DWP OPD Sekretariat Daerah Kabupaten Sukamara Bulan Oktober 2026 menghadiri kegiatan:
Bidang : Sekretariat
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang DPUPR Kabupaten Jepara sangat beruntung, bisa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara melaksanakan Sosialisasi HPV DNA. Sosialisasi ini merupakan Program Kerja Bidang Sosial Budaya sesuai dengan Sapta Program Prioritas, DWP Sehat. Sosialisasi ini dilaksanakan setelah Rapar Anggota DWP DPUPR Kabupaten Jepara. pada hari Jumat tanggal 9 Oktober 2026. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 WIB bertempat di Aula Wiso Gelis DPUPR Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dihadiri oleh 47 anggota DWP DPUPR dan dipandu secara langsung oleh Ibu Nur Anis Rahmawati selaku pembawa acara. Rangkaian acara diawali dengan pra-acara berupa menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita dan Mars Jepara secara bersama-sama yang dipimpin oleh Ibu Titin Sumono. Pembacaan notulen kegiatan bulan September disampaikan oleh Ibu Saidah Jamjuri, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari masing-masing bidang pengurus. Laporan pertama disampaikan oleh Bidang Pendidikan melalui Ibu Asih Dicky Silvanto, yang mengulas kembali materi program kerja bulan September mengenai pentingnya penggunaan obat secara bijak. Beliau juga menginformasikan bahwa Bidang Pendidikan akan menjadi pelaksana program kerja bulan Oktober dengan kegiatan simulasi/cara pemadaman kebakaran. Laporan berikutnya dari Bidang Ekonomi disampaikan oleh Ibu Wati Tutus, yang menghimbau seluruh anggota untuk rutin mengambil kupon belanja setiap bulannya demi kelancaran perputaran keuangan, mengingat keuntungan dari kantin/toko DWP digunakan untuk mendukung seluruh kegiatan organisasi. Selanjutnya, Bidang Sosial Budaya yang diwakili Ibu Husnul Agus Hariyanto menyampaikan pelaksanaan program prioritas DWP Kabupaten Jepara, yaitu DWP Sehat berupa Sosialisasi Human Papillomavirus (HPV). Diharapkan melalui sosialisasi ini, para anggota memiliki kesadaran mandiri untuk melakukan tes/skrining HPV DNA yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara melalui puskesmas. Laporan kesekretariatan disampaikan oleh Ibu Nur Anis Rahmawati mengenai agenda surat masuk dan keluar, serta pelaporan kegiatan Sosialisasi E-Reporting pada Rabu, 7 September 2026 di Gedung Serba Guna Setda Jepara yang telah dihadiri oleh Ibu Dita M. Zidni selaku sekretaris pelaksana e-reporting DWP DPUPR. Memasuki agenda sambutan, Wakil Ketua DWP DPUPR Kabupaten Jepara, Ibu Indri Hanief Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh anggota dalam rapat kerja bulan Oktober. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa usulan perubahan susunan pengurus ditunda terlebih dahulu hingga penggabungan Disperkim dengan DPUPR terealisasi. Terkait rencana program kerja bulan Oktober mengenai kegiatan penanggulangan kebakaran, seluruh anggota menyepakati usulan untuk melakukan kunjungan langsung ke kantor Damkar dengan Bidang Pendidikan sebagai pelaksana. Beliau turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Dita M. Zidni atas partisipasinya dalam Lomba Menulis Kisah Inspiratif tingkat DWP Kabupaten Jepara, serta menginformasikan kesiapan video kegiatan bulan Agustus untuk mengikuti Lomba Video Program Kerja Terbaik. Selain itu, DWP DPUPR berencana mengadakan Lomba Pembuatan Video Decluttering (kegiatan merapikan serta menyingkirkan barang yang tidak terpakai) guna mengajak anggota menghindari kebiasaan hoarding (menimbun barang) yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan mental (hoarding disorder). Lomba ini diperuntukkan bagi anggota DWP DPUPR dengan durasi maksimal 2 menit yang teknisnya disiapkan oleh Bidang Ekonomi; sebanyak 20 video terbaik akan disaring dan 5 di antaranya akan mendapatkan penghargaan sebagai Juara 1, 2, 3, serta Harapan 1 dan 2. Menutup sambutannya, Ibu Indri juga membagikan edukasi kesehatan kewanitaan mengenai pengenalan Menstrual Cup beserta cara penggunaan, pelepasan, dan perawatannya yang lebih higienis serta ramah lingkungan, sekaligus mengedukasi pentingnya kebiasaan menutup kloset duduk sebelum menekan tombol flush guna mencegah penyebaran bakteri. Acara inti diisi dengan Isian Program Kerja Bidang Sosial Budaya berupa sosialisasi mengenai HPV DNA yang menghadirkan narasumber Ibu Sarimah, SST dari DKK Jepara. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anggota DWP mengenai pentingnya deteksi dini kanker leher rahim melalui metode HPV DNA, guna mewujudkan generasi wanita yang sehat dan bebas dari kanker serviks. Seluruh mata tertuju pada narasumber yang mulai menyampaikan materi. Materi disampaikan sangat jelas, meliputi pengetahuan dasar HPV, penularan, penyebab dan faktor risiko kanker serviks, angka kasus dan tingkat kematian akibat kanker serviks di Indonesia pada stadium lanjut, serta gejala-gejala yang perlu diwaspadai. Narasumber menyampaikan Human Papillomavirus (HPV) adalah kelompok virus yang menyerang permukaan kulit serta selaput lendir (mukosa) manusia. Secara umum, mayoritas infeksi HPV bersifat asimtomatik (tanpa gejala) dan dapat dibersihkan secara alami oleh sistem kekebalan tubuh dalam waktu 2 tahun. Namun, tipe tertentu dari virus ini dapat menetap dan memicu komplikasi kesehatan yang serius. Jalur utama penularan virus HPV adalah melalui hubungan seksual (vaginal, anal, maupun oral) serta kontak kulit ke kulit di area genital. Narasumber menjelaskan Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi persisten dari virus Human Papillomavirus (HPV), khususnya tipe risiko tinggi seperti tipe 16 dan 18. Lebih dari 90% hingga 95% kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV risiko tinggi (terutama tipe 16 dan 18) yang tidak kunjung hilang. Beberapa kondisi dan kebiasaan dapat meningkatkan kerentanan seseorang terhadap infeksi HPV yang menetap atau perkembangan kanker serviks antara lain Aktivitas Seksual Dini, Berganti-ganti Pasangan, Infeksi Menular Seksual (IMS) Lain, Kebiasaan Merokok, Sistem Kekebalan Tubuh Lemah, Riwayat Kehamilan/Persalinan, Penggunaan Kontrasepsi Hormonal, Kurang Skrining. Ibu Wakil Ketua DWP DPUPR, seluruh anggota yang hadir menyatakan komitmen bersama untuk melaksanakan pemeriksaan skrining HPV DNA. Tak lupa narasumber juga menyampaikan gejala kanker serviks yang perlu diwaspadai antara lain perubahan pada siklus dan perdarahan vagina, keputihan tidak normal, serta rasa nyeri saat beraktivitas atau di area panggul. Kegiatan sosialisasi HPV DNA oleh DWP berlangsung penuh antusias, membawa dampak positif, serta meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini kesehatan reproduksi. Sesi materi dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab interaktif serta kuis berhadiah bingkisan bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan. Rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan sesi foto bersama, pengumuman pemenang doorprize (hadiah hadir) serta pengocokan arisan. Setelah seluruh agenda rapat anggota selesai dan ditutup secara resmi pada pukul 11.00 WIB oleh pembawa acara dengan bacaan hamdallah, kegiatan dilanjutkan dengan rapat internal pengurus DWP DPUPR. #DWPSehat
PRABUMULIH - Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB bertempat di Stadion Gelora Talang Jimar, DWP Dinas Sosial Kota Prabumulih Ny. Atika Firman mengikuti kegiatan senam pagi bersama. Kegiatan senam pagi ini diikuti oleh pengurus dan anggota DWP Kota Prabumulih serta Gabungan Organisasi Wanita se-Kota Prabumulih. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran dan mempererat silaturahmi antar anggota dan masyarakat sekitar. Kegiatan berjalan lancar, sehat dan penuh semangat. #DWPDinsosKotaPrabumulih #DWPSehat
(E.VII) DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT SEKOLAH SMAN 15 BANDUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VII DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT Nama Kegiatan : Peningkatan Ketahanan Keluarga Hari, Tanggal : Sabtu, 10 Oktober 2026 Waktu : 07.00 - 09.00 WIB Tempat : Kolam Renang Penyelenggara : DWP SMAN 15 Bandung Bidang : Sosial Budaya Judul : Olah Raga Berenang Jumlah Partisipan : 3 orang Pengurus yg hadir : 3 orang. 1. Ibu Bella (Bid.Ekonomi) 2. Ibu Wida (Kesekretariatan) 3. Ibu Magdaniar (Bid.Pendidikan) Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana SMAN 15 Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII mengadakan kegiatan Peningkatan Ketahanan Keluarga melalui Olah Raga Berenang pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 07.00 - 09.00 WIB Bertempat di Kolam Renang . Jumlah partisipan yang hadir dalam kegiatan tersebut 3 orang dan dari pengurus DWP SMAN 15 yang menghadiri 3 orang. Olah raga renang merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan karena berenang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Renang merupakan salah satu jenis olahraga kardio yang dapat melatih otot tubuh dan kekuatan jantung. Berenang merupakan olahraga yang menyenangkan. Berenang juga dapat digunakan sebagai terapi, karena air membantu menopang tubuh. DWP SMAN 15 memberikan edukasi pola hidup sehat, pentingnya olahraga rutin dan gaya hidup seimbang, adanya kesadaran menjaga kebugaran sejak dini. Ketahanan keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan produktif. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas kebersamaan keluarga adalah melalui aktivitas olahraga bersama. Berenang merupakan olahraga yang dapat dilakukan oleh berbagai usia, memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, mental, sekaligus mempererat hubungan antaranggota keluarga. Uraian Program Kegiatan sangat penting karena Olah raga renang baik untuk memelihara kekuatan otot dan tulang, menjaga kesehatan jantung, meredakan stres, dan memperbaiki kualitas tidur. Disamping itu berenang menyehatkan dan menyenangkan sehingga kesehatan kita bisa terjaga dengan baik. Olahraga berenang itu menyenangkan dan murah. Berenang mengurangi beban sendi, dan memberi efek relaksasi. Ada bebera kondisi yang bisa diterapi dengan berenang, seperti nyeri sendi, nyeri punggung, cedera lutut atau bahu, terapi saraf, terapi pernapasan, terapi jantung, terapi anak berkebutuhan khusus, terapi kesehatan mental, dan terapi lansia. Berenang bukan sekedar olahraga santai, berenang ini termasuk salah satu aktifitas fisik paling lengkap untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Saat berenang hampir semua otot bekerja, tangan, kaki, punggung, hingga perut. Berenang juga dapat melatih keberanian dan kepercayaan diri. Peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam kegiatan olahraga berenang bukan sekedar aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun kesehatan, kebersamaan, dan kualitas hidup sehat. Adapun uraian kegiatan sebagai berikut: 1. Diawali dengan membaca Basmalah dan doa bersama agar kegiatan Berenang berjalan dengan baik dan aman. 2. Tiba di kolam Renang selanjutnya mempersiapkan diri untuk melakukan tahapan berenang. 3. Tahapan berenang, yaitu : latihan pernafasan yang benar, mengapung dipermukaan air, meluncur juga penting untuk dikuasai oleh orang yang baru belajar, dan berlatih aksi renang dasar. Gerakan kaki dan tangan untuk menguatan otot. Latihan mengapung untuk relaksasi tubuh. Berenang jarak pendek dapat menggunakan alat bantu. Latihan koordinasi gerak dan pernapasan. 4. Tahap pendinginan (Cooling down), yaitu untuk mengembalikan kondisi tubuh secara bertahap setelah melakukan aktifitas renang. Pendinginan penting dilakukan agar tubuh tidak langsung berhenti setelah bekerja keras. Disamping hal tersebut dapat merileksasikan otot yang telah bekerja saat berenang. 5. Kegiatan berenang selesai pada pukul 09.00 WIB dengan membaca Hamdallah Tujuan : 1. Olahraga berenang bertujuan supaya semua anggota DWP memiliki tubuh yang sehat dan kuat serta dapat mempererat tali silaturahmi antar angota DWP SMAN 15 Bandung. 2. Berenang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan mental melalui aktivitas fisik dan gerakan. 3. Dapat membantu memperlancar peredaran darah sehingga menambah kecerdasan otak. Menumbuhkan kebiasaan hidup sehat malalui aktivitas olahraga yang menyenangkan Harapan : * Dengan diadakannya kegiatan berenang bersama agar setiap anggota DWP SMAN 15 Bandung memiliki jiwa raga yang sehat dan terhindar dari penyakit serta memperat hubungan sosial yang harmonis dan priduktif. * Harapan kami juga agar dapat menjaga kesehatan tubuh dan mental serta meningkatkan kekuatan otot, menurunkan berat badan, dan menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Tumbuhnya kesadaran dan kebiasaan hidup sehat melalui olah raga rutin. Pembuat laporan : Ny. Eka Toto Suharya
Prabumulih - Sabtu, 10 Oktober 2026 bertempat di Terminal Talang Jimar, DWP Dinas Sosial Kota Prabumulih Ny. Atika Firman bersama DWP Kota Prabumulih ikut serta memeriahkan Adventure Offroad Individual dalam rangka HUT Ke-25 Kota Prabumulih. Acara dibuka langsung Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama Ketua TP.PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Apriana Arlan dan dihadiri Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, Camat, Lurah, Organisasi Wanita dan 66 peserta offroad dari dalam dan luar Sumsel. Kegiatan offroad ini menjadi ajang silaturahmi dan sportivitas antar komunitas otomotif. Wali Kota Prabumulih H. Arlan juga ikut berlomba di kelas tubular dan STD. Kehadiran DWP Dinsos sebagai bentuk dukungan terhadap rangkaian HUT Kota. Kegiatan berjalan lancar dan meriah. #DWPDinsosKotaPrabumulih
Laporan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung Bidang : Pendidikan Nama Kegiatan : Latihan Vocal Group Hari/Tanggal : Jum'at 9 Oktober 2026 Waktu : 10.30 WIB s.d 12.00 WIB Tempat : Kantor Diciptabintar, Ruang Rapat lantai 2 , Jalan Cianjur No.34. Pelatih : Ibu Lea dan Bapak Febri Penyelenggara : DWP Diciptabintar Kota Bandung Peserta : Ibu Yani, Ibu Yuni, Ibu Yeni, Ibu Jayanti dan ibu Ina Uraian Kegiatan : Sesuai dengan arahan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung, Ibu Hj.Dian Puspasari Rulli.S.Sos, peserta vokal group DWP Diciptabintar telah melaksanakan latihan Vocal Group sebagai persiapan mengikuti lomba dalam rangkaian peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-27 Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat lantai 2, Dinas cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung, Jalan Cianjur No.34 Bandung, pada hari Jum'at, 9 Oktober 2026. Latihan dimulai pada pukul 10.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB, diikuti oleh 5 orang peserta, yaitu Ibu Yuni, Ibu Yani, Ibu Yeni, Ibu Jayanti Mulyana, dan Ibu Ina Ari, yang dilatih secara profesional oleh Ibu Lea dan Bapak Febri. Latihan bertujuan meningkatkan kemampuan vokal, kekompakan, kerja sama, dan kepercayaan diri anggota dalam mempersiapkan penampilan lomba. Latihan menjadi sarana pengembangan bakat, peningkatan kapasitas anggota, serta penguatan kebersamaan dan kekompakan DWP Diciptabintar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta untuk menampilkan Vocal Group secara optimal pada lomba HUT DWP ke-27. Latihan dilaksanakan secara berkelanjutan dan mandiri di rumah untuk memantapkan penguasaan lagu, harmonisasi suara, dan kekompakan tim menjelang perlombaan.
DWP Kabupaten Sukamara Bulan Oktober 2026 melaksanakan kegiatan :
Bidang : Sekretariat
Laporan menghadiri undangan pelaksanaan Kegiatan Pengajian Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Timur bersama masing-masing Ketua DWP Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se Kabupaten Kutai Timur beserta 4 (empat) orang anggota. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Kamis, 8 Oktober 2026 di aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, pukul 08.00 Wita sampai dengan selesai. Acara di hadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutai Timur, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Ketua DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, narasumber, beserta seluruh pengurus dan anggota DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur. Adapun perwakilan dari DWP Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Timur di hadiri oleh Ny Choiru Nikmah Saiful selaku Ketua Bidang Ekonomi. Acara di awali dengan registrasi pengisian daftar hadir peserta, selain pertemuan rutin, acara juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan gratis bagi seluruh peserta yang hadir. Rangkaian acara meliputi pembacaan Surah Yaasin yang dipimpin oleh Bapak Husni Thamrin, dan pembacaan doa oleh Bapak Nurcholis, SKM serta sambutan dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Ibu Triana Nur, S.Tr.,Keb.,bd.,M.Kes. Kemudian sambutan Ketua DWP Kabupaten Kutai Timur, Ny Lisnawarty Rizali Hadi, dalam arahannya, beliau menekankan bahwa peran aktif Ketua DWP SKPD sangat penting dan diharapkan terus berkontribusi nyata dalam menjalankan program kerja. Kemudian pengajian juga dirangkaikan dengan sosialisasi umroh dan haji plus oleh global travelindo yang disampaikan oleh Siti Hawa Pamulan. Selanjutnya cara inti yaitu tausiyah oleh Narasumber Ustadzah Robiatun M.Pd, dengan tema yang disampaikan Fiqih darah istihadah pada Wanita. Berikut isi kajian fiqih muslimah mengenai istihadhah menegaskan bahwa istihadhah merupakan darah yang keluar dari pembuluh darah di luar ketentuan haid dan nifas, sehingga hukum ibadahnya berbeda dan tidak membatalkan kewajiban seperti salat, puasa Ramadan, membaca Al-Qur'an, maupun tawaf. Dalam kerangka Mazhab Syafii yang merujuk pada kitab-kitab utama seperti Al-Umm, Al-Majmu’, hingga Tuhfatul Muhtaaj serta berlandaskan hadis shahih Riwayat Bukhari dan Muslim tentang kisah Fatimah binti Abi Hubaisy r.a. penetapan hukum darah didasarkan pada batas baku Haid (minimal 24 jam, umumnya 6–7 hari, dan maksimal 15 hari 15 malam) serta minimal masa suci 15 hari, dengan penyelesaian kasus kompleks melalui tiga istilah kunci yaitu kebiasaan (‘adah), kemampuan membedakan sifat darah (tamyiz), dan perhitungan masa bersih (talfiq). Pembagian status wanita yang mengalami istihadhah (mustahadhah) dikelompokkan ke dalam empat kondisi mubtada’ah mumayyizah, mubtada’ah ghairu mumayyizah, mu‘tadah mumayyizah, dan mu‘tadah ghairu mumayyizah di mana tata cara bersucinya menuntut kebersihan diri, penggunaan pembalut penahan darah, serta pelaksanaan wudu yang dilakukan khusus setelah masuk waktu salat fardu untuk satu kali Sholat fardu beserta Sholat Sunnah, dengan pesan spiritual bahwa kondisi biologis perempuan tidak menjadi penghalang untuk tetap dekat dengan Allah SWT melainkan syariat hadir memberikan ketenangan dan kemudahan agar ibadah tetap berjalan sesuai tuntunan. Berdasarkan mazhab Syafi’i dan hadis sahih, penetapan hukumnya merujuk pada batas baku tempoh haid suci serta prinsip 'adah, tamyiz, dan talfiq untuk empat kategori mustahadhah, di mana tata cara bersucinya mewajibkan kebersihan, penggunaan pembalut, dan wudu khusus selepas masuk waktu Sholat fardu. Makna utama yang dapat dipetik adalah bahwa kondisi biologis perempuan sama sekali tidak menjadi halangan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena syariat Islam senantiasa menghadirkan rasa tenang dalam menghadapi kondisi darah yang tidak menentu, dan kemudahan tata cara bersuci agar kewajiban ibadah seperti Sholat dan Puasa tetap dapat berjalan konsisten sesuai tuntunan fikih Syariat Islam. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias hingga selesai. Berbagai momen kebersamaan yang tercipta menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan antar anggota sekaligus memperkuat semangat kekeluargaan di lingkungan DWP Kabupaten .Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan dan silaturahmi dapat terus dipelihara dan menjadi landasan bagi seluruh pengurus dan anggota DWP dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi ke depan. Pertemuan rutin tersebut bukan sekadar kegiatan rekreatif, namun menjadi momentum untuk menyatukan langkah, mempererat persaudaraan, meningkatkan kekompakan serta membangun semangat baru bagi seluruh keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutai Timur.Kegiatan Pengajian Rutin ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan komunikasi, partisipasi seluruh anggota dalam mendukung pelaksanaan program kerja DWP Kab. Kutai Timur juga diharapkan setiap program yang telah disusun dapat dilaksanakan secara bersama-sama, terkoordinasi dan memberikan manfaat bagi anggota DWP serta lingkungan Organisasi dan Masyarakat. Demikian laporan ini dibuat semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat.
BAZAAR UMKM.Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ba rito Kuala Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Ka bupaten Barito Kuala mengadakan Bazaar UMKM pada Hari Kamis, 08 Oktober 2026 pukul 09.00 wit sampai selesai di TK Azzikri Marabahan yang dilaksanakan oleh DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Barito Kuala. I.KETERANGAN PROGRAM Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD kabupaten Barito Kuala melaksanaan program Bidang Ekonomi,Kegiatan Usaha,Bazaar,( DWPkreatif)dengan mengikuti Bazaar UMKM yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Barito Kuala. Acara diikuti juga oleh DWP Unsur Pelaksana ,DWP Kecamatan se kabupaten Kabupaten Barito Kuala yang dikaksanakan pada: 1. Hari/tanggal. : Kamis, 08 Oktober 2026 2. Tempat. : TK Azzikri Marabahan 3. Acara. : Pertemuan Rutin DWP Sekretariat DPRD kabupaten Barito Kuala 4. Bidang. : Ekonomi 5. partisipan. : 10'orang 6. Produk. : Kripik Tempe dan Tahu Bacem 7. Waktu : 09.00 wit sampai selesai Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD kabupaten Barito Kuala diwakili oleh Ketua Ny Erly Lesma riati M Haris dan Anggota Ny Hairilisa Ahmad Jarkasi, Ny Raudatul Jannah Fahmid, Ny Mirawaty Kamaruddin,Ny Maulida saubari Adi Saputra, Ny Rafita Hefni Hariadi, Ny Adriaji Ari. II. LATAR BELAKANG Bazaar UMKM adalah sebuah acara atau kegiat an yang bertujuan mempromosikan dan menjual produk produk UMKM kepada masyarakat. Bazaar biasanya diadakan di tempat tempat yang strategis dan banyak didatangi masyarakat.Acara ini biasanya diisi dengan kegiatan : 1. Pemeran produk UMKM 2. Penjualan produk UMKM 3. Demontrasi produk workshop 4. Hiburan /musik Dengan adanya Bazaar UMKM ,maka dihara pkan ; 1. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang produk produk UMKM 2. Meningkatkan penjualan produk UMKM 3. Meningkatkan kesempatan bagi UMKM untuk promosi dan berjejaring. 4. Meningkatkan pertimbuhan ekonomi masyarakat. III HARAPAN DENGAN ADANYA BAZAAR UMKM 1. Meningkatkan ekonomi masyarakat : UMKM diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat ,terutama masyarakat yang kurang mampu. 2. Meningkatkan kesempatan kerja: UMKM diharap kan dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat. 3. Meningkatkan inovasi dan kreativitas masyarakat; UMKM diharapkan dapat meningkatkan inivasi dan kreativitas masyarakat. 4. Meningkatkan kualitas produk: UMKM diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan masyarakat. 5. Meningkatkan daya saing: UMKM diharapkan da pat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. 6. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat: UMKM dihadapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, 7. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi; UMKM diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. V MANFAAT BAZAAR UMKM 1. Peningkatan ekonomi keluarga: anggota keluarga DWP dapat meningkatkan ekonomi keluarga melalui kegiatan UMKM 2. Peningkatan kemampuan:anggota DWP dapat meningkatkan kemampuan dalam berwirausaha dan mengelola usaha. 3. Peningkatan kepercayaan diri: anggita DWP dapat meningkatkan kepercayaan diri melalui kegiatan UMKM. 5. Peningkatan fleksibilitas waktu: anggota DWP dapat mengatur waktu ketika ada di luar dan di dalam rumah. 6. Peningkatan kesempatan : anggoa DWP dapat meningkatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan emosi. 7. Peningkatan Pemdapatan : anggota DWP dapat meningkan pendapatan dengan cara aktif di Bazaar. IV. VI. MANFAAT KEGIATAN 1. Kegiatan merupakan pelaksanaan program DWP kabupaten, 2. Kegiatan merupakan ajang silaturrahmi antar pegiat UMKM 3. Kegiatan merupakan sumber informasi,sosialisasi dan konsolidasi antaranggota DWP se kabupaten Barito Kuala, 4. Kegiatan dapat dijadikan sarana belajar mengelola usaha dan pemasaran hasil usaha 5. Kegiatan dapat dijadikan sebagai laporan Ereporting (LPPK) VII. OUT PUT BAZAAR UMKM 1. Peningkatan Pendapatan:Bazaar dapat membantu anggota DWP meningkatkan pendapat an mereka dengan menjual produk produk yang me reka buat. 2. Peningkatan Kemampuan:Bazaar dwpat memba nti anggota dwp meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola bisnis dan memasarkan produk. 3. Peningkatan Kepercayaab diri: Bazaar dapat membantu anggota dwp meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menjual produkdan berinteraksi dengan pelanggan. 4. Peningkatan jaminan; Bazaar dapat membantu anggota dwp meningkatkan jaringan mereka dengan bertemu dengan pelanggan,supplier dan anggota lainnnya. 5. Promosi Produk: Bazaar dapat membantu anggota dwp mempromosikan produk produj mereka kepada masyarakat luas. Out out lainnnya adalah : 1. Produk produk unik: Bazaar dapat menampilkan produk produk unik dwn kreatif yang dibuat oleh anggota dwp, 3. Kesempatan berwirausaha: bazaar dapat membe rikan kesempatan berwirausaha bagi anggota dwp yang ingin memulai bisnis. 4. Peningkatan Kesadaran: bazaar dapat meningkat kan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung produk lokal dan UMKM. VIII . PENUTUP Laporan Ereporting ditulis oleh admin ereporting DWP Sekretariat DPRD kabupaten Barito Kuala Ny Erly Lesmariati
Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu melaksanakan pertemuan rutin pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026 bertempat di Mako Damkarmat mulai pukul 16.00 wita yang di hadiri oleh Ketua Bidang Ekonomi, wakil ketua bidang Pendidikan, dan anggota sebanyak 46 orang. Kegiatan bertujuan agar setiap bulan dapat dievaluasi kehadiran anggota, penguatan organisasi, menambah wawasan dan literasi anggota mengenai materi yang dipaparkan setiap narasumber agar dapat diaplikasikan dalam kegiatan sehari - hari baik dilingkungan kerja dan sekitarnya. Kegiatan diawali dengan 1. Pukul 16.00 Pembukaan oleh pembawa acara Ibu Siti Rahma Andi Anan 2. Pukul 16.05 Menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan yang dipimpin oleh Ibu Ica Aspar 3. Pukul 16.10 Pembacaan Doa oleh Ibu Listia Wati Sarfin 4. Pukul 16.15 Sambutan dan arahan dari Ketua Dharma wanita Persatuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Kota Palu yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pendidikan Ibu Revayana Asrul. Dalam sambutannya beliau menegaskan betapa pentingnya mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh DWP Damkarmat khususnya yang berkaitan dengan menerima materi serta menambah wawasan dan literasi dalam segala aspek organisasi. Evaluasi kehadiran setiap pertemuan serta pemberitahuan mengenai pelaksanaan lomba dalam rangka HUT DWP Ke 27 Tahun 2026 antara lain lomba line dance dan lomba pembuatan bosara. 5. Pukul 16.25 Pemaparan Hihglight Sosialisasi Bus Trans Palu yang diikuti oleh 2 orang anggota bidang Pendidikan DWP Damkarmat dalam kegiatan DWP Kota yang bertempat di kantor Dinas Perhubungan Kota Palu yang dibawakan oleh Ibu Fitriyani Karman. 6. Pukul 16.35 Sosialisasi Perencanaan Keuangan Matang dengan narasumber Ibu Arum dari Pegadaian Area Palu. Sosialisasi tentang investasi jangka panjang berupa tabungan emas dari Pegadaian di mana Emas bisa dijadikan investasi jangka panjang yang harganya setiap tahun naik mengikuti harga pasar dunia. Sehingga bisa dijadikan tabungan jangka panjang yang minim resiko dengan tingkat keamanan yang memadai. Pegadaian Area Palu juga memudahkan nasabah yang ingin berinvestasi emas melalui program cicilan yang bunganya disesuaikan dengan MOU yang sudah ditanda tangan oleh Walikota Palu. 7. Pukul 17.15 Istirahat 8. Pukul 17.40 Penutup. #dwpcerdasliterasi