Ketua DWP OPD Setda menghadiri kegiatan roadshow DWP Kota Bontang yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan serta mensosialisasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sekaligus program kerja DWP Kota Bontang kepada DWP OPD Disnaker. Roadshow tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Disnaker dan diharapkan dapat meningkatkan sinergi serta pemahaman anggota terhadap peran dan kegiatan Dharma Wanita Persatuan
Ibu Yetti ketua opd DWP Setda menghadiri Pertemuan Pengurus DWP Kota Bontang dengan Camat Bontang Utara dan instansi terkait pada Senin, 12 Januari 2026 bertempat BPU Kecamatan Utara membahas teknis pemanfaatan Rumah Jabatan Camat Bontang Utara serta koordinasi lintas instansi terkait aset daerah. Simpulan: Kecamatan Bontang Utara pada prinsipnya memperbolehkan DWP Kota Bontang memanfaatkan Rumah Jabatan Camat, sepanjang tidak melanggar peraturan dan perundang-undangan terkait aset daerah. Mekanisme yang disarankan adalah menempatkan salah satu seksi Bidang Kesra Kecamatan Bontang Utara di Rumah Jabatan, sehingga pengelolaan dan anggaran perawatan tetap berada pada Kecamatan. Alternatif lain, pengajuan fasilitasi pemanfaatan aset melalui Sekretariat Daerah dengan melibatkan Bidang Kesra. DWP dapat mengajukan permohonan kepada Sekda agar Bidang Kesra melakukan pendalaman dan koordinasi dengan Kemendagri terkait posisi DWP serta pemenuhan fasilitas organisasi di Pemerintah Daerah, mengingat Kota Bontang menjadi satu-satunya di Kaltim yang belum memiliki sekretariat DWP yang representatif. Sambil menunggu realisasi opsi tersebut, koordinasi internal pemanfaatan Rumah Jabatan dapat dilakukan langsung dengan Sekretaris Camat Bontang Utara.
Selasa 13 Januari 2025 Ibu Resti sekertaris Sosial budaya bersama pengurus DWP BPS Kota Sukabumi menjenguk karyawan BPS Kota Sukabumi yang sedang sakit di rumah nya di belakang RS Secapa Sukabumi.
Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat daerah Kabupaten Sumenep mengadakan Pelatihan Ecoprint Pada ToteBag Bulan Januari 2026 Bidang : Pendidikan Hari, Tanggal : Minggu, 04 Januari 2026 Pukul : 09.00 WIB Tempat : Kediaman Ny. Fatimatus Zahra Suharjono Jl. Brawijaya Lisun Kalianget Timur - Sumenep Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep. Jenis Kegiatan : Pelatihan Keterampilan / Pemberdayaan Anggota. Pimpinan Kegiatan : Ibu Ketua DWP Bagian Umum (Ibu Fatimatus Suharjono) Jumlah Pengurus yang Hadir : 16 orang diantaranya Ibu Fatimatus Suharjono, Ibu Lidya Kholid, Ibu Tika, Ibu Fadilah, Ibu Melda Salamet, Ibu Ria Deny, Ibu Ernawati Hari, Ibu Yuli Ainur, Ibu Vena Kamil, Ibu Hendrawati, Ibu Amsuna, Ibu Hosnol Gamar, Ibu Lisa, Ibu Lia Supriyono, Ibu Iis Judy, Ibu Tika Susunan Kegiatan : 1. Pembukaan oleh Ibu Hendrawati 2. Pembacaan Surat Yasin dan Do’a oleh Ibu Amsuna 3. Sambutan Ibu Ketua DWP Bagian Umum Ibu Fatimatus Suharjono 4. rincian Kegiatan: • Mengulas kembali apa itu Ecoprint oleh Ibu Fatimatus Zahra Suharjono • Teknik yang digunakan adalah Teknik pukul (Pounding) • Alat dan Bahan yang digunakan a) Totebag kanvas b) Daun segar yaitu daun papaya, jati, kersen, waru dan daun lainnya yg berada di sekitar c) Plastik bening d) Palu keramik, kayu atau cobek e) Tawas dan cuka untuk Fiksasi f) Air panas dan panci • Cara membuat 1) Langkah awal proses fiksasi dilakukan perendaman totebag kedalam air panas ditambah larutan tawas dengan takaran 1 sdm tawas untuk 1 liter air. Direndam selama 5-15 menit kemudian jemur sebentar 2) Letakkan plastik dibawah totebag agar tidak bocor, kemudian susun daun diatas totebag sesuai selera dengan posisi tulang daun dibawah kemudian tutup lagi dengan plastik 3) Pukul daun secara perlahan menggunakan palu hingga pigmen warna keluar dan menempel pada totebag 4) Angin-anginkan totebag atau jemur sebentar, kemudian angkat daun secara perlahan 5) Sebagai proses fiksasi akhir semprotkan larutan air tawas kepada totebag yg sudah diangin-anginkan kemudian jemur kembali. Bisa juga dilakukan dengan merendam kembali totebag di larutan tawas ditambah cuka dan garam selama 5-10 menit kemudian jemur kembali • Setelah proses jemur, totebag siap untuk digunakan 5. Foto Bersama A. Latar Belakang Kegiatan Dalam rangka meningkatkan kreativitas, keterampilan, serta wawasan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep, khususnya dalam bidang pemanfaatan bahan alami dan ramah lingkungan, maka dipandang perlu untuk mengadakan kegiatan pelatihan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Salah satu kegiatan yang relevan dan bernilai ekonomis adalah pelatihan ecoprint, yaitu teknik mencetak motif alami dari dedaunan dan bunga pada media kain. Ecoprint tidak hanya mengajarkan keterampilan baru, namun juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam sekitar, serta membuka peluang usaha kreatif yang dapat dikembangkan oleh anggota DWP. Oleh karena itu, DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint pada Totebag sebagai bentuk nyata pemberdayaan anggota. B. Tujuan Kegiatan Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ecoprint ini adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota DWP Bagian Umum dalam teknik ecoprint. 2. Menumbuhkan kreativitas dan inovasi anggota dalam menghasilkan produk ramah lingkungan. 3. Memberikan bekal keterampilan yang berpotensi bernilai ekonomi dan dapat dikembangkan sebagai usaha mandiri. 4. Mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar anggota DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. C. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Pelatihan Ecoprint pada Totebag dilaksanakan pada hari Minggu, 04 Januari 2026, bertempat di kediaman Ibu Fatimatus Zahra Suharjono yang beralamat di Jl. Brawijaya Lisun, Kalianget Timur, Kabupaten Sumenep. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta lancar hingga selesai. Pelatihan diawali dengan persiapan alat dan bahan yang digunakan dalam proses ecoprint, antara lain totebag berbahan kain, berbagai jenis daun dan bunga alami, palu kayu, plastik pelapis, serta peralatan pendukung lainnya. Selanjutnya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengertian ecoprint, teknik dasar, pemilihan bahan alami, serta tahapan proses pencetakan motif pada kain. Setelah sesi penjelasan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan ecoprint pada totebag. Para peserta dengan antusias mencoba menyusun daun dan bunga sesuai dengan kreasi masing-masing, kemudian memukulnya secara perlahan menggunakan palu kayu hingga motif alami tercetak pada permukaan kain. Selama proses berlangsung, suasana tampak sangat interaktif, penuh semangat, dan kebersamaan antar anggota semakin terjalin erat. Hasil ecoprint yang telah selesai kemudian dievaluasi bersama, sekaligus dilakukan sharing pengalaman dan diskusi ringan terkait teknik, motif, serta peluang pengembangan produk ecoprint ke depannya. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat serta meningkatkan rasa percaya diri anggota dalam menghasilkan karya kreatif. D. Hasil yang Dicapai Melalui kegiatan pelatihan ecoprint ini, anggota DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep memperoleh: 1. Pemahaman tentang konsep dan teknik dasar ecoprint. 2. Keterampilan praktis dalam membuat produk ecoprint pada totebag. 3. Hasil karya totebag ecoprint dengan motif alami yang unik dan bernilai estetika. 4. Terjalinnya kebersamaan, kekompakan, dan semangat kolaborasi antar anggota. E. Penutup Kegiatan Pelatihan Ecoprint pada Totebag yang diselenggarakan oleh DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep pada hari Minggu, 04 Januari 2026, dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi anggota serta mendorong pengembangan kreativitas yang berkelanjutan. Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan serta dokumentasi administrasi DWP Bagian Umum Setda Kabupaten Sumenep. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan inovasi yang lebih beragam dan bermanfaat.
Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah kabupaten Sumenep Bulan Januari 2026. Bidang : Sekretariat Hari, Tanggal : Selasa, 13 Januari 2026 Pukul : 07.30 WIB Tempat : Ruang Rapat Arya Wiraraja Kantor Bupati Sumenep Pimpinan Rapat : Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum (Ibu Lidya Kholid) Jumlah Anggota yang Hadir : 31 orang Susunan Acara : 1. Pembukaan oleh Ibu Ria Deny 2. menyanyikan Mars Dharma Wanita dipimpin oleh Ibu Ernawati Hari 3. Pembacaan Surat Al-Waqiah dan Do’a oleh Ibu Amsuna Slamet 4. Pembacaan laporan kegiatan masing-masing bidang 5. Sambutan Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat daerah Kabupaten Sumenep, Ibu Lidya Kholid 6. Melaksanakan pelatihan kreativitas menggunakan kawat bulu dengan informasi kegiatan sebagai berikut: • Narasumber Ibu Ria Deny dan Ibu Fadilah. • Alat dan bahan : Kawat Bulu, Lem Tembak, Gunting, Vas dan bahan lainnya sebagai penunjang. • Informasi lainnya: Nama lain kawat bulu yang paling umum adalah Pipe Cleaner dengan tekstur yang halus dan sering digunakan untuk kerajinan tanngan seperti bunga, dekorasi, gantungan kunci, aksesoris fashion dan lain sebagainya. Karena sifatnya yang fleksibel dan mudah dibentuk, kawat bulu tersedia dalam berbagai warna cerah dan dikreasikan dengan bahan lain untuk menambah nilai seni dan estetika. Kreasi dari kawat bulu ini bisa dijadikan mainan edukasi dan seni dan biasanya dibuat figur karakter yang disukai anak-anak. • Tujuan pelaksanaan pelatihan kreativitas menggunakan kawat bulu ini adalah sebagai motivasi anggota untuk dapat meningkatkan keterampilan dan penciptakan peluang bisnis, dibuat menjadi produk handmade yang unit untuk dijual seperti buket bunga dan aksesoris unik dan lucu. • Keunggulan kreasi menggunakan kawat bulu ini adalah selain bahannya fleksibel dan mudah dibentuk, kawat bulu tersedia banyak warna yang menarik, tahan lama sehingga tidak layu seperti bunga asli dan dapat disimpan dalam waktu lama. • Pelatihan kali ini diawali dengan membuat berbagai macam bentuk bunga untuk dijadikan vas dipandu oleh ibu Ria Deny. Anggota sangat berantusias dalam pelatihan ini karena dapat menciptakan rasa senang mengurangi stress akibat aktivitas monoton yang dilalui hari-hari sebelumnya. Selanjutnya diberikan ruang kepada ibu anggota untuk membuat kreativitas lainnya untuk mengeksplor keterampilan. • Kawat bulu bisa didapatkan di berbagai marketplace dengan harga yang bervariasi sekitar Rp. 9.000,- hingga Rp. 18.000,- per 100 pcs tergantung jenis, warna dan kualitasnya. 7. Pemberian doorprize 8. Foto Bersama
Pertemuan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Bulan Januari 2026 Bidang : Sekretariat Hari, Tanggal : Jum’at, 09 Januari 2026 Pukul : 13.00 WIB Tempat : Kediaman Ny. Fadilah Jl. Payudan Timur No. 37A Pabian Sumenep Pimpinan Rapat : Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep (Ibu Fatimatus Suharjono) Jumlah Pengurus yang Hadir : 13 orang diantaranya Ibu Fatimatus Suharjono, Ibu Tika, Ibu Fadilah, Ibu Ila Rifa’I, Ibu Yuli Ainur, Ibu Vena Kamil, Ibu Hendrawati, Ibu Lisa, Ibu Ike, Ibu Madiya, Ibu Melda Slamet, Ibu Hosnol Gamar, Ibu Ria Deny Susunan Acara : 1. Pembukaan oleh Ibu Ria Deny 2. Pembacaan Surat Yasin dan Do’a oleh Ibu Hendrawati 3. Sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah, Ibu Fatimatus Suharjono 4. Hasil Rapat diperoleh: • Tahun Baru diharapkan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi lebih ditertibkan kembali • Melakukan brainstorming merumuskan Program Kerja Tahun 2026. Program kerja ini mencakup penguatan organisasi dari berbagai sisi seperti administrasi, ekonomi, sosial dan budaya, dan Pendidikan. Pendataan kembali anggota untuk meng-update anggota Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabpaten Sumenep. • Tujuan dari perumusan program kerja ini yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat, mendukung program pemerintah daerah dan menciptakan kerjasama yang terintegrasi • Hasil dari program kerja meliputi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama 1 tahun dengan penanggung jawab dari masing-masing bidang. Tujuan yang ingin dicapai dibuat secara jelas dan terukur dengan membuat rencana tindakan detail, mengidentifikasi sumber daya dan anggaran, penentuan jadwal dan pembagian tugas serta melakukan evaluasi sekaligus monitoring untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan • Program kerja ini dikhususkan bagi anggota agar bisa membagikan ilmu, keterampilan dan wawasan yang dimiliki tanpa harus mendatangkan narasumber dari luar anggota. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk inovasi dan melatih kemampuan public speaking anggota terutama pengurus • Rapat pertemuan pengurus dicatat secara rinci, dibuatkan notulen rapat dan dilaporkan 5. Pelaksanaan Simpan Pinjam Pengurus Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep oleh Ibu Ria Deny 6. Ramah Tamah dan Foto Bersama
Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Melakukan Takziyah Kepada Keluarga Salah Satu Anggota Bidang : Sosbud Hari, Tanggal : Rabu, 07 Januari 2026 Pukul : 09.00 WIB Tempat : Kepanjin Jumlah Anggota yang Hadir : 10 orang diantaranya Ibu Fatimatus Zahra Suharjono, Ibu Lidya Khalid, Ibu Ria Deny, Ibu Amsuna Slamet, Ibu Tika, Ibu Lisa, Ibu Ike, Ibu Sahema, Ibu Wiwid, Ibu Fadilah Rincian dan Informasi Kegiatan: • Rombongan berangkat ke rumah duka mengendarai sepeda motor Bersama-sama dipimpin oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Bagian Umum Sekretariat Daerah • Rombongan disambut oleh Ibu Lia Supriyono selaku anggota Dharma Wanita Persatuan yang berduka. Adik ibu Lia meninggal pad saat menjalani perawatan di Rumah Sakit dr. H. Moh. Anwar Sumenep dengan diagnosa kanker payudara stadium akhir selama 2 bulan • Dengan keadaan masih berduka ibu Lia menceritakan kondisi terakhir adik beliau. Selama dirawat di rumah sakit ibu Lia bersama putrinya menjaga secara bergiliran. Kondisi adik beliau telah mencapai stadium akhir karena sebelumnya belum pernah melakukan pengobatan. Hal ini dikarenakan adik ibu Lia menutupi keadaan yang selama 3 tahun ini dia derita. Dengan kondisi seperti ini tentunya membuat seluruh keluarga kaget sekaligus sangat sedih dan terpukul karena ketidaktahuan mereka • Dalam kesehariannya, ibu Lia bekerja berjualan makanan secara online melalui grup WA dan media sosial lainnya • Beberapa hari sebelum dirawat di rumah sakit, beliau sempat menajalani pengobatan alternatif di Pamekasan. Kondisi setelah menjalani pengobatan tersebut alhamdulillah membaik. Berdasarkan keterangan dari Ibu Lia, selama proses pengobatan beliau sempat melanggar pantangan makanan yang harus benar-benar dihindari. Kemungkinan besar hal itu yang membuat beliau semakin parah kondisinya sampai menjemput ajalnya • Anggota Dharma Wanita Persatuan yang hadir ikut merasakan kesedihan dari ibu Lia namun tetap memberi semangat serta mengingatkan kembali bahwa segala sesuatu akan kembali pada Sang Pencipta yaitu Allah SWT. Untuk itu diharapkan ibu Lia sekeluarga menerima denga lapang dada dan penuh kesabaran • Setelah sekitar 1 jam rombongan pamit pulang dan memberikan tali asih kepada ibu Lia sekeluarga dengan harapan dapat meringankan beban ibu Lia sekeluarga selama mendampingi dan merawat yang telah berpulang ke Rahmatullah
Pada hari ini rabu tanggal 8 Januari 2026 Pukul 10.00 WITA Ketua Pj.DWP Kecamatan Langgudu Ny. Miftahul Jannah Herman menghadiri pelantikan 30 Pejabat Struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima oleh Bupati Bima. Di hadirin oleh 105 undangan lainnya di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima. Gerbong mutasi jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, Bupati Ady Mahyudi melalui surat keputusan nomor 821.2/33/07.2 tahun 2026 melantik 17 pejabat struktural Eselon II dan melalui surat keputusan nomor 821.2/34/07.2 tahun 2026 melantik 13 pejabat Eselon III lingkup Pemerintah Kabupaten Bima di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima. Dalam Prosesi pelantikan Pejabat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Unsur FORKOPIMDA, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, para kepala OPD se kabupaten Bima, Kepala Bagian dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.Pejabat yang dimutasi Pada jenjang eselon II, Zunaidin, S.Sos, MM, sebelumnya Kadis Dikbudpora Menjadi Kepala Dinas Sosial, Drs. Agus Salim, M.Si, Inspektur Kab. Bima menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Kamaruddin S.Sos, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Stastistik, Taufik, ST.,MT, Kepala Bappeda menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Suwandi ST.,MT, Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pejabat lainnya, Drs. Aris Gunawan,, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Daerah menjadi Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah, Drs. Syahrul yang sebelumnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik menjadi Kadis Dikbudpora, Drs. A Salam, Kepala Dinas Pariwisata menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Ir. Muh Natsir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Bima menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan. Drs. Dahlan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, A Rifai, ST, Kepala Dinas Pemadam Bakaran dan Penyelamatan Kab. Bima menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Masykur M.M., Kepala Dinas Perhubungan Kab. Bima menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Muh Chandra Kusuma, AP, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Ruslan, S.Sos, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Tajudin, SH.,M.Si, Kepala Dinas Sosial Kab. Bima menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan Amrin Munawar, S.E, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Bima menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan serta Iwan Setiawan S.E. , Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan keuangan menjadi Inspektur. Pada Jajaran Eselon III, Syahrul, S.Ag., MH yang sebelumnya pelaksana pada Bagian Kesra Setda menjadi Camat Madapangga, Syaikhu, SH, M.Si sebelumnya, Pelaksana pada DPMPTSP menjadi Camat Langgudu, Muaidin S.Pd, pelaksana pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Camat Lambu dan Abbas, SE, pelaksana pada Dinas Sosial Kabupaten Bima menjadi Camat Monta. Masih pada level eselon III, Kasmir S.Sos yang sebelumnya Kabag Umum Setda menjadi Sekretaris Dinas Perindag, Adrizal Ardiansyah SH, Penata Penanggulangan Bencana BPBD, menjadi Kabag Umum Setda, Indra fajar, S.STP yang sebelumnya Kabid Mutasi pada BKD dan Diklat menjadi Kabid Pembinaan Promosi Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Demikian halnya, Firdaus S.Sos yang sebelumnya Analisis SDM Aparatur pada BKD dan Diklat di promosi menjadi Kabid Mutasi BKD, Arifudin, S.Sos yang sebelumnya Kabid Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian BKD menjadi Kabid Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima, Abdul Haris M.Pd yang sebelumnya Analis Kebijakan pada Bagian Organisasi Setda dipromosi menjadi Kabid Perencanaan Pengembangan Kepegawaian BKD dan Diklat, Zainuddin S,S yang sebelumnya Kabid Pengkajian Masalah Strategis dan Penanganan Konflik Bakesbangpol dilantik menjadi Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Bima, Aidin SH yang sebelumnya Sekretaris Bakesbangpol menjadi Sekretaris Dinas Sosial, dan Muhlis, SH,. MH, Perancang Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum dipromosi menjadi Kabag Hukum Sekretariat Daerah. Prosesi pelantikan Perdana tersebut juga dihadiri Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, para kepala OPD, Kepala Bagian dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik harus segera bekerja dan fokus pada program prioritas daerah. Pada acara ini Bupati Bima Ady Mahyudi secara tegas menghimbau kepada seluruh pejabat agar kegiatan yang bersifat seremonial dan tidak berdampak langsung kepada masyarakat segera dihentikan dan lebih fokus pada program yang benar-benar berdampak pada masyarakat. Bupati Bima juga menekankan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik bahwa pentingnya disiplin anggaran dan kinerja. Setiap program harus tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun manfaatnya di lapangan. Kepada kepala OPD juga diminta untuk mempercepat pelaksanaan program strategis dengan memastikan tidak ada keterlambatan yang dapat mengakibatkan kelalaian administrasi maupun lemahnya koordinasi antara perangkat daerah. Bupati bima menyoroti kualitas pelayanan publik dimasing-masing instansi, Agar pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara cepat, mudah, ramah, transparan dan berkeadilan khususnya bagi masyarakat kecil serta wilayah terpencil. Diakhir pengarahannya Bupati Bima mengajak seluruh pejabat untuk membangun kerja lintas OPD dan lintas sektor di wilayah Kecamatan, untuk memperkuat dan bersinergi. Karena tantangan pembangunan hanya dapat diselesaikan dengan bekerja sama, kolaborasi dengan semua pihak terkait termasuk juga masyarakat.. Demikian Laporan Kegiatan DWP Kecamatan Langgudu untuk dipertanggung Jawabkan. Tertanda Ketua Pj. DWP Kecamatan Langgudu NY. Miftahul Jannah Herman.
Pada hari ini senin tanggal 12 januari tahun 2026. DWP Kecamatan Langgudu mengadakan pertemuan rutin DWP Kecamatan Langgudu yang dimulai Pukul 15.30 wita , tempat aula kantor camat langgudu, pelaksana tugas DWP unit SMPN 3 Langgudu. Dengan agenda pertemuan rutin DWP Kecamatan Langgudu dirangkaikan dengan perkenalan ibu ketua DWP Kecamatan Langgudu yang baru. Pada kegiatan ini dihadiri oleh bapak camat langgudu Bapak Syaikhu, SH, M.Si selaku Penasehat Dharma waniita persatuan kecamatan Langgudu. Bapak Korwil Dikpora Kecamatan Langgudu bapak Ishaka, S.Pd, dan seluruh pengurus dan anggota DWP Kecamatan langgudu. Acara dibuka oleh MC (Ny. Ida Kurniawati Fakhrudin), Pembacaan Ayat suci Al-Qur’an oleh ( Ny. Nurlailah Furdan) dan Saritilawah oleh (Ny. Fatmah Sabrin). Pemandu lagu Mars dan Hymne DWP Ny. Khusnul Khatimah. Dan Pembacaan Do’a oleh (Ny. Siti Arinah syukriadin). Dilanjutkan dengan Pengarahan dan perkenalan oleh ibu ketua DWP kecamatan yang baru Ny. Ida Faridah Syaikhu, SH, M.Si. Pada pengarahannya sebagai ketua DWP yang baru Ibu Ida Faridah memaparkan rencana program kegiatan DWP Kecamamatan langgudu ditahun 2026 agar lebih terstruktur dengan baik.Serta melanjutkan program-program positif yang sudah dilakukan ditahun sebelumnya. Terus berinovasi untuk menghadirkan program-program baru dalam rangka meningkatkan kualitas DWP Kecamatan langgudu kedepan. Dharma Wanita merupakan salah satu organisasi perempuan dalam lingkup kehidupan sosial yang beranggotakan para istri aparatur sipil negara (ASN) yang meliputi PNS dan PPPK. Organisasi ini memiliki beberapa peran diantaranya: 1. sebagai pendukung tugas suami sekaligus melaksanakan program bermanfaat bagi masyarakat luas yang gerakannya berfokus pada bidang pendidikan, sosial, dan budaya. 2. Menjaga nilai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika dan budaya yang hidup dalam masyarakat melestarikan sumber daya alam dan lingkungan hidup. 3.Mengembangkan kesetiakawanan sosial, gotong royong dan bertoleransi dalam kehidupan bermasyarakat agar visi dan misi DWP Kecamatan langgudu dapat berjalan dengan baik. Ketua DWP Kecamatan Langgudu juga mengajak seluruh anggota DWP untuk senantiasa menjaga solidaritas, aktif dalam kegiatan, dan bersama-sama menjadikan DWP sebagai organisasi yang berdaya, berkontribusi, dan relevan. Dan DWP sebagai media untuk berdaya di tengah masyarakat dan berkontribusi nyata untuk DWP Kecamatan Langgudu. Dilanjutkan dengan sambutan ke-1 oleh bapak korwil dikpora Kecamatan Langgudu Bapak Ishaka, S.Pd. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa kegiatan DWP dikecamatan langgudu berjalan dengan baik setiap bulannya, DWP Kecamatan langgudu juga mengadakan berbagai program positif diantaranya, Mendampingi kegiatan Posyandu, Majelis taklim dikecamatan langgudu serta melakukan kegiatan sosial seperti mengadakan penggalangan dana kepada seluruh anggota untuk kegiatan kemanusiaan seperti pada saat terjadi musibah kebanjiran, kebakaran dikabupaten bima maupun pada saat terjadi bencana aceh dan sumatra. Adapun program lain yang sudah berhasil dilakukan seperti kegiatan lomba-lomba padura hymne dan mars DWP. Sungguh Kegiatan DWP Kecamatan langgudu patut di dukung dan diapresiasi sebaik mungkin untuk mendorong agar program dharma wanita persatuan kecamatan langgudu kedepannya dapat berjalan dengan lebih baik lagi. Acara dilanjukan dengan sambutan ke-2 oleh bapak camat Langgudu bapak Syaikhu, SH, M.Si. Beliau Menyampaikan apresiasi atas semangat dan partisipasi aktif anggota DWP dalam kegiatan serta menunjukkan kebanggaan atas peran strategis DWP kecamatan langgudu. Beliau juga Menekankan peran DWP sebagai mitra, strategis pemerintah dalam mensosialisasikan program-program pemerintah, meningkatkan kualitas keluarga, dan mendidik anak-anak. Sebagai Penaset DWP Kecamatan langgudu saya Mendorong anggota DWP untuk terus aktif, kompak, dan berwawasan luas, serta menjadikan kegiatan DWP sebagai ajang mempererat silaturahmi. Beliau berharap kedepannya semoga kepemimpinan beliau dapat memberikan kontribusi dan dampak positif khususnya kepada kegiatan dan DWP Kecamatan langgudu. Dengan mendorong anggota DWP Kecamatan langudu untuk mengikuti berbagai pelatihan seperti pelatihan dalam bidang tata boga maupun tata busana seperti memasak, pelatihan buat jajan lokal menjadi jajan yang bernilai tinggi serta menjahit. Tujuannya adalah meningkatkan pendapatan dan erekonomian keluarga .Acara dilanjutkan dengan lotreng arisan yang dipandu oleh bendahara Ny. Asriati abubakar. Dilanjutkan dengan Penutup dan foto bersama. Acara ditutup oleh MC tepat pukul 17.30 wita. Demikian Laporan Kegiatan DWP Kecamatan Langgudu untuk dipertanggung Jawabkan. Tertanda Ketua DWP Kecamatan Langgudu NY. Ida Faridah Syaikhu SH, M.si.
[Kab. Polewali Mandar ]
Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Kantor Urusan Agama Kecamatan Luyo
Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Unsur Kantor Urusan Agama Kecamatan Luyo mengikuti kegiatan sebagai berikut :
Bidang : Sekretariat
Program : Informasi dan Humas
Jenis kegiatan : Publikasi Dokumentasi Foto bersama Ka. KUA Luyo, Ibu Ketua DWP Kec. Luyo dan Bapak Bupati Polewali Mandar usai penyerahan hadiah lomba Sayembara
Keterangan Program :
Hari : Jumat
Tanggal: 9 Januari 2026
Pukul : 16.25 Wita s.d Selesai
Tempat : Ruang Kerja Bupati Polewali Mandar
Peserta : Bapak Bupati, Ka. KUA Kec. Luyo dan Ibu ketua DWP Kec. Luyo
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Lomba Sayembara yang digagas oleh Kepala KUA Kecamatan Luyo, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting demi kelancaran dan keberhasilan kegiatan. Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Luyo, Ny. Syamsiah Ahmad, yang turut berperan aktif dalam memberikan dukungan pemikiran dan kontribusi non-materiil terhadap pelaksanaan kegiatan.
Keterlibatan ini mencerminkan sinergi dan dukungan keluarga serta organisasi pendamping dalam menyukseskan program kerja KUA Kecamatan Luyo.
Untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antar instansi, telah dilaksanakan kegiatan foto bersama di Ruang Kerja Bupati usai acara penyerahan hadiah lomba sayembara pelajar yang melibatkan unsur Pemerintah Daerah dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Luyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari dokumentasi dan publikasi resmi sebagai bentuk komunikasi kelembagaan serta penguatan kerja sama lintas sektor.
Adapun bentuk keterlibatan Ketua DWP Kecamatan Luyo dalam kegiatan Lomba Sayembara ini adalah sebagai berikut:
1. Dukungan Pemikiran (Sumbangsih Ide)
Ny. Syamsiah Ahmad memberikan sumbangsih pemikiran terkait strategi dan teknis publikasi kegiatan, khususnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi lomba kepada masyarakat luas.
2. Dukungan dalam Proses Publikasi
Ketua DWP Kecamatan Luyo turut mensupport proses publikasi kegiatan Lomba Sayembara melalui media sosial pribadi, sehingga informasi kegiatan dapat menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya pelajar dan masyarakat umum.
Tujuan Keterlibatan
Tujuan keterlibatan Ketua DWP Kecamatan Luyo dalam kegiatan ini antara lain:
1. Mendukung penuh program dan kegiatan yang digagas oleh KUA Kecamatan Luyo.
2. Meningkatkan kualitas pelaksanaan Lomba Sayembara melalui dukungan pemikiran dan pengalaman.
3. Memperluas jangkauan informasi kegiatan melalui media sosial.
4. Mendorong terselenggaranya kegiatan yang transparan, objektif, dan berkualitas.
Manfaat yang diperoleh dari keterlibatan Ketua DWP Kecamatan Luyo antara lain:
1. Pelaksanaan kegiatan Lomba Sayembara menjadi lebih terencana dan efektif.
2. Publikasi kegiatan berjalan optimal dan menjangkau masyarakat lebih luas.
3. Proses penilaian berlangsung lebih objektif dan kredibel.
4. Terjalinnya sinergi yang baik antara KUA Kecamatan Luyo dan DWP Kecamatan Luyo.
Harapan
Dengan adanya keterlibatan Ketua DWP Kecamatan Luyo dalam kegiatan Lomba Sayembara ini, diharapkan:
1. Dukungan DWP terhadap kegiatan KUA dapat terus berlanjut dan ditingkatkan.
2. Kegiatan Lomba Sayembara ke depan dapat dilaksanakan dengan kualitas yang lebih baik.
3. Sinergi antara KUA dan DWP Kecamatan Luyo semakin kuat.
4. Kegiatan-kegiatan edukatif dan inspiratif dapat terus dikembangkan untuk masyarakat.
Uraian Kegiatan
Kegiatan foto bersama dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati dengan dihadiri oleh: Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan singkat dan silaturahmi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi resmi. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan KUA Kecamatan Luyo. Dokumentasi berupa foto kegiatan selanjutnya digunakan sebagai arsip resmi serta bahan publikasi untuk menyampaikan informasi kegiatan kepada masyarakat. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan dokumentasi dan publikasi ini adalah:
1. Bapak Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud
2. Kepala KUA Kecamatan Luyo, Bapak Ahmad Fakhruddin, S.Ag
1. Mendokumentasikan momen kebersamaan antara Bupati, Kepala KUA, dan Ketua DWP Kecamatan Luyo.
3. Menjadi bahan publikasi resmi sebagai bentuk transparansi dan komunikasi publik.
4. Memperkuat citra kelembagaan yang positif di mata masyarakat.
Manfaat yang diharapkan dari publikasi ini antara lain:
1. Terjalinnya hubungan kerja yang semakin harmonis antar instansi.
2. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah dan KUA.
3. Menjadi arsip dan dokumentasi penting bagi KUA Kecamatan Luyo dan organisasi DWP Kec. Luyo
4. Mendukung kegiatan publikasi yang informatif dan edukatif.
Melalui kegiatan dokumentasi dan publikasi ini, diharapkan:
1. Sinergi antara Pemerintah Daerah dan KUA Kecamatan Luyo dapat terus terjalin dan ditingkatkan.
2. Kerja sama lintas sektor semakin kuat dalam mendukung program-program keagamaan dan kemasyarakatan. serta adanya keterlibatan Ketua DWP Kec. Luyo dalam mensupport kegiatan Ka. KUA Kec. Luyo
3. Kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk komunikasi dan silaturahmi kelembagaan.
Masyarakat memperoleh informasi yang positif dan konstruktif terkait kegiatan pemerintahan dan keagamaan.