e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/53615.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Trenggalek > SKPD Peternakan dan Perikanan

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 07-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Trenggalek

Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek
Bidang : Bidang Pendidikan
Program : Pendidikan Non Formal/Informal, Ceramah/Seminar

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek
2. Hari/Tgl : Rabu, 4 Maret 2026
3. Pukul : 15.45 – 17.30 WIB
4. Narasumber : Menteri Agama Republik Indonesia (Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar, MA)
5. Acara : Ngabuburit Bareng DWP
6. Media Kegiatan : Zoom Meeting dan Life Streaming Youtube Dharma Wanita Persatuan
7. Tempat : Rumah Masing-masing
8. Pakaian : Seragam Kerja Dharma Wanita
9. Pembawa Acara : Lilih Rahmawati

Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Pusat, Ibu Ida Rachmawati Budi Gunadi Sadikin

Salam hormat beliau sampaikan kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar, MA yang telah berkenan memberikan tauziyahnya untuk ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Republik Indonesia.

Beliau juga menyampaikan salam hormatnya kepada seluruh peserta acara tersebut.

Ucapan terima kasih beliau sampaikan kepada para Penasihat DWP Pusat atas supportnya sehingga terlaksananya acara tersebut.

Beliau menyampaikan rasa syukurnya yang tak terhingga atas rahmat Allah SWT dan Junjungan Nabi Agung Muhammad SAW.

Dalam sambutannya tersebut beliau mengajak ibu-ibu anggota DWP dalam setiap sholatnya untuk berkenan mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana mereka yang berada di daerah konflik di belahan lain bumi ini agar mereka mendapatkan kesabaran, kedamaian dan keselamatan.

Beliau juga mengajak semua anggota DWP untuk peduli kepada sesama dan aktif dalam berkegiatan sosial.

Di akhir sambutannya sekali lagi beliau menyampaikan terima kasihnya atas kesediaan Bapak Menteri Agama yang berkenan memberikan tauziahnya.
Dalam suasana di bulan Romadlon tersebut beliau juga mengajak ibu-ibu DWP seluruh Indonesia agar :
- Meningkatkan kualitas ibadahnya
- Memperbaiki diri
- Memperkuat Ketahanan Keluarga
- Membuat komitmen bahwa DWP sebagai organisasi perempuan yang sehat, berdaya, dan berdampak bagi sesama.

Hal-hal tersebut sesuai dengan tag line DWP sehat dan berdaya.

3. Dialog dengan Ketua DWP Pusat

Beliau menyampaikan program-program DWP, yaitu :
- DWP peduli
- DWP mengajar
- DWP sehat

Beliau menyampaikan adanya program DWP Mengajar memiliki tujuan ikut mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045.

Untuk program DWP Peduli, beliau menyampaikan adanya rencana program DWP Pusat ke Aceh Tamiang dengan membawa Al Quran dan sajadah.
Dimana pengalokasian Al Quran dan Sajadah tersebut sebagai berikut :
- 1.500 buah diberikan kepada penduduk Aceh
- 500 buah diberikan kepada penduduk Tapanuli Tengah

Dalam kesempatan tersebut beliau memohon ijin bahwa dana yang terkumpul di pusat akan dipergunakan untuk kegiatan sosial.

4. Tauziyah bersama Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar, MA

Bapak Nasaruddin Umar menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas antusiasme ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan yang hadir dalam acara tersebut yang terpancar dari raut wajahnya yang tampak segar dan bahagia.

Menurut beliau hal tersebut karena berkah Ramadhan, yakni kembali buka, kembali segar dan mungkin dosa-dosanya sudah dihapus oleh Ramadhan.
Karena Ramadhan memiliki makna dibakar habis.

Beliau menceritakan tentang sebuah hadist dialog antara Allah Ta’ala dan malaikat, ketika Allah SWT akan menciptakan suatu makhluk untuk ditempatkan di bumi :
- Ketika malaikat menanyakan tentang kemugkinan itu mengingat kondisi bumi yang tidak stabil, maka Allah Ta’ala menjawab akan menciptakan gunung sebagai pasak bumi sehingga menjadikan bumi berhenti bergerak tidak beraturan dan hanya berputar terarah.
- Kemudian malaikat bertanya kembali tentang hal yang bisa mengalahkan gunung, maka Allah Ta’ala menjawabnya dengan besi yang akan mengalahkan gunung.
- Kemudian malaikat menanyakan kembali tentang hal yang bisa mengalahkan besi, maka Allah Ta’ala menjawabnya dengan api yang membara.
- Kemudian malaikat menanyakan kembali tentang hal yang bisa mengalahkan api, maka Allah Ta’ala menjawab dengan air.
- Kemudian malaikat menanyakan kembali tentang hal yang bisa mengalahkan air, maka Allah Ta’ala menjawabnya dengan udara.
- Kemudian malaikat menanyakan kembali tentang hal yang lebih kuat yang bisa mengalahkan semua itu, maka Allah Ta’ala menjawabnya dengan orang suka memberi dengan iklas tanpa dilihat oleh tangan kirinya ketika tangan kanannya memberi.

Sesuai apa yang ada di dalam Al Quran, menurut beliau tingkatan ikhlas ada 2, yaitu :
1. Mukhlis Pada tingkatan ini seseorang yang ikhlas tapi masih suka dipuji orang lain dan masih membutuhkan motivasi untuk bisa ikhlas.
2. Mukhlas Seseorang pada tingkatan ini akan merasa sedih apabila dia mendapat pujian orang lain, karena amal kebaikannya tidak ingin diketahui orang lain.

Pada tingkatan Mukhlas, menurut beliau akan terbebas dari godaan iblis.
Mengingat sumpah iblis, bahwa iblis akan menggoda manusia sampai kapanpun kecuali mereka-mereka yang ikhlas sampai tingkat mukhlas.
Selain itu pada tingkatan ini seseorang akan bisa menikmati ibadah yang dia lakukan.

Menteri Agama memberikan nasihatnya bagi siapa saja yang mencurahkan hatinya hendaknya hanya kepada Allah SWT saja.
Dengan mengambil sajadah dan sujud berlama-lama di tengah malam adalah saat-saat yang mustajab untuk berdoa mencurahkan hati dan memohon kepada Allah Ta’ala.

Menurut beliau di dalam Al Quran disebutkan bahwa bagi yang mencurahkan hati kepada Allah Ta’ala maka beban yang menumpuk akan beterbangan laksana kapas.

Di akhir tauziahnya beliau berharap Romadhon yang sudah dipertengahan bulan ini kualitas keimanan dan ketaqwaan kita akan lebih kuat, dan nilai-nilai Romadhon terus tertanam di hati kita meskipun Ramadhan telah berlalu.

5. Pembacaan Doa oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

6. Penutup
Pembawa acara menyimpulkan bahwa :
Mukhlis adalah sosok manusia yang sedang menuju ikhlas.
Mukhlas adalah manusia yang sudah dimurnikan keikhlasannya oleh Allah SWT.

Dalam puasa kita belajar makna sebagai wanita kuat dengan hati yang terjaga

../images/kegiatan/53613.jpg
Info Baru

DWP JAWA BARAT > Dinas Pendidikan

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-03-2026

(E.XIII) Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 1 Panawangan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Nama kegiatan: Wakaf Al-Qur'an Hari/Tanggal: Sabtu, 7 Maret 2026 Waktu: Pukul 13.00 sd selesai Tempat: Masjid di sekitar sekolah, Daerah Panawangan Penyelenggara: DWP SMAN 1 Panawangan Bidang: Sosial Budaya Jumlah Partisipan dalam acara tersebut yaitu 32 orang. Pengurus DWP SMAN 1 Panawangan yang hadir 9 orang, yaitu: 1. Ny. Eli Komalasari (Sekbid Sosial Budaya) 2. Ny. Mia Sumiari Dewi (Operator) 3. Ny. Wati Siti Furwati (Anggota) 4. Ny. Silvi Fauziah (Anggota) 5. Ny. Tati Patonah (Anggota) 6. Ny. Dini Puspasari (Anggota) 7. Ny. Tintin Fatimah (Anggota) 8. Ny. Reni Sumiati (Anggota) 9. Ny. NurQonik (Anggota) Keterangan Kegiatan: Pada hari Sabtu tanggal 7 Maret 2026 pukul 13.00 sd selesai, anggota DWP SMAN 1 Panawangan sebanyak 9 orang menyelenggarakan kegiatan Bantuan Sosial yaitu berupa wakaf Al-Qur'an. Sebelumnya, dalam pelaksanaan Nuzulul Qur'an pada hari Jum'at tanggal 6 Maret 2026, anggota DWP mengumpulkanInfak, Uang infak tersebut dibelikan Al-Qur'an sebanyak 10 buah yang kemudian diwakafkan kepada Masjid yang berada di wilayah Panawangan. Ada 2 Masjid yang menjadi sasaran pemberian wakaf Al-Qur'an dengan masing-masing berjumlah 5 buah, yaitu: 1. Masjid At-Taqwa 2. Masjid Al-Muttaqin Anggota DWP mendistribusikan Al-Qur'an dengan cara mendatangi dan menyerahkan Al-Qur'an tersebut kepada ketua DKM di Masjid yang menjadi sasaran Wakaf. Manfaat/Tujuan: Hal tersebut dapat meningkatkan peran DWP dalam berkegiatan yang positif serta meningkatkan keterampilan dan pengalaman anggota DWP dalam mengelola kegiatan sosial dan keagamaan. Pembuat Laporan: Rima

../images/kegiatan/53612.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Sumenep > DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG KA. SUMENEP

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 07-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep memberikan santunan pendidikan dengan menyantuni anak Yatim di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, Yayasan/Panti Asuhan Amanah di desa Lenteng, kabupaten Sumenep. Bidang : Pendidikan Program Kerja : Santunan Pendidikan Kegiatan : Santunan Pendidikan anak Yatim Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan umum dan Tata Ruang kabupaten Sumenep yang dipimpin oleh ibu Ana Eri Susanto melaksanakan santunan pendidikan dalam menyantuni anak-anak yatim yang bertempat di yayasan/panti asuhan Amanah di desa Lenteng, kecamatan Lenteng kabupaten Sumenep pada hari Sabtu tanggal 7 Maret 2026, pukul 11.00 -12.00 WIB. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Dharma Wanita Persatuan dinas Pekerjaan umum dan Tata Ruang kabupaten Sumenep yang telah diprogramkan untuk dilaksanakan pada bulan Ramadhan tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua (ibu Ana Eri Susanto), wakil ketua (ibu Haryanto Effendi), serta 9 orang pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan umum dan Tata Ruang kabupaten Sumenep. Kegiatan pemberian santunan dan bingkisan kepada Yayasan/Panti Asuhan Amanah yang memiliki 15 orang (lima belas) orang anak asuh yang merupakan anak yatim berusia antara 5 sampai 15 tahun. Mereka masih menempuh pendidikan dasar di Paud dan Sekolah Menengah Dasar (SMP). Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kabupaten Sumenep selain memberikan santunan juga memberikan bahan pokok berupa 2 karung beras premium @2 kg, 1 kardus minyak Sunco Premium, 2 kardus mie instant dengan 2 (dua) varian berbeda serta 5 box kue untuk menjadi santapan pada saat buka puasa nanti. Adapun maksud dan Tujuan utama melaksanaan santunan anak yatim oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kabupaten Sumenep adalah sebagai implementasi perwujudan rasa kepedulian sosial dengan memberikan bantuan material dan moral (rasa empati dan kasih sayang) untuk meringankan kebutuhan hidup anak yatim serta mempererat tali silaturahmi dengan menjalin kedekatan antara anggota DWP Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep dengan masyarakat sekitar (khususnya anak yatim). Kedatangan Dharma Wanita Persatuan Dinas PUTR Kabupaten Sumenep ke desa Lenteng, tepatnya ke Yayasan/Panti Asuhan Amanah disambut dengan suka cita oleh anak-anak Panti Asuhan Amanah. Tampak senyum dan binar mata yang cerah ketika mereka (anak-anak panti asuhan) bersalaman dengan takdzim ke setiap anggota DWP PUTR yang datang. Selanjutnya Ketua DWP Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep melakukan tanya jawab, untuk menanyakan kondisi mereka di Panti dan juga mendengarkan cerita tentang keseharian dan proses belajar yang dialami oleh anak-anak panti asuhan Amanah. Dengan melakukan tanya jawab ini, ketua DWP Dinas PUTR Kab. Sumenep dapat mengetahui kesulitan yang mungkin dialami, mengetahui kebutuhan anak-anak Panti Asuhan Amanah dan langsung memberikan solusi. Ketua DWP Dinas PUTR menunjukkan kepada anggota yang lain bagaimana membentuk karakter sosial yang kuat dengan menunjukkan empati yang tinggi. Melalui program ini, DWP berusaha menjalankan peran kepedulian dengan menyantuni anak-anak di panti Asuhan Amanah. Kegiatan dilanjutkan dengan do’a bersama yang dipimpin oleh pimpinan dan penanggung jawab panti asuhan Amanah, yaitu Bapak Maulana. Ketua DWP Dinas PUTR kabupaten Sumenep meminta khusus do’a kepada anak-anak Panti Asuhan Amanah, agar mendo’akan bapak pembina DWP dinas PUTR kabupaten Sumenep beserta jajarannya agar selalu diberikan kelancaran, kemudahan dan kesuksesan dalam menjalankan tugasnya di kantor dan dalam melayani masyarakat Sumenep. Setelah do’a bersama dilakukan penyerahan santunan kepada 15 (lima belas anak-anak Panti Asuhan Amanah). Diharapkan santunan tersebut dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhannya di dalam menempuh pendidikan. Santunan dan bingkisan untuk kepentingan penyantunan anak-anak yatim, anak-anak panti asuhan dan fakir miskin serta masyarakat sekitar diberikan oleh Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dengan anak-anak panti asuhan Amanah, yang menunjukkan DWP Dinas PUTR kabupaten Sumenep adalah keluarga dari mereka.

../images/kegiatan/53611.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Parigi Moutong > SKPD DP3AP2KB

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-03-2026

Pada hari Jumat, 06 Maret 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial berupa pemberian sembako kepada anak-anak di Panti Asuhan Nur Reski Rahmat yang berlokasi di Jalan Magao Janggo, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial anggota Dharma Wanita Persatuan terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yang berada di panti asuhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama. Kegiatan bhakti sosial ini diikuti oleh Ketua DWP DP3AP2KB beserta anggota Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong. Kehadiran para anggota disambut dengan baik oleh pengurus panti asuhan serta anak-anak yang tinggal di panti tersebut. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara anggota Dharma Wanita Persatuan dengan masyarakat, khususnya dengan pengurus dan anak-anak di Panti Asuhan Nur Reski Rahmat. Adapun bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang terdiri dari beberapa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan telur yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak yang berada di panti asuhan. Bantuan sembako tersebut merupakan hasil dari partisipasi dan kepedulian anggota Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB yang secara bersama-sama mengumpulkan bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan secara materi, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta semangat berbagi di antara para anggota organisasi. Dengan adanya kegiatan bhakti sosial seperti ini, diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan dapat semakin memahami pentingnya kepedulian terhadap masyarakat sekitar, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Selain penyerahan bantuan sembako, kegiatan ini juga diisi dengan sesi silaturahmi dan interaksi antara anggota Dharma Wanita Persatuan dengan anak-anak panti asuhan. Para anggota menyempatkan diri untuk berbincang dan memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan, rajin belajar, serta terus berusaha meraih cita-cita di masa depan. Kehangatan dan kebersamaan terlihat dari antusiasme anak-anak yang menyambut kegiatan tersebut dengan penuh kegembiraan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti asuhan, baik dari segi bantuan kebutuhan pokok maupun dari dukungan moral yang diberikan oleh para anggota Dharma Wanita Persatuan. Kehadiran para anggota di tengah-tengah anak-anak panti asuhan diharapkan dapat memberikan semangat dan kebahagiaan tersendiri bagi mereka. Kegiatan bhakti sosial ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi dari program kerja Dharma Wanita Persatuan yang menekankan pentingnya peran anggota dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Sebagai organisasi yang menghimpun para istri aparatur sipil negara, Dharma Wanita Persatuan memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan yang bersifat sosial dan kemasyarakatan. Oleh karena itu, kegiatan seperti pemberian bantuan kepada panti asuhan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata organisasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam suasana bulan suci Ramadan, yang merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperbanyak amal kebaikan. Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan yang penuh berkah, sehingga banyak kegiatan sosial yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan berbagi seperti ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan di antara sesama. Para anggota Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dan semangat. Hal ini menunjukkan bahwa rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di antara anggota masih sangat kuat. Kebersamaan dalam melakukan kegiatan sosial seperti ini juga menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antar anggota organisasi sehingga tercipta suasana yang harmonis dan saling mendukung. Di sisi lain, pengurus Panti Asuhan Nur Reski Rahmat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Bantuan sembako yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti asuhan dalam beberapa waktu ke depan. Pengurus panti juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang sehingga semakin banyak pihak yang peduli terhadap keberadaan panti asuhan dan anak-anak yang tinggal di dalamnya. Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Organisasi ini tidak hanya berperan dalam mendukung kegiatan internal, tetapi juga aktif dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta semangat berbagi di lingkungan Dharma Wanita Persatuan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang berada di Panti Asuhan Nur Reski Rahmat. Ke depan, Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong diharapkan dapat terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan organisasi ini dapat terus berperan aktif dalam menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, serta solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian, keberadaan Dharma Wanita Persatuan tidak hanya dirasakan oleh para anggotanya, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar

../images/kegiatan/53610.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Gresik > DWP KECAMATAN TAMBAK

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 05-03-2026

Bidang : Bidang Sosial Budaya Program Kerja : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Taqwa HARMONI RELIGIUS DI BULAN RAMADHAN DALAM MENYAMBUT NUZUNUL QURAN: DHARMA WANITA DAN PKK BERSATU DALAM KHIDMAT TADARUS AL-QURAN GRESIK, TAMBAK – Gemuruh spiritualitas membahana di cakrawala Kecamatan Tambak saat mentari mulai condong ke arah barat pada Kamis siang, 5 Maret 2026. Halaman Pendopo Kecamatan Tambak yang biasanya menjadi saksi bisu urusan administratif, bertransformasi menjadi oase ketenangan saat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Tambak bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kecamatan Tambak dalam perhelatan akbar bertajuk Tadarus Al-Quran Kolektif. Kegiatan yang diinisiasi tepat pukul 14.00 WIB ini bukan sekadar pertemuan rutin organisasi, melainkan sebuah manifestasi luhur dari komitmen para penggerak perempuan dalam mengintegrasikan nilai-nilai langit ke dalam nafas pengabdian kemasyarakatan. Lantunan ayat-ayat suci yang menggema dari selasar pendopo merupakan refleksi dari kerinduan kolektif akan penguatan karakter yang berlandaskan spiritualitas. Kehadiran para ibu pengurus DWP dan kader PKK dari berbagai penjuru desa di wilayah Tambak menciptakan sebuah rajutan ukhuwah yang sangat erat. Dalam satu majelis yang inklusif ini, sekat-sekat struktural melebur dalam kekhusyukan bacaan Al-Quran, menunjukkan bahwa kekuatan koordinasi antarorganisasi tidak hanya dapat dibangun di atas meja rapat, tetapi juga melalui kedekatan batiniah dan interaksi langsung dengan kitab suci sebagai pedoman hidup universal. Filosofi di balik penyelenggaraan agenda ini melampaui aspek seremonial semata. Kegiatan ini merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan spiritual intelligence (kecerdasan spiritual) bagi setiap anggota, yang diharapkan mampu menjadi kompas moral dalam menjalankan peran ganda mereka sebagai pendamping aparatur sipil negara maupun sebagai motor penggerak kesejahteraan keluarga. Melalui metode simakan bersama yang mengedepankan ketepatan tajwid dan kedalaman pemaknaan, setiap ayat yang dilantunkan menjadi energi positif yang menyegarkan etos kerja dan soliditas sosial di lingkungan pemerintahan Kecamatan Tambak. Secara teknis, pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan indikator keberhasilan yang sangat signifikan. Kedisiplinan waktu dan antusiasme peserta yang melimpah menjadi bukti bahwa kebutuhan akan ruang literasi keagamaan di ruang publik sangatlah tinggi. Pemilihan lokasi di halaman pendopo yang terbuka memberikan aksesibilitas visual bagi masyarakat luas, sekaligus menyebarkan aura religiusitas yang menyejukkan ke seluruh penjuru kantor pemerintahan. Meski berjalan dengan penuh kekhidmatan, penyelenggara tetap mengedepankan aspek evaluatif, terutama terkait optimalisasi sarana pendukung teknologi audio di masa mendatang agar gaung syiar Al-Quran ini dapat menjangkau telinga dan hati setiap lapisan masyarakat dengan lebih presisi. Pertemuan lintas organisasi ini diakhiri dengan doa bersama yang memohon keberkahan bagi kemajuan daerah. Diharapkan, momentum Tadarus Al-Quran ini menjadi katalisator bagi transformasi sosial yang lebih luas, di mana setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh para perempuan penggerak di Kecamatan Tambak senantiasa selaras dengan nilai-nilai kejujuran, amanah, dan penuh integritas. Melalui langkah nyata ini, Kecamatan Tambak kembali meneguhkan posisinya sebagai wilayah yang tidak hanya maju secara fisik dan administratif, tetapi juga teguh dalam menjaga fundamen moral dan ukhuwah islamiyah di era modernitas.

../images/kegiatan/53609.jpg
Info Baru

DWP Kota Semarang > KECAMATAN SEMARANG SELATAN

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 07-03-2026

Kegiatan : Peringatan Nuzulul Qur’an

Hari /tgl : Sabtu, 7 Maret 2026

Pukul : 17.00 WIB s/d selesai

Tempat : Masjid Al-Hidayah Lamper Lor

Tema : Al-Qur’an Sebagai Pedoman Sumber Inspirasi Sukses Dalam Kehidupan

Pembicara : Bpk KH.Khairul Amin, AH

DWP Kecamatan Semarang Selatan yang di wakili oleh Ibu Nura Hasan menghadiri Kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Hidayah Lamper Lor Kecamatan Semarang Selatan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Lurah Lamper Lor, Bapak Noor Usman Hasan, SE. Tujuan dari peringatan nuzulul quran ini adalah untuk memperingati turunnya wahyu pertama Al-Quran sebagai petunjuk hidup, meningkatkan kecintaan dan pemahaman terhadap kitab suci, serta meneguhkan iman. Momen ini memotivasi umat Islam untuk membaca, merenungkan, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an, sekaligus sebagai sarana syiar dan intropeksi diri pada bulan Ramadhan.

Pengisian Tausyiah oleh Ustad KH.Khoirul Amin, AH

Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mukjizat melalui malaikat jibril. Kitab suci ini di transmisikan secara mutawatir dan membaca Al-Qur’an termasuk salah satu bentuk ibadah bagi umat Islam.

Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Oleh karena itu, seorang muslim tidak boleh mengabaikan atau meninggalkannya. Al-Qur’an mengandung hakikat-hakikat mendalam, seperti kalamullah dan mukjizat. Barang siapa yang menjadikannya pedoman hidup, ia akan berada di jalan yang lurus serta memperoleh keberkahan.

Bagi seorang muslim Al-Qur’an adalah kitab yang mulia dan sangat berharga. Ketika Al-Qur’an dibaca, dihafalkan, direnungkan, dan diamalkan, ia akan memberikan berbagai keutamaan. Salah satunya adalah melembutkan hati yang keras dan menenangkan jiwa yang gelisah.

Ajaran Al-Qur’an dirancang untuk membimbing manusia agar memiliki akidah yang benar, hukum yang adil, dan akhlak yang mulia. Dengan mengikuti ajarannya, manusia dapat mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Al-Qur’an juga merupakan mukjizat Rasulullah SAW, sebuah perkara luar biasa dari Allah yang tidak dapat ditandingi oleh siapapun. Sebagai umat islam , wajib bagi kita untuk mengimami, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an.

Untuk mengamalkan Al-Qur’an, langkah-langkahnya meliputi mempelajari cara membacanya (melalui metode seperti iqra’ atau Qiraati), memahami maknanya, merenungkan kandungannya, dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian , Al-Qur’an menjadi pedoman yang nyata dalam hidup manusia. Acara di tutup dengan do’a serta buka puasa bersama.

Acara selesai pada pukul 18.30 WIB.

../images/kegiatan/53608.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Malang > SKPD DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-03-2026

Bidang Sosial dan Keagamaan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menghadiri kegiatan Buka Bersama Anak Yatim yang diselenggarakan dalam bidang sosial dan keagamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 7 Maret 2026, bertempat di kediaman Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Malang bersama Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang, Ny. Sari Widiyanti Budiar. Kegiatan buka bersama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial serta wujud nyata implementasi nilai-nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitarnya. Momentum bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, memperbanyak amal kebaikan, serta menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Kehadiran Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai program sosial dan keagamaan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang. Selain itu, kehadiran tersebut juga menjadi wujud komitmen organisasi dalam memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang tidak hanya berperan dalam mendukung tugas dan kinerja aparatur pemerintah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Acara buka bersama ini berlangsung dalam suasana yang penuh kebersamaan, kekeluargaan, serta kehangatan. Sejak sore hari, para tamu undangan mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Anak-anak yatim yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan oleh panitia. Kehadiran para pengurus Dharma Wanita Persatuan dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang turut menambah semarak kegiatan tersebut. Kegiatan diawali dengan sambutan dari tuan rumah, yaitu Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang, Ny. Sari Widiyanti Budiar, yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan buka bersama ini. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Dharma Wanita Persatuan kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan moral. Beliau juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah singkat yang memberikan pesan-pesan keagamaan mengenai pentingnya berbagi dan menyantuni anak yatim. Dalam tausiah tersebut disampaikan bahwa menyantuni anak yatim merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Bahkan Rasulullah SAW menyampaikan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan beliau di surga. Suasana haru dan penuh kehangatan terasa ketika para peserta kegiatan berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim yang hadir. Para pengurus Dharma Wanita Persatuan dengan penuh kasih memberikan perhatian serta semangat kepada anak-anak tersebut agar tetap optimis dalam menjalani kehidupan dan terus semangat dalam menempuh pendidikan. Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa agar segala amal ibadah yang dilakukan di bulan suci Ramadhan diterima oleh Allah SWT. Doa tersebut juga dipanjatkan untuk memohon keberkahan, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalankan berbagai aktivitas dan pengabdian kepada masyarakat. Saat adzan Maghrib berkumandang, seluruh peserta kemudian berbuka puasa bersama dalam suasana yang penuh kebersamaan. Momen berbuka puasa ini menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan yang terjalin di antara seluruh peserta kegiatan, baik dari kalangan pengurus Dharma Wanita Persatuan maupun anak-anak yatim yang hadir. Setelah berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada mereka. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus memberikan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan. Kehadiran Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dalam kegiatan ini memberikan makna tersendiri bagi seluruh peserta. Hal ini menunjukkan bahwa Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang senantiasa mendukung dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan buka bersama anak yatim ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat berbagi dapat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan Dharma Wanita Persatuan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antar pengurus Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kepedulian sosial dapat terus menjadi bagian dari program kerja Dharma Wanita Persatuan, khususnya dalam bidang sosial dan keagamaan. Melalui berbagai kegiatan positif seperti ini, Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, harmonis, dan penuh rasa kebersamaan. Notulen : Ny.Eka Anwar

../images/kegiatan/53607.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Parigi Moutong > SKPD DP3AP2KB

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 03-03-2026

Pada hari Selasa, 03 Maret 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong melaksanakan kegiatan pertemuan rutin bulanan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan suasana kekeluargaan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari agenda rutin organisasi yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi antar anggota, serta memperkuat peran organisasi dalam membangun solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan kerja. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DWP DP3AP2KB Ny. Irma Suryani Irwan dan dihadiri oleh enam orang anggota Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong. Pertemuan rutin bulanan ini menjadi salah satu sarana penting bagi anggota untuk saling bertukar informasi, mempererat komunikasi, serta membahas berbagai kegiatan organisasi yang telah maupun yang akan dilaksanakan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kekompakan antar anggota, sehingga tercipta hubungan yang harmonis di lingkungan organisasi. Dalam suasana yang penuh keakraban, para anggota mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun dengan baik oleh pengurus. Agenda pertama dalam pertemuan tersebut adalah pemberian dana sosial berupa uang duka kepada Bendahara DWP DP3AP2KB Ny. Sri Rahyuni Imran atas meninggalnya ibunda beliau. Pemberian dana sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan solidaritas sosial yang dijunjung tinggi oleh anggota Dharma Wanita Persatuan. Melalui kegiatan ini, para anggota menunjukkan rasa empati dan dukungan moral kepada sesama anggota yang sedang mengalami musibah atau kedukaan. Kegiatan pemberian uang duka tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan antar anggota organisasi. Kehadiran dukungan dari rekan-rekan anggota diharapkan dapat memberikan kekuatan moral serta semangat kepada keluarga yang sedang berduka. Dalam lingkungan organisasi, nilai-nilai kebersamaan, saling peduli, serta rasa kekeluargaan menjadi hal yang sangat penting untuk terus dipupuk dan dijaga. Oleh karena itu, kegiatan pemberian dana sosial seperti ini merupakan salah satu wujud nyata dari implementasi nilai-nilai tersebut. Dana sosial yang diberikan kepada keluarga yang berduka bersumber dari iuran sosial anggota yang telah disepakati bersama sebelumnya. Iuran sosial ini dikumpulkan secara rutin sebagai bentuk komitmen anggota untuk saling membantu ketika ada anggota atau keluarga anggota yang mengalami musibah. Dengan adanya dana sosial tersebut, diharapkan setiap anggota dapat merasakan manfaat dari kebersamaan dan solidaritas yang terjalin di dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan. Selain memberikan bantuan secara materi, kegiatan ini juga memiliki makna yang lebih dalam, yaitu memperkuat rasa empati dan kepedulian antar sesama. Dalam kehidupan bermasyarakat maupun berorganisasi, kepedulian sosial merupakan salah satu nilai yang sangat penting untuk terus ditanamkan. Melalui kegiatan sederhana seperti pemberian uang duka, anggota organisasi dapat menunjukkan bahwa kebersamaan dan solidaritas tidak hanya diwujudkan dalam kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata. Setelah agenda pemberian dana sosial selesai dilaksanakan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda berikutnya yaitu buka puasa bersama. Kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar anggota Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong pada bulan suci Ramadan. Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan sosial serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan di lingkungan organisasi. Buka puasa bersama menjadi salah satu kegiatan yang sangat dinantikan oleh para anggota karena selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar anggota. Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, para anggota dapat saling berinteraksi, berbagi cerita, serta memperkuat rasa kekeluargaan yang telah terjalin selama ini. Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, diharapkan hubungan silaturahmi antar anggota semakin erat dan harmonis. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan seperti ini juga dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan organisasi, karena komunikasi yang baik antar anggota akan mendukung terciptanya kerja sama yang solid dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan organisasi. Selain itu, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi momentum untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Bulan Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi setiap individu untuk meningkatkan kualitas diri, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat hubungan dengan sesama. Dengan melaksanakan kegiatan buka puasa bersama, anggota Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong dapat merasakan kebersamaan dalam menjalankan ibadah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan organisasi. Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut terlihat dari interaksi yang hangat antar anggota. Para anggota mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kebahagiaan. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada kegiatan-kegiatan organisasi selanjutnya. Melalui pelaksanaan pertemuan rutin bulanan yang diisi dengan kegiatan sosial dan kebersamaan seperti pemberian dana sosial dan buka puasa bersama, Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong terus berupaya memperkuat nilai-nilai solidaritas, kepedulian, serta kebersamaan di antara para anggotanya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata peran organisasi dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung antar anggota. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta rasa kekeluargaan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan DP3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong dapat terus terjaga dan semakin kuat di masa yang akan datang. Selain itu, kegiatan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anggota untuk terus menumbuhkan sikap saling peduli, saling mendukung, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan berorganisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat

../images/kegiatan/53606.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Malang > SKPD DINAS PENDIDIKAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 07-03-2026

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kecamatan Dau Yang berada di bawah naungan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Sabtu, 7 Maret 2026 | Aula PGRI Kecamatan Dau | Peserta: 125 orang Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kecamatan Dau yang berada di bawah naungan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menyelenggarakan kegiatan Pengajian Bulan Ramadhan. Kegiatan ini mengusung tema “Mendidik Generasi Berakhlak di Era Modern: Peran Ibu sebagai Teladan Ibadah.” Tema tersebut dipilih sebagai bentuk penguatan peran perempuan, khususnya para ibu, dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat. Kegiatan pengajian dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 7 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula PGRI Kecamatan Dau. Kegiatan ini dihadiri oleh para anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kecamatan Dau, para guru, serta undangan lainnya. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini tercatat sebanyak 125 orang. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan dalam mengikuti kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadhan. Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara. Seluruh peserta kemudian bersama-sama membaca Basmalah sebagai tanda dimulainya kegiatan dengan harapan agar seluruh rangkaian acara mendapatkan keberkahan serta ridha dari Allah SWT. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan mars organisasi, yaitu Indonesia Raya, Mars Kabupaten Malang, serta Mars Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penanaman rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap daerah, serta rasa memiliki terhadap organisasi Dharma Wanita Persatuan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Tilawatil Qur’an, yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan tentang kewajiban menjalankan ibadah puasa bagi orang-orang yang beriman. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta mengenai pentingnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan ketakwaan. Memasuki acara berikutnya, yaitu sambutan dari Pengawas Kecamatan Dau. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh peserta yang hadir serta berharap agar ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan lancar dan penuh keberkahan hingga Hari Raya Idul Fitri. Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter anak. Pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab keluarga, khususnya seorang ibu sebagai sosok yang paling dekat dengan anak. Oleh karena itu, peran ibu sangat penting dalam memberikan teladan yang baik bagi anak-anaknya. Acara inti kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tausiah oleh Al Mukarom Ustadz Imam Muslim dari Karangploso. Dalam tausiah yang disampaikan, beliau menjelaskan tentang keutamaan bulan Ramadhan yang terbagi menjadi tiga fase utama. Fase pertama adalah sepuluh hari pertama yang disebut sebagai fase rahmat atau kasih sayang Allah SWT. Pada fase ini Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada seluruh umat yang menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan. Fase kedua adalah hari ke-11 hingga hari ke-20 yang merupakan fase maghfiroh atau ampunan dari Allah SWT. Pada fase ini umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Sedangkan fase ketiga adalah hari ke-21 hingga hari ke-30 yang dikenal sebagai fase pembebasan dari api neraka (itqun minan nar). Pada fase ini umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah serta memperbanyak doa dan amal kebaikan. Dalam tausiah tersebut juga disampaikan mengenai peran mulia seorang ibu dalam keluarga. Seorang ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Oleh karena itu seorang ibu hendaknya menjadi teladan yang baik bagi keluarga, terutama dalam hal ibadah, akhlak, dan sikap kehidupan. Ustadz Imam Muslim juga menyampaikan empat sifat yang sebaiknya dihindari oleh seorang ibu, yaitu Annanah (suka mengeluh), Mannanah (suka mengungkit kebaikan yang telah dilakukan), Baraqah (terlalu sibuk berhias hingga melupakan tugas utama), dan Haraqah (bersifat boros atau konsumtif). Nasihat ini menjadi pengingat bagi para peserta agar senantiasa memperbaiki diri dalam menjalankan peran sebagai ibu dan pendidik dalam keluarga. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dalam penggunaan media sosial. Di era digital saat ini, media sosial dapat memberikan manfaat apabila digunakan dengan bijak. Namun sebaliknya, penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu setiap individu diharapkan dapat menggunakan media sosial secara bijaksana dan bertanggung jawab. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan hadis Nabi Muhammad SAW mengenai delapan sifat manusia (Bani Adam) yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu empat sifat penghuni surga dan empat sifat penghuni neraka. Empat sifat penghuni surga antara lain wajah yang ramah, lidah yang berkata baik, hati yang bertakwa, serta tangan yang dermawan. Sedangkan empat sifat penghuni neraka adalah wajah yang masam, lidah yang kasar, hati yang keras, serta tangan yang pelit. Setelah rangkaian tausiah selesai, acara kemudian ditutup dengan doa bersama. Dalam doa tersebut seluruh peserta memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesempurnaan iman dan Islam, diberikan kekuatan untuk selalu melakukan kebaikan, serta memohon agar diberikan akhir kehidupan yang husnul khatimah. Kegiatan pengajian bulan Ramadhan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias hingga acara selesai. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kecamatan Dau dalam meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran sebagai ibu dan pendidik dalam keluarga. Notulen : Ny.Eka Anwar

../images/kegiatan/53605.jpg
Info Baru

DWP Kota Semarang > KECAMATAN SEMARANG SELATAN

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 06-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN SEMARANG SELATAN

Nama Kegiatan: Santunan Anak Yatim dan Duafa dalam Rangka Kegiatan BBGRM

Hari, Tanggal: Jumat, 6 Maret 2026

Waktu: 16.30 WIB s.d Selesai

Penyelenggara: LPMK Kelurahan Lamper Tengah

Dasar Kegiatan: Surat dari LPMK Kelurahan Lamper Tengah, Nomor: 005/08/III/026/LPMK, Tanggal 1 Maret 2026, Tentang Undangan Santunan Anak Yatim dan Duafa dalam Rangka Kegiatan BBGRM.

Hadir:Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Semarang Selatan

Undangan kepada: Camat Semarang Selatan,Lurah Lamper Tengah,Bhabinsa,Bhabinkamtibmas, Ketua Lembaga,RW.

Tempat: Balai Kelurahan Lamper Tengah, Jl. Nanas No.8, Semarang

Uraian:

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Semarang Selatan hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yang di wakili oleh Ibu Anjar Setio Putri selaku Pengurus Bidang Pendidikan, Ibu Annisa Dwijayanti Sartika,Ibu Elvi Dina selaku anggota.

Adapun susunan acara sbagai berikut:

1.Pembukaan

2.Sambutan Ketua LPMK Kelurahan Lamper Tengah (Bapak Daryo,A.md)

3.Sambutan dari Camat Semarang Selatan (Bapak Ronny T Nugroho,S.Sos.M.M.)

4.Santunan Anak Yatim dan Duafa

5.Ceramah tentang anak yatim (Bapak H. Tarmuji,S.Ag)

6.Pengisian acara hiburan kulintang

7.Lain-lain

8.Penutup

Santunan diberikan kepada warga Lamper Tengah, sejumlah 12 anak kaum duafa, dengan bantuan berupa sembako,makanan dan alat tulis.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT. Setiap amal ibadah yang dilakukan pada bulan ini dilipatgandakan pahalanya, termasuk menyantuni anak yatim piatu dan dhuafa. Menyantuni mereka di bulan Ramadhan tidak hanya memberikan manfaat bagi penerimanya, tetapi juga membawa banyak kebaikan bagi orang yang menyantuni.Beberapa keutamaan menyantuni anak yatim piatu dan dhuafa di bulan Ramadhan.

1. Pahala yang dilipatgandakan.

Bulan Ramadhan adalah waktu yang paling tepat untuk memperbanyak amal baik. Setiap perbuatan baik, termasuk menyantuni anak yatim piatu dan dhuafa, akan dilipatgandakan pahalanya. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda barang siapa yang melakukan amal baik di bulan Ramadhan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti melakukan amal baik di luar bulan Ramadhan. (HR. At-Tirmidzi)

2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT

Menolong dan menyantuni anak yatim piatu serta dhuafa adalah bentuk ibadah yang sangat disukai oleh Allah SWT. Dalam Al-Qur'an, Allah memerintahkan umat-Nya untuk memperhatikan nasib mereka yang membutuhkan. Menyantuni anak yatim dan dhuafa di bulan Ramadhan tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah.

3. Dekat dengan Rasulullah SAW di Surga

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menyantuni anak yatim, bahkan beliau menjanjikan kedekatan dengan dirinya di surga bagi orang yang melakukannya. Demikian yang dapat Kami laporkan, semoga di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, amal ibadah kita dapat terus ditingkatkan.

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID