DAFTAR PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN

DWP PUSAT / Kabupaten Blitar


# Bidang Penjelasan
BIDANG : SEKRETARIAT
110-03-2026DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar Ibu Ketua DWP Dinas Sosial beserta anggota mengikuti siraman rohani asn dan berbagi takjil Laporan kegiatan Rangkaian Kegiatan Bulan Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar Kanigoro Selasa , 10Maret 2026 Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Kab. Blitar dan sekitarnya * Acara dihadiri oleh Bapak Bupati Blitar, OPD di lingkungan Pemkab Blitar, Organisasi/ Kelembagaan : PKK, DWP dan Perwosi, PGRI dan Yayasannya * Rangkaian acara pada tanggal 10 Maret 2026 antara lain 1. Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh KORPRI Kabupaten Blitar 2. Berbagi takjil bagi masyarakat dan pengguna jalan di sekitar jalan raya Kantor Bupati Blitar 3. Berbuka Puasa Bersama seluruh ASN di lingkungan Pemkab Blitar 4. Sholat Magrib dan Sholat Tarawih berjamaah 5. Penutup Rangkuman rangkaian Kegiatan 1. Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat khususnya bagi para ASN di lingkungan Pemkab Blitar, diselenggarakan Kegiatan berbagi takjil khususnya bagi para pengguna jalan raya di depan kantor Bupati Blitar serta masyarakat sekitarnya kurang lebih sebanyak 7.000 an kantong takjil yang berasal dari sumbangan para ASN di lingkungan Pemkab Blitar termasuk dari PGRI, DWP, PKK dan PERWOSI Kabupaten Blitar 2. UP DWP Dinas Sosial Kabupaten Blitar yang merupakan bagian dari DWP Kabupaten Blitar turut berpartisipasi dan menghadiri rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar dimana hadir mendampingi Kepala DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR 3. Kegiatan berbagi takjil yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar adalah sebuah acara yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan dan keberkahan kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan raya yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah untuk berbuka puasa. Acara ini diadakan di depan kantor Bupati Blitar, yang merupakan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Pada acara ini, Pemkab Blitar membagikan takjil berupa makanan dan minuman yang dapat membantu masyarakat untuk berbuka puasa. Kegiatan berbagi takjil ini juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan, serta dapat meningkatkan rasa syukur dan keimanan kepada Allah SWT. Selain itu, acara ini juga dapat meningkatkan citra positif Pemkab Blitar sebagai pemerintah yang peduli dan berempati kepada masyarakat, serta dapat meningkatkan hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Dalam acara ini, masyarakat dapat menikmati takjil yang lezat dan bergizi, serta dapat berinteraksi dengan pejabat Pemkab Blitar dan masyarakat lainnya. 4. Tujuan kegiatan berbagi takjil yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar adalah: - Meningkatkan kesadaran berbagi: Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah. - Membantu masyarakat yang membutuhkan: Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah untuk berbuka puasa. - Meningkatkan kebahagiaan dan keberkahan: Untuk memberikan kebahagiaan dan keberkahan kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan raya yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah untuk berbuka puasa. - Meningkatkan citra positif Pemkab Blitar: Untuk meningkatkan citra positif Pemkab Blitar sebagai pemerintah yang peduli dan berempati kepada masyarakat. - Meningkatkan hubungan pemerintah dan masyarakat: Untuk meningkatkan hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial. 5. Kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama Bupati Blitar dan para undangan yang diselenggarakan di gazebo sayap kanan dan sayap kiri lapangan aloon aloon Pemkab Blitar 6. Kegiatan ditutup dengan sholat Magrib berjamaah dilanjutkan sholat tarawih bersama Bupati Blitar dan seluruh para undangan
Program: Dokumentasi & Publikasi
Pelaksana: Dinas Sosial
212-03-2026Malam Tasyakuran Sema’an Al - Qur’an sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H / 2026 M Pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 Ketua Dharma wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Malam Tasyakuran Sema’an Al - Qur’an sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H / 2026 M yang bertempat di Pendopo Ronggo Hadinegoro Blitar pada Pukul 15.30 - Selesai. kegiatan ini dihadiri Bapak Bupati dan Wakil Bupati , Ibu Sekretaris Daerah, TP PKK, Perwosi, Asisten, Staf ahli, Kepala Bagian., Kepala Dinas , Direktur RSUD, Kepala KUA, Ketua MUI, Ketua Baznas, dan Ketua DWP beserta anggota. dengan Rundown acara yang dimulai dari Registrasi Peserta , Khataman Al Qur'an, Pembukaan, Laporan Kabag Kesra, Penyerahan Cinderamata, Sambutan Bupati Bllitar, Tausiyah, Persiapan Berbuka Puasa, Sholat Magrip Berjamaah, dan Sholat Isya’ dan Sholat Taraweh Berjama’ah. Peringatan Nuzulul Qur’an adalah perayaan atau peringatan turunnya wahyu Al-Qur'an pertama kali oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril, yang terjadi di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadan. Ini merupakan momen refleksi, syiar Islam, dan pengingat untuk meningkatkan kecintaan serta mengamalkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.Peringatan ini diadakan untuk mempererat hubungan umat dengan Al-Qur'an, meningkatkan bacaan dan pemahaman (tadabbur), serta memperkuat nilai-nilai spiritual.Peringatan Nuzulul Qur’an penting dilakukan sebagai momentum refleksi untuk mengenang turunnya wahyu pertama, meningkatkan kecintaan, serta memperkuat interaksi umat dengan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Peristiwa yang diperingati setiap 17 Ramadan ini bertujuan mendorong peningkatan literasi (membaca dan memahami) serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketaqwaan.. Menjadi momen untuk mengenang turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, serta beratnya perjuangan dakwah Islam.Mendorong umat Islam untuk tidak sekadar membaca, tetapi juga mendalami, mempelajari, dan memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an.Menjadi momen meningkatkan ibadah, tadarus, dan kajian tafsir, terutama di bulan Ramadan. Mengingatkan kembali bahwa Al-Qur’an adalah pedoman utama untuk membedakan yang benar dan salah, serta penuntun kehidupan.. Sebagai salah satu sarana syiar dan meningkatkan kesadaran akan kesucian Al-Qur’an.Dengan memperingati Nuzulul Qur’an, umat Islam diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan perubahan perilaku menuju pribadi yang lebih baik. Sema’an Al-Qur’an sangat penting karena merupakan tradisi mulia untuk menyimak dan mendengarkan ayat suci, yang mendatangkan rahmat Allah SWT, memperkuat hafalan (hifdzil Qur'an), serta menjaga kemurnian bacaan. Aktivitas ini juga menjadi sarana dakwah, menjalin silaturahmi, menciptakan ketenangan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah. Mendengarkan bacaan Al-Qur'an dengan khusyuk mendatangkan rahmat Allah sebagaimana perintah dalam Al-Qur'an. Bagi para huffadz (penghafal), sema'an berfungsi sebagai quality control untuk mengecek kebenaran hafalan dan melancarkannya.. Sema'an mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur'an, meningkatkan pemahaman agama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.. Tradisi ini dipercaya membawa keberkahan, kedamaian, dan ketentraman bagi lingkungan sekitar. Demikian laporan kami, semoga membawa manfaat (By Ririn Fitriana)
Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
312-03-2026SIRAMAN ROHANI DI BULAN SUCI RAMADAN 12 MARET 2026 Pada hari ini Kamis, 12 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita beserta Anggota Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani yang di selenggarakan di Pendopo SAP Kanigoro. sambutan dari perwakilan Bapak Bupati menyampaikan bahwa Tahun ini 1 Syawal bertepatan dengan hari Raya Nyepi sehingga kita semua harus bertolerasi dan untuk penetapan 1 Syawal menunggu sidang Isbat dilaksanakan. dan dalam menghadapi lebaran kali ini kita semua diharapkan jangan terburu buru dan berbelanja sesuai dengan kebutuhan keuangan kita, pada intinya jangan gupuh menyambut hari raya . Berbelanja sesuai kebutuhan saat Lebaran sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan, menghindari perilaku boros (mubazir), serta menjaga stabilitas harga dan pasokan barang di pasaran. Menjelang Lebaran, sering kali timbul dorongan untuk membeli barang secara berlebihan (panic buying) karena tekanan sosial atau keinginan semata. Belanja sesuai kebutuhan membantu memastikan pengeluaran tidak membengkak Gaya hidup konsumtif yang tinggi saat Lebaran memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan belanja rasional, kita membantu mengendalikan permintaan agar harga tetap stabil dan ketersediaan barang di pasaran tetap aman. Berbelanja bijak memungkinkan kita untuk lebih fokus pada esensi Lebaran, seperti kebersamaan dan kesucian diri, daripada sekadar mengejar tren baju baru atau gaya hidup mewah. Kebutuhan Lebaran meliputi banyak hal, mulai dari zakat, mudik, hingga hampers. Memilah antara kebutuhan dan keinginan membantu memastikan hal-hal penting terpenuhi tanpa mengabaikan pos keuangan lainnya. Dengan berbelanja secara bijak dan rasional, Ramadan dan Lebaran dapat disambut dengan lebih nyaman, tenang, dan penuh keberkahan. dalam kesempatan ini tausyiah disampaikan oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar, kita senua harus mensyukuri nikmat misalnya dengan cara solat 5 waktu yang utuh. dan dalam bulan Ramadhan ini peran ibu sangat penting , keikhlasan seorang ibu akan membawa kita menjadi istri yang sholehah. nabi Muhammad selalu memperhatikan Umatnya bahkan ketika beliau mau Wafat beliau masih memikirkan umatnya. Nabi berpesan untuk menjaga sholat . dan kita harus peduli pada sesama dengan cara seperti santunan anak yatim. Batasan anak yatim itu jika Perempuan sampai Haid, dan jika laki laki sampai mimpi basah. dan pesan belaiu bahwa di dunia ini kita tidak boleh sombong karena di dunia ini hanya sementara artinya Pernyataan bahwa kita tidak boleh sombong karena dunia ini hanya sementara adalah prinsip hidup yang fundamental, didasarkan pada kesadaran akan kefanaan manusia dan hakikat harta/jabatan yang hanyalah titipan. Sifat sombong (takabur) meremehkan orang lain dan merasa lebih hebat, padahal semua kelebihan hanyalah titipan Allah SWT. dan harus peduli dengan sesama karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan, memiliki rasa empati, serta untuk menciptakan kehidupan yang aman, rukun, dan damai. Kepedulian sosial, atau altruisme, memperkuat ikatan persaudaraan, meringankan beban orang lain, meningkatkan rasa syukur, dan mendatangkan balasan kebaikan dari Tuhan. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri; semua orang saling bergantung untuk memenuhi kebutuhan.. Kepedulian membantu sesama yang sedang kesulitan, yang pada gilirannya dapat meringankan beban hidup mereka. Sikap peduli meminimalisir konflik dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis.. Sesuai dengan sila ke-2 Pancasila (kemanusiaan yang adil dan beradab), peduli menumbuhkan rasa empati dan menghormati martabat orang lain. Membantu orang lain dapat meningkatkan rasa bahagia, mengurangi stres, serta menjadi ajang untuk lebih bersyukur. Dalam pandangan agama, membantu orang yang kesusahan akan dibalas dengan kemudahan oleh Tuhan, baik di dunia maupun akhirat. Kita semua harus mensyukuri nikmat karena itu adalah perintah Allah yang mendatangkan tambahan nikmat. . Bersyukur juga bentuk pengakuan bahwa segalanya adalah titipan, sehingga mencegah sifat sombong dan membawa keberkahan hidup. Bersyukur membuat hati lebih lapang, bahagia, dan terhindar dari penyakit hati seperti iri dan dengki . Syukur adalah wujud ketaatan dan pengakuan bahwa segala kenikmatan, baik kesehatan, waktu, maupun harta, semata-mata berasal dari Allah. Dengan bersyukur, kita menyadari bahwa yang dimiliki hanyalah titipan, sehingga melatih kerendahan hati . Bersyukur membantu menjaga pola pikir positif, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Rasa syukur dapat diwujudkan melalui hati (merenungkan kebaikan), lisan (mengucapkan alhamdulillah), dan perbuatan (meningkatkan ibadah dan berbagi). Demikian Laporan kami , semoga bermanfaat. ( Ririn Fitriana)
Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
410-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Pelaksana : Dharma Wanita Kabupaten Blitar
Hari / Tanggal : Selasa / 09 Maret 2026
Pukul : 13.00 - Selesai
Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro
Acara : Musrenbang RKPD Kabupaten Blitar Tahun 2027

Ibu Ketua Dharma Wanita Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah menghadiri undangan Musrenbang RKPD Kabupaten Blitar tahun 2027

Pemerintah kabupaten Blitar melalui Bappeda litbang mengelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang ) Kabupaten Blitar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) tahun 2027 yang di gelar di pendopo Ronggo Hadi Negoro

Acara di hadiri oleh Bupati Blitar Drs, H Rijanto MM , Sekda Kabupaten Blitar , Forkompimda , Wakil Ketua Dewan , Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur , Staf Ahli beserta jajaran , assosiasi serta Direktur Badan Usaha

Musrenbang Ini menjadi forum strategis untuk menyepakati arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah dengan mengusung tema " Akselerasi Peningkatan Daya Saing Pertanian Yang Berorientasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif , DidukungKualitas Sumber Daya Manusia Infrastruktur Berkelanjutan dan Pelayanan Dasar Berkualitas "

Sejumlah prioritas pembangunan akan di dorong , diantara nya percepatan penurunan kemiskinan , peningkatan akses pendidikan dan kesehatan , penguatan sektor pertanian dan komoditas unggulan daerah , percepatan pembangunan infrastruktur berkelanjutan , serta peningkatan tata kelola pemerintahan dan pendapatan asli daerah

Penulis : H-M

(Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar )
Program: Penyampaian Informasi

510-03-2026SIRAMAN ROHANI KORPRI " MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH" Pada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Sirman Rohani bertempat di Pendopo SAP Kanigoro Pembicara Bapak Prof Dr Kyai Agus Zaenul Fikri MPD Rektor UIN Tulungagung dengan tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH. Membangun Harmoni Kehidupan ASN untuk Keseimbangan Karier, Keluarga, dan Ibadah" artinya adalah sebuah upaya sadar dan terencana oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan: tuntutan pekerjaan (karier), tanggung jawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah). Harmoni Kehidupan (Work-Life Balance): Bukan berarti membagi waktu 33% untuk setiap bagian, melainkan menciptakan situasi di mana ASN bisa bekerja dengan tenang (produktif), mencintai keluarga (tenang), dan beribadah dengan khusyuk (spiritual) tanpa ada salah satu yang dikorbankan secara ekstrem. Keseimbangan Karier: Melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa secara profesional dan berintegritas. Keseimbangan Keluarga: Menjaga kehangatan, kasih sayang, dan memberikan waktu berkualitas bagi keluarga, yang pada akhirnya menunjang produktivitas kerja. Keseimbangan Ibadah: Menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, sehingga tugas negara dilaksanakan dengan tanggung jawab moral tinggi.Tujuan utamanya adalah menciptakan ASN yang tangguh, bahagia, tidak stres, produktif, serta mampu memberikan pelayanan prima karena memiliki mental dan kehidupan sosial yang stabil.Membangun harmoni kehidupan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah sangatlah penting karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental individu. Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari core values ASN "BerAKHLAK", yang menuntut ASN untuk peduli dan menghargai lingkungan sekitar. Ketika ASN memiliki kehidupan pribadi yang seimbang, mereka cenderung lebih fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam bekerja. ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam memberikan layanan yang berkualitas dan inklusif kepada masyarakat. Hubungan keluarga yang positif menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN.Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan lebih bijak, sehingga terhindar dari konflik yang bisa merusak kinerjaMengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pekerjaan membuat ASN bekerja dengan etos kerja tinggi, jujur, dan berintegritas, Menyeimbangkan ibadah dengan tanggung jawab duniawi mencegah ASN dari tindakan menyimpang (seperti korupsi) karena adanya rasa tanggung jawab kepada Tuhan, Lingkungan kerja yang harmonis dan seimbang meminimalisir potensi konflik dan perselisihan, baik internal maupun eksternal. ASN yang seimbang adalah aset yang mendukung tercapainya birokrasi profesional, adaptif, dan berintegritas. Dengan demikian, harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi ASN untuk bekerja, mengabdi, dan hidup bahagia. Membangun harmoni kehidupan ASN untuk keseimbangan karier, keluarga, dan ibadah harus berjalan seimbang karena akan menciptakan lingkungan kerja yang produktif, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta memastikan pelayanan publik tetap maksimal tanpa mengabaikan kehidupan pribadi dan spiritual. Riset menunjukkan bahwa ASN yang memiliki keseimbangan hidup lebih baik cenderung lebih fokus, kreatif, dan produktif di tempat kerja. Sebaliknya, ketidakseimbangan (terlalu memprioritaskan karier) dapat menyebabkan burnout, stres kronis, dan penurunan kinerja.Keharmonisan keluarga adalah kunci utama yang menunjang produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Keluarga yang mendukung memberikan energi positif untuk bekerja dengan lebih baik, Keseimbangan membantu mengurangi stres, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah kelelahan fisik maupun mental. Sebagai individu yang religius, ASN perlu menyeimbangkan komitmen profesional dengan waktu beribadah untuk ketenangan hati dan integritas diri.Keseimbangan (atau work-life balance) membuat ASN lebih bahagia, meningkatkan loyalitas, dan mengurangi risiko stres kronis yang dapat mempengaruhi performa organisasi. Ringkasnya, keharmonisan antara karier, keluarga, dan ibadah menghasilkan ASN yang "Bekerja, Mengabdi, dan Bahagia"..cara yang dapat dilakukan berdasarkan prinsip manajemen waktu dan etika kerja: Alokasikan blok waktu khusus untuk pekerjaan fokus, rapat, dan istirahat. Hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan merembet ke waktu keluarga atau ibadah. Menjaga kedisiplinan kerja menciptakan budaya positif, yang memungkinkan pelayanan prima berjalan tanpa mengorbankan kehidupan pribadi. Jadwalkan waktu khusus untuk keluarga, misalnya di akhir pekan, dan komitmen untuk tidak diganggu oleh urusan kantor. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai tuntutan pekerjaan agar tercipta saling pengertian. Jangan ragu untuk mengambil cuti jika diperlukan untuk penyegaran atau keperluan mendesak keluarga. Jadikan setiap tetesan keringat dan lelah dalam bekerja sebagai bentuk ibadah dengan meniatkannya karena Allah SWT. Jadikan waktu ibadah (misalnya shalat tepat waktu) sebagai jangkar waktu. Hentikan pekerjaan sejenak untuk ibadah, yang juga berfungsi sebagai jeda istirahat produktif. Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai-nilai religius yang dianut, sehingga kinerja tinggi tidak mengabaikan kewajiban spiritual. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif.. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif. Dengan manajemen waktu yang bijak dan prioritas yang jelas, ASN dapat tetap berprestasi (karier), harmonis di rumah (keluarga), dan tenang dalam beribadah. Demikian laporan dari Kami, semoga bermanfaat (Oleh Ririn Fitriana)
Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
606-03-2026DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar Laporan kegiatan KEGIATAN GERAKAN BELANJA KE PASAR TRADISIONAL Diikuti oleh UP DWP DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR dan beberapa OPD lainnya diantaranya DInas Kesehatan, DInas Kominfotiksan, Dinas Koperasi , Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan Kecamatan Garum Jumat, 6 Maret 2026 Jam 08.00 Lokasi Pasar Garum Kabupaten Blitar Ringkasan Kegiatan : Rangkaian aktivitas kegiatan yang dilakukan - Menemui Kepala Pasar untuk koordinasi terkait dengan kedatangan rombongan ibu ibu dwp yang akan berbelanja sekaligus meminta stampel administrasi aktivitas di pasar - Dokumentasi awal, aktivitas belanja dan akhir belanja - Membagi ibu ibu menyebar ke berbagai blok pasar untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan bertujuan tidak menggerombol di satu titik - Berbelanja sesuai dengan kebutuhan - Menyapa dan berdialog dengan beberapa pedagang pasar - Merekap nota belanja para anggota untuk melihat perputaran uang yang masuk di Pasar Garum dan menyerahkan ke OPD terkait - Selesai - Tujuan kegiatan Gerakan belanja pasar di pasar tradisional - Gerakan belanja di pasar tradisional yang diikuti oleh anggota Dharma Wanita adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga, dalam mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Tujuan Gerakan Belanja di Pasar Tradisional: 1. Mendukung Perekonomian Lokal: Gerakan belanja di pasar tradisional bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk-produk lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan pedagang dan masyarakat sekitar. 2. Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga: Dengan membeli produk-produk lokal, ibu-ibu rumah tangga dapat memperoleh bahan makanan yang segar dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga. 3. Menghemat Biaya: Belanja di pasar tradisional dapat menghemat biaya karena harga produk-produk lokal lebih murah dibandingkan dengan harga di supermarket. 4. Meningkatkan Interaksi Sosial: Gerakan belanja di pasar tradisional juga bertujuan untuk meningkatkan interaksi sosial antara ibu-ibu rumah tangga dan pedagang, sehingga dapat memperkuat hubungan sosial dan komunitas. Pelaksanaan Belanja ibu ibu melaksanakan kegiatan berbelanja sesuai dengan kebutuhan rumah tangganya diantaranya 1. Sayur segar : bayam , labu Siam, sayuran hijau, wortel, mentimun, dan lainnya 2. Protein : telur, tempe, tahu dan daging ayam 3. Bumbu dapur : garam, gula, terasi, bawang merah bawang putih , bawang Bombay, cabe rawit, cabe merah, cabe keriting , empon empon, bumbu kering lainnya 4. kebutuhan pokok lain : minyak, kecap, kacang tanah, beras, terigu, kacang hijau 5. buah buahan : buah naga, pisang, jambu biji, blewah 6. Bahan kering : kerupuk, beberapa kue kering, bawang goreng 7. Ikan hias Manfaat bagi Anggota Dharma Wanita: 1. Meningkatkan Keterampilan: Anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan keterampilan dalam berorganisasi, berkomunikasi, dan mempromosikan produk-produk lokal kepada masyarakat lainnya di sekitarnya agar berbelanja di pasar tradisional 2. Meningkatkan Jaringan: Anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan jaringan dengan pedagang, masyarakat, dan organisasi lainnya. 3. Meningkatkan Kepedulian: Anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan kepedulian terhadap perekonomian lokal dan kualitas hidup keluarga. Dengan demikian, gerakan belanja di pasar tradisional yang diikuti oleh anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Program: Dokumentasi & Publikasi
Pelaksana: Dinas Sosial
705-03-2026DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Laporan kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar Kamis,5 Maret 2026 Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Kab. Blitar * Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar * Tausiah disampaikan oleh Kyai Hj. Drs. Agus Muadin •Hiburan/Sholawat oleh Grup sholawat Sonata tawangrejo * Acara Inti : 1. Pembukaan :       - santunan anak yatim piatu       - menyanyikan lagu Indonesia Raya       - Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran     - Pembacaan Ayat Suci Al-quran oleh Ustadzah Ulayah Kumilaila     - Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Plt. Asisten pemerintahan dan kesra Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd Menyampaikan beberapa informasi kepada tamu undangan : * Pasar Murah tanggal 10 maret 2026 08.00-selesai bertempat di lapangan Kankab Blitar, dilanjut Sore hari pembagian takjil dari Korpri Dinas Pendidikan Dan kebudayaan Kabupaten Blitar bertempat di depan Kankab Blitar. * Program Prabowo menggelorakan ASRI Aman Sehat Resik Indah setiap Hari Jumat agar tecipta lingkungan yang asri. kembalikan kesadaran untuk cinta kebersihan di lingkungan sekitar setiap Hari Selasa dan Jumat menggelorakan program ASRI. 2. Acara Inti     - Penyampaian Tausiah oleh Kyai Hj. Drs. Agus Muadin. Tema : Ringkasan Materi : * Sebelum terlahir ke dunia kita semua sudah melalui beberapa fase kehidupan antaranya : Fase kehidupan di alam arwah. Sebelum kita terlahir ke dunia masih berbentuk roh roh diletakkan di Alam arwah kemudian di tanya oleh Allah "Alastu birobbikum?" Apakah kmu yakin klo Aku ini Tuhanmu? Jikalau roh yang iman tersebut menjawab "Qolu Bala" Iya/Betul wahai Tuhanku. Seketika roh itu langsung di tiupkan ke Alam Arham ( Rahim ) * Alam arham setelah 120 hari lamanya. Di alam arham ini kita semua sudah dicatatkan 3 takdirnya yaitu rejeki,amal,umur. Makanya kita harus yakin tidak ada rezeki yang tertukar semuanya sudah tertakar. Rata rata usia hidup manusia diberikan Allah kurang lebih hanya 60-70 tahun saja. sahabat nabi bertanya "Jilakau ada umat Nabi yang usianya lebih dari 70 tahun?" nabi menjawab "hanya sedikit sekali umat Ku yang sampai usia lebih dari 70 tahun" semoga yang di beri usia lebih dari 70 tahun di berikan rahmat oleh Allah SWT. * Ada beberapa rumusan yang bisa memperpanjang umur yaitu awet sehat, sepuh gaseh, sehat tanpa obat. * Jikalau ada seserorang yang ingun dipanjang umurnya di lebarkan rejekinya maka sering seringlah bersilaturahmi. * Etika bersilaturahmi :1. jikalau ada undnagan reuni diusahakan datang. 2 berpakaian yang sederhana agar tidak menumbulkan iri atau minder antara keliarga yang kaya dengan keluarga yang miskin. 3 jikalau yang ketempatan menjadi tuan rumah adalah orang yang kaya/mampu janganlah terlalu menghidangkan hidangan yang terlampau mewah yang sederhana agar keluarga selanjutnya yang mendapatkan giliran tidak merasa minder atau memaksakan diluar mekemampuan mereka. 4 jangan pamer tentang harta, kekayaan,jabatan, anak sukses. Jika tidak disapa atau disambut hangat oleh keluarga maupun teman kita tidak boleh membalasnya seperti itu juga, kita harus tetap menyapa duluan menyambut duluan walaupun tidak dihargai. * Alam dunia. Ketika di alam dunia manusia akan di uji dengan beberapa ribuan ujian diantara: * Di uji dengan keluarganya contohnya istrinya sabar suaminya kasar, istrinya tega an dengan suami, suaminya yang justru sabar, menantu di benci mertua, anak dibenci orang tuanya. Kita sebagai orang tua dan mertua hendaknya kita selalu sayang kepada anak dan menantu tidak boleh membeda bedakan karena jika kita tua nanti kebanyakan justru anak yang kita benci menantu yang kita benci justru itu yang tulus merawat kita kelak dari pada anak yang kita sayang yang kita puji puji semasa kita masih sehat dulu. Begitupun dengan suami/istri kita hendaknya saling menyanyangi mencintai karena ketika kita tua kelak yang menemani kita nanti adalah suami/istri kita bukan saudara bukan juga anak karena mereka akan memiliki tanggungjawab dan kehidupan sendiri seteah mereka menikah dan berkeluarga. Maka dari itu upayakan untuk mandiri, awet sehat, sepuh gaseh, sehat tanpa obat agar tidak merepotkan siapa siapa. * Diuji dengan harta * Diuji dengan tetangganya terangga julid * Diuji dengan anak yang durhaka tidak mengerti dengan kondisi kedua orang tuanya 3. Penutup * Pembacaan doa * Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung
Program: HUMAS
Pelaksana: Dinas Sosial
805-03-2026SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan: Meningkatkan Kualitas Ibadah: Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya, dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik. Pembinaan Mental dan Spiritual: Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan.. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat. . Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.. Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup.Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan. Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah. Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat (By Ririn Fitriana)
Program: HUMAS
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
912-02-2026

Dharmawanita Persatuan Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Disperindag Kab. Blitar. Telah mengadakan pertemuan rutin dua bulan sekali

1.

Dharmawanita Persatuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Rabu / 12 Februari 2026
3. Pukul : 11.00-13.00
4. Peserta : 25 Orang (Operator e reporting dari UP DWP di Kab. Blitar
5. Acara : Bimbingan dan nasehat dari kepala dinas dan ibu ketua Ny Dwi Retnanik Darmadi.

Susunan Acara
1. Pembukaan oleh MC Ny Novi Nuraliza
2. Sambutan
3. Do’a
4. Sambutan oleh ibu ketua Dharmawanita.

Tujuan dari kegiatan Ini sebagai sarana untuk memberikan sosialisasi kegiatan dan pemahaman bagi anggota DWP DISPERINDAG Kabupaten Blitar untuk menyampaikan kewajiban istri ASN untuk aktif di dharmawanita dan juga informasi tentang pelaporan kegiatan secara cepat dan tepat serta mampu meningkatkan kinerja laporan. Selain itu sebagai kita di era globalisasi yang semula dari system manual ke system IT. Dengan harapan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar lebih baik dan berkembang. Disamping itu juga diharapkan peserta kegiatan ini dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Hal ini kita lakukan sebagai bentuk komitmen kepada organisasi sebagai implementasi dari salah satu poin dalam rencana strategis Dharma Wanita Persatuan.

Dalam sambutannya Ibu Hartatik menyatakan :

Dalam era digital yang terus berkembang pesat ini, teknologi informasi menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam hal pelaporan, menjadi sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja organisasi. Oleh karena itu, pelatihan e-reporting ini merupakan langkah yang sangat tepat dan strategis untuk memperkuat kemampuan kita dalam mengelola informasi dan data secara lebih baik dan terintegrasi.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis bagi para operator e reporting DWP dalam mengoperasikan sistem e-reporting. Dengan demikian, diharapkan para operator dapat mengelola pelaporan kegiatan dengan lebih cepat, akurat, dan transparan. Selain itu, melalui pelatihan ini, kita juga berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan akuntabilitas DWP kepada seluruh anggotanya.

Selanjutnya,

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan acara ini. Terima kasih kepada seluruh anggota yang menyempatkan dan meluangkan waktu untuk bisa hadir dalam kegiatan ruti, dan berharap setiap undangan di hadiri selluruh anggota DWP.

Akhir kata, saya berharap pertemuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua dan membawa DWP Disperindag Kab Blitar menjadi organisasi yang lebih modern, profesional, dan berkinerja tinggi. Pada akhirnya e reporting Kabupaten Blitar bisa berjaya di tingkat Provinsi. Marilah Ibu2, kita bersama-sama berkomitmen untuk terus belajar dan berinovasi demi kemajuan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.

Penulis : Nana Qomariana (Dinas Perindustian Dan Perdagangan)
Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Perindustrian Dan Perdagangan
1024-02-2026

Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar

Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Menghadiri Kegiatan Rapat Kerja Persiapan Rangkaian Acara Menyambut Bulan Ramadhan Tahun 2026.

Bidang : Sekretariat
Program : Penataan Organisasi / Manajemen
Kegiatan : Sosialisasi/ Konsolidasi

I. DASAR KEGIATAN
Surat Undangan dari Ibu Ketua Unsur Pelaksana DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar untuk Kegiatan Rapat Kerja Persiapan Rangkaian Acara Menyambut Bulan Ramadhan Tahun 2026.

II. WAKTU DAN TEMPAT
1. Hari/Tanggal : Selasa/ 24 Februari 2026
2. Pukul : 10.00 WIB s.d. 12.00 WIB
3. Tempat : Ruang Rapat Lt. II Kantor Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Jl. S. Supriyadi No. 86 Blitar
4. Acara : Rapat Kerja Persiapan Rangkaian Acara Menyambut Bulan Ramadhan Tahun 2026

III. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Mempersiapkan rangkaian kegiatan menyambut Bulan Ramadhan Tahun 2026.
2. Menyusun kepanitiaan dan pembagian tugas.
3. Meningkatkan koordinasi dan kekompakan antar anggota DWP.
4. Menyukseskan seluruh agenda kegiatan Ramadhan secara tertib dan lancar.

IV. PESERTA YANG HADIR
Acara tersebut dihadiri oleh Ibu Ketua Unsur Pelaksana DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar beserta ibu – ibu pengurus sejumlah 20 orang dari semua bidang.

V. RANGKAIAN KEGIATAN
1. Pembukaan dan penyampaian materi Rapat oleh ibu Ketua Unsur Pelaksana DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar
2. Masukan dan saran dari semua anggota Unsur Pelaksana DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar.
3. Pembacaan Kesimpulan hasil rapat kerja oleh ibu Ketua Unsur Pelaksana DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar

VI. HASIL RAPAT
Adapun hasil Rapat Kerja Persiapan Rangkaian Acara Menyambut Bulan Ramadhan Tahun 2026 sebagai berikut:
1. Menetapkan rangkaian kegiatan Ramadhan, antara lain:
o Kegiatan Siraman Rohani
o Santunan anak yatim
o Pembagian takjil / bakti sosial
o Bazar Ramadhan (apabila ada)
o Kegiatan internal DWP lainnya
2. Membentuk susunan kepanitiaan kegiatan Ramadhan Tahun 2026.
3. Menentukan jadwal pelaksanaan masing-masing kegiatan.
4. Menyepakati sumber pendanaan kegiatan.
5. Membagi tugas dan tanggung jawab kepada masing-masing anggota.

VII. PENUTUP
Rapat Kerja Persiapan Rangkaian Acara Menyambut Bulan Ramadhan Tahun 2026 berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan. Diharapkan seluruh anggota dapat melaksanakan tugas yang telah disepakati demi terselenggaranya kegiatan Ramadhan yang sukses dan bermanfaat.

Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

1126-02-2026

Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar

Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Menghadiri Kegiatan Siraman Rohani di Bulan Ramadhan Tahun 2026.

Bidang : Sekretariat
Program : Penataan Organisasi / Manajemen
Kegiatan : Ceramah

I. DASAR KEGIATAN
Kegiatan Siraman Rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 2026.

II. WAKTU DAN TEMPAT
1. Hari/Tanggal : Kamis/ 26 Februari 2026
2. Pukul : 08.00 WIB s.d. 11.00 WIB
3. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Jl. Kusuma Bangsa No. 60 Kecamatan Kanigoro
4. Acara : Kegiatan Siraman Rohani di Bulan Ramadhan Tahun 2026

III. TUJUAN KEGIATAN.
1. Menjalin dan mempererat silaturahim antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.
2. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
3. Menumbuhkan semangat ukhuwah islamiyah serta kepedulian sosial.

Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Siraman Rohani pada hari Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Jl. Kusuma Bangsa No. 60 Kanigoro, Blitar. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 11.00 WIB.

IV. PESERTA YANG HADIR
Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I mewakili Bapak Bupati Kabupaten Blitar, Ibu Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar, Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ibu Ketua Persit Candra Kirana Kabupaten Blitar, Ibu Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, serta ibu-ibu anggota organisasi wanita lainnya yang ada di Kabupaten Blitar.

Perwakilan dari Unsur Pelaksana DWP Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berjumlah 10 orang, yaitu:
1. Ibu Ketua Ny. Ratna Dewi Agus Zaenal A.
2. Ny. Aris Dwi N.
3. Ny. Dwi Wahyu
4. Ny. Tekad Sariadi
5. Ny. Beny
6. Ny. Ridwan
7. Ny. Agung
8. Astrini DS.
9. Erna S.
10. Citra Oktaviani

V. RANGKAIAN KEGIATAN
1. Pembukaan dengan iringan Sholawat Nabi oleh Tim Hadroh RSUD Srengat “Sifa’ul Qolbi”.
2. Sambutan-sambutan.
3. Mauidhoh Hasanah oleh Kyai Mukorobin dari Kecamatan Kanigoro dengan tema “Suka Cita Menyambut Ramadhan”.

Mauidoh hasanah disampaikan oleh Kyai Mukorobin dari Kecamatan Kanigoro dengan tema “Suka Cita Menyambut Ramadhan”. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bagaimana kita sebagai Muslimah, sebagai istri, sebagai ibu, dan sebagai bagian dari masyarakat sosial dapat menjadikan momentum Ramadhan setiap tahunnya sebagai sarana untuk memperbaiki diri serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan ini diselenggarakan secara rutin oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar setiap bulan Ramadhan dalam rangka menjalin silaturahim dan mempererat ukhuwah islamiyah di jajaran seluruh organisasi wanita yang ada di Kabupaten Blitar. Terdapat 29 perwakilan dari masing-masing organisasi wanita yang diharapkan dapat memeriahkan kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur dan komitmen dalam menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya.

Acara yang dihadiri hampir seribu peserta ini dibuka dengan iringan sholawat Nabi yang dibawakan oleh Tim Hadroh RSUD Srengat “Sifa’ul Qolbi”. Pada kesempatan tersebut diagendakan beberapa rangkaian kegiatan, antara lain:
1. Santunan anak yatim sebanyak 20 anak dari putra-putri yang membutuhkan.
2. Pembagian door prize.
3. Bazar Ramadhan yang mewadahi UMKM di lingkungan organisasi wanita.
4. Sesi tanya jawab oleh tiga penanya dengan pertanyaan mengenai:
- Keutamaan puasa Ramadhan bagi kesehatan.
- Hukum zakat fitrah yang digunakan untuk MBG.
- Doa untuk mertua agar terjalin hubungan yang baik dengan menantu.

JAWABAN DARI PERTANYAAN 1
Puasa Ramadhan memiliki banyak keutamaan bagi kesehatan, di antaranya:
1. Detoksifikasi Tubuh: Puasa membantu tubuh membersihkan diri dari racun dan zat-zat berbahaya.
2. Meningkatkan Sistem Imun: Puasa dapat meningkatkan sistem imun tubuh dengan meningkatkan produksi sel-sel imun.
3. Mengurangi Risiko Penyakit: Puasa dapat mengurangi risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.
4. Meningkatkan Kesehatan Jantung: Puasa dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung.
5. Membantu Menurunkan Berat Badan: Puasa dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan kalori.
6. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan: Puasa dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dengan memberikan istirahat pada sistem pencernaan.
7. Mengurangi Stres dan Kecemasan: Puasa dapat mengurangi stres dan kecemasan dengan meningkatkan produksi hormon serotonin.
8. Meningkatkan Kualitas Tidur: Puasa dapat meningkatkan kualitas tidur dengan mengatur pola tidur yang lebih sehat.
Namun, perlu diingat bahwa puasa harus dilakukan dengan sehat dan tidak berlebihan, serta memperhatikan asupan nutrisi yang cukup saat berbuka dan sahur.

JAWABAN DARI PERTANYAAN 2
Hukum zakat fitrah adalah sebagai berikut:
1. Wajib: Zakat fitrah adalah wajib bagi setiap muslim yang memiliki kemampuan untuk membayarnya.
2. Batas Waktu: Zakat fitrah harus dibayarkan sebelum shalat Idul Fitri, yaitu pada bulan Ramadhan.
3. Jumlah: Jumlah zakat fitrah adalah 1 sha' (sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter) dari bahan makanan pokok, seperti beras, gandum, atau kurma.
4. Penerima: Zakat fitrah diberikan kepada fakir miskin, orang-orang yang membutuhkan, dan golongan-golongan yang berhak menerima zakat.
5. Niat: Niat membayar zakat fitrah harus dilakukan dengan ikhlas dan hanya untuk Allah SWT.
6. Pembayaran: Zakat fitrah dapat dibayarkan secara langsung kepada penerima atau melalui lembaga zakat yang resmi.

JAWABAN DARI PERTANYAAN 3
Berikut adalah doa untuk mertua agar terjalin hubungan yang baik dengan menantu:
"Ya Allah, saya berdoa kepada-Mu agar Engkau memberikan keberkahan dan kasih sayang kepada mertua saya. Saya mohon agar hubungan saya dengan mertua saya menjadi baik dan harmonis, seperti hubungan antara orang tua dan anak. Berikanlah mereka kebijaksanaan dan kesabaran dalam menghadapi saya, dan berikanlah saya juga kebijaksanaan dan kesabaran dalam menghadapi mereka. Jadikanlah kami semua sebagai keluarga yang saling mencintai dan menghormati, dan semoga kami semua dapat mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dunia dan di akhirat. Amin."
Doa ini dapat dibaca secara pribadi atau bersama-sama dengan mertua, dan dapat diiringi dengan doa-doa lainnya yang sesuai dengan kebutuhan.

Kegiatan Siraman Rohani ini ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan.

VI. PENUTUP
Kegiatan Siraman Rohani ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat serta diharapkan dapat meningkatkan keimanan, kebersamaan, dan solidaritas antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.

Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi pelaksanaan kegiatan Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

Program: Ceramah
Pelaksana: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

1228-02-2026

Kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan di Pendopo Sasana Adhi Pradana merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai bentuk pembinaan mental dan spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta anggota organisasi wanita. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan maupun dalam rangka memperingati hari-hari besar keagamaan, sebagai upaya meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta integritas moral aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam diri setiap ASN. Sebagai unsur utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, ASN dituntut untuk memiliki kompetensi, profesionalisme, serta integritas yang tinggi. Namun demikian, kemampuan teknis dan profesional saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan pembinaan mental dan spiritual yang baik. Pembinaan spiritual diharapkan mampu membentuk karakter ASN yang berakhlak mulia, jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran tinggi akan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kegiatan siraman rohani ini dilaksanakan di lingkungan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Blitar yang berlokasi di wilayah Kanigoro sebagai ibu kota Kabupaten Blitar. Pemilihan lokasi di pendopo Sasana Adhi Pradana memiliki makna tersendiri, karena pendopo tersebut merupakan pusat kegiatan resmi pemerintahan daerah yang sering digunakan untuk kegiatan pembinaan, koordinasi, serta kegiatan yang bersifat seremonial maupun pembinaan kepegawaian. Dengan dilaksanakannya kegiatan siraman rohani di tempat tersebut, diharapkan dapat memberikan suasana yang khidmat, tertib, serta memberikan nilai simbolis bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan.

Peserta kegiatan siraman rohani terdiri dari berbagai unsur, antara lain ASN dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, pegawai non-ASN, serta anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang merupakan organisasi yang menghimpun berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Kehadiran ASN dan anggota organisasi wanita dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas spiritual serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan kegiatan biasanya dimulai pada pagi hari dengan suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta hadir dengan tertib dan menempati tempat yang telah disediakan. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk pengagungan terhadap firman Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai pembuka yang membawa suasana religius. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an diharapkan mampu memberikan ketenangan batin serta membuka hati para peserta untuk menerima pesan-pesan spiritual yang akan disampaikan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Blitar. Dalam sambutan tersebut biasanya disampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan spiritual. ASN diingatkan bahwa tugas sebagai aparatur negara merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta dedikasi yang tinggi. ASN juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam sikap, perilaku, maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Acara inti dari kegiatan ini adalah penyampaian siraman rohani atau tausiyah yang disampaikan oleh penceramah yang memiliki kompetensi di bidang keagamaan. Dalam tausiyah tersebut, disampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan peningkatan keimanan dan ketakwaan, pentingnya kejujuran dalam bekerja, tanggung jawab moral sebagai aparatur pemerintah, serta pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Penceramah juga menyampaikan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah, sehingga setiap tugas yang dilaksanakan tidak hanya bernilai administratif, tetapi juga bernilai spiritual.

Selain itu, disampaikan pula pesan tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama pegawai, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Lingkungan kerja yang harmonis akan memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya pembinaan spiritual secara rutin, diharapkan ASN mampu mengendalikan diri, menjaga etika, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.

Kegiatan siraman rohani juga menjadi sarana refleksi diri bagi ASN untuk mengevaluasi diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan mampu memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kesadaran spiritual yang kuat akan membantu ASN dalam menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan dalam pekerjaan, serta membantu dalam mengambil keputusan yang bijaksana dan sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika.

Selain memberikan manfaat spiritual, kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial yang sangat penting. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar ASN, pegawai, serta anggota organisasi wanita. Interaksi yang terjadi dalam kegiatan ini mampu memperkuat hubungan kerja, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan kondusif. Kebersamaan yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan.

Dalam beberapa kesempatan, kegiatan siraman rohani juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada anak yatim atau masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap masyarakat serta sebagai wujud implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan nyata. Melalui kegiatan tersebut, ASN diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta tanggung jawab sosial terhadap sesama.

Pelaksanaan kegiatan siraman rohani ini secara umum berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Materi yang disampaikan oleh penceramah dapat diterima dengan baik oleh peserta dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran spiritual. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh ASN serta peserta lainnya.

Kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. ASN yang memiliki mental dan spiritual yang kuat akan mampu bekerja dengan lebih baik, lebih jujur, serta lebih bertanggung jawab. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berintegritas.

Pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ASN tidak hanya dari aspek kompetensi teknis, tetapi juga dari aspek mental dan spiritual. Melalui kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan ASN mampu menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki akhlak yang baik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius dapat tertanam dalam diri setiap ASN dan menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, sehingga mampu menciptakan aparatur pemerintah yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kualitas moral dan spiritual yang baik.
Program: Ceramah
Pelaksana: Kecamatan Selorejo

1328-02-2026

/Kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan di Pendopo Sasana Adhi Pradana merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai bentuk pembinaan mental dan spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta anggota organisasi wanita. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan maupun dalam rangka memperingati hari-hari besar keagamaan, sebagai upaya meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta integritas moral aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat./

/Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam diri setiap ASN. Sebagai unsur utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, ASN dituntut untuk memiliki kompetensi, profesionalisme, serta integritas yang tinggi. Namun demikian, kemampuan teknis dan profesional saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan pembinaan mental dan spiritual yang baik. Pembinaan spiritual diharapkan mampu membentuk karakter ASN yang berakhlak mulia, jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran tinggi akan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. /

/Kegiatan siraman rohani ini dilaksanakan di lingkungan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Blitar yang berlokasi di wilayah Kanigoro sebagai ibu kota Kabupaten Blitar. Pemilihan lokasi di pendopo Sasana Adhi Pradana memiliki makna tersendiri, karena pendopo tersebut merupakan pusat kegiatan resmi pemerintahan daerah yang sering digunakan untuk kegiatan pembinaan, koordinasi, serta kegiatan yang bersifat seremonial maupun pembinaan kepegawaian. Dengan dilaksanakannya kegiatan siraman rohani di tempat tersebut, diharapkan dapat memberikan suasana yang khidmat, tertib, serta memberikan nilai simbolis bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan./

/Peserta kegiatan siraman rohani terdiri dari berbagai unsur, antara lain ASN dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, pegawai non-ASN, serta anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang merupakan organisasi yang menghimpun berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Kehadiran ASN dan anggota organisasi wanita dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas spiritual serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat./

/Pelaksanaan kegiatan biasanya dimulai pada pagi hari dengan suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta hadir dengan tertib dan menempati tempat yang telah disediakan. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk pengagungan terhadap firman Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai pembuka yang membawa suasana religius. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an diharapkan mampu memberikan ketenangan batin serta membuka hati para peserta untuk menerima pesan-pesan spiritual yang akan disampaikan./

/Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Blitar. Dalam sambutan tersebut biasanya disampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan spiritual. ASN diingatkan bahwa tugas sebagai aparatur negara merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta dedikasi yang tinggi. ASN juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam sikap, perilaku, maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari./

/Acara inti dari kegiatan ini adalah penyampaian siraman rohani atau tausiyah yang disampaikan oleh penceramah yang memiliki kompetensi di bidang keagamaan. Dalam tausiyah tersebut, disampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan peningkatan keimanan dan ketakwaan, pentingnya kejujuran dalam bekerja, tanggung jawab moral sebagai aparatur pemerintah, serta pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Penceramah juga menyampaikan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah, sehingga setiap tugas yang dilaksanakan tidak hanya bernilai administratif, tetapi juga bernilai spiritual. /

/Selain itu, disampaikan pula pesan tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama pegawai, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Lingkungan kerja yang harmonis akan memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya pembinaan spiritual secara rutin, diharapkan ASN mampu mengendalikan diri, menjaga etika, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil. /

/Kegiatan siraman rohani juga menjadi sarana refleksi diri bagi ASN untuk mengevaluasi diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan mampu memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kesadaran spiritual yang kuat akan membantu ASN dalam menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan dalam pekerjaan, serta membantu dalam mengambil keputusan yang bijaksana dan sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika. /

/Selain memberikan manfaat spiritual, kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial yang sangat penting. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar ASN, pegawai, serta anggota organisasi wanita. Interaksi yang terjadi dalam kegiatan ini mampu memperkuat hubungan kerja, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan kondusif. Kebersamaan yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. /

/Dalam beberapa kesempatan, kegiatan siraman rohani juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada anak yatim atau masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap masyarakat serta sebagai wujud implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan nyata. Melalui kegiatan tersebut, ASN diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta tanggung jawab sosial terhadap sesama./

/Pelaksanaan kegiatan siraman rohani ini secara umum berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Materi yang disampaikan oleh penceramah dapat diterima dengan baik oleh peserta dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran spiritual. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh ASN serta peserta lainnya./

/Kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. ASN yang memiliki mental dan spiritual yang kuat akan mampu bekerja dengan lebih baik, lebih jujur, serta lebih bertanggung jawab. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berintegritas./

/Pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ASN tidak hanya dari aspek kompetensi teknis, tetapi juga dari aspek mental dan spiritual. Melalui kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan ASN mampu menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki akhlak yang baik./

/Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius dapat tertanam dalam diri setiap ASN dan menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, sehingga mampu menciptakan aparatur pemerintah yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kualitas moral dan spiritual yang baik./
Program: Ceramah
Pelaksana: Kecamatan Selorejo

1426-02-2026

LAPORAN KEGIATAN

Bidang : Kerohanian

Program Kerja : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim

Tema : Menyambut Ramadhan dengan Syukur dan Kepedulian

Hari : Kamis

Tanggal : 26 Februari 2026

Waktu : 08.00 WIB s.d selesai

Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Pemerintah Kabupaten Blitar

Anggota yang Hadir :

  • Leliana Puguh I S
  • Fibe Widhianto Kurniawan
  • Shunie Yudi Prasongko
  • Rurin Faizin Ghofur
  • Anif Effendi Chandra
  • Bintoro
  • Heri Purwanto

Telah dilaksanakan kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dapat terselenggara dengan baik, lancar, dan penuh keberkahan. Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat bermakna dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Acara ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar unsur pimpinan dan organisasi wanita di Kabupaten Blitar, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada anak-anak yatim melalui kegiatan santunan yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar.

Dihadiri oleh

  • Kabag Kesra
  • Ibu Ninik Rijanto
  • Ibu Arina Beky
  • Ketua PC NU Kabupaten Blitar
  • GOW Kabupaten Blitar
  • Ibu Ketua Persit Candra Kirana 511

Uraian Kegiatan

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama agar acara berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi seluruh yang hadir. Acara inti berupa siraman rohani yang disampaikan oleh KH. Muqorrobin selaku Ketua PC NU Kabupaten Blitar.

Selain siraman rohani, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepedulian sosial dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara semakin semarak dengan penampilan Grup Sholawat RSUD Srengat 'Syifaul Qolbi' yang menghadirkan lantunan sholawat penuh kekhusyukan dan menambah suasana religius.

Isi Ceramah

Dalam tausiyahnya, KH. Muqqorobin menyampaikan bahwa datangnya bulan suci Ramadhan hendaknya disambut dengan penuh rasa gembira dan syukur. Rasa gembira dalam menyambut Ramadhan bukan sekadar ekspresi lahiriah, melainkan wujud keimanan karena masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu kembali dengan bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Tidak semua orang diberikan umur panjang untuk sampai pada Ramadhan berikutnya, sehingga pertemuan ini patut disyukuri dengan hati yang bahagia dan niat yang tulus untuk memperbaiki diri.

Beliau menegaskan bahwa kegembiraan menyambut Ramadhan harus diwujudkan dalam persiapan yang sungguh-sungguh, baik secara lahir maupun batin. Membersihkan hati dari iri, dengki, dan prasangka buruk menjadi langkah awal agar ibadah yang dilakukan selama Ramadhan dapat lebih khusyuk dan bermakna.

Selain itu, Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT. Peningkatan kualitas ibadah tidak hanya diukur dari kuantitasnya, tetapi juga dari kesungguhan hati, keikhlasan, dan konsistensi dalam menjalankannya. Ibadah wajib seperti puasa, shalat lima waktu, dan zakat harus semakin ditingkatkan kedisiplinannya. Ibadah sunnah seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, sedekah, dan dzikir juga perlu diperbanyak sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT. Dengan demikian, Ramadhan menjadi sarana pembinaan spiritual yang mampu membentuk pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih dekat kepada Allah.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan pentingnya bertambah kecerdasan dalam urusan sosial selama bulan Ramadhan. Ramadhan tidak hanya mengajarkan hubungan vertikal kepada Allah (hablum minallah), tetapi juga memperkuat hubungan horizontal kepada sesama manusia (hablum minannas). Puasa melatih kita merasakan lapar dan dahaga sebagaimana yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kurang mampu, sehingga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Bentuk nyata dari kecerdasan sosial tersebut adalah memperbanyak amal saleh dan berbagi terhadap sesama. Santunan kepada anak yatim, bersedekah, membantu tetangga yang membutuhkan, serta menjaga silaturahmi merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Ramadhan. Dengan berbagi, tidak hanya penerima yang merasakan kebahagiaan, tetapi pemberi juga mendapatkan ketenangan hati dan pahala yang berlipat ganda.

Di samping itu, beliau mengingatkan agar kita pandai menjaga nikmat Allah SWT dengan senantiasa bersyukur. Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Nikmat kesehatan, keluarga, rezeki, dan kesempatan beribadah harus dijaga dengan cara digunakan untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat. Orang yang bersyukur akan selalu merasa cukup, hatinya tenang, serta dijanjikan tambahan nikmat oleh Allah SWT.

Sebagai penutup, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Dengan menyambut Ramadhan penuh kegembiraan, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga nikmat Allah dengan rasa syukur, diharapkan setiap individu mampu meraih derajat takwa dan menjadi insan yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Hasil dan Dampak Kegiatan

  • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
  • Menumbuhkan rasa syukur dan kebahagiaan atas nikmat umur dan kesempatan beribadah.
  • Mempererat silaturahmi antar unsur organisasi dan masyarakat.
  • Menumbuhkan kepedulian sosial melalui santunan anak yatim.

Makna dan Refleksi

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah momentum perbaikan diri secara menyeluruh, baik secara spiritual maupun sosial. Kebahagiaan dalam menyambut Ramadhan harus diwujudkan dalam amal nyata, bukan sekadar ucapan.

Melalui siraman rohani dan santunan anak yatim, tercermin keseimbangan antara hubungan kepada Allah SWT dan hubungan kepada sesama manusia. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan pribadi yang lebih bersyukur, peduli, serta menjadikan Ramadhan sebagai sarana peningkatan kualitas diri dan kebersamaan.

Penutup

Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh keberkahan. Semoga nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna.

Laporan ini disusun oleh :

Ny. Salamah Yogha Bogi selaku operator e-reporting UP DWP Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar

 


Program: Ceramah
Pelaksana: Dinas Perhubungan
1526-02-2026Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Ketua UP DWP dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Iman dan Taqwa Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 - Jam : 08.00 - selesai WIB - Tempat : Pendopo SAP Kanigoro - Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) - Peserta : Ketua dan 6 Anggota DWP BPBD Kab. Blitar Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC - Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya - Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati - Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar - Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alti Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesrab - Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize - Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU - Doa Penutup - Penyerahan hadiah doorprize Ketua dan anggota UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya. Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa. Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam. KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.Kehadiran UP DWP Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur. Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa. Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama anggota UP DWP Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah. Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Ceramah
Pelaksana: Kecamatan Nglegok
1626-02-2026* DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar Ibu Ketua Dharma Wanita beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan. Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar * Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar * 08.00 - 09.00 : Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat * Acara Inti : 1. Pembukaan :       - 09.00 santunan anak yatim piatu       - 09.10 menyanyikan lagu Indonesia Raya       - 09.14 Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran     - 09.15 Pembacaan Ayat Suci Al-quran     - 09.20 Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto     - 09.30 Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bpk. Alwi Maulana    - 09.40 : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat    - 09.50 : pembacaan pemenang door prize 2. Mauidzotul Khasanah     - 09.52 Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan Ringkasan Materi : * Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan.  "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka". * Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas. * Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : 1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah 2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai. 3)  Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah 3. Penutup     - 10.46 Pembacaan doa     - 10.48 Tanya Jawab        1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi        2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku? Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani        3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG? Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf.     - 11.00 Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung
Program: Dokumentasi & Publikasi
Pelaksana: Dinas Sosial
1719-02-2026LAPORAN DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Perstuan Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persanndian Kabupaten Blitar telah mengadakan pertemuan rutin bulan Februari 2026. Keterangan Program: 1. Unit Pelaksana: Dinas Komunikas, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Bidang Sekretariat 2. Hari/Tanggal : Kamis, 19 Februari 2026 3. Pukul : 08.00 WIB - selesai 4. Tempat : Ruang Command Center Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Jl. Sudanco Supriadi No. 17 5. Acara : - Pertemuan Rutin UP DWP Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Bulan Februari 2026 - Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026 - Sharing Masalah Kulit dari Narasumber Griya Ayu Esthetic Center 6. Peserta : 15 Orang anggota Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar yang hadir. 7. Dihadiri Oleh : - Ketua Dharma Wanita Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ny. Evi Agung Wicaksono - Wakil Ketua Dharma Wanita Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ny. Novita Asyik Fauzi - 12 Anggota Dharma Wanita Dinas Komuniksi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar. Adapun Susunan Acara sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC Ny.Novita Asyik Fauzi 2. Do'a oleh Ny. Nunik Anas Faishol 3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP 4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ny. Evi Agung Wicaksono Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan kepengurusan bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. TUJUAN KEGIATAN 1. Membentuk kepengurusan Dhrama Wanita Persatuan yang sah dan tertib administrasi 2. Memetapakan struktur organisasi dan pembagian tugas pengurus 3. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antaranggota dalam pelaksanaan program kerja PELAKSANA KEGIATAN Kegitan pembentukan pengurus Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalu musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan strutur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seeluruh proses berjalan dengan lancar, tertib dan berdasarkan kesepakatan bersama. HASIL KEGIATAN Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode Tahun 2026 SUSUNAN PENGURUS Ketua : Ny. Evi Agung Wicaksono Wakil Ketua : Ny. Novita Asyik Fauzi Sekreatris : Ny. Kiking Harianto Bendahara : Ny. Nunik Ans Faishol Bidang Pendidikan: 1. Ny. Sri Catur Hari Nugroho 2. Ny. Tutik Irianto Adji 3. Ny. Ahmad Bud 4. Ny. Rachma Muchlis Cipta Bidang Ekonomi: 1. Ny. Rita Agustinus 2. Ny. Aris Syamsudin 3. Ny. Indri Didik Wibawanto 4. Ny. Ihwanul Muarifin 5. Ny. Dimas Bidang Sosial Budaya: 1. Ny. Edoh Setiawan 2. Ny. Arinka Ichwanul Hakim 3. Ny. Imelda Narendra Hadi 4. Ny. Ginanjar 5. Ny. Wiwid Nur Rofik Pelaporan Keuangan Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar oleh Bendahara Ny. Nunik Anas Faishol menyampaikan laporan keuangan , yang meliputi penerimaan dan pengeluaran dana selama periode Triwulan IV Tahun 2025. Laporan ini disusun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar, serta sebagai bahan evaluasi bersama dalam pelaksanaan kegiatan organisasi. Penyampaian Materi Sharing Masalah Kulit dari Nara Sumber Griya Ayu Aesthetic Center Ny. Evi Agung Wicaksono. Mengapa Perawatan kulit itu penting? - Kulit adalah pelindung utama tubuh dari polusi dan sinar matahari - Seiring bertambahnya usia produksi kolagen menurun - Perubahan hormo (menopause) memengaruhi kondisi kulit - Faktor Lingkungan dan stres juga berperan Masalah Kulit Wajah yang sering dialami pada usia 25 tahun keatas: 1. Penuan Dini / Aging Merupakan proses alami yang disertai penurunan fisik, psikologis maupun sosial yang berinterkasi satu sama lain Faktor Penyebab Aging: - Radikal bebas karena sinar matahari dan polusi - kebiasaan merokok - Minuman beralkohol - Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula - kurang minum air mineral - kurang berolahraga - Begadang - Stress Solusi yang bisa mencegah Aging: A. Botox Merupakan protein yang diproduksi oleh bakteri Clostridium botulinum. Dalam dunia Medis dan kecantikan, botox digunakan untuk melemahkan atau melumpuhkan sementara otot dengan cara menghambat sinyal saraf otot. Fungsi Botox antara lain: - Mengurangi kerutan Dahi - Menghilangkan garis seyum - Mengurangi garis diantara alis B. Threadlift Dalam dunia kecantikan sering disebut dengan (tanam benang) merupakan treatment dimana dokter memasukkan benang medis yang dapat diserap oleh tubuh ke lapisan kulit menggunakan jarum atau kanula. Benang ini kemudian ditarik untuk memberikan efek lifting instan dan merangsang produksi kolagen. Manfaat Threadlift sebagai berikut: - Mengencangkan kulit tanpa operasi - Minim sayatan dan bekas luka - Waktu pemulihan relatif cepat - Hasil terlihat langsung dan membaik dalam 1-3 bulan karena stimulasi kolagen. C. Skinbooster Dalam dunika kecantikan adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menyuntikkan asam hialuronat (hyaluronic acid) ke dalam lapisan kulit biasanya dermis untuk meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kualitas kulit secara keseluruhan. Fungsi Skinbooster sebagai berikut: - Melembabkan kulit secara intens - Membuat kulit kenyal dan glowing - Mengurangi garis halus - Membuat Kulit tampak lebih sehat dan segar. 2. Flek/Melasma Merupakan bercak yang berwarna kecoklatan atau kehitaman pada kulit wajah atau daerah lain pada tubuh karena meningkatnya produksi melanin terutama setelah terpapar oleh sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV) Solusi untuk mecegah Melasma/Flek sebagai berikut: A. Memakai Sunscreen B. Laser Melasma C. Skinbooster Dalam materi Sharing masalah kulit tersebut sangat membantu dan menambah pengetahuan perawatan kulit bagi anggota DWP Diskominfotiksan untuk lebih merawat diri sejak dini, mendapat dukungan emosional, bertukar pengalaman dan solusi, mendapat rekomendasi dokter kecantikan dan klinik terpercaya. Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan.Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Dinas Komuniksi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan. Laporan disusun oleh Ny. Novita Asyik Fauzi selaku operator e-reporting Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar.
Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian
1823-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonodadi

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah Menghadiri Pelaksanaan kegiatan Musrenbang Kecamatan.
Bidang : Sekretariat ,
Program Pembinaan Hubungan Keluar , Kegiatan : Rapat .

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonodadi
2. Hari/Tanggal : Senin / 23 Februari 2026
3. Pukul : 13.00 WIB sampai selesai
4. Peserta : Kades , Sekretaris Desa, Ketua BPD Ketua TP PKK Desa , Bidan Desa se kecamatan Wonodadi, PPKB, PPL, Pendamping Desa, Muspika, Ketua DWP Kec.Wonodadi , DPRD Dapil 3 ,PKH, Forkom , Perwakilan Disabilitas
5. Tempat : Pendopo Kecamatan Wonodadi
6. Acara : Pelaksanaan kegiatan Musrenbang Kecamatan .
Laporan Kegiatan

Acara dibuka oleh Ibu Rike dari Bappeda Kabupaten Blitar, yang mana Ibu Rike merangkap sebagi moderator dalam kegiatan musrenbang ini n. Ibu Rike menyampaiakan Musyawarah perencanaan pembangunan merupakan ruang bersama bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk berdiskusi dalam rangka menyusun rencana pembangunan.

Musyawarah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkatan desa/ kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Nasional. Setiap tahap menjadi bagian penting untuk mewujudkan pembangunan yang berdampak.Penjaringan Usulan tahun 2027 ada 2.014 usulan dari desa/ kelurahan se Kecamatan Wonodadi yang penanggung jawabnya atau pengampu tardiri dari Dinas PUPR, DKPP, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas perhubungan.

Penyampaian paparan dari Camat Wonodadi yang mana beliau menyampaiakn ada 2 prioritas kegiatan yang disepakati yang mana pada prioritas 1 berupa bimtek untuk 11 desa . Pada Prioritas 2 dari desa salam ditujukan ke pariwisata dan budaya yang mana ditujukan oleh pegiat wisata Dari Desa Kebonagungn di tujukan e dnas oerasi dan dinsos untuk karang taruna , dari Desa Jaten kepada Disnakan untuk para pembudidaya ikan. Ada 6 usulan yang ditujukan ke dishub (untuk 5 titik PJU 500m dan 1 untuk pemeliharaan ).

Ada konfirmasi/ tanggapan dari OPD terkait usulan yang diajukan seperti target yang beubah atau informasi yang kurang jelas Dari Dinkes pengusul desa wonodadi terkai 75 0rang untuk 11 desa telah disepakati. Dinas Soosial untuk Desa kebonagung kegiatan karang taruna mohon dilengkapi dengan SK karang Taruna dan segera dikrim. Dinas perikan juga memberika tanggapan bahwa untuk bimtek perikanan diharapkan parapembudibaya ikan dengan kapasitas 20 orang atau bisa disesuaikan lagi maksimal 30 orang..segeramengirimkan surat jika perubahan. Dari Dinas perhubunganusulan telah diterima dan disepakati.

Tanggapan dari DPRD Dapil 3 semua usulan telah disepakati dan didukung sepenuhnya oleh dinas pengampu dan diakomodir. Pramusrenbang jga telah terlaksana dengan hasil yang dipaparkan pada hari ini. Tanggapan dari camat wonodadi melaksanakan kegiatan yang mengikuti aturan dari bappeda khususnya dari segi anggaran.Ada 57 usulan yang dientri di Aplikasi SIPD termasuk pena intan.

Penulis : Binti Srihariyani

Program: Rapat
Pelaksana: Kecamatan Wonodadi

1923-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Bidang ; sekretariat
Program kerja : informasi & humas
Kegiatan : penyampaian informasi
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menghadiri upacara TMMD di Desa Krisik Gandusari Pada
1. Hari /tanggal : selasa, 10 pebruari 2026
2. Tempat : Desa Krisik, kec Gandusari, Kab Blitar
3. Acara : Upacara pembukaan TMMD
4. Peserta : OPD,TNI, Ormas, pelajar
5.Irup : Bupati Blitar, Bpk Drs H. Riyanto M.m
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah mengikuti upacara pembukaan TMMD di Desa Krisik kec Gandusari pada hari selasa, tanggal 10 pebruari 2026 ,
Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Blitar Bpk Drs H Rijanto Mm,
Tujuan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) adalah untuk:
1.Membantu percepatan pembangunan di daerah Terutama di wilayah pedesaan, terpencil, dan tertinggal melalui pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, rumah layak huni, dan fasilitas umum. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
2.Melalui pembangunan infrastruktur serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat.
3.Mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat TMMD menjadi sarana memperkuat hubungan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat dalam semangat gotong royong.
4.Menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Melalui kegiatan pembinaan teritorial dan sosial kemasyarakatan.
5.Mendukung program pemerintah daerah TMMD membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan demi pemerataan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Program ini dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) diundang dalam upacara TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) umumnya memiliki beberapa tujuan penting, antara lain:
1.Mendukung program pemerintah dan TNI Sebagai organisasi istri ASN, DWP turut memberikan dukungan moral dan partisipasi aktif dalam program pembangunan desa yang digagas TNI bersama pemerintah daerah.
2.Mempererat sinergi dan kemitraan Kehadiran DWP menjadi bentuk sinergitas antara organisasi perempuan, pemerintah daerah, dan TNI dalam membangun masyarakat.
3.Meningkatkan semangat gotong royong TMMD menekankan kebersamaan dan partisipasi masyarakat.
DWP hadir untuk menunjukkan dukungan terhadap nilai gotong royong dan kepedulian sosial.
4.Memberikan motivasi kepada masyarakat Kehadiran DWP diharapkan memberi semangat kepada warga desa agar aktif mendukung pembangunan yang sedang dilaksanakan.
5.Sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan desa DWP dapat berperan melalui kegiatan pendukung seperti bakti sosial, penyuluhan, atau kegiatan pemberdayaan perempuan di lokasi TMMD.
Penulis : Nurul Tantowi

Program: Penyampaian Informasi
2013-02-2026DHARMA WANITA PERSATUAN DINDAMADE KABUPATEN BLITAR

Bidang : Sekretariat
Program : pembinaan hubungan keluar, Rapat
Keterangan program
1. Hari : Jum'at
2. Tanggal : 13 Februari 2026
3. Acara : Pertemuan rutin DWP DINDAMADE KABUPATEN BLITAR
4. Peserta : 16 orang
Pada hari Jum'at 13 Februari 2026, Ny. Nurul Tantowi selaku Ketua (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin bulanan bersama dengan anggota DWP DINDAMADE Kab.Blitar
Acara penting ini berlangsung khidmad dan penuh kekeluargaan di Aula Dinas PMD Kabupaten Blitar di Jl Nias No 2 Kota Blitar
Pertemuan ini dihadiri oleh 16 orang anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar.
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) DiINDAMADE dilaksanakan pada hari Jum'at, 13 Februari 2026. kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota serta menyampaikan informasi dan laporan organisasi.
Acara pertemuan rutin diawali dengan pembukaan pleh MC, Ny Fanisya. dalam pembukaannya, Mc menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh anggota untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat. suasana pertemuan berlangsung hangat dan kondusif sejak awal acara.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan. seluruh anggota berdiri dan menyanyikan mars dengan penuh semangat sebagai bentuk rasa bangga, loyalitas, dan komitmen terhadap organisasiDharma Wanita Persatuan. kegiatan ini menjadi penguat rasa persatuan dan kebersamaan di antara seluruh anggota.
Rangkaian acara berikutnya adalah doa, yang dipanjatkan untuk memohon kelancaran kegiatan serta keberkahan bagi seluruh anggota.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan bendahara yang disampaikan oleh Ny. Dani. dalam laporanny, bendahara menyampikan kondisi keuangan organisasi secara transparan dan akuntabel. disampaikan bahwa saldo kas DWP DINDAMADE per Februari sebesar Rp. 1.737.500. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh peserta sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan organisasi
Acara selanjutnya yakni smabutan Ibu ketua. dalam sambutannya, Ibu Ny. Nurul Tantowi selaku ketua Dharma Wanita Persatuan beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh ibi-ibu yang telah hadirpada pertemuan hari ini
beliau menyampiakan beberapa informasi penting, yaitu : 1. DWP PPPK paruh waktu memiliki kedudukan yang sama dengan DWP luar biasa.
2. DWP luar biasa adalah kategori keanggotaan dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang diberikan kepada perempuan yang bukan istri ASN aktif, tetapi memiliki hubungan atau keterkaitan dengan instansi. biasanya yang termasuk DWP Luar biasa adalah : karyawan karyawati non-ASN di lingkungan instansi pegawai PPPK (termasuk PPPK paruh waktu) unsur perempuan lain yang ditetapkan sesuai ketentuan organisasi
dalam konteks yang ibu sampaikan sebelumnya : DWP luar biasa mencakup mbak-mbak karyawati dan PPPk Paruh waktu, serta untuk kategori ini tidak diperbolehkan adanya pungutan biaya sesuai arahan ketua. sehubungan dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, kegiatan Dharma Wanita persatuan dilakukan dengan mandiri. 3. DWP PPPK oaruh waktu tidak diperbolehkan adanya pungutan biaya
penegasan ini disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan administrasi maupun keanggotaan. 4. penjelasan pakaian seragam DWP di lingkungan Dharma Wanita Persatuan : 1. seragam resmi (PDH) PDH ( pakaian Dinas Harian) digunakan pada pertemuan resmi organisasi, kegiatan formal, acara kediaman. biasanya dielngkapi dengan lencana/pin DWP, name tag sepatu berwarna hitam dan tertutup rapi.
2. seragam Batik DWP digunakan pada kegiatan pertemuan rutin bulanan. kegiatan internal organisasi, acara semi formal 3. seragam olahraga digunakan untuk senam bersama. jalan sehat, atau kegiatan kebugaran. biasanya berupa : kaos olahraga DWP, celana training sepatu olahrag
kegiatan dilanjutkan dengan pembagia doorprize kepada anggota yang hadir. pembagian doorprize berlangsung meriah dan penuh antusias. para anggota mengikuti sesi ini dengan semangat dan susasan kekeluargaan yang hangat. kegiatan ini bertujuan untuk menambah kebersamaan serta memberikan apresiasi kepada ibu-ibu yang telah berpartisipasi dalam pertemuan rutin.
Acara inti pada pertemuan kali ini adalah penyampaian materi sekaligus praktik pembuatan pembuatan salad buah creamy yang disampaikan oleh Ny. Aryo.
dalam kegiatan tersebut, beliau menjelaskan bahan bahan yang digunakan, langkah langkah pembuatan, serta tips agar salad buah memiliki rasa yang segar, creamy dan tahan lama. para anggota mengikuti praktik dengan antusias dan aktif bertanya selama sesi berlangsung.
kegiatan ini diharapkan dapat menambah ketrampilan anggota dalam bidang kuliner serta menjadi inspirasi usaha rumahan yang bermanfaat bagi keluarga.
acara ditutup dengan makan bersama
Penulis : Ny. Luluk Stiani Didik

Program: Rapat
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa
2118-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Keterangan Program:
1.Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2.Hari/Tanggal : Selasa, 18 Februari 2026
3.Pukul : 13.00 WIB - selesai
4.Tempat : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar
5.Bidang : Sekretariat
6.Program : Informasi dan Humas / Penyampaian Informasi

Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, Ny. Lina Tunggul Adi Wibowo, Wakil Ketua, Ny. Eko Sumardiyanto dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadiri kegiatan Pisah Sambut pejabat baru pada Dinas Dukcapil Kab. Blitar. Terdapat 2 ASN yang terpilih untuk mengemban amanah baru yaitu Bpk. Adi Sulaksono, S.STP yang pindah tugas sebagai Kepala Bidang ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Blitar dan Bpk. Bintang Agung Silvano, S.T., M.M. yang menjabat sebagai Lurah Jegu Kec. Sutojayan. Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Dukcapil Kab. Blitar dan anggota Dharma Wanita Persatuan yang seluruhnya berjumlah 90 orang.

Acara dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Februari 2026 dengan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Kab. Blitar. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara khidmat, kemudian dilanjutkan dengan do’a. Pejabat lama juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata dengan didampingi oleh istri tercinta. Selanjutnya sambutan oleh Kepala Dinas Dukcapil Kab. Blitar. Pada sambutannya beliau mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban semoga banyak hal-hal baru yang dapat dipelajari sehingga dapat meningkatkan wawasan dan pengalaman dalam berorganisasi. Tak lupa juga disampaikan ucapan terima kasih atas dedikasinya selama ini di Dinas Dukcapil Kab. Blitar sekaligus permohonan maaf apabila dalam berinteraksi terdapat ketidaksengajaan kesalahan dalam bertutur kata atau sikap. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah.

Tujuan utama mutasi pegawai adalah untuk meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan kinerja organisasi, dan pengembangan karier pegawai melalui penyegaran suasana kerja. Mutasi dilakukan untuk menghindari kejenuhan, pemerataan SDM, penempatan posisi yang sesuai keahlian (right man on the right place), serta mengisi kekosongan jabatan. Berikut adalah rincian tujuan mutasi pegawai yang lebih mendalam:
1.Penyegaran dan Motivasi: Menghindari rutinitas membosankan yang dapat menurunkan semangat kerja.
2.Pengembangan SDM: Memberikan pengalaman kerja di bidang baru, menambah wawasan, dan meningkatkan keterampilan (multitalenta).
3.Penyesuaian Kebutuhan Organisasi: Menempatkan pegawai sesuai dengan keahliannya (kompetensi) untuk mencapai tujuan perusahaan/instansi.
4.Pemerataan Pegawai: Mengatasi kelebihan atau kekurangan pegawai di unit kerja tertentu.
5.Tindakan Preventif: Mengamankan pegawai dari konflik kerja atau mengurangi kejenuhan yang berpotensi menurunkan kinerja.
6.Alasan Personal/Keluarga: Mengakomodasi kebutuhan pegawai seperti mengikuti pasangan, sakit, atau mendekati tempat tinggal (khusus PNS/karyawan tertentu). 

Pada kesempatan tersebut diagendakan pula perpisahan dengan 2 anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, yaitu Ny. Adi Sulaksono dan Ny. Bintang. Meskipun dengan berat hati melepas 2 anggota tersebut namun tugas tetap harus dijalankan dengan sebaik-baiknya yaitu mendampingi dan mensupport suami dimanapun ditempatkan. Terima kasih atas kebersamaannya, sampai jumpa dilain kesempatan dan selamat mendampingi suami di tempat yang baru.

Penulis : Admin E-reporting

Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

2222-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BLITAR

Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Daerah Blitar Ibu Unun Badrodin telah menghadiri undangan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar Keterangan Program :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari / Tanggal : Jumat - Sabtu , 13-14 Februari 2026
3. Pukul : 19.00 - Selesai
4. Tempat : Kusuma AgroWisata Resort & Convention Hotel , Kota Batu Malang

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Kegiatan pada hari pertama dimulai pukul 19.00 WIB.

Adapun tujuan Kegiatan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan.

Program unggulan tersebut antara lain :
1. Manja Ceria sebagai inovasi perawatan anak yang ramah dan menyenangkan
2. Ramayana sebagai layanan rawat inap nyaman bagi anak.
3. Blitar Serasi sebagai inovasi penanganan stroke melalui pendekatan farmakologi, self-healing oleh keluarga, dan relaksasi.
4. Serta Wlingi Emergency Medical Service (WINGS) sebagai layanan gawat darurat 24 jam.

RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan. RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis.

Acara di lanjutkan dengan sambutan Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital.
1. Layanan IGD 24 jam dengan fasilitas PONEK
2. Inovasi RS Digital untuk mempermudah akses informasi dan pendaftaran
3. Serta layanan gizi masyarakat “Laa Kok Gitu Mas” yang menjangkau langsung masyarakat.
4. RSUD Srengat juga memiliki pelayanan spesialis lengkap, layanan penunjang medis 24 jam
5. Serta berbagai program sosial seperti RSSR Peduli, khitan massal, senam lansia dan pemeriksaan gratis, serta pelayanan pemulasaraan jenazah modern.

Seluruh layanan tersebut dilaksanakan dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat.

Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah dalam sambutan nya Beliau menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah.

Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya. Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Penulis : H_M
Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: Sekretariat Daerah

2322-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Kabupaten Blitar telah mengadakan Pertemuan Rutin bulan Februari 2026 di kantor Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Keterangan Program :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari / Tanggal : Kamis / 5 Februari 2026
3. Pukul : 10.00 - Selesai
4. Tempat : Kantor Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
5. Acara : Pertemuan Rutin

Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar bulan Februari dilaksanakan di kantor Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar ini yang bertugas dari Bidang Pendidikan kegiatan dibuka oleh Pembawa acara Ibu Tyas Alwi , dilanjutkan menyanyian Mars Dharma Wanita dengan Dirigent Ibu Yanti Prasetyo , agar acara berjalan lancar di lanjutkan dengan doa yang di pimpin oleh Ibu Anik Hendri Bagus

Acara dimulai dengan Sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar yang di wakili oleh Ibu Wakil Ketua Ibu Leliana Puguh Beliau menyampaikan bahwa hari ini telah mengundang BKPSDM terkait iuran Dharma Wanita Persatuan yang harus di perbaharui karena anggota DWP bertambah ASN , PPPK , dan Paruh Waktu

Info dari BKPSD untuk paruh waktu tidak di tarik iuran karena gaji tidak sama tiap OPD atau PPPK paruh waktu bisa di samakan dengan DWP Pasif

Untuk iuran tiap UP DWP 50 persen di setor ke DWP Kab. Blitar 50 % untuk kegiatan masing masing UP DWP

Acara selanjutnya membahas rencana Rapat Anggota yang akan di laksanakan pada bulan Februari adapun perencanaannya sebagai berikut :
Hari / Tanggal : - ( menunggu info )
Tempat : Ruang Rapat Candi Penataran
Pukul : 08.00 - Selesai
Jumlah Undangan : 150 0rang
Tema : Kesehatan Mental dan Cara Mengatasinya
Narasumber : Dr. Fatimah dari RSUD NGUDI WALUYO WLINGI
Petugas Mc : Ibu Dewi Agus
Dirigent : Ibu Eva Eko Sumardianto
Doa : Ibu Anik Hendri Bagus
Sie Acara : Bidang Pendidikan
Konsumsi & Absensi : Bidang Ekonomi
Doorprize : Bidang Sosbud
Penerima Tamu : Ibu Ketua Bidang
Operator : Dinas BUDPAR

Selanjutnya sambutan dari Bendahara Ibu Arum Suhendro mrnyampaikan bahwa Dana hibah untuk Dharma Wanita Kab. Blitar di gunakan untuk :
1. Rapat Pengurus 11 X
2. Rapat Anggota 3 X
3. HUT
4. Perjalanan Dinas ke DWP Provinsi Jatim

Acara di lanjutkan dengan laporan masing masing Bidang selanjutnya sesi foto dan pengambilan video ucapan Ramadhan

Demikian rangkaian acara Pertemuan Rutin Dharma Wanita Kabupaten Blitar

Penulis : H_M

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
Program: Rapat

2422-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah menghadiri undangan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar

Keterangan Program :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari / Tanggal : Jumat - Sabtu , 13-14 Februari 2026
3. Pukul : 19.00 - Selesai
4. Tempat : Kusuma AgroWisata Resort & Convention Hotel , Kota Batu Malang

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Kegiatan pada hari pertama dimulai pukul 19.00 WIB.

Adapun tujuan Kegiatan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan.

Program unggulan tersebut antara lain :
1. Manja Ceria sebagai inovasi perawatan anak yang ramah dan menyenangkan
2. Ramayana sebagai layanan rawat inap nyaman bagi anak.
3. Blitar Serasi sebagai inovasi penanganan stroke melalui pendekatan farmakologi, self-healing oleh keluarga, dan relaksasi.
4. Serta Wlingi Emergency Medical Service (WINGS) sebagai layanan gawat darurat 24 jam.

RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan. RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis.

Acara di lanjutkan dengan sambutan Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital.

Program unggulan RSUD Srengat meliputi :
1. Layanan IGD 24 jam dengan fasilitas PONEK
2. Inovasi RS Digital untuk mempermudah akses informasi dan pendaftaran
3. Serta layanan gizi masyarakat “Laa Kok Gitu Mas” yang menjangkau langsung masyarakat.
4. RSUD Srengat juga memiliki pelayanan spesialis lengkap, layanan penunjang medis 24 jam
5. Serta berbagai program sosial seperti RSSR Peduli, khitan massal, senam lansia dan pemeriksaan gratis, serta pelayanan pemulasaraan jenazah modern.
Seluruh layanan tersebut dilaksanakan dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat.

Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah dalam sambutan nya Beliau menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah.

Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya.

Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Penulis : H_M

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
Program: Penyampaian Informasi

2513-02-2026

LAPORAN KEGIATAN PROMOSI LAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BLITAR


Ketua UP DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar, Ibu Margareth Nanang Adi, menghadiri undangan kegiatan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada :
1. Hari : Jumat–Sabtu, 13–14 Februari 2026
2. Tempat : Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel, Kota Batu, Malang.
3. Jam : 18.30 sampai dengan selesai


Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas.


Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Kegiatan pada hari pertama dimulai tepat pukul 18.30 WIB.


Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan.


Program unggulan tersebut antara lain :
1. Manja Ceria sebagai inovasi perawatan anak yang ramah dan menyenangkan
2. Ramayana sebagai layanan rawat inap nyaman bagi anak.
3. Blitar Serasi sebagai inovasi penanganan stroke melalui pendekatan farmakologi, self-healing oleh keluarga, dan relaksasi.
4. Serta Wlingi Emergency Medical Service (WINGS) sebagai layanan gawat darurat 24 jam.


Selain itu, RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien tertentu, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan.


Ke depan, RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis.


Selanjutnya, Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital.


Program unggulan RSUD Srengat meliputi :
1. Layanan IGD 24 jam dengan fasilitas PONEK
2. Inovasi RS Digital untuk mempermudah akses informasi dan pendaftaran
3. Serta layanan gizi masyarakat “Laa Kok Gitu Mas” yang menjangkau langsung masyarakat.
4. RSUD Srengat juga memiliki pelayanan spesialis lengkap, layanan penunjang medis 24 jam
5. Serta berbagai program sosial seperti RSSR Peduli, khitan massal, senam lansia dan pemeriksaan gratis, serta pelayanan pemulasaraan jenazah modern.


Seluruh layanan tersebut dilaksanakan dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah.


Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin.


Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya.


Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.


Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).


Demikian laporan kegiatan Promosi Pelayanan Kesehatan pada Rumah Sakit Daerah Kabupaten Blitar. Diharapkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, informasi dan hasil promosi layanan kesehatan dapat ditindaklanjuti dengan menyampaikan serta meneruskan kepada seluruh anggota UP DWP Disnakkan, sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas.


Laporan disusun dan disunting oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar



Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
2602-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang

Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Penataan Organisasi / Manajemen

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Senin, 02 Februari 2026
3. Pukul : 11.30 – Selesai
4. Peserta : Ibu Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang dan Anggota Dharma Wanita Bappedalitbang Kab. Blitar
5. Tempat : Ruang Pola Bappedalitbang Kab. Blitar
6. Acara : Pisah sambut Ibu Ketua Bappedalitbang Kabupaten Blitar dan re organisasi Dharma Wanita Bappedalitbang Kabupaten Blitar.

Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Menyanyikan Mars Dharma Wanita
4. Sambutan oleh Ibu Ery Anang
5. Penandatangan Serah Terima Jabatan
6. Pemberian cinderamata
7. Doa
8. Ramah Tamah dan sesi foto bersama

Pisah sambut kali ini diadakan untuk memberikan penghargaan bagi Ibu Ery Anang yang selama ini menjadi Ketua Dharma Wanita di lingkup Bappedalitabang Kabupaten Blitar . Beliau yang selama ini telah banyak berkontribusi dalam segala kegiatan di Dharma Wanita Bappedalitbang maupun Dharma Wanita di Kabupaten Blitar. Kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Ibu – ibu Anggota Dharma Wanita Bappedalitbang.

Acara kali ini juga bertujuan untuk re organisasi Dharma Wanita Bappedalitbang dikarenakan Ibu Ery Anang juga berpindah tugas sesuai dengan perpindahan Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS menjadi Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar.

Dalam sambutan Ibu Ery Anang, beliau sangat berterima kasih atas kerjasama yang dilakukan Ibu-Ibu Dharma Wanita Bappedalitbang dengan sangat baik dan sangat kompak. Beliau juga memberikan sedikit wejangan untuk Ibu-Ibu Dharma Wanita agar selalu mendampingi suami dimanapun nanti akan bertugas. Beliau kemudian menyerahkan berkas-berkas yang akan diserah terimakan kepada Ibu Ketua Bappedalitbang yang baru. Beliau juga memohon maaf apabila ada kesalahan yang dibuat baik disengaja ataupun tidak. Semoga silaturahmi kita akan selalu terjaga.

Acara selanjutnya adalah penetapan Ibu Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang Kabupaten Blitar yang baru yaitu Ibu Yanti Bayu dan semua susunan anggota yang sudah ditetapkan.

Kemudian acara dilanjutkan pemberian cinderamata untuk Ibu Ery Anang sebagai tanda terima kasih Ibu-Ibu Dharma Wanita Bappedalitbang Kabupaten Blitar.

Melalui acara Pisah Sambut ini harapannya Dharma Wanita Bappedalitbang Kabupaten Blitar lebih baik lagi kedepannya dan berkontribusi lebih baik banyak lagi untuk kemajuan Dharma Wanita Kabupaten Blitar. Dengan perpisahan ini semoga menjadikan silaturahmi tetap terjaga. Harapannya untuk Ibu Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang yang mengantikan dapat membawa Dharma Wanita Bappedalitbang lebih semangat lagi dan lebih banyak kegiatan yang dilakukan serta lebih kompak lagi.

Terima kasih atas bimbingannya Ibu Ery Anang selaku Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang selama mendampingi Bapak ditempat yang baru.

Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Siska Comalla selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang.

Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: BAPPEDA LITBANG

2702-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang

Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sekretariat
Program : Informasi dan Humas

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Senin, 02 Februari 2026
3. Pukul : 08.30  Selesai
4. Peserta : Ibu Kepala Bappedalitbang, Ibu Sekretaris Bappedalitbang, Bapak Kepala Bagian Perekonomian, Ibu Irban Khusus Inspektorat, Karyawan Karyawati Bappedalitabang dan Anggota Dharma Wanita Bappedalitbang Kab. Blitar
5. Tempat : Ruang Pola Bappedalitbang Kab. Blitar
6. Acara : Pisah Sambut Ibu Sekretaris Bappedalitbang, Bapak Kepala Bagian Perekonomian, Ibu Irban Khusus Inspektorat dan Bapak Kepala Bidang Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappedalitbang Kabupaten Blitar.

Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Sambutan oleh Ibu Sisilia Dyah Kristiani, S.Sos, MM
4. Sambutan oleh Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS
5. Sambutan oleh Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT
6. Sambutan oelh Ibu Ulfatul Umami, SST, MT
7. Penandatangan Serah Terima Jabatan
8. Pemberian cinderamata
9. Doa
10. Ramah Tamah dan sesi foto bersama

Dalam rangka pisah sambut kali ini diadakan untuk memberikan penghargaan bagi karyawan yang promosi dengan jabatan yang baru dan berdinas ditempat yang baru maupun yang promosi di Bappedalitabang. Kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Ibu  ibu Anggota Dharma Wanita Bappedalitbang.

Berikut beberapa tujuan utamanya: 1. Perkenalan Ibu Sekretaris yang baru yaitu Ibu Ulfatul Umami, SST, MT
2. Perpisahan Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS beserta Ibu Ery Anang yang bertugas ditempat baru menjadi Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar.
3. Perpisahan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT yang bertugas di tempat baru menjadi Irban Khusus pada Inspektorat Kabupaten Blitar.
4. Perkenalan Bapak Fia Laksono, S,Sos, MAP sebagai Kepala Bidang Prasarana Wilayah dan Ekonomi di Bappedalitbang Kabipaten Blitar.
5. Memberi penghargaan
6. Meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan
7. Memberi semangat dan motivasi untuk masa depan
8. Momen perpisahan yang berkesan

Sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Sisilia Dyah Kristiani, S.Sos, MM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal yang sangat penting. Beliau mengucapkan selamat atas promosi jabatan oleh Ibu Ulfatul Umami, SST, MT selaku Ibu Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Blitar, Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT ke Dinas yang baru serta Bapak Fia Laksono, S, Sos, MAP yang promosi menjadi Kepala Bidang Prasarana Wilayah dan Ekonomi di Bappedalitbang Kabupaten Blitar. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT selama ini di Bappedalitbang membawa perubahan yang lebih baik lagi. Beliau berharap meskipun sudah berbeda tempat bekerja semoga selalu bisa saling bekerjasama dalam bidang pekerjaan, serta membawa hal-hal baik di Bappedalitbang ketempat yang baru.

Sambutan kedua oleh Ibu Ulfatul Umami, SST, MT selaku Ibu Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Blitar yang baru. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih untuk sambutannya dan berharap agar bisa bekerjasama dengan seluruh karyawan karyawati dalam membangun Bappedalitbang untuk lebih baik lagi.

Sambutan ketiga oleh Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh karyawan karyawati. Beliau juga berharap bisa bekerjasama bersama Bappedalitbang karena akan terus berkaitan dalam bidang pekerjaan kedepannya. Adapun Ibu Ketua DWP Bappedalitbang yang lama juga mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf kepada Ibu- Ibu Anggota DWP Bappedalitbang

Untuk sambutan keempat disampaikan perwakilan Kepala Bidang Bappedalitbang. Beliau menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf serta kesan dan pesan kepada Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT

Dilanjutkan pemberian cinderamata untuk Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS beserta Ibu Ery Anang selaku Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT

Melalui acara Pisah Sambut ini harapannya kinerja Bappedalitbang Kabupaten Blitar lebih baik lagi kedepannya dan berkontribusi lebih baik lagi untuk kemajuan Kabupaten Blitar. Dengan perpisahan ini semoga menjadikan silaturahmi tetap terjaga, koordinasi pekerjaan antara Dinas semakin cepat dan tepat. Harapannya untuk Ibu Dharma Wanita Bappedalitbang yang mengantikan dan membawa Dharma Wanita Bappedalitbang lebih semangat lagi dan lebih banyak kegiatan yang dilakukan.

Terima kasih atas dedikasi dan semangatnya Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS beserta Ibu Ery Anang selaku Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT.

Selamat datang kepada Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Blitar yaitu Ibu Ulfatul Umami, SST, MT dan Kepala Bidang Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bapak Fia Laksono, S, Sos, MAP

Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Siska Comalla selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang.

Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: BAPPEDA LITBANG

2812-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Sosialisasi dalam rangka meningkatkan pelayanan informasi rawan bencana Kabupaten Blitar

Keterangan Program :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Bidang Sekretariat
2. Hari/Tanggal : 12 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 - Selesai
4. Tempat : Balai Desa Slorok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
5. Acara :
Sosialisasi dengan tema “Peran DWP dalam mewujudkan keluarga Tangguh Bencana di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Tahun 2026”
6. Peserta:
- Ketua dan anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar
- Ketua PKK Kecamatan Garum
- 27 Perwakilan PKK Desa dan Kelurahan Kecamatan Garum
- 16 Perwakilan organisasi keagamaan Kecamatan Garum
7. Dihadiri oleh:
- Ketua Dharma Wanita Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi
- Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Ibu Siti Arfitah Agus Zubaidi
- 3 Anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar

Deskripsi Kegiatan:
Dalam rangka meningkatkan pelayanan informasi rawan bencana Kabupaten Blitar, diperlukan peran aktif seluruh elemen, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan keluarga. Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Peran DWP dalam Mewujudkan Keluarga Tangguh Bencana di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Tahun 2026”.

Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan oleh MC
2. Doa
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Tangguh
4. Laporan Panitia oleh Bapak Sabar Ariadi, S.E., M.M selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Blitar.
5. Sambutan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar oleh Bapak Wahyudi, S.T., M.M.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar merupakan wilayah yang memiliki potensi berbagai ancaman bencana, seperti angin kencang, banjir, tanah longsor, gempa bumi, maupun kebakaran permukiman. Wilayah Kecamatan Garum merupakan daerah rawan bencana gunung api dan cuaca ekstrem. Kondisi ini menuntut kita semua untuk tidak hanya responsif saat terjadi bencana, tetapi juga proaktif dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan. Dalam konteks inilah, keluarga menjadi garda terdepan. Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku sadar bencana. Dan di sinilah peran DWP menjadi sangat penting. Edukasi sederhana seperti mengenali risiko di lingkungan sekitar, menyiapkan tas siaga bencana, memahami jalur evakuasi, hingga melatih anak-anak untuk tidak panik saat terjadi bencana, merupakan langkah nyata menuju keluarga tangguh bencana.

Kegiatan selanjutnya pengambilan foto bersama dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Narasumber dipandu oleh moderator Bapak Sabar Ariadi, S.E., M.M. dan operator Bapak Widya Ardhi W., S.T.

6. Pemaparan Materi oleh Narasumber Sekretaris TP PKK Kabupaten Blitar “Peran TP PKK dan DWP dalam Penanggulangan Bencana”
TP PKK dan DWP sebagai Penggerak Masyarakat dapat mensosialisasikan melalui Gerakan GAGAH BENCANA (Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana) meliputi (1) Mitigasi (Prabencana): memahami potensi bencana di lingkungan sekitar (banjir, gempa, kebakaran lahan/rumah), (2) Edukasi (Saat bencana): Praktik teknik penyelamatan diri yang aman, terutama saat terjadi gempa bumi atau kebakaran, dan (3) Penanganan Darurat (Pasca Bencana): memberikan pendampingan awal untuk mengurangi trauma bagi anak-anak dan sesama kaum perempuan.

7. Pemaparan Materi oleh Narasumber BPBD Bapak Yulis Bigandata, S.Pd., M.MB “Peran Perempuan dalam Penanggulangan Bencana
Narasumber menyampaikan bahwa faktor penyebab Perempuan dan Anak-anak menjadi korban bencana antara lain: (1) Adanya konstruksi nilai budaya di mana perempuan fokus pada urusan domestik sehingga jarang bisa keluar rumah untuk mengikuti pelatihan tentang kebencanaan dan upaya – upaya penyelamatan diri dari bencana, (2) Pengetahuan yang terbatas soal teknik penyelamatan diri membawa konsekuensi perempuan lebih rentan menjadi korban, (3) memudarnya pengetahuan lokal dalam masyarakat tentang pengenalan gejala awal bencana alam, (4) Edukasi penanganan saat terjadi bencana kurang di berikan kepada anak-anak, (5) sedini mungkin memperkenalkan pada anak berbagai peristiwa bencana misalnya melalui lagu, cerita dan simulasi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menghadapi bencana antara lain: (1) Mengetahui ancaman bencana yang dapat terjadi, (2) Mengetahui cara melindungi diri jika terjadi bencana, (3) Mengenali bagian dari dalam rumah yang dapat dijadikan sebagai perlindungan, (4) Menghindari bagian di dalam rumah yang berisiko membahayakan, (5) Mengetahui jalur evakuasi yang telah disepakati, (6) Mengetahui titik kumpul di luar rumah yang telah Disepakati, (7) Menyiapkan perlengkapan standar keadaan darurat bencana untuk keluarga, (8) Mencatat nomor telepon setiap anggota keluarga, (9) Mencatat nomor-nomor penting untuk keadaan darurat bencana, (10) Mempraktikkan rencana kesiapsiagaan keluarga, (11) Memperbaiki kekurangan yang terjadi saat praktik, (12) Menyesuaikan kembali sesuai kondisi yang terkini (ancaman bencana, perubahan anggota keluarga)

Setelah pemaparan materi oleh Narasumber selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Quiz interaktif kepada seluruh peserta sosialisasi. Quiz ini bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan, sekaligus meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar. Peserta yang dapat menjawab dengan benar diberikan apresiasi berupa doorprize sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas partisipasi aktif. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, penuh semangat, dan komunikatif. Melalui sesi quiz ini, diharapkan peserta semakin memahami pentingnya membangun keluarga tangguh bencana serta mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan DWP di wilayah masing-masing.

8. Acara ditutup oleh MC
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup oleh MC pada pukul 11.30 WIB. Acara secara resmi ditutup oleh MC setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.


Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: BPBD
2912-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Ibu Susi Agus Santosa beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten menikuti kegiatan Family Gathering Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar


Bidang : Sekertariat
Program : Family Gathering
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Minggu, 8 Februari 2026
3. Pukul : 06.00 – Selesai
4. Tempat : Joglo Pantai Widodaren
5. Pakaian : Atasan Kotak-kotak bawahan blue jeans


Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dalam rangka mengikuti family gathering Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Mengusung tema “Indahnya Kebersamaan dalam Mengukir Kenangan,” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota dan seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Acara dilaksanakan di Joglo Kawasan Wisata Pantai Widodaren, Tulungagung, yang menawarkan suasana alam pantai yang indah dan menyejukkan.


Rombongan berangkat dari kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tepat pukul 07.00 WIB menggunakan bus. Sejak pagi hari, peserta telah berkumpul dengan penuh antusias. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan, tetapi juga oleh MKKS SMP Negeri, K3S SD Negeri, IGTK, K3TK, para penilik, serta karyawan dan karyawati Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Kebersamaan lintas unsur ini semakin memperkuat makna kegiatan sebagai ajang mempererat hubungan kekeluargaan di luar rutinitas pekerjaan.


Setibanya di lokasi, peserta disambut suasana pantai yang asri dengan semilir angin laut yang menyegarkan. Acara dimulai dengan pembukaan yang berlangsung tertib dan penuh khidmat. Dalam sambutan yang disampaikan, ditekankan pentingnya menjaga kebersamaan, kekompakan, serta sinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Blitar. Tema yang diusung benar-benar menjadi semangat utama dalam pelaksanaan kegiatan hari itu.


Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan sambung lirik. Suasana berubah menjadi semakin meriah ketika para peserta dengan antusias mengikuti jalannya permainan. Tawa dan tepuk tangan terdengar silih berganti saat peserta berusaha melanjutkan potongan lagu yang diberikan. Permainan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat keakraban dan menciptakan suasana yang cair serta penuh keceriaan.


Rangkaian acara berikutnya adalah momen perpisahan Bapak Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Bapak Suwito beserta istri. Dalam suasana haru dan penuh penghormatan, disampaikan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi beliau selama menjalankan tugas. Ucapan terima kasih serta doa terbaik mengiringi langkah beliau dalam memasuki masa purna tugas. Momen perpisahan juga diberikan kepada Bapak Rusdi yang turut menyampaikan kesan dan pesan. Suasana penuh kekeluargaan terasa begitu kental, mencerminkan hubungan kerja yang telah terjalin dengan baik selama ini.


Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah. Para peserta menikmati hidangan yang telah disediakan sambil bercengkerama dan berfoto bersama dengan latar belakang pantai yang indah. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan menjalin keakraban yang lebih dalam antaranggota. Kebersamaan yang terjalin menciptakan kenangan manis yang akan selalu diingat.


Kegiatan family gathering ini berakhir pada pukul 16.30 WIB. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, rombongan bersiap untuk kembali ke Blitar. Perjalanan pulang berlangsung lancar, dan pada pukul 20.00 WIB seluruh peserta tiba kembali di Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dengan selamat.


Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh makna. Tema “Indahnya Kebersamaan dalam Mengukir Kenangan” benar-benar terwujud dalam setiap rangkaian acara. Melalui kegiatan ini, terjalin hubungan yang semakin erat antaranggota, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Blitar.



Program: Perayaan
Pelaksana: Dinas Pendidikan
3006-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin DWP BPBD bulan Februari 2026

Keterangan Progam :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Bidang Sekretariat
2. Hari/Tanggal : 6 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 - Selesai
4. Tempat : Ruang Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Jl. Bromo No. 03 Babadan Wlingi Blitar
5. Acara :
- Pertemuan Rutin bulan Februari 2026
- Perkenalan Anggota Baru Ibu Yunita Sari Himawan Prabowo
- Pisah Kenang Ibu Nira Windu Susilo
- Sosialisasi damkar dan kebencanaan
6. Dihadiri oleh:
- Ketua Dharma Wanita Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi
- Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Ibu Siti Arfitah Agus Zubaidi
- 18 Anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar

Deskripsi Kegiatan:
Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar bulan Februari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sosial Budaya yang diketuai oleh Ibu Ika Sabar Ariadi. Selain mengadakan pertemuan rutin DWP juga mengadakan Sosialisasi damkar dan kebencanaan.

Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan oleh MC Ibu Devi Lya
2. Doa oleh Ibu Siti Nur M. Anwar
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars DWP
4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar oleh Ibu Pramesthi Wahyudi.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar yang telah berkenan meluangkan waktu untuk hadir. Ibu Pramesthi Wahyudi juga mengingatkan kembali terkait pelaporan e-reporting Dharma Wanita Persatuan BPBD. Pelaporan e-Reporting Dharma Wanita Persatuan BPBD merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan bersama sebagai bentuk tertib administrasi dan akuntabilitas organisasi. Untuk itu, kami mengharapkan seluruh pengurus dan anggota dapat mengisi dan menyampaikan e-Reporting secara tepat waktu dan sesuai ketentuan.

Setelah itu Beliau mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar kepada Ibu Yunita Sari Himawan Prabowo setelah suami Beliau Bapak Himawan Prabowo menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Sehingga Ibu Yunita Sari secara otomatis menjadi Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar menggantikan Ibu Nira Windu Susilo yang berpindah tugas menjadi Ketua PKK Kecamatan Wates Kabupaten Blitar.

5. Sambutan perkenalan anggota baru Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar oleh Ibu Yunita Sari Himawan Prabowo
Ibu Yunita Sari Himawan Prabowo menyampaikan bahwa Dharma Wanita Persatuan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tugas kedinasan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, Beliau berharap dapat belajar, beradaptasi, dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh DWP BPBD Kabupaten Blitar.

6. Sambutan perpisahan dari Ibu Nira Windu Susilo yang berpindah tugas seiring dengan suami beliau Bapak Windu Susilo menjabat sebagai Camat Wates.
Beliau mengucapkan terimakasih atas bimbingan, kerjasama, perhatian, dan rasa persaudaraan yang telah Beliau terima selama bergabung di Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Beliau berharap tali silaturahmi tetap terjalin meskipun Beliau sudah berpindah tugas.

7. Penyerahan tali asih dan pengambilan foto bersama
Penyerahan tali asih sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan keluarga besar Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar. Setelah penyerahan tali asih, dilanjutkan dengan pengambilan foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas kebersamaan pada hari ini.

8. Pelaporan Keuangan Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar oleh Bendahara Ibu Laksmita Wisnu G. A
Ibu Laksmita Wisnu G. A menyampaikan laporan keuangan, yang meliputi penerimaan dan pengeluaran dana selama periode Triwulan IV Tahun 2025. Laporan ini disusun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar, serta sebagai bahan evaluasi bersama dalam pelaksanaan kegiatan organisasi

9. Penyampaian Materi Sosialiasasi Damkar dan Kebencanaan
Sosialisasi Damkar dan Kebencanaan dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Dalam kegiatan ini, Pengurus dan Anggota DWP Badan Penanggulangan Bencana Daerah diberikan pemahaman mengenai penyebab kebocoran tabung gas, tanda-tanda kebocoran, serta langkah-langkah penanganan awal yang aman dan tepat. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan simulasi langsung, antara lain cara mendeteksi kebocoran gas, tindakan pertama yang harus dilakukan saat terjadi kebocoran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta langkah evakuasi untuk mencegah terjadinya kebakaran atau ledakan.

10. Acara ditutup oleh MC
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup oleh MC pada pukul 11.30 WIB. Acara secara resmi ditutup oleh MC setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.


Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: BPBD
3105-02-2026UNDANGAN KAMIS , 05 FEBRUARI 2026 Berdasarkan Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB Kabupaten menghadiri undangan pada hari Kamis, 05 Februari 2026 Pukul : 10.00 WIB dan bertempat di Sekretariat DWP Kabupaten Blitar dengan agenda Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar. Tujuan pertemuan rutin DWP (Dharma Wanita Persatuan) adalah mempererat silaturahmi, meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga PNS, serta mendukung program kerja organisasi dan kinerja suami melalui pembinaan kualitas SDM, diskusi program, dan kegiatan sosial/pendidikan yang relevan. Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi informasi, ilmu, dan memperkuat kebersamaan serta kekeluargaan Tujuan Utama : * Mempererat Silaturahmi: Menjadi ajang kebersamaan, kekompakan, dan keakraban antar anggota DWP. * Meningkatkan Kesejahteraan: Mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarga melalui peningkatan kualitas sumber daya (SDM). * Mendukung Kinerja Suami: Meningkatkan kapasitas diri sebagai pendamping suami (PNS/TNI/Polri) agar suami merasa nyaman dan kariernya lebih baik. Peran Anggota : * Keaktifan: Diharapkan partisipasi aktif semua anggota (istri PNS murni) agar tujuan organisasi tercapai. * Cerminan: Menjadi cerminan keluarga ASN dengan menjaga etika, penampilan, tutur kata, dan sikap sehari-hari. Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) perlu dilakukan secara konsisten karena memiliki peran strategis, baik bagi anggotanya, suami (ASN), maupun organisasi. Berikut adalah alasan-alasan utamanya: : * Wadah Silaturahmi dan Solidaritas: Pertemuan rutin merupakan sarana efektif untuk memupuk rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat solidaritas antaranggota. * Peningkatan Kualitas Diri (Edukasi): Pertemuan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti seminar, workshop (misal: public speaking), atau pelatihan keterampilan yang bertujuan menambah wawasan dan meningkatkan kualitas diri anggota. * Mendukung Kinerja Suami (ASN): DWP berperan penting dalam memberikan dukungan moral dan mental bagi para suami yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berdampak langsung pada keberhasilan kinerja suami dalam mengabdi kepada negara. * Pembinaan Mental dan Spiritual: Pertemuan sering kali dirangkaikan dengan kegiatan keagamaan atau pengajian, yang membantu membina mental dan spiritual anggota agar berkepribadian baik dan berbudi pekerti luhur. * Koordinasi Program Kerja: Pertemuan rutin menjadi momen penting untuk membahas, merencanakan, dan mengevaluasi program kerja organisasi agar berjalan sesuai tujuan. * Pemberdayaan Perempuan: DWP bertujuan meningkatkan peran perempuan sebagai istri anggota ASN agar mampu menjadi agen perubahan, tangguh, dan berwibawa di lingkungan sosial. * Kegiatan Sosial: Pertemuan juga digunakan sebagai wadah untuk merencanakan aksi sosial, seperti bakti sosial, donor darah, atau bantuan sembako kepada masyarakat. Secara keseluruhan, pertemuan rutin DWP bukan sekadar agenda bulanan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas diri, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Persiapan menjelang bulan suci Ramadhan bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) mencakup persiapan mental, fisik, spiritual, serta program kerja sosial untuk menyambut bulan penuh berkah dan mempersiapkan anggota DWP agar siap lahir batin menyambut Ramadhan, sekaligus memaksimalkan peran sosial DWP di masyarakat.. kegiatan ini dilanjutkan Foto bersama persiapan pembuatan Vidio Ucapan Selamat menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Romadhon. Demikian Laporan Kegiatan kami, semoga membawa manfaat. Terima kasih (By Ririn Fitriana)
Program: Rapat
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
3230-01-2026Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar. Berdasarkan Undangan dari Sekretariat Daerah kabupaten Blitar Tanggal 26 Januari 2026 Nomor Surat: B/426.04.03.01.02/513/409.54.3/2026 Perihal : Undangan . Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Senam Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar. Kegiatan ini di hadiri Oleh : 1. Semua Kepala OPD mengikut sertakan stafnya 2. Organisasi mengikut sertakan 5 orang anggota Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar adalh kegiatan positif yang Tujuan senam bersama adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik (kebugaran, daya tahan, kelenturan) dan mental (mengurangi stres), mempererat kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan di antara peserta (karyawan Pemerintah Kabupaten Blitar), serta membangun kebiasaan hidup sehat dan produktivitas. Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang sosialisasi dan memperkuat identitas kelompok atau kebangsaan Manfaat Kesehatan Fisik • Meningkatkan Kebugaran: Gerakan aerobik memperkuat jantung dan paru-paru, meningkatkan sirkulasi oksigen ke otak, dan membakar lemak. • Meningkatkan Stamina & Energi: Tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah lelah. • Meningkatkan Fleksibilitas & Keseimbangan: Melatih koordinasi dan kelenturan otot dan tulang. • Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Memperkuat sistem imun agar tidak mudah sakit Manfaat Sosial & Mental • Mempererat Kebersamaan: Membangun rasa solidaritas, gotong royong, dan kekompakan antar individu. • Mengurangi Stres: Aktivitas fisik melepaskan endorfin yang memperbaiki suasana hati. • Meningkatkan Produktivitas: Badan yang sehat dan pikiran yang segar mendukung kinerja kerja yang lebih baik. • Membangun Kebiasaan Positif: Mendorong disiplin dan gaya hidup aktif, terutama bagi yang kurang aktif. • Memperkuat Identitas: Dalam konteks, bisa membangun identitas kebangsaan atau kelompok. Tujuan Praktis • Wadah Sosialisasi: Bertemu dan berinteraksi dengan rekan kerja, dan teman, . • Ajang Rekreasi: Menyegarkan pikiran setelah rutinitas padat. Demikian Laporan ini kami sampaikan, atas perhatiannya disampaikan terima kasih (By Ririn Fitriana)
Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
3308-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah mengikuti kegiatan Bimtek SDM Pariwisata bertema Managemen Wisata Desa
Bidang : Sekretariat,
Program : Pembinaan Hubungan Keluar, Kegiatan : Perayaan.

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis/ 08 Januari 2026
3. Pukul : 19.00 WIB sampai selesai
4. Peserta : semua peaku UMKN dan masyarakat Desa Piktan dan sekitarnya
5. Tempat : Lapangan Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi
6. Acara : HUT Desa Pikatan ke 909 .
Laporan Kegiatan

Desa Pikatan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Wonodadi yang di prakakarsai oleh Kepala Desa Pikatan yaitu Bapak Heriyanto memilki luas wilayah 5,97 Km2 memilik 4 lingkungan/ dusun 7 RW dan 26 RT dengan jumlah penduduk 6.021 jiwa dengan rincian penduduk aki sejumlah 3.032 dan perempuan 2.989 jiwa.Jarak DEsa ikatan ke kantor kecamatan sangat dekat bisa ditempuh hanya dengan 1 Km dan jika ke Kantor Kabupaten berjarak cukup jauh kurang lebih 26 Km.

Desa Pikatan memiliki sejarah yang kaya, dibuktikan dengan adanya Prasasti Pandelegan I dari tahun 1117 Masehi. Perayaan HUT desa bertujuan untuk melestarikan budaya dan memperkuat rasa kebersamaan masyarakat.
Sejarah Desa Pikatan

Sejarah Desa Pikatan berkaitan erat dengan Kerajaan Panjalu/Kediri. Keberadaan desa ini dibuktikan dengan Prasasti Padelegan yang dianugerahkan oleh Raja Sri Bameswara kepada penduduk desa pada tanggal 11 Januari 1117 Masehi. Pemberian prasasti ini merupakan bentuk apresiasi raja terhadap kesetiaan dan patriotisme tinggi penduduk Desa Pikatan. Mereka dikenal sebagai pasukan khusus atau pasukan elit pemanah berkuda yang menjadi benteng terkuat serta pelindung raja.

Nama "Pikatan" sendiri juga diambil dari kebiasaan masyarakat setempat dalam berburu burung, yang dalam bahasa Jawa disebut mikat manuk. Selain itu, nama ini juga dikaitkan dengan nama leluhur mereka, Rakai Pikatan, raja keenam Kerajaan Mataram Kuno dari Wangsa Sanjaya.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Pikatan, sebagaimana perayaan HUT beberapa tujuan utama:
• Mengenang dan menghargai sejarah serta jasa para leluhur atau tokoh pendiri desa.
• Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan di antara warga masyarakat.
• Melestarikan budaya lokal dan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di desa.
• Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan dan kemajuan desa di masa depan.
• Menjadi pengingat akan pentingnya peran desa dalam pembangunan bangsa secara lebih luas.

Pada HUT Desa Pikatan ke 909 ini melaksanaka beberapa kegiatan yang diikuti warga Desa Pikatan dengan rangkaian sebagai berikut:
1. Pisowanan leluhur adalah tradisi budaya Jawa yang berarti "pertemuan besar dengan leluhur" atau "menghadap leluhur," di mana pemimpin dan masyarakat melakukan ritual untuk menghormati, mengenang, dan memohon petunjuk dari para pendahulu mereka, seringkali dikaitkan dengan acara besar seperti hari jadi kabupaten atau kegiatan adat untuk mempererat hubungan spiritual antara pemimpin, rakyat, dan sejarah leluhur.
Makna dan Tujuan:
• Penghormatan: Bentuk penghormatan tertinggi kepada para tokoh dan pendiri daerah.
• Refleksi Sejarah: Merefresh perjuangan dan semangat para leluhur untuk menginspirasi generasi sekarang.
• Mempererat Persatuan: Memperkuat ikatan antara pemimpin (Kepala Desa ) dan rakyat, menunjukkan kebersamaan.
• Kegiatan Adat: Meliputi ritual, arak-arakan, dan pementasan seni tradisional seperti Reog Kendang yang dilanjutkan dengan nyekar ke makam leuhur kerajaan yang di pandu oleh Kaur Kesra Bapak Ikhwanudin.
Pisowanan Leluhur 8 Januari 2026 yang dilaksanakan pada pagi yang diikuti oleh semua perangkat desa, BPD,beberpa tokoh masyarakat, tokoh agama.
2. Bazar UMKM yang dilaksanakan 2 hari yang bertempat di Lapangan Desa Piktan dengan penggandenh pelaku UMKM dan masyarakat yang di hadiri oleh Bapak Camat beserta Ibu dalam acara pembukaan Bazar tesebut. Acara yang tidak kalh penting pada pembukaan bazar UMKM di Desa Pikatan yakni ceremonial pelantikan RT/RW terplih yang disampaiakn oleh Sekretaris Desa Pikatan yaitu Bapak Fuad Fauzi Wahyudiani.
3. Parade seni merupakan acara pertunjukan yang menampilkan berbagai kreativitas seni seperti musik, tari, teater, dan pembacaan puisi,. Acara ini seringkali menggabungkan penampilan panggung dengan bazar dan dapat mengundang bintang tamu untuk menambah kemeriahan.
Tujuan Pentas Seni
• Pengembangan Bakat: Menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan dan mengembangkan bakat seni mereka.
• Melatih Keberanian: Meningkatkan mental dan kemampuan tampil di depan publik.
• Hiburan: Menjadi sarana hiburan bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
• Apresiasi Seni: Meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya, serta memperkuat rasa cinta tanah air.
Pentas seni 10 Januari 2026 yang diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan formal dan non formal yang ada di Desa Pikatan. Pentas seni yang di tampilkan antara lain Seni tari, seni drama.
4. Parade sholawat 9 Januari 2026 yang diikuti oleh lembaga pendidikan formal dan non formal.
5. Kirab budaya
arak-arakan atau pawai meriah yang menampilkan kekayaan seni, tradisi, dan adat istiadat suatu daerah atau bangsa, sering diadakan untuk memperingati hari besar, hari jadi, atau upacara adat, menampilkan beragam kostum adat, tarian, kesenian, dan simbol-simbol budaya dari berbagai kelompok dalam barisan yang teratur di rute yang ditentukan. Tujuannya untuk melestarikan budaya, mempererat persatuan, dan membangun kebanggaan nasional/daerah. Irab budaya di laksanakan pada hari minggu tanggal 11 Januari 2026 yang di ikuti oleh seluruh perangkat Desa BPD Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan lembaga pendidikan baik formal maupun non formal yang ada di Desa Pikatan.

Penulis : Binti Srihariyani

Program: Perayaan
Pelaksana: Kecamatan Wonodadi

3422-01-2026Laporan Kegiatan "Purnatugas DWP BPKAD Kabupaten Blitar" Dalam rangka memberikan penghormatan dan apresiasi atas pengabdian anggota yang telah memasuki masa purna tugas, Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar menyelenggaran kegiata purnatugas bagi Ibu Srini (anggota pasif DWP BPKAD Kabupaten Blitar). Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan selama bekerja di BPKAD Kabupaten Blitar. Dasar kegiatan : program Kerja DWP BPKAD Kabupaten Blitar pada Bidang Sekretariat, Pembinaan Hubngan Keluar. Tujuan dan Manfaat Kegiatan : 1. Memberikan penghargaan kepada Ibu Srini yang memasuki masa purna tugas 2. Memberikan tali silaturahmi antar anggota DWP 3. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan Waktu dan tempat : tanggal 22 Januari 2026 Tempat : Ruang Perdana Kabupaten Blitar Waktu : 15.00 WIB - Selesai Peserta : seluruh anggota DWP BPKAD aktif maupun pasik sebanyak 24 orang uraian kegiatan: Kegiatan purnatugas dilaksanakan secara sederhana namun penuh kehanggatan. Pembukaan oleh Ibu Ketua DWP BPKAD Kabupaten Blitar Ibu ndri Kurdiyanto, yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pengabdian Ibu Srini selama menjadi bagian dari keluarga besar BpKAD Kabupaten Blitar. Acara berikutnya adalah sepatah kata dua patah dari Ibu Srini. Ibu Srini menceritakan sedikit perjalanan kerja selama di BPKAD Kabupaten Blitar yang penuh suka dan duka. Selanjutnya dilakukan pemberian cinderamata dan foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan, dilanjutkan doa bersama dan ramah tamah. Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan haru. Kegiatan purnatugas berjalan dengan lancar dan khidmat. Diharapkan talisilaturahmi tetap terjalin meskipun telah memasuki masa purna tugas, serta menjadikenang-kenangan yang baik bagi seluruh anggota DWP. Demikian laporan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawabanpelaksanaan kegiatan. Penulis : Ibu Yesi (admin e-reporting)
Program: Perayaan
Pelaksana: BPKAD
3507-01-2026LAPORAN KEGIATAN DWP BPKAD KABUPATEN BLITAR "Berkreasi dengan Kawat Bulu" Pada tanggal 7 Januari 2026, Bidang Sekretariat DWP BPKAD Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan pelatihan membuat bros dan gantungan kunci dari bahan kawat bulu. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Sekretariat DWP Satpol PP Kabupaten Blitar jl. Semeru no 40 Kota Blitar yang merupakan komplek Pendopo Kabupaten Blitar. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang, yang merupakan ibu-ibu anggota aktif DWP Satpol PP. Narasumber atau yang memberi pelatihan adalah Ibu Ketua DWP BPKAD Kabupaten Blitar yaitu Ibu Indri Kurdiyanto. Kegiatan ini dilaksanakan dallam rangka meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan peserta pelatihan yaitu anggota DWP Satpol PP. dan juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anggota/peserta pelatihan dlam bidang kerajinan tangan yang bernilai estetika sekaligus berpotensi menjdi peluang usaha kreatif. Tujuan : 1.meningkatkan kreativitas anggota/peserta 2.memberikan keterampilan kerajinan tangan 3.menumbuhkan jiwawirausaha 4. mempererat kebersamaan antar anggota Kegiatan pelatihan dumulai pukul 8.00 WIB, dibuka oleh Ibu Ketua DWP Satpol PP dengan sebelumnya menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Dhrama Wanita. Dalam Sambutannya disampaikan pentingnya mengembangkan ketrampilan bagi anggota untuk pemberdayaan perempuan dalam mengisi waktu luang. Pelatihan dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan bros dan gantungan kunci yang di pandu oleh Ibu Indri Kurdiyanto dari DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Perlu diketahui bahwa Ibu Indri Kurdiyanto ini adalah narasumber pelatihan ketrampilan tangan yang sudah dikenal dikalangan ibu-ibu Dharma Wanita di Blitar. Karya-karyanya antar lain merajut, manik-manik gelang dan hiasan HP, membatik, membuat bros dari suspeso dll. Peserta diberkan bimbingan mulai dari pengenalan bahan yaitu bahan utama adalah kawat bulu, lem, manik manik, dan gantungan kunci. Peralatna yang dibutuhkan adalah gunting dan korek api. Para peserta mengikuti arahan satu persatu merrangkai kawat bulu menjadi hiasan bunga kecil dan diberi gantungan kunci. Juga di bentuk beberapa model sederhana seperti bentuk hati dan daun, kemudian di tempel kancing untuk sebagai bros yang cantik. cara membuatnya sangat mudah, kawat bulu di lipat di dbentuk sesuka kita mengikuti model yang kita inginkan. Peserta sangat antusias, dan semua membawa pulang masing-masing satu bros dan gantungan kunci hasil karya sendiri. Sebenarnya banyak sekali model yang dapat dikembangkan dalam bekreasi dengan kawat bulu tersebut. Dan hiasan kawat bulu ini memang saat ini sedang viral banyak diminati masyarakat. Dan apabila ditekuni hal ini bisa untuk dijual yang tentunya dapat menabah penghasilan. Kegiatan pelatihan ini har ini berjalan dengan lancar, dan memberikan manfaat positf bagi peserta/anggota DWP Satpol PP kab Blitar. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian anggota. Bagi DWP BPKAD bisa memberikan ilmu yang berguna sangatlah menyenangkan dan membanggakan. Kedepan tidak hanya ibu Ketua DWP BPKAD saja yang akan menjadi narasumber, tetapi juga diikuti oleh -ibu-ibu lainnya. Demikian laporan kegiatan ini dibuat semoga bermanfaat bagi kita semua. penulis : Ibu Yesi
Program: Pelatihan
Pelaksana: BPKAD
3615-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINDAMDE KABUPATEN BLITAR

Bidang : Sekretariat
Program : pembinaan hubungan keluar, Rapat
Keterangan program
1.Hari : Kamis
2.Tanggal : 15 Januari 2026
3.Acara : Pertemuan Rutin DWP DINDAMADE Kab Blitar
4.Peserta : 18 orang
Pada hari Kamis 15 Januari 2026, Ny. Nurul Tantow Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin bulanan bersama dengan anggota DWP DINDAMADE Kab Blitar.
Acara penting ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di aula DINAS PMD Kabupaten Blitar, di Jl Nias No 2 Kota Blitar.
Pertemuan ini dihadiri oleh 18 orang anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar,.
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala sebagai sarana silaturahmi, koordinasi, serta peningkatan peran dan kontribusi anggota dalam mendukung program kerja organisasi dan instansi. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua, pengurus, serta anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Acara pertemuan rutin diawali dengan pembukaan oleh MC, Ibu Irma. Dalam pembukaannya, MC menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir serta mengajak seluruh anggota untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan kondusif sejak awal acara.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan. Seluruh anggota berdiri dan menyanyikan mars dengan penuh semangat sebagai bentuk rasa bangga, loyalitas, dan komitmen terhadap organisasi Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan ini menjadi penguat rasa persatuan dan kebersamaan di antara seluruh anggota.
Rangkaian acara berikutnya adalah doa, yang dipanjatkan untuk memohon kelancaran kegiatan serta keberkahan bagi seluruh anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar. Doa juga ditujukan agar setiap program dan kegiatan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat luas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan bendahara yang disampaikan oleh Ny. Dani. Dalam laporannya, bendahara menyampaikan kondisi keuangan organisasi secara transparan dan akuntabel. Disampaikan bahwa saldo kas DWP DINDAMADE per Januari sebesar Rp 2.191.400. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh peserta sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan organisasi.
Acara selanjutnya yakni sambutan Ibu Ketua. Dalam sambutannya, Ibu Ny. Nurul Tantowi selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi perhatian bersama seluruh anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun ini, sehubungan dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, kegiatan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan secara mandiri. Oleh karena itu, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pertemuan rutin, konsumsi atau makanan dan minuman (mamin) diambilkan dari kas DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar, dengan tetap mengedepankan prinsip kebersamaan dan tanggung jawab bersama.
Selanjutnya, Ibu Ketua menyampaikan agenda pembentukan struktur kepengurusan DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar sebagai langkah awal penguatan organisasi. Adapun susunan pengurus yang telah dibentuk adalah sebagai berikut: Penasehat: Tantowi Jauhari, SP Ketua: Ny. Nurul Khasanah Tantowi Jauhari Wakil Ketua: Ny. Nadeak Sekretaris: Ny. Ismi dan Ny. Luluk Stiani Didik Bendahara: Ny. Dewi Sutanto Dani dan Ny. Puji Feri Selain itu, juga dibentuk kepengurusan bidang-bidang sebagai pelaksana program kerja, yaitu: 1. Bidang Pendidikan yang diampu oleh Ny. Nyoman, Ny. Retno Aryo, Ny. Arisak, Ny. Widodo, dan Ny. Komaar. 2. Bidang Sosial yang terdiri dari ketua Ny. Taslimah Hariyanto, anggotaNy. Tyas, Ny. Riski, Ny. Abas, Ny. Wildan, dan Ny. Tomi. 3. Bidang Ekonomi dengan Ketua Ny. Risson Risson, serta anggota Ny. Adi, Ny. Sulis, Ny. Lita, Ny. Fitri, dan Ny. Adi. Ibu Ketua menegaskan bahwa masing-masing bidang diketuai oleh DWP aktif, sehingga diharapkan setiap program kerja dapat berjalan optimal, terkoordinasi dengan baik, serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan lingkungan sekitar. Sambutan ditutup dengan harapan agar seluruh pengurus dan anggota dapat bekerja sama, menjaga kekompakan, serta berperan aktif dalam setiap kegiatan Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE Kabupaten Blitar.
Selain hal-hal tersebut, dalam sambutannya Ibu Ny. Nurul Tantowi juga menyampaikan beberapa informasi dan ketentuan penting terkait tata tertib serta penampilan anggota Dharma Wanita Persatuan. Beliau menyampaikan bahwa pengadaan seragam batik DWP terbaru dianjurkan dengan sistem menabung, mengingat proses pemesanan (pre-order) yang relatif lama serta harga yang cukup mahal. Bagi anggota yang belum memiliki seragam batik DWP terbaru, dianjurkan untuk terlebih dahulu membeli batik DWP model terbaru yang tersedia. Sementara itu, pada saat pertemuan rutin, anggota diperkenankan menggunakan batik bebas yang sopan hingga seragam resmi dapat dimiliki seluruh anggota..
Lebih lanjut, beliau menyampaikan peraturan terkini terkait pemakaian batik dan PDH DWP, yaitu setiap anggota wajib mengenakan atribut organisasi berupa lencana atau pin DWP serta papan nama sebagai identitas resmi. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa disiplin, kerapian, serta kebanggaan sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan.
Terkait atribut dan penampilan, Ibu Ketua juga menegaskan bahwa anggota DWP tidak diperkenankan mengenakan perhiasan berlebihan. Perhiasan yang diperbolehkan hanya cincin nikah, sedangkan untuk kelengkapan lainnya seperti sepatu dan tas diwajibkan berwarna hitam dengan model sederhana. Ketentuan ini bertujuan menjaga keseragaman, kesederhanaan, dan citra organisasi yang rapi serta profesional.
Setelah penyampaian sambutan dan arahan dari Ketua DWP Kabupaten Blitar, acara dilanjutkan dengan perkenalan anggota Dharma Wanita Persatuan yang baru. Kegiatan ini menjadi sarana untuk saling mengenal dan mempererat tali silaturahmi antaranggota, sehingga tercipta suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam organisasi. Acara selanjutnya diisi dengan kegiatan praktik pembuatan gelatin ayam yang dipandu oleh Ny. Dani. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan, khususnya dalam pemanfaatan bahan pangan sederhana yang bernilai gizi dan ekonomis. Dalam praktik tersebut, Ny. Dani menjelaskan bahan-bahan yang digunakan, tahapan pembuatan, serta manfaat gelatin ayam bagi kesehatan dan peluang pengembangannya sebagai produk olahan rumah tangga. Para anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan praktik dengan penuh antusias. Peserta tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan gelatin ayam, mulai dari persiapan bahan hingga tahapan akhir. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab serta diskusi ringan seputar cara pengolahan, penyimpanan, dan kemungkinan pemanfaatan gelatin ayam dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan praktik ini memberikan nilai tambah bagi pertemuan rutin, karena selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan juga diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di rumah serta menjadi inspirasi bagi anggota untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga.
Penulis : Luluk Stiani

Program: Rapat
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa
3728-01-2026DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar di laksanakan pada : Hari & Tanggal : Rabu, 28 Januari 2026 Tempat : Aula Pertemuan Cakrapalah Dinas Sosial Kabupaten Blitar Jam : 09.00 WIB sampai selesai Pertemuan di pimpin oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial (Ny. Hankam) Kegiatan dalam pertemuan tersebut adalah : 1. Harapan ke depannya untuk anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial lebih aktif lagi 2. Surat undangan untuk dispensasi bagi Ibu Dharma Wanita Persatuan yang merupakan ASN di OPD lain 3. Keaktifan dan dukungan dari seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial 4. Pertemuan Rutin dilaksanakan 2 (dua) bulan sekali pada minggu ke 2 (dua) 5. Kepanitiaan dalam setiap pertemuan giliran dari masing-masing bidang 6. Penertiban administrasi 7. Kegiatan pertemuan rutin pada hari ini juga diisi dengan pelatihan pembuatan hantaran untuk lamaran ataupun pernikanan 8. Aanggota Dharma Wanita Persatuan di harapkan juga aktif ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan di OPD 9. Untuk kegiatan belanja ASN di pasar tradisional anggota Dharma Wanita juga mengikuti jadwal di OPD
Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Sosial
3827-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar telah mengadakan kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026 di Excelent Creative Space Sanankulon Kabupaten Blitar

Keterangan Program :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuaan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : 14 Januari 2026
3. Pukul : 08.00-selesai
4. Tempat : Excelent Creative Space Sanankulon Kabupaten Blitar
5. Acara :
- Pertemuan Rutin bulan Januari 2026
- Perkenalan Anggota Baru Ibu Hangga , Ibu Asyik , Ibu Dewi Agus , Ibu Hendri Bagus
- Outbond
6. Peserta : Seluruh Pengurus DWP Kab Blitar

Deskripsi Kegiatan

Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar di laksanakan outdoor pada bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sekretariat, Selain mengadakan pertemuan rutin juga di adakan Outbond.

Dengan pembawa acara Ibu Margareth Nanang Adi, Ibu Mariana Heny Mulyadi sebagai Dirigent dan Ibu Nurul Tantowi bertugas membaca Doa

Kegiatan dimulai dengan sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto , Dalam sambutannya Beliau menyampaikan adanya penambahan anggota baru di dalam kepengurusan Dharma Wanita Kabupaten Blitar dan diharapkan kita semua bisa bekerja sama dalam menjalankan tugas tugas sebagai penurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Masa Bakti 2025 - 2030

Selanjutnya sambutan Ibu Wakil Ketua DWP Kabupaten Blitar Ibu Leliana Puguh. Dalam sambutannya Beliau menyampaikan tentang rencana kegiatan tahun 2026 untuk masing masing bidang , dengan hasil sebagai berikut
1. 11 X Rapat Pengurus
2. 2 X Rapat anggota ( Pleno )
3. 3 X Kegiatan Bidang
4. HUT Dharma Wanita
5. Tanggal 2 Februari 2026 Pertemuan Rutin Pengurus
6. Tanggal 4 Februari 2026 Rapat Anggota (Materi Mental Health ) tempat di Ruamg Candi Penataran
7. Bulan April Bidang Pendidikan ( Materi Pembuatan Bunga dari Kawat bulu )
8. Bulan Juni Bidang Ekonomi ( Materi Pembuatan Founding dari Kaos )
9. Bulan Oktober Bidang Sosbud ( Sosialisasi Kesehatan Kulit )
10. Bulan Desember HUT

Ibu Wakil ketua juga menyampaikan bahwa surat pengesahan untuk ketua DWP Kabupaten Blitar dan susunan pengurus DWP Kab. Blitar telah di sah kan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Provinsi Jawa Timur selanjutnya Surat keputusan dan susunan pengurus dibacakan oleh Ibu Nurul Tantowi

Acara di lanjutkan dengan games ringan dari team Andreas Excelent Creative Space, Andreas selaku pemilik Excelent Creative Space memimpin jalan nya games , dan berharap dengan games ini lebih mengenal 1 sama lain , lebih kompak dalam bekerja sama dalam team
Setelah Outbond para Ibu Ibu Pengurus Dharma Wanita Kabupaten Blitar diajak keliling di area Excelent Creative Space disana menyediakan berbagai macam kebutuhan rumah tangga mulai dari piring , sendok , gelas , toples , tumbler dan berbagai macam souvernir yang estetik .

Penulis : H_M
Dharma Wanita Kabupaten Blitar
Program: Rapat

3927-01-2026Kegiatan koordinasi lintas sektor antara Ibu Camat Selorejo, Ibu Sekretaris Camat (Sekcam) Selorejo, dan Ibu Danramil Selorejo dengan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Selorejo merupakan kegiatan tersendiri yang berbeda dengan kegiatan koordinasi sebelumnya di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi kepemimpinan perempuan lintas instansi di tingkat kecamatan guna mendukung pelaksanaan program kerja Kecamatan Selorejo Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Camat Selorejo selaku pimpinan wilayah kecamatan, Ibu Sekcam Selorejo, Ibu Danramil Selorejo, Ketua DWP Kecamatan Selorejo, serta seluruh anggota Ibu-Ibu DWP Kecamatan Selorejo, dan difokuskan pada penguatan peran DWP sebagai mitra strategis kecamatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari Ibu Camat Selorejo yang menekankan bahwa koordinasi ini merupakan forum strategis di tingkat kecamatan untuk menyamakan persepsi dan langkah antara unsur pimpinan kecamatan dan DWP. Dalam arahannya, Ibu Camat menyampaikan pentingnya peran DWP dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat, khususnya dalam pembinaan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, peningkatan kesehatan keluarga, serta penguatan peran perempuan di lingkungan Kecamatan Selorejo. Ibu Camat juga menyampaikan arah kebijakan dan prioritas program kecamatan agar dapat dijadikan acuan dalam perencanaan kegiatan DWP.

Selanjutnya, Ibu Sekretaris Camat Selorejo menyampaikan materi terkait tata kelola kegiatan organisasi dan pentingnya tertib administrasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan DWP Kecamatan Selorejo. Ibu Sekcam menekankan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan perlu direncanakan dengan baik, dilaksanakan sesuai ketentuan, serta dilaporkan secara sistematis melalui mekanisme pelaporan dan e-reporting kecamatan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari akuntabilitas dan bahan evaluasi kinerja.

Pada kesempatan berikutnya, Ibu Danramil Selorejo menyampaikan dukungan terhadap kegiatan DWP Kecamatan Selorejo sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan keharmonisan sosial di wilayah kecamatan. Ibu Danramil menekankan bahwa sinergi antara unsur kecamatan, TNI, dan organisasi perempuan sangat penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan untuk berkoordinasi dan bersinergi dalam kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan peran keluarga dan perempuan.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang membahas rencana kegiatan DWP Kecamatan Selorejo, pola koordinasi lintas sektor, serta dukungan yang dapat diberikan oleh pihak kecamatan dan Danramil terhadap pelaksanaan kegiatan DWP. Diskusi berlangsung aktif dan menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan program DWP agar selaras dengan kebijakan dan program kecamatan.

Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi lintas sektor ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan serta menghasilkan komitmen bersama antara Ibu Camat, Ibu Sekcam, Ibu Danramil, dan Ibu-Ibu DWP Kecamatan Selorejo untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama. Kegiatan ini merupakan kegiatan tersendiri di tingkat kecamatan dan disusun sebagai laporan e-reporting Kecamatan Selorejo serta dokumentasi resmi pelaksanaan koordinasi lintas sektor Tahun 2026. Penulis : Nindya Tanchanella


Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Kecamatan Selorejo
4027-01-2026Kegiatan koordinasi antara Kepala Desa dengan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Januari 2026, pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB, bertempat di Balai Desa, sebagai bagian dari agenda awal Tahun 2026 dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan, serta mendukung kelancaran pelaksanaan program Pemerintah Desa. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan dan dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, perangkat desa terkait, Ketua DWP, serta seluruh anggota Ibu-Ibu DWP. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah bersama, serta memperkuat koordinasi lintas unsur dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan arahan dari Kepala Desa yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan selama ini. Dalam arahannya, Kepala Desa menekankan bahwa DWP merupakan mitra strategis Pemerintah Desa yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, khususnya pada bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan keluarga, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kepala Desa juga menyampaikan gambaran umum arah kebijakan dan prioritas program Pemerintah Desa Tahun 2026, sehingga diharapkan seluruh kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh DWP dapat selaras, terintegrasi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan menyampaikan paparan secara rinci mengenai rencana kerja dan program kegiatan DWP yang akan dilaksanakan pada bulan Januari 2026 dan periode selanjutnya. Rencana kegiatan tersebut meliputi keterlibatan aktif dalam kegiatan posyandu dan pemantauan kesehatan ibu dan anak, dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan dan bakti sosial, serta rencana pemberdayaan ibu-ibu melalui kegiatan pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas keluarga, dan penguatan peran perempuan dalam lingkungan masyarakat. Ketua DWP juga menyampaikan kesiapan dan komitmen seluruh anggota DWP untuk berpartisipasi aktif, menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Desa, serta melaksanakan setiap kegiatan secara tertib dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara aktif, terbuka, dan konstruktif antara Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu DWP. Dalam sesi diskusi ini dibahas berbagai hal penting, antara lain mekanisme koordinasi rutin antara Pemerintah Desa dan DWP, pembagian peran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan, dukungan sarana dan prasarana yang diperlukan, serta pentingnya pencatatan dan dokumentasi kegiatan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan melalui sistem e-reporting. Diskusi juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dan berkelanjutan agar setiap kegiatan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama.

Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi berlangsung dengan tertib, lancar, dan partisipatif serta menghasilkan kesepakatan dan rencana tindak lanjut yang jelas dan terarah. Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi antara Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan dapat semakin solid, peran serta DWP dapat semakin optimal, serta pelaksanaan program desa dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan. Laporan kegiatan ini disusun sebagai bahan e-reporting dan dokumentasi resmi pelaksanaan kegiatan Pemerintah Desa serta sebagai dasar evaluasi dan perencanaan kegiatan selanjutnya. Penulis : Nindya Tanchanella


Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Kecamatan Selorejo
4124-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Kabupaten Blitar telah mengadakan kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026 di Kawasan Wisata Kali Kebo Seen Gandusari

Keterangan Program :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuaan UP Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : 23Januari 2026
3. Pukul : 08.00-selesai
4. Tempat : Wisata Kali kebo Desa Semen Kecamatan Gandusari Kab. Blitar
5. Acara :
- Pertemuan Rutin bulan Januari 2026
- Perkenalan Anggota Baru Ibu Yanis Haris , Ibu Arisanti Bambang , Ibu Eri Anang
- Outbond
6. Jumlah anggota yang hadir : 32 Orang

Deskripsi Kegiatan

Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar di laksanakan outdoor pada bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bagian Perencanaan Keuangan dan Bagian Tata Pemerintahan, Selain mengadakan pertemuan rutin juga di adakan Outbond.

Dengan pembawa acara Ibu Yessi dan Ibu Mariana bertugas membaca Doa Kegiatan dimulai dengan pembacaan Notulen oleh Ibu Sekretaris dilanjutkan dengan laporan masing masing bidang , mulai dari Bendahara , Sosial Budaya , Doorprize , arisan dan Tabungan.
Selanjutnya sambutan Ibu Ketua DWP UP Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar Ibu Unun Badrodin, Dalam sambutannya Beliau menyampaikan Terima Kasih kepda Bagian Perencanaan Keuangan dan Bagian Tata Pemerintahan yang telah mempersiapkan semua untuk kelancaran acara Pertemuan Rutin Beliau berharap melalui kegiatan ini bisa lebih mengenal 1 sama lain , lebih kompak dan maju melesat

Ibu Ketua juga mengucapkan selamat bergabung kepada Ibu Yanis Haris dan Ibu Eri Anang di Dharma Wanita Kabupaten Blitar dan selamat kepada Bapak Haris yang telah dilantik sebagai assisten Umun Setda dan Bapak Anang sebagai Kapala Bagian Perekonomian Setda Kab Blitar

Ibu Unun Badrodin juga menyampaikan bila pertemuan rutin selanjutnya di laksanakan pada Bulan April di karenakan ada Puasa dan hari raya , untuk kegiatan di laksanakan Indoor yang akan ada tambahan pelatihan untuk mrnambah wawasan anggota Dharma Wanita Persatuan khususnya di lingkup Sekretariat Daerah Acara di lanjutkan dengan perkenalan dari Ibu Yanis Haris , Ibu Arisanti Bambang dan Ibu Eri Anang.
Sebelum di mulai outbond di laksanakan pembentukan pengurus DWP Setda dan Susunan nya sebagai berikut
Ketua : Ibu Unun Badrodin
Wakil : Ibu Yanis Haris
Sekretaris : Ibu Heny Mulyadi
Bidang Pendidikan : Ibu Arisanti Bambang
Bidang Ekonomi : Ibu Lilis Adi Andaka
Bidang Sosbud : Ibu Agus Susanti Toha
Tabungan : Ibu Diah Basuki
Arisan : Ibu Rara Omar
Dana Sosial : Ibu Ana Wahyudiono
Doorprize : Ibu Yanti Prasetya

Acara dilanjutkan dengan Ootbond yang di pandu oleh Team Outbond Bapak Suwarno, Ada beberapa permainan yang di laksanakan untuk menambah kekompakan antar anggota

Adapun manfaat Outbond bagi anggota Dharma Wanita Persatuan adalah
1. Mempererat Silaturahmi antar anggota 3. Melatih Komunikasi yang efektif
4. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan percaya diri
5. Saran refresing dan menghilangkan penat
6. Menanamkan nilai displin
7. meningkatkan semangat berorganisasi

Penulis : H_M
Sekretariat Daerah Kab.Blitar
Program: Rapat
Pelaksana: Sekretariat Daerah

4215-01-2026Senam Bio Energy Medical Chi kung Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB menghadiri Undangan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar perihal kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi kung,yang diselenggarakan pada Hari KAMIS , 15 Januari 2025 bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro jam 05.30 s/d Selesai..Kegiatan ini adalah dalam rangka Senam Bio Energy Medical Chi kung bersama Bapak Bupati Blitar Chi Kung (Qigong) adalah bagian dari budaya Tiongkok kuno yang fokus pada pengelolaan energi vital (Chi) dalam tubuh. "Bio Energy Medical Chi Kung" adalah adaptasi yang menggabungkan prinsip-prinsip medis modern dengan Chi Kung, bertujuan membangkitkan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri (autotherapy). Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah olahraga gerak lambat dan olah napas yang menggabungkan teori medis untuk mengaktifkan energi tubuh (chi) guna penyembuhan diri (autotherapy) fisik dan psikis, melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, serta menjaga keseimbangan energi, yang kini digalakkan oleh Pemkab Blitar untuk ASN sebagai bagian dari pola hidup sehat. Apa itu Bio Energy Medical Chi Kung? Sebuah metode senam yang menggabungkan olah napas dan olah gerak lambat. Dirancang berdasarkan teori medis untuk membangkitkan kemampuan tubuh menyembuhkan diri sendiri (autotherapy). Manfaat Utama : 1. Melancarkan peredaran darah. 2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunitas). 3. Menjaga keseimbangan energi tubuh. 4. Membantu memperbaiki fungsi organ. 5. Meningkatkan kebugaran jasmani dan ketenangan mental. Karakteristik Gerakan : Gerakannya sederhana, lembut, dan tidak membebani. Banyak melibatkan gerakan ringan seperti berdiri jinjit dan fokus pada pusat energi di antara pusar dan anus (Ling Tien Kung). Secara keseluruhan, ini adalah bentuk senam holistik yang aman dan mudah diikuti untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh dengan memanfaatkan energi alamiah tubuh. Tujuan nya : Melancarkan peredaran darah, meningkatkan imunitas, menjaga keseimbangan energi, dan membantu memperbaiki fungsi organ melalui gerakan lembut dan pengaturan napas. Pemerintah Kabupaten Blitar menggalakkan senam ini untuk ASN sebagai bagian dari program kesehatan, mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan produktivitas kerja Diharapkan menjadi pola hidup sehat berkelanjutan, karena ringan, aman, dan mudah diikuti berbagai usia. Ini adalah latihan fisik yang fokus pada pernapasan dan gerakan lembut untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menyeluruh dengan memanfaatkan energi vital tubuh. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dianjurkan untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh karena gerakannya yang ringan, mudah diikuti lintas usia (termasuk lansia), dan fokus pada penyelarasan energi tubuh, pernapasan, serta pikiran untuk penyembuhan mandiri (autotherapy), melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, dan menjaga keseimbangan energi untuk produktivitas dan kualitas hidup lebih baik. manfaat Fisik: Melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun tubuh, memperkuat otot, memperbaiki fungsi organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh. manfaat secara Mental: Menjaga keseimbangan energi, menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Kapan digunakan: Setiap hari (rutin): Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Pagi hari: Memulai hari dengan energi baru dan meningkatkan vitalitas, seperti yang dilakukan Bupati Blitar bersama ASN. Saat merasa kurang bugar/stres: Membantu melepaskan ketegangan, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Untuk pemulihan: Membantu tubuh mengobati diri sendiri (autoterapi) dan memperbaiki ketidakseimbangan tubuh yang mendasari penyakit, seperti terlihat pada lansia yang pulih dari masalah berjalan..demikian Laporan dari Kami semoga membawa manfaat (By Ririn Fitriana)
Program: Dokumentasi & Publikasi
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
4309-01-2026

KEGIATAN PEMBENTUKAN PENGURUSAN UP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR


Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Blitar
1. Hari : Jumat
2. Tanggal : 9 Januari 2026
3. Pukul : 08.00 – 11.00 WIB
4. Tempat : Ruang Rapat Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar


Acara : Pertemuan Rutin UP DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar dan Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026


Peserta : 14 Orang anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar.


Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan.


TUJUAN KEGIATAN

Membentuk kepengurusan Dharma Wanita Persatuan yang sah dan tertib administrasi. Menetapkan struktur organisasi dan pembagian tugas pengurus. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antaranggota dalam pelaksanaan program kerja


PELAKSANAAN KEGIATAN


Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib, dan berdasarkan kesepakatan bersama.


HASIL KEGIATAN

Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman , dan Pertanahan Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026


SUSUNAN PENGURUS
Ketua : Ny. Margareth Anthonius Nanang Adi
Wakil Ketua : Ny. Yuli Edi
Sekretaris : Ny. Enik Yuyus
Bendahara : Ny. Titik Nurhidayat

Bidang Pendidikan :
1. Ny. Gunadi
2. Ny. Agus
3. Ny. Danang

Bidang Ekonomi :
1. Ny. Rudi
2. Ny. Iin Masyafii
3. Ny. Nanang Elia
4. Ny. Kasno

Bidang Sosial Budaya :
1. Ny. Palupi Nurhidayat
2. Ny. Rudik
3. Ny. Wildan

KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN


Jumlah pertemuan selama tahun 2026 sebanyak 6 (enam) kali, dengan pembagian sebagai berikut:
Pertemuan I : Rapat umum dan koordinasi program kerja
Pertemuan II (Pebruari – Maret) : Bidang Ekonomi
Pertemuan III (April–Mei) : Bidang Sosial Budaya
Pertemuan IV (Juni–Juli) : Bidang Pendidikan
Pertemuan V (Agustus - September) Sekretariat
Pertemuan VI (Oktober - Nopember) Bidang Sosial Budaya

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA


A. Bidang Ekonomi (Februari – Maret) Pembagian tabungan sembako, sebelum masuk bulan Ramadhan yang mana kegiatan ini sudah berlangsung setiap tahun menjelang Ramadhan ada kegiatan pembagian sembako untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang kedua adalah belanja bersama ke pasar tradisional di wilayah Sutojayan. Program ini bertujuan untuk mengangkat perekonomian masyarakat di daerah pedesaan dengan menggalakkan belanja ke pasar tradisional.


B. Bidang Sosial Budaya (April–Mei) Bulan April adalah bulan peringatan hari Kartini, mengingatkan pada emansipasi wanita. Pada bulan ini akan diadakan lomba memasak dan plating, senam bersama.


C. Bidang Pendidikan (Juni–Juli) Sosialisasi deteksi penyakit jantung. Sosialisasi e reporting ke ibu-ibu anggota DWP Disperkimtan.


D. Sekretariat (Agustus-September) Lomba memperingati Hari Kemerdekaan RI. Lomba gabungan dengan karyawan karyawati Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar.


E. Bidang Sosial Budaya (Oktober - Nopember) Berkunjung ke panti memberikan bantuan.


VIII. PENUTUP

Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan.


Laporan disusun oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar



Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
4414-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

 

Keterangan Program:
1.Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2.Hari/Tanggal : Rabu, 14 Januari 2026
3.Pukul : 09.00 - selesai
4.Tempat : Ruang Rapat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar
5.Bidang : Sekretariat
6.Program : Pembinaan Hubungan Keluar – Rapat
 

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 14 Januari 2026. Pertemuan digelar dalam rangka acara silaturahmi dan pembentukan pengurus baru. Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. Acara dipimpin oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan dihadiri oleh 12 anggota.

Tujuan Kegiatan
1.Membentuk kepengurusan Dharma Wanita Persatuan yang sah dan tertib administrasi.
2.Menetapkan struktur organisasi dan pembagian tugas pengurus.
3.Meningkatkan koordinasi dan sinergi antar anggota dalam pelaksanaan program kerja
4.Memperkuat peran perempuan dalam mendukung kinerja suami sebagai ASN
5.Meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program kerja organisasi.

Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib dan berdasarkan kesepakatan bersama.

Pembentukan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki manfaat strategis, baik bagi anggota, keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN), instansi pemerintah, maupun masyarakat luas. DWP berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) istri ASN guna mencapai kesejahteraan nasional. 
Berikut adalah manfaat pembentukan pengurus DWP:
1. Peningkatan Kualitas Anggota dan Pemberdayaan Perempuan 
2. Penguatan Ketahanan Keluarga ASN
3. Dukungan Terhadap Kinerja ASN dan Instansi
4. Peningkatan Kepedulian Sosial
5. Wadah Persatuan dan Kekeluargaan

Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026. Susunan pengurus sebagai berikut :
a.Ketua : Ny. Lina Tunggul Adi Wibowo
b.Wakil Ketua : Ny. Eko Sumardiyanto
c.Sekretaris I : Bu Agung Budiono
d.Sekretaris II : Ida Rosita
e.Bendahara I : Bu Khrisna Yogiswara
f.Bendahara II : Ami Fitriani
g.Bidang Pendidikan :
1.Bu Anam
2.Bu Agung Budiono
3.Bu Bintang
4.Bu Riyanto
h.Bidang Ekonomi :
1.Bu Susilo
2.Bu Adi
3.Bu Sugeng
4.Bu Wawan
5.Bu Junio
i.Bidang Sosial Budaya :
1.Bu Imam
2.Bu Edo
3.Bu Wisnu
4.Bu Feri
5.Bu Henri

Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan.

Penulis : Bu Agung Budiono dan Ida Rosita

Program: Rapat
Pelaksana: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

4513-01-2026

KEGIATAN SERAH TERIMA JABATAN (SERTIJAB) PEJABAT KECAMATAN KESAMBEN DAN KEPALA UPT PUSKESMAS KECAMATAN KESAMBEN


Bidang: Sekretariat


Program Kerja: Penataan Organisasi dan Manajemen


Kegiatan: Sosialisasi/Konsolidasi Organisasi (Serah Terima Jabatan)


Keterangan Program:


1. UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar


2. Hari/Tanggal : Selasa, 13 Januari 2026


3. Pukul : 08.00 WIB – selesai


4. Tempat : Aula Kantor Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar


5. Acara : Serah Terima Jabatan Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kasi Trantib, dilanjutkan Serah Terima Jabatan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben pada pukul 13.00 WIB


Ketua UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben, Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata, menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) yang diselenggarakan pada hari Selasa, 13 Januari 2026 di Aula Kantor Kecamatan Kesamben.


Kegiatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi dan konsolidasi pemerintahan guna memastikan kesinambungan roda administrasi, kelancaran koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kualitas layanan publik kepada masyarakat Kecamatan Kesamben secara tertib, profesional, dan akuntabel.


Pada pukul 13.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Serah Terima Jabatan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben sebagai langkah penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatkan efektivitas manajemen layanan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan dan unit pelayanan kesehatan.


Hadir dalam kegiatan ini antara lain:


1. Seluruh Perangkat Kecamatan Kesamben


2. Danramil 0808/14 Kesamben


3. Kapolsek Kesamben beserta Ibu


4. Babinsa dan Bhabinkamtibmas


5. Seluruh Kepala Desa beserta Ketua TP PKK se-Kecamatan Kesamben


6. Perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat


7. Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben


8. Ketua GOW Kecamatan Kesamben


9. Perwakilan RS Wafa Husada Kesamben


10. Perwakilan Aisyiyah Kesamben


11. Perwakilan Muslimat Kesamben


12. Perwakilan tokoh pemuda Kecamatan Kesamben


Tujuan Kegiatan:


1. Melaksanakan proses pisah kenal antara pejabat lama dengan pejabat baru secara resmi dan tertib administrasi.


2. Menjaga kesinambungan tugas pemerintahan serta mendukung kelancaran layanan publik di Kecamatan Kesamben.


3. Memperkuat koordinasi lintas sektor antara perangkat kecamatan, unsur TNI/Polri, pemerintah desa, organisasi perempuan, serta tokoh masyarakat.


4. Meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan melalui penguatan kepemimpinan di UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben.


Pelaksanaan Kegiatan:


Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan dan doa bersama. Selanjutnya dilaksanakan prosesi Sertijab Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kasi Trantib. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh suasana kebersamaan sebagai wujud dukungan terhadap transisi kepemimpinan yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab.


Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan Sertijab Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben. Rangkaian ini menjadi momentum penting untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, responsif, serta sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.


Hasil dan Dampak Kegiatan:


1. Sertijab pejabat kecamatan dan Kepala UPT Puskesmas terlaksana dengan lancar, tertib, dan akuntabel.


2. Terbangunnya komunikasi dan sinergi yang lebih kuat antar unsur pemerintahan, desa, organisasi perempuan, dan tokoh masyarakat.


3. Terjaganya kesinambungan roda pemerintahan dan layanan publik, khususnya bidang ketenteraman, ketertiban, serta layanan kesehatan masyarakat.


4. Meningkatkan semangat kolaborasi dalam mendukung program-program Kecamatan Kesamben dan pelayanan prima bagi masyarakat.


Penutup:


Dengan terlaksananya kegiatan Serah Terima Jabatan ini, diharapkan pejabat baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program kerja, serta meningkatkan kinerja pelayanan publik dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben berkomitmen mendukung terciptanya pemerintahan yang harmonis, solid, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


Laporan ini disusun oleh:
Operator DWP UP Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar



Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Kecamatan Kesamben
4608-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas PUPR Kabupaten Blitar

Agenda Menghadiri Kegiatan Pertemuan Rutin Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

Bidang : Sekretariat
Program : Penataan Organisasi / Manajemen
Kegiatan : Sosialisasi/Konsolidasi

Keterangan Program :
1. Hari/Tanggal : Kamis/ 8 Januari 2026
2. Pukul : 08.30 – selesai
3. Tempat : Aula Dinas PUPR Kabupaten Blitar
4. Acara : Pertemuan Rutin Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar

Hari ini, anggota Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berkumpul dalam pertemuan rutin perdana di tahun 2026. Acara ini dihadiri oleh Ibu Ketua Unsur Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Ibu Ratna Dewi Agus Zaenal Arifin, Ibu - ibu Istri Kepala Bidang, dan anggota Dharma Wanita Persatuan lainnya. Hadir 11 orang dari Sekretariat, 6 orang dari Bidang Sumber Daya Air, 7 orang dari Bidang Bina Marga, 8 orang dari Bidang Cipta Karya dan 8 orang dari Bidang Tata Ruang.

Acara dimulai dengan pembukaan, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh salah satu anggota Dharma Wanita Persatuan ibu Titis dari Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

Ibu Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar memberikan sambutan hangat kepada seluruh anggota yang hadir. Beliau berharap pertemuan ini dapat meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan.

Setelah itu, Ibu Bendahara memberikan laporan keuangan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh anggota.

Acara dilanjutkan dengan foto bersama seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Kemudian, acara ramah tamah dan rujakan diadakan untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antar anggota.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk kegiatan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar di tahun 2026.

Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

4713-01-2026

KEGIATAN PEMBENTUKAN PENGURUSAN UP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BLITAR

 

Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blita

Pukul : 09.00 – 12.00 WIB

Lokasi : Ruang Rapat Lantai 1 Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar

Acara : Pertemuan Rutin UP DWP Dishub Kabupaten Blitar dan Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026

Peserta : 19 Orang anggota  Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar.

 

Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan.

TUJUAN KEGIATAN

  1. Membentuk kepengurusan Dharma Wanita Persatuan yang sah dan tertib administrasi.
  2. Menetapkan struktur organisasi dan pembagian tugas pengurus.
  3. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antaranggota dalam pelaksanaan program kerja

PELAKSANAAN KEGIATAN

Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib, dan berdasarkan kesepakatan bersama.

HASIL KEGIATAN

Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026

SUSUNAN PENGURUS

Ketua : Ny. Leliana Novianita

Wakil Ketua : Ny. Fibe Mike Widhianto

Sekretaris :

Ny. Nur Salamah

Ny. Widya Kurniasari

Bendahara : Ny. Indah Nurmawanti

Bidang Pendidikan :

1. Ny. Titik Basoli Andri
2. Ny. Firdaus
3. Ny. Sukmahanani Yulius
4. Ny. Anifatul Azizah Efendi Candra Wijaya

5. Ny. Wiwit Noviant0

6. Ny. Yudi Prasongko


Bidang Ekonomi :
 

1. Ny. Agysanti Katerina Adikasari Heri Purwanto
2. Ny. Rurin Asrofi Faizin Ghofur
3. Ny. Mu'minin Nanang Nuryanto
4. Ny. Titin Suryani Ary Himawan

5. Ny. Affan Ardiansyah

 

Bidang Sosial Budaya :

1. Ny. Ira Yuli Krisnani Anjar Eko Juli Atmanto
2. Ny. Wisnu Mukti
3. Ny. Atik Wahyuningsih Sigit Widodo
4. Ny. Duchana Mayke Dian Setiawan

5. Ny. Ghulam Habibi

6. Ny. Hadi Sunyoto

 

KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN

Jumlah pertemuan selama tahun 2026 sebanyak 4 (empat) kali, dengan pembagian sebagai berikut:

Pertemuan I : Rapat umum dan koordinasi program kerja

Pertemuan II (April–Juni) : Bidang Pendidikan

Pertemuan III (Juli–September) : Bidang Ekonomi

Pertemuan IV (Oktober–Desember) : Bidang Sosial Budaya

 

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

A. Bidang Pendidikan (April–Juni)

  1. Sosialisasi deteksi dini kanker pada wanita sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan anggota.
  2. Partisipasi kegiatan Hari Perhubungan Nasional berupa lomba bapak-bapak merias ibu-ibu sebagai sarana edukasi dan kebersamaan keluarga.

B. Bidang Ekonomi (Juli–September)

  1. Pelaksanaan DWP Market Online sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi anggota.
  2. Kegiatan bazar DWP dalam rangka Hari Perhubungan Nasional di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar.

C. Bidang Sosial Budaya (Oktober–Desember)

  1. Senam sehat dan tadabur alam di wilayah Kabupaten Blitar.
  2. Ceramah atau pengajian pada bulan Ramadhan.
  3. Sedekah sosial pada setiap pertemuan rutin.
  4. Bakti sosial ke panti jompo.
  5. Kegiatan Hari Perhubungan Nasional berupa bakti sosial, donor darah, dan penghijauan

VIII. PENUTUP

Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan.

 

Laporan disusun oleh Ny. Nur Salamah selaku operator e-reporting Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar

 


Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Perhubungan
4809-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan,

Bidang : Sekretariat

Program : Penataan organisasi “Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar


A. Keterangan Program : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar

1. Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar

2. Hari / Tanggal : Jum’at , 9 Januari 2026

3. Pukul : 09.00 – 12.00 WIB

4. Lokasi : Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar

Jl Veteran no 10 Blitar

5. Acara : Pertemuan rutin bulan Januari 2026

Jum’at, 9 Januari 2026 Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin pertama di tahun 2026 yaitu di bulan Januari.Acara pertemuan ini diadakan setelah seluruh anggota DWP UP mengikuti pengajian Isra Mi’raj bersama seluruh karyawan DPMPTSP Kabupaten Blitar.

Dalam pertemuan ini dijalankan secara santai, acara ramah tamah serta penyusunan rencana kegiatan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar selama tahun 2026. Pertemuan dibuka oleh Ibu Mida Bayu Aji selaku Ketua DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pertemuan rutin ini direncanakan ada kegiatan setiap bulan,yaitu pertemuan rutin, pengajian, senam dan kegiatan di beberapa bidang sesuai dengan program kerja yang ada pada organisasi Dharmawanita Kabupaten Blitar. Harapan dari setiap pertemuan rutin ini bisa memberikan manfaat , nilai tambah ilmu dan keterampilan bagi seluruh anggota

Selanjutnya Ibu Wening Rendra selaku wakil ketua DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar mengingatkan kembali susuana ke anggotaan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar serta tugas tugas per bidang sesuai ketentuan organisasi Dharmawanita Kabupaten Blitar


B. Pengertian Dharmawanita

Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun istri Aparatur Sipil Negara (ASN)/PNS, serta istri pejabat negara dan pensiunan PNS/ASN wanita di Indonesia, bertujuan meningkatkan kualitas SDM keluarga ASN, kesejahteraan, dan berperan mendukung pembangunan nasional melalui kegiatan pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Organisasi ini independen, demokratis, dan tidak terikat partai politik, dengan kegiatan yang berkembang dari keterampilan rumah tangga menjadi peningkatan kapasitas profesional dan spiritual.

C. Tujuan Utama

Meningkatkan kualitas: Membina anggota dan keluarga ASN untuk mencapai kesejahteraan nasional.

Memperkuat persatuan: Memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan di antara anggota.

Kemitraan strategis: Menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional.

D. Anggota

- Istri ASN/PNS, PPPK.

- Istri pejabat negara di bidang pemerintahan.

- Istri pensiunan PNS/ASN dan janda PNS/ASN wanita.

- Istri pegawai BUMN/BUMD, kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, perangkat pemerintah desa, serta istri TNI dan Polri.

E. Kegiatan

- Pendidikan: Pelatihan, seminar, parenting, dan beasiswa.

- Ekonomi: Pelatihan keterampilan dan dukungan UMKM.

- Sosial Budaya: Kegiatan sosial, amal, dan pengembangan keagamaan/spiritual.

F .Sejarah Singkat

Awalnya

bernama Dharma Wanita, didirikan 5 Agustus 1974 untuk istri seluruh Pegawai Republik Indonesia (PNS, TNI, Polri, BUMN).

Berubah nama

menjadi Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 7 Desember 1999, menjadi wadah khusus istri PNS/ASN.

G. Struktur Organisasi dan Susunan Pengurus Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar

Pembina : Kepala DPMPTSP Kabupaten Blitar Bpk Bayu Aji Mariska , SE, M.M

Ketua : Ny. Midawati Bayu Aji Mariska

Wakil Ketua: Ny. Mening Rendra Dwi Santoso

Sekertaris : Ny Dwi Yuhana Hindra Suwarno, Ny. Beti Cholidin Amin

Bendahara : Ny. Anik Josep Andri Sukma , Ny Wahyu Setyaningrum


BIDANG EKONOMI

Ketua : Ny Ilma Fahmi Firdaus

Anggota :

Ny Della Bara Naufal

Ny. Emilia Rahmawati

Ny Meiga Sari Puspa

Ny Luluk Azizah

Ny. Hesti Anwar


BIDANG PENDIDIKAN

Ketua : Ny. Mina Didik Suhartanto

Anggota :

Ny. Almira Ferry Fawzie

Ny. Ambarwati Nunuk W

Ny. Sumadyo Yulianti

Ny. Selvia Jaka Anugerah Utama

Sdr. Yuni Endah Puji Lestari

Sdr. Arista Putri


BIDANG SOSIAL BUDAYA

Ketua : Ny. Defi Ivan Nur Sudrajat Saputra

Anggota

Ny.Dhea Sileng F

Ny. Dewi Virgiaswari Putri

Ny Dewi Robiatul

Ny. Tutik Purhadi

Ny. Arimbi Adi Putri


Setiap bidang akan disusun sebanyak empat kegiatan untuk mengisi kegiatan DWP UP DPMPTSP selama tahun 2026. Kegiatan per bidang ini akan dioptimalkan dengan pemberdayaan poyensi anggota .


H. Gambaran Rencana Kegiatan per Bulan Tahun 2026

Januari : pertemuan rutin awal tahun dan penyusunan rencana kegiatan selama satu tahun.

Februari : bidang sosial budaya , belanja DWP UP DPMPTSP

Maret : bakti sosial ke panti asuhan pada bulan Ramadhan

April : DWP Belanja ke pasar tradisional

Mei : Senam bersama

Juni : Bidang pendidikan make up class

Juli : Pengajian

Agustus : Lomba agustus,

September : kunjungan ke museum penataran

Oktober : pelatihan Henna

November : Praktek Rebanding dan Repacking Product

Desember : praktek pembuatan tahu genjrot ceria dan praktek pembuatan tumpeng rujak buah


PENUTUP

Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar diawal tahun ini berjalan dengan lancar dan tertib .Semoga kegiatan ini bisa tetap menyambung silahturahmi dan kebersamaan .

Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja.

Disusun oleh:

Ny. Beti Cholidin Amin

Operator e-Reporting

UP DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar


Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP
4909-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan,

Bidang : Sekretariat

Program : Informasi dan Humas “Pengajian Karyawan dan Angota DWP UP dalam rangka memperingati Isra Mi’raj


Keterangan Program : Pengajian Karyawan dan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj

1. Nama Kegiatan :Pengajian Karyawan dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj

2. Hari / Tanggal : Jum’at , 9 Januari 2026

3. Pukul : 07.00 – 09.00 WIB

4. Lokasi : Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar

Jl Veteran no 10 Blitar

5. Acara : Pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj


Jum’at , 9 Januari 2026 bertempat di Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar, Jl Veteran no 10 Blitar diadakan Pengajian bersama. Pengajian ini dalam rangka memperingati yang diikuti oleh seluruh karyawan dan Dharmawanita Persatuan Unit Kerja DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pengajian ini dimulai pukul 07.00, dibuka oleh bapak Bayu Aji M, SE,MM selaku Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Blitar.


Pengajian inidisampaikan oleh KH. Ahmad Sulthon,

Isra Mi’raj adalah peristiwa mukjizat Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, terbagi menjadi dua bagian: Isra (perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Yerusalem) dan Mi'raj (perjalanan naik dari Masjidil Aqsa menuju langit ke tujuh (Sidratul Muntaha), di mana beliau menerima perintah salat lima waktu. Peristiwa ini terjadi pada periode akhir kenabian di Mekah, sekitar tahun 620-621 M, sebagai penguat iman Nabi saat menghadapi kesedihan dan cobaan.

Makna dan Hikmah

Penguatan Iman: Menguatkan keyakinan Nabi dan umat Islam akan kebesaran Allah SWT.

Perintah Salat: Menerima langsung perintah salat lima waktu dari Allah, menjadi tiang agama.

Pelajaran Moral: Menunjukkan keutamaan keadilan, amanah, dan peringatan bagi pengkhianat.

Persaudaraan: Pertemuan dengan para nabi lain di setiap langit menunjukkan kesatuan ajaran Allah.

Simbol: Isra (horizontal) simbol hubungan antarmanusia, Mi'raj (vertikal) simbol hubungan dengan Allah.

Detail Perjalanan

Isra: Perjalanan malam dari Mekah ke Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa).

Mi'raj: Kenaikan dari Masjidil Aqsa melalui tujuh lapisan langit, bertemu nabi-nabi seperti Adam, Yusuf, Musa, dan Ibrahim, hingga ke Sidratul Muntaha.

Diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah.

Pada tahun 2026, jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.


Ada beberapa pendapat ulama tentang waktu kapan itu Isa Mi’raj yaitu tanggal 17 Ramadhan, 27 Rabiual awal , 27 Rabiul Ahkir, dan 27 Rajab . Sebagian besar Penduduk Indonesia mengambil pendanpat peringatan Isra Mi’raj pada tanggal 27 Rajab.

Diahkir dan awal tahun ini Kh . Ahmad Sulton menghimbau untuk semua hadirin untuk kompak selalu (Jangan pernah menyalahkan orang lain dan tidak merasa paling benar). Manusia adalah umat Allah SWT yang telah diberi empat hidayah, yaitu :

1. Insting : berupa pancaindra , contoh lain Bayi ketika lahir menangis.

2. Akal

3. Agama : Islam , manusia diberi pilihan antara fujur atau takwa

4. Hidup

Kunci menjalani hidup adalah Ibadah karena sesungguhnya manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah


Orang yang tidak baik Akhlaknya akan mengalami 4 hal, yaitu:

1. Sholatnya atau Ibadahnya tidak akan khusuk.

2. Doa tidak terkabul

3. Rejeki

4. Tak dilihat oleh malaikat


Tujuh golongan yang cepat masuk neraka, yaitu:

1. Pemimpin yang Dzalim

Mereka adalah pemimpin yang tidak amanah di saat memegang jabatan. Jabatan yang dimiliki digunakan hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya bukan untuk kepentingan umat.

Padahal, dalam pandangan Islam, jabatan merupakan sebuah amanah yang besar. Pertanggungjawabannya bukan hanya kepada manusia melainkan juga kepada Allah SWT. Itulah mengapa para sahabat enggan untuk memegang jabatan sebagai pemimpin untuk menggantikan posisi Rasulullah SAW.

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa jenazah Rasulullah baru dimakamkan tiga hari setelah beliau wafat. Ini disebabkan para sahabat menunggu siapa pemimpin sesudah Rasulullah.

2. Pengusaha yang Khianat

Segala bentuk usaha yang dilakukan bertentangan dengan apa yang sudah ditentukan dalam Islam. Usahanya menggunakan cara-cara tidak terpuji seperti menipu. Kalau ia seorang pedagang buah, di atas keranjang buah selalu ditempatkan buah-buah yang masih baru dan segar tetapi di bagian bawah, buahnya dalam keadaan jelek bahkan ada yang busuk.

Islam pun melarang setiap pedagang untuk mengurangi timbangan karena dengan berbuat itu akan merugikan konsumen. Kegiatan menimbun barang juga merupakan perbuatan yang ditentang dalam ajaran Islam. Alasannya, kegiatan itu biasanya digunakan untuk meresahkan masyarakat aibat mahalnya harga barang. Tindakan itu merugikan masyarakat.

3. Penguasa Kecil yang Mempunyai Kesombongan Besar

Terkadang kita jumpai di masyarakat bahwa pemimpin-pemimpin daerah justru ingin diperlakukan dengan istimewa bahkan terkadang melebihi pemimpin yang memiliki kekuasaan yang lebih besar. Mereka sombong dengan jabatan yang dikuasai. Padahal yang berhak sombong tidak lain adalah Allah SWT.

4. Fanatisme Golongan

Mereka memiliki rasa fanatisme yang berlebihan terhadap sebuah kelompok atau golongan. Apa pun akan mereka lakukan asalkan demi golongannya. Mereka berjuang bukan untuk mencari ridha Allah SWT melainkan untuk kepentingan golongan. Ketika umat Islam dizalimi mereka tidak beraksi tapi kalau kelompok mereka diganggu dan dianiaya mereka berjuang habis-habisan untuk membela kelompoknya.

5. Orang Awam karena Kebodohannya

Mereka hanya ikut-ikutan dengan sekolompok orang yang mereka anggap benar. Akibatnya, mereka tidak mengerti apa yang mereka lakukan. Di dalam Alquran, Allah SWT menjelaskan, akan meninggikan derajat orang yang berilmu. Karena itu, mencari ilmu dalam Islam juga merupakan kewajiban bagi setiap Muslim.

6. Ulama yang Mempunyai Hati Dengki

Ulama menurut arti bahasa adalah orang yang berilmu. Setiap ilmu yang dimiliki harus digunakan untuk kepentingan umat, bukan untuk kepentingan individu ataupun kelompok.

7. Orang yang berzina


PENUTUP

Pengajian Karyawan dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj berjalan dengan lancar dan tertib .Semoga kegiatan ini bisa tetap menyambung silahturahmi dan kebersamaan serta mampu meningkatkan Iman dan Taqwa semua yang hadir .

Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja.

Disusun oleh:

Ny. Beti Cholidin Amin

Operator e-Reporting

UP DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar


Program: Penyampaian Informasi
Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP
5009-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar

Pelaksanaan Kegiatan Periode Bulan Januari Tahun 2026

Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin
Tanggal & Waktu : Jum’at, 09 Januari 2026
Tempat Pelaksanaan : Ruang Data Kantor Kecamatan Srengat
Bidang Kegiatan : Sekretariat

Jumlah Peserta Yang Mengikuti Kegiatan Sebanyak 18 Orang dari 24 Anggota Yang Terdiri Dari Anggota Up Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Srengat Kab. Blitar

A. Latar Belakang

Rapat rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) biasanya dilakukan untuk membahas program kerja, kegiatan sosial, dan pengembangan anggota. DWP sendiri merupakan organisasi perempuan yang terdiri dari istri pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia. Rapat rutin ini bisa mencakup berbagai hal, mulai dari pembinaan anggota, pemberdayaan wanita, hingga mendukung program-program pemerintah.

B. Tujuan Kegiatan
1. Meningkatkan Silaturahmi dan Kekompakan Anggota
• Mewujudkan kebersamaan dan rasa kekeluargaan antaranggota DWP.
• Menumbuhkan semangat gotong royong dan saling mendukung.
2. Mengevaluasi dan Merencanakan Kegiatan Organisasi
• Meninjau kegiatan yang telah dilaksanakan.
• Menyusun rencana kegiatan mendatang yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.
3. Mendorong Pemberdayaan Perempuan
• Melalui pelatihan keterampilan, seminar, atau kegiatan edukatif yang mendukung peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.
4. Meningkatkan Peran Serta dalam Pembangunan
• Mendukung program pemerintah melalui kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya yang sesuai dengan visi DWP.
5. Penguatan Organisasi dan Administrasi
• Menyelaraskan tugas masing-masing bidang/seksi dalam menjalankan program kerja.
• Menjaga transparansi dalam pengelolaan keuangan dan laporan kegiatan.
6. Memberikan Wadah Aspirasi
• Memberi ruang bagi anggota untuk menyampaikan ide, usulan, atau permasalahan yang dihadapi.

C. Susunan Kegiatan
|08.15 – 08.25| Registrasi Peserta & Pembukaan
|08.25 – 08.30| Sambutan Ketua UP DWP Kecamatan Srengat
|08.30 – 09.30| Sambutan Wakil Ketua Dan Pengarahan
|09.30 – 10.00|Penjelasan tentang Sragam batik DWP Terbaru |10.00 – 10.15| Penutupan

D. Pelaksanaan Kegiatan

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Nn. Gandes Intan Sintiana, dilanjutkan dengan doa. Selanjutnya seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai bentuk rasa nasionalisme dan semangat kebersamaan dalam organisasi.

Ketua Up Dharma Wanita Menyampaikan Dalam Sambutannya Untuk Selalu Bersyukur Kepada Seluruh Peserta Bahwa Kita Sebagai Istri Pegawai Negeri Bisa Diberikan Kesempatan Untuk Hadir Bersama.
Pertemuan Yang Diadakan Setiap Tiga Bulan Sekali Menjadi Penting Untuk Menjaga Hubungan Antar Anggota Dharma Wanita Sehingga Pertemuan Setiap Tiga Bulan Dianggap Lebih Praktis Dibandingkan Setiap Bulan, Mengingat Kesibukan Masing-Masing. Diharapkan Dengan Adanya Pertemuan Ini, Semua Orang Dapat Meluangkan Waktu Untuk Hadir Dan Saling Berbagi Cerita, Sehingga Tidak Ada Lagi Yang Merasa Terasing Atau Tidak Tahu Tentang Keadaan Satu Sama Lain, dan di awal Tahun Baru 2026 ini penting bagi seluruh anggota untuk terus menjaga dan mempererat silaturahmi serta meningkatkan kekompakan Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Srengat agar tetap soliddan mampu berperan aktif dalam mendukung tugas suami serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan Berlangsung Dengan Meriah Dan Berjalan Sesuai Dengan Waktunya. Setelah Acara Sambutan Selesai Langsung Dilanjutkan Dengan sambutan dari Wakil Ketua UP Dharma Wanita beliau menyampaikan dan menjelaskan tentang topoksi masing masing bidang.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan diisi oleh Bidang Ekonomi dengan narasumber Ny. Indri Kurdi dan Ny. Siti dengan melaksanaan kegiatan membuat keterampilan berupa pembuatan prakarya atau kerajinan tangan. Adapun kerajinan yang dibuat adalah Bros dan gantungan kunci dengan memanfaatkan bahan kawat bulu, lem tembak, dan gunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota DWP.

Setelah acara pembuatan kerajinan tangan dilanjut acara pisah sambut anggota dharma Wanita kecamatan srengat dari Ny. Crishtina Andreas Didik kepada Ny. Citra Ekha Sakti.
E. Penjelasan Tugas Tiap Bidang
I. SEKRETARIAT
1. Mengelola Administrasi Organisasi
• Menyusun surat-menyurat resmi (undangan, laporan, notulen, dll).
• Menyimpan dan mengarsipkan dokumen penting organisasi (notulen rapat, keputusan, laporan kegiatan, dll).
• Membuat dan mengelola daftar hadir anggota dan pengurus.
2. Membuat Notulen Rapat
• Mencatat hasil rapat rutin dan insidental.
• Mendistribusikan hasil rapat kepada pengurus terkait.
• Menyusun rekap hasil rapat sebagai dokumentasi organisasi.
3. Menyusun Laporan Kegiatan
• Membuat laporan kegiatan bulanan, triwulanan, atau tahunan.
• Menyusun laporan untuk disampaikan kepada pengurus pusat atau instansi terkait jika diperlukan.
4. Menjadwalkan dan Mengkoordinasikan Kegiatan
• Membantu Ketua dalam menyusun jadwal kegiatan DWP.
• Mengatur dan memastikan kesiapan administrasi setiap kegiatan.
5. Menjadi Penghubung Antarbidang dan Pihak Eksternal
• Menjalin komunikasi antarbidang dalam organisasi.
• Menyampaikan informasi dari instansi atau DWP pusat kepada anggota.
6. Mengelola Data Anggota
• Memperbarui data anggota secara berkala.
• Menyusun database keanggotaan secara rapi dan sistematis.
II. BIDANG PENDIDIKAN
1. Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Anggota
• Menyelenggarakan pelatihan, kursus, atau seminar yang bersifat edukatif, seperti:
o Keterampilan rumah tangga
o Pendidikan anak
o Parenting
o Bahasa
o Teknologi informasi dasar
• Mengadakan kegiatan literasi seperti bedah buku, pelatihan menulis, dll.
2. Mendukung Pendidikan Formal dan Nonformal
• Memberikan bantuan beasiswa bagi anak anggota atau masyarakat kurang mampu.
• Mendukung keberlangsungan pendidikan PAUD/TK binaan DWP.
• Mengadakan kegiatan belajar bersama, bimbingan belajar, atau program motivasi belajar untuk anak-anak anggota.
3. Meningkatkan Kesadaran Akan Pentingnya Pendidikan
• Mengadakan penyuluhan atau sosialisasi pentingnya pendidikan bagi keluarga dan masyarakat.
• Mendorong partisipasi perempuan dalam pendidikan dan pengembangan diri.
4. Bekerja Sama dengan Instansi Pendidikan
• Menjalin kerja sama dengan dinas pendidikan, sekolah, lembaga kursus, dan narasumber profesional untuk kegiatan edukatif.
• Mengadakan kunjungan edukatif ke institusi pendidikan atau pelatihan.
5. Mendukung Program Pemerintah di Bidang Pendidikan
• Berpartisipasi dalam program nasional seperti Gerakan Literasi Nasional, Hari Anak Nasional, atau Hari Pendidikan Nasional.
6. Menyusun dan Melaporkan Program Kerja
• Merancang program kerja bidang pendidikan secara berkala.
• Membuat laporan kegiatan dan evaluasi program untuk disampaikan ke Ketua DWP.
III. BIDANG EKONOMI
1. Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Anggota
• Mengembangkan kegiatan yang dapat menambah penghasilan anggota, seperti:
o Pelatihan kewirausahaan
o Produksi dan pemasaran produk UMKM
o Kegiatan koperasi atau usaha bersama
2. Mengelola Usaha Produktif Dharma Wanita
• Menjalankan unit usaha yang dimiliki DWP, seperti:
o Koperasi DWP
o Kios atau kantin DWP
o Produk unggulan (kerajinan, makanan, fashion, dll)
• Menjaga kualitas, pemasaran, dan keberlanjutan usaha tersebut.
3. Mengadakan Pelatihan Keterampilan Ekonomi
• Menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan anggota di bidang:
o Kewirausahaan (entrepreneurship)
o Manajemen keuangan rumah tangga
o Produksi kerajinan atau makanan khas
o Digital marketing dan pemanfaatan media sosial untuk usaha
4. Membantu Promosi Produk Anggota
• Mengikuti atau mengadakan bazar, pameran, dan pasar murah.
• Mempromosikan produk UMKM anggota melalui media sosial atau katalog produk DWP.
5. Membangun Kemitraan
• Menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah, BUMN, perbankan, atau swasta untuk akses pelatihan, permodalan, dan pemasaran.
6. Menyusun Program Kerja dan Laporan Kegiatan
• Menyusun rencana kerja bidang ekonomi setiap periode.
• Membuat laporan pelaksanaan kegiatan dan hasil usaha.
IV. BIDANG SOSIAL BUDAYA
1. Melaksanakan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan
• Menyelenggarakan kegiatan sosial seperti:
o Kunjungan ke panti asuhan, panti jompo, atau rumah sakit.
o Pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu atau terkena musibah.
o Kegiatan donor darah, santunan bencana alam, dan kegiatan kemanusiaan lainnya.
2. Mendorong Kepedulian Sosial Anggota
• Membangun rasa empati dan solidaritas antaranggota melalui kegiatan bersama.
• Menjadi motor penggerak kegiatan amal dan penggalangan dana untuk kegiatan sosial.
3. Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Nasional
• Menyelenggarakan kegiatan budaya seperti:
o Lomba memasak makanan tradisional
o Lomba busana daerah atau seni tari
o Peringatan hari besar nasional atau keagamaan dengan nuansa budaya
• Mengadakan pelatihan seni dan budaya bagi anggota (membatik, tari, kerajinan, dll).
4. Meningkatkan Partisipasi dalam Kegiatan Kebudayaan
• Mengikutsertakan anggota dalam lomba atau festival budaya di tingkat daerah maupun nasional.
• Berkolaborasi dengan dinas kebudayaan, sekolah, atau komunitas seni.
5. Mengadakan Penyuluhan dan Edukasi Sosial
• Menyelenggarakan penyuluhan tentang isu sosial (seperti kesehatan keluarga, stunting, lingkungan, dll).
• Mendukung kegiatan kampanye sosial yang positif, seperti gerakan hidup bersih dan sehat.
6. Menyusun Program Kerja dan Laporan Kegiatan
• Menyusun rencana kegiatan sosial budaya secara berkala.
• Menyampaikan laporan kegiatan kepada Ketua DWP sesuai periode.
F. Hasil
1. Evaluasi kegiatan bulan sebelumnya telah dilaksanakan dengan baik, namun terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal koordinasi antarbidang.
2. Rencana kegiatan bulan berjalan disepakati meliputi:
• Kegiatan sosial.
• Pelatihan keterampilan untuk anggota
3. Bidang Pendidikan akan menyusun program pelatihan lanjutan untuk mendukung pengembangan kapasitas anggota, terutama dalam bidang parenting dan literasi digital.
4. Bidang Ekonomi akan mulai mendata dan mempromosikan produk-produk anggota melalui media sosial DWP
5. Bidang Sosial Budaya akan melaksanakan kegiatan pelestarian budaya daerah di lingkungan UP Dharma Wanita Persatuan
6. Sekretariat diminta untuk menyiapkan laporan kegiatan bulan lalu dan memastikan kelengkapan administrasi untuk kegiatan berikutnya.
7. Terkait Sragam batik DWP terbaru menunggu info dari Kabupaten

Semua anggota diimbau untuk lebih aktif dalam setiap kegiatan dan menjaga kekompakan antaranggota demi kelancaran program kerja organisasi.

Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian doorprize kepada para peserta, yang menambah suasana kebersamaan dan keakraban selama kegiatan berlangsung. Kegiatan pertemuan Unit Pelaksana DWP Kecamatan Srengat ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan.

Disusun Oleh:
Gandes Intan Sintiana

Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Kecamatan Srengat

5108-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan tasyakuran PPPK dan pisah sambut pegawai BPBD
Bidang : Sekretariat
Program Kegiatan: Penataan Organisasi / Manajemen - Ceramah

Keterangan program
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal: Kamis, 08 Januari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB s/d selesai
4. Peserta :
- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar
- Sekretaris BPBD Kabupaten Blitar
- Kepala Bidang BPBD Kabupaten Blitar
- Pejabat struktural dan fungsional BPBD Kabupaten Blitar
- PPPK BPBD Kabupaten Blitar
- Seluruh staf dan pegawai BPBD Kabupaten Blitar
- Undangan K.H Ahmad Sulthon
- Ketua dan Pengurus DWP BPBD Kabupaten Blitar
- Seluruh Anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar
5. Tempat : Aula BPBD Kabupaten Blitar
6. Acara : Tasyakuran PPPK dan pisah sambut pegawai BPBD Kabuapten Blitar

Susunan Acara
1. Pembukaan
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP
3. Pembacaan Doa
4. Sambutan Kepala BPBD Kabupaten Blitar
5. Sambutan pejabat lama
6. Sambutan pejabat baru
7. Penyerahan cinderamata
8. Tasyakuran dan ramah tamah
9. Penutup

Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wujud rasa syukur serta sarana mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan BPBD Kabupaten Blitar. Mensyukuri pengangkatan PPPK BPBD Kabupaten Blitar, memberikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya, menyambut pejabat baru agar dapat segera beradaptasi dan bersinergi dalam pelaksanaan tugas, dan meningkatkan soliditas dan semangat kerja pegawai.

Dalam rangka ungkapan rasa syukur atas pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pejabat lama dan penyambutan pejabat baru di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Tasyakuran PPPK dan Pisah Sambut. Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian selama bertugas, Kepala Pelaksana beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar memberikan cinderamata kepada pejabat lama yaitu Bapak Windu Susilo, S.E., M.M. dan Ibu Eny Puspitarini, S.E., M.M. Penyerahan cinderamata ini merupakan ungkapan terima kasih atas kontribusi, kerja sama, dan pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi penanggulangan bencana di Kabupaten Blitar.

Dalam rangkaian acara Tasyakuran PPPK dan pisah sambut pegawai BPBD Kabuapten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi menyampaikan arahan sekaligus membentuk struktur organisasi Dharma Wanita Persatuan BPBD yang baru sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian doorprize kepada anggota Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar sebagai bentuk apresiasi dan untuk menambah semangat serta kebersamaan seluruh peserta.

Selain pembagian doorprize, acara juga diisi dengan tausiyah K.H Ahmad Sulthon. Dalam tausiyahnya, menyampaikan bahwa bersyukur merupakan kunci ketenangan hidup dan pembuka datangnya nikmat Allah SWT. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan alhamdulillah, tetapi juga melalui sikap menerima ketentuan Allah, menjalankan amanah dengan ikhlas, serta memanfaatkan nikmat yang diberikan untuk hal-hal yang bermanfaat.

K.H Ahmad Sulthon menegaskan bahwa manusia memiliki berbagai sifat dasar yang apabila tidak dikendalikan dapat menjauhkan diri dari rasa syukur. Oleh karena itu, terdapat tujuh sifat manusia yang harus dihindari, yaitu: 1) Lupa Bersyukur: Sering melupakan nikmat yang telah diterima akan membuat hati sempit dan mudah mengeluh. Orang yang bersyukur akan senantiasa merasa cukup dan tenang. 2) Sombong: Kesombongan muncul ketika seseorang merasa paling mampu, paling berjasa, dan paling benar. Sifat ini dapat menghapus pahala dan merusak hubungan dengan sesama. 3) Mengeluh Berlebihan: Mengeluh tanpa kesabaran menunjukkan kurangnya rasa syukur. Setiap ujian merupakan sarana untuk meningkatkan keimanan dan kedewasaan diri. 4) Iri dan Dengki: Iri terhadap keberhasilan orang lain dapat menimbulkan kebencian dan perpecahan. Islam mengajarkan untuk saling mendoakan dan mengambil pelajaran dari kesuksesan orang lain. 5) Tamak dan Cinta Dunia Berlebihan: Kecintaan berlebihan terhadap harta dan jabatan dapat melalaikan manusia dari kewajiban kepada Allah SWT. Segala yang dimiliki hanyalah titipan semata. 6) Mudah Terpancing Emosi: Tidak mampu mengendalikan emosi dapat menimbulkan penyesalan dan konflik. Kesabaran merupakan akhlak mulia yang harus senantiasa dijaga. 7) Mengabaikan Amanah: Amanah adalah tanggung jawab yang harus dijaga dengan penuh keikhlasan.

Kegiatan Tasyakuran PPPK dan Pisah Sambut BPBD Kabupaten Blitar telah terlaksana dengan lancar, tertib, dan penuh keakraban. Kegiatan ini menjadi sarana ungkapan rasa syukur atas pengangkatan PPPK sekaligus bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pejabat lama serta penyambutan pejabat baru di lingkungan BPBD Kabupaten Blitar. Melalui kegiatan ini, terjalin silaturahmi yang semakin erat, meningkatnya rasa kebersamaan, serta tumbuhnya semangat dan motivasi kerja seluruh pegawai. Diharapkan momentum ini dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan penanggulangan bencana di Kabupaten Blitar.

Program: Ceramah
Pelaksana: BPBD

5208-01-2026

RAPAT KOORDINASI RENCANA KEGIATAN DWP DISPUSIP TAHUN 2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN BLITAR


Hari/Tanggal : Kamis, 8 Januari 2026

Waktu : Pukul 10.00 WIB – selesai

Tempat : Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar

Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar


Bidang : Sekretariat
Program Kerja Kegiatan : Penataan Organisasi/Manajemen

I. Pendahuluan

Rapat Koordinasi Rencana Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Tahun 2026 dilaksanakan sebagai forum resmi untuk membahas, merumuskan, dan menyepakati rencana program kegiatan yang akan dilaksanakan selama tahun 2026. Rapat ini bertujuan untuk mewujudkan program kerja yang terarah, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan anggota.


II. Dasar Pelaksanaan
1. Program kerja Dharma Wanita Persatuan
2. Hasil evaluasi kegiatan tahun sebelumnya
3. Kebutuhan peningkatan peran serta anggota Dharma Wanita


III. Jalannya Musyawarah

Kegiatan rapat Koordinasi dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta penuh suasana kebersamaan.

Rapat diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penyampaian tujuan musyawarah serta evaluasi singkat kegiatan tahun sebelumnya. Selanjutnya, peserta menyampaikan usulan rencana kegiatan tahun 2026 yang dibahas bersama untuk mencapai mufakat.


IV. Hasil Musyawarah
Hasil rapat koordinasi rencana kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Tahun 2026 sebagai berikut:


A. Bidang Pendidikan
1. Kegiatan peningkatan literasi keluarga
2. Pelatihan keterampilan pendukung pendidikan anak
3. Kunjungan edukatif ke perpustakaan atau lembaga pendidikan


B. Bidang Sosial dan Budaya
1. Kegiatan bakti sosial
2. Peringatan hari besar nasional dan keagamaan
3. Kegiatan penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat


C. Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan
1. Pelatihan kewirausahaan dan ekonomi kreatif
2. Peningkatan keterampilan pengelolaan keuangan keluarga
3. Kegiatan pendukung kesejahteraan anggota


V. Rincian Rencana Kegiatan Tahun 2026
1. Kegiatan Rutin
o Pertemuan rutin anggota Dharma Wanita
o Pengelolaan administrasi dan pelaporan kegiatan
2. Kegiatan Unggulan
o Program literasi keluarga berbasis perpustakaan
o Pelatihan keterampilan dan kewirausahaan
3. Kegiatan Sosial
o Bakti sosial dan kegiatan kepedulian masyarakat
o Partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan


VI. Penutup
Dengan tersusunnya rencana kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Tahun 2026, diharapkan seluruh program dapat dilaksanakan dengan baik, berkesinambungan, dan memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat. Hasil rapat ini menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan selama tahun 2026.


Laporan ini dibuat oleh Trianawati selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar


Program: Sosialisasi/Konsolidasi
Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
5307-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026

Keterangan Progam :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar Bidang Sekretariat
2. Hari/Tanggal : 7 Januari 2026
3. Pukul : 08.00-selesai
4. Tempat : Ruang Rapat Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar jl. Semeru no. 40 Blitar
5. Acara :
- Pertemuan Rutin bulan Januari 2026
- Perkenalan Anggota Baru Ibu Kristina Didik Andreas
- Pisah Kenang Ibu Puspa Edy Wiyono
6. Dihadiri oleh:
- Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ny. Wulandari Ahmad Cholik
- Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persaruan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Yulia Repelitha Nugroho
- 18 Ibu Anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Peaja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar

Deskripsi Kegiatan:

Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sosial Budaya yang diketuai oleh Ibu Nanik Hangga Puja Kesuma. Selain mengadakan pertemuan rutin, Beliau juga mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu.

Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan oleh MC Ibu Argo
2. Doa oleh Ibu Susi Dwi Prasetyo
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne dan mars DWP dipimpin oleh Ibu Didik Bintara
4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Wulandari Achmad Cholik.
Beliau menyampaikan terimakasih atas semua undangan yang hadir.
Beliau juga mengulas keputusan yang lalu bahwa untuk dana kunjungan sosial seperti anggota yang sakit, melahirkan ataupun kematian tidak diambilkan dari kas DWP tetapi dari sumbangan sukarela anggota sehingga pada pertemuan kali ini akan diadakan pengumpulan dana untuk mengantisipasi hal tersebut di atas.
Setelah itu Beliau mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar kepada Ibu Kristina Didik Andreas setelah suami Beliau Bapak Didik Andreas menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Gakumda Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar. Sehingga Ibu Kristina secara otomatis menjadi Ketua Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar menggantikan Ibu Yulia Repelitha Nugroho yang telah menjadi Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Prja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar.
Selanjutnya Beliau mengucapkan trimakasih kepada Ibu Puspa Edy Wiyono yang telah purna tugas sebagai Ketua Bidang Pendidikan di Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar dikarenakan Bapak Edy Wiyono telah memasuki masa pensiun. Beliau berharap Ibu Edy Wiyono sekeluarga bisa menikmati masa pensiun dengan tenang bahagia dan selalu sehat.
5. Sambutan perkenalan anggota baru Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Kristina Didik Andreas
Beliau memperkenalkan nama serta alamat Beliau dan tak lupa mempersilahkan untuk mampir ke rumah beliau jika lewat.
6. Sambutan perpisahan dari Ibu Puspa Edy Wiyono yang sudah purna tugas seiring dengan suami beliau Bapak Edy Wiyono memasuki masa pensiun.
Beliau mengucapkan terimakasih atas bimbingan, kerjasama, perhatian, dan rasa persaudaraan yang telah Beliau terima selama bergabung di Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar. Beliau berharap tali silaturahmi tetap terjalin meskipun Beliau sudah purna tugas. 7. Penyerahan tali asih dan pengambilan foto bersama 8. Pelaporan Keuangan Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar oleh Bendahara Ibu Mei Tedi Prasojo 9. Penyampaian Materi Pelatihan Pembuatan Bros dan gantungan kunci dipimpin oleh Ibu Indri Kurdi dan Ibu Bambang.
10. Acara ditutup oleh MC

ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar.
Program: Rapat
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

BIDANG : PENDIDIKAN
5405-03-2026Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar telah melakukan kegiatan, Bidang : Pendidikan Program : Pendidikan non formal Keterangan program : 1. Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal: 26 Februari, 5 dan 12 Maret 2026 3. Waktu: 08.00 WIB s/d selesai 4. Lokasi: Pendopo Sasana Adi Praja, Jl. Kusuma Bangsa No.60 Kanigoro 5. Acara : Pengajian rutin dan santunan anak yatim di pendopo Kabupaten Blitar. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Organisasi Wanita Kabupaten Blitar menyelenggarakan Kegiatan Pengajian dan santunan anak yatim. Partisipasi ini merupakan bentuk komitmen Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Kabupaten Blitar dalam mendukung agenda pembinaan mental dan spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan rangkaian ceramah agama dan santunan anak yatim. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana interaksi positif antar pengurus DWP lintas sektor dan kecamatan se-Kabupaten Blitar guna mempererat tali persaudaraan. Setelah rangkaian acara selesai, DWP inspektorat melakukan kunjungan ke bazar UMKM setempat, guna mendukung UMKM Kabupaten Blitar.
Program: Ceramah/Seminar
Pelaksana: Inspektorat
5509-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara menerima kunjungan outing class dari TK Dawuhan

Bidang : Pendidikan

Keterangan Progam :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026
3. Pukul : 08.00-selesai
4. Tempat : Pendopo Ronggohadinegoro Jl. Semeru 40 Blitar
5. Acara :
- Penerimaan kegiatan outing class dari TK Dawuhan
6. Dihadiri oleh:
- Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar sekaligus Ketua Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Bilat Ibu Wulandari Cholik
- Pembina Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto
- Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko
- Wakil ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Lely Puguh

- Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Nurul Tantowi
- Bendahara Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Arum Hendro
- Anggota bidang pendidikan Ibu Tyas Alwi, Ibu Pras
- Perwakilan dari Dinas Periwisata dan Kebudayaan Kabupaten Blitar sekaligus sebagai guide acara yaitu Ibu Nita dan Pak Eko Budi

Deskripsi Kegiatan:

Rombongan anak-anak dari TK Dawuhan datang ke Pendopo sekitar jam 08.00 WIB disambut oleh segenap petugas yang hadir. Secara singkat Ibu Pembina memberikan sambutan selamat datang kepada para peserta rombongan dan berharap ilmu yang di dapatkan akan bermanfaat terutama bagi anak-anak untuk membangun wawasan dan ideologi di masa depan.
Setelah itu guide acara yaitu Ibu Nita dan Pak Eko menjelaskan tentang sejarah dari pendopo Ronggo Hadi Negoro.

Pembangunan pendopo ini bersamaan dengan pembangunan alun-alun yakni kurun waktu 1875, yang saat itu Bupati Blitar dijabat oleh KPH.Warsoekoesomo.
Bangunan dari pendopo tersebut diantaranya terdiri dari bangunan utama yang saat ini berfungsi sebagai rumah dinas Bupati Blitar. Ruang utama disebut juga dengan pringgitan njero. Di pilar pringgitan ini terdapat prasasti prestasi yang pernah diukir oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Disebelah timur ruang kerja Bupati dan sebelah barat tempat penyimpanan pusaka. Di ruang pusaka inilah tersimpan pusaka tetungguling kadipaten yang disebut dengan Cemethi Samandiman. Selain itu ada bangunnan unit dua di halaman beranda belakang menghadap selatan. Pada masa lalu digunakan sebagai tempat abdi dalem dan para tamu Bupati.

Sedangkan pada bangunan ketiga, berada disamping timur dan kanan sebagai tempat para ajudan, dahulu sebagai tempat pengawal pribadi keluarga Bupati.

Didepan bangunan utama ada 4 area dwarapala (2 berwujud sywa dan 2 berwujud singa) dan 1 prasasti Balitar I yang berisikan tentang titah Prabu Jayanegara menganugerahkan Blitar sebagai tanah perdikan.

Sedangkan di halaman depan ada patung Sudanco Supriyadi sang pahlawan PETA.

Bangunan keempat yakni gedungbunder. Ini sebagai tempat pengungsian bupati dan keluarganya ketika ada lahar Gunung Kelud.

Selain itu guide juga memberikan wawasan dengan menyebutkan nama-nama bupati pertama sampai sekarang, yaitu:
* R.M. Arjo Ronggo Hadinegoro (18311866)
* K.P.H. Warsokoesoemo (18661896)
* K.P.H. Sosrohadinegoro (18961917)
* K.P.H. Warsohadiningrat (19181942)
* R.M. Harsojo (1942)
* R.M.T. Prijambodo (19421943)
* Santoso Harsono (1943)
* Pejabat Sementara R. Samadikoen (19431945)
* R. Darmadi (19451947)
* R. Soenarjo (19471950)
* R. Darmadi (19501956)
* Kyai Moh. Slamet Poespodiwirjo (19561957)
* R. Ismaoen Danoe Soesastro (1957)
* M. Adiman (19571960)
* R. Soemarsono (19601965)
* Sanoesi Prawirodihardjo (19651974)
* R. Oetomo (19741975)
* Eddy Slamet (19751980)
* Sarjono (19801985)
* Drs. H. Siswanto Adi (19861996)
* H. Bambang Sukotjo, S.H. M.M (19962001)
* Drs. H. Imam Muhadi, M.B.A. M.M (20012004)
* H. Herry Noegroho, S.E. M.H (20052016)
* Drs. H. Rijanto, M.M. (20162021)
* Hj. Rini Syarifah (20212025)
* Drs. H. Rijanto, M.M. (20252030)

Setelah itu acara di akhiri dengan tampilan anak-anak, ada yang menyanyi dan sholawatan.

Penyusun Laporan:

Ny. Refia Yanindra

(Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satpol PP & Damkar Kabupaten Blitar
Program: PAUD
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

5609-02-2026

KEGIATAN KUNJUNGAN DAN PEMBINAAN TK DHARMA WANITA KESAMBEN 01


Unsur Pelaksana : UP DWP Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar


Bidang : Pendidikan


Program Kerja : Sekolah yang Dikelola/Dibina (PAUD)


Kegiatan : Kunjungan, Pembinaan dan Dukungan Motivasi kepada Peserta Didik


Hari/Tanggal : Senin, 9 Februari 2026


Waktu : 08.30 WIB – selesai


Tempat : TK Dharma Wanita Kesamben 01, Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar


DATA LEMBAGA (DATA PUBLIK):

Nama Lembaga : TK Dharma Wanita Kesamben 01

Kepala Sekolah : Anna Yuni Wulandari, S.Pd.AUD

Jumlah Tenaga Pendidik : 4 orang

Jumlah Siswa Laki-laki : 26 anak

Jumlah Siswa Perempuan : 28 anak

Total Peserta Didik (Publik Sasaran) : 54 anak


Pelaksana (WHO):

1. Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata (Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben)

2. Ibu Sigit

3. Ibu Trisna


Latar Belakang:

Dalam rangka mendukung program kerja Bidang Pendidikan serta memastikan sekolah binaan berjalan optimal, UP DWP Kecamatan Kesamben melaksanakan kegiatan kunjungan dan pembinaan langsung kepada publik sasaran yaitu peserta didik TK Dharma Wanita Kesamben 01. Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi dalam mendukung pendidikan anak usia dini di wilayah Kecamatan Kesamben.


Tujuan Kegiatan:

1. Memperkuat pembinaan sekolah yang dikelola/dibina oleh DWP.

2. Memberikan dukungan moral dan motivasi kepada 54 peserta didik sebagai publik penerima manfaat.

3. Mempererat koordinasi antara UP DWP Kecamatan Kesamben dengan pihak sekolah serta tenaga pendidik.


Pelaksanaan Kegiatan (What–When–Where–Who–Publik):

Pada hari Senin, 9 Februari 2026, bertempat di TK Dharma Wanita Kesamben 01 Desa Kesamben, Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata bersama dua anggota melaksanakan kunjungan pembinaan kepada publik sasaran yaitu 54 peserta didik dan 4 tenaga pendidik.


Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Sekolah terkait kondisi sekolah, jumlah siswa, serta kebutuhan pembinaan. Selanjutnya Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan bermain edukatif, menyapa siswa di kelas, serta memberikan motivasi belajar agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang percaya diri dan berkarakter.


Sebagai bentuk kepedulian kepada publik anak usia dini, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian snack/jajanan kepada seluruh siswa. Anak-anak terlihat antusias, ceria, dan merasa diperhatikan. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana positif yang mendukung perkembangan sosial dan emosional peserta didik.


Hasil dan Dampak Kegiatan:

1. Terjalinnya komunikasi yang harmonis antara UP DWP Kecamatan Kesamben dan sekolah binaan.

2. Meningkatnya motivasi dan keceriaan belajar bagi 54 peserta didik sebagai publik sasaran.

3. Terbangunnya kepedulian organisasi terhadap pendidikan anak usia dini di Kecamatan Kesamben.

4. Memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kesamben, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi penerus sejak usia dini.


Makna dan Refleksi:

Kegiatan ini menegaskan bahwa peran UP DWP Kecamatan Kesamben tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga hadir langsung di tengah publik untuk memberikan perhatian, pembinaan, dan dukungan nyata bagi pendidikan anak-anak. Pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.


Tindak Lanjut dan Evaluasi:

Sebagai bentuk evaluasi kegiatan, UP DWP Kecamatan Kesamben berkomitmen untuk melaksanakan kunjungan pembinaan secara berkelanjutan serta melakukan monitoring perkembangan sekolah binaan. Kegiatan ini menjadi kontribusi nyata organisasi dalam mendukung pelayanan publik di bidang pendidikan anak usia dini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas Kecamatan Kesamben.


Penutup:

Kegiatan kunjungan dan pembinaan TK Dharma Wanita Kesamben 01 berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi publik sasaran. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen UP DWP Kecamatan Kesamben dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Kesamben.


Laporan ini disusun oleh:
Operator UP DWP Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar



Program: PAUD
Pelaksana: Kecamatan Kesamben
5720-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang

Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan
Bidang : Pendidikan
Program : Seminar

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Selasa, 20 Januari 2026
3. Pukul : 09.00  Selesai
4. Peserta : Anggota DWP Bappedalitbang Kab. Blitar
5. Tempat : Ruang Pola Bappedalitbang Kab. Blitar
6. Acara : Seminar Bijak Bermedia Sosial

Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Menyanyikan Mars Dharmawanita
4. Sambutan oleh perwakilan Ibu Dharmawanita Bappedalitbang
5. Sambutan oleh Narasumber yaitu Ibu Yusti
7. Doa

Diawal tahun 2026 tepatnya di bulan Januari Dharmawanita Bappedalitbang mengadakan kegiatan rutin yang setiap bulannya dilaksanakan. Dalam pertemuan kali ini selain melaporkan kegiatan yang sudah berlangsung sebelumnya, mengevaluasi program Dharmawanita di tahun 2025 serta pelaporan keuangan Dharmawanita Bappedalitbang. Pertemuan kali ini juga diadakan seminar tentang Bijak Bermedia Sosial.

Seminar kali ini sangat bermanfaat untuk Ibu-ibu DWP Bappedalitbang. Karena di era digitalisasi yang perkembangannya sangat pesat sekali, terkadang kita kesulitan untuk mengejar perkembangannya. Dalam bermedia social kita juga punya hal-hal yang harus kita lakukan.

Ada beberapa prinsip yang bisa kita lakukan agar kita tidak sembrono dalam bermedia. Berikut prinsip-prinsip yang bisa kita lakukan agar kita bisa menjadi bijak dalam bermedia social : 1.Saring Sebelum Sharing

Pastikan sebelum menyebarkan informasi sebaiknya kita harus mengecek kebenarannya.
2.Gunakan Bahasa yang Santun

Hindari kata kasar, ejekan, atau sarkasme yang berlebihan. Karena bisa meyebabkan kesalahpahaman yang tidak aka nada habisnya.
3. Hargai Perbedaan Pendapat

Kita harus tau bahwa media social itu adalah tempat orang bebas berpendapat maka dari itu kita harus menghargai segala pendapat yang kadang berbeda dengan pendapat kita.
4. Batasi Waktu Online

Hindari doomscrolling terus menerus menggeser layer sampai lupa waktu yang bisa menyebabkan kecemasan yang berlebihan, kelelahan mental dan membuat kita tidak produktif.
5. Pikirkan Dampaknya

tanyakan pada diri kita sendiri seandainya kita menulis ini apakah akan ada yang tersinggung, atau dapat berdampak kepada orang lain.
6. Jaga Privasi

Dalam bermedia social kita juga harus membatasi segala informasi pribadi milik kita mulai dari nama lengkap, Alamat, nomor handphone bahkan Lokasi realtime kita. Karena sangat berbahaya sekali apabila kita menyebarkan data pribadi bisa disalahgunakan orang lain untuk melakukana Tindakan criminal misalnya.
7. Bangun Citra Positive

Sebisa mungkin kita membagikan konten yang bisa mengedukasi orang banyak, bermanfaat, memberikan karya terbaik, yang bisa menginspirasi banyak orang.
8. Gunakan untuk Belajar Berkarya

Seminar kali ini sangat bermanfaat sekali untuk Ibu-Ibu Dharmawanita Bappedalitbang, kita belajar banyak hal tentang bagaimana agar kita bijak dalam bermedia social. Lebih berhati-hati lagi karena tugas kita mendampingi Suami sebagai Abdi Negara yang kadang banyak disorot kinerjanya oleh media. Maka dari itu kita harus lebih berhati-hati memilah dan memilih mana yang akan kita upload dimedia social kita karena dampak baik atau buruk bukan hanya kita yang akan mendapatkannya.

Semoga bertemuan kali ini berdampak baik untuk Ibu-Ibu Dharmawanita Bappedalitang dan semoga dipertemuan berikutnya kita bisa belajar lebih banyak lagi dengan materi yang berbeda dan bermanfaat.

Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Siska Comalla selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang.

Program: Ceramah/Seminar
Pelaksana: BAPPEDA LITBANG

5825-01-2026

KEGIATAN SUARA SASTRA EDISI 68


Bidang : Pendidikan
Kegiatan : Perpustakaan


Keterangan :
1. Hari/Tanggal : Minggu, 25 Januari 2026
3. Pukul : 10.00 – selesai
4. Tempat : Taman Baca Sumberjo, Desa Sumberjo Kecamatan Sanankulon
5. Acara : Pertemuan Suara Sastra dengan Tema “Seberapa Dekat Kita dengan Puisi”


Pada hari Minggu, 25 Januari 2026 Ibu Septiyawati dan Ibu Trianawati ditugaskan oleh Ibu Ketua DWP Dispusip untuk menghadiri undangan dari Komunitas Suara Sastra, kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar dengan Komunitas Suara Sastra yang dilaksanakan rutin setiap 2 minggu sekali. Acara ini merupakan sebuah forum komuniti sastra yang membincangkan tentang hubungan pribadi dengan puisi dilanjutkan dengan sesi pembacaan karya sastra dari masing-masing peserta yang hadir.


Berikut adalah rangkuman hasil kegiatan suara sastra :


1. Hubungan Peribadi dengan Puisi

Beberapa peserta menyampaikan pengalaman unik mereka tentang seberapa dekat mereka dengan dunia puisi :
• Perniagaan Puisi: Ibu Celvia menceritakan kisah lucu semasa zaman sekolah di mana dia menjual puisi kepada rekan-rekan yang mempunyai kekasih untuk menyatakan diri
• Puisi sebagai Jati Diri: Ibu Lusi semasa muda merasa puisi membantunya menemukan jati diri dan karakter setelah mencoba mengirimkan karya puisinya dan berhasil dalam kurasi dan mendapatkan peringkat nasional
• Ekspresi Kebebasan: Pedro seorang pelajar SMP Kelas 2 menyampaikan bahwa puisi adalah ruang untuk merdeka dalam menyampaikan isi hati tanpa terikat dengan keindahan bahasa semata-mata
• Puisi sebagai Terapi: Cerita Kak Jon yang juga merupakan ketua suara sastra tak kalah menyentuh hati ketika menceritakan tentang bagaimana menulis puisi (tiga kali sehari seperti obat) membantunya melalui proses "move on" dan mengikhlaskan kehilangan


2. Isu Teknologi dan Kreativiti (AI)

Acara kemudian dilanjutkan dengan berdiskusi mengenai kesan Kecerdasan Buatan (AI) terhadap penulisan sastra. Walaupun AI mampu menghasilkan bahasa yang sempurna, mereka berpendapat bahwa kreatifitas manusia tidak boleh digantikan kerana AI tidak mempunyai "rasa" atau jiwa yang lahir daripada pengalaman hidup manusia


3. Pengumuman Kelas Puisi "Suara Sastra"

Acara ini juga mengumumkan penutupan pendaftaran untuk kelas penulisan puisi :
• Format : Kelas akan dijalankan dengan konsep pertemuan melalui Google Meet setiap Sabtu malam
• Waktu : Proses pembelajaran akan berlangsung selama 4 hingga 5 bulan
• Kolaborasi: Hasil karya peserta kelas akan divisualkan dalam bentuk lukisan oleh teman dan diterbitkan dalam sebuah buku kolaborasi


4. Sesi Pembacaan Puisi dan Cerpen

Tampilan Peserta :
• Puisi: Pembacaan karya-karya ikonik seperti "Diponegoro" dan "Rumahku" oleh Chairil Anwar, serta karya-karya asli peserta yang bertemakan kerinduan, kegelisahan sosial, dan cinta kepada ibu
• Cerpen (Fiksi Mini): Pembacaan cerpen "Babi" karya Putu Wijaya yang penuh simbolik dan sebuah fiksi mini bertajuk "Kematian di Kedai Es Krim"


Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mendokumentasikan kegiatan.


Laporan ini dibuat/disunting oleh Trianawati selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar.


Program: Taman Bacaan Masyarakat
Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
BIDANG : EKONOMI
5906-03-2026LAPORAN DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksanan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar melakukan kegiatan Belanja Ke Pasar Tradisinal yakni Pasa Garum Kabupaten Blitar dan Acara Bakti Sosial di wilayah Kecamatan Garum. Keterangan Program: 1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar 2. Bidang : Ekonomi 3. Hari/Tanggal : Jum'at, 06 Maret 2026 4. Pukul : 08.00 wib - selesai 5. Tempat : Pasar Garum 6. Acara : Belanja ke pasar Tradisional dan Bakti Sosial di wilayah Kecamatan Garum 7. Petugas : - Ibu Ketua Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Evi Agung Wicaksono - Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Novita Asyik Fauzi - Ibu Sekretaris Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Kiking Harianto - Ibu Bendahara Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Nunik Anas Faishol Deskripsi kegiatan: Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Garum dan Bakti Sosial. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita UP Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar. Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sejak tahun 2025 telah mempunyai program rutin yaitu gerakan belanja ke pasar tradisional yang akan dilaksakan setiap bulan. Setiap bulannya sudah ada jadwal OPD mana yang diwajibkan untuk kegiatan tersebut dan di pasar tradisional mana dengan tujuan agar semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Blitar semua bisa terjangkau oleh program ini. Diharapkan pasar tradisional di Kabupaten Blitar bisa merasakan manfaat akan adanya Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Blitar. Pada bulan Maret 2026 ini Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar mendapat tugas untuk melaksanakan program Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar yaitu belanja ke pasar tradisional yang berada di kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, beserta beberapa OPD lain yaitu: 1. Dinas Sosial Kabupaten Blitar 2. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar 3. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar 4. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Blitar 5. Kecamatan Garum Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 wib dengan titik kumpul Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar. Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional. Mengingat belakangan ini semakin marak aksi belanja online di online shop dan aplikasi digital. Para pedagang di pasar tradisional kebanyakan adalah generasi tua yang belum melek digital sehingga perlu dibantu upaya untuk mempertahankan eksistensi nya di pasar tradisional. Ada banyak manfaat dalam gerakan belanja ke Pasar Tradisional ini, selain untuk mendukung perekonomian lokal dan mambantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, gerakan ini juga melestarikan budaya tradisional yaitu melakukan transaksi langsung dengan pedagang dan penjual sehingga tetap membina empati dan rasa kemanusian di tengah gempuran pasar digital. Kelebihan Belanja di pasar tradisional dibanding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain: 1. Bisa bertemu lansung dengan penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas 2. Tidak adanya biaya pengiriman sehinggan kita dapay menghemat biaya 3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah 4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dibanding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital. Keuntungan belanja di pasar tradisional antara lain: 1. Harga lebih murah: Harga produk di pasar tradisional biasanya lebih murah dibandingkan dengan di supermarket atau toko online. 2. Produk segar: Produk di pasar tradisional biasanya lebih segar karena langsung dari petani atau produsen. 3. Dukung ekonomi lokal: Dengan belanja di pasar tradisional, Anda dapat mendukung ekonomi lokal dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. 4. Interaksi langsung: Anda dapat berinteraksi langsung dengan pedagang dan petani, sehingga dapat memperoleh informasi tentang produk dan cara mengolahnya. 5. Produk unik: Pasar tradisional sering kali memiliki produk unik dan khas yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. 6. Suasana yang ramah: Pasar tradisional biasanya memiliki suasana yang ramah dan hangat, sehingga Anda dapat menikmati pengalaman belanja yang lebih menyenangkan. 7. Tidak ada pajak: Belanja di pasar tradisional biasanya tidak dikenakan pajak, sehingga Anda dapat menghemat uang. 8. Dukung pelaga lingkungan: Dengan membeli produk lokal, Anda dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh transportasi produk dari tempat lain. Tujuan dan Manfaat: - Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar - Meningkatkan hubungan yang lebih erat antara DWP dan masyarakat sekitar - Memberikan kesempatan kepada pedagang-pedagang lokal untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan usaha mereka Hasil: Kegiatan belanja ke pasar tradisional ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat luas terutama para penjual di pasar tradisional tetapi juga bermanfaat bagi anggota Dharma Wanita antara lain: - Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal: Anggota DWP dapat memahami betapa pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. - Meningkatkan hubungan yang lebih erat dengan masyarakat: Kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat antara DWP dan masyarakat sekitar, terutama dengan pedagang-pedagang lokal. - Meningkatkan keterampilan berinteraksi: Anggota DWP dapat meningkatkan keterampilan berinteraksi dengan masyarakat dan pedagang-pedagang lokal. - Meningkatkan rasa kebersamaan: Kegiatan ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara anggota DWP. - Meningkatkan pengetahuan tentang produk lokal: Anggota DWP dapat meningkatkan pengetahuan tentang produk lokal dan manfaatnya bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat sekitar. Dalam rangka menyambut Idul Fitri, Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian parsel sembako Lebaran. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat tali silaturahmi antara pengurus, anggota, dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memberikan kebahagiaan bagi penerima parsel sembako menjelang Hari Raya. Tujuan kegiatan ini: 1. Menjalin dan mempererat silaturahmi antar anggota Dharma Wanita 2. Menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama. 3. Berbagi kebahagiaan dengan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Peserta kegiatan: 1. Ketua Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar 2. Pengurus Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar 3. Anggota Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut: 1. Ketua Dharma Wanita bersama anggota secara simbolis menyerahkan parsel Lebaran kepada penerima yang telah ditentukan. 2. Selanjutnya dilakukan pembagian parsel kepada penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial dari Dharma Wanita Diskominfotiksan. Hasil dari kegiatan ini: Kegiatan berbagi parsel Lebaran berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan. Para penerima parsel menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi antara anggota Dharma Wanita dan masyarakat. Demikian laporan kegiatan berbagi parsel Lebaran Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Laporan ini ditulis oleh Ny. Novita Asyik Fauzi Selaku operator e reporting UP DWP DISKOMINFOTIKSAN Kabupaten Blitar.
Program: Toko
Pelaksana: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian
6006-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan telah mengikuti Kegiatan Belanja Pasar di Pasar Garum Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
Bidang : Ekonomi
Program : Kegiatan Usaha

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/ Tanggal : Jumat/ 6 Maret 2026
3. Pukul : 07.30 – selesai
4. Peserta : Perwakilan Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan
5. Lokasi : Pasar Garum
6. Acara : Kegiatan Belanja Pasar Desa

Dalam rangka mendukung ekonomi pedagang kecil, Pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan Kegiatan Belanja Pasar Desa yang dilakukan satu bulan sekali oleh pegawai Aparatur Sipil Negara- nya. Belanja di Pasar Desa diharapkan juga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, menciptakan peluang kerja, dan memperkuat BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Belanja di pasar desa menawarkan produk yang lebih segar langsung dari petani dengan harga lebih terjangkau, serta memungkinkan tawar-menawar. Selain ekonomis, aktivitas ini mendukung perekonomian lokal, melestarikan budaya, mengurangi jejak karbon, dan mempererat hubungan sosial antarwarga.

Berikut ini adalah beberapa alasan lain keuantungan berbelanja di Pasar Desa :
• Harga Lebih Murah & Bisa Ditawar: Pasar desa sering kali menawarkan harga yang lebih terjangkau dibanding ritel modern, ditambah kesempatan untuk melakukan tawar-menawar langsung dengan pedagang.
• Produk Segar dari Petani Lokal: Barang yang dijual, seperti sayur, buah, dan hasil bumi lainnya, umumnya didapat langsung dari petani atau peternak sekitar, sehingga lebih segar.
• Keunikan Jajanan Tradisional: Pasar desa menjadi tempat terbaik menemukan aneka jajanan pasar, kuliner khas daerah, dan produk tradisional yang mulai langka.
• Interaksi Sosial dan Budaya: Pasar desa bukan sekadar tempat jual beli, melainkan ruang interaksi sosial yang mempererat tali persaudaraan antarwarga dan melestarikan budaya lokal.
• Mengurangi Jejak Karbon: Membeli produk lokal mengurangi kebutuhan transportasi jarak jauh, sehingga lebih ramah lingkungan.

Ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Kesehatan, Ny. Amrik Muhdianto dan Ibu Wakil Ketua Ny. Sintaningrum Anggit dalam hal ini turut mendukung kegiatan Belanja Pasar ini dengan ikut melaksanakan belanja pasar di Pasar Garum dengan beberapa perwakilan anggota. Ke depannya, Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan menyatakan akan tetap konsisten dalam mendukung perekonomian masyarakat dengan sentuhan sosial yang terintegrasi dalam program-programnya. Diharapkan akan lebih banyak lagi anggota Dharma Wanita Persatuan yang bisa mengikuti kegiatan ini agar lebih memperkuat perekonomian usaha Pasar Desa di kabupaten Blitar.


Program: Bazaar
Pelaksana: Dinas Kesehatan
6112-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar.


Bidang : Ekonomi
Program : Kegiatan Usaha
Kegiatan : bazar


Keterangan Program :
1. Hari/tanggal : Kamis,12 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 WIB - selesai
3. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja, Kanigoro
4. Acara : Bazar Ramadhan


Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan selalu ambil bagian dalam memeriahkan bazar Ramadhan yang dilaksanakan di Pendopo Kanigoro setiap tahunnya yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar. Untuk bulan Ramadhan tahun 2026 ini, bazar Ramadhan berlangsung setiap hari Kamis, yaitu tanggal 26 Februari 2026, 5 Maret dan 12 Maret 2026.


Anggota Dharma Wanita Disperkimtan banyak yang memiliki kemampuan lebih di bidang memasak dan membuat kue kering, jadi kesempatan mengikuti bazar Ramadhan ini dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Pada bazar Ramadhan tahun ini menghadirkan olahan unggulan dari anggota Dharma Wanita Disperkimtan, yaitu Ny. Titik Dayat yang sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam membuat empek-empek Palembang, tahu bakso, tape ketan. Disamping Ny. Titik Dayat, ada Ny. Ratna Rudi menyediakan buah-buahan segar. Anggota Dharma Wanita Disperkimtan inilah yang selalu tampil dan unjuk bagian dalam memeriahkan bazar Ramadhan Kabupaten Blitar.


Bazar Ramadhan Dharma Wanita memiliki manfaat untuk pemberdayaan UMKM, menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, dan meningkatkan kepedulian sosial, serta tujuan mengikuti bazar adalah untuk mendukung UMKM, mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau, dan memperluas persatuan.


Manfaat Bazar Ramadhan Dharma Wanita meliputi :
1. Pemberdayaan UMKM. Bazar ini sebagai wadah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan mengembangkan usahanya.
2. Ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bazar Ramadhan Dharma Wanita bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, seperti sembako dan kebutuhan lainnya, dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang bulan Ramadhan.
3. Peningkatan Kepedulian Sosial. Bazar ini juga merupakan bentuk kepedulian sosial dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mereka mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
4. Meningkatkan Roda Ekonomi Daerah. Bazar ini juga menjadi salah satu bentuk untuk meningkatkan roda ekonomi daarah melalui peran masyarakat, terutama ibu-ibu yang ramai mendatangi bazar Ramadhan.


Tujuan mengikuti Bazar Ramadhan Dharma Wanita adalah :
1. Mendukung UMKM. Peserta bazar dapat turut mendukung UMKM lokal dengan membeli produk-produk yang ditawarkan.
2. Mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bazar ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama selama bulan Ramadhan ini
3. Memperkuat persatuan. Bazar Ramadhan Dharma Wanita juga menjadi ajang untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi antar anggota DWP dan masyarakat
4. Berpartisipasi dalam Kegiatan Sosial. Dengan mengikuti bazar. Masyarakat juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan.
5. Meningkatkan pendapatan. Dengan menjual produk olahan unggulan DWP Disperkimtan, akan meningkatkan pendapatan dan kas DWP.


Tujuan khusus dari mengikuti acara tahuan "Bazar Ramadhan" bagi DWP Disperkimtan adalah mendukung pertumbuhan perekonomian keluarga besar DWP Disperkimtan. Beragam produk seperti kripik pisang, kripik ketela, talas hasil produksi Ny. Rudik salah satu anggota DWP Disperkimtan juga turut tampil bersamaan dengan makanan hasil olahan Ny. Titik Dayat dan Ny. Ratna Rudi menjual buah-buahan segar seperti anggur, jeruk, kelengkeng. Dari hasil penjulan di bazar, kas DWP bertambah, pendapatan per anggota yang mengikuti bazar juga meningkat. Yang tidak kalah penting adalah, dari penjualan bazar, ada sebagian rezeki yang disumbangkan untuk kegiatan sosial. Diharapkan segala rezeki yang diperoleh dapat dikelola dengan baik untuk kebaikan sesama yang membutuhkan.


Ibu Ketua Dharma Wanita Disperkimtan, Ny. Margareth Nanang Adi menyatakan kebanggaannya terhadap konsistensi DWP dalam mendukung perekonomian masyarakat dengan sentuhan sosial yang terintegrasi dalam program-programnya. Diharapkan akan lebih banyak lagi anggota DWP yang akan mengikutsertakan hasil masakan, kue, atau kerajinan yang bisa ditampilkan lagi untuk memeriahkan acara Bazar Ramadhan di tahun berikutnya. Agar lebih beragam dan pemerataan pendapatan perekonomian keluarga besar DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar.


Laporan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e reporting Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar.



Program: Bazaar
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
6211-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah berpartisipasi dalam bazar Ramadhan 2026

Bidang : Ekonomi

Program : Kegiatan Usaha, Bazaar

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026
3. Pukul : 08.00  Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Seragam DWP
6. Petugas yang menghadiri : Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Wulandari Cholik

Deskripsi Kegiatan

Bazar ramadhan yang diselenggarakan oleh GOW dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan dan mendukung UMKM di Kabupaten Blitar. Bazar ini berlangsung bersamaan dengan acara Siraman Rohani KORPRI yang diselenggarakan di Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar.

Bazar ini diikuti UMKM dari berbagai elemen masyarakat dengan menjual berbagai produk antara lain sembako, kue lebaran, produk olahan makanan dan minuman serta produk UMKM lainnya.

Acara ini dilakukan dengan tujuan membantu UMKM sebagai wadah promosi dan pemasaran langsung untuk meningkatkan penjualan serta memperluas jangkauan pasar produk lokal. Selain meningkatkan pendapatan, bazar ini juga berfungsi memperkenalkan produk, memperkuat branding, membangun relasi bisnis, dan meningkatkan daya saing UMKM.

Promosi dan penjualan langsung dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan produk secara langsung ke konsumen sehingga konsumen benar-benar tahu apa yang dijual secara riil sehingga secara kualitas dan kuantitas bisa di cek secara langsung, berbeda jika pembelian secara online.

Bazar juga bisa menjadi tempat mendapatkan umpan balik (feedback) secara langsung dari pemveli untuk perbaikan dan inovasi produk ke depannya. UMKM juga dapat membangun kemitraan dengan sesama pelaku usaha, distributor, atau mungkin juga menemukan investor untuk kolaborasi di masa depan, sehingga UMKM akan berkembang lebih maju pesat. Jika hal ini terjadi maka diharapkan akan terjadi pertumbuhan ekonomi lokal untuk bertumbuh secara nasional bahkan mungkin secara internasional.

Kegiatan Bazar UMKM diharapkan memberikan manfaat juga bagi masyarakat sekitar dengan mempermudah akses pertemuan antara penjual dan pembeli, pengetahuan tentang produk lokal di sekitar kita, mempererat silaturahmi dan menjadi sarana hiburan serta edukas ikewirausahaan bagi pengunjung.

Penyusun Laporan:

Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar)
Program: Bazaar
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

6306-03-2026Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Koperasi UKM Kabupaten Blitar pada hari Jumat tanggal 6 Maret 2026 melaksanakan kegiatan Belanja Ke Pasar Tradisional yaitu di Pasar Garum, Kegiatan ini bertujuan untuk meramaikan pasar tradisional serta mendukung ekonomi kerakyatan dan UMKM
Program: Bazaar
Pelaksana: Dinas Koperasi dan Usaha Mikro
6424-02-2026

Bidang : Kewirausahaan

Program kerja : Bidang Ekonomi

Tema : “Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM”

Pukul : 07.00 WIB - selesai

Tempat : Ruang Rapat lt 1 Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar

Jumlah Peserta : 15 Peserta

Kegiatan “Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM” ini menjadi momentum penting bagi Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Dinas Perhubungan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun kemandirian ekonomi tanpa mengesampingkan profesionalisme dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu memahami peluang dan batasan ASN dalam berwirausaha, memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha, serta membangun sinergi yang kuat dengan pelaku UMKM. Dengan demikian, ASN tidak hanya berperan dalam pelayanan publik di bidang perhubungan, tetapi juga turut berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Uraian kegiatan :

Pada hari Selasa, 24 Februari 2026 telah dilaksanakan kegiatan Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM. Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia, kemudian pembukaan oleh ketua Dharma Wanita Persatuan diikuti dengan pembacaan doa untuk memohon keberkahan agar acara berjalan lancar.

Selanjutnya, peserta menerima rangkaian arahan mengenai Kebolehan dan Batasan ASN untuk berwirausaha. ASN diperbolehkan untuk berwirausaha dengan memperhatikan beberapa hal yaitu : Tidak mengganggu kinerja sebagai ASN, Tidak merangkap jabatan manajerial serta Tetap menjunjung etika dan disiplin kerja.

Dalam menjalankan usaha, strategi pemasaran menjadi faktor penting. Konsep yang digunakan adalah bauran pemasaran (4P)

  1. Product (Produk) Kualitas, desain, branding, dan fitur unik yang ditawarkan.
  2. Price (Harga) Strategi penentuan harga, diskon, serta nilai yang dibayarkan konsumen.
  3. Place (Tempat) Saluran distribusi dan lokasi agar produk mudah dijangkau konsumen.
  4. Promotion (Promosi) Komunikasi pemasaran melalui iklan, media sosial, public relation, dan promosi dari mulut ke mulut.

Hasil dan dampak kegiatan :

Tujuan utama dari berwirausaha adalah meningkatkan kesejahteraan, membangun ketahanan ekonomi, serta mempersiapkan kemandirian finansial pasca pensiun.

  • Menambah penghasilan dan kesejahteraan keluarga
  • Mempersiapkan masa pensiun
  • Memperluas jaringan relasi
  • Mengisi waktu luang secara produktif

 

Makna dan refleksi :

Kegiatan “Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM” di Dinas Perhubungan memiliki makna penting sebagai bentuk penguatan kapasitas ASN dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis. Berwirausaha bukan hanya dipandang sebagai upaya menambah penghasilan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan manajerial yang pada akhirnya turut menunjang profesionalisme dalam bekerja.

Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan mengajak untuk memahami bahwa sinergi dengan UMKM dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung. ASN tetap menjalankan tugas dan fungsi utamanya secara optimal, sekaligus membuka peluang usaha yang dijalankan secara tertib, disiplin, dan sesuai regulasi. Hal ini menjadi refleksi bahwa keseimbangan antara pengabdian kepada negara dan pengembangan diri secara ekonomi dapat berjalan beriringan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran dan pengelolaan usaha menjadi pembelajaran penting agar ASN mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan pola pikir mandiri, produktif, dan berorientasi pada keberlanjutan, sehingga ASN dapat berkontribusi tidak hanya dalam pelayanan publik, tetapi juga dalam penguatan ekonomi masyarakat.

Penutup 

Kegiatan Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM dengan Dharma Wanita Persatuan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Diharapkan kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antar anggota sekaligus memperkuat peran DWP dalam membangun generasi emas 2045.

Laporan ini disusun oleh :

Ny. Yogha Bogi selaku operator e-reporting UP DWP Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar


Program: Pelatihan/Kursus
Pelaksana: Dinas Perhubungan
6509-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Belanja di Pasar Tradisional bulan Februari 2026

Keterangan Progam :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar
2. Bidang : Ekonomi
3. Hari/Tanggal : 9 Februari 2026
4. Pukul : 08.00-selesai
5. Tempat : pasar Sutojayan
6. Acara :
- Belanja ke Pasar Tradisional di Kecamatan Sutojayan 7. Petugas:
- Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ny. Wulandari Ahmad Cholik
- Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Yulia Repelitha Nugroho
- Ibu Bendahara Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Mei Tedi
- Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Refia Yanindra

Deskripsi Kegiatan:

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sejak tahun 2025 telah mempunyai program rutin yaitu gerakan belanja ke pasar tradisional yang diadakan setiap bulan. Setiap bulannya sudah ada jadwal OPD mana yang diwajibkan untuk kegiatan tersebut dan di pasar tradisional mana dengan tujuan agar semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Blitar semua bisa terjangkau oleh program ini. Diharapkan pasar tradisional di Kabupaten Blitar bisa merasakan manfaat akan adanya Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Blitar.

Pada bulan Februari 2026 ini Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar mendapat tugas untuk melaksanakan program Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar yaitu belanja ke pasar tradisional yang berada di kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, beserta beberapa OPD lain yaitu:
1. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar
2. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar
3. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar
4. Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar
5. Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di Kantor Satpol PP & Damkar Kabupaten Blitar. Kami kemudian berangkat ke Pasar Tradisional Sutojayan dengan menggunakan kendaraan yang telah disediakan. Sesampainya di pasar, kami disambut oleh pedagang-pedagang lokal yang menyambut kami dengan hangat.

Kami kemudian memulai belanja dengan membeli berbagai produk lokal seperti sayuran, buah-buahan, dan produk olahan makanan. Kami juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi dengan pedagang-pedagang lokal dan mendengarkan cerita mereka tentang tantangan dan peluang dalam menjalankan usaha di pasar tradisional.

Keuntungan belanja di pasar tradisional antara lain:

1. Harga lebih murah: Harga produk di pasar tradisional biasanya lebih murah dibandingkan dengan di supermarket atau toko online.
2. Produk segar: Produk di pasar tradisional biasanya lebih segar karena langsung dari petani atau produsen.
3. Dukung ekonomi lokal: Dengan belanja di pasar tradisional, Anda dapat mendukung ekonomi lokal dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.
4. Interaksi langsung: Anda dapat berinteraksi langsung dengan pedagang dan petani, sehingga dapat memperoleh informasi tentang produk dan cara mengolahnya.
5. Produk unik: Pasar tradisional sering kali memiliki produk unik dan khas yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.
6. Suasana yang ramah: Pasar tradisional biasanya memiliki suasana yang ramah dan hangat, sehingga Anda dapat menikmati pengalaman belanja yang lebih menyenangkan.
7. Tidak ada pajak: Belanja di pasar tradisional biasanya tidak dikenakan pajak, sehingga Anda dapat menghemat uang.
8. Dukung pelaga lingkungan: Dengan membeli produk lokal, Anda dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh transportasi produk dari tempat lain.

Tujuan dan Manfaat:

- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar
- Meningkatkan hubungan yang lebih erat antara DWP dan masyarakat sekitar
- Memberikan kesempatan kepada pedagang-pedagang lokal untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan usaha mereka

Hasil:

Kegiatan belanja ke pasar tradisional ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat luas terutama para penjual di pasar tradisional tetapi juga bermanfaat bagi anggota Dharma Wanita antara lain:
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal: Anggota DWP dapat memahami betapa pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
- Meningkatkan hubungan yang lebih erat dengan masyarakat: Kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat antara DWP dan masyarakat sekitar, terutama dengan pedagang-pedagang lokal.
- Meningkatkan keterampilan berinteraksi: Anggota DWP dapat meningkatkan keterampilan berinteraksi dengan masyarakat dan pedagang-pedagang lokal.
- Meningkatkan rasa kebersamaan: Kegiatan ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara anggota DWP.
- Meningkatkan pengetahuan tentang produk lokal: Anggota DWP dapat meningkatkan pengetahuan tentang produk lokal dan manfaatnya bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat sekitar.

Penyusun Laporan: Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satpol PP & Damkar Kabupaten Blitar)
Program: Toko
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

6602-02-2026Ibu Ketua Dharma Wanita Kecamatan Garum Kabupaten Blitar beserta anggota, mengunjungi kegiatan Bazar UMKM di desa Slorok pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh warga sekitar juga para UMKM se Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Bidang : Bidang Sosial Budaya Program Kerja : Ketahanan Keluarga Keterangan Program : 1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Garum 2. Hari / tanggal : Jumat, 30 Januari 2026 3. Pukul : 08.00 WIB s.d selesai 4. Peserta : 61 peserta 5. Lokasi : Lapangan Desa Slorok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar 6. Acara : Bazar UMKM dan lomba2 Kegiatan di awali dengan sambutan singkat dari Bapak Camat Garum Frazao Castelo SE, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pegawai dan anggota DWP dalam mengikuti kegiatan ini. Semua pegawai dan anggota DWP bisa berkumpul bersama di lapangan dengan suasana bahagia untuk melakukan Bazar UMKM bersama agar kegiatan ini bisa mendongkrak Ekonomi di Kecamatan Garum Kususnya Ceramah singkat disampaikan oleh Bapak Nurhidayat, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran, semangat pelayanan, dan akhlak yang mulia dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. "Jabatan hanyalah titipan, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Jadikan tugas sebagai ladang ibadah, bukan sekedar rutinitas," tutur Bapak Nurhidayat dengan penuh semangat di depan rekan-rekan kerja Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Selanjutnya beliau memimpin doa, dipanjatkan untuk keselamatan pribadi, keluarga, kelancaran tugas kedinasan, serta keberkahan bagi seluruh pegawai di lingkungan Dinas Perkimtan, keberkahan bagi semua anggota DWP Disperkimtan yang selalu menjadi support terdepan bagi para suami. Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembinaan keluarga ASN, dengan fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta pembentukan karakter anak. DWP aktif memberikan edukasi, memupuk keharmonisan keluarga, mendukung karier suami, serta memperdayakan anggota melalui kegiatan ekonomi kreatif, sosial, dan kesehatan. Berikut adalah bentuk-bentuk peran aktif anggota DWP : 1. Pilar ketahanan keluarga : DWP menjadi penopang utama ketahanan keluarga ASN yang harmonis, berdaya, dan berakhlak. 2. Pembinaan Pendidikan dan Karakter Anak : aktif dalam mendidik anak, memastikan tumbuh kembang yang sehat (asah, asih, asuh) guna menciptakan generasi berkarakter. 3. Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial : mengadakan program nyata seperti pemberdayaan ekonomi kreatif, kegiatan sosial, dan kesehatan bagi anggota. 4. Mendukung Kinerja Suami (ASN) : memberikan dukungan moral dan menciptakan suasana rumah tangga yang kondusif agar suami dapat fokus pada pelayanan publik dan tugas profesionalnya. 5. Sinergi dan Solidaritas : menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat kebersamaan dan netralitas anggota DWP. 6. Penggerak Program Nasional : terlibat langsung dalam program-program pemerintah, seperti "DWP mengajar" dan kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui peran aktif ini, DWP tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak pembangunan manusia yang dimulai dari lingkup keluarga ASN. Kegiatan ditutup dengan Lomba Laporan disusun oleh . Siti Sundari selaku operator e-reporting Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
Program: Bazaar
Pelaksana: Kecamatan Garum
6714-01-2026

KEHADIRAN KETUA DHARMA WANITA DINAS TENAGA KERJA DALAM PERTEMUAN RUTIN PENGURUS DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Ibu Ketua UP Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar

Bidang : Ekonomi

Keterangan :

1. Hari/Tanggal : Rabu, 14 Januari 2025
2. Pukul : 08.00 – selesai
3. Tempat : Excellent Creative, Jl. Brawijaya, Genengan, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar
4. Acara : Pertemuan Rutin Perdana Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar Tahun 2026
Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia anggota, Ketua Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai sarana silaturahmi, koordinasi, evaluasi, dan pengembangan kapasitas anggota Dharma Wanita Persatuan.
Keikutsertaan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarorganisasi Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Dasar Kegiatan ini adalah :

1. Program kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.
2. Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.
3. Komitmen Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan anggota.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai berikut:

1. Mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.
2. Menjalin koordinasi dan memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja dengan DWP Kabupaten Blitar.
3. Melakukan evaluasi program kerja Dharma Wanita yang telah dilaksanakan.
4. Meningkatkan wawasan dan kapasitas anggota Dharma Wanita, khususnya dalam bidang kewirausahaan.
5. Mendorong kemandirian ekonomi keluarga ASN melalui pengembangan jiwa wirausaha.
Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar ini merupakan pertemuan rutin pertama pada tahun 2026. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut hadir sebagai bentuk dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi Dharma Wanita. Acara diisi dengan penyampaian materi kewirausahaan oleh narasumber yaitu pemilik Excellent Creative, Andreas yang menyampaikan materi mengenai kewirausahaan dan pengembangan usaha mandiri. Beliau menekankan pentingnya pembelajaran kewirausahaan dalam mempersiapkan individu menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
Materi yang disampaikan antara lain mengenai manfaat kewirausahaan dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan masyarakat. Kewirausahaan juga dinilai mampu menumbuhkan pribadi yang produktif, inovatif, beretika, dan bertanggung jawab.

Selain itu, disampaikan pula tahapan dalam memulai usaha sendiri, yaitu:

1. Menentukan ide usaha berdasarkan passion, hobi, atau permasalahan di lingkungan sekitar.
2. Melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen, pesaing, dan tren usaha.
3. Menyusun rencana bisnis secara tertulis yang mencakup visi, misi, strategi, dan perencanaan keuangan.
4. Menghitung kebutuhan modal dan mengelola anggaran dengan efektif.
5. Menentukan keunikan produk atau jasa sebagai nilai tambah dalam persaingan usaha.
6. Memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran.
7. Fokus dan konsisten dalam menjalankan satu usaha hingga berkembang dan stabil.
Narasumber juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, membangun jejaring, pengelolaan keuangan yang tertib, serta menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental dalam menjalankan usaha.
Demikian laporan kegiatan kehadiran Ketua Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar dalam Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan peran Dharma Wanita dalam mendukung pembangunan daerah.

Program: Seminar/Ceramah
Pelaksana: Dinas Tenaga Kerja
6802-01-2026DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BLITAR

UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan belanja di Pasar Tradisional bersama Ibu-Ibu dari UP DWP Dinas PUPR, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kecamatan Nglegok dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabuaten Blitar

Hari/Tanggal : Jumat, 2 Januari 2026
Tempat : Pasar Desa Penataran Kecamatan Nglegok
Waktu : pukul 08.00 - 09.00 wib
Program : bidang ekonomi
Kegiatan : belanja di Pasar/toko

Kegiatan yang diikutileh 9 (sembilan ) orang anggota DWP Dinas Kebudaaan dan Pariwisata ini merupakan kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar. Pelaksanaannya setiap minggu Pertama di Hari Jumat. Jadi inii merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan. tujuannya untuk menambah penghasiilan para pedagang sekaligus meramaikan pasar tradisional yang sekarang sudah mulai ditinggalkan para pengunjungnya. Akibat perubahan zaman, sekarang bbanyak toko online dan toko modern, bahkan sampai ke pelosok Desa. Selain dari Dharma Wanita Persatuan, kegiatan ini juga melibatkan organisassi lan yaitu PERWOSI, PKK dan GOW

Belanja di Pasar Tradisional memilikimbanyak manfaat, baikmbagi konsumen, pedagang maupun perekonomian daerah. Pasar tradisionalbukan sekedar tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang sosial yang mencerminkan kehidupan masyarakat dan budaya lokal. Salah satu manfaat utama berbellanja di pasar tradissional adalah harga yang relatif lebih terjangkau. Barang-barang kebutuhan pokok seperti sayur, buah, ikan, daging dan bumbu dapur umumnya dijual dengan harga lebih murh karena rantai distribusinya lebih pendek. Pembeli juga memiliki kesempatan untuk menawar harga, sehingga tercipta transaksi yang saling menguntungkan antar antara penjual dan pembeli.. Selain itu, kualitas dan kesegaran produk di pasar tradisional biasanya lebih terjamin. Banyak pedagang menjual hasil panen atau tangkapan yang masih segar karena langsung diperoleh dari petani,peternak atau nelayan setempat. Hal ini dapat membuat konsumen dapat memilih bahan makanan yang lebih sehat dan sesuai kebutuhan. Manfaat lainnya adalag terjalinnyainteraksi sosial yang hangat. Berbelanja di Pasara Tradisional memungkinkan terjadinya komunikasi langsung antara penjual dan pembeli. Interaksi ini tidak hanya membangun keakraban, tetapi jugamenumbuhkan rasa saling percaya dan solidaritas antar warga. Nilai-nilai kebersamaan ini menjadi ciri khas yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan modern.

Dari sisi ekonomi, pasar tradisional berperan penting dalam mendukung usaha kecil dan menengah (UMKM). Dengan berbelanja di pasar tradisional, masyarakat turut membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil serta menggerakkan roda perekonomian lokal. Perputaran uang di daerah menjadi lebih sehat dan merata. Selain itu, pasar tradisional juga berfunfsi sebagai sarana pelestarian budaya lokal. Beragam makanan khas, jajanan tradisionall, serta kearifan lokall masih dapat ditemukan di pasar tradisional.keberdaan pasar ini membantu menjaga identitas budaya agar tetap hidup di tengah arus medernisasi. Dengan berbagai manfaat tersebut, belanja di Pasar Tradisional patut terus didorong dan dilestarikan sebagai bagian penting dari kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat

Setelah belanja di Pasar, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan rutin di Kantor Dinad Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar di Jalan Raya Penataran no 11 Desa Penataran Kecamatan Nglegok. Dalam sambutannya Ibu Ketua menyampaikan Pertemuan rutin ini bukan sekedar untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat komitmen dan kebersamaan kita dalam menjalankan program-program organisasi. DWP adalah wadah yang memberikan ruang bagi kita untuk belajar, berkembang serta berkontribusi bagi lingkungan dan keluarga,\. Beliau mengajak semua anggota untuk terus menjaga kkekompakan dan semangat kebersamaan. Kegiatn yang sudah berjalan baik dari bidang pendidikan, sosial maupun peningkatan kapasitas perempuan hanya akan berhasil jika kita berpartisipasi dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Setiap langkah kecil yang kita lakukan akan memberi dampak besar ketika dilakukan bersama-sama. Kedepan masih bnayak agenda yang telah direncanakan. Untuk itu diharapkan Ibu-Ibu dapat berperan aktif, hadir dan ikut serta dengan hati yang gembira. Mari kita jadikan setiap kegiatan sebagai ruang untuk menambah wawasan, mempeererat hubungan dan memberikan manfaat bagi didi sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar. Semangat kita adalah kekuatan. Mari kita ters saling menguatkan dan mendukung. Saya percaya dengan kebersamaan yang solid, DWP DISBUDPAR dapat menjadi organisasi yang lebih hidup, aktif dan memberi banyak inspirasi.

Selanjutnya acra diisi kegiatan dengan pelatihan membuat kue lumpur oleh Ibu Ita Eko Susanto. Adapun resepnya adalag sebagai berikut ;:
LUMPUR JADOEL ANTI GAGAL
Bahan :
- Terigu protein rendah 500 gram
- Margarin cair 250 gram
- Kentang rebus haluskan 500 gram
- gula pasir 400 gram
- vanili, garam - Santan matang hangat 5 gelas
Cara Membuat :,
Telur dan gula dimexer hingga tercampur, masukkan terigu, kentang dan bahan lainnya, aduk hinggar rata. Terakhir masukkan mentega cair, saring agar tidak bergerindil dan panggang dengan cetakan. Sajikan

Laoran ini ditulis oleh Ny Titin Sugeng selaku operator e reporting UP DWP Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Blitar
Program: Toko
Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

6914-01-2026"Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar" Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB menghadiri Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 14 Januari 2025 yang bertempat di Andreas Exellent dengan alamat J!. Brawijaya, Genengan Kecamatan Sanankulon dalam agenda Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar. dalam kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Dharma Wanita Kabupaten Blitar dengan Narasumber oleh Andreas Exellent. kegiatan pertemuan rutin dharma wanita ini pertemuan Pertama pada tahun 2026. Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah agenda reguler untuk mempererat silaturahmi, membahas program kerja. serta meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan kewirausahaan (kerajinan, memasak), pembinaan (kesehatan, keagamaan, anti-narkoba), dan kegiatan sosial untuk mendukung tugas suami ASN dan kesejahteraan keluarga.Tujuannya adalah pemberdayaan anggota dan keluarga PNS demi pencapaian tujuan organisasi. tujuan lainnya Evaluasi program yang sudah berjalan dan perencanaan kegiatan mendatang (pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga).Pertemuan rutin ini menjadi wadah penting bagi DWP untuk terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya dan lingkungan sekitar. pada pertemuan kali ini di sebagai Narasumber adalah pemilik dari Andreas Exellent. pentinya kita mengikuti kegiatan belajar bewirausaha mempersiapkan individu menghadapi masa depan yang tidak pasti, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan masyarakat secara luas melalui inovasi dan tanggung jawab sosial. Mendorong untuk menciptakan peluang sendiri daripada bergantung pada pekerjaan formal, serta menumbuhkan pribadi yang produktif dan inovatif.Mengasah kemampuan menemukan ide baru, solusi unik, dan cara-cara baru dalam berbisnis.Membangun mental yang kuat, keberanian mengambil risiko, dan keyakinan diri yang tinggi.Melatih kemampuan mengidentifikasi masalah dan mencari solusi yang efektif dalam berbagai situasi.Mengembangkan kemampuan memimpin tim, menginspirasi orang lain, dan mengelola visi bisnis.Belajar mengelola waktu secara efektif dan mengelola sumber daya finansial dengan baik. Manfaat bagi masyarakat dan Ekonomi Mengurangi angka pengangguran dengan membuka usaha dan merekrut orang lain.Memberikan kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan nilai dan inovasi.Mendorong bisnis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, seperti produk ramah lingkungan. Membentuk individu yang beretika, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif, bukan hanya berfokus pada keuntungan finansial. Belajar usaha sendiri dimulai dengan menemukan ide sesuai passion, melakukan riset pasar, membuat rencana bisnis (business plan), menyiapkan modal dan anggaran, lalu fokus pada satu ide awal. Kunci sukses lainnya adalah menentukan keunikan produk/jasa, membuat strategi promosi yang efektif (terutama lewat media sosial), terus belajar dari orang lain, dan mengelola keuangan dengan cermat, sambil menjaga kesehatan fisik dan mental. Tahapan memulai Usaha Sendiri 1. Pilih usaha berdasarkan passion, hobi, atau solusi dari masalah di lingkungan sekitar. Jangan terlalu banyak ide di awal, pilih satu fokus utama. 2. Pelajari target konsumen, pesaing, dan tren industri. Pahami kebutuhan dan kebiasaan calon pelanggan Anda. 3. Susun secara tertulis, mulai dari visi, misi, strategi, hingga perkiraan keuangan. 4. Hitung kebutuhan modal, buat anggaran, dan optimalkan penggunaannya. Pertimbangkan skema modal kecil seperti dropshipping atau jasa jika modal terbatas. 5. Temukan apa yang membuat produk/jasa Anda berbeda dari yang lain untuk memenangkan persaingan. 6. Manfaatkan media sosial dan buat strategi pemasaran yang tepat sasaran. Google Search sangat membantu dalam riset, begitu juga platform lain. 7. angan mudah terdistraksi dengan ide lain. Fokus pada satu bisnis dulu hingga stabil. Hal Hal lainnya yang harus di perhatikan : 1. Jangan malu bertanya dan belajar dari pengusaha sukses atau mentor. 2. Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis, serta catat pemasukan dan pengeluaran dengan baik. 3. Asah kemampuan komunikasi, membangun relasi, dan terus belajar dari kesalahan. 4. Gunakan platform online untuk pemasaran, penjualan, atau bahkan modal (crowdfunding). Dengan perencanaan matang dan eksekusi yang baik, usaha sendiri bisa menjadi jalan menuju kesuksesan finansial dan kepuasan pribadi. Demikian Laporan kami, semoga bermanfat (By Ririn Fitriana)
Program: Pelatihan/Kursus
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
7013-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup mengadakan pertemuan rutin dengan kegiatan,

Bidang : Bidang Ekonomi
Program Kerja : Ekonomi Produktif
Kegiatan : Pelatihan/Kursus Pembuatan Makanan Olahan / Frozen Food

Hari/Tanggal : Selasa , 12 Januari 2026
Tema : “Ibu-Ibu Juga Bisa Berkarya”
Pukul : 08.30 WIB – Selesai
Tempat : Ruang Terbuka Hijau Kanigoro jl kusuma bangsa Kec Kanigoro
Acara : Pertemuan Rutin Dharma Wanita Dinas Lingkungan Hidup Dan Selamatan Tahun Baru
Jumlah Undangan : Kurang Lebih 20 Orang

Dengan susunan acara sebagai berikut :
08.30 - 09.00 Registrasi peserta
09.00 - 09.10 Pembukaan
09.10 - 09.15 Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
09.15 - 09.20 Menyanyikan lagu mars Dharma wanita
09.20 - 09.30 Sambutan Ketua Dharma Wanita Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Blitar
09.30 - 09.40 Pembacaan Doa
09.40 - 10.00 Pembagian Doorprize
10.00 - 11.30 pelatihan Olahan Frozen Food 11.30 - 11.40 Dokumentasi
11.40 Penutupan

Susunan petugas dalam acara pertemuan rutin tanggal 13 januari 2026 sebagai berikut :
- MC : Ibu Cantika Hendry Pradana
- Pembacaan Sambutan : Ibu Retno Iwan Dwi Winarto
- Pembaca Doa : Ibu Dianan Ainu Rofiq
- Dirigen : Ibu Nikmatul Hakim Catur Yulianto

- Dengan Narasumber Ibu Dayat (Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman)

Pelatihan makanan olahan / frozen food ini ditujukan untuk pemula usaha kuliner, atau siapa saja yang ingin memproduksi makanan tahan simpan dengan kualitas baik dan aman.
Dengan tujuan
1 Memahami teknik pengolahan dan pembekuan yang benar
2 Meningkatkan daya simpan tanpa menurunkan kualitas rasa & tekstur
3 Siap produksi untuk dijual (skala rumahan/UMKM)
4 Memahami standar kebersihan & keamanan pangan

Materi yang Umum Diajarkan
Pengenalan Frozen Food
1. Jenis makanan olahan & frozen food
2. Peluang usaha & tren pasar
Teknik Pengolahan
1. Pemilihan bahan baku
2. Teknik memasak sebelum dibekukan (pre-cooking)
3. Penggunaan bumbu & pengawet alami
Teknik Pembekuan
1. Metode freezing yang tepat
2. Suhu ideal penyimpanan
3. Mencegah freezer burn
Pengemasan (Packaging)
1. Vacuum vs non-vacuum
2. Label produk (nama, komposisi, expired)
3. Desain kemasan sederhana untuk jualan
Keamanan Pangan
1. Higienitas & sanitasi
2. Dasar-dasar CPPB-IRT / PIRT
3. Manajemen expired date
Perhitungan Biaya & Harga Jual
1. HPP (Harga Pokok Produksi)
2. Penentuan harga jual
3. Simulasi keuntungan


Program: Pelatihan/Kursus
Pelaksana: Dinas LIngkungan Hidup
7113-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar telah
melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional Penataran yang terletak di Kecamatan Nglegok.


Bidang : Ekonomi
Program : Kegiatan Usaha, Kegiatan Toko
Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jumat, 02 Januari 2026
3. Pukul : 07.00 – selesai
4. Peserta : DWP UP Disbudpar, Dispora, Disnakkan, PUPR, Kec. Nglegok
5. Tempat : Pasar Penataran, Kec. Nglegok
6. Acara : Belanja di Pasar Tradisional


Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Nglegok. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar.


Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil.


Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional.
Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional.
Mengingat belakangan ini semakin marak aksi belanja online di online shop dan aplikasi digital. Para pedagang di pasar tradisional kebanyakan adalah generasi tua yang belum melek digital sehingga perlu dibantu upaya untuk mempertahankan eksistensi nya di pasar tradisional.
Ada banyak manfaat dalam gerakan belanja ke Pasar Tradisional ini, selain untuk mendukung perekonomian lokal dan mambantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, gerakan ini juga melestarikan budaya tradisional yaitu melakukan transaksi langsung dengan pedagang dan penjual sehingga tetap membina empati dan rasa kemanusian di tengah gempuran pasar digital.


Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu:


1. Bisa bertemu langsung penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas,
2. Tidak adanya biaya pengiriman sehingga kita dapat menghemat biaya
3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah
4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dengan belanja di pasar modern maupun pasar digital.

Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini.


Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online.


Penulis : Louise Dispora
Program: Toko
Pelaksana: Dinas Pemuda dan Olah Raga
7202-01-2026

LAPORAN E-REPORTING

KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KABUPATEN BLITAR

A. Pendahuluan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun budaya. Keberadaan DWP tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai motor penggerak partisipasi perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan perekonomian masyarakat.

Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah daerah serta menumbuhkan kepedulian terhadap perekonomian rakyat, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar secara aktif dan konsisten melaksanakan kegiatan sosial ekonomi yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah partisipasi dalam gerakan belanja di pasar tradisional yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan pasar modern yang secara tidak langsung memberikan tantangan tersendiri bagi keberlangsungan pasar tradisional. Oleh karena itu, DWP mengambil peran untuk turut menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat di berbagai lapisan dengan cara menggalakkan kembali aktivitas ekonomi di pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi rakyat.

B. Waktu dan Tempat Kegiatan

Kegiatan Dharma Wanita Persatuan ini dilaksanakan pada:
• Hari/Tanggal : Jumat, 2 Januari 2026
• Tempat : Pasar Tradisional Desa Penataran
• Kecamatan : Nglegok
• Kabupaten : Blitar

Pemilihan lokasi Pasar Tradisional Desa Penataran didasarkan pada pertimbangan strategis, mengingat pasar tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan sekitarnya yang masih sangat bergantung pada transaksi jual beli secara langsung antara pedagang dan pembeli.

C. Peserta dan Unsur yang Terlibat

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Istri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dari Dinas PUPR Kabupaten Blitar dan dilaksanakan bersama dengan 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Kehadiran lintas OPD dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi dan kebersamaan antarorganisasi Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah daerah, sekaligus menunjukkan kekompakan dan kepedulian para istri ASN terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

D. Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan

Pasar tradisional memiliki peran yang sangat penting dalam menopang perekonomian masyarakat, khususnya bagi pedagang kecil, petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro. Namun demikian, seiring dengan maraknya pembangunan pasar modern dan pusat perbelanjaan, keberadaan pasar tradisional menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari menurunnya jumlah pembeli hingga berkurangnya daya saing.

Berdasarkan kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan secara rutin menginisiasi dan mengikuti kegiatan belanja di pasar tradisional sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian rakyat. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini antara lain:
1. Menggalakkan kembali budaya berbelanja di pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat.
2. Meningkatkan daya beli masyarakat serta membantu pedagang kecil dalam mempertahankan usahanya.
3. Menumbuhkan kepedulian dan empati sosial anggota DWP terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
4. Mendukung program pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi antara pasar modern dan pasar tradisional.
5. Menguatkan peran perempuan, khususnya ibu-ibu anggota DWP, sebagai agen perubahan dalam pembangunan sosial ekonomi.

E. Rangkaian Kegiatan

Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar di Pasar Tradisional Desa Penataran diawali dengan kehadiran seluruh peserta pada pagi hari. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar dan disambut oleh para pedagang pasar dengan penuh antusias.

Para anggota DWP secara langsung berinteraksi dengan para pedagang, membeli berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti sayur-mayur, buah-buahan, bahan pangan, serta produk olahan lokal. Interaksi yang terjalin berlangsung secara hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan emosional antara pembeli dan pedagang yang menjadi ciri khas pasar tradisional.

Selain melakukan aktivitas belanja, para anggota DWP juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pedagang agar tetap optimis dan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta kebersihan lingkungan pasar. Kehadiran para ibu anggota DWP di tengah aktivitas pasar memberikan dampak positif secara psikologis bagi para pedagang, karena mereka merasa diperhatikan dan didukung oleh pemerintah daerah melalui organisasi Dharma Wanita Persatuan.

Peran Serta Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan

Peran ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan, khususnya DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar, sangatlah signifikan dalam kegiatan ini. Sebagai pengelola rumah tangga, para ibu memiliki peran penting dalam menentukan pola konsumsi keluarga. Dengan memilih berbelanja di pasar tradisional, para anggota DWP secara langsung memberikan contoh nyata kepada masyarakat mengenai pentingnya mendukung produk lokal dan usaha kecil.

Selain itu, keterlibatan aktif para ibu DWP menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi, tidak hanya di lingkup keluarga tetapi juga di tingkat masyarakat. Melalui kegiatan ini, para ibu DWP menjadi agen edukasi yang mengajak masyarakat untuk kembali mencintai pasar tradisional sebagai warisan budaya dan pusat interaksi sosial.

Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan juga berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Melalui dialog dan interaksi langsung dengan pedagang, berbagai masukan dan keluhan dapat dihimpun sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada pasar tradisional.

G. Dampak dan Manfaat Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata, baik secara ekonomi maupun sosial. Dari sisi ekonomi, meningkatnya aktivitas belanja di pasar tradisional turut membantu meningkatkan pendapatan pedagang dan mempercepat perputaran uang di tingkat lokal. Dari sisi sosial, kegiatan ini mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.

Kegiatan ini juga memberikan manfaat edukatif bagi anggota DWP sendiri, yaitu meningkatnya kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengan melibatkan diri secara langsung, para anggota DWP semakin memahami kondisi riil masyarakat dan dapat berkontribusi secara lebih optimal.

H. Penutup

Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada Jumat, 2 Januari 2026 di Pasar Tradisional Desa Penataran Kecamatan Nglegok merupakan wujud nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi rakyat dan pelestarian pasar tradisional. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran strategis perempuan, khususnya ibu-ibu anggota DWP, dalam mendukung program pemerintah daerah.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan pasar tradisional tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah pesatnya pertumbuhan pasar modern. Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan yang merata dan berkeadilan.

Program: Toko
Pelaksana: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

7302-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Bidang : Ekonomi
Program Kerja : Ekonomi dan usaha
Kegiatan : Belanja di pasar tradisional
Keterangan Program:
- Hari /Tanggal : Jumat, 02 Januari 2026
- Jam : 07.00 WIB- selesai
- Tempat : Pasar Penataran
- Peserta : 5 Unsur Pelaksanan DWP (Disbudpar, Dispor, DISNAKKAN, Dinas PUPR, Kec NGLEGOK
- Acara : Belanja di pasar tradisional
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto bersama jajaran pengurus melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Srengat.
Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil.
Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional. Mengingat belakangan ini semakin marak aksi belanja online di online shop dan aplikasi digital. Para pedagang di pasar tradisional kebanyakan adalah generasi tua yang belum melek digital sehingga perlu dibantu upaya untuk mempertahankan eksistensi nya di pasar tradisional.
Ada banyak manfaat dalam gerakan belanja ke Pasar Tradisional ini, selain untuk mendukung perekonomian lokal dan mambantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, gerakan ini juga melestarikan budaya tradisional yaitu melakukan transaksi langsung dengan pedagang dan penjual sehingga tetap membina empati dan rasa kemanusian di tengah gempuran pasar digital.
Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu:
1. Bisa bertemu langsung penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas,
2. Tidak adanya biaya pengiriman sehingga kita dapat menghemat biaya
3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah
4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dengan belanja di pasar modern maupun pasar digital.
Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini.
Berikut jadwal belanja di pasar trasional pada bulan Januari 2026 :
- DISBUDPAR
- DISPORA
- DISNAKKAN
- DINAS PUPR
- KECAMATAN NGLEGOK
Tujuan DWP Belanja ke Pasar Tradisional
1.Mendukung dan memberdayakan pedagang kecil serta pelaku UMKM lokal agar tetap berkembang.
2.Meningkatkan kecintaan dan kepedulian anggota DWP terhadap keberadaan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat.
3.Mengajak masyarakat untuk lebih memilih produk lokal yang segar, sehat, dan terjangkau.
4.Membantu menjaga keberlangsungan pasar tradisional agar mampu bersaing dengan pasar modern.
5.Mempererat kebersamaan dan kekompakan anggota Dharma Wanita Persatuan melalui kegiatan sosial dan ekonomi produktif.
6.Menumbuhkan semangat belanja bijak dan berbasis kearifan lokal.
7.Mendukung program pemerintah daerah dalam penguatan ekonomi kerakyatan
Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar.
Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online.
Penulis : Ny Nurul Tantowi

Program: Usaha online, fisik atau lainnya
7409-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pelatihan Pembuatan Bros dari kawat bulu

Keterangan Progam :

1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Bidang Ekonomi

2. Hari/Tanggal : Jumat, 09 Januari 2026

3. Pukul : 09.00-selesai

4. Tempat : Ruang Rapat Kecamatan Srengat

5. Acara : Pelatihan pembuatan bros dari kawat bulu

6. Dihadiri oleh:

- Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Suhariyati Marhaendra Pudji Rahardja

- Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Dyan Rikian Nasrulloh

- Narasumber Ibu Indri Kurdi dan Ibu Siti

- 18 Ibu Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar

Deskripsi Kegiatan:

Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Ekonomi yang diketuai oleh Ibu Retno Widayanti Agus Susilo. Beliau mengambil program kerja Ketahanan Keluarga dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu. Dengan pelatihan ini diharapkan Ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar bisa memperoleh ketrampilan dengan aneka kreasi dari kawat bulu dan ketrampilan ini nantinya diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga sehingga program ketahanan keluarga bisa tercapai.

Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:

1. Pembukaan oleh MC Ibu Gandes Intan S

2. Doa oleh Ibu Anis Anggraini Yohannes S

3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne dan mars DWP dipimpin oleh Ibu Azhar Zahira Raka Afsa

4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan SrengatmKabupaten Blitar Ibu Suhariyati Marhaendra Pudji R. Beliau menyampaikan terimakasih atas semua undangan yang hadir.

Sambutan perkenalan anggota baru Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Citra Ekha Sakti

6. Sambutan perpisahan dari Ibu Crishtina Andreas Didik yang sudah mengikuti suami ditempat yang baru

7. Penyerahan tali asih dan pengambilan foto bersama

Penyampaian Materi Pelatihan dipimpin oleh Ibu Indri Kurdi dan Ibu Siti.

Berikut alat dan bahan yang harus dipersiapkan:

- kawat bulu dengan berbagai warna

- Gunting

- lem tembak

- peniti bros

- Kawat gantungan kunci

- Mutiara

Para peserta pelatihan mengikuti arahan dari narasumber dengan antusias dan beliau membimbing langkah demi langkah sehingga para anggota pelatihan berhasil membuat bros berbentuk bunga matahari dan gantungan kunci berbentuk mawar yang cantik.

Setelah sesi pelatihan berhasil para anggota pelatihan berfoto bersama dengan memamerkan hasil karya masing-masing.

10. Acara ditutup oleh MC

Penulis : Gandes Intan S

Program: Pelatihan/Kursus
Pelaksana: Kecamatan Srengat

7502-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UP KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR

Bidang : Ekonomi
Program Kerja : Ekonomi dan usaha
Kegiatan : Belanja di pasar tradisional

Keterangan Program:
- Hari /Tanggal : Jumat, 02 Januari 2026
- Jam : 07.00 WIB- selesai
- Tempat : Pasar Srengat
- Peserta : 20 Anggota DWP UP Kecamatan Srengat
- Acara : Belanja di pasar tradisional

Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Ny. Suhariyati Marhaendra Pudji R melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Srengat.

Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil.

Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional.
Mengingat belakangan ini semakin marak aksi belanja online di online shop dan aplikasi digital. Para pedagang di pasar tradisional kebanyakan adalah generasi tua yang belum melek digital sehingga perlu dibantu upaya untuk mempertahankan eksistensi nya di pasar tradisional.
Ada banyak manfaat dalam gerakan belanja ke Pasar Tradisional ini, selain untuk mendukung perekonomian lokal dan mambantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, gerakan ini juga melestarikan budaya tradisional yaitu melakukan transaksi langsung dengan pedagang dan penjual sehingga tetap membina empati dan rasa kemanusian di tengah gempuran pasar digital.

Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu:
1. Bisa bertemu langsung penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas,
2. Tidak adanya biaya pengiriman sehingga kita dapat menghemat biaya
3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah
4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dengan belanja di pasar modern maupun pasar digital.

Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini.

Berikut jadwal belanja di pasar trasional pada bulan Januari 2026 :
- DISBUDPAR
- DISPORA
- DISNAKKAN
- DINAS PUPR
- KECAMATAN NGLEGOK

Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online.

Program: Toko
Pelaksana: Kecamatan Srengat

7602-01-2026UNIT PERSATUAN DHARMAWANITA KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Belanja Dharma Wanita persatuan Kabupaten Blitar bersama dengan Belanja PKK di Pasar Penataran Kecamatan Nglegok Bidang : Ekonomi Program : Ekonomi Produktif, Demo Keterangan Program 1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Jumat, 2 Januari 2026 3. Pukul : 07.30 WIB – selesai 4. Tempat : Pasar Penatarn Kecamatan Nglegok 5. Pakaian : Seragam Batik Bebas Rapi Dalam acara ini diikuti oleh seluruh Dharmawanita Persatuan Kecamatan Nglegok bersama dengan Anggota PKK Desa/ Kelurahan. Didalam acara ini pula diikuti oleh ibu Dharmawanita dari berbagai intansi sesuai jadwal yang terlah dijadwalkan. Pada jumat, 2 Januari 2026 terdapat UP Dharmawanita dari Intansi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kepemudaan dan Olah Raga, Dinas Perternakan dan Perikanan, Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Dalam kegiatan ini pula diikuti bersama oleh Anggota PKK di Kecamatan Nglegok, dimana dari setiap desa mengirimkan 2 orang anggota yang akan mengikuti kegiatan pkk belanja yang biasanya dilaksanakan pada jumat minggu pertama dalam setiap bulannya. Dalam kegiatan ini diawali dengan berkumpul bersama di lokasi Pasar Penataran dan dilanjutkan dengan berangkat bersama bejalan menuju dalam pasar lokasi tempatnya penjual. asar desa adalah tempat yang asaa. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai produk lokal yang segar dan lezat, seperti sayuran, buah, daging, dan hasil kerajinan tangan. Suasana pasar desa juga sangat ramah dan santai, kamu bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan kehidupan sehari-hari mereka. Belanja di pasar desa adalah cara yang bagus untuk mendukung ekonomi lokal dan mendapatkan bahan makanan segar. Kamu bisa menemukan berbagai produk lokal seperti sayuran, buah, daging, dan kerajinan tangan. Selain itu, kamu juga bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan suasana yang lebih santai. Tujuan dari belanja di pasar desa adalah untuk: Meningkatkan ekonomi lokal dengan mendukung pedagang dan UMKM desa Meningkatkan akses masyarakat desa terhadap bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau Meningkatkan interaksi sosial dan kebersamaan antar warga desa Meningkatkan pendapatan desa melalui retribusi pasar Meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan menyediakan fasilitas pasar yang lebih baik Kegiatan di pasar desa bisa sangat beragam, seperti: Belanja bahan makanan segar Membeli kerajinan tangan lokal Makan makanan khas desa Berinteraksi dengan warga desa Menikmati suasana alam Membeli produk UMKM local Di pasar desa, kamu bisa menemukan berbagai produk lokal yang dijual, seperti: Sayuran dan buah segar Daging dan ikan segar Hasil kerajinan tangan (anyaman, kayu, dll) Makanan khas desa (kue, gorengan, dll) Produk UMKM lokal (makanan, minuman, dll) Tanaman dan bibit Hewan ternak (ayam, kambing, dll) Manfaat belanja di pasar desa: Mendukung ekonomi lokal dan UMKM Mendapatkan produk segar dan berkualitas Harga lebih terjangkau Berinteraksi dengan warga desa Menjaga tradisi dan budaya lokal Mengurangi jejak karbon (transportasi lebih pendek) Makanan lebih sehat dan alami Dalam kegiatan ini pula antusias dari ibu-ibu Dharmawanita sangatlah tinggi karena bisa dilihat dari besarnya jumlah pembilan yang dilakukan oleh ibu-ibu dharmawanita. Pembelian dalam setiap ibu Dharmawanita minimal sejumlah Rp. 100.000,00 yang dapat dibelanjakan berbagai macam kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga. Banyak ibu-ibu yang berbelanja seperti kebutuhan pokok dimana yang setiap hari dibutuhkan didalam rumah tangga. Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Demo
Pelaksana: Kecamatan Nglegok
BIDANG : SOSIAL BUDAYA
7721-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN

KELUARGA BESAR KECAMATAN WATES

Dalam rangka meningkatkan iman dan takwa, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Wates, Ibu Ade Nira Windu Susilo, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro.

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : Iman dan Takwa

Keterangan Program
Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wates
Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Maret 2026
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro
Pakaian : Busana Muslim

Ketua DWP Kecamatan Wates, Ibu Ade Nira Windu Susilo, mendampingi Camat Wates, Bapak Windu Susilo, dalam menghadiri kegiatan Halal Bihalal tersebut. Acara berlangsung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro yang berlokasi di Jalan Semeru, Kota Blitar, serta dihadiri oleh Bupati Blitar, Bapak Rijanto beserta istri, dan Bapak Beky beserta istri.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan organisasi saling bersilaturahmi, berjabat tangan, serta saling memaafkan. Momentum ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan kerja dan meningkatkan sinergi antar lembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Kehadiran Ibu Ade Nira Windu Susilo menunjukkan komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung kegiatan kedinasan, khususnya dalam mempererat hubungan sosial dan kebersamaan. Beliau mendampingi Camat Wates dengan penuh keakraban, mencerminkan keharmonisan antara DWP dan jajaran pemerintahan Kecamatan Wates.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DWP Kecamatan Wates yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka semakin menambah semarak acara serta memperkuat rasa kebersamaan antar anggota. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana yang hangat dan akrab.

Halal bihalal sebagai tradisi khas Indonesia memiliki tujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menyambung hubungan yang sempat terputus, serta saling memaafkan setelah bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membersihkan hati, meningkatkan kualitas spiritual, serta memperkuat persatuan dan toleransi.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Bapak Rijanto, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, meningkatkan integritas, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan ramah tamah. Momen ini memberikan kesempatan bagi para undangan untuk saling berbincang dan mempererat hubungan secara personal. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan pentingnya komunikasi yang baik dalam mendukung kinerja pemerintahan yang efektif.

Dengan kehadiran Ketua DWP beserta jajaran, kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol sinergi antara organisasi wanita dan instansi pemerintah. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan di wilayah Kecamatan Wates.

Laporan ini ditulis oleh Sekretaris UP DWP Kantor Kecamatan Wates, Ny. Yusti Hammam Rizqi.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Wates
7812-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Ketua UP Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kecamatan Wates Ny. Ade Nira Windu Susilo, bersama anggota yaitu Ny. Kiromah Sugeng, Ny. Ririn Angga, dan Ny. Puji Khoiron turut menghadiri kegiatan Siraman Rohani dan santunan Anak yatim dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Bidang: Sosial Budaya
Program: Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa.< /p>

Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
3. Pukul : 07.30 WIB s/d 11.00 WIB
4. : Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro Kabupaten Blitar
3. Peserta : 250 Orang

Kegiatan siraman rohani merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Kamis selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Pada tanggal 12 Maret 2026, kegiatan siraman rohani dilaksanakan di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kanigoro, Blitar. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), pengurus PKK tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Blitar, serta tamu undangan lainnya. Turut hadir di antaranya Ketua Panitia Ibu Ninik Riyanto, Ketua Perwosi Ibu Arina Beki, Ketua PC Muhammadiyah, penceramah Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf, Ketua Persit 511 Blitar, dan pengurus Baznas Kabupaten Blitar.

Adapun susunan acara kegiatan sebagai berikut:
1. Pembukaan oleh MC (Ibu Khoirul Kiptiyah)
2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dipimpin oleh Ibu Nur Jami’ah
4. Sambutan
5. Tausiyah oleh Bapak Drs. KH. Agus Mu’adzin
6. Penutup/doa

Ketua DWP Unit Pelaksana Kecamatan Wates, Ny. Ade Nira Windu Susilo, bersama anggota yaitu Ny. Kiromah Sugeng, Ny. Ririn Angga, dan Ny. Puji Khoiron turut menghadiri kegiatan ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan motivasi spiritual kepada para peserta, khususnya dalam meningkatkan keimanan, mengembangkan potensi diri, serta mempererat silaturahmi antaranggota.

Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup Al Husainiyah binaan Korwil Kecamatan Ponggok. Nama Al Husainiyah memiliki makna sebagai wadah berkumpulnya kebaikan. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bapak Alwi Maulana, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir. Beliau mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, berhati-hati dalam berkendara menjelang Hari Raya, serta tidak melakukan panic buying. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaat, khususnya bagi para ibu sebagai pilar keluarga, agar mampu membangun keluarga yang sehat secara fisik maupun mental. Selain itu, beliau juga memohon doa dan dukungan agar pemerintah daerah dapat menjalankan amanah dengan baik.

Acara inti diisi dengan tausiyah oleh Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf. Dalam ceramahnya disampaikan bahwa nikmat terbesar adalah kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Peran seorang ibu dalam keluarga sangat penting, terutama dalam menjaga keharmonisan dan keberkahan rumah tangga, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Beliau juga menyampaikan tiga nilai utama yang perlu diteladani dalam kehidupan, yaitu:
1. Sunnatullah: Allah senantiasa menutupi aib hamba-Nya dan memberikan kesempatan untuk bertaubat. Oleh karena itu, manusia dianjurkan untuk tidak membuka aib orang lain.
2. Sunnatur Rasul: Meneladani kepedulian Rasulullah terhadap umat, sehingga sebagai manusia hendaknya memiliki empati, khususnya kepada anak yatim dan sesama yang membutuhkan.
3. Sunnatul Auliya: Sikap sabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian hidup, baik berupa kesulitan maupun kelapangan, serta senantiasa memperbanyak istighfar.

Dalam sesi tanya jawab, dibahas beberapa hal, antara lain tentang waktu pembayaran zakat, golongan yang berhak menerima zakat, serta cara menjaga diri agar tidak membicarakan aib orang lain.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Selain itu, terdapat pembagian doorprize dan bazar UMKM yang menyediakan berbagai produk seperti makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga yang menarik minat para peserta.

Partisipasi dalam kegiatan ini memberikan berbagai manfaat bagi anggota DWP, antara lain: 1. Penguatan spiritual dan mental, melalui peningkatan pemahaman agama dan ketenangan batin.
2. Peningkatan kepedulian sosial, melalui kegiatan santunan dan penyaluran zakat/infaq.
3. Penguatan jejaring organisasi, melalui silaturahmi dan kerja sama antarorganisasi wanita.
4. Dukungan terhadap program pemerintah daerah, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan peduli sosial.

Secara keseluruhan, kegiatan siraman rohani ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadhan, serta didukung dengan adanya bazar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau.

Laporan ini ditulis oleh Sekretaris UP DWP Kantor Kecamatan Wates, Ny. Yusti Hammam Rizqi.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Wates
7911-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

“Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar”
Bidang : Sosial dan Budaya

Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Penutupan TMMD ke-127 pada :
1. Hari/Tanggal : Rabu / 11 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 WIB - Selesai
3. Lokasi : Desa Krisik Kec. Gandusari
4. Acara : Penutupan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026.

5. Peserta : Bupati Blitar, Danlanud Abd. Rachman Saleh beserta Rombongan, Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan,Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten Blitar

Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu :
1. Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan menuju ke Pendopo SAP Kab. Blitar.
2. Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan tiba di Pendopo SAP.
3. Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan dari Pendopo SAP menuju transit KDKMP Desa Krisik disambut acara pengalungan bunga/batik cakrapala dan tarian dari sanggar seni SDN 04 Krisik.
4. Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan menuju lokasi Penutupan TMMD ke-127 TA. 2026 di Lapangan Desa Krisik.
5. Pelaksanaan Upacara Penutupan TMMD
6. Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan dan Bupati Blitar memberikan pemberian santunan anak yatim dan bantuan sembako.
7. Danlanud Abdulrachman Saleh melaksanakan penandatanganan dan peresmian prasasti rabat jalan dan meninjau pelayanan kesehatan.
8. Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan menuju lokasi Sasaran Fisik TMMD ke-127 TA. 2026 Kodim 0808.

9. Kegiatan tentative.

Pada hari ini Rabu tanggal 11 Maret 2026 bertempat di Lapangan Desa Krisik yang diikuti oleh Bupati Blitar, Danlanud Abd. Rachman Saleh beserta Rombongan, Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan,Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten Blitar.

Untuk mengawali kegiatan Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan menuju ke Pendopo SAP Kab. Blitar kemudian menuju transit KDKMP Di Desa Krisik disambut dengan acara pengalungan bunga/batik cakrapala dan disambut dengan tarian dari SDN 04 Krisik. Pelaksanaan upacara penutupan TMMD ke-127 di pimpin oleh Danlanud Abdulrachman Saleh Malang. Danlanud dan Bupati Blitar memberikan pemberian santunan anak yatim dan bantuan sembako. Dan dilanjutkan penandatangan dan peresmian prasasti Rabat jalan

Pada kegiatan Penutupan TMMD ke-127 Di desa Krisik ini berkolaborasi dengan Pemkab, Kodim 0808 Blitar dan Masyarakat gotong royong menuntaskan program mulai Perabatan jalan, membenahi 15 Rumah, Membangun jembatan, Sumur selain itu juga ada Program Non Fisik yaitu seperti penyuluhan-penyuluhan untuk bekal warga sekitar.

Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, diharapkan seluruh anggota semakin menumbuhkan rasa empati, gotong royong serta keberkahan bagi semua yang terlibat..

pada kesempatan ini juga diadakan bazar, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah :
• Membangun Kebersamaan dan Kekeluargaan.
• Meningkatkan rasa setia kawan dan tanggung jawab bersama.
• Menciptakan Suasana Ramai dan Menarik Bazar.
• Memperbaiki Komunikasi dan Kolaborasi.

Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar).


Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Kecamatan Gandusari
8012-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

“Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar”
Bidang : Sosial dan Budaya

Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang dilaksanakan pada :
1. Hari/Tanggal : Kamis / 12 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 WIB - Selesai
3. Lokasi : Pendopo SAP Kanigoro
4. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)

5. Peserta : Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten Blitar

Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu :
1. Pembukaan oleh MC yaitu Ibu Tyas Tiara.
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an.
3. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia.
4. Sambutan - Sambutan.
5. Tauziah dari Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar).
6. Penutup dan Doa.
7. Pembacaan Penerimaan Hadiah Doorprize.
8. Penyerahan Hadiah Doorprize.

Pada hari ini Kamis tanggal 12 Maret 2026 bertempat di Pendopo SAP Kanigoro yang diikuti oleh Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Pengurus GOW, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten. Kegiatan Siraman Rohani yang diselenggaran oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW).

Untuk mengawali kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan di buka oleh pembawa acara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dilanjutkan dengan Sambutan oleh Bapak Bupati yang diwakili oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. Tujuan Siraman Rohani untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan di antar anggota.

Pada kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M mengundang Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar) untuk memberikan Tauziah / menyampaikan informasi kepada para undangan yang hadir. Di Pembukaan ini beliau menyampaikan ke semua jamaah bahwa Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Memperbanyak rasa syukur di Bulan Suci Ramadhan ini. Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yang harus diteladani, yaitu:

1. Sunnatullah : Allah selalu menyimpan rahasia (aib) manusia (hambaNya). Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Allah menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia, karena yang tidak pernah merasa berdosa hanyalah setan. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, gigi yang mulai tanggal ,fungsi badan mulai menurun, dll. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia.
2. Sunnatul Rosul : Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya. Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya. Sebagai manusia kita tidak boleh bersifat sombong harus membagi kepedulian dan perhatian melalui kegiatan santunan yatim piatu. Anak yatim adalah anak yang belum balik , yang ditinggal meninggal bapaknya yang harus hidup mandiri. Anak yang masih kecil yang ditinggal meninggal ibunya (tersapih secara paksa ) disebut fatim (piatu).
3. Sunatul Auliya : yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas. Memperbanyak istighfar setiap hari memohon ampundari segala dosa. Kaya dan miskin adalah sama sama ujian , semuanya adalah ujian titipan Allah maka menjadi mausia tidak boleh sombong.Allah Maha berkehendak maka kita harus berhati- hati.

Pada Kesempatan acara ini dilakukan dengan sesi tanya jawab yaitu :
• Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain?.
Jawab: Sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita.
• Tanya: Apa saja golongan yang berhak menerima zakat?
Jawab: Yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup.

Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dengan bimbingan tausiyah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf, diharapkan seluruh anggota semakin Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur, empati, serta keberkahan bagi semua yang terlibat. Dilanjutkan dengan doa penutup dan pembagian doorprize untuk pemenang.

pada kesempatan ini juga diadakan bazar UMKM, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah :
• Membangun Kebersamaan dan Kekeluargaan.
• Meningkatkan Penjualan Bazar memberi kesempatan pelaku usaha menjual produk ke lebih banyak orang dalam waktu singkat. Cocok untuk UMKM yang ingin memperluas pasar.
• Meningkatkan rasa setia kawan dan tanggung jawab bersama.
• Meningkatkan Kinerja dan Motivasi.
• Menciptakan Suasana Ramai dan Menarik Bazar.
• Memperbaiki Komunikasi dan Kolaborasi.
• Mendorong komunikasi yang lebih terbuka dan informal, serta membantu anggota saling mengenal lebih dalam.
• Menggerakkan Ekonomi Lokal UMKM dan masyarakat sekitar ikut mendapat manfaat dari transaksi yang terjadi.

Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar).


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Gandusari
8112-03-2026Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Kecamatan Nglegok Dharma Wanita Persatuan Unit Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025 Bidang : Sosial Budaya, Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa. Keterangan Program : 1. UP DWP Kecamatan Nglegok 2. Hari/Tanggal : Kamis / 12 Maret 2026 3. Pukul : 08.00 – selesai 4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar. 5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro 6. Acara : Siraman Rohani . Laporan Kegiatan :Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 12 Maret 2026 bertempat di Sasana Adhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Blitar Ketua panitia Ninik Riyanto,Ketua perwosi bu Arina Beki,Ketua PC Muhamadiyah ,Penceramah Ibu Nyai Mutahima Yasin Yusuf, Ketua Persit 511 Blitar dan Pengurus Baznas Kabupaten Blitar dengan Susunan acara 1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila 3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah 4. Sambutan 5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin 6. Penutup / doa Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota Ibu Mening Rendra menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota. Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut: Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok yang merupakan binaan dari Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kec. Ponggok. Dinamakan Al Husainiyah karena memiliki arti berkumpulnya semua hal kebaikan termasuk kita semua yang berkumpul disini dalam hal kebaikan. Santunan anak yatim diwakili oleh anak yatim dari beberapa wilayah di Kab. Blitar. 1.Pembukaan oleh MC Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir. 3. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita . 4. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai. Peran Ibu dalam keluarga selama Ramdhan harus kita laksanakan dengan Ihklas. Memperbanyak rasa Syukur terutama di Bulan Ramadhan ini. Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yang harus diteladani, yaitu: 1. Sunnatullah Allah selalu menyimpan rahasia (aib) manusia(hambaNya). Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Allah menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia, karena yang tidak pernah merasa berdosa hanyalah setan. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, gigi yang mulai tanggal ,fungsi badan mulai menurun, dll. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan. 2. Sunnatul Rosul Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya. Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya. Sebagai manusia kita tidak boleh bersifat sombong harus membagi kepedulian dan perhatian melalui kegiatan santunan yatim piatu. Anak yatim adalah anak yang belum balik , yang ditinggal meninggal bapaknya yang harus hidup mandiri. Anak yang masih kecil yang ditinggal meninggal ibunya (tersapih secara paksa ) disebut fatim (piatu). 3. Sunatul Auliya Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas. Memperbanyak istighfar setiap hari memohon ampundari segala dosa. Kaya dan miskin adalah sama sama ujian , semuanya adalah ujian titipan Allah maka menjadi mausia tidak boleh sombong.Allah Maha berkehendak maka kita harus berhati- hati. Sesi tanya jawab: 1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun 2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima, Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup 3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita. Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh kyai dan ibu ibu penerima doorprize diharapkn langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa melarisi UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM amkanan basah snack kuker dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli Mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar memberikan berbagai manfaat strategis dan spiritual bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP DPMPTSP Kabupaten Blitar. Berikut adalah manfaat utama dari partisipasi dalam kegiatan tersebut: 1. Penguatan Spiritual dan Mental Penyegaran Rohani: Kegiatan ini berfungsi sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan menata harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah. Peningkatan Iman: Memberikan asupan spiritual yang membantu anggota dalam menjaga ketenangan batin dan motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendamping aparatur sipil negara. 2. Peningkatan Kepedulian dan Empati Sosial Wujud Kepedulian Nyata: Melalui santunan anak yatim, anggota dapat mempraktikkan langsung nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Penyaluran Zakat/Infaq: Menjadi sarana yang terorganisir bagi anggota untuk berbagi rezeki dan memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Blitar. 3. Penguatan Jejaring dan Sinergi Organisasi Silaturahmi Antar-Organisasi: Mempererat hubungan dan tali persaudaraan dengan organisasi wanita lainnya yang tergabung dalam GOW, seperti PKK, Bhayangkari, dan Muslimat. Koordinasi Strategis: Membuka peluang kolaborasi antar-instansi (sepertiD PMPTSP dengan organisasi wanita lainnya) dalam program-program kemasyarakatan di masa depan. 4. Dukungan Terhadap Program Pemerintah Daerah Sinergi Visi Kabupaten: Partisipasi ini menunjukkan dukungan DWP UP DPMPTSP terhadap visi Bupati Blitar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan peduli sesama. Peningkatan Citra Instansi: Kehadiran anggota DWP dalam kegiatan positif ini membangun citra Kabupaten Blitar sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan. Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing. Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Nglegok
8205-03-2026SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Nglegok Kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan: 1. Meningkatkan Kualitas Ibadah : Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya, dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik. 2. Pembinaan Mental dan Spiritual: Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. 3. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat. 4. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan. 5. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat. Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari. Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup. Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan. Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah. Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat. Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Nglegok
8305-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA RSUD “NGUDI WALUYO” WLINGI

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi telah mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bersama GOW dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dengan Tema “ Garis hidup seseorang sudah ditakdirkan oleh Alloh SWT“

Keterangan Pelaksanaan Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bersama GOW DWP Kab. Blitar :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari / Tanggal : Kamis, 05 Maret 2026
3. Waktu : 08.00 WIB – selesai
4. Peserta : Seluruh Ibu Ketua Unsur Pelaksana DWP Badan/Dinas/bagian/Kantor/ Dinas Vertikal Kabupaten Blitar beserta minimal 5 (lima) orang anggota, semua organisasi wanita di kab.blitar, unsur penggerak PKK
5. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro Kantor Bupati Blitar Jln. Kusuma Bangsa No. 60, Kanigoro – Blitar
6. Acara : Acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bersama GOW dan Dharma Wanita Persatuan tema “ Garis hidup seseorang sudah ditakdirkan oleh Alloh SWT

Susunan Acara :
1. Registrasi
2. Pembukaan oleh MC
3. Lantunan lagu-lagu islami bersama sholawat dari pondok Tawangrejo Wonodadi
4. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
5. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Ui Chaila
6. Santunan anak Yatim oleh Bupati dan perwakilan Baznas Kab.Blitar
7. Sambutan plt. Asisten Ahli Kesra Kab. Blitar
8. Penyampaian Materi, oleh Kyai. Drs. Agus Muadzin”
9. Pembagian doorprice dari GOW 10. Tanya Jawab
11. Doa

MATERI KEGIATAN SIRAMAN ROHANI BERSAMA GOW DAN DWP KAB. BLITAR

1. Judul : Garis hidup seseorang sudah ditakdirkan oleh Alloh SWT
2. Pemateri : Kyai. Drs. Agus Muadzin
3. Pelaksanaan : 05 Maret 2026

Ringkasan Materi
Hadirin jamaah sekalian yang dimuliakan Allah SWT, Pernahkah kita sejenak merenung, siapakah kita ini sebenarnya? Dari mana kita berasal sebelum dilahirkan di dunia, dan ke mana tujuan akhir kita? Islam, sebagai agama yang sempurna, memberikan jawaban yang tegas dan jelas melalui Al-Qur'an dan Sunnah mengenai asal mula kehidupan seseorang. 1. Asal Usul Fisik: Diciptakan dari Tanah
Dalam QS. Al-Mu'minun ayat 12, Allah SWT berfirman:
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah." Ini adalah jawaban mendasar. Manusia pertama, Nabi Adam 'alaihis salam, diciptakan langsung oleh Allah dari tanah. Sedangkan keturunannya (kita semua) diciptakan melalui proses biologis, namun bahan dasarnya tetap kembali pada saripati tanah yang dimakan oleh orang tua kita. Ini menandakan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk bumi, yang seharusnya memiliki sifat rendah hati, tidak sombong, layaknya tanah yang diinjak namun memberi kehidupan. 2. Asal Usul Ruhani: Tiupan Ruh dari Allah
Fisik manusia tidak akan hidup tanpa adanya ruh. Setelah fisik (janin) disempurnakan, Allah meniupkan ruh ke dalamnya.
"...kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)-Nya..." (QS. As-Sajdah: 9). Ini menunjukkan bahwa manusia adalah perpaduan antara materi (fisik/tanah) dan immateri (ruh/jiwa). Ruh inilah yang membuat kita memiliki kesadaran, potensi berpikir, dan keinginan untuk menyembah Allah. 3. Fase Penciptaan di dalam Rahim
Islam menjelaskan secara rinci fase penciptaan manusia sebelum lahir, yang dikenal dengan tahapan Nuthfah (air mani), 'Alaqah (segumpal darah), Mudghah (segumpal daging), hingga terbentuknya tulang dan daging. Ini adalah bukti kebesaran Allah (QS. Al-Mu'minun: 13-14) yang menunjukkan bahwa hidup ini bukanlah kebetulan. 4. Tujuan Asal Mula: Mengingat Hakikat
Mengapa kita perlu tahu asal mula diri? Agar Tahu Diri (Rendah Hati): Kita berasal dari tanah, yang berbau, lalu dibentuk menjadi rupa yang indah. Tidak ada alasan untuk angkuh. Agar Tahu Tujuan (Ibadah): Hidup bukan hanya untuk makan dan tidur. Asal mula yang dari Allah bertujuan untuk beribadah kepada-Nya (QS. Az-Zariyat: 56). Agar Tahu Tujuan Akhir (Kematian): Kita berasal dari tanah, hidup di atas tanah, dan akan kembali ke dalam tanah. Kesimpulan
Mengenal asal usul diri adalah langkah pertama mengenal Pencipta. Kita berasal dari tanah, ditiupkan ruh, dan diproses dengan penuh kasih sayang oleh Allah. Oleh karena itu, marilah kita jadikan sisa umur kita untuk mengabdi kepada-Nya, agar saat kembali ke tanah nanti, kita kembali dalam keadaan Husnul Khatimah.
Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Materi ini dirangkum dari prinsip-prinsip penciptaan manusia dalam Al-Qur'an (QS. Al-Mu'minun, QS. As-Sajdah) dan kajian tafsir ilmu penciptaan manusia.

Demikian isi tauziah yang disampaikan oleh kyai Drs. Agus Muadzin , semoga bermanfaat bagi kita semmua, aamiin ya rabbal alamiin.

Selanjutnya acara ditutup dengan doa yang disampaikan oleh Kyai drs. Agus Muadzin.

Wasalamualaikum wr.wb.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: RSUD Ngudi Waluyo Wlingi
8412-03-2026

SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M


Unsur Pelaksana : UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar


Bidang : Sosial Budaya


Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial


Kegiatan : Bhakti Sosial berupa Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim


Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret dan 12 Maret 2026


Waktu : 08.00 WIB – selesai


Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar


Pelaksana (WHO):

Ketua UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata beserta anggota UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.


Publik Penerima Manfaat:

Anak yatim serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan siraman rohani Ramadhan.

Data anak yatim yang menerima santunan salah satunya adalah Samsul Arifin usia 10 tahun.


Latar Belakang:

Bulan suci Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama. Oleh karena itu, kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi wanita di Kabupaten Blitar untuk menumbuhkan nilai spiritual sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.


Pelaksanaan Kegiatan (Data + What – When – Where – Who – Publik):

Pada hari Kamis, 5 Maret 2026 bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar telah dilaksanakan kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar, termasuk UP DWP Kecamatan Kesamben.

Siraman rohani disampaikan oleh Bapak Drs. Agus Muadhim selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan pada tanggal 5 Maret 2026 yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadhan, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT. Sedangkan di tanggal 12 Maret oleh Ibu Nyai Yasin Mutmainah Ketua Muslimat Kabupaten Blitar

Selain kegiatan siraman rohani, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Santunan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerima bantuan.


Tujuan Kegiatan:

1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota Dharma Wanita Persatuan.

2. Menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

3. Mempererat silaturahmi antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.

4. Mengisi kegiatan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat secara spiritual dan sosial.


Hasil dan Dampak Kegiatan:

1. Meningkatnya pemahaman anggota mengenai nilai spiritual dan makna ibadah di bulan Ramadhan.

2. Terbangunnya kepedulian sosial kepada anak yatim sebagai bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian.

3. Terjalinnya hubungan yang harmonis antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.

4. Memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan santunan anak yatim.


Makna dan Refleksi:

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap sesama manusia. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan semakin aktif dalam kegiatan sosial dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


Tindak Lanjut:

UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.


Penutup:

Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai spiritual dan sosial di lingkungan Kabupaten Blitar.


Laporan ini disusun oleh:
Operator e-reporting UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
8522-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : Jum’at Berkah

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jum’at, 13 Maret 2026
3. Pukul : 08.00– Selesai
4. Tempat : UPT SMPN 1 Talun
5. Pakaian : PDH DWP (peach)

Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar yang dilaksanakan oleh UPT SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan 1447 H. Pada hari Jumat, tanggal 13 Maret 2026, tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan bertajuk “Jumat Berkah” ini diselenggarakan dengan penuh semangat kebersamaan, keikhlasan, dan rasa syukur.


Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar sekolah dengan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, empati, dan gotong royong. Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, anggota Dharma Wanita Persatuan bersama pihak sekolah memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan, sehingga keberadaan institusi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat kepedulian sosial.


Persiapan kegiatan dilakukan beberapa hari sebelumnya dengan melibatkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan serta dukungan dari pihak sekolah. Berbagai paket bantuan disiapkan, seperti makanan siap saji, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya. Seluruh proses persiapan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kekompakan serta rasa tanggung jawab sosial yang tinggi dari seluruh pihak yang terlibat. Pada hari pelaksanaan, kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta harapan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas.


Kehadiran Dharma Wanita Persatuan di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa diperhatikan, yang menjadi nilai penting dalam membangun hubungan sosial yang kuat.


Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sosial serta rasa empati, baik bagi siswa maupun seluruh warga sekolah, untuk senantiasa peduli terhadap sesama. Nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan “Jumat Berkah” ini juga menjadi bagian dari upaya Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dalam mendukung program sosial kemasyarakatan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dapat terus terjaga dan menjadi budaya yang melekat, khususnya di lingkungan pendidikan.


Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berbagi “Jumat Berkah” di UPT SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan yang ditunjukkan oleh seluruh pihak yang terlibat menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang patut dipertahankan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang dan mampu menginspirasi berbagai pihak untuk terus menebar kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.


Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Ibu Novita Danang selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar.

Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Dinas Pendidikan

8622-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar ibu Susi Agus Santosa menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M yang digelar pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : iman dan taqwa

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 – Selesai
4. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro
5. Pakaian : Busana Muslim

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Susi Agus Santosa, mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dalam menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M yang digelar pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro yang berlokasi di Jalan Semeru, Kota Blitar, dan dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Blitar, bapak Rijanto beserta istri dan bapak Beky beserta istri.


Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, para tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan organisasi berkumpul untuk saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat hubungan kerja yang harmonis serta meningkatkan sinergi antar lembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.


Ibu Susi Agus Santosa menunjukkan komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung berbagai kegiatan kedinasan, khususnya dalam mempererat hubungan sosial dan kebersamaan. Beliau dengan penuh keakraban mendampingi Kepala Dinas Pendidikan, mencerminkan kekompakan antara organisasi DWP dengan jajaran struktural di Dinas Pendidikan.


Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota Dharma Wanita Persatuan lainnya, di antaranya Ibu Ranty Rahardian selaku istri Sekretaris Dinas Pendidikan, serta Ibu Filia Deni selaku istri Kepala Bidang SD. Kehadiran mereka turut menambah semarak suasana serta memperkuat rasa kebersamaan di antara anggota DWP. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.


Tujuan utama halal bihalal adalah mempererat tali silaturahmi, menyambung hubungan yang terputus, dan saling memaafkan kesalahan antar sesama setelah Ramadan. Tradisi khas Indonesia ini bertujuan membersihkan hati dari dendam, meningkatkan kualitas spiritual, serta menciptakan harmoni, persatuan, dan toleransi dalam masyarakat.


Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Bapak Rijanto, menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan, meningkatkan integritas, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Beliau mengajak seluruh jajaran yang hadir untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, diakhiri dengan ramah tamah yang memberikan kesempatan kepada para undangan untuk saling berbincang dan mempererat hubungan personal. Momen ini menjadi refleksi penting bahwa kebersamaan dan komunikasi yang baik merupakan kunci dalam mendukung kinerja pemerintahan yang efektif.


Dengan kehadiran Ketua DWP beserta jajaran, kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol sinergi yang kuat antara organisasi wanita dan instansi pemerintah. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan serta pembangunan di Kabupaten Blitar.


Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Ibu Novita Danang selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Pendidikan

8709-03-2026

KEGIATAN BHAKTI SOSIAL SANTUNAN DAN BERBELANJA BAJU LEBARAN BAGI ANAK YATIM DI KECAMATAN KESAMBEN KABUPATEN BLITAR


Unsur Pelaksana : UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar


Bidang : Sosial Budaya


Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial


Kegiatan : Bhakti Sosial Santunan dan Belanja Baju Lebaran Anak Yatim


Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026


Waktu : 09.00 WIB – selesai


Tempat : Aula Kantor Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar dan Toko Trend


Pelaksana (WHO):

Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata beserta anggota UP DWP Kecamatan Kesamben.


Publik Penerima Manfaat (DATA PUBLIK):

Sebanyak 16 anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Ilmi Desa Siraman Kecamatan Kesamben serta anak yatim dari Kecamatan Selorejo.


Latar Belakang:

Kegiatan bhakti sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial Dharma Wanita Persatuan terhadap anak yatim, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim dalam merayakan hari kemenangan.


Pelaksanaan Kegiatan (Data + What–When–Where–Who–Publik):

Pada hari Senin, 9 Maret 2026 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kesamben, telah dilaksanakan kegiatan Bhakti Sosial berupa santunan dan belanja baju lebaran bagi 16 anak yatim. Kegiatan ini merupakan hasil pentasyarufan dana dari Kecamatan Kesamben dan Desa Siraman serta dukungan dari DWP Kabupaten Blitar.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan, serta pembacaan doa. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Camat Kesamben Bapak Amir Bharata selaku penasehat UP DWP Kecamatan Kesamben yang menyampaikan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim sebagai amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Blitar Ny. Ita Eko Susanto yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan kebersamaan dalam berbagi kebahagiaan kepada anak yatim, khususnya dalam menyambut Idul Fitri.


Setelah rangkaian acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan anak-anak yatim untuk berbelanja kebutuhan baju lebaran di Toko Trend. Setiap anak mendapatkan voucher belanja sebesar Rp200.000,- serta uang saku sebesar Rp50.000,-.

Suasana penuh kebahagiaan terlihat dari wajah anak-anak yatim yang dengan antusias memilih pakaian, sepatu, dan kebutuhan lainnya untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.


Tujuan Kegiatan:

1. Menyalurkan bantuan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

2. Memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak yatim dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

3. Mempererat silaturahmi antar anggota DWP dan masyarakat.

4. Mengimplementasikan nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.


Hasil dan Dampak Kegiatan:

1. Terpenuhinya kebutuhan baju lebaran bagi anak yatim sebagai publik penerima manfaat.

2. Meningkatnya kepedulian sosial anggota DWP terhadap masyarakat yang membutuhkan.

3. Terwujudnya kebahagiaan dan rasa syukur bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idul Fitri.

4. Terjalinnya hubungan yang harmonis antara DWP dan masyarakat Kecamatan Kesamben.


Makna dan Refleksi:

Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Kebahagiaan yang dirasakan anak-anak yatim menjadi pengingat bahwa sekecil apapun kebaikan akan memberikan dampak besar bagi masyarakat.


Tindak Lanjut dan Evaluasi:

UP DWP Kecamatan Kesamben berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pelayanan publik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.


Penutup:

Kegiatan Bhakti Sosial Santunan dan Belanja Baju Lebaran bagi anak yatim berjalan dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat nilai kepedulian sosial di lingkungan masyarakat Kecamatan Kesamben.


Laporan ini disusun oleh:
Operator UP DWP Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar



Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Kecamatan Kesamben
8805-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR


Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.


Bidang : Sosial Budaya, Kegiatan Iman dan Taqwa


Keterangan :
1. Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 – selesai
3. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Kabupaten Blitar Kanigoro
4. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim


Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi wanita dan tamu undangan, antara lain:
• Pengurus dan anggota GOW Kabupaten Blitar
• Perwakilan Pemerintah Kabupaten Blitar
• Perwakilan PCNU Kabupaten Blitar
• Perwakilan Baznas Kabupaten Blitar
• Organisasi wanita se-Kabupaten Blitar
• Pelaku UMKM binaan GOW
Dari UP DWP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dihadiri oleh :
1. Ibu Suharti Liani (Ketua DWP Dispusip)
2. Ibu Verne (Sekretaris DWP Dispusip)
3. Ibu Nazil
4. Ibu Yeyet
5. Ibu Celvia
6. Ibu Lilik


Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1. Sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan di Bulan Suci Ramadhan.
2. Bentuk kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim piatu.
3. Momentum mempererat silaturahmi dan sinergi antarorganisasi wanita.
4. Wujud dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi melalui partisipasi dalam bazar UMKM binaan GOW.


Acara diawali dengan lantunan sholawat oleh Tim Sholawat yang menciptakan suasana religius dan penuh ketenangan. Selanjutnya dilaksanakan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjelang Ramadhan.


Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan Ketua Panitia dan perwakilan Bupati Blitar.


Pada sesi inti, K.H. Agus Muadzin memberikan tauzian dengan inti pembahasan sebagai berikut :

1. PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI ANAK
Dalam pandangan Islam, hal utama yang harus diajarkan kepada anak adalah ilmu, karena dengan ilmu seorang anak dapat mengenal Allah, memahami agama, dan menjalani hidup dengan benar. Pendidikan dalam Islam tidak hanya berarti sekolah, tetapi proses menanamkan pengetahuan, iman, dan akhlak sejak dini. Tanpa ilmu, seseorang tidak akan tahu mana yang benar dan mana yang salah, sehingga ilmu menjadi dasar bagi semua kebaikan.
Ilmu akan menjadi bekal hidup yang sangat penting karena harta tanpa ilmu akan habis, sedangkan ilmu akan membimbing seseorang dalam menjalani kehidupan dengan benar.

2. BENTUK-BENTUK COBAAN DALAM KEHIDUPAN
Dalam kehidupan, manusia akan diuji dengan berbagai cobaan, di antaranya:
1. Cobaan rumah tangga, yaitu ujian yang datang dari pasangan hidup.
Dalam kehidupan rumah tangga, tidak semua perjalanan berjalan tenang dan sesuai harapan. cobaan dalam rumah tangga adalah sesuatu yang wajar, karena pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang ujian kesabaran, keikhlasan, dan kedewasaan. Salah satu ujian yang paling sering terjadi adalah ujian yang datang dari pasangan hidup sendiri. Hal ini bukan berarti pernikahan itu salah, tetapi justru menjadi bagian dari cara Allah mendidik hamba-Nya agar menjadi lebih kuat dan lebih dekat kepada-Nya.
2. Cobaan ekonomi, baik dalam bentuk kesulitan ekonomi maupun kelimpahan rezeki yang dapat membuat seseorang terlena.
• Ketika berada dalam kesempitan, seseorang diuji apakah ia tetap sabar, tetap berusaha dengan cara yang halal, dan tidak putus asa dari rahmat Allah. Tidak sedikit rumah tangga goyah karena masalah ekonomi, namun bagi orang yang beriman, keadaan sulit justru menjadi kesempatan untuk belajar tawakal dan saling menguatkan.
• Sebaliknya, ketika rezeki datang dengan mudah dan melimpah, itu pun merupakan ujian yang tidak kalah berat. Kelimpahan harta bisa membuat seseorang terlena, lupa bersyukur, lalai dalam ibadah, bahkan merasa tidak lagi membutuhkan pertolongan Allah. Dalam kondisi lapang, seseorang diuji apakah ia tetap rendah hati, tetap ingat kepada Allah, dan tetap menggunakan hartanya di jalan yang baik.

3. Cobaan melalui anak, baik anak kandung maupun menantu.
Ujian melalui anak bisa bermacam-macam, seperti sikap anak yang tidak sesuai harapan, perbedaan pendapat, masalah akhlak, hingga persoalan rumah tangga anak yang ikut dirasakan oleh orang tua. Bahkan setelah anak dewasa dan berkeluarga, ujian bisa datang melalui menantu, karena adanya perbedaan latar belakang, kebiasaan, dan cara pandang yang kadang menimbulkan kesalahpahaman. Dalam keadaan seperti ini, orang tua diuji untuk tetap bersikap adil, menahan emosi, dan menjaga hubungan keluarga agar tidak rusak.

4. Cobaan ketaatan, yaitu ujian dalam menjaga ketaatan kepada Allah.
Ketaatan bukan perkara ringan. Ada kalanya iman naik dan turun, semangat beribadah melemah, atau muncul rasa malas dan lalai. Di saat seperti itulah seseorang sedang diuji, apakah ia tetap berusaha mendekat kepada Allah atau justru mengikuti hawa nafsu. Cobaan ketaatan juga bisa datang ketika seseorang sudah berada di jalan yang baik, lalu diuji dengan godaan, pujian, atau keadaan yang membuatnya lengah. Dengan kesabaran, doa, dan terus berusaha memperbaiki diri, cobaan dalam ketaatan justru menjadi jalan untuk semakin dekat kepada Allah.


Semua cobaan tersebut dapat dihadapi apabila seseorang menguatkan ibadah kepada Allah, di antaranya dengan:
* Menjaga silaturahmi
* Memperbanyak sedekah


3. PERMASALAHAN REMAJA SAAT INI
Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada remaja saat ini adalah kebiasaan tidur terlalu larut karena bermain handphone. Kebiasaan ini sering dianggap sepele, padahal dapat berdampak pada kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Kurang tidur membuat tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan menurunkan semangat belajar maupun beribadah. Selain itu, penggunaan handphone pada malam hari juga membuat pikiran terus aktif sehingga tubuh sulit beristirahat dengan baik.


4. KUNCI HIDUP YANG BAIK
Beberapa kunci untuk menjalani kehidupan dengan baik, yaitu:
1. Tidak sering begadang, agar tubuh mendapatkan istirahat yang cukup.
2. Selalu berusaha hidup dengan bahagia dan bersyukur.


5. CARA AGAR SHOLAT BISA KHUSYUK
Agar sholat dapat dilakukan dengan khusyuk, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Menjaga makanan dan penghasilan agar halal, serta menjauhi perbuatan zina.
2. Memahami bacaan sholat (tarjim atau terjemahannya) sehingga lebih menghayati makna doa dan bacaan.
3. Tidak meninggalkan sholat berjamaah, karena sholat berjamaah dapat memperkuat keimanan dan kekhusyukan.


6. DOA UNTUK ANAK YANG SULIT DIINGATKAN
Doa yang dapat dipanjatkan ketika memiliki anak yang sulit diingatkan:
"Ya Allah, kami sering lupa dan banyak dosa. Ya Allah, ampunilah kami atas kelalaian dan dosa-dosa kami."

Selain itu juga dianjurkan membaca:
* Doa taubat Nabi Adam
* Doa taubat Nabi Yunus
* Membaca “Allahumma ajirni minan naar” sebanyak 3 kali setelah sholat Maghrib dan Subuh
* Membaca Surah Al-Fatihah 40 kali setelah sholat Maghrib


7. MENGELOLA HATI KETIKA HARAPAN TIDAK TERWUJUD
Ketika apa yang diharapkan tidak terjadi, seseorang perlu belajar mengelola hati dengan kesabaran dan keikhlasan. Semua yang terjadi merupakan bagian dari ujian kehidupan yang harus dijalani dengan memperkuat iman dan tawakal kepada Allah.


PENUTUP

>

Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar dalam kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan, mempererat sinergi antarorganisasi wanita, serta meningkatkan nilai kepedulian dan kebersamaan menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat syukur, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat semakin tumbuh dan menjadi bagian dari budaya organisasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Blitar yang religius dan berdaya.


Laporan ini dibuat/disunting oleh Triana selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
8912-03-2026

Ibu-Ibu Anggota Unsur Pelaksana Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar serta beberapa Karyawati Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri Kegiatan Siraman Rohani yang diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar

Bidang : Sosial Budaya, Iman dan Takwa

Keterangan :

1. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 – selesai
3. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Bupati Blitar, Jl. Kusuma Bangsa No 60 Kabupaten Blitar
4. Acara : Siraman Rohani Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M

Kegiatan dihadiri oleh:

- Ketua Panitia Ibu Ninik Rijanto
- Ketua Perwosi Ibu Arina Becky
- Ketua Persit Kab Blitar
- Kepala Baznas KAb Blitar yang diwakili pengurus
- Ketua PCNU Kab Blitar
- Organisasi Wanita seluruh Kabupaten Blitar
Dalam kegiatan ini, Ibu-ibu Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Bulan suci Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar bersama Pemerintah Kabupaten Blitar secara rutin menyelenggarakan kegiatan Siraman Rohani setiap hari Kamis selama bulan Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi wanita di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP). Melalui kegiatan ini diharapkan para anggota dapat memperoleh pencerahan rohani, memperdalam pemahaman keagamaan, serta memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Pada hari Kamis, 12 Maret 2026, anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut hadir dan mengikuti kegiatan Siraman Rohani yang diselenggarakan di Pendopo Sasana Adhi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar.
Rangkaian kegiatan Siraman Rohani diawali dengan lantunan sholawat dari Grup Sholawat Al Husainiyah dari IG TKI Kecamatan Ponggok yang merupakan binaan Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kecamatan Ponggok. Lantunan sholawat tersebut menambah suasana religius serta menumbuhkan rasa kebersamaan di antara para peserta.
Adapun susunan acara dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan oleh MC
2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
4. Sambutan dari perwakilan Bupati Blitar
5. Tausiyah / Siraman Rohani
6. Doa penutup
Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim serta pembagian doorprize kepada para peserta yang beruntung.
Dalam sambutannya, perwakilan Bupati Blitar menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Blitar tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan beberapa pesan penting kepada seluruh peserta yang hadir.
Salah satu hal yang disampaikan adalah mengenai peringatan Hari Raya Idul Fitri tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga sikap toleransi antarumat beragama. Penetapan tanggal 1 Syawal juga tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang akan dilaksanakan oleh pemerintah.
Selain itu, beliau juga mengingatkan agar masyarakat tidak bersikap terburu-buru dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, khususnya dalam hal berbelanja kebutuhan Lebaran. Masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing, sehingga tidak terjadi perilaku konsumtif atau panic buying.
Berbelanja secara bijak dan rasional sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga serta membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasaran. Dengan berbelanja sesuai kebutuhan, masyarakat dapat menghindari perilaku mubazir serta lebih fokus pada makna dan esensi Lebaran, yaitu mempererat kebersamaan, meningkatkan ibadah, dan memperbaiki diri.
Tausiyah dalam kegiatan Siraman Rohani ini disampaikan oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar yakni Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pentingnya mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.
Salah satu bentuk rasa syukur yang paling utama adalah dengan melaksanakan kewajiban ibadah, terutama menjaga salat lima waktu dengan baik dan penuh kesungguhan. Dalam bulan suci Ramadan, umat Islam juga dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak amal kebaikan.
Beliau juga menekankan bahwa peran seorang ibu dalam keluarga sangatlah penting. Keikhlasan seorang ibu dalam menjalankan perannya sebagai istri dan ibu rumah tangga akan membawa keberkahan dalam kehidupan keluarga serta dapat menjadi teladan bagi anak-anak.
Dalam tausiyah tersebut juga disampaikan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang selalu memperhatikan umatnya. Bahkan menjelang wafatnya, Rasulullah SAW masih memikirkan keadaan umatnya dan berpesan agar umat Islam senantiasa menjaga salat.
Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak yatim. Dalam Islam, anak yatim adalah anak yang ditinggal meninggal oleh ayahnya sebelum mencapai usia baligh. Batasan baligh bagi perempuan adalah ketika telah mengalami haid, sedangkan bagi laki-laki ketika telah mengalami mimpi basah.
Melalui kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan dalam kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati serta kepedulian sosial kepada sesama yang membutuhkan.
Beliau juga mengingatkan bahwa manusia tidak boleh bersikap sombong karena kehidupan di dunia hanyalah sementara. Segala sesuatu yang dimiliki manusia, baik harta, jabatan, maupun kedudukan, hanyalah titipan dari Allah SWT.
Oleh karena itu, manusia harus senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Rasa syukur dapat diwujudkan melalui hati, lisan, maupun perbuatan. Bersyukur melalui hati berarti menyadari bahwa segala nikmat berasal dari Allah. Bersyukur melalui lisan dapat dilakukan dengan mengucapkan Alhamdulillah, sedangkan bersyukur melalui perbuatan dapat diwujudkan dengan meningkatkan ibadah serta berbagi kepada sesama.
Sikap syukur juga dapat memberikan ketenangan batin, meningkatkan rasa bahagia, serta menjauhkan manusia dari sifat iri dan dengki.
Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, para anggota dapat terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, serta mampu menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Tenaga Kerja
9012-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Maret 2026

1. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 s/d Selesai
3. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kab. Blitar 4. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili Asisten Pemerintahan Bapak Wiji
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Ketua PC Muhamadiyah * Penceramah Ibu Nyai M. Yasin Yusuf
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar

Acara: 1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok
2. Santunan anak yatim
3. Menyanyikan lagu Indonesia raya
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah
5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C
6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Maulana

Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying.

Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

7. Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf

Setiap manusia harus punya 3 kebaikan: - Sunnatullah
Yang dimaksud adalah Alloh menyimpan rahasia (aib) manusia. Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir.
- Sunnatul Rosul
Sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya.
- Sunatul Aulia
Yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas.

-yudo-


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Selopuro
9113-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar mengikuti Siraman Rohani dan Santunan anak Yatim Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H bulan Februari 2026
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa
Keterangan Program:
1. Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar beserta Pengurus
2. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 - Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili Asisten Pemerintahan Bapak Wiji
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Ketua PC Muhamadiyah Selaku Penceramah Ibu Nyai M. Yasin Yusuf
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar

Susunan Acara:
1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok
2. Santunan anak yatim
3. Menyanyikan lagu Indonesia raya dengan Dirigent Ibu Yuni Suswanti
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah
5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C
6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Maulana
7. Acara Inti / Tausizah
8. Doa Penutup

Dalam sambutan nya Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying.

Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

Tauziah dari Ibu Nyai Muntamimah Yasin Yusuf

Ibu Nyai Muntamimah Ysin Yusuf menyampaikan bahwa nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa.

Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai.

Setiap manusia harus punya 3 kebaikan:

1. Sunnatullah

Yang dimaksud adalah Alloh menyimpan rahasia (aib) manusia. Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Alloh menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, fungsi badan mulai menurun.

Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan.

2. Sunnatul Rosul

Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya.

Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya.

3. Sunatul Aulia

Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas.
1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat
Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun
2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima,
Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup
3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain
Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita.

Acara di lanjutkan dengan Doa yang di pimpin oleh Ibu Nyai Yasin Yusuf , dilanjutakan dengan pemberian doorprize kepada yang menerima diharapkan langsung maju kedepanuntuk pengambilan hadiah.

Penulis : H_M

Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar
Program: Iman dan Takwa

9210-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Dharma Wanita Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar beserta anggota dan juga perwakilan anggota TP PKK Kecamatan mengikuti Kegiatan Siraman Rohani Korpri.

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Taqwa
Keterangan Program :
1. Kegiatan: Siraman Rohani Korpri
2. Hari/Tanggal : Selasa, 10 Maret 2026
3. Pukul : 07.30 WIB s.d Selesai
4. Tempat: Pendopo Sasana Adhi Praja
5. Pakaian : Korpri
6. Peserta: + 10.000 Orang
7. Tema : Membangun Harmoni Kehidupan ASN Seimbang antara Karir, Keluarga dan Ibadah
Secara harfiah, siraman rohani berasal dari kata "siraman" (mengguyur/mendinginkan) dan "rohani" (jiwa/spiritual). Secara istilah, ini adalah kegiatan pembinaan mental dan spiritual yang bertujuan untuk memberikan nasihat, pencerahan, serta penguatan batin kepada seseorang atau kelompok. Acara Siraman Rohani KORPRI merupakan agenda penting untuk menyegarkan kembali semangat pengabdian para ASN (Aparatur Sipil Negara) agar tidak hanya terjebak dalam rutinitas birokrasi, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat.
1. Fungsi Utama
• Penyegaran Mental (Refreshing): Di tengah penatnya rutinitas kerja dan target karier, siraman rohani berfungsi sebagai "istirahat sejenak" untuk menenangkan pikiran.
• Kompas Etika: Mengingatkan kembali tentang nilai-nilai moral dan kejujuran agar tidak terjerumus dalam penyimpangan (seperti korupsi atau penyalahgunaan wewenang).
• Keseimbangan (Work-Life Balance): Membantu individu melihat bahwa hidup bukan hanya soal materi atau jabatan, tapi juga tentang ketenangan keluarga dan pengabdian kepada Tuhan.
2. Makna Pengabdian sebagai Ibadah. Bekerja sebagai ASN bukan sekadar menjalankan tugas administratif atau mengejar pangkat. Dalam perspektif spiritual, setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat adalah bentuk ibadah sosial.
• Melayani dengan Ikhlas: Ketika niatnya adalah ibadah, maka rasa lelah akan berubah menjadi lillah (karena Allah).
• Profesionalisme: Menjalankan tugas dengan kompeten adalah bentuk amanah yang akan dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat.
3. Integritas: Menjaga Hati di Tengah Sistem
Godaan dalam dunia kerja seringkali muncul dalam bentuk gratifikasi, penyalahgunaan wewenang, atau sekadar kemalasan.
• Kejujuran: Kejujuran adalah mahkota seorang abdi negara. Uang yang dibawa pulang ke rumah haruslah harta yang bersih agar membawa keberkahan bagi keluarga.
• Disiplin Waktu: Menghargai jam kerja adalah bentuk ketaatan pada kontrak kerja dan sumpah jabatan.
4. Menjadi Teladan (Role Model)
Anggota KORPRI adalah wajah dari pemerintah. Di lingkungan masyarakat, ASN sering dijadikan rujukan sikap dan perilaku.
• Etika berkomunikasi: Selalu menjaga tutur kata, baik di dunia nyata maupun di media sosial.
• Gotong Royong: Memperkuat soliditas antar rekan kerja tanpa memandang suku, agama, atau golongan demi persatuan bangsa.
Bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), siraman rohani sangat krusial karena:
• Memperkuat Integritas: ASN yang memiliki "rohani yang sehat" cenderung lebih sulit tergoda gratifikasi.
• Meningkatkan Empati: Membantu ASN melayani masyarakat dengan hati dan kesabaran, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
• Ketahanan Keluarga: Sesuai tema Anda, siraman rohani sering memberikan tips praktis menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah kesibukan dinas.
Tujuan dari penyelenggaraan Siraman Rohani KORPRI :
Sebenarnya adalah untuk melakukan "recharge" atau pengisian ulang energi spiritual dan mental para aparatur negara.
1. Sinkronisasi Niat (Purification of Motive)
Tujuan utama adalah menyelaraskan niat bekerja. ASN sering kali terjebak dalam rutinitas administratif yang kering. Siraman rohani bertujuan agar ASN kembali meniatkan kerja sebagai:
• Ladang Ibadah: Mengubah orientasi dari sekadar mencari gaji menjadi mencari berkah. • Pengabdian Tulus: Menghilangkan sifat pamrih dalam melayani masyarakat.
2. Peningkatan Kecerdasan Spiritual (SQ)
Jika diklat teknis meningkatkan kecerdasan intelektual (IQ) dan pelatihan kepemimpinan mengasah kecerdasan emosional (EQ), maka siraman rohani bertujuan mengasah Kecerdasan Spiritual (SQ).
• Agar ASN memiliki ketahanan mental saat menghadapi tekanan kerja.
• Agar ASN memiliki nilai etika (kompas moral) yang tidak mudah goyah oleh suap atau tekanan kepentingan.
3. Peneguhan Komitmen Panca Prasetya KORPRI
Tujuannya adalah menginternalisasi butir-butir Panca Prasetya KORPRI ke dalam sanubari, bukan sekadar dihafal saat upacara.
• Kesetiaan: Setia kepada negara dan pemerintah melalui jalur agama/moral.
• Keadilan: Menjamin bahwa pelayanan diberikan secara adil tanpa memihak.
4. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Harmonis
Kegiatan ini bertujuan membangun suasana kerja yang sejuk (kondusif).
• Meredam Konflik: Mengingatkan pentingnya silaturahmi dan membuang penyakit hati seperti iri, dengki, atau sombong antar rekan sejawat.
• Komunikasi Efektif: Membangun budaya tegur sapa yang santun berdasarkan nilai-nilai agama.
5. Menjaga Marwah Institusi
Tujuan jangka panjangnya adalah menjaga citra pemerintah di mata publik.
• ASN yang religius dan berintegritas akan menjauhkan institusi dari skandal atau perilaku yang merusak kepercayaan masyarakat (public trust).
Manfaat utamanya:
1. Penguatan Integritas dan Moral
Di tengah godaan gratifikasi atau korupsi, siraman rohani berfungsi sebagai rem spiritual. Ini mengingatkan ASN bahwa ada pengawasan yang lebih tinggi daripada sekadar atasan atau inspektorat, yaitu pengawasan Tuhan.
• Kejujuran: Mendorong perilaku kerja yang bersih dan transparan.
• Tanggung Jawab: Menyadari bahwa setiap tanda tangan dan kebijakan memiliki konsekuensi dunia-akhirat.
2. Manajemen Stres dan Kesehatan Mental
Beban kerja birokrasi yang tinggi dan target yang ketat sering kali memicu kejenuhan atau stres.
• Ketenangan Batin: Konten yang menyejukkan membantu ASN meraih inner peace, sehingga bisa berpikir lebih jernih.
• Keseimbangan: Membantu menyeimbangkan kehidupan kerja (work-life balance) dengan kehidupan spiritual.
3. Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik
ASN yang memiliki kecerdasan spiritual cenderung lebih empati.
• Pelayanan dengan Hati: ASN tidak lagi melihat masyarakat sebagai beban, melainkan sebagai sesama yang perlu dibantu.
• Kesabaran: Meningkatkan kesabaran dalam menghadapi komplain atau dinamika di lapangan.
4. Mempererat Solidaritas (Jiwa Korsa)
Pertemuan dalam forum religi mempertemukan berbagai unit kerja dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan.
• Harmonisasi: Menghilangkan sekat-sekat ego sektoral antar instansi.
• Persatuan: Menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman anggota KORPRI.
Kesan (Apa yang Dirasakan)
• Penyegaran Spiritual: "Kegiatan ini terasa seperti oase di tengah padatnya rutinitas birokrasi. Kami merasa diingatkan kembali bahwa di balik tumpukan berkas dan aplikasi, ada tanggung jawab besar kepada Tuhan dan masyarakat."
• Momen Refleksi: "Materi yang disampaikan sangat relevan dengan dinamika kerja kami. Kami tersadar bahwa terkadang kami terlalu sibuk mengejar target administratif hingga lupa menjaga keikhlasan hati dalam melayani."
• Kehangatan Kebersamaan: "Melihat rekan-rekan dari berbagai unit duduk bersama dalam suasana yang tenang menciptakan rasa kekeluargaan yang lebih kuat daripada sekadar pertemuan formal di meja rapat."
Pesan (Apa yang Diharapkan)
• Implementasi Nyata: "Semoga apa yang kita dengar hari ini tidak hanya menjadi catatan di buku, tetapi menjadi perubahan sikap saat kita kembali ke meja kerja besok pagi. Mari kita transformasi nilai spiritual menjadi kualitas pelayanan."
• Konsistensi Program: "Kami berharap kegiatan siraman rohani ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, karena iman dan semangat kerja perlu 'di-charge' secara berkala agar tidak meredup."
• Menjaga Integritas: "Pesan untuk kita semua: Mari jaga marwah KORPRI dengan bekerja bersih. Ingatlah bahwa gaji yang barokah akan membawa ketenangan bagi keluarga kita di rumah."
Laporan ini dibuat/ disunting oleh
Mediana Aliyatul

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Wonotirto
9312-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar


Anggota Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kab. Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Blitar


Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2025
3. Pukul : 08.00 Selesai
4. Tempat : Pendopo SAP Kanigoro- Blitar
5. Pakaian : Muslim
6. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili Plt. Asisten Pemerintahan Bapak Alwi Maulana, S.Pd,M.Pd
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Ketua PC Muhamadiyah * Penceramah Ibu Nyai Mutahima Yasin Yusuf
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar
7. Petugas yang hadir:
- Ibu Margareth Nanang Adi
- Ibu Yuli Edi
- Ibu Enik Yuyus
- Ibu Palupi Nurhidayat
- Ibu Ratna Rudi
- Ibu Titik Dayat


Susunan Acara:
1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok yang merupakan binaan dari Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kec. Ponggok. Dinamakan Al Husainiyah karena memiliki arti berkumpulnya semua hal kebaikan termasuk kita semua yang berkumpul disini dalam hal kebaikan.
2. Santunan anak yatim diwakili oleh anak yatim dari beberapa wilayah di Kab. Blitar
3. Menyanyikan lagu Indonesia raya di pandu oleh Ibu Yuni Suswanti
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah yang di pandu oleh MC Ibu Alwi Maulana
5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C beiau merupakan putri berprestasi di Kabupaten Blitar. Beliau merupakan juara 1 MTQ pertama di tahun 2010 tingkat Nasional dengan tafsir bahasa Inggris. Tahun 2015 juara 1 MTQ antar Mahasiswa di Asia Mesir, 2016 MTQ Nasional harapan 2 di NTB
6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.
7. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf


Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai. Setiap manusia harus punya 3 kebaikan:
- Sunnatullah Yang dimaksud adalah Alloh menyimpan rahasia (aib) manusia. Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Alloh menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, fungsi badan mulai menurun. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan.
- Sunnatul Rosul Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya. Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya.
- Sunatul Aulia Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas.


Sesi tanya jawab:
1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberikan zakat Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun
2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima, Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup
3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupi aib kita.


Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh ustadzah Yasin dan ibu ibu penerima door prize diharapkan langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa berbelanja UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM makanan basah snack kue kering dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli Mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar memberikan berbagai manfaat strategis dan spiritual bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Disperkimtan Kabupaten Blitar.


Berikut adalah manfaat utama dari partisipasi dalam kegiatan tersebut:
1. Penguatan Spiritual dan Mental Penyegaran Rohani: Kegiatan ini berfungsi sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan menata harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah. Peningkatan Iman: Memberikan asupan spiritual yang membantu anggota dalam menjaga ketenangan batin dan motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendamping aparatur sipil negara.
2. Peningkatan Kepedulian dan Empati Sosial Wujud Kepedulian Nyata: Melalui santunan anak yatim, anggota dapat mempraktikkan langsung nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Penyaluran Zakat/Infaq: Menjadi sarana yang terorganisir bagi anggota untuk berbagi rezeki dan memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Blitar.
3. Penguatan Jejaring dan Sinergi Organisasi Silaturahmi Antar-Organisasi: Mempererat hubungan dan tali persaudaraan dengan organisasi wanita lainnya yang tergabung dalam GOW, seperti PKK, Bhayangkari, dan Muslimat. Koordinasi Strategis: Membuka peluang kolaborasi antar-instansi (seperti Disperkimtan dengan organisasi wanita lainnya) dalam program-program kemasyarakatan di masa depan.
4. Dukungan Terhadap Program Pemerintah Daerah


Sinergi Visi Kabupaten: Partisipasi ini menunjukkan dukungan DWP UP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan terhadap visi Bupati Blitar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan peduli sesama. Peningkatan Citra Instansi: Kehadiran anggota DWP dalam kegiatan positif ini membangun citra Disperkimtan Kabupaten Blitar sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada penanganan pertanahan, rumah layak huni, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan.


Penulis: Ibu Enik Yuyus selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar.



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
9412-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit DPMPTSP Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan buka puasa bersama di Bulan Ramadhan 1446 H

Bidang : Sosial Budaya,

Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa.

Keterangan Program :

1. Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

2. Hari/Tanggal : Kamis / 12 Maret 2026

3. Pukul : 16.00 – selesai

4. Peserta : Seluruh karyawan karyawati DPMPTSP serta seluruh angota Dharmawanita Persatuan Unit Kerja DPMPTSP Kabupaten Blitar

5. Tempat : Kantor DPMPTSP Kabupaten Blitar

6. Acara : Buka Bersama

Laporan Kegiatan :Buka puasa bersama seluruh karyawan karyawati dan anggota dharmawanita UP DPMPTSP Kabupaten Blitar merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun sekali pada bulan ramadhan yang diselenggarakan DPMPTSP Kabupaten Blitar. Buka puasa bersama adalah kegiatan makan atau minum untuk membatalkan puasa yang dilakukan umat Muslim tepat saat azan Magrib (matahari terbenam) di bulan Ramadan. Buka puasa bertujuan untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa.

Susunan acara:

1. Pembukaan oleh Mc yaitu Sultan Muhammad Fikri, S.Tr.I.P

2. Sambutan oleh kepala DPMPTSP : Bayu Aji Mariska, SE.MM

3. Tausiyah oleh Bapak Harun Ar Rasyid, S.H MH

4. Penutup / doa

5. Buka bersama

6. Sholat magrib

7. Ramah Tamah

Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diadakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota.

Berikut uraian acara “Buka Puasa Bersama” DPMPTSP Kabupaten Blitar sebagai berikut:

1.Pembukaan oleh MC

Pembukaan oleh Pembawa acara dimulai dengan mengucapkan basmallah bersama sama dilanjutkan dengan pembacaan susunan acara

2. Sambutan oleh kepala DPMPTSP : Bayu Aji Mariska, SE.MM , dalam sambutannya beliau mengucapkan banyak terimakasih karena telah menyempatkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini disela sela kesibukan yang ada. Selanjutnya beliau berharap semoga kegiatan buka puasa bersama ini bisa meningkatkan rasa kebersamaan serta iman dan mendapat pahala yang berlipat bila diniatkan ibadah di bulan suci Ramadhan ini

3. Tausiyah oleh Bapak Harun Ar Rasyid, S.H MH

Beliau menyampaikan bahwa bulan Ramadhan ini adalah bulan yang harus kita syukuri kedatangannya karena kita masih diberi kesempatan bertemu bulan ini sehingga bisa beribadah untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Bulan Ramadhan adalah bulan suci penuh berkah, rahmat, dan ampunan, di mana pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan keutamaan bulan Ramadhan”. Adapun keutamaannya adalah sebagai berikut: Keutamaan utamanya meliputi turunnya Al-Qur'an, adanya malam Lailatul Qadar, pelipatan ganda pahala, serta pengampunan dosa bagi mereka yang berpuasa dengan iman dan ikhlas. ”

1. Bulan diturunkannya AL-Qur’an: Ramadhan adalah bulan istimewa tempat wahyu pertama Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk manusia

2. Malam Lailatul Qodar: Terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yang umum terjadi di 10 malam terakhir.

3. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, Allah memudahkan hamba-Nya berbuat kebaikan dan membatasi ruang maksiat.

4. Pengampunan Dosa: Puasa Ramadhan menghapus dosa-dosa masa lalu jika dijalankan dengan ikhlas dan tulus.

5. Pahala dilipat gandakan: Setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan ganjaran yang jauh lebih besar dibandingkan bulan lainnya.

6.Waktu Mustajab Berdoa: Doa orang yang berpuasa, terutama saat berbuka, sangat didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT.

7.Membentuk karakter sabar: Puasa melatih pengendalian diri, kesabaran, dan ketaqwaan.

8.Pembalasan Surga: Orang yang berpuasa dan beribadah di dalamnya dijanjikan surga

Dalam tausiahnya ini beliau berharap kita semua bisa memanfaatkan dan mendapatkan keutamaan keutamaan bulan Ramadhan sehingga iman dan taqwa kita meningkat dan bisa mendapatkan surgaNya. Tak lupa diahkir tausiahnya, beliau tutup dengan doa bersama dilanjutkan dengan doa berbuka puasa . Acara selanjutnya yaitu berbuka puasa ( membatalkan puasa) dilanjut sholat magrib berjamaah dan dilanjutkan buka puasa serta ramah tamah dan foto bersama.

Kegiatan “Buka puasa bersama ini berjalan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan setiap bulan suci ramadhan. Diharapkan kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi antar anggota.

Petugas E- reporting Beti Cholidin


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP
9512-03-2026Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar Hari ini Kamis Tanggal 12 Maret 2026 Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar memeriahkan Siraman Rohani dan santunan anak yatim terakhir di bulan Ramadhan. Program kerja sebagai berikut : Bidang : Sosial Budaya Program : ketahanan keluarga Keterangan program : 1. Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD kabupaten Blitar 2. Hari/tanggal : Kamis, 12 Maret 2026 3. Pukul : 08.00 - selesai 4. Tempat : Pendopo SAP jl. kusuma bangsa no. 80 Kanigoro Blitar 5. Pakaian : Busana muslim Acara di hadiri oleh plt. Asisten Pemerintahan dan kesra Bapak Alwi Maulana , Ibu ketua panitia Ibu Ninik Rijanto, Ketua PERWOSI Ibu Ariana Beki, Ketua PC Muhammadiyah Ibu Nyai Mutmainah Yasin Yusuf, perwakilan seluruh anggota OPD dan Organisasi GOW, Ketua Persit kartika chandra 511, serta pengurus baznas kabupaten blitar. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari grup sholawat Al- Husainiyah dr IGTKI kecamatan Ponggok. Santunan anak yatim, menyanyikan lagu Indonesia Raya, membaca Al- fatihah, pembacaan ayat suci Al-quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C dan terakhir sambutan Bupati Blitar yang diwakili oleh Plt.Asisten Pemerintahan dan kesra Bapak Alwi Maulana. Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, yang tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan santunan anak yatim. Beliau berpesan agar lebih berhati hati mendekati lebaran, berhati hati dalam berkendara serta jangan panic buying. Beliau berharap kita dapat tambahan ilmu yang bisa diterapkan dalam keluarga, karena sebagai ibu merupakan tiang keluarga, yang dapat menjadikan keluarga sehat kuat mental lahir batin. Selanjutnya acara inti yaitu tausiyah dari Ibu Nyai Mutmainah Yasin Yusuf. Nikmat yang besar adalah nikmat yang sehat, jasmani maupun rohani. Sebagai ibu mempunyai peran yang luar biasa dalam keluarga. Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yaitu : 1. SUNNATULLAH yang dimaksud adalah Allah menyimpan rahasia (AIB) manusia. Jiak aib manusia terlihat maka kita tidak bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan tampak di akhir hari kehidupan manusia. 2. SUNNATUL ROSUL, Nabi selalu mamperhatikan umatnya. 3. SUNNATUL Aulia, yang dimaksud adalah menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam artian hidup kita sering di sakiti baik fisik maupun batin. penulis : Bu B_Y_H
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Sekretariat DPRD
9612-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit DPMPTSP Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025

Bidang : Sosial Budaya,

Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa.

Keterangan Program :

1. Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

2. Hari/Tanggal : Kamis / 12 Maret 2026

3. Pukul : 08.00 – selesai

4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar.

5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro

6. Acara : Siraman Rohani .

Laporan Kegiatan :Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 12 Maret 2026 bertempat di Sasana Adhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Blitar Ketua panitia Ninik Riyanto,Ketua perwosi bu Arina Beki,Ketua PC Muhamadiyah ,Penceramah Ibu Nyai Mutahima Yasin Yusuf, Ketua Persit 511 Blitar dan Pengurus Baznas Kabupaten Blitar dengan Susunan acara

1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah

2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila

3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah

4. Sambutan

5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin

6. Penutup / doa

Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota Ibu Mening Rendra menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota.

Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut:

Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok yang merupakan binaan dari Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kec. Ponggok. Dinamakan Al Husainiyah karena memiliki arti berkumpulnya semua hal kebaikan termasuk kita semua yang berkumpul disini dalam hal kebaikan. Santunan anak yatim diwakili oleh anak yatim dari beberapa wilayah di Kab. Blitar.

1.Pembukaan oleh MC

Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT

2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili

Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir.

3. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita .

4. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar

Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai.

Peran Ibu dalam keluarga selama Ramdhan harus kita laksanakan dengan Ihklas.

Memperbanyak rasa Syukur terutama di Bulan Ramadhan ini.

Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yang harus diteladani, yaitu:

1. Sunnatullah

Allah selalu menyimpan rahasia (aib) manusia(hambaNya). Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Allah menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia, karena yang tidak pernah merasa berdosa hanyalah setan. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, gigi yang mulai tanggal ,fungsi badan mulai menurun, dll. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan.

2. Sunnatul Rosul

Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya. Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya. Sebagai manusia kita tidak boleh bersifat sombong harus membagi kepedulian dan perhatian melalui kegiatan santunan yatim piatu. Anak yatim adalah anak yang belum balik , yang ditinggal meninggal bapaknya yang harus hidup mandiri. Anak yang masih kecil yang ditinggal meninggal ibunya (tersapih secara paksa ) disebut fatim (piatu).

3. Sunatul Auliya

Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas. Memperbanyak istighfar setiap hari memohon ampundari segala dosa. Kaya dan miskin adalah sama sama ujian , semuanya adalah ujian titipan Allah maka menjadi mausia tidak boleh sombong.Allah Maha berkehendak maka kita harus berhati- hati.

Sesi tanya jawab:

1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat

Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun

2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima,

Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup

3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain

Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita.

Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh kyai dan ibu ibu penerima doorprize diharapkn langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa melarisi UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM amkanan basah snack kuker dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli

Mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar memberikan berbagai manfaat strategis dan spiritual bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP DPMPTSP Kabupaten Blitar.

Berikut adalah manfaat utama dari partisipasi dalam kegiatan tersebut:

1. Penguatan Spiritual dan Mental

Penyegaran Rohani: Kegiatan ini berfungsi sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan menata harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah.

Peningkatan Iman: Memberikan asupan spiritual yang membantu anggota dalam menjaga ketenangan batin dan motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendamping aparatur sipil negara.

2. Peningkatan Kepedulian dan Empati Sosial

Wujud Kepedulian Nyata: Melalui santunan anak yatim, anggota dapat mempraktikkan langsung nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Penyaluran Zakat/Infaq: Menjadi sarana yang terorganisir bagi anggota untuk berbagi rezeki dan memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Blitar.

3. Penguatan Jejaring dan Sinergi Organisasi

Silaturahmi Antar-Organisasi: Mempererat hubungan dan tali persaudaraan dengan organisasi wanita lainnya yang tergabung dalam GOW, seperti PKK, Bhayangkari, dan Muslimat.

Koordinasi Strategis: Membuka peluang kolaborasi antar-instansi (sepertiD PMPTSP dengan organisasi wanita lainnya) dalam program-program kemasyarakatan di masa depan.

4. Dukungan Terhadap Program Pemerintah Daerah

Sinergi Visi Kabupaten: Partisipasi ini menunjukkan dukungan DWP UP DPMPTSP terhadap visi Bupati Blitar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan peduli sesama. Peningkatan Citra Instansi: Kehadiran anggota DWP dalam kegiatan positif ini membangun citra Kabupaten Blitar sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan.

Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing.

Petugas E- reporting Beti Cholidin


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP
9710-03-2026Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar, pada hari Senin, tanggal 10 Maret 2026 mengikuti kegiatan Siraman Rohani Korpri dengan tema " MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER, KELUARGA DAN IBADAH ". Keterangan program : 1. Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar 2. Hari/tanggal : Selasa, 10 maret 2026 3. Tempat : Pendopo Ageng Sasana Adhi Praja Kanigoro 4. Waktu : 08.00 - selesai Ibu Ketua Dharma Wanita Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar Ibu Haris Susianto beserta anggota dan perwakilan ASN Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan siraman rohani di Pendapa Ageng Sasanq Adhi Praja Kanigoro dengan pembicara Bapak Prof Dr. Kyai Agus Zaenul Fikri MPD sekaligus Rektor UIN Tulungagung dengan tema " MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER, KELUARGA DAN IBADAH ". Membangun harmoni kehidupan ASN dalam artian bahwa upaya sadar dan terencana untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan, dengan tiga pilar utama kehidupan yaitu : 1. Tuntutan pekerjaan ( karier ) 2. Tanggung jawab rumah tangga ( keluarga ) 3. Ketaatan kepada Tuhan ( Ibadah ) Membangun harmoni kehidupan ASN sangatlah penting, menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktifitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental. Tujuan keharmonisan utamanya yaitu menciptakan ASN yang tangguh , bahagia, tidak stres, produktif serta mampu memberikan pelayanan ekstra guna kehidupan sosial yang stabil. Hubungan keluarga yang harmonis menciptakan lingkungan yang aman, tingkat bahagia yang tinggi serta mendukung kesehatan mental ASN. Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah , membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan bijak, sehingga minim konflik yang dapat merusak kinerja ASN. Mengutamakan nilai nilai spiritual dengan etos kerja yang tinggi, jujur dan berintegritas, menyeimbangkan ibadah dan tanggung jawab duniawi serta mencegah ASN dari tindakan menyimpang seperti korupsi. Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai nilai religius, saling menghargai, menolong sesama rekan kerja dan menciptakan lingkungan kondusif. Dengan memanajemen waktu yang baik dan bijak, ASN dapat tetap berprestasi dalam karier nya, harmonis dalam berumahtangga serta tenang dalam menjalankan ibadahnya. Penulis : Bu B_Y_H
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Sekretariat DPRD
9812-03-2026 SIRAMAN ROHANI DI BULAN SUCI RAMADAN 12 MARET 2026 Pada hari ini Kamis, 12 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar beserta Anggota mengikuti kegiatan Siraman Rohani yang di selenggarakan di Pendopo SAP Kanigoro. sambutan dari perwakilan Bapak Bupati menyampaikan bahwa Tahun ini 1 Syawal bertepatan dengan hari Raya Nyepi sehingga kita semua harus bertolerasi dan untuk penetapan 1 Syawal menunggu sidang Isbat dilaksanakan. dan dalam menghadapi lebaran kali ini kita semua diharapkan jangan terburu buru dan berbelanja sesuai dengan kebutuhan keuangan kita, pada intinya jangan gupuh menyambut hari raya . Berbelanja sesuai kebutuhan saat Lebaran sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan, menghindari perilaku boros (mubazir), serta menjaga stabilitas harga dan pasokan barang di pasaran. Menjelang Lebaran, sering kali timbul dorongan untuk membeli barang secara berlebihan (panic buying) karena tekanan sosial atau keinginan semata. Belanja sesuai kebutuhan membantu memastikan pengeluaran tidak membengkak Gaya hidup konsumtif yang tinggi saat Lebaran memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan belanja rasional, kita membantu mengendalikan permintaan agar harga tetap stabil dan ketersediaan barang di pasaran tetap aman. Berbelanja bijak memungkinkan kita untuk lebih fokus pada esensi Lebaran, seperti kebersamaan dan kesucian diri, daripada sekadar mengejar tren baju baru atau gaya hidup mewah. Kebutuhan Lebaran meliputi banyak hal, mulai dari zakat, mudik, hingga hampers. Memilah antara kebutuhan dan keinginan membantu memastikan hal-hal penting terpenuhi tanpa mengabaikan pos keuangan lainnya. Dengan berbelanja secara bijak dan rasional, Ramadan dan Lebaran dapat disambut dengan lebih nyaman, tenang, dan penuh keberkahan. dalam kesempatan ini tausyiah disampaikan oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar, kita senua harus mensyukuri nikmat misalnya dengan cara solat 5 waktu yang utuh. dan dalam bulan Ramadhan ini peran ibu sangat penting , keikhlasan seorang ibu akan membawa kita menjadi istri yang sholehah. nabi Muhammad selalu memperhatikan Umatnya bahkan ketika beliau mau Wafat beliau masih memikirkan umatnya. Nabi berpesan untuk menjaga sholat . dan kita harus peduli pada sesama dengan cara seperti santunan anak yatim. Batasan anak yatim itu jika Perempuan sampai Haid, dan jika laki laki sampai mimpi basah. dan pesan belaiu bahwa di dunia ini kita tidak boleh sombong karena di dunia ini hanya sementara artinya Pernyataan bahwa kita tidak boleh sombong karena dunia ini hanya sementara adalah prinsip hidup yang fundamental, didasarkan pada kesadaran akan kefanaan manusia dan hakikat harta/jabatan yang hanyalah titipan. Sifat sombong (takabur) meremehkan orang lain dan merasa lebih hebat, padahal semua kelebihan hanyalah titipan Allah SWT. dan harus peduli dengan sesama karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan, memiliki rasa empati, serta untuk menciptakan kehidupan yang aman, rukun, dan damai. Kepedulian sosial, atau altruisme, memperkuat ikatan persaudaraan, meringankan beban orang lain, meningkatkan rasa syukur, dan mendatangkan balasan kebaikan dari Tuhan. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri; semua orang saling bergantung untuk memenuhi kebutuhan.. Kepedulian membantu sesama yang sedang kesulitan, yang pada gilirannya dapat meringankan beban hidup mereka. Sikap peduli meminimalisir konflik dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis.. Sesuai dengan sila ke-2 Pancasila (kemanusiaan yang adil dan beradab), peduli menumbuhkan rasa empati dan menghormati martabat orang lain. Membantu orang lain dapat meningkatkan rasa bahagia, mengurangi stres, serta menjadi ajang untuk lebih bersyukur. Dalam pandangan agama, membantu orang yang kesusahan akan dibalas dengan kemudahan oleh Tuhan, baik di dunia maupun akhirat. Kita semua harus mensyukuri nikmat karena itu adalah perintah Allah yang mendatangkan tambahan nikmat. . Bersyukur juga bentuk pengakuan bahwa segalanya adalah titipan, sehingga mencegah sifat sombong dan membawa keberkahan hidup. Bersyukur membuat hati lebih lapang, bahagia, dan terhindar dari penyakit hati seperti iri dan dengki . Syukur adalah wujud ketaatan dan pengakuan bahwa segala kenikmatan, baik kesehatan, waktu, maupun harta, semata-mata berasal dari Allah. Dengan bersyukur, kita menyadari bahwa yang dimiliki hanyalah titipan, sehingga melatih kerendahan hati . Bersyukur membantu menjaga pola pikir positif, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Rasa syukur dapat diwujudkan melalui hati (merenungkan kebaikan), lisan (mengucapkan alhamdulillah), dan perbuatan (meningkatkan ibadah dan berbagi).
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Srengat
9912-03-2026

Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar

Anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Blitar

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2025
3. Pukul : 08.00 Selesai
4. Tempat : Pendopo SAP Kanigoro- Blitar
5. Pakaian : Muslim
6. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili Plt. Asisten Pemerintahan Bapak Alwi Maulana, S.Pd,M.Pd
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Ketua PC Muhamadiyah * Penceramah Ibu Nyai Mutahima Yasin Yusuf
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar
7. Petugas yang hadir:
- Ibu Siti Arifah Agus Zubaedi
- Ibu Siti Nur Rohmah Anwar
- Ibu Aulia Donny
Susunan Acara:
1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok yang merupakan binaan dari Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kec. Ponggok. Dinamakan Al Husainiyah karena memiliki arti berkumpulnya semua hal kebaikan termasuk kita semua yang berkumpul disini dalam hal kebaikan.
2. Santunan anak yatim diwakili oleh anak yatim dari beberapa wilayah di Kab. Blitar
3. Menyanyikan lagu Indonesia raya di pandu oleh Ibu Yuni Suswanti
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah yang di pandu oleh MC Ibu Alwi Maulana
5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C beiau merupakan putri berprestasi di Kabupaten Blitar. Beliau merupakan juara 1 MTQ pertama di tahun 2010 tingkat Nasional dengan tafsir bahasa Inggris. Tahun 2015 juara 1 MTQ antar Mahasiswa di Asia Mesir, 2016 MTQ Nasional harapan 2 di NTB
6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana
Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying.
Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.
7. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf
Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa.
Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai.
Setiap manusia harus punya 3 kebaikan:
- Sunnatullah
Yang dimaksud adalah Alloh menyimpan rahasia (aib) manusia. Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir.
Alloh menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, fungsi badan mulai menurun.
Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan.
- Sunnatul Rosul
Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya.
Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya.
- Sunatul Aulia
Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas.
Sesi tanya jawab:
1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat
Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun
2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima,
Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup
3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain
Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita..
Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh kyai dan ibu ibu penerima doorprize diharapkn langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa melarisi UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM amkanan basah snack kuker dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli
Mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar memberikan berbagai manfaat strategis dan spiritual bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP BPBD Kabupaten Blitar.
Berikut adalah manfaat utama dari partisipasi dalam kegiatan tersebut:
1. Penguatan Spiritual dan Mental
Penyegaran Rohani: Kegiatan ini berfungsi sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan menata harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah.
Peningkatan Iman: Memberikan asupan spiritual yang membantu anggota dalam menjaga ketenangan batin dan motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendamping aparatur sipil negara.
2. Peningkatan Kepedulian dan Empati Sosial
Wujud Kepedulian Nyata: Melalui santunan anak yatim, anggota dapat mempraktikkan langsung nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Penyaluran Zakat/Infaq: Menjadi sarana yang terorganisir bagi anggota untuk berbagi rezeki dan memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Blitar.
3. Penguatan Jejaring dan Sinergi Organisasi
Silaturahmi Antar-Organisasi: Mempererat hubungan dan tali persaudaraan dengan organisasi wanita lainnya yang tergabung dalam GOW, seperti PKK, Bhayangkari, dan Muslimat.
Koordinasi Strategis: Membuka peluang kolaborasi antar-instansi (seperti BPBD dengan organisasi wanita lainnya) dalam program-program kemasyarakatan di masa depan.
4. Dukungan Terhadap Program Pemerintah Daerah
Sinergi Visi Kabupaten: Partisipasi ini menunjukkan dukungan DWP UP BPBD terhadap visi Bupati Blitar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan peduli sesama.
Peningkatan Citra Instansi: Kehadiran anggota DWP dalam kegiatan positif ini membangun citra BPBD Kabupaten Blitar sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan.

Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: BPBD
10012-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026

Bidang : Sosial Budaya

Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
3. Pukul : 08.00  Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Muslim
6. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili Asisten Pemerintahan Bapak Wiji
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Ketua PC Muhamadiyah * Penceramah Ibu Nyai M. Yasin Yusuf
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar
7. Petugas yang hadir:
- Ibu Nanik Hangga
- Ibu Deki Tasijik
- Ibu Refia Yanindra
- Ibu Susi Dwi

Susunan Acara:

1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok

2. Santunan anak yatim

3. Menyanyikan lagu Indonesia raya

4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah

5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C

6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Maulana

Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying.

Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

7. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf

Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa.
Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai.
Setiap manusia harus punya 3 kebaikan:
- Sunnatullah
Yang dimaksud adalah Alloh menyimpan rahasia (aib) manusia. Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir.
Alloh menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, fungsi badan mulai menurun.
Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan.

- Sunnatul Rosul
Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya.

Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya.

- Sunatul Aulia
Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas.

Sesi tanya jawab:

1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat
Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun

2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima,
Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup

3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain
Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita.

Penyusun Laporan:

Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

10105-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR


Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Ibu Margareth Nanang Adi beserta 6 anggota DWP Disperkimtan yaitu Ibu Yuli Edi, Ibu Palupi Nurhidayat, Ibu Titik Dayat, Ibu Enik Yuyus, Ibu Rudik, Ibu Ratna Ridi telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2026


Bidang : Sosial Budaya

Keterangan Program :
1. Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Unit pelaksana Disperkimtan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis / 5 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 – selesai
4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar.
5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro
6. Acara : Siraman Rohani.


Laporan Kegiatan :

Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara
1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila
3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah
4. Sambutan
5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin
6. Penutup / doa


Ketua Dharma Wanita Disperkimtan Kabupaten Blitar Ibu Margareth Nanang Adi menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota


Acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar yang diiringi oleh hadroh Shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK ( Ibu Kades) desaTawangrejo sekaligus sholawat bersama


1. Pembukaan oleh MC

Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili

Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuti tausiah bersama nara sumber. Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir.
3. Sambutan oleh Bapak Wiji Asrori (PLT Asisten Kesra mewakili Bpk Bupati ) Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 10 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto.

Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama. 2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat.
3. Resik (Bersih): Saya minta seluruh OPD, instansi, hingga tingkat dusun untuk konsisten melakukan "kurve" atau kerja bakti. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan.
4. Indah: Kita tata lingkungan kita agar rapi dan nyaman.

Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah.
4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin.S.pd


Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran. Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut :
1. Fase Alam Arwah (dalam rupa Roh). Fase alam arwah adalah tahap awal keberadaan ruh sebelum ditiupkan ke dalam jasad di rahim. Ini adalah fase pra-kehidupan di mana ruh diciptakan dan bersaksi atas keesaan Allah.
2. Fase Alam Rahim Pada fase ini dicatat empat macam hal yaitu:
1) ditiupkan rohnya,
(2) dicatat rejekinya, maka yakinlah setiap manusia diciptakan satu paket dengan rejekinya asalkan kita berusaha serta tawakal hanya padaNya. Jika seseorang menginginkan rejeki maka dia harus dekat dengan Allah tidak sebaliknya, namun yang umum terjadi manusia bersibuk sibuk mencari rejeki hingga lupa beribadah padaNya. Allah adalah maha pemberi rejeki (Al-Razzak), maha kaya (Al-Ghani)
(3) Umur , Manusia diciptakan sepaket dengan ketentuan sampai berapa umurnya, dimana meninggal dan karena apa meninggalnya. Nabi Muhammad bersabda bahwa rata rata umur manusia adaklah 60 – 70 tahun , kalau ada umatnya yang umur lebih dari 70 than, Nabi berkata “ semoga yang berumur 70 tahun mendapat RahmatNya”. Walaupun umur sudah ditentukan oleh Allah SWT manusia harus tetap berusaha sehat agar panjang umur. Ada ungkapan dimasyarakat “ Awet Enom, Sepuh Gaseh, sehat tanpa obat”


Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki. "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557).


Beberapa adab yang harus diperhatikan saat silaturahmi:
(1) Bila ada undangan datang
(2). Baju yang dipakai biasa saja,
(3)Yang menjadi tuan rumah reuni menjamu dengan sederhana,
(4) Tidak memamerkan pencapaian pada kerabat. Maka diharapkan dengan menjaga adab ini keakraban bisa utuh terjalin sehingga silaturahmi ini kelas akan bisa menggiring bersama sama ke Surga. Silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah • Mendatangkan Ridha Allahtertuang pada HR Tirmidzi dan Abu Dawud
• Mempererat persaudaraan
• Membuat kerabat yang dikunjungi bahagia
• Amalan masuk surga tertuang pada HR Bukhari
• Memberikan keberkahan umur
• Rezeki meningkat dan berkah seperti yang tertuang pada HR Bukhari
• Menambah kewibawaan bagi orang yang menjawab silaturahmi


Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam: • Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama.Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah.
• Menutupi Aib Sesama Muslim: Islam sangat menekankan perlindungan kehormatan orang lain dengan cara menutup aib atau cacat orang lain. Seseorang yang menjaga rahasia saudaranya di dunia, akan ditutupi aibnya oleh Allah di akhirat.
• Rahasia Rumah Tangga: Pasangan suami istri wajib menjaga kerahasiaan rumah tangga mereka. Menceritakan aib pasangan kepada orang lain dianggap sebagai salah satu keburukan terburuk di akhirat. • Konteks Amanah Informasi: Di era digital, menyebarkan foto, pesan pribadi, atau data tanpa izin adalah pelanggaran amanah informasi.
• Strategi dan Pekerjaan: Dalam konteks pekerjaan atau strategi (seperti contoh Rasulullah dalam perang), merahasiakan informasi penting merupakan strategi, bahkan faktor kemenangan.
• Konsekuensi: Membocorkan rahasia atau aib orang lain adalah perbuatan tercela yang tidak hanya merusak hubungan sosial tetapi juga mendatangkan kemurkaan Allah.


Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit Berikut adalah amalan amalan sederhana yang pahalanya besar :
(1). Mendengarkan bacaan Al-Quran Mendengarkan Al-Qur'an adalah amalan mulia yang mendatangkan rahmat, ketenangan jiwa, dan tambahan keimanan
(2)Mendengarkan Adzan Hukum mendengarkan dan menjawab adzan adalah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah), bukan sebuah kewajiban yang berdosa jika ditinggalkan, menurut mayoritas ulama. Namun, mendengarkan adzan adalah bentuk adab yang mulia untuk menghormati panggilan Allah dan bersiap menunaikan salat. Hukum mendengarkan adzan:
• Menjawab dengan Lisan: Saat mendengar adzan, disunnahkan meniru ucapan muadzin kalimat demi kalimat.
• Pengecualian: Ketika muadzin mengumandangkan Hayya 'alash shalaah (mari salat) dan Hayya 'alal falaah (mari menuju kemenangan), disunnahkan menjawab dengan Laa haula walaa quwwata illa billaah. Aktivitas saat Adzan: Dianjurkan berhenti sejenak dari aktivitas (termasuk berbicara atau mengaji) untuk mendengarkan dan menjawab adzan.
• Adzan Rekaman: Menden gar adzan dari kaset atau rekaman tidak disunnahkan untuk dijawab, namun jika dari aplikasi smartphone yang menirukan lafal zikir, maka disunnahkan menjawabnya.
• Keutamaan: Mendengarkan dan menjawab adzan dapat mendatangkan syafaat, diampuni dosa-dosanya, dan salah satu jalan menuju surga
3. . Fase Alam Dunia Dunia adalah tempatnya ujian bagi umat manusia. Ketika pertamakali bayi lahir kedunia ditandai dengan tangisan, ini menggambarkan memang dunia adalah tempatnya ujian bagi manusia.


Ada beberapa ujian hidup, diantaranya adalah :
(1) Ujian hidup lewat rumah tangga Contoh dari ujian hidup lewat rumah tangga ini diantaranya adalah menantu yang tidak disukai mertuanya, ujian seorang anak yang sedang merawat orangtua . Seorang istri yang diuji suami tidak baik dan dia tetap sabar dan bertaqwa pada Allah akan diganjar seperti ganjaran Siti Aisyah ( Istri Firaun) sedangkan seorang suami yang diuji dengan istri yang tidak baik dan dia tetap bersabar dan beriman pada Allah maka dia akan diganjar seperi ganjaran Nabi Ayub.
(2). Ujian hidup lewat Harta, Manusia bisa dicoba dengan kekurangan harta maupun kelebihan harta . Manusia dalam keadaan kekurangan atau kelebihan harta pun harus tetap mengutamakan ibadah karena manusia diciptakan Allah untuk beribadah. Ada sebuah hadits tentang meluangkan waktu untuk ibadah menegaskan bahwa Allah SWT berjanji mencukupkan rezeki dan ketenangan hati bagi mereka yang beribadah, serta mengancam dengan kesibukan duniawi dan kefakiran bagi yang melalaikannya. "Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku akan tutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak lakukan yang sedemikian, niscaya Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutupi kefakiranmu." (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan disahihkan al-Albani).
(3) Ujian hidup lewat anak
(4)Cobaan hidup lewat tetangga


Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani). Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat.


Poin-poin penting mengenai sholat :
• Tiang Agama & Kewajiban Utama: Sholat adalah rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan dan menjadi tolok ukur amal lainnya.
• Sarana Komunikasi & Dekat dengan Allah: Saat sujud, seorang hamba berada pada jarak terdekat dengan Allah, menjadikannya waktu terbaik untuk berdoa.
• Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sholat yang khusyuk mendidik jiwa untuk menghindari maksiat dan perilaku buruk.
• Pembersih Dosa & Sumber Ketenangan: Sholat lima waktu menggugurkan dosa-dosa kecil di antara waktu sholat dan memberikan ketenangan batin.
• Manfaat Kesehatan: Gerakan sholat yang teratur membantu melenturkan otot, sendi, dan melatih keseimbangan tubuh.
• Balasan Surga & Kemuliaan: Allah menjanjikan surga, penjagaan malaikat, dan keberkahan bagi orang yang menegakkan sholat.Meninggalkan sholat dianggap meruntuhkan sendi agama dan menunjukkan sifat munafik. Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah.
• Jalan Menuju Surga: Istri yang taat, menjaga shalat, puasa, dan menjaga kehormatannya dijamin masuk surga dari pintu mana saja.
• Bentuk Ibadah kepada Allah: Ketaatan kepada suami adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya.
• Keharmonisan Rumah Tangga: Kepatuhan istri menciptakan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan damai.
• Penghormatan terhadap Pemimpin: Suami adalah pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya.
• Kewajiban Utama: Setelah menikah, ketaatan istri berpindah dari orang tua kepada suami. Batasan Ketaatan:
• Ketaatan hanya berlaku dalam perkara kebaikan dan bukan maksiat.
• Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah. Bentuk Ketaatan yang Umum:
• Menjaga diri dan harta suami saat suami tidak di rumah.
• Melayani suami dengan ikhlas dan menyenangkan hatinya.
• Meminta izin suami saat ingin keluar rumah atau melakukan aktivitas tertentu.
• Meningkatkan Integritas dan Moral: Menghindari penyebaran hoaks, memupuk kejujuran, dan beretika dalam berkomunikasi.
• Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi.
• Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat.
• Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif.
• Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan.Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan.


Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan Doa


Penulis : Enik Yuyus
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
10210-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup mengikuti kegiatan berbagi takjil yang di selenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana kabupaten Blitar,

Bidang : Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga Iman dan Tkwa
Kegiatan : Berbagi taljil bersama seluruh ketua UP DWP OPD Kabupaten Blitar

Hari/Tanggal : Selasa , 10 Maret 2026
Pukul 15.00 WIB – Selesai
Tempat : Depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar Jl. Kusuma Bangsa No. 60, Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kode Pos 66171
Pakaian : Baju Batik Dharma Wanita Persatuan

Acara berbagi takjil adalah kegiatan sosial yang biasanya dilakukan selama bulan Ramadan, di mana orang atau komunitas membagikan makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa kepada masyarakat secara gratis.

Tujuan acara berbagi takjil
1. Mempererat tali silaturahm
Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antara seluruh Anggota UP DWP OPD Kabupaten Blitar
2. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan
Melalui kegiatan bersama diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan sehingga dapat meningkatkan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
3.Membantu orang yang sedang berpuasa
Terutama mereka yang masih di perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka.
4. Menumbuhkan rasa kepedulian sosial
Mengajarkan berbagi dan mempererat hubungan antar masyarakat.
5. Mendapatkan pahala
Dalam ajaran Islam, memberi makan orang yang berpuasa memiliki pahala yang besar

Dengan Susunan Acara :

1. Persiapan takjil
2. Berkumpul dan briefing panitia
3. Pembagian takjil kepada masyarakat
4. Buka puasa bersama
5. Penutup dan doa

Pelapor : Ibu Yuni Selaku Operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas LIngkungan Hidup

10305-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

“Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar”
Bidang : Sosial dan Budaya

Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang dilaksanakan pada :
1. Hari/Tanggal : Kamis / 05 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 WIB - Selesai
3. Lokasi : Pendopo SAP Kanigoro
4. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)

5. Peserta : Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten Blitar

Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu :
1. Pembukaan oleh MC yaitu Ibu Khirul Kiptiyah.
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila.
3. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia.
4. Sambutan - Sambutan.
5. Tauziah dari Ketua Drs.KH. Agus Mu’adzin.
6. Penutup dan Doa.
7. Pembacaan Penerimaan Hadiah Doorprize.
8. Penyerahan Hadiah Doorprize.

Pada hari ini Kamis tanggal 05 Maret 2026 bertempat di Pendopo SAP Kanigoro yang diikuti oleh Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Pengurus GOW, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten. Kegiatan Siraman Rohani yang diselenggaran oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW).

Untuk mengawali kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan di buka oleh pembawa acara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dilanjutkan dengan Sambutan oleh Bapak Bupati yang diwakili Bapak Wiji Asrori oleh (PLT Asisten Kesra mewakili Bpk Bupati ). Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 10 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Dilanjutkan Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto. Kebersamaan antar organisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tujuan Siraman Rohani untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan di antar anggota.

Pada kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M mengundang KH. Agus Mu’adzin untuk memberikan Tauziah / menyampaikan informasi kepada para undangan yang hadir. Di Pembukaan ini beliau mengajak semua jamaah siraman rohani ini untuk mendoakan anak – anak yatim/piatu yang disantuni agar menjadi anak yang sholeh solehah serta tak lupa mendokan semua agar senantiasa diberikan nikmat sehat. Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam. Fase Alam Arwah (dalam rupa Roh) Fase alam arwah adalah tahap awal keberadaan ruh sebelum ditiupkan ke dalam jasad di rahim. Ini adalah fase pra-kehidupan di mana ruh diciptakan dan bersaksi atas keesaan Allah, Fase Alam Rahim (ditiupkan Rohnya, dicatat rezekinya dan jodohnya), dan Fase Alam Dunia. Kelahiran dan kematian setiap manusia yang hidup di dunia ini telah ditetapkan takdirnya oleh Allah SWT, termasuk kelahiran dan kematian. Tidak ada seorang pun yang bisa memilih kapan ia dilahirkan dan kapan ia akan kembali kepada Allah. Semua telah tertulis dalam ketetapan-Nya sejak sebelum manusia diciptakan. Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, hendaknya kita memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Perbanyak amal kebaikan, jaga hubungan dengan sesama, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Karena pada akhirnya, setiap manusia akan kembali kepada-Nya dan mempertanggung jawabkan segala yang telah dilakukan selama hidup di dunia. Rezeki merupakan salah satu takdir yang telah diatur oleh Allah SWT bagi setiap manusia. Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, namun manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar rezeki tersebut dapat diperoleh dengan cara yang baik dan halal. Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda. Ada yang dilapangkan, ada pula yang diuji dengan keterbatasan. Dari sinilah kita belajar untuk tidak iri kepada orang lain, tetapi lebih banyak bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah. Oleh karena itu, kita diajarkan untuk bersabar ketika diuji, bersyukur ketika diberi nikmat, dan selalu berserah diri kepada Allah. Dengan begitu, hati kita akan lebih tenang karena percaya bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini sudah berada dalam ketetapan dan kasih sayang-Nya. Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia. Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama. Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah.

Pada Kesempatan acara ini dilakukan dengan sesi tanya jawab yaitu :
• Tanya: Kenapa waktu sholat selalu pikiran kemana-mana tidak bisa kusyu pikiran selalu kemana-mana dan teringat pas pada waktu sholat?.
Jawab: jangan sampai kita berani makan minum yang tidak halalan toyiban, sebelum sholat penting kita mengucap bismillah dengan mantap, ketiga jangan meninggalkan sholat berjamaah.
• Tanya: Bagaimana doa untuk anak yang sulit di atur?
Jawab: Doa wajib kita akhir sholat “Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa”. Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.dan doa taubat doa Nabi Yunus Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.
• Tanya: Bagaimana cara menyikapi apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan?.
Jawab: Salah satu hal yang sulit dalam perintah Allah yaitu mengimani takdir Allah oleh karen itu sangat penting untuk tetap berkhusnudzon kepada Allah apapun tetap di selipkan kalimat syukur Alhamdulillah.

Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Agus Mu’adzin, diharapkan seluruh anggota semakin Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur, empati, serta keberkahan bagi semua yang terlibat.

pada kesempatan ini juga diadakan bazar UMKM, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah :
• Membangun Kebersamaan dan Kekeluargaan.
• Meningkatkan Penjualan Bazar memberi kesempatan pelaku usaha menjual produk ke lebih banyak orang dalam waktu singkat. Cocok untuk UMKM yang ingin memperluas pasar.
• Meningkatkan rasa setia kawan dan tanggung jawab bersama.
• Meningkatkan Kinerja dan Motivasi.
• Menciptakan Suasana Ramai dan Menarik Bazar.
• Memperbaiki Komunikasi dan Kolaborasi.
• Mendorong komunikasi yang lebih terbuka dan informal, serta membantu anggota saling mengenal lebih dalam.
• Menggerakkan Ekonomi Lokal UMKM dan masyarakat sekitar ikut mendapat manfaat dari transaksi yang terjadi.

Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar).


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Gandusari
10411-03-2026

Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar

Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan Harlah dan Buka Bersama BPBD Kab. Blitar

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Rabu, 11 Maret 2025
3. Pukul : 14.00 Selesai
4. Tempat : BPBD Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Muslim hitam jilbab biru muda
6. Dihadiri oleh :
* Ketua DWP UP BPBD Kab. Blitar
* Keluarga besar BPBD Kab. Blitar
* penceramah Bapak Kyai Lukman
Susunan Acara:
1. acara di awali dengan persiapan pembungkusan takjil sejumlah 200 pcs yang berisikan kue dan es lumut
2. persiapan pembagian takjil di depan kantor BPBD Kab. Blitar
3. memasuki acara ini di buka oleh MC ibu Devi Lya
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah
5. Sambutan dari Kepala Pelaksana BPBD Kab Blitar
6. Tauziah sekaligus di tutup dengan doa oleh Kyai Lukman dari Selopuro
7. Membatalkan Puasa dilanjutkan sholat maghrib berjamaah
8. ramah tamah buka puasa bersama
Beliau menyampaikan Momentum Harlah ini bukan sekadar peringatan bertambahnya usia sebuah lembaga, tetapi juga menjadi waktu yang tepat bagi kita semua untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di bidang penanggulangan bencana.
Sebagaimana kita ketahui bersama, tugas BPBD tidaklah ringan. Kita dituntut untuk selalu siaga, cepat, tanggap, dan penuh dedikasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Oleh karena itu, kebersamaan, kekompakan, serta sinergi seluruh unsur di lingkungan BPBD menjadi kunci penting dalam menjalankan amanah tersebut.
Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar yang selama ini turut memberikan dukungan moral maupun sosial kepada keluarga besar BPBD. Kehadiran dan peran ibu-ibu sekalian tentu menjadi bagian penting dalam menjaga semangat serta keharmonisan keluarga besar BPBD.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, saya berharap dapat semakin mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memperkuat solidaritas di antara kita semua. Semoga di usia BPBD Kabupaten Blitar yang terus bertambah ini, kita semua semakin solid, profesional, dan amanah dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
6. Acara inti yaitu Ceramah dari Kyai Lukman dari Selopuro .
Beliau menyampaikan:
* Peringatan hari lahir atau Harlah ini sejatinya bukan hanya sekadar memperingati bertambahnya usia sebuah lembaga. Namun lebih dari itu, Harlah adalah momentum untuk muhasabah, untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui, sekaligus memperkuat niat dalam mengabdi kepada masyarakat.
Tugas yang diemban oleh BPBD adalah tugas yang sangat mulia. Ketika terjadi bencana, ketika masyarakat sedang mengalami kesulitan, maka para petugas BPBD hadir di garis depan untuk membantu, menolong, dan memberikan harapan kepada masyarakat. Dalam Islam, menolong sesama adalah amal yang sangat besar nilainya di sisi Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Maka pekerjaan yang dilakukan oleh bapak ibu sekalian insyaAllah termasuk bagian dari ibadah, selama dilakukan dengan niat yang tulus karena Allah SWT.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan buka puasa bersama seperti ini, kita tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan rasa persaudaraan di antara kita.
Saya juga mengapresiasi peran Dharma Wanita Persatuan BPBD yang senantiasa mendampingi dan memberikan dukungan kepada para suami dalam menjalankan tugasnya. Dukungan keluarga adalah kekuatan besar bagi seseorang dalam menjalankan amanah pekerjaan.
Semoga dengan bertambahnya usia BPBD Kabupaten Blitar, lembaga ini semakin kuat, semakin solid, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam upaya penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan.
Mari kita jadikan momentum Ramadhan ini untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, serta memperbanyak amal kebaikan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua, memberikan keselamatan dalam menjalankan tugas, serta melimpahkan keberkahan bagi keluarga besar BPBD Kabupaten Blitar. Sebelum mengakhiri tauziah beliau memimpin doa agar BPBD tetap tagguh solid dan dapat di berikan kelancaran dalam mengemban amanah
Dari serangkaian acara di atas di tutup dengan membatalkan puasa dengan minum dan kurma selanjutnya seluruhnya mengambil wudhu dan sholat maghrib berjamaah.
Setelah sholat berjamaah semua di perkenankan untuk mencicipi hidangan yang telah disediakan oleh panitia.
7. Manfaat kegiatan Harlah dan Buka Bersama BPBD Kabupaten Blitar bersama Dharma Wanita Persatuan BPBD
1. **Mempererat tali silaturahmi**
Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antara seluruh pegawai BPBD Kabupaten Blitar dengan Dharma Wanita Persatuan BPBD sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis.
2. **Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan**
Melalui kegiatan bersama di luar rutinitas pekerjaan, diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana.
3. **Sebagai momentum refleksi dan evaluasi**
Peringatan Harlah menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan BPBD Kabupaten Blitar, mengevaluasi kinerja, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
4. **Meningkatkan nilai spiritual dan keimanan**
Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan siraman rohani dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menumbuhkan semangat pengabdian yang dilandasi nilai-nilai keikhlasan.
5. **Memperkuat dukungan keluarga terhadap tugas ASN BPBD**
Kehadiran Dharma Wanita Persatuan BPBD memberikan dukungan moral kepada para pegawai sehingga dapat meningkatkan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
6. **Membangun semangat pengabdian kepada masyarakat**
Dengan kebersamaan yang terjalin, diharapkan seluruh keluarga besar BPBD Kabupaten Blitar semakin solid, profesional, dan siap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam penanggulangan bencana.

Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: BPBD
10511-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani KORPRI 2026

Bidang : Sosial Budaya

Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026
3. Pukul : 08.00  Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Seragam DWP
6. Petugas yang menghadiri : Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Wulandari Cholik

Susunan Acara:

1. Acara diawali dengan lantunan sholawat

2. Santunan anak yatim

3. Menyanyikan lagu Indonesia raya

4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah

5. Pembacaan ayat suci Al Quran

6. Sambutan Panitia

7. Acara inti tauziah dari Rektor UIN Tulungagung Bapak Prof. Dr. Kyai Agus Zaenul Fikri, M.Pd

Siraman rohani hari ini berfokus pada seluruh anggota KORPRI yang ada di Kabupaten Blitar yang mengusung tema "MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER, KELUARGA DAN IBADAH."

Tema ini diambil dengan tujuan agar para ASN dengan sadar dan terencana berupaya menciprakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan, yaitu antara tuntutan pekerjaan (karier), tanggungjawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah).

Yang artinya para ASN diharapkan mampu menjalankan semua peran sehingga para ASN bisa bekerja dengan tenang dan produktif dengan melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan secara prifesional dan berintegritas.

ASN juga dihatapkan menjaga keseimbangan keluarga dengan mencintai, membina keluarga dengan baik, dan memberikan waktu yang berkualitas untuk keluarga yang bisa menjadi suport mental yang menunjang produktivitas kerja ASN.

Selain itu juga menjaga keseimbangan ibadah salah satunya menjadikan pekerjaan sebagai bagian ibadah sehingga para ASN dapat melaksanakan tugas negara dengan tanggungjawab moral yang tinggi.

Jika keseimbangan ini dilakukan maka tujuan utama untuk menciptakan ASN yang tangguh, bahagia, tidak stress, produktif, serta memberika pelayanan dengan prima akan tercapai.

Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari inti nilai dari ASN "BerAKHLAK". Ketika ASN memiliki kehidupan yang seimbang, akan fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam pekerjaan. Contohnya ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam melakukan pekerjaannya melayani masyarakat. Karena hubungan yang positif dalam keluarga akan menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN.

Keseimbangan ibadah dengan tanggungjawab duniawi akan mencegah ASN dari tindakan menyimpang seperti korupsi karena adanya tanggungjawab moral kepada Tuhan.

Selain itu hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan menyita ke waktu keluarga atau ibadah dengan cara menjadwalkan waktu untuk kantor, keluarga dan ibadah secara sistematis dan kontinyu. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai pekerjaan sehingga tercipta saling pengertian dan niatkan bekerja untuk ibadah.

Penyusun Laporan:

Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar)
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

10606-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR


Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kesejahteraan anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan dengan tema “Pembagian Tabungan Sembako dan Uang Tunai Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Aula Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar dan dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh 14 anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan.


Bidang : Sosial dan Budaya
Program : Ketahanan Keluarga


Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar
2. Tema : Pembagian Tabungan Sembako dan Uang Tunai DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar
3. Hari/Tanggal : Jumat, 6 Maret 2026
4. Pukul : 09.00 WIB – Selesai
5. Tempat : Aula Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar
6. Peserta : 14 Anggota Dharma Wanita Persatuan
7. Pakaian : Seragam batik Dharma Wanita Persatuan


Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan serta kesejahteraan anggota. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah program tabungan sembako, yang merupakan bentuk kegiatan gotong royong antar anggota dalam menabung secara berkala yang nantinya dibagikan kembali dalam bentuk sembako maupun uang tunai kepada seluruh anggota.


Kegiatan pembagian tabungan sembako dan uang tunai ini dilaksanakan di Aula Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Sejak pagi hari para anggota Dharma Wanita Persatuan telah hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pertemuan ini tidak hanya menjadi momen pembagian tabungan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para anggota untuk berkumpul, bersilaturahmi, serta mempererat hubungan antar anggota organisasi.


Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara yang memandu jalannya kegiatan. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar, Ny. Margareth Nanang Adi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam program tabungan sembako.


Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian organisasi terhadap kesejahteraan para anggota. Selain memberikan manfaat secara ekonomi, program tabungan sembako juga memiliki nilai kebersamaan yang tinggi karena dilaksanakan melalui partisipasi dan kerja sama seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan.


Lebih lanjut beliau berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggota sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar.


Memasuki acara inti, dilakukan pembagian tabungan sembako dan uang tunai kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan yang hadir. Pembagian dilakukan secara tertib dan bergantian sehingga seluruh anggota dapat menerima hak tabungannya sesuai dengan jumlah yang telah disetorkan selama periode program berlangsung.


Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Para anggota terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain menerima hasil tabungan yang telah dikumpulkan bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk saling bertukar informasi serta mempererat tali silaturahmi antar anggota.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan semakin menambah keakraban di antara para anggota yang hadir.


Melalui kegiatan ini diharapkan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar dapat terus berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan anggota serta memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi. Program tabungan sembako ini juga diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai salah satu bentuk kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi para anggota.


Laporan ini dibuat oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar



Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
10710-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA SEKRETARIAT DAERAH

Dharma wanita Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan SIRAMAN ROHANI KORPRI dengan Tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH

Keterangan Program :
1. Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan UP Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari / Tanggal : Selasa / 10 Maret 2026
3. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro
4. Waktu : 08.00 - Selesai

Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Up Sekretariat daerah Kabupaten Blitar Ibu Yanis Haris beserta ketua UP DWP Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Blitarpada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 menngikuti kegiatan Sirman Rohani bertempat di Pendopo SAP Kanigoro Pembicara Bapak Prof Dr Kyai Agus Zaenul Fikri MPD Rektor UIN Tulungagung dengan tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH.

Membangun Harmoni Kehidupan ASN untuk Keseimbangan Karier, Keluarga, dan Ibadah" artinya adalah sebuah upaya sadar dan terencana oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan: tuntutan pekerjaan (karier), tanggung jawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah). Harmoni Kehidupan (Work-Life Balance): Bukan berarti membagi waktu 33% untuk setiap bagian, melainkan menciptakan situasi di mana ASN bisa bekerja dengan tenang (produktif), mencintai keluarga (tenang), dan beribadah dengan khusyuk (spiritual) tanpa ada salah satu yang dikorbankan secara ekstrem.

Keseimbangan Karier: Melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa secara profesional dan berintegritas. Keseimbangan Keluarga: Menjaga kehangatan, kasih sayang, dan memberikan waktu berkualitas bagi keluarga, yang pada akhirnya menunjang produktivitas kerja. Keseimbangan Ibadah: Menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, sehingga tugas negara dilaksanakan dengan tanggung jawab moral tinggi.Tujuan utamanya adalah menciptakan ASN yang tangguh, bahagia, tidak stres, produktif, serta mampu memberikan pelayanan prima karena memiliki mental dan kehidupan sosial yang stabil.

Membangun harmoni kehidupan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah sangatlah penting karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental individu. Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari core values ASN "BerAKHLAK", yang menuntut ASN untuk peduli dan menghargai lingkungan sekitar. Ketika ASN memiliki kehidupan pribadi yang seimbang, mereka cenderung lebih fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam bekerja. ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam memberikan layanan yang berkualitas dan inklusif kepada masyarakat. Hubungan keluarga yang positif menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN.Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan lebih bijak, sehingga terhindar dari konflik yang bisa merusak kinerjaMengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pekerjaan membuat ASN bekerja dengan etos kerja tinggi, jujur, dan berintegritas, Menyeimbangkan ibadah dengan tanggung jawab duniawi mencegah ASN dari tindakan menyimpang (seperti korupsi) karena adanya rasa tanggung jawab kepada Tuhan, Lingkungan kerja yang harmonis dan seimbang meminimalisir potensi konflik dan perselisihan, baik internal maupun eksternal. ASN yang seimbang adalah aset yang mendukung tercapainya birokrasi profesional, adaptif, dan berintegritas. Dengan demikian, harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi ASN untuk bekerja, mengabdi, dan hidup bahagia. Membangun harmoni kehidupan ASN untuk keseimbangan karier, keluarga, dan ibadah harus berjalan seimbang karena akan menciptakan lingkungan kerja yang produktif, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta memastikan pelayanan publik tetap maksimal tanpa mengabaikan kehidupan pribadi dan spiritual. Riset menunjukkan bahwa ASN yang memiliki keseimbangan hidup lebih baik cenderung lebih fokus, kreatif, dan produktif di tempat kerja. Sebaliknya, ketidakseimbangan (terlalu memprioritaskan karier) dapat menyebabkan burnout, stres kronis, dan penurunan kinerja.Keharmonisan keluarga adalah kunci utama yang menunjang produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Keluarga yang mendukung memberikan energi positif untuk bekerja dengan lebih baik, Keseimbangan membantu mengurangi stres, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah kelelahan fisik maupun mental. Sebagai individu yang religius, ASN perlu menyeimbangkan komitmen profesional dengan waktu beribadah untuk ketenangan hati dan integritas diri.Keseimbangan (atau work-life balance) membuat ASN lebih bahagia, meningkatkan loyalitas, dan mengurangi risiko stres kronis yang dapat mempengaruhi performa organisasi. Ringkasnya, keharmonisan antara karier, keluarga, dan ibadah menghasilkan ASN yang "Bekerja, Mengabdi, dan Bahagia"..cara yang dapat dilakukan berdasarkan prinsip manajemen waktu dan etika kerja: Alokasikan blok waktu khusus untuk pekerjaan fokus, rapat, dan istirahat.

Hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan merembet ke waktu keluarga atau ibadah. Menjaga kedisiplinan kerja menciptakan budaya positif, yang memungkinkan pelayanan prima berjalan tanpa mengorbankan kehidupan pribadi. Jadwalkan waktu khusus untuk keluarga, misalnya di akhir pekan, dan komitmen untuk tidak diganggu oleh urusan kantor. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai tuntutan pekerjaan agar tercipta saling pengertian. Jangan ragu untuk mengambil cuti jika diperlukan untuk penyegaran atau keperluan mendesak keluarga. Jadikan setiap tetesan keringat dan lelah dalam bekerja sebagai bentuk ibadah dengan meniatkannya karena Allah SWT. Jadikan waktu ibadah (misalnya shalat tepat waktu) sebagai jangkar waktu. Hentikan pekerjaan sejenak untuk ibadah, yang juga berfungsi sebagai jeda istirahat produktif. Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai-nilai religius yang dianut, sehingga kinerja tinggi tidak mengabaikan kewajiban spiritual. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif.. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif. Dengan manajemen waktu yang bijak dan prioritas yang jelas, ASN dapat tetap berprestasi (karier), harmonis di rumah (keluarga), dan tenang dalam beribadah.

Penulis : H_M
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Sekretariat Daerah

10810-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA SEKRETARIAT DAERAH

Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar Ibu Unun Badrodin telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2026

Bidang : Sosial Budaya

Keterangan Program :
1. Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Unit pelaksana Sekretariat Daerah
2. Hari/Tanggal : Kamis / 5 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 – selesai
4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar.
5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro
6. Acara : Siraman Rohani.Laporan Kegiatan :

Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara
1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila
3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah
4. Sambutan
5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin
6. Penutup / doa

Ketua Dharma wanita Kabupaten Blitar Ibu Unun Badrodin beserta ketua UP DWP Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota

Acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama.
1. pembukaan oleh MC

Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili

Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuri tausiah bersama nara sumber. Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir.
3. Sambutan oleh Bapak Wiji Asrori (PLT Asisten Kesra mewakili Bpk Bupati )
Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 10 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto.

Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama. 2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat.
3. Resik (Bersih): Saya minta seluruh OPD, instansi, hingga tingkat dusun untuk konsisten melakukan "kurve" atau kerja bakti. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan.
4. Indah: Kita tata lingkungan kita agar rapi dan nyaman.

Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah.
4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin.S.pd

Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran. Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam

Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut :
1. Fase Alam Arwah (dalam rupa Roh).
Fase alam arwah adalah tahap awal keberadaan ruh sebelum ditiupkan ke dalam jasad di rahim. Ini adalah fase pra-kehidupan di mana ruh diciptakan dan bersaksi atas keesaan Allah.
2. Fase Alam Rahim
Pada fase ini dicatat empat macam hal yaitu:
1) ditiupkan rohnya,
(2) dicatat rejekinya, maka yakinlah setiap manusia diciptakan satu paket dengan rejekinya asalkan kita berusaha serta tawakal hanya padaNya. Jika seseorang menginginkan rejeki maka dia harus dekat dengan Allah tidak sebaliknya, namun yang umum terjadi manusia bersibuk sibuk mencari rejeki hingga lupa beribadah padaNya. Allah adalah maha pemberi rejeki (Al-Razzak), maha kaya (Al-Ghani)
(3) Umur , Manusia diciptakan sepaket dengan ketentuan sampai berapa umurnya, dimana meninggal dan karena apa meninggalnya. Nabi Muhammad bersabda bahwa rata rata umur manusia adaklah 60 – 70 tahun , kalau ada umatnya yang umur lebih dari 70 than, Nabi berkata “ semoga yang berumur 70 tahun mendapat RahmatNya”. Walaupun umur sudah ditentukan oleh Allah SWT manusia harus tetap berusaha sehat agar panjang umur. Ada ungkapan dimasyarakat “ Awet Enom, Sepuh Gaseh, sehat tanpa obat”

Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki.
"Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557)
Beberapa adab yang harus diperhatikan saat silaturahmi:
(1) Bila ada undangan datang
(2). Baju yang dipakai biasa saja,
(3)Yang menjadi tuan rumah reuni menjamu dengan sederhana,
(4) Tidak memamerkan pencapaian pada kerabat. Maka diharapkan dengan menjaga adab ini keakraban bisa utuh terjalin sehingga silaturahmi ini kelas akan bisa menggiring bersama sama ke Surga. Silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah • Mendatangkan Ridha Allahtertuang pada HR Tirmidzi dan Abu Dawud
• Mempererat persaudaraan
• Membuat kerabat yang dikunjungi bahagia
• Amalan masuk surga tertuang pada HR Bukhari
• Memberikan keberkahan umur
• Rezeki meningkat dan berkah seperti yang tertuang pada HR Bukhari
• Menambah kewibawaan bagi orang yang menjawab silaturahmi

Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar.
Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam: • Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama.Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah.
• Menutupi Aib Sesama Muslim: Islam sangat menekankan perlindungan kehormatan orang lain dengan cara menutup aib atau cacat orang lain. Seseorang yang menjaga rahasia saudaranya di dunia, akan ditutupi aibnya oleh Allah di akhirat.
• Rahasia Rumah Tangga: Pasangan suami istri wajib menjaga kerahasiaan rumah tangga mereka. Menceritakan aib pasangan kepada orang lain dianggap sebagai salah satu keburukan terburuk di akhirat. • Konteks Amanah Informasi: Di era digital, menyebarkan foto, pesan pribadi, atau data tanpa izin adalah pelanggaran amanah informasi.
• Strategi dan Pekerjaan: Dalam konteks pekerjaan atau strategi (seperti contoh Rasulullah dalam perang), merahasiakan informasi penting merupakan strategi, bahkan faktor kemenangan.
• Konsekuensi: Membocorkan rahasia atau aib orang lain adalah perbuatan tercela yang tidak hanya merusak hubungan sosial tetapi juga mendatangkan kemurkaan Allah.

Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit Berikut adalah amalan amalan sederhana yang pahalanya besar,:
(1). Mendengarkan bacaan Al-Quran
Mendengarkan Al-Qur'an adalah amalan mulia yang mendatangkan rahmat, ketenangan jiwa, dan tambahan keimanan
(2)Mendengarkan Adzan
Hukum mendengarkan dan menjawab adzan adalah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah), bukan sebuah kewajiban yang berdosa jika ditinggalkan, menurut mayoritas ulama. Namun, mendengarkan adzan adalah bentuk adab yang mulia untuk menghormati panggilan Allah dan bersiap menunaikan salat. Hukum mendengarkan adzan:
• Menjawab dengan Lisan: Saat mendengar adzan, disunnahkan meniru ucapan muadzin kalimat demi kalimat.
• Pengecualian: Ketika muadzin mengumandangkan Hayya 'alash shalaah (mari salat) dan Hayya 'alal falaah (mari menuju kemenangan), disunnahkan menjawab dengan Laa haula walaa quwwata illa billaah.
Aktivitas saat Adzan:
Dianjurkan berhenti sejenak dari aktivitas (termasuk berbicara atau mengaji) untuk mendengarkan dan menjawab adzan.
• Adzan Rekaman: Menden
gar adzan dari kaset atau rekaman tidak disunnahkan untuk dijawab, namun jika dari aplikasi smartphone yang menirukan lafal zikir, maka disunnahkan menjawabnya.
• Keutamaan: Mendengarkan dan menjawab adzan dapat mendatangkan syafaat, diampuni dosa-dosanya, dan salah satu jalan menuju surga.
3. Fase Alam Dunia
Dunia adalah tempatnya ujian bagi umat manusia. Ketika pertamakali bayi lahir kedunia ditandai dengan tangisan, ini menggambarkan memang dunia adalah tempatnya ujian bagi manusia.Ada beberapa ujian hidup, diantaranya adalah :
(1) Ujian hidup lewat rumah tangga

Contoh dari ujian hidup lewat rumah tangga ini diantaranya adalah menantu yang tidak disukai mertuanya, ujian seorang anak yang sedang merawat orangtua . Seorang istri yang diuji suami tidak baik dan dia tetap sabar dan bertaqwa pada Allah akan diganjar seperti ganjaran Siti Aisyah ( Istri Firaun) sedangkan seorang suami yang diuji dengan istri yang tidak baik dan dia tetap bersabar dan beriman pada Allah maka dia akan diganjar seperi ganjaran Nabi Ayub.
(2). Ujian hidup lewat Harta,

Manusia bisa dicoba dengan kekurangan harta maupun kelebihan harta . Manusia dalam keadaan kekurangan atau kelebihan harta pun harus tetap mengutamakan ibadah karena manusia diciptakan Allah untuk beribadah. Ada sebuah hadits tentang meluangkan waktu untuk ibadah menegaskan bahwa Allah SWT berjanji mencukupkan rezeki dan ketenangan hati bagi mereka yang beribadah, serta mengancam dengan kesibukan duniawi dan kefakiran bagi yang melalaikannya. "Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku akan tutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak lakukan yang sedemikian, niscaya Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutupi kefakiranmu." (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan disahihkan al-Albani).
(3) Ujian hidup lewat anak
(4)Cobaan hidup leawat tetangga

Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani). Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat
• Tiang Agama & Kewajiban Utama: Sholat adalah rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan dan menjadi tolok ukur amal lainnya.
• Sarana Komunikasi & Dekat dengan Allah: Saat sujud, seorang hamba berada pada jarak terdekat dengan Allah, menjadikannya waktu terbaik untuk berdoa.
• Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sholat yang khusyuk mendidik jiwa untuk menghindari maksiat dan perilaku buruk.
• Pembersih Dosa & Sumber Ketenangan: Sholat lima waktu menggugurkan dosa-dosa kecil di antara waktu sholat dan memberikan ketenangan batin.
• Manfaat Kesehatan: Gerakan sholat yang teratur membantu melenturkan otot, sendi, dan melatih keseimbangan tubuh.
• Balasan Surga & Kemuliaan: Allah menjanjikan surga, penjagaan malaikat, dan keberkahan bagi orang yang menegakkan sholat.Meninggalkan sholat dianggap meruntuhkan sendi agama dan menunjukkan sifat munafik. Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah.
• Jalan Menuju Surga: Istri yang taat, menjaga shalat, puasa, dan menjaga kehormatannya dijamin masuk surga dari pintu mana saja.
• Bentuk Ibadah kepada Allah: Ketaatan kepada suami adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya.
• Keharmonisan Rumah Tangga: Kepatuhan istri menciptakan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan damai.
• Penghormatan terhadap Pemimpin: Suami adalah pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya.
• Kewajiban Utama: Setelah menikah, ketaatan istri berpindah dari orang tua kepada suami. Batasan Ketaatan:
• Ketaatan hanya berlaku dalam perkara kebaikan dan bukan maksiat.
• Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah.
Bentuk Ketaatan yang Umum:
• Menjaga diri dan harta suami saat suami tidak di rumah.
• Melayani suami dengan ikhlas dan menyenangkan hatinya.
• Meminta izin suami saat ingin keluar rumah atau melakukan aktivitas tertentu.
• Meningkatkan Integritas dan Moral: Menghindari penyebaran hoaks, memupuk kejujuran, dan beretika dalam berkomunikasi.
• Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi.
• Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat.
• Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif.
• Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan.Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan Doa

Penulis : H_M
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Sekretariat Daerah

10910-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Dharma wanita Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan SIRAMAN ROHANI KORPRI dengan Tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH

Keterangan Program :
1. Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari / Tanggal : Selasa / 10 Maret 2026
3. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro
4. Waktu : 08.00 - Selesai

Ibu Ketua Dharma Waniat Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto beserta Pengurus pada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 menngikuti kegiatan Sirman Rohani bertempat di Pendopo SAP Kanigoro Pembicara Bapak Prof Dr Kyai Agus Zaenul Fikri MPD Rektor UIN Tulungagung dengan tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH.

Membangun Harmoni Kehidupan ASN untuk Keseimbangan Karier, Keluarga, dan Ibadah" artinya adalah sebuah upaya sadar dan terencana oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan: tuntutan pekerjaan (karier), tanggung jawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah). Harmoni Kehidupan (Work-Life Balance): Bukan berarti membagi waktu 33% untuk setiap bagian, melainkan menciptakan situasi di mana ASN bisa bekerja dengan tenang (produktif), mencintai keluarga (tenang), dan beribadah dengan khusyuk (spiritual) tanpa ada salah satu yang dikorbankan secara ekstrem.

Keseimbangan Karier: Melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa secara profesional dan berintegritas. Keseimbangan Keluarga: Menjaga kehangatan, kasih sayang, dan memberikan waktu berkualitas bagi keluarga, yang pada akhirnya menunjang produktivitas kerja.
Keseimbangan Ibadah: Menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, sehingga tugas negara dilaksanakan dengan tanggung jawab moral tinggi.Tujuan utamanya adalah menciptakan ASN yang tangguh, bahagia, tidak stres, produktif, serta mampu memberikan pelayanan prima karena memiliki mental dan kehidupan sosial yang stabil.

Membangun harmoni kehidupan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah sangatlah penting karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental individu. Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari core values ASN "BerAKHLAK", yang menuntut ASN untuk peduli dan menghargai lingkungan sekitar. Ketika ASN memiliki kehidupan pribadi yang seimbang, mereka cenderung lebih fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam bekerja. ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam memberikan layanan yang berkualitas dan inklusif kepada masyarakat. Hubungan keluarga yang positif menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN.Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan lebih bijak, sehingga terhindar dari konflik yang bisa merusak kinerjaMengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pekerjaan membuat ASN bekerja dengan etos kerja tinggi, jujur, dan berintegritas,

Menyeimbangkan ibadah dengan tanggung jawab duniawi mencegah ASN dari tindakan menyimpang (seperti korupsi) karena adanya rasa tanggung jawab kepada Tuhan, Lingkungan kerja yang harmonis dan seimbang meminimalisir potensi konflik dan perselisihan, baik internal maupun eksternal. ASN yang seimbang adalah aset yang mendukung tercapainya birokrasi profesional, adaptif, dan berintegritas. Dengan demikian, harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi ASN untuk bekerja, mengabdi, dan hidup bahagia. Membangun harmoni kehidupan ASN untuk keseimbangan karier, keluarga, dan ibadah harus berjalan seimbang karena akan menciptakan lingkungan kerja yang produktif, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta memastikan pelayanan publik tetap maksimal tanpa mengabaikan kehidupan pribadi dan spiritual. Riset menunjukkan bahwa ASN yang memiliki keseimbangan hidup lebih baik cenderung lebih fokus, kreatif, dan produktif di tempat kerja. Sebaliknya, ketidakseimbangan (terlalu memprioritaskan karier) dapat menyebabkan burnout, stres kronis, dan penurunan kinerja.Keharmonisan keluarga adalah kunci utama yang menunjang produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Keluarga yang mendukung memberikan energi positif untuk bekerja dengan lebih baik, Keseimbangan membantu mengurangi stres, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah kelelahan fisik maupun mental. Sebagai individu yang religius, ASN perlu menyeimbangkan komitmen profesional dengan waktu beribadah untuk ketenangan hati dan integritas diri.Keseimbangan (atau work-life balance) membuat ASN lebih bahagia, meningkatkan loyalitas, dan mengurangi risiko stres kronis yang dapat mempengaruhi performa organisasi. Ringkasnya, keharmonisan antara karier, keluarga, dan ibadah menghasilkan ASN yang "Bekerja, Mengabdi, dan Bahagia"..cara yang dapat dilakukan berdasarkan prinsip manajemen waktu dan etika kerja: Alokasikan blok waktu khusus untuk pekerjaan fokus, rapat, dan istirahat.

Hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan merembet ke waktu keluarga atau ibadah. Menjaga kedisiplinan kerja menciptakan budaya positif, yang memungkinkan pelayanan prima berjalan tanpa mengorbankan kehidupan pribadi. Jadwalkan waktu khusus untuk keluarga, misalnya di akhir pekan, dan komitmen untuk tidak diganggu oleh urusan kantor. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai tuntutan pekerjaan agar tercipta saling pengertian. Jangan ragu untuk mengambil cuti jika diperlukan untuk penyegaran atau keperluan mendesak keluarga. Jadikan setiap tetesan keringat dan lelah dalam bekerja sebagai bentuk ibadah dengan meniatkannya karena Allah SWT. Jadikan waktu ibadah (misalnya shalat tepat waktu) sebagai jangkar waktu. Hentikan pekerjaan sejenak untuk ibadah, yang juga berfungsi sebagai jeda istirahat produktif. Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai-nilai religius yang dianut, sehingga kinerja tinggi tidak mengabaikan kewajiban spiritual. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif.. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif. Dengan manajemen waktu yang bijak dan prioritas yang jelas, ASN dapat tetap berprestasi (karier), harmonis di rumah (keluarga), dan tenang dalam beribadah.
Penulis : H_M ( Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar )
Program: Iman dan Takwa

11010-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar telah melaksanakan KEGIATAN BHAKTI SOSIAL SANTUNAN ANAK YATIM DI KECAMATAN KESAMBEN DAN SELOREJO KABUPATEN BLITAR Keterangan Program
1. Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari / tanggal : 09 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 - Selesai
4. Tempat : Kantor kecamatan Kesamben
5. Acara : Bhakti Sosial Santunan Anak Yatim dari Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Selorejo

Pada hari ini Senin 09 Maret 2026 Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar beserta pengurus telah melaksanakan kegiatan Pertemua Rutin di lanjutkan dengan kegiatan Bhakti Sosial Santunan Anak Yatim dari Kecamatan Kesamben dan Selorejo yang bertempat di aula kantor Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar.

Adapun penerima manfaat terdiri dari 36 nak yatim dari kecamatan Kesamben dan kecamatan Selorejo Acara di mulai dengan pembukaan oleh Mc Ibu Dewi Agus Zaenal di lanjutkan dengan mars Dharma Wanita dengan dirigent oleh Ibu Erma Salam dan di teruskan dengan doa yang di pandu oleh Ibu Darmadi Acara Dilanjutkan dengan Sambutan Bapak Camat Kesamben Bapak Amir Bharata , Beliau menyampaikan Terima Kasih atas kepedulian Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar kepada anak - anak yatim di Kecamatan Kesamben dan Selorejo
Mereka di beri waktu kurang lebih 1 jam untuk berbelanja , setelah mereka memilih barang yang mereka inginkan , anak anak antri di kasir dengan menyerahkan voucher belanja mereka.
Kegiatan ini merupakan ibadah sosial untuk meringankan beban, memberikan kebahagiaan, serta membersihkan harta dan jiwa. Berikut alasan mengapa santunan anak yatim sangat dianjurkan menurut Islam , Kedekatan dengan Rasulullah SAW di Surga
Rasulullah SAW bersabda bahwa pengasuh atau penyantun anak yatim akan bersama beliau di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah. Termasuk Golongan Orang Beriman: Menyayangi dan menyantuni anak yatim adalah akhlak mulia yang mencerminkan keimanan serta merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT.Amal Jariyah dan Penghapus Dosa: Sedekah kepada anak yatim dapat melembutkan hati, menghapus dosa, dan menjadi investasi amal yang pahalanya terus mengalir. Penolak Bala dan Musibah: Santunan yatim diyakini dapat menolak musibah dan mendatangkan keberkahan rezeki.Perlindungan Sosial: Islam memerintahkan kepedulian terhadap anak yatim (anak yang ditinggal ayah sebelum baligh) untuk memastikan kebutuhan makanan, pakaian, dan pendidikan mereka terpenuhi.Mencegah Sikap Tercela: Islam melarang keras menghardik anak yatim, dan menyantuni mereka adalah bentuk perlawanan terhadap perilaku tersebut. Memberikan santunan kepada anak yatim di bulan Ramadan mendatangkan pahala berlipat ganda, menjamin kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga (seperti jari telunjuk dan tengah), serta membuka pintu keberkahan dan kemudahan urusan. Selain itu, santunan ini melelembutkan hati, menyucikan harta, dan memberikan kebahagiaan bagi anak yatim.Menyantuni anak yatim, terutama di bulan penuh berkah, adalah jalan pintas menuju surga dan dijamin akan berdekatan dengan Nabi Muhammad SAW.Setiap kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan, termasuk bersedekah kepada anak yatim, menjadikannya kesempatan emas. Setiap kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan, termasuk bersedekah kepada anak yatim, menjadikannya kesempatan emas. Ramadan sering disebut sebagai bulan yang tepat untuk lebih memperhatikan anak yatim karena pahala yang tak ternilai dan keutamaan istimewa bagi yang membahagiakan mereka. Kedudukan anak yatim dalam Islam begitu mulia. Melaksanakan santunan anak yatim dengan penuh keikhlasan akan mendatangkan manfaat. Santunan anak yatim adalah salah satu bentuk sedekah yang dianjurkan dalam Islam. Hal ini karena anak yatim termasuk salah satu golongan yang berhak mendapatkan santunan. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memperhatikan dan membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya.

Bagi anak yatim, santunan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara bagi orang yang melakukannya, santunan anak yatim dapat menjadi ladang pahala yang besar. Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak yatim dapat membantu mereka memperbaiki kehidupan mereka. Dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun, kita dapat membantu anak yatim untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan bahagia. anji Allah bagi yang menyantuni anak yatim sangat istimewa, meliputi jaminan surga, kedekatan dengan Rasulullah SAW (seperti jari telunjuk dan tengah), terhindar dari siksa kiamat, serta keberkahan rezeki. Menyantuni anak yatim adalah amal saleh yang dicintai Allah dan Rasul-Nya, memberikan mereka kasih sayang dan pemenuhan kebutuhan hidup.
Atas nama Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menyampaikan Terima kasih yang sebesar besar nya kepada semua donatur sehingga kegiatan Santunan Anak yatim ini dapat terlaksana

Penulis : H_M

( Dharma Wanita persatuan Kabupaten Blitar )
Program: Bhakti Sosial

11110-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2026

Bidang : Sosial Budaya

Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa.

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis / 5 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 – selesai
4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar.
5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro
6. Acara : Siraman Rohani.

Laporan Kegiatan :

Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara
1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila
3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah
4. Sambutan
5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin
6. Penutup / doa

Ketua Dharma wanita Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto beserta jajaran pengurus menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota

Acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama.
1. pembukaan oleh MC

Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT

2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili
Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuri tausiah bersama nara sumber.
Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir.
3. Sambutan oleh Bapak Wiji Asrori (PLT Asisten Kesra mewakili Bpk Bupati )

Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 10 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto.
Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama.
1. Aman: Lingkungan kita harus bebas dari potensi bahaya, termasuk sampah yang menumpuk.
2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat.
3. Resik (Bersih): Saya minta seluruh OPD, instansi, hingga tingkat dusun untuk konsisten melakukan "kurve" atau kerja bakti. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan.
4. Indah: Kita tata lingkungan kita agar rapi dan nyaman.

Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah.

4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin.S.pd

Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran. Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam

Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut :
1. Fase Alam Arwah (dalam rupa Roh).
Fase alam arwah adalah tahap awal keberadaan ruh sebelum ditiupkan ke dalam jasad di rahim. Ini adalah fase pra-kehidupan di mana ruh diciptakan dan bersaksi atas keesaan Allah.
2. Fase Alam Rahim
Pada fase ini dicatat empat macam hal yaitu:
1) ditiupkan rohnya,
(2) dicatat rejekinya, maka yakinlah setiap manusia diciptakan satu paket dengan rejekinya asalkan kita berusaha serta tawakal hanya padaNya. Jika seseorang menginginkan rejeki maka dia harus dekat dengan Allah tidak sebaliknya, namun yang umum terjadi manusia bersibuk sibuk mencari rejeki hingga lupa beribadah padaNya. Allah adalah maha pemberi rejeki (Al-Razzak), maha kaya (Al-Ghani)
(3) Umur , Manusia diciptakan sepaket dengan ketentuan sampai berapa umurnya, dimana meninggal dan karena apa meninggalnya. Nabi Muhammad bersabda bahwa rata rata umur manusia adaklah 60 – 70 tahun , kalau ada umatnya yang umur lebih dari 70 than, Nabi berkata “ semoga yang berumur 70 tahun mendapat RahmatNya”. Walaupun umur sudah ditentukan oleh Allah SWT manusia harus tetap berusaha sehat agar panjang umur. Ada ungkapan dimasyarakat “ Awet Enom, Sepuh Gaseh, sehat tanpa obat”

Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki.
"Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557)

Beberapa adab yang harus diperhatikan saat silaturahmi:
(1) Bila ada undangan datang
(2). Baju yang dipakai biasa saja,
(3)Yang menjadi tuan rumah reuni menjamu dengan sederhana,
(4) Tidak memamerkan pencapaian pada kerabat. Maka diharapkan dengan menjaga adab ini keakraban bisa utuh terjalin sehingga silaturahmi ini kelas akan bisa menggiring bersama sama ke Surga.

Silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah • Mendatangkan Ridha Allahtertuang pada HR Tirmidzi dan Abu Dawud
• Mempererat persaudaraan
• Membuat kerabat yang dikunjungi bahagia
• Amalan masuk surga tertuang pada HR Bukhari
• Memberikan keberkahan umur
• Rezeki meningkat dan berkah seperti yang tertuang pada HR Bukhari
• Menambah kewibawaan bagi orang yang menjawab silaturahmi

Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar.

Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam:
• Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama.Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah.
• Menutupi Aib Sesama Muslim: Islam sangat menekankan perlindungan kehormatan orang lain dengan cara menutup aib atau cacat orang lain. Seseorang yang menjaga rahasia saudaranya di dunia, akan ditutupi aibnya oleh Allah di akhirat.
• Rahasia Rumah Tangga: Pasangan suami istri wajib menjaga kerahasiaan rumah tangga mereka. Menceritakan aib pasangan kepada orang lain dianggap sebagai salah satu keburukan terburuk di akhirat.
• Konteks Amanah Informasi: Di era digital, menyebarkan foto, pesan pribadi, atau data tanpa izin adalah pelanggaran amanah informasi.
• Strategi dan Pekerjaan: Dalam konteks pekerjaan atau strategi (seperti contoh Rasulullah dalam perang), merahasiakan informasi penting merupakan strategi, bahkan faktor kemenangan.
• Konsekuensi: Membocorkan rahasia atau aib orang lain adalah perbuatan tercela yang tidak hanya merusak hubungan sosial tetapi juga mendatangkan kemurkaan Allah.

Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit
Berikut adalah amalan amalan sederhana yang pahalanya besar,:
(1). Mendengarkan bacaan Al-Quran
Mendengarkan Al-Qur'an adalah amalan mulia yang mendatangkan rahmat, ketenangan jiwa, dan tambahan keimanan
(2)Mendengarkan Adzan
Hukum mendengarkan dan menjawab adzan adalah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah), bukan sebuah kewajiban yang berdosa jika ditinggalkan, menurut mayoritas ulama. Namun, mendengarkan adzan adalah bentuk adab yang mulia untuk menghormati panggilan Allah dan bersiap menunaikan salat. Hukum mendengarkan adzan:
• Menjawab dengan Lisan: Saat mendengar adzan, disunnahkan meniru ucapan muadzin kalimat demi kalimat.
• Pengecualian: Ketika muadzin mengumandangkan Hayya 'alash shalaah (mari salat) dan Hayya 'alal falaah (mari menuju kemenangan), disunnahkan menjawab dengan Laa haula walaa quwwata illa billaah.
Aktivitas saat Adzan:
Dianjurkan berhenti sejenak dari aktivitas (termasuk berbicara atau mengaji) untuk mendengarkan dan menjawab adzan.
• Adzan Rekaman: Mendengar adzan dari kaset atau rekaman tidak disunnahkan untuk dijawab, namun jika dari aplikasi smartphone yang menirukan lafal zikir, maka disunnahkan menjawabnya.
• Keutamaan: Mendengarkan dan menjawab adzan dapat mendatangkan syafaat, diampuni dosa-dosanya, dan salah satu jalan menuju surga.

3. Fase Alam Dunia

Dunia adalah tempatnya ujian bagi umat manusia. Ketika pertamakali bayi lahir kedunia ditandai dengan tangisan, ini menggambarkan memang dunia adalah tempatnya ujian bagi manusia.Ada beberapa ujian hidup, diantaranya adalah :
(1) Ujian hidup lewat rumah tangga

Contoh dari ujian hidup lewat rumah tangga ini diantaranya adalah menantu yang tidak disukai mertuanya, ujian seorang anak yang sedang merawat orangtua . Seorang istri yang diuji suami tidak baik dan dia tetap sabar dan bertaqwa pada Allah akan diganjar seperti ganjaran Siti Aisyah ( Istri Firaun) sedangkan seorang suami yang diuji dengan istri yang tidak baik dan dia tetap bersabar dan beriman pada Allah maka dia akan diganjar seperi ganjaran Nabi Ayub.

(2). Ujian hidup lewat Harta, manusia bisa dicoba dengan kekurangan harta maupun kelebihan harta . Manusia dalam keadaan kekurangan atau kelebihan harta pun harus tetap mengutamakan ibadah karena manusia diciptakan Allah untuk beribadah. Ada sebuah hadits tentang meluangkan waktu untuk ibadah menegaskan bahwa Allah SWT berjanji mencukupkan rezeki dan ketenangan hati bagi mereka yang beribadah, serta mengancam dengan kesibukan duniawi dan kefakiran bagi yang melalaikannya. "Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku akan tutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak lakukan yang sedemikian, niscaya Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutupi kefakiranmu." (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan disahihkan al-Albani).

(3) Ujian hidup lewat anak

(4)Cobaan hidup leawat tetangga

Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani).

Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat
• Tiang Agama & Kewajiban Utama: Sholat adalah rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan dan menjadi tolok ukur amal lainnya.
• Sarana Komunikasi & Dekat dengan Allah: Saat sujud, seorang hamba berada pada jarak terdekat dengan Allah, menjadikannya waktu terbaik untuk berdoa.
• Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sholat yang khusyuk mendidik jiwa untuk menghindari maksiat dan perilaku buruk.
• Pembersih Dosa & Sumber Ketenangan: Sholat lima waktu menggugurkan dosa-dosa kecil di antara waktu sholat dan memberikan ketenangan batin.
• Manfaat Kesehatan: Gerakan sholat yang teratur membantu melenturkan otot, sendi, dan melatih keseimbangan tubuh.
• Balasan Surga & Kemuliaan: Allah menjanjikan surga, penjagaan malaikat, dan keberkahan bagi orang yang menegakkan sholat.Meninggalkan sholat dianggap meruntuhkan sendi agama dan menunjukkan sifat munafik.

Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah.

Taat kepada suami dalam Islam adalah bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, bertujuan menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ini merupakan kewajiban istri selama perintah suami tidak bermaksiat, serta menjadi jalan utama mendapatkan ridha Allah dan surga. Ketaatan ini mendatangkan berkah, menjaga keharmonisan, dan menunjukkan penghormatan. Pentingnya Taat pada Suami dalam Islam:
• Jalan Menuju Surga: Istri yang taat, menjaga shalat, puasa, dan menjaga kehormatannya dijamin masuk surga dari pintu mana saja.
• Bentuk Ibadah kepada Allah: Ketaatan kepada suami adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya.
• Keharmonisan Rumah Tangga: Kepatuhan istri menciptakan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan damai.
• Penghormatan terhadap Pemimpin: Suami adalah pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya.
• Kewajiban Utama: Setelah menikah, ketaatan istri berpindah dari orang tua kepada suami. Batasan Ketaatan:
• Ketaatan hanya berlaku dalam perkara kebaikan dan bukan maksiat.
• Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah.
Bentuk Ketaatan yang Umum:
• Menjaga diri dan harta suami saat suami tidak di rumah.
• Melayani suami dengan ikhlas dan menyenangkan hatinya.
• Meminta izin suami saat ingin keluar rumah atau melakukan aktivitas tertentu.
• Meningkatkan Integritas dan Moral: Menghindari penyebaran hoaks, memupuk kejujuran, dan beretika dalam berkomunikasi.
• Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi.
• Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat.
• Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif.
• Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan.Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan Doa

Penulis : H_M

( Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar )
Program: Iman dan Takwa

11210-03-2026 Kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) Pada hari Selasa, 10 Maret 2026 pukul 08.00 WIB sampai selesai, bertempat di Alun-alun Kanigoro, Jl. Kusuma Bangsa Kanigoro Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar bersama FORIKAN (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional) Kabupaten Blitar. Dalam kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar turut berpartisipasi dan diwakili oleh Ibu Yustin Widyatmoko selaku Ketua, bersama Ibu Andy, Ibu Slamet, dan Ibu Siswanto. Kegiatan ini dihadiri secara khusus oleh Ibu Hj. Ninik Rijanto selaku Ketua Forikan Kabupaten Blitar serta Bapak Heri Widyatmoko selaku Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar. Peserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain siswa-siswi Taman Seminari Maria Fatima Garum Blitar, para ASN se-Kabupaten Blitar, anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan, serta pengurus PKK Kabupaten Blitar. Kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Melalui program ini masyarakat, khususnya anak-anak, diajak untuk menjadikan ikan sebagai menu utama yang bergizi, terjangkau, dan lezat. Selain itu, kampanye ini juga menjadi salah satu upaya dalam pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang cukup, terutama protein dan kandungan omega-3 yang tinggi pada ikan. Ikan diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kaya akan protein, asam lemak omega-3 (DHA dan EPA), vitamin D, serta berbagai mineral penting. Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu meningkatkan fungsi otak, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko stroke, mendukung pertumbuhan anak sehingga dapat mencegah stunting, meningkatkan kesehatan mata, serta membantu menjaga berat badan yang ideal. Selain itu, kandungan nutrisi dalam ikan juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta mendukung kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Acara yang berlangsung di depan stand bazar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Anak-anak dengan penuh semangat mendengarkan pesan yang disampaikan oleh Ketua Forikan Kabupaten Blitar, Ibu Hj. Ninik Rijanto. Mereka juga aktif menjawab pertanyaan yang diberikan, sehingga suasana menjadi semakin hidup dan menyenangkan. Sebagai bentuk apresiasi, anak-anak yang berpartisipasi mendapatkan bingkisan berupa produk olahan ikan. Selain kegiatan edukasi, masyarakat yang hadir juga dapat mengunjungi stand bazar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar. Pada stand tersebut tersedia berbagai produk pangan bergizi, seperti ikan segar, aneka produk olahan ikan, telur, susu, serta berbagai produk olahan daging sapi dan ayam. Para peserta dan pengunjung tampak antusias berbelanja produk-produk tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap konsumsi pangan bergizi sekaligus untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian acara. Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Kampanye Gemar Makan Ikan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya mengonsumsi ikan untuk kesehatan dan pertumbuhan. DWP berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya menjadikan ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Laporan dibuat oleh Yustin Widyatmoko
Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan
11305-03-2026DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BLITAR Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H, Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar mengikutsertakan 5 anggotanya untuk hadir di Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Maret 2026. Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar 1. Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026 2. Pukul : 08.00 Selesai 3. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar 4. Pakaian : Muslim 5. Dihadiri oleh : * Bupati diwakili Asisten Pemerintahan Bapak Wiji * Ketua panitia Ninik Riyanto * Ketua perwosi bu Arina Beki * Penceramah Bapak drs. Agus Mua'adhim * Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW * Ketua Persit 511 Blitar * Pengurus Baznas Kabupaten Blitar Susunan Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Sonata ( Sholawat Nabi Tawangrejo) 2. Santunan anak yatim 3. Menyanyikan lagu Indonesia raya 4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah 5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Ulaiya Umi Laila 6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji, Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yaitu pengecekan harga pasar agar tetap stabil. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. 7. Acara inti yaitu Tauziah dari drs. Agus Mua'adhim dari dari Ponpes Nurul Iman Pada tauziah beliau menerangkan bahwasannya setiap manusia akan melalui 4 fase: * Alam arwah Pada alam arwah manusia ditanya dan membuat perjanjian dengan Alloh. * Alam arham/rahim Disebut alam arham/rahim karena pada fase ini ruh manusia ditiupkan kedalam rahim ibunya dan ditulis takdirnya. Biasanya terjadi pada kehamilan 3 bulan. Karena takdir manusia sudah tertulis, maka seseorang diharapkan jangan pernah berputus asa pada takdir baik rejekinya, amal dan matinya karena sudah ditentukan sebelumnya. Silaturahmi adalah salah satu cara untuk memperpanjang rejeki dan umurnya. Orang yg ditakdirkan syurga akan dimudahkan melakukan amal baik, sedangkan yg sudah ditakdirkan jelek maka dimudahkan melakukan amal jelek. * alam dunia Setiap manusia di dunia tidak akan terlepas dari masalah, dan Alloh sudah berjanji bahwasannya tidak ada manusia yang diberi ujian diluar batas kemampuannya. Ada 4 macam ujian manusia di dunia: 1. Ujian rumah tangga 2. Ujian harta 3. Ujian anak 4. Ujian tetangga Untuk melewati ujian dunia kita harus memperbanyak ibadah terutama sholat. * alam akhirat Sesi tanya jawab: 1. Farida wonodadi Tanya: bagaimana sholat bisa khusuk Jawab: Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan, antara lain: - tidak makan minum yang tidak halal - tidak meninggalkan rukun sholat - kalo bisa sholat berjamaah 2. Atim kecamatan panggungreji Tanya: ijazah doa untuk anak Jawab: baca doa di ayat akhir surat Al Baqarah, doa tobat nabi Adam, doa tobat nabi Yunus, sayidul istiqfar, surat Ibrahin 41, dan Al Fatihah Penyusun Laporan: Ny. Dian Anita (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar)
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Badan Pendapatan Daerah
11405-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 WIB - selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja - Kanigoro
5. Bidang : Sosial Budaya
6. Program : Ketahanan Keluarga/Iman dan Takwa

Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, Ny. Lina Tunggul Adi Wibowo, Wakil Ketua, Ny. Eko Sumardiyanto dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadiri Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447H/2026M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro pada hari Kamis, 5 Maret 2026. Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang diikuti oleh lebih dari 1.000 anggota GOW..

Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, Bupati Blitar yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bpk. Wiji Asrori, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar
Susunan Acara:
1. Sholawat dari Grup Sholawat Sonata dari Tawangrejo Wonodadi
2. Santunan anak yatim
3. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah
5. Pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ibu Ulaya Umi Laila
6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bpk. Wiji Asrori
7. Acara inti

Dalam sambutan Bupati Blitar yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bpk. Wiji Asrori, beliau menyampaikan pentingnya nikmat sehat sehingga kita semua dapat berkumpul dan mengikuti kegiatan siraman rohani ini. Dan tak lupa mengingatkan bahwasanya pada tanggal 10 Maret 2026 nanti akan di adakan kegiatan siraman Rohani oleh Korpri dan belanja pada Bazar Ramadhan.

Pada kesempatan ini juga disampaikan pula tausiyah oleh Drs Agus Muadzin M.Pd pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Beliau menyampaikan bahwa manusia terbuat dari tanah Allah sebelum menjadi manusia Allah telah menetapkan 4 perkara bagi manusia yaitu Kelahiran dan kematian, Rezeki, Jodoh, Peristiwa yang terjadi dalam hidup manusia.

Setiap manusia yang hidup di dunia ini telah ditetapkan takdirnya oleh Allah SWT, termasuk kelahiran dan kematian. Tidak ada seorang pun yang bisa memilih kapan ia dilahirkan dan kapan ia akan kembali kepada Allah. Semua telah tertulis dalam ketetapan-Nya sejak sebelum manusia diciptakan. Kelahiran adalah tanda kasih sayang Allah yang memberi kesempatan kepada manusia untuk hidup, beribadah, dan berbuat kebaikan di dunia. Sedangkan kematian adalah kepastian yang pasti akan datang kepada setiap makhluk yang bernyawa. Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, hendaknya kita memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Perbanyak amal kebaikan, jaga hubungan dengan sesama, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Karena pada akhirnya, setiap manusia akan kembali kepada-Nya dan mempertanggungjawabkan segala yang telah dilakukan selama hidup di dunia.

Rezeki merupakan salah satu takdir yang telah diatur oleh Allah SWT bagi setiap manusia. Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, namun manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar rezeki tersebut dapat diperoleh dengan cara yang baik dan halal. Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda. Ada yang dilapangkan, ada pula yang diuji dengan keterbatasan. Dari sinilah kita belajar untuk tidak iri kepada orang lain, tetapi lebih banyak bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah. Dengan keyakinan bahwa rezeki telah diatur oleh Allah, hati kita akan menjadi lebih tenang. Kita akan terus berikhtiar dengan sungguh-sungguh, bersabar dalam prosesnya, dan selalu percaya bahwa Allah memberikan rezeki yang terbaik pada waktu yang tepat. Semoga kita semua diberi rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat.

Dalam kehidupan manusia, ada beberapa hal yang telah menjadi bagian dari takdir Allah SWT, di antaranya jodoh dan berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidup kita. Jodoh adalah rahasia Allah yang telah ditentukan sejak lama, namun manusia tetap diperintahkan untuk berikhtiar, berdoa, dan memperbaiki diri agar dipertemukan dengan pasangan yang baik. Begitu juga dengan berbagai peristiwa dalam kehidupan, baik kebahagiaan maupun ujian. Semua itu terjadi atas izin Allah dan memiliki hikmah di baliknya. Terkadang kita tidak memahami mengapa sesuatu terjadi, tetapi dengan iman kita yakin bahwa setiap peristiwa adalah bagian dari rencana terbaik Allah. Oleh karena itu, kita diajarkan untuk bersabar ketika diuji, bersyukur ketika diberi nikmat, dan selalu berserah diri kepada Allah. Dengan begitu, hati kita akan lebih tenang karena percaya bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini sudah berada dalam ketetapan dan kasih sayang-Nya.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Drs Agus Muadzin M.Pd. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti.

Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal tetapi juga memperkuat solidaritas antar anggota.

Selain santunan anak yatim dan siraman rohani, dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan bazar UMKM yang diikuti oleh anggota GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan dan penguatan usaha mikro di Kabupaten Blitar. Lebih dari 10 stand UMKM yang memajang produk unggulannya. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM tersebut sudah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.

Penulis : Admin E-reporting

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

11505-03-2026Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar Kamis, 05 Maret 2026 Dharma Wanita Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim bertempat di Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro. Pembicara Bapak Drs.Agus Muadhim pengasuh pondok pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman Rohani ini bertujuan mempertebal keimanan dan ketaqwaan, serta mempererat tali persaudaraan, mempesiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan. Adapun beberapa rangkaian keterangan program yaitu Bidang : soaial dan budaya Program : iman dan taqwa Keterangan Program : 1. Dharma Wnita Persatuan DPRD Kabupaten Blitar 2. Hari/tanggal : Kamis, 5 Maret 2026 3. Pukul ; 08.00 - Selesai 4. Tempat : Pendopo Ageng Sasana Adhi Praja Susunan acara sebagai berikut ; 1. Diawali dengan lantunan sholawat dari grup sholawat SONATA Tawangrejo 2.Santunan anak yatim 3.Menyanyikan lagu Indonesia Raya 4.Pembaccan ayat suci Alquran 5.Sambutan bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra 6.Acara inti yaitu Tausiyah dari Drs.AGUS MU'ADHIM dari Ponpes NURUL IMAN Dalam tausiahnya beliau menerangkan bahwasanya setiap manusia akan mangalmi 4 fase, yaitu : ~ Alam Arwah , manusia ditanya serta membuat perjanjian dangan Tuhan ~ Alam rahim, pada fase ini ruh manusia dituipkan dalam rahim ibu dan dituliskan takdirnya, biasanya terjadi dinkehamilan 3 bulan. ~ Alam Dunia, setiap manusia dindunia tidak akan pernah lepas dari masalah. Allah tidak akn menguji umatnya diluar batas kemampuan. ada 4 macam ujian manusia yaitu. ujian rumah tangga , ujian anak, ujian harta, ujian bertetangga. Selain itu Beliau juga berpesan untuk manusia sedekahkan sedikit harta guna untuk manyantuni fakir miskin dan anak yatim. dalam moment spesial santunan anak yatim dianjurkan di bulan muharram dan ramadhan, anak yatim yang berhak menerima serta fakir miskin. Bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat tinggi, salah satunya keutyaituamaan sedekah di bulan yang penuh rahmat serta barokah yaiyu dilipatgandakan pahalanya. Rssulullah SAW menjelaskan bahwa pada bulan penuh ampunan ini pintu surga di buka lebar bagi umat muslim keutamaan ini mendadikan alasan terkuat bagisetiap umat muslim untuk memperbanyak alam kebaikan di bulan ramadhan. Demikian laporan kami sampaikan semoga bermanfaat dan kaminucapkan terima kasih. ( Bu Bayu Yudho Hernowo)
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Sekretariat DPRD
11609-03-2026KEGIATAN BHAKTI SOSIAL SANTUNAN ANAK YATIM DI KECAMATAN KESAMBEN DAN SELOREJO KABUPATEN BLITAR Pada hari ini Senin .09 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pertemua Rutin DWP Kabupaten dan mengikuti kegiatan Bhakti Sosial Santunan Anak Yatim yang bertepat di Kecamatan Kesamben dan Selorejo Kabupaten Blitar. sebelum melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial semua anggota DWP berkumpul di Sekretariat DWP Kabupaten Blitar untuk melaksanakan kegiatan pertemua Rutin dan juga membahas bagaimana kegiatan Bhakti Sosial nanti akan kita laksanakan. dan sebelum ke tempat sasaran terlebih dahulu berkumpul di Kantor Kecamatan Kesamben untuk menerima pengarahan dari Pihak Kecamatan Kesamben. Bakti sosial santunan anak yatim dalam Islam adalah amalan mulia yang dianjurkan untuk memuliakan, membantu, dan menyayangi mereka, serta meneladani Rasulullah SAW yang menjamin kedekatan di surga. Ini merupakan ibadah sosial untuk meringankan beban, memberikan kebahagiaan, serta membersihkan harta dan jiwa. Berikut alasan mengapa santunan anak yatim sangat dianjurkan menurut Islam , Kedekatan dengan Rasulullah SAW di Surga: Rasulullah SAW bersabda bahwa pengasuh atau penyantun anak yatim akan bersama beliau di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah. Termasuk Golongan Orang Beriman: Menyayangi dan menyantuni anak yatim adalah akhlak mulia yang mencerminkan keimanan serta merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT.Amal Jariyah dan Penghapus Dosa: Sedekah kepada anak yatim dapat melembutkan hati, menghapus dosa, dan menjadi investasi amal yang pahalanya terus mengalir. Penolak Bala dan Musibah: Santunan yatim diyakini dapat menolak musibah dan mendatangkan keberkahan rezeki.Perlindungan Sosial: Islam memerintahkan kepedulian terhadap anak yatim (anak yang ditinggal ayah sebelum baligh) untuk memastikan kebutuhan makanan, pakaian, dan pendidikan mereka terpenuhi.Mencegah Sikap Tercela: Islam melarang keras menghardik anak yatim, dan menyantuni mereka adalah bentuk perlawanan terhadap perilaku tersebut. Memberikan santunan kepada anak yatim di bulan Ramadan mendatangkan pahala berlipat ganda, menjamin kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga (seperti jari telunjuk dan tengah), serta membuka pintu keberkahan dan kemudahan urusan. Selain itu, santunan ini melelembutkan hati, menyucikan harta, dan memberikan kebahagiaan bagi anak yatim.Menyantuni anak yatim, terutama di bulan penuh berkah, adalah jalan pintas menuju surga dan dijamin akan berdekatan dengan Nabi Muhammad SAW.Setiap kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan, termasuk bersedekah kepada anak yatim, menjadikannya kesempatan emas. Setiap kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan, termasuk bersedekah kepada anak yatim, menjadikannya kesempatan emas. Ramadan sering disebut sebagai bulan yang tepat untuk lebih memperhatikan anak yatim karena pahala yang tak ternilai dan keutamaan istimewa bagi yang membahagiakan mereka. Kedudukan anak yatim dalam Islam begitu mulia. Melaksanakan santunan anak yatim dengan penuh keikhlasan akan mendatangkan manfaat. Santunan anak yatim adalah salah satu bentuk sedekah yang dianjurkan dalam Islam. Hal ini karena anak yatim termasuk salah satu golongan yang berhak mendapatkan santunan. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memperhatikan dan membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya. Bagi anak yatim, santunan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara bagi orang yang melakukannya, santunan anak yatim dapat menjadi ladang pahala yang besar. Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak yatim dapat membantu mereka memperbaiki kehidupan mereka. Dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun, kita dapat membantu anak yatim untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan bahagia. anji Allah bagi yang menyantuni anak yatim sangat istimewa, meliputi jaminan surga, kedekatan dengan Rasulullah SAW (seperti jari telunjuk dan tengah), terhindar dari siksa kiamat, serta keberkahan rezeki. Menyantuni anak yatim adalah amal saleh yang dicintai Allah dan Rasul-Nya, memberikan mereka kasih sayang dan pemenuhan kebutuhan hidup. Demikian Laporan kami sampaikan, semoga membawa manfaat bagi yang membaca, Terima Kasih. (Operator E Reporting DP3APPKB Ririn Fitriana)
Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
11709-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026

Bidang : Sosial Budaya

Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026
3. Pukul : 08.00  Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Muslim
6. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili Asisten Pemerintahan Bapak Wiji
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Penceramah Bapak
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar

Susunan Acara:

1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Sonata ( Sholawat Nabi Tawangrejo)

2. Santunan anak yatim

3. Menyanyikan lagu Indonesia raya

4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah

5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Ulaiya Umi Laila

6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji

Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yaitu pengecekan harga pasar agar tetap stabil. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat.

Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

7. Acara inti yaitu Tauziah dari drs. Agus Mua'adhim dari dari Ponpes Nurul Iman

Pada tauziah beliau menerangkan bahwasannya setiap manusia akan melalui 4 fase:

* Alam arwah
Pada alam arwah manusia ditanya dan membuat perjanjian dengan Alloh.
* Alam arham/rahim
Disebut alam arham/rahim karena pada fase ini ruh manusia ditiupkan kedalam rahim ibunya dan ditulis takdirnya. Biasanya terjadi pada kehamilan 3 bulan. Karena takdir manusia sudah tertulis, maka seseorang diharapkan jangan pernah berputus asa pada takdir baik rejekinya, amal dan matinya karena sudah ditentukan sebelumnya. Silaturahmi adalah salah satu cara untuk memperpanjang rejeki dan umurnya.
Orang yg ditakdirkan syurga akan dimudahkan melakukan amal baik, sedangkan yg sudah ditakdirkan jelek maka dimudahkan melakukan amal jelek.
* alam dunia
Setiap manusia di dunia tidak akan terlepas dari masalah, dan Alloh sudah berjanji bahwasannya tidak ada manusia yang diberi ujian diluar batas kemampuannya.
Ada 4 macam ujian manusia di dunia:
1. Ujian rumah tangga
2. Ujian harta
3. Ujian anak
4. Ujian tetangga
Untuk melewati ujian dunia kita harus memperbanyak ibadah terutama sholat.
* alam akhirat

Sesi tanya jawab:

1. Farida wonodadi
Tanya: bagaimana sholat bisa khusuk
Jawab:
Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan, antara lain: - tidak makan minum yang tidak halal
- tidak meninggalkan rukun sholat
- kalo bisa sholat berjamaah

2. Atim kecamatan panggungreji
Tanya: ijazah doa untuk anak
Jawab: baca doa di ayat akhir surat Al Baqarah, doa tobat nabi Adam, doa tobat nabi Yunus, sayidul istiqfar, surat Ibrahin 41, dan Al Fatihah

3.
Tanya:terkait dengan harapan, bagaimana mengelola hati jika yang terjadi tidak sesuai harapan
Jawab: menurut Imam Syafi'i, semakin tmbah ilmu seseorang maka semakin banyak yang tidak dimengerti. Sehingga kita diharapkan terus belajar. Selain itu, supaya tidak kecewa maka kita harus mengimani takdir

Penyusun Laporan:

Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar)
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

11805-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar di Pendopo SAP Kantor Bupati Blitar.
Bidang Sosial Budaya
Program Ketahanan Keluarga (Iman dan Takwa)

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/ Tanggal : Kamis/ 5 Maret 2026
3. Pukul : 09.00 – 11.00 WIB
4. Lokasi : Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro
5. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim

Susunan Acara :
1. Pra acara : Solawat Soneta
2. Penyampaian Santunan
3. Pembukaan
4. Menyanyikan LG Kebangsaan Indonesia Raya
5. Pembacaan Ayat Suci Al Quran
6. Sambutan PLT Kabag Kesra Kab Blitar
7. Siraman Rokhani dg pembicara BPK. Agus Muadzin
8. Tanya Jawab
9. Pembagian Door Price
10. Penutup.

Kegiatan diawali dengan pra acara Sholawat, dilanjutkan dengan penyampaian santunan kepada anak yatim. Selanjutnya acara resmi dibuka, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Plt. Kabag Kesra Kabupaten Blitar.

Acara inti berupa siraman rohani disampaikan oleh Bapak KH. Agus Muadzin. Dalam tausiyahnya disampaikan beberapa pesan utama, antara lain bahwa rezeki setiap manusia tidak akan tertukar, serta pentingnya menjaga silaturahmi sebagai salah satu amalan yang dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki.

Dalam tausiyahnya beliau jg menuturkan bahwa Manusia melewati 4 fase kehidupan menurut konsep spiritual dan agama, yaitu:
1. Alam Arwah (Dunia Pra-Kehidupan): Fase di mana ruh manusia diciptakan dan berada di hadapan Allah sebelum lahir ke dunia.
2. Alam Rahim (Dunia Kandungan): Fase di mana janin berkembang di dalam rahim ibu.
3. Alam Dunia (Dunia Kehidupan): Fase di mana manusia hidup di dunia dan menjalani kehidupan.
4. Alam Akhirat (Dunia Setelah Kematian): Fase akhir di mana manusia akan dihisab dan menuju ke tempat akhir, baik surga atau neraka.

Selain itu, disampaikan pula beberapa hal yang dapat membantu meningkatkan kekhusyukan dalam sholat, yaitu:
• Menghindari makan dan minum dari yang tidak halal.
• Menjaga lisan dan hati.
• Tidak meninggalkan sholat berjamaah.

Pemateri juga menyampaikan beberapa amalan doa yang dapat dipanjatkan untuk anak-anak, antara lain membaca doa dari akhir Surat Al-Baqarah, doa taubat Nabi Adam, doa Nabi Yunus, memperbanyak istighfar, serta menghadiahkan bacaan Al-Fatihah.

Dalam tausiyah juga disampaikan adab ketika mendengar adzan dengan menerapkan prinsip 4D, yaitu Diam, Dengarkan, Dijawab, dan Doa.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, kemudian pembagian doorprize, dan diakhiri dengan penutup.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Kesehatan
11905-03-2026

harma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Bidang : Bidang Sosial
Budaya: Ketahanan Keluarga
Keterangan Program : Iman dan Taqwa
Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 05 Maret 2026
- Jam : 08.00 - selesai WIB
- Tempat : Pendopo SAP Kanigoro
- Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M
Pada hari ini Kamis, 05 Maret 2026 Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa.
Tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan antara lain : 1. Meningkatkan Kualitas Ibadah : Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik
2. Pembinaan Mental dan Spiritual :Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
3. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat.
4. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan.
5. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat
6. Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup.
Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: 1. Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga.
2. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat.
3. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka.
4. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan.
Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka.
Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial).
Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan.
Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah, Wujud Empati dan Kasih Sayang
Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial.
Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan.
Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat
Penulis : Luluk Stiani

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa
12007-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : Berbagi Takjil

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Selasa, 3 Maret 2026
3. Pukul : 16.30 – Selesai
4. Tempat : Korwil Pendidikan Kecamatan Garum
5. Pakaian : Busana Muslim

Kegiatan berbagi takjil dengan tema “Takjil Cinta Ramadhan” yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Aula Korwil Pendidikan Kecamatan Garum dan dilanjutkan dengan pembagian takjil di depan kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Garum.


Acara ini diikuti oleh para anggota Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum yang dengan penuh semangat dan kebersamaan mempersiapkan berbagai jenis takjil untuk dibagikan kepada masyarakat. Sejak siang hari, para anggota telah berkumpul di aula untuk melakukan persiapan, mulai dari menata paket takjil hingga memastikan jumlahnya cukup untuk dibagikan kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar.


Tema “Takjil Cinta Ramadhan” dipilih sebagai simbol kepedulian, kasih sayang, serta semangat berbagi kepada sesama di bulan yang penuh berkah. Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan berharap dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.


Menjelang waktu berbuka puasa, para anggota Dharma Wanita Persatuan kemudian bergerak menuju depan kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Garum untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas. Pembagian takjil ini disambut dengan antusias oleh para pengguna jalan, baik pengendara motor, pengemudi kendaraan, maupun masyarakat sekitar yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.


Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung. Senyum ramah dari para anggota Dharma Wanita Persatuan serta ucapan terima kasih dari masyarakat yang menerima takjil menambah semangat dan kebahagiaan tersendiri bagi semua yang terlibat. Momen sederhana ini menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus dengan sesuatu yang besar, namun dengan niat tulus dapat memberikan kebahagiaan bagi banyak orang.


Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum. Kebersamaan dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan ini memperkuat rasa kekeluargaan serta semangat gotong royong yang selama ini menjadi nilai penting dalam organisasi.


Melalui kegiatan “Takjil Cinta Ramadhan” ini, Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum berharap dapat terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menebarkan kebaikan, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan penuh kebersamaan, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus terjaga, serta semakin mempererat hubungan antara lingkungan pendidikan dengan masyarakat sekitar. Ramadhan pun menjadi momentum yang indah untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kasih sayang melalui tindakan nyata yang sederhana namun penuh makna.



Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Dinas Pendidikan
12105-03-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar ibu Susi Agus Santosa Ibu Suntik Purnawati Cahyo, Ibu Supiati Handayani Wibowo, Ibu Endah Agus Sugiharto, ibu Yuni Purwandari, Ibu Suprapti menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 5 Maret 2026.

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : iman dan taqwa

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 – Selesai
4. Tempat : Pendopo Kantor Bupati Kanigoro
5. Pakaian : Busana Muslim

Kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar pada Kamis, 5 Maret 2026 berlangsung dengan khidmat di Pendopo Kabupaten Blitar mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan ini, anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar turut hadir dan berpartisipasi sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita di Kabupaten Blitar. .


Rombongan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dipimpin oleh Ibu Suntik Purnawati Cahyo, Ibu Supiati Handayani Wibowo, Ibu Endah Agus Sugiharto, Ibu Yuni Purwandari, dan Ibu Suprapti. Kehadiran mereka menjadi wujud partisipasi aktif dalam kegiatan pembinaan mental spiritual sekaligus kepedulian sosial kepada anak-anak yatim. .


Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh qoriah Umi Laila, sehingga menambah suasana religius dan khidmat. Selanjutnya, sambutan Bupati Blitar yang diwakili oleh Bapak Wiji Ansori menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya peran organisasi wanita dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. .


Acara inti diisi dengan pengajian oleh Ustadz Agus Mu’adin dari Lodoyo dengan tema “Asal Usul Manusia”. Dalam ceramahnya disampaikan bahwa menurut ajaran Islam, asal-usul manusia diciptakan dari tanah, seperti turap, tin, dan shal-shal, kemudian Allah SWT meniupkan ruh ke dalamnya sehingga manusia menjadi makhluk yang hidup. .


Ustadz Agus Mu’adin juga menjelaskan tentang fase-fase kehidupan manusia, yaitu: 1. Alam arwah, yaitu saat ruh ditiupkan ke dalam kandungan. 2. Alam rahim atau kandungan, yaitu proses pembentukan jasad selama kurang lebih 120 hari. Pada masa ini telah ditentukan rezeki, umur, amal, dan takdir seseorang. 3. Alam dunia, yaitu fase kehidupan yang menjadi tempat ujian bagi manusia untuk menentukan amal salehnya. 4. Alam barzah, yaitu alam pembatas antara kehidupan dunia dan akhirat.

Dalam pengajiannya juga disampaikan beberapa cara agar manusia dapat menghadapi ujian kehidupan dengan baik, antara lain dengan menjaga sholat lima waktu, menjalankan ibadah puasa, menghadiri pengajian, bersedekah, memperbanyak dzikir, sholawat, dan istighfar, serta selalu bersikap baik kepada sesama. .


Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, sebagai wujud kepedulian dan rasa empati kepada mereka yang membutuhkan. Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan terasa selama kegiatan berlangsung. .


Melalui kegiatan ini diharapkan para anggota organisasi wanita, khususnya Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, dapat semakin meningkatkan keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. .



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Pendidikan
12206-03-2026

DWP Kabupaten Blitar > Dinas Penanaman Modal dan PTSP

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa di bulan Ramadhan, Dharma Wanita Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Berbagi Takjil dipondok Pesantren Afdhoulul Muttaqien pada hari Jum’at, 7 maret 2026.

Bidang : Sosial dan Budaya

Keterangan Program

1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar

2. Hari/Tanggal : Jum’at , 6 Maret 2026

3. Pukul : 15.00 – Selesai

4. Tempat : Pondok Pesantren Afdholul Muttaqien , Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar

5. Pakaian : Busana Muslim

Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota melaksanankan kegiatan pembagian takjil dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dharmawanita Persatuan UP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dan bertempat di Pondok pesantren Afdholul Muttaqien , Desa Bangsri Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar pada Jum’at , 6 Maret 2026. Acara dimulai tepat pukul 15.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Penyerahan takjil kepada para santri Pondok Pesantren dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan . Perwakilan anggota DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar secara simbolis menyerahkan paket takjil kepada pengasuh pondok pesantren, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian kepada seluruh santri.

Pembagian Takjil adalah sebuah tradisi pembagian makanan ringan untuk berbuka puasa. Makanan ini bisa berupaa kurma, makanan ringan buah serta minuman.

Tujuan utama pembagian takjil yaitu untuk meraih keberkahan dan pahala berlipat di bulan Ramadhan serta meringankan beban seama yang sedang berpuasa sehingga bisa berbuka berpuasa tepat waktu. . Tradisi ini menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi (ukhuwah Islamiyah), serta melatih diri menjadi pribadi yang dermawan.

Secara rinci, tujuan pembagian takjil meliputi:

1.Meraih Pahala Sedekah: Memberi makan orang berpuasa mendatangkan pahala setara dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.

Kepedulian Sosial & Kemanusiaan: Membantu pengguna jalan, pekerja, atau masyarakat yang membutuhkan agar bisa berbuka puasa dengan layak.

Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memupuk persaudaraan antarwarga, komunitas, dan meningkatkan toleransi beragama.

Pendidikan Karakter: Mengajarkan rasa empati dan kebiasaan berbagi sejak dini kepada generasi muda .

Dalam kegiatan ini diharapkan anggota Dharmawanita Persatuan Unit Kerja DPMPTSP Kabupaten Blitar bisa lebih memaknai bulan Ramadhan ini dan mempererat tali persaudaraan antar anggota.

Laporan di edit dan disunting oleh Ny. Beti Cholid selaku operator e-reporting DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar


Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP
12305-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit DPMPTSP Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025

Bidang : Sosial Budaya,

Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa.

Keterangan Program :

1. Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

2. Hari/Tanggal : Kamis / 5 Maret 2026

3. Pukul : 08.00 – selesai

4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar.

5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro

6. Acara : Siraman Rohani .

Laporan Kegiatan :Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara

1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah

2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila

3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah

4. Sambutan

5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin

6. Penutup / doa

Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota Ibu Anik Andri dan Ibu Beti Cholidin menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota.

Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut:

Sebelum acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama.

a. pembukaan oleh MC

Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT

2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili

Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuri tausiah bersama nara sumber .

Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir.

3. Sambutan oleh Bapak Wiji Asrori (PLT Asisten Kesra mewakili Bpk Bupati )

Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 12 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto.

Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama.

1. Aman: Lingkungan kita harus bebas dari potensi bahaya, termasuk sampah yang menumpuk.

2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat.

3. Resik (Bersih): Saya minta seluruh OPD, instansi, hingga tingkat dusun untuk konsisten melakukan "kurve" atau kerja bakti. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan.

4. Indah: Kita tata lingkungan kita agar rapi dan nyaman.

Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar.

Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah.

4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin ( Tausiah di tanggal 15 Ramadhan )

Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran.

Setiap orang percaya bahwa manusia terbuat dari tanah dan akan kembali ke tanah.

Asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam

Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut :

1. Fase Alam Arwah (dalam rupa Roh).

Fase alam arwah adalah tahap awal keberadaan ruh sebelum ditiupkan ke dalam jasad di rahim. Ini adalah fase pra-kehidupan di mana ruh diciptakan dan bersaksi atas keesaan Allah.

2. Fase Alam Rahim

Pada fase ini dicatat empat macam hal yaitu:

(1) ditiupkan rohnya,

(2) dicatat rejekinya, maka yakinlah setiap manusia diciptakan satu paket dengan rejekinya asalkan kita berusaha serta tawakal hanya padaNya. Jika seseorang menginginkan rejeki maka dia harus dekat dengan Allah tidak sebaliknya, namun yang umum terjadi manusia bersibuk sibuk mencari rejeki hingga lupa beribadah padaNya. Allah adalah maha pemberi rejeki (Al-Razzak), maha kaya (Al-Ghani)

(3) Umur , Manusia diciptakan sepaket dengan ketentuan sampai berapa umurnya, dimana meninggal dan karena apa meninggalnya. Nabi Muhammad bersabda bahwa rata rata umur manusia adaklah 60 – 70 tahun , kalau ada umatnya yang umur lebih dari 70 than, Nabi berkata “ semoga yang berumur 70 tahun mendapat RahmatNya”. Walaupun umur sudah ditentukan oleh Allah SWT manusia harus tetap berusaha sehat agar panjang umur. Ada ungkapan dimasyarakat “ Awet Enom, Sepuh Gaseh, sehat tanpa obat”

Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki.

"Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557)

Beberapa adab yang harus diperhatikan saat silaturahmi:(1) Bila ada undangan datang (2). Baju yang dipakai biasa saja, (3)Yang menjadi tuan rumah reuni menjamu dengan sederhana, (4) Tidak memamerkan pencapaian pada kerabat. Maka diharapkan dengan menjaga adab ini keakraban bisa utuh terjalin sehingga silaturahmi ini kelas akan bisa menggiring bersama sama ke Surga.

Silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah

• Mendatangkan Ridha Allahtertuang pada HR Tirmidzi dan Abu Dawud

• Mempererat persaudaraan

• Membuat kerabat yang dikunjungi bahagia

• Amalan masuk surga tertuang pada HR Bukhari

• Memberikan keberkahan umur

• Rezeki meningkat dan berkah seperti yang tertuang pada HR Bukhari

• Menambah kewibawaan bagi orang yang menjawab silaturahmi

Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar.

Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam:

• Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama. Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah.

• Menutupi Aib Sesama Muslim: Islam sangat menekankan perlindungan kehormatan orang lain dengan cara menutup aib atau cacat orang lain. Seseorang yang menjaga rahasia saudaranya di dunia, akan ditutupi aibnya oleh Allah di akhirat.

• Rahasia Rumah Tangga: Pasangan suami istri wajib menjaga kerahasiaan rumah tangga mereka. Menceritakan aib pasangan kepada orang lain dianggap sebagai salah satu keburukan terburuk di akhirat.

• Konteks Amanah Informasi: Di era digital, menyebarkan foto, pesan pribadi, atau data tanpa izin adalah pelanggaran amanah informasi.

• Strategi dan Pekerjaan: Dalam konteks pekerjaan atau strategi (seperti contoh Rasulullah dalam perang), merahasiakan informasi penting merupakan strategi, bahkan faktor kemenangan.

• Konsekuensi: Membocorkan rahasia atau aib orang lain adalah perbuatan tercela yang tidak hanya merusak hubungan sosial tetapi juga mendatangkan kemurkaan Allah.

Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit

Berikut adalah amalan amalan sederhana yang pahalanya besar,:

(1). Mendengarkan bacaan Al-Quran

Mendengarkan Al-Qur'an adalah amalan mulia yang mendatangkan rahmat, ketenangan jiwa, dan tambahan keimanan

(2)Mendengarkan Adzan

Hukum mendengarkan dan menjawab adzan adalah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah), bukan sebuah kewajiban yang berdosa jika ditinggalkan, menurut mayoritas ulama. Namun, mendengarkan adzan adalah bentuk adab yang mulia untuk menghormati panggilan Allah dan bersiap menunaikan salat. Hukum mendengarkan adzan:

• Menjawab dengan Lisan: Saat mendengar adzan, disunnahkan meniru ucapan muadzin kalimat demi kalimat.

• Pengecualian: Ketika muadzin mengumandangkan Hayya 'alash shalaah (mari salat) dan Hayya 'alal falaah (mari menuju kemenangan), disunnahkan menjawab dengan Laa haula walaa quwwata illa billaah.

Aktivitas saat Adzan:

Dianjurkan berhenti sejenak dari aktivitas (termasuk berbicara atau mengaji) untuk mendengarkan dan menjawab adzan.

• Adzan Rekaman: Mendengar adzan dari kaset atau rekaman tidak disunnahkan untuk dijawab, namun jika dari aplikasi smartphone yang menirukan lafal zikir, maka disunnahkan menjawabnya.

• Keutamaan: Mendengarkan dan menjawab adzan dapat mendatangkan syafaat, diampuni dosa-dosanya, dan salah satu jalan menuju surga.

3. Fase Alam Dunia

Dunia adalah tempatnya ujian bagi umat manusia. Ketika pertamakali bayi lahir kedunia ditandai dengan tangisan, ini menggambarkan memang dunia adalah tempatnya ujian bagi manusia.Ada beberapa ujian hidup, diantaranya adalah :

(1) Ujian hidup lewat rumah tangga

Contoh dari ujian hidup lewat rumah tangga ini diantaranya adalah menantu yang tidak disukai mertuanya, ujian seorang anak yang sedang merawat orangtua . Seorang istri yang diuji suami tidak baik dan dia tetap sabar dan bertaqwa pada Allah akan diganjar seperti ganjaran Siti Aisyah ( Istri Firaun) sedangkan seorang suami yang diuji dengan istri yang tidak baik dan dia tetap bersabar dan beriman pada Allah maka dia akan diganjar seperi ganjaran Nabi Ayub.

(2). Ujian hidup lewat Harta, manusia bisa dicoba dengan kekurangan harta maupun kelebihan harta . Manusia dalam keadaan kekurangan atau kelebihan harta pun harus tetap mengutamakan ibadah karena manusia diciptakan Allah untuk beribadah. Ada sebuah hadits tentang meluangkan waktu untuk ibadah menegaskan bahwa Allah SWT berjanji mencukupkan rezeki dan ketenangan hati bagi mereka yang beribadah, serta mengancam dengan kesibukan duniawi dan kefakiran bagi yang melalaikannya. "Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku akan tutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak lakukan yang sedemikian, niscaya Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutupi kefakiranmu." (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan disahihkan al-Albani).

(3) Ujian hidup lewat anak

(4)Cobaan hidup leawat tetangga

Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani).

Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat

• Tiang Agama & Kewajiban Utama: Sholat adalah rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan dan menjadi tolok ukur amal lainnya.

• Sarana Komunikasi & Dekat dengan Allah: Saat sujud, seorang hamba berada pada jarak terdekat dengan Allah, menjadikannya waktu terbaik untuk berdoa.

• Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sholat yang khusyuk mendidik jiwa untuk menghindari maksiat dan perilaku buruk.

• Pembersih Dosa & Sumber Ketenangan: Sholat lima waktu menggugurkan dosa-dosa kecil di antara waktu sholat dan memberikan ketenangan batin.

• Manfaat Kesehatan: Gerakan sholat yang teratur membantu melenturkan otot, sendi, dan melatih keseimbangan tubuh.

• Balasan Surga & Kemuliaan: Allah menjanjikan surga, penjagaan malaikat, dan keberkahan bagi orang yang menegakkan sholat.Meninggalkan sholat dianggap meruntuhkan sendi agama dan menunjukkan sifat munafik.

Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah.

Taat kepada suami dalam Islam adalah bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, bertujuan menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ini merupakan kewajiban istri selama perintah suami tidak bermaksiat, serta menjadi jalan utama mendapatkan ridha Allah dan surga. Ketaatan ini mendatangkan berkah, menjaga keharmonisan, dan menunjukkan penghormatan. Pentingnya Taat pada Suami dalam Islam:

• Jalan Menuju Surga: Istri yang taat, menjaga shalat, puasa, dan menjaga kehormatannya dijamin masuk surga dari pintu mana saja.

• Bentuk Ibadah kepada Allah: Ketaatan kepada suami adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya.

• Keharmonisan Rumah Tangga: Kepatuhan istri menciptakan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan damai.

• Penghormatan terhadap Pemimpin: Suami adalah pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya.

• Kewajiban Utama: Setelah menikah, ketaatan istri berpindah dari orang tua kepada suami. Batasan Ketaatan:

• Ketaatan hanya berlaku dalam perkara kebaikan dan bukan maksiat.

• Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah.

Bentuk Ketaatan yang Umum:

• Menjaga diri dan harta suami saat suami tidak di rumah.

• Melayani suami dengan ikhlas dan menyenangkan hatinya.

• Meminta izin suami saat ingin keluar rumah atau melakukan aktivitas tertentu.

Menjaga perilaku adalah upaya sadar untuk mengelola sikap dan tindakan agar sesuai dengan norma, nilai, dan etika, baik dalam kehidupan sosial maupun kesehatan. Hal ini melibatkan pengembangan integritas, empati, kontrol diri, dan penerapan kebiasaan positif seperti bersikap jujur, menghormati sesama, serta menjaga kesehatan mental dan fisik. Berikut adalah beberapa cara efektif dalam menjaga perilaku :

• Meningkatkan Integritas dan Moral: Menghindari penyebaran hoaks, memupuk kejujuran, dan beretika dalam berkomunikasi.

• Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi.

• Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat.

• Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif.

• Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan.Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan.

Setelah ceramah, beliau membuka tanya jawab kepada hadirin .

Sesi Tanya jawab

Pertanyaan pertama dari Ibu Umi farida dari PAC Wonodadi , Kenapa saat sholat pikirannya tidak bisa fokus dan bagaimana cara agar sholat bisa khusyu ?

Ustad menjawab, berkata bahwa “ Andaikata Imam Abu Bakar ditimbang denga amalan yang dilakukan oleh seluruh manusia di bumi ini maka niscaya pahala Abu Bakar akan lebih berat, namun demikian beliau pun masih belum khusyuk dalam sholat. Adapun cara untuk sholat lebih khusuk yaitu, (1) Memastikan apa yang kita makan ini halal, (2) Memudahkan Tarjim sholat dengan bismillah (3) Sholat berjamaah.

Pertanyaan kedua dari Ibu Quratin dari Margomulyo, bertanya doa apa yang baik untuk anak kita yang masih susah diingatkan, dan jawabannya adalah doa wajib kita akhir sholat „“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa. Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.dan doa taubat doa Nabi Yunus Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin. Ditambahkan bacaan ayat terakhir surat Al – Baqarah

Pertanyaan yang ketiga, kenapa saat kita mendengarkan tausiah/kajian semakin tidak mengerti ? Jawab : semakin kita tidak tau akan materi yang disampaikan saat tausiah artinya semakin bagus untuk menambah pengetahuan dalam agama, karena tidak ada kata terlambat jika kita ingin mengikuti pengajian Tanya: bagaimana cara menyikapi apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan? Jawab: salah satu hal yang sulit dalam perintah Allah yaitu mengimani takdir Allah oleh karen itu sangat penting untuk tetap berkhusnudzon kepada Allah apapun tetap di selipkan kalimat syukur alhamdulillah

Sesi terahkir adalah doa bersama , Ustad mengingatkan hadirin untuk selalu berdzikir dan berdoa padaNya . Berdoa untuk kesehatan dan keselamatan bersama, dan berharap kita semua mendapat hikmah serta ridho dariNya, serta bisa meraih Lailatul Qodar.

Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing.

Petugas E- reporting Beti Cholidin


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP
12405-03-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonodadi

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025
Bidang : Sosial Budaya,
Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa.

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonodadi
2. Hari/Tanggal : Kamis / 5 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 – selesai
4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar.
5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro
6. Acara : Siraman Rohani .
Laporan Kegiatan : Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara
1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila
3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah 4. Sambutan
5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin
6. Penutup / do a

Ketua Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Ibu Imam Safii mengikutsertakan dari TP PKK Desa se Kecamatan Wonodadi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota.
Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut:

Sebelum acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebahgai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama.
a. pembukaan oleh MC
Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yabg telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’anoLeh Ibu Ulayya Kumillaili
Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuri tausiah bersama nara sumber .
Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang .
3. Sambutan oleh Bapak Wiji Asrori
Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua pada tanggal 10 Maret pemerintah kabupaten blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku umkm dan siraman rohani bagi anggota korpi. Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjl untuk 5000 pcs. SElain itu beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih.
Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama.
1. Aman: Lingkungan kita harus bebas dari potensi bahaya, termasuk sampah yang menumpuk.
2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat.
3. Resik (Bersih): Saya minta seluruh OPD, instansi, hingga tingkat dusun untuk konsisten melakukan "kurve" atau kerja bakti. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan.
4. Indah: Kita tata lingkungan kita agar rapi dan nyaman.
Pesan dari Bupati Nlitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. .

4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin
1, Asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam:.
• Penciptaan Manusia Pertama (Adam a.s.): Adam diciptakan secara langsung oleh Allah SWT dari tanah dalam berbagai tahap (tanah liat kering/ shal , tanah liat hitam/ min hamain masnun , dan debu/ alturob ). Setelah bentuknya sempurna, Allah meniupkan roh ke dalamnya.
• Proses Biologis Manusia (Keturunan Adam):
Al-Qur'an (seperti dalam QS. Al-Mu'minun: 12-14) menjelaskan perkembangan janin dalam rahim:
1. Nutfah: Air mani/sari pati tanah.
2. 'Alaqah: Segumpal darah/sesuatu yang menggantung.
3. Mudghah: Segumpal daging.
4. 'Izham: Pembentukan tulang belulang.
5. Lahm: Tulang dibungkus daging.
6. Peniupan Ruh: Menjadi makhluk hidup yang sempurna.
Tujuan Penciptaan: Manusia diciptakan sebagai makhluk paling sempurna untuk beribadah dan menjadi khalifah (pemimpin/pengelola) di muka bumi. Manusia berasal dari tanah kembali ke tanah. .

2. silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah
• Mendatangkan Ridha Allahtertuang pada HR Tirmidzi dan Abu Dawud
• Mempererat persaudaraan
• Membuat kerabat yang dikunjungi bahagia
• Amalan masuk surga tertuang pada HR Bukhari
• Memberikan keberkahan umur
• Rezeki meningkat dan berkah seperti yang tertuang pada HR Bukhari
• Menambah kewibawaan bagi orang yang menjawab silaturahmi

3. Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam:
• Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama. Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah.
• Menutupi Aib Sesama Muslim: Islam sangat menekankan perlindungan kehormatan orang lain dengan cara menutup aib atau cacat orang lain. Seseorang yang menjaga rahasia saudaranya di dunia, akan ditutupi aibnya oleh Allah di akhirat.
• Rahasia Rumah Tangga: Pasangan suami istri wajib menjaga kerahasiaan rumah tangga mereka. Menceritakan aib pasangan kepada orang lain dianggap sebagai salah satu keburukan terburuk di akhirat.
• Konteks Amanah Informasi: Di era digital, menyebarkan foto, pesan pribadi, atau data tanpa izin adalah pelanggaran amanah informasi.
• Strategi dan Pekerjaan: Dalam konteks pekerjaan atau strategi (seperti contoh Rasulullah dalam perang), merahasiakan informasi penting merupakan strategi, bahkan faktor kemenangan.
• Konsekuensi: Membocorkan rahasia atau aib orang lain adalah perbuatan tercela yang tidak hanya merusak hubungan sosial tetapi juga mendatangkan kemurkaan Allah.

4. Hukum mendengarkan dan menjawab adzan adalah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah), bukan sebuah kewajiban yang berdosa jika ditinggalkan, menurut mayoritas ulama. Namun, mendengarkan adzan adalah bentuk adab yang mulia untuk menghormati panggilan Allah dan bersiap menunaikan salat. Hukum mendengarkan adzan:
• Menjawab dengan Lisan: Saat mendengar adzan, disunnahkan meniru ucapan muadzin kalimat demi kalimat.
• Pengecualian: Ketika muadzin mengumandangkan Hayya 'alash shalaah (mari salat) dan Hayya 'alal falaah (mari menuju kemenangan), disunnahkan menjawab dengan Laa haula walaa quwwata illa billaah.
Aktivitas saat Adzan:
Dianjurkan berhenti sejenak dari aktivitas (termasuk berbicara atau mengaji) untuk mendengarkan dan menjawab adzan.
• Adzan Rekaman: Mendengar adzan dari kaset atau rekaman tidak disunnahkan untuk dijawab, namun jika dari aplikasi smartphone yang menirukan lafal zikir, maka disunnahkan menjawabnya.
• Keutamaan: Mendengarkan dan menjawab adzan dapat mendatangkan syafaat, diampuni dosa-dosanya, dan salah satu jalan menuju surga.

Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat
• Tiang Agama & Kewajiban Utama: Sholat adalah rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan dan menjadi tolok ukur amal lainnya.
• Sarana Komunikasi & Dekat dengan Allah: Saat sujud, seorang hamba berada pada jarak terdekat dengan Allah, menjadikannya waktu terbaik untuk berdoa.
• Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sholat yang khusyuk mendidik jiwa untuk menghindari maksiat dan perilaku buruk.
• Pembersih Dosa & Sumber Ketenangan: Sholat lima waktu menggugurkan dosa-dosa kecil di antara waktu sholat dan memberikan ketenangan batin.
• Manfaat Kesehatan: Gerakan sholat yang teratur membantu melenturkan otot, sendi, dan melatih keseimbangan tubuh.
• Balasan Surga & Kemuliaan: Allah menjanjikan surga, penjagaan malaikat, dan keberkahan bagi orang yang menegakkan sholat.
Meninggalkan sholat dianggap meruntuhkan sendi agama dan menunjukkan sifat munafik.

Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah.

Taat kepada suami dalam Islam adalah bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, bertujuan menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ini merupakan kewajiban istri selama perintah suami tidak bermaksiat, serta menjadi jalan utama mendapatkan ridha Allah dan surga. Ketaatan ini mendatangkan berkah, menjaga keharmonisan, dan menunjukkan penghormatan. Pentingnya Taat pada Suami dalam Islam:
• Jalan Menuju Surga: Istri yang taat, menjaga shalat, puasa, dan menjaga kehormatannya dijamin masuk surga dari pintu mana saja.
• Bentuk Ibadah kepada Allah: Ketaatan kepada suami adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya.
• Keharmonisan Rumah Tangga: Kepatuhan istri menciptakan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan damai.
• Penghormatan terhadap Pemimpin: Suami adalah pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya.
• Kewajiban Utama: Setelah menikah, ketaatan istri berpindah dari orang tua kepada suami.
Batasan Ketaatan:
• Ketaatan hanya berlaku dalam perkara kebaikan dan bukan maksiat.
• Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah.
Bentuk Ketaatan yang Umum:
• Menjaga diri dan harta suami saat suami tidak di rumah.
• Melayani suami dengan ikhlas dan menyenangkan hatinya.
• Meminta izin suami saat ingin keluar rumah atau melakukan aktivitas tertentu.

Menjaga perilaku adalah upaya sadar untuk mengelola sikap dan tindakan agar sesuai dengan norma, nilai, dan etika, baik dalam kehidupan sosial maupun kesehatan. Hal ini melibatkan pengembangan integritas, empati, kontrol diri, dan penerapan kebiasaan positif seperti bersikap jujur, menghormati sesama, serta menjaga kesehatan mental dan fisik. Berikut adalah beberapa cara efektif dalam menjaga perilaku :
• Meningkatkan Integritas dan Moral: Menghindari penyebaran hoaks, memupuk kejujuran, dan beretika dalam berkomunikasi.
• Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi.
• Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat.
• Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif.
• Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan.
Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan.
Sesi Tanya jawab
1. Ibu Umi farida Wonodadi Tanya: Kenapa saat sholat pikirannya tidak bisa fokus dan cara agar sholat bisa kyusu bagaimana ? Jawab: semua orang memang sulit untuk sholat secara fokus, akan tetapi sholat bisa kyusuk dengan cara membaca bacaan sholat dan hati menerjemahkan, bisa juga dengan cara berjamaah di masjid. Dan yang kedua untuk sholat yang belum bisa kyusuk setelah selesai sholat istigfar dan mengucapkan permohonan maaf karena sholat belum bisa sempurna
2. Tanya: Doa apa yang baik untuk anak kita yang bandel ? Jawab: doa wajib kita akhir sholat „“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa. Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.dan doa taubat doa Nabi Yunus Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin. Ditambahkan bacaan ayat terakhir surat Al - Baqarah
3. Tanya : Kenapa saat kita mendengarkan tausiah/kajian semakin tidak mengerti ? Jawab : semakin kita tidak tau akan materi yang disampaikan saat tausiah artinya semakin bagus untuk menambah pengetahuan dalam agama, karena tidak ada kata terlambat jika kita ingin mengikuti pengajian Tanya: bagaimana cara menyikapi apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan? Jawab: salah satu hal yang sulit dalam perintah Allah yaitu mengimani takdir Allah oleh karen itu sangat penting untuk tetap berkhusnudzon kepada Allah apapun tetap di selipkan kalimat syukur alhamdulillah
5..Penutup / do a

Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing.

Penulis : Binti Srihariyani

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Wonodadi

12505-03-2026

SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M


Unsur Pelaksana : UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar


Bidang : Sosial Budaya


Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial


Kegiatan : Bhakti Sosial berupa Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim


Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026


Waktu : 08.00 WIB – selesai


Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar


Pelaksana (WHO):

Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata beserta anggota UP DWP Kecamatan Kesamben.


Publik Penerima Manfaat:

Anak yatim serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan siraman rohani Ramadhan.

Data anak yatim yang menerima santunan salah satunya adalah Samsul Arifin usia 10 tahun.


Latar Belakang:

Bulan suci Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama. Oleh karena itu, kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi wanita di Kabupaten Blitar untuk menumbuhkan nilai spiritual sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.


Pelaksanaan Kegiatan (Data + What – When – Where – Who – Publik):

Pada hari Kamis, 5 Maret 2026 bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar telah dilaksanakan kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar, termasuk UP DWP Kecamatan Kesamben.

Siraman rohani disampaikan oleh Bapak Drs. Agus Muadhim selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadhan, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Selain kegiatan siraman rohani, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Santunan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerima bantuan.


Tujuan Kegiatan:

1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota Dharma Wanita Persatuan.

2. Menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

3. Mempererat silaturahmi antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.

4. Mengisi kegiatan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat secara spiritual dan sosial.


Hasil dan Dampak Kegiatan:

1. Meningkatnya pemahaman anggota mengenai nilai spiritual dan makna ibadah di bulan Ramadhan.

2. Terbangunnya kepedulian sosial kepada anak yatim sebagai bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian.

3. Terjalinnya hubungan yang harmonis antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.

4. Memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan santunan anak yatim.


Makna dan Refleksi:

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap sesama manusia. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan semakin aktif dalam kegiatan sosial dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


Tindak Lanjut:

UP DWP Kecamatan Kesamben berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.


Penutup:

Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai spiritual dan sosial di lingkungan Kabupaten Blitar.


Laporan ini disusun oleh:
Operator e-reporting UP DWP Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar



Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Kecamatan Kesamben
12605-03-2026

Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar

Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar
Bidang : Sosial Budaya
Program kerja : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Takwa
1.Hari/Tanggal : Kamis, 05 Maret 2026
2.Pukul : 08.00 – selesai
3.Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar
4. Pakaian : Busana Muslim
5. Dihadiri oleh :
Bupati diwakili ketua kesra Bapak Alwi
* Bupati Blitar yang di wakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Asrori
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar Ibu Quronatun nafiah
* penceramah Bapak Kyai Agus Muadzin
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW

Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar dilaksankan dengan susunan acara sebagai berikut :
1. Santunan Anak Yatim
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
3. Pembukaan
4. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ibu Ulaya Umi Laila
5. Sambutan bupati Blitar diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Asrori
6. Kajian / Tausiah
7. Pengumuman Doorprise
8. Doa
9. Penutup

Anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Ibu Yekti Utami mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim, Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilangsukan selama bulan Ramadan. Tujuan diadakannya kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat silaturahmi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Blitar.

Kegiatan berlangsung pada pukul 09.00 WIB, acara diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta tanah air. Selanjutnya dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana acara.

Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Wiji Asrori. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan untuk minggu depan ada acara Siraman Ronahi pada tanggal 10 MAret 2026, dihadiri oleh anggota KORPI sekaligus pada saat keiatan tersebut ada giat tambahan yaitu Pasar Ramadhan /Berkah Ramadhan.

Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Drs Agus Muazim, M.Pd

Beliau menyampaikan beberapa topik pembahasan sebagai berikut : 1. Asal Mula Manusia dari Tanah dan Kembali Menjadi Tanah Dalam ajaran agama, manusia diyakini berasal dari tanah. Manusia diciptakan oleh Tuhan dari unsur tanah dan diberi kehidupan. Setelah menjalani kehidupan di dunia, manusia akan kembali kepada Tuhan dan jasadnya kembali menjadi tanah. Hal ini mengingatkan manusia agar selalu rendah hati, bersyukur, serta menjalani hidup dengan berbuat kebaikan.
2. Silaturahmi Saat Hari Raya Hari raya menjadi momen penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan melalui silaturahmi. Pada saat ini, orang saling berkunjung, bermaaf-maafan, dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. Silaturahmi juga memperkuat rasa kebersamaan, kasih sayang, dan persatuan dalam masyarakat.
3. Menjaga Rahasia Menjaga rahasia merupakan sikap yang mencerminkan kepercayaan dan tanggung jawab. Ketika seseorang dipercayai untuk menyimpan suatu rahasia, ia harus menjaga amanah tersebut agar tidak disebarkan kepada orang lain tanpa izin. Sikap ini penting untuk menjaga hubungan baik, kepercayaan, serta menghormati privasi orang lain.
4. Mendengarkan Adzan Adzan adalah panggilan untuk melaksanakan salat bagi umat Islam. Ketika mendengar adzan, umat dianjurkan untuk menghentikan aktivitas sejenak, mendengarkan dengan khusyuk, dan menjawab lafaz adzan. Hal ini menunjukkan penghormatan terhadap panggilan ibadah serta mengingatkan manusia untuk segera melaksanakan kewajibannya kepada Tuhan.

Dan beliau menyampaikan tentang 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri 4 yaitu sebagai berikut :
1. Sholat Tertib Pada bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat dengan tertib dan tepat waktu, baik sholat wajib maupun sholat sunnah seperti tarawih. Dengan menjaga sholat, seseorang dapat meningkatkan kedekatan kepada Allah dan memperkuat keimanan.
2. Puasa Ramadhan Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi umat Islam yang dilaksanakan dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa juga melatih kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.
3. Taat kepada Suami Bagi seorang istri, menaati suami dalam hal yang baik merupakan salah satu bentuk ibadah. Pada bulan Ramadhan, sikap saling menghormati dan bekerja sama dalam keluarga sangat penting agar suasana rumah tangga menjadi harmonis dan penuh berkah
. 4. Menjaga Perilaku Selama bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk menjaga perilaku, seperti berkata baik, menghindari perbuatan buruk, serta memperbanyak amal kebaikan. Dengan menjaga sikap dan perbuatan, ibadah puasa menjadi lebih sempurna dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sesi tanya jawab:
1. Ibu Umi farida Wonodadi Tanya: Kenapa saat sholat pikirannya tidak bisa fokus dan cara agar sholat bisa kyusu bagaimana ? Jawab: semua orang memang sulit untuk sholat secara fokus, akan tetapi sholat bisa kyusuk dengan cara membaca bacaan sholat dan hati menerjemahkan, bisa juga dengan cara berjamaah di masjid. Dan yang kedua untuk sholat yang belum bisa kyusuk setelah selesai sholat istigfar dan mengucapkan permohonan maaf karena sholat belum bisa sempurna
2. Tanya: Doa apa yang baik untuk anak kita yang bandel ? Jawab: doa wajib kita akhir sholat „“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa. Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.dan doa taubat doa Nabi Yunus Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin. Ditambahkan bacaan ayat terakhir surat Al - Baqarah
3. Tanya : Kenapa saat kita mendengarkan tausiah/kajian semakin tidak mengerti ? Jawab : semakin kita tidak tau akan materi yang disampaikan saat tausiah artinya semakin bagus untuk menambah pengetahuan dalam agama, karena tidak ada kata terlambat jika kita ingin mengikuti pengajian Tanya: bagaimana cara menyikapi apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan? Jawab: salah satu hal yang sulit dalam perintah Allah yaitu mengimani takdir Allah oleh karen itu sangat penting untuk tetap berkhusnudzon kepada Allah apapun tetap di selipkan kalimat syukur alhamdulillah
Asyhadu alla ilaha illallah, astaghfirullah, as aluka ridlaka wal jannata wa a'udzu bika min sakhothika wan nar. Dibaca 3x (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon rida dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu)

Setelah itu, sering ditambahkan doa:
Allahumma innaka 'afuwwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, Engkau suka memaafkan, maka maafkanlah kami). Doa ini diamalkan sebagai dzikir sore menjelang maghrib untuk memaksimalkan ibadah saat waktu mustajab.

Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Andista Pangestika selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Ponggok

12705-03-2026

SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M

Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan.

Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan:
1. Meningkatkan Kualitas Ibadah : Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya, dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik.
2. Pembinaan Mental dan Spiritual: Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
3. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat.
4. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan.
5. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat.

Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.

Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup.

Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka.

Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa.

Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan.

Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan.

Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga.

Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah.

Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna.

Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi.

Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Srengat

12805-03-2026SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DALAM RANGKA RAMADHAN 1447 H / 2026 M Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar yang diwakili langsung oleh Ibu Yustin Widyatmoko selaku ketua, bersama lima orang anggota yaitu Ibu Ali Fauri, Ibu Widodo, Ibu Ali Setiawan, Ibu Nofik, dan Ibu Nanang, pada hari Kamis, 5 Maret 2026 mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Ramadhan 1447 H / 2026 M. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dan bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja, Jl. Kusuma Bangsa No. 80 Kanigoro. Acara menghadirkan penceramah Bapak Drs. Agus Muadhim, selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Kegiatan siraman rohani pada bulan Ramadhan ini bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. Siraman rohani atau tausiyah selama bulan Ramadhan memiliki beberapa tujuan utama, antara lain meningkatkan kualitas ibadah, memberikan panduan dan wawasan keagamaan agar ibadah puasa maupun ibadah sunnah lainnya dapat dilaksanakan sesuai tuntunan, serta menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi dan introspeksi diri guna meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, siraman rohani diharapkan dapat membantu menyucikan hati dalam menyambut bulan suci Ramadhan sehingga umat Muslim dapat lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi perbuatan maksiat. Melalui kegiatan ini pula, peserta dapat menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, serta berbagai amalan yang dianjurkan. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara sesama umat Muslim, khususnya di lingkungan organisasi wanita dan masyarakat Kabupaten Blitar. Selain siraman rohani, kegiatan ini juga dirangkai dengan santunan kepada anak yatim. Santunan anak yatim merupakan salah satu bentuk sedekah yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam, sebagai wujud kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup anak-anak yang telah ditinggal ayahnya sebelum baligh, baik dalam hal pangan, sandang, maupun pendidikan. Amalan menyantuni anak yatim memiliki keutamaan yang besar, di antaranya mendekatkan seseorang dengan Rasulullah SAW di surga, menghapus kesulitan hidup, serta menjadi salah satu amalan yang dapat melindungi dari siksa neraka. Santunan ini juga menjadi momentum yang sangat dianjurkan terutama pada bulan-bulan istimewa seperti Muharram dan Ramadhan, dengan sasaran anak yatim yang termasuk dalam golongan fakir dan miskin. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB ini dihadiri oleh lebih dari 1.100 peserta dari berbagai organisasi wanita yang ada di Kabupaten Blitar. Acara diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim yang disampaikan oleh Ketua Panitia Ibu Hj. Ninik Rijanto, didampingi oleh para kyai, asisten, serta Ketua GOW Kabupaten Blitar. Selanjutnya seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan wujud cinta tanah air. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Ulaya Umi Laila, yang merupakan juara dalam Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur. Setelah itu disampaikan sambutan Bupati Blitar yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bapak Wiji Asrori. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih atas kehadiran para peserta yang berjumlah lebih dari 1.100 orang. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Blitar, Bapak Drs. Rijanto, tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dalam rangka pemantauan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya mensyukuri nikmat kesehatan sehingga seluruh peserta dapat hadir dan mengikuti kegiatan siraman rohani dengan baik. Beliau juga menginformasikan bahwa pada tanggal 10 Maret 2026 akan dilaksanakan kegiatan siraman rohani oleh KORPRI yang dirangkaikan dengan kegiatan Bazar UMKM. Memasuki acara inti, yaitu ceramah agama yang disampaikan oleh Drs. Agus Muadhim, M.Pd, Pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa manusia berasal dari tanah dan pada akhirnya akan kembali menjadi tanah. Sebelum manusia dilahirkan ke dunia, Allah SWT telah menetapkan beberapa perkara dalam kehidupannya, antara lain kelahiran dan kematian, rezeki, serta jodoh. Beliau menjelaskan bahwa kelahiran dan kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dipilih oleh manusia. Kelahiran merupakan tanda kasih sayang Allah yang memberikan kesempatan kepada manusia untuk hidup, beribadah, dan berbuat kebaikan di dunia. Sementara kematian adalah kepastian yang akan datang kepada setiap makhluk yang bernyawa. Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, manusia hendaknya memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya dengan memperbanyak amal kebaikan, menjaga hubungan dengan sesama, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selanjutnya beliau juga menyampaikan mengenai rezeki, yang merupakan salah satu takdir yang telah diatur oleh Allah SWT bagi setiap manusia. Meskipun Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar memperoleh rezeki dengan cara yang baik dan halal. Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda, sehingga manusia diajarkan untuk tidak iri kepada orang lain, melainkan lebih banyak bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah SWT. Dengan keyakinan tersebut, manusia akan menjalani kehidupan dengan lebih tenang karena percaya bahwa Allah memberikan rezeki terbaik pada waktu yang tepat. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa jodoh dan berbagai peristiwa dalam kehidupan merupakan bagian dari takdir Allah SWT yang mengandung hikmah. Oleh karena itu, manusia diajarkan untuk bersabar ketika diuji, bersyukur ketika mendapatkan nikmat, serta senantiasa berserah diri kepada Allah SWT. Dalam kesempatan tersebut beliau juga mengingatkan bahwa menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebagai orang tua hendaknya mampu menjaga keharmonisan dalam keluarga. Jangan sampai anak yang berada jauh lebih diagungkan sementara anak yang dekat dianggap biasa saja, padahal seringkali anak yang dekatlah yang lebih tulus mendampingi orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dengan cara saling menyapa, saling menghargai, serta memanfaatkan momentum pertemuan keluarga atau reuni sebagai sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan tanpa membahas hal-hal yang dapat menyinggung perasaan anggota keluarga lainnya. Setelah penyampaian tausiyah, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan disampaikan oleh peserta, di antaranya dari Ibu Hindun dari Muslimat Sanankulon yang menanyakan tentang keutamaan puasa. Dalam jawabannya, beliau menyampaikan bahwa puasa memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah bagi kesehatan tubuh karena dapat membantu proses detoksifikasi. Pertanyaan kedua disampaikan oleh Ibu Lilik dari PKK Kecamatan Talun mengenai doa untuk menghadapi hubungan dengan mertua dan anak. Beliau menjawab bahwa salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah membaca Surah Al-Fatihah sebanyak 41 kali setelah shalat Subuh dengan tawasul kepada Nabi Muhammad SAW, Syekh Abdul Qodir Jaelani, dan Mbah Kyai Abdul Karim Marzuki, kemudian air yang telah disiapkan dapat diminum bersama oleh seluruh anggota keluarga. Pertanyaan ketiga disampaikan oleh Ibu Julaikah dari Kecamatan Kademangan mengenai wacana penggunaan zakat untuk program MBG. Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan bahwa secara fikih Islam hal tersebut tidak dibenarkan apabila zakat digunakan untuk kepentingan program tersebut. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah kepada para penanya, serta membagikan doorprize kepada 20 peserta yang beruntung. Penutup Melalui kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim ini diharapkan dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Semoga kegiatan yang penuh makna ini dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Laporan dibuat oleh Yustin & Desi
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan
12905-03-2026

Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar

Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatimdi bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 05 Maret 2025
3. Pukul : 08.00 Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Muslim
6. Dihadiri oleh :
* Bupati Blitar yang di wakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Asrori
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar Ibu Quronatun nafiah
* penceramah Bapak Kyai Agus Muadzin
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
Susunan Acara:
1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Sonata dari Tawangrejo Wonodadi yang merupakan binaan dari ibu Hj. Sumini selaku ibu Kepala Desa Tawagrejo mengsung tema habsi dan temporer dalam setiap irama musik yang dilantunkan
2. Santunan anak yatim
3. Menyanyikan lagu Indonesia raya yang di pandu oleh ibu Jamiasrini
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah
5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ibu Ulaya Umi Laila
6. Sambutan bupati Blitar diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Asrori
Beliau menyampaikan pentingnya nikmat sehat sehingga kita semua dapat berkumpul dan mengikuti kegiatan siraman rohani ini. Dan tak lupa mengingatkan bahwasanya pada tanggal 10 Maret nanti akan di adakan kegiatan siraman Rohani oleh Korpri dan belaja Bazar UMKM.
7. Acara inti yaitu Ceramah dari Drs agus muadzin M.Pd pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan.
Beliau menyampaikan:
* Manuasia terbuat dari tanah Allah sebelum menjadi manusia Allah telah menetapkan 4 perkara bagi manusia yaitu Kelahiran dan kematian, Rezeki, Jodoh,Peristiwa yang terjadi dalam hidup manusia. Kelahiran dan kematian setiap manusia yang hidup di dunia ini telah ditetapkan takdirnya oleh Allah SWT, termasuk kelahiran dan kematian. Tidak ada seorang pun yang bisa memilih kapan ia dilahirkan dan kapan ia akan kembali kepada Allah. Semua telah tertulis dalam ketetapan-Nya sejak sebelum manusia diciptakan.
Kelahiran adalah tanda kasih sayang Allah yang memberi kesempatan kepada manusia untuk hidup, beribadah, dan berbuat kebaikan di dunia. Sedangkan kematian adalah kepastian yang pasti akan datang kepada setiap makhluk yang bernyawa.
Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, hendaknya kita memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Perbanyak amal kebaikan, jaga hubungan dengan sesama, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Karena pada akhirnya, setiap manusia akan kembali kepada-Nya dan mempertanggungjawabkan segala yang telah dilakukan selama hidup di dunia.
Rezeki merupakan salah satu takdir yang telah diatur oleh Allah SWT bagi setiap manusia. Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, namun manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar rezeki tersebut dapat diperoleh dengan cara yang baik dan halal.
Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda. Ada yang dilapangkan, ada pula yang diuji dengan keterbatasan. Dari sinilah kita belajar untuk tidak iri kepada orang lain, tetapi lebih banyak bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah.
Dengan keyakinan bahwa rezeki telah diatur oleh Allah, hati kita akan menjadi lebih tenang. Kita akan terus berikhtiar dengan sungguh-sungguh, bersabar dalam prosesnya, dan selalu percaya bahwa Allah memberikan rezeki yang terbaik pada waktu yang tepat. Semoga kita semua diberi rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat.
Dalam kehidupan manusia, ada beberapa hal yang telah menjadi bagian dari takdir Allah SWT, di antaranya jodoh dan berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidup kita. Jodoh adalah rahasia Allah yang telah ditentukan sejak lama, namun manusia tetap diperintahkan untuk berikhtiar, berdoa, dan memperbaiki diri agar dipertemukan dengan pasangan yang baik.
Begitu juga dengan berbagai peristiwa dalam kehidupan, baik kebahagiaan maupun ujian. Semua itu terjadi atas izin Allah dan memiliki hikmah di baliknya. Terkadang kita tidak memahami mengapa sesuatu terjadi, tetapi dengan iman kita yakin bahwa setiap peristiwa adalah bagian dari rencana terbaik Allah.
Oleh karena itu, kita diajarkan untuk bersabar ketika diuji, bersyukur ketika diberi nikmat, dan selalu berserah diri kepada Allah. Dengan begitu, hati kita akan lebih tenang karena percaya bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini sudah berada dalam ketetapan dan kasih sayang-Nya.
Selanjutnya beliau menyampaikan pula sebantar lagi hari raya idul fitri untuk itu kita sebagai orang tua perlu untuk menjaga jangan sampai anak yang jauh di agung-agungkan sedangkan anak yang dekat di anggap biasa saja . padahal yang lebih dekat itu yang lebih tulus setiap hari kepada kita.
Pentingnya menjaga silahturahmi dengan menyapa terlebih dahulu meskipun kita tidak di anggap, mengadakan reuni keluarga tanpa membahas bahasan yang dapat menyinggung anggota keluarga lain, intinya reuni dimanfaatkan sebagai momentum mendekat kan diri kepada keluarga.
Kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim memiliki banyak manfaat, di antaranya menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui tausiyah atau nasihat keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi, serta mengajarkan kita untuk berbagi dan membantu sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur, empati, serta keberkahan bagi semua yang terlibat.
Sesi tanya jawab:
1. Ibu Umi farida Wonodadi
Tanya: Knpa watu sholat selalu pikiran kemana-mana tidak bisa kusyu pikiran selalu kemana-mana dan teringat pas pada waktu sholat?
Jawab: jangan sampai kita berani makan minum yang tidak halalan toyiban, sebelum sholat penting kita mengucap bismillah dengan mantap, ketiga jgn meninggalkan sholat berjamaah.
2. Tanya: doa untuk anak yang sulit di atur?
Jawab: doa wajib kita akhir sholat „“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa.
Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.dan doa taubat doa Nabi Yunus Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.
3. Tanya: bagaimana cara menyikapi apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan?
Jawab: salah satu hal yang sulit dalam perintah Allah yaitu mengimani takdir Allah oleh karen itu sangat penting untuk tetap berkhusnudzon kepada Allah apapun tetap di selipkan kalimat syukur alhamdulillah
Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh kyai dan ibu ibu penerima doorprize diharapkn langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa melarisi UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM amkanan basah snack kuker dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli

Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: BPBD
13005-03-2026DWP Kabupaten Blitar > Kecamatan Garum • Oleh: Sekretariat • 05-03-2026 DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN KECAMATAN GARUM KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Maret 2026 Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Program: 1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Kamis,5 Maret 2026 3. Pukul : 08.00 Selesai 4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar 5. Pakaian : Muslim 6. Dihadiri oleh : * Ketua panitia Ninik Riyanto * Kh Agus Muadzin * Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW * Pengurus Baznas Kabupaten Blitar Susunan Acara: 1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Soneta dari Desa Tawangrejo 2. Santunan anak yatim 3. Menyanyikan lagu Indonesia raya 4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah 5. Pembacaan Ayat Suci AL-Quran SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Kecamatan Garum kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan: Meningkatkan Kualitas Ibadah: Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya, dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik. Pembinaan Mental dan Spiritual: Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan.. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat. . Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.. Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup.Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan. Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah. Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat (Oleh Siti Sundari)
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Garum
13126-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

UP Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan :

Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026

Bidang : Sosial Budaya

Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar

2. Hari/Tanggal : Kamis,26 Februari 2026

3. Pukul : 08.00 Selesai

4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar

5. Pakaian : busana Muslim

6. Dihadiri oleh :

* Bupati diwakili ketua kesra Bapak Alwi

* Ketua panitia Ninik Riyanto

* Ketua perwosi bu Arina Beki

* Ketua PC NU sekaligus penceramah Bapak Kyai Muqorobin

* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW

* Ketua Persit 511 Blitar

* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar

Susunan Acara:

1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Syifaul Qolbi Syar'i RSUD Srengat

2. Santunan anak yatim

3. Menyanyikan lagu Indonesia raya

4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah

5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ibu Karima Najati

6. Sambutan ketua panitia Ibu Ninik Rijanto

Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan santunan, Beliau berdoa semoga menjadi amal terbaik di bulan Ramadhan dan semoga anak-anak yatim bisa menjadi anak sholeh sholihah.

Beliau juga berharap semoga acara ini dapat meningkatkan kepedulian sosial dan Semoga Kabupaten Blitar selalu berada di lindungan Alloh sehingga Kabupaten Blitar bisa Berjaya dan Berdaya.

7. Sambutan bupati Blitar diwakili Kaur Kesra Bapak Alwi Maulana

Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yang lebih mendesak. Beliau berharap semoga dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

8. Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Muqorobbin – dengan tema tetap menjadi manusia yg sehat dan waras

Beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga bulan Ramadhan ini kita semua menyambut dg bahagia dan meraih ridho Allah dengan cara yg kita bisa.

* Seperti sebagai ibu menyiapkan makanan dan minuman sahur dan buka untuk keluarga. Jika hal ini dilakukan dengan hati ikhlas dan gembira maka akan memperoleh pahala yang besar.

* Contoh lain, jika ada disekitar kita yang mencari nafkah dengan berjualan maka sebisa mungkin untuk membeli walaupun dengan jumlah sedikit dengan diniatkan sedekah di bulan ramadhan.

* Sebisa mungkin jangan tinggalkan ibadah sholat tarawih walaupun hanya sebetar lalu duduk jika sudah tidak mampu, esensinya tetap menghadiri.

* Ibadah yg paling mudah dan besar pahalanya bahkan lebih besar dari sholat di Masjid Nabawi yaitu berkumpul dan bercanda dengan keluarga. Kegiatan ini mudah tetapi sangat jarang dilakukan di keluarga. Maka di bulan Ramadhan ini kita usahakan untuk membersamai keluarga baik secara kualitas juga secara kuantitas.

* Mencari nafkah untuk keluarga juga mempunyai pahala yang besar. Adakalanya kita karena bekerja tidak bisa melaksanakan ibadah berjamaah di masjid itu tidak apa-apa karena jika tujuan bekerja adalah untuk nafkah keluarga maka itu sama dengan pahala jihad.

Sesi tanya jawab:

1. Ibu Hindun dari Muslimat Sanankulon Tanya: Apa saja keutamaan puasa Jawab: salah satunya yaitu puasa akan menjadikan kita sehat. Ketika adam turun ke bumi kulit gosong. Untuk mengembalikan dan menjadikan kulit cerah kembali beliau menggunakan cara dengan puasa ayamul bidh. Puasa bisa sebagai detox tubuh.

2. Ibu Lilik dari Pkk Kecamatan Talun Tanya: doa utk menghadapi mertua dan anak Jawab: bacakan Al Fatihah setelah subuh 41x dengan tawasul kepada Nabi Muhammad, Syeh Abdul Qodir Jaelani, Mbah Kyai Abdul Karim Marzuki. Setelah itu air yang sudah didiakan tersebut dimasukkan sumber air minum agar bisa diminum seluruh keluarga

3. Ibu Julaikah dari kademangan Tanya: tentang wacana zakat yg digunakan MBG J: Secara fikih Islam hal itu tidak dibenarkan jika zakat diambil untuk program MBG.

Penyusun Laporan:

Ny. Dyah Andriani (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar)

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Binangun

13226-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Blitar ibu Yulis Chongkriati Setiyana beserta Ny. Asih Nanda, Ny. Reni Indrawati, Ny Maris, Ny. Juli Sri Sukowati, Ny. Surya Handy Pratiwi dan Nn. Ria Wahyu Agustina menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Taqwa.

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar UP DWP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB – Selesai
4. Peserta : Anggota GOW Kabupaten Blitar
5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro Blitar
6. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim
7. Pakaian : Busana Muslim.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Blitar, Ny. Yulis Chongkriati Setiyana bersama Ny. Asih Nanda, Ny. Reni Indrawati, Ny Maris, Ny. Juli Sri Sukowati, Ny. Surya Handy Pratiwi dan Nn. Ria Wahyu Agustina menghadiri Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi.

Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar * 08.00 - 09.00 : Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
* Acara Inti :
1. 09.00 WIB : Santunan anak yatim piatu
2. 09.10 WIB : Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. 09.14 WIB : Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
4. 09.15 WIB : Pembacaan Ayat Suci Al-quran
5. 09.20 WIB : Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto
6. 09.30 WIB : Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi
7. 09.40 WIB : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
8. 09.50 WIB : Pembacaan pemenang door prize
9. 09.52 WIB : Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin
10. 10.46 WIB : Penutup
11. 10.48 WIB : Pembacaan doa
12. 10.50 WIB : Tanya Jawab
13. 11.00 WIB : Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung.

Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati.
Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air.

Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia.

Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah door prize yang menambah keceriaan suasana.

Melalui kegiatan ini, Ibu Yulis chongkriati setiyana beserta jajaran Dharma Wanita Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar.

Laporan di edit dan disunting oleh Ria Wahyu Agustina selaku operator e-reporting DWP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
13326-02-2026

Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar

Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar
Bidang : Sosial Budaya
Program kerja : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Takwa
1.Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
2.Pukul : 08.00 – selesai
3.Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar
4. Pakaian : Busana Muslim
5. Dihadiri oleh :
Bupati diwakili ketua kesra Bapak Alwi
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Ketua PC NU sekaligus penceramah Bapak Kyai Muqorobin
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar

Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar dilaksankan dengan susunan acara sebagai berikut :
1. Santunan Anak Yatim
2. Pembukaan
3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
4. Pembukaan
5. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran
6. Sambutan
7. Penampilan Hadroh
8. Pengumuman Doorprise
9. Kajian / Tausiah
10. Penutup

Ketua Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Ibu Ibu Hermin Indrianingsih mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim, Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilangsukan selama bulan Ramadan. Tujuan diadakannya kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat silaturahmi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Blitar.

Kegiatan berlangsung pada pukul 09.00 WIB, acara diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta tanah air. Selanjutnya dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana acara.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Ibu Ninik Rijanto selaku Ketua TP PKK Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kebersamaan, kepedulian sosial, serta peran perempuan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dan ucapatan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan santunan, Beliau berdoa semoga menjadi amal terbaik di bulan Ramadhan dan semoga anak-anak yatim bisa menjadi anak sholeh sholihah. Beliau juga berharap semoga acara ini dapat meningkatkan kepedulian sosial dan Semoga Kabupaten Blitar selalu berada di lindungan Alloh sehingga Kabupaten Blitar bisa Berjaya dan Berdaya.

Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Bupati Blitar yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yang lebih mendesak, Beliau berharap semoga dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

Acara dilanjutkan dengan penampilan sholawat/hadroh oleh tim RSUD Srengat dengan membawakan lagu As Syifa, yang semakin menyemarakkan suasana religius dan menambah semangat para peserta. Setelah itu Panitia mengumumkan 20 pemenang doorprise. Hadiah diberikan setelah seluruh rangkaian acara siraman rohani selesai sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang hadir.

Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Muqorobbin

Beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga bulan Ramadhan ini kita semua menyambut dg bahagia dan meraih ridho Allah dengan cara yg kita bisa. * Seperti sebagai ibu menyiapkan makanan dan minuman sahur dan buka untuk keluarga. Jika hal ini dilakukan dengan hati ikhlas dan gembira maka akan memperoleh pahala yang besar. * Contoh lain, jika ada disekitar kita yang mencari nafkah dengan berjualan maka sebisa mungkin untuk membeli walaupun dengan jumlah sedikit dengan diniatkan sedekah di bulan ramadhan. * Sebisa mungkin jangan tinggalkan ibadah sholat tarawih walaupun hanya sebetar lalu duduk jika sudah tidak mampu, esensinya tetap menghadiri. * Ibadah yg paling mudah dan besar pahalanya bahkan lebih besar dari sholat di Masjid Nabawi yaitu berkumpul dan bercanda dengan keluarga. Kegiatan ini mudah tetapi sangat jarang dilakukan di keluarga. Maka di bulan Ramadhan ini kita usahakan untuk membersamai keluarga baik secara kualitas juga secara kuantitas. * Mencari nafkah untuk keluarga juga mempunyai pahala yang besar. Adakalanya kita karena bekerja tidak bisa melaksanakan ibadah berjamaah di masjid itu tidak apa-apa karena jika tujuan bekerja adalah untuk nafkah keluarga maka itu sama dengan pahala jihad. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan beberapa pokok materi, antara lain:
• Makna dan keutamaan puasa di bulan Ramadhan.
• Pentingnya membangun kehangatan dan keharmonisan dalam rumah tangga.
• Menumbuhkan sikap pandai bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.
Kajian berlangsung dengan penuh perhatian dan antusias dari para peserta.

Sesi tanya jawab:
1. Ibu Hindun dari Muslimat Sanankulon
Tanya: Apa saja keutamaan puasa Jawab: salah satunya yaitu puasa akan menjadikan kita sehat. Ketika adam turun ke bumi kulit gosong. Untuk mengembalikan dan menjadikan kulit cerah kembali beliau menggunakan cara dengan puasa ayamul bidh. Puasa bisa sebagai detox tubuh. 2. Ibu Lilik dari Pkk Kecamatan Talun
Tanya: doa utk menghadapi mertua dan anak Jawab: bacakan Al Fatihah setelah subuh 41x dengan tawasul kepada Nabi Muhammad, Syeh Abdul Qodir Jaelani, Mbah Kyai Abdul Karim Marzuki. Setelah itu air yang sudah didiakan tersebut dimasukkan sumber air minum agar bisa diminum seluruh keluarga 3. Ibu Julaikah dari kademangan
Tanya: tentang wacana zakat yg digunakan MBG J: Secara fikih Islam hal itu tidak dibenarkan jika zakat diambil untuk program MBG.

Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Andista Pangestika selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Ponggok

13405-02-2026

Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar

Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Rutinan Kamis Pon Muslimat NU Kecamatan Ponggok
Bidang : Sosial Budaya
Program kerja : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Takwa
1. Hari/Tanggal : Kamis, 05 Februari 2026
2. Pukul : 08.00 – selesai
3. Tempat : Dusun Jagoan Desa Ponggok
4. Pakaian : Busana Muslim
5. Tema : Merawat Tradisi, Mengubah Pendirian dan Meneduhkan Pikiran
6. Pemateri/Tamu : Ibu Ariana Beky
7. Peserta : Jamaah Pengajian Rutinan Kamis Pon

kegiatan Rutinan Kamis Pon Muslimat NU Kecamatan Ponggok di Dusun Jagoan Desa Ponggok dilaksankan dengan susunan acara sebagai berikut :
1.Pembukaan
2. Pembacaan ayat suci Al- Quran
3. Sambutan Camat Ponggok
4. Mauidhoh hasanah
5. Doa
6. Penutup

Anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Ibu Ibu Yekti Utami Agus mengikuti kegiatan Rutinan Kamis Pon Muslimat NU, Kegiatan ini merupakan kegiatan bulanan yang dilaksanakan sebulan sekali di tiap Desa diwilayah Kecamatan Ponggok. Tujuan diadakannya kegiatan ini tidak lain untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan, Memperdalam Pemahaman Agama serta mempererat tali silaturahmi antar sesama muslim. Adapun kegiatan ini diikuti oleh anggota Forkopimcam Ponggok, Kepala KUA Ponggok, Kepala UPT Puskesmas, Koordinator Kantor Pengawas dan Penilik Ponggok, Kepala Desa se-Kecamatan Ponggok dan Ketua TP PKK Desa, dan Para Anggota Muslimat NU se Kecamatan Ponggok. Perwakilan panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah serta Ibu Ariana Beky yang berkenan hadir dalam kegiatan tersebut. Disampaikan pula harapan agar pengajian ini dapat mempererat silaturahmi dan menambah wawasan keagamaan

Kegiatan berlangsung pada pukul 09.30 WIB diawali dengan pembukaan oleh MC kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu Bapak Yudho Ismaryanto, S.STP, MM selaku Camat Ponggok menyampaikan sambutan, pada kesempatan tersebut beliau menghimbau kepada tamu undangan yang masih berantusias untuk datang saat pengajian rutinan ini. Tak hanya itu, beliau juga berpesan agar Bapak / Ibu hadirin selalu mengingatkan kepada anak-anaknya untuk tidak bermain petasan, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Harapan beliau di kegiatan ini semoga semua peserta pengajian rutinan Kamis Pon selalu mendapat berkah yang berlimpah, diberikan kesehatan dan umur Panjang sehingga mampu bertemu lagi pada pertemuan bulan depannya.

Dalam tema “Merawat Tradisi, Mengubah Pendirian dan Meneduhkan Pikiran”, disampaikan beberapa poin penting:
• Pentingnya menjaga dan merawat tradisi keagamaan sebagai warisan yang mengandung nilai-nilai kebaikan.
• Perlunya keterbukaan dalam mengubah pendirian apabila ditemukan pemahaman yang lebih baik dan sesuai dengan ajaran agama.
• Upaya meneduhkan pikiran melalui dzikir, doa, serta memperbanyak introspeksi diri.
• Mengedepankan sikap bijak, sabar, dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Beberapa jamaah menyampaikan pertanyaan seputar cara menjaga tradisi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta bagaimana mengelola perbedaan pendapat di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Acara berakhir dengan ramah tamah antar jamaah.

Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Andista Pangestika selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Ponggok

13506-02-2026

Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Jum’at Sehat dengan melakukan senam pagi anggota DWP DKPP bersama seluruh karyawan karyawati Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar di halaman kantor DKPP
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga .

Kegiatan : Olahraga.

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jum’at/06 Februari 2026
3. Pukul : 07.00 – Selesai WIB
4. Tempat : Halaman Kantor DKPP Kabupaten Blitar
5. Acara : Jum’at Sehat – Senam Pagi.

Tujuan Senam pagi :

Senam pagi memiliki berbagai tujuan yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Berikut beberapa di antaranya: :
1. Meningkatkan Kekuatan Otot dan Tulang: Gerakan senam membantu melatih dan memperkuat otot serta tulang, menjaga postur tubuh, dan mencegah cedera. :
2. Meningkatkan Fungsi Jantung: Aktivitas senam yang dilakukan secara kontinu dapat meningkatkan kinerja jantung dan sirkulasi darah, sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. :
3. Meningkatkan Energi dan Konsentrasi: Melakukan senam pagi dapat meningkatkan energi untuk menjalani aktivitas sepanjang hari dan membantu meningkatkan konsentrasi serta fokus dalam pekerjaan atau belajar. :
4. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Mood: Aktivitas fisik pagi dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan mood secara keseluruhan. :
5. Meningkatkan Sirkulasi Darah: Gerakan senam membantu melancarkan peredaran darah, memastikan tubuh mendapatkan asupan oksigen yang cukup, dan membuat tubuh terasa lebih segar. :
6. Meningkatkan Kebugaran Fisik: Senam pagi dapat memelihara kebugaran fisik, membuat tubuh lebih energik, dan siap menjalani rutinitas harian. :
7. Meningkatkan Kualitas Tidur: Olahraga teratur, termasuk senam pagi, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, membuat Anda tidur lebih nyenyak dan bangun dengan perasaan lebih segar. :

Dengan rutin melakukan senam pagi, Anda dapat mencapai berbagai tujuan di atas, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

Senam pagi memiliki banyak manfaat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik dari segi kesehatan fisik maupun produktivitas kerja. Berikut beberapa manfaatnya:
1. Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran
Membantu menjaga daya tahan tubuh sehingga ASN tidak mudah sakit. Meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke otak, yang dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi. Mengurangi risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. 2. Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja
Membantu mengurangi rasa lelah dan kantuk di tempat kerja. Memicu pelepasan hormon endorfin yang meningkatkan mood dan motivasi. Meningkatkan energi untuk bekerja lebih efisien sepanjang hari. 3. Membangun Kebersamaan dan Kekompakan
Meningkatkan kerja sama dan komunikasi antarpegawai. Membangun semangat tim yang lebih baik, terutama dalam lingkungan kerja yang kolaboratif. 4. Mengurangi Stres dan Tekanan Kerja
Senam pagi membantu meredakan ketegangan dan stres akibat beban kerja. Membantu ASN lebih rileks dan berpikir jernih dalam menghadapi tantangan pekerjaan. 5. Meningkatkan Disiplin dan Kebiasaan Hidup Sehat
Menanamkan kebiasaan untuk hidup sehat dan aktif. Meningkatkan kedisiplinan dalam menjaga pola hidup yang seimbang.

Senam pagi yang dilakukan secara rutin dapat menjadi investasi bagi kesehatan dan kinerja ASN dalam jangka panjang.

Penulis : Ria Wahyu Agustina


Program: Olah Raga
Pelaksana: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
13628-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026

Bidang : Sosial Budaya

Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Sabtu,28 Februari 2026
3. Pukul : 08.00  Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Muslim
6. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili ketua kesra Bapak Alwi
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Ketua PC NU sekaligus penceramah Bapak Kyai Muqorobin
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar

Susunan Acara:

1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Syifaul Qolbi Syar'i RSUD Srengat

2. Santunan anak yatim

3. Menyanyikan lagu Indonesia raya

4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah

5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ibu Karima Najati

6. Sambutan ketua panitia Ibu Ninik Rijanto

Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih kepada swmua pihak yang telah memberikan dukungan dan santunan, Beliau berdoa semoga menjadi amal terbaik di bulan Ramadhan dan semoga anak-anak yatim bisa menjadi anak sholeh sholihah.

Beliau juga berharap semoga acara ini dapat meningkatkan kepedulian sosial dan Semoga Kabupaten Blitar selalu berada di lindungan Alloh sehingga Kabupaten Blitar bisa Berjaya dan Berdaya.

7. Sambutan bupati Blitar diwakili Kaur Kesra Bapak Alwi Maulana

Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yang lebih mendesak. Beliau berharap semoga dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.

8. Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Muqorobbin

Beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga bulan Ramadhan ini kita semua menyambut dg bahagia dan meraih ridho Allah dengan cara yg kita bisa.

* Seperti sebagai ibu menyiapkan makanan dan minuman sahur dan buka untuk keluarga. Jika hal ini dilakukan dengan hati ikhlas dan gembira maka akan memperoleh pahala yang besar.
* Contoh lain, jika ada disekitar kita yang mencari nafkah dengan berjualan maka sebisa mungkin untuk membeli walaupun dengan jumlah sedikit dengan diniatkan sedekah di bulan ramadhan.
* Sebisa mungkin jangan tinggalkan ibadah sholat tarawih walaupun hanya sebetar lalu duduk jika sudah tidak mampu, esensinya tetap menghadiri.
* Ibadah yg paling mudah dan besar pahalanya bahkan lebih besar dari sholat di Masjid Nabawi yaitu berkumpul dan bercanda dengan keluarga. Kegiatan ini mudah tetapi sangat jarang dilakukan di keluarga. Maka di bulan Ramadhan ini kita usahakan untuk membersamai keluarga baik secara kualitas juga secara kuantitas.
* Mencari nafkah untuk keluarga juga mempunyai pahala yang besar. Adakalanya kita karena bekerja tidak bisa melaksanakan ibadah berjamaah di masjid itu tidak apa-apa karena jika tujuan bekerja adalah untuk nafkah keluarga maka itu sama dengan pahala jihad.

Sesi tanya jawab:

1. Ibu Hindun dari Muslimat Sanankulon
Tanya: Apa saja keutamaan puasa
Jawab: salah satunya yaitu puasa akan menjadikan kita sehat. Ketika adam turun ke bumi kulit gosong. Untuk mengembalikan dan menjadikan kulit cerah kembali beliau menggunakan cara dengan puasa ayamul bidh. Puasa bisa sebagai detox tubuh.

2. Ibu Lilik dari Pkk Kecamatan Talun
Tanya: doa utk menghadapi mertua dan anak
Jawab: bacakan Al Fatihah setelah subuh 41x dengan tawasul kepada Nabi Muhammad, Syeh Abdul Qodir Jaelani, Mbah Kyai Abdul Karim Marzuki. Setelah itu air yang sudah didiakan tersebut dimasukkan sumber air minum agar bisa diminum seluruh keluarga

3. Ibu Julaikah dari kademangan
Tanya: tentang wacana zakat yg digunakan MBG
J: Secara fikih Islam hal itu tidak dibenarkan jika zakat diambil untuk program MBG.

Penyusun Laporan:

Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar)
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

13728-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Satuan Poliai Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan kunjungan anggota yang melahirkan dan takziah

Bidang : Sosial Budaya

Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan

Keterangan Program:

1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Sabtu,28 Februari 2026
3. Pukul : 10.00  Selesai
4. Tempat : kumpul di kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar di jalan Semeru nomor 40 Blitar
5. Petugas :
* Ibu Yulia Repelitha
* Ibu Nur Nursetyo
* Ibu Nanik Hangga
* Ibu Mei Tedi
* Ibu Refia Yanindra

Deskripsi Program:

Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar melakukan beberapa kegiatan kunjungan.

Yang pertama berkunjung ke rumah Bapak Agung anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar yang telah dikaruniai seorang putri ke dua. Dalam kunjungan ini kami sebagai perwakilan Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar ikut serta dalam kebahagiaan tersebut sehingga fungsi tujuan dan kehadiran Organisasi Dharma Wanita Persatuan akan dirasakan oleh setiap anggota Dharma Wanita Persatuan.

Setelah itu kami melanjutkan kegiatan dengan takziah ke rumah almarhum Bapak Gatot anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang telah meninggal dikarenakan sakit.

Dalam takziah ini kami selaku perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar berkunjung dalam rangka memberikan support baik moral maupun material bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar. Sehingga tujuan dan manfaat organisasi ini dapat dirasakan keberadaannya oleh setiap anggota Dharma Wanita.

Penyusun Laporan:

Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar)
Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

13828-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : Berbagi Ta’jil

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jum’at, 27 Februari 2026
3. Pukul : 16.30 – Selesai
4. Tempat : UPT SMPN 1 Wonotirto
5. Pakaian : Busana Muslim

Pada hari Jum’at, 27 Februari 2026, suasana sore di lingkungan UPT SMPN 1 Wonotirto, Kabupaten Blitar, tampak penuh semangat dan kebersamaan. Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan 1447 H, Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT SMPN 1 Wonotirto Kabupaten Blitar, Ibu Hariyono, bersama para anggota Dharma Wanita dan anak-anak OSIS melaksanakan kegiatan berbagi ta’jil kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini dimulai pukul 16.30 WIB hingga selesai, dengan tujuan menebar kebaikan dan mempererat silaturahmi dengan warga.


Sejak pukul 15.30 WIB, para anggota Dharma Wanita Persatuan sudah berkumpul di sekolah untuk melakukan persiapan. Dengan penuh kekompakan, mereka menata dan mengemas berbagai jenis makanan serta minuman berbuka puasa ke dalam paket-paket yang telah disiapkan. Anak-anak OSIS pun turut membantu dengan penuh antusias, mulai dari menyusun paket, menyiapkan tempat pembagian, hingga mengatur teknis pelaksanaan agar kegiatan berjalan tertib dan lancar. Kehadiran Ibu Hariyono yang senantiasa mendampingi memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi seluruh peserta.


Tepat pukul 16.30 WIB, seluruh peserta bergerak menuju lokasi pembagian di sekitar lingkungan sekolah dan jalan yang ramai dilalui masyarakat. Dengan mengenakan atribut yang rapi dan sopan, anggota Dharma Wanita dan siswa OSIS membagikan paket ta’jil kepada para pengguna jalan, pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, serta warga yang melintas. Senyum ramah dan ucapan terima kasih dari masyarakat menjadi pemandangan yang mengharukan dan menambah semangat bagi para peserta kegiatan.


Anak-anak OSIS terlihat sangat antusias dalam menjalankan tugasnya. Mereka belajar untuk bekerja sama, bertanggung jawab, serta menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung. Kegiatan ini bukan hanya tentang membagikan makanan berbuka, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.


Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak warga yang merasa terbantu, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Kehadiran rombongan dari UPT SMPN 1 Wonotirto Kabupaten Blitar di tengah-tengah masyarakat mencerminkan kepedulian dan kedekatan sekolah dengan lingkungan sekitar.


Kegiatan berbagi ta’jil ini berlangsung hingga seluruh paket yang disiapkan habis terbagi. Setelah selesai, seluruh peserta kembali ke sekolah dengan perasaan bahagia dan penuh rasa syukur. Ibu Hariyono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota Dharma Wanita dan anak-anak OSIS atas kerja sama dan dedikasi yang telah ditunjukkan. Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk komitmen dalam menebar manfaat dan kebaikan.


Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai keagamaan semakin tumbuh di lingkungan UPT SMPN 1 Wonotirto Kabupaten Blitar. Semoga keberkahan Ramadhan 1447 H senantiasa menyertai setiap langkah dan amal kebaikan yang telah dilakukan bersama.



Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Dinas Pendidikan
13927-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Jumat Bersih

Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti kegiatan penanaman vegetasi sebagai penanda batas Blumbang Gede. Acara ini juga di hadiri oleh Bupati Blitar, Sekretaris Daerah, OPD terkait dan Forkopimcam Gandusari. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Blumbang Gede yang berada di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 orang.

Keterangan :
1. Hari/Tanggal : Jumat, 27 Februari 2026.
2. Pukul : 07.00 WIB - Selesai.
3. Lokasi : Waduk Blumbang Gede Desa Soso .
4. Acara : Penanaman Vegetasi sebagai Penanda Batas Blumbang Gede.

Apa saja sih manfaat dan tujuan Penanaman Vegetasi sebagai Penanda Batas? Yaitu :
1. Menjaga Kelestarian Lingkungan Waduk : Penanaman vegetasi menjadi bagian dari upaya konservasi untuk melindungi kawasan sekitar waduk dari kerusakan.
2. Mencegah Alih Fungsi Lahan : Dengan adanya batas yang jelas, masyarakat tidak sembarangan menggunakan atau menggarap lahan di area sempadan waduk.
3. Menentukan Batas Kawasan Waduk : Vegetasi berfungsi sebagai penanda alami yang jelas untuk membedakan area waduk dengan lahan milik masyarakat atau area pertanian di sekitarnya.

Pelaksanaan Kegiatan Penanaman Vegetasi Sebagai Penanda Batas di Blumbang Gede.
Penanaman Vegetasi yang dipimpin oleh Bupati Blitar ini dilakukan sebagai upaya pelestarian lingkungan sekaligus penegasan batas kawasan Blumbang Gede agar tetap terjaga dan tertata dengan baik. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat identitas dan batas wilayah secara alami dan berkelanjutan.memberikan dampak nyata bagi lingkungan, pengambilan dokumentasi (foto atau video) mungkin dilakukan. Setelah kegiatan selesai pengambilan foto bersama.

Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar).


Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Kecamatan Gandusari
14026-02-2026

DWP Kabupaten Blitar > Dinas Penanaman Modal dan PTSP

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar ibu Mida Bayu beserta ibu Dwi Yuhana , Mina Didik menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026.

Bidang : Sosial dan Budaya

Keterangan Program

1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar

2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026

3. Pukul : 08.00 – Selesai

4. Tempat : Pendopo Kantor Bupati Kanigoro

5. Pakaian : Busana Muslim

Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta Ibu Dwi Yuhana dan Ibu Mina Didik , menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi.

Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar

08.00 - 09.00 :Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat

Acara Inti :

1. 09.00 WIB : Santunan anak yatim piatu.

2. 09.10 WIB : Menyanyikan lagu Indonesia Raya

3. 09.14 WIB : Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran

4. 09.15 WIB : Pembacaan Ayat Suci Al-quran

5. 09.20 WIB : Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto

6. 09.30 WIB : Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi

7. 09.40 WIB : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat

8. 09.50 WIB : Pembacaan pemenang door prize

9. 09.52 WIB : Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin

10. 10.46 WIB : Penutup

11. 10.48 WIB : Pembacaan doa

12. 10.50 WIB : Tanya Jawab

13. 11.00 WIB : Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung

Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air.

Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia.Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta.

Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar.Dalam pembukaan ceramah ini beliau mengajak memanjatkan rasa syukur karena sudah diberi kesehatan serta kesempatan berkumpul dalam tausiah ini. Ketika umat muslim masih diberi kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan, hal itu merupakan nikmat yang luar biasa karena masih diberi kesempatn memanen pahala yang insyaAllah akan dijauhkan dari siksa api neraka. Menikmati semua proses ibadah di bulan ini mulai dari tarawih, tadarus, pengajian dengan rasa senang dan ihklas akan mendapat pahala berlipat ganda dibanding dengan bulan lainya.Saling menghargai dengan sesama melaksanakan ibadah dengan baik . Perilaku dalam rumahtangga adalah cerminan kita berperilaku di lingkungan. Selalu berbakti kepada orangtua dan memuliakannya. Selanjutnya diadakan sesi tanya jawab dengan hadirin . Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah door prize yang menambah keceriaan suasana.

Melalui kegiatan ini, Ibu Mida Bayu beserta jajaran Dharma Wanita Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar.

Laporan di edit dan disunting oleh Ny. Beti Cholid selaku operator e-reporting DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP
14126-02-2026

UNSUR PELAKSANA DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN BLITAR


Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.


Bidang : Sosial Budaya, Kegiatan Iman dan Taqwa


Keterangan :
1. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 – selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Kabupaten Blitar Kanigoro
5. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dengan tema : “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan.”


Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi wanita dan tamu undangan, antara lain:
• Pengurus dan anggota GOW Kabupaten Blitar
• Perwakilan Pemerintah Kabupaten Blitar
• Ketua PCNU Kabupaten Blitar
• Ketua Baznas Kabupaten Blitar
• Organisasi wanita se-Kabupaten Blitar
• Pelaku UMKM binaan GOW
Dari UP DWP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dihadiri oleh :
1. Ibu Suharti Jumali (Ketua DWP Dispusip)
2. Ibu Verne Arman Setyawan (Sekretaris DWP Dispusip)
3. Ibu Dian Arie Candra (Anggota)
4. Ibu Rita Septian Yogha (Anggota)


Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1. Sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan menjelang Bulan Suci Ramadhan.
2. Bentuk kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim piatu.
3. Momentum mempererat silaturahmi dan sinergi antarorganisasi wanita.
4. Wujud dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi melalui partisipasi dalam bazar UMKM binaan GOW.


Ramadhan bukan hanya momentum ibadah individual, tetapi juga penguatan solidaritas sosial dan pengabdian kepada masyarakat.


Rangkaian Acara Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim :


Acara diawali dengan lantunan sholawat oleh Tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat yang menciptakan suasana religius dan penuh ketenangan. Selanjutnya dilaksanakan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjelang Ramadhan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan Ketua Panitia dan perwakilan Bupati Blitar.

Pada sesi inti, Siraman rohani disampaikan oleh KH. Mukhorobbin yang memberikan tausiyah penuh makna tentang makna syukur, kebahagiaan menyambut Ramadhan, serta pentingnya memperkuat kualitas ibadah dan hubungan sosial.

KH. Mukhorobbin menyampaikan tausiyah dengan tema “Suka Cita Menyambut Ramadhan.” Dalam ceramahnya disampaikan beberapa poin penting, antara lain:
• Bersyukur karena masih diberikan kesempatan bertemu Ramadhan.
• Memaksimalkan ibadah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.
• Meningkatkan kecerdasan emosional dan sosial selama Ramadhan.
• Menjaga komunikasi dan keharmonisan keluarga sebagai bagian dari ibadah.
• Memperbanyak istighfar serta mempererat silaturahmi.

Beliau juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah momentum perbaikan diri, baik secara spiritual maupun sosial. Puasa tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas keimanan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental apabila dijalankan dengan niat dan kesadaran penuh.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, menunjukkan tingginya perhatian peserta terhadap materi yang disampaikan. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, serta keberkahan seluruh keluarga besar organisasi wanita Kabupaten Blitar.

Setelah kegiatan utama, Ketua dan anggota DWP UP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar turut mengunjungi bazar UMKM yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku usaha lokal. Berbagai produk makanan tradisional, jajanan kekinian, minuman, dan kerajinan tangan dipamerkan dengan tampilan menarik. Kehadiran DWP menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi lokal serta pemberdayaan perempuan melalui sektor UMKM.

Interaksi yang terjalin antara anggota DWP dengan pelaku UMKM mencerminkan semangat kolaborasi dan solidaritas. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya spiritualitas, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan ekonomi antaranggota organisasi wanita di Kabupaten Blitar.


PENUTUP

>

Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar dalam kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan, mempererat sinergi antarorganisasi wanita, serta meningkatkan nilai kepedulian dan kebersamaan menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat syukur, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat semakin tumbuh dan menjadi bagian dari budaya organisasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Blitar yang religius dan berdaya.


Laporan ini dibuat/disunting oleh Triana selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
14226-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar

Ibu Ketua Dharma Wanita beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan.

Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar
* Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar
* 08.00 - 09.00 : Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
* Acara Inti :
1. 09.00 WIB : Santunan anak yatim piatu.
2. 09.10 WIB : Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. 09.14 WIB : Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
4. 09.15 WIB : Pembacaan Ayat Suci Al-quran
5. 09.20 WIB : Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto
6. 09.30 WIB : Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi
7. 09.40 WIB : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
8. 09.50 WIB : Pembacaan pemenang door prize
9. 09.52 WIB : Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin
10. 10.46 WIB : Penutup
11. 10.48 WIB : Pembacaan doa
12. 10.50 WIB : Tanya Jawab
13. 11.00 WIB : Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung

Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.

Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.

Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.

Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin dengan “Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan Ringkasan Materi : * Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka".
* Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas.
* Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan :
1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah
2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai.
3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT

KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti.

Kehadiran DWP UP Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial.

Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur.

Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini
1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi.
2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku? Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani.
3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG? Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf.

Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama anggota DWP UP Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah.

Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.

Penulis : Gandes Intan S

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Srengat

14326-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Kesehatan menghadiri serta mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar
Bidang Sosial Budaya
Program Ketahanan Keluarga (Iman dan Takwa)

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/ Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 (8 Ramadhan 1447 H)
3. Pukul : 09.00 – 11.00 WIB
4. Lokasi : Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro
5. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim

* Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar

* Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar
* 08.00 - 09.00 : Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat

* Acara Inti :
1. Pembukaan :
- 09.00 santunan anak yatim piatu
- 09.10 menyanyikan lagu Indonesia Raya
- 09.14 Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
- 09.15 Pembacaan Ayat Suci Al-quran
- 09.20 Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto
- 09.30 Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bpk. Alwi Maulana
- 09.40 : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
- 09.50 : pembacaan pemenang door prize

2. Mauidzotul Khasanah
- 09.52 Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin
Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan
Ringkasan Materi :
* Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka".
* Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas.
* Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : 1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah 2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai. 3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah

3. Penutup
- 10.46 Pembacaan doa
- 10.48 Tanya Jawab
1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental?
Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi

2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku?
Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani

3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG?
Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf.

- 11.00 Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Kesehatan
14426-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang

Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan
Bidang : Sosial dan Budaya
Program : Ketahanan Keluarga

Keterangan Program
1. Iman dan Takwa
2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 – Selesai WIB
4. Tempat : Pendopo SAP Kanigoro
5. Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
6. Peserta : Ketua dan Anggota DWP Bappedalitbang Kabupaten Blitar
7. Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC
- Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati
- Sambutan dari Ibu Hj. Ninik Rijanto Ibu Ketua GOW
- Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alwi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra
- Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize
- Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU
- Doa Penutup
- Penyerahan hadiah doorprize

Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappedalitbang Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.

Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.

Dalam sambutannya, Ibu Hj. Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.

Acara dilanjutkan dengan tausyiah dari Bapak KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan rohani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Bapak KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para petugas BPBD Kabupaten Blitar agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti.

Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota.

Melalui keikutsertaan dalam siraman rohani ini, Ketua dan anggota DWP Bappedalitbang Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat mensyukuri momentum menjalankan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa.

Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappedalitbang Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: BAPPEDA LITBANG

14519-02-2026DHARMA WANITA PERSATUAN BPKAD KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan antar anggota dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar yang dipimpin oleh Ibu Indri Kurdiyanto sebagai ketua, melaksanakan kegiatan Berbagi di Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan ini merupakan wujud syukur sekaligus bentuk kepedulian kepada sesama di bulan suci Ramadhan. Bidang : Sosial dan Budaya Program : kepedulian dan kesetiakawanan Keterangan Program 1. Dharma Wanita Persatuan BPKD Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Selasa, 19 Februari 2026 3. Pukul : 08.00 – Selesai 4. Tempat : Ruang Rapat BPKAD Kab Blitar 5. Pakaian : Busana Batik DWP Ketua DWP BPKAD Kabupaten Bltar Ibu Indri Kurdiyanto beserta 20 anggota melaksanakan kegiatan berbagi sembako di Bulan Ramadhan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan suci Ramadhan dengan tujuan : 1. meningkatkan kepedulian sosial anggota 2. mempererat tali silaturahmi antar anggota dharma wanita persatuan BPKAD Kabupaten Blitar 3. menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan di bulan Ramadhan. Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita, dan dilanjut sambutan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar Ibu Indri Kurdiyanto. DalamsambutannyaIbu Indri Kudiyanto menyampaikan agar selalu menjaga kesucian bualnRamdhandengan selalau banyak berdoa, bersedekah dan bersabar. Setelah laporan masing masing bidang, dilanjut dengan acara inti yaitu bagibagi sembako bagi anggota Dharma Wanita BPKAD Kabupaten Blitar. Sembagi yang dibagikan adalah berupa Beras, minyak, gula dan makan ringan. Jad setiap bulan anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar menyisihkan gajisuaminnya untuk ditabung bersama, kemudian di bulan Ramadhan dibelikan sembako dan di bagi bersama. Hal ini dengan maksud untuk meringankan beban menjelang hari raya idul fitri yang biasanya harga harga melambung tinggi. Ibu bu merasa senang karena menambah kebutuhan dapur selama bulan Ramadhan. Selain sembako juga dirupakan uang.Biasanya yangdibagikan adalah uang baru, tapi mengingat tahun ini kesulitan untuk mendapatkan uang baru, maka dibagi uang seperti biasa. Acara dilanjut dengan membuat vidio ucapan hari raya idul fitri 1447 H. Kegiatan berbagi dibulan Ramadhan berjalan tertib dan lancar. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semuaserta meningkatkan kepedulian sosial anggota DWP BPKAD Kabupaten Bliar. Selamat menjalankanIbadah puasa di BulanSuci Ramadhan.
Program: Dana Sosial
Pelaksana: BPKAD
14623-02-2026DHARMA WANITA PERSATUAN BPKAD KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita BPKAD Kabupaten Bl ibu Indri Kurdianto beserta ibu Andi, Ibu Yohan Ibu Dedi, Ibu Agas dan Ibu Shunie menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026. Bidang : Sosial dan Budaya Program : iman dan taqwa Keterangan Program 1. Dharma Wanita Persatuan BPKD Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 3. Pukul : 08.00 – Selesai 4. Tempat : Pendopo Kantor Bupati Kanigoro 5. Pakaian : Busana Muslim Ketua Dharma Wanita BPKAD Kabupaten Blitar IbuIndri Kurdiyanto dan Ibu Andi ,Ibu Shunie, Ibu Ags , Ibu Dedi menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi. Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air. Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia. Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah doorprize yang menambah keceriaan suasana. Selanjutnya kegiatan ini akandiikuti anggota DWP BPKAD lainnya secara bergiliran selama bulan Ramadhan. Kegiatan Siraman Rohani akan dilaksanakan setiap minggu satu kali, dengan tema yang berbeda. Melalui kegiatan ini, Ibu Indri Kurdiyanto beserta jajaran Dharma BPKAD Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: BPKAD
14726-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR


Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar ibu Margareth Nanang Adi beserta ibu Enik Yuyus, ibu Palupi Nurhidayat, ibu Titik Dayat, dan Ibu Ratna Rudi menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026.


Bidang : Sosial dan Budaya

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 – Selesai
4. Tempat : Pendopo Kantor Bupati Kanigoro
5. Pakaian : Busana Muslim


Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat , Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar, Ibu Margareth Nanang Adi, bersama Ibu Enik Yuyus, Ibu Palupi Nurhidayat, Ibu Titik Dayat, dan Ibu Ratna Rudi, menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan.


Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi.


Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar
* 08.00 - 09.00 :
Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
* Acara Inti :
1. 09.00 WIB : Santunan anak yatim piatu.
2. 09.10 WIB : Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. 09.14 WIB : Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
4. 09.15 WIB : Pembacaan Ayat Suci Al-quran
5. 09.20 WIB : Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto
6. 09.30 WIB : Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi
7. 09.40 WIB : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
8. 09.50 WIB : Pembacaan pemenang door prize
9. 09.52 WIB : Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin
10. 10.46 WIB : Penutup
11. 10.48 WIB : Pembacaan doa
12. 10.50 WIB : Tanya Jawab
13. 11.00 WIB : Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung


Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air.


Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia.


Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim.


Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah door prize yang menambah keceriaan suasana.


Melalui kegiatan ini, Ibu Margareth Nanang Adi beserta jajaran Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar.


Laporan di edit dan disunting oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
14813-02-2026Gerakan "ASRI" DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Program Kerja Sosial Budaya Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor termasuk kebersihan lingkungan. Menurut Presiden, Indonesia harus berani melakukan perbaikan mulai dari tingkat desa hingga ibu kota. Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesa, Bupati Blitar juga sangat menghimbau untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kebersihan di lingkungan kerja dan masyarakat. Pada hari Jumat tanggal 13 Pebruari 2026, Anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar turut serta mensukseskan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) di lingkungan Kantor Sekretariat Kanigoro Kabupaten Blitar. Kegiatan ini sesuai dengan Program Kerja DWP BPKAD Kabupaten Blitar yaitu Program Kerja Bidang Sosial Budaya Ketahanan Keluarga Gerakan Sehat. Peserta giat Gerakan ASRI adalah 15 orang anggota aktif DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Hadir Ibu sekretaris BPKD Kabupaten Blitar , Ibu Tanti Mahardini. Tempat kegiatan giat Gerakan ASRI di Lingkungan Kantor Sekretariat Kabupaten Blitar JL Kusuma Bangsa No 60 Kanigoro. Waktu Pelaksanaan dimulai pukul 7.30 sampai dengan 9.00 WIB. Perlu diketahui Gerakan ASRI adalah : ASRI (Aman , Sehat, Resik dan Indah ) adalah inisiatif nasional yangdi gagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan bersih, asri dan tertata. Gerakan ini fokus pada penanganan sampah secara sistematis, kerjabakti rutin di tingkat pusat / daerah, dan penataan ruang publikuntuk meningkatkan budaya peduli lingkungan. Tujuan dilaksanakannya Gerakan ASRI adalah : menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat dan sehat dan membebaskan dari sampah. Pelaksanaan : dilakukan melalui aksi (korve) rutin, penghijauan dan penertipban reklame yang mengganggu keindahan kota. Keterlibatan : melibatkan seluruh instansipemerintah, sekolah, dan masyarakat. Demikianlah demi mendukung gerakan tersebut DWP BPKAD juga melaksanakan kegiatan Gerakan ASRI tersebut sesuai arahan presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo. Mencabut ruput liar,menyapu, mebersihkan ranting pohon disepanjang jalan depan kantor Pemkab Blitaradalah yang di kerjakan anggota DWP BPKAD dalam gerakan ASRI pada hari ini. Tentu saja hall ini sangat positif dilakukan, selain menciptakan l ingkungan yang bersih dan sehat, juga mempererat kebersamaan antar anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Kegiatan berlangsung dengan tertib danpenuh semangat kebersmaan. seluruh anggota yang hadir berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan keindahan lingkungan. semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini lingkungan menjadi lebh bersih rapi, dan nyaman. selain itu kegiatan ini juga termasuk meningkatkan kesadaran anggota akan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang sehat. Tidak hanya berhenti disini juga di rumah dan lingkungan masyrakat sekitar rumah harus diperhatikan dan saling menjaga kebersihan. Demikian laporan kegiatan GErakan ASRI (Aman , Sehat, Resik Indah) Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar ini dibuat sebagai bentuk dokumentsi kegiatan dan bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya. diharapkankegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Bersih itu Indah Bersih Itu Sehat. penulis : Ibu Yesi
Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: BPKAD
14926-02-2026DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB BLITAR

Ibu Ketua UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Blitar Ny Ita Eko Susanto beserta anggota Ny Ika Yusri dan Ny Titin Sugeng menghadiri siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) pada :.

Hari/Tanggal : Kamis, tanggal : Kamis 26 Pebruari 2026
Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Kantor Bupati Kanigoro Jl Kusuma Bangsa 60.
Pukul : 08.00 sampai 11.00 wib
Program : Sosial budaya
Kegiatan : Iman dan takwa berupa Siraman rohani

Kegiatan ini diikuti oleh 29 organisasi wanita se kabupaten Blitar dan PKK dari 22 Kecamatan se Kabupaten Blitar. juga perwakilan karyawati pada OPD di Kabupaten Blitar. Masing-masing OPD dan organisasi wanita mengirimkan sedikitnya 5 orang dengan total peserta siraman rohanimencapai sekitar 1000 orang.

Susunan acara pada hari ini adalah sebagai berikut :
Pra Acara (Tim Hadroh) : membawakan lagu -lagu rohani, yaitu tim sholawat dari RSUD Srengat
1. Santunan anak yatim oleh Baznas sebanyak 22 anak yatim dari 22 Kecamatan
2. Menyanyikan lagu Indonesia raya. Yang bertugas Ibu Yuhana dari PKK
3. Pembukaan oleh MC Ibu A'yunin
4. Pembacaan ayat suci Al-Quran olehKarima Najati
5. Sambutan Ibu Hj. Ninik Riyanto selaku ketua panitia siraman rohani
6. Sajian lagu dari Tim Hadroh
7. Siraman rohani (kyai Muqorrobin)
8. Penutup Doa
9. Tim Hadroh mengiri hadirin pulang (2 lagu).

Materi siraman rohani mengambil tema Menjadi Wanita Sholehah dan menjaga kewarasan dalam rumah tangga.
1. Pandai bersyukur, mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangannya dengan cara menjaga lisan ketika berbicara dengan anggota keluarga terutama orang tua.
2. Menjaga keharmonisan antar keluarga contoh bercengkerama dengan anak-anak di waktu luang. Menyiapkan makanan buat keluarga.
3. Menjadi Ibu yang bijaksana karena apa yang kita lakukan akan ditiru anggota keluarga terutama anak-anak.

Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka". * Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas. * Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : 1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah 2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai. 3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah 3. Penutup - 10.46 Pembacaan doa - 10.48 Tanya Jawab 1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi 2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku? Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani 3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG? Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf.<\p>

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah doorprize yang menambah keceriaan suasana.

Laporan ini ditulis oleh operator e reporting UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
15027-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : Jum’at Berkah

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jum’at, 27 Februari 2026
3. Pukul : 07.30 – Selesai
4. Tempat : UPT SMPN 1 Doko
5. Pakaian : Busana Muslim

Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT SMPN 1 Doko Kabupaten Blitar, Sri Yuana Pratiwi, pada hari ini, Jumat, 27 Februari 2026, bersama para ibu anggota Dharma Wanita serta siswa-siswi UPT SMPN 1 Doko melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah”. Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk pembagian sayuran kepada masyarakat sekitar sekolah sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di hari yang penuh keberkahan.


Sejak pagi hari, suasana di lingkungan UPT SMPN 1 Doko tampak berbeda dari biasanya. Para ibu Dharma Wanita hadir dengan penuh semangat, membawa berbagai jenis sayuran segar seperti bayam, kangkung, sawi, wortel, dan cabai yang telah dikemas rapi dalam kantong ramah lingkungan. Sementara itu, para siswa-siswi dengan antusias membantu proses penataan dan persiapan pembagian, menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi nilai utama kegiatan ini.


Dalam sambutannya, Ibu Sri Yuana Pratiwi menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi rezeki, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi sayuran, anak-anak diajak untuk belajar tentang kepedulian sosial, empati, dan pentingnya berbagi kepada sesama. Ia berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai keikhlasan dan rasa syukur sejak dini kepada para siswa.


Kegiatan pembagian sayuran dilakukan secara tertib di halaman sekolah dan sebagian dibagikan langsung kepada warga sekitar yang membutuhkan. Para siswa dengan sopan menyerahkan paket sayuran kepada masyarakat sambil mengucapkan salam dan doa. Senyum bahagia tampak menghiasi wajah para penerima manfaat, yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini, terlebih di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat.


Para ibu anggota Dharma Wanita juga turut berinteraksi langsung dengan warga, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya sekadar membagikan sayuran, mereka juga menyampaikan pesan agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan dan mempererat tali silaturahmi. Kebersamaan antara pihak sekolah dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya sebagai tempat menuntut ilmu, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang membawa manfaat nyata.


Kegiatan Jumat Berkah ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus berlanjut. Selain memberikan manfaat langsung berupa bahan pangan, kegiatan ini juga memperkuat hubungan harmonis antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar. Semangat kolaborasi antara Dharma Wanita dan siswa-siswi menjadi contoh nyata bahwa kebaikan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama.


Di akhir kegiatan, Ibu Sri Yuana Pratiwi mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara hari ini. Beliau berharap apa yang dibagikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak, baik yang memberi maupun yang menerima. Semoga semangat Jumat Berkah ini terus tumbuh dan menjadi inspirasi untuk senantiasa menebar kebaikan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.



Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: Dinas Pendidikan
15106-02-2026Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Ketua dan Anggota UP DWP Kecamatan Nglegok mengikuti kegiatan Perwosi Senam Fit, Fun and Healthy 2026 yang diadakan oleh Perwosi Kabupaten Blitar. Bidang: Sosial Budaya, Ketahanan Ketua, Keterangan Program: Olah Raga - Hari : Jumat - Tanggal : 06 Februari 2026 - Pukul : 06.00 - selesai - Tempat : Citywalk Candi Penataran - Acara : Belanja Bersama dan Senam Fit, Fun and Healthy 2026 - Peserta : Persowi Kabupaten Blitar, dharmawanita kecamatan nglegok, anggota pkk kecamatan nglegok, dan kelompok senam beseta warga masyarakat - Susunan Acara : 1. Belanja bersama Ketua Perwosi Kabupaten BlitaR DI Pasar Kliwon Penataran )pasar Rakyat) 2. Jalan bersama menuju citywalk candi penataran 3. Senam bersama seluruh anggota masyarakat dan tamu undangan 4. Sambutan Ketua Perwosi 5. Pembagian Dorprise 6. Menari bersama di Halaman candi penataran beserta pengambilan video Ketua dan anggota DWP Kecamatan Nglegok mengikuti kegiatan yang diadakan oleh perwosi kabupaten blitar yaituy senam fit, fun and healthy 2026 dengan didahului belanja bersama di pasar kliwon penataran. Acara dimulai pukul 06.30 ketua Perwosi kabupaten blitar sampai di pasar kliwon desa penataran bersama rombongan, dari dharmawanita , pkk dan anggota masyarakat menyambut bersama di pasar dan kemudian dilanjutkan masuk pasar bersama-sama. Didalam pasar rakyat ini ketua perwosi berbelanja berbagai macam sayuran yang di perjual belikan di pasar. Selain membeli sayuran kami juga membeli jajan pasar yang dijual disana. Belanja di pasar desa adalah cara yang bagus untuk mendukung ekonomi lokal dan mendapatkan bahan makanan segar. Kamu bisa menemukan berbagai produk lokal seperti sayuran, buah, daging, dan kerajinan tangan. Selain itu, kamu juga bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan suasana yang lebih santai Tujuan dari belanja di pasar desa adalah untuk: Meningkatkan ekonomi lokal dengan mendukung pedagang dan UMKM desa Meningkatkan akses masyarakat desa terhadap bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau Meningkatkan interaksi sosial dan kebersamaan antar warga desa Meningkatkan pendapatan desa melalui retribusi pasar Meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan menyediakan fasilitas pasar yang lebih baik Kegiatan di pasar desa bisa sangat beragam, seperti: Belanja bahan makanan segar Membeli kerajinan tangan lokal Makan makanan khas desa Berinteraksi dengan warga desa Menikmati suasana alam Membeli produk UMKM local Setelah berbelanja bersama dipasar penataran kemudian dilanjutkan berjalan bersama menuju citywalk candi penataran untuk dulanjutkan kegiatan senam bersama dengan seluruh masyarakat yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Setelah senam bersama juga terdapat pembagian dorprise oleh anggota persowi kabupaten blitar. Acara ini juga didukung oleh kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh RSUD Wlingi. Kegiatan donor darah ini juga dapat menarik simpati warga untuk mengikuti kegiatan tersebut. Acara sangat menarik dan antusias warga juga sangat bagus. Setelah mengikuti kegiatan senam bersama dilanjutkan degan berbelanja di UMKM desa yang membuka stand di area depan wisata candi penataran. Di stand UMKM ini tersedia berbagai macam jualan seperti nasi pecel daun jati, manakan dan jajanan beserta manik-manik yang diproduksi sendiri oleh warga sekitar wisata candi penataran. Setelah berbelanja di UMKM tersebut selanjutnya rombongan dari perwosi kabupaten blitar menuju ke area wisata candi penataran. Disana semua rombongan juga ikut menari emprak bersama 50 siswa SMKN Nglegok. Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Olah Raga
Pelaksana: Kecamatan Nglegok
15227-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar ibu Susi Agus Santosa beserta ibu Ranti Rahardian, ibu Siti Harjito, ibu Iva dan ibu Novita menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026.

Bidang : Sosial dan Budaya

Program : iman dan taqwa

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 – Selesai
4. Tempat : Pendopo Kantor Bupati Kanigoro
5. Pakaian : Busana Muslim

Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Susi Agus Santosa, bersama Ibu Ranti Rahardian, Ibu Siti Harjito, Ibu Iva, dan Ibu Novita, menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan.


Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi.


Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air.


Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia.


Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim.


Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah doorprize yang menambah keceriaan suasana.


Melalui kegiatan ini, Ibu Susi Agus Santosa beserta jajaran Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar.



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Pendidikan
15326-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Keterangan Program:
1.Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2.Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3.Pukul : 13.00 WIB - selesai
4.Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja - Kanigoro
5.Bidang : Sosial Budaya
6.Program : Ketahanan Keluarga/Iman dan Takwa

Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, Ny. Lina Tunggul Adi Wibowo, Wakil Ketua, Ny. Eko Sumardiyanto dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadiri Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447H/2026M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar.

Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, Ketua Perwosi Arina Beky Herdihansah, Bapak Bupati Blitar yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan.

Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antar organisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Pada kesempatan ini juga disampaikan pula tausiyah dengan “Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan” oleh H. Muqorobin yang merupakan Ketua PCNU Kabupaten Blitar, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.

Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. Di Bulan Ramadhan Allah SWT bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas. Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan :
1.Bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa atau mengaji, bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah. Komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah.
2.Bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai.
3.Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan.

Dalam kesempatan tersebut H. Muqorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan. Untuk ibu-ibu semangat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa, salah satu manfaat puasa yang sering dibahas baik dari sisi spiritual maupun kesehatan adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti.

Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal tetapi juga memperkuat solidaritas antar anggota.

Selain santunan anak yatim dan siraman rohani, dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan bazar UMKM yang diikuti oleh anggota GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan dan penguatan usaha mikro di Kabupaten Blitar. Lebih dari 10 stand UMKM yang memajang produk unggulannya. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM tersebut sudah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.

Penulis : Admin E-reporting

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

15426-02-2026DWP UP Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Ibu Ketua Dharma Wanita beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan. Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar * Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar Acara diawali dengan Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat * Acara Inti : 1. Santunan anak yatim piatu. 2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya 3. Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran 4. Pembacaan Ayat Suci Al-quran 5. Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto 6. Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi 7. Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat 8. Pembacaan pemenang door prize 9. Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin 10Penutup 11Pembacaan doa 12. Tanya Jawab 13. Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya. Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa. Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin dengan “Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan Ringkasan Materi : * Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka". * Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas. * Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : 1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah 2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai. 3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti. Kehadiran DWP UP Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini 1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi. 2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku? Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani. 3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG? Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf. Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama anggota DWP UP Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Kanigoro
15526-02-2026

Anggota Unsur Pelaksana Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar serta beberapa Karyawati Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri Kegiatan Siraman Rohani yang diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar

Bidang : Sosial Budaya, Iman dan Takwa

Keterangan :

1. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
2. Pukul : 08.00 - selesaibr> 3. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Bupati Blitar, Jl. Kusuma Bangsa No 60 Kabupaten Blitar
4. Acara : Siraman Rohani Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M

Kegiatan dihadiri oleh: - Ketua Panitia Ibu Ninik Rijanto - Ketua Perwosi Ibu Arina Becky - Ketua Persit Kab Blitar - Kepala Baznas KAb Blitar yang diwakili pengurus - Ketua PCNU Kab Blitar - Organisasi Wanita seluruh Kabupaten Blitar

Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar (GOW) Kabupaten Blitar berlangsung pada hari Kamis, 26 Februari 2026, dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh perwakilan UP DWP Dinas Tenaga Kerja serta para karyawati.

Susunan acara :
1. Santunan anak yatim piatu.
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
4. Pembacaan Ayat Suci Al-quran
5. Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto
6. Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi
7. Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
8. Pembacaan pemenang door prize
9. Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin
10 Penutup
11. Pembacaan doa
12. Tanya Jawab
13. Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung

Siraman rohani disampaikan oleh KH. Mukhorobbin dengan tema “Suka Cita Menyambut Ramadhan.” Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa orang yang menyambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita akan diharamkan dari sentuhan api neraka.Beliau juga mengingatkan agar selama bulan Ramadhan tidak melewatkan tiga kesempatan penting, yaitu:
2. Meningkatkan kecerdasan emosional dengan memperbanyak ibadah, bersikap positif kepada sesama, serta menjaga komunikasi yang baik dalam keluarga.
3. Meningkatkan kecerdasan sosial dengan tidak meremehkan ibadah orang lain.
4. Senantiasa bersyukur, karena Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada hamba-Nya selama kita tetap mensyukurinya.
Selain itu, disampaikan pula bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar serta memperbaiki hubungan kepada Allah SWT dan kepada sesama manusia.
Setelah rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, para undangan mengunjungi kegiatan bazar UMKM yang berlangsung meriah.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Tenaga Kerja

15626-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

“Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar”
Bidang : Sosial dan Budaya

Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang dilaksanakan pada :
1. Hari/Tanggal : Kamis / 26 Februari 2026
2. Pukul : 08.00 WIB - Selesai
3. Lokasi : Pendopo SAP Kanigoro
4. Acara : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)

5. Peserta : Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Ketua Persit 0808 Blitar, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten Blitar

Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu :
1. Pembukaan oleh Pembawa Acara.
2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia.
3. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Ibu Karima Najati.
4. Laporan Kegiatan oleh Ny. Lelyana Puguh.
5. Sambutan dari Ibu Bupati Blitar (Ibu Ninik Rijanto) . Dalam sambutannya Beliau menyampaikan terimakasih kepada semua undangan yang telah hadir. Beliau juga berpesan bahwa anak yatim/piatu sudah tidak memiliki Ayah/Ibu tetepi mereka masih memiliki Allah SWT yang masih menyayangi dan melindungi mereka.
6. Sambutan Bapak Bupati Blitar yang diwakili oleh Bp. Alwi, beliau menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati Blitar yang tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut dikarekan ada acara di Surabaya.
7. Pembacaan Penerimaan Hadiah Doorprize.
8. Tauziah dari Ketua PC NU Kab. Blitar yaitu KH. Mukhorobin.
9. Doa Penutup.
10. Penyerahan Hadiah Doorprize.

Pada hari ini Kamis tanggal 26 Februari 2026 bertempat di Pendopo SAP Kanigoro yang diikuti oleh Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Ketua Persit 0808 Blitar, pengurus GOW, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten. Kegiatan Siraman Rohani yang diselenggaran oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dengan mengusung Tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjaankan Bulan Suci Ramadhan”

Untuk mengawali kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan di buka oleh pembawa acara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dilanjutkan dengan Sambutan Ibu Bupati Blitar menyampaikan menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. dan Bapak Bupati Blitar yang diwakili oleh Bp. Alwi menyampaikan permohonan maaf Bapak Bupati Blitar tidak Bisa Hadir dalam acara ini. Tujuan dari Siraman Rohani ini untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan di antar anggota.

Pada kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M mengundang KH. Mukhorobin dari Ketua PC NU Kab. Blitar untuk memberikan Tauziah / menyampaikan informasi kepada para undangan yang hadir mengenai hakikat syukur dan keutamaan ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan. Pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Di akhir acara yang sangat hikmat dan penuh kekeluargaan ini ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah yang dilakukan oleh peserta 1. Pertama dari Ibu PKK Kec. Talun : Bagaimana Cara Mengatasi Mertua yang cerewet dan memiliki anak yang keras kepala ? Jawab : setelah sholat subuh dengan membaca Al-Fatihah sebanyak 41 kali 2. Kedua dari Ibu PKK Kademangan : Bagaimana cara menanggapi pro dan kontra zakat fitrah untuk MBG? Jawab : Zakat adalah ibadah khusus yang aturannya jelas Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi. 3. Ketiga dari Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi.

Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan.

pada kesempatan ini juga diadakan bazar UMKM, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah :
• Membangun Kebersamaan dan Kekeluargaan.
• Meningkatkan Penjualan Bazar memberi kesempatan pelaku usaha menjual produk ke lebih banyak orang dalam waktu singkat. Cocok untuk UMKM yang ingin memperluas pasar.
• Meningkatkan rasa setia kawan dan tanggung jawab bersama.
• Meningkatkan Kinerja dan Motivasi.
• Menciptakan Suasana Ramai dan Menarik Bazar.
• Memperbaiki Komunikasi dan Kolaborasi.
• Mendorong komunikasi yang lebih terbuka dan informal, serta membantu anggota saling mengenal lebih dalam.
• Menggerakkan Ekonomi Lokal UMKM dan masyarakat sekitar ikut mendapat manfaat dari transaksi yang terjadi.
• Meningkatkan Brand Awarenes banyaknya pengunjung membuat produk atau brand lebih dikenal.
• Peluang Networking pelaku usaha bisa bertemu supplier, pelanggan baru.

Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar).


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Gandusari
15726-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Dharma Wanita Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar beserta anggota dan juga perwakilan anggota TP PKK Desa mengikuti Kegiatan Safari Ramadhan.

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Taqwa
Keterangan Program :
1. Kegiatan: Safari Ramadhan
2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 19.00 WIB s.d Selesai
4. Tempat: Desa Ngeni
5. Pakaian : Muslim
6. Peserta: Masyarakat Desa Ngeni
Safari Ramadan adalah kegiatan kunjungan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, maupun lembaga keagamaan ke berbagai masjid atau wilayah tertentu selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini biasanya diisi dengan rangkaian acara seperti buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, pemberian santunan, penyerahan bantuan sosial, serta penyampaian sambutan dan tausiyah keagamaan.
Secara umum, Safari Ramadan bertujuan untuk:
• Mempererat silaturahmi antara pemerintah/organisasi dengan masyarakat.
• Meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan ibadah bersama.
• Menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
• Menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi dan santunan.
Dengan demikian, Safari Ramadan bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi sarana membangun kedekatan emosional, spiritual, dan sosial antara pemimpin dan masyarakat dalam suasana penuh keberkahan bulan Ramadan.
Keterlibatan Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan Safari Ramadan memiliki hubungan yang sangat erat dengan fungsi dan perannya sebagai organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan.
Adapun korelasinya dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Sebagai Mitra Pemerintah Daerah
Dharma Wanita berperan mendukung program pemerintah, termasuk kegiatan Safari Ramadan yang biasanya melibatkan unsur pemerintah daerah. Kehadirannya memperkuat sinergi antara organisasi perempuan dan kebijakan sosial keagamaan pemerintah.
2. Penguatan Nilai Keagamaan
Safari Ramadan merupakan momentum peningkatan spiritualitas. Dharma Wanita, yang memiliki program pembinaan mental dan rohani, turut berkontribusi dalam kegiatan seperti pengajian, santunan anak yatim, dan bakti sosial.
3. Peran Sosial dan Kepedulian Masyarakat
Salah satu fokus Dharma Wanita adalah kegiatan sosial. Dalam Safari Ramadan, peran ini diwujudkan melalui pemberian bantuan, santunan, serta dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
4. Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Safari Ramadan juga menjadi wadah pembinaan keluarga sakinah. Dharma Wanita memiliki misi memperkuat peran perempuan dalam keluarga sebagai pendidik pertama dan utama, sehingga kegiatan ini selaras dengan tujuan organisasi.
5. Mempererat Silaturahmi
Melalui partisipasi dalam Safari Ramadan, Dharma Wanita dapat memperluas jaringan silaturahmi dengan masyarakat, organisasi wanita lainnya, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dengan demikian, keterlibatan Dharma Wanita dalam Safari Ramadan bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai penggerak kegiatan sosial keagamaan yang sejalan dengan visi organisasi dalam membangun keluarga, masyarakat, dan spiritualitas yang lebih baik.
Manfaat keterlibatan Dharma Wanita dalam kegiatan Safari Ramadan adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan
Anggota Dharma Wanita memperoleh penguatan spiritual melalui kegiatan ibadah bersama, tausiyah, dan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan.
2. Mempererat Silaturahmi
Terjalin hubungan yang lebih harmonis antara anggota Dharma Wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
3. Menguatkan Peran Sosial Organisasi
Partisipasi dalam kegiatan santunan dan bakti sosial meningkatkan kepedulian sosial serta mempertegas peran Dharma Wanita sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
4. Mendukung Program Pemerintah
Keterlibatan ini menunjukkan sinergi dan dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam bidang keagamaan dan kesejahteraan sosial.
5. Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Melalui pembinaan rohani dan kegiatan sosial, anggota Dharma Wanita semakin termotivasi untuk memperkuat peran sebagai istri, ibu, dan pendidik dalam keluarga.
6. Meningkatkan Citra dan Eksistensi Organisasi
Kehadiran aktif dalam Safari Ramadan memperkuat eksistensi Dharma Wanita sebagai organisasi perempuan yang responsif, religius, dan peduli terhadap masyarakat.
Tujuan keterlibatan Dharma Wanita dalam kegiatan Safari Ramadan adalah sebagai berikut:
1. Mendukung Program Pemerintah Daerah
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan mental spiritual dan kesejahteraan masyarakat.
2. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Anggota
Menjadikan Safari Ramadan sebagai sarana pembinaan rohani guna memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan pribadi dan keluarga.
3. Mempererat Silaturahmi dan Sinergi
Membangun hubungan yang harmonis antara anggota Dharma Wanita, pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat luas.
4. Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Menggerakkan semangat berbagi, empati, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam momentum bulan Ramadan.
5. Memperkuat Peran Perempuan dalam Keluarga dan Masyarakat
Mendorong anggota untuk menjadi teladan dalam membangun keluarga yang harmonis, berakhlak, dan berkontribusi positif di lingkungan sosial.
Capaian dari keterlibatan Dharma Wanita dalam kegiatan Safari Ramadan antara lain sebagai berikut:
1. Terlaksananya Kegiatan Keagamaan dengan Baik
Kegiatan Safari Ramadan berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat dengan partisipasi aktif anggota Dharma Wanita.
2. Meningkatnya Partisipasi dan Kekompakan Anggota
Anggota Dharma Wanita menunjukkan antusiasme dan solidaritas yang tinggi dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.
3. Terjalinnya Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat
Terbangun kerja sama yang harmonis antara Dharma Wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
4. Tersalurkannya Bantuan dan Santunan
Bantuan sosial dan santunan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
5. Penguatan Nilai Spiritual dan Sosial
Anggota memperoleh pembinaan rohani yang berdampak pada peningkatan kesadaran beribadah, kepedulian sosial, serta penguatan peran dalam keluarga.
6. Meningkatnya Citra Positif Organisasi
Dharma Wanita semakin dikenal sebagai organisasi perempuan yang aktif, peduli, dan berkontribusi nyata dalam kegiatan sosial keagamaan.
Laporan ini dibuat/ disunting oleh
Mediana Aliyatul

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Wonotirto
15826-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Selopuro beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan. Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar

Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar dengan Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan :

Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka". Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas.

Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan :
1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah
2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai.
3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah

-yudo-


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Selopuro
15926-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Dharma Wanita Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar beserta anggota dan juga perwakilan anggota TP PKK Desa mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu.

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Iman dan Taqwa
Keterangan Program :
1. Kegiatan: Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu
2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB s.d Selesai
4. Tempat: Pendopo SAP Kanigoro
5. Pakaian : Muslim
6. Peserta: + 1000 peserta
Kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar berlangsung dengan khidmat dan lancar, serta dihadiri kurang lebih 1.000 peserta dari berbagai unsur organisasi dan masyarakat Kabupaten Blitar diantaranya Ketua Panitia GOW Kabupaten Blitar, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Plt. Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Sambutan-sambutan:
Selanjutnya sambutan oleh Ibu Hj Ninik Rijanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, GOW merupakan wadah untuk menyiram jiwa dalam rangka mempertebal ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Anak yatim disebut sebagai permata yang harus dijaga dan diperhatikan. Momentum Ramadan ini diharapkan dapat menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebaikan serta membentuk generasi yang saleh dan salehah.
Beliau juga mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, memperluas kesejahteraan sosial, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dilanjutkan dengan sambutan Plt. Kabag Kesra yang mewakili Bupati Blitar, beliau menyampaikan bahwa Bupati Blitar mendukung penuh agenda ini. Disebutkan bahwa terdapat empat rangkaian kegiatan dalam momentum Ramadan yakni pada tanggal 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret dengan tambahan satu hari pada tanggal 10 Maret yang diharapkan memberikan ilmu bermanfaat, membentuk keluarga yang kuat, serta menumbuhkan kebiasaan bersedekah dalam kehidupan sehari-hari.
Tausiyah:
Setelah sambutan acara dilanjutkan dengan Tausiyah oleh Kyai Mukarobin. Dalam tausiyahnya, Kyai Mukarobin mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadan. Beliau mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum pengampunan dan dijauhkan dari api neraka, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Beliau juga mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Beberapa poin utama tausiyah yang disampaikan antara lain:
1. Meningkatkan kecerdasan emosional di bulan puasa
Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran dan sikap positif kepada sesama, dimulai dari keluarga. Beliau menekankan pentingnya membangun keharmonisan rumah tangga. Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.” (HR. Tirmidzi)
Membangun kebahagiaan dan kehangatan dalam keluarga merupakan bagian dari ibadah yang bernilai pahala besar.
2. Meningkatkan kecerdasan sosial
Setiap aktivitas yang diniatkan karena Allah SWT bernilai ibadah, termasuk bekerja untuk menafkahi keluarga. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya engkau tidak menafkahkan suatu nafkah dengan mengharap ridha Allah, melainkan engkau akan diberi pahala karenanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Membantu sesama dan bersedekah juga memiliki keutamaan besar, sebagaimana firman Allah SWT:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)
3. Menjaga nikmat Allah dengan bersyukur
Ramadan menjadi kesempatan untuk menjaga hubungan baik dalam keluarga, termasuk dengan mertua dan menantu, serta menjaga lisan. Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7)
Dengan menjaga sikap dan lisan, serta mempererat silaturahmi, diharapkan keberkahan dan kelancaran rezeki akan menyertai kehidupan keluarga.
Beliau juga menjelaskan bahwa bagi lansia yang melaksanakan salat tarawih dengan duduk diperbolehkan, karena salat sunah dapat dilakukan sesuai kemampuan, sebagaimana sabda Nabi SAW:
“Salatlah kamu berdiri, jika tidak mampu maka duduklah, dan jika tidak mampu maka berbaringlah.” (HR. Bukhari)
Tausiyah diakhiri dengan harapan agar ilmu yang disampaikan pada pagi hari tersebut membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta.
Tujuan kegiatan Santunan Anak Yatim adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT
Menjadikan momentum bulan Ramadan sebagai sarana mempertebal keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kualitas ibadah.
2. Menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak yatim
Memberikan santunan sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial terhadap anak yatim sebagai generasi penerus bangsa.
3. Mempererat silaturahmi antarorganisasi dan masyarakat
Menguatkan sinergi antara organisasi wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kebersamaan serta solidaritas sosial.
4. Menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam keluarga
Mendorong pembentukan keluarga yang harmonis, kuat, serta memiliki kecerdasan emosional dan sosial sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
5. Mendorong semangat berbagi dan bersedekah
Mengajak masyarakat untuk membiasakan diri bersedekah serta menjadikan berbagi sebagai bagian dari budaya sosial yang berkelanjutan.
6. Membentuk generasi yang saleh dan salehah
Menjadikan kegiatan ini sebagai langkah pembinaan moral dan spiritual bagi anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia.
Manfaat dari kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan adalah sebagai berikut:
1. Manfaat Spiritual
- Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
- Menumbuhkan rasa syukur karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadan.
- Menambah semangat dalam menjalankan ibadah serta memperbaiki kualitas diri.
2. Manfaat Sosial
- Meningkatkan kepedulian dan empati terhadap anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan.
- Mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
- Memperkuat solidaritas serta kebersamaan dalam membangun kesejahteraan sosial.
3. Manfaat Pendidikan dan Moral
- Memberikan pembinaan rohani melalui tausiyah yang bermanfaat.
- Menanamkan nilai-nilai kebaikan, akhlak mulia, dan semangat berbagi kepada generasi muda.
- Mendorong terbentuknya keluarga yang harmonis dan berakhlak.
4. Manfaat Organisasi dan Kelembagaan
- Memperkuat peran GOW sebagai wadah koordinasi dan penggerak kegiatan sosial keagamaan.
- Meningkatkan sinergi antara organisasi wanita dan pemerintah daerah dalam program kesejahteraan masyarakat.
Penutup
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Mukarobin. Secara keseluruhan, acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan, serta diharapkan menjadi sarana memperkuat keimanan, kepedulian sosial, dan persatuan di Kabupaten Blitar.
Laporan ini dibuat/ disunting oleh
Mediana Aliyatul

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Wonotirto
16026-02-2026Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP Badan Pendapatan Daerah Kab. Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Iman dan Taqwa Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 - Jam : 08.00 - selesai WIB - Tempat : Pendopo SAP Kanigoro - Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) - Peserta : Ketua dan 5 Anggota DWP BAPENDA Kab. Blitar Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD - Pembukaan oleh MC - Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya - Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati - Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar - Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alti Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesrab - Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize - Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU - Doa Penutup - Penyerahan hadiah doorprize Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya. Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa. Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam. Pesan tersebut sangat relevan bagi anggota DWP UP BAPENDA Kabupaten Blitar. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai ibu dan anggota masyarakat. Tanggung jawab tersebut memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan. KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Kehadiran DWP UP BAPENDA Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini 1. Pertanyaan dari ( Pkk dr kec. Talun lilik sri widayati) ” Doa apa untuk menghadapi mertua crewet dan anak yang memiliki sifat kaku? jawab: membaca alfatihah sehabis subuh 41 kali dan di tutup dengan doa Memohon Kesabaran dan Ketenangan Hati dan Agar Dilembutkan Hati 2. Pertanyaan dari (Bini junaedah pkk kec kademangan) ” pro dan kontra zakat fitrah untuk membantu MBG?” jawab: Zakat adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang aturannya jelas. Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi. Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa. Selain kegiatan siraman rohani ada pula bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu DWP yang hadir tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal. Penulis : Dian Anita A.P
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Badan Pendapatan Daerah
16126-02-2026

harma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Ketua beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
Bidang : Bidang Sosial
Budaya: Ketahanan Keluarga
Keterangan Program : Iman dan Taqwa
Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
- Jam : 08.00 - selesai WIB
- Tempat : Pendopo SAP Kanigoro
- Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
- Peserta : Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar
Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC
- Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati
- Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar
- Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alwi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra
- Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize
- Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU
- Doa Penutup
- Penyerahan hadiah doorprize
Ketua Dharma Wanita Persatuan UP DINDAMADE Kab Blitar Ny. NURUL TANTOWI dan anggota Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.
Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial.
Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.
Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur.
Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam.
Pesan tersebut sangat relevan bagi anggota DWP Kabupaten Blitar. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai ibu dan anggota masyarakat. Tanggung jawab tersebut memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan.
KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin.
Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.
kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial.
Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur.
Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota.
Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini
1. Pertanyaan dari ( Pkk dr kec. Talun lilik sri widayati) ” Doa apa untuk menghadapi mertua crewet dan anak yang memiliki sifat kaku?
jawab: membaca alfatihah sehabis subuh 41 kali dan di tutup dengan doa Memohon Kesabaran dan Ketenangan Hati dan Agar Dilembutkan Hati
2. Pertanyaan dari (Bu junaedah pkk kec kademangan) ” pro dan kontra zakat fitrah untuk membantu MBG?”
jawab: Zakat adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang aturannya jelas. Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi.
Melalui keikutsertaan dalam siraman rohani ini, Ketua dan anggota DWP Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat mensyukuri momentum menjalankan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.
Selanjutnya di tutup dengan doa.
Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Daerah Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama pengurus DWP Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah.
Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.

Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa
16226-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Ketua beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
Bidang : Bidang Sosial
Budaya: Ketahanan Keluarga
Keterangan Program : Iman dan Taqwa
Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
- Jam : 08.00 - selesai WIB
- Tempat : Pendopo SAP Kanigoro
- Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
- Peserta : Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar
Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC
- Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati
- Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar
- Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alti Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra
- Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize
- Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU
- Doa Penutup
- Penyerahan hadiah doorprize
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab Blitar Ibu Ita Eko Susanto dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.
Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial.
Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.
Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur.
Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam.
Pesan tersebut sangat relevan bagi anggota DWP Kabupaten Blitar. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai ibu dan anggota masyarakat. Tanggung jawab tersebut memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan.
KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin.
Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.
kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial.
Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur.
Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota.
Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini
1. Pertanyaan dari ( Pkk dr kec. Talun lilik sri widayati) ” Doa apa untuk menghadapi mertua crewet dan anak yang memiliki sifat kaku?
jawab: membaca alfatihah sehabis subuh 41 kali dan di tutup dengan doa Memohon Kesabaran dan Ketenangan Hati dan Agar Dilembutkan Hati
2. Pertanyaan dari (Bu junaedah pkk kec kademangan) ” pro dan kontra zakat fitrah untuk membantu MBG?”
jawab: Zakat adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang aturannya jelas. Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi.
Melalui keikutsertaan dalam siraman rohani ini, Ketua dan anggota DWP Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat mensyukuri momentum menjalankan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.
Selanjutnya di tutup dengan doa.
Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Daerah Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama pengurus DWP Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah.
Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.

Program: Iman dan Takwa
16313-02-2026Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sosial Program : Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar 2. Hari / Tanggal : Jumat, 13 Februari 2026 3. Pukul : 08.00 - Selesai 4. Lokasi : Ruang Integritas Inspektorat Kabupaten Blitar 5. Acara : Pertemuan rutin DWP, kegiatan belanja ke pasar rakyat dan kegiatan anjangsana Silaturahmi ke anggota DWP inspektorat. Dalam pertemuan rutin tersebut, ketua DWP ibu Lilik Rully membahas rencana kegiatan bidang pendidikan, ekonomi dan sosial selain itu kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Selanjutnya DWP Inspektorat belanja ke pasar rakyat dalam rangka mendukung UMKM Kabupaten Blitar, pada kesempatan ini DWP belanja ke pasar Srengat Kabupaten Blitar. Selanjutnya DWP inspektorat melakukan anjangsana silaturahmi ke kediaman anggota DWP inspektorat, ibu Laila Imam As'ari kemudian dilanjutkan silaturahmi ke kediaman ibu Ledyana Fahri. Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Kuntum D selaku operator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar.
Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: Inspektorat
16426-02-2026

Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar

Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)

Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga

Keterangan Program : Iman dan Taqwa
Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
- Jam : 08.00 - selesai WIB
- Tempat : Pendopo SAP Kanigoro
- Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
- Peserta : Ketua dan 6 Anggota DWP BPBD Kab. Blitar
Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC
- Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati
- Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar
- Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alti Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesrab
- Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize
- Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU
- Doa Penutup
- Penyerahan hadiah doorprize
Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.
Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.
Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak.
KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam.
Pesan tersebut sangat relevan bagi anggota DWP UP BPBD Kabupaten Blitar. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai ibu dan anggota masyarakat. Tanggung jawab tersebut memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan.
KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para petugas BPBD Kabupaten Blitar agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti.
Kehadiran DWP UP BPBD Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial.
Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur.
Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini
1. Pertanyaan dari ( Pkk dr kec. Talun lilik sri widayati) ” Doa apa untuk menghadapi mertua crewet dan anak yang memiliki sifat kaku?
jawab: membaca alfatihah sehabis subuh 41 kali dan di tutup dengan doa Memohon Kesabaran dan Ketenangan Hati dan Agar Dilembutkan Hati
2. Pertanyaan dari (Bini junaedah pkk kec kademangan) ” pro dan kontra zakat fitrah untuk membantu MBG?”
jawab: Zakat adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang aturannya jelas. Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi.
Melalui keikutsertaan dalam siraman rohani ini, Ketua dan anggota DWP UP BPBD Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat mensyukuri momentum menjalankan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa.
Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama anggota DWP UP BPBD Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah.
Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.

Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar.


Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: BPBD
16520-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Jumat Bersih

Dalam rangka Jumat Bersih Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kerja Bakti Pembersihan Waduk Blumbang Gede dalam rangka Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bersama Bupati Blitar, Kepala Instansi Se-Kec. Gandusari, Perwakilan Seluruh Perangkat Desa Se-Kec. Gandusari dan seluruh anggota DWP Se Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 orang.

Keterangan :
1. Hari/Tanggal : Jumat, 20 Februari 2026.
2. Pukul : 07.00 WIB - Selesai.
3. Lokasi : Waduk Blumbang Gede Desa Soso .
4. Acara : Kerja Bakti Pembersihan Waduk Blumbang Gede dalam rangka Indonesia ASRI.

Apa saja sih manfaat dan tujuan Pembersihan Waduk? Yaitu :
1. Menjaga Kualitas Air : Pembersihan waduk dari sampah dan lumpur dapat meningkatkan kualitas air sehingga lebih layak digunakan untuk irigasi, perikanan, bahkan air baku kebutuhan rumah tangga.
2. Mencegah Pendangkalan : Pengangkatan sedimentasi (lumpur) membantu menjaga kedalaman waduk sehingga daya tampung air tetap optimal dan tidak cepat dangkal.
3. Mengurangi Resiko Banjir : Waduk yang bersih memiliki kapasitas tampung air yang lebih baik, sehingga dapat menahan debit air saat musim hujan dan mengurangi potensi banjir.
4. Menjaga Ekosistem : Pembersihan sampah dan gulma air membantu menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga ikan dan makhluk hidup lainnya dapat berkembang dengan baik.
5. Meningkatkan Nilai Estetika : Waduk yang bersih terlihat lebih indah dan nyaman, bahkan bisa dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi atau wisata.
6. Mendukung Sektor Ekonomi : Waduk yang terawat dapat mendukung sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
7. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan : Kegiatan pembersihan waduk yang melibatkan masyarakat dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pelaksanaan Kegiatan Pembersihan Waduk.
Kerja Bakti yang dipimpin oleh Bupati Blitar yang senantiasa mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Semua anggota Dharma Wanita bekerja sama dengan Perangkat Desa, Masyarakat Sekitar dan Instansi lainnya untuk membersihkan tumbuhan lumut, menyapu daun-daun kering, serta memilah sampah organik dan anorganik. Semangat gotong royong sangat terasa dalam kegiatan ini, mencerminkan kekompakan dan rasa tanggung jawab bersama Selama kegiatan berlangsung. Partisipasi aktif dalam Gerakan ASRI juga menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya gerakan ASRI ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan, pengambilan dokumentasi (foto atau video) mungkin dilakukan. Setelah kegiatan selesai pengambilan foto bersama.

Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar).


Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Kecamatan Gandusari
16626-02-2026Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Siraman Rohani dalam Bulan Ramadhan 1447 H diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar. Dalam rangka meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan 1447 H, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar turut berpartisipasi dalam kegiatan Santunan Anak Yatim dan Siraman Rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Desember 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja, Jalan Kusuma Bangsa, Kanigoro, Blitar. Pada kegiatan tersebut, DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar diwakili langsung oleh Ketua UP DWP, Ibu Yustin Widyatmoko, didampingi lima anggota, yaitu Ibu Andy Mulya, Ibu Slamet, Ibu Ryan, Ibu Triyanto, dan Ibu Siswanto. Kehadiran rombongan ini merupakan bentuk dukungan aktif terhadap kegiatan GOW sekaligus wujud kepedulian sosial kepada anak-anak yatim serta upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan Ramadhan. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.000 peserta, yang berasal dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar, antara lain perwakilan dari PKK, Dharma Wanita, Perwosi, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, IGTKI, Himpaudi, Selaksebaya, KKI, serta organisasi wanita lainnya. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terjalin di antara organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Rangkaian acara diawali dengan penampilan sholawat dari RSUD Srengat, yang menciptakan suasana khidmat dan penuh ketenangan. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang semakin menguatkan nuansa religius kegiatan tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan kasih sayang kepada sesama. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ibu Hj. Ninik Rijanto. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta yang jumlahnya melebihi 1.000 orang, yang menunjukkan kuatnya kebersamaan antarorganisasi wanita. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin GOW yang bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan santunan. Secara khusus, beliau juga memberikan pesan penuh makna kepada anak-anak yatim agar tidak merasa khawatir meskipun tidak memiliki ayah atau ibu, karena Allah SWT senantiasa hadir dengan kasih sayang-Nya yang tidak pernah putus. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Bapak Alwi, yang mewakili Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas partisipasi seluruh organisasi wanita yang hadir. Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan siraman rohani GOW yang dilaksanakan secara rutin sebanyak tiga kali selama bulan Ramadhan. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaat serta mendukung terwujudnya kehidupan keluarga yang harmonis, karena negara yang kuat berawal dari keluarga yang kuat. Selain itu, beliau juga mengapresiasi para pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dan mengajak seluruh peserta untuk berbelanja sebagai bentuk sedekah. Acara kemudian dilanjutkan dengan alunan zikir dan pujian dari Grup Sholawat Silfaul Qolbi RSUD Srengat, yang semakin menambah kekhusyukan suasana. Puncak acara diisi dengan tausiah oleh KH. Muqorrobin, yang diawali dengan sapaan hangat kepada seluruh peserta. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan bahwa kehadiran para ibu dalam kegiatan ini tentu dilandasi niat yang baik. Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, di mana Allah SWT dengan kemurahan-Nya melimpahkan banyak keberkahan kepada umat-Nya. KH. Muqorrobin mengingatkan agar seluruh peserta senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah dimiliki dan tidak menyia-nyiakan tiga kesempatan penting, yaitu: Kecerdasan personal dan spiritual, bahwa ibadah tidak hanya terbatas pada sholat dan puasa, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sedekah dan sikap positif kepada sesama, terutama kepada keluarga. Bahkan, sedekah memiliki nilai keutamaan yang sangat besar. Kecerdasan sosial, di mana perilaku dalam rumah tangga merupakan cerminan perilaku di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, keharmonisan hendaknya dimulai dari rumah. Kecerdasan dalam bersyukur, karena Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang telah diberikan, namun manusia sering kali lalai dalam mensyukurinya. Setelah tausiah, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Muqorrobin. Peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, yang dimanfaatkan dengan baik oleh beberapa peserta untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pembagian doorprize kepada 20 peserta terpilih, yang menambah suasana keakraban dan kegembiraan. Kesan dan Harapan Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Siraman Rohani ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Kesan yang dirasakan oleh peserta, khususnya perwakilan DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, adalah terjalinnya kebersamaan yang kuat antarorganisasi wanita serta meningkatnya semangat untuk berbagi dan memperbaiki kualitas spiritual diri dan keluarga. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat yang beriman, harmonis, dan berdaya. laporan oleh: Yustin
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan
16723-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka rangka Jumat Bersih menjadi wujud nyata dukungan terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Blitar DWP UPT SMPN 1 Wlingi mengajadak Jum’at Bersih

Bidang : Sosial Budaya

Program : Jum’at Bersih

Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jum’at,20 Februari 2026
3. Pukul : 07.00 – Selesai
4. Tempat : UPT SMPN 1 Wlingi
5. Pakaian : Kaos Olahraga

Kegiatan Dharmawanita Persatuan UPT SMP Negeri 1 Wlingi Kabupaten Blitar dalam rangka Jumat Bersih menjadi wujud nyata dukungan terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Blitar. Pada Jumat, 20 Februari 2026, seluruh anggota Dharmawanita Persatuan bersama keluarga besar UPT SMP Negeri 1 Wlingi turut ambil bagian dalam aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan secara serentak dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan perhatian dari Bapak Bupati Blitar, Rijanto, yang senantiasa mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.


Sejak pagi hari, para anggota Dharmawanita telah berkumpul di lingkungan sekolah dengan mengenakan seragam olahraga yang rapi dan kompak. Mereka membawa berbagai perlengkapan kebersihan seperti sapu, pengki, alat pemotong rumput, dan kantong sampah. Dengan penuh semangat, kegiatan diawali dengan apel singkat yang berisi arahan mengenai pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup sehat. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang harus menjadi kebiasaan bersama.


Anggota Dharmawanita bekerja sama dengan guru dan tenaga kependidikan untuk membersihkan rumput liar, menyapu daun-daun kering, serta memilah sampah organik dan anorganik. Selain itu, dilakukan pula penataan ulang taman sekolah agar terlihat lebih rapi dan indah. Semangat gotong royong sangat terasa dalam kegiatan ini, mencerminkan kekompakan dan rasa tanggung jawab bersama.


Melalui kegiatan ini, Dharmawanita Persatuan UPT SMP Negeri 1 Wlingi menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, resik, dan indah. Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru, tetapi juga berdampak positif terhadap proses pembelajaran. Suasana sekolah yang asri diyakini mampu meningkatkan motivasi belajar serta menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada peserta didik.


Partisipasi aktif Dharmawanita dalam Gerakan ASRI juga menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya sinergi antara pihak sekolah, Dharmawanita, dan Pemerintah Kabupaten Blitar, diharapkan gerakan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan. Kegiatan Jumat Bersih pada 20 Februari 2026 tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Blitar yang semakin maju, sehat, dan berdaya saing melalui budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.


Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Ibu Novita Danang selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar.

Program: Bhakti Sosial
Pelaksana: Dinas Pendidikan

16813-02-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah mengikuti kegiatan Kunjungan ke TK dan pemberian PMT untuk anak TK Dharma Wanita dan PAUD.
Bidang : Sosial Budaya,
Program Ketahanan Keluarga , Kegiatan : Gerakan Sehat .

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jum’at / 13 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB sampai selesai
4. Peserta : Pengurus Dharma Wanta Persatuan dan TP PKK Kecamatan Wonodadi dan PKH
5. Tempat : TK Dharma Wanta Desa Jaten
6. Acara : Kunjungan ke TK .
Laporan Kegiatan

Taman Kanak – Kanak atau yang lebih dikenal dengan TK adalah jenjang pendidikan dasar pada anak – anak setelah orang tua hal ini yang dimaksud adalah ibu. Tujuan dari TK ini adalah membantu meletakkan dasar kearah perkembangan sikap, pengetahuan, keteramilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak, pertumbuhan derta perkembangan selanjutnya.

Sesuai dengan salah satu program Dharma Wanita adalah Dharma Wanita mengajar adalah program sukarela dari anggita Dharma Wanta Persatuan untuk turun langsung mendidik anak – anak khususnya tingat PAUD/TK .Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan literasi dan nlai moral sejak dini serta memperkuat peran perempuan dalam pendidikan generasi muda.

Poin penting dari "Dharma Wanita Mengajar":.
Tujuan Utama: Menanamkan nilai karakter, kerukunan, dan literasi sejak dini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. .
Aktivitas: Mengajar dengan hati, sesi mendongeng (storytelling), simulasi cuci tangan, pengelolaan sampah, hingga percobaan sains sederhana yang menarik. .
Dampak: Memperkuat peran perempuan sebagai pendidik di luar keluarga dan membangun hubungan positif dengan satuan pendidikan. .
Program ini merupakan wujud nyata kepedulian DWP terhadap pendidikan usia dini, yang sering kali dilakukan di TK di bawah binaan DWP.

Hari ini kamis tanggal 13 Februari 2026 ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan dan PKK beserta PKH melaksanakan kunjungan ke TK Daharma Wanita Desa Jaten yang mana kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi gedung dan anak – anak didik dari TK Dharma Wanita Jaten dan memberikan bantuan PMT kepada anak didik dan lelaksanakan program dari Dharma Wanita yaitu Dharma Wanita Mengajar.

TK Dharma Wanita Jaten memiliki gedung sendiri dari tanah desa dan memiliki anak didik sejumlah Kelas A 21 anak kelas B 18 anak dan PAUD 11 anak. Dari 50 Sswa ini ada 4 guru pengajar. Pemberian PMT bagi anak TK ini sebagai upaya pencegahan dan penurunan stunting.

Ibu Ketua Dharma Wanta Persatuan Kecamatan Wonodadi masuk ke kelas A dan Kelas B memberikan langsung PMT kepada anak didik dari TK Dharma Wanita Jaten. Di dalam kelas beliau juga berpesan kepada anak – anak bahwa makan yang mengandung gizi yang cukup supaya tidak mudah sakit, gosok gigi sebelum tidur supaya gigi tidak gamapang rusak, setelah melakukan apa saja di anjurka untuk cuci tangan, berdoa sebelum dan sesudah makan.

Ketua DWP Kecamatan Wonodadi juga meminta informasi terkait TK Dharma Wanita yang mana sebelum memiliki gedung sendiri juga masih nebeng di kantor desa di rumah warga yang ukurannya luas. Untuk murid dari TK Dharma Wanita Jaten ini berasal dari sebagian dari desa Salam dan desa jaten. Untuk desa jaten yang pinggir bersekolah di daerah kabupaten tulungagung. Untuk saran dan prasana yang diperlukan berasal dari sumbangan wali murid dan sebagian dari Kantor Desa. Ketua IGTKI Kecamatan Wonodadi juga menginformasikan bahwa ada beberapa TK membentuk Taman Posyandu yang man taman posyandu ini merupakan pengembangan dari posyandu konvensional yang diintegrasikan dengan PAUD dan BKB ( Bina Keluarga Balita ) untuk optimalisasi tumbuh kembang anak usia 0 – 5 tahun secara holistic.

Taman posyandu jga merupakan langkah strategis untuk memperkuat fungsi posyandu, tidak perlu membentuk organisasi baru melainkan memperluas fungsi yang sudagh ada. Taman posyandu ini memiliki manfaat dan tujuan diantaranya :
Optimalisasi tumbuh kembang
Deteksi dini stunting dan perkembangan anak secara komperhensif
Integrasi Layanan
Ibu yang mendapatkan pelayanan kesehatan an PAUD untuk balitanya secara bersamaan
Pemberdayaan Masyarakat
Dikelola oleh kader terutama kader PKK, posyandu dan BKB yang dilatih untuk menciptakan pola asuh yang baik.
Komponen utaman dalam taman posyandu adalah :
Posyandu pemantauan kesehatan, deteksi dini tumbuh kembang anaka dan imunisasi PAUD merupakan rangsangan pendidikan an stimulasi kognitif, motoric serta social – emosional
BKB merupaka edukasi pengasuhan/ perenting kepada orang tua mengenai gizi dan perilaku hidup bersih

Penulis : Binti Srihariyani

Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Kecamatan Wonodadi

16913-02-2026

KEGIATAN KEGIATAN PROMOSI LAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BLITAR

Ibu Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar mendampingi Bapak Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut menghadiri Undangan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar

Keterangan :

1. Hari/Tanggal : Jumat-Sabtu, 13-14 Februari 2026
2. Pukul : 18.30 – selesai
3. Tempat : Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel, Kota Batu
4. Acara : Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar

Pada hari Jumat–Sabtu, tanggal 13–14 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar yang bertempat di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel, Kota Batu, Malang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, sekaligus meningkatkan sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Adapun tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut :
• Mempromosikan layanan unggulan RSUD Kabupaten Blitar
• Memperkuat pemanfaatan layanan RSUD oleh masyarakat
• Meningkatkan sinergi lintas sektor
• Mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat
• Sosialisasi dan penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pemangku kebijakan di Kabupaten Blitar yang menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung penguatan layanan kesehatan daerah. Undangan yang menghadiri diantaranya adalah :
• Bupati dan Wakil Bupati Blitar
• Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Blitar
• Ketua TP PKK, Perwosi, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
• Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar
Acara pada hari pertama dimulai pukul 18.30 WIB dengan rangkaian pembukaan berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS. Dalam paparannya, beliau menyampaikan berbagai program unggulan rumah sakit yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, peningkatan kenyamanan pasien, serta optimalisasi layanan kegawatdaruratan. Beberapa program unggulan tersebut antara lain :
• Inovasi layanan anak (Manja Ceria dan Ramayana)
• Program penanganan stroke (Blitar Serasi)
• Layanan gawat darurat 24 jam (WINGS)
• Layanan tambahan: antar obat gratis, poliklinik eksekutif, hemodialisa, endoskopi, skrining bayi, pendaftaran online, administrasi terintegrasi (KK & akta lahir)
• Cath Lab dan kemoterapi yang sedang dalam pengembangan
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS. Disampaikan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital dengan konsep Eco Hospital yang peduli lingkungan. Program unggulan meliputi :
• IGD 24 jam dengan fasilitas PONEK
• Inovasi RS Digital
• Program gizi masyarakat “Laa Kok Gitu Mas”
• Konsep Eco Hospital
• Pelayanan spesialis lengkap dan penunjang medis 24 jam
• Program sosial (RSSR Peduli, khitan massal, senam lansia, dll.)
Wakil Bupati Blitar, Bapak Beky Herdihansah, juga menyampaikan sambutan yang mana beliau menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Beliau menginstruksikan agar rujukan dari puskesmas di wilayah Kabupaten Blitar dapat diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah sebagai bentuk penguatan layanan kesehatan daerah. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pengabdiannya.
Selanjutnya disampaikan oleh Bupati Blitar, Rijanto. Beliau menyampaikan penghargaan atas capaian dan inovasi yang telah dilakukan kedua RSUD serta menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menitikberatkan pada kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta budaya kerja bakti.
Kegiatan hari Jumat, 13 Februari 2026 ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Pada hari Sabtu pagi 14 Februari 2026, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama (Tai Chi dan aerobik) serta penguatan komitmen pelaksanaan Germas di masing-masing perangkat daerah.

Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Dinas Tenaga Kerja

17006-02-2026Laporan :
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Olahraga
Ketua UP DWP Kecamatan Wlngi Kabupaten Blitar Ny. Nestriana Besta Melaksanakan kegiatan Senam Bersama yang dilaksanakan pada :
1. Hari Tanggal : Jum’at, 06 Februari 2026
2. Pukul : 07.00 s/d selesai
3. Lokasi : Halaman Kantor Kecmatan Wlingi
Dalam kegiatan tersebut yang hadir diantaranya terdiri dari Pengurus DWP se Kecamatan Wlingi, Ibu Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan beserta anggota, Ibu Ketua Persit Wlingi beserta anggota, dan Ibu Ketua Bhayangkari Wlingi beserta anggota dan anggota lainnya.
Dalam kegiatan senam ini Ny. Bestriana Besta menyampaikan senam bersama adalah kegiatan positif yang menggabungkan kesehatan fisik dengan kebersamaan sosial. Kegiatan ini akan diusahakan rutin satu bulan sekali.
Kegiatan senam bersama merupakan agenda olahraga rutin yang efektif meningkatkan kebugaran jasmani, kesehatan jantung, serta mempererat tali silaturahmi. Dengan instruktur profesional, musik enerjik, dan gerakan yang disesuaikan, kegiatan ini menciptakan suasana ceria, mengurangi stres, dan memupuk kekompakan.
Senam bersama meningkatkan kebugaran, memperkuat tulang, menormalkan aliran darah, dan melatih otot. Gerakan yang terstruktur dari pemanasan hingga pendinginan mengurangi cedera dan menyegarkan tubuh.
Tujuan diadakan olahraga/senam rutin bersama adalah:
1.Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh.
Membantu menjaga kebugaran jasmani, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas.
2.Meningkatkan kebugaran fisik.
Melatih kekuatan otot, kelenturan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh.
3.Menjaga berat badan ideal.
Membakar kalori dan membantu mengontrol berat badan agar tetap proporsional.
4.Meningkatkan kesehatan mental.
Mengurangi stres, kecemasan, serta meningkatkan suasana hati karena tubuh memproduksi hormon endorfin.
5.Meningkatkan kualitas tidur.
Olahraga teratur membantu tidur lebih nyenyak dan berkualitas.
6.Meningkatkan produktivitas dan konsentrasi.
Tubuh yang bugar membuat aktivitas sehari-hari lebih semangat dan fokus.
Kegiatan ini selesai jam 08.30 wib diakhiri dengan foto bersama.

Program: Olah Raga
Pelaksana: Kecamatan Wlingi
17113-02-2026LAPORAN KEGIATAN PROMOSI LAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BLITAR Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kab..Blitar, Ibu Yustin Widyatmoko, menghadiri undangan kegiatan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 13–14 Februari 2026, bertempat di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel, Kota Batu, Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Kegiatan pada hari pertama dimulai tepat pukul 18.30 WIB. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan. Program unggulan tersebut antara lain Manja Ceria sebagai inovasi perawatan anak yang ramah dan menyenangkan, Ramayana sebagai layanan rawat inap nyaman bagi anak, Blitar Serasi sebagai inovasi penanganan stroke melalui pendekatan farmakologi, self-healing oleh keluarga, dan relaksasi, serta Wlingi Emergency Medical Service (WINGS) sebagai layanan gawat darurat 24 jam. Selain itu, RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien tertentu, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan. Ke depan, RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis. Selanjutnya, Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital. Program unggulan RSUD Srengat meliputi layanan IGD 24 jam dengan fasilitas PONEK, inovasi RS Digital untuk mempermudah akses informasi dan pendaftaran, serta layanan gizi masyarakat “Laa Kok Gitu Mas” yang menjangkau langsung masyarakat. RSUD Srengat juga memiliki pelayanan spesialis lengkap, layanan penunjang medis 24 jam, serta berbagai program sosial seperti RSSR Peduli, khitan massal, senam lansia dan pemeriksaan gratis, serta pelayanan pemulasaraan jenazah modern. Seluruh layanan tersebut dilaksanakan dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah. Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya. Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Demikian laporan kegiatan Promosi Pelayanan Kesehatan pada Rumah Sakit Daerah Kabupaten Blitar. Diharapkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, informasi dan hasil promosi layanan kesehatan dapat ditindaklanjuti dengan menyampaikan serta meneruskan kepada seluruh anggota UP DWP Disnakkan, sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas. Dilaporkan oleh: Yustin Widyatmoko
Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan
17213-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup menghadiri undangan dengan kegiatan,

Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Kepedulian & Kesetiakawanan
Kegiatan : Budaya Cinta Lingkungan

Hari/Tanggal : Jumat, 13 Februari 2026
Pukul :
1. 06.00 WIB – 07.00 WIB Apel Dipimpin Bpk. Bupati di Alun-alun Kanigoro
2. 07.00 WIB – 07.15 WIB Menuju Sasaran (Terlampir)
3. 07.15 WIB – Selesai
Tempat : Ruang Terbuka Hijau Kanigoro jl kusuma bangsa Kec Kanigoro
Acara : Kerja Bakti
Dengan Catatan :
1. Membawa alat kebersihan yang dibutuhkan (sapu, sabit, cang- kul, cikrak, dll.)
2. Kegiatan diunggah ke media sosial masing-masing instansi
3. Mengikutsertakan seluruh staf

Dengan daftar undangan :
1. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab.Blitar;
2. Inspektur Kab. Blitar;
3. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kab. Blitar;
4. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Blitar;
5. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kab. Blitar;
6. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Blitar;
7. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kab. Blitar;
8. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Blitar;
9. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Blitar;
10.Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kab. Blitar;
11.Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Blitar;
12.Kepala Dinas Kesehatan Kab. Blitar;
13.Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Blitar;
14.Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kab. Blitar;
15.Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kab. Blitar;
16.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Blitar;
17.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Blitar;
18.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Blitar;
19.Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kab. Blitar;
20.Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Blitar;
21.Kepala Dinas Pendidikan Kab. Blitar;
22.Kepala Dinas Perhubungan Kab. Blitar;
23.Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Blitar;
24.Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kab. Blitar;
25.Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kab. Blitar;
26.Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar;
27.Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Blitar;
28.Kepala Dinas Sosial Kab. Blitar;
29.Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kab. Blitar;
30.Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi;
31.Direktur RSUD Srengat;
32.Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
33.Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
34.Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
35.Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
36.Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
37.Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
38.Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
39.Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
40.Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
41.Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kab. Blitar;
42.Camat Kanigoro.

Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan kerja bakti di kawasan Eks Kanigoro, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto, serta diikuti oleh jajaran perangkat daerah di Kabupaten Blitar.

Kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan sampah, penataan lingkungan, pemangkasan tanaman liar, serta upaya menciptakan kawasan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagaimana semangat Gerakan ASRI.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Melalui sinergi dan gotong royong, kita wujudkan Kabupaten Blitar yang bersih, sehat, dan semakin nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.

Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Blitar, sehingga budaya peduli lingkungan semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
Program: Budaya Cinta Lingkungan
Pelaksana: Dinas LIngkungan Hidup

17313-02-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Ketua UP Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kecamatan Wates yang diwakili oleh Anggota yaitu Ny. Rini Purwanti memenuhi undangan dari Camat Wates dalam kegiatan Donor Darah Si Dokarmas bersama RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
Bidang: Sosial Budaya
Program: Ketahanan Keluarga, Gerakan Sehat

Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jumat, 13 Februari 2026
3. Pukul : 07.30 WIB s/d 11.00 WIB
4. : Tempat : Pendopo Kantor Kecamatan Wates Kabupaten Blitar
3. Peserta : 25 Orang

SUSUNAN ACARA
1. Registrasi Peserta
2. Cek kesehatan (tensi, dan HB)
3. Pengambilan Darah
4. Pemberian Vitamin dan Hampers
5. Sesi Dokumentasi
6. Penutup

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga Dharma Wanita Persatuan dapat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi layanan kesehatan bertajuk SiDokarMas (Sistem Donor Karyawan dan Masyarakat), yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan stok darah melalui keterlibatan aktif karyawan serta masyarakat luas.

Partisipasi Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program kemanusiaan yang digagas oleh rumah sakit daerah tersebut. Inovasi SiDokarMas dirancang sebagai sistem donor darah terjadwal dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi secara lebih terstruktur dan responsif terhadap kondisi darurat.

Kegiatan donor darah dilaksanakan di Pendopo Kantor Kecamatan Wates dengan menghadirkan tim medis profesional yang melakukan tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum proses donor. Setiap peserta menjalani skrining berupa pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta wawancara singkat terkait riwayat kesehatan guna memastikan keamanan dan kelayakan donor.

Anggota Dharma Wanita Persatuan yang hadir menunjukkan antusiasme dan kepedulian sosial yang tinggi. Dengan penuh kesadaran, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan disiplin. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung gerakan kemanusiaan dan penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Donor darah memiliki banyak manfaat, baik bagi penerima maupun pendonor. Bagi pasien, darah yang didonorkan sangat berarti untuk membantu proses operasi, penanganan kecelakaan, persalinan dengan risiko tinggi, hingga pengobatan penyakit tertentu. Sementara bagi pendonor, kegiatan ini memberikan manfaat kesehatan seperti membantu menjaga kesehatan jantung, merangsang pembentukan sel darah merah baru, serta menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan melalui pemeriksaan sebelum donor. Selain itu, donor darah juga memberikan manfaat psikologis berupa rasa bahagia dan kepuasan batin karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.

Peran DWP juga terlihat dalam membangun kesadaran kolektif bahwa donor darah merupakan bagian dari gaya hidup sehat. Dengan memberikan contoh langsung melalui keikutsertaan anggota dalam kegiatan donor, DWP menjadi teladan dalam mengampanyekan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta kepedulian terhadap kebutuhan medis masyarakat. Keteladanan ini secara tidak langsung memperluas dampak program gerakan sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat..

Selain itu, DWP turut berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif dan penuh semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan donor darah. Dukungan moral, kehadiran aktif, serta semangat solidaritas yang ditunjukkan anggota mampu meningkatkan motivasi peserta lain untuk berpartisipasi. Hal ini membuktikan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga pada dukungan organisasi dan komunitas.

Melalui partisipasi dalam inovasi SiDokarMas ini, diharapkan terbangun budaya donor darah rutin di kalangan karyawan instansi maupun masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan empati, semangat berbagi, serta kesadaran bahwa setetes darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan nyawa sesama.

Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas partisipasi Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas dan menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.

Laporan ini ditulis oleh Sekretaris UP DWP Kantor Kecamatan Wates, Ny. Yusti Hammam Rizqi.


Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Kecamatan Wates
17406-02-2026

Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar.

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sosial budaya Program : ketahanan keluarga, gerakan sehat (Gerakan Belanja Ke Pasar Rakyat dan Pasar Desa di kabupaten Blitar) dengan rincian kegiatan sebagai berikut :


Rincian acara :
1. Hari/Tanggal : Jum'at, 6 Februari 2026
2. Pukul : 07.30-09.00
3. Peserta : Anggota DWP Disperkimtan Kab. Blitar
4. Tempat : Pasar Sutojayan
5. Acara : Gerakan Belanja Ke Pasar Rakyat dan Pasar Desa di kabupaten Blitar Dalam rangka mendukung gerakan belanja ke pasar rakyat dan pasar desa berdasarkan surat edaran bupati Blitar tentang gerakan serentak Aparatur Sipil Negara (ASN) belanja ke pasar rakyat dan pasar desa di wilayah kabupaten Blitar, maka Dharmawanita selaku organisasi ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.


Kegiatan ini dilaksanakan di pasar Sutojayan pada hari Jum’at, 6 Februari 2026 yang diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Disperkimtan Ny. Margareth Samantha dan seluruh anggota DWP Disperkimtan Kab Blitar


Gerakan belanja ke pasar tradisional di Kabupaten Blitar adalah upaya untuk mendorong perekonomian lokal, meramaikan pasar rakyat, menghidupkan kembali budaya belanja tradisional, menghidupkan kembali khususnya para pedagang pasar tradisional, yang terdampak pandemi COVID-19. Gerakan belanja ke pasar tradisional ini melibatkan GOW (Gerakan Organisasi Wanita), Dharma Wanita Persatuan, TP PKK Kabupaten Blitar dan Perwosi.


Tujuan gerakan ini adalah :
1. Meramaikan pasar rakyat, yakni meramaikan kunjungan pembeli dan menciptakan suasana pasar yang lebih ramai.
2. Mendukung ekonomi pedagang lokal, yaitu membantu meningkatkan omset penjualan pedagang pasar tradisional.
3. Menghidupkan kembali budaya belanja tradisional, yaitu mengembalikan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.


Gerakan belanja ke pasar memiliki beberapa manfaat, antara lain :
1. Harga lebih murah : Umumnya, harga barang di pasar tradisional lebih terjangkau dibandingkan dengan pusat perbelanjaan modern karena biaya operasional yang lebih rendah dan pedagang yang lebih fleksibel dalam menetapkan harga.
2. Produk lebih segar : Produk-produk seperti sayuran, buah-buahan, dan ikan seringkali lebih segar karena langsung dari petani atau nelayan lokal, serta tidak melalui rantai distribusi yang panjang.
3. Mendukung ekonomi lokal : Belanja di pasar tradisional berarti mendukung perekonomian lokal dengan membantu pedagang kecil, petani, dan pengrajin lokal.
4. Pengalaman budaya : Pasar tradisional adalah tempat yang kaya akan budaya, menawarkan berbagai produk tradisional, makanan khas, dan suasana yang unik.
5. Pilihan lebih beragam : Pasar tradisional seringkali menawarkan berbagai macam produk, termasuk produk lokal yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain.
6. Interaksi sosial : Belanja di pasar tradisional memungkinkan interaksi langsung dengan pedagang dan pembeli lainnya, menciptakan suasana yang lebih akrab dan bersahabat.
7. Ramah lingkungan : Pasar tradisional cenderung lebih ramah lingkungan karena seringkali menggunakan kemasan yang lebih sedikit dan produk lokal yang memiliki jejak karbon lebih rendah.
8. Bisa menawar harga : Di pasar tradisional, Anda memiliki kesempatan untuk menawar harga, yang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menguntungkan.
9. Membantu menjaga kelestarian budaya: Dengan membeli produk lokal di pasar tradisional, Anda turut serta dalam melestarikan budaya dan warisan lokal.


Namun demikian ada beberapa kekurangan belanja di pasar tradisional antara lain :
1. Waktu yang dibutuhkan untuk berbelanja
2. Keterbatasan pilihan produk
3. Kualitas produk yang tidak selalu konsisten
4. Kerumunan dan antrian


Untuk mengatasi kekurangan tersebut diatas ada beberapa tips yang bisa dilakukan ketika belanja di pasar tradisional yaitu :
1. Tentukan daftar belanja sebelum pergi
2. Pilih waktu yang tepat untuk menghindari kerumunan
3. Berinteraksi dengan penjual untuk mendapatkan harga terbaik
4. Periksa kualitas produk sebelum membeli


Laporan ini ditulis dan di edit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar.



Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
17530-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN


Dharma Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan syukuran dan doa bersama pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar.


Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga

Keterangan Program :
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar
2. Hari / tanggal : Jumat, 30 Januari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB s.d selesai
4. Peserta : 61 peserta
5. Lokasi : Ruang Rapat Disperkimtan Kabupaten Blitar
6. Acara : doa bersama dan pisah sambut ASN Disperkimtan.


Kegiatan di awali dengan sambutan singkat dari Bapak Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar Bp. Anthonius Nanang Adi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pegawai dan anggota DWP dalam mengikuti kegiatan ini. Semua pegawai dan anggota DWP bisa berkumpul bersama di ruang Rapat dengan suasana bahagia untuk melakukan doa bersama agar kegiatan setahun ke depan bisa berjalan dengan lancar, menyambut pegawai baru, dan melepas beberapa pegawai yang pindah tugas di instansi lain.


Setelah sambutan dari Bapak Kepala Dinas Perkimtan, acara selanjutnya yaitu memberikan tempat dan waktu untuk beberapa pegawai Dinas Perkimtan yang harus meninggalkan dinas tercinta ini karena ditugaskan di instansi lain. Diantaranya Bapak Iwan Dwi Winarno, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkimtan sekarang pindah tugas ke Dinas Lingkungan Hidup, selanjutnya Bapak Arif Djaelani yang pindah tugas ke Dinas Koperasi dan Bapak Afip pindah tugas Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar.


Ceramah singkat disampaikan oleh Bapak Nurhidayat, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran, semangat pelayanan, dan akhlak yang mulia dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. "Jabatan hanyalah titipan, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Jadikan tugas sebagai ladang ibadah, bukan sekedar rutinitas," tutur Bapak Nurhidayat dengan penuh semangat di depan rekan-rekan kerja Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Selanjutnya beliau memimpin doa, dipanjatkan untuk keselamatan pribadi, keluarga, kelancaran tugas kedinasan, serta keberkahan bagi seluruh pegawai di lingkungan Dinas Perkimtan, keberkahan bagi semua anggota DWP Disperkimtan yang selalu menjadi support terdepan bagi para suami.


Suasana khidmat berlanjut ke sesi berikutnya, yaitu Pertemuan Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan Kabupaten Blitar yang berlangsung penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa agenda organisasi, program kerja ke depan, serta peran aktif anggota DWP dalam mendukung kegiatan pembinaan keluarga ASN.


Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembinaan keluarga ASN, dengan fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta pembentukan karakter anak. DWP aktif memberikan edukasi, memupuk keharmonisan keluarga, mendukung karier suami, serta memperdayakan anggota melalui kegiatan ekonomi kreatif, sosial, dan kesehatan.


Berikut adalah bentuk-bentuk peran aktif anggota DWP :
1. Pilar ketahanan keluarga : DWP menjadi penopang utama ketahanan keluarga ASN yang harmonis, berdaya, dan berakhlak.
2. Pembinaan Pendidikan dan Karakter Anak : aktif dalam mendidik anak, memastikan tumbuh kembang yang sehat (asah, asih, asuh) guna menciptakan generasi berkarakter.
3. Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial : mengadakan program nyata seperti pemberdayaan ekonomi kreatif, kegiatan sosial, dan kesehatan bagi anggota.
4. Mendukung Kinerja Suami (ASN) : memberikan dukungan moral dan menciptakan suasana rumah tangga yang kondusif agar suami dapat fokus pada pelayanan publik dan tugas profesionalnya.
5. Sinergi dan Solidaritas : menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat kebersamaan dan netralitas anggota DWP.
6. Penggerak Program Nasional : terlibat langsung dalam program-program pemerintah, seperti "DWP mengajar" dan kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Melalui peran aktif ini, DWP tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak pembangunan manusia yang dimulai dari lingkup keluarga ASN.


Kegiatan ditutup dengan ramah tamah sederhana, menjadi penanda semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, berlandaskan nilai-nilai spiritual dan kekeluargaan. Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat aspek spiritual, tapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antar pegawai dan keluarga besar ASN di lingkungan Dinas Perkimtan.


Laporan disusun oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
17631-01-2026DWP Kabupaten Blitar > Dinas Kesehatan DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung Bidang : Sosial budaya Program : Olah raga Keterangan : Hari / Tanggal : Jumat / 30 Januari 2026 Pukul : 05.30 WIB – Selesai Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Jl. Kusuma Bangsa No.60 Kec. Kanigoro Kab. Blitar Acara : Senam Bio Energy Medical Chi Kung Berdasarkan Undangan dari Sekretariat Daerah kabupaten Blitar Tanggal 26 Januari 2026 Nomor Surat: B/426.04.03.01.02/513/409.54.3/2026. Perihal Undangan Ketua Dharma Wanita Ibu Dyah Amriksami Muhdianto beserta pengurus mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama bapak Bupati Blitar merupakan kegiatan yang positif. Kegiatan ini di ikuti seluruh Kepala OPD di Kabupaten Blitar beserta stafnya serta organisasi dengan mengikutkan sertakan 5 anggotanya. Tujuan senam bersama adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik (kebugaran, daya tahan, kelenturan) dan mental (mengurangi stres), mempererat kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan di antara peserta (karyawan Pemerintah Kabupaten Blitar), serta membangun kebiasaan hidup sehat dan produktivitas. Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang sosialisasi dan memperkuat identitas kelompok atau kebangsaan Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk latihan kesehatan yang menggabungkan gerakan lembut, pernapasan, dan meditasi untuk membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh. Manfaat dari Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah : 1. Manfaat Fisik > Melancarkan peredaran darah & oksigen > Meningkatkan daya tahan tubuh > Mengurangi nyeri & kekakuan otot/sendi > Membantu fungsi organ tubuh 2. Manfaat Energi & Pernapasan > Melancarkan energi vital (chi) > Melatih pernapasan dalam & teratur 3. Manfaat Mental & Emosional > Mengurangi stres, cemas, dan tegang > Meningkatkan konsentrasi & kualitas tidur > Meningkatkan rasa nyaman pada tubuh sendiri Laporan ini ditulis oleh tim Operator e-Reporting UP DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar
Program: Olah Raga
Pelaksana: Dinas Kesehatan
17709-01-2026

harma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Olah Raga
Keterangan Program :
1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung
2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026
3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai
4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro
5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih
6. Ketua UP DWP DPMD Kabupaten Blitar Ny Nurul Tantowi mengikuti Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan).
Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh.
Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan:
Frekuensi Ideal
1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran
2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi)
Durasi
1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula)
2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa
3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang
4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang
Unsur Utama Latihan
1. Gerakan Fisik Lembut
Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh.
2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf.
3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa.
Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
Manfaat Fisik
1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan)
2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen
3. Membantu peredaran darah
4. Mengurangi pegal & nyeri ringan
5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia)
6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh.
7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut.
8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas.
9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin.
Manfaat Mental & Emosional
1. Mengurangi stres & kecemasan
2. Menenangkan pikiran
3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri
4. Membantu kualitas tidur lebih baik
Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh
1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh
2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar
3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran
Manfaat Gaya Hidup
1. Gerakannya lembut & aman
2. Bisa dilakukan tanpa alat
3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti)
Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
Tujuan Utama
1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami
2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran
3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat
Tujuan Kesehatan
1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah
2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal
3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan
4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami
Tujuan Mental & Emosional
1. Menenangkan pikiran
2. Mengurangi stres dan emosi negatif
3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri
Tujuan Sosial & Gaya Hidup
1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif
2. Mudah dilakukan bersama (komunitas)
3. Cocok untuk semua usia
Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung
Capaian yang Diharapkan
1. Tubuh lebih bugar dan lentur
2. Pernapasan lebih teratur dan dalam
3. Pikiran lebih tenang dan rileks
4. Energi tubuh terasa lebih seimbang
5. Stres dan ketegangan berkurang
Capaian Kesehatan
1. Meningkatnya daya tahan tubuh
2. Peredaran darah lebih lancar
3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah
4. Kualitas tidur menjadi lebih baik
Capaian Jangka Panjang
1. Terbentuknya pola hidup sehat
2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis
3. Meningkatnya kualitas hidup

Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa
17809-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Olah Raga
Keterangan Program :
1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung
2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026
3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai
4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro
5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto bersama jajaran pengurus mengikuti senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan).
Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh.
Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan:
Frekuensi Ideal
1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran
2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi)
Durasi
1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula)
2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa
3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang
4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang
Unsur Utama Latihan
1. Gerakan Fisik Lembut
Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh.
2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf.
3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa.
Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
Manfaat Fisik
1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan)
2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen
3. Membantu peredaran darah
4. Mengurangi pegal & nyeri ringan
5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia)
6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh.
7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut.
8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas.
9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin.
Manfaat Mental & Emosional
1. Mengurangi stres & kecemasan
2. Menenangkan pikiran
3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri
4. Membantu kualitas tidur lebih baik
Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh
1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh
2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar
3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran
Manfaat Gaya Hidup
1. Gerakannya lembut & aman
2. Bisa dilakukan tanpa alat
3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti)
Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
Tujuan Utama
1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami
2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran
3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat
Tujuan Kesehatan
1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah
2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal
3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan
4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami
Tujuan Mental & Emosional
1. Menenangkan pikiran
2. Mengurangi stres dan emosi negatif
3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri
Tujuan Sosial & Gaya Hidup
1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif
2. Mudah dilakukan bersama (komunitas)
3. Cocok untuk semua usia
Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung
Capaian yang Diharapkan
1. Tubuh lebih bugar dan lentur
2. Pernapasan lebih teratur dan dalam
3. Pikiran lebih tenang dan rileks
4. Energi tubuh terasa lebih seimbang
5. Stres dan ketegangan berkurang
Capaian Kesehatan
1. Meningkatnya daya tahan tubuh
2. Peredaran darah lebih lancar
3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah
4. Kualitas tidur menjadi lebih baik
Capaian Jangka Panjang
1. Terbentuknya pola hidup sehat
2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis
3. Meningkatnya kualitas hidup

Program: Olah Raga
17930-01-2026Hari minggu tanggal 11 Januari 2026 Ketua Dharma wanita Kecamatan Bakung beserta staf mengikuti acara Muslimat di Desa Sumberdadi acara tersebut juga di hadiri Bapak Camat Bakung,Muspika dan Seluruh Anggota Muslita,Fatayat Se Kecamatan bakung dan pengajian ini di hadiri oleh Kh Ahmad Mudlofi atau biasa dpanggil Gus dlofi di pengajiann Muslimat ini Beliau menyampaikan . Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia, penjelasan singkat nya Didirikan pada tanggal 31 Januari 1926, pendiri Utama KH Hasym Asy'ari dan ciri khas NU ini adalah Islam moderat, tradisional, dan menghargai budaya lokal NU aktif dibanyak bidang seperti Keagamaan,pendidikan sosial dan kemanusiaan Slogan yang sering dikaitkan NU adalah "Menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik". Tujuan Utama dari NU adalah: 1. Menegakkan dan mengamalkan ajaran islam Ahlussunnah wal jama'ah demi terwujudnya kemaslahatan umat, keadlan dan kesejahteraan masyarakat 2. Memelihara dan mengembangkan ajaran Islam Aswaja 3. Mengembangkan pendidikan dan dakwah Islam 4. Meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi umat Berikut keistimewaan Nahdlatul Ulama (NU) yang paling sering disebut dan membedakannya dari organisasi lain yaitu: 1. Berpegang pada Ahlussunnah wal jama'ah (Aswaja) 2. Menghargai tradisi dan budaya lokal 3. Islam moderat dan toleran tidak ekstrem kiri atau kanan menjaga kerukunan antar umat beragama menolak kekerasan atas nama agama 4. Basis pesantren yang kuat Ribuan pesantren di seluruh Indonesia peran besar dan santri dalam pendidikan dan dakwah 5. Nasonalisme dan cnta tanah air Hubbul Wathan minal Iman Nu berperan penting dalam sejarah kemerdekaan indonesia tegas menjaga NKRI, pancasila dan Bhineka Tunggal Ika 6. Fleksibel dalam hukum Keistimewaan Nu terletak pada ajaran Aswaja sikap moderat penghargaan terhadap budaya lokal kekuatan pesantren dan komitmen pada persatuan bangsa.
Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Kecamatan Bakung
18020-01-2026Laporan Kegiatan "takjiah" DWP BPKAD Kabupaten Blitar Sebagai wujud kepedulian dan rasa empati antar anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPKAD Kabupaten Blitar melaksanakan takziah atas wafatnya ayahanda dari Ibu Shyntia, salah satu anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kebersamaan keluarga besar DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Dasar kegiatan : Program kerja Dharma Wanita Persatuan BPKAD kabupaten Blitar pada Bidang Sosial Budaya, Kepedulian kesetiawakwanan. Tujuan kegiatan : 1. Menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum 2. memberikan dukungan moril kepada ibu Shyntia dan keluarga 3. mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian atar anggota DWP Pelaksanaan: Tanggal 20 Januari 2026 Waktu : 09.00 WIB - selesa Tempat : Kec. Doko peserta kegiatan : 3 orang pengurus dan 4 orang anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar Kegaitan takjiah di laksankan dengan mengunjungi rumah duka ayahanda tercinta Ibu Shyntia di Kec Doko. Rombongan DWP BPKAD Kabupaten Blitar menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan, memberikan santunan, disertai doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keihklasan. Kegiatan takjiah ini berangsung dengan tertibdan khidmat. diharapkan kegitan ini dapat mempererat rasa kekeluargaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiaatan DWP BPKAD Kabupaten Blitar. penulis : Ibu Yesi (operator e-reporting)
Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: BPKAD
18109-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka meningkatkan kesehatan jasmani, keseimbangan energi tubuh, serta mendukung upaya pembinaan kebugaran masyarakat,, Ibu Endang Hapsari menghadiri Undangan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung.

Bidang : Sosial Budaya Ketahanan Keluarga : Olahraga

Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Panggungrejo
2. Hari/Tanggal : Jumat 9 Januari 2026
3. Pukul : 05.30 – Selesai
4. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro) I. Semeru No. 20, Kepanjenkidul - Kota Blitar.
5. Pakaian : Olahraga

1. Pengertian

Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk latihan kesehatan yang menggabungkan gerakan lembut, pernapasan teratur, dan konsentrasi pikiran untuk mengoptimalkan aliran energi vital (chi) di dalam tubuh. Senam ini berfokus pada pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, dan pemulihan kondisi tubuh secara alami.

2. Asal dan Konsep Dasar

Chi Kung berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok yang telah dipraktikkan ribuan tahun. Konsep dasarnya adalah:

a. Chi (Energi kehidupan): energi vital yang mengalir di seluruh tubuh

b. Kung (Latihan/olah): proses melatih dan mengelola energi tersebut Bio Energy Medical Chi Kung mengadaptasi konsep ini secara modern dan medis agar mudah dipraktikkan oleh semua kalangan.

3. Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung
• Meningkatkan kesehatan fisik dan mental
• Melancarkan peredaran energi dan darah
• Menjaga keseimbangan tubuh (fisik, emosi, dan pikiran)
• Membantu pemulihan dan pencegahan berbagai keluhan kesehatan
• Meningkatkan daya tahan dan kualitas hidup

4. Manfaat Senam

Beberapa manfaat yang dapat dirasakan secara rutin:
• Mengurangi stres dan ketegangan
• Meningkatkan kualitas pernapasan
• Membantu mengontrol tekanan darah
• Meningkatkan kelenturan dan keseimbangan tubuh
• Membantu memperbaiki fungsi organ tubuh
• Membuat tubuh lebih segar dan bugar

5. Prinsip Dasar Latihan

Latihan Bio Energy Medical Chi Kung berpegang pada prinsip:
1. Relaksasi – tubuh dan pikiran rileks
2. Pernapasan alami – napas lembut, dalam, dan teratur
3. Gerakan pelan dan sadar – tidak dipaksakan
4. Konsentrasi – fokus pada gerakan dan aliran energi
5. Keteraturan – dilakukan secara rutin

6. Karakteristik Gerakan
• Gerakan sederhana dan mudah diikuti
• Tidak membutuhkan alat khusus
• Aman untuk semua usia (anak-anak hingga lansia)
• Bisa dilakukan di dalam maupun luar ruangan

7. Siapa yang Bisa Mengikuti

Senam ini dapat diikuti oleh:
• Masyarakat umum
• Lansia
• Pekerja kantoran
• Pelajar
• Ibu rumah tangga
• Penderita keluhan kesehatan ringan hingga sedang (dengan penyesuaian)

8. Waktu dan Frekuensi Latihan
• Durasi: ±20–40 menit per sesi
• Frekuensi: 2–3 kali seminggu atau setiap hari untuk hasil optimal

9. Penutup

Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan pilihan olahraga kesehatan yang aman, sederhana, dan bermanfaat jangka panjang. Dengan latihan yang rutin dan benar, tubuh menjadi lebih sehat, pikiran lebih tenang, dan kualitas hidup meningkat
.
Program: Olah Raga
Pelaksana: Kecamatan Penggungrejo

18209-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga, Olah Raga

Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Olahraga Rutin Hari Jumat bersama seluruh anggota DWP Se Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini diikuti sekitar 25 orang. Peserta olahraga terdiri dari anggota DWP Kecamatan, Puskesmas, dan Instansi terkait lainnya.

Keterangan :
1. Hari/Tanggal : Jumat, 09 Januari 2026.
2. Pukul : 07.00 WIB - Selesai.
3. Lokasi : Lapangan Kecamatan Gandusari, Jl. Raya Kawi No 57, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
4. Acara : Olahraga Rutin Hari Jumat.

Apa saja sih manfaat dan tujuan senam? Yaitu :
1. Meningkatkan Kesehatan : Senam membantu meningkatkan kesehatan jantung, memperbaiki sirkulasi darah, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
2. Meningkatkan Kebugaran Fisik : Senam berfokus pada penguatan otot, fleksibilitas, dan daya tahan fisik sehingga tubuh menjadi lebih bugar dan sehat.
3. Meningkatkan Koordinasi dan Keseimbangan : Banyak gerakan dalam senam membutuhkan koordinasi dan keseimbangan, sehingga latihan rutin dapat meningkatkan kemampuan ini.
4. Membentuk Postur Tubuh yang Baik : Senam dapat membantu memperbaiki postur tubuh dan menghindari masalah kesehatan seperti skoliosis atau postur bungkuk.
5. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kesejahteraan Mental : Aktivitas fisik seperti senam dapat membantu melepaskan endorfin, hormon yang bisa memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres.
6. Meningkatkan Keterampilan Motorik dan Ketangkasan : Senam melatih kelincahan, ketepatan, dan respons motorik, yang penting untuk keterampilan fisik lainnya.
7. Mencegah Cedera : Dengan meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot, senam membantu mencegah cedera dalam aktivitas sehari-hari atau olahraga lainnya.
8. Meningkatkan Disiplin dan Konsistensi : Senam, terutama yang dipraktikkan secara kompetitif, mengajarkan disiplin, konsentrasi, dan dedikasi untuk mencapai tujuan tertentu.

Pelaksanaan Kegiatan Senam.
Sesi Pemanasan : Instruktur senam memulai sesi dengan pemanasan untuk mempersiapkan tubuh peserta. Sesi Inti : Kegiatan senam utama dilakukan sesuai dengan jenis senam yang dijadwalkan (misalnya senam aerobik, senam lantai, senam kebugaran jasmani). Sesi Pendinginan: Setelah sesi utama, dilakukan pendinginan untuk menstabilkan kembali tubuh dan mengurangi risiko cedera. Selama kegiatan berlangsung, pengambilan dokumentasi (foto atau video) mungkin dilakukan. Setelah kegiatan selesai pengambilan foto bersama.

Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar).


Program: Olah Raga
Pelaksana: Kecamatan Gandusari
18309-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto

Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga
Kegiatan : Olah Raga
Keterangan Program :
1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung
2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026
3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai
4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro
5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih
Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan). Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan:
Frekuensi Ideal
1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran
2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi)
Durasi
1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula)
2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa
3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang
4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang
Unsur Utama Latihan
1. Gerakan Fisik Lembut
Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh.
2. Pernapasan Teratur
Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf.
3. Meditasi Ringan
Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa.
Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
Manfaat Fisik
1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan)
2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen
3. Membantu peredaran darah
4. Mengurangi pegal & nyeri ringan
5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia)
6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh.
7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut.
8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas.
9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin.
Manfaat Mental & Emosional
1. Mengurangi stres & kecemasan
2. Menenangkan pikiran
3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri
4. Membantu kualitas tidur lebih baik
Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh
1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh
2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar
3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran
Manfaat Gaya Hidup
1. Gerakannya lembut & aman
2. Bisa dilakukan tanpa alat
3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti)
Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
Tujuan Utama
1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami
2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran
3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat
Tujuan Kesehatan
1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah
2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal
3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan
4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami
Tujuan Mental & Emosional
1. Menenangkan pikiran
2. Mengurangi stres dan emosi negatif
3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri
Tujuan Sosial & Gaya Hidup
1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif
2. Mudah dilakukan bersama (komunitas)
3. Cocok untuk semua usia
Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung
Capaian yang Diharapkan
1. Tubuh lebih bugar dan lentur
2. Pernapasan lebih teratur dan dalam
3. Pikiran lebih tenang dan rileks
4. Energi tubuh terasa lebih seimbang
5. Stres dan ketegangan berkurang
Capaian Kesehatan
1. Meningkatnya daya tahan tubuh
2. Peredaran darah lebih lancar
3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah
4. Kualitas tidur menjadi lebih baik
Capaian Jangka Panjang
1. Terbentuknya pola hidup sehat
2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis
3. Meningkatnya kualitas hidup

Program: Olah Raga
Pelaksana: Kecamatan Wonotirto
18423-01-2026Laporan Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ibu Ketua UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ibu Evi Agung Wicaksono mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi kung. Bidang : Bidang Sosial Budaya Program Kegiatan : Ketahanan Keluarga - Olah Raga Keterangan program: Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar 1. Hari/Tanggal : Jumat, 23 Januari 2026 2. Pukul : 05.30 WIB s/d selesai 3. Peserta : • Ibu Ketua PKK Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto beserta pengurus PKK Kabupaten Blitar • Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Ibu Khusna Lindarti • Penasihat DWP Kabupaten Blitar diwakili oleh Bp. Adi Andaka • Ibu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ny. Ita Eko Susanto • Ketua dan Pengurus GOW • Ketua dan Pengurus Perwosi Kabupaten Blitar • Seluruh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, Bagian, beserta 5 orang anggota 4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja. JI. Kusuma Bangsa No.60 Kec.Kanigoro Kabupaten Blitar 5. Acara : Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung. Susunan Acara 1. Pembukaan kegiatan. 2. Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. 3. Praktik gerakan dasar dan teknik pernapasan. 4. Pendinginan dan evaluasi singkat. 5. Penutup. Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Tujuan kegiatan ini: 1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP Diskominfotiksan Kabupaten Blitar 2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif 3) Mempererat kebersamaan antar anggota. Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran. Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat. Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: 1) Meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh. 2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah. 3) Membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan pikiran. 4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental. 5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan. Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain: 1) Gerakan lembut dan terkontrol. 2) Dapat diikuti oleh semua usia. 3) Tidak membutuhkan alat khusus. 4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi. Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu: 1) Mendorong penerapan pola hidup sehat, 2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Selain itu, Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani. Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antar anggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan. Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta. Penulis : Ny.Novita Asyik Fauzi
Program: Olah Raga
Pelaksana: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian
18503-01-2026 GERAKAN BELANJA KE PASAR TRADISIONAL Dalam rangka mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal serta meningkatkan kepedulian terhadap keberlangsungan pasar tradisional, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata partisipasi DWP dalam menggerakkan perekonomian rakyat sekaligus mengedukasi anggota agar lebih mencintai produk lokal. Kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional dilaksanakan pada hari Jumat, 2 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pasar Kliwon, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan diikuti oleh beberapa unit pelaksana DWP dari berbagai perangkat daerah. Adapun peserta kegiatan berasal dari: UP DWP Dinas Pariwisata dan Kebudayaan UP DWP Dinas Pemuda dan Olahraga UP DWP Dinas Pekerjaan Umum UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Khusus dari UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan, kegiatan ini diikuti oleh: Bu Yustin Widyatmoko selaku Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Bu Siswanto Bu Widodo Bu Ryan Bu Ali Fauri Kegiatan diawali dengan kehadiran seluruh peserta di lokasi menjelang pukul 08.00 WIB. Para anggota DWP kemudian melakukan kegiatan belanja bersama dengan menyusuri area pasar tradisional dan membeli berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti sayur-mayur, bahan pangan segar, serta hasil perikanan. Suasana pasar yang ramai dan penuh aktivitas menjadi sarana interaksi langsung antara anggota DWP dengan para pedagang, sehingga tercipta komunikasi yang hangat dan akrab. UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan turut berperan aktif dalam kegiatan ini melalui pelaksanaan kampanye Gemar Makan Ikan. Kampanye tersebut diwujudkan dengan pembelian berbagai jenis ikan segar di pasar serta ajakan langsung kepada anggota DWP lainnya untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang sehat, bergizi, dan terjangkau bagi keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan dapat semakin meningkat dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain kegiatan belanja, momen ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP lintas unit pelaksana. Suasana yang santai, penuh keakraban, serta semangat kebersamaan menjadikan kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Dari pelaksanaan kegiatan ini, diperoleh beberapa hasil positif, antara lain: Terlaksananya kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional dengan baik dan lancar. Meningkatnya kepedulian anggota DWP terhadap keberadaan pasar tradisional serta pentingnya mendukung produk lokal. Tersampaikannya kampanye Gemar Makan Ikan sebagai upaya mendorong pola konsumsi keluarga yang sehat dan bergizi. Terjalinnya kebersamaan, kekompakan, dan sinergi antaranggota DWP lintas unit pelaksana. Sebagai penutup, kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional ini menjadi salah satu wujud nyata peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dalam mendukung perekonomian lokal, meningkatkan kesadaran gizi keluarga, serta mempererat kebersamaan antaranggota. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Laporan oleh: Yustin Widyatmoko
Program: Budaya Cinta Lingkungan
Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan
18623-01-2026Senam Bio Energy Medical Chi Kung Bersama Bupati Blitar Pada hari Jumat, 23 Januari 2026 Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Ny. Yustin Widyatmoko, menghadiri undangan dari Sekretariat Kabupaten Blitar perihal Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bupati Blitar. Kegiatan diselenggarakan di Pendopo Sasana Adi Praja, Jl. Kusuma Bangsa Kanigoro, dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai dengan selesai diikuti oleh Bupati, seluruh ketua OPD, ASN Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar beserta pengurus, Ketua DWP Kabupaten Blitar beserta seluruh ketua UP DWP se Kabupaten Blitar. Sebelum dimulai disampaikan oleh Bp. Mulyono selaku instruktur senam bahwa Senam Bio Tehnology Medical Chi Kung adalah salah satu bentuk olahraga kesehatan yang memadukan gerakan tubuh lembut, teknik pernapasan, dan konsentrasi pikiran untuk meningkatkan kesehatan fisik maupun mental. Senam ini berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kemudian dikembangkan dengan pendekatan medis modern sehingga aman dan bermanfaat untuk semua usia. Gerakan dalam Senam Bio Medical Chi Kung dilakukan secara perlahan, teratur, dan berkesinambungan. Setiap gerakan dirancang untuk melancarkan aliran energi (chi) di dalam tubuh, memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan fungsi organ, serta membantu proses penyembuhan alami tubuh. Selain itu, teknik pernapasan yang digunakan membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan menenangkan sistem saraf. Manfaat utama Senam Bio Medical Chi Kung antara lain: Meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran Membantu mengurangi stres, cemas, dan kelelahan Melancarkan peredaran darah Membantu menjaga keseimbangan tekanan darah Meningkatkan kualitas tidur Menjaga fleksibilitas dan kekuatan otot Senam ini sangat cocok diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari lansia, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum, karena gerakannya ringan, tidak membutuhkan alat khusus, serta dapat dilakukan di dalam maupun luar ruangan. Selain manfaat fisik, Senam Bio Medical Chi Kung juga memberikan efek positif secara mental dan emosional, karena melatih fokus, ketenangan, serta kesadaran diri, sehingga membantu menciptakan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung ini dilaksanakan untuk yang ketiga kalinya di Pemda Kabupaten Blitar. Dan disampaikan oleh Bupati Blitar Bp. Drs. Rijanto, bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar menggalakkan senam ini untuk ASN sebagai bagian dari program kesehatan, mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan produktivitas kerja. Diharapkan menjadi pola hidup sehat berkelanjutan, karena ringan, aman, dan mudah diikuti berbagai usia. Ini adalah latihan fisik yang fokus pada pernapasan dan gerakan lembut untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menyeluruh dengan memanfaatkan energi vital tubuh. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dianjurkan untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh karena gerakannya yang ringan, mudah diikuti lintas usia (termasuk lansia), dan fokus pada penyelarasan energi tubuh, pernapasan, serta pikiran untuk penyembuhan mandiri (autotherapy), melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, dan menjaga keseimbangan energi untuk produktivitas dan kualitas hidup lebih baik. Manfaat Fisik: melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun tubuh, memperkuat otot, memperbaiki fungsi organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat secara mental: menjaga keseimbangan energi, menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Kapan digunakan: Setiap hari (rutin): Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Pagi hari: Memulai hari dengan energi baru dan meningkatkan vitalitas, seperti yang dilakukan Bupati Blitar bersama ASN. Saat merasa kurang bugar/stres: Membantu melepaskan ketegangan, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Untuk pemulihan: Membantu tubuh mengobati diri sendiri (autoterapi) dan memperbaiki ketidakseimbangan tubuh yang mendasari penyakit, seperti terlihat pada lansia yang pulih dari masalah berjalan Seluruh peserta senam yang memenuhi pendopo Sasana Adi Praja sampai ke halaman, tampak semangat mengikuti senam tersebut. Mengikuti arahan instruktur dan menikmati gerakan senam yang dilakukan dengan sepenuh hati. UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan mendukung program senam Bio Energy Medical Chi Kung ini dilaksanakan secara rutin bersama-sama, dengan harapan melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta membangun semangat hidup sehat secara berkelanjutan. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat positif bagi seluruh ASN dan semua anggota Dharma Wanita Persatuan. laporan dibuat: Yustin Widyatmoko
Program: Olah Raga
Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan
18713-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINDAMDE KABUPATEN BLITAR

Bidang : Sosial Budaya
Program : kepedulian dana kesetiakawanan
Keterangan program
1.Hari : Selasa
2.Tanggal : 13 Januari 2026
3.Acara : Menjenguk Ny Harianto
LAPORAN KEGIATAN e-REPORTING BIDANG SOSIAL DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DINDAMADE Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Dinas DINDAMADE, Ny Nurul Tantowi selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE melaksanakan kegiatan kunjungan sosial menjenguk anggota keluarga yang sedang sakit.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di kediaman Ny. Harianto yang beralamat di rumah beliau.Kegiatan kunjungan sosial ini dipimpin langsung oleh Ibu Ketua DWP DINDAMADE, didampingi oleh pengurus serta diikuti oleh karyawan dan karyawati DINDAMADE. Kehadiran rombongan merupakan wujud kepedulian, empati, serta dukungan moril kepada Ny. Harianto yang baru saja mengalami sakit, sekaligus sebagai bentuk implementasi program kerja DWP DINDAMADE di bidang sosial.
Rombongan DWP DINDAMADE tiba di kediaman Ny. Harianto pada waktu yang telah disepakati dan disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Ketua DWP DINDAMADE menyampaikan rasa prihatin sekaligus doa agar Ny. Harianto segera diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan. Beliau juga menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kebersamaan dan solidaritas keluarga besar DINDAMADE dalam suka maupun duka. Selain memberikan dukungan moril, rombongan DWP DINDAMADE juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban serta menjadi penyemangat bagi Ny. Harianto dalam menjalani masa pemulihan. Penyerahan tali asih dilakukan secara langsung oleh Ibu Ketua DWP DINDAMADE dan diterima dengan penuh rasa syukur oleh keluarga.
Selama kunjungan berlangsung, suasana tampak penuh keakraban dan kekeluargaan. Karyawan dan karyawati DINDAMADE turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi kesembuhan Ny. Harianto. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antar anggota DWP dan keluarga besar DINDAMADE, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan saling peduli.
Kegiatan kunjungan sosial ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa empati dapat terus ditumbuhkan di lingkungan DINDAMADE. DWP DINDAMADE berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial serupa sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun solidaritas dan kekeluargaan..
Harapannya, kegiatan menjenguk anggota DWP yang sedang sakit bisa membawa banyak dampak baik, khususnya bagi anggota yang lain, antara lain:
1.Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian antaranggota, sehingga terjalin kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin kuat.
2.Menjadi pengingat nilai solidaritas, bahwa DWP hadir bukan hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga dalam suka dan duka.
3.Memberikan motivasi dan keteladanan bagi anggota lain untuk saling memperhatikan dan peduli satu sama lain.
4.Mempererat silaturahmi dan kekompakan organisasi, sehingga tercipta suasana DWP yang hangat, harmonis, dan saling mendukung.
5.Membangun budaya saling mendoakan dan menguatkan, yang berdampak positif pada semangat kebersamaan seluruh anggota.
Demikian laporan kegiatan e-reporting ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban kegiatan bidang sosial Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi ladang kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat. Penulis : Ny Luluk Stiani.

Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa
18815-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BLITAR

Dalam rangka pelaksanaan program kerja bidang Sosial Budaya, Ibu-Ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Disbudpar berkunjung di kediaman Ibu Wawan dalam rangka takziah atas meninggalnya Ayah dari Bapak Wawan, staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar.
Hari / Tanggal : Kamis / 15 Januari 2026
Tempat : Desa Gedog Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar
Pukul : 09.00 sampai selesai
Program : bidang sosial budaya
Kegiatan : takziah / bantuan sosial

Ibu Ketua DWP DISBUDPAR bersama anggota yaitu Ibu Hariyanto, Ibu Dewi dan Ibu Makrus mengucapkan belasungkawa secara langsung kepada Ibu Wawan yang sedang berduka karena meninggalnya Bapak mertua. Dalam ajaran Islam, takziah merupakan salah satu amalan mulia yang dilakukan ketika ada seseorang meninggal dunia. Takziah bukan sekedar hadir di rumah duka atau mengucapkan belasungkawa, tetapi merupakan bentuk kepedulian, empati dan ukhuwah antar sesama muslim. Dibalik amaln takziah, terdapat banyak hikmah dan pelajaran berharga, baik keluarga yang ditinggalkan maupun bagi orang yang bertakziah.

Hikmh pertama dari takziah adalah sebagai bentuk penguatan hati bagi keluarga yang berduka. Kehilangan orang tercinta merupakan ujian berat yang mengguncang perasaan. Kehadiran saudara, tetangga dan sahabat memberikan dukungan moral yang sangat berarti. Ucapan doa dan kata-kata yang menenangkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar dan menerima ketetapan Allah dengan lapang dada. Dalam suasana duka, takziah menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan tersebut

Hikmah kedua, takziah menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Islam mengajarkan umatnya untuk saling merasakan penderitaan satu sama lain. Dengan bertakziah, seseorang belajar merasakan kesedihan orang lain, menahan diri dari ucapan yang menyakitkan, serta menunjukkan kasih sayang dan perhatian. Sikap empati ini memperkuat ikatan persaudaraan dan menumbuhkan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu takziah juga menjadi sarana mengingat kematian bagi orang yang masih hidup. Kematian adalah kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapapun. Ketika menghadiri takziah, melihat jenazah dan menyaksikan suasana duka, hati menjadi tersentuh dan tersadar bahwa kehidupan dunia adalah sementara. Hikmah ini mendorong seseoranguntuk memperbaiki diri, meningkatkan amal shaleh, serta mempersiapkan bekal untuk kehidupan akherat

Hikmah berikutnya adalah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal. Dengan bertakziah, mendoakan dan ikut mengiringi pemakaman, seorang muslim menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang kepada sesama. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi cahaya dan penolong bagi almarhum atau almarhumah dia alam kubur. Ini merupakan wujud nyata dari persaudaraan seiman yang tidak terputus meskipun dipisahkan oleh kematian.

Takziah juga mengajarkan nilai kesabaran dan keikhlasan. Bagi keluarga yang ditinggalkan, takziah menjadi momentum untuk menguatkan iman dan menyerahkan segala ketetapan kepada Allah SWT. Sedangkan bagi yang bertakziah, ini menjadi pelajaran untk berkata dan bersikap dengan penuh hikmah, tidak berlebihan dalam kesedihan serta menjauhi kegiatan yang dilarang oleh syariat. Dengan demikian takziah menjadi sarana pendidikanakhlak bagi seluruh pihak.

Pada akhirnya takziah bukan hanya tradisi, tetapi ibadah yang sarat makna. Di dalamnyaterkandung nilai keimanan, kemanusiaan dan kebersamaan. Melelui takziah, manusia diingatkan akan hakekat hidup, pentingnya saling menguatkan, serta kewajiban untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga dengan memahami hikmah takziah, kita dapat menjadikannya sebagai amalan yang lkhlas dan penuh manfaat, baik bagi yang meninggal maupun bagi yang masih menjalani kehidupan di dunia.

Laporan ini ditulis oleh Ny Titin Sugeng Selaku operator e reporting UP DWP DISBUDPAR


Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
18901-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR


Perayaan Natal dan Tahun Baru di kediaman Ibu Ketua DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar.


Keterangan Progam :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : 1 Januari 2026
3. Pukul : 08.00-selesai
4. Tempat : Kediaman Ny. Margareth Anthonius Nanang Adi
5. Acara : Perayaan Natal dan Tahun Baru
6. Dihadiri oleh : seluruh ASN dan anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar.


Deskripsi Kegiatan:

Dalam rangka memperingati Perayaan Natal, ibu Ketua DWP Disperkimtan mengundang seluruh ASN dan anggota DWP Disperkimtan untuk hadir ke kediaman beliau di Jl. Kamlimanhan.


Toleransi beragama dalam peringatan Natal di lingkungan DWP diwujudkan melalui semangat kebersamaan, persatuan, dan kerukunan dengan tetap menjaga syariat islam bagi umat muslim.


Karena acara Natal di kediaman Ny. Margareth Anthonius Nanang Adi di kemas santai agar lebih akrab antara anggota DWP dan ASN. Jadi tidak ada susunan acara secara formal.


Acara di hadiri oleh ibu-ibu anggota DWP, ASN, P3K dan pekerja paruh waktu di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Semua langsung dipersilahkan untuk menikmati hidangan ketika baru datang di kediaman beliau dilanjutkan dengan sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan, Ny. Margareth.


Ny. Margareth selaku Ibu Ketua Dharma Wanita Disperkimtan menggelar Perayaan Natal dan tahun baru di kediaman beliau, dengan tujuan agar lebih akrab dan mengenal keluarga besar Disperkimtan karena Ny. Margareth baru sebulan menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang membawa semarak dalam perayaan natal dan tahun baru 2026 ini. Ia menyebut kebersamaan ini menjadi kekuatan besar bagi DWP Disperkimtan dalam menjalankan berbagai programnya.


Beliau juga mengucapkan selamat merayakan Natal kepada seluruh anggota yang merayakan, kebetulan ada beberapa anggota yang beragama nasrani. Beliau menegaskan bahwa natal selalu menjadi momen istimewa untuk memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, dan keberagaman yang menjadi ciri khas masyarakat kita. Semangat toleransi merupakan fondasi penting dalam memperkuat keharmonisan antar komunitas. "Natal menjadi momentum memperkuat persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman yang kita miliki," ujar beliau.


Tujuan toleransi merayakan Natal adalah untuk memperkuat kerukunan, persaudaraan, dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman, dengan menunjukkan semangat kasih, kedamaian, dan saling menghormati antar umat beragama, serta membangun masyarakat yang lebih baik tanpa memandang keyakinan. Ini mencakup melibatkan umat agama lain dalam kegiatan sosial, tidak berlebihan dalam perayaan, dan memperkuat nilai-nilai universal seperti kasih sayang dan kepedulian.


Tujuan utama toleransi dalam perayaan natal :
1. Mempererat persaudaraan : menjadikan perayaan natal sebagai momen untuk membangun kebersamaan dan solidaritas sosial antar-warga.
2. Menciptakan harmoni : menjaga kedamaian dan menciptakan suasana kehidupan beragam yang nyaman dan kondusif di masyarakat yang beragam.
3. Meneladani kasih dan damai : mengamalkan nilai-nilai kasih, harapan, dan kepedulian yang diajarkan dalam Natal, serta mempraktikkan moderasi beragama.
4. Menghormati perbedaan : mengakui dan menghargai keberagaman keyakinan sebagai kekayaan bangsa, bukan penghalang.
5. Mencegah konflik : dengan sikap saling menghargai, toleransi membantu mencegah perpecahan dan konflik yang timbul dari perbedaan.


Ditulis dan diedit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar.



Program: Iman dan Takwa
Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
19009-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR

Ketua UP DWP Kecamatan Wates mengikuti kegiatan Senam Sehat bersama masyarakat Desa Tugurejo dilanjutkan dengan kunjungan ke produk UMKM unggulan Desa “Dapur Bu Uut”.

Bidang: Sosial Budaya

Program: Ketahanan Keluarga

Keterangan Program: Olah Raga
1. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026
3. Pukul: 07.00 s/d Selesai
4. Tempat : Pendopo Kantor Desa Tugurejo Kecamatan Wates
5. Acara : Senam sehat bersama masyarakat Desa Tugurejo dilanjutkan dengan kunjungan ke UMKM Unggulan Desa Tugurejo yaitu “Dapur Bu Uut”.
6. Undangan : Ketua UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wates, Ibu Kepala Desa, Perangkat desa, lansia, dan kader lansia.
7. Jumlah Undangan : 30 orang

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Wates secara konsisten melaksanakan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup anggota serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah pelaksanaan senam sehat bersama yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat pagi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kekompakan antaranggota DWP.

Selain fokus pada kesehatan, DWP Kecamatan Wates juga memiliki komitmen untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan yang ada di wilayah Kecamatan Wates, sebagai upaya mengenal potensi lokal sekaligus memberikan dukungan moral dan promosi terhadap produk-produk unggulan desa.

Kegiatan diawali pada Jumat pagi dengan pelaksanaan senam sehat bersama yang diikuti oleh seluruh anggota DWP Kecamatan Wates. Senam dilaksanakan dengan dipandu oleh instruktur dan berlangsung dengan penuh semangat. Gerakan senam yang dilakukan secara teratur bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tubuh, melancarkan peredaran darah, serta menjaga stamina anggota agar tetap sehat dan bugar dalam mendukung aktivitas sehari-hari, baik dalam keluarga maupun organisasi.

Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan seluruh anggota yang mengikuti senam hingga selesai. Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun keakraban, komunikasi, dan kekompakan antaranggota DWP. Suasana senam berlangsung ceria dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat positif dan solidaritas dalam lingkungan DWP Kecamatan Wates.

Setelah kegiatan senam sehat selesai, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke produk UMKM unggulan Desa Tugurejo. Rombongan DWP disambut oleh para pelaku UMKM yang dengan ramah memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil olahan lokal. Dalam kunjungan ini, anggota DWP mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi, bahan baku yang digunakan, hingga strategi pemasaran yang telah dilakukan oleh para pelaku usaha.

Kegiatan kunjungan ini memberikan wawasan baru bagi anggota DWP mengenai potensi ekonomi desa serta tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. DWP Kecamatan Wates memberikan apresiasi atas kreativitas dan ketekunan para pelaku UMKM Desa Tugurejo, serta mendorong agar produk-produk lokal tersebut terus dikembangkan dan dipromosikan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sebagai bentuk dukungan nyata, anggota DWP juga berpartisipasi dalam mempromosikan produk UMKM dengan membeli dan merekomendasikan produk unggulan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan pelaku UMKM serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di tingkat desa.

Kegiatan senam sehat bersama yang dilanjutkan dengan kunjungan ke UMKM unggulan Desa Tugurejo berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, DWP Kecamatan Wates tidak hanya berperan dalam menjaga kesehatan dan kebugaran anggota, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud peran aktif DWP dalam pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Kecamatan Wates.

Demikian laporan kegiatan UP DWP Kecamatan Wates ini, laporan ini ditulis oleh Operator e-Reporting UP DWP Kantor Kecamatan Wates: Ny. Yustika Hammam R.


Program: Olah Raga
Pelaksana: Kecamatan Wates
19108-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar

Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Dewi Agus, Ibu Suhendro, Ibu Mulyadi, Ibu Asik, mengikuti kegiatan pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kegiatan: Ketahanan Keluarga - Olah Raga
Keterangan program
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal: Jumat, 09 Januari 2026
3. Pukul : 05.30 WIB s/d selesai
4. Peserta : - Ibu Ketua PKK Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto beserta pengurus PKK Kabupaten Blitar
- Penasihat DWP Kabupaten Blitar diwakili oleh Bp. Adi Andaka
- Ibu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ny. Ita Eko Susanto
- Ibu-ibu senior mantan Ketua DWP Kabupaten Blitar
- Ketua dan Pengurus GOW
- Ketua dan Pengurus Perwosi Kabupaten Blitar
- Seluruh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, Bagian, beserta 5 orang anggota
5. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro. JI. Semeru No. 20, Kepanjenkidul - Kota Blitar
6. Acara : Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung
Susunan Acara
1. Pembukaan kegiatan.
2. Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
3. Praktik gerakan dasar dan teknik pernapasan.
4. Pendinginan dan evaluasi singkat.
5. Penutup.
Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Tujuan kegiatan ini: 1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP BPBD
2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif
4) Mempererat kebersamaan antaranggota.
Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran.
Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
1.Meningkatkan kebugaran dan daya
tahan tubuh. 2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah. 3) Membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan pikiran.
4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental.
5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan.
Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain:
1) Gerakan lembut dan terkontrol.
2) Dapat diikuti oleh semua usia.
3) Tidak membutuhkan alat khusus.
4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi.
Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu:
1) Mendorong penerapan pola hidup sehat,
2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran
Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. DWP Kabupaten Blitar berperan sebagai penggerak dan motivator bagi anggota untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga yang teratur dan berkelanjutan.
Selain itu, DWP Kabupaten Blitar berperan dalam mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani.
DWP Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antaranggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan.
Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta
Penulis : Ny Nurul Tantowi8

Program: Olah Raga
19209-01-2026

Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kegiatan: Ketahanan Keluarga - Olah Raga

Keterangan program
1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal: Jumat, 09 Januari 2026
3. Pukul : 05.30 WIB s/d selesai
4. Peserta :
- Ibu Ketua PKK Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto beserta pengurus PKK Kabupaten Blitar
- Penasihat DWP Kabupaten Blitar diwakili oleh Bp. Adi Andaka
- Ibu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ny. Ita Eko Susanto
- Ibu-ibu senior mantan Ketua DWP Kabupaten Blitar
- Ketua dan Pengurus GOW
- Ketua dan Pengurus Perwosi Kabupaten Blitar
- Seluruh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, Bagian, beserta 5 orang anggota
5. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro. JI. Semeru No. 20, Kepanjenkidul - Kota Blitar
6. Acara : Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung

Susunan Acara
1. Pembukaan kegiatan.
2. Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
3. Praktik gerakan dasar dan teknik pernapasan.
4. Pendinginan dan evaluasi singkat.
5. Penutup.

Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Tujuan kegiatan ini: 1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP BPBD. 2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif. 3) Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. 4) Mempererat kebersamaan antaranggota.

Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP BPBD Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung yang dihadiri oleh Ketua UP DWP BPBD Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran anggota.

Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran.

Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum.

Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat.

Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: 1) Meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh. 2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah. 3) Membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan pikiran. 4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental. 5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan.

Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain: 1) Gerakan lembut dan terkontrol. 2) Dapat diikuti oleh semua usia. 3) Tidak membutuhkan alat khusus. 4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi. Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu: 1) Mendorong penerapan pola hidup sehat, 2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran

Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. DWP BPBD Kabupaten Blitar berperan sebagai penggerak dan motivator bagi anggota untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga yang teratur dan berkelanjutan.

Selain itu, DWP BPBD Kabupaten Blitar berperan dalam mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, DWP BPBD Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani.

DWP BPBD Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antaranggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan.

Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta.

Program: Olah Raga
Pelaksana: BPBD

19307-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pelatihan Pembuatan Bros dari kawat bulu

Keterangan Progam :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar Bidang Sosial dan Budaya
2. Hari/Tanggal : 7 Januari 2026
3. Pukul : 08.00-selesai
4. Tempat : Ruang Rapat Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar jl. Semeru no. 40 Blitar
5. Acara : Pelatihan pembuatan bros dari kawat bulu
6. Dihadiri oleh:
- Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ny. Wulandari Ahmad Cholik
- Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persaruan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Yulia Repelitha Nugroho
- Narasumber Ibu Indri Kurdi dan Ibu Bambang
- 18 Ibu Anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Peaja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar

Deskripsi Kegiatan:

Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sosial Budaya yang diketuai oleh Ibu Nanik Hangga Puja Kesuma. Beliau mengambil dengan mengambil program kerja Ketahanan Keluarga dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu. Dengan pelatihan ini diharapkan Ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bisa memperoleh ketrampilan dengan aneka kreasi dari kawat bulu dan ketrampilan ini nantinya diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga sehingga program ketahanan keluarga bisa tercapai.

Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan oleh MC Ibu Argo
2. Doa oleh Ibu Susi Dwi Prasetyo
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne dan mars DWP dipimpin oleh Ibu Didik Bintara
4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Wulandari Achmad Cholik.
Beliau menyampaikan terimakasih atas semua undangan yang hadir.
Pada kesempatan ini Beliau mengusulkan untuk diadakannya tabungan lebaran yaitu dikumpulkannya dana tiap bulan dengan jumlah tertentu yang telah disepakati dan dapat diambil pada saat menjelang lebaran baik berupa sembako ataupun sejumlah uang sesuai tabungan yang telah dikumpulkan.
5. Sambutan perkenalan anggota baru Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Ibu Kristina Didik Andreas
6. Sambutan perpisahan dari Ibu Puspa Edy Wiyono yang sudah purna tugas seiring dengan suami beliau Bapak Edy Wiyono memasuki masa pensiun. 7. Penyerahan tali asih dan pengambilan foto bersama 8. Pelaporan Keuangan Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar oleh Bendahara Ibu Mei Tedi Prasojo 9. Penyampaian Materi Pelatihan dipimpin oleh Ibu Indri Kurdi dan Ibu Bambang.

Berikut alat dan bahan yang harus dipersiapkan:

- kawat bulu dengan berbagai warna
- Gunting
- lem tembak
- peniti bros
- Kawat gantungan kunci

Para peserta pelatihan mengikuti arahan dari narasumber dengan antusias dan beliau membimbing langkah demi langkah sehingga para anggota pelatihan berhasil membuat bros berbentuk bunga matahari dan gantungan kunci berbentuk mawar yang cantik.

Setelah sesi pelatihan berhasil para anggota pelatihan berfoto bersama dengan memamerkan hasil karya masing-masing.

10. Acara ditutup oleh MC

ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar.
Program: Gerakan Sehat
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

19407-01-2026

DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR

Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Kunjungan ke anggota yang sedang sakit dan melahirkan

Keterangan Progam :
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar Bidang Sosial dan Budaya
2. Hari/Tanggal : 7 Januari 2026
3. Pukul : 15.00-selesai
4. Tempat Kumpul: Ruang Rapat Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar jl Semeru no. 40 Blitar
5. Acara : Kunjungan anggota
6. Petugas:
- Ibu Yulia Repelitha Nugroho
- Ibu Nanik Hangga
- Ibu Mei Tedi Prasojo
- Ibu Refia Yanindra

Deskripsi Kegiatan: Agenda pada hari ini adalah kunjungan ke anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar sebagai berikut:
1. Ke Rumah Sakit Aminah menjenguk anak dari bapak Adi yang sedang dirawat karena sedang sakit radang paru-paru
2. Ke rumah Ibu Kariono yang sedang menderita sakit stroke
3. Ke rumah Bapak Bambang yang sedang sakit karena mengalami kecelakaan lalu lintas
4. Ke rumah Ibu Nur yang baru saja melahirkan bayi seorang putri cantik.

Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan agar sesama anggota terutama anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar dapat lebih erat dalam menjalin tali persaudaraan dan silaturahmi antar anggotanya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk rasa empati sesama anggota sehingga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama manusia. Sehingga peran serta dan tujuan Dharma Wanita Persatuan akan tercapai.

ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar.
Program: Bantuan Sosial
Pelaksana: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran