• Berandawarta
  • Berita Anggota
  • Agenda kerja
  • Artikel
  • Peta Lokasi Kantor Pusat

Ranah pencarian...

Info Utama

  • Visi Misi
  • Susunan Organisasi
  • Unsur Pelaksana Pusat
  • Unsur Pelaksana Propinsi
  • Kontak
  • Gedung Pertemuan

    • Informasi Gedung
    • Jadwal Pemakaian
  • Cybermarketing

    • Toko DWP
    • Handycraft Center

Seputar Kita

MAKNA IDUL FITRI

KEBAHAGIAAN HIDUP DENGAN BERTAKWA KEPADA ALLAH

NABI TIDAK PERNAH BOSAN BERISTIGHFAR

MENCINTAI DAN MENGAGUNGKAN SUNNAH NABI

ZAKAT FITRAH PEMBERSIH JIWA

Dongeng Anak

KISAH HANG TUAH

KEJUJURAN SEORANG SAUDAGAR PERMATA

MENAHAN LAPAR SEMALAM KARENA MENGHORMATI TAMU

Folder Arsip Kerja

Kumpulan pidato Ketua Umum

Form Pelaksanaan Program Kerja Tingkat Pusat (Download format Excell)

Form Pelaksanaan Program Kerja Tingkat Provinsi (Download format Excell)

Ny. Nila F. Moeloek memperoleh gelar Doktor dalam Ilmu Kedokteran pada Universitas Indonesia



Tanggal 22 Oktober menjadi catatan sejarah penting bagi Dharma Wanita Persatuan, Ketua Umum dari organisasi istri PNS itu memperoleh gelar Doktor dalam Ilmu Kedokteran dengan nilai cumlaude. Rasa bangga, ternyata seorang istri PNS yang juga berkarier sebagai PNS, yang aktif terjun dalam organisasi bahkan menjadi pemegang biduk utama jalannya organisasi Dharma Wanita Persatuan, memiliki kemampuan dan semangat tinggi untuk membagi waktu hingga memperoleh gelar sebagai sarjana yang amat terpelajar. Aula Gedung Kedokteran Bagian Anak Universitas Indonesia, pagi itu dipenuhi oleh undangan yang sebagian besar perempuan, untuk menyaksikan jalannya sidang ilmiah, dimana dr. Nila Djuwita F.Moeloek, Sp.M.(K) mempertahankan disertasinya tentang Model Diagnostik Pemeriksaan Tumor Orbita, Dalam Upaya Penemuan Tumor Orbita lebih dini. Sidang dimulai ditandai dengan masuknya prosesi para guru besar dalam busana kebesaran Akademikus, yang akan menguji kemampuan dr. Nila dalam mempertahankan disertasinya. Sidang dipimpin oleh Rektor Universitas Indonesia, dr. Usman Chatib Warsa, Ph.D., Sp.M.K, yang didampingi oleh promotor Prof.dr. Mardiono Marsetio, Sp.M (K) serta kopromotor Prof.dr. Siti Boedina Kresno, Sp.P.K.dan Prof.Dr.dr.Bambang Sutrisna, M.H.Sc. Penguji terdiri atas delapan guru besar yang diketuai oleh Prof. Dr. dr. Agus Firmansyah, Sp.A.(K) Promovendus, dr. Nila, dengan berbusana baju kurung warna coklat muda bersulam, nampak sangat percaya diri dalam menjajikan disertasinya dengan paparan gambar infokus. Juga pada saat menjawab pertanyaan yang jeli dan mendalam dari para guru besar penguji.nasional. Dalam uraiannya ditegaskan oleh promovendus, bahwa tumor orbita sangat spesifik karena yang terkena adalah organ mata. Tentu tidak dapat ditutupi, dan nampak nyata dari luar dengan tonjolan pada bola mata. Lain halnya pada penderta kanker sevix, yang tertutup dibalik pakaian penderita. Disamping itu pasien menderita rasa sakit, dan sangat terganggu dengan kurangnya fungsi penglihatan yang bisa sampai ke tingkat yang parah. Biasanya pasien yang diteliti datang berobat sudah dalam stadium lanjut. Setelah menguraikan model penelitian yang disertai analisis data, uji diagnostik secara matematis, dan penentuan scoring dapat dipetik simpulan. Diantara simpulan dari disertasi itu, antara lain bahwa penelitian ini membuka pengembangan ilmu tumor orbita yang semula hanya berupa laporan kasus. Disamping itu juga akan memacu pengembangan diagnostik penunjang USG dan CT-scan kearah yang lebih professional untuk merinci keakuratan diagnosis tumor orbita pada keadaan yang lebih dini. Metode scoring yang diuraikan dalam disertasi dapat diaplikasikan oleh dokter spesialis dan dokter umum dalam mengdiagnosis gejala klinis dari penderita tumor orbita. Setelah semua pertanyaan terjawab, para guru besar meninggalkan tempat sidang, untuk mendiskusi hasil sidang ilmiah. Kurang dari setengah jam, para guru besar kembali masuk ruang sidang. Kemudian promovendus dipersilahkan memasuki ruang sidang kembali, dan berdiri dihadapan para guru besar penguji. Ketika diucapkan hasil diskusi para guru besar, dengan ungkapan :" …. dr.Nila Djuwita Moeloek dinyatakan lulus dengan cumlaude, dan berhak menyandang gelar akademi Doktor." Tepuk tangan menggema, beriring ungkapan rasa syukur kehadirat Allah. Bahagia dan bangga melingkupi ruang sidang.. Perempuan Indonesia, putri bangsa, yang cantik, pandai, penuh semangat, gigih membagi waktu dan peran, berhasil mencapai jenjang akademi yang tinggi. Sejak detik itu, sebutan bagi Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, dalam lingkungan akademi adalah Dr.dr. Nila Djuwita Moeloek. Sp.M (K) yang amat terpelajar.
^ Tampak Atas
©2005-2007 Dharma Wanita Persatuan | Peta Situs | Kredit