Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang menyelenggarakan Pertemuan Rutin pada hari Jumat 28 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang. Petugas penanggung jawab kegiatan yaitu dari Sekretariat. Pertemuan rutin dipimpin oleh Ketua DWP UP Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Ibu Wiwi Widiastuti Agus, dan dihadiri 30 (tiga puluh) anggota. Susunan acara yang dilaksanakan pada pertemuan ini yaitu 1. Pembukaan, 2. Menyanyikan Lagu Mars Dharma Wanita Persatuan, 3. Pembacaan Notulen, 4. Laporan-laporan, 5. Sambutan dan Pengarahan Ketua DWP UP Dinas Pertanian dan Pangan, 7. Lain-lain, dan 8. Penutup. Dalam sambutannya, Ketua DWP UP Dinas Pertanian dan Pangan menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran ibu-ibu dan apresiasi untuk Sekretariat yang telah menyelenggarakan acara dengan baik. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh anggota yang sudah mengikuti rangkaian kegiatan dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Terima kasih dan apresiasi juga diberikan kepada perwakilan DWP UP Disperpa yang telah mengikuti Lomba Permainan yang diselenggarakan DWP Kota Magelang dan mendapatkan juara 2 dan juara harapan 1 di dua jenis lomba. Ibu Ketua juga menyampaikan bahwa untuk Bidang Pendidikan yang ada perubahan pengurus, mohon untuk bisa segera menyesuaikan dengan program kerja Bidang Pendidikan. Pada pertemuan ini Ketua DWP UP Disperpa juga menghimbau kepada seluruh anggota DWP UP Disperpa untuk menggalang dana untuk disumbangkan ke korban bencana di Nusa Tenggara Timur. Untuk menggugah semangat patriotisme dan kebanggaan sebagai warga negara serta memperkuat semangat persatuan, dalam pertemuan ini juga menyanyikan bersama Lagu-Lagu Nasional, yaitu Hari Merdeka, Garuda Pancasila, Bendera Merah Putih, Tanah Air, Indonesia Pusaka dan Syukur. Acara dilanjutkan dengan perkenalan anggota DWP UP Disperpa yang baru, tabungan hari raya oleh Bidang Ekonomi serta lelang snack. Acara pertemuan diakhiri dengan penutup.
Tanggal 27 agusuts 2026 Lokasi dinas ketahanan pangan dan pertanian kab kuningan Kegiatan pertemuan rutin bulanan Yang menghadiri ketua dwp diskatan dan anggota Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap bulan , yang bertujuan untuk silaturahmi dan pembinaan oleh ketua dwp diskatan
Tanggal 29 agustus 2026 Lokasi Djons Kegiatan fit and run Waktu jam 06.30 Yang menghadiri ketua dwp dustakan dan anggota Kegiatan ini dilaksanakan dan dibuka oleh ketua PKK Kabupaten Kuningan
Ketua DWP OPD BPBD Kab. OKI beserta Pengurus membagikan masker kepada anak-anak sekolah dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta paya untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap Kesehatan A. Organisasi : Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir Kegiatan : Pembagian Masker kepada Anak-anak Sekolah dan Masyarakat Peserta : Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Ogan Komring Ilir dan Pengurus,Lurah dan Perangkat Kelurahan Paku Kecamatan Kayuagung Hari dan Tanggal : Kamis tanggal 27 Agustus 2026 pada pukul 09.00 WIB s/d selesai Tempat : Kelurahan Paku Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir B. WHAT/WHEN/WHERE/ WHO. What (Apa) : Pembagian Masker kepada Anak-anak Sekolah dan Masyarakat When (Kapan ) : Kamis tanggal 27 Agustus 2026 pada pukul 09.00 WIB s/d selesai Where (dimana) : Kelurahan Paku Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir Who (Siapa ) : Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Ogan Komring Ilir dan Pengurus,Lurah dan Perangkat Kelurahan Paku Kecamatan Kayuagung C. PUBLIC : Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan. Kondisi lingkungan yang kurang mendukung, termasuk munculnya kabut asap, dapat memberikan dampak terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan baik. Kabut asap yang berada di lingkungan masyarakat dapat mengganggu kualitas udara dan berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan, terutama bagi kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Anak-anak sekolah menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian karena dalam kesehariannya mereka melakukan aktivitas belajar, bermain, dan berinteraksi di lingkungan sekolah maupun perjalanan menuju dan dari sekolah. Masyarakat yang melakukan berbagai aktivitas di luar rumah juga perlu mendapatkan edukasi dan perlindungan yang memadai agar dapat mengurangi paparan terhadap udara yang kurang baik. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan sebagai bentuk perlindungan diri adalah menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Dalam rangka menunjukkan kepedulian terhadap kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian masker kepada anak-anak sekolah dan masyarakat di Kelurahan Paku, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, dengan melibatkan Ketua DWP BPBD Kabupaten OKI beserta pengurus dan Ibu Lurah Kelurahan Paku. Pembagian masker merupakan bentuk kepedulian sederhana namun memiliki nilai penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan kesehatan. Selain membagikan masker, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan ketika kualitas udara kurang baik. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang tidak hanya menjalankan kegiatan internal, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar. Dalam pelaksanaan kegiatan, Ketua DWP BPBD Kabupaten OKI bersama pengurus berkoordinasi dan bersinergi dengan Ibu Lurah Kelurahan Paku. Kehadiran pemerintah kelurahan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat hubungan antara organisasi perempuan dengan pemerintah di tingkat kelurahan. Kegiatan diawali dengan persiapan masker yang akan dibagikan kepada masyarakat. Pengurus DWP kemudian bersama-sama melaksanakan pembagian masker kepada anak-anak sekolah dan masyarakat yang ditemui di sekitar lokasi kegiatan. Anak-anak sekolah menjadi salah satu kelompok yang mendapatkan perhatian khusus. Masker diberikan sebagai bentuk kepedulian agar mereka memiliki perlindungan tambahan ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain kepada anak-anak sekolah, masker juga dibagikan kepada masyarakat. Warga yang sedang melakukan aktivitas di luar rumah diberikan masker sekaligus diingatkan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menggunakan masker apabila kondisi udara kurang baik atau terdapat kabut asap. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kepedulian dan kekeluargaan. Pengurus DWP berinteraksi secara langsung dengan anak-anak dan masyarakat. Interaksi tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan sederhana yang mudah dipahami, khususnya mengenai pentingnya menggunakan masker, menjaga kebersihan diri, dan memperhatikan kondisi kesehatan. Kegiatan pembagian masker bukan hanya dimaknai sebagai pemberian barang, tetapi juga sebagai bentuk komunikasi dan edukasi kepada masyarakat. Masker yang dibagikan diharapkan dapat digunakan dengan baik oleh penerima ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Kepada anak-anak sekolah, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan peduli terhadap lingkungan. Anak-anak diharapkan dapat memahami bahwa kondisi udara di sekitar perlu diperhatikan dan bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap individu. Kegiatan yang dilakukan secara langsung di lingkungan masyarakat juga memperlihatkan bahwa organisasi perempuan dapat mengambil peran dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi positif Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam mendukung masyarakat yang sehat, tangguh, peduli, dan memiliki kesadaran yang baik terhadap kesehatan serta keselamatan lingkungan.
Ketua DWP Kab. OKI Ny. Hj. Sukmawati Asmar beserta Pengurus mengunjungi Keluarga dan Anak yang terindikasi Stunting di KelurahanJua-jua Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir. A. Organisasi : Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Kegiatan : Mengunjungi Keluarga dan anak yang terindikasi Stunting Peserta : Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komring Ilir, Ketua DWP Kab. OKI beserta Pengurus, Ibu Camat Kota Kayuagung, serta Perangkat Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung Hari dan Tanggal : Rabu tanggal 26 Agustus 2026 pada pukul 13.00 WIB s/d selesai Tempat : Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir B. WHAT/WHEN/WHERE/ WHO. What (Apa) : Mengunjungi Keluarga dan anak yang terindikasi Stunting When (Kapan ) : Rabu tanggal 26 Agustus 2026 pada pukul 13.00 WIB s/d selesai Where (dimana) : Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir Who (Siapa ) : Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komring Ilir, Ketua DWP Kab. OKI beserta Pengurus, Ibu Camat Kota Kayuagung, serta Perangkat Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung C. PUBLIC : Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di daerah, diperlukan kolaborasi dan konvergensi program dari berbagai pemangku kepentingan. Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Dalam Negeri telah menyampaikan Surat Menteri Nomor 400.5.7/1685/Bangda mengenai Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS). Selain itu, melalui Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 329/KEP/G2/2024, telah ditetapkan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai salah satu upaya untuk mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam membantu keluarga berisiko stunting. Kebijakan tersebut menjadi salah satu landasan penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengambil peran dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Program Orang Tua Asuh tidak hanya dimaknai sebagai pemberian bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian, pendampingan, perhatian, dan dukungan terhadap keluarga yang membutuhkan. Kebijakan tersebut juga berkesesuaian dengan implementasi Misi ke-2 Kabupaten Ogan Komering Ilir dan arah kebijakan Bupati, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan data Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, sasaran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Kabupaten Ogan Komering Ilir tercatat sebanyak 2.759 Keluarga Berisiko Stunting (KRS), dengan sebanyak 1.064 KRS yang memiliki baduta/balita. Data tersebut menunjukkan bahwa upaya penanganan stunting membutuhkan perhatian bersama serta dukungan nyata dari berbagai pihak. Pada hari Rabu, 26 Agustus 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama pengurus melaksanakan kegiatan kunjungan kepada keluarga dan anak yang terindikasi stunting di Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP Kabupaten OKI didampingi oleh pengurus dan bersama dengan Ibu Camat Kecamatan Kayuagung melakukan kunjungan langsung kepada keluarga sasaran. Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Kunjungan langsung kepada keluarga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan karena memungkinkan para pengurus untuk melihat kondisi masyarakat secara lebih dekat. Dengan datang langsung ke rumah keluarga sasaran, komunikasi dapat dilakukan secara lebih personal dan kekeluargaan. Suasana kunjungan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan dan kepedulian. Ketua DWP Kabupaten OKI beserta pengurus berinteraksi dengan keluarga, memberikan perhatian kepada anak, serta melakukan komunikasi mengenai kondisi keluarga dan kebutuhan anak. Kunjungan tersebut bukan semata-mata merupakan kegiatan pemberian bantuan, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran organisasi di tengah masyarakat. Kehadiran secara langsung diharapkan dapat memberikan motivasi kepada keluarga agar tetap bersemangat dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak. Stunting merupakan salah satu permasalahan pembangunan sumber daya manusia yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara serius, terpadu, berkelanjutan, serta melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan. Upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah melalui program dan kebijakan semata, tetapi membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, keluarga, dan berbagai unsur terkait lainnya. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, pemberian pola asuh yang tepat, peningkatan sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan pemahaman keluarga mengenai pentingnya tumbuh kembang anak. Keluarga memiliki posisi yang sangat penting dalam upaya tersebut karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Pemenuhan kebutuhan nutrisi, kesehatan, kasih sayang, stimulasi tumbuh kembang, kebersihan lingkungan, serta pola pengasuhan yang baik sangat dipengaruhi oleh kondisi dan kemampuan keluarga. Dalam konteks tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir sebagai organisasi yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia turut mengambil bagian dalam mendukung program GENTING. Partisipasi DWP diwujudkan melalui kegiatan kunjungan langsung kepada keluarga dan anak yang terindikasi stunting di Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dalam upaya pencegahan stunting, keluarga memiliki peran yang sangat besar. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui bantuan material, tetapi juga melalui penguatan kesadaran keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. Keluarga diharapkan senantiasa memperhatikan kebutuhan makanan bergizi sesuai kemampuan, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan anak memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, serta melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala. Kehadiran Ibu Camat Kecamatan Kayuagung bersama Ketua DWP Kabupaten OKI juga menjadi bentuk sinergi antara unsur pemerintahan dan organisasi perempuan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting karena penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah memiliki peran dalam penyediaan kebijakan dan pelayanan, tenaga kesehatan memiliki peran dalam aspek kesehatan, keluarga memiliki peran utama dalam pengasuhan, sementara masyarakat dan organisasi sosial dapat menjadi pendukung dalam memberikan perhatian serta membantu keluarga yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, keluarga juga diberikan perhatian dan motivasi agar terus berupaya memberikan pengasuhan terbaik kepada anak. Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, penuh kasih sayang, dan mendukung proses tumbuh kembangnya. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi DWP untuk mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan keluarga. Pendekatan tersebut penting agar bantuan atau dukungan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Semoga kegiatan kunjungan dan kepedulian yang telah dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat memberikan manfaat bagi keluarga sasaran, menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap tumbuh kembang anak, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan generasi Kabupaten Ogan Komering Ilir yang sehat, cerdas, berkualitas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. OPD Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir
Ketua DWP Kab. OKI Ny. Hj. Sukmawati Asmar menjadi Juri dalam Lomba Menghias Tumpeng yang diadakan di Pemda Kab. OKI dalam Rangka Memeriahkan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 pada hari Kamis 20 Agustus 2026 Pukul 8.30 s.d selesai A. Organisasi : Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Kegiatan : Lomba tumpeng di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Peserta : Ibu Wakil Bupati, Asisten dan Staf Ahli Bupati dan para ASN, Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komring Ilir, Ketua DWP Kab. OKI beserta Pengurus. Hari dan Tanggal : Kamis tanggal 20 Agustus 2026 pada pukul 08.30 WIB s/d selesai Tempat : Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir B. WHAT/WHEN/WHERE/ WHO. What (Apa) : Lomba Tumpeng di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 tahun 2026 When (Kapan ) : Kamis, 20 Agustus 2026 pada pukul 08.30 WIB s/d selesai Where (dimana) : Kantor Pemda Kabupaten Ogan Komering Ilir Who (Siapa ) : Ibu Wakil Bupati, Asisten dan Staf Ahli Bupati para ASN Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komring Ilir C. PUBLIC : Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-81 dan mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI mengadakan lomba tumpeng antar bagian. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI serta seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten OKI. Lomba tumpeng tersebut berlangsung dengan penuh semangat, meriah, dan sarat nuansa kekeluargaan. Setiap bagian menunjukkan kreativitas terbaiknya melalui penyajian tumpeng yang dihias dengan beragam lauk-pauk, sayuran, buah-buahan, serta ornamen pelengkap yang menarik. Berbagai kreasi tumpeng disusun dengan rapi dengan memperhatikan bentuk, warna, kerapian, cita rasa, hingga makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan kerja dan kebersamaan antarbagian. Para peserta tampak saling bekerja sama sejak tahap persiapan hingga penyelesaian hidangan. Ada yang bertugas menyiapkan nasi tumpeng, mengolah lauk-pauk, menyusun sayuran, membuat hiasan, serta menata tampilan keseluruhan agar terlihat indah dan menggugah selera. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI, yang terdiri atas Penasihat, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara, serta para Pengurus dan Anggota. Kehadiran seluruh unsur organisasi menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kegiatan kebersamaan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI. Selain para pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan, lomba tumpeng ini juga melibatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten OKI. Keterlibatan tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan kebersamaan seperti ini mendapat sambutan positif dari seluruh keluarga besar Pemerintah Daerah Kabupaten OKI. Dalam kegiatan itu, tim dewan juri terdiri atas Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten OKI sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI, Ny. Hj. Sukmawati Asmar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI, Ny. Hj. Dince Alamsyah, Ny. Diyanti Man Winardi. Para dewan juri menilai setiap hidangan secara saksama dan objektif. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah unsur, di antaranya kreativitas, keindahan tampilan, kebersihan, kerapian, kelengkapan lauk-pauk, cita rasa, serta kekompakan peserta dalam menyajikan tumpeng. Setiap bagian berusaha menampilkan ciri khas dan keunikan masing-masing sehingga proses penjurian berlangsung cukup menarik. Tumpeng yang disajikan dalam kegiatan tersebut tampak menggambarkan kekayaan kuliner Nusantara. Nasi berbentuk kerucut menjadi pusat perhatian, dikelilingi berbagai lauk dan hiasan yang ditata secara harmonis. Warna-warni sayuran, sambal, lauk-pauk, serta bunga dari bahan makanan membuat setiap sajian terlihat semarak. Dalam tradisi masyarakat Indonesia, tumpeng memiliki makna yang mendalam. Bentuk kerucut pada nasi tumpeng sering dimaknai sebagai simbol doa, harapan, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tumpeng juga mencerminkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam sekitarnya. Oleh karena itu, lomba tumpeng tidak sekadar menilai keindahan makanan. Di dalamnya terdapat pesan tentang rasa syukur, kebersamaan, kerja sama, ketekunan, dan semangat untuk mencapai tujuan bersama. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung keluarga, organisasi, dan pembangunan daerah. Setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan para pemenang lomba tumpeng antarbagian Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten OKI. Juara pertama diraih oleh Bagian Umum. Sajian dari Bagian Umum dinilai berhasil menampilkan kreativitas, kerapian, dan komposisi hidangan yang baik. Juara kedua diraih oleh Bagian Protokol. Bagian Protokol juga menyajikan tumpeng dengan tampilan menarik, penataan yang rapi, serta menunjukkan kekompakan tim selama mengikuti perlombaan. Sementara itu, juara ketiga diraih oleh Bagian Kerja Sama. Sajian dari Bagian Kerja Sama turut mendapatkan apresiasi karena mampu menampilkan hidangan yang kreatif dan memiliki daya tarik tersendiri. Penetapan para pemenang disambut dengan penuh kegembiraan oleh seluruh peserta. Bagi para pemenang, hasil tersebut menjadi penghargaan atas kerja keras, kreativitas, dan kekompakan yang telah ditunjukkan. Sementara bagi peserta lainnya, kegiatan ini tetap memberikan pengalaman berharga dan menjadi motivasi untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan organisasi berikutnya. Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten OKI sekaligus Penasihat DWP Setda OKI, Ibu Sukmawati Asmar, memberikan apresiasi terhadap antusiasme seluruh peserta. Menurutnya, kegiatan seperti lomba tumpeng dapat menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, membangun kekompakan, dan menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis. Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa keberhasilan sebuah perlombaan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses yang dilalui bersama. Mulai dari pembagian tugas, persiapan bahan, pengolahan makanan, hingga penataan hidangan, seluruh tahapan dilakukan melalui kerja sama dan komunikasi yang baik. Semangat gotong royong terlihat jelas dalam setiap kelompok peserta. Para anggota saling membantu dan memberikan ide untuk menghasilkan tumpeng terbaik. Ada yang fokus pada cita rasa, ada yang memperhatikan tampilan, sementara yang lainnya menyiapkan berbagai hiasan dan pelengkap. Semua peran tersebut memiliki arti penting dalam menghasilkan sajian yang utuh dan menarik. Lomba tumpeng ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali pentingnya pelestarian kuliner tradisional. Di tengah perkembangan zaman, makanan tradisional tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Tumpeng tidak hanya dikenal sebagai hidangan, tetapi juga sebagai bagian dari budaya dan tradisi yang mengandung nilai-nilai luhur. Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Setda OKI turut menunjukkan peran aktifnya dalam menciptakan kegiatan yang positif, edukatif, dan membangun. Organisasi tersebut tidak hanya berperan dalam mendukung kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antaranggota serta mendukung terciptanya keluarga besar pemerintah daerah yang harmonis. Lomba tumpeng antarbagian juga memberikan suasana berbeda di tengah rutinitas pekerjaan. Para ASN dan anggota Dharma Wanita Persatuan dapat berkumpul, berinteraksi, serta menikmati kebersamaan dalam suasana yang santai dan penuh keakraban. Kegiatan semacam ini penting untuk menjaga semangat, meningkatkan motivasi, dan memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi. Kehadiran Ibu Ketua DWP Setda OKI, Ibu Dince Alamsyah, bersama para pengurus DWP Setda OKI sebagai bagian dari tim dewan juri menunjukkan perhatian besar terhadap kreativitas dan partisipasi seluruh peserta. Dengan penilaian yang dilakukan secara bersama-sama, lomba berlangsung secara tertib, objektif, dan penuh rasa kekeluargaan. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka. Setiap tumpeng memiliki karakter dan keunggulan masing-masing. Ada yang menonjolkan dekorasi tradisional, ada yang menggunakan susunan sayuran dengan pola tertentu, serta ada pula yang menampilkan beragam lauk sebagai pelengkap nasi tumpeng. Keberagaman tampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam perlombaan. Setiap bagian berusaha memberikan sentuhan kreatif tanpa meninggalkan unsur utama tumpeng sebagai hidangan tradisional. Hal ini memperlihatkan bahwa budaya dapat terus dikembangkan melalui inovasi, selama nilai-nilai dasarnya tetap dijaga. Selain meningkatkan kreativitas, lomba tersebut juga mengajarkan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab. Setiap peserta harus memastikan bahwa makanan yang disajikan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga bersih, layak dikonsumsi, dan tertata dengan baik. Dengan demikian, kegiatan ini turut mendorong kesadaran terhadap kebersihan dan kualitas makanan. Pengumuman pemenang menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu. Setelah dewan juri menyelesaikan penilaian, diumumkan bahwa Bagian Umum berhasil meraih juara pertama. Bagian Protokol menempati posisi juara kedua, sedangkan Bagian Kerja Sama meraih juara ketiga. Keberhasilan Bagian Umum sebagai juara pertama menjadi bukti bahwa kerja sama, kreativitas, dan persiapan yang matang mampu menghasilkan prestasi terbaik. Kemenangan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi bagian lainnya untuk terus berpartisipasi dan memberikan kontribusi dalam kegiatan-kegiatan Dharma Wanita Persatuan maupun Pemerintah Daerah Kabupaten OKI. Bagi Bagian Protokol yang meraih juara kedua, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa kreativitas dan kekompakan yang ditampilkan telah mendapatkan apresiasi dari dewan juri. Demikian pula dengan Bagian Kerja Sama yang meraih juara ketiga. Prestasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas usaha dan partisipasi aktif dalam memeriahkan lomba. Walaupun hanya tiga bagian yang ditetapkan sebagai pemenang, seluruh peserta pada dasarnya telah memberikan kontribusi penting bagi keberhasilan kegiatan. Setiap kelompok telah menghadirkan kreativitas, semangat, dan kebersamaan yang membuat lomba tumpeng berlangsung meriah. Lebih dari sekadar mendapatkan juara, kegiatan ini berhasil menciptakan ruang interaksi yang positif bagi seluruh keluarga besar Pemerintah Daerah Kabupaten OKI. Para peserta dapat saling mengenal lebih dekat, bertukar pengalaman, dan membangun hubungan yang lebih baik antarbagian. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin beragam. Selain lomba tumpeng, berbagai kegiatan lain juga dapat dikembangkan untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kreativitas, serta mendukung kebersamaan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten OKI. Dharma Wanita Persatuan Setda OKI memiliki peran penting dalam mendorong terciptanya kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anggota dan lingkungan kerja. Melalui program yang melibatkan seluruh anggota, organisasi dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Lomba tumpeng antarbagian pada akhirnya menjadi gambaran nyata tentang pentingnya kebersamaan dalam mencapai keberhasilan. Dengan semangat gotong royong, setiap tantangan dapat diselesaikan dengan lebih mudah. Dengan kreativitas, kegiatan sederhana dapat menjadi acara yang meriah dan bermakna. Semangat yang ditunjukkan oleh penasihat, ketua, wakil ketua, sekretaris dan wakil sekretaris, bendahara dan wakil bendahara, para pengurus, anggota DWP Setda OKI, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten OKI patut diapresiasi. Partisipasi mereka menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Melalui lomba ini, diharapkan hubungan kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten OKI semakin erat. Semangat kerja sama yang telah terbangun dalam perlombaan juga diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang solid, harmonis, dan produktif. Dengan berakhirnya lomba tumpeng, bukan berarti semangat kebersamaan ikut berakhir. Justru, kegiatan ini menjadi langkah untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi yang lebih kompak dan berdaya guna. Dharma Wanita Persatuan Setda OKI diharapkan terus menjadi wadah yang mampu menghadirkan kegiatan positif bagi seluruh anggotanya. Selamat kepada Bagian Umum sebagai juara pertama, Bagian Protokol sebagai juara kedua, dan Bagian Kerja Sama sebagai juara ketiga. Semoga prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjaga semangat kebersamaan. Lomba tumpeng antarbagian DWP Setda OKI telah memberikan warna tersendiri bagi keluarga besar Pemerintah Daerah Kabupaten OKI. Dengan semangat persaudaraan, kreativitas, dan gotong royong, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan tumpeng-tumpeng yang indah, tetapi juga memperkuat ikatan silaturahmi dan kebersamaan di antara seluruh peserta. OPD Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kab. OKI
Ketua DWP Kab. OKI Ny. Sukmawati Asmar menghadiri acara Haul 5 Tahun Wafatnya Almarhumah Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A binti H. Herman Deru, sekaligus menghadiri Tasyakuran Khitanan Muhammad Damar Putra Persya (Dul). A. Organisasi : Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Kegiatan : Menghadiri acara Haul 5 Tahun Wafatnya Almarhumah Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A binti H. Herman Deru, sekaligus menghadiri Tasyakuran Khitanan Muhammad Damar Putra Persya (Dul). Peserta : Bupati OKI beserta Ibu Bupati OKI, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Unsur Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komring Ilir beserta Pengurus dan masyarakat Kecamatan Pedamaran khususnya. Hari dan Tanggal : Rabu tanggal 19 Agustus 2026 pada pukul 13.00 WIB s/d selesai Tempat : Masjid Alhayza, Serinanti, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir B. WHAT/WHEN/WHERE/ WHO. What (Apa) : Menghadiri acara Haul 5 Tahun Wafatnya Almarhumah Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A binti H. Herman Deru, sekaligus menghadiri Tasyakuran Khitanan Muhammad Damar Putra Persya (Dul). When (Kapan ) : Rabu tanggal 19 Agustus 2026 pada pukul 13.00 WIB s/d selesai Where (dimana) : Masjid Alhayza, Serinanti, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir Who (Siapa ) : Bupati OKI beserta Ibu Bupati OKI, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Unsur Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komring Ilir beserta Pengurus dan masyarakat Kecamatan Pedamaran khususnya. C. PUBLIC : Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung berbagai kegiatan yang memiliki nilai positif bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan pemerintahan. Sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir tidak hanya melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan program internal organisasi, tetapi juga senantiasa berupaya hadir dalam berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, keagamaan, dan kekeluargaan. Salah satu bentuk partisipasi tersebut diwujudkan melalui kehadiran Ketua DWP Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ny. Sukmawati Asmar, beserta pengurus dalam kegiatan Haul 5 Tahun Wafatnya Almarhumah Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A binti H. Herman Deru, sekaligus menghadiri Tasyakuran Khitanan Muhammad Damar Putra Persya (Dul). Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Alhayza, Serinanti, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada Rabu, 19 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum yang penuh makna. Selain menjadi kesempatan untuk mengenang dan mendoakan almarhumah, kegiatan juga menjadi bentuk rasa syukur keluarga atas terlaksananya khitanan Muhammad Damar Putra Persya. Haul merupakan salah satu kegiatan keagamaan yang memiliki nilai spiritual dan sosial. Melalui kegiatan haul, keluarga, kerabat, sahabat, serta masyarakat berkumpul untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi anggota keluarga yang telah berpulang kepada Allah SWT. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengingat kembali kebaikan, keteladanan, serta nilai-nilai kehidupan yang pernah ditinggalkan oleh almarhumah. Di sisi lain, tasyakuran khitanan merupakan ungkapan rasa syukur keluarga atas salah satu tahapan penting dalam kehidupan seorang anak. Khitan merupakan bagian dari ajaran Islam sekaligus menjadi salah satu bentuk pendidikan keagamaan dan pembinaan bagi anak untuk mengenal serta menjalankan nilai-nilai agama sejak usia dini. Perpaduan kedua kegiatan tersebut menjadikan acara berlangsung dalam suasana yang khidmat, penuh kekeluargaan, serta sarat dengan nilai keagamaan dan kebersamaan. Pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ny. Sukmawati Asmar, bersama pengurus DWP Kabupaten OKI menghadiri kegiatan Haul 5 Tahun Wafatnya Almarhumah Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A binti H. Herman Deru sekaligus acara Tasyakuran Khitanan Muhammad Damar Putra Persya (Dul). Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, bertempat di Masjid Alhayza, Serinanti, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kehadiran Ketua DWP Kabupaten OKI beserta pengurus merupakan bentuk penghormatan, kepedulian, dan dukungan terhadap keluarga yang sedang melaksanakan kegiatan haul sekaligus tasyakuran. Kehadiran tersebut juga mencerminkan semangat silaturahmi yang selama ini menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan organisasi Dharma Wanita Persatuan. Sesampainya di lokasi kegiatan, Ketua DWP Kabupaten OKI beserta pengurus disambut dengan suasana kekeluargaan. Para tamu undangan kemudian bersama-sama mengikuti rangkaian acara yang telah dipersiapkan oleh keluarga penyelenggara. Suasana di Masjid Alhayza tampak khidmat. Para jamaah dan tamu undangan mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Kegiatan haul menjadi momentum bagi seluruh yang hadir untuk bersama-sama mengenang almarhumah dan mengirimkan doa. Lima tahun telah berlalu sejak kepergian Almarhumah Percha Leanpuri. Momentum haul menjadi pengingat bahwa kehidupan manusia pada hakikatnya memiliki batas waktu dan setiap manusia akan kembali kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, kegiatan haul tidak hanya menjadi kegiatan mengenang seseorang yang telah meninggal dunia, tetapi juga menjadi sarana introspeksi bagi seluruh yang hadir untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki kualitas kehidupan. Dalam suasana penuh kekhusyukan, para jamaah mengikuti doa dan rangkaian kegiatan keagamaan dengan harapan agar almarhumah mendapatkan rahmat, ampunan, serta tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, kegiatan haul juga menjadi momentum untuk memperkuat ketabahan dan keikhlasan. Berkumpulnya keluarga, sahabat, kerabat, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan memberikan dukungan moral sekaligus menunjukkan bahwa hubungan silaturahmi tetap dapat terjaga meskipun seseorang telah tiada. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian tasyakuran khitanan Muhammad Damar Putra Persya (Dul). Tasyakuran tersebut menjadi bentuk rasa syukur keluarga atas telah dilaksanakannya khitanan serta sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat dan kesehatan yang diberikan. Momentum tasyakuran juga memberikan pesan penting mengenai peran keluarga dalam memberikan pendidikan agama kepada anak. Khitan bukan hanya dipandang sebagai sebuah tradisi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kehidupan seorang anak dalam lingkungan keluarga dan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama. Kehadiran keluarga besar, kerabat, dan masyarakat dalam acara tasyakuran tersebut menunjukkan adanya rasa kebersamaan dan kepedulian. Bagi seorang anak, dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang serta pembentukan karakter. Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut adalah ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Maulana. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, para jamaah dan tamu undangan menyimak tausiah yang disampaikan. Ceramah menjadi bagian penting dalam kegiatan karena memberikan kesempatan kepada seluruh yang hadir untuk memperoleh pengingat dan pemahaman mengenai berbagai nilai kehidupan dari perspektif agama. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia merupakan bagian dari perjalanan manusia menuju kehidupan akhirat. Setiap manusia hendaknya senantiasa memperbanyak amal kebaikan, menjaga hubungan baik dengan sesama, mempererat silaturahmi, menghormati orang tua, menyayangi keluarga, serta senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Dalam konteks haul, tausiah juga menjadi pengingat mengenai pentingnya mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Doa yang dipanjatkan oleh keluarga dan orang-orang yang masih hidup merupakan salah satu bentuk kasih sayang dan penghormatan kepada mereka yang telah mendahului. Sementara dalam konteks tasyakuran khitanan, kegiatan tersebut mengingatkan keluarga untuk senantiasa memberikan pendidikan agama kepada anak-anak sejak usia dini. Pendidikan dalam keluarga merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Ceramah agama juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran seluruh jamaah agar senantiasa menjaga persaudaraan, menghindari perselisihan, serta memperbanyak kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Dharma Wanita Persatuan dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas. Keluarga merupakan lingkungan pertama dalam pembentukan karakter, sehingga peran perempuan sebagai bagian penting dalam keluarga memiliki kontribusi besar dalam membangun generasi yang berakhlak dan memiliki nilai-nilai moral. OPD Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ogan Komering Ilir
Jum'at, 28 Agustus 2026 – Ketua DWP Kecamatan Poleang Tengah, Ny. Sinartang Tahir, memandu kegiatan Yasinan di halaman SD Negeri 81 Boeara.cTujuan: Meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membiasakan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Hasil: Kegiatan Yasinan terlaksana dengan baik dan lancar, serta meningkatkan kebersamaan dan pembinaan spiritual peserta.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatam Seluma Utara menghadiri Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Seluma. Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua III DWP Kabupaten Seluma, Ny. Resi Marhakidinata, di Gedung DWP Kabupaten Seluma pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini mengusung tema "Keluarga Siaga: Menghadirkan Penolong Pertama di Setiap Rumah". Sebagai narasumber hadir tim dari Rumah Sakit Umum Daerah Tais, Supriadi, S.Kep., Ners. dan Wahyudi, S.Kep., Ners. Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan Cek Kesehatan Gratis oleh Puskesmas Kota Tais yang dikoordinir langsung oleh Kepala Puskesmas Tais Kartini, untuk deteksi dini gula darah dan konsultasi kesehatan gratis. Ketua Panitia Ny. Netti Lindawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan rutin bulanan DWP Kabupaten Seluma ini diselenggarakan oleh DWP Badan Kesbangpol, Dinas Dikbud, RSUD Tais, dan Kecamatan Lubuk Sandi. "Peserta sosialisasi berasal dari anggota Dharma Wanita OPD/Badan/Kantor, serta Dharma Wanita Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Seluma," ujarnya. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III DWP Kabupaten Seluma Ny. Resi Marhakidinata mengatakan DWP sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga tentunya mendukung berbagai kegiatan edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepedulian, dan kesiapsiagaan anggota serta masyarakat. "Saya berharap ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar. Jadikan setiap rumah sebagai rumah yang siaga, setiap keluarga sebagai keluarga yang peduli, dan setiap anggota keluarga memiliki keberanian serta pengetahuan untuk memberikan pertolongan pertama ketika dibutuhkan," katanya. Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya, dan memanfaatkan kesempatan praktik sebaik-baiknya. "Saya berharap kegiatan BHD Tahun 2026 ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi salah satu langkah dalam mewujudkan keluarga Kabupaten Seluma yang sehat, tanggap, peduli, dan tangguh dalam menghadapi keadaan darurat," pungkas Resi.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Puspahiang Ny. Lina menghadiri kegiatan edukasi tentang Diabetes Melitus yang dilaksanakan di Puskesmas Puspahiang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pentingnya pencegahan, pengendalian, serta penerapan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko Diabetes Melitus. Melalui kegiatan edukasi ini, anggota DWP memperoleh informasi mengenai faktor risiko, pentingnya menjaga pola makan seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala pada anggal 24 Agustus 2026 di Puskemas Kecamatan Puspahiang.