DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDKAN KABUPATEN SUMENEP
BIDANG SOSIAL BUDAYA, KETAHANAN KELUARGA, IMAN DAN TAQWA
A. Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat pembinaan mental spiritual anggota, Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan menghadiri kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H sebagai bagian dari implementasi program kerja bidang Sosial Budaya, Ketahanan Keluarga, serta Iman dan Taqwa.
Kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam menambah wawasan keagamaan, membina akhlak mulia, serta memperkuat karakter anggota agar mampu menjalankan peran secara optimal dalam keluarga maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan pengajian juga berfungsi sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota, sehingga tercipta kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas organisasi yang semakin kuat.
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada Surat Edaran Nomor: 400.8.2.3/35/012/2026 tentang Pelaksanaan Pengajian Ramadhan 1447 H, yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadhan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, diharapkan anggota DWP tidak hanya memperoleh peningkatan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu menginternalisasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, sehingga berdampak pada terwujudnya keluarga yang harmonis, religius, dan berakhlak mulia.
B. KETERANGAN PROGRAM
1. Nama Kegiatan : Pengajian Ramadhan 1447 H
2. Hari/Tanggal : Jumat, 6 Maret 2026
3. Waktu : Pukul 08.00 WIB – selesai
4. Tempat : Masjid Sumekar Pemkab Sumenep, Kolor, Sumenep
5. Penceramah : KH. Muchlis Aziz
6. Peserta : ± 100 orang
C. TUJUAN KEGIATAN
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
2. Menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
3. Memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan spiritual.
4. Membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia.
D. DESKRIPSI KEGIATAN
Kegiatan pengajian dilaksanakan dengan tertib dan khidmat, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH. Muchlis Aziz, serta ditutup dengan doa bersama.
Dalam ceramahnya, disampaikan bahwa manusia yang memiliki hati yang bersih terbagi menjadi tiga aspek utama, yaitu:
1.Ruhul Jasad
Memberikan nutrisi rohani kepada jiwa agar mencapai ketenangan batin, melalui ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT.
2. Ruhul Qolbi
Merupakan aspek terdalam dalam diri manusia yang menggerakkan hati untuk senantiasa mengingat Allah (dzikrullah), sehingga membentuk pribadi yang istiqamah.
3. Kebersihan dari Sifat Tercela
Menghindari sifat-sifat negatif seperti sombong, dengki, riya’, dan kikir sebagai bentuk pengendalian diri dalam kehidupan sosial.
E. DAMPAK KEGIATAN
• Meningkatnya motivasi ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT.
• Peserta lebih sadar dalam mengendalikan emosi dan perilaku.
• Terbentuknya keluarga yang harmonis, religius, dan berakhlak mulia.
• Meningkatnya ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan sosial.
• Terwujudnya anggota DWP yang menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
F. HASIL KEGIATAN
1. Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib.
2. Peserta memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kebersihan hati.
3. Meningkatnya kesadaran peserta dalam memperbaiki akhlak dan perilaku sehari-hari.
4. Terjalinnya silaturahmi dan kebersamaan antar anggota.
G.PENUTUP
Kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kualitas iman, takwa, dan akhlak, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu telah mengunjungi/menghadiri
Bidang : Ekonomi
Program Kerja : Kegiatan usaha
Kegiatan : baazar
Keterangan Program :
1. Hari/tanggal : Selasa, 17 Maret 2026
2. Waktu : 08.00 WITA s.d selesai
3. Tempat : Halaman Aula Selidah Setda Kabupaten Barito Kuala
4. Pakaian : Seragam Batik DWP
5. Acara :
Pasar Murah Ramadhan 1447 H /2026 M
Dari DWP Dinas PMPTSP dihadiri oleh :
1. Ketua DWP Dinas PMPTSP Ny. Winda Rukmana Eko Purnama Sakti
2. Ketua Bidang Ekonomi DWP Dinas PMPTSP Ny. Rabiatul Adawiyah Ali Fahmi
3. Ketua Bidang Pendidikan DWP Dinas PMPTSP Ny. Hikmah Yudi Rusadi
Hasil Kegiatan :
Pasar murah Ramadhan 1447 H/ 2026 M yang terselenggara atas kerjasama Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala dan Bank Kalsel Cabang Marabahan.
Pasar murah Ramadhan kali ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok (sembako),
Pasar murah ini ditujukan bagi masyarakat Kabupaten Barito Kuala, khususnya lansia, pensiunan ASN, janda ASN, serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala
Pasar Murah Ramadhan bertujuan untuk :
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan serta mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
*Pertemuan Dharma Wanita dan Halal Bi Halal* Pertemuan Dharma Wanita yang sekaligus pelaksanaan Halal Bi Halal Dharma Wanita Persatuan yang diadakan pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2026 Pukul 08.00 sampai selesai di Ruang Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun, Jalan Tirta Raya No 15 Kota Madiun Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua Dharma Wanita, Ibu Erna Soeko, pengurus dharma wanita persatuan dan anggota Dharma Wanita dari unit Dharma Wanita Persatuan Organisasi Pemerintah Daerah Kota Madiun , yang masing masing unit diwakili 2 orang perwakilan satu ketua unit Dharma wanita Persatuan dan satu anggota dari unsur sekretaris.Pada acara tersebut juga dihadiri ibu penasehat dari Dharma Wanita Persatuan yaitu Ny Delina F Panuntun Pertemuan ini diadakan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita, serta sebagai kegiatan rutin Dharma wanita Persatuan dalam memperdaya di bidang ekonomi sosial budaya dan pendidikan untuk anggotanya. Pertemuan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Dharma Wanita, Doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan. Acara dilanjut dengan sambutan ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan . Dalam sambutannya ibu ketua berpesan agar menjaga keaktifan anggota dan terus meningkatkan kegiatan pada setiap unit untuk dilaporkan ke E reporting. Untuk 3 besar e reporting terbaik diraih oleh Dwp unit Dukcapil, dwp unit Bapenda, Dwp unit Bapelitbangda. Dalam sambutannya ibu ketua mengucapkan atas partisipasi anggota dalam penyaluran baksos yang sudah tersampaikan di Panti Asuhan serta Kaum Dhuafa yang tersebar di 3 kecamatan di Kota Madiun. Acara Kemudian dilanjutkan sambutan ibu penasehat dan diisi kegiatan tausiah oleh Ustadz Khodratul Muntaha dalam tauziah dijelaskan bahwa Halal bihalal artinya melebur, saling memaafkan. Maka Minta maaflah/taubat kepada Allah, karenadi akhirat nanti apabila kita puasanya tidak berkualitas maka hanya akan mendapatkan lapar dan haus saja. Surga akan diberikan kepada orang yg bertakwa. Ramadhan artinya membangun hubungan dgn Allah, sedangkan halal bihalal itu membangun hubungan kita dgn sesama manusia. Maka dengan Halal Bi Halal dan Idul Fitri menyempurnakan definisi membangun hubungan yang baik . baik kepada Allah dan Manusia. Dalam Tauziah tersebut juga disebutkan ciri ciri orang bertaqwa: 1. Jangan merasa kurang terhadap uang. Harus sering berbagi kepada teman 2. Menahan marah,jangan sering marah marah, karena tidak akan tercium bau surga. Segera ambil air wudhu bila marah. 3. Harus bisa memanusiakan manusia. Bila ada orang membuat kesalahan atau difitnah orang kita harus bisa berlapang dada dan bersedia memaafkan. Dosa yg tdk bisa diampuni di akhirat yaitu dosa dengan sesama 4. Allah menyukai orang yang berbuat baik. Seperti yang sering disampaikan nabi: kebaikan itu sebenarnya kembali kepada kita. jangan berhenti jadi orang baik Setelah pertemuan dan tauziah diadakan acara Halal Bi Halal yang diisi dengan saling bermaafan dan berbagi makanan khas Lebaran. Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita. Pertemuan Dharma Wanita dan Halal Bi Halal ini berjalan lancar dan sukses, dengan kehadiran anggota yang sangat antusias dan berpartisipasi aktif dalam diskusi. Kegiatan diakhiri penutup dan Foto Bersama
Pertemuan rutin DWP Perumda Aneka Usaha Jumat 13 Maret 2026 pukul 11.30 di Kantor Perumda Aneka Usaha. Pertemuan ini dipimpin oleh ibu ketua dan diikuti anggota DWP Perumda Aneka Usaha. Acara dimulai dengan sambutan , doa , pembacaan notulen, laporan bidang kemudian dilanjutkan sambutan ibu ketua. Untuk laporan dari bendahara yaitu melaporkan kas dwp aneka usaha kota madiun . Untuk laporan bidang ekonomi yaitu laporan tabungan dan arisan dari 30 anggota ,untuk putaran arisan terbaru dimulai februari 2026 . Untuk ibu ketua mengingatkan untuk anggota saling mengingatkan dan bekerjasama serta lebih baik dalam berkomunikasi dan mengingatkan.Dari ibu ketua juga berharap ide ide untuk meramaikan dan mengaktifkan Dharma Wanita Persatuan yang lebih solid, seperti pengisi acara yang bervariatif dan bermanfaat seperti cooking class, pelatihan kerajinan dan skill, dan sosialisasi pengetahuan tertentu.Kemudian dari Ny Triadi Junianto menambahkan tentang materi pada pertemuan pleno di dwp kota madiun kemarin yaitu tentang pencegahan pernikahan dini . Acara dilanjutkan arisan dan perangsang kemudian dilanjutkan penutup.
DWP DISPERKIMHUB KABUPATEN SUMENEP PENGAJIAN DI BULAN RAMADHAN 2026
Hari / Tanggal : Jum’at,06 Maret 2026
Pengajian memiliki peran sentral dalam Islam
sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman agama, memperkuat iman, dan membangun komunitas yang harmonis. Secara garis besar, pentingnya pengajian dapat dilihat dari beberapa aspek utama:
Pengajian sebagai Pendidikan nonformal yang mentransformasi majelis taklim menjadi pusat peningkatan religious,literasi agama da kepedulian social. Kegiatanadab memperkuat ukhuwah ( persaudaran ),membentuk Masyarakat beradap, serta membentengi warga -khususnya lansia dan ibu -ibu dari pengaruh egatif.
Membersihkan hati, jiwa, dan raga dalam Islam
Membersihkan hati, jiwa, dan raga dalam islam (Tazkiyatun Nafs) dilakukan melalui kombinasi ibadah fisik dan spiritual: shalat khusyuk, zikir, istighfar, taubat nasuha, puasa, serta menjaga makanan halal dan kebersihan fisik (taharah). Tujuannya adalah melepaskan diri dari penyakit hati (sombong, iri), dosa, dan menenangkan jiwa dengan mengingat Allah.
Berikut adalah rincian cara membersihkan hati, jiwa, dan raga:
1. Membersihkan Hati (Qolb)
Hati adalah pusat penggerak tubuh. Jika bersih, maka baik seluruh tubuh.
• Istighfar dan Taubat: Memohon ampun kepada Allah, terutama di waktu sahur/sepertiga malam, untuk menghapus noda dosa.
• Dzikir: Mengingat Allah secara konsisten untuk menenangkan hati dan menjauhkan dari penyakit hati seperti iri, dengki, dan sombong.
• Membaca dan Memahami Al-Qur'an: Menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
• Memaafkan dan Berprasangka Baik: Membersihkan hati dari dendam dan berburuk sangka terhadap sesama.
2. Membersihkan Jiwa (Nafs/Ruh)
Menyucikan jiwa dari akhlak tercela dan mengarahkannya kepada ketaatan.
• Shalat Khusyuk: Ibadah utama untuk menenangkan jiwa dan menjauhkan diri dari perbuatan keji serta mungkar.
• Puasa: Puasa wajib dan sunnah (seperti Senin-Kamis) adalah perisai diri dari hawa nafsu dan maksiat.
• Muhasabah (Introspeksi): Rutin mengevaluasi diri akan dosa-dosa yang telah diperbuat.
• Ikhlas: Melakukan segala amal ibadah hanya karena Allah, bukan pujian manusia.
3. Membersihkan Raga/Fisik (Jasad)
Raga yang bersih mencerminkan kesiapan untuk beribadah.
• Thaharah (Bersuci): Menjaga kebersihan dari hadas dan najis melalui wudhu, mandi wajib, dan mandi Jumat.
• Makan Makanan Halal dan Tayyib: Mengonsumsi makanan yang jelas kehalalannya dan baik bagi kesehatan untuk menjaga raga tetap bersih dari unsur haram.
• Menjaga Anggota Tubuh: Menghindari mata, telinga, mulut, dan tangan dari perbuatan maksiat.
• Olahraga: Menjaga kebugaran agar raga kuat dalam beribadah.
Dharma Wanita Persatuan UP Badan Perencanaan Pembangunan Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) melaksanakan pertemuan Rutin Hari/tanggal : Sabtu, 28 maret 2026, pukul 16.30 Wit sampai jam 18.00 wit, bertempat di UFC Caffe dan Resto desa tomori kabupaten Halmahera Selatan, kegiatan ini di selenggarkan oleh bidang Sekretariat dwp Bappelitbanga, jumlah peserta yang hadir di pertemuan rutin kali ini berjumlah 20 orang, yaitu ketua Ny Garmar Fadli, wakil ketua Ny Fatima marta, Sekretaris 2 Ny Akida Arifin, Bendahara 1 Ny Rosita Armanudin, Bendahara 2 Ny Masrida Irwan, Ketua Bidang pendidikan Ny Halima naser, dan anggotanya Ny Nurbaya Haris, Ny Nurbaya Rahman, Ny Fitria Asfalani, Ny Dewi rustam, Ny Nurmiyanti Ashary, dan Ny Aryati Saleh, Ketua bidang ekonomi Ny Nursafa subhan, bersama anggotanya Ny Rosdiana Abdullah, dan Ny Rada Gusti Zainudin, Bidang sosial budaya Ny Jumiawati Iskandar, Ny Aminah Ahmad, Ny Nurhayati Haryadi, Ny Tri wahyuni Sudarto, Dan Ny Tisin Yusri. Dengan menggunakan pakaian batik DWP. Tujuan pertemuan rutin bulan ini adalah mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan antaranggota, serta membahas dan mengevaluasi program kerja organisasi. Pertemuan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, pembinaan anggota, dan berbagi informasi penting terkait peran istri ASN, selain itu pertemuan rutin ini juga bertejuan untuk saling memaafkan atau halal bi halal dharma wanita persatruan UP Badan Perencanaan Pembangunan Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda). Susunan kegiatan : Diawali pukul 16.20 wit anggota dharma wanita persatuan UP Badan Perencanaan Pembangunan Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) mendatangi tempat kegiatan dan melengkapim administrasi atau absensi, kemudian pukul 16.30 wit acara di buka oleh MC Ny Halima Naser, kemudian di lanjutkan dengan menyanyikan lagu mars DWP di pimpin Dirigen Ny Akida Arifin, selanjutnya Sambutan Ketua Ny Gamar Fadli, dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran ibu-ibu dalam pertemuan rutin ini. Yang mana beliau mengatakan Pertemuan kali ini terasa istimewa karena dirangkaikan dengan halal bi halal yang baru saja kita rayakan hari raya idul fitri 1447 hijria, beliau menyampaikan permohonana maaf kepada seluruh anggota DWP Bappelitbangda yang hadiri hari ini maupun yang sementara berhalangan hadir, semoga amal ibadah kita selama Ramadhan juga di terima Allah SWT, Melanjutkan sambutannya beliau juga mengevaluasi program kerja DWP di bulan Ramadhan. Alhamdulillah, DWP UP Badan Perencanaan Pembangunan Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) telah berhasil melaksanakan beberapa agenda penting, di antaranya, Kegiatan Bakti Sosial Ramadhan: (yaitu membagikan parcel sembako/santunan kepada satpam dan CS di lingungan Bappelitbangda kabupaten Halmahera selatan).Kegiatan Safari Ramadhan dan Pembagian takjil bersama Dharma wanita persatuan kabupaten Halmahera selatn, Partisipasi dalam bazar, untuk kegiatan Ramadhan. Beliau menyampaikan Berdasarkan evaluasi sementara, secara keseluruhan kegiatan berjalan cukup lancar. beliau mengapresiasi komitmen dan kekompakan ibu-ibu pengurus yang tetap aktif berkegiatan meskipun sedang dalam menjalankan ibadah puasa. Namun, beliau minta memperhatikan beberapa hal untuk perbaikan, yaitu : Tingkat kehadiran pada beberapa kegiatan mendadak perlu ditingkatkan dan Perlu efisiensi waktu dalam rapat, agar tujuan dalam melaksnakan suatu program kegiatan, dapat berjalan sesuai dengan yang di sepakati. Beliau menutup sambutannya dengan berharap evalwasi ini menjadi bahan perbaikan untuk program kerja pasca Ramadhan nantinya, sebagaimana Tujuan utama DWP yaitu mempererat silaturahmi dan memberikan dampak positif bagi anggota maupun masyarakat luas. Selanjutnya Diskusi bersama, di lanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ny Fitria Asfalani, dan di tutup oleh Lotre arisan dan foto bersama. Kegiatan pertemuan rutin kali memberikan manfaat bagi seluruh anggota dharma wanita persatuan UP Badan Perencanaan Pembangunan Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), yaitu Mempererat silaturahmi, dengan Halal bi halal menjadi sarana untuk saling memaafkan dan memperkuat tali silaturahmi antar anggota DWP UP Badan Perencanaan Pembangunan Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Kegiatan ini menjadi resrenadi diri yaitu memberikan kesempatan untuk individu untuk melakukan refleksi diri dan mengevaluasi tindakan serta perkataan selama setahun terakhir. Melalui proses memaafkan, individu belajar untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain, yang penting dalam hubungan sosial. Halal bi halal mengajarkan pentingnya nilainilai kemanusiaan dan kerendahan hati dalam interaksi sosial. Meningkatkan kerjasama: Kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan sinergitas dan kerjasama antar anggota DWP. Demikian yang dapat di infokan oleh dharma wanita persatuan UP Badan Perencanaan Pembangunan Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), pembuat laporan Ny Aminah Ahmad
Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Samarinda melaksanakan Kegiatan sebagai Berikut : Bidang : Sekretariat Program : Informasi & Humas Kegiatan : Dokumentasi dan Publikasi Operator aplikasi E-Reporting membuat Layout Banner ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas perumahan dan kawasan Permukiman yang laksanakan pada : Hari : Jumat Tanggal : 20 Maret 2026 dengan tema "Di hari yang suci ini, mari kita sucikan hati dan pikiran, saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin".
Kegiatan berbagi kepada para (OB) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Maret 2026 pukul 10.00 WIB di Ruang Parameswara berlangsung secara sistematis, terstruktur, dan konsisten sejak awal hingga akhir pelaksanaan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi kepedulian sosial yang terukur, sekaligus sebagai sarana pemberian apresiasi yang proporsional terhadap peran OB dalam mendukung aktivitas operasional perkantoran secara berkelanjutan. Pada tahap awal, panitia melaksanakan proses persiapan dengan pendekatan terencana dan terkoordinasi. Kita memilih OB yang kinerja nya baik, rajin dan pengabdiannya sudah lama. Penataan ruang dilakukan secara linear dan fungsional, dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan, keteraturan, serta efisiensi mobilitas peserta. Paket bantuan yang akan didistribusikan disusun secara klasifikatif berdasarkan jenis dan fungsi, sehingga memudahkan proses penyaluran. Seluruh elemen persiapan dilaksanakan dengan standar kerja yang jelas, sehingga meminimalkan potensi hambatan teknis saat kegiatan berlangsung. Kegiatan dimulai tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pembukaan acara dilaksanakan secara formal dengan alur yang runtut dan terkendali. Peserta yang hadir menunjukkan tingkat kedisiplinan yang baik, tercermin dari keteraturan posisi dan kesiapan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dalam sambutan yang disampaikan, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang berorientasi pada penguatan nilai kepedulian, penghargaan, dan keseimbangan sosial di lingkungan pemerintahan. Penekanan tersebut memberikan kerangka pemahaman bahwa keberadaan OB memiliki kontribusi operasional yang signifikan. Aktivitas yang mereka lakukan secara rutin, seperti menjaga kebersihan, mendukung kerapian ruang kerja, serta memastikan kelayakan fasilitas, merupakan bagian dari sistem kerja yang tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu, kegiatan berbagi ini disusun dengan pendekatan yang tidak hanya simbolis, tetapi juga substansial dan berkelanjutan. DWP Dinkes diwakilkan oleh sekretaris Ny. Liya Pemi dengan membawa dua orang OB yang kriteria nya sudah ditentukan oleh panitia. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan doa bersama yang berlangsung secara tertib dan terarah. Setiap peserta mengikuti proses ini dengan sikap yang tenang dan fokus. Doa bersama menjadi bagian integral dalam kegiatan, karena memberikan dimensi spiritual yang memperkuat makna berbagi sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang dilandasi nilai keikhlasan dan kebersamaan. Memasuki tahap inti, dilakukan proses distribusi bantuan yang dilaksanakan secara bertahap dan sistematis. Penyerahan simbolis kepada perwakilan OB menjadi bagian pembuka, kemudian dilanjutkan dengan distribusi menyeluruh kepada seluruh peserta. Paket bantuan yang diberikan disusun berdasarkan kebutuhan dasar, sehingga memiliki tingkat kebermanfaatan yang optimal. Proses distribusi dilakukan dengan metode yang tertib, memastikan tidak terjadi tumpang tindih maupun ketidakteraturan. Pelaksanaan distribusi ini menunjukkan adanya koordinasi yang efektif antara panitia dan peserta. Setiap tahapan berjalan sesuai dengan prosedur yang telah dirancang sebelumnya. Efisiensi waktu dan ketepatan sasaran menjadi indikator utama keberhasilan dalam tahap ini. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memenuhi prinsip efektivitas dan akuntabilitas. Setelah proses distribusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaksi yang berlangsung dalam suasana kondusif dan komunikatif. Interaksi ini memberikan ruang bagi terjalinnya komunikasi yang lebih terbuka antara peserta dan panitia. Pola komunikasi yang terbentuk bersifat konstruktif, sehingga mampu memperkuat hubungan kerja yang harmonis di lingkungan pemerintahan. Kegiatan ini secara keseluruhan mencerminkan penerapan nilai kepedulian sosial yang terintegrasi dengan sistem kerja organisasi. Pendekatan yang digunakan bersifat terukur, tidak berlebihan, serta tetap berorientasi pada tujuan utama kegiatan. Hal ini menjadikan kegiatan berbagi tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi sebagai bagian dari proses pembentukan budaya kerja yang inklusif dan berimbang. Pada tahap penutup, dilakukan dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari proses administrasi dan pelaporan. Dokumentasi ini disusun secara sistematis untuk mendukung kebutuhan evaluasi dan pengembangan program di masa yang akan datang. Seluruh peserta mengikuti tahap ini dengan tertib, menunjukkan konsistensi sikap hingga akhir kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan berbagi kepada OB di Ruang Parameswara pada tanggal 11 Maret 2026 terlaksana dengan tingkat keteraturan yang tinggi, didukung oleh perencanaan yang matang serta pelaksanaan yang disiplin. Kegiatan ini berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik dari aspek distribusi bantuan maupun penguatan nilai sosial. Dengan pola pelaksanaan yang konsisten, terukur, dan sistematis, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelaksanaan kegiatan sosial yang berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Kegiatan bakti sosial yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang pada Rabu, 11 Maret 2026 menjadi representasi nyata kepedulian terhadap kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian berkelanjutan. Pelaksanaan berlangsung di sebuah panti lansia yang berlokasi di Jalan Djompo, Kota Palembang, dimulai pukul 08.00 WIB dalam suasana hangat yang sarat nuansa kekeluargaan. Kehadiran rombongan dipimpin oleh ketua DWP Kota Palembang, Ny. Ida Aprizal yang turut serta bersama anggota dengan penuh tanggung jawab sosial dan dedikasi tinggi. Sejak pagi, para anggota telah berkumpul dengan tertib dan penuh kesiapan. Balutan seragam batik DWP yang dikenakan secara serasi mencerminkan kekompakan sekaligus identitas organisasi yang solid. Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan ramah oleh pengelola panti serta para penghuni yang menyambut dengan senyum tulus. Interaksi awal yang terjalin menghadirkan kedekatan emosional yang terbangun secara alami, menciptakan suasana akrab sejak awal pertemuan. Sedangkan perwakilan DWP Dinas Kesehatan diwakilkan oleh Ny. Liya Pemi selaku Sekretaris DWP Dinkes Kota Palembang. Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada seremoni formal, melainkan diisi dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan penghuni panti. Bantuan yang diserahkan meliputi bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, hingga perlengkapan kebersihan dan kebutuhan harian lainnya. Dukungan tersebut diharapkan mampu membantu operasional panti sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan para penghuni. Selain penyaluran bantuan, interaksi sosial menjadi fokus utama yang memberikan makna lebih mendalam. Anggota DWP meluangkan waktu untuk berbincang santai, mendengarkan kisah kehidupan, serta memberikan perhatian secara personal. Kehadiran yang tulus tersebut menghadirkan kebahagiaan tersendiri, karena bagi para lansia, perhatian dan kebersamaan memiliki nilai emosional yang jauh lebih berarti dibandingkan materi semata. Keakraban terlihat jelas melalui percakapan ringan, tawa yang mengalir, serta ekspresi bahagia yang terpancar dari wajah mereka. Suasana semakin hidup ketika sesi hiburan sederhana dimulai. Lagu-lagu yang akrab di telinga para penghuni dinyanyikan bersama, membangkitkan kenangan masa lalu yang penuh makna. Beberapa lansia tampak larut dalam suasana, ikut bersenandung dengan penuh semangat. Momen tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan emosional yang memperkaya pengalaman kebersamaan. Dalam sambutan yang disampaikan, perwakilan organisasi menegaskan bahwa kegiatan sosial semacam ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menumbuhkan empati dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Disampaikan pula bahwa keberadaan para lansia merupakan bagian penting dalam perjalanan kehidupan yang patut dihormati, dihargai, serta diberikan perhatian secara konsisten. Pihak pengelola panti menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan serta kontribusi yang diberikan. Menurut mereka, kegiatan seperti ini membawa dampak positif tidak hanya dari sisi bantuan fisik, tetapi juga dari aspek psikologis yang mampu memberikan semangat baru bagi para penghuni dalam menjalani hari-hari dengan lebih optimis. Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh harapan. Doa tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar semua pihak senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kelancaran dalam menjalankan aktivitas. Momen perpisahan berlangsung dengan nuansa haru, namun kebersamaan yang telah terjalin meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang kembali mempertegas perannya dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan di panti lansia Jalan Djompo tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mencerminkan empati, solidaritas, serta komitmen nyata dalam memberikan perhatian kepada sesama, khususnya bagi mereka yang berada di usia lanjut dan membutuhkan sentuhan kasih sayang yang berkelanjutan.
Bazar Ramadhan yang diselenggarakan pada hari Rabu, 4 Maret 2026 pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Palembang menjadi salah satu kegiatan yang selalu dinantikan oleh masyarakat setiap tahunnya. Kegiatan ini tidak hanya sekedar ajang jual beli, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta bagian dari semarak menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Sejak Pagi hari suasana di halaman kantor Wali Kota sudah mulai ramai dipadati oleh pengunjung dari berbagai kalangan. Mulai dari keluarga, anak muda, hingga para lansia tampak antusias datang untuk menikmati suasana bazar. Deretan tenda yang tersusun rapi menghadirkan berbagai macam produk, mulai dari makanan khas berbuka puasa, minuman segar, hingga produk kerajinan tangan lokal yang menarik. Aroma makanan yang menggugah selera menjadi daya tarik utama bazar ini. Beragam kuliner khas Palembang seperti pempek, tekwan, model, siomay, cireng dan aneka gorengan tersaji dengan tampilan yang menggoda. Selain itu, tersedia juga berbagai menu kekinian yang disukai anak muda, seperti cendol kecebong, dessert manis, dan camilan modern lainnya. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, sehingga masyarakat dapat menikmati hidangan berbuka tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Tidak hanya kuliner, bazar Ramadhan ini juga menjadi ajang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka. Berbagai produk seperti pakaian seperti daster, piyama anak, aksesoris, kue kering tersedia dengan kualitas yang baik. Kehadiran bazar ini memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha, terutama dalam meningkatkan pendapatan selama bulan Ramadhan. Selain aktivitas jual beli, bazar ini juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung yang menambah semarak suasana. Beberapa di antaranya adalah pembagian doorprize dll. Kegiatan bazar ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan yang sangat terasa selama bulan suci. Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang sangat berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini dengan memastikan fasilitas yang memadai, seperti kebersihan area, keamanan, serta kenyamanan pengunjung. Petugas kebersihan terlihat sigap menjaga lingkungan tetap bersih, sementara aparat keamanan berjaga untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan aman. Menjelang waktu siang sekitar pukul 10.00 WIB, suasana bazar semakin ramai. Pengunjung mulai memilih makanan dan minuman untuk disantap bersama keluarga saat berbuka nanti. Bazar Ramadhan di halaman Kantor Wali Kota Palembang dihadiri oleh Bapak dan ibu Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Palembang yang merupakan ketua DWP Kota Palembang. Perwakilan dari DWP Dinkes Kota Palembang ikut berpartisipasi yaitu Ketua DWP (Ny. Santi Yudhi), sekretaris (Ny. Liya Pemi), Bendahara ( Ny. Indah Adhan ) serta para pengurus DWP Dinkes lainnya, bazar ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebersamaan semakin terjalin erat, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas. Dengan adanya bazar ini semoga memberikan kemudahan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan, terutama bagi masyarakat yang sibuk bekerja dan tidak sempat untuk memasak untuk buka puasa maupun sahur, bazar Ramadan juga sangat bermanfaat untuk memasarkan potensi produk warga. Banyak anggota DWP yang mempunyai potensi membuat produk, namun kesulitan untuk memasarkan. Maka dengan bazar Ramadhan akan menjadi media pengenalan produk warga. Dengan demikian, warga yang mempunyai produk lebih mudah dalam memasarkan. Kendala besar saat ini bagi warga adalah memperkenalkan dan memasarkan produknya, dan diharapkan semangat Ramadhan dapat terus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur menjadi hal utama yang tercermin dari setiap sudut kegiatan ini, menjadikan bazar Ramadhan sebagai momen yang selalu dinantikan setiap tahunnya.