mengikuti kegiatan DWP Farm Gerakan Tanam Pohon dipanti asuhan kasih ibu yang dilaksanakan hari selasa tanggal 15 september 2026 pukul 08.00 s/d Selesai di buka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar dengan di hadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Kampar dan Pengurus serta Seluruh Ketua DWP UP Dinas/Badan/Kantor beserta 2 orang anggota. #DWPHijau
Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (DWP BPBD) Kabupaten Ciamis bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis yang diwakili oleh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada tanggal 14 September 2026 mulai pukul 08.00 sampai selesai, melaksanakan kegiatan kunjungan ke Posyandu Dahlia di Dusun Sukaharja Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi dalam rangka Pembinaan dan Pemantauan Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kegiatan ini berkaitan dengan bidang sosial budaya pada program prioritas Peningkatan Kepedulian Sosial dengan tujuan:
1.Memberikan dukungan nyata sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi anggota DWP Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ciamis dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat khususnya kesehatan ibu, bayi dan anak balita.
2.Memantau pelaksanaan Bulan Penimbangan Balita dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
3.Pembinaan sasaran Posyandu untuk lebih memahami tentang pelayanan di Posyandu 6 Bidang SPM. Anggota yang hadir adalah Ketua DWP Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ny. Popy Dian Winarlan, Ny. Desy Erwin, Ny. Sofie Awaludin, Ny. Ratna Jamal.
Uraian kegiatan dalam kunjungan tersebut :
1.Sambutan sekaligus ucapan selamat datang dari Ketua Tim Pembina Posyandu Desa Sukamulya.
2.Sambutan dari PIC Posyandu 6 Bidang SPM Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ciamis, beliau menyampikan bahwa kunjungan dan monitoring ke setiap posyandu merupakan keterkaitannya dengan bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan dalam implementasi 6 Bidang SPM khususnya bidang kesehatan.
3.Selanjutnya sambutan dari Ketua DWP Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ciamis yang menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan yaitu untuk memantau pelaksanaan Bulan Penimbangan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta memberikan edukasi dan sosialisasi kepada sasaran tentang pemahaman bahwa saat ini Posyandu sudah mengalami transformasi menjadi Posyandu 6 Bidang SPM (Standar Pelayanan Minimal), jadi tidak hanya melayani 5 meja pelayanan saja melainkan juga sudah mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat hingga ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas). Pelayanan kepada masyarakat tidak terbatas pada hari buka Posyandu saja tetapi setiap saat, masyarakat dapat menghubungi para Kader Posyandu sesuai bidangnya masing-masing.
4.Acara dilanjutkan dengan pemantauan pelaksanaan Penimbangan Balita dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 63 sasaran.
5.Penyuluhan dan edukasi kesehatan serta gizi.
6.Pembinaan dan diskusi bersama Kader Posyandu.
7. Kunjungan ke Posyandu Dahlia diakhiri dengan foto bersama sasaran dan para Kader Posyandu beserta intansi pemerintahan.
Dengan kunjungan ini DWP Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ciamis dapat berkontribusi dalam kegiatan Posyandu 6 Bidang SPM khususnya di bidang kesehatan sebagai bentuk kepedulian dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama ibu, bayi dan anak balita. Diharapkan kegiatan ini dapat menjalin kerja sama yang erat antar pengurus DWP, Kader Posyandu dan instasi pemerintah guna memastikan kesehatan ibu dan anak berjalan optimal dan berkelanjutan.
Pembuat laporan : Ny. Desy Erwin
Dalam rangkaian kegiatan rutin, Dharma Wanita Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kabupaten Muaro Jambi, kembali melakukan bhakti sosial berupa pemberian sembako #DWPPeduli kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Target penerima bantuan sembako ini adalah warga kurang mampu yang berdomisili di Kabupaten Muaro Jambi. dengan mekanisme : 1. Pengurus Dharma Wanita yang diberikan tanggung jawab untuk menyiapkan paket sembako 2. Anggota Dharma Wanita yang diberikan tanggung jawab untuk mendata warga yang layak mendapatkan bantuan sembalo 3. Anggota Dharma Wanita yang diberikan tanggung jawab untuk mendistribusikan paket sembako yang telah terdata Adapun pihak-pihak yang terkait dalam keberhasilan kegiatan ini yaitu : 1. Ketua Dharma Wanita Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muaro Jambi 2. Pengurus Dharma Wanita Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muaro Jambi 3. Anggota Dharma Wanita Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muaro Jambi 4. Warga Masyarakat Penerima Bantuan Sembako Tujuan dilaksanakan nya kegiatan #DWPPeduli ini adalah : 1. Mempererat rasa persaudaraan terhadap sesama 2. Menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki kepada orang disekitar kita yang kurang mampu 3. Meningkatkan rasa empati, kepedulian sosial terhadap sesama 4. Membantu memenuhi kebutuhan pangan dan bahan pokok sehari-hari bagi warga yang membutuhkan 5. Menjalin Hubungan yang baik antar Instansi dengan warga sekitar Semoga kegiatan ini dapat kami lakukan secara berkelanjutan. Foto pemberian sembako oleh Ibu Dita Alpin
[DWP KEMENPERIN UPT PALEMBANG]
LAPORAN KEGIATAN
PEMBERIAN BINGKISAN KELAHIRAN
Kegiatan : Pemberian Bingkisan Kelahiran kepada Anggota DWP Kemenperin UPT Palembang.
Penyelenggara Acara : DWP Kemenperin UPT Bali
Hari/Tanggal : Selasa, 15 September 2026
Waktu : 15.00 WIB
Tempat : Ruang Dharma Wanita BSPJI Palembang
Peserta : Kegiatan diikuti oleh pengurus DWP Kemenperin UPT Palembang dan anggota DWP yang menerima bingkisan kelahiran.
Pelaksanaan Kegiatan : DWP Kemenperin UPT Palembang melaksanakan kegiatan pemberian bingkisan kelahiran sebagai bentuk perhatian, kepedulian, dan tali kasih organisasi kepada anggota DWP yang telah dikaruniai kelahiran buah hati.
Bingkisan diserahkan kepada anggota DWP sebagai ungkapan turut berbahagia atas kelahiran buah hati serta sebagai bentuk dukungan dan kepedulian dari keluarga besar DWP Kemenperin UPT Palembang.
Tujuan dan Manfaat kegiatan :
1. Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian DWP kepada anggota.
2. Turut berbagi kebahagiaan atas kelahiran buah hati anggota DWP.
3. Mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antaranggota DWP.
4. Meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian dalam organisasi.
Hasil Kegiatan : Kegiatan pemberian bingkisan kelahiran terlaksana dengan baik dan mendapat sambutan positif dari anggota DWP. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan perhatian DWP Kemenperin UPT Palembang terhadap anggota serta dapat mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan antar anggota.
Penutup : Kegiatan pemberian bingkisan kelahiran merupakan bentuk kepedulian dan tali kasih DWP Kemenperin UPT Palembang kepada anggota. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan DWP Kemenperin UPT Palembang.
LAPORAN E-REPORTING DHARMA WANITA PERSATUAN BIDANG SEKRETARIAT Program: Hubungan Keluar Kegiatan: Perayaan Judul Kegiatan: Menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah A. PENDAHULUAN Malam itu, Rabu, 3 September 2026, Lapangan A. Yani Pangligur, Kecamatan Kota Sumenep, dipenuhi cahaya, lantunan sholawat, dan suasana kebersamaan. Sejak pukul 19.00 WIB, para ASN, Dharma Wanita, pimpinan OPD, camat, anggota Forkopimda, serta masyarakat mulai memadati lokasi dengan mengenakan pakaian muslim berwarna putih. Kegiatan tersebut merupakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kehadiran DWP Kecamatan Manding menjadi bagian dari pelaksanaan Program Hubungan Keluar, sekaligus sebagai wujud partisipasi dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Mewakili DWP Kecamatan Manding, hadir Ketua DWP Kecamatan Manding Ibu Lilik Harjo, Wakil Ketua Ibu Iffa Dhenny, serta lima orang anggota yaitu Ibu Sufi, Ibu Fatimah, Ibu Ibrahim, Ibu Cacak, dan Ibu Amnawati. B. MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk partisipasi dan hubungan baik DWP Kecamatan Manding dalam mendukung kegiatan Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya dalam peringatan hari besar keagamaan. Adapun tujuannya adalah: 1. Mempererat silaturahmi antara DWP dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep serta unsur pemerintahan lainnya. 2. Meningkatkan kebersamaan dan kepedulian dalam kegiatan keagamaan. 3. Menumbuhkan kecintaan dan keteladanan terhadap Nabi Muhammad SAW. 4. Memperkuat hubungan keluar organisasi melalui kehadiran dan partisipasi dalam kegiatan pemerintah daerah. C. URAIAN KEGIATAN Rangkaian kegiatan diawali dengan santunan kepada anak yatim, sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan dalam momentum Maulid Nabi. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembukaan oleh MC. Suasana semakin khidmat ketika ayat-ayat suci Al-Qur’an dibacakan, sebelum kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Sumenep. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN beserta keluarga serta masyarakat dan jamaah majelis sholawat yang telah hadir. Kehadiran bersama tersebut menjadi wujud penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus upaya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sholawat dalam kehidupan. Memasuki acara inti, suasana lapangan semakin semarak dengan lantunan sholawat bersama Majelis Sholawat At Taufiq dari Sampang di bawah pimpinan Gus Khoiron. Ribuan jamaah larut dalam lantunan sholawat, menciptakan suasana religius yang penuh kebersamaan. Setelah pembacaan doa, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman stand pameran terbaik tingkat OPD dan kecamatan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumenep. Pengumuman tersebut menjadi bagian dari rangkaian Madura Night Vaganza yang telah berlangsung selama enam hari. Apresiasi tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas kreativitas dan partisipasi masing-masing OPD dan kecamatan dalam memeriahkan kegiatan daerah. Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup oleh MC dalam suasana penuh kebersamaan. Kehadiran DWP Kecamatan Manding pada malam tersebut tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan undangan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun hubungan keluar organisasi, serta bersama-sama menghadirkan semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW. D. HASIL YANG DIHARAPKAN Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan silaturahmi yang semakin baik antara DWP Kecamatan Manding dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep, unsur pemerintahan, serta masyarakat. Selain itu, kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan anggota DWP, menumbuhkan semangat keagamaan, memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta mendorong anggota untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi dalam kegiatan pemerintah daerah juga diharapkan semakin memperkuat eksistensi DWP sebagai organisasi yang aktif mendukung berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. E. PENUTUP Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi sebuah momentum yang mempertemukan nilai keagamaan dengan semangat kebersamaan. Di tengah lantunan sholawat dan kebersamaan para ASN, Dharma Wanita, serta masyarakat, tersampaikan pesan bahwa memperingati kelahiran Rasulullah bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus meneladani akhlak dan perjuangan beliau. Bagi DWP Kecamatan Manding, kehadiran dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mengambil bagian dalam setiap momentum yang memperkuat silaturahmi, kebersamaan, dan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.
LAPORAN KEGIATAN Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Dlanggu Acara: Pleno DWP Kabupaten Mojokerto – Caturwulan 2 Tema: Pelatihan Membuat Kreasi Sospeso Hari, Tanggal: Selasa, 15 September 2026 Tempat: Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto I. PENDAHULUAN Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Dlanggu menghadiri Pleno Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto yang diselenggarakan di Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh Ibu Ketua DWP Kabupaten Mojokerto Ny. Linda, Ibu Penasehat DWP Kabupaten Mojokerto Ny. Hj. Shofiya, serta seluruh Ketua DWP Unit Pelaksana Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto yang masing-masing didampingi oleh satu Anggota Bidang Pendidikan dan satu Anggota Bidang Ekonomi. Dari jajaran DWP Unit Pelaksana Kecamatan Dlanggu, hadir langsung Ketua DWP UP Kecamatan Dlanggu Ny. Imayatin, beserta Anggota Bidang Pendidikan dan Anggota Bidang Ekonomi Kecamatan Dlanggu. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Dharma Wanita Persatuan dan doa bersama. Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan prosesi pengukuhan Ketua DWP Unsur Pelaksana Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto oleh Ketua DWP Kabupaten Mojokerto Ny. Linda. II. SAMBUTAN DAN ARAHAN KETUA DWP KABUPATEN MOJOKERTO Ketua DWP Kabupaten Mojokerto, dr. Linda, menyampaikan sambutan sekaligus memaparkan rencana kegiatan DWP Kabupaten dan Unsur Pelaksana. Seluruh kegiatan difokuskan pada tujuh program prioritas utama yang disebut Sapta Program Prioritas DWP, yaitu: • DWP Mengajar, yaitu kegiatan pendidikan dan pengajaran untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. • DWP Cerdas, yaitu program peningkatan minat baca dan budaya literasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat. • DWP Peduli, yaitu pelaksanaan aksi sosial dan kegiatan berbagi untuk membantu sesama yang membutuhkan. • DWP Sehat, yaitu kegiatan yang berfokus pada pemeliharaan kesehatan keluarga dan masyarakat, termasuk upaya deteksi dini berbagai penyakit. • DWP Berdaya, yaitu program pemberdayaan ekonomi dan penguatan kemandirian perempuan di berbagai bidang. • DWP Kreatif, yaitu kegiatan pengembangan kreativitas, seni, dan keterampilan tangan para anggota DWP. • DWP Hijau, yaitu aksi pelestarian lingkungan hidup dan penumbuhan kepedulian terhadap alam sekitar. Beliau juga menekankan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan wajib didokumentasikan dengan baik, kemudian dilaporkan dan dipublikasikan secara luas agar dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi pihak lain. III. MATERI PELATIHAN SOSPESO TRANSPARENTE Pemaparan materi pelatihan disampaikan oleh Ny. Ayu Christina dari PT. Beba Persada Indonesia dengan judul Pelatihan Keterampilan Sospeso Transparente: Mengubah Kain Perca Menjadi Aksesoris Bernilai Jual. Berikut ringkasan materi yang disampaikan: 1. Sejarah dan Pengenalan Sospeso Transparente adalah teknik kerajinan tangan yang membentuk kain menjadi ornamen berbentuk tiga dimensi dengan bantuan panas yang digunakan untuk membentuk media transparan bersama kain. Teknik ini dikembangkan oleh Monica Allegro dari Italia. Ciri khas hasil kerajinan ini adalah ringan, bertekstur, dekoratif, dan dapat dibuat berlapis-lapis. Karakteristik produk Sospeso Transparente antara lain menampilkan efek tiga dimensi atau timbul, motif yang digunakan dapat disesuaikan dengan keinginan, kain motif menjadi elemen utama tampilan, dan sangat cocok dijadikan aksesori busana maupun hiasan dekorasi. 2. Maksud dan Tujuan Pelatihan Kegiatan ini bertujuan agar peserta setelah mengikuti sesi praktik mampu mengenal konsep dan teknik dasar Sospeso Transparente, mampu mengidentifikasi fungsi setiap bahan dan alat yang digunakan, mampu mengolah kain perca menjadi ornamen tiga dimensi, mampu membuat bros Sospeso Transparente secara mandiri, mampu melakukan penyelesaian akhir dan pengendalian kualitas, serta mampu mengembangkan teknik ini menjadi berbagai produk turunan yang bernilai jual. 3. Bahan yang Digunakan Proyek praktik yang dilaksanakan berfokus pada pembuatan bros Sospeso Transparente dengan bahan-bahan utama berupa kain perca sebagai bahan utama pembentuk motif dan ornamen, mika transparan sebagai media pembentuk struktur tiga dimensi, kain flanel, peniti bros dan karton untuk bagian penyelesaian belakang, berlian imitasi atau hiasan lain sebagai pemanis tampilan, serta lem untuk merekatkan kain pada permukaan mika. 4. Alat yang Digunakan Seluruh alat digunakan dengan prinsip aman dan terkontrol. Alat-alat tersebut meliputi lilin sebagai sumber panas, alat emboss untuk membentuk detail tiga dimensi, gunting untuk memotong bahan, isi ulang lem tembak sebagai perekat komponen, alas emboss, pinset untuk memindahkan ornamen berukuran kecil, lem putih untuk merekatkan mika dan kain, serta spons atau kuas untuk mengoleskan lem secara merata. 5. Prinsip Dasar Teknik Alur kerja pembuatan ornamen tiga dimensi dimulai dari memilih motif kain, menempelkan kain pada mika, memotong sesuai pola, memanaskan mika, membentuk menjadi bentuk tiga dimensi, mendinginkan hingga mengeras, dan merangkai menjadi produk akhir. Kunci utama teknik ini adalah penggunaan panas secukupnya agar mika dapat terbentuk dengan baik tanpa menghasilkan bentuk yang berlebihan atau rusak. 6. Praktik Utama Membuat Bros Kegiatan praktik dimulai dengan tahap persiapan yaitu memilih motif kain perca, membuat pola dan memotong bahan. Selanjutnya pada tahap pembentukan ornamen tiga dimensi, peserta merekatkan kain pada mika, memotong mengikuti pola, memanaskan dan membentuk hingga terbentuk bentuk timbul. Kemudian dilakukan perakitan dengan menyusun setiap komponen, menambahkan hiasan, dan memasang alas dari bahan flanel atau karton. Tahap terakhir adalah penyelesaian akhir dengan memasang peniti bros, merapikan sisa lem dan tepi bahan, serta memeriksa kekuatan setiap bagian bros. 7. Penyelesaian Akhir dan Pengendalian Kualitas Sebelum produk dinyatakan siap dan layak untuk dijual atau digunakan, setiap karya harus memenuhi syarat pengecekan yang meliputi bentuk tiga dimensi yang proporsional, tidak ada sisa lem yang berlebihan, peniti terpasang dengan kokoh, hiasan tidak mudah lepas, potongan kain rapi, ornamen terpasang kuat, bagian belakang rapi, serta desain yang menarik dan nyaman digunakan. Prinsip utama yang dipegang adalah rapi, kuat, unik, dan bernilai jual. 8. Aplikasi dan Produk Turunan Teknik Sospeso Transparente tidak hanya terbatas pada pembuatan bros, melainkan dapat dikembangkan menjadi berbagai jenis produk seperti jepit rambut, hiasan kepala, aksesori hijab, aksesori tas, gantungan kunci, kalung maupun gelang, hiasan sepatu dan sandal, bingkai hiasan, dekorasi rumah, cenderamata acara, hingga produk pesanan khusus sesuai permintaan. 9. Peluang Usaha dan Penutup Pemanfaatan kain perca yang diolah dengan kreativitas menjadi karya Sospeso tiga dimensi yang unik membuka peluang untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan membuka peluang usaha yang menjanjikan. Sebagai penutup materi disampaikan pesan bahwa janganlah melihat kain perca sebagai barang sisa atau limbah, karena dengan kreativitas, bahan tersebut dapat berubah menjadi karya yang bernilai tinggi. Perlu diketahui pula bahwa produk Sospeso tidak boleh dicuci agar bentuk dan keindahannya tetap terjaga. IV. KEGIATAN LOMBA DAN SAMBUTAN PENASEHAT Setelah sesi pemaparan materi selesai, dilaksanakan lomba membuat bros Sospeso dari kain perca dengan waktu pengerjaan selama 35 menit. Sambil menunggu proses penilaian dari panitia, Ibu Penasehat DWP Kabupaten Mojokerto Ny. Hj. Shofiya menyampaikan sambutan dan memberikan apresiasi yang sangat besar terhadap terselenggaranya pelatihan ini. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan mutu pendidikan, keterampilan, dan perekonomian anggota. Teknik Sospeso yang berasal dari Italia ini dapat dikembangkan tidak hanya untuk bros, tetapi juga untuk berbagai hiasan lainnya. Pemanfaatan kain perca atau sisa kain yang sebelumnya dianggap tidak berguna, jika diolah dengan kreativitas akan menjadi karya yang unik, estetis, dan bernilai ekonomi tinggi. Hal ini membuktikan bahwa hal-hal yang sederhana mampu melahirkan karya yang besar dan bermanfaat. V. HASIL PENILAIAN DAN PENGHARGAAN Panitia telah memberikan penilaian terhadap lomba foto tata cara penyajian meja makan dan lomba kreasi bros Sospeso kain perca. Berikut daftar pemenang yang telah diumumkan: Lomba Foto Tata Cara Penyajian Meja Makan Juara 1 diraih oleh DWP UP Sekretariat Daerah, Juara 2 oleh DWP UP Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Juara 3 oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Peringkat Harapan 1 diraih oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Harapan 2 oleh DWP UP Kecamatan Ngoro, dan Harapan 3 oleh DWP UP Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Pemenang kategori Favorit 1 adalah DWP UP Kecamatan Trawas, Favorit 2 Dewan Perwakilan Rakyat Komisi 2, Favorit 3 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Favorit 4 DWP UP Kecamatan Pungging. Lomba Kreasi Bros Sospeso Kain Perca Juara 1 diraih oleh nomor urut 46 dari Rumah Sakit Umum dr. Soekandar, Juara 2 oleh nomor urut 44 dari DWP UP Inspektorat, dan Juara 3 oleh nomor urut 24 dari DWP UP Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Peringkat Harapan 1 diraih oleh nomor urut 21 dari DWP UP Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Harapan 2 oleh nomor urut 17 dari DWP UP Kecamatan Trawas, dan Harapan 3 oleh nomor urut 15 dari DWP UP Kecamatan Puri. Seluruh pemenang telah menerima sertifikat apresiasi dan hadiah yang diserahkan secara langsung pada acara tersebut. Selain itu, juga diadakan undian daftar hadir yang berhadiahkan doorprize. VI. PENUTUP Demikian laporan kegiatan Pleno Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto Caturwulan 2 Tahun 2026 yang disusun oleh Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Dlanggu. Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana pengembangan kreativitas dan keterampilan anggota, serta mendukung pencapaian seluruh program kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto, khususnya program DWP Kreatif dan DWP Berdaya.
KEGIATAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP BERBASIS LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN TANAM POHON CABAI Hari/Tanggal: Selasa, 15 September 2026 A. Keterangan Kegiatan Pada hari Selasa, 15 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Berbasis Lingkungan melalui Gerakan Tanam Pohon Cabai. Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan bersama KWT Embun Pagi Desa Cimande Hilir dan TP PKK Kecamatan Caringin, dengan semangat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan serta pemanfaatan lingkungan untuk kegiatan yang bernilai produktif. B. Penyelenggara Acara Kegiatan diselenggarakan oleh: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Caringin Bekerja sama dengan KWT Embun Pagi Desa Cimande Hilir TP PKK Kecamatan Caringin C. Jumlah Perwakilan Kegiatan diikuti oleh perwakilan dari: DWP Kecamatan Caringin TP PKK Kecamatan Caringin KWT Embun Pagi Desa Cimande Hilir D. Rangkaian Kegiatan Rangkaian kegiatan meliputi: Pembukaan. Penyampaian arahan terkait pentingnya pemanfaatan lingkungan dan ketahanan pangan keluarga. Pengenalan serta penyampaian tata cara penanaman dan pemeliharaan tanaman cabai. Penyerahan/penyiapan bibit tanaman cabai. Praktik dan gerakan tanam pohon cabai bersama. Pemanfaatan lahan sebagai media budidaya tanaman cabai. Dokumentasi kegiatan. Penutup. E. Hasil Kegiatan Hasil yang diharapkan dan dicapai melalui kegiatan ini antara lain: Terlaksananya gerakan tanam cabai sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup berbasis lingkungan. Meningkatnya kepedulian dan kesadaran peserta terhadap pentingnya menjaga serta memanfaatkan lingkungan secara produktif. Mendorong pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman pangan, khususnya cabai. Meningkatkan semangat masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Terjalinnya sinergi dan kerja sama antara DWP Kecamatan Caringin, TP PKK Kecamatan Caringin, dan KWT Embun Pagi Desa Cimande Hilir. Diharapkan kegiatan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan penghijauan dan budidaya tanaman pangan F. Kesimpulan Kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Berbasis Lingkungan melalui Gerakan Tanam Pohon Cabai yang dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, merupakan salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini terlaksana dengan baik melalui sinergi dan kerja sama antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Caringin, TP PKK Kecamatan Caringin, dan KWT Embun Pagi Desa Cimande Hilir. Gerakan tanam cabai diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan secara berkesinambungan melalui pemeliharaan dan pengembangan tanaman di lingkungan masing-masing. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif, menciptakan lingkungan yang hijau dan asri, serta meningkatkan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, hijau, produktif, mandiri, dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kecamatan Caringin.
[DWP KEMENPERIN UPT PALEMBANG]
LAPORAN KEGIATAN
SEMINAR PASAR MODAL
Kegiatan : Seminar Pasar Modal dengan tema “Membangun Literasi Keuangan melalui Investasi Cerdas”.
Penyelenggara Acara : DWP Kemenperin UPT Bali
Hari/Tanggal : Selasa, 15 September 2026
Waktu : 09.00 WITA s.d. selesai
Tempat : Mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting
Peserta : Kegiatan diikuti oleh Ketua/Pengurus DWP IPP Kemenperin serta DWP UPT Wilayah di lingkungan Kementerian Perindustrian, termasuk DWP Kemenperin UPT Palembang yang berpartisipasi dalam kegiatan seminar secara daring melalui Zoom Meeting.
Pelaksanaan Kegiatan : Seminar Pasar Modal dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 15 September 2026 mulai pukul 09.00 WITA sampai dengan selesai. Kegiatan diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi dan wawasan keuangan bagi keluarga besar DWP Kementerian Perindustrian.
Materi yang disampaikan meliputi Generasi Muda Melek Investasi, Investasi Aman & Legal, Perencanaan Keuangan Dasar, Mengenal Pasar Modal: Instrumen & Peluang, Risiko dan Keuntungan Investasi, Cara Memulai Investasi, serta Simulasi Transaksi Saham.
Kegiatan juga memberikan tips mengelola keuangan, pengenalan investasi pasar modal, dan sesi tanya jawab interaktif dengan narasumber.
Tujuan dan Manfaat kegiatan :
1. Meningkatkan literasi dan wawasan keuangan bagi keluarga besar DWP Kementerian Perindustrian.
2. Memberikan pemahaman mengenai investasi yang aman dan legal.
3. Meningkatkan pengetahuan mengenai perencanaan keuangan dasar.
4. Mengenalkan pasar modal, instrumen investasi, dan peluangnya.
5. Memberikan pemahaman mengenai risiko dan keuntungan investasi.
Hasil Kegiatan : Melalui kegiatan Seminar Pasar Modal, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya literasi keuangan dan investasi yang cerdas. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai perencanaan keuangan dasar, investasi yang aman dan legal, serta berbagai instrumen dan peluang yang terdapat di pasar modal..
Penutup : Kegiatan Seminar Pasar Modal dengan tema “Membangun Literasi Keuangan melalui Investasi Cerdas” terlaksana secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengurus serta anggota DWP Kemenperin UPT Palembang dalam mengelola keuangan serta mengenal investasi di pasar modal secara aman, legal, dan bijak.
Mengikuti Pertemuan Rutin Bulanan DWP yang diisi dengan Sosialisasi Tanaman Hortikultura kegiatan DWP Farm dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 08 September 2026 Pukul 13.30 WIB s/d Selesai bertempat di Sekretariat DWP Kabupaten Kampar dengan Narasumber Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Kampar dan seluruh Ketua DWP UP Dinas/ Badan/ Kantor bersama satu Orang Anggota
DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR
Bidang: Ekonomi
Program: Pengembangan Usaha Produktif dan Kreatif
A. IDENTITAS KEGIATAN
1. Nama Kegiatan: Pelatihan Pounding pada KaosB. LATAR BELAKANG
Dalam rangka pelaksanaan Program Kerja Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Tahun 2026, perlu dilakukan kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota. Salah satu keterampilan yang sedang berkembang dan memiliki nilai ekonomi adalah teknik pounding pada kaos. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi anggota Dharma Wanita Persatuan untuk berwirausaha mandiri, menambah penghasilan keluarga, dan mendukung program pemberdayaan perempuan di Kabupaten Blitar.C. PESERTA
- Jumlah Peserta: kurang lebih 80 orangD. SUSUNAN ACARA
1. Pembukaan oleh pembawa acara Ibu OmarE. RANGKUMAN KEGIATAN
Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serta Mars Dharma Wanita yang dipimpin oleh Ibu Asyik. Dilanjutkan pembacaan doa oleh Ibu Jumali.F. Materi Pelatihan: Teknik Pounding pada Kaos
Narasumber: Batik Batitaz Blitar - Ibu Yu Yanti PutraG. HASIL YANG DICAPAI
1. Peserta memperoleh pengetahuan mengenai teknik dasar pounding pada kaos;H. TINDAK LANJUT DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR
Sebagai tindak lanjut atas kegiatan pelatihan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Ny. Retno Iwan Dwi Winarto akan: 1. Menyampaikan dan mensosialisasikan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dari pelatihan kepada anggota DWP DLH Kabupaten BlitarI. PENUTUP
Kegiatan Pelatihan Pounding pada Kaos yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan.Pelapor : Yuni Selaku Operator e reporting Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar.