e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/266415.jpg
Info Baru

DWP SULAWESI SELATAN > Badan Keuangan Aset Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 14-10-2026

LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN 1. Nama Kegiatan Rapat Koordinasi Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. 2. Latar Belakang Rapat koordinasi dilaksanakan sebagai upaya memperkuat komunikasi, kerja sama, dan sinergi antara pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam menjalankan program kerja organisasi. 3. Maksud dan Tujuan 1. Meningkatkan koordinasi antara pengurus dan anggota DWP. 2. Membahas pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan. 3. Mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. 4. Menyusun rencana tindak lanjut untuk mendukung kelancaran program kerja DWP. 4. Waktu dan Tempat Hari/Tanggal: Rabu, 14 Oktober 2026 Waktu: 10.30 - 12.00 Wita Tempat: Resto Soto Lamongan Cak Har, Jl. Lamadukelleng, Makassar 5. Peserta Kegiatan Kegiatan diikuti oleh Ketua Ny. Andi Fatimah Tenrilala Reza, pengurus, dan anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. 6. Pelaksanaan Kegiatan Rapat koordinasi dilaksanakan melalui pembahasan program kerja DWP yang belum terlaksana tahun 2026, penyampaian informasi organisasi, diskusi mengenai pelaksanaan kegiatan, serta koordinasi terkait pembagian tugas dan rencana kegiatan selanjutnya. Anggota diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran dan masukan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja. 7. Hasil Kegiatan Hasil yang diharapkan dari rapat koordinasi ini adalah terbangunnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara pengurus dan anggota, tercapainya kesepahaman mengenai program kerja organisasi, serta tersusunnya langkah tindak lanjut untuk mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terencana dan berkesinambungan. 8. Penutup Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pengurus dan anggota DWP dapat meningkatkan partisipasi, kebersamaan, dan komitmen dalam melaksanakan program kerja organisasi sehingga tujuan DWP dapat tercapai secara optimal. Demikian laporan pelaksanaan program kerja ini dibuat sebagai dokumentasi dan bahan evaluasi kegiatan DWP. Makassar, 14 Oktober 2026 Ketua DWP BKAD Prov. Sulsel Ny. Andi Fatimah Tenrilala Reza

../images/kegiatan/266414.jpg
Info Baru

DWP Kota Bima >

  • Oleh: Sekretariat
  • 14-10-2026

Laporan kegiatan E Reporting Dharma Wanita Persatuan(DWP) Kota Bima. Pada hari Rabu 14 Oktober 2026, jam 07-00 Wita s/d selesai Ketua DWP Kota Bima Ny. Hj. Siti Atika H.Muhammad Fakhrunraji dan jajaran pengurus menjadi peserta/jamaah pada kegiatan Shalat Istisqa(sholat minta hujan) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota di halaman Kantor Wali Kota Bima, sebagai ikhtiar dan doa bersama memohon turunnya hujan serta keberkahan bagi masyarakat Kota Bima. Sholat Istisqa dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E. bersama seluruh Staf Ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima, Danramil 1608-01/Rasanae, Kepala FKUB, Perwakilan Rutan Kelas IIB Raba Bima, organisasi kemasyarakatan, organisasi kewanitaan seperti TP.PKK. GOW, DWP, Wanita Islam beserta masyarakat umum. Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar Pemerintah Kota Bima bersama jajaran dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi. Melalui doa bersama memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa manfaat, kesuburan dan keberkahan bagi daerah. Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa di tengah kondisi kekeringan dan kebutuhan air yang semakin dirasakan masyarakat, manusia menyadari adanya keterbatasan. Berbagai perencanaan, pembangunan fasilitas dan upaya dapat dilakukan, namun turunnya hujan tetap berada dalam kuasa Allah SWT. “Karena itu, melalui Sholat Istisqa ini, kita mengetuk pintu rahmat-Nya. Kita memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, menyuburkan tanah, mengisi sumber-sumber air, menghidupkan kembali tanaman, serta memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat Kota Bima,” ujarnya. Wali Kota juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima menjadikan momentum Sholat Istisqa sebagai penguat persaudaraan dan solidaritas. Kepedulian terhadap masyarakat yang paling terdampak kekeringan harus terus ditingkatkan melalui semangat saling membantu dan bergotong royong. Sholat Istisqa diharapkan menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri. Masyarakat diajak memperbanyak istigfar, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, memperkuat kepedulian kepada sesama, serta menjaga hubungan dengan alam. “Semoga melalui doa dan ikhtiar kita bersama, Allah SWT memberikan rahmat-Nya, menurunkan hujan yang bermanfaat, serta memberikan keberkahan dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Kota Bima,” harapnya. Sholat Istisqa ini dipimpin oleh Tuan guru H. Muhammad Adnin, SQ, M.Pdi yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Setelah sholat dilanjutkan dengan doa bersama dan ceramah agama. Selain sebagai bentuk ibadah, Sholat Istisqa juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian, kebersamaan dan keimanan dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi di tengah masyarakat. Kegiatanpun berjalan dengan lancar dengan harapan dari semua yang hadir" hujan akan segera turun menyirami Kota Bima tercinta".

../images/kegiatan/266413.jpg
Info Baru

DWP Kota Bima > Dinas kelautan dan perikanan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 14-10-2026

Lapotan kegiatan E Reporting Dharma Wanita Persatuan(DWP).Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima. Pada hari Rabu 14 Oktober 2026, jam 07-00 Wita s/d selesai Ketua DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima Ny. Hj. Erni Wahyuni H. Junaidin menjadi peserta/jamaah pada kegiatan Shalat Istisqa(sholat minta hujan) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota di halaman Kantor Wali Kota Bima, sebagai ikhtiar dan doa bersama memohon turunnya hujan serta keberkahan bagi masyarakat Kota Bima. Sholat Istisqa dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E. bersama seluruh Staf Ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima, Danramil 1608-01/Rasanae, Kepala FKUB, Perwakilan Rutan Kelas IIB Raba Bima, organisasi kemasyarakatan, organisasi kewanitaan seperti TP.PKK. GOW, DWP, Wanita Islam beserta masyarakat umum. Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar Pemerintah Kota Bima bersama jajaran dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi. Melalui doa bersama memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa manfaat, kesuburan dan keberkahan bagi daerah. Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa di tengah kondisi kekeringan dan kebutuhan air yang semakin dirasakan masyarakat, manusia menyadari adanya keterbatasan. Berbagai perencanaan, pembangunan fasilitas dan upaya dapat dilakukan, namun turunnya hujan tetap berada dalam kuasa Allah SWT. “Karena itu, melalui Sholat Istisqa ini, kita mengetuk pintu rahmat-Nya. Kita memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, menyuburkan tanah, mengisi sumber-sumber air, menghidupkan kembali tanaman, serta memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat Kota Bima,” ujarnya. Wali Kota juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima menjadikan momentum Sholat Istisqa sebagai penguat persaudaraan dan solidaritas. Kepedulian terhadap masyarakat yang paling terdampak kekeringan harus terus ditingkatkan melalui semangat saling membantu dan bergotong royong. Sholat Istisqa diharapkan menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri. Masyarakat diajak memperbanyak istigfar, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, memperkuat kepedulian kepada sesama, serta menjaga hubungan dengan alam. “Semoga melalui doa dan ikhtiar kita bersama, Allah SWT memberikan rahmat-Nya, menurunkan hujan yang bermanfaat, serta memberikan keberkahan dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Kota Bima,” harapnya. Sholat Istisqa ini dipimpin oleh Tuan guru H. Muhammad Adnin, SQ, M.Pdi yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Setelah sholat dilanjutkan dengan doa bersama dan ceramah agama. Selain sebagai bentuk ibadah, Sholat Istisqa juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian, kebersamaan dan keimanan dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi di tengah masyarakat. Kegiatanpun berjalan dengan lancar dengan harapan dari semua yang hadir" hujan akan segera turun menyirami Kota Bima tercinta".

../images/kegiatan/266412.jpg
Info Baru

DWP SULAWESI SELATAN > Badan Keuangan Aset Daerah

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 14-10-2026

LAPORAN KEGIATAN PELATIHAN MEMBATIK DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN I. PENDAHULUAN Dalam rangka meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta pemberdayaan anggota Dharma Wanita Persatuan, dilaksanakan kegiatan pelatihan membatik sebagai salah satu upaya melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan anggota dalam mengenal proses pembuatan batik, sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas dan jiwa kewirausahaan melalui pemanfaatan keterampilan membatik. II. DASAR KEGIATAN Program kerja Dharma Wanita Persatuan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya anggota, pelestarian budaya, dan pemberdayaan perempuan. III. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota DWP dalam seni membatik. 2. Melestarikan budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia. 3. Mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan produktivitas anggota. 4. Mendorong kemandirian serta potensi kewirausahaan anggota DWP. 5. Mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP. IV. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Hari/Tanggal: Rabu, 14 Oktober 2026 Waktu: 12.30 - 14.30 Wita Tempat: Resto Soto Lamongan Cak Har, Jl. Lamadukelleng, Makassar Penyelenggara: Dharma Wanita Persatuan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. V. PESERTA KEGIATAN Peserta kegiatan adalah anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengikuti pelatihan membatik. VI. PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pelatihan membatik dilaksanakan melalui penyampaian materi dan praktik secara langsung dengan bimbingan dari narasumber. Adapun yang bertindak sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah designer Mimi Nasution. Peserta diberikan penjelasan mengenai pengenalan batik, alat dan bahan yang digunakan, teknik pembuatan motif, serta tahapan proses membatik. Selanjutnya, peserta mempraktikkan teknik membatik sesuai arahan instruktur. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan partisipasi aktif peserta, sehingga anggota dapat memperoleh pengalaman langsung dalam mengenal dan mempraktikkan seni membatik. VII. HASIL KEGIATAN Hasil yang diharapkan dan/atau diperoleh dari kegiatan pelatihan membatik ini adalah: 1. Bertambahnya pengetahuan anggota DWP mengenai seni dan proses pembuatan batik. 2. Meningkatnya keterampilan dan kreativitas anggota dalam menghasilkan karya batik. 3. Terbukanya peluang pengembangan keterampilan membatik menjadi kegiatan produktif yang bernilai ekonomi. 4. Terjalinnya hubungan silaturahmi dan kerja sama yang lebih erat di antara anggota DWP. VIII. PENUTUP Demikian laporan kegiatan pelatihan membatik Dharma Wanita Persatuan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Selatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peningkatan keterampilan anggota, pelestarian budaya bangsa, serta pemberdayaan perempuan di lingkungan DWP.

../images/kegiatan/266411.jpg
Info Baru

DWP Kota Magelang > DINAS PERTANIAN DAN PANGAN

  • Oleh: Sekretariat
  • 06-10-2026

Ketua Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Ibu Wiwi Widiastuti Agus, mengikuti Bimbingan Teknis dalam rangka Meningkatkan Status Kesehatan Perempuan, dengan tema Usia Bertambah Tubuh Berubah : Apa yang Harus Kita Ubah?, melalui zoom meeting. Acara ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah pada hari Selasa 6 Oktober 2026 mulai pukul 09.00 WIB. Acara bimbingan teknis menghadirkan narasumber dr. Eka Chris Noverika, Sp.KG (Dokter Gigi RSUP dr. Kariadi). Rangkaian acara yang dilaksanakan pada kegiatan ini yaitu 1. Pembukaan, 2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP, 3. Pembacaan Doa, 4. Sambutan Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, 5. Pemaparan Materi oleh Narasumber, 6. Tanya Jawab., 7. Penutup. Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah, Ibu Indah Sumarno, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kesehatan harus menjadi fokus kesehatan masayarakat, khususnya perempuan. Perempuan memiliki peran yang luar biasa dalam bertindak sebagai penggerak keluarga. Seiring bertambahnya usia, para perempuan harus hidup dengan lebih berkualitas, salah satunya dengan menjaga kesehatannya. Selain itu, upaya yang perlu diperhatikan adalah konsumsi makanan dan minuman, memperbaiki kualitas aktivitas, menjaga pikiran dan berolahraga . Narasumber dr. Eka Chris Noverika, Sp.KG (Dokter Gigi RSUP dr. Kariadi), dalam materinya menyampaikan bahwa pertambahan usia tidak bisa dihentikan, tetapi bagaimana seseorang menua perlu dipersiapkan. Perempuan, utamanya ibu-ibu, harus menjaga kesehatan dengan baik mengingat perannya dalam keseharaian sebagai pusat keluarga. Angka harapan hidup manusia terus bertambah, namun juga harus diwaspadai karena panjang umur belum tentu berarti tubuh tambah sehat. Banyak perubahan yang terjadi pada rentang usia 30 - 60 tahun, seperti misalnya mata yang mulai plus, kulit yang keriput, dan sebagainya. Terdapat dua perubahan utama pada tubuh manusia, yaitu perubahan komposisi tubuh dan perubahan pada kesehatan kardiometabolik. Perubahan komposisi tubuh ini yang terjadi adalah perubahan massa otot dan massa lemak berikut distribusinya. Puncak kekuatan dan masa otot pada usia 25-35 tahun, tergantung dari tingkat aktivitas individual. Semua individu akan mengalami penurunan kekuatan dan massa otot seiring dengan usia, tetapi seberapa besar penurunan tersebut sangat tergantung dari gaya hidup individu. Perubahan pada kesehatan kardiometabolik, diantaranya sensitivitas insulin, dislipidemia, gangguan tidur, risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal tersebut harus diintervensi dengan memperhatikan gaya hidup serta memperbaiki kesehatan tubuh secara keseluruhan. Beberapa hal yang bisa kita lakukan yang pertama adalah mengubah cara melihat timbangan. Selain berat badan, lingkar pinggang, komposisi tubuh, kita juga harus melihat tekanan darah, gula darah, profil lipid, dan fungsi hati. Kedua, mengubah isi piring. Pola sederhana isi piring yang mudah diingat adalah setengah porsi sayur dan buah, seperempat porsi protein, dan seperempat porsi untuk karbohidrat. Pilih makanan sehat seperti buah, yoghurt, kacang secukupnya, telur, atau edamame. Ketiga, ubah kebiasaan minum. Minum air putih menjadi minuman utama. Kopi susu, teh manis, boba, minuman kemasan, jus dengan tambahan gula bukan berarti tidak boleh diminum, tetapi jangan sampai menjadi kebiasaan harian tanpa disadari. Keempat, ubah cara berolahraga. Olahraga cardio membantu kebugaran, sedangkan latihan kekuatan membantu mempertahankan otot. Target aktivitas rutin sesuai kemampuan, misalnya jalan cepat, jogging, bersepeda, dan berenang. Target latihan kekuatan secara rutin, misalnya squat, lunges, push-up, resistance band, dan beban. Kelima, ubah pola tidur. Tidur juga bagian dari strategi gizi. Kurang tidur dapat membuat pengaturan makan terasa lebih sulit. Target umum tidur orang dewasa: sekitar 7 - 9 jam, sesuai kebutuhan individu. Pola tidur ini menjadi penting karena berhubungan dengan nafsu makan, mood, kontrol metabolik, dan pemulihan.

../images/kegiatan/266409.jpg
Info Baru

DWP Kota Makassar > Kecamatan Tamalate

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 14-10-2026

Ketua Dharma Wanita Unit Kerja Kecamatan Tamalate Ibu Rini Puspita Aril beserta anggota DWP Unit Kerja Kecamatan Tamalate menerimah bantuan peralatan budidaya Magot/Teba dan Tempat sampah pilah pada hari Rabu 14 Oktober 2026 di halaman Kantor Kecamatan Tamalate Jalan Danau Tanjung Bunga Utara no.181 kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate Kota Makassar,peralatan tersebut di serahkan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar ibu Hj.Sriwahyuli A.Bekti wakil ketua 4 turut hadir Camat Tamalate Sekaligus penasehat Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Kecamatan Tamalate Bapak Muhammad Aril Syahbani K.S.IP, peralatan tersebut sangat mendukung dalam pemilahan sampah yang ada di wilayah DWP kerja Unit Kecamatan Tamalate dengan slogan pilah sampah wujudkan Makassar Lebih Bersih dan Makassar Bebas Sampah.

../images/kegiatan/266408.jpg
Info Baru

DWP Kementerian Agama > Kantor KEMENAG PROV SUMATERA SELATAN

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 14-10-2026

DWP Kemenag Sumsel Ajak Siswa Bijak Menyikapi Pergaulan dan Perbedaan. Palembang, DWP Kemenag Sumsel — Membekali generasi muda dengan nilai agama, karakter, dan sikap bijak dalam pergaulan menjadi bagian penting dari pendidikan. Melalui program DWP Mengajar, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan mengajak siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang memahami pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Materi tersebut disampaikan Meta Elhiqni dalam kegiatan DWP Mengajar di MAN 3 Palembang, 14 Oktober. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya DWP Kemenag Sumsel dalam memperkuat pendidikan karakter dan membekali siswa agar mampu menghadapi berbagai tantangan pergaulan di tengah perkembangan zaman. Dalam penyampaiannya, Meta menekankan pentingnya memahami persoalan sosial dan pergaulan melalui perspektif ajaran Islam, nilai moral, serta tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan. Ia mengajak para siswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi, melainkan membangun pemahaman melalui pembelajaran agama, pendidikan, dan sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Meta menyampaikan bahwa Perilaku menyimpang seperti LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) telah menjadi isu yang semakin sering muncul dalam kehidupan sosial masyarakat global, termasuk di Indonesia. Di tengah arus globalisasi dan liberalisasi nilai, muncul dorongan dari berbagai pihak untuk menormalisasi perilaku tersebut atas nama kebebasan individu dan hak asasi manusia. Namun, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, budaya ketimuran, serta prinsip ketuhanan yang menjadi dasar negara, sudah selayaknya kita meninjau ulang dan bersikap tegas terhadap upaya normalisasi perilaku menyimpang yang tidak sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia LGBT bukan hanya permasalahan sosial atau budaya semata, tetapi juga berimplikasi besar terhadap kesehatan fisik dan mental. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa individu yang terlibat dalam perilaku LGBT memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, infeksi menular seksual lainnya, dan gangguan mental seperti depresi, kecemasan, serta gangguan identitas. Hal ini menjadi ancaman serius bagi upaya bangsa dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Ia menyampaikan bahwa DWP mengemban tanggung jawab tidak hanya dalam aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya hidup sehat. dan sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya luhur, kita diajak untuk bersama-sama menolak perilaku menyimpang dan kembali kepada fitrah manusia yang telah ditetapkan oleh Tuhan. “Dalam berbagai ajaran agama, hubungan seksual yang sehat dan benar adalah antara laki-laki dan perempuan dalam ikatan pernikahan yang sah. Fitrah ini tidak hanya membawa ketenangan jiwa, tetapi juga menjadi fondasi keluarga yang kuat, sehat, dan harmonis.” ujarnya Melalui edukasi yang berkesinambungan, pendekatan yang humanis, serta penegakan hukum yang konsisten, diharapkan siswa akan semakin sadar akan bahaya LGBT bagi masa depan bangsa. “Kita tidak menolak individu secara pribadi, tetapi menolak perilaku yang menyimpang dan berisiko tinggi terhadap kesehatan dan moral masyarakat. Dengan kembali kepada kodrat dan nilai luhur bangsa, kita dapat menciptakan kehidupan sosial yang lebih sehat, lebih bahagia, serta penuh berkah.” pesannya “Mari bersama-sama menjaga generasi bangsa dari pengaruh negatif yang dapat melemahkan mental dan fisik. Mari hidup sehat sesuai kodrat, membina keluarga berdasarkan nilai-nilai ketuhanan, menciptakan lingkungan sosial yang mendukung pertumbuhan generasi muda yang kuat, dan berkomitmen menolak normalisasi perilaku menyimpang yang tidak sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia” Ajaknya. Menanamkan Nilai, Membangun Lingkungan yang Aman Selain penguatan nilai agama, edukasi ini juga menyoroti pentingnya perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menegaskan pentingnya perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi. Pesan tersebut mengingatkan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap martabat setiap orang. Perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan perundungan, penghinaan, kekerasan, ataupun tindakan yang merendahkan orang lain. Meta mengajak siswa untuk membangun pergaulan yang sehat, berani mengambil sikap ketika menyaksikan tindakan yang menyakiti sesama, serta tidak ikut memperkeruh keadaan melalui ejekan atau pengucilan. Pendidikan Karakter Dimulai dari Kepedulian Melalui kegiatan ini, DWP Kemenag Sumsel menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, empati, dan tanggung jawab sosial. Generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk menyaring informasi, memahami nilai-nilai agama, menjaga kesehatan, serta membangun hubungan sosial yang saling menghormati. Pendampingan dari keluarga, guru, dan lingkungan sekolah juga menjadi bagian penting dalam membantu siswa tumbuh dengan karakter yang kuat. Program DWP Mengajar diharapkan menjadi ruang berbagi ilmu dan nilai kehidupan yang bermanfaat bagi peserta didik. Dengan pendekatan edukatif dan penuh kepedulian, para siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pada akhirnya, membentuk generasi berkarakter bukan hanya tentang mengajarkan mana yang benar dan salah, melainkan juga menumbuhkan kesadaran untuk bertindak bijak, menghormati martabat sesama, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi semua.

../images/kegiatan/266407.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Parigi Moutong > SKPD PEKERJAAN UMUM

  • Oleh: Sekretariat
  • 13-10-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kab. Parigi Moutong dilaksanakan pada : 1. Hari/Tanggal : Selasa, 13 Oktober 2026 2. Waktu : Pukul 14.00 WITA s/d Selesai 3. Tempat : Aula Dinas PUPRP 4. Acara : Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan DPUPRP Susunan Acara : 1. Pembukaan 2. Menyanyikan Lagu Mars DWP 3. Pembacaan Doa 4. Sambutan oleh Ketua DWP Dinas PUPRP 5. Penyampaian materi kesehatan 6. Doorprize dan lain-lain 7. Penutup Tujuan adanya Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kab. Parigi Moutong untuk membina dan mempererat silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Dinas PUPRP. Selain itu untuk mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarganya melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota agar aktivitas Dharma Wanita Persatuan terus dikembangkan ke arah pemberdayaan organisasi dan dalam mengutamakan pembinaan sumber daya manusia (SDM). Peran Dharma Wanita Persatuan DPUPRP juga penting dan ikut andil dalam mendukung program prioritas Bupati Parigi Moutong untuk mewujudkan Parigi Moutong bahagia, makmur dan membanggakan. Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan DPUPRP dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan DPUPRP Ny. Balqis Moh. Aflianto Peserta yang hadir dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan pada Selasa, 13 Oktober 2026 yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kab. Parigi Moutong sebanyak kurang lebih 70 orang ibu yang hadir. Petugas dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPRP adalah Bidang Cipta Karya. Pembawa acara oleh Ny. Fakhrunisa Feri Aprianto, Acara diawali dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita yang dipandu oleh Ny. Nastin Abd. Khalik kemudian pembacaan doa yang dibacakan oleh Ny. Nona Manti Siswanto. Acara selanjutnya adalah sambutan Ketua Dharma Wanita DPUPRP Ny. Balqis Moh. Aflianto, dalam sambutannya belaiu menyampaikan beberapa hal sebagai berikut : - Evaluasi masalah kehadiran yang merupakan kewajiban anggota DWP - Diharapkan keaktifan anggota DWP digrup untuk tanya jawab ketika ada kendala atau masukan terkait pelaksanaan kegiatan tiap bulannya. - Diharapkan semua anggota DWP tiap bulan aktif membayar iuran dan jika ibu-ibunya berhalangan hadir maka bapaknya bole ikut hadir karena jika tidak hadir tanpa keterangan jelas maka akan dilakukan sanksi pembayaran denda . - Kenaikan harga atribut DWP tahun di tahun 2027, jadi bagi yang belum punya seragam agar segera memiliki kelengkapan atributnya. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi kesehatan oleh Ibu Ni Ketut Titin Sumarni tentang edukasi terhadap penyakit kanker mulut rahim dan kanker payudara. Setelah itu foto bersama seluruh anggota DWP dengan pemateri. Selanjutnya pemberian doorprise bagi ibu DWP yang beruntung. Manfaat yang diharapkan melalui pelaksaan kegiatan pertemuan DWP DPUPRP ini adalah terwujudnya koordinasi dan komunikasi yang lebih baik antar pengurus dan anggota DWP. Mampu menjalankan tugas organisasi secara optimal, program kerja DWP terarah, berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan anggota serta kebijakan organisasi. Meningkatkan peran serta anggota DWP dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Semoga kegiatan ini terus berlanjut sebagai upaya memperkuat peran DWP dalam mendukung kemajuan daerah. Demikian laporan kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPUPRP ini disusun sebagai bahan dokumentasi dan pelaporan kegiatan e-reporting.

../images/kegiatan/266406.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Subang > KECAMATAN PURWADADI

  • Oleh: Sekretariat
  • 02-10-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat DWP Kecamatan Purwadadi telah mengikuti kegiatan Saba Desa ke-28 di Kecamatan Sukasari : Bidang : Sekretariat Program : Pembinaan Hubungan Keluar Kegiatan : Perayaan Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat 2. Hari, tanggal : Jumat, 2 Oktober 2026 3. Lokasi/Tempat : Lapangan Sepak Bola Desa Sukasari Kecamatan Sukasari 4. Waktu : pkl.13.00 WIB s/d selesai 5. Peserta pada kegiatan ini dihadiri oleh : sekitar 500 orang. 6. Hadir pada kegiatan ini : - Anggota DPR RI Komisi I, Elita Budiati, SKM., M.Si. - Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita Budi Raemi, SIP - Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, S.Si., MM. - Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S. Sos., M.Si. - Ketua DPRD Kabupaten Subang, Victor Wirabuana, SH. beserta Istri - Kapolres Subang, AKBP Andi Purwanto - Dandim 0605/Subang, Letkol Czi Deni Widi Anggoro - Kepala Dinas perangkat daerah se-Kabupaten Subang - Camat se-Kabupaten Subang - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sukasari - Penasehat DWP Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldi, S.IP dan Ega Agustine Rosyadi, S.Kep., Ners., M.Kep. - Ketua DWP Kabupaten Subang, Sri Lei Rona, SE., M.Si. - Ketua DWP Perangkat Daerah dan Kecamatan se-Kabupaten Subang - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sukasari - Kepala Desa se-Kecamatan Sukasari - Tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar 7. Pengurus DWP Kecamatan Purwadadi yang hadir sebanyak 1 orang yaitu Ny. Erna Yulianti Andri (Ketua DWP Kecamatan Purwadadi). 8. Acara : Pada hari jumat, 2 Oktober 2026 Ketua DWP Kecamatan Purwadadi hadir dan mengikuti kegiatan Saba Desa ke- 28 bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Sukasari Kecamatan Sukasari. 9. Susunan Acara: 1. Peresmian ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Blanakan dengan Desa Batangsari Kecamatan Sukasari sepanjang 272 meter. 2. Sambutan Bupati Subang, Beliau menyampaikan: - Saba Desa bukan sekadar kegiatan kunjungan ke wilayah kecamatan tetapi menjadi sarana untuk melihat langsung kondisi masyarakat, menyerap aspirasi, meninjau pembangunan, sekaligus membangun komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. - kegiatan ini menjadi momen untuk meninjau langsung pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Sukasari. - harapan dari kegiatan ini yaitu dapat mendorong perputaran ekonomi sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat. - ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya sehingga rencana pembangunan jalan dalam dua tahun ini di seluruh Kabupaten Subang dapat terus berjalan lancar dan tuntas. 3. Pertandingan sepak bola persahabatan antara Tim Barca (Barisan Camat se-Kabupaten Subang) melawan Tim PGRI Kecamatan Sukasari. 4. Senam Bersama dan pemberian kupon door prize bagi peserta senam dan masyarakat yang hadir. 5. Pertandingan sepak bola persahabatan antara Tim Pemerintah Kabupaten Subang melawan Tim Kecamatan Sukasari. 6. Pengumuman dan pembagian door prize. 7. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan dokumentasi. Semoga dengan berpartisipasinya pengurus DWP dalam kegiatan ini dapat meningkatkan silaturahmi dan menjadi bagian pendukung dalam menyelaraskan program kerja pemerintah daerah dengan kebutuhan nyata masyarakat di tingkat desa. Penulis laporan : Ny. Erna Yulianti Andri (Ketua DWP Kecamatan Purwadadi).

../images/kegiatan/266405.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 14-10-2026

Laporan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Kegiatan Silaturahmi Dan Peningkatan Wawasan Melalui Seminar Neuropareting Melalui Kanal YouTube Dalam rangka pelaksanaan program kerja Bidang Pendidikan DWP UPTD BBPP Distanhorti Prov Jabar menyelenggarakan kegiatan nobar seminar melalui Kanal YuoTube dengan tema Seni Menegur Dan Memuji Laki Laki Terutama Anak Dan Suami. Bersama dr. Aisah Dahlan, CMHt., CM.NLP. Rabu 14 Oktober 2026 pukul 10.00 sd selesai tempat Saung Kang Mus Jl Sipon Karangwangi-Cianjur Peserta : Pengurus dan Anggota DWP UPTD BBPP Kegiatan diawali dengan pembukaan dan do'a bersama, dilanjutkan dengan nobar seminar Tips Parenting. Penserta mennyimak materi bahwa orang tua perlu memahami cara kerja sistem syaraf anak agar teguran tidak membuat mereka tersinggung melainkan tersentuh dan tentang cara kerja otak laki-laki dan cara berkomunikasi yang efektif. Hindari pelebelan negatif karena akan terekam di sistim syaraf dan otak anak yang akan membentuk citra diri mereka. Setelah nobar dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman antar anggota dan diakhiri dengan makan bersama untuk mempererat kebersamaan. Tujuan mempererat silaturahmi antar anggota DWP, meningkatkan wawasan tentang ilmu Neuropareting, memberikan bekal keterampilan dalam mendidik anak dan mendampingi suami.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID