e-Reporting LPPK menuju Center of Excellence

Blog Program Kerja (10 kegiatan terakhir)

../images/kegiatan/161627.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 08-07-2026

[B10]Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Banyuwangi

Telah mengadakan kegiatan :
Bidang : Pendidikan
Sub Bidang : Santunan Pendidikan
Program : SD/SederajatSD/Sederajat

Keterangan Program :
Kegiatan : Pembagian Santunan Pendidikan bersama Anggota DWP UPT PJJ Banyuwangi
Hari, Tanggal : Rabu, 08 Juli 2026
Waktu : 09.00 WIB – Selesai
Lokasi : Aula Kantor UPT PJJ Banyuwangi
Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur UPT PJJ Banyuwangi
Jumlah pengurus, anggota, dan tamu undangan yang hadir :
1. Pengurus DWP UPT PJJ Banyuwangi (15 orang) :
- Ibu Asri Sunaringsih Samsul (Ketua)
- Ibu Maya Praselina Adi (Wakil Ketua I)
- Ibu Fifi Anggraeni Aziz (Sekretaris I)
- Ibu Noordhiyanan Maipuri (Sekretaris II)
- Ibu Aulia Virgiawan (Bendahara 1)
> Bidang Pendidikan :
- Nona Puteri Dewi (Sekretaris)
- Ibu Gadis Bachtiar (Bendahara)
- Ibu Rudianto (Anggota)
- Nona Ihsanul Umi (Anggota)
> Bidang Ekonomi :
- Ibu Siti Suwarjo (Ketua)
- Ibu Wati Sunaryo (Bendahara)
- Ibu Rizqa Rahmi (Anggota)
- Ibu Putri Dian (Anggota)
> Bidang Sosial Budaya:
- Ibu Venda Lukman (Bendahara)
- Ibu Apriliya Susan Yayak (Anggota)
2. Anak Penerima Santunan Pendidikan ( 9 orang)
3. Tamu undangan dan lainnya di lingkungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur UPT PJJ Banyuwangi (15 orang)

Uraian Program :

Pendidikan merupakan pondasi utama dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas, namun tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Berangkat dari kepedulian tersebut, DWP UPT PJJ Banyuwangi menginisiasi program "DWP Mengajar" sebagai wujud nyata kepedulian dan kesetiakawanan sosial organisasi terhadap dunia pendidikan di lingkungan sekitar. Melalui rangkaian kegiatan pembagian santunan pendidikan ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran DWP tidak hanya sebatas organisasi pendamping suami, melainkan juga mitra aktif masyarakat dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yang membutuhkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP dalam suasana kekeluargaan yang hangat di lingkungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur UPT PJJ Banyuwangi.

DWP UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Banyuwangi mengadakan kegiatan ini untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan, sekaligus memberikan motivasi dan semangat belajar agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan dengan lebih baik. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan empati di kalangan pengurus dan anggota DWP terhadap sesama, memperkokoh solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi, serta menjadi sarana pengabdian nyata bagi masyarakat di lingkungan sekitar. Pada akhirnya, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan di lingkungan UPT PJJ Banyuwangi serta menjadi energi tambahan bagi para Ibu untuk terus membangun ketahanan keluarga yang tangguh sekaligus menjadi pendamping yang penuh semangat bagi suami dalam mengabdi kepada masyarakat.

Susunan Acara dan Penjelasan secara terperinci :

1. Pukul 09.00 – 09.10 WIB : Kedatangan dan Registrasi Peserta.
Anak-anak penerima santunan beserta orang tua/wali dan tamu undangan tiba di Aula Kantor UPT PJJ Banyuwangi. Pengurus DWP menyambut dengan hangat di pintu masuk aula, mempersilakan mengisi daftar hadir, dan mengarahkan peserta menuju tempat duduk yang telah disediakan. Sesi ini menjadi momen awal untuk mencairkan suasana sekaligus memastikan seluruh anak merasa nyaman sebelum acara inti dimulai.

2. Pukul 09.10 – 09.20 WIB : Pembukaan dan Sambutan
Selaku MC/perwakilan DWP, Ibu Siti Suwarjo, membuka acara dengan santai namun sopan. Lalu dilanjutkan pemberian sambutan dari Ibu Ketua, Ibu Asri Sunaringsih Samsul, memberikan sambutan singkat yang berfokus pada tujuan diselenggarakannya program "DWP Mengajar" berupa pembagian santunan pendidikan ini, sekaligus mengajak seluruh anak-anak untuk terus bersemangat menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Beliau juga bisa memperkenalkan bahwa DWP ini adalah perkumpulan ibu-ibu yang suaminya bekerja membangun infrastruktur jalan, agar anak-anak mengenal profesi tersebut dengan cara yang sederhana.

3. Pukul 09.20 – 09.30 WIB : Simbolis Santunan dan Doa Penutup
Penyerahan santunan pendidikan oleh Ketua DWP UPT PJJ Banyuwangi Ibu Asri Sunaringsih Samsul, yang dilakukan secara simbolis di Aula Kantor UPT PJJ Banyuwangi, dengan memanggil beberapa anak secara bergiliran untuk menerima bantuan langsung dari jajaran pengurus DWP. Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu anggota DWP, memohon keberkahan bagi pendidikan anak-anak serta keselamatan bagi keluarga besar UPT PJJ Banyuwangi.

4. Pukul 09.30 – 09.35 WIB : Foto Bersama dan Penutupan
Sesi dokumentasi dilakukan bersama seluruh anak penerima santunan, orang tua/wali, dan pengurus DWP di area Aula Kantor UPT PJJ Banyuwangi. Foto diambil dengan suasana ceria dan penuh kebersamaan. Ibu Siti Suwarjo selaku MC kemudian menyampaikan ucapan terima kasih dan menutup rangkaian acara secara resmi, dilanjutkan dengan anggota DWP mengantar dan berpamitan kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

Pembuat Laporan : Ibu Fifi Anggraeni Aziz selaku Operator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah UPT PJJ Banyuwangi

../images/kegiatan/161626.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Tebo > OPD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tebo mengikuti Pertemuan Bulanan PKK Kabupaten Tebo di Aula Utama Kantor Bupati Tebo pada tanggal 16 Juli 2026.

../images/kegiatan/161625.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 16-07-2026

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan: Budaya Cinta Lingkungan

Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Kamis, 16 Juli 2026
3 Pukul : 07.30 WIB – 09.00 WIB
4 Peserta : ibu-ibu anggota DWP UPT PSTW Bondowoso
5 Lokasi : Ladangku UPT PSTW Bondowoso
6 Acara : Berkebun bersama PM

Rincian Kegiatan
1. 07.30 WIB – 07.45 WIB Mempersiapkan peralatan untuk berkebun
2. 07.45 WIB - 08.00 WIB Mengajak Penerima Manfaat (PM) lansia menuju area kebun dengan tetap memperhatikan keamanan dan kondisi fisik masing-masing.
3. 08.00 WIB - 09.00 WIB Melakukan perawatan tanaman, seperti menyiangi rumput liar, memangkas daun yang kering, dan memeriksa kondisi tanaman.

Pada hari Kamis, 16 Juli 2026 pukul 07.30–09.00 WIB, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan berkebun bersama Penerima Manfaat (PM) lansia di area Ladangku UPT PSTW Bondowoso. Kegiatan diawali dengan mempersiapkan berbagai peralatan berkebun, seperti cangkul kecil, sekop, gembor, dan perlengkapan lainnya yang diperlukan agar proses berkebun dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta.

Selanjutnya, ibu-ibu anggota DWP mendampingi PM lansia menuju area kebun dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan kemampuan fisik masing-masing. Setelah seluruh peserta berada di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan perawatan tanaman, meliputi menyiangi rumput liar, memangkas daun-daun yang telah mengering, serta memeriksa kondisi tanaman untuk memastikan pertumbuhannya tetap optimal. Seluruh kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan memberikan kesempatan kepada PM untuk berpartisipasi sesuai kemampuan mereka.

Kegiatan berkebun bersama ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik ringan yang bermanfaat bagi kesehatan lansia, sekaligus memberikan stimulasi mental melalui kegiatan yang produktif dan menyenangkan. Selain membantu menjaga kebersihan dan kesuburan kebun, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara anggota DWP dan PM lansia serta menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan pemanfaatan lahan produktif di UPT PSTW Bondowoso.

../images/kegiatan/161624.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Musi Rawas > kECAMATAN TPK

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-07-2026

Laporan : ( KABUPATEN MUSI RAWAS ) DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN TIANG PUMPUNG KEPUNGUT KABUPATEN MUSI RAWAS DWP Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut mengikuti kegiatan sebagai berikut 1. Bidang : Sekretariat 2. Program Kerja : Penataan Organisasi / Manajemen 3. Tema : Sosialisasi dan Evaluasi E- Reporting 4.Hari / Tanggal : Kamis / 16 Juli 2026 Waktu : 08 : 30 s.d Selesai 5.Jumlah peserta yang hadir : 110 Peserta 6.Tempat Kegiatan: Gedung Sekretariat DWP Kabupaten Musi Rawas 7.Petugas : OPD PERKIM, OPD Kesbangpol, Kecamatan Muara Beliti dan Kecamatan BTS Ulu Cecar 8.Narasumber : Ny. hartiny Fadli dari Sekretaris DWP Kab Musi Rawas 9.Sasaran : Seluruh Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Rawas 10.Penanggung jawab: Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Rawas 11.Pihak yang terlibat : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Rawas dan seluruh DWP SKPD dan DWP Kecamatan Kabupaten Musi Rawas 12.Perwakilan DWP Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut yang hadir : 2 Orang 1. Ny. Mariani Saipul ( Ketua DWP ) 2. Zabania Ulfa ( Sekretaris) Susunan Acara a. Pembukaan b. Menyanyikan lagu Indonesia Raya Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan c. Sambutan dari Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Musi Rawas d. Penyampaian Materi Sosialisasi dan Evaluasi E-Reporting e. Sesi tanya-jawab f. Foto bersama g. Penutup 5. Doa Perkuat pelaporan E-Reporting Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Rawas Gelar Sosialisasi dan Evaluasi E-Reporting. Musi Rawas, Kamis 16 Juli 2026, Dalam rangka mempererat tali silaturrahmi, meningkatkan kebersamaan antar anggota sekaligus melaksanakan program Kerja Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Kabupaten Musi Rawas menggelar kegiatan Sosialisasi dan Evaluasi E-Reporting di gedung Sekretariat DWP Kabupaten Musi Rawas pada hari kamis, 16 Juli 2026. Pada kesempatan ini kegiatan diisi dengan materi Sosialisasi dan Evaluasi E-Reporting DWP yang disampaikan oleh Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Rawas Ny. Hartiny Fadli yang menjelaskan bahwa E- Reporting merupakan sistem pelaporan berbasis digital yang digunakan untuk mencatat, mengelola dan menyampaikan laporan kegiatan secara online. Yang tujuannya untuk mempermudah proses pelaporan dan mewujudkan data yang akurat, transparan dan terdokumentasi dengan baik. Sehingga memudahkan monitoring dan evaluasi untuk kemajuan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Rawas Mantap dan berkelanjutan. kegiatan ini berjalan dengan baik dalam suasana penuh kekeluargaan dan partisipasi aktif dari Anggota Dharma Wanita Persatuan yang hadir

../images/kegiatan/161623.jpg
Info Baru

DWP JAWA TIMUR > SKPD Dinas Sosial

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 16-07-2026

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur

Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan: Budaya Cinta Lingkungan

Keterangan Program
1 Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
2 Hari/Tanggal : Kamis, 16 Juli 2026
3 Pukul : 09.00 WIB – selesai
4 Peserta : ibu-ibu anggota DWP UPT PSTW Bondowoso
5 Lokasi : Ladangku UPT PSTW Bondowoso
6 Acara : Panen hasil kebun sayuran

Rincian Kegiatan
1. 09.00 WIB – 09.15 WIB Mempersiapkan peralatan untuk panen
2. 09.15 WIB - 10.00 WIB Memanen sayuran yang sudah siap untuk dipanen

Pada hari Kamis, 16 Juli 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan panen hasil kebun sayuran di area Ladangku UPT PSTW Bondowoso. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh ibu-ibu anggota DWP sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mendukung pemanfaatan lahan produktif di lingkungan UPT. Sebelum memulai panen, seluruh peserta terlebih dahulu mempersiapkan berbagai peralatan yang diperlukan agar kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan efisien.

Setelah seluruh perlengkapan siap digunakan, kegiatan dilanjutkan dengan memanen berbagai jenis sayuran yang telah memasuki masa panen. Para anggota DWP memetik sayuran secara hati-hati sesuai dengan teknik panen yang baik sehingga kualitas hasil panen tetap terjaga. Selama kegiatan berlangsung, para peserta saling bekerja sama dan bergotong royong sehingga proses panen dapat diselesaikan dengan lancar serta menciptakan suasana yang penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, anggota DWP memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan hasil kebun sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan yang produktif. Hasil panen yang diperoleh diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan di lingkungan UPT PSTW Bondowoso, sekaligus menjadi wujud dukungan DWP terhadap program ketahanan pangan, penghijauan, dan pemberdayaan lingkungan melalui kegiatan berkebun yang berkelanjutan.

../images/kegiatan/161622.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Wonosobo > Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

  • Oleh: Bid.Sosial Budaya
  • 10-07-2026

LAPORAN KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN BAPPEDA KABUPATEN WONOSOBO

Anjangsana ke Rumah Singgah Yayasan Dzikrul Ghofilin Kecamatan Wadaslintang

Pembukaan

Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappeda Kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan anjangsana ke Rumah Singgah Yayasan Dzikrul Ghofilin yang berlokasi di Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian agenda Rapat Kerja DWP Bappeda Kabupaten Wonosobo yang diselenggarakan pada Jumat, 10 Juli 2026, dengan pelaksanaan anjangsana berlangsung pada pukul 09.15 WIB hingga 10.45 WIB.

Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai Dharma Wanita Persatuan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas anggota, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang sedang menjalani proses pemulihan kesehatan jiwa. Melalui kunjungan ini, anggota DWP Bappeda diharapkan dapat memahami bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama untuk memperoleh perhatian, kasih sayang, serta kesempatan untuk bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Rumah Singgah Yayasan Dzikrul Ghofilin dipilih sebagai lokasi anjangsana karena yayasan tersebut telah memberikan kontribusi besar dalam pendampingan dan rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui pendekatan spiritual, sosial, dan medis. Kehadiran rombongan DWP Bappeda disambut dengan hangat oleh pengurus yayasan beserta para penghuni rumah singgah.

Isi Kegiatan

Sesampainya di lokasi, rombongan DWP Bappeda Kabupaten Wonosobo diterima oleh pengurus Yayasan Dzikrul Ghofilin yang kemudian memberikan penjelasan mengenai sejarah berdirinya yayasan, perkembangan pelayanan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendampingi para pasien.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Yayasan Dzikrul Ghofilin berdiri pada tahun 2003. Yayasan ini didirikan oleh Ibu Utiyah, seorang perempuan yang memiliki kisah hidup sangat inspiratif. Beliau merupakan mantan penyintas gangguan kejiwaan yang berhasil pulih dari kondisi yang pernah dialaminya. Pengalaman pribadi tersebut menjadi titik balik yang mendorong beliau untuk mengabdikan hidupnya membantu orang-orang yang mengalami kondisi serupa agar dapat memperoleh kesempatan untuk sembuh dan kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Semangat kemanusiaan yang dimiliki pendiri yayasan menjadi pondasi utama dalam membangun Rumah Singgah Dzikrul Ghofilin. Dengan penuh kesabaran dan ketulusan, yayasan terus berkembang hingga mampu menampung ratusan pasien dari berbagai daerah.

Saat ini, jumlah pasien yang menjalani pembinaan di yayasan mencapai 152 orang, terdiri atas 90 pasien laki-laki dan 62 pasien perempuan. Tidak hanya berasal dari Kabupaten Wonosobo, penghuni rumah singgah juga datang dari berbagai wilayah di luar daerah, bahkan sebagian besar berasal dari kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Hal tersebut menunjukkan bahwa keberadaan Yayasan Dzikrul Ghofilin telah dikenal luas sebagai salah satu tempat rehabilitasi berbasis spiritual yang dipercaya oleh masyarakat.

Pengurus yayasan juga menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman selama melakukan pendampingan, sekitar 80 persen gangguan kejiwaan yang dialami pasien dipicu oleh depresi, terutama akibat putus cinta, perceraian, tekanan hidup, serta persoalan keluarga. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh kemampuan seseorang dalam mengelola emosi, menghadapi tekanan hidup, serta memperoleh dukungan dari lingkungan sekitar.

Metode rehabilitasi yang diterapkan di Yayasan Dzikrul Ghofilin memadukan pendekatan spiritual dengan pelayanan kesehatan. Salah satu metode utama yang diterapkan adalah terapi zikir, yaitu mengajak para pasien untuk senantiasa mengingat Allah SWT sebagai bentuk penguatan mental dan spiritual. Melalui aktivitas ibadah, pembiasaan zikir, pembinaan akhlak, serta suasana religius yang kondusif, para pasien secara bertahap dibimbing agar memperoleh ketenangan hati dan mampu mengendalikan kondisi psikologisnya.

Pendekatan spiritual tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan didukung oleh pelayanan medis yang memadai. Yayasan secara rutin bekerja sama dengan dokter spesialis kejiwaan yang melakukan pemeriksaan dan pemantauan kondisi pasien secara berkala. Sinergi antara terapi medis dan pembinaan spiritual menjadi salah satu faktor penting dalam proses pemulihan para penghuni rumah singgah.

Meskipun telah banyak membantu proses rehabilitasi pasien, pengurus yayasan mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi. Salah satu kendala terbesar adalah adanya pasien yang pada awalnya masih mendapatkan perhatian dari keluarga, namun setelah beberapa bulan menjalani perawatan justru kehilangan komunikasi dengan keluarga mereka. Bahkan terdapat kasus di mana pasien tidak lagi diakui atau ditinggalkan oleh keluarganya. Kondisi tersebut tentu menjadi beban psikologis tersendiri bagi pasien maupun pengurus yayasan yang selama ini berupaya memberikan pendampingan secara maksimal.

Informasi tersebut memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi seluruh anggota DWP Bappeda Kabupaten Wonosobo mengenai pentingnya menjaga keharmonisan keluarga, memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental, serta menghilangkan stigma negatif terhadap penyintas gangguan jiwa.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, rombongan DWP Bappeda juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Yayasan Dzikrul Ghofilin. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penghuni rumah singgah sekaligus menjadi bentuk dukungan moral agar yayasan terus bersemangat menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaannya.

Selain penyerahan bantuan, anggota DWP juga berinteraksi secara langsung dengan beberapa penghuni yayasan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak selama kegiatan berlangsung. Percakapan sederhana, senyum, serta perhatian yang diberikan kepada para pasien menjadi pengalaman yang sangat menyentuh sekaligus mengingatkan bahwa setiap manusia membutuhkan kasih sayang dan penerimaan dari lingkungannya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima kunjungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh anggota DWP. Banyak peserta mengaku memperoleh inspirasi dari perjuangan Ibu Utiyah dalam mengubah pengalaman hidup yang sulit menjadi ladang amal melalui pendirian yayasan. Ketulusan beliau membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Melalui anjangsana ini, anggota DWP juga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini, memperkuat hubungan keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai empati kepada sesama tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi seseorang.

Penutup

Kegiatan anjangsana Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kabupaten Wonosobo ke Rumah Singgah Yayasan Dzikrul Ghofilin Kecamatan Wadaslintang berlangsung dengan lancar, penuh kehangatan, dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memperluas wawasan anggota mengenai pentingnya kesehatan mental, peran keluarga dalam proses penyembuhan, serta besarnya arti kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian Dharma Wanita Persatuan kepada masyarakat. Melalui aksi nyata berupa kepedulian, empati, dan semangat berbagi, DWP Bappeda Kabupaten Wonosobo diharapkan mampu terus memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan serta kebersamaan. Dengan demikian, semangat pengabdian yang menjadi salah satu nilai utama Dharma Wanita Persatuan akan terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Wonosobo.



../images/kegiatan/161621.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Kampar > DWP SEKRETARIAT DAERAH

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 16-07-2026

Pertemuan rutin bulanan Dharma Wanita Unsur Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar untuk bulan Juli dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2026, dengan kegiatan Sosialisasi AD/ART Dharma Wanita Persatuan. Acara Sosialisasi dilaksanaka pada pukul 13.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Utama Lt. 3 Kantor Bupati Kampar dengan Narasumber Ny. Dwi Yandiarto. AD/ART Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan pedoman dasar bagi seluruh anggota dan pengurus dalam menjalankan roda organisasi. AD/ART DWP ini mengatur segala aspek kehidupan organisasi, mulai dari tujuan, struktur, hak dan kewajiban anggota. AD/ART DWP juga mengatur ketentuan penggunaan atribut organisasi (seperti lambang, pakaian seragam, hymne dan mars) serta sumber pendanaan. Keuangan organisasi bersumber dari iuran anggota, sumbangan tidak mengikat dan usaha yang sah. Dharma wanita persatuan adalah organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan para istri ASN atau ASN perempuan. Organisasi ini didirikan pada 7 Desember 1999. Organisasi ini bersifat mandiri, demokratis dan bergerak dibidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya. Pelaksana kegiatan bulan ini adalah Bagian Administrasi Pembangunan dan dihadiri langsung oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretairat Daerah Kabupaten Kampar, ibu-ibu pengurus dan ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Acara terakhir diisi dengan pembagian dorprice yang disiapkan langsung oleh Ibu ketua dan panitia.

../images/kegiatan/161620.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Wonosobo > Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

  • Oleh: Sekretariat
  • 10-07-2026

LAPORAN KEGIATAN

RAPAT KERJA DAN KUNJUNGAN DHARMA WANITA PERSATUAN BAPPEDA KABUPATEN WONOSOBO KE KECAMATAN WADASLINTANG

1. Pembukaan

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan antaranggota, sekaligus melaksanakan program kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappeda Kabupaten Wonosobo, pada Jumat, 10 Juli 2026, DWP Bappeda Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja dan Kunjungan ke Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di Kantor Bappeda Kabupaten Wonosobo, kemudian seluruh peserta berangkat bersama menuju Kecamatan Wadaslintang menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting DWP Bappeda karena tidak hanya berisi rapat kerja rutin organisasi, tetapi juga dipadukan dengan kegiatan sosial melalui kunjungan ke Yayasan Dzikrul Ghofilin, anjangsana, serta kegiatan kebersamaan di kawasan Waduk Wadaslintang. Mengusung semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial, seluruh anggota mengenakan seragam batik Dharma Wanita Persatuan sesuai ketentuan. Sebelum keberangkatan dilakukan absensi peserta, pengecekan perlengkapan dan bingkisan, serta doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat bagi semua pihak.

2. Isi Kegiatan

Perjalanan menuju Kecamatan Wadaslintang berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Selama perjalanan, para anggota memanfaatkan waktu untuk saling berbincang dan mempererat komunikasi antaranggota. Setibanya di lokasi pertama, rombongan langsung menuju Rumah Singgah Yayasan Dzikrul Ghofilin di Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang.

Kegiatan anjangsana diawali dengan sambutan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kabupaten Wonosobo yang menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi dengan penghuni yayasan. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan sosial merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Dharma Wanita Persatuan, yaitu meningkatkan kepedulian terhadap sesama, memperkuat rasa empati, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai wujud kepedulian tersebut, DWP Bappeda menyerahkan bantuan dan bingkisan secara simbolis kepada pengelola Yayasan Dzikrul Ghofilin. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan para penghuni yayasan sekaligus menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang dari keluarga besar DWP Bappeda Kabupaten Wonosobo. Selain penyerahan bantuan, anggota DWP juga melakukan interaksi secara langsung dengan para penghuni yayasan melalui ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Suasana haru dan penuh keakraban begitu terasa ketika para anggota berbincang, mendengarkan cerita, serta memberikan motivasi kepada penghuni yayasan agar tetap semangat menjalani kehidupan.

Kegiatan sosial tersebut memberikan pengalaman berharga bagi seluruh anggota DWP. Melalui kunjungan ini, para peserta diingatkan bahwa keberadaan organisasi tidak hanya berorientasi pada kegiatan internal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Nilai kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan menjadi pesan utama yang ingin diwujudkan dalam kegiatan anjangsana tersebut.

Setelah rangkaian kunjungan sosial selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja rutin DWP Bappeda yang dilaksanakan secara santai di kawasan Kecamatan Wadaslintang. Pertemuan rutin ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah berjalan sekaligus memperkuat koordinasi antaranggota dalam melaksanakan berbagai agenda organisasi pada bulan-bulan berikutnya.

Dalam rapat kerja dibahas berbagai program yang telah dilaksanakan serta rencana kegiatan mendatang. Ketua DWP Bappeda mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan partisipasi dalam setiap kegiatan organisasi, menjaga kekompakan, serta terus mendukung pelaksanaan program-program Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Wonosobo. Selain itu, anggota juga saling bertukar pendapat dan memberikan berbagai masukan demi meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan organisasi sehingga semakin memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

Usai rapat kerja, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Dermaga Waduk Wadaslintang. Perjalanan singkat tersebut memberikan kesempatan bagi peserta menikmati suasana pedesaan yang asri dengan panorama alam yang indah. Sesampainya di dermaga, kegiatan dilanjutkan dengan wisata perahu atau jelajah Waduk Wadaslintang.

Kegiatan jelajah waduk menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan oleh peserta. Seluruh anggota menaiki perahu dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, termasuk menggunakan perlengkapan keselamatan yang telah disediakan. Selama perjalanan menyusuri waduk, peserta dapat menikmati panorama alam yang memukau dengan hamparan air yang luas, udara yang sejuk, serta perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan waduk. Keindahan alam Wadaslintang memberikan suasana yang tenang dan menyegarkan sehingga mampu menghilangkan kepenatan akibat rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota. Suasana penuh canda, tawa, dan kebersamaan tampak sepanjang perjalanan. Momen ini menjadi kesempatan bagi seluruh anggota untuk saling mengenal lebih dekat sehingga terbangun komunikasi yang semakin baik dalam mendukung pelaksanaan kegiatan organisasi.

Setelah menikmati keindahan Waduk Wadaslintang, seluruh peserta melaksanakan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan. Foto-foto tersebut menjadi kenangan sekaligus bukti pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kabupaten Wonosobo. Dokumentasi kegiatan juga akan digunakan sebagai bahan laporan organisasi dan publikasi kegiatan kepada anggota maupun DWP Kabupaten Wonosobo.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istirahat, melaksanakan salat Dzuhur, dan makan siang bersama di sekitar kawasan waduk. Momen makan siang dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antaranggota dalam suasana yang santai dan penuh kehangatan. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan semakin memperkuat rasa kekeluargaan yang menjadi salah satu nilai utama dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan.

Sebelum kembali ke Kabupaten Wonosobo, seluruh peserta mengikuti sesi evaluasi singkat. Ketua DWP Bappeda menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi aktif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Beliau berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama kegiatan dapat terus dipelihara dalam pelaksanaan program-program organisasi di masa mendatang.

3. Penutup

Kegiatan Rapat Kerja dan Kunjungan Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kabupaten Wonosobo ke Kecamatan Wadaslintang berlangsung dengan sukses dan memberikan banyak manfaat, baik dari sisi organisasi maupun penguatan hubungan sosial antaranggota. Kunjungan ke Yayasan Dzikrul Ghofilin menjadi wujud nyata kepedulian sosial DWP Bappeda terhadap masyarakat, sementara rapat kerja menjadi media evaluasi dan penguatan koordinasi organisasi. Di sisi lain, kegiatan jelajah Waduk Wadaslintang mampu mempererat rasa kebersamaan melalui suasana rekreatif yang menyenangkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kekeluargaan, kepedulian sosial, dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan serta menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk semakin aktif mendukung setiap program Dharma Wanita Persatuan. Dengan organisasi yang solid, harmonis, dan peduli terhadap sesama, DWP Bappeda Kabupaten Wonosobo diharapkan mampu terus memberikan kontribusi positif bagi keluarga, instansi, maupun masyarakat Kabupaten Wonosobo.



../images/kegiatan/161619.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Aceh Utara > SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN WILAYATUL HISBAH (SATPOL PP WH)

  • Oleh: Sekretariat
  • 16-07-2026

Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny. Lina Rachman Iskandar, menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Aceh Utara yang dirangkaikan dengan Seminar Self Compassion. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan organisasi, meningkatkan kualitas tata kelola kepengurusan, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan program kerja Dharma Wanita Persatuan sesuai dengan visi, misi, dan tujuan organisasi. Prosesi pengukuhan berlangsung secara khidmat sebagai bentuk pengesahan kepengurusan yang akan menjalankan amanah organisasi pada masa bakti yang telah ditetapkan. Melalui pengukuhan ini diharapkan para pengurus mampu melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawab secara profesional, aktif, dan penuh dedikasi dalam mendukung berbagai program kerja Dharma Wanita Persatuan. Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Self Compassion yang bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya sikap welas asih terhadap diri sendiri dalam menghadapi tantangan, tekanan, dan tuntutan dalam kehidupan maupun dalam menjalankan tugas organisasi. Materi seminar mendorong peserta untuk membangun kesehatan mental yang baik, meningkatkan ketahanan diri (resiliensi), mengelola emosi secara positif, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi, keluarga, dan organisasi. Keikutsertaan Ny. Lina Rachman Iskandar dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi Dharma Wanita Persatuan sekaligus mempererat koordinasi, komunikasi, dan silaturahmi antarpengurus DWP di berbagai tingkatan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan semangat kebersamaan, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta mendorong terciptanya organisasi yang semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi anggota, keluarga, masyarakat, serta mendukung program pemerintah.

../images/kegiatan/161618.jpg
Info Baru

DWP Kabupaten Barito Kuala > DWP Rumah Sakit Umum Daerah H. A. AZIZ Marabahan

  • Oleh: Bid.Pendidikan
  • 16-07-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala

Dharma Wanita Persatuan RSUD H. Abdul Aziz Marabahan telah mengikuti kegiatan:
Bidang: Pendidikan
Program: Pendidikan Non Formal/Informal
Kegiatan: Ceramah


I. Keterangan Kegiatan
1. Organisasi Peserta : Dharma Wanita Persatuan RSUD H. Abdul Aziz Marabahan
2. Hari / Tanggal : Kamis, 16 Juli 2026
3. Pukul : Jam 11.00 Wita s.d selesai
4. Tempat : Aula Mufakat Marabahan
5. Bentuk Kegiatan : Penyuluhan Pendidikan Pencegahan dan Deteksi Dini Stroke
6. Narasumber:  dr. Fiqhiatun Perdani dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala
7. Sasaran : Seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala
8. Jumlah Peserta : -+ 67 Orang
9. Penanggung Jawab : Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala
10. Pihak yang terlibat : Pihak yang terlibat : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala dan seluruh DWP SKPD dan DWP Kecamatan Kabupaten Barito Kuala
11. Perwakilan DWP RSUD H. Abdul Aziz Marabahan yang hadir : 1 Orang
1). Ny. Herlina Mukhlis (Sekretaris I)
12. Susunan Acara :
a. Pembukaan oleh pembawa acara
b. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan
c. Pembacaan doa
d. Sambutan Ketua DWP Kabupaten Barito Kuala
e. Sambutan Penasihat DWP Kabupaten Barito Kuala
f. Penyampaian materi Pencegahan dan Deteksi Dini Stroke
g. Sesi tanya jawab
h. Penyerahan hadiah untuk tiga Penanya
i. Foto bersama
j. Penutupan


II. Uraian Kegiatan
Kesehatan keluarga merupakan salah satu pilar utama dalam membangun ketahanan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Stroke diidentifikasi sebagai salah satu penyakit tidak menular yang paling berbahaya karena menjadi penyebab utama kecacatan fisik permanen dan kematian di Indonesia. Untuk merespons ancaman tersebut, Bidang Sosial Budaya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Barito Kuala menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dengan tema "Pencegahan dan Deteksi Dini Stroke". Kegiatan ini bertujuan membekali para anggota dengan pengetahuan praktis medis guna mengidentifikasi gejala awal stroke serta langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga masing-masing.

Acara dimulai pada pukul 11.00 WITA yang dibuka oleh pembawa acara. Setelah acara pembukaan, sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh narasumber ahli medis.

Secara komprehensif, narasumber membedah materi mengenai seluk-beluk penyakit stroke dengan sistematika penjelasan sebagai berikut:

1. Definisi dan Jenis Stroke
Stroke merupakan suatu kondisi medis darurat ketika aliran darah menuju otak terganggu atau terputus, sehingga sel-sel otak mengalami kekurangan oksigen serta nutrisi penting dan mulai rusak dalam hitungan menit. Stroke secara medis dikategorikan menjadi dua jenis utama, yaitu Stroke Iskemik (penyumbatan pembuluh darah) dan Stroke Hemoragik (pecahnya pembuluh darah di otak).

2. Bahaya dan Dampak Stroke
Penyakit ini diklasifikasikan sebagai kondisi gawat darurat yang sangat berbahaya karena berpotensi mengakibatkan kelumpuhan anggota gerak, kesulitan berbicara, gangguan menelan, gangguan daya ingat, kecacatan permanen, hingga kematian. Stroke kini tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia, melainkan juga kerap menyerang usia produktif akibat pergeseran gaya hidup tidak sehat.

3. Metode Pengenalan Dini Gejala Stroke ("SeGeRa Ke RS")
Guna mempermudah masyarakat dalam mengenali tanda-tanda serangan stroke secara cepat, narasumber menyosialisasikan slogan "SeGeRa Ke RS" yaitu:
- Se: Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, atau kesulitan menelan tiba-tiba.
- Ge: Gerak separuh anggota tubuh melemah atau mengalami kelumpuhan tiba-tiba.
- Ra: Bicara pelo, tiba-tiba tidak dapat berbicara, atau tidak mengerti kata-kata.
- Ke: Kebas atau baal, serta kesemutan pada separuh bagian tubuh.
- R: Rabun atau gangguan pandangan pada satu atau kedua mata secara tiba-tiba.
- S: Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas disertai gangguan keseimbangan.

4. Protokol Pertolongan Pertama Gawat Darurat
Apabila mendapati seseorang menunjukkan gejala stroke, tindakan yang harus segera dilakukan adalah tetap tenang, catat waktu gejala muncul, dan segera bawa ke rumah sakit terdekat. Larang keras memberikan makanan atau minuman, memijat/mengurut tubuh pasien, atau menunda waktu mencari pertolongan medis karena prinsip utama penanganan stroke adalah "Time is Brain" (semakin cepat ditangani, semakin banyak sel otak terselamatkan).

5. Pencegahan Stroke melalui Perilaku "CERDIK"
Narasumber menekankan penerapan pola hidup sehat harian melalui kampanye "CERDIK":
- C: Cek kesehatan secara berkala (tensi darah, gula darah, dan kolesterol).
- E: Enyahkan asap rokok.
- R: Rajin aktivitas fisik (olahraga minimal 150 menit per minggu).
- D: Diet sehat dan seimbang (rendah garam, gula, dan lemak).
- I: Istirahat cukup (tidur 7-8 jam per hari).
- K: Kelola stres dengan baik.

6. Penanganan Pasca-Serangan di Rumah
Bagi keluarga yang merawat penyintas stroke di rumah, narasumber memberikan panduan berupa pengobatan medis teratur sesuai resep dokter, membantu melatih gerakan otot/persendian secara perlahan, memberikan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat, serta memantau tekanan darah secara rutin.

III. Hasil Kegiatan
Pelaksanaan sosialisasi kesehatan ini berjalan dengan sangat tertib, lancar, dan interaktif dengan hasil sebagai berikut:
1. Anggota DWP kini memahami perbedaan mendasar stroke dan menyadari bahwa stroke memerlukan penanganan darurat tanpa penundaan.
2. Seluruh peserta mampu memahami metode deteksi dini "SeGeRa Ke RS" dan siap bertindak sebagai penolong pertama di lingkungan keluarga.
3. Terwujudnya komitmen bersama anggota DWP Kabupaten Barito Kuala untuk menerapkan pola hidup "CERDIK" guna memutus faktor risiko stroke.
4. Kegiatan ini sukses merealisasikan program kerja riil Bidang Sosial Budaya DWP Kabupaten Barito Kuala dalam mendukung kesehatan masyarakat.


IV. Penutup
Demikian laporan kegiatan sosialisasi mengenai "Pencegahan dan Deteksi Dini Stroke" ini disusun. Melalui pemahaman mendalam mengenai bahaya stroke dan langkah pencegahannya, diharapkan segenap pengurus dan anggota DWP Kabupaten Barito Kuala dapat menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan informasi positif ini mulai dari unit terkecil yaitu keluarga sendiri. Kami menyampaikan terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan ini.


V. Pembuat Laporan
Ny. Herlina Mukhlis (Sekretaris I)
Tanggal Penulisan: 16 Juli 2026

2016 © Administrator e-Reporting. Dibuat oleh A Mufti, Jakarta ID