DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN CIAMIS mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026 pukul 08.00 - 08.30 WIB bertempat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis. Acara yang dilaksanakan berdasarkan surat Bupati Ciamis Nomor : 400.14.1.1/1.822-Pemksm/2026 tanggal 20 Oktober 2026 perihal Undangan ini diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Ciamis, para kepala OPD, Kementerian Agama, Kementerian Haji, MUI, Baznas, Ketua Lembaga Keagamaan, Ormas Islam, Organisasi Wanita, Organisasi Pemuda, Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren serta para santri dari berbagai daerah di Kabupaten Ciamis. Pengurus DWP Dinas Perhubungan yang mengikuti kegiatan ini adalah Ibu Tety Uga Yugaswara (Ketua). Tema Upacara Hari Santri Nasional tahun 2026 ini adalah "Santri Menguatkan Negeri menuju Indonesia Emas" yang bertujuan untuk merenungkan kembali jejak perjuangan para ulama dan menatap tantangan di masa depan, terutama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Bertindak sebagai petugas upacara seluruhnya merupakan santri dari berbagai pondok pesantren dengan susunan acara sebagai berikut : Acara diawali dengan menyanyikan lagu "Yalal Wathan" dan Mars Hari Santri oleh grup paduan suara Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Berikutnya adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta upacara; dilanjutkan dengan Ikrar Santri. Sambutan Bupati Ciamis yang menyampaikan hal-hal berikut ini : a. Kemerdekaan republik ini tidak lepas dari perjuangan kaum santri, di mana tanggal 22 Oktober 1945 merupakan tonggak penting untuk mengenang heroisme para ulama negeri, khususnya sejarah Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy'ari yang telah membangkitkan semangat umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Hal ini mengingatkan kepada kita bahwa santri bukan hanya merupakan penjaga nilai-nilai agama tetapi juga memiliki peran besar dalam perjuangan dan membangun masa depan bangsa. Hari Santri hendaknya menjadi pengingat untuk meneruskan perjuangan para ulama melalui perjuangan, ilmu pengetahuan, akhlak mulia dan karya nyata bagi masyarakat. b. Tema peringatan tahun ini mengandung pesan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa dengan melanjutkan perjuangan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi serta penguatan akhlak dan karakter agar melahirkan generasi santri yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama tetapi juga unggul dalam berbagai bidang kehidupan. c. Santri harus percaya diri, terus belajar dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan negara serta mengajak seluruh santri untuk meningkatkan kualitas diri, menjaga tradisi luhur pesantren, terbuka terhadap kemajuan zaman, bersikap jujur dan mandiri. d. Pondok pesantren berperan penting dalam pembangunan daerah karena pesantren merupakan tempat pembentukan karakter yang mandiri, memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sehingga membentuk masyarakat yang religius, harmonis dan penuh kebersamaan. e. Menghimbau untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pesantren, pusat pendidikan dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kabupaten Ciamis yang maju serta mengapresiasi peran para kiai dan pengasuh pondok pesantren yang memiliki peran yang sangat krusial dalam membentuk karakter para santri. Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ini kemudian diakhiri dengan Pembacaan Do'a. Sebagai kelanjutan dari Upacara ini adalah Kirab Resolusi Jihad Nahdlatul 'Ulama yang diisi dengan berbagai tampilan dari para santri. Pembuat laporan : Siti Jaenah
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Timur melaksanakan kegiatan Pengajian Rutin dirangkaikan dengan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga dengan tema mari pilah sampah dari rumah dengan konsep 3R (Reduce, Resuce, Recycle) pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026, pukul 08.30 WITA sampai selesai. Kegiatan berlangsung di Gedung Wanita Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi diikuti kurang lebih 130 peserta dari 26 DWP Perangkat Daerah Se Kabupaten Kutai Timur, Ketua dan empat anggotanya, dan Ketua DWP Kecamatan beserta Empat anggotanya. Uraian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kutai Timur, Mars Dharma Wanita diikuti seluruh peserta. Setelah itu acara dibuka oleh ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutai Timur Ny. Lisnawaty Rizali Hadi. Dalam kesempatan itu, dirinya mengajak agar seluruh anggota DWP bisa memanfaatkan kegiatan pengajian rutin ini sarana memperdalam ilmu agama, meningkatkan keimanan, serta mempererat silaturahmi antar anggota. Kegiatan ini juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim dalam memberikan sosialisasi tentang pengelolaan sampah. Kegiatan ini di fokuskan pada teknik pemilahan limbah domestik secara mandiri langsung dari sumbernya agar tidak berakhir menjadi tumpukan sampah yang mencemari lingkungan. Lebih lanjut dikatakan edukasi pengolahan sampah dalam lingkungan keluarga sangat penting, mengingat dominasi sampah di kawasan pemukiman sebagian besar berasal dari sisa kegiatan rumah tangga. Sehingga perlu adanya langkah yang kongkret untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang bisa berdampak terhadap kerusakan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penyampaian materi pertama oleh ustad Muhammad Sultan dengan tema kebersihan sebagian dari iman. Beliau menyampaikan bahwa ajaran islam sangat menganjurkan kita untuk menjaga kebersihan. Kebersihan dalam melaksanakan ibadah seperti sholat dan membaca Alquran harus dalam keadaan bersuci serta dalam kehidupan sehari hari terutama dalam berumah tangga. Orang yang bagus ibadahnya adalah orang yang pandai menjaga kebersihan dirinya, Karena para malaikat menyukai kebersihan diri dan rumah yang bersih. Rumah yang bercahaya adalah rumah yang selalu menjaga kebersihan. Materi kedua disampaikan oleh bapak Jurianto kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Sangatta Utara dan bapak Rofiq, dengan Tema Mari Pilih Sampah Dari Rumah dengan Konsep 3R (Reduse, Reuce dan Recycle / 3R). Disampaikan bahwa permasalahan lingkungan oleh sampah terjadi akibat penumpukan limbah rumah tangga maupun industri yang tidak dikelola dengan baik. Ada 3 jenis sampah yaitu sampah basah/organik. Sampah kering /an organik dan sampah B3 Bahan Berbahaya Beracun. Ketiga jenis sampah memiliki perlakuan yang berbeda dan harus dipilah dengan benar. Memilah sampah dengan konsep 3R yaitu Reduce : Mengurangi segala sesuatu yang menimbulkan sampah. Reuse : memanfaatkan kembali barang yang masih layak pakai untuk fungsi yang sama atau fungsi alternatif lainnya. Recycle yaitu mengolah kembali sampah menjadi produk yang bermanfaat melalui proses tertentu. Materi ini juga menampilkan praktek membuat kompos yang dipandu oleh bapak Rofiq Adapun Langkah-langkah membuat kompos adalah : 1. Siapkan Media berupa Ember atau galon, Cairan EM4, Daun Kering (Formula Coklat) dan Daun Basah (Formula Hijau) 2. Masukkan Daun Kering ( Formula Coklat) ke dalam Ember dengan ketebalan 10-15 cm 3. Semprot cairan EM 4 4. Ulang 2 Tahap 5. Kemudian Tutup Ember 6. Tunggu selama 2 atau 3 minggu Setelah selesai sesi praktek para peserta diberikan kesempatan bertanya tentang pengelolaan sampah dan teknik membuat kompos yang baik dan benar. Para peserta antusias dalam bertanya dan sebelum sesi diakhiri narasumber dari UPTD Kebersihan Sangatta Utara memberikan bingkisan berupa kompos yang merupakan hasil olahan dari UPTD Kebersihan Sangatta Utara sebanyak 10 karung kepada peserta yang beruntung. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh anggota bersama narasumber. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan para anggota DWP menerima pengetahuan, ilmu dan wawasan agama maupun wawasan tentang Lingkungan. Agama mengajarkan kebersihan, dan Allah menyukai hambanya yang bersih, oleh karena itu seyogyanya kita menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai cerminan orang yang beriman kepada Allah SWT.
DWP UP BPKAD Kabupaten Kupang mengikuti hari kedua Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) pada Jumat (24/10/2026) di Aula Hotel Neo Aston Kupang. Pada sesi kali ini, DWP Kabupaten Kupang menghadirkan Bapak Herman Baba Nong sebagai narasumber utama. Kegiatan ini bertujuan Memberikan pemahaman dan panduan teknis mengenai alur pembuatan, penyuntingan, dan penyampaian artikel berita kegiatan pada portal website DWP Kabupaten Kupang. Dalam agenda ini, DWP UP BPKAD Kabupaten Kupang mengutus dua perwakilan resmi, yaitu Ny. Nurhayati Foeh (Pengurus) dan Ny. Katarina Suryaningsih, S.Kom (Operator E-Reporting). Dalam paparannya, Bapak Herman Baba Nong menjelaskan secara detail mengenai teknik dan cara pengelolaan artikel berita yang efektif bagi DWP Kabupaten Kupang. Beliau menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan penyampaian program kerja organisasi melalui gaya penulisan berita yang informatif, akurat, serta menarik bagi pembaca. Selain tata cara penulisan berita, peserta juga dibekali pemahaman mendalam terkait pengelolaan konten website. Pelatihan ini secara khusus difokuskan pada pengoptimalan situs resmi DWP Kabupaten Kupang, yaitu dharmawanita.kupangkab.go.id, agar senantiasa aktif dan up-to-date dalam menyajikan informasi terkini seputar kegiatan organisasi. Melalui materi yang disampaikan oleh Bapak Herman, berharap para pengurus dan pengelola media DWP Kabupaten Kupang dapat secara mandiri memproduksi serta mempublikasikan artikel berita berkualitas, sehingga portal resmi dharmawanita.kupangkab.go.id mampu menjadi sarana komunikasi dan transparansi publik yang handal. Sesi tanya jawab dalam rangkaian kegiatan Ketua DWP Kabupaten Kupang, Ny. Maria D. Sanam-Baba Nong Dalam penjelasannya menegaskan bahwa Terkait pengelolaan teknologi informasi, Ny. Maria mengungkapkan bahwa hak akses admin web untuk tingkat kecamatan dan OPD saat ini masih dibatasi. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa setiap berita dan informasi yang diterbitkan benar-benar edukatif, tersortir dengan baik, serta menjaga kualitas isi publikasi. Bagi masyarakat maupun anggota yang ingin memantau perkembangan program kerja dan berita terbaru, situs resmi DWP Kabupaten Kupang dapat diakses secara luas melalui tautan dharmawanita.kupangkab.go.id. Rangkaian kegiatan Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) serta pengelolaan media digital Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kupang yang berlangsung selama dua hari akhirnya resmi ditutup. Dalam sambutan penutupannya, Ketua DWP Kabupaten Kupang, Ny. Maria D. Sanam-Baba Nong, menyampaikan apresiasi dan harapannya agar seluruh peserta pelatihan ini dapat lebih memahami sistem E-Reporting dan penyusunan pemberitaan digital, serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara konsisten dalam pelaporan kinerja dan pengisian konten di situs resmi.
Dalam rangka mengisi kegiatan Pertemuan rutin DWP UP Kecamatan Bunguran Timur melakukan Sosialisasi Keluarga Tanggap Bencana (BPBD) Kabupaten Natunan. Sosialisasi Keluarga Tanggap Bencana (Keluarga Tangguh Bencana / KATANA) yang diselenggarakan bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan dari unit terkecil masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.Adapun latar belakang dilaksanakan kegiatan ini yaitu: Karakteristik Wilayah: Kabupaten Natuna memiliki kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang, hujan lebat disertai petir, banjir, gelombang pasang tinggi, abrasi pesisir, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim panas. Pengalaman Bencana: Sejumlah wilayah di Natuna (seperti Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Batubi, dan pulau-pulau penyangga) pernah mengalami kejadian ekstrem seperti banjir besar dan karhutla yang berdampak pada warga. Paradigma Pengurangan Risiko: Merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 dan prinsip Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK), penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah (respon setelah kejadian), tetapi harus dimulai dari kesadaran, pengetahuan, dan kemandirian keluarga sebagai lini pertahanan pertama. Kegiatan ini memiki tujuan yaitu: 1.Meningkatkan Kapasitas Keluarga: Membekali keluarga dengan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai manajemen bencana (tahap pra-bencana, saat tanggap darurat, dan pascabencana). 2.Membangun Budaya Sadar Bencana: Menanamkan kesadaran kolektif agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara aman dengan potensi bencana di lingkungan sekitarnya. 3.Mengurangi Risiko dan Kerugian: Menekan angka korban jiwa, kerusakan harta benda, serta dampak sosial-ekonomi akibat bencana melalui mitigasi dini di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini merupakan kegiatan gabungan antara DWP Dan PKK Kecamatan Bunguran Timur. Kegiatan ini menjadi sarana interaksi dan komunikasi yang efektif untuk memperkuat kebersamaan antar anggota DWP UP. Kecamatan Bunguran Timur Khususnya dan PKK Kecamatan Bunguran Timur dari berbagai tingkat (RT, RW, desa, atau kelurahan). Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Bunguran Timur melaksanakan kegiatan : Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga. Bidang Kegiatan : Hukum Kegiatan : Sosialisasi Keluarga Tanggap Bencana (BPBD) Kabupaten Natuna yang dilaksanakan pada: Hari / Tanggal :Sabtu, 17 Oktober 2026 Waktu : 13.00 WIB s/d Selesai Tempat : Aula Kantor Camat Bunguran Timur Acara : 1.Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Bunguran Timur dan 2.Sosialisasi Keluarga Tanggap Bencana (BPBD) Kabupaten Natuna Pakaian : Olahraga DWP Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Bunguran Timur Jumlah yang hadir : 10 orang Acara dihadiri oleh : Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Bunguran Timur sebanyak 10 orang Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini : 1.Keluarga dan Masyarakat Umum: Warga yang tinggal di kawasan-kawasan rawan bencana di berbagai kecamatan dan pulau penyangga/terluar di Kabupaten Natuna. 2.Kelompok Rentan: Melibatkan partisipasi aktif anggota keluarga, termasuk kelompok rentan (anak-anak, lansia, dan ibu hamil) dalam memahami jalur dan langkah evakuasi. 3.Pelajar dan Lingkungan Sekolah: Generasi muda melalui edukasi budaya sadar bencana yang menyasar pelajar di sekolah-sekolah setempat Yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini yaitu Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Natuna (BPPD) dan Tim dari Dinas Sosial yang menjadi narasumber tambahan pasca bencana. Agenda Pertemuan : 1.Pembukaan oleh Camat Bunguran Timur yaitu Bapak Syuparman, SE, MM. Selanjutkanya sambutan dari Ketua DWP UP Kecamatan Bunguran Timur oleh Ny. Raja Hatijah Syuparman. Camat Bunguran Timur menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan dan PKK Kecamatan Bunguran Timur telah mau hadir. Beliau juga menjelaskan ini merupakan kegiatan gabungan antara DWP Dan PKK Kecamatan Bunguran Timur. Kegiatan ini dalam upaya meningkatkan kesehatan jasmani dan mempererat tali silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan dan PKK Kecamatan Bunguran Timur. Kegiatan ini merupakan salah satu program yang menjadi Program Kerja DWP UP Kecamatan Bunguran Timur Bidang Sosial Budaya dan Program Kerja PKK Kecamatan Bunguran Timur Pokja IV. Dalam sambutannya, Camat Bunguran Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bersama ini serta terimakasih pada narasummber yang telah hadir dan berbagi ilmu. Beliau juga mengingatkan kesadaran tanggap bencana dan cara mengatasi saat terjadi bencana. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat merasakan manfaat positif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana yang efektif untuk menjalin kebersamaan dan keakraban di antara seluruh peserta, sehingga dapat meningkatkan semangat kerja dan produktivitas. 2.Yang menjadi peserta dalam kegiatan ini yaitu anggota DWP UP Kecamatan Bunguran Timur dan Anggota PKK Kecamatan Bunguran Timur. Untuk anggota DWP UP Kecamatan Bunguran Timur hadir sebanyak 10 orang 3.Menikmati snek yang telah disiapkan. 4.Pencabutan Undian Door Prize. Sasaran kegiatan perlombaan bola voli adalah: Anggota DWP dan PKK di tingkat kelurahan/desa dan kecamatan. Manfaat kegiatan ini yaitu:Sosialisasi Keluarga Tanggap Bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna memberikan berbagai manfaat penting, antara lain: 1.Meningkatkan Pemahaman Kesiapsiagaan: Membekali keluarga dan masyarakat dengan pengetahuan mengenai manajemen bencana, yang mencakup tahap pra-bencana, saat terjadi bencana, hingga pascabencana. 2.Meminimalkan Dampak Bencana: Membantu warga melakukan mitigasi dan langkah-langkah pencegahan yang tepat guna mengurangi risiko korban jiwa serta kerugian harta benda. 3.Membangun Budaya Sadar Bencana: Mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran tinggi terhadap potensi bencana di daerahnya dan mampu hidup berdampingan secara siaga dengan risiko tersebut. 4.Perlindungan Kolektif dan Kemandirian: Menciptakan ketahanan dan perlindungan bersama di tingkat keluarga serta mendorong peran aktif warga dalam proses penanggulangan bencana, termasuk di wilayah pulau penyangga (buffer zone). 5.Penyebarluasan Informasi: Menjadikan peserta sebagai agen yang dapat menyebarluaskan pengetahuan mitigasi bencana kepada lingkungan sekitar yang lebih luas. Kesimpulan Pertemuan/Kegiatan : 1.Keluarga sebagai Kunci Utama: Ketahanan daerah dalam menghadapi bencana sangat ditentukan oleh kesiapsiagaan pada level mikro, yaitu keluarga. Jika setiap keluarga memahami langkah penyelamatan diri dan mitigasi, dampak buruk bencana dapat diminimalkan. 2.Kolaborasi Multi-Pihak: Keberhasilan program sosialisasi ini memerlukan sinergi yang kuat antara BPBD Kabupaten Natuna, pemerintah kecamatan/desa, dunia usaha (seperti K3S), serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. 3.Mitigasi Berkelanjutan: Sosialisasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus ditindaklanjuti dengan simulasi rutin dan penerapan bangunan/lingkungan berbasis mitigasi di Kabupaten Natuna.
(Kota Pontianak) Pengurus DWP Kemenag Sukses Pandu Acara Pertemuan Gabungan DWP se Kota Pontianak. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Aula Rohana Muthalib Bapperida Kota Pontianak pada Jumat (9/10/2026). Bendahara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Pontianak, Ibu Muslimah Ahmad, sukses memandu acara sebagai Master of Ceremony (MC) dalam Pertemuan Rutin Gabungan DWP unsur pelaksana se-Kota Pontianak. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DWP Kota Pontianak, jajaran pengurus, serta ketua dan anggota DWP Unsur Pelaksana se-Kota Pontianak, termasuk Ketua DWP Kemenag Kota Pontianak, Ibu Citra Dewi Ruslan beserta pengurus. Berbalut Pakaian Seragam Dinas DWP, Ibu Muslimah Ahmad membawakan acara dengan penuh keceriaan dan semangat, menciptakan suasana pertemuan yang hidup dan interaktif. Selain arisan dan silaturahmi, acara ini juga diisi dengan Sosialisasi Pengolahan Lidah Buaya oleh narasumber ahli dari UPTD Agribisnis/Aloe Vera Center, yang memberikan wawasan edukatif mengenai potensi lokal bernilai ekonomis tinggi. Peran aktif ini menjadi wujud nyata komitmen pengurus DWP Kemenag dalam mendukung kesuksesan program kerja DWP secara inspiratif dan solid.
DHARMA WANITA PERSATUAN KEMENPERIN UPT BANDUNG -Pelaksanaan kegiatan pada : Hari, tanggal : Jum'at, 23 Oktober 2026 -Mengikuti Kegiatan : Donor Darah Yang diselenggarakan oleh Organisasi Mahasiswa (Menwa) Poltek STTT Bandung. -Keterangan Kegiatan : - Pembukaan, dibuka oleh MC - mendengarkan sambutan dari Bapak Arief Dewanto selaku Direktur Poltek STTT Bandung. - pemeriksaan peserta yg ingin mendonorkan darah - masing-masing pendonor sebelum mendonor darahnya di cek kesehatan dulu oleh para dokter yang bertugas - setelah semua melewati beberapa cek kesehatan, jika sudah dinyatakan ok oleh dokter, maka peserta bisa langsung mendonorkan darahnya di loket/tempat yang sudah disediakan -Yang hadir dalam kegiatan ini : 1. Ny. Yuyun Arief 2. Ny. Nitta Sutedja 3. Ny. Nunuk 4. Ny. Justin 5. Ny. Tya 6. Ny. Sofi 7. Ny. Selly 8. Ny. Nisya 9. Ny. Ririn. -DWP KEMENPERIN UPT Bandung yang mendonorkan darahnya : 1. Ny. Yuyun Arief 2. Ny. Sofi --Tujuan dari kegiatan ini adalah : - Tujuan utama dari kegiatan donor darah adalah untuk menyelamatkan nyawa orang lain dan memenuhi kebutuhan pasokan darah nasional, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah seperti korban kecelakaan, penderita kanker, anemia, thalasemia, hingga pasien yang menjalani operasi besar. Melalui satu kantong darah yang kita donorkan, kita dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa sekaligus. Selain bernilai sosial tinggi, kegiatan donor darah juga memberikan segudang manfaat nyata bagi kesehatan tubuh sang pendonor sendiri. - Manfaat dari Kegiatan ini adalah : • Menjaga Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah - Membantu mengurangi kekentalan darah dan menurunkan kadar zat besi berlebih yang dapat memicu stres oksidatif serta kerusakan pembuluh darah. Langkah ini terbukti efektif menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. • Menstimulasi Sel Darah Baru: Ketika darah dikeluarkan, sumsum tulang belakang akan langsung terangsang untuk memproduksi sel darah merah baru yang segar. Hasilnya, sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan tubuh terasa lebih bugar. • Menurunkan Kolesterol. - Membantu menekan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida di dalam tubuh. • Membantu Membakar Kalori Menariknya, setiap kali Anda mendonorkan sekitar 450 ml darah, tubuh dapat membakar hingga 650 kalori, yang sangat baik untuk membantu menjaga berat badan ideal. -Kegiatan donor darah juga sebagai salah satu cara menjaga Stok Darah Nasional, yaitu memastikan ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) atau bank darah rumah sakit selalu aman untuk kondisi darurat. Pembuat Laporan : Ny. Yasfi dan Ny. Yuyun
(Kota Pontianak) DWP Kemenag Kota Pontianak Sukses Jadi Petugas Pertemuan Rutin Gabungan serta Sosialisasi Pengolahan Lidah Buaya. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Aula Rohana Muthalib, Bapperida Kota Pontianak, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Pontianak, Ibu Citra Dewi Ruslan, beserta para pengurus dan anggota hadir dengan penuh semangat mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin Gabungan DWP se-Kota Pontianak. Istimewanya, pada kegiatan bulanan kali ini, jajaran pengurus dan anggota DWP Kemenag Kota Pontianak bertindak langsung sebagai petugas pelaksana acara (MC, Dirigen Lagu Mars DWP dan Pembaca Doa) yang sukses melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar. Acara ini diisi dengan Pertemuan Rutin Bulanan T.A. 2026 serta Sosialisasi Pengolahan Lidah Buaya yang menghadirkan narasumber ahli dari UPTD Agribisnis/Aloe Vera Center. Melalui pemaparan tersebut, para anggota mendapatkan wawasan berharga mengenai pemanfaatan potensi lokal tanaman lidah buaya yang bernilai ekonomis tinggi. Kehadiran dan peran aktif jajaran DWP Kemenag Kota Pontianak dalam balutan Pakaian Seragam Dinas DWP menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam mendukung setiap program kerja. Melalui kegiatan yang inspiratif dan bermanfaat ini, DWP se-Kota Pontianak diharapkan semakin solid, berdaya, serta terus menebar inspirasi positif bagi keluarga, masyarakat, dan kemajuan bangsa.
DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) UNIT DISDUKCAPIL KOTA BAUBAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Judul Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kota Baubau Bulan Oktober Tahun 2026 Hari / Tanggal : Sabtu, 24 Oktober 2026 Waktu Pelaksanaan : 10.30 - 12.30 Wita Tempat pelaksanaan : Aula Kantor Walikota Baubau Jl. Raya Palagimata Kelurahan Lipu Kecamatan Betoambari Jumlah Peserta : Kegiatan di hadiri oleh : 100 Orang Peserta. Terdiri dari : Pengurus dan Anggota DWP Kota Baubau Ketua DWP unit / Opd dan Anggota Ketua DWP Vertikal/ BUMD/ BLUD dan Anggota Ketua DWP Kecamatan dan Anggota Admin masing- masing DWP Unit, Vertikal, Kecamatan Pimpinan Kegiatan : Ny. Yulia Widiyarti Taufik Saidi ( Wakil Ketua I ) Latar Belakang dan Tujuan : Kegiatan Pertemuan Rutin DWP merupakan kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya anggota, mempererat tali silaturahmi sesama istri ASN di Kota Baubau. Kegiatan ini juga sebagai wadah penyebaran informasi dan rencana program kerja. Dalam rangka menyambut HUT DWP yang akan di laksanakan di bulan Desember. Dengan adanya kegiatan rutin , di jadikan sebagai sarana koordinasi dan persiapan berbagai kegiatan yang akan di laksanakan, dengan membahas pembentukan panitia, pembagian tugas, penyusunan jadwal acara dan kelengkapan pendukung lainnya agar acara berjalan dengan baik dan lancar. Uraian Kegiatan : Kegiatan di awali oleh pembukaan oleh MC, di lanjutkan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Hymne dan Mars DWP. Selanjutnya sambutan dan arahan oleh Ibu Yulia Widiyarti Taufik Saidi. Beliau menyampaikan dalam rangka HUT DWP ke 27 Tahun 2026, Yaitu : 1. DWP Mengajar : Kunjungan Ibu-Ibu DWP ke beberapa sekolah perwakilan PAUD ( sambil menunggu Konfirmasi ). 2. DWP Berdaya : a. Menyelenggarakan seminar kepribadian mendatangkan narasumber Nasional Soraya Haque dan Ibu Nunik dari LT Pro dan La Tulipe. Dengan biaya kontribusi peserta Rp. 135.000,-/ Orang yang akan dikembalikan dalam bentuk produk, sambil menunggu konfirmasi bantuan pendanaan dari mitra pemerintah daerah Bank sultra, untuk meringankan biaya kontribusi kegiatan. c. Lomba Kedai antara OPD / Instansi / Kecamatan, Lomba MC, Pemimpin lagu dan E-Reporting. 3. DWP Sehat : Pelaksanaan Vaksin HPV ( jika memungkinkan dengan biaya kontribusi Rp. 290.000,- / Vaksin / Orang di bagi dalam 3 tahap ( masih dalam tahap menunggu konfirmasi dan koordinasi yang akan melibatkan Dinas Kesehatan dan BPJS ). 4. DWP Peduli : sudah terlaksana dalam kegiatan Ulang Tahun Kota Baubau., dalam acara kande kandea / Pakandeana ana-ana maelu tanggal 17 Oktober 2026, melibatkan 6 orang anak Yatim Piatu. 5. Menetapkan Ketua Panitia HUT DWP, Ny. Yaya Wirayahman dan akan di rampungkan beserta seksi penyelenggara kegiatan di acara pertemuan Rutin berikutnya di bulan November. Acara di lanjutkan dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama. Kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar. Manfaat Kegiatan : Mempererat silaturahmi, solidaritas sesama anggota sebagai dukungan terhadap Pengurus dan anggota untuk kemajuan organisasi DWP Kota Baubau. Hasil Kegiatan : Membahas persiapan menyambut HUT DWP. Menyusun rencana dan kegiatan acara agar lebih terarah. Menetapkan Ketua Panitian beserta seksi acara, pembagian tugas dan tanggung jawab. Mempersiapkan perlengkapan, sarana untuk kegiatan acara HUT. Meningkatkan koordinasi demi kelancaran kegiatan HUT DWP. Penutup : Laporan ini di buat sebagai bentuk pertanggung jawaban kegiatan pertemuan DWP Kota Baubau untuk bulan Oktober.
• Nama Kegiatan: DWP Mengajar: Edukasi Literasi dan Karakter Anak Sejak Dini • Bidang: Pendidikan • Hari / Tanggal: Selasa, 19 Mei 2026 • Waktu: Pukul 08.00 WIB – 10.30 WIB • Tempat: Taman Kanak-Kanak (TK) Pembina Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. • Penyelenggara: DWP Unsur Pelaksana DWP bidang pendidikan • Jumlah Peserta: 82 murid dan 10 guru pendamping • Pengurus DWP yang Hadir: Ny. Yulince Mixnon Simamora,Ketua DWP Dinas Pendidikan Ny. Isabella Uweki Damanik Bidang Pendidikan, Ny. Angge Rinton Damanik, Ny.Mulyani Rudi Pangaribuan, Ny. Leli Edward Girsang, Ny. Sirovenesia Elianto Damanik, Ny. Julita Djamahaen Purba, Ny.Elmiaty Ronald Banjarnahor, Ny. Ruth Siswi Hutapea, Ny. Titi Rahardian, Ny. Charmeylia Franky Purba, Ny. Demsi Firdaus Girsang, Ny, Elba Pardomuan Dijabat, Ny.lydia Saragih, Ny. Juliana Saragih. Pada hari Selasa, 25 Mei 2026, Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) [Nama Instansi] melaksanakan program kerja unggulan DWP Mengajar bertempat di TK Pembina Parapat [ Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DWP beserta pengurus Bidang Pendidikan, serta diikuti dengan antusias oleh 82 Acara diawali dengan perkenalan hangat, pembacaan dongeng interaktif bertema kejujuran dan kepedulian sosial, serta sesi bermain sambil belajar mengenai pengenalan lingkungan bersih dan nilai-nilai antikorupsi sejak usia dini. Anak-anak juga diajak bernyanyi bersama dan menerima bingkisan alat tulis edukatif. Kegiatan DWP Mengajar ini bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dan keluarga dalam membangun budaya berintegritas, serta menumbuhkan karakter positif, keberanian, dan kepedulian anak-anak terhadap kepentingan publik. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada pihak sekolah serta sesi foto bersama. Laporan ini di tulis oleh Ny. Charmeylia Franky Purba
Kab. Lamandau]
Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas PUPRPERKIMTAN Kabupaten Lamandau
Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas PUPRPERKIMTAN Kabupaten Lamandau mengikuti kegiatan sebagai berikut :
Bidang : Sekretariat
Program : Informasi dan Humas
Jenis kegiatan : Penyampaian Informasi
Keterangan Program :
Hari : Kamis
Tanggal : 15 Oktober 2026
Pukul : 14.30 Wib s.d. selesai
Tempat : Aula BAPPERIDA Kabupaten Lamandau
Peserta : 85 orang yang terdiri atas Ketua DWP Unit beserta anggota dari berbagai unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau
Wakil Ketua DWP Unit Dinas PUPRPERKIMTAN Kabupaten Lamandau, Ny. Sri Rahayu Roni Novian, bersama enam orang anggota menghadiri Pertemuan Rutin Bulanan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lamandau pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di Aula BAPPERIDA Kabupaten Lamandau. Kegiatan dimulai pukul 14.30 WIB dan dihadiri sekitar 85 orang yang terdiri atas Ketua DWP Unit beserta anggota dari berbagai unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau.
Pertemuan rutin dipimpin oleh Wakil Ketua III DWP Kabupaten Lamandau, Ny. Dewiati Meigo, yang dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan keluarga, terutama di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Lamandau. Beliau mengimbau seluruh anggota untuk menggunakan masker saat beraktivitas, memenuhi kebutuhan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh, serta menghindari kegiatan membakar sampah maupun daun kering sebagai upaya mengurangi pencemaran udara.
Agenda kegiatan meliputi pertemuan rutin bulanan, sosialisasi kesehatan gigi, pengundian doorprize, serta penyampaian informasi penting terkait organisasi. Pada kesempatan tersebut, sosialisasi kesehatan gigi disampaikan oleh drg. Silvia Arlita. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kebiasaan sehari-hari, antara lain menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida, membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta memeriksakan kesehatan gigi secara berkala setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan gigi juga perlu diperhatikan selama masa kehamilan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu dan janin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota DWP semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga. Selain itu, pertemuan rutin ini menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, memperkuat koordinasi organisasi, serta mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP Kabupaten Lamandau. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.