Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purbalingga dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 5 Februari 2026 pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai bertempat di Aula Graha Srikandi Kabupaten Purbalingga. Dan berdasarkan pada surat dari DWP Kabupaten Purbalingga dengan nomor B.001/SET/DWP KAB PBG/I/2026 tertanggal 2 Februari 2026, DWP Unsur Pelaksana DINDAGKOPUKM Kabupaten Purbalingga hadir pada acara tersebut yang diwakili oleh Ny Igit Edy Suwarno. Hadir dalam acara ini Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purbalingga Ny Rida Kusumawati Mukodam beserta jajaran pengurus, dan para Ketua DWP Unsur Pelaksana Badan Dinas Instansi dan Kecamatan se- Kabupaten Purbalingga. Petugas dari DWP Kecamatan Kalimanah. Sebelum rapat dimulai, diawali dengan kegiatan Literasi oleh Bidang Pendidikan yang dipandu oleh Ny Revon. Ibu - ibu dipersilahkan untuk memilih dan membaca buku² yang telah disediakan di Mobil Perpustakaan Dinaspus Kabupaten Purbalingga, kemudian ibu² dipersilahkan untuk menceritakan kembali secara ringkas tentang isi buku yang dibaca. 3 Orang Ibu maju kedepan menceritakan kembali garis besar dari isi buku yang dibacanya. Yang pertama menceritakan tentang buku berjudul Halaman Organik Minimalis, yang kedua buku berjudul Ubi Jalar dan Kebermanfaatannya dan yang ketiga buku berjudul Cara Jitu Mengatasi Asam Urat. Dan sebagai apresiasi masing-masing ibu diberikan reward. Selanjutnya acara dipandu oleh Ny Titin Sapto Suhardiyo dengan pra acara yang pertama Menyanyikan bersama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars DWP yang dipimpin oleh dirigen Ny Didi. Pra Acara yang kedua Siraman Rohani disampaikan oleh Ny Azizah dengan tema Memahami Perbedaan Laki laki dan Perempuan Agar Jatuh Cinta Berulangkali Kepada Pasangan. Allah SWT memberikan perbedaan - perbedaan otak yang membuat laki-laki dan perempuan mengerti fungsi dan tugasnya masing-masing untuk saling melengkapi : 1. laki-laki lebih hebat dalam menjaga keamanan daripada perempuan termasuk menjaga keamanan ekonomi 2. pada laki-laki program bahasa dan bicaranya hanya ada di otak sebelah kiri belakang sedangkan perempuan ada di otak kiri dan kanan belakang 3. pada saat istirahat tidur 70% aktifitas elektrik otak laki-laki mati dan pada perempuan 90% aktifitas elektriknya hidup, karena itu ketika perempuan tidur ia terus menerus menerima informasi dari sekitarnya 4. laki-laki cepat konsentrasi dan pendengarannya menurun Nah, jatuh cinta untuk kedua, ketiga dan kesekian kalinya kepada suami kita adalah pengakuan bahwa pasangan kita hari ini bukanlah orang yang sama dengan yang kita nikahi 10 atau 20 tahun lalu. Mereka telah tumbuh , berubah dan kitapun demikian , maka kita harus belajar mencintai versi baru dari pasangan kita. Selanjutnya Rapat dimulai dengan dipimpin oleh Ny Dini Suroto. Rapat dibuka oleh Ny Dini Suroto dengan bacaan basmallah bersama. Dilanjutkan dengan penyhampaian materi rapat yang pertama adalah informasi yang disampaikan oleh sekretaris Ny Titin Sapto yang menyampaikan tentang informasi dari sekretaris yang menyampaikan tentang jadwal petugas raker dan ketrampilan serta e reporting, informasi dari Bendahara yang menyampaikan saldo terakhir bendahara, dari Bidang Pendidikan yang menyampaikan informasi saldo bulan Januari, petugas raker dan ketrampilan serta tentang sudut baca. Bidang Ekonomi diantaranya menyampaikan Tips Praktis Untuk Sehat Secara Finansial : 1. kelola arus kas 2. biasakan menabung otomatis 3. miliki dana darurat 4. Kendalikan utang 5. proteksi dengan asuransi 6. tingkatkan penghasilan 7. catat keuangan secara rutin 8. terapkan gaya hidup sederhana 9. edukasi keuangan keluarga Informasi Bidang Sosial Budaya menyampaikan bahwa jadwal kegiatan Pengajian Roudlotul Jannah dan Pengajian Ramadhan menunggu informasi selanjutnya. Acara selanjutnya adalah Stressing yang disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Purbalingga Ny Rida Kusumawati Mukodam. Beliau menyampaikan bahwa Siraman Rohaniyang tadi disampaikan sangat bagus, kita harus belajar sabar dan memahami pasangan kita masing-masing, buatlah waktu spesial berdua dengan pasangan. Beliau juga menyampaikan terimakasih untuk informasi yang telah disampaikan oleh sekretaris. Pesan untuk admin e reporting agar tidak menunda-nunda laporan. Acara dilanjut dengan penyampaian materi dari dr. Teguh Wibowo Sekdin Dinkes PPKB Kabupaten Purbalingga. Materi dengan judul "Sayangi Punggungmu, Mencegah Penyakit Degeneratif Tulang Belakang" Disampaikan bahwa Penyakit Degeneratif adalah proses aus atau penuaan alami pada srtuktur tulang belakang. Yang terjadi adalah : - bantalan (diskus) kehilangan air, menjadi getas, dan menipis - sendi (faset) mengalami peradangan dan penebalan (pengapuran) - tulang (vertebra) tumbuh taji tulang. Ada 3 kunci pencegahan praktisnya yaitu : 1. sadar postur, duduk tegak, sangga punggung bawah setiap 30 mnt berdiri bergerak dan regangkan badan 2. manajemen beban teknik angkat jongkok punggung lurus pakai kekuatan paha jaga berat badan ideal 3. perkuat otot inti aktifitas rutin jalan kaki berenang latihan spesifik plank, berenang Kapan harus ke dokter, jika : - nyeri menjalar - kelemahan (kaki sulit diangkat) - gangguan buang air Pencegahan adalah obat terbaik untuk tulang belakang yang sehat. Penyampaian materi ini sangat berguna bagi semua. terutama bagi ibu-ibu yang mungkin sudah mulai mengalami sakit punggung seperti ini. Demikian rangkaian Rapat Kerja sudah dilaksanakan, semua mengikuti dengan baik dan insya Allah informasi yang didapat akan disampaikan di Unsur Pelaksana masing-masing. -
Dharmawanita Persatuan (DWP) Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Bima Bima turut mengambil peran aktif dalam kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (Genting) yang diadakan oleh Dharmawanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima. Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Kamis, 05 Februari 2026 bertempat di Aula Rapat Kantor Bupati Kabupaten Bima dan diikuti oleh anggota DWP OPD dan kecamatan di lingkup Kabupaten Bima. Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, melainkan masa depan generasi bangsa. Menyadari hal tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten berinisiatif untuk ikut dalam kegiatan sosialisasi genting ini. Hadir sebagai Delegasi dari DWP Distanbun Kabupaten Bima Ketua DWP Ny. Hj. Nuraini H. Muhammad Natsir, Sekretaris Ny. Nurul Asih Kurniawati Fauzi, Bendahara Ny. Lili Suryani Akhyar, Ketua Bidang Ekonomi Ny. Sri Wahyuni Chairul Munir, Ketua Bidang Sosial Budaya Ny. Dahliani Syarifudin, dan anggota Bidang Pendidikan Ny. Sri Rizkan Zuliasdi. Para delegasi DWP Distanbun hadir dengan penuh semangat, membawa misi untuk mengintegrasikan peran ibu sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus garda terdepan kesehatan anak. Kehadiran ini menegaskan bahwa sektor pertanian dan perkebunan memiliki kaitan erat dengan gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal. Sebagai narasumber kegiatan yaitu Ny. Tita Masithah Bahrain yang berprofesi dibidang kesehatan sekaligus pengurus bidang pendidikan DWP Kabupaten Bima. Beliau menjelaskan bahwa GENTING adalah salah satu dari 5 Program Percepatan (Quick Win) yang disusun oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan cara memberikan bantuan dari orang tua asuh kepada balita yang berisiko stunting. Program ini mendukung visi "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045", khususnya pada misi Asta Cita ke-4 (penguatan SDM, kesehatan, dan kesetaraan) serta ke-6 (pembangunan dari desa untuk pemberantasan kemiskinan). Khusus di Nusa Tenggara Barat (NTB), target dan kondisi berdasarkan data pada tahun 2024-2025 mencapai 38.542 keluarga sasaran untuk tahun 2025 dari Target Nasional 1.000.000 keluarga sasaran. Dan Tantangan di NTB (2024) Terdapat 83.762 jamban tidak layak, dan terdapat 34.491 sumber air bersih yang tidak layak. Dan kondisi seperti ini menjadi sumber masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat. Program Genting ini hadir untuk mengatasi persoalan dan tantangan diatas. Adapun bentuk bantuan yang dapat diberikan yaitu dengan memberikan bantuan nutrisi fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) antara lain dengan memberikan pangan lokal kaya protein hewani dalam bentuk makanan siap santap atau kudapan anak dibawah umur dua tahun (Baduta) dengan indikasi berat badan (BB) kurang. Dan nutrisi baik harus diberikan sejak masa kehamilan agar anak yang dilahirkan sehat. Disamping itu juga perlu sosialisasi pada masyarakat setempat untuk Memanfaatkan hasil kebun dan pertanian disekitar rumah masing (seperti jagung, kacang-kacangan, dan sayuran) sebagai sumber protein dan vitamin berkualitas tinggi. Dan melakukan edukasi sanitasi untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga sebagai penunjang kesehatan anak. Diakhir sosialisasi Ny. Tita Masyithah Bahrain mengajak semua anggota DWP OPD dan Kecamatan lingkup Kabupaten Bima untuk mendaftarkan diri menjadi orang tua asuh, dan pendaftaran dilakukan melalui situs resmi programgenting.bkkbn.go.id. Aksi nyata dapat dimulai dari lingkungan terkecil, seperti mengasuh keluarga, tetangga, atau masyarakat di sekitar tempat usaha. Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini, DWP Distanbun Kabupaten Bima berkomitmen untuk menyebarluaskan ilmu "Genting" kepada seluruh anggota DWP dan lingkungan sekitar, mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan buah guna menjamin ketersediaan gizi mandiri serta mendukung setiap program pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bima. Keikutsertaan DWP Distanbun dalam sosialisasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung visi Kabupaten Bima yang sehat dan cerdas. Dengan semangat gotong royong, kita yakin angka stunting dapat ditekan demi mewujudkan Generasi Emas Bima.
Purbalingga – Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DWP DLHPKP) Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Ny. Yulliah Bambang Triono turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purbalingga yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dan bertempat di Gedung Graha Srikandi Purbalingga, dengan dihadiri oleh seluruh perwakilan DWP Unit Pelaksana se-Kabupaten Purbalingga. Rapat kerja ini bertujuan untuk menyampaikan informasi organisasi, memperkuat koordinasi antarunit, serta meningkatkan peran dan kontribusi anggota Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah daerah maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada pelaksanaan rapat kerja kali ini, DWP Kecamatan Kalimanah dipercaya sebagai petugas penyelenggara kegiatan. Acara dibuka secara resmi oleh pembawa acara dengan pembacaan basmallah secara bersama-sama sebagai wujud rasa syukur. Selanjutnya, rapat dipimpin oleh Pimpinan Rapat, Ibu Dini Suroto. Sebelum memasuki agenda utama rapat, kegiatan diawali dengan pra-acara berupa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh khidmat. Rangkaian pra-acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh petugas dari DWP Kecamatan Kalimanah. Kultum tersebut mengangkat tema “Memahami Perbedaan Perempuan dan Laki-Laki untuk Bisa Cinta Berulang Kali dengan Pasangan”, yang memberikan pesan moral tentang pentingnya saling memahami peran dan perbedaan dalam kehidupan rumah tangga guna menciptakan keharmonisan keluarga. Memasuki agenda inti rapat, Sekretaris DWP Kabupaten Purbalingga, Ibu Titin Sapto, menyampaikan berbagai informasi organisasi, termasuk laporan kegiatan serta program kerja dari masing-masing bidang. Penyampaian informasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan sinergi, serta memastikan seluruh unit DWP dapat menjalankan program kerja secara optimal dan berkelanjutan. Setelah sesi penyampaian informasi organisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi kesehatan oleh Bidang Sosial Budaya (Sosbud) DWP Kabupaten Purbalingga yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB). Materi kesehatan disampaikan oleh dr. Teguh Wibowo dengan tema “Sayangi Punggungmu, Mencegah Penyakit Degeneratif Tulang Belakang.” Dalam paparannya, dr. Teguh Wibowo menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan tulang belakang melalui postur tubuh yang benar, pola aktivitas yang sehat, serta upaya pencegahan sejak dini guna menghindari penyakit degeneratif. Pada kesempatan yang sama, Ketua DWP Kabupaten Purbalingga, Ibu Rida Mukodam, menyampaikan arahan dan penekanan (stressing) kepada seluruh anggota DWP. Beliau menekankan pentingnya peran aktif anggota Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah daerah, meningkatkan kualitas keluarga, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Di tengah penyampaiannya, Ibu Rida Mukodam juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota DWP Unit Pelaksana yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Peduli Korban Banjir Bandang di Serang. Partisipasi tersebut diwujudkan melalui penggalangan donasi, penyaluran bantuan secara langsung, serta pelaksanaan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana. Menurutnya, kepedulian dan solidaritas tersebut merupakan wujud nyata peran Dharma Wanita Persatuan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purbalingga berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh pimpinan rapat. Melalui rapat kerja ini, diharapkan seluruh anggota DWP, termasuk DWP DLHPKP Kabupaten Purbalingga, dapat semakin solid, aktif, dan berkontribusi positif dalam mendukung pembangunan daerah serta kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Purbalingga.
Ketua Darma Wanita Persatuan Dinas Pemuda dan Olah Raga kota Pagar Alam Ny.Afriyanti Yudi sekaligus guru yang mengajar di SMA Negeri 1 kota Pagar Alam menghadiri Grand Final Pemilihan Putra dan Putri SMA Negeri 1 Kota Pagar Alam Tahun 2026.Yang di laksanakan pada hari Kamis tanggal 05-02-2026 yang bertempat di Lapangan Sekolah SMA Negeri 1 kota Pagar Alam.Pemilihan Putra dan Putri SMA Negeri 1 kota Pagar Alam di hadiri Walikota Pagar Alam yang dalam hal ini di wakili oleh Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra Bpk Sunarto.Dalam sambutannya Bpk Sunarto menyampaikan pesan jika terpilih menjadi salah satu Putra dan Putri SMA Negeri 1 kota Pagar Alam agar tetap rendah hati dan selalu rajin belajar.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pasaman Barat NY.ERISA DODY SAN ISMAIL ,megadakan Rapat Pengurus DWP Pada tanggal 05 februari thn 2026 ,yang bertempat d Aula Pappelitbangda, dalam Rapat Membahas Program Kerja Masing-Masing Bidang, d antara nya ada 3 bidang yaitu,bidang pendidikan ,bidang Ekonomi dan bidang Sosial dan budaya, dalam rapat tersebut ketua Dharma Wanita persatuan Ny.erisa dodi san ismail menyampai kan supaya kegiatan d 3 bidang ini dapat telaksana dengan sempurna dan setiap kegiatan harap melaporkan kegiatan nya d E reporting dan begitu seterus nya,kegiatan akan d lakasanakan dua kali sebulan,kegiatan ini d hadiri oleh :Ny. Dia jhoni Hendri ,Ny.Emil ikhwandri,Ny.Febri Agusli ,Ny.Ilma zulfi ,Ny,Nia Muharam,Ny,Ita Armen, Ny,tona jhon ardi ,dan beberapa lain anggota pe ggurus yang ikut dalam Rapat tersebut, Rancangan program kerja k depan:1.pertemuan bulanan DWP, Bulan Februari 2026 d isi dgn Ceramah Agama Oleh Ustad pada hari kamis,12 Februari 2026 d Aula DPPKBP3A,menyambut bulan suci Ramadhan. 2.Bulan Maret 2026 Anjang sana ke panti Asuhan dan rumah lansia. 3.Bulan April 2026,Pengukuhan Pengurus DWP. 4.Bulan mei 2026,sosialisasi dari Bank BSI ( jika memungkinkan ) 5.Bulan juni 2026,Pertemuan Bulanan Dengan Penanggung jawab d bidang sosial ( narasumber dr.Armen,Sp.PD dan Oleh APKESMI Pasaman Barat ) 6.Bulan juli 2026,( sosialisasi kesehatan jika memungkinkan ) 7.Bulan Agustus 2026,Pertemuan Bulanan dengan penanggung jawab bidang Ekonomi ( tutorial make up ). 8.Bulan September 2026P,d sponsori uang sosial. 9. Bulan oktober 2026,penanggung jawab bidang pendidikan. 10. Bulan November 2026, Lomba Senam Dakam Rangka HUT DWP. 11. Bulan Desember 2026 HUT DWP Ke 27 Tahun. Itu lah rancanga program kerja DWP Kedepan nya,Alhamdulillah Rapat tersebut berjalan dengan lancar.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bima. Laporan Kegiatan Pertemuan DWP Kabupaten Bima Sesuai Surat dengan Nomor : 03/DWP.KAB.BIMA/II/2026, Perihal : Undangan Pertemuan Rutin DWP Kabupaten Bima yang dihadiri oleh Pengurus DWP Kabupaten Bima, Ketua DWP OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Ketua DWP Kecamatan se-Kabupaten Bima yang dilaksanakan pada Hari/ Tanggal : Kamis, 5 Februari 2026, Jam 08.30 Wita, Tempat : Aula Rapat Utama Kantor Bupati Kabupaten Bima, Pakaian : Batik Nasional DWP, Agenda : Sosialisasi GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Petugas : DWP Inspektorat, DWP Bappenda, DWP Disnakertrans, DWP Kesbangpol, DWP Kecamatan Woha, DWP Kecamatan Donggo. Perwakilan DWP PUPR ang hadir berjumlah 6 orang terdiri dari : 1). Ny. Wiwik Taufik (Ketua DWP PUPR), 2). Ny. Irhas Sarujin (DWP Bidang CIKAR PUPR), 3). Ny. Ita Agam (DWP Bidang Bina Marga PUPR), 4). Ny. Fitri Hasanudin (DWP Bidang Sekretariat), 5). Ny. Yuli Arinto (DWP Workshop PUPR), 6). Ny. Rani Teguh (DWP CIKAR PUPR). Susunan Acara : 1). Master Of Ceremony (MC) : Ny. 2). Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an : Ny. Ratnah Hasym, S.Pd (DWP Bappenda) 3). Pembacaan Syaritilawah oleh Ny. Azarita Syafri, SE (DWP Bappenda), 4). Pembacaan Do'a oleh Ny. Nurkhalisah Burhanudin (DWP Kesbangpol), 5). Menyanyikan Mars dan Hymne Dharma Wanita Persatuan yang dipandu oleh Dirigent Ny. Chaira (DWP Inspektorat) 6). Kata Pengantar dari Perwakilan DWP OPD dan Kecamatan yang bertugas oleh Ny. dr. Eni Andriani Agus Salim (DWP Bappenda), 7). Sambutan sekaligus Arahan dari Ketua Dharma Wanita Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linngi Ardi, SE. Agenda Acaranya : Acara resmi di buka oleh Master of Ceremony tepat pada Pukul 09.30 Wita, dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al Qur'an dan sari tilawah, Menyanyikan Mars dan Hymne Dharma Wanita Persatuan, Sambutan dari Perwakilan OPD dan Kecamatan yang bertugas, Sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima. Pengisian Acara oleh (Bidang Pendidikan). Uraian Jalannya Acara : yang pertama sambutan dari perwakilan DWP OPD atau Kecamatan oleh dr Eni Andriani Agus Salim adapun beberpa yang disampaikan : 1). Ucapan terima kasih atas waktu dan tempat yang telah diberikan dalam menyampaikan Sambutan 2). Permohonan maaf baik itu karena keterbatasan waktu, kesalahan dalam penyampaian, atau kekurangan dalam persiapan. Selanjutnya sambutan dari Ibu Ketua DWP : Adapun beberapa hal yang disampaikan adalah : 1). Mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua anggota dan mempererat hubungan antar anggota, 2). Menggaris bawahi peran perempuan dalam mendidik anak, menjaga kesehatan mental keluarga, serta menjadi pendukung karier suami. 3). Menyampaikan program lomba kebersihan, tata cara pengolahan sampah yang baik dan benar. 4). Menyampaikan program sosialisasi tentang e-reporting, Ibu Ketua DWP Kabupaten Bima berharap agar semua Ketua DWP OPD maupun Kecamatan agar selalu mendukung program tersebut agar nilainya semakin tinggi. Akhir Kata beliau menyampaikan harapan dukungan anggota untuk kemajuan DWP Kabupaten agar makin sukses kedepan. Acara Selanjutnya pengisian materi oleh Bidang Pendidikan. PELAKSANAAN GERAKAN ORANG TUA ASUH CEGAH STUNTING (GEENTING) : Konsep Dasar Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerrintsh din bidang kesehatan. Ciri-ciri stunting : lebih pendek dari sepentaranya, pertumbuhan melambat, Wajah tampak lebih muda dari anak-anak seusianya, pertumbuhan gigi melambat, Performa buruk pada kemampuan fokus dan memori belajarnya, usia 8-10 tahun anak menadi lebih pendiam, tidak banyak melakukan kontak mata terhadap orang di sekitarnya, BB balita tidak naik bahkan cenderungb menurun, Perkembangan tubuh anak terlambat, seperrti telat menarcha (menstruasi pertama anak perempuan, Anak mudah terserang berbagai penyakit infeksi. Sekian rangkaian jalannya acara dan acaranyapun di tutup di pukul 12.00 WITA.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan Melaksanakan pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat silaturahmi sesama anggota DWP. Acara diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz H. Hasanuddin Tanjung, Lc., yang menyampaikan hikmah Isra’ Mi’raj serta pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadhan sebagai bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh anggota DWP dapat meningkatkan kualitas ibadah serta peran aktif dalam mendukung program-program Kementerian Agama.
DWP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) yang diwakili oleh 3 Orang Pengurus yaitu Ny. Nurjanah Wahyudin, Ny. Sri Kasmiyati Amiruddin, Ny. Sri Suryanti Muhaimin menghadiri Pertemuan Rutin ke-1 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Kamis, 5 Pebruari 2026 Pukul 09.00 WITA bertempat di Aula Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Godo, Kecamatan Woha. Dengan pakaian : Batik DWP. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, jajaran Pengurus 24 orang yaitu : Unsur Wakil Ketua III Ny. Siti Salmah Tajuddin, Sekretaris II Ny. Eri Fitria Syaifullah, Bendahara II Ny. Suhartini Nurdin Ketua Bidang Ekonomi Ny. Rohmiliar Amron Munawar, Ketua DWP OPD 15 orang, serta Ketua DWP Kecamatan se-Kabupaten Bima 13 orang, dengan jumlah peserta sebanyak 139 orang. Latar Belakang : Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Keluarga memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima sebagai mitra strategis pemerintah merasa perlu berperan aktif melalui Sosialisasi GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi anggota serta masyarakat dalam upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan. Tujuan Sosialisasi GENTING ; 1. Meningkatkan pemahaman anggota DWP tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini. 2. Mendorong keterlibatan anggota DWP sebagai orang tua asuh dalam program GENTING. 3. Menumbuhkan kepedulian sosial terhadap keluarga berisiko stunting. 4. Mendukung program pemerintah daerah dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bima. Susunan Acara dan Uraian Jalannya Pertemuan : 1. Acara dibuka oleh MC Ny. Sri Mulyati Syaifullah dari DWP Kecamatan Woha tepat pukul 09.00 WITA 2. Pembacaan Qalam Ilahi oleh Ny. Ratna Hasyim dan Saritilawah Ny. Zarita Syafri Syahid dari DWP Bappenda Kabupaten Bima. 3. Pembacaan Do'a dipimpin oleh Ny. Nurkhalisa Burhanudin dari DWP Bakesbangpol Kabupaten Bima 4. Menyanyikan bersama Lagu Mars dan Hymne Dharma Wanita Persatuan yang dipimpin dirigen Ny. Chaira Ummah M.Taufan Aga dari DWP Inspektorat Kabupaten Bima 5. Kata pengantar disampaikan oleh Plt. Ketua DWP Bappenda Kabupaten Bima Ny. Eni Andriani Agus Salim, mewakili enam DWP yang bertugas pada pertemuan kali ini, yaitu DWP Inspektorat, Bappenda, Disnakertrans, Bakesbangpol, Kecamatan Woha dan Donggo. 6. Sambutan Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Ibu-ibu semua pada pertemuan hari ini. Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, saya pribadi dan atas nama keluarga memohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya. Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan hasil Rapat Kerja Pengurus DWP Kabupaten Bima. Dari hasil raker tersebut, kita memiliki komitmen yang kuat untuk terus memajukan organisasi. Kita harus berlari lebih kencang agar DWP semakin berkembang dan tidak tertinggal. Organisasi ini harus terus bergerak, solid, dan memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat. Ke depan, pertemuan rutin dapat kita lakukan secara bersama-sama dengan OPD lain melalui sistem kunjungan bergantian. Dengan cara ini kita bisa saling mengenal lebih dekat, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan antar OPD. Semakin akrab, semakin kompak, dan semakin solid dalam menjalankan program organisasi. Saya berharap seluruh pengurus dan anggota tetap menjaga semangat kebersamaan, aktif berpartisipasi, dan mendukung setiap program DWP demi kemajuan organisasi yang kita cintai. 7. Agenda kegiatan diisi dengan Sosialisasi GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dengan narasumber Ketua Bidang Ekonomi DWP Kabupaten Bima Ny. Tita Masithah Syamaul Bahrain yang juga Ketua DWP Satpol PP Kabupaten Bima. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa stunting adalah gangguan pertumbuhan pada anak yang ditandai tinggi badan di bawah standar usianya akibat malnutrisi kronis dan infeksi berulang. Anak stunting pasti bertubuh pendek dan kondisi ini berisiko menurunkan fungsi kecerdasan karena berkaitan dengan perkembangan otak. Pertumbuhan otak terjadi sangat pesat pada 1.000 hari pertama kehidupan, dimulai sejak masa kehamilan. Karena itu ibu hamil harus mendapatkan pemeriksaan rutin, asupan gizi seimbang, suplementasi zat besi, imunisasi, serta pemantauan kesehatan agar janin tumbuh optimal. Setelah lahir, bayi perlu mendapat IMD, ASI eksklusif selama 6 bulan, dan MPASI bergizi seimbang mulai usia 6 bulan. MPASI ideal mengandung makanan pokok, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah (menu 4 bintang), dengan tekstur dan kebersihan yang sesuai usia anak. Nutrisi yang baik harus terus dijaga hingga usia balita dan remaja karena masa pertumbuhan masih berlangsung dan sangat menentukan kualitas kesehatan serta kecerdasan anak di masa depan. 8. Lot, sesi tanya jawab oleh 3 orang penanya dan foto bersama, menandai semangat kebersamaan DWP Kabupaten Bima. 8. Penutup, Pertemuan ditutup Pukul 11.30 WITA oleh MC Ny. Sri Mulyati Syaifullah Hasil yang Dicapai ; 1. Anggota DWP memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai stunting dan cara pencegahannya. 2. Terbangunnya komitmen anggota untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan orang tua asuh. 3. Meningkatnya kesadaran kolektif tentang pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam pemenuhan gizi anak. 4. Terjalinnya sinergi antara DWP dan pihak terkait dalam mendukung program penanganan stunting. Kesimpulan : Sosialisasi GENTING oleh DWP Kabupaten Bima berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan serta kepedulian anggota terhadap pencegahan stunting. Kegiatan ini menjadi langkah nyata DWP dalam mendukung program pemerintah dan diharapkan dapat berlanjut secara konsisten agar tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Bima. Demikian laporan kami, terima kasih.
DWP Kecamatan Keling. Turut menghadiri Launching Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara, pada hari Kamis 29 Januari 2026. bertempat di Jl. Kartini Jepara. Launching galeri yang berisi produk kerajinan Jepara ini dilakukan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah, Hj Nawal ArafahYasin, M, S, I., Launching ditandai dengan pengguntingan pita oleh Hj Nawal Arafah Yasin. Hadir dalam acara ini Bupati Jepara Witiarso Utama bersama Ny. Laila Saidah Witiarso yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, para Ketua Dekranasda Kabupaten se Jawa Tengah. Peresmian berlangsung semarak dengan sejumlah tampilan diantaranya fashion show, demo mengukir oleh Paguyuban Pengukir Perempuan RA. Kartini dan demo membatik Biyung Praloda. Sementara di dalam galeri digelar berbagai karya kreatif kerajinan Jepara. Dalam laporannya Ny. Laila Saidah Witiarso mengungkapkan bahwa launching ini menjadi momentum penting bagi perajin dan UMKM Jepara untuk mengembangkan kerajinan. Dekranasda Kabupaten Jepara sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam pengembangan industri kerajinan dan ekonomi kreatif melalui pemberdayaan perajin, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan daya saing produk. Sepanjang tahun 2025, Dekranasda Kabupaten Jepara aktif melakukan pendampingan dan promosi produk unggulan daerah. serta mengikuti berbagai pameran yang diselenggarakan Dekranasda kabupaten/kota lain maupun Dekranas Pusat sebagai upaya memperluas jejaring dan pasar produk Jepara. Pada tahun yang sama pula, Dekranasda Kabupaten Jepara berhasil meraih Juara Tiga kategori kerajinan logam pada ajang Dekranas Award 2025. Produk furnitur logam yang dikombinasikan dengan marmer tersebut digarap CV. Mr. Furniture Design Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo. Prestasi ini menjadi momentum kebangkitan industri logam Jepara sekaligus membuka peluang pasar nasional hingga global. Hingga kini tercatat 65 IKM bergabung, dengan ragam produk mulai dari kerajinan kayu, tenun Troso, batik, ecoprint, monel, hingga rajut. Dikarenakan kapasitas gerai lama tidak lagi mencukupi, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dekranasda melakukan perluasan dengan memanfaatkan lantai satu Gedung Islamic Center dan mengembangkannya menjadi Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara sebagai pusat pameran, promosi, serta fasilitasi pemasaran dan jejaring usaha bagi para perajin. Launching hari ini menjadi penanda resmi beroperasinya galeri untuk publik, berkat dukungan Pemerintah Daerah, sinergi lintas sektor, serta partisipasi aktif para pelaku IKM dan mitra perbankan. Sementara Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap peluncuran galeri Dekrasda Jepara. Berharap Dekranasda dapat menjalankan perannya untuk memberdayakan perajin dan UMKM Jepara agar dapat masuk pasar eksport. Ditambahkan dalam sambutannya bahwa Gerai Dekranasda ini diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata belanja setelah kunjungan ke Karimunjawa untuk mengenalkan produk UKM dan IKM Kabupaten Jepara. Serta diharapkan Gerai Dekranasda dapat buka setiap hari hingga malam dengan dukungan fasilitas seperti coffee shop agar selalu ramai dikunjungi. Supaya masyarakat tahu bahwa di sini merupakan galeri produk-produk unggulan Jepara Sedangkan Ketua Dekranadda Jateng Hj Nawal Arafah Yasin dalam sambutannya memuji Dekranasda Jepara yang telah memiliki galeri yang megah di pusat kota, mendukung kerja kerja kolaborasi baik dengan Pemkab maupun dengan dekranasda. Beliau juga mengungkapkan potensi potensi yang bisa dikembangkan oleh Jepara. Karena Jepara terkenal sebagai kota ukir yang potensinya luar biasa dengan nilai produksi 1,3 trilyun. Dan dampaknya menurut data BPS ada pertumbuhan ekonomi 5,9 persen. Beliau juga menjelaskan, warisan budaya yang dimiliki Jepara sangat luar biasa. Jepara memiliki tenun Troso yang di dukung 344 unit usaha yang mampu menghasilkan 25,5 milyar per bulan.Potensi sumber daya alam Jepara juga luar biasa. Namun belum seluruhnya memiliki nilai tambah. Menyarankan bahwa seharusnya batik yang dikembangkan adalah batik tulis bukan batik cap. Dengan fasilitas yang lebih representatif ini, UKM/IKM Jepara dapat naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan omzet. Serta Galeri Dekranasda Jepara terus berkembang, adaptif, kuat secara kelembagaan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dekranasda Kabupaten Jepara Kreatifitas tanpa batas UMKN naik kelas Jepara MULUS. DWP Kecamatan Keling
DWP Kecamatan Keling, menghadiri Sosialisasi Dari Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara. Sosialisasi ini dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 4 Februari 2026 bertempat di Gedung Shima Kabupaten Jepara. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dari berbagai OPD di Kabupaten Jepara. Perwakilan yang menghadiri kegiatan tersebut adalah Ketua Pelaksana Dharma Wanita Persatuan DWP Kecamatan Keling dan Pengurus Bidang Ekonomi, DWP Kecamatan Keling Ibu Dewi Darsono Laporan ini disusun sebagai dokumentasi keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Keling Kegiatan mengangkat tema Bimbingan Lanjutan Ekonomi Produktif Berbasis Kreativitas dan Digitalisasi. Tema tersebut dipilih untuk menjawab tantangan ekonomi di era digital. Materi disampaikan oleh Farikhatun Nusroh Isrina, S.E., MM. Juara perempuan inspirarif indonesia. Perempuan sebagai ibu rumah tangga adalah menteri keuangan yang hebat. Sebelum menentukan nominal uang tentukan kuantitas nominalnya dahulu. Pengertian ekonomi adalah sistem yang mengatur produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Jangan mencampurkan antara produsen dan marketing. Ekonomi kreatif artinya ekonomi yang berfokus pada penciptaan nilai melalui kreativitas, inovasi dan ide ide baru. Ekonomi berbasis digitalisasi. Dampak positif ekonomi digital antara lain 1. Meningkatkan efisiensi dan produktifitas 2. Membuka puang kerja baru dan meningkatkan pendapatan 3. Meningkatkan akses ke pasar global 4. Meningkatkan kompetisi dan inovasi 5. Mempermudah transaksi dan pembayaran 6. Meningkatkan akses ke informasi dan pengetahuan. Dampak negatif 1. Penggatian pekerjaan manual dengan otomatisasi 2. Kesenjangan digit antara yang memiliki akses teknologi dan yang tidak. Peta ekonomi baru : media sosial tiktok. narasumber menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat perempuan, agar mampu berdaya secara ekonomi tanpa meninggalkan peran utama dalam keluarga. Disampaikan bahwa kegiatan produktif dapat menjadi jalan hidup perempuan, yang sebelum berkembang ke arah ekonomi perlu ditentukan terlebih dahulu kuantitas dan konsistensinya. Produsen dituntut untuk menguasai strategi pemasaran yang tepat, karena tanpa pemasaran yang baik, produk tidak akan dikenal secara luas. Sebaliknya, pemasaran yang baik dapat mendorong peningkatan produksi. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa ekonomi merupakan suatu sistem yang mengatur proses produksi, distribusi, dan konsumsi barang serta jasa. Seiring dengan perkembangan zaman, konsep ekonomi terus mengalami transformasi, salah satunya melalui ekonomi kreatif, yaitu ekonomi yang menitikberatkan pada penciptaan nilai tambah melalui kreativitas, inovasi, dan ide-ide baru. Selain itu, diperkenalkan pula ekonomi berbasis digitalisasi, yaitu sistem ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital sebagai pendorong utama dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi. Pemanfaatan teknologi digital memberikan berbagai dampak positif, antara lain meningkatkan efisiensi dan produktivitas, membuka peluang kerja baru, memperluas akses pasar hingga tingkat global, serta mempermudah transaksi dan sistem pembayaran. Digitalisasi juga mendorong peningkatan kompetisi dan inovasi serta memperluas akses terhadap informasi dan pengetahuan. Namun demikian, disampaikan pula adanya dampak negatif yang perlu diantisipasi, seperti tergantikannya pekerjaan manual oleh otomatisasi, kesenjangan digital, risiko keamanan data dan privasi, penyebaran informasi palsu, serta ketergantungan berlebihan pada teknologi. Dalam konteks peta ekonomi baru, media sosial seperti TikTok dipaparkan sebagai salah satu sarana pemasaran digital yang memiliki potensi besar. Jika dahulu kesuksesan usaha ditentukan oleh kepemilikan modal besar dan lokasi usaha yang strategis, maka saat ini aset terpenting adalah perhatian audiens. Melalui platform digital, usaha rumahan memiliki peluang yang sama dengan perusahaan besar untuk menjangkau pasar yang luas. Kreativitas dalam menyajikan konten menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan di pasar digital. Strategi pemasaran yang efektif dan hemat biaya juga menjadi pembahasan penting dalam kegiatan ini. Narasumber menyampaikan materi secara jelas dan sistematis. Materi diawali dengan pembahasan mengenai perencanaan usaha. Peserta diarahkan untuk menentukan kuantitas atau nominal hasil usaha. Penentuan target usaha dinilai penting sebelum memulai kegiatan ekonomi. Narasumber kemudian menjelaskan pengertian ekonomi. Ekonomi merupakan sistem yang mengatur produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Pemahaman ekonomi dasar penting bagi pelaku usaha. Materi dilanjutkan dengan pembahasan ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif berfokus pada penciptaan nilai melalui kreativitas dan inovasi. Ide dan gagasan baru menjadi modal utama ekonomi kreatif. Peserta diberikan contoh penerapan ekonomi kreatif. Narasumber menjelaskan konsep ekonomi kreatif digital. Ekonomi kreatif digital menggabungkan kreativitas manusia dengan teknologi digital. Teknologi digital dimanfaatkan sebagai alat produksi, distribusi, dan pemasaran. Peserta diajak memanfaatkan platform digital sebagai peluang usaha. Selanjutnya disampaikan dampak positif ekonomi digital. Dampak tersebut antara lain meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Ekonomi digital membuka peluang kerja baru. Peluang tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Akses ke pasar global menjadi semakin luas. Kompetensi dan inovasi pelaku usaha terus meningkat. Transaksi dan pembayaran menjadi lebih mudah. Akses terhadap informasi dan pengetahuan semakin terbuka. Selain dampak positif terdapat pula dampak negatif ekonomi digital. Otomatisasi dapat menggantikan pekerjaan manual. Kesenjangan digital menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat. Keamanan data dan privasi perlu mendapat perhatian. Penyebaran informasi palsu dan hoaks semakin mudah terjadi. Ketergantungan terhadap teknologi menjadi risiko tersendiri. Peserta diimbau untuk bijak dalam menggunakan teknologi digital. Dalam sesi tanya jawab, dibahas strategi agar kegiatan live streaming dapat berjalan optimal. Disampaikan bahwa sebelum melakukan siaran langsung, perlu dilakukan pemanasan akun dan interaksi awal agar jangkauan konten lebih luas. Lebih lanjut dijelaskan bahwa personal branding dan fokus pada satu produk dalam jangka waktu minimal satu tahun menjadi kunci keberhasilan usaha. Produk yang baik adalah produk yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, perempuan diingatkan untuk tetap menjaga keseimbangan peran sebagai perempuan, istri, dan ibu, dengan tetap menghormati orang tua serta pasangan. Bimbingan lanjutan Ekonomi Produktif Berbasis Kreativitas dan Digitalisasi, yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing bagi UMKM dalam hal ini diberikan beberapa tips dan cara menggunakan medsos dalam melakukan penjualan produk. Kegiatan ini menambah wawasan anggota DWP Kecamatan Keling. Materi memberikan motivasi untuk berwirausaha. Kreativitas dinilai penting dalam persaingan usaha. Digitalisasi menjadi pendukung ekonomi produktif. Keikutsertaan DWP Kecamatan Keling memberikan manfaat positif. Peran perempuan dalam ekonomi kreatif semakin strategis. Kegiatan ini mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga. Peserta diharapkan mampu menerapkan materi yang diperoleh. Kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. Seluruh rangkaian acara terlaksana dengan baik. Kesimpulan materi menekankan pentingnya kreativitas digital. Demikian laporan keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara dalam kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jepara dengan tema Ekonomi Produktif Berbasis Kreativitas dan Digitalisasi. Jepara, 4 Februari 2026. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Keling.