Giat Monitoring kegiatan program pangan bersubsidi di RPTRA RAMBUTAN RW.04, Kelurahan Tanjung Duren Utara pada Hari jumat, tanggal 27-02-2026. Pelaksanaan Swipe /Penggesekan Kartu KJP berbentuk BARANG. Dimonitor Oleh : - Satgas Satpol PP Kel. Tanjung Duren Utara ( Ibu Lina Ranty) - Staff Kasie Kesra Kel. Tanjung Duren Utara (Bpk Adhitama) - Staff Kasie Kesra Kel. Tanjung Duren Utara (Bpk Adhitama) - Pihak Bank DKI ( Putra ) - FKDM TDU (T.Anwar S) Melaporkan hasil pelaksanaan Penggesekan Kartu KJP, KPJ, PJLP, PLJ, PKK, DAN DAWIS Program Pangan Bersubsidi di RPTRA Rambutan pada hari ini berupa: - Ayam : 630 Ekor - Sapi : 635 Kg - Telur : 640 Tray - Beras : 641Ktg - Ikan : 499 Kg - Susu : 500 Dus
Benar, bulan Ramadhan merupakan momen istimewa bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) di berbagai instansi untuk meningkatkan silaturahmi, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan keimanan. Berikut adalah beberapa bentuk kegiatan yang biasa dilakukan DWP selama Ramadhan: Pengajian dan Pertemuan Rutin: Mengadakan pertemuan yang diisi dengan tausiyah untuk memperkuat kesiapan spiritual menjelang Ramadhan. Buka Puasa Bersama (Bukber): Menjadi agenda untuk meningkatkan keakraban dan persaudaraan antarpengurus dan anggota. Bakti Sosial dan Berbagi: Melakukan aksi sosial seperti pembagian paket sembako kepada pegawai outsourcing, purnabakti, serta santunan kepada anak yatim. Bazar Ramadhan: Mengadakan bazar untuk membantu masyarakat sekitar atau anggota dalam memenuhi kebutuhan Ramadhan. Ngabuburit Daring: Kegiatan rutin yang dilakukan secara virtual (seperti Zoom Meeting) untuk mendengarkan tausiyah bersama. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk menebarkan keberkahan, memperkuat ukhuwah, dan wujud kepedulian sosial DWP.. Dharma wanita persatuan unit Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bombana provinsi Sulawesi tenggara,Ny.Henny Hesty Chudri, Ny.Janawiah Sugi Abdul Asis, Ny.Tuti Novianti,Ny.Husrana, dan Ny.Nursia, mengikuti kegiatan buka bersama di salah satu rumah anggota DWP yakni Ny.Husrana, 02 Maret 2026 beralamat di jln.homebase lameroro. Acara buka puasa bersama ini penuh khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah. Dalam kesempatan itu, Ny.husrana sebagai rekan di DWP PUPR menekankan bahwa bulan suci Ramadan memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi antar sesama. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperbaiki hubungan sosial, menumbuhkan empati, serta meningkatkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat. “Ramadan mengajarkan kita untuk saling peduli, saling memaafkan, dan memperkuat kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar ny.husrana Ia juga mengajak seluruh anggota DWP dan masyarakat pada umumnya untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki sikap, serta meningkatkan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Adapun yang bisa di petik dari kegiatan buka bersama ini adalah Tujuan utama buka bersama (bukber) di bulan Ramadhan adalah untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keakraban, dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga, teman, maupun komunitas. Tradisi ini juga menjadi sarana meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat persaudaraan, serta mendatangkan keberkahan dengan berbagi makanan saat berbuka. Berikut adalah beberapa tujuan dan makna buka puasa bersama: Mempererat Silaturahmi: Menjadi momen pertemuan kembali (reuni) dengan teman lama, rekan kerja, atau kerabat yang jarang bertemu untuk menjaga hubungan baik. Meningkatkan Kepedulian Sosial: Seringkali disertai dengan sedekah atau santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, meningkatkan empati sosial. Ibadah dan Keberkahan: Berbuka bersama dianggap mendatangkan berkah, mengikuti anjuran Rasulullah untuk makan bersama agar mendapat keberkahan. Momen Kebersamaan: Membangun kehangatan, solidaritas, dan menciptakan kenangan indah bersama orang-orang terdekat. Sarana Dakwah dan Edukasi: Sering diisi dengan tausiyah (ceramah agama) sebelum berbuka, sholat maghrib, hingga tarawih berjamaah untuk meningkatkan keimanan. Selain tujuan sosial dan religius, bukber juga berfungsi sebagai penyegaran mental (mengurangi stres) dan ajang memperkuat dukungan emosional. Diharapkan momentum ini dapat memperat tali silaturrahmi serta memotivasi DWP untuk memotivasi DWP Untuk berkontribusi pengabdian kepada keluarga maupun sesama.
Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekretariat Daerah dengan Wakil Ketua Bidang Ekonomi Nyonya Yuyun Darmi Wiranji, SE. menjadi Narasumber pada Kegiatan Bimbingan Tekhnis dan Pendampingan Pengelolaan Arsip yang dilaksanakan pada Senin tanggal 02 Maret 2026 pukul 09.00 wita sampai selesai bertempat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam tingkat peningkatan kompetensi sumber daya manusia kearsipan dalam pengelolaan arsip dinamis, melaksanakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Arsiparis. Arsip Manajemen Pengelolaan Arsip merupakan hal yang sangat penting karena arsip merupakan aset pemerintah dan perlu diselamatkan namun seringkali arsip dianggap sebagai sampah. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan arsip yang baik, terutama ketika ada pemeriksaan dari BPK maupun BPKP serta merupakan alat pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemerintah. Kamajuan teknologi yang telah menjadikan dunia semakin terbuka turut serta berpengaruh dalam hal pengelolaan arsip. Hasil Penyetaraan dan Inpassing secara bold Pengelolaan Arsip Dinamis Aktif dan Pengelolaan Arsip Dinamis Inaktif, sedangkan hari kedua diisi dengan materi Penyusutan Arsip serta SDM kearsipan. Antusiasme peserta cukup siginfikan serta banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi acara. Dalam respon evaluasi kegiatan, peserta menyampaikan harapan agar dapat menyelenggarakan kegiatan bimbingan atau pendampingan pengelolaan kearsipan berkelanjutan sehingga peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang memadai dalam mengimplementasikan teori dan teknis pengelolaan kearsipan. Dalam era teknologi informasi saat ini, keberadaan arsip menjadi krusial bagi sebuah organisasi. Dalam kegiatan organisasi, informasi merupakan unsur penting yang menunjang pelaksanaan fungsi manajemen. Pengelolaan kearsipan adalah proses mengatur, mengelola, dan memelihara arsip agar tetap teratur, mudah diakses, dan aman. Baik di perusahaan, pemerintahan, atau lembaga pendidikan, pengelolaan kearsipan memiliki peran krusial dalam menjaga integritas informasi dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Tips Pengelolaan Arsip 1. Pisahkan arsip dan non arsip, Arsip yang berantakan harus dipisahkan lebih dulu dari barang-barang yang tidak berkaitan. Misalnya, blanko, amplop, map, dan plastik. 2. Pilah arsip, Arsip yang sudah terkumpul dan bersih dari “sampah” kemudian dipilah sesuai tahun terbit dan unit kerja pembuat arsip. 3. Kelompokkan berkas, Berkas mengacu pada kumpulan surat yang memiliki kesamaan topik maupun berkaitan dengan kegiatan serupa. Berkas bisa tunggal, tetapi bisa juga berkelompok. Arsip berkelompok inilah yang perlu dicari dan disatukan agar berkumpul dalam berkas utuh. 4. Masukkan dalam folder arsip, Setelah berkas dikelompokkan dengan rapi, setiap kelompok berkas perlu dimasukkan ke dalam folder arsip. Setiap folder diisi satu berkas, baik berkas tunggal maupun kelompok. 5. Catat dalam daftar arsip, Buat catatan daftar arsip sesuai kronologis tahun dan klasifikasi topik atau masalah arsip. Daftar arsip bisa Anda kelompokkan sesuai jenisnya. Contoh, bagi daftar arsip menjadi daftar arsip aktif, inaktif, dan arsip yang diberikan kepada pihak lain. 6. Tata arsip dalam lemari khusus, Untuk menjaga kerapian arsip, tata berkas-berkas tersebut dalam lemari khusus atau filling cabinet. Susun berurutan menurut klasifikasi masalah untuk arsip aktif. Sementara, arsip inaktif bisa disimpan terpisah dalam boks arsip. Pada sesi pertama, Nyonya Yuyun Darmi Wiranji, SE. memaparkan mengenai tata naskah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman yang mengulas dasar hukum, naskah dinas, tata naskah dinas, ruang lingkup dan penggunaan bahasa, asas tata naskah dinas, prinsip/syarat pembuatan naskah dinas, jenis naskah dinas, format naskah dinas, dan contoh format naskah dinas (kepala naskah dinas, batang tubuh naskah dinas, kaki naskah dinas). Dalam pembuatan naskah dinas tentunya memperhatikan aturan mengenai penggunaan kertas dan tinta; jenis dan ukuran huruf, jarak spasi, dan kata penyambung; batas ruang tepi; nomor halaman; lampiran; dan sampul naskah dinas. Lebih lanjut dijelaskan terkait pengamanan naskah dinas, hak akses, naskah dinas elektronik, papan nama hingga plakat prasasti. Pada sesi kedua,mendapat kesempatan untuk mengulas pengelolaan arsip dinamis inaktif terkait dasar hukum, makna, jadwal retensi arsip, unsur-unsur jadwal retensi arsip, alur pengelolaan arsip, jenis arsip inaktif, asas penataan arsip inaktif, pengelolaan arsip inaktif, indikator menilai arsip berdasarkan nilai guna, dan prosedur penataan arsip inaktif. Adapun prosedur penataan arsip inaktif dimulai dari pemilahan dan pengelompokan, pendeskripsian, manuver, penomoran, pembungkusan, penyusunan daftar arsip inaktif, penempatan arsip dalam boks arsip, labeling, dan penataan boks dalam rak arsip. Dengan adanya bimtek ini, diharapkan para peserta dapat memahami materi yang telah disampaikan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman sehingga kedepannya mampu membuat naskah dinas sesuai dengan tata naskah dan mengelola arsip dinamis inaktif di masing-masing UPTD dengan lebih baik. Manajemen pengelolaan arsip itu penting karena merupakan fondasi bagi efisiensi operasional, pengambilan keputusan yang tepat, akuntabilitas, perlindungan hukum, pelestarian memori organisasi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Tanpa pengelolaan arsip yang baik, sebuah organisasi akan menghadapi berbagai masalah yang dapat menghambat produktivitas, meningkatkan risiko, dan bahkan mengancam keberlangsungannya. Berikut adalah elaborasi mengapa manajemen pengelolaan arsip itu krusial yaitu sebagai berikut: Efisiensi Operasional: Arsip yang tertata dengan baik memungkinkan pencarian informasi yang cepat dan efisien. Bayangkan staf menghabiskan waktu berjam-jam mencari dokumen penting yang hilang atau terselip. Manajemen arsip yang efektif mencegah pemborosan waktu dan sumber daya ini, memungkinkan staf fokus pada tugas yang lebih produktif. Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Informasi yang akurat dan mudah diakses dari arsip menjadi landasan yang kuat dalam pengambilan keputusan. Data historis, tren kinerja, dan catatan penting lainnya yang tersimpan dalam arsip memberikan konteks dan wawasan yang berharga bagi para pemimpin organisasi dalam merumuskan strategi dan mengambil tindakan yang tepat. Keputusan tanpa dasar informasi yang baik berpotensi menimbulkan kesalahan dan kerugian. Akuntabilitas dan Transparansi: Arsip yang terkelola dengan baik mendukung akuntabilitas dan transparansi organisasi. Catatan yang lengkap dan terstruktur memudahkan proses audit internal maupun eksternal. Ini membuktikan bahwa organisasi beroperasi secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, membangun kepercayaan dengan para pemangku kepentingan. Perlindungan Hukum dan Risiko: Arsip yang sah dan terjamin keasliannya dapat menjadi bukti penting dalam menghadapi sengketa hukum atau risiko lainnya. Dokumen kontrak, perjanjian, korespondensi penting, dan catatan transaksi yang tersimpan dengan aman dan mudah ditemukan dapat melindungi organisasi dari tuntutan hukum dan meminimalisir potensi kerugian finansial atau reputasi. Pelestarian Memori Organisasi: Arsip merupakan jejak rekam aktivitas organisasi dari waktu ke waktu. Dokumen-dokumen penting menyimpan sejarah, perkembangan, keberhasilan, dan kegagalan organisasi. Informasi ini sangat berharga untuk pembelajaran di masa depan, memahami budaya organisasi, dan mempertahankan identitasnya. Tanpa pengelolaan yang baik, memori organisasi bisa hilang begitu saja. Kepatuhan Terhadap Regulasi: Berbagai sektor industri dan instansi pemerintah memiliki persyaratan hukum dan regulasi terkait pengelolaan arsip. Manajemen arsip yang baik memastikan organisasi mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, menghindari potensi denda, sanksi, atau masalah hukum lainnya akibat ketidakpatuhan. Berikut adalah rincian lebih lanjut mengenai tujuan Manajemen Pengelolaan Arsip yaitu sebagai berikut: Menjamin Ketersediaan Informasi: Tujuan fundamental dari manajemen arsip adalah untuk memastikan bahwa informasi yang terkandung dalam arsip dapat ditemukan kembali dengan cepat dan akurat ketika dibutuhkan untuk berbagai keperluan, baik operasional, pengambilan keputusan, pertanggungjawaban, maupun penelitian. Memastikan Keautentikan dan Keandalan Informasi: Manajemen arsip yang baik menjaga integritas dan keaslian arsip sejak penciptaan hingga pemusnahan atau penyimpanan permanen. Hal ini penting untuk memastikan informasi yang digunakan dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan. Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas: Dengan sistem pengelolaan arsip yang terstruktur, waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencari dan menggunakan informasi dapat diminimalisir. Hal ini meningkatkan efisiensi operasional organisasi secara keseluruhan. Mendukung Akuntabilitas dan Transparansi: Arsip yang tertata dengan baik menjadi bukti kegiatan organisasi dan mendukung akuntabilitas publik serta transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun kegiatan bisnis. Memenuhi Persyaratan Hukum dan Regulasi: Banyak organisasi terikat oleh peraturan perundang-undangan yang mengharuskan mereka menyimpan dan mengelola arsip tertentu dalam jangka waktu yang ditetapkan. Manajemen arsip membantu organisasi mematuhi persyaratan ini. Melindungi dan Mengamankan Informasi Vital: Arsip seringkali berisi informasi penting dan rahasia. Manajemen arsip yang baik memastikan arsip terlindungi dari kehilangan, kerusakan fisik, akses yang tidak sah, dan bencana. Melestarikan Arsip Bernilai Guna Permanen: Arsip yang memiliki nilai sejarah, hukum, keuangan, atau penelitian yang berkelanjutan perlu diidentifikasi dan dilestarikan untuk kepentingan generasi mendatang sebagai memori organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara. Mengoptimalkan Ruang dan Sumber Daya: Melalui Jadwal Retensi Arsip (JRA), arsip yang tidak lagi memiliki nilai guna dapat dimusnahkan secara teratur, sehingga menghemat ruang penyimpanan dan sumber daya pengelolaan arsip. Mendukung Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Informasi historis dan tren yang tersimpan dalam arsip dapat memberikan konteks dan wawasan yang berharga bagi para pengambil keputusan. Demikian laporan ini disampaikan sebagai LaporanE reporting Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Sekrertariat Daerah. Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
LAPORAN LPPK DWP DINAS SOSIAL Edisi Ramadhan 1447 H / 2026 M “DWP Dinas Sosial Hadiri Kajian Fiqih Ramadhan, Perkuat Kualitas Ibadah dan Silaturahmi” Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial, Ny. Sriyani Amri Masdar, menghadiri kegiatan Kajian Fiqih di bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Kolaka Utara pada hari Ahad, 01 Maret 2026, ba’da Sholat Subuh, bertempat di Masjid Al-Qhasas, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan ini terasa istimewa karena turut dihadiri oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Utara Ny. Hj. Nurhayani Rahman, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Utara Ny. Hj. Misdah Idrus, Ketua DWP OPD, anggota DWP OPD, jajaran Tim Penggerak PKK, majelis taklim, serta masyarakat sekitar masjid. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini kurang lebih 115orang, terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kolaka Utara tercatat sebagai salah satu peserta terbanyak dibanding organisasi lainnya. Kajian menghadirkan pemateri, Ustadz Arif Setya Rahmat, dengan tema “Sholat”, menggunakan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung tata cara sholat. Adapun materi yang disampaikan meliputi: 1. Penjelasan rukun-rukun sholat wajib dan sholat sunnah. 2. Perbedaan antara sholat Jamak dan Qhasar. 3. Contoh situasi yang membolehkan pelaksanaan sholat Jamak dan Qhasar. 4. Praktik tata cara sholat yang benar sesuai tuntunan fiqih. Metode penyampaian yang interaktif membuat peserta mudah memahami materi yang disampaikan, terutama terkait sah dan tidaknya sholat berdasarkan rukun-rukunnya. Dharma Wanita Persatuan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menunjukkan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Penasehat DWP Kabupaten Kolaka Utara, Ny. Hj. Nurhayani Rahman, mengajukan pertanyaan pertama mengenai rukun sholat dan konsekuensi apabila salah satu rukun ditinggalkan. Diskusi berlanjut dengan pertanyaan dari Ibu Hasniati terkait ibadah harian, serta beberapa jamaah lainnya yang turut aktif berdiskusi. Antusiasme peserta menjadikan suasana kajian hidup dan interaktif, sehingga materi dapat dipahami dengan lebih jelas dan mendalam. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang keagamaan DWP dengan tujuan: 1. Meningkatkan pemahaman keagamaan khususnya ilmu fiqih di bulan suci Ramadhan. 2. Mempererat tali silaturahmi antar pengurus DWP, organisasi wanita, dan masyarakat. Meningkatkan kualitas. 3. Meningkatkan kualitas iman dan taqwa, khususnya anggota DWP Dinas Sosial. 4. Memastikan kualitas ibadah, terutama sholat, semakin sempurna sesuai tuntunan fiqih. Secara edukasi spiritual, manfaat yang dirasakan antara lain: 1. Anggota memiliki pemahaman yang lebih jelas mengenai sah dan tidaknya sholat. 2. Memahami cara memanfaatkan keringanan (rukhsah) dalam ibadah seperti sholat Jamak dan Qhasar saat bepergian. 3. Meningkatkan eksistensi dan peran aktif DWP dalam kegiatan sosial-keagamaan di masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan Kajian Fiqih Ramadhan 1447 H ini berjalan dengan tertib dan sukses. Kegiatan ini mampu membuka wawasan peserta mengenai tata cara sholat Jamak dan Qhasar, termasuk situasi dan batasan yang membolehkannya. Bagi Dharma Wanita Persatuan, pemahaman ini sangat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas organisasi maupun perjalanan pribadi, sekaligus membangun solidaritas antar organisasi wanita dan pengurus DWP Kabupaten Kolaka Utara. Diharapkan melalui kegiatan ini, kualitas ibadah anggota semakin meningkat dan lebih sempurna sesuai tuntunan fiqih.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lumajang
Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lumajang mengadakan kegiatan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian & Kesetiakawanan, Bhakti Sosial
Keterangan Program
1. Pertemuan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lumajang
2. Hari / Tanggal : Senin, 2 Maret 2026
3. Waktu : Pukul 12.00 WIB
4. Peserta : Pengurus dan anggota berjumlah 2 orang Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lumajang
5. Lokasi : Klinik Dokterku Desa Tukum Kecamatan Tekung
6. Acara : Menjenguk anggota yang sedang sakit
Uraian Kegiatan
Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lumajang telah melaksanakan kegiatan kunjungan sosial dengan menjenguk salah satu anggota, Ny. Siti Rahmawati, yang sedang menjalani perawatan di klinik dokterku akibat kondisi kesehatan yang menurun. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian organisasi terhadap anggota yang tengah mengalami musibah sakit. Selain itu, kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta memberikan dukungan moral agar yang bersangkutan tetap semangat dalam menjalani proses pemulihan. Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan hangat oleh Ny. Siti Rahmawati beserta keluarga. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa beberapa hari terakhir mengalami keluhan sakit perut akibat gangguan lambung yang kambuh, sehingga memerlukan istirahat dan perawatan. Melalui kunjungan ini, Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lumajang berharap dapat memberikan motivasi dan semangat kepada Ny. Siti Rahmawati agar segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala. Kehadiran anggota juga menjadi simbol nyata solidaritas dan empati dalam lingkungan organisasi. Kegiatan sosial semacam ini merupakan wujud implementasi nilai kebersamaan dan kepedulian yang senantiasa dijunjung tinggi oleh organisasi. Dengan terjalinnya silaturahmi yang harmonis, diharapkan seluruh anggota semakin solid dalam menghadapi berbagai situasi, baik dalam keadaan suka maupun duka. Sebagai organisasi yang berlandaskan semangat kekeluargaan, Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial secara berkelanjutan. Diharapkan, solidaritas dan rasa persaudaraan antaranggota semakin kuat, sehingga organisasi tidak hanya menjadi wadah pengembangan diri, tetapi juga menjadi ruang yang penuh kepedulian dan kebersamaan.
Tujua dari kegiatan ini adalah
1. Memberikan dukungan moral dan motivasi kepada anggota yang sedang sakit.
2. Mempererat tali silaturahmi antaranggota.
3. Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial dalam organisasi.
4. Memperkuat solidaritas dan kebersamaan Dharma Wanita Persatuan.
5. Mewujudkan implementasi nilai kekeluargaan dalam setiap kegiatan organisasi.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya.
Bidang : Sekretariat.
Sub Bidang : Kegiatan Usaha.
Program : Bazaar.
Keterangan Program :
1. Kegiatan : Garage Day Pelayanan Kesehatan dan Bazaar Sembako 2026.
2. Hari, Tanggal : Senin, 02 Maret 2026.
3. Waktu : 07.00 WIB – Selesai.
4. Lokasi : Kelurahan Simomuylo Baru, Jl.Simo Gunung Barat Tol 1/65 Surabaya.
5. Penyelenggara : Gabungan Organisasi Kota Surabaya.
6. Jumlah Pengurus, Anggota, dan Tamu Undangan Yang Hadir :
7. Anggota DWP Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya.
8. Undangan Gamis 100 Orang.
9. Tim Medsos Kecamatan Sukomanunggal.
10. Staff Kecamatan Sukomanunggan dan Kelurahan Yang Ditugaskan.
Kegiatan Program:
Kegiatan Garage Day Pelayanan Kesehatan dan Bazaar Sembako 2026 yang diselenggarakan secara serentak di 31 kecamatan se-Surabaya merupakan wujud nyata kepedulian sosial dalam menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya, Rini Indriyani, yang akrab disapa Ibu Rini Ericahyadi. Pembukaan dilaksanakan secara terpusat dan diikuti oleh seluruh kecamatan melalui sambungan virtual (Zoom), sebagai simbol sinergi dan kebersamaan antarorganisasi perempuan dalam mendukung stabilitas kebutuhan masyarakat, khususnya pada momentum bulan penuh berkah ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan partisipasi panitia dan tamu undangan dalam Zoom pembukaan bersama Ketua GOW Kota Surabaya. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan kebutuhan pokok selama Ramadan, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sosial. Pesan kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial menjadi semangat utama yang digaungkan dalam pembukaan tersebut.
Usai mengikuti pembukaan secara virtual, kegiatan di Kecamatan Sukomanunggal dilanjutkan dengan pelaksanaan Garage Sale khusus bagi 100 Gamis (Gerakan Masyarakat Miskin) yang telah melalui proses seleksi dan ditetapkan sebagai penerima undangan. Para penerima manfaat hadir dengan penuh antusias dan mengikuti alur kegiatan secara tertib sesuai arahan panitia.
Pada kegiatan Garage Sale ini, para undangan tidak hanya mendapatkan kesempatan memperoleh pakaian layak pakai dengan harga sangat terjangkau, tetapi juga menerima bingkisan spesial yang telah disiapkan oleh panitia. Bingkisan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan Ramadan, antara lain kue kaleng dan sirup sebagai pelengkap hidangan Lebaran, pakaian layak pakai, alat elektronik sederhana, peralatan memasak, serta paket sembako. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sandang dan pangan keluarga sekaligus menambah kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya.
Rasa haru dan syukur tampak jelas dari wajah para penerima manfaat. Bagi mereka, perhatian dan kepedulian ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kasih sayang dan solidaritas sosial. Momentum Ramadan semakin terasa hangat ketika para undangan menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Di Kecamatan Sukomanunggal, kegiatan Garage Sale dan Pasar Murah dilaksanakan di Kelurahan Simomulyo Baru. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Sukomanunggal bertindak sebagai penyelenggara utama dengan menggandeng seluruh Dharma Wanita Persatuan kelurahan se-Kecamatan Sukomanunggal. Kolaborasi ini menunjukkan kekompakan dan soliditas organisasi dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Selain Garage Sale, Pasar Murah dibuka untuk masyarakat umum. Berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasaran, sehingga menarik minat warga sekitar. Komoditas yang disediakan meliputi beras lokal hingga beras premium, gula pasir, minyak goreng, cabai, bawang merah dan bawang putih. Tidak ketinggalan, tersedia pula ayam dan telur sebagai sumber protein utama keluarga.
Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan. Antrean panjang terlihat tertib dan teratur, dengan panitia yang sigap mengatur jalannya distribusi agar tetap kondusif. Harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik utama bagi para ibu rumah tangga, mengingat kebutuhan pangan selama Ramadan cenderung meningkat. Dengan adanya pasar murah ini, masyarakat dapat mengelola pengeluaran rumah tangga dengan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas kebutuhan yang dibeli.
Meskipun kegiatan dilaksanakan dalam suasana ibadah puasa, semangat panitia tidak surut. Justru, nilai kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan semakin terasa. Panitia Garage Sale dan Pasar Murah 2026 Kecamatan Sukomanunggal menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan kegiatan, mulai dari proses pendataan penerima manfaat, pengumpulan dan penyortiran barang, hingga koordinasi dengan pemasok bahan pokok. Semua dilakukan secara terencana dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi dalam bentuk penghematan belanja rumah tangga, tetapi juga memperkuat nilai sosial di tengah masyarakat. Sinergi antara Gabungan Organisasi Wanita Kota Surabaya dan Dharma Wanita Persatuan di tingkat kecamatan dan kelurahan membuktikan bahwa kolaborasi perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Secara keseluruhan, Garage Sale dan Pasar Murah 2026 di Kecamatan Sukomanunggal berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Kegiatan yang dilaksanakan serentak di 31 kecamatan se-Kota Surabaya ini menjadi contoh nyata gerakan sosial yang terorganisir dengan baik dan tepat sasaran. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat semangat berbagi di setiap momentum Ramadan.
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Magetan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
Dharma Wanita Persatuan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Magetan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur telah mengikuti kegiatan Safari Ramadhan
Bidang : Sosial Budaya
Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan
Kegiatan : Bhakti Sosial
Keterangan Program
1. Hari/tanggal : Selasa, 24 Februari 2026
2. Waktu : 16.30 WIB s.d. selesai
3. Peserta : Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Pejabat Administrator di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Pengurus serta Anggota Dharma Wanita Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
4. Lokasi : UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Pasuruan
5. Acara : Safari Ramadhan dan Pembagian Bingkisan kepada PM Lanjut Usia UPT PSTW Pasuruan
Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Magetan, Ibu Nenti Sarjanti menghadiri acara Safari Ramadhan dan Pembagian Bingkisan kepada Penerima Manfaat Lanjut Usia (Lansia) di UPT PSTW Pasuruan. Safari Ramadhan diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur pada hari Jum’at tangga; 27 Februari 2026. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Pejabat Administrator di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Pengurus serta Anggota Dharma Wanita Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan Safari Ramadan diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh ustadz, sebagai penguatan spiritual dalam menyambut dan mengisi Bulan Suci Ramadan. Tausiyah tersebut mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal kebaikan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada para lansia sebagai kelompok yang membutuhkan perhatian bersama.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan dan takjil kepada para lansia penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, didampingi Sekretaris Dinas Sosial serta jajaran pimpinan dan DWP. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diwarnai dengan interaksi langsung antara para tamu dan para lansia.
Ketua DWP UPT PRSMP Surabaya menyampaikan bahwa partisipasi dalam Safari Ramadan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program sosial sekaligus implementasi nilai kepedulian di bulan yang penuh berkah. Beliau menuturkan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat empati, berbagi kebahagiaan, dan meningkatkan solidaritas antar sesama. Beliau juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat sinergi dan memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan sosial.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kebersamaan semakin tumbuh serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan sosial yang humanis, hangat, dan berkelanjutan kepada para penerima manfaat.
Bidang: Sekretariat Program: Penataan Organisasi / Manajemen 1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pulang Pisau 2. Hari/Tanggal: Kamis, 05 Februari 2026 3. Waktu: 08.30 WIB - 12.00 WIB 4. Peserta: 130 partisipan 5. Lokasi: Gedung Wanita Sumbu Kurung Jalan Oberlin Meter No.11 Pulang Pisau 74831 6. Acara: Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pulang Pisau 7. Susunan acara: Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulang Pisau berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Acara dibuka secara resmi oleh MC yang memandu jalannya seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib. Sebagai bentuk rasa nasionalisme dan loyalitas terhadap organisasi, seluruh hadirin bersama-sama Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan Mars Dharma Wanita Persatuan. Suasana religius juga terasa kental saat agenda Pembacaan Doa dilaksanakan, memohon keberkahan untuk setiap langkah pengabdian para anggota. Memasuki agenda inti, Sambutan Penyelenggara Pertemuan Rutin disampaikan untuk memaparkan maksud dan tujuan dari pertemuan berkala ini. Suasana semakin inspiratif ketika Ketua DWP Kabupaten Pulang Pisau, Ibu Ny. Sari Parwati Toni Harisinta, memberikan sambutan sekaligus ceramah motivasi. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya peran istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung kinerja suami serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Pesan-pesan yang disampaikan beliau menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta untuk terus belajar dan berinovasi. Partisipasi aktif juga terlihat dari perwakilan BAPPERIDA (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah) yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat baik. Menjelang akhir acara, suasana menjadi lebih semarak dengan adanya pembagian Kupon dan Doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi anggota yang hadir. Momen ini menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota dari berbagai unit. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi Penutup oleh MC, menandai keberhasilan pertemuan rutin ini dalam memperkuat soliditas DWP Kabupaten Pulang Pisau demi kemajuan bersama.
Bidang: Sekretariat Program: Penataan Organisasi / Manajemen 1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pulang Pisau 2. Hari/Tanggal: Kamis, 22 Januari 2026 3. Waktu: 08.30 WIB - 12.00 WIB 4. Peserta: 130 partisipan 5. Lokasi: Gedung Wanita Sumbu Kurung Jalan Oberlin Meter No.11 Pulang Pisau 74831 6. Acara: Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pulang Pisau 7. Susunan acara: Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulang Pisau dilaksanakan dengan tertib dan penuh khidmat sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh MC yang memandu jalannya acara dari awal hingga akhir. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai wujud semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap organisasi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh anggota. Selanjutnya, disampaikan sambutan dari penyelenggara pertemuan rutin yang memaparkan tujuan dan pentingnya kegiatan tersebut sebagai sarana silaturahmi, koordinasi, serta penguatan peran anggota dalam mendukung tugas suami sebagai ASN. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua DWP Kabupaten Pulang Pisau, Ny. Sari Parwati Tony Harisinta, yang sekaligus menyampaikan ceramah dan arahan. Dalam ceramahnya, beliau memberikan motivasi, penguatan nilai kebersamaan, serta dorongan agar anggota DWP terus meningkatkan kapasitas diri, berperan aktif dalam kegiatan sosial, serta mendukung pembangunan daerah melalui peran keluarga. Setelah rangkaian sambutan dan ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi keterampilan dan pengembangan diri yang bertujuan meningkatkan wawasan serta kreativitas anggota. Suasana pertemuan semakin hangat dengan dilaksanakannya arisan, pembagian kupon, dan doorprize yang menambah semangat kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh MC dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan semangat persatuan.
Laporan Kegiatan DWP PERUMDA Tirtawening Kota Bandung Nama Kegiatan : Safari Ramadhan 1447 H Hari/Tanggal : Sabtu, 28 Februari 2026 Tempat : Masjid Raya Bandung, Kota Bandung Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bandung Dalam rangka memperingati Ramadhan 1447 H, Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadhan pada Sabtu, 28 Februari 2026, bertempat di Masjid Raya Bandung, Kota Bandung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DWP Kota Bandung, Ketua TP-PKK Kota Bandung, Wali Kota Bandung, serta para jamaah dan undangan lainnya. Ibu Sri Dudy selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Perumda Tirtawening Kota Bandung sebagai perwakilan dalam kegiatan tersebut. Rangkaian acara diawali dengan sambutan camat dan penyerahan bantuan kepada anak-anak yatim, dilanjutkan sambutan Wali Kota Bandung serta tausiyah oleh Dr. K.H. Suherman Ediansyah, M.Ag. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama dan memerlukan perubahan pola pikir yang dimulai dari rumah. Program Gaslah diperkenalkan sebagai instrumen membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan keagamaan serta kolaborasi bersama ulama dan pengurus masjid. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memperkuat iman, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan komitmen bersama membangun Kota Bandung yang bersih, religius, dan berkarakter. Tausiyah menekankan bahwa sedekah tidak mengurangi harta, melainkan mendatangkan keberkahan, mempererat tali persaudaraan, serta membantu meringankan beban sesama. Safari Ramadhan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan menjadi momentum memperkuat sinergi serta semangat berbagi di bulan suci.