| # | Bidang | Penjelasan |
|---|---|---|
| BIDANG : SEKRETARIAT | ||
| 1 | 05-02-2026 | UNDANGAN KAMIS , 05 FEBRUARI 2026
Berdasarkan Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB Kabupaten menghadiri undangan pada hari Kamis, 05 Februari 2026 Pukul : 10.00 WIB dan bertempat di Sekretariat DWP Kabupaten Blitar dengan agenda Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar.
Tujuan pertemuan rutin DWP (Dharma Wanita Persatuan) adalah mempererat silaturahmi, meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga PNS, serta mendukung program kerja organisasi dan kinerja suami melalui pembinaan kualitas SDM, diskusi program, dan kegiatan sosial/pendidikan yang relevan. Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi informasi, ilmu, dan memperkuat kebersamaan serta kekeluargaan
Tujuan Utama :
* Mempererat Silaturahmi: Menjadi ajang kebersamaan, kekompakan, dan keakraban antar anggota DWP.
* Meningkatkan Kesejahteraan: Mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarga melalui peningkatan kualitas sumber daya (SDM).
* Mendukung Kinerja Suami: Meningkatkan kapasitas diri sebagai pendamping suami (PNS/TNI/Polri) agar suami merasa nyaman dan kariernya lebih baik.
Peran Anggota :
* Keaktifan: Diharapkan partisipasi aktif semua anggota (istri PNS murni) agar tujuan organisasi tercapai.
* Cerminan: Menjadi cerminan keluarga ASN dengan menjaga etika, penampilan, tutur kata, dan sikap sehari-hari.
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) perlu dilakukan secara konsisten karena memiliki peran strategis, baik bagi anggotanya, suami (ASN), maupun organisasi.
Berikut adalah alasan-alasan utamanya: :
* Wadah Silaturahmi dan Solidaritas: Pertemuan rutin merupakan sarana efektif untuk memupuk rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat solidaritas antaranggota.
* Peningkatan Kualitas Diri (Edukasi): Pertemuan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti seminar, workshop (misal: public speaking), atau pelatihan keterampilan yang bertujuan menambah wawasan dan meningkatkan kualitas diri anggota.
* Mendukung Kinerja Suami (ASN): DWP berperan penting dalam memberikan dukungan moral dan mental bagi para suami yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berdampak langsung pada keberhasilan kinerja suami dalam mengabdi kepada negara.
* Pembinaan Mental dan Spiritual: Pertemuan sering kali dirangkaikan dengan kegiatan keagamaan atau pengajian, yang membantu membina mental dan spiritual anggota agar berkepribadian baik dan berbudi pekerti luhur.
* Koordinasi Program Kerja: Pertemuan rutin menjadi momen penting untuk membahas, merencanakan, dan mengevaluasi program kerja organisasi agar berjalan sesuai tujuan.
* Pemberdayaan Perempuan: DWP bertujuan meningkatkan peran perempuan sebagai istri anggota ASN agar mampu menjadi agen perubahan, tangguh, dan berwibawa di lingkungan sosial.
* Kegiatan Sosial: Pertemuan juga digunakan sebagai wadah untuk merencanakan aksi sosial, seperti bakti sosial, donor darah, atau bantuan sembako kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, pertemuan rutin DWP bukan sekadar agenda bulanan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas diri, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Persiapan menjelang bulan suci Ramadhan bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) mencakup persiapan mental, fisik, spiritual, serta program kerja sosial untuk menyambut bulan penuh berkah dan mempersiapkan anggota DWP agar siap lahir batin menyambut Ramadhan, sekaligus memaksimalkan peran sosial DWP di masyarakat..
kegiatan ini dilanjutkan Foto bersama persiapan pembuatan Vidio Ucapan Selamat menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Romadhon.
Demikian Laporan Kegiatan kami, semoga membawa manfaat. Terima kasih (By Ririn Fitriana)
Program: Rapat Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 2 | 30-01-2026 | Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar.
Berdasarkan Undangan dari Sekretariat Daerah kabupaten Blitar Tanggal 26 Januari 2026 Nomor Surat: B/426.04.03.01.02/513/409.54.3/2026 Perihal : Undangan .
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Senam Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar. Kegiatan ini di hadiri Oleh :
1. Semua Kepala OPD mengikut sertakan stafnya
2. Organisasi mengikut sertakan 5 orang anggota
Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bapak Bupati Blitar adalh kegiatan positif yang Tujuan senam bersama adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik (kebugaran, daya tahan, kelenturan) dan mental (mengurangi stres), mempererat kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan di antara peserta (karyawan Pemerintah Kabupaten Blitar), serta membangun kebiasaan hidup sehat dan produktivitas. Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang sosialisasi dan memperkuat identitas kelompok atau kebangsaan
Manfaat Kesehatan Fisik
• Meningkatkan Kebugaran: Gerakan aerobik memperkuat jantung dan paru-paru, meningkatkan sirkulasi oksigen ke otak, dan membakar lemak.
• Meningkatkan Stamina & Energi: Tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah lelah.
• Meningkatkan Fleksibilitas & Keseimbangan: Melatih koordinasi dan kelenturan otot dan tulang.
• Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Memperkuat sistem imun agar tidak mudah sakit
Manfaat Sosial & Mental
• Mempererat Kebersamaan: Membangun rasa solidaritas, gotong royong, dan kekompakan antar individu.
• Mengurangi Stres: Aktivitas fisik melepaskan endorfin yang memperbaiki suasana hati.
• Meningkatkan Produktivitas: Badan yang sehat dan pikiran yang segar mendukung kinerja kerja yang lebih baik.
• Membangun Kebiasaan Positif: Mendorong disiplin dan gaya hidup aktif, terutama bagi yang kurang aktif.
• Memperkuat Identitas: Dalam konteks, bisa membangun identitas kebangsaan atau kelompok.
Tujuan Praktis
• Wadah Sosialisasi: Bertemu dan berinteraksi dengan rekan kerja, dan teman, .
• Ajang Rekreasi: Menyegarkan pikiran setelah rutinitas padat.
Demikian Laporan ini kami sampaikan, atas perhatiannya disampaikan terima kasih (By Ririn Fitriana)
Program: Penyampaian Informasi Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 3 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Wonodadi telah mengikuti kegiatan Bimtek SDM Pariwisata bertema Managemen Wisata Desa Keterangan Program : Desa Pikatan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Wonodadi yang di prakakarsai oleh Kepala Desa Pikatan yaitu Bapak Heriyanto memilki luas wilayah 5,97 Km2 memilik 4 lingkungan/ dusun 7 RW dan 26 RT dengan jumlah penduduk 6.021 jiwa dengan rincian penduduk aki sejumlah 3.032 dan perempuan 2.989 jiwa.Jarak DEsa ikatan ke kantor kecamatan sangat dekat bisa ditempuh hanya dengan 1 Km dan jika ke Kantor Kabupaten berjarak cukup jauh kurang lebih 26 Km. Desa Pikatan memiliki sejarah yang kaya, dibuktikan dengan adanya Prasasti Pandelegan I dari tahun 1117 Masehi. Perayaan HUT desa bertujuan untuk melestarikan budaya dan memperkuat rasa kebersamaan masyarakat. Sejarah Desa Pikatan berkaitan erat dengan Kerajaan Panjalu/Kediri. Keberadaan desa ini dibuktikan dengan Prasasti Padelegan yang dianugerahkan oleh Raja Sri Bameswara kepada penduduk desa pada tanggal 11 Januari 1117 Masehi. Pemberian prasasti ini merupakan bentuk apresiasi raja terhadap kesetiaan dan patriotisme tinggi penduduk Desa Pikatan. Mereka dikenal sebagai pasukan khusus atau pasukan elit pemanah berkuda yang menjadi benteng terkuat serta pelindung raja. Nama "Pikatan" sendiri juga diambil dari kebiasaan masyarakat setempat dalam berburu burung, yang dalam bahasa Jawa disebut mikat manuk. Selain itu, nama ini juga dikaitkan dengan nama leluhur mereka, Rakai Pikatan, raja keenam Kerajaan Mataram Kuno dari Wangsa Sanjaya. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Pikatan, sebagaimana perayaan HUT beberapa tujuan utama: Pada HUT Desa Pikatan ke 909 ini melaksanaka beberapa kegiatan yang diikuti warga Desa Pikatan dengan rangkaian sebagai berikut: Penulis : Binti Srihariyani |
| 4 | 22-01-2026 | Laporan Kegiatan "Purnatugas DWP BPKAD Kabupaten Blitar"
Dalam rangka memberikan penghormatan dan apresiasi atas pengabdian anggota yang telah memasuki masa purna tugas, Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Blitar menyelenggaran kegiata purnatugas bagi Ibu Srini (anggota pasif DWP BPKAD Kabupaten Blitar). Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan selama bekerja di BPKAD Kabupaten Blitar.
Dasar kegiatan : program Kerja DWP BPKAD Kabupaten Blitar pada Bidang Sekretariat, Pembinaan Hubngan Keluar.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan :
1. Memberikan penghargaan kepada Ibu Srini yang memasuki masa purna tugas
2. Memberikan tali silaturahmi antar anggota DWP
3. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan
Waktu dan tempat :
tanggal 22 Januari 2026
Tempat : Ruang Perdana Kabupaten Blitar
Waktu : 15.00 WIB - Selesai
Peserta : seluruh anggota DWP BPKAD aktif maupun pasik sebanyak 24 orang
uraian kegiatan:
Kegiatan purnatugas dilaksanakan secara sederhana namun penuh kehanggatan. Pembukaan oleh Ibu Ketua DWP BPKAD Kabupaten Blitar Ibu ndri Kurdiyanto, yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pengabdian Ibu Srini selama menjadi bagian dari keluarga besar BpKAD Kabupaten Blitar. Acara berikutnya adalah sepatah kata dua patah dari Ibu Srini. Ibu Srini menceritakan sedikit perjalanan kerja selama di BPKAD Kabupaten Blitar yang penuh suka dan duka.
Selanjutnya dilakukan pemberian cinderamata dan foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan, dilanjutkan doa bersama dan ramah tamah. Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan haru.
Kegiatan purnatugas berjalan dengan lancar dan khidmat. Diharapkan talisilaturahmi tetap terjalin meskipun telah memasuki masa purna tugas, serta menjadikenang-kenangan yang baik bagi seluruh anggota DWP.
Demikian laporan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawabanpelaksanaan kegiatan.
Penulis : Ibu Yesi (admin e-reporting)
Program: Perayaan Pelaksana: BPKAD |
| 5 | 07-01-2026 | LAPORAN KEGIATAN DWP BPKAD KABUPATEN BLITAR
"Berkreasi dengan Kawat Bulu"
Pada tanggal 7 Januari 2026, Bidang Sekretariat DWP BPKAD Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan pelatihan membuat bros dan gantungan kunci dari bahan kawat bulu. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Sekretariat DWP Satpol PP Kabupaten Blitar jl. Semeru no 40 Kota Blitar yang merupakan komplek Pendopo Kabupaten Blitar. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang, yang merupakan ibu-ibu anggota aktif DWP Satpol PP. Narasumber atau yang memberi pelatihan adalah Ibu Ketua DWP BPKAD Kabupaten Blitar yaitu Ibu Indri Kurdiyanto.
Kegiatan ini dilaksanakan dallam rangka meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan peserta pelatihan yaitu anggota DWP Satpol PP. dan juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anggota/peserta pelatihan dlam bidang kerajinan tangan yang bernilai estetika sekaligus berpotensi menjdi peluang usaha kreatif.
Tujuan :
1.meningkatkan kreativitas anggota/peserta
2.memberikan keterampilan kerajinan tangan
3.menumbuhkan jiwawirausaha
4. mempererat kebersamaan antar anggota
Kegiatan pelatihan dumulai pukul 8.00 WIB, dibuka oleh Ibu Ketua DWP Satpol PP dengan sebelumnya menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Dhrama Wanita. Dalam Sambutannya disampaikan pentingnya mengembangkan ketrampilan bagi anggota untuk pemberdayaan perempuan dalam mengisi waktu luang.
Pelatihan dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan bros dan gantungan kunci yang di pandu oleh Ibu Indri Kurdiyanto dari DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Perlu diketahui bahwa Ibu Indri Kurdiyanto ini adalah narasumber pelatihan ketrampilan tangan yang sudah dikenal dikalangan ibu-ibu Dharma Wanita di Blitar. Karya-karyanya antar lain merajut, manik-manik gelang dan hiasan HP, membatik, membuat bros dari suspeso dll.
Peserta diberkan bimbingan mulai dari pengenalan bahan yaitu bahan utama adalah kawat bulu, lem, manik manik, dan gantungan kunci. Peralatna yang dibutuhkan adalah gunting dan korek api. Para peserta mengikuti arahan satu persatu merrangkai kawat bulu menjadi hiasan bunga kecil dan diberi gantungan kunci. Juga di bentuk beberapa model sederhana seperti bentuk hati dan daun, kemudian di tempel kancing untuk sebagai bros yang cantik. cara membuatnya sangat mudah, kawat bulu di lipat di dbentuk sesuka kita mengikuti model yang kita inginkan. Peserta sangat antusias, dan semua membawa pulang masing-masing satu bros dan gantungan kunci hasil karya sendiri. Sebenarnya banyak sekali model yang dapat dikembangkan dalam bekreasi dengan kawat bulu tersebut. Dan hiasan kawat bulu ini memang saat ini sedang viral banyak diminati masyarakat. Dan apabila ditekuni hal ini bisa untuk dijual yang tentunya dapat menabah penghasilan.
Kegiatan pelatihan ini har ini berjalan dengan lancar, dan memberikan manfaat positf bagi peserta/anggota DWP Satpol PP kab Blitar. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian anggota. Bagi DWP BPKAD bisa memberikan ilmu yang berguna sangatlah menyenangkan dan membanggakan. Kedepan tidak hanya ibu Ketua DWP BPKAD saja yang akan menjadi narasumber, tetapi juga diikuti oleh -ibu-ibu lainnya.
Demikian laporan kegiatan ini dibuat semoga bermanfaat bagi kita semua.
penulis : Ibu Yesi Program: Pelatihan Pelaksana: BPKAD |
| 6 | 15-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINDAMDE KABUPATEN BLITAR Bidang : SekretariatProgram : pembinaan hubungan keluar, Rapat Keterangan program 1.Hari : Kamis 2.Tanggal : 15 Januari 2026 3.Acara : Pertemuan Rutin DWP DINDAMADE Kab Blitar 4.Peserta : 18 orang Pada hari Kamis 15 Januari 2026, Ny. Nurul Tantow Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin bulanan bersama dengan anggota DWP DINDAMADE Kab Blitar. Acara penting ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di aula DINAS PMD Kabupaten Blitar, di Jl Nias No 2 Kota Blitar. Pertemuan ini dihadiri oleh 18 orang anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar,. Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE Kabupaten Blitar merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala sebagai sarana silaturahmi, koordinasi, serta peningkatan peran dan kontribusi anggota dalam mendukung program kerja organisasi dan instansi. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua, pengurus, serta anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Acara pertemuan rutin diawali dengan pembukaan oleh MC, Ibu Irma. Dalam pembukaannya, MC menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir serta mengajak seluruh anggota untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan kondusif sejak awal acara. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan. Seluruh anggota berdiri dan menyanyikan mars dengan penuh semangat sebagai bentuk rasa bangga, loyalitas, dan komitmen terhadap organisasi Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan ini menjadi penguat rasa persatuan dan kebersamaan di antara seluruh anggota. Rangkaian acara berikutnya adalah doa, yang dipanjatkan untuk memohon kelancaran kegiatan serta keberkahan bagi seluruh anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar. Doa juga ditujukan agar setiap program dan kegiatan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat luas. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan bendahara yang disampaikan oleh Ny. Dani. Dalam laporannya, bendahara menyampaikan kondisi keuangan organisasi secara transparan dan akuntabel. Disampaikan bahwa saldo kas DWP DINDAMADE per Januari sebesar Rp 2.191.400. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh peserta sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan organisasi. Acara selanjutnya yakni sambutan Ibu Ketua. Dalam sambutannya, Ibu Ny. Nurul Tantowi selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi perhatian bersama seluruh anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun ini, sehubungan dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, kegiatan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan secara mandiri. Oleh karena itu, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pertemuan rutin, konsumsi atau makanan dan minuman (mamin) diambilkan dari kas DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar, dengan tetap mengedepankan prinsip kebersamaan dan tanggung jawab bersama. Selanjutnya, Ibu Ketua menyampaikan agenda pembentukan struktur kepengurusan DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar sebagai langkah awal penguatan organisasi. Adapun susunan pengurus yang telah dibentuk adalah sebagai berikut: Penasehat: Tantowi Jauhari, SP Ketua: Ny. Nurul Khasanah Tantowi Jauhari Wakil Ketua: Ny. Nadeak Sekretaris: Ny. Ismi dan Ny. Luluk Stiani Didik Bendahara: Ny. Dewi Sutanto Dani dan Ny. Puji Feri Selain itu, juga dibentuk kepengurusan bidang-bidang sebagai pelaksana program kerja, yaitu: 1. Bidang Pendidikan yang diampu oleh Ny. Nyoman, Ny. Retno Aryo, Ny. Arisak, Ny. Widodo, dan Ny. Komaar. 2. Bidang Sosial yang terdiri dari ketua Ny. Taslimah Hariyanto, anggotaNy. Tyas, Ny. Riski, Ny. Abas, Ny. Wildan, dan Ny. Tomi. 3. Bidang Ekonomi dengan Ketua Ny. Risson Risson, serta anggota Ny. Adi, Ny. Sulis, Ny. Lita, Ny. Fitri, dan Ny. Adi. Ibu Ketua menegaskan bahwa masing-masing bidang diketuai oleh DWP aktif, sehingga diharapkan setiap program kerja dapat berjalan optimal, terkoordinasi dengan baik, serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan lingkungan sekitar. Sambutan ditutup dengan harapan agar seluruh pengurus dan anggota dapat bekerja sama, menjaga kekompakan, serta berperan aktif dalam setiap kegiatan Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE Kabupaten Blitar. Selain hal-hal tersebut, dalam sambutannya Ibu Ny. Nurul Tantowi juga menyampaikan beberapa informasi dan ketentuan penting terkait tata tertib serta penampilan anggota Dharma Wanita Persatuan. Beliau menyampaikan bahwa pengadaan seragam batik DWP terbaru dianjurkan dengan sistem menabung, mengingat proses pemesanan (pre-order) yang relatif lama serta harga yang cukup mahal. Bagi anggota yang belum memiliki seragam batik DWP terbaru, dianjurkan untuk terlebih dahulu membeli batik DWP model terbaru yang tersedia. Sementara itu, pada saat pertemuan rutin, anggota diperkenankan menggunakan batik bebas yang sopan hingga seragam resmi dapat dimiliki seluruh anggota.. Lebih lanjut, beliau menyampaikan peraturan terkini terkait pemakaian batik dan PDH DWP, yaitu setiap anggota wajib mengenakan atribut organisasi berupa lencana atau pin DWP serta papan nama sebagai identitas resmi. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa disiplin, kerapian, serta kebanggaan sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan. Terkait atribut dan penampilan, Ibu Ketua juga menegaskan bahwa anggota DWP tidak diperkenankan mengenakan perhiasan berlebihan. Perhiasan yang diperbolehkan hanya cincin nikah, sedangkan untuk kelengkapan lainnya seperti sepatu dan tas diwajibkan berwarna hitam dengan model sederhana. Ketentuan ini bertujuan menjaga keseragaman, kesederhanaan, dan citra organisasi yang rapi serta profesional. Setelah penyampaian sambutan dan arahan dari Ketua DWP Kabupaten Blitar, acara dilanjutkan dengan perkenalan anggota Dharma Wanita Persatuan yang baru. Kegiatan ini menjadi sarana untuk saling mengenal dan mempererat tali silaturahmi antaranggota, sehingga tercipta suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam organisasi. Acara selanjutnya diisi dengan kegiatan praktik pembuatan gelatin ayam yang dipandu oleh Ny. Dani. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan, khususnya dalam pemanfaatan bahan pangan sederhana yang bernilai gizi dan ekonomis. Dalam praktik tersebut, Ny. Dani menjelaskan bahan-bahan yang digunakan, tahapan pembuatan, serta manfaat gelatin ayam bagi kesehatan dan peluang pengembangannya sebagai produk olahan rumah tangga. Para anggota DWP DINDAMADE Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan praktik dengan penuh antusias. Peserta tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan gelatin ayam, mulai dari persiapan bahan hingga tahapan akhir. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab serta diskusi ringan seputar cara pengolahan, penyimpanan, dan kemungkinan pemanfaatan gelatin ayam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan praktik ini memberikan nilai tambah bagi pertemuan rutin, karena selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan juga diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di rumah serta menjadi inspirasi bagi anggota untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga. Penulis : Luluk Stiani Program: Rapat Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 7 | 28-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR
Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kabupaten Blitar di laksanakan pada :
Hari & Tanggal : Rabu, 28 Januari 2026
Tempat : Aula Pertemuan Cakrapalah Dinas Sosial Kabupaten Blitar
Jam : 09.00 WIB sampai selesai
Pertemuan di pimpin oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial (Ny. Hankam)
Kegiatan dalam pertemuan tersebut adalah :
1. Harapan ke depannya untuk anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial lebih aktif lagi
2. Surat undangan untuk dispensasi bagi Ibu Dharma Wanita Persatuan yang merupakan ASN di OPD lain
3. Keaktifan dan dukungan dari seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial
4. Pertemuan Rutin dilaksanakan 2 (dua) bulan sekali pada minggu ke 2 (dua)
5. Kepanitiaan dalam setiap pertemuan giliran dari masing-masing bidang
6. Penertiban administrasi
7. Kegiatan pertemuan rutin pada hari ini juga diisi dengan pelatihan pembuatan hantaran untuk lamaran ataupun pernikanan
8. Aanggota Dharma Wanita Persatuan di harapkan juga aktif ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan di OPD
9. Untuk kegiatan belanja ASN di pasar tradisional anggota Dharma Wanita juga mengikuti jadwal di OPD Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Sosial |
| 8 | 27-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar telah mengadakan kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026 di Excelent Creative Space Sanankulon Kabupaten Blitar Keterangan Program : Deskripsi Kegiatan Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar di laksanakan outdoor pada bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sekretariat, Selain mengadakan pertemuan rutin juga di adakan Outbond. Dengan pembawa acara Ibu Margareth Nanang Adi, Ibu Mariana Heny Mulyadi sebagai Dirigent dan Ibu Nurul Tantowi bertugas membaca Doa Kegiatan dimulai dengan sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto , Dalam sambutannya Beliau menyampaikan adanya penambahan anggota baru di dalam kepengurusan Dharma Wanita Kabupaten Blitar dan diharapkan kita semua bisa bekerja sama dalam menjalankan tugas tugas sebagai penurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Masa Bakti 2025 - 2030 Selanjutnya sambutan Ibu Wakil Ketua DWP Kabupaten Blitar Ibu Leliana Puguh. Dalam sambutannya Beliau menyampaikan tentang rencana kegiatan tahun 2026 untuk masing masing bidang , dengan hasil sebagai berikut Ibu Wakil ketua juga menyampaikan bahwa surat pengesahan untuk ketua DWP Kabupaten Blitar dan susunan pengurus DWP Kab. Blitar telah di sah kan oleh Ibu Ketua Dharma Wanita Provinsi Jawa Timur selanjutnya Surat keputusan dan susunan pengurus dibacakan oleh Ibu Nurul Tantowi Penulis : H_M |
| 9 | 27-01-2026 | Kegiatan koordinasi lintas sektor antara Ibu Camat Selorejo, Ibu Sekretaris Camat (Sekcam) Selorejo, dan Ibu Danramil Selorejo dengan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Selorejo merupakan kegiatan tersendiri yang berbeda dengan kegiatan koordinasi sebelumnya di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi kepemimpinan perempuan lintas instansi di tingkat kecamatan guna mendukung pelaksanaan program kerja Kecamatan Selorejo Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Camat Selorejo selaku pimpinan wilayah kecamatan, Ibu Sekcam Selorejo, Ibu Danramil Selorejo, Ketua DWP Kecamatan Selorejo, serta seluruh anggota Ibu-Ibu DWP Kecamatan Selorejo, dan difokuskan pada penguatan peran DWP sebagai mitra strategis kecamatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari Ibu Camat Selorejo yang menekankan bahwa koordinasi ini merupakan forum strategis di tingkat kecamatan untuk menyamakan persepsi dan langkah antara unsur pimpinan kecamatan dan DWP. Dalam arahannya, Ibu Camat menyampaikan pentingnya peran DWP dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat, khususnya dalam pembinaan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, peningkatan kesehatan keluarga, serta penguatan peran perempuan di lingkungan Kecamatan Selorejo. Ibu Camat juga menyampaikan arah kebijakan dan prioritas program kecamatan agar dapat dijadikan acuan dalam perencanaan kegiatan DWP.
Selanjutnya, Ibu Sekretaris Camat Selorejo menyampaikan materi terkait tata kelola kegiatan organisasi dan pentingnya tertib administrasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan DWP Kecamatan Selorejo. Ibu Sekcam menekankan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan perlu direncanakan dengan baik, dilaksanakan sesuai ketentuan, serta dilaporkan secara sistematis melalui mekanisme pelaporan dan e-reporting kecamatan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari akuntabilitas dan bahan evaluasi kinerja.
Pada kesempatan berikutnya, Ibu Danramil Selorejo menyampaikan dukungan terhadap kegiatan DWP Kecamatan Selorejo sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan keharmonisan sosial di wilayah kecamatan. Ibu Danramil menekankan bahwa sinergi antara unsur kecamatan, TNI, dan organisasi perempuan sangat penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan untuk berkoordinasi dan bersinergi dalam kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan peran keluarga dan perempuan.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang membahas rencana kegiatan DWP Kecamatan Selorejo, pola koordinasi lintas sektor, serta dukungan yang dapat diberikan oleh pihak kecamatan dan Danramil terhadap pelaksanaan kegiatan DWP. Diskusi berlangsung aktif dan menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan program DWP agar selaras dengan kebijakan dan program kecamatan.
Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi lintas sektor ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan serta menghasilkan komitmen bersama antara Ibu Camat, Ibu Sekcam, Ibu Danramil, dan Ibu-Ibu DWP Kecamatan Selorejo untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama. Kegiatan ini merupakan kegiatan tersendiri di tingkat kecamatan dan disusun sebagai laporan e-reporting Kecamatan Selorejo serta dokumentasi resmi pelaksanaan koordinasi lintas sektor Tahun 2026. Penulis : Nindya Tanchanella Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Kecamatan Selorejo |
| 10 | 27-01-2026 | Kegiatan koordinasi antara Kepala Desa dengan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Januari 2026, pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB, bertempat di Balai Desa, sebagai bagian dari agenda awal Tahun 2026 dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan, serta mendukung kelancaran pelaksanaan program Pemerintah Desa. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan dan dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, perangkat desa terkait, Ketua DWP, serta seluruh anggota Ibu-Ibu DWP. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah bersama, serta memperkuat koordinasi lintas unsur dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan arahan dari Kepala Desa yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan selama ini. Dalam arahannya, Kepala Desa menekankan bahwa DWP merupakan mitra strategis Pemerintah Desa yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, khususnya pada bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan keluarga, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kepala Desa juga menyampaikan gambaran umum arah kebijakan dan prioritas program Pemerintah Desa Tahun 2026, sehingga diharapkan seluruh kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh DWP dapat selaras, terintegrasi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan menyampaikan paparan secara rinci mengenai rencana kerja dan program kegiatan DWP yang akan dilaksanakan pada bulan Januari 2026 dan periode selanjutnya. Rencana kegiatan tersebut meliputi keterlibatan aktif dalam kegiatan posyandu dan pemantauan kesehatan ibu dan anak, dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan dan bakti sosial, serta rencana pemberdayaan ibu-ibu melalui kegiatan pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas keluarga, dan penguatan peran perempuan dalam lingkungan masyarakat. Ketua DWP juga menyampaikan kesiapan dan komitmen seluruh anggota DWP untuk berpartisipasi aktif, menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Desa, serta melaksanakan setiap kegiatan secara tertib dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara aktif, terbuka, dan konstruktif antara Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu DWP. Dalam sesi diskusi ini dibahas berbagai hal penting, antara lain mekanisme koordinasi rutin antara Pemerintah Desa dan DWP, pembagian peran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan, dukungan sarana dan prasarana yang diperlukan, serta pentingnya pencatatan dan dokumentasi kegiatan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan melalui sistem e-reporting. Diskusi juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dan berkelanjutan agar setiap kegiatan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama.
Secara keseluruhan, kegiatan koordinasi berlangsung dengan tertib, lancar, dan partisipatif serta menghasilkan kesepakatan dan rencana tindak lanjut yang jelas dan terarah. Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi antara Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan dapat semakin solid, peran serta DWP dapat semakin optimal, serta pelaksanaan program desa dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan. Laporan kegiatan ini disusun sebagai bahan e-reporting dan dokumentasi resmi pelaksanaan kegiatan Pemerintah Desa serta sebagai dasar evaluasi dan perencanaan kegiatan selanjutnya. Penulis : Nindya Tanchanella Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Kecamatan Selorejo |
| 11 | 24-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Kabupaten Blitar telah mengadakan kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026 di Kawasan Wisata Kali Kebo Seen Gandusari Keterangan Program : Deskripsi Kegiatan Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar di laksanakan outdoor pada bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bagian Perencanaan Keuangan dan Bagian Tata Pemerintahan, Selain mengadakan pertemuan rutin juga di adakan Outbond. Dengan pembawa acara Ibu Yessi dan Ibu Mariana bertugas membaca Doa
Kegiatan dimulai dengan pembacaan Notulen oleh Ibu Sekretaris dilanjutkan dengan laporan masing masing bidang , mulai dari Bendahara , Sosial Budaya , Doorprize , arisan dan Tabungan. Ibu Ketua juga mengucapkan selamat bergabung kepada Ibu Yanis Haris dan Ibu Eri Anang di Dharma Wanita Kabupaten Blitar dan selamat kepada Bapak Haris yang telah dilantik sebagai assisten Umun Setda dan Bapak Anang sebagai Kapala Bagian Perekonomian Setda Kab Blitar Ibu Unun Badrodin juga menyampaikan bila pertemuan rutin selanjutnya di laksanakan pada Bulan April di karenakan ada Puasa dan hari raya , untuk kegiatan di laksanakan Indoor yang akan ada tambahan pelatihan untuk mrnambah wawasan anggota Dharma Wanita Persatuan khususnya di lingkup Sekretariat Daerah
Acara di lanjutkan dengan perkenalan dari Ibu Yanis Haris , Ibu Arisanti Bambang dan Ibu Eri Anang. Acara dilanjutkan dengan Ootbond yang di pandu oleh Team Outbond Bapak Suwarno, Ada beberapa permainan yang di laksanakan untuk menambah kekompakan antar anggota Adapun manfaat Outbond bagi anggota Dharma Wanita Persatuan adalah Penulis : H_M |
| 12 | 15-01-2026 | Senam Bio Energy Medical Chi kung
Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB menghadiri Undangan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar perihal kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi kung,yang diselenggarakan pada Hari KAMIS , 15 Januari 2025 bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro jam 05.30 s/d Selesai..Kegiatan ini adalah dalam rangka Senam Bio Energy Medical Chi kung bersama Bapak Bupati Blitar
Chi Kung (Qigong) adalah bagian dari budaya Tiongkok kuno yang fokus pada pengelolaan energi vital (Chi) dalam tubuh.
"Bio Energy Medical Chi Kung" adalah adaptasi yang menggabungkan prinsip-prinsip medis modern dengan Chi Kung, bertujuan membangkitkan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri (autotherapy).
Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah olahraga gerak lambat dan olah napas yang menggabungkan teori medis untuk mengaktifkan energi tubuh (chi) guna penyembuhan diri (autotherapy) fisik dan psikis, melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, serta menjaga keseimbangan energi, yang kini digalakkan oleh Pemkab Blitar untuk ASN sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Apa itu Bio Energy Medical Chi Kung? Sebuah metode senam yang menggabungkan olah napas dan olah gerak lambat. Dirancang berdasarkan teori medis untuk membangkitkan kemampuan tubuh menyembuhkan diri sendiri (autotherapy).
Manfaat Utama :
1. Melancarkan peredaran darah.
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunitas).
3. Menjaga keseimbangan energi tubuh.
4. Membantu memperbaiki fungsi organ.
5. Meningkatkan kebugaran jasmani dan ketenangan mental.
Karakteristik Gerakan :
Gerakannya sederhana, lembut, dan tidak membebani.
Banyak melibatkan gerakan ringan seperti berdiri jinjit dan fokus pada pusat energi di antara pusar dan anus (Ling Tien Kung).
Secara keseluruhan, ini adalah bentuk senam holistik yang aman dan mudah diikuti untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh dengan memanfaatkan energi alamiah tubuh.
Tujuan nya : Melancarkan peredaran darah, meningkatkan imunitas, menjaga keseimbangan energi, dan membantu memperbaiki fungsi organ melalui gerakan lembut dan pengaturan napas.
Pemerintah Kabupaten Blitar menggalakkan senam ini untuk ASN sebagai bagian dari program kesehatan, mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan produktivitas kerja
Diharapkan menjadi pola hidup sehat berkelanjutan, karena ringan, aman, dan mudah diikuti berbagai usia.
Ini adalah latihan fisik yang fokus pada pernapasan dan gerakan lembut untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menyeluruh dengan memanfaatkan energi vital tubuh.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung dianjurkan untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh karena gerakannya yang ringan, mudah diikuti lintas usia (termasuk lansia), dan fokus pada penyelarasan energi tubuh, pernapasan, serta pikiran untuk penyembuhan mandiri (autotherapy), melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, dan menjaga keseimbangan energi untuk produktivitas dan kualitas hidup lebih baik. manfaat Fisik: Melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun tubuh, memperkuat otot, memperbaiki fungsi organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
manfaat secara Mental: Menjaga keseimbangan energi, menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat.
Kapan digunakan:
Setiap hari (rutin): Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Pagi hari: Memulai hari dengan energi baru dan meningkatkan vitalitas, seperti yang dilakukan Bupati Blitar bersama ASN.
Saat merasa kurang bugar/stres: Membantu melepaskan ketegangan, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat.
Untuk pemulihan: Membantu tubuh mengobati diri sendiri (autoterapi) dan memperbaiki ketidakseimbangan tubuh yang mendasari penyakit, seperti terlihat pada lansia yang pulih dari masalah berjalan..demikian Laporan dari Kami semoga membawa manfaat (By Ririn Fitriana)
Program: Dokumentasi & Publikasi Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 13 | 09-01-2026 | KEGIATAN PEMBENTUKAN PENGURUSAN UP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Blitar Acara : Pertemuan Rutin UP DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar dan Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026 Peserta : 14 Orang anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. TUJUAN KEGIATAN Membentuk kepengurusan Dharma Wanita Persatuan yang sah dan tertib administrasi. Menetapkan struktur organisasi dan pembagian tugas pengurus. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antaranggota dalam pelaksanaan program kerja PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib, dan berdasarkan kesepakatan bersama. HASIL KEGIATAN Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman , dan Pertanahan Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026 SUSUNAN PENGURUS Bidang Pendidikan : Bidang Ekonomi : Bidang Sosial Budaya : KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN Jumlah pertemuan selama tahun 2026 sebanyak 6 (enam) kali, dengan pembagian sebagai berikut: PELAKSANAAN PROGRAM KERJA A. Bidang Ekonomi (Februari – Maret) Pembagian tabungan sembako, sebelum masuk bulan Ramadhan yang mana kegiatan ini sudah berlangsung setiap tahun menjelang Ramadhan ada kegiatan pembagian sembako untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang kedua adalah belanja bersama ke pasar tradisional di wilayah Sutojayan. Program ini bertujuan untuk mengangkat perekonomian masyarakat di daerah pedesaan dengan menggalakkan belanja ke pasar tradisional. B. Bidang Sosial Budaya (April–Mei) Bulan April adalah bulan peringatan hari Kartini, mengingatkan pada emansipasi wanita. Pada bulan ini akan diadakan lomba memasak dan plating, senam bersama. C. Bidang Pendidikan (Juni–Juli) Sosialisasi deteksi penyakit jantung. Sosialisasi e reporting ke ibu-ibu anggota DWP Disperkimtan. D. Sekretariat (Agustus-September) Lomba memperingati Hari Kemerdekaan RI. Lomba gabungan dengan karyawan karyawati Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. E. Bidang Sosial Budaya (Oktober - Nopember) Berkunjung ke panti memberikan bantuan. VIII. PENUTUP Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan. Laporan disusun oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 14 | 14-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Keterangan Program: Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 14 Januari 2026. Pertemuan digelar dalam rangka acara silaturahmi dan pembentukan pengurus baru. Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. Acara dipimpin oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan dihadiri oleh 12 anggota. Tujuan Kegiatan Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib dan berdasarkan kesepakatan bersama. Pembentukan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki manfaat strategis, baik bagi anggota, keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN), instansi pemerintah, maupun masyarakat luas. DWP berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) istri ASN guna mencapai kesejahteraan nasional. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026. Susunan pengurus sebagai berikut : Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Penulis : Bu Agung Budiono dan Ida Rosita |
| 15 | 13-01-2026 | KEGIATAN SERAH TERIMA JABATAN (SERTIJAB) PEJABAT KECAMATAN KESAMBEN DAN KEPALA UPT PUSKESMAS KECAMATAN KESAMBEN Bidang: Sekretariat Program Kerja: Penataan Organisasi dan Manajemen Kegiatan: Sosialisasi/Konsolidasi Organisasi (Serah Terima Jabatan) Keterangan Program: 1. UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Selasa, 13 Januari 2026 3. Pukul : 08.00 WIB – selesai 4. Tempat : Aula Kantor Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar 5. Acara : Serah Terima Jabatan Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kasi Trantib, dilanjutkan Serah Terima Jabatan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben pada pukul 13.00 WIB Ketua UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben, Ny. Tuty Yuliana Amir Bharata, menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) yang diselenggarakan pada hari Selasa, 13 Januari 2026 di Aula Kantor Kecamatan Kesamben. Kegiatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi dan konsolidasi pemerintahan guna memastikan kesinambungan roda administrasi, kelancaran koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kualitas layanan publik kepada masyarakat Kecamatan Kesamben secara tertib, profesional, dan akuntabel. Pada pukul 13.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Serah Terima Jabatan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben sebagai langkah penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatkan efektivitas manajemen layanan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan dan unit pelayanan kesehatan. Hadir dalam kegiatan ini antara lain: 1. Seluruh Perangkat Kecamatan Kesamben 2. Danramil 0808/14 Kesamben 3. Kapolsek Kesamben beserta Ibu 4. Babinsa dan Bhabinkamtibmas 5. Seluruh Kepala Desa beserta Ketua TP PKK se-Kecamatan Kesamben 6. Perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat 7. Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben 8. Ketua GOW Kecamatan Kesamben 9. Perwakilan RS Wafa Husada Kesamben 10. Perwakilan Aisyiyah Kesamben 11. Perwakilan Muslimat Kesamben 12. Perwakilan tokoh pemuda Kecamatan Kesamben Tujuan Kegiatan: 1. Melaksanakan proses pisah kenal antara pejabat lama dengan pejabat baru secara resmi dan tertib administrasi. 2. Menjaga kesinambungan tugas pemerintahan serta mendukung kelancaran layanan publik di Kecamatan Kesamben. 3. Memperkuat koordinasi lintas sektor antara perangkat kecamatan, unsur TNI/Polri, pemerintah desa, organisasi perempuan, serta tokoh masyarakat. 4. Meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan melalui penguatan kepemimpinan di UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben. Pelaksanaan Kegiatan: Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan dan doa bersama. Selanjutnya dilaksanakan prosesi Sertijab Sekretaris Kecamatan Kesamben dan Kasi Trantib. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh suasana kebersamaan sebagai wujud dukungan terhadap transisi kepemimpinan yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab. Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan Sertijab Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Kesamben. Rangkaian ini menjadi momentum penting untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, responsif, serta sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Hasil dan Dampak Kegiatan: 1. Sertijab pejabat kecamatan dan Kepala UPT Puskesmas terlaksana dengan lancar, tertib, dan akuntabel. 2. Terbangunnya komunikasi dan sinergi yang lebih kuat antar unsur pemerintahan, desa, organisasi perempuan, dan tokoh masyarakat. 3. Terjaganya kesinambungan roda pemerintahan dan layanan publik, khususnya bidang ketenteraman, ketertiban, serta layanan kesehatan masyarakat. 4. Meningkatkan semangat kolaborasi dalam mendukung program-program Kecamatan Kesamben dan pelayanan prima bagi masyarakat. Penutup: Dengan terlaksananya kegiatan Serah Terima Jabatan ini, diharapkan pejabat baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program kerja, serta meningkatkan kinerja pelayanan publik dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. UP Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Kesamben berkomitmen mendukung terciptanya pemerintahan yang harmonis, solid, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Laporan ini disusun oleh: Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Kecamatan Kesamben |
| 16 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas PUPR Kabupaten Blitar Agenda Menghadiri Kegiatan Pertemuan Rutin Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Bidang : Sekretariat Keterangan Program : Hari ini, anggota Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berkumpul dalam pertemuan rutin perdana di tahun 2026. Acara ini dihadiri oleh Ibu Ketua Unsur Dharma Wanita Persatuan unsur pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Ibu Ratna Dewi Agus Zaenal Arifin, Ibu - ibu Istri Kepala Bidang, dan anggota Dharma Wanita Persatuan lainnya. Hadir 11 orang dari Sekretariat, 6 orang dari Bidang Sumber Daya Air, 7 orang dari Bidang Bina Marga, 8 orang dari Bidang Cipta Karya dan 8 orang dari Bidang Tata Ruang. Acara dimulai dengan pembukaan, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh salah satu anggota Dharma Wanita Persatuan ibu Titis dari Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Ibu Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar memberikan sambutan hangat kepada seluruh anggota yang hadir. Beliau berharap pertemuan ini dapat meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antar anggota Dharma Wanita Persatuan. Setelah itu, Ibu Bendahara memberikan laporan keuangan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Laporan ini diterima dengan baik oleh seluruh anggota. Acara dilanjutkan dengan foto bersama seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Kemudian, acara ramah tamah dan rujakan diadakan untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antar anggota. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk kegiatan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar di tahun 2026. |
| 17 | 13-01-2026 | KEGIATAN PEMBENTUKAN PENGURUSAN UP DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BLITAR
Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blita Pukul : 09.00 – 12.00 WIB Lokasi : Ruang Rapat Lantai 1 Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar Acara : Pertemuan Rutin UP DWP Dishub Kabupaten Blitar dan Penyusunan Kepengurusan serta Program Kegiatan Tahun 2026 Peserta : 19 Orang anggota Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar.
Dalam rangka menjamin keberlangsungan organisasi dan kelancaran pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan, diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru. Pembentukan pengurusan ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang jelas, efektif, dan sesuai dengan ketentuan organisasi guna mendukung pelaksanaan kegiatan DWP secara terarah dan berkelanjutan. TUJUAN KEGIATAN
PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pembentukan pengurusan Dharma Wanita Persatuan dilaksanakan melalui musyawarah anggota. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan dan penetapan struktur kepengurusan yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta bidang-bidang sesuai ketentuan organisasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar, tertib, dan berdasarkan kesepakatan bersama. HASIL KEGIATAN Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar dan Program Kerja Periode tahun 2026 SUSUNAN PENGURUS Ketua : Ny. Leliana Novianita Wakil Ketua : Ny. Fibe Mike Widhianto Sekretaris : Ny. Nur Salamah Ny. Widya Kurniasari Bendahara : Ny. Indah Nurmawanti Bidang Pendidikan : 5. Ny. Wiwit Noviant0 6. Ny. Yudi Prasongko
1. Ny. Agysanti Katerina Adikasari Heri Purwanto 5. Ny. Affan Ardiansyah
Bidang Sosial Budaya : 5. Ny. Ghulam Habibi 6. Ny. Hadi Sunyoto
KEGIATAN PERTEMUAN RUTIN Jumlah pertemuan selama tahun 2026 sebanyak 4 (empat) kali, dengan pembagian sebagai berikut: Pertemuan I : Rapat umum dan koordinasi program kerja Pertemuan II (April–Juni) : Bidang Pendidikan Pertemuan III (Juli–September) : Bidang Ekonomi Pertemuan IV (Oktober–Desember) : Bidang Sosial Budaya
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA A. Bidang Pendidikan (April–Juni)
B. Bidang Ekonomi (Juli–September)
C. Bidang Sosial Budaya (Oktober–Desember)
VIII. PENUTUP Dengan terbentuknya kepengurusan Dharma Wanita Persatuan, diharapkan pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan kontribusi positif bagi anggota serta mendukung program instansi secara berkelanjutan. Selain itu, melalui pelaksanaan program kerja tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anggota dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya serta mendukung program pemerintah dan instansi secara berkelanjutan.
Laporan disusun oleh Ny. Nur Salamah selaku operator e-reporting Unit Pelaksana Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar
Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perhubungan |
| 18 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sekretariat Program : Penataan organisasi “Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar A. Keterangan Program : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana DPMPTSP Kabupaten Blitar 1. Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar 2. Hari / Tanggal : Jum’at , 9 Januari 2026 3. Pukul : 09.00 – 12.00 WIB 4. Lokasi : Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Jl Veteran no 10 Blitar 5. Acara : Pertemuan rutin bulan Januari 2026 Jum’at, 9 Januari 2026 Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar mengadakan pertemuan rutin pertama di tahun 2026 yaitu di bulan Januari.Acara pertemuan ini diadakan setelah seluruh anggota DWP UP mengikuti pengajian Isra Mi’raj bersama seluruh karyawan DPMPTSP Kabupaten Blitar. Dalam pertemuan ini dijalankan secara santai, acara ramah tamah serta penyusunan rencana kegiatan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar selama tahun 2026. Pertemuan dibuka oleh Ibu Mida Bayu Aji selaku Ketua DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pertemuan rutin ini direncanakan ada kegiatan setiap bulan,yaitu pertemuan rutin, pengajian, senam dan kegiatan di beberapa bidang sesuai dengan program kerja yang ada pada organisasi Dharmawanita Kabupaten Blitar. Harapan dari setiap pertemuan rutin ini bisa memberikan manfaat , nilai tambah ilmu dan keterampilan bagi seluruh anggota Selanjutnya Ibu Wening Rendra selaku wakil ketua DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar mengingatkan kembali susuana ke anggotaan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar serta tugas tugas per bidang sesuai ketentuan organisasi Dharmawanita Kabupaten Blitar B. Pengertian Dharmawanita Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun istri Aparatur Sipil Negara (ASN)/PNS, serta istri pejabat negara dan pensiunan PNS/ASN wanita di Indonesia, bertujuan meningkatkan kualitas SDM keluarga ASN, kesejahteraan, dan berperan mendukung pembangunan nasional melalui kegiatan pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Organisasi ini independen, demokratis, dan tidak terikat partai politik, dengan kegiatan yang berkembang dari keterampilan rumah tangga menjadi peningkatan kapasitas profesional dan spiritual. C. Tujuan Utama Meningkatkan kualitas: Membina anggota dan keluarga ASN untuk mencapai kesejahteraan nasional. Memperkuat persatuan: Memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan di antara anggota. Kemitraan strategis: Menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional. D. Anggota - Istri ASN/PNS, PPPK. - Istri pejabat negara di bidang pemerintahan. - Istri pensiunan PNS/ASN dan janda PNS/ASN wanita. - Istri pegawai BUMN/BUMD, kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, perangkat pemerintah desa, serta istri TNI dan Polri. E. Kegiatan - Pendidikan: Pelatihan, seminar, parenting, dan beasiswa. - Ekonomi: Pelatihan keterampilan dan dukungan UMKM. - Sosial Budaya: Kegiatan sosial, amal, dan pengembangan keagamaan/spiritual. F .Sejarah Singkat Awalnya bernama Dharma Wanita, didirikan 5 Agustus 1974 untuk istri seluruh Pegawai Republik Indonesia (PNS, TNI, Polri, BUMN). Berubah nama menjadi Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 7 Desember 1999, menjadi wadah khusus istri PNS/ASN.G. Struktur Organisasi dan Susunan Pengurus Dharmawanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Pembina : Kepala DPMPTSP Kabupaten Blitar Bpk Bayu Aji Mariska , SE, M.M Ketua : Ny. Midawati Bayu Aji Mariska Wakil Ketua: Ny. Mening Rendra Dwi Santoso Sekertaris : Ny Dwi Yuhana Hindra Suwarno, Ny. Beti Cholidin Amin Bendahara : Ny. Anik Josep Andri Sukma , Ny Wahyu Setyaningrum BIDANG EKONOMI Ketua : Ny Ilma Fahmi Firdaus Anggota : Ny Della Bara Naufal Ny. Emilia Rahmawati Ny Meiga Sari Puspa Ny Luluk Azizah Ny. Hesti Anwar BIDANG PENDIDIKAN Ketua : Ny. Mina Didik Suhartanto Anggota : Ny. Almira Ferry Fawzie Ny. Ambarwati Nunuk W Ny. Sumadyo Yulianti Ny. Selvia Jaka Anugerah Utama Sdr. Yuni Endah Puji Lestari Sdr. Arista Putri BIDANG SOSIAL BUDAYA Ketua : Ny. Defi Ivan Nur Sudrajat Saputra Anggota Ny.Dhea Sileng F Ny. Dewi Virgiaswari Putri Ny Dewi Robiatul Ny. Tutik Purhadi Ny. Arimbi Adi Putri Setiap bidang akan disusun sebanyak empat kegiatan untuk mengisi kegiatan DWP UP DPMPTSP selama tahun 2026. Kegiatan per bidang ini akan dioptimalkan dengan pemberdayaan poyensi anggota . H. Gambaran Rencana Kegiatan per Bulan Tahun 2026 Januari : pertemuan rutin awal tahun dan penyusunan rencana kegiatan selama satu tahun. Februari : bidang sosial budaya , belanja DWP UP DPMPTSP Maret : bakti sosial ke panti asuhan pada bulan Ramadhan April : DWP Belanja ke pasar tradisional Mei : Senam bersama Juni : Bidang pendidikan make up class Juli : Pengajian Agustus : Lomba agustus, September : kunjungan ke museum penataran Oktober : pelatihan Henna November : Praktek Rebanding dan Repacking Product Desember : praktek pembuatan tahu genjrot ceria dan praktek pembuatan tumpeng rujak buah PENUTUP Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar diawal tahun ini berjalan dengan lancar dan tertib .Semoga kegiatan ini bisa tetap menyambung silahturahmi dan kebersamaan . Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja. Disusun oleh: Ny. Beti Cholidin Amin Operator e-Reporting UP DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 19 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sekretariat Program : Informasi dan Humas “Pengajian Karyawan dan Angota DWP UP dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Keterangan Program : Pengajian Karyawan dan DWP UP DPMPTSP Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1. Nama Kegiatan :Pengajian Karyawan dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 2. Hari / Tanggal : Jum’at , 9 Januari 2026 3. Pukul : 07.00 – 09.00 WIB 4. Lokasi : Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Jl Veteran no 10 Blitar 5. Acara : Pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Jum’at , 9 Januari 2026 bertempat di Mushola “Al Aqso “ Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar, Jl Veteran no 10 Blitar diadakan Pengajian bersama. Pengajian ini dalam rangka memperingati yang diikuti oleh seluruh karyawan dan Dharmawanita Persatuan Unit Kerja DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pengajian ini dimulai pukul 07.00, dibuka oleh bapak Bayu Aji M, SE,MM selaku Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Blitar. Pengajian inidisampaikan oleh KH. Ahmad Sulthon, Isra Mi’raj adalah peristiwa mukjizat Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, terbagi menjadi dua bagian: Isra (perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Yerusalem) dan Mi'raj (perjalanan naik dari Masjidil Aqsa menuju langit ke tujuh (Sidratul Muntaha), di mana beliau menerima perintah salat lima waktu. Peristiwa ini terjadi pada periode akhir kenabian di Mekah, sekitar tahun 620-621 M, sebagai penguat iman Nabi saat menghadapi kesedihan dan cobaan. Makna dan Hikmah •Penguatan Iman: Menguatkan keyakinan Nabi dan umat Islam akan kebesaran Allah SWT. •Perintah Salat: Menerima langsung perintah salat lima waktu dari Allah, menjadi tiang agama. •Pelajaran Moral: Menunjukkan keutamaan keadilan, amanah, dan peringatan bagi pengkhianat. •Persaudaraan: Pertemuan dengan para nabi lain di setiap langit menunjukkan kesatuan ajaran Allah. •Simbol: Isra (horizontal) simbol hubungan antarmanusia, Mi'raj (vertikal) simbol hubungan dengan Allah. Detail Perjalanan •Isra: Perjalanan malam dari Mekah ke Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa). •Mi'raj: Kenaikan dari Masjidil Aqsa melalui tujuh lapisan langit, bertemu nabi-nabi seperti Adam, Yusuf, Musa, dan Ibrahim, hingga ke Sidratul Muntaha. •Diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. •Pada tahun 2026, jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Ada beberapa pendapat ulama tentang waktu kapan itu Isa Mi’raj yaitu tanggal 17 Ramadhan, 27 Rabiual awal , 27 Rabiul Ahkir, dan 27 Rajab . Sebagian besar Penduduk Indonesia mengambil pendanpat peringatan Isra Mi’raj pada tanggal 27 Rajab. Diahkir dan awal tahun ini Kh . Ahmad Sulton menghimbau untuk semua hadirin untuk kompak selalu (Jangan pernah menyalahkan orang lain dan tidak merasa paling benar). Manusia adalah umat Allah SWT yang telah diberi empat hidayah, yaitu : 1. Insting : berupa pancaindra , contoh lain Bayi ketika lahir menangis. 2. Akal 3. Agama : Islam , manusia diberi pilihan antara fujur atau takwa 4. Hidup Kunci menjalani hidup adalah Ibadah karena sesungguhnya manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah Orang yang tidak baik Akhlaknya akan mengalami 4 hal, yaitu: 1. Sholatnya atau Ibadahnya tidak akan khusuk. 2. Doa tidak terkabul 3. Rejeki 4. Tak dilihat oleh malaikat Tujuh golongan yang cepat masuk neraka, yaitu: 1. Pemimpin yang Dzalim Mereka adalah pemimpin yang tidak amanah di saat memegang jabatan. Jabatan yang dimiliki digunakan hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya bukan untuk kepentingan umat. Padahal, dalam pandangan Islam, jabatan merupakan sebuah amanah yang besar. Pertanggungjawabannya bukan hanya kepada manusia melainkan juga kepada Allah SWT. Itulah mengapa para sahabat enggan untuk memegang jabatan sebagai pemimpin untuk menggantikan posisi Rasulullah SAW. Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa jenazah Rasulullah baru dimakamkan tiga hari setelah beliau wafat. Ini disebabkan para sahabat menunggu siapa pemimpin sesudah Rasulullah. 2. Pengusaha yang Khianat Segala bentuk usaha yang dilakukan bertentangan dengan apa yang sudah ditentukan dalam Islam. Usahanya menggunakan cara-cara tidak terpuji seperti menipu. Kalau ia seorang pedagang buah, di atas keranjang buah selalu ditempatkan buah-buah yang masih baru dan segar tetapi di bagian bawah, buahnya dalam keadaan jelek bahkan ada yang busuk. Islam pun melarang setiap pedagang untuk mengurangi timbangan karena dengan berbuat itu akan merugikan konsumen. Kegiatan menimbun barang juga merupakan perbuatan yang ditentang dalam ajaran Islam. Alasannya, kegiatan itu biasanya digunakan untuk meresahkan masyarakat aibat mahalnya harga barang. Tindakan itu merugikan masyarakat. 3. Penguasa Kecil yang Mempunyai Kesombongan Besar Terkadang kita jumpai di masyarakat bahwa pemimpin-pemimpin daerah justru ingin diperlakukan dengan istimewa bahkan terkadang melebihi pemimpin yang memiliki kekuasaan yang lebih besar. Mereka sombong dengan jabatan yang dikuasai. Padahal yang berhak sombong tidak lain adalah Allah SWT. 4. Fanatisme Golongan Mereka memiliki rasa fanatisme yang berlebihan terhadap sebuah kelompok atau golongan. Apa pun akan mereka lakukan asalkan demi golongannya. Mereka berjuang bukan untuk mencari ridha Allah SWT melainkan untuk kepentingan golongan. Ketika umat Islam dizalimi mereka tidak beraksi tapi kalau kelompok mereka diganggu dan dianiaya mereka berjuang habis-habisan untuk membela kelompoknya. 5. Orang Awam karena Kebodohannya Mereka hanya ikut-ikutan dengan sekolompok orang yang mereka anggap benar. Akibatnya, mereka tidak mengerti apa yang mereka lakukan. Di dalam Alquran, Allah SWT menjelaskan, akan meninggikan derajat orang yang berilmu. Karena itu, mencari ilmu dalam Islam juga merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. 6. Ulama yang Mempunyai Hati Dengki Ulama menurut arti bahasa adalah orang yang berilmu. Setiap ilmu yang dimiliki harus digunakan untuk kepentingan umat, bukan untuk kepentingan individu ataupun kelompok. 7. Orang yang berzina PENUTUP Pengajian Karyawan dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj berjalan dengan lancar dan tertib .Semoga kegiatan ini bisa tetap menyambung silahturahmi dan kebersamaan serta mampu meningkatkan Iman dan Taqwa semua yang hadir . Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja. Disusun oleh: Ny. Beti Cholidin Amin Operator e-Reporting UP DWP Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar Program: Penyampaian Informasi Pelaksana: Dinas Penanaman Modal dan PTSP |
| 20 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Pelaksanaan Kegiatan Periode Bulan Januari Tahun 2026 Nama Kegiatan : Pertemuan Rutin Jumlah Peserta Yang Mengikuti Kegiatan Sebanyak 18 Orang dari 24 Anggota Yang Terdiri Dari Anggota Up Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Srengat Kab. Blitar A. Latar Belakang Rapat rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) biasanya dilakukan untuk membahas program kerja, kegiatan sosial, dan pengembangan anggota. DWP sendiri merupakan organisasi perempuan yang terdiri dari istri pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia. Rapat rutin ini bisa mencakup berbagai hal, mulai dari pembinaan anggota, pemberdayaan wanita, hingga mendukung program-program pemerintah. B. Tujuan Kegiatan C. Susunan Kegiatan D. Pelaksanaan Kegiatan Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Nn. Gandes Intan Sintiana, dilanjutkan dengan doa. Selanjutnya seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan sebagai bentuk rasa nasionalisme dan semangat kebersamaan dalam organisasi. Ketua Up Dharma Wanita Menyampaikan Dalam Sambutannya Untuk Selalu Bersyukur Kepada Seluruh Peserta Bahwa Kita Sebagai Istri Pegawai Negeri Bisa Diberikan Kesempatan Untuk Hadir Bersama. Kegiatan Berlangsung Dengan Meriah Dan Berjalan Sesuai Dengan Waktunya. Setelah Acara Sambutan Selesai Langsung Dilanjutkan Dengan sambutan dari Wakil Ketua UP Dharma Wanita beliau menyampaikan dan menjelaskan tentang topoksi masing masing bidang. Setelah sambutan, acara dilanjutkan diisi oleh Bidang Ekonomi dengan narasumber Ny. Indri Kurdi dan Ny. Siti dengan melaksanaan kegiatan membuat keterampilan berupa pembuatan prakarya atau kerajinan tangan. Adapun kerajinan yang dibuat adalah Bros dan gantungan kunci dengan memanfaatkan bahan kawat bulu, lem tembak, dan gunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota DWP. Setelah acara pembuatan kerajinan tangan dilanjut acara pisah sambut anggota dharma Wanita kecamatan srengat dari Ny. Crishtina Andreas Didik kepada Ny. Citra Ekha Sakti. Semua anggota diimbau untuk lebih aktif dalam setiap kegiatan dan menjaga kekompakan antaranggota demi kelancaran program kerja organisasi. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian doorprize kepada para peserta, yang menambah suasana kebersamaan dan keakraban selama kegiatan berlangsung. Kegiatan pertemuan Unit Pelaksana DWP Kecamatan Srengat ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan. Disusun Oleh: |
| 21 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan tasyakuran PPPK dan pisah sambut pegawai BPBD Keterangan program Susunan Acara Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wujud rasa syukur serta sarana mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan BPBD Kabupaten Blitar. Mensyukuri pengangkatan PPPK BPBD Kabupaten Blitar, memberikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya, menyambut pejabat baru agar dapat segera beradaptasi dan bersinergi dalam pelaksanaan tugas, dan meningkatkan soliditas dan semangat kerja pegawai. Dalam rangka ungkapan rasa syukur atas pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pejabat lama dan penyambutan pejabat baru di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Tasyakuran PPPK dan Pisah Sambut. Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian selama bertugas, Kepala Pelaksana beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar memberikan cinderamata kepada pejabat lama yaitu Bapak Windu Susilo, S.E., M.M. dan Ibu Eny Puspitarini, S.E., M.M. Penyerahan cinderamata ini merupakan ungkapan terima kasih atas kontribusi, kerja sama, dan pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi penanggulangan bencana di Kabupaten Blitar. Dalam rangkaian acara Tasyakuran PPPK dan pisah sambut pegawai BPBD Kabuapten Blitar, Ketua Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi menyampaikan arahan sekaligus membentuk struktur organisasi Dharma Wanita Persatuan BPBD yang baru sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian doorprize kepada anggota Dharma Wanita Persatuan BPBD Kabupaten Blitar sebagai bentuk apresiasi dan untuk menambah semangat serta kebersamaan seluruh peserta. Selain pembagian doorprize, acara juga diisi dengan tausiyah K.H Ahmad Sulthon. Dalam tausiyahnya, menyampaikan bahwa bersyukur merupakan kunci ketenangan hidup dan pembuka datangnya nikmat Allah SWT. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan alhamdulillah, tetapi juga melalui sikap menerima ketentuan Allah, menjalankan amanah dengan ikhlas, serta memanfaatkan nikmat yang diberikan untuk hal-hal yang bermanfaat. K.H Ahmad Sulthon menegaskan bahwa manusia memiliki berbagai sifat dasar yang apabila tidak dikendalikan dapat menjauhkan diri dari rasa syukur. Oleh karena itu, terdapat tujuh sifat manusia yang harus dihindari, yaitu: 1) Lupa Bersyukur: Sering melupakan nikmat yang telah diterima akan membuat hati sempit dan mudah mengeluh. Orang yang bersyukur akan senantiasa merasa cukup dan tenang. 2) Sombong: Kesombongan muncul ketika seseorang merasa paling mampu, paling berjasa, dan paling benar. Sifat ini dapat menghapus pahala dan merusak hubungan dengan sesama. 3) Mengeluh Berlebihan: Mengeluh tanpa kesabaran menunjukkan kurangnya rasa syukur. Setiap ujian merupakan sarana untuk meningkatkan keimanan dan kedewasaan diri. 4) Iri dan Dengki: Iri terhadap keberhasilan orang lain dapat menimbulkan kebencian dan perpecahan. Islam mengajarkan untuk saling mendoakan dan mengambil pelajaran dari kesuksesan orang lain. 5) Tamak dan Cinta Dunia Berlebihan: Kecintaan berlebihan terhadap harta dan jabatan dapat melalaikan manusia dari kewajiban kepada Allah SWT. Segala yang dimiliki hanyalah titipan semata. 6) Mudah Terpancing Emosi: Tidak mampu mengendalikan emosi dapat menimbulkan penyesalan dan konflik. Kesabaran merupakan akhlak mulia yang harus senantiasa dijaga. 7) Mengabaikan Amanah: Amanah adalah tanggung jawab yang harus dijaga dengan penuh keikhlasan. Kegiatan Tasyakuran PPPK dan Pisah Sambut BPBD Kabupaten Blitar telah terlaksana dengan lancar, tertib, dan penuh keakraban. Kegiatan ini menjadi sarana ungkapan rasa syukur atas pengangkatan PPPK sekaligus bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pejabat lama serta penyambutan pejabat baru di lingkungan BPBD Kabupaten Blitar. Melalui kegiatan ini, terjalin silaturahmi yang semakin erat, meningkatnya rasa kebersamaan, serta tumbuhnya semangat dan motivasi kerja seluruh pegawai. Diharapkan momentum ini dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan penanggulangan bencana di Kabupaten Blitar. |
| 22 | 08-01-2026 | RAPAT KOORDINASI RENCANA KEGIATAN DWP DISPUSIP TAHUN 2026 DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN BLITAR Hari/Tanggal : Kamis, 8 Januari 2026 Waktu : Pukul 10.00 WIB – selesai Tempat : Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Peserta : Anggota Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Bidang : Sekretariat I. Pendahuluan Rapat Koordinasi Rencana Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Tahun 2026 dilaksanakan sebagai forum resmi untuk membahas, merumuskan, dan menyepakati rencana program kegiatan yang akan dilaksanakan selama tahun 2026. Rapat ini bertujuan untuk mewujudkan program kerja yang terarah, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan anggota. II. Dasar Pelaksanaan III. Jalannya Musyawarah Kegiatan rapat Koordinasi dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta penuh suasana kebersamaan. Rapat diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penyampaian tujuan musyawarah serta evaluasi singkat kegiatan tahun sebelumnya. Selanjutnya, peserta menyampaikan usulan rencana kegiatan tahun 2026 yang dibahas bersama untuk mencapai mufakat. IV. Hasil Musyawarah A. Bidang Pendidikan B. Bidang Sosial dan Budaya C. Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan V. Rincian Rencana Kegiatan Tahun 2026 VI. Penutup Laporan ini dibuat oleh Trianawati selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar Program: Sosialisasi/Konsolidasi Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
| 23 | 07-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pertemuan Rutin DWP bulan Januari 2026
Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sosial Budaya yang diketuai oleh Ibu Nanik Hangga Puja Kesuma. Selain mengadakan pertemuan rutin, Beliau juga mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu.
Adapun susunan acara adalah sebagai berikut:
ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar. |
| BIDANG : PENDIDIKAN | ||
| 24 | 20-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar unit Bappedalitbang Dharma Wanita Persatuan Bappedalitabang telah mengikuti kegiatan Keterangan Program Susunan Acara : Diawal tahun 2026 tepatnya di bulan Januari Dharmawanita Bappedalitbang mengadakan kegiatan rutin yang setiap bulannya dilaksanakan. Dalam pertemuan kali ini selain melaporkan kegiatan yang sudah berlangsung sebelumnya, mengevaluasi program Dharmawanita di tahun 2025 serta pelaporan keuangan Dharmawanita Bappedalitbang. Pertemuan kali ini juga diadakan seminar tentang Bijak Bermedia Sosial. Seminar kali ini sangat bermanfaat untuk Ibu-ibu DWP Bappedalitbang. Karena di era digitalisasi yang perkembangannya sangat pesat sekali, terkadang kita kesulitan untuk mengejar perkembangannya. Dalam bermedia social kita juga punya hal-hal yang harus kita lakukan. Ada beberapa prinsip yang bisa kita lakukan agar kita tidak sembrono dalam bermedia. Berikut prinsip-prinsip yang bisa kita lakukan agar kita bisa menjadi bijak dalam bermedia social : 1.Saring Sebelum Sharing Pastikan sebelum menyebarkan informasi sebaiknya kita harus mengecek kebenarannya. Hindari kata kasar, ejekan, atau sarkasme yang berlebihan. Karena bisa meyebabkan kesalahpahaman yang tidak aka nada habisnya. Kita harus tau bahwa media social itu adalah tempat orang bebas berpendapat maka dari itu kita harus menghargai segala pendapat yang kadang berbeda dengan pendapat kita. Hindari doomscrolling terus menerus menggeser layer sampai lupa waktu yang bisa menyebabkan kecemasan yang berlebihan, kelelahan mental dan membuat kita tidak produktif. tanyakan pada diri kita sendiri seandainya kita menulis ini apakah akan ada yang tersinggung, atau dapat berdampak kepada orang lain. Dalam bermedia social kita juga harus membatasi segala informasi pribadi milik kita mulai dari nama lengkap, Alamat, nomor handphone bahkan Lokasi realtime kita. Karena sangat berbahaya sekali apabila kita menyebarkan data pribadi bisa disalahgunakan orang lain untuk melakukana Tindakan criminal misalnya. Sebisa mungkin kita membagikan konten yang bisa mengedukasi orang banyak, bermanfaat, memberikan karya terbaik, yang bisa menginspirasi banyak orang. Seminar kali ini sangat bermanfaat sekali untuk Ibu-Ibu Dharmawanita Bappedalitbang, kita belajar banyak hal tentang bagaimana agar kita bijak dalam bermedia social. Lebih berhati-hati lagi karena tugas kita mendampingi Suami sebagai Abdi Negara yang kadang banyak disorot kinerjanya oleh media. Maka dari itu kita harus lebih berhati-hati memilah dan memilih mana yang akan kita upload dimedia social kita karena dampak baik atau buruk bukan hanya kita yang akan mendapatkannya. Semoga bertemuan kali ini berdampak baik untuk Ibu-Ibu Dharmawanita Bappedalitang dan semoga dipertemuan berikutnya kita bisa belajar lebih banyak lagi dengan materi yang berbeda dan bermanfaat. Laporan kegiatan ini ditulis dan diedit oleh Ny. Siska Comalla selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Bappedalitbang. |
| 25 | 25-01-2026 | KEGIATAN SUARA SASTRA EDISI 68 Bidang : Pendidikan Keterangan : Pada hari Minggu, 25 Januari 2026 Ibu Septiyawati dan Ibu Trianawati ditugaskan oleh Ibu Ketua DWP Dispusip untuk menghadiri undangan dari Komunitas Suara Sastra, kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar dengan Komunitas Suara Sastra yang dilaksanakan rutin setiap 2 minggu sekali. Acara ini merupakan sebuah forum komuniti sastra yang membincangkan tentang hubungan pribadi dengan puisi dilanjutkan dengan sesi pembacaan karya sastra dari masing-masing peserta yang hadir.
Berikut adalah rangkuman hasil kegiatan suara sastra : 1. Hubungan Peribadi dengan Puisi Beberapa peserta menyampaikan pengalaman unik mereka tentang seberapa dekat mereka dengan dunia puisi : 2. Isu Teknologi dan Kreativiti (AI) Acara kemudian dilanjutkan dengan berdiskusi mengenai kesan Kecerdasan Buatan (AI) terhadap penulisan sastra. Walaupun AI mampu menghasilkan bahasa yang sempurna, mereka berpendapat bahwa kreatifitas manusia tidak boleh digantikan kerana AI tidak mempunyai "rasa" atau jiwa yang lahir daripada pengalaman hidup manusia 3. Pengumuman Kelas Puisi "Suara Sastra" Acara ini juga mengumumkan penutupan pendaftaran untuk kelas penulisan puisi : 4. Sesi Pembacaan Puisi dan Cerpen Tampilan Peserta : Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mendokumentasikan kegiatan. Laporan ini dibuat/disunting oleh Trianawati selaku operator eReporting Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar. Program: Taman Bacaan Masyarakat Pelaksana: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
| BIDANG : EKONOMI | ||
| 26 | 02-02-2026 | Ibu Ketua Dharma Wanita Kecamatan Garum Kabupaten Blitar beserta anggota, mengunjungi kegiatan Bazar UMKM di desa Slorok pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh warga sekitar juga para UMKM se Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kerja : Ketahanan Keluarga
Keterangan Program :
1. Penyelenggara : Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Garum
2. Hari / tanggal : Jumat, 30 Januari 2026
3. Pukul : 08.00 WIB s.d selesai
4. Peserta : 61 peserta
5. Lokasi : Lapangan Desa Slorok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
6. Acara : Bazar UMKM dan lomba2
Kegiatan di awali dengan sambutan singkat dari Bapak Camat Garum Frazao Castelo SE, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pegawai dan anggota DWP dalam mengikuti kegiatan ini. Semua pegawai dan anggota DWP bisa berkumpul bersama di lapangan dengan suasana bahagia untuk melakukan Bazar UMKM bersama agar kegiatan ini bisa mendongkrak Ekonomi di Kecamatan Garum Kususnya
Ceramah singkat disampaikan oleh Bapak Nurhidayat, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran, semangat pelayanan, dan akhlak yang mulia dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. "Jabatan hanyalah titipan, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Jadikan tugas sebagai ladang ibadah, bukan sekedar rutinitas," tutur Bapak Nurhidayat dengan penuh semangat di depan rekan-rekan kerja Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Selanjutnya beliau memimpin doa, dipanjatkan untuk keselamatan pribadi, keluarga, kelancaran tugas kedinasan, serta keberkahan bagi seluruh pegawai di lingkungan Dinas Perkimtan, keberkahan bagi semua anggota DWP Disperkimtan yang selalu menjadi support terdepan bagi para suami.
Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembinaan keluarga ASN, dengan fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta pembentukan karakter anak. DWP aktif memberikan edukasi, memupuk keharmonisan keluarga, mendukung karier suami, serta memperdayakan anggota melalui kegiatan ekonomi kreatif, sosial, dan kesehatan.
Berikut adalah bentuk-bentuk peran aktif anggota DWP :
1. Pilar ketahanan keluarga : DWP menjadi penopang utama ketahanan keluarga ASN yang harmonis, berdaya, dan berakhlak.
2. Pembinaan Pendidikan dan Karakter Anak : aktif dalam mendidik anak, memastikan tumbuh kembang yang sehat (asah, asih, asuh) guna menciptakan generasi berkarakter.
3. Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial : mengadakan program nyata seperti pemberdayaan ekonomi kreatif, kegiatan sosial, dan kesehatan bagi anggota.
4. Mendukung Kinerja Suami (ASN) : memberikan dukungan moral dan menciptakan suasana rumah tangga yang kondusif agar suami dapat fokus pada pelayanan publik dan tugas profesionalnya.
5. Sinergi dan Solidaritas : menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat kebersamaan dan netralitas anggota DWP.
6. Penggerak Program Nasional : terlibat langsung dalam program-program pemerintah, seperti "DWP mengajar" dan kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui peran aktif ini, DWP tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak pembangunan manusia yang dimulai dari lingkup keluarga ASN.
Kegiatan ditutup dengan Lomba
Laporan disusun oleh . Siti Sundari selaku operator e-reporting Kecamatan Garum Kabupaten Blitar
Program: Bazaar Pelaksana: Kecamatan Garum |
| 27 | 14-01-2026 | KEHADIRAN KETUA DHARMA WANITA DINAS TENAGA KERJA DALAM PERTEMUAN RUTIN PENGURUS DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Ibu Ketua UP Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar Bidang : Ekonomi Keterangan : 1. Hari/Tanggal : Rabu, 14 Januari 20252. Pukul : 08.00 – selesai 3. Tempat : Excellent Creative, Jl. Brawijaya, Genengan, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar 4. Acara : Pertemuan Rutin Perdana Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar Tahun 2026 Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia anggota, Ketua Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar menghadiri undangan kegiatan Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai sarana silaturahmi, koordinasi, evaluasi, dan pengembangan kapasitas anggota Dharma Wanita Persatuan. Keikutsertaan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarorganisasi Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Dasar Kegiatan ini adalah : 1. Program kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.2. Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar. 3. Komitmen Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan anggota. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1. Mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.2. Menjalin koordinasi dan memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja dengan DWP Kabupaten Blitar. 3. Melakukan evaluasi program kerja Dharma Wanita yang telah dilaksanakan. 4. Meningkatkan wawasan dan kapasitas anggota Dharma Wanita, khususnya dalam bidang kewirausahaan. 5. Mendorong kemandirian ekonomi keluarga ASN melalui pengembangan jiwa wirausaha. Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar ini merupakan pertemuan rutin pertama pada tahun 2026. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar turut hadir sebagai bentuk dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi Dharma Wanita. Acara diisi dengan penyampaian materi kewirausahaan oleh narasumber yaitu pemilik Excellent Creative, Andreas yang menyampaikan materi mengenai kewirausahaan dan pengembangan usaha mandiri. Beliau menekankan pentingnya pembelajaran kewirausahaan dalam mempersiapkan individu menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Materi yang disampaikan antara lain mengenai manfaat kewirausahaan dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan masyarakat. Kewirausahaan juga dinilai mampu menumbuhkan pribadi yang produktif, inovatif, beretika, dan bertanggung jawab. Selain itu, disampaikan pula tahapan dalam memulai usaha sendiri, yaitu: 1. Menentukan ide usaha berdasarkan passion, hobi, atau permasalahan di lingkungan sekitar.2. Melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen, pesaing, dan tren usaha. 3. Menyusun rencana bisnis secara tertulis yang mencakup visi, misi, strategi, dan perencanaan keuangan. 4. Menghitung kebutuhan modal dan mengelola anggaran dengan efektif. 5. Menentukan keunikan produk atau jasa sebagai nilai tambah dalam persaingan usaha. 6. Memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. 7. Fokus dan konsisten dalam menjalankan satu usaha hingga berkembang dan stabil. Narasumber juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, membangun jejaring, pengelolaan keuangan yang tertib, serta menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental dalam menjalankan usaha. Demikian laporan kegiatan kehadiran Ketua Dharma Wanita Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar dalam Pertemuan Rutin Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan peran Dharma Wanita dalam mendukung pembangunan daerah. Program: Seminar/Ceramah Pelaksana: Dinas Tenaga Kerja |
| 28 | 02-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BLITAR UP DWP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan belanja di Pasar Tradisional bersama Ibu-Ibu dari UP DWP Dinas PUPR, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kecamatan Nglegok dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabuaten Blitar Hari/Tanggal : Jumat, 2 Januari 2026 Kegiatan yang diikutileh 9 (sembilan ) orang anggota DWP Dinas Kebudaaan dan Pariwisata ini merupakan kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar. Pelaksanaannya setiap minggu Pertama di Hari Jumat. Jadi inii merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan. tujuannya untuk menambah penghasiilan para pedagang sekaligus meramaikan pasar tradisional yang sekarang sudah mulai ditinggalkan para pengunjungnya. Akibat perubahan zaman, sekarang bbanyak toko online dan toko modern, bahkan sampai ke pelosok Desa. Selain dari Dharma Wanita Persatuan, kegiatan ini juga melibatkan organisassi lan yaitu PERWOSI, PKK dan GOW Belanja di Pasar Tradisional memilikimbanyak manfaat, baikmbagi konsumen, pedagang maupun perekonomian daerah. Pasar tradisionalbukan sekedar tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang sosial yang mencerminkan kehidupan masyarakat dan budaya lokal. Salah satu manfaat utama berbellanja di pasar tradissional adalah harga yang relatif lebih terjangkau. Barang-barang kebutuhan pokok seperti sayur, buah, ikan, daging dan bumbu dapur umumnya dijual dengan harga lebih murh karena rantai distribusinya lebih pendek. Pembeli juga memiliki kesempatan untuk menawar harga, sehingga tercipta transaksi yang saling menguntungkan antar antara penjual dan pembeli.. Selain itu, kualitas dan kesegaran produk di pasar tradisional biasanya lebih terjamin. Banyak pedagang menjual hasil panen atau tangkapan yang masih segar karena langsung diperoleh dari petani,peternak atau nelayan setempat. Hal ini dapat membuat konsumen dapat memilih bahan makanan yang lebih sehat dan sesuai kebutuhan. Manfaat lainnya adalag terjalinnyainteraksi sosial yang hangat. Berbelanja di Pasara Tradisional memungkinkan terjadinya komunikasi langsung antara penjual dan pembeli. Interaksi ini tidak hanya membangun keakraban, tetapi jugamenumbuhkan rasa saling percaya dan solidaritas antar warga. Nilai-nilai kebersamaan ini menjadi ciri khas yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan modern. Dari sisi ekonomi, pasar tradisional berperan penting dalam mendukung usaha kecil dan menengah (UMKM). Dengan berbelanja di pasar tradisional, masyarakat turut membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil serta menggerakkan roda perekonomian lokal. Perputaran uang di daerah menjadi lebih sehat dan merata. Selain itu, pasar tradisional juga berfunfsi sebagai sarana pelestarian budaya lokal. Beragam makanan khas, jajanan tradisionall, serta kearifan lokall masih dapat ditemukan di pasar tradisional.keberdaan pasar ini membantu menjaga identitas budaya agar tetap hidup di tengah arus medernisasi. Dengan berbagai manfaat tersebut, belanja di Pasar Tradisional patut terus didorong dan dilestarikan sebagai bagian penting dari kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat Setelah belanja di Pasar, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan rutin di Kantor Dinad Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar di Jalan Raya Penataran no 11 Desa Penataran Kecamatan Nglegok. Dalam sambutannya Ibu Ketua menyampaikan Pertemuan rutin ini bukan sekedar untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat komitmen dan kebersamaan kita dalam menjalankan program-program organisasi. DWP adalah wadah yang memberikan ruang bagi kita untuk belajar, berkembang serta berkontribusi bagi lingkungan dan keluarga,\. Beliau mengajak semua anggota untuk terus menjaga kkekompakan dan semangat kebersamaan. Kegiatn yang sudah berjalan baik dari bidang pendidikan, sosial maupun peningkatan kapasitas perempuan hanya akan berhasil jika kita berpartisipasi dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Setiap langkah kecil yang kita lakukan akan memberi dampak besar ketika dilakukan bersama-sama. Kedepan masih bnayak agenda yang telah direncanakan. Untuk itu diharapkan Ibu-Ibu dapat berperan aktif, hadir dan ikut serta dengan hati yang gembira. Mari kita jadikan setiap kegiatan sebagai ruang untuk menambah wawasan, mempeererat hubungan dan memberikan manfaat bagi didi sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar. Semangat kita adalah kekuatan. Mari kita ters saling menguatkan dan mendukung. Saya percaya dengan kebersamaan yang solid, DWP DISBUDPAR dapat menjadi organisasi yang lebih hidup, aktif dan memberi banyak inspirasi. Selanjutnya acra diisi kegiatan dengan pelatihan membuat kue lumpur oleh Ibu Ita Eko Susanto. Adapun resepnya adalag sebagai berikut ;: Laoran ini ditulis oleh Ny Titin Sugeng selaku operator e reporting UP DWP Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Blitar |
| 29 | 14-01-2026 | "Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar"
Ketua Dharma Wanita Dinas P3APPKB menghadiri Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 14 Januari 2025 yang bertempat di Andreas Exellent dengan alamat J!. Brawijaya, Genengan Kecamatan Sanankulon dalam agenda Pertemuan Rutin Pengurus DWP Kabupaten Blitar.
dalam kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Dharma Wanita Kabupaten Blitar dengan Narasumber oleh Andreas Exellent. kegiatan pertemuan rutin dharma wanita ini pertemuan Pertama pada tahun 2026.
Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah agenda reguler untuk mempererat silaturahmi, membahas program kerja. serta meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan kewirausahaan (kerajinan, memasak), pembinaan (kesehatan, keagamaan, anti-narkoba), dan kegiatan sosial untuk mendukung tugas suami ASN dan kesejahteraan keluarga.Tujuannya adalah pemberdayaan anggota dan keluarga PNS demi pencapaian tujuan organisasi. tujuan lainnya Evaluasi program yang sudah berjalan dan perencanaan kegiatan mendatang (pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga).Pertemuan rutin ini menjadi wadah penting bagi DWP untuk terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya dan lingkungan sekitar.
pada pertemuan kali ini di sebagai Narasumber adalah pemilik dari Andreas Exellent. pentinya kita mengikuti kegiatan belajar bewirausaha mempersiapkan individu menghadapi masa depan yang tidak pasti, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan masyarakat secara luas melalui inovasi dan tanggung jawab sosial. Mendorong untuk menciptakan peluang sendiri daripada bergantung pada pekerjaan formal, serta menumbuhkan pribadi yang produktif dan inovatif.Mengasah kemampuan menemukan ide baru, solusi unik, dan cara-cara baru dalam berbisnis.Membangun mental yang kuat, keberanian mengambil risiko, dan keyakinan diri yang tinggi.Melatih kemampuan mengidentifikasi masalah dan mencari solusi yang efektif dalam berbagai situasi.Mengembangkan kemampuan memimpin tim, menginspirasi orang lain, dan mengelola visi bisnis.Belajar mengelola waktu secara efektif dan mengelola sumber daya finansial dengan baik.
Manfaat bagi masyarakat dan Ekonomi Mengurangi angka pengangguran dengan membuka usaha dan merekrut orang lain.Memberikan kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan nilai dan inovasi.Mendorong bisnis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, seperti produk ramah lingkungan. Membentuk individu yang beretika, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif, bukan hanya berfokus pada keuntungan finansial.
Belajar usaha sendiri dimulai dengan menemukan ide sesuai passion, melakukan riset pasar, membuat rencana bisnis (business plan), menyiapkan modal dan anggaran, lalu fokus pada satu ide awal. Kunci sukses lainnya adalah menentukan keunikan produk/jasa, membuat strategi promosi yang efektif (terutama lewat media sosial), terus belajar dari orang lain, dan mengelola keuangan dengan cermat, sambil menjaga kesehatan fisik dan mental.
Tahapan memulai Usaha Sendiri
1. Pilih usaha berdasarkan passion, hobi, atau solusi dari masalah di lingkungan sekitar. Jangan terlalu banyak ide di awal, pilih satu fokus utama.
2. Pelajari target konsumen, pesaing, dan tren industri. Pahami kebutuhan dan kebiasaan calon pelanggan Anda.
3. Susun secara tertulis, mulai dari visi, misi, strategi, hingga perkiraan keuangan.
4. Hitung kebutuhan modal, buat anggaran, dan optimalkan penggunaannya. Pertimbangkan skema modal kecil seperti dropshipping atau jasa jika modal terbatas.
5. Temukan apa yang membuat produk/jasa Anda berbeda dari yang lain untuk memenangkan persaingan.
6. Manfaatkan media sosial dan buat strategi pemasaran yang tepat sasaran. Google Search sangat membantu dalam riset, begitu juga platform lain.
7. angan mudah terdistraksi dengan ide lain. Fokus pada satu bisnis dulu hingga stabil.
Hal Hal lainnya yang harus di perhatikan :
1. Jangan malu bertanya dan belajar dari pengusaha sukses atau mentor.
2. Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis, serta catat pemasukan dan pengeluaran dengan baik.
3. Asah kemampuan komunikasi, membangun relasi, dan terus belajar dari kesalahan.
4. Gunakan platform online untuk pemasaran, penjualan, atau bahkan modal (crowdfunding).
Dengan perencanaan matang dan eksekusi yang baik, usaha sendiri bisa menjadi jalan menuju kesuksesan finansial dan kepuasan pribadi.
Demikian Laporan kami, semoga bermanfat (By Ririn Fitriana)
Program: Pelatihan/Kursus Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
| 30 | 13-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup mengadakan pertemuan rutin dengan kegiatan, Bidang : Bidang Ekonomi Hari/Tanggal : Selasa , 12 Januari 2026 Dengan susunan acara sebagai berikut : Susunan petugas dalam acara pertemuan rutin tanggal 13 januari 2026 sebagai berikut : Pelatihan makanan olahan / frozen food ini ditujukan untuk pemula usaha kuliner, atau siapa saja yang ingin memproduksi makanan tahan simpan dengan kualitas baik dan aman.
Materi yang Umum Diajarkan Program: Pelatihan/Kursus Pelaksana: Dinas LIngkungan Hidup |
| 31 | 13-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar telah Bidang : Ekonomi Program : Kegiatan Usaha, Kegiatan Toko Keterangan Program : 1. Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal : Jumat, 02 Januari 2026 3. Pukul : 07.00 – selesai 4. Peserta : DWP UP Disbudpar, Dispora, Disnakkan, PUPR, Kec. Nglegok 5. Tempat : Pasar Penataran, Kec. Nglegok 6. Acara : Belanja di Pasar Tradisional Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Nglegok. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan UP Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar. Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil. Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu: 1. Bisa bertemu langsung penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas, 2. Tidak adanya biaya pengiriman sehingga kita dapat menghemat biaya 3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah 4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dengan belanja di pasar modern maupun pasar digital. Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini. Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online. Penulis : Louise Dispora Program: Toko Pelaksana: Dinas Pemuda dan Olah Raga |
| 32 | 02-01-2026 | LAPORAN E-REPORTING KEGIATAN DHARMA WANITA PERSATUAN A. Pendahuluan Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun budaya. Keberadaan DWP tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai motor penggerak partisipasi perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan perekonomian masyarakat. Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah daerah serta menumbuhkan kepedulian terhadap perekonomian rakyat, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar secara aktif dan konsisten melaksanakan kegiatan sosial ekonomi yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah partisipasi dalam gerakan belanja di pasar tradisional yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan pasar modern yang secara tidak langsung memberikan tantangan tersendiri bagi keberlangsungan pasar tradisional. Oleh karena itu, DWP mengambil peran untuk turut menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat di berbagai lapisan dengan cara menggalakkan kembali aktivitas ekonomi di pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi rakyat. B. Waktu dan Tempat Kegiatan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan ini dilaksanakan pada: Pemilihan lokasi Pasar Tradisional Desa Penataran didasarkan pada pertimbangan strategis, mengingat pasar tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan sekitarnya yang masih sangat bergantung pada transaksi jual beli secara langsung antara pedagang dan pembeli. C. Peserta dan Unsur yang Terlibat Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Istri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan dari Dinas PUPR Kabupaten Blitar dan dilaksanakan bersama dengan 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kehadiran lintas OPD dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi dan kebersamaan antarorganisasi Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung program pemerintah daerah, sekaligus menunjukkan kekompakan dan kepedulian para istri ASN terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. D. Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan Pasar tradisional memiliki peran yang sangat penting dalam menopang perekonomian masyarakat, khususnya bagi pedagang kecil, petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro. Namun demikian, seiring dengan maraknya pembangunan pasar modern dan pusat perbelanjaan, keberadaan pasar tradisional menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari menurunnya jumlah pembeli hingga berkurangnya daya saing. Berdasarkan kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan secara rutin menginisiasi dan mengikuti kegiatan belanja di pasar tradisional sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian rakyat. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini antara lain: E. Rangkaian Kegiatan Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar di Pasar Tradisional Desa Penataran diawali dengan kehadiran seluruh peserta pada pagi hari. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar dan disambut oleh para pedagang pasar dengan penuh antusias. Para anggota DWP secara langsung berinteraksi dengan para pedagang, membeli berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti sayur-mayur, buah-buahan, bahan pangan, serta produk olahan lokal. Interaksi yang terjalin berlangsung secara hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan emosional antara pembeli dan pedagang yang menjadi ciri khas pasar tradisional. Selain melakukan aktivitas belanja, para anggota DWP juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pedagang agar tetap optimis dan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta kebersihan lingkungan pasar. Kehadiran para ibu anggota DWP di tengah aktivitas pasar memberikan dampak positif secara psikologis bagi para pedagang, karena mereka merasa diperhatikan dan didukung oleh pemerintah daerah melalui organisasi Dharma Wanita Persatuan. Peran Serta Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan Peran ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan, khususnya DWP Dinas PUPR Kabupaten Blitar, sangatlah signifikan dalam kegiatan ini. Sebagai pengelola rumah tangga, para ibu memiliki peran penting dalam menentukan pola konsumsi keluarga. Dengan memilih berbelanja di pasar tradisional, para anggota DWP secara langsung memberikan contoh nyata kepada masyarakat mengenai pentingnya mendukung produk lokal dan usaha kecil. Selain itu, keterlibatan aktif para ibu DWP menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi, tidak hanya di lingkup keluarga tetapi juga di tingkat masyarakat. Melalui kegiatan ini, para ibu DWP menjadi agen edukasi yang mengajak masyarakat untuk kembali mencintai pasar tradisional sebagai warisan budaya dan pusat interaksi sosial. Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan juga berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Melalui dialog dan interaksi langsung dengan pedagang, berbagai masukan dan keluhan dapat dihimpun sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada pasar tradisional. G. Dampak dan Manfaat Kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata, baik secara ekonomi maupun sosial. Dari sisi ekonomi, meningkatnya aktivitas belanja di pasar tradisional turut membantu meningkatkan pendapatan pedagang dan mempercepat perputaran uang di tingkat lokal. Dari sisi sosial, kegiatan ini mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Kegiatan ini juga memberikan manfaat edukatif bagi anggota DWP sendiri, yaitu meningkatnya kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengan melibatkan diri secara langsung, para anggota DWP semakin memahami kondisi riil masyarakat dan dapat berkontribusi secara lebih optimal. H. Penutup Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada Jumat, 2 Januari 2026 di Pasar Tradisional Desa Penataran Kecamatan Nglegok merupakan wujud nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi rakyat dan pelestarian pasar tradisional. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran strategis perempuan, khususnya ibu-ibu anggota DWP, dalam mendukung program pemerintah daerah. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan pasar tradisional tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah pesatnya pertumbuhan pasar modern. Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan yang merata dan berkeadilan. |
| 33 | 02-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Bidang : EkonomiProgram Kerja : Ekonomi dan usaha Kegiatan : Belanja di pasar tradisional Keterangan Program: - Hari /Tanggal : Jumat, 02 Januari 2026 - Jam : 07.00 WIB- selesai - Tempat : Pasar Penataran - Peserta : 5 Unsur Pelaksanan DWP (Disbudpar, Dispor, DISNAKKAN, Dinas PUPR, Kec NGLEGOK - Acara : Belanja di pasar tradisional Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto bersama jajaran pengurus melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Srengat. Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil. Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional. Mengingat belakangan ini semakin marak aksi belanja online di online shop dan aplikasi digital. Para pedagang di pasar tradisional kebanyakan adalah generasi tua yang belum melek digital sehingga perlu dibantu upaya untuk mempertahankan eksistensi nya di pasar tradisional. Ada banyak manfaat dalam gerakan belanja ke Pasar Tradisional ini, selain untuk mendukung perekonomian lokal dan mambantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil, gerakan ini juga melestarikan budaya tradisional yaitu melakukan transaksi langsung dengan pedagang dan penjual sehingga tetap membina empati dan rasa kemanusian di tengah gempuran pasar digital. Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu: 1. Bisa bertemu langsung penjual dan pembeli sehingga kita dapat memilih produk yang lebih segar dan berkualitas, 2. Tidak adanya biaya pengiriman sehingga kita dapat menghemat biaya 3. Kita dapat melakukan tawar menawar harga sehingga kita bisa memperoleh produk berkualitas dengan harga murah 4. Kita dapat merasakan atmosfer pasar yang unik dan berbeda dengan belanja di pasar modern maupun pasar digital. Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini. Berikut jadwal belanja di pasar trasional pada bulan Januari 2026 : - DISBUDPAR - DISPORA - DISNAKKAN - DINAS PUPR - KECAMATAN NGLEGOK Tujuan DWP Belanja ke Pasar Tradisional 1.Mendukung dan memberdayakan pedagang kecil serta pelaku UMKM lokal agar tetap berkembang. 2.Meningkatkan kecintaan dan kepedulian anggota DWP terhadap keberadaan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat. 3.Mengajak masyarakat untuk lebih memilih produk lokal yang segar, sehat, dan terjangkau. 4.Membantu menjaga keberlangsungan pasar tradisional agar mampu bersaing dengan pasar modern. 5.Mempererat kebersamaan dan kekompakan anggota Dharma Wanita Persatuan melalui kegiatan sosial dan ekonomi produktif. 6.Menumbuhkan semangat belanja bijak dan berbasis kearifan lokal. 7.Mendukung program pemerintah daerah dalam penguatan ekonomi kerakyatan Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online. Penulis : Ny Nurul Tantowi Program: Usaha online, fisik atau lainnya |
| 34 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pelatihan Pembuatan Bros dari kawat bulu Keterangan Progam : 1. Unit Pelaksana : Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Bidang Ekonomi 2. Hari/Tanggal : Jumat, 09 Januari 2026 3. Pukul : 09.00-selesai 4. Tempat : Ruang Rapat Kecamatan Srengat 5. Acara : Pelatihan pembuatan bros dari kawat bulu 6. Dihadiri oleh: - Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Suhariyati Marhaendra Pudji Rahardja - Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Dyan Rikian Nasrulloh - Narasumber Ibu Indri Kurdi dan Ibu Siti - 18 Ibu Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Deskripsi Kegiatan: Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Ekonomi yang diketuai oleh Ibu Retno Widayanti Agus Susilo. Beliau mengambil program kerja Ketahanan Keluarga dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu. Dengan pelatihan ini diharapkan Ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar bisa memperoleh ketrampilan dengan aneka kreasi dari kawat bulu dan ketrampilan ini nantinya diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga sehingga program ketahanan keluarga bisa tercapai. Adapun susunan acara adalah sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh MC Ibu Gandes Intan S 2. Doa oleh Ibu Anis Anggraini Yohannes S 3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne dan mars DWP dipimpin oleh Ibu Azhar Zahira Raka Afsa 4. Sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan SrengatmKabupaten Blitar Ibu Suhariyati Marhaendra Pudji R. Beliau menyampaikan terimakasih atas semua undangan yang hadir. Sambutan perkenalan anggota baru Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Ibu Citra Ekha Sakti 6. Sambutan perpisahan dari Ibu Crishtina Andreas Didik yang sudah mengikuti suami ditempat yang baru 7. Penyerahan tali asih dan pengambilan foto bersama Penyampaian Materi Pelatihan dipimpin oleh Ibu Indri Kurdi dan Ibu Siti. Berikut alat dan bahan yang harus dipersiapkan: - kawat bulu dengan berbagai warna - Gunting - lem tembak - peniti bros - Kawat gantungan kunci - Mutiara Para peserta pelatihan mengikuti arahan dari narasumber dengan antusias dan beliau membimbing langkah demi langkah sehingga para anggota pelatihan berhasil membuat bros berbentuk bunga matahari dan gantungan kunci berbentuk mawar yang cantik. Setelah sesi pelatihan berhasil para anggota pelatihan berfoto bersama dengan memamerkan hasil karya masing-masing. 10. Acara ditutup oleh MC Penulis : Gandes Intan S |
| 35 | 02-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN UP KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR Bidang : Ekonomi Keterangan Program: Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Kecamatan Srengat Ny. Suhariyati Marhaendra Pudji R melakukan kegiatan belanja di Pasar Tradisional yang terletak di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Kegiatan belanja di pasar tradisional ini juga diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kantor Kecamatan Srengat. Gerakan Belanja di Pasar Tradisional adalah salah satu inisiatif yang sering digaungkan oleh berbagai organisasi, termasuk Dharma Wanita Persatuan (DWP), untuk mendukung perekonomian lokal dan memberdayakan pedagang kecil. Gerakan belanja ke pasar tradisional yang sedang gencar digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perekonomian lokal dan melestarikan budaya tradisional. Gerakan belanja dipasar tradisional ini di inisiasi oleh Dinas perindustrian dan perdagangan Kab. Blitar untuk membantu menggerakkan UMKM di kabupaten blitar khususnya di pasar tradisional. Kelebihan belanja di pasar tradisional di banding dengan belanja di pasar modern dan pasar digital antara lain yaitu: Hasil dari kegiatan ini adalah : Gerakan belanja di pasar tradisional ini diharapkan tetap dapat menjadi budaya dan kebiasaan kita terutama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar sehingga diharapkan gerakan ini dapat membantu masyarakat terutama pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bertahan di tengan gempuran sistem pasar digital sekarang ini. Berikut jadwal belanja di pasar trasional pada bulan Januari 2026 : Dengan Kegiatan ini diharapkan peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar akan sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar terutama pedagang kecil yang ada di Kabupaten Blitar. Semoga dengan kegiatan belanja di pasar tradisional ini dapat membantu para pedagang kecil yang berada di pasar tradisional untuk bertahan dan berkembang di tengah gempuran belanja online. |
| 36 | 02-01-2026 | UNIT PERSATUAN DHARMAWANITA KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR
Belanja Dharma Wanita persatuan Kabupaten Blitar bersama dengan Belanja PKK di Pasar Penataran Kecamatan Nglegok
Bidang : Ekonomi
Program : Ekonomi Produktif, Demo
Keterangan Program
1. Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar
2. Hari/Tanggal : Jumat, 2 Januari 2026
3. Pukul : 07.30 WIB – selesai
4. Tempat : Pasar Penatarn Kecamatan Nglegok
5. Pakaian : Seragam Batik Bebas Rapi
Dalam acara ini diikuti oleh seluruh Dharmawanita Persatuan Kecamatan Nglegok bersama dengan Anggota PKK Desa/ Kelurahan. Didalam acara ini pula diikuti oleh ibu Dharmawanita dari berbagai intansi sesuai jadwal yang terlah dijadwalkan. Pada jumat, 2 Januari 2026 terdapat UP Dharmawanita dari Intansi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kepemudaan dan Olah Raga, Dinas Perternakan dan Perikanan, Dinas PUPR Kabupaten Blitar. Dalam kegiatan ini pula diikuti bersama oleh Anggota PKK di Kecamatan Nglegok, dimana dari setiap desa mengirimkan 2 orang anggota yang akan mengikuti kegiatan pkk belanja yang biasanya dilaksanakan pada jumat minggu pertama dalam setiap bulannya.
Dalam kegiatan ini diawali dengan berkumpul bersama di lokasi Pasar Penataran dan dilanjutkan dengan berangkat bersama bejalan menuju dalam pasar lokasi tempatnya penjual. asar desa adalah tempat yang asaa. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai produk lokal yang segar dan lezat, seperti sayuran, buah, daging, dan hasil kerajinan tangan. Suasana pasar desa juga sangat ramah dan santai, kamu bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan kehidupan sehari-hari mereka.
Belanja di pasar desa adalah cara yang bagus untuk mendukung ekonomi lokal dan mendapatkan bahan makanan segar. Kamu bisa menemukan berbagai produk lokal seperti sayuran, buah, daging, dan kerajinan tangan. Selain itu, kamu juga bisa berinteraksi dengan warga desa dan merasakan suasana yang lebih santai.
Tujuan dari belanja di pasar desa adalah untuk:
Meningkatkan ekonomi lokal dengan mendukung pedagang dan UMKM desa
Meningkatkan akses masyarakat desa terhadap bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau
Meningkatkan interaksi sosial dan kebersamaan antar warga desa
Meningkatkan pendapatan desa melalui retribusi pasar
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan menyediakan fasilitas pasar yang lebih baik
Kegiatan di pasar desa bisa sangat beragam, seperti:
Belanja bahan makanan segar
Membeli kerajinan tangan lokal
Makan makanan khas desa
Berinteraksi dengan warga desa
Menikmati suasana alam
Membeli produk UMKM local
Di pasar desa, kamu bisa menemukan berbagai produk lokal yang dijual, seperti:
Sayuran dan buah segar
Daging dan ikan segar
Hasil kerajinan tangan (anyaman, kayu, dll)
Makanan khas desa (kue, gorengan, dll)
Produk UMKM lokal (makanan, minuman, dll)
Tanaman dan bibit
Hewan ternak (ayam, kambing, dll)
Manfaat belanja di pasar desa:
Mendukung ekonomi lokal dan UMKM
Mendapatkan produk segar dan berkualitas
Harga lebih terjangkau
Berinteraksi dengan warga desa
Menjaga tradisi dan budaya lokal
Mengurangi jejak karbon (transportasi lebih pendek)
Makanan lebih sehat dan alami
Dalam kegiatan ini pula antusias dari ibu-ibu Dharmawanita sangatlah tinggi karena bisa dilihat dari besarnya jumlah pembilan yang dilakukan oleh ibu-ibu dharmawanita. Pembelian dalam setiap ibu Dharmawanita minimal sejumlah Rp. 100.000,00 yang dapat dibelanjakan berbagai macam kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga.
Banyak ibu-ibu yang berbelanja seperti kebutuhan pokok dimana yang setiap hari dibutuhkan didalam rumah tangga.
Penulis: Sartika Anggraeni
Program: Demo Pelaksana: Kecamatan Nglegok |
| BIDANG : SOSIAL BUDAYA | ||
| 37 | 06-02-2026 | Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan telah melaksanakan kegiatan, Bidang : Sosial budaya Program : ketahanan keluarga, gerakan sehat (Gerakan Belanja Ke Pasar Rakyat dan Pasar Desa di kabupaten Blitar) dengan rincian kegiatan sebagai berikut : Rincian acara : Kegiatan ini dilaksanakan di pasar Sutojayan pada hari Jum’at, 6 Februari 2026 yang diikuti oleh Ketua Dharma Wanita Disperkimtan Ny. Margareth Samantha dan seluruh anggota DWP Disperkimtan Kab Blitar Gerakan belanja ke pasar tradisional di Kabupaten Blitar adalah upaya untuk mendorong perekonomian lokal, meramaikan pasar rakyat, menghidupkan kembali budaya belanja tradisional, menghidupkan kembali khususnya para pedagang pasar tradisional, yang terdampak pandemi COVID-19. Gerakan belanja ke pasar tradisional ini melibatkan GOW (Gerakan Organisasi Wanita), Dharma Wanita Persatuan, TP PKK Kabupaten Blitar dan Perwosi. Tujuan gerakan ini adalah : 1. Meramaikan pasar rakyat, yakni meramaikan kunjungan pembeli dan menciptakan suasana pasar yang lebih ramai. 2. Mendukung ekonomi pedagang lokal, yaitu membantu meningkatkan omset penjualan pedagang pasar tradisional. 3. Menghidupkan kembali budaya belanja tradisional, yaitu mengembalikan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Gerakan belanja ke pasar memiliki beberapa manfaat, antara lain : Namun demikian ada beberapa kekurangan belanja di pasar tradisional antara lain : Untuk mengatasi kekurangan tersebut diatas ada beberapa tips yang bisa dilakukan ketika belanja di pasar tradisional yaitu : Laporan ini ditulis dan di edit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Dharma Wanita Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 38 | 30-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN Dharma Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan syukuran dan doa bersama pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai beserta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Bidang : Bidang Sosial Budaya Program Kerja : Ketahanan Keluarga Keterangan Program : Kegiatan di awali dengan sambutan singkat dari Bapak Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar Bp. Anthonius Nanang Adi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pegawai dan anggota DWP dalam mengikuti kegiatan ini. Semua pegawai dan anggota DWP bisa berkumpul bersama di ruang Rapat dengan suasana bahagia untuk melakukan doa bersama agar kegiatan setahun ke depan bisa berjalan dengan lancar, menyambut pegawai baru, dan melepas beberapa pegawai yang pindah tugas di instansi lain. Setelah sambutan dari Bapak Kepala Dinas Perkimtan, acara selanjutnya yaitu memberikan tempat dan waktu untuk beberapa pegawai Dinas Perkimtan yang harus meninggalkan dinas tercinta ini karena ditugaskan di instansi lain. Diantaranya Bapak Iwan Dwi Winarno, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkimtan sekarang pindah tugas ke Dinas Lingkungan Hidup, selanjutnya Bapak Arif Djaelani yang pindah tugas ke Dinas Koperasi dan Bapak Afip pindah tugas Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar. Ceramah singkat disampaikan oleh Bapak Nurhidayat, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran, semangat pelayanan, dan akhlak yang mulia dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. "Jabatan hanyalah titipan, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Jadikan tugas sebagai ladang ibadah, bukan sekedar rutinitas," tutur Bapak Nurhidayat dengan penuh semangat di depan rekan-rekan kerja Dinas Perkimtan Kabupaten Blitar. Selanjutnya beliau memimpin doa, dipanjatkan untuk keselamatan pribadi, keluarga, kelancaran tugas kedinasan, serta keberkahan bagi seluruh pegawai di lingkungan Dinas Perkimtan, keberkahan bagi semua anggota DWP Disperkimtan yang selalu menjadi support terdepan bagi para suami. Suasana khidmat berlanjut ke sesi berikutnya, yaitu Pertemuan Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan Kabupaten Blitar yang berlangsung penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa agenda organisasi, program kerja ke depan, serta peran aktif anggota DWP dalam mendukung kegiatan pembinaan keluarga ASN. Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembinaan keluarga ASN, dengan fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta pembentukan karakter anak. DWP aktif memberikan edukasi, memupuk keharmonisan keluarga, mendukung karier suami, serta memperdayakan anggota melalui kegiatan ekonomi kreatif, sosial, dan kesehatan. Berikut adalah bentuk-bentuk peran aktif anggota DWP : Melalui peran aktif ini, DWP tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak pembangunan manusia yang dimulai dari lingkup keluarga ASN. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah sederhana, menjadi penanda semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, berlandaskan nilai-nilai spiritual dan kekeluargaan. Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat aspek spiritual, tapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antar pegawai dan keluarga besar ASN di lingkungan Dinas Perkimtan. Laporan disusun oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Unit Pelaksana DWP Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 39 | 31-01-2026 | DWP Kabupaten Blitar > Dinas Kesehatan
DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR
UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung
Bidang : Sosial budaya
Program : Olah raga
Keterangan :
Hari / Tanggal : Jumat / 30 Januari 2026
Pukul : 05.30 WIB – Selesai
Tempat : Pendopo Sasana Adhi Praja
Jl. Kusuma Bangsa No.60 Kec. Kanigoro Kab. Blitar
Acara : Senam Bio Energy Medical Chi Kung
Berdasarkan Undangan dari Sekretariat Daerah kabupaten Blitar Tanggal 26 Januari 2026 Nomor Surat: B/426.04.03.01.02/513/409.54.3/2026. Perihal Undangan
Ketua Dharma Wanita Ibu Dyah Amriksami Muhdianto beserta pengurus mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama bapak Bupati Blitar merupakan kegiatan yang positif.
Kegiatan ini di ikuti seluruh Kepala OPD di Kabupaten Blitar beserta stafnya serta organisasi dengan mengikutkan sertakan 5 anggotanya.
Tujuan senam bersama adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik (kebugaran, daya tahan, kelenturan) dan mental (mengurangi stres), mempererat kebersamaan, solidaritas, serta kekompakan di antara peserta (karyawan Pemerintah Kabupaten Blitar), serta membangun kebiasaan hidup sehat dan produktivitas. Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang sosialisasi dan memperkuat identitas kelompok atau kebangsaan
Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk latihan kesehatan yang menggabungkan gerakan lembut, pernapasan, dan meditasi untuk membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh.
Manfaat dari Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah :
1. Manfaat Fisik
> Melancarkan peredaran darah & oksigen
> Meningkatkan daya tahan tubuh
> Mengurangi nyeri & kekakuan otot/sendi
> Membantu fungsi organ tubuh
2. Manfaat Energi & Pernapasan
> Melancarkan energi vital (chi)
> Melatih pernapasan dalam & teratur
3. Manfaat Mental & Emosional
> Mengurangi stres, cemas, dan tegang
> Meningkatkan konsentrasi & kualitas tidur
> Meningkatkan rasa nyaman pada tubuh sendiri
Laporan ini ditulis oleh tim Operator e-Reporting UP DWP Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar
Program: Olah Raga Pelaksana: Dinas Kesehatan |
| 40 | 09-01-2026 | harma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olah Raga Keterangan Program : 1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro 5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih 6. Ketua UP DWP DPMD Kabupaten Blitar Ny Nurul Tantowi mengikuti Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan). Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan: Frekuensi Ideal 1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran 2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi) Durasi 1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula) 2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa 3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang 4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang Unsur Utama Latihan 1. Gerakan Fisik Lembut Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh. 2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf. 3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Manfaat Fisik 1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan) 2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen 3. Membantu peredaran darah 4. Mengurangi pegal & nyeri ringan 5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia) 6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh. 7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut. 8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas. 9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin. Manfaat Mental & Emosional 1. Mengurangi stres & kecemasan 2. Menenangkan pikiran 3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri 4. Membantu kualitas tidur lebih baik Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh 1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh 2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar 3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran Manfaat Gaya Hidup 1. Gerakannya lembut & aman 2. Bisa dilakukan tanpa alat 3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti) Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Tujuan Utama 1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami 2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran 3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat Tujuan Kesehatan 1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah 2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal 3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan 4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami Tujuan Mental & Emosional 1. Menenangkan pikiran 2. Mengurangi stres dan emosi negatif 3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri Tujuan Sosial & Gaya Hidup 1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif 2. Mudah dilakukan bersama (komunitas) 3. Cocok untuk semua usia Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung Capaian yang Diharapkan 1. Tubuh lebih bugar dan lentur 2. Pernapasan lebih teratur dan dalam 3. Pikiran lebih tenang dan rileks 4. Energi tubuh terasa lebih seimbang 5. Stres dan ketegangan berkurang Capaian Kesehatan 1. Meningkatnya daya tahan tubuh 2. Peredaran darah lebih lancar 3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah 4. Kualitas tidur menjadi lebih baik Capaian Jangka Panjang 1. Terbentuknya pola hidup sehat 2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis 3. Meningkatnya kualitas hidup Program: Gerakan Sehat Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 41 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olah Raga Keterangan Program : 1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro 5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Ita Eko Susanto bersama jajaran pengurus mengikuti senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan). Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan: Frekuensi Ideal 1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran 2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi) Durasi 1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula) 2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa 3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang 4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang Unsur Utama Latihan 1. Gerakan Fisik Lembut Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh. 2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf. 3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Manfaat Fisik 1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan) 2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen 3. Membantu peredaran darah 4. Mengurangi pegal & nyeri ringan 5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia) 6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh. 7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut. 8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas. 9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin. Manfaat Mental & Emosional 1. Mengurangi stres & kecemasan 2. Menenangkan pikiran 3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri 4. Membantu kualitas tidur lebih baik Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh 1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh 2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar 3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran Manfaat Gaya Hidup 1. Gerakannya lembut & aman 2. Bisa dilakukan tanpa alat 3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti) Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Tujuan Utama 1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami 2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran 3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat Tujuan Kesehatan 1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah 2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal 3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan 4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami Tujuan Mental & Emosional 1. Menenangkan pikiran 2. Mengurangi stres dan emosi negatif 3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri Tujuan Sosial & Gaya Hidup 1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif 2. Mudah dilakukan bersama (komunitas) 3. Cocok untuk semua usia Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung Capaian yang Diharapkan 1. Tubuh lebih bugar dan lentur 2. Pernapasan lebih teratur dan dalam 3. Pikiran lebih tenang dan rileks 4. Energi tubuh terasa lebih seimbang 5. Stres dan ketegangan berkurang Capaian Kesehatan 1. Meningkatnya daya tahan tubuh 2. Peredaran darah lebih lancar 3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah 4. Kualitas tidur menjadi lebih baik Capaian Jangka Panjang 1. Terbentuknya pola hidup sehat 2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis 3. Meningkatnya kualitas hidup Program: Olah Raga |
| 42 | 30-01-2026 | Hari minggu tanggal 11 Januari 2026 Ketua Dharma wanita Kecamatan Bakung beserta staf mengikuti acara Muslimat di Desa Sumberdadi acara tersebut juga di hadiri Bapak Camat Bakung,Muspika dan Seluruh Anggota Muslita,Fatayat Se Kecamatan bakung dan pengajian ini di hadiri oleh Kh Ahmad Mudlofi atau biasa dpanggil Gus dlofi di pengajiann Muslimat ini Beliau menyampaikan .
Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia, penjelasan singkat nya Didirikan pada tanggal 31 Januari 1926, pendiri Utama KH Hasym Asy'ari dan ciri khas NU ini adalah Islam moderat, tradisional, dan menghargai budaya lokal
NU aktif dibanyak bidang seperti Keagamaan,pendidikan sosial dan kemanusiaan
Slogan yang sering dikaitkan NU adalah "Menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik".
Tujuan Utama dari NU adalah:
1. Menegakkan dan mengamalkan ajaran islam Ahlussunnah wal jama'ah demi terwujudnya kemaslahatan umat, keadlan dan kesejahteraan masyarakat
2. Memelihara dan mengembangkan ajaran Islam Aswaja
3. Mengembangkan pendidikan dan dakwah Islam
4. Meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi umat
Berikut keistimewaan Nahdlatul Ulama (NU) yang paling sering disebut dan membedakannya dari organisasi lain yaitu:
1. Berpegang pada Ahlussunnah wal jama'ah (Aswaja)
2. Menghargai tradisi dan budaya lokal
3. Islam moderat dan toleran tidak ekstrem kiri atau kanan menjaga kerukunan antar umat beragama menolak kekerasan atas nama agama
4. Basis pesantren yang kuat Ribuan pesantren di seluruh Indonesia peran besar dan santri dalam pendidikan dan dakwah
5. Nasonalisme dan cnta tanah air Hubbul Wathan minal Iman Nu berperan penting dalam sejarah kemerdekaan indonesia tegas menjaga NKRI, pancasila dan Bhineka Tunggal Ika
6. Fleksibel dalam hukum
Keistimewaan Nu terletak pada ajaran Aswaja sikap moderat penghargaan terhadap budaya lokal kekuatan pesantren dan komitmen pada persatuan bangsa. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Kecamatan Bakung |
| 43 | 20-01-2026 | Laporan Kegiatan "takjiah" DWP BPKAD Kabupaten Blitar
Sebagai wujud kepedulian dan rasa empati antar anggota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPKAD Kabupaten Blitar melaksanakan takziah atas wafatnya ayahanda dari Ibu Shyntia, salah satu anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar. Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kebersamaan keluarga besar DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
Dasar kegiatan : Program kerja Dharma Wanita Persatuan BPKAD kabupaten Blitar pada Bidang Sosial Budaya, Kepedulian kesetiawakwanan.
Tujuan kegiatan :
1. Menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum
2. memberikan dukungan moril kepada ibu Shyntia dan keluarga
3. mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian atar anggota DWP
Pelaksanaan:
Tanggal 20 Januari 2026
Waktu : 09.00 WIB - selesa
Tempat : Kec. Doko
peserta kegiatan : 3 orang pengurus dan 4 orang anggota DWP BPKAD Kabupaten Blitar
Kegaitan takjiah di laksankan dengan mengunjungi rumah duka ayahanda tercinta Ibu Shyntia di Kec Doko. Rombongan DWP BPKAD Kabupaten Blitar menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan, memberikan santunan, disertai doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keihklasan.
Kegiatan takjiah ini berangsung dengan tertibdan khidmat. diharapkan kegitan ini dapat mempererat rasa kekeluargaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiaatan DWP BPKAD Kabupaten Blitar.
penulis : Ibu Yesi (operator e-reporting) Program: Bantuan Sosial Pelaksana: BPKAD |
| 44 | 09-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Dalam rangka meningkatkan kesehatan jasmani, keseimbangan energi tubuh, serta mendukung upaya pembinaan kebugaran masyarakat,, Ibu Endang Hapsari menghadiri Undangan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung. Bidang : Sosial Budaya Ketahanan Keluarga : Olahraga
Keterangan Program : 1. Pengertian Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk latihan kesehatan yang menggabungkan gerakan lembut, pernapasan teratur, dan konsentrasi pikiran untuk mengoptimalkan aliran energi vital (chi) di dalam tubuh. Senam ini berfokus pada pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, dan pemulihan kondisi tubuh secara alami. 2. Asal dan Konsep Dasar Chi Kung berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok yang telah dipraktikkan ribuan tahun. Konsep dasarnya adalah: a. Chi (Energi kehidupan): energi vital yang mengalir di seluruh tubuh b. Kung (Latihan/olah): proses melatih dan mengelola energi tersebut
Bio Energy Medical Chi Kung mengadaptasi konsep ini secara modern dan medis agar mudah dipraktikkan oleh semua kalangan. 3. Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 4. Manfaat Senam Beberapa manfaat yang dapat dirasakan secara rutin: 5. Prinsip Dasar Latihan Latihan Bio Energy Medical Chi Kung berpegang pada prinsip: 6. Karakteristik Gerakan 7. Siapa yang Bisa Mengikuti Senam ini dapat diikuti oleh: 8. Waktu dan Frekuensi Latihan 9. Penutup Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan pilihan olahraga kesehatan yang aman, sederhana, dan bermanfaat jangka panjang. Dengan latihan yang rutin dan benar, tubuh menjadi lebih sehat, pikiran lebih tenang, dan kualitas hidup meningkat |
| 45 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ketua UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Ny. Lina Handayani mengikuti Olahraga Rutin Hari Jumat bersama seluruh anggota DWP Se Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini diikuti sekitar 25 orang. Peserta olahraga terdiri dari anggota DWP Kecamatan, Puskesmas, dan Instansi terkait lainnya. Keterangan : Apa saja sih manfaat dan tujuan senam? Yaitu : Pelaksanaan Kegiatan Senam. Penulis : Ibu Putri Argita (Admin E-Reporting sekaligus anggota pasif UP DWP Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Gandusari |
| 46 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Wonotirto Bidang : Sosial BudayaProgram : Ketahanan Keluarga Kegiatan : Olah Raga Keterangan Program : 1. Kegiatan: Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung 2. Hari/Tanggal : Jumat, 9 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s.d Selesai 4. Tempat: Pendopo Ronggo Hadi Negoro 5. Pakaian : Pakaian Olahraga Warna Putih Senam Bio Energy Medical Chi Kung adalah bentuk qigong modern yang dipraktikkan sebagai latihan kesehatan menggabungkan gerakan fisik lembut, pernapasan teratur, dan meditasi ringan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Bio Energy Medical Chi Kung berasal dari sistem latihan kesehatan tradisional Cina (Qigong), yang kemudian populer juga di Taiwan dan diperkenalkan di berbagai wilayah di Indonesia. Kata Chi Kung (juga sering ditulis Qigong atau Chi Gong) berarti latihan untuk mengolah chi energi vital dalam tubuh melalui gong (latihan). Bio Energy Medical menunjukkan fokus kuat pada energi biologis tubuh dan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Senam ini telah digelar dalam berbagai kegiatan komunitas dan program hidup sehat di Blitar dan Surabaya, termasuk latihan rutin komunitas Duta Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebaiknya dilakukan: Frekuensi Ideal 1. 2–3 kali per minggu : untuk menjaga kebugaran 2. Setiap hari : hasil lebih optimal (terutama untuk relaksasi & keseimbangan energi) Durasi 1. 20 sampai 30 menit per sesi (cukup untuk pemula) 2. Bisa ditingkatkan hingga 45 sampai 60 menit jika sudah terbiasa 3. Lebih baik rutin sebentar daripada lama tapi jarang 4. Lakukan dengan gerakan santai, napas teratur, dan pikiran tenang Unsur Utama Latihan 1. Gerakan Fisik Lembut Gerakan perlahan dan harmonis yang membantu melenturkan otot, sendi, serta memperlancar aliran energi di tubuh. 2. Pernapasan Teratur Pernapasan dalam dan terkontrol untuk membantu suplai oksigen serta menenangkan sistem saraf. 3. Meditasi Ringan Fokus pikiran dan rileksasi membantu meredakan stres serta memperkuat keseimbangan batin tubuh dan jiwa. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Manfaat Fisik 1. Meningkatkan kelenturan tubuh (sendi & otot lebih ringan) 2. Melancarkan pernapasan dan suplai oksigen 3. Membantu peredaran darah 4. Mengurangi pegal & nyeri ringan 5. Menjaga kebugaran, cocok untuk segala usia (termasuk lansia) 6. Meningkatkan kebugaran fisik dan fleksibilitas tubuh. 7. Membantu kesehatan organ pencernaan, seperti organ perut. 8. Menimbulkan ketenangan pikiran lewat meditasi dan napas. 9. Dilaporkan oleh beberapa peserta dapat memberi rasa sehat lebih optimal saat dilakukan secara rutin. Manfaat Mental & Emosional 1. Mengurangi stres & kecemasan 2. Menenangkan pikiran 3. Meningkatkan fokus dan kesadaran diri 4. Membantu kualitas tidur lebih baik Manfaat Energi & Keseimbangan Tubuh 1. Mengoptimalkan aliran energi (chi) dalam tubuh 2. Meningkatkan vitalitas & rasa segar 3. Membantu keseimbangan tubuh–pikiran Manfaat Gaya Hidup 1. Gerakannya lembut & aman 2. Bisa dilakukan tanpa alat 3. Cocok sebagai pendamping pengobatan medis (bukan pengganti) Tujuan Senam Bio Energy Medical Chi Kung: Tujuan Utama 1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara alami 2. Menyeimbangkan energi (chi), fisik, dan pikiran 3. Membantu tubuh tetap bugar tanpa gerakan berat Tujuan Kesehatan 1. Melancarkan aliran energi dan peredaran darah 2. Membantu fungsi organ tubuh bekerja lebih optimal 3. Mengurangi ketegangan otot dan kelelahan 4. Mendukung proses pemulihan tubuh secara alami Tujuan Mental & Emosional 1. Menenangkan pikiran 2. Mengurangi stres dan emosi negatif 3. Meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri Tujuan Sosial & Gaya Hidup 1. Mendorong pola hidup sehat dan aktif 2. Mudah dilakukan bersama (komunitas) 3. Cocok untuk semua usia Capaian Senam Bio Energy Medical Chi Kung Capaian yang Diharapkan 1. Tubuh lebih bugar dan lentur 2. Pernapasan lebih teratur dan dalam 3. Pikiran lebih tenang dan rileks 4. Energi tubuh terasa lebih seimbang 5. Stres dan ketegangan berkurang Capaian Kesehatan 1. Meningkatnya daya tahan tubuh 2. Peredaran darah lebih lancar 3. Berkurangnya keluhan pegal dan lelah 4. Kualitas tidur menjadi lebih baik Capaian Jangka Panjang 1. Terbentuknya pola hidup sehat 2. Tubuh dan pikiran lebih harmonis 3. Meningkatnya kualitas hidup Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Wonotirto |
| 47 | 23-01-2026 | Laporan Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar
Ibu Ketua UP Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar Ibu Evi Agung Wicaksono mengikuti kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi kung.
Bidang : Bidang Sosial Budaya
Program Kegiatan : Ketahanan Keluarga - Olah Raga
Keterangan program:
Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar
1. Hari/Tanggal : Jumat, 23 Januari 2026
2. Pukul : 05.30 WIB s/d selesai
3. Peserta :
• Ibu Ketua PKK Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto beserta pengurus PKK Kabupaten Blitar
• Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Ibu Khusna Lindarti
• Penasihat DWP Kabupaten Blitar diwakili oleh Bp. Adi Andaka
• Ibu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ny. Ita Eko Susanto
• Ketua dan Pengurus GOW
• Ketua dan Pengurus Perwosi Kabupaten Blitar
• Seluruh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, Bagian, beserta 5 orang anggota
4. Tempat : Pendopo Sasana Adi Praja. JI. Kusuma Bangsa No.60 Kec.Kanigoro Kabupaten Blitar
5. Acara : Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung.
Susunan Acara
1. Pembukaan kegiatan.
2. Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
3. Praktik gerakan dasar dan teknik pernapasan.
4. Pendinginan dan evaluasi singkat.
5. Penutup.
Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
Tujuan kegiatan ini:
1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP Diskominfotiksan Kabupaten Blitar
2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif
3) Mempererat kebersamaan antar anggota.
Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran.
Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat.
Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran.
Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung:
1) Meningkatkan kebugaran dan daya
tahan tubuh.
2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah.
3) Membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan pikiran.
4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental.
5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan.
Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain:
1) Gerakan lembut dan terkontrol.
2) Dapat diikuti oleh semua usia.
3) Tidak membutuhkan alat khusus.
4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi.
Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu:
1) Mendorong penerapan pola hidup sehat,
2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Selain itu, Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani.
Unit Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Diskominfotiksan Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antar anggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan.
Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta.
Penulis : Ny.Novita Asyik Fauzi
Program: Olah Raga Pelaksana: Dinas Kominfo Statistik dan Persandian |
| 48 | 03-01-2026 |
GERAKAN BELANJA KE PASAR TRADISIONAL
Dalam rangka mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal serta meningkatkan kepedulian terhadap keberlangsungan pasar tradisional, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata partisipasi DWP dalam menggerakkan perekonomian rakyat sekaligus mengedukasi anggota agar lebih mencintai produk lokal.
Kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional dilaksanakan pada hari Jumat, 2 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pasar Kliwon, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dan diikuti oleh beberapa unit pelaksana DWP dari berbagai perangkat daerah.
Adapun peserta kegiatan berasal dari:
UP DWP Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
UP DWP Dinas Pemuda dan Olahraga
UP DWP Dinas Pekerjaan Umum
UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan
Khusus dari UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan, kegiatan ini diikuti oleh:
Bu Yustin Widyatmoko selaku Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan
Bu Siswanto
Bu Widodo
Bu Ryan
Bu Ali Fauri
Kegiatan diawali dengan kehadiran seluruh peserta di lokasi menjelang pukul 08.00 WIB. Para anggota DWP kemudian melakukan kegiatan belanja bersama dengan menyusuri area pasar tradisional dan membeli berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti sayur-mayur, bahan pangan segar, serta hasil perikanan. Suasana pasar yang ramai dan penuh aktivitas menjadi sarana interaksi langsung antara anggota DWP dengan para pedagang, sehingga tercipta komunikasi yang hangat dan akrab.
UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan turut berperan aktif dalam kegiatan ini melalui pelaksanaan kampanye Gemar Makan Ikan. Kampanye tersebut diwujudkan dengan pembelian berbagai jenis ikan segar di pasar serta ajakan langsung kepada anggota DWP lainnya untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang sehat, bergizi, dan terjangkau bagi keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan dapat semakin meningkat dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain kegiatan belanja, momen ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota DWP lintas unit pelaksana. Suasana yang santai, penuh keakraban, serta semangat kebersamaan menjadikan kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme.
Dari pelaksanaan kegiatan ini, diperoleh beberapa hasil positif, antara lain:
Terlaksananya kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional dengan baik dan lancar.
Meningkatnya kepedulian anggota DWP terhadap keberadaan pasar tradisional serta pentingnya mendukung produk lokal.
Tersampaikannya kampanye Gemar Makan Ikan sebagai upaya mendorong pola konsumsi keluarga yang sehat dan bergizi.
Terjalinnya kebersamaan, kekompakan, dan sinergi antaranggota DWP lintas unit pelaksana.
Sebagai penutup, kegiatan Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional ini menjadi salah satu wujud nyata peran Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar dalam mendukung perekonomian lokal, meningkatkan kesadaran gizi keluarga, serta mempererat kebersamaan antaranggota. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Laporan oleh:
Yustin Widyatmoko Program: Budaya Cinta Lingkungan Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 49 | 23-01-2026 | Senam Bio Energy Medical Chi Kung Bersama Bupati Blitar
Pada hari Jumat, 23 Januari 2026 Ketua UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Ny. Yustin Widyatmoko, menghadiri undangan dari Sekretariat Kabupaten Blitar perihal Senam Bio Energy Medical Chi Kung bersama Bupati Blitar. Kegiatan diselenggarakan di Pendopo Sasana Adi Praja, Jl. Kusuma Bangsa Kanigoro, dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai dengan selesai diikuti oleh Bupati, seluruh ketua OPD, ASN Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar beserta pengurus, Ketua DWP Kabupaten Blitar beserta seluruh ketua UP DWP se Kabupaten Blitar.
Sebelum dimulai disampaikan oleh Bp. Mulyono selaku instruktur senam bahwa Senam Bio Tehnology Medical Chi Kung adalah salah satu bentuk olahraga kesehatan yang memadukan gerakan tubuh lembut, teknik pernapasan, dan konsentrasi pikiran untuk meningkatkan kesehatan fisik maupun mental. Senam ini berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kemudian dikembangkan dengan pendekatan medis modern sehingga aman dan bermanfaat untuk semua usia.
Gerakan dalam Senam Bio Medical Chi Kung dilakukan secara perlahan, teratur, dan berkesinambungan. Setiap gerakan dirancang untuk melancarkan aliran energi (chi) di dalam tubuh, memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan fungsi organ, serta membantu proses penyembuhan alami tubuh. Selain itu, teknik pernapasan yang digunakan membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan menenangkan sistem saraf.
Manfaat utama Senam Bio Medical Chi Kung antara lain:
Meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran
Membantu mengurangi stres, cemas, dan kelelahan
Melancarkan peredaran darah
Membantu menjaga keseimbangan tekanan darah
Meningkatkan kualitas tidur
Menjaga fleksibilitas dan kekuatan otot
Senam ini sangat cocok diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari lansia, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum, karena gerakannya ringan, tidak membutuhkan alat khusus, serta dapat dilakukan di dalam maupun luar ruangan.
Selain manfaat fisik, Senam Bio Medical Chi Kung juga memberikan efek positif secara mental dan emosional, karena melatih fokus, ketenangan, serta kesadaran diri, sehingga membantu menciptakan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa.
Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung ini dilaksanakan untuk yang ketiga kalinya di Pemda Kabupaten Blitar. Dan disampaikan oleh Bupati Blitar Bp. Drs. Rijanto, bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar menggalakkan senam ini untuk ASN sebagai bagian dari program kesehatan, mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan produktivitas kerja. Diharapkan menjadi pola hidup sehat berkelanjutan, karena ringan, aman, dan mudah diikuti berbagai usia. Ini adalah latihan fisik yang fokus pada pernapasan dan gerakan lembut untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menyeluruh dengan memanfaatkan energi vital tubuh. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dianjurkan untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh karena gerakannya yang ringan, mudah diikuti lintas usia (termasuk lansia), dan fokus pada penyelarasan energi tubuh, pernapasan, serta pikiran untuk penyembuhan mandiri (autotherapy), melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun, dan menjaga keseimbangan energi untuk produktivitas dan kualitas hidup lebih baik. Manfaat Fisik: melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun tubuh, memperkuat otot, memperbaiki fungsi organ, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat secara mental: menjaga keseimbangan energi, menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Kapan digunakan: Setiap hari (rutin): Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Pagi hari: Memulai hari dengan energi baru dan meningkatkan vitalitas, seperti yang dilakukan Bupati Blitar bersama ASN. Saat merasa kurang bugar/stres: Membantu melepaskan ketegangan, meningkatkan fokus, dan mengembalikan semangat. Untuk pemulihan: Membantu tubuh mengobati diri sendiri (autoterapi) dan memperbaiki ketidakseimbangan tubuh yang mendasari penyakit, seperti terlihat pada lansia yang pulih dari masalah berjalan
Seluruh peserta senam yang memenuhi pendopo Sasana Adi Praja sampai ke halaman, tampak semangat mengikuti senam tersebut. Mengikuti arahan instruktur dan menikmati gerakan senam yang dilakukan dengan sepenuh hati.
UP DWP Dinas Peternakan dan Perikanan mendukung program senam Bio Energy Medical Chi Kung ini dilaksanakan secara rutin bersama-sama, dengan harapan melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta membangun semangat hidup sehat secara berkelanjutan. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat positif bagi seluruh ASN dan semua anggota Dharma Wanita Persatuan.
laporan dibuat: Yustin Widyatmoko Program: Olah Raga Pelaksana: Dinas Peternakan dan Perikanan |
| 50 | 13-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINDAMDE KABUPATEN BLITAR Bidang : Sosial BudayaProgram : kepedulian dana kesetiakawanan Keterangan program 1.Hari : Selasa 2.Tanggal : 13 Januari 2026 3.Acara : Menjenguk Ny Harianto LAPORAN KEGIATAN e-REPORTING BIDANG SOSIAL DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) DINDAMADE Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Dinas DINDAMADE, Ny Nurul Tantowi selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DINDAMADE melaksanakan kegiatan kunjungan sosial menjenguk anggota keluarga yang sedang sakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di kediaman Ny. Harianto yang beralamat di rumah beliau.Kegiatan kunjungan sosial ini dipimpin langsung oleh Ibu Ketua DWP DINDAMADE, didampingi oleh pengurus serta diikuti oleh karyawan dan karyawati DINDAMADE. Kehadiran rombongan merupakan wujud kepedulian, empati, serta dukungan moril kepada Ny. Harianto yang baru saja mengalami sakit, sekaligus sebagai bentuk implementasi program kerja DWP DINDAMADE di bidang sosial. Rombongan DWP DINDAMADE tiba di kediaman Ny. Harianto pada waktu yang telah disepakati dan disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Ketua DWP DINDAMADE menyampaikan rasa prihatin sekaligus doa agar Ny. Harianto segera diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan. Beliau juga menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kebersamaan dan solidaritas keluarga besar DINDAMADE dalam suka maupun duka. Selain memberikan dukungan moril, rombongan DWP DINDAMADE juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban serta menjadi penyemangat bagi Ny. Harianto dalam menjalani masa pemulihan. Penyerahan tali asih dilakukan secara langsung oleh Ibu Ketua DWP DINDAMADE dan diterima dengan penuh rasa syukur oleh keluarga. Selama kunjungan berlangsung, suasana tampak penuh keakraban dan kekeluargaan. Karyawan dan karyawati DINDAMADE turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi kesembuhan Ny. Harianto. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antar anggota DWP dan keluarga besar DINDAMADE, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan saling peduli. Kegiatan kunjungan sosial ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa empati dapat terus ditumbuhkan di lingkungan DINDAMADE. DWP DINDAMADE berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial serupa sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun solidaritas dan kekeluargaan.. Harapannya, kegiatan menjenguk anggota DWP yang sedang sakit bisa membawa banyak dampak baik, khususnya bagi anggota yang lain, antara lain: 1.Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian antaranggota, sehingga terjalin kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin kuat. 2.Menjadi pengingat nilai solidaritas, bahwa DWP hadir bukan hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga dalam suka dan duka. 3.Memberikan motivasi dan keteladanan bagi anggota lain untuk saling memperhatikan dan peduli satu sama lain. 4.Mempererat silaturahmi dan kekompakan organisasi, sehingga tercipta suasana DWP yang hangat, harmonis, dan saling mendukung. 5.Membangun budaya saling mendoakan dan menguatkan, yang berdampak positif pada semangat kebersamaan seluruh anggota. Demikian laporan kegiatan e-reporting ini disusun sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban kegiatan bidang sosial Dharma Wanita Persatuan DINDAMADE. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi ladang kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat. Penulis : Ny Luluk Stiani. Program: Bantuan Sosial Pelaksana: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa |
| 51 | 15-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BLITAR Dalam rangka pelaksanaan program kerja bidang Sosial Budaya, Ibu-Ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Disbudpar berkunjung di kediaman Ibu Wawan dalam rangka takziah atas meninggalnya Ayah dari Bapak Wawan, staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar. Ibu Ketua DWP DISBUDPAR bersama anggota yaitu Ibu Hariyanto, Ibu Dewi dan Ibu Makrus mengucapkan belasungkawa secara langsung kepada Ibu Wawan yang sedang berduka karena meninggalnya Bapak mertua. Dalam ajaran Islam, takziah merupakan salah satu amalan mulia yang dilakukan ketika ada seseorang meninggal dunia. Takziah bukan sekedar hadir di rumah duka atau mengucapkan belasungkawa, tetapi merupakan bentuk kepedulian, empati dan ukhuwah antar sesama muslim. Dibalik amaln takziah, terdapat banyak hikmah dan pelajaran berharga, baik keluarga yang ditinggalkan maupun bagi orang yang bertakziah. Hikmh pertama dari takziah adalah sebagai bentuk penguatan hati bagi keluarga yang berduka. Kehilangan orang tercinta merupakan ujian berat yang mengguncang perasaan. Kehadiran saudara, tetangga dan sahabat memberikan dukungan moral yang sangat berarti. Ucapan doa dan kata-kata yang menenangkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar dan menerima ketetapan Allah dengan lapang dada. Dalam suasana duka, takziah menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan tersebut Hikmah kedua, takziah menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Islam mengajarkan umatnya untuk saling merasakan penderitaan satu sama lain. Dengan bertakziah, seseorang belajar merasakan kesedihan orang lain, menahan diri dari ucapan yang menyakitkan, serta menunjukkan kasih sayang dan perhatian. Sikap empati ini memperkuat ikatan persaudaraan dan menumbuhkan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu takziah juga menjadi sarana mengingat kematian bagi orang yang masih hidup. Kematian adalah kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapapun. Ketika menghadiri takziah, melihat jenazah dan menyaksikan suasana duka, hati menjadi tersentuh dan tersadar bahwa kehidupan dunia adalah sementara. Hikmah ini mendorong seseoranguntuk memperbaiki diri, meningkatkan amal shaleh, serta mempersiapkan bekal untuk kehidupan akheratHikmah berikutnya adalah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal. Dengan bertakziah, mendoakan dan ikut mengiringi pemakaman, seorang muslim menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang kepada sesama. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi cahaya dan penolong bagi almarhum atau almarhumah dia alam kubur. Ini merupakan wujud nyata dari persaudaraan seiman yang tidak terputus meskipun dipisahkan oleh kematian. Takziah juga mengajarkan nilai kesabaran dan keikhlasan. Bagi keluarga yang ditinggalkan, takziah menjadi momentum untuk menguatkan iman dan menyerahkan segala ketetapan kepada Allah SWT. Sedangkan bagi yang bertakziah, ini menjadi pelajaran untk berkata dan bersikap dengan penuh hikmah, tidak berlebihan dalam kesedihan serta menjauhi kegiatan yang dilarang oleh syariat. Dengan demikian takziah menjadi sarana pendidikanakhlak bagi seluruh pihak. Pada akhirnya takziah bukan hanya tradisi, tetapi ibadah yang sarat makna. Di dalamnyaterkandung nilai keimanan, kemanusiaan dan kebersamaan. Melelui takziah, manusia diingatkan akan hakekat hidup, pentingnya saling menguatkan, serta kewajiban untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga dengan memahami hikmah takziah, kita dapat menjadikannya sebagai amalan yang lkhlas dan penuh manfaat, baik bagi yang meninggal maupun bagi yang masih menjalani kehidupan di dunia. Laporan ini ditulis oleh Ny Titin Sugeng Selaku operator e reporting UP DWP DISBUDPAR Program: Bantuan Sosial Pelaksana: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata |
| 52 | 01-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN KABUPATEN BLITAR Perayaan Natal dan Tahun Baru di kediaman Ibu Ketua DWP Disperkimtan Kabupaten Blitar. Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Dalam rangka memperingati Perayaan Natal, ibu Ketua DWP Disperkimtan mengundang seluruh ASN dan anggota DWP Disperkimtan untuk hadir ke kediaman beliau di Jl. Kamlimanhan. Toleransi beragama dalam peringatan Natal di lingkungan DWP diwujudkan melalui semangat kebersamaan, persatuan, dan kerukunan dengan tetap menjaga syariat islam bagi umat muslim. Karena acara Natal di kediaman Ny. Margareth Anthonius Nanang Adi di kemas santai agar lebih akrab antara anggota DWP dan ASN. Jadi tidak ada susunan acara secara formal. Acara di hadiri oleh ibu-ibu anggota DWP, ASN, P3K dan pekerja paruh waktu di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Semua langsung dipersilahkan untuk menikmati hidangan ketika baru datang di kediaman beliau dilanjutkan dengan sambutan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan, Ny. Margareth. Ny. Margareth selaku Ibu Ketua Dharma Wanita Disperkimtan menggelar Perayaan Natal dan tahun baru di kediaman beliau, dengan tujuan agar lebih akrab dan mengenal keluarga besar Disperkimtan karena Ny. Margareth baru sebulan menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperkimtan Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang membawa semarak dalam perayaan natal dan tahun baru 2026 ini. Ia menyebut kebersamaan ini menjadi kekuatan besar bagi DWP Disperkimtan dalam menjalankan berbagai programnya. Beliau juga mengucapkan selamat merayakan Natal kepada seluruh anggota yang merayakan, kebetulan ada beberapa anggota yang beragama nasrani. Beliau menegaskan bahwa natal selalu menjadi momen istimewa untuk memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, dan keberagaman yang menjadi ciri khas masyarakat kita. Semangat toleransi merupakan fondasi penting dalam memperkuat keharmonisan antar komunitas. "Natal menjadi momentum memperkuat persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman yang kita miliki," ujar beliau. Tujuan toleransi merayakan Natal adalah untuk memperkuat kerukunan, persaudaraan, dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman, dengan menunjukkan semangat kasih, kedamaian, dan saling menghormati antar umat beragama, serta membangun masyarakat yang lebih baik tanpa memandang keyakinan. Ini mencakup melibatkan umat agama lain dalam kegiatan sosial, tidak berlebihan dalam perayaan, dan memperkuat nilai-nilai universal seperti kasih sayang dan kepedulian. Tujuan utama toleransi dalam perayaan natal : Ditulis dan diedit oleh Ny. Enik Yuyus selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Blitar. Program: Iman dan Takwa Pelaksana: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan |
| 53 | 09-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BLITAR Ketua UP DWP Kecamatan Wates mengikuti kegiatan Senam Sehat bersama masyarakat Desa Tugurejo dilanjutkan dengan kunjungan ke produk UMKM unggulan Desa “Dapur Bu Uut”. Bidang: Sosial Budaya Program: Ketahanan Keluarga Keterangan Program: Olah Raga Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Wates secara konsisten melaksanakan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup anggota serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah pelaksanaan senam sehat bersama yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat pagi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kekompakan antaranggota DWP. Selain fokus pada kesehatan, DWP Kecamatan Wates juga memiliki komitmen untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan yang ada di wilayah Kecamatan Wates, sebagai upaya mengenal potensi lokal sekaligus memberikan dukungan moral dan promosi terhadap produk-produk unggulan desa. Kegiatan diawali pada Jumat pagi dengan pelaksanaan senam sehat bersama yang diikuti oleh seluruh anggota DWP Kecamatan Wates. Senam dilaksanakan dengan dipandu oleh instruktur dan berlangsung dengan penuh semangat. Gerakan senam yang dilakukan secara teratur bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tubuh, melancarkan peredaran darah, serta menjaga stamina anggota agar tetap sehat dan bugar dalam mendukung aktivitas sehari-hari, baik dalam keluarga maupun organisasi. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan seluruh anggota yang mengikuti senam hingga selesai. Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun keakraban, komunikasi, dan kekompakan antaranggota DWP. Suasana senam berlangsung ceria dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat positif dan solidaritas dalam lingkungan DWP Kecamatan Wates. Setelah kegiatan senam sehat selesai, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke produk UMKM unggulan Desa Tugurejo. Rombongan DWP disambut oleh para pelaku UMKM yang dengan ramah memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil olahan lokal. Dalam kunjungan ini, anggota DWP mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi, bahan baku yang digunakan, hingga strategi pemasaran yang telah dilakukan oleh para pelaku usaha. Kegiatan kunjungan ini memberikan wawasan baru bagi anggota DWP mengenai potensi ekonomi desa serta tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. DWP Kecamatan Wates memberikan apresiasi atas kreativitas dan ketekunan para pelaku UMKM Desa Tugurejo, serta mendorong agar produk-produk lokal tersebut terus dikembangkan dan dipromosikan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Sebagai bentuk dukungan nyata, anggota DWP juga berpartisipasi dalam mempromosikan produk UMKM dengan membeli dan merekomendasikan produk unggulan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan pelaku UMKM serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di tingkat desa. Kegiatan senam sehat bersama yang dilanjutkan dengan kunjungan ke UMKM unggulan Desa Tugurejo berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, DWP Kecamatan Wates tidak hanya berperan dalam menjaga kesehatan dan kebugaran anggota, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud peran aktif DWP dalam pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Kecamatan Wates. Demikian laporan kegiatan UP DWP Kecamatan Wates ini, laporan ini ditulis oleh Operator e-Reporting UP DWP Kantor Kecamatan Wates: Ny. Yustika Hammam R. Program: Olah Raga Pelaksana: Kecamatan Wates |
| 54 | 08-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar Ibu Dewi Agus, Ibu Suhendro, Ibu Mulyadi, Ibu Asik, mengikuti kegiatan pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kungBidang : Bidang Sosial Budaya Program Kegiatan: Ketahanan Keluarga - Olah Raga Keterangan program 1. Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar 2. Hari/Tanggal: Jumat, 09 Januari 2026 3. Pukul : 05.30 WIB s/d selesai 4. Peserta : - Ibu Ketua PKK Kabupaten Blitar Ibu Ninik Riyanto beserta pengurus PKK Kabupaten Blitar - Penasihat DWP Kabupaten Blitar diwakili oleh Bp. Adi Andaka - Ibu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ny. Ita Eko Susanto - Ibu-ibu senior mantan Ketua DWP Kabupaten Blitar - Ketua dan Pengurus GOW - Ketua dan Pengurus Perwosi Kabupaten Blitar - Seluruh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Badan, Dinas, Bagian, beserta 5 orang anggota 5. Tempat : Pendopo Ronggo Hadi Negoro. JI. Semeru No. 20, Kepanjenkidul - Kota Blitar 6. Acara : Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung Susunan Acara 1. Pembukaan kegiatan. 2. Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. 3. Praktik gerakan dasar dan teknik pernapasan. 4. Pendinginan dan evaluasi singkat. 5. Penutup. Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Tujuan kegiatan ini: 1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP BPBD 2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif 4) Mempererat kebersamaan antaranggota. Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran. Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat. Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: 1.Meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh. 2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah. 4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental. 5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan. Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain: 1) Gerakan lembut dan terkontrol. 2) Dapat diikuti oleh semua usia. 3) Tidak membutuhkan alat khusus. 4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi. Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu: 1) Mendorong penerapan pola hidup sehat, 2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. DWP Kabupaten Blitar berperan sebagai penggerak dan motivator bagi anggota untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga yang teratur dan berkelanjutan. Selain itu, DWP Kabupaten Blitar berperan dalam mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani. DWP Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antaranggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan. Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta Penulis : Ny Nurul Tantowi8 Program: Olah Raga |
| 55 | 09-01-2026 | Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi kung Keterangan program Susunan Acara Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada anggota DWP BPBD Kabupaten Blitar untuk mengenal dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. Tujuan kegiatan ini: 1) Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota DWP BPBD. 2) Menambah wawasan tentang olahraga kesehatan alternatif. 3) Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. 4) Mempererat kebersamaan antaranggota. Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan dan kebugaran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Kabupaten Blitar, diperlukan kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah Senam Bio Energy Medical Chi Kung, yaitu olahraga yang memadukan gerakan tubuh, pernapasan, dan pengaturan energi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental. Oleh karena itu, DWP BPBD Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Pengenalan Senam Bio Energy Medical Chi Kung yang dihadiri oleh Ketua UP DWP BPBD Kabupaten Blitar Ibu Pramesthi Wahyudi sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran anggota. Senam Bio Energy Medical Chi Kung berakar dari ilmu Chi Kung (Qigong) yang berasal dari Tiongkok kuno dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun sebagai metode menjaga kesehatan, meningkatkan vitalitas, serta menyeimbangkan energi tubuh. Chi Kung secara tradisional digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan penyakit melalui pengaturan pernapasan, gerakan tubuh, dan konsentrasi pikiran. Seiring perkembangan zaman, Chi Kung kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pendekatan medis dan kesehatan modern. Dari sinilah lahir konsep Bio Energy Medical Chi Kung, yang menggabungkan prinsip-prinsip dasar Chi Kung dengan pemahaman bioenergi dan ilmu kesehatan, sehingga gerakan-gerakannya lebih sistematis, aman, dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat umum. Senam Bio Energy Medical Chi Kung dirancang sebagai olahraga kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, dengan fokus pada peningkatan kebugaran, keseimbangan fisik dan mental, serta pengelolaan energi tubuh secara alami. Saat ini, senam ini telah diperkenalkan dan dipraktikkan di berbagai komunitas, instansi, dan kelompok masyarakat sebagai salah satu alternatif olahraga ringan untuk mendukung gaya hidup sehat. Senam Bio Energy Medical Chi Kung merupakan senam kesehatan yang bertujuan mengaktifkan dan menyeimbangkan energi tubuh melalui gerakan sederhana, pernapasan teratur, serta konsentrasi pikiran. Manfaat Senam Bio Energy Medical Chi Kung: 1) Meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh. 2) Melancarkan peredaran energi dan aliran darah. 3) Membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan pikiran. 4) Menjaga keseimbangan fisik dan mental. 5) Mendukung pencegahan gangguan kesehatan. Karakteristik Gerakan Senam Bio Energy Medical Chi Kung antara lain: 1) Gerakan lembut dan terkontrol. 2) Dapat diikuti oleh semua usia. 3) Tidak membutuhkan alat khusus. 4) Fokus pada keselarasan gerak, napas, dan konsentrasi. Tujuan Pelaksanaan Senam Bio Energy Medical yaitu: 1) Mendorong penerapan pola hidup sehat, 2) Memberikan alternatif olahraga ringan yang berkelanjutan dan Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung. DWP BPBD Kabupaten Blitar berperan sebagai penggerak dan motivator bagi anggota untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga yang teratur dan berkelanjutan. Selain itu, DWP BPBD Kabupaten Blitar berperan dalam mendorong partisipasi aktif anggota dengan mengikuti dan mempraktikkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung sebagai bagian dari kegiatan pembinaan fisik dan mental. Melalui kegiatan ini, DWP BPBD Kabupaten Blitar turut berkontribusi dalam menciptakan anggota yang sehat, bugar, dan seimbang secara jasmani maupun rohani. DWP BPBD Kabupaten Blitar juga berperan sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi, di mana kegiatan senam menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas antaranggota. Dengan demikian, Senam Bio Energy Medical Chi Kung tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program organisasi secara keseluruhan. Kegiatan Senam Bio Energy Medical Chi Kung memberikan manfaat positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kebugaran jasmani, ketenangan pikiran, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui gerakan yang lembut, teknik pernapasan, dan pengelolaan energi, peserta memperoleh pengalaman olahraga yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi keseimbangan fisik dan mental. Kegiatan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons yang baik dari peserta. Diharapkan Senam Bio Energy Medical Chi Kung dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan olahraga rutin guna mendukung penerapan pola hidup sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta. |
| 56 | 07-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Pelatihan Pembuatan Bros dari kawat bulu
Keterangan Progam : Deskripsi Kegiatan: Pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bulan Januari 2026 ini yang bertugas adalah Bidang Sosial Budaya yang diketuai oleh Ibu Nanik Hangga Puja Kesuma. Beliau mengambil dengan mengambil program kerja Ketahanan Keluarga dengan mengadakan Pelatihan Pembuatan Bros dari Kawat Bulu. Dengan pelatihan ini diharapkan Ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar bisa memperoleh ketrampilan dengan aneka kreasi dari kawat bulu dan ketrampilan ini nantinya diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga sehingga program ketahanan keluarga bisa tercapai.
Adapun susunan acara adalah sebagai berikut: Berikut alat dan bahan yang harus dipersiapkan:
- kawat bulu dengan berbagai warna
Para peserta pelatihan mengikuti arahan dari narasumber dengan antusias dan beliau membimbing langkah demi langkah sehingga para anggota pelatihan berhasil membuat bros berbentuk bunga matahari dan gantungan kunci berbentuk mawar yang cantik. Setelah sesi pelatihan berhasil para anggota pelatihan berfoto bersama dengan memamerkan hasil karya masing-masing. 10. Acara ditutup oleh MC
ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar. |
| 57 | 07-01-2026 | DHARMA WANITA PERSATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN BLITAR
Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar telah mengikuti kegiatan acara Kunjungan ke anggota yang sedang sakit dan melahirkan
Keterangan Progam :
Deskripsi Kegiatan:
Agenda pada hari ini adalah kunjungan ke anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar sebagai berikut: Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan agar sesama anggota terutama anggota Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar dapat lebih erat dalam menjalin tali persaudaraan dan silaturahmi antar anggotanya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk rasa empati sesama anggota sehingga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama manusia. Sehingga peran serta dan tujuan Dharma Wanita Persatuan akan tercapai.
ditulis dan diedit oleh Ny. Refia Yanindra selaku operator e-reporting Dharma Wanita Persatuan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Blitar. |