatan dan keuangan per bidang yang disampaikan ketua per Bidang. Bagi ibu-ibu yang ingin membeli produk DWP SMKN 1 Pakong bisa langsung memesan pada Bidang Ekonomi. Kemudian dilanjutkan pengundian arisan konsumsi dan arisan uang kemudian sesi yang dinanti-nanti yaitu pembagian doorprize/hadiah sebagai penyemangat dari bidang ekonomi dan dari ibu ketua DWP masing-masing untuk 10 peserta. Acara ditutup dengan pembacaan Do’a secara khusyuk dan khidmat dipimpin oleh Ibu Hayatul Imamah sebagai bentuk rasa Syukur bahwa acara berjalan dengan lancar.
Pembuat Laporan : Sekretaris Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Pakong, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pamekasan