| # | Bidang | Penjelasan |
|---|---|---|
| BIDANG : SEKRETARIAT | ||
| 1 | 10-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar
Ibu Ketua DWP Dinas Sosial beserta anggota mengikuti siraman rohani asn dan berbagi takjil
Laporan kegiatan
Rangkaian Kegiatan Bulan Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar Kanigoro
Selasa , 10Maret 2026
Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Kab. Blitar dan sekitarnya
* Acara dihadiri oleh Bapak Bupati Blitar, OPD di lingkungan Pemkab Blitar, Organisasi/ Kelembagaan : PKK, DWP dan Perwosi, PGRI dan Yayasannya
* Rangkaian acara pada tanggal 10 Maret 2026 antara lain
1. Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh KORPRI Kabupaten Blitar
2. Berbagi takjil bagi masyarakat dan pengguna jalan di sekitar jalan raya Kantor Bupati Blitar
3. Berbuka Puasa Bersama seluruh ASN di lingkungan Pemkab Blitar
4. Sholat Magrib dan Sholat Tarawih berjamaah
5. Penutup
Rangkuman rangkaian Kegiatan
1. Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat khususnya bagi para ASN di lingkungan Pemkab Blitar, diselenggarakan Kegiatan berbagi takjil khususnya bagi para pengguna jalan raya di depan kantor Bupati Blitar serta masyarakat sekitarnya kurang lebih sebanyak 7.000 an kantong takjil yang berasal dari sumbangan para ASN di lingkungan Pemkab Blitar termasuk dari PGRI, DWP, PKK dan PERWOSI Kabupaten Blitar
2. UP DWP Dinas Sosial Kabupaten Blitar yang merupakan bagian dari DWP Kabupaten Blitar turut berpartisipasi dan menghadiri rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar dimana hadir mendampingi Kepala DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR
3. Kegiatan berbagi takjil yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar adalah sebuah acara yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan dan keberkahan kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan raya yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah untuk berbuka puasa. Acara ini diadakan di depan kantor Bupati Blitar, yang merupakan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Pada acara ini, Pemkab Blitar membagikan takjil berupa makanan dan minuman yang dapat membantu masyarakat untuk berbuka puasa. Kegiatan berbagi takjil ini juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan, serta dapat meningkatkan rasa syukur dan keimanan kepada Allah SWT. Selain itu, acara ini juga dapat meningkatkan citra positif Pemkab Blitar sebagai pemerintah yang peduli dan berempati kepada masyarakat, serta dapat meningkatkan hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Dalam acara ini, masyarakat dapat menikmati takjil yang lezat dan bergizi, serta dapat berinteraksi dengan pejabat Pemkab Blitar dan masyarakat lainnya.
4. Tujuan kegiatan berbagi takjil yang diselenggarakan oleh Pemkab Blitar adalah:
- Meningkatkan kesadaran berbagi: Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
- Membantu masyarakat yang membutuhkan: Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah untuk berbuka puasa.
- Meningkatkan kebahagiaan dan keberkahan: Untuk memberikan kebahagiaan dan keberkahan kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan raya yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah untuk berbuka puasa.
- Meningkatkan citra positif Pemkab Blitar: Untuk meningkatkan citra positif Pemkab Blitar sebagai pemerintah yang peduli dan berempati kepada masyarakat.
- Meningkatkan hubungan pemerintah dan masyarakat: Untuk meningkatkan hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial.
5. Kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama Bupati Blitar dan para undangan yang diselenggarakan di gazebo sayap kanan dan sayap kiri lapangan aloon aloon Pemkab Blitar
6. Kegiatan ditutup dengan sholat Magrib berjamaah dilanjutkan sholat tarawih bersama Bupati Blitar dan seluruh para undangan Program: Dokumentasi & Publikasi Pelaksana: Dinas Sosial |
| 2 | 12-03-2026 | Malam Tasyakuran Sema’an Al - Qur’an sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H / 2026 M
Pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 Ketua Dharma wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Malam Tasyakuran Sema’an Al - Qur’an sekaligus Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H / 2026 M yang bertempat di Pendopo Ronggo Hadinegoro Blitar pada Pukul 15.30 - Selesai. kegiatan ini dihadiri Bapak Bupati dan Wakil Bupati , Ibu Sekretaris Daerah, TP PKK, Perwosi, Asisten, Staf ahli, Kepala Bagian., Kepala Dinas , Direktur RSUD, Kepala KUA, Ketua MUI, Ketua Baznas, dan Ketua DWP beserta anggota.
dengan Rundown acara yang dimulai dari Registrasi Peserta , Khataman Al Qur'an, Pembukaan, Laporan Kabag Kesra, Penyerahan Cinderamata, Sambutan Bupati Bllitar, Tausiyah, Persiapan Berbuka Puasa, Sholat Magrip Berjamaah, dan Sholat Isya’ dan Sholat Taraweh Berjama’ah.
Peringatan Nuzulul Qur’an adalah perayaan atau peringatan turunnya wahyu Al-Qur'an pertama kali oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril, yang terjadi di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadan. Ini merupakan momen refleksi, syiar Islam, dan pengingat untuk meningkatkan kecintaan serta mengamalkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.Peringatan ini diadakan untuk mempererat hubungan umat dengan Al-Qur'an, meningkatkan bacaan dan pemahaman (tadabbur), serta memperkuat nilai-nilai spiritual.Peringatan Nuzulul Qur’an penting dilakukan sebagai momentum refleksi untuk mengenang turunnya wahyu pertama, meningkatkan kecintaan, serta memperkuat interaksi umat dengan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Peristiwa yang diperingati setiap 17 Ramadan ini bertujuan mendorong peningkatan literasi (membaca dan memahami) serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketaqwaan.. Menjadi momen untuk mengenang turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, serta beratnya perjuangan dakwah Islam.Mendorong umat Islam untuk tidak sekadar membaca, tetapi juga mendalami, mempelajari, dan memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an.Menjadi momen meningkatkan ibadah, tadarus, dan kajian tafsir, terutama di bulan Ramadan. Mengingatkan kembali bahwa Al-Qur’an adalah pedoman utama untuk membedakan yang benar dan salah, serta penuntun kehidupan.. Sebagai salah satu sarana syiar dan meningkatkan kesadaran akan kesucian Al-Qur’an.Dengan memperingati Nuzulul Qur’an, umat Islam diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan perubahan perilaku menuju pribadi yang lebih baik. Sema’an Al-Qur’an sangat penting karena merupakan tradisi mulia untuk menyimak dan mendengarkan ayat suci, yang mendatangkan rahmat Allah SWT, memperkuat hafalan (hifdzil Qur'an), serta menjaga kemurnian bacaan. Aktivitas ini juga menjadi sarana dakwah, menjalin silaturahmi, menciptakan ketenangan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah. Mendengarkan bacaan Al-Qur'an dengan khusyuk mendatangkan rahmat Allah sebagaimana perintah dalam Al-Qur'an. Bagi para huffadz (penghafal), sema'an berfungsi sebagai quality control untuk mengecek kebenaran hafalan dan melancarkannya.. Sema'an mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur'an, meningkatkan pemahaman agama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.. Tradisi ini dipercaya membawa keberkahan, kedamaian, dan ketentraman bagi lingkungan sekitar. Demikian laporan kami, semoga membawa manfaat (By Ririn Fitriana) Program: Penyampaian Informasi Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 3 | 12-03-2026 | SIRAMAN ROHANI DI BULAN SUCI RAMADAN 12 MARET 2026
Pada hari ini Kamis, 12 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita beserta Anggota Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani yang di selenggarakan di Pendopo SAP Kanigoro.
sambutan dari perwakilan Bapak Bupati menyampaikan bahwa Tahun ini 1 Syawal bertepatan dengan hari Raya Nyepi sehingga kita semua harus bertolerasi dan untuk penetapan 1 Syawal menunggu sidang Isbat dilaksanakan. dan dalam menghadapi lebaran kali ini kita semua diharapkan jangan terburu buru dan berbelanja sesuai dengan kebutuhan keuangan kita, pada intinya jangan gupuh menyambut hari raya . Berbelanja sesuai kebutuhan saat Lebaran sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan, menghindari perilaku boros (mubazir), serta menjaga stabilitas harga dan pasokan barang di pasaran. Menjelang Lebaran, sering kali timbul dorongan untuk membeli barang secara berlebihan (panic buying) karena tekanan sosial atau keinginan semata. Belanja sesuai kebutuhan membantu memastikan pengeluaran tidak membengkak Gaya hidup konsumtif yang tinggi saat Lebaran memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan belanja rasional, kita membantu mengendalikan permintaan agar harga tetap stabil dan ketersediaan barang di pasaran tetap aman. Berbelanja bijak memungkinkan kita untuk lebih fokus pada esensi Lebaran, seperti kebersamaan dan kesucian diri, daripada sekadar mengejar tren baju baru atau gaya hidup mewah. Kebutuhan Lebaran meliputi banyak hal, mulai dari zakat, mudik, hingga hampers. Memilah antara kebutuhan dan keinginan membantu memastikan hal-hal penting terpenuhi tanpa mengabaikan pos keuangan lainnya. Dengan berbelanja secara bijak dan rasional, Ramadan dan Lebaran dapat disambut dengan lebih nyaman, tenang, dan penuh keberkahan.
dalam kesempatan ini tausyiah disampaikan oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar, kita senua harus mensyukuri nikmat misalnya dengan cara solat 5 waktu yang utuh. dan dalam bulan Ramadhan ini peran ibu sangat penting , keikhlasan seorang ibu akan membawa kita menjadi istri yang sholehah. nabi Muhammad selalu memperhatikan Umatnya bahkan ketika beliau mau Wafat beliau masih memikirkan umatnya. Nabi berpesan untuk menjaga sholat . dan kita harus peduli pada sesama dengan cara seperti santunan anak yatim. Batasan anak yatim itu jika Perempuan sampai Haid, dan jika laki laki sampai mimpi basah. dan pesan belaiu bahwa di dunia ini kita tidak boleh sombong karena di dunia ini hanya sementara artinya Pernyataan bahwa kita tidak boleh sombong karena dunia ini hanya sementara adalah prinsip hidup yang fundamental, didasarkan pada kesadaran akan kefanaan manusia dan hakikat harta/jabatan yang hanyalah titipan. Sifat sombong (takabur) meremehkan orang lain dan merasa lebih hebat, padahal semua kelebihan hanyalah titipan Allah SWT. dan harus peduli dengan sesama karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan, memiliki rasa empati, serta untuk menciptakan kehidupan yang aman, rukun, dan damai. Kepedulian sosial, atau altruisme, memperkuat ikatan persaudaraan, meringankan beban orang lain, meningkatkan rasa syukur, dan mendatangkan balasan kebaikan dari Tuhan. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri; semua orang saling bergantung untuk memenuhi kebutuhan.. Kepedulian membantu sesama yang sedang kesulitan, yang pada gilirannya dapat meringankan beban hidup mereka. Sikap peduli meminimalisir konflik dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis.. Sesuai dengan sila ke-2 Pancasila (kemanusiaan yang adil dan beradab), peduli menumbuhkan rasa empati dan menghormati martabat orang lain. Membantu orang lain dapat meningkatkan rasa bahagia, mengurangi stres, serta menjadi ajang untuk lebih bersyukur. Dalam pandangan agama, membantu orang yang kesusahan akan dibalas dengan kemudahan oleh Tuhan, baik di dunia maupun akhirat. Kita semua harus mensyukuri nikmat karena itu adalah perintah Allah yang mendatangkan tambahan nikmat. . Bersyukur juga bentuk pengakuan bahwa segalanya adalah titipan, sehingga mencegah sifat sombong dan membawa keberkahan hidup. Bersyukur membuat hati lebih lapang, bahagia, dan terhindar dari penyakit hati seperti iri dan dengki . Syukur adalah wujud ketaatan dan pengakuan bahwa segala kenikmatan, baik kesehatan, waktu, maupun harta, semata-mata berasal dari Allah. Dengan bersyukur, kita menyadari bahwa yang dimiliki hanyalah titipan, sehingga melatih kerendahan hati . Bersyukur membantu menjaga pola pikir positif, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Rasa syukur dapat diwujudkan melalui hati (merenungkan kebaikan), lisan (mengucapkan alhamdulillah), dan perbuatan (meningkatkan ibadah dan berbagi). Demikian Laporan kami , semoga bermanfaat. ( Ririn Fitriana)
Program: Penyampaian Informasi Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 4 | 10-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Hari / Tanggal : Selasa / 09 Maret 2026 Pukul : 13.00 - Selesai Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro Acara : Musrenbang RKPD Kabupaten Blitar Tahun 2027 Ibu Ketua Dharma Wanita Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah menghadiri undangan Musrenbang RKPD Kabupaten Blitar tahun 2027 Pemerintah kabupaten Blitar melalui Bappeda litbang mengelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang ) Kabupaten Blitar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) tahun 2027 yang di gelar di pendopo Ronggo Hadi Negoro Acara di hadiri oleh Bupati Blitar Drs, H Rijanto MM , Sekda Kabupaten Blitar , Forkompimda , Wakil Ketua Dewan , Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur , Staf Ahli beserta jajaran , assosiasi serta Direktur Badan Usaha Musrenbang Ini menjadi forum strategis untuk menyepakati arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah dengan mengusung tema " Akselerasi Peningkatan Daya Saing Pertanian Yang Berorientasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif , DidukungKualitas Sumber Daya Manusia Infrastruktur Berkelanjutan dan Pelayanan Dasar Berkualitas " Sejumlah prioritas pembangunan akan di dorong , diantara nya percepatan penurunan kemiskinan , peningkatan akses pendidikan dan kesehatan , penguatan sektor pertanian dan komoditas unggulan daerah , percepatan pembangunan infrastruktur berkelanjutan , serta peningkatan tata kelola pemerintahan dan pendapatan asli daerah Penulis : H-M (Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar )
|
| 5 | 10-03-2026 | SIRAMAN ROHANI KORPRI " MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH"
Pada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Sirman Rohani bertempat di Pendopo SAP Kanigoro Pembicara Bapak Prof Dr Kyai Agus Zaenul Fikri MPD Rektor UIN Tulungagung dengan tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH.
Membangun Harmoni Kehidupan ASN untuk Keseimbangan Karier, Keluarga, dan Ibadah" artinya adalah sebuah upaya sadar dan terencana oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan: tuntutan pekerjaan (karier), tanggung jawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah).
Harmoni Kehidupan (Work-Life Balance): Bukan berarti membagi waktu 33% untuk setiap bagian, melainkan menciptakan situasi di mana ASN bisa bekerja dengan tenang (produktif), mencintai keluarga (tenang), dan beribadah dengan khusyuk (spiritual) tanpa ada salah satu yang dikorbankan secara ekstrem. Keseimbangan Karier: Melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa secara profesional dan berintegritas. Keseimbangan Keluarga: Menjaga kehangatan, kasih sayang, dan memberikan waktu berkualitas bagi keluarga, yang pada akhirnya menunjang produktivitas kerja. Keseimbangan Ibadah: Menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, sehingga tugas negara dilaksanakan dengan tanggung jawab moral tinggi.Tujuan utamanya adalah menciptakan ASN yang tangguh, bahagia, tidak stres, produktif, serta mampu memberikan pelayanan prima karena memiliki mental dan kehidupan sosial yang stabil.Membangun harmoni kehidupan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah sangatlah penting karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental individu. Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari core values ASN "BerAKHLAK", yang menuntut ASN untuk peduli dan menghargai lingkungan sekitar. Ketika ASN memiliki kehidupan pribadi yang seimbang, mereka cenderung lebih fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam bekerja. ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam memberikan layanan yang berkualitas dan inklusif kepada masyarakat. Hubungan keluarga yang positif menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN.Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan lebih bijak, sehingga terhindar dari konflik yang bisa merusak kinerjaMengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pekerjaan membuat ASN bekerja dengan etos kerja tinggi, jujur, dan berintegritas, Menyeimbangkan ibadah dengan tanggung jawab duniawi mencegah ASN dari tindakan menyimpang (seperti korupsi) karena adanya rasa tanggung jawab kepada Tuhan, Lingkungan kerja yang harmonis dan seimbang meminimalisir potensi konflik dan perselisihan, baik internal maupun eksternal. ASN yang seimbang adalah aset yang mendukung tercapainya birokrasi profesional, adaptif, dan berintegritas. Dengan demikian, harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi ASN untuk bekerja, mengabdi, dan hidup bahagia. Membangun harmoni kehidupan ASN untuk keseimbangan karier, keluarga, dan ibadah harus berjalan seimbang karena akan menciptakan lingkungan kerja yang produktif, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta memastikan pelayanan publik tetap maksimal tanpa mengabaikan kehidupan pribadi dan spiritual. Riset menunjukkan bahwa ASN yang memiliki keseimbangan hidup lebih baik cenderung lebih fokus, kreatif, dan produktif di tempat kerja. Sebaliknya, ketidakseimbangan (terlalu memprioritaskan karier) dapat menyebabkan burnout, stres kronis, dan penurunan kinerja.Keharmonisan keluarga adalah kunci utama yang menunjang produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Keluarga yang mendukung memberikan energi positif untuk bekerja dengan lebih baik, Keseimbangan membantu mengurangi stres, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah kelelahan fisik maupun mental. Sebagai individu yang religius, ASN perlu menyeimbangkan komitmen profesional dengan waktu beribadah untuk ketenangan hati dan integritas diri.Keseimbangan (atau work-life balance) membuat ASN lebih bahagia, meningkatkan loyalitas, dan mengurangi risiko stres kronis yang dapat mempengaruhi performa organisasi. Ringkasnya, keharmonisan antara karier, keluarga, dan ibadah menghasilkan ASN yang "Bekerja, Mengabdi, dan Bahagia"..cara yang dapat dilakukan berdasarkan prinsip manajemen waktu dan etika kerja: Alokasikan blok waktu khusus untuk pekerjaan fokus, rapat, dan istirahat. Hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan merembet ke waktu keluarga atau ibadah. Menjaga kedisiplinan kerja menciptakan budaya positif, yang memungkinkan pelayanan prima berjalan tanpa mengorbankan kehidupan pribadi. Jadwalkan waktu khusus untuk keluarga, misalnya di akhir pekan, dan komitmen untuk tidak diganggu oleh urusan kantor. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai tuntutan pekerjaan agar tercipta saling pengertian. Jangan ragu untuk mengambil cuti jika diperlukan untuk penyegaran atau keperluan mendesak keluarga. Jadikan setiap tetesan keringat dan lelah dalam bekerja sebagai bentuk ibadah dengan meniatkannya karena Allah SWT. Jadikan waktu ibadah (misalnya shalat tepat waktu) sebagai jangkar waktu. Hentikan pekerjaan sejenak untuk ibadah, yang juga berfungsi sebagai jeda istirahat produktif. Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai-nilai religius yang dianut, sehingga kinerja tinggi tidak mengabaikan kewajiban spiritual. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif.. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif. Dengan manajemen waktu yang bijak dan prioritas yang jelas, ASN dapat tetap berprestasi (karier), harmonis di rumah (keluarga), dan tenang dalam beribadah. Demikian laporan dari Kami, semoga bermanfaat (Oleh Ririn Fitriana) Program: Penyampaian Informasi Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 6 | 06-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar
Laporan kegiatan
KEGIATAN GERAKAN BELANJA KE PASAR TRADISIONAL
Diikuti oleh UP DWP DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR dan beberapa OPD lainnya diantaranya DInas Kesehatan, DInas Kominfotiksan, Dinas Koperasi , Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan Kecamatan Garum
Jumat, 6 Maret 2026
Jam 08.00
Lokasi Pasar Garum Kabupaten Blitar
Ringkasan Kegiatan :
Rangkaian aktivitas kegiatan yang dilakukan
- Menemui Kepala Pasar untuk koordinasi terkait dengan kedatangan rombongan ibu ibu dwp yang akan berbelanja sekaligus meminta stampel administrasi aktivitas di pasar
- Dokumentasi awal, aktivitas belanja dan akhir belanja
- Membagi ibu ibu menyebar ke berbagai blok pasar untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan bertujuan tidak menggerombol di satu titik
- Berbelanja sesuai dengan kebutuhan
- Menyapa dan berdialog dengan beberapa pedagang pasar
- Merekap nota belanja para anggota untuk melihat perputaran uang yang masuk di Pasar Garum dan menyerahkan ke OPD terkait
- Selesai
- Tujuan kegiatan Gerakan belanja pasar di pasar tradisional
- Gerakan belanja di pasar tradisional yang diikuti oleh anggota Dharma Wanita adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga, dalam mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Tujuan Gerakan Belanja di Pasar Tradisional:
1. Mendukung Perekonomian Lokal: Gerakan belanja di pasar tradisional bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk-produk lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan pedagang dan masyarakat sekitar.
2. Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga: Dengan membeli produk-produk lokal, ibu-ibu rumah tangga dapat memperoleh bahan makanan yang segar dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga.
3. Menghemat Biaya: Belanja di pasar tradisional dapat menghemat biaya karena harga produk-produk lokal lebih murah dibandingkan dengan harga di supermarket.
4. Meningkatkan Interaksi Sosial: Gerakan belanja di pasar tradisional juga bertujuan untuk meningkatkan interaksi sosial antara ibu-ibu rumah tangga dan pedagang, sehingga dapat memperkuat hubungan sosial dan komunitas.
Pelaksanaan Belanja
ibu ibu melaksanakan kegiatan berbelanja sesuai dengan kebutuhan rumah tangganya diantaranya
1. Sayur segar : bayam , labu Siam, sayuran hijau, wortel, mentimun, dan lainnya
2. Protein : telur, tempe, tahu dan daging ayam
3. Bumbu dapur : garam, gula, terasi, bawang merah bawang putih , bawang Bombay, cabe rawit, cabe merah, cabe keriting , empon empon, bumbu kering lainnya
4. kebutuhan pokok lain : minyak, kecap, kacang tanah, beras, terigu, kacang hijau
5. buah buahan : buah naga, pisang, jambu biji, blewah
6. Bahan kering : kerupuk, beberapa kue kering, bawang goreng
7. Ikan hias
Manfaat bagi Anggota Dharma Wanita:
1. Meningkatkan Keterampilan: Anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan keterampilan dalam berorganisasi, berkomunikasi, dan mempromosikan produk-produk lokal kepada masyarakat lainnya di sekitarnya agar berbelanja di pasar tradisional
2. Meningkatkan Jaringan: Anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan jaringan dengan pedagang, masyarakat, dan organisasi lainnya.
3. Meningkatkan Kepedulian: Anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan kepedulian terhadap perekonomian lokal dan kualitas hidup keluarga.
Dengan demikian, gerakan belanja di pasar tradisional yang diikuti oleh anggota Dharma Wanita dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Program: Dokumentasi & Publikasi Pelaksana: Dinas Sosial |
| 7 | 05-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar.
Laporan kegiatan
Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim
oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar
Kamis,5 Maret 2026
Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Kab. Blitar
* Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar
* Tausiah disampaikan oleh Kyai Hj. Drs. Agus Muadin
•Hiburan/Sholawat oleh
Grup sholawat Sonata tawangrejo
* Acara Inti :
1. Pembukaan :
- santunan anak yatim piatu
- menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
- Pembacaan Ayat Suci Al-quran oleh Ustadzah Ulayah Kumilaila
- Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Plt. Asisten pemerintahan dan kesra
Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd
Menyampaikan beberapa informasi kepada tamu undangan :
* Pasar Murah tanggal 10 maret 2026 08.00-selesai bertempat di lapangan Kankab Blitar, dilanjut Sore hari pembagian takjil dari Korpri Dinas Pendidikan Dan kebudayaan Kabupaten Blitar bertempat di depan Kankab Blitar.
* Program Prabowo menggelorakan ASRI Aman Sehat Resik Indah setiap Hari Jumat agar tecipta lingkungan yang asri. kembalikan kesadaran untuk cinta kebersihan di lingkungan sekitar setiap Hari Selasa dan Jumat menggelorakan program ASRI.
2. Acara Inti
- Penyampaian Tausiah oleh Kyai Hj. Drs. Agus Muadin.
Tema :
Ringkasan Materi :
* Sebelum terlahir ke dunia kita semua sudah melalui beberapa fase kehidupan antaranya : Fase kehidupan di alam arwah. Sebelum kita terlahir ke dunia masih berbentuk roh roh diletakkan di Alam arwah kemudian di tanya oleh Allah "Alastu birobbikum?" Apakah kmu yakin klo Aku ini Tuhanmu? Jikalau roh yang iman tersebut menjawab "Qolu Bala" Iya/Betul wahai Tuhanku. Seketika roh itu langsung di tiupkan ke Alam Arham ( Rahim )
* Alam arham setelah 120 hari lamanya. Di alam arham ini kita semua sudah dicatatkan 3 takdirnya yaitu rejeki,amal,umur. Makanya kita harus yakin tidak ada rezeki yang tertukar semuanya sudah tertakar. Rata rata usia hidup manusia diberikan Allah kurang lebih hanya 60-70 tahun saja. sahabat nabi bertanya "Jilakau ada umat Nabi yang usianya lebih dari 70 tahun?" nabi menjawab "hanya sedikit sekali umat Ku yang sampai usia lebih dari 70 tahun" semoga yang di beri usia lebih dari 70 tahun di berikan rahmat oleh Allah SWT.
* Ada beberapa rumusan yang bisa memperpanjang umur yaitu awet sehat, sepuh gaseh, sehat tanpa obat.
* Jikalau ada seserorang yang ingun dipanjang umurnya di lebarkan rejekinya maka sering seringlah bersilaturahmi.
* Etika bersilaturahmi :1. jikalau ada undnagan reuni diusahakan datang. 2 berpakaian yang sederhana agar tidak menumbulkan iri atau minder antara keliarga yang kaya dengan keluarga yang miskin. 3 jikalau yang ketempatan menjadi tuan rumah adalah orang yang kaya/mampu janganlah terlalu menghidangkan hidangan yang terlampau mewah yang sederhana agar keluarga selanjutnya yang mendapatkan giliran tidak merasa minder atau memaksakan diluar mekemampuan mereka. 4 jangan pamer tentang harta, kekayaan,jabatan, anak sukses. Jika tidak disapa atau disambut hangat oleh keluarga maupun teman kita tidak boleh membalasnya seperti itu juga, kita harus tetap menyapa duluan menyambut duluan walaupun tidak dihargai.
* Alam dunia. Ketika di alam dunia manusia akan di uji dengan beberapa ribuan ujian diantara:
* Di uji dengan keluarganya contohnya istrinya sabar suaminya kasar, istrinya tega an dengan suami, suaminya yang justru sabar, menantu di benci mertua, anak dibenci orang tuanya. Kita sebagai orang tua dan mertua hendaknya kita selalu sayang kepada anak dan menantu tidak boleh membeda bedakan karena jika kita tua nanti kebanyakan justru anak yang kita benci menantu yang kita benci justru itu yang tulus merawat kita kelak dari pada anak yang kita sayang yang kita puji puji semasa kita masih sehat dulu. Begitupun dengan suami/istri kita hendaknya saling menyanyangi mencintai karena ketika kita tua kelak yang menemani kita nanti adalah suami/istri kita bukan saudara bukan juga anak karena mereka akan memiliki tanggungjawab dan kehidupan sendiri seteah mereka menikah dan berkeluarga. Maka dari itu upayakan untuk mandiri, awet sehat, sepuh gaseh, sehat tanpa obat agar tidak merepotkan siapa siapa.
* Diuji dengan harta
* Diuji dengan tetangganya terangga julid
* Diuji dengan anak yang durhaka tidak mengerti dengan kondisi kedua orang tuanya
3. Penutup
* Pembacaan doa
* Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung Program: HUMAS Pelaksana: Dinas Sosial |
| 8 | 05-03-2026 | SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M
Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan.
Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan: Meningkatkan Kualitas Ibadah: Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya, dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik. Pembinaan Mental dan Spiritual: Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan.. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat. . Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.. Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa.
Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup.Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan. Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah. Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat (By Ririn Fitriana) Program: HUMAS Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 9 | 12-02-2026 | Dharmawanita Persatuan Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Disperindag Kab. Blitar. Telah mengadakan pertemuan rutin dua bulan sekali 1.Dharmawanita Persatuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar Susunan Acara Tujuan dari kegiatan Ini sebagai sarana untuk memberikan sosialisasi kegiatan dan pemahaman bagi anggota DWP DISPERINDAG Kabupaten Blitar untuk menyampaikan kewajiban istri ASN untuk aktif di dharmawanita dan juga informasi tentang pelaporan kegiatan secara cepat dan tepat serta mampu meningkatkan kinerja laporan. Selain itu sebagai kita di era globalisasi yang semula dari system manual ke system IT. Dengan harapan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar lebih baik dan berkembang. Disamping itu juga diharapkan peserta kegiatan ini dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Hal ini kita lakukan sebagai bentuk komitmen kepada organisasi sebagai implementasi dari salah satu poin dalam rencana strategis Dharma Wanita Persatuan. Dalam sambutannya Ibu Hartatik menyatakan : Dalam era digital yang terus berkembang pesat ini, teknologi informasi menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam hal pelaporan, menjadi sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja organisasi. Oleh karena itu, pelatihan e-reporting ini merupakan langkah yang sangat tepat dan strategis untuk memperkuat kemampuan kita dalam mengelola informasi dan data secara lebih baik dan terintegrasi. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis bagi para operator e reporting DWP dalam mengoperasikan sistem e-reporting. Dengan demikian, diharapkan para operator dapat mengelola pelaporan kegiatan dengan lebih cepat, akurat, dan transparan. Selain itu, melalui pelatihan ini, kita juga berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan akuntabilitas DWP kepada seluruh anggotanya. Selanjutnya, Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan acara ini. Terima kasih kepada seluruh anggota yang menyempatkan dan meluangkan waktu untuk bisa hadir dalam kegiatan ruti, dan berharap setiap undangan di hadiri selluruh anggota DWP. Akhir kata, saya berharap pertemuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua dan membawa DWP Disperindag Kab Blitar menjadi organisasi yang lebih modern, profesional, dan berkinerja tinggi. Pada akhirnya e reporting Kabupaten Blitar bisa berjaya di tingkat Provinsi. Marilah Ibu2, kita bersama-sama berkomitmen untuk terus belajar dan berinovasi demi kemajuan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. Penulis : Nana Qomariana (Dinas Perindustian Dan Perdagangan)Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perindustrian Dan Perdagangan |
| 10 | 24-02-2026 | Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Menghadiri Kegiatan Rapat Kerja Persiapan Rangkaian Acara Menyambut Bulan Ramadhan Tahun 2026. Bidang : Sekretariat I. DASAR KEGIATAN II. WAKTU DAN TEMPAT III. MAKSUD DAN TUJUAN IV. PESERTA YANG HADIR V. RANGKAIAN KEGIATAN VI. HASIL RAPAT VII. PENUTUP |
| 11 | 26-02-2026 | Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Menghadiri Kegiatan Siraman Rohani di Bulan Ramadhan Tahun 2026. Bidang : Sekretariat I. DASAR KEGIATAN II. WAKTU DAN TEMPAT III. TUJUAN KEGIATAN. Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Siraman Rohani pada hari Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Jl. Kusuma Bangsa No. 60 Kanigoro, Blitar. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 11.00 WIB. IV. PESERTA YANG HADIR Perwakilan dari Unsur Pelaksana DWP Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berjumlah 10 orang, yaitu: V. RANGKAIAN KEGIATAN Mauidoh hasanah disampaikan oleh Kyai Mukorobin dari Kecamatan Kanigoro dengan tema “Suka Cita Menyambut Ramadhan”. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bagaimana kita sebagai Muslimah, sebagai istri, sebagai ibu, dan sebagai bagian dari masyarakat sosial dapat menjadikan momentum Ramadhan setiap tahunnya sebagai sarana untuk memperbaiki diri serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kegiatan ini diselenggarakan secara rutin oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar setiap bulan Ramadhan dalam rangka menjalin silaturahim dan mempererat ukhuwah islamiyah di jajaran seluruh organisasi wanita yang ada di Kabupaten Blitar. Terdapat 29 perwakilan dari masing-masing organisasi wanita yang diharapkan dapat memeriahkan kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur dan komitmen dalam menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Acara yang dihadiri hampir seribu peserta ini dibuka dengan iringan sholawat Nabi yang dibawakan oleh Tim Hadroh RSUD Srengat “Sifa’ul Qolbi”. Pada kesempatan tersebut diagendakan beberapa rangkaian kegiatan, antara lain: JAWABAN DARI PERTANYAAN 1 JAWABAN DARI PERTANYAAN 2 JAWABAN DARI PERTANYAAN 3 Kegiatan Siraman Rohani ini ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan. VI. PENUTUP Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi pelaksanaan kegiatan Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. |
| 12 | 28-02-2026 | Kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan di Pendopo Sasana Adhi Pradana merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai bentuk pembinaan mental dan spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta anggota organisasi wanita. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan maupun dalam rangka memperingati hari-hari besar keagamaan, sebagai upaya meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta integritas moral aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam diri setiap ASN. Sebagai unsur utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, ASN dituntut untuk memiliki kompetensi, profesionalisme, serta integritas yang tinggi. Namun demikian, kemampuan teknis dan profesional saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan pembinaan mental dan spiritual yang baik. Pembinaan spiritual diharapkan mampu membentuk karakter ASN yang berakhlak mulia, jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran tinggi akan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kegiatan siraman rohani ini dilaksanakan di lingkungan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Blitar yang berlokasi di wilayah Kanigoro sebagai ibu kota Kabupaten Blitar. Pemilihan lokasi di pendopo Sasana Adhi Pradana memiliki makna tersendiri, karena pendopo tersebut merupakan pusat kegiatan resmi pemerintahan daerah yang sering digunakan untuk kegiatan pembinaan, koordinasi, serta kegiatan yang bersifat seremonial maupun pembinaan kepegawaian. Dengan dilaksanakannya kegiatan siraman rohani di tempat tersebut, diharapkan dapat memberikan suasana yang khidmat, tertib, serta memberikan nilai simbolis bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Peserta kegiatan siraman rohani terdiri dari berbagai unsur, antara lain ASN dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, pegawai non-ASN, serta anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang merupakan organisasi yang menghimpun berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Kehadiran ASN dan anggota organisasi wanita dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas spiritual serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Pelaksanaan kegiatan biasanya dimulai pada pagi hari dengan suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta hadir dengan tertib dan menempati tempat yang telah disediakan. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk pengagungan terhadap firman Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai pembuka yang membawa suasana religius. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an diharapkan mampu memberikan ketenangan batin serta membuka hati para peserta untuk menerima pesan-pesan spiritual yang akan disampaikan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Blitar. Dalam sambutan tersebut biasanya disampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan spiritual. ASN diingatkan bahwa tugas sebagai aparatur negara merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta dedikasi yang tinggi. ASN juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam sikap, perilaku, maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Acara inti dari kegiatan ini adalah penyampaian siraman rohani atau tausiyah yang disampaikan oleh penceramah yang memiliki kompetensi di bidang keagamaan. Dalam tausiyah tersebut, disampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan peningkatan keimanan dan ketakwaan, pentingnya kejujuran dalam bekerja, tanggung jawab moral sebagai aparatur pemerintah, serta pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Penceramah juga menyampaikan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah, sehingga setiap tugas yang dilaksanakan tidak hanya bernilai administratif, tetapi juga bernilai spiritual. Selain itu, disampaikan pula pesan tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama pegawai, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Lingkungan kerja yang harmonis akan memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya pembinaan spiritual secara rutin, diharapkan ASN mampu mengendalikan diri, menjaga etika, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil. Kegiatan siraman rohani juga menjadi sarana refleksi diri bagi ASN untuk mengevaluasi diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan mampu memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kesadaran spiritual yang kuat akan membantu ASN dalam menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan dalam pekerjaan, serta membantu dalam mengambil keputusan yang bijaksana dan sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika. Selain memberikan manfaat spiritual, kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial yang sangat penting. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar ASN, pegawai, serta anggota organisasi wanita. Interaksi yang terjadi dalam kegiatan ini mampu memperkuat hubungan kerja, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan kondusif. Kebersamaan yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. Dalam beberapa kesempatan, kegiatan siraman rohani juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada anak yatim atau masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap masyarakat serta sebagai wujud implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan nyata. Melalui kegiatan tersebut, ASN diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta tanggung jawab sosial terhadap sesama. Pelaksanaan kegiatan siraman rohani ini secara umum berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Materi yang disampaikan oleh penceramah dapat diterima dengan baik oleh peserta dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran spiritual. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh ASN serta peserta lainnya. Kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. ASN yang memiliki mental dan spiritual yang kuat akan mampu bekerja dengan lebih baik, lebih jujur, serta lebih bertanggung jawab. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berintegritas. Pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ASN tidak hanya dari aspek kompetensi teknis, tetapi juga dari aspek mental dan spiritual. Melalui kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan ASN mampu menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki akhlak yang baik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius dapat tertanam dalam diri setiap ASN dan menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, sehingga mampu menciptakan aparatur pemerintah yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kualitas moral dan spiritual yang baik.
|
| 13 | 28-02-2026 | /Kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan di Pendopo Sasana Adhi Pradana merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai bentuk pembinaan mental dan spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta anggota organisasi wanita. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan maupun dalam rangka memperingati hari-hari besar keagamaan, sebagai upaya meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta integritas moral aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat./ /Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam diri setiap ASN. Sebagai unsur utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, ASN dituntut untuk memiliki kompetensi, profesionalisme, serta integritas yang tinggi. Namun demikian, kemampuan teknis dan profesional saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan pembinaan mental dan spiritual yang baik. Pembinaan spiritual diharapkan mampu membentuk karakter ASN yang berakhlak mulia, jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran tinggi akan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. / /Kegiatan siraman rohani ini dilaksanakan di lingkungan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Blitar yang berlokasi di wilayah Kanigoro sebagai ibu kota Kabupaten Blitar. Pemilihan lokasi di pendopo Sasana Adhi Pradana memiliki makna tersendiri, karena pendopo tersebut merupakan pusat kegiatan resmi pemerintahan daerah yang sering digunakan untuk kegiatan pembinaan, koordinasi, serta kegiatan yang bersifat seremonial maupun pembinaan kepegawaian. Dengan dilaksanakannya kegiatan siraman rohani di tempat tersebut, diharapkan dapat memberikan suasana yang khidmat, tertib, serta memberikan nilai simbolis bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan./ /Peserta kegiatan siraman rohani terdiri dari berbagai unsur, antara lain ASN dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, pegawai non-ASN, serta anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang merupakan organisasi yang menghimpun berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Kehadiran ASN dan anggota organisasi wanita dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas spiritual serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat./ /Pelaksanaan kegiatan biasanya dimulai pada pagi hari dengan suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta hadir dengan tertib dan menempati tempat yang telah disediakan. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk pengagungan terhadap firman Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai pembuka yang membawa suasana religius. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an diharapkan mampu memberikan ketenangan batin serta membuka hati para peserta untuk menerima pesan-pesan spiritual yang akan disampaikan./ /Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Blitar. Dalam sambutan tersebut biasanya disampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan spiritual. ASN diingatkan bahwa tugas sebagai aparatur negara merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta dedikasi yang tinggi. ASN juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam sikap, perilaku, maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari./ /Acara inti dari kegiatan ini adalah penyampaian siraman rohani atau tausiyah yang disampaikan oleh penceramah yang memiliki kompetensi di bidang keagamaan. Dalam tausiyah tersebut, disampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan peningkatan keimanan dan ketakwaan, pentingnya kejujuran dalam bekerja, tanggung jawab moral sebagai aparatur pemerintah, serta pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Penceramah juga menyampaikan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah, sehingga setiap tugas yang dilaksanakan tidak hanya bernilai administratif, tetapi juga bernilai spiritual. / /Selain itu, disampaikan pula pesan tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama pegawai, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Lingkungan kerja yang harmonis akan memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya pembinaan spiritual secara rutin, diharapkan ASN mampu mengendalikan diri, menjaga etika, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil. / /Kegiatan siraman rohani juga menjadi sarana refleksi diri bagi ASN untuk mengevaluasi diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan mampu memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kesadaran spiritual yang kuat akan membantu ASN dalam menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan dalam pekerjaan, serta membantu dalam mengambil keputusan yang bijaksana dan sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika. / /Selain memberikan manfaat spiritual, kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial yang sangat penting. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar ASN, pegawai, serta anggota organisasi wanita. Interaksi yang terjadi dalam kegiatan ini mampu memperkuat hubungan kerja, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan kondusif. Kebersamaan yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. / /Dalam beberapa kesempatan, kegiatan siraman rohani juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti pemberian santunan kepada anak yatim atau masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap masyarakat serta sebagai wujud implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan nyata. Melalui kegiatan tersebut, ASN diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta tanggung jawab sosial terhadap sesama./ /Pelaksanaan kegiatan siraman rohani ini secara umum berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Materi yang disampaikan oleh penceramah dapat diterima dengan baik oleh peserta dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran spiritual. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh ASN serta peserta lainnya./ /Kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. ASN yang memiliki mental dan spiritual yang kuat akan mampu bekerja dengan lebih baik, lebih jujur, serta lebih bertanggung jawab. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berintegritas./ /Pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ASN tidak hanya dari aspek kompetensi teknis, tetapi juga dari aspek mental dan spiritual. Melalui kegiatan siraman rohani yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan ASN mampu menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki akhlak yang baik./ /Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius dapat tertanam dalam diri setiap ASN dan menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, sehingga mampu menciptakan aparatur pemerintah yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kualitas moral dan spiritual yang baik./
|
| 14 | 26-02-2026 | LAPORAN KEGIATANBidang : Kerohanian Program Kerja : Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Tema : Menyambut Ramadhan dengan Syukur dan Kepedulian Hari : Kamis Tanggal : 26 Februari 2026 Waktu : 08.00 WIB s.d selesai Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Pemerintah Kabupaten Blitar Anggota yang Hadir :
Telah dilaksanakan kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dapat terselenggara dengan baik, lancar, dan penuh keberkahan. Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat bermakna dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, dan kepedulian terhadap sesama. Dihadiri oleh
Uraian KegiatanKegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama agar acara berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi seluruh yang hadir. Acara inti berupa siraman rohani yang disampaikan oleh KH. Muqorrobin selaku Ketua PC NU Kabupaten Blitar. Isi CeramahDalam tausiyahnya, KH. Muqqorobin menyampaikan bahwa datangnya bulan suci Ramadhan hendaknya disambut dengan penuh rasa gembira dan syukur. Rasa gembira dalam menyambut Ramadhan bukan sekadar ekspresi lahiriah, melainkan wujud keimanan karena masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu kembali dengan bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Tidak semua orang diberikan umur panjang untuk sampai pada Ramadhan berikutnya, sehingga pertemuan ini patut disyukuri dengan hati yang bahagia dan niat yang tulus untuk memperbaiki diri. Beliau menegaskan bahwa kegembiraan menyambut Ramadhan harus diwujudkan dalam persiapan yang sungguh-sungguh, baik secara lahir maupun batin. Membersihkan hati dari iri, dengki, dan prasangka buruk menjadi langkah awal agar ibadah yang dilakukan selama Ramadhan dapat lebih khusyuk dan bermakna. Selain itu, Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT. Peningkatan kualitas ibadah tidak hanya diukur dari kuantitasnya, tetapi juga dari kesungguhan hati, keikhlasan, dan konsistensi dalam menjalankannya. Ibadah wajib seperti puasa, shalat lima waktu, dan zakat harus semakin ditingkatkan kedisiplinannya. Ibadah sunnah seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, sedekah, dan dzikir juga perlu diperbanyak sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT. Dengan demikian, Ramadhan menjadi sarana pembinaan spiritual yang mampu membentuk pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih dekat kepada Allah. Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan pentingnya bertambah kecerdasan dalam urusan sosial selama bulan Ramadhan. Ramadhan tidak hanya mengajarkan hubungan vertikal kepada Allah (hablum minallah), tetapi juga memperkuat hubungan horizontal kepada sesama manusia (hablum minannas). Puasa melatih kita merasakan lapar dan dahaga sebagaimana yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kurang mampu, sehingga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial. Bentuk nyata dari kecerdasan sosial tersebut adalah memperbanyak amal saleh dan berbagi terhadap sesama. Santunan kepada anak yatim, bersedekah, membantu tetangga yang membutuhkan, serta menjaga silaturahmi merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Ramadhan. Dengan berbagi, tidak hanya penerima yang merasakan kebahagiaan, tetapi pemberi juga mendapatkan ketenangan hati dan pahala yang berlipat ganda. Di samping itu, beliau mengingatkan agar kita pandai menjaga nikmat Allah SWT dengan senantiasa bersyukur. Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Nikmat kesehatan, keluarga, rezeki, dan kesempatan beribadah harus dijaga dengan cara digunakan untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat. Orang yang bersyukur akan selalu merasa cukup, hatinya tenang, serta dijanjikan tambahan nikmat oleh Allah SWT. Sebagai penutup, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Dengan menyambut Ramadhan penuh kegembiraan, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga nikmat Allah dengan rasa syukur, diharapkan setiap individu mampu meraih derajat takwa dan menjadi insan yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Hasil dan Dampak Kegiatan
Makna dan RefleksiKegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah momentum perbaikan diri secara menyeluruh, baik secara spiritual maupun sosial. Kebahagiaan dalam menyambut Ramadhan harus diwujudkan dalam amal nyata, bukan sekadar ucapan. PenutupKegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh keberkahan. Semoga nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna. Ny. Salamah Yogha Bogi selaku operator e-reporting UP DWP Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar
Program: Ceramah Pelaksana: Dinas Perhubungan |
| 15 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok
Ketua UP DWP dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga
Keterangan Program : Iman dan Taqwa
Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
- Jam : 08.00 - selesai WIB
- Tempat : Pendopo SAP Kanigoro
- Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
- Peserta : Ketua dan 6 Anggota DWP BPBD Kab. Blitar
Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC
- Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati
- Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar
- Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alti Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesrab
- Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize
- Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU
- Doa Penutup
- Penyerahan hadiah doorprize
Ketua dan anggota UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.
Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.
Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak.
KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam.
KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.Kehadiran UP DWP Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial.
Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur.
Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa.
Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama anggota UP DWP Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah.
Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Ceramah Pelaksana: Kecamatan Nglegok |
| 16 | 26-02-2026 | * DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar
Ibu Ketua Dharma Wanita beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan.
Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar
* Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar
* 08.00 - 09.00 : Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
* Acara Inti :
1. Pembukaan :
- 09.00 santunan anak yatim piatu
- 09.10 menyanyikan lagu Indonesia Raya
- 09.14 Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
- 09.15 Pembacaan Ayat Suci Al-quran
- 09.20 Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto
- 09.30 Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bpk. Alwi Maulana
- 09.40 : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
- 09.50 : pembacaan pemenang door prize
2. Mauidzotul Khasanah
- 09.52 Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin
Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan
Ringkasan Materi :
* Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka".
* Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas.
* Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : 1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah 2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai. 3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah
3. Penutup
- 10.46 Pembacaan doa
- 10.48 Tanya Jawab
1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental?
Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi
2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku?
Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani
3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG?
Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf.
- 11.00 Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung Program: Dokumentasi & Publikasi Pelaksana: Dinas Sosial |
| 17 | 19-02-2026 | LAPORAN
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Perstuan Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persanndian Kabupaten Blitar telah mengadakan pertemuan rutin bulan Februari 2026.
Keterangan Program:
1. Unit Pelaksana: Dinas Komunikas, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Bidang Sekretariat
2. Hari/Tanggal : Kamis, 19 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB - selesai
4. Tempat : Ruang Command Center Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Jl. Sudanco Supriadi No. 17
5. Acara : - Pertemuan Rutin UP DWP Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Bulan Februari 2026
- Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026
- Sharing Masalah Kulit dari Narasumber Griya Ayu Esthetic Center
6. Peserta : 15 Orang anggota Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar yang hadir.
7. Dihadiri Oleh : - Ketua Dharma Wanita Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ny. Evi Agung Wicaksono
- Wakil Ketua Dharma Wanita Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ny. Novita Asyik Fauzi
- 12 Anggota Dharma Wanita Dinas Komuniksi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar.
Adapun Susunan Acara sebagai berikut:
1. Pembukaan oleh MC Ny.Novita Asyik Fauzi
2. Do'a oleh Ny. Nunik Anas Faishol
3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars DWP
4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ny. Evi Agung Wicaksono
Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan kepengurusan bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan.
TUJUAN KEGIATAN
1. Membentuk kepengurusan Dhrama Wanita Persatuan yang sah dan tertib administrasi
2. Memetapakan struktur organisasi dan pembagian tugas pengurus
3. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antaranggota dalam pelaksanaan program kerja
PELAKSANA KEGIATAN
Kegitan pembentukan pengurus Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalu musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan strutur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seeluruh proses berjalan dengan lancar, tertib dan berdasarkan kesepakatan bersama.
HASIL KEGIATAN
Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode Tahun 2026
SUSUNAN PENGURUS
Ketua : Ny. Evi Agung Wicaksono
Wakil Ketua : Ny. Novita Asyik Fauzi
Sekreatris : Ny. Kiking Harianto
Bendahara : Ny. Nunik Ans Faishol
Bidang Pendidikan:
1. Ny. Sri Catur Hari Nugroho
2. Ny. Tutik Irianto Adji
3. Ny. Ahmad Bud
4. Ny. Rachma Muchlis Cipta
Bidang Ekonomi:
1. Ny. Rita Agustinus
2. Ny. Aris Syamsudin
3. Ny. Indri Didik Wibawanto
4. Ny. Ihwanul Muarifin
5. Ny. Dimas
Bidang Sosial Budaya:
1. Ny. Edoh Setiawan
2. Ny. Arinka Ichwanul Hakim
3. Ny. Imelda Narendra Hadi
4. Ny. Ginanjar
5. Ny. Wiwid Nur Rofik
Pelaporan Keuangan Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar oleh Bendahara Ny. Nunik Anas Faishol menyampaikan laporan keuangan , yang meliputi penerimaan dan pengeluaran dana selama periode Triwulan IV Tahun 2025. Laporan ini disusun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar, serta sebagai bahan evaluasi bersama dalam pelaksanaan kegiatan organisasi.
Penyampaian Materi Sharing Masalah Kulit dari Nara Sumber Griya Ayu Aesthetic Center Ny. Evi Agung Wicaksono.
Mengapa Perawatan kulit itu penting?
- Kulit adalah pelindung utama tubuh dari polusi dan sinar matahari
- Seiring bertambahnya usia produksi kolagen menurun
- Perubahan hormo (menopause) memengaruhi kondisi kulit
- Faktor Lingkungan dan stres juga berperan
Masalah Kulit Wajah yang sering dialami pada usia 25 tahun keatas:
1. Penuan Dini / Aging
Merupakan proses alami yang disertai penurunan fisik, psikologis maupun sosial yang berinterkasi satu sama lain
Faktor Penyebab Aging:
- Radikal bebas karena sinar matahari dan polusi
- kebiasaan merokok
- Minuman beralkohol
- Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula
- kurang minum air mineral
- kurang berolahraga
- Begadang
- Stress
Solusi yang bisa mencegah Aging:
A. Botox
Merupakan protein yang diproduksi oleh bakteri Clostridium botulinum. Dalam dunia Medis dan kecantikan, botox digunakan untuk melemahkan atau
melumpuhkan sementara otot dengan cara menghambat sinyal saraf otot.
Fungsi Botox antara lain:
- Mengurangi kerutan Dahi
- Menghilangkan garis seyum
- Mengurangi garis diantara alis
B. Threadlift
Dalam dunia kecantikan sering disebut dengan (tanam benang) merupakan treatment dimana dokter memasukkan benang medis yang dapat diserap
oleh tubuh ke lapisan kulit menggunakan jarum atau kanula. Benang ini kemudian ditarik untuk memberikan efek lifting instan dan merangsang produksi
kolagen.
Manfaat Threadlift sebagai berikut:
- Mengencangkan kulit tanpa operasi
- Minim sayatan dan bekas luka
- Waktu pemulihan relatif cepat
- Hasil terlihat langsung dan membaik dalam 1-3 bulan karena stimulasi kolagen.
C. Skinbooster
Dalam dunika kecantikan adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menyuntikkan asam hialuronat (hyaluronic acid) ke dalam lapisan kulit biasanya
dermis untuk meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kualitas kulit secara keseluruhan.
Fungsi Skinbooster sebagai berikut:
- Melembabkan kulit secara intens
- Membuat kulit kenyal dan glowing
- Mengurangi garis halus
- Membuat Kulit tampak lebih sehat dan segar.
2. Flek/Melasma
Merupakan bercak yang berwarna kecoklatan atau kehitaman pada kulit wajah atau daerah lain pada tubuh karena meningkatnya produksi melanin
terutama setelah terpapar oleh sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV)
Solusi untuk mecegah Melasma/Flek sebagai berikut:
A. Memakai Sunscreen
B. Laser Melasma
C. Skinbooster
Dalam materi Sharing masalah kulit tersebut sangat membantu dan menambah pengetahuan perawatan kulit bagi anggota DWP Diskominfotiksan untuk lebih merawat diri sejak dini, mendapat dukungan emosional, bertukar pengalaman dan solusi, mendapat rekomendasi dokter kecantikan dan klinik terpercaya.
Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan.Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Dinas Komuniksi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan.
Laporan disusun oleh Ny. Novita Asyik Fauzi selaku operator e-reporting Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar.
Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian |
| 18 | 23-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonodadi Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah Menghadiri Pelaksanaan kegiatan Musrenbang Kecamatan. Keterangan Program : Acara dibuka oleh Ibu Rike dari Bappeda Kabupaten Blitar, yang mana Ibu Rike merangkap sebagi moderator dalam kegiatan musrenbang ini n. Ibu Rike menyampaiakan Musyawarah perencanaan pembangunan merupakan ruang bersama bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk berdiskusi dalam rangka menyusun rencana pembangunan. Musyawarah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkatan desa/ kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Nasional. Setiap tahap menjadi bagian penting untuk mewujudkan pembangunan yang berdampak.Penjaringan Usulan tahun 2027 ada 2.014 usulan dari desa/ kelurahan se Kecamatan Wonodadi yang penanggung jawabnya atau pengampu tardiri dari Dinas PUPR, DKPP, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas perhubungan. Ada konfirmasi/ tanggapan dari OPD terkait usulan yang diajukan seperti target yang beubah atau informasi yang kurang jelas Dari Dinkes pengusul desa wonodadi terkai 75 0rang untuk 11 desa telah disepakati. Dinas Soosial untuk Desa kebonagung kegiatan karang taruna mohon dilengkapi dengan SK karang Taruna dan segera dikrim. Dinas perikan juga memberika tanggapan bahwa untuk bimtek perikanan diharapkan parapembudibaya ikan dengan kapasitas 20 orang atau bisa disesuaikan lagi maksimal 30 orang..segeramengirimkan surat jika perubahan. Dari Dinas perhubunganusulan telah diterima dan disepakati. Tanggapan dari DPRD Dapil 3 semua usulan telah disepakati dan didukung sepenuhnya oleh dinas pengampu dan diakomodir. Pramusrenbang jga telah terlaksana dengan hasil yang dipaparkan pada hari ini. Tanggapan dari camat wonodadi melaksanakan kegiatan yang mengikuti aturan dari bappeda khususnya dari segi anggaran.Ada 57 usulan yang dientri di Aplikasi SIPD termasuk pena intan. Penulis : Binti Srihariyani |
| 19 | 23-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Bidang ; sekretariatProgram kerja : informasi & humas Kegiatan : penyampaian informasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menghadiri upacara TMMD di Desa Krisik Gandusari Pada 1. Hari /tanggal : selasa, 10 pebruari 2026 2. Tempat : Desa Krisik, kec Gandusari, Kab Blitar 3. Acara : Upacara pembukaan TMMD 4. Peserta : OPD,TNI, Ormas, pelajar 5.Irup : Bupati Blitar, Bpk Drs H. Riyanto M.m Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah mengikuti upacara pembukaan TMMD di Desa Krisik kec Gandusari pada hari selasa, tanggal 10 pebruari 2026 , Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Blitar Bpk Drs H Rijanto Mm, Tujuan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) adalah untuk: 1.Membantu percepatan pembangunan di daerah Terutama di wilayah pedesaan, terpencil, dan tertinggal melalui pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, rumah layak huni, dan fasilitas umum. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2.Melalui pembangunan infrastruktur serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat. 3.Mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat TMMD menjadi sarana memperkuat hubungan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat dalam semangat gotong royong. 4.Menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Melalui kegiatan pembinaan teritorial dan sosial kemasyarakatan. 5.Mendukung program pemerintah daerah TMMD membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan demi pemerataan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Dharma Wanita Persatuan (DWP) diundang dalam upacara TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) umumnya memiliki beberapa tujuan penting, antara lain: 1.Mendukung program pemerintah dan TNI Sebagai organisasi istri ASN, DWP turut memberikan dukungan moral dan partisipasi aktif dalam program pembangunan desa yang digagas TNI bersama pemerintah daerah. 2.Mempererat sinergi dan kemitraan Kehadiran DWP menjadi bentuk sinergitas antara organisasi perempuan, pemerintah daerah, dan TNI dalam membangun masyarakat. 3.Meningkatkan semangat gotong royong TMMD menekankan kebersamaan dan partisipasi masyarakat. DWP hadir untuk menunjukkan dukungan terhadap nilai gotong royong dan kepedulian sosial. 4.Memberikan motivasi kepada masyarakat Kehadiran DWP diharapkan memberi semangat kepada warga desa agar aktif mendukung pembangunan yang sedang dilaksanakan. 5.Sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan desa DWP dapat berperan melalui kegiatan pendukung seperti bakti sosial, penyuluhan, atau kegiatan pemberdayaan perempuan di lokasi TMMD. Penulis : Nurul Tantowi Program: Penyampaian Informasi |
| 20 | 13-02-2026 | Program : pembinaan hubungan keluar, Rapat Keterangan program 1. Hari : Jum'at 2. Tanggal : 13 Februari 2026 3. Acara : Pertemuan rutin DWP DINDAMADE KABUPATEN BLITAR 4. Peserta : 16 orang Pada hari Jum'at 13 Februari 2026, Ny. Nurul Tantowi selaku Ketua (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin bulanan bersama dengan anggota DWP DINDAMADE Kab.Blitar Acara penting ini berlangsung khidmad dan penuh kekeluargaan di Aula Dinas PMD Kabupaten Blitar di Jl Nias No 2 Kota Blitar Pertemuan ini dihadiri oleh 16 orang anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar. Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) DiINDAMADE dilaksanakan pada hari Jum'at, 13 Februari 2026. kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota serta menyampaikan informasi dan laporan organisasi. Acara pertemuan rutin diawali dengan pembukaan pleh MC, Ny Fanisya. dalam pembukaannya, Mc menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh anggota untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat. suasana pertemuan berlangsung hangat dan kondusif sejak awal acara. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan. seluruh anggota berdiri dan menyanyikan mars dengan penuh semangat sebagai bentuk rasa bangga, loyalitas, dan komitmen terhadap organisasiDharma Wanita Persatuan. kegiatan ini menjadi penguat rasa persatuan dan kebersamaan di antara seluruh anggota. Rangkaian acara berikutnya adalah doa, yang dipanjatkan untuk memohon kelancaran kegiatan serta keberkahan bagi seluruh anggota. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan bendahara yang disampaikan oleh Ny. Dani. dalam laporanny, bendahara menyampikan kondisi keuangan organisasi secara transparan dan akuntabel. disampaikan bahwa saldo kas DWP DINDAMADE per Februari sebesar Rp. 1.737.500. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh peserta sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan organisasi Acara selanjutnya yakni smabutan Ibu ketua. dalam sambutannya, Ibu Ny. Nurul Tantowi selaku ketua Dharma Wanita Persatuan beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh ibi-ibu yang telah hadirpada pertemuan hari ini beliau menyampiakan beberapa informasi penting, yaitu : 1. DWP PPPK paruh waktu memiliki kedudukan yang sama dengan DWP luar biasa. 2. DWP luar biasa adalah kategori keanggotaan dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang diberikan kepada perempuan yang bukan istri ASN aktif, tetapi memiliki hubungan atau keterkaitan dengan instansi. biasanya yang termasuk DWP Luar biasa adalah : karyawan karyawati non-ASN di lingkungan instansi pegawai PPPK (termasuk PPPK paruh waktu) unsur perempuan lain yang ditetapkan sesuai ketentuan organisasi dalam konteks yang ibu sampaikan sebelumnya : DWP luar biasa mencakup mbak-mbak karyawati dan PPPk Paruh waktu, serta untuk kategori ini tidak diperbolehkan adanya pungutan biaya sesuai arahan ketua. sehubungan dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, kegiatan Dharma Wanita persatuan dilakukan dengan mandiri. 3. DWP PPPK oaruh waktu tidak diperbolehkan adanya pungutan biaya penegasan ini disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan administrasi maupun keanggotaan. 4. penjelasan pakaian seragam DWP di lingkungan Dharma Wanita Persatuan : 1. seragam resmi (PDH) PDH ( pakaian Dinas Harian) digunakan pada pertemuan resmi organisasi, kegiatan formal, acara kediaman. biasanya dielngkapi dengan lencana/pin DWP, name tag sepatu berwarna hitam dan tertutup rapi. 2. seragam Batik DWP digunakan pada kegiatan pertemuan rutin bulanan. kegiatan internal organisasi, acara semi formal 3. seragam olahraga digunakan untuk senam bersama. jalan sehat, atau kegiatan kebugaran. biasanya berupa : kaos olahraga DWP, celana training sepatu olahrag kegiatan dilanjutkan dengan pembagia doorprize kepada anggota yang hadir. pembagian doorprize berlangsung meriah dan penuh antusias. para anggota mengikuti sesi ini dengan semangat dan susasan kekeluargaan yang hangat. kegiatan ini bertujuan untuk menambah kebersamaan serta memberikan apresiasi kepada ibu-ibu yang telah berpartisipasi dalam pertemuan rutin. Acara inti pada pertemuan kali ini adalah penyampaian materi sekaligus praktik pembuatan pembuatan salad buah creamy yang disampaikan oleh Ny. Aryo. dalam kegiatan tersebut, beliau menjelaskan bahan bahan yang digunakan, langkah langkah pembuatan, serta tips agar salad buah memiliki rasa yang segar, creamy dan tahan lama. para anggota mengikuti praktik dengan antusias dan aktif bertanya selama sesi berlangsung. kegiatan ini diharapkan dapat menambah ketrampilan anggota dalam bidang kuliner serta menjadi inspirasi usaha rumahan yang bermanfaat bagi keluarga. acara ditutup dengan makan bersama Penulis : Ny. Luluk Stiani Didik Program: Rapat Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 21 | 18-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Keterangan Program: Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, Ny. Lina Tunggul Adi Wibowo, Wakil Ketua, Ny. Eko Sumardiyanto dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadiri kegiatan Pisah Sambut pejabat baru pada Dinas Dukcapil Kab. Blitar. Terdapat 2 ASN yang terpilih untuk mengemban amanah baru yaitu Bpk. Adi Sulaksono, S.STP yang pindah tugas sebagai Kepala Bidang ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Blitar dan Bpk. Bintang Agung Silvano, S.T., M.M. yang menjabat sebagai Lurah Jegu Kec. Sutojayan. Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Dukcapil Kab. Blitar dan anggota Dharma Wanita Persatuan yang seluruhnya berjumlah 90 orang. Acara dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Februari 2026 dengan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Kab. Blitar. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara khidmat, kemudian dilanjutkan dengan do’a. Pejabat lama juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata dengan didampingi oleh istri tercinta. Selanjutnya sambutan oleh Kepala Dinas Dukcapil Kab. Blitar. Pada sambutannya beliau mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban semoga banyak hal-hal baru yang dapat dipelajari sehingga dapat meningkatkan wawasan dan pengalaman dalam berorganisasi. Tak lupa juga disampaikan ucapan terima kasih atas dedikasinya selama ini di Dinas Dukcapil Kab. Blitar sekaligus permohonan maaf apabila dalam berinteraksi terdapat ketidaksengajaan kesalahan dalam bertutur kata atau sikap. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah. Tujuan utama mutasi pegawai adalah untuk meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan kinerja organisasi, dan pengembangan karier pegawai melalui penyegaran suasana kerja. Mutasi dilakukan untuk menghindari kejenuhan, pemerataan SDM, penempatan posisi yang sesuai keahlian (right man on the right place), serta mengisi kekosongan jabatan. Berikut adalah rincian tujuan mutasi pegawai yang lebih mendalam: Pada kesempatan tersebut diagendakan pula perpisahan dengan 2 anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, yaitu Ny. Adi Sulaksono dan Ny. Bintang. Meskipun dengan berat hati melepas 2 anggota tersebut namun tugas tetap harus dijalankan dengan sebaik-baiknya yaitu mendampingi dan mensupport suami dimanapun ditempatkan. Terima kasih atas kebersamaannya, sampai jumpa dilain kesempatan dan selamat mendampingi suami di tempat yang baru. Penulis : Admin E-reporting |
| 22 | 22-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BLITAR Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Daerah Blitar Ibu Unun Badrodin telah menghadiri undangan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar
Keterangan Program : Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Kegiatan pada hari pertama dimulai pukul 19.00 WIB. Adapun tujuan Kegiatan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan. Program unggulan tersebut antara lain : RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan. RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis. Acara di lanjutkan dengan sambutan Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital. 2. Inovasi RS Digital untuk mempermudah akses informasi dan pendaftaran 3. Serta layanan gizi masyarakat “Laa Kok Gitu Mas” yang menjangkau langsung masyarakat. 4. RSUD Srengat juga memiliki pelayanan spesialis lengkap, layanan penunjang medis 24 jam 5. Serta berbagai program sosial seperti RSSR Peduli, khitan massal, senam lansia dan pemeriksaan gratis, serta pelayanan pemulasaraan jenazah modern. Seluruh layanan tersebut dilaksanakan dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat. Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah dalam sambutan nya Beliau menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah. Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya.
Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Penulis : H_M
|
| 23 | 22-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Kabupaten Blitar telah mengadakan Pertemuan Rutin bulan Februari 2026 di kantor Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
Keterangan Program : Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar bulan Februari dilaksanakan di kantor Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar ini yang bertugas dari Bidang Pendidikan
kegiatan dibuka oleh Pembawa acara Ibu Tyas Alwi , dilanjutkan menyanyian Mars Dharma Wanita dengan Dirigent Ibu Yanti Prasetyo , agar acara berjalan lancar di lanjutkan dengan doa yang di pimpin oleh Ibu Anik Hendri Bagus Acara dimulai dengan Sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar yang di wakili oleh Ibu Wakil Ketua Ibu Leliana Puguh Beliau menyampaikan bahwa hari ini telah mengundang BKPSDM terkait iuran Dharma Wanita Persatuan yang harus di perbaharui karena anggota DWP bertambah ASN , PPPK , dan Paruh Waktu Info dari BKPSD untuk paruh waktu tidak di tarik iuran karena gaji tidak sama tiap OPD atau PPPK paruh waktu bisa di samakan dengan DWP Pasif Untuk iuran tiap UP DWP 50 persen di setor ke DWP Kab. Blitar 50 % untuk kegiatan masing masing UP DWP Acara selanjutnya membahas rencana Rapat Anggota yang akan di laksanakan pada bulan Februari adapun perencanaannya sebagai berikut : Selanjutnya sambutan dari Bendahara Ibu Arum Suhendro mrnyampaikan bahwa Dana hibah untuk Dharma Wanita Kab. Blitar di gunakan untuk : Acara di lanjutkan dengan laporan masing masing Bidang selanjutnya sesi foto dan pengambilan video ucapan Ramadhan Demikian rangkaian acara Pertemuan Rutin Dharma Wanita Kabupaten Blitar Penulis : H_M Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
|
| 24 | 22-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah menghadiri undangan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar Keterangan Program : Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Kegiatan pada hari pertama dimulai pukul 19.00 WIB. Adapun tujuan Kegiatan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan. Program unggulan tersebut antara lain : RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan. RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis. Acara di lanjutkan dengan sambutan Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital. Program unggulan RSUD Srengat meliputi : Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah dalam sambutan nya Beliau menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah. Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya. Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Penulis : H_M Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar
|
| 25 | 13-02-2026 | LAPORAN KEGIATAN PROMOSI LAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BLITAR Ketua UP DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar, Ibu Margareth Nanang Adi, menghadiri undangan kegiatan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada : Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Kegiatan pada hari pertama dimulai tepat pukul 18.30 WIB. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan. Program unggulan tersebut antara lain : Selain itu, RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien tertentu, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan. Ke depan, RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis. Selanjutnya, Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital. Program unggulan RSUD Srengat meliputi : Seluruh layanan tersebut dilaksanakan dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah. Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya. Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Demikian laporan kegiatan Promosi Pelayanan Kesehatan pada Rumah Sakit Daerah Kabupaten Blitar. Diharapkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, informasi dan hasil promosi layanan kesehatan dapat ditindaklanjuti dengan menyampaikan serta meneruskan kepada seluruh anggota UP DWP Disnakkan, sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas. Laporan disusun dan disunting oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 26 | 02-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan Keterangan Program Susunan Acara : Pisah sambut kali ini diadakan untuk memberikan penghargaan bagi Ibu Ery Anang yang selama ini menjadi Ketua Dharma Wanita di lingkup Bappedalitabang Kabupaten Blitar . Beliau yang selama ini telah banyak berkontribusi dalam segala kegiatan di Dharma Wanita Bappedalitbang maupun Dharma Wanita di Kabupaten Blitar. Kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Ibu – ibu Anggota Dharma Wanita Bappedalitbang. Acara kali ini juga bertujuan untuk re organisasi Dharma Wanita Bappedalitbang dikarenakan Ibu Ery Anang juga berpindah tugas sesuai dengan perpindahan Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS menjadi Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar. Dalam sambutan Ibu Ery Anang, beliau sangat berterima kasih atas kerjasama yang dilakukan Ibu-Ibu Dharma Wanita Bappedalitbang dengan sangat baik dan sangat kompak. Beliau juga memberikan sedikit wejangan untuk Ibu-Ibu Dharma Wanita agar selalu mendampingi suami dimanapun nanti akan bertugas. Beliau kemudian menyerahkan berkas-berkas yang akan diserah terimakan kepada Ibu Ketua Bappedalitbang yang baru. Beliau juga memohon maaf apabila ada kesalahan yang dibuat baik disengaja ataupun tidak. Semoga silaturahmi kita akan selalu terjaga. Acara selanjutnya adalah penetapan Ibu Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang Kabupaten Blitar yang baru yaitu Ibu Yanti Bayu dan semua susunan anggota yang sudah ditetapkan. Kemudian acara dilanjutkan pemberian cinderamata untuk Ibu Ery Anang sebagai tanda terima kasih Ibu-Ibu Dharma Wanita Bappedalitbang Kabupaten Blitar. Melalui acara Pisah Sambut ini harapannya Dharma Wanita Bappedalitbang Kabupaten Blitar lebih baik lagi kedepannya dan berkontribusi lebih baik banyak lagi untuk kemajuan Dharma Wanita Kabupaten Blitar. Dengan perpisahan ini semoga menjadikan silaturahmi tetap terjaga. Harapannya untuk Ibu Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang yang mengantikan dapat membawa Dharma Wanita Bappedalitbang lebih semangat lagi dan lebih banyak kegiatan yang dilakukan serta lebih kompak lagi. Terima kasih atas bimbingannya Ibu Ery Anang selaku Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang selama mendampingi Bapak ditempat yang baru. Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Siska Comalla selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang. |
| 27 | 02-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan Keterangan Program Susunan Acara : Dalam rangka pisah sambut kali ini diadakan untuk memberikan penghargaan bagi karyawan yang promosi dengan jabatan yang baru dan berdinas ditempat yang baru maupun yang promosi di Bappedalitabang. Kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Ibu ibu Anggota Dharma Wanita Bappedalitbang. Berikut beberapa tujuan utamanya:
1. Perkenalan Ibu Sekretaris yang baru yaitu Ibu Ulfatul Umami, SST, MT Sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Sisilia Dyah Kristiani, S.Sos, MM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal yang sangat penting. Beliau mengucapkan selamat atas promosi jabatan oleh Ibu Ulfatul Umami, SST, MT selaku Ibu Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Blitar, Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT ke Dinas yang baru serta Bapak Fia Laksono, S, Sos, MAP yang promosi menjadi Kepala Bidang Prasarana Wilayah dan Ekonomi di Bappedalitbang Kabupaten Blitar. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT selama ini di Bappedalitbang membawa perubahan yang lebih baik lagi. Beliau berharap meskipun sudah berbeda tempat bekerja semoga selalu bisa saling bekerjasama dalam bidang pekerjaan, serta membawa hal-hal baik di Bappedalitbang ketempat yang baru. Sambutan kedua oleh Ibu Ulfatul Umami, SST, MT selaku Ibu Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Blitar yang baru. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih untuk sambutannya dan berharap agar bisa bekerjasama dengan seluruh karyawan karyawati dalam membangun Bappedalitbang untuk lebih baik lagi. Sambutan ketiga oleh Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh karyawan karyawati. Beliau juga berharap bisa bekerjasama bersama Bappedalitbang karena akan terus berkaitan dalam bidang pekerjaan kedepannya. Adapun Ibu Ketua DWP Bappedalitbang yang lama juga mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf kepada Ibu- Ibu Anggota DWP Bappedalitbang Untuk sambutan keempat disampaikan perwakilan Kepala Bidang Bappedalitbang. Beliau menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf serta kesan dan pesan kepada Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT Dilanjutkan pemberian cinderamata untuk Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS beserta Ibu Ery Anang selaku Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT Melalui acara Pisah Sambut ini harapannya kinerja Bappedalitbang Kabupaten Blitar lebih baik lagi kedepannya dan berkontribusi lebih baik lagi untuk kemajuan Kabupaten Blitar. Dengan perpisahan ini semoga menjadikan silaturahmi tetap terjaga, koordinasi pekerjaan antara Dinas semakin cepat dan tepat. Harapannya untuk Ibu Dharma Wanita Bappedalitbang yang mengantikan dan membawa Dharma Wanita Bappedalitbang lebih semangat lagi dan lebih banyak kegiatan yang dilakukan. Terima kasih atas dedikasi dan semangatnya Bapak Bapak Anang Cristiana, SS, ME, MIDS beserta Ibu Ery Anang selaku Ketua Dharma Wanita Bappedalitbang dan Ibu Elin Rohmaningsih, ST, MT. Selamat datang kepada Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Blitar yaitu Ibu Ulfatul Umami, SST, MT dan Kepala Bidang Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bapak Fia Laksono, S, Sos, MAP Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Siska Comalla selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang. |
| 28 | 12-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Sosialisasi dalam rangka meningkatkan pelayanan informasi rawan bencana Kabupaten Blitar Keterangan Program : Deskripsi Kegiatan: Adapun susunan acara adalah sebagai berikut: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar merupakan wilayah yang memiliki potensi berbagai ancaman bencana, seperti angin kencang, banjir, tanah longsor, gempa bumi, maupun kebakaran permukiman. Wilayah Kecamatan Garum merupakan daerah rawan bencana gunung api dan cuaca ekstrem. Kondisi ini menuntut kita semua untuk tidak hanya responsif saat terjadi bencana, tetapi juga proaktif dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan. Dalam konteks inilah, keluarga menjadi garda terdepan. Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku sadar bencana. Dan di sinilah peran DWP menjadi sangat penting. Edukasi sederhana seperti mengenali risiko di lingkungan sekitar, menyiapkan tas siaga bencana, memahami jalur evakuasi, hingga melatih anak-anak untuk tidak panik saat terjadi bencana, merupakan langkah nyata menuju keluarga tangguh bencana. Kegiatan selanjutnya pengambilan foto bersama dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Narasumber dipandu oleh moderator Bapak Sabar Ariadi, S.E., M.M. dan operator Bapak Widya Ardhi W., S.T. 6. Pemaparan Materi oleh Narasumber Sekretaris TP PKK Kabupaten Blitar “Peran TP PKK dan DWP dalam Penanggulangan Bencana” 7. Pemaparan Materi oleh Narasumber BPBD Bapak Yulis Bigandata, S.Pd., M.MB “Peran Perempuan dalam Penanggulangan Bencana Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menghadapi bencana antara lain: (1) Mengetahui ancaman bencana yang dapat terjadi, (2) Mengetahui cara melindungi diri jika terjadi bencana, (3) Mengenali bagian dari dalam rumah yang dapat dijadikan sebagai perlindungan, (4) Menghindari bagian di dalam rumah yang berisiko membahayakan, (5) Mengetahui jalur evakuasi yang telah disepakati, (6) Mengetahui titik kumpul di luar rumah yang telah Disepakati, (7) Menyiapkan perlengkapan standar keadaan darurat bencana untuk keluarga, (8) Mencatat nomor telepon setiap anggota keluarga, (9) Mencatat nomor-nomor penting untuk keadaan darurat bencana, (10) Mempraktikkan rencana kesiapsiagaan keluarga, (11) Memperbaiki kekurangan yang terjadi saat praktik, (12) Menyesuaikan kembali sesuai kondisi yang terkini (ancaman bencana, perubahan anggota keluarga) Setelah pemaparan materi oleh Narasumber selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Quiz interaktif kepada seluruh peserta sosialisasi. Quiz ini bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan, sekaligus meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar. Peserta yang dapat menjawab dengan benar diberikan apresiasi berupa doorprize sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas partisipasi aktif. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, penuh semangat, dan komunikatif. Melalui sesi quiz ini, diharapkan peserta semakin memahami pentingnya membangun keluarga tangguh bencana serta mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan DWP di wilayah masing-masing. 8. Acara ditutup oleh MC Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: BPBD |
| 29 | 12-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Ibu Susi Agus Santosa beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten menikuti kegiatan Family Gathering Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Bidang : Sekertariat Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dalam rangka mengikuti family gathering Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Mengusung tema “Indahnya Kebersamaan dalam Mengukir Kenangan,” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota dan seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Acara dilaksanakan di Joglo Kawasan Wisata Pantai Widodaren, Tulungagung, yang menawarkan suasana alam pantai yang indah dan menyejukkan. Rombongan berangkat dari kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tepat pukul 07.00 WIB menggunakan bus. Sejak pagi hari, peserta telah berkumpul dengan penuh antusias. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan, tetapi juga oleh MKKS SMP Negeri, K3S SD Negeri, IGTK, K3TK, para penilik, serta karyawan dan karyawati Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Kebersamaan lintas unsur ini semakin memperkuat makna kegiatan sebagai ajang mempererat hubungan kekeluargaan di luar rutinitas pekerjaan. Setibanya di lokasi, peserta disambut suasana pantai yang asri dengan semilir angin laut yang menyegarkan. Acara dimulai dengan pembukaan yang berlangsung tertib dan penuh khidmat. Dalam sambutan yang disampaikan, ditekankan pentingnya menjaga kebersamaan, kekompakan, serta sinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Blitar. Tema yang diusung benar-benar menjadi semangat utama dalam pelaksanaan kegiatan hari itu. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan sambung lirik. Suasana berubah menjadi semakin meriah ketika para peserta dengan antusias mengikuti jalannya permainan. Tawa dan tepuk tangan terdengar silih berganti saat peserta berusaha melanjutkan potongan lagu yang diberikan. Permainan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat keakraban dan menciptakan suasana yang cair serta penuh keceriaan. Rangkaian acara berikutnya adalah momen perpisahan Bapak Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Bapak Suwito beserta istri. Dalam suasana haru dan penuh penghormatan, disampaikan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi beliau selama menjalankan tugas. Ucapan terima kasih serta doa terbaik mengiringi langkah beliau dalam memasuki masa purna tugas. Momen perpisahan juga diberikan kepada Bapak Rusdi yang turut menyampaikan kesan dan pesan. Suasana penuh kekeluargaan terasa begitu kental, mencerminkan hubungan kerja yang telah terjalin dengan baik selama ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah. Para peserta menikmati hidangan yang telah disediakan sambil bercengkerama dan berfoto bersama dengan latar belakang pantai yang indah. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan menjalin keakraban yang lebih dalam antaranggota. Kebersamaan yang terjalin menciptakan kenangan manis yang akan selalu diingat. Kegiatan family gathering ini berakhir pada pukul 16.30 WIB. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, rombongan bersiap untuk kembali ke Blitar. Perjalanan pulang berlangsung lancar, dan pada pukul 20.00 WIB seluruh peserta tiba kembali di Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dengan selamat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh makna. Tema “Indahnya Kebersamaan dalam Mengukir Kenangan” benar-benar terwujud dalam setiap rangkaian acara. Melalui kegiatan ini, terjalin hubungan yang semakin erat antaranggota, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Blitar. Program: Perayaan Pelaksana: Dinas Pendidikan |
| 30 | 06-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin DWP BPBD bulan Februari 2026 Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Adapun susunan acara adalah sebagai berikut: Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar yang telah berkenan meluangkan waktu untuk hadir. Ibu Pramesthi Wahyudi juga mengingatkan kembali terkait pelaporan e-reporting Dharma Wanita Persatuan BPBD. Pelaporan e-Reporting Dharma Wanita Persatuan BPBD merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan bersama sebagai bentuk tertib administrasi dan akuntabilitas organisasi. Untuk itu, kami mengharapkan seluruh pengurus dan anggota dapat mengisi dan menyampaikan e-Reporting secara tepat waktu dan sesuai ketentuan. Setelah itu Beliau mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar kepada Ibu Yunita Sari Himawan Prabowo setelah suami Beliau Bapak Himawan Prabowo menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Sehingga Ibu Yunita Sari secara otomatis menjadi Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar menggantikan Ibu Nira Windu Susilo yang berpindah tugas menjadi Ketua PKK Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. 5. Sambutan perkenalan anggota baru Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar oleh Ibu Yunita Sari Himawan Prabowo 6. Sambutan perpisahan dari Ibu Nira Windu Susilo yang berpindah tugas seiring dengan suami beliau Bapak Windu Susilo menjabat sebagai Camat Wates. 7. Penyerahan tali asih dan pengambilan foto bersama 8. Pelaporan Keuangan Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar oleh Bendahara Ibu Laksmita Wisnu G. A 9. Penyampaian Materi Sosialiasasi Damkar dan Kebencanaan 10. Acara ditutup oleh MC Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: BPBD |
| 31 | 05-02-2026 | UNDANGAN KAMIS , 05 FEBRUARI 2026
Berdasarkan Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB Kabupaten menghadiri undangan pada hari Kamis, 05 Februari 2026 Pukul : 10.00 WIB dan bertempat di Sekretariat DWP Kabupaten Blitar dengan agenda Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar.
Tujuan pertemuan rutin DWP (Dharma Wanita Persatuan) adalah mempererat silaturahmi, meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga PNS, serta mendukung program kerja organisasi dan kinerja suami melalui pembinaan kualitas SDM, diskusi program, dan kegiatan sosial/pendidikan yang relevan. Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi informasi, ilmu, dan memperkuat kebersamaan serta kekeluargaan
Tujuan Utama :
* Mempererat Silaturahmi: Menjadi ajang kebersamaan, kekompakan, dan keakraban antar anggota DWP.
* Meningkatkan Kesejahteraan: Mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarga melalui peningkatan kualitas sumber daya (SDM).
* Mendukung Kinerja Suami: Meningkatkan kapasitas diri sebagai pendamping suami (PNS/TNI/Polri) agar suami merasa nyaman dan kariernya lebih baik.
Peran Anggota :
* Keaktifan: Diharapkan partisipasi aktif semua anggota (istri PNS murni) agar tujuan organisasi tercapai.
* Cerminan: Menjadi cerminan keluarga ASN dengan menjaga etika, penampilan, tutur kata, dan sikap sehari-hari.
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) perlu dilakukan secara konsisten karena memiliki peran strategis, baik bagi anggotanya, suami (ASN), maupun organisasi.
Berikut adalah alasan-alasan utamanya: :
* Wadah Silaturahmi dan Solidaritas: Pertemuan rutin merupakan sarana efektif untuk memupuk rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat solidaritas antaranggota.
* Peningkatan Kualitas Diri (Edukasi): Pertemuan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti seminar, workshop (misal: public speaking), atau pelatihan keterampilan yang bertujuan menambah wawasan dan meningkatkan kualitas diri anggota.
* Mendukung Kinerja Suami (ASN): DWP berperan penting dalam memberikan dukungan moral dan mental bagi para suami yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berdampak langsung pada keberhasilan kinerja suami dalam mengabdi kepada negara.
* Pembinaan Mental dan Spiritual: Pertemuan sering kali dirangkaikan dengan kegiatan keagamaan atau pengajian, yang membantu membina mental dan spiritual anggota agar berkepribadian baik dan berbudi pekerti luhur.
* Koordinasi Program Kerja: Pertemuan rutin menjadi momen penting untuk membahas, merencanakan, dan mengevaluasi program kerja organisasi agar berjalan sesuai tujuan.
* Pemberdayaan Perempuan: DWP bertujuan meningkatkan peran perempuan sebagai istri anggota ASN agar mampu menjadi agen perubahan, tangguh, dan berwibawa di lingkungan sosial.
* Kegiatan Sosial: Pertemuan juga digunakan sebagai wadah untuk merencanakan aksi sosial, seperti bakti sosial, donor darah, atau bantuan sembako kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, pertemuan rutin DWP bukan sekadar agenda bulanan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas diri, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Persiapan menjelang bulan suci Ramadhan bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) mencakup persiapan mental, fisik, spiritual, serta program kerja sosial untuk menyambut bulan penuh berkah dan mempersiapkan anggota DWP agar siap lahir batin menyambut Ramadhan, sekaligus memaksimalkan peran sosial DWP di masyarakat..
kegiatan ini dilanjutkan Foto bersama persiapan pembuatan Vidio Ucapan Selamat menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Romadhon.
Demikian Laporan Kegiatan kami, semoga membawa manfaat. Terima kasih (By Ririn Fitriana)
Program: Rapat Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 32 | 30-01-2026 | Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar.
Berdasarkan Undangan dari Sekretariat Daerah kabupaten Blitar Tanggal 26 Januari 2026 Nomor Surat: B/426.04.03.01.02/513/409.54.3/2026 Perihal : Undangan .
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Senam Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar. Kegiatan ini di hadiri Oleh :
1. Semua Kepala OPD mengikut sertakan stafnya
2. Organisasi mengikut sertakan 5 orang anggota
Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar adalh kegiatan positif yang Tujuan senam bersama adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik (kebugaran, daya tahan, kelenturan) dan mental (mengurangi stres), mempererat kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan di antara peserta (karyawan Pemerintah Kabupaten Blitar), serta membangun kebiasaan hidup sehat dan produktivitas. Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang sosialisasi dan memperkuat identitas kelompok atau kebangsaan
Manfaat Kesehatan Fisik
• Meningkatkan Kebugaran: Gerakan aerobik memperkuat jantung dan paru-paru, meningkatkan sirkulasi oksigen ke otak, dan membakar lemak.
• Meningkatkan Stamina & Energi: Tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah lelah.
• Meningkatkan Fleksibilitas & Keseimbangan: Melatih koordinasi dan kelenturan otot dan tulang.
• Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Memperkuat sistem imun agar tidak mudah sakit
Manfaat Sosial & Mental
• Mempererat Kebersamaan: Membangun rasa solidaritas, gotong royong, dan kekompakan antar individu.
• Mengurangi Stres: Aktivitas fisik melepaskan endorfin yang memperbaiki suasana hati.
• Meningkatkan Produktivitas: Badan yang sehat dan pikiran yang segar mendukung kinerja kerja yang lebih baik.
• Membangun Kebiasaan Positif: Mendorong disiplin dan gaya hidup aktif, terutama bagi yang kurang aktif.
• Memperkuat Identitas: Dalam konteks, bisa membangun identitas kebangsaan atau kelompok.
Tujuan Praktis
• Wadah Sosialisasi: Bertemu dan berinteraksi dengan rekan kerja, dan teman, .
• Ajang Rekreasi: Menyegarkan pikiran setelah rutinitas padat.
Demikian Laporan ini kami sampaikan, atas perhatiannya disampaikan terima kasih (By Ririn Fitriana)
Program: Penyampaian Informasi Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 33 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah mengikuti kegiatan Bimtek SDM Pariwisata bertema Managemen Wisata Desa Keterangan Program : Desa Pikatan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Wonodadi yang di prakakarsai oleh Kepala Desa Pikatan yaitu Bapak Heriyanto memilki luas wilayah 5,97 Km2 memilik 4 lingkungan/ dusun 7 RW dan 26 RT dengan jumlah penduduk 6.021 jiwa dengan rincian penduduk aki sejumlah 3.032 dan perempuan 2.989 jiwa.Jarak DEsa ikatan ke kantor kecamatan sangat dekat bisa ditempuh hanya dengan 1 Km dan jika ke Kantor Kabupaten berjarak cukup jauh kurang lebih 26 Km. Desa Pikatan memiliki sejarah yang kaya, dibuktikan dengan adanya Prasasti Pandelegan I dari tahun 1117 Masehi. Perayaan HUT desa bertujuan untuk melestarikan budaya dan memperkuat rasa kebersamaan masyarakat. Sejarah Desa Pikatan berkaitan erat dengan Kerajaan Panjalu/Kediri. Keberadaan desa ini dibuktikan dengan Prasasti Padelegan yang dianugerahkan oleh Raja Sri Bameswara kepada penduduk desa pada tanggal 11 Januari 1117 Masehi. Pemberian prasasti ini merupakan bentuk apresiasi raja terhadap kesetiaan dan patriotisme tinggi penduduk Desa Pikatan. Mereka dikenal sebagai pasukan khusus atau pasukan elit pemanah berkuda yang menjadi benteng terkuat serta pelindung raja. Nama "Pikatan" sendiri juga diambil dari kebiasaan masyarakat setempat dalam berburu burung, yang dalam bahasa Jawa disebut mikat manuk. Selain itu, nama ini juga dikaitkan dengan nama leluhur mereka, Rakai Pikatan, raja keenam Kerajaan Mataram Kuno dari Wangsa Sanjaya. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Pikatan, sebagaimana perayaan HUT beberapa tujuan utama: Pada HUT Desa Pikatan ke 909 ini melaksanaka beberapa kegiatan yang diikuti warga Desa Pikatan dengan rangkaian sebagai berikut: Penulis : Binti Srihariyani |
| 34 | 22-01-2026 | Laporan Kegiatan "Purnatugas DWP BPKAD Kabupaten Blitar"
Dalam rangka memberikan penghormatan dan apresiasi atas pengabdian anggota yang telah memasuki masa purna tugas, Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar menyelenggaran kegiata purnatugas bagi Ibu Srini (anggota pasif DWP BPKAD Kabupaten Blitar). Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan selama bekerja di BPKAD Kabupaten Blitar.
Dasar kegiatan : program Kerja DWP BPKAD Kabupaten Blitar pada Bidang Sekretariat, Pembinaan Hubngan Keluar.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan :
1. Memberikan penghargaan kepada Ibu Srini yang memasuki masa purna tugas
2. Memberikan tali silaturahmi antar anggota DWP
3. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan
Waktu dan tempat :
tanggal 22 Januari 2026
Tempat : Ruang Perdana Kabupaten Blitar
Waktu : 15.00 WIB - Selesai
Peserta : seluruh anggota DWP BPKAD aktif maupun pasik sebanyak 24 orang
uraian kegiatan:
Kegiatan purnatugas dilaksanakan secara sederhana namun penuh kehanggatan. Pembukaan oleh Ibu Ketua DWP BPKAD Kabupaten Blitar Ibu ndri Kurdiyanto, yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pengabdian Ibu Srini selama menjadi bagian dari keluarga besar BpKAD Kabupaten Blitar. Acara berikutnya adalah sepatah kata dua patah dari Ibu Srini. Ibu Srini menceritakan sedikit perjalanan kerja selama di BPKAD Kabupaten Blitar yang penuh suka dan duka.
Selanjutnya dilakukan pemberian cinderamata dan foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan, dilanjutkan doa bersama dan ramah tamah. Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan haru.
Kegiatan purnatugas berjalan dengan lancar dan khidmat. Diharapkan talisilaturahmi tetap terjalin meskipun telah memasuki masa purna tugas, serta menjadikenang-kenangan yang baik bagi seluruh anggota DWP.
Demikian laporan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawabanpelaksanaan kegiatan.
Penulis : Ibu Yesi (admin e-reporting)
Program: Perayaan Pelaksana: BPKAD |
| 35 | 07-01-2026 | LAPORAN KEGIATAN DWP BPKAD KABUPATEN BLITAR
"Berkreasi dengan Kawat Bulu"
Pada tanggal 7 Januari 2026, Bidang Sekretariat DWP BPKAD Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan pelatihan membuat bros dan gantungan kunci dari bahan kawat bulu. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Sekretariat DWP Satpol PP Kabupaten Blitar jl. Semeru no 40 Kota Blitar yang merupakan komplek Pendopo Kabupaten Blitar. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang, yang merupakan ibu-ibu anggota aktif DWP Satpol PP. Narasumber atau yang memberi pelatihan adalah Ibu Ketua DWP BPKAD Kabupaten Blitar yaitu Ibu Indri Kurdiyanto.
Kegiatan ini dilaksanakan dallam rangka meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan peserta pelatihan yaitu anggota DWP Satpol PP. dan juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anggota/peserta pelatihan dlam bidang kerajinan tangan yang bernilai estetika sekaligus berpotensi menjdi peluang usaha kreatif.
Tujuan :
1.meningkatkan kreativitas anggota/peserta
2.memberikan keterampilan kerajinan tangan
3.menumbuhkan jiwawirausaha
4. mempererat kebersamaan antar anggota
Kegiatan pelatihan dumulai pukul 8.00 WIB, dibuka oleh Ibu Ketua DWP Satpol PP dengan sebelumnya menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Dhrama Wanita. Dalam Sambutannya disampaikan pentingnya mengembangkan ketrampilan bagi anggota untuk pemberdayaan perempuan dalam mengisi waktu luang.
Pelatihan dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan bros dan gantungan kunci yang di pandu oleh Ibu Indri Kurdiyanto dari DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Perlu diketahui bahwa Ibu Indri Kurdiyanto ini adalah narasumber pelatihan ketrampilan tangan yang sudah dikenal dikalangan ibu-ibu Dharma Wanita di Blitar. Karya-karyanya antar lain merajut, manik-manik gelang dan hiasan HP, membatik, membuat bros dari suspeso dll.
Peserta diberkan bimbingan mulai dari pengenalan bahan yaitu bahan utama adalah kawat bulu, lem, manik manik, dan gantungan kunci. Peralatna yang dibutuhkan adalah gunting dan korek api. Para peserta mengikuti arahan satu persatu merrangkai kawat bulu menjadi hiasan bunga kecil dan diberi gantungan kunci. Juga di bentuk beberapa model sederhana seperti bentuk hati dan daun, kemudian di tempel kancing untuk sebagai bros yang cantik. cara membuatnya sangat mudah, kawat bulu di lipat di dbentuk sesuka kita mengikuti model yang kita inginkan. Peserta sangat antusias, dan semua membawa pulang masing-masing satu bros dan gantungan kunci hasil karya sendiri. Sebenarnya banyak sekali model yang dapat dikembangkan dalam bekreasi dengan kawat bulu tersebut. Dan hiasan kawat bulu ini memang saat ini sedang viral banyak diminati masyarakat. Dan apabila ditekuni hal ini bisa untuk dijual yang tentunya dapat menabah penghasilan.
Kegiatan pelatihan ini har ini berjalan dengan lancar, dan memberikan manfaat positf bagi peserta/anggota DWP Satpol PP kab Blitar. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian anggota. Bagi DWP BPKAD bisa memberikan ilmu yang berguna sangatlah menyenangkan dan membanggakan. Kedepan tidak hanya ibu Ketua DWP BPKAD saja yang akan menjadi narasumber, tetapi juga diikuti oleh -ibu-ibu lainnya.
Demikian laporan kegiatan ini dibuat semoga bermanfaat bagi kita semua.
penulis : Ibu Yesi Program: Pelatihan Pelaksana: BPKAD |
| 36 | 15-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINDAMDE KABUPATEN BLITAR Bidang : SekretariatProgram : pembinaan hubungan keluar, Rapat Keterangan program 1.Hari : Kamis 2.Tanggal : 15 Januari 2026 3.Acara : Pertemuan Rutin DWP DINDAMADE Kab Blitar 4.Peserta : 18 orang Pada hari Kamis 15 Januari 2026, Ny. Nurul Tantow Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin bulanan bersama dengan anggota DWP DINDAMADE Kab Blitar. Acara penting ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di aula DINAS PMD Kabupaten Blitar, di Jl Nias No 2 Kota Blitar. Pertemuan ini dihadiri oleh 18 orang anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar,. Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala sebagai sarana silaturahmi, koordinasi, serta peningkatan peran dan kontribusi anggota dalam mendukung program kerja organisasi dan instansi. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua, pengurus, serta anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Acara pertemuan rutin diawali dengan pembukaan oleh MC, Ibu Irma. Dalam pembukaannya, MC menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir serta mengajak seluruh anggota untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan kondusif sejak awal acara. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan. Seluruh anggota berdiri dan menyanyikan mars dengan penuh semangat sebagai bentuk rasa bangga, loyalitas, dan komitmen terhadap organisasi Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan ini menjadi penguat rasa persatuan dan kebersamaan di antara seluruh anggota. Rangkaian acara berikutnya adalah doa, yang dipanjatkan untuk memohon kelancaran kegiatan serta keberkahan bagi seluruh anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar. Doa juga ditujukan agar setiap program dan kegiatan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat luas. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan bendahara yang disampaikan oleh Ny. Dani. Dalam laporannya, bendahara menyampaikan kondisi keuangan organisasi secara transparan dan akuntabel. Disampaikan bahwa saldo kas DWP DINDAMADE per Januari sebesar Rp 2.191.400. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh peserta sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan organisasi. Acara selanjutnya yakni sambutan Ibu Ketua. Dalam sambutannya, Ibu Ny. Nurul Tantowi selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi perhatian bersama seluruh anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun ini, sehubungan dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, kegiatan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan secara mandiri. Oleh karena itu, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pertemuan rutin, konsumsi atau makanan dan minuman (mamin) diambilkan dari kas DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar, dengan tetap mengedepankan prinsip kebersamaan dan tanggung jawab bersama. Selanjutnya, Ibu Ketua menyampaikan agenda pembentukan struktur kepengurusan DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar sebagai langkah awal penguatan organisasi. Adapun susunan pengurus yang telah dibentuk adalah sebagai berikut: Penasehat: Tantowi Jauhari, SP Ketua: Ny. Nurul Khasanah Tantowi Jauhari Wakil Ketua: Ny. Nadeak Sekretaris: Ny. Ismi dan Ny. Luluk Stiani Didik Bendahara: Ny. Dewi Sutanto Dani dan Ny. Puji Feri Selain itu, juga dibentuk kepengurusan bidang-bidang sebagai pelaksana program kerja, yaitu: 1. Bidang Pendidikan yang diampu oleh Ny. Nyoman, Ny. Retno Aryo, Ny. Arisak, Ny. Widodo, dan Ny. Komaar. 2. Bidang Sosial yang terdiri dari ketua Ny. Taslimah Hariyanto, anggotaNy. Tyas, Ny. Riski, Ny. Abas, Ny. Wildan, dan Ny. Tomi. 3. Bidang Ekonomi dengan Ketua Ny. Risson Risson, serta anggota Ny. Adi, Ny. Sulis, Ny. Lita, Ny. Fitri, dan Ny. Adi. Ibu Ketua menegaskan bahwa masing-masing bidang diketuai oleh DWP aktif, sehingga diharapkan setiap program kerja dapat berjalan optimal, terkoordinasi dengan baik, serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan lingkungan sekitar. Sambutan ditutup dengan harapan agar seluruh pengurus dan anggota dapat bekerja sama, menjaga kekompakan, serta berperan aktif dalam setiap kegiatan Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE Kabupaten Blitar. Selain hal-hal tersebut, dalam sambutannya Ibu Ny. Nurul Tantowi juga menyampaikan beberapa informasi dan ketentuan penting terkait tata tertib serta penampilan anggota Dharma Wanita Persatuan. Beliau menyampaikan bahwa pengadaan seragam batik DWP terbaru dianjurkan dengan sistem menabung, mengingat proses pemesanan (pre-order) yang relatif lama serta harga yang cukup mahal. Bagi anggota yang belum memiliki seragam batik DWP terbaru, dianjurkan untuk terlebih dahulu membeli batik DWP model terbaru yang tersedia. Sementara itu, pada saat pertemuan rutin, anggota diperkenankan menggunakan batik bebas yang sopan hingga seragam resmi dapat dimiliki seluruh anggota.. Lebih lanjut, beliau menyampaikan peraturan terkini terkait pemakaian batik dan PDH DWP, yaitu setiap anggota wajib mengenakan atribut organisasi berupa lencana atau pin DWP serta papan nama sebagai identitas resmi. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa disiplin, kerapian, serta kebanggaan sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan. Terkait atribut dan penampilan, Ibu Ketua juga menegaskan bahwa anggota DWP tidak diperkenankan mengenakan perhiasan berlebihan. Perhiasan yang diperbolehkan hanya cincin nikah, sedangkan untuk kelengkapan lainnya seperti sepatu dan tas diwajibkan berwarna hitam dengan model sederhana. Ketentuan ini bertujuan menjaga keseragaman, kesederhanaan, dan citra organisasi yang rapi serta profesional. Setelah penyampaian sambutan dan arahan dari Ketua DWP Kabupaten Blitar, acara dilanjutkan dengan perkenalan anggota Dharma Wanita Persatuan yang baru. Kegiatan ini menjadi sarana untuk saling mengenal dan mempererat tali silaturahmi antaranggota, sehingga tercipta suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam organisasi. Acara selanjutnya diisi dengan kegiatan praktik pembuatan gelatin ayam yang dipandu oleh Ny. Dani. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan, khususnya dalam pemanfaatan bahan pangan sederhana yang bernilai gizi dan ekonomis. Dalam praktik tersebut, Ny. Dani menjelaskan bahan-bahan yang digunakan, tahapan pembuatan, serta manfaat gelatin ayam bagi kesehatan dan peluang pengembangannya sebagai produk olahan rumah tangga. Para anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan praktik dengan penuh antusias. Peserta tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan gelatin ayam, mulai dari persiapan bahan hingga tahapan akhir. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab serta diskusi ringan seputar cara pengolahan, penyimpanan, dan kemungkinan pemanfaatan gelatin ayam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan praktik ini memberikan nilai tambah bagi pertemuan rutin, karena selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan juga diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di rumah serta menjadi inspirasi bagi anggota untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga. Penulis : Luluk Stiani Program: Rapat Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 37 | 28-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR
Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar di laksanakan pada :
Hari & Tanggal : Rabu, 28 Januari 2026
Tempat : Aula Pertemuan Cakrapalah Dinas Sosial Kabupaten Blitar
Jam : 09.00 WIB sampai selesai
Pertemuan di pimpin oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial (Ny. Hankam)
Kegiatan dalam pertemuan tersebut adalah :
1. Harapan ke depannya untuk anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial lebih aktif lagi
2. Surat undangan untuk dispensasi bagi Ibu Dharma Wanita Persatuan yang merupakan ASN di OPD lain
3. Keaktifan dan dukungan dari seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial
4. Pertemuan Rutin dilaksanakan 2 (dua) bulan sekali pada minggu ke 2 (dua)
5. Kepanitiaan dalam setiap pertemuan giliran dari masing-masing bidang
6. Penertiban administrasi
7. Kegiatan pertemuan rutin pada hari ini juga diisi dengan pelatihan pembuatan hantaran untuk lamaran ataupun pernikanan
8. Aanggota Dharma Wanita Persatuan di harapkan juga aktif ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan di OPD
9. Untuk kegiatan belanja ASN di pasar tradisional anggota Dharma Wanita juga mengikuti jadwal di OPD Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Sosial |
| 38 | 27-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar telah mengadakan kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026 di Excelent Creative Space Sanankulon Kabupaten Blitar Keterangan Program : Deskripsi Kegiatan Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar di laksanakan outdoor pada bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sekretariat, Selain mengadakan pertemuan rutin juga di adakan Outbond. Dengan pembawa acara Ibu Margareth Nanang Adi, Ibu Mariana Heny Mulyadi sebagai Dirigent dan Ibu Nurul Tantowi bertugas membaca Doa Kegiatan dimulai dengan sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto , Dalam sambutannya Beliau menyampaikan adanya penambahan anggota baru di dalam kepengurusan Dharma Wanita Kabupaten Blitar dan diharapkan kita semua bisa bekerja sama dalam menjalankan tugas tugas sebagai penurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Masa Bakti 2025 - 2030 Selanjutnya sambutan Ibu Wakil Ketua DWP Kabupaten Blitar Ibu Leliana Puguh. Dalam sambutannya Beliau menyampaikan tentang rencana kegiatan tahun 2026 untuk masing masing bidang , dengan hasil sebagai berikut Ibu Wakil ketua juga menyampaikan bahwa surat pengesahan untuk ketua DWP Kabupaten Blitar dan susunan pengurus DWP Kab. Blitar telah di sah kan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Provinsi Jawa Timur selanjutnya Surat keputusan dan susunan pengurus dibacakan oleh Ibu Nurul Tantowi Penulis : H_M |
| 39 | 27-01-2026 | Kegiatan koordinasi lintas sektor antara Ibu Camat Selorejo, Ibu Sekretaris Camat (Sekcam) Selorejo, dan Ibu Danramil Selorejo dengan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Selorejo merupakan kegiatan tersendiri yang berbeda dengan kegiatan koordinasi sebelumnya di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi kepemimpinan perempuan lintas instansi di tingkat kecamatan guna mendukung pelaksanaan program kerja Kecamatan Selorejo Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Camat Selorejo selaku pimpinan wilayah kecamatan, Ibu Sekcam Selorejo, Ibu Danramil Selorejo, Ketua DWP Kecamatan Selorejo, serta seluruh anggota Ibu-Ibu DWP Kecamatan Selorejo, dan difokuskan pada penguatan peran DWP sebagai mitra strategis kecamatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari Ibu Camat Selorejo yang menekankan bahwa koordinasi ini merupakan forum strategis di tingkat kecamatan untuk menyamakan persepsi dan langkah antara unsur pimpinan kecamatan dan DWP. Dalam arahannya, Ibu Camat menyampaikan pentingnya peran DWP dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat, khususnya dalam pembinaan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, peningkatan kesehatan keluarga, serta penguatan peran perempuan di lingkungan Kecamatan Selorejo. Ibu Camat juga menyampaikan arah kebijakan dan prioritas program kecamatan agar dapat dijadikan acuan dalam perencanaan kegiatan DWP.
Selanjutnya, Ibu Sekretaris Camat Selorejo menyampaikan materi terkait tata kelola kegiatan organisasi dan pentingnya tertib administrasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan DWP Kecamatan Selorejo. Ibu Sekcam menekankan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan perlu direncanakan dengan baik, dilaksanakan sesuai ketentuan, serta dilaporkan secara sistematis melalui mekanisme pelaporan dan e-reporting kecamatan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari akuntabilitas dan bahan evaluasi kinerja.
Pada kesempatan berikutnya, Ibu Danramil Selorejo menyampaikan dukungan terhadap kegiatan DWP Kecamatan Selorejo sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan keharmonisan sosial di wilayah kecamatan. Ibu Danramil menekankan bahwa sinergi antara unsur kecamatan, TNI, dan organisasi perempuan sangat penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan untuk berkoordinasi dan bersinergi dalam kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan peran keluarga dan perempuan.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang membahas rencana kegiatan DWP Kecamatan Selorejo, pola koordinasi lintas sektor, serta dukungan yang dapat diberikan oleh pihak kecamatan dan Danramil terhadap pelaksanaan kegiatan DWP. Diskusi berlangsung aktif dan menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan program DWP agar selaras dengan kebijakan dan program kecamatan.
Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi lintas sektor ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan serta menghasilkan komitmen bersama antara Ibu Camat, Ibu Sekcam, Ibu Danramil, dan Ibu-Ibu DWP Kecamatan Selorejo untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama. Kegiatan ini merupakan kegiatan tersendiri di tingkat kecamatan dan disusun sebagai laporan e-reporting Kecamatan Selorejo serta dokumentasi resmi pelaksanaan koordinasi lintas sektor Tahun 2026. Penulis : Nindya Tanchanella Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Kecamatan Selorejo |
| 40 | 27-01-2026 | Kegiatan koordinasi antara Kepala Desa dengan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Januari 2026, pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB, bertempat di Balai Desa, sebagai bagian dari agenda awal Tahun 2026 dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan, serta mendukung kelancaran pelaksanaan program Pemerintah Desa. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan dan dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, perangkat desa terkait, Ketua DWP, serta seluruh anggota Ibu-Ibu DWP. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah bersama, serta memperkuat koordinasi lintas unsur dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan arahan dari Kepala Desa yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan selama ini. Dalam arahannya, Kepala Desa menekankan bahwa DWP merupakan mitra strategis Pemerintah Desa yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, khususnya pada bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan keluarga, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kepala Desa juga menyampaikan gambaran umum arah kebijakan dan prioritas program Pemerintah Desa Tahun 2026, sehingga diharapkan seluruh kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh DWP dapat selaras, terintegrasi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan menyampaikan paparan secara rinci mengenai rencana kerja dan program kegiatan DWP yang akan dilaksanakan pada bulan Januari 2026 dan periode selanjutnya. Rencana kegiatan tersebut meliputi keterlibatan aktif dalam kegiatan posyandu dan pemantauan kesehatan ibu dan anak, dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan dan bakti sosial, serta rencana pemberdayaan ibu-ibu melalui kegiatan pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas keluarga, dan penguatan peran perempuan dalam lingkungan masyarakat. Ketua DWP juga menyampaikan kesiapan dan komitmen seluruh anggota DWP untuk berpartisipasi aktif, menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Desa, serta melaksanakan setiap kegiatan secara tertib dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara aktif, terbuka, dan konstruktif antara Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu DWP. Dalam sesi diskusi ini dibahas berbagai hal penting, antara lain mekanisme koordinasi rutin antara Pemerintah Desa dan DWP, pembagian peran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan, dukungan sarana dan prasarana yang diperlukan, serta pentingnya pencatatan dan dokumentasi kegiatan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan melalui sistem e-reporting. Diskusi juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dan berkelanjutan agar setiap kegiatan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama.
Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi berlangsung dengan tertib, lancar, dan partisipatif serta menghasilkan kesepakatan dan rencana tindak lanjut yang jelas dan terarah. Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi antara Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan dapat semakin solid, peran serta DWP dapat semakin optimal, serta pelaksanaan program desa dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan. Laporan kegiatan ini disusun sebagai bahan e-reporting dan dokumentasi resmi pelaksanaan kegiatan Pemerintah Desa serta sebagai dasar evaluasi dan perencanaan kegiatan selanjutnya. Penulis : Nindya Tanchanella Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Kecamatan Selorejo |
| 41 | 24-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Kabupaten Blitar telah mengadakan kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026 di Kawasan Wisata Kali Kebo Seen Gandusari Keterangan Program : Deskripsi Kegiatan Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar di laksanakan outdoor pada bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bagian Perencanaan Keuangan dan Bagian Tata Pemerintahan, Selain mengadakan pertemuan rutin juga di adakan Outbond. Dengan pembawa acara Ibu Yessi dan Ibu Mariana bertugas membaca Doa
Kegiatan dimulai dengan pembacaan Notulen oleh Ibu Sekretaris dilanjutkan dengan laporan masing masing bidang , mulai dari Bendahara , Sosial Budaya , Doorprize , arisan dan Tabungan. Ibu Ketua juga mengucapkan selamat bergabung kepada Ibu Yanis Haris dan Ibu Eri Anang di Dharma Wanita Kabupaten Blitar dan selamat kepada Bapak Haris yang telah dilantik sebagai assisten Umun Setda dan Bapak Anang sebagai Kapala Bagian Perekonomian Setda Kab Blitar Ibu Unun Badrodin juga menyampaikan bila pertemuan rutin selanjutnya di laksanakan pada Bulan April di karenakan ada Puasa dan hari raya , untuk kegiatan di laksanakan Indoor yang akan ada tambahan pelatihan untuk mrnambah wawasan anggota Dharma Wanita Persatuan khususnya di lingkup Sekretariat Daerah
Acara di lanjutkan dengan perkenalan dari Ibu Yanis Haris , Ibu Arisanti Bambang dan Ibu Eri Anang. Acara dilanjutkan dengan Ootbond yang di pandu oleh Team Outbond Bapak Suwarno, Ada beberapa permainan yang di laksanakan untuk menambah kekompakan antar anggota Adapun manfaat Outbond bagi anggota Dharma Wanita Persatuan adalah Penulis : H_M |
| 42 | 15-01-2026 | Senam Bio Energy Medical Chi kung
Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB menghadiri Undangan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar perihal kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi kung,yang diselenggarakan pada Hari KAMIS , 15 Januari 2025 bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro jam 05.30 s/d Selesai..Kegiatan ini adalah dalam rangka Senam Bio Energy Medical Chi kung bersama Bapak Bupati Blitar
Chi Kung (Qigong) adalah bagian dari budaya Tiongkok kuno yang fokus pada pengelolaan energi vital (Chi) dalam tubuh.
"Bio Energy Medical Chi Kung" adalah adaptasi yang menggabungkan prinsip-prinsip medis modern dengan Chi Kung, bertujuan membangkitkan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri (autotherapy).
Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah olahraga gerak lambat dan olah napas yang menggabungkan teori medis untuk mengaktifkan energi tubuh (chi) guna penyembuhan diri (autotherapy) fisik dan psikis, melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, serta menjaga keseimbangan energi, yang kini digalakkan oleh Pemkab Blitar untuk ASN sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Apa itu Bio Energy Medical Chi Kung? Sebuah metode senam yang menggabungkan olah napas dan olah gerak lambat. Dirancang berdasarkan teori medis untuk membangkitkan kemampuan tubuh menyembuhkan diri sendiri (autotherapy).
Manfaat Utama :
1. Melancarkan peredaran darah.
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunitas).
3. Menjaga keseimbangan energi tubuh.
4. Membantu memperbaiki fungsi organ.
5. Meningkatkan kebugaran jasmani dan ketenangan mental.
Karakteristik Gerakan :
Gerakannya sederhana, lembut, dan tidak membebani.
Banyak melibatkan gerakan ringan seperti berdiri jinjit dan fokus pada pusat energi di antara pusar dan anus (Ling Tien Kung).
Secara keseluruhan, ini adalah bentuk senam holistik yang aman dan mudah diikuti untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh dengan memanfaatkan energi alamiah tubuh.
Tujuan nya : Melancarkan peredaran darah, meningkatkan imunitas, menjaga keseimbangan energi, dan membantu memperbaiki fungsi organ melalui gerakan lembut dan pengaturan napas.
Pemerintah Kabupaten Blitar menggalakkan senam ini untuk ASN sebagai bagian dari program kesehatan, mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan produktivitas kerja
Diharapkan menjadi pola hidup sehat berkelanjutan, karena ringan, aman, dan mudah diikuti berbagai usia.
Ini adalah latihan fisik yang fokus pada pernapasan dan gerakan lembut untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menyeluruh dengan memanfaatkan energi vital tubuh.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung dianjurkan untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh karena gerakannya yang ringan, mudah diikuti lintas usia (termasuk lansia), dan fokus pada penyelarasan energi tubuh, pernapasan, serta pikiran untuk penyembuhan mandiri (autotherapy), melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, dan menjaga keseimbangan energi untuk produktivitas dan kualitas hidup lebih baik. manfaat Fisik: Melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun tubuh, memperkuat otot, memperbaiki fungsi organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
manfaat secara Mental: Menjaga keseimbangan energi, menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat.
Kapan digunakan:
Setiap hari (rutin): Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Pagi hari: Memulai hari dengan energi baru dan meningkatkan vitalitas, seperti yang dilakukan Bupati Blitar bersama ASN.
Saat merasa kurang bugar/stres: Membantu melepaskan ketegangan, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat.
Untuk pemulihan: Membantu tubuh mengobati diri sendiri (autoterapi) dan memperbaiki ketidakseimbangan tubuh yang mendasari penyakit, seperti terlihat pada lansia yang pulih dari masalah berjalan..demikian Laporan dari Kami semoga membawa manfaat (By Ririn Fitriana)
Program: Dokumentasi & Publikasi Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 43 | 09-01-2026 | KEGIATAN PEMBENTUKAN PENGURUSAN UP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Blitar Acara : Pertemuan Rutin UP DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar dan Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026 Peserta : 14 Orang anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. TUJUAN KEGIATAN Membentuk kepengurusan Dharma Wanita Persatuan yang sah dan tertib administrasi. Menetapkan struktur organisasi dan pembagian tugas pengurus. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antaranggota dalam pelaksanaan program kerja PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib, dan berdasarkan kesepakatan bersama. HASIL KEGIATAN Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman , dan Pertanahan Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026 SUSUNAN PENGURUS Bidang Pendidikan : Bidang Ekonomi : Bidang Sosial Budaya : KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN Jumlah pertemuan selama tahun 2026 sebanyak 6 (enam) kali, dengan pembagian sebagai berikut: PELAKSANAAN PROGRAM KERJA A. Bidang Ekonomi (Februari – Maret) Pembagian tabungan sembako, sebelum masuk bulan Ramadhan yang mana kegiatan ini sudah berlangsung setiap tahun menjelang Ramadhan ada kegiatan pembagian sembako untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang kedua adalah belanja bersama ke pasar tradisional di wilayah Sutojayan. Program ini bertujuan untuk mengangkat perekonomian masyarakat di daerah pedesaan dengan menggalakkan belanja ke pasar tradisional. B. Bidang Sosial Budaya (April–Mei) Bulan April adalah bulan peringatan hari Kartini, mengingatkan pada emansipasi wanita. Pada bulan ini akan diadakan lomba memasak dan plating, senam bersama. C. Bidang Pendidikan (Juni–Juli) Sosialisasi deteksi penyakit jantung. Sosialisasi e reporting ke ibu-ibu anggota DWP Disperkimtan. D. Sekretariat (Agustus-September) Lomba memperingati Hari Kemerdekaan RI. Lomba gabungan dengan karyawan karyawati Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. E. Bidang Sosial Budaya (Oktober - Nopember) Berkunjung ke panti memberikan bantuan. VIII. PENUTUP Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan. Laporan disusun oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 44 | 14-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 14 Januari 2026. Pertemuan digelar dalam rangka acara silaturahmi dan pembentukan pengurus baru. Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. Acara dipimpin oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan dihadiri oleh 12 anggota. Tujuan Kegiatan Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib dan berdasarkan kesepakatan bersama. Pembentukan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki manfaat strategis, baik bagi anggota, keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN), instansi pemerintah, maupun masyarakat luas. DWP berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) istri ASN guna mencapai kesejahteraan nasional. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026. Susunan pengurus sebagai berikut : Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Penulis : Bu Agung Budiono dan Ida Rosita |
| 45 | 13-01-2026 | KEGIATAN SERAH TERIMA JABATAN (SERTIJAB) PEJABAT KECAMATAN KESAMBEN DAN KEPALA UPT PUSKESMAS KECAMATAN KESAMBEN Bidang: Sekretariat Program Kerja: Penataan Organisasi dan Manajemen Kegiatan: Sosialisasi/Konsolidasi Organisasi (Serah Terima Jabatan) Keterangan Program: 1. UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Selasa, 13 Januari 2026 3. Pukul : 08.00 WIB – selesai 4. Tempat : Aula Kantor Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar 5. Acara : Serah Terima Jabatan Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kasi Trantib, dilanjutkan Serah Terima Jabatan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben pada pukul 13.00 WIB Ketua UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben, Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata, menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) yang diselenggarakan pada hari Selasa, 13 Januari 2026 di Aula Kantor Kecamatan Kesamben. Kegiatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi dan konsolidasi pemerintahan guna memastikan kesinambungan roda administrasi, kelancaran koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kualitas layanan publik kepada masyarakat Kecamatan Kesamben secara tertib, profesional, dan akuntabel. Pada pukul 13.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Serah Terima Jabatan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben sebagai langkah penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatkan efektivitas manajemen layanan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan dan unit pelayanan kesehatan. Hadir dalam kegiatan ini antara lain: 1. Seluruh Perangkat Kecamatan Kesamben 2. Danramil 0808/14 Kesamben 3. Kapolsek Kesamben beserta Ibu 4. Babinsa dan Bhabinkamtibmas 5. Seluruh Kepala Desa beserta Ketua TP PKK se-Kecamatan Kesamben 6. Perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat 7. Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben 8. Ketua GOW Kecamatan Kesamben 9. Perwakilan RS Wafa Husada Kesamben 10. Perwakilan Aisyiyah Kesamben 11. Perwakilan Muslimat Kesamben 12. Perwakilan tokoh pemuda Kecamatan Kesamben Tujuan Kegiatan: 1. Melaksanakan proses pisah kenal antara pejabat lama dengan pejabat baru secara resmi dan tertib administrasi. 2. Menjaga kesinambungan tugas pemerintahan serta mendukung kelancaran layanan publik di Kecamatan Kesamben. 3. Memperkuat koordinasi lintas sektor antara perangkat kecamatan, unsur TNI/Polri, pemerintah desa, organisasi perempuan, serta tokoh masyarakat. 4. Meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan melalui penguatan kepemimpinan di UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben. Pelaksanaan Kegiatan: Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan dan doa bersama. Selanjutnya dilaksanakan prosesi Sertijab Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kasi Trantib. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh suasana kebersamaan sebagai wujud dukungan terhadap transisi kepemimpinan yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab. Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan Sertijab Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben. Rangkaian ini menjadi momentum penting untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, responsif, serta sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Hasil dan Dampak Kegiatan: 1. Sertijab pejabat kecamatan dan Kepala UPT Puskesmas terlaksana dengan lancar, tertib, dan akuntabel. 2. Terbangunnya komunikasi dan sinergi yang lebih kuat antar unsur pemerintahan, desa, organisasi perempuan, dan tokoh masyarakat. 3. Terjaganya kesinambungan roda pemerintahan dan layanan publik, khususnya bidang ketenteraman, ketertiban, serta layanan kesehatan masyarakat. 4. Meningkatkan semangat kolaborasi dalam mendukung program-program Kecamatan Kesamben dan pelayanan prima bagi masyarakat. Penutup: Dengan terlaksananya kegiatan Serah Terima Jabatan ini, diharapkan pejabat baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program kerja, serta meningkatkan kinerja pelayanan publik dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben berkomitmen mendukung terciptanya pemerintahan yang harmonis, solid, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Laporan ini disusun oleh: Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Kecamatan Kesamben |
| 46 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas PUPR Kabupaten Blitar Agenda Menghadiri Kegiatan Pertemuan Rutin Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Bidang : Sekretariat Keterangan Program : Hari ini, anggota Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berkumpul dalam pertemuan rutin perdana di tahun 2026. Acara ini dihadiri oleh Ibu Ketua Unsur Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Ibu Ratna Dewi Agus Zaenal Arifin, Ibu - ibu Istri Kepala Bidang, dan anggota Dharma Wanita Persatuan lainnya. Hadir 11 orang dari Sekretariat, 6 orang dari Bidang Sumber Daya Air, 7 orang dari Bidang Bina Marga, 8 orang dari Bidang Cipta Karya dan 8 orang dari Bidang Tata Ruang. Acara dimulai dengan pembukaan, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh salah satu anggota Dharma Wanita Persatuan ibu Titis dari Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar memberikan sambutan hangat kepada seluruh anggota yang hadir. Beliau berharap pertemuan ini dapat meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan. Setelah itu, Ibu Bendahara memberikan laporan keuangan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh anggota. Acara dilanjutkan dengan foto bersama seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Kemudian, acara ramah tamah dan rujakan diadakan untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antar anggota. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk kegiatan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar di tahun 2026. |
| 47 | 13-01-2026 | KEGIATAN PEMBENTUKAN PENGURUSAN UP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BLITAR
Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blita Pukul : 09.00 – 12.00 WIB Lokasi : Ruang Rapat Lantai 1 Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar Acara : Pertemuan Rutin UP DWP Dishub Kabupaten Blitar dan Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026 Peserta : 19 Orang anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar.
Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. TUJUAN KEGIATAN
PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib, dan berdasarkan kesepakatan bersama. HASIL KEGIATAN Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026 SUSUNAN PENGURUS Ketua : Ny. Leliana Novianita Wakil Ketua : Ny. Fibe Mike Widhianto Sekretaris : Ny. Nur Salamah Ny. Widya Kurniasari Bendahara : Ny. Indah Nurmawanti Bidang Pendidikan : 5. Ny. Wiwit Noviant0 6. Ny. Yudi Prasongko
1. Ny. Agysanti Katerina Adikasari Heri Purwanto 5. Ny. Affan Ardiansyah
Bidang Sosial Budaya : 5. Ny. Ghulam Habibi 6. Ny. Hadi Sunyoto
KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN Jumlah pertemuan selama tahun 2026 sebanyak 4 (empat) kali, dengan pembagian sebagai berikut: Pertemuan I : Rapat umum dan koordinasi program kerja Pertemuan II (April–Juni) : Bidang Pendidikan Pertemuan III (Juli–September) : Bidang Ekonomi Pertemuan IV (Oktober–Desember) : Bidang Sosial Budaya
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA A. Bidang Pendidikan (April–Juni)
B. Bidang Ekonomi (Juli–September)
C. Bidang Sosial Budaya (Oktober–Desember)
VIII. PENUTUP Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan.
Laporan disusun oleh Ny. Nur Salamah selaku operator e-reporting Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar
Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perhubungan |
| 48 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sekretariat Program : Penataan organisasi “Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar A. Keterangan Program : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar 1. Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar 2. Hari / Tanggal : Jum’at , 9 Januari 2026 3. Pukul : 09.00 – 12.00 WIB 4. Lokasi : Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Jl Veteran no 10 Blitar 5. Acara : Pertemuan rutin bulan Januari 2026 Jum’at, 9 Januari 2026 Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin pertama di tahun 2026 yaitu di bulan Januari.Acara pertemuan ini diadakan setelah seluruh anggota DWP UP mengikuti pengajian Isra Mi’raj bersama seluruh karyawan DPMPTSP Kabupaten Blitar. Dalam pertemuan ini dijalankan secara santai, acara ramah tamah serta penyusunan rencana kegiatan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar selama tahun 2026. Pertemuan dibuka oleh Ibu Mida Bayu Aji selaku Ketua DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pertemuan rutin ini direncanakan ada kegiatan setiap bulan,yaitu pertemuan rutin, pengajian, senam dan kegiatan di beberapa bidang sesuai dengan program kerja yang ada pada organisasi Dharmawanita Kabupaten Blitar. Harapan dari setiap pertemuan rutin ini bisa memberikan manfaat , nilai tambah ilmu dan keterampilan bagi seluruh anggota Selanjutnya Ibu Wening Rendra selaku wakil ketua DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar mengingatkan kembali susuana ke anggotaan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar serta tugas tugas per bidang sesuai ketentuan organisasi Dharmawanita Kabupaten Blitar B. Pengertian Dharmawanita Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun istri Aparatur Sipil Negara (ASN)/PNS, serta istri pejabat negara dan pensiunan PNS/ASN wanita di Indonesia, bertujuan meningkatkan kualitas SDM keluarga ASN, kesejahteraan, dan berperan mendukung pembangunan nasional melalui kegiatan pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Organisasi ini independen, demokratis, dan tidak terikat partai politik, dengan kegiatan yang berkembang dari keterampilan rumah tangga menjadi peningkatan kapasitas profesional dan spiritual. C. Tujuan Utama Meningkatkan kualitas: Membina anggota dan keluarga ASN untuk mencapai kesejahteraan nasional. Memperkuat persatuan: Memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan di antara anggota. Kemitraan strategis: Menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional. D. Anggota - Istri ASN/PNS, PPPK. - Istri pejabat negara di bidang pemerintahan. - Istri pensiunan PNS/ASN dan janda PNS/ASN wanita. - Istri pegawai BUMN/BUMD, kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, perangkat pemerintah desa, serta istri TNI dan Polri. E. Kegiatan - Pendidikan: Pelatihan, seminar, parenting, dan beasiswa. - Ekonomi: Pelatihan keterampilan dan dukungan UMKM. - Sosial Budaya: Kegiatan sosial, amal, dan pengembangan keagamaan/spiritual. F .Sejarah Singkat Awalnya bernama Dharma Wanita, didirikan 5 Agustus 1974 untuk istri seluruh Pegawai Republik Indonesia (PNS, TNI, Polri, BUMN). Berubah nama menjadi Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 7 Desember 1999, menjadi wadah khusus istri PNS/ASN.G. Struktur Organisasi dan Susunan Pengurus Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Pembina : Kepala DPMPTSP Kabupaten Blitar Bpk Bayu Aji Mariska , SE, M.M Ketua : Ny. Midawati Bayu Aji Mariska Wakil Ketua: Ny. Mening Rendra Dwi Santoso Sekertaris : Ny Dwi Yuhana Hindra Suwarno, Ny. Beti Cholidin Amin Bendahara : Ny. Anik Josep Andri Sukma , Ny Wahyu Setyaningrum BIDANG EKONOMI Ketua : Ny Ilma Fahmi Firdaus Anggota : Ny Della Bara Naufal Ny. Emilia Rahmawati Ny Meiga Sari Puspa Ny Luluk Azizah Ny. Hesti Anwar BIDANG PENDIDIKAN Ketua : Ny. Mina Didik Suhartanto Anggota : Ny. Almira Ferry Fawzie Ny. Ambarwati Nunuk W Ny. Sumadyo Yulianti Ny. Selvia Jaka Anugerah Utama Sdr. Yuni Endah Puji Lestari Sdr. Arista Putri BIDANG SOSIAL BUDAYA Ketua : Ny. Defi Ivan Nur Sudrajat Saputra Anggota Ny.Dhea Sileng F Ny. Dewi Virgiaswari Putri Ny Dewi Robiatul Ny. Tutik Purhadi Ny. Arimbi Adi Putri Setiap bidang akan disusun sebanyak empat kegiatan untuk mengisi kegiatan DWP UP DPMPTSP selama tahun 2026. Kegiatan per bidang ini akan dioptimalkan dengan pemberdayaan poyensi anggota . H. Gambaran Rencana Kegiatan per Bulan Tahun 2026 Januari : pertemuan rutin awal tahun dan penyusunan rencana kegiatan selama satu tahun. Februari : bidang sosial budaya , belanja DWP UP DPMPTSP Maret : bakti sosial ke panti asuhan pada bulan Ramadhan April : DWP Belanja ke pasar tradisional Mei : Senam bersama Juni : Bidang pendidikan make up class Juli : Pengajian Agustus : Lomba agustus, September : kunjungan ke museum penataran Oktober : pelatihan Henna November : Praktek Rebanding dan Repacking Product Desember : praktek pembuatan tahu genjrot ceria dan praktek pembuatan tumpeng rujak buah PENUTUP Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar diawal tahun ini berjalan dengan lancar dan tertib .Semoga kegiatan ini bisa tetap menyambung silahturahmi dan kebersamaan . Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja. Disusun oleh: Ny. Beti Cholidin Amin Operator e-Reporting UP DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 49 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sekretariat Program : Informasi dan Humas “Pengajian Karyawan dan Angota DWP UP dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Keterangan Program : Pengajian Karyawan dan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1. Nama Kegiatan :Pengajian Karyawan dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 2. Hari / Tanggal : Jum’at , 9 Januari 2026 3. Pukul : 07.00 – 09.00 WIB 4. Lokasi : Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Jl Veteran no 10 Blitar 5. Acara : Pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Jum’at , 9 Januari 2026 bertempat di Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar, Jl Veteran no 10 Blitar diadakan Pengajian bersama. Pengajian ini dalam rangka memperingati yang diikuti oleh seluruh karyawan dan Dharmawanita Persatuan Unit Kerja DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pengajian ini dimulai pukul 07.00, dibuka oleh bapak Bayu Aji M, SE,MM selaku Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pengajian inidisampaikan oleh KH. Ahmad Sulthon, Isra Mi’raj adalah peristiwa mukjizat Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, terbagi menjadi dua bagian: Isra (perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Yerusalem) dan Mi'raj (perjalanan naik dari Masjidil Aqsa menuju langit ke tujuh (Sidratul Muntaha), di mana beliau menerima perintah salat lima waktu. Peristiwa ini terjadi pada periode akhir kenabian di Mekah, sekitar tahun 620-621 M, sebagai penguat iman Nabi saat menghadapi kesedihan dan cobaan. Makna dan Hikmah •Penguatan Iman: Menguatkan keyakinan Nabi dan umat Islam akan kebesaran Allah SWT. •Perintah Salat: Menerima langsung perintah salat lima waktu dari Allah, menjadi tiang agama. •Pelajaran Moral: Menunjukkan keutamaan keadilan, amanah, dan peringatan bagi pengkhianat. •Persaudaraan: Pertemuan dengan para nabi lain di setiap langit menunjukkan kesatuan ajaran Allah. •Simbol: Isra (horizontal) simbol hubungan antarmanusia, Mi'raj (vertikal) simbol hubungan dengan Allah. Detail Perjalanan •Isra: Perjalanan malam dari Mekah ke Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa). •Mi'raj: Kenaikan dari Masjidil Aqsa melalui tujuh lapisan langit, bertemu nabi-nabi seperti Adam, Yusuf, Musa, dan Ibrahim, hingga ke Sidratul Muntaha. •Diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. •Pada tahun 2026, jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Ada beberapa pendapat ulama tentang waktu kapan itu Isa Mi’raj yaitu tanggal 17 Ramadhan, 27 Rabiual awal , 27 Rabiul Ahkir, dan 27 Rajab . Sebagian besar Penduduk Indonesia mengambil pendanpat peringatan Isra Mi’raj pada tanggal 27 Rajab. Diahkir dan awal tahun ini Kh . Ahmad Sulton menghimbau untuk semua hadirin untuk kompak selalu (Jangan pernah menyalahkan orang lain dan tidak merasa paling benar). Manusia adalah umat Allah SWT yang telah diberi empat hidayah, yaitu : 1. Insting : berupa pancaindra , contoh lain Bayi ketika lahir menangis. 2. Akal 3. Agama : Islam , manusia diberi pilihan antara fujur atau takwa 4. Hidup Kunci menjalani hidup adalah Ibadah karena sesungguhnya manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah Orang yang tidak baik Akhlaknya akan mengalami 4 hal, yaitu: 1. Sholatnya atau Ibadahnya tidak akan khusuk. 2. Doa tidak terkabul 3. Rejeki 4. Tak dilihat oleh malaikat Tujuh golongan yang cepat masuk neraka, yaitu: 1. Pemimpin yang Dzalim Mereka adalah pemimpin yang tidak amanah di saat memegang jabatan. Jabatan yang dimiliki digunakan hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya bukan untuk kepentingan umat. Padahal, dalam pandangan Islam, jabatan merupakan sebuah amanah yang besar. Pertanggungjawabannya bukan hanya kepada manusia melainkan juga kepada Allah SWT. Itulah mengapa para sahabat enggan untuk memegang jabatan sebagai pemimpin untuk menggantikan posisi Rasulullah SAW. Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa jenazah Rasulullah baru dimakamkan tiga hari setelah beliau wafat. Ini disebabkan para sahabat menunggu siapa pemimpin sesudah Rasulullah. 2. Pengusaha yang Khianat Segala bentuk usaha yang dilakukan bertentangan dengan apa yang sudah ditentukan dalam Islam. Usahanya menggunakan cara-cara tidak terpuji seperti menipu. Kalau ia seorang pedagang buah, di atas keranjang buah selalu ditempatkan buah-buah yang masih baru dan segar tetapi di bagian bawah, buahnya dalam keadaan jelek bahkan ada yang busuk. Islam pun melarang setiap pedagang untuk mengurangi timbangan karena dengan berbuat itu akan merugikan konsumen. Kegiatan menimbun barang juga merupakan perbuatan yang ditentang dalam ajaran Islam. Alasannya, kegiatan itu biasanya digunakan untuk meresahkan masyarakat aibat mahalnya harga barang. Tindakan itu merugikan masyarakat. 3. Penguasa Kecil yang Mempunyai Kesombongan Besar Terkadang kita jumpai di masyarakat bahwa pemimpin-pemimpin daerah justru ingin diperlakukan dengan istimewa bahkan terkadang melebihi pemimpin yang memiliki kekuasaan yang lebih besar. Mereka sombong dengan jabatan yang dikuasai. Padahal yang berhak sombong tidak lain adalah Allah SWT. 4. Fanatisme Golongan Mereka memiliki rasa fanatisme yang berlebihan terhadap sebuah kelompok atau golongan. Apa pun akan mereka lakukan asalkan demi golongannya. Mereka berjuang bukan untuk mencari ridha Allah SWT melainkan untuk kepentingan golongan. Ketika umat Islam dizalimi mereka tidak beraksi tapi kalau kelompok mereka diganggu dan dianiaya mereka berjuang habis-habisan untuk membela kelompoknya. 5. Orang Awam karena Kebodohannya Mereka hanya ikut-ikutan dengan sekolompok orang yang mereka anggap benar. Akibatnya, mereka tidak mengerti apa yang mereka lakukan. Di dalam Alquran, Allah SWT menjelaskan, akan meninggikan derajat orang yang berilmu. Karena itu, mencari ilmu dalam Islam juga merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. 6. Ulama yang Mempunyai Hati Dengki Ulama menurut arti bahasa adalah orang yang berilmu. Setiap ilmu yang dimiliki harus digunakan untuk kepentingan umat, bukan untuk kepentingan individu ataupun kelompok. 7. Orang yang berzina PENUTUP Pengajian Karyawan dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj berjalan dengan lancar dan tertib .Semoga kegiatan ini bisa tetap menyambung silahturahmi dan kebersamaan serta mampu meningkatkan Iman dan Taqwa semua yang hadir . Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja. Disusun oleh: Ny. Beti Cholidin Amin Operator e-Reporting UP DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Program: Penyampaian Informasi Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 50 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Pelaksanaan Kegiatan Periode Bulan Januari Tahun 2026 Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Jumlah Peserta Yang Mengikuti Kegiatan Sebanyak 18 Orang dari 24 Anggota Yang Terdiri Dari Anggota Up Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Srengat Kab. Blitar A. Latar Belakang Rapat rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) biasanya dilakukan untuk membahas program kerja, kegiatan sosial, dan pengembangan anggota. DWP sendiri merupakan organisasi perempuan yang terdiri dari istri pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia. Rapat rutin ini bisa mencakup berbagai hal, mulai dari pembinaan anggota, pemberdayaan wanita, hingga mendukung program-program pemerintah. B. Tujuan Kegiatan C. Susunan Kegiatan D. Pelaksanaan Kegiatan Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Nn. Gandes Intan Sintiana, dilanjutkan dengan doa. Selanjutnya seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai bentuk rasa nasionalisme dan semangat kebersamaan dalam organisasi. Ketua Up Dharma Wanita Menyampaikan Dalam Sambutannya Untuk Selalu Bersyukur Kepada Seluruh Peserta Bahwa Kita Sebagai Istri Pegawai Negeri Bisa Diberikan Kesempatan Untuk Hadir Bersama. Kegiatan Berlangsung Dengan Meriah Dan Berjalan Sesuai Dengan Waktunya. Setelah Acara Sambutan Selesai Langsung Dilanjutkan Dengan sambutan dari Wakil Ketua UP Dharma Wanita beliau menyampaikan dan menjelaskan tentang topoksi masing masing bidang. Setelah sambutan, acara dilanjutkan diisi oleh Bidang Ekonomi dengan narasumber Ny. Indri Kurdi dan Ny. Siti dengan melaksanaan kegiatan membuat keterampilan berupa pembuatan prakarya atau kerajinan tangan. Adapun kerajinan yang dibuat adalah Bros dan gantungan kunci dengan memanfaatkan bahan kawat bulu, lem tembak, dan gunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota DWP. Setelah acara pembuatan kerajinan tangan dilanjut acara pisah sambut anggota dharma Wanita kecamatan srengat dari Ny. Crishtina Andreas Didik kepada Ny. Citra Ekha Sakti. Semua anggota diimbau untuk lebih aktif dalam setiap kegiatan dan menjaga kekompakan antaranggota demi kelancaran program kerja organisasi. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian doorprize kepada para peserta, yang menambah suasana kebersamaan dan keakraban selama kegiatan berlangsung. Kegiatan pertemuan Unit Pelaksana DWP Kecamatan Srengat ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan. Disusun Oleh: |
| 51 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan tasyakuran PPPK dan pisah sambut pegawai BPBD Keterangan program Susunan Acara Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wujud rasa syukur serta sarana mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan BPBD Kabupaten Blitar. Mensyukuri pengangkatan PPPK BPBD Kabupaten Blitar, memberikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya, menyambut pejabat baru agar dapat segera beradaptasi dan bersinergi dalam pelaksanaan tugas, dan meningkatkan soliditas dan semangat kerja pegawai. Dalam rangka ungkapan rasa syukur atas pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pejabat lama dan penyambutan pejabat baru di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Tasyakuran PPPK dan Pisah Sambut. Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian selama bertugas, Kepala Pelaksana beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar memberikan cinderamata kepada pejabat lama yaitu Bapak Windu Susilo, S.E., M.M. dan Ibu Eny Puspitarini, S.E., M.M. Penyerahan cinderamata ini merupakan ungkapan terima kasih atas kontribusi, kerja sama, dan pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi penanggulangan bencana di Kabupaten Blitar. Dalam rangkaian acara Tasyakuran PPPK dan pisah sambut pegawai BPBD Kabuapten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi menyampaikan arahan sekaligus membentuk struktur organisasi Dharma Wanita Persatuan BPBD yang baru sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian doorprize kepada anggota Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar sebagai bentuk apresiasi dan untuk menambah semangat serta kebersamaan seluruh peserta. Selain pembagian doorprize, acara juga diisi dengan tausiyah K.H Ahmad Sulthon. Dalam tausiyahnya, menyampaikan bahwa bersyukur merupakan kunci ketenangan hidup dan pembuka datangnya nikmat Allah SWT. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan alhamdulillah, tetapi juga melalui sikap menerima ketentuan Allah, menjalankan amanah dengan ikhlas, serta memanfaatkan nikmat yang diberikan untuk hal-hal yang bermanfaat. K.H Ahmad Sulthon menegaskan bahwa manusia memiliki berbagai sifat dasar yang apabila tidak dikendalikan dapat menjauhkan diri dari rasa syukur. Oleh karena itu, terdapat tujuh sifat manusia yang harus dihindari, yaitu: 1) Lupa Bersyukur: Sering melupakan nikmat yang telah diterima akan membuat hati sempit dan mudah mengeluh. Orang yang bersyukur akan senantiasa merasa cukup dan tenang. 2) Sombong: Kesombongan muncul ketika seseorang merasa paling mampu, paling berjasa, dan paling benar. Sifat ini dapat menghapus pahala dan merusak hubungan dengan sesama. 3) Mengeluh Berlebihan: Mengeluh tanpa kesabaran menunjukkan kurangnya rasa syukur. Setiap ujian merupakan sarana untuk meningkatkan keimanan dan kedewasaan diri. 4) Iri dan Dengki: Iri terhadap keberhasilan orang lain dapat menimbulkan kebencian dan perpecahan. Islam mengajarkan untuk saling mendoakan dan mengambil pelajaran dari kesuksesan orang lain. 5) Tamak dan Cinta Dunia Berlebihan: Kecintaan berlebihan terhadap harta dan jabatan dapat melalaikan manusia dari kewajiban kepada Allah SWT. Segala yang dimiliki hanyalah titipan semata. 6) Mudah Terpancing Emosi: Tidak mampu mengendalikan emosi dapat menimbulkan penyesalan dan konflik. Kesabaran merupakan akhlak mulia yang harus senantiasa dijaga. 7) Mengabaikan Amanah: Amanah adalah tanggung jawab yang harus dijaga dengan penuh keikhlasan. Kegiatan Tasyakuran PPPK dan Pisah Sambut BPBD Kabupaten Blitar telah terlaksana dengan lancar, tertib, dan penuh keakraban. Kegiatan ini menjadi sarana ungkapan rasa syukur atas pengangkatan PPPK sekaligus bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pejabat lama serta penyambutan pejabat baru di lingkungan BPBD Kabupaten Blitar. Melalui kegiatan ini, terjalin silaturahmi yang semakin erat, meningkatnya rasa kebersamaan, serta tumbuhnya semangat dan motivasi kerja seluruh pegawai. Diharapkan momentum ini dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan penanggulangan bencana di Kabupaten Blitar. |
| 52 | 08-01-2026 | RAPAT KOORDINASI RENCANA KEGIATAN DWP DISPUSIP TAHUN 2026 DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN BLITAR Hari/Tanggal : Kamis, 8 Januari 2026 Waktu : Pukul 10.00 WIB – selesai Tempat : Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Bidang : Sekretariat I. Pendahuluan Rapat Koordinasi Rencana Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Tahun 2026 dilaksanakan sebagai forum resmi untuk membahas, merumuskan, dan menyepakati rencana program kegiatan yang akan dilaksanakan selama tahun 2026. Rapat ini bertujuan untuk mewujudkan program kerja yang terarah, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan anggota. II. Dasar Pelaksanaan III. Jalannya Musyawarah Kegiatan rapat Koordinasi dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta penuh suasana kebersamaan. Rapat diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penyampaian tujuan musyawarah serta evaluasi singkat kegiatan tahun sebelumnya. Selanjutnya, peserta menyampaikan usulan rencana kegiatan tahun 2026 yang dibahas bersama untuk mencapai mufakat. IV. Hasil Musyawarah A. Bidang Pendidikan B. Bidang Sosial dan Budaya C. Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan V. Rincian Rencana Kegiatan Tahun 2026 VI. Penutup Laporan ini dibuat oleh Trianawati selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
| 53 | 07-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026
Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sosial Budaya yang diketuai oleh Ibu Nanik Hangga Puja Kesuma. Selain mengadakan pertemuan rutin, Beliau juga mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu.
Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:
ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar. |
| BIDANG : PENDIDIKAN | ||
| 54 | 05-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar telah melakukan kegiatan,
Bidang : Pendidikan
Program : Pendidikan non formal
Keterangan program :
1. Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal: 26 Februari, 5 dan 12 Maret 2026
3. Waktu: 08.00 WIB s/d selesai
4. Lokasi: Pendopo Sasana Adi Praja, Jl. Kusuma Bangsa No.60 Kanigoro
5. Acara : Pengajian rutin dan santunan anak yatim di pendopo Kabupaten Blitar. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Organisasi Wanita Kabupaten Blitar menyelenggarakan Kegiatan Pengajian dan santunan anak yatim. Partisipasi ini merupakan bentuk komitmen Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Kabupaten Blitar dalam mendukung agenda pembinaan mental dan spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan rangkaian ceramah agama dan santunan anak yatim. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana interaksi positif antar pengurus DWP lintas sektor dan kecamatan se-Kabupaten Blitar guna mempererat tali persaudaraan. Setelah rangkaian acara selesai, DWP inspektorat melakukan kunjungan ke bazar UMKM setempat, guna mendukung UMKM Kabupaten Blitar. Program: Ceramah/Seminar Pelaksana: Inspektorat |
| 55 | 09-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara menerima kunjungan outing class dari TK Dawuhan
Bidang : Pendidikan
Keterangan Progam :
- Sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Nurul Tantowi
Deskripsi Kegiatan:
Rombongan anak-anak dari TK Dawuhan datang ke Pendopo sekitar jam 08.00 WIB disambut oleh segenap petugas yang hadir. Secara singkat Ibu Pembina memberikan sambutan selamat datang kepada para peserta rombongan dan berharap ilmu yang di dapatkan akan bermanfaat terutama bagi anak-anak untuk membangun wawasan dan ideologi di masa depan. Pembangunan pendopo ini bersamaan dengan pembangunan alun-alun yakni kurun waktu 1875, yang saat itu Bupati Blitar dijabat oleh KPH.Warsoekoesomo. Disebelah timur ruang kerja Bupati dan sebelah barat tempat penyimpanan pusaka. Di ruang pusaka inilah tersimpan pusaka tetungguling kadipaten yang disebut dengan Cemethi Samandiman. Selain itu ada bangunnan unit dua di halaman beranda belakang menghadap selatan. Pada masa lalu digunakan sebagai tempat abdi dalem dan para tamu Bupati. Sedangkan pada bangunan ketiga, berada disamping timur dan kanan sebagai tempat para ajudan, dahulu sebagai tempat pengawal pribadi keluarga Bupati. Didepan bangunan utama ada 4 area dwarapala (2 berwujud sywa dan 2 berwujud singa) dan 1 prasasti Balitar I yang berisikan tentang titah Prabu Jayanegara menganugerahkan Blitar sebagai tanah perdikan. Sedangkan di halaman depan ada patung Sudanco Supriyadi sang pahlawan PETA. Bangunan keempat yakni gedungbunder. Ini sebagai tempat pengungsian bupati dan keluarganya ketika ada lahar Gunung Kelud.
Selain itu guide juga memberikan wawasan dengan menyebutkan nama-nama bupati pertama sampai sekarang, yaitu: Setelah itu acara di akhiri dengan tampilan anak-anak, ada yang menyanyi dan sholawatan.
Penyusun Laporan: Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satpol PP & Damkar Kabupaten Blitar |
| 56 | 09-02-2026 | KEGIATAN KUNJUNGAN DAN PEMBINAAN TK DHARMA WANITA KESAMBEN 01 Unsur Pelaksana : UP DWP Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar Bidang : Pendidikan Program Kerja : Sekolah yang Dikelola/Dibina (PAUD) Kegiatan : Kunjungan, Pembinaan dan Dukungan Motivasi kepada Peserta Didik Hari/Tanggal : Senin, 9 Februari 2026 Waktu : 08.30 WIB – selesai Tempat : TK Dharma Wanita Kesamben 01, Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar DATA LEMBAGA (DATA PUBLIK): Nama Lembaga : TK Dharma Wanita Kesamben 01 Kepala Sekolah : Anna Yuni Wulandari, S.Pd.AUD Jumlah Tenaga Pendidik : 4 orang Jumlah Siswa Laki-laki : 26 anak Jumlah Siswa Perempuan : 28 anak Total Peserta Didik (Publik Sasaran) : 54 anak Pelaksana (WHO): 1. Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata (Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben) 2. Ibu Sigit 3. Ibu Trisna Latar Belakang: Dalam rangka mendukung program kerja Bidang Pendidikan serta memastikan sekolah binaan berjalan optimal, UP DWP Kecamatan Kesamben melaksanakan kegiatan kunjungan dan pembinaan langsung kepada publik sasaran yaitu peserta didik TK Dharma Wanita Kesamben 01. Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi dalam mendukung pendidikan anak usia dini di wilayah Kecamatan Kesamben. Tujuan Kegiatan: 1. Memperkuat pembinaan sekolah yang dikelola/dibina oleh DWP. 2. Memberikan dukungan moral dan motivasi kepada 54 peserta didik sebagai publik penerima manfaat. 3. Mempererat koordinasi antara UP DWP Kecamatan Kesamben dengan pihak sekolah serta tenaga pendidik. Pelaksanaan Kegiatan (What–When–Where–Who–Publik): Pada hari Senin, 9 Februari 2026, bertempat di TK Dharma Wanita Kesamben 01 Desa Kesamben, Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata bersama dua anggota melaksanakan kunjungan pembinaan kepada publik sasaran yaitu 54 peserta didik dan 4 tenaga pendidik. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Sekolah terkait kondisi sekolah, jumlah siswa, serta kebutuhan pembinaan. Selanjutnya Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan bermain edukatif, menyapa siswa di kelas, serta memberikan motivasi belajar agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang percaya diri dan berkarakter. Sebagai bentuk kepedulian kepada publik anak usia dini, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian snack/jajanan kepada seluruh siswa. Anak-anak terlihat antusias, ceria, dan merasa diperhatikan. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana positif yang mendukung perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Hasil dan Dampak Kegiatan: 1. Terjalinnya komunikasi yang harmonis antara UP DWP Kecamatan Kesamben dan sekolah binaan. 2. Meningkatnya motivasi dan keceriaan belajar bagi 54 peserta didik sebagai publik sasaran. 3. Terbangunnya kepedulian organisasi terhadap pendidikan anak usia dini di Kecamatan Kesamben. 4. Memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kesamben, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi penerus sejak usia dini. Makna dan Refleksi: Kegiatan ini menegaskan bahwa peran UP DWP Kecamatan Kesamben tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga hadir langsung di tengah publik untuk memberikan perhatian, pembinaan, dan dukungan nyata bagi pendidikan anak-anak. Pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Tindak Lanjut dan Evaluasi: Sebagai bentuk evaluasi kegiatan, UP DWP Kecamatan Kesamben berkomitmen untuk melaksanakan kunjungan pembinaan secara berkelanjutan serta melakukan monitoring perkembangan sekolah binaan. Kegiatan ini menjadi kontribusi nyata organisasi dalam mendukung pelayanan publik di bidang pendidikan anak usia dini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas Kecamatan Kesamben. Penutup: Kegiatan kunjungan dan pembinaan TK Dharma Wanita Kesamben 01 berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi publik sasaran. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen UP DWP Kecamatan Kesamben dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Kesamben. Laporan ini disusun oleh: Program: PAUD Pelaksana: Kecamatan Kesamben |
| 57 | 20-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan Keterangan Program Susunan Acara : Diawal tahun 2026 tepatnya di bulan Januari Dharmawanita Bappedalitbang mengadakan kegiatan rutin yang setiap bulannya dilaksanakan. Dalam pertemuan kali ini selain melaporkan kegiatan yang sudah berlangsung sebelumnya, mengevaluasi program Dharmawanita di tahun 2025 serta pelaporan keuangan Dharmawanita Bappedalitbang. Pertemuan kali ini juga diadakan seminar tentang Bijak Bermedia Sosial. Seminar kali ini sangat bermanfaat untuk Ibu-ibu DWP Bappedalitbang. Karena di era digitalisasi yang perkembangannya sangat pesat sekali, terkadang kita kesulitan untuk mengejar perkembangannya. Dalam bermedia social kita juga punya hal-hal yang harus kita lakukan. Ada beberapa prinsip yang bisa kita lakukan agar kita tidak sembrono dalam bermedia. Berikut prinsip-prinsip yang bisa kita lakukan agar kita bisa menjadi bijak dalam bermedia social : 1.Saring Sebelum Sharing Pastikan sebelum menyebarkan informasi sebaiknya kita harus mengecek kebenarannya. Hindari kata kasar, ejekan, atau sarkasme yang berlebihan. Karena bisa meyebabkan kesalahpahaman yang tidak aka nada habisnya. Kita harus tau bahwa media social itu adalah tempat orang bebas berpendapat maka dari itu kita harus menghargai segala pendapat yang kadang berbeda dengan pendapat kita. Hindari doomscrolling terus menerus menggeser layer sampai lupa waktu yang bisa menyebabkan kecemasan yang berlebihan, kelelahan mental dan membuat kita tidak produktif. tanyakan pada diri kita sendiri seandainya kita menulis ini apakah akan ada yang tersinggung, atau dapat berdampak kepada orang lain. Dalam bermedia social kita juga harus membatasi segala informasi pribadi milik kita mulai dari nama lengkap, Alamat, nomor handphone bahkan Lokasi realtime kita. Karena sangat berbahaya sekali apabila kita menyebarkan data pribadi bisa disalahgunakan orang lain untuk melakukana Tindakan criminal misalnya. Sebisa mungkin kita membagikan konten yang bisa mengedukasi orang banyak, bermanfaat, memberikan karya terbaik, yang bisa menginspirasi banyak orang. Seminar kali ini sangat bermanfaat sekali untuk Ibu-Ibu Dharmawanita Bappedalitbang, kita belajar banyak hal tentang bagaimana agar kita bijak dalam bermedia social. Lebih berhati-hati lagi karena tugas kita mendampingi Suami sebagai Abdi Negara yang kadang banyak disorot kinerjanya oleh media. Maka dari itu kita harus lebih berhati-hati memilah dan memilih mana yang akan kita upload dimedia social kita karena dampak baik atau buruk bukan hanya kita yang akan mendapatkannya. Semoga bertemuan kali ini berdampak baik untuk Ibu-Ibu Dharmawanita Bappedalitang dan semoga dipertemuan berikutnya kita bisa belajar lebih banyak lagi dengan materi yang berbeda dan bermanfaat. Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Siska Comalla selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang. |
| 58 | 25-01-2026 | KEGIATAN SUARA SASTRA EDISI 68 Bidang : Pendidikan Keterangan : Pada hari Minggu, 25 Januari 2026 Ibu Septiyawati dan Ibu Trianawati ditugaskan oleh Ibu Ketua DWP Dispusip untuk menghadiri undangan dari Komunitas Suara Sastra, kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar dengan Komunitas Suara Sastra yang dilaksanakan rutin setiap 2 minggu sekali. Acara ini merupakan sebuah forum komuniti sastra yang membincangkan tentang hubungan pribadi dengan puisi dilanjutkan dengan sesi pembacaan karya sastra dari masing-masing peserta yang hadir.
Berikut adalah rangkuman hasil kegiatan suara sastra : 1. Hubungan Peribadi dengan Puisi Beberapa peserta menyampaikan pengalaman unik mereka tentang seberapa dekat mereka dengan dunia puisi : 2. Isu Teknologi dan Kreativiti (AI) Acara kemudian dilanjutkan dengan berdiskusi mengenai kesan Kecerdasan Buatan (AI) terhadap penulisan sastra. Walaupun AI mampu menghasilkan bahasa yang sempurna, mereka berpendapat bahwa kreatifitas manusia tidak boleh digantikan kerana AI tidak mempunyai "rasa" atau jiwa yang lahir daripada pengalaman hidup manusia 3. Pengumuman Kelas Puisi "Suara Sastra" Acara ini juga mengumumkan penutupan pendaftaran untuk kelas penulisan puisi : 4. Sesi Pembacaan Puisi dan Cerpen Tampilan Peserta : Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mendokumentasikan kegiatan. Laporan ini dibuat/disunting oleh Trianawati selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar. Program: Taman Bacaan Masyarakat Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
| BIDANG : EKONOMI | ||
| 59 | 06-03-2026 | LAPORAN
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksanan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar melakukan kegiatan Belanja Ke Pasar Tradisinal yakni Pasa Garum Kabupaten Blitar dan Acara Bakti Sosial di wilayah Kecamatan Garum.
Keterangan Program:
1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar
2. Bidang : Ekonomi
3. Hari/Tanggal : Jum'at, 06 Maret 2026
4. Pukul : 08.00 wib - selesai
5. Tempat : Pasar Garum
6. Acara : Belanja ke pasar Tradisional dan Bakti Sosial di wilayah Kecamatan Garum
7. Petugas :
- Ibu Ketua Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Evi Agung Wicaksono
- Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Novita Asyik Fauzi
- Ibu Sekretaris Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Kiking Harianto
- Ibu Bendahara Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar Ny. Nunik Anas Faishol
Deskripsi kegiatan:
Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Garum dan Bakti Sosial. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita UP Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar.
Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil.
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sejak tahun 2025 telah mempunyai program rutin yaitu gerakan belanja ke pasar tradisional yang akan dilaksakan setiap bulan. Setiap bulannya sudah ada jadwal OPD mana yang diwajibkan untuk kegiatan tersebut dan di pasar tradisional mana dengan tujuan agar semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Blitar semua bisa terjangkau oleh program ini. Diharapkan pasar tradisional di Kabupaten Blitar bisa merasakan manfaat akan adanya Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Blitar.
Pada bulan Maret 2026 ini Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar mendapat tugas untuk melaksanakan program Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar yaitu belanja ke pasar tradisional yang berada di kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, beserta beberapa OPD lain yaitu:
1. Dinas Sosial Kabupaten Blitar
2. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar
3. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar
4. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Blitar
5. Kecamatan Garum
Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 wib dengan titik kumpul Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar.
Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional.
Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional.
Mengingat belakangan ini semakin marak aksi belanja online di online shop dan aplikasi digital. Para pedagang di pasar tradisional kebanyakan adalah generasi tua yang belum melek digital sehingga perlu dibantu upaya untuk mempertahankan eksistensi nya di pasar tradisional.
Ada banyak manfaat dalam gerakan belanja ke Pasar Tradisional ini, selain untuk mendukung perekonomian lokal dan mambantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, gerakan ini juga melestarikan budaya tradisional yaitu melakukan transaksi langsung dengan pedagang dan penjual sehingga tetap membina empati dan rasa kemanusian di tengah gempuran pasar digital.
Kelebihan Belanja di pasar tradisional dibanding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain:
1. Bisa bertemu lansung dengan penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas
2. Tidak adanya biaya pengiriman sehinggan kita dapay menghemat biaya
3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah
4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dibanding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital.
Keuntungan belanja di pasar tradisional antara lain:
1. Harga lebih murah: Harga produk di pasar tradisional biasanya lebih murah dibandingkan dengan di supermarket atau toko online.
2. Produk segar: Produk di pasar tradisional biasanya lebih segar karena langsung dari petani atau produsen.
3. Dukung ekonomi lokal: Dengan belanja di pasar tradisional, Anda dapat mendukung ekonomi lokal dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.
4. Interaksi langsung: Anda dapat berinteraksi langsung dengan pedagang dan petani, sehingga dapat memperoleh informasi tentang produk dan cara mengolahnya.
5. Produk unik: Pasar tradisional sering kali memiliki produk unik dan khas yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.
6. Suasana yang ramah: Pasar tradisional biasanya memiliki suasana yang ramah dan hangat, sehingga Anda dapat menikmati pengalaman belanja yang lebih menyenangkan.
7. Tidak ada pajak: Belanja di pasar tradisional biasanya tidak dikenakan pajak, sehingga Anda dapat menghemat uang.
8. Dukung pelaga lingkungan: Dengan membeli produk lokal, Anda dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh transportasi produk dari tempat lain.
Tujuan dan Manfaat:
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar
- Meningkatkan hubungan yang lebih erat antara DWP dan masyarakat sekitar
- Memberikan kesempatan kepada pedagang-pedagang lokal untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan usaha mereka
Hasil:
Kegiatan belanja ke pasar tradisional ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat luas terutama para penjual di pasar tradisional tetapi juga bermanfaat bagi anggota Dharma Wanita antara lain:
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal: Anggota DWP dapat memahami betapa pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
- Meningkatkan hubungan yang lebih erat dengan masyarakat: Kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat antara DWP dan masyarakat sekitar, terutama dengan pedagang-pedagang lokal.
- Meningkatkan keterampilan berinteraksi: Anggota DWP dapat meningkatkan keterampilan berinteraksi dengan masyarakat dan pedagang-pedagang lokal.
- Meningkatkan rasa kebersamaan: Kegiatan ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara anggota DWP.
- Meningkatkan pengetahuan tentang produk lokal: Anggota DWP dapat meningkatkan pengetahuan tentang produk lokal dan manfaatnya bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat sekitar.
Dalam rangka menyambut Idul Fitri, Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian parsel sembako Lebaran. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat tali silaturahmi antara pengurus, anggota, dan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memberikan kebahagiaan bagi penerima parsel sembako menjelang Hari Raya.
Tujuan kegiatan ini:
1. Menjalin dan mempererat silaturahmi antar anggota Dharma Wanita
2. Menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama.
3. Berbagi kebahagiaan dengan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Peserta kegiatan:
1. Ketua Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar
2. Pengurus Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar
3. Anggota Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut:
1. Ketua Dharma Wanita bersama anggota secara simbolis menyerahkan parsel Lebaran kepada penerima yang telah ditentukan.
2. Selanjutnya dilakukan pembagian parsel kepada penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial dari Dharma Wanita Diskominfotiksan.
Hasil dari kegiatan ini:
Kegiatan berbagi parsel Lebaran berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan. Para penerima parsel menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi antara anggota Dharma Wanita dan masyarakat.
Demikian laporan kegiatan berbagi parsel Lebaran Dharma Wanita Diskominfotiksan Kabupaten Blitar ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
Laporan ini ditulis oleh Ny. Novita Asyik Fauzi Selaku operator e reporting UP DWP DISKOMINFOTIKSAN Kabupaten Blitar.
Program: Toko Pelaksana: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian |
| 60 | 06-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan telah mengikuti Kegiatan Belanja Pasar di Pasar Garum Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Keterangan Program : Dalam rangka mendukung ekonomi pedagang kecil, Pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan Kegiatan Belanja Pasar Desa yang dilakukan satu bulan sekali oleh pegawai Aparatur Sipil Negara- nya. Belanja di Pasar Desa diharapkan juga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, menciptakan peluang kerja, dan memperkuat BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Belanja di pasar desa menawarkan produk yang lebih segar langsung dari petani dengan harga lebih terjangkau, serta memungkinkan tawar-menawar. Selain ekonomis, aktivitas ini mendukung perekonomian lokal, melestarikan budaya, mengurangi jejak karbon, dan mempererat hubungan sosial antarwarga. Program: Bazaar Pelaksana: Dinas Kesehatan |
| 61 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Bidang : Ekonomi Keterangan Program : Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan selalu ambil bagian dalam memeriahkan bazar Ramadhan yang dilaksanakan di Pendopo Kanigoro setiap tahunnya yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar. Untuk bulan Ramadhan tahun 2026 ini, bazar Ramadhan berlangsung setiap hari Kamis, yaitu tanggal 26 Februari 2026, 5 Maret dan 12 Maret 2026. Anggota Dharma Wanita Disperkimtan banyak yang memiliki kemampuan lebih di bidang memasak dan membuat kue kering, jadi kesempatan mengikuti bazar Ramadhan ini dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Pada bazar Ramadhan tahun ini menghadirkan olahan unggulan dari anggota Dharma Wanita Disperkimtan, yaitu Ny. Titik Dayat yang sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam membuat empek-empek Palembang, tahu bakso, tape ketan. Disamping Ny. Titik Dayat, ada Ny. Ratna Rudi menyediakan buah-buahan segar. Anggota Dharma Wanita Disperkimtan inilah yang selalu tampil dan unjuk bagian dalam memeriahkan bazar Ramadhan Kabupaten Blitar. Bazar Ramadhan Dharma Wanita memiliki manfaat untuk pemberdayaan UMKM, menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, dan meningkatkan kepedulian sosial, serta tujuan mengikuti bazar adalah untuk mendukung UMKM, mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau, dan memperluas persatuan. Manfaat Bazar Ramadhan Dharma Wanita meliputi : Tujuan mengikuti Bazar Ramadhan Dharma Wanita adalah : Tujuan khusus dari mengikuti acara tahuan "Bazar Ramadhan" bagi DWP Disperkimtan adalah mendukung pertumbuhan perekonomian keluarga besar DWP Disperkimtan. Beragam produk seperti kripik pisang, kripik ketela, talas hasil produksi Ny. Rudik salah satu anggota DWP Disperkimtan juga turut tampil bersamaan dengan makanan hasil olahan Ny. Titik Dayat dan Ny. Ratna Rudi menjual buah-buahan segar seperti anggur, jeruk, kelengkeng. Dari hasil penjulan di bazar, kas DWP bertambah, pendapatan per anggota yang mengikuti bazar juga meningkat. Yang tidak kalah penting adalah, dari penjualan bazar, ada sebagian rezeki yang disumbangkan untuk kegiatan sosial. Diharapkan segala rezeki yang diperoleh dapat dikelola dengan baik untuk kebaikan sesama yang membutuhkan. Ibu Ketua Dharma Wanita Disperkimtan, Ny. Margareth Nanang Adi menyatakan kebanggaannya terhadap konsistensi DWP dalam mendukung perekonomian masyarakat dengan sentuhan sosial yang terintegrasi dalam program-programnya. Diharapkan akan lebih banyak lagi anggota DWP yang akan mengikutsertakan hasil masakan, kue, atau kerajinan yang bisa ditampilkan lagi untuk memeriahkan acara Bazar Ramadhan di tahun berikutnya. Agar lebih beragam dan pemerataan pendapatan perekonomian keluarga besar DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar. Laporan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e reporting Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Program: Bazaar Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 62 | 11-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah berpartisipasi dalam bazar Ramadhan 2026 Bidang : Ekonomi Program : Kegiatan Usaha, Bazaar Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Deskripsi Kegiatan Bazar ramadhan yang diselenggarakan oleh GOW dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan dan mendukung UMKM di Kabupaten Blitar. Bazar ini berlangsung bersamaan dengan acara Siraman Rohani KORPRI yang diselenggarakan di Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar. Bazar ini diikuti UMKM dari berbagai elemen masyarakat dengan menjual berbagai produk antara lain sembako, kue lebaran, produk olahan makanan dan minuman serta produk UMKM lainnya. Acara ini dilakukan dengan tujuan membantu UMKM sebagai wadah promosi dan pemasaran langsung untuk meningkatkan penjualan serta memperluas jangkauan pasar produk lokal. Selain meningkatkan pendapatan, bazar ini juga berfungsi memperkenalkan produk, memperkuat branding, membangun relasi bisnis, dan meningkatkan daya saing UMKM. Promosi dan penjualan langsung dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan produk secara langsung ke konsumen sehingga konsumen benar-benar tahu apa yang dijual secara riil sehingga secara kualitas dan kuantitas bisa di cek secara langsung, berbeda jika pembelian secara online. Bazar juga bisa menjadi tempat mendapatkan umpan balik (feedback) secara langsung dari pemveli untuk perbaikan dan inovasi produk ke depannya. UMKM juga dapat membangun kemitraan dengan sesama pelaku usaha, distributor, atau mungkin juga menemukan investor untuk kolaborasi di masa depan, sehingga UMKM akan berkembang lebih maju pesat. Jika hal ini terjadi maka diharapkan akan terjadi pertumbuhan ekonomi lokal untuk bertumbuh secara nasional bahkan mungkin secara internasional. Kegiatan Bazar UMKM diharapkan memberikan manfaat juga bagi masyarakat sekitar dengan mempermudah akses pertemuan antara penjual dan pembeli, pengetahuan tentang produk lokal di sekitar kita, mempererat silaturahmi dan menjadi sarana hiburan serta edukas ikewirausahaan bagi pengunjung. Penyusun Laporan:
Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar) |
| 63 | 06-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Koperasi UKM Kabupaten Blitar pada hari Jumat tanggal 6 Maret 2026 melaksanakan kegiatan Belanja Ke Pasar Tradisional yaitu di Pasar Garum, Kegiatan ini bertujuan untuk meramaikan pasar tradisional serta mendukung ekonomi kerakyatan dan UMKM Program: Bazaar Pelaksana: Dinas Koperasi dan Usaha Mikro |
| 64 | 24-02-2026 | Bidang : Kewirausahaan Program kerja : Bidang Ekonomi Tema : “Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM” Pukul : 07.00 WIB - selesai Tempat : Ruang Rapat lt 1 Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar Jumlah Peserta : 15 Peserta Kegiatan “Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM” ini menjadi momentum penting bagi Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Dinas Perhubungan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun kemandirian ekonomi tanpa mengesampingkan profesionalisme dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu memahami peluang dan batasan ASN dalam berwirausaha, memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha, serta membangun sinergi yang kuat dengan pelaku UMKM. Dengan demikian, ASN tidak hanya berperan dalam pelayanan publik di bidang perhubungan, tetapi juga turut berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Uraian kegiatan : Pada hari Selasa, 24 Februari 2026 telah dilaksanakan kegiatan Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM. Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia, kemudian pembukaan oleh ketua Dharma Wanita Persatuan diikuti dengan pembacaan doa untuk memohon keberkahan agar acara berjalan lancar. Selanjutnya, peserta menerima rangkaian arahan mengenai Kebolehan dan Batasan ASN untuk berwirausaha. ASN diperbolehkan untuk berwirausaha dengan memperhatikan beberapa hal yaitu : Tidak mengganggu kinerja sebagai ASN, Tidak merangkap jabatan manajerial serta Tetap menjunjung etika dan disiplin kerja. Dalam menjalankan usaha, strategi pemasaran menjadi faktor penting. Konsep yang digunakan adalah bauran pemasaran (4P)
Hasil dan dampak kegiatan : Tujuan utama dari berwirausaha adalah meningkatkan kesejahteraan, membangun ketahanan ekonomi, serta mempersiapkan kemandirian finansial pasca pensiun.
Makna dan refleksi : Kegiatan “Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM” di Dinas Perhubungan memiliki makna penting sebagai bentuk penguatan kapasitas ASN dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis. Berwirausaha bukan hanya dipandang sebagai upaya menambah penghasilan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan manajerial yang pada akhirnya turut menunjang profesionalisme dalam bekerja. Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan mengajak untuk memahami bahwa sinergi dengan UMKM dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung. ASN tetap menjalankan tugas dan fungsi utamanya secara optimal, sekaligus membuka peluang usaha yang dijalankan secara tertib, disiplin, dan sesuai regulasi. Hal ini menjadi refleksi bahwa keseimbangan antara pengabdian kepada negara dan pengembangan diri secara ekonomi dapat berjalan beriringan. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran dan pengelolaan usaha menjadi pembelajaran penting agar ASN mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan pola pikir mandiri, produktif, dan berorientasi pada keberlanjutan, sehingga ASN dapat berkontribusi tidak hanya dalam pelayanan publik, tetapi juga dalam penguatan ekonomi masyarakat. Penutup Kegiatan Belajar Berwirausaha: Sinergi ASN dan UMKM dengan Dharma Wanita Persatuan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Diharapkan kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antar anggota sekaligus memperkuat peran DWP dalam membangun generasi emas 2045. Laporan ini disusun oleh : Ny. Yogha Bogi selaku operator e-reporting UP DWP Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar Program: Pelatihan/Kursus Pelaksana: Dinas Perhubungan |
| 65 | 09-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Belanja di Pasar Tradisional bulan Februari 2026
Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sejak tahun 2025 telah mempunyai program rutin yaitu gerakan belanja ke pasar tradisional yang diadakan setiap bulan. Setiap bulannya sudah ada jadwal OPD mana yang diwajibkan untuk kegiatan tersebut dan di pasar tradisional mana dengan tujuan agar semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Blitar semua bisa terjangkau oleh program ini. Diharapkan pasar tradisional di Kabupaten Blitar bisa merasakan manfaat akan adanya Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Blitar.
Pada bulan Februari 2026 ini Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar mendapat tugas untuk melaksanakan program Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar yaitu belanja ke pasar tradisional yang berada di kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, beserta beberapa OPD lain yaitu:
Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kami kemudian memulai belanja dengan membeli berbagai produk lokal seperti sayuran, buah-buahan, dan produk olahan makanan. Kami juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi dengan pedagang-pedagang lokal dan mendengarkan cerita mereka tentang tantangan dan peluang dalam menjalankan usaha di pasar tradisional. Keuntungan belanja di pasar tradisional antara lain:
1. Harga lebih murah: Harga produk di pasar tradisional biasanya lebih murah dibandingkan dengan di supermarket atau toko online. Tujuan dan Manfaat:
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Hasil:
Kegiatan belanja ke pasar tradisional ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat luas terutama para penjual di pasar tradisional tetapi juga bermanfaat bagi anggota Dharma Wanita antara lain:
Penyusun Laporan:
Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satpol PP & Damkar Kabupaten Blitar) |
| 66 | 02-02-2026 | Ibu Ketua Dharma Wanita Kecamatan Garum Kabupaten Blitar beserta anggota, mengunjungi kegiatan Bazar UMKM di desa Slorok pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh warga sekitar juga para UMKM se Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga
Keterangan Program :
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Garum
2. Hari / tanggal : Jumat, 30 Januari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB s.d selesai
4. Peserta : 61 peserta
5. Lokasi : Lapangan Desa Slorok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
6. Acara : Bazar UMKM dan lomba2
Kegiatan di awali dengan sambutan singkat dari Bapak Camat Garum Frazao Castelo SE, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pegawai dan anggota DWP dalam mengikuti kegiatan ini. Semua pegawai dan anggota DWP bisa berkumpul bersama di lapangan dengan suasana bahagia untuk melakukan Bazar UMKM bersama agar kegiatan ini bisa mendongkrak Ekonomi di Kecamatan Garum Kususnya
Ceramah singkat disampaikan oleh Bapak Nurhidayat, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran, semangat pelayanan, dan akhlak yang mulia dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. "Jabatan hanyalah titipan, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Jadikan tugas sebagai ladang ibadah, bukan sekedar rutinitas," tutur Bapak Nurhidayat dengan penuh semangat di depan rekan-rekan kerja Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Selanjutnya beliau memimpin doa, dipanjatkan untuk keselamatan pribadi, keluarga, kelancaran tugas kedinasan, serta keberkahan bagi seluruh pegawai di lingkungan Dinas Perkimtan, keberkahan bagi semua anggota DWP Disperkimtan yang selalu menjadi support terdepan bagi para suami.
Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembinaan keluarga ASN, dengan fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta pembentukan karakter anak. DWP aktif memberikan edukasi, memupuk keharmonisan keluarga, mendukung karier suami, serta memperdayakan anggota melalui kegiatan ekonomi kreatif, sosial, dan kesehatan.
Berikut adalah bentuk-bentuk peran aktif anggota DWP :
1. Pilar ketahanan keluarga : DWP menjadi penopang utama ketahanan keluarga ASN yang harmonis, berdaya, dan berakhlak.
2. Pembinaan Pendidikan dan Karakter Anak : aktif dalam mendidik anak, memastikan tumbuh kembang yang sehat (asah, asih, asuh) guna menciptakan generasi berkarakter.
3. Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial : mengadakan program nyata seperti pemberdayaan ekonomi kreatif, kegiatan sosial, dan kesehatan bagi anggota.
4. Mendukung Kinerja Suami (ASN) : memberikan dukungan moral dan menciptakan suasana rumah tangga yang kondusif agar suami dapat fokus pada pelayanan publik dan tugas profesionalnya.
5. Sinergi dan Solidaritas : menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat kebersamaan dan netralitas anggota DWP.
6. Penggerak Program Nasional : terlibat langsung dalam program-program pemerintah, seperti "DWP mengajar" dan kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui peran aktif ini, DWP tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak pembangunan manusia yang dimulai dari lingkup keluarga ASN.
Kegiatan ditutup dengan Lomba
Laporan disusun oleh . Siti Sundari selaku operator e-reporting Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
Program: Bazaar Pelaksana: Kecamatan Garum |
| 67 | 14-01-2026 | KEHADIRAN KETUA DHARMA WANITA DINAS TENAGA KERJA DALAM PERTEMUAN RUTIN PENGURUS DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Ibu Ketua UP Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar Bidang : Ekonomi Keterangan : 1. Hari/Tanggal : Rabu, 14 Januari 20252. Pukul : 08.00 – selesai 3. Tempat : Excellent Creative, Jl. Brawijaya, Genengan, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar 4. Acara : Pertemuan Rutin Perdana Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar Tahun 2026 Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia anggota, Ketua Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai sarana silaturahmi, koordinasi, evaluasi, dan pengembangan kapasitas anggota Dharma Wanita Persatuan. Keikutsertaan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarorganisasi Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Dasar Kegiatan ini adalah : 1. Program kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.2. Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. 3. Komitmen Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan anggota. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1. Mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.2. Menjalin koordinasi dan memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja dengan DWP Kabupaten Blitar. 3. Melakukan evaluasi program kerja Dharma Wanita yang telah dilaksanakan. 4. Meningkatkan wawasan dan kapasitas anggota Dharma Wanita, khususnya dalam bidang kewirausahaan. 5. Mendorong kemandirian ekonomi keluarga ASN melalui pengembangan jiwa wirausaha. Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar ini merupakan pertemuan rutin pertama pada tahun 2026. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut hadir sebagai bentuk dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi Dharma Wanita. Acara diisi dengan penyampaian materi kewirausahaan oleh narasumber yaitu pemilik Excellent Creative, Andreas yang menyampaikan materi mengenai kewirausahaan dan pengembangan usaha mandiri. Beliau menekankan pentingnya pembelajaran kewirausahaan dalam mempersiapkan individu menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Materi yang disampaikan antara lain mengenai manfaat kewirausahaan dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan masyarakat. Kewirausahaan juga dinilai mampu menumbuhkan pribadi yang produktif, inovatif, beretika, dan bertanggung jawab. Selain itu, disampaikan pula tahapan dalam memulai usaha sendiri, yaitu: 1. Menentukan ide usaha berdasarkan passion, hobi, atau permasalahan di lingkungan sekitar.2. Melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen, pesaing, dan tren usaha. 3. Menyusun rencana bisnis secara tertulis yang mencakup visi, misi, strategi, dan perencanaan keuangan. 4. Menghitung kebutuhan modal dan mengelola anggaran dengan efektif. 5. Menentukan keunikan produk atau jasa sebagai nilai tambah dalam persaingan usaha. 6. Memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. 7. Fokus dan konsisten dalam menjalankan satu usaha hingga berkembang dan stabil. Narasumber juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, membangun jejaring, pengelolaan keuangan yang tertib, serta menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental dalam menjalankan usaha. Demikian laporan kegiatan kehadiran Ketua Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar dalam Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan peran Dharma Wanita dalam mendukung pembangunan daerah. Program: Seminar/Ceramah Pelaksana: Dinas Tenaga Kerja |
| 68 | 02-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BLITAR UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan belanja di Pasar Tradisional bersama Ibu-Ibu dari UP DWP Dinas PUPR, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kecamatan Nglegok dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabuaten Blitar Hari/Tanggal : Jumat, 2 Januari 2026 Kegiatan yang diikutileh 9 (sembilan ) orang anggota DWP Dinas Kebudaaan dan Pariwisata ini merupakan kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar. Pelaksanaannya setiap minggu Pertama di Hari Jumat. Jadi inii merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan. tujuannya untuk menambah penghasiilan para pedagang sekaligus meramaikan pasar tradisional yang sekarang sudah mulai ditinggalkan para pengunjungnya. Akibat perubahan zaman, sekarang bbanyak toko online dan toko modern, bahkan sampai ke pelosok Desa. Selain dari Dharma Wanita Persatuan, kegiatan ini juga melibatkan organisassi lan yaitu PERWOSI, PKK dan GOW Belanja di Pasar Tradisional memilikimbanyak manfaat, baikmbagi konsumen, pedagang maupun perekonomian daerah. Pasar tradisionalbukan sekedar tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang sosial yang mencerminkan kehidupan masyarakat dan budaya lokal. Salah satu manfaat utama berbellanja di pasar tradissional adalah harga yang relatif lebih terjangkau. Barang-barang kebutuhan pokok seperti sayur, buah, ikan, daging dan bumbu dapur umumnya dijual dengan harga lebih murh karena rantai distribusinya lebih pendek. Pembeli juga memiliki kesempatan untuk menawar harga, sehingga tercipta transaksi yang saling menguntungkan antar antara penjual dan pembeli.. Selain itu, kualitas dan kesegaran produk di pasar tradisional biasanya lebih terjamin. Banyak pedagang menjual hasil panen atau tangkapan yang masih segar karena langsung diperoleh dari petani,peternak atau nelayan setempat. Hal ini dapat membuat konsumen dapat memilih bahan makanan yang lebih sehat dan sesuai kebutuhan. Manfaat lainnya adalag terjalinnyainteraksi sosial yang hangat. Berbelanja di Pasara Tradisional memungkinkan terjadinya komunikasi langsung antara penjual dan pembeli. Interaksi ini tidak hanya membangun keakraban, tetapi jugamenumbuhkan rasa saling percaya dan solidaritas antar warga. Nilai-nilai kebersamaan ini menjadi ciri khas yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan modern. Dari sisi ekonomi, pasar tradisional berperan penting dalam mendukung usaha kecil dan menengah (UMKM). Dengan berbelanja di pasar tradisional, masyarakat turut membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil serta menggerakkan roda perekonomian lokal. Perputaran uang di daerah menjadi lebih sehat dan merata. Selain itu, pasar tradisional juga berfunfsi sebagai sarana pelestarian budaya lokal. Beragam makanan khas, jajanan tradisionall, serta kearifan lokall masih dapat ditemukan di pasar tradisional.keberdaan pasar ini membantu menjaga identitas budaya agar tetap hidup di tengah arus medernisasi. Dengan berbagai manfaat tersebut, belanja di Pasar Tradisional patut terus didorong dan dilestarikan sebagai bagian penting dari kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat Setelah belanja di Pasar, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan rutin di Kantor Dinad Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar di Jalan Raya Penataran no 11 Desa Penataran Kecamatan Nglegok. Dalam sambutannya Ibu Ketua menyampaikan Pertemuan rutin ini bukan sekedar untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat komitmen dan kebersamaan kita dalam menjalankan program-program organisasi. DWP adalah wadah yang memberikan ruang bagi kita untuk belajar, berkembang serta berkontribusi bagi lingkungan dan keluarga,\. Beliau mengajak semua anggota untuk terus menjaga kkekompakan dan semangat kebersamaan. Kegiatn yang sudah berjalan baik dari bidang pendidikan, sosial maupun peningkatan kapasitas perempuan hanya akan berhasil jika kita berpartisipasi dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Setiap langkah kecil yang kita lakukan akan memberi dampak besar ketika dilakukan bersama-sama. Kedepan masih bnayak agenda yang telah direncanakan. Untuk itu diharapkan Ibu-Ibu dapat berperan aktif, hadir dan ikut serta dengan hati yang gembira. Mari kita jadikan setiap kegiatan sebagai ruang untuk menambah wawasan, mempeererat hubungan dan memberikan manfaat bagi didi sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar. Semangat kita adalah kekuatan. Mari kita ters saling menguatkan dan mendukung. Saya percaya dengan kebersamaan yang solid, DWP DISBUDPAR dapat menjadi organisasi yang lebih hidup, aktif dan memberi banyak inspirasi. Selanjutnya acra diisi kegiatan dengan pelatihan membuat kue lumpur oleh Ibu Ita Eko Susanto. Adapun resepnya adalag sebagai berikut ;: Laoran ini ditulis oleh Ny Titin Sugeng selaku operator e reporting UP DWP Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Blitar |
| 69 | 14-01-2026 | "Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar"
Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB menghadiri Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 14 Januari 2025 yang bertempat di Andreas Exellent dengan alamat J!. Brawijaya, Genengan Kecamatan Sanankulon dalam agenda Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar.
dalam kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Dharma Wanita Kabupaten Blitar dengan Narasumber oleh Andreas Exellent. kegiatan pertemuan rutin dharma wanita ini pertemuan Pertama pada tahun 2026.
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah agenda reguler untuk mempererat silaturahmi, membahas program kerja. serta meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan kewirausahaan (kerajinan, memasak), pembinaan (kesehatan, keagamaan, anti-narkoba), dan kegiatan sosial untuk mendukung tugas suami ASN dan kesejahteraan keluarga.Tujuannya adalah pemberdayaan anggota dan keluarga PNS demi pencapaian tujuan organisasi. tujuan lainnya Evaluasi program yang sudah berjalan dan perencanaan kegiatan mendatang (pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga).Pertemuan rutin ini menjadi wadah penting bagi DWP untuk terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya dan lingkungan sekitar.
pada pertemuan kali ini di sebagai Narasumber adalah pemilik dari Andreas Exellent. pentinya kita mengikuti kegiatan belajar bewirausaha mempersiapkan individu menghadapi masa depan yang tidak pasti, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan masyarakat secara luas melalui inovasi dan tanggung jawab sosial. Mendorong untuk menciptakan peluang sendiri daripada bergantung pada pekerjaan formal, serta menumbuhkan pribadi yang produktif dan inovatif.Mengasah kemampuan menemukan ide baru, solusi unik, dan cara-cara baru dalam berbisnis.Membangun mental yang kuat, keberanian mengambil risiko, dan keyakinan diri yang tinggi.Melatih kemampuan mengidentifikasi masalah dan mencari solusi yang efektif dalam berbagai situasi.Mengembangkan kemampuan memimpin tim, menginspirasi orang lain, dan mengelola visi bisnis.Belajar mengelola waktu secara efektif dan mengelola sumber daya finansial dengan baik.
Manfaat bagi masyarakat dan Ekonomi Mengurangi angka pengangguran dengan membuka usaha dan merekrut orang lain.Memberikan kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan nilai dan inovasi.Mendorong bisnis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, seperti produk ramah lingkungan. Membentuk individu yang beretika, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif, bukan hanya berfokus pada keuntungan finansial.
Belajar usaha sendiri dimulai dengan menemukan ide sesuai passion, melakukan riset pasar, membuat rencana bisnis (business plan), menyiapkan modal dan anggaran, lalu fokus pada satu ide awal. Kunci sukses lainnya adalah menentukan keunikan produk/jasa, membuat strategi promosi yang efektif (terutama lewat media sosial), terus belajar dari orang lain, dan mengelola keuangan dengan cermat, sambil menjaga kesehatan fisik dan mental.
Tahapan memulai Usaha Sendiri
1. Pilih usaha berdasarkan passion, hobi, atau solusi dari masalah di lingkungan sekitar. Jangan terlalu banyak ide di awal, pilih satu fokus utama.
2. Pelajari target konsumen, pesaing, dan tren industri. Pahami kebutuhan dan kebiasaan calon pelanggan Anda.
3. Susun secara tertulis, mulai dari visi, misi, strategi, hingga perkiraan keuangan.
4. Hitung kebutuhan modal, buat anggaran, dan optimalkan penggunaannya. Pertimbangkan skema modal kecil seperti dropshipping atau jasa jika modal terbatas.
5. Temukan apa yang membuat produk/jasa Anda berbeda dari yang lain untuk memenangkan persaingan.
6. Manfaatkan media sosial dan buat strategi pemasaran yang tepat sasaran. Google Search sangat membantu dalam riset, begitu juga platform lain.
7. angan mudah terdistraksi dengan ide lain. Fokus pada satu bisnis dulu hingga stabil.
Hal Hal lainnya yang harus di perhatikan :
1. Jangan malu bertanya dan belajar dari pengusaha sukses atau mentor.
2. Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis, serta catat pemasukan dan pengeluaran dengan baik.
3. Asah kemampuan komunikasi, membangun relasi, dan terus belajar dari kesalahan.
4. Gunakan platform online untuk pemasaran, penjualan, atau bahkan modal (crowdfunding).
Dengan perencanaan matang dan eksekusi yang baik, usaha sendiri bisa menjadi jalan menuju kesuksesan finansial dan kepuasan pribadi.
Demikian Laporan kami, semoga bermanfat (By Ririn Fitriana)
Program: Pelatihan/Kursus Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 70 | 13-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup mengadakan pertemuan rutin dengan kegiatan, Bidang : Bidang Ekonomi Hari/Tanggal : Selasa , 12 Januari 2026 Dengan susunan acara sebagai berikut : Susunan petugas dalam acara pertemuan rutin tanggal 13 januari 2026 sebagai berikut : Pelatihan makanan olahan / frozen food ini ditujukan untuk pemula usaha kuliner, atau siapa saja yang ingin memproduksi makanan tahan simpan dengan kualitas baik dan aman.
Materi yang Umum Diajarkan Program: Pelatihan/Kursus Pelaksana: Dinas LIngkungan Hidup |
| 71 | 13-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar telah Bidang : Ekonomi Program : Kegiatan Usaha, Kegiatan Toko Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Jumat, 02 Januari 2026 3. Pukul : 07.00 – selesai 4. Peserta : DWP UP Disbudpar, Dispora, Disnakkan, PUPR, Kec. Nglegok 5. Tempat : Pasar Penataran, Kec. Nglegok 6. Acara : Belanja di Pasar Tradisional Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Nglegok. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar. Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil. Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu: 1. Bisa bertemu langsung penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas, 2. Tidak adanya biaya pengiriman sehingga kita dapat menghemat biaya 3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah 4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dengan belanja di pasar modern maupun pasar digital. Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini. Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online. Penulis : Louise Dispora Program: Toko Pelaksana: Dinas Pemuda dan Olah Raga |
| 72 | 02-01-2026 | LAPORAN E-REPORTING KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN A. Pendahuluan Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun budaya. Keberadaan DWP tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai motor penggerak partisipasi perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan perekonomian masyarakat. Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah daerah serta menumbuhkan kepedulian terhadap perekonomian rakyat, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar secara aktif dan konsisten melaksanakan kegiatan sosial ekonomi yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah partisipasi dalam gerakan belanja di pasar tradisional yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan pasar modern yang secara tidak langsung memberikan tantangan tersendiri bagi keberlangsungan pasar tradisional. Oleh karena itu, DWP mengambil peran untuk turut menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat di berbagai lapisan dengan cara menggalakkan kembali aktivitas ekonomi di pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi rakyat. B. Waktu dan Tempat Kegiatan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan ini dilaksanakan pada: Pemilihan lokasi Pasar Tradisional Desa Penataran didasarkan pada pertimbangan strategis, mengingat pasar tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan sekitarnya yang masih sangat bergantung pada transaksi jual beli secara langsung antara pedagang dan pembeli. C. Peserta dan Unsur yang Terlibat Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Istri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dari Dinas PUPR Kabupaten Blitar dan dilaksanakan bersama dengan 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kehadiran lintas OPD dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi dan kebersamaan antarorganisasi Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah daerah, sekaligus menunjukkan kekompakan dan kepedulian para istri ASN terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. D. Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan Pasar tradisional memiliki peran yang sangat penting dalam menopang perekonomian masyarakat, khususnya bagi pedagang kecil, petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro. Namun demikian, seiring dengan maraknya pembangunan pasar modern dan pusat perbelanjaan, keberadaan pasar tradisional menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari menurunnya jumlah pembeli hingga berkurangnya daya saing. Berdasarkan kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan secara rutin menginisiasi dan mengikuti kegiatan belanja di pasar tradisional sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian rakyat. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini antara lain: E. Rangkaian Kegiatan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar di Pasar Tradisional Desa Penataran diawali dengan kehadiran seluruh peserta pada pagi hari. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar dan disambut oleh para pedagang pasar dengan penuh antusias. Para anggota DWP secara langsung berinteraksi dengan para pedagang, membeli berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti sayur-mayur, buah-buahan, bahan pangan, serta produk olahan lokal. Interaksi yang terjalin berlangsung secara hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan emosional antara pembeli dan pedagang yang menjadi ciri khas pasar tradisional. Selain melakukan aktivitas belanja, para anggota DWP juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pedagang agar tetap optimis dan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta kebersihan lingkungan pasar. Kehadiran para ibu anggota DWP di tengah aktivitas pasar memberikan dampak positif secara psikologis bagi para pedagang, karena mereka merasa diperhatikan dan didukung oleh pemerintah daerah melalui organisasi Dharma Wanita Persatuan. Peran Serta Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan Peran ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan, khususnya DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar, sangatlah signifikan dalam kegiatan ini. Sebagai pengelola rumah tangga, para ibu memiliki peran penting dalam menentukan pola konsumsi keluarga. Dengan memilih berbelanja di pasar tradisional, para anggota DWP secara langsung memberikan contoh nyata kepada masyarakat mengenai pentingnya mendukung produk lokal dan usaha kecil. Selain itu, keterlibatan aktif para ibu DWP menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi, tidak hanya di lingkup keluarga tetapi juga di tingkat masyarakat. Melalui kegiatan ini, para ibu DWP menjadi agen edukasi yang mengajak masyarakat untuk kembali mencintai pasar tradisional sebagai warisan budaya dan pusat interaksi sosial. Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan juga berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Melalui dialog dan interaksi langsung dengan pedagang, berbagai masukan dan keluhan dapat dihimpun sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada pasar tradisional. G. Dampak dan Manfaat Kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata, baik secara ekonomi maupun sosial. Dari sisi ekonomi, meningkatnya aktivitas belanja di pasar tradisional turut membantu meningkatkan pendapatan pedagang dan mempercepat perputaran uang di tingkat lokal. Dari sisi sosial, kegiatan ini mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Kegiatan ini juga memberikan manfaat edukatif bagi anggota DWP sendiri, yaitu meningkatnya kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengan melibatkan diri secara langsung, para anggota DWP semakin memahami kondisi riil masyarakat dan dapat berkontribusi secara lebih optimal. H. Penutup Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada Jumat, 2 Januari 2026 di Pasar Tradisional Desa Penataran Kecamatan Nglegok merupakan wujud nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi rakyat dan pelestarian pasar tradisional. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran strategis perempuan, khususnya ibu-ibu anggota DWP, dalam mendukung program pemerintah daerah. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan pasar tradisional tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah pesatnya pertumbuhan pasar modern. Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan yang merata dan berkeadilan. |
| 73 | 02-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Bidang : EkonomiProgram Kerja : Ekonomi dan usaha Kegiatan : Belanja di pasar tradisional Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Jumat, 02 Januari 2026 - Jam : 07.00 WIB- selesai - Tempat : Pasar Penataran - Peserta : 5 Unsur Pelaksanan DWP (Disbudpar, Dispor, DISNAKKAN, Dinas PUPR, Kec NGLEGOK - Acara : Belanja di pasar tradisional Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto bersama jajaran pengurus melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Srengat. Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil. Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional. Mengingat belakangan ini semakin marak aksi belanja online di online shop dan aplikasi digital. Para pedagang di pasar tradisional kebanyakan adalah generasi tua yang belum melek digital sehingga perlu dibantu upaya untuk mempertahankan eksistensi nya di pasar tradisional. Ada banyak manfaat dalam gerakan belanja ke Pasar Tradisional ini, selain untuk mendukung perekonomian lokal dan mambantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, gerakan ini juga melestarikan budaya tradisional yaitu melakukan transaksi langsung dengan pedagang dan penjual sehingga tetap membina empati dan rasa kemanusian di tengah gempuran pasar digital. Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu: 1. Bisa bertemu langsung penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas, 2. Tidak adanya biaya pengiriman sehingga kita dapat menghemat biaya 3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah 4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dengan belanja di pasar modern maupun pasar digital. Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini. Berikut jadwal belanja di pasar trasional pada bulan Januari 2026 : - DISBUDPAR - DISPORA - DISNAKKAN - DINAS PUPR - KECAMATAN NGLEGOK Tujuan DWP Belanja ke Pasar Tradisional 1.Mendukung dan memberdayakan pedagang kecil serta pelaku UMKM lokal agar tetap berkembang. 2.Meningkatkan kecintaan dan kepedulian anggota DWP terhadap keberadaan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat. 3.Mengajak masyarakat untuk lebih memilih produk lokal yang segar, sehat, dan terjangkau. 4.Membantu menjaga keberlangsungan pasar tradisional agar mampu bersaing dengan pasar modern. 5.Mempererat kebersamaan dan kekompakan anggota Dharma Wanita Persatuan melalui kegiatan sosial dan ekonomi produktif. 6.Menumbuhkan semangat belanja bijak dan berbasis kearifan lokal. 7.Mendukung program pemerintah daerah dalam penguatan ekonomi kerakyatan Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online. Penulis : Ny Nurul Tantowi Program: Usaha online, fisik atau lainnya |
| 74 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pelatihan Pembuatan Bros dari kawat bulu Keterangan Progam : 1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Bidang Ekonomi 2. Hari/Tanggal : Jumat, 09 Januari 2026 3. Pukul : 09.00-selesai 4. Tempat : Ruang Rapat Kecamatan Srengat 5. Acara : Pelatihan pembuatan bros dari kawat bulu 6. Dihadiri oleh: - Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Suhariyati Marhaendra Pudji Rahardja - Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Dyan Rikian Nasrulloh - Narasumber Ibu Indri Kurdi dan Ibu Siti - 18 Ibu Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Deskripsi Kegiatan: Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Ekonomi yang diketuai oleh Ibu Retno Widayanti Agus Susilo. Beliau mengambil program kerja Ketahanan Keluarga dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu. Dengan pelatihan ini diharapkan Ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar bisa memperoleh ketrampilan dengan aneka kreasi dari kawat bulu dan ketrampilan ini nantinya diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga sehingga program ketahanan keluarga bisa tercapai. Adapun susunan acara adalah sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC Ibu Gandes Intan S 2. Doa oleh Ibu Anis Anggraini Yohannes S 3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne dan mars DWP dipimpin oleh Ibu Azhar Zahira Raka Afsa 4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan SrengatmKabupaten Blitar Ibu Suhariyati Marhaendra Pudji R. Beliau menyampaikan terimakasih atas semua undangan yang hadir. Sambutan perkenalan anggota baru Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Citra Ekha Sakti 6. Sambutan perpisahan dari Ibu Crishtina Andreas Didik yang sudah mengikuti suami ditempat yang baru 7. Penyerahan tali asih dan pengambilan foto bersama Penyampaian Materi Pelatihan dipimpin oleh Ibu Indri Kurdi dan Ibu Siti. Berikut alat dan bahan yang harus dipersiapkan: - kawat bulu dengan berbagai warna - Gunting - lem tembak - peniti bros - Kawat gantungan kunci - Mutiara Para peserta pelatihan mengikuti arahan dari narasumber dengan antusias dan beliau membimbing langkah demi langkah sehingga para anggota pelatihan berhasil membuat bros berbentuk bunga matahari dan gantungan kunci berbentuk mawar yang cantik. Setelah sesi pelatihan berhasil para anggota pelatihan berfoto bersama dengan memamerkan hasil karya masing-masing. 10. Acara ditutup oleh MC Penulis : Gandes Intan S |
| 75 | 02-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR Bidang : Ekonomi Keterangan Program: Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Ny. Suhariyati Marhaendra Pudji R melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Srengat. Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil. Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional. Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu: Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini. Berikut jadwal belanja di pasar trasional pada bulan Januari 2026 : Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online. |
| 76 | 02-01-2026 | UNIT PERSATUAN DHARMAWANITA KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR
Belanja Dharma Wanita persatuan Kabupaten Blitar bersama dengan Belanja PKK di Pasar Penataran Kecamatan Nglegok
Bidang : Ekonomi
Program : Ekonomi Produktif, Demo
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jumat, 2 Januari 2026
3. Pukul : 07.30 WIB – selesai
4. Tempat : Pasar Penatarn Kecamatan Nglegok
5. Pakaian : Seragam Batik Bebas Rapi
Dalam acara ini diikuti oleh seluruh Dharmawanita Persatuan Kecamatan Nglegok bersama dengan Anggota PKK Desa/ Kelurahan. Didalam acara ini pula diikuti oleh ibu Dharmawanita dari berbagai intansi sesuai jadwal yang terlah dijadwalkan. Pada jumat, 2 Januari 2026 terdapat UP Dharmawanita dari Intansi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kepemudaan dan Olah Raga, Dinas Perternakan dan Perikanan, Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Dalam kegiatan ini pula diikuti bersama oleh Anggota PKK di Kecamatan Nglegok, dimana dari setiap desa mengirimkan 2 orang anggota yang akan mengikuti kegiatan pkk belanja yang biasanya dilaksanakan pada jumat minggu pertama dalam setiap bulannya.
Dalam kegiatan ini diawali dengan berkumpul bersama di lokasi Pasar Penataran dan dilanjutkan dengan berangkat bersama bejalan menuju dalam pasar lokasi tempatnya penjual. asar desa adalah tempat yang asaa. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai produk lokal yang segar dan lezat, seperti sayuran, buah, daging, dan hasil kerajinan tangan. Suasana pasar desa juga sangat ramah dan santai, kamu bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan kehidupan sehari-hari mereka.
Belanja di pasar desa adalah cara yang bagus untuk mendukung ekonomi lokal dan mendapatkan bahan makanan segar. Kamu bisa menemukan berbagai produk lokal seperti sayuran, buah, daging, dan kerajinan tangan. Selain itu, kamu juga bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan suasana yang lebih santai.
Tujuan dari belanja di pasar desa adalah untuk:
Meningkatkan ekonomi lokal dengan mendukung pedagang dan UMKM desa
Meningkatkan akses masyarakat desa terhadap bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau
Meningkatkan interaksi sosial dan kebersamaan antar warga desa
Meningkatkan pendapatan desa melalui retribusi pasar
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan menyediakan fasilitas pasar yang lebih baik
Kegiatan di pasar desa bisa sangat beragam, seperti:
Belanja bahan makanan segar
Membeli kerajinan tangan lokal
Makan makanan khas desa
Berinteraksi dengan warga desa
Menikmati suasana alam
Membeli produk UMKM local
Di pasar desa, kamu bisa menemukan berbagai produk lokal yang dijual, seperti:
Sayuran dan buah segar
Daging dan ikan segar
Hasil kerajinan tangan (anyaman, kayu, dll)
Makanan khas desa (kue, gorengan, dll)
Produk UMKM lokal (makanan, minuman, dll)
Tanaman dan bibit
Hewan ternak (ayam, kambing, dll)
Manfaat belanja di pasar desa:
Mendukung ekonomi lokal dan UMKM
Mendapatkan produk segar dan berkualitas
Harga lebih terjangkau
Berinteraksi dengan warga desa
Menjaga tradisi dan budaya lokal
Mengurangi jejak karbon (transportasi lebih pendek)
Makanan lebih sehat dan alami
Dalam kegiatan ini pula antusias dari ibu-ibu Dharmawanita sangatlah tinggi karena bisa dilihat dari besarnya jumlah pembilan yang dilakukan oleh ibu-ibu dharmawanita. Pembelian dalam setiap ibu Dharmawanita minimal sejumlah Rp. 100.000,00 yang dapat dibelanjakan berbagai macam kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga.
Banyak ibu-ibu yang berbelanja seperti kebutuhan pokok dimana yang setiap hari dibutuhkan didalam rumah tangga.
Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Demo Pelaksana: Kecamatan Nglegok |
| BIDANG : SOSIAL BUDAYA | ||
| 77 | 21-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KELUARGA BESAR KECAMATAN WATES Dalam rangka meningkatkan iman dan takwa, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Wates, Ibu Ade Nira Windu Susilo, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Bidang : Sosial dan Budaya Program : Iman dan Takwa Keterangan Program Ketua DWP Kecamatan Wates, Ibu Ade Nira Windu Susilo, mendampingi Camat Wates, Bapak Windu Susilo, dalam menghadiri kegiatan Halal Bihalal tersebut. Acara berlangsung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro yang berlokasi di Jalan Semeru, Kota Blitar, serta dihadiri oleh Bupati Blitar, Bapak Rijanto beserta istri, dan Bapak Beky beserta istri. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan organisasi saling bersilaturahmi, berjabat tangan, serta saling memaafkan. Momentum ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan kerja dan meningkatkan sinergi antar lembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kehadiran Ibu Ade Nira Windu Susilo menunjukkan komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung kegiatan kedinasan, khususnya dalam mempererat hubungan sosial dan kebersamaan. Beliau mendampingi Camat Wates dengan penuh keakraban, mencerminkan keharmonisan antara DWP dan jajaran pemerintahan Kecamatan Wates. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DWP Kecamatan Wates yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka semakin menambah semarak acara serta memperkuat rasa kebersamaan antar anggota. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Halal bihalal sebagai tradisi khas Indonesia memiliki tujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menyambung hubungan yang sempat terputus, serta saling memaafkan setelah bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membersihkan hati, meningkatkan kualitas spiritual, serta memperkuat persatuan dan toleransi. Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Bapak Rijanto, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, meningkatkan integritas, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan ramah tamah. Momen ini memberikan kesempatan bagi para undangan untuk saling berbincang dan mempererat hubungan secara personal. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan pentingnya komunikasi yang baik dalam mendukung kinerja pemerintahan yang efektif. Dengan kehadiran Ketua DWP beserta jajaran, kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol sinergi antara organisasi wanita dan instansi pemerintah. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan di wilayah Kecamatan Wates. Laporan ini ditulis oleh Sekretaris UP DWP Kantor Kecamatan Wates, Ny. Yusti Hammam Rizqi. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Wates |
| 78 | 12-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Ketua UP Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kecamatan Wates Ny. Ade Nira Windu Susilo, bersama anggota yaitu Ny. Kiromah Sugeng, Ny. Ririn Angga, dan Ny. Puji Khoiron turut menghadiri kegiatan Siraman Rohani dan santunan Anak yatim dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Keterangan Program: Kegiatan siraman rohani merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Kamis selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar. Pada tanggal 12 Maret 2026, kegiatan siraman rohani dilaksanakan di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kanigoro, Blitar. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), pengurus PKK tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Blitar, serta tamu undangan lainnya. Turut hadir di antaranya Ketua Panitia Ibu Ninik Riyanto, Ketua Perwosi Ibu Arina Beki, Ketua PC Muhammadiyah, penceramah Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf, Ketua Persit 511 Blitar, dan pengurus Baznas Kabupaten Blitar. Adapun susunan acara kegiatan sebagai berikut: Ketua DWP Unit Pelaksana Kecamatan Wates, Ny. Ade Nira Windu Susilo, bersama anggota yaitu Ny. Kiromah Sugeng, Ny. Ririn Angga, dan Ny. Puji Khoiron turut menghadiri kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan motivasi spiritual kepada para peserta, khususnya dalam meningkatkan keimanan, mengembangkan potensi diri, serta mempererat silaturahmi antaranggota. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup Al Husainiyah binaan Korwil Kecamatan Ponggok. Nama Al Husainiyah memiliki makna sebagai wadah berkumpulnya kebaikan. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, Bupati Blitar yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bapak Alwi Maulana, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir. Beliau mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, berhati-hati dalam berkendara menjelang Hari Raya, serta tidak melakukan panic buying. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaat, khususnya bagi para ibu sebagai pilar keluarga, agar mampu membangun keluarga yang sehat secara fisik maupun mental. Selain itu, beliau juga memohon doa dan dukungan agar pemerintah daerah dapat menjalankan amanah dengan baik. Acara inti diisi dengan tausiyah oleh Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf. Dalam ceramahnya disampaikan bahwa nikmat terbesar adalah kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Peran seorang ibu dalam keluarga sangat penting, terutama dalam menjaga keharmonisan dan keberkahan rumah tangga, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Beliau juga menyampaikan tiga nilai utama yang perlu diteladani dalam kehidupan, yaitu: Dalam sesi tanya jawab, dibahas beberapa hal, antara lain tentang waktu pembayaran zakat, golongan yang berhak menerima zakat, serta cara menjaga diri agar tidak membicarakan aib orang lain. Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Selain itu, terdapat pembagian doorprize dan bazar UMKM yang menyediakan berbagai produk seperti makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga yang menarik minat para peserta. Partisipasi dalam kegiatan ini memberikan berbagai manfaat bagi anggota DWP, antara lain:
1. Penguatan spiritual dan mental, melalui peningkatan pemahaman agama dan ketenangan batin. Secara keseluruhan, kegiatan siraman rohani ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadhan, serta didukung dengan adanya bazar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau. Laporan ini ditulis oleh Sekretaris UP DWP Kantor Kecamatan Wates, Ny. Yusti Hammam Rizqi. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Wates |
| 79 | 11-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar “Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar” Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Penutupan TMMD ke-127 pada : Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu : Pada hari ini Rabu tanggal 11 Maret 2026 bertempat di Lapangan Desa Krisik yang diikuti oleh Bupati Blitar, Danlanud Abd. Rachman Saleh beserta Rombongan, Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan,Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten Blitar. Untuk mengawali kegiatan Danlanud Abdulrachman Saleh beserta Rombongan menuju ke Pendopo SAP Kab. Blitar kemudian menuju transit KDKMP Di Desa Krisik disambut dengan acara pengalungan bunga/batik cakrapala dan disambut dengan tarian dari SDN 04 Krisik. Pelaksanaan upacara penutupan TMMD ke-127 di pimpin oleh Danlanud Abdulrachman Saleh Malang. Danlanud dan Bupati Blitar memberikan pemberian santunan anak yatim dan bantuan sembako. Dan dilanjutkan penandatangan dan peresmian prasasti Rabat jalan Pada kegiatan Penutupan TMMD ke-127 Di desa Krisik ini berkolaborasi dengan Pemkab, Kodim 0808 Blitar dan Masyarakat gotong royong menuntaskan program mulai Perabatan jalan, membenahi 15 Rumah, Membangun jembatan, Sumur selain itu juga ada Program Non Fisik yaitu seperti penyuluhan-penyuluhan untuk bekal warga sekitar. Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, diharapkan seluruh anggota semakin menumbuhkan rasa empati, gotong royong serta keberkahan bagi semua yang terlibat.. pada kesempatan ini juga diadakan bazar, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah : Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Bhakti Sosial Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 80 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar “Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar” Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang dilaksanakan pada : Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu : Pada hari ini Kamis tanggal 12 Maret 2026 bertempat di Pendopo SAP Kanigoro yang diikuti oleh Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Pengurus GOW, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten. Kegiatan Siraman Rohani yang diselenggaran oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Untuk mengawali kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan di buka oleh pembawa acara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dilanjutkan dengan Sambutan oleh Bapak Bupati yang diwakili oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. Tujuan Siraman Rohani untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan di antar anggota. Pada kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M mengundang Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar) untuk memberikan Tauziah / menyampaikan informasi kepada para undangan yang hadir. Di Pembukaan ini beliau menyampaikan ke semua jamaah bahwa Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Memperbanyak rasa syukur di Bulan Suci Ramadhan ini. Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yang harus diteladani, yaitu: 1. Sunnatullah : Allah selalu menyimpan rahasia (aib) manusia (hambaNya). Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Allah menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia, karena yang tidak pernah merasa berdosa hanyalah setan. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, gigi yang mulai tanggal ,fungsi badan mulai menurun, dll. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada Kesempatan acara ini dilakukan dengan sesi tanya jawab yaitu : Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dengan bimbingan tausiyah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf, diharapkan seluruh anggota semakin Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur, empati, serta keberkahan bagi semua yang terlibat. Dilanjutkan dengan doa penutup dan pembagian doorprize untuk pemenang. pada kesempatan ini juga diadakan bazar UMKM, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah : Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 81 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Kecamatan Nglegok
Dharma Wanita Persatuan Unit Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025
Bidang : Sosial Budaya,
Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa.
Keterangan Program :
1. UP DWP Kecamatan Nglegok
2. Hari/Tanggal : Kamis / 12 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 – selesai
4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar.
5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro
6. Acara : Siraman Rohani .
Laporan Kegiatan :Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 12 Maret 2026 bertempat di Sasana Adhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Blitar Ketua panitia Ninik Riyanto,Ketua perwosi bu Arina Beki,Ketua PC Muhamadiyah ,Penceramah Ibu Nyai Mutahima Yasin Yusuf, Ketua Persit 511 Blitar dan Pengurus Baznas Kabupaten Blitar dengan Susunan acara
1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila
3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah
4. Sambutan
5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin
6. Penutup / doa
Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota Ibu Mening Rendra menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota.
Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut:
Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok yang merupakan binaan dari Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kec. Ponggok. Dinamakan Al Husainiyah karena memiliki arti berkumpulnya semua hal kebaikan termasuk kita semua yang berkumpul disini dalam hal kebaikan. Santunan anak yatim diwakili oleh anak yatim dari beberapa wilayah di Kab. Blitar.
1.Pembukaan oleh MC
Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili
Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir.
3. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.
Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita .
4. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar
Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai.
Peran Ibu dalam keluarga selama Ramdhan harus kita laksanakan dengan Ihklas.
Memperbanyak rasa Syukur terutama di Bulan Ramadhan ini.
Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yang harus diteladani, yaitu:
1. Sunnatullah
Allah selalu menyimpan rahasia (aib) manusia(hambaNya). Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Allah menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia, karena yang tidak pernah merasa berdosa hanyalah setan. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, gigi yang mulai tanggal ,fungsi badan mulai menurun, dll. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan.
2. Sunnatul Rosul
Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya. Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya. Sebagai manusia kita tidak boleh bersifat sombong harus membagi kepedulian dan perhatian melalui kegiatan santunan yatim piatu. Anak yatim adalah anak yang belum balik , yang ditinggal meninggal bapaknya yang harus hidup mandiri. Anak yang masih kecil yang ditinggal meninggal ibunya (tersapih secara paksa ) disebut fatim (piatu).
3. Sunatul Auliya
Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas. Memperbanyak istighfar setiap hari memohon ampundari segala dosa. Kaya dan miskin adalah sama sama ujian , semuanya adalah ujian titipan Allah maka menjadi mausia tidak boleh sombong.Allah Maha berkehendak maka kita harus berhati- hati.
Sesi tanya jawab:
1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat
Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun
2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima,
Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup
3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain
Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita.
Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh kyai dan ibu ibu penerima doorprize diharapkn langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa melarisi UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM amkanan basah snack kuker dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli
Mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar memberikan berbagai manfaat strategis dan spiritual bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP DPMPTSP Kabupaten Blitar.
Berikut adalah manfaat utama dari partisipasi dalam kegiatan tersebut:
1. Penguatan Spiritual dan Mental
Penyegaran Rohani: Kegiatan ini berfungsi sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan menata harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah.
Peningkatan Iman: Memberikan asupan spiritual yang membantu anggota dalam menjaga ketenangan batin dan motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendamping aparatur sipil negara.
2. Peningkatan Kepedulian dan Empati Sosial
Wujud Kepedulian Nyata: Melalui santunan anak yatim, anggota dapat mempraktikkan langsung nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Penyaluran Zakat/Infaq: Menjadi sarana yang terorganisir bagi anggota untuk berbagi rezeki dan memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Blitar.
3. Penguatan Jejaring dan Sinergi Organisasi
Silaturahmi Antar-Organisasi: Mempererat hubungan dan tali persaudaraan dengan organisasi wanita lainnya yang tergabung dalam GOW, seperti PKK, Bhayangkari, dan Muslimat.
Koordinasi Strategis: Membuka peluang kolaborasi antar-instansi (sepertiD PMPTSP dengan organisasi wanita lainnya) dalam program-program kemasyarakatan di masa depan.
4. Dukungan Terhadap Program Pemerintah Daerah
Sinergi Visi Kabupaten: Partisipasi ini menunjukkan dukungan DWP UP DPMPTSP terhadap visi Bupati Blitar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan peduli sesama. Peningkatan Citra Instansi: Kehadiran anggota DWP dalam kegiatan positif ini membangun citra Kabupaten Blitar sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan.
Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing.
Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Nglegok |
| 82 | 05-03-2026 | SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M
Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Nglegok Kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan.
Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan:
1. Meningkatkan Kualitas Ibadah : Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya, dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik.
2. Pembinaan Mental dan Spiritual: Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
3. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat.
4. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan.
5. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat.
Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.
Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup.
Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka.
Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa.
Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan.
Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan.
Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga.
Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah.
Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna.
Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi.
Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat.
Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Nglegok |
| 83 | 05-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA RSUD “NGUDI WALUYO” WLINGI Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi telah mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bersama GOW dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dengan Tema “ Garis hidup seseorang sudah ditakdirkan oleh Alloh SWT“ Keterangan Pelaksanaan Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bersama GOW DWP Kab. Blitar : Susunan Acara : MATERI KEGIATAN SIRAMAN ROHANI BERSAMA GOW DAN DWP KAB. BLITAR 1. Judul : Garis hidup seseorang sudah ditakdirkan oleh Alloh SWT2. Pemateri : Kyai. Drs. Agus Muadzin 3. Pelaksanaan : 05 Maret 2026 Ringkasan Materi Hadirin jamaah sekalian yang dimuliakan Allah SWT, Pernahkah kita sejenak merenung, siapakah kita ini sebenarnya? Dari mana kita berasal sebelum dilahirkan di dunia, dan ke mana tujuan akhir kita? Islam, sebagai agama yang sempurna, memberikan jawaban yang tegas dan jelas melalui Al-Qur'an dan Sunnah mengenai asal mula kehidupan seseorang. 1. Asal Usul Fisik: Diciptakan dari Tanah Dalam QS. Al-Mu'minun ayat 12, Allah SWT berfirman: Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah." Ini adalah jawaban mendasar. Manusia pertama, Nabi Adam 'alaihis salam, diciptakan langsung oleh Allah dari tanah. Sedangkan keturunannya (kita semua) diciptakan melalui proses biologis, namun bahan dasarnya tetap kembali pada saripati tanah yang dimakan oleh orang tua kita. Ini menandakan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk bumi, yang seharusnya memiliki sifat rendah hati, tidak sombong, layaknya tanah yang diinjak namun memberi kehidupan. 2. Asal Usul Ruhani: Tiupan Ruh dari Allah Fisik manusia tidak akan hidup tanpa adanya ruh. Setelah fisik (janin) disempurnakan, Allah meniupkan ruh ke dalamnya. "...kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)-Nya..." (QS. As-Sajdah: 9). Ini menunjukkan bahwa manusia adalah perpaduan antara materi (fisik/tanah) dan immateri (ruh/jiwa). Ruh inilah yang membuat kita memiliki kesadaran, potensi berpikir, dan keinginan untuk menyembah Allah. 3. Fase Penciptaan di dalam Rahim Islam menjelaskan secara rinci fase penciptaan manusia sebelum lahir, yang dikenal dengan tahapan Nuthfah (air mani), 'Alaqah (segumpal darah), Mudghah (segumpal daging), hingga terbentuknya tulang dan daging. Ini adalah bukti kebesaran Allah (QS. Al-Mu'minun: 13-14) yang menunjukkan bahwa hidup ini bukanlah kebetulan. 4. Tujuan Asal Mula: Mengingat Hakikat Mengapa kita perlu tahu asal mula diri? Agar Tahu Diri (Rendah Hati): Kita berasal dari tanah, yang berbau, lalu dibentuk menjadi rupa yang indah. Tidak ada alasan untuk angkuh. Agar Tahu Tujuan (Ibadah): Hidup bukan hanya untuk makan dan tidur. Asal mula yang dari Allah bertujuan untuk beribadah kepada-Nya (QS. Az-Zariyat: 56). Agar Tahu Tujuan Akhir (Kematian): Kita berasal dari tanah, hidup di atas tanah, dan akan kembali ke dalam tanah. Kesimpulan Mengenal asal usul diri adalah langkah pertama mengenal Pencipta. Kita berasal dari tanah, ditiupkan ruh, dan diproses dengan penuh kasih sayang oleh Allah. Oleh karena itu, marilah kita jadikan sisa umur kita untuk mengabdi kepada-Nya, agar saat kembali ke tanah nanti, kita kembali dalam keadaan Husnul Khatimah. Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Materi ini dirangkum dari prinsip-prinsip penciptaan manusia dalam Al-Qur'an (QS. Al-Mu'minun, QS. As-Sajdah) dan kajian tafsir ilmu penciptaan manusia. Demikian isi tauziah yang disampaikan oleh kyai Drs. Agus Muadzin , semoga bermanfaat bagi kita semmua, aamiin ya rabbal alamiin. Selanjutnya acara ditutup dengan doa yang disampaikan oleh Kyai drs. Agus Muadzin. Wasalamualaikum wr.wb. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: RSUD Ngudi Waluyo Wlingi |
| 84 | 12-03-2026 | SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Unsur Pelaksana : UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar Bidang : Sosial Budaya Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial Kegiatan : Bhakti Sosial berupa Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret dan 12 Maret 2026 Waktu : 08.00 WIB – selesai Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar Pelaksana (WHO): Ketua UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata beserta anggota UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Publik Penerima Manfaat: Anak yatim serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan siraman rohani Ramadhan. Data anak yatim yang menerima santunan salah satunya adalah Samsul Arifin usia 10 tahun. Latar Belakang: Bulan suci Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama. Oleh karena itu, kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi wanita di Kabupaten Blitar untuk menumbuhkan nilai spiritual sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat. Pelaksanaan Kegiatan (Data + What – When – Where – Who – Publik): Pada hari Kamis, 5 Maret 2026 bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar telah dilaksanakan kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar, termasuk UP DWP Kecamatan Kesamben. Siraman rohani disampaikan oleh Bapak Drs. Agus Muadhim selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan pada tanggal 5 Maret 2026 yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadhan, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT. Sedangkan di tanggal 12 Maret oleh Ibu Nyai Yasin Mutmainah Ketua Muslimat Kabupaten Blitar Selain kegiatan siraman rohani, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Santunan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerima bantuan. Tujuan Kegiatan: 1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota Dharma Wanita Persatuan. 2. Menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. 3. Mempererat silaturahmi antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. 4. Mengisi kegiatan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat secara spiritual dan sosial. Hasil dan Dampak Kegiatan: 1. Meningkatnya pemahaman anggota mengenai nilai spiritual dan makna ibadah di bulan Ramadhan. 2. Terbangunnya kepedulian sosial kepada anak yatim sebagai bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian. 3. Terjalinnya hubungan yang harmonis antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. 4. Memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan santunan anak yatim. Makna dan Refleksi: Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap sesama manusia. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan semakin aktif dalam kegiatan sosial dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Tindak Lanjut: UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Penutup: Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai spiritual dan sosial di lingkungan Kabupaten Blitar. Laporan ini disusun oleh: Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata |
| 85 | 22-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Bidang : Sosial dan Budaya Program : Jum’at Berkah Keterangan Program Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar yang dilaksanakan oleh UPT SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan 1447 H. Pada hari Jumat, tanggal 13 Maret 2026, tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan bertajuk “Jumat Berkah” ini diselenggarakan dengan penuh semangat kebersamaan, keikhlasan, dan rasa syukur. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar sekolah dengan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, empati, dan gotong royong. Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, anggota Dharma Wanita Persatuan bersama pihak sekolah memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan, sehingga keberadaan institusi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat kepedulian sosial. Persiapan kegiatan dilakukan beberapa hari sebelumnya dengan melibatkan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan serta dukungan dari pihak sekolah. Berbagai paket bantuan disiapkan, seperti makanan siap saji, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya. Seluruh proses persiapan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kekompakan serta rasa tanggung jawab sosial yang tinggi dari seluruh pihak yang terlibat. Pada hari pelaksanaan, kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta harapan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa diperhatikan, yang menjadi nilai penting dalam membangun hubungan sosial yang kuat. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sosial serta rasa empati, baik bagi siswa maupun seluruh warga sekolah, untuk senantiasa peduli terhadap sesama. Nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan “Jumat Berkah” ini juga menjadi bagian dari upaya Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dalam mendukung program sosial kemasyarakatan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dapat terus terjaga dan menjadi budaya yang melekat, khususnya di lingkungan pendidikan. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berbagi “Jumat Berkah” di UPT SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan yang ditunjukkan oleh seluruh pihak yang terlibat menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang patut dipertahankan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang dan mampu menginspirasi berbagai pihak untuk terus menebar kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Ibu Novita Danang selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. |
| 86 | 22-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar ibu Susi Agus Santosa menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M yang digelar pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro
Bidang : Sosial dan Budaya Program : iman dan taqwa Keterangan Program Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Susi Agus Santosa, mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dalam menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M yang digelar pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro yang berlokasi di Jalan Semeru, Kota Blitar, dan dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Blitar, bapak Rijanto beserta istri dan bapak Beky beserta istri. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, para tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan organisasi berkumpul untuk saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat hubungan kerja yang harmonis serta meningkatkan sinergi antar lembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Ibu Susi Agus Santosa menunjukkan komitmen Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung berbagai kegiatan kedinasan, khususnya dalam mempererat hubungan sosial dan kebersamaan. Beliau dengan penuh keakraban mendampingi Kepala Dinas Pendidikan, mencerminkan kekompakan antara organisasi DWP dengan jajaran struktural di Dinas Pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota Dharma Wanita Persatuan lainnya, di antaranya Ibu Ranty Rahardian selaku istri Sekretaris Dinas Pendidikan, serta Ibu Filia Deni selaku istri Kepala Bidang SD. Kehadiran mereka turut menambah semarak suasana serta memperkuat rasa kebersamaan di antara anggota DWP. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Tujuan utama halal bihalal adalah mempererat tali silaturahmi, menyambung hubungan yang terputus, dan saling memaafkan kesalahan antar sesama setelah Ramadan. Tradisi khas Indonesia ini bertujuan membersihkan hati dari dendam, meningkatkan kualitas spiritual, serta menciptakan harmoni, persatuan, dan toleransi dalam masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Bapak Rijanto, menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan, meningkatkan integritas, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Beliau mengajak seluruh jajaran yang hadir untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, diakhiri dengan ramah tamah yang memberikan kesempatan kepada para undangan untuk saling berbincang dan mempererat hubungan personal. Momen ini menjadi refleksi penting bahwa kebersamaan dan komunikasi yang baik merupakan kunci dalam mendukung kinerja pemerintahan yang efektif. Dengan kehadiran Ketua DWP beserta jajaran, kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol sinergi yang kuat antara organisasi wanita dan instansi pemerintah. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan serta pembangunan di Kabupaten Blitar. Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Ibu Novita Danang selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. |
| 87 | 09-03-2026 | KEGIATAN BHAKTI SOSIAL SANTUNAN DAN BERBELANJA BAJU LEBARAN BAGI ANAK YATIM DI KECAMATAN KESAMBEN KABUPATEN BLITAR Unsur Pelaksana : UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar Bidang : Sosial Budaya Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial Kegiatan : Bhakti Sosial Santunan dan Belanja Baju Lebaran Anak Yatim Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2026 Waktu : 09.00 WIB – selesai Tempat : Aula Kantor Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar dan Toko Trend Pelaksana (WHO): Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata beserta anggota UP DWP Kecamatan Kesamben. Publik Penerima Manfaat (DATA PUBLIK): Sebanyak 16 anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Ilmi Desa Siraman Kecamatan Kesamben serta anak yatim dari Kecamatan Selorejo. Latar Belakang: Kegiatan bhakti sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial Dharma Wanita Persatuan terhadap anak yatim, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim dalam merayakan hari kemenangan. Pelaksanaan Kegiatan (Data + What–When–Where–Who–Publik): Pada hari Senin, 9 Maret 2026 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kesamben, telah dilaksanakan kegiatan Bhakti Sosial berupa santunan dan belanja baju lebaran bagi 16 anak yatim. Kegiatan ini merupakan hasil pentasyarufan dana dari Kecamatan Kesamben dan Desa Siraman serta dukungan dari DWP Kabupaten Blitar. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan, serta pembacaan doa. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Camat Kesamben Bapak Amir Bharata selaku penasehat UP DWP Kecamatan Kesamben yang menyampaikan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim sebagai amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Blitar Ny. Ita Eko Susanto yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan kebersamaan dalam berbagi kebahagiaan kepada anak yatim, khususnya dalam menyambut Idul Fitri. Setelah rangkaian acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan anak-anak yatim untuk berbelanja kebutuhan baju lebaran di Toko Trend. Setiap anak mendapatkan voucher belanja sebesar Rp200.000,- serta uang saku sebesar Rp50.000,-. Suasana penuh kebahagiaan terlihat dari wajah anak-anak yatim yang dengan antusias memilih pakaian, sepatu, dan kebutuhan lainnya untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tujuan Kegiatan: 1. Menyalurkan bantuan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. 2. Memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak yatim dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. 3. Mempererat silaturahmi antar anggota DWP dan masyarakat. 4. Mengimplementasikan nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Hasil dan Dampak Kegiatan: 1. Terpenuhinya kebutuhan baju lebaran bagi anak yatim sebagai publik penerima manfaat. 2. Meningkatnya kepedulian sosial anggota DWP terhadap masyarakat yang membutuhkan. 3. Terwujudnya kebahagiaan dan rasa syukur bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idul Fitri. 4. Terjalinnya hubungan yang harmonis antara DWP dan masyarakat Kecamatan Kesamben. Makna dan Refleksi: Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Kebahagiaan yang dirasakan anak-anak yatim menjadi pengingat bahwa sekecil apapun kebaikan akan memberikan dampak besar bagi masyarakat. Tindak Lanjut dan Evaluasi: UP DWP Kecamatan Kesamben berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pelayanan publik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan. Penutup: Kegiatan Bhakti Sosial Santunan dan Belanja Baju Lebaran bagi anak yatim berjalan dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat nilai kepedulian sosial di lingkungan masyarakat Kecamatan Kesamben. Laporan ini disusun oleh: Program: Bhakti Sosial Pelaksana: Kecamatan Kesamben |
| 88 | 05-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M. Bidang : Sosial Budaya, Kegiatan Iman dan Taqwa Keterangan : Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi wanita dan tamu undangan, antara lain: Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai berikut : Acara diawali dengan lantunan sholawat oleh Tim Sholawat yang menciptakan suasana religius dan penuh ketenangan. Selanjutnya dilaksanakan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjelang Ramadhan. Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan Ketua Panitia dan perwakilan Bupati Blitar. Pada sesi inti, K.H. Agus Muadzin memberikan tauzian dengan inti pembahasan sebagai berikut : 1. PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI ANAK 2. BENTUK-BENTUK COBAAN DALAM KEHIDUPAN 3. Cobaan melalui anak, baik anak kandung maupun menantu. 4. Cobaan ketaatan, yaitu ujian dalam menjaga ketaatan kepada Allah. Semua cobaan tersebut dapat dihadapi apabila seseorang menguatkan ibadah kepada Allah, di antaranya dengan: 3. PERMASALAHAN REMAJA SAAT INI 4. KUNCI HIDUP YANG BAIK 5. CARA AGAR SHOLAT BISA KHUSYUK Agar sholat dapat dilakukan dengan khusyuk, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain: 1. Menjaga makanan dan penghasilan agar halal, serta menjauhi perbuatan zina. 2. Memahami bacaan sholat (tarjim atau terjemahannya) sehingga lebih menghayati makna doa dan bacaan. 3. Tidak meninggalkan sholat berjamaah, karena sholat berjamaah dapat memperkuat keimanan dan kekhusyukan. 6. DOA UNTUK ANAK YANG SULIT DIINGATKAN 7. MENGELOLA HATI KETIKA HARAPAN TIDAK TERWUJUD PENUTUP >Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar dalam kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan, mempererat sinergi antarorganisasi wanita, serta meningkatkan nilai kepedulian dan kebersamaan menjelang Bulan Suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat syukur, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat semakin tumbuh dan menjadi bagian dari budaya organisasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Blitar yang religius dan berdaya. Laporan ini dibuat/disunting oleh Triana selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
| 89 | 12-03-2026 | Ibu-Ibu Anggota Unsur Pelaksana Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar serta beberapa Karyawati Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri Kegiatan Siraman Rohani yang diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar Bidang : Sosial Budaya, Iman dan Takwa Keterangan : 1. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 20262. Pukul : 08.00 – selesai 3. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Bupati Blitar, Jl. Kusuma Bangsa No 60 Kabupaten Blitar 4. Acara : Siraman Rohani Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M Kegiatan dihadiri oleh: - Ketua Panitia Ibu Ninik Rijanto- Ketua Perwosi Ibu Arina Becky - Ketua Persit Kab Blitar - Kepala Baznas KAb Blitar yang diwakili pengurus - Ketua PCNU Kab Blitar - Organisasi Wanita seluruh Kabupaten Blitar Dalam kegiatan ini, Ibu-ibu Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Bulan suci Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar bersama Pemerintah Kabupaten Blitar secara rutin menyelenggarakan kegiatan Siraman Rohani setiap hari Kamis selama bulan Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi wanita di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP). Melalui kegiatan ini diharapkan para anggota dapat memperoleh pencerahan rohani, memperdalam pemahaman keagamaan, serta memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Pada hari Kamis, 12 Maret 2026, anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut hadir dan mengikuti kegiatan Siraman Rohani yang diselenggarakan di Pendopo Sasana Adhi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar. Rangkaian kegiatan Siraman Rohani diawali dengan lantunan sholawat dari Grup Sholawat Al Husainiyah dari IG TKI Kecamatan Ponggok yang merupakan binaan Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kecamatan Ponggok. Lantunan sholawat tersebut menambah suasana religius serta menumbuhkan rasa kebersamaan di antara para peserta. Adapun susunan acara dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC 2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an 3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 4. Sambutan dari perwakilan Bupati Blitar 5. Tausiyah / Siraman Rohani 6. Doa penutup Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim serta pembagian doorprize kepada para peserta yang beruntung. Dalam sambutannya, perwakilan Bupati Blitar menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Blitar tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan beberapa pesan penting kepada seluruh peserta yang hadir. Salah satu hal yang disampaikan adalah mengenai peringatan Hari Raya Idul Fitri tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga sikap toleransi antarumat beragama. Penetapan tanggal 1 Syawal juga tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang akan dilaksanakan oleh pemerintah. Selain itu, beliau juga mengingatkan agar masyarakat tidak bersikap terburu-buru dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, khususnya dalam hal berbelanja kebutuhan Lebaran. Masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing, sehingga tidak terjadi perilaku konsumtif atau panic buying. Berbelanja secara bijak dan rasional sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga serta membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasaran. Dengan berbelanja sesuai kebutuhan, masyarakat dapat menghindari perilaku mubazir serta lebih fokus pada makna dan esensi Lebaran, yaitu mempererat kebersamaan, meningkatkan ibadah, dan memperbaiki diri. Tausiyah dalam kegiatan Siraman Rohani ini disampaikan oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar yakni Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pentingnya mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Salah satu bentuk rasa syukur yang paling utama adalah dengan melaksanakan kewajiban ibadah, terutama menjaga salat lima waktu dengan baik dan penuh kesungguhan. Dalam bulan suci Ramadan, umat Islam juga dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak amal kebaikan. Beliau juga menekankan bahwa peran seorang ibu dalam keluarga sangatlah penting. Keikhlasan seorang ibu dalam menjalankan perannya sebagai istri dan ibu rumah tangga akan membawa keberkahan dalam kehidupan keluarga serta dapat menjadi teladan bagi anak-anak. Dalam tausiyah tersebut juga disampaikan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang selalu memperhatikan umatnya. Bahkan menjelang wafatnya, Rasulullah SAW masih memikirkan keadaan umatnya dan berpesan agar umat Islam senantiasa menjaga salat. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak yatim. Dalam Islam, anak yatim adalah anak yang ditinggal meninggal oleh ayahnya sebelum mencapai usia baligh. Batasan baligh bagi perempuan adalah ketika telah mengalami haid, sedangkan bagi laki-laki ketika telah mengalami mimpi basah. Melalui kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan dalam kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati serta kepedulian sosial kepada sesama yang membutuhkan. Beliau juga mengingatkan bahwa manusia tidak boleh bersikap sombong karena kehidupan di dunia hanyalah sementara. Segala sesuatu yang dimiliki manusia, baik harta, jabatan, maupun kedudukan, hanyalah titipan dari Allah SWT. Oleh karena itu, manusia harus senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Rasa syukur dapat diwujudkan melalui hati, lisan, maupun perbuatan. Bersyukur melalui hati berarti menyadari bahwa segala nikmat berasal dari Allah. Bersyukur melalui lisan dapat dilakukan dengan mengucapkan Alhamdulillah, sedangkan bersyukur melalui perbuatan dapat diwujudkan dengan meningkatkan ibadah serta berbagi kepada sesama. Sikap syukur juga dapat memberikan ketenangan batin, meningkatkan rasa bahagia, serta menjauhkan manusia dari sifat iri dan dengki. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, para anggota dapat terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, serta mampu menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Tenaga Kerja |
| 90 | 12-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Maret 2026 1. Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 20262. Pukul : 08.00 s/d Selesai 3. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kab. Blitar 4. Dihadiri oleh : * Bupati diwakili Asisten Pemerintahan Bapak Wiji * Ketua panitia Ninik Riyanto * Ketua perwosi bu Arina Beki * Ketua PC Muhamadiyah * Penceramah Ibu Nyai M. Yasin Yusuf * Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW * Ketua Persit 511 Blitar * Pengurus Baznas Kabupaten Blitar Acara:
1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. 7. Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin YusufSetiap manusia harus punya 3 kebaikan:
- Sunnatullah -yudo- Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Selopuro |
| 91 | 13-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar mengikuti Siraman Rohani dan Santunan anak Yatim Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H bulan Februari 2026 Susunan Acara: Dalam sambutan nya Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. Tauziah dari Ibu Nyai Muntamimah Yasin Yusuf Ibu Nyai Muntamimah Ysin Yusuf menyampaikan bahwa nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai. Setiap manusia harus punya 3 kebaikan: 1. Sunnatullah Yang dimaksud adalah Alloh menyimpan rahasia (aib) manusia. Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir.
Alloh menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, fungsi badan mulai menurun. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan. 2. Sunnatul Rosul Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya. Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya. 3. Sunatul Aulia Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas. Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun 2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima, Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup 3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita. Acara di lanjutkan dengan Doa yang di pimpin oleh Ibu Nyai Yasin Yusuf , dilanjutakan dengan pemberian doorprize kepada yang menerima diharapkan langsung maju kedepanuntuk pengambilan hadiah. Penulis : H_M Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar
|
| 92 | 10-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Dharma Wanita Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar beserta anggota dan juga perwakilan anggota TP PKK Kecamatan mengikuti Kegiatan Siraman Rohani Korpri. Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Taqwa Keterangan Program : 1. Kegiatan: Siraman Rohani Korpri 2. Hari/Tanggal : Selasa, 10 Maret 2026 3. Pukul : 07.30 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo Sasana Adhi Praja 5. Pakaian : Korpri 6. Peserta: + 10.000 Orang 7. Tema : Membangun Harmoni Kehidupan ASN Seimbang antara Karir, Keluarga dan Ibadah Secara harfiah, siraman rohani berasal dari kata "siraman" (mengguyur/mendinginkan) dan "rohani" (jiwa/spiritual). Secara istilah, ini adalah kegiatan pembinaan mental dan spiritual yang bertujuan untuk memberikan nasihat, pencerahan, serta penguatan batin kepada seseorang atau kelompok. Acara Siraman Rohani KORPRI merupakan agenda penting untuk menyegarkan kembali semangat pengabdian para ASN (Aparatur Sipil Negara) agar tidak hanya terjebak dalam rutinitas birokrasi, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat. 1. Fungsi Utama • Penyegaran Mental (Refreshing): Di tengah penatnya rutinitas kerja dan target karier, siraman rohani berfungsi sebagai "istirahat sejenak" untuk menenangkan pikiran. • Kompas Etika: Mengingatkan kembali tentang nilai-nilai moral dan kejujuran agar tidak terjerumus dalam penyimpangan (seperti korupsi atau penyalahgunaan wewenang). • Keseimbangan (Work-Life Balance): Membantu individu melihat bahwa hidup bukan hanya soal materi atau jabatan, tapi juga tentang ketenangan keluarga dan pengabdian kepada Tuhan. 2. Makna Pengabdian sebagai Ibadah. Bekerja sebagai ASN bukan sekadar menjalankan tugas administratif atau mengejar pangkat. Dalam perspektif spiritual, setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat adalah bentuk ibadah sosial. • Melayani dengan Ikhlas: Ketika niatnya adalah ibadah, maka rasa lelah akan berubah menjadi lillah (karena Allah). • Profesionalisme: Menjalankan tugas dengan kompeten adalah bentuk amanah yang akan dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat. 3. Integritas: Menjaga Hati di Tengah Sistem Godaan dalam dunia kerja seringkali muncul dalam bentuk gratifikasi, penyalahgunaan wewenang, atau sekadar kemalasan. • Kejujuran: Kejujuran adalah mahkota seorang abdi negara. Uang yang dibawa pulang ke rumah haruslah harta yang bersih agar membawa keberkahan bagi keluarga. • Disiplin Waktu: Menghargai jam kerja adalah bentuk ketaatan pada kontrak kerja dan sumpah jabatan. 4. Menjadi Teladan (Role Model) Anggota KORPRI adalah wajah dari pemerintah. Di lingkungan masyarakat, ASN sering dijadikan rujukan sikap dan perilaku. • Etika berkomunikasi: Selalu menjaga tutur kata, baik di dunia nyata maupun di media sosial. • Gotong Royong: Memperkuat soliditas antar rekan kerja tanpa memandang suku, agama, atau golongan demi persatuan bangsa. Bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), siraman rohani sangat krusial karena: • Memperkuat Integritas: ASN yang memiliki "rohani yang sehat" cenderung lebih sulit tergoda gratifikasi. • Meningkatkan Empati: Membantu ASN melayani masyarakat dengan hati dan kesabaran, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. • Ketahanan Keluarga: Sesuai tema Anda, siraman rohani sering memberikan tips praktis menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah kesibukan dinas. Tujuan dari penyelenggaraan Siraman Rohani KORPRI : Sebenarnya adalah untuk melakukan "recharge" atau pengisian ulang energi spiritual dan mental para aparatur negara. 1. Sinkronisasi Niat (Purification of Motive) Tujuan utama adalah menyelaraskan niat bekerja. ASN sering kali terjebak dalam rutinitas administratif yang kering. Siraman rohani bertujuan agar ASN kembali meniatkan kerja sebagai: • Ladang Ibadah: Mengubah orientasi dari sekadar mencari gaji menjadi mencari berkah. • Pengabdian Tulus: Menghilangkan sifat pamrih dalam melayani masyarakat. 2. Peningkatan Kecerdasan Spiritual (SQ) Jika diklat teknis meningkatkan kecerdasan intelektual (IQ) dan pelatihan kepemimpinan mengasah kecerdasan emosional (EQ), maka siraman rohani bertujuan mengasah Kecerdasan Spiritual (SQ). • Agar ASN memiliki ketahanan mental saat menghadapi tekanan kerja. • Agar ASN memiliki nilai etika (kompas moral) yang tidak mudah goyah oleh suap atau tekanan kepentingan. 3. Peneguhan Komitmen Panca Prasetya KORPRI Tujuannya adalah menginternalisasi butir-butir Panca Prasetya KORPRI ke dalam sanubari, bukan sekadar dihafal saat upacara. • Kesetiaan: Setia kepada negara dan pemerintah melalui jalur agama/moral. • Keadilan: Menjamin bahwa pelayanan diberikan secara adil tanpa memihak. 4. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Harmonis Kegiatan ini bertujuan membangun suasana kerja yang sejuk (kondusif). • Meredam Konflik: Mengingatkan pentingnya silaturahmi dan membuang penyakit hati seperti iri, dengki, atau sombong antar rekan sejawat. • Komunikasi Efektif: Membangun budaya tegur sapa yang santun berdasarkan nilai-nilai agama. 5. Menjaga Marwah Institusi Tujuan jangka panjangnya adalah menjaga citra pemerintah di mata publik. • ASN yang religius dan berintegritas akan menjauhkan institusi dari skandal atau perilaku yang merusak kepercayaan masyarakat (public trust). Manfaat utamanya: 1. Penguatan Integritas dan Moral Di tengah godaan gratifikasi atau korupsi, siraman rohani berfungsi sebagai rem spiritual. Ini mengingatkan ASN bahwa ada pengawasan yang lebih tinggi daripada sekadar atasan atau inspektorat, yaitu pengawasan Tuhan. • Kejujuran: Mendorong perilaku kerja yang bersih dan transparan. • Tanggung Jawab: Menyadari bahwa setiap tanda tangan dan kebijakan memiliki konsekuensi dunia-akhirat. 2. Manajemen Stres dan Kesehatan Mental Beban kerja birokrasi yang tinggi dan target yang ketat sering kali memicu kejenuhan atau stres. • Ketenangan Batin: Konten yang menyejukkan membantu ASN meraih inner peace, sehingga bisa berpikir lebih jernih. • Keseimbangan: Membantu menyeimbangkan kehidupan kerja (work-life balance) dengan kehidupan spiritual. 3. Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik ASN yang memiliki kecerdasan spiritual cenderung lebih empati. • Pelayanan dengan Hati: ASN tidak lagi melihat masyarakat sebagai beban, melainkan sebagai sesama yang perlu dibantu. • Kesabaran: Meningkatkan kesabaran dalam menghadapi komplain atau dinamika di lapangan. 4. Mempererat Solidaritas (Jiwa Korsa) Pertemuan dalam forum religi mempertemukan berbagai unit kerja dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan. • Harmonisasi: Menghilangkan sekat-sekat ego sektoral antar instansi. • Persatuan: Menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman anggota KORPRI. Kesan (Apa yang Dirasakan) • Penyegaran Spiritual: "Kegiatan ini terasa seperti oase di tengah padatnya rutinitas birokrasi. Kami merasa diingatkan kembali bahwa di balik tumpukan berkas dan aplikasi, ada tanggung jawab besar kepada Tuhan dan masyarakat." • Momen Refleksi: "Materi yang disampaikan sangat relevan dengan dinamika kerja kami. Kami tersadar bahwa terkadang kami terlalu sibuk mengejar target administratif hingga lupa menjaga keikhlasan hati dalam melayani." • Kehangatan Kebersamaan: "Melihat rekan-rekan dari berbagai unit duduk bersama dalam suasana yang tenang menciptakan rasa kekeluargaan yang lebih kuat daripada sekadar pertemuan formal di meja rapat." Pesan (Apa yang Diharapkan) • Implementasi Nyata: "Semoga apa yang kita dengar hari ini tidak hanya menjadi catatan di buku, tetapi menjadi perubahan sikap saat kita kembali ke meja kerja besok pagi. Mari kita transformasi nilai spiritual menjadi kualitas pelayanan." • Konsistensi Program: "Kami berharap kegiatan siraman rohani ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, karena iman dan semangat kerja perlu 'di-charge' secara berkala agar tidak meredup." • Menjaga Integritas: "Pesan untuk kita semua: Mari jaga marwah KORPRI dengan bekerja bersih. Ingatlah bahwa gaji yang barokah akan membawa ketenangan bagi keluarga kita di rumah." Laporan ini dibuat/ disunting oleh Mediana Aliyatul Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Wonotirto |
| 93 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Anggota Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kab. Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Blitar Bidang : Sosial Budaya Susunan Acara: Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa.
Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai.
Setiap manusia harus punya 3 kebaikan: Sesi tanya jawab: Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh ustadzah Yasin dan ibu ibu penerima door prize diharapkan langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa berbelanja UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM makanan basah snack kue kering dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli Mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar memberikan berbagai manfaat strategis dan spiritual bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Disperkimtan Kabupaten Blitar. Berikut adalah manfaat utama dari partisipasi dalam kegiatan tersebut: Sinergi Visi Kabupaten: Partisipasi ini menunjukkan dukungan DWP UP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan terhadap visi Bupati Blitar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan peduli sesama. Peningkatan Citra Instansi: Kehadiran anggota DWP dalam kegiatan positif ini membangun citra Disperkimtan Kabupaten Blitar sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada penanganan pertanahan, rumah layak huni, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan. Penulis: Ibu Enik Yuyus selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 94 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit DPMPTSP Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan buka puasa bersama di Bulan Ramadhan 1446 H Bidang : Sosial Budaya, Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa. Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 2. Hari/Tanggal : Kamis / 12 Maret 2026 3. Pukul : 16.00 – selesai 4. Peserta : Seluruh karyawan karyawati DPMPTSP serta seluruh angota Dharmawanita Persatuan Unit Kerja DPMPTSP Kabupaten Blitar 5. Tempat : Kantor DPMPTSP Kabupaten Blitar 6. Acara : Buka Bersama Laporan Kegiatan :Buka puasa bersama seluruh karyawan karyawati dan anggota dharmawanita UP DPMPTSP Kabupaten Blitar merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun sekali pada bulan ramadhan yang diselenggarakan DPMPTSP Kabupaten Blitar. Buka puasa bersama adalah kegiatan makan atau minum untuk membatalkan puasa yang dilakukan umat Muslim tepat saat azan Magrib (matahari terbenam) di bulan Ramadan. Buka puasa bertujuan untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa. Susunan acara: 1. Pembukaan oleh Mc yaitu Sultan Muhammad Fikri, S.Tr.I.P 2. Sambutan oleh kepala DPMPTSP : Bayu Aji Mariska, SE.MM 3. Tausiyah oleh Bapak Harun Ar Rasyid, S.H MH 4. Penutup / doa 5. Buka bersama 6. Sholat magrib 7. Ramah Tamah Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diadakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota. Berikut uraian acara “Buka Puasa Bersama” DPMPTSP Kabupaten Blitar sebagai berikut: 1.Pembukaan oleh MC Pembukaan oleh Pembawa acara dimulai dengan mengucapkan basmallah bersama sama dilanjutkan dengan pembacaan susunan acara 2. Sambutan oleh kepala DPMPTSP : Bayu Aji Mariska, SE.MM , dalam sambutannya beliau mengucapkan banyak terimakasih karena telah menyempatkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini disela sela kesibukan yang ada. Selanjutnya beliau berharap semoga kegiatan buka puasa bersama ini bisa meningkatkan rasa kebersamaan serta iman dan mendapat pahala yang berlipat bila diniatkan ibadah di bulan suci Ramadhan ini 3. Tausiyah oleh Bapak Harun Ar Rasyid, S.H MH Beliau menyampaikan bahwa bulan Ramadhan ini adalah bulan yang harus kita syukuri kedatangannya karena kita masih diberi kesempatan bertemu bulan ini sehingga bisa beribadah untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Bulan Ramadhan adalah bulan suci penuh berkah, rahmat, dan ampunan, di mana pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan keutamaan bulan Ramadhan”. Adapun keutamaannya adalah sebagai berikut: Keutamaan utamanya meliputi turunnya Al-Qur'an, adanya malam Lailatul Qadar, pelipatan ganda pahala, serta pengampunan dosa bagi mereka yang berpuasa dengan iman dan ikhlas. ” 1. Bulan diturunkannya AL-Qur’an: Ramadhan adalah bulan istimewa tempat wahyu pertama Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk manusia
2. Malam Lailatul Qodar: Terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yang umum terjadi di 10 malam terakhir. 3. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, Allah memudahkan hamba-Nya berbuat kebaikan dan membatasi ruang maksiat. 4. Pengampunan Dosa: Puasa Ramadhan menghapus dosa-dosa masa lalu jika dijalankan dengan ikhlas dan tulus. 5. Pahala dilipat gandakan: Setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan ganjaran yang jauh lebih besar dibandingkan bulan lainnya. 6.Waktu Mustajab Berdoa: Doa orang yang berpuasa, terutama saat berbuka, sangat didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT. 7.Membentuk karakter sabar: Puasa melatih pengendalian diri, kesabaran, dan ketaqwaan. 8.Pembalasan Surga: Orang yang berpuasa dan beribadah di dalamnya dijanjikan surga Dalam tausiahnya ini beliau berharap kita semua bisa memanfaatkan dan mendapatkan keutamaan keutamaan bulan Ramadhan sehingga iman dan taqwa kita meningkat dan bisa mendapatkan surgaNya. Tak lupa diahkir tausiahnya, beliau tutup dengan doa bersama dilanjutkan dengan doa berbuka puasa . Acara selanjutnya yaitu berbuka puasa ( membatalkan puasa) dilanjut sholat magrib berjamaah dan dilanjutkan buka puasa serta ramah tamah dan foto bersama. Kegiatan “Buka puasa bersama ini berjalan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan setiap bulan suci ramadhan. Diharapkan kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi antar anggota. Petugas E- reporting Beti Cholidin Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 95 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar
Hari ini Kamis Tanggal 12 Maret 2026 Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar memeriahkan Siraman Rohani dan santunan anak yatim terakhir di bulan Ramadhan.
Program kerja sebagai berikut :
Bidang : Sosial Budaya
Program : ketahanan keluarga
Keterangan program :
1. Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD kabupaten Blitar
2. Hari/tanggal : Kamis, 12 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 - selesai
4. Tempat : Pendopo SAP jl. kusuma bangsa no. 80 Kanigoro Blitar
5. Pakaian : Busana muslim
Acara di hadiri oleh plt. Asisten Pemerintahan dan kesra Bapak Alwi Maulana , Ibu ketua panitia Ibu Ninik Rijanto, Ketua PERWOSI Ibu Ariana Beki, Ketua PC Muhammadiyah Ibu Nyai Mutmainah Yasin Yusuf, perwakilan seluruh anggota OPD dan Organisasi GOW, Ketua Persit kartika chandra 511, serta pengurus baznas kabupaten blitar.
Acara diawali dengan lantunan sholawat dari grup sholawat Al- Husainiyah dr IGTKI kecamatan Ponggok.
Santunan anak yatim, menyanyikan lagu Indonesia Raya, membaca Al- fatihah, pembacaan ayat suci Al-quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C dan terakhir sambutan Bupati Blitar yang diwakili oleh Plt.Asisten Pemerintahan dan kesra Bapak Alwi Maulana.
Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, yang tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan santunan anak yatim. Beliau berpesan agar lebih berhati hati mendekati lebaran, berhati hati dalam berkendara serta jangan panic buying.
Beliau berharap kita dapat tambahan ilmu yang bisa diterapkan dalam keluarga, karena sebagai ibu merupakan tiang keluarga, yang dapat menjadikan keluarga sehat kuat mental lahir batin.
Selanjutnya acara inti yaitu tausiyah dari Ibu Nyai Mutmainah Yasin Yusuf.
Nikmat yang besar adalah nikmat yang sehat, jasmani maupun rohani. Sebagai ibu mempunyai peran yang luar biasa dalam keluarga.
Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yaitu :
1. SUNNATULLAH yang dimaksud adalah Allah menyimpan rahasia (AIB) manusia. Jiak aib manusia terlihat maka kita tidak bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan tampak di akhir hari kehidupan manusia.
2. SUNNATUL ROSUL, Nabi selalu mamperhatikan umatnya.
3. SUNNATUL Aulia, yang dimaksud adalah menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam artian hidup kita sering di sakiti baik fisik maupun batin.
penulis : Bu B_Y_H Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Sekretariat DPRD |
| 96 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit DPMPTSP Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025 Bidang : Sosial Budaya, Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa. Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 2. Hari/Tanggal : Kamis / 12 Maret 2026 3. Pukul : 08.00 – selesai 4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar. 5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro 6. Acara : Siraman Rohani . Laporan Kegiatan :Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 12 Maret 2026 bertempat di Sasana Adhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Blitar Ketua panitia Ninik Riyanto,Ketua perwosi bu Arina Beki,Ketua PC Muhamadiyah ,Penceramah Ibu Nyai Mutahima Yasin Yusuf, Ketua Persit 511 Blitar dan Pengurus Baznas Kabupaten Blitar dengan Susunan acara 1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila 3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah 4. Sambutan 5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin 6. Penutup / doa Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota Ibu Mening Rendra menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota. Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut: Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok yang merupakan binaan dari Bapak Suharmadi, M.Pd selaku pimpinan Korwil Kec. Ponggok. Dinamakan Al Husainiyah karena memiliki arti berkumpulnya semua hal kebaikan termasuk kita semua yang berkumpul disini dalam hal kebaikan. Santunan anak yatim diwakili oleh anak yatim dari beberapa wilayah di Kab. Blitar. 1.Pembukaan oleh MC Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir. 3. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita . 4. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa. Sebagai seorang ibu mempunyai peran yang luar biasa terutama dalam keluarga. Jika ibu lalai maka keluarga akan ikut lalai. Peran Ibu dalam keluarga selama Ramdhan harus kita laksanakan dengan Ihklas. Memperbanyak rasa Syukur terutama di Bulan Ramadhan ini. Setiap manusia harus punya 3 kebaikan yang harus diteladani, yaitu: 1. Sunnatullah Allah selalu menyimpan rahasia (aib) manusia(hambaNya). Jika aib kita terlihat maka kita tidak akan bisa menanggungnya. Semua dosa akan ditangguhkan yang akan ditampakkan pada hari akhir. Allah menunggu tobat manusia sebelum akhir usia manusia, karena yang tidak pernah merasa berdosa hanyalah setan. Ciri-ciri akhir manusia diantaranya rambut hitam jadi putih, gigi yang mulai tanggal ,fungsi badan mulai menurun, dll. Karena Alloh selalu menutupi aib kita maka sebaiknya sebisanya kita berusaha menutupi aib sesama manusia. Pada masa Nabi Musa terjadi paceklik, Nabi Musa mengajak kaumnya sholat isti'qo. Tetapi setelah sekian waktu tidak juga turun hujan, hal ini dikarenakan ada salah satu kaumnya ada yang bermaksiat. Setelah bertobat langsung datang hujan. 2. Sunnatul Rosul Nabi selalu memperhatikan umat. Pada saat Nabi Muhammad sakit sebelum meninggal Nabi masih memikirkan umatnya. Pada saat didatangi Malaikat Izroil akan mencabut nyawa, Nabi Muhammad bertanya bagaimana dengan umatnya seusai kematiannya. Malaikat menjawab semua umat manusia diharamkan masuk surga sebelum semua umat Nabi Muhammad masuk surga semuanya. Setelah mendengar itu Nabi Muhammad tersenyum dan bersedia dicabut nyawanya. Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya. Sebagai manusia kita tidak boleh bersifat sombong harus membagi kepedulian dan perhatian melalui kegiatan santunan yatim piatu. Anak yatim adalah anak yang belum balik , yang ditinggal meninggal bapaknya yang harus hidup mandiri. Anak yang masih kecil yang ditinggal meninggal ibunya (tersapih secara paksa ) disebut fatim (piatu). 3. Sunatul Auliya Yang dimaksud yaitu menanggung sesuatu yang menyakiti mereka. Dalam hidup kita sering sakiti baik fisik maupun batin. Jika diberi ujian sakit wajib mensyukuri nikmat sakit dengan ikhlas. Memperbanyak istighfar setiap hari memohon ampundari segala dosa. Kaya dan miskin adalah sama sama ujian , semuanya adalah ujian titipan Allah maka menjadi mausia tidak boleh sombong.Allah Maha berkehendak maka kita harus berhati- hati. Sesi tanya jawab: 1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat Jawab: zakat terutama zakat maal dihitung dalam setahun 2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima, Jawab: yang berhak menerima adalah orang fakir termasuk GTT boleh jika gajinya tidak cukup 3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain Jawab: sebisa mungkin tidak menceritakan (ngempet) dengan berharap Alloh selalu menutupu aib kita. Sebelum penutup acara hari ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh kyai dan ibu ibu penerima doorprize diharapkn langsung maju kedepan untuk pengambilan hadiah. Sebelum pulang ibu ibu tak lupa melarisi UMKM yang turut meramaikan dalam kegiatan pagi hari ini, berbagai produk UMKM amkanan basah snack kuker dan olahan frozen serta minuman kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi ibu-ibu yang mau membeli Mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar memberikan berbagai manfaat strategis dan spiritual bagi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP DPMPTSP Kabupaten Blitar. Berikut adalah manfaat utama dari partisipasi dalam kegiatan tersebut: 1. Penguatan Spiritual dan Mental Penyegaran Rohani: Kegiatan ini berfungsi sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan menata harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah. Peningkatan Iman: Memberikan asupan spiritual yang membantu anggota dalam menjaga ketenangan batin dan motivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendamping aparatur sipil negara. 2. Peningkatan Kepedulian dan Empati Sosial Wujud Kepedulian Nyata: Melalui santunan anak yatim, anggota dapat mempraktikkan langsung nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Penyaluran Zakat/Infaq: Menjadi sarana yang terorganisir bagi anggota untuk berbagi rezeki dan memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Blitar. 3. Penguatan Jejaring dan Sinergi Organisasi Silaturahmi Antar-Organisasi: Mempererat hubungan dan tali persaudaraan dengan organisasi wanita lainnya yang tergabung dalam GOW, seperti PKK, Bhayangkari, dan Muslimat. Koordinasi Strategis: Membuka peluang kolaborasi antar-instansi (sepertiD PMPTSP dengan organisasi wanita lainnya) dalam program-program kemasyarakatan di masa depan. 4. Dukungan Terhadap Program Pemerintah Daerah Sinergi Visi Kabupaten: Partisipasi ini menunjukkan dukungan DWP UP DPMPTSP terhadap visi Bupati Blitar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan peduli sesama. Peningkatan Citra Instansi: Kehadiran anggota DWP dalam kegiatan positif ini membangun citra Kabupaten Blitar sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan. Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing. Petugas E- reporting Beti Cholidin Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 97 | 10-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar
Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar, pada hari Senin, tanggal 10 Maret 2026 mengikuti kegiatan Siraman Rohani Korpri dengan tema " MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER, KELUARGA DAN IBADAH ".
Keterangan program :
1. Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar
2. Hari/tanggal : Selasa, 10 maret 2026
3. Tempat : Pendopo Ageng Sasana Adhi Praja Kanigoro
4. Waktu : 08.00 - selesai
Ibu Ketua Dharma Wanita Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar Ibu Haris Susianto beserta anggota dan perwakilan ASN Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan siraman rohani di Pendapa Ageng Sasanq Adhi Praja Kanigoro dengan pembicara Bapak Prof Dr. Kyai Agus Zaenul Fikri MPD sekaligus Rektor UIN Tulungagung dengan tema " MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER, KELUARGA DAN IBADAH ".
Membangun harmoni kehidupan ASN dalam artian bahwa upaya sadar dan terencana untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan, dengan tiga pilar utama kehidupan yaitu :
1. Tuntutan pekerjaan ( karier )
2. Tanggung jawab rumah tangga ( keluarga )
3. Ketaatan kepada Tuhan ( Ibadah )
Membangun harmoni kehidupan ASN sangatlah penting, menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktifitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental.
Tujuan keharmonisan utamanya yaitu menciptakan ASN yang tangguh , bahagia, tidak stres, produktif serta mampu memberikan pelayanan ekstra guna kehidupan sosial yang stabil.
Hubungan keluarga yang harmonis menciptakan lingkungan yang aman, tingkat bahagia yang tinggi serta mendukung kesehatan mental ASN. Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah , membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan bijak, sehingga minim konflik yang dapat merusak kinerja ASN. Mengutamakan nilai nilai spiritual dengan etos kerja yang tinggi, jujur dan berintegritas, menyeimbangkan ibadah dan tanggung jawab duniawi serta mencegah ASN dari tindakan menyimpang seperti korupsi.
Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai nilai religius, saling menghargai, menolong sesama rekan kerja dan menciptakan lingkungan kondusif.
Dengan memanajemen waktu yang baik dan bijak, ASN dapat tetap berprestasi dalam karier nya, harmonis dalam berumahtangga serta tenang dalam menjalankan ibadahnya.
Penulis : Bu B_Y_H Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Sekretariat DPRD |
| 98 | 12-03-2026 |
SIRAMAN ROHANI DI BULAN SUCI RAMADAN 12 MARET 2026 Pada hari ini Kamis, 12 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar beserta Anggota mengikuti kegiatan Siraman Rohani yang di selenggarakan di Pendopo SAP Kanigoro. sambutan dari perwakilan Bapak Bupati menyampaikan bahwa Tahun ini 1 Syawal bertepatan dengan hari Raya Nyepi sehingga kita semua harus bertolerasi dan untuk penetapan 1 Syawal menunggu sidang Isbat dilaksanakan. dan dalam menghadapi lebaran kali ini kita semua diharapkan jangan terburu buru dan berbelanja sesuai dengan kebutuhan keuangan kita, pada intinya jangan gupuh menyambut hari raya . Berbelanja sesuai kebutuhan saat Lebaran sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan, menghindari perilaku boros (mubazir), serta menjaga stabilitas harga dan pasokan barang di pasaran. Menjelang Lebaran, sering kali timbul dorongan untuk membeli barang secara berlebihan (panic buying) karena tekanan sosial atau keinginan semata. Belanja sesuai kebutuhan membantu memastikan pengeluaran tidak membengkak Gaya hidup konsumtif yang tinggi saat Lebaran memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan belanja rasional, kita membantu mengendalikan permintaan agar harga tetap stabil dan ketersediaan barang di pasaran tetap aman. Berbelanja bijak memungkinkan kita untuk lebih fokus pada esensi Lebaran, seperti kebersamaan dan kesucian diri, daripada sekadar mengejar tren baju baru atau gaya hidup mewah. Kebutuhan Lebaran meliputi banyak hal, mulai dari zakat, mudik, hingga hampers. Memilah antara kebutuhan dan keinginan membantu memastikan hal-hal penting terpenuhi tanpa mengabaikan pos keuangan lainnya. Dengan berbelanja secara bijak dan rasional, Ramadan dan Lebaran dapat disambut dengan lebih nyaman, tenang, dan penuh keberkahan. dalam kesempatan ini tausyiah disampaikan oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar, kita senua harus mensyukuri nikmat misalnya dengan cara solat 5 waktu yang utuh. dan dalam bulan Ramadhan ini peran ibu sangat penting , keikhlasan seorang ibu akan membawa kita menjadi istri yang sholehah. nabi Muhammad selalu memperhatikan Umatnya bahkan ketika beliau mau Wafat beliau masih memikirkan umatnya. Nabi berpesan untuk menjaga sholat . dan kita harus peduli pada sesama dengan cara seperti santunan anak yatim. Batasan anak yatim itu jika Perempuan sampai Haid, dan jika laki laki sampai mimpi basah. dan pesan belaiu bahwa di dunia ini kita tidak boleh sombong karena di dunia ini hanya sementara artinya Pernyataan bahwa kita tidak boleh sombong karena dunia ini hanya sementara adalah prinsip hidup yang fundamental, didasarkan pada kesadaran akan kefanaan manusia dan hakikat harta/jabatan yang hanyalah titipan. Sifat sombong (takabur) meremehkan orang lain dan merasa lebih hebat, padahal semua kelebihan hanyalah titipan Allah SWT. dan harus peduli dengan sesama karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan, memiliki rasa empati, serta untuk menciptakan kehidupan yang aman, rukun, dan damai. Kepedulian sosial, atau altruisme, memperkuat ikatan persaudaraan, meringankan beban orang lain, meningkatkan rasa syukur, dan mendatangkan balasan kebaikan dari Tuhan. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri; semua orang saling bergantung untuk memenuhi kebutuhan.. Kepedulian membantu sesama yang sedang kesulitan, yang pada gilirannya dapat meringankan beban hidup mereka. Sikap peduli meminimalisir konflik dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis.. Sesuai dengan sila ke-2 Pancasila (kemanusiaan yang adil dan beradab), peduli menumbuhkan rasa empati dan menghormati martabat orang lain. Membantu orang lain dapat meningkatkan rasa bahagia, mengurangi stres, serta menjadi ajang untuk lebih bersyukur. Dalam pandangan agama, membantu orang yang kesusahan akan dibalas dengan kemudahan oleh Tuhan, baik di dunia maupun akhirat. Kita semua harus mensyukuri nikmat karena itu adalah perintah Allah yang mendatangkan tambahan nikmat. . Bersyukur juga bentuk pengakuan bahwa segalanya adalah titipan, sehingga mencegah sifat sombong dan membawa keberkahan hidup. Bersyukur membuat hati lebih lapang, bahagia, dan terhindar dari penyakit hati seperti iri dan dengki . Syukur adalah wujud ketaatan dan pengakuan bahwa segala kenikmatan, baik kesehatan, waktu, maupun harta, semata-mata berasal dari Allah. Dengan bersyukur, kita menyadari bahwa yang dimiliki hanyalah titipan, sehingga melatih kerendahan hati . Bersyukur membantu menjaga pola pikir positif, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Rasa syukur dapat diwujudkan melalui hati (merenungkan kebaikan), lisan (mengucapkan alhamdulillah), dan perbuatan (meningkatkan ibadah dan berbagi). Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Srengat |
| 99 | 12-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar Anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Blitar Bidang : Sosial Budaya Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: BPBD |
| 100 | 12-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026 Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
Susunan Acara: 1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat AL Husainiyah dari IG TKI Kec. Ponggok 2. Santunan anak yatim 3. Menyanyikan lagu Indonesia raya 4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah 5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Lailatul Mubarokah, L.C 6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau berpesan agar berhati-hati karena mendekati lebaran, berhati-hati dalam berkendara, dan jangan panic buying. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. 7. Acara inti yaitu Tauziah dari Ibu Nyai Mukhtatimah Yasin Yusuf
Nikmat yang besar adalah nikmat sehat, sehat jasmani maupun sehat rohani. Berfungsinya semua panca indra yang ada di tubuh kita adalah nikmat yang luar biasa.
- Sunnatul Rosul Maka sebagai pemimpin kita seharusnya memperhatikan bawahan, sebagai orang yang mampu seharusnya memperhatikan orang yang kekurangan terutama anak yatim dan fatim yang ada di sekitarnya.
- Sunatul Aulia Sesi tanya jawab:
1. Tanya: awal dan batas akhir dalam memberukan zakat
2. Tanya:Ada golongan yang berhak menerima,
3. Tanya: Bagaimana cara mencegah menceritakan aib orang lain Penyusun Laporan:
Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten |
| 101 | 05-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Ibu Margareth Nanang Adi beserta 6 anggota DWP Disperkimtan yaitu Ibu Yuli Edi, Ibu Palupi Nurhidayat, Ibu Titik Dayat, Ibu Enik Yuyus, Ibu Rudik, Ibu Ratna Ridi telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2026 Bidang : Sosial Budaya Keterangan Program : Laporan Kegiatan : Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara Ketua Dharma Wanita Disperkimtan Kabupaten Blitar Ibu Margareth Nanang Adi menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota Acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar yang diiringi oleh hadroh Shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK ( Ibu Kades) desaTawangrejo sekaligus sholawat bersama 1. Pembukaan oleh MC Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuti tausiah bersama nara sumber. Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir. Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama. 2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat. Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah.
Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran. Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam
Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut : Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki. "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557). Beberapa adab yang harus diperhatikan saat silaturahmi: Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar.
Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam: • Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama.Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah. Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit Berikut adalah amalan amalan sederhana yang pahalanya besar : Ada beberapa ujian hidup, diantaranya adalah : Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani). Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat : Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan Doa Penulis : Enik Yuyus Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 102 | 10-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup mengikuti kegiatan berbagi takjil yang di selenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana kabupaten Blitar, Bidang : Sosial Budaya Hari/Tanggal : Selasa , 10 Maret 2026 Acara berbagi takjil adalah kegiatan sosial yang biasanya dilakukan selama bulan Ramadan, di mana orang atau komunitas membagikan makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa kepada masyarakat secara gratis. Tujuan acara berbagi takjil Dengan Susunan Acara : 1. Persiapan takjil2. Berkumpul dan briefing panitia 3. Pembagian takjil kepada masyarakat 4. Buka puasa bersama 5. Penutup dan doa Pelapor : Ibu Yuni Selaku Operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar
|
| 103 | 05-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar “Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar” Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang dilaksanakan pada : Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu : Pada hari ini Kamis tanggal 05 Maret 2026 bertempat di Pendopo SAP Kanigoro yang diikuti oleh Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Pengurus GOW, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten. Kegiatan Siraman Rohani yang diselenggaran oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Untuk mengawali kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan di buka oleh pembawa acara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dilanjutkan dengan Sambutan oleh Bapak Bupati yang diwakili Bapak Wiji Asrori oleh (PLT Asisten Kesra mewakili Bpk Bupati ). Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 10 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Dilanjutkan Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto. Kebersamaan antar organisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tujuan Siraman Rohani untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan di antar anggota. Pada kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M mengundang KH. Agus Mu’adzin untuk memberikan Tauziah / menyampaikan informasi kepada para undangan yang hadir. Di Pembukaan ini beliau mengajak semua jamaah siraman rohani ini untuk mendoakan anak – anak yatim/piatu yang disantuni agar menjadi anak yang sholeh solehah serta tak lupa mendokan semua agar senantiasa diberikan nikmat sehat. Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam. Fase Alam Arwah (dalam rupa Roh) Fase alam arwah adalah tahap awal keberadaan ruh sebelum ditiupkan ke dalam jasad di rahim. Ini adalah fase pra-kehidupan di mana ruh diciptakan dan bersaksi atas keesaan Allah, Fase Alam Rahim (ditiupkan Rohnya, dicatat rezekinya dan jodohnya), dan Fase Alam Dunia. Kelahiran dan kematian setiap manusia yang hidup di dunia ini telah ditetapkan takdirnya oleh Allah SWT, termasuk kelahiran dan kematian. Tidak ada seorang pun yang bisa memilih kapan ia dilahirkan dan kapan ia akan kembali kepada Allah. Semua telah tertulis dalam ketetapan-Nya sejak sebelum manusia diciptakan. Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, hendaknya kita memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Perbanyak amal kebaikan, jaga hubungan dengan sesama, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Karena pada akhirnya, setiap manusia akan kembali kepada-Nya dan mempertanggung jawabkan segala yang telah dilakukan selama hidup di dunia. Rezeki merupakan salah satu takdir yang telah diatur oleh Allah SWT bagi setiap manusia. Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, namun manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar rezeki tersebut dapat diperoleh dengan cara yang baik dan halal. Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda. Ada yang dilapangkan, ada pula yang diuji dengan keterbatasan. Dari sinilah kita belajar untuk tidak iri kepada orang lain, tetapi lebih banyak bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah. Oleh karena itu, kita diajarkan untuk bersabar ketika diuji, bersyukur ketika diberi nikmat, dan selalu berserah diri kepada Allah. Dengan begitu, hati kita akan lebih tenang karena percaya bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini sudah berada dalam ketetapan dan kasih sayang-Nya. Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia. Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama. Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah. Pada Kesempatan acara ini dilakukan dengan sesi tanya jawab yaitu : Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Agus Mu’adzin, diharapkan seluruh anggota semakin Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur, empati, serta keberkahan bagi semua yang terlibat. pada kesempatan ini juga diadakan bazar UMKM, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah : Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 104 | 11-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan Harlah dan Buka Bersama BPBD Kab. Blitar Bidang : Sosial Budaya Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: BPBD |
| 105 | 11-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani KORPRI 2026 Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Susunan Acara: 1. Acara diawali dengan lantunan sholawat 2. Santunan anak yatim 3. Menyanyikan lagu Indonesia raya 4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah 5. Pembacaan ayat suci Al Quran 6. Sambutan Panitia 7. Acara inti tauziah dari Rektor UIN Tulungagung Bapak Prof. Dr. Kyai Agus Zaenul Fikri, M.Pd Siraman rohani hari ini berfokus pada seluruh anggota KORPRI yang ada di Kabupaten Blitar yang mengusung tema "MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER, KELUARGA DAN IBADAH." Tema ini diambil dengan tujuan agar para ASN dengan sadar dan terencana berupaya menciprakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan, yaitu antara tuntutan pekerjaan (karier), tanggungjawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah). Yang artinya para ASN diharapkan mampu menjalankan semua peran sehingga para ASN bisa bekerja dengan tenang dan produktif dengan melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan secara prifesional dan berintegritas. ASN juga dihatapkan menjaga keseimbangan keluarga dengan mencintai, membina keluarga dengan baik, dan memberikan waktu yang berkualitas untuk keluarga yang bisa menjadi suport mental yang menunjang produktivitas kerja ASN. Selain itu juga menjaga keseimbangan ibadah salah satunya menjadikan pekerjaan sebagai bagian ibadah sehingga para ASN dapat melaksanakan tugas negara dengan tanggungjawab moral yang tinggi. Jika keseimbangan ini dilakukan maka tujuan utama untuk menciptakan ASN yang tangguh, bahagia, tidak stress, produktif, serta memberika pelayanan dengan prima akan tercapai. Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari inti nilai dari ASN "BerAKHLAK". Ketika ASN memiliki kehidupan yang seimbang, akan fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam pekerjaan. Contohnya ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam melakukan pekerjaannya melayani masyarakat. Karena hubungan yang positif dalam keluarga akan menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN. Keseimbangan ibadah dengan tanggungjawab duniawi akan mencegah ASN dari tindakan menyimpang seperti korupsi karena adanya tanggungjawab moral kepada Tuhan. Selain itu hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan menyita ke waktu keluarga atau ibadah dengan cara menjadwalkan waktu untuk kantor, keluarga dan ibadah secara sistematis dan kontinyu. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai pekerjaan sehingga tercipta saling pengertian dan niatkan bekerja untuk ibadah. Penyusun Laporan:
Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar) |
| 106 | 06-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kesejahteraan anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan dengan tema “Pembagian Tabungan Sembako dan Uang Tunai Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Aula Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar dan dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 14 anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Bidang : Sosial dan Budaya
Keterangan Program : Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan serta kesejahteraan anggota. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah program tabungan sembako, yang merupakan bentuk kegiatan gotong royong antar anggota dalam menabung secara berkala yang nantinya dibagikan kembali dalam bentuk sembako maupun uang tunai kepada seluruh anggota. Kegiatan pembagian tabungan sembako dan uang tunai ini dilaksanakan di Aula Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Sejak pagi hari para anggota Dharma Wanita Persatuan telah hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pertemuan ini tidak hanya menjadi momen pembagian tabungan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para anggota untuk berkumpul, bersilaturahmi, serta mempererat hubungan antar anggota organisasi.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara yang memandu jalannya kegiatan. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar, Ny. Margareth Nanang Adi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam program tabungan sembako. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian organisasi terhadap kesejahteraan para anggota. Selain memberikan manfaat secara ekonomi, program tabungan sembako juga memiliki nilai kebersamaan yang tinggi karena dilaksanakan melalui partisipasi dan kerja sama seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan.
Lebih lanjut beliau berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggota sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Memasuki acara inti, dilakukan pembagian tabungan sembako dan uang tunai kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan yang hadir. Pembagian dilakukan secara tertib dan bergantian sehingga seluruh anggota dapat menerima hak tabungannya sesuai dengan jumlah yang telah disetorkan selama periode program berlangsung. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Para anggota terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain menerima hasil tabungan yang telah dikumpulkan bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk saling bertukar informasi serta mempererat tali silaturahmi antar anggota. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan semakin menambah keakraban di antara para anggota yang hadir. Melalui kegiatan ini diharapkan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar dapat terus berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan anggota serta memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi. Program tabungan sembako ini juga diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai salah satu bentuk kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi para anggota. Laporan ini dibuat oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 107 | 10-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA SEKRETARIAT DAERAH Dharma wanita Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan SIRAMAN ROHANI KORPRI dengan Tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH Keterangan Program : Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Up Sekretariat daerah Kabupaten Blitar Ibu Yanis Haris beserta ketua UP DWP Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Blitarpada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 menngikuti kegiatan Sirman Rohani bertempat di Pendopo SAP Kanigoro Pembicara Bapak Prof Dr Kyai Agus Zaenul Fikri MPD Rektor UIN Tulungagung dengan tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH. Membangun Harmoni Kehidupan ASN untuk Keseimbangan Karier, Keluarga, dan Ibadah" artinya adalah sebuah upaya sadar dan terencana oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan: tuntutan pekerjaan (karier), tanggung jawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah). Harmoni Kehidupan (Work-Life Balance): Bukan berarti membagi waktu 33% untuk setiap bagian, melainkan menciptakan situasi di mana ASN bisa bekerja dengan tenang (produktif), mencintai keluarga (tenang), dan beribadah dengan khusyuk (spiritual) tanpa ada salah satu yang dikorbankan secara ekstrem. Keseimbangan Karier: Melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa secara profesional dan berintegritas. Keseimbangan Keluarga: Menjaga kehangatan, kasih sayang, dan memberikan waktu berkualitas bagi keluarga, yang pada akhirnya menunjang produktivitas kerja.
Keseimbangan Ibadah: Menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, sehingga tugas negara dilaksanakan dengan tanggung jawab moral tinggi.Tujuan utamanya adalah menciptakan ASN yang tangguh, bahagia, tidak stres, produktif, serta mampu memberikan pelayanan prima karena memiliki mental dan kehidupan sosial yang stabil. Membangun harmoni kehidupan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah sangatlah penting karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental individu. Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari core values ASN "BerAKHLAK", yang menuntut ASN untuk peduli dan menghargai lingkungan sekitar. Ketika ASN memiliki kehidupan pribadi yang seimbang, mereka cenderung lebih fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam bekerja. ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam memberikan layanan yang berkualitas dan inklusif kepada masyarakat. Hubungan keluarga yang positif menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN.Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan lebih bijak, sehingga terhindar dari konflik yang bisa merusak kinerjaMengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pekerjaan membuat ASN bekerja dengan etos kerja tinggi, jujur, dan berintegritas,
Menyeimbangkan ibadah dengan tanggung jawab duniawi mencegah ASN dari tindakan menyimpang (seperti korupsi) karena adanya rasa tanggung jawab kepada Tuhan, Lingkungan kerja yang harmonis dan seimbang meminimalisir potensi konflik dan perselisihan, baik internal maupun eksternal. ASN yang seimbang adalah aset yang mendukung tercapainya birokrasi profesional, adaptif, dan berintegritas. Dengan demikian, harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi ASN untuk bekerja, mengabdi, dan hidup bahagia. Membangun harmoni kehidupan ASN untuk keseimbangan karier, keluarga, dan ibadah harus berjalan seimbang karena akan menciptakan lingkungan kerja yang produktif, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta memastikan pelayanan publik tetap maksimal tanpa mengabaikan kehidupan pribadi dan spiritual. Riset menunjukkan bahwa ASN yang memiliki keseimbangan hidup lebih baik cenderung lebih fokus, kreatif, dan produktif di tempat kerja. Sebaliknya, ketidakseimbangan (terlalu memprioritaskan karier) dapat menyebabkan burnout, stres kronis, dan penurunan kinerja.Keharmonisan keluarga adalah kunci utama yang menunjang produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Keluarga yang mendukung memberikan energi positif untuk bekerja dengan lebih baik, Keseimbangan membantu mengurangi stres, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah kelelahan fisik maupun mental. Sebagai individu yang religius, ASN perlu menyeimbangkan komitmen profesional dengan waktu beribadah untuk ketenangan hati dan integritas diri.Keseimbangan (atau work-life balance) membuat ASN lebih bahagia, meningkatkan loyalitas, dan mengurangi risiko stres kronis yang dapat mempengaruhi performa organisasi. Ringkasnya, keharmonisan antara karier, keluarga, dan ibadah menghasilkan ASN yang "Bekerja, Mengabdi, dan Bahagia"..cara yang dapat dilakukan berdasarkan prinsip manajemen waktu dan etika kerja: Alokasikan blok waktu khusus untuk pekerjaan fokus, rapat, dan istirahat. Hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan merembet ke waktu keluarga atau ibadah. Menjaga kedisiplinan kerja menciptakan budaya positif, yang memungkinkan pelayanan prima berjalan tanpa mengorbankan kehidupan pribadi. Jadwalkan waktu khusus untuk keluarga, misalnya di akhir pekan, dan komitmen untuk tidak diganggu oleh urusan kantor. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai tuntutan pekerjaan agar tercipta saling pengertian. Jangan ragu untuk mengambil cuti jika diperlukan untuk penyegaran atau keperluan mendesak keluarga. Jadikan setiap tetesan keringat dan lelah dalam bekerja sebagai bentuk ibadah dengan meniatkannya karena Allah SWT. Jadikan waktu ibadah (misalnya shalat tepat waktu) sebagai jangkar waktu. Hentikan pekerjaan sejenak untuk ibadah, yang juga berfungsi sebagai jeda istirahat produktif. Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai-nilai religius yang dianut, sehingga kinerja tinggi tidak mengabaikan kewajiban spiritual. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif.. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif. Dengan manajemen waktu yang bijak dan prioritas yang jelas, ASN dapat tetap berprestasi (karier), harmonis di rumah (keluarga), dan tenang dalam beribadah. Penulis : H_M |
| 108 | 10-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT PELAKSANA SEKRETARIAT DAERAH Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar Ibu Unun Badrodin telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2026 Bidang : Sosial Budaya Keterangan Program : Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara Ketua Dharma wanita Kabupaten Blitar Ibu Unun Badrodin beserta ketua UP DWP Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota Acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama. Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuri tausiah bersama nara sumber.
Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir. Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama. Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah. Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran. Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut : Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki. Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit
Berikut adalah amalan amalan sederhana yang pahalanya besar,: Contoh dari ujian hidup lewat rumah tangga ini diantaranya adalah menantu yang tidak disukai mertuanya, ujian seorang anak yang sedang merawat orangtua . Seorang istri yang diuji suami tidak baik dan dia tetap sabar dan bertaqwa pada Allah akan diganjar seperti ganjaran Siti Aisyah ( Istri Firaun) sedangkan seorang suami yang diuji dengan istri yang tidak baik dan dia tetap bersabar dan beriman pada Allah maka dia akan diganjar seperi ganjaran Nabi Ayub. Manusia bisa dicoba dengan kekurangan harta maupun kelebihan harta . Manusia dalam keadaan kekurangan atau kelebihan harta pun harus tetap mengutamakan ibadah karena manusia diciptakan Allah untuk beribadah. Ada sebuah hadits tentang meluangkan waktu untuk ibadah menegaskan bahwa Allah SWT berjanji mencukupkan rezeki dan ketenangan hati bagi mereka yang beribadah, serta mengancam dengan kesibukan duniawi dan kefakiran bagi yang melalaikannya. "Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku akan tutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak lakukan yang sedemikian, niscaya Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutupi kefakiranmu." (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan disahihkan al-Albani). Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani).
Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan Doa Penulis : H_M |
| 109 | 10-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma wanita Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan SIRAMAN ROHANI KORPRI dengan Tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH Keterangan Program : Ibu Ketua Dharma Waniat Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto beserta Pengurus pada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 menngikuti kegiatan Sirman Rohani bertempat di Pendopo SAP Kanigoro Pembicara Bapak Prof Dr Kyai Agus Zaenul Fikri MPD Rektor UIN Tulungagung dengan tema MEMBANGUN HARMONI KEHIDUPAN ASN UNTUK KESEIMBANGAN KARIER , KELUARGA DAN IBADAH. Membangun Harmoni Kehidupan ASN untuk Keseimbangan Karier, Keluarga, dan Ibadah" artinya adalah sebuah upaya sadar dan terencana oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menciptakan keselarasan, ketenangan, dan keseimbangan antara tiga pilar utama kehidupan: tuntutan pekerjaan (karier), tanggung jawab rumah tangga (keluarga), dan ketaatan kepada Tuhan (ibadah). Harmoni Kehidupan (Work-Life Balance): Bukan berarti membagi waktu 33% untuk setiap bagian, melainkan menciptakan situasi di mana ASN bisa bekerja dengan tenang (produktif), mencintai keluarga (tenang), dan beribadah dengan khusyuk (spiritual) tanpa ada salah satu yang dikorbankan secara ekstrem. Keseimbangan Karier: Melaksanakan fungsi ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa secara profesional dan berintegritas. Keseimbangan Keluarga: Menjaga kehangatan, kasih sayang, dan memberikan waktu berkualitas bagi keluarga, yang pada akhirnya menunjang produktivitas kerja. Membangun harmoni kehidupan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeimbangkan karier, keluarga, dan ibadah sangatlah penting karena menciptakan work-life balance yang sehat, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan mental individu. Harmonisasi ini merupakan bagian integral dari core values ASN "BerAKHLAK", yang menuntut ASN untuk peduli dan menghargai lingkungan sekitar. Ketika ASN memiliki kehidupan pribadi yang seimbang, mereka cenderung lebih fokus, tidak mudah stres, dan lebih produktif dalam bekerja. ASN yang bahagia dan tenang di rumah akan lebih prima dalam memberikan layanan yang berkualitas dan inklusif kepada masyarakat. Hubungan keluarga yang positif menciptakan lingkungan aman, meningkatkan kebahagiaan, dan mendukung kesehatan mental ASN.Mengatur waktu yang baik antara pekerjaan dan rumah membantu mengatasi persoalan rumah tangga dengan lebih bijak, sehingga terhindar dari konflik yang bisa merusak kinerjaMengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pekerjaan membuat ASN bekerja dengan etos kerja tinggi, jujur, dan berintegritas, Menyeimbangkan ibadah dengan tanggung jawab duniawi mencegah ASN dari tindakan menyimpang (seperti korupsi) karena adanya rasa tanggung jawab kepada Tuhan, Lingkungan kerja yang harmonis dan seimbang meminimalisir potensi konflik dan perselisihan, baik internal maupun eksternal. ASN yang seimbang adalah aset yang mendukung tercapainya birokrasi profesional, adaptif, dan berintegritas. Dengan demikian, harmoni antara karier, keluarga, dan ibadah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi ASN untuk bekerja, mengabdi, dan hidup bahagia. Membangun harmoni kehidupan ASN untuk keseimbangan karier, keluarga, dan ibadah harus berjalan seimbang karena akan menciptakan lingkungan kerja yang produktif, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta memastikan pelayanan publik tetap maksimal tanpa mengabaikan kehidupan pribadi dan spiritual. Riset menunjukkan bahwa ASN yang memiliki keseimbangan hidup lebih baik cenderung lebih fokus, kreatif, dan produktif di tempat kerja. Sebaliknya, ketidakseimbangan (terlalu memprioritaskan karier) dapat menyebabkan burnout, stres kronis, dan penurunan kinerja.Keharmonisan keluarga adalah kunci utama yang menunjang produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Keluarga yang mendukung memberikan energi positif untuk bekerja dengan lebih baik, Keseimbangan membantu mengurangi stres, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah kelelahan fisik maupun mental. Sebagai individu yang religius, ASN perlu menyeimbangkan komitmen profesional dengan waktu beribadah untuk ketenangan hati dan integritas diri.Keseimbangan (atau work-life balance) membuat ASN lebih bahagia, meningkatkan loyalitas, dan mengurangi risiko stres kronis yang dapat mempengaruhi performa organisasi. Ringkasnya, keharmonisan antara karier, keluarga, dan ibadah menghasilkan ASN yang "Bekerja, Mengabdi, dan Bahagia"..cara yang dapat dilakukan berdasarkan prinsip manajemen waktu dan etika kerja: Alokasikan blok waktu khusus untuk pekerjaan fokus, rapat, dan istirahat. Hindari prokrastinasi agar pekerjaan tidak menumpuk dan merembet ke waktu keluarga atau ibadah. Menjaga kedisiplinan kerja menciptakan budaya positif, yang memungkinkan pelayanan prima berjalan tanpa mengorbankan kehidupan pribadi. Jadwalkan waktu khusus untuk keluarga, misalnya di akhir pekan, dan komitmen untuk tidak diganggu oleh urusan kantor. Bangun komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak mengenai tuntutan pekerjaan agar tercipta saling pengertian. Jangan ragu untuk mengambil cuti jika diperlukan untuk penyegaran atau keperluan mendesak keluarga. Jadikan setiap tetesan keringat dan lelah dalam bekerja sebagai bentuk ibadah dengan meniatkannya karena Allah SWT. Jadikan waktu ibadah (misalnya shalat tepat waktu) sebagai jangkar waktu. Hentikan pekerjaan sejenak untuk ibadah, yang juga berfungsi sebagai jeda istirahat produktif. Integritas ASN dalam bekerja mencerminkan nilai-nilai religius yang dianut, sehingga kinerja tinggi tidak mengabaikan kewajiban spiritual. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif.. Saling menghargai, menolong sesama rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kondusif. Dengan manajemen waktu yang bijak dan prioritas yang jelas, ASN dapat tetap berprestasi (karier), harmonis di rumah (keluarga), dan tenang dalam beribadah. |
| 110 | 10-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar telah melaksanakan KEGIATAN BHAKTI SOSIAL SANTUNAN ANAK YATIM DI KECAMATAN KESAMBEN DAN SELOREJO KABUPATEN BLITAR Pada hari ini Senin 09 Maret 2026 Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar beserta pengurus telah melaksanakan kegiatan Pertemua Rutin di lanjutkan dengan kegiatan Bhakti Sosial Santunan Anak Yatim dari Kecamatan Kesamben dan Selorejo yang bertempat di aula kantor Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Adapun penerima manfaat terdiri dari 36 nak yatim dari kecamatan Kesamben dan kecamatan Selorejo
Acara di mulai dengan pembukaan oleh Mc Ibu Dewi Agus Zaenal di lanjutkan dengan mars Dharma Wanita dengan dirigent oleh Ibu Erma Salam dan di teruskan dengan doa yang di pandu oleh Ibu Darmadi
Acara Dilanjutkan dengan Sambutan Bapak Camat Kesamben Bapak Amir Bharata , Beliau menyampaikan Terima Kasih atas kepedulian Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar kepada anak - anak yatim di Kecamatan Kesamben dan Selorejo Bagi anak yatim, santunan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara bagi orang yang melakukannya, santunan anak yatim dapat menjadi ladang pahala yang besar. Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak yatim dapat membantu mereka memperbaiki kehidupan mereka. Dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun, kita dapat membantu anak yatim untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan bahagia. anji Allah bagi yang menyantuni anak yatim sangat istimewa, meliputi jaminan surga, kedekatan dengan Rasulullah SAW (seperti jari telunjuk dan tengah), terhindar dari siksa kiamat, serta keberkahan rezeki. Menyantuni anak yatim adalah amal saleh yang dicintai Allah dan Rasul-Nya, memberikan mereka kasih sayang dan pemenuhan kebutuhan hidup. Penulis : H_M ( Dharma Wanita persatuan Kabupaten Blitar ) |
| 111 | 10-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2026 Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa. Keterangan Program : Laporan Kegiatan : Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara Ketua Dharma wanita Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto beserta jajaran pengurus menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota Acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama. Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 10 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto. Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar.
Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah. 4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin.S.pd Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran.
Dalam Tausiah nya Beliau menyampaikan asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut : Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki. Beberapa adab yang harus diperhatikan saat silaturahmi: Silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah
• Mendatangkan Ridha Allahtertuang pada HR Tirmidzi dan Abu Dawud Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam: Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit 3. Fase Alam Dunia Dunia adalah tempatnya ujian bagi umat manusia. Ketika pertamakali bayi lahir kedunia ditandai dengan tangisan, ini menggambarkan memang dunia adalah tempatnya ujian bagi manusia.Ada beberapa ujian hidup, diantaranya adalah : Contoh dari ujian hidup lewat rumah tangga ini diantaranya adalah menantu yang tidak disukai mertuanya, ujian seorang anak yang sedang merawat orangtua . Seorang istri yang diuji suami tidak baik dan dia tetap sabar dan bertaqwa pada Allah akan diganjar seperti ganjaran Siti Aisyah ( Istri Firaun) sedangkan seorang suami yang diuji dengan istri yang tidak baik dan dia tetap bersabar dan beriman pada Allah maka dia akan diganjar seperi ganjaran Nabi Ayub. (2). Ujian hidup lewat Harta, manusia bisa dicoba dengan kekurangan harta maupun kelebihan harta . Manusia dalam keadaan kekurangan atau kelebihan harta pun harus tetap mengutamakan ibadah karena manusia diciptakan Allah untuk beribadah. Ada sebuah hadits tentang meluangkan waktu untuk ibadah menegaskan bahwa Allah SWT berjanji mencukupkan rezeki dan ketenangan hati bagi mereka yang beribadah, serta mengancam dengan kesibukan duniawi dan kefakiran bagi yang melalaikannya. "Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku akan tutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak lakukan yang sedemikian, niscaya Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutupi kefakiranmu." (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan disahihkan al-Albani). (3) Ujian hidup lewat anak (4)Cobaan hidup leawat tetangga Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani). Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah. Taat kepada suami dalam Islam adalah bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, bertujuan menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ini merupakan kewajiban istri selama perintah suami tidak bermaksiat, serta menjadi jalan utama mendapatkan ridha Allah dan surga. Ketaatan ini mendatangkan berkah, menjaga keharmonisan, dan menunjukkan penghormatan. Pentingnya Taat pada Suami dalam Islam: • Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi. • Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat. • Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif. • Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan.Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan Doa Penulis : H_M ( Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar )
|
| 112 | 10-03-2026 |
Kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN)
Pada hari Selasa, 10 Maret 2026 pukul 08.00 WIB sampai selesai, bertempat di Alun-alun Kanigoro, Jl. Kusuma Bangsa Kanigoro Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar bersama FORIKAN (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional) Kabupaten Blitar.
Dalam kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar turut berpartisipasi dan diwakili oleh Ibu Yustin Widyatmoko selaku Ketua, bersama Ibu Andy, Ibu Slamet, dan Ibu Siswanto. Kegiatan ini dihadiri secara khusus oleh Ibu Hj. Ninik Rijanto selaku Ketua Forikan Kabupaten Blitar serta Bapak Heri Widyatmoko selaku Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain siswa-siswi Taman Seminari Maria Fatima Garum Blitar, para ASN se-Kabupaten Blitar, anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan, serta pengurus PKK Kabupaten Blitar.
Kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Melalui program ini masyarakat, khususnya anak-anak, diajak untuk menjadikan ikan sebagai menu utama yang bergizi, terjangkau, dan lezat. Selain itu, kampanye ini juga menjadi salah satu upaya dalam pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang cukup, terutama protein dan kandungan omega-3 yang tinggi pada ikan.
Ikan diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kaya akan protein, asam lemak omega-3 (DHA dan EPA), vitamin D, serta berbagai mineral penting. Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu meningkatkan fungsi otak, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko stroke, mendukung pertumbuhan anak sehingga dapat mencegah stunting, meningkatkan kesehatan mata, serta membantu menjaga berat badan yang ideal. Selain itu, kandungan nutrisi dalam ikan juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta mendukung kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin.
Acara yang berlangsung di depan stand bazar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Anak-anak dengan penuh semangat mendengarkan pesan yang disampaikan oleh Ketua Forikan Kabupaten Blitar, Ibu Hj. Ninik Rijanto. Mereka juga aktif menjawab pertanyaan yang diberikan, sehingga suasana menjadi semakin hidup dan menyenangkan. Sebagai bentuk apresiasi, anak-anak yang berpartisipasi mendapatkan bingkisan berupa produk olahan ikan.
Selain kegiatan edukasi, masyarakat yang hadir juga dapat mengunjungi stand bazar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar. Pada stand tersebut tersedia berbagai produk pangan bergizi, seperti ikan segar, aneka produk olahan ikan, telur, susu, serta berbagai produk olahan daging sapi dan ayam. Para peserta dan pengunjung tampak antusias berbelanja produk-produk tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap konsumsi pangan bergizi sekaligus untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian acara.
Dharma Wanita Persatuan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Kampanye Gemar Makan Ikan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya mengonsumsi ikan untuk kesehatan dan pertumbuhan. DWP berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya menjadikan ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Laporan dibuat oleh Yustin Widyatmoko Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 113 | 05-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BLITAR
Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H, Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar mengikutsertakan 5 anggotanya untuk hadir di Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Maret 2026.
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa Keterangan
Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar
1. Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026
2. Pukul : 08.00 Selesai
3. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
4. Pakaian : Muslim
5. Dihadiri oleh :
* Bupati diwakili Asisten Pemerintahan Bapak Wiji
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Ketua perwosi bu Arina Beki
* Penceramah Bapak drs. Agus Mua'adhim
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Ketua Persit 511 Blitar
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar Susunan
Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Sonata ( Sholawat Nabi Tawangrejo)
2. Santunan anak yatim
3. Menyanyikan lagu Indonesia raya
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah
5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Ulaiya Umi Laila
6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji, Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yaitu pengecekan harga pasar agar tetap stabil. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik.
7. Acara inti yaitu Tauziah dari drs. Agus Mua'adhim dari dari Ponpes Nurul Iman Pada tauziah beliau menerangkan bahwasannya setiap manusia akan melalui 4 fase:
* Alam arwah Pada alam arwah manusia ditanya dan membuat perjanjian dengan Alloh.
* Alam arham/rahim Disebut alam arham/rahim karena pada fase ini ruh manusia ditiupkan kedalam rahim ibunya dan ditulis takdirnya. Biasanya terjadi pada kehamilan 3 bulan. Karena takdir manusia sudah tertulis, maka seseorang diharapkan jangan pernah berputus asa pada takdir baik rejekinya, amal dan matinya karena sudah ditentukan sebelumnya. Silaturahmi adalah salah satu cara untuk memperpanjang rejeki dan umurnya. Orang yg ditakdirkan syurga akan dimudahkan melakukan amal baik, sedangkan yg sudah ditakdirkan jelek maka dimudahkan melakukan amal jelek.
* alam dunia Setiap manusia di dunia tidak akan terlepas dari masalah, dan Alloh sudah berjanji bahwasannya tidak ada manusia yang diberi ujian diluar batas kemampuannya.
Ada 4 macam ujian manusia di dunia:
1. Ujian rumah tangga
2. Ujian harta
3. Ujian anak
4. Ujian tetangga
Untuk melewati ujian dunia kita harus memperbanyak ibadah terutama sholat.
* alam akhirat
Sesi tanya jawab:
1. Farida wonodadi
Tanya: bagaimana sholat bisa khusuk
Jawab: Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan, antara lain: - tidak makan minum yang tidak halal - tidak meninggalkan rukun sholat - kalo bisa sholat berjamaah
2. Atim kecamatan panggungreji
Tanya: ijazah doa untuk anak
Jawab: baca doa di ayat akhir surat Al Baqarah, doa tobat nabi Adam, doa tobat nabi Yunus, sayidul istiqfar, surat Ibrahin 41, dan Al Fatihah
Penyusun Laporan: Ny. Dian Anita (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar) Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Badan Pendapatan Daerah |
| 114 | 05-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Keterangan Program: Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, Ny. Lina Tunggul Adi Wibowo, Wakil Ketua, Ny. Eko Sumardiyanto dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadiri Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447H/2026M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro pada hari Kamis, 5 Maret 2026. Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang diikuti oleh lebih dari 1.000 anggota GOW.. Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, Bupati Blitar yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bpk. Wiji Asrori, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar Dalam sambutan Bupati Blitar yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bpk. Wiji Asrori, beliau menyampaikan pentingnya nikmat sehat sehingga kita semua dapat berkumpul dan mengikuti kegiatan siraman rohani ini. Dan tak lupa mengingatkan bahwasanya pada tanggal 10 Maret 2026 nanti akan di adakan kegiatan siraman Rohani oleh Korpri dan belanja pada Bazar Ramadhan. Pada kesempatan ini juga disampaikan pula tausiyah oleh Drs Agus Muadzin M.Pd pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Beliau menyampaikan bahwa manusia terbuat dari tanah Allah sebelum menjadi manusia Allah telah menetapkan 4 perkara bagi manusia yaitu Kelahiran dan kematian, Rezeki, Jodoh, Peristiwa yang terjadi dalam hidup manusia. Setiap manusia yang hidup di dunia ini telah ditetapkan takdirnya oleh Allah SWT, termasuk kelahiran dan kematian. Tidak ada seorang pun yang bisa memilih kapan ia dilahirkan dan kapan ia akan kembali kepada Allah. Semua telah tertulis dalam ketetapan-Nya sejak sebelum manusia diciptakan. Kelahiran adalah tanda kasih sayang Allah yang memberi kesempatan kepada manusia untuk hidup, beribadah, dan berbuat kebaikan di dunia. Sedangkan kematian adalah kepastian yang pasti akan datang kepada setiap makhluk yang bernyawa. Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, hendaknya kita memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Perbanyak amal kebaikan, jaga hubungan dengan sesama, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Karena pada akhirnya, setiap manusia akan kembali kepada-Nya dan mempertanggungjawabkan segala yang telah dilakukan selama hidup di dunia. Rezeki merupakan salah satu takdir yang telah diatur oleh Allah SWT bagi setiap manusia. Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, namun manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar rezeki tersebut dapat diperoleh dengan cara yang baik dan halal. Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda. Ada yang dilapangkan, ada pula yang diuji dengan keterbatasan. Dari sinilah kita belajar untuk tidak iri kepada orang lain, tetapi lebih banyak bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah. Dengan keyakinan bahwa rezeki telah diatur oleh Allah, hati kita akan menjadi lebih tenang. Kita akan terus berikhtiar dengan sungguh-sungguh, bersabar dalam prosesnya, dan selalu percaya bahwa Allah memberikan rezeki yang terbaik pada waktu yang tepat. Semoga kita semua diberi rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat. Dalam kehidupan manusia, ada beberapa hal yang telah menjadi bagian dari takdir Allah SWT, di antaranya jodoh dan berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidup kita. Jodoh adalah rahasia Allah yang telah ditentukan sejak lama, namun manusia tetap diperintahkan untuk berikhtiar, berdoa, dan memperbaiki diri agar dipertemukan dengan pasangan yang baik. Begitu juga dengan berbagai peristiwa dalam kehidupan, baik kebahagiaan maupun ujian. Semua itu terjadi atas izin Allah dan memiliki hikmah di baliknya. Terkadang kita tidak memahami mengapa sesuatu terjadi, tetapi dengan iman kita yakin bahwa setiap peristiwa adalah bagian dari rencana terbaik Allah. Oleh karena itu, kita diajarkan untuk bersabar ketika diuji, bersyukur ketika diberi nikmat, dan selalu berserah diri kepada Allah. Dengan begitu, hati kita akan lebih tenang karena percaya bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini sudah berada dalam ketetapan dan kasih sayang-Nya. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Drs Agus Muadzin M.Pd. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal tetapi juga memperkuat solidaritas antar anggota. Selain santunan anak yatim dan siraman rohani, dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan bazar UMKM yang diikuti oleh anggota GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan dan penguatan usaha mikro di Kabupaten Blitar. Lebih dari 10 stand UMKM yang memajang produk unggulannya. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM tersebut sudah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal. Penulis : Admin E-reporting |
| 115 | 05-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar
Kamis, 05 Maret 2026 Dharma Wanita Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim bertempat di Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro.
Pembicara Bapak Drs.Agus Muadhim pengasuh pondok pesantren Nurus Salam Sutojayan.
Siraman Rohani ini bertujuan mempertebal keimanan dan ketaqwaan, serta mempererat tali persaudaraan, mempesiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan.
Adapun beberapa rangkaian keterangan program yaitu
Bidang : soaial dan budaya
Program : iman dan taqwa
Keterangan Program :
1. Dharma Wnita Persatuan DPRD Kabupaten Blitar
2. Hari/tanggal : Kamis, 5 Maret 2026
3. Pukul ; 08.00 - Selesai
4. Tempat : Pendopo Ageng Sasana Adhi Praja
Susunan acara sebagai berikut ;
1. Diawali dengan lantunan sholawat dari grup sholawat SONATA Tawangrejo
2.Santunan anak yatim
3.Menyanyikan lagu Indonesia Raya
4.Pembaccan ayat suci Alquran
5.Sambutan bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra
6.Acara inti yaitu Tausiyah dari Drs.AGUS MU'ADHIM dari Ponpes NURUL IMAN
Dalam tausiahnya beliau menerangkan bahwasanya setiap manusia akan mangalmi 4 fase, yaitu :
~ Alam Arwah , manusia ditanya serta membuat perjanjian dangan Tuhan
~ Alam rahim, pada fase ini ruh manusia dituipkan dalam rahim ibu dan dituliskan takdirnya, biasanya terjadi dinkehamilan 3 bulan.
~ Alam Dunia, setiap manusia dindunia tidak akan pernah lepas dari masalah. Allah tidak akn menguji umatnya diluar batas kemampuan. ada 4 macam ujian manusia yaitu. ujian rumah tangga , ujian anak, ujian harta, ujian bertetangga.
Selain itu Beliau juga berpesan untuk manusia sedekahkan sedikit harta guna untuk manyantuni fakir miskin dan anak yatim.
dalam moment spesial santunan anak yatim dianjurkan di bulan muharram dan ramadhan, anak yatim yang berhak menerima serta fakir miskin.
Bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat tinggi, salah satunya keutyaituamaan sedekah di bulan yang penuh rahmat serta barokah yaiyu dilipatgandakan pahalanya.
Rssulullah SAW menjelaskan bahwa pada bulan penuh ampunan ini pintu surga di buka lebar bagi umat muslim keutamaan ini mendadikan alasan terkuat bagisetiap umat muslim untuk memperbanyak alam kebaikan di bulan ramadhan.
Demikian laporan kami sampaikan semoga bermanfaat dan kaminucapkan terima kasih. ( Bu Bayu Yudho Hernowo)
Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Sekretariat DPRD |
| 116 | 09-03-2026 | KEGIATAN BHAKTI SOSIAL SANTUNAN ANAK YATIM DI KECAMATAN KESAMBEN DAN SELOREJO KABUPATEN BLITAR
Pada hari ini Senin .09 Maret 2026 Ketua Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pertemua Rutin DWP Kabupaten dan mengikuti kegiatan Bhakti Sosial Santunan Anak Yatim yang bertepat di Kecamatan Kesamben dan Selorejo Kabupaten Blitar. sebelum melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial semua anggota DWP berkumpul di Sekretariat DWP Kabupaten Blitar untuk melaksanakan kegiatan pertemua Rutin dan juga membahas bagaimana kegiatan Bhakti Sosial nanti akan kita laksanakan. dan sebelum ke tempat sasaran terlebih dahulu berkumpul di Kantor Kecamatan Kesamben untuk menerima pengarahan dari Pihak Kecamatan Kesamben.
Bakti sosial santunan anak yatim dalam Islam adalah amalan mulia yang dianjurkan untuk memuliakan, membantu, dan menyayangi mereka, serta meneladani Rasulullah SAW yang menjamin kedekatan di surga. Ini merupakan ibadah sosial untuk meringankan beban, memberikan kebahagiaan, serta membersihkan harta dan jiwa. Berikut alasan mengapa santunan anak yatim sangat dianjurkan menurut Islam , Kedekatan dengan Rasulullah SAW di Surga: Rasulullah SAW bersabda bahwa pengasuh atau penyantun anak yatim akan bersama beliau di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah. Termasuk Golongan Orang Beriman: Menyayangi dan menyantuni anak yatim adalah akhlak mulia yang mencerminkan keimanan serta merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT.Amal Jariyah dan Penghapus Dosa: Sedekah kepada anak yatim dapat melembutkan hati, menghapus dosa, dan menjadi investasi amal yang pahalanya terus mengalir. Penolak Bala dan Musibah: Santunan yatim diyakini dapat menolak musibah dan mendatangkan keberkahan rezeki.Perlindungan Sosial: Islam memerintahkan kepedulian terhadap anak yatim (anak yang ditinggal ayah sebelum baligh) untuk memastikan kebutuhan makanan, pakaian, dan pendidikan mereka terpenuhi.Mencegah Sikap Tercela: Islam melarang keras menghardik anak yatim, dan menyantuni mereka adalah bentuk perlawanan terhadap perilaku tersebut.
Memberikan santunan kepada anak yatim di bulan Ramadan mendatangkan pahala berlipat ganda, menjamin kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga (seperti jari telunjuk dan tengah), serta membuka pintu keberkahan dan kemudahan urusan. Selain itu, santunan ini melelembutkan hati, menyucikan harta, dan memberikan kebahagiaan bagi anak yatim.Menyantuni anak yatim, terutama di bulan penuh berkah, adalah jalan pintas menuju surga dan dijamin akan berdekatan dengan Nabi Muhammad SAW.Setiap kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan, termasuk bersedekah kepada anak yatim, menjadikannya kesempatan emas. Setiap kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan, termasuk bersedekah kepada anak yatim, menjadikannya kesempatan emas. Ramadan sering disebut sebagai bulan yang tepat untuk lebih memperhatikan anak yatim karena pahala yang tak ternilai dan keutamaan istimewa bagi yang membahagiakan mereka. Kedudukan anak yatim dalam Islam begitu mulia. Melaksanakan santunan anak yatim dengan penuh keikhlasan akan mendatangkan manfaat. Santunan anak yatim adalah salah satu bentuk sedekah yang dianjurkan dalam Islam. Hal ini karena anak yatim termasuk salah satu golongan yang berhak mendapatkan santunan. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memperhatikan dan membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya. Bagi anak yatim, santunan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara bagi orang yang melakukannya, santunan anak yatim dapat menjadi ladang pahala yang besar. Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak yatim dapat membantu mereka memperbaiki kehidupan mereka. Dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun, kita dapat membantu anak yatim untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan bahagia. anji Allah bagi yang menyantuni anak yatim sangat istimewa, meliputi jaminan surga, kedekatan dengan Rasulullah SAW (seperti jari telunjuk dan tengah), terhindar dari siksa kiamat, serta keberkahan rezeki. Menyantuni anak yatim adalah amal saleh yang dicintai Allah dan Rasul-Nya, memberikan mereka kasih sayang dan pemenuhan kebutuhan hidup. Demikian Laporan kami sampaikan, semoga membawa manfaat bagi yang membaca, Terima Kasih. (Operator E Reporting DP3APPKB Ririn Fitriana) Program: Bhakti Sosial Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 117 | 09-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026 Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
Susunan Acara: 1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Sonata ( Sholawat Nabi Tawangrejo) 2. Santunan anak yatim 3. Menyanyikan lagu Indonesia raya 4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah 5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Ulaiya Umi Laila 6. Sambutan Bupati Blitar diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Wiji Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yaitu pengecekan harga pasar agar tetap stabil. Beliau berharap semoga semua diberi nikmat sehat. Beliau juga berharap kita dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. 7. Acara inti yaitu Tauziah dari drs. Agus Mua'adhim dari dari Ponpes Nurul Iman Pada tauziah beliau menerangkan bahwasannya setiap manusia akan melalui 4 fase:
* Alam arwah Sesi tanya jawab:
1. Farida wonodadi
2. Atim kecamatan panggungreji
3. Penyusun Laporan:
Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar) |
| 118 | 05-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar di Pendopo SAP Kantor Bupati Blitar. Keterangan Program : Susunan Acara : Kegiatan diawali dengan pra acara Sholawat, dilanjutkan dengan penyampaian santunan kepada anak yatim. Selanjutnya acara resmi dibuka, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Plt. Kabag Kesra Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Kesehatan |
| 119 | 05-03-2026 | harma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Bidang : Bidang SosialBudaya: Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Iman dan Taqwa Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 05 Maret 2026 - Jam : 08.00 - selesai WIB - Tempat : Pendopo SAP Kanigoro - Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Pada hari ini Kamis, 05 Maret 2026 Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. Tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan antara lain : 1. Meningkatkan Kualitas Ibadah : Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik 2. Pembinaan Mental dan Spiritual :Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. 3. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat. 4. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan. 5. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat 6. Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup. Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: 1. Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. 2. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. 3. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka. 4. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan. Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah, Wujud Empati dan Kasih Sayang Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat Penulis : Luluk Stiani Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 120 | 07-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Bidang : Sosial dan Budaya Program : Berbagi Takjil Keterangan Program Kegiatan berbagi takjil dengan tema “Takjil Cinta Ramadhan” yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Aula Korwil Pendidikan Kecamatan Garum dan dilanjutkan dengan pembagian takjil di depan kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Garum. Acara ini diikuti oleh para anggota Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum yang dengan penuh semangat dan kebersamaan mempersiapkan berbagai jenis takjil untuk dibagikan kepada masyarakat. Sejak siang hari, para anggota telah berkumpul di aula untuk melakukan persiapan, mulai dari menata paket takjil hingga memastikan jumlahnya cukup untuk dibagikan kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Tema “Takjil Cinta Ramadhan” dipilih sebagai simbol kepedulian, kasih sayang, serta semangat berbagi kepada sesama di bulan yang penuh berkah. Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan berharap dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Menjelang waktu berbuka puasa, para anggota Dharma Wanita Persatuan kemudian bergerak menuju depan kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Garum untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas. Pembagian takjil ini disambut dengan antusias oleh para pengguna jalan, baik pengendara motor, pengemudi kendaraan, maupun masyarakat sekitar yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung. Senyum ramah dari para anggota Dharma Wanita Persatuan serta ucapan terima kasih dari masyarakat yang menerima takjil menambah semangat dan kebahagiaan tersendiri bagi semua yang terlibat. Momen sederhana ini menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus dengan sesuatu yang besar, namun dengan niat tulus dapat memberikan kebahagiaan bagi banyak orang. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum. Kebersamaan dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan ini memperkuat rasa kekeluargaan serta semangat gotong royong yang selama ini menjadi nilai penting dalam organisasi. Melalui kegiatan “Takjil Cinta Ramadhan” ini, Dharma Wanita Persatuan Korwil Pendidikan Kecamatan Garum berharap dapat terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menebarkan kebaikan, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan penuh kebersamaan, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus terjaga, serta semakin mempererat hubungan antara lingkungan pendidikan dengan masyarakat sekitar. Ramadhan pun menjadi momentum yang indah untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kasih sayang melalui tindakan nyata yang sederhana namun penuh makna. Program: Bhakti Sosial Pelaksana: Dinas Pendidikan |
| 121 | 05-03-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar ibu Susi Agus Santosa Ibu Suntik Purnawati Cahyo, Ibu Supiati Handayani Wibowo, Ibu Endah Agus Sugiharto, ibu Yuni Purwandari, Ibu Suprapti menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 5 Maret 2026.
Bidang : Sosial dan Budaya Program : iman dan taqwa Keterangan Program Kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar pada Kamis, 5 Maret 2026 berlangsung dengan khidmat di Pendopo Kabupaten Blitar mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan ini, anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar turut hadir dan berpartisipasi sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita di Kabupaten Blitar. . Rombongan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dipimpin oleh Ibu Suntik Purnawati Cahyo, Ibu Supiati Handayani Wibowo, Ibu Endah Agus Sugiharto, Ibu Yuni Purwandari, dan Ibu Suprapti. Kehadiran mereka menjadi wujud partisipasi aktif dalam kegiatan pembinaan mental spiritual sekaligus kepedulian sosial kepada anak-anak yatim. . Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh qoriah Umi Laila, sehingga menambah suasana religius dan khidmat. Selanjutnya, sambutan Bupati Blitar yang diwakili oleh Bapak Wiji Ansori menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya peran organisasi wanita dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. . Acara inti diisi dengan pengajian oleh Ustadz Agus Mu’adin dari Lodoyo dengan tema “Asal Usul Manusia”. Dalam ceramahnya disampaikan bahwa menurut ajaran Islam, asal-usul manusia diciptakan dari tanah, seperti turap, tin, dan shal-shal, kemudian Allah SWT meniupkan ruh ke dalamnya sehingga manusia menjadi makhluk yang hidup. . Ustadz Agus Mu’adin juga menjelaskan tentang fase-fase kehidupan manusia, yaitu: 1. Alam arwah, yaitu saat ruh ditiupkan ke dalam kandungan. 2. Alam rahim atau kandungan, yaitu proses pembentukan jasad selama kurang lebih 120 hari. Pada masa ini telah ditentukan rezeki, umur, amal, dan takdir seseorang. 3. Alam dunia, yaitu fase kehidupan yang menjadi tempat ujian bagi manusia untuk menentukan amal salehnya. 4. Alam barzah, yaitu alam pembatas antara kehidupan dunia dan akhirat. Dalam pengajiannya juga disampaikan beberapa cara agar manusia dapat menghadapi ujian kehidupan dengan baik, antara lain dengan menjaga sholat lima waktu, menjalankan ibadah puasa, menghadiri pengajian, bersedekah, memperbanyak dzikir, sholawat, dan istighfar, serta selalu bersikap baik kepada sesama. . Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, sebagai wujud kepedulian dan rasa empati kepada mereka yang membutuhkan. Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan terasa selama kegiatan berlangsung. . Melalui kegiatan ini diharapkan para anggota organisasi wanita, khususnya Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, dapat semakin meningkatkan keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. . Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Pendidikan |
| 122 | 06-03-2026 | DWP Kabupaten Blitar > Dinas Penanaman Modal dan PTSP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa di bulan Ramadhan, Dharma Wanita Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Berbagi Takjil dipondok Pesantren Afdhoulul Muttaqien pada hari Jum’at, 7 maret 2026. Bidang : Sosial dan Budaya Keterangan Program 1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Jum’at , 6 Maret 2026 3. Pukul : 15.00 – Selesai 4. Tempat : Pondok Pesantren Afdholul Muttaqien , Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar 5. Pakaian : Busana Muslim Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota melaksanankan kegiatan pembagian takjil dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dharmawanita Persatuan UP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dan bertempat di Pondok pesantren Afdholul Muttaqien , Desa Bangsri Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar pada Jum’at , 6 Maret 2026. Acara dimulai tepat pukul 15.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Penyerahan takjil kepada para santri Pondok Pesantren dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan . Perwakilan anggota DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar secara simbolis menyerahkan paket takjil kepada pengasuh pondok pesantren, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian kepada seluruh santri. Pembagian Takjil adalah sebuah tradisi pembagian makanan ringan untuk berbuka puasa. Makanan ini bisa berupaa kurma, makanan ringan buah serta minuman. Tujuan utama pembagian takjil yaitu untuk meraih keberkahan dan pahala berlipat di bulan Ramadhan serta meringankan beban seama yang sedang berpuasa sehingga bisa berbuka berpuasa tepat waktu. . Tradisi ini menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi (ukhuwah Islamiyah), serta melatih diri menjadi pribadi yang dermawan. Secara rinci, tujuan pembagian takjil meliputi: 1.Meraih Pahala Sedekah: Memberi makan orang berpuasa mendatangkan pahala setara dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Kepedulian Sosial & Kemanusiaan: Membantu pengguna jalan, pekerja, atau masyarakat yang membutuhkan agar bisa berbuka puasa dengan layak. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memupuk persaudaraan antarwarga, komunitas, dan meningkatkan toleransi beragama. Pendidikan Karakter: Mengajarkan rasa empati dan kebiasaan berbagi sejak dini kepada generasi muda . Dalam kegiatan ini diharapkan anggota Dharmawanita Persatuan Unit Kerja DPMPTSP Kabupaten Blitar bisa lebih memaknai bulan Ramadhan ini dan mempererat tali persaudaraan antar anggota. Laporan di edit dan disunting oleh Ny. Beti Cholid selaku operator e-reporting DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Program: Bantuan Sosial Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 123 | 05-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit DPMPTSP Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025 Bidang : Sosial Budaya, Program : Ketahanan Keluarga, Kegiatan Iman dan Taqwa. Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 2. Hari/Tanggal : Kamis / 5 Maret 2026 3. Pukul : 08.00 – selesai 4. Peserta : Ketua DWP beserta Anggota DWP se kabupaten Blitar, Pengurus GOW beserta anggota , Ketua dan pengurus PKK Kabupaten , Kecamatan dan Desa se Kabupaten Blitar. 5. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro 6. Acara : Siraman Rohani . Laporan Kegiatan :Siraman rohani merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari kamis pada bulan ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) dan Pemerintah Kabupaten Blitar.Seperti halnya siraman yang di laksanakan pada tangal 05 Maret 2026 bertempat di Sasana dhi Praja Kanigoro blitar yang di hadiri oleh seluruh pengurus DWP, seluruh pengurus PKK kecamatan , Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bliatar dengan Susunan acara 1. pembukaan oleh Mc yaitu Ibu Khoirul Kiptiyah 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ilayya Kumillaila 3. Menyanyikan Lagu Indionesia raya dengan dipimpin oleh ibu Nur Jami’ah 4. Sambutan 5. Tausiyah oleh Bapak Drs.KH. Agus Mu”adzin 6. Penutup / doa Ketua Dharmawanita Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta anggota Ibu Anik Andri dan Ibu Beti Cholidin menghadiri kegiatan siraman rohani. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pencerahan kepada para anggota, khususnya dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat iman, serta mempererat silaturahmi antara anggota. Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut: Sebelum acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebagai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama. a. pembukaan oleh MC Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ibu Ulayya Kumillaili Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuri tausiah bersama nara sumber . Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang yang diacak berdasarkan nomer kehadiran pada daftar hadir. 3. Sambutan oleh Bapak Wiji Asrori (PLT Asisten Kesra mewakili Bpk Bupati ) Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk menikatkan Iman dan Taqwa serta rasa peduli di Bulan Ramadhan. Hari kamis, 12 Maret pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku UMKM dan siraman rohani bagi anggota KOPRI . Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjil untuk 5000 porsi .Beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih sesuai arahan presiden Indonesia Bapak Prabowo Subiyanto. Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama. 1. Aman: Lingkungan kita harus bebas dari potensi bahaya, termasuk sampah yang menumpuk. 2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat. 3. Resik (Bersih): Saya minta seluruh OPD, instansi, hingga tingkat dusun untuk konsisten melakukan "kurve" atau kerja bakti. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan. 4. Indah: Kita tata lingkungan kita agar rapi dan nyaman. Pesan dari Bupati Blitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. Bersih atau tidaknya suatu rumah, yang paling berperan adalah anggota keluarga itu sendiri maka Ibu sebagai pilar keluarga bisa memberi contoh dan semangat untuk anggota keluarga yang lain. Dalam kegiatan ini juga bisa sebagai tempat mendapatkan ilmu (Takabul Ilmu). Tak lupa beliau juga mengucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran para peserta semoga kegiatan ini bernilai ibadah. 4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin ( Tausiah di tanggal 15 Ramadhan ) Dalam pembukaan tausiahnya KH. Agus Muadzin. S.Pd mengajak hadirin Siraman Rohani untuk mendoakan anak anak yatim yang disantuni menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta tak lupa mengajk hadirin untuk mendoakan Bupati Rijanto agar sehat dan bisa membawa rakyatnya dalam kemakmuran. Setiap orang percaya bahwa manusia terbuat dari tanah dan akan kembali ke tanah. Asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam Manusia tercipta di dunia ini mengalamai beberapa fase kehidupan, sebagai berikut : 1. Fase Alam Arwah (dalam rupa Roh). Fase alam arwah adalah tahap awal keberadaan ruh sebelum ditiupkan ke dalam jasad di rahim. Ini adalah fase pra-kehidupan di mana ruh diciptakan dan bersaksi atas keesaan Allah. 2. Fase Alam Rahim Pada fase ini dicatat empat macam hal yaitu: (1) ditiupkan rohnya, (2) dicatat rejekinya, maka yakinlah setiap manusia diciptakan satu paket dengan rejekinya asalkan kita berusaha serta tawakal hanya padaNya. Jika seseorang menginginkan rejeki maka dia harus dekat dengan Allah tidak sebaliknya, namun yang umum terjadi manusia bersibuk sibuk mencari rejeki hingga lupa beribadah padaNya. Allah adalah maha pemberi rejeki (Al-Razzak), maha kaya (Al-Ghani) (3) Umur , Manusia diciptakan sepaket dengan ketentuan sampai berapa umurnya, dimana meninggal dan karena apa meninggalnya. Nabi Muhammad bersabda bahwa rata rata umur manusia adaklah 60 – 70 tahun , kalau ada umatnya yang umur lebih dari 70 than, Nabi berkata “ semoga yang berumur 70 tahun mendapat RahmatNya”. Walaupun umur sudah ditentukan oleh Allah SWT manusia harus tetap berusaha sehat agar panjang umur. Ada ungkapan dimasyarakat “ Awet Enom, Sepuh Gaseh, sehat tanpa obat” Ada sebuah hadist tentang hadis tentang menyambung silaturahmi yang membawa berkah berupa dipanjangkannya umur dan diluaskannya rezeki. "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557) Beberapa adab yang harus diperhatikan saat silaturahmi:(1) Bila ada undangan datang (2). Baju yang dipakai biasa saja, (3)Yang menjadi tuan rumah reuni menjamu dengan sederhana, (4) Tidak memamerkan pencapaian pada kerabat. Maka diharapkan dengan menjaga adab ini keakraban bisa utuh terjalin sehingga silaturahmi ini kelas akan bisa menggiring bersama sama ke Surga. Silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah • Mendatangkan Ridha Allahtertuang pada HR Tirmidzi dan Abu Dawud • Mempererat persaudaraan • Membuat kerabat yang dikunjungi bahagia • Amalan masuk surga tertuang pada HR Bukhari • Memberikan keberkahan umur • Rezeki meningkat dan berkah seperti yang tertuang pada HR Bukhari • Menambah kewibawaan bagi orang yang menjawab silaturahmi Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam: • Rahasia adalah Amanah: Menjaga rahasia yang dipercayakan orang lain adalah kewajiban agama. Membocorkannya dikategorikan sebagai perilaku tidak jujur atau pengkhianatan terhadap amanah. • Menutupi Aib Sesama Muslim: Islam sangat menekankan perlindungan kehormatan orang lain dengan cara menutup aib atau cacat orang lain. Seseorang yang menjaga rahasia saudaranya di dunia, akan ditutupi aibnya oleh Allah di akhirat. • Rahasia Rumah Tangga: Pasangan suami istri wajib menjaga kerahasiaan rumah tangga mereka. Menceritakan aib pasangan kepada orang lain dianggap sebagai salah satu keburukan terburuk di akhirat. • Konteks Amanah Informasi: Di era digital, menyebarkan foto, pesan pribadi, atau data tanpa izin adalah pelanggaran amanah informasi. • Strategi dan Pekerjaan: Dalam konteks pekerjaan atau strategi (seperti contoh Rasulullah dalam perang), merahasiakan informasi penting merupakan strategi, bahkan faktor kemenangan. • Konsekuensi: Membocorkan rahasia atau aib orang lain adalah perbuatan tercela yang tidak hanya merusak hubungan sosial tetapi juga mendatangkan kemurkaan Allah. Manusia harus telaten, jangan menyepelekan perkara bagus walaupun cuma sedikit Berikut adalah amalan amalan sederhana yang pahalanya besar,: (1). Mendengarkan bacaan Al-Quran Mendengarkan Al-Qur'an adalah amalan mulia yang mendatangkan rahmat, ketenangan jiwa, dan tambahan keimanan (2)Mendengarkan Adzan Hukum mendengarkan dan menjawab adzan adalah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah), bukan sebuah kewajiban yang berdosa jika ditinggalkan, menurut mayoritas ulama. Namun, mendengarkan adzan adalah bentuk adab yang mulia untuk menghormati panggilan Allah dan bersiap menunaikan salat. Hukum mendengarkan adzan: • Menjawab dengan Lisan: Saat mendengar adzan, disunnahkan meniru ucapan muadzin kalimat demi kalimat. • Pengecualian: Ketika muadzin mengumandangkan Hayya 'alash shalaah (mari salat) dan Hayya 'alal falaah (mari menuju kemenangan), disunnahkan menjawab dengan Laa haula walaa quwwata illa billaah. Aktivitas saat Adzan: Dianjurkan berhenti sejenak dari aktivitas (termasuk berbicara atau mengaji) untuk mendengarkan dan menjawab adzan. • Adzan Rekaman: Mendengar adzan dari kaset atau rekaman tidak disunnahkan untuk dijawab, namun jika dari aplikasi smartphone yang menirukan lafal zikir, maka disunnahkan menjawabnya. • Keutamaan: Mendengarkan dan menjawab adzan dapat mendatangkan syafaat, diampuni dosa-dosanya, dan salah satu jalan menuju surga. 3. Fase Alam Dunia Dunia adalah tempatnya ujian bagi umat manusia. Ketika pertamakali bayi lahir kedunia ditandai dengan tangisan, ini menggambarkan memang dunia adalah tempatnya ujian bagi manusia.Ada beberapa ujian hidup, diantaranya adalah : (1) Ujian hidup lewat rumah tangga Contoh dari ujian hidup lewat rumah tangga ini diantaranya adalah menantu yang tidak disukai mertuanya, ujian seorang anak yang sedang merawat orangtua . Seorang istri yang diuji suami tidak baik dan dia tetap sabar dan bertaqwa pada Allah akan diganjar seperti ganjaran Siti Aisyah ( Istri Firaun) sedangkan seorang suami yang diuji dengan istri yang tidak baik dan dia tetap bersabar dan beriman pada Allah maka dia akan diganjar seperi ganjaran Nabi Ayub. (2). Ujian hidup lewat Harta, manusia bisa dicoba dengan kekurangan harta maupun kelebihan harta . Manusia dalam keadaan kekurangan atau kelebihan harta pun harus tetap mengutamakan ibadah karena manusia diciptakan Allah untuk beribadah. Ada sebuah hadits tentang meluangkan waktu untuk ibadah menegaskan bahwa Allah SWT berjanji mencukupkan rezeki dan ketenangan hati bagi mereka yang beribadah, serta mengancam dengan kesibukan duniawi dan kefakiran bagi yang melalaikannya. "Wahai anak Adam, beribadahlah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku akan tutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak lakukan yang sedemikian, niscaya Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan tutupi kefakiranmu." (HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan disahihkan al-Albani). (3) Ujian hidup lewat anak (4)Cobaan hidup leawat tetangga Keempat cobaan hidup diatas akan terasa ringan bila manusia menjaga sholatnya. Apabila ada seorang perempuan atau istri yang menjaga sholat puasa , Allah mempersilahkannya masuk kesurga dari pintu manasaja. Allah SWT bersabda “ Jika seorang wanita menunaikan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan padanya “ masuklah kedalam surga dari pintu manasaja yang kau mau” (HR Ahmad dinyatakan Hasan oleh Syaikh Al- Albani). Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat • Tiang Agama & Kewajiban Utama: Sholat adalah rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan dan menjadi tolok ukur amal lainnya. • Sarana Komunikasi & Dekat dengan Allah: Saat sujud, seorang hamba berada pada jarak terdekat dengan Allah, menjadikannya waktu terbaik untuk berdoa. • Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sholat yang khusyuk mendidik jiwa untuk menghindari maksiat dan perilaku buruk. • Pembersih Dosa & Sumber Ketenangan: Sholat lima waktu menggugurkan dosa-dosa kecil di antara waktu sholat dan memberikan ketenangan batin. • Manfaat Kesehatan: Gerakan sholat yang teratur membantu melenturkan otot, sendi, dan melatih keseimbangan tubuh. • Balasan Surga & Kemuliaan: Allah menjanjikan surga, penjagaan malaikat, dan keberkahan bagi orang yang menegakkan sholat.Meninggalkan sholat dianggap meruntuhkan sendi agama dan menunjukkan sifat munafik. Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah. Taat kepada suami dalam Islam adalah bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, bertujuan menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ini merupakan kewajiban istri selama perintah suami tidak bermaksiat, serta menjadi jalan utama mendapatkan ridha Allah dan surga. Ketaatan ini mendatangkan berkah, menjaga keharmonisan, dan menunjukkan penghormatan. Pentingnya Taat pada Suami dalam Islam: • Jalan Menuju Surga: Istri yang taat, menjaga shalat, puasa, dan menjaga kehormatannya dijamin masuk surga dari pintu mana saja. • Bentuk Ibadah kepada Allah: Ketaatan kepada suami adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya. • Keharmonisan Rumah Tangga: Kepatuhan istri menciptakan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan damai. • Penghormatan terhadap Pemimpin: Suami adalah pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya. • Kewajiban Utama: Setelah menikah, ketaatan istri berpindah dari orang tua kepada suami. Batasan Ketaatan: • Ketaatan hanya berlaku dalam perkara kebaikan dan bukan maksiat. • Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah. Bentuk Ketaatan yang Umum: • Menjaga diri dan harta suami saat suami tidak di rumah. • Melayani suami dengan ikhlas dan menyenangkan hatinya. • Meminta izin suami saat ingin keluar rumah atau melakukan aktivitas tertentu. Menjaga perilaku adalah upaya sadar untuk mengelola sikap dan tindakan agar sesuai dengan norma, nilai, dan etika, baik dalam kehidupan sosial maupun kesehatan. Hal ini melibatkan pengembangan integritas, empati, kontrol diri, dan penerapan kebiasaan positif seperti bersikap jujur, menghormati sesama, serta menjaga kesehatan mental dan fisik. Berikut adalah beberapa cara efektif dalam menjaga perilaku : • Meningkatkan Integritas dan Moral: Menghindari penyebaran hoaks, memupuk kejujuran, dan beretika dalam berkomunikasi. • Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi. • Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat. • Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif. • Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan.Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan. Setelah ceramah, beliau membuka tanya jawab kepada hadirin . Sesi Tanya jawab Pertanyaan pertama dari Ibu Umi farida dari PAC Wonodadi , Kenapa saat sholat pikirannya tidak bisa fokus dan bagaimana cara agar sholat bisa khusyu ? Ustad menjawab, berkata bahwa “ Andaikata Imam Abu Bakar ditimbang denga amalan yang dilakukan oleh seluruh manusia di bumi ini maka niscaya pahala Abu Bakar akan lebih berat, namun demikian beliau pun masih belum khusyuk dalam sholat. Adapun cara untuk sholat lebih khusuk yaitu, (1) Memastikan apa yang kita makan ini halal, (2) Memudahkan Tarjim sholat dengan bismillah (3) Sholat berjamaah. Pertanyaan kedua dari Ibu Quratin dari Margomulyo, bertanya doa apa yang baik untuk anak kita yang masih susah diingatkan, dan jawabannya adalah doa wajib kita akhir sholat „“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa. Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.dan doa taubat doa Nabi Yunus Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin. Ditambahkan bacaan ayat terakhir surat Al – Baqarah Pertanyaan yang ketiga, kenapa saat kita mendengarkan tausiah/kajian semakin tidak mengerti ? Jawab : semakin kita tidak tau akan materi yang disampaikan saat tausiah artinya semakin bagus untuk menambah pengetahuan dalam agama, karena tidak ada kata terlambat jika kita ingin mengikuti pengajian Tanya: bagaimana cara menyikapi apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan? Jawab: salah satu hal yang sulit dalam perintah Allah yaitu mengimani takdir Allah oleh karen itu sangat penting untuk tetap berkhusnudzon kepada Allah apapun tetap di selipkan kalimat syukur alhamdulillah Sesi terahkir adalah doa bersama , Ustad mengingatkan hadirin untuk selalu berdzikir dan berdoa padaNya . Berdoa untuk kesehatan dan keselamatan bersama, dan berharap kita semua mendapat hikmah serta ridho dariNya, serta bisa meraih Lailatul Qodar. Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing. Petugas E- reporting Beti Cholidin Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 124 | 05-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonodadi Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah mengikuti kegiatan siraman rohani dan santunan anaka yatim piatu di Bulan Ramadhan 1446 H bersama Gabungan Organisasi Wanita ( GOW ) Kabupaten Blitar Tahun 2025 Keterangan Program : Berikut uraian acara Siraman rohani di Pendopo Sasana Adhi Praja Blitar sebagai berikut: Sebelum acara dimulai ada pemberian atau santunan anak yatim kurang lebih ada 22 anak dari masing kecamatan yang ada di kabupaten Blitar.yang diiringi oleh hadroh shonata dari Desa Tawangrejjo Kecamatan Wonodadi di pimpin oleh Ibu Sumini yang sekaligus sebahgai Ibu Ketua TP PKK Desa ) Ibu Kades ) Tawangrejo sekaligus sholawat bersama. a. pembukaan oleh MC Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih yang tak terhingga kepada ibu yabg telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara siraman rohani serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, para panitia, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Semoga segala upaya kita mendapatkan pahala dari Allah SWT 2. Pembacaan ayat suci Al Qur’anoLeh Ibu Ulayya Kumillaili Di lanjutkan Sholawat bersama shonata dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi sebelum mengikuri tausiah bersama nara sumber . Pembacaan pemenang undian doorprice untuk 20 orang . 3. Sambutan oleh Bapak Wiji Asrori Beliau menyampaikan bahwa Siraman rohani merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua pada tanggal 10 Maret pemerintah kabupaten blitar mengadakan bazar ramadhan yang diikuti oleh pelaku umkm dan siraman rohani bagi anggota korpi. Sore hari di tanggal yang sama juga menyelenggarakan bagi bagi takjl untuk 5000 pcs. SElain itu beliau juga menyampaikan tentang SE Bupati terkait kebersihan yaitu ASRI ( Aman, Sehat , Resik dan Indah ) agar dilaksanakan setiap hari selasa dan hari jum’at untuk kegiatan jum’at bersih. Gerakan ASRI ini bukanlah slogan semata. ASRI adalah komitmen bersama. 1. Aman: Lingkungan kita harus bebas dari potensi bahaya, termasuk sampah yang menumpuk. 2. Sehat: Bersihnya lingkungan adalah fondasi kesehatan masyarakat. 3. Resik (Bersih): Saya minta seluruh OPD, instansi, hingga tingkat dusun untuk konsisten melakukan "kurve" atau kerja bakti. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang dibiarkan. 4. Indah: Kita tata lingkungan kita agar rapi dan nyaman. Pesan dari Bupati Nlitar kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah memimpin langsung stafnya, berbaur dengan masyarakat. Lingkungan yang asri akan menunjang sektor pariwisata dan kualitas hidup warga Blitar. . 4. Siraman Rohani oleh KH. Agus Mu,adzin 1, Asal usul manusia menurut Islam berpusat pada penciptaan Nabi Adam a.s. oleh Allah SWT dari tanah (tanah liat, lumpur hitam, debu), yang kemudian ditiupkan ruh. Hawa diciptakan sebagai pendamping, dan keturunannya berkembang secara biologis melalui fase nutfah (mani), 'alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), tulang, hingga ditiupkan ruh. Berikut adalah rincian asal usul manusia dalam pandangan Islam:. • Penciptaan Manusia Pertama (Adam a.s.): Adam diciptakan secara langsung oleh Allah SWT dari tanah dalam berbagai tahap (tanah liat kering/ shal , tanah liat hitam/ min hamain masnun , dan debu/ alturob ). Setelah bentuknya sempurna, Allah meniupkan roh ke dalamnya. • Proses Biologis Manusia (Keturunan Adam): Al-Qur'an (seperti dalam QS. Al-Mu'minun: 12-14) menjelaskan perkembangan janin dalam rahim: 1. Nutfah: Air mani/sari pati tanah. 2. 'Alaqah: Segumpal darah/sesuatu yang menggantung. 3. Mudghah: Segumpal daging. 4. 'Izham: Pembentukan tulang belulang. 5. Lahm: Tulang dibungkus daging. 6. Peniupan Ruh: Menjadi makhluk hidup yang sempurna. Tujuan Penciptaan: Manusia diciptakan sebagai makhluk paling sempurna untuk beribadah dan menjadi khalifah (pemimpin/pengelola) di muka bumi. Manusia berasal dari tanah kembali ke tanah. . 2. silaturahmi pada saat hari raya merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman – teman yang mungkin tidak sempat bertemu sehari – hari. Keutamaan dari silaturahmi adalah 3. Sebagai umat manusia selain bersilaturahmi juga harus bisa menjaga rahasia . Menjaga rahasia dalam Islam adalah bentuk amanah (kepercayaan) yang wajib dilaksanakan dan merupakan akhlak mulia, di mana membocorkannya termasuk pengkhianatan dosa besar. Rahasia, termasuk aib orang lain, masalah rumah tangga, maupun amanah informasi, harus disembunyikan. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang berbicara denganmu lalu ia menoleh (seakan meminta agar tidak disebarkan), maka pembicaraan itu adalah amanah” (HR. Tirmidzi). Poin Penting Menjaga Rahasia dalam Islam: • Menjawab dengan Lisan: Saat mendengar adzan, disunnahkan meniru ucapan muadzin kalimat demi kalimat. • Pengecualian: Ketika muadzin mengumandangkan Hayya 'alash shalaah (mari salat) dan Hayya 'alal falaah (mari menuju kemenangan), disunnahkan menjawab dengan Laa haula walaa quwwata illa billaah. Aktivitas saat Adzan: Dianjurkan berhenti sejenak dari aktivitas (termasuk berbicara atau mengaji) untuk mendengarkan dan menjawab adzan. • Adzan Rekaman: Mendengar adzan dari kaset atau rekaman tidak disunnahkan untuk dijawab, namun jika dari aplikasi smartphone yang menirukan lafal zikir, maka disunnahkan menjawabnya. • Keutamaan: Mendengarkan dan menjawab adzan dapat mendatangkan syafaat, diampuni dosa-dosanya, dan salah satu jalan menuju surga. Beliau juga menyampaikan 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri yaitu : Tertib Sholat , Sholat 5 waktu adalah ibadah paling mendasar dan tiang agama Islam yang wajib ditegakkan, berfungsi sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Ia penting karena merupakan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, diampuni dosanya, serta menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat. Poin-poin penting mengenai sholat • Tiang Agama & Kewajiban Utama: Sholat adalah rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan dan menjadi tolok ukur amal lainnya. • Sarana Komunikasi & Dekat dengan Allah: Saat sujud, seorang hamba berada pada jarak terdekat dengan Allah, menjadikannya waktu terbaik untuk berdoa. • Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sholat yang khusyuk mendidik jiwa untuk menghindari maksiat dan perilaku buruk. • Pembersih Dosa & Sumber Ketenangan: Sholat lima waktu menggugurkan dosa-dosa kecil di antara waktu sholat dan memberikan ketenangan batin. • Manfaat Kesehatan: Gerakan sholat yang teratur membantu melenturkan otot, sendi, dan melatih keseimbangan tubuh. • Balasan Surga & Kemuliaan: Allah menjanjikan surga, penjagaan malaikat, dan keberkahan bagi orang yang menegakkan sholat. Meninggalkan sholat dianggap meruntuhkan sendi agama dan menunjukkan sifat munafik. Puasa Ramadhan : Puasa melatih kita untuk menahan diri, baik dalam menghadapi lapar dan dahaga, maupun dalam menghadapi berbagai godaan dan ujian hidup. Di bulan Ramadhan, kita belajar untuk menangguhkan kepentingan pribadi dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih mulia, yaitu mendekatkan diri kepada Allah. Taat kepada suami dalam Islam adalah bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, bertujuan menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ini merupakan kewajiban istri selama perintah suami tidak bermaksiat, serta menjadi jalan utama mendapatkan ridha Allah dan surga. Ketaatan ini mendatangkan berkah, menjaga keharmonisan, dan menunjukkan penghormatan. Pentingnya Taat pada Suami dalam Islam: • Jalan Menuju Surga: Istri yang taat, menjaga shalat, puasa, dan menjaga kehormatannya dijamin masuk surga dari pintu mana saja. • Bentuk Ibadah kepada Allah: Ketaatan kepada suami adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya. • Keharmonisan Rumah Tangga: Kepatuhan istri menciptakan rumah tangga yang harmonis, tenang, dan damai. • Penghormatan terhadap Pemimpin: Suami adalah pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri dan anak-anaknya. • Kewajiban Utama: Setelah menikah, ketaatan istri berpindah dari orang tua kepada suami. Batasan Ketaatan: • Ketaatan hanya berlaku dalam perkara kebaikan dan bukan maksiat. • Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah. Bentuk Ketaatan yang Umum: • Menjaga diri dan harta suami saat suami tidak di rumah. • Melayani suami dengan ikhlas dan menyenangkan hatinya. • Meminta izin suami saat ingin keluar rumah atau melakukan aktivitas tertentu. Menjaga perilaku adalah upaya sadar untuk mengelola sikap dan tindakan agar sesuai dengan norma, nilai, dan etika, baik dalam kehidupan sosial maupun kesehatan. Hal ini melibatkan pengembangan integritas, empati, kontrol diri, dan penerapan kebiasaan positif seperti bersikap jujur, menghormati sesama, serta menjaga kesehatan mental dan fisik. Berikut adalah beberapa cara efektif dalam menjaga perilaku : • Meningkatkan Integritas dan Moral: Menghindari penyebaran hoaks, memupuk kejujuran, dan beretika dalam berkomunikasi. • Mengelola Emosi dan Pikiran: Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, tarik napas dalam, dan tetap berpikir rasional dalam menghadapi berbagai situasi. • Penerapan Perilaku Sosial yang Baik: Menghormati sesama makhluk, tidak sombong, dan memberikan contoh nyata daripada sekadar nasihat. • Membangun Kebiasaan Sehat: Mengatur diri (self-regulation), konsisten berolahraga, menjaga pola makan, dan memilih lingkungan sosial yang positif. • Pengaturan Diri (Self-Regulation): Memantau perilaku secara rutin, menetapkan tujuan yang realistis, dan beradaptasi terhadap perubahan. Menjaga perilaku tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup diri sendiri secara keseluruhan. Sesi Tanya jawab 1. Ibu Umi farida Wonodadi Tanya: Kenapa saat sholat pikirannya tidak bisa fokus dan cara agar sholat bisa kyusu bagaimana ? Jawab: semua orang memang sulit untuk sholat secara fokus, akan tetapi sholat bisa kyusuk dengan cara membaca bacaan sholat dan hati menerjemahkan, bisa juga dengan cara berjamaah di masjid. Dan yang kedua untuk sholat yang belum bisa kyusuk setelah selesai sholat istigfar dan mengucapkan permohonan maaf karena sholat belum bisa sempurna 2. Tanya: Doa apa yang baik untuk anak kita yang bandel ? Jawab: doa wajib kita akhir sholat „“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa. Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.dan doa taubat doa Nabi Yunus Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin. Ditambahkan bacaan ayat terakhir surat Al - Baqarah 3. Tanya : Kenapa saat kita mendengarkan tausiah/kajian semakin tidak mengerti ? Jawab : semakin kita tidak tau akan materi yang disampaikan saat tausiah artinya semakin bagus untuk menambah pengetahuan dalam agama, karena tidak ada kata terlambat jika kita ingin mengikuti pengajian Tanya: bagaimana cara menyikapi apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan? Jawab: salah satu hal yang sulit dalam perintah Allah yaitu mengimani takdir Allah oleh karen itu sangat penting untuk tetap berkhusnudzon kepada Allah apapun tetap di selipkan kalimat syukur alhamdulillah 5..Penutup / do a Peserta kegiatan siraman rohani mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Kegiatan serupa akan selalu diadakan selama bulan suci ramadhan. Tidak lupa pula selalu ada bazar murah yang menemani. Di bazar murah ini menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang bersaing. Penulis : Binti Srihariyani |
| 125 | 05-03-2026 | SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Unsur Pelaksana : UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar Bidang : Sosial Budaya Program Kerja : Kepedulian dan Kesetiakawanan Sosial Kegiatan : Bhakti Sosial berupa Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026 Waktu : 08.00 WIB – selesai Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar Pelaksana (WHO): Ketua UP DWP Kecamatan Kesamben Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata beserta anggota UP DWP Kecamatan Kesamben. Publik Penerima Manfaat: Anak yatim serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan siraman rohani Ramadhan. Data anak yatim yang menerima santunan salah satunya adalah Samsul Arifin usia 10 tahun. Latar Belakang: Bulan suci Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama. Oleh karena itu, kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi wanita di Kabupaten Blitar untuk menumbuhkan nilai spiritual sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat. Pelaksanaan Kegiatan (Data + What – When – Where – Who – Publik): Pada hari Kamis, 5 Maret 2026 bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja (SAP) Kanigoro Kabupaten Blitar telah dilaksanakan kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar, termasuk UP DWP Kecamatan Kesamben. Siraman rohani disampaikan oleh Bapak Drs. Agus Muadhim selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadhan, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT. Selain kegiatan siraman rohani, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Santunan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerima bantuan. Tujuan Kegiatan: 1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota Dharma Wanita Persatuan. 2. Menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. 3. Mempererat silaturahmi antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. 4. Mengisi kegiatan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat secara spiritual dan sosial. Hasil dan Dampak Kegiatan: 1. Meningkatnya pemahaman anggota mengenai nilai spiritual dan makna ibadah di bulan Ramadhan. 2. Terbangunnya kepedulian sosial kepada anak yatim sebagai bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian. 3. Terjalinnya hubungan yang harmonis antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. 4. Memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan santunan anak yatim. Makna dan Refleksi: Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap sesama manusia. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan semakin aktif dalam kegiatan sosial dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Tindak Lanjut: UP DWP Kecamatan Kesamben berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Penutup: Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai spiritual dan sosial di lingkungan Kabupaten Blitar. Laporan ini disusun oleh: Program: Bhakti Sosial Pelaksana: Kecamatan Kesamben |
| 126 | 05-03-2026 | Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar dilaksankan dengan susunan acara sebagai berikut : Anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Ibu Yekti Utami mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim, Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilangsukan selama bulan Ramadan. Tujuan diadakannya kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat silaturahmi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Blitar. Kegiatan berlangsung pada pukul 09.00 WIB, acara diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta tanah air. Selanjutnya dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana acara. Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Wiji Asrori. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan untuk minggu depan ada acara Siraman Ronahi pada tanggal 10 MAret 2026, dihadiri oleh anggota KORPI sekaligus pada saat keiatan tersebut ada giat tambahan yaitu Pasar Ramadhan /Berkah Ramadhan. Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Drs Agus Muazim, M.Pd Beliau menyampaikan beberapa topik pembahasan sebagai berikut :
1. Asal Mula Manusia dari Tanah dan Kembali Menjadi Tanah
Dalam ajaran agama, manusia diyakini berasal dari tanah. Manusia diciptakan oleh Tuhan dari unsur tanah dan diberi kehidupan. Setelah menjalani kehidupan di dunia, manusia akan kembali kepada Tuhan dan jasadnya kembali menjadi tanah. Hal ini mengingatkan manusia agar selalu rendah hati, bersyukur, serta menjalani hidup dengan berbuat kebaikan. Dan beliau menyampaikan tentang 4 hal baik yang dilakukan oleh seorang istri 4 yaitu sebagai berikut : Sesi tanya jawab: Setelah itu, sering ditambahkan doa: Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Andista Pangestika selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. |
| 127 | 05-03-2026 |
SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan: Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari. Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup. Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga.
Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut.
Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan. Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah. Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat. |
| 128 | 05-03-2026 | SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM
DALAM RANGKA RAMADHAN 1447 H / 2026 M
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar yang diwakili langsung oleh Ibu Yustin Widyatmoko selaku ketua, bersama lima orang anggota yaitu Ibu Ali Fauri, Ibu Widodo, Ibu Ali Setiawan, Ibu Nofik, dan Ibu Nanang, pada hari Kamis, 5 Maret 2026 mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Ramadhan 1447 H / 2026 M. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dan bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja, Jl. Kusuma Bangsa No. 80 Kanigoro.
Acara menghadirkan penceramah Bapak Drs. Agus Muadhim, selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Kegiatan siraman rohani pada bulan Ramadhan ini bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa.
Siraman rohani atau tausiyah selama bulan Ramadhan memiliki beberapa tujuan utama, antara lain meningkatkan kualitas ibadah, memberikan panduan dan wawasan keagamaan agar ibadah puasa maupun ibadah sunnah lainnya dapat dilaksanakan sesuai tuntunan, serta menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi dan introspeksi diri guna meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, siraman rohani diharapkan dapat membantu menyucikan hati dalam menyambut bulan suci Ramadhan sehingga umat Muslim dapat lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi perbuatan maksiat. Melalui kegiatan ini pula, peserta dapat menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, serta berbagai amalan yang dianjurkan. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara sesama umat Muslim, khususnya di lingkungan organisasi wanita dan masyarakat Kabupaten Blitar.
Selain siraman rohani, kegiatan ini juga dirangkai dengan santunan kepada anak yatim. Santunan anak yatim merupakan salah satu bentuk sedekah yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam, sebagai wujud kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup anak-anak yang telah ditinggal ayahnya sebelum baligh, baik dalam hal pangan, sandang, maupun pendidikan. Amalan menyantuni anak yatim memiliki keutamaan yang besar, di antaranya mendekatkan seseorang dengan Rasulullah SAW di surga, menghapus kesulitan hidup, serta menjadi salah satu amalan yang dapat melindungi dari siksa neraka. Santunan ini juga menjadi momentum yang sangat dianjurkan terutama pada bulan-bulan istimewa seperti Muharram dan Ramadhan, dengan sasaran anak yatim yang termasuk dalam golongan fakir dan miskin.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB ini dihadiri oleh lebih dari 1.100 peserta dari berbagai organisasi wanita yang ada di Kabupaten Blitar. Acara diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim yang disampaikan oleh Ketua Panitia Ibu Hj. Ninik Rijanto, didampingi oleh para kyai, asisten, serta Ketua GOW Kabupaten Blitar. Selanjutnya seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan wujud cinta tanah air.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Ulaya Umi Laila, yang merupakan juara dalam Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur. Setelah itu disampaikan sambutan Bupati Blitar yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bapak Wiji Asrori. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih atas kehadiran para peserta yang berjumlah lebih dari 1.100 orang. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Blitar, Bapak Drs. Rijanto, tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dalam rangka pemantauan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya mensyukuri nikmat kesehatan sehingga seluruh peserta dapat hadir dan mengikuti kegiatan siraman rohani dengan baik. Beliau juga menginformasikan bahwa pada tanggal 10 Maret 2026 akan dilaksanakan kegiatan siraman rohani oleh KORPRI yang dirangkaikan dengan kegiatan Bazar UMKM.
Memasuki acara inti, yaitu ceramah agama yang disampaikan oleh Drs. Agus Muadhim, M.Pd, Pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa manusia berasal dari tanah dan pada akhirnya akan kembali menjadi tanah. Sebelum manusia dilahirkan ke dunia, Allah SWT telah menetapkan beberapa perkara dalam kehidupannya, antara lain kelahiran dan kematian, rezeki, serta jodoh.
Beliau menjelaskan bahwa kelahiran dan kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dipilih oleh manusia. Kelahiran merupakan tanda kasih sayang Allah yang memberikan kesempatan kepada manusia untuk hidup, beribadah, dan berbuat kebaikan di dunia. Sementara kematian adalah kepastian yang akan datang kepada setiap makhluk yang bernyawa. Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, manusia hendaknya memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya dengan memperbanyak amal kebaikan, menjaga hubungan dengan sesama, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan mengenai rezeki, yang merupakan salah satu takdir yang telah diatur oleh Allah SWT bagi setiap manusia. Meskipun Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya, manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar memperoleh rezeki dengan cara yang baik dan halal. Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda, sehingga manusia diajarkan untuk tidak iri kepada orang lain, melainkan lebih banyak bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah SWT. Dengan keyakinan tersebut, manusia akan menjalani kehidupan dengan lebih tenang karena percaya bahwa Allah memberikan rezeki terbaik pada waktu yang tepat.
Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa jodoh dan berbagai peristiwa dalam kehidupan merupakan bagian dari takdir Allah SWT yang mengandung hikmah. Oleh karena itu, manusia diajarkan untuk bersabar ketika diuji, bersyukur ketika mendapatkan nikmat, serta senantiasa berserah diri kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut beliau juga mengingatkan bahwa menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebagai orang tua hendaknya mampu menjaga keharmonisan dalam keluarga. Jangan sampai anak yang berada jauh lebih diagungkan sementara anak yang dekat dianggap biasa saja, padahal seringkali anak yang dekatlah yang lebih tulus mendampingi orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dengan cara saling menyapa, saling menghargai, serta memanfaatkan momentum pertemuan keluarga atau reuni sebagai sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan tanpa membahas hal-hal yang dapat menyinggung perasaan anggota keluarga lainnya.
Setelah penyampaian tausiyah, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan disampaikan oleh peserta, di antaranya dari Ibu Hindun dari Muslimat Sanankulon yang menanyakan tentang keutamaan puasa. Dalam jawabannya, beliau menyampaikan bahwa puasa memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah bagi kesehatan tubuh karena dapat membantu proses detoksifikasi.
Pertanyaan kedua disampaikan oleh Ibu Lilik dari PKK Kecamatan Talun mengenai doa untuk menghadapi hubungan dengan mertua dan anak. Beliau menjawab bahwa salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah membaca Surah Al-Fatihah sebanyak 41 kali setelah shalat Subuh dengan tawasul kepada Nabi Muhammad SAW, Syekh Abdul Qodir Jaelani, dan Mbah Kyai Abdul Karim Marzuki, kemudian air yang telah disiapkan dapat diminum bersama oleh seluruh anggota keluarga.
Pertanyaan ketiga disampaikan oleh Ibu Julaikah dari Kecamatan Kademangan mengenai wacana penggunaan zakat untuk program MBG. Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan bahwa secara fikih Islam hal tersebut tidak dibenarkan apabila zakat digunakan untuk kepentingan program tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah kepada para penanya, serta membagikan doorprize kepada 20 peserta yang beruntung.
Penutup
Melalui kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim ini diharapkan dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.
Semoga kegiatan yang penuh makna ini dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
Laporan dibuat oleh Yustin & Desi Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 129 | 05-03-2026 | Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatimdi bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bidang : Sosial Budaya Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: BPBD |
| 130 | 05-03-2026 | DWP Kabupaten Blitar > Kecamatan Garum
• Oleh: Sekretariat
• 05-03-2026
DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN KECAMATAN GARUM KABUPATEN BLITAR
Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Maret 2026
Bidang : Sosial Budaya
Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa
Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis,5 Maret 2026
3. Pukul : 08.00 Selesai
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Pakaian : Muslim
6. Dihadiri oleh :
* Ketua panitia Ninik Riyanto
* Kh Agus Muadzin
* Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW
* Pengurus Baznas Kabupaten Blitar
Susunan Acara:
1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Soneta dari Desa Tawangrejo
2. Santunan anak yatim
3. Menyanyikan lagu Indonesia raya
4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah
5. Pembacaan Ayat Suci AL-Quran
SIRAMAN ROHANI DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M Pada hari ini Kamis, 05 Marer 2026 Dharma Wanita Kecamatan Garum kabupatean Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang bertempat di Pendopo SAP Kanigoro dengan pembicara Bapak Drs. Agus Muadhim pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Sutojayan. Siraman rohani di bulan Ramadhan bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa. tujuan utama dari kegiatan siraman rohani/tausiyah selama bulan Ramadhan: Meningkatkan Kualitas Ibadah: Memberikan panduan dan wawasan agama agar ibadah, baik puasa maupun ibadah sunnah lainnya, dilaksanakan sesuai tuntunan dan mencapai kualitas yang lebih baik. Pembinaan Mental dan Spiritual: Menjadi ajang refleksi, introspeksi diri, dan pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Penyucian Hati: Mempersiapkan hati yang bersih dalam menyambut dan mengisi bulan suci, agar lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi maksiat. Peningkatan Ilmu Agama: Menambah wawasan keislaman mengenai keutamaan Ramadhan, hukum-hukum puasa, dan amalan-amalan yang dianjurkan.. Mempererat Silaturahmi: Menjadi sarana untuk memperkuat hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara sesama umat Muslim, terutama di lingkungan kantor atau masyarakat. . Dengan adanya siraman rohani, diharapkan puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi ajang pembelajaran (tarbiyah) untuk mencapai derajat takwa. Harapannya, nilai-nilai religius dapat senantiasa hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.. Selama Ramadan, umat Muslim bertujuan untuk tumbuh secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah dan orang-orang yang mereka cintai . Mereka melakukan ini dengan menahan diri dari makan dan kesenangan lainnya seperti merokok, minum, dan hubungan seksual antara matahari terbit dan matahari terbenam setiap hari.Ramadan adalah momen untuk menata ulang iman dan membersihkan diri dari dosa. Santunan anak yatim adalah sedekah mulia dalam Islam untuk membantu kebutuhan hidup (pangan, sandang, pendidikan) anak yang ditinggal ayahnya sebelum baligh. Amalan ini menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, pahala besar, dan menghapus kesulitan hidup.Keutamaan nya yaitu Dekat dengan Rasulullah SAW: Orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan Nabi Muhammad SAW di surga. Menghilangkan Kesusahan: Membantu anak yatim akan menghilangkan kesusahan di dunia dan akhirat. Penghalang Neraka: Sedekah kepada anak yatim, sekecil apa pun, dapat menjadi pelindung dari siksa neraka. Momen Spesial: Santunan sangat dianjurkan, khususnya pada bulan Muharram dan Ramadhan. Anak yatim yang berhak menerima adalah mereka yang fakir atau miskin. Anak yatim yang sudah kaya seharusnya bersedekah, bukan menerima. Usia santunan umumnya diberikan hingga anak tersebut baligh atau mencapai tingkat pendidikan SMA. Menyantuni anak yatim tidak harus dalam jumlah besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam membantu mereka. Setiap Ramadan, siraman rohani dan santunan anak yatim menjadi dua agenda utama yang "baik" dan identik karena keduanya merupakan kombinasi sempurna antara penyucian jiwa (spiritual) dan kepedulian sosial (sosial). Ramadan adalah waktu di mana pahala dilipatgandakan, sehingga amalan ini menjadi sangat istimewa. Pembinaan Mental dan Spiritual: Siraman rohani atau ceramah (kultum) Ramadhan memberikan asupan rohani, pengingat akan keutamaan bulan suci, serta memotivasi diri untuk meningkatkan ketaqwaan. Latihan Menahan Nafsu: Selain lapar dan haus, puasa mengajarkan menahan diri dari perilaku negatif (bergosip, berbohong, marah). Siraman rohani membantu meneguhkan disiplin diri tersebut. Mendekatkan Diri pada Allah: Ceramah Ramadhan sering membahas tentang makna puasa, Al-Qur'an, dan malam Lailatul Qadar, yang membantu umat fokus pada tujuan utama Ramadhan: meningkatkan ketaqwaan. Islam sangat memuliakan anak yatim, terutama saat momen berbagi di bulan yang penuh berkah. Pahala Setara Berjihad/Dekat dengan Nabi: Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau di surga. Menghapus Dosa & Menolak Bala: Sedekah kepada anak yatim diyakini dapat menutup 70 pintu kejahatan, membersihkan harta, dan menjauhkan dari musibah. Wujud Empati dan Kasih Sayang: Ramadan mengajarkan rasa lapar agar timbul empati kepada kaum dhuafa. Santunan anak yatim adalah perwujudan nyata dari solidaritas sosial dan kasih sayang, terutama di momen bahagia berbuka puasa. Perpaduan keduanya menciptakan Ramadan yang bermakna. Siraman rohani menenangkan batin (hablun minallah), sementara santunan anak yatim merajut persaudaraan (hablun minannas). Keduanya menyempurnakan ibadah puasa, menjadikan diri lebih baik secara individu sekaligus lebih peka secara sosial. Ramadan menjadi periode ketika pahala dilipatgandakan. Setiap amal kebaikan mendapatkan balasan yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Karena itu, sedekah yang dilakukan pada bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Salah satu keutamaan utama sedekah di bulan Ramadan adalah ganjaran yang berlipat.Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa pada bulan ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Keutamaan ini menjadi alasan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan Ramadhan. Demikian Laporan iini kami sampaikan atas perhatiannya disampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat
(Oleh Siti Sundari)
Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Garum |
| 131 | 26-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR UP Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan : Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026 Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Program: 1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Kamis,26 Februari 2026 3. Pukul : 08.00 Selesai 4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja Jl. Kusuma Bangsa nomor 80 Kanigoro Kabupaten Blitar 5. Pakaian : busana Muslim 6. Dihadiri oleh : * Bupati diwakili ketua kesra Bapak Alwi * Ketua panitia Ninik Riyanto * Ketua perwosi bu Arina Beki * Ketua PC NU sekaligus penceramah Bapak Kyai Muqorobin * Perwakilan seluruh OPD dan organisasi GOW * Ketua Persit 511 Blitar * Pengurus Baznas Kabupaten Blitar Susunan Acara: 1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Syifaul Qolbi Syar'i RSUD Srengat 2. Santunan anak yatim 3. Menyanyikan lagu Indonesia raya 4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah 5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ibu Karima Najati 6. Sambutan ketua panitia Ibu Ninik Rijanto Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan santunan, Beliau berdoa semoga menjadi amal terbaik di bulan Ramadhan dan semoga anak-anak yatim bisa menjadi anak sholeh sholihah. Beliau juga berharap semoga acara ini dapat meningkatkan kepedulian sosial dan Semoga Kabupaten Blitar selalu berada di lindungan Alloh sehingga Kabupaten Blitar bisa Berjaya dan Berdaya. 7. Sambutan bupati Blitar diwakili Kaur Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yang lebih mendesak. Beliau berharap semoga dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. 8. Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Muqorobbin – dengan tema tetap menjadi manusia yg sehat dan waras Beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga bulan Ramadhan ini kita semua menyambut dg bahagia dan meraih ridho Allah dengan cara yg kita bisa. * Seperti sebagai ibu menyiapkan makanan dan minuman sahur dan buka untuk keluarga. Jika hal ini dilakukan dengan hati ikhlas dan gembira maka akan memperoleh pahala yang besar. * Contoh lain, jika ada disekitar kita yang mencari nafkah dengan berjualan maka sebisa mungkin untuk membeli walaupun dengan jumlah sedikit dengan diniatkan sedekah di bulan ramadhan. * Sebisa mungkin jangan tinggalkan ibadah sholat tarawih walaupun hanya sebetar lalu duduk jika sudah tidak mampu, esensinya tetap menghadiri. * Ibadah yg paling mudah dan besar pahalanya bahkan lebih besar dari sholat di Masjid Nabawi yaitu berkumpul dan bercanda dengan keluarga. Kegiatan ini mudah tetapi sangat jarang dilakukan di keluarga. Maka di bulan Ramadhan ini kita usahakan untuk membersamai keluarga baik secara kualitas juga secara kuantitas. * Mencari nafkah untuk keluarga juga mempunyai pahala yang besar. Adakalanya kita karena bekerja tidak bisa melaksanakan ibadah berjamaah di masjid itu tidak apa-apa karena jika tujuan bekerja adalah untuk nafkah keluarga maka itu sama dengan pahala jihad. Sesi tanya jawab: 1. Ibu Hindun dari Muslimat Sanankulon
Tanya: Apa saja keutamaan puasa
Jawab: salah satunya yaitu puasa akan menjadikan kita sehat. Ketika adam turun ke bumi kulit gosong. Untuk mengembalikan dan menjadikan kulit cerah kembali beliau menggunakan cara dengan puasa ayamul bidh. Puasa bisa sebagai detox tubuh. 2. Ibu Lilik dari Pkk Kecamatan Talun
Tanya: doa utk menghadapi mertua dan anak
Jawab: bacakan Al Fatihah setelah subuh 41x dengan tawasul kepada Nabi Muhammad, Syeh Abdul Qodir Jaelani, Mbah Kyai Abdul Karim Marzuki. Setelah itu air yang sudah didiakan tersebut dimasukkan sumber air minum agar bisa diminum seluruh keluarga 3. Ibu Julaikah dari kademangan
Tanya: tentang wacana zakat yg digunakan MBG
J: Secara fikih Islam hal itu tidak dibenarkan jika zakat diambil untuk program MBG. Penyusun Laporan: Ny. Dyah Andriani (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar) |
| 132 | 26-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Blitar ibu Yulis Chongkriati Setiyana beserta Ny. Asih Nanda, Ny. Reni Indrawati, Ny Maris, Ny. Juli Sri Sukowati, Ny. Surya Handy Pratiwi dan Nn. Ria Wahyu Agustina menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026 Keterangan Program : Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Blitar, Ny. Yulis Chongkriati Setiyana bersama Ny. Asih Nanda, Ny. Reni Indrawati, Ny Maris, Ny. Juli Sri Sukowati, Ny. Surya Handy Pratiwi dan Nn. Ria Wahyu Agustina menghadiri Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi. Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar
* 08.00 - 09.00 : Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia. Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah door prize yang menambah keceriaan suasana. Melalui kegiatan ini, Ibu Yulis chongkriati setiyana beserta jajaran Dharma Wanita Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Laporan di edit dan disunting oleh Ria Wahyu Agustina selaku operator e-reporting DWP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian |
| 133 | 26-02-2026 | Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Blitar dilaksankan dengan susunan acara sebagai berikut : Ketua Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Ibu Ibu Hermin Indrianingsih mengikuti kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim, Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilangsukan selama bulan Ramadan. Tujuan diadakannya kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat silaturahmi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Blitar. Kegiatan berlangsung pada pukul 09.00 WIB, acara diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta tanah air. Selanjutnya dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana acara. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Ibu Ninik Rijanto selaku Ketua TP PKK Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kebersamaan, kepedulian sosial, serta peran perempuan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dan ucapatan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan santunan, Beliau berdoa semoga menjadi amal terbaik di bulan Ramadhan dan semoga anak-anak yatim bisa menjadi anak sholeh sholihah. Beliau juga berharap semoga acara ini dapat meningkatkan kepedulian sosial dan Semoga Kabupaten Blitar selalu berada di lindungan Alloh sehingga Kabupaten Blitar bisa Berjaya dan Berdaya. Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Bupati Blitar yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yang lebih mendesak, Beliau berharap semoga dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. Acara dilanjutkan dengan penampilan sholawat/hadroh oleh tim RSUD Srengat dengan membawakan lagu As Syifa, yang semakin menyemarakkan suasana religius dan menambah semangat para peserta. Setelah itu Panitia mengumumkan 20 pemenang doorprise. Hadiah diberikan setelah seluruh rangkaian acara siraman rohani selesai sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang hadir. Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Muqorobbin Beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga bulan Ramadhan ini kita semua menyambut dg bahagia dan meraih ridho Allah dengan cara yg kita bisa.
* Seperti sebagai ibu menyiapkan makanan dan minuman sahur dan buka untuk keluarga. Jika hal ini dilakukan dengan hati ikhlas dan gembira maka akan memperoleh pahala yang besar.
* Contoh lain, jika ada disekitar kita yang mencari nafkah dengan berjualan maka sebisa mungkin untuk membeli walaupun dengan jumlah sedikit dengan diniatkan sedekah di bulan ramadhan.
* Sebisa mungkin jangan tinggalkan ibadah sholat tarawih walaupun hanya sebetar lalu duduk jika sudah tidak mampu, esensinya tetap menghadiri.
* Ibadah yg paling mudah dan besar pahalanya bahkan lebih besar dari sholat di Masjid Nabawi yaitu berkumpul dan bercanda dengan keluarga. Kegiatan ini mudah tetapi sangat jarang dilakukan di keluarga. Maka di bulan Ramadhan ini kita usahakan untuk membersamai keluarga baik secara kualitas juga secara kuantitas.
* Mencari nafkah untuk keluarga juga mempunyai pahala yang besar. Adakalanya kita karena bekerja tidak bisa melaksanakan ibadah berjamaah di masjid itu tidak apa-apa karena jika tujuan bekerja adalah untuk nafkah keluarga maka itu sama dengan pahala jihad.
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan beberapa pokok materi, antara lain: Sesi tanya jawab: Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Andista Pangestika selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. |
| 134 | 05-02-2026 | Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Rutinan Kamis Pon Muslimat NU Kecamatan Ponggok kegiatan Rutinan Kamis Pon Muslimat NU Kecamatan Ponggok di Dusun Jagoan Desa Ponggok dilaksankan dengan susunan acara sebagai berikut : Anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Ibu Ibu Yekti Utami Agus mengikuti kegiatan Rutinan Kamis Pon Muslimat NU, Kegiatan ini merupakan kegiatan bulanan yang dilaksanakan sebulan sekali di tiap Desa diwilayah Kecamatan Ponggok. Tujuan diadakannya kegiatan ini tidak lain untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan, Memperdalam Pemahaman Agama serta mempererat tali silaturahmi antar sesama muslim. Adapun kegiatan ini diikuti oleh anggota Forkopimcam Ponggok, Kepala KUA Ponggok, Kepala UPT Puskesmas, Koordinator Kantor Pengawas dan Penilik Ponggok, Kepala Desa se-Kecamatan Ponggok dan Ketua TP PKK Desa, dan Para Anggota Muslimat NU se Kecamatan Ponggok. Perwakilan panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah serta Ibu Ariana Beky yang berkenan hadir dalam kegiatan tersebut. Disampaikan pula harapan agar pengajian ini dapat mempererat silaturahmi dan menambah wawasan keagamaan Kegiatan berlangsung pada pukul 09.30 WIB diawali dengan pembukaan oleh MC kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu Bapak Yudho Ismaryanto, S.STP, MM selaku Camat Ponggok menyampaikan sambutan, pada kesempatan tersebut beliau menghimbau kepada tamu undangan yang masih berantusias untuk datang saat pengajian rutinan ini. Tak hanya itu, beliau juga berpesan agar Bapak / Ibu hadirin selalu mengingatkan kepada anak-anaknya untuk tidak bermain petasan, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Harapan beliau di kegiatan ini semoga semua peserta pengajian rutinan Kamis Pon selalu mendapat berkah yang berlimpah, diberikan kesehatan dan umur Panjang sehingga mampu bertemu lagi pada pertemuan bulan depannya. Dalam tema “Merawat Tradisi, Mengubah Pendirian dan Meneduhkan Pikiran”, disampaikan beberapa poin penting: Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Beberapa jamaah menyampaikan pertanyaan seputar cara menjaga tradisi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta bagaimana mengelola perbedaan pendapat di lingkungan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Acara berakhir dengan ramah tamah antar jamaah. Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Andista Pangestika selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. |
| 135 | 06-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Jum’at Sehat dengan melakukan senam pagi anggota DWP DKPP bersama seluruh karyawan karyawati Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar di halaman kantor DKPP Keterangan Program : Tujuan Senam pagi : Senam pagi memiliki berbagai tujuan yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Berikut beberapa di antaranya: : Dengan rutin melakukan senam pagi, Anda dapat mencapai berbagai tujuan di atas, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan. Senam pagi memiliki banyak manfaat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik dari segi kesehatan fisik maupun produktivitas kerja. Berikut beberapa manfaatnya: Senam pagi yang dilakukan secara rutin dapat menjadi investasi bagi kesehatan dan kinerja ASN dalam jangka panjang. Penulis : Ria Wahyu Agustina Program: Olah Raga Pelaksana: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian |
| 136 | 28-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi dan Pamong Praja Kabupaten Blitar telah mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim bulan Februari 2026 Bidang : Sosial Budaya Program : Ketahanan Keluarga, Iman dan Takwa Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar
Susunan Acara: 1. Acara diawali dengan lantunan sholawat dari Grup sholawat Syifaul Qolbi Syar'i RSUD Srengat 2. Santunan anak yatim 3. Menyanyikan lagu Indonesia raya 4. Pembukaan dengan membaca Al Fatihah 5. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ibu Karima Najati 6. Sambutan ketua panitia Ibu Ninik Rijanto Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih kepada swmua pihak yang telah memberikan dukungan dan santunan, Beliau berdoa semoga menjadi amal terbaik di bulan Ramadhan dan semoga anak-anak yatim bisa menjadi anak sholeh sholihah. Beliau juga berharap semoga acara ini dapat meningkatkan kepedulian sosial dan Semoga Kabupaten Blitar selalu berada di lindungan Alloh sehingga Kabupaten Blitar bisa Berjaya dan Berdaya. 7. Sambutan bupati Blitar diwakili Kaur Kesra Bapak Alwi Maulana Beliau menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Bupati, beliau tidak bisa hadir pada acara Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim dikarenakan ada agenda lain yang lebih mendesak. Beliau berharap semoga dapat tambahan ilmu yg bisa diterapkan dalam keluarga karena Ibu sebagai tiang keluarga sehingga diharapkan ilmu yang didapat bisa menjadikan keluarga sehat dan kuat baik fisik maupun mental. Beliau juga meminta doa dan dukungan agar Bupati dan Wakil Bupati bisa menjalankan kewajibannya dan memimpin blitar dengan baik. 8. Acara inti yaitu Ceramah dari Bapak Kyai Muqorobbin Beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga bulan Ramadhan ini kita semua menyambut dg bahagia dan meraih ridho Allah dengan cara yg kita bisa.
* Seperti sebagai ibu menyiapkan makanan dan minuman sahur dan buka untuk keluarga. Jika hal ini dilakukan dengan hati ikhlas dan gembira maka akan memperoleh pahala yang besar. Sesi tanya jawab:
1. Ibu Hindun dari Muslimat Sanankulon
2. Ibu Lilik dari Pkk Kecamatan Talun
3. Ibu Julaikah dari kademangan Penyusun Laporan:
Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar) |
| 137 | 28-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Satuan Poliai Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan kunjungan anggota yang melahirkan dan takziah Bidang : Sosial Budaya Program : Kepedulian dan Kesetiakawanan Keterangan Program:
1. Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Deskripsi Program: Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar melakukan beberapa kegiatan kunjungan. Yang pertama berkunjung ke rumah Bapak Agung anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar yang telah dikaruniai seorang putri ke dua. Dalam kunjungan ini kami sebagai perwakilan Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar ikut serta dalam kebahagiaan tersebut sehingga fungsi tujuan dan kehadiran Organisasi Dharma Wanita Persatuan akan dirasakan oleh setiap anggota Dharma Wanita Persatuan.
Setelah itu kami melanjutkan kegiatan dengan takziah ke rumah almarhum Bapak Gatot anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang telah meninggal dikarenakan sakit. Dalam takziah ini kami selaku perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar berkunjung dalam rangka memberikan support baik moral maupun material bagi keluarga yang ditinggalkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar. Sehingga tujuan dan manfaat organisasi ini dapat dirasakan keberadaannya oleh setiap anggota Dharma Wanita. Penyusun Laporan:
Ny. Refia Yanindra (Operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar) |
| 138 | 28-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Bidang : Sosial dan Budaya Program : Berbagi Ta’jil Keterangan Program Pada hari Jum’at, 27 Februari 2026, suasana sore di lingkungan UPT SMPN 1 Wonotirto, Kabupaten Blitar, tampak penuh semangat dan kebersamaan. Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan 1447 H, Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT SMPN 1 Wonotirto Kabupaten Blitar, Ibu Hariyono, bersama para anggota Dharma Wanita dan anak-anak OSIS melaksanakan kegiatan berbagi ta’jil kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini dimulai pukul 16.30 WIB hingga selesai, dengan tujuan menebar kebaikan dan mempererat silaturahmi dengan warga. Sejak pukul 15.30 WIB, para anggota Dharma Wanita Persatuan sudah berkumpul di sekolah untuk melakukan persiapan. Dengan penuh kekompakan, mereka menata dan mengemas berbagai jenis makanan serta minuman berbuka puasa ke dalam paket-paket yang telah disiapkan. Anak-anak OSIS pun turut membantu dengan penuh antusias, mulai dari menyusun paket, menyiapkan tempat pembagian, hingga mengatur teknis pelaksanaan agar kegiatan berjalan tertib dan lancar. Kehadiran Ibu Hariyono yang senantiasa mendampingi memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi seluruh peserta. Tepat pukul 16.30 WIB, seluruh peserta bergerak menuju lokasi pembagian di sekitar lingkungan sekolah dan jalan yang ramai dilalui masyarakat. Dengan mengenakan atribut yang rapi dan sopan, anggota Dharma Wanita dan siswa OSIS membagikan paket ta’jil kepada para pengguna jalan, pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, serta warga yang melintas. Senyum ramah dan ucapan terima kasih dari masyarakat menjadi pemandangan yang mengharukan dan menambah semangat bagi para peserta kegiatan. Anak-anak OSIS terlihat sangat antusias dalam menjalankan tugasnya. Mereka belajar untuk bekerja sama, bertanggung jawab, serta menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung. Kegiatan ini bukan hanya tentang membagikan makanan berbuka, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak warga yang merasa terbantu, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Kehadiran rombongan dari UPT SMPN 1 Wonotirto Kabupaten Blitar di tengah-tengah masyarakat mencerminkan kepedulian dan kedekatan sekolah dengan lingkungan sekitar. Kegiatan berbagi ta’jil ini berlangsung hingga seluruh paket yang disiapkan habis terbagi. Setelah selesai, seluruh peserta kembali ke sekolah dengan perasaan bahagia dan penuh rasa syukur. Ibu Hariyono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota Dharma Wanita dan anak-anak OSIS atas kerja sama dan dedikasi yang telah ditunjukkan. Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk komitmen dalam menebar manfaat dan kebaikan. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai keagamaan semakin tumbuh di lingkungan UPT SMPN 1 Wonotirto Kabupaten Blitar. Semoga keberkahan Ramadhan 1447 H senantiasa menyertai setiap langkah dan amal kebaikan yang telah dilakukan bersama. Program: Bhakti Sosial Pelaksana: Dinas Pendidikan |
| 139 | 27-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti kegiatan penanaman vegetasi sebagai penanda batas Blumbang Gede. Acara ini juga di hadiri oleh Bupati Blitar, Sekretaris Daerah, OPD terkait dan Forkopimcam Gandusari. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Blumbang Gede yang berada di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 orang. Keterangan : Apa saja sih manfaat dan tujuan Penanaman Vegetasi sebagai Penanda Batas? Yaitu : Pelaksanaan Kegiatan Penanaman Vegetasi Sebagai Penanda Batas di Blumbang Gede. Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 140 | 26-02-2026 | DWP Kabupaten Blitar > Dinas Penanaman Modal dan PTSP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Blitar ibu Mida Bayu beserta ibu Dwi Yuhana , Mina Didik menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026. Bidang : Sosial dan Budaya Keterangan Program 1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 3. Pukul : 08.00 – Selesai 4. Tempat : Pendopo Kantor Bupati Kanigoro 5. Pakaian : Busana Muslim Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Ibu Mida Bayu beserta Ibu Dwi Yuhana dan Ibu Mina Didik , menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi. Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar 08.00 - 09.00 :Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat Acara Inti : 1. 09.00 WIB : Santunan anak yatim piatu. 2. 09.10 WIB : Menyanyikan lagu Indonesia Raya 3. 09.14 WIB : Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran 4. 09.15 WIB : Pembacaan Ayat Suci Al-quran 5. 09.20 WIB : Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto 6. 09.30 WIB : Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi 7. 09.40 WIB : Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat 8. 09.50 WIB : Pembacaan pemenang door prize 9. 09.52 WIB : Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin 10. 10.46 WIB : Penutup 11. 10.48 WIB : Pembacaan doa 12. 10.50 WIB : Tanya Jawab 13. 11.00 WIB : Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air. Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia.Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar.Dalam pembukaan ceramah ini beliau mengajak memanjatkan rasa syukur karena sudah diberi kesehatan serta kesempatan berkumpul dalam tausiah ini. Ketika umat muslim masih diberi kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan, hal itu merupakan nikmat yang luar biasa karena masih diberi kesempatn memanen pahala yang insyaAllah akan dijauhkan dari siksa api neraka. Menikmati semua proses ibadah di bulan ini mulai dari tarawih, tadarus, pengajian dengan rasa senang dan ihklas akan mendapat pahala berlipat ganda dibanding dengan bulan lainya.Saling menghargai dengan sesama melaksanakan ibadah dengan baik . Perilaku dalam rumahtangga adalah cerminan kita berperilaku di lingkungan. Selalu berbakti kepada orangtua dan memuliakannya. Selanjutnya diadakan sesi tanya jawab dengan hadirin . Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah door prize yang menambah keceriaan suasana. Melalui kegiatan ini, Ibu Mida Bayu beserta jajaran Dharma Wanita Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Laporan di edit dan disunting oleh Ny. Beti Cholid selaku operator e-reporting DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 141 | 26-02-2026 | UNSUR PELAKSANA DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN BLITAR Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M. Bidang : Sosial Budaya, Kegiatan Iman dan Taqwa Keterangan : Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi wanita dan tamu undangan, antara lain: Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai berikut : Ramadhan bukan hanya momentum ibadah individual, tetapi juga penguatan solidaritas sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Rangkaian Acara Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim : Acara diawali dengan lantunan sholawat oleh Tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat yang menciptakan suasana religius dan penuh ketenangan. Selanjutnya dilaksanakan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjelang Ramadhan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan Ketua Panitia dan perwakilan Bupati Blitar. Pada sesi inti, Siraman rohani disampaikan oleh KH. Mukhorobbin yang memberikan tausiyah penuh makna tentang makna syukur, kebahagiaan menyambut Ramadhan, serta pentingnya memperkuat kualitas ibadah dan hubungan sosial. KH. Mukhorobbin menyampaikan tausiyah dengan tema “Suka Cita Menyambut Ramadhan.” Dalam ceramahnya disampaikan beberapa poin penting, antara lain: Beliau juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah momentum perbaikan diri, baik secara spiritual maupun sosial. Puasa tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas keimanan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental apabila dijalankan dengan niat dan kesadaran penuh. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, menunjukkan tingginya perhatian peserta terhadap materi yang disampaikan. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, serta keberkahan seluruh keluarga besar organisasi wanita Kabupaten Blitar. Setelah kegiatan utama, Ketua dan anggota DWP UP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar turut mengunjungi bazar UMKM yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku usaha lokal. Berbagai produk makanan tradisional, jajanan kekinian, minuman, dan kerajinan tangan dipamerkan dengan tampilan menarik. Kehadiran DWP menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi lokal serta pemberdayaan perempuan melalui sektor UMKM. Interaksi yang terjalin antara anggota DWP dengan pelaku UMKM mencerminkan semangat kolaborasi dan solidaritas. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya spiritualitas, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan ekonomi antaranggota organisasi wanita di Kabupaten Blitar. PENUTUP >Keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar dalam kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim Piatu ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan, mempererat sinergi antarorganisasi wanita, serta meningkatkan nilai kepedulian dan kebersamaan menjelang Bulan Suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat syukur, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat semakin tumbuh dan menjadi bagian dari budaya organisasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Blitar yang religius dan berdaya. Laporan ini dibuat/disunting oleh Triana selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
| 142 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Ketua Dharma Wanita beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan. Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya. Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa. Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin dengan “Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan Ringkasan Materi : * Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka". KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti. Kehadiran DWP UP Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama anggota DWP UP Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal. Penulis : Gandes Intan S |
| 143 | 26-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Kesehatan menghadiri serta mengikuti Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar Keterangan Program : * Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar * Acara Inti : 2. Mauidzotul Khasanah 3. Penutup Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Kesehatan |
| 144 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan Keterangan Program Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappedalitbang Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya. Dalam sambutannya, Ibu Hj. Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa. Acara dilanjutkan dengan tausyiah dari Bapak KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan rohani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Bapak KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para petugas BPBD Kabupaten Blitar agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Melalui keikutsertaan dalam siraman rohani ini, Ketua dan anggota DWP Bappedalitbang Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat mensyukuri momentum menjalankan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa. Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappedalitbang Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. |
| 145 | 19-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN BPKAD KABUPATEN BLITAR
Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan antar anggota dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar yang dipimpin oleh Ibu Indri Kurdiyanto sebagai ketua, melaksanakan kegiatan Berbagi di Bulan Suci Ramadhan.
Kegiatan ini merupakan wujud syukur sekaligus bentuk kepedulian kepada sesama di bulan suci Ramadhan.
Bidang : Sosial dan Budaya
Program : kepedulian dan kesetiakawanan
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan BPKD Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Selasa, 19 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 – Selesai
4. Tempat : Ruang Rapat BPKAD Kab Blitar
5. Pakaian : Busana Batik DWP
Ketua DWP BPKAD Kabupaten Bltar Ibu Indri Kurdiyanto beserta 20 anggota melaksanakan kegiatan berbagi sembako di Bulan Ramadhan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan suci Ramadhan dengan tujuan :
1. meningkatkan kepedulian sosial anggota
2. mempererat tali silaturahmi antar anggota dharma wanita persatuan BPKAD Kabupaten Blitar
3. menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan di bulan Ramadhan.
Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita, dan dilanjut sambutan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar Ibu Indri Kurdiyanto.
DalamsambutannyaIbu Indri Kudiyanto menyampaikan agar selalu menjaga kesucian bualnRamdhandengan selalau banyak berdoa, bersedekah dan bersabar. Setelah laporan masing masing bidang, dilanjut dengan acara inti yaitu bagibagi sembako bagi anggota Dharma Wanita BPKAD Kabupaten Blitar. Sembagi yang dibagikan adalah berupa Beras, minyak, gula dan makan ringan. Jad setiap bulan anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar menyisihkan gajisuaminnya untuk ditabung bersama, kemudian di bulan Ramadhan dibelikan sembako dan di bagi bersama. Hal ini dengan maksud untuk meringankan beban menjelang hari raya idul fitri yang biasanya harga harga melambung tinggi. Ibu bu merasa senang karena menambah kebutuhan dapur selama bulan Ramadhan. Selain sembako juga dirupakan uang.Biasanya yangdibagikan adalah uang baru, tapi mengingat tahun ini kesulitan untuk mendapatkan uang baru, maka dibagi uang seperti biasa. Acara dilanjut dengan membuat vidio ucapan hari raya idul fitri 1447 H.
Kegiatan berbagi dibulan Ramadhan berjalan tertib dan lancar. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semuaserta meningkatkan kepedulian sosial anggota DWP BPKAD Kabupaten Bliar.
Selamat menjalankanIbadah puasa di BulanSuci Ramadhan.
Program: Dana Sosial Pelaksana: BPKAD |
| 146 | 23-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN BPKAD KABUPATEN BLITAR
Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita BPKAD Kabupaten Bl ibu Indri Kurdianto beserta ibu Andi, Ibu Yohan Ibu Dedi, Ibu Agas dan Ibu Shunie menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026.
Bidang : Sosial dan Budaya
Program : iman dan taqwa
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan BPKD Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 – Selesai
4. Tempat : Pendopo Kantor Bupati Kanigoro
5. Pakaian : Busana Muslim
Ketua Dharma Wanita BPKAD Kabupaten Blitar IbuIndri Kurdiyanto dan Ibu Andi ,Ibu Shunie, Ibu Ags , Ibu Dedi menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan.
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi.
Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air.
Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia.
Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah doorprize yang menambah keceriaan suasana.
Selanjutnya kegiatan ini akandiikuti anggota DWP BPKAD lainnya secara bergiliran selama bulan Ramadhan. Kegiatan Siraman Rohani akan dilaksanakan setiap minggu satu kali, dengan tema yang berbeda.
Melalui kegiatan ini, Ibu Indri Kurdiyanto beserta jajaran Dharma BPKAD Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Program: Iman dan Takwa Pelaksana: BPKAD |
| 147 | 26-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar ibu Margareth Nanang Adi beserta ibu Enik Yuyus, ibu Palupi Nurhidayat, ibu Titik Dayat, dan Ibu Ratna Rudi menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026. Bidang : Sosial dan Budaya Keterangan Program Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat , Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar, Ibu Margareth Nanang Adi, bersama Ibu Enik Yuyus, Ibu Palupi Nurhidayat, Ibu Titik Dayat, dan Ibu Ratna Rudi, menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi. Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air. Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia. Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah door prize yang menambah keceriaan suasana. Melalui kegiatan ini, Ibu Margareth Nanang Adi beserta jajaran Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Laporan di edit dan disunting oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar |
| 148 | 13-02-2026 | Gerakan "ASRI" DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
Program Kerja Sosial Budaya
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor termasuk kebersihan lingkungan. Menurut Presiden, Indonesia harus berani melakukan perbaikan mulai dari tingkat desa hingga ibu kota. Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesa, Bupati Blitar juga sangat menghimbau untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kebersihan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Pada hari Jumat tanggal 13 Pebruari 2026, Anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar turut serta mensukseskan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) di lingkungan Kantor Sekretariat Kanigoro Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini sesuai dengan Program Kerja DWP BPKAD Kabupaten Blitar yaitu Program Kerja Bidang Sosial Budaya Ketahanan Keluarga Gerakan Sehat.
Peserta giat Gerakan ASRI adalah 15 orang anggota aktif DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Hadir Ibu sekretaris BPKD Kabupaten Blitar , Ibu Tanti Mahardini.
Tempat kegiatan giat Gerakan ASRI di Lingkungan Kantor Sekretariat Kabupaten Blitar JL Kusuma Bangsa No 60 Kanigoro.
Waktu Pelaksanaan dimulai pukul 7.30 sampai dengan 9.00 WIB.
Perlu diketahui Gerakan ASRI adalah :
ASRI (Aman , Sehat, Resik dan Indah ) adalah inisiatif nasional yangdi gagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan bersih, asri dan tertata. Gerakan ini fokus pada penanganan sampah secara sistematis, kerjabakti rutin di tingkat pusat / daerah, dan penataan ruang publikuntuk meningkatkan budaya peduli lingkungan.
Tujuan dilaksanakannya Gerakan ASRI adalah :
menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat dan sehat dan membebaskan dari sampah.
Pelaksanaan : dilakukan melalui aksi (korve) rutin, penghijauan dan penertipban reklame yang mengganggu keindahan kota.
Keterlibatan : melibatkan seluruh instansipemerintah, sekolah, dan masyarakat.
Demikianlah demi mendukung gerakan tersebut DWP BPKAD juga melaksanakan kegiatan Gerakan ASRI tersebut sesuai arahan presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo.
Mencabut ruput liar,menyapu, mebersihkan ranting pohon disepanjang jalan depan kantor Pemkab Blitaradalah yang di kerjakan anggota DWP BPKAD dalam gerakan ASRI pada hari ini. Tentu saja hall ini sangat positif dilakukan, selain menciptakan l ingkungan yang bersih dan sehat, juga mempererat kebersamaan antar anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
Kegiatan berlangsung dengan tertib danpenuh semangat kebersmaan. seluruh anggota yang hadir berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan keindahan lingkungan.
semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini lingkungan menjadi lebh bersih rapi, dan nyaman. selain itu kegiatan ini juga termasuk meningkatkan kesadaran anggota akan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang sehat. Tidak hanya berhenti disini juga di rumah dan lingkungan masyrakat sekitar rumah harus diperhatikan dan saling menjaga kebersihan.
Demikian laporan kegiatan GErakan ASRI (Aman , Sehat, Resik Indah) Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar ini dibuat sebagai bentuk dokumentsi kegiatan dan bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya. diharapkankegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Bersih itu Indah Bersih Itu Sehat.
penulis : Ibu Yesi
Program: Gerakan Sehat Pelaksana: BPKAD |
| 149 | 26-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB BLITAR Ibu Ketua UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Blitar Ny Ita Eko Susanto beserta anggota Ny Ika Yusri dan Ny Titin Sugeng menghadiri siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) pada :. Hari/Tanggal : Kamis, tanggal : Kamis 26 Pebruari 2026 Kegiatan ini diikuti oleh 29 organisasi wanita se kabupaten Blitar dan PKK dari 22 Kecamatan se Kabupaten Blitar. juga perwakilan karyawati pada OPD di Kabupaten Blitar. Masing-masing OPD dan organisasi wanita mengirimkan sedikitnya 5 orang dengan total peserta siraman rohanimencapai sekitar 1000 orang. Susunan acara pada hari ini adalah sebagai berikut : Materi siraman rohani mengambil tema Menjadi Wanita Sholehah dan menjaga kewarasan dalam rumah tangga. Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka". * Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas. * Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : 1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah 2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai. 3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah 3. Penutup - 10.46 Pembacaan doa - 10.48 Tanya Jawab 1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi 2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku? Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani 3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG? Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf.<\p> Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah doorprize yang menambah keceriaan suasana. Laporan ini ditulis oleh operator e reporting UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata |
| 150 | 27-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Bidang : Sosial dan Budaya Program : Jum’at Berkah Keterangan Program Ketua Dharma Wanita Persatuan UPT SMPN 1 Doko Kabupaten Blitar, Sri Yuana Pratiwi, pada hari ini, Jumat, 27 Februari 2026, bersama para ibu anggota Dharma Wanita serta siswa-siswi UPT SMPN 1 Doko melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah”. Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk pembagian sayuran kepada masyarakat sekitar sekolah sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di hari yang penuh keberkahan. Sejak pagi hari, suasana di lingkungan UPT SMPN 1 Doko tampak berbeda dari biasanya. Para ibu Dharma Wanita hadir dengan penuh semangat, membawa berbagai jenis sayuran segar seperti bayam, kangkung, sawi, wortel, dan cabai yang telah dikemas rapi dalam kantong ramah lingkungan. Sementara itu, para siswa-siswi dengan antusias membantu proses penataan dan persiapan pembagian, menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi nilai utama kegiatan ini. Dalam sambutannya, Ibu Sri Yuana Pratiwi menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi rezeki, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi sayuran, anak-anak diajak untuk belajar tentang kepedulian sosial, empati, dan pentingnya berbagi kepada sesama. Ia berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai keikhlasan dan rasa syukur sejak dini kepada para siswa. Kegiatan pembagian sayuran dilakukan secara tertib di halaman sekolah dan sebagian dibagikan langsung kepada warga sekitar yang membutuhkan. Para siswa dengan sopan menyerahkan paket sayuran kepada masyarakat sambil mengucapkan salam dan doa. Senyum bahagia tampak menghiasi wajah para penerima manfaat, yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini, terlebih di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat. Para ibu anggota Dharma Wanita juga turut berinteraksi langsung dengan warga, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya sekadar membagikan sayuran, mereka juga menyampaikan pesan agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan dan mempererat tali silaturahmi. Kebersamaan antara pihak sekolah dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya sebagai tempat menuntut ilmu, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang membawa manfaat nyata. Kegiatan Jumat Berkah ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus berlanjut. Selain memberikan manfaat langsung berupa bahan pangan, kegiatan ini juga memperkuat hubungan harmonis antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar. Semangat kolaborasi antara Dharma Wanita dan siswa-siswi menjadi contoh nyata bahwa kebaikan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. Di akhir kegiatan, Ibu Sri Yuana Pratiwi mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara hari ini. Beliau berharap apa yang dibagikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak, baik yang memberi maupun yang menerima. Semoga semangat Jumat Berkah ini terus tumbuh dan menjadi inspirasi untuk senantiasa menebar kebaikan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Program: Bantuan Sosial Pelaksana: Dinas Pendidikan |
| 151 | 06-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok
Ketua dan Anggota UP DWP Kecamatan Nglegok mengikuti kegiatan Perwosi Senam Fit, Fun and Healthy 2026 yang diadakan oleh Perwosi Kabupaten Blitar.
Bidang: Sosial Budaya, Ketahanan Ketua,
Keterangan Program: Olah Raga
- Hari : Jumat
- Tanggal : 06 Februari 2026
- Pukul : 06.00 - selesai
- Tempat : Citywalk Candi Penataran
- Acara : Belanja Bersama dan Senam Fit, Fun and Healthy 2026
- Peserta : Persowi Kabupaten Blitar, dharmawanita kecamatan nglegok, anggota pkk kecamatan nglegok, dan kelompok senam beseta warga masyarakat
- Susunan Acara :
1. Belanja bersama Ketua Perwosi Kabupaten BlitaR DI Pasar Kliwon Penataran )pasar Rakyat)
2. Jalan bersama menuju citywalk candi penataran
3. Senam bersama seluruh anggota masyarakat dan tamu undangan
4. Sambutan Ketua Perwosi
5. Pembagian Dorprise
6. Menari bersama di Halaman candi penataran beserta pengambilan video
Ketua dan anggota DWP Kecamatan Nglegok mengikuti kegiatan yang diadakan oleh perwosi kabupaten blitar yaituy senam fit, fun and healthy 2026 dengan didahului belanja bersama di pasar kliwon penataran.
Acara dimulai pukul 06.30 ketua Perwosi kabupaten blitar sampai di pasar kliwon desa penataran bersama rombongan, dari dharmawanita , pkk dan anggota masyarakat menyambut bersama di pasar dan kemudian dilanjutkan masuk pasar bersama-sama.
Didalam pasar rakyat ini ketua perwosi berbelanja berbagai macam sayuran yang di perjual belikan di pasar. Selain membeli sayuran kami juga membeli jajan pasar yang dijual disana.
Belanja di pasar desa adalah cara yang bagus untuk mendukung ekonomi lokal dan mendapatkan bahan makanan segar. Kamu bisa menemukan berbagai produk lokal seperti sayuran, buah, daging, dan kerajinan tangan. Selain itu, kamu juga bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan suasana yang lebih santai
Tujuan dari belanja di pasar desa adalah untuk:
Meningkatkan ekonomi lokal dengan mendukung pedagang dan UMKM desa
Meningkatkan akses masyarakat desa terhadap bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau
Meningkatkan interaksi sosial dan kebersamaan antar warga desa
Meningkatkan pendapatan desa melalui retribusi pasar
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan menyediakan fasilitas pasar yang lebih baik
Kegiatan di pasar desa bisa sangat beragam, seperti:
Belanja bahan makanan segar
Membeli kerajinan tangan lokal
Makan makanan khas desa
Berinteraksi dengan warga desa
Menikmati suasana alam
Membeli produk UMKM local
Setelah berbelanja bersama dipasar penataran kemudian dilanjutkan berjalan bersama menuju citywalk candi penataran untuk dulanjutkan kegiatan senam bersama dengan seluruh masyarakat yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Setelah senam bersama juga terdapat pembagian dorprise oleh anggota persowi kabupaten blitar. Acara ini juga didukung oleh kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh RSUD Wlingi. Kegiatan donor darah ini juga dapat menarik simpati warga untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Acara sangat menarik dan antusias warga juga sangat bagus. Setelah mengikuti kegiatan senam bersama dilanjutkan degan berbelanja di UMKM desa yang membuka stand di area depan wisata candi penataran. Di stand UMKM ini tersedia berbagai macam jualan seperti nasi pecel daun jati, manakan dan jajanan beserta manik-manik yang diproduksi sendiri oleh warga sekitar wisata candi penataran.
Setelah berbelanja di UMKM tersebut selanjutnya rombongan dari perwosi kabupaten blitar menuju ke area wisata candi penataran. Disana semua rombongan juga ikut menari emprak bersama 50 siswa SMKN Nglegok.
Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Nglegok |
| 152 | 27-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar ibu Susi Agus Santosa beserta ibu Ranti Rahardian, ibu Siti Harjito, ibu Iva dan ibu Novita menghadiri siraman rohani dan santunan anak yatim di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M yang diadakan oleh GOW (Gabungan organisasi wanita) diadakan di pendopo kabupaten blitar di Kanigoro pada Kamis, 26 Februari 2026.
Bidang : Sosial dan Budaya Program : iman dan taqwa Keterangan Program Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Susi Agus Santosa, bersama Ibu Ranti Rahardian, Ibu Siti Harjito, Ibu Iva, dan Ibu Novita, menghadiri kegiatan siraman rohani dan santunan anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan bertempat di Pendopo Kabupaten Blitar pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita sekaligus meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah. Sejak pagi, para tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur organisasi wanita di Kabupaten Blitar telah memadati pendopo dengan mengenakan busana muslim yang anggun dan serasi. Rangkaian acara diawali dengan hiburan religi dari Tim Hadrah Sifaul Qalbi RSUD Srengat yang membawakan lantunan shalawat dengan penuh semangat, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati. Setelah itu, acara resmi dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan rasa cinta tanah air. Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ibu Karima Najati menggema di seluruh ruangan, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Ninik Rijanto selaku Ibu Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter keluarga yang religius dan berakhlak mulia. Memasuki sesi berikutnya, panitia membacakan nama-nama penerima hadiah doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Acara inti berupa tausiah disampaikan oleh KH. Mukhorobin selaku Ketua PCNU Kabupaten Blitar. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hadiah doorprize yang menambah keceriaan suasana. Melalui kegiatan ini, Ibu Susi Agus Santosa beserta jajaran Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Pendidikan |
| 153 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Keterangan Program: Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar, Ny. Lina Tunggul Adi Wibowo, Wakil Ketua, Ny. Eko Sumardiyanto dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadiri Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan 1447H/2026M di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar. Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, Ketua Perwosi Arina Beky Herdihansah, Bapak Bupati Blitar yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antar organisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Pada kesempatan ini juga disampaikan pula tausiyah dengan “Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan” oleh H. Muqorobin yang merupakan Ketua PCNU Kabupaten Blitar, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. Di Bulan Ramadhan Allah SWT bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas. Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : Dalam kesempatan tersebut H. Muqorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan. Untuk ibu-ibu semangat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa, salah satu manfaat puasa yang sering dibahas baik dari sisi spiritual maupun kesehatan adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal tetapi juga memperkuat solidaritas antar anggota. Selain santunan anak yatim dan siraman rohani, dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan bazar UMKM yang diikuti oleh anggota GOW Kabupaten Blitar sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan dan penguatan usaha mikro di Kabupaten Blitar. Lebih dari 10 stand UMKM yang memajang produk unggulannya. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM tersebut sudah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal. Penulis : Admin E-reporting |
| 154 | 26-02-2026 | DWP UP Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar
Ibu Ketua Dharma Wanita beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan.
Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar
* Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar
Acara diawali dengan Hiburan/Sholawat oleh tim Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
* Acara Inti :
1. Santunan anak yatim piatu.
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Pembukaan dengan bacaan Ummul Quran
4. Pembacaan Ayat Suci Al-quran
5. Sambutan ketua Panitia, Hj. Ninik Rijanto
6. Sambutan Bupati Blitar (yang diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Bapak. Alwi
7. Sholawat oleh Grup Sholawat Syifaul Qolby RSUD Srengat
8. Pembacaan pemenang door prize
9. Penyampaian Materi Siraman Rohani oleh KH. Mukhorobbin
10Penutup
11Pembacaan doa
12. Tanya Jawab
13. Pembagian door prize kepada peserta yang beruntung
Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.
Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.
Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin dengan “Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan Ringkasan Materi : * Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka".
* Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas.
* Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan :
1) bertambah kecerdasan emosional dengan meningkatkan ibadah. Tidak hanya sholat, puasa, atau mengaji. Bersikap positif terhadap sesama manusia juga ibadah, termasuk komunikasi yang baik dengan anggota keluarga (anak-istri) juga termasuk ibadah dengan pahala yang besar dan mendapat ridho dari Allah
2) bertambah kecerdasan dalam urusan sosial. Jangan gampang meremehkan ibadah orang lain. Apapun bentuk ibadah orang lain harus saling menghargai.
3) Selalu terus bersyukur. Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang diberikan kepada makhluknya selama kita mensyukuri nikmat yang diberikan. Contohnya : sebagai mertua harus memberikan kemudahan kepada menantu untuk berbakti dan beribadah sebagai salah satu cara mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT
KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. Secara khusus, doa juga ditujukan bagi para undangan yang hadir agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Dalam kondisi darurat bencana, mereka sering kali harus bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah situasi yang penuh risiko. Dukungan doa dari keluarga dan organisasi menjadi kekuatan batin yang sangat berarti.
Kehadiran DWP UP Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial.
Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur.
Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini
1. Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi.
2. Ibu Wiwik Sriwidayati : doa apa untuk menghadapi mertua yang sulit dan menghadapi anak yang kaku? Jawab : setelah sholat shubuh Al fatihah 41x, dengan tujuan taqorruban illallah. tawasulnya Rasulullah, Syech Abdul Qodir Jaelani.
3. Binti Junaidah : pro dan kontra zakat fitrah yang ditujukan untuk mendukung MBG? Jawab : zakat lebih baik disampaikan lewat Amil Zakat karena saat ini sudah lebih sulit untuk menentukan kategori falir dan miskin. Disampaikan utk MBG tidak dibenarkan. Penerima harus masuk 8 asnaf.
Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama anggota DWP UP Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah.
Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.
Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Kanigoro |
| 155 | 26-02-2026 | Anggota Unsur Pelaksana Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar serta beberapa Karyawati Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri Kegiatan Siraman Rohani yang diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar Bidang : Sosial Budaya, Iman dan Takwa Keterangan : 1. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 20262. Pukul : 08.00 - selesaibr> 3. Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Bupati Blitar, Jl. Kusuma Bangsa No 60 Kabupaten Blitar 4. Acara : Siraman Rohani Bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M Kegiatan dihadiri oleh: - Ketua Panitia Ibu Ninik Rijanto - Ketua Perwosi Ibu Arina Becky - Ketua Persit Kab Blitar - Kepala Baznas KAb Blitar yang diwakili pengurus - Ketua PCNU Kab Blitar - Organisasi Wanita seluruh Kabupaten Blitar Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar (GOW) Kabupaten Blitar berlangsung pada hari Kamis, 26 Februari 2026, dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh perwakilan UP DWP Dinas Tenaga Kerja serta para karyawati. Susunan acara : Siraman rohani disampaikan oleh KH. Mukhorobbin dengan tema “Suka Cita Menyambut Ramadhan.” Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa orang yang menyambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita akan diharamkan dari sentuhan api neraka.Beliau juga mengingatkan agar selama bulan Ramadhan tidak melewatkan tiga kesempatan penting, yaitu: |
| 156 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar “Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar” Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang dilaksanakan pada : Adapun susunan acara pada kegiatan hari ini yaitu : Pada hari ini Kamis tanggal 26 Februari 2026 bertempat di Pendopo SAP Kanigoro yang diikuti oleh Ketua PKK Kab. Blitar, Ketua UP DWP Badan, Ketua Perwosi Kab. Blitar, Ketua Persit 0808 Blitar, pengurus GOW, Dinas, Kantor, Bagian dan Kecamatan serta Instansi vertikal se Kabupaten. Kegiatan Siraman Rohani yang diselenggaran oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dengan mengusung Tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjaankan Bulan Suci Ramadhan” Untuk mengawali kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Ramadhan di buka oleh pembawa acara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dilanjutkan dengan Sambutan Ibu Bupati Blitar menyampaikan menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. dan Bapak Bupati Blitar yang diwakili oleh Bp. Alwi menyampaikan permohonan maaf Bapak Bupati Blitar tidak Bisa Hadir dalam acara ini. Tujuan dari Siraman Rohani ini untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan membangun semangat kekeluargaan di antar anggota. Pada kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M mengundang KH. Mukhorobin dari Ketua PC NU Kab. Blitar untuk memberikan Tauziah / menyampaikan informasi kepada para undangan yang hadir mengenai hakikat syukur dan keutamaan ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan. Pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Di akhir acara yang sangat hikmat dan penuh kekeluargaan ini ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah yang dilakukan oleh peserta 1. Pertama dari Ibu PKK Kec. Talun : Bagaimana Cara Mengatasi Mertua yang cerewet dan memiliki anak yang keras kepala ? Jawab : setelah sholat subuh dengan membaca Al-Fatihah sebanyak 41 kali 2. Kedua dari Ibu PKK Kademangan : Bagaimana cara menanggapi pro dan kontra zakat fitrah untuk MBG? Jawab : Zakat adalah ibadah khusus yang aturannya jelas Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi. 3. Ketiga dari Ibu Hindun : apa saja keutamaan dan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan secara fisik dan secara mental? Jawab : Rasulullah bersabda "Suumu tasikhu" yang artinya berpuasalah, niscaya kamu akan merasa sehat. Di masa Nabi Adam puasa di tengah bulan setiap bulan sebagai pengganti skincare/detoksifikasi. Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. pada kesempatan ini juga diadakan bazar UMKM, dimana dengan adanya kegiatan bazar ini dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Ibu-Ibu, adapun tujuan tersebut adalah : Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 157 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Dharma Wanita Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar beserta anggota dan juga perwakilan anggota TP PKK Desa mengikuti Kegiatan Safari Ramadhan. Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Taqwa Keterangan Program : 1. Kegiatan: Safari Ramadhan 2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 3. Pukul : 19.00 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Desa Ngeni 5. Pakaian : Muslim 6. Peserta: Masyarakat Desa Ngeni Safari Ramadan adalah kegiatan kunjungan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, maupun lembaga keagamaan ke berbagai masjid atau wilayah tertentu selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini biasanya diisi dengan rangkaian acara seperti buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, pemberian santunan, penyerahan bantuan sosial, serta penyampaian sambutan dan tausiyah keagamaan. Secara umum, Safari Ramadan bertujuan untuk: • Mempererat silaturahmi antara pemerintah/organisasi dengan masyarakat. • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan ibadah bersama. • Menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. • Menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi dan santunan. Dengan demikian, Safari Ramadan bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi sarana membangun kedekatan emosional, spiritual, dan sosial antara pemimpin dan masyarakat dalam suasana penuh keberkahan bulan Ramadan. Keterlibatan Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan Safari Ramadan memiliki hubungan yang sangat erat dengan fungsi dan perannya sebagai organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan. Adapun korelasinya dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Sebagai Mitra Pemerintah Daerah Dharma Wanita berperan mendukung program pemerintah, termasuk kegiatan Safari Ramadan yang biasanya melibatkan unsur pemerintah daerah. Kehadirannya memperkuat sinergi antara organisasi perempuan dan kebijakan sosial keagamaan pemerintah. 2. Penguatan Nilai Keagamaan Safari Ramadan merupakan momentum peningkatan spiritualitas. Dharma Wanita, yang memiliki program pembinaan mental dan rohani, turut berkontribusi dalam kegiatan seperti pengajian, santunan anak yatim, dan bakti sosial. 3. Peran Sosial dan Kepedulian Masyarakat Salah satu fokus Dharma Wanita adalah kegiatan sosial. Dalam Safari Ramadan, peran ini diwujudkan melalui pemberian bantuan, santunan, serta dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan. 4. Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Safari Ramadan juga menjadi wadah pembinaan keluarga sakinah. Dharma Wanita memiliki misi memperkuat peran perempuan dalam keluarga sebagai pendidik pertama dan utama, sehingga kegiatan ini selaras dengan tujuan organisasi. 5. Mempererat Silaturahmi Melalui partisipasi dalam Safari Ramadan, Dharma Wanita dapat memperluas jaringan silaturahmi dengan masyarakat, organisasi wanita lainnya, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, keterlibatan Dharma Wanita dalam Safari Ramadan bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai penggerak kegiatan sosial keagamaan yang sejalan dengan visi organisasi dalam membangun keluarga, masyarakat, dan spiritualitas yang lebih baik. Manfaat keterlibatan Dharma Wanita dalam kegiatan Safari Ramadan adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Anggota Dharma Wanita memperoleh penguatan spiritual melalui kegiatan ibadah bersama, tausiyah, dan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan. 2. Mempererat Silaturahmi Terjalin hubungan yang lebih harmonis antara anggota Dharma Wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. 3. Menguatkan Peran Sosial Organisasi Partisipasi dalam kegiatan santunan dan bakti sosial meningkatkan kepedulian sosial serta mempertegas peran Dharma Wanita sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. 4. Mendukung Program Pemerintah Keterlibatan ini menunjukkan sinergi dan dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam bidang keagamaan dan kesejahteraan sosial. 5. Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Melalui pembinaan rohani dan kegiatan sosial, anggota Dharma Wanita semakin termotivasi untuk memperkuat peran sebagai istri, ibu, dan pendidik dalam keluarga. 6. Meningkatkan Citra dan Eksistensi Organisasi Kehadiran aktif dalam Safari Ramadan memperkuat eksistensi Dharma Wanita sebagai organisasi perempuan yang responsif, religius, dan peduli terhadap masyarakat. Tujuan keterlibatan Dharma Wanita dalam kegiatan Safari Ramadan adalah sebagai berikut: 1. Mendukung Program Pemerintah Daerah Berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan mental spiritual dan kesejahteraan masyarakat. 2. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Anggota Menjadikan Safari Ramadan sebagai sarana pembinaan rohani guna memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan pribadi dan keluarga. 3. Mempererat Silaturahmi dan Sinergi Membangun hubungan yang harmonis antara anggota Dharma Wanita, pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat luas. 4. Menumbuhkan Kepedulian Sosial Menggerakkan semangat berbagi, empati, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam momentum bulan Ramadan. 5. Memperkuat Peran Perempuan dalam Keluarga dan Masyarakat Mendorong anggota untuk menjadi teladan dalam membangun keluarga yang harmonis, berakhlak, dan berkontribusi positif di lingkungan sosial. Capaian dari keterlibatan Dharma Wanita dalam kegiatan Safari Ramadan antara lain sebagai berikut: 1. Terlaksananya Kegiatan Keagamaan dengan Baik Kegiatan Safari Ramadan berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat dengan partisipasi aktif anggota Dharma Wanita. 2. Meningkatnya Partisipasi dan Kekompakan Anggota Anggota Dharma Wanita menunjukkan antusiasme dan solidaritas yang tinggi dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan. 3. Terjalinnya Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat Terbangun kerja sama yang harmonis antara Dharma Wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. 4. Tersalurkannya Bantuan dan Santunan Bantuan sosial dan santunan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran. 5. Penguatan Nilai Spiritual dan Sosial Anggota memperoleh pembinaan rohani yang berdampak pada peningkatan kesadaran beribadah, kepedulian sosial, serta penguatan peran dalam keluarga. 6. Meningkatnya Citra Positif Organisasi Dharma Wanita semakin dikenal sebagai organisasi perempuan yang aktif, peduli, dan berkontribusi nyata dalam kegiatan sosial keagamaan. Laporan ini dibuat/ disunting oleh Mediana Aliyatul Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Wonotirto |
| 158 | 26-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Selopuro beserta anggota menghadiri Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro dalam rangka Bulan Suci Ramadhan. Acara dihadiri oleh Ketua Panitia, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar Siraman rohani disampaikan oleh Bpk K.H Mukhorobbin, Ketua PCNU Kabupaten Blitar dengan Tema : Suka Cita Menyambut Ramadhan : Kita yang masih ditakdirkan bertemu Ramadhan harus bersuka cita, bersyukur, dan berbahagia menyambut bulan Ramadhan. "orang yg dengan suka cita menyambut Bulan Ramadhan maka orang tersebut diharamkan tersentuh api neraka". Di Bulan Ramadhan Allah bermurah hati menebarkan rahmat. Sebagai bentuk rasa syukur harus memaksimalkan ibadah, termasuk tarawih, meskipun dengan kondisi fisik yang terbatas. Selama bulan Ramadhan jangan melewatkan 3 kesempatan : -yudo- Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Selopuro |
| 159 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Dharma Wanita Unit Pelaksana Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar beserta anggota dan juga perwakilan anggota TP PKK Desa mengikuti Kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu. Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Iman dan Taqwa Keterangan Program : 1. Kegiatan: Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim/Piatu 2. Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 3. Pukul : 08.00 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo SAP Kanigoro 5. Pakaian : Muslim 6. Peserta: + 1000 peserta Kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar berlangsung dengan khidmat dan lancar, serta dihadiri kurang lebih 1.000 peserta dari berbagai unsur organisasi dan masyarakat Kabupaten Blitar diantaranya Ketua Panitia GOW Kabupaten Blitar, Ibu Hj Ninik Rijanto, ketua Perwosi Arina Beky Herdiansyah, Bapak Bupati Blitar yg diwakili oleh Plt. Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kab. Blitar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, seluruh pengurus GOW dan anggota GOW Kabupaten Blitar, UMKM Binaan GOW Kabupaten Blitar Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sambutan-sambutan: Selanjutnya sambutan oleh Ibu Hj Ninik Rijanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, GOW merupakan wadah untuk menyiram jiwa dalam rangka mempertebal ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Anak yatim disebut sebagai permata yang harus dijaga dan diperhatikan. Momentum Ramadan ini diharapkan dapat menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebaikan serta membentuk generasi yang saleh dan salehah. Beliau juga mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, memperluas kesejahteraan sosial, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dilanjutkan dengan sambutan Plt. Kabag Kesra yang mewakili Bupati Blitar, beliau menyampaikan bahwa Bupati Blitar mendukung penuh agenda ini. Disebutkan bahwa terdapat empat rangkaian kegiatan dalam momentum Ramadan yakni pada tanggal 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret dengan tambahan satu hari pada tanggal 10 Maret yang diharapkan memberikan ilmu bermanfaat, membentuk keluarga yang kuat, serta menumbuhkan kebiasaan bersedekah dalam kehidupan sehari-hari. Tausiyah: Setelah sambutan acara dilanjutkan dengan Tausiyah oleh Kyai Mukarobin. Dalam tausiyahnya, Kyai Mukarobin mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadan. Beliau mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum pengampunan dan dijauhkan dari api neraka, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim) Beliau juga mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183) Beberapa poin utama tausiyah yang disampaikan antara lain: 1. Meningkatkan kecerdasan emosional di bulan puasa Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran dan sikap positif kepada sesama, dimulai dari keluarga. Beliau menekankan pentingnya membangun keharmonisan rumah tangga. Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.” (HR. Tirmidzi) Membangun kebahagiaan dan kehangatan dalam keluarga merupakan bagian dari ibadah yang bernilai pahala besar. 2. Meningkatkan kecerdasan sosial Setiap aktivitas yang diniatkan karena Allah SWT bernilai ibadah, termasuk bekerja untuk menafkahi keluarga. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya engkau tidak menafkahkan suatu nafkah dengan mengharap ridha Allah, melainkan engkau akan diberi pahala karenanya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Membantu sesama dan bersedekah juga memiliki keutamaan besar, sebagaimana firman Allah SWT: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261) 3. Menjaga nikmat Allah dengan bersyukur Ramadan menjadi kesempatan untuk menjaga hubungan baik dalam keluarga, termasuk dengan mertua dan menantu, serta menjaga lisan. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7) Dengan menjaga sikap dan lisan, serta mempererat silaturahmi, diharapkan keberkahan dan kelancaran rezeki akan menyertai kehidupan keluarga. Beliau juga menjelaskan bahwa bagi lansia yang melaksanakan salat tarawih dengan duduk diperbolehkan, karena salat sunah dapat dilakukan sesuai kemampuan, sebagaimana sabda Nabi SAW: “Salatlah kamu berdiri, jika tidak mampu maka duduklah, dan jika tidak mampu maka berbaringlah.” (HR. Bukhari) Tausiyah diakhiri dengan harapan agar ilmu yang disampaikan pada pagi hari tersebut membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta. Tujuan kegiatan Santunan Anak Yatim adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT Menjadikan momentum bulan Ramadan sebagai sarana mempertebal keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kualitas ibadah. 2. Menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak yatim Memberikan santunan sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial terhadap anak yatim sebagai generasi penerus bangsa. 3. Mempererat silaturahmi antarorganisasi dan masyarakat Menguatkan sinergi antara organisasi wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kebersamaan serta solidaritas sosial. 4. Menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam keluarga Mendorong pembentukan keluarga yang harmonis, kuat, serta memiliki kecerdasan emosional dan sosial sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. 5. Mendorong semangat berbagi dan bersedekah Mengajak masyarakat untuk membiasakan diri bersedekah serta menjadikan berbagi sebagai bagian dari budaya sosial yang berkelanjutan. 6. Membentuk generasi yang saleh dan salehah Menjadikan kegiatan ini sebagai langkah pembinaan moral dan spiritual bagi anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia. Manfaat dari kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan adalah sebagai berikut: 1. Manfaat Spiritual - Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. - Menumbuhkan rasa syukur karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadan. - Menambah semangat dalam menjalankan ibadah serta memperbaiki kualitas diri. 2. Manfaat Sosial - Meningkatkan kepedulian dan empati terhadap anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan. - Mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. - Memperkuat solidaritas serta kebersamaan dalam membangun kesejahteraan sosial. 3. Manfaat Pendidikan dan Moral - Memberikan pembinaan rohani melalui tausiyah yang bermanfaat. - Menanamkan nilai-nilai kebaikan, akhlak mulia, dan semangat berbagi kepada generasi muda. - Mendorong terbentuknya keluarga yang harmonis dan berakhlak. 4. Manfaat Organisasi dan Kelembagaan - Memperkuat peran GOW sebagai wadah koordinasi dan penggerak kegiatan sosial keagamaan. - Meningkatkan sinergi antara organisasi wanita dan pemerintah daerah dalam program kesejahteraan masyarakat. Penutup Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Mukarobin. Secara keseluruhan, acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan, serta diharapkan menjadi sarana memperkuat keimanan, kepedulian sosial, dan persatuan di Kabupaten Blitar. Laporan ini dibuat/ disunting oleh Mediana Aliyatul Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Wonotirto |
| 160 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar
Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP Badan Pendapatan Daerah Kab. Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga
Keterangan Program : Iman dan Taqwa
Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
- Jam : 08.00 - selesai WIB
- Tempat : Pendopo SAP Kanigoro
- Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
- Peserta : Ketua dan 5 Anggota DWP BAPENDA Kab. Blitar
Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD - Pembukaan oleh MC
- Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati
- Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar
- Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alti Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesrab
- Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize
- Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU
- Doa Penutup
- Penyerahan hadiah doorprize
Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya.
Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa.
Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak.
KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam.
Pesan tersebut sangat relevan bagi anggota DWP UP BAPENDA Kabupaten Blitar. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai ibu dan anggota masyarakat. Tanggung jawab tersebut memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan.
KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar.
Kehadiran DWP UP BAPENDA Kabupaten Blitar dalam kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial.
Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur.
Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini
1. Pertanyaan dari ( Pkk dr kec. Talun lilik sri widayati) ” Doa apa untuk menghadapi mertua crewet dan anak yang memiliki sifat kaku?
jawab: membaca alfatihah sehabis subuh 41 kali dan di tutup dengan doa Memohon Kesabaran dan Ketenangan Hati dan Agar Dilembutkan Hati
2. Pertanyaan dari (Bini junaedah pkk kec kademangan) ” pro dan kontra zakat fitrah untuk membantu MBG?”
jawab: Zakat adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang aturannya jelas. Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi.
Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa.
Selain kegiatan siraman rohani ada pula bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu DWP yang hadir tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal.
Penulis : Dian Anita A.P Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Badan Pendapatan Daerah |
| 161 | 26-02-2026 | harma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ketua beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Iman dan Taqwa Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 - Jam : 08.00 - selesai WIB - Tempat : Pendopo SAP Kanigoro - Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) - Peserta : Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC - Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya - Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati - Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar - Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alwi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra - Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize - Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU - Doa Penutup - Penyerahan hadiah doorprize Ketua Dharma Wanita Persatuan UP DINDAMADE Kab Blitar Ny. NURUL TANTOWI dan anggota Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya. Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa. Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam. Pesan tersebut sangat relevan bagi anggota DWP Kabupaten Blitar. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai ibu dan anggota masyarakat. Tanggung jawab tersebut memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan. KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini 1. Pertanyaan dari ( Pkk dr kec. Talun lilik sri widayati) ” Doa apa untuk menghadapi mertua crewet dan anak yang memiliki sifat kaku? jawab: membaca alfatihah sehabis subuh 41 kali dan di tutup dengan doa Memohon Kesabaran dan Ketenangan Hati dan Agar Dilembutkan Hati 2. Pertanyaan dari (Bu junaedah pkk kec kademangan) ” pro dan kontra zakat fitrah untuk membantu MBG?” jawab: Zakat adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang aturannya jelas. Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi. Melalui keikutsertaan dalam siraman rohani ini, Ketua dan anggota DWP Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat mensyukuri momentum menjalankan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa. Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Daerah Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama pengurus DWP Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 162 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ketua beserta pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW)Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Iman dan Taqwa Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 - Jam : 08.00 - selesai WIB - Tempat : Pendopo SAP Kanigoro - Acara : Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) - Peserta : Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Blitar Susunan acara pada pagi hari ini: - Hiburan tim Hadrah Sifaul qalbi dari RSUD Srengat - Pembukaan oleh MC - Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya - Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ibu Karima Najati - Sambutan dari Ibu Ninik Rijanto Ibu Bupati Blitar - Sambutan dari Bapak Bupati Blitar yang di wakili oleh Bapak Alti Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra - Pembacaan Penerima Hadiah Doorprize - Tauziah dari KH. Mukhorobin selaku Ketua PC NU - Doa Penutup - Penyerahan hadiah doorprize Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab Blitar Ibu Ita Eko Susanto dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan siraman rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang mengusung tema “Mari Mensyukuri Momentum Menjalankan Bulan Suci Ramadhan” tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna spiritual. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan oleh KH. Mukhorobin, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai hakikat syukur dan keutamaan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri. Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Para anggota organisasi wanita yang hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana muslimah yang anggun dan sederhana, mencerminkan semangat kesucian dan ketenangan Ramadhan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Karima Najati sebagai pembuka acara mengantarkan seluruh hadirin pada suasana khusyuk dan penuh perenungan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah luar biasa yang tidak semua orang berkesempatan menjalaninya. Dalam sambutannya, Ibu Ninik Rijanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh jamaah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan lintas organisasi. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Kebersamaan antarorganisasi wanita menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter perempuan yang tangguh, religius, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tak lupa ibu juga menyampaikan agar kegiatan ini di tutup dengan Doa. Tausiyah yang disampaikan oleh KH. Mukhorobin menjadi inti dari kegiatan tersebut. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan penuh hikmah, beliau mengajak seluruh hadirin untuk benar-benar memahami makna syukur dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa syukur bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bersyukur karena masih diberi umur panjang untuk bertemu Ramadhan harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam beribadah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak. KH. Mukhorobin menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan ruhani yang melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama. Saat seseorang menahan lapar dan dahaga, ia belajar merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung. Dari situlah tumbuh kepedulian sosial yang menjadi salah satu esensi utama Ramadhan. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh anggota organisasi wanita untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga memperkuat aksi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, bukan sekadar kuantitas. Salat yang khusyuk, tilawah Al-Qur’an yang rutin, sedekah yang tulus, serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat merupakan bentuk implementasi rasa syukur. Ramadhan hendaknya menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Jika setelah Ramadhan seseorang tidak mengalami peningkatan kualitas diri, maka perlu dilakukan introspeksi mendalam. Pesan tersebut sangat relevan bagi anggota DWP Kabupaten Blitar. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai ibu dan anggota masyarakat. Tanggung jawab tersebut memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan. Melalui siraman rohani ini, para anggota diingatkan bahwa ketenangan rumah tangga dan keharmonisan keluarga berawal dari kekuatan spiritual seorang perempuan. Ketika seorang ibu memiliki hati yang tenang dan penuh syukur, suasana rumah pun akan terasa damai dan penuh keberkahan. KH. Mukhorobin juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, momentum Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan, baik kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, karena ukhuwah yang kuat akan membawa keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak lupa beliau mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pasangan melalui hal sedehana dalam momen bulan suci Ramadhan utuk ibu-ibu semagat dalam menyiapkan menu berbuka dan sahur untuk keluarga. Beliau juga menuturkan banyak sekali manfaat dalam puasa Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, adalah kemampuannya membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Puasa bukan hanya ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan “pembersihan” dari dalam. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh KH. Mukhorobin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar organisasi wanita di Kabupaten Blitar. kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai organisasi wanita lainnya. Interaksi yang terjalin selama acara mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jaringan sosial dan membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan maupun aksi sosial. Selain memperoleh pencerahan spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bersama. Para anggota menyadari bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sehingga setiap kesempatan berbuat baik harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih bersyukur. Di akhir acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam sesi ramah tamah. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, mencerminkan rasa syukur dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota. Ada beberapa pertanyaan dalam sesi ramah tamah hari ini 1. Pertanyaan dari ( Pkk dr kec. Talun lilik sri widayati) ” Doa apa untuk menghadapi mertua crewet dan anak yang memiliki sifat kaku? jawab: membaca alfatihah sehabis subuh 41 kali dan di tutup dengan doa Memohon Kesabaran dan Ketenangan Hati dan Agar Dilembutkan Hati 2. Pertanyaan dari (Bu junaedah pkk kec kademangan) ” pro dan kontra zakat fitrah untuk membantu MBG?” jawab: Zakat adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang aturannya jelas. Mengalihkannya ke program negara yang bersifat umum bisa dianggap keluar dari ketentuan syariat jika tidak memenuhi syarat distribusi. Melalui keikutsertaan dalam siraman rohani ini, Ketua dan anggota DWP Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat mensyukuri momentum menjalankan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan peran dalam keluarga, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam sesi akhir tauziah pagi ini beliau menyampaikan Ramadhan adalah anugerah yang tak ternilai. Kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan penuh rahmat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri dengan sepenuh hati. Dengan bimbingan tausiyah dari KH. Mukhorobin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami bahwa syukur sejati adalah perubahan menuju kebaikan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik awal transformasi diri, memperkuat iman, memperluas kepedulian, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Selanjutnya di tutup dengan doa. Setelah serangkaian kegiatan dilalui dengan penuh semangat dan kebersamaan, Ibu Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Daerah Kabupaten Blitar turut memeriahkan stand UMKM yang berada di Pendopo SAP. Kegiatan bazar yang menghadirkan lebih dari 10 pelaku UMKM tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak awal dibuka, stand-stand UMKM telah dipadati pengunjung yang ingin melihat dan membeli berbagai produk unggulan. Aneka makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal tersaji dengan tampilan menarik dan menggugah selera. Kehadiran Ibu Ketua bersama pengurus DWP Kabupaten Blitar menambah semarak suasana bazar, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah di daerah. Dengan penuh keceriaan, para ibu-ibu tampak berkeliling dari satu stand ke stand lainnya. Mereka tidak hanya berbelanja, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, memberikan semangat serta apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah dilakukan. Antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah yang sumringah, canda tawa yang mengiringi setiap kunjungan, serta semangat untuk ikut serta memajukan produk lokal. Program: Iman dan Takwa |
| 163 | 13-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar
Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan,
Bidang : Sosial
Program : Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan
Keterangan Program :
1. Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar
2. Hari / Tanggal : Jumat, 13 Februari 2026
3. Pukul : 08.00 - Selesai
4. Lokasi : Ruang Integritas Inspektorat Kabupaten Blitar
5. Acara : Pertemuan rutin DWP, kegiatan belanja ke pasar rakyat dan kegiatan anjangsana Silaturahmi ke anggota DWP inspektorat.
Dalam pertemuan rutin tersebut, ketua DWP ibu Lilik Rully membahas rencana kegiatan bidang pendidikan, ekonomi dan sosial selain itu kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan.
Selanjutnya DWP Inspektorat belanja ke pasar rakyat dalam rangka mendukung UMKM Kabupaten Blitar, pada kesempatan ini DWP belanja ke pasar Srengat Kabupaten Blitar. Selanjutnya DWP inspektorat melakukan anjangsana silaturahmi ke kediaman anggota DWP inspektorat, ibu Laila Imam As'ari kemudian dilanjutkan silaturahmi ke kediaman ibu Ledyana Fahri.
Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Kuntum D selaku operator e-Reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Inspektorat Kabupaten Blitar. Program: Bantuan Sosial Pelaksana: Inspektorat |
| 164 | 26-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar Ketua beserta anggota Dharma Wanita Persatuan UP BPBD Kab. Blitar mengikuti kegiatan Menghadiri undangan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bidang : Bidang Sosial Budaya: Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Iman dan Taqwa Penulis: Ibu Devi Lya selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: BPBD |
| 165 | 20-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Dalam rangka Jumat Bersih Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Kerja Bakti Pembersihan Waduk Blumbang Gede dalam rangka Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bersama Bupati Blitar, Kepala Instansi Se-Kec. Gandusari, Perwakilan Seluruh Perangkat Desa Se-Kec. Gandusari dan seluruh anggota DWP Se Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 orang. Keterangan : Apa saja sih manfaat dan tujuan Pembersihan Waduk? Yaitu : Pelaksanaan Kegiatan Pembersihan Waduk. Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 166 | 26-02-2026 | Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Siraman Rohani dalam Bulan Ramadhan 1447 H diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar.
Dalam rangka meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan 1447 H, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar turut berpartisipasi dalam kegiatan Santunan Anak Yatim dan Siraman Rohani yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Desember 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja, Jalan Kusuma Bangsa, Kanigoro, Blitar.
Pada kegiatan tersebut, DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar diwakili langsung oleh Ketua UP DWP, Ibu Yustin Widyatmoko, didampingi lima anggota, yaitu Ibu Andy Mulya, Ibu Slamet, Ibu Ryan, Ibu Triyanto, dan Ibu Siswanto. Kehadiran rombongan ini merupakan bentuk dukungan aktif terhadap kegiatan GOW sekaligus wujud kepedulian sosial kepada anak-anak yatim serta upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan Ramadhan.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.000 peserta, yang berasal dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Blitar, antara lain perwakilan dari PKK, Dharma Wanita, Perwosi, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, IGTKI, Himpaudi, Selaksebaya, KKI, serta organisasi wanita lainnya. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terjalin di antara organisasi wanita di Kabupaten Blitar.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan sholawat dari RSUD Srengat, yang menciptakan suasana khidmat dan penuh ketenangan. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang semakin menguatkan nuansa religius kegiatan tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan kasih sayang kepada sesama.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ibu Hj. Ninik Rijanto. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta yang jumlahnya melebihi 1.000 orang, yang menunjukkan kuatnya kebersamaan antarorganisasi wanita. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin GOW yang bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan santunan. Secara khusus, beliau juga memberikan pesan penuh makna kepada anak-anak yatim agar tidak merasa khawatir meskipun tidak memiliki ayah atau ibu, karena Allah SWT senantiasa hadir dengan kasih sayang-Nya yang tidak pernah putus.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Bapak Alwi, yang mewakili Bupati Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas partisipasi seluruh organisasi wanita yang hadir. Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan siraman rohani GOW yang dilaksanakan secara rutin sebanyak tiga kali selama bulan Ramadhan. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaat serta mendukung terwujudnya kehidupan keluarga yang harmonis, karena negara yang kuat berawal dari keluarga yang kuat. Selain itu, beliau juga mengapresiasi para pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dan mengajak seluruh peserta untuk berbelanja sebagai bentuk sedekah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan alunan zikir dan pujian dari Grup Sholawat Silfaul Qolbi RSUD Srengat, yang semakin menambah kekhusyukan suasana. Puncak acara diisi dengan tausiah oleh KH. Muqorrobin, yang diawali dengan sapaan hangat kepada seluruh peserta. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan bahwa kehadiran para ibu dalam kegiatan ini tentu dilandasi niat yang baik. Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, di mana Allah SWT dengan kemurahan-Nya melimpahkan banyak keberkahan kepada umat-Nya.
KH. Muqorrobin mengingatkan agar seluruh peserta senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah dimiliki dan tidak menyia-nyiakan tiga kesempatan penting, yaitu:
Kecerdasan personal dan spiritual, bahwa ibadah tidak hanya terbatas pada sholat dan puasa, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sedekah dan sikap positif kepada sesama, terutama kepada keluarga. Bahkan, sedekah memiliki nilai keutamaan yang sangat besar.
Kecerdasan sosial, di mana perilaku dalam rumah tangga merupakan cerminan perilaku di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, keharmonisan hendaknya dimulai dari rumah.
Kecerdasan dalam bersyukur, karena Allah SWT tidak akan mengubah nikmat yang telah diberikan, namun manusia sering kali lalai dalam mensyukurinya.
Setelah tausiah, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Muqorrobin. Peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, yang dimanfaatkan dengan baik oleh beberapa peserta untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pembagian doorprize kepada 20 peserta terpilih, yang menambah suasana keakraban dan kegembiraan.
Kesan dan Harapan
Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Siraman Rohani ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Kesan yang dirasakan oleh peserta, khususnya perwakilan DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, adalah terjalinnya kebersamaan yang kuat antarorganisasi wanita serta meningkatnya semangat untuk berbagi dan memperbaiki kualitas spiritual diri dan keluarga. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat yang beriman, harmonis, dan berdaya.
laporan oleh: Yustin Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 167 | 23-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka rangka Jumat Bersih menjadi wujud nyata dukungan terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Blitar DWP UPT SMPN 1 Wlingi mengajadak Jum’at Bersih Bidang : Sosial Budaya Program : Jum’at Bersih Keterangan Program Kegiatan Dharmawanita Persatuan UPT SMP Negeri 1 Wlingi Kabupaten Blitar dalam rangka Jumat Bersih menjadi wujud nyata dukungan terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Blitar. Pada Jumat, 20 Februari 2026, seluruh anggota Dharmawanita Persatuan bersama keluarga besar UPT SMP Negeri 1 Wlingi turut ambil bagian dalam aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan secara serentak dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan perhatian dari Bapak Bupati Blitar, Rijanto, yang senantiasa mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Sejak pagi hari, para anggota Dharmawanita telah berkumpul di lingkungan sekolah dengan mengenakan seragam olahraga yang rapi dan kompak. Mereka membawa berbagai perlengkapan kebersihan seperti sapu, pengki, alat pemotong rumput, dan kantong sampah. Dengan penuh semangat, kegiatan diawali dengan apel singkat yang berisi arahan mengenai pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup sehat. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang harus menjadi kebiasaan bersama. Anggota Dharmawanita bekerja sama dengan guru dan tenaga kependidikan untuk membersihkan rumput liar, menyapu daun-daun kering, serta memilah sampah organik dan anorganik. Selain itu, dilakukan pula penataan ulang taman sekolah agar terlihat lebih rapi dan indah. Semangat gotong royong sangat terasa dalam kegiatan ini, mencerminkan kekompakan dan rasa tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, Dharmawanita Persatuan UPT SMP Negeri 1 Wlingi menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, resik, dan indah. Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru, tetapi juga berdampak positif terhadap proses pembelajaran. Suasana sekolah yang asri diyakini mampu meningkatkan motivasi belajar serta menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada peserta didik. Partisipasi aktif Dharmawanita dalam Gerakan ASRI juga menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya sinergi antara pihak sekolah, Dharmawanita, dan Pemerintah Kabupaten Blitar, diharapkan gerakan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan. Kegiatan Jumat Bersih pada 20 Februari 2026 tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Blitar yang semakin maju, sehat, dan berdaya saing melalui budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Laporan kegiatan ini ditulis atau disunting oleh Ibu Novita Danang selaku operator e reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. |
| 168 | 13-02-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah mengikuti kegiatan Kunjungan ke TK dan pemberian PMT untuk anak TK Dharma Wanita dan PAUD.
Keterangan Program : Taman Kanak – Kanak atau yang lebih dikenal dengan TK adalah jenjang pendidikan dasar pada anak – anak setelah orang tua hal ini yang dimaksud adalah ibu. Tujuan dari TK ini adalah membantu meletakkan dasar kearah perkembangan sikap, pengetahuan, keteramilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak, pertumbuhan derta perkembangan selanjutnya. Sesuai dengan salah satu program Dharma Wanita adalah Dharma Wanita mengajar adalah program sukarela dari anggita Dharma Wanta Persatuan untuk turun langsung mendidik anak – anak khususnya tingat PAUD/TK .Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan literasi dan nlai moral sejak dini serta memperkuat peran perempuan dalam pendidikan generasi muda. Poin penting dari "Dharma Wanita Mengajar":. TK Dharma Wanita Jaten memiliki gedung sendiri dari tanah desa dan memiliki anak didik sejumlah Kelas A 21 anak kelas B 18 anak dan PAUD 11 anak. Dari 50 Sswa ini ada 4 guru pengajar. Pemberian PMT bagi anak TK ini sebagai upaya pencegahan dan penurunan stunting. Ibu Ketua Dharma Wanta Persatuan Kecamatan Wonodadi masuk ke kelas A dan Kelas B memberikan langsung PMT kepada anak didik dari TK Dharma Wanita Jaten. Di dalam kelas beliau juga berpesan kepada anak – anak bahwa makan yang mengandung gizi yang cukup supaya tidak mudah sakit, gosok gigi sebelum tidur supaya gigi tidak gamapang rusak, setelah melakukan apa saja di anjurka untuk cuci tangan, berdoa sebelum dan sesudah makan. Ketua DWP Kecamatan Wonodadi juga meminta informasi terkait TK Dharma Wanita yang mana sebelum memiliki gedung sendiri juga masih nebeng di kantor desa di rumah warga yang ukurannya luas. Untuk murid dari TK Dharma Wanita Jaten ini berasal dari sebagian dari desa Salam dan desa jaten. Untuk desa jaten yang pinggir bersekolah di daerah kabupaten tulungagung. Untuk saran dan prasana yang diperlukan berasal dari sumbangan wali murid dan sebagian dari Kantor Desa. Ketua IGTKI Kecamatan Wonodadi juga menginformasikan bahwa ada beberapa TK membentuk Taman Posyandu yang man taman posyandu ini merupakan pengembangan dari posyandu konvensional yang diintegrasikan dengan PAUD dan BKB ( Bina Keluarga Balita ) untuk optimalisasi tumbuh kembang anak usia 0 – 5 tahun secara holistic. Taman posyandu jga merupakan langkah strategis untuk memperkuat fungsi posyandu, tidak perlu membentuk organisasi baru melainkan memperluas fungsi yang sudagh ada. Taman posyandu ini memiliki manfaat dan tujuan diantaranya : Optimalisasi tumbuh kembang Deteksi dini stunting dan perkembangan anak secara komperhensif Integrasi Layanan Ibu yang mendapatkan pelayanan kesehatan an PAUD untuk balitanya secara bersamaan Pemberdayaan Masyarakat Dikelola oleh kader terutama kader PKK, posyandu dan BKB yang dilatih untuk menciptakan pola asuh yang baik. Komponen utaman dalam taman posyandu adalah : Posyandu pemantauan kesehatan, deteksi dini tumbuh kembang anaka dan imunisasi PAUD merupakan rangsangan pendidikan an stimulasi kognitif, motoric serta social – emosional BKB merupaka edukasi pengasuhan/ perenting kepada orang tua mengenai gizi dan perilaku hidup bersih Penulis : Binti Srihariyani |
| 169 | 13-02-2026 | KEGIATAN KEGIATAN PROMOSI LAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BLITAR Ibu Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar mendampingi Bapak Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut menghadiri Undangan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar Keterangan : 1. Hari/Tanggal : Jumat-Sabtu, 13-14 Februari 20262. Pukul : 18.30 – selesai 3. Tempat : Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel, Kota Batu 4. Acara : Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar Pada hari Jumat–Sabtu, tanggal 13–14 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar yang bertempat di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel, Kota Batu, Malang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, sekaligus meningkatkan sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). |
| 170 | 06-02-2026 | Laporan : Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar Bidang : Bidang Sosial Budaya Program Kerja : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olahraga Ketua UP DWP Kecamatan Wlngi Kabupaten Blitar Ny. Nestriana Besta Melaksanakan kegiatan Senam Bersama yang dilaksanakan pada : 1. Hari Tanggal : Jum’at, 06 Februari 2026 2. Pukul : 07.00 s/d selesai 3. Lokasi : Halaman Kantor Kecmatan Wlingi Dalam kegiatan tersebut yang hadir diantaranya terdiri dari Pengurus DWP se Kecamatan Wlingi, Ibu Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan beserta anggota, Ibu Ketua Persit Wlingi beserta anggota, dan Ibu Ketua Bhayangkari Wlingi beserta anggota dan anggota lainnya. Dalam kegiatan senam ini Ny. Bestriana Besta menyampaikan senam bersama adalah kegiatan positif yang menggabungkan kesehatan fisik dengan kebersamaan sosial. Kegiatan ini akan diusahakan rutin satu bulan sekali. Kegiatan senam bersama merupakan agenda olahraga rutin yang efektif meningkatkan kebugaran jasmani, kesehatan jantung, serta mempererat tali silaturahmi. Dengan instruktur profesional, musik enerjik, dan gerakan yang disesuaikan, kegiatan ini menciptakan suasana ceria, mengurangi stres, dan memupuk kekompakan. Senam bersama meningkatkan kebugaran, memperkuat tulang, menormalkan aliran darah, dan melatih otot. Gerakan yang terstruktur dari pemanasan hingga pendinginan mengurangi cedera dan menyegarkan tubuh. Tujuan diadakan olahraga/senam rutin bersama adalah: 1.Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Membantu menjaga kebugaran jasmani, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas. 2.Meningkatkan kebugaran fisik. Melatih kekuatan otot, kelenturan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. 3.Menjaga berat badan ideal. Membakar kalori dan membantu mengontrol berat badan agar tetap proporsional. 4.Meningkatkan kesehatan mental. Mengurangi stres, kecemasan, serta meningkatkan suasana hati karena tubuh memproduksi hormon endorfin. 5.Meningkatkan kualitas tidur. Olahraga teratur membantu tidur lebih nyenyak dan berkualitas. 6.Meningkatkan produktivitas dan konsentrasi. Tubuh yang bugar membuat aktivitas sehari-hari lebih semangat dan fokus. Kegiatan ini selesai jam 08.30 wib diakhiri dengan foto bersama. Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Wlingi |
| 171 | 13-02-2026 | LAPORAN KEGIATAN
PROMOSI LAYANAN KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BLITAR
Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kab..Blitar, Ibu Yustin Widyatmoko, menghadiri undangan kegiatan Promosi Layanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 13–14 Februari 2026, bertempat di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel, Kota Batu, Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta memperkuat pemanfaatan layanan unggulan RSUD di Kabupaten Blitar, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta sosialisasi Germas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Kepala OPD se-Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, serta Ketua UP DWP Badan, Dinas, dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar.
Kegiatan pada hari pertama dimulai tepat pukul 18.30 WIB. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Direktur RSUD Srengat, Wakil Bupati Blitar, dan ditutup dengan sambutan sekaligus arahan dari Bupati Blitar.
Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyampaikan bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki berbagai program unggulan yang berfokus pada inovasi layanan spesialis, kenyamanan pasien, serta peningkatan layanan kegawatdaruratan. Program unggulan tersebut antara lain Manja Ceria sebagai inovasi perawatan anak yang ramah dan menyenangkan, Ramayana sebagai layanan rawat inap nyaman bagi anak, Blitar Serasi sebagai inovasi penanganan stroke melalui pendekatan farmakologi, self-healing oleh keluarga, dan relaksasi, serta Wlingi Emergency Medical Service (WINGS) sebagai layanan gawat darurat 24 jam. Selain itu, RSUD Wlingi juga menyediakan layanan antar obat gratis bagi pasien tertentu, Poliklinik Eksekutif, layanan hemodialisa dan endoskopi, skrining deteksi dini pada bayi, pendaftaran online, serta layanan administrasi terintegrasi berupa perubahan KK dan akta kelahiran langsung saat ibu melahirkan. Ke depan, RSUD Wlingi juga tengah mengembangkan layanan Cath Lab dan kemoterapi untuk melengkapi layanan medis.
Selanjutnya, Direktur RSUD Srengat, dr. Tri Wahyuning Rahmawati, MMRS, memaparkan bahwa RSUD Srengat berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis teknologi digital serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Eco Hospital. Program unggulan RSUD Srengat meliputi layanan IGD 24 jam dengan fasilitas PONEK, inovasi RS Digital untuk mempermudah akses informasi dan pendaftaran, serta layanan gizi masyarakat “Laa Kok Gitu Mas” yang menjangkau langsung masyarakat. RSUD Srengat juga memiliki pelayanan spesialis lengkap, layanan penunjang medis 24 jam, serta berbagai program sosial seperti RSSR Peduli, khitan massal, senam lansia dan pemeriksaan gratis, serta pelayanan pemulasaraan jenazah modern. Seluruh layanan tersebut dilaksanakan dengan orientasi pada peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blitar Bapak H. Beky Herdihansah menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Beliau menginstruksikan kepada seluruh camat dan Dinas Kesehatan agar rujukan dari puskesmas di Kabupaten Blitar diarahkan ke RSUD milik pemerintah daerah. Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan, serta mendorong kedua RSUD di Kabupaten Blitar untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan unggulannya agar semakin maju dan membanggakan daerah.
Sambutan sekaligus arahan disampaikan oleh Bupati Blitar Bapak Drs. H. Rijanto, M.M. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RSUD Wlingi dan RSUD Srengat yang telah menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar. Bupati menekankan agar berbagai capaian yang telah ada dapat dipertahankan dan mutu layanan kesehatan terus ditingkatkan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dari hulu, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta gerakan kerja bakti secara rutin. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menetapkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat (Germas) Kebersihan Lingkungan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat, yang diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya-upaya kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat, berdaya, dan berjaya.
Setelah sambutan Bupati, kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
Pada hari Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi senam Tai Chi dan senam aerobik, serta penguatan komitmen dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Demikian laporan kegiatan Promosi Pelayanan Kesehatan pada Rumah Sakit Daerah Kabupaten Blitar. Diharapkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, informasi dan hasil promosi layanan kesehatan dapat ditindaklanjuti dengan menyampaikan serta meneruskan kepada seluruh anggota UP DWP Disnakkan, sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas.
Dilaporkan oleh: Yustin Widyatmoko
Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 172 | 13-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup menghadiri undangan dengan kegiatan, Bidang : Bidang Sosial Budaya Hari/Tanggal : Jumat, 13 Februari 2026 Dengan daftar undangan : Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan kerja bakti di kawasan Eks Kanigoro, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto, serta diikuti oleh jajaran perangkat daerah di Kabupaten Blitar. Kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan sampah, penataan lingkungan, pemangkasan tanaman liar, serta upaya menciptakan kawasan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagaimana semangat Gerakan ASRI. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. “Melalui sinergi dan gotong royong, kita wujudkan Kabupaten Blitar yang bersih, sehat, dan semakin nyaman untuk ditinggali,” ujarnya. Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Blitar, sehingga budaya peduli lingkungan semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
|
| 173 | 13-02-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Ketua UP Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kecamatan Wates yang diwakili oleh Anggota yaitu Ny. Rini Purwanti memenuhi undangan dari Camat Wates dalam kegiatan Donor Darah Si Dokarmas bersama RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Keterangan Program: SUSUNAN ACARA Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga Dharma Wanita Persatuan dapat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi layanan kesehatan bertajuk SiDokarMas (Sistem Donor Karyawan dan Masyarakat), yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan stok darah melalui keterlibatan aktif karyawan serta masyarakat luas. Partisipasi Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program kemanusiaan yang digagas oleh rumah sakit daerah tersebut. Inovasi SiDokarMas dirancang sebagai sistem donor darah terjadwal dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi secara lebih terstruktur dan responsif terhadap kondisi darurat. Kegiatan donor darah dilaksanakan di Pendopo Kantor Kecamatan Wates dengan menghadirkan tim medis profesional yang melakukan tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum proses donor. Setiap peserta menjalani skrining berupa pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta wawancara singkat terkait riwayat kesehatan guna memastikan keamanan dan kelayakan donor. Anggota Dharma Wanita Persatuan yang hadir menunjukkan antusiasme dan kepedulian sosial yang tinggi. Dengan penuh kesadaran, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan disiplin. Kehadiran Dharma Wanita Persatuan tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung gerakan kemanusiaan dan penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Donor darah memiliki banyak manfaat, baik bagi penerima maupun pendonor. Bagi pasien, darah yang didonorkan sangat berarti untuk membantu proses operasi, penanganan kecelakaan, persalinan dengan risiko tinggi, hingga pengobatan penyakit tertentu. Sementara bagi pendonor, kegiatan ini memberikan manfaat kesehatan seperti membantu menjaga kesehatan jantung, merangsang pembentukan sel darah merah baru, serta menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan melalui pemeriksaan sebelum donor. Selain itu, donor darah juga memberikan manfaat psikologis berupa rasa bahagia dan kepuasan batin karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Peran DWP juga terlihat dalam membangun kesadaran kolektif bahwa donor darah merupakan bagian dari gaya hidup sehat. Dengan memberikan contoh langsung melalui keikutsertaan anggota dalam kegiatan donor, DWP menjadi teladan dalam mengampanyekan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta kepedulian terhadap kebutuhan medis masyarakat. Keteladanan ini secara tidak langsung memperluas dampak program gerakan sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.. Selain itu, DWP turut berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif dan penuh semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan donor darah. Dukungan moral, kehadiran aktif, serta semangat solidaritas yang ditunjukkan anggota mampu meningkatkan motivasi peserta lain untuk berpartisipasi. Hal ini membuktikan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga pada dukungan organisasi dan komunitas. Melalui partisipasi dalam inovasi SiDokarMas ini, diharapkan terbangun budaya donor darah rutin di kalangan karyawan instansi maupun masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan empati, semangat berbagi, serta kesadaran bahwa setetes darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan nyawa sesama. Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas partisipasi Dharma Wanita Persatuan dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas dan menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan. Laporan ini ditulis oleh Sekretaris UP DWP Kantor Kecamatan Wates, Ny. Yusti Hammam Rizqi. Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Kecamatan Wates |
| 174 | 06-02-2026 | Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sosial budaya Program : ketahanan keluarga, gerakan sehat (Gerakan Belanja Ke Pasar Rakyat dan Pasar Desa di kabupaten Blitar) dengan rincian kegiatan sebagai berikut : Rincian acara : Kegiatan ini dilaksanakan di pasar Sutojayan pada hari Jum’at, 6 Februari 2026 yang diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Disperkimtan Ny. Margareth Samantha dan seluruh anggota DWP Disperkimtan Kab Blitar Gerakan belanja ke pasar tradisional di Kabupaten Blitar adalah upaya untuk mendorong perekonomian lokal, meramaikan pasar rakyat, menghidupkan kembali budaya belanja tradisional, menghidupkan kembali khususnya para pedagang pasar tradisional, yang terdampak pandemi COVID-19. Gerakan belanja ke pasar tradisional ini melibatkan GOW (Gerakan Organisasi Wanita), Dharma Wanita Persatuan, TP PKK Kabupaten Blitar dan Perwosi. Tujuan gerakan ini adalah : 1. Meramaikan pasar rakyat, yakni meramaikan kunjungan pembeli dan menciptakan suasana pasar yang lebih ramai. 2. Mendukung ekonomi pedagang lokal, yaitu membantu meningkatkan omset penjualan pedagang pasar tradisional. 3. Menghidupkan kembali budaya belanja tradisional, yaitu mengembalikan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Gerakan belanja ke pasar memiliki beberapa manfaat, antara lain : Namun demikian ada beberapa kekurangan belanja di pasar tradisional antara lain : Untuk mengatasi kekurangan tersebut diatas ada beberapa tips yang bisa dilakukan ketika belanja di pasar tradisional yaitu : Laporan ini ditulis dan di edit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 175 | 30-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN Dharma Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan syukuran dan doa bersama pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Bidang : Bidang Sosial Budaya Program Kerja : Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Kegiatan di awali dengan sambutan singkat dari Bapak Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar Bp. Anthonius Nanang Adi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pegawai dan anggota DWP dalam mengikuti kegiatan ini. Semua pegawai dan anggota DWP bisa berkumpul bersama di ruang Rapat dengan suasana bahagia untuk melakukan doa bersama agar kegiatan setahun ke depan bisa berjalan dengan lancar, menyambut pegawai baru, dan melepas beberapa pegawai yang pindah tugas di instansi lain. Setelah sambutan dari Bapak Kepala Dinas Perkimtan, acara selanjutnya yaitu memberikan tempat dan waktu untuk beberapa pegawai Dinas Perkimtan yang harus meninggalkan dinas tercinta ini karena ditugaskan di instansi lain. Diantaranya Bapak Iwan Dwi Winarno, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkimtan sekarang pindah tugas ke Dinas Lingkungan Hidup, selanjutnya Bapak Arif Djaelani yang pindah tugas ke Dinas Koperasi dan Bapak Afip pindah tugas Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar. Ceramah singkat disampaikan oleh Bapak Nurhidayat, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran, semangat pelayanan, dan akhlak yang mulia dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. "Jabatan hanyalah titipan, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Jadikan tugas sebagai ladang ibadah, bukan sekedar rutinitas," tutur Bapak Nurhidayat dengan penuh semangat di depan rekan-rekan kerja Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Selanjutnya beliau memimpin doa, dipanjatkan untuk keselamatan pribadi, keluarga, kelancaran tugas kedinasan, serta keberkahan bagi seluruh pegawai di lingkungan Dinas Perkimtan, keberkahan bagi semua anggota DWP Disperkimtan yang selalu menjadi support terdepan bagi para suami. Suasana khidmat berlanjut ke sesi berikutnya, yaitu Pertemuan Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan Kabupaten Blitar yang berlangsung penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa agenda organisasi, program kerja ke depan, serta peran aktif anggota DWP dalam mendukung kegiatan pembinaan keluarga ASN. Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembinaan keluarga ASN, dengan fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta pembentukan karakter anak. DWP aktif memberikan edukasi, memupuk keharmonisan keluarga, mendukung karier suami, serta memperdayakan anggota melalui kegiatan ekonomi kreatif, sosial, dan kesehatan. Berikut adalah bentuk-bentuk peran aktif anggota DWP : Melalui peran aktif ini, DWP tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak pembangunan manusia yang dimulai dari lingkup keluarga ASN. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah sederhana, menjadi penanda semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, berlandaskan nilai-nilai spiritual dan kekeluargaan. Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat aspek spiritual, tapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antar pegawai dan keluarga besar ASN di lingkungan Dinas Perkimtan. Laporan disusun oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 176 | 31-01-2026 | DWP Kabupaten Blitar > Dinas Kesehatan
DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung
Bidang : Sosial budaya
Program : Olah raga
Keterangan :
Hari / Tanggal : Jumat / 30 Januari 2026
Pukul : 05.30 WIB – Selesai
Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja
Jl. Kusuma Bangsa No.60 Kec. Kanigoro Kab. Blitar
Acara : Senam Bio Energy Medical Chi Kung
Berdasarkan Undangan dari Sekretariat Daerah kabupaten Blitar Tanggal 26 Januari 2026 Nomor Surat: B/426.04.03.01.02/513/409.54.3/2026. Perihal Undangan
Ketua Dharma Wanita Ibu Dyah Amriksami Muhdianto beserta pengurus mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama bapak Bupati Blitar merupakan kegiatan yang positif.
Kegiatan ini di ikuti seluruh Kepala OPD di Kabupaten Blitar beserta stafnya serta organisasi dengan mengikutkan sertakan 5 anggotanya.
Tujuan senam bersama adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik (kebugaran, daya tahan, kelenturan) dan mental (mengurangi stres), mempererat kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan di antara peserta (karyawan Pemerintah Kabupaten Blitar), serta membangun kebiasaan hidup sehat dan produktivitas. Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang sosialisasi dan memperkuat identitas kelompok atau kebangsaan
Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk latihan kesehatan yang menggabungkan gerakan lembut, pernapasan, dan meditasi untuk membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh.
Manfaat dari Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah :
1. Manfaat Fisik
> Melancarkan peredaran darah & oksigen
> Meningkatkan daya tahan tubuh
> Mengurangi nyeri & kekakuan otot/sendi
> Membantu fungsi organ tubuh
2. Manfaat Energi & Pernapasan
> Melancarkan energi vital (chi)
> Melatih pernapasan dalam & teratur
3. Manfaat Mental & Emosional
> Mengurangi stres, cemas, dan tegang
> Meningkatkan konsentrasi & kualitas tidur
> Meningkatkan rasa nyaman pada tubuh sendiri
Laporan ini ditulis oleh tim Operator e-Reporting UP DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar
Program: Olah Raga Pelaksana: Dinas Kesehatan |
| 177 | 09-01-2026 | harma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olah Raga Keterangan Program : 1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro 5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih 6. Ketua UP DWP DPMD Kabupaten Blitar Ny Nurul Tantowi mengikuti Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan). Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan: Frekuensi Ideal 1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran 2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi) Durasi 1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula) 2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa 3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang 4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang Unsur Utama Latihan 1. Gerakan Fisik Lembut Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh. 2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf. 3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Manfaat Fisik 1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan) 2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen 3. Membantu peredaran darah 4. Mengurangi pegal & nyeri ringan 5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia) 6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh. 7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut. 8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas. 9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin. Manfaat Mental & Emosional 1. Mengurangi stres & kecemasan 2. Menenangkan pikiran 3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri 4. Membantu kualitas tidur lebih baik Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh 1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh 2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar 3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran Manfaat Gaya Hidup 1. Gerakannya lembut & aman 2. Bisa dilakukan tanpa alat 3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti) Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Tujuan Utama 1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami 2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran 3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat Tujuan Kesehatan 1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah 2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal 3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan 4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami Tujuan Mental & Emosional 1. Menenangkan pikiran 2. Mengurangi stres dan emosi negatif 3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri Tujuan Sosial & Gaya Hidup 1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif 2. Mudah dilakukan bersama (komunitas) 3. Cocok untuk semua usia Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung Capaian yang Diharapkan 1. Tubuh lebih bugar dan lentur 2. Pernapasan lebih teratur dan dalam 3. Pikiran lebih tenang dan rileks 4. Energi tubuh terasa lebih seimbang 5. Stres dan ketegangan berkurang Capaian Kesehatan 1. Meningkatnya daya tahan tubuh 2. Peredaran darah lebih lancar 3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah 4. Kualitas tidur menjadi lebih baik Capaian Jangka Panjang 1. Terbentuknya pola hidup sehat 2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis 3. Meningkatnya kualitas hidup Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 178 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olah Raga Keterangan Program : 1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro 5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto bersama jajaran pengurus mengikuti senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan). Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan: Frekuensi Ideal 1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran 2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi) Durasi 1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula) 2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa 3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang 4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang Unsur Utama Latihan 1. Gerakan Fisik Lembut Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh. 2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf. 3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Manfaat Fisik 1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan) 2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen 3. Membantu peredaran darah 4. Mengurangi pegal & nyeri ringan 5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia) 6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh. 7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut. 8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas. 9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin. Manfaat Mental & Emosional 1. Mengurangi stres & kecemasan 2. Menenangkan pikiran 3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri 4. Membantu kualitas tidur lebih baik Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh 1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh 2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar 3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran Manfaat Gaya Hidup 1. Gerakannya lembut & aman 2. Bisa dilakukan tanpa alat 3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti) Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Tujuan Utama 1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami 2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran 3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat Tujuan Kesehatan 1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah 2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal 3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan 4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami Tujuan Mental & Emosional 1. Menenangkan pikiran 2. Mengurangi stres dan emosi negatif 3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri Tujuan Sosial & Gaya Hidup 1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif 2. Mudah dilakukan bersama (komunitas) 3. Cocok untuk semua usia Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung Capaian yang Diharapkan 1. Tubuh lebih bugar dan lentur 2. Pernapasan lebih teratur dan dalam 3. Pikiran lebih tenang dan rileks 4. Energi tubuh terasa lebih seimbang 5. Stres dan ketegangan berkurang Capaian Kesehatan 1. Meningkatnya daya tahan tubuh 2. Peredaran darah lebih lancar 3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah 4. Kualitas tidur menjadi lebih baik Capaian Jangka Panjang 1. Terbentuknya pola hidup sehat 2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis 3. Meningkatnya kualitas hidup Program: Olah Raga |
| 179 | 30-01-2026 | Hari minggu tanggal 11 Januari 2026 Ketua Dharma wanita Kecamatan Bakung beserta staf mengikuti acara Muslimat di Desa Sumberdadi acara tersebut juga di hadiri Bapak Camat Bakung,Muspika dan Seluruh Anggota Muslita,Fatayat Se Kecamatan bakung dan pengajian ini di hadiri oleh Kh Ahmad Mudlofi atau biasa dpanggil Gus dlofi di pengajiann Muslimat ini Beliau menyampaikan .
Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia, penjelasan singkat nya Didirikan pada tanggal 31 Januari 1926, pendiri Utama KH Hasym Asy'ari dan ciri khas NU ini adalah Islam moderat, tradisional, dan menghargai budaya lokal
NU aktif dibanyak bidang seperti Keagamaan,pendidikan sosial dan kemanusiaan
Slogan yang sering dikaitkan NU adalah "Menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik".
Tujuan Utama dari NU adalah:
1. Menegakkan dan mengamalkan ajaran islam Ahlussunnah wal jama'ah demi terwujudnya kemaslahatan umat, keadlan dan kesejahteraan masyarakat
2. Memelihara dan mengembangkan ajaran Islam Aswaja
3. Mengembangkan pendidikan dan dakwah Islam
4. Meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi umat
Berikut keistimewaan Nahdlatul Ulama (NU) yang paling sering disebut dan membedakannya dari organisasi lain yaitu:
1. Berpegang pada Ahlussunnah wal jama'ah (Aswaja)
2. Menghargai tradisi dan budaya lokal
3. Islam moderat dan toleran tidak ekstrem kiri atau kanan menjaga kerukunan antar umat beragama menolak kekerasan atas nama agama
4. Basis pesantren yang kuat Ribuan pesantren di seluruh Indonesia peran besar dan santri dalam pendidikan dan dakwah
5. Nasonalisme dan cnta tanah air Hubbul Wathan minal Iman Nu berperan penting dalam sejarah kemerdekaan indonesia tegas menjaga NKRI, pancasila dan Bhineka Tunggal Ika
6. Fleksibel dalam hukum
Keistimewaan Nu terletak pada ajaran Aswaja sikap moderat penghargaan terhadap budaya lokal kekuatan pesantren dan komitmen pada persatuan bangsa. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Bakung |
| 180 | 20-01-2026 | Laporan Kegiatan "takjiah" DWP BPKAD Kabupaten Blitar
Sebagai wujud kepedulian dan rasa empati antar anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPKAD Kabupaten Blitar melaksanakan takziah atas wafatnya ayahanda dari Ibu Shyntia, salah satu anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kebersamaan keluarga besar DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
Dasar kegiatan : Program kerja Dharma Wanita Persatuan BPKAD kabupaten Blitar pada Bidang Sosial Budaya, Kepedulian kesetiawakwanan.
Tujuan kegiatan :
1. Menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum
2. memberikan dukungan moril kepada ibu Shyntia dan keluarga
3. mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian atar anggota DWP
Pelaksanaan:
Tanggal 20 Januari 2026
Waktu : 09.00 WIB - selesa
Tempat : Kec. Doko
peserta kegiatan : 3 orang pengurus dan 4 orang anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar
Kegaitan takjiah di laksankan dengan mengunjungi rumah duka ayahanda tercinta Ibu Shyntia di Kec Doko. Rombongan DWP BPKAD Kabupaten Blitar menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan, memberikan santunan, disertai doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keihklasan.
Kegiatan takjiah ini berangsung dengan tertibdan khidmat. diharapkan kegitan ini dapat mempererat rasa kekeluargaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiaatan DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
penulis : Ibu Yesi (operator e-reporting) Program: Bantuan Sosial Pelaksana: BPKAD |
| 181 | 09-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan kesehatan jasmani, keseimbangan energi tubuh, serta mendukung upaya pembinaan kebugaran masyarakat,, Ibu Endang Hapsari menghadiri Undangan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung. Bidang : Sosial Budaya Ketahanan Keluarga : Olahraga
Keterangan Program : 1. Pengertian Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk latihan kesehatan yang menggabungkan gerakan lembut, pernapasan teratur, dan konsentrasi pikiran untuk mengoptimalkan aliran energi vital (chi) di dalam tubuh. Senam ini berfokus pada pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, dan pemulihan kondisi tubuh secara alami. 2. Asal dan Konsep Dasar Chi Kung berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok yang telah dipraktikkan ribuan tahun. Konsep dasarnya adalah: a. Chi (Energi kehidupan): energi vital yang mengalir di seluruh tubuh b. Kung (Latihan/olah): proses melatih dan mengelola energi tersebut
Bio Energy Medical Chi Kung mengadaptasi konsep ini secara modern dan medis agar mudah dipraktikkan oleh semua kalangan. 3. Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 4. Manfaat Senam Beberapa manfaat yang dapat dirasakan secara rutin: 5. Prinsip Dasar Latihan Latihan Bio Energy Medical Chi Kung berpegang pada prinsip: 6. Karakteristik Gerakan 7. Siapa yang Bisa Mengikuti Senam ini dapat diikuti oleh: 8. Waktu dan Frekuensi Latihan 9. Penutup Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan pilihan olahraga kesehatan yang aman, sederhana, dan bermanfaat jangka panjang. Dengan latihan yang rutin dan benar, tubuh menjadi lebih sehat, pikiran lebih tenang, dan kualitas hidup meningkat |
| 182 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Olahraga Rutin Hari Jumat bersama seluruh anggota DWP Se Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini diikuti sekitar 25 orang. Peserta olahraga terdiri dari anggota DWP Kecamatan, Puskesmas, dan Instansi terkait lainnya. Keterangan : Apa saja sih manfaat dan tujuan senam? Yaitu : Pelaksanaan Kegiatan Senam. Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 183 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olah Raga Keterangan Program : 1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro 5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan). Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan: Frekuensi Ideal 1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran 2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi) Durasi 1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula) 2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa 3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang 4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang Unsur Utama Latihan 1. Gerakan Fisik Lembut Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh. 2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf. 3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Manfaat Fisik 1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan) 2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen 3. Membantu peredaran darah 4. Mengurangi pegal & nyeri ringan 5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia) 6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh. 7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut. 8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas. 9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin. Manfaat Mental & Emosional 1. Mengurangi stres & kecemasan 2. Menenangkan pikiran 3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri 4. Membantu kualitas tidur lebih baik Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh 1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh 2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar 3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran Manfaat Gaya Hidup 1. Gerakannya lembut & aman 2. Bisa dilakukan tanpa alat 3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti) Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Tujuan Utama 1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami 2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran 3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat Tujuan Kesehatan 1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah 2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal 3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan 4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami Tujuan Mental & Emosional 1. Menenangkan pikiran 2. Mengurangi stres dan emosi negatif 3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri Tujuan Sosial & Gaya Hidup 1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif 2. Mudah dilakukan bersama (komunitas) 3. Cocok untuk semua usia Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung Capaian yang Diharapkan 1. Tubuh lebih bugar dan lentur 2. Pernapasan lebih teratur dan dalam 3. Pikiran lebih tenang dan rileks 4. Energi tubuh terasa lebih seimbang 5. Stres dan ketegangan berkurang Capaian Kesehatan 1. Meningkatnya daya tahan tubuh 2. Peredaran darah lebih lancar 3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah 4. Kualitas tidur menjadi lebih baik Capaian Jangka Panjang 1. Terbentuknya pola hidup sehat 2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis 3. Meningkatnya kualitas hidup Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Wonotirto |
| 184 | 23-01-2026 | Laporan Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar
Ibu Ketua UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ibu Evi Agung Wicaksono mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi kung.
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kegiatan : Ketahanan Keluarga - Olah Raga
Keterangan program:
Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar
1. Hari/Tanggal : Jumat, 23 Januari 2026
2. Pukul : 05.30 WIB s/d selesai
3. Peserta :
• Ibu Ketua PKK Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto beserta pengurus PKK Kabupaten Blitar
• Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Ibu Khusna Lindarti
• Penasihat DWP Kabupaten Blitar diwakili oleh Bp. Adi Andaka
• Ibu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ny. Ita Eko Susanto
• Ketua dan Pengurus GOW
• Ketua dan Pengurus Perwosi Kabupaten Blitar
• Seluruh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, Bagian, beserta 5 orang anggota
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja. JI. Kusuma Bangsa No.60 Kec.Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Acara : Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung.
Susunan Acara
1. Pembukaan kegiatan.
2. Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
3. Praktik gerakan dasar dan teknik pernapasan.
4. Pendinginan dan evaluasi singkat.
5. Penutup.
Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
Tujuan kegiatan ini:
1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP Diskominfotiksan Kabupaten Blitar
2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif
3) Mempererat kebersamaan antar anggota.
Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran.
Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran.
Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
1) Meningkatkan kebugaran dan daya
tahan tubuh.
2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah.
3) Membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan pikiran.
4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental.
5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan.
Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain:
1) Gerakan lembut dan terkontrol.
2) Dapat diikuti oleh semua usia.
3) Tidak membutuhkan alat khusus.
4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi.
Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu:
1) Mendorong penerapan pola hidup sehat,
2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Selain itu, Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani.
Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antar anggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan.
Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta.
Penulis : Ny.Novita Asyik Fauzi
Program: Olah Raga Pelaksana: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian |
| 185 | 03-01-2026 |
GERAKAN BELANJA KE PASAR TRADISIONAL
Dalam rangka mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal serta meningkatkan kepedulian terhadap keberlangsungan pasar tradisional, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata partisipasi DWP dalam menggerakkan perekonomian rakyat sekaligus mengedukasi anggota agar lebih mencintai produk lokal.
Kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional dilaksanakan pada hari Jumat, 2 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pasar Kliwon, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan diikuti oleh beberapa unit pelaksana DWP dari berbagai perangkat daerah.
Adapun peserta kegiatan berasal dari:
UP DWP Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
UP DWP Dinas Pemuda dan Olahraga
UP DWP Dinas Pekerjaan Umum
UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan
Khusus dari UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan, kegiatan ini diikuti oleh:
Bu Yustin Widyatmoko selaku Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan
Bu Siswanto
Bu Widodo
Bu Ryan
Bu Ali Fauri
Kegiatan diawali dengan kehadiran seluruh peserta di lokasi menjelang pukul 08.00 WIB. Para anggota DWP kemudian melakukan kegiatan belanja bersama dengan menyusuri area pasar tradisional dan membeli berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti sayur-mayur, bahan pangan segar, serta hasil perikanan. Suasana pasar yang ramai dan penuh aktivitas menjadi sarana interaksi langsung antara anggota DWP dengan para pedagang, sehingga tercipta komunikasi yang hangat dan akrab.
UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan turut berperan aktif dalam kegiatan ini melalui pelaksanaan kampanye Gemar Makan Ikan. Kampanye tersebut diwujudkan dengan pembelian berbagai jenis ikan segar di pasar serta ajakan langsung kepada anggota DWP lainnya untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang sehat, bergizi, dan terjangkau bagi keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan dapat semakin meningkat dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain kegiatan belanja, momen ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP lintas unit pelaksana. Suasana yang santai, penuh keakraban, serta semangat kebersamaan menjadikan kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme.
Dari pelaksanaan kegiatan ini, diperoleh beberapa hasil positif, antara lain:
Terlaksananya kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional dengan baik dan lancar.
Meningkatnya kepedulian anggota DWP terhadap keberadaan pasar tradisional serta pentingnya mendukung produk lokal.
Tersampaikannya kampanye Gemar Makan Ikan sebagai upaya mendorong pola konsumsi keluarga yang sehat dan bergizi.
Terjalinnya kebersamaan, kekompakan, dan sinergi antaranggota DWP lintas unit pelaksana.
Sebagai penutup, kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional ini menjadi salah satu wujud nyata peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dalam mendukung perekonomian lokal, meningkatkan kesadaran gizi keluarga, serta mempererat kebersamaan antaranggota. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Laporan oleh:
Yustin Widyatmoko Program: Budaya Cinta Lingkungan Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 186 | 23-01-2026 | Senam Bio Energy Medical Chi Kung Bersama Bupati Blitar
Pada hari Jumat, 23 Januari 2026 Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Ny. Yustin Widyatmoko, menghadiri undangan dari Sekretariat Kabupaten Blitar perihal Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bupati Blitar. Kegiatan diselenggarakan di Pendopo Sasana Adi Praja, Jl. Kusuma Bangsa Kanigoro, dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai dengan selesai diikuti oleh Bupati, seluruh ketua OPD, ASN Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar beserta pengurus, Ketua DWP Kabupaten Blitar beserta seluruh ketua UP DWP se Kabupaten Blitar.
Sebelum dimulai disampaikan oleh Bp. Mulyono selaku instruktur senam bahwa Senam Bio Tehnology Medical Chi Kung adalah salah satu bentuk olahraga kesehatan yang memadukan gerakan tubuh lembut, teknik pernapasan, dan konsentrasi pikiran untuk meningkatkan kesehatan fisik maupun mental. Senam ini berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kemudian dikembangkan dengan pendekatan medis modern sehingga aman dan bermanfaat untuk semua usia.
Gerakan dalam Senam Bio Medical Chi Kung dilakukan secara perlahan, teratur, dan berkesinambungan. Setiap gerakan dirancang untuk melancarkan aliran energi (chi) di dalam tubuh, memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan fungsi organ, serta membantu proses penyembuhan alami tubuh. Selain itu, teknik pernapasan yang digunakan membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan menenangkan sistem saraf.
Manfaat utama Senam Bio Medical Chi Kung antara lain:
Meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran
Membantu mengurangi stres, cemas, dan kelelahan
Melancarkan peredaran darah
Membantu menjaga keseimbangan tekanan darah
Meningkatkan kualitas tidur
Menjaga fleksibilitas dan kekuatan otot
Senam ini sangat cocok diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari lansia, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum, karena gerakannya ringan, tidak membutuhkan alat khusus, serta dapat dilakukan di dalam maupun luar ruangan.
Selain manfaat fisik, Senam Bio Medical Chi Kung juga memberikan efek positif secara mental dan emosional, karena melatih fokus, ketenangan, serta kesadaran diri, sehingga membantu menciptakan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa.
Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung ini dilaksanakan untuk yang ketiga kalinya di Pemda Kabupaten Blitar. Dan disampaikan oleh Bupati Blitar Bp. Drs. Rijanto, bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar menggalakkan senam ini untuk ASN sebagai bagian dari program kesehatan, mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan produktivitas kerja. Diharapkan menjadi pola hidup sehat berkelanjutan, karena ringan, aman, dan mudah diikuti berbagai usia. Ini adalah latihan fisik yang fokus pada pernapasan dan gerakan lembut untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menyeluruh dengan memanfaatkan energi vital tubuh. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dianjurkan untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh karena gerakannya yang ringan, mudah diikuti lintas usia (termasuk lansia), dan fokus pada penyelarasan energi tubuh, pernapasan, serta pikiran untuk penyembuhan mandiri (autotherapy), melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, dan menjaga keseimbangan energi untuk produktivitas dan kualitas hidup lebih baik. Manfaat Fisik: melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun tubuh, memperkuat otot, memperbaiki fungsi organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat secara mental: menjaga keseimbangan energi, menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Kapan digunakan: Setiap hari (rutin): Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Pagi hari: Memulai hari dengan energi baru dan meningkatkan vitalitas, seperti yang dilakukan Bupati Blitar bersama ASN. Saat merasa kurang bugar/stres: Membantu melepaskan ketegangan, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Untuk pemulihan: Membantu tubuh mengobati diri sendiri (autoterapi) dan memperbaiki ketidakseimbangan tubuh yang mendasari penyakit, seperti terlihat pada lansia yang pulih dari masalah berjalan
Seluruh peserta senam yang memenuhi pendopo Sasana Adi Praja sampai ke halaman, tampak semangat mengikuti senam tersebut. Mengikuti arahan instruktur dan menikmati gerakan senam yang dilakukan dengan sepenuh hati.
UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan mendukung program senam Bio Energy Medical Chi Kung ini dilaksanakan secara rutin bersama-sama, dengan harapan melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta membangun semangat hidup sehat secara berkelanjutan. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat positif bagi seluruh ASN dan semua anggota Dharma Wanita Persatuan.
laporan dibuat: Yustin Widyatmoko Program: Olah Raga Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 187 | 13-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINDAMDE KABUPATEN BLITAR Bidang : Sosial BudayaProgram : kepedulian dana kesetiakawanan Keterangan program 1.Hari : Selasa 2.Tanggal : 13 Januari 2026 3.Acara : Menjenguk Ny Harianto LAPORAN KEGIATAN e-REPORTING BIDANG SOSIAL DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DINDAMADE Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Dinas DINDAMADE, Ny Nurul Tantowi selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE melaksanakan kegiatan kunjungan sosial menjenguk anggota keluarga yang sedang sakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di kediaman Ny. Harianto yang beralamat di rumah beliau.Kegiatan kunjungan sosial ini dipimpin langsung oleh Ibu Ketua DWP DINDAMADE, didampingi oleh pengurus serta diikuti oleh karyawan dan karyawati DINDAMADE. Kehadiran rombongan merupakan wujud kepedulian, empati, serta dukungan moril kepada Ny. Harianto yang baru saja mengalami sakit, sekaligus sebagai bentuk implementasi program kerja DWP DINDAMADE di bidang sosial. Rombongan DWP DINDAMADE tiba di kediaman Ny. Harianto pada waktu yang telah disepakati dan disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Ketua DWP DINDAMADE menyampaikan rasa prihatin sekaligus doa agar Ny. Harianto segera diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan. Beliau juga menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kebersamaan dan solidaritas keluarga besar DINDAMADE dalam suka maupun duka. Selain memberikan dukungan moril, rombongan DWP DINDAMADE juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban serta menjadi penyemangat bagi Ny. Harianto dalam menjalani masa pemulihan. Penyerahan tali asih dilakukan secara langsung oleh Ibu Ketua DWP DINDAMADE dan diterima dengan penuh rasa syukur oleh keluarga. Selama kunjungan berlangsung, suasana tampak penuh keakraban dan kekeluargaan. Karyawan dan karyawati DINDAMADE turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi kesembuhan Ny. Harianto. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antar anggota DWP dan keluarga besar DINDAMADE, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan saling peduli. Kegiatan kunjungan sosial ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa empati dapat terus ditumbuhkan di lingkungan DINDAMADE. DWP DINDAMADE berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial serupa sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun solidaritas dan kekeluargaan.. Harapannya, kegiatan menjenguk anggota DWP yang sedang sakit bisa membawa banyak dampak baik, khususnya bagi anggota yang lain, antara lain: 1.Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian antaranggota, sehingga terjalin kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin kuat. 2.Menjadi pengingat nilai solidaritas, bahwa DWP hadir bukan hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga dalam suka dan duka. 3.Memberikan motivasi dan keteladanan bagi anggota lain untuk saling memperhatikan dan peduli satu sama lain. 4.Mempererat silaturahmi dan kekompakan organisasi, sehingga tercipta suasana DWP yang hangat, harmonis, dan saling mendukung. 5.Membangun budaya saling mendoakan dan menguatkan, yang berdampak positif pada semangat kebersamaan seluruh anggota. Demikian laporan kegiatan e-reporting ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban kegiatan bidang sosial Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi ladang kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat. Penulis : Ny Luluk Stiani. Program: Bantuan Sosial Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 188 | 15-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BLITAR Dalam rangka pelaksanaan program kerja bidang Sosial Budaya, Ibu-Ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Disbudpar berkunjung di kediaman Ibu Wawan dalam rangka takziah atas meninggalnya Ayah dari Bapak Wawan, staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar. Ibu Ketua DWP DISBUDPAR bersama anggota yaitu Ibu Hariyanto, Ibu Dewi dan Ibu Makrus mengucapkan belasungkawa secara langsung kepada Ibu Wawan yang sedang berduka karena meninggalnya Bapak mertua. Dalam ajaran Islam, takziah merupakan salah satu amalan mulia yang dilakukan ketika ada seseorang meninggal dunia. Takziah bukan sekedar hadir di rumah duka atau mengucapkan belasungkawa, tetapi merupakan bentuk kepedulian, empati dan ukhuwah antar sesama muslim. Dibalik amaln takziah, terdapat banyak hikmah dan pelajaran berharga, baik keluarga yang ditinggalkan maupun bagi orang yang bertakziah. Hikmh pertama dari takziah adalah sebagai bentuk penguatan hati bagi keluarga yang berduka. Kehilangan orang tercinta merupakan ujian berat yang mengguncang perasaan. Kehadiran saudara, tetangga dan sahabat memberikan dukungan moral yang sangat berarti. Ucapan doa dan kata-kata yang menenangkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar dan menerima ketetapan Allah dengan lapang dada. Dalam suasana duka, takziah menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan tersebut Hikmah kedua, takziah menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Islam mengajarkan umatnya untuk saling merasakan penderitaan satu sama lain. Dengan bertakziah, seseorang belajar merasakan kesedihan orang lain, menahan diri dari ucapan yang menyakitkan, serta menunjukkan kasih sayang dan perhatian. Sikap empati ini memperkuat ikatan persaudaraan dan menumbuhkan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu takziah juga menjadi sarana mengingat kematian bagi orang yang masih hidup. Kematian adalah kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapapun. Ketika menghadiri takziah, melihat jenazah dan menyaksikan suasana duka, hati menjadi tersentuh dan tersadar bahwa kehidupan dunia adalah sementara. Hikmah ini mendorong seseoranguntuk memperbaiki diri, meningkatkan amal shaleh, serta mempersiapkan bekal untuk kehidupan akheratHikmah berikutnya adalah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal. Dengan bertakziah, mendoakan dan ikut mengiringi pemakaman, seorang muslim menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang kepada sesama. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi cahaya dan penolong bagi almarhum atau almarhumah dia alam kubur. Ini merupakan wujud nyata dari persaudaraan seiman yang tidak terputus meskipun dipisahkan oleh kematian. Takziah juga mengajarkan nilai kesabaran dan keikhlasan. Bagi keluarga yang ditinggalkan, takziah menjadi momentum untuk menguatkan iman dan menyerahkan segala ketetapan kepada Allah SWT. Sedangkan bagi yang bertakziah, ini menjadi pelajaran untk berkata dan bersikap dengan penuh hikmah, tidak berlebihan dalam kesedihan serta menjauhi kegiatan yang dilarang oleh syariat. Dengan demikian takziah menjadi sarana pendidikanakhlak bagi seluruh pihak. Pada akhirnya takziah bukan hanya tradisi, tetapi ibadah yang sarat makna. Di dalamnyaterkandung nilai keimanan, kemanusiaan dan kebersamaan. Melelui takziah, manusia diingatkan akan hakekat hidup, pentingnya saling menguatkan, serta kewajiban untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga dengan memahami hikmah takziah, kita dapat menjadikannya sebagai amalan yang lkhlas dan penuh manfaat, baik bagi yang meninggal maupun bagi yang masih menjalani kehidupan di dunia. Laporan ini ditulis oleh Ny Titin Sugeng Selaku operator e reporting UP DWP DISBUDPAR Program: Bantuan Sosial Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata |
| 189 | 01-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR Perayaan Natal dan Tahun Baru di kediaman Ibu Ketua DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar. Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Dalam rangka memperingati Perayaan Natal, ibu Ketua DWP Disperkimtan mengundang seluruh ASN dan anggota DWP Disperkimtan untuk hadir ke kediaman beliau di Jl. Kamlimanhan. Toleransi beragama dalam peringatan Natal di lingkungan DWP diwujudkan melalui semangat kebersamaan, persatuan, dan kerukunan dengan tetap menjaga syariat islam bagi umat muslim. Karena acara Natal di kediaman Ny. Margareth Anthonius Nanang Adi di kemas santai agar lebih akrab antara anggota DWP dan ASN. Jadi tidak ada susunan acara secara formal. Acara di hadiri oleh ibu-ibu anggota DWP, ASN, P3K dan pekerja paruh waktu di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Semua langsung dipersilahkan untuk menikmati hidangan ketika baru datang di kediaman beliau dilanjutkan dengan sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan, Ny. Margareth. Ny. Margareth selaku Ibu Ketua Dharma Wanita Disperkimtan menggelar Perayaan Natal dan tahun baru di kediaman beliau, dengan tujuan agar lebih akrab dan mengenal keluarga besar Disperkimtan karena Ny. Margareth baru sebulan menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang membawa semarak dalam perayaan natal dan tahun baru 2026 ini. Ia menyebut kebersamaan ini menjadi kekuatan besar bagi DWP Disperkimtan dalam menjalankan berbagai programnya. Beliau juga mengucapkan selamat merayakan Natal kepada seluruh anggota yang merayakan, kebetulan ada beberapa anggota yang beragama nasrani. Beliau menegaskan bahwa natal selalu menjadi momen istimewa untuk memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, dan keberagaman yang menjadi ciri khas masyarakat kita. Semangat toleransi merupakan fondasi penting dalam memperkuat keharmonisan antar komunitas. "Natal menjadi momentum memperkuat persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman yang kita miliki," ujar beliau. Tujuan toleransi merayakan Natal adalah untuk memperkuat kerukunan, persaudaraan, dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman, dengan menunjukkan semangat kasih, kedamaian, dan saling menghormati antar umat beragama, serta membangun masyarakat yang lebih baik tanpa memandang keyakinan. Ini mencakup melibatkan umat agama lain dalam kegiatan sosial, tidak berlebihan dalam perayaan, dan memperkuat nilai-nilai universal seperti kasih sayang dan kepedulian. Tujuan utama toleransi dalam perayaan natal : Ditulis dan diedit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 190 | 09-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Ketua UP DWP Kecamatan Wates mengikuti kegiatan Senam Sehat bersama masyarakat Desa Tugurejo dilanjutkan dengan kunjungan ke produk UMKM unggulan Desa “Dapur Bu Uut”. Bidang: Sosial Budaya Program: Ketahanan Keluarga Keterangan Program: Olah Raga Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Wates secara konsisten melaksanakan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup anggota serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah pelaksanaan senam sehat bersama yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat pagi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kekompakan antaranggota DWP. Selain fokus pada kesehatan, DWP Kecamatan Wates juga memiliki komitmen untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan yang ada di wilayah Kecamatan Wates, sebagai upaya mengenal potensi lokal sekaligus memberikan dukungan moral dan promosi terhadap produk-produk unggulan desa. Kegiatan diawali pada Jumat pagi dengan pelaksanaan senam sehat bersama yang diikuti oleh seluruh anggota DWP Kecamatan Wates. Senam dilaksanakan dengan dipandu oleh instruktur dan berlangsung dengan penuh semangat. Gerakan senam yang dilakukan secara teratur bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tubuh, melancarkan peredaran darah, serta menjaga stamina anggota agar tetap sehat dan bugar dalam mendukung aktivitas sehari-hari, baik dalam keluarga maupun organisasi. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan seluruh anggota yang mengikuti senam hingga selesai. Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun keakraban, komunikasi, dan kekompakan antaranggota DWP. Suasana senam berlangsung ceria dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat positif dan solidaritas dalam lingkungan DWP Kecamatan Wates. Setelah kegiatan senam sehat selesai, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke produk UMKM unggulan Desa Tugurejo. Rombongan DWP disambut oleh para pelaku UMKM yang dengan ramah memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil olahan lokal. Dalam kunjungan ini, anggota DWP mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi, bahan baku yang digunakan, hingga strategi pemasaran yang telah dilakukan oleh para pelaku usaha. Kegiatan kunjungan ini memberikan wawasan baru bagi anggota DWP mengenai potensi ekonomi desa serta tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. DWP Kecamatan Wates memberikan apresiasi atas kreativitas dan ketekunan para pelaku UMKM Desa Tugurejo, serta mendorong agar produk-produk lokal tersebut terus dikembangkan dan dipromosikan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Sebagai bentuk dukungan nyata, anggota DWP juga berpartisipasi dalam mempromosikan produk UMKM dengan membeli dan merekomendasikan produk unggulan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan pelaku UMKM serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di tingkat desa. Kegiatan senam sehat bersama yang dilanjutkan dengan kunjungan ke UMKM unggulan Desa Tugurejo berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, DWP Kecamatan Wates tidak hanya berperan dalam menjaga kesehatan dan kebugaran anggota, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud peran aktif DWP dalam pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Kecamatan Wates. Demikian laporan kegiatan UP DWP Kecamatan Wates ini, laporan ini ditulis oleh Operator e-Reporting UP DWP Kantor Kecamatan Wates: Ny. Yustika Hammam R. Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Wates |
| 191 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Dewi Agus, Ibu Suhendro, Ibu Mulyadi, Ibu Asik, mengikuti kegiatan pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kungBidang : Bidang Sosial Budaya Program Kegiatan: Ketahanan Keluarga - Olah Raga Keterangan program 1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal: Jumat, 09 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s/d selesai 4. Peserta : - Ibu Ketua PKK Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto beserta pengurus PKK Kabupaten Blitar - Penasihat DWP Kabupaten Blitar diwakili oleh Bp. Adi Andaka - Ibu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ny. Ita Eko Susanto - Ibu-ibu senior mantan Ketua DWP Kabupaten Blitar - Ketua dan Pengurus GOW - Ketua dan Pengurus Perwosi Kabupaten Blitar - Seluruh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, Bagian, beserta 5 orang anggota 5. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro. JI. Semeru No. 20, Kepanjenkidul - Kota Blitar 6. Acara : Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung Susunan Acara 1. Pembukaan kegiatan. 2. Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. 3. Praktik gerakan dasar dan teknik pernapasan. 4. Pendinginan dan evaluasi singkat. 5. Penutup. Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Tujuan kegiatan ini: 1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP BPBD 2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif 4) Mempererat kebersamaan antaranggota. Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran. Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat. Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: 1.Meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh. 2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah. 4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental. 5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan. Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain: 1) Gerakan lembut dan terkontrol. 2) Dapat diikuti oleh semua usia. 3) Tidak membutuhkan alat khusus. 4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi. Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu: 1) Mendorong penerapan pola hidup sehat, 2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. DWP Kabupaten Blitar berperan sebagai penggerak dan motivator bagi anggota untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga yang teratur dan berkelanjutan. Selain itu, DWP Kabupaten Blitar berperan dalam mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani. DWP Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antaranggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan. Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta Penulis : Ny Nurul Tantowi8 Program: Olah Raga |
| 192 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung Keterangan program Susunan Acara Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Tujuan kegiatan ini: 1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP BPBD. 2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif. 3) Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. 4) Mempererat kebersamaan antaranggota. Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP BPBD Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung yang dihadiri oleh Ketua UP DWP BPBD Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran anggota. Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran. Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat. Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: 1) Meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh. 2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah. 3) Membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan pikiran. 4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental. 5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan. Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain: 1) Gerakan lembut dan terkontrol. 2) Dapat diikuti oleh semua usia. 3) Tidak membutuhkan alat khusus. 4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi. Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu: 1) Mendorong penerapan pola hidup sehat, 2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. DWP BPBD Kabupaten Blitar berperan sebagai penggerak dan motivator bagi anggota untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga yang teratur dan berkelanjutan. Selain itu, DWP BPBD Kabupaten Blitar berperan dalam mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, DWP BPBD Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani. DWP BPBD Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antaranggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan. Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta. |
| 193 | 07-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pelatihan Pembuatan Bros dari kawat bulu
Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sosial Budaya yang diketuai oleh Ibu Nanik Hangga Puja Kesuma. Beliau mengambil dengan mengambil program kerja Ketahanan Keluarga dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu. Dengan pelatihan ini diharapkan Ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bisa memperoleh ketrampilan dengan aneka kreasi dari kawat bulu dan ketrampilan ini nantinya diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga sehingga program ketahanan keluarga bisa tercapai.
Adapun susunan acara adalah sebagai berikut: Berikut alat dan bahan yang harus dipersiapkan:
- kawat bulu dengan berbagai warna
Para peserta pelatihan mengikuti arahan dari narasumber dengan antusias dan beliau membimbing langkah demi langkah sehingga para anggota pelatihan berhasil membuat bros berbentuk bunga matahari dan gantungan kunci berbentuk mawar yang cantik. Setelah sesi pelatihan berhasil para anggota pelatihan berfoto bersama dengan memamerkan hasil karya masing-masing. 10. Acara ditutup oleh MC
ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar. |
| 194 | 07-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Kunjungan ke anggota yang sedang sakit dan melahirkan
Keterangan Progam :
Deskripsi Kegiatan:
Agenda pada hari ini adalah kunjungan ke anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar sebagai berikut: Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan agar sesama anggota terutama anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar dapat lebih erat dalam menjalin tali persaudaraan dan silaturahmi antar anggotanya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk rasa empati sesama anggota sehingga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama manusia. Sehingga peran serta dan tujuan Dharma Wanita Persatuan akan tercapai.
ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar. |